Back to announcement
ADMR 1Q24 QAR FPR - Indonesian Final.pdf
Financial statement Text extracted ADMRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
PT ADARO MINERALS INDONESIA TBK (BEI: ADMR)
NEWS RELEASE – KINERJA KEUANGAN 1Q24
Jakarta, 30 April 2024 – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (AMI, BEI: ADMR) hari ini
mengumumkan laporan keuangan konsolidasi untuk periode tiga bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2024 ke BEI/OJK.
Bapak Christian Ariano Rachmat, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Adaro
Minerals Indonesia Tbk mengatakan:
“Pencapaian kami pada 1Q24 menjadi awal yang baik untuk tahun ini. Walaupun harga jual
mulai kembali normal menjelang akhir kuartal ini, kami senang dengan penerimaan pasar
yang semakin kuat terhadap produk-produk kami, tidak hanya dari para pelanggan
seaborne, melainkan juga dari para pembeli domestik. Selain itu, investasi pada
infrastruktur pertambangan untuk mendukung pertumbuhan produksi berjalan sesuai
rencana, begitu pula investasi kami pada peleburan aluminium.”
Iktisar
• Volume produksi 1Q24 mencapai 1,56 juta ton dengan penjualan mencapai 1,05 juta ton,
atau masing-masing naik 27% dan 24% dari 1Q23.
• Volume pengupasan lapisan penutup naik 62% menjadi 5,34 juta bank cubic meter (bcm),
dengan nisbah kupas mencapai 3,43x dibandingkan 2,70x pada 1Q23.
• EBITDA operasional 1Q24 sebesar $156,07 juta setara dengan kenaikan 28% y-o-y, berkat
kenaikan volume penjualan. Laba inti naik 36% menjadi $118,13 juta. EBITDA operasional
dan laba inti tidak meliputi komponen-komponen non operasional maupun komponen-
komponen yang tidak berulang, sehingga mencerminkan kinerja bisnis inti.
• Belanja modal pada periode ini mencapai $77,10 juta seiring perkembangan proses
konstruksi smelter aluminium PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) dan progres proyek-
proyek infrastruktur di PT Maruwai Coal (MC).
• KAI berfokus pada penyelesaian perbaikan tanah, pekerjaan penimbunan, dan pekerjaan
fondasi di area smelter aluminium. KAI telah merampungkan sandaran dermaga kargo berat
dan fase pertama pengerukan di area jetty. Lebih lanjut, KAI juga telah merampungkan
pekerjaan lahan di area mess karyawan.
1
Page 2
Kinerja Keuangan
(AS$ ribu, kecuali dinyatakan berbeda) 1Q24 1Q23 Selisih
Pendapatan usaha 274.536 238.249 15%
Beban pokok pendapatan (117.474) (103.606) 13%
Laba kotor 157.062 134.643 17%
Laba usaha 146.500 114.154 28%
Laba inti1 118.125 87.105 36%
EBITDA operasional2 156,068 121.533 28%
Total aset 1.782.351 1.343.984 33%
Total liabilitas 629.530 664.322 -5%
Total ekuitas 1.152.821 679.662 70%
Utang berbunga 400.586 436.884 -8%
Kas 620.308 468.691 32%
Utang (kas) bersih3 (219.722) (31.807) 591%
Belanja modal4 77.098 21.578 257%
Arus kas bebas5 108,496 (1.549) -7.104%
Laba per saham (EPS) dasar dalam AS$ 0,0028 0,0021 33%
Rasio Keuangan
1Q24 1Q23 Selisih
Margin laba kotor (%) 57,2% 56,5% 1%
Margin usaha (%) 53,4% 47,9% 5%
Margin EBITDA operasional (%) 56,8% 51,0% 6%
Utang bersih terhadap ekuitas (x) (0,19) (0,05) 281%
Utang bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan
(0,36) (0,06) 459%
terakhir (x)
Kas dari operasi terhadap belanja modal (x) 1,81 0,36 410%
1
Laba periode ini, tidak termasuk komponen non operasional dan komponen yang tidak berulang setelah pajak
2
EBITDA tidak termasuk komponen non operasional dan komponen yang tidak berulang
3
Setelah dikurangi kas dan setara kas
4
Pengeluaran belanja modal didefinisikan sebagai: pembelian aset tetap + pembayaran untuk penambahan aset eksplorasi dan
evaluasi
5
EBITDA operasional – pajak – perubahan pada modal kerja – belanja modal
2
Page 3
Segmen Operasi
Pendapatan Laba Periode Berjalan
(AS$ ribu) 1Q24 1Q23 Selisih 1Q24 1Q23 Selisih
Pertambangan batu bara 274,202 237,678 15% 120,455 84,424 43%
Jasa lainnya 814 1,051 -23% (1,024) 613 -267%
Pengolahan logam - - - (3,793) - 100%
Eliminasi (481) (481) 0% - (1) -
AMI Konsol 274,536 238,249 15% 115,637 85,036 36%
ANALISIS KINERJA KEUANGAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024 (1Q24)
Pendapatan usaha, harga jual rata-rata dan produksi
Laba 1Q24 naik 15% menjadi $274.54 juta karena kenaikan 24% pada volume penjualan, yang
mengimbangi penurunan ASP sebesar 7% dibandingkan 1Q23. Produk batu bara metalurgi AMI
yang berkualitas tinggi dijual ke basis pelanggan yang beragam di Jepang, Indonesia, Korea
Selatan, China, dan India.
Volume produksi pada 1Q24 naik 27% menjadi 1,56 juta ton, sedangkan volume pengupasan
lapisan penutup naik 62% menjadi 5,34 juta bcm, sehingga nisbah kupas mencapai 3,43x untuk
1Q24.
Beban pokok pendapatan
Beban pokok pendapatan 1Q24 naik 13% menjadi $117,47 juta, terutama karena kenaikan
volume pengupasan lapisan penutup maupun produksi. Royalti kepada Pemerintah turun 14%
menjadi $40,98 juta karena penurunan harga. Biaya penambangan naik 44% menjadi $45,65
juta, biaya pengolahan batu bara naik 40% menjadi $6,4 juta, sementara biaya pengangkutan
dan bongkar muat naik 35% menjadi $29,53 juta. Konsumsi bahan bakar pada 1Q24 naik 47%
karena peningkatan aktivitas, sementara biaya bahan bakar per liter turun 12% y-o-y. Biaya kas
batu bara per ton pada 1Q24 turun 20% seiring peningkatan operasi dan volume.
Beban usaha
Beban usaha pada 1Q24 turun 48% menjadi $11,28 juta karena perusahaan belum
mengalokasikan cadangan untuk pembayaran penetapan pemerintah pada 1Q24, karena alokasi
penjualan perusahaan untuk pasar domestik. Biaya karyawan naik 24% menjadi $3,72 juta
karena penambahan karyawan untuk mendukung ekspansi.
EBITDA operasional dan laba inti
EBITDA operasional pada 1Q24 naik 28% menjadi $156 juta, dan margin EBITDA operasional
periode ini mencapai 57%. Laba inti 1Q24 naik 36% menjadi $118,13 juta. Kenaikan volume
3
Page 4
penjualan pada periode ini juga meningkatkan pendapatan, sementara beban operasional
tercatat jauh lebih rendah.
Total aset
Total aset naik 33% menjadi $1.782 juta pada akhir 1Q24, terdiri dari $892,41 juta aset lancar
dan $889,95 juta aset non lancar. Saldo kas pada akhir 1Q24 naik 32% menjadi $620,31 juta
berkat arus kas yang tinggi. Kas meliputi 35% dari total aset.
Aset tetap
Aset tetap pada akhir 1Q24 naik 44% menjadi $611,03 juta, terutama karena investasi pada
smelter aluminium KAI dan proyek-proyek infrastruktur di MC. Aset tetap meliputi 34% total aset.
Properti pertambangan
Properti pertambangan pada akhir 1Q24 turun 6% year-on-year menjadi $170,87 juta, sejalan
dengan produksi.
Total liabilitas
Pada akhir 1Q24, total liabilitas turun 5% menjadi $629,53 juta. Liabilitas lancar naik 4% menjadi
$201,30 juta karena kenaikan utang usaha. Liabilitas non lancar turun 9% menjadi $428,23 juta
per akhir 1Q24 karena pinjaman dari pemegang saham turun 32% menjadi $296,88 juta, setelah
pembayaran sejumlah $20 juta pada periode ini. Utang bank, setelah dikurangi biaya pinjaman,
per akhir 1Q24 tercatat $98,47 juta seiring dimulainya penarikan pinjaman untuk KAI.
Ekuitas
Pada akhir 1Q24, ekuitas naik 70% menjadi $1.153 juta karena laba ditahan naik menjadi $969,94
juta berkat kenaikan laba.
Arus kas dari aktivitas operasi
Pada 1Q24, arus kas dari aktivitas operasional naik signifikan menjadi $139,72 juta dari $7,67
juta pada 1Q23 terutama karena kenaikan penerimaan dari para pelanggan seiring kenaikan
pendapatan.
Arus kas dari aktivitas investasi
AMI mencatat arus kas bersih yang digunakan pada aktivitas investasi sebesar $77,10 juta pada
1Q24, karena kenaikan signifikan pada pembelian aset tetap menjadi $76,17 juta pada 1Q24
yang terkait dengan proyek-proyek infrastruktur MC dan konstruksi smelter aluminium KAI.
Belanja modal dan arus kas bebas
Belanja modal pada 1Q24 tercatat $77,10 juta, atau naik 257% dari 1Q23, dan arus kas bebas
1Q24 naik signifikan menjadi $108,50 juta. Belanja modal terutama digunakan untuk konstruksi
smelter aluminium KAI dan proyek-proyek infrastruktur MC. KAI saja meliputi $57 juta dari
angka tersebut. Setelah rampung, proyek-proyek peningkatan infrastruktur akan mendukung
pencapaian target volume di jangka menengah dan akan memungkinkan perusahaan untuk
memenuhi komitmen volume kepada para pelanggan. Fase pertama smelter aluminium KAI
4
Page 5
diperkirakan akan mencapai COD pada tahun 2025 – yang akan mendiversifikasi aliran
pendapatan.
Arus kas dari aktivitas pembiayaan
Arus kas bersih yang digunakan pada aktivitas pembiayaan pada 1Q24 naik 15% menjadi $29,58
juta, terutama karena pembayaran pinjaman kepada para pemegang saham sebesar $20 juta.
5
Page 6
PT ADARO MINERALS INDONESIA TBK (BEI: ADMR)
LAPORAN OPERASIONAL KUARTALAN 1Q24
Iktisar operasional
• Volume produksi 1Q24 mencapai 1,56 juta ton dengan penjualan mencapai 1,05 juta ton,
atau masing-masing naik 27% dan 24% dari 1Q23.
• Volume pengupasan lapisan penutup naik 62% menjadi 5,34 juta bank cubic meter (bcm),
dengan nisbah kupas sebesar 3,43x, yang lebih tinggi dibandingkan 2,70x pada 1Q23, karena
dimulainya operasi di PT Lahai Coal (LC) dan perluasan area operasi di tambang Lampunut
PT Maruwai Coal (MC).
• Investasi yang dilakukan pada fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung peningkatan
volume terus berlanjut. Konstruksi untuk proyek konveyor pemuatan tongkang yang kedua,
tangki penyimpanan bahan bakar, dan Kamp Lampunut Waterfront telah dimulai pada 1Q24.
• Pada 1Q24, progres konstruksi smelter aluminium PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI)
terus berlanjut. KAI telah mengerjakan penyelesaian perbaikan tanah, pekerjaan
penimbunan, dan pekerjaan fondasi di area smelter.
KINERJA OPERASIONAL
PT MARUWAI COAL (MC) DAN PT LAHAI COAL (LC)
• Volume produksi batu bara metalurgi pada 1Q24 mencapai 1,56 juta ton, atau naik 27%
dari 1Q23, dengan penjualan mencapai 1,05 juta ton, atau naik 24% dari 1Q23. Volume
pengupasan lapisan penutup pada periode ini mencapai 5,34 juta bcm, atau naik 62% y-
o-y, sehingga nisbah kupas mencapai 3,43x pada 1Q24, atau naik 27% dari 1Q23.
1Q24 vs.
Unit 1Q24 4Q23 1Q24 vs. 4Q23 1Q23
1Q23
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 5,34 4,89 9% 3,30 62%
Maruwai juta bcm 4,27 3,02 42% 3,30 30%
Lahai juta bcm 1,07 1,87 -43% - -
Volume produksi Juta ton 1,56 1,13 38% 1,22 27%
Maruwai Juta ton 1,45 0,93 56% 1,22 18%
Lahai Juta ton 0,11 0,20 -45% - -
Volume penjualan Juta ton 1,05 1,45 -28% 0,85 24%
Maruwai Juta ton 0,96 1,25 -23% 0,85 13%
Lahai Juta ton 0,09 0,20 -55% - -
• Jepang bertahan sebagai tujuan penjualan terbesar dan meliputi 35% penjualan pada
kuartal ini. Volume penjualan ke pasar domestik meningkat seiring pertumbuhan
permintaan domestik yang didukung oleh peningkatan kapasitas pabrik kokas. Indonesia
meliputi 33% penjualan 1Q24. Bagan di bawah ini menunjukkan tujuan penjualan pada
1Q24.
6
Page 7
India
3%
China
12%
Jepang
35%
Korea Selatan
18%
Indonesia
33%
• Untuk mendukung target volume yang lebih tinggi, perusahaan sedang melaksanakan
beberapa proyek fasilitas dan infrastruktur, misalnya peningkatan kualitas jalan angkutan
(hauling road), pembangunan konveyor pemuatan tongkang (BLC) yang kedua,
penambahan tangki penyimpanan bahan bakar, dan pembangunan kamp baru untuk
karyawan. Tahap pertama peningkatan hauling road meliputi jalur sepanjang 39 km, dan
BLC kedua memiliki rencana kapasitas sampai 3.000 ton per jam. Seluruh proyek
infrastruktur berjalan dengan baik.
PT KALIMANTAN ALUMINIUM INDUSTRY (KAI)
• Sebagai bagian komitmen Grup Adaro untuk mendukung ekonomi hijau dan mengejar
pertumbuhan berkelanjutan, AMI, melalui KAI, sedang mengembangkan hilirisasi
pengolahan mineral. Setelah rampungnya pembukaan lahan pada 4Q23, KAI saat ini
berfokus pada aktivitas konstruksi yang utama untuk smelter aluminiumnya dan telah
mulai melaksanakan perbaikan tanah, pekerjaan penimbunan, serta pekerjaan fondasi di
area smelter.
• Pada 1Q24, pekerjaan tanah di area mess karyawan, serta sandaran dermaga kargo
berat dan tahap pertama pengerukan di area jetty telah dirampungkan.
KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA DAN LINGKUNGAN HIDUP (K3LH)
MC dan LC mencatat kinerja keselamatan yang tinggi dan tidak terjadi lost time injuries (LTI) pada
1Q24, sehingga lost time injuries frequency rate (LTIFR) dan severity rate (SR) untuk 1Q24
tercatat nol. Total jam kerja (man-hours) untuk MC dan LC pada periode ini berjumlah 3.963.203.
Pencapaian ini mencerminkan kerja keras dan komitmen segenap karyawan, dan perusahaan
akan terus mempertahankan lingkungan kerja yang aman. Sementara itu, pada 1Q24, KAI
7
Page 8
mencatat satu LTI, sehingga LTIFR mencapai 0,18 dan SR mencapai 3,21. Total jam kerja di KAI
pada 1Q24 berjumlah 5.607.620.
Peningkatan kinerja keselamatan terus diupayakan melalui implementasi Adaro Zero Accident
Mindset (AZAM) yang diterapkan Grup Adaro untuk memperkuat budaya keselamatan di seluruh
karyawan maupun kontraktor. Program-program kesehatan dan keselamatan kerja berfokus
pada implementasi persyaratan minimum kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup
serta keamanan (K3LHK), yang meliputi kepatuhan terhadap regulasi maupun standar. Lebih
lanjut, perusahaan juga menerapkan pengendalian terhadap aktivitas berisiko tinggi selama fase
konstruksi.
PERISTIWA KORPORASI DAN PENGHARGAAN
In 1Q24, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk mendapatkan berbagai penghargaan sebagai berikut:
• Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk, Heri Gunawan,
menerima penghargaan sebagai the Best Corporate Secretary dari The Energy and Mining
Editor Society. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran penting para pimpinan
perusahaan dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia sesuai
kapasitas profesional mereka.
• PT Adaro Minerals Indonesia Tbk meraih penghargaan “Gold” dengan kategori the Best
Community Progamme dalam ajang The 16th Annual Global CSR & ESG Summit and Awards
2024, yang diselenggarakan oleh The Pinnacle Group International.
###
Materi ini disusun oleh PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung
jawab atas akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan
atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul
dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat
diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada jaminan atas akurasinya.
Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-
pernyataan tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau
para pejabatnya sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-
pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,”
“estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke
depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan mengandung risiko dan ketidakpastian, dan
hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut karena
berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk merevisi pernyataan-
pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu
penawaran, permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di
dalam wilayah hukum mana pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan
sehubungan dengan kontrak, komitmen atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau
mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.
8
Page 9
Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Investor:
Thomas Coombes | Thomas.Coombes@adaro.com
Media:
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@adaro.com
9
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Christian Ariano Rachmat
p.1 ×2
unresolved
org
PT Maruwai Coal
p.1 ×3
unresolved
org
PT Lahai Coal
p.6 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.