Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 443
Page 1
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 1
2023 Laporan Tahunan
Page 2
2 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Daftar Isi
I. PEMBUKAAN 5 I. PEMBUKAAN 5
Sorotan Utama 6
II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL 43 Performa Penting 2023 8
Visi, Misi, Keyakinan Dasar & Nilai Dasar 10
III TINJAUAN KEUANGAN 117
Sekilas CCB Indonesia 11
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN 143 Profil Perusahaan 14
Informasi Pemegang Saham 16
V INFORMASI PERUSAHAAN 247 - Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak
Perusahaan dan Entitas Asosiasi
- Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas
VI LAPORAN KEUANGAN 275 Induk
Ikhtisar Saham 24
Ikhtisar Keuangan 27
Peristiwa Penting 29
Penghargaan 32
Kebijakan Strategis 33
Laporan Dewan Komisaris 34
Laporan Direksi 38
Page 3
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 3
Daftar Isi
II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL 43 V INFORMASI PERUSAHAAN 247
Perkreditan 44 Struktur Organisasi 248
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan 48 Profil Dewan Komisaris 250
Internasional Profil Direksi 254
Modal Manusia 50 Pejabat Eksekutif 262
Teknologi Informasi 53 Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga 264
Manajemen Risiko 54 Jaringan Kantor 268
III TINJAUAN KEUANGAN 117 VI LAPORAN KEUANGAN 275
Analisis dan Pembahasan Manajemen 118 Tanggung Jawab Pelaporan 276
Lampiran
Laporan Keuangan Audit tahun buku 2023
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN 143
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 144
Perusahaan (‘Laporan Keberlanjutan’)
Tata Kelola Perusahaan 174
Laporan Komite Komite 242
Page 4
4 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Minangkabau
The traditional dance known as Piring Dance is Minangkabau-based. According to tradition, Solok, West Sumatra, is the place
where plate dance first appeared. This dance shows the movement of dancers utilising plates. The dancers will swing the plates
in their palms in time with the music, quickly and consistently, without losing go or allowing any of the plates to fall. The
Minangkabau silat movement, often known as silek, is the inspiration for the plate dance movement.
Page 5
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 5
Pendahuluan
Page 6
6 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Sorotan Utama
Laba Setelah Pajak
Laba bersih naik signifikan di tahun 2022 sebesar 71% dan
kemudian di tahun 2023 sebesar 77%.
250
CCB Indonesia memperoleh peringkat idAAA rating 200
77%
(rating tertinggi) dari lembaga pemeringkat PT Pefindo selama
4 (empat) tahun berturut-turut.
150
71%
Modal Inti (core capital tier-1) meningkat signifikan
menjadi di atas Rp 6 triliun di akhir tahun 2023 sehingga 100
CCB Indonesia memenuhi syarat untuk ditingkatkan status kategori
Bank menjadi KBMI 2 di awal tahun 2024.
50
Bank Indonesia menunjuk CCB Indonesia sebagai salah satu
dari bank inisiator selaku Pengurus Asosiasi Pasar Uang dan
Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO). 0
2021 2022 2023
PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN PENINGKATAN
KREDIT PENDANAAN KUALITAS ASET
(NPL BRUTO)
PERTUMBUHAN KREDIT DAN
PENDANAAN YANG KUAT
16% 11% 2,87%
y-o-y y-o-y y-o-y
PENINGKATAN PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN
PENDAPATAN LABA BERSIH BIAYA YANG
TERKENDALI DAN EFISIEN
PENINGKATAN PROFITABILITAS
CIR 58% & BOPO 83%
DAN EFISIENSI
13% 77% vs 62% di tahun 2022 vs 88% di tahun 2022
y-o-y y-o-y
PENINGKATAN LIKUIDITAS PERMODALAN
TOTAL ASET YANG KUAT DAN LEBIH KUAT
OPTIMAL
LIKUIDITAS DAN PERMODALAN CAR
YANG SOLID
11%
y-o-y
LDR 97%
vs 93% di tahun 2022 dengan
37,45%
vs 32.73% di tahun 2022
LCR 241% & NSFR 120%
Page 7
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 7
Sorotan Utama
• Pertumbuhan kredit sebesar Rp2,7 triliun atau 16% y-o-y yang berasal dari segmen
PERTUMBUHAN Korporasi dan Komersial.
KREDIT DAN • Peningkatan Kualitas Aset dengan rasio NPL Bruto yang lebih rendah dari 3,40% (Des’22)
PENDANAAN YANG menjadi 2,87% (Des’23).
KUAT • Pertumbuhan Total Pendanaan sebesar Rp2,0 triliun atau 11% y-o-y yang sebagian
besar berasal dari pertumbuhan Deposito.
• Peningkatan pendapatan sebesar 13% y-o-y dimana sebagian besar dikontribusi oleh
pertumbuhan volume bisnis dan peningkatan margin NIM.
• Pertumbuhan biaya terkendali dengan JAWS (pertumbuhan pendapatan diatas
pertumbuhan biaya) sebesar 13%.
PENINGKATAN • Penurunan CKPN sebesar 11% y-o-y yang didukung oleh membaiknya perekonomian
PROFITABILITAS DAN dan juga kualitas aset.
EFISIENSI • Pertumbuhan laba sebesar 77% y-o-y, dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis dan
peningkatan profitabilitas (NIM/margin yang lebih baik dari 3,54% menjadi 4,18% dan
peningkatan efisiensi).
• Peningkatan Efisiensi dengan CIR turun dari 62% menjadi 58% dan BOPO turun dari
88% menjadi 83%.
• Total Aset meningkat Rp2,8 triliun atau 11% y-o-y.
• Likuiditas yang kuat dan optimal dengan LDR yang lebih tinggi dari 93% (Des’22)
menjadi LDR 97% (Des’23) sedangkan LCR 241% dan NSFR 120% yang masih di atas
LIKUIDITAS DAN ambang batas minimum regulasi sebesar 100%.
PERMODALAN YANG • Permodalan yang kuat dengan CAR 37.45% (Des’23), naik dari tahun sebelumnya
SOLID 32.73%
• Modal Inti (core tier-1) meningkat dari Rp5,73 triliun, naik Rp284 miliar menjadi di atas
Rp6 triliun per Desember 2023, sehingga CCB Indonesia memenuhi syarat untuk
ditingkatkan ke kategori KBMI 2.
Page 8
8 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Performa Penting 2023
Dengan dukungan pemangku kepentingan, CCB Indonesia tetap menunjukkan performa
keuangan yang kuat dengan Laba bersih naik signifikan sebesar 77,47% y-o-y, serta
terus memberikan layanan perbankan yang lebih berkualitas melalui electronic banking,
dan 72 kantor yang tersebar di Indonesia
Laba Setelah Pajak
dalam miliar Rupiah CAGR 32%
250
200 77,47%
Growth 2023
150
Total Aset
32%
100 dalam miliar Rupiah CAGR 10%
30,000
Compound Annual
50 Growth Rate (CAGR) 25,000
11,31%
2019-2023
Growth 2023
20,000
-
2019 2020 2021 2022 2023
15,000
Kredit 10,000 10%
dalam miliar Rupiah
Compound Annual
CAGR 9%
20,000 5,000
Growth Rate (CAGR)
2019-2023
16,000
16,02% -
Growth 2023 2019 2020 2021 2022 2023
12,000
Dana Pihak Ketiga
9%
8,000 dalam miliar Rupiah CAGR 12%
20,000
Compound Annual
4,000 Growth Rate (CAGR) 11,37%
2019-2023
15,000 Growth 2023
-
2019 2020 2021 2022 2023
10,000
Modal 12%
5,000 Compound Annual
Growth Rate (CAGR)
dalam miliar Rupiah CAGR 24%
7,000 2019-2023
5,51%
-
6,000
2019 2020 2021 2022 2023
Growth 2023
5,000
4,000
3,000
24%
2,000
Compound Annual
Growth Rate (CAGR)
1,000
2019-2023
-
2019 2020 2021 2022 2023
Page 9
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 9
Performa Penting 2023
Page 10
10 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Visi, Misi, Keyakinan Dasar & Nilai Dasar
Visi 4. Improvement berkelanjutan
Kami yakin bahwa dalam hidup ini kami tidak akan pernah
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan mencapai kesempurnaan, oleh karena itu kami berkehendak
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi. untuk senantiasa berusaha sempurna; selalu ada cara yang
lebih baik.
Misi 5. Modal manusia
Kami yakin bahwa modal manusia merupakan penentu
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi kemampuan kami dalam menghasilkan kinerja keuangan
nasabah, menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang berkelanjutan; oleh karena itu kami berkehendak untuk
saham, membangun jenjang karier yang lebih luas bagi menarik, mempertahankan, memotivasi, dan memanfaatkan
rekan kerja, dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan dengan efektif personel berkualitas yang dapat kami temukan.
lingkungan sebagai warga korporasi yang baik.
6. Komitmen
Kami yakin bahwa komitmen untuk membangun keselarasan
Keyakinan Dasar kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup akan
menjaga berkelanjutan pertumbuhan ekonomi, oleh karena
1. Basis keuangan yang kuat itu kami berkehendak untuk menyukseskan pembangunan
Kami yakin bahwa basis keuangan yang kuat menjadi green environment.
penentu daya saing bank kami. Oleh karena itu, kami
berkehendak untuk menghasilkan kinerja keuangan
luar biasa berkelanjutan dengan membangun jaringan Nilai Dasar
nasabah, proses yang produktif dan efektivitas biaya,
modal manusia yang unggul. 1. Integrity
Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang sudah
2. Kemampuan dalam menyediakan layanan yang disanggupi.
kompleks dan cepat
Kami yakin bahwa kemampuan dalam menyediakan 2. Trust
layanan yang kompleks dan cepat dapat memenangkan Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain.
pilihan nasabah. Oleh karena itu, kami berkehendak
untuk mendesain dan mengimplementasikan proses 3. Speed
layanan yang kompleks dan cepat bagi nasabah. Kecepatan dalam memberikan pelayanan.
3. Kemitraan yang kuat 4. Competence
Kami yakin bahwa kemitraan adalah pelipatganda nilai Kompetensi merupakan pembeda utama antara keberhasilan
yang diterima oleh customer; oleh karena itu kami dan kegagalan dalam segala bidang
berkehendak untuk membangun kemitraan
komprehensif antara bank kami dengan pemasok dan
mitra bisnis, kemitraan antara karyawan dengan manajer,
kemitraan antar fungsi dalam organisasi kami.
Page 11
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 11
Sekilas CCB Indonesia
Sejarah singkat PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) adalah Bank Umum
CCB Indonesia 11 Devisa yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan merupakan hasil merger antara
PT Bank Windu Kentjana International Tbk (“Bank Windu”) dan PT Bank Antardaerah (“Bank
Anda”) pada 30 November 2016, memiliki jaringan 72 kantor yang tersebar di kota-kota
Bidang Usaha 12 di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali,
Mataram Lombok, Palembang, Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak, Makassar
• Kegiatan Usaha Menurut Anggaran dan Pangkal Pinang.
Dasar dan yang Dijalankan
• Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking, seiring dengan
Dasar segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta
consumer banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial
dan lingkungan hidup.
Sejarah Singkat CCB Indonesia
Penggabungan Usaha antara Bank Windu dengan perusahaan terkendali Bank Anda yang
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016
tanggal 30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan
No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Page 12
12 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Sekilas CCB Indonesia
Dengan demikian, penggabungan usaha Bank Windu dan Bank Bidang Usaha
Anda telah menjadi efektif dilaksanakan per tanggal 30 November
2016.
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang
Dijalankan
Bank Windu sebagai perusahaan hasil merger, diubah namanya
menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
(“CCB Indonesia”) yang telah mendapatkan persetujuan Otoritas kegiatan CCB Indonesia adalah melakukan usaha di bidang perbankan
Jasa Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
sesuai salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku. Keterangan kegiatan usaha berdasarkan Anggaran
No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang penetapan Dasar Ruang lingkup kegiatan CCB Indonesia antara lain adalah:
penggunaan izin usaha atas nama PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Tbk dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016 tanggal Kegiatan Usaha Utama
30 November 2016 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran ▪ Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan
Dasar. giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/
atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
Latar belakang perubahan nama Perseroan ini terkait dengan ▪ Memberikan kredit baik kredit jangka menengah, panjang atau
masuknya pemegang saham pengendali baru yaitu China pendek maupun jenis lainnya yang lazim dalam dunia perbankan;
Construction Bank Corporation (“CCB”) yang saat ini telah memiliki ▪ Menerbitkan surat pengakuan hutang;
60% (enam puluh persen) saham Perseroan. ▪ Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun
untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya :
Sebelumnya PT Bank Windu Kentjana International Tbk - Surat-surat wesel termasuk wesel yang di akseptasi oleh
(“Bank Windu”) juga merupakan bank hasil penggabungan (merger) bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
antara PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana (BWK) dalam perdagangan surat-surat tersebut;
pada tanggal 8 Januari 2008. Penggabungan (merger) secara legal - Surat pengakuan hutang dan kertas dagang-lainnya yang
dituangkan dalam Akta Merger No.171 tanggal 28 November 2007 masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam
yang mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi perdagangan surat-surat tersebut;
Manusia No.AHU-00982.AH.01.02 pada tanggal 8 Januari 2008. - Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan pemerintah;
- Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada awalnya dibentuk pada tanggal - Obligasi;
26 Mei 1967 oleh 3 (tiga) yayasan sosial sebagai pendirinya yaitu - Surat promes yang dapat diperdagangkan;
Yayasan Dharma Putra Kostrad, Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim - Surat berharga lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
Piatu Trikora dan Yayasan Djajakarta. Pada tahun 1978, kepemilikan oleh otoritas yang berwenang.
beralih kepada keluarga Salim (Grup Salim). ▪ Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun
untuk kepentingan nasabah;
Sementara Multicor semula dikenal dengan nama PT Multinational ▪ Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau
Finance Corporation didirikan tahun 1974 dalam bentuk Lembaga meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan-menggunakan
Keuangan Bukan Bank (LKBB), merupakan suatu konsorsium (joint surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek
venture) dari bank domestik dengan bank-bank internasional yaitu atau sarana lainnya;
Royal Bank of Scotland, BCA, LTCB Japan, Jardine Fleming, Chemical ▪ Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan
Bank dan Asia Insurance. Pada tahun 1993 berubah statusnya melakukan perhitungan dengan atau- antara pihak ketiga;
menjadi Bank Multicor. Selanjutnya pada tahun 2003, Bapak Johnny ▪ Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah
Wiraatmadja dan rekan-rekan mengambil alih kepemilikan Bank lainnya dalam bentuk surat berharga yang tercatat di bursa
Multicor. efek;
▪ Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi
Pada tanggal 8 Januari 2008 terjadi merger antara Bank Multicor ketentuan yang berlaku;
Tbk dan BWK menjadi “PT Bank Windu Kentjana International Tbk.”, ▪ Menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan lain
atau dikenal sebagai “Bank Windu”. sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh otoritas yang
berwenang.
Page 13
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 13
Sekilas CCB Indonesia
Kegiatan Usaha Penunjang ▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau
▪ Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha,
berharga; perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan
▪ Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan-pihak lain asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga
berdasarkan suatu kontrak; penyimpanan dan penyelesaian, dengan memenuhi ketentuan
▪ Membeli agunan baik semua maupun sebagian melalui yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya ▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
kepada Perseroan dengan ketentuan agunan yang dibeli mengatasi kredit macet, dengan syarat harus menarik kembali
tersebut wajib dicairkan secepatnya; penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
▪ Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan kegiatan otoritas yang berwenang;
wali amanat; ▪ Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung atau
▪ Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana pensiun tidak langsung dengan maksud di atas yang pelaksanaannya tidak
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia
baik selaku pendiri dana pensiun pemberi kerja maupun
selaku pendiri dan/atau peserta dana pensiun lembaga Semua kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan
keuangan; Perseroan.
Page 14
14 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Kantor Pusat Sahid Sudirman Center, Lantai 15
Jl. Jend Sudirman Kav. 86, Central Jakarta 10220, Indonesia.
Telephone (62-21) 5082 1000
Fax. (62-21) 5082 1010
SWIFT/BIC : BWKIIDJA
Situs idn.ccb.com
Email corsec@idn.ccb.com
Hubungan Investor Sekretaris Perusahaan (Andreas Basuki)
Aspek Hukum Penggabungan usaha (merger) PT Bank Windu Kentjana International Tbk dengan PT Bank Antardaerah telah mendapatkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan
Penggabungan Perseroan No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Bank Hasil Penggabungan berganti nama “PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk” yang disingkat “CCB
Indonesia” telah memperoleh Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-0003776.AH.01.10.Tahun 2016 tanggal 30 November
2016 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 sesuai
salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang
penetapan penggunaan izin usaha atas nama “PT Bank Windu Kentjana International Tbk” menjadi “PT Bank China Construction
Bank Indonesia Tbk”.
Status Bank Perusahaan Terbuka dan Bank Devisa
Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia
Kode Saham MCOR
Page 15
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 15
Profil Perusahaan
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham Kustodian
PT Bursa Efek Indonesia PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia Jakarta 12190, Indonesia
Tel : (62-21) 5150515 Tel : (62-21) 5152855
Fax : (62-21 5154153 Fax : (62-21) 52991199
Website : www.idx.co.id Website : www.ksei.co.id
Email : listing@idx.co.id Email : helpdesk@ksei.co.id
Jasa yang diberikan : Jasa Pencatatan Tahunan Saham Jasa yang diberikan : Pengelolaan administrasi efek (saham)
Periode Penugasan : Januari - Desember 2023 Periode Penugasan : Januari - Desember 2023
Besaran Fee : Rp277.500.000,- Besaran Fee : Rp11.100.000,-
Kantor Akuntan Publik Notaris
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja Notaris Eliwaty Tjitra, S.H.
a member of Ernst and Young Graha Kencana Blok DK Jl. Raya Perjuangan No. 88
(Akuntan Publik: Christophorus Alvin Kossim) Kebon Jeruk Jakarta Barat, Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tel : (62-21) 536 77 338
Tower 1, 13th and 14th Floor, Tower 2, 7th Floor, Fax : (62-21) 536 77 339, 532 5938
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Email : eliwatyt@gmail.com
Jakarta 12190, Indonesia
www.ey.com Jasa yang diberikan : Penyusunan Akta Keputusan RUPS Tahunan
tahun buku 2022
Jasa yang diberikan : Jasa audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2023 Periode Penugasan : Januari - Desember 2023
Periode Penugasan : Januari - Desember 2023 Besaran Fee : Rp22.200.000,-
Besaran Fee : Rp1.972.192.500,-
Keanggotaan pada Asosiasi
Biro Administrasi Efek CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, diantaranya:
PT Sinartama Gunita 1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
Gedung Menara Tekno Lt.7 2. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
Jl. H. Fachrudin No.19, Kebon Sirih, Tanahabang 3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Jakarta Pusat 10250, Indonesia 4. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Tel : (62-21) 3923003 5. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
Fax : (62-21) 3923003 6. Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO)
Website : www.sinartama.co.id 7. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
Email : helpdesk1@sinartama.co.id (LAPS SJK)
8. Chinese Chamber of Commerce
Jasa yang diberikan : Jasa Administrasi Saham 9. Association Cambiste International - Financial Markets Association
Periode Penugasan : Juli 2023 – Juni 2024 Indonesia (ACI FMA Indonesia)
Besaran Fee : Rp20.181.818,- 10. International Chamber of Commerce (ICC)
11. Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)
12. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)
Page 16
16 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Informasi Pemegang Saham
Komposisi Pemegang Saham
60,00% CHINA CONSTRUCTION BANK (CCB) CORPORATION dimiliki oleh :
1) Central Huijin Investment Ltd.* 57,14%
2) HKSCC Nominees Limited** 37,53%
3) Lain-lain 5,33%
Catatan:
*) Central Huijin Investment Ltd. adalah pemegang saham pengendali CCB Corporation, memegang
57,14% saham CCB Corporation pada akhir periode pelaporan, dan secara tidak langsung
memegang 0,20% saham CCB Corporation melalui anak perusahaannya, Central Huijin Asset
Management Ltd. Central Huijin Investment Ltd. adalah perusahaan milik negara yang didirikan
sesuai dengan Undang-Undang Perusahaan RRC pada tanggal 16 Desember 2003 dengan
persetujuan Dewan Negara. Baik modal terdaftar maupun modal disetor adalah RMB828.209 juta.
**) HKSCC Nominees Limited adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hong Kong
Securities Clearing Company Ltd.
6,94% JOHNNY WIRAATMADJA
8,21% UOB KAY HIAN PTE LTD
24,85% PUBLIK
Komposisi Kepemilikan Saham CCB Indonesia
1 Januari 2023 31 Desember 2023
No. Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
1. China Construction Bank Corporation 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
2. Johnny Wiraatmadja 2.613.613.705 6,89% 2.631.113.705 6,94%
3. UOB Kay Hian Pte. Ltd. 3.112.882.656 8,21% 3.112.882.656 8,21%
4. Publik 9.441.670.446 24,90% 9.424.170.446 24,85%
Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00%
Keterangan Ringkas tentang Pemegang Saham
China Construction Bank Corporation
China Construction Bank (CCB) Corporation, yang berkantor pusat di Beijing, adalah bank komersial berskala besar terkemuka di Tiongkok.
Awalnya, China Construction Bank, didirikan pada Oktober 1954. Terdaftar di Bursa Efek Hong Kong pada Oktober 2005 (kode saham:
939) dan Bursa Efek Shanghai pada September 2007 (kode saham: 601939). Pada akhir tahun 2023, kapitalisasi pasar CCB Corporation
mencapai sekitar US$151.857 juta, menempati urutan kedelapan dari seluruh bank yang terdaftar di dunia. Grup menempati peringkat
kedua di antara bank-bank global berdasarkan modal Tier 1.
CCB Corporation menyediakan layanan keuangan yang komprehensif bagi nasabah, termasuk corporate finance business, personal
finance business, treasury dan asset management business, dan lainnya, melayani 757 juta nasabah perorangan dan 10,82 juta nasabah
korporasi. Selain itu, CCB Corporation memiliki anak perusahaan di berbagai sektor, termasuk fund management, financial leasing, trust,
insurance, futures, pension dan investment banking. Pada akhir tahun 2023, CCB Corporation memiliki 376.871 karyawan dan 14.895
entitas operasi, termasuk hampir 200 entitas di luar negeri yang mencakup 31 negara dan wilayah.
Page 17
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 17
Informasi Pemegang Saham
Grup menerapkan konsep pengembangan baru secara lengkap, saham, karyawan, serta masyarakat, membantu pembangunan
akurat dan komprehensif serta mendukung pengembangan pola "Financial Power", dan menciptakan hal-hal yang lebih mengesankan
pengembangan baru untuk mendorong pembangunan yang untuk New Finance melalui jalur Tiongkok menuju modernisasi.
berkualitas tinggi. Grup secara sadar mempraktikkan kegiatan
keuangan dengan cara yang politically oriented and people-centred Johnny Wiraatmadja
manner, dan lebih lanjut memajukan inisiatif New Finance dengan
"Tiga Strategi Utama" yaitu penyewaan perumahan, keuangan Bapak Johnny Wiraatmadja, Warga Negara Indonesia berusia 70
inklusif, dan FinTech, yang secara mendalam mengembangkan tahun, seorang pengusaha dan berpengalaman di bidang perbankan
bidang-bidang utama ekonomi nasional dan mata pencaharian sejak tahun 1979, berdomisili di Jakarta.
masyarakat, seperti smart government affairs, revitalisasi pedesaan,
green development, perawatan lansia dan perawatan kesehatan, Beliau diangkat menjadi Direktur Treasury di PT Bank Panin, Tbk
pembiayaan konsumen, mega wealth management, FinTech, dan pada tahun 1991 hingga tahun 2007. Selanjutnya mulai tahun 2007
county-level business expansion, untuk memaksimalkan nilai bagi hingga sekarang beliau menjabat sebagai Komisaris di PT Bank
para pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, pemegang Panin, Tbk.
Kepemilikan Saham Perseroan (Langsung dan Tidak Langsung)
Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah Saham Jumlah Saham
No. Nama Jabatan
1 Jan 2023 31 Des 2023
Dewan Komisaris
1. Sun Jianzheng Komisaris Utama - -
2. Qi Jiangong Komisaris - -
3. Mohamad Hasan Komisaris (independen) - -
4. Yudo Sutanto Komisaris (independen) - -
Direksi
1. You Wennan Direktur Utama 600.302 (<1%) 667.964 (<1%)
2. Zhu Yong Direktur 254.698 (<1%) 333.636 (<1%)
3. Setiawati Samahita Direktur 1.375.095 (<1%) 2.316.097 (<1%)
4. Junianto Direktur 639.708 (<1%) 1.062.958 (<1%)
5. Chandra Nangkok Tua Siagian Direktur 582.310 (<1%) 938.386 (<1%)
6. Agresius Robajanto Kadiaman Direktur Kepatuhan 764.687 (<1%) 1.086.359 (<1%)
Catatan:
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada kepemilikan tidak langsung atas saham CCB Indonesia selama periode tahun 2023.
Page 18
18 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Informasi Pemegang Saham
Jumlah Pemegang Saham dan Persentase Berdasarkan Klasifikasi per 31 Desember 2023
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Persentase
Pemodal Nasional
1. Broker 14 10.267.572 0,03%
2. Individual - Domestic 11.033 6.307.696.068 16,63%
3. Individual Foreign KITAS - NPWP 12 3.096.600 0,01%
4. Insurance NPWP 3 1.723.775.428 4,55%
5. Pension Fund 2 14.700.000 0,04%
6. Perusahaan Terbatas NPWP 28 2.245.232.330 5,92%
7. Yayasan NPWP 2 203.100 0,00%
Sub Total 11.094 10.304.971.098 27,18%
Pemodal Asing
8. Individual - Foreign 16 6.084.269 0,02%
9. Institution - Foreign 31 27.608.675.147 72,81%
Sub Total 47 27.614.759.416 72,82%
Total 11.141 37.919.730.514 100,00%
Pemegang Saham < 5% Berdasarkan Klasifikasi
1 Januari 2023 31 Desember 2023
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Jumlah
Jumlah Saham Jumlah Saham
Pemegang Persentase Pemegang Persentase
(Lembar) (Lembar)
Saham Saham
Pemodal Nasional
1. Broker 15 16.233.572 0,04% 14 10.267.572 0,03%
2. Government of Indonesia 1 107.029.300 0,28% 0 0 0,00%
3. Individual - Domestic 11.705 3.576.298.163 9,43% 11.032 3.676.582.363 9,69%
4 Individual Foreign KITAS - NPWP 7 2.079.900 0,01% 12 3.096.600 0,01%
5. Insurance NPWP 3 1.723.775.428 4,55% 3 1.723.775.428 4,55%
6. Mutual Fund 2 27.300.000 0,07% 0 0 0,00%
7. Pension Fund 2 14.700.000 0,04% 2 14.700.000 0,04%
8. Perusahaan Terbatas NPWP 32 2.217.388.730 5,85% 28 2.245.232.330 5,92%
9. Yayasan NPWP 2 323.100 0,00% 2 203.100 0,00%
Sub Total 11.769 7.685.128.193 20,27% 11.093 7.673.857.393 20,24%
Pemodal Asing
10. Individual - Foreign 22 9.641.469 0,03% 16 6.084.269 0,02%
11. Institution - Foreign 29 1.746.900.784 4,61% 29 1.744.228.784 4,60%
Sub Total 51 1.756.542.253 4,63% 45 1.750.313.053 4,61%
Total 11.820 9.441.670.446 24,90% 11.138 9.424.170.446 24,85%
Page 19
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 19
Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak Perusahaan dan
Entitas Asosiasi
Struktur Grup Perusahaan
Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
Sampai dengan 31 Desember 2023, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tidak memiliki entitas anak maupun entitas asosiasi.
Informasi Lainnya
Sampai dengan 31 Desember 2023, tidak ada transaksi antara bank dalam satu kelompok usaha dengan bank kepada debitur dan/atau
dengan pihak-pihak berelasi dalam kelompok usaha dibidang pihak-pihak yang telah memperoleh penyediaan dana dari bank;
keuangan; tidak ada transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dan tidak ada larangan, batasan/atau hambatan signifikan lainnya
dilakukan setiap entitas dalam kelompok usaha dibidang keuangan; untuk melakukan transfer dana atau dalam rangka pemenuhan
tidak ada penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang modal yang dipersyaratkan oleh Otoritas (regulatory capital) antara
dapat dipersamakan dengan itu dari setiap entitas yang berada bank dengan entitas lain dalam satu kelompok usaha.
Struktur Anak Perusahaan dari CCB Corporation
China Construction Bank (Brasil) Banco Múltiplo S/A
China Construction Bank (Russia) Limited
China Construction Bank (London) Limited
China Construction Bank (Malaysia) Berhad
Overseas Subsidiaries Banks
China Construction Bank (Europe) S.A.
China Construction Bank (New Zealand) Limited
China Construction Bank (Asia) Corporation Limited
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
CCB Property & Casualty Insurance Co., Ltd.
CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.
CCB Principal Asset Management Co., Ltd.
CCB FinTech Co., Ltd.
CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.
CCB Financial Leasing Co., Ltd.
CCB Wealth Management Co., Ltd.
CCB Futures Co., Ltd.
Main Integrated CCB Life Insurance Co., Ltd.
Operation Subsidiaries
CCB Consumer Finance Co., Ltd.
CCB Trust Co., Ltd.
CCB Pension Management Co., Ltd.
CCB Housing Services Co., Ltd.
CCB Housing Rental Private Fund Management
CCB Engineering Consulting Co., Ltd.
CCB International (Holdings) Limited
Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
Page 20
20 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
Manajemen Permodalan Grup terus meningkatkan sistem manajemen risiko yang komprehensif,
proaktif, cerdas, dan modern. Untuk memperkuat manajemen risiko
Grup berpegang pada strategi pengelolaan permodalan yang kuat yang komprehensif, Grup terus mengoptimalkan sistem tata kelola
dan hati-hati, terus memperkuat batasan dan insentif permodalan, risiko dari sudut pandang Grup, mempercepat pembangunan
serta lebih mendorong pengelolaan permodalan yang intensif dan infrastruktur manajemen risiko yang komprehensif, terus
sempurna untuk terus meningkatkan efisiensi penggunaan modal. meningkatkan mekanisme pengendalian risiko yang terkoordinasi
Grup mementingkan akumulasi modal internal dan penambahan dalam “three lines of defence”, dan mendorong integrasi proaktif
modal eksternal, serta mempertahankan tingkat kecukupan modal dari “second line of defence” menjadi “first line of defence” untuk
yang selalu di atas persyaratan peraturan dan termasuk yang menghilangkan kekosongan manajemen. Untuk memperkuat
tertinggi di industri. manajemen risiko secara proaktif, Grup berpegang pada kepatuhan
risiko, dan memperkuat pencegahan serta pengendalian risiko
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal keuangan utama; hal ini mendorong manajemen risiko kredit yang
terpadu, meningkatkan mekanisme manajemen pembiayaan yang
Minimum (Capital Adequacy Ratio) komprehensif untuk pelanggan korporasi, dan memperkuat
Sesuai dengan persyaratan regulasi, ruang lingkup perhitungan rasio manajemen insiden risiko besar dan keadaan darurat, untuk
kecukupan modal Grup mencakup baik cabang maupun cabang memastikan tidak ada kasus besar atau serius, NPL besar, klaim dan
pembantu CCB Corporation di dalam dan luar negeri serta anak perselisihan besar, denda yang besar, peristiwa berisiko besar, atau
perusahaan keuangan (tidak termasuk perusahaan asuransi). Pada pemberitaan media negatif yang besar. Untuk memperkuat intelligent
akhir tahun 2023, dengan mempertimbangkan peraturan yang risk management, Grup menerbitkan Rencana Implementasi untuk
relevan selama periode paralel, rasio total modal Grup, rasio Tier 1 proyek Peningkatan Intelligent Risk Control Platform (2023-2025),
dan rasio Common Equity Tier 1, yang dihitung sesuai dengan Aturan yang berfokus pada “six capabilities”, yaitu pengendalian risiko
Permodalan Bank Umum (Provisional), masing-masing 17,95%, 14,04% seluler, pemantauan, peringatan dini dan intersepsi, agregasi data
dan 13,15%, telah memenuhi persyaratan regulasi. Rasio kecukupan otomatis dan pelaporan risiko, anti penipuan, anti pencucian uang,
modal total, rasio kecukupan modal inti 1, dan rasio kecukupan modal dan pengendalian risiko otomatis, serta mempercepat pembangunan
inti ekuitas umum Grup turun masing-masing sebesar 0,47, 0,36, dan platform manajemen risiko di seluruh perusahaan; Grup meningkatkan
0,54 poin persentase dari tahun 2022. pandangan risiko secara menyeluruh, terus berulang dan
mengoptimalkan intelligent risk control systems seperti “3R” dan
Pada tahun 2023, CCB Corporation berpegang pada strategi “Blue Chip”, dan mempromosikan 30 proyek penerapan intelligent
pengelolaan modal yang kuat dan hati-hati, yang mementingkan risk control untuk memberdayakan bisnis, pelanggan, pemerintah,
akumulasi modal internal dan penambahan modal eksternal, serta dan manajemen internal; hal ini memperkuat identifikasi dan
mempertahankan struktur modal yang stabil dan kualitas modal respons terhadap risiko yang terkait dengan digitalisasi keuangan,
yang tinggi melalui retensi laba dan penerbitan instrumen modal mengkonsolidasikan landasan agregasi otomatis seluruh eksposur
dalam jumlah yang sesuai, sehingga mampu secara efektif mendukung bisnis nasabah, dan meningkatkan agregasi data risiko yang efektif
perkembangan berbagai usaha. Grup secara aktif melayani serta kemampuan pelaporan risiko. Grup juga memperbarui rencana
perekonomian riil, melihat pertumbuhan pesat dalam aset-aset inti pemulihan dan penyelesaiannya setiap tahun, dan melakukan
termasuk pemberian kredit dan investasi obligasi. Hal ini juga lebih perbaikan berkelanjutan di berbagai bidang seperti total loss-
lanjut mendorong pengelolaan modal yang intensif dan halus, serta absorbing capacity (“TLAC”), eksposur besar, dan agregasi data
meningkatkan efisiensi penggunaan modal untuk terus meningkatkan risiko serta pelaporan risiko yang efektif, sehingga dapat memenuhi
kualitas dan efisiensi guna melayani perekonomian riil. kebutuhan. persyaratan peraturan tambahan untuk bank-bank
yang penting secara sistemik.
Manajemen Risiko
Manajemen Risiko Kredit
Grup berpedoman pada konsep manajemen risiko yang komprehensif
dengan“cakupan penuh, proses yang menyeluruh, seluruh kepartisipasian, Grup sangat mementingkan pencegahan dan pengendalian risiko,
pengetahuan sistemis, visi global dan tata kelola secara keseluruhan”, berpegang pada bottom line thinking and limit thinking, serta
menerapkan persyaratan manajemen berupa “pendelegasian yang mengendalikan risiko secara efektif di bidang-bidang utama,
pasti, sadar akan situasi, peringatan dini, tindakan cepat, inovatif, serta sehingga memastikan stabilitas dan pengendalian risiko kredit
melakukan penilaian yang ketat”, dan terus meningkatkan sistem dan secara keseluruhan pada tahun 2023.
mekanisme manajemen risiko yang komprehensif. Hal ini meningkatkan
mekanisme jangka panjang seperti budaya, akuntabilitas, ilmu Grup mengoptimalkan mekanisme manajemen persetujuan kredit.
pengetahuan dan teknologi, inspeksi, penilaian dan pembentukan Sejalan dengan aturan pengelolaan pembiayaan yang komprehensif,
tim, serta terus menerapkan manajemen risiko terintegrasi di seluruh prosedur dasar bisnis pembiayaan komprehensif pelanggan korporasi
grup. Hal ini memperkuat cross-cycle asset quality controls, meningkatkan mengikuti urutan “peringkat, jumlah total dan single business”, dan
langkah-langkah untuk mengelola risiko baru, dan memastikan bahwa prosedur dasar untuk nasabah grup mengikuti urutan “jumlah total
semua risiko terkendali secara keseluruhan. grup, jumlah total single customers, dan single business”. Jumlah
Page 21
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 21
total pembiayaan komprehensif mencakup bisnis investasi dan Grup mematuhi strategi manajemen risiko likuiditas yang
pembiayaan kredit dan non-kredit yang telah dan ingin diberikan mengutamakan prinsip kehati-hatian, desentralisasi, koordinasi
oleh CCB Corporation kepada nasabahnya. Departemen operating dan diversifikasi. Tujuan dari manajemen risiko likuiditas adalah
bertanggung jawab atas inestigasi nasabah dan penilaian kelayakan, untuk membangun dan meningkatkan sistem manajemen risiko
deklarasi peringkat nasabah, pengembangan rencana bisnis likuiditas yang dapat sepenuhnya mengidentifikasi, mengukur
pembiayaan dan manajemen pasca-pinjaman yang komprehensif, secara akurat, terus memantau, dan secara efektif mengendalikan
sedangkan departemen credit approval bertanggung jawab atas risiko likuiditas, secara efektif menyeimbangkan pengembalian dan
pelaksanaan evaluasi proyek independen, peninjauan peringkat keamanan dana, dan menjaga kestabilan operasional di seluruh
kredit nasabah korporasi, dan persetujuan independen atas bisnis grup. Sehubungan dengan persyaratan regulasi, lingkungan makro
pembiayaan secara komprehensif. eksternal dan perkembangan bisnis, CCB Corporation merumuskan
pendekatan untuk identifikasi, pengukuran dan pemantauan risiko
Grup terus menerapkan manajemen risiko kredit yang terpadu. Hal likuiditas, menetapkan kriteria manajemen batas risiko, melakukan
ini terus meningkatkan optimasi dan penyesuaian struktural, pengelolaan likuiditas harian, secara berkala melakukan stress test
berdasarkan kebijakan kredit terpadu, memajukan bisnis strategis di tingkat grup, serta meninjau dan menilai rencana kontinjensi.
seperti keuangan inklusif, persewaan perumahan, revitalisasi
pedesaan, dan keuangan ramah lingkungan (green finance), dan Pada tahun 2023, Grup berpegang pada prinsip ketangguhan dan
memberikan dukungan untuk bidang-bidang utama seperti kehati-hatian, secara proaktif merespons dinamika pasar modal
manufaktur, industri baru yang strategis, inovasi TI , infrastruktur internal dan eksternal, mengatur secara cermat jumlah dan struktur
baru, ketahanan energi, ekonomi digital, dan industri jasa modern, sumber dan penggunaan modal, dan secara tegas menjaga garis
untuk mengkonsolidasikan landasan pembangunan berkelanjutan bawah risiko dengan risiko likuiditas yang terkendali secara stabil.
jangka panjang. Hal ini meningkatkan manajemen risiko keseluruhan Hal ini memberikan peran penuh terhadap cadangan likuiditas,
proses, dan mengintegrasikan risiko lingkungan, sosial dan tata mendukung pengembangan bisnis dengan kuat, dan menjaga
kelola ke dalam sistem manajemen bisnis dan seluruh proses keseimbangan yang baik antara keamanan, likuiditas dan rentabilitas.
investasi dan pinjaman. Hal ini terus memperkuat manajemen Hal ini memperkuat pengelolaan likuiditas yang terkoordinasi di
fundamental dari tinjauan pencairan pinjaman, pelacakan pasca- tingkat grup, meningkatkan peran mekanisme koordinasi departemen
pinjaman dan pemantauan agunan, membangun dan meningkatkan manajemen likuiditas, dan memperkuat pengelolaan indikator
sistem model pengumpulan cerdas untuk layanan ritel, dan likuiditas yang lebih baik. Grup terus mengembangkan sistem
mengintensifkan prediksi, pencegahan dan pengendalian risiko ke manajemen likuiditas, meningkatkan perhitungan data secara
depan. Grup memperbaiki mekanisme pemantauan risiko kredit otomatis, dan memperkuat dukungan FinTech untuk manajemen
yang terpadu, menekankan pada tanggung jawab manajemen harian. Grup juga secara proaktif memenuhi kewajiban bank milik
dan pengendalian risiko, berpegang pada konsep “customer centric” negara terkemuka, dan memainkan perannya sebagai penyeimbang
dalam manajemen terkoordinasi, dan meningkatkan pencegahan pasar dan pemancar kebijakan.
dan pengendalian risiko kolaboratif antara bank induk dan anak
perusahaan. Mulai 1 Juli 2023, Grup secara resmi menerapkan Manajemen Risiko Pasar
Aturan Klasifikasi Risiko Aset Keuangan Bank Umum. Grup
mempertimbangkan sepenuhnya risiko substantif, melakukan Pada tahun 2023, Grup terus meningkatkan sistem manajemen risiko
manajemen klasifikasi risiko secara ketat dan akurat sesuai dengan pasar. Grup merumuskan kebijakan risiko tahunan dan rencana limit
prosedur tiga langkah yaitu “klasifikasi awal, identifikasi, dan untuk bisnis investasi dan perdagangan, serta memperkuat
persetujuan”, serta kualitas aset yang tetap stabil. pengendalian limit pada anak perusahaan. Grup mengoptimalkan
mekanisme persetujuan untuk investasi obligasi real estat, melakukan
Manajemen Risiko Likuiditas stress test khusus pada obligasi, melakukan penyaringan risiko
terhadap bisnis obligasi secara berkala, dan meningkatkan sistem
Dewan mengambil tanggung jawab utama atas manajemen dan manajemen dan pengendalian risiko surat hutang. Ini memajukan
melakukan tinjauan risiko likuiditas, serta menyetujui strategi risiko pembangunan platform pemantauan digital untuk bisnis perdagangan
likuiditas dan selera risiko. Manajemen senior melaksanakan strategi pasar keuangan dan terus melakukan pemantauan digital terhadap
risiko likuiditas yang ditetapkan oleh Dewan, dan mengatur bisnis perdagangan. Grup meluncurkan on-site investigation terhadap
pelaksanaan aktivitas manajemen risiko likuiditas. Dewan pengawas bisnis derivatif di anak-anak perusahaan utama, serta melakukan
mengawasi dan mengevaluasi kinerja Dewan dan manajemen stress test dan penyaringan risiko bisnis derivatif sebagai respons
senior dalam manajemen risiko likuiditas. Departemen manajemen terhadap fluktuasi nilai tukar RMB. Grup secara aktif melanjutkan
aset & liabilitas memimpin manajemen risiko likuiditas CCB pembangunan “Blue Chip”, platform manajemen dan pengendalian
Corporation, dan membentuk badan eksekutif bersama dengan risiko bisnis investasi dan perdagangan, dan secara aktif mempersiapkan
departemen manajemen bisnis dan cabang untuk melaksanakan penerapan Basel III. Hal ini mempercepat pengembangan dan
tugas khusus dalam manajemen risiko likuiditas. Setiap anak optimalisasi sistem TI terkait dengan pendekatan standar baru untuk
perusahaan bertanggung jawab utama atas atas pengelolaan risiko pengukuran risiko pasar dan risiko kredit pihak lawan secara konsolidasi,
likuiditas. dan menetapkan sistem pengukuran, aturan, dan manajemen.
Page 22
22 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
Manajemen Risiko Operasional Pada tahun 2023, Grup terus mengoptimalkan manajemen risiko
negara sejalan dengan kebutuhan pengembangan bisnis untuk
Pada tahun 2023, Grup mengambil kesempatan untuk mendorong mengatasi tantangan perekonomian global. Badan ini mengelola
penerapan pendekatan standar untuk risiko operasional di bawah Basel risiko-risiko negara dengan menerapkan alat-alat secara ekstensif
III guna meningkatkan manajemen risiko operasionalnya secara efektif. seperti penilaian dan pemeringkatan, batasan risiko, analisis eksposur,
pengujian tekanan, pemantauan dan peringatan dini, serta tanggap
Berdasarkan Peraturan Permodalan Bank Umum, Grup memperkuat darurat. Badan ini mengoptimalkan sistem manajemen risiko negara,
pengelolaan data kerugian akibat risiko operasional, menetapkan segera meninjau peringkat risiko negara, dan melakukan penilaian
mekanisme pengelolaan indikator bisnis, dan menetapkan sistem risiko negara. Badan ini memantau secara ketat paparan risiko negara,
pengukuran risiko operasional berdasarkan pendekatan standar, melakukan stress test risiko negara, dan memperkuat mekanisme
sehingga sepenuhnya memperkuat kepatuhan terhadap regulasi. peringatan dini dan tanggap darurat risiko negara. Eksposur risiko
Hal ini memperkuat manajemen kelangsungan bisnis, dan secara negara Grup terutama terkonsentrasi di negara atau wilayah dengan
sistematis memperbaiki sistem peraturan; hal ini mengidentifikasi risiko negara “rendah” atau “relatif rendah”, dan risiko negara secara
bisnis dan sumber daya utama CCB Corporation, meningkatkan keseluruhan dipertahankan pada tingkat yang wajar.
strategi manajemen, mengembangkan emergency plans serta
menyelenggarakan emergency drills, untuk mengkonsolidasikan Manajemen Risiko TI
landasan manajemen, meningkatkan ketahanan operasional, dan
mempersiapkan dengan baik terhadap dampak peristiwa risiko. Pada tahun 2023, Grup menyempurnakan sistem aturan manajemen
risiko TI, meningkatkan kerangka manajemen dan persyaratan manajemen
Grup memproduksi video pendidikan tentang kepatuhan untuk seluruh proses, serta melakukan identifikasi, penilaian, pemantauan,
memandu dan mengatur perilaku karyawan. Grup mengembangkan pelaporan, pengendalian, dan mitigasi risiko TI yang mencakup bisnis
model kepatuhan untuk perilaku karyawan dan mengeksplorasi alat dan teknologi di seluruh grup. Hal ini juga menyempurnakan sistem
cerdas untuk meningkatkan kemampuannya dalam mendeteksi indikator penilaian risiko TI, secara efektif melakukan pemantauan risiko
ketidakpatuhan. Ini menyaring dan menangani perilaku staf tertentu TI dan peringatan dini, melakukan inspeksi di lokasi yang berorientasi
untuk mengurangi risiko terkait. Grup juga menyelenggarakan audit pada masalah, dan mendorong identifikasi dini, peringatan dini, paparan
dinamis terhadap item-item risiko operasional utama yang terkait dini, dan resolusi dini risiko TI. Grup sangat mementingkan keamanan
dengan karyawan, dengan fokus pada pencegahan dan pengendalian siber, meningkatkan sistem pemantauan risiko keamanan siber, melakukan
risiko kasus hukum, manajemen perilaku karyawan, serta ketidakpatuhan. pemantauan menyeluruh, rantai penuh, dan real-time, secara aktif
merespons serangan siber, dan secara efektif mengatasi risiko keamanan
Manajemen Risiko Reputasi siber seperti ransomware dan kebocoran data, tanpa melihat adanya
insiden keamanan siber sepanjang tahun. Hal ini memperkuat top-level
Pada tahun 2023, Grup berpegang pada prinsip manajemen risiko design dan manajemen outsourcing TI secara keseluruhan, meningkatkan
reputasi yang berwawasan ke depan, komprehensif, proaktif dan mekanisme manajemen, melakukan pengawasan dan inspeksi mendalam
efektif, memperkuat manajemen sumber risiko reputasi, dan terus terhadap penyedia layanan pihak ketiga, dan memperkuat manajemen
meningkatkan sistem dan mekanisme manajemen risiko reputasi. risiko dan pengendalian outsourcing TI, dan tidak ada kejadian risiko TI
Fokus pada penguatan mekanisme kerja untuk tanggap darurat yang disebabkan oleh outsourcing dan kerja sama pihak ketiga sepanjang
dan penyelesaian bersama atas kejadian-kejadian yang mempunyai tahun. Hal ini memperkuat audit TI eksternal, melibatkan firma akuntansi
reputasi buruk, memperjelas tanggung jawab pencegahan publisitas profesional untuk melakukan audit, jaminan dan penilaian risiko atas
yang merugikan lembaga-lembaga di semua tingkatan, dan layanan TI yang diberikan oleh CCB Corporation kepada lembaga-lembaga
menstandardisasi jalur dan batas waktu proses pelaporan opini luar negeri, pengendalian TI atas perlindungan informasi pribadi dan
publik, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya dalam sistem SWIFT, dan menerbitkan laporan yang relevan. Grup juga melibatkan
respons cepat terhadap pemberitaan media yang merugikan. Hal lembaga evaluasi pihak ketiga yang berkualifikasi untuk melakukan
ini memperkuat pelaporan, pemantauan dan peringatan dini evaluasi kemampuan perlindungan untuk sistem pengarsipan pada
terhadap potensi publisitas negatif, serta mencegah dan memitigasi atau di atas Grade III sesuai dengan standar perlindungan rahasia
potensi risiko dengan emergency plans. Selama periode pelaporan, keamanan siber untuk industri keuangan dan aplikasi kata sandi komersial
Grup terus meningkatkan praktik manajemen risiko reputasinya sistem informasi, dan mencapai hasil yang sangat baik dalam evaluasi.
dan secara efektif menjaga citra dan reputasi perusahaan yang
baik. Sehingga hasilnya, tidak terjadi insiden reputasi signifikan. Manajemen Risiko Strategis
Manajemen Risiko Negara Pada tahun 2023, Grup secara ketat menerapkan persyaratan regulasi
terkait manajemen risiko strategis, terus meningkatkan kerangka
Dalam kepatuhan yang ketat terhadap persyaratan peraturan, Grup pengelolaan risiko strategis dan mengoptimalkan alat manajemen untuk
menggabungkan manajemen risiko negara ke dalam sistem identifikasi dan penilaian risiko strategis, mengikuti perkembangan
manajemen risiko yang komprehensif. Dewan mengambil tanggung lingkungan ekonomi dan keuangan eksternal, serta membangun sistem
jawab utama atas efektivitas manajemen risiko negara, dan manajemen risiko strategis yang sejalan dengan skala bisnis dan
manajemen senior melaksanakan kebijakan manajemen risiko kompleksitas produk di bawah kepemimpinan Dewan dan manajemen
negara yang disetujui oleh Dewan. senior. Risiko strategis Grup tetap terkendali selama periode pelaporan.
Page 23
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 23
Manajemen Permodalan dan Risiko - Entitas Induk
Emerging Risk Management
meningkatkan kemampuan manajemen anak perusahaan di semua
Seiring dengan terus bermunculannya risiko-risiko baru akibat tingkatan. Perusahaan meninjau kebijakan manajemen dengan
transformasi digital dan percepatan penerapan FinTech dalam “different strategies for each subsidiary”, dan mengarahkan anak
beberapa tahun terakhir, bank-bank komersial menghadapi perusahaannya untuk fokus pada arah bisnis utama mereka untuk
tantangan-tantangan baru dalam operasional dan pengembangannya. pengembangan berkualitas tinggi. Grup memperkuat transmisi
Grup sangat mementingkan dan secara aktif merespons semua dan penerapan selera risiko terpadu, menerapkan mekanisme
jenis risiko baru dan bentuk-bentuk baru dari risiko tradisional di pelaporan risiko ganda untuk anak-anak perusahaan, meningkatkan
era digital, dan terus meningkatkan kemampuan manajemen risiko efektivitas pengendalian sumber risiko bisnis anak-anak perusahaan,
barunya. dan memperkuat manajemen risiko anak-anak perusahaan secara
keseluruhan. Grup membentuk mekanisme manajemen pembiayaan
Manajemen Konsolidasi Grup CCB komprehensif yang “customer-centric” untuk memperkuat
pengendalian risiko yang terintegrasi dan kolaboratif. Hal ini
Corporation memperkuat koordinasi pengelolaan kebutuhan data bank induk
Pada tahun 2023, CCB Corporation terus meningkatkan manajemen dan anak perusahaan, mendorong anak perusahaan untuk
konsolidasi, memperkuat berbagai aspek manajemen konsolidasi mempercepat implementasi tata kelola data, dan terus meningkatkan
Grup, termasuk tata kelola perusahaan, manajemen risiko dan kemampuan data serta tingkat otomatisasi anak perusahaan. Hal
manajemen modal, serta mencegah risiko bisnis cross-border and ini meningkatkan pemantauan dan pengelolaan kecukupan modal
cross-industry, serta mendorong pengembangan anak perusahaan anak perusahaan untuk mendorong anak perusahaan agar terus
yang berkualitas tinggi. memenuhi persyaratan regulasi industri mengenai indikator
permodalan dan mempertahankan reasonable buffer. Perusahaan
Grup memperbaiki struktur manajemennya, memasukkan anak- ini mendorong integrasi TI dan pembangunan sistem tata kelola
anak perusahaan ke dalam sistem operasi dan manajemen segmen data di tingkat grup, serta membantu anak-anak perusahaannya
bisnis dan mendorong integrasi bisnis bank induk dan anak-anak meningkatkan kemampuan tata kelola secara mandiri dalam
perusahaan. Hal ini terus merampingkan hierarki ekuitas Grup, dan manajemen teknologi dan tata kelola data.
Page 24
24 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Ikhtisar Saham
Grafik Harga dan Volume Saham CCB Indonesia (MCOR) selama tahun 2023
Harga Saham Volume Saham
100 60.000.000
90
50.000.000
80
70
40.000.000
60
50 30.000.000
40
20.000.000
30
20
10.000.000
10
0 -
Adj Close Volume
Page 25
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 25
Ikhtisar Saham
Harga Saham Selama Tahun 2023
Harga Tertinggi Harga Terendah Harga Penutupan
Periode Jumlah Volume Transaksi
(dalam Rupiah) (dalam Rupiah) (dalam Rupiah)
Januari 89 77 80 6.303.286
Februari 84 79 80 4.584.250
Maret 80 68 69 6.421.043
April 70 67 69 3.578.600
Mei 79 68 72 7.300.429
Juni 77 68 73 5.561.624
Juli 89 73 85 15.965.515
Agustus 85 79 80 6.319.236
September 86 77 84 7.094.170
Oktober 85 77 78 4.861.064
November 81 77 80 3.346.682
Desember 87 74 78 4.699.189
2023 2022
Harga Saham
(Dalam Rupiah) Harga Harga
Pembukaan Tertinggi Terendah Pembukaan Tertinggi Terendah
Penutupan Penutupan
Triwulan I 81 89 68 69 116 118 94 102
Triwulan II 69 79 67 73 102 102 89 91
Triwulan III 73 89 73 84 91 98 84 86
Triwulan IV 84 87 74 78 86 94 79 80
2023 2022
Volume Saham
Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Triwulan I 35.121.700 337.800 32.400.100 2.045.600
Triwulan II 32.080.000 478.800 29.292.900 1.435.300
Triwulan III 53.853.400 961.700 149.589.400 737.800
Triwulan IV 25.059.900 546.400 29.073.300 403.800
Kinerja Saham
2023 2022 Kapitalisasi Pasar 2023 2022
(Dalam Rupiah)
Harga Tertinggi 89 118 Triwulan I 2.590.296.791.421 3.829.134.387.318
Harga Terendah 67 79 Triwulan II 2.740.458.924.257 3.416.188.522.019
Harga pada akhir tahun 78 80 Triwulan III 3.153.404.789.556 3.228.485.855.974
Laba per Saham Dasar 6,36 3.59 Triwulan IV 2.928.161.590.302 3.003.242.656.720
Kepemilikan Saham
Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Porsi Kepemilikan
per Desember 2022
Lokal 11.094 10.304.971.098 27,18%
Individu Lokal 11.045 6.310.792.668 16,64%
Institusi Lokal 49 3.994.178.430 10,53%
Asing 47 27.614.759.416 72,82%
Individu Asing 16 6.084.269 0,02%
Institusi Asing 31 27.608.675.147 72,81%
Total 11.141 37.919.730.514 100,00%
Page 26
26 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Ikhtisar Saham
Struktur Modal
Nilai nominal Rp100 per saham
Keterangan
Jumlah Saham Jumlah Nominal
Modal Dasar 60.000.000.000 Rp6.000.000.000.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 37.919.730.514 Rp3.791.973.051.400
Jumlah Saham Dalam Portepel 22.080.269.486 Rp2.208.026.948.600
Kronologis Pencatatan Saham
Tambahan Modal Disetor Saham yang Nilai Nominal
Tanggal Pencatatan Keterangan/Aksi Korporasi
Saham Baru Saham Dicatatkan di BEI (Rp)
16 April 2007 Modal sebelum Initial Public Offering (IPO) - 1.429.245.170 - 100
3 Juli 2007 Initial Public Offering (IPO) 300.000.000 1.729.245.170 1.711.952.718 100
8 Januari 2008 Penggabungan Usaha (Konversi saham PT Bank 1.013.000.000 2.742.245.170 2.714.802.718 100
Multicor, Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk)
Juli 2010 Penawaran Umum Terbatas I kepada para Pemegang 1.014.630.713 3.756.875.883 3.719.307.123 100
Saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para
Pemegang Saham dengan harga penawaran Rp200
per saham
Juli 2012 Penawaran Umum Terbatas II kepada para 525.962.624 4.282.838.507 4.240.010.121 100
Pemegang Saham Perseroan dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
harga penawaran Rp200 per saham, disertai
penerbitan Waran Seri I
Juli - November 2013 Konversi 5.283 lembar Waran Seri I menjadi Saham 5.283 4.282.843.790 4.240.015.404 100
Desember 2013 Penawaran Umum Terbatas III kepada para 1.627.480.640 5.910.324.430 5.851.221.186 100
Pemegang Saham Perseroan dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
harga penawaran Rp125 per saham, disertai
penerbitan Waran Seri II
Mei - Desember 2014 Konversi 570.000 lembar Waran Seri I menjadi Saham 570.000 5.910.894.430 5.851.791.186 100
Januari - Desember Konversi 587.404.171 lembar Waran Seri I dan 625.392.105 6.536.286.535 6.460.737.221 100
2015 37.987.934 lembar Waran Seri II menjadi Saham
Januari – Juli 2016 Konversi 11.453.773 lembar Waran Seri II menjadi 11.453.773 6.547.740.308 6,482,262,901 100
Saham
25 Juli 2016 Penawaran Umum Terbatas IV kepada para 10.083.519.837 16.631.260.145 16.456.934.930 100
Pemegang Saham Perseroan dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
harga penawaran Rp100 per saham
September - Desember Konversi 200.606 lembar Waran Seri II menjadi 200.606 16.631.460.751 16.366.239.742 100
2016 Saham
2020 Penawaran Umum Terbatas V kepada para 21.288.269.763 37.919.730.514 37.540.533.209 100
Pemegang Saham Perseroan dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
harga penawaran Rp150 per saham
2023 Selama tahun 2023 tidak ada penambahan saham - 37.919.730.514 37.540.533.209 100
baru
Page 27
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 27
Ikhtisar Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
NERACA 2023 2022 2021 2020 2019
Total Aset 27.851.946 25.022.953 26.194.548 25.235.573 18.893.684
Kredit Yang Diberikan 19.359.978 16.687.285 13.772.663 14.729.081 13.858.412
Surat berharga 4.506.619 893.950 1.108.110 1.174.538 1.699.912
Penempatan pada Bank Lain 184.142 279.436 659.148 256.464 -
Simpanan Nasabah 19.986.812 17.946.578 19.274.009 18.452.403 12.861.778
Simpanan dari Bank Lain 324.650 68.011 74.122 40.012 1.593.888
Ekuitas 6.540.557 6.199.237 6.081.204 6.016.716 2.794.858
Liabilitas 21.311.389 18.823.716 20.113.344 19.218.857 16.098.826
(dalam jutaan Rupiah)
LAPORAN LABA RUGI 2023 2022 2021 2020 2019
Pendapatan Bunga 1.690.178 1.322.606 1.248.020 1.282.612 1.298.866
Pendapatan Bunga Bersih 956.879 803.954 720.832 562.357 559.891
Pendapatan Operasional Lainnya 43.494 68.965 64.092 64.328 70.192
Beban Operasional Lainnya 543.791 529.401 500.920 514.337 493.623
Laba Operasional 302.702 170.654 108.928 57.056 114.488
Pendapatan (beban) Non Operasional 7.099 5.088 (4.914) 6.647 (2.152)
Laba Sebelum Pajak 309.801 175.742 104.014 63.703 112.336
Laba (Rugi) Bersih 241.291 135.959 79.392 49.979 78.967
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik 241.291 135.959 79.392 49.979 78.967
entitas induk
Laba yang dapat diatribusikan kepada kepentingan
non pengendali
Laba (Rugi) Komprehensif 341.320 118.032 64.487 85.541 278.700
Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada 341.320 118.032 64.487 85.541 278.700
pemilik entitas induk
Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada - - - - -
kepentingan non pengendali
Laba per Saham Dasar (Rp penuh) 6,36 3,59 2,09 1,91 4,75
(dalam jutaan Rupiah)
KUALITAS ASET 2023 2022 2021 2020 2019
Aset Produktif 26.671.589 23.905.067 24.813.815 23.823.521 16.257.504
Aset Non Produktif 215.913 233.616 232.837 247.766 245.592
Total Aset Produktif dan Non Produktif 26.887.502 24.138.683 25.046.652 24.071.287 16.503.096
Page 28
28 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Ikhtisar Keuangan
RASIO KEUANGAN (%) 2023 2022 2021 2020 2019
Permodalan
CAR Risiko Kredit 40,76% 35,57% 41,56% 38,60% 18,68%
CAR Risiko Kredit + Pasar 39,76% 35,24% 41,20% 38,05% 18,60%
CAR Risiko Kredit + Pasar + Operasional 37,45% 32,73% 37,96% 35,28% 17,40%
Aset Tetap terhadap Modal 12,92% 12,24% 15,75% 23,67% 35,71%
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Non Produktif 2,21% 2,70% 3,33% 2,35% 2,61%
Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan Non
Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset 2,09% 2,37% 2,44% 1,82% 2,09%
Produktif
CKPN Aset Keuangan terhadap Aset Produktif * 1,93% 1,90% 1,19% 0,73% 0,80%
NPL Gross 2,87% 3,40% 4,39% 2,94% 2,52%
NPL Net 0,77% 0,93% 2,45% 1,92% 1,64%
Rentabilitas
ROA 1,22% 0,69% 0,41% 0,29% 0,71%
ROE 4,11% 2,40% 1,43% 1,27% 4,15%
NIM 4,18% 3,54% 3,12% 2,82% 3,83%
BOPO 82,76% 87,76% 92,75% 97,70% 91,49%
Rasio Laba/Rugi terhadap Pendapatan 13,61% 9,63% 5,92% 3,64% -
Rasio Biaya terhadap Pendapatan 58,33% 61,59% 66,87% 89,93% -
Likuiditas
LDR 96,86% 92,98% 71,46% 79,82% 107,75%
Kepatuhan
Pelanggaran BMPK
a. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pelampauan BMPK
a. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
GWM Rupiah 8,83% 9,62% 5,61% 3,94% 0,00%
GWM Valas 4,38% 4,58% 6,24% 5,91% 8,17%
PDN 0,17% 0,40% 0,11% 0,17% 0,64%
Lain-lain
Liabilitas terhadap Ekuitas 325,83% 303,65% 330,75% 319,42% 576,02%
Liabilitas terhadap Aktiva 76,52% 75,23% 76,78% 76,16% 85,21%
Page 29
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 29
Peristiwa Penting
1. Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Tangan Kasih 4. Kerjasama Pemasaran KPR melalui Platform Digital
CCB Indonesia melaksanakan kegiatan sosial pada tanggal 3 Seiring dengan meningkatnya digitalisasi termasuk dalam
Februari 2023 dengan memberikan kebutuhan logistik dan pemasaran properti, pada 10 Mei 2023 CCB Indonesia
keperluan operasional kepada Panti Asuhan Tangan Kasih yang menjalin kerjasama dengan “RINGKAS” salah satu platform
mengasuh 40 anak balita hingga remaja. digital yang membantu masyarakat yang ingin memiliki
rumah atau properti melalui aplikasi dan pembiayaan
2. Bantuan Sosial untuk Yayasan Jamrud Biru KPR.
CCB Indonesia memberikan bantuan sosial untuk kebutuhan
logistik pada Yayasan Jamrud Biru yang mengasuh 125 orang 5. Fun Walk bersama Kementerian Koordinator
dengan keterbatasan mental di Bekasi pada 18 Februari 2023. Perekonomian
CCB Indonesia berpartispasi dalam acara Fun Walk yang
3. Bantuan Kemanusiaan untuk para Pemulung dan diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian
Keluarga Prasejahtera Republik Indonesia pada tgl 14 Mei 2023 di jalan Sudirman,
Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1444 H, CCB Indonesia Jakarta.
membagikan berkah Ramadhan kepada mereka yang tinggal
di lapak pemulung dan keluarga prasejahtera bekerjasama 6. RUPST secara Hybrid
dengan Yayasan Indonesia Hijau menyalurkan kebutuhan dalam CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang
bentuk sembako dan perlengkapan sekolah dan juga "Kejar Saham (RUPS) Tahunan secara hybrid yaitu dengan
Paket" kepada anak-anak binaan sehingga mereka dapat terus kehadiran fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan
melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting
tujuan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik, kegiatan dan tayangan zoom RUPS pada 6 Juni 2023 di kantor pusat
ini diadakan di dua tempat yaitu di daerah Depok dan Kebagusan CCB Indonesia.
Jakarta Selatan pada tanggal 14 April 2023 dan 18 April 2023.
Page 30
30 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Peristiwa Penting
7. Nusantara CSR Award 2023 Incorporating SDGs 10. Program Penghijauan Berkelanjutan
CCB Indonesia memperoleh “Nusantara CSR Award 2023 CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan
Incorporating SDGs” kategori Ekosistem Darat Program dengan penanaman 700 bibit tanaman pete di sekitar Desa
Penghijauan Berkelanjutan oleh La Tofi School of Social Sumberharjo, Sindukarto dan Puloharjo, Wonogiri, Jawa Tengah.
Responsibility di Jakarta pada 5 Juli 2023. CCB Indonesia juga mendukung penyiraman tanaman pada
musim kemarau tahun 2023. Program bantuan penanaman
8. Indonesia Best CSR Award 2023 with Outstanding bibit dan penyiraman ini telah dilaksanakan secara
Program in Sustainable Greening and Supporting the berkesinambungan sejak tahun 2014.
Fulfillment of Community Needs
CCB Indonesia memperoleh “Indonesia Best CSR Award 2023 11. Kerjasama untuk Pemasaran KPR di Batam
with Outstanding Program in Sustainable Greening and CCB Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama
Supporting the Fulfillment of Community Needs” oleh Majalah dengan Royal Property dan Central Group di Batam pada 8
Warta Ekonomi di Jakarta pada 6 Juli 2023. November 2023 untuk mendukung pemasaran perumahan
melalui fasilitas KPR.
9. Kerjasama untuk Pemasaran KPR Proyek Citra City
Sentul 12. Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Brayat Pinuji
CCB Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan
kerjasama dengan Ciputra Group pada tanggal 11 Juli 2023 bantuan logistik dan sejumlah perangkat komputer kepada
untuk mendukung proyek Citra City Sentul melalui fasilitas Panti Asuhan Brayat Pinuji, Boro, Yogyakarta yang mengasuh
KPR. 90 anak-anak dari usia balita hingga remaja pada tanggal 30
Juli 2023 dan 15 Desember 2023.
Page 31
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 31
Peristiwa Penting
13. Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Bhakti Luhur 17. Pengobatan Gratis bagi Keluarga Pra-Sejahtera
CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan CCB Indonesia melaksanakan kegiatan pengobatan gratis 100
bantuan logistik dan sejumlah perangkat komputer kepada paket bagi keluarga pra-sejahtera di daerah Cakung, Jakarta
Panti Asuhan Bhakti Luhur, Tangerang, yang mengasuh 62 Timur dengan bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik pada
anak-anak disabilitas pada tanggal 18 Agustus 2023. tanggal 1 Desember 2023.
14. Indonesia Best Business Transformation 2023 18. Partisipasi dalam “Aksi peduli Pasar Modal terhadap
CCB Indonesia memperoleh “Indonesia Best Business Generasi mendatang untuk Aksi Peduli Stunting dan
Transformation 2023” dalam Era Disrupsi oleh Majalah SWA di Praktek ESG yang bertanggung jawab”
Jakarta pada 30 Agustus 2023, sekaligus menjadi pembicara CCB Indonesia menerima Sertifikat Penghargaan atas Partisipasi
dalam acara penganugerahan pemenang dengan tema ‘The dalam "Aksi peduli Pasar Modal terhadap Generasi mendatang
Secret Formula of Successful Business Transformation’. untuk Aksi Peduli Stunting dan Praktek ESG yang bertanggung
jawab" dari Asosiasi Emiten Indonesia dan Bursa Efek Indonesia
15. Bantuan Sosial untuk Panti Asuhan Mekar Lestari (BEI) pada 13 Desember 2023.
CCB Indonesia melakukan kegiatan sosial dengan memberikan
bantuan atas kebutuhan logistik harian dan bantuan untuk 19. Kunjungan Sosial ke Panti Werda “Hana” di Yogyakarta
biaya sekolah kepada Panti Asuhan Mekar Lestari yang mengasuh CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan
38 anak dari usia balita hingga remaja pada tanggal 2 September bantuan logistik kepada Panti Werda “Hana” di Yogyakarta, yang
2023. mengasuh 30 wanita lansia pada 15 Desember 2023.
16. Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Guardian Holy Angel 20. Literasi Keuangan bagi Pengusaha Kecil
CCB Indonesia melaksanakan kegiatan sosial pada tanggal 11 CCB Indonesia dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia dan
November 2023 dengan memberikan kebutuhan logistik dan Dinas Koperasi & UKM Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan
keperluan operasional kepada Panti Asuhan Guardian Holy Literasi Keuangan terkait pengunaan keuangan digital dan pengenalan
Angel yang mengasuh 48 anak balita hingga remaja. keuangan berkelanjutan, yang diikuti oleh 50 pengusaha kecil di
Kantor Cabang CCB Indonesia di Yogyakarta pada 16 Desember 2023.
Page 32
32 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Penghargaan
Page 33
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 33
Kebijakan Strategis
Kebijakan Bank diarahkan untuk percepatan mengembangkan bisnis corporate banking
terutama pembiayaan infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM, yang
sejalan dengan program pemerintah, serta juga pengembangan consumer banking
CCB Indonesia dalam jangka pendek dan menengah mengarahkan ▪ Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
kebijakan strategis pada peningkatan usaha, penerapan good pengembangan bisnis selanjutnya.
corporate governance, pengembangan sistem IT, mendorong ▪ Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
efektivitas proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
profesionalisme dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan ke level yang lebih advance.
Bank sejalan dengan program pemerintah dalam hal pembiayaan ▪ Optimalisasi kantor yang sudah ada, menuju pengembangan
untuk infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor perbankan digital secara bertahap.
UKM. ▪ Peningkatan kualitas modal manusia (human capital) dengan
peningkatan skala program training dan kesempatan
Kebijakan strategis ke depan diarahkan pada : pengembangan yang lebih beragam.
▪ Mengembangkan bisnis secara berhati-hati dan konservatif ▪ Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
pada segmen Corporate Banking, seiring dengan segmen efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan
Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk komersial, dan Consumer pemanfaatan teknologi untuk manage risk, mempermudah
Banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan kontrol, fungsi AML dan anti-fraud juga pengembangan produk
ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. dan jasa.
Page 34
34 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Dewan Komisaris
Sun Jianzheng
Komisaris Utama
Dewan Komisaris menilai Direksi dan jajaran manajemen telah melakukan langkah-
langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab, dan kewenangannya
dengan baik selama tahun 2023
Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Dewan Komisaris
atas kinerja CCB Indonesia tahun 2023.
Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi yang dilakukan, secara umum Dewan Komisaris menarik kesimpulan bahwa Direksi dan
jajaran manajemen telah melakukan langkah-langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab dan kewenangannya.
Dewan Komisaris menilai pencapaian kinerja tahun 2023 secara umum baik sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, terutama rentabilitas,
kualitas kredit, dan menjaga posisi likuiditas. Manajemen telah menerapkan asas kehati-hatian (prudential) dalam menjalankan bisnis
selama tahun 2023.
Page 35
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 35
Laporan Dewan Komisaris
Hasil penilaian risk based bank rating pada Desember 2023 secara Dewan Komisaris senantiasa memantau faktor-faktor yang
self assessment diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", mempengaruhi kesehatan Bank yaitu aspek profil risiko, penerapan
yang mencerminkan kondisi Bank secara umum sehat, sehingga good corporate governance, rentabilitas, dan permodalan, serta
dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari tetap mendorong manajemen untuk konsisten mulai dari perumusan
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, strategi hingga implementasi strategi yang ditetapkan, termasuk
memperhitungkan faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan target-target yang disusun dalam Rencana Bisnis Bank dapat
good corporate governance, rentabilitas, dan permodalan. diwujudkan. Secara berkala Dewan Komisaris mengadakan rapat
Dewan Komisaris, juga rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dalam
Untuk mendukung kebijakan bisnis Bank yang telah ditetapkan rangka pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap kegiatan usaha
dalam pelaksanaan peran pengawasan jalannya Bank, Dewan Bank sesuai dengan rencana strategi yang ditentukan. Setiap semesteran
Komisaris dengan dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi, senantiasa mendorong Bisnis ke Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan. Secara umum
manajemen Bank dalam menghasilkan kinerja dengan meningkatkan Bank telah dapat memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan
kualitas perencanaan, fungsi pengawasan internal, mengevaluasi peraturan otoritas lainnya.
perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang risiko, serta
mengevaluasi dan memberikan masukan atas kebijakan remunerasi Menurut pandangan Dewan Komisaris, CCB Indonesia telah menerapkan
dan nominasi kepada Direksi. tata kelola korporasi dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, yang diwujudkan dalam:
Selama periode 2023 tidak ada perubahan pada susunan dan - Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan
komposisi Dewan Komisaris. Sesuai ketentuan, jumlah anggota Direksi;
Dewan Komisaris Bank tidak kurang dari 3 (tiga) orang dan tidak - Kelengkapan dan pelaksanaan peran komite-komite dan satuan
melampaui jumlah anggota Direksi. Anggota Dewan Komisaris kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal Bank;
terdiri dari Komisaris Independen dan Komisaris Non Independen, - Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal, dan auditor
dengan komposisi 50% anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris eksternal;
Independen. - Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian
internal;
Pada tahun 2023 terdapat perubahan keanggotaan Komite Audit - Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana
sebagaimana tertulis dalam Surat Keputusan Direksi No. 039/SK- besar;
DIR/KP-JKT/V/2023. Sementara itu, tidak terdapat perubahan - Rencana strategis Bank;
keanggotaan Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan - Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan Bank.
Nominasi selama tahun 2023. Keanggotaan Komite Audit, Komite
Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi diuraikan Frekuensi dan Cara Pemberian Advis Dewan
secara lengkap pada Bab Tata Kelola Perusahaan. Komisaris Kepada Direksi
Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota dari Dewan Komisaris tidak hanya berperan dari sisi pengawasan namun
semua Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris telah juga berperan aktif dari sisi pemberian advis. Pemberian advis dari
memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan baik secara formal dalam
rapat, maupun secara informal pada setiap kesempatan yang ada
Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan dengan seluruh Direksi maupun dengan salah satu Direksi.
Komisaris (BOC Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja
dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, Rapat Dewan Komisaris dalam pelaksanaannya dikategorikan rapat
Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi. formal ke dalam 3 (tiga) jenis rapat, yaitu:
1. Rapat Dewan Komisaris yaitu rapat internal Dewan Komisaris
Dewan Komisaris juga telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat yang dalam tahun 2023 telah diadakan sebanyak 6 (enam) kali,
Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa 5 (lima) di antaranya dihadiri oleh seluruh anggota Dewan
Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komisaris, dan dilaksanakan secara virtual melalui teleconference.
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta 2. Rapat Dewan Komisaris mengundang Direksi yaitu Rapat Dewan
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang termasuk di dalamnya Komisaris bersama dengan Direksi secara online yang dalam
mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris. tahun 2023 telah diadakan sebanyak 3 (tiga) kali.
Page 36
36 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Dewan Komisaris
3. Rapat Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku
terdiri dari Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko, kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham/investor,
dan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi, dimana pada nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai,
Rapat Komite tersebut dapat pula mengundang Direksi atau pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia,
anggota Direksi apabila diperlukan. karena hasil penilaian Good Corporate Governance juga
berpengaruh terhadap penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berbasis
Bank telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Risiko (RBBR).
Tahunan secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik terbatas dan
melalui elektronik dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan, CCB Indonesia
e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS pada 6 Juni 2023 di melaksanakan aktivitas usaha secara bertanggung jawab, dengan
kantor pusat CCB Indonesia. mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam
kerangka keuangan berkelanjutan, di antaranya dengan pemberian
Berikut ulasan atas kinerja keuangan pada tahun 2023: pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada
Perolehan Laba Setelah Pajak Bank tahun 2023 sebesar Rp241,29 miliar, pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosial dan lingkungan
naik signifikan 77,47% dibanding tahun 2022 sebesar Rp135,96 miliar, (green company), dan melaksanakan program penghijauan
dengan dengan pencapaian 157,69% dari target rencana bisnis. berkelanjutan, serta program literasi dan inklusi keuangan. Dengan
Demikian pula, indikator lainnya seperti kualitas kredit dan efisiensi demikian, pertumbuhan usaha CCB Indonesia akan memberi
menunjukkan performa yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. dampak yang baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan
lingkungan masyarakat.
Penyaluran kredit naik 16,02% year on year dari posisi Rp16,69 triliun
per 31 Desember 2022 menjadi sebesar Rp19,36 triliun per 31 Desember Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan
2023, dengan pencapaian 101,24% dari rencana bisnis. Sementara ekonomi global, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS),
Dana Pihak Ketiga secara year on year naik sebesar 11,37% dari Rp17,95 pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tahun 2023 tercatat
triliun menjadi Rp19,99 triliun per 31 Desember 2023, atau 97,88% dari tumbuh kuat sebesar 5,05% (yoy).
target rencana bisnis. Bank mengatur untuk meningkatkan efektivitas
fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio Menurut Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi pada tahun
(LDR). Seiring kenaikan Kredit, Total Aset per 31 Desember 2023 juga 2024 diperkirakan akan terus meningkat didukung oleh permintaan
naik 11,31% year on year dari posisi Rp25,02 triliun menjadi Rp27,85 domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi,
triliun, atau 100,95% dari target rencana bisnis. termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta
peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan
Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan Return berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara
On Equity (ROE) per 31 Desember 2023 masing-masing 1,22% dan (IKN). Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri
4,11%, lebih baik dibanding target rencana bisnis masing-masing Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan
0,79% dan 2,65%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,18% juga Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan
melampaui target bisnis 3,68%. Posisi 31 Desember 2023 kualitas kredit diprakirakan tetap tumbuh baik. Bank Indonesia terus memperkuat
NPL gross sebesar 2,87% dan NPL net sebesar 0,77% lebih baik dibanding sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial
target masing-masing 3,95% dan 1,32%. Ratio kecukupan modal atau Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31 Desember 2023 mencapai 37,45% khususnya dari sisi permintaan domestik.
lebih tinggi dibanding proyeksi rencana bisnis sebesar 35,97%.
Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal
Modal Inti meningkat dari Rp5,73 triliun per Desember 2022, naik Tahun 2024, Pemerintah mengasumsikan pertumbuhan ekonomi
Rp284 miliar menjadi Rp6,014 triliun per Desember 2023. pada tahun 2024 sebesar 5,1% hingga 5,7%.
Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan tata kelola yang baik Sesuai Rencana Bisnis, Bank merencanakan pertumbuhan kredit
atau Good Corporate Governance di CCB Indonesia, telah dilakukan sebesar 13,59%, Dana Pihak Ketiga diperkirakan tumbuh 15,81%
secara baik dan berkesinambungan, dengan menjaga terpenuhinya dengan mengoptimalkan posisi likuiditas Bank pada posisi LDR
prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan sebesar 95,00%, sementara Total Aset diproyeksikan naik 11,23%
usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2023.
Page 37
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 37
Laporan Dewan Komisaris
Proyeksi rasio keuangan tahun 2024 meliputi: ratio NPL gross 3,10%, Akhir kata, pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima
NPL net 0,52%; CAR sebesar 34,55%; LDR sebesar 95,00%; NIM kasih kami atas hasil kerja keras Direksi, serta tak lupa penghargaan
sebesar 3,86%; ROA sebesar 1,12% dan ROE sebesar 4,12%. kami bagi segenap pemegang saham, segenap karyawan, nasabah,
mitra usaha, otoritas perbankan dan pasar modal, serta pemangku
Dewan Komisaris menilai prospek Bank yang baik di masa depan kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang besar
dan langkah-langkah kebijakan strategis mendatang yang disusun kepada CCB Indonesia.
Direksi melalui Rencana Bisnis Bank sudah baik dan realistis terhadap
kondisi internal dan eksternal Bank. Strategi bisnis yang telah dilaporkan Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan
ke Dewan Komisaris oleh Direksi, termasuk rencana pelaksanaan melindungi kami semua, sehingga kami dapat menyongsong masa
bisnis dengan tetap berasaskan pada prinsip kehati-hatian, sistem depan dengan optimis.
pengendalian internal yang memadai, penerapan good corporate
governance dan manajemen risiko secara menyeluruh.
Dewan Komisaris,
Sun Jianzheng
Komisaris Utama
Qi Jiangong Mohamad Hasan Yudo Sutanto
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 38
38 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Direksi
You Wennan
Direktur Utama
Performa keuangan Bank tahun 2023 menunjukkan kinerja keuangan yang kuat. Laba
bersih menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 77,47% y-o-y yang ditunjang oleh
kenaikan penyaluran kredit sebesar 16,02% y-o-y dan penguatan berbagai indikator
rasio keuangan khususnya profitabilitas, efisiensi dan kualitas aset dengan tetap
memegang prinsip kehati-hatian dengan posisi likuiditas dan permodalan yang kuat
Pertumbuhan ekonomi dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang mereda. Ekonomi global diprakirakan tumbuh
sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8% pada 2024. Ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tetap kuat didukung konsumsi
rumah tangga dan investasi.
Sementara itu, ekonomi Tiongkok melambat seiring dengan tetap lemahnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai dampak
lanjutan dari pelemahan kinerja sektor properti, serta terbatasnya stimulus fiskal.
Penurunan inflasi di negara maju, termasuk AS, berlanjut, meski masih berada di atas sasaran, sementara inflasi Tiongkok menurun
dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang melambat. Siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, termasuk Fed
Funds Rate (FFR), diprakirakan telah berakhir meskipun masih bertahan tinggi pada semester I 2024, dengan kemungkinan akan mulai
menurun pada semester II 2024.
Page 39
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 39
Laporan Direksi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan Pemerintah Indonesia terus menempuh langkah-langkah kebijakan
ekonomi global, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program Pemulihan
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tahun 2023 tercatat Ekonomi Nasional dengan mencermati dinamika perekonomian
tumbuh kuat sebesar 5,05% (yoy). dan pasar keuangan global serta dampaknya terhadap prospek
perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu untuk menjaga
Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut ditopang oleh stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat
permintaan domestik didorong oleh konsumsi dan investasi pemulihan ekonomi nasional.
sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir tahun
dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional Selama tahun 2023 kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan
(PSN). sejumlah indikator rasio keuangan yang positif khususnya kinerja
rentabilitas Bank. Perolehan Laba Setelah Pajak tahun 2023 sebesar
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat Rp241,29 miliar, naik signifikan 77,47% dibanding tahun 2022
surplus sehingga mendukung ketahanan eksternal. Surplus neraca sebesar Rp135,96 miliar, dengan dengan pencapaian 157,69% dari
perdagangan berlanjut pada Desember 2023 yang tercatat 3,3 target rencana bisnis. Demikian pula, indikator lainnya seperti
miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama kualitas kredit dan efisiensi menunjukkan performa yang lebih baik
Indonesia yang tetap kuat, seperti batu bara serta besi dan baja. dibanding tahun sebelumnya.
Aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio ke Penyaluran kredit naik 16,02% year on year dari posisi Rp16,69 triliun
pasar keuangan domestik juga terus berlanjut dengan net inflows per 31 Desember 2022 menjadi sebesar Rp19,36 triliun per 31 Desember
hingga akhir tahun 2023 tercatat sebesar 5,4 miliar dolar AS. 2023, dengan pencapaian 101,24% dari rencana bisnis. Sementara
Dana Pihak Ketiga secara year on year naik sebesar 11,37% dari Rp17,95
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 tercatat triliun menjadi Rp19,99 triliun per 31 Desember 2023, atau 97,88%
meningkat menjadi 146,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan dari target rencana bisnis. Bank mengatur untuk meningkatkan
6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to
negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan Kredit, total aset per 31 Desember
internasional sekitar 3 bulan impor. 2023 juga naik 11,31% year on year dari posisi Rp25,02 triliun menjadi
Rp27,85 triliun, atau 100,95% dari target rencana bisnis.
Sementara itu, surplus neraca transaksi modal dan finansial
diprakirakan berlanjut didukung oleh aliran masuk modal asing Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan
sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2023 masing-masing
perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi 1,22% dan 4,11%, lebih baik dibanding target rencana bisnis masing-
yang menarik. masing 0,79% dan 2,65%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,18%
juga melampaui target bisnis 3,68%. Posisi 31 Desember 2023
Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga dengan baik selama tahun kualitas kredit NPL gross sebesar 2,87% dan NPL net sebesar 0,77%
2023, ke depan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan lebih baik dibanding target masing-masing 3,95% dan 1,32%. Ratio
kecenderungan menguat didukung oleh meredanya ketidakpastian kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31
global, kecenderungan penurunan yield obligasi negara maju, Desember 2023 mencapai 37,45% lebih tinggi dibanding proyeksi
dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya rencana bisnis sebesar 35,97%.
perkembangan nilai tukar Rupiah ke depan didukung oleh
kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta penguatan strategi Modal Inti meningkat dari Rp5,73 triliun per Desember 2022, naik
operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, Rp284 miliar menjadi Rp6,014 triliun per Desember 2023, sehingga
SVBI, dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio Bank telah memenuhi syarat untuk naik ke kategori bank KBMI 2.
asing dan pendalaman pasar uang.
Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2023 terutama
Inflasi menurun dan terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 di sejumlah
Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy) menurun dari tahun sektor usaha, termasuk nasabah CCB Indonesia. Disamping itu,
sebelumnya sebesar 5,51% (yoy). tingkat persaingan dalam industri perbankan yang masih ketat
dan kompetitif, baik di sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin
Kredit perbankan pada 2023 tetap baik sehingga mendukung spread. Bank senantiasa menetapkan suku bunga pada tingkat
pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kredit pada 2023 mencapai yang kompetitif dan wajar.
10,38% (yoy). Dari sisi permintaan, peningkatan kredit tersebut
sejalan dengan kinerja positif korporasi dan rumah tangga. Dari Posisi akhir tahun 2023 CCB Indonesia memiliki jaringan 72 kantor,
sisi penawaran, peningkatan kredit didorong oleh risk appetite yang terdiri dari 1 Kantor Pusat, 20 Kantor Cabang dan 51 Kantor
perbankan dan kapasitas likuiditas perbankan yang terjaga baik. Cabang Pembantu, yang tersebar di kota-kota di Indonesia seperti
------------------------- Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar
Sumber: Bank Indonesia Bali, Mataram Lombok, Palembang, Bandar Lampung, Batam,
Page 40
40 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Direksi
Pekanbaru, Pontianak, Makassar dan Pangkal Pinang. Selama 2023 berkelanjutan, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan
CCB Indonesia telah melakukan konsolidasi dengan penutupan 8 sekitar kantor, pemberian pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan
(delapan) kantor dengan pertimbangan efektivitas bisnis, yaitu KCP lingkungan yaitu kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian
Melawai, KCP Cibinong, KCP Tanjung Pinang Merdeka, KCP Bandung terhadap sosial dan lingkungan (green company), melaksanakan
Sudirman, KCP Bekasi Ahmad Yani, KCP Bali Tabanan, KCP Mataram program penghijauan berkelanjutan, serta program literasi dan
Ampenan, dan KC Cirebon. inklusi keuangan. Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim,
yang belakangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan
Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi (BOD berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah
Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja dan Rapat, longsor. CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dengan program
Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, Hubungan penghijauan berkelanjutan di lahan tandus yang sudah dilaksanakan
Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi. Selama periode 2023 tidak dalam 9 (sembilan) tahun ini secara terus menerus melalui corporate
terdapat perubahan pada komposisi susunan Direksi CCB social responsibility yang bertujuan untuk mencegah erosi dan
Indonesia. Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan menghindari terjadinya bahaya longsor. CCB Indonesia mendorong
Rapat Direksi, dengan berpedoman kepada ketentuan Otoritas pelaksana pemberian kredit agar lebih memberikan prioritas bagi
Jasa Keuangan terkait tentang Direksi dan Dewan Komisaris pelaku bisnis yang berwawasan lingkungan dengan kepedulian
Emiten atau Perusahaan Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja pada aspek sosial dan lingkungan (‘green financing’), misalnya
Direksi yang termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian bidang usaha pengolahan limbah menjadi sumber energi.
dan Evaluasi Kinerja Direksi. Dalam tahun 2023 Direksi telah
mengadakan Rapat Direksi sebanyak 84 (delapan puluh empat) Dengan mengutamakan keselamatan bagi semua, CCB Indonesia
kali yang umumnya dilaksanakan secara virtual, serta telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan
mengadakan Rapat dengan Dewan Komisaris sebanyak 3 (tiga) secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik terbatas dan melalui
kali, sehingga telah memenuhi ketentuan. elektronik dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy,
e-Voting dan tayangan zoom RUPS pada 6 Juni 2023 di kantor
Hasil penilaian terhadap Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko pusat CCB Indonesia.
(Risk Based Bank Rating) pada Semester II 2023 secara self assessment
diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", yang mencerminkan Bank Indonesia menunjuk CCB Indonesia sebagai salah satu dari
kondisi Bank secara umum sehat, sehingga dinilai mampu bank inisiator selaku Pengurus Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta
menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan Asing Indonesia (APUVINDO), yaitu asosiasi yang mengatur diri
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, memperhitungkan sendiri (self regulatory organization) yang dibentuk oleh pelaku
faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan good corporate transaksi di Pasar Valuta Asing (PUVA) Indonesia di tahun 2023.
governance, rentabilitas dan permodalan. CCB Indonesia memperoleh
4 (empat) tahun berturut-turut mendapatkan peringkat idAAA Pada 2024, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan terus meningkat
(rating tertinggi) dari lembaga pemeringkat PT Pefindo, terkini didukung oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya
untuk periode 4 September 2023 sampai dengan 1 September pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan
2024, atas dasar kekuatan modal, likuiditas dan dukungan pemegang pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan
saham CCB Indonesia. dengan berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota
Nusantara (IKN). Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU
Direksi CCB Indonesia mendukung sepenuhnya atas Penerapan Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan
dan Perusahaan Publik, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diprakirakan tetap tumbuh baik. Bank Indonesia terus memperkuat
(POJK) No. 51/POJK.03/2017, yang merupakan dukungan menyeluruh sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial
dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, dari sisi permintaan domestik.
dan lingkungan hidup.
Dalam kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal
CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan tahun 2024, Pemerintah mengasumsikan pertumbuhan ekonomi
dalam kegiatan/aktivitas operasional perusahaan sehari-hari dengan pada tahun 2024 sebesar 5,1% hingga 5,7%. Bank Indonesia
mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola memperkirakan kredit perbankan akan tumbuh 10%–12% pada
(environmental social governance/ESG) dalam kerangka keuangan tahun 2024.
.
Page 41
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 41
Laporan Direksi
Pada tahun 2024, CCB Indonesia merencanakan pertumbuhan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate
kredit sebesar 13,59%, Dana Pihak Ketiga diperkirakan tumbuh Governance secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada
15,81% dengan mengoptimalkan posisi likuiditas Bank pada posisi profitabilitas, nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan
LDR sebesar 95,00%, sementara Total Aset diproyeksikan naik 11,23% pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai
dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2023. perusahaan publik.
Proyeksi rasio keuangan tahun 2024 meliputi: rasio NPL gross 3,10%, CCB Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan
NPL net 0,52%; CAR sebesar 34,55%; LDR sebesar 95,00%; NIM prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
sebesar 3,86%; ROA sebesar 1,12% dan ROE sebesar 4,12%. Dalam usaha.
mengembangkan volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas
kehati-hatian. Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip
Strategi dan kebijakan strategi diarahkan pada pengembangan tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas
bisnis secara berhati-hati dan konservatif pada segmen corporate (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi
banking, seiring dengan segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) (independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut
termasuk komersial, dan consumer banking; menjaga posisi CAR senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional
dan likuiditas yang memadai untuk pengembangan bisnis pada Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
tahun-tahun mendatang; penerapan good corporate governance;
pengembangan sistem teknologi informasi; mendorong efektivitas Pada kesempatan ini, Direksi menyampaikan apresiasi yang sebesar-
proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan besarnya kepada semua stakeholders atas kepercayaan dan dukungannya,
kompetensi modal manusia. serta kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini, sehingga Bank
mampu meningkatkan kinerjanya. Kami juga mengucapkan terima
Perumusan strategi dan kebijakan ini dibahas secara intensif oleh kasih yang sebesar-besarnya kepada para Pemegang Saham dan
Direksi melalui rapat Direksi, serta rapat Direksi bersama Dewan Dewan Komisaris yang telah memberikan kepercayaan kepada kami
Komisaris. Secara berkala Direksi melakukan pemantauan disertai untuk mengelola Bank ini, serta kepada semua karyawan dan karyawati,
pembahasan pada rapat Direksi untuk memastikan implementasi keluarga besar CCB Indonesia yang dengan dedikasi tinggi berpartisipasi
strategi dan kebijakan dapat berjalan baik. bersama-sama memajukan CCB Indonesia.
Direksi,
You Wennan
Direktur Utama
Zhu Yong Setiawati Samahita Junianto
Direktur Direktur Direktur
Chandra NT Siagian Agresius R. Kadiaman
Direktur Direktur Kepatuhan
Page 42
42 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Yogyakarta
As an honour to Ponorogo, who aided the Yogyakarta palace when it was invaded by Trunojoyo, the Mataram palace requires
all visitors to perform the Klana Sewandana dance, a traditional dance. However, the Klana Sewandana dance has been preserved
in the form of a Yogyakarta-style performance that aims to capture the tenacity and bravery of the powerful Klana Sewandana
monarch as well as serve as a dance to ward off evil. This dance has up to this point demonstrated that the Yogyakarta palace
has always been secure.
Page 43
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 43
Tinjauan Bisnis & Fungsional
02
Page 44
44 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Perkreditan
Kredit Korporasi 45 CCB Indonesia membangun dan menjaga hubungan
yang erat dan saling menguntungkan dengan para
Kredit Komersial 45
nasabah untuk pertumbuhan jangka panjang yang
Kredit Konsumer 46 berkesinambungan
Kredit Usaha Kecil dan Menengah Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking, seiring dengan
(UKM) 46 segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta
consumer banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial
Kredit berdasarkan kolektibilitas 47 dan lingkungan hidup.
CCB Indonesia mendapat dukungan penuh dari China Construction Bank Corporation
sebagai pengendali yang memiliki keahlian dan pengalaman khususnya dalam pembiayaan
infrastruktur, yang sejalan dengan program pemerintah dan mendukung perekonomian
Indonesia secara umum.
CCB Indonesia senantiasa menjaga diversifikasi portofolio kredit pada berbagai sektor
ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif baik. Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-
sektor yang dinilai masih potensial dan prospektif dengan fokus pada kualitas dan tingkat
kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
Page 45
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 45
Perkreditan
CCB Indonesia secara aktif menyalurkan kredit kepada nasabah-nasabah Fokus sektor-sektor industri bagi corporate banking antara lain:
yang ada, maupun calon nasabah yang potensial untuk melakukan infrastruktur, manufaktur, sumber daya alam (minyak dan gas, bahan
ekspansi dan mengembangkan bisnis, maupun untuk kebutuhan tambang dan lainnya), transportasi (laut,udara dan darat), sistem
modal kerja, serta kebutuhan lainnya. CCB Indonesia terus berupaya irigasi, petrokimia, telekomunikasi, pengelolahan daur ulang sampah,
untuk dapat membiayai sektor-sektor industri penting guna menunjang real estate/properti dan pembangkit listrik.
pertumbuhan usaha. CCB Indonesia selalu berpedoman pada asas
konservatif dan prinsip kehati-hatian (prudential banking). Corporate Banking mengembangkan sejumlah produk yang ada
untuk skala yang lebih besar seperti pinjaman investasi, pinjaman
Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan (sustainability modal kerja, pinjaman sindikasi, factoring (anjak piutang), pembiayaan
finance), pemberian pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan komoditas, trade finance, kredit ekspor, Bank Garansi, invoice
lingkungan yaitu kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian financing dan standby LC. Produk kredit korporasi meliputi Back to
terhadap lingkungan (green company). CCB Indonesia mendorong back loan, Pinjaman Rekening Koran, Kredit Sindikasi, Kredit Investasi,
pelaksana pemberian kredit agar lebih memberikan prioritas bagi Kredit Pembiayaan Proyek, Kredit Modal Kerja, serta produk-produk
pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya dengan mengutamakan trade finance.
aspek ramah lingkungan.
Kredit Komersial
Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai masih
potensial dan prospektif dengan fokus pada kualitas dan tingkat Penyaluran kredit komersial di CCB Indonesia merupakan pemberian
kemampuan pengembalian pinjaman debitur. Langkah penyaluran fasilitas kredit, baik bagi perusahaan maupun individual, untuk
kredit yang dilakukan oleh manajemen sesuai dengan kebijakan kebutuhan pembiayaan modal kerja dan investasi.
pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam peningkatan
portofolio kredit, CCB Indonesia menyalurkan dana ke berbagai - Modal kerja adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk
sektor dari perdagangan, industri, jasa, infrastruktur, konsumsi, dan memenuhi kebutuhan modal kerja yang habis dalam satu siklus
lainnya. usaha, dan atau kebutuhan modal kerja yang bersifat khusus
seperti untuk membiayai persediaan (inventory)/piutang/
CCB Indonesia terus berupaya mendorong fungsi intermediasi proyek atau kebutuhan khusus lainnya yang menurut evaluasi
bank dengan memperhatikan posisi likuiditas, posisi Loan to Deposits CCB Indonesia layak untuk dibiayai.
Ratio (LDR) sebesar 96,86% per 31 Desember 2023. Pada tahun ▪ Limit kredit sesuai kebutuhan
2023 penyaluran kredit naik cukup signifikan sebesar 16% y-o-y ▪ Kredit dapat diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta
dari posisi Rp 16,7 triliun per Desember 2022 menjadi sebesar Rp asing
19,4 triliun per Desember 2023, atau 101% dari target. Dalam masa ▪ Jangka waktu sampai dengan maksimal 1 tahun dan dapat
pandemi tahun 2023, kualitas kredit dapat terjaga baik, dengan diperpanjang sesuai kebutuhan
ratio NPL gross 2,87% dari target semula 3,95%. ▪ Sifat kredit revolving atau non-revolving
Sejumlah sektor usaha dinilai masih prospektif termasuk sektor - Investasi adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk membiayai
infrastruktur, telekomunikasi, konsumsi, sektor jasa, perdagangan kebutuhan barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi,
dan sektor industri pengolahan dengan bahan baku domestik. perluasan, pendirian proyek baru dan atau kebutuhan khusus
terkait investasi.
Kredit Korporasi ▪ Limit kredit sesuai kebutuhan
▪ Kredit diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta asing
Pengembangan penyaluran ke segmen korporasi (corporate ▪ Jangka waktu panjang (lebih dari 1 tahun) disesuaikan
banking), terkait dengan pengendali, CCB Corporation, yang memiliki dengan rencana proyek
keahlian dan berpengalaman menangani corporate banking,
terutama untuk pembiayaan infrastruktur dan trade finance, Kredit komersial CCB Indonesia memegang porsi penting dalam
khususnya korporasi China yang berinvestasi dan berbisnis di penyaluran dana melalui perkreditan. Hal ini menunjukkan peran
Indonesia, perusahaan BUMN, serta perusahaan konglomerasi serta dan kontribusi CCB Indonesia membantu menumbuhkan
Indonesia. perekonomian Indonesia dengan mendorong bertumbuhnya
sektor usaha di masyarakat.
Pembiayaan pada sektor infrastruktur sejalan dengan program
pemerintah saat ini, dengan menyediakan solusi pembiayaan untuk Kebijakan penyaluran kredit CCB Indonesia berpedoman pada
proyek pemerintah melalui mengatur atau berpartisipasi pembiayaan prinsip prudential banking. Peningkatan portfolio kredit ke berbagai
sindikasi dengan grup/subsidiary CCB Corporation, maupun eksternal sektor usaha potensial dan berkualitas yang mendukung pertumbuhan
dengan bank lain; serta inisiatif pengembangan program "one belt- perekonomian Indonesia tetap tersebar secara merata, sehingga
one road" di Indonesia. terhindar dari risiko yang terkonsentrasi.
Page 46
46 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Perkreditan
Kredit Konsumer Kemudahan akses dan pelayanan berkualitas premium kepada
nasabah maupun calon nasabah dengan fokus pada daerah-daerah
Dalam menyalurkan kredit konsumer (consumer banking), CCB yang prospektif sebagai channel pemasaran kredit konsumer.
Indonesia melaksanakan sejumlah promo program yang menarik
untuk nasabah, termasuk pameran dan promosi produk di tempat- Kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
tempat umum, serta memberikan promosi khusus untuk program
Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). CCB Indonesia juga menjalin kerja Sektor UKM menjadi primadona penyaluran kredit dalam industri
sama dengan sejumlah pengembang utama dalam rangka untuk perbankan, selain memiliki peluang yang masih luas, terbukti relatif
fasilitas KPR bagi para konsumen dari pengembang utama. lebih dapat bertahan dalam situasi krisis yang terjadi beberapa kali di
Indonesia. Penyaluran kredit pada UKM juga sejalan dengan program
Bertambahnya jumlah kantor cabang CCB Indonesia di berbagai pemerintah untuk mendorong peningkatan UKM di Indonesia. Upaya
kota di Indonesia telah meningkatkan daya saing CCB Indonesia untuk meningkatkan pemberian kredit segmen UKM dengan penyebaran
di sektor konsumer. Sejalan dengan hal itu CCB Indonesia risiko (risk spreading) yang lebih luas. Fleksibilitas digabung dengan
mengembangkan produk inovatif dan meningkatkan kualitas asas konservatif menjadi landasan utama bagi kredit UKM ini, kemampuan
layanan. Tingkat kebutuhan nasabah terus dipantau dan hasilnya personil yang menangani perkreditan dipertajam dengan pemberian
dijadikan dasar untuk melakukan penyempurnaan terus-menerus pelatihan khusus. Disamping itu kegiatan penyaluran kredit ke UKM
pada produk dan layanan. ini juga tergolong sustainability finance.
Di tengah ketatnya persaingan di sektor konsumer, CCB Indonesia Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember 2023 sebesar Rp1.703
mengandalkan pada model bisnis yang customer oriented sehingga miliar dengan ratio UMKM terhadap total kredit sebesar 8,79%.
mampu memberikan produk-produk yang inovatif sesuai dengan Berdasarkan sektor ekonomi, porsi paling besar rencana pembiayaan
kebutuhan konsumen. kepada UMKM masing-masing kelompok sebagai berikut:
Penyaluran Kredit UMKM Sektor Ekonomi Paling Dominan Sharing Terhadap Kelompok
Kredit Usaha Mikro Perdagangan Besar & Eceran 2,58%
Kredit Usaha Kecil Perdagangan Besar & Eceran 18,49%
Kredit Usaha Menengah Perdagangan Besar & Eceran 78,93%
Dilihat dari jenis penggunaannya, berikut pengklasifikasian kredit per posisi 31 Desember 2023 dibandingkan posisi 31 Desember 2022 :
31 Des 2023 31 Des 2022
Jenis Kredit % %
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Modal Kerja 8.836.642 45,64% 8.188.467 49,07%
Investasi 9.046.948 46,73% 6.994.754 41,92%
Konsumer 1.473.201 7,61% 1.499.234 8,98%
Karyawan 3.187 0,02% 4.830 0,03%
Total 19.359.978 100,00% 16.687.285 100,00%
Pada tahun 2023 konsentrasi kredit CCB Indonesia pada sektor Industri Pengolahan (21,72%), Listrik Gas dan Air (17,05%), Perantara
Keuangan (16.09%) dan Perdagangan Besar dan Eceran (9,14%), lainnya tersebar ke berbagai sektor industri. CCB Indonesia senantiasa
menjaga diversifikasi portofolio kredit relatif menyebar ke berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif baik.
Page 47
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 47
Perkreditan
Data Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi pada tahun 2023
7,63% 6,38%
4,67%
3,79%
2,79%
9,14%
0,63%
0,18%
0,04%
0,22%
0,00%
0,09%
9,57%
16,09% 21,72%
17,05%
Industri Pengolahan Pertambangan dan Penggalian
Listrik, Gas dan Air Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
Perantara Keuangan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan Pertanian
Perdagangan Besar dan Eceran Jasa Pendidikan
Rumah Tangga Perikanan
Konstruksi Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan dan Perorangan Lainnya
Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
Kredit berdasarkan kolektibilitas
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2023 2022
Lancar 18.266.779 15.991.256
Dalam Perhatian Khusus 536.786 128.820
Kurang Lancar 245.676 4.356
Diragukan 38.171 233.779
Macet 272.566 329.074
Total 19.359.978 16.687.285
Page 48
48 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan International
Institusi Keuangan/FI Bank Indonesia (BI) menunjuk CCB Indonesia sebagai
(Financial Institution) 49 salah satu dari bank inisiator selaku Pengurus Asosiasi
Trade Finance 49
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)
Perbankan Internasional 49 Peranan Treasury dalam CCB Indonesia mencakup assets and liabilities management,
pengelolaan likuiditas, dan posisi devisa neto (PDN) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Treasury juga berperan sebagai profit centre melalui perdagangan surat berharga dan
transaksi valuta asing, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan Bank.
Treasury secara aktif dan dinamis mengelola portofolio asset likuid Bank dalam melakukan
diversifikasi penempatan dana. Bank melakukan penempatan di pasar antar-bank, Surat
Perbendaharaan Negara, Surat Bank Indonesia dan Obligasi Korporasi.
Dalam hal transaksi valas, Treasury mempererat kerjasama dengan segmen korporat dan
komersial untuk dapat mencakup jaringan nasabah yang lebih besar. Keragaman produk
yang ditawarkan juga disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, strategi
marketing Bank untuk memasarkan solusi produk Treasury dapat menjadi lebih optimal.
Bank telah menawarkan solusi pelayanan Treasury berupa berupa transaksi valas Spot,
Forward, Swap dan berbagai produk solusi lindung nilai.
Selain itu, dengan perluasan jaringan antar-bank yang dimiliki, Treasury kini berpartisipasi
lebih aktif dalam transaksi pasar uang dan pasar valuta asing. Dengan tanpa mengabaikan
prinsip kehati-hatian, diharapkan Treasury dapat memberikan kontribusi pendapatan
yang optimal dan berkesinambungan dari pasar antar bank ini.
Page 49
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 49
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan International
Menghadapi tantangan ekonomi yang ada, Treasury diharapkan CCB Indonesia juga turut mendukung inisiatif dari Bank Indonesia
dapat terus berinisiatif dalam mengembangkan produk dan bisnis untuk mendorong perluasan pelaku transaksi repurchase agreement
yang ada. Peluang-peluang yang ada akan terus didalami untuk (Repo) guna pengembangan pasar keuangan yang maju dan
menyediakan solusi terpercaya kebutuhan transaksi valuta asing modern, meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter
dan lindung nilai nasabah. serta mendorong stabilitas sistem keuangan dengan cara
memperbanyak penandatanganan Global Master Repurchase
CCB Indonesia menjadi salah satu Bank Appointed Cross Currency Agreement (GMRA) dengan counterparty yang ada di Indonesia.
Dealer (ACCD) Indonesia dalam Pelaksanaan Transaksi Bilateral Perjanjian GMRA ini merupakan salah satu syarat utama sebelum
dengan Mata Uang Lokal (Local Currency Settlement/LCS) antara melakukan transaksi repo dengan counterparty.
Indonesia dan Tiongkok. Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of
China (PBC) sejak 2021 secara resmi memulai implementasi kerja Trade Finance
sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal
antara Indonesia dan Tiongkok. Kerangka kerja sama dimaksud CCB Indonesia dapat memberikan layanan produk Trade Finance
meliputi, antara lain, penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung yang komprehensif untuk membantu nasabah dalam hal transaksi
(direct quotation) dan relaksasi regulasi tertentu dalam transaksi lokal ataupun Internasional seperti penerbitan Letter of Credit (LC)/
valuta asing antara mata uang Rupiah dan Yuan. Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Bank Garansi/
Standby Letter of Credit (SBLC)/Demand Guarantee, melakukan
Implementasi kerja sama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Negosiasi/Diskonto atas dokumen LC/SKBDN dan Documentary
oleh Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan mata uang Collection, serta untuk mendapatkan pembiayaan dalam bentuk
lokal yang lebih luas dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan Trust Receipt Financing, Invoice Financing, Pre-shipment Financing,
investasi langsung dengan berbagai negara mitra. Perluasan Post-Shipment Financing dan Pembiayaan dalam bentuk Supply
penggunaan LCS diharapkan dapat mendukung stabilitas Rupiah Chain.
melalui dampaknya terhadap pengurangan ketergantungan pada
mata uang tertentu di pasar valuta asing domestik. Penggunaan LCS Dalam pelaksanaan transaksi internasional CCB Indonesia
memberikan banyak manfaat langsung kepada pelaku usaha, antara berkolaborasi dengan jaringan CCB di negara-negara dimana
lain: (i) biaya konversi transaksi dalam valuta asing yang lebih efisien, cabang CCB berada, dan juga dengan koresponden bank baik di
(ii) tersedianya alternatif pembiayaan perdagangan dan investasi domestik maupun internasional untuk meningkatkan cakupan
langsung dalam mata uang lokal, (iii) tersedianya alternatif instrumen dan mutu layanan ke nasabah.
lindung nilai dalam mata uang lokal, dan (iv) diversifikasi eksposur
mata uang yang digunakan dalam penyelesaian transaksi luar negeri. Perbankan Internasional
Dengan mempertimbangkan keaktifan CCB Indonesia dalam inisiatif Menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif, layanan
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA), pada tahun 2023 Bank profesional berskala internasional telah disiapkan dalam menangkap
Indonesia (BI) menunjuk CCB Indonesia sebagai salah satu dari bank peluang pelayanan aktivitas bisnis perusahaan transnasional
inisiator selaku Pengurus Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (Transnational Company/TNC).
Indonesia (APUVINDO), yaitu asosiasi yang mengatur diri sendiri (self
regulatory organization) yang dibentuk oleh pelaku transaksi di PUVA Layanan jasa perbankan internasional (international banking services)
Indonesia berupa Bank serta beranggotakan institusi dan asosiasi diberikan untuk membantu nasabah dalam melakukan berbagai
yang melakukan atau terkait dengan kegiatan di PUVA Indonesia. jenis transaksi perbankan. Berbagai pelayanan dengan biaya dan
kurs yang kompetitif, serta sistem pemrosesan terkini telah tersedia
Tujuan pembentukan asosiasi tersebut adalah mewujudkan untuk melayani nasabah.
pengembangan PUVA Indonesia yang berkelanjutan dan bersifat
industry led dalam aspek product pricing participant dan infrastructure Trade Operation sebagai pelaksana layanan perbankan internasional
sesuai arah pengembangan PUVA. berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk layanan
penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
layanan penyediaan dan penyaluran penjaminan bank, layanan
Institusi Keuangan/FI (Financial Institution) transfer dana valuta asing, serta berperan penting dalam membantu
terlaksananya program-program pembiayaan internasional,
Bank secara aktif juga berperan dalam memberikan credit line dan pembiayaan transaksi perdagangan, dan implementasi RMB Local
kerjasama dengan institusi keuangan bank dan non-bank seperti Currency Settlement (LCS).
asset management, lembaga asuransi, dan lembaga dana pensiun.
Penetapan fasilitas limit transaksi untuk FI juga telah menggunakan Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
metode counterparty scoring, sehingga eksposur risiko bank tetap sehingga mampu memberikan layanan sesuai dengan ekspektasi
terjaga secara prudent. dan kebutuhan nasabah.
Page 50
50 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Modal Manusia
Pendidikan dan Pelatihan serta CCB Indonesia sebagai lembaga yang bergerak di bidang
Pengembangan Modal Manusia 51 jasa keuangan, menempatkan sumber daya manusia
• Jumlah Karyawan Menurut Status
sebagai modal perusahaan. Pengelolaan modal manusia
Karyawan sebagai mitra strategis bertujuan untuk mendorong
• Komposisi Karyawan Menurut pertumbuhan bisnis serta mendukung upaya CCB
Jenjang Pendidikan
• Komposisi Karyawan Menurut Indonesia untuk memberikan yang terbaik bagi semua
Masa Kerja stakeholders
• Komposisi Karyawan Menurut
Kelompok Usia
• Komposisi Karyawan Menurut Di tahun 2023, pengelolaan sumber daya manusia di Bank difokuskan pada pengembangan
Jenjang Jabatan kompetensi pegawai, peningkatan kesadaran pegawai terhadap perlindungan data
• Komposisi Karyawan Menurut pribadi, peningkatan pemahaman pegawai terhadap keamanan siber, dan pembaharuan
Jenis Kelamin kebijakan kepegawaian. Perubahan struktur organisasi juga dilakukan guna meningkatkan
• Data Turnover Karyawan efektivitas kinerja operasional Perusahaan. Pengisian posisi kosong diutamakan melalui
promosi internal guna memperkuat pengelolaan mitigasi risiko dan meningkatkan
dukungan operasional untuk pengembangan bisnis. Peningkatan kualitas tenaga kerja
dilakukan melalui pelatihan, baik metode daring maupun luring.
Peningkatan kompetensi pegawai tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan hard skill,
namun juga soft skill. Di antara pengembangan soft skill, terdapat pelatihan kepemimpinan
bagi seluruh pegawai di tingkat manajemen madya, peningkatan kerjasama dalam
kelompok melalui team building bagi pegawai, dan juga peningkatan keterampilan lain
seperti manajemen waktu. Bank juga meningkatkan pemahaman terhadap pengetahuan
Page 51
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 51
Modal Manusia
yang juga dapat mendukung kinerja pegawai secara umum. Sejalan pada tahun 2022 dilaksanakan 179 program pelatihan dengan
dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah terkait dengan jumlah 6.602 peserta. Program pelatihan di tahun 2023 dilakukan
perlindungan data pribadi dan juga penanganan keamanan siber, secara daring dan luring, disesuaikan dengan kebutuhan pada saat
Bank berhasil melakukan implementasi ISO 27001 di tahun 2023. pelaksanaan kegiatan. Pelatihan secara daring dapat melibatkan
Terkait dengan implementasi ISO 27001 tersebut, telah dilakukan lebih banyak pegawai dari berbagai lokasi, namun pelatihan secara
pelatihan kepada pegawai untuk meningkatkan kesadaran terhadap tatap muka dapat meningkatkan interaksi antara pelatih dan peserta
perlindungan data pribadi dan keamanan siber. Hal ini juga didukung pelatihan.
dengan dilakukannya pembaharuan beberapa kebijakan Human
Capital untuk mendukung perlindungan data pribadi dan keamanan Bank secara konsisten telah melakukan program pelatihan dan
siber. peningkatan kompetensi karyawan, baik yang dilakukan di dalam
maupun di luar bank. Jumlah peserta program pendidikan dan
Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan keterampilan di tahun pelatihan selama tahun 2023 dan 2022 sebagai berikut:
2023 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan
pengembangan kualitas tenaga kerja juga disertai dengan Jumlah Peserta
pengembangan sistem pengelolaan kinerja pegawai, antara lain Bentuk Pendidikan dan Pelatihan
2023 2022
dengan pengembangan sistem untuk meningkatkan obyektivitas • Pendidikan Intern 8.290 6.248
dari penilaian kinerja. Pelatihan yang terkait dengan pengembangan • Pelatihan Ekstern 277 354
kompetensi khusus yang terkait dengan kegiatan Bank tetap menjadi Jumlah 8.567 6.602
bagian besar dari penyelenggaraan pelatihan, antara lain sertifikasi
kompetensi manajemen risiko, pelatihan berbasis kompetensi
Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR), pelatihan Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan selama
kompetensi Tresuri, dan juga pelatihan lainnya. Selain itu, pelatihan tahun 2023 dengan materi-materi yang mencakup technical skill
juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam dan soft skill diantaranya: Sertifikasi Manajemen Risiko, Sistem
hal pengelolaan kredit, pengenalan produk-produk Bank dan Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR), analisa kredit,
Keuangan Berkelanjutan (Sustainability Finance). Pengembangan bidang Operasional Bank/Standard Operating Procedures (SOP),
sumber daya manusia dilakukan melalui program pendidikan dan Pengaduan Layanan Nasabah, Pelatihan APU PPT, Keuangan
pelatihan yang sistematis dan berkesinambungan, dimana materi Berkelanjutan (Sustainability Finance), bidang Compliance, Induction
pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan Bank seiring dengan Program, Pelatihan yang terkait dengan pengembangan sistem,
perkembangan kondisi nasional dan global. Product Knowledge, Pelatihan terkait Keamanan Siber, Pelatihan
terkait perlindungan data pribadi, Pelatihan yang terkait dengan
Dalam mendukung peningkatan kualitas modal manusia, maka Cyber Crime, Digital Banking, IT hardware, keselamatan kerja, serta
pengembangan di tahun 2023 diarahkan pada : berbagai Seminar dan Workshop lainnya.
• Pemeliharaan sertifikat kompetensi dan pelatihan berbasis
kompetensi yang wajib dimiliki oleh pegawai Bank Jumlah karyawan Bank per Desember 2023 (diluar karyawan
• Pendidikan untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko dan outsourcing) tercatat sebanyak 1.183 orang. Bank mengalihdayakan
kepatuhan sebagian pelaksanaan pekerjaan non staff, seperti kurir, driver,
• Pendidikan untuk meningkatkan pemahaman terhadap keamanan dan kebersihan kepada perusahaan penyedia jasa
perlindungan data pribadi dan keamanan siber outsourcing. Per 31 Desember 2023 jumlah karyawan outsourcing
• Penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang tercatat 295 orang, sehingga jumlah karyawan (termasuk karyawan
sistematis dan berkesinambungan. outsourcing) sebanyak 1.478 orang.
• Proses kaderisasi untuk posisi-posisi first line management,
termasuk promosi pegawai untuk mengisi posisi-posisi yang Jumlah Karyawan Menurut Status Karyawan
strategis.
• Memastikan pelaksanaan tata tertib serta meningkatkan 31 Des 2023 31 Des 2022
kepatuhan terhadap ketentuan dan undang-undang yang Status Karyawan
Jumlah % Jumlah %
berlaku di bidang ketenagakerjaan Karyawan Tetap 1.137 96% 1.154 96%
Karyawan Percobaan 37 3% 41 3%
Pendidikan dan Pelatihan serta Karyawan Kontrak 9 1% 8 1%
Pengembangan Modal Manusia Jumlah Karyawan 1.183 100% 1.203 100%
Program pelatihan dan pengembangan pegawai menjadi perhatian Karyawan 295 - 321 -
khusus di tahun 2023, dan masih terus ditingkatkan sesuai dengan Outsourcing
kebutuhan untuk menunjang perkembangan bisnis Bank. Selama Jumlah Karyawan 1.478 - 1.524 -
tahun 2023, Bank telah menyelenggarakan pelatihan sebanyak 310 (termasuk karyawan
Outsourcing)
program pelatihan dengan jumlah 8.567 peserta. Dibandingkan
Page 52
52 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Modal Manusia
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
31-Des-23 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-22
Jenjang Pendidikan Jenjang Jabatan
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
< SLTA 249 21% 279 23% Direksi 6 1% 6 0%
Akademi 126 11% 141 12% Kepala Divisi/Kepala Regional 39 1% 38 3%
Sarjana 766 65% 742 62%
Pemimpin Kantor 67 9% 70 6%
Pasca Sarjana 42 4% 41 3%
Kepala Bagian 151 14% 155 13%
Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
Officer 64 5% 71 6%
Staf 765 68% 758 63%
Komposisi Karyawan Menurut Masa Kerja
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Non Staf 91 1% 105 9%
31-Des-23 31-Des-22 Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
Masa Kerja
Jumlah % Jumlah %
0-3 tahun 296 25% 314 26% Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin
3-5 tahun 128 11% 155 13%
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)
5-10 tahun 375 32% 362 30% 31-Des-23 31-Des-22
Jenis Kelamin
10-20 tahun 257 22% 232 19% Jumlah % Jumlah %
> 20 tahun 127 11% 140 12% Laki-Laki 582 49% 594 49%
Jumlah 1.183 100% 1.203 100% Perempuan 601 51% 609 51%
Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
Komposisi Karyawan Menurut Kelompok Usia
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Data Turnover Karyawan
31-Des-23 31-Des-22 (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
Kelompok Usia
Jumlah % Jumlah % Turnover Karyawan 31-Des- 23 31-Des-22
< 25 tahun 48 4% 49 4% Penerimaan karyawan baru 140 162
25-34 tahun 450 38% 474 39% (Jan-Des)
35-44 tahun 374 32% 365 30% Karyawan yang keluar 160 180
> 45 tahun 311 26% 315 26% (Jan-Des)
Jumlah 1.183 100% 1.203 100% Jumlah karyawan akhir tahun 1.183 1.203
Page 53
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 53
Teknologi Informasi
Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan secara berkelanjutan
terutama untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi
Teknologi Informasi (TI) sebagai motor penggerak bisnis harus Untuk merealisasikan target jangka pendek di bidang TI,
fleksibel dan handal yang mampu mengikuti dinamika perkembangan pengembangan TI juga didukung dengan peralatan teknologi
CCB Indonesia. TI juga merupakan elemen penting dalam mendukung yang tepat guna untuk mencapai target yang telah ditetapkan
jalannya operasional bank. dengan sistem keamanan yang baik. Seluruh kegiatan teknologi
dilaksanakan secara tersentralisasi dan terpadu.
Di era digitalisasi, keamanan siber menjadi prioritas utama,
sehingga CCB Indonesia telah menerapkan ISO 27001 tentang Kebijakan pengembangan sistem TI secara konsisten dilanjutkan
Sistem Manajemen Keamanan Informasi dan memperoleh pada masa mendatang yang mengarahkan CCB Indonesia untuk
sertifikasi. melakukan transformasi image menjadi Bank yang modern, dengan
memberikan kemudahan kepada nasabah dalam bertransaksi
Secara konsisten, CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan perbankan, menggunakan teknologi dan kecanggihan internet
kualitas produk dan layanan, dengan dukungan TI sebagai dengan mengaplikasikan dan meningkatkan layanan electronic
instrumen yang sangat penting dalam mewujudkan upaya delivery channel.
tersebut. Hal ini tercermin dari keberhasilan implementasi QRIS
pada tahun 2023 guna memberikan layanan yang lebih prima Pengembangan teknologi informasi yang forward looking guna
kepada nasabah. mendukung proses dan pelayanan yang efektif, cepat, accessible
dan convenient, akan dilanjutkan secara konsisten.
Pemanfaatan teknologi informasi terbaik merupakan faktor kunci
untuk efisiensi yang diperlukan dalam memproses transaksi, Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan
meningkatkan akurasi dan penyediaan layanan yang memuaskan secara terus menerus disesuaikan dengan perkembangan perusahaan,
untuk berbagai keperluan perbankan para nasabah. Sinergi yang yang diharapkan dapat memberikan dukungan yang optimal kepada
terbangun di seluruh elemen telah membuahkan pertumbuhan operasional CCB Indonesia dan juga memberikan kemudahan bagi
kinerja CCB Indonesia secara berkesinambungan. nasabah dalam bertransaksi baik di counter Bank maupun secara online.
Page 54
54 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Struktur Manajemen Risiko 55 Penerapan manajemen risiko meliputi identifikasi,
Penerapan Manajemen Risiko 56 pengukuran, pemantauan dan pengendalian berbagai
Kebijakan Pengelolaan Risiko 56
jenis risiko pada setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
Strategi Manajemen Risiko 56
CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen risiko
Ukuran Utama (Key Metrics) 57
yang efektif dan komprehensif sesuai dengan tingkat
Pengungkapan Permodalan 59
Pengelolaan Risiko Kredit 72
risiko yang dihadapi
Credit Collection dan Recovery 72 Manajemen Risiko adalah suatu metode pendekatan terstruktur dalam mengelola
Kebijakan Pengelolaan Risiko ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman kerugian sebagai dampak dari rangkaian
Konsentrasi Kredit 73 aktivitas atau kegiatan usaha yang dijalankan. Dalam pengelolaan risiko dibutuhkan
Eksposur Risiko Kredit 73 manajemen yang memiliki keahlian dan kompetensi yang memadai sehingga segala
macam risiko yang berpotensi muncul dapat diantisipasi sejak awal dengan mempersiapkan
Pengelolaan Risiko Pasar 97
langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
Interest Rate Risk in Banking Book-
Laporan Penerapan Manajemen CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen risiko yang efektif dan komprehensif
Risiko untuk IRRBB 98
sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi. Penerapan manajemen risiko merupakan
Interest Rate Risk in Banking Book- aspek penting dalam pengelolaan berbagai risiko yang dihadapi Bank.
Laporan Perhitungan IRRBB 99
Risiko Likuiditas (LIQA) 99 Penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
Manajemen Risiko - Pendekatan pengendalian berbagai jenis risiko dalam setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
Manajemen Risiko Bank (OVA) 100 Oleh karena itu, Bank dalam penerapan manajemen risiko sangat memperhatikan upaya
untuk meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) dan budaya risiko (risk culture)
Risiko Operasional 112
dengan baik dan secara menyeluruh dalam aktivitas operasional perbankan sehari-hari.
Risiko Hukum 113
Risiko Reputasi 113
Risiko Stratejik 113
Risiko Kepatuhan 114
Profil Risiko 114
Page 55
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 55
Manajemen Risiko
Kebijakan manajemen risiko Bank mengikuti dan mengacu pada sebagai dewan pengawas untuk memantau pelaksanaan strategi
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Peraturan Bank dan kebijakan manajemen risiko.
Indonesia (PBI) sebagai ketentuan minimal untuk menjamin tata
usaha terbaik. Bank mengkaji dan menyempurnakan setiap kebijakan, Komite Manajemen Risiko merupakan komite di tingkat Direksi
pedoman dan standar operasional prosedur yang membentuk dan pejabat eksekutif yang bertanggung jawab untuk mengelola
efektivitas strategi manajemen risiko, sejalan dengan perkembangan risiko secara keseluruhan di semua lini bisnis dan operasional bank.
kompleksitas bisnis Bank. Komite ini juga berfungsi untuk mengawasi pelaksanaan strategi,
kebijakan, dan mengevaluasi permasalahan risiko yang signifikan.
Pengelolaan manajemen risiko bertujuan untuk melindungi Bank Direksi memiliki kewenangan mengelola risiko, memberikan batasan
dari kerugian yang mungkin timbul diakibatkan dari berbagai risiko (risk limit) dalam mengambil keputusan yang merupakan risk
aktivitasnya, menjaga permodalan Bank, mendukung proses appetite Bank.
pengambilan keputusan, mengoptimalkan profil risiko, meningkatkan
nilai perusahaan, serta melindungi reputasi Bank yang ditetapkan Selain itu, bank memiliki komite-komite direksi lain nya dalam
berdasarkan risk appetite dengan mempertimbangkan kapasitas melakukan tata kelola risiko, yaitu Komite Kredit, Komite Kebijakan
permodalan yang dimiliki. Karena itu, Bank menjaga keseimbangan Perkreditan, Komite Aset dan liabilities (ALCO), Komite Pengarah
antara risiko dan manfaat agar menghasilkan pertumbuhan nilai Teknologi Informasi. Setiap komite melakukan tugas berdasarkan
yang berkelanjutan bagi pemegang saham. pada mandat yang telah ditetapkan. Komite-komite ini mengadakan
pertemuan secara rutin untuk menilai dan membahas masalah-
Bank melakukan identifikasi risiko pada setiap faktor risiko yang masalah risiko yang dihadapi Bank dalam menjalankan aktivitas
dapat dikuantifikasi dan diukur sesuai kriteria yang objektif dan operasionalnya.
konsisten. Pelaksanaan tata kelola risiko yang sehat dan komprehensif
dalam mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan, memantau, Aktivitas pengelolaan risiko secara harian dilakukan oleh Divisi
dan pelaporan risiko dilakukan terhadap 8 jenis risiko yang ditetapkan Manajemen Risiko yang independen dari unit kerja bisnis operasional,
Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Risiko Kredit, yang memantau dan meninjau secara rutin setiap risiko dan potensi
Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, kerugiannya terhadap Bank. Secara khusus, fungsi dan tugas Divisi
Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko Reputasi. Manajemen Risiko sebagai berikut:
- Memantau dan mengkaji pelaksanaan kebijakan manajemen
Keseluruhan proses manajemen risiko dijalankan berdasarkan pada risiko, metodologi, proses, sistem informasi dan strategi Bank
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam penerapan secara rutin.
manajemen risiko, Bank memiliki struktur tata kelola perusahaan - Terkait dengan Risiko Operasional, menerapkan berbagai
yang berfungsi meningkatkan four eyes principle dan transparansi perangkat manajemen risiko operasional termasuk pengumpulan
dalam proses manajemen risiko. Fungsi Manajemen Risiko ditetapkan data kerugian operasional, Risiko dan Pengendalian Penilaian
sebagai pengendali untuk mengarahkan kapabilitas Bank, dan Mandiri (Risk & Control Self Assessments), serta Indikator-indikator
dalam hal pengukuran risiko dan pengendalian risiko didukung Risiko Utama (Key Risk Indicators), Stress Test dan lainnya.
oleh fungsi-fungsi lainnya, seperti Audit Internal, Hukum, Kepatuhan, - Terkait dengan Risiko Kredit, memantau dan mengkaji eksposur
dan lainnya. risiko kredit, mengkaji kebijakan perkreditan, mengkaji batasan
limit konsentrasi kredit, mengkaji target market industri dan
Dalam penerapan manajemen risiko Bank menerapkan dengan zona sektoral, melakukan stress test, mengkaji laporan portofolio
mengacu pada ketentuan perbankan yang sesuai dengan Peraturan risiko kredit, penetapan dan pengambangan metodologi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 18/POJK/03/2016 dan Surat perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai kredit
Edaran OJK Nomor 34/SEOJK/03/2016 mengenai “Penerapan berdasarkan PSAK yang berlaku, dan lainnya.
Manajemen Risiko bagi Bank Umum”. Selain itu, Bank juga mengacu - Terkait dengan Risiko Pasar dan Likuiditas, memantau dan
pada peraturan internal yaitu kebijakan manajemen risiko, praktik- mengkaji ulang eksposur risiko pasar dan likuiditas yang timbul
praktik terbaik yang dilakukan oleh perbankan secara umum, dan dari unit bisnis; memantau dan meninjau kembali stress testing
juga rekomendasi Komite Basel. risiko pasar dan likuiditas, dan lainya.
- Terkait Risiko lainnya yaitu risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko
Struktur Manajemen Risiko stratejik, dan risiko reputasi; memantau dan mengkaji ulang
eksposur risiko dari masing-masing unit bisnis dan operasional,
Struktur manajemen risiko terdiri dari Komite Pemantau Risiko, dan lainnya.
Komite Manajemen Risiko, dan Divisi Manajemen Risiko. Organisasi - Mendukung proses persetujuan produk & aktivitas baru (PAB)
manajemen risiko melibatkan pengawasan aktif Dewan Komisaris Bank dengan mengkaji risiko terkait dan mitigasi risiko yang
dan Direksi, termasuk lini bisnis di berbagai tingkat tanggung jawab. diperlukan.
- Memberikan kepada Dewan Komisaris, Direksi dan Komite
Komite Pemantau Risiko merupakan otoritas pengelola tertinggi Manajemen Risiko penilaian secara independen dan berkala
yang berada di tingkat Dewan Komisaris. Komite ini berfungsi terhadap profil risiko, Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko
Page 56
56 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(RBBR), laporan penilaian kecukupan modal melalui Internal Kebijakan Pengelolaan Risiko
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), di mana tingkat
kecukupan modal Bank diukur dengan mempertimbangkan Kebijakan pengelolaan risiko bertujuan untuk mampu mengukur
risiko selain risiko Pilar 1 (kredit, pasar dan operasional), serta besaran batas toleransi atau risk appetite yang bisa diambil bank
memberikan rekomendasi kepada unit pengambil risiko atau dalam mengelola profitabilitas yang mencerminkan pada besaran
komite manajemen risiko sesuai dengan ruang lingkup Divisi modal yang dikelola untuk menghadapi risiko termasuk pengembagan
Manajemen Risiko. bisnis. Kebijakan pengelolaan risiko CCB Indonesia juga meliputi
- Bertanggungjawab atas pelaporan yang berkaitan dengan upaya menumbuh kembangkan budaya sadar risiko pada seluruh
regulasi-regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai jajaran yaitu adanya kesadaran bahwa pengelolaan risiko pada
Manajemen Risiko. hakikatnya adalah tanggungjawab seluruh jajaran bank.
Penerapan Manajemen Risiko Strategi Manajemen Risiko
Penerapan manajemen risiko di CCB Indonesia melibatkan elemen- Strategi pengelolaan risiko dibuat dengan mempertimbangkan
elemen utama yang menjadi pendukung struktur tata kelola rencana bisnis Bank secara komprehensif untuk disampaikan ke
manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko yang baik dan seluruh jajaran Bank sehingga seluruh jajaran dapat mengerti dan
menyeluruh diharapkan dapat meningkatkan kinerja usaha dengan menjalankan dengan baik. Bank melaksanakan strategi manajemen
risiko yang terkendali dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian risiko sebagai berikut:
dan praktik perbankan yang sehat. Penerapan manajemen risiko • Memiliki komite-komite yang secara aktif melakukan pemantauan
merupakan bagian untuk memperkuat stabilitas dan ketahanan atas pengelolaan risiko
kegiatan bisnis perbankan yang dilakukan melalui: • Penyusunan kebijakan manajemen risiko berdasarkan Regulasi
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; perbankan tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit; Umum dan dengan memperhatikan rekomendasi dari Basel
c. Proses manajemen risiko dan sistem manajemen risiko; dan serta praktik-praktik terbaik di pasar.
d. Sistem pengendalian intern manajemen risiko. • Memastikan penerapan prinsip kehati-hatian dan four eyes
principle dalam pengambilan keputusan.
Dewan Komisaris dan Direksi menjadi penentu keberhasilan • Penetapan limit risiko.
pengelolaan risiko melalui pengawasan aktif yang dilakukannya. • Penerapan budaya sadar risiko (risk awareness culture) pada
Dewan Komisaris dapat mendelegasikan fungsi pemantauan risiko seluruh karyawan Bank.
kepada Komite Pemantau Risiko. Namun demikian, Dewan Komisaris • Mengembangkan metodologi perhitungan eksposur risiko.
tetap sebagai penanggung jawab akhir. • Memantau kualitas penerapan risiko secara berkala
• Mengembangkan sistem informasi dan pelaporan risiko.
Direksi berperan dalam menentukan arah kebijakan dan strategi • Melakukan stress testing untuk mengantisipasi potensi timbulnya
manajemen risiko secara komprehensif beserta implementasinya. risiko di masa yang datang.
Sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan operasional, • Memastikan efektivitas dan peningkatan kompetensi sumber
termasuk memantau pelaksanaan manajemen risiko, Direksi daya manusia dalam penerapan manajemen risiko.
menetapkan Komite Manajemen Risiko untuk membantu dalam
melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya.
Page 57
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 57
Manajemen Risiko
Ukuran Utama (Key Metrics)
No. Deskripsi Des 2023 Des 2022
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 6.014.355 5.729.759
2 Modal Inti (Tier 1) 6.014.355 5.729.759
3 Total Modal 6.209.630 5.992.483
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 16.581.331 18.310.609
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 36,27 31,29
6 Rasio Tier 1 (%) 36,27 31,29
7 Rasio Total Modal (%) 37,45 32,73
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2,5% dari ATMR) (%) 2,50 -
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%) - -
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%) - -
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) - -
12 Komponen CET1 untuk buffer
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 34.265.494 30.784.124
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
a. Nilai Rasio pengungkit sesuai dengan Basel III dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai N/A N/A
PSAK 71 secara Penuh. (%) (baris 2a/baris13)
b. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas - -
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
c. Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 17,71 18,71
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing Transaction (SFT) secara gross (%)
d. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 16,08 15,67
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross (%)
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 7.712.763 7.550.961
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 3.198.895 2.901.323
17 LCR (%) 241,11 260,26
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 19.858.964 18.494.381
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 16.582.105 13.944.676
20 NSFR (%) 119,76 132,63
Analisis Kualitatif
Page 58
58 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
LI1: Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e f g
Nilai tercatat Nilai tercatat masing-masing risiko
sebagaimana Tidak mengacu
Nilai tercatat
Periode 31 Desember 2023 tercantum Sesuai pada persyaratan
berdasarkan Sesuai Sesuai Sesuai
dalam kerangka permodalan atau
prinsip kehati- kerangka risiko kerangka kerangka
publikasi counterparty berdasarkan
hatian kredit sekuritisasi risiko pasar
laporan credit risk pengurangan
keuangan modal
Indonesia
Aset
Kas 212.839 212.839 - - - - -
Penempatan pada Bank 1.552.681 1.552.681 - - - - -
Indonesia
Penempatan pada bank lain 184.142 184.142 77.355 - - - -
Tagihan spot dan derivatif/forward 12.832 12.832 - - - - -
Surat berharga yang dimiliki 4.412.259 4.412.259 - - - - -
Surat berharga yang dijual 94.360 94.360 - - - - -
dengan janji dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga 1.055.336 1.055.336 - - - - -
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi - - - - - - -
Kredit yang diberikan 19.359.978 19.359.978 12.830.521 - - - -
Penyertaan modal - - - - - - -
Aset keuangan lainnya 112.357 112.357 - - - - -
Cadangan kerugian penurunan (513.840) (513.840) - - - - -
nilai aset keuangan
Aset tidak berwujud - Neto 213.224 213.224 - - - - -
Aset tetap dan inventaris - Neto 798.577 798.577 798.577 - - - -
Aset non produktif 215.914 215.914 162.459 - - - -
Aset Lain-lain - Neto 141.287 141.287 16.699 - - - -
Total Aset 27.851.946 27.851.946 13.885.611 - - - -
Liabilitas
Giro 3.126.957 3.126.957 - - - - -
Tabungan 1.087.415 1.087.415 - - - - -
Deposito 15.772.440 15.772.440 - - - - -
Liabilitas kepada Bank - - - - - - -
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain 324.650 324.650 - - - - -
Liabilitas spot dan derivatif/forward 2.023 2.023 - - - - -
Liabilitas atas surat berharga 94.085 94.085 - - - - -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi - - - - - - -
Surat berharga yang 461.910 461.910 - - - - -
diterbitkan
Pinjaman/pembiayaan yang - - - - - - -
diterima
Setoran jaminan 9.382 9.382 - - - - -
Liabilitas lain-lain 432.527 432.527 - - - - -
Total liabilitas 21.311.389 21.311.389 - - - - -
Analisis Kualitatif
Page 59
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 59
Manajemen Risiko
LI2: Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian dengan carrying values sesuai standar
akuntansi keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e
Item sesuai:
Periode 31 Desember 2023
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan 27.851.946 13.885.611 - - -
konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan 21.311.389 - - - -
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan - - - - -
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif - - - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang - - - - -
termasuk pada baris 2.
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan Prudential filters - - - - -
…. - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai - - - - -
dengan cakupan konsolidasi ketentuan
kehati-hatian
Analisis Kualitatif
LIA: Penjelasan Mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dengan
Ketentuan OJK
Tidak terdapat perbedaan antara nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai eksposur
sesuai ketentuan kehati-hatian.
Pengungkapan Permodalan
a) Struktur permodalan
Pengelolaan risiko melalui permodalan yang dilakukan oleh Bank meliputi diversifikasi sumber permodalan untuk mematuhi ketentuan
permodalan yang berlaku, mempertahankan rasio permodalan yang sehat, mendukung rencana usaha strategis jangka panjang dan
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. Bank memastikan kecukupan modal untuk menutupi berbagai jenis risiko berdasarkan
ketentuan regulasi (regulatory capital), maupun kebutuhan internal sesuai perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik aktivitasnya.
Bank telah mematuhi persyaratan modal yang ditetapkan sepanjang periode pelaporan dengan menitikberatkan pada modal inti
untuk menunjang bisnis dan aktivitasnya. Modal Inti CCB Indonesia per 31 Desember 2023 sebesar Rp 6,01 triliun. Dalam pengelolaan
permodalan, Bank mengacu kepada ketentuan regulasi yang berlaku dalam menghitung kecukupan modal untuk mengcover risiko.
b) Kecukupan permodalan
Rasio kecukupan modal/Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional pada
tahun 2023 sebesar 37,45%, meningkat 4,72% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 32,73%.
Page 60
60 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai Dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2023
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 5.059.351 1
2 Laba ditahan 1.120.687 2
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 355.519 3
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - 4
6 CET1 sebelum regulatory adjustment
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen - -
keuangan dalam trading book
8 Goodwill 190.075 5
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) 23.150 6
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi N/A N/A
14 Peningkatan/ penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) N/A N/A
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di N/A N/A
Laporan Posisi Keuangan)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain N/A N/A
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan N/A N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights N/A N/A
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah N/A N/A
di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24 Mortgage servicing rights N/A N/A
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Selisih PPKA dan CKPN - N/A
b. PPKA non produktif 188.387 N/A
c. Aset Pajak Tangguhan 124.588 7
d. Penyertaan - -
e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi N/A N/A
f. Eksposur sekuritisasi N/A N/A
g. Lainnya N/A N/A
Page 61
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 61
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai Dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2023
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada N/A N/A
faktor pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 - -
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang - -
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) N/A N/A
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi N/A N/A
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi N/A N/A
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A N/A
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam N/A N/A
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain N/A N/A
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi N/A N/A
di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A N/A
a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain N/A N/A
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor N/A N/A
pengurangnya
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) - -
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 15.397 8
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam N/A N/A
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 179.878 N/A
dengan jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko
Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang - -
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A N/A
Page 62
62 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai Dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2023
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan N/A N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold
5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik).
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan,
dan asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan,
yang mana bank tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas
yang dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya ditunjuk untuk batas 5%
tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya untuk Bank Sistemik
G-SIBs)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas N/A N/A
keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan
(net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A N/A
a. Sinking fund N/A N/A
b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain N/A N/A
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal N/A N/A
Pelengkap
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment N/A N/A
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 6.209.630 -
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 16.581.331 -
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio Modal Inti Utama CET 1 (persentase terhadap ATMR) 36,27 -
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 36,27 -
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 37,45 -
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) - -
65 Capital Conservation Buffer 2,50 -
66 Countercyclical Buffer - -
67 Higher Loss Absorbency Requirement - -
68 Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi 28,45 -
Buffer (persentase terhadap ATMR)
untuk kantor cabang dari Bank yang berkedudukan di luar negeri: Bagian
Dana Usaha yang ditempatkan dalam CEMA (diungkapkan sebagai
persentase dari ATMR) yang tersedia untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya N/A N/A
pada entitas keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari N/A N/A
kewajiban pajak)
Page 63
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 63
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai Dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2023
Jumlah No. Ref. yang berasal dari Neraca
No. Komponen
(dalam jutaan Rupiah) Publikasi
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan N/A N/A
standar
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
Analisis Kualitatif
Page 64
64 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
CC2: Rekonsiliasi Permodalan
Periode : 31 Desember 2023
Neraca Publiksi dengan
Neraca Publikasi cakupan berdasarkan
Deskripsi Referensi
(jutaan Rupiah) ketentuan kehati-hatian
(jutaan Rupiah)
ASET
1. Kas 212.839 212.839 -
2. Penempatan pada Bank Indonesia 1.552.681 1.552.681 -
3. Penempatan pada Bank lain 184.142 184.142 -
4. Tagihan spot dan derivatif/forward 12.832 12.832 -
5. Surat berharga yang dimiliki 4.412.259 4.412.259 -
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 94.360 94.360 -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji 1.055.336 1.055.336 -
dijual kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi - - -
9. Kredit yang diberikan 19.359.978 19.359.978 -
10. Pembiayaan syariah *) - - -
11. Penyertaan modal - - -
12. Aset keuangan lainnya 112.357 112.357 -
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (513.840) (513.840) -
a. Surat berharga yang dimiliki (152) (152) -
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah *) (513.561) (513.561) -
c. Lainnya (127) (127) -
14. Aset tidak berwujud 255.279 255.279 -
Good Will 190.075 5
Aset tidak berwujud lain 65.204 6
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (42.055) (42.055) 6
15. Aset tetap dan inventaris 1.196.648 1.196.648 -
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (398.071) (398.071) -
16. Aset non produktif 215.914 215.914 -
a. Properti terbengkalai 107.608 107.608 -
b. Agunan yang diambil alih 108.306 108.306 -
c. Rekening tunda - - -
d. Aset antar kantor **) - - -
17. Aset pajak tangguhan - 124.588 7
18. Aset lainnya 141.287 16.699 -
TOTAL ASET 27.851.946 27.851.946 -
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 3.126.957 3.126.957
2. Tabungan 1.087.415 1.087.415
3. Deposito 15.772.440 15.772.440
4. Uang Elektronik - -
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia - -
6. Liabilitas kepada Bank lain 324.650 324.650
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 2.023 2.023
Page 65
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 65
Manajemen Risiko
CC2: Rekonsiliasi Permodalan
Periode : 31 Desember 2023
Neraca Publiksi dengan
Neraca Publikasi cakupan berdasarkan
Deskripsi Referensi
(jutaan Rupiah) ketentuan kehati-hatian
(jutaan Rupiah)
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji 94.085 94.085 -
dibeli kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi - - -
10. Surat berharga yang diterbitkan 461.910 461.910 8
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima - - -
12. Setoran jaminan 9.382 9.382 -
13. Liabilitas antar kantor **) - - -
14. Liabilitas lainnya 432.527 432.527 -
15. Kepentingan minoritas (minority interest) - - -
TOTAL LIABILITAS 21.311.389 21.311.389 -
EKUITAS
16. Modal disetor 3.791.973 3.791.973 1
a. Modal dasar 6.000.000 6.000.000 -
b. Modal yang belum disetor -/- (2.208.027) (2.208.027) -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - - -
17. Tambahan modal disetor 1.267.378 1.267.378 -
a. Agio 1.267.378 1.309.729 1
b. Disagio -/- - (42.351) -
c. Dana setoran modal - - 1
d. Lainnya - - -
18. Penghasilan komprehensif lain 355.519 355.519 -
a. Keuntungan Pendapatan Komprehensif Lain - 362.622 3
b. Kerugian Pendapatan Komprehensif Lain - (365.482) -
c. Untung Rugi Manfaat Karyawan - 133 3
d. Selisih Penilaian Kembali Asset Tetap - 358.246 3
19. Cadangan 5.000 5.000 -
a. Cadangan umum 5.000 5.000 -
b. Cadangan tujuan - - -
20. Laba/rugi 1.120.687 1.120.687 -
a. Tahun-tahun lalu 879.396 879.396 2
b. Tahun berjalan ***) 241.291 241.291 2
c. Dividen yang dibayarkan -/- - - -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA 6.540.557 6.540.557 -
PEMILIK
21. Kepentingan Non Pengendali - - 4
TOTAL EKUITAS 6.540.557 6.540.557 -
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 27.851.946 27.851.946 -
Page 66
66 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
CCA: Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible
Periode : 31 Desember 2023
Informasi
No. Deskripsi
Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
2 Nomor identifikasi N/A
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia
a. Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar Istilah N/A
TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A
5 Setelah masa transisi Tier 2
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu Grup, Solo
7 Jenis Instrumen Surat Berharga Subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 15.397
9 Nilai par dari instrumen 461.910
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan Liabilitas - Amortised Cost
11 Tanggal penerbitan 26 - 02 - 2019
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo Dengan Jatuh Tempo
13 Tanggal jatuh tempo 26 - 02 - 2024
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan N/A
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada) N/A
16 Subsequent call option N/A
Kupon/dividen
17 Dividen/kupon dengan bunga tetap atau floating Floating
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan SOFR + 1,5%
19 Ada atau tidaknya dividend stopper Ya
20 Fully discretionary; partial atau mandatory Mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain Tidak
22 Non-kumulatif atau kumulatif Cumulative
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Non Convertible
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
25 Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian N/A
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
27 Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into N/A
30 Fitur write-down Ya
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya Mengikuti Ketentuan OJK
32 Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian Mengikuti Ketentuan OJK
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer Mengikuti Ketentuan OJK
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up Mengikuti Ketentuan OJK
a. Tipe subordinasi
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi Junior Bond
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant Tidak
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A
Analisis Kualitatif
Page 67
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 67
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kualitatif mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023 Desember 2022
Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
I Modal Inti (Tier 1) 6.014.355 - 5.729.759 -
1 Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1) 6.014.355 - 5.729.759 -
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 3.791.973 - 3.791.973 -
1.2 Cadangan Tambahan Modal *) 2.560.195 - 2.229.442 -
1.2.1 Faktor Penambah 3.114.064 - 2.774.057 -
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya 719.434 - 615.632 -
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran laporan keuangan - - - -
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan nilai 361.188 - 362.513 -
wajar aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap 358.246 - 253.119 -
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed 2.394.630 - 2.158.425 -
reserves)
1.2.1.2.1 Agio 1.267.378 - 1.267.378 -
1.2.1.2.2 Cadangan umum 5.000 - 4.500 -
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 879.396 - 743.939 -
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 241.291 - 135.959 -
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - - - -
1.2.1.2.6 Lainnya 1.565 - 6.649 -
1.2.2 Faktor Pengurang 553.869 - 544.615 -
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya 365.482 - 366.793 -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan keuangan - - - -
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar 365.482 - 366.793 -
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed 188.387 - 177.822 -
reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - - - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - - - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penilaian - - - -
Kualitas Aset (PPKA) dan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar - - - -
dari instrumen keuangan dalam Trading Book
1.2.2.2.6 PPKA non produktif 188.387 - 177.822 -
1.2.2.2.7 Lainnya - - - -
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - - - -
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama *) 337.813 - 291.656 -
1.4.1 Pajak tangguhan 124.588 - 73.849 -
1.4.2 Goodwill 190.075 - 190.075 -
Page 68
68 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023 Desember 2022
Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
1.4.3 Aset tidak berwujud 23.150 - 27.732 -
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang - - - -
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - - - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - - - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - - - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier - - - -
2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
hibah wasiat
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat - - - -
kegagalan settlement (settlement risk) - Non Delivery
Versus Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang melakukan kegiatan - - - -
usaha berdasarkan prinsip syariah (apabila ada)
2. Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) *) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan *) - - - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier 2 pada - - - -
bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan - - - -
peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 195.275 - 262.724 -
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi 15.397 - 108.972 -
persyaratan Tier 2
2 Agio/Disagio - - - -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 179.878 - 153.752 -
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap *) - - - -
4.1 Sinking Fund - - - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - - - -
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan - - - -
peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
III. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur Yang Menimbulkan - - - -
Risiko Kredit Akibat Kegagalan Settlement (Settlement Risk)-Non
Delivery Versus Payment
IV. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur di Perusahaan Anak - - - -
yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah
(Apabila Ada)
TOTAL MODAL 6.209.630 - 5.992.483 -
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR RISIKO KREDIT 15.235.593 - 16.844.943 -
ATMR RISIKO PASAR 382.744 - 161.667 -
ATMR RISIKO OPERASIONAL 962.994 - 1.303.999 -
TOTAL ATMR 16.581.331 - 18.310.609 -
Page 69
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 69
Manajemen Risiko
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023 Desember 2022
Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
RASIO KPMM
Rasio CET 1 (%) 36,27 - 31,29 -
Rasio Tier 1 (%) 36,27 - 31,29 -
Rasio Tier 2 (%) 1,18 - 1,43 -
Rasio KPMM (%) 37,45 - 32,73 -
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%) 9,00 - 9,00 -
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 7,82 - 7,57 -
Dari AT 1 (%) - - - -
Dari Tier 2 (%) 1,18 - 1,43 -
CET 1 untuk Buffer (%) 28,45 - 23,73 -
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%) - - - -
Countercyclical Buffer (%) - - - -
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) - - - -
Capital Conservation Buffer (%) 2,50 - - -
Page 70
70 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
No Keterangan Jumlah
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN). 29.241.827
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas lain yang -
berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan konsolidasi berdasarkan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah dialihkan -
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) tersebut telah dikurangkan dari total aset di
neraca pada laporan keuangan publikasi (baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi -
ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar akuntansi keuangan -
namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan metode -
akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 1.305.022
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi reverse repo. -
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor Konversi 5.073.429
Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) (1.354.784)
12 Penyesuaian lainnya (jika ada) -
13 Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio Leverage 34.265.494
Laporan Perhitungan Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No Keterangan
T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
1 Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan yang tercatat dalam 28.079.299 23.320.362
neraca, namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
*Menggunakan nilai gross sebelum dikurangi CKPN.
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan dan penyediaan - -
agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan
standar akuntansi.
3 (Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi derivatif ). - -
4 (Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang telah dicatat sebagai aset - -
dalam neraca Bank).
5 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku). (513.839) (530.160)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana dimaksud (840.945) (839.578)
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban penyediaan modal
minimum bank umum).
7 Total Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) 26.724.515 21.950.624
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Page 71
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 71
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No Keterangan
T T-1
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang - -
memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu.
9 Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh transaksi derivatif. 1.317.854 904.688
10 (pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central clearing counterparty (CCP)) N/A N/A
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk - -
transaksi penjualan kredit derivatif )
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif (Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12) 1.317.854 904.688
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 1.149.696 4.350.968
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan Current Exposure - -
sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT (Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17) 1.149.696 4.350.968
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi. 9.656.543 10.331.639
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi dan (4.583.114) (5.463.194)
Faktor Konversi Kredit (FKK))
21 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku). - -
22 Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) (Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan 5.073.429 4.868.445
baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1) 6.069.256 5.902.513
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 34.265.494 32.074.725
Rasio Leverage
25 Nilai Rasio Leverage (Kolom 23 ÷ Kolom 24) 17,71% 18,40%
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3,00% 3,00%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan 3.486.048 3.896.019
(sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan
kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi - -
penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT
dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 34.265.494 32.074.725
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 37.751.542 35.970.744
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 17,71% 18,40%
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 16,08% 16,41%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Posisi 31 Desember 2023 terdapat persentase rasio pengungkit sebesar 17,71% berada diatas ketentuan minimum yaitu 3% yang ditetapkan Nomor
31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit bagi Bank Umum.
Page 72
72 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengelolaan Risiko Kredit PILAR yaitu prospek usaha, kinerja debitur, dan kemampuan
membayar. Setelah pencairan kredit dilakukan secara ketat
Risiko kredit adalah risiko yang timbul karena debitur gagal dengan mewajibkan dilakukan kunjungan usaha debitur dan
melakukan kewajibannya kepada Bank. Kegagalan dalam mengelola menyampaikan call report kepada bagian loan monitoring.
risiko ini dapat mengakibatkan kerugian secara finansial yang g. Penerapan covenant monitoring system sebagai salah satu
berdampak negatif bagi kinerja keuangan Bank secara langsung tools dalam memantau debitur untuk meminimalisir terjadinya
maupun tidak langsung. Pengelolaan risiko kredit dilakukan wanprestasi, atau dengan kata lain dapat membantu menurunkan
dengan tujuan dapat mengukur, mengantisipasi, dan meminimalisir atau mengendalikan risiko dari transaksi dengan menspesifikasikan
kerugian akibat kegagalan debitur atau counterparty dalam hal-hal tertentu yang harus dan tidak boleh dilakukan oleh
memenuhi kewajibannya. debitur.
h. Proses penyatuan sistem informasi manajemen risiko kredit
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank, yang terintegrasi sehingga mempermudah manajemen dalam
seperti pemberian kredit, pembelian surat berharga, akseptasi, melakukan monitoring kinerja perkreditan. Rencana penerapan
transaksi antar bank, transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi data warehouse yang baru untuk mendukung sistem informasi
nilai tukar dan derivatif, serta kewajiban komitmen dan kontijensi, manajemen risiko kredit yang terintegrasi.
dimana pemberian kredit merupakan komponen terbesar sumber i. Bank telah melakukan evaluasi secara berkala terhadap
risiko pada aktiva neraca Bank. ketersediaan Kebijakan Perkreditan Bank, diantaranya melalui
pemberian Opini Risiko dan Opini Kepatuhan terhadap review
Manajemen risiko kredit antara lain dilakukan terhadap hal-hal kebijakan, pedoman maupun SOP terkait perkreditan.
sebagai berikut: j. Untuk mengatur komposisi portfolio, CCB Indonesia telah
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang mampu menetapkan limit sektoral untuk setiap sektor bisnis industri,
mendukung manajemen risiko kredit sesuai dengan rencana limit unused facility, penetapan Risk Appetite sektoral serta
bisnis bank dalam pengembangan pemberian kredit yang Risk Acceptance Criteria pada Commercial & Retail Banking
berpotensi menimbulkan eksposur risiko kredit. Penambahan yang dikaji dan dipantau secara berkala oleh Divisi Manajemen
jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen dan Risiko.
peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan. k. Untuk mengcover potensi risiko kredit dimasa yang akan datang,
b. Identifikasi risiko kredit terhadap sumber dan potensi timbulnya bank membentuk pencadangan Expected Credit Loss (ECL)
risiko kredit yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan dengan memasukkan factor Macro Economic Variables (MEV)
jenis aktivitasnya. dalam pemodelan ECL. Selain itu bank menjaga NPL coverage
c. Pengukuran risiko yang melekat mencakup antara lain komposisi ratio sesuai dengan target bank yang sudah ditetapkan dalam
portofolio aset dan tingkat konsentrasi, kualitas penyediaan Rencana Bisnis Bank (RBB).
dana dan kecukupan pencadangan. Selain itu bank melakukan
stress testing risiko kredit untuk mengukur dampak perubahan Bank secara proaktif menjalankan credit collection and recovery
kondisi internal dan eksternal terhadap portofolio perkreditan loan untuk debitur-debitur yang mengalami keterlambatan
bank. pembayaran dan seluruh kredit macet. Credit collection and recovery
d. Dalam menjalankan fungsi Manajemen Risiko kredit, proses ini dilakukan oleh Satuan Kerja Special Asset Management. Dalam
persetujuan kredit telah diatur dalam kebijakan bank, pedoman, hal penyelesaian kredit bermasalah dengan cara penyitaan jaminan
dan SOP yang antara lain menetapkan batas wewenang pemutus maupun proses pelelangan ke Balai Lelang Swasta maupun
kredit di regional maupun komite kredit kantor pusat sehingga Pengadilan Negeri, Divisi Legal berperan memberikan pendampingan
pengelolaan risiko dari kredit pemutusan pemberian kredit agar senantiasa proper secara litigasi.
dapat berjalan secara optimal.
e. Analisa kredit dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip Credit Collection dan Recovery
5C yaitu Character, Capital, Collateral, Capacity dan Condition
of the Economy. Selain itu, analisa kredit juga akan dilakukan Sistem penagihan kredit oleh Bank secara proaktif melalui Divisi
dengan mempertimbangkan dampak pemberian kredit terhadap Special Asset Management (SAM) yang khusus menangani kredit
eksposur risiko selain risiko kredit, seperti risiko pasar, risiko bermasalah. Credit collection dan recovery dilakukan untuk
likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan, debitur-debitur bermasalah dimana penanganan yang dilakukan
risiko reputasi dan risiko strategik. menyesuaikan permasalahan yang berbeda-beda pada setiap
f. Bank senantiasa mengacu kepada praktek prinsip kehati-hatian debitur. Untuk eksekusi jaminan, Divisi SAM bekerjasama dengan
dalam menilai kualitas kredit, pemberian keputusan kredit Divisi Hukum dalam hal langkah penyelesaian dengan jalur
dengan analisa yang memadai terhadap faktor penilaian 3 hukum.
Page 73
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 73
Manajemen Risiko
Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit
Bank melakukan diversifikasi portofolio kredit dengan melakukan penyebaran risiko yang timbul dari berbagai sektor industri maupun
segmen kredit. Manajemen risiko konsentrasi kredit dilakukan antara lain:
- Penetapan limit berdasarkan sektor Industri.
- Analisa risiko konsentrasi kredit dilakukan sesuai profil portfolio yang dikelola Bank dengan mempertimbangkan berbagai dampak
perubahan berbagai indikator ekonomi yang dapat mempengaruhi pemberian kredit pada sektor ekonomi tertentu.
- Analisa pergerakan Non Performing Loan (NPL) pada tiap sektor industri.
- Monitoring risiko konsentrasi kredit secara berkala.
- Memperhitungkan alokasi modal terhadap risiko konsentrasi kredit, yang dituangkan dalam laporan perhitungan Modal Berdasarkan
Profil Risiko atau ICAAP.
Eksposur Risiko Kredit
Berdasarkan kategori eksposur sesuai Pendekatan Standar, Bank memiliki eksposur sebagai berikut:
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1 Tagihan kepada Pemerintah 5.889.066 - - - 5.889.066 3.029.012 - - - 3.029.012
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 1.626.646 - - - 1.626.646 1.757.048 325.473 - - 2.082.522
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 386.775 - - - 386.775 279.435 - - - 279.435
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan - - - - - - - - - -
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ - - - - - - - - - -
Piutang Subordinasi, Ekuitas
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah 2.195.070 168.358 45.541 89.013 2.497.983 552.287 42.990 7.023 5.172 607.472
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 2.045.198 274.026 167.228 316.355 2.802.807 33.508 - - - 33.508
Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 173.013 6.044 - 18.446 197.503 393.573 98.688 22.043 32.679 546.985
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 5.883.179 753.364 1.768.835 461.515 8.866.894 11.374.868 474.212 126.336 913.325 12.888.743
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 134.980 6.591 1.601 6.627 149.799 140.081 5.632 2.001 7.288 155.002
15 Aset Lainnya 3.951.612 - - - 3.951.612 1.108.504 - - - 1.108.504
TOTAL 22.285.539 1.208.384 1.983.206 891.955 26.369.084 18.668.316 946.995 157.403 958.464 20.731.183
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Secara geografis jaringan kantor Bank tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti; Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serpong, Bandung,
Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Bandar Lampung, Pekanbaru, Palembang, Batam, Makassar, Mataram, dan
Malang.
Page 74
74 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
31 December 2023 31 Desember 2022
Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 thn > 3 thn
<1 Non <1 > 1 thn > 3 thn Non
s.d. 3 s.d. 5 > 5 thn Total > 5 thn Total
tahun Kontraktual tahun s.d. 3 thn s.d. 5 thn Kontraktual
thn thn
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1 Tagihan kepada 5.889.066 - - - - 5.889.066 3.029.012 - - - - 3.029.012
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas 547.755 164.621 382.821 531.449 - 1.626.646 943.476 166.246 550.920 421.880 - 2.082.522
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada 533.679 1.229.672 1.033.166 18.674 - 2.815.190 - - - - - -
Perusahaan Efek dan
Lembaga Jasa keuangan
4 Tagihan kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga
Internasional
5 Tagihan kepada Bank 386.775 - - - - 386.775 279.435 - - - - 279.435
6 Tagihan berupa Cover - - - - - - - - - - - -
Bond
7 Tagihan berupa Surat - - - - - - - - - - - -
Berharga / Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti 845.553 120.081 302.306 1.230.042 - 2.497.983 220 10.175 49.223 547.854 - 607.472
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 1.452.790 211.528 327.017 809.871 1.600 2.802.807 28.868 4.640 - - - 33.508
Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan - - - - - - - - - - - -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau - - - - - - - - - - - -
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha 156.678 1.253 9.551 30.021 - 197.503 114.143 46.058 65.948 320.836 - 546.985
Mikro, Usaha Kecil, dan
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 1.739.947 311.795 1.462.843 5.352.309 - 8.866.894 3.396.577 1.166.039 3.433.823 4.890.205 2.100 12.888.743
14 Tagihan yang Telah Jatuh 21.778 6.577 53.025 31.185 37.235 149.799 12.909 4.077 70.349 33.107 34.559 155.002
Tempo
15 Aset Lainnya 1.136.422 - - - - 1.136.422 1.108.504 - - - - 1.108.504
TOTAL 12.710.443 2.045.527 3.570.728 8.003.551 38.835 26.369.084 8.913.144 1.397.236 4.170.264 6.213.881 36.659 20.731.183
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil
Page 75
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 75
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Tagihan Tagihan
Tagihan
Kepada Kepada Bank Kredit Kredit Kepada Usaha Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Kredit Tagihan
Perusahaan Pembangunan Beragun Beragun Mikro, Usaha yang Telah Aset
No. Sektor Ekonomi Kepada Entitas Kepada Pegawai/ kepada
Efek dan Multilateral Rumah Properti Kecil dan Jatuh Lainnya
Pemerintah Sektor Bank Pensiunan Korporasi
Lembaga Jasa dan Lembaga Tinggal Komersial Portofolio Tempo
Publik
Keuangan Internasional Ritel
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
31 Desember 2023
1 Pertanian. Kehutanan - - - - - 13.039 19.808 - 4.918 22.226 -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan - 164.621 - - - 5.454 90.623 - 61.608 411.796 -
Penggalian
3 Industri Pengolahan - - - - - 151.228 798.956 - 7.622 2.902.342 42.625 -
4 Pengadaan Listrik. Gas. - - - - - 233.737 24.535 - - 2.928.753 -
Uap/Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air. - 157.272 - - - - - - - - - -
Pengelolaan Air Limbah.
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah. dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 706.330 - - - 99.756 190.402 - - 160.467 26.956 -
7 Perdagangan Besar - - - - - 452.491 458.793 - 30.706 743.677 38.771 -
dan Eceran ; Reparasi
dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan - - - - - 40.564 122.663 - 12.222 727.920 600 -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi - - - - - 49.205 358.125 - 13.358 115.315 4.174 -
dan Penyediaan Makan
dan Minum
10 Informasi dan - - - - - - - - - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan - 598.423 2.523.427 - - 1.739 - - - - - -
dan Asuransi
12 Real Estate - - 291.763 235.989 495.615 1.210 779.558 9.017
13 Aktivitas Profesional. - - - - - - - - - - - -
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan - - - - - - - - - - - -
Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi.
Ketenagakerjaan. Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya.
15 Administrasi - - - - - 847 - - - - - -
Pemerintahan.
Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - 544 34.686 - - -
17 Aktivitas Kesehatan - - - - - 2.587 4.527 - 40.964 74.839 - -
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian. Hiburan dan - - - - - - - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja ;
Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan - - - - - - - - - - - -
Internasional dan
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
23 Bukan Lapangan - - - - - - - - - - - -
Usaha Lainnya
24 Lainnya 5.889.066 - - - - 1.210.804 204.074 - 24.894 - 27.656 1.136.421
TOTAL 5.889.066 1.626.646 2.815.190 - 386.775 2.497.983 2.802.807 - 197.503 8.866.894 149.799 1.136.421
Page 76
76 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Tagihan Tagihan
Tagihan
Kepada Kepada Bank Kredit Kredit Kepada Usaha Tagihan
Tagihan Kepada Tagihan Kredit Tagihan
Perusahaan Pembangunan Beragun Beragun Mikro, Usaha yang Telah Aset
No. Sektor Ekonomi Kepada Entitas Kepada Pegawai/ kepada
Efek dan Multilateral Rumah Properti Kecil dan Jatuh Lainnya
Pemerintah Sektor Bank Pensiunan Korporasi
Lembaga Jasa dan Lembaga Tinggal Komersial Portofolio Tempo
Publik
Keuangan Internasional Ritel
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
31 December 2022
1 Pertanian. Kehutanan - 325.474 - - - - - - 5.695 38.527 9.161 -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan - 387.974 - - - - - - - 705.771 - -
Penggalian
3 Industri Pengolahan - - - - - - - - 17.811 2.780.285 69.841 -
4 Pengadaan Listrik. Gas. - - - - - - - - 798 2.630.294 - -
Uap/Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air. - - - - - - - - - - - -
Pengelolaan Air Limbah.
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah. dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 647.327 - - - - 4.640 - 16.645 475.281 15.768 -
7 Perdagangan Besar - - - - - - - - 66.431 1.136.140 31.773 -
dan Eceran ; Reparasi
dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan - - - - - - - - 10.411 667.643 6.201 -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi - - - - - - - - 4.555 716.702 269 -
dan Penyediaan Makan
dan Minum
10 Informasi dan - - - - - - - - - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan - 721.748 - - - - - - 318 1.852.287 - -
dan Asuransi
12 Real Estate - - - - - - 28.868 420.554 1.318.626 4.518
13 Aktivitas Profesional. - - - - - - - - - - - -
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan - - - - - - - - - - - -
Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi.
Ketenagakerjaan. Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya.
15 Administrasi - - - - - - - - 848 - - -
Pemerintahan.
Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - - - - 889 2.637 2.469 -
17 Aktivitas Kesehatan - - - - - - - - - 110.084 - -
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian. Hiburan dan - - - - - - - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja ;
Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan - - - - - - - - - - - -
Internasional dan
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
23 Bukan Lapangan - - - - - - - - - - - -
Usaha Lainnya
24 Lainnya 3.029.012 - - - 279.435 607.472 - - 2.031 454.467 15.003 1.108.504
TOTAL 3.029.012 2.082.522 - - 279.435 607.472 33.508 - 546.985 12.888.743 155.002 1.108.504
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan
Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 77
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 77
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Keterangan Wilayah Wilayah
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1. Tagihan 22.285.539 1.208.384 1.983.206 891.955 26.369.084 18.668.316 946.997 157.406 958.464 20.731.183
2. Tagihan yang Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 15.101.187 1.203.793 1.982.435 883.728 19.171.143 14.187.874 941.952 156.353 952.240 16.238.419
b. Telah jatuh tempo 175.246 4.591 771 8.227 188.835 436.544 5.045 1.053 6.224 448.866
3. CKPN - Stage 1 23.457 1.228 2.056 3.704 30.445 30.310 2.699 356 4.092 37.456
4. CKPN - Stage 2 72.706 21 1.075 1.120 74.921 9.930 13 15 - 9.957
5. CKPN - Stage 3 399.425 5.995 465 2.310 408.195 407.263 1.692 501 2.749 412.206
6. Tagihan yang dihapus buku 9.313 - - - 9.313 11.023 - - - 11.023
Page 78
78 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Tagihan
kerugian kerugian kerugian
yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan penurunan penurunan penurunan
Belum dihapus
Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN)
Jatuh buku
tempo -Stage 1 - Stage 2 - Stage 3
Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 59.993 - 59.993 114 - - -
2 Pertambangan dan Penggalian 734.102 - 734.102 444 - - -
3 Industri Pengolahan 4.204.535 86.775 4.117.760 4.078 2.289 269.320
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 3.154.130 - 3.154.130 3.387 64 - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan 146.284 - 146.284 160 - - -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1.234.578 24.002 1.210.576 1.140 64.846 20.545
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 1.770.303 50.593 1.719.709 2.580 3.686 52.591 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 694.559 - 694.559 798 - - -
9 Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 540.177 4.174 536.003 5.648 590 1.239 -
10 Informasi dan Komunikasi 20.916 600 20.316 174 209 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 3.115.973 - 3.115.973 2.832 - - -
12 Real Estate 879.364 18.598 860.766 6.106 257 45.729 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 43.977 - 43.977 42 - 209 -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak 929.812 - 929.812 988 - 1.114 -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan 847 - 847 2 - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 35.230 - 35.230 51 - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 122.916 - 122.916 135 - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 657 600 57 0.29 - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas - - - - - - -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 8.680.733 3.494 8.677.239 1.765 3.189 17.238 9.313
Total 26.369.084 188.835 26.180.248 30.445 74.921 408.195 9.313
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 373.554 364.393 9.161 547 - 4.087 -
2 Pertambangan dan Penggalian 1.093.745 1.093.745 - 1.583 - - -
3 Industri Pengolahan 3.117.938 2.824.262 293.676 9.522 2.512 262.313
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 2.631.092 2.631.092 - 5.234 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan - - - - - - -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1.210.305 1.152.670 57.635 2.906 1.702 56.589 -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 1.284.343 1.226.537 57.806 1.967 3.290 49.225 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 684.254 678.054 6.201 1.239 - 2.648 -
9 Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 721.527 721.527 - 6.053 - 52 -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 2.528.658 2.528.658 - 3.880 - - -
12 Real Estate 1.407.248 1.384.951 22.298 2.196 32 29.264
Page 79
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 79
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Tagihan
kerugian kerugian kerugian
yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan penurunan penurunan penurunan
Belum dihapus
Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN)
Jatuh buku
tempo -Stage 1 - Stage 2 - Stage 3
Tempo
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak - - - - - - -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan 848 848 - 1 1.083 - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 5.995 5.995 - 7 - 532 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 110.084 110.084 - 222 - - -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas - - - - - - -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra - - - - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 5.561.592 5.559.501 2.090 2.099 1.338 7.497 11.023
Total 20.731.183 20.282.317 448.866 37.457 9.957 412.206 11.023
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Individu
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposur
>90 >120 >90 hari >120
>180 >180
hari s.d. hari s.d. Total s.d. 120 hari s.d. Total
hari hari
120 hari 180 hari hari 180 hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - -
2 Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - -
TOTAL - - - - - - - -
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Penurunan Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
Deskripsi Nilai > 90 Hari ≤ 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga - - - - - - - -
2 Kredit - - - - - - - -
a. Korporasi - - - - - - - -
b. Ritel - - - - - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif - - - - - - - -
Page 80
80 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
Performing Non Performing
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL,D,M)
Deskripsi Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit - - - - - - - - - -
a. Korporasi - - - - - - - - - -
b. Ritel - - - - - - - - - -
3 Transaksi Rekening - - - - - - - - - -
Administratif
Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Report date position Previous Year's Report Date Position
No. Description
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Saldo awal CKPN 32.723 9.853 412.170 18.798 492 272.671
2 Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net)
Pembentukan CKPN pada periode berjalan 3.257 2.481 919 5.321 405 -
Pemulihan CKPN pada periode berjalan (5.535) 62.588 65.138 8.604 8.956 143.626
3 CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas - - (70.033) - - (4.127)
tagihan pada periode berjalan
4 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan - - - - - -
Saldo akhir CKPN 30.445 74.922 408.194 32.723 9.853 412.170
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
1) Bank secara Individu
Nilai Tercatat Bruto CKPN CKPN
Nilai Bersih
Deskripsi CKPN (Pendekata
Tagihan yang Tagihan yang Stage 2 dan (a+b-c)
Stage 1 IRB)
Telah Jatuh Tempo Belum Jatuh Tempo Stage 3
a b c d e f g
1 Kredit 556.412 18.803.566 513.561 483.116 30.445 - 18.846.417
2 Surat Berharga - 4.412.259 152 - 152 - 4.412.107
3 Transaksi Rekening - 989.232 1.540 - 1.540 - 987.692
Administratif
4 Total 556.412 24.205.057 515.253 483.116 32.137 - 24.246.216
Pengungkapan tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo mencakup tagihan-tagihan yang telah memiliki jumlah hari tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektibilitas
3,4 dan 5.
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
1) Bank Secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 556.412
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir -
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo -
4 Nilai hapus buku -
5 Perubahan lain -
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) 556.412
Pengungkapan Tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo seluruhnya berasal dari kredit yang diberikan.
Page 81
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 81
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
1) Bank secara Individu
Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
dengan Garansi,
Deskripsi Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 14.986.829 3.859.587 - - -
2 Surat Berharga 4.412.107 - - - -
3 Total 19.398.936 3.859.587 - - -
4 Kredit dan Surat Berharga 149.799 - - - -
yang Telah Jatuh Tempo
Pengungkapan Tambahan
Bank menerapkan Teknik MRK Agunan dengan Pendekatan Sederhana pada eksposur Kredit dan Surat Berharga.
Seluruh Tagihan yang dijamin dengan teknik MRK berasal dari Kredit yang diberikan kepada Nasabah.
Tidak terdapat perubahan signifikan pada eksposur posisi Aset dalam Laporan Keuangan.
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
1) Bank secara Individu
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 5.889.066 - 5.889.066 - - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.626.646 265.878 1.626.646 26.588 509.512 30,82%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan - - - - - 0,00%
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 368.780 - 368.780 - 73.756 20,00%
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa 2.815.190 324.851 2.815.190 32.485 1.139.070 40,00%
Keuangan Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum 2) 8.866.894 5.869.438 8.866.894 829.604 7.982.792 82,33%
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa - - - - - 0,00%
keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan Khusus 4) - - - - - 0,00%
7 Tagihan berupa Surat Berharga / Piutang Subordinasi, - - - - - 0,00%
Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 197.503 90.668 197.503 9.120 53.135 25,72%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 2.497.983 182.237 2.497.983 18.224 1.241.205 49,33%
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang - - - - - 0,00%
Pembayarannya Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya - - - - - 0,00%
Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya 2.802.807 1.118.042 2.802.807 111.804 2.810.891 96,44%
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 149.799 - 149.799 - 74.900 50,00%
11 Aset Lainnya 1.200.708 - 1.200.708 - 1.042.022 86,78%
12 Total 26.415.376 7.851.114 26.415.376 1.027.825 14.927.282 54,39%
Page 82
82 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
1) Bank secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1 Tagihan kepada 5.889.066 - - - - - 5.889.066
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
2 Tagihan kepada - 1.653.234 - - - 1.653.234
Entitas Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
3 Tagihan kepada - - - - - - - -
Bank Pembangunan
Multilateral dan
Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
4 Tagihan kepada Bank 368.780 - - - - - - - 368.780
Tagihan kepada - - 2.847.675 - - - - - -
Perusahaan Efek dan
Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
Portfolio Category 10% 15% 20% 25% 35% 50% 100% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
5 Tagihan berupa - - - - - - - - -
Covered Bonds
Tagihan Bersih Setelah
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80% 85% 100% 130% 150% Others
FKK dan Teknik MRK
6 Tagihan kepada - 829.604 - - - - 8.866.894 - - - 9.696.498
Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada - - - - - - - - - - -
perusahaan efek
dan lembaga jasa
keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan - - - - - - - - - - -
Khusus 4)
Kategori Portofolio 100% 150% 250% 400% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
7 Tagihan berupa - - - - - -
Surat Berharga/
Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75% 85% 100% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
8 Tagihan kepada 160.323 46.301 - - - 206.623
Usaha Mikro, Usaha
Kecil dan Portofolio
Ritel
Page 83
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 83
Manajemen Risiko
Tagihan
Bersih
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Setelah FKK
dan Teknik
MRK
9 Kredit Beragun
Properti
Kredit Beragun - 48.098 2.699 1.778 - - - 2.463.632 - - - - - - - - - - 2.516.207
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
pendekatan
pembagian
kredit 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekartan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
Kredit Beragun - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun - - - - - - - 206.319 - - - - - - 2.708.292 - - - 2.914.611
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
pendekatan
pembagian
kredit 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekartan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
Kredit Beragun - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Tanah, Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi 5)
Kategori Portofolio 50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
10 Tagihan yang Telah 149.799 - - - 72.426
Jatuh Tempo
Kategori Portofolio 0% 20% 100% 150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
11 Aset Lainnya 212.839 - 879.563 108.306 - - 1.200.708
Page 84
84 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) Lanjutan
1) Bank secara Individu
Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA
No. Bobot Risiko Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan Teknik
Posisi Keuangan (sebelum pengenaan FKK)
MRK)
1 <40% 6.519.615 36.447 - 6.556.062
2 40%-70% 7.402.090 6.696.491 - 8.281.530
3 75% 42.420 134 - 42.554
4 85% - - - -
5 90%-100% 12.342.945 1.118.042 - 12.454.749
6 105%-130% - - -
7 150% 108.306 - - 108.306
8 250% - - - -
9 400% - - - -
10 1250% - - - -
11 Total Tagihan Bersih 26.415.376 7.851.114 - 27.443.201
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Bank melakukan pengelolaan risiko ini secara komprehensif salah satunya dengan melakukan pemantauan pada ekposur Counterparty Credit Risk
setiap bulannya termasuk pengukuran nilai Potential Future Exposure (PFE).
CCR1: Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan berdasarkan pendekatan yang digunakan
a b c d e f
No. Description Alpha digunakan
Replacement Potential future
EEPE untuk perhitungan Tagihan Bersih ATMR
cost (RC) exposure (PFE)
regulatory EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif ) - 1.317.854 - 1,40 1.844.996 368.999
2 Metode Internal Model (untuk - - - - N/A N/A
derivatif dan SFT)
3 Pendekatan sederhana untuk - - - - N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
4 Pendekatan komprehensif untuk - - - - - -
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
5 VaR untuk SFT - - - - N/A N/A
6 Total - - - - - 368.999
Analisis Kualitatif
Sesuai dengan SEOJK No.48/SEOJK.03/2017.Perhitungan ATMR Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty Credit Risk) dengan metode
pendekatan standar atas transaksi derivatif menggunakan metode analisis perhitungan Replacement Cost transaksi derivatif tanpa margin.
CCR2: Capital Charge untuk Credit Valuation Adjustment (CVA)
a b
No. Description
Tagihan Bersih ATMR
Total portfolios based on Advanced CVA capital charge N/A N/A
1 (i) VaR component (including 3× multiplier) N/A
2 (ii) Stressed VaR component (including 3× multiplier) N/A
3 All Portfolios according to Standardized CVA Capital Charges - -
4 Total according to CVA Capital Charge - -
Page 85
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 85
Manajemen Risiko
CCR3 : Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portfolio dan Bobot Risiko
Bobot Risiko a b c d e f g h i
No. Total Tagihan
Kategori Portofolio 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Bersih
Indonesia
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - - - - - - -
a. Tagihan kepada Pemerintah Indonesia
b. Tagihan kepada Pemerintah Negara
Lain
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - -
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - 1.844.996 - - - - - 1.844.996
a. Tagihan Jangka Pendek - - 1.844.996 - - - - - 1.844.996
b. Long Term Receivables - - - - - - - - -
5 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek
b. Tagihan Jangka Panjang
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, - - - - - - - - -
dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - - - - -
Counterparty Credit Risk - - 1.844.996 - - - - - 1.844.996
Analisis Kualitatif
Peningkatan Tagihan Bersih disebabkan kenaikan dari kategori portofolio Tagihan kepada bank lain yang memiliki peringkat 20 %
CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
a b
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
(Protection bought) (Protection sold)
Indonesia
Nilai Notional
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
SECA Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Tidak terdapat mengenai eksposur sekuritisasi
Page 86
86 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
SEC1: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) –antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
4 Eksposur ritel lainnya - - - - - - - - -
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersial - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 Non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
SEC2: Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
a b c e f g i j k
Indonesia Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
2 pinjaman perumahan - - - - - - - - -
3 kartu kredit - - - - - - - - -
4 eksposur ritel lainnya - - - - - - - - -
5 re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
7 kredit korporasi - - - - - - - - -
8 kredit komersial - - - - - - - - -
9 sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 re-sekuritisasi - - - - - - - - -
SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannnya
a b c d e f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Nilai eksposur
(berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory Capital charge after cap
(berdasarkan Bobot Risiko)
No. Indonesia
approach) approach)
>20% >50% to >100% to
≤20% 1250% IRB RBA IRB RBA IRB RBA
to 50% 100% <1250% IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
Bobot Bobot (termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1250%
Bobot Bobot Bobot SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
Risiko Risiko IAA) IAA) IAA)
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
Page 87
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 87
Manajemen Risiko
SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannnya
a b c d e f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Nilai eksposur
(berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory Capital charge after cap
(berdasarkan Bobot Risiko)
No. Indonesia
approach) approach)
>20% >50% to >100% to
≤20% 1250% IRB RBA IRB RBA IRB RBA
to 50% 100% <1250% IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
Bobot Bobot (termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1250%
Bobot Bobot Bobot SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
Risiko Risiko IAA) IAA) IAA)
Risiko Risiko Risiko
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 senior - - - - - - - - - - - - - - - -
8 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
SEC4: Eksposur Sekuritisasi pada banking book dan persyaratan permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p
Exposure Values ATMR
Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Capital charge
(berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory
Risiko) after cap
≤20% approach) approach)
No. Indonesia Bobot >20% >50% >100%
Risiko to to to 1250%
IRB IRB SA/ IRB IRB SA/ IRB IRB SA/
50% 100% <1250% Bobot 1250% 1250% 1250%
RBA SFA SSFA RBA SFA SSFA RBA SFA SSFA
Bobot Bobot Bobot Risiko
Risiko Risiko Risiko
1 Total eksposur
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
Page 88
88 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat - Bank secara Individual
Lembaga
Pemeringkat
Peringkat Jangka Panjang
Standard and Poor's AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BBB- BB+ s.d BB-
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BBB- BB+ s.d BB-
No. Kategori Portofolio
Moody's Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3 Ba1 s.d Ba3
PT Fitch Ratings AAA (idn) AA+(idn) s.d A+(idn) s.d. A-(idn) BBB+(idn) s.d BB+(idn) s.d
Indonesia AA-(idn) BBB-(idn) BB-(idn)
PT Pemeringkat idAAA idAA+ s.d idAA- idA+ s.d id A- id BBB+ s.d id id BB+ s.d id BB-
Efek Indonesia BBB-
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - - - -
5. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
6. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
7. Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil - - - - - -
dan Portofolio Ritel
9. Tagihan kepada Korporasi - - - - - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
11. Aset Lainnya - - - - - -
Total - - - - - -
Lembaga
pemeringkat
Peringkat Jangka Panjang
Standard and Poor's AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BBB- BB+ s.d BB-
Fitch Rating AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BBB- BB+ s.d BB-
No. Kategori Portofolio
Moody's Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3 Ba1 s.d Ba3
PT Fitch Ratings AAA (idn) AA+(idn) s.d A+(idn) s.d. A-(idn) BBB+(idn) s.d BB+(idn) s.d
Indonesia AA-(idn) BBB-(idn) BB-(idn)
PT Pemeringkat idAAA idAA+ s.d idAA- idA+ s.d id A- id BBB+ s.d id id BB+ s.d id BB-
Efek Indonesia BBB-
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank - - - - - -
5. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
6. Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - -
7. Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
8. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil - - - - - -
dan Portofolio Ritel
9. Tagihan kepada Korporasi - - - - - -
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
11. Aset Lainnya - - - - - -
Total - - - - - -
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat-
Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 89
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 89
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih
Peringkat Jangka Pendek
B+ s.d B- Kurang dari B- A-1 A-2 A-3 Kurang dari A-3
B+ s.d B- Kurang dari B- F1+ s.d F1 F2 F3 Kurang dari F3
B1 s.d B3 Kurang dari B3 P-1 P-2 P-3 Kurang dari P-3 Tanpa Peringkat Total
B+(idn) s.d B-(idn) Kurang dari B-(idn) F1+(idn) s.d F1(idn) F2(idn) F3(idn) Kurang dari F3(idn)
id B+ s.d id B- Kurang dari idB- idA1 idA2 idA3 s.d id A4 Kurang dari idA4
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
- - - - - - - -
- - - - - - 1.626.646 1.626.646
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - 17.733.331 17.733.331
- - - - - - - 19.359.977
31 Desember 2022
Tagihan bersih
Peringkat Jangka Pendek
B+ s.d B- Kurang dari B- A-1 A-2 A-3 Kurang dari A-3
B+ s.d B- Kurang dari B- F1+ s.d F1 F2 F3 Kurang dari F3
B1 s.d B3 Kurang dari B3 P-1 P-2 P-3 Kurang dari P-3 Tanpa Peringkat Total
B+(idn) s.d B-(idn) Kurang dari B-(idn) F1+(idn) s.d F1(idn) F2(idn) F3(idn) Kurang dari F3(idn)
id B+ s.d id B- Kurang dari idB- idA1 idA2 idA3 s.d id A4 Kurang dari idA4
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
- - - - - - - -
- - - - - - 2.082.522 2.082.522
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - 12.888.743 12.888.743
- - - - - - - -
- - - - - - 1.716.020 1.716.020
- - - - - - - -
- - - - - - - 16.687.285
Page 90
90 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit Beban
Portfolio Category ATMR
Modal
0% 20% 35% 40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
Eksposur Laporan Posisi Keuangan
Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 496.219 - 496.219 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan Kepada Bank - 77.355 - - - - - - - - 77.355 -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - 1.126.076 - - - - - - 1.126.076 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Kredit Beragun Rumah Tinggal - 10.099 - - - 1.224.527 - - - - 1.234.625 -
Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 103.160 - 2.596.488 - - 2.699.648 -
Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - 69.787 - 31.815 - - - 101.602 -
Kecil dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - - 19.164 - 7.153.188 7.172.352 -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - - -
Aset Lainnya - - - - - - - 977.735 - - 977.735 -
Total Eksposur Laporan Posisi - 87.454 - 1.126.076 69.787 1.843.069 31.815 10.727.411 - - 13.885.611 -
Keuangan
Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi atas Transaksi Rekening Administratif
Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 13.294 13.294 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - 12.994 - - - - - - 12.994 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Kredit Beragun Rumah Tinggal - 729 - - - 7.289 - - - - 8.018 -
Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - 111.804 - - 111.804 -
Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - 2.358 - 2.910 - - - 5.268 -
Kecil dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - 829.604 - - 829.604 -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Transaksi - 729 - 12.994 2.358 20.583 2.910 941.408 - - 980.983 -
Rekening Administratif
Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
Tagihan Kepada Pemerintah 1.055.336 - - - - - - - - - 1.055.336 -
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - - - - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Counterparty 1.055.336 - - - - - - - - - 1.055.336 -
Credit Risk
Page 91
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 91
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit Beban
Kategori Portofolio ATMR
Modal
0% 20% 35% 40% 45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
Eksposur Laporan Posisi Keuangan
Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - 724.202 - - - - 724.202 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan Kepada Bank - 55.887 - - - - - - - - 55.887 -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - - - - - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Kredit Beragun Rumah Tinggal - 1.788 209.628 - - - - - - - 211.416 -
Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - 33.508 - - 33.508 -
Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - - - 401.063 - - - 401.063 -
Kecil dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - 11.607.801 - - 11.607.801 -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - 8.297 220.058 - 228.355 -
Aset Lainnya - - - - - - - - - - 960.867 -
Total Eksposur Laporan Posisi - 57.675 209.628 - - 724.202 401.063 11.649.606 220.058 960.867 14.223.098 -
Keuangan
Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi atas Transaksi Rekening Administratif
Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - 151.321 - - - - 151.321 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - - - - - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - - - - - - - -
Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - - - 180 - - 180 -
Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - - - 14.162 - - - 14.162 -
Kecil dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - 1.899.985 - - 1.899.985 -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Transaksi - - - - - 151.321 14.162 1.900.165 - - 2.065.647 -
Rekening Administratif
Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - - - - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Counterparty - - - - - - - - - - - -
Credit Risk
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak
Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 92
92 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Bagian Yang Dijamin Dengan Bagian Bagian Yang Dijamin Dengan Bagian
No. Kategori Portofolio Tagihan Tagihan
Yang Tidak Yang Tidak
Bersih Asuransi Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit Kredit
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) = (3)-[(4)+ (9) (10) (11) (12) (13) (14) =
(5)+ (6)+ (7)] (9)- [(10)+
(11)+ (12)+
(13)]
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 5.889.066 5.889.066 - - - - 3.029.012 3.029.012 - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 1.626.646 634.209 992.437 2.082.522 634.118 - - - 1.448.404
3 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 386.775 - - - - 386.775 279.435 - - - - 279.435
5 Tagihan kepada Perusahaan 2.815.190 - - - - 2.815.190 - - - - - -
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 2.497.984 7.193 - - - 2.490.791 607.472 - - - - 607.472
7 Kredit Beragun Properti Komersial 2.802.807 561 - - - 2.802.246 33.508 - - - - 33.508
8 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - - -
9 Tagihan Kepada Usaha Mikro, 197.503 119.413 - - - 78.090 546.985 12.234 - - - 534.751
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
10 Tagihan kepada Korporasi 8.866.894 329.202 2.769.009 - - 5.768.683 12.888.743 2.206.030 - - - 10.682.713
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 149.799 - - - - 149.799 155.002 - - - - 155.002
12 Aset Lainnya 1.136.420 - - - - 1.136.420 1.108.504 - - - - 1.108.504
Total Eksposur Laporan 26.369.084 6.979.644 - - - 16.620.431 20.731.183 5.881.394 - - - 14.849.789
Posisi Keuangan
B Eksposur Transaksi Rekening Administratif
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 265.878 - - - - 265.878 302.641 - - - 302.641
3 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
5 Tagihan kepada Perusahaan 324.851 - - - - 324.851 - - - - - -
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 182.237 - - - - 182.237 - - - - - -
7 Kredit Beragun Properti Komersial 1.118.042 - - - - 1.118.042 180 - - - - 180
8 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - - - - - - - -
9 Tagihan Kepada Usaha Mikro, 80.069 - - - - 80.069 19.040 157 - - - 18.883
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
10 Tagihan kepada Korporasi 4.890.805 - - - - 4.890.805 1.903.320 3.335 - - - 1.899.985
11. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - - - - - - - - - -
Total Eksposur Transaksi 6.861.882 - - - - 6.861.882 2.225.180 3.492 - - - 2.221.688
Rekening Administratif
C Eksposur Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - - 3.926.033 - - - - 3.926.033
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor - - - - - - - - - - - -
Publik
3 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - - - - - - - - -
5 Tagihan Kepada Usaha Mikro, 10.599 - - - - 10.599 - - - - - -
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan kepada Korporasi 978.633 - - - - 978.633 - - - - - -
Total Eksposur Risiko Kredit 989.232 - - - - 989.232 6.371.773 - - - - 6.371.773
akibat Kegagalan Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk)
TOTAL(A+B+C) 34.220.198 6.979.644 - - - 24.471.545 29.328.136 5.884.886 - - - 23.443.250
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit - Bank secara Konsolidasi
dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 93
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 93
Manajemen Risiko
Pengungkapan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar
1. Pengungkapan Eksposur Aset di Neraca, kecuali Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio ATMR
Tagihan ATMR Tagihan ATMR ATMR Setelah
Sebelum
Bersih Setelah MRK Bersih Sebelum MRK MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 5.889.066 - - 3.029.012 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia 5.889.066 - - 3.029.012 - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 1.626.646 813.323 496.219 2.082.522 1.041.261 724.202
3. Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan Kepada Bank 386.775 77.355 77.355 279.435 55.887 55.887
a. Tagihan Jangka Pendek 184.164 36.833 36.833 279.435 55.887 55.887
b. Tagihan Jangka Panjang 202.611 40.522 40.522 - - -
5. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga 2.815.190 1.126.076 1.126.076 - - -
Jasa Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang 2.815.190 1.126.076 1.126.076 - - -
6. Kredit Beragun Rumah Tinggal 2.497.984 1.234.625 1.233.187 607.472 211.416 211.416
7. Kredit Beragun Properti Komersial 2.802.807 2.699.648 2.699.087 33.508 33.508 33.508
8. Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
9. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 197.503 101.602 47.867 546.985 410.239 401.063
Portofolio Ritel
10. Tagihan Kepada Korporasi 8.866.894 8.866.894 7.153.188 12.888.743 12.888.743 11.607.801
11. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 149.799 74.900 74.900 155.002 228.355 228.355
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - 8.297 8.297 8.297
b. Selain Kredit Beragun Rumah Tinggal 149.799 74.900 74.900 146.705 220.058 220.058
12. Aset Lainnya 1.136.420 - 977.734 1.108.504 - 960.867
a. Uang tunai, emas, dan commemorative coin 212.839 - - 217.290 - -
b. Penyertaan (selain yang menjadi faktor - - - - - -
pengurang modal)
1) Penyertaan modal sementara dalam rangka - - - - - -
restrukturisasi kredit
2) Penyertaan kepada perusahaan keuangan - - - - - -
yang tidak terdaftar di bursa
3) Penyertaan kepada perusahaan keuangan - - - - - -
yang terdaftar di bursa
c. Aset tetap dan inventaris neto 798.577 - 798.577 730.695 - 730.695
d. Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) 108.306 - 162.459 139.306 - 208.959
e. Antar kantor neto - - - - - -
f. Lainnya 16.698 - 16.698 21.213 - 21.213
TOTAL 26.369.084 14.994.423 13.885.610 20.731.183 14.869.408 14.223.098
Page 94
94 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
2. Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif, kecuali Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio ATMR
Tagihan ATMR Tagihan ATMR ATMR Setelah
Sebelum
Bersih Setelah MRK Bersih Sebelum MRK MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 26.588 13.294 13.294 302.641 151.321 151.321
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga 32.485 12.994 12.994 - - -
Jasa Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang 32.485 12.994 12.994 - - -
6. Kredit Beragun Rumah Tinggal 18.224 8.018 8.018 - - -
7. Kredit Beragun Properti Komersial 111.804 111.804 111.804 180 180 180
8. Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - -
9. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan 9.120 5.268 5.268 19.040 14.280 14.162
Portofolio Ritel
10. Tagihan Kepada Korporasi 829.604 829.604 829.604 1.903.320 1.903.320 1.899.985
11. Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
a. Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
b. Selain Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
TOTAL 1.027.825 980.983 980.983 2.225.180 2.069.100 2.065.647
3. Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio ATMR
Tagihan ATMR Tagihan ATMR ATMR Setelah
Sebelum
Bersih Setelah MRK Bersih Sebelum MRK MRK
MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah 1.055.336 - - 3.926.033 - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia 1.055.336 - - 3.926.033 - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan kepada Bank - - - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek - - - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - -
Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
TOTAL 1.055.336 - - 3.926.033 - -
Page 95
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 95
Manajemen Risiko
4. Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Setelmen (Settlement Risk)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio Faktor Faktor
Nilai Nilai
Pengurang ATMR Pengurang ATMR
Eksposur Eksposur
Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Delivery versus payment - - - - - -
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - - - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - - - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - - - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - - - - -
2. Non-delivery versus payment - - - - - -
TOTAL - - - - - -
5. Eksposur Sekuritisasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Jenis Transaksi Faktor Pengurang Faktor Pengurang
ATMR ATMR
Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan - - - -
Metode External Rating Base Approach (ERBA)
2. ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung - - - -
dengan Metode Standardized Approach (SA)
3. Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor - - - -
Pengurang Modal Inti Utama
TOTAL - - - -
Page 96
96 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
6. Pengungkapan Eksposur Derivatif
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio ATMR ATMR
Tagihan ATMR Tagihan ATMR Setelah
Sebelum Sebelum
Bersih Setelah MRK Bersih MRK
MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - - - - - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - - - - - -
2. Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
3. Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4. Tagihan kepada Bank 1.844.996 368.999 - - - -
a. Tagihan Jangka Pendek 1.844.996 368.999 - - - -
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - -
5. Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - -
Portofolio Ritel
6. Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
7. Eksposur tertimbang dari Credit Valuation - - - - - -
Adjustment (CVA risk weighted assets)
TOTAL 1.844.996 368.999 - - - -
7. Pengungkapan Total Pengukuran Risiko Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
Description 31-Des-23 31-Des-22
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) 15.235.593 16.844.943
FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT: (B) 1.345.737 556.198
Selisih lebih antara cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dan
1,25% ATMR untuk Risiko Kredit
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C) 13.889.856 16.288.745
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D) - -
Page 97
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 97
Manajemen Risiko
Pengelolaan Risiko Pasar Pasar – Trading Book
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas di masa Risiko pasar trading book merupakan potensi kerugian yang
mendatang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat disebabkan oleh perubahan suku bunga dan nilai tukar atas portfolio
perubahan variabel pasar yang antara lain akibat perubahan suku trading. Selama tahun 2023, eksposur trading book Bank masih
bunga, nilai tukar, termasuk derivative instrument-nya, maupun sangat terbatas dan sederhana. Setiap perubahan harga yang terjadi
kondisi ekonomi secara mikro dan makro. dapat dikelola dengan cukup baik dan tidak mengakibatkan dampak
yang signifikan terhadap permodalan Bank.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan terhadap posisi instrumen
keuangan dalam trading book maupun banking book. Risiko pasar Risiko Pasar – Banking Book
dalam trading book diukur dengan berbagai metodologi yang
salah satunya melalui Value at Risk (VaR) yang memperhitungkan Risiko pasar banking book disebabkan oleh pergerakan nilai tukar
potensi kerugian dalam suatu periode dengan tingkat keyakinan dan suku bunga atas aktivitas banking book yang dapat merugikan
tertentu. bank. Pengelolaan risiko pasar banking book yang timbul dari
kegiatan treasury maupun dari posisi neraca Bank disesuaikan
Manajemen risiko pasar antara lain dilakukan terhadap hal-hal dengan strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh Manajemen
sebagai berikut: melalui keputusan komite aset dan kewajiban. Setiap perubahan
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang suku bunga dan nilai tukar atas aktivitas banking book dikelola
mampu mendukung manajemen risiko pasar sesuai dengan dengan mengoptimalkan struktur neraca bank untuk mendapatkan
rencana bisnis bank dalam pengembangan produk yang imbal hasil yang maksimal sesuai tingkat risiko yang dapat diterima
berpotensi menimbulkan eksposur risiko pasar. Penambahan oleh bank maupun maupun nilai ekonomis modal bank (economic
jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen dan value perspective).
peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Pasar, makro Sumber-sumber risiko suku bunga banking book adalah repricing
ekonomi atas seluruh portofolio Bank yang terekspos Risiko risk (mismatch antara komponen aset dan kewajiban), basis risk
Pasar. (penggunaan suku bunga acuan yang berbeda), option risk (pelunasan
c. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit Risiko kredit atau pencairan deposito sebelum jatuh waktu).
Pasar (realisasi eksposur Risiko Pasar dibandingkan limitnya).
d. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan limit Manajemen Pricing
dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak normal, dan/atau
terjadinya kondisi lainnya yang mengarah pada peningkatan Untuk memaksimalkan Net Interest Margin (NIM), Bank menerapkan
potensi Risiko Pasar. kebijakan pricing produk Dana maupun produk kredit dengan
e. Memastikan bahwa besarnya modal bank yang dibutuhkan mempertimbangkan kondisi market persaingan. Selain dari itu
cukup untuk mengcover risiko pasar trading book dan banking Bank mempertimbangkan kondisi likuiditas dan kebutuhan Dana.
book. Dalam rangka meminimalkan risiko suku bunga, suku bunga kredit
f. Simulasi stress testing pada kemungkinan pasar terburuk yang Bank akan disesuaikan dengan suku bunga dana. Suku bunga kredit
terdampak terhadap portofolio Bank. Bank ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya reserve
requirement (GWM) dan margin keuntungan Bank dengan tetap
Pengembangan sistem pengukuran eksposur risiko pasar, antara memperhatikan competitiveness dengan pesaing utama.
lain melalui simulasi perhitungan VaR 99% dengan menggunakan
metode statistical untuk mengukur kemampuan modal Bank Bank mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) valuta
mengabsorbsi potensi kerugian. Berdasarkan kebijakan, prosedur Rupiah melalui pengumuman di setiap Kantor cabang Bank, website
dan SOP. Bank dan melalui Surat kabar.
Page 98
98 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Jenis Risiko Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Beban Beban Beban Beban
ATMR ATMR ATMR ATMR
Modal Modal Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1. Risiko Suku Bunga
a. Risiko Spesifik - - - - - - - -
b. Risiko Umum 27.285 341.067 - - 11.020 137.745 - -
2. Risiko Nilai Tukar 829 10.364 - - 1.914 23.922 - -
3. Risiko Ekuitas *) - - - - - - - -
4. Risiko Komoditas *) - - - - - - - -
5. Risiko Option - - - - - - - -
Total 28.114 351.431 - - 12.933 161.667 - -
Interest Rate Risk in Banking Book - Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB
IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking
Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan (equity) dan rentabilitas (earnings) Bank baik untuk saat ini maupun
pada masa mendatang. Pengukuran IRRBB dilakukan dengan menentukan gap antara aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku
bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga antara bucket repricing maturities kemudian disimulasikan dengan perubahan suku
bunga Bank.
Pengendalian risiko suku bunga dilakukan dengan meminimalisir gap repricing maturities pada setiap skala waktu (bucket) antara aset
sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga melalui strategi asset liability management.
Strategi manajemen risiko pada IRRBB yang diterapkan dengan meminimalisir gap repricing maturities tiap bucket antara aset sensitif
suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga Bank. Skenario shock suku bunga dan skenario
stress test yang digunakan Bank dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan pendekatan EVE dan NII yaitu perubahan suku bunga
400 basis point dengan 6 jenis skenario shock suku bunga yang digunakan yaitu:
1. Shock rate parallel up
2. Shock rate parallel down
3. Short down long up
4. Short up long down
5. Shock rate shock up
6. Shock rate shock down
Asumsi pemodelan yang dipergunakan dalam perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar sesuai dengan Surat Edaran OJK No.12/
SEOJK.03/2018. Untuk saat ini, Bank belum memiliki asumsi pemodelan lainnya untuk dipergunakan secara signifikan dalam sistem
pengukuran internal (internal measurement system atau IMS) Bank.
Dalam perhitungan ΔEVE, Bank memperhitungkan seluruh arus kas tidak termasuk margin. Dalam proses perhitungannya, arus kas yang
sudah diklasifikasi dalam 19 time bucket dikalikan dengan suku bunga acuan kemudian dilakukan diskonto dengan risk-free rate pada
saat tanggal pelaporan.
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk Non Maturity Deposits (NMD) berada pada
time bucket diatas over-night hingga 1 bulan. Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk
NMD berada pada time bucket >4Y s/d ≤5Y khusus untuk NMD retail transaksional.
Page 99
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 99
Manajemen Risiko
Interest Rate Risk in Banking Book - Laporan Perhitungan IRRBB
Tabel Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)).
Posisi Laporan : 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Δ EVE Δ NII
Deskripsi
2023 2022 2023 2022
Parallel up (127.925) (12.228) 255.213 357.824
Parallel down (511.377) (467.523) (255.213) (357.824)
Steepener (225.994) (53.029)
Flattener 282.082 85.906
Short rate up 368.468 210.045
Short rate down (550.809) (312.736)
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 550.809 467.523 255.213 357.824
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII) 6.069.256 5.759.008 923.196 833.368
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 9,08% 8,12% 27,64% 42,94%
Projected Income (untuk ΔNII)
Risiko Likuiditas (LIQA)
Risiko likuiditas adalah adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan
arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank.
Risiko likuiditas dapat dikategorikan sebagai:
1. Risiko likuiditas pasar, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak bisa melikuidasi posisi tertentu dengan harga pasar karena kondisi
likuiditas pasar yang tidak likuid atau terjadi gangguan di pasar.
2. Risiko likuiditas pendanaan, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak mampu mencairkan liquid asset atau memperoleh pendanaan.
Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pendanaan, likuiditas aset, kewajiban kepada counterparty, dan komitmen kredit kepada debitur.
Risiko likuiditas Bank diukur melalui beberapa indikator, antara lain Net Stable Funding Ratio (NSFR), Liquidity Coverage Ratio (LCR), Loan
to Deposit Ratio (LDR), dan beberapa rasio likuiditas lainnya.
Manajemen risiko likuiditas antara lain dilakukan sebagai berikut:
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang mampu mendukung manajemen risiko likuiditas sesuai dengan rencana
bisnis bank dalam pengembangan produk yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko likuiditas. Pemenuhan jumlah SDM yang
memadai melalui proses rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pengelolaan rasio-rasio likuiditas pada batas normal yang meliputi rasio LDR, NSFR, LCR, Rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit
(ALNCD), dll. Hal ini untuk memitigasi kemampuan bank dalam memenuhi kewajibannya dalam jangka pendek.
c. CCB Indonesia juga secara proaktif mengelola basis simpanan inti pada level yang memadai dan memastikan bahwa batas likuiditas
yang ada dipatuhi.
d. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan melalui penetapan kebijakan, penetapan limit dan pemantauan atas pengelolaan risiko likuiditas.
e. Memelihara primary reserve dalam bentuk GWM sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan penyediaan saldo kas yang optimal
sesuai dengan pola perilaku nasabah.
f. Pengelolaan asset likuid berkualitas tinggi dengan memelihara secondary reserve dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, Fasilitas
Bank Indonesia lainnya, Surat-surat Berharga yang mudah untuk diperjualbelikan. Secondary reserve merupakan alat dalam
mengantisipasi kebutuhan likuiditas yang tidak terduga.
g. Dalam menghadapi kondisi krisis likuiditas, Bank telah menyusun dokumen Contingency Funding Plan. Contingency Funding Plan
mencakup kebijakan, strategi, prosedur dan rencana tindak (action plan) untuk memastikan kemampuan Bank memperoleh sumber
pendanaan yang diperlukan secara tepat waktu dan dengan biaya yang wajar.
h. Memelihara akses pasar yang mencukupi.
i. Memiliki sistem informasi manajemen risiko likuiditas yang memadai.
Page 100
100 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko Bank (OVA)
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
a. Bagaimana model bisnis ditentukan - CCB Indonesia (Bank) memandang bahwa penerapan manajemen risiko merupakan bagian dari
dan interaksi dengan profil risiko penerapan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan bagian dari prinsip kehati-
keseluruhan (yaitu risiko utama terkait hatian dalam menjalankan strategi aktivitas usaha dalam upaya merespon dinamika eksternal
model bisnis dan bagaimana setiap dan internal perbankan yang berkembang pesat, mempertahankan tingkat kesehatan bank serta
risiko diungkapkan) dan bagaimana memastikan aktivitas usaha yang dilakukan oleh Bank tidak menimbulkan kerugian yang melebihi
profil risiko bank berinteraksi dengan kemampuan Bank atau yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Bank.
toleransi risiko yang telah disetujui
- Penerapan manajemen risiko yang diterapkan oleh Bank mencakup perencanaan, strategi,
direksi.
organisasi, kebijakan dan prosedur, serta metodologi manajemen risiko. Tujuan dari penerapan
manajemen risiko adalah untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang dihadapi Bank dapat
diidentifikasi, diukur, dipantau, dikendalikan dan disampaikan secara tepat.
- Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 34/
SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank
Umum (beserta lampiran), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/2023 tertanggal 14
September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
Bank Umum dan POJK No.13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Bank
memiliki kebijakan internal berupa Kebijakan Umum dan Pedoman-Pedoman Umum Manajemen
Risiko (“KPU”) yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi,
diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik, KPU ini dilakukan review secara berkala dan
disesuaikan dengan POJK/SEOJK dan ketentuan lainnya.
- Penerapan manajemen risiko CCB Indonesia senantiasa patuh terhadap regulasi yang telah
ditetapkan oleh Regulator dan mengacu kepada banking industry best practices. Seluruh pelaporan
terkait dengan produk dan/atau aktivitas Bank telah disampaikan kepada Regulator dengan baik
dan tepat waktu.
- Penerapan Manajemen Risiko Bank secara prinsip mengacu pada pilar-pilar dan ketentuan yang
tercantum dalam peraturan otoritas serta peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko
sejalan dengan perkembangan penerapan kerangka Basel yang disesuaikan dengan tujuan,
kebijakan, ukuran, dan kompleksitas bisnis, serta menyesuaikan kemampuan Bank dan best
practices. Penerapan manajemen risiko dilakukan secara berkesinambungan untuk mencapai
pertumbuhan bisnis maupun aktivitas operasional yang sehat dan berkelanjutan serta menjaga
agar dapat menghasilkan return yang optimal sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance yang
telah ditetapkan.
- Dalam menjalankan usahanya, Bank berhadapan dengan risiko yang melekat (inheren) di seluruh
kegiatan bisnis dan operasional perbankan. Pengelolaan risiko Bank dilakukan terhadap 8 (delapan)
jenis risiko yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan,
Risiko Hukum, Risiko Reputasi, & Risiko Stratejik. Pengelolaan terhadap risiko tersebut dilaksanakan
dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian sesuai dengan ketentuan Regulator. Bank juga
melaksanakan prinsip transparansi atas pengelolan risiko melalui laporan publikasi yang disampaikan
kepada Regulator dan publik melalui informasi di website, dan media massa.
- Dengan adanya penetapan risk appetite dan risk tolerance menjadi dasar untuk menetapkan
indicator penilaian peringkat profil risiko Bank secara inherent yang terdiri atas peringkat low, low
to moderate, moderate, moderate to high, dan high.
Page 101
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 101
Manajemen Risiko
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
b. Struktur tata kelola risiko: tanggung CCB Indonesia memiliki struktur organisasi dalam mendukung penerapan manajemen risiko, three
jawab Bank (pengawasan dan delegasi lines of defense, risk owner, risk control, risk assurance, dengan organ struktur sebagaimana diuraikan
otoritas, rincian tanggung jawab di bawah ini.
berdasarkan jenis risiko, unit bisnis, dll); 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris
hubungan antar struktur organisasi Dewan Komisaris memahami risiko-risiko yang dihadapi Bank dan memberikan arahan yang jelas
yang terlibat dalam manajemen risiko dalam penerapan manajemen risiko, begitupun dalam melakukan pengawasan. Dewan Komisaris
(yaitu Direksi, pejabat eksekutif, komite menjalankan fungsi pengawasan risiko (risk oversight) melalui Komite Pemantau Risiko.
risiko yang terpisah, komite manajemen
2. Pengawasan Aktif Direksi (BOD)
risiko, fungsi kepatuhan, dan fungsi
Direksi CCB Indonesia memberikan arahan dalam penerapan manajemen risiko, melalukan
internal audit)
pengawasan dan mitigasi secara aktif. Direksi menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk policy)
melalui komite-komite Direksi seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), Komite Asset & Liability
(ALCO), Komite Kebijakan Perkreditan (KKP).
3. Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko merupakan fungsi pengawasan manajemen risiko pada level Komisaris
dan Pihak Independen.
4. Komite Manajemen Risiko
Komite Manajemen Risiko merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko pada level Direksi dan
pejabat eksekutif untuk mengarahkan dan menyetujui penyusunan strategi, kebijakan, prosedur,
limit dan metodologi risiko. Berdasarkan Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko dengan
nomor dokumen 240/PEDO-CCBI/KOMR/IX/2013 Nomor Revisi 03 per tanggal 20 April 2022.
5. Asset dan Liabilities Management Committee (ALCO)
ALCO merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko dalam melakukan pengelolaan risiko
pasar, dan pengelolaan likuiditas Bank. Pelaksanaan ALCO mengacu kepada Pedoman Tata Tertib
Kerja Komite ALCO dengan nomor dokumen 242/PEDO-CCBI/ALCO/IX/2013 Rev 04.
6. Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Komite Kebijakan Perkreditan merupakan pelaksanaan manajemen risiko dalam peranannya membantu
Direksi dalam melakukan perumusan kebijakan perkreditan yang diatur, berdasarkan Pedoman Tata Tertib
Kerja Komite Kebijakan Perkreditan dengan nomor dokumen 251/PEDO-CCBI/KOKP/XI/2013. Rev 03.
7. Risk Taking Unit
Unit bisnis merupakan risk taking unit yang bertanggung jawab atas masing-masing risiko pada
aktivitas bisnis.
8. Divisi Manajemen Risiko CCB Indonesia
Divisi Manajemen Risiko merupakan fungsi pengelolaan penerapan manajemen risiko pada
CCB Indonesia yang independen terhadap aktivitas operasional Bank. Divisi Manajemen Risiko
saat ini berada di bawah Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko.
9. Internal Control
Sistem Pengendalian Internal dimasing-masing Divisi dan Kantor Bank didukung oleh fungsi pengawasan
dari Divisi Audit Internal, pengawasan dari Divisi Kepatuhan, serta Satuan Kerja Anti-Fraud.
c. Media untuk mengkomunikasikan, Bank menerapkan Risk Awareness Culture secara berkelanjutan dan konsisten dengan melakukan
menolak, dan mendorong budaya sosialisasi, pelatihan, dan sertifikasi untuk membangun kepekaan semua karyawan Bank terhadap
manajemen risiko dalam Bank (yaitu budaya risiko (risk culture).
code of conduct; panduan terkait batas
operasional atau prosedur untuk Adapun Penerapan Budaya Manajemen Risiko dilakukan secara berkesinambungan pada seluruh
mencegah pelanggaran atau jenjang organisasi, antara lain meliputi:
pelampauan batas risiko Bank; prosedur a) Bank menyertakan karyawan dalam Program Sertifikasi Manajemen Risiko serta program refreshment
untuk meningkatkan dan membagi sesuai dengan sertifikasi minimum yang diwajibkan. Dengan adanya Program Sertifikasi tersebut,
isu risiko antara lini bisnis dan fungsi diharapkan karyawan bank memiliki pemahaman dan kesadaran risiko yang semakin baik.
manajemen risiko). b) Sosialisasi ketentuan baik ketentuan internal maupun regulator melalui pelatihan dan media email.
c) Melakukan sosialisasi terkait risiko operasional dalam rangka meningkatkan risk awareness kepada
karyawan pada kantor cabang dan divisi.
d) Broadcasting poster materi risk management awareness kepada seluruh karyawan setiap bulan
d. Ruang lingkup dan fitur utama sistem Risk appetite didefinisikan sebagai tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil oleh Bank dalam
pengukuran risiko. rangka mencapai sasaran bisnis Bank. Risk appetite yang ditetapkan oleh Bank tercermin dalam strategi
dan sasaran bisnis Bank.
Risk tolerance adalah tingkat variasi yang dapat diterima secara relatif terhadap pencapaian tujuan
tertentu. Dalam menetapkan risk tolerance manajemen mempertimbangkan pentingnya masing-
masing tujuan yang saling terkait dan menyelaraskan dengan risk appetite.
Risk appetite dan risk tolerance dipertimbangkan dalam penyusunan dan perubahan rencana strategis
bisnis bank (RBB) yang dilakukan secara berkala. Oleh karena itu, kaji ulang terhadap risk appetite dan
risk tolerance dapat dilakukan minimal 1 kali dalam 1 tahun.
Page 102
102 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
e. Deskripsi proses pelaporan informasi Pelaporan informasi risiko yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi meliputi laporan tingkat
risiko yang diberikan kepada dewan kesehatan bank berbasis risiko yang berisikan uraian atas Profil Risiko Bank, Tata Kelola Perusahaan
komisaris dan direksi, khususnya terkait yang baik, Rentabilitas, dan permodalan. Selain itu juga dilaporkan secara khusus yaitu laporan profil
dengan ruang lingkup dan isi dan risiko Bank yang berisikan detail pengukuran 8 jenis risiko, dimana sebelum dilaporkan per 3 bulan
laporan eksposur risiko. terlebih dahulu disampaikan di dalam rapat Komite Manajemen Risiko.
Laporan Penerapan manajemen risiko disampaikan kepada dewan komisaris per 3 bulan yang berisikan
laporan eksposure 8 jenis risiko dan kualitatif penerapan manajemen risiko.
Selain itu kewajiban pelaporan penerapan manajemen risiko dilakukan secara rutin dengan mengacu
kepada beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
(SEOJK) terkait dengan penerapan manajemen risiko.
f. Informasi kualitatif terkait stress test Dalam rangka penerapan manajemen risiko, maka Risk Management Division melakukan stress testing
yaitu portofolio dari stress test, skenario yang bertujuan:
dan metodologi yang digunakan, serta 1. Untuk mengukur kemampuan ketahanan permodalan Bank dalam mengatasi kondisi ekstrim
penggunaan stress test dalam yang terjadi akibat perubahan kondisi ekonomi yang memburuk.
manajemen risiko. 2. Untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam upaya mitigasi risiko dalam kondisi stress.
Stress testing yang dilakukan Bank terdiri dari:
1. Stress Testing Risiko Kredit, dilakukan 4 kali dalam setahun dengan berbagai scenario penurunan
kualitas kredit hingga level yang dianggap kondisi terburuk, baik yang dipengaruhi oleh factor
variable ekonomi antara lain, peningkatan kurs rupiah, perubahan suku bunga, dan juga termasuk
dampak bencana alam dan pandemic
2. Stress Testing Risiko Pasar (risiko nilai tukar dan risiko suku bunga), dilakukan per bulan, dengan
berbagai skenario penuruan suku bunga kredit, peningkatan suku bunga dana, peningkatan
volatilitas nilai tukar rupiah terhadap valuta asing, dan lain-lain
3. Stress Testing Risiko Operasional, dilakukan per quartal, dengan berberapa scenario kejadian
operasional yang menyebabkan dampak kepada laporan laba rugi Bank baik secara langsung-
maupun tidak langsung.
4. Stress Testing Risiko Likuiditas, dilakukan per bulan, dengan berbagai scenario terjadinya penarikan
dana pihak ketiga dalam skala tertentu seperti misalnya 10%, 30% hingga rasio tertentu yang
dianggap menggambarkan kondisi terburuk.
Berdasarkan hasil stress testing Bank dapat mengukur bahwa Modal Bank terlihat cukup kuat untuk
menghadapi risiko-risiko yang berpotensi terjadi. Di samping terhadap modal dilakukan juga analisa
dampak pada Risk Based Bank Rating (RBBR) yang juga telah dilakukan.
g. Strategi dan proses untuk mengatur, Dalam rangka memitigasi risiko yang muncul dari model bisnis Bank, telah dilakukan pengkajian risiko
melindung nilai dan memitigasi risiko atas setiap produk dan aktivitas baru yang akan dikembangkan sebelum Bank merealisasikan bisnis
yang muncul dari model bisnis bank baru yang telah dicantumkan dan rencana bisnis bank (RBB). Selain masing-masing pemilik produk
dan proses untuk memonitor efektifitas melakukan business impact analysis (BIA) terhadap setiap produk yang akan dikembangkan.
dari lindung nilai dan mitigasi risiko.
Terkait lindung nilai, bank melakukan pemantauan posisi devisa terbuka, dan penilaian Mark to Market
(MtM).
Penentuan klasifikasi Held to Maturity (HTM), Availabe For Sale (AFS), surat berharga dan penentuan
surat berharga yang dapat dimiliki oleh bank untuk memitigasi risiko pada nilai.
Secara umum Bank dapat melakukan strategi Risk Acceptance, Risk Avoidance, Risk transference, dan
Risk Mitigation.
Page 103
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 103
Manajemen Risiko
Risiko Likuiditas - Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
LAPORAN PERHITUNGAN
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO) TRIWULANAN
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : Q4 - 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
A. HQLA
1. HQLA Level 1
1.1 Kas dan setara kas 0% 187.151 187.151
1.2 Total penempatan pada Bank Indonesia, yaitu: -
bagian dari penempatan pada Bank Indonesia yang dapat ditarik saat 0% 1.632.938 1.632.938
kondisi stres
1.3 Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf c -
diterbitkan atau dijamin pemerintah negara lain 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh lembaga internasional (a.l BIS, IMF, ECB and 0% - -
European Community)
1.4 Surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia 0% 5.722.674 5.722.674
dalam rupiah dan valuta asing
1.5 Surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah dan bank sentral negara 0% - -
lain dalam valuta asing dengan bobot risiko lebih dari 0% yang memenuhi
kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf e
Jumlah HQLA Level 1 7.542.763
2. HQLA Level 2A
2.1 Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf a: -
diterbitkan atau dijamin oleh pemerintah negara lain 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral 15% - -
2.2 Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi 15% - -
non-keuangan yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
2.3 Surat berharga berbentuk covered bonds yang tidak diterbitkan oleh Bank 15% 200.000 170.000
pelapor atau pihak yang terafiliasi dengan Bank pelapor yang memenuhi
kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
Jumlah HQLA Level 2A 170.000
Page 104
104 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
3. HQLA Level 2B
3.1 Efek beragun aset (EBA) berupa rumah tinggal yang memenuhi kriteria Pasal 25% - -
12 ayat (1) huruf a
3.2 Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi yang 50% - -
memenuhi kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf b
3.3 Saham biasa yang dimiliki perusahaan anak bukan Bank yang memenuhi 50% - -
kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf c
3.4 Surat berharga pemerintah atau bank sentral negara lain dengan peringkat 50% - -
paling tinggi BBB+ dan paling rendah BBB-
Jumlah HQLA Level 2B -
Jumlah HQLA sebelum penyesuaian 7.712.763
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2B -
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2 -
Total HQLA 7.712.763
B. Net Cash Outflow (Arus Kas Keluar Bersih)
1. Arus Kas Keluar
1.1 Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan
Jumlah Simpanan nasabah perorangan:
Simpanan stabil 5% 1.759.365 87.968
Simpanan stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Jumlah Simpanan stabil nasabah perorangan 87.968
Simpanan kurang stabil 10% 4.286.141 428.614
Simpanan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih tinggi
yang ditetapkan oleh pengawas
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Jumlah Simpanan kurang stabil nasabah perorangan 428.614
Jumlah Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan 516.582
1.2 Penarikan Pendanaan dari Nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil
Jumlah Pendanaan nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil:
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (1) 5% - -
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (2) 5% 541.852 27.093
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Jumlah Pendanaan stabil nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil 27.093
Pendanaan kurang stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 21 10% 393.179 39.318
ayat (1)
Page 105
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 105
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
Pendanaan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)
Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih
tinggi yang ditetapkan oleh pengawas
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Jumlah Pendanaan kurang stabil Usaha Mikro dan Usaha Kecil 39.318
Jumlah Penarikan Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil 66.411
1.3 Penarikan Pendanaan dari Nasabah Korporasi
Jumlah Pendanaan dari nasabah korporasi:
Simpanan operasional:
dijamin oleh LPS 5% 95.338 4.767
tidak dijamin oleh LPS 25% 2.156.320 539.080
Simpanan operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):
dijamin oleh lembaga penjaminan
tidak dijamin oleh lembaga penjaminan
Jumlah Simpanan operasional nasabah korporasi 543.847
Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non-
operasional
dijamin oleh LPS 20% 79.522 15.904
tidak dijamin oleh LPS 40% 5.314.067 2.125.627
Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non-
operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):
dijamin oleh lembaga penjaminan
tidak dijamin oleh lembaga penjaminan
Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan Bank 100% - -
Jumlah Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat 2.141.531
non-operasional
Jumlah Penarikan Pendanaan yang Berasal dari Nasabah Korporasi 2.685.378
1.4 Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding)
Transaksi dilakukan dengan Bank Indonesia 0% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 1 0% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 2A 15% - -
Transaksi dilakukan dengan Pemerintah Pusat atau entitas sektor publik 25% - -
yang memiliki bobot risiko paling tinggi 20% atau bank pembangunan
multilateral, dengan agunan selain HQLA Level 1 atau HQLA Level 2A
Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B berupa EBA 25% - -
Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B selain EBA 50% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan selain HQLA 100% - -
Jumlah Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding) -
Page 106
106 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
1.5 Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement)
Arus kas keluar lainnya terkait transaksi derivatif 100% - -
Arus kas keluar lainnya terkait peningkatan kebutuhan likuiditas
Terkait dengan penurunan peringkat (rating) bank dalam transaksi 100% - -
pendanaan, derivatif, dan perjanjian lainnya
Terkait dengan perubahan mark to market atas transaksi derivatif atau Aliran agunan bersih absolut - -
transaksi lainnya terbesar selama 30 hari yang
direalisasikan dalam 24 bulan
Terkait dengan potensi perubahan nilai agunan untuk derivatif dan 20% - -
transaksi lainnya
Terkait dengan kelebihan agunan yang tidak terpisah (non- segregated 100% - -
collateral) yang dikuasai oleh bank yang secara kontraktual dapat
diambil setiap saat oleh pihak lawan
Terkait dengan kewajiban penyediaan agunan kepada pihak lawan 100% - -
(counterparty) atas suatu transaksi tertentu namun pihak lawan
(counterparty) belum meminta agunan tersebut
Terkait dengan potensi penukaran agunan yang berupa hqla menjadi 100% - -
bukan hqla
Arus kas keluar lainnya terkait kehilangan Pendanaan
Berasal dari efek beragun aset, covered bonds, dan instrumen 100% - -
pembiayaan terstruktur lainnya yang diterbitkan oleh Bank
Berasal dari asset-backed commercial paper, conduits, securities investment 100% dari pendanaan yang - -
vehicles jatuh tempo dalam 30 hari
ke depan dan aset yang
berpotensi untuk dilunasi
dalam 30 hari ke depan
Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam bentuk
fasilitas kredit
Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil 5% 400.485 20.024
Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, 10% 2.233.288 223.329
bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
Fasilitas diberikan kepada bank dan/atau lembaga jasa keuangan 40% - -
Fasilitas diberikan kepada entitas lainnya 100% 227.364 227.364
Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam
bentuk fasilitas likuiditas
Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil 5% - -
Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, 30% - -
bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
Fasilitas diberikan kepada bank 40% - -
Fasilitas diberikan kepada lembaga jasa keuangan dan/atau entitas 100% - -
lainnya
Page 107
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 107
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
Kewajiban kontraktual lainnya untuk menyediakan dana kepada:
Lembaga jasa keuangan 100% - -
Nasabah perorangan 100% dari nilai selisih lebih - -
antara kewajiban kontraktual
untuk menyalurkan dana
dengan 50% total arus kas
masuk
Korporasi non-keuangan 100% dari nilai selisih lebih - -
antara kewajiban kontraktual
untuk menyalurkan dana
dengan 50% total arus kas
masuk
Kewajiban kontijensi Pendanaan lainnya
Berasal dari instrumen trade finance 3% - -
Berasal dari fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat 0% - -
unconditionally revocable uncommitted
Berasal dari letter of credit (l/c) dan garansi yang tidak terkait dengan 5% 3.998 200
kewajiban trade finance
Berasal dari permintaan potensial untuk membeli kembali utang bank 5% - -
atau yang terkait dengan securities investment vehicles dan fasilitas
pembiayaan lainnya
Berasal dari structured product yang diantisipasi oleh nasabah melalui 5% - -
ready marketability
Berasal dari dana kelolaan (managed funds) yang dijual dengan tujuan 5% - -
menjaga kestabilan nilai
Kewajiban untuk menutup potensi pembelian kembali surat berharga, dengan 5% - -
atau tanpa agunan, yang memiliki jangka waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari
bagi emiten yang memiliki afiliasi dengan dealer atau market maker
Kewajiban non-kontraktual posisi short nasabah yang dilindungi dengan 50% - -
agunan nasabah lain
Arus kas keluar kontraktual lainnya 100% - -
Jumlah Penarikan terkait Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement) 470.917
Jumlah Arus Kas Keluar 3.739.288
2. Arus Kas Masuk
2.1 Pinjaman dengan Agunan (Secured Lending)
Agunan tidak digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah
Agunan berupa HQLA Level 1 0% - -
Agunan berupa HQLA Level 2A 15% - -
Agunan berupa EBA yang memenuhi persyaratan HQLA Level 2B 25% - -
Agunan berupa HQLA Level 2B selain EBA 50% - -
Transaksi berupa margin lending namun agunan berupa selain HQLA 50% - -
Agunan tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut diatas 100% - -
Agunan digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah 0% - -
Jumlah Arus Kas Masuk yang Berasal dari Pinjaman dengan Agunan (Secured -
Lending)
Page 108
108 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai
Haircut atau Run-off Rate Haircut atau
No. Komponen Outstanding
atau Inflow Rate Run-off Rate
atau Nilai Pasar
atau Inflow Rate
2.2 Tagihan berdasarkan Pihak Lawan (Counterparty)
Nasabah perorangan 50% 94.410 47.205
Nasabah usaha mikro dan usaha kecil 50% 6.497 3.248
Lembaga jasa keuangan 100% 140.615 140.615
Bank Indonesia 100% - -
Lainnya (nasabah korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, pemerintah 50% dari nilai kontraktual 698.648 349.324
negara lain, entitas sektor publik dan bank pembangunan multilateral) dan/atau 100% dari nilai
kontraktual dalam hal
tingkat penerimaan berasal
dari surat berharga bukan
HQLA dengan sisa jangka
waktu kurang dari 30 hari.
Jumlah arus kas masuk berdasarkan pihak lawan (counterparty) 540.393
2.3 Arus Kas Masuk Lainnya
berasal dari transaksi derivatif 100% - -
berasal dari tagihan kontraktual lainnya 50% - -
Jumlah Arus Kas Masuk Lainnya -
Jumlah Arus Kas Masuk 540.393
Jumlah Arus Kas Masuk yang dapat Diperhitungkan dalam Perhitungan LCR 540.393
(maksimal 75% dari Total Arus Kas Keluar)
Jumlah Net Cash Out Flow 3.198.895
C. LCR
Jumlah HQLA 7.712.763
Jumlah Net Cash Out Flow 3.198.895
Nilai LCR 241,11%
1. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) ini dibuat berdasarkan POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Nilai LCR CCB Indonesia periode Desember 2023 sebesar 241,11%
atau berada di atas ketentuan minimum OJK yaitu 100%. Hal ini mengindikasikan kondisi Bank cukup baik dalam mengelola kebutuhan
likuiditas untuk menopang aktivitas Bisnis.
2. Nilai LCR Triwulan IV tahun 2023 diperoleh dari rata-rata harian selama bulan Oktober 2023 sampai dengan Desember 2023.
a. Total HQLA pada Triwulan IV tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 8,70% dibandingkan Triwulan III tahun 2023. Total Net
Cash Outflow pada Triwulan IV tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 8,43% dibandingkan Triwulan III tahun 2023. Peningkatan
rasio HQLA yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan rasio Net Cash Outflow menyebabkan rasio LCR naik.
b. Total rata-rata HQLA level 1 pada periode Triwulan IV tahun 2023 sebesar Rp7,54 triliun, naik sebesar Rp447,55 miliar dibandingkan
periode Triwulan III tahun 2023 yang sebesar Rp7,09 triliun. Peningkatan signifikan terdapat pada pos Surat berharga yang
diterbitkan Pemerintah Indonesia dalam rupiah sebesar Rp539,02 miliar dan terdapat penurunan pada pos bagian dari penempatan
pada Bank Indonesia yang dapat ditarik saat kondisi stres sebesar Rp96,88 miliar.
c. Total rata-rata Arus Kas Keluar Bersih (Net Cash Outflow) pada periode Triwulan IV tahun 2023 sebesar Rp3,19 triliun, naik sebesar
Rp248,65 miliar dibandingkan periode Triwulan III tahun 2023 yang sebesar Rp2,95 triliun. Hal ini disebabkan oleh:
- Peningkatan Arus Kas Keluar yang dipengaruhi oleh pos simpanan non-operasional nasabah korporasi yang tidak dijamin
oleh LPS, naik sebesar Rp271,01 miliar atau 14,62% dibandingkan dengan periode Triwulan III 2023.
- Peningkatan Arus Kas Masuk yang dipengaruhi oleh pos tagihan berdasarkan pihak lawan dari nasabah korporasi non-keuangan
dan entitas sektor publik yang naik sebesar Rp73,23 miliar atau 26,55% dibandingkan dengan periode Triwulan III 2023.
Penerapan manajemen risiko likuiditas telah berjalan dengan baik. Peran aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite ALCO senantiasa
memonitor kondisi likuiditas secara rutin.
Page 109
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 109
Manajemen Risiko
Risiko Likuiditas - Laporan NSFR
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NET STABLE FUNDING RATIO)
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : December 2023
A. Perhitungan NSFR
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (September 2023) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2023)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka No. Ref. dari
Komponen ASF Waktu Waktu Kertas Kerja
Total Nilai Total Nilai NSFR
Tanpa Tertimbang Tanpa >6 Tertimbang
> 6 bulan ≤6
Jangka ≤ 6 bulan > 1 tahun Jangka > 1 tahun bulan - 1
- 1 tahun bulan
Waktu¹ Waktu¹ tahun
1. Modal 6.386.216 - - - 6.386.216 6.551.425 - - - 6.551.425
2. Modal sesuai POJK KPMM 6.386.216 - - - 6.386.216 6.551.425 - - - 6.551.425 1.1.1
1.1.2
1.1
3. Instrumen modal lainnya - - - - - - - - - - 1.2
4. Simpanan yang berasal dari nasabah 1.594.734 6.886.459 173.862 - 7.925.718 1.663.906 7.051.270 201.731 - 8.147.512 2
perorangan dan pendanaan yang berasal 3
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5. Simpanan dan pendanaan stabil 1.144.009 1.535.665 43.692 - 2.587.198 1.132.074 1.271.086 42.772 - 2.323.635 2.1
3.1
6. Simpanan dan pendanaan kurang stabil 450.725 5.350.794 130.170 - 5.338.520 531.832 5.780.184 158.959 - 5.823.877 2.2
3.2
7. Pendanaan yang berasal dari nasabah 2.219.221 7.464.554 115.591 - 4.698.392 2.536.999 8.389.060 130.379 - 5.160.027 4
korporasi:
8. Simpanan operasional 2.084.078 - - - 1.042.039 2.397.212 - - - 1.198.606 4.1
9. Pendanaan lainnya yang berasal dari 135.142 7.464.554 115.591 - 3.656.353 139.786 8.389.060 130.379 - 3.961.421 4.2
nasabah korporasi
10. Liabilitas yang memiliki pasangan aset - - - - - - - - - - 5
yang saling bergantung
11. Liabilitas dan ekuitas lainnya : - - - - - - - - - - 6
12. NSFR liabilitas derivatif - - 6.1
13. Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak - - - - - - - - - - 6.2 s.d. 6.5
masuk dalam kategori diatas
14. Total ASF 19.010.326 19.858.964
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan 1.850.506 168.247 1.098.855 387.898 82.750 1.765.520 810.009 2.765.558 636.693 210.613 1
NSFR
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain 262.645 631.830 - - 447.238 121.147 45.000 - - 83.074 2
untuk tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan - 3.253.426 1.825.855 11.291.296 11.849.181 - 2.234.429 3.292.753 13.531.559 13.990.003 3
Dalam Perhatian Khusus (performing)
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin - - - - - - - - - - 3.1.1
dengan HQLA Level 1
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin - 2.500 4.317 18.934 21.467 - 7.920 1.998 17.814 20.001 3.1.2
bukan dengan HQLA Level 1 dan 3.1.3
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
Page 110
110 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (September 2023) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2023)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka No. Ref. dari
Komponen ASF Waktu Waktu Kertas Kerja
Total Nilai Total Nilai NSFR
Tanpa Tertimbang Tanpa >6 Tertimbang
> 6 bulan ≤6
Jangka ≤ 6 bulan > 1 tahun Jangka > 1 tahun bulan - 1
- 1 tahun bulan
Waktu¹ Waktu¹ tahun
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah - 2.814.770 1.108.739 9.822.232 10.310.651 - 1.612.487 2.598.721 11.937.178 12.252.206 3.1.4.2
retail dan nasabah usaha mikro dan kecil, 3.1.5
pemerintah pusat, pemerintah negara 3.1.6
lain, Bank Indonesia, bank sentral negara
lain dan entitas sektor publik, yang
diantaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat - - - - - - - - - - 3.1.4.1
bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak - - - - - - - - - - 3.1.7.2
sedang dijaminkan, yang diantaranya :
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat - 436.156 712.799 1.450.131 1.517.063 - 614.022 692.034 1.376.567 1.547.796 3.1.7.1
bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan - - - - - - - - 200.000 170.000 3.2
Kurang Lancar (performing) yang tidak
sedang dijaminkan, tidak gagal bayar , dan
tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas - - - - - - - - - - 4
yang saling bergantung
26 Aset lainnya : 4.466.642 503.496 3.678 805.146 1.587.840 1.114.748 496.098 - 1.145.390 1.908.680 5
27 Komoditas fisik yang yang - - - - - - - - - - 5.1
diperdagangkan, termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang - - - - - - - - - - 5.2
dicatat sebagai initial margin untuk
kontrak derivatif dan kas atau aset lain
yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - - - - - - - - 5.3
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum - - - - - - - - - - 5.4
dikurangi dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk 4.466.642 503.496 3.678 805.146 1.587.840 1.114.748 496.098 - 1.145.390 1.908.680 5.5 s.d.5.12
dalam kategori diatas
32 Rekening Administratif - - - - 455.832 - - - - 389.737 6
33 Total RSF - - - - 14.422.842 - - - - 16.582.105 -
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net - - - - 131,81% - - - - 119,76% -
Stable Funding Ratio (%))
"¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain: instrumen modal yang bersifat
permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas"
1. Perhitungan Net Stable Funding ratio (NSFR) ini dibuat berdasarkan POJK No.50/POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Net
Stable Funding Ratio (NSFR) bagi Bank Umum. Pada periode Desember 2023, nilai NSFR Bank berada di atas ketentuan minimum OJK
(100%), yaitu 119,76%.
2. Nilai NSFR Bank periode Desember 2023 turun 12,05% dari nilai NSFR periode September 2023 yang sebesar 131,81%. Penurunan
NSFR periode Desember 2023 dikarenakan hal-hal sebagai berikut:
a. Total Available Stable Funding (ASF) mengalami peningkatan sebesar 4,46% dari periode September 2023, dan total Required
Stable Funding (RSF) juga mengalami peningkatan sebesar 14,97% dari periode September 2023.
b. Total Available Stable Funding (ASF) periode Desember 2023 sebesar Rp19,86 triliun, naik sebesar Rp848,64 miliar dibandingkan
periode September 2023 yang sebesar Rp19,01 triliun. Kondisi ini terutama disebabkan adanya peningkatan pendanaan yang
berasal dari nasabah korporasi sebesar Rp461,64 miliar.
Page 111
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 111
Manajemen Risiko
c. Total Required Stable Funding (RSF) periode Desember 2023 sebesar Rp16,58 triliun, naik sebesar Rp2,16 triliun dari periode
September 2023 yang sebesar Rp14,42 triliun. Kondisi ini terutama disebabkan adanya peningkatan pada pinjaman dengan
kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan nasabah usaha
mikro dan kecil serta entitas sektor publik sebesar Rp1,94 triliun.
3. Pada periode Desember 2023, komposisi ASF terbesar bersumber dari simpanan yang berasal dari nasabah perorangan Rp8,15 triliun
atau 41,03% dari total ASF. Sementara itu, untuk komposisi RSF terbesar bersumber dari pinjaman dengan kategori lancar dan dalam
perhatian khusus (performing) sebesar Rp13,99 triliun atau 84,37% dari total RSF.
Hal ini mencerminkan bahwa Bank memiliki kemampuan dalam mengelola likuiditas dengan jangka waktu satu tahun dan memitigasi
risiko yang mungkin timbul dalam periode satu tahun ke depan.
Aset Terikat (Encumbrance - ENC)
Posisi 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d
Aset yang disimpan atau
diperjanjikan dengan
Aset Terikat Aset tidak terikat
Bank Sentral namun Total
(Encumbrance) (Unencumbred)
belum digunakan untuk
menghasilkan likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi keuangan dapat disajikan terperinci 94.360 2.896.303 5.636.203 8.626.866
sepanjang dibutuhkan
Analisis Kualitatif
a. Aset terikat (encumbered assets) adalah aset Bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank. Aset terikat
yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Saat
ini Bank memiliki aset terikat berupa Surat Berharga Repo sebesar Rp94,36 miliar.
b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp2,90 triliun termasuk GWM sebesar Rp1.34 triliun.
Aset yang ditempatkan di Bank Indonesia ini terdiri dari penempatan dalam rupiah sebesar Rp2,44 triliun dan penempatan dalam valas sebesar
Rp452,02 miliar. Aset yang disimpan di Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas namun tetap diperhitungkan
sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.03/2015 perihal Liquidity Coverage Ratio Bagi Bank Umum.
c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.03/2015 perihal Liquidity Coverage
Ratio Bagi Bank Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak terikat sebesar Rp5,64 triliun, berupa Kas sebesar Rp 212,84 miliar, Surat Berharga Pemerintah
sebesar Rp1,10 triliun, Reverse Repo sebesar Rp1.06 triliun, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia sebesar Rp3,07 triliun dan Obligasi Bank sebesar Rp200,00 miliar.
Page 112
112 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Risiko Operasional e. Meningkatkan produktivitas karyawan dengan pelatihan dan
pengembangan, baik secara internal maupun eksternal.
Risiko Operasional adalah ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya f. Memastikan bahwa framework Manajemen Operasional yang
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau kejadian disusun dapat memitigasi potensi risiko operasional dengan
eksternal yang dapat mengganggu operasional/ bisnis Bank dan/ baik.
atau menimbulkan kerugian bagi Bank. g. Mengidentifikasi dan mengukur risiko operasional yang melekat
pada seluruh aktivitas, dan menilai kualitas kontrol dimasing-
Penerapan manajemen risiko operasional menjadi sangat penting masing lini bisnis dengan menggunakan metode Operational
sejalan dengan meningkatnya volume dan kompleksitas operasional Risk Self Assessment (ORSA) dan Key Operational Risk Indicator
serta bisnis Bank. Manajemen risiko operasional antara lain dilakukan (KORI) yang dilakukan oleh Operational Risk Coordinator (ORISCO)
sebagai berikut: di setiap fungsi dan kantor cabang dan disupervisi oleh Divisi
a. Kesiapan sumber daya manusia, sistem dan prosedur, serta Manajemen Risiko.
dukungan infrastruktur IT mendukung manajemen risiko operasional h. Memastikan penilaian risiko terkait keamanan siber telah
sesuai dengan rencana bisnis bank dalam pengembangan produk dilakukan sesuai dengan ketentuan regulasi dan mitigasi yang
yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko operasional. diperlukan untuk menjaga kualitas proses ketahanan dan
Pemenuhan jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen keamanan siber bank.
dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan. i. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko
b. Memastikan ketersediaan Business Continuity Plan (BCP) dan termasuk risiko keamanan siber melalui sharing knowledge/
Disaster Recovery Plan (DRP) untuk memitigasi risiko operasional sosialisasi kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
dari gangguan eksternal Bank dan dilakukan testing secara maupun tidak langsung atau melalui petugas coordinator
berkala, serta evaluasinya untuk mempersiapkan mitigasi- manajemen risiko pada unit kerja masing-masing.
mitigasi lanjutan yang diperlukan agar operasional bank tetap j. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan Standar
terjaga saat terjadi bencana. Operasional dan Prosedur masing-masing unit kerja dan
c. Menjaga dan mengembangkan pengamanan proses teknologi divisi.
informasi pada electronic data processing seperti adanya k. Pengamanan fisik pelaksanaan operasional dengan pembatasan
prosedur back up rencana darurat yang diuji secara berkala. akses sebagai restricted area.
d. Melakukan kajian terhadap setiap penerbitan produk dan/atau l. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
aktivitas baru serta pengembangannya sesuai ketentuan yang anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
berlaku. otoritas lainnya.
Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31-Des-2023
No. Pendekatan Yang Digunakan
Indikator Bisnis (Rata-rata 3 tahun terakhir)
(1) (2) (3)
Komponen Indikator Bisnis (KIB) 77.040
Faktor Pengkali Kerugian Internal (FPKI) 1.00
Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 77.040
ATMR untuk Risiko Operasional 962.994
Page 113
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 113
Manajemen Risiko
Risiko Hukum Bank yang dimuat di dalam media massa baik cetak maupun
elektronik dan berkoordinasi dengan unit kerja yang mengelola
Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum dan/atau pengaduan nasabah sesuai dengan POJK Nomor 22 Tahun 2023
kelemahan aspek yuridis. Pengelolaan risiko hukum dilakukan antara tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
risk owner secara bersama-sama dengan Divisi Legal dan Divisi Keuangan.
Credit Operation-Legal Kredit bersama timnya yang berkewajiban
melakukan review secara berkala terhadap kontrak dan perjanjian Selain itu, Bank juga melakukan peningkatan kualitas pelayanan
antara Bank dengan pihak ketiga dan/atau debitur guna melakukan nasabah, dengan segera mengatasi keluhan nasabah dan gugatan
pemeriksaan terhadap validitas hak dalam kontrak dan perjanjian. hukum, menerapkan prinsip transparansi dan melaksanakan
Peningkatan pemahaman para petugas Bank mengenai aspek-aspek kebijakan komunikasi yang tepat dalam rangka menghadapi berita/
peraturan perundangan yang berlaku perlu diperhatikan dalam publikasi yang bersifat negatif atau pencegahan informasi yang
membina hubungan dengan nasabah dan pihak-pihak eksternal cenderung kontraproduktif.
lainnya.
Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil penilaian
Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-faktor penyebab terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada reputasi Bank antara
timbulnya risiko meliputi adanya tuntutan hukum dan adanya lain keluhan nasabah dan pemberitaan negatif tentang Bank. Dalam
kelemahan aspek yuridis yang melekat pada aktivitas fungsional rangka pemantauan Risiko Reputasi dan memastikan terjaganya
dan operational Bank. Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh kepuasan nasabah, UP3N Bank berfungsi untuk mendukung pengelolaan
Divisi Manajemen Risiko bersama-sama Divisi Legal. Dari pengukuran layanan dan penanganan pengaduan nasabah baik di Kantor Cabang
tersebut diperoleh laporan hasil evaluasi atas analisis kasus-kasus dan Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko Reputasi juga dilakukan
hukum secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari oleh Divisi manajemen risiko dengan mengingatkan dan memberikan
tuntutan hukum yang terjadi. Pengukuran dilaksanakan berdasar rekomendasi perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi
pada laporan hasil analisis dan evaluasi atas kasus-kasus hukum berdasarkan penilaian pada parameter profil risiko reputasi. Dalam
secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari tuntutan pengendalian Risiko Reputasi, Divisi Sekretaris Perusahaan bertanggung
hukum yang terjadi serta laporan kualitas perikatan perjanjian. jawab atas penerapan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan
dan penyelesaian pemberitaan negatif atau menghindari informasi
Indikator/parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko kontra produktif. Untuk pengendalian Risiko Reputasi yang terkait
Hukum, antara lain berupa potensi kerugian akibat tuntutan hukum, keluhan nasabah, Bank menindaklanjuti pengaduan nasabah dan
kelemahan perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya menyelesaikannya sesuai dengan SLA yang telah ditetapkan.
perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan perundang-undangan
yang menyebabkan produk Bank menjadi tidak sejalan dengan Risiko Stratejik
ketentuan yang ada.
Risiko Stratejik adalah Risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan
Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Divisi Manajemen dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta kegagalan
Risiko bersama dengan Divisi Legal dengan mengevaluasi efektivitas dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
implementasi kebijakan, prosedur dan kepatuhan terhadap kebijakan,
regulasi hukum serta ketentuan limit Bank. Pemantauan dilaksanakan Dalam pengelolaan risiko stratejik, Direksi menetapkan rencana
secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum. Dalam stratejik (corporate plan) dan rencana kerja (business plan) secara
melaksanakan pengendalian Risiko Hukum, Divisi Legal memberi tertulis dan mengkomunikasikan kepada pejabat dan/atau pegawai
masukan hukum dan rekomendasi kepada setiap divisi serta Bank pada setiap jenjang organisasi, kemudian melaksanakan dan
melakukan review secara berkala terhadap perjanjian dan kontrak melakukan pemantauan atas rencana tersebut. Pemantauan atas
kerjasama dengan counterparty. pencapaian rencana stratejik bank dilakukan oleh Divisi Assets
Liability Management (ALM) yang disampaikan kepada Direksi
Risiko Reputasi secara berkala.
Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan Pengukuran Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan pencapaian
pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari persepsi kinerja Bank yaitu dengan membandingkan hasil aktual dengan
negatif terhadap Bank. target yang telah ditetapkan. Pemantauan dilakukan dengan
mengidentifikasi kelemahan, kekuatan bank dan perkembangan
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan bersama oleh Corporate kondisi eksternal secara langsung maupun tidak langsung yang
Secretary dan Divisi/Regional/Cabang yang memiliki kewenangan dapat mempengaruhi strategi bank yang telah ditetapkan serta
dan tanggung jawab untuk memberikan informasi yang komprehensif memastikan penetapan strategi telah memperhitungkan dampaknya
kepada nasabah dan stakeholders lainnya dalam rangka terhadap permodalan bank. Selain itu juga dilakukan monitoring
mengendalikan risiko reputasi. Risiko Reputasi Bank dikelola oleh risk exposure dibandingkan dengan risk appetite Bank dan monitoring
Divisi Corporate Secretary yang mengelola pemberitaan tentang Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko Stratejik secara berkala. Divisi
Page 114
114 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Manajemen Risiko
Manajemen Risiko memantau Risiko Stratejik dengan membandingkan b. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko
hasil yang ditargetkan dengan hasil aktual, mengevaluasi kinerja kepatuhan melalui sharing knowledge/sosialisasi peraturan
unit kerja dan memastikan pencapaian target objektif. Pengendalian terkait kepatuhan kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
Risiko Stratejik, dilakukan dengan menganalisis gap antara laporan maupun tidak langsung yang disampaikan oleh Divisi Kepatuhan
aktual dan target rencana bisnis dan menyampaikan langkah- kepada unit kerja masing-masing.
langkah yang harus dilakukan kepada Direksi secara berkala. c. Menyempurnakan fungsi pengendalian intern di masing-masing
unit kerja atau Divisi yang independen serta mengoptimalkan
Risiko Kepatuhan pelaksanaan tugas fungsi kepatuhan.
d. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
Risiko Kepatuhan adalah Risiko akibat Bank tidak mematuhi dan/ anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
atau tidak melaksanakan peraturan OJK, Bank Indonesia, serta otoritas lainnya.
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.
Profil Risiko
Risiko kepatuhan melekat pada risiko terkait pada peraturan
perundang-undangan dan regulatory lainnya seperti Kewajiban Penilaian profil risiko mencakup penilaian terhadap risiko inheren dan
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Posisi Devisa Netto (PDN), penilaian terhadap kualitas penerapan Manajemen Risiko yang
Penyisihan Penghapusan Aktiva (PPA), Kualitas Aktiva Produktif mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk control system). Penilaian
(KAP) dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Risiko kepatuhan tersebut dilakukan terhadap 8 (delapan) risiko yaitu, Risiko Kredit, Risiko
juga berkaitan dengan penerapan Prinsip Mengenal Nasabah Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, Risiko Strategi,
(PMN), Karyawan, Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Risiko Kepatuhan dan Risiko Reputasi. Bank melakukan pengelolaan
Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata risiko secara bankwide, sebagaimana yang telah diatur dalam ketentuan
Pemusnah Massal (PPPSPM). Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan Penerapan Manajemen
sebagai berikut: Risiko Bagi Bank Umum. Berdasarkan self-assessment profil risiko secara
a. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan prosedur bankwide posisi Desember 2023, peringkat profil risiko Bank dengan
masing-masing unit kerja dan divisi. hasil Low to Moderate, dengan perincian sebagai berikut:
Pengukuran Profil Risiko Bank posisi 31 Desember 2023 (sesuai Laporan Profil Risiko Bank)
Peringkat Kualitas Penerapan
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Peringkat Tingkat Risiko
Manajemen Risiko
Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low Satisfactory Low
Risiko Operasional Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low Satisfactory Low
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Sesuai dengan hasil pemantauan atas masing-masing kelompok risiko utama yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2023, peringkat
komposit untuk profil risiko bank secara keseluruhan per 31 Desember 2023 berada pada peringkat 2 (Low to Moderate). Dengan demikian
bahwa penerapan manajemen risiko Bank secara bankwide telah dilakukan dengan baik dan mencerminkan kondisi Bank yang sehat
serta mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Page 115
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 115
Manajemen Risiko
Page 116
116 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
o n g g e n g B la n te k
Tari R Betawi (Jakarta)
A common Betawi dance that is used to greet guests at major events is the Blantek/Ronggeng Blantek Dance.
In addition, the motions of this dance, which debuted as an opening dance in Blantek art, are joyful and
amusing.
Page 117
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 117
Tinjauan Keuangan
03
Togetherness in Indonesian Traditional dance philosophy
Page 118
118 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kinerja Keuangan di Tahun 2023 Performa keuangan CCB Indonesia tahun 2023
dan Realisasinya dibandingkan menunjukkan kinerja keuangan yang kuat. Laba bersih
Rencana Bisnis Bank 119
menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 77,47% y-o-y
Laporan Laba Rugi 120 yang ditunjang oleh kenaikan penyaluran kredit sebesar
16,02% y-o-y dan penguatan berbagai indikator rasio
Neraca 121
keuangan khususnya profitabilitas, efisiensi dan kualitas
Rasio-Rasio Keuangan 123 aset dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian
Tinjauan Operasi Per Segmen
dengan posisi likuiditas dan permodalan yang kuat
Usaha 125
Perubahan Kebijakan Akuntansi 140 Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan
IV 2023 tumbuh sebesar 5,04% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan
pada triwulan sebelumnya (III) sebesar 4,94% (yoy). Dengan perkembangan tersebut,
pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh kuat
sebesar 5,05% (yoy). Sejalan dengan itu, CCB Indonesia mampu memberikan performa
yang optimal pada tahun 2023. Hal itu ditunjukan dengan laba bersih yang menunjukkan
kenaikan signifikan sebesar 77,47% y-o-y yang ditunjang oleh kenaikan penyaluran kredit
sebesar 16,02% y-o-y dan penguatan berbagai indikator ratio keuangan khususnya
profitabilitas, efisiensi dan kualitas asset dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian
dengan posisi likuditas dan permodalan yang kuat.
Page 119
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 119
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pertumbuhan ekonomi dunia melambat dengan ketidakpastian 2,81% (yoy) didorong oleh belanja barang dan belanja pegawai.
pasar keuangan yang mereda. Ekonomi global diprakirakan tumbuh Investasi tumbuh sebesar 5,02% (yoy) terutama ditopang oleh
sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8% pada 2024. investasi bangunan seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur
Ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tetap kuat didukung dan meningkatnya aktivitas penanaman modal, serta di sektor
konsumsi rumah tangga dan investasi. ekspor yang tumbuh sebesar 1,64% (yoy).
Sementara itu, ekonomi Tiongkok melambat seiring dengan tetap Menurut informasi Bank Indonesia, kredit perbankan sepanjang
lemahnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai dampak 2023 naik 10,38% secara tahunan (yoy). Berdasarkan jenis penggunaan,
lanjutan dari pelemahan kinerja sektor properti, serta terbatasnya kredit investasi dan modal kerja, masing-masing, tumbuh 12,26%
stimulus fiskal. (yoy) dan 10,05% (yoy).
Siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, Pertumbuhan ekonomi di 2024 diprakirakan meningkat didukung
termasuk Fed Funds Rate (FFR), diprakirakan telah berakhir meskipun oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan
masih bertahan tinggi pada semester I 2024, dengan kemungkinan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta
akan mulai menurun pada semester II 2024. peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan
berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) termasuk
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2023 mencapai Ibu Kota Nusantara (IKN).
5,04 persen (yoy), sedikit melebihi proyeksi pemerintah sebesar 5
persen. Penyumbang utama pertumbuhan ini adalah peningkatan Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal
konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga, Tahun 2024, Pemerintah mengasumsikan pertumbuhan ekonomi
yang merupakan komponen terbesar dari produk domestik bruto pada tahun 2024 sebesar 5,1% hingga 5,7%.
(PDB) Indonesia, tumbuh 4,82 persen di 2023. Kenaikan upah minimum
dan bantuan sosial pemerintah menjadi faktor pendorong utama Bank Indonesia memperkirakan kredit perbankan akan tumbuh
peningkatan konsumsi rumah tangga. Di tengah tantangan ekonomi 10%–12% pada tahun 2024.
global dan inflasi yang tinggi, peningkatan konsumsi rumah tangga --------------------------------------
Sumber: Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, BAPPENAS, Kementerian Keuangan
menunjukkan bahwa daya beli masyarakat Indonesia masih terjaga.
Republik Indonesia, Badan Pusat Stastitik (BPS)
Sementara itu, investasi tumbuh 4,40%, didukung oleh realisasi
program pembangunan infrastruktur. Meskipun pertumbuhan Kinerja Keuangan di Tahun 2023 dan
investasi melambat dibandingkan tahun sebelumnya, hal ini tetap
menunjukkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.
Realisasinya dibandingkan Rencana Bisnis
Stabilitas politik dan ekonomi, serta potensi pasar yang besar, menjadi Bank
daya tarik bagi investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Di tahun 2023, kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja industri perbankan sejumlah indikator rasio keuangan yang positif khususnya
di Indonesia menunjukkan performa yang baik di tengah berbagai pertumbuhan kredit dan pendanaan yang kuat, peningkatan
tantangan ketidakpastian global. Likuiditas perbankan dan profitabilitas dan efisiensi, serta likuiditas dan permodalan yang
perekonomian memadai untuk mendorong peningkatan kredit/ solid dan optimal. Bank mencatatkan kenaikan laba yang substansial
pembiayaan dan pemulihan ekonomi lebih lanjut. Suku bunga sebesar 77,47% dibanding tahun sebelumnya. Demikian pula,
perbankan mengalami kenaikan, namun masih kondusif untuk indikator lainnya seperti kualitas kredit dan efisiensi menunjukkan
mendukung pemulihan ekonomi. performa yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. CCB
Indonesia terus berupaya mendorong fungsi intermediasi bank
Intermediasi perbankan pada 2023 terus meningkat dan diprakirakan dengan memperhatikan posisi likuiditas.
berlanjut pada tahun 2024. Ketahanan sistem keuangan, khususnya
perbankan, terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas. Bank Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking,
Indonesia terus menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi sistem seiring dengan segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha
pembayaran melalui penguatan kebijakan dan akselerasi digitalisasi skala kecil menengah (UKM), serta consumer banking, dengan
sistem pembayaran untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan
lingkungan hidup.
Pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada triwulan IV 2023
didukung oleh hampir seluruh komponen PDB. Konsumsi rumah Arah kebijakan Bank telah sejalan dengan program pemerintah
tangga tumbuh sebesar 4,47% (yoy), Konsumsi Lembaga Nonprofit untuk pembiayaan untuk infrastruktur dan mendukung
yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh tinggi sebesar pengembangan sektor UKM. Bank secara konsisten menjalankan
18,11% (yoy) didorong peningkatan aktivitas persiapan pemilu, prinsip kehati-hatian dan selektif dalam penyaluran kredit untuk
dan Konsumsi Pemerintah meningkat dengan tumbuh sebesar menjaga dan meningkatkan kualitas aset.
Page 120
120 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dibandingkan dengan posisi di akhir tahun 2022 maka terlihat Laba tahun berjalan setelah pajak 2023 adalah sebesar Rp241,3 miliar
peningkatan kredit Bank yang signifikan sebesar Rp2,6 triliun atau yang menambah modal Bank secara organik untuk mengantisipasi
16,02% y-o-y menjadi Rp19,3 triliun di akhir 2023 terutama berasal pertumbuhan aset. Bank mencatatkan rasio CAR sebesar 37,45% di
dari segmen Corporate dan Commercial walaupun terdapat akhir tahun 2023 naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar
penurunan pada Consumer dan SME. 32,73%, seiring peningkatan kredit di tahun 2023. Modal Inti Bank di
akhir 2023 sebesar Rp6,01 triliun atau naik sebesar Rp285 miliar
Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami kenaikan sebesar Rp2 triliun dibanding akhir tahun 2022 sebesar Rp5,73 triliun.
atau 11,37% y-o-y menjadi Rp19,9 triliun di akhir 2023, terutama
berasal dari naiknya penempatan deposito sebesar Rp1,8 triliun Selama tahun 2023 Bank tetap fokus dalam menjalankan rencana
atau 13,5% y-o-y menjadi Rp15,7 triliun sedangkan untuk Giro jangka pendek dan menengahnya yang mengarahkan kebijakan
terdapat kenaikan sebesar Rp136,8 miliar atau 4,58% y-o-y menjadi strategis pada peningkatan usaha, penerapan good corporate
Rp3.1 triliun. Bank mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi governance, pengembangan sistem IT, mendorong efektivitas
intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR). proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan
kompetensi modal manusia. Arah kebijakan Bank sejalan dengan
Total Aset mencapai Rp27,8 triliun di akhir tahun 2023 atau naik program pemerintah dalam hal pembiayaan untuk infrastruktur
sebesar Rp2,8 triliun atau 11,31% y-o-y tercermin dari asset produktif dan mendukung pengembangan sektor UKM.
seperti penempatan BI dan Bank Lain sebesar Rp648 milliar yang
mengalami penurunan dan peningkatan terhadap kredit sebesar Laporan Laba Rugi
Rp2,6 triliun.
Pendapatan Bunga Bersih
Rasio Likuditas (LDR) naik dari 92,98% di akhir tahun 2022 menjadi
96,86% di akhir 2023 sejalan dengan kebijakan bank untuk berupaya Pendapatan bunga meningkat sebesar Rp367,6 miliar atau 28,8%
mendorong fungsi intermediasi bank. Posisi likuiditas yang kuat menjadi Rp1.690 miliar di tahun 2023 dibandingkan dengan tahun
tercermin di rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) sebesar 241,11% sebelumnya sebesar Rp1.323 miliar akibat dari peningkatan kredit.
dan NSFR (Net Stable Funding Ratio) di 132,63% di akhir tahun
2023, berada di atas level minimum yang ditentukan oleh regulator Sedangkan beban bunga naik sebesar Rp214,6 miliar atau 41,3%
yaitu sebesar 100%. menjadi Rp733,3 miliar di tahun 2023 dibandingkan dengan tahun
sebelumnya. Kenaikan beban bunga tersebut disebabkan oleh
Bank mencatatkan laba sebelum beban pajak sebesar Rp310 miliar, naiknya penghimpunan dana pihak ketiga di tahun 2023.
naik signifikan sebesar Rp134 miliar atau sebesar 76,08% y-o-y dari
tahun lalu. Kenaikan tersebut disebabkan oleh pendapatan bunga Dengan demikian, pendapatan bunga bersih tahun 2023 adalah
kredit yang mengalami peningkatan sebesar Rp367,5 miliar, walaupun sebesar Rp956,8 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun
ada peningkatan biaya bunga kepada pihak ketiga sebesar Rp214,2 sebelumnya yang sebesar Rp803,9 miliar. Realisasi pendapatan
miliar. Disisi lain, terdapat penurunan terhadap biaya penyisihan bunga bersih di atas rencana bisnis bank (RBB) yang sebesar Rp872
cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp19 miliar miliar yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga kredit dan
dibandingkan tahun sebelumnya, sementara itu kualitas kredit penurunan biaya bunga, sehingga realisasi NIM sebesar 4,18%,
membaik, rasio gross NPL dari 3,40% di akhir 2022 menjadi 2,87% lebih tinggi dibandingkan rencana yang sebesar NIM 3,68%.
di akhir 2023.
Penjabaran Pendapatan Bunga Penjabaran Biaya Bunga
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2023 2022 Keterangan 2023 2022
Kredit 1.325.422 1.024.885 Giro 45.939 40.805
Surat Berharga 313.068 271.938 Deposito 587.476 401.874
Penempatan pada Bank Lain 40.168 17.521 Tabungan 17.405 15.924
Jasa Giro 11.520 8.262 Antarbank 15.334 3.825
Lain-lain 67.145 56.224
Total 1.690.178 1.322.606 Total 733.299 518.652
Page 121
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 121
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pendapatan Operasional Lainnya Laba Bersih
Pendapatan Operasional Lainnya di tahun 2023 sebesar Rp43,5 Laba Bersih pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp241,3 miliar, naik
miliar menurun dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp69 miliar. secara signifikan sebesar 77,5% atau Rp105,3 miliar dibandingkan
dengan tahun sebelumnya, dan di atas target rencana bisnis bank
Beban Operasional Lainnya sebesar 57,7% atau Rp88,3 miliar.
Beban Operasional Lainnya pada tahun 2023 sebesar Rp543,8 miliar, Neraca
naik sebesar 2,7% atau Rp14,4 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Dibandingkan rencana bisnis bank, realisasi Beban Operasional Lainnya
Total Aset
masih dibawah rencana bisnis bank sebesar 0,6% atau Rp4,7 miliar.
Beban Tenaga Kerja diatas rencana bisnis sebesar 1,6% atau Rp5,5 miliar. Total Aset Bank per Desember 2023 sebesar Rp27,8 triliun, naik
sebesar 11,31% (yoy) atau Rp2,8 miliar. Naiknya total aset, tercermin
Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dengan naiknya penempatan pada Surat Berharga/Efek-efek
(CKPN)/Impairment (marketable securities) sebesar Rp648 miliar, serta terdapat kenaikan
DPK sebesar Rp2,04 triliun.
Penyisihan CKPN di tahun 2023 sebesar Rp154 miliar, turun sebesar
10,98% atau Rp19 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, seiring Ekuitas
dengan membaiknya kualitas kredit dengan rasio gross NPL dari
3,40% di akhir 2022 menjadi 2,87% di akhir 2023. Dibandingkan Total Ekuitas mencapai Rp6,5 triliun di akhir tahun 2023, naik sedikit
rencana bisnis bank, realisasi penyisihan CKPN diatas rencana bisnis dibandingkan posisi akhir tahun 2022.
bank sebesar 21,2% atau Rp27 miliar.
Kredit yang diberikan
Laba Sebelum Pajak
Pencapaian Kredit sebesar Rp19,3 triliun di akhir tahun 2023, naik
laba sebelum beban pajak sebesar Rp310 miliar, naik signifikan sebesar 16% atau Rp2,6 triliun dibandingkan posisi akhir tahun
sebesar Rp134 miliar atau sebesar 76,26% y-o-y dari tahun lalu. 2022, di atas target rencana bisnis bank sebesar Rp237,9 miliar yang
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, peningkatan tersebut terutama antara lain disebabkan oleh tertundanya sejumlah pencairan project
disebabkan turunnya biaya bunga DPK dan biaya tenaga kerja yang financing. Kualitas kredit membaik dengan Rasio NPL gross turun
di-offset dengan kenaikan biaya CKPN. Dibandingkan dengan menjadi 2,87% dari sebelumnya sebesar 3,40%. Sementara secara
rencana bisnis bank (RBB), pencapaian Laba Sebelum Pajak di atas neto, rasio NPL turun menjadi 0,77% dibandingkan akhir tahun
target sebesar 51,8% atau Rp105,8 miliar. sebelumnya sebesar 0,93%.
Kredit Kredit/Aset
(dalam Jutaan Rupiah) (dalam Jutaan Rupiah)
Aset Kredit
20.000.000
15.000.000
27.851.947
26.156.094
25.022.953
25.235.276
19.359.977
16.687.285
13.772.663
14.729.081
13.858.412
10.000.000
18.893.684
19.359.977
16.687.285
14.729.081
13.858.412
13.722.663
5.000.000
-
2023 2022 2021 2020 2019 2023 2022 2021 2020 2019
Page 122
122 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dana Pihak Ketiga
Dana Pihak Ketiga (DPK) di akhir tahun 2023 mencapai Rp19,9 triliun atau naik sebesar 11,37% atau Rp2.040 miliar dibanding posisi akhir
2022, dibawah rencana bisnis bank sebesar 2,1%. Bank berupaya meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan
LDR.
Giro di akhir 2023 mencapai Rp3,1 triliun atau naik sebesar 4,6% atau Rp136,8 miliar dari posisi akhir tahun 2022, dan dibawah dari rencana
bisnis bank sebesar 26,0%. Tabungan di akhir 2023 mencapai Rp 1 triliun atau naik 2,8% atau Rp29,6 miliar dari posisi tahun 2022 dan di
bawah rencana bisnis bank sebesar 4,3%. Deposito di akhir 2023 mencapai Rp15,7 triliun atau naik 13,5% atau Rp1.873 miliar dibanding
posisi akhir tahun 2022 dan diatas rencana bisnis bank sebesar 4,7%. Rasio CASA adalah sebesar 21,09% di akhir Desember 2023, turun
dibanding posisi akhir 2022 sebesar 22,56%, dengan pencapaian di bawah rencana bisnis bank 26,26%.
Tabungan masih terus dikembangkan oleh Bank untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah baik individu, SME maupun korporasi
agar dapat bersaing dengan lebih kompetitif.
Tingkat kepercayaan nasabah terhadap Bank juga terjaga baik, tercermin dari pertumbuhan deposito yang masih baik dengan tingkat
bunga yang wajar.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2023 2022
Giro 3.126.957 2.990.153
Tabungan 1.087.415 1.057.862
Deposito 15.772.440 13.898.563
Total 19.986.812 17.946.578
DPK DPK dan LDR
(dalam jutaan Rupiah)
Giro
16%
20.000.000
Tabungan 96,86% 71,59% 79,82%
93,02%
5% 15.000.000
19.986.812
17.496.578
19.274.009
18.452.403
107,75%
10.000.000
12.861.778
Deposito 5.000.000
79%
-
2023 2022 2021 2020 2019
DPK LDR
Page 123
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 123
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rasio-Rasio Keuangan 2,40% dan tinggi dibandingkan target sebesar 2,65%. Hal ini
disebabkan laba setelah pajak yang lebih besar dari rencana bisnis
bank.
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/KPMM (CAR) di Marjin Bunga Bersih
akhir tahun 2023 sebesar 37,45% atau naik dibandingkan posisi
akhir tahun 2022 sebesar 32,73% disebabkan oleh peningkatan Rasio NIM di tahun 2023 sebesar 4,18% mengalami peningkatan
asset tertimbang menurut risiko kredit. Posisi CAR tersebut dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,54% dan lebih tinggi
lebih tinggi dibandingkan target Rencana Bisnis Bank sebesar dibandingkan target rencana bisnis bank sebesar 3,68%, disebabkan
35,97%. oleh naiknya bunga DPK.
Rasio Pinjaman Bermasalah Rasio Beban terhadap Pendapatan
Rasio NPL gross menurun menjadi 2,87% di akhir 2023 dibandingkan Rasio BOPO di tahun 2023 adalah 82,76%, atau turun dibandingkan
dengan posisi akhir 2022 sebesar 3,40% dan dibawah rencana tahun sebelumnya yakni 87,76%. Dibandingkan dengan rasio yang
bisnis bank yakni sebesar 3,95%. Sementara rasio NPL netto juga ditargetkan di rencana bisnis bank sebesar 87,78%, realisasi BOPO di
turun menjadi 0,77% dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar 2023 lebih rendah disebabkan peningkatan pendapatan bunga kredit.
0,93%.
Rasio Pinjaman terhadap Simpanan
Rasio Laba terhadap Aset
Posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) di akhir Desember 2023 sebesar
Rasio Return On Assets (ROA) di akhir Desember 2023 sebesar 96,86%, lebih tinggi dibandingkan posisi akhir tahun 2022 sebesar
1,22%, naik dibandingkan posisi akhir 2022 sebesar 0,69%, lebih 92,98% dan juga lebih tinggi dibandingkan target rencana bisnis
tinggi dari rencana bisnis bank sebesar 0,79%. bank sebesar 93,65%. Bank berupaya untuk meningkatkan efektivitas
fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan LDR, dengan tetap
Rasio Laba terhadap Ekuitas menjaga likuiditas pada level yang aman, dengan rasio LCR (Liquidity
Coverage Ratio) sebesar 241,1% dan NSFR (Net Stable Funding
Perolehan Return On Equity (ROE) di tahun 2023 sebesar 4,11% Ratio) sebesar 132,63% di akhir tahun 2023, berada di atas level
mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar minimum yang ditentukan regulator yaitu 100%.
Page 124
124 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perkembangan Arus Kas
Uraian 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Arus Kas Operasional sebelum Perubahan Aset dan Liabilitas Operasi 430.332 363.039
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 2.988.748 (1.423.770)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (3.619.104) 171.319
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (10.629) (12.924)
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas (640.985) (1.265.375)
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 2.602.352 3.799.349
Pengaruh Perubahan Mata Uang Asing (11.705) 68.378
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 1.949.662 2.602.352
Arus Kas dari Kegiatan Operasional
Arus kas neto yang diperoleh dari kegiatan operasi adalah sebesar defisit Rp2.988.748 juta dengan perolehan terbesar berasal dari
penurunan penerimaan bunga, provisi dan komisi, penerimaan pendapatan operasi lainnya, kenaikan tagihan atas efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali, penurunan liabilitas derivatif, kenaikan liabilitas akseptasi, kenaikan liabilitas lain-lain, kenaikan simpanan dana
pihak ketiga. Sedangkan penggunaannya dari sisi aktivitas operasi untuk pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya, pembayaran
biaya umum dan administrasi, biaya tenaga kerja, pembayaran pajak penghasilan, pembelian surat berharga untuk dijual, kenaikan tagihan
akseptasi, pembayaran beban-beban lainnya dan pembayaran hutang-hutang.
Arus Kas dari Kegiatan Investasi
Pada tahun 2023 arus kas keluar dari kegiatan investasi untuk perolehan aktiva tetap sebesar Rp16 miliar dan pembelian efek-efek sebesar
Rp3,6 triliun, sedangkan arus kas masuk meliputi hasil penjualan agunan yang diambil alih dan asset tetap sebesar Rp9,9 miliar. Sehingga
arus kas bersih dari aktivitas investasi defisit sebesar Rp3,6 triliun.
Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Rincian belanja modal Perseroan adalah sebagai berikut:
Uraian 31 December 2023 31 December 2022
Tanah - -
Bangunan 515 302
Perbaikan aset 134 976
Inventaris kantor 8.003 3.917
Kendaraan 79 -
Aset dalam konstruksi 7.635 3.575
Total 16.366 8.770
Sumber dana yang digunakan untuk belanja modal berasal dari sumber internal perusahaan. Secara historis perusahaan memiliki tingkat
leverage yang baik dan mampu membiayai belanja modal.
Belanja modal Perseroan sebagian besar ditujukan untuk memperkuat operasional Perseroan dalam rangka mendukung kinerja operasional
maupun finansial Perseroan. Pengaruh pembelian barang modal terhadap kinerja Perseroan adalah kemampuan infrastruktur Perseroan
dalam menangani aktivitas operasional yang tumbuh secara cepat dan tinggi, kemampuan pemenuhan kebutuhan pelaporan regulator
yang semakin kompleks, online dan tepat waktu, kemampuan pemenuhan data statistik untuk pelaporan manajemen risiko dan pengelolaan
Perseroan.
Page 125
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 125
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Pendanaan
Dalam meningkatkan kinerja dalam pencapaian dana pihak ketiga sepanjang 2023, Bank melaksanakan sejumlah inisiatif diantaranya:
1. Untuk menaikkan CASA, CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan teknologi sistem informasi terutama electronic delivery
channel.
2. Bekerjasama dengan nasabah korporasi untuk meningkatkan volume bisnis dan transaksi di Bank dalam upaya meningkatkan Giro,
dengan mewajibkan untuk menggunakan account di CCB Indonesia sebagai rekening utama perusahaan.
3. Deposito berjangka tetap dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan suku bunga yang kompetitif dalam batas
kewajaran.
(dalam jutaan Rupiah)
Produk Desember 2023 Desember 2022 Pertumbuhan Persentase
Giro 3.126.957 2.990.153 136.804 4,57%
Tabungan 1.087.415 1.057.862 29.553 2,79%
Deposito 15.772.440 13.898.563 1.873.787 13,48%
Total 19.986.812 17.946.578 2.040.235 11,37%
Kredit Korporasi
(dalam jutaan Rupiah)
Korporasi Desember 2023 Desember 2022 Pertumbuhan %
Total Kredit Korporasi 9.134.978 7.451.584 1.683.394 22,59%
Penyaluran kredit pada segmen Corporate Banking pada tahun 2023 naik signifikan seiring meningkatnya utilisasi pada fasilitas modal
kerja dan pembiayaan proyek (project financing). Dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan analisa yang menyeluruh, kualitas
aset kredit masih dapat terjaga dengan baik.
Realisasi penyaluran kredit dari segmen Corporate Banking hingga akhir tahun 2023 mencapai Rp9,1 triliun atau meningkat sebesar Rp1,7
triliun dari posisi akhir tahun 2022.
Adapun sektor industri penyaluran kredit Corporate Banking tertinggi yaitu pada sektor manufaktur sebesar 34,28% dari portofolio
Corporate Banking saat ini, diikuti oleh power plant, water treatment dan infrastruktur sebesar 32,05%, pembiayaan (financing) sebesar
9,55%, konstruksi sebesar 8,82%, dan lainnya sebesar 15,30%. Selain pertumbuhan pada aset kredit, terdapat juga pertumbuhan atas
fee-based income.
Kredit Komersial
Di tahun 2023 portofolio penyaluran pinjaman segmen kredit komersial juga menunjukkan peningkatan seiring dengan pemulihan
kondisi ekonomi pasca pandemi, dengan tetap berpedoman pada asas kehati-hatian dan konservatif.
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis pembiayaan Desember 2023 Desember 2022 Pertumbuhan %
Modal Kerja 4.757.923 3.810.509 947.414 24,86%
Investasi 3.088.831 2.989.145 99.686 3,33%
Total Kredit Komersial 7.846.754 6.799.654 1.047.100 15,40%
Page 126
126 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kredit Segmen Usaha Kecil (UKM)
Pada tahun 2023 penyaluran kredit ke segmen usaha kecil dilakukan konsolidasi, dan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,
serta terus menjaga kualitas kredit.
(dalam jutaan Rupiah)
Consumer Loan Desember 2023 Desember 2022 Pertumbuhan %
Total Consumer Loans 901.858 931.982 (30.124) (3,23%)
Kredit Konsumsi
Dalam meningkatkan portfolio consumer lending khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah dilanjutkan inisiasi bisnis program kerja sama
dengan developer besar, customer gathering secara virtual dalam masa pandemi, rewards program baik internal maupun eksternal,
program marketing yang menarik, serta media promosi lainnya, dengan memanfaatkan website dan media untuk perluasan pemasaran.
Kredit konsumsi mengalami pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya.
(dalam jutaan Rupiah)
Produk Desember 2023 Desember 2022 Pertumbuhan %
KPR primer 1.005.996 1.053.223 (47.227) (4,5%)
KPR sekunder 309.433 315.711 (6.278) (1,99%)
KPR lainnya 133.199 116.006 17.193 14,82%
Produk lain 27.759 19.124 8.635 45,15%
Total Kredit Konsumsi 1.476.387 1.504.064 (27.677) (1,87%)
Pelaksanaan Penawaran Umum yang kuat diprakirakan terjadi di seluruh wilayah seiring dengan
Selama tahun buku 2023 Perseroan tidak melaksanakan aksi korporasi perbaikan permintaan domestik.
Penawaran Umum, sehingga tidak ada informasi yang perlu
diungkap. Intermediasi perbankan pada 2023 terus meningkat dan diprakirakan
berlanjut pada tahun 2024. Ketahanan sistem keuangan, khususnya
Transaksi Material perbankan, terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas.
Bank Indonesia terus menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi
Selama tahun buku 2023 tidak terdapat Transaksi Material sesuai sistem pembayaran melalui penguatan kebijakan dan akselerasi
ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada informasi yang perlu digitalisasi sistem pembayaran untuk menjaga momentum pemulihan
diungkap. ekonomi.
Prospek Usaha Lebih lanjut, performa industri perbankan sepanjang tahun 2023
menunjukkan tren positif, likuiditas perbankan dan perekonomian
Pertumbuhan ekonomi di 2024 diprakirakan meningkat didukung memadai untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayaan dan
oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan pemulihan ekonomi lebih lanjut. Optimisme kinerja perbankan itu
konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan pemilu, serta didorong oleh ekspektasi bahwa penyaluran kredit masih akan
peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan cukup baik sehingga berdampak pada peningkatan laba dan modal
berlanjutnya pembangunan Program Strategis Nasional (PSN) perbankan. Hal ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan kredit
termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Investasi juga diprakirakan akan industri perbankan dari Bank Indonesia (BI) di 2024, yang diperkirakan
membaik didorong oleh membaiknya prospek bisnis, serta tumbuh sekitar 10-12%, seiring dengan stabilnya kondisi ekonomi
meningkatnya aliran masuk Penanaman Modal Asing (PMA). di dalam negeri.
Sementara itu, kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal
dampak ekonomi global yang belum kuat dan harga komoditas Tahun 2024, Pemerintah mengasumsikan pertumbuhan ekonomi
yang menurun. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi pada tahun 2024 sebesar 5,1% hingga 5,7%.
stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank
Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia terutama adalah tingkat
dari sisi permintaan domestik. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi persaingan dalam industri perbankan yang semakin ketat, baik di
Page 127
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen
sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin spread. Bank senantiasa Penyaluran kredit baru yang berkualitas dimaksudkan untuk
menetapkan suku bunga secara prudent pada tingkat yang kompetitif pencapaian target pertumbuhan kredit pada tahun 2024 dan
dan wajar. Ketidakpastian ekonomi global terutama akibat kenaikan meningkatkan kondisi rentabilitas bank.
inflasi dan suku bunga berpotensi memperlambat pertumbuhan
ekonomi dan kualitas aset terkait dengan kemampuan nasabah Sedangkan untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) akan
untuk memenuhi kewajibannya. dilakukan seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, dengan
menjaga posisi Loan to Deposits Ratio sesuai kebijakan manajemen.
Dengan spesialisasi CCB Corporation di bidang infrastruktur, CCB Sasaran penghimpunan dana adalah peningkatan secara bertahap
Indonesia optimis untuk tumbuh dan berkembang serta memberi porsi portofolio sumber dana yang lebih efisien yaitu Tabungan dan
kontribusi dalam pembangunan Indonesia, khususnya di sektor Giro, dengan diversifikasi nasabah yang lebih luas dan tidak bertumpu
infrastruktur. CCB Corporation sebagai pemegang saham mayoritas pada sekelompok nasabah tertentu. Peningkatan CASA ini guna
memberi komitmennya untuk pengembangan CCB Indonesia, baik meminimalkan biaya, namun menjaga posisi pendanaan agar tetap
melalui dukungan modal yang kuat, serta alih pengetahuan bisnis, terkontrol, sehingga posisi likuiditas terjaga dan perolehan spread
peningkatan kepatuhan dan manajemen risiko serta dukungan margin lebih baik. Persaingan yang ketat di sektor perbankan dalam
teknologi informasi dan operasional. memperoleh DPK tidak semata-mata bergantung pada jumlah
jaringan kantor, melainkan mulai tergantung pula pada kehandalan
Strategi Pemasaran teknologi seperti internet dan mobile banking. CCB Indonesia secara
konsisten mengembangkan teknologi sistem informasi; internet
Dengan adanya potensi pertumbuhan perekonomian Indonesia banking secara bertahap telah diimplementasikan pada tahun-tahun
serta potensi pertumbuhan bisnis yang cukup baik di Indonesia, sebelumnya telah mampu melayani nasabah individu dan korporasi.
Bank menyusun strategi bisnis secara realistis dengan memperhatikan
berbagai faktor. Pada tahun 2024 masih dilanjutkan pengembangan teknologi yang
mengarah ke digital banking, untuk kemudahan dan kenyamanan
CCB Indonesia mempertajam strategi penyaluran dana dengan nasabah, terutama nasabah giro dan tabungan. Pengembangan
tetap berpedoman pada asas kehati-hatian dan konservatif terutama produk-produk yang inovatif untuk mendorong penghimpunan
dalam hal perkreditan pada segmen corporate banking, sektor dana peningkatan CASA melalui promo program yang menarik.
retail, yaitu komersial dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta
consumer banking. Sedangkan produk deposito sebagai tumpuan dana bank tetap
dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan
Di samping itu juga pengelolaan secondary reserve pada surat-surat suku bunga yang kompetitif dalam batas kewajaran.
berharga dan penempatan antar bank. Dalam mengembangkan
aktivitas bank, sebagai alternatif instrumen investasi dan sumber Kepercayaan masyarakat perlu ditingkatkan dengan pengelolaan
pendapatan lain bagi Bank, seperti penempatan pada surat-surat bank yang sehat (good corporate governance) dan transparan
berharga seperti Sertifikat Bank Indonesia, Surat Utang Negara, serta mutu layanan yang prima, produk-produk pilihan nasabah
Sukuk Ritel, obligasi korporasi, dengan memperhatikan imbal hasil yang menarik, dan kebijakan suku bunga yang kompetitif. Dengan
(yield) yang diperoleh, tenor dan sisi keamanan, serta memaksimalkan CCB Corporation sebagai pengendali diharapkan semakin
imbal hasil investasi bank pada surat berharga. memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap CCB Indonesia.
Perkreditan akan disalurkan pada kredit komersial untuk pembiayaan Target/Proyeksi satu tahun mendatang
modal kerja dan investasi, serta kredit konsumsi. Demi efektivitas
penyaluran kredit dengan tetap secara konservatif berpegang pada CCB Indonesia merencanakan langkah-langkah inisiatif strategis
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan menjaga kualitas ke depan secara hati-hati yang diarahkan pada:
kredit. 1. Mengembangkan bisnis secara prudent dan konservatif pada
segmen corporate banking, seiring dengan segmen Usaha
Dari segi pricing, untuk melakukan penetrasi pasar diberikan rate Kecil Menengah (UKM) termasuk komersial, dan consumer
yang kompetitif. Setiap kantor cabang memantau dan memberikan banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan
informasi mengenai suku bunga yang berlaku di wilayah setempat. ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.
Proses kredit diupayakan untuk dipercepat diantaranya dengan 2. Memastikan CAR yang memadai untuk pengembangan bisnis
aplikasi integrated Loan Originating System (LOS), asas konservatif pada tahun 2024 dan seterusnya.
dan prudential banking menjadi pedoman utama. 3. Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
governance (GCG) dan Peningkatan sistem manajemen risiko
Kualitas kredit yang disalurkan baik kredit baru, tambahan maupun ke level yang lebih advance.
yang sedang berjalan dimonitor dan dievaluasi secara memadai 4. Optimalisasi kantor yang sudah ada, menuju pengembangan
dengan Post-loan Monitoring Management. perbankan digital.
Page 128
128 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
5. Peningkatan kualitas modal manusia (human capital) dengan Kebijakan Dividen
peningkatan skala program training dan kesempatan
pengembangan yang lebih beragam. Seluruh saham Perseroan yang telah ditempatkan mempunyai hak
6. Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas, yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan pemegang
efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan saham lama termasuk hak atas dividen sesuai dengan ketentuan
pemanfaatan teknologi untuk manage risk, mempermudah Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan
kontrol, fungsi AML dan anti fraud juga pengembangan produk yang berlaku.
dan jasa.
Besarnya pembayaran dividen tunai akan dikaitkan dengan keuntungan
Untuk proyeksi keuangan tahun 2024, Kredit ditargetkan meningkat yang diperoleh Perseroan pada tahun buku yang bersangkutan,
13,59% dibandingkan posisi akhir tahun 2023, Dana Pihak Ketiga dengan tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan
diproyeksi dengan pertumbuhan sama sebesar 15,82%, sementara lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan
Total Aset diproyeksi naik 11,23%, apabila dibandingkan posisi akhir Perundang-undangan yang berlaku di bidang Perbankan.
tahun 2023. Perolehan Laba setelah pajak ditargetkan sebesar
Rp253 miliar atau naik 4,90% dibandingkan posisi akhir tahun 2023. Manajemen Perseroan merencanakan rasio pembagian dividen
apabila terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana
Proyeksi rasio keuangan tahun 2024 meliputi: ratio NPL gross 3,10%, tersebut disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan,
NPL net 0,52%; CAR sebesar 34,55%; LDR sebesar 95,00%; NIM rencana pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan, sebesar
sebesar 3,86%; ROA sebesar 1,12% dan ROE sebesar 4,12%. Dalam maksimal 20% (dua puluh persen) dari laba bersih konsolidasi
mengembangkan volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas Perseroan untuk setiap tahunnya, sedangkan minimal 80% (delapan
kehati-hatian. puluh persen) akan dipergunakan untuk memperkuat permodalan
Perseroan. Namun demikian, apabila diperlukan, dari waktu ke
Rencana Permodalan waktu Perseroan dapat tidak membagikan dividen kepada Pemegang
Saham Perseroan. Sejak melakukan Penawaran Umum Saham
CCB Indonesia senantiasa memastikan Kewajiban Penyediaan Modal Perdana pada bulan Juni 2007, Perseroan belum pernah melakukan
Minimum (KPMM)/Capital Adequacy Ratio (CAR) yang memadai pembagian dividen. Tidak ada negative covenants sehubungan
untuk pengembangan bisnis. dengan pembatasan pihak ketiga dalam rangka pembagian dividen.
Dalam 2 (dua) tahun ini Bank belum membagikan deviden, berhubung
Bank secara konservatif mempertahankan ratio-ratio permodalan perolehan Laba masih diutamakan untuk memperkuat struktur
sesuai ketentuan yang berlaku. Posisi ratio KPMM atau CAR dijaga modal.
pada level yang aman, dengan memperhatikan capital add on
berdasarkan penilaian profil risiko, serta capital buffer sesuai Informasi Tambahan
penerapan Basel III. CAR diproyeksikan menjadi sebesar 34,55%
pada akhir tahun 2024 dan jumlah modal inti diproyeksikan menjadi Tidak ada informasi material, mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
Rp6,30 triliun pada akhir 2024. penggabungan/ peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/
modal, dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
Penambahan modal secara organik juga berjalan melalui perolehan yang terjadi pada tahun buku 2023.
Laba CCB Indonesia pada tahun-tahun mendatang. Bank juga
berupaya mendorong peningkatan pendapatan melalui fee based Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi
income, disamping pendapatan bunga.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perseroan juga melakukan
Bank mempertimbangkan secara hati-hati berbagai ketidakpastian transaksi-transaksi tertentu dengan pihak–pihak berelasi.Tidak
yang mungkin terjadi, yaitu mempertimbangkan dampak potensial terdapat transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau
dari perubahan dalam ekonomi makro, lingkungan pasar, kebijakan tidak langsung berhubungan dengan kegiatan usaha utama
peraturan, kualitas asset, dan pengembangan bisnis pada kebutuhan Perusahaan, yang didefinisikan sebagai transaksi benturan
dan ketersediaan modal, serta mencerminkannya dalam pengaturan kepentingan berdasarkan peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 “Benturan
penambahan modal dan langkah-langkah pengelolaan modal. Kepentingan“.Dalam laporan keuangan ini, istilah pihak berelasi
Bank melakukan stress testing dengan menggunakan ICAAP sesuai dengan PSAK No. 7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan
terhadap kecukupan modal sebagai antisipasi terhadap risiko. Pihak-pihak Berelasi”.
Page 129
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 129
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Berikut adalah tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Berelasi posisi akhir tahun 2023.
Saldo per
Keterangan 31 Desember 2023 Kondisi dan Perlakuan terhadap transaksi tersebut
(dalam jutaan Rupiah)
Dewan komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, dan 6.569 Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Karyawan kunci Tidak ada perlakuan istimewa.
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 15 Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Tidak ada perlakuan istimewa.
Total 6.584
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha dari Pendapatan dan Profitabilitas
31 Desember 2023/31 December 2023
Kredit Treasuri Ekspor-impor Pendapatan Total
Loans Treasury Trade finance dan beban
yang tidak
dapat dialokasi
Unallocated
income and
expenses
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.325.422 364.756 - - 1.690.178 Interest income
Pendapatan lainnya - - 4.813 53.865 58.678 Other income
Jumlah pendapatan 1.352.422 364.756 4.813 53.865 1.748.856 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (34.153) - (699.146) (733.299) Interest expense
Beban lainnya - (1.802) - (703.954) (705.756) Other expenses
Jumlah beban - (35.955) - (1.403.100) (1.439.055) Total expenses
Segmen - neto 1.352.422 328.801 4.813 (1.349.235) Segment - net
Laba sebelum
beban pajak 309.801 Income before tax
expense
Beban pajak (68.510) Tax expense
Laba tahun berjalan 241.291 Income for the year
Aset segmen 18.846.417 7.312.413 - 1.693.116 27.851.946 Segment assets
Liabilitas segmen (461.910) (324.650) (9.992) (20.514.837) (21.311.389) Segment liabilities
Segmen - neto 18.384.507 6.987.763 (9.992) (18.821.721) 6.540.557 Segment - net
Page 130
130 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Suku Bunga Dasar Kredit penghimpunan dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan
untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit serta
Semua Bank Umum yang menjalankan kegiatan usaha secara komponen profit margin yang ditetapkan Bank dalam kegiatan
konvensional memiliki kewajiban untuk melaporkan dan penyaluran kredit. Sebagai catatan, perhitungan SBDK belum
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam mata memperhitungkan komponen premi risiko dari debitur, yang
uang Rupiah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor besarnya tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-masing
No.37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan debitur. Dengan demikian besarnya suku bunga kredit yang
Bank dan Surat Edaran OJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
CCB Indonesia memiliki kewajiban untuk melaporkan perhitungan
Pelaporan dan publikasi SBDK adalah salah satu upaya yang ditempuh SBDK kepada OJK secara bulanan dan secara berkala serta melakukan
Bank untuk memberikan kejelasan kepada nasabah dan memudahkan publikasi dalam media yang lebih luas. Perhitungan SBDK berlaku
nasabah dalam menimbang manfaat, biaya dan risiko kredit yang untuk jenis kredit korporasi, kredit ritel dan kredit konsumsi (KPR
ditawarkan. Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan dan non-KPR). Penggolongan kredit korporasi, kredit ritel dan kredit
good governance dan pendorong persaingan yang sehat dalam konsumsi (KPR dan non-KPR) berdasarkan kriteria internal yang
industri perbankan antara lain melalui terciptanya disiplin pasar digunakan oleh Bank.
(market discipline) yang lebih baik.
Dalam menetapkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), CCB Indonesia
Bank menjadikan SBDK sebagai indikator besaran suku bunga kredit mempertimbangkan kesesuaian pergerakan Suku Bunga Dasar Kredit
yang akan dikenakan kepada nasabah sehingga CCB Indonesia (SBDK) tersebut dengan kebijakan regulator, tren pergerakan BI 7-Day
senantiasa memperbaharui SBDK sesuai dengan pergerakan BI Reverse Repo Rate serta rata-rata suku bunga pasar. Selain itu, faktor
7-Day Reverse Repo Rate yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. biaya operasional dan biaya dana di Bank juga menjadi faktor penting
Perhitungan SBDK mempertimbangkan 3 (tiga) komponen yakni bagi CCB Indonesia dalam menentukan SBDK agar tetap kompetitif
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan di pasar. Adapun SBDK tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Suku Bunga Dasar Kredit berdasarkan Segmentasi Kredit
Kredit Kredit Konsumsi BI 7DRR
Korporasi Ritel KPR Non KPR
2023
Maret 7,71% 8,57% 8,24% 8,33% 5,75%
Juni 7,59% 7,83% 8,02% 8,82% 6,00%
September 7,41% 8,03% 7,80% 8,79% 6,00%
Desember 7,55% 7,42% 8,29% 9,63% 6,00%
2022
Maret 7,26% 7,26% 7,26% 7,26% 3,50%
Juni 7,19% 7,19% 7,19% 7,19% 3,50%
September 6,86% 7,42% 7,06% 7,16% 4,25%
Desember 6,75% 7,54% 6,96% 6,95% 5,50%
CCB Indonesia mengelompokkan kredit untuk perhitungan SBDK berdasarkan segmen bisnis sebagai berikut:
1. Kredit korporasi yang merupakan kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Korporasi (Corporate Banking) dan Komersial
Menengah-Atas (High-End);
2. Kredit ritel yang mencakup kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Komersial Kecil dan Menengah (Small-Medium Enterprise);
3. Kredit konsumsi KPR (Mortgage)
4. Kredit Konsumsi non-KPR (Multipurpose)
Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor cabang dan/atau website CCB Indonesia (https://
idn.ccb.com/suku-bunga-dasar-kredit).
Page 131
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 131
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perubahan Peraturan Perundang–undangan dan Kebijakan Akuntansi
Kegiatan usaha yang dijalankan oleh Bank diatur oleh serangkaian kebijakan yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia
maupun ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan Indonesia lainnya. Selain itu, kegiatan usaha dan perkembangan bisnis
Bank juga dipengaruhi oleh serangkaian kebijakan, hasil kondisi operasional dan kondisi keuangan. Beberapa perubahan peraturan
perundang-undangan yang terjadi di sepanjang tahun 2023 yang berdampak signifikan terhadap CCB Indonesia adalah sebagai berikut:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
1 SEOJK No. 29/ Ketahanan dan a. Bank wajib memiliki unit atau fungsi yang menangani a. CCB Indonesia telah memiliki unit atau fungsi
SEOJK.03/2022 Keamanan Siber ketahanan dan keamanan siber Bank yang menangani ketahanan dan keamanan
bagi Bank Umum. b. Bank wajib melakukan Penilaian: siber Bank
• Risiko Inheren Terkait Keamanan Siber b. CCB Indonesia telah melakukan Penilaian:
• Tingkat Maturitas Keamanan Siber • Risiko Inheren Terkait Keamanan Siber
c. Bank wajib melakukan Penetapan Risiko Keamanan • Tingkat Maturitas Keamanan Siber untuk
Siber Posisi Akhir Bulan Desember 2022
d. Bank wajib melakukan Pengujian Keamanan Siber c. CCB Indonesia telah melakukan Penetapan
Berdasarkan Kerentanan dan Skenario Risiko Keamanan Siber untuk Posisi Akhir
Bulan Desember 2022
d. CCB Indonesia telah melakukan Pengujian
Keamanan Siber Berdasarkan Kerentanan
dan Skenario untuk Posisi Akhir Bulan
Desember 2022
Hasil dari :
• Penetapan Tingkat Risiko Keamanan
Siber
• Pengujian Keamanan Siber Berdasarkan
Kerentanan
• Pengujian Keamanan Siber Berdasarkan
Skenario
• Penilaian Risiko Inheren Terkait Keamanan
Siber
• Hasil Penilaian Tingkat Maturitas
Keamanan Siber
Telah dilaporkan kepada OJK pada tanggal 27
Juni 2023 melalui Surat No. 162/CCBI/DDIR-OJK/
VI/2023 tanggal 26 Juni 2023
2 SEOJK No. 28/ Sertifikasi Manajemen • Masa berlaku Sertifikat Manajemen Risiko yaitu untuk CCB Indonesia akan melakukan pemantauan
SEOJK.03/2022 Risiko bagi Sumber jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal penerbitan, untuk memastikan SDM mengikuti program
Daya Manusia Bank dan dapat diperpanjang. Masa berlaku perpanjangan pengembangan kualitas SDM melalui Sertifikasi
Umum Sertifikat Manajemen Risiko adalah 3 (tiga) tahun Manajemen Risiko dan menjaga keberlakuan
setelah tanggal masa berlaku Sertifikat Manajemen dari Sertifikat Manajemen Risiko yang telah
Risiko sebelumnya berakhir. dimiliki dengan mengacu pada SEOJK No. 28/
• Bank harus melakukan pemantauan untuk memastikan SEOJK.03/2022.
SDM mengikuti program pengembangan kualitas SDM
melalui Sertifikasi Manajemen Risiko dan menjaga
keberlakuan dari Sertifikat Manajemen Risiko yang
telah dimiliki.
3 PADG No. Laporan Bank wajib menyampaikan Laporan Penerapan Kode Etik CCB Indonesia telah menyampaikan Laporan
24/20/ Penerapan Kode Pasar dan Pelaksanaan Sertifikasi Tresuri kepada Bank Penerapan Kode Etik Pasar dan Pelaksanaan
PADG/2022 Etik Pasar dan Indonesia. Sertifikasi Tresuri kepada Bank Indonesia pada
Pelaksanaan tanggal 24 Januari 2023 melalui system Bank
Sertifikasi Tresuri Indonesia.
4 PADG No. Pelaksanaan Bank wajib menyampaikan laporan kepemilikan sertifikat CCB Indonesia telah menyampaikan laporan
22/3/ Standardisasi SK SPPUR secara triwulanan. kepemilikan sertifikat SK SPPUR melalui surat
PADG/2020 Kompetensi di No. 134/CCBI/DDIR-BI/VI/2023 tanggal 8 Juni
Bidang Sistem 2023.
Pembayaran dan
Pengelolaan Uang
Rupiah
Page 132
132 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
5 POJK No. 27 Perubahan Kedua Bank yang tergolong sebagai kelompok bank berdasarkan Saat ini CCB Indonesia tergolong sebagai kelompok
TAHUN 2022 Atas Peraturan modal inti 2, kelompok bank berdasarkan modal inti 3, bank berdasarkan modal inti 1 (KBMI 1).
Otoritas Jasa dan kelompok bank berdasarkan modal inti 4 wajib
Keuangan No. 11/ membentuk Capital Conservation Buffer.
POJK.03/2016
Tentang Kewajiban
Penyediaan Modal
Minimum Bank
Umum
6 UU RI No. 27 Perlindungan Bank wajib mematuhi ketentuan yang diatur dalam UU Bank akan mematuhi ketentuan yang diatur
Tahun 2022 Data Pribadi RI No. 27 Tahun 2022 dalam UU RI No. 27 Tahun 2022.
7 KDK No. 34/ Penetapan Sektor • Dalam implementasi perlakuan khusus tersebut, bank • Dalam hal Bank akan mengimplementasikan
KDK.03/2022 Penyediaan perlu menetapkan manajemen risiko antara lain perlakuan khusus bagi debitur pada sektor
Akomodasi dan mencakup penilaian kemampuan bertahan debitur penyediaan akomodasi dan penyediaan
Penyediaan yang akan direstrukturisasi, perhitungan cadangan makan minum, sektor tekstil dan produk
Makan Minum, berdasarkan kondisi dan kinerja debitur sesuai standar tekstil serta alas kaki, segmen usaha mikro,
Sektor Tekstil dan akuntasi keuangan, serta upaya manajemen risiko lain kecil dan menegah, serta provinsi Bali, maka
Produk Tekstil sebagaimana ditetapkan dalam dictum kelima KDK Bank akan menetapkan manajemen risiko
Serta Alas Kaki, Perlakuan Khusus. antara lain mencakup penilaian kemampuan
Segmen Usaha • Bank wajib menyampaikan laporan yang terdiri dari: bertahan debitur yang akan direstrukturisasi,
Mikro, Kecil dan a. Laporan Stimulus Kredit atau Pembiayaan dan/ perhitungan cadangan berdasarkan kondisi
Menengah, Serta atau Penyediaan Dana Lain yang Dinilai Berdasarkan dan kinerja debitur sesuai standar akuntasi
Ketepatan Pembayaran secara triwulanan; keuangan, serta upaya manajemen risiko
Provinsi Bali
b. Laporan Stimulus Kredit atau Pembiayaan lain sebagaimana ditetapkan dalam dictum
Sebagai Sektor
Restrukturisasi secara triwulanan; dan • CCB Indonesia telah menyampaikan Laporan
dan Daerah yang
c. Laporan Rekapitulasi Stimulus Kredit atau Rekapitulasi Stimulus Kredit atau Pembiayaan
Memerlukan
Pembiayaan Restrukturisasi secara bulanan. Restrukturisasi secara bulanan
Perlakuan Khusus - Posisi Bulan APRIL 2023 disampaikan
Terhadap Kredit melalui Surat No. 121/CCBI/DDIR-
atau Pembiayaan OJK/V/2023 tanggal 24 Mei 2023
Bank - Posisi Bulan MEI 2023 disampaikan melalui
Surat No. 121/CCBI/DDIR-OJK/VI/2023
tanggal 21 Juni 2023
Untuk Laporan Triwulanan CCB Indonesia
akan menyampaikannya sebelum akhir Bulan
Juli 2023
8 PADG No. 1 Perubahan Kedua Penyesuaian penyampaian informasi tentang pemberian CCB Indonesia telah menerima informasi tentang
Tahun 2023 Atas Peraturan Insentif kepada Bank oleh Bank Indonesia untuk pemberian pemberian insentif dari Bank Indonesia di bulan
Anggota Dewan periode insentif: Maret 2023 dan April 2023
Gubernur No. a. Bulan Maret tahun 2023, dilakukan paling lambat pada
24/4/PADG/2022 awal bulan Maret tahun 2023; dan
Tentang Peraturan b. Bulan April tahun 2023 sampai dengan bulan Mei
Pelaksanaan tahun 2023, dilakukan paling lambat pada awal bulan
Insentif Bagi Bank April tahun 2023.
Yang Memberikan
Penyediaan Dana
Untuk Kegiatan
Ekonomi Tertentu
Dan Inklusif
9 Peraturan Jenis dan Tarif Terhadap jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak berupa Dalam hal CCB Indonesia menggunakan jasa
Pemerintah Atas Jenis jasa pelayanan akses pemanfaatan data dan dokumen pelayanan akses pemanfaatan data dan dokumen
Republik Penerimaan kependudukan bagi: kependudukan untuk melakukan Key Your
Indonesia (PP) Negara Bukan a. instansi pemerintah, badan penyelenggara jaminan Customer (KYC) dan Customer Due Diligence
No 10 tahun Pajak Yang Berlaku sosial, koperasi, usaha mikro dan kecil dikenakan tariff (CDD) maka CCB Indonesia akan membayar
2023 Pada Kementerian sebesar Rp0,00 (nol Rupiah); dan sesuai tarif yang tercantum pada lampiran PP
Dalam Negeri b. operator telekomunikasi dikenakan tarif sebesar 50% No. 10.
(lima puluh persen) dari tarif sebagaimana tercantum
dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Peraturan Pemerintah ini untuk 2 (dua)
tahun pertama sejak Peraturan Pemerintah ini berlaku.
Page 133
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 133
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
10 PADG No. 2 Perubahan atas GWM dalam Rupiah yang wajib dipenuhi oleh Bank sebesar Pada bulan Juni 2023 CCB Indonesia mendapatkan
tahun 2023 Peraturan Anggota 9% (Sembilan persen) insentif GWM Rupiah sebesar 0,4% sehingga
Dewan Gubernur untuk GWM Rupiah yang wajib dipenuhi oleh
Nomor 24/8/ Bank sebesar 8,6%. Saat ini pemenuhan GWM
PADG/2022 Rupiah pada CCB Indonesia sebesar 8,73%.
tentang Peraturan
Pelaksanaan
Pemenuhan Giro
Wajib Minimum
dalam Rupiah dan
Valuta Asing bagi
Bank Umum
Konvensional, Bank
Umum Syariah, dan
Unit Usaha Syariah
11 POJK No. 3 Peningkatan • Wajib memiliki fungsi atau unit untuk pelaksanaan • CCB Indonesia telah memiliki fungsi atau
tahun 2023 Literasi dan Inklusi ketentuan POJK No. 3 Tahun 2023 unit untuk pelaksanaan ketentuan POJK No.
Keuangan di • PUJK wajib menyusun dan menyampaikan: 3 tahun 2023
Sektor Jasa a. laporan Literasi Keuangan; dan • CCB Indonesia telah menyampaikan:
Keuangan Bagi b. laporan Inklusi Keuangan, kepada Otoritas Jasa a. laporan Literasi Keuangan; dan
Konsumen dan Keuangan. b. laporan Inklusi Keuangan, kepada Otoritas
Masyarakat Jasa Keuangan melalui surat No. 161/CCBI/
DDIR-OJK/VI/2023 tanggal 26 Juni 2023.
CCB Indonesia akan memenuhi kewajiban
yang diatur di dalam POJK No. 8 tahun
2023
12 POJK No. 8 Penerapan • Bank wajib mengidentifikasi, menilai, dan memahami
tahun 2023 Program Anti risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM terhadap Nasabah,
Pencucian Uang, negara atau area geografis, produk, jasa, transaksi atau
Pencegahan jaringan distribusi.
Pendanaan • Bank wajib menyampaikan dokumen penilaian risiko
Terorisme dan TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM yang telah disusun secara
Pencegahan individual kepada Otoritas Jasa Keuangan, sebanyak
Pendanaan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Proliferasi Senjata • Bank wajib memiliki kebijakan, pengawasan, dan
Pemusnah Massal prosedur pengelolaan serta mitigasi risiko TPPU, TPPT,
dan/atau PPSPM yang mampu mengelola dan
di Sektor Jasa
memitigasi risiko yang telah diidentifikasi yang disetujui
Keuangan
oleh Dewan Komisaris.
13 PBI No. 4 Pinjaman Dalam hal CCB Indonesia menerima PLJP wajib Saat ini CCB Indonesia belum mengajukan PLJP
Tahun 2023 Likuiditas Jangka menyampaikan laporan kepada Bank Indonesia dengan dikarenakan belum mengalami kesulitan likuiditas
Pendek bagi Bank tembusan kepada OJK yang meliputi: jangka pendek.
Umum a. laporan penggunaan PLJP;
Konvensional b. laporan kondisi likuiditas BUK;
c. laporan perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal
minimum;
d. laporan agunan jika terdapat:
1) obligasi korporasi atau sukuk korporasi yang tidak
memenuhi persyaratan peringkat yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia;
2) pelunasan Kredit atau Pembiayaan yang menjadi
agunan PLJP oleh debitur atau nasabah BUK; dan/atau
3) Aset Kredit atau Aset Pembiayaan yang mengalami
penurunan kualitas;
e. laporan proyeksi arus kas 30 (tiga puluh) hari kalender
ke depan secara harian;
f. rencana tindak untuk mengatasi Kesulitan Likuiditas; dan
g. laporan lain yang diminta oleh Bank Indonesia.
Penyampaian laporan proyeksi arus kas secara harian
sebagaimana dimaksud huruf e dilakukan selama periode
pemberian PLJP sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum
tanggal jatuh waktu atau tanggal pembayaran kembali
PLJP yang dipercepat.
Page 134
134 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
14 PBI No. 6 Pasar Uang dan Tresuri Dealer dari pelaku transaksi Pasar Uang dan/atau Bank sedang mempersiapkan untuk pemenuhan
Tahun 2023 Pasar Valuta Asing transaksi Pasar Valuta Asing wajib terdaftar di Bank Indonesia kewajiban dimaksud.
mulai berlaku 6 (enam) bulan terhitung sejak Peraturan
Bank Indonesia ini berlaku (27 Desember 2023)
15 PBI No. 3 Pelindungan 1. Kewajiban Penyelenggara meliputi: Saat ini Bank telah memenuhi kewajiban yang
Tahun 2023 Konsumen Bank a. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip telah di atur dalam PBI No. 3 Tahun 2023
Indonesia Kesetaraan dan Perlakuan yang Adil.
b. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Keterbukaan dan Transparansi.
c. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Edukasi dan Literasi seperti Penyelenggara wajib
melakukan edukasi untuk meningkatkan literasi
Konsumen dan/atau masyarakat.
d. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Perilaku Bisnis yang Bertanggung Jawab.
e. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Pelindungan Aset Konsumen terhadap Penyalahgunaan.
f. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Pelindungan Data dan Informasi Konsumen
g. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan yang
Efektif
h. kewajiban Penyelenggara dalam Penerapan Prinsip
Penegakan Kepatuhan, seperti Penyelenggara wajib
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan
peraturan perundang-undangan mengenai
Pelindungan Konsumen.
i. kewajiban Penyelenggara dalam Kerja Sama
Penyelenggara, seperti Penyelenggara wajib
memastikan pihak lain yang digunakan jasanya
dalam melakukan kegiatan bisnis dengan Konsumen
untuk menerapkan prinsip Pelindungan Konsumen
sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia
ini.
2. Penyelenggara wajib menerapkan manajemen risiko
terkait Pelindungan Konsumen
3. Penyelenggara wajib menyampaikan laporan terkait
Pelindungan Konsumen kepada Bank Indonesia.
16 POJK No. 9 Penggunaan Jasa 1. CCB Indonesia wajib menyampaikan laporan berkala Mengingat POJK ini berlaku pada tanggal 11
Tahun 2023 Akuntan Publik setiap tahun kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai: Juli 2023, untuk penyampaian Laporan
dan Kantor a. penunjukan AP dan KAP untuk audit atas informasi penunjukan AP dan KAP, hasil penilaian sendiri
Akuntan Publik keuangan historis tahunan dengan melampirkan yang diterima dari KAP realisasi penggunaan
Dalam Kegiatan dokumen: jasa AP dan KAP akan disampaikan melalui
Jasa Keuangan. 1) penunjukan AP dan KAP disertai rekomendasi APOLO pada tahun 2024.
Komite Audit dan pertimbangan yang digunakan
dalam memberikan rekomendasi; dan Laporan penunjukan AP dan KAP, hasil penilaian
2) hasil penilaian sendiri yang diterima dari KAP, sendiri yang diterima dari KAP realisasi
paling lama 10 (sepuluh) hari kerja setelah penggunaan jasa AP dan KAP tahun 2023
perjanjian kerja antara Pihak dan KAP disampaikan melalui SIPENA.
ditandatangani; dan
b. realisasi penggunaan jasa AP dan KAP, paling lama
6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir, secara
daring melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa
Keuangan.
2. Penyampaian laporan dilakukan secara lengkap dan
benar.
3. CCB Indonesia wajib menyusun dan menyampaikan
koreksi atas kesalahan informasi dalam laporan secara
daring melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan.
4. Dalam hal sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan
belum dapat digunakan untuk penyampaian laporan
dan koreksi laporan secara daring, Pihak menyampaikan
laporan dimaksud secara luring kepada Otoritas Jasa
Keuangan.
Page 135
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 135
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
17 PBI No. 7 Devisa Hasil Kewajiban Bank: Bank telah menyampaikan Laporan Transaksi
Tahun 2023 Ekspor dan Devisa 1. Kewajiban Bank terhadap DHE, a.l. menyampaikan Non TT, informasi, laporan mengenai pemasukan
pembiayaan Laporan Transaksi Non-TT. DHE SDA pada tanggal 5 Januari 2024.
Impor 2. Kewajiban Bank terkait pemasukan, penempatan, dan
pemanfaatan DHE SDA
a. Menyampaikan informasi dan laporan mengenai
pemasukan DHE SDA
b. Memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA
oleh Eksportir sesuai dengan ketentuan.
c. Memastikan dana dari rekening khusus DHE SDA
yang akan ditempatkan ke dalam instrumen
penempatan berasal dari DHE SDA.
18 PADG No. 4 Devisa Hasil Kewajiban Bank:
Tahun 2023 Ekspor dan Devisa 1. Menyampaikan Laporan Transaksi Non-TT yang dilengkapi
Pembayaran informasi Ekspor secara daring kepada Bank Indonesia.
Impor 2. Menyampaikan informasi dan laporan mengenai
pemasukan DHE secara lengkap, benar dan tepat waktu
kepada Bank Indonesia.
3. Memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA oleh
Eksportir sesuai ketentuan.
4. Bank wajib menatausahakan pemanfaatan instrument
penempatan DHE SDA milik Eksprtir kepada Bank Indonesia.
5. Memastikan dana yang akan ditempatkan ke dalam
instrument penempatan DHE SDA berasal dari DHE SDA.
19 PADG No. 5 Perubahan Kedua 1. Bank harus melakukan verifikasi terhadap data dan Bank telah melakukan verifikasi terhadap data
Tahun 2023 atas PADG Nomor keterangan yang diperoleh dari Nasabah untuk dan keterangan yang diperoleh dari Nasabah
21/28/PADG/2019 memastikan akurasi Laporan LLD. untuk memastikan akurasi Laporan LLD.
tentang 2. Untuk transaksi Ekspor, Bank harus melakukan verifikasi
Pemantauan terhadap Dokumen Pendukung DHE untuk memastikan Laporan LLD telah dilaporkan kepada Bank
Kegiatan Lalu data dan keterangan yang disampaikan Nasabah sesuai Indonesia pada tanggal 15 Januari 2024.
Lintas Devisa Bank dengan Dokumen Pendukung DHE.
dan Nasabah 3. Bank harus melakukan verifikasi terhadap kesesuaian antara
perintah Transfer Dana Keluar dengan Dokumen Pendukung
Transfer Dana Keluar yang disampaikan Nasabah, yang
mencakup nama penerima dan nilai pembayaran.
4. Bank harus memberikan penjelasan kepada Nasabah
bahwa kebenaran dan/atau kesesuaian Dokumen
Pendukung Transfer Dana Keluar dan surat pernyataan
atas Transfer Dana Keluar merupakan tanggung jawab
Nasabah.
20 PBI No. 8 Pencabutan 1. Pemerintah telah menetapkan berakhirnya status Bank akan melakukan penyesuaian pelaksanaan
Tahun 2023 Peraturan Bank pandemi COVID-19 di Indonesia melalui penerbitan beberapa ketentuan Bank Indonesia Sebagai
Indonesia nomor Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2023 tentang Dampak Pandemi Corona Virus Disease 2019
22/7/PBI/2020 Penetapan Berakhirnya Status Pandemi Corona Virus (COVID-19).
tentang Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia.
Penyesuaian 2. Bahwa dengan berakhirnya status pandemi COVID-19,
Pelaksanaan Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/7/PBI/2020 tentang
beberapa Penyesuaian Pelaksanaan Beberapa Ketentuan Bank
ketentuan Bank Indonesia sebagai Dampak Pandemi Corona Virus Disease
Indonesia Sebagai 2019 (COVID-19) sudah tidak sesuai, sehingga perlu dicabut.
3. Pada saat Peraturan Bank Indonesia ini mulai berlaku,
Dampak Pandemi
Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/7/PBI/2020 tentang
Corona Virus
Penyesuaian Pelaksanaan Beberapa Ketentuan Bank
Disease 2019
Indonesia sebagai Dampak Pandemi Corona Virus Disease
(COVID-19)
2019 (COVID-19), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
4. Kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/7/
PBI/2020 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Beberapa
Ketentuan Bank Indonesia sebagai Dampak Pandemi
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) masih tetap
dapat dilaksanakan sampai dengan Bank Indonesia
melakukan penyesuaian terhadap kebijakan dimaksud.
Page 136
136 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
21 POJK Nomor Penerapan Tata 1. Secara umum POJK ini merupakan hasil dari konsolidasi • Hingga saat ini Pemegang saham pengendali
17 Tahun 2023 Kelola Bagi Bank beberapa POJK terkait yang ada saat ini serta terdapat senantiasa mendukung dan melaksanakan
Umum beberapa tambahan Pengaturan baru yang berdampak upaya penguatan permodalan bank dan
kepada Pemegang Saham, Komisaris Independent, tidak melakukan tindakan yang dapat
Direksi, Laporan, Penilaian GCG dan pengenaan denda menyebabkan Bank terpapar risiko.
secara bertahap. Adapun dampak dari POJK tersebut • Hingga saat ini belum ada Pemberhentian
adalah: atau penggantian Komisaris Independen,
• Pemegang saham pengendali Bank wajib: direktur Utama, direktur yang membawahkan
a. mendukung dan melaksanakan upaya penguatan fungsi kepatuhan sebelum periode masa
permodalan bank; dan jabatan berakhir.
b. tidak melakukan tindakan yang dapat • Saat ini Bank telah menyusun rencana
menyebabkan Bank terpapar risiko. korporasi dan rencana bisnis tahun 2024-
• Pemberhentian atau penggantian Komisaris 2026 dan disampaikan pada bulan November
Independen, direktur Utama, direktur yang 2023 kepada OJK.
membawahkan fungsi kepatuhan sebelum periode • Bank akan menyampaikan laporan
masa jabatan berakhir wajib mendapatkan pelaksanaan tata kelola tahun 2023 paling
persetujuan terlebih dahulu dari Otoritas Jasa lambat bulan April 2024.
Keuangan sebelum diputuskan dalam RUPS. • Saat ini Bank sedang menyiapkan data/
informasi terkait untuk persiapan penilaian
2. Laporan sendiri atas penerapan Tata Kelola yang Baik
• Rencana Strategis: Bank wajib menyusun dan pada Bank periode Semester II 2023
menyampaikan rencana strategis dalam bentuk: menggunakan 16 faktor penilaian penerapan
a. rencana korporasi; dan tata Kelola sebagaimana di atur pada POJK
b. rencana bisnis, dengan tata cara sesuai dengan 17 Tahun 2023.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai • Hingga saat ini Bank tidak pernah
bank umum, dan Peraturan Otoritas Jasa mendapatkan sanksi teguran maupun denda
Keuangan mengenai rencana bisnis bank. berkaitan dengan Pelaporan Tata kelola
• Menyampaikan laporan pelaksanaan tata kelola ataupun kewajiban lainnya yang diatur dalam
pada setiap akhir tahun buku kepada Otoritas Jasa POJK 17 tahun 2023. Bank akan selalu patuh
Keuangan dan pemegang saham pengendali Bank terhadap ketentuan yang diatur dalam POJK
paling lama 4 (empat) bulan setelah tahun buku 17 tahun 2023.
berakhir.
• Melakukan penilaian sendiri atas penerapan Tata
Kelola yang Baik pada Bank paling sedikit 2 (dua)
kali dalam 1 (satu) tahun. Adapun faktor penilaian
penerapan Tata Kelola yang diatur pada POJK 17
tahun 2023 sebanyak 16 faktor diantaranya:
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi;
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris; kelengkapan dan pelaksanaan tugas
komite; penanganan benturan kepentingan;
penerapan fungsi kepatuhan; penerapan fungsi
audit intern; penerapan fungsi audit ekstern;
penerapan manajemen risiko termasuk sistem
pengendalian intern; penyediaan dana kepada
pihak terkait (related party) dan penyediaan dana
besar (large exposure) ; transparansi kondisi
keuangan dan non keuangan Bank, laporan
pelaksanaan tata kelola dan pelaporan internal;
rencana strategis Bank; Pemberian Remunerasi;
Aspek Pemegang Saham; Penerapan Strategi Anti
Fraud; Penerapan Keuangan Berkelanjutan; Tata
Kelola dalam KUB.
Page 137
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 137
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
3. Pengaturan sanksi yang diatur dalam POJK 17 tahun
2023:
• Sanksi yang berkaitan Pelaporan:
a. Bank yang melanggar ketentuan dikenai sanksi
administratif berupa teguran tertulis.
b. Bank yang terlambat memenuhi kewajiban
penyampaian dan publikasi laporan pelaksanaan
tata kelola, dikenai sanksi administratif berupa
denda sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta Rupiah)
per hari kerja dan paling banyak Rp30.000.000,00
(tiga puluh juta Rupiah).
c. Bank yang telah dikenai sanksi administratif
berupa denda, tetap wajib menyampaikan
laporan pelaksanaan tata kelola kepada Otoritas
Jasa Keuangan.
• Sanksi apabila tidak memenuhi ketentuan.
a. Dalam hal Bank telah dikenai sanksi administratif,
dan tetap melanggar ketentuan, Bank dikenai
sanksi administratif berupa:
1) larangan untuk menerbitkan produk Bank
baru;
2) pembekuan kegiatan usaha Bank tertentu;
3) larangan melakukan ekspansi kegiatan
usaha;
4) larangan melakukan kegiatan usaha baru;
dan/atau
5) penurunan penilaian faktor tata kelola dalam
penilaian tingkat kesehatan Bank.
b. Dalam hal Bank telah dikenai sanksi administratif,
pihak utama Bank dapat dikenai sanksi
administratif berupa larangan sebagai pihak
utama sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai penilaian kembali bagi
pihak utama lembaga jasa keuangan.
c. Selain sanksi administratif, Bank dan/atau
pemegang saham pengendali dapat dikenai
sanksi administratif berupa denda paling sedikit
Rp2.000.000.000,00 (dua miliar Rupiah) dan
paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh
miliar Rupiah) untuk setiap pelanggaran yang
dilakukan.
22 PBI No. 11 Kebijakan Insentif 1. Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank saat ini sudah menyesuaikan kebijakan
Tahun 2023 Likuiditas adalah insentif yang ditetapkan oleh Bank Indonesia tersebut dan Laporan Pembiayaan Ultra Mikro
Makroprudensial melalui pengurangan giro Bank di Bank Indonesia (UMi) posisi Triwulan IV bulan Desember 2023
dalam rangka pemenuhan GWM yang wajib dipenuhi telah dilaporkan kepada Bank Indonesia pada
secara rata-rata. tanggal 18 Januari 2024.
2. Bank Indonesia memberikan KLM bagi Bank yang
menyalurkan:
a. Kredit atau Pembiayaan kepada sektor tertentu
yang ditetapkan Bank Indonesia;
b. Kredit atau Pembiayaan inklusif berdasarkan
pencapaian rasio pembiayaan ink lusif
makroprudensial (RPIM);
c. Kredit atau Pembiayaan kepada usaha ultra mikro
(UMi);
d. Kredit atau Pembiayaan berwawasan lingkungan;
dan/atau
e. Pembiayaan lainnya yang ditetapkan Bank Indonesia
3. Bank wajib menyampaikan laporan secara berkala
kepada Bank Indonesia terkait pemberian Kredit atau
Pembiayaan kepada UMi.
Page 138
138 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
23 PADG No. 13 Penguatan 1. Bank Indonesia melakukan pengaturan, pengembangan, Bank akan melakukan penyesuaian pelaksanaan
Tahun 2023 Kualitas Pelaku dan pengawasan terhadap penguatan kualitas pelaku beberapa ketentuan dalam rangka penguatan
dan transaksi Pasar Uang dan/atau Pasar Valuta Asing serta kualitas pelaku dan penyelengaraan Self
Penyelenggaraan penyelenggaraan SRO dengan tujuan untuk Regulatory Organization di Pasar Uang dan Pasar
Self Regulatory meningkatkan: Valuta Asing
Organization di a. integritas pelaku transaksi Pasar Uang dan/atau
Pasar Uang Dan Pasar Valuta Asing;
Pasar Valuta Asing b. standar kompetensi pelaku transaksi Pasar Uang
dan/atau Pasar Valuta Asing;
c. standar pelaksanaan Sertifikasi Tresuri oleh
penyelenggara Sertifikasi Tresuri;
d. kontribusi pelaku pasar dalam pengembangan
Pasar Uang dan/atau Pasar Valuta Asing yang bersifat
industry led; dan
e. penerapan prinsip kehati-hatian.
2. Tresuri Dealer dari pelaku transaksi Pasar Uang dan/
atau Pasar Valuta Asing berupa Bank wajib terdaftar di
Bank Indonesia.
3. Pelaku transaksi di Pasar Uang dan/atau Pasar Valuta
Asing berupa Bank wajib memiliki prosedur internal
dalam memastikan Tresuri Dealer menaati Kode Etik
Pasar.
4. Tresuri Dealer yang telah melakukan Aktivitas Tresuri
sebelum Peraturan Bank Indonesia mengenai Pasar
Uang dan Pasar Valuta Asing berlaku harus melakukan
pendaftaran kepada Bank Indonesia paling lama 1
(satu) tahun terhitung sejak Peraturan Bank Indonesia
tersebut berlaku.
5. Bagi Tresuri Dealer yang baru melakukan Aktivitas
Tresuri setelah tanggal 27 Juni 2023 sampai dengan
tanggal 26 Desember 2023, tetap dapat melaksanakan
Aktivitas Tresuri selama 6 (enam) bulan sejak berlakunya
ketentuan pendaftaran.
24 SEOJK No. Tata Cara 1. Pihak berupa Bank Umum, Emiten, dan Perusahaan Bank akan melakukan penyesuaian ketentuan
18/SEOJK.03/ Penggunaan Jasa Publik pembatasan penggunaan jasa audit dan terkait
2023 Akuntan Publik a. Pihak berupa bank umum, emiten, dan perusahaan dengan masa jeda (cooling-off period).
Dan Kantor publik membatasi penggunaan jasa audit atas
Akuntan Publik informasi keuangan historis tahunan dari AP yang
Dalam Kegiatan sama untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif.
Jasa Keuangan b. Perhitungan kumulatif pembatasan penggunaan
jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
dari AP yang sama diakumulasi sejak tahun buku
2017.
c. Pihak berupa bank umum, emiten, dan perusahaan
publik hanya dapat menggunakan kembali jasa
audit atas informasi keuangan historis tahunan dari
AP yang sama, setelah melewati masa jeda (cooling-
off period) sesuai dengan jenis peran AP dalam
perikatan yaitu:
1) AP bertindak sebagai Rekan perikatan, masa
jeda selama 5 (lima) tahun buku pelaporan
secara berturut-turut;
2) AP bertindak sebagai penanggung jawab
penelaahan pengendalian mutu perikatan,
masa jeda selama 3 (tiga) tahun buku pelaporan
secara berturut-turut; dan
3) AP bertindak sebagai Rekan perikatan audit
lainnya, masa jeda selama 2 (dua) tahun buku
pelaporan secara berturut-turut.
2. Pihak berupa bank umum, emiten, dan perusahaan
publik memastikan AP telah memenuhi pembatasan
penggunaan jasa audit dan masa jeda yang diatur
dalam kode etik Asosiasi Profesi Akuntan Publik dan
ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai
praktik akuntan publik.
Page 139
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 139
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
25 PADG No. 17 Penyelenggaraan 1. Dalam penyelenggaraan BI-FAST, Peserta wajib: Saat ini Bank telah memenuhi kewajiban yang
Tahun 2023 Bank Indonesia- a. menjaga kelancaran dan keamanan dalam telah di atur dalam PADG No. 17 Tahun 2023.
Fast payment penggunaan BI -FAST;
b. bertanggung jawab atas kebenaran seluruh data,
perintah transaksi, dan seluruh informasi informasi
yang dikirim Peserta kepada Penyelenggara melalui
dikirim Peserta kepada Penyelenggara melalui
BI-FAST;
c. melaksanakan perjanjian dengan Penyelenggara;
d. melaksanakan kegiatan operasional BI-FAST sesuai
perjanjian dan ketentuan Bank Indonesia terkait
lainnya;
e. menginformasikan biaya transaksi kepada nasabah
secara transparan;
f. memberikan data dan informasi terkait penyelenggaraan
BI-FAST kepada Bank Indonesia; dan
g. mematuhi ketentuan yang dikeluarkan oleh SRO.
2. Kewajiban Peserta untuk menjaga kelancaran dan
keamanan dalam penggunaan BI-FAST.
26 PADG No. 18 Rasio Intermediasi 1. Perubahan besaran rasio Penyangga Likuiditas Bank sudah menyesuaikan besaran rasio
Tahun 2023 Makroprudensial Makroprudensial (PLM) bagi Bank Umum Konvensional Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM)
dan Penyangga (BUK) menjadi 5% dari dana pihak ketiga (DPK) BUK menjadi 5% dari dana pihak ketiga (DPK) BUK
Likuiditas Rupiah. Rupiah.
Makroprudensial 2. Jenis surat berharga yang diperhitungkan dalam
bagi Bank Umum pemenuhan PLM yaitu:
Konvensional, a. SBI untuk seluruh jangka waktu;
Bank Umum b. SBIS untuk seluruh jangka waktu;
Syariah, dan Unit c. SDBI untuk seluruh jangka waktu;
Usaha Syariah. c1. SRBI untuk seluruh jangka waktu;
d. SukBI untuk seluruh jangka waktu; dan/atau
e. SBN yang terdiri atas:
1) SUN berupa obligasi negara dan/atau surat
perbendaharaan negara, untuk seluruh jenis
dan jangka waktu, tidak termasuk SUN yang
tidak dapat diperdagangkan; dan/atau
2) SBSN berupa SBSN jangka panjang dan/atau
SBSN jangka pendek untuk seluruh jenis dan
jangka waktu, tidak termasuk SBSN yang tidak
dapat diperdagangkan.
27 PADG No. 19 Perubahan Kelima Penetapan atas batasan: Bank telah menyesuaikan penetapan atas batasan
Tahun 2023 Atas Peraturan 1. Rasio LTV untuk KP dan Rasio FTV untuk PP sampai dengan tanggal 31 Desember 2024.
Anggota Dewan 2. Uang Muka untuk KKB atau PKB
Gubernur Nomor
21/25/PADG/2019
Tentang Rasio
Loan to Value
untuk Kredit
Properti, Rasio
Financing to Value
untuk Pembiayaan
Properti, dan Uang
Muka Untuk Kredit
atau Pembiayaan
Kendaraan
Bermotor.
Page 140
140 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Peraturan Resume Peraturan Latar Belakang Terbitnya Peraturan Dampak terhadap CCB Indonesia
28 SEOJK No. 24/ Penilaian Tingkat 1. Bank memiliki kebijakan dan prosedur intern dalam Saat ini Bank sudah melakukan penilaian sendiri
SEOJK.03/2023 Maturitas Digital melakukan penilaian yang memuat paling sedikit atas tingkat maturitas digital Bank, untuk pertama
Bank Umum mengenai pihak yang melakukan penilaian dan pihak kali pada posisi akhir bulan Desember 2023 dan
yang melakukan reviu atas penilaian yang disesuaikan laporan akan disampaikan paling lambat pada
dengan organisasi dan kompleksitas Bank. akhir bulan Juni 2024.
2. Bank menyampaikan laporan hasil penilaian sendiri
atas tingkat maturitas digital Bank sebagai bagian dari
laporan kondisi terkini penyelenggaraan TI Bank.
3. Hasil penilaian tingkat maturitas digital Bank disampaikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai bagian dari
laporan kondisi terkini penyelenggaraan TI Bank, yaitu
paling lama 15 (lima belas) hari kerja setelah akhir
tahun pelaporan dengan menggunakan format.
4. Penilaian tingkat maturitas digital Bank pertama kali
dilakukan oleh Bank untuk posisi akhir bulan Desember
2023 dan hasil penilaian dimaksud disampaikan kepada
Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada akhir bulan
Juni 2024. Untuk penilaian tahun berikutnya disampaikan
sesuai dengan tenggat waktu.
5. Hasil penilaian sendiri atas tingkat maturitas digital
Bank, untuk pertama kali pada posisi akhir bulan
Desember 2023 disampaikan paling lambat pada akhir
bulan Juni 2024 kepada Otoritas Jasa Keuangan, yang
disampaikan secara daring melalui sistem pelaporan
Otoritas Jasa Keuangan (SIPENA), tanpa digabungkan
dalam laporan kondisi terkini penyelenggaraan TI bank.
Untuk penilaian tahun berikutnya disampaikan paling
lama 15 (lima belas) hari kerja setelah akhir tahun
pelaporan sebagai bagian dari laporan kondisi terkini
penyelenggaraan TI bank.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan
diungkapkan di bawah ini.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang klasifikasi liabilitas.
- Amendemen PSAK 16: “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan.
- Amendemen PSAK 25: “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan” tentang definisi “estimasi akuntansi” dan
penjelasannya.
- Amendemen PSAK 46: “Pajak Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal
yang diadopsi dari Amendemen IAS 12 Income Taxes tentang Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single
Transaction.
Standar tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dan penerapan dini diperbolehkan.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024.
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan.
- Amendemen PSAK 73: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.
Standar tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2024 dan penerapan dini diperbolehkan.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar akuntansi baru
dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Bank.
Page 141
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 141
Page 142
142 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tari Kecak Bali
The dancing form known as kecak originated in Bali. Numerous male dancers who sit in a row in a circular pattern
while raising both arms in a rhythm known as "cak, cak, cak" practise this Kecak dance art. This dance was created
as an artistic show for visitors to Bali and was influenced by the Balinese people's ancient ceremonies, which were
eventually transformed into the Hindu myth of the Ramayana.
Page 143
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 143
Tata Kelola Perusahaan
04
Togetherness in Indonesian Traditional dance philosophy
Page 144
144 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Tanggung Jawab Sosial dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Lingkungan Perusahaan 144
Laporan Keberlanjutan CCB Indonesia ini disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
1. Strategi Keberlanjutan Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik; serta Surat Edaran Otoritas Jasa
Keberlanjutan Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
3. Profil CCB Indonesia Perusahaan Publik. Dalam pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara
4. Penjelasan Direksi bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata
5. Tata Kelola Keberlanjutan kelola (environmental social governance / ESG) dalam kerangka keuangan berkelanjutan,
6. Kinerja Keberlanjutan sehingga pertumbuhan bisnis diharapkan juga akan memberi dampak yang baik pada
7. Tanggung Jawab Pengembangan pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat. Penyaluran pembiayaan dilaksanakan
Produk/Jasa Keuangan dengan lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya
Berkelanjutan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan. CCB Indonesia juga berperan
8. Lain Lain memberikan kontribusi dalam program penghijauan berkelanjutan di daerah tandus
yang sudah dilaksanakan dalam 9 (sembilan) tahun ini melalui corporate social responsibility.
Ruang Lingkup Laporan ini mencakup periode waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2023
dengan cakupan informasi dan data yang berasal dari CCB Indonesia. Informasi laporan
keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan
Surja (a member of Ernst and Young).
Page 145
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 145
Laporan Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan ini mencakup: Penghijauan sangat penting untuk mengatasi masalah degradasi
1. Strategi Keberlanjutan lahan, mengurangi erosi tanah, dan meningkatkan keberlanjutan
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan lingkungan. Program penghijauan berkelanjutan ini bermanfaat
3. Profil CCB Indonesia bagi sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan
4. Penjelasan Direksi gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan dan
5. Tata Kelola Keberlanjutan merehabilitasi kerusakan lahan. Kegiatan ini termasuk dalam
6. Kinerja Keberlanjutan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau ‘Sustainable Development
7. Tanggung Jawab Pengembangan Produk / Jasa Keuangan Goals’/ SDGs No. 15 yaitu melindungi, memulihkan dan mendukung
Berkelanjutan penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan,
8. Lain-Lain mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi
(penggurunan), dan menghambat dan membalikkan degradasi
1. Strategi Keberlanjutan tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman hayati.
Penjelasan Strategi Keberlanjutan Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, yang akhir-akhir
Dalam pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara ini melanda bumi secara global dan menimbulkan berbagai
bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah longsor.
lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental social governance CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dalam bantuan melalui
/ ESG) dalam kerangka keuangan berkelanjutan, sehingga program penghijauan berkelanjutan di daerah Jawa Tengah,
pertumbuhan bisnis diharapkan juga akan memberi dampak yang khususnya Wonogiri untuk mencegah erosi bagi daerah tandus
baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat. untuk menghindari terjadinya bahaya longsor. Pelaksanaan
program penghijauan mulai dari proses pratanam, tanam bibit
CCB Indonesia secara konsisten akan mendukung kebijakan hingga penyiraman sampai pohon-pohon tersebut dapat
pemerintah dengan menjalankan program-program dengan tumbuh mandiri yaitu memiliki akar yang cukup kuat.
aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia yang mencakup Pengertian Keuangan Berkelanjutan
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka • Keuangan Berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh
pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan
target net zero emission di Indonesia hingga tahun 2060. ekonomi berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan
ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian • Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan adalah
lingkungan dalam kegiatan / aktivitas operasional perusahaan produk dan/atau jasa keuangan yang mengintegrasikan
sehari-hari, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup, serta tata
sekitar kantor, pemberian kredit diutamakan pada Kegiatan kelola dalam fitur-fiturnya.
Usaha Berwawasan Lingkungan dan pihak-pihak yang peduli • Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Emiten, dan Perusahaan
terhadap aspek sosial dan lingkungan (‘green company’), serta Publik wajib menerapkan Keuangan Berkelanjutan dalam
telah melaksanakan program penghijauan berkelanjutan yang kegiatan usaha LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik.
telah dimulai sejak tahun 2014.
Strategi CCB Indonesia dalam melaksanakan program
Prioritas pembiayaan diarahkan kepada kegiatan usaha yang Aksi Keuangan Berkelanjutan mencakup:
berwawasan lingkungan, yang berarti bahwa kegiatan tersebut 1) Pembiayaan usaha yang berwawasan lingkungan.
harus memperhatikan dan berusaha untuk mengurangi dampak Dalam hal ini dilaksanakan dengan pemberian pinjaman
negatif terhadap lingkungan dan mendorong praktik-praktik yang bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada
berkelanjutan. Kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan
diantaranya adalah investasi dalam energi terbarukan yaitu: (green company). CCB Indonesia mendorong pelaksana
pembiayaan untuk proyek-proyek energi terbarukan seperti tenaga pemberian kredit agar lebih memberikan prioritas bagi
surya, angin, atau hidroelektrik yang membantu mengurangi emisi pelaku bisnis yang berwawasan lingkungan dan melaksanakan
gas rumah kaca dan mempromosikan sumber energi yang lebih usahanya dengan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.
bersih; serta pembiayaan transportasi berkelanjutan untuk 2) Program Penghijauan Berkelanjutan
mendukung proyek-proyek transportasi yang berkelanjutan, seperti Sejalan dengan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
pengembangan transportasi umum atau infrastruktur berkelanjutan. (Corporate Social Responsibilty/CSR) untuk Program Penghijauan
yang berkelanjutan di daerah Wonogiri, Jawa Tengah yang
Disamping itu, CCB Indonesia juga berperan aktif memberikan telah dimulai sejak tahun 2014 hingga sekarang, dan diteruskan
kontribusi dalam program penghijauan berkelanjutan di daerah pada tahun-tahun mendatang, untuk mencegah erosi bagi
tandus dan kekeringan yang telah memasuki tahun ke 9 melalui daerah tandus untuk menghindari terjadinya bahaya longsor.
corporate social responsibility (CSR). Pelaksanaan program ini sementara telah berjalan di 3 (tiga)
Page 146
146 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
desa yaitu di Desa Sumberharjo, Desa Sindukarto dan Desa memberikan kayu, pakan ternak, bahan pangan, dan bahan
Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri. Program obat-obatan bagi masyarakat setempat. Hal ini dapat
penghijauan ini terdiri (i) penanaman bibit unggul buah sawo, membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan
lengkeng, petai dan nangka di jalan Desa, ladang dan rumah- ketahanan pangan di daerah tersebut.
rumah penduduk, serta lereng bukit / gunung, dan hasil
buahnya dapat dipergunakan oleh masyarakat setempat; (ii) 5) Meningkatkan keberlanjutan ekonomi
memberi program bantuan untuk penyiraman tanaman- Penghijauan juga dapat memberikan manfaat ekonomi
tanaman yang disumbang tersebut. Pelaksanaan program ini jangka panjang. Misalnya, pengembangan agrowisata
telah dilaksanakan sejak tahun 2014 untuk periode 10 (sepuluh) dengan memanfaatkan lahan yang telah hijau dapat
tahun hingga tahun 2024, dan program ini akan dilanjutkan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.
ke desa-desa lainnya yang masih tandus di wilayah kabupaten Hasil buah-buahan/sayur mayur yang dihasilkan dari
Wonogiri. tanaman yang berasal program penghijauan CCB
3) Aktivitas Bank dengan kepedulian pada Aspek Sosial dan Indonesia ini dapat dipergunakan sepenuhnya oleh
Lingkungan. masyarakat setempat dan mampu memberikan nilai
Upaya mendorong pelaksanaan aktivitas di CCB Indonesia ekonomis.
yang memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, dengan
tujuan menghemat penggunaan sumber daya alam yang 6) Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
semakin terbatas ini, misalnya pengembangan produk Lingkungan yang hijau dapat berdampak positif pada
ramah lingkungan (digital banking), penghematan kualitas hidup masyarakat. Penghijauan dapat menciptakan
penggunaan sumber daya, pelaksanaan program pendidikan lingkungan yang lebih sejuk, menyejukkan suhu udara
melalui e-learning, rapat-rapat dengan peserta yang memiliki yang cenderung semakin panas. Hal ini dapat meningkatkan
lokasi berjauhan dengan teleconference meeting dst. kenyamanan hidup dan kesehatan masyarakat.
Tujuan Program Penghijauan Berkelanjutan 7) Menggalakkan kesadaran lingkungan
1) Mengatasi degradasi lahan Melalui program penghijauan CCB Indonesia, diharapkan
Salah satu tujuan utama penghijauan CCB Indonesia di kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap
daerah gersang adalah mengatasi degradasi lahan yang pentingnya menjaga lingkungan akan meningkat.
disebabkan oleh erosi, penurunan kualitas tanah, dan Melibatkan masyarakat dalam program penghijauan dapat
hilangnya vegetasi. Tanaman yang ditanam dalam program membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif
ini dapat membantu memperbaiki struktur tanah, mereka dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
meningkatkan kesuburan, dan mengurangi erosi, serta CCB Indonesia bekerja sama dengan kepala desa setempat
untuk menghindari terjadinya bahaya longsor. dan komunitas petani dengan secara rutin mengadakan
pertemuan, terutama untuk menanamkan pentingnya
2) Meningkatkan kualitas lingkungan program penghijauan ini.
Penghijauan dapat membantu meningkatkan kualitas
lingkungan di daerah yang tandus. Tanaman yang ditanam Program penghijauan berkelanjutan CCB Indonesia
dapat menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, terdiri dari:
dan mengurangi polusi udara. Selain itu, penghijauan juga 1. Program penanaman bibit unggul buah sawo, lengkeng,
dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem lokal, petai dan nangka yang biasanya dilaksanakan pada
memperbaiki kualitas air, dan menyediakan habitat bagi bulan Desember di jalan-jalan Desa, ladang milik petani
berbagai spesies flora dan fauna. dan rumah-rumah penduduk, serta lereng bukit /
gunung sekitar, dan hasil buahnya dapat dipergunakan
3) Mengurangi dampak perubahan iklim oleh masyarakat setempat dan memberikan nilai
Penanaman pohon dan tanaman lainnya dalam program ekonomis;
penghijauan CCB Indonesia dapat membantu mengurangi 2. Program bantuan untuk penyiraman tanaman-tanaman
emisi gas rumah kaca dan mengurangi efek pemanasan yang disumbang tersebut yang dilaksanakan pada musim
global. Tanaman menyerap karbon dioksida dari udara dan kemarau umumnya antara bulan Maret hingga Oktober.
menyimpannya dalam bentuk biomassa, membantu
mengurangi jumlah gas rumah kaca di atmosfer. Langkah-Langkah dalam Pelaksanaan Program
Penghijauan Berkelanjutan
4) Menyediakan sumber daya hayati 1. Identifikasi area yang membutuhkan penghijauan
Program penghijauan di daerah gersang dan tandus dapat Identifikasi daerah-daerah di Kecamatan Eramoko yang
membantu menyediakan sumber daya hayati yang paling gersang dan tandus. CCB Indonesia berkoordinasi
berkelanjutan. Pohon dan tanaman yang ditanam dapat dengan pemerintah setempat, komunitas lokal, atau
Page 147
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 147
Laporan Keberlanjutan
organisasi lingkungan untuk mendapatkan informasi yang 8. Monitoring dan Evaluasi
lebih terperinci tentang daerah-daerah tersebut. CCB Indonesia dengan dibantu ahli pertanian / perkebunan
setempat melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan
2. Bantuan tenaga ahli pertanian/perkebunan tanaman dan dampak penghijauan secara berkala. Evaluasi
CCB Indonesia berkonsultasi dengan ahli pertanian/ keberhasilan proyek penghijauan dan identifikasi langkah-
perkebunan setempat untuk mendapatkan pengetahuan langkah yang perlu diperbaiki.
yang lebih mendalam tentang jenis tanaman yang cocok
untuk tumbuh di daerah tersebut. Pertimbangkan faktor- 2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
faktor seperti iklim, jenis tanah, dan ketersediaan air dalam
pemilihan spesies tanaman yang tepat. a. Aspek Ekonomi
Selama tahun 2023 kinerja keuangan CCB Indonesia
3. Pengumpulan dan penanaman bibit unggul menunjukkan sejumlah indikator rasio keuangan yang
Lakukan pengumpulan bibit tanaman yang sesuai dengan positif khususnya kinerja rentabilitas Bank. Perolehan Laba
kondisi daerah tersebut. Dengan didampingi oleh ahli Setelah Pajak tahun 2023 sebesar Rp 241,29 miliar, naik
pertanian/perkebunan setempat untuk mendapatkan bibit signifikan 77,47% dibanding tahun 2022 sebesar Rp 135,96
tanaman yang cocok. Pastikan untuk memilih spesies yang miliar, dengan pencapaian 157,69% dari target rencana
tahan terhadap kekeringan dan kondisi tanah yang buruk. bisnis. Demikian pula, indikator lainnya seperti kualitas
kredit dan efisiensi menunjukkan performa yang lebih baik
4. Persiapan lahan dibanding tahun sebelumnya.
CCB Indonesia dibantu ahli pertanian/perkebunan
setempat mempersiapkan lahan dengan memastikan Penyaluran kredit naik 16,02% year on year dari posisi
bahwa tanahnya cukup memadai untuk mendukung Rp16,69 triliun per 31 Desember 2022 menjadi sebesar
pertumbuhan tanaman baru. Kemudian melakukan Rp19,36 triliun per 31 Desember 2023, dengan pencapaian
pembenahan tanah dengan menambahkan pupuk 101,24% dari rencana bisnis. Sementara Dana Pihak
organik atau bahan organik lainnya. Ketiga secara year on year naik sebesar 11,37% dari Rp
17,95 triliun menjadi Rp19,99 triliun per 31 Desember
5. Penanaman dan perawatan 2023, atau 97,88% dari target rencana bisnis. Bank
Tanam bibit tanaman dengan jarak yang cukup antara satu mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi
pohon dengan pohon lainnya, serta memberikan perawatan intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to Deposits
yang tepat, termasuk penyiraman teratur dan pemberian Ratio (LDR). Seiring kenaikan Kredit, Total Aset per 31
pupuk jika diperlukan. CCB Indonesia dibantu ahli pertanian/ Desember 2023 juga naik 11,31% year on year dari posisi
perkebunan setempat memastikan untuk memantau Rp25,02 triliun menjadi Rp27,85 triliun, atau 100,95%
pertumbuhan tanaman dan memberikan perlindungan dari target rencana bisnis.
terhadap hama dan penyakit. Disamping itu, CCB Indonesia
juga membantu penyiraman terutama di musim kemarau, Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets
berhubung air di daerah tersebut agak sulit diperoleh. (ROA) dan Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2023
masing-masing 1,22% dan 4,11%, lebih baik dibanding
6. Melibatkan komunitas setempat target rencana bisnis masing-masing 0,79% dan 2,65%.
CCB Indonesia juga melibatkan masyarakat setempat dalam Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,18% juga melampaui
proyek penghijauan ini, terutama komunitas para petani, target bisnis 3,68%. Posisi 31 Desember 2023 kualitas
dengan mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam kredit NPL gross sebesar 2,87% dan NPL net sebesar
penanaman dan perawatan tanaman. Tim ahli pertanian/ 0,77% lebih baik dibanding target masing-masing 3,95%
perkebunan setempat memberikan pemahaman tentang dan 1,32%. Ratio kecukupan modal atau Capital Adequacy
manfaat penghijauan dan mengajak mereka untuk menjaga Ratio (CAR) per 31 Desember 2023 mencapai 37,45%
tanaman dengan baik setelah penanaman selesai. lebih tinggi dibanding proyeksi rencana bisnis sebesar
35,97%.
7. Hasil buah/sayuran dari program penghijauan
Hasil buah-buahan atau sayur mayur yang dihasilkan dari Aspek Ekonomi lengkap dapat dilihat pada Bab Ikhtisar
tanaman yang berasal program penghijauan ini dapat keuangan (halaman 8), Bab Laporan Direksi (halaman 38)
dipergunakan sepenuhnya oleh masyarakat setempat dan dan Bab Tinjauan Keuangan: Analisis dan Pembahasan
memberikan nilai ekonomis yang bermanfaat bagi Manajemen (halaman 117).
lingkungan sekitar.
Page 148
148 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
CCB Indonesia mengembangkan produk dan layanan ramah terjadinya bahaya longsor. Hasil buah-buahan dari penanaman
lingkungan melalui digital banking, seperti internet banking program penghijauan dapat dimanfaatkan bersama secara
(bisnis dan individu), mobile banking, dan virtual account. cuma-cuma bagi masyarakat sekitar lokasi. Selain itu dalam
CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan produk rangka corporate social responsibility (CSR), CCB Indonesia
dan layanan yang berbasis teknologi, awalnya pengembangan juga mengadakan sejumlah kegiatan sosial yang memberi
internet banking untuk korporasi, dilanjutkan untuk individual, dukungan bagi masyarakat yang kurang mampu dan
dan mobile banking, serta diteruskan pengembangan digital membutuhkan bantuan, seperti kunjungan sosial ke panti
banking selanjutnya, seperti QR payment, iDebit. asuhan, aksi donor darah, bantuan sekolah terutama bagi
anak-anak disabilitas dan bantuan bencana alam.
b. Aspek Lingkungan Hidup
Penggunaan energi sumber daya di CCB Indonesia 3. Profil CCB Indonesia
diupayakan untuk terus dikurangi dari waktu ke waktu,
tercermin dari biaya yang dikeluarkan Bank menunjukkan a. Visi, Misi, Nilai-Nilai dan Keyakinan Dasar
trend menurun. Misi CCB Indonesia telah disesuaikan pada tahun sebelumnya
guna mengakomodasi program Keuangan Berkelanjutan
CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk mengurangi yang didalam Misi mengandung unsur tanggung jawab
penggunaan sumber daya bahan bakar dalam kegiatan terhadap social dan lingkungan.
bank antara lain: rapat dan diskusi menggunakan media
teleconference, demikian pula penyelenggaraan pelatihan Visi
secara virtual (e-training), hingga penyelenggaraan Rapat Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan
Umum Pemegang Saham diselenggarakan secara hybrid. melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi
Disamping itu, CCB Indonesia juga mendorong nasabah
dalam bertransaksi keuangan menggunakan digital banking, Misi
sehingga nasabah tidak perlu datang ke Bank dan Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi
mengurangi penggunaan transportasi. nasabah, menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang
saham, membangun jenjang karier yang lebih luas bagi
Biaya transportasi menunjukkan penurunan yang konsisten rekan kerja, dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan
dalam 5 (lima) tahun terakhir ini yaitu Rp341 juta (2019), lingkungan sebagai warga korporasi yang baik.
Rp149 juta (2020), Rp144 juta (2021), Rp129 juta (2022),
dan menjadi Rp119 juta (2023). Nilai-Nilai
1. Integrity
Demikian halnya, Biaya Cetakan yang menunjukkan trend Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang
menurun dari Rp1,73 miliar (tahun 2019), menjadi Rp876 sudah disanggupi.
juta (tahun 2020), menjadi Rp543 juta (tahun 2021), Rp579 2. Trust
juta (tahun 2022), dan menjadi Rp495 juta (tahun 2023). Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain.
3. Speed
Biaya Air Listrik Gas juga menurun dari Rp5,70 miliar (tahun Kecepatan dalam memberikan pelayanan.
2022) menjadi Rp5,62 miliar (tahun 2023). 4. Competence
kompetensi merupakan pembeda utama antara
Namun demikian, berhubung masa pandemi telah berakhir keberhasilan dan kegagalan dalam segala bidang
pada tahun 2023 dan aktivitas operasional kantor kembali
berjalan normal, yang ditandai dengan tingkat kemacetan Keyakinan Dasar
lalu lintas yang cenderung meningkat seiring berakhirnya 1. Basis keuangan yang kuat
pembatasan kegiatan yang diatur melalui status PPKM Kami yakin bahwa basis keuangan yang kuat menjadi
sebelumnya, pemakaian bahan bakar mengalami peningkatan penentu daya saing bank kami. Oleh karena itu, kami
pada tahun 2023 yaitu Rp3,20 miliar (320.354 liter BBM) dari berkehendak untuk menghasilkan kinerja keuangan
Rp2,93 miliar (292.840 liter BBM) pada tahun 2022. luar biasa berkelanjutan dengan membangun jaringan
nasabah, proses yang produktif dan efektivitas biaya,
c. Aspek Sosial modal manusia yang unggul.
Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, seperti 2. Kemampuan dalam menyediakan layanan yang kompleks
kemarau panjang, kekeringan, tanah longsor. CCB Indonesia dan cepat
secara berkelanjutan ikut berpartisipasi dalam bantuan Kami yakin bahwa kemampuan dalam meyediakan
penanaman bibit tanaman sawo, lengkeng, petai dan nangka, layanan yang kompleks dan cepat dapat memenangkan
serta dukungan untuk penyiraman tanaman dalam program pilihan nasabah. Oleh karena itu, kami berkehendak
penghijauan di daerah Wonogiri, Jawa Tengah untuk untuk mendesain dan mengimplementasikan proses
mencegah erosi bagi daerah tandus untuk menghindari layanan yang kompleks dan cepat bagi nasabah.
Page 149
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 149
Laporan Keberlanjutan
3. Kemitraan yang kuat Jumlah karyawan Bank per Desember 2023 (diluar karyawan
Kami yakin bahwa kemitraan adalah pelipatganda nilai outsourcing) tercatat sebanyak 1.183 orang. Bank mengalihdayakan
yang diterima oleh customer; oleh karena itu kami sebagian pelaksanaan pekerjaan non staf, seperti kurir, driver,
berkehendak untuk membangun kemitraan keamanan dan kebersihan kepada perusahaan penyedia jasa
komprehensif antara bank kami dengan pemasok dan outsourcing. Per 31 Desember 2023 jumlah karyawan outsourcing
mitra bisnis, kemitraan antara karyawan dengan manajer, tercatat 295 orang, sehingga jumlah karyawan (termasuk
kemitraan antarfungsi dalam organisasi kami. karyawan outsourcing) sebanyak 1.478 orang.
4. Improvement berkelanjutan
Kami yakin bahwa dalam hidup ini kami tidak akan Jumlah Karyawan Menurut Status Karyawan
pernah mencapai kesempurnaan, oleh karena itu kami
berkehendak untuk senantiasa berusaha sempurna; 31-Des-23 31-Des-22
selalu ada cara yang lebih baik. Status Karyawan
Jumlah % Jumlah %
5. Modal manusia Karyawan Tetap 1.137 96% 1.154 96%
Kami yakin bahwa modal manusia merupakan penentu
Karyawan Percobaan 37 3% 41 3%
kemampuan kami dalam menghasilkan kinerja keuangan
Karyawan Kontrak 9 1% 8 1%
berkelanjutan; oleh karena itu kami berkehendak untuk
menarik, mempertahankan, memotivasi, dan Jumlah Karyawan 1.183 100% 1.203 100%
memanfaatkan dengan efektif personel berkualitas Karyawan Outsourcing 295 321
yang dapat kami temukan. Jumlah Karyawan 1.478 1.524
6. Komitmen (termasuk karyawan
Kami yakin bahwa komitmen untuk membangun Outsourcing)
keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan
hidup akan menjaga berkelanjutan pertumbuhan Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
ekonomi, oleh karena itu kami berkehendak untuk (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
menyukseskan pembangunan green environment. 31-Des-23 31-Des-22
Jenjang Pendidikan
Jumlah % Jumlah %
b. Alamat Perusahaan < SLTA 249 21% 279 23%
PT Bank China Construction Bank Akademi 126 11% 141 12%
Nama Perusahaan
Indonesia Tbk
Sarjana 766 65% 742 62%
Sahid Sudirman Center, Lantai 15
Jl. Jend Sudirman Kav. 86, Pasca Sarjana 42 4% 41 3%
Central Jakarta 10220, Indonesia. Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
Kantor Pusat
Telephone (62-21) 5082 1000
Fax. (62-21) 5082 1010
SWIFT/BIC : BWKIIDJA
Komposisi Karyawan Menurut Masa Kerja
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)
Situs Web idn.ccb.com
31-Des-23 31-Des-22
Email corsec@idn.ccb.com Masa Kerja
Jumlah % Jumlah %
Status Bank Perusahaan Terbuka dan Bank Devisa 0-3 tahun 296 25% 314 26%
Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia 3-5 tahun 128 11% 155 13%
Kode Saham MCOR 5-10 tahun 375 32% 362 30%
10-20 tahun 257 22% 232 19%
Informasi lengkap mengenai jaringan kantor CCB Indonesia > 20 tahun 127 11% 140 12%
yang terdiri dari 72 kantor terdapat pada Bab Jaringan Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
Kantor (halaman 268)
Komposisi Karyawan Menurut Kelompok Usia
c. Skala Usaha (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
(dalam jutaan Rupiah) 31-Des-23 31-Des-22
Kelompok Usia
Financial Figures Des-23 Des-22 Des-21 Jumlah % Jumlah %
Total Aset 27.852 25.023 26.195 < 25 tahun 48 4% 49 4%
Kredit 19.360 16.687 13.773 25-34 tahun 450 38% 474 39%
Dana Pihak Ketiga 19.987 17.947 19.274 35-44 tahun 374 32% 365 30%
Modal 6.541 6.199 6.081 > 45 tahun 311 26% 315 26%
Laba Setelah Pajak 241 136 79 Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
Page 150
150 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan d. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Dijalankan
31-Des-23 31-Des-22 Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Jenjang Jabatan
Jumlah % Jumlah %
Kegiatan Usaha Utama
Direksi 6 1% 6 0%
▪ Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
Kepala Divisi/ 39 1% 38 3%
simpanan giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,
Ka Regional
tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan
Pemimpin Kantor 67 9% 70 6%
dengan itu;
Kepala Bagian 151 14% 155 13% ▪ Memberikan kredit baik kredit jangka menengah,
Officer 64 5% 71 6% panjang atau pendek maupun jenis lainnya yang lazim
Staf 765 68% 758 63% dalam dunia perbankan;
Non Staf 91 1% 105 9% ▪ Menerbitkan surat pengakuan hutang;
▪ Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri
Jumlah 1.183 100% 1.203 100%
maupun untuk kepentingan dan atas perintah
nasabahnya :
Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin - Surat-surat wesel termasuk wesel yang di akseptasi
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) oleh bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari
31-Des-23 31-Des-22 kebiasaan dalam perdagangan surat-surat tersebut;
Jenis Kelamin - Surat pengakuan hutang dan kertas dagang--lainnya
Jumlah % Jumlah %
yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
Laki-Laki 582 49% 594 49%
dalam perdagangan surat-surat tersebut;
Perempuan 601 51% 609 51%
- Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan
Jumlah 1.183 100% 1.203 100% pemerintah;
- Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
Susunan Pemegang Saham CCB Indonesia - Obligasi;
per 31 Desember 2023 - Surat promes yang dapat diperdagangkan;
Nama 1-Jan-23 31-Des-23 - Surat berharga lain sesuai dengan ketentuan yang
No Pemegang Jumlah Jumlah ditetapkan oleh otoritas yang berwenang.
Saham Persentase Persentase
Saham Saham ▪ Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri
1 China 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00% maupun untuk kepentingan nasabah;
Construction ▪ Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau
Bank meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan-
Corporation
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun
2 Johnny 2.613.613.705 6,89% 2.631.113.705 6,94% dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
Wiraatmadja
▪ Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga
3 UOB Kay 3.112.882.656 8,21% 3.112.882.656 8,21% dan melakukan perhitungan dengan atau- antara pihak
Hian Pte. Ltd.
ketiga;
4 Public 9.441.670.446 24,90% 9.424.170.446 24,85% ▪ Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada
Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00% nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang
tercatat di bursa efek;
Posisi akhir tahun 2023 CCB Indonesia memiliki jaringan ▪ Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
72 kantor, yang terdiri dari 1 Kantor Pusat, 20 Kantor Cabang memenuhi ketentuan yang berlaku;
dan 51 Kantor Cabang Pembantu, yang tersebar di kota- ▪ Menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan
kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh otoritas
Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram Lombok, yang berwenang.
Palembang, Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak,
Makassar dan Pangkal Pinang. Kegiatan Usaha Penunjang
▪ Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan
Informasi lengkap terkait dengan hal ini terdapat pada Bab surat berharga;
Ikhtisar Keuangan (halaman 6), Bab Modal Manusia (halaman ▪ Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan-pihak
50), Bab Informasi Pemegang Saham (halaman 16) dan Bab lain berdasarkan suatu kontrak;
Jaringan Kantor (halaman 268)
Page 151
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 151
Laporan Keberlanjutan
▪ Membeli agunan baik semua maupun sebagian melalui f. Perubahan CCB Indonesia yang Bersifat Signifikan
pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi Selama 2023 CCB Indonesia telah melakukan konsolidasi
kewajibannya kepada Perseroan dengan ketentuan dengan penutupan 8 (delapan) kantor dengan pertimbangan
agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya; efektivitas bisnis, yaitu KCP Melawai, KCP Cibinong, KCP
▪ Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan Tanjung Pinang Merdeka, KCP Bandung Sudirman, KCP
kegiatan wali amanat; Bekasi Ahmad Yani, KCP Bali Tabanan, KCP Mataram Ampenan,
▪ Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana dan KC Cirebon. Hingga posisi akhir 2023 CCB Indonesia
pensiun sesuai dengan peraturan perundang-undangan memiliki jaringan sebanyak 72 kantor, termasuk Kantor
yang berlaku, baik selaku pendiri dana pensiun pemberi Pusat.
kerja maupun selaku pendiri dan/atau peserta dana
pensiun lembaga keuangan; Pada tahun 2023 tidak terdapat perubahan pemegang
▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau saham mayoritas dan tidak terjadi perubahan signifikan
perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha, pada pemegang saham lainnya.
perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan
asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga Nama 1 Jan 2023 31 Des 2023
penyimpanan dan penyelesaian, dengan memenuhi No Pemegang Jumlah Jumlah
Saham Persentase Persentase
ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang Saham Saham
berwenang; 1 China 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
▪ Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara Construction
untuk mengatasi kredit macet, dengan syarat harus Bank
Corporation
menarik kembali penyertaannya sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang 2 Johnny 2.613.613.705 6,89% 2.631.113.705 6,94%
Wiraatmadja
berwenang;
▪ Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan 3 UOB Kay 3.112.882.656 8,21% 3.112.882.656 8,21%
Hian Pte. Ltd.
langsung atau tidak langsung dengan maksud di atas
yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan 4 Public 9.441.670.446 24,90% 9.424.170.446 24,85%
Undang-Undang yang berlaku di Indonesia Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00%
Informasi lengkap terkait dengan hal ini terdapat pada Bab 4. Penjelasan Direksi
Produk dan Layanan (halaman 264)
Direksi CCB Indonesia mendukung sepenuhnya atas
e. Keanggotaan pada Asosiasi diberlakukannya Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, sesuai
diantaranya: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017,
1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) yang merupakan dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan
2. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, dan
(FKDKP) lingkungan hidup.
4. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
5. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga kelestarian
6. Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia lingkungan dalam kegiatan/aktivitas operasional perusahaan
(ASPEBTINDO) sehari-hari dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan,
7. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa sosial, dan tata kelola (environmental social governance/ESG)
Keuangan (LAPS SJK) dalam kerangka keuangan berkelanjutan, di antaranya dengan
8. Chinese Chamber of Commerce menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor, pemberian
9. Association Cambiste International - Financial Markets pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu
Association Indonesia (ACI FMA Indonesia) kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosial
10. International Chamber of Commerce (ICC) dan lingkungan (green company), melaksanakan program
11. Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan penghijauan berkelanjutan, serta program literasi dan inklusi
(FKDOP) keuangan. Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, yang
12. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia belakangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan
(APUVINDO) berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah
Page 152
152 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
longsor. CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dengan program ▪ PT Air Bersih Jakarta (ABJ), perusahaan yang mendukung
penghijauan berkelanjutan di lahan tandus yang sudah PAM Jaya dalam meningkatkan jangkauan layanan
dilaksanakan dalam 9 (sembilan) tahun ini secara terus menerus penyediaan air bersih di seluruh Jakarta. Pembiayaan
melalui corporate social responsibility yang bertujuan untuk ini untuk membangun, mengoperasikan dan memelihara
mencegah erosi dan menghindari terjadinya bahaya longsor. sistem penyediaan air minum baru SPAM Jatiluhur dan
CCB Indonesia mendorong pelaksana pemberian kredit agar SPAM Buaran, kemudian didistribusikan kepada
lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan pelanggan seluruh wilayah Jakarta, dengan jumlah
lingkungan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan pembiayaan sindikasi Rp700 miliar;
(green financing). ▪ PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), perusahaan agen
katalis pembangunan infrastruktur Indonesia yang
Pencapaian kinerja Aksi Keuangan Berkelanjutan selama tahun dibawahi langsung oleh Menteri Keuangan.
2023, CCB Indonesia telah melaksanakan sejumlah langkah CCB Indonesia berkolaborasi dengan CCB Asia (Hongkong)
inisiatif untuk mendorong pelaksanaan Aksi Keuangan berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman sindikasi untuk
Berkelanjutan, dengan uraian sebagai berikut: pemberian fasilitas modal kerja sejalan dengan komitmen
CCB Indonesia terhadap kemajuan infrastruktur di
(1) Realisasi pemberian kredit bagi Kegiatan Usaha Berwawasan Indonesia. Pembiayaan ini diberikan untuk menunjang
Lingkungan portfolio pembiayaan pembangunan infrastruktur
Penyaluran kredit untuk Kegiatan Usaha Berwawasan PT SMI di Indonesia, khususnya terhadap proyek-proyek
Lingkungan (KUBL) yaitu kepada sejumlah perusahaan yang merupakan kategori ‘green project’ dan ‘social
yang berwawasan lingkungan dan memiliki kepedulian project’, dan terdapat KPI dan assessment yang dilakukan
pada aspek sosial dan lingkungan, serta mendukung oleh konsultan keberlanjutan pihak ketiga. Jumlah
program ramah lingkungan (green company) selama tahun pembiayaan dari CCB Asia (Hongkong) dan CCB Indonesia
2023. untuk proyek ini sebesar USD18 juta;
▪ PT PP Semarang Demak (Persero), bergerak di bidang
Berikut realisasi pembiayaan pada kegiatan usaha berwawasan usaha pembangunan jalan tol dalam hal ini pembiayaan
lingkungan (KUBL): untuk kegiatan usaha transportasi ramah lingkungan
Realisasi per Des 2023 dengan jumlah pembiayaan sebesar Rp400 miliar;
Kategori KUBL (di luar UMKM)
(dalam jutaan Rp) ▪ PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit
Energi Terbarukan 89.870 tenaga listrik mini hydro (Energi terbarukan) dengan
Pencegahan dan Pengendalian 350.772
jumlah pembiayaan sebesar Rp30 miliar;
Polusi ▪ PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur
Pengelolaan Air dan Air Limbah yang 84.892
pembuatan peralatan rumah tangga (piring, gelas, dan
Berkelanjutan lain-lain) dengan bahan baku dari kaca/beling yang di
Kegiatan Usaha yang Berwawasan 575.050
daur ulang (Pencegahan dan pengendalian polusi),
Lingkungan Lainnya jumlah pembiayaan sebesar Rp75 miliar;
▪ PT Sarana Inti Pertiwi, bergerak di bidang usaha kontraktor
untuk proses pengolahan air baku di pusat perbelanjaan
Penyaluran kredit kepada sejumlah green company atau (mall), apartemen, bendungan air, dan lain-lain, jumlah
pembiayaan pada kegiatan usaha yang berwawasan pembiayaan sebesar Rp1,25 miliar; serta
lingkungan diantaranya: ▪ Penyaluran kredit ke Sektor UMKM yang dapat dikategorikan
▪ PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dengan sebagai kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.
pembiayaan spesifik untuk proyek green financing
sebesar USD150 juta; (2) Pemberian Kredit ke Debitur usaha Mikro, Kecil dan Menengah
▪ PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha (UMKM)
pengadaan, pemasangan, dan pengoperasian sistem Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember 2023
panel tenaga surya (photovoltaicPV ) dan/atau sebesar Rp1.703 miliar dengan ratio UMKM terhadap total
pembangkit listrik tenaga surya dengan total kapasitas kredit sebesar 8,79%. Berdasarkan sektor ekonomi, porsi
hingga 200MW, dengan jumlah pembiayaan Rp400 paling besar rencana pembiayaan kepada UMKM masing-
miliar; masing kelompok sebagai berikut:
Page 153
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 153
Laporan Keberlanjutan
Penyaluran Kredit Sektor Ekonomi Sharing Terhadap Sumberharjo, Desa Sindukarto dan Desa Puloharjo,
UMKM Paling Dominan Kelompok Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Jawa Tengah.
Kredit Usaha Mikro Perdagangan Besar 2,58%
& Eceran (4) Sosialisasi dan Pengarahan Keuangan Berkelanjutan
Kredit Usaha Kecil Perdagangan Besar 18,49% Pengarahan kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis
& Eceran untuk penyaluran kredit lebih memberikan prioritas bagi
Kredit Usaha Perdagangan Besar 78,93% pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya dengan
Menengah & Eceran mengutamakan dan memperhatikan faktor lingkungan,
serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan.
(3) Realisasi program penghijauan di Wonogiri
Program penghijauan berkelanjutan yang telah dilaksanakan CCB Indonesia juga berpartisipasi untuk memberikan edukasi
oleh CCB Indonesia sejak tahun 2014 di daerah yang tandus perbankan dengan membantu para pengusaha kecil dengan
dan gersang di Wonogiri, Jawa Tengah, terus dilanjutkan memberikan pendidikan/edukasi perbankan, agar mendapatkan
yang sebelumnya CCB Indonesia telah melakukan pengetahuan dan literasi keuangan, demi kemajuan dan
penanaman bibit pohon sawo, lengkeng, petai dan nangka keberhasilan usahanya. Dalam pemberian edukasi perbankan
pada ladang milik masyarakat tani, dan lereng-lereng bukit ini, juga dilakukan sosialisasi keuangan berkelanjutan mengenai
yang rawan longsor di Desa Sindukarto dan Desa arti penting kepedulian terhadap lingkungan dan sosial dalam
Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, melaksanakan bisnis bagi para pengusaha kecil.
sebagai bagian dari kegiatan sosial kemanusiaan. Hasil
buah-buahan dari penanaman ini dapat dipergunakan CCB Indonesia dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia
oleh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat dan Dinas Koperasi & UKM Daerah Istimewa Yogyakarta,
meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. menyelenggarakan Literasi Keuangan terkait pengunaan
keuangan digital dan pengenalan keuangan berkelanjutan,
CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan, yang diikuti oleh 50 pengusaha kecil di Kantor Cabang CCB
pada tahun 2023 ini memasuki Penanaman Pohon Tahap VII Indonesia di Yogyakarta pada 16 Desember 2023.
dengan mengkoordinir penanaman sebanyak 700 bibit unggul
tanaman petai pada ladang milik masyarakat tani, jalan dusun (5) Pengembangan produk layanan digital banking
dan lereng-lereng bukit yang rawan longsor di 3 (tiga) desa CCB Indonesia secara konsisten untuk mengembangkan
yaitu di Desa Sumberharjo, Desa Sindukarto dan Desa Puloharjo, produk dan layanan yang berbasis teknologi melalui aplikasi
Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, sebagai bagian berbasis electronic channel, yaitu pengembangan internet
dari kegiatan sosial kemanusiaan (Corporate Social Responsibility). banking dan mobile banking, serta diteruskan pengembangan
Pelaksanaan program penghijauan berkesinambungan yang yang mengarah ke digital banking selanjutnya. Seperti
sebelumnya telah dilaksanakan penanaman bibit pohon diketahui, dalam konteks Keuangan Berkelanjutan,
lengkeng, sawo, nangka dan petai pada Tahap I – VI selama penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat
tahun 2014 - 2022. Hasil buah-buahan dari penanaman ini sumber daya yang digunakan, misalnya kertas (paperless),
dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, yang diharapkan bahan bakar (karena tidak perlu transportasi). Dalam masa
dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus pandemi, internet dan mobile banking menjadi sarana
untuk menjaga lingkungan hidup. yang sangat bermanfaat bagi nasabah untuk tetap dapat
melakukan transaksi keuangan dari rumah.
Selama bulan Maret – Oktober tahun 2023 CCB Indonesia
membantu penyiraman pohon pada musim kemarau di (6) Pelaksanaan pelatihan secara daring dan luring
sekitar Desa Sumberharjo dan Desa Sindukarto, Kecamatan Selama tahun 2023, Bank telah menyelenggarakan pelatihan
Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pada musim sebanyak 310 program pelatihan dengan jumlah 8.567
kemarau di daerah Wonogiri ini sangat kering dan suhu peserta. Dibandingkan pada tahun 2022 dilaksanakan 179
udara dapat mencapai hingga 40 derajat Celcius saat siang program pelatihan dengan jumlah 6.602 peserta. Program
hari, sehingga tanaman bisa layu apabila tidak dibantu pelatihan di tahun 2023 dilakukan secara daring dan luring,
penyiraman yang intensif. disesuaikan dengan kebutuhan pada saat pelaksanaan
kegiatan. Pelatihan secara daring dapat melibatkan lebih
Pada bulan Desember 2023 CCB Indonesia melanjutkan banyak pegawai dari berbagai lokasi, namun pelatihan
Program Penghijauan Berkelanjutan ini yang memasuki secara tatap muka dapat meningkatkan interaksi antara
Penanaman Pohon Tahap VII dengan mengkoordinir pelatih dan peserta pelatihan. Bank secara konsisten telah
penanaman sebanyak 700 bibit unggul tanaman petai melakukan program pelatihan dan peningkatan kompetensi
pada ladang milik masyarakat tani, jalan dusun dan lereng- karyawan, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar
lereng bukit yang rawan longsor 3 (tiga) desa yaitu di Desa bank.
Page 154
154 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan - Webinar “Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
selama tahun 2023 dengan materi-materi yang mencakup (POJK) Nomor 14/POJK.04/2023 tentang Perdagangan
technical skill dan soft skill diantaranya: Sertifikasi Manajemen Karbon Melalui Bursa Karbon dan Surat Edaran Otoritas
Risiko, Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 12/SEOJK.04/2023
(SPPUR), analisa kredit, bidang Operasional Bank / Standard tentang Tata Cara Penyelenggaraan Perdagangan
Operating Procedures (SOP), Pengaduan Layanan Nasabah, Karbon Melalui Bursa Karbon” oleh Otoritas Jasa
Pelatihan APU PPT, Keuangan Berkelanjutan (Sustainability Keuangan (OJK) pada 24 Oktober 2023 di Jakarta
Finance), bidang Compliance, Induction Program, Pelatihan - CCB Indonesia dengan bekerjasama dengan Bank
yang terkait dengan pengembangan sistem, Product Indonesia dan Dinas Koperasi & UKM Daerah Istimewa
Knowledge, Pelatihan terkait Keamanan Siber, Pelatihan Yogyakarta, menyelenggarakan Literasi Keuangan
terkait perlindungan data pribadi, Pelatihan yang terkait terkait pengunaan keuangan digital dan pengenalan
dengan Cyber Crime, Digital Banking, IT hardware, keuangan berkelanjutan, yang diikuti oleh 50 pengusaha
keselamatan kerja, serta berbagai Seminar dan Workshop kecil di Kantor Cabang CCB Indonesia di Yogyakarta
lainnya. pada 16 Desember 2023
(7) Pelatihan/Workshop terkait pemahaman Keuangan Kinerja aksi keuangan berkelanjutan selama tahun 2023 secara
Berkelanjutan umum telah sesuai dengan rencana, walaupun CCB Indonesia
Sejumlah pejabat dan Direksi ikut serta dalam sejumlah belum menentukan target tertentu untuk pencapaian. Tantangan
pelatihan/workshop terkait pemahaman Keuangan yang dihadapi antara lain adalah kebutuhan untuk peningkatan
Berkelanjutan, termasuk Environmental, Social, and pengetahuan dan kompetensi bagi modal manusia sesuai
Governance (ESG) selama tahun 2023 yang umumnya fungsi masing-masing di CCB Indonesia secara terus menerus
dilaksanakan secara daring sebagai berikut: tentang penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, dan
- Webinar “Membuka Peluang melalui Peningkatan ESG pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan
Rating” oleh PT Bursa Efek Indonesia (”BEI”) dan perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan prinsip
PricewaterhouseCoopers (“PWC”) pada 19 Januari 2023 keuangan berkelanjutan. Selain itu perlu adanya upaya untuk
di Jakarta mengintegrasikan penerapan tata kelola berkelanjutan dengan
- Webinar “IFC and IDX ESG Collaboration Launch Event fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi.
and ESG Leadership Training” oleh PT Bursa Efek Indonesia
(”BEI”) dan International Finance Corporation (“IFC”) Dalam melaksanakan aktivitasnya, CCB Indonesia selalu
pada 16 Maret 2023 di Jakarta mengutamakan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku
- Webinar “The Future of Sustainability Reporting: An dan juga memperhatikan manajemen risiko dari setiap langkah
Exclusive Forum for Regulators and Listed Companies inisiatif untuk mendorong pelaksanaan Aksi Keuangan
in Indonesia” oleh PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) bekerja Berkelanjutan yang diuraikan di atas.
sama dengan Global Reporting Initiative (“GRI”) pada
13 Juni 2023 di Jakarta Dengan target pertumbuhan kredit sebesar 13,59% pada tahun
- Seminar “Creating Green Investment Opportunities 2024, maka masih besar peluang dan potensi untuk meningkatkan
and Potential in Jakarta” oleh Bank Indonesia dan Jakarta pemberian kredit kepada pihak-pihak atau pelaku bisnis yang
Investment Forum (JIF) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berwawasan lingkungan (green company). CCB Indonesia tetap
pada 3 Agustus 2023 di Jakarta akan mendorong pelaksana pemberian kredit agar lebih
- Webinar “Conference Catalyzing Green and Sustainable memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan
Finance Through Capital Market and Other Innovative usahanya dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan.
Solutions” oleh Asian Development Bank (ADB) pada
tanggal 8 Agustus 2023 di Bangkok, Thailand 5. Tata Kelola Keberlanjutan
- Webinar “OJK International Research Forum, Save the
Planet: The Role of Financial Sector to Support Carbon Sebagai perusahaan publik yang bertanggung jawab, CCB
Reduction and Electric Vehicles Development” oleh Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa operasional
Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK Institute) pada Bank senantiasa peduli terhadap lingkungan, sosial dengan
25 September 2023 di Jakarta berdasarkan tata kelola yang baik. Penerapan Tata Kelola
- Webinar “Sustainable Finance and Capital Market: Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance secara
Investing in a Greener Future” oleh Otoritas Jasa Keuangan luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada profitabilitas,
(OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), The Indonesian nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan pertumbuhan
Finance Association (IFA) pada 11 Oktober 2023 di bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai perusahaan
Jakarta publik.
Page 155
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 155
Laporan Keberlanjutan
CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan tata kelola - Hasil Tata Kelola (Governance Outcome), mencakup upaya
keberlanjutan, dengan tetap menjaga terpenuhinya prinsip- untuk mengevaluasi kinerja tata kelola yang sejalan dengan
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan tantangan serta keberlangsungan bisnis Bank dalam jangka
usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan panjang serta harapan para pemangku kepentingan.
faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku
kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham/investor, Bank berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan
nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai, yang baik pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia Komitmen ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan
dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan. kinerja keuangan dan non-keuangan Bank serta memperoleh
kepercayaan investor dan pemegang saham.
CCB Indonesia meyakini bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik atau Good Corporate Government (GCG) merupakan Bentuk pelaksanaan GCG dituangkan dalam Visi, Misi, Nilai-nilai
komponen penting untuk meningkatkan kinerja Bank secara Dasar (Core Values), Kode Etik, Kebijakan Pokok Perusahaan
berkelanjutan dan memastikan perlindungan pemangku serta best practices Tata Kelola Perusahaan, Piagam dan Pedoman
kepentingan serta menjamin kepatuhan terhadap peraturan Kerja hingga Sistem Penanganan Pengaduan (Whistleblowing
perundangan yang berlaku. Oleh sebab itu Bank memastikan System).
dan mengawasi bahwa prinsip GCG telah diterapkan dengan
baik di setiap kegiatan usaha dan seluruh bagian organisasi. Tiga pilar utama dalam tata kelola CCB Indonesia adalah Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi.
Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia RUPS merupakan entitas tertinggi berupa forum bagi pemegang
membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip- saham untuk mengambil keputusan dan mengawasi kinerja
prinsip tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), Bank secara keseluruhan.
akuntabilitas (accountability) , pertanggungjawaban
(responsibility), independensi (independency) dan kewajaran Di bawah RUPS terdapat Dewan Komisaris yang memegang
(fairness). Kelima prinsip tersebut senantiasa diterapkan dalam fungsi pengawasan dan penasehat. Dewan Komisaris
kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional Bank sehari-hari bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua kegiatan
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. usaha yang berada di bawah koordinasi Direksi diselenggarakan
sesuai dengan peraturan dan tujuan Bank. Untuk menjalankan
Peningkatan kualitas pelaksanaan Good Corporate Governance fungsinya, Dewan Komisaris didukung oleh Komite Audit,
merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja bank, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Nominasi dan Remunerasi.
melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta dalam mengambil keputusan telah berjalan secara independen.
nilai-nilai etika (code of conduct) yang berlaku secara umum
pada industri Perbankan. Direksi adalah organ yang memiliki mandat representasi dan
manajerial. Direksi memegang peran utama dalam kegiatan
Sebagai kerangka kerja yang dapat memberikan panduan bagi operasional Bank sehari-hari, sekaligus bertanggung jawab
setiap unit organisasi Bank agar dalam bertindak tetap berpegang untuk memastikan strategi dan inisiatif Bank, baik jangka pendek
teguh pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance, maka maupun jangka panjang diimplementasikan dengan baik.
Bank telah menyusun Kebijakan dan Pedoman Umum Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Direksi dibantu oleh
Pelaksanaan Good Corporate Governance, dan telah mendapat komite-komite di bawahnya, antara lain Komite Kredit, Komite
pengesahan dari Dewan Komisaris dan Direksi. Kebijakan Perkreditan, Komite Manajemen Risiko, Komite Asset
& Liabilities Management (ALCO), dan IT Steering Committee.
CCB Indonesia menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan melalui Selain komite-komite di atas, kerja Direksi juga dibantu oleh
tiga aspek penerapan Tata Kelola yaitu Governance Structure, unit-unit kerja, antara lain Divisi Audit Internal, Divisi Manajemen
Governance Process, dan Governance Outcome. Risiko, Divisi Kepatuhan dan Unit Anti Fraud. Seluruh organ,
- Struktur Tata Kelola (Governance structure), mencakup komite, dan unit kerja bekerja sesuai dengan pembagian tugas
kecukupan struktur dan infrastruktur GCG yang bertujuan dan tanggung jawab yang telah disepakati, dengan sistem
agar proses penerapan prinsip Tata Kelola yang baik pengendalian internal yang baik.
menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan
pemangku kepentingan (stakeholders). CCB Indonesia senantiasa selalu memiliki dan mengalokasikan
- Proses Tata Kelola (Governance process), mencakup prosedur sebagian dananya sebagai dana tanggung jawab sosial dan
dan mekanisme yang terstruktur dan sistematis guna lingkungan dalam mendukung kegiatan penerapan keuangan
menghasilkan outcome kebijakan yang memenuhi prinsip berkelanjutan serta melaksanakan praktik bisnis dan strategi
Tata Kelola. investasi dengan memperhatikan, menerapkan, dan
Page 156
156 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam Selama tahun 2023, Bank telah menyelenggarakan pelatihan
mendukung paling sedikit: sebanyak 310 program pelatihan dengan jumlah 8.567
1) ekosistem bisnis berkelanjutan; peserta. Dibandingkan pada tahun 2022 dilaksanakan 179
2) pengembangan produk; program pelatihan dengan jumlah 6.602 peserta. Program
3) transaksi; pelatihan di tahun 2023 dilakukan secara daring dan luring,
4) jasa pembiayaan kegiatan berkelanjutan dan pembiayaan disesuaikan dengan kebutuhan pada saat pelaksanaan
transisi; kegiatan. Pelatihan secara daring dapat melibatkan lebih
5) pengembangan program keuangan berkelanjutan serta banyak pegawai dari berbagai lokasi, namun pelatihan
pelaksanaan aktivitas operasional bank yang berwawasan secara tatap muka dapat meningkatkan interaksi antara
lingkungan; dan pelatih dan peserta pelatihan. Bank secara konsisten telah
6) pemberdayaan sosial dan masyarakat. melakukan program pelatihan dan peningkatan kompetensi
karyawan, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar
dalam penerapan keuangan berkelanjutan. bank.
a Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Dalam rangka pengembangan kompetensi terkait
Berkelanjutan keuangan berkelanjutan, seperti dijelaskan pada bagian
Penanggung jawab dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan sebelumnya, sejumlah pejabat dan Direksi ikut serta
di CCB Indonesia pada organ tata kelola tertinggi pada dalam sejumlah pelatihan / workshop terkait pemahaman
Perseroan, yaitu Dewan Komisaris dan Direksi, kemudian Keuangan Berkelanjutan, termasuk Environmental,
dilanjutkan oleh manajemen di kantor pusat, Kepala Divisi Social, and Governance (ESG) selama tahun 2023 sebagai
dan Regional Head, hingga di seluruh jaringan kantor berikut:
cabang CCB Indonesia. - Webinar “Membuka Peluang melalui Peningkatan ESG
Rating” oleh PT Bursa Efek Indonesia (”BEI”) dan
Tanggung jawab Dewan Komisaris terkait penerapan aspek PricewaterhouseCoopers (“PWC”) pada 19 Januari 2023
keberlanjutan dan prinsip keuangan berkelanjutan, di Jakarta
diantaranya untuk menyetujui Rencana Aksi Keuangan - Webinar “IFC and IDX ESG Collaboration Launch Event
Berkelanjutan yang disusun oleh Direksi dan merupakan and ESG Leadership Training” oleh PT Bursa Efek Indonesia
bagian dari Rencana Bisnis Bank untuk disampaikan kepada (”BEI”) dan International Finance Corporation (“IFC”)
Otoritas Jasa Keuangan. pada 16 Maret 2023 di Jakarta
- Webinar “The Future of Sustainability Reporting: An
Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan Exclusive Forum for Regulators and Listed Companies
implementasi dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, in Indonesia” oleh PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) bekerja
untuk diteruskan ke layer berikutnya secara struktur organisasi. sama dengan Global Reporting Initiative (“GRI”) pada
Corporate Secretary membantu Direksi dalam penyusunan 13 Juni 2023 di Jakarta
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan yang disampaikan - Seminar “Creating Green Investment Opportunities
bersama-sama dengan Rencana Bisnis Bank ke Otoritas Jasa and Potential in Jakarta” oleh Bank Indonesia dan Jakarta
Keuangan setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris. Investment Forum (JIF) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Manajemen kantor pusat memberikan pengarahan kepada pada 3 Agustus 2023 di Jakarta
unit yang melaksanakan fungsi bisnis untuk penyaluran kredit - Webinar “Conference Catalyzing Green and Sustainable
lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan Finance Through Capital Market and Other Innovative
usahanya dengan mengutamakan dan memperhatikan faktor Solutions” oleh Asian Development Bank (ADB) pada
lingkungan, serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan. tanggal 8 Agustus 2023 di Bangkok, Thailand
- Webinar “OJK International Research Forum, Save the
b Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Planet: The Role of Financial Sector to Support Carbon
Berkelanjutan Reduction and Electric Vehicles Development” oleh
CCB Indonesia menyadari sepenuhnya arti penting peningkatan Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK Institute) pada
pengetahuan dan kompetensi bagi modal manusia sesuai 25 September 2023 di Jakarta
fungsi masing-masing di CCB Indonesia secara terus menerus - Webinar “Sustainable Finance and Capital Market:
tentang penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, dan Investing in a Greener Future” oleh Otoritas Jasa Keuangan
pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), The Indonesian
perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan Finance Association (IFA) pada 11 Oktober 2023 di
prinsip keuangan berkelanjutan. Jakarta
Page 157
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 157
Laporan Keberlanjutan
- Webinar “Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Direksi telah melakukan monitoring terhadap kebijakan
(POJK) Nomor 14/POJK.04/2023 tentang Perdagangan dan strategi manajemen risiko melalui pembahasan di
Karbon Melalui Bursa Karbon dan Surat Edaran Otoritas berbagai rapat komite. Bank telah meningkatkan Kualitas
Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 12/SEOJK.04/2023 Manajemen Risiko yang tercermin dari Profil Risiko Bank
tentang Tata Cara Penyelenggaraan Perdagangan yang dipertahankan dikelola dengan baik.
Karbon Melalui Bursa Karbon” oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) pada 24 Oktober 2023 di Jakarta. Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan
- CCB Indonesia dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia good corporate governance dan penerapan manajemen
dan Dinas Koperasi & UKM Daerah Istimewa Yogyakarta, risiko dalam praktek bisnis perbankan yang sehat dan
menyelenggarakan Literasi Keuangan terkait pengunaan prudent, CCB Indonesia melakukan fungsi pengawasan
keuangan digital dan pengenalan keuangan berkelanjutan, menyeluruh yang bersifat independen dan obyektif. Pada
yang diikuti oleh 50 pengusaha kecil di Kantor Cabang prinsipnya, penerapan sistem pengendalian intern
CCB Indonesia di Yogyakarta pada 16 Desember 2023. dilaksanakan melalui mekanisme pengawasan melekat
(inherent control) di dalam setiap lini dan gugus tugas,
c Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan antara lain dalam bentuk pengawasan langsung oleh
Berkelanjutan atasan kepada bawahan, kepatuhan terhadap standar
Dalam mengelola risiko atas penerapan keuangan prosedur kerja dan mekanisme pengendalian internal
berkelanjutan, Bank telah memiliki struktur organisasi yang lainnya.
memadai untuk mendukung penerapan manajemen risiko
dan pengendalian intern yang baik antara lain dengan d Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
membentuk Divisi Audit Intern, Divisi Manajemen Risiko, CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga
Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau Risiko, serta kepercayaan para pemangku kepentingan merupakan nilai
Divisi Kepatuhan. CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan utama bagi Bank, agar dapat terus meningkatkan performa,
manajemen risiko yang bertujuan untuk memastikan memastikan kelangsungan usaha, serta melaksanakan
risiko-risiko yang timbul dalam kegiatan usahanya dapat peran dan tanggung jawabnya sebagai lembaga intermediari
diidentifikasi, diukur, dipantau, dikelola dan dilaporkan yang untuk mendukung perekonomian nasional. CCB Indonesia
pada akhirnya dapat memberikan manfaat berupa berkomitmen untuk selalu mengedepankan penerapan
peningkatan kepercayaan pemegang saham dan masyarakat. praktik tata kelola perusahaan yang baik pada seluruh
Untuk mencapai tujuan tersebut maka Bank telah membentuk aktivitas operasionalnya dengan asas kehati-hatian (prudential
Komite Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko principles).
yang bertugas menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
untuk menghadapi risiko yang timbul, memperbaiki dan CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan tata kelola
menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko. keberlanjutan, dengan tetap menjaga terpenuhinya prinsip-
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi
terisinya seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif. merupakan faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan
Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan tugas dari pemangku kepentingan (stakeholders), meliputi:
dan tanggung jawabnya terkait dengan penerapan pemegang saham/investor, nasabah, bank koresponden,
manajemen risiko. Pengelolaan risiko ini melibatkan seluruh pemerintah/regulator, pegawai, pemasok serta masyarakat
jajaran Direksi, pejabat eksekutif, dan seluruh karyawan, di lingkungan kerja CCB Indonesia dengan kepedulian pada
serta dengan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris. aspek sosial dan lingkungan.
Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu CCB Indonesia meyakini bahwa penerapan Tata Kelola
pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Government
dalam mendukung penerapan manajemen risiko dan merupakan komponen penting untuk meningkatkan kinerja
pengendalian intern. Bank secara berkelanjutan dan memastikan perlindungan
pemangku kepentingan serta menjamin kepatuhan terhadap
Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak peraturan perundangan yang berlaku. Oleh sebab itu Bank
yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti memastikan dan mengawasi bahwa prinsip Good Corporate
dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada telah diterapkan dengan baik di setiap kegiatan usaha dan
Dewan Komisaris. seluruh bagian organisasi.
Page 158
158 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
e Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Misi CCB Indonesia
Berkelanjutan “Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi
Dalam melaksanakan semua aktivitas usahanya di semua nasabah, menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang
lini, CCB Indonesia berkomitmen untuk selalu menerapkan saham, membangun jenjang karier yang lebih luas bagi
tata kelola perusahaan yang baik. Penerapan prinsip-prinsip rekan kerja, dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan
keuangan berkelanjutan dalam tata kelola berkelanjutan lingkungan sebagai warga korporasi yang baik”
merupakan komitmen CCB Indonesia dalam menjalankan
usahanya dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan, CCB Indonesia telah menyesuaikan Kebijakan dan Pedoman
sosial, dan tata kelola (environmental social governance/ Umum Perkreditan secara khusus pada Sub Bab III.18 yang
ESG). digunakan untuk referensi/acuan/pedoman bagi semua
pihak terkait perkreditan sebagai berikut:
Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia dalam menerapkan
tata kelola keberlanjutan yang masih perlu diperhatikan III.18. Pembiayaan Terkait Pelaksanaan Penerapan
adalah kebutuhan untuk peningkatan pengetahuan dan Keuangan Berkelanjutan
kompetensi bagi modal manusia sesuai fungsi masing- III.18.1. Definisi
masing di CCB Indonesia secara terus menerus tentang a. Keuangan Berkelanjutan adalah
penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, dan dukungan menyeluruh dari sektor
pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan jasa keuangan untuk menciptakan
perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
prinsip keuangan berkelanjutan (internal capacity building). dengan menyelaraskan kepentingan
Selain itu perlu adanya upaya untuk mengintegrasikan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
penerapan tata kelola berkelanjutan dengan fungsi-fungsi b. Lingkungan Hidup adalah kesatuan
yang ada dalam struktur organisasi. ruang dengan semua benda, daya,
keadaan dan makhluk hidup, termasuk
Dalam melaksanakan aktivitasnya, CCB Indonesia selalu manusia dan perilakunya, yang
mengutamakan kepatuhan terhadap ketentuan yang mempengaruhi alam itu sendiri,
berlaku dan juga memperhatikan manajemen risiko dari kelangsungan perikehidupan dan
setiap langkah inisiatif untuk mendorong kesadaran atas kesejahteraan manusia serta makhluk
arti penting kelestarian lingkungan, sosial dan tata kelola. hidup lain.
c. Produk dan/atau Jasa Keuangan
Uraian lengkap mengenai tata kelola dan pengelolaan Berkelanjutan adalah produk dan/atau
risiko dapat dilihat pada Bab Tata Kelola (halaman 143) jasa keuangan yang mengintegrasikan
aspek ekonomi, sosial, dan Lingkungan
6. Kinerja Keberlanjutan Hidup, serta tata kelola dalam fitur-fiturnya.
a. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan III.18.2. Pembiayaan/pemberian kredit berdasarkan
CCB Indonesia berupaya membangun kesadaran bagi jenis penggunaan kredit dapat dibedakan
seluruh karyawan arti penting penerapan keuangan sebagai berikut:
berkelanjutan, dengan memberikan arahan melalui pimpinan a. Pembiayaan/pemberian kredit retail
cabang untuk menggapai semua kantor dan kepala unit banking:
kerja di kantor pusat, supaya dapat meneruskan ke semua i. Pembiayaan perumahan ramah
staf yang berada dibawah koordinasinya, dalam menjalankan lingkungan;
semua aktivitas operasional dan usaha dengan ii. Pembiayaan kepemilikan mobil
menguatamakan kepedulian pada aspek sosial dan jenis Low Cost Green Car (LCGC),
lingkungan. Pengarahan kepada unit yang melaksanakan mobil jenis Hybrid, mobil Listrik.
fungsi bisnis untuk penyaluran kredit lebih memberikan b. Pembiayaan Modal Kerja dan Investasi:
prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya Kegiatan usaha pembiayaan CCB
dengan mengutamakan dan memperhatikan faktor Indonesia yang dikategorikan dalam
lingkungan, serta berdampak positif bagi pelestarian portofolio keuangan berkelanjutan
lingkungan. Misi CCB Indonesia telah disesuaikan guna adalah 11 Kegiatan Usaha Berwawasan
mengakomodasi program Keuangan Berkelanjutan yang Lingkungan (KUBL) + 1 Usaha Mikro,
didalam Misi mengandung unsur tanggung jawab terhadap Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan
sosial dan lingkungan. rincian sebagai berikut:
Page 159
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 159
Laporan Keberlanjutan
i. Kegiatan usaha energi terbarukan xi. Kegiatan usaha lainnya yang
seperti misalnya pembangkit listrik berwawasan lingkungan diluar 10
tenaga: air/sur ya/angin/ (sepuluh) kegiatan usaha di atas.
panasbumi/biomassa, dan lain-lain. xii. Semua pembiayaan kegiatan
ii. Kegiatan usaha efisiensi energi UMKM.
seper ti misalnya proyek III.18.3. Manajemen Risiko Sosial dan lingkungan
pembangunan yang ramah Hidup dalam proses pemberian kredit di
lingkungan, penyimpanan energi, CCB Indonesia
district heating, smart grids, lampu
LED, renovasi gedung dengan Proses
Proses
konsep Excellence in Design for Langkah Manajemen Tools
Kredit
Risiko
Greater Efficiency (EDGE).
iii. Kegiatan usaha pencegahan dan 1 Aplikasi Identifikasi Formulir dan activity
Kredit list debitur terkait
pengendalian polusi seperti
risiko sosial dan
misalnya pengolahan limbah pabrik, lingkungan hidup
industri daur ulang, pengurangan
2 Analisa Pengukuran Pedoman sub sektor
emisi udara, pengendalian gas Kredit Industri, lembar
rumah kaca, remediasi tanah, environmental
rekondisi limbah, dan analisis overview, daftar
pemantauan lingkungan. pertanyaan site visit
iv. Kegiatan pengelolaan sumber 3 Keputusan Pengendalian Environmental
daya alam (SDA) hayati dan Pencairan Covenant
Kredit
penggunaan lahan yang
berkelanjutan. 4 Pencairan Monitoring Laporan risiko sosial
dan Post dan reporting dan lingkungan
v. Kegiatan usaha konservasi
Loan dalam post loan
keanekaragaman hayati darat dan Monitoring monitoring report
air.
vi. Kegiatan usaha transportasi ramah
lingkungan seperti misalnya Mass III.18.4. Syarat dalam pemberian kredit terkait
Rapid Transportation (MRT), Light Integrasi Environment and Sosial Risk
Rail Transit (LRT), Bus Rapid Transit Management (ESRM)
(BRT), kereta api listrik, jalan tol, a. Adanya dokumen mengenai analisis
bandara, stasiun, terminal dengan dampak lingkungan (AMDAL).
tenaga surya. b. Bila (calon) debitur telah masuk dalam
vii. Kegiatan pengelolaan air dan air program peringkat kinerja lingkungan
limbah yang berkelanjutan seperti perusahaan (PROPER) dari Kementrian
misalnya instalasi air limbah (IPAL), Lingkungan Hidup (KLH), maka yang
instalasi daur ulang air, pengelolaan direkomendasikan hanya peringkat
sumber daya air terpadu. emas, hijau dan biru.
viii. Kegiatan adaptasi perubahan iklim c. Untuk (calon) debitur pertambangan,
seperti misalnya rumah tahan abrasi, dipersyaratkan untuk melakukan
varietas bibit unggul, alat kebakaran rehabilitasi dan konservasi pada lahan
hutan, konservasi terumbu karang, bekas penambangan.
konservasi mangrove. d. Untuk (calon) debitur yang mengelola
ix. Kegiatan pengadaan produk kelapa sawit, apabila termasuk dalam
yang dapat mengurangi segmen korporasi, maka dipersyaratkan
penggunaan sumber daya dan memiliki sertifikat RSPO (Roundtable
menghasilkan lebih sedikit polusi Sustainable Palm Oil).
(eco-efficient). Pembiayaan/pemberian kredit yang terkait dengan
x. B a n g u n a n b e r w a w a s a n pelaksanaan penerapan keuangan berkelanjutan pada
lingkungan yang memenuhi tiap segmen bisnis akan diatur secara lebih terperinci pada
standar atau sertifikasi yang diakui masing-masing Pedoman dan/atau SOP setiap segmen
secara nasional, regional, atau kredit, dan diatur juga pada Pedoman/SOP yang bersesuaian/
internasional. terkait dengan pelaksanaan keuangan berkelanjutan.
Page 160
160 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
b. Kinerja Ekonomi wilayah Jakarta, dengan jumlah pembiayaan sindikasi
1) Perbandingan target dan kinerja, portofolio, target Rp700 miliar;
pembiayaan, pendapatan dan laba rugi ▪ PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), perusahaan
Informasi lengkap target dan kinerja, portofolio, target agen katalis pembangunan infrastruktur Indonesia
pembiayaan, pendapatan dan laba rugi dapat dilihat yang dibawahi langsung oleh Menteri Keuangan.
pada Bab Tinjauan Keuangan: Analisis dan Pembahasan CCB Indonesia berkolaborasi dengan CCB Asia
Manajemen (halaman 117). (Hongkong) berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman
2) Perbandingan target dan kinerja portofolio, target sindikasi untuk pemberian fasilitas modal kerja
pembiayaan, atau proyek yang sejalan dengan penerapan sejalan dengan komitmen CCB Indonesia terhadap
Keuangan Berkelanjutan. kemajuan infrastruktur di Indonesia. Pembiayaan
Pada penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan ini diberikan untuk menunjang portfolio pembiayaan
2023 ini belum ditentukan target pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur PT SMI di Indonesia,
kegiatan usaha berwawasan lingkungan. khususnya terhadap proyek-proyek yang merupakan
kategori ‘green project’ dan ‘social project’, dan
Berikut realisasi pembiayaan pada kegiatan usaha terdapat KPI dan assessment yang dilakukan oleh
berwawasan lingkungan (KUBL) konsultan keberlanjutan pihak ketiga. Jumlah
pembiayaan dari CCB Asia (Hongkong) dan CCB
Realisasi per Des 2023 Indonesia untuk proyek ini sebesar USD18 juta;
Kategori KUBL (di luar UMKM)
(dalam jutaan Rp) ▪ PT PP Semarang Demak (Persero), bergerak di
Energi Terbarukan 89.870 bidang usaha pembangunan jalan tol dalam hal
Pencegahan dan Pengendalian 350.772
ini pembiayaan untuk kegiatan usaha transportasi
Polusi ramah lingkungan dengan jumlah pembiayaan
Pengelolaan Air dan Air Limbah 84.892
sebesar Rp400 miliar;
yang Berkelanjutan ▪ PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang
Kegiatan Usaha yang 575.050
pembangkit tenaga listrik mini hydro (Energi
Berwawasan Lingkungan Lainnya terbarukan) dengan jumlah pembiayaan sebesar
Rp30 miliar;
▪ PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur
Selama tahun 2023, penyaluran kredit untuk kegiatan pembuatan peralatan rumah tangga (piring, gelas,
usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada sejumlah dan lain-lain) dengan bahan baku dari kaca/beling
perusahaan yang memiliki kepedulian dan mendukung yang di daur ulang (Pencegahan dan pengendalian
lingkungan (green company) yang telah direalisasi polusi), jumlah pembiayaan sebesar Rp75 miliar;
antara lain: ▪ PT Sarana Inti Pertiwi, bergerak di bidang usaha
▪ PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dengan kontraktor untuk proses pengolahan air baku di
pembiayaan spesifik untuk proyek green financing pusat perbelanjaan (mall), apartemen, bendungan
sebesar USD150 juta; air, dan lain-lain, jumlah pembiayaan sebesar Rp1,25
▪ PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha miliar; serta
pengadaan, pemasangan, dan pengoperasian ▪ Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember
sistem panel tenaga surya (photovoltaicPV) dan/ 2023 sebesar Rp1.703 miliar dengan ratio UMKM
atau pembangkit listrik tenaga surya dengan total terhadap total kredit sebesar 8,79%.
kapasitas hingga 200MW, dengan jumlah
pembiayaan Rp400 miliar; Untuk mendukung pembiayaan proyek pembangunan
▪ PT Air Bersih Jakarta (ABJ), perusahaan yang hijau (yang memperhatikan lingkungan), Bank juga
mendukung PAM Jaya dalam meningkatkan mendorong nasabah yang bergerak di sektor usaha
jangkauan layanan penyediaan air bersih di seluruh perkebunan sawit dan pertambangan agar patuh
Jakarta. Pembiayaan ini untuk membangun, terhadap regulasi lingkungan. Debitur kelapa sawit
mengoperasikan dan memelihara sistem penyediaan diharapkan sudah memiliki sertifikasi Indonesian
air minum baru SPAM Jatiluhur dan SPAM Buaran, Sustainable Palm Oil (ISPO) atau Roundtable Sustainable
kemudian didistribusikan kepada pelanggan seluruh Palm Oil (RSPO).
Page 161
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 161
Laporan Keberlanjutan
Di samping itu Bank juga secara bertahap melakukan (dalam jutaan Rupiah)
Pengembangan Sektor Ekonomi Prioritas berkelanjutan Biaya 2023 2022 2021 2020 2019
yang bersifat inklusif dengan meningkatkan kegiatan
Cetakan 495,01 579,85 543,06 876,58 1.732,50
pendanaan terutama pada sektor industri, energi,
pertanian (dalam arti luas), infrastruktur dan UMKM
dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan 3) Aspek Energi
hidup dan sosial. - Jumlah dan Intensitas Energi yang digunakan
- Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan
c. Kinerja Lingkungan Hidup Penggunaan Energi Terbarukan
1) Aspek Umum
- Biaya Lingkungan Hidup CCB Indonesia yang bergerak di sektor perbankan
CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan dalam penggunaan energi terutama bahan bakar yaitu
Berkelanjutan, pada tahun 2023 ini memasuki untuk keperluan transportasi bagi operasional bank
Penanaman Pohon Tahap VII dengan mengkoordinir yang terdiri dari 72 kantor yang dimiliki di seluruh
penanaman sebanyak 700 bibit unggul tanaman Indonesia.
petai pada ladang milik masyarakat tani, jalan dusun
dan lereng-lereng bukit yang rawan longsor di 3 CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk mengurangi
(tiga) desa yaitu di Desa Sumberharjo, Desa Sindukarto penggunaan sumber daya bahan bakar dalam kegiatan
dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten bank antara lain: rapat dan diskusi menggunakan media
Wonogiri, Jawa Tengah, sebagai bagian dari kegiatan teleconference, demikian pula penyelenggaraan
sosial kemanusiaan (Corporate Social Responsibility). pelatihan secara virtual (e-training) , hingga
Pelaksanaan program penghijauan berkesinambungan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
yang sebelumnya telah dilaksanakan penanaman diselenggarakan secara hybrid. Disamping itu, CCB
bibit pohon lengkeng, sawo, nangka dan petai pada Indonesia juga mendorong nasabah dalam bertransaksi
Tahap I – VI selama tahun 2014 - 2022. Hasil buah- keuangan menggunakan digital banking, sehingga
buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan nasabah tidak perlu datang ke Bank dan mengurangi
oleh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat penggunaan transportasi.
meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus
untuk menjaga lingkungan hidup. Biaya transportasi menunjukkan penurunan yang
konsisten dalam 5 (lima) tahun terakhir ini yaitu Rp341
Selama bulan Maret – Oktober tahun 2023 CCB juta (2019), Rp149 juta (2020), Rp144 juta (2021), Rp129
Indonesia membantu penyiraman pohon pada juta (2022), dan menjadi Rp119 juta (2023).
musim kemarau di sekitar Desa Sumberharjo dan
Desa Sindukarto, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Demikian halnya, Biaya Cetakan yang menunjukkan
Wonogiri, Jawa Tengah. Pada musim kemarau di trend menurun dari Rp1,73 miliar (tahun 2019), menjadi
daerah Wonogiri ini sangat kering dan suhu udara Rp876 juta (tahun 2020), menjadi Rp543 juta (tahun
dapat mencapai hingga 40 derajat Celcius saat siang 2021), Rp579 juta (tahun 2022), dan menjadi Rp495
hari, sehingga tanaman bisa layu apabila tidak dibantu juta (tahun 2023).
penyiraman yang intensif. Selama tahun 2023 biaya
penghijauan yang dikeluarkan CCB Indonesia adalah Biaya Air Listrik Gas juga menurun dari Rp5,70 miliar
sebesar Rp189.300.000 yang digunakan untuk (tahun 2022) menjadi Rp5,62 miliar (tahun 2023).
penanaman 700 bibit pohon petai dan biaya
penyiraman bibit selama musim kemarau di Wonogiri. Namun demikian, berhubung masa pandemi telah
berakhir pada tahun 2023 dan aktivitas operasional
2) Aspek Material kantor kembali berjalan normal, yang ditandai dengan
- Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan tingkat kemacetan lalu lintas yang cenderung meningkat
CCB Indonesia selalu berupaya untuk mengurangi seiring berakhirnya pembatasan kegiatan yang diatur
penggunaan sumber daya diantaranya barang melalui status PPKM sebelumnya, pemakaian bahan
cetakan, baik untuk keperluan operasional perbankan bakar mengalami peningkatan pada tahun 2023 yaitu
sehari-hari, maupun untuk keperluan nasabah Rp3,20 miliar (320.354 liter BBM) dari Rp2,93 miliar
dalam bertransaksi keuangan di bank. Secara umum (292.840 liter BBM) pada tahun 2022.
dalam 5 (lima) tahun terakhir ini menunjukkan
trend menurun, walaupun terlihat meningkat pada Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan
tahun 2022 dalam pemakaian kertas. Energi Terbarukan
Page 162
162 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk efisiensi Keberlangsungan Perusahaan sangat tergantung pada
energi sumber daya yang digunakan diantaranya adalah pengelolaan sumber daya manusia yang handal dan
mendorong penggunaan tumbler (botol minuman / mampu menciptakan kenyamanan kerja bagi karyawan.
air mineral) yang dapat di-refill untuk mengurangi Modal manusia CCB Indonesia mendapat perhatian dari
pemakaian air mineral dalam kemasan botol plastik; perusahaan, seperti terkait pemberian imbal jasa, peningkatan
juga mendorong efisiensi dalam pemakaian listrik kompetensi dan profesionalisme melalui training,
dengan memberikan arahan untuk mematikan lampu, menciptakan tempat kerja yang nyaman, coverage asuransi
komputer dan lainnya apabila meninggalkan ruangan. kesehatan bagi karyawan dan tanggungannya, menghormati
dan melindungi hak-hak asasi manusia, serta mengakui
4) Aspek Air keberagaman, kesetaraan dan peluang yang sama tanpa
- Penggunaan Air membedakan ras, suku, agama dan jenis kelamin.
CCB Indonesia dalam upaya efisiensi energi sumber
daya dilakukan diantaranya dengan mendorong - Kesetaraan Kesempatan Bekerja
penggunaan botol minuman (re-fill) bagi masing- Bank berkomitmen senantiasa menyediakan
masing karyawan untuk mengurangi pemakaian lingkungan kerja yang layak dan aman bagi karyawan
air kemasan botol. tanpa diskriminasi. Selama ini tidak terdapat
pengaduan dari karyawan terkait kasus diskriminasi
d. Kinerja Sosial karena Bank percaya bahwa kesetaraan kesempatan
1) Komitmen memberikan Layanan atas Produk dan kerja yang transparan akan meningkatkan rasa
Jasa yang setara kepada Konsumen nyaman dan aman bagi karyawan sehingga
Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat dan meningkatkan produktivitas.
perlindungan konsumen, CCB Indonesia selalu
memberikan perhatian terciptanya rasa aman bagi para - Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
nasabah. Produk dan jasa CCB Indonesia telah sesuai CCB Indonesia berkomitmen untuk menjunjung
dengan ketentuan yang berlaku, standard and best kesetaraan kesempatan bekerja dan tidak
practice. mempekerjakan tenaga kerja paksa dan tenaga
kerja anak.
Setiap produk yang diluncurkan CCB Indonesia diarahkan
untuk memberikan manfaat dan benefit maksimal - Upah Minimum Regional 2023
kepada para nasabah. CCB Indonesia melalui tenaga Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat
frontliners memastikan nasabah dapat memahami dan terendah terhadap UMP (Upah Minimum Provinsi)
mengerti kelebihan produk CCB Indonesia, sesuai dan UMK (Upah Minimum Kabupaten atau Kota)
dengan kebutuhannya.
Persentase
Jumlah
Transparansi produk CCB Indonesia mencakup segala Remunerasi UMK
Karyawan
2023
informasi mengenai produk, diantaranya manfaat dan
kegunaan produk, syarat dan ketentuan, hak dan Jakarta 54 100,20%
kewajiban dari masing-masing pihak, kapan perjanjian Bogor 7 100,22%
berakhir dan bagaimana penyelesaiannya, informasi Semarang 5 101,94%
biaya administrasi yang dikenakan, termasuk risikonya. Bandung 4 105,52%
Informasi disampaikan kepada masyarakat melalui media
Solo 1 125,11%
promosi seperti brosur, leaflet, website, dan papan
pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia. Tangerang 1 100,22%
Surabaya 3 100,22%
Setiap kantor CCB Indonesia menyediakan unit khusus/ Tanjung Pinang 2 100,30%
petugas untuk menangani pengaduan atau keluhan Batam 6 100,22%
dari nasabah, sehingga permasalahan dengan nasabah
Sukabumi 2 100,30%
dapat segera ditindaklanjuti dengan target waktu
Malang 1 100,31%
penyelesaian sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
NTB/Mataram 2 109,30%
2) Aspek Ketenagakerjaan Tangerang 1 100,22%
CCB Indonesia menempatkan karyawan, yang disebut Selatan
modal manusia CCB Indonesia, sebagai modal perusahaan. 89 103,39%
Page 163
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 163
Laporan Keberlanjutan
- Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Program pendidikan dan pelatihan yang
CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga diselenggarakan selama tahun 2023 dengan materi-
kelestarian lingkungan dalam kegiatan/aktivitas materi yang mencakup technical skill dan soft skill
operasional perusahaan sehari-hari, di antaranya diantaranya: Sertifikasi Manajemen Risiko, Sistem
dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR),
kantor. analisa kredit, bidang Operasional Bank / Standard
Operating Procedures (SOP), Pengaduan Layanan
Dalam mewujudkan lingkungan kerja yang Nasabah, Pelatihan APU PPT, Keuangan Berkelanjutan
nyaman, CCB Indonesia memenuhi hak karyawan (Sustainability Finance), bidang Compliance, Induction
dengan menyediakan lingkungan bekerja yang Program , Pelatihan yang terkait dengan
layak dan aman bagi semua karyawan. CCB pengembangan sistem, Product Knowledge, Pelatihan
Indonesia meyakini penghargaan ak an terkait Keamanan Siber, Pelatihan terkait perlindungan
keanekaragaman dan kesempatan yang setara data pribadi, Pelatihan yang terkait dengan Cyber
dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman Crime, Digital Banking, IT hardware, keselamatan
dan aman sehingga meningkatkan produktivitas kerja, serta berbagai Seminar dan Workshop lainnya.
dan keterikatan karyawan. Hal ini tidak terlepas
dari sarana, prasarana, dan prosedur kerja yang 3) Aspek Masyarakat
telah disiapkan. Komitmen CCB Indonesia - Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
terhadap keanekaragaman dan kesempatan termasuk literasi dan inklusi keuangan
setara selama tahun 2023. Strategi program edukasi dari CCB Indonesia
diarahkan bagi anak-anak usia sekolah, agar
- Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai. mendapat pengetahuan keuangan/perbankan
Program pelatihan dan pengembangan pegawai umum secara dini, dan nantinya dapat menghasilkan
menjadi perhatian khusus di tahun 2023, dan insan memiliki literasi keuangan dan mampu
masih terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan mengelola keuangan secara cerdas. Program edukasi
untuk menunjang perkembangan bisnis Bank. ini dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah
Selama tahun 2023, Bank telah menyelenggarakan dengan memberikan pengetahuan dasar perbankan,
pelatihan sebanyak 310 program pelatihan dengan khususnya mendorong anak-anak supaya rajin
jumlah 8.567 peserta. Dibandingkan pada tahun menabung. Pemberian edukasi bagi anak-anak SD
2022 dilaksanakan 179 program pelatihan dengan lebih ke arah audio visual dan peragaan-peragaan
jumlah 6.602 peserta. Program pelatihan di tahun sederhana yang memudahkan untuk mengerti
2023 dilakukan secara daring dan luring, disesuaikan dan menerima pengetahuan keuangan.
dengan kebutuhan pada saat pelaksanaan kegiatan.
Pelatihan secara daring dapat melibatkan lebih CCB Indonesia juga berpartisipasi untuk memberikan
banyak pegawai dari berbagai lokasi, namun edukasi perbankan dengan membantu para
pelatihan secara tatap muka dapat meningkatkan pengusaha kecil dengan memberikan pendidikan/
interaksi antara pelatih dan peserta pelatihan. edukasi perbankan, agar mendapatkan pengetahuan
Bank secara konsisten telah melakukan program dan literasi keuangan, demi kemajuan dan
pelatihan dan peningkatan kompetensi karyawan, keberhasilan usahanya. Dalam pemberian edukasi
baik yang dilakukan di dalam maupun di luar bank. perbankan ini, juga dilakukan sosialisasi keuangan
berkelanjutan mengenai arti penting kepedulian
Bank secara konsisten telah melakukan program terhadap lingkungan dan sosial dalam melaksanakan
pelatihan dan peningkatan kompetensi karyawan, bisnis bagi para pengusaha kecil.
baik yang dilakukan di dalam maupun di luar bank.
Jumlah peserta program pendidikan dan pelatihan Training edukasi perbankan bagi pengusaha kecil
selama tahun 2023 dan 2022 sebagai berikut: telah dilaksanakan 1 (satu) kali yaitu CCB Indonesia
dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia dan
Bentuk Pendidikan dan Jumlah Peserta Dinas Koperasi & UKM Daerah Istimewa Yogyakarta,
Pelatihan 2023 2022 menyelenggarakan Literasi Keuangan terkait
• Pendidikan Intern 8.290 6.248 pengunaan keuangan digital dan pengenalan
• Pelatihan Ekstern 277 354 keuangan berkelanjutan, yang diikuti oleh 50
Jumlah 8.567 6.602 pengusaha kecil di Kantor Cabang CCB Indonesia
di Yogyakarta.
Page 164
164 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
CCB Indonesia turut serta mendukung program tata cara pengaduan nasabah dan penyelesaian
inklusi, untuk meningkatkan akses masyarakat sengketa kepada nasabah sesuai ketentuan Otoritas
terhadap lembaga, produk dan layanan jasa Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk
keuangan; meningkatkan penyediaan produk unit/fungsi Penanganan dan Penyelesaian
dan/atau layanan jasa keuangan yang sesuai Pengaduan Nasabah.
dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat;
serta kualitas produk dan/atau layanan jasa Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan
keuangan. penanganan dan penyelesaian dalam jangka waktu
sesuai ketentuan yang berlaku. Mediasi dalam
- Pengaduan Masyarakat rangka penyelesaian pengaduan nasabah Bank
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman dilaksanakan dengan baik. Laporan penanganan
Umum Perlindungan Nasabah serta Standard dan penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan
Operating Procedure Pelayanan dan Penyelesaian kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia
Pengaduan Nasabah. Bank mentransparansikan secara berkala setiap triwulan.
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jumlah
No Jenis Pengaduan
Pengaduan
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
1 Kegagalan Transaksi di ATM 153 76,12% 1 0,50% - - 154
2 Kegagalan Transaksi di 44 21,89% 2 0,99 - - 46
Electronic Banking
3 Penyelesaian Kredit Bermasalah 1 0,50% - - - - 1
Jumlah Penanganan Pengaduan 198 98,51% 3 1,49% - - 201
Konsumen selama 2023
Page 165
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 165
Laporan Keberlanjutan
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada
Goals/SDGs) secara umum adalah sebagai berikut: sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB
• Planet bumi kita ini menghadapi tantangan ekonomi, sosial, Indonesia selalu mengadakan berbagai kegiatan sosial
dan lingkungan yang sangat besar. kemanusiaan. Dalam masa pandemi COVID-19, pelaksanaan
• Untuk menghadapi ini, SDGs menentukan prioritas dan kegiatan sosial mengikuti protokol kesehatan yang aman.
aspirasi global untuk tahun 2030. Mereka mewakili peluang
yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghilangkan CCB Indonesia senantiasa berupaya memberikan manfaat
kemiskinan ekstrim dan menempatkan dunia pada jalur kepada masyarakat sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial.
yang berkelanjutan. Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada
• Pemerintah di seluruh dunia termasuk Pemerintah Indonesia sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB
telah menyetujui tujuan-tujuan ini. Indonesia selalu mengadakan berbagai kegiatan sosial
• Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menentukan kemanusiaan. CCB Indonesia berkomitmen untuk berperan
prioritas dan aspirasi pembangunan berkelanjutan global serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna
untuk tahun 2030 dan berupaya memobilisasi upaya global meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan.
di sekitar seperangkat tujuan dan sasaran bersama. SDGs
menyerukan tindakan di seluruh dunia di antara pemerintah, CCB Indonesia merumuskan kebijakan Corporate Social
bisnis dan masyarakat sipil untuk mengakhiri kemiskinan Responsibility (CSR) berdasarkan UU No 40 Tahun 2007 tentang
dan menciptakan kehidupan yang bermartabat dan Perseroan Terbatas pasal 1 ayat 3, bahwa Tanggung Jawab
kesempatan bagi semua, di dalam batas-batas planet ini. Sosial dan Lingkungan adalah komitmen CCB Indonesia untuk
berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan
CCB Indonesia sebagai Lembaga Jasa Keuangan yang bergerak guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang
di bidang perbankan, juga memiliki tanggung jawab sosial dan bermanfaat, baik bagi Perusahaan sendiri, komunitas setempat,
lingkungan. maupun masyarakat pada umumnya.
Page 166
166 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Program CSR yang dikembangkan oleh CCB Indonesia diarahkan CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan
untuk memberi manfaat positif diantaranya bagi : (termasuk SDGs No. 13 dan SDGs No. 15), pada tahun 2023 ini
1. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sekitar yang memasuki Penanaman Pohon Tahap VII dengan mengkoordinir
kurang mampu, terutama untuk anak-anak yatim piatu, penanaman sebanyak 700 bibit unggul tanaman petai pada
disabilitas dan berkebutuhan khusus. Termasuk dalam Tujuan ladang milik masyarakat tani, jalan dusun dan lereng-lereng
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development bukit yang rawan longsor di Desa Sumberharjo, Desa Sindukarto,
Goals / SDGs No. 3 yaitu untuk memastikan kehidupan yang dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eramoko, Wonogiri, Jawa
sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua. Tengah, sebagai bagian dari kegiatan sosial kemanusiaan
2. Program penghijauan berkelanjutan yang bermanfaat bagi (Corporate Social Responsibility). Pelaksanaan program
sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan penghijauan berkesinambungan yang sebelumnya telah
gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan dilaksanakan penanaman bibit pohon lengkeng, sawo, nangka
dan merehabilitasi kerusakan lahan. Termasuk dalam Tujuan dan petai pada Tahap I – VI selama tahun 2014 - 2022. Hasil
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development buah-buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan oleh
Goals / SDGs No. 13 yaitu mengambil aksi untuk memerangi masyarakat setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan
perubahan iklim dan dampaknya, serta SDGs No. 15 yaitu ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus untuk menjaga lingkungan
melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan hidup.
yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, mengelola
hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi Penerima Manfaat Program Penghijauan
(penggurunan), dan menghambat dan membalikkan 1. Masyarakat desa setempat yaitu Desa Sumberharjo, Desa
degradasi tanah dan menghambat hilangnya Sindukarto dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko,
keanekaragaman hayati. Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, adalah penerima manfaat
3. Pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang terkena langsung dari program penghijauan berkelanjutan CCB
musibah bencana alam. Termasuk dalam Tujuan Indonesia.
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development 2. Komunitas petani yang menerima bantuan penanaman
Goals / SDGs No. 3 yaitu untuk memastikan kehidupan bibit unggul di ladangnya masing-masing, serta bantuan
yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua. untuk penyiraman tanaman selama musim kemarau. Selain
4. Peningkatan pemahaman masyarakat kecil terhadap perbankan, itu, beberapa tanaman yang ditanam juga dapat memberikan
untuk mendorong terciptanya pembentukan masyarakat yang keuntungan ekonomi bagi petani, seperti tanaman buah-
mandiri. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan buahan lengkeng, sawo, nangka dan juga pete.
atau Sustainable Development Goals / SDGs No. 4 yaitu untuk 3. Pemerintah daerah setempat, dengan penanaman pohon
memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara, di sepanjang jalan desa menjadi asri dan lingkungan
juga mendukung kesempatan belajar bagi semua. berangsur menjadi lebih hijau.
Page 167
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 167
Laporan Keberlanjutan
Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian CCB Indonesia kepada sesama dan masyarakat sekitar, pada tahun 2023
CCB Indonesia mengadakan berbagai kegiatan kemanusiaan sebagai berikut :
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
1 3 Feb 23 Sumbangan sosial SDGs Yayasan Sosial Tangan Kasih, Rp11.560.260 Bantuan untuk kebutuhan logistik,
Panti Asuhan No. 4 Tangerang. Panti Asuhan ini susu, sembako pangan dan beban
mengasuh 40 anak-anak operasional panti asuhan.
terlantar dari balita hingga
remaja.
2 18 Feb 23 Sumbangan sosial SDGs Yayasan Jamrud Biru, Bekasi, Rp7.500.000 Bantuan untuk kebutuhan logistik,
Panti Asuhan No. 4 Panti Pelayanan Kesejahteraan berupa beras.
Sosial bagi penyandang
disabilitas dan mental, dengan
jumlah penghuni sebanyak 125
orang.
3 12 Apr 23 Sumbangan Bantuan SDGs Yayasan Indonesia Hijau, untuk Rp25.000.000 Bantuan dalam bentuk dana
Sekolah No. 4 anak-anak binaan adalah pendidikan untuk "Kejar Paket
masyarakat prasejahtera yang Sekolah" anak-anak pra sejahtera,
tinggal di pemukiman lapak sehingga dapat melanjutkan
pemulung daerah Jakarta sekolah untuk kehidupan yang
Selatan (Kebagusan, Ragunan, lebih baik.
Jati Padang) Depok dan
Gunung Sindur Bogor, dengan
total anak binaan berjumlah
243 orang di bawah Yayasan
Indonesia Hijau.
5 18 Apr 23 Sumbangan sosial SDGs Warga dan anak-anak binaan Rp19.764.600 Bantuan dalam bentuk bingkisan
Bantuan No. 4 adalah masyarakat prasejahtera kebutuhan harian dan
Kemanusiaan yang tinggal di pemukiman perlengkapan sekolah.
lapak pemulung daerah Jakarta
Selatan melalui Yayasan
Indonesia Hijau, dalam rangka
bulan suci Ramadan 1444 H di
daerah Jl. Kebagusan 1 Gang
Waru RT.06/01 Kebagusan Pasar
Minggu Jakarta Selatan,
6 17 Mei 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo Rp15.500.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 dan Desa Sindukarto, Kec. bibit pohon di dua lokasi (Tahap
dan 15 Eromoko, Kab. Wonogiri, Jawa IV s.d VI) selama musim kemarau
Tengah. untuk bulan Mei-Juni 2023 di
daerah tandus di Desa Sumberharjo
dan Desa Sindukarto, Kec. Eromoko,
Kab. Wonogiri.
7 9 Jun 23 Sumbangan sosial SDGs Masyarakat umum melalui Rp12.280.000 Masyarakat umum dalam rangka
Kemanusiaan No. 3 Palang Merah Indonesia memperingati hari donor darah
sedunia yang di koordinir oleh
Gedung Sahid Sudirman Center,
Jakarta
8 19 Jun 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo Rp15.500.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 dan Desa Sindukarto, Kec. bibit pohon di dua lokasi (Tahap
dan 15 Eromoko, Kab. Wonogiri, Jawa IV s.d VI) selama musim kemarau
Tengah. untuk bulan Juni-Juli 2023 di
daerah tandus di Desa Sumberharjo
dan Desa Sindukarto, Kec. Eromoko,
Kab. Wonogiri.
Page 168
168 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
9 29 Jul 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo Rp15.500.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 dan Desa Sindukarto, Kec. bibit pohon di dua lokasi (Tahap
dan 15 Eromoko, Kab. Wonogiri, Jawa IV s.d VI) selama musim kemarau
Tengah. untuk bulan Juli-Agt 2023 di
daerah tandus di di daerah tandus
di Desa Sumberharjo dan Desa
Sindukarto, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri.
10 30 Jul 23 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Brayat Pinuji, Rp19.977.048 Bantuan untuk kebutuhan logistik,
Panti Asuhan No. 4 Kulon Progo, Yogyakarta, yang sembako pangan dan kebutuhan
mengasuh 90 anak-anak dari perlengkapan kebersihan dan
usia balita hingga remaja perlengkapan kebutuhan sekolah
11 15 Agus 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sindukarto, Rp15.500.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri. bibit pohon di dua lokasi (Tahap
dan 15 IV s.d VI) selama musim kemarau
bulan Agt-Sep 2023 di daerah
tandus di di daerah tandus di Desa
Sumberharjo dan Desa Sindukarto,
Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri.
12 18 Agus 23 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Bhakti Luhur, Rp13.738.210 Bantuan perlengkapan kebutuhan
Panti Asuhan No. 4 Tangerang, yang mengasuh sekolah berupa perangkat
62 anak-anak disabilitas komputer.
13 18 Agus 23 Bantuan Sekolah SDGs Panti Asuhan Bhakti Luhur, Rp12.555.841 Bantuan untuk kebutuhan logistik,
No. 4 Tangerang, yang mengasuh sembako pangan dan kebutuhan
62 anak-anak disabilitas perlengkapan kebersihan.
14 30 Agus 23 Bantuan Sekolah SDGs Panti Asuhan Mekar Lestari, Rp15.000.000 Bantuan dana pendidikan sekolah
No. 4 Serpong, Tangerang, yang anak-anak panti asuhan.
mengasuh 38 anak dari usia
balita hingga remaja.
15 2 Sep 23 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Mekar Lestari, Rp13.460.240 Bantuan kebutuhan logistik
Panti Asuhan No. 4 Serpong, Tangerang, yang pangan harian dan perlengkapan
mengasuh 38 anak dari usia kebersihan panti asuhan.
balita hingga remaja.
16 21 Sep 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo Rp15.500.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 dan Desa Sindukarto, Kec. bibit pohon di dua lokasi (Tahap
dan 15 Eromoko, Kab. Wonogiri, Jawa IV s.d VI) selama musim kemarau
Tengah. bulan Sep-Okt 2023 di daerah
tandus di Desa Sumberharjo dan
Desa Sindukarto, Kec. Eromoko,
Kab. Wonogiri.
17 5 Okt 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo Rp15.500.000 Bantuan untuk penyiraman bibit-
Berkelanjutan No. 13 dan Desa Sindukarto, Kec. bibit pohon di dua lokasi (Tahap
dan 15 Eromoko, Kab. Wonogiri, Jawa IV s.d VI) selama musim kemarau
Tengah. bulan Okt-Nov 2023 di daerah
tandus di Desa Sumberharjo dan
Desa Sindukarto, Kec. Eromoko,
Kab. Wonogiri.
Page 169
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 169
Laporan Keberlanjutan
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
18 11 Nov 23 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Guardian Holy Rp19.998.440 Memberikan kebutuhan logistik
Panti Asuhan No. 4 Angel, Jatiasih, Bekasi, yang dan keperluan operasional kepada
mengasuh 48 anak balita Panti Asuhan Guardian Holy Angel
hingga remaja
19 14 Nov 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo, Rp19.900.000 Program penghijauan berupa
Berkelanjutan No. 13 Desa Sindukarto, dan Desa Persiapan Pratanam bibit pohon
dan 15 Puloharjo Kec. Eromoko, Kab. baru Tahap VII 2023 untuk 700
Wonogiri, Jawa Tengah. pohon, yang akan di tanam bulan
Desember 2023 di daerah tandus
di Desa Sumberharjo, Desa
Sindukarto, dan Desa Puloharjo
Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri.
20 1 Dec 23 Sumbangan SDGs Masyarakat Umum, keluarga Rp38.000.000 Kegiatan pengobatan gratis 100
Pengobatan Gratis No. 4 pra-sejahtera di daerah Cakung, paket bagi keluarga pra-sejahtera
Jakarta Timur di daerah Cakung, Jakarta Timur
dengan bekerja sama dengan
Yayasan Benih Baik
21 6 Des 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo, Rp59.000.000 Program penghijauan berupa
Berkelanjutan No. 13 Desa Sindukarto, dan Desa Pembelian 700 bibit baru pohon
dan 15 Puloharjo Kec. Eromoko, Kab. petai untuk Tahap VII tahun 2023
Wonogiri, Jawa Tengah. yang akan di tanam bulan
November 2023 di daerah tandus
di Desa Sumberharjo, Desa
Sindukarto, dan Desa Puloharjo
Kec. Eromoko, Kab. Wonogiri.
22 12 Des 23 Program Penghijauan SDGs Masyarakat Desa Sumberharjo, Rp17.400.000 Program penghijauan berupa
Berkelanjutan No. 13 Desa Sindukarto, dan Desa Penanaman 700 bibit baru pohon
dan 15 Puloharjo Kec. Eromoko, Kab. untuk Tahap VII tahun 2023 di
Wonogiri, Jawa Tengah. daerah tandus di Desa Sumberharjo
dan Desa Sindukarto, Desa
Puloharjo, Kec. Eromoko, Kab.
Wonogiri.
23 7 Des 23 Sumbangan SDGs Masyarakat Umum, khususnya Rp5.000.000 Penyelenggaraan kegiatan ini
Kesehatan No. 4 bagi stunting (gizi buruk anak- dikoordinasi oleh Asosiasi Emiten
anak) Indonesia dengan Otoritas Jasa
Keuangan dan Bursa Efek Indonesia,
serta stakeholders Pasar Modal
berupaya membantu menuntaskan
stunting (gizi buruk anak-anak) di
Indonesia.
24 15 Des 23 Sumbangan sosial SDGs Panti Asuhan Brayat Pinuji, Rp19.965.570 Memberikan bantuan logistik dan
Panti Asuhan No. 4 Kulon Progo, Yogyakarta, yang dana operasional kepada Panti
mengasuh 90 anak-anak dari Asuhan Brayat Pinuji, Boro, Jawa
usia balita hingga remaja Tengah
Page 170
170 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
Tanggal
No Jenis kegiatan SDGs Penerima Sumbangan Realisasi Biaya Penjelasan
Pelaksanaan
25 15 Des 23 Sumbangan sosial SDGs Panti Werdha Hanna di Rp5.003.630 Bantuan logistik dan dana
Jompo No. 4 Yogyakarta, yang mengasuh operasional kepada Panti Werda
30 wanita lansia Hana di Yogyakarta
26 16 Des 23 Edukasi Perbankan SDGs Literasi keuangan kepada 50 Rp24.871.221 CCB Indonesia dengan bekerjasama
No. 4 pengusaha kecil/UMKM dengan Bank Indonesia dan Dinas
Yogyakarta binaan Bank Koperasi & UKM Daerah Istimewa
Indonesia dan Dinas Koperasi Yogyakarta, menyelenggarakan
& UKM Daerah Istimewa Literasi Keuangan terk ait
Yogyakarta pengunaan keuangan digital dan
pengenalan keuangan
berkelanjutan, yang diikuti oleh
50 pengusaha kecil di Kantor
Cabang CCB Indonesia di
Yogyakarta
Realisasi Rp452.975.060
7. Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa bagaimana penyelesaiannya, informasi biaya administrasi
Keuangan Berkelanjutan yang dikenakan, termasuk risikonya. Setiap kantor CCB
Indonesia menyediakan unit khusus / petugas untuk
a. Inovasi dan Pengembangan Produk / Jasa menangani pengaduan atau keluhan dari nasabah, sehingga
Keuangan Berkelanjutan permasalahan dengan nasabah dapat segera ditindaklanjuti
CCB Indonesia secara konsisten untuk mengembangkan dengan target waktu penyelesaian sesuai ketentuan Otoritas
produk dan layanan yang berbasis teknologi, awalnya Jasa Keuangan.
pengembangan internet banking untuk korporasi, lanjut
untuk individual, dan mobile banking, serta diteruskan Program promo produk dan layanan CCB Indonesia, dilakukan
pengembangan digital banking selanjutnya, seperti QR melalui komunikasi pemasaran yang optimal dan tranparan,
payment, iDebit, virtual account, CCBI Win, foreign currency tidak melanggar etika dan aturan yang berlaku, untuk
transfer, dan lainnya. Seperti diketahui, dalam konteks tercapainya awareness dan market positioning yang tepat
Keuangan Berkelanjutan, penggunaan produk berbasis sasaran. CCB Indonesia berupaya mengembangkan dan
teknologi ini akan menghemat sumber daya yang digunakan, meningkatkan kualitas layanan perbankan dengan
misalnya kertas, bahan bakar (karena tidak perlu transportasi). mengutamakan kepuasan nasabah.
Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat dan b. Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya
perlindungan konsumen, CCB Indonesia selalu memberikan bagi Pelanggan
perhatian terciptanya rasa aman bagi para nasabah. Produk Terkait pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan,
dan jasa CCB Indonesia telah sesuai dengan ketentuan terutama produk dan layanan yang berbasis teknologi,
yang berlaku, standard and best practice. telah dilakukan uji IT System Security yang diterapkan untuk
perlindungan data nasabah dan aplikasi perbankan CCB
Setiap produk yang diluncurkan CCB Indonesia diarahkan Indonesia sebagai berikut:
untuk memberikan manfaat dan benefit maksimal kepada ▪ CCB Indonesia telah menerapkan prinsip kerahasiaan
para nasabah. CCB Indonesia melalui tenaga frontliners (confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan
memastikan nasabah dapat memahami dan mengerti (availability) pada semua jaringan komunikasi, informasi
kelebihan produk CCB Indonesia, sesuai dengan dan system perbankan sesuai dengan Pedoman
kebutuhannya. Manajemen Risiko dari Otoritas Jasa Keuangan (POJK
MRTI).
Transparansi produk CCB Indonesia mencakup segala ▪ Pengamanan informasi dan sistem perbankan dilakukan
informasi mengenai produk, diantaranya manfaat dan terhadap aspek teknologi, sumber daya manusia serta
kegunaan produk, syarat dan ketentuan, hak dan kewajiban proses – proses di dalam penggunaan Teknologi
dari masing-masing pihak, kapan perjanjian berakhir dan Informasi diantaranya dengan:
Page 171
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 171
Laporan Keberlanjutan
- Menggunakan dua lapis otentikasi untuk akses ke Dalam masa pandemi COVID-19 terutama pada saat
core-banking system, internet banking dan mobile diberlakukan pembatasan kegiatan, maka layanan digital
banking. banking ini menjadi sangat penting bagi para nasabah
- Melakukan audit security system secara berkala untuk tetap dapat melakukan transaksi keuangannya tanpa
dengan mengundang vendor IT Security untuk harus datang ke kantor bank.
melakukan security assessment, penetration test
dan infiltration test terhadap sistem aplikasi d. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
perbankan CCB Indonesia Selama tahun 2023 tidak ada produk yang ditarik kembali
- Melakukan evaluasi berkala terhadap system dan oleh CCB Indonesia.
prosedur untuk meningkatkan keamanan sistem
dan agar selalu sesuai dengan Pedoman Manajemen e. Survey Kepuasan Pelanggan terhadap Produk / Jasa
Risiko yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Keuangan Berkelanjutan
Selama tahun 2023 belum dilakukan survei kepuasan
c. Dampak Produk/Jasa pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa.
Pengembangan produk dan layanan ramah lingkungan
melalui digital banking, seperti internet banking (bisnis 8. Lain Lain
dan individu), mobile banking, QR payment, iDebit, virtual
account, CCBI Win, foreign currency transfer, dan lainnya, a. Verifikasi tertulis dari pihak independen untuk tahun 2023
memberikan dampak yang sangat positif bagi lingkungan, belum tersedia.
karena akan menghemat sumber daya yang digunakan, b. Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca untuk
misalnya kertas, bahan bakar bensin/solar berhubung tidak tahun 2023 belum tersedia.
diperlukan transportasi ke kantor bank, sehingga dapat c. Tanggapan Emiten terhadap umpan balik laporan tahun
menjadi solusi untuk bertransaksi perbankan dengan lebih sebelumnya unttuk sementara ini belum tersedia.
efisien. d. Daftar Pengungkapan
Page 172
172 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Keberlanjutan
No
Nama Indeks Halaman
Indeks
1 Strategi Keberlanjutan 145
Penjelasan Strategi Keberlanjutan 145
2 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan 147
a. Aspek Ekonomi 147
b. Aspek Lingkungan Hidup 148
c. Aspek Sosial 148
3 Profil CCB Indonesia 148
a. Visi, Misi, Nilai-Nilai dan Keyakinan Dasar 148
b. Alamat Perusahaan 149
c. Skala Usaha 149
d. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 150
e. Keanggotaan pada Asosiasi 151
f. Perubahan CCB Indonesia yang Bersifat Signifikan 151
4 Penjelasan Direksi 151
Penjelasan Direksi 151
5 Tata Kelola Keberlanjutan 154
a. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 156
b. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 156
c. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 157
d. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 157
e. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 158
6 Kinerja Keberlanjutan 158
a. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 158
b. Kinerja Ekonomi 160
1) Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba 160
Rugi
2) Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau 160
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
c. Kinerja Lingkungan Hidup 161
1) Aspek Umum 161
Biaya Lingkungan Hidup 161
2) Aspek Material 161
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 161
3) Aspek Energi 161
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 161
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 161
4) Aspek Air 162
Penggunaan Air 162
d. Kinerja Sosial 162
1) Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 162
2) Aspek Ketenagakerjaan 162
Kesetaraan Kesempatan Bekerja 162
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 162
Upah Minimum Regional 162
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 163
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 163
Page 173
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 173
Laporan Keberlanjutan
No
Nama Indeks Halaman
Indeks
3) Aspek Masyarakat 163
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 163
Pengaduan Masyarakat 164
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 165
7 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan 170
a. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 170
b. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 170
c. Dampak Produk/Jasa 171
d. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 171
e. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 171
8 Lain-lain 171
a. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen 171
b. Lembar Umpan Balik 171
c. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 171
d. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 171
Ini adalah contoh hasil program penghijauan CCB Indonesia: di sepanjang jalan desa Sumberharjo telah tumbuh pohon lengkeng, yang semula gersang dan tidak ada
tanaman. Tahun lalu, pemerintah setempat menganugrahi prasasti apresiasi kepada CCB Indonesia yang ditempatkan di jalan desa ini.
Page 174
174 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance secara
luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada profitabilitas, nilai tambah bagi
stakeholder, dan kelangsungan pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB
Indonesia sebagai perusahaan publik
Berdasarkan Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016 dan Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Nomor S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, bahwa telah dilakukan penggabungan usaha PT Bank Antar Daerah (Bank Anda)
ke dalam PT Bank Windu Kentjana International, Tbk (Bank Windu). Bank hasil penggabungan telah berganti nama menjadi PT Bank China
Construction Bank Indonesia Tbk sesuai Keputusan Menkumham R.I No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016 tanggal 30 November 2016,
Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-441/PB.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 dan Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas nama PT Bank Windu Kentjana
International Tbk. Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”).
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada
profitabilitas, nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai perusahaan
publik.
Page 175
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 175
Tata Kelola Perusahaan
Upaya untuk terus meningkatkan penerapan tata kelola atau CCB Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan
Good Corporate Governance yang telah dilakukan sebelumnya, prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
dan menjaga terpenuhinya prinsip-prinsip Good Corporate usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
Governance dalam setiap kegiatan usaha pada seluruh tingkatan
atau jenjang organisasi merupakan faktor penting untuk Melanjutkan upaya perbaikan penerapan pelaksanaan Good Corporate
mendapatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan Governance, maka pada tahun 2023 CCB Indonesia mempertahankan
(stakeholders), yang meliputi: pemegang saham/investor, nasabah, dan menyempurnakan perbaikan yang telah dilakukan pada tahun-
bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai, pemasok tahun sebelumnya pada ketiga aspek Governance yaitu Governance
serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia. Hal ini Structure, Governance Process, dan Governance Outcome.
dikarenakan hasil penilaian Good Corporate Governance akan
berpengaruh terhadap penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Risiko (RBBR).
Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
Sebagai institusi yang bergerak di bidang perbankan dan sekaligus membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip
sebagai perusahaan publik, CCB Indonesia melaksanakan Good tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas
Corporate Governance dengan berpedoman pada: (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tanggal (independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut
14 September 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional
No. 13 /SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
Tata Kelola bagi Bank Umum.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tanggal Pedoman Tata Kelola Perusahaan
23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Peningkatan kualitas pelaksanaan Good Corporate Governance
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21 /POJK.04/2015 dan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja bank,
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri Perbankan.
8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik. Sebagai kerangka kerja yang dapat memberikan panduan bagi setiap
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal unit organisasi Bank agar dalam bertindak tetap berpegang teguh pada
8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance, maka Bank telah menyusun
Emiten atau Perusahaan Publik. Kebijakan dan Pedoman Umum Pelaksanaan Good Corporate Governance,
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal dan telah mendapat pengesahan dari Dewan Komisaris dan Direksi.
23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Ketentuan pelaksanaan dari Kebijakan dan Pedoman Umum
• Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia Pelaksanaan Good Corporate Governance dimaksud telah disusun
Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021 tentang oleh Bank, antara lain dalam bentuk:
Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham - Pedoman Penilaian Sendiri (Self Assessment) dan Penyusunan
dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Laporan Pelaksanaan Penerapan Good Corporate Governance
Perusahaan Tercatat. (Pedoman Penilaian dan Penyusunan Laporan Good Corporate
Governance), sebagai panduan dalam melakukan penilaian
Dalam ketentuan tersebut di atas ditegaskan bahwa pelaksanaan sendiri dan penyusunan laporan Pelaksanaan Penerapan Good
prinsip-prinsip Good Corporate Governance sekurang-kurangnya Corporate Governance.
harus diwujudkan dalam: - Pedoman Kode Etik, Pedoman ini meletakkan prinsip – prinsip
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan dasar dari perilaku dan profesi yang diharapkan dari semua
Direksi; Insan CCB Indonesia. Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan
- Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite-komite dan satuan budaya kesadaran risiko (risk awareness) yang kuat dan control
kerja yang menjalankan fungsi pengendalian intern bank; environment yang baik pada CCB Indonesia dapat terwujud
- Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal dan auditor dan melekat pada masing-masing Insan CCB Indonesia.
eksternal; - Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan sebagai Pedoman
- Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian bagi seluruh Insan CCB Indonesia:
intern; ▪ untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan
- Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana Kepentingan, serta
besar; ▪ dalam mengambil sikap yang tegas terhadap Benturan
- Rencana strategis Bank; dan Kepentingan di Bank untuk mewujudkan pengelolaan
- Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank. perusahan yang baik.
Page 176
176 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Selain berpedoman pada Kebijakan dan Pedoman tersebut di atas, Berdasarkan POJK No. 7/POJK.04/2021 tentang Kebijakan Dalam
pelaksanaan Good Corporate Governance juga didasarkan pada Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran
aturan-aturan internal lainnya yang ditetapkan sesuai dengan Corona Virus Disease 2019 sebagaimana telah diubah dengan POJK
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap No. 4 /POJK.04/2022 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
mengacu pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. (SEOJK) No. 20/SEOJK.04/2021 tentang Kebijakan Stimulus dan
Relaksasi Ketentuan Terkait Emiten atau Perusahaan Publik Dalam
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Akibat Penyebaran
Corona Virus Disease 2019 sebagaimana telah diubah dengan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), adalah Organ Perseroan SEOJK No. 4/SEOJK.04/2022 bahwa Ketentuan mengenai batas
yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi waktu penyelenggaraan rapat umum pemegang saham tahunan
atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang- oleh Perusahaan Terbuka diperpanjang selama 1 (satu) bulan dari
Undang dan/atau anggaran dasar. batas waktu kewajiban penyelenggaraan rapat umum pemegang
saham tahunan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (2) Peraturan
RUPS memiliki wewenang antara lain untuk mengangkat dan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana
memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, mengevaluasi dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui perubahan Terbuka.
Anggaran Dasar, menyetujui Laporan Tahunan dan menetapkan
bentuk dan jumlah imbalan, tunjangan dan fasilitas bagi anggota Mengacu pada ketentuan tersebut di atas, Rapat Umum
Dewan Komisaris dan Direksi, serta menghasilkan keputusan- Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2023
keputusan penting yang sejalan dengan arah dan kebijakan Bank. dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2023 secara hybrid yaitu
offline dengan pembatasan jumlah kehadiran fisik berdasarkan
Dalam tahun 2023, CCB Indonesia telah melaksanakan Rapat Umum metode first in first served dan juga online melalui aplikasi
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, dengan berpedoman kepada eASY.KSEI khusus untuk pemegang saham perorangan lokal.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 15/POJK.04/2020 tanggal Dalam pelaksanaan RUPS Tahunan 2023 untuk perhitungan
20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum suara RUPS Perseroan menggunakan Pihak Independen yaitu
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa PT Sinartama Gunita, selaku Biro Administrasi Efek Perseroan
Keuangan No. 16/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Pelaksanaan dan diverifikasi oleh Notaris Eliwati Tjitra, S.H., selaku pejabat
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka secara Elektronik. umum yang independen.
Page 177
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 177
Tata Kelola Perusahaan
RUPS-Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 6 Dewan Komisaris dan Direksi
Juni 2023.
Sistem pengelolaan perusahaan dilakukan secara dual-control
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : dimana terdapat pemisahan yang jelas antara fungsi dan tanggung
jawab Direksi yang bertanggung jawab atas kepengurusan Bank
Mata Acara Pertama dengan fungsi Dewan Komisaris yang bertanggung jawab atas
Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, fungsi pengawasan Bank.
termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai
keadaan dan jalannya Perseroan untuk tahun buku 2022 dan 1. Dewan Komisaris
Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2022 1) Komisaris Utama : Sun Jianzheng
yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro 2) Komisaris : Qi Jiangong
dan Surja (a member of Ernst and Young) serta memberikan 3) Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) 4) Komisaris (independen) : Yudo Sutanto
bagi para anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan
atas tindakan pengurusan dan pengawasannya selama tahun Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan
buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, sepanjang tindakan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga
tersebut dinyatakan dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau
buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, sejauh hal-hal yang Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB
sepenuhnya dan cukup diungkapkan dalam Laporan Tahunan Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
dan tidak melanggar hukum yang berlaku ataupun merupakan bertindak secara independen.
penipuan.
Semua anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
Mata Acara Kedua sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan
Rp135.959.414.849 (seratus tiga puluh lima miliar sembilan ratus lima Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
puluh sembilan juta empat ratus empat belas ribu delapan ratus
empat puluh sembilan rupiah) dengan rincian sebagai berikut : 2. Direksi
I. Sebesar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah) akan digunakan 1) Direktur Utama : You Wennan
sebagai Cadangan Wajib sesuai ketentuan pasal 70 UUPT. 2) Direktur : Zhu Yong
II. Sisanya sebesar Rp135.459.414.849 (seratus tiga puluh lima 3) Direktur : Setiawati Samahita
miliar empat ratus lima puluh sembilan juta empat ratus empat 4) Direktur : Junianto
belas ribu delapan ratus empat puluh sembilan rupiah) akan 5) Direktur : Chandra Nangkok Tua Siagian
digunakan sebagai laba ditahan dengan tujuan untuk 6) Direktur Kepatuhan : Agresius Robajanto Kadiaman
memperkuat struktur permodalan Perseroan.
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki
Mata Acara Ketiga hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan
Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris dengan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris
memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite Remunerasi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan
dan Nominasi untuk menentukan besarnya gaji, tunjangan dan CCB Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya
bonus dari anggota Direksi untuk tahun buku 2023. untuk bertindak secara independen.
Mata Acara Keempat Semua anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Menyetujui Pemberian Kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
dengan memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Peraturan
Remunerasi dan Nominasi untuk menetapkan gaji, tunjangan dan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan Surat Edaran
bonus bagi anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2023. Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
Mata Acara Kelima Susunan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah dicatat
Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan terakhir
dan Surja (a member of Ernst and Young) untuk mengaudit laporan melalui surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-45/PB.322/2019 tanggal
keuangan Perseroan tahun buku 2023. 23 April 2019 perihal Susunan Anggota Direksi dan Komisaris Bank.
Page 178
178 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris komposisi sebagaimana awal tahun 2023 tetap sama hingga akhir
tahun 2023. Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2022 tidak sebagai berikut:
mengalami perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode
sebelumnya berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Komisaris Utama : Sun Jianzheng
(RUPS) Tahunan tanggal 14 Mei 2019. Pengangkatan kembali Direksi Komisaris : Qi Jiangong
dan Dewan Komisaris dalam RUPS Tahunan dimaksud untuk masa Komisaris (Independen) : Mohamad Hasan
jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPS Tahunan tanggal 14 Mei 2019 Komisaris (Independen) : Yudo Sutanto
sampai dengan penutupan RUPS tahunan Perseroan untuk tahun
2023, dengan susunan anggota Dewan Komisaris sebagai berikut : Pada tahun 2023, jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak
kurang dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota
Komisaris Utama : Sun Jianzheng Direksi.
Komisaris : Qi Jiangong
Komisaris (Independen) : Mohamad Hasan Komposisi anggota Dewan Komisaris.
Komisaris (Independen) : Yudo Sutanto
Dalam tahun 2023, anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris
Dalam tahun 2023 tidak terdapat pengangkatan, pemberhentian, Independen dan Komisaris Non Independen, dengan komposisi
dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris, sehingga 50% anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen.
Jumlah
Periode %
Anggota Dewan Komisaris Komisaris Independen
Januari 2023 s.d Desember 2023 4 2 50%
Diangkat kembali
No Nama Jabatan Surat Persetujuan Persetujuan OJK
melalui RUPS
1 Sun Jianzheng Komisaris Utama Surat OJK No. KEP-11/D.03/2019 tanggal 17 Januari 22 Jan 2019 14 Mei 2019
2019
2 Qi Jiangong Komisaris Surat OJK No. KEP-94/D.03/2017 tanggal 05 Juni 2017 6 Jun 2017 14 Mei 2019
3 Mohamad Hasan Komisaris Independen Surat BI No.12/72/GBI/DPIP/ Rahasia tanggal 07 Juni 7 Jun 2010 14 Mei 2019
2010
4 Yudo Sutanto Komisaris Independen Surat OJK No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 27 Okt 2016 14 Mei 2019
2016
Page 179
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 179
Tata Kelola Perusahaan
Sun Jianzheng Qi Jiangong
Komisaris Utama Komisaris
Warga Negara China, lahir di Hebei, China pada tahun 1963. Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada 11 Juni 1970.
Memperoleh gelar Sarjana bidang Hukum dari Peking University, Memperoleh gelar Sarjana bidang Ekonomi dari Renmin University
China tahun 1986 dan gelar Master bidang Hukum dari Peking of China tahun 1992 dan gelar Master dari University of International
University, China tahun 1988, serta gelar Doktoral bidang National Business and Economics, jurusan International Accounting
Economics dari Peking University, China tahun 2003. Management lulus pada tahun 1997.
Menjadi Komisaris Utama Perseroan sejak 25 Januari 2019. Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 14 Oktober 2016,
Mengawali karirnya di China investment Consulting Corporation dan dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 6 Juni 2017
pada Agustus 1988 hingga Mei 1990. Selanjutnya memulai karir sampai sekarang.
di China Construction Bank Corporation pada Mei 1990 hingga
saat ini, menduduki berbagai jabatan kunci dan strategis, Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation mulai Juli
diantaranya sebagai Deputy General Manager of Institutional 1997 sebagai Business Manager yang bertanggung jawab dalam
Reform Executive Office, Deputy General Manager of Asset & pengelolaan aset/kewajiban. Pada periode Oktober 2000 hingga Maret
Liability Management Department, Deputy General Manager 2001 menduduki berbagai jabatan strategis di China Construction
of International Business Department (setara GM level at Head Bank Corporation. Selanjutnya periode Maret 2001 hingga Juli 2008
Office) dan posisi terakhir sebagai General Manager of Strategic diangkat sebagai Chief Manager and Deputy Chief Manager yang
Investment and Management Department, yang bertanggung bertanggung jawab di Financial Market Department. Kemudian periode
jawab atas investasi ekuitas domestik dan asing, manajemen Maret 2008 hingga 2 Agustus 2022 diangkat menjadi Deputy General
kepemilikan saham anak perusahaan dan rural bank, manajemen Manager and Chief Manager di Strategic Investment and Management
kerjasama strategis dengan investor strategis, sejak Juni 2015 Department, yang bertanggung jawab atas investasi strategis Bank.
hingga sekarang.
Pada 10 Mei 2021 diangkat menjadi Chairman, Non Executive Director
Pada periode Oktober 2008 hingga Agustus 2015 beliau merangkap of BlackRock CCB Wealth Management Limited hingga saat ini.
jabatan di China Construction Bank (London) Limited sebagai
Non-Executive Director, di samping jabatan utama di China Mulai 2 Agustus 2022 hingga sekarang, beliau diangkat sebagai
Construction Bank Corporation, Head Office. General Manager Financial Institutional Business Department of
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab
Beliau efektif menjabat menjadi Komisaris Utama Perseroan mulai atas pengelolaan bisnis lembaga keuangan tersebut.
25 Januari 2019, di samping jabatan utama sebagai sebagai General
Manager of Strategic Investment and Management Department Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional
dari China Construction Bank Corporation. dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
yang berbentuk badan hukum).
Sebagai Komisaris (Utama) Non Independen menjalankan tugas
fungsional dari China Construction Bank Corporation (pemegang Pelatihan yang diikuti di tahun 2023: Online Training “Refreshment
saham Bank yang berbentuk badan hukum). Manajemen Risiko - Level 6 Komisaris” oleh IBI-BCC pada 4 Desember
2023 di Jakarta.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023: Online Training “Refreshment
Manajemen Risiko - Level Komisaris (Asing)” oleh RDS Consulting Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
pada 2 Agustus 2023 di Jakarta. sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Jasa Keuangan No. KEP-93/D.03/2017 tanggal 5 Juni 2017.
Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Penugasan Khusus:
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-11/D.03/2019 tanggal 17 Januari Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 27 September
2019. 2017 sampai saat ini
Page 180
180 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Mohamad Hasan Pelatihan yang diikuti di tahun 2023: Training “Refreshment
Komisaris Independen Manajemen Risiko Level Komisaris” oleh Asta Consulting pada 31
Mei 2023 di Jakarta.
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih
gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang. Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/ SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
PB.12/2016. Jasa Keuangan No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016.
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April Penugasan Khusus:
1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017
(PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga
Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya Pada tahun 2023 jumlah, komposisi, kriteria dan independensi
periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan Otoritas
Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris Jasa Keuangan yang mengatur tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 Bank Umum dan Perusahaan Terbuka.
hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan
swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali a. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
sebagai Komisaris Independen di Perseroan. 1. Dewan Komisaris wajib melaksanakan pengawasan terhadap
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023: Training “Refreshment memberikan nasihat kepada Direksi. Dalam melakukan
Manajemen Risiko Level Komisaris” oleh Asta Consulting pada 31 tugas tersebut terdapat beberapa aturan yang perlu
Mei 2023 di Jakarta. diperhatikan yaitu:
a. Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam proses
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank,
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor kecuali:
33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ • Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dan/atau
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ transaksi lain yang melibatkan pihak terkait
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia
Jasa Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30 November 2016. tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank
Umum,
Penugasan Khusus: • Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010 Bank atau peraturan perundangan yang berlaku.
sampai saat ini. b. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, dan
Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini. mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank
termasuk di dalamnya adalah evaluasi terhadap Rencana
Yudo Sutanto Bisnis Bank,
Komisaris Independen c. Dewan Komisaris wajib mengkaji, mengoreksi dan
menyetujui Laporan Tahunan Bank.
Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun 2. Dewan Komisaris wajib memastikan terselenggaranya
1954. Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State pelaksanaan Good Corporate Governance pada setiap
University, Los Angeles, Amerika Serikat. kegiatan usaha Bank di seluruh tingkatan atau jenjang
organisasi. Dalam menjalankan fungsi tersebut terdapat
Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai beberapa aturan yang harus diperhatikan yaitu:
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016. a. Dewan Komisaris wajib memberitahukan kepada
Otoritas Jasa Keuangan sekurang-kurangnya 7 (tujuh)
Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada hari kerja sejak ditemukannya:
berbagai posisi penting. Pada tahun 1990 diangkat sebagai Presiden • Pelanggaran peraturan perundang-undangan di
Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank bidang keuangan dan perbankan,
Antardaerah. Mulai Maret 1999 menjabat sebagai anggota Dewan • Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
Komisaris. membahayakan kelangsungan usaha Bank.
Page 181
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 181
Tata Kelola Perusahaan
b. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Direksi Dewan Komisaris telah menyediakan waktu untuk melaksanakan
telah menindaklanjuti hasil temuan audit serta tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, antara lain
rekomendasi dari Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan dengan kehadiran di kantor Bank serta bekerja dari rumah
Publik, serta hasil pengawasan Bank Indonesia dan/ selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
atau hasil pengawasan otoritas lain. Masyarakat (PPKM) sesuai dengan kriteria level situasi pandemi
c. Dewan Komisaris berhak menunjuk Akuntan Publik berdasarkan asesmen sebagai dampak dari pandemi COVID-19,
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite untuk melaksanakan fungsi pengawasan.
Audit.
3. Dewan Komisaris membentuk Komite-Komite di bawahnya b. Rapat Dewan Komisaris
untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
tanggung jawabnya, yang sekurang-kurangnya terdiri dari: Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
a. Komite Audit, Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
b. Komite Pemantau Risiko, dan 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
c. Komite Remunerasi dan Nominasi. Publik, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023
4. Anggota Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris diangkat tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, serta Pedoman
melalui Surat Keputusan Direksi yang disertai pengesahan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang termasuk di dalamnya
oleh Dewan Komisaris. mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris.
5. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Komite yang
telah dientuk menjalankan tugasnya secara efektif. Penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris selama tahun 2023
6. Dewan Komisaris berkoordinasi dengan Direksi dalam telah berjalan dengan baik terlihat dari dokumentasi pelaksanaan
menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan rapat yang telah dilakukan.
Bank terhadap peraturan internal maupun eksternal.
7. Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan kuasa Pengambilan keputusan oleh Dewan Komisaris telah dilaksanakan
umum kepada pihak lain yang dapat mengakibatkan berdasarkan asas musyawarah mufakat. Hasil rapat Dewan
pengalihan tugas dan tanggung jawab Komisaris. Komisaris telah dituangkan dalam risalah rapat dan telah
8. Dewan Komisaris dapat memberikan kuasa khusus kepada didokumentasikan dengan baik serta telah diedarkan kepada
2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris untuk mengambil seluruh anggota Dewan Komisaris dan pihak terkait. Hasil rapat
tindakan yang bersifat rutin dan tidak strategis. Tindakan- merupakan rekomendasi dan/atau nasihat kepada Direksi atas
tindakan sebagaimana dimaksud tersebut harus dilaporkan aktivitas usaha bank.
dalam Rapat Dewan Komisaris berikutnya.
Selama tahun 2023 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat
Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) kali, 5 (lima) kali di antaranya
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara berkala dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris. Pelaksanaan Rapat
serta memberikan nasihat dan rekomendasi kepada Direksi. Dewan Komisaris sebagian dilaksanakan secara teleconference.
Sun Qi Mohamad Yudo
No Tanggal Agenda Rapat
Jianzheng Jiangong Hasan Sutanto
1. 30 Jan 2023 Approve Plan and Budget of Internal Audit Assurance and Consulting TC TC √ TC
Activities for the Year 2023
2. 7 Mar 2023 Approve the public accounting firm Paul Hadiwinata, Hidayat, Arsono, - TC √ TC
Retno, Palilingan & Partners (PKF Indonesia) to carry out review of the
Internal Audit Division of PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
for period 2020-2023
3. 11 Apr 2023 Recommendation of external auditor for financial audit fiscal year 2023. √ √ √ √
4. 16 Mei 2023 Approve of 2022 total bonus amount (exclude foreign Directors) and BOD TC TC √ TC
bonus amount (exclude foreign directors
5. 12 Jun 2023 Approve Revised CCBI Bank Business Plan (BBP) for the year 2023-2025 TC TC √ TC
6. 17 Nov 2023 Approve Bank Business Plan (BBP) for the year 2024 - 2026 TC TC √ √
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak hadir dalam rapat TC : Melalui teleconference,
Page 182
182 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Dengan demikian, jumlah rapat yang diselenggarakan, jumlah rapat yang dihadiri secara fisik oleh seluruh anggota Dewan Komisaris
telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik, serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang pelaksanaan Tata Kelola pada Bank Umum.
c. Rekomendasi Dewan Komisaris
Sebagai tindak lanjut pengawasan terhadap kinerja CCB Indonesia selama tahun 2023, Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
rekomendasi Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Risiko menyampaikan rekomendasi yang harus
ditindaklanjuti oleh Direksi.
d. Pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris.
Anggota Dewan Komisaris memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan dalam rangka
peningkatan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang keuangan/lainnya yang mendukung
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Pelatihan yang telah diikuti oleh anggota Dewan Komisaris dalam Tahun 2023 adalah sebagai berikut :
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
Mohamad Hasan Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Level Komisaris 31 Mei 2023 ASTA Consultant/Jakarta
Yudo Sutanto Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Level Komisaris 31 Mei 2023 ASTA Consultant/Jakarta
Sun Jianzheng Pelatihan Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Level Komisaris Asing 2 Agustus 2023 PT Raharja Duta Solusindo
Qi Jian Gong Pelatihan Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Komisaris 4 Desember 2023 PT Raharja Duta Solusindo
e. Efektivitas dan efisiensi pengawasan yang dilakukan oleh Komisaris.
Secara berkala Dewan Komisaris melakukan Pengawasan terhadap Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Komisaris
antara lain dilakukan melalui Rapat-rapat antara Dewan Komisaris dengan Direksi maupun antara Dewan Komisaris dengan Komite-
Komite.
f. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi
Selama tahun 2023 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat dengan Direksi sebanyak 3 (tiga) kali.
No Tanggal Agenda Rapat Dihadiri oleh
1 11 Apr 2023 1. Oversee implementation of BBP as of March 2023 Sun Jianzheng
2. Any other business. Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Zhu Yong
Setiawati Samahita
Junianto
Chandra Siagian
Agresius R. Kadiaman
2 12 Jun 2023 Discussion on Revised CCBI Bank Business Plan (BBP) 2023 – 2025 Sun Jianzheng
Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Zhu Yong
Setiawati Samahita
Junianto
Chandra Siagian
Agresius R. Kadiaman
3 17 Nov 2023 Discuss Bank Business Plan (BBP) for the year 2024 – 2026 Sun Jianzheng
Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Zhu Yong
Junianto
Chandra Siagian
Agresius R. Kadiaman
Page 183
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 183
Tata Kelola Perusahaan
Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris terhadap 9. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Good
Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Corporate Governance termasuk tetapi tidak terbatas pada
Komisaris selama tahun 2023 telah berjalan efektif dan efisien. pemantauan Governance Structure, Governance Process,
Governance Outcome; Self assessment pelaksanaan Good
g. Mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Corporate Governance; Penyediaan dana kepada pihak
Komisaris terhadap Direksi dan Komite – komite yang terkait dan penyediaan dana besar; Pelaksanaan Fungsi
berada di bawah Komisaris. Kepatuhan; dan pelaksanaan Program Anti Pencucian
Dewan Komisaris senantiasa mendukung upaya peningkatan Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme serta Pencegahan
pelaksanaan Tata Kelola di CCB Indonesia. Perhatian utama Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.
diberikan perbaikan ketiga aspek governance yaitu Governance 10. Melakukan pengawasan aktif terhadap Fungsi Kepatuhan,
Structure, Governance Process, Governance Outcome, tindak dengan mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
lanjut penyelesaian temuan Otoritas Jasa Keuangan, pencapaian melalui Laporan Triwulanan Pelaksanaan Tugas Direktur
target sesuai rencana bisnis dengan memperhatikan pengelolaan yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Selanjutnya Dewan
risiko, pengawasan intern dan pemenuhan kepatuhan. Dewan Komisaris memberikan saran-saran dalam rangka peningkatan
Komisaris melalui komite-komitenya telah memberikan kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
rekomendasi dan masukan terhadap berbagai aspek bisnis dan
pendukung bisnis Perusahaan. Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan seluruh anggota Dewan
Komisaris dinilai telah memadai. Sehubungan dengan persyaratan
Mekanisme dan fokus pengawasan yang dilakukan pada tahun sertifikasi manajemen risiko, seluruh anggota Dewan Komisaris telah
2023, meliputi: memenuhi persyaratannya. Anggota Dewan Komisaris Bank telah
1. Melakukan analisa, memberi masukan dan bersama-sama mengungkapkan kepemilikan saham, hubungan keuangan dan
Direksi menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB). Dewan Komisaris keluarganya serta remunerasi dan fasilitas lainnya yang diterima dengan
juga memantau menganalisa dan memberi arahan/masukan jelas, dan tidak pernah melanggar ketentuan/peraturan yang berlaku.
untuk rencana strategis Perusahaan ke depan.
2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Anggota Dewan Komisaris tidak memanfaatkan Bank untuk
Bisnis Bank, dan secara berkala telah menyampaikan Laporan kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang merugikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai hasil atau mengurangi keuntungan Bank.
pengawasannya.
3. Mengkaji pencapaian kinerja keuangan CCB Indonesia Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan,
melalui review Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota
4. Melakukan kajian terhadap manajemen risiko melalui Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham
pembahasan profil risiko yang mencakup risiko kredit; risiko Pengendali atau hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat
pasar; risiko likuiditas; risiko operasional; risiko hukum; risiko mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
reputasi; risiko strategik; dan risiko kepatuhan.
5. Melakukan review dan pembahasan terhadap rencana Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
kerja tahunan Audit Eksternal dan Audit Internal, peningkatan dalam mengambil keputusan telah berjalan secara independen.
kompetensi dan hasil temuan selama tahun berjalan. Dewan Semua anggota Dewan Komisaris tidak saling memiliki hubungan
Komisaris juga memantau perbaikan terhadap hasil temuan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
pemeriksaan audit eksternal, termasuk audit Otoritas Jasa Dewan Komisaris dan/atau Direksi. Penggantian dan/atau
Keuangan dan audit Kantor Akuntan Publik. pengangkatan setiap calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
6. Memberikan usulan penunjukan Kantor Akuntan Publik telah memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan, sekurang-
kurangnya terhadap audit atas informasi keuangan historis Dewan Komisaris memahami kewajibannya untuk melaporkan
tahunan. kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila terjadi pelanggaran yang
7. Dewan Komisaris melalui Komite Remunerasi dan Nominasi dapat membahayakan usaha Bank.
memantau strategi dan kebijakan SDM, termasuk program
pendidikan pelatihan dan implementasinya. Komite Namun demikian, dalam tahun 2023 tidak terdapat:
Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi • Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan
kepada Dewan Komisaris atas usulan kebijakan SDM. dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan keadaan yang
8. Menerima laporan dari ketiga komite di tingkat Dewan dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank,
Komisaris, untuk selanjutnya dilakukan pembahasan dalam • Pelaporan atas Pelanggaran peraturan perundang-undangan
rapat Dewan Komisaris. Masukan dan rekomendasi yang di bidang keuangan dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan
dianggap perlu akan disampaikan Dewan Komisaris kepada keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha
Direksi. Bank.
Page 184
184 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan Komposisi anggota komite-komite sudah sesuai dengan ukuran
operasional Bank, kecuali dalam penyediaan dana kepada pihak dan kompleksitas usaha CCB Indonesia. Pelaksanaan tugas komite-
terkait. Dewan Komisaris ikut berperan dalam mengarahkan komite yang membantu Dewan Komisaris sudah berjalan
penyusunan Rencana Bisnis Bank, pengawasan terhadap pelaksanaan sebagaimana mestinya.
Rencana Bisnis Bank dan melakukan pemantauan serta evaluasi
pelaksanaan kebijakan strategis bank. Dewan Komisaris memiliki 3 (tiga) komite yang membantu Dewan
Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:
Kebijakan Perseroan tentang penilaian 1. Komite Audit
terhadap kinerja anggota Dewan Komisaris dan 2. Komite Pemantau Risiko
pelaksanaannya 3. Komite Remunerasi dan Nominasi
• Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris Pada tahun 2023 rapat Komite telah diselenggarakan secara
1. Kinerja Dewan Komisaris akan dinilai berdasarkan kriteria berkala dan telah berjalan cukup efektif sesuai dengan kebutuhan
tertentu yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi CCB Indonesia :
dan Nominasi. 1. Komite Audit telah menyelenggarakan 12 (dua belas) kali rapat
2. Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris diungkapkan dalam yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
Laporan Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum perseratus) dari jumlah anggota Komite Audit termasuk Komisaris
Pemegang Saham. Independen dan Pihak Independen.
2. Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 6 (enam)
• Kriteria yang digunakan kali rapat yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
1. Pencapaian pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris, puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau
2. Kehadiran anggota Dewan Komisaris, Risiko termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen.
3. Ketertiban administratif, 3. Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan 3
4. Integritas dan keterbukaan anggota Dewan Komisaris, (tiga) kali yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
5. Partisipasi dan kontribusi dalam fungsi pengawasan Bank. puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Remunerasi
dan Nominasi termasuk seorang Komisaris Independen dan
• Pihak yang melakukan penilaian Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan perwakilan pegawai.
Komisaris selama tahun 2023 secara mandiri (self assessment).
Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Selanjutnya, Dewan Komisaris dan Direksi akan mempertanggungjawabkan dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat Komite telah dituangkan dalam
pencapaian kinerjanya periode 2023, termasuk di dalamnya pelaksanaan risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat Komite
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan dan
Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2023. rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan.
Komite-Komite Penunjang Dewan Komisaris Komite Audit
Dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen, dan seluruh
Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ anggota Komite adalah Pihak Independen.
SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55 Struktur dan keanggotaan Komite Audit
/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan • Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Audit sebagaimana
Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, dan Peraturan OJK ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. 023/SK-DIR/KP-
No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite JKT/V/2021 tanggal 4 Mei 2021, susunan keanggotaan Komite
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, CCB Audit hingga tanggal 3 Mei 2023 adalah sebagai berikut :
Indonesia telah membentuk komite-komite penunjang Dewan
Komisaris yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite Ketua:
Remunerasi dan Nominasi. Komite-komite tersebut bertanggung Mohamad Hasan (Komisaris Independen)
jawab kepada Dewan Komisaris dalam fungsinya membantu
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, dengan Anggota :
mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja yang telah disusun 1. Mulyadi (Pihak Independen)
untuk masing-masing Komite. 2. Mohamad Hassan (Pihak Independen)
Page 185
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 185
Tata Kelola Perusahaan
Keahlian Mohamad Hassan
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Mohamad Hasan
Ketua Komite Audit/Komisaris Independen Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tahun 1960.
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Menjabat sebagai Anggota Komite Audit sejak 4 Mei 2021.
Menjabat Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017. Meraih gelar Diploma IV Accounting STAN 1991 dan Master of
Accountancy & Financial Information Systems (MAFIS) dengan
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, konsentrasi ilmu di bidang audit internal dari Cleveland State
Palembang. University, Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1993.
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan Mengawali karier sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan
setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November dan Pembangunan (BPKP), Jakarta (tahun 1983 - 1987). Mulai tahun
2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/ 2008 hingga saat ini juga sebagai Komite Audit di beberapa
PB.12/2016. perusahaan. Sejak Juli 2022 menjadi Komisaris Independen di PT
Inti Bangun Sejahtera, Tbk. Pada Apr 2018- Mei 2022 menjadi Direktur
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April Akademis di Pusat Pengembangan Internal Audit YPIA dan sejak
1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation Juni 2022 menjadi Chief Risk Management & Quality Assurance
(PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga Executive di YPIA.
Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya
periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai Memperoleh Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2000, Certified
Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris Risk Management Professional (CRMP) pada tahun 2010, Certification
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 in Risk Management Assurance (CRMA) pada tahun 2013, Chartered
hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan Accountant (CA) pada tahun 2014, Certification in Audit Committee
swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali Practices (CACP) pada tahun 2016, Certified Professional Management
sebagai Komisaris Independen di Perseroan. Accountant (CPMA) pada tahun 2018 Qualified Government Internal
Auditor (QGIA) pada tahun 2020, Qualified Healthcare Internal Auditor
Menjabat sebagai Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017. (QHIA) pada tahun 2021, dan Indonesia Internal Auditor Practitioner
(IIAP) pada tahun 2022.
Mulyadi
Anggota Komite Audit/Pihak Independen • Sesuai Perubahan Keanggotaan Komite Audit yang terakhir
sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No.
Warga Negara Indonesia, lahir di Wonogiri pada tahun 1947. 039/SK-DIR/KP-JKT/V/2023 tanggal 4 Mei 2023, susunan
keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut :
Menjabat sebagai anggota Komite Audit sejak 26 Maret 2013.
Ketua :
Memperoleh gelar Master of Science in Management and Mohamad Hasan (Komisaris Independen)
Administrative Science dari University of Texas at Dallas, USA tahun
1983. Sebelumnya mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi, Jurusan Anggota :
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada Mohamad Hassan (Pihak Independen)
pada tahun 1971.
• Sehubungan dengan berakhirnya masa tugas Bapak Mulyadi pada
Berprofesi sebagai Dosen Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada tanggal 4 Mei 2023 sebagai anggota Komite Audit PT Bank China
sejak tahun 1995 hingga kini. Selain itu, beliau adalah Partner pada Construction Bank Indonesia Tbk sebagaimana tertulis dalam Surat
Kantor Akuntan Publik S. Mannan, Ardiansyah dan Rekan, sejak Keputusan Direksi No. 039/SK-DIR/KP-JKT/V/2023 dan belum
tahun 2000 sampai saat ini. Beliau juga menjadi anggota Komite dilakukan pengangkatan anggota baru Komite Audit maka komposisi
Audit di beberapa perusahaan. Memperoleh Certified Public Komite Audit pada tahun 2023 belum memenuhi ketentuan
Accountant (CPA) pada tahun 2010, Qualified Internal Auditor (QIA) Penerapan Tata Kelola sebagaimana diatur dalam POJK No. 55 /
pada tahun 2008, dan Certification in Audit Committee Professional POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan
(CACP) pada tahun 2017. Kerja Komite Audit (“POJK Komite Audit”) dan POJK GCG.
Page 186
186 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Namun demikian, Komite Audit tetap berfungsi penuh, dan 3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan
mekanisme pelaksanaan tugas Komite Audit tetap berjalan normal. publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris
Ketua Komite Audit berkomitmen untuk memastikan kelancaran untuk direkomendasikan kepada RUPS.
operasional Komite Audit dan memastikan bahwa pengawasan 4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan
dan evaluasi terhadap praktik akuntansi, pengendalian internal, oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain
dan pelaporan keuangan bank tetap berjalan sesuai dengan laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan
Rencana Kerja Komite Audit tahun 2023. lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank.
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses
Independensi akuntansi dan pelaporan keuangan Bank.
Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi 6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan
CCB Indonesia maupun Bank lain. perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan
Bank.
Terdapat anggota Komite Audit dari pihak independen yang memiliki 7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya
rangkap jabatan sebagai Pihak Independen anggota Komite lainnya perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik
pada Bank yang sama, Bank lain, dan/atau perusahaan lain, yaitu : atas jasa yang diberikannya.
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai
Mulyadi penunjukkan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi,
(menjabat sebagai anggota Komite Audit CCB Indonesia hingga ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).
tanggal 3 Mei 2023). 9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor
internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi
Menjabat sebagai anggota Komite Audit di beberapa perusahaan atas temuan auditor internal.
lain. 10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait
dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank.
Mohamad Hassan 11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang
Menjabat sebagai anggota Komite Audit (sejak tanggal 4 Mei 2023) diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya.
dan Komite Pemantau Risiko pada Bank yang sama.
Periode Jabatan Keanggotaan Komite Audit
Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi, Komite Audit diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada
kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
dan tanggung jawab.
Masa jabatan anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari
Seluruh pihak independen yang merupakan anggota Komite Audit masa tugas Dewan Komisaris dan hanya dapat dipilih kembali
tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan untuk 1 (satu) periode berikutnya.
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank. Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota
Komite Audit tersebut di atas telah memenuhi ketentuan Otoritas
Tugas dan tanggung jawab Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan Independen sebagai Ketua Komite dan 2 (dua) orang Pihak
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Independen yang memiliki keahlian di bidang keuangan atau
dan tanggung jawabnya, antara lain: akuntansi dan di bidang hukum atau perbankan, sebagai anggota.
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut Mekanisme Pengawasan Komite Audit terhadap Perseroan
hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite
dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk Audit melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan
pengendalian internal atas pelaporan keuangan. pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit terhadap: dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk
▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal. kecukupan proses pelaporan keuangan.
▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik
dengan standar audit; Mekanisme pengawasan dilakukan melalui penelaahan laporan-
▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi laporan yang diterbitkan oleh Divisi Audit Intern, Kantor Akuntan
keuangan; Publik, dan Hasil Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan melalui
▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan rapat-rapat Komite Audit. Apabila diperlukan, maka dalam rapat
Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan Komite dimaksud juga dapat mengundang divisi atau unit kerja
Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi terkait sebagai narasumber untuk memperoleh fakta/ informasi
kepada Dewan Komisaris. secara langsung.
Page 187
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 187
Tata Kelola Perusahaan
Pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi Intensitas Pelaporan Komite Audit kepada Dewan
terhadap: Komisaris
- Pelaksanaan tugas Divisi Audit Intern Komite Audit secara berkala menyampaikan laporan pelaksanaan
- Pelaksanaan Pemberian Jasa AP dan KAP, termasuk kesesuaian tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komite
pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar Audit dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komite Audit
audit yang berlaku memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
- Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi yang
berlaku Rapat Komite Audit
- Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Divisi Selama tahun 2023 Komite Audit telah menyelenggarakan rapat
Audit Intern, akuntan publik, dan hasil pengawasan Otoritas sebanyak 12 (dua belas) kali, serta memberikan usulan-usulan
Jasa Keuangan. kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan
- Rencana pemeriksaan tahunan oleh SKAI tahun 2023. adalah sebagai berikut:
Mohamad Mohamad
No Tanggal Agenda Rapat Mulyadi
Hasan Hassan
1 16 Jan 2023 1. Meeting Komite Audit dengan KAP PKF untuk Pelaksanaan Audit SKAI √ √ √
Bank CCBI
2. Progress pelaksanaan audit atas Laporan Keuangan CCBI tahun 2022
oleh KAP EY.
2 20 Jan 2023 Membahas Hasil Audit SKAI Semester II tahun 2022 √ √ √
3 14 Apr 2023 Membahas Hasil Audit SKAI Q1 tahun 2023 √ √ √
4 26 Apr 2023 Reviu atas Laporan keuangan Q1 tahun 2023 yang dilaporkan Divisi √ √ √
Keuangan kepada OJK
No Tanggal Agenda Rapat Mohamad Hasan Mohamad Hassan
5 15 Mei 2023 Kick Off Meeting Audit Committee & KAP PKF √ √
6 19 Jun 2023 Progress pelaksanaan audit SKAI oleh KAP PKF √ √
7 17 Jul 2023 Exit Meeting Audit Committee & KAP PKF √ √
8 20 Jul 2023 Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit SKAI periode semester 1 √ √
9 14 Agu 2023 Kick Off Meeting Audit Committee & KAP EY √ √
10 20 Sep 2023 1 Tindak lanjut temuan KAP PKF; √ √
2 Temuan Audit SKAI yang masih outstanding;
3 Hasil Audit Q3;
4 Progress & Update Rencana kerja SKAI Tahun 2023.
11 29 Nov 2023 1 Fraud cases and Cybercrime; √ √
2 Internal control assessment & effectiveness.
12 14 Des 2023 Rencana Kerja SKAI Tahun 2024 √ √
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 188
188 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Rekomendasi Komite Audit Audit Committee Recommendations
No Tanggal Nomor Memo Perihal
1 16 Jan 2023 001/MI/KA/I/2023 Penjelasan tentang Peraturan Perundang-undangan yang Melandasi Komite Audit dalam
Merumuskan Butir dalam Piagam Komite Audit yang Berkaitan dengan Wewenang Komite
Audit dalam Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan dalam Implementasi Kepatuhan Terhadap
Proses, SOP, dan Kepatuhan Operasional Lainnya
2 26 Jan 2023 002/MI/KA/I/2023 Rekomendasi Komite Audit tentang Persetujuan Kaji Ulang atas Fungsi Audit Internal PT Bank
China Construction Bank Indonesia, Tbk. untuk Periode Tahun 2020-2023 dan Persetujuan KAP
Pilihan untuk Kaji Ulang Divisi Audit Internal Periode 2020-2023
3 27 Feb 2023 003/MI/KA/II/2023 Hasil Tes Kompetensi sdr. Sheffik Arzie
(Kandidat Kepala SKAI)
4 21 Mar 2023 006/MI/KA/III/2023 Rekomendasi Komite Audit tentang Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit
Laporan Keuangan PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk Tahun Buku 2023.
5 18 Des 2023 007/MI/KA/XII/2023 Rekomendasi Komite Audit terhadap RKAT SKAI Tahun 2024
Sampai dengan akhir tahun 2023, kinerja Komite Audit dinilai Komite Pemantau Risiko
cukup baik. Komite Audit telah melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya, merealisasikan program kerja, serta memberikan Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris Independen, dan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan seluruh anggota Komite adalah Pihak Independen.
yang berlaku.
Struktur dan Keanggotaan
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan • Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Pemantau
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap laporan keuangan Risiko sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi
Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), yaitu : No. 050/SK-DIR/KP-JKT/IX/2021 tanggal 1 September 2021,
susunan keanggotaan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai
• Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan berikut :
Akuntan Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris.
Rekomendasi disampaikan melalui Internal Memo No 006/MI/ Ketua:
KA/III/2023 tanggal 21 maret 2023. Yudo Sutanto (Komisaris Independen)
• Komite Audit telah melakukan evaluasi terhadap Pelaksanaan Anggota:
Pemberian Jasa Audit atas informasi keuangan historis tahunan 1. Mohamad Hassan (Pihak Independen)
Perseroan tahun buku 2022 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) 2. Mohammad Sumarsono (Pihak Independen)
Purwantono, Sungkoro, Surja. Hasil evaluasi dimaksud telah
dilaporkan kepada OJK melalui surat No. 125/CCBI/DDIR- Keahlian
OJK/V/2023 tanggal 26 Mei 2023.
Yudo Sutanto
Program Kerja dan Realisasinya. Ketua Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
Komite Audit telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan
tahun 2023. Warga Negara Indonesia, lahir di Malang pada tahun 1954.
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan Menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari
pada tahun 2023. 2017.
Page 189
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 189
Tata Kelola Perusahaan
Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State Meraih gelar Magister Manajemen tahun 1998 di Sekolah Tinggi
University, Los Angeles, Amerika Serikat. Ilmu Ekonomi IPWI, Jakarta.
Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai Di bidang perbankan, memulai karir di PT Bank Bumi Daya, Persero
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016. tahun 1985 - 1999 (sebelum penempatan posisi mendapatkan
Pendidikan Akuntansi selama 18 bulan di Lembaga Manajemen
Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta) beberapa
berbagai posisi penting. Pada tahun 1986 diangkat sebagai Presiden penugasan yang pernah diberikan antara lain membawahi bagian
Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank dana, kredit, akuntansi dan internal control dan tahun 1999
Antardaerah, dan pada Maret 1999 – November 2016 menjabat menjadi bagian dalam Tim Merger Bank Mandiri untuk bidang
sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Antardaerah. akuntansi, sebagai anggota komite independen di bank swasta
nasional tahun 2013 sampai dengan saat ini baik sebagai Komite
Mohamad Hassan Pemantau Risiko atau pun Komite Audit, sebagai trainer bidang
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen perbankan sejak tahun 2005 sampai dengan saat ini baik di
lembaga keuangan bank maupun non bank milik pemerintah
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tahun 1960. dan swasta. Pada tahun 2021 memperoleh sertifikasi manajemen
risiko level 3.
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit sejak 4 Mei 2021.
Di luar bidang perbankan, memulai karir di beberapa kantor Akuntan
Meraih gelar Diploma IV Accounting STAN 1991 dan Master of Publik tahun 2003 - 2021 sebagai Senior Konsultan dan Associate
Accountancy & Financial Information Systems (MAFIS) dengan Director, di perusahaan persewaan alat berat tahun 2010 sebagai
konsentrasi ilmu di bidang audit internal dari Cleveland State General Manager, di perguruan tinggi tahun 2012 – 2017 sebagai
University, Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1993. Kepala Biro Akuntansi Keuangan dan Kepala Biro Internal Audit,
sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi tahun 2002 – 2020
Mengawali karier sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan (Nomor Induk Dosen Nasional/NIDN No. 0304056202) khususnya
dan Pembangunan (BPKP), Jakarta (tahun 1983 - 1987). Mulai tahun untuk mata kuliah terkait bidang perbankan. Tahun 2017 memperoleh
2008 hingga saat ini juga sebagai Komite Audit di beberapa sertifikasi komite audit (Certification of Audit Committee Practices/
perusahaan. Sejak Juli 2022 menjadi Komisaris Independen di CACP).
PT Inti Bangun Sejahtera, Tbk. Pada April 2018 – Mei 2022 menjadi
Direktur Akademis di Pusat Pengembangan Internal Audit YPIA dan Independensi
sejak Juni 2022 menjadi Chief Risk Management & Quality Assurance Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan
Executive di YPIA. anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Memperoleh Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2000, Terdapat anggota Komite Pemantau Risiko dari pihak independen
Certified Risk Management Professional (CRMP) pada tahun 2010, yang memiliki rangkap jabatan sebagai Pihak Independen anggota
Certification in Risk Management Assurance (CRMA) pada tahun Komite lainnya pada Bank yang sama, yaitu :
2013, Chartered Accountant (CA) pada tahun 2014, Certification
in Audit Committee Practices (CACP) pada tahun 2016, Certified Mohamad Hassan
Professional Management Accountant (CPMA) pada tahun 2018 Menjabat sebagai anggota Komite Audit (sejak tanggal 4 Mei 2023)
Qualified Government Internal Auditor (QGIA) pada tahun 2020, dan Komite Pemantau Risiko pada Bank yang sama.
Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) pada tahun 2021, dan
Indonesia Internal Auditor Practitioner (IIAP) pada tahun 2022. Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi,
kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan tugas
Mohammad Sumarsono dan tanggung jawab.
Anggota Komite Pemantau Risiko /Pihak Independen
Pihak independen yang merupakan anggota Komite Pemantau
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tahun 1962. Risiko tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko sejak 1 September Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali
2021. Bank.
Page 190
190 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan tanggung jawab
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan
tugas dan tanggung jawabnya.
Guna memberikan rekomendasi kepada dewan Komisaris, Komite Pemantau Risiko :
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen
risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
Periode Jabatan Keanggotaan Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris.
Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko disesuaikan dengan masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan dapat diangkat kembali
untuk masa jabatan berikutnya.
Mekanisme Pengawasan Komite Pemantau Risiko terhadap Perseroan.
Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
melalui Laporan Profil Risiko yang disusun oleh Divisi Manajemen Risiko serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komitee Manajemen
Risiko. Hasil evaluasi dibahas dalam rapat-rapat Komite Pemantau Risiko, dan apabila diperlukan, dalam rapat Komite dimaksud mengundang
Divisi atau Unit Kerja terkait sebagai narasumber untuk memperoleh fakta/informasi secara langsung.
Intensitas Pelaporan Komite Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris selama tahun 2023
Komite Pemantau Risiko menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komite Pemantau
Risiko dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komite Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Rapat Komite Pemantau Risiko
Selama tahun 2023, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 6 (enam) kali, serta memberikan usulan-usulan
kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut:
Yudo Mohamad Mohammad
No Tanggal Agenda Rapat
Sutanto Hassan Sumarsono
1 22 Feb 2023 Mereviu Risk Highlights Bank (Divisi Risk Management) √ √ √
2 24 Mei 2023 1. Hasil rapat Komite Manajemen Risiko Q1/2023 √ √ √
2. Risk Highlights Q1/2023.
3. Posisi NPL Q1/2023
3 14 Jul 2023 1. Pemantauan & pengkinian kebijakan, pedoman dan SOP selama Semester √ √ √
1 tahun 2023
2. Antisipasi kenaikan USD dan strategi Bank
4 27 Okt 2023 1. Mereviu hasil pemantauan Divisi Manajemen Risiko terhadap pelaksanaan √ √ √
strategi manajemen risiko sampai dengan Agustus 2023;
2. Membahas hasil rapat Komite Manajemen Risiko terakhir (s/d triwulan II
tahun 2023)
3. Mereviu Risk Highlights Bank :
a. Risiko kredit, antara lain: perkembangan kredit, outstanding debitur besar,
NPL, kondisi terakhir program Restrukturisasi Kredit – COVID 19 per posisi
30 September 2023
b. Risiko Operasional, antara lain: perkembangan pelaporan-pelaporan ke
regulator, pelaksanaan mitigasi risiko nya
c. Risiko lainnya.
4. Mereviu pelaksanaan stress test dan metode yang digunakan.
5. Update mengenai PT SRITEX;
Posisi NPL per 30 September 2023
5 13 Des 2023 Proses input data dan penentuan perhitungan CKPN serta verifikasi besaran √ √ √
nilainya dalam Laporan Keuangan.
6 20 Des 2023 1. Penanganan pengaduan nasabah bulan Nov 2023; √ √ √
2. Hal-hal lain yang perlu disampaikan kepada Komite Dibawah Dewan Komisaris
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 191
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 191
Tata Kelola Perusahaan
Rekomendasi Komite Pemantau Risiko
No Tanggal Nomor Memo Perihal
1 20 Feb 2023 001/MI/KPR/II/2023 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko Triwulan IV
2022 PT Bank CCBI No: 004/CCBI/DDIR-INT/I/2023
2 16 Mei 2023 002/MI/KPR/V/2023 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Kepatuhan Triwulan IV Tahun 2022
3 13 Des 2023 003/MI/KPR/XII/2023 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Kepatuhan Trw III Tahun 2023
4 19 Des 2023 004/MI/KPR/XII/2023 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko Triwulan III
Tahun 2023 PT Bank CCBI No: 016/CCBI/DDIRINT/X/2023 tanggal 26 Oktober 2023
5 27 Des 2023 006/MI/KPR/XII/2023 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko terkait realisasi RBB Triwulan III Tahun 2023
Sampai dengan akhir tahun 2023 Komite Pemantau Risiko Diangkat menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta memberikan sampai sekarang. Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai
rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Mei 1974 hingga April 1977. Kemudian berkarir di PT Multinational
Finance Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode
Program Kerja dan Realisasinya. Agustus 1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur
Komite Pemantau Risiko telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Eksekutif, Selanjutnya periode November 1991 sampai Januari
Kegiatan tahun 2023. 2003 diangkat sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank
Multicor sebagai Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai
pada tahun 2023. Komisaris pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta.
Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris di
Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan.
Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Independen Qi Jiangong
dengan anggota Komite terdiri seorang Komisaris dan seorang Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Komisaris
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia.
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada 11 Juni 1970.
Struktur dan Keanggotaan Memperoleh gelar Sarjana bidang Ekonomi dari Renmin University
Sesuai Perubahan terakhir Keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi of China tahun 1992 dan gelar Master dari University of International
sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. 027/SK-DIR/ Business and Economics, jurusan International Accounting
KP-JKT/II/2019 tanggal 21 Februari 2019 susunan keanggotaan Komite Management lulus pada tahun 1997.
Remunerasi dan Nominasi posisi 20 Februari 2019 adalah sebagai berikut:
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 14 Oktober 2016,
Ketua: dan dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 6 Juni 2017
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) sampai sekarang.
Anggota : Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation
1. Qi Jiangong (Komisaris) mulai Juli 1997 sebagai Business Manager yang bertanggung
2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital) jawab dalam pengelolaan aset / kewajiban. Pada periode Oktober
2000 hingga Maret 2001 menduduki berbagai jabatan strategis
Keahlian di China Construction Bank Corporation. Selanjutnya periode
Maret 2001 hingga Juli 2008 diangkat sebagai Chief Manager
Mohamad Hasan and Deputy Chief Manager yang bertanggung jawab di Financial
Ketua Remunerasi dan Nominasi/Komisaris Independen Market Department. Kemudian periode Maret 2008 hingga 2
Agustus 2022 diangkat menjadi Deputy General Manager and
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Chief Manager di Strategic Investment and Management
Department, yang bertanggung jawab atas investasi strategis
Menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak Bank.
22 Oktober 2010.
Pada 10 Mei 2021 diangkat menjadi Chairman, Non Executive
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Director of BlackRock CCB Wealth Management Limited hingga
Palembang. saat ini.
Page 192
192 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Mulai 2 Agustus 2022 hingga sekarang, beliau diangkat sebagai c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa
General Manager Financial Institutional Business Department of kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab 1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
atas pengelolaan bisnis lembaga keuangan tersebut. sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional 2) Prestasi kerja individual;
dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank 3) Kewajaran dengan peer group;
yang berbentuk badan hukum). 4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
Bank.
Irwan Bonto
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Pejabat Eksekutif 2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
Warga Negara Indonesia, lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
tahun 1965. memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
Pejabat Eksekutif Kepala Divisi Human Capital, menjabat sebagai dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 21 Februari 2019. kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Hasanuddin, Makassar Umum Pemegang Saham.
tahun 1989. Menjabat sebagai Kepala Divisi Human Capital Operation b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
& Services CCB Indonesia sejak Januari 2019, sebelumnya sebagai rekomendasi :
Kepala Divisi Credit Operation CCB Indonesia (d.h Bank Windu) 1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
periode Juni 2013 sd Desember 2018. Memulai karir di Bank Universal Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
(sekarang Permata) sejak September 1991 sampai dengan Agustus Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
2005 dibidang Operation. Selanjutnya sebagai Corporate Banking Umum Pemegang Saham.
Credit Operation Head di Bank OCBC NISP sampai dengan Mei 2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
2013 yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
Independensi c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris,
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain. dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan
sebagai berikut:
Tugas dan Tanggung Jawab 1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
Sesuai dengan skala dan kompleksitas usaha CCB Indonesia, fungsi- terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon
fungsi yang dilaksanakan oleh Komite Remunerasi dan Komite Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau
Nominasi digabungkan ke dalam satu kesatuan komite, yaitu Komite calon Pihak Independen.
Remunerasi dan Nominasi. a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan
rekam jejak (track record) dari para calon.
Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui
adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris,
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi: atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal
1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan maupun asing, atau calon Pihak Independen;
Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut: c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi
a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi dapat menggunakan Lembaga Profesional yang
terhadap kebijakan dan sistem remunerasi. independen untuk melakukan penilaian.
b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan 2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai : Nominasi:
1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau
dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, Komisaris, baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam
Saham; RUPS.
2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
Page 193
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 193
Tata Kelola Perusahaan
Periode Jabatan Keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris.
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat untuk masa jabatan tertentu.
Setelah masa jabatan berakhir, anggota Komite Remunerasi dan Nominasi dapat diangkat kembali untuk masa jabatan berikutnya.
Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam
anggaran dasar.
Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tersebut di atas telah memenuhi ketentuan
Otoritas Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris Independen sebagai Ketua Komite, seorang Komisaris, dan seorang
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia.
Mekanisme Pengawasan Komite Remunerasi dan Nominasi terhadap Perseroan
Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite Remunerasi dan Nominasi memastikan bahwa kebijakan
remunerasi telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan dan
pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual; kewajaran
dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Bank. Selanjutnya, hasil evaluasi dibahas dalam rapat-rapat
Komite Remunerasi dan Nominasi.
Intensitas Pelaporan Komite Remunerasi dan Nominasi kepada Dewan Komisaris
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan secara berkala, dan menghasilkan rekomendasi yang selanjutnya dibahas dalam
Rapat Dewan Komisaris, serta sekaligus sebagai Laporan pelaksanaan tugas Komite Remunerasi dan Nominasi kepada Dewan Komisaris.
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2023 Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 4 (empat) kali, serta memberikan usulan-
usulan kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut :
Mohamad
No Tanggal Agenda Rapat Qi Jiangong Irwan Bonto
Hasan
1. 17 April 2023 Bonus Kinerja Tahun 2022 √ - √
2. 22 Juni 2023 Rekomendasi mengenai anggota komite audit dan komite pemantau √ - √
risiko.
3. 15 November 2023 Usulan Bonus Kinerja tahun 2022 untuk Direktur Tenaga Kerja Asing √ - √
CCB Indonesia
4. 27 Desember 2023 Standar gaji, benefit direksi, limit pengobatan karyawan dan usia pensiun √ - √
pejabat eksekutif.
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi
No Tanggal No. Surat Perihal
1 17 April 2023 001/KRN/MI/IV/2023 Rekomendasi jumlah bonus kinerja periode tahun 2022
2 15 November 2023 003/KRN/MI/XI/2023 Usulan Bonus Kinerja tahun 2022 untuk Direktur Tenaga Kerja Asing CCB Indonesia
Sampai dengan akhir tahun 2023 kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi dinilai cukup baik. Komite Remunerasi dan Nominasi telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Page 194
194 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Program Kerja dan Realisasinya
Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan tahun 2023. Rencana kerja dan kegiatan yang
dijadwalkan telah direalisasikan pada tahun 2023.
Penilaian terhadap Kinerja Komite-Komite yang Mendukung Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
Kinerja Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi dilakukan penilaian dengan prosedur dan kriteria
sebagai berikut :
1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dievaluasi secara berkala oleh Dewan
Komisaris.
2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya, namun tidak terbatas pada:
a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
b. Kehadiran setiap anggota komite,
c. Ketertiban administratif.
Page 195
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 195
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Tanggal Persetujuan Diangkat kembali
No Nama Jabatan Surat Persetujuan BI/OJK
BI/OJK melalui RUPS
1 You Wennan Direktur Utama Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 27 Apr 2018 14 Mei 2019
OJK No KEP-88/D.03/2017 tanggal 27 April
2018
2 Zhu Yong Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 8 Jan 2019 14 Mei 2019
OJK No KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari
2019
3 Setiawati Samahita Direktur Surat Gubernur BI No.12/16/GBI/DPIP/Rahasia 8 Feb 2010 14 Mei 2019
tanggal 8 Februari 2010.
4 Junianto Direktur Surat Gubernur BI No. 15/45/GBI/DPIP/Rahasia 12 Agu 2013 14 Mei 2019
tanggal 30 Agustus 2013
5 Chandra Nangkok Tua Direktur Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK 16 Nov 2018 14 Mei 2019
Siagian No KEP-188/D.03/2018 tanggal 14 November
2018
6 Agresius Robajanto Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 1 Feb 2019 14 Mei 2019
Kadiaman Kepatuhan OJK No KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari
2019
Komposisi Direksi pada awal tahun 2022 tidak mengalami perubahan Pada Februari 2007 bertugas di CCB Fujian Province Branch
jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya berdasarkan Corporate Banking Department sebagai Deputy General Manager.
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tanggal 14 Selanjutnya Februari 2008 sebagai General Manager di CCB Fujian
Mei 2019, Pengangkatan kembali Direksi dalam RUPS Tahunan dimaksud Province Branch Institution Clients Department. Pada Maret 2010
untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPS Tahunan tanggal menjadi General Manager di CCB Longyan Branch. Kemudian
14 Mei 2019 sampai dengan penutupan RUPS tahunan perseroan untuk bertugas di CCB Quanzhou Branch pada Januari 2014 sebagai
tahun 2023, dengan susunan anggota Direksi sebagai berikut: General Manager.
Direktur Utama : You Wennan Pada Oktober 2014 menjadi deputy director dari agency services
Direktur : Zhu Yong companies dan management committee di CCB Fujian Branch.
Direktur : Setiawati Samahita Selanjutnya mulai April 2016 bertugas di Indonesia menjadi Deputy
Direktur : Junianto Head of the Preparatory Team hingga November 2016 efektif
Direktur : Chandra Nangkok Tua Siagian menjadi Direktur Perseroan. Kemudian mulai 2 Mei 2018, beliau
Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman efektif menjadi Direktur Utama Perseroan.
Dalam tahun 2023, jumlah anggota Direksi tidak kurang dari 3 (tiga) Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
orang. 1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh
Kovida Training pada 1 Februari 2023 di Jakarta.
You Wennan 2. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang
Direktur Utama 7” oleh Bintang Solusi Laras pada 27 Desember 2023 di
Jakarta.
Warga Negara China, lahir di Fujian, China tahun 1967. Memperoleh
gelar Sarjana bidang Automatic control dari Northwestern Polytechnic Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan
University – China tahun 1991. membawahi bidang Audit Intern, Credit Review, Information
Technology (IT) Development and IT Operation Management,
Menjadi Direktur Utama Perseroan sejak 2 Mei 2018 berdasarkan Strategic Transformation, Digital Banking dan Anti Fraud.
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-88/D.03/2018. Sebelumnya
menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak 30 November 2016. Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Memulai karir pada China Construction Bank (“CCB”) di Fuzhou Branch (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
sejak September 1991 sebagai Business Manager. Pada Juni 1992 sebagai Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
Business Manager CCB Fujian Province Branch IT Department, kemudian memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
pada Maret 2000 – Februari 2007 menjadi Deputy General Manager. 88/D.03/2018 tanggal 27 April 2018.
Page 196
196 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Zhu Yong Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood
Direktur Corporate & International Banking S.M) sebagai Asisten Research & Development Manager Snack Food
sejak Maret 1985 sampai Maret 1986. Kemudian pada April 1986
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975. di Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai Kepala Studio Rekaman
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Shanghai Finance and sampai Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank Bali pada
Economics University, China tahun 1996 dan gelar Master bidang Juni 1990 sebagai Officer Development Program hingga Desember
Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008. 1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan sebagai Account
Officer mulai Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team
Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya di Leader Commercial Loan Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober
China Construction Bank Corporation (CCB) pada Jul 1996 di berbagai 1995. Diangkat sebagai General Manager pada PT Bank Bali Bogor
jabatan kunci dan strategis. Dimulai pada CCB Guizhou Branch di mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat yang
Accounting Department hingga Februari 2001, dilanjutkan ke CCB sama merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya
Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan terakhir sebagai General Mandiri pada Juli 1995 sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief
Manager of Finance & Accounting Department. Kembali ke CCB Guizhou General Manager mulai Januari 1996 hingga Mei 2000, dan sejak
Branch sampai Oktober 2014 posisi terakhir sebagai General Manager Juni 2000 diangkat sebagai General Manager Forex Trading Business
of Investment Banking Department. Pada Oktober 2014 beliau diangkat sampai Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai
menjadi Director di CCB Guiyang Jingrui Branch dan kemudian pada Deputy Regional Head mulai September 2000 hingga Februari
November 2014 diangkat menjadi President Director di CCB Guiyang 2001. Kemudian berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai Pimpinan
Jingrui Branch, dalam hal ini bertanggung jawab atas manajemen Cabang Bogor mulai Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan
komprehensif CCB Guiyang Jingrui Branch, termasuk pengembangan sebagai Branch Dept Head Reg.2 mulai Februari 2005 hingga Juni
bisnis, pengendalian internal risiko, dan lainnya. 2006, dan diangkat sebagai Region Head Reg. 5 sejak Juli 2006
sampai Januari 2009. Pada Januari 2009 menduduki jabatan sebagai
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023: Senior Corporate Executive merangkap Region Head Sumatra
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh hingga November 2009.
Kovida Training pada 1 Februari 2023 di Jakarta.
2. Workshop “Management Training” oleh CCB Corporation pada Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 sebagai berikut :
25 – 30 Juni 2023 di Beijing, China. 1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh
3. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” Kovida Training pada 1 Februari 2023 di Jakarta.
oleh Bintang Solusi Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta. 2. Hybrid Training “Leadership Direktorat Commercial and Retail
Banking” oleh Remaja Talenta Indonesia pada 13 Februari 2023
Sebagai Direktur, membawahi bidang China Desk, Corporate di Jakarta.
Banking, Trade Finance, Trade Finance China Desk, Treasury dan 3. Training “Perlindungan Data Pribadi” oleh Kementerian Komunikasi
Financial Institution. dan Informasi pada 22 Februari 2023 di Jakarta.
4. Seminar Health Talk “Penyakit Jantung dan Solusinya” oleh ACA
Sebagai anggota Direktur memenuhi persyaratan sebagaimana dan RS Brawijaya pada 25 Agustus 2023 di Jakarta.
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 5. Online Training “Pelatihan Bahasa Mandarin” oleh Jennie Sunarso
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ POJK.03/2016, Surat pada 1 Oktober 2023 – 31 Desember 2023 di Jakarta.
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ SEOJK.03/2016, dan telah 6. Seminar “Indonesia International Waste Treatment Technology
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. No. 2023” oleh Nuswantara Adhidaya Perkasa pada 1 – 2 November
KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019. 2023 di Jakarta.
7. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7”
Setiawati Samahita oleh Bintang Solusi Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Direktur Commercial & Retail Banking
Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium
Warga Negara Indonesia, lahir di Pekanbaru tahun 1961. Memperoleh Enterprise (SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network
gelar Sarjana Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian dan Regions/Branches.
Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi dengan predikat Sangat Memuaskan
dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan gelar Magister Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Management jurusan Management dari PPM School of Management termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
Jakarta pada tahun 2007 dengan predikat Cum Laude. POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 Jasa Keuangan No. KEP-103/D.03/2016 tanggal 30 November
sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016. 2016.
Page 197
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 197
Tata Kelola Perusahaan
Junianto Sebagai Direktur, membawahi bidang Operation, Operation
Direktur Operation Development, Trade Operation, Credit Operation, General Affair &
Infrastructure, Special Assets Management, dan Human Capital.
Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh
gelar Sarjana jurusan Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun 1991 dan gelar Magister termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002. Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan 109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November
2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/ Chandra N T Siagian
PB.12/2016. Direktur Finance
Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Warga Negara Indonesia, lahir di Medan tahun 1971. Memperoleh
Bank Permata, Tbk) dari Mei 1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Akuntansi dari Universitas
Management Development Program (MDP). Pada April 1993 Indonesia pada tahun 1994.
diangkat sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei
1995. Pada Juni 1995 menjabat sebagai Team Leader Corporate Menjadi Direktur Perseroan sejak November 2018.
Banking Jakarta sampai Desember 1997. Kemudian pada Januari
1998 hingga Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang Memulai karir di perbankan pada Bank HSBC pada September 1994
Bandung. Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai hingga September 2004 di berbagai bidang seperti Financial Controller,
Account Manager Jakarta sampai Maret 2003. Pada April 2003 IT Business Analyst, Customer Services dan Treasury Services dengan
menjadi Team Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai Mei 2003 berbagai jabatan penting diantaranya sebagai Head of Finance.
berkarir pada PT Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head
Jakarta hingga Desember 2004. Pada Januari 2005 hingga September Setelah itu, melanjutkan karir di Standard Chartered Bank sejak
2005 menjabat sebagai Commercial Credit Development Head. September 2004 hingga Februari 2007 sebagai Head of Business
Kemudian mulai September 2005 diangkat sebagai Corporate Finance and Strategic Customer Management for Consumer Banking.
Business Head Jakarta, hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Kemudian mulai Maret 2007 sampai April 2009 berkarir di Bank
Marketing Coordinator Jakarta V hingga Februari 2006. Lalu menjabat Permata dengan jabatan Head of Change Management/Strategic
sebagai Marketing Departement Head Regional V Jakarta dan Performance Management.
Pimpinan Cabang Bekasi merangkap Area Coordinator mulai
Februari 2006 sampai Januari 2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Pada Mei 2009 sebagai Head of Business Planning and Analytics di
Head Metro Surabaya (Emerging Business and Commercial Head) Barclays Bank hingga Juni 2010. Selanjutnya, pada Juli 2010 kembali
pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Mulai Juli 2010 berkarir di PT berkarir di Bank Permata dengan sejumlah jabatan kunci, terakhir
Bank Windu Kentjana International, Tbk sebagai Regional Head sebagai Head of Performance Management & Corporate Planning
Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian diangkat sebagai hingga Juli 2018.
Regional Head Sumatera, Bali, Pontianak & Jatabek pada Januari
2011 hingga Agustus 2013. Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 sebagai berikut :
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 sebagai berikut : Kovida Training pada 1 Februari 2023 di Jakarta
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh 2. Workshop “Team Building Direktorat Finance” oleh Lennira Team
Kovida Training pada 1 Februari 2023 di Jakarta pada 21 – 22 Oktober 2023 di Bogor.
2. Online Training “Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko 3. Webinar “How to Drive Corporate Performance through
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar dalam Accounting Practices” oleh OJK Institute pada 9 November
perhitungan rasio KPMM Batch 1” oleh RMG pada 8 Februari 2023 di Jakarta.
2023 di Jakarta. 4. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7”
3. Training “Redefining Human Capital: Inspiring People to Take oleh Bintang Solusi Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Action” oleh Indonesia HR Summit pada 19 – 20 Juni 2023 di
Nusa Dua, Bali. Menerima penghargaan “The Best Performance CFO 2023 in Revenue
4. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” Optimization Through Business Segmentation Development” dari
oleh Bintang Solusi Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta. majalah Warta Ekonomi pada 28 Februari 2023.
Page 198
198 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Juga menerima penghargaan “Indonesia Best CFO 2023 Award” Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore
dari majalah SWA pada 7 September 2023. pada Mei 2015 hingga Juli 2016, dan pada periode yang hampir
bersamaan, diangkat sebagai Presiden Direktur PT Karabha Digdaya
Sebagai Direktur, membawahi bidang Corporate Secretary & pada Oktober 2015 sampai dengan Juli 2016.
Communication, Asset Liabilities Management, Accounting & Tax,
dan Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah (UP3N). Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana
Multi Infrastruktur hingga Juli 2018. Sementara itu pada September
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana 2016 juga menjadi Penasihat kepada Direksi di PT Karabha Digdaya
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 hingga awal Februari 2019.
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- sebagai Penasihat kepada Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan
188/D.03/2018 tanggal 14 November 2018. Investasi Non-Anggaran (PINA), Kementerian Perencanaan
Pembangunan Nasional.
Agresius Robajanto Kadiaman
Direktur Compliance Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 di antaranya:
1. Seminar “Outlook Industri Jasa Keuangan di Tahun 2023” oleh
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh Otoritas Jasa Keuangan pada 10 Januari 2023 di Jakarta.
gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas 2. Training “Refreshment of Risk Management Certificate: Digital
Indonesia pada tahun 1991 dan gelar Master of Business Administration Transformation and Its Implication on Risk Management”
dari Nanyang Technology University, Singapore pada tahun 2003. oleh Risiko Manajemen Gagasan pada 1 Februari 2023 di
Jakarta.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019. 3. Online Training “Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar dalam
Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991 perhitungan rasio KPMM Batch 1” oleh RMG pada 8 Februari
hingga April 1997, diantaranya sebagai Financial Control Staff, 2023 di Jakarta.
Relationship Manager dan terakhir menjabat sebagai Assistant Vice 4. Webinar “Anti Money Laundering in Digital Era: Lesson Learned
President, Financial Institutions and Custody. from Selected Countries” oleh OJK Institute pada 6 April 2023
di Jakarta.
Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei 5. Webinar “Peluang Metaverse di Industri Jasa Keuangan” oleh
1997 hingga November 1999 dengan jabatan terakhir sebagai OJK Institute pada 11 Mei 2023 di Jakarta.
Kepala Divisi Treasury and International. 6. Webinar “Mengenal Lebih Jauh Pengaturan UU P2SK dalam
Rangka Penguatan Sektor Perbankan” oleh OJK Institute pada
Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan 22 Juni 2023 di Jakarta.
Perbankan Nasional pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi 7. Online Training “Implementation of Personal Data Protection
Restrukturisasi Bank dan Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Laws and Challenges to Their Implementation” oleh FKDKP
Kepatuhan. Pada periode November 1999 hingga November 2000 pada 12 Juli 2023 di Jakarta.
ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali Tbk dalam 8. Workshop “2023 Training Session for Compliance Officers of
rangka proses penyehatan dan rekapitalisasi bank. Overseas Institution” oleh CCB Corporation pada 17 – 21 Juli
2023 di Xiamen, China.
Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology 9. Webinar “Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
University, memulai karir lagi sebagai Advisor di PT Trans Pacific Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum” oleh OJK Institute pada
Petrochemical Indotama pada September 2003 sampai Februari 19 September 2023 di Jakarta.
2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi Direktur 10. Seminar “Sosialisasi Resolution Plan dan Premi PRP” oleh
Keuangan di PT Tuban Petrochemical Industries hingga Mei 2004. Lembaga Penjamin Simpanan pada 1 – 2 November 2023 di
Pada Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama Bandung.
sampai Agustus 2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden 11. Workshop “Risk Management Training for Overseas Institution”
Direktur dan Chief Financial Officer. oleh CCB Corporation pada 13 – 14 November 2023 di Qindao,
China.
Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro 12. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7”
Finance pada Agustus 2008 sebagai Chief Financial Officer dan oleh Bintang Solusi Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Acting Chief Risk Officer sampai dengan December 2011. Pada
periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat menjadi Direktur Sebagai Direktur, membawahi bidang Compliance, Risk Management,
Keuangan di PT Bank Sahabat Sampoerna. Legal, dan Corporate Policy Guidelines & Procedures.
Page 199
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 199
Tata Kelola Perusahaan
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab Masing-
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 Masing Anggota Direksi
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Lingkup tanggung jawab dan pembidangan tugas masing-masing
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah Direksi Perseroan dalam organisasi CCB Indonesia per 31 Desember
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- 2023 adalah sebagai berikut:
17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019. 1. Organisasi Bank disusun untuk membantu melaksanakan misi
Bank berlandaskan asas Good Corporate Governance sesuai
Tugas dan tanggung jawab Direksi dengan fungsi, wilayah tugas, dan kebutuhan usaha Bank
1. Mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung sebagai Bank Umum.
jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan 2. Setiap Direktur membina, memimpin, dan membidangi Divisi
peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan/atau Unit sesuai dengan pembagian bidang supervisinya
2. Menyusun Rencana Strategis jangka pendek maupun jangka sebagai berikut:
panjang Bank.
3. Menjunjung tinggi dan menerapkan prinsip-prinsip Good • Direktur Utama: You Wennan, membidangi dan
Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha Bank pada memimpin:
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. a. Direktur Corporate & International Banking
4. Menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan Bank b. Direktur Commercial & Retail Banking
terhadap peraturan internal maupun eksternal. c. Direktur Keuangan
5. Menindaklanjuti hasil temuan audit serta rekomendasi dari d. Direktur Operasional
Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan Publik, serta hasil e. Direktur Kepatuhan
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan f. Divisi Internal Audit
otoritas lain dengan ketentuan sebagai berikut: g. Divisi Credit Review
a. Anggota Direksi wajib menghadiri exit meeting audit internal, h. Divisi Information Technology Development
audit eksternal, maupun audit Otoritas Jasa Keuangan yang Management
berkaitan dengan pemeriksaan fungsi yang dipimpinnya, i. Divisi Information Technology Operation Management
b. Anggota Direksi yang tidak dapat hadir dalam exit meeting, j. Divisi Digital Banking
wajib mengetahui dan menandatangani laporan exit meeting. k. Divisi Strategic Transformation
6. Bilamana diperlukan, Direksi dapat membentuk satuan kerja l. Unit Anti Fraud
khusus untuk memastikan bahwa hasil tindak lanjut audit telah
diimplementasikan dengan baik. • Direktur Corporate & International Banking: Zhu Yong,
7. Membentuk Fungsi Kerja untuk memastikan pelaksanaan membidangi dan memimpin :
prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang terdiri dari, a. Divisi Trade Finance
namun tidak terbatas pada: b. Divisi Trade Finance - China Desk
a. Divisi Manajemen Risiko, c. Divisi China Desk 1
b. Divisi Audit Internal, d. Divisi Corporate Banking 2
c. Divisi Kepatuhan e. Divisi Treasury & Financial Institution
d. Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedure
e. Divisi Legal • Direktur Commercial & Retail Banking: Setiawati
f. Unit Anti Fraud Samahita, membidangi dan memimpin :
8. Membentuk Komite-Komite di bawahnya untuk mendukung a. Divisi Commercial
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya yang b. Divisi Small & Medium Enterprise (SME)
terdiri dari: c. Divisi Consumer Asset
a. Komite Manajemen Risiko, d. Divisi Liabilities & Branch Network
b. Komite Kebijakan Perkreditan, e. Regions/Branches
c. Komite ALCO,
d. Komite Pengarah Teknologi Informasi, • Direktur Finance: Chandra N.T Siagian, membidangi
e. Komite Kredit. dan memimpin :
f. Komite Human Capital a. Corporate Secretary & Communication
9. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk menjalankan b. Divisi Asset Liability Management
tugasnya secara efektif. c. Divisi Accounting & Tax
10. Tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang d. Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah
mengakibatkan pengalihan tugas dan tanggung jawab Direksi. (UP3N)
Page 200
200 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
• Direktur Operation: Junianto, membidangi dan Direksi tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang
memimpin: mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi.
a. Divisi Special Asset Management
b. Divisi Human Capital Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi
c. Divisi Operation Development serta Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di dalamnya
d. Divisi Operation mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi dengan
e. Divisi Trade Operation berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
f. Divisi Credit Operation Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas
g. Divisi General Affair & Infrastructure Jasa Keuangan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik
• Direktur Compliance: Agresius Robajanto Kadiaman,
membidangi dan memimpin : Seluruh penyelenggaraan rapat telah didokumentasikan dalam
a. Divisi Legal risalah Rapat Direksi yang ditandatangani oleh seluruh anggota
b. Divisi Compliance Direksi yang hadir serta didistribusikan kepada seluruh anggota
c. Divisi Risk Management Direksi.
d. Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedure
Direksi, baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama, tidak memiliki
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki hubungan saham melebihi 25% dari modal disetor bank dan/atau pada
keuangan, kepengurusan, kepemilikan, dan hubungan keluarga dengan perusahaan lain. Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan
anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris dan/atau Pemegang Saham seluruh anggota Direksi dinilai memadai.
Pengendali atau hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen. Seluruh anggota Direksi berasal dari pihak yang independen dan tidak
saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan
Direktur Utama berasal dari pihak yang independen terhadap hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi lainnya
Pemegang Saham Pengendali karena tidak memiliki hubungan dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank,
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara
keluarga dengan Pemegang Saham Pengendali Bank. independen. Anggota Direksi telah lulus fit and proper test dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Direksi telah mengungkapkan kebijakan Bank yang bersifat strategis
di bidang kepegawaian, melalui sarana yang diketahui atau diakses Pelaksanaan Rapat Direksi
dengan mudah oleh pegawai antara lain melalui Rapat Kerja, Selama tahun 2023 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak
Surat Keputusan Direksi, Surat Edaran, e-mail, atau media lainnya. 84 (delapan puluh empat) kali, sebagaimana tabel di bawah ini :
Page 201
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 201
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
1 3 Jan 2023 1. Information on Termination of Implementation √ √ - √ √ √
of Public Activities Restriction (PPKM)
2. Information on BOD’s Assessment
3. Update on FTP Implementation Plan
4. Discussion on Financial Result as of December
31, 2022
5. Others
2 3 Jan 2023 Financial Updates – as of January 4, 2023 √ √ √ √ √ √
3 9 Jan 2023 1. Financial Updates – as of January 9, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Request for the Summary of BOD Response
Documents
3. Update on Online News of GWP Case
4 12 Jan 2023 1. Financial Updates – as of January 11, 2023 √ √ √ √ √ √
Information on the Law of Personal Data Protection
5 16 Jan 2023 1. Update on EY Audit Closing Meeting √ √ √ √ √ √
2. Draft Material of RBB 2023 – 2025 (for OJK)
3. Update on Car Usage
4. Update on GWP Case
6 19 Jan 2023 1. Financial Updates – as of January 17, 2023 √ √ √ √ - -
2. Discussion on How to Improve the Business
Performance
7 26 Jan 2023 1. Financial Updates – as of January 25, 2023 √ √ √ - √ √
2. Update on Risk Based Bank Rating for Semester
II of 2022
3. Update on Data Protection Law
Others
8 30 Jan 2023 1. Financial Updates – as of January 23, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Introduction of CCBI e-Booklet
3. Business Performance Review – December 2022
4. Tax Update – December 2022
5. Update on GWP Case Scenario (Legal case No.
555)
9 2 Feb 2023 1. Financial Updates – as of January 31, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Information on OJK Audit Schedule
10 6 Feb 2023 1. Financial Updates – as of January 31, 2023 √ √ √ √ - √
2. Financial Updates – as of February 3, 2023
3. Preparation on OJK General Audit
11 7 Feb 2023 1. OJK Entry Meeting √ √ √ √ - √
2. Update on Legal Case No. 555
3. FX Transfer via e-Channel
4. Others
12 9 Feb 2023 1. Financial Updates – as of February 7, 2023 √ √ √ √ - √
2. Discussion on Foreign Currency Transfer via
Internet Banking Business
3. Others
13 16 Feb 2023 1. Financial Updates – as of February 14, 2023 √ √ - √ √ √
2. Update on OJK Audit Findings 2023 - KC Sunset
Road & KCP Bali Denpasar
3. Appointment of Collaborative Analysis Working
Team related to Election
4. Update on Socialization of Personal Data
Protection (PDP) Regulations
5. Update on Information Preparation of Legal
Case No. 555
Others
14 23 Feb 2023 1. Financial Updates – as of February 21, 2023 - √ √ √ √ -
2. Business Performance Review – January 2023
3. Tax Update – January 2023
Page 202
202 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
15 2 Mar 2023 1. Financial Updates – as of February 28, 2023 - √ √ √ √ √
2. Impact from Tax ‘Benefit in kind’ to Staff Cost &
Staff Income Tax
3. Update on Customer's Complaint
4. Monthly AML report
5. OJK response on 2023-2025 CCBI Business Plan
16 6 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 3, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Impact from Tax ‘Benefit in kind’ to 2022 Staff
Income Tax/SPT & 2023 Staff Costs
3. Update on OJK Audit findings
4. Others
17 9 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 7, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Discussion on Cars Sales Plan
18 13 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 10, 2023 √ √ √ - √ √
2. Discussion on Cars Sales Plan
3. Others
19 16 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 15, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Others
20 20 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 17, 2023 √ √ √ - √ √
2. Update on OJK Audit Findings
3. Update on Legal Case 555
4. Others
21 24 Mar 2023 Financial Updates – as of March 21, 2023 √ √ √ - - √
22 27 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 24, 2023 √ √ - √ √ √
2. Others
23 30 Mar 2023 1. Financial Updates – as of March 29, 2023 √ √ √ - √ √
2. Update on Branch Relocation
3. Update on OJK Audit Findings
24 3 Apr 2023 1. Financial Updates – as of March 31, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Business Performance Review – February 2023
3. Tax Update – February 2023
4. Update or Car Sales Progress
25 5 Apr 2023 1. Financial Updates – as of April 4, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Update on OJK Letter
3. Others
26 10 Apr 2023 1. Financial Updates – as of April 6, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Others
27 13 Apr 2023 1. Financial Updates – as of April 12, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Update on OJK Audit Findings
3. Information on PPATK Audit
28 17 Apr 2023 1. Financial Updates – as of April 14, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Others
29 27 Apr 2023 1. Financial Updates – as of April 26, 2023 √ - √ - √ √
2. Discussion on Legal Case No. 555
30 4 Mei 2023 1. Financial Updates – as of May 3, 2023 √ - √ √ √ √
2. Update on Legal Case No. 555
3. Presentation on PP. No 10/2023 concerning
Tariffs on Types of Non-Tax State Revenue
31 8 Mei 2023 1. Financial Updates – as of May 5, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Information on Entry Meeting of Joint Audit
3. Update on Legal Case No. 555
4. Others
32 11 Mei 2023 1. Update on OJK Audit Findings √ √ √ √ √ √
2. Update on Joint Audit
3. Financial Updates – as of May 5, 2023
4. Update on Legal Case No. 555
33 12 Mei 2023 Update on Legal Case No. 555 √ √ √ √ √ √
Page 203
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 203
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
34 15 Mei 2023 1. Financial Updates – as of May 12, 2023 √ √ √ - √ √
2. Business Performance Review – April 2023
3. Tax Update – April 2023
4. Discussion on Revised RBB 2023 – 2025
5. Others
35 22 Mei 2023 Financial Updates – as of May 19, 2023 √ √ √ √ √ √
36 29 Mei 2023 1. Financial Updates – as of May 19, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Update on OJK Audit Findings
3. Update on Legal Case No. 555
37 5 Jun 2023 1. Financial Updates – as of May 31, 2023 √ √ √ √ √ -
2. Update on Legal Case No. 555
3. Others
38 8 Jun 2023 1. Financial Updates – as of June 7, 2023 √ √ √ - √ √
2. Update on Revised RBB 2023 – 2025
3. Others
39 12 Jun 2023 1. Financial Updates – as of June 9, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Monthly Performance Review – May 2023
3. Update on Joint Audit Progress
4. Update on Legal Case No. 555
5. Others
40 15 Jun 2023 1. Financial Updates – as of June 14, 2023 √ √ - √ √ √
2. Update on Audit Findings Progress
41 22 Jun 2023 1. Update on Legal Case No. 555 - √ - √ √ √
2. Financial Updates – as of June 21, 2023
3. Tax Update – May 2023
42 26 Jun 2023 1. Financial Updates – as of June 23, 2023 √ - - √ √ √
2. Update on OJK Audit Findings
3. AML Periodic Training I / 2023
4. Others
43 3 Jul 2023 1. Financial Updates – as of June 30, 2023 - √ - √ √ √
2. Update on Exit Meeting of AML-CFT Audit
3. Others
44 6 Jul 2023 1. Update on Legal Case No. 555 - √ - √ √ √
2. Financial Updates – as of July 5, 2023
45 10 Jul 2023 Financial Updates – as of July 7, 2023 - √ √ √ √ √
46 13 Jul 2023 Financial Updates – as of July 12, 2023 √ √ √ - - √
47 17 Jul 2023 1. Financial Updates – as of July 14, 2023 - √ √ √ √ -
2. Monthy Performance Review – June 2023
3. Tax Updates – June 2023
48 20 Jul 2023 1. Financial Updates – as of July 18, 2023 - √ √ √ √ -
2. Discussion on Fraud Case
49 24 Jul 2023 1. Financial Updates – as of July 21, 2023 √ √ √ √ - √
2. Others
50 27 Jul 2023 1. Financial Updates – as of July 26, 2023 √ √ √ √ - √
2. Information on OJK Invitation Letter
3. Update on Legal Case
51 31 Jul 2023 1. Financial Updates – as of July 28, 2023 √ √ √ √ - -
2. Update on Legal Case
52 3 Agu 2023 1. Information on OJK Letter related to AML – CFT √ √ √ - √ √
2. Update on Audit Findings Progress
3. Financial Updates – as of July 31, 2023
53 7 Agu 2023 1. Financial Updates – as of August 4, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Tax Updates
54 10 Agu 2023 1. Financial Updates – as of August 9, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Update on OJK Audit
Page 204
204 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
55 14 Agu 2023 1. Update on EY Kick Off Meeting √ √ √ √ - √
2. Financial Updates – as of August 11, 2023
3. IT Weekly Updates
4. Monthly Performance Review – July 2023
56 21 Agu 2023 1. Financial Updates – as of August 18, 2023 √ √ √ - - √
2. IT Weekly Updates
3. Others
57 24 Agu 2023 1. Financial Updates – as of August 23, 2023 √ √ √ √ - √
2. Estimation on NPL Settlement 2023
3. Update on AML Assessment Consultant
4. Update on Legal Case
5. Others
58 31 Agu 2023 1. Financial Updates – as of August 30, 2023 √ - √ √ - √
2. Update on OJK Audit
59 4 Sep 2023 1. Financial Updates – as of August 31, 2023 √ √ √ - - √
2. IT Weekly Updates
3. Others
60 7 Sep 2023 1. Financial Updates – as of September 6, 2023 √ √ √ - √ √
2. Others
61 11 Sep 2023 1. Financial Updates – as of September 8, 2023 √ √ √ - √ √
2. Draft Financial Forecast for RBB 2024 – 2026
62 18 Sep 2023 1. Financial Updates – as of September 15, 2023 √ √ √ √ - √
2. Discussion on RPIM
3. Update on OJK Audit at Solo Branch
4. IT Weekly Update
5. Update on Case in Rawamangun Branch
6. Others
63 21 Sep 2023 1. Financial Updates – as of September 20, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Tax Update (2019 SP2DK)
3. Update on Legal Case
64 26 Sep 2023 1. OJK New Regulations of AML, CFT & CPF √ - √ √ √ √
2. Financial Forecast for RBB 2024 – 2026
3. Financial Updates – as of September 20, 2023
4. Monthly Performance Review – August 2023
5. Tax Update
6. IT Weekly Update
7. Others
65 2 Okt 2023 1. Draft RBB 2024 – 2026 √ - √ √ √ -
2. Financial Updates – as of September 30, 2023
3. Others
66 9 Okt 2023 1. Financial Updates – as of September 30, 2023 √ √ √ √ - √
2. Financial Updates – as of October 6 2023
3. Update on OJK Audit Findings
4. IT Weekly Update
5. Others
67 16 Okt 2023 1. Financial Updates – as of October 13, 2023 √ √ √ √ √ √
2. IT Weekly Update
3. Preparation of Additional Information for the
Use of Foreign Workers Plan
4. Others
68 19 Okt 2023 1. Financial Updates – as of October 18, 2023 √ √ √ - √ √
2. Discussion on RBB 2024 – 2026
69 23 Okt 2023 1. Financial Updates – as of October 13, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Monthly Performance Review – September
2023
3. Tax Updates
4. Update on Fraud Case in Rawamangun Branch
5. IT Weekly Update
70 26 Okt 2023 1. Financial Updates – as of October 25, 2023 √ √ - √ √ √
Page 205
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 205
Tata Kelola Perusahaan
You Zhu Setiawati Chandra Agresius R
No Tanggal Agenda Rapat Junianto
Wennan Yong Samahita Siagian Kadiaman
71 30 Okt 2023 1. Financial Updates – as of October 27, 2023 √ √ - √ √ √
2. Information from the results of OJK Focus Group
Discussion (FGD)
3. Others
72 2 Nov 2023 1. Financial Updates – as of October 31, 2023 √ √ √ √ √ -
2. Update Progress on Tax ID
73 6 Nov 2023 1. Financial Updates (month end) – as of October √ √ √ √ √ -
31, 2023
2. Financial Updates – as of November 3, 2023
3. IT Weekly Update
4. Update on Rawamangun Case
5. Discussion on Closure of Cirebon Branch
74 9 Nov 2023 1. Financial Updates – as of November 8, 2023 √ √ √ √ - √
2. Update on Fraud Case at Melinda Hospital
Branch
3. Update on Plaza Asia Case
4. Update on LPS New Regulations
5. Others
75 13 Nov 2023 1. Financial Updates – as of November 10, 2023 √ - √ √ √ -
2. Information on CIPS
3. Others
76 16 Nov 2023 1. Financial Updates – as of November 15, 2023 √ √ - √ √ √
2. IT Updates
3. Update on AML, CFT and CPF Report
4. Others
77 20 Nov 2023 1. Financial Updates – as of November 17, 2023 √ √ - √ √ √
2. Business Performance Review – October 2023
3. Tax Updates
4. IT Weekly Update
5. Others
78 27 Nov 2023 1. Financial Updates – as of November 24, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Discussion on New Organizational Structure
3. IT Weekly Update
4. Others
79 29 Nov 2023 1. Update on Capability Review Report by BDO √ √ √ √ - √
(AML Consultant)
2. Update on Legal Case No. 428
3. Others
80 30 Nov 2023 1. Update on Risk Management Certification √ √ √ √ √ -
81 4 Des 2023 1. EY Audit Progress √ √ √ √ √ -
2. 2023 Full Year Financial Projection
3. IT Weekly Update
4. Others
82 12 Des 2023 1. Financial Updates – as of December 11, 2023 √ √ √ √ √ -
2. Update on Training from CCB Malaysia
3. Discussion on UBO Determination
4. Update on New Tax ID / NPWP
5. IT Weekly Update
83 18 Des 2023 1. Financial Updates – as of December 15, 2023 √ √ √ √ √ √
2. Others
84 21 Des 2023 1. Financial Updates – as of December 20, 2023 √ √ √ - √ √
2. Business Performance Review – November 2023
3. Tax Updates
4. Plan of Annual Meeting in 2024
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 206
206 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris
Selama tahun 2023 Direksi telah mengadakan Rapat dengan Dewan Komisaris sebanyak 3 (tiga) kali.
No Tanggal Agenda Rapat Dihadiri oleh
1 18 Januari 2023 Discussion of Main Points from OJK regarding the Bank’s Business Plan Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Setiawati Samahita
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
2 11 April 2023 1. Bank Strategic Business Plan Sun Jianzheng
2. Bank Strategic Actions Qi Jiangong
3. Update on Legal Case No. 555 Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Setiawati Samahita
Zhu Yong
Junianto
Chandra N.T. Siagian
Agresius R. Kadiaman
3 17 November 2023 1. Update on AML, CFT and CPF Regulation Sun Jianzheng
Qi Jiangong
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
You Wennan
Zhu Yong
Junianto
Chandra N.T. Siagian
Agresius R. Kadiaman
Pelatihan yang diikuti oleh anggota Direksi selama tahun 2023, di antaranya:
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
You Wennan Online Training - Refreshment Manajemen Risiko Batch 1 1 Februari 2023 KOVIDA
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 27 Desember 2023 Bintang Solusi Laras - I Nyoman Duari
Zhu Yong Online Training - Refreshment Manajemen Risiko Batch 1 1 Februari 2023 KOVIDA
Workshop “Management Training” 25 – 30 Juni 2023 CCB Corporation
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 27 Desember 2023 Bintang Solusi Laras - I Nyoman Duari
Setiawati Samahita Online Training - Refreshment Manajemen Risiko Batch 1 1 Februari 2023 KOVIDA
Hybrid Training - Leadership Direktorat Commercial and 13 Februari 2023 Remaja Talenta Indonesia
Retail Banking
Offline Training - Perlindungan Data Pribadi 22 Februari 2023 Kementerian Komunikasi dan Informasi
Helath Talk : Penyakit Jantung dan Solusiny 25 Agustus 2023 Asuransi ACA dan RS Brawijaya
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 27 Desember 2023 Bintang Solusi Laras - I Nyoman Duari
Junianto Online Training - Refreshment Manajemen Risiko Batch 1 1 Februari 2023 KOVIDA
Online Training - Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 8 Februari 2023 RMG
Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan
Standar dalam perhitungan rasio KPMM, sebagai
implementasi SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020 Batch 1
Rederining Human Capital: Inspiring People to Take Action 19-20 Juni 2023 Indonesia HR Summit/Bali Nusa Dua
Convention Center
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 27 Desember 2023 Bintang Solusi Laras - I Nyoman Duari
Page 207
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 207
Tata Kelola Perusahaan
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
Chandra Siagian Online Training - Refreshment Manajemen Risiko Batch 1 1 Februari 2023 KOVIDA
Team Building Direktorat Finance 21-22 Oktober 2023 Lenirra Villa and Resto
How to Drive Corporate Performance through Accounting 9 November 2023 OJK Institute
Practices
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 27 Desember 2023 Bintang Solusi Laras - I Nyoman Duari
Agresius R. Outlook Industri Jasa Keuangan di Tahun 2023. 10 Januari 2023 OJK
Kadiaman Refreshment of Risk Management Certificate: Digital 1 Februari 2023 Risiko Manajemen Gagasan
Transformation and Its Implication on Risk Management
Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko Operasional 8 Februari 2023 RMG
dengan Menggunakan Pendekatan Standar dalam
perhitungan rasio KPMM Batch 1
Anti Money Laundering in Digital Era: Lesson Learned from 6 April 2023 OJK
Selected Countries
Peluang Metaverse di Industri Jasa Keuangan 11 Mei 2023 OJK
Mengenal Lebih Jauh Pengaturan UU P2SK dalam Rangka 22 Juni 2023 OJK
Penguatan Sektor Perbankan
Implementation of Personal Data Protection Laws and 12 Juli 2023 FKDKP
Challenges to Their Implementation
2023 Training Session for Compliance Officers of Overseas 17 – 21 Juli 2023 CCB Corporation
Institution
Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang 19 September 2023 OJK
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
Sosialisasi Resolution Plan dan Premi PRP 1 – 2 November 2023 Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Deposit Insurance Agency (LPS)
Risk Management Training for Overseas Institution 13 – 14 November 2023 CCB Corporation
Online Training - Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 27 Desember 2023 Bintang Solusi Laras
7
Kebijakan Perseroan tentang Penilaian Terhadap Kinerja Anggota Direksi dan Pelaksanaannya
• Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi
1. Kinerja Direksi akan dinilai berdasarkan kriteria tertentu yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.
2. Hasil penilaian kinerja Direksi diungkapkan dalam Laporan Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
• Kriteria yang Digunakan
Kriteria evaluasi kinerja Direksi mencakup di antaranya, namun tidak terbatas pada:
1. Pencapaian target bisnis,
2. Pencapaian rencana jangka pendek dan jangka panjang perusahaan,
3. Pencapaian anggaran dan pendapatan,
4. Pencapaian target Rating OJK terkait Good Corporate Governance dan Tingkat Kesehatan Bank.
• Pihak yang Melakukan Penilaian
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Komisaris dan RUPS. Selanjutnya, Direksi dan Dewan Komisaris akan
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya pada periode 2023, termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2023.
Page 208
208 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Komite-Komite di bawah Direksi Penilaian terhadap Kinerja Komite-Komite yang
Mendukung Pelaksanaan Tugas Direksi
Sampai dengan akhir tahun 2023, terdapat 6 (enam) komite di CCB
Indonesia, yang terdiri dari : Performa kinerja Komite Manajemen Risiko, Komite Kebijakan
Perkreditan, Komite ALCO, Komite Pengarah Teknologi Informasi,
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) Komite Kredit, dan Komite Human Capital dinilai berdasarkan
prosedur dan kriteria sebagai berikut :
Komite Aset dan Liabilitas bertugas mengelola aset dan kewajiban 1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan
Bank. Secara lebih luas, ALCO juga memiliki tugas mengelola tugas Direksi dievaluasi secara berkala oleh Direksi.
likuiditas, manajemen suku bunga, manajemen mata uang asing 2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya,
dan manajemen investasi serta manajemen gapping. namun tidak terbatas pada:
a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
Komite Manajemen Risiko b. Kehadiran setiap anggota komite,
c. Ketertiban administratif,
Komite Manajemen Risiko bertugas membantu Direksi dalam d. Keberhasilan atas keputusan-keputusan yang diambil dalam
menelaah kebijakan dan pendelegasian tanggung jawab untuk rapat Komite.
menentukan kebijakan dan prosedur, dan memastikan bahwa unit
bisnis telah melaksanakan dengan tepat strategi yang telah disetujui Penerapan Fungsi Kepatuhan
oleh Direksi.
CCB Indonesia berkomitmen untuk mematuhi hukum dan peraturan
Komite Kebijakan Perkreditan perundang-undangan yang berlaku, baik yang dikeluarkan oleh
Bank Indonesia maupun otoritas lainnya. Pelaksanaan Fungsi
Merupakan Komite yang membantu Direksi dalam merumuskan Kepatuhan CCB Indonesia mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
kebijaksanaan, memantau perkembangan dan kondisi portofolio Keuangan No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang
perkreditan serta memberikan langkah-langkah perbaikan. Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
Komite Pengarah Teknologi Informasi Fungsi Kepatuhan meliputi tindakan untuk mewujudkan terlaksananya
Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan
Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) bertugas untuk usaha CCB Indonesia; mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi;
melaksanakan pengelolaan dan pemantauan penggunaan Teknologi memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur serta
Informasi Bank termasuk memberikan rekomendasi kepada Direksi kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan
berkaitan perumusan Rencana Strategis TI yang searah dengan ketentuan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
Rencana Strategis Bank, perumusan kebijakan dan prosedur TI dan yang berlaku; memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen
manajemen risiko terkait penggunaan TI serta memantau kesesuaian yang dibuat oleh CCB Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan,
proyek-proyek TI yang disetujui dengan Rencana Strategis TI dan Bank Indonesia dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang.
kebutuhan pengguna TI untuk mendukung kegiatan usaha Bank.
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum
Komite Kredit Kepatuhan serta Pedoman Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan.
Komite Kredit bertugas memberikan persetujuan kredit maupun Sesuai pasal No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan
perpanjangan kredit sampai batas kredit yang ditentukan oleh Fungsi Kepatuhan, maka Bank wajib memiliki Direktur yang membawahkan
Direksi dan memelihara kualitas kredit yang diberikan sehingga Fungsi Kepatuhan dan membentuk Satuan Kerja Kepatuhan.
penentuan kualitas kredit dan pembentukan penyisihan aktiva
produktif dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian bank. Kewajiban memiliki Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan
telah dipenuhi dengan diangkatnya Bapak Agresius R. Kadiaman
Komite Human Capital sebagai Direktur Kepatuhan melalui RUPS tanggal 7 Januari 2019.
Berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No
Komite Human Capital bertugas merekomendasikan penyempurnaan KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019 dan Surat OJK No SR-32/
kebijakan SDM, membentuk kode etik perusahaan, mengusulkan PB.12/2019 tanggal 1 Februari 2019, pengangkatan Bapak Agresius
anggaran performance bonus tahun berjalan, penyesuaian gaji R. Kadiaman sebagai Direktur Kepatuhan CCB Indonesia telah
masal pegawai, menyetujui penyimpangan atas ketentuan yang mendapat persetujuan dari OJK. Pengangkatan dimaksud dinyatakan
terkait dengan SDM. efektif per tanggal 6 Februari 2019.
Seluruh Komite yang dibentuk di bawah Direksi telah memiliki Selanjutnya berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Pedoman Tata Tertib Kerja sebagai acuan bagi Komite masing- Tahunan tanggal 14 Mei 2019 telah diputuskan RUPS memberikan
masing Komite dalam peranannya membantu Direksi. persetujuan atas pengangkatan kembali anggota Direksi dan anggota
Page 209
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 209
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak - Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan dengan
ditutupnya rapat tersebut sampai dengan penutupan Rapat Umum memperhatikan prinsip kehati-hatian
Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2023. - Memantau, menjaga, dan memastikan bahwa kegiatan usaha
Bank tidak menyimpang dari ketentuan
Penunjukan, Pengangkatan, dan Pengunduran Diri Direktur yang - Memantau dan menjaga kepatuhan Bank terhadap seluruh
membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas
yang berlaku. Jasa Keuangan dan lembaga otoritas yang berwenang.
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah menyampaikan Sanksi Administratif
laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya secara triwulanan
kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris, • Sanksi administratif yang dikenakan kepada Perusahaan
serta secara semesteran kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan Pada tahun 2023 masih terdapat beberapa sanksi di bidang
tembusan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. pelaporan yang dikenakan oleh Regulator kepada CCB
Indonesia. Terhadap ketidakpatuhan yang terjadi, Bank telah
Bank telah memiliki Divisi Kepatuhan, termasuk di dalamnya terdapat melakukan koreksi dan menetapkan langkah-langkah tindak
Bagian AML CFT Transaction Analysis & Reporting dan Bagian Compliance lanjut perbaikan agar ketidakpatuhan serupa tidak terjadi
AML CFT Policy & Advisory, yang dibentuk secara independen yaitu lagi.
dibentuk secara tersendiri dan bebas dari pengaruh fungsi kerja lainnya,
serta mempunyai akses langsung pada Direktur yang membawahkan • Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota
Fungsi Kepatuhan. Divisi Kepatuhan dibentuk di kantor pusat Bank, Dewan Komisaris
namun melaksanakan Fungsi Kepatuhan di seluruh jaringan kantor Dalam tahun 2023 tidak terdapat sanksi administratif yang
Bank. Di samping itu, dalam struktur organisasi pada Direktorat Kepatuhan, dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris Perusahaan.
juga telah dibentuk Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedures.
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota
Bank telah menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas Direksi
pada Divisi Kepatuhan untuk menyelesaikan tugas secara efektif. Dalam tahun 2023 tidak terdapat sanksi administratif yang
dikenakan kepada anggota Direksi Perusahaan.
Direktur Kepatuhan dan Divisi Kepatuhan telah menetapkan
kebijakan-kebijakan dan menyusun pedoman-pedoman untuk Penerapan Fungsi Auditor Internal
memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1 /POJK.03/2019
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern
Bank telah melakukan perbaikan dengan meningkatkan pelaksanaan Pada Bank Umum, CCB Indonesia membentuk Divisi Audit Intern
program APU PPT dan PPPSPM melalui penyediaan AML System (SKAI) yang merupakan fungsi kerja yang independen terhadap
di luar core banking, pembenahan dan penyempurnaan seluruh satuan kerja operasional, serta bertanggung jawab langsung kepada
Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP), serta pengkinian KSOP Direktur Utama.
sehubungan dengan berlakunya ketentuan regulator yang baru
maupun perkembangan usaha Bank. Struktur organisasi SKAI Bank telah sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Peningkatan peran fungsi kepatuhan senantiasa dilakukan dalam
membantu proses perbaikan kepatuhan bank, tercermin dari upaya CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum
yang telah dilakukan antara lain melalui penerbitan compliance Audit, Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter), serta dilengkapi
news, compliance opinion, compliance review, compliance checklist, dengan beberapa Standard Operating Procedure (SOP) antara
compliance campaign, sosialisasi peraturan bank serta menjadi lain: SOP Audit Operasional, SOP Audit Perkreditan, SOP Audit
liaison officer Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan regulator Treasury, SOP Audit Pembiayaan Perdagangan, SOP Audit Teknologi
lainnya. Informasi.
Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan CCB Indonesia menyediakan sumber daya yang berkualitas pada
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku Divisi Internal Audit untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
serta pemenuhan komitmen dengan otoritas yang
berwenang. • Sejak tanggal 23 September 2022, SKAI dipimpin oleh Sdr Erwin
Ruchiawan sebagai Pejabat sementara. Pengangkatan Pejabat
Bank telah memastikan kepatuhan Bank terhadap ketentuan Otoritas sementara Kepala SKAI tersebut telah dilaporkan kepada OJK
Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan melalui surat No. 294/CCBI/DDIR-OJK/IX/2022 tanggal 29
yang berlaku, antara lain dengan: September 2022.
Page 210
210 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Rita Fitria
Internal Audit Unit (SKAI)
• Sejak tanggal 24 Mei 2023, SKAI dipimpin oleh Sdri Rita Fitria ▪ Internal Audit Manager of Treasury Division (02/11/2015-
01/02/2017)
Pendidikan: ▪ Compliance Manager of Treasury Division (20/01/2014-
• 2008-2009 Quensland University of Technology (QUT) Master 01/11/2015)
of Business Advanced (International Business) (2008-2009 ▪ Compliance Manager of Business Banking And International
• 1996 – 2000 Syahkuala University Bachelor of Accounting Transaction (01/01/2012-19/01/2014)
▪ Compliance Development Manager (11/11/2011-31/12/2012)
Sertifikasi: ▪ Manager of Business Banking, Treasury and International
1. Brevet CAP (Credit Application Package) Policy (11/02/2010-10/11/2011)
2. Brevet Corporate Finance ▪ Internal Audit Division (03/09/2002-01/02/2008)
3. Brevet Global Business • Pemberhentian Sdr Erwin sebagai Pejabat Sementara Kepala
4. ISO 9001:2015 (Quality Management System) Divisi Audit Internal telah dilaporkan kepada OJK melalui surat
5. ISO 30301:2019 (Record Management) No. 087/CCBI/DDIR-OJK/IV/2023 tanggal 13 April 2023.
6. ISO 37001:2016 (SMAP) • Pengangkatan Sdri Rita Fitria sebagai Kepada Divisi Internal
7. Procurement Certification (LKPP) Audit Internal telah dilaporkan kepada OJK melalui surat No.
8. Certified Banking Internal Audit (CBIA) Level Supervisor 126/CCBI/DDIR-OJK/V/2023 tanggal 26 Mei 2023
9. Certified Banking Internal Audit (CBIA) Level Auditor
10. Compliance Certification Efektivitas dan cakupan audit intern dalam menilai
11. Risk Management Certification Level 1 seluruh aspek dan unsur kegiatan Bank
12. Risk Management Certification Level 2
Divisi Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
Pengalaman: secara independen dan efektif pada seluruh aspek dan unsur
1. Quensland University of Technology Indonesia Community kegiatan yang secara langsung diperkirakan dapat mempengaruhi
(QUIC) (2017- 2021) kepentingan Bank dan masyarakat.
Vice President QUIC
2. Prasetya Mulya University (Juli 2016 – sekarang) Hasil pemeriksaan Divisi Audit Intern beserta rekomendasi tindak
Part Time Lecturer of Business School (Treasury Management) lanjutnya dilaporkan langsung kepada Direktur Utama dan Dewan
3. Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB) Komisaris yang direpresentasikan oleh Komite Audit dengan
a. Manage Sertification of Certified Banking Internal Auditor tembusan kepada Direktur Yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
(CBIA) for Auditor Level and Supervisor Level. Selanjutnya Dewan Komisaris akan mengawasi dan mengkonfirmasi
b. Provide Certified Banking Internal Auditor (CBIA) Training bahwa manajemen telah mengambil langkah-langkah perbaikan
of Auditor Level and Supervisor Level. yang diperlukan atas hasil pemeriksaan tersebut.
4. The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia
Provide training of Internal Audit Training for Financial Service CCB Indonesia terus berupaya menjalankan sistem pengendalian
Authority (OJK) intern secara efektif dan efisien dengan melakukan monitoring
5. InfoBank Institute terhadap hasil tindak lanjut yang telah dilakukan oleh auditee
Provide training of Anti Money Laundering sedangkan yang belum melakukan tindak lanjut Divisi Audit Intern
6. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan mengkonfirmasi terhadap yang bersangkutan dan
▪ Internal Audit Manager of Business Banking (01/01/2020- mengirimkan internal memo untuk tindak lanjutnya. Prosedur
Mei 2023) pengawasan telah dilaksanakan tanpa pengecualian, dengan
▪ Internal Audit Manager of Procurement and Fixed Asset mempertahankan lingkungan yang menunjang dalam upaya
(02/02/2017 - 30/12/2020) pengendalian intern.
Page 211
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 211
Tata Kelola Perusahaan
Di samping menjalankan aktivitas di bidang auditing, Divisi Audit Dewan Komisaris telah merekomendasikan Kantor Akuntan
Intern senantiasa berperan sebagai konsultan kepada pihak intern Publik “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst &
CCB Indonesia yang membutuhkan, khususnya dalam hal yang Young) untuk melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia
berkenaan dengan sistem pengendalian intern. tahun buku 2023, tertuang dalam Pernyataan Keputusan Sirkuler
Dewan Komisaris No. 010/DKOM/MI/IV/2023 tanggal 11 April
Direksi CCB Indonesia bertanggung jawab atas terciptanya struktur 2023.
pengendalian internal dan menjamin terselenggaranya fungsi audit
internal CCB Indonesia dalam setiap tingkatan manajemen. Setiap RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 6 Juni 2023
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilaporkan kepada Direktur telah menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik “Purwantono,
Utama, disirkulasikan kepada semua Direksi dengan tembusan ke Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk mengaudit
Komite Audit. Dengan adanya mekanisme tersebut, setiap temuan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2023.
akan menjadi perhatian manajemen dan segera untuk ditindaklanjuti
sesuai dengan bidangnya masing-masing. Penunjukan KAP dimaksud telah dilaporkan kepada OJK Pengawas
Bank melalui surat No. 143/CCBI/DDIR-OJK/VI/2023 pada tanggal
Fungsi pengawasan internal oleh Divisi Internal Audit dilaksanakan 15 Juni 2023
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan pendekatan
audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga prioritas pengawasan Akuntan Publik dan KAP yang ditunjuk yaitu Akuntan Publik dan
akan dilakukan terhadap proses atau unit yang memiliki risiko lebih KAP “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young)
besar. merupakan KAP yang terdaftar sebagai auditor Bank di Otoritas
Jasa Keuangan, dengan No. STTD.KAP-03/PM.22/2018 tanggal 15
Secara keseluruhan, selama tahun 2023 pelaksanaan fungsi Januari 2018.
pengawasan internal telah berjalan dengan cukup baik.
Auditor melaksanakan tugasnya secara obyektif. Pelaksanaan Audit
Selama masa pandemi COVID-19, pemeriksaan atau audit kepada terhadap Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember
auditee dilakukan hybrid, yaitu kombinasi dari audit jarak jauh dan 2023 dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja No. 0009/PSS/06/2023
on site audit sesuai dengan Rencana Pemeriksaan SKAI tahun 2023 tanggal 7 Juni 2023.
yang telah ditetapkan.
Akuntan Publik melaksanakan audit secara independen, memenuhi
Bank melakukan kaji ulang secara berkala atas efektivitas pelaksanaan standar profesional akuntan publik dan perjanjian kerja serta
Audit Intern dan kepatuhannya terhadap Standar Pelaksanaan ruang lingkup audit yang ditetapkan, dan telah melakukan
Fungsi Audit Intern Bank Umum oleh pihak eksternal setiap tiga komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kondisi
tahun. Laporan hasil kaji ulang dimaksud, terakhir dilaporkan kepada Bank yang diaudit dalam rangka persiapan dan pelaksanaan
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. 210/CCBI/DDIR-OJK/ audit.
VIII/2023 tanggal 25 Agustus 2023.
Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit oleh Kantor Akuntan Publik
Penerapan Fungsi Auditor Eksternal (KAP) “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young)
untuk melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun
Sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penggunaan buku 2023 akan dievaluasi oleh Komite Audit dan hasilnya dilaporkan
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa kepada OJK.
Keuangan sebagaimana diatur dalam POJK No. 9 Tahun 2023 dan SE
OJK No. 18/SEOJK.03/2023, maka Bank menunjuk Akuntan Publik dan Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem
Kantor Akuntan Publik yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Pengendalian Intern
untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Tahunan.
Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern
mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2023 dilakukan yang baik antara lain dengan membentuk Divisi Audit Intern, Divisi
dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit kepada Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau
Dewan Komisaris. Risiko, serta Divisi Kepatuhan.
Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan Akuntan a. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris. Rekomendasi Bank telah menetapkan wewenang dan tanggung jawab yang
disampaikan melalui Internal Memo No 006/MI/KA/III/2023 tanggal jelas pada setiap jenjang jabatan yang terkait dengan penerapan
21 Maret 2023. Manajemen Risiko.
Page 212
212 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris telah berperan aktif dalam melakukan - Pedoman Internal Capital Adequacy Assessment Process
pengawasan terhadap penerapan manajemen risiko, antara (ICAAP),
lain: - Pedoman Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko,
- menyetujui dan mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko - Pedoman Asset & Liability Management (ALMA),
termasuk strategi dan kerangka Manajemen Risiko. - Pedoman Business Continuity Management (BCM) dan
- mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan memberikan Business Continuity Plan (BCP),
arahan perbaikan atas pelaksanaan kebijakan Manajemen - Pedoman Produk dan Aktivitas Baru,
Risiko secara berkala. - Pedoman CKPN,
- Pedoman Pelaksanaan The Three Line of Defense (3LD),
Dalam melaksanakan pengawasan terhadap penerapan - Pedoman Interest Rate Risk In The Banking Book, dan
manajemen risiko, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite - Kebijakan dan Pedoman Umum Teknologi Informasi.
Pemantau Risiko.
c. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan
Peran aktif Direksi CCB Indonesia telah ditunjukkan antara lain dan Pengendalian Risiko serta Sistem Informasi Manajemen
dengan: Risiko
- Menyusun, mengevaluasi, dan mengkinikan kebijakan CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan manajemen risiko
Manajemen Risiko termasuk strategi dan kerangka yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang timbul
Manajemen Risiko. dalam kegiatan usahanya dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
- Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko telah diterapkan dikelola dan dilaporkan yang pada akhirnya dapat memberikan
secara independen. manfaat berupa peningkatan kepercayaan pemegang saham
- Menyusun, menetapkan, dan mengkinikan prosedur dan dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Bank
alat untuk mengidentifikasi, mengukur, memonitor, dan telah membentuk Komite Manajemen Risiko dan Divisi
mengendalikan risiko. Manajemen Risiko yang bertugas menetapkan Kebijakan
- Bertanggung jawab atas penerapan Manajemen Risiko Manajemen Risiko untuk menghadapi risiko yang timbul,
serta mengevaluasi dan memberikan arahan berdasarkan memperbaiki dan menyempurnakan penerapan Manajemen
laporan-laporan yang disampaikan oleh Fungsi Kerja Risiko.
Manajemen Risiko termasuk laporan mengenai profil risiko.
- Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas Pada dasarnya, proses manajemen risiko dilakukan oleh masing-
permasalahan atau penyimpangan dalam kegiatan usaha masing unit, mengingat risiko yang dihadapi merupakan risiko
Bank yang ditemukan oleh Divisi Audit Intern. individual yang melekat pada produk, transaksi maupun proses
- Mengembangkan budaya Manajemen Risiko termasuk pada unit yang bersangkutan. Untuk membantu pengelolaan
kesadaran risiko pada seluruh jenjang organisasi. manajemen risiko, CCB Indonesia telah membentuk Fungsi
Kerja Manajemen Risiko yang bertanggung jawab melakukan
Dalam memastikan penerapan manajemen risiko dapat berjalan pemantauan atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko
sebagaimana mestinya, Direksi dibantu oleh Komite Manajemen yang telah disetujui oleh Direksi dan mengkaji secara berkala
Risiko. proses manajemen risiko, termasuk pengkajian setiap usulan
produk dan aktivitas baru.
Upaya-upaya dalam meningkatkan penerapan manajemen
risiko secara berkala dibahas dalam Rapat Dewan Komisaris, Penerapan Manajemen Risiko di CCB Indonesia meliputi
Rapat Komite, dan/atau Rapat Direksi. pengawasan aktif manajemen, penerapan kebijakan, prosedur
dan penetapan limit. Bank juga telah mengidentifikasikan,
b. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit mengukur, memantau dan mengendalikan risiko serta melakukan
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur, dan penetapan limit penerapan sistem pengendalian risiko.
risiko yang memadai untuk mendukung penerapan manajemen
risiko, antara lain : Dalam rangka proses manajemen risiko, Divisi Manajemen
- Kebijakan dan Pedoman Umum Manajemen Risiko, Risiko telah membuat Laporan Profil Risiko dengan menggunakan
- Pedoman Profil Risiko, metode yang sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
- Pedoman Risiko Stratejik, tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
- Pedoman Risiko Kepatuhan, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 18 /POJK.03/2016
- Pedoman Risiko Hukum, dan Surat Edaran OJK No. 34 /SEOJK.03/2016.
- Pedoman Risiko Reputasi,
- Pedoman RIsiko Likuiditas, Mekanisme penilaian laporan Profil Risiko dengan melakukan
- Pedoman Risiko Pasar, penetapan tingkat dan peringkat risiko mengacu dan diselaraskan
- Pedoman RIsiko Operasional, dengan penilaian Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko
- Pedoman Risiko Kredit, atau Risk Based Bank Rating (RBBR) serta ketentuan Otoritas
Page 213
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 213
Tata Kelola Perusahaan
Jasa Keuangan lainnya yang berlaku. Laporan profil risiko dibuat Divisi Manajemen Risiko mengawasi manajemen risiko
secara berkala yang kemudian dilaporkan kepada Direksi untuk operasional dalam Bank dengan berkoordinasi dengan
kemudian dilakukan pembahasan dalam Komite Manajemen departemen untuk membahas isu-isu risiko operasional
Risiko. yang material agar risiko-risiko tersebut dapat dikendalikan
secara dini.
Terkait dengan adanya pandemi Coronavirus Disease 2019
(COVID-19) selama tahun 2021, Bank senantiasa memantau Kebijakan dan Prosedur Bank telah dilengkapi dengan
kemampuan bayar debitur akibat dampak penyebaran COVID-19 Kebijakan Manajemen Risiko Operasional untuk mendukung
dan berkomitmen untuk mendukung stimulus pertumbuhan implementasi manajemen risiko operasional pada segenap
ekonomi sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11 / unit. Proses Manajemen Risiko Bank meliputi identifikasi,
POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Stimulus pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan penentuan
Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical limit risiko operasional. Bank secara berkesinambungan
Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mengidentifikasi risiko operasional yang melekat pada lini
sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan bisnis tertentu. Hal ini dilakukan dengan menilai secara
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2021. Bank berkala terhadap parameter-parameter yang mempengaruhi
Melakukan stress testing terhadap portofolio kredit secara eksposur dari risiko operasional. Dalam pengukuran risiko
berkala untuk mengetahui dampak COVID-19 yang mungkin operasional, Bank telah memiliki metodologi penilaian risiko
terjadi terhadap permodalan Bank, profitabilitas Bank, dan operasional yang akurat, sumber daya manusia yang kompeten
tingkat kesehatan Bank. dan sistem infrastruktur yang memadai untuk mengidentifikasi
dan mengumpulkan data risiko operasional. Beberapa model
d. Sistem Pengendalian Intern yang Menyeluruh penilaian termasuk identifikasi dan pengukuran dari risiko
Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan Good operasional yang telah dimiliki Bank, antara lain:
Corporate Governance dan penerapan manajemen risiko dalam a. Operational Risk Self Assessment
praktek bisnis perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia b. Operational Key Risk Indicators
melakukan fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat c. Form Kejadian Risiko Operasional
independen dan obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem
pengendalian intern dilaksanakan melalui mekanisme Secara bank wide, identifikasi risiko dan pengukuran dilakukan
pengawasan melekat (inherent control) di dalam setiap unit terhadap beberapa indikator utama yang dipandang dapat
kerja, antara lain dalam bentuk pengawasan langsung oleh mewakili risiko operasional Bank. Indikator tersebut
atasan kepada bawahan, kepatuhan terhadap standar prosedur dikelompokkan menjadi lima kategori besar yakni Karakteristik
kerja dan mekanisme pengendalian internal lainnya. Fungsi dan Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia, Teknologi
pengawasan untuk memastikan bahwa sistem pengendalian Informasi dan Infrastruktur Pendukung, Fraud dan Kejadian
internal telah berfungsi sebagaimana seharusnya dijalankan Eksternal. Hasil akhir dari identifikasi dan pengukuran
oleh Divisi Audit Intern yang bertanggung jawab langsung tersebut berupa profil risiko operasional Bank yang dilaporkan
kepada Direktur Utama. kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap triwulan.
Fungsi pengawasan intern oleh Divisi Audit Intern dilaksanakan Divisi Manajemen Risiko melakukan pemantauan secara
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan terus menerus baik secara keseluruhan maupun atas
pendekatan audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga kejadian loss event pada aktivitas utama, dengan
prioritas pengawasan akan dilakukan terhadap proses atau unit menerapkan pengawasan internal dan laporan berkala
yang memiliki risiko lebih besar. atas akibat-akibat dari Risiko Operasional. Mekanisme
mitigasi risiko operasional tercermin antara lain pada
• Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan proses pengendalian internal atas keamanan proses
terhadap peraturan perundang-undangan lainnya. teknologi informasi, review berkala atas aktivitas operasional,
Manajemen Risiko Operasional Bank utamanya ditujukan pengembangan Business Continuity Management untuk
untuk meminimalkan dampak negatif dari tidak berfungsinya memastikan kemampuan untuk beroperasi secara
secara baik atas proses internal, kesalahan manusia, kegagalan berkelanjutan dan limit kerugian dalam keadaan
sistem, dan atau kejadian-kejadian eksternal. terinterupsinya bisnis Bank. Bank telah melakukan
pengembangan Rencana Darurat (Business Continuity
Tata Kelola & Organisasi dalam mengelola risiko operasional, Plan) beserta manajemen keamanannya. Bank menerapkan
risk owner bertanggung jawab atas risiko yang terjadi pada program Anti Money laundering (AML), termasuk prinsip
departemennya masing-masing. Tata cara pengendalian pengenalan nasabah (Know Your Customer) secara
risiko tersebut diatur dalam kebijakan Bank secara menyeluruh konsisten sesuai dengan eksposur risiko operasional, yang
dan prosedur pada setiap departemen. dituangkan dalam kebijakan dan prosedur tertulis.
Page 214
214 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Selain itu, Bank juga telah menerapkan Strategi Anti Fraud Dalam rangka memperkuat sistem pengendalian intern
sebagai komitmen Bank dalam melakukan kontrol terhadap serta pemenuhan Governance Structure Bank telah
kejadian fraud melalui manajemen risiko fraud. melakukan penyusunan kembali, pembenahan, dan
pengkinian terhadap Kebijakan dan Pedoman Umum,
Pengendalian Internal dalam kegiatan usaha Bank pada bidang Pedoman, dan Standard Operating Procedure (KSOP).
keuangan dan operasional dilakukan sejak proses awal sebelum
berhubungan dengan nasabah dan/atau pihak ketiga, pada Selama tahun 2023 Bank telah menerbitkan baru dan merevisi
proses pencatatan, hingga penyusunan laporan. ketentuan internal dengan perincian sebagai berikut :
Bank melaksanakan kegiatan operasional berdasarkan four Jumlah
eyes principle, dimana petugas Bank yang memeriksa Dokumen Jumlah yang dokumen
Jumlah yang
No Ketentuan diterbitkan KSOP hingga
transaksi berbeda dengan petugas yang melakukan transaksi. direvisi
Internal (baru) akhir tahun
2023
Laporan keuangan disusun berdasarkan standar akuntansi 1 Kebijakan dan 0 11 25
yang berlaku di Indonesia, untuk selanjutnya dilaporkan Pedoman
kepada regulator dan dipublikasikan kepada masyarakat, Umum (KPU)
dengan memperhatikan peraturan regulator, dan ketentuan 2 Pedoman 0 17 71
perundang-undangan yang berlaku. 3 Standard 2 28 72
Operating
Dalam memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator, Procedure
maka setiap terbitnya ketentuan regulator baru maupun (SOP)
revisi dari ketentuan regulator sebelumnya, maka fungsi Total 171
k erja yang menjalank an fungsi k epatuhan
mendokumentasikan ketentuan diikuti dengan : (i) menyusun
compliance news dan menyampaikannya kepada Direksi Berkenaan dengan pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)
dan Divisi terkait (ii) melakukan identifikasi terhadap yang terjadi pada tahun 2020, Bank menerapkan kebijakan yang
kewajiban-kewajiban yang timbul sesuai ketentuan regulator mendukung stimulus pertumbuhan ekonomi sesuai Peraturan Otoritas
dimaksud, untuk selanjutnya dikomunikasikan kepada Divisi Jasa Keuangan No.11 /POJK.03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang
terkait untuk memenuhi kewajiban dimaksud, (iii) melakukan Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical
identifikasi dampak terhadap kegiatan usaha Bank dan Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana
ketentuan internal Bank, serta perlu tidaknya melakukan telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Otoritas
penyesuaian ketentuan internal Bank, (iv) melakukan review Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2021, dengan menerbitkan beberapa
terhadap rancangan ketentuan internal baru dan/atau revisi ketentuan internal sebagai ketentuan pelaksanaannya, dalam bentuk,
ketentuan internal, untuk memastikan kesesuaiannya Surat Edaran Direksi No. 005/SE-DIR/KP-JKT/III/2020 tanggal 24 Maret
terhadap ketentuan regulator terbaru. 2020, No. 007/SE-DIR/KP-JKT/IV/2020 tanggal 6 April 2020 tentang
Stimulus Perekonomian Nasional oleh OJK sebagai Kebijakan
Selanjutnya kegiatan usaha Bank termasuk tetapi tidak terbatas Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19, No. 005/SE-DIR/KP-JKT/
pada bidang keuangan dan operasional dilakukan dengan III/2021 tanggal 31 Maret 2021 perihal Stimulus Perekono mian Nasional
mengacu pada kebijakan dan prosedur yang telah disusun oleh OJK sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran
oleh Bank berlandaskan ketentuan regulator yang berlaku. Coronavirus Disease 2019 berdasarkan POJK No 48/POJK.03/2020 dan
POJK No 11/POJK.03/2020 dan Surat Keputusan Direksi No. 044/SK-DIR/
• Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal KP-JKT/IX/2020 tanggal 8 September 2020, Surat Keputusan Direksi
Secara keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah No. 053/SK-DIR/KP-JKT/XI/2020 tanggal 10 November 2020 tentang
menunjukkan hasil yang memadai. CCB Indonesia berupaya Pembentukan Tim Gugus Tugas dan Tim Monitor Sistem Informasi
menjalankan sistem pengendalian intern secara efektif dan Relaksasi/Restrukturisasi Debitur Dampak COVID-19, Surat Keputusan
efisien, dan prosedur pengawasan telah dilaksanakan tanpa Direksi No. 055/SK-DIR/KP-JKT/X/2021 tanggal 12 Oktober 2021 tentang
pengecualian, dengan mempertahankan lingkungan yang Perpanjangan Masa Tugas TIM Gugus Tugas dan TIM Monitoring Sistem
menunjang dalam upaya pengendalian intern. Temuan internal Informasi Relaksasi/Restrukturisasi Debitur Dampak COVID-19.
auditor yang signifikan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Agar implementasi KSOP dapat berjalan dengan optimal, Bank
permasalahan yang terkait dengan kecukupan pengendalian telah mendistribusikan KSOP ke seluruh Kantor Bank sesuai dengan
intern telah dilaporkan kepada Manajemen dan langkah-langkah porsinya masing-masing dan melakukan Sosialisasi KSOP kepada
tindak lanjut telah dilakukan untuk meminimalkan risiko. seluruh Kantor Bank.
Page 215
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 215
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Andreas Basuki
Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1990 di Mediabank
penerapan Good Corporate Governance CCB Indonesia terutama (grup Kompas Gramedia) hingga April 1994, posisi terakhir sebagai
yang menyangkut pelaksanaan keterbukaan, selain memastikan Assistant Manager di Corporate Banking Division, terutama menangani
agar CCB Indonesia mematuhi ketentuan dan peraturan pasar pinjaman sindikasi.
modal yang berlaku. Penunjukan Sekretaris Perusahaan untuk
memelihara citra CCB Indonesia dan melindungi kepentingan CCB Lalu, periode Juni – Desember 1994 bekerja di Mitsubishi Corporation
Indonesia melalui terbentuknya komunikasi dan hubungan yang (Representative Office in Jakarta) pada Chemical Division, terutama
baik dengan segenap stakeholder melalui berbagai aktivitas menangani impor dan pemasaran.
hubungan masyarakat dan mewakili Direksi dalam setiap hal yang
berhubungan dengan komunikasi eksternal, khususnya kepada Pada Januari 1995 bergabung di Bank Windu Kentjana pada berbagai
investor, masyarakat pasar modal dan pemegang saham. jabatan diantaranya Kepala Divisi Marketing Kredit, Kepala Biro
Direksi merangkap Kepala Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pasca
Fungsi Pokok Sekretaris Perusahaan yaitu: merger dengan PT Bank Multicor Tbk menjadi PT Bank Windu
1. Mewakili Direksi dalam hubungannya dengan pihak luar, Kentjana International Tbk (“Bank Windu”), sejak Januari 2008 ditunjuk
khususnya investor, masyarakat pasar modal, lembaga-lembaga sebagai Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan) yang terutama
terkait dan pemegang saham. bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan terhadap
2. Memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan dan ketentuan Pasar Modal dan Bursa Efek Indonesia terlaksana dengan
peraturan tentang pasar modal. baik, juga dalam mengelola komunikasi yang baik antara Perusahaan
3. Mendukung penyelenggaraan Perseroan oleh Direksi dan dengan otoritas terkait, investor, media massa dan publik.
Dewan Komisaris agar sesuai dengan anggaran dasar dan
peraturan lainnya. Posisi yang sama dilanjutkan pasca merger Bank Windu dengan Bank
4. Melakukan aktivitas yang mendukung pelaksanaan prinsip Antar Daerah (“Bank Anda”) pada November 2016 menjadi PT Bank
keterbukaan, terutama menyangkut kinerja CCB Indonesia China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”). Ditunjuk
melalui komunikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. menjadi project manager pada aksi korporasi merger dan akuisisi
antara Bank Windu dan Bank Anda menjadi CCB Indonesia tahun 2016.
Sekretaris Perusahaan CCB Indonesia dijabat oleh Sdr. Andreas
Herman Basuki, berdomisili di Jakarta, lahir di Jakarta pada November Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (d/h Bapepam
1964. LK) No. IX.I.4 tentang Pembentukan Sekretaris Perusahaan dan No.
35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti Jakarta pada Perusahaan Publik, diangkat sebagai Corporate Secretary melalui
tahun 1990 dan Sarjana Muda Manajemen Informatika dari Universitas Surat Keputusan Pengangkatan No. 006/BM/SDM/SK-DIR/II/08 dan
Binus (d/h STMIK Bina Nusantara) Jakarta pada tahun 1988. Surat Penegasan No. 072/BW/SDM/KTP/XI/13.
Page 216
216 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Pada Desember 2013 juga diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas 12. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Rencana Bisnis
Dana Pensiun Bank Windu hingga kini, dengan penetapan kelulusan Bank (RBB) 2024-2026 dan selesai disampaikan ke OJK pada 27
penilaian kemampuan dan kepatutan melalui Keputusan Dewan November 2023.
Komisioner OJK No. KEP-1020/NB.1/2014.
Pelatihan yang diikuti oleh Corporate Secretary dalam tahun 2023
Pelaksanaan Tugas Corporate Secretary selama tahun 2023 sebagai diantaranya:
berikut: 1. Webinar “Tren Perbankan di Tahun 2023” oleh Otoritas Jasa
1. Mengkoordinir dan menangani penyusunan Laporan Tahunan Keuangan Institute (OJK Institute) pada 17 Januari 2023 di
(Annual Report) 2023 dan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Jakarta
Report) 2023 sesuai dengan format SE-OJK baru No No. 16/ 2. Webinar “Membuka Peluang melalui Peningkatan ESG Rating”
SEOJK.04/2021, dapat selesai tepat waktu pada 17 April 2023 oleh PT Bursa Efek Indonesia (”BEI”) dan PricewaterhouseCoopers
dan sesuai ketentuan Pengawas Pasar Modal, termasuk pelaporan (“PWC”) pada 19 Januari 2023 di Jakarta
ke OJK, BEI dan pihak eksternal lainnya. 3. Webinar “Sosialisasi atas SEOJK Nomor 33/SEOJK.04/2022
2. Mengkoordinir penyusunan dan pelaporan "Laporan Manajemen tentang Pedoman Pelaksanaan Penawaran Efek yang Bukan
dan Pengawasan Dewan Komisaris" untuk Bank Indonesia (BI) Merupakan Penawaran Umum” oleh Otoritas Jasa Keuangan
sesuai ketentuan dapat diselesaikan dan dilaporkan pada 14 dan Asosiasi Emiten Indonesia (“AEI”) pada 31 Januari 2023 di
April 2023. Jakarta
3. Menangani penyusunan Laporan Tahunan 2022 ke Bappebti 4. Webinar “IFC and IDX ESG Collaboration Launch Event and ESG
(Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) sesuai Leadership Training” oleh PT Bursa Efek Indonesia (”BEI”) dan
format baru peraturan Bappebti pada 10 Februari 2023. International Finance Corporation (“IFC”) pada 16 Maret 2023
4. Mengkoordinir penyelenggaraan mengadakan Rapat Umum di Jakarta
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan secara hybrid yaitu dengan 5. Webinar “The Future of Sustainability Reporting: An Exclusive
kehadiran fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan Forum for Regulators and Listed Companies in Indonesia” oleh
mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) bekerja sama dengan Global
tayangan zoom RUPS pada 6 Juni 2023 di kantor pusat CCB Reporting Initiative (“GRI”) pada 13 Juni 2023 di Jakarta
Indonesia, dapat dilaksanakan dengan lancar dan dapat 6. Seminar "Diskusi Strategi dan Penerapan UU P2SK Bagi Perusahaan
memenuhi kuorum RUPS. Pelaporan mengenai hasil RUPS Terbuka” oleh Asosiasi Emiten Indonesia (“AEI”) dan Law Firm
Tahunan dan Public Expose ke OJK, Bursa Efek Indonesia, Website Assegaf Hamzah & Partners pada 13 Juni 2023 di Jakarta
dan instansi lainnya dan keterbukaan informasi bagi publik 7. Webinar “Sosialisasi Perubahan Peraturan Nomor I-V tentang
telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas
5. Mengkoordinir dan menghadiri pelaksanaan Rapat Direksi dan Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat di
memastikan frekuensi rapat sesuai ketentuan yang berlaku, Papan Akselerasi” oleh PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) pada 3
juga penyusunan dan administrasi risalah hasil rapat pada Agustus 2023 di Jakarta
sepanjang tahun 2023, serta koordinasi dengan Dewan Komisaris 8. Seminar “Creating Green Investment Opportunities and Potential
dalam hal pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi, in Jakarta” oleh Bank Indonesia dan Jakarta Investment Forum
Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Komite-Komite. (JIF) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 3 Agustus 2023 di
6. Memelihara dan mengkinikan situs (website) CCB Indonesia Jakarta
pada sepanjang tahun 2023. 9. Webinar “Conference Catalyzing Green and Sustainable Finance
7. Menangani permintaan data atau informasi dari pihak eksternal, Through Capital Market and Other Innovative Solutions” oleh
shareholders, media massa dan para stakeholders mengenai Asian Development Bank (ADB) pada tanggal 8 Agustus 2023
CCB Indonesia sepanjang tahun 2023. di Bangkok, Thailand
8. Menjalin komunikasi dan pelaporan-pelaporan ke OJK (Pengawas 10. Webinar “OJK International Research Forum, Save the Planet:
Pasar Modal dan Pengawas Bank), Bank Indonesia, BEI, KSEI, AEI, The Role of Financial Sector to Support Carbon Reduction and
BAE, Perbanas, LPS, Website dan profesi penunjang serta Electric Vehicles Development” oleh Otoritas Jasa Keuangan
lembaga-lembaga terkait lainnya sesuai ketentuan, pada Institute (OJK Institute) pada 25 September 2023 di Jakarta
sepanjang tahun 2023. 11. Webinar “Sustainable Finance and Capital Market: Investing in
9. Mengkoordinir administrasi Sekretariat Kantor Pusat dan a Greener Future” oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa
penomoran surat menyurat / memo / SK Direksi. Efek Indonesia (BEI), The Indonesian Finance Association (IFA)
10. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Revisi RBB 2023- pada 11 Oktober 2023 di Jakarta.
2025 dan selesai disampaikan ke OJK pada 23 Juni 2023. 12. Webinar “Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
11. Mengkoordinir pelaksanaan corporate social responsibility Nomor 14/POJK.04/2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui
“CCBI Care” selama tahun 2023 yaitu berupa pemberian bantuan Bursa Karbon dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
ke Panti Asuhan, pemberian Bantuan Sekolah, Program Nomor 12/SEOJK.04/2023 tentang Tata Cara Penyelenggaraan
Penghijauan berkelanjutan dan lainnya tetap dilaksanakan Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon” oleh Otoritas Jasa
dengan baik. Keuangan (OJK) pada 24 Oktober 2023 di Jakarta.
Page 217
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 217
Tata Kelola Perusahaan
Catatan: - memenuhi ketentuan mengenai Batas Maksimum Pemberian
- Memperoleh “Nusantara CSR Award 2023 Incorporating SDGs” Kredit (BMPK) dan memperhatikan prinsip kehati-hatian maupun
kategori Ekosistem Darat Program Penghijauan Berkelanjutan perundang-undangan yang berlaku;
oleh La Tofi School of Social Responsibility di Jakarta pada 5 - memperhatikan kemampuan permodalan dan penyebaran
Juli 2023. atau diversifikasi portofolio penyediaan dana.
- Memperoleh “Indonesia Best CSR Award 2023 with Outstanding
Program in Sustainable Greening and Supporting the Fulfillment Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan
of Community Needs” oleh Majalah Warta Ekonomi di Jakarta Bank yang belum diungkap dalam laporan lainnya
pada 6 Juli 2023.
CCB Indonesia mentransparansikan kondisi keuangan dan non-
Pelaksanaan tugas Corporate Secretary secara umum sudah dapat keuangan kepada stakeholders termasuk mengumumkan Laporan
dicapai sesuai rencana program kerja selama tahun 2023. Keuangan Publikasi triwulanan dan melaporkannya kepada Otoritas
Jasa Keuangan d.h Bank Indonesia atau stakeholders sesuai ketentuan
Penyediaan dana kepada pihak terkait (related yang berlaku.
party) dan penyediaan dana besar (large exposure).
Kondisi keuangan secara komprehensif telah disampaikan dalam
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, CCB Indonesia melakukan Laporan Keuangan.
beberapa transaksi penyediaan dana dengan pihak yang terkait
dan penyediaan dana besar. Transaksi dengan pihak terkait dan CCB Indonesia melakukan self assessment pelaksanaan Good Corporate
penyediaan dana besar mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Governance secara semesteran yaitu posisi Juni dan Desember, dan
Keuangan No. 32 /POJK.03/2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang menyusun Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance pada
Batas Maksimum Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana Besar setiap akhir tahun buku dengan cakupan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
OJK No. 38 /POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019. CCB Indonesia telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Good
Corporate Governance kepada Pemegang Saham, Otoritas Jasa
Berikut laporan penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan Keuangan, dan pihak-pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan
dana besar per 31 Desember 2023 : yang berlaku, serta memuat Laporan dimaksud dalam website
bank secara tepat waktu.
Jumlah
No. Penyediaan Dana CCB Indonesia mentransparansikan informasi produk Bank sesuai
Nominal
Debitur ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tentang
(Jutaan rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait 19 725.680 Transparansi Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi
Nasabah. Informasi produk dan layanannya kepada masyarakat
2 Kepada Debitur Inti
a. Individu 6 8.743.983 antara lain disampaikan melalui beberapa sarana/media promosi
b. Group 14 7.717.075 seperti brosur, leaflet, website, dan papan pengumuman di seluruh
jaringan kantor CCB Indonesia.
Bank memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perkreditan, Kebijakan CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum
dan Pedoman Umum Penyediaan Dana Pihak Terkait dan Dana Perlindungan Nasabah serta Standard Operating Procedure Pelayanan
Besar. Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait wajib mendapatkan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Bank mentransparansikan
persetujuan dari Dewan Komisaris. Selain itu, guna meningkatkan tata cara pengaduan nasabah dan penyelesaian sengketa kepada
dan mempermudah pengawasan terhadap penyediaan dana nasabah sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia,
dengan pihak terkait, CCB Indonesia membuat serta mengkinikan serta membentuk unit/fungsi Penanganan dan Penyelesaian
daftar rincian pihak terkait yang merupakan rincian pihak-pihak Pengaduan Nasabah.
yang memiliki hubungan pengendalian dengan Bank, baik secara
langsung maupun tidak langsung, melalui hubungan kepemilikan, Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan penanganan
kepengurusan dan atau keuangan. dan penyelesaian dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang
berlaku. Mediasi dalam rangka penyelesaian pengaduan nasabah
Selama tahun 2023, Penerapan penyediaan dana oleh Bank kepada Bank dilaksanakan dengan baik. Laporan penanganan dan
pihak terkait (related party) dan/atau penyediaan dana besar (large penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
exposure) telah: Keuangan dan Bank Indonesia secara berkala setiap triwulan.
Page 218
218 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Siaran Pers/Publikasi 2023
No. Tanggal Harian/Majalah /Website Berita
1 09 Januari 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
2 09 Januari 2023 Web Bank Leverage Ratio
3 07 Februari 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
4 13 Februari 2023 Web Bank Laporan Publikasi
5 06 April 2023 Web bank Leverage
6 10 April 2023 Web bank Suku Bunga Dasar Kredit
7 28 April 2023 Web bank Laporan Keuangan Triwulan Q1 Maret 2023
8 28 April 2023 Web bank Laporan Publikasi Triwulan
9 28 April 2023 Web bank Laporan Ukuran Utama/Key Matric
10 28 April 2023 Web bank Laporan Pengungkapan permodalan basel III
11 03 April 2023 Radar Bandung Penutupan KCP Bandung Sudirman dan KCP Cibinong
12 03 April 2023 Koran Jakarta Penutupan KCP Melawai dan KCP Bekasi A Yani
13 04 April 2023 Tribun Batam Penutupan KCP Tanjung Pinang Merdeka
14 08 May 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
15 15 May 2023 Web Bank Laporan Publikasi
16 24 Mei 2023 Radar Bali Penutupan KCP Bali Tabanan
17 23 Mei 2023 Metropolis Penutupan KCP Mataram Ampenan
18 23 Mei 2023 Metropolitan Penutupan KCP Ampenan
19 24 Mei 2023 Radar Bali Penutupan KCP Tabanan
20 09 Juni 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
21 12 Juni 2023 Web Bank Laporan Publikasi
22 07 Juli 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
23 07 Juli 2023 Web Bank Laporan Rasio Pengungkit
24 24 Juli 2023 Web Bank Laporan Publikasi
25 25 Juli 2023 Web Bank Laporan Keuangan Interim
26 31 Juli 2023 Web Bank Laporan Kuantitatif
27 31 Juli 2023 Web Bank Laporan Entitas Induk
28 07 Agustus 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
29 10 Agustus 2023 Web Bank Laporan Publikasi
30 15 September 2023 Emiten news.com https://www.emitennews.com/news/kualitas-aset-dan-indikator-profitabilitas-ccb-
indonesia-mcor-di-bawah-rata-rata
31 07 September 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
32 11 September 2023 Web Bank Laporan Publikasi
33 06 Oktober 2023 Web Bank Laporan Rasio Pengungkit
34 09 Oktober 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
35 25 Oktober 2023 Web Bank Laporan Publikasi
36 25 Oktober 2023 Web Bank Laporan Ukuran Utama
37 25 Oktober 2023 Web Bank Laporan Pengungkapan Permodalan Basel III
38 26 Oktober 2023 Web Bank Laporan Keuangan Interim Q3
39 27 November 2023 Radar Cirebon Penutupan KC Cirebon
40 07 November 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
41 10 November 2023 Web Bank Laporan Publikasi
42 15 Desember 2023 Koran Jakarta Relokasi KCP Laguna Pluit
43 07 Desember 2023 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit
44 08 Desember 2023 Web Bank Laporan Publikasi
Page 219
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 219
Tata Kelola Perusahaan
Rencana Strategis Bank ▪ Memastikan CAR yang memadai untuk pengembangan
bisnis
Sesuai dengan visi dan misi, serta memperhatikan skala bisnis saat Dalam pengembangan bisnis, CCB Indonesia selalu memastikan
ini, CCB Indonesia dalam jangka pendek dan menengah masih kecukupan CAR, terutama sejalan dengan perluasan usaha
mengarahkan kebijakan usaha pada penerapan good corporate pada sektor corporate banking, dengan kredit skala besar,
governance, peningkatan usaha secara hati-hati pada segmen tentunya perlu dukungan modal yang memadai. Posisi ratio
corporate banking, usaha kecil menengah (UKM) dan consumer KPMM atau CAR dijaga dalam batas pada level yang aman,
banking, peningkatan ratio CASA (Current Account and Saving dengan memperhatikan capital add on berdasarkan penilaian
Account), optimalisasi dan pendalaman bisnis, pengembangan profil risiko, serta capital buffer sesuai penerapan Basel III.
sistem IT, mendorong efektivitas proses dan efisiensi biaya, serta Penambahan modal secara organik juga berjalan melalui
meningkatkan profesionalisme dan kompetensi modal manusia. perolehan Laba Bank pada tahun 2024 – 2026. Bank juga
berupaya mendorong peningkatan pendapatan melalui fee
Arah kebijakan Bank sejalan dengan program pemerintah saat ini based income, disamping pendapatan bunga. Disamping
untuk pembiayaan untuk infrastruktur dan mendukung itu, Bank senantiasa memonitor kecukupan likuiditas dan
pengembangan sektor UKM menjaga posisi Loan to Deposits Ratio (LDR) pada level yang
aman untuk mempertahankan posisi likuiditas Bank yang
Arah Kebijakan Bank dalam Jangka Pendek memadai.
1. Peningkatan volume usaha secara hati-hati pada segmen ▪ Penerapan Good Corporate Governance dan upgrading
corporate banking, Usaha Kecil Menengah (termasuk komersial) sistem manajemen risiko
dan kredit konsumsi. Penerapan Good Corporate Governance secara konsisten,
2. Optimalisasi bisnis (business optimalization) dan pendalaman berkesinambungan, menyeluruh dan terpadu pada semua lini
business (business deepening) dari jaringan kantor yang ada. dan gugus tugas. Pengembangan sistem manajemen risiko
3. Pengembangan e-banking dan IT system yang forward looking yang lebih advance, dengan didukung oleh three lines of
guna mendukung proses dan pelayanan yang efektif, cepat, defence. Mengintegrasikan sistem manajemen risiko di Bank
mudah diakses, handal, dan memberi kenyamanan. dengan sistem manajemen risiko global, yang memang didesain
4. Terciptanya kinerja keuangan agar lebih efisien dan menghasilkan guna mengidentifikasi secara komprehensif, mengukur,
margin yang lebih baik. memonitor dan mengelola risiko Bank secara enterprise wide.
5. Peningkatan kualitas, profesionalisme, dan kompetensi SDM
secara menyeluruh ▪ Optimalisasi kantor yang sudah ada
Jaringan kantor yang ada saat ini dengan jumlah 72 kantor
Arah Kebijakan Bank dalam Jangka Menengah dioptimalisasi untuk mendorong tumbuh kembang bisnis
secara sehat dan efektif berdasarkan prinsip prudential.
1. Penerapan yang terintegrasi dari good corporate governance,
manajemen risiko, sistem pengendalian internal dan fungsi ▪ Peningkatan kualitas modal manusia
kepatuhan. Peningkatan kualitas modal manusia (human capital) dengan
2. Melanjutkan program penyempurnaan infrastruktur (sistem peningkatan skala program training dan kesempatan
e-banking, organisasi dan SDM) yang berkesinambungan guna pengembangan yang lebih beragam, termasuk pengiriman
mendukung perkembangan bisnis karyawan untuk training di luar negeri.
Langkah‐langkah Strategis yang Akan Ditempuh Bank Dengan memperkuat pelatihan yang terarah dan profesional,
akan menghasilkan human capital handal yang menerima
▪ Mengembangkan bisnis secara berhati-hati dan konservatif remunerasi yang kompetitif.
CCB Indonesia secara hati-hati dan konservatif akan
mengupayakan pertumbuhan volume usaha pada sektor ▪ Penguatan infrastruktur sistem TI
corporate banking, dengan target ditopang oleh nasabah Infrastruktur Sistem TI juga dikembangkan untuk meningkatkan
korporasi di Indonesia baik lokal maupun negara lain, serta mutu layanan ke level yang lebih baik, dengan pelayanan yang
proyek-proyek infrastruktur sejalan dengan program pemerintah. efektif, cepat, handal dan accessible, akan meningkatkan
Dalam hal ini untuk memanfaatkan expertise dari CCB dalam kepuasan bagi para nasabah, sehingga Bank semakin kompetitif
hal pembiayaan infrastruktur, dan trade finance. dalam layanan, serta mengarah ke perbankan digital secara
bertahap.
CCB Indonesia tetap juga akan mengembangkan sektor UKM
dan consumer banking. Selanjutnya dengan lingkup CCB group Rencana Bisnis Bank Tahun 2024-2026 telah disampaikan kepada
yang luas, nantinya akan dikembangkan pula produk/jasa untuk Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 27 November 2023 melalui
meningkatkan layanan yang terpadu. surat No. 255/CCBI/DDIR-OJK/XI/2023.
Page 220
220 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Informasi lain terkait dengan Good Corporate Governance
Selama tahun 2023 tidak terdapat informasi lain berupa intervensi pemilik, perselisihan internal atau permasalahan yang timbul sebagai
dampak kebijakan remunerasi pada Bank.
Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang mencapai 5%
Pada posisi 31 Desember 2023, terdapat anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai
5% atau lebih, yaitu sebagai berikut:
Jenis Perusahaan
No. Nama Kepemilikan Saham Nama Perusahaan
(Bank/LKBB/lainnya)
1 Yudo Sutanto 25,00% PT Hakim Sentausa Lainnya
25,00% PT Trio Indah Sentausa Lainnya
27,50% PT Sejahtera Inti Carbon Persada Lainnya
20,00% PT Oesowilangun Lainnya
Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak mempunyai kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada perusahaan
lain yang berkedudukan di luar negeri.
Pada posisi 31 Desember 2023, terdapat anggota Direksi yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai 5%
atau lebih, yaitu sebagai berikut :
Jenis Perusahaan
No. Nama Kepemilikan Saham Nama Perusahaan
(Bank/LKBB/lainnya)
1 Agresius R. Kadiaman 25,00% PT Agra Reswara Kayana Lainnya
Seluruh anggota Direksi tidak memiliki saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada Perusahaan Lainnya yang berkedudukan
di luar negeri.
Page 221
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 221
Tata Kelola Perusahaan
Hubungan Keuangan dan Kekeluargaan tingkat dan jabatan, komponen Remunerasi, dan metode serta
mekanisme penetapan termasuk tetapi tidak terbatas pada:
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia • Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko
tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum, 1) Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham yang ditangguhkan.
Pengendali CCB Indonesia tidak memiliki hubungan keuangan dan Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
kekeluargaan dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi dilakukan kepada mereka yang digolongkan MRT (Material
dan Pemegang Saham Pengendali CCB Indonesia lainnya. Risk Takers) sebagai implementasi POJK Tata Kelola Remunerasi,
besaran Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
Informasi kebijakan Remunerasi adalah 10 % dari Remunerasi yang bersifat Variabel.
2) Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan
Proses penyusunan kebijakan Remunerasi
Bank memilih Malus yaitu dapat melakukan penundaan
Bank telah memiliki Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian pembayaran Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
Remunerasi No. dokumen 257/PEDO–CCBI/PPTR/ X/2016, revisi ditangguhkan jika MRT berada dalam kondisi tertentu.
terakhir 4 April 2023. 3) Kebijakan pembayaran (vesting) atas penangguhan yang
dilakukan.
Latar belakang penyusunan Pedoman: Remunerasi yang bersifat Variabel yang ditangguhkan
1. Sejalan dengan penerapan Basel II khususnya Pilar 3 (Market adalah selama 3 tahun
Discipline), Bank dituntut mengungkapkan informasi yang lebih
transparan kepada publik dan pelaku pasar khususnya terkait • Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers
dengan Remunerasi untuk mendorong disiplin dan agar pemangku (MRT):
kepentingan dapat memberikan penilaian yang wajar. - Dewan Direksi : 6 orang
2. Diterbitkannya POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan - Komisaris Independen : 2 orang
Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
3. Diterbitkannya SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Konsultan eksternal dan tugas konsultan terkait
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi kebijakan Remunerasi,
Bank Umum.
Pada periode tahun 2023 Bank tidak bekerja sama dengan konsultan
Maksud dan Tujuan disusunnya Pedoman adalah untuk memberikan terkait kebijakan Remunerasi.
panduan dalam pemberian remunerasi sesuai dengan peraturan
yang berlaku. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi
Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank menetapkan kebijakan Remunerasi yang dikaitkan dengan
telah mendapatkan persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris. penilaian kinerja.
Kaji ulang Pedoman Pemberian Remunerasi dilakukan secara berkala Pengukuran kinerja sebuah unit kerja yang sifatnya kuantitatif dilakukan
minimal 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun atau sewaktu-waktu jika melalui Key Performance Indicator (KPI), yang telah distandarisasi.
diperlukan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau terdapat perubahan
peraturan eksternal. KPI juga merupakan indikator yang memberikan informasi sejauh
mana Unit Kerja telah berhasil mewujudkan target kerja yang telah
Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya ditetapkan.
Bank mulai mengimplementasikan kebijakan Remunerasi pada Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi
tahun 2019 yang antara lain mencakup skala Remunerasi berdasarkan yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) tahun dan total nominal
Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Remunerasi yang
Direksi Dewan Komisaris Pegawai
Bersifat Variabel
Orang Jumlah (Rp) Orang Jumlah (Rp) Orang Jumlah (Rp)
Total 4 4.259.158.979 2 721.939.114 1.071 28.189.575.777
Page 222
222 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat kepada calon Direksi, calon Dewan
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja : Nihil
Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis
saham yang diterbitkan Bank : Rp498.109.809
Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun : Rp363.815.388
Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1) Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
2) Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3) Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank,
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap*)
1. Tunai Rp27.434.451.677
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel *)
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai Rp4.482.988.365 Rp285.151.860
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - Rp212.957.949
Keterangan: *) Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta rupiah
Informasi kuantitatif
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Sisa yang Masih
Jenis Remunerasi yang Bersifat Variabel*) Disebabkan Penyesuaian Disebabkan Penyesuaian Total
Ditangguhkan
Eksplisit (A) Implisit (B) (A)+(B)
1. Tunai (dalam juta rupiah) 578.896.841 (angka penuh) Nihil Nihil Nihil
2. Saham/Instrumen yang berbasis saham 158.152.062 (angka Penuh) Nihil Nihil Nihil
yang diterbitkan Bank (dalam lembar dan 2.020.727 (lembar
saham dan nominal juta rupiah yang saham)
merupakan konversi dari lembar saham
tersebut)
737.048.903 Nihil Nihil Nihil
Keterangan: *) Hanya untuk MRT
Paket Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain bagi Komisaris dan Direksi
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan CCB Indonesia telah memutuskan Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menentukan
besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Direksi dan Pemberian kuasa kepada pemegang saham mayoritas/utama untuk
menentukan besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Dewan Komisaris.
Page 223
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 223
Tata Kelola Perusahaan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah Diterima dalam 1 tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas lain Direksi Dewan Komisaris
Orang Jumlah (Rp) Orang Jumlah (Rp)
a. Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 6 30.010.360.020 2 2.848.283.427
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura)
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi, 6 1.296.284.352 2 179.628.628
asuransi kesehatan dan sebagainya) yang:
a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
Total 6 31.306.644.372 2 3.027.912.055
Remunerasi per orang dalam 1 (satu) tahun
Jumlah Remunerasi per Orang dalam satu tahun *) Jumlah Direksi Jumlah Komisaris
di atas Rp2 miliar 6 -
di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar - 2
di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar - -
Rp500 juta ke bawah - -
*) yang diterima secara tunai
Remunerasi Komite Remunerasi
Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun adalah sebesar Rp3.025.864.537 (2 orang
Komite)
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan atau pemberi kerja kepada
pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk
tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya.
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pegawai tetap
Bank sampai batas pelaksana, per bulan.
Yang dimaksud dengan “pegawai” dalam hal ini adalah pegawai tetap Bank sampai dengan tingkat pegawai pelaksana.
Data rasio gaji tertinggi dan terendah per 31 Desember 2023
a. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 1 : 50,18
b. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1:2
c. Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1
d. Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi 1 : 2,85
Pesangon
Jumlah pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan :
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (Satu) Tahun Jumlah Pegawai
Di atas Rp1 miliar -
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar -
Rp500 juta ke bawah 24
Page 224
224 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Share Option
Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Jumlah Opsi
Jumlah saham yang
Keterangan/Nama dimiliki yang telah Harga Opsi (Rp) Jangka Waktu
yang diberikan
(lembar saham) dieksekusi
(lembar saham)
(lembar saham)
Komisaris (nama) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Direksi (nama) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Pejabat Eksekutif (total) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Total Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Penyimpangan Internal (Internal Fraud)
Penyimpangan internal adalah penyimpangan atau kecurangan yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak tetap (honorer
dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional Perusahaan yang mempengaruhi kondisi keuangan Bank secara
signifikan yaitu apabila dampak penyimpangannya lebih dari Rp100.000.000 (seratus juta rupiah).
Pada periode Januari sampai dengan Desember 2023, terdapat penyimpangan internal dalam aktivitas operasional CCB Indonesia, yaitu:
Jumlah Kasus yang dilakukan Oleh
Anggota Dewan Komisaris &
Internal Fraud dalam 1 tahun Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Anggota Direksi
2022 2023 2022 2023 2022 2023
Total Fraud Nihil Nihil 2 Nihil Nihil Nihil
Telah Selesai - - 2 - - -
Dalam Proses Penyelesaian Di Internal Bank - - 0 - - -
Belum diupayakan penyelesaiannya - - 0 - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - 0 - - -
Page 225
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 225
Tata Kelola Perusahaan
Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaiannya
Sepanjang tahun 2023, jumlah permasalahan hukum perdata dan pidana, yang dihadapi CCB Indonesia dan upaya yang dilakukan untuk
melakukan penyelesaiannya adalah sebagai berikut :
Jumlah Kasus
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap 4 0
atau sudah tidak ada kelanjutan proses hukum
Dalam proses penyelesaian 7 0
Total 11 0
Atas jumlah Permasalahan Hukum tersebut, kami sampaikan Dalam Konvensi dan Rekonvensi
informasi ringkas mengenai 5 (lima) perkara yang berkelanjutan - Menghukum Penggugat Konvensi/Tergugat
penanganannya dan material adalah sebagai berikut : Rekonvensi untuk membayar biaya perkara sebesar
Rp4.721.000,00 (empat juta tujuh ratus dua puluh
1. Perkara Perdata satu ribu rupiah).
a. Nomor : 223/PDT.G/2018/PN.JKT.PST
b. Tanggal perkara : 17 April 2018 4) Bahwa atas putusan tersebut TW mengajukan Banding ke
c. Penggugat : Tomy Winata Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada tanggal 25 Juli 2019 teregister
d. Posisi CCB Indonesia dalam perkara : Turut Tergugat IV/ dengan nomor : 702/PDT/2019/PT DKI dan atas permohonan
Turut Terbanding IV/ Turut Termohon Kasasi IV banding tersebut pada tanggal 26 Desember 2019 Pengadilan
e. Informasi perkara dan perkembangannya : Tinggi DKI Jakarta memberikan putusan dengan amar putusannya
1) Tomy Winata (“TW”) selaku pemegang hak tagih atas berupa menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat;
hutang PT Geria Wijaya Prestige ("GWP") berdasarkan 5) Bahwa pada tanggal 27 Januari 2020 kuasa hukum dari TW
Akta Perjanjian Pengalihan (Cessie) Piutang dan Akta telah menyatakan Kasasi yang teregister dengan nomor : 2931
Kesepakatan Harga piutang yang dibuat di bawah K/Pdt/2020;
tangan antara CCB Indonesia dan TW tertanggal 12 6) Bahwa atas upaya kasasi telah diputus oleh Mahkamah Agung RI
Februari 2018, mengajukan Gugatan Wanprestasi kepada pada tanggal 19 Oktober 2020 dengan amar putusan berupa
GWP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebagaimana menolak permohonan Kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi;
tercantum pada register Perkara Nomor : 223/ 7) Bahwa berdasarkan putusan tersebut maka perkara ini telah
PDT.G/2018/PN.JKT.PST tanggal 17 April 2018 atas mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht), namun demikian
hutang yang tidak dibayarkan oleh GWP; CCB Indonesia menerima informasi bahwa Penggugat akan melakukan
2) Penanganan kasus pada Tingkat Pertama/ Pengadilan upaya hukum Peninjauan kembali, namun sampai akhir bulan
Negeri dilakukan oleh internal CCB Indonesia, Desember 2023 CCB Indonesia belum menerima relaas pemberitahuan
penanganan kasus pada Tingkat Banding/ Pengadilan adanya permohonan upaya hukum Peninjauan Kembali.
Tinggi dilakukan oleh Otto Hasibuan Law Office dan a. Status Perkara :
penanganan pada tingkat kasasi/Mahkamah Agung Perkara ditingkat Kasasi sudah diputus oleh Mahkamah
RI dilakukan oleh Simbolon & Partner Law Office; Agung RI dan atas perkara ini telah berkekuatan hukum
3) Bahwa atas gugatan tersebut Majelis Hakim Pengadilan tetap, namun menurut informasi dari pihak TW atas perkara
Negeri Jakarta Pusat telah memberikan putusannya pada ini akan diajukan Peninjauan Kembali.
tanggal 18 Juli 2019 dengan amar putusannya berupa:
2. Perkara Perdata
Dalam Eksepsi : a. Nomor : 555/PDT.G/2018/PN.JKT.UTR
- Menolak eksepsi dari Tergugat I, Tergugat II, Tergugat b. Tanggal perkara : 25 Oktober 2018
IV dan Tergugat VI; c. Penggugat : Fireworks Ventures Limited
d. Posisi CCB Indonesia dalam perkara : Tergugat I/ Pembanding/
Dalam Pokok Perkara : Pemohon Kasasi/Pemohon Peninjauan Kembali
- Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya; e. Informasi perkara dan perkembangannya
1) Fireworks Ventures Limited melakukan gugatan kepada
Dalam Rekonvensi CCB Indonesia dikarenakan CCB Indonesia melakukan
- Menolak gugatan Rekonvensi dari Penggugat I pengalihan hak tagih GWP kepada TW dan Fireworks
Rekonvensi/Tergugat I Konvensi, Penggugat II dan Ventures Limited mengaku sebagai satu - satunya
IV Rekonvensi/Tergugat II dan IV Konvensi dan kreditur sindikasi GWP sehingga peralihan antara CCB
Penggugat VI Rekonvensi/Tergugat VI Konvensi; Indonesia kepada TW tersebut tidak sah.;
Page 226
226 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
2) Penanganan kasus pada Tingkat Pertama/ Pengadilan - Kerugian Materiil dalam Rupiah :
Negeri, Tingkat Banding/ Pengadilan Tinggi dan Kasasi/ 6% x Rp249.600.209,98 = Rp14.976.012,6,-
Mahkamah Agung RI dilakukan oleh Otto Hasibuan Pertahun
Law Office, penanganan pada tingkat Peninjauan
Kembali/Mahkamah Agung RI dilakukan oleh Sendi -Kerugian Materiil dalam USD
Sanjaya & Partners dan penanganan Peninjauan Kembali 6% x US$11,649,136.06 = US$698.708,16,-
II/Mahkamah Agung RI dilakukan oleh Kantor Hukum Pertahun
Ary Zulfikar & Partners; g) Menyatakan tidak sah dan tidak mempunyai
3) Bahwa atas gugatan tersebut Majelis Hakim Pengadilan kekuatan mengikat Akta Kesepakatan Piutang
Negeri Jakarta Utara telah memberikan putusannya tanggal 12 Februari 2018 dan Akta Perjanjian
pada tanggal 15 Oktober 2019 dengan amar putusan: Pengalihan (Cessie) Piutang tanggal 12 Februari
2018 yang keduanya dibuat dibawah tangan
Dalam Konvensi oleh Tergugat I dan Tergugat II;
• Dalam Eksepsi : h) Menghukum Turut Tergugat untuk tunduk pada
Menolak eksepsi dari Tergugat I dan Tergugat II. Putusan;
i) Menolak gugatan Penggugat selebihnya.
• Dalam Pokok Perkara
a) Mengabulkan gugatan Penggugat untuk Dalam Rekonvensi
sebagian; - Menyatakan gugatan rekonvensi tidak dapat
b) Menyatakan bahwa Tergugat I dan Tergugat II diterima.
telah melakukan perbuatan melawan hukum
terhadap Penggugat; Dalam Konvensi dan Rekonvensi
c) Menyatakan Penggugat adalah Pembeli yang - Menghukum Tergugat Konvensi/Penggugat
beritikad baik atas piutang (Asset Kredit) Rekonvensi, dan Tergugat II Konvensi/Turut
sehubungan dengan kewajiban Turut Tergugat Tergugat I Rekonvensi secara tanggung
yang timbul berdasarkan Akta Perjanjian renteng untuk membayar biaya perkara
Pemberian Kredit No. 8, tanggal 28 Nopember sejumlah Rp2.047.000,-
1995, dibuat di hadapan Hendra Karyadi, S.H.,
Notaris di Jakarta; 4) Bahwa atas putusan tersebut pada tanggal 22 Oktober
d) Menyatakan bahwa Tergugat I dan Tergugat II 2019 Tergugat II (TW) dan pada tanggal 28 Oktober
tidak mempunyai hak atas piutang (Aset kredit) 2019 Tergugat I (CCB Indonesia) mengajukan banding
yang timbul dari Akta Perjanjian Pemberian ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang teregister dengan
Kredit Nomor 8 tanggal 28 November 1995, nomor : 272/PDT/2020/PT DKI;
dibuat dihadapan Hendra Karyadi, S.H., Notaris 5) Bahwa pada tanggal 18 Mei 2020 telah diputus oleh
di Jakarta; Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dengan amar putusan:
e) Menghukum Tergugat I untuk menyerahkan Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara
SHGB No. 204, 205, dan 207 terdaftar atas nama tanggal 15 Oktober 2019 Nomor: 555/Pdt.G/2018/
Turut Tergugat berikut Sertipikat Hak PN.Jkt.Utr., yang dimohonkan banding tersebut
Tanggungan Nomor : 286/1996 (Peringkat 6) Bahwa pada tanggal 07 Agustus 2020, CCB Indonesia
Pertama) dan Sertipikat Hak Tanggungan Nomor melalui kuasa hukumnya telah mengajukan upaya
: 962/1996 (Peringkat Kedua), keduanya terdaftar Kasasi Ke Mahkamah Agung RI yang teregister dengan
atas nama PT Bank PDFCI, PT Bank Dharmala, nomor : 3540 K/Pdt/2021;
PT Multicor Bank, PT Bank Rama, PT Indovest 7) Bahwa pada tanggal 06 Desember 2021, telah diputus
Bank, PT Bank Finconesia, dan PT Bank Artha oleh Mahkamah Agung RI dengan amar putusannya
Niaga Kencana kepada Penggugat terhitung berupa menolak permohonan kasasi yang telah
sejak Putusan dalam perkara ini berkekuatan dimohonkan oleh TW dan CCB Indonesia;
hukum tetap; 8) Bahwa pada tanggal 21 Juni 2022, Kuasa Hukum CCB
f ) Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk Indonesia telah mengajukan Permohonan Peninjauan
membayar secara tanggung renteng atas Kembali ke Mahkamah Agung RI;
kerugian material yang dialami oleh Penggugat, 9) Bahwa berdasarkan informasi dari website Kepaniteraan
sebagai akibat tidak dapatnya Penggugat Mahkamah Agung RI atas perkara ini telah diputus pada
menikmati secara bebas atas keseluruhan haknya tanggal 13 Desember 2022, dengan amar putusan menolak
sebagai kreditur terhadap Turut Tergugat yaitu: permohonan Peninjauan Kembali dari CCB Indonesia;
Page 227
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 227
Tata Kelola Perusahaan
10) Bahwa pada tanggal 14 April 2023 CCB Indonesia baru 20) Bahwa sampai akhir bulan Desember 2023 atas perkara
mendapatkan informasi dari kuasa hukum terkait ini CCB Indonesia masih menunggu nomor register
penerimaan pemberitahuan relaas putusan peninjauan perkara atas permohonan Peninjauan Kembali II dari
kembali yang telah diterima pada tanggal 28 Maret Mahkamah Agung RI.
2023 tersebut;
11) Bahwa pada tanggal 18 April 2023, CCB Indonesia telah - Status Perkara
menerima relaas pemanggilan para pihak dari pengadilan Perkara ditingkat Peninjauan Kembali sudah diputuskan oleh
negeri jakarta utara terkait dengan eksekusi putusan Mahkamah Agung RI dimana permohonan Bank ditolak, dan
perkara ini, dan CCB Indonesia dimohon untuk dapat pada saat ini Pihak Fireworks Venture Limited sedang mengajukan
menghadiri persidangan pada tanggal 03 mei 2023; eksekusi putusan pengadilan tersebut. Selanjutnya Bank telah
12) Bahwa pada tanggal 12 Mei 2023, CCB Indonesia telah mengajukan surat keberatan atas eksekusi, gugatan perlawanan,
mengajukan permohonan penundaan penetapan surat permohonan penundaan eksekusi dan upaya hukum
eksekusi kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara; Peninjauan Kembali Ke II.
13) Bahwa pada tanggal 16 Mei 2023, CCB Indonesia telah
menerima relaas pemanggilan aanmaning yang kedua 3. Perkara Perdata
untuk para pihak dari Pengadilan Negeri Jakarta utara a. Nomor : 305/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Sel
terkait dengan eksekusi putusan perkara ini, dan CCB b. Tanggal perkara : 04 April 2022
Indonesia dimohon untuk dapat menghadiri aanmaning c. Penggugat : Fireworks Ventures Limited
pada tanggal 24 Mei 2023; d. Posisi CCB Indonesia dalam perkara : Tergugat II
14) Bahwa pada tanggal 24 Mei 2023, CCB Indonesia telah e. Informasi perkara dan perkembangannya :
menghadiri pemanggilan kedua tersebut didampingi 1) Perkara ini merupakan gugatan Perbuatan Melawan
oleh kuasa hukum, selanjutnya Ketua Pengadilan Negeri Hukum yang diajukan oleh Fireworks Ventures Limited
Jakarta Utara memberikan waktu 8 Hari Kalender agar untuk membatalkan status penggantian agen sindikasi
CCB Indonesia dan TW melaksanakan isi putusan; yang semula agen sindikasi itu yaitu PT Bank Danamon
15) Bahwa pada tanggal 28 Juli 2023, CCB Indonesia mendapat dan kemudian atas agen itu digantikan oleh PT Bank
surat pemberitahuan pelaksanaan sita persamaan terkait Multicor (sekarang CCB Indonesia);
dengan penetapan eksekusi No. 20/Eks.Putusan/2023/ 2) Penanganan kasus pada Tingkat Pertama/Pengadilan
PN.Jkt.Utr. dimana atas panggilan tersebut para pihak Negeri dan Tingkat Banding/Pengadilan Tinggi dilakukan
diharapkan hadir pada tanggal 31 Juli 2023 di lokasi Objek oleh Sendi Sanjaya & Partners;
Sita di Desa Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung; 3) Bahwa Penggugat telah mengajukan Gugatannya ke
16) Bahwa pada tanggal 31 Juli 2023, CCB Indonesia telah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 04
menghadiri panggilan pelaksanaan sita persamaan April 2022;
tersebut dan telah dibuat Berita Acara Pelaksanaan Sita 4) Bahwa pada tanggal 20 Oktober 2022 telah diputus
Persamaan oleh Jurusita Pengadilan Negeri Denpasar; oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan amar
17) Bahwa pada tanggal 06 September 2023, CCB Indonesia putusannya berupa:
melalui kuasa hukum telah menerima surat pemberitahuan
penundaan pelaksanaan eksekusi perkara 555 dari Pengadilan Mengadili:
Negeri Jakarta Utara sesuai surat No. W10.U4/6555/ - Mengabulkan eksepsi Tergugat II mengenai
HK.02/9/2023 tanggal 1 September 2023 yang menyampaikan Kompetensi Relatif;
bahwa atas upaya eksekusi ditunda sampai dengan Perkara - Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Nomor 428/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr (perkara Gaston) diputus tidak berwenang mengadili perkara Nomor 305/
pada tingkat pertama (Pengadilan Negeri). Pdt.G/2022/PN Jkt.Sel;
18) Bahwa pada tanggal 22 September 2023, CCB Indonesia - Menghukum Penggugat untuk membayar biaya
telah mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali II perkara sejumlah Rp2.367.000,00 (dua juta tiga
beserta dengan Memori Peninjauan Kembali II yang atas ratus enam puluh tujuh ribu rupiah).
upaya hukum tersebut telah diterima oleh Pengadilan
Negeri Jakarta Utara pada tanggal 25 September 2023; 5) Bahwa pada tanggal 07 November 2022 Penggugat
19) Bahwa pada tanggal 13 Desember 2023, CCB Indonesia mengajukan upaya Banding dan pada tanggal 06
telah menerima Kontra Memori Peninjauan Kembali II Desember 2022 CCB Indonesia melalui kuasa hukumnya
dari Termohon Peninjauan Kembali II dan Turut Termohon telah menyerahkan Kontra Memori Banding kepada
II Peninjauan Kembali II; Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Page 228
228 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
6) Bahwa sampai dengan akhir bulan Juli 2023 CCB 5) Bahwa pada tanggal 21 Desember 2023 atas putusan perkara
Indonesia masih menunggu relaas pemberitahuan ini CCB Indonesia telah mengajukan upaya hukum Banding
resmi dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas putusan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara;
Banding dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. 6) Bahwa pada tanggal 22 Desember 2023 CCB Indonesia telah
7) Bahwa pada tanggal 29 Agustus 2023 berdasarkan menyerahkan Memori Banding kepada Pengadilan Tinggi DKI
informasi dari sistem informasi penelusuran perkara Jakarta melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah terdapat putusan
Banding dengan amar putusannya berupa menguatkan - Status Perkara :
putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan; Perkara masih berjalan
8) Bahwa pada tanggal 07 November 2023 relaas
pemberitahuan putusan banding telah diterima melalui 5. Perkara Perdata
kuasa hukum CCB Indonesia; a. Nomor : 428/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr
9) Bahwa sampai akhir bulan Desember 2023 atas perkara b. Tanggal Perkara : 26 Juni 2023
ini masih dalam jangka waktu upaya hukum Kasasi c. Pelawan : Gaston Investment Limited
sehingga belum mempunyai kekuatan hukum tetap. d. Posisi CCB Indonesia dalam perkara : Turut Terlawan I
e. Informasi perkara dan perkembangannya
- Status Perkara : 1) Perkara ini merupakan upaya hukum yang dilakukan
Perkara masih berjalan. oleh Gaston Investment Limited yang diajukan
berdasarkan adanya penetapan eksekusi nomor: 20/
4. Perkara Perdata Eks.Putusan/2023/PN.Jkt.Utr yang diajukan oleh pihak
a. Nomor : 306/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr Fireworks Ventures Limited atas pelaksanaan putusan
b. Tanggal Perkara : 12 Mei 2023 perkara nomor 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr;
c. Terlawan : Fireworks Ventures Limited 2) Penanganan kasus pada Tingkat Pertama/ Pengadilan
d. Posisi CCB Indonesia dalam perkara : Pelawan Negeri dilakukan oleh Sendi Sanjaya & partners;
e. Informasi perkara dan perkembangannya 3) Bahwa berdasarkan informasi dari Sistem Informasi
1) Perkara ini merupakan upaya hukum yang dilakukan Penanganan Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Utara
CCB Indonesia yang diajukan berdasarkan adanya sidang pertama akan dilakukan pada tangggal 24 Juli
penetapan eksekusi nomor: 20/Eks.Putusan/2023/ 2023;
PN.Jkt.utr yang diajukan oleh pihak Firework Ventures 4) Bahwa pada tanggal 24 Juli 2023 agenda sidang
Limited atas pelaksanaan putusan perkara nomor 555/ pemanggilan para pihak telah dilaksanakan, sidang
Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr; dilanjutkan kembali pada tanggal 07 Agustus 2023
2) Penanganan kasus pada Tingkat Pertama/ Pengadilan dengan agenda masih pemanggilan para pihak;
Negeri dilakukan oleh Sendi Sanjaya & partners dan 5) Bahwa pada tanggal 07 Agustus 2023 agenda sidang
Tingkat Banding/ Pengadilan Tinggi dilakukan oleh pemanggilan para pihak telah dilaksanakan, sidang
internal CCB Indonesia; akan dilanjutkan kembali pada tanggal 14 Agustus
3) Bahwa atas gugatan perlawanan ini akan melakukan 2023 dengan agenda Mediasi;
sidang pertamanya ditanggal 12 Juni 2023; 6) Bahwa pada tanggal 14 Agustus 2023 agenda Mediasi
4) Bahwa pada tanggal 11 Desember 2023 telah diputus ditunda, sidang ditunda dan akan dilaksanakan
oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan amar kembali pada tanggal 23 Agustus 2023 dengan
putusannya berupa: agenda Mediasi.
7) Bahwa pada tanggal 23 Agustus 2023 agenda Mediasi
Mengadili: pertama telah selesai dilaksanakan, sidang ditunda dan
akan dilaksanakan kembali pada tanggal 30 Agustus
Dalam Provisi: 2023 dengan agenda Mediasi Kedua;
- Menolak tuntutan provisi pelawan; 8) Bahwa pada tanggal 30 Agustus 2023 agenda Mediasi
kedua telah dilaksanakan, sidang ditunda dan akan
Dalam Pokok Perkara dilaksanakan kembali pada tanggal 07 September 2023
- Menyatakan pelawan adalah pelawan yang tidak benar; dengan agenda Mediasi Ketiga;
- Menolak perlawanan pelawan untuk seluruhnya; 9) Bahwa pada tanggal 07 September 2023 agenda sidang
- Menyatakan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Mediasi Ketiga telah dilaksanakan dengan hasil Deadlock
Jakarta Utara Nomor: 20/Eks.Putusan/2023/PN.Jkt. dan atas perkara ini akan dilanjutkan pemeriksaan di
Utr tanggal 10 April 2023, tetap dipertahankan; persidangan;
- Menghukum Pelawan untuk membayar biaya 10) Bahwa pada tanggal 15 September 2023 CCB Indonesia
perkara ini yang hingga saat ini ditaksir sebesar melalui kuasa hukum telah menerima relaas panggilan
Rp730.000,00 (tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah). sidang untuk sidang ditanggal 20 September 2023;
Page 229
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 229
Tata Kelola Perusahaan
11) Bahwa pada tanggal 20 September 2023 agenda sidang dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota
pembacaan gugatan telah dilaksanakan, sidang direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
dilanjutkan kembali pada tanggal 04 Oktober 2023 Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
dengan agenda jawaban gugatan oleh pihak Terlawan; dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
12) Bahwa pada tanggal 04 Oktober 2023 agenda sidang untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi
jawaban gugatan oleh para Terlawan telah dilaksanakan. dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham
Sidang dilanjutkan kembali pada tanggal 18 Oktober utama, atau Pengendali.
2023 dengan agenda sidang Replik dari pihak Pelawan;
13) Bahwa pada tanggal 18 Oktober 2023 agenda sidang Dalam tahun 2023 tidak terdapat transaksi dengan Afiliasi.
Replik Pelawan telah dilaksanakan. Sidang dilanjutkan
kembali pada tanggal 25 Oktober 2023 dengan agenda Transaksi yang mengandung Benturan
sidang Duplik Terlawan;
14) Bahwa pada tanggal 25 Oktober 2023 agenda sidang
Kepentingan
Duplik Terlawan telah dilaksanakan, sidang dilanjutkan Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023
kembali pada tanggal 01 November 2023 dengan tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Keputusan Ketua
agenda sidang bukti surat dari Pelawan; Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor : KEP-
15) Bahwa pada tanggal 01 November 2023 agenda sidang 412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan
bukti surat dari Pelawan telah dilaksanakan, sidang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu sebagaimana telah diperbarui
dilanjutkan kembali pada tanggal 08 November 2023 dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42 /POJK.04/2020 21
dengan agenda sidang bukti surat tambahan dari Oktober 2020 Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
Pelawan dan bukti surat oleh Terlawan; yang mulai berlaku sejak 21 Oktober 2020, bahwa benturan kepentingan
16) Bahwa pada tanggal 08 November 2023 agenda sidang adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dengan
bukti surat tambahan dari Pelawan dan bukti surat oleh kepentingan ekonomis pribadi pemilik, anggota Dewan Komisaris,
Terlawan telah dilaksanakan, sidang dilanjutkan kembali anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan/atau pihak terkait dengan Bank
pada tanggal 15 November 2023 dengan agenda sidang yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.
bukti surat dari para Turut Terlawan;
17) Bahwa pada tanggal 15 November 2023 agenda sidang Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, anggota Dewan
bukti surat dari para Turut Terlawan telah dilaksanakan, Komisaris dan Direksi serta pegawai Bank senantiasa mendahulukan
sidang dilanjutkan kembali pada tanggal 22 November kepentingan CCB Indonesia di atas kepentingan pribadi atau
2023 dengan agenda sidang bukti surat tambahan dari keluarga maupun pihak lainnya.
para Turut Terlawan;
18) Bahwa pada tanggal 22 November 2023 agenda sidang Benturan Kepentingan merupakan situasi atau kondisi dimana
bukti surat tambahan dari para Turut Terlawan telah Insan CCB Indonesia yang karena jabatan/posisinya, memiliki
dilaksanakan, sidang dilanjutkan kembali pada tanggal kewenangan yang berpotensi dapat disalahgunakan baik sengaja
06 Desember 2023 dengan agenda sidang kesimpulan maupun tidak sengaja untuk kepentingan lain sehingga dapat
para pihak; mempengaruhi kualitas keputusannya, serta kinerja hasil keputusan
19) Bahwa pada tanggal 06 Desember 2023 agenda sidang tersebut yang dapat merugikan bagi Bank.
Kesimpulan para pihak telah dilaksanakan, sidang
dilanjutkan kembali pada tanggal 03 Januari 2024 CCB Indonesia telah memiliki Pedoman Penanganan Benturan
dengan agenda sidang Putusan. Kepentingan sebagai pedoman bagi seluruh Insan CCB Indonesia
untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan
- Status Perkara : Kepentingan, serta sebagai pedoman dalam mengambil sikap yang
Perkara masih berjalan tegas terhadap Benturan Kepentingan di Bank untuk mewujudkan
pengelolaan perusahaan yang baik.
Transaksi Afiliasi
Dalam tahun 2023 tidak terdapat transaksi yang mengandung
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun benturan kepentingan.
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Keputusan
Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor Informasi dan Fakta Material
: KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi
dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu sebagaimana telah Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyampaikan laporan Informasi
diperbarui dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42 / atau Fakta Material kepada Otoritas Jasa Keuangan dan melakukan
POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi Afiliasi dan Transaksi pengumuman Informasi atau Fakta Material kepada masyarakat.
Benturan Kepentingan yang mulai berlaku sejak 21 Oktober 2020,
bahwa Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi Dalam tahun 2023, tidak terdapat informasi atau Fakta Material yang
yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali terjadi sehingga tidak ada pengumuman Informasi atau fakta material.
Page 230
230 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Fakta material yang terjadi setelah tanggal Kode Etik dan Budaya Perusahaan
laporan akuntan.
Dalam rangka mendukung upaya implementasi prinsip-prinsip
Tidak terdapat fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan GCG (Good Corporate Governance), CCB Indonesia telah memiliki
akuntan ketentuan yang dituangkan dalam Kebijakan, Pedoman, SOP.
Beberapa ketentuan diantaranya mengatur tentang Kode Etik dan
Buy Back Shares dan/atau Buy Back Budaya Perusahaan yang harus diterapkan oleh setiap Insan CCB
Indonesia dalam perilaku sehari-hari.
Obligasi Bank
Buy back shares dan/atau buy back obligasi Bank adalah upaya Company Manual
mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah diterbitkan
Bank dengan cara membeli kembali saham atau obligasi tersebut, Merupakan struktur tertinggi ketentuan tertulis pada CCB Indonesia,
yang tata cara pembayarannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berisi struktur dokumen, hierarki persetujuan dokumen serta tugas
yang berlaku. dan wewenang masing-masing fungsi kerja yang berkaitan dengan
penerbitan struktur dokumentasi Bank serta menjadi acuan/pedoman
Selama tahun 2023, CCB Indonesia tidak melakukan transaksi buy untuk ketentuan dibawahnya, sehingga ketentuan dari atas ke bawah
back saham. Sementara itu, CCB Indonesia belum pernah menerbitkan saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain. Penerbitan Company
obligasi, sehingga dalam tahun 2023 tidak terdapat transaksi buy Manual ini disahkan oleh Dewan Komisaris dan Direksi CCB Indonesia.
back obligasi.
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli
kembali
Nihil
dan Direksi
Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau Nihil Pembuatan Pedoman ini dimaksudkan untuk menetapkan pedoman
obligasi dan etika kerja Dewan Komisaris dan Direksi sehingga meningkatkan
Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi Nihil efektivitas fungsi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris dan Direksi sehari-hari.
Page 231
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 231
Tata Kelola Perusahaan
Pedoman ini antara lain mengatur tentang Etika Kerja, Waktu Kerja - Lingkungan yang Kondusif dan Sehat
dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang
Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi. kondusif dan sehat dalam menjalankan bisnisnya sehingga
kesehatan dan keselamatan para nasabah, rekan bisnis dan
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, termasuk di dalamnya Insan CCB Indonesia serta lingkungannya tidak dirugikan.
mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris.
Demikian halnya dengan Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi, Oleh karena itu, para Insan CCB Indonesia dan rekan bisnis
termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi CCB Indonesia tidak melakukan suatu tindak kejahatan
Kinerja Direksi. atau kegiatan yang ilegal dan memastikan bahwa mereka
bertindak sesuai dengan undang – undang, yakni:
Pedoman Kode Etik o Tidak menggunakan, menjual, memiliki atau di bawah
pengaruh obat-obatan terlarang/psikotropika atau
Pedoman perilaku ini meletakkan prinsip – prinsip dasar dari perilaku penggunaan alkohol yang tidak sesuai pada waktu
dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia. menjalankan bisnis untuk CCB Indonesia, apakah dikonsumsi
selama jam kerja atau tidak, dan apakah dikonsumsi di
Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan budaya kesadaran risiko lingkungan gedung CCB Indonesia atau tidak.
(risk awareness) yang kuat dan control environment yang baik pada o Mematuhi semua undang – undang dan pedoman kesehatan
CCB Indonesia dapat terwujud dan melekat di masing – masing dan keselamatan yang relevan dan segera melaporkan
Insan CCB Indonesia. setiap keadaan yang mungkin menimbulkan bahaya
terhadap kesehatan, keselamatan atau lingkungan kepada
a. Pokok-pokok Kode Etik atasan langsungnya dan/atau Divisi Sumber Daya Manusia.
o Tidak mengikuti hawa nafsu dalam perjudian yang
Pedoman Kode Etik CCB Indonesia mengatur hubungan dengan berlebih-lebihan atau melibatkan para nasabah CCB
sesama Karyawan, Perusahaan, Nasabah, kontraktor, agen, staf Indonesia dalam bentuk perjudian apapun. Selain itu
keagenan, konsultan, vendor dan pemasok, Pemegang Saham, tidak melakukan taruhan dan/atau perjudian dalam
Pesaing, Otoritas, Pers/Media dan Stakeholders lainnya, sebagai bentuk apapun di dalam kantor atau di lingkungan
berikut: gedung CCB Indonesia.
Insan CCB Indonesia - Perlindungan Data Pribadi
- Non Diskriminasi CCB Indonesia mempunyai komitmen untuk melindungi
o CCB Indonesia berusaha keras untuk memberikan kerahasiaan data pribadi nasabah tidak boleh dalam keadaan
lingkungan kerja yang kondusif di mana setiap Insan apapun menggunakan data demikian untuk keuntungan
CCB Indonesia diperlakukan secara adil dan terhormat, diri mereka sendiri atau pihak ketiga manapun selama
didorong untuk berkembang dan dihargai berdasarkan melaksanakan tugas.
kinerja individu dan tim.
o CCB Indonesia berkomitmen untuk memberikan - Pelatihan
kesempatan yang sama bagi semua Insan CCB Indonesia o Semua Insan CCB Indonesia wajib menghadiri pelatihan
berdasarkan Kepatutan. reguler, khususnya pelatihan yang berkaitan dengan
o CCB Indonesia tidak akan mentolerir atau memaafkan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
setiap jenis diskriminasi termasuk pelecehan atas dasar Terorisme, Anti Penyuapan, Risk Management dan
jenis kelamin, ras, umur, agama, ketidakmampuan pelatihan lainya sebagaimana diatur dalam program
(disability/handicap), atau klasifikasi lainnya yang secara pelatihan yang wajib diikuti.
tidak semestinya mengganggu atau mempengaruhi o Pelatihan tersebut merupakan suatu kewajiban bagi
pelaksanaan pekerjaan dari seorang individu atau Insan CCB Indonesia yang baru bergabung sebagai
menciptakan suatu lingkungan kerja yang bagian dari proses induksi.
mengintimidasi, bermusuhan, merendahkan martabat o Agar pelatihan ini berlangsung secara efektif, CCB
atau yang tidak menyenangkan. Indonesia akan memantau dan menilai kegiatan –
o CCB Indonesia melarang pelecehan di tempat kerja kegiatan pelatihan tersebut secara berkala.
dan di dunia maya.
o CCB Indonesia juga tidak akan mentolerir setiap jenis - Investigasi Eksternal dan Internal
diskriminasi oleh para vendor, kontraktor dan o Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis disyaratkan
perusahaan lainnya yang mungkin mempunyai untuk sepenuhnya bekerjasama untuk setiap investigasi
hubungan bisnis dengan CCB Indonesia dan/atau formal (authorized investigation) baik eksternal maupun
mewakili CCB Indonesia. internal.
Page 232
232 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
o Membuat pernyataan palsu atau menyesatkan o Insan CCB Indonesia harus mematuhi Undang-Undang
merupakan tindakan ketidakdisiplinan yang berakibat kerahasiaan, privasi, dan keamanan data perbankan
pengakhiran hubungan kerja atau hubungan lainnya yang berlaku serta persyaratan kontrak ketika menangani
dengan CCB Indonesia. informasi nasabah dan data bisnis yang dikumpulkan
selama dalam pelaksanaan bisnis.
- Kerahasiaan Data o Klasifikasi informasi sebagai data nasabah atau bisnis
o Setiap Insan CCB Indonesia harus mempertahankan mungkin berbeda tergantung pada undang-undang
kerahasiaan informasi bisnis baik selama bekerja dan yang berlaku pada negara atau yurisdiksinya.
setelah keluar dari CCB Indonesia. Hal ini termasuk,
tetapi tidak terbatas pada gaji dan informasi yang sangat Aset-Aset Milik Perusahaan/CCB Indonesia
rahasia (strictly confidential), strategi dan rencana – - Informasi Perusahaan
rencana bisnis, serta informasi hak kepemilikan lainnya Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis harus
yang diperoleh selama masa kerja. mempertahankan kerahasiaan informasi bisnis baik selama
o Para Insan CCB Indonesia harus mematuhi undang – dan setelah hubungan kerja atau keterlibatan mereka pada
undang kerahasiaan perbankan, undang-undang hak CCB Indonesia.
privacy dan undang-undang keamanan data yang
berlaku, serta syarat-syarat kontrak, sewaktu menangani - Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights)
informasi nasabah dan data bisnis yang diperoleh dalam o Kekayaan intelektual, termasuk, tetapi tidak terbatas
rangka menjalankan bisnis. pada hak Paten, merk dagang dan hak cipta, yang
dikembangkan atau dibeli oleh CCB Indonesia adalah
Nasabah CCB Indonesia milik CCB Indonesia.
- Memperlakukan Nasabah Secara Adil o Insan CCB Indonesia harus melakukan segala upaya
o Memperlakukan para nasabah CCB Indonesia secara untuk mengamankan kepentingan CCB Indonesia
adil dan hormat serta memberikan layanan nasabah dalam kekayaan intelektual.
yang bermutu tinggi merupakan bagian yang integral o Insan CCB Indonesia yang mempunyai akses terhadap
dan tidak terpisahkan dari perilaku Insan CCB kekayaan intelektual tersebut tidak boleh dan/atau
Indonesia. tanpa otorisasi, mengungkapkan atau menggunakan
o CCB Indonesia menerapkan 5 prinsip dari Pedoman kekayaan intelektual, baik selama dan setelah hubungan
Melakukan Transaksi yang Adil (Fair Dealing Guidelines) kerja dengan CCB Indonesia.
yang harus dipatuhi, khususnya untuk para Insan CCB o Insan CCB Indonesia tidak boleh menggunakan kekayaan
Indonesia yang menghadapi nasabah, yaitu sebagai intelektual yang diperoleh selama mereka bekerja dengan
berikut: perusahaan lain, tanpa terlebih dahulu mendapatkan
1) Insan CCB Indonesia harus memperlakukan semua persetujuan tertulis dari perusahaan lainnya tersebut.
nasabah dengan hormat dan adil. o CCB Indonesia menghargai pembatasan – pembatasan
2) Insan CCB Indonesia hanya boleh menawarkan yang ditempatkan pada software milik pihak ketiga
produk dan jasa yang sesuai bagi segmen nasabah oleh pengembang dan/atau distributor software.
sasaran mereka. o Insan CCB Indonesia harus menggunakan software
3) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi tersebut dengan cara yang telah ditentukan dalam
yang berkualitas dan tidak menyesatkan (misleading) perjanjian lisensi.
kepada para nasabah.
4) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi - Penggunaan Aset Teknologi Informasi milik CCB
yang jelas, relevan dan tepat waktu agar nasabah Indonesia
bisa mengambil keputusan keuangan yang o Komputer, sumber daya jaringan, sistem komunikasi
diperlukan; elektronik termasuk email, telepon dan sistem suara
5) Insan CCB Indonesia harus menangani keluhan dan informasi lainnya yang diproses dengan
nasabah dengan cara yang independen, efektif menggunakan komputer milik CCB Indonesia (secara
dan segera. bersama-sama disebut sebagai "Aset TI") adalah milik
CCB Indonesia, dan harus digunakan secara ketat hanya
- Melindungi Informasi Nasabah untuk tujuan memberikan layanan dan produk
o CCB Indonesia berkomitmen untuk melindungi CCB Indonesia dan bukan untuk tujuan lainnya apapun.
informasi nasabah dan menggunakannya secara tepat. o Peralatan dan fasilitas tersebut diatas hanya diberikan
Menjaga dan mempertahankan kerahasiaan data kepada Insan CCB Indonesia untuk kepentingan
nasabah merupakan hal yang sangat mendasar dalam CCB Indonesia, oleh karena itu Insan CCB Indonesia
hubungan CCB Indonesia dengan para nasabah CCB harus dapat menggunakan dan merawat fasilitas tersebut
Indonesia. dengan sebaik-baiknya.
Page 233
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 233
Tata Kelola Perusahaan
o Penggunaan Aset TI diatur melalui Kebijakan tentang Badan dunia lainnya seperti Office of Foreign Assets
TI CCB Indonesia. Control (OFAC) of the US Department of the Treasury,
United Nations Security Council Resolutions (UN) dan
- Pencatatan yang Akurat dan Penyimpanan Arsip /Dokumen European Union (EU), serta transaksi pembelian produk
o Pelaksanaan pencatatan CCB Indonesia harus selalu dibuat keuangan atau produk investasi lainnya yang bertujuan
dengan akurat dan andal, dengan tujuan untuk memastikan untuk menguntungkan kepentingan pribadi.
bahwa transaksi-transaksi bisnis didokumentasikan secara
efektif dan dibenarkan untuk dapat mengurangi risiko - Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)
hukum. Tidak ada informasi pada catatan atau dokumen o Insan CCB Indonesia tidak boleh dengan sengaja
apapun yang boleh dirusak atau dipalsukan. mengizinkan diri mereka sendiri untuk ditempatkan
o Buku yang wajar dan akurat harus tersedia untuk dalam suatu jabatan di mana kepentingan mereka
keperluan audit dan inspeksi untuk memastikan standar- berpotensi untuk atau benar-benar merugikan
standar yang tinggi dalam penyimpanan catatan. CCB Indonesia.
o Insan CCB Indonesia harus mematuhi semua undang- o Insan CCB Indonesia tidak boleh mengizinkan keputusan
undang yang berlaku dan kebijakan manajemen bisnis apapun dipengaruhi oleh atau dilihat sebagai
mengenai catatan-catatan yang relevan yang dipengaruhi oleh kepentingan yang tidak berkaitan
diimplementasikan oleh CCB Indonesia. dengan CCB Indonesia. Suatu keputusan untuk
o Semua rekening atau transaksi "off the record" dalam melakukan transaksi bisnis dengan pihak manapun
kaitannya dengan pembayaran- pembayaran yang harus semata – mata didasarkan pada pertimbangan
tidak semestinya adalah dilarang. bisnis.
o Catatan-catatan dan data harus dipelihara dan o Insan CCB Indonesia berkewajiban untuk memprioritaskan
dihancurkan sesuai dengan undang- undang yang kepentingan CCB Indonesia.
relevan dan kebijakan-kebijakan manajemen o Insan CCB Indonesia dilarang untuk mengambil
CCB Indonesia mengenai catatan. keuntungan untuk diri mereka sendiri (atau mengarahkan
o Setiap dokumen, catatan atau data yang disyaratkan kepada suatu pihak ketiga) pada suatu kesempatan
atau mungkin disyaratkan untuk tujuan litigasi atau bisnis yang ada melalui penggunaan properti milik
investigasi, harus memberitahukan dan mengkonsultasikan perusahaan, informasi atau jabatan, kecuali CCB Indonesia
dengan Divisi Kepatuhan, Divisi Legal atau Divisi Audit telah ditawarkan dan menolak kesempatan tersebut.
Internal terlebih dahulu. o Setiap benturan kepentingan yang dirasakan/dilihat,
o Kelalaian untuk pemenuhan permintaan dokumen – potensial atau yang aktual wajib disampaikan untuk
dokumen, catatan – catatan atau data – data yang mendapatkan perhatian atasan dari Insan CCB Indonesia.
disyaratkan tersebut dapat mengakibatkan tuntutan
hukum pidana atau perdata terhadap CCB Indonesia - Hadiah dan Hiburan
dan Insan CCB Indonesia yang bersangkutan. o “Hadiah" mencakup uang, barang atau jasa yang diberikan
sekedar sebagai tanda persahabatan atau penghargaan.
Perlindungan Bisnis dan Aktivitas Eksternal Hadiah juga bisa mencakup cindera mata, manfaat dan
- Insider Trading perlakuan khusus.
o Insider Trading dan pemberian informasi dari orang dalam o "Hiburan" dapat mencakup perjalanan ke luar negeri,
kepada orang luar/menyampaikan informasi yang sensitif nonton film, menyaksikan pagelaran musik, dan lainnya.
mengenai harga yang bukan untuk konsumsi publik tidak o Pemberian hadiah dan hiburan yang digunakan untuk
diperkenankan dan merupakan tindak pidana. mempengaruhi suatu keputusan bisnis secara tidak
o Memberikan (tipping) informasi non-publik yang wajar atau dapat mengakibatkan pemberian manfaat
penting kepada seseorang yang mungkin membeli bisnis yang tidak adil/ wajar merupakan suatu
atau menjual surat berharga juga merupakan suatu penyuapan.
pelanggaran terhadap undang–undang yang berlaku, o Penyuapan dan korupsi bertentangan dengan kebijakan
baik oleh orang yang memberikan informasi tersebut CCB Indonesia, sehingga setiap Insan CCB Indonesia
atau orang yang menerima informasi tersebut. yang bersalah karena melakukan atau menerima
o Semua Insan CCB Indonesia harus memperhatikan penyogokan atau korupsi harus dikenakan tindakan
bahwa hukuman bagi pelaku Insider Trading dapat pendisiplinan/sanksi yang berat dan juga dapat dituntut
dikenai denda sampai dengan kurungan atau penjara. dibawah undang-undang anti korupsi.
o Di samping hal tersebut di atas seluruh Insan
CCB Indonesia harus mewaspadai adanya aktifitas yang - Komunikasi Eksternal
tidak boleh dilakukan seperti halnya transaksi – transaksi CCB Indonesia berkomitmen demi keterbukaan dan
yang dilarang (Prohibited Transactions) yaitu transaksi transparansi dalam melakukan komunikasi dengan pihak
yang saat ini dilarang oleh Pemerintah maupun beberapa eksternal dan berusaha mendapatkan hubungan yang
Page 234
234 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
bersifat konstruktif dengan para pemangku kepentingan - Mematuhi Undang-Undang dan Peraturan-Peraturan
kunci (para investor, regulator, pemerintah, media, masyarakat Setiap Insan CCB Indonesia bertanggung jawab untuk
dan lembaga swadaya masyarakat). mengetahui dan mematuhi undang-undang dan peraturan
Negara Republik Indonesia, termasuk tetapi tidak terbatas
- Komunikasi dengan Regulator kepada hal-hal yang berkaitan dengan bisnis ekspor dan impor.
Semua komunikasi dengan para regulator harus dilakukan
sesuai dengan pedoman dan/atau prosedur yang berlaku - Agent/Konsultan/Pihak Ketiga
di CCB Indonesia. Permintaan dari regulator akan informasi o Insan CCB Indonesia harus melakukan penilaian bisnis
harus dijawab dengan informasi yang lengkap, faktual dan yang tepat ketika menyeleksi/memilih pihak ketiga,
akurat. sebagai rekan/mitra bisnis yang meliputi (namun tidak
terbatas pada) kontraktor, agen, staf keagenan, konsultan,
- Komunikasi dengan Pers atau Media vendor dan pemasok barang dan jasa. Rekan/mitra bisnis
Setiap pertanyaan pers atau media harus dengan segera tersebut tidak boleh melakukan sesuatu secara tidak
dirujuk kepada pihak yang berwenang sebagai juru bicara/ langsung dimana seorang Insan CCB Indonesia dilarang
Komunikasi CCB Indonesia. untuk melakukannya menurut Pedoman Perilaku atau
undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku.
- Tata Cara Mengenai Penggunaan Media Sosial o Insan CCB Indonesia harus melakukan uji kepatutan
o Akun sosial media pribadi harus terpisah dari pekerjaan yang sesuai, untuk memastikan bahwa rekan/mitra
o Hanya juru bicara CCB Indonesia yang diberi wewenang bisnis adalah sesuai dengan tugas yang akan dilakukan,
untuk melakukan komunikasi secara online atas nama bahwa mereka mempunyai track record yang baik,
CCB Indonesia dan tidak memanfaatkan hubungan mereka dengan
o Harus jelas mengenai siapa yang diwakili pada forum, CCB Indonesia atau penggunaan nama CCB Indonesia
blog dan forum diskusi dalam hubungan tindakan illegal apapun, penipuan,
o Tidak boleh ada penjualan atau pemasaran produk- transaksi yang tidak etis atau tidak jujur, atau transaksi
produk CCB Indonesia, atau pemberian saran/nasihat apapun yang mungkin menodai reputasi CCB Indonesia.
keuangan pada halaman media sosial pribadi o Insan CCB Indonesia harus memastikan bahwa rekan
o Patuhi perjanjian kerahasiaan dan privasi bisnis mengetahui dan berkomitmen terhadap prinsip-
o Hormatilah rekan kerja dan tempat kerja Anda, serta prinsip anti penipuan yang ditetapkan dalam Pedoman
individu-individu dan komunitas lainnya kode etik ini.
o Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan tindakan o Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan membiarkan
pendisiplinan, termasuk pemutusan hubungan kerja atau memberikan fasilitas pribadinya untuk dipergunakan
dengan CCB Indonesia. Jika melanggar undang-undang, nasabah/atau pihak ketiga dalam memanfaatkan
maka harus bertanggung jawab secara pribadi. transaksinya pada CCB Indonesia.
o Jika ragu, silakan bertanya. Jangan mengambil risiko o Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan menjadi kuasa
dengan reputasi CCB Indonesia atau reputasi diri sendiri. nasabah/atau pihak ketiga dalam melakukan transaksi
bisnis pada CCB Indonesia.
- Tindakan/Tuntutan Hukum
o Kecuali dilarang oleh undang-undang setempat, Insan b. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya
CCB Indonesia harus memberitahukan kepada atasan
langsung, Divisi Human Capital dan Divisi Legal dengan Dalam rangka memberikan pemahaman dan menumbuhkan
segera jika mereka adalah subjek dari tindakan/tuntutan budaya kepatuhan bagi setiap karyawan, maka Perusahaan
hukum atau penyelidikan di manapun memberikan sosialisasi kode etik secara berkala kepada karyawan
o Izin dari Divisi Human Capital harus didapatkan sebelum melalui pelatihan dan/atau workshop. Setelah membaca dan
menerima jabatan politik atau menerima hubungan memahami Kode Etik, Insan CCB Indonesia wajib memberikan
kerja, pengangkatan dan penugasan eksternal. Pengakuan atas Kode Etik pada formulir yang sudah ditentukan.
- Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Setiap Insan CCB Indonesia yang melanggar ketentuan Kode
Terorisme Etik/Pedoman Perilaku dapat dikenakan tindakan pendisiplinan,
Insan CCB Indonesia harus mematuhi sepenuhnya undang- termasuk tetapi tidak terbatas pada pemberhentian atau
undang dan kebijakan yang berlaku yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja. Jika undang-undang atau peraturan-
pembiayaan untuk memerangi kegiatan/aktivitas teroris, peraturan yang berlaku juga dilanggar, maka laporan resmi
anti perdagangan narkotik yang ilegal dan anti pencucian mungkin harus dibuat untuk otoritas yang relevan dan Insan
uang (anti money laundering). CCB Indonesia dapat dikenakan denda atau sanksi pidana.
Page 235
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 235
Tata Kelola Perusahaan
c. Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi Dewan Efektivitas pengendalian Fraud dalam proses bisnis merupakan
Komisaris, Direksi, dan karyawan Perusahaan tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga diperlukan
pemahaman yang tepat dan menyeluruh tentang Fraud oleh Direksi
CCB Indonesia beserta seluruh Insannya bertekad dan dan Dewan Komisaris agar dapat memberikan arahan dan
bertanggung jawab untuk mempertahankan tingkat integritas menumbuhkan kesadaran untuk pengendalian risiko Fraud di
dan kejujuran yang tertinggi di lingkungan CCB Indonesia CCB Indonesia. Strategi Anti Fraud merupakan wujud komitmen
sehingga dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas Direksi dan Dewan Komisaris dalam mengendalikan Fraud yang
bagi seluruh Indonesia dengan produk dan service yang dapat diterapkan dalam bentuk sistem pengendalian Fraud.
menunjang kesuksesan nasabah CCB Indonesia.
Strategi anti-Fraud merupakan bagian dari kebijakan Fraud yang
Dalam rangka meletakkan prinsip-prinsip dasar dari perilaku ada. Dalam penerapannya berupa sistem pengendalian Fraud yang
dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia, memiliki 4 (empat) pilar sebagai berikut:
maka disusunlah suatu pedoman perilaku dalam bentuk
Pedoman Kode Etik. Pedoman perilaku / Kode Etik berlaku bagi 1. Pencegahan
Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan CCB Indonesia, Pilar pencegahan merupakan bagian dari sistem pengendalian
serta menjadi dasar sikap dan tindakan etis yang berlaku dengan Fraud yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengurangi
memperhatikan nilai-nilai utama perusahaan. potensi risiko terjadinya Fraud, yang paling kurang mencakup
kesadaran anti Fraud, identifikasi kerawanan, dan kebijakan
Program Kepemilikan Saham oleh mengenal pegawai.
2. Deteksi
Karyawan dan/atau Manajemen yang Pilar deteksi merupakan bagian dari sistem pengendalian Fraud
dilaksanakan Perusahaan yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengidentifikasi
dan menemukan Fraud dalam kegiatan usaha Bank, yang mencakup
CCB Indonesia menerapkan Program Kepemilikan Saham oleh paling kurang memuat kebijakan dan mekanisme whistleblowing,
Manajemen dan/atau Karyawan, dengan mengacu kepada Peraturan pemeriksaan dadakan (surprise audit), dan sistem pengawasan.
OJK yang mengatur tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian 3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi
Remunerasi bagi Bank Umum. Pilar investigasi, pelaporan, dan sanksi merupakan bagian dari
sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat
Strategi Anti Fraud langkah-langkah investigasi, pelaporan, dan pengenaan sanksi
atas Fraud dalam kegiatan usaha Bank.
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan operasional 4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, Pilar pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut merupakan bagian
khususnya Fraud, maka CCB Indonesia melakukan peningkatan dari sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat
efektivitas pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko langkah-langkah dalam rangka pemantauan, evaluasi, dan
Fraud dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud. tindak lanjut.
Page 236
236 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Sistem Pelaporan Pelanggaran Good Corporate Governance Self
(whistleblowing system) di Perusahaan Assessment
Tuntutan untuk menerapkan Good Corporate Governance menjadi Selama tahun 2023, CCB Indonesia telah melaksanakan Good
salah satu dasar menerapkan keterbukaan tersebut, dimana Bank dituntut Corporate Governance self assessment pada bulan Juni 2023 dan
untuk mengambil langkah preventif dan memerangi praktek-praktek Desember 2023, keduanya dengan Peringkat : 2 (Baik). Self assessment
yang menentang Good Corporate Governance, dengan melaporkan posisi Juni 2023 setara dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh
pelanggaran–pelanggaran yang terjadi melalui sistem whistleblowing. OJK.
Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi semua karyawan
untuk melaporkan pelanggaran–pelanggaran yang terjadi. Kesimpulan Umum Pelaksanaan Good
Untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian
Corporate Governance
Fraud dengan menitikberatkan pada pengungkapan dari pengaduan,
CCB Indonesia melaksanakan sistem whistleblowing dengan mengacu Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator yang menjadi
pada Kebijakan dan Pedoman Umum Whistleblower yang dirumuskan faktor penilaian penerapan Tata Kelola, disimpulkan bahwa:
secara jelas, mudah dimengerti, dan dapat diimplementasikan secara 1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
efektif agar memberikan dorongan serta kesadaran kepada pegawai Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah
dan pejabat Bank untuk melaporkan Fraud yang terjadi, mencakup: memenuhi struktur tata kelola dalam menjalankan fungsi
pengawasannya, tercermin dari:
1. Perlindungan kepada Whistleblower - Pemenuhan jumlah anggota Dewan Komisaris
Bank memiliki komitmen untuk memberikan dukungan dan - Pemenuhan komposisi Dewan Komisaris
perlindungan kepada setiap pelapor Fraud serta menjamin - Pemenuhan persyaratan dari masing-masing anggota
kerahasiaan identitas pelapor Fraud dan laporan Fraud yang Dewan komisaris
disampaikan. Perlindungan bagi Pelapor memiliki manfaat atas - Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib kerja
kepastian perlakuan terhadap Pelapor dan jaminan atas Dewan Komisaris, serta Pedoman penyelenggaraan rapat
kerahasiaan identitas Pelapor, akan menimbulkan rasa percaya Dewan Komisaris.
bagi Insan Bank atau pihak eksternal yang akan menyampaikan
laporan dugaan pelanggaran kepada Pengelola Whistleblowing Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah dilaksanakan
dan meningkatkan kesadaran kepada Insan Bank terhadap sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik sebagaimana
peraturan dan kebijakan perusahaan. tertuang dalam Risalah rapat dan memo internal.
2. Regulasi yang terkait dengan Pengaduan Fraud Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan
Bank menyiapkan nomor telepon dan/atau alamat surat elektronik kegiatan operasional Bank, kecuali dalam hal penyediaan dana
(email address) khusus yang dapat dipergunakan oleh karyawan kepada pihak terkait dan hal-hal lain yang ditetapkan dalam
untuk melaporkan kecurigaan terjadinya kasus Fraud. Anggaran Dasar Bank dan/atau peraturan perundangan yang
berlaku dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan.
Nomor telepon dan alamat surat elektronik (email) telah
dipublikasikan oleh Unit/Fungsi Anti Fraud. Dewan Komisaris melakukan pertemuan dengan Direksi dalam
rangka melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas
3. Sistem Pelaporan dan Mekanisme Tindak Lanjut Laporan Fraud dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan nasihat kepada
Sistem pelaporan Fraud memuat kejelasan proses pelaporan, Direksi.
antara lain mengenai tata cara pelaporan, sarana, dan pihak
yang bertanggung jawab untuk menangani pelaporan. Sistem Dewan Komisaris telah menyelenggarakan Rapat Dewan
pelaporan harus didukung dengan adanya kejelasan mekanisme Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dengan
tindak lanjut terhadap kejadian Fraud yang dilaporkan. frekuensi sesuai ketentuan.
Sistem pelaporan ini diterapkan secara transparan dan konsisten Komisaris turut serta hadir bersama Direksi dalam Exit Meeting
agar dapat menimbulkan kepercayaan seluruh karyawan Bank Pemeriksaan Umum dan Prudential Meeting Bank tahun 2023,
terhadap keandalan dan kerahasiaan mekanisme whistleblowing. dengan OJK.
Page 237
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 237
Tata Kelola Perusahaan
Hasil pengawasan Dewan Komisaris disampaikan kepada Direksi Komposisi dan persyaratan anggota Komite Pemantau Risiko,
dan menjadi masukan bagi Direksi dalam menjalankan tugas dan Komite Remunerasi & Nominasi telah sesuai dengan
untuk mencapai kinerja yang baik. ketentuan, dengan berakhirnya masa tugas salah satu anggota
Komite Audit CCB Indonesia pada tanggal 4 Mei 2023 dan
Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan hingga semester II 2023 belum dilakukan pengangkatan anggota
Komisaris telah mengikuti ketentuan yang berlaku. baru Komite Audit maka komposisi Komite Audit belum
memenuhi ketentuan Penerapan Tata Kelola sebagaimana
2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi diatur dalam POJK No. 55 /POJK.04/2015 tentang Pembentukan
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah memenuhi dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK Komite
persyaratan struktur tata kelola, tercermin dari: Audit”) dan POJK GCG. Namun demikian, Komite Audit tetap
- Pemenuhan jumlah anggota Direksi beserta kriteria, berfungsi penuh, dan mekanisme pelaksanaan tugas Komite
independensi, dan persyaratan masing-masing anggota Audit tetap berjalan normal. Ketua Komite Audit berkomitmen
Direksi; untuk memastikan kelancaran operasional Komite Audit dan
- Pemenuhan Komposisi Direksi; memastikan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap praktik
- Pengisian seluruh jabatan Direksi dengan Direktur yang akuntansi, pengendalian internal, dan pelaporan keuangan
definitive disertai dengan pembidangan tugas sesuai bank tetap berjalan sesuai dengan Rencana Kerja Komite Audit
dengan struktur organisasi Bank; tahun 2023.
- Direksi telah memiliki Pedoman tata tertib kerja Direksi,
serta Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi. Pelaksanaan tugas komite-komite secara umum telah sesuai
dengan pedoman tata tertib kerja masing-masing komite,
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah sesuai tercermin dari aktivitas dan risalah rapat.
dengan Anggaran Dasar Perusahaan dan Pedoman Tata Tertib
Kerja Direksi. Pengelolaan Bank senantiasa ditingkatkan, melalui Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang
perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan dan tetap berlaku antara lain pemberian rekomendasi sesuai tugasnya
dipertahankan serta dilanjutkan hingga saat ini. kepada Dewan Komisaris.
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan Setiap rapat Komite telah dibuat risalah rapat dan
Bank, membina, memimpin, dan membidangi Divisi sesuai didokumentasikan dengan baik.
dengan pembagian bidang supervisinya, serta melaksanakan
prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha Bank Kinerja yang dihasilkan oleh masing-masing Komite dapat
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. menunjang pengawasan Dewan Komisaris.
Direksi telah menyelenggarakan Rapat sesuai dengan ketentuan. Secara umum Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
Tugas dan tanggung jawab Direksi telah terlaksana dengan
baik, terbukti dari pembenahan yang terus diupayakan dan 4. Penanganan Benturan Kepentingan
dilaksanakan. Penanganan benturan kepentingan telah diatur secara internal
melalui Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan. Namun
Hasil rapat Direksi telah dituangkan dalam risalah rapat dan demikian, selama tahun 2023 tidak terdapat permasalahan
didokumentasikan dengan baik. yang mengandung benturan kepentingan.
Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Secara umum Penanganan Benturan Kepentingan oleh Bank
telah mengikuti ketentuan yang berlaku. telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite 5. Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank
Kelengkapan Komite-komite yang membantu Dewan Komisaris, Bank telah memiliki Direktur Kepatuhan dan memiliki Divisi
telah dimiliki oleh Bank, terdiri dari Komite Audit, Komite Kepatuhan yang melaksanakan tugas dan tanggung
Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi; dan jawabnya secara independen sesuai kebijakan dan pedoman
telah dilengkapi dengan Pedoman Pelaksanaan Tugas Komite. kepatuhan.
Page 238
238 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Bank telah menyediakan sumber daya manusia dalam jumlah Struktur organisasi Divisi Audit Intern (SKAI) telah mendukung
yang memadai, dan memiliki kompetensi yang cukup guna independensi dan objektivitas SKAI dalam melaksanakan tugas
melaksanakan fungsi kepatuhan dan penerapan Anti Pencucian dan fungsinya mengacu pada Standar Profesional Audit Intern.
Uang, Pencegahan Pendanaan Teroris & Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massa secara efektif, termasuk SKAI dalam melaksanakan tugasnya telah melakukan pemeriksaan
melakukan penunjukan Compliance Officer pada setiap kantor berdasarkan risiko (risk based audit), dengan cakupan pemeriksaan
Bank, serta memiliki Divisi yang memastikan ketersediaan serta SKAI yang luas, dan hasil pemeriksaan telah dilaporkan kepada
pengelolaan Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP). pihak-pihak yang berkepentingan.
Di samping itu Bank telah memiliki AML System yang memadai Fungsi Audit intern telah dilaksanakan secara memadai sehingga
untuk mendukung penerapan Anti Pencucian Uang dan tersedia laporan yang memadai untuk Dewan Komisaris dan
Pencegahan Pendanaan Terorisme. Direksi. Fungsi audit telah didukung dengan program audit
untuk membantu berjalannya proses audit.
Fungsi Kerja Kepatuhan telah menetapkan kebijakan-kebijakan,
menyusun pedoman, dan melakukan langkah-langkah untuk Laporan pelaksanaan dan pokok-pokok hasil audit intern secara
memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi berkala telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Audit Internal
Bank telah melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran Bank adalah:
Kepatuhan melalui sosialisasi dan penerbitan poster himbauan - Kecukupan kapasitas anggota SKAI masih perlu dikembangkan
berbudaya kepatuhan. dan ditingkatkan lagi, antara lain melalui rekrutmen, pelatihan
dan sertifikasi sesuai dengan tingkatannya.
Kebijakan, pedoman, dan SOP Bank dilakukan review secara - Penyusunan, cakupan, kualitas analisa kinerja keuangan,
berkala. pemantauan tindak lanjut, ketepatan pelaksanaan audit
dan materi Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil
Secara berkala Bank telah melakukan perbaikan dan peninjauan Audit Intern masih perlu ditingkatkan.
ulang terhadap parameter-parameter yang digunakan dalam
pelaksanaan program APU PPT. Secara umum Penerapan Fungsi Audit Intern Bank telah mengikuti
ketentuan yang berlaku.
Fungsi kerja kepatuhan telah berperan dalam membantu proses
perbaikan kepatuhan bank. Hal ini tercermin dari upaya yang telah 7. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
dilakukan antara lain memberikan compliance opinion, compliance Penugasan audit ekstern kepada Kantor Akuntan Publik dan
review, compliance news, compliance checklist, compliance Akuntan Publik yang mempunyai reputasi baik, didasarkan
campaign, sosialisasi peraturan serta menjadi liaison officer Otoritas pada perjanjian kerja dengan ruang lingkup audit sesuai
Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia, serta regulator lainnya. ketentuan yang berlaku.
Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank Proses Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
adalah masih diperlukan peningkatan kapasitas dan proses oleh Bank telah sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaan
dual control dalam pelaporan kepada regulator, karena masih audit, Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik telah memenuhi
terdapat pengenaan sanksi kewajiban membayar akibat aspek-aspek yang ditentukan dan melaksanakan audit secara
ketidakpatuhan di bidang pelaporan. Terhadap ketidakpatuhan independen serta memenuhi standar profesional akuntan
ini Bank telah melakukan koreksi pelaporan, memenuhi kewajiban publik dan perjanjian kerja serta ruang lingkup yang ditetapkan
membayar sesuai jangka waktu yang ditetapkan, serta berupaya dalam ketentuan yang berlaku.
meningkatkan budaya kepatuhan dan risk awareness pada
semua jenjang organisasi. Pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
telah dilakukan oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
Secara umum Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank telah mengikuti Publik sesuai dengan ruang lingkup audit sebagaimana diatur
ketentuan yang berlaku. dalam ketentuan yang berlaku dan dievaluasi oleh Komite
Audit serta hasilnya dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
6. Penerapan Fungsi Audit Intern
Bank telah memiliki Divisi Audit Intern (SKAI), Piagam Audit, Secara umum Penerapan Fungsi Audit Ekstern Bank telah
dan Kebijakan/Pedoman/SOP sebagai pedoman kerja. mengikuti ketentuan yang berlaku.
Page 239
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 239
Tata Kelola Perusahaan
8. Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian 9. Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana
Intern Besar
Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk Direksi Bank telah secara aktif menetapkan kebijakan-kebijakan,
mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian sistem dan prosedur yang cukup efektif dan memadai dalam
intern antara lain Divisi Audit Intern, Divisi Manajemen Risiko mengatur penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan
dan Komite Manajemen Risiko, serta Divisi Kepatuhan. Di dana besar berikut monitoring dan penyelesaian masalah-
samping itu Bank juga telah memiliki kebijakan, prosedur dan masalah yang timbul akibat penyediaan dana yang dilakukan
penetapan limit risiko yang memadai. tersebut.
Selain membentuk Komite Manajemen Risiko, Bank juga telah Bank telah melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala
membentuk Komite-Komite lainnya yang membantu pelaksanaan terhadap debitur-debitur besar dan pengkinian daftar pihak
tugas Direksi yaitu Komite Kebijakan Perkreditan, Komite ALCO, terkait, serta melakukan perbaikan dalam kebijakan dan prosedur.
Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Kredit dan Komite Pengambilan keputusan dilakukan tanpa intervensi dari pihak
Human Capital. manapun.
Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan terisinya Setiap penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan setelah
seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif. mendapat persetujuan Dewan Komisaris.
Bank telah melakukan penyesuaian terhadap Kebijakan/Pedoman/ Tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK selama
SOP yang dimiliki Bank diselaraskan dengan visi misi Bank pasca periode assessment, dan setiap pelaporan terkait penyediaan
merger dan akuisisi, dengan mengacu pada ketentuan yang dana kepada pihak terkait (related party) dan penyediaan dana
berlaku. besar (large exposure) telah disampaikan sesuai dengan kondisi
yang sebenarnya dan secara tepat waktu kepada Otoritas Jasa
Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan tugas dan Keuangan.
tanggung jawabnya terkait dengan penerapan manajemen risiko.
Secara umum Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu Penyediaan Dana Besar telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi
dalam mendukung penerapan manajemen risiko dan 10. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan
pengendalian intern. Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal
Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, Publikasi Lain,
yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti dan Laporan pelaksanaan GCG Bank, serta Pelaporan internal
dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada senantiasa mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Dewan Komisaris. dan ketentuan yang berlaku.
Direksi telah melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan Penyusunan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan
strategi manajemen risiko melalui pembahasan di berbagai dan Publikasi Lain, serta Laporan pelaksanaan GCG telah dilakukan
rapat komite. Bank telah meningkatkan Kualitas Manajemen melalui proses tata kelola yang baik serta memperhatikan
Risiko yang tercermin dari Profil Risiko Bank yang dipertahankan cakupan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan Otoritas Jasa
dikelola dengan baik. Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Area pengembangan terkait Penerapan Manajemen Risiko dan Pelayanan kepada nasabah disampaikan melalui penjelasan
Sistem Pengendalian Internal adalah Pengendalian internal produk secara transparan, penanganan pengaduan nasabah
pada beberapa divisi yang melakukan pelaporan ke regulator dengan tanggap, dan perbaikan kelemahan-kelemahan
(checker dan maker serta Quality Assurance) perlu ditingkatkan dalam rangka menindaklanjuti pengaduan nasabah yang
lagi. baik.
Secara umum Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem Informasi mengenai tata cara pengaduan nasabah dan
Pengendalian Intern Bank telah mengikuti ketentuan yang penyelesaian sengketa disampaikan melalui website Bank.
berlaku.
Page 240
240 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tata Kelola Perusahaan
Bank telah menerapkan prinsip transparansi terhadap kondisi 12. Pemberian Remunerasi
keuangan dan non keuangan yang disampaikan melalui Laporan Bank telah memiliki kebijakan Remunerasi yang paling sedikit
Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, dan Publikasi Lain. memuat:
Dalam Laporan Publikasi Tahunan, Bank telah melaporkan a. struktur Remunerasi yang paling sedikit mencakup:
pelaksanaan Tata Kelola sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa 1) skala Remunerasi berdasarkan tingkat dan jabatan; dan
Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2) komponen Remunerasi
b. metode dan mekanisme penetapan Remunerasi
Area pengembangan terkait Transparansi Kondisi Keuangan
dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Selain itu, Bank telah membentuk Komite Remunerasi.
Pelaporan Internal adalah peningkatan kapasitas dan proses
dual control dalam penyediaan data yang akan dipublikasikan Dalam menerapkan tata Kelola, Bank telah memperhatikan
untuk meminimalisasi publikasi ulang karena koreksi data. prinsip kehati-hatian dalam pemberian Remunerasi baik
Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang
Secara umum Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Bersifat Variabel sesuai dengan prinsip kewajaran dan keadilan.
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal telah
mengikuti ketentuan yang berlaku. 13. Aspek Pemegang Saham
Secara berkala (tahunan) CCB indonesia melaksanakan Rapat
11. Rencana Strategis Bank Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS tahun 2023 telah
Rencana Strategis Bank telah disusun dalam bentuk Rencana dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2023.
Bisnis Bank yang disesuaikan dengan Visi dan Misi Bank serta
didukung sepenuhnya oleh seluruh stakeholder. Besarnya pembayaran dividen tunai (bila ada) akan dikaitkan
dengan keuntungan yang diperoleh Perseroan pada tahun
Rencana Bisnis Bank (RBB) telah disusun berdasarkan Peraturan buku yang bersangkutan, dengan tanpa mengurangi hak dari
OJK No. 5 /POJK.03/2016 dan SE OJK No. 25 /SEOJK.03/2016 RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan
tentang Rencana Bisnis Bank, serta berdasarkan kajian yang Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundang-undangan
komprehensif dengan memperhatikan peluang bisnis dan yang berlaku di bidang Perbankan.
kekuatan yang dimiliki bank serta mengidentifikasikan kelemahan
dan ancaman. Bank menyampaikan laporan keuangan dan non keuangan
kepada stakeholders melalui berbagai media antara lain : surat,
Rencana Bisnis Bank beserta revisi dan penyesuaiannya yang surat kabar, dan website bank, termasuk tetapi tidak terbatas
disusun oleh Direksi telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan mengumumkan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, dan
telah dikomunikasikan kepada OJK dan seluruh pihak. Rencana Tahunan serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan
Bisnis Bank telah menggambarkan target pertumbuhan yang dengan berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
berkesinambungan dan memberikan manfaat ekonomis kepada No. 37/POJK.03/2019 yang diterbitkan pada tanggal 19 Desember
seluruh stakeholder dan telah disesuaikan dengan arah dan 2019 tentang Transparansi Dan Publikasi Laporan Bank, dan
model bisnis sesuai visi dan misi Bank. Surat Edaran OJK No. 9 /SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020
tentang Transparansi Dan Publikasi Laporan Bank Umum
Rencana Bisnis Bank beserta revisinya termasuk penyesuaian Konvensional
sehubungan dengan kondisi ekonomi global dan domestik sebagai
dampak pandemi COVID-19, telah disampaikan kepada regulator. Senantiasa memperhatikan & mendukung, kepentingan dan
hak pemegang saham sesuai dengan peraturan perundangan
Pelaksanaan RBB dipantau dan diarahkan oleh Direksi, dan diawasi yang berlaku.
oleh Dewan Komisaris, serta dikomunikasikan kepada OJK, seluruh
pemegang saham Bank dan kepada semua fungsi kerja. Pemegang saham Bank turut serta mendukung terlaksananya
kegiatan usaha Bank yang sehat dan menjaga kesinambungan
Area pengembangan terkait Rencana Strategis Bank adalah usaha Bank
peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko dan upaya
efisiensi sehingga dapat meningkatkan dan menjaga tingkat Tidak terdapat intervensi pemilik, perselisihan internal atau
rentabilitas Bank. permasalahan yang timbul sebagai dampak kebijakan remunerasi
pada Bank yang mengakibatkan kegiatan operasional Bank
Secara umum Rencana Strategis Bank telah mengikuti ketentuan terganggu dan/atau memberikan keuntungan yang tidak wajar
yang berlaku. kepada pemilik yang berdampak pada berkurangnya keuntungan
Page 241
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 241
Tata Kelola Perusahaan
Bank dan/atau menyebabkan kerugian Bank, akibat intervensi CCB Indonesia telah menerapkan keuangan berkelanjutan
pemilik terhadap komposisi dan/atau pelaksanaan tugas Dewan dalam kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi keuangan
Komisaris berkelanjutan
14. Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti Penyuapan CCB Indonesia telah melaksanakan praktik bisnis dan strategi
CCB Indonesia telah menerapkan manajemen risiko dan sistem investasi dengan memperhatikan, menerapkan, dan
pengendalian internal untuk meminimalkan terjadinya fraud Bank mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.
telah memiliki dan tersedianya Unit Anti Fraud yang independen.
16. Penerapan Tata Kelola Dalam Kelompok Usaha Bank
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan CCB Indonesia bukan sebagai perusahaan induk atau pelaksana
operasional dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perusahaan induk dalam kelompok usaha Bank.
perundang-undangan, khususnya Fraud, Bank telah melakukan
implementasi system deteksi fraud (fraud detection system) Sampai dengan 31 Desember 2023, CCB Indonesia tidak memiliki
pada tanggal 6 Juni 2023 untuk peningkatan efektivitas entitas anak maupun entitas asosiasi.
pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko Fraud
dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud dan Whistleblowing Sehingga dengan demikian, pada tahun 2023 CCB Indonesia
telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum
15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan BAIK, tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip
Tanggung Jawab Social Dan Lingkungan Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip
Selama Tahun 2023 CCB Indonesia telah mengalokasikan sebagian Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan
dananya sebagai dana tanggung jawab sosial dan lingkungan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen
dalam mendukung kegiatan penerapan keuangan berkelanjutan. Bank.
Page 242
242 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Komite-Komite
Tugas dan Tanggung jawab Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawasan
Komite Audit 243 secara efektif dan independen, Dewan Komisaris didukung
Tugas dan Tanggung Jawab Komite
oleh Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite
Pemantau Risiko 243 Remunerasi dan Nominasi
Tugas dan Tanggung jawab Komite Dalam rangka mendukung peningkatan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG)
Remunerasi dan Nominasi 243 dan mengoptimalkan pengawasan melekat oleh Dewan Komisaris, serta memastikan
berjalannya sistem pengendalian intern pada semua level kegiatan operasional, telah
dituangkan dalam Piagam Komite Audit (Committee Audit Charter) sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Pedoman dan Tata Tertib Komite Pemantau Risiko,
Komite Remunerasi dan Nominasi, serta perubahan anggota Komite-Komite dibawah
Dewan Komisaris.
Selama tahun 2023, pelaksanaan tugas komite-komite yang membantu Dewan Komisaris
dapat berjalan sesuai dengan Rencana Kerja dan jadwal rapat tahunan.
Page 243
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 243
Laporan Komite-Komite
Tugas dan Tanggung jawab Komite Audit 2. Melakukan reviu pelaksanaan manajemen risiko yang terdiri
dari laporan profil risiko dan laporan lainnya terkait dengan
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan pengelolaan 8 (delapan) jenis risiko.
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas 3. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
dan tanggung jawabnya, meliputi: pemantauan, pengendalian dan sistem informasi manajemen
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan risiko.
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk
pengendalian internal atas pelaporan keuangan. Tugas dan Tanggung jawab Komite
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap:
▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal.
Remunerasi dan Nominasi
▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi
dengan standar audit; adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung
▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi :
keuangan; 1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan
▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi
Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi terhadap kebijakan dan sistem remunerasi.
kepada Dewan Komisaris. b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai :
publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris 1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris
untuk direkomendasikan kepada RUPS. dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang
oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain Saham;
laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan 2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank. dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
akuntansi dan pelaporan keuangan Bank. c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa
6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan 1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
Bank. sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya undangan yang berlaku;
perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik 2) Prestasi kerja individual;
atas jasa yang diberikannya. 3) Kewajaran dengan peer group;
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai 4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, Bank.
ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor 2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
atas temuan auditor internal. a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank. pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya. kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
Umum Pemegang Saham.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
rekomendasi :
Pemantau Risiko 1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Umum Pemegang Saham.
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan 2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut. Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
Page 244
244 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Laporan Komite-Komite
c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris, Komisaris. Selain itu, Komite Audit telah melakukan evaluasi
dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas informasi
dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan keuangan historis tahunan Perseroan tahun buku 2023 oleh
sebagai berikut: Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro, Surja.
1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon 2. Aktivitas Komite Pemantau Risiko
Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau Selama tahun 2023 Komite Pemantau Risiko telah
calon Pihak Independen. menyelenggarakan rapat sebanyak 6 (enam) kali yang seluruhnya
a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari
rekam jejak (track record) dari para calon. jumlah anggota Komite Pemantau Risiko termasuk Komisaris
b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui Independen dan Pihak Independen. Komite Pemantau Risiko
wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris, telah memberikan usulan, masukan dan rekomendasi kepada
atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal Dewan Komisaris.
maupun asing, atau calon Pihak Independen;
c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada
dapat menggunakan Lembaga Profesional yang Dewan Komisaris dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian
independen untuk melakukan penilaian. antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan tersebut. Komite Pemantau Risiko melakukan pemantauan dan
Nominasi : evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Divisi
a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau Manajemen Risiko.
Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam 3. Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi
RUPS. Selama tahun 2023 Komite Remunerasi dan Nominasi telah
b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak menyelenggarakan rapat sebanyak 4 (empat) kali yang seluruhnya
Independen yang akan menjadi anggota Komite dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari
Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan jumlah anggota Komite Remunerasi dan Nominasi termasuk
Komisaris. seorang Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif yang
membawahi sumber daya manusia atau perwakilan pegawai.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugasnya, setiap komite Komite Remunerasi dan Nominasi telah memberikan usulan,
telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja. masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Pelaksanaan tugas Komite-Komite selama tahun 2023 terlihat dari Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
adanya risalah rapat komite, catatan-catatan yang berisi rekomendasi kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
kepada Dewan Komisaris, catatan-catatan dan/atau kertas kerja dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
pemantauan dan evaluasi sesuai fungsi masing-masing komite perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual;
sebagai berikut: kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan
strategi jangka panjang Bank.
1. Aktivitas Komite Audit
Selama tahun 2023 Komite Audit telah menyelenggarakan Komposisi anggota komite-komite dibawah Dewan Komisaris
rapat sebanyak 12 (dua belas) kali yang seluruhnya dihadiri sudah sesuai dengan ukuran dan kompleksitas usaha CCB Indonesia.
oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari jumlah Seluruh anggota Komite di bawah Dewan Komisaris memiliki rekam
anggota Komite Audit termasuk Komisaris Independen dan jejak (track record) integritas, akhlak, dan moral yang baik yang
Pihak Independen. Komite Audit telah memberikan usulan, terus dipertahankan oleh masing-masing individual.
masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Keputusan rapat komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat komite telah dituangkan
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap Laporan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat
Keuangan Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yaitu komite selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan
Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan dan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan keputusan.
Page 245
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 245
Page 246
246 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Tari Saman Aceh
The Saman dance, which comes from the Gayo tribe, is typically performed at significant festivities at traditional
ceremonies. Gayo languages additionally feature in the dance's lyricism. The Prophet Muhammad SAW's birthday
is another occasion when this dance is frequently done.
Page 247
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 247
Informasi Perusahaan
05
Togetherness in Indonesian Traditional dance philosophy
Page 248
248 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Struktur Organisasi
Risk Monitoring Committee BOARD OF COMMISSIONERS
Yudo Sutanto, M. Hassan, Sun Jianzheng, Qi Jiangong,
M. Sumarsono M. Hasan, Yudo Sutanto
Remuneration & Nomination
Committee
Qi Jiangong, M. Hasan, Irwan B
BOARD OF DIRECTORS
Audit Committee
M. Hasan, M. Hassan
President Director
You Wennan
Corporate & International Commercial & Retail Banking
Banking Director Director
Zhu Yong Setiawati Samahita
Strategic Transformation
Internal Audit Division Trade Finance Division Commercial Division
Division
Rita Fitria R. Adhi Susatyo Djunaedi Hidajat
Thomas Widianto
Trade Finance - China Small & Medium
Anti Fraud Unit Credit Review Division
Desk Division Enterprise (SME) Division
Teguh Prihatno Jusry S Hausjah
Fan Man Lukman Ferdian N
IT Development
Digital Banking Division China Desk 1 Division Consumer Asset Division
Management Division
Hu Qiufeng Jing Ting Chandra Bachtiar
Li Changbin
IT Operation Corporate Banking 2 Liabilities & Branch
Management Division Division Network Division
Then Andy Tjayady Dennis Pratama S Dian Anggraeni
Treasury & Financial
Institution Division
Suriyanto Chang
Regions/Branches
Page 249
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 249
Struktur Organisasi
Risk Management Committee : Agresius R. Kadiaman, Junianto, Zhu Yong, You Wennan, Suandi
Risk Management Sitorus, Rita Fitria, Vidya Maman T
Committee Credit Committee : You Wennan, Zhu Yong, Setiawati Samahita, Junianto
Credit Policy Committee : You Wennan, Agresius R. Kadiaman, Zhu Yong, Setiawati Samahita,
Junianto, Suandi Sitorus, Jusry Hausjah, Fan Man, R Adhi Susatyo,
Dennis Pratama, Jing Ting, Chandra Bachtiar, Djunaedi Hidajat,
Lukman Ferdian N, Eko Wahyu S, Vidya Maman T, Rita Fitria
Credit Committee ALCO : You Wennan, Chandra NT Siagian, Junianto, Zhu Yong, Setiawati
Samahita, Jusry Hausjah, Fan Man, R Adhi Susatyo, Chandra
Bachtiar, Djunaedi Hidajat, Lukman Ferdian N, Dennis Pratama,
Jing Ting, Dian Anggraeni, Suriyanto Chang, Li Qiu, Syahruddin
Yulis, Agus Setiawan, Lilis Tanuwijaya, Ka Tjing, Christiana Hidayati,
Tang Amir, Sui Seng, Liauw Tarsisius F, Herman Indra
Credit Policy Committee IT Committee : You Wennan, Junianto, Agresius R. Kadiaman, Li Changbin, Then
andy Tjayadi, Andana Eka A, Suandi Sitorus, Toni Batubara
Human Capital Committee : Junianto, You Wennan, Chandra NT Siagian, Agresius R. Kadiaman,
Zhu Yong, Setiawati Samahita, Irwan Bonto
ALCO
IT Committee
Human Capital Committee
Finance Director Operation Director Compliance Director
Chandra NT Siagian Junianto Agresius R. Kadiaman
Corporate Secretary & Special Asset
Operation Division Legal Division
Communication Management Division
Andana Eka Artjana Irarto Purwasidarma
Andreas Herman B Noviyanto Halim
Financial Planning &
Human Capital Division Trade Operation Division Compliance Division
Management Division
Irwan Bonto Iwan A.P.W. Yuliawan Vidya Maman T
Li Qiu
Accounting & Tax Operation Development Risk Management
Credit Operation Division
Division Division Division
Eko Wahyu S
Syahruddin Yulis Toni A. Baturara Suandi Sitorus
Customer Complaint General Affair & Corporate Policy,
Handling Unit (UP3N) Infrastructure Division Guidelines & Procedure
Division
Ari Landjang Rio Hardanto Victorius Hananto
Page 250
250 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Dewan Komisaris
Sun Jianzheng, Komisaris Utama
Warga Negara China, lahir di Hebei, China pada tahun 1963. Memperoleh gelar
Sarjana bidang Hukum dari Peking University, China tahun 1986 dan gelar Master
bidang Hukum dari Peking University, China tahun 1988, serta gelar Doktoral
bidang National Economics dari Peking University, China tahun 2003.
Menjadi Komisaris Utama Perseroan sejak 25 Januari 2019. Mengawali karirnya di
China investment Consulting Corporation pada Agustus 1988 hingga Mei 1990.
Selanjutnya memulai karir di China Construction Bank Corporation pada Mei 1990
hingga saat ini, menduduki berbagai jabatan kunci dan strategis, diantaranya
sebagai Deputy General Manager of Institutional Reform Executive Office, Deputy
General Manager of Asset & Liability Management Department, Deputy General
Manager of International Business Department (setara GM level at Head Office)
dan posisi terakhir sebagai General Manager of Strategic Investment and Management
Department, yang bertanggung jawab atas investasi ekuitas domestik dan asing,
manajemen kepemilikan saham anak perusahaan dan rural bank, manajemen
kerjasama strategis dengan investor strategis, sejak Juni 2015 hingga sekarang.
Pada periode Oktober 2008 hingga Agustus 2015 beliau merangkap jabatan di
China Construction Bank (London) Limited sebagai Non-Executive Director,
disamping jabatan utama di China Construction Bank Corporation, Head Office.
Beliau efektif menjabat menjadi Komisaris Utama Perseroan mulai 25 Januari 2019,
disamping jabatan utama sebagai sebagai General Manager of Strategic Investment
and Management Department dari China Construction Bank Corporation.
Sebagai Komisaris (Utama) Non Independen menjalankan tugas fungsional dari
China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk
badan hukum).
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
Online Training “Refreshment Manajemen Risiko - Level Komisaris (Asing)” oleh
RDS Consulting pada 2 Agustus 2023 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-11/D.03/2019 tanggal 17 Januari 2019.
Page 251
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 251
Profil Dewan Komisaris
Qi Jiangong, Komisaris
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada 11 Juni 1970. Memperoleh gelar
Sarjana bidang Ekonomi dari Renmin University of China tahun 1992 dan gelar
Master dari University of International Business and Economics, jurusan International
Accounting Management lulus pada tahun 1997.
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 14 Oktober 2016, dan dinyatakan
efektif pengangkatannya sejak tanggal 6 Juni 2017 sampai sekarang.
Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation mulai Juli 1997 sebagai
Business Manager yang bertanggung jawab dalam pengelolaan aset / kewajiban.
Pada periode Oktober 2000 hingga Maret 2001 menduduki berbagai jabatan
strategis di China Construction Bank Corporation. Selanjutnya periode Maret 2001
hingga Juli 2008 diangkat sebagai Chief Manager and Deputy Chief Manager
yang bertanggung jawab di Financial Market Department. Kemudian periode
Maret 2008 hingga 2 Agustus 2022 diangkat menjadi Deputy General Manager
and Chief Manager di Strategic Investment and Management Department, yang
bertanggung jawab atas investasi strategis Bank.
Pada 10 Mei 2021 diangkat menjadi Chairman, Non Executive Director of BlackRock
CCB Wealth Management Limited hingga saat ini.
Mulai 2 Agustus 2022 hingga sekarang, beliau diangkat sebagai General Manager
Financial Institutional Business Department of China Construction Bank Corporation
yang bertanggung jawab atas pengelolaan bisnis lembaga keuangan tersebut.
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China
Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan
hukum).
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
Online Training “Refreshment Manajemen Risiko - Level 6 Komisaris” oleh IBI-BCC
pada 4 Desember 2023 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-93/D.03/2017 tanggal 5 Juni 2017.
Penugasan Khusus:
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 27 September 2017 sampai saat
ini.
Page 252
252 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Dewan Komisaris
Mohamad Hasan, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih gelar Sarjana
Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger
antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977. Kemudian
berkarir di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977.
Pada periode Agustus 1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur
Eksekutif, Selanjutnya periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat
sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga 2009
menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta.
Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
Training “Refreshment Manajemen Risiko Level Komisaris” oleh Asta Consulting
pada 31 Mei 2023 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Penugasan Khusus:
• Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010 sampai saat
ini.
• Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
Page 253
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 253
Profil Dewan Komisaris
Yudo Sutanto, Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun 1954. Meraih
gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State University, Los Angeles,
Amerika Serikat.
Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai posisi
penting. Pada tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur, dan tahun 1999
sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank Antardaerah. Mulai Maret 1999 menjabat
sebagai anggota Dewan Komisaris.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
Training “Refreshment Manajemen Risiko Level Komisaris” oleh Asta Consulting
pada 31 Mei 2023 di Jakarta.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016.
Penugasan Khusus:
Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017.
Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan
anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
Page 254
254 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
You Wennan, Direktur Utama
Warga Negara China, lahir di Fujian, China tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana
bidang Automatic control dari Northwestern Polytechnic University – China tahun
1991.
Menjadi Direktur Utama Perseroan sejak 2 Mei 2018 berdasarkan persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-88/D.03/2018. Sebelumnya menjabat sebagai
Direktur Perseroan sejak 30 November 2016.
Memulai karir pada China Construction Bank (“CCB”) di Fuzhou Branch sejak
September 1991 sebagai Business Manager. Pada Juni 1992 sebagai Business
Manager CCB Fujian Province Branch IT Department, kemudian pada Maret
2000-Februari 2007 menjadi Deputy General Manager.
Dan pada Februari 2007 bertugas di CCB Fujian Province Branch Corporate Banking
Department sebagai Deputy General Manager. Selanjutnya Februari 2008 sebagai
General Manager di CCB Fujian Province Branch Institution Clients Department.
Pada Maret 2010 menjadi General Manager di CCB Longyan Branch. Kemudian
bertugas di CCB Quanzhou Branch pada Januari 2014 sebagai General Manager.
Pada Oktober 2014 menjadi deputy director dari agency services companies dan
management committee di CCB Fujian Branch.
Selanjutnya mulai April 2016 bertugas di Indonesia menjadi Deputy Head of the
Preparatory Team hingga November 2016 efektif menjadi Direktur Perseroan.
Kemudian mulai 2 Mei 2018, beliau efektif menjadi Direktur Utama Perseroan.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh Kovida Training
pada 1 Februari 2023 di Jakarta.
2. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” oleh Bintang Solusi
Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi bidang
Audit Intern, Credit Review, Information Technology (IT) Development and IT
Operation Management, Strategic Transformation, Digital Banking dan Anti-Fraud.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam
IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-88/D.03/2018 tanggal 27 April 2018.
Page 255
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 255
Profil Direksi
Zhu Yong, Direktur Corporate & International Banking
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975. Memperoleh gelar
Sarjana Ekonomi dari Shanghai Finance and Economics University, China tahun
1996 dan gelar Master bidang Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun
2008.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya di China
Construction Bank Corporation (CCB) pada Jul 1996 di berbagai jabatan kunci
dan strategis. Dimulai pada CCB Guizhou Branch di Accounting Department
hingga Februari 2001, dilanjutkan ke CCB Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan
jabatan terakhir sebagai General Manager of Finance & Accounting Department.
Kembali ke CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi terakhir sebagai
General Manager of Investment Banking Department. Pada Oktober 2014 beliau
diangkat menjadi Director di CCB Guiyang Jingrui Branch dan kemudian pada
November 2014 diangkat menjadi President Director di CCB Guiyang Jingrui
Branch, dalam hal ini bertanggung jawab atas manajemen komprehensif CCB
Guiyang Jingrui Branch, termasuk pengembangan bisnis, pengendalian internal
risiko, dan lainnya.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh Kovida Training
pada 1 Februari 2023 di Jakarta.
2. Workshop “Management Training” oleh CCB Corporation pada 25 – 30 Juni
2023 di Beijing, China.
3. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” oleh Bintang Solusi
Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang China Desk, Corporate Banking, Trade
Finance, Trade Finance China Desk, Treasury dan Financial Institution.
Sebagai anggota Direktur memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan
Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No.39/ SEOJK.03/2016, dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. No. KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019.
Page 256
256 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
Setiawati Samahita, Direktur Commercial & Retail Banking
Warga Negara Indonesia, lahir di Pekan Baru tahun 1961. Memperoleh gelar Sarjana
Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi
dengan predikat Sangat Memuaskan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun
1984 dan gelar Magister Management jurusan Management dari PPM School of
Management Jakarta pada tahun 2007 dengan predikat Cum Laude.
Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger antara
Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood S.M) sebagai
Asisten Research & Development Manager Snack Food sejak Maret 1985 sampai
Maret 1986. Kemudian pada April 1986 di Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai
Kepala Studio Rekaman sampai Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank
Bali pada Juni 1990 sebagai Officer Development Program hingga Desember 1990.
Selanjutnya menempati berbagai jabatan sebagai Account Officer mulai Desember
1990 hingga Februari 1995, sebagai Team Leader Commercial Loan Bogor pada
Maret 1995 sampai Oktober 1995. Diangkat sebagai General Manager pada PT Bank
Bali Bogor mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat yang sama
merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Mandiri pada Juli 1995
sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief General Manager mulai Januari 1996
hingga Mei 2000, dan sejak Juni 2000 diangkat sebagai General Manager Forex
Trading Business sampai Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai
Deputy Regional Head mulai September 2000 hingga Februari 2001. Kemudian
berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai Pimpinan Cabang Bogor mulai Maret 2001
sampai Januari 2005. Dilanjutkan sebagai Branch Dept Head Reg.2 mulai Februari
2005 hingga Juni 2006, dan diangkat sebagai Region Head Reg. 5 sejak Juli 2006
sampai Januari 2009. Pada Januari 2009 menduduki jabatan sebagai Senior Corporate
Executive merangkap Region Head Sumatra hingga November 2009.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023:
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh Kovida Training
pada 1 Februari 2023 di Jakarta.
2. Hybrid Training “Leadership Direktorat Commercial and Retail Banking” oleh
Remaja Talenta Indonesia pada 13 Februari 2023 di Jakarta.
3. Training “Perlindungan Data Pribadi” oleh Kementerian Komunikasi dan
Informasi pada 22 Februari 2023 di Jakarta.
4. Seminar Health Talk “Penyakit Jantung dan Solusinya” oleh ACA dan RS Brawijaya
pada 25 Agustus 2023 di Jakarta.
5. Online Training “Pelatihan Bahasa Mandarin” oleh Jennie Sunarso pada 1
Oktober 2023 - 31 Desember 2023 di Jakarta.
6. Seminar “Indonesia International Waste Treatment Technology 2023” oleh
Nuswantara Adhidaya Perkasa pada 1 - 2 November 2023 di Jakarta.
7. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” oleh Bintang Solusi
Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium Enterprise
(SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network dan Regions/ Branches.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016
dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-103/D.03/2016
tanggal 30 November 2016.
Page 257
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 257
Profil Direksi
Junianto, Direktur Operation
Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana
jurusan Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga
(UKSW) pada tahun 1991 dan gelar Magister Management jurusan Management
(MM Executive) dari Prasetya Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002.
Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah merger
antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank Permata,
Tbk) dari Mei 1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee Management Development
Program (MDP). Pada April 1993 diangkat sebagai Account Officer Cabang
Semarang hingga Mei 1995. Pada Juni 1995 menjabat sebagai Team Leader
Corporate Banking Jakarta sampai Desember 1997. Kemudian pada Januari 1998
hingga Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang Bandung.
Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account Manager
Jakarta sampai Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team Leader – Parts, Tools &
Machinery. Mulai Mei 2003 berkarir pada PT Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk
Section Head Jakarta hingga Desember 2004. Pada Januari 2005 hingga September
2005 menjabat sebagai Commercial Credit Development Head. Kemudian mulai
September 2005 diangkat sebagai Corporate Business Head Jakarta, hingga Januari
2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator Jakarta V hingga Februari 2006.
Lalu menjabat sebagai Marketing Departement Head Regional V Jakarta dan
Pimpinan Cabang Bekasi merangkap Area Coordinator mulai Februari 2006 sampai
Januari 2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging
Business and Commercial Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Mulai Juli
2010 berkarir di PT Bank Windu Kentjana International, Tbk sebagai Regional Head
Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian diangkat sebagai Regional Head
Sumatera, Bali, Pontianak & Jatabek pada Januari 2011 hingga Agustus 2013.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 sebagai berikut :
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh Kovida Training
pada 1 Februari 2023 di Jakarta
2. Online Training “Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko Operasional
dengan Menggunakan Pendekatan Standar dalam perhitungan rasio KPMM
Batch 1” oleh RMG pada 8 Februari 2023 di Jakarta.
3. Training “Redefining Human Capital: Inspiring People to Take Action” oleh
Indonesia HR Summit pada 19 – 20 Juni 2023 di Nusa Dua, Bali.
4. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” oleh Bintang Solusi
Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Operation, Operation Development, Trade
Operation, Credit Operation, General Affair & Infrastructure, Special Assets
Management, dan Human Capital.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam
IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 258
258 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
Chandra N T Siagian, Direktur Finance
Warga Negara Indonesia, lahir di Medan tahun 1971. Memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi Jurusan Ekonomi Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1994.
Menjadi Direktur Perseroan sejak November 2018.
Memulai karir di perbankan pada Bank HSBC pada September 1994 hingga September
2004 di berbagai bidang seperti Financial Controller, IT Business Analyst, Customer
Services dan Treasury Services dengan berbagai jabatan penting diantaranya sebagai
Head of Finance.
Setelah itu, melanjutkan karir di Standard Chartered Bank sejak September 2004
hingga Februari 2007 sebagai Head of Business Finance and Strategic Customer
Management for Consumer Banking. Kemudian mulai Maret 2007 sampai April
2009 berkarir di Bank Permata dengan jabatan Head of Change Management/
Strategic Performance Management.
Pada Mei 2009 sebagai Head of Business Planning and Analytics di Barclays Bank
hingga Juni 2010. Selanjutnya, pada Juli 2010 kembali berkarir di Bank Permata
dengan sejumlah jabatan kunci, terakhir sebagai Head of Performance Management
& Corporate Planning hingga Juli 2018.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 sebagai berikut :
1. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Batch 1” oleh Kovida Training
pada 1 Februari 2023 di Jakarta
2. Workshop “Team Building Direktorat Finance” oleh Lennira Team pada 21 – 22
Oktober 2023 di Bogor.
3. Webinar “How to Drive Corporate Performance through Accounting Practices”
oleh OJK Institute pada 9 November 2023 di Jakarta.
4. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7” oleh Bintang Solusi
Laras pada 27 Desember 2023 di Jakarta.
Menerima penghargaan “The Best Performance CFO 2023 in Revenue Optimization
Through Business Segmentation Development” dari majalah Warta Ekonomi pada
28 Februari 2023.
Juga menerima penghargaan “Indonesia Best CFO 2023 Award” dari majalah SWA
pada 7 September 2023.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Corporate Secretary & Communication, Asset
Liabilities Management, Accounting & Tax, dan Unit Pelayanan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah (UP3N).
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016
dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-188/D.03/2018
tanggal 14 November 2018.
Page 259
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 259
Profil Direksi
Agresius Robajanto Kadiaman, Direktur Kepatuhan
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun
1991 dan gelar Master of Business Administration dari Nanyang Technology
University, Singapore pada tahun 2003.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019.
Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991 hingga April 1997,
diantaranya sebagai Financial Control Staff, Relationship Manager dan terakhir
menjabat sebagai Assistant Vice President, Financial Institutions and Custody.
Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei 1997 hingga
November 1999 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Treasury and
International.
Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan Perbankan
Nasional pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi Restrukturisasi Bank dan
Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pada periode November 1999
hingga November 2000 ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali
Tbk dalam rangka proses penyehatan dan rekapitalisasi bank.
Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology University, memulai
karir lagi sebagai Advisor di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama pada September
2003 sampai Februari 2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi
Direktur Keuangan di PT Tuban Petrochemical Industries hingga Mei 2004. Pada
Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama sampai Agustus
2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden Direktur dan Chief Financial
Officer.
Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro Finance pada
Agustus 2008 sebagai Chief Financial Officer dan Acting Chief Risk Officer sampai
dengan December 2011. Pada periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat
menjadi Direktur Keuangan di PT Bank Sahabat Sampoerna.
Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore pada Mei
2015 hingga Juli 2016, dan pada periode yang hampir bersamaan, diangkat
sebagai Presiden Direktur PT Karabha Digdaya pada Oktober 2015 sampai dengan
Juli 2016.
Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana Multi Infrastruktur
hingga Juli 2018. Sementara itu pada September 2016 juga menjadi Penasihat
kepada Direksi di PT Karabha Digdaya hingga awal Februari 2019.
Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat sebagai Penasihat
kepada Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan Investasi Non-Anggaran (PINA),
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2023 di antaranya :
1. Seminar “Outlook Industri Jasa Keuangan di Tahun 2023” oleh Otoritas Jasa
Keuangan pada 10 Januari 2023 di Jakarta
2. Training “Refreshment of Risk Management Certificate: Digital Transformation
and Its Implication on Risk Management” oleh Risiko Manajemen Gagasan
pada 1 Februari 2023 di Jakarta
Page 260
260 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Profil Direksi
3. Online Training “Asset Tertimbang Menurut
Risiko (ATMR) Risiko Operasional dengan
Menggunakan Pendekatan Standar dalam
perhitungan rasio KPMM Batch 1” oleh RMG
pada 8 Februari 2023 di Jakarta
4. Webinar “Anti Money Laundering in Digital Era:
Lesson Learned from Selected Countries” oleh
OJK Institute pada 6 April 2023 di Jakarta
5. Webinar “Peluang Metaverse di Industri Jasa
Keuangan” oleh OJK Institute pada 11 Mei 2023
di Jakarta
6. Webinar “Mengenal Lebih Jauh Pengaturan UU
P2SK dalam Rangka Penguatan Sektor Perbankan”
oleh OJK Institute pada 22 Juni 2023 di Jakarta
7. Online Training “Implementation of Personal
Data Protection Laws and Challenges to Their
Implementation” oleh FKDKP pada 12 Juli 2023
di Jakarta
8. Workshop “2023 Training Session for Compliance
Officers of Overseas Institution”oleh CCB Corporation
pada 17 – 21 Juli 2023 di Xiamen, China
9. Webinar “Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
Bank Umum” oleh OJK Institute pada 19
September 2023 di Jakarta
10. Seminar “Sosialisasi Resolution Plan dan Premi
PRP” oleh Lembaga Penjamin Simpanan pada
1 – 2 November 2023 di Bandung
11. Workshop “Risk Management Training for
Overseas Institution” oleh CCB Corporation pada
13 – 14 November 2023 di Qindao, China
12. Online Training “Refreshment Manajemen Risiko
Jenjang 7” oleh Bintang Solusi Laras pada 27
Desember 2023 di Jakarta
Sebagai Direktur, membawahi bidang Compliance,
Risk Management, Legal, dan Corporate Policy
Guidelines & Procedures.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu
Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016,
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan
dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-17/D.03/2019
tanggal 31 Januari 2019.
Seluruh anggota Direksi Perseroan tidak ada
yang memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan dan hubungan
keluarga dengan anggota Direksi lainnya,
Dewan Komisaris dan/atau Pemegang Saham
Pengendali atau hubungan dengan Perseroan,
yang dapat mempengaruhi kemampuannya
untuk bertindak secara independen.
Page 261
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 261
Page 262
262 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Pejabat Eksekutif
Warga Tanggal
No. Nama Posisi Terakhir Tempat, Tanggal Lahir Pendidikan Jurusan Universitas
Negara bergabung
1. Andreas Herman Basuki WNI Corporate Secretary Jakarta 13-Nov-64 02-Jan-08 S1 Manajemen Universitas Trisakti
2. Rio Hardanto WNI General Affair & Infrastructure Division Head Jakarta 18-May-75 17-Jul-17 S1 Politik Universitas Indonesia
3. Andana Eka Artjana WNI Operation Division Head Surabaya 30-Mar-67 11-Aug-08 S1 Akuntansi UPN Veteran Surabaya
4. Toni Azliyanto Batubara WNI Operation Development Division Head Jakarta 19-May-73 09-Aug-10 S1 Manajemen STIE Bhakti
Perbankan Pembangunan
5. Syahruddin Yulis WNI Accounting & Tax Division Head Jambi 17-Oct-73 20-Oct-20 S1 Akuntansi STIE Malangkucecwara
6. Irwan Ignatius Bonto WNI Human Capital Division Head Makassar 19-Aug-65 03-Jun-13 S1 Hukum Universitas Hasanuddin
7. Li Changbin China Head of IT Development Management Guangdong 01-Nov-88 27-Apr-21 S2 Electronic & South China University
Division Communication of Technology
Engineering
8. Then Andy Tjayady WNI IT Operation Management Division Head Jakarta 27-Apr-79 06-Jan-23 S2 Komputer Universitas Bunda Mulia
9. Irarto Purwasidarma WNI Legal Division Head Surabaya 16-Jan-76 07-Jun-18 S2 Law Monash University
10. Chandra Bachtiar WNI Consumer Asset & E-Banking Division Head Jakarta 10-Feb-69 03-Jan-11 S1 Manajemen Universitas Atmajaya
11. Lukman Ferdian Nugraha WNI Small & Medium Enterprise (SME) Division Bogor 06-Feb-87 11-Apr-16 S1 Ilmu Informasi Universitas Padjadjaran
Head & Perpustakaan
12. Djunaedi Hidajat WNI Commercial Division Head Karawang 26-Sep-70 18-Jan-10 S2 Manajemen Universitas Tarumanegara
13. Suriyanto Chang WNI Treasury & Financial Institution Division Head Medan 20-May-68 08-Aug-16 S1 Manajemen Universitas Tarumanegara
14. R. Adhi Susatyo WNI Trade Finance Division Head Bandung 09-Dec-70 17-Apr-17 S2 Business Strayer University
Administration
15. Suandi Sitorus WNI Risk Management Division Head Tapanuli 30-Nov-79 01-Aug-10 S1 Akuntansi Universitas Negeri Medan
16. Vidya Maman Timbowo WNI Compliance Division Head Donggala 10-May-81 29-Nov-19 S1 Hukum Universitas Sam
Ratulangi
17. Victorius Hananto WNI Corporate Policy, Guidelines & Procedure Wonogiri 03-Jun-75 16-Sep-13 S1 Manajemen Universitas Gadjah Mada
Division Head Hutan
18. Jusry Sandhi Hausjah WNI Credit Review Division Head Jakarta 15-Jun-69 01-Dec-16 S1 Manajemen Universitas Trisakti
19. Thomas Widianto WNI Strategic Transformation Division Head Yogyakarta 07-Aug-71 18-Mar-10 S1 Manajemen Universitas Atma Jaya
Yogyakarta
20. Iwan Apw Yuliawan WNI Trade Operation Division Head Palembang 23-Jul-65 21-May-07 S1 Manajemen Universitas Pancasila
21. Jing Ting China China Desk 1 Division Head Chongqing 19-Sep-86 13-Jun-22 S2 Keuangan Sichuan University
22. Fan Man China Trade Finance-China Desk Division Head Guangxi 21-Nov-92 20-Feb-21 S1 Arts Guangxi University
23. Noviyanto Halim WNI Special Asset Management Unit Head Teluk 24-Nov-72 01-Jul-03 S1 Manajemen Universitas Kristen Krida
Betung Wacana
24. Eko Wahyu Suprihatino WNI Credit Operation Division Head Jakarta 22-Feb-72 10-Feb-10 S1 Manajemen STIE PERBANAS
Keuangan dan
Perbankan
25. Ari Landjang WNI Unit Pelayanan dan Penyelesaian Tanjung 05-Nov-68 05-Jan-11 S1 Teknik Minyak Universitas Veteran
Pengaduan Nasabah (UP3N) Unit Head Jogya
26. Teguh Prihatno WNI Anti Fraud Unit Head Jakarta 06-Jun-72 05-Jan-15 D3 Teknik Komputer STMIK Gunadarma
27. Hu Qiufeng China Digital Banking Division Head Hunan 20-Dec-97 04-Dec-23 S1 Seni Indonesia Guangdong University
28. Dian Anggraeni WNI Liabilities & Branch Network Division Head Jakarta 05-Jun-80 28-Jul-16 S1 Matematika Universitas Indonesia
dan Ilmu
Pengetahuan
Alam
29. Rita Fitria WNI Audit Internal Division Head Bireun 05-Jul-78 22-May-23 S2 International Queensland University
Business Of Technology
30. Dennis Pratama Setiawan WNI Corporate Banking 2 Division Head Jakarta 02-Sep-89 25-Aug-16 S1 Ekonomi Universitas Jiangnan,
China
Page 263
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 263
Pejabat Eksekutif
Warga Tanggal
No. Nama Posisi Terakhir Tempat, Tanggal Lahir Pendidikan Jurusan Universitas
Negara bergabung
31. Li Qiu China Asset Liability Management Divison Head Sichuan 20-Aug-83 05-Dec-20 S2 Finance Chongqing University
32. Sui Seng WNI Regional Head of Sumatra, Kalimantan and Tanjungbatu 04-Mar-71 03-Jan-11 S1 Manajemen STIE Gotong Royong
Sulawesi
33. Tang Amir WNI Regional Head of Jawa Timur, Bali & Nusa Rantau 23-May-64 01-Dec-16 S2 Finance Universitas Negeri
Tenggara Prapat Management Mataram
34. Agus Setiawan Tjahjadi WNI Regional Head Jakarta I Jakarta 24-Aug-70 03-May-10 D3 Manajemen STMIK Bina Nusantara
Informatika
35. Liauw Tarsisius Fredy WNI Regional Head of Jawa Barat Yogyakarta 21-May-69 02-Jun-21 S1 Manajemen Universitas Trisakti
36. Lilis Tanuwijaya WNI Regional Head Jakarta II Pontianak 30-Jun-66 16-Jan-06 S1 Akuntansi Universitas Tanjungpura
37. Ka Tjing WNI Regional Head Jakarta III & Karawang Kep. Riau 26-Sep-65 02-Jan-08 S1 Akuntansi STIE YKPN
38. Christiana Hidayati W WNI Regional Head of Jawa Tengah & Yogyakarta SURAKARTA 27-Dec-69 28-Jan-19 S2 Manajemen Universitas Gadjah Mada
39. Herman Indra WNI Regional Head Tangerang & Sumatera Palembang 24-Feb-83 07-Mar-16 S1 Teknik Universitas Bina
Informatika Nusantara Jakarta
40. Resdy WNI Branch Manager of Bogor - Pajajaran Bogor 02-Jan-86 04-Oct-23 S1 Manajemen Universitas
Tarumanegara
41. Tenny Rusmarwati WNI Branch Manager of Bandung - Bandung 08-Jul-70 02-Jan-15 SMA IPS SMU Swasta Trinitas,
Abdurachman Saleh Bandung
42. Palguno Jatu Laksito Adi WNI Branch Manager of Solo-Veteran Boyolali 07-Jan-86 02-Sep-19 S1 Ekonomi Universitas Islam
Indonesia
43. Grace Raynata WNI Branch Manager of Semarang - Pemuda Malang 21-Mar-87 17-Apr-18 S1 Manajemen Universitas Kristen
merangkap Sub BM Semarang-Depok Satya Wacana
44. Henri WNI Branch Manager of Tanjung Pinang - Tanjung 22-Jan-85 15-Sep-14 S1 Manajemen Universitas Terbuka
Katamso Pinang
45. Paulus Sin Kiang WNI Branch Manager of Pontianak - Ahmad Yani Pontianak 15-May-67 01-Apr-10 S1 Manajemen Universitas Terbuka
46. Indra Wijaya WNI Branch Manager of Batam-Nagoya Sungailiat 19-Apr-88 03-Mar-14 S1 Sistem Universitas Bina
Informasi Nusantara, Jakarta
47. Erwan Chandra WNI Branch Manager of Palembang - Kebumen Palembang 27-Apr-84 10-Oct-22 S1 Ilmu Komputer STMIK MDP Palembang
48. Mikael Gutomo WNI Branch Manager of Jakarta, Sahid Sudirman Balik Papan 11-Dec-85 09-May-11 S1 Sosial Politik Universitas Atma Jaya
Yogyakarta
49. Budi Hermawan WNI Branch Manager of Yogyakarta - Yogyakarta 04-Jan-72 01-Jun-11 S1 Ekonomi Universitas Atma Jaya
Diponegoro Yogyakarta
50. Andry Asali WNI Branch Manager of Pekanbaru - Jend. Pekanbaru 28-Aug-76 01-Mar-11 S2 Manajemen Universitas Atma Jaya
Sudirman Yogyakarta
51. Henrij WNI Branch Manager of Lampung - Sudirman Metro 29-Oct-68 24-Feb-11 S1 Manajemen Universitas Terbuka
Lampung
52. Eric Gandiwijaya WNI Branch Manager of Sukabumi – A Yani Sukabumi 15-Jan-81 17-Sep-12 S1 Manajemen Universitas Kristen
Maranatha
53. David Yoesoef WNI Branch Manager of Makassar Makassar 06-Aug-70 14-Nov-14 S1 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu
Keuangan Ekonomi Makassar
Perbankan
54. Farida Andryani WNI Branch Manager of Pangkal Pinang Pangkal 23-Apr-85 08-Oct-21 D3 Komputer STIMIK AMIK Atma
Pinang Akuntansi Luhur
55. Riky Hariawan Saputro WNI Branch Manager of Denpasar - Bali Sunset Denpasar 30-Jun-93 15-Sep-14 S1 Ekonomi Universitas Pendidikan
Road Nasional, Denpasar
56. Linawati WNI Branch Manager of Malang - Basuki Rahmat Pasuruan 29-May-87 27-Jun-22 S1 Ekonomi Universitas Tritunggal
Manajemen
57. Antonius Andrianto WNI Branch Manager of Surabaya - Pucang Jember 12-Apr-72 01-Aug-22 S1 Teknik Sipil Universitas Katolik Widya
Anom Mandala, Surabaya
58. Sudjaja Suhanta WNI Branch Manager of Karawang Karawang 01-May-66 01-Oct-18 D3 Ekonomi STIE Swadaya, Jakarta
Page 264
264 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga
Produk Simpanan
1. Produk Simpanan 2. Bancassurance
• CCB Indonesia Saving • Asuransi Warisan Anda
• CCB Indonesia Saving Plus • SmartPension Insurance
• CCB Indonesia Community Saving • Carlink Pro Ultimate
• CCB Indonesia Business Saving IDR • SiJi Smart Kid
• CCB Indonesia Foreign Business Saving (USD, SGD, CNY) • CLII Excellent Hospital Income Plan
• CCB Indonesia SmartPlan Regular • CLI Excellent Academic Assurance Plan
• CCB Indonesia SmartPlan Special Gift
• CCB Indonesia Payroll Saving
• Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
• CCB Indonesia Time Deposit (IDR, USD, SGD, CNY)
• CCB Indonesia Current Account (IDR, EUR, JPY, SGD, USD,
CNY, AUD, HKD)
Produk Pinjaman
1. Pinjaman Modal Kerja • Negotiation/Discounting under LC/SKBDN
a. Direct Loan: • Documentary Collection under LC/SKBDN
• Pinjaman Rekening Koran (PRK) • Documentary Collection non LC/SKBDN (D/A atau
• Fixed Loan (FL) D/P)
• Demand Loan (DL) • Invoice Financing (A/P or A/R Financing)
• Installment Loan (IL) • Trust Receipt (TR)
• Trust Receipt (TR)
• Kredit Ekspor (KE) 2. Pinjaman Investasi
b. Indirect Facility (Trade Finance): 3. Pinjaman Konsumsi
• Letter of Credit (L/C) • Mortgage Loan (Kredit Pemilikan Rumah/Ruko/
• Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Apartemen/Tanah/Kredit Renovasi/Kredit Konstruksi/
• Bank Guarantee Kredit Multi Guna/Top Up/Take Over)
• Standby Letter of Credit (SBLC) • Kredit Kendaraaan Bermotor
• Demand Guarantee • Kredit Tanpa Agunan
Produk Korporasi
• Pinjaman Berjangka Kredit Investasi (KI) • Pinjaman Demand Loan (DL)
• Pinjaman Installment Loan (IL) • Pinjaman rekening koran (PRK)
• Pinjaman Fixed Loan • Pinjaman Sindikasi
Page 265
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 265
Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga
Layanan
• ATM (Seluruh ATM Jaringan Prima) 1. Kartu ATM / Debit
• Internet Banking (Bisnis, Individu) & Mobile Banking • Transaksi di jaringan ATM CCB Indonesia
• Virtual Account - Penarikan tunai, cek saldo, pemindahbukuan, transfer
• CCBI Alerts (SMS & e-mail Notifikasi) online
• Kiriman Uang Domestik - Pembelian pulsa top-up
• Kiriman Uang Internasional - Transaksi pembayaran tagihan pulsa prabayar, TV
• Kliring berbayar, BPJS kesehatan, tagihan PDAM
• Inkaso Internasional
• Transaksi Jual Beli Valuta Asing • Transaksi di jaringan Prima dan ALTO
• Ekspor dan Impor (Trade Finance) - Penarikan tunai, cek saldo, transfer online
• Bank Settlement - Kartu ATM/Debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran
• Safe Deposit Box (SDB) Nasional)
• Payroll Service
• Bank Garansi 2. Internet Banking dan Mobile Banking
• Modul Penerimaan Negara (MPN) G3 • Internet Banking Corporate
• Reksus DHE SDA (IDR, USD, CNY, SGD) - Informasi mutasi rekening, pemindahbukuan, transfer
• Pembayaran Bilateral antara Indonesia dan China (IDR/CNY) online, SKN, RTGS dan BI-FAST
• Prefix (transfer ke CCB China) - Payroll
- Virtual account
- Support bahasa Mandarin
• Internet Banking Individual & Mobile Banking
- Informasi mutasi rekening, pemindahbukuan, transfer
online, SKN, RTGS dan BI-FAST
- Pembelian: pulsa prabayar, tiket KA, token listrik
- Pembayaran: pascabayar, TV berbayar, PDAM, tagihan
listrik, kartu kredit
- Pembayaran QRIS
- Support bahasa Mandarin
Page 266
266 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga
Layanan Trade Finance
• Penerbitan Letter of Credit (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen • Supply Chain Financing
Dalam Negeri (SKBDN) • Pembiayaan Berdasarkan Invoice (Invoice Financing)
• Bank Garansi a. A/P Financing
• Standby L/C b. A/R Financing
• Demand Guarantee • Pre Shipment Financing
• Diskonto / Negosiasi L/C atau Lokal L/C • Documentary Collection L/C dan Non L/C
• Diskonto / Negosiasi Non L/C atau Non Lokal L/C • L/C Advising
• Avilisasi surat wesel (non L/C) • Trust Receipt (T/R)
Treasury
• FX Today, Tommorow dan Spot • Deposit on Call
• FX Forward/Swap • Local Currency Settlement (LCS)
• Bank Notes • Non – Delivery Forward (NFD)
Tingkat Suku Bunga Rata-Rata
Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Dana Pihak Ketiga: Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Kredit yang diberikan:
Dana Pihak Ketiga 2023 2022 Kredit yang Diberikan 2023 2022
1. Giro 1. Kredit
- Rupiah 2,73% 2,27% - Rupiah 7,94% 7,94%
- Mata Uang Asing 0,79% 0,33% - Mata Uang Asing
2. Tabungan USD 6,81% 4,30%
- Rupiah 1,65% 1,58% SGD 6,64% 6,32%
- Mata Uang Asing 0,84% 0,82% 2. Kredit Karyawan 3%-13% 3%-13%
3. Deposito Berjangka
- Rupiah 4,88% 3,60%
- Mata Uang Asing 4,61% 2,62%
Page 267
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 267
Page 268
268 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Jaringan Kantor
Jaringan Kantor PT Bank China Construction Bank Indonesia
No Kantor Lokasi Telepon Fax
1. Kantor Pusat Sahid Sudirman Centre Lantai 15 021-50821000 021-50821010
Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat 10220
JAKARTA PUSAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
2. KCP Jakarta Tanah Abang Jl. H. Fachrudin Blok C/47-48, 021-3456412 / 021-3909693
Tanah Abang Bukit (AURI), Jakarta Pusat 3803124
10250.
3. KCP Jakarta Hasyim Ashari Jl. KH. Hasyim Ashari No. 40, Jakarta Barat 021-6323027 021-63857350
10140
4. KCP Jakarta Pecenongan Jl. Pecenongan No. 88, Jakarta Pusat 10170 021-3863328/ 021-3868504
3868450
5. KCP Jakarta Batavia Menara Batavia Lt. 1, Jl. KH. Mas Mansyur 021-57930045/48 021-57930046
Kav. 126, Jakarta Pusat 10220
6. KCP Jakarta Intiland Intiland Tower Main Lower Ground 021-57953078-80 021-57950213
Jl. Jend. Sudirman Kav. 32
Jakarta Pusat 10220
7. KC Jakarta Sahid Sudirman Lantai Dasar Unit DB Gedung Perkantoran 021 - 50821388 021 - 50821399
Sahid Sudirman Center
Jl. Jend. Sudirman Kav 86, Jakarta Pusat, 10220
JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
8. KCP Jakarta Radio Dalam Jl. Radio Dalam A/1A (Komp. Yado) 021 - 27513213/14 021 - 27513211
Jakarta Selatan, 12140
9. KCP Jakarta Kebayoran Lama Komplek Permata Kebayoran Plaza 021-2701104 021-7268763
Jl. Raya Kebayoran Lama Blok A No. 3-4
Jakarta Selatan 12220
10. KCP Jakarta Menara Dea Ground Floor (Plaza) Suite GF-03 DEA Tower II 021-5762939 021-5761248
Kawasan Mega Kuningan
Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4.3 No 1-2
Jakarta Selatan 12950.
11. KCP Jakarta Plaza Asia Plaza ASIA Lt. Dasar, Jl. Jend. Sudirman 021-51401255 021-51401259
Kav. 59, Jakarta Selatan 12190
12. KCP Jakarta Indocement Wisma Indocement Lt. Dasar, Jl. Jend. Sudirman 021-51401255 021-5705853
Kav. 70-71, Jakarta Selatan 12910
Page 269
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 269
Jaringan Kantor
JAKARTA BARAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
13. KCP Jakarta Hayam Wuruk Jl. Hayam Wuruk No. 106 B-C, Jakarta Barat 021-2601333 021-2601314
(hunting)
14. KCP Jakarta Asemka Jl. Asemka No. 24, Jakarta Barat 11110 021-6901818 021-6906040
15. KCP Jakarta Slipi Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 92 021-5668292 021-566185
Jakarta Barat 11420
16. KCP Jakarta Glodok Jl. Pinangsia (Glodok Plaza ) H.40 021-62200264 021-6245671
Jakarta Barat 11000
17. KCP Jakarta Pesanggrahan Jl. Pesanggrahan Raya 3 C, Jakarta Barat 11620 021-58902433 021-5862906
18. KCP Jakarta Ketapang Ruko Ketapang Business Centre Blok A-9 021-63866239-40 021-63866243
Jl. KH. Zainul Arifin No. 20, Jakarta Barat 11140
JAKARTA UTARA, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
19. KCP Jakarta Kelapa Gading Bukit Komplek Gading Bukit Indah Blok A No. 12 dan 15 021-22454101/ 021-22454252
Indah Jl. Bukit Gading Raya, Jakarta Utara 22452019
20. KCP Jakarta Mangga Dua Pusat Grosir Pasar Pagi Lt. 3 BlokD No. 8 021-6013630/ 021-6491466
Jl. Arteri Mangga Dua Raya 6255647
Jakarta Utara 14430
21. KCP Jakarta Pluit Jl. Pluit Sakti Raya 28 / A-5, Jakarta Utara 14450 021-6601236/ 021-6604293
6601256
22. KCP Jakarta Kelapa Gading Ruko Kantor (Kokan) Plaza Kelapa Gading 021-45851477 021-45851543
Inkopal Blok C No. 5, Jl. Raya Boulevard Barat
Jakarta Utara 14240
23. KCP Gold Coast PIK Gold Coast Office, Pantai Indah Kapuk 021-39710800 -
RT 06 RW 02, Kamal Muara, Penjaringan
Jakarta Utara, 14470
24 KCP Jakarta Sunter Komplek Rukan Puri Mutiara Blok D No. 7 021-6521295-96 021-6521307
Jl. Griya Utama - Sunter Agung
Jakarta Utara 14350
JAKARTA TIMUR, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
25. KCP Jakarta Jatinegara Bukit Duri Plaza, Jl. Jatinegara Barat No. 54 E 021-2800082 021-8501833
Jakarta Timur 13650
26. KCP Jakarta Indomobil Wisma Indomobil Lt. 2, Jl. MT. Haryono Kav.8 021-8583179 021-8583181
Jakarta Timur 13330
27. KCP Jakarta Rawamangun Jl. Pemuda No. 33 A, Rawamangun 021-47884980/ 021-47884981
Jakarta Timur 13220 47884982
Page 270
270 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Jaringan Kantor
TANGERANG, PROVINSI BANTEN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
28. KCP Tangerang Merdeka Jl. Merdeka No. 207 D, Tangerang 15113 021-55791905/ 021-55791906
55791907
29. KCP Tangerang Alam Sutera The Prominence Tower GF 021-80600838
Prominence Jl. Jalur Sutera Barat No. 15 Alam Sutera,
Tangerang
30. KCP Tangerang Gading Serpong Jl. Boulevard Gading Serpong Blok BA-02 021- 54203693 021- 54203762
No. 37, Tangerang 15810
31. KCP Tangerang Itc Bsd ITC BSD Blok R No. 39, BSD City, Serpong 021-53154836-38/ 021-53154840
Tangerang Selatan 15320 53154839
32. KCP Tangerang City Ruko Business Park Tangerang City 021-55781813 / 021-55781816
Blok B No. 28, Tangerang 15117 55781814
BEKASI, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
33. KCP Bekasi Kalimalang Komplek Duta Plaza Blok B II No. 3-4 021- 8843510/ 021 - 8843126
Jl. KH. Noor Ali, Kalimalang, Bekasi 17145 8843511
34. KCP Bekasi Harapan Indah Ruko Boulevard Hijau Blok B 8 No. 52 021- 88387063-65 021 - 88387067
Kota Harapan Indah, Bekasi 17131
35. KCP Jababeka II Cikarang Jl. Niaga Raya, Ruko Capitol Business Park 021- 8932 5888 021- 8932 6008
Blok 2-I Kawasan Industri Jababeka II,
Cikarang, Bekasi 17530
BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
36. KC Bogor Pajajaran Jl. Pajajaran No. 70 E, Bogor 16143 0251 - 8314963 0251 - 8315166
37. KCP Bogor Dewi Sartika Jl. Dewi Sartika, Ruko Central Blok C No. 1 0251- 8312744/ 0251- 8314156
Bogor 16121 8312892
38. KCP Bogor Surya Kencana Jl. Surya Kencana No. 83, Bogor 16000 0251- 8323443 0251-8312336
SUKABUMI, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
39. KC Sukabumi Jl. Jend. Ahmad Yani No. 4, Sukabumi 43131 0266-246000 0266-243000
BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
40. KC Bandung Abdurachman Saleh Jl. Abdurachman Saleh No. 1A Ruko E-F 022- 6030222 022- 6030378
Bandung 40174
41. KCP Bandung Braga Jl. Braga No.100, Bandung 022-4239677 022-4239650
(Hunting)
42. KCP Bandung Buah Batu Jl. Buah Batu No 201 E, Bandung 022-7302220 022-87354333
(Hunting)
43. KCP Bandung Naripan Jl. Naripan No. 79-81, Bandung 40112 022-4207336/ 022-4219387
4207375
44. KCP Bandung Rs Melinda Rumah Sakit Bedah Melinda, Jl. Dr. Cipto No. 1, 022-4233777 -
Dr. Cipto Bandung ext. 7732-33
45. KCP Bandung Rs Melinda Pajajaran Melinda Hospital Jl. Padjajaran No. 46, 022-4266482 -
Bandung
Page 271
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 271
Jaringan Kantor
KARAWANG, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
46. KC Karawang Galuh Mas Blok IV No. 53 & 55 0267-408180 0267-400125
Karawang 41361
SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH
No Kantor Lokasi Telepon Fax
47. KC Semarang Pemuda Jl. Pemuda No. 150, Komplek Ruko Pemuda Mas 024-3547893 024-3553045
Blok A No. 14, Semarang 50132
48. KCP Semarang Depok Jl. Depok No.26 C-D, Semarang 024-3554676-79 024-3517481
49. KCP Semarang Beteng Jl. Beteng No. 67, Semarang 50137 024-3513251/ 024-3549075
3513250
SOLO, PROVINSI JAWA TENGAH
No Kantor Lokasi Telepon Fax
50. KC Solo Veteran Jl. Veteran No. 68, Solo 57115 0271-644123 0271-666717
YOGYAKARTA, PROVINSI DIY
No Kantor Lokasi Telepon Fax
51. KC Yogyakarta Jl. Pangeran Diponegoro No.11-13 0274-555233 0274-550078
Yogyakarta 55232
SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR
No Kantor Lokasi Telepon Fax
52. KCP Surabaya Darmo Komplek Darmo Square Blok D-8 031-5680623 031-5665604
Jl. Raya Darmo No. 54-56, Surabaya 60264
53. KCP Surabaya Bongkaran Jl. Bongkaran No. 28 - 30, Surabaya 031-3540909 031-3571730
(hunting)
54. KC Surabaya Pucang Anom Jl. Pucang Anom Timur No.19, Surabaya 031-5025337 031- 5025334
55. KCP Surabaya HR. Muhamad Komp Pertokoan Surya inti Permata 031-7345683, 031-7345685
Blok C1-C2, Jl. HR Muhammad, Surabaya 7345659
56. KCP Sidoarjo Jl. Jend A Yani No 40 D, Sidoarjo 031 8924415-17 031 8921561
MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR
No Kantor Lokasi Telepon Fax
57. KC Malang Basuki Rahmat Jl. Jend Basuki Rahmat No. 16, Malang 0341-327891-93 0341-328130
58. KCP Malang Lawang Jl. M. H. Thamrin No. 19 C, Lawang 0341-426715-16 0341-426715
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
No Kantor Lokasi Telepon Fax
59. KC Batam Nagoya Komplek Pasar Nagoya Lama Blok A 0778-457255 0778-457770
Jl. Imam Bonjol Blok E No. 9-10, Batam 29444
60. KC Tanjungpinang Katamso Jl. Brigjen Katamso No. 88 0771-313999/ 0771-315918
Tanjungpinang 29111 29185
61. KCP Batam Penuin Centre Jl. Pembangunan, Komplek Penuin Centre 0778-422718 0778-422719
Blok E No.3, Batam 29441
Page 272
272 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
Jaringan Kantor
PROVINSI RIAU
No Kantor Lokasi Telepon Fax
62. KC Pekanbaru Sudirman Jl. Jendral Sudirman No. 408 - 410 0761- 26288 0761- 26088
Pekanbaru 28115
63. KCP Pekanbaru A. Yani Jl.Jend. Ahmad Yani No. 2 J 0761-39877 0761-39787
Pekanbaru 28155
PROVINSI BANGKA BELITUNG
No Kantor Lokasi Telepon Fax
64. KC Pangkal Pinang Sudirman Ruko Harmoni City, Blok C Nomor 7-8 0717-421213 0717-421995
Jl. Soekarno Hatta
Kota Pangkal Pinang 33141
PROVINSI LAMPUNG
No Kantor Lokasi Telepon Fax
65. KC Lampung Jl. Jend. Sudirman No. 60 B - 60 C 0721-258989 0721-241260
Bandar Lampung 35118
PALEMBANG, PROVINSI SUMATERA SELATAN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
66. KC Palembang Kebumen Jl. Kebumen Darat No. 913A,914, 914/787 0711-370980 0711-370983
Palembang 30122
PONTIANAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
67. KC Pontianak A. Yani Megamall Jl. Ahmad Yani, Komp. Ruko Ahmad Yani 0561- 6655638 0561- 6655637
Sentra Bisnis Blok B 8-9 (Komp. Mega Mall)
Pontianak Kalimantan Barat 78121
68. KCP Pontianak Juanda Jl. Ir. H Juanda N0 67-68, Pontianak 0561 - 744228 0561 - 744227
Kalimantan Barat 78117
DENPASAR, PROVINSI BALI
No Kantor Lokasi Telepon Fax
69. KCP Denpasar Thamrin JL. M. H. Thamrin No.43, Denpasar 0361-427611 0361-423659
70. KC Bali Sunset Road Jl. Sunset Road No.234, Kuta, Badung, Bali 0361-9346455 0361-9346456
(hunting)
MATARAM, PROVINSI NTB
No Kantor Lokasi Telepon Fax
78. KC Mataram Jl. Pejanggik No.109, Mataram 0370-621666 0370-622110
(hunting)
MAKASSAR, PROVINSI SULAWESI SELATAN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
72. KC Makassar Jl. Sulawesi No. 19 & 21, Kota Makassar 0411-3632977/ 0411- 3632974
Sulawesi Selatan 90174 3632979
Page 273
Tata Kelola Perusahaan Informasi Perusahaan Laporan Keuangan Laporan Tahunan 273
Page 274
T a r i K ip a s P a k a r e n a Makassar A regional dance form known as the Pakarena Fan Dance was developed in Gowa, South Sulawesi Province. This dance is known as the Pakarena Fan Dance in the Gowa region. According to history, the Pakarena Fan dancing is one of the dancing forms that the Gowa Kingdom left behind. Previously, the kingdom enjoyed a time of greatness and was able to maintain long-term dominance over the Sulawesi region in the south.
Page 275
Laporan Keuangan
06
Togetherness in Indonesian Traditional dance philosophy
Page 276
276 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
TANGGUNG JAWAB PELAPORAN
SURAT PERNYATAAN
ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2023
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 15 April 2024
Anggota Direksi,
You Wennan
Direktur Utama
Zhu Yong Setiawati Samahita Junianto
Direktur Direktur Direktur
Chandra NT Siagian Agresius R. Kadiaman
Direktur Direktur Kepatuhan
Anggota Dewan Komisaris,
Sun Jianzheng
Komisaris Utama
Qi Jiangong Mohamad Hasan Yudo Sutanto
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 277
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of December 31, 2023 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 278
Page 279
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Pages
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ....................................... 1-3 ....................................... Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain............................................. 4-5 .................................... Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas.................................... 6 ...................................... Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas................................................... 7-8 ................................................ Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan............................. 9 - 154 ................................... Notes to the Financial Statements
***************************
Page 280
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 2/1/II/2024
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, The Shareholders and the Board of
dan Direksi Commissioners and Directors
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
China Construction Bank Indonesia Tbk (“Bank”) statements of PT Bank China Construction Bank
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi Indonesia Tbk (the “Bank”), which comprise the
keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta statement of financial position as of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif December 31, 2023, and the statement of profit
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus or loss and other comprehensive income,
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal statement of changes in equity, and statement of
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, cash flows for the year then ended, and notes to
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. the financial statements, including material
accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of
31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan December 31, 2023, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report. We
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan are independent of the Bank in accordance with
dalam audit kami atas laporan keuangan di the ethical requirements that are relevant to our
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung audit of the financial statements in Indonesia, and
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan we have fulfilled our other ethical responsibilities
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah in accordance with these requirements. We
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk believe that the audit evidence we have obtained
menyediakan suatu basis bagi opini kami. is sufficient and appropriate to provide a basis for
our opinion.
i
Page 281
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal tersebut current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam financial statements taken as a whole, and in
merumuskan opini kami atas laporan keuangan forming our opinion thereon, and we do not
terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini provide a separate opinion on such key audit
terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal matters. For the key audit matter below, our
audit utama di bawah ini, penjelasan kami tentang description of how our audit addressed such
bagaimana audit kami merespons hal tersebut matter is provided in such context.
disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi basis for our opinion on the accompanying
opini kami atas laporan keuangan terlampir. financial statements.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank memiliki As of December 31, 2023, the Bank has loans and
kredit yang diberikan dan cadangan kerugian the allowance for impairment losses on loans
penurunan nilai atas kredit yang diberikan masing- amounting to Rp19,359,978 and Rp513,561
masing sebesar Rp 19.359.978 dan Rp513.561 million, respectively. The significant accounting
juta. Kebijakan akuntansi signifikan untuk policies of allowance for impairment losses on
cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit loans are disclosed in Note 2e to the
yang diberikan diungkapkan dalam Catatan 2e accompanying financial statements. We focused
atas laporan keuangan terlampir. Kami fokus pada on this area because the carrying value of loans
area ini karena nilai tercatat atas kredit yang and the allowance for impairment losses on loans
diberikan dan cadangan kerugian penurunan nilai are significant to the accompanying financial
atas kredit yang diberikan adalah signifikan statements.
terhadap laporan keuangan terlampir.
ii
Page 282
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan dan memiliki requires significant judgement and is subject to
ketidakpastian estimasi termasuk dalam estimation uncertainty which includes
penentuan model untuk menghitung cadangan determining the model to calculate allowance for
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur impairment losses, identification of credit
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit exposures with significant deterioration in credit
yang signifikan, penentuan asumsi yang quality, and determining assumptions used in the
digunakan dalam model perhitungan cadangan allowance for impairment losses calculation
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang models (for exposures assessed on an individual or
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk collective basis), including forward-looking
faktor ekonomi makro masa depan. macroeconomics factors.
Pengungkapan cadangan kerugian penurunan nilai The allowance for impairment losses on loans are
atas yang kredit diberikan diungkapkan pada disclosed in Note 10, to the financial statements.
Catatan 10, terhadap laporan keuangan.
Respons audit: Audit response:
Prosedur audit kami dalam merespons hal audit Our audit procedures address the key audit matter
utama tersebut di atas mencakup, menguji mentioned above including, test of key controls
pengendalian utama atas pemberian kredit, over the origination, regular internal credit quality
penilaian kualitas kredit internal secara regular, assessments, recording and monitoring of the
pencatatan dan pengawasan kredit yang loans, obtained understanding and assessed
diberikan, memperoleh pemahaman dan menilai impairment measurement methodologies,
metodologi pengukuran penurunan nilai, validasi validation of allowance for impairment losses
model cadangan kerugian penurunan nilai, data models, inputs, bases and assumptions used by
masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh the Bank in calculating the allowance for
Bank dalam menghitung cadangan kerugian impairment losses, and tested the classification
penurunan nilai, serta menguji tiga tahapan into three stage credit quality of loan portfolios in
kualitas kredit portfolio sesuai dengan kriteria accordance with staging criteria developed by the
tingkatan (staging) yang disusun oleh Bank untuk Bank for loans, tested whether historical
kredit yang diberikan, menguji apakah experience is representative of current
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini dan circumstances and of the recent losses incurred in
kerugian terkini yang terjadi dalam portfolio, serta the portfolios, and assessed reasonableness of
menilai kewajaran atas penyesuaian asumsi masa forward-looking adjustments, macroeconomic
depan, analisis faktor ekonomi makro, dan factor analysis, and probability-weighted multiple
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk scenarios for loans.
kredit yang diberikan.
iii
Page 283
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, tested a sample of loans to
kredit yang diberikan untuk mengevaluasi evaluate the timely identification by the Bank of
ketepatan waktu Bank dalam melakukan exposures with significant deterioration in credit
identifikasi eksposur kredit yang mengalami quality or those which have been impaired; for
penurunan kualitas kredit yang signifikan atau cases where impairment has been identified,
yang telah mengalami penurunan nilai; untuk assessed the Bank’s assumptions on the expected
kasus-kasus di mana penurunan nilai telah future cash flows, including the value of realizable
diidentifikasi, kami menilai asumsi Bank atas arus collateral based on available market information
kas masa depan yang akan diterima, termasuk nilai or valuation prepared by independent valuer.
agunan yang dapat direalisasikan berdasarkan
informasi pasar yang tersedia atau penilaian yang
dilakukan oleh penilai independen.
Kami juga memeriksa keakurasian perhitungan We checked the accuracy of the calculation of the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan recalculating the collective impairment
portfolio yang penuruan nilainya dilakukan secara assessment for the entire portfolio and
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas recalculating the individual impairment
penurunan nilai yang dinilai secara individual assessment on a sample basis, assessed whether
berdasarkan sampel, menilai apakah laporan the financial statement disclosures are adequately
keuangan cukup dan secara memadai and appropriately reflecting the Bank’s exposures
mencerminkan eksposur Bank terhadap risiko to credit risk. We tested the completeness and
kredit. Kami menguji kelengkapan dan ketepatan, appropriateness, including the assumptions and
termasuk asumsi dan pertimbangan, dan judgments, and involved our auditor’s internal
melibatkan pakar auditor internal kami untuk expert to assist us in the performance of the above
membantu kami dalam melakukan prosedur- procedures where their specific expertise was
prosedur di atas ketika keahlian spesifik mereka required.
diperlukan.
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2023 information included in the Annual Report 2023
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami. accompanying financial statements and our
Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi independent auditor’s report thereon. The Annual
kami setelah tanggal laporan auditor independen Report is expected to be made available to us after
ini. the date of this Independent Auditor’s report.
iv
Page 284
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia the Annual Report when it becomes available and,
dan, dalam melakasanaannya, in doing so, consider whether the Annual Report
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan is materially inconsistent with the accompanying
mengandung ketidakkonsistensian material financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola actions based on the applicable laws and
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
pertauran perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Accounting Standards, and for such internal
dianggap perlu oleh manajemen untuk control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material, that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error.
kesalahan.
v
Page 285
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Bank dalam mempertahankan Bank’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali liquidate the Bank or to cease its operations, or
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi has no realistic alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Bank’s financial reporting
pelaporan keuangan Bank. process.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditors’ responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk Independent Auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit detect a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken
material jika, baik secara individual maupun on the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
vi
Page 286
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis
bukti audit yang cukup dan tepat untuk for our opinion. The risk of not detecting a
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko material misstatement resulting from fraud is
tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian higher than for one resulting from error, as
material yang disebabkan oleh kecurangan fraud may involve collusion, forgery,
lebih tinggi daripada yang disebabkan oleh intentional omissions, misrepresentations, or
kesalahan, karena kecurangan dapat override of internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
vii
Page 287
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00036/2.1032/AU.1/07/1681-
2/1/II/2024 (lanjutan) 2/1/II/2024 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty
ketidakpastian material yang terkait dengan exists related to events or conditions that may
peristiwa atau kondisi yang dapat cast significant doubt on the Bank's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Bank untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusions is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Bank to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
viii
Page 288
Page 289
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
Catatan/
Notes 2023 2022
ASET ASSETS
Kas 2d,2w,4,34 212.839 217.290 Cash
2d,2f,2w,5 Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 33,34,39 1.552.681 1.481.410 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2d,2f,2w Current accounts with other banks
Pihak berelasi 6,33,34,39 30.695 10.188 Related parties
Pihak ketiga 2ad,32 108.447 269.248 Third parties
139.142 279.436
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (126) (282) losses
Neto 139.016 279.154 Net
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2d,2g,2w and other banks
Pihak ketiga 33,7,34,39 45.000 624.216 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (1) - losses
Neto 44.999 624.216 Net
Tagihan derivatif 2d,33,39 12.832 12.738 Derivative receivables
Efek-efek Marketable securities
Pihak ketiga 2d,2h,8,39 4.506.619 893.950 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (152) - losses
Neto 4.506.467 893.950 Net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan 2d,2i,9 purchased under
janji dijual kembali 34,39 1.069.249 3.947.168 agreements to resale
Biaya dibayar di muka 2n,14 2.906 5.264 Prepaid expenses
Kredit yang diberikan 2c,2d,2e,2j Loans
Pihak berelasi 2w,10,33,34,39 6.569 7.676 Related parties
Pihak ketiga 2ad,32 19.353.409 16.679.609 Third parties
19.359.978 16.687.285
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (513.561) (454.746) losses
Neto 18.846.417 16.232.539 Net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima Interest receivables
Pihak berelasi 2d,2t,2w,2ad 15 18 Related parties
Pihak ketiga 11,32,34,39 98.429 57.290 Third parties
98.444 57.300
Agunan yang diambil alih 2o,15 108.306 139.306 Foreclosed assets
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
1
Page 290
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(lanjutan) (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
Catatan/
Notes 2023 2022
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Aset tetap dan aset hak guna, Fixed assets and
setelah dikurangi akumulasi right-of-use assets, net of
penyusutan masing-masing accumulated depreciation of
sebesar Rp404.098 dan Rp404,098 and Rp378,443
Rp378.443 pada tanggal as of December 31, 2023
31 Desember 2023 dan 2022 2k,2y,12,28 802.325 733.485 and 2022, respectively
Goodwill 2l,13 190.075 190.075 Goodwill
Aset pajak tangguhan 2x,20f 124.587 73.849 Deferred tax assets
2d,2l,2w
Aset lain-lain 16 140.803 135.201 Other assets
JUMLAH ASET 27.851.946 25.022.953 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
2
Page 291
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(lanjutan) (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
Catatan/
Notes 2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2d,2p,2w,17,33 20.501 16.495 Obligation due immediately
Liabilitas Derivatif 2d,34,39 2.023 1.764 Derivative payables
Simpanan dari nasabah 2d,2q,2w Deposits from customers
Pihak berelasi 18,33,34,39 16.788 14.924 Related parties
Pihak ketiga 2ad,32 19.970.024 17.931.654 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi 2d,2r,2w,19,33 70 229 Related parties
Pihak ketiga 2ad,32,34,39 324.580 67.782 Third parties
Bunga yang masih harus dibayar Interest payables
Pihak berelasi 2d,2w,2ad 3.149 2.852 Related parties
Pihak ketiga 22,32,34,39 43.804 24.201 Third parties
Liabilitas atas efek-efek yang dijual 2d,2i,21 Liabilities on securities sold
dengan janji dibeli kembali 33,39 94.295 - under repurchase agreement
Utang pajak 2x,20 74.693 50.232 Taxes payable
Provisi 2ab,36 54.956 44.588 Provisions
Surat berharga subordinasi 2ad,23,32,33,38 461.910 467.025 Subordinated securities
Liabilitas imbalan kerja
karyawan 2v,35 168.500 139.261 Employment benefits obligation
2d,2w,24
Liabilitas lain-lain 33,34,39 76.096 62.709 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 21.311.389 18.823.716 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal per Share capital - par value per
saham Rp100 (nilai penuh) share of Rp100 (full amount)
Modal dasar -
Sebesar 60.000.000.000 Authorised capital -
saham masing-masing pada 60,000,000,000 shares
31 Desember 2023 as of December 31, 2023
dan 2022 and 2022, respectively
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and fully
37.919.730.514 saham paid-up capital -
masing-masing pada 37,919,730,514 shares
31 Desember 2023 as of December 31, 2023
dan 2022 25 3.791.973 3.791.973 and 2022, respectively
Tambahan modal disetor 25 1.267.378 1.267.378 Additional paid-in capital
Komponen ekuitas lain 2d,2h,2k,2v 355.519 255.490 Other equity component
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 5.000 4.500 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 1.120.687 879.896 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 6.540.557 6.199.237 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 27.851.946 25.022.953 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
3
Page 292
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun ffyang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2023 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING
OPERASIONAL INCOME AND EXPENSES
2t,2ad
Pendapatan bunga 26,32,37 1.690.178 1.322.606 Interest income
2t,2ad
Beban bunga 27,32,37 (733.299) (518.652) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH 956.879 803.954 NET INTEREST INCOME
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan provisi dan komisi 2u 45.782 71.640 Fee and commission income
Kerugian transaksi Loss on foreign
mata uang asing - neto (4.090) (256) exchange transactions - net
Keuntungan/(kerugian) yang belum Unrealized gain/(loss) from
direalisasi dari perubahan changes in fair value
nilai wajar efek-efek - neto 2i 1.802 (2.419) of marketable securities - net
JUMLAH PENDAPATAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA 43.494 68.965 OPERATING INCOME
Penyisihan cadangan kerugian 2e,2j,6f, Provision for impairment
penurunan nilai aset produktif 7e,8g,10i (128.803) (170.846) losses on earning assets
Penyisihan cadangan kerugian
penurunan nilai Provision for impairment losses
aset non produktif 2m (25.077) (2.018) on non-earning assets
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING EXPENSES
General and administrative
Beban umum dan administrasi 2ad,28,32 (236.309) (239.385) expenses
Beban tenaga kerja 2ad,29,32 (307.482) (290.016) Personnel expenses
JUMLAH BEBAN OPERASIONAL TOTAL OTHER
LAINNYA (543.791) (529.401) OPERATING EXPENSES
PENDAPATAN OPERASIONAL -
BERSIH 302.702 170.654 NET OPERATING INCOME
Pendapatan bukan operasional 8.083 6.475 Non-operating income
Beban bukan operasional (984) (1.387) Non-operating expense
PENDAPATAN BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH 7.099 5.088 INCOME - NET
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
4
Page 293
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal (continued)
31 Desember 2023 For the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, December 31, 2023
kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2023 2022
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 309.801 175.742 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2x,20b (68.510) (39.783) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH
TAHUN BERJALAN 241.291 135.959 NET INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Revaluation surplus
Surplus revaluasi aset tetap 105.127 - on fixed assets
Remeasurement of
Pengukuran kembali atas employment benefits
imbalan kerja karyawan 35b (6.518) (2.373) obligation
Pajak penghasilan terkait 20f 1.434 522 Related income tax
(5.084) (1.851)
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Rugi neto yang belum direalisasi
atas perubahan nilai efek-efek Unrealized net loss on
dan obligasi pemerintah yang changes in value of fair value
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (18) (20.610) income securities
Pajak penghasilan terkait 20f 4 4.534 Related income tax
(14) (16.076)
LABA/(RUGI) KOMPREHENSIF
LAIN TAHUN OTHER COMPREHENSIVE
BERJALAN INCOME/(LOSS) FOR THE
SETELAH PAJAK 100.029 (17.927) YEAR NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 341.320 118.032 INCOME FOR THE YEAR
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar dan dilusian Basic and diluted
(dalam Rupiah penuh) 2ac,31 6,36 3,59 (in full Rupiah)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
5
Page 294
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 For the Year Ended December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
Other comprehensive income/(loss)
Laba/(rugi)
yang belum
direalisasi atas
efek-efek dalam nilai
nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif Pengukuran
lain- neto/ kembali
Unrealized - net gain/ atas imbalan Surplus revaluasi Saldo laba/Retained earnings
(loss) on fair value kerja karyawan/ aset tetap/
Tambahan modal through other Remeasurement Revaluation Belum ditentukan Telah ditentukan
Catatan/ Modal saham/ disetor/Additional comprehensive of employment surplus on penggunaannya/ penggunaanya/ Jumlah ekuitas
Note Share capital paid-in capital income securities benefits obligation fixed assets Unappropriated Appropriated Total equity
Saldo tanggal 31 Desember 2021 3.791.973 1.267.378 11.796 8.502 253.119 744.437 4.000 6.081.205 Balance as of December 31, 2021
Laba bersih tahun berjalan - - - - - 135.959 - 135.959 Net income for the year
Alokasi saldo laba yang telah Allocation to appropriated
Ditentukan penggunaannya - - - - - (500) 500 - retained earning
Perubahan nilai wajar atas
efek-efek dalam Changes in fair value of fair value
kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain - bersih - - (16.076) - - - - (16.076) income of securities - net
Pengukuran kembali atas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - bersih 20f,35b - - - (1.851) - - - (1.851) employment benefits obligation - net
Saldo tanggal 31 Desember 2022 3.791.973 1.267.378 (4.280) 6.651 253.119 879.896 4.500 6.199.237 Balance as of December 31, 2022
Laba bersih tahun berjalan - - - - - 241.291 - 241.291 Net income for the year
Alokasi saldo laba yang telah Allocation to appropriated
Ditentukan penggunaannya - - - - - (500) 500 - retained earning
Perubahan nilai wajar atas
efek-efek dalam Changes in fair value of fair value
kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain - bersih - - (14) - - - - (14) income of securities - net
Pengukuran kembali atas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - bersih 20f,35b - - - (5.084) - - - (5.084) employment benefits obligation – net
Surplus revaluasi aset tetap 12 - - - - 105.127 - - 105.127 Revaluation surplus on fixed assets
Saldo tanggal 31 Desember 2023 3.791.973 1.267.378 (4.294) 1.567 358.246 1.120.687 5.000 6.540.557 Balance as of December 31, 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
6
Page 295
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2023 2022
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi dan Interest, fees
komisi 1.705.192 1.389.576 and commissions receipt
Beban bunga dan beban Payment of interest and
keuangan lainnya (713.189) (516.727) other financial charges
Beban umum dan Payment of general and
administrasi (183.223) (165.773) administrative expenses
Beban tenaga kerja (284.759) (280.769) Payment of personnel expenses
Pendapatan lainnya 5.740 1.564 Other operating income received
Pembayaran beban operasi lainnya (16) (3.677) Other operating expense paid
Pembayaran pajak penghasilan 20 (99.413) (61.155) Payment of income tax
Cash flows before changes in
Arus kas sebelum perubahan dalam operating assets and
aset dan liabilitas operasi 430.332 363.039 liabilities
Decrease/(increase) in operating
Penurunan/(kenaikan) aset operasi: assets:
Kredit yang diberikan (2.740.490) (2.943.906) Loans
Tagihan derivatif (94) (5.693) Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased under
janji dijual kembali 9 2.877.919 2.489.485 agreements to resale
Aset lain-lain 7.693 6.142 Other assets
(Penurunan)/kenaikan liabilitas (Decrease)/increase in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 17 4.005 6.475 Obligation due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
simpanan dari bank lain 18,19 2.296.873 (1.333.541) deposits from other banks
Liabilitas derivatif 259 1.375 Derivative payables
Liabilitas atas efek-efek yang dijual Liabilities on securities sold
dengan janji dibeli kembali 9 94.085 - under repurchase agreement
Utang pajak 20 6.066 1.717 Taxes payable
Liabilitas lain-lain 12.100 (8.863) Other liabilities
Arus kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash flows (used in)/
diperoleh dari aktivitas operasi 2.988.748 (1.423.770) provided by operating activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
7
Page 296
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM INVESTING
INVESTASI ACTIVITIES
(Pembelian)/penjualan (Purchases)/proceeds of
efek-efek yang diukur pada fair value through
nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive
komprehensif lain (3.162.058) 193.550 income securities
Pembelian efek-efek yang diukur Purchases of amortized cost
pada biaya yang diamortisasi (450.630) - securities
Hasil penjualan aset tetap 12 3.775 659 Proceeds from sale of fixed assets
Hasil penjualan agunan yang Proceeds from sale of
diambil alih 15 6.175 1.800 foreclosed assets
Hasil penjualan aset Proceeds from sale of
terbengkalai 16 - 2.100 abandoned properties
Perolehan aset tetap 12 (16.366) (26.790) Acquisition of fixed assets
Arus kas bersih diperoleh dari/ Net cash flows provided by/
(digunakan untuk) aktivitas investasi (3.619.104) 171.319 (used in) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa 38 (10.629) (12.924) Payment lease liabilities
Arus kas bersih digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas pendanaan (10.629) (12.924) financing activities
NET DECREASE
PENURUNAN BERSIH IN CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS (640.985) (1.265.375) EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AT THE BEGINNING
PADA AWAL TAHUN 2.602.352 3.799.349 OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs The effect of changes in
mata uang asing (11.705) 68.378 foreign exchange rates
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AKHIR TAHUN 1.949.662 2.602.352 AT THE END OF YEAR
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 4 212.839 217.290 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 5 1.552.681 1.481.410 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 6 139.142 279.436 with other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan bank lain 7 45.000 624.216 Indonesia and other banks
Total cash and
Jumlah kas dan setara kas 1.949.662 2.602.352 cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
8
Page 297
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank China Construction Bank Indonesia PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk (“Bank”) didirikan dengan nama PT Bank Tbk (the “Bank”) was established under the
Multicor pada tanggal 2 April 1974 berdasarkan name of PT Bank Multicor on April 2, 1974
Akta No. 4 dari Notaris Bagijo, S.H. di Jakarta. based on Notarial Deed No. 4 of Bagijo, S.H.,
Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri public notary in Jakarta. The Deed of
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Establishment was approved by the Minister
Keputusannya No.Y.A. 5/369/19 tanggal of Justice of the Republic of Indonesia in its
12 Oktober 1974, dan diumumkan dalam Berita Decision Letter No. Y.A. 5/369/19 dated
Negara Republik Indonesia No. 93 tanggal October 12, 1974, and was published in
19 November 1974. Tambahan No. 719. Pada State Gazette of the Republic of Indonesia
tahun 2007, berdasarkan Akta No. 172 tanggal No. 93 dated November 19, 1974,
28 November 2007, dibuat di hadapan Notaris Supplement No. 719. In 2007, based on
Eliwaty Tjitra, S.H., di Jakarta yang diumumkan Notarial Deed No. 172 dated November 28,
dalam Berita Negara Republik Indonesia 2007 of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
No. 58 tanggal 18 Juli 2008, Tambahan Jakarta and published in the State Gazzette
No.12219, nama Bank diubah menjadi of the Republic of Indonesia No. 58 dated
PT Bank Windu Kentjana International Tbk. July 18, 2008, Supplement No. 12219, the
Perubahan nama ini telah disetujui Bank's name was changed to PT Bank
melalui Surat Keputusan Gubernur Bank Windu Kentjana International Tbk. The name
Indonesia No. 10/9/KEP.GBI/2008 tanggal change had been approved through the
8 Februari 2008. Decision Letter of the Governor of Bank
Indonesia No.10/9/KEP.GBI/2008 dated
February 8, 2008.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Through the Extraordinary General
Biasa tanggal 11 November 2016, telah Shareholders’ Meeting on November 11,
disetujui perubahan nama Bank dari PT Bank 2016, the change of the Bank’s name from
Windu Kentjana International Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana International Tbk to
PT Bank China Construction Bank Indonesia PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk. Perubahan nama Bank ini telah mendapat Tbk has been approved. The change of the
persetujuan melalui Keputusan Menteri Hukum Bank’s name had been approved through
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. Minister of Law and Human Rights of the
AHU-0003776.AH.01.10 tahun 2016 tanggal Republic of Indonesia Decision No. AHU-
30 November 2016 tentang Persetujuan 0003776.AH.01.10 year 2016 dated
Perubahan Anggaran Dasar Bank dan melalui November 30, 2016 regarding the Approval
Akta No. 58 tanggal 11 November 2016, dibuat of the Bank’s Articles of Association Change
di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H., notaris di and based on Notarial Deed No. 58 dated
Jakarta. November 11, 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
public notary in Jakarta.
Bank dimiliki oleh China Construction Bank The Bank is owned by China Constuction
Corporation (CCB Corp.) selaku ultimate Bank Corporation (CCB Corp.) as the
shareholder. ultimate shareholder.
Sejak tanggal 16 Juli 2018, Bank berdomisili di Since July 16, 2018, the Bank is domiciled in
Jakarta dengan kantor pusat di Gedung Sahid Jakarta with head office located at Sahid
Sudirman Center lantai 15, Jl. Jend. Sudirman Sudirman Center Building 15th floor, Jl. Jend.
Kav. 86, Jakarta Pusat 10220 (sebelumnya Sudirman Kav. 86, Central Jakarta 10220
berdomisili di Equity Tower lantai 9, SCBD (previously was domiciled in Equity
Lot. 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Tower 9th floor, SCBD Lot. 9, Jl. Jend.
Selatan 12190). Sebaran cabang Bank meliputi Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
daerah Jawa, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau, 12190). The Bank’s branches are distributed
Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bangka in Java, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau,
Belitung, dan Nusa Tenggara Barat. West Kalimantan, South Sulawesi, Bangka
Belitung, and West Nusa Tenggara.
9
Page 298
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the
jumlah jaringan cabang-cabang dan kantor- number of the Bank’s branches and
kantor pembantu Bank adalah sebagai berikut representative offices are as follows
(tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31
2023 2022
Kantor cabang 20 21 Branch offices
Kantor cabang pembantu 51 58 Sub-branch offices
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with article 3 of the Bank's
ruang lingkup kegiatan Bank adalah Articles of Association, the scope of its
menjalankan kegiatan umum perbankan. Bank activities is to engage in general banking.
adalah sebuah bank devisa nasional. Bank The Bank is a foreign exchange national
telah beroperasi secara komersial sejak bank. The Bank had started the operation
tahun 1974 dan mulai menjadi bank umum commercially since 1974 and started
pada tahun 1993 berdasarkan Surat Bank becoming a general bank since 1993 based
Indonesia No.25/637/UPSD/PBAL tanggal on Bank Indonesia Letter No.
17 Maret 1993. 25/637/UPSD/PBAL dated March 17, 1993.
b. Kombinasi bisnis b. Business combination
Tahun 2007 Year 2007
Untuk memperkuat struktur permodalan terkait The shareholders of PT Bank Multicor Tbk
dengan implementasi arsitektur Perbankan and PT Bank Windu Kentjana agreed to
Indonesia, para pemegang saham PT Bank merge in order to strengthen the capital
Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana structure in relation with the implementation
telah menyetujui untuk melakukan of the Indonesian Banking Architecture. In
penggabungan usaha (merger). Dalam this merger, PT Bank Windu Kentjana is "the
penggabungan ini PT Bank Windu Kentjana Surviving Company" and PT Bank Multicor
menjadi “Perusahaan Yang Menerima Tbk is "the Merged Company".
Penggabungan” dan PT Bank Multicor Tbk
sebagai “Perusahaan yang akan Bergabung”.
Bank telah mendapat pernyataan efektif The Bank has received the notice of
sehubungan dengan merger di atas effectivity of the merger based on the
berdasarkan surat Ketua Bapepam-LK letter of the Chairman of Bapepam-LK
No. S-5968/BL/2007 tanggal 26 November No. S-5968/BL/2007 dated November 26,
2007 dan izin Bank Indonesia berdasarkan 2007 and the merger license from
Keputusan Gubernur Bank Indonesia Bank Indonesia based on the Decision
No. 9/67/KEP.GBI/2007 mengenai pernyataan of the Governor of Bank Indonesia
merger pada tanggal 18 Desember 2007. No. 9/67/KEP.GBI/2007 regarding merger
Keputusan Gubernur Bank Indonesia tersebut statement dated December 18, 2007. The
mulai berlaku sejak tanggal persetujuan effective date of the merger is based on
perubahan Anggaran Dasar PT Multicor Tbk approval for the changes in Articles of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Association of PT Bank Multicor Tbk by the
Manusia Republik Indonesia dengan surat Ministry of Laws and Human Rights of the
keputusan No. AHU-00982.AH.01.02 tanggal Republic of Indonesia in its Decision Letter
8 Januari 2008. No. AHU-00982.AH.01.02 dated January 8,
2008.
10
Page 299
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Kombinasi bisnis (lanjutan) b. Business combination (continued)
Tahun 2016 Year 2016
Pada tanggal 24 Juni 2016, Bank telah On June 24, 2016, the Bank signed a Sale
menandatangani Perjanjian Jual Beli (“SPA”) and Purchase Agreement (“SPA”) to acquire
untuk mengakuisisi PT Bank Antardaerah. PT Bank Antardaerah. The acquisition was
Akuisisi ini diselesaikan pada tanggal completed on June 24, 2016, with the Bank
24 Juni 2016, yang mana Bank mengakuisisi acquiring 100% of the issued shares of
100% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh PT Bank Antardaerah at a purchase price of
PT Bank Antardaerah dengan harga perolehan Rp517,913 resulting in goodwill amounting to
Rp517.913 dan terdapat goodwill sebesar Rp190,075 (Note 13).
Rp190.075 (Catatan 13).
Berdasarkan SPA tersebut, Bank memperoleh Based on the SPA, the Bank has control over
kendali atas PT Bank Antardaerah. Oleh PT Bank Antardaerah. Thus, since the
karena itu, laporan keuangan PT Bank completion date of the acquisition, PT Bank
Antardaerah dikonsolidasikan ke dalam laporan Antardaerah’s financial statements have
keuangan Bank sejak tanggal penyelesaian been consolidated into the Bank’s financial
akuisisi tersebut. statements.
Melalui surat Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Based on Financial Service Authority (“OJK”)
No. SR-100/D.03/2016 tanggal 13 Juni 2016, letter No. SR-100/D.03/2016 dated
Bank telah mendapatkan persetujuan atas June 13, 2016, the Bank has obtained
akuisisi PT Bank Antardaerah dari OJK. approval from OJK for the acquisition of
PT Bank Antardaerah.
Seiring dengan perkembangan dan strategi Along with the development and strategy
bisnis dalam kaitannya dengan perubahan business in relation to the changes in Bank’s
pemegang saham pengendali Bank, para controlling shareholders, the shareholders of
pemegang saham PT Bank Windu Kentjana PT Bank Windu Kentjana International Tbk
International Tbk dan PT Bank Antardaerah and PT Bank Antardaerah agreed to merge.
telah menyetujui untuk melakukan In this merger, PT Bank Windu Kentjana
penggabungan usaha (merger). Dalam International Tbk is "the Surviving Company"
penggabungan ini, PT Bank Windu Kentjana and PT Bank Antardaerah as "the Merged
International Tbk menjadi selaku “Perusahaan Company".
Yang Menerima Penggabungan” dan PT Bank
Antardaerah sebagai “Perusahaan yang akan
Bergabung”.
Bank telah mendapat pernyataan efektif The Bank has received the notice of
sehubungan dengan merger di atas effectivity of the merger based on the
berdasarkan persetujuan OJK melalui surat approval of OJK through letter
No. S-587/D.04/2016 tanggal 14 Oktober 2016. No. S-587/D.04/2016 dated October 14,
Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal 2016. The approval date for the changes in
persetujuan perubahan Anggaran Dasar Articles of Association of PT Bank Windu
PT Bank Windu Kentjana International Tbk oleh Kentjana International Tbk by the Ministry of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Laws and Human Rights of the Republic of
Republik Indonesia dengan surat Indonesia in its Decision Letter No. AHU-
keputusan No. AHU-0143387.AH.01.11 tanggal 0143387.AH.01.11 dated November 30,
30 November 2016. 2016.
Setelah merger, susunan kepemilikan After the merger, the Bank’s composition of
permodalan Bank tidak mengalami perubahan. shares ownership did not change.
11
Page 300
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Kombinasi bisnis (lanjutan) b. Business combination (continued)
Tahun 2016 (lanjutan) Year 2016 (continued)
Penggabungan usaha tersebut dicatat dengan The merger will be performed using the
metode penyatuan kepemilikan (pooling of pooling of interest method based on each
interest) berdasarkan nilai buku masing-masing entity’s book value.
Perusahaan.
c. Penawaran umum efek c. Public offering of the shares
Pada tanggal 20 Juni 2007, Bank memperoleh On June 20, 2007, the Bank obtained the
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas notice of effectivity from the Chairman of the
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Capital Market and Financial Institutions
(Bapepam-LK) melalui surat Supervisory Agency (Bapepam-LK) in his
No. S-3023/BL/2007 untuk penawaran umum letter No. S-3023/BL/2007 for the initial
perdana atas 300.000.000 lembar saham public offering of 300,000,000 shares with a
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per par value of Rp100 (full amount) per share
saham dengan harga penawaran sebesar and offering price of Rp200 per share. On
Rp200 per saham. Saham-saham Bank telah July 3, 2007, the Bank's shares were listed in
tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal the Indonesia Stock Exchange.
3 Juli 2007.
Pada tanggal 24 Juni 2010, Bank mengadakan On June 24, 2010, the Bank held an
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Shareholders'
untuk mengesahkan rencana Bank untuk Meeting to ratify the plan of the Bank to issue
melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I additional 1,014,630,713 shares with a par
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek value of Rp100 (full amount) per share
Terlebih Dahulu sejumlah 1.014.630.713 through Limited Public Offering I at an
lembar saham yang bernilai nominal Rp100 exercise price of Rp200 (full amount) per
(nilai penuh) per saham dengan harga share. The minutes of the Extraordinary
pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per Shareholders' Meeting were documented in
saham. Risalah Rapat Umum Pemegang Notarial Deed No. 187 dated June 24, 2010
Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
Akta No. 187 tanggal 24 Juni 2010 dari Eliwaty Jakarta.
Tjitra, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas I ini telah The Limited Public Offering I took effect upon
mendapat pernyataan efektif dari Ketua receipt from the Chairman of Bapepam-LK of
Bapepam-LK pada tanggal 24 Juni the notice of effectivity in his Decision Letter
2010 melalui Surat Keputusan No. S-5684/BL/ No. S-5684/BL/2010 on June 24, 2010. The
2010. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil proceeds from this Limited Public Offering I
Penawaran Umum Terbatas I ini adalah amounted to Rp202,926.
sebesar Rp202.926.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2012 June 28, 2012 which was notarised under
yang dibuat di hadapan akta Notaris Eliwaty notarial deed No. 171 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
Tjitra, S.H., No. 171, Bank telah melakukan the Bank offered Limited Public Offering II
Penawaran Umum Terbatas II dengan hak with Pre-emptive Rights of 525,962,624
Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah shares at par value of Rp100 (full amount)
525.962.624 lembar saham dengan nilai per share at exercise price of Rp200 (full
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dan amount) per share.
harga pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai
penuh) per saham.
12
Page 301
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas II ini, With this Limited Public Offering II, the
modal saham ditempatkan dan disetor penuh issued and fully paid-up share capital of the
menjadi sebesar Rp428.284 yang terdiri dari Bank became Rp428,284 representing
4.282.838.507 lembar saham. Penawaran 4,282,838,507 shares. The Limited Public
Umum Terbatas II Dengan Hak Memesan Efek Offering II with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the chairman of
pernyataan efektif dari ketua Bapepam-LK pada Bapepam-LK’s letter No. S-8057/BL/2012
tanggal 27 Juni 2012 melalui surat dated June 27, 2012.
No. S-8057/BL/2012.
Bank juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak The Bank also issued Warrant Series I
525.962.624 lembar dengan nilai nominal amounting to 525,962,624 warrants at par
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga value of Rp100 (full amount) per share at
penawaran sebesar Rp225 (nilai penuh) per offering price of Rp225 (full amount) per
saham, yang seluruhnya berjumlah Rp118.342 share, which in total amounting to
atas setiap saham baru yang diterbitkan Bank Rp118,342 at every new share issued by the
sehubungan dengan Penawaran Umum Bank related to the Limited Public Offering II.
Terbatas II.
Nilai wajar Waran Seri I pada saat waran The fair value of the Warrant Series I when
tersebut diterbitkan adalah sebesar Rp566 issued is Rp566 and presented as part of the
yang disajikan sebagai bagian dari tambahan additional paid-in capital. On July 18, 2013,
modal disetor. Pada tanggal 18 Juli 2013, October 2, 2013 and November 25, 2013,
2 Oktober 2013. dan 25 November 2013, 3 (three) Warrant Series I, 5.000 Warrant
masing-masing sebesar 3 Waran Seri I, 5.000 Series I and 280 Warrant Series I,
Waran Seri I dan 280 Waran Seri I respectively were converted into the Bank’s
dikonversikan menjadi saham Bank yang shares which exercised using an exercise
dilaksanakan dengan harga pelaksanaan price of Rp225 (full amount) per share, par
sebesar Rp225 (nilai penuh) per saham, nilai value of Rp100 (full amount) per share.
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp105,192 with the
Rp105.192 dengan biaya emisi sebesar issuance cost amounting to Rp1,242.
Rp1.242.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders’ Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 19 November November 19, 2013 which was notarised
2013 yang diaktakan dengan akta notaris under notarial deed No. 121 of Eliwaty Tjitra,
Eliwaty Tjitra, S.H., No. 121, Bank telah S.H., the Bank offered Limited Public
melakukan Penawaran Umum Terbatas III Offering III with Pre-emptive Rights of
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 1,627,480,640 shares at par value of Rp100
seluruhnya 1.627.480.640 lembar saham (full amount) per share at offering price of
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per Rp125 (full amount) per share.
saham dan harga penawaran sebesar Rp125
(nilai penuh) per saham.
13
Page 302
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital of the Bank
sebesar Rp519.032 yang terdiri dari became Rp519,032 representing
5.910.324.430 lembar saham. Penawaran 5,910,324,430 shares. The Limited Public
Umum Terbatas III Dengan Hak Memesan Efek Offering III with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the OJK Commissioner
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Board’s letter No. S-368/D.04/2013 dated
pada tanggal 19 November 2013 melalui surat November 19, 2013.
No. S-368/D.04/2013.
Bank juga menerbitkan Waran Seri II sebanyak Bank also issued Warrant Series II with total
813.740.320 lembar dengan nilai nominal number of 813,740,320 warrants at par value
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga of Rp100 (full amount) per share at offering
penawaran sebesar Rp190 (nilai penuh) per price of Rp190 (full amount) per share, which
saham, yang seluruhnya berjumlah Rp154.611, in total amounted to Rp154,611, for every
atas setiap saham baru yang diterbitkan Bank new share issued by the Bank related to the
sehubungan dengan Penawaran Umum Limited Public Offering III. The fair value of
Terbatas III. Nilai wajar Waran Seri II pada saat the Warrant Series II when issued amounted
waran tersebut diterbitkan adalah sebesar to Rp1,094 and presented as part of the
Rp1.094 yang disajikan sebagai bagian dari additional paid-in capital.
tambahan modal disetor.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp203,435, with
Rp203.435, dengan biaya emisi sebesar issuance cost of Rp2,027.
Rp2.027.
Sehubungan dengan penerbitan saham baru With this issuance of new shares through
melalui Penawaran Umum Terbatas III, maka Limited Public Offering III, there is an
terdapat penyesuaian jumlah dan harga adjustment of amount and offering price of
konversi Waran Seri I sebagai berikut: Warrant Series I:
i. Jumlah Waran Seri I yang beredar i. Changes in amount of Warrant Series I
mengalami penyesuaian dari 525.962.624 from the amount of 525,962,624 to the
menjadi 592.580.297 lembar. amount of 592,580,297 warrants.
ii. Harga Pelaksanaan Waran Seri I ii. Changes in offering price of Warrant
mengalami penyesuaian dari Rp225 Series I from offering price of Rp225 to
menjadi Rp200 (nilai penuh) per saham. the offering price of Rp200 (full amount)
per share.
Pada tanggal 21 Mei dan 9 Juni 2014, masing- On May 21 and June 9, 2014, 60,000
masing sebesar 60.000 Waran Seri I dan Warrants Series I and 510,000 Warrants
510.000 Waran Seri I dikonversikan menjadi Series I, respectively were converted into the
saham Bank yang dilaksanakan dengan harga Bank’s shares which were exercised using
pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per an exercise price of Rp200 (full amount) per
saham, atau nilai nominal Rp100 (nilai penuh) share, or par value of Rp100 (full amount)
per saham. per share.
14
Page 303
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2015, masing-masing 587.404.171 Waran Seri December 31, 2015, 587,404,171 Warrants
I dan 37.987.934 Waran Seri II dikonversikan Series I and 37,987,934 Warrants Series II,
menjadi saham Bank yang dilaksanakan respectively are converted into the Bank’s
dengan harga pelaksanaan masing-masing shares which were exercised using exercise
sebesar Rp200 (nilai penuh) per saham untuk price of Rp200 (full amount) per share for
Waran Seri I dan Rp190 (nilai penuh) per Warrant Series I and Rp190 (full amount) per
saham untuk Waran Seri II. Keduanya share for Warrant Series II. Both warrants
menggunakan nilai nominal Rp100 (nilai penuh were using par value of Rp100 (full amount)
per saham). per share.
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
menjadi saham Bank yang dilaksanakan Series II, respectively were converted into
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190 the Bank’s shares which were exercised
(nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II using exercise price of Rp190 (full amount)
menggunakan nilai nominal Rp100 (nilai per share for Warrant Series II using par
penuh) per saham. value of Rp100 (full amount) per share.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 24 Februari February 24, 2016 which was notarised
2016 dan tertuang dalam Akta Pernyataan under notarial deed No. 69 dated August 25,
Keputusan Rapat PT Bank Windu Kentjana 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H., the Bank offered
International Tbk No. 69 tanggal 25 Agustus Limited Public Offering IV with Pre-emptive
2016 yang dibuat di hadapan notaris Eliwaty Rights of 10,083,519,837 shares at par value
Tjitra, S.H., Bank telah melakukan Penawaran of Rp100 (full amount) per share at offering
Umum Terbatas IV dengan Hak Memesan Efek price of Rp100 (full amount) per share.
Terlebih Dahulu seluruhnya 10.083.519.837
lembar saham dengan nilai nominal sebesar
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga
penawaran sebesar Rp100 (nilai penuh) per
saham.
Setiap pemegang saham yang memiliki 100 Every shareholder which holds 100 shares,
lembar saham, yang namanya tercatat dalam whose name was recorded in List of Bank’s
Daftar Pemegang Saham Bank mempunyai Shareholders that has Pre-emptive Right of
154 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 154 shares in which 1 Pre-emptive Right
(HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD enables the holder to buy 1 newly issued
memberikan hak kepada pemegangnya untuk ordinary share, has to pay fully on
membeli sebanyak 1 (satu) lembar saham reservation of Pre-emptive Right at the same
biasa yang baru diterbitkan, harus membayar price with exercise price amounting to Rp100
penuh pada saat mengajukan pemesanan (full amount) for every ordinary share.
pelaksanaan HMETD pada harga yang sama
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100
(nilai penuh) setiap saham.
15
Page 304
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Sehubungan dengan Penawaran Umum Related to Limited Public Offering IV, the
Terbatas IV ini, telah ditandatangani perjanjian Sale Purchase Agreement has been signed
jual beli (SPA) dimana Johnny Wiraatmadja in which Johnny Wiraatmadja as the Bank’s
sebagai pemegang saham pengendali Bank majority shareholder will hand over his Pre-
akan menyerahkan HMETD yang menjadi emptive Right in Limited Public Offering IV to
haknya dalam Penawaran Umum Terbatas IV China Construction Bank (CCB) to
ini kepada China Construction Bank (CCB) eventually be converted by CCB as newly
untuk kemudian HMETD akan dilaksanakan issued shares. CCB will then own not less
oleh CCB untuk menjadi saham baru Bank. than 51% of the Bank’s authorised and
Selanjutnya, CCB akan memiliki saham Bank issued shares after Limited Public Offering IV
tidak kurang dari 51% dari jumlah seluruh has been held.
saham yang ditempatkan dan disetor penuh
setelah Penawaran Umum Terbatas IV
dilaksanakan.
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital of the Bank
sebesar Rp1.663.126 yang terdiri dari became Rp1,663,126 representing
16.631.260.145 lembar saham. Penawaran 16,631,260,145 shares. The Limited Public
Umum Terbatas IV Dengan Hak Memesan Efek Offering IV with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the OJK Commissioner
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Board’s letter No. S-311/D.04/2016 dated
pada tanggal 22 Juni 2016 melalui surat June 22, 2016.
No. S-311/D.04/2016.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp1,663,126, with
Rp1.663.126 dengan biaya emisi sebesar issuance cost of Rp42,351.
Rp42.351.
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
menjadi saham Bank yang dilaksanakan Series II were converted into the Bank’s
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190 shares which were exercised using exercise
(nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II price of Rp190 (full amount) per share for
menggunakan nilai nominal sebesar Rp100 Warrant Series II using par value of Rp100
(nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
16
Page 305
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank telah On October 11, 2019, the Bank has obtained
memperoleh persetujuan pemegang saham the approval of the Bank's shareholders for
Bank atas rencana Penawaran Umum Terbatas the Limited Public Offering V plan as
V sebagaimana ternyata dalam Akta Berita evidenced in the Deed of Minutes of
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Extraordinary General Meeting of
Biasa no.35 tanggal 11 Oktober 2019 yang Shareholders no.35 dated October 11, 2019
telah dilaporkan kepada OJK sebagaimana which has been reported to OJK as
dibuktikan berdasarkan tanda terima OJK evidenced by OJK's receipt No. dated
No.081322 tertanggal 18 Oktober 2019 dibuat October 18, 2019 made before Eliwaty Tjitra
di hadapan Eliwaty Tjitra S.H, Notaris di Jakarta SH, Notary in Jakarta where at point b the
di mana pada poin b para pemegang saham shareholders of the Bank decided to approve
Bank memutuskan untuk menyetujui rencana the Bank's plan to conduct a Limited Public
Bank untuk melakukan Penawaran Umum Offering by issuing a maximum of
Terbatas dengan mengeluarkan sebanyak- 32,000,000,000 (thirty two billion) new
banyaknya 32.000.000.000 (tiga puluh dua shares to the shareholders of the Bank by
miliar) saham baru kepada para pemegang issuing Pre-emptive Rights (HMETD).
saham Bank dengan menerbitkan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Sehubungan dengan Penawaran Umum In connection with this Limited Public
Terbatas V ini, Bank menawarkan sebanyak Offering V, the Bank offers 21,288,269,763
21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua ratus (twenty-one billion two hundred and eighty-
delapan puluh delapan juta dua ratus enam eight million two hundred and sixty-nine
puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga) thousand seven hundred and sixty-three)
Saham Baru atas nama dengan nilai nominal New Shares on behalf of a par value of
Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham yang Rp100 (one hundred Rupiah) per share
merupakan 56,14% dari jumlah saham Bank which represents 56.14% of the total shares
yang telah beredar setelah PUT V. of the Bank that have been outstanding after
Limited Public Offering V.
Setiap pemegang 100 (seratus) Saham Lama Each holder of 100 (one hundred) Old Bank
Bank berhak atas 128 (seratus dua puluh Shares is entitled to 128 (one hundred and
delapan) HMETD dimana 1 (satu) HMETD twenty eight) Pre-emptive Rights in which 1
berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru (one) HMETD is entitled to purchase 1 (one)
dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp150 New Share at an Exercise Price of Rp150
(seratus lima puluh Rupiah) per saham. (one hundred and fifty Rupiah) per share.
17
Page 306
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital amounted to
sebesar Rp3.791.973 yang terdiri dari Rp3,791,973 consisting of 37,919,730,514
37.919.730.514 lembar saham. Penawaran shares. Limited Public Offering V with Pre-
Umum Terbatas V dengan Hak Memesan Efek emptive Rights has obtained an effective
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh statement from the OJK Board of
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Commissioners on June 16, 2020 through
pada tanggal 16 Juni 2020 melalui surat letter No. S-162/D.04/2020.
No. S-162/D.04/2020.
China Construction Bank Corporation (CCB China Construction Bank Corporation (CCB
Corp) adalah Pemegang Saham Utama Bank. Corp) is the Bank's Main Shareholder. At the
Pada saat Penawaran Umum Terbatas V time PUT V was implemented, CCB Corp.
dilaksanakan, CCB Corp memiliki owned 9,978,756,012 (nine billion nine
9.978.756.012 (sembilan miliar sembilan ratus hundred and seventy-eight million seven
tujuh puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh hundred and fifty-six thousand twelve)
enam ribu dua belas) saham dalam Bank. CCB shares in the Bank. CCB Corp. has
Corp telah melaksanakan seluruh haknya exercised all of its rights in accordance with
sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya its shareholding in the Bank.
dalam Bank.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The amount of funds obtained from the
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Limited Public Offering amounted to
Rp3.193.240 dengan biaya emisi sebesar Rp3,193,240 with an emission fee of
Rp35.383. Hasil emisi Penawaran Umum Rp35,383. Limited Public Offering V
Terbatas V mencapai 100% (seratus persen) emissions reached 100% (one hundred
dari target dana yang direncanakan. percent) of the planned fund target.
Setelah pelaksanaan Penawaran Umum After the implementation of Limited Public
Terbatas V, jumlah saham yang telah Offering V, the number of fully issued and
ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah paid-up shares is 37,919,730,514 (thirty-
sebanyak 37.919.730.514 (tiga puluh tujuh seven billion nine hundred and nineteen
miliar sembilan ratus sembilan belas juta tujuh million seven hundred and thirty thousand
ratus tiga puluh ribu lima ratus empat belas) five hundred and fourteen) shares, which
saham, telah dicatatkan pada Bursa Efek were listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the
masing-masing total saham yang telah Bank’s fully issued and paid-up shares is
ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah 37,919,730,514 and 37,919,730,514,
sebanyak 37.919.730.514 dan 37.919.730.514 respectively, which were listed on the
lembar saham, telah dicatatkan pada Bursa Indonesia Stock Exchange (Note 25).
Efek Indonesia (Catatan 25).
18
Page 307
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan d. The Board of Commissioners, the Board
of Directors, and employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Bank’s Board of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Commissioners and the board of Directors as
adalah sebagai berikut: of December 31, 2023 and 2022 are as
follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Sun Jianzheng Sun Jianzheng President Commissioner
Komisaris Qi Jiangong Qi Jiangong Commissioner
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan Independent Commissioner
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama You Wennan You Wennan President Director
Direktur Corporate and Corporate and International
International Banking Zhu Yong Zhu Yong Banking Director
Direktur Keuangan Chandra N.T. Siagian Chandra N.T. Siagian Finance Director
Direktur Operasional Junianto Junianto Operational Director
Direktur Commercial and Commercial and Retail
Retail Banking Setiawati Samahita Setiawati Samahita Banking Director
Direktur Kepatuhan Agresius R. Kadiaman Agresius R. Kadiaman Compliance Director
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the total
jumlah karyawan Bank (termasuk karyawan number of the Bank’s employees (including
kontrak) masing-masing sebanyak 1.183 dan contract employees) are 1,183 and 1,203
1.203 orang (tidak diaudit). employees, respectively (unaudited).
e. Komite Audit e. Audit Committee
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the
susunan Komite Audit adalah sebagai berikut: composition of the Audit Committee are as
follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Ketua Mohamad Hasan Mohamad Hasan Chairman
Anggota Mohamad Hassan Mohamad Hassan Member
Anggota - Mulyadi Member
Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai The establishment of the Bank’s Audit
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Committee is in compliance Regulation of
(“POJK”) No. 55/POJK.04/2015. Financial Services Authority (“POJK”)
No. 55/POJK.04/2015.
19
Page 308
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Sekretaris Perusahaan f. Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan Bank pada tanggal The Bank’s Corporate Secretary as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah Andreas December 31, 2023 and 2022 is Andreas
Herman Basuki. Herman Basuki.
g. Satuan Kerja Audit Internal g. Internal Audit
31 Desember/December 31
2023 2022
Kepala Satuan Kerja Audit
Internal Rita Fitria Erwin Ruchiawan Head of Internal Audit
Pada tanggal 31 Desember 2023 Kepala As of December 31, 2023 The Head of
Satuan Kerja Audit Internal adalah Rita Fitria Internal Audit, Rita Fitria replace the position
menggantikan posisi Pejabat Sementara Erwin of previous temporary Head of Internal Audit
Ruchiawan. Erwin Ruchiawan.
h. Komite Pemantau Risiko h. Risk Monitoring Committee
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the
susunan Komite Pemantau Risiko adalah composition of the Risk Monitoring
sebagai berikut: Committee are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Ketua Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Chairman
Anggota Mohamad Hassan Mohamad Hassan Member
Anggota Mohammad Sumarsono Mohammad Sumarsono Member
i. Komite Remunerasi dan Nominasi i. Remuneration and Nomination
Committee
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the
susunan Komite Remunerasi dan Nominasi composition of the Remuneration and
adalah sebagai berikut: Nomination Committee are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Ketua Mohamad Hasan Mohamad Hasan Chairman
Anggota Qi Jiangong Qi Jiangong Member
Anggota Irwan Ignatius Bonto Irwan Ignatius Bonto Member
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES
Manajemen Bank bertanggung jawab penuh The management of the Bank is fully responsible
terhadap penyajian laporan keuangan terlampir for the preparation of the accompanying financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan statements which were completed and
oleh Direksi pada tanggal 2 Februari 2024. authorised for issuance by the Board of Directors
on February 2, 2024.
20
Page 309
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies applied
secara konsisten untuk tahun yang berakhir pada consistently in preparing the financial statements
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dalam of the Bank for the year ended December 31,
penyusunan laporan keuangan Bank adalah 2023 and 2022 are as follows:
sebagai berikut:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan The financial statements have been
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di prepared and presented in accordance with
Indonesia. yang mencakup Pernyataan dan the Indonesian Financial Accounting
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standards including Statements and
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Interpretations issued by the Board of
Indonesia (“DSAK-IAI”) dan peraturan Financial Accounting Standards of the
Bapepam-LK No. VIII.G.7, Lampiran Keputusan Indonesian Institute of Accountants
Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 (“DSAK-IAI”) and Bapepam-LK’s regulation
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan No. VIII G.7, Appendix of the Decision of the
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Chairman of Bapepam-LK No. KEP-
Perusahaan Publik”. 347/BL/2012 dated June 25, 2012 regarding
“Guidelines on Financial Statements
Presentations and Disclosures for Issuers or
Public Companies”.
Laporan keuangan disusun berdasarkan basis The financial statements have been prepared
akrual dengan menggunakan konsep nilai on accrual basis under the historical cost
historis, kecuali untuk revaluasi aset tetap dan convention, except for the revaluation of fixed
jika standar akuntansi mensyaratkan assets and where accounting standards
pengukuran nilai wajar. require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung yang based on the modified direct method by
dimodifikasi dengan mengelompokkan arus kas classifying cash flows on the basis of
ke dalam aktivitas operasi, investasi dan operating, investing and financing activities.
pendanaan.
Untuk tujuan penyajian laporan arus kas, kas For the purpose of presentation of the
dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank statements of cash flows, cash and cash
Indonesia, giro pada bank lain, penempatan equivalents consist of cash, current accounts
pada Bank Indonesia dan bank lain yang jatuh with Bank Indonesia, current accounts with
tempo dalam waktu tiga bulan sejak tanggal other banks, placements with Bank Indonesia
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai and other banks that mature within three
jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya. months from the date of acquisition, as long
as they are neither being pledged as
collateral nor restricted.
Bank telah menetapkan mata uang fungsional The Bank has determined that its functional
dan penyajian adalah mata uang Rupiah. and presentation currency is Rupiah. Figures
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini in the financial statements are rounded to and
dibulatkan menjadi dan dinyatakan dalam stated in millions of Rupiah, unless otherwise
jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain. specified.
21
Page 310
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial
(lanjutan) statements (continued)
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial
mengharuskan penggunaan estimasi dan Accounting Standards requires the use of
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan certain critical accounting estimates and
manajemen untuk membuat pertimbangan assumptions. It also requires management to
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi exercise its judgment in the process of
Bank. Area yang kompleks atau memerlukan applying the Bank’s accounting policies. The
tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau areas involving a higher degree of judgment
area di mana asumsi dan estimasi dapat or complexity, or areas where assumptions
berdampak signifikan terhadap laporan and estimates are significant to the financial
keuangan diungkapkan di Catatan 3, kecuali statements are disclosed in Note 3, except as
dinyatakan dibawah ini. Kebijakan akuntansi described below. The accounting policies
telah diterapkan secara konsisten pada laporan applied are consistent with the annual
keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir financial statements for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, December 31, 2023 and 2022, which confirm
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi to the Statements of Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (PSAK). Standards (SFAS).
b. Perubahan pada pernyataan standar b. Changes to the statements of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and interpretations
pernyataan standar akuntansi keuangan of statement of financial accounting
standards
Penerapan dari standar dan interpretasi baru The adoption of these new and revised
berikut sejak 1 Januari 2023, tidak standards and interpretation since
menimbulkan perubahan substansial terhadap January 1, 2023 did not result in substansial
kebijakan akuntansi Bank dan tidak berdampak changes to Bank’s accounting policies and
material terhadap jumlah yang dilaporkan pada had no material effect on the amounts
periode berjalan atau tahun sebelumnya: reported for the current or prior financial
period/years:
- Amendemen PSAK No. 1, ”Penyajian - Amendement of SFAS No. 1,
Laporan Keuangan” tentang “Presentation of Financial Statements”
pengungkapan kebijakan akuntansi yang regarding disclosure of accounting
mengubah istilah ”signifikan” menjadi policies that chnage the term
”material” dan memberi penjelasan “significant” to “material” and provide
mengenai kebijakan akuntansi material” explanations of material accounting
policies
- Amandemen PSAK No. 1, ”Penyajian - Amendement of SFAS No. 1
Laporan Keuangan” tentang klasifikasi “Presentation of Financial Statements”
liabilitas regarding classification of liabilities
- Amandemen PSAK No. 25 “Kebijakan - Amendments of SFAS No. 25,
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntasi, “Accounting Policies, Changes in
dan Kesalahan” tentang definisi “estimasi Accounting Estimates and Errors”
akuntansi” dan penjelasannya regarding definition of “accounting
estimates” and their explanations
- Amandemen PSAK No. 16, “Aset Tetap” - Amendment of SFAS No. 16, “Fixed
tentang hasil sebelum penggunaan yang Assets” regarding proceeds before
diintensikan intended use
22
Page 311
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan pada pernyataan standar b. Changes to the statements of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and interpretations
pernyataan standar akuntansi keuangan of statement of financial accounting
(lanjutan) standards (continued)
- Amandemen PSAK No. 46, “Pajak - Amendment of SFAS No. 46, “Income
Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan Tax” on Deffered Tax related to Assets
terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dai and Liabilities arising from a Single
Transaksi Tunggal yang diadopsi dari Transaction which adopted from
Amandemen IAS 12 Income Taxes tentang Amended IAS 12 Income Taxes on
Deffered Tax related to Assets and Deferred Tax related to Assets and
Liabilities arising from a Single Transaction Liabilities arising from a Single
Transaction
- Amandemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait - Amendments of SFAS No. 73, “Leases”
liabilitas sewa pada transaksi jual dan regarding lease liabilities in sale-and-
sewa-balik lease back transaction
c. Kombinasi bisnis c. Business combination
Metode akuisisi Acquisition method
Bank menerapkan metode akuisisi untuk The Bank applies the acquisition method to
mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang account for business combinations. The
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak consideration transferred for the acquisition
adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, of a subsidiary is the fair value of the assets
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak transferred, the liabilities incurred to the
yang diakusisi sebelumnya, dan kepentingan former owners of the acquiree, and the
ekuitas yang diterbitkan oleh Bank. Imbalan equity interests issued by the Bank. The
yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau consideration transferred includes the fair
liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan value of any asset or liability resulting from a
kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh contingent consideration arrangement.
dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang Identifiable assets acquired and liabilities
diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis and contingent liabilities assumed in a
diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada business combination are measured initially
tanggal akuisisi. at their fair values at the acquisition date.
Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak Any contingent consideration to be
pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal transferred by the acquirer will be recognised
akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan at fair value at the acquisition date.
kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang Subsequent changes to the fair value of the
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas contingent consideration which is deemed to
akan diakui sebagai laba rugi sesuai dengan be an asset or liability will be recognised in
PSAK 55. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, accordance with SFAS 55 either in profit or
imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan loss. If the contingent consideration is
penyelesaian selanjutnya diperhitungkan classified as equity, it should not be
dalam ekuitas. remeasured until it is finally settled within
equity.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur At acquisition date, goodwill is initially
pada harga perolehan yang merupakan selisih measured at cost being the excess of the
lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan aggregate of the consideration transferred
dan total setiap Kepentingan Non-pengendali and the amount recognised for Non-
(KNP) atas selisih total dari aset teridentifikasi controlling Interest (NCI) over the net
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. identifiable assets acquired and liabilities
Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar assumed. If this consideration is lower than
aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih the fair value of the net assets of the
tersebut diakui sebagai laba rugi. subsidiary acquired, the difference is
recognised in profit or loss.
23
Page 312
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Kombinasi bisnis (lanjutan) c. Business combination (continued)
Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill Goodwill impairment reviews are
dilakukan setahun sekali atau dapat lebih undertaken annually or more frequently if
sering apabila terdapat peristiwa atau events or changes in circumstances indicate
perubahan keadaan yang mengindikasikan a potential impairment. Goodwill is carried at
adanya potensi penurunan nilai. Goodwill cost less impairment losses.
dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi
kerugian penurunan nilai.
Untuk pengujian penurunan nilai, goodwill yang For the purpose of impairment testing,
diperoleh dalam kombinasi bisnis dialokasikan goodwill acquired in a business combination
pada setiap unit penghasil kas atau kelompok is allocated to each of the cash-generating
unit penghasil kas, yang diharapkan dapat units (“CGU”) or groups of CGUs, that is
memberikan manfaat dari sinergi kombinasi expected to benefit from the synergies of the
bisnis tersebut. Setiap unit atau kelompok unit combination. Each unit or group of units to
yang memperoleh alokasi goodwill merupakan which the goodwill is allocated represents
tingkat terendah dalam entitas yang goodwill- the lowest level within the entity at which the
nya dipantau untuk tujuan manajemen internal. goodwill is monitored for internal
Goodwill dipantau pada level segmen operasi. management purposes. Goodwill is
monitored at the operating segment level.
Metode penyatuan kepemilikan Pooling of interest method
Transaksi integrasi usaha dan operasi antara Business integration transaction and
PT Bank Windu Kentjana International Tbk dan operation between PT Bank Windu Kentjana
PT Bank Antardaerah (Catatan 1b) merupakan International Tbk and PT Bank Antardaerah
transaksi kombinasi bisnis entitas (Note 1b) is a business combination under
sepengendali. Transaksi kombinasi bisnis common control transaction. Business
antar entitas sepengendali berupa pengalihan combination transaction between entities
bisnis termasuk aset maupun liabilitas terkait under common control in form of business
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang transfer including the related assets and
berada dalam suatu kelompok yang sama liabilities in the event of reorganisation of
bukan merupakan perubahan kepemilikan entities under the same group does not
dalam arti substansi ekonomi. Berdasarkan consitute change in ownership by economic
PSAK 38 “Kombinasi Bisnis Entitas substance definition. According to SFAS 38
Sepengendali”, transaksi tersebut diakui pada “Business Combination of Entities Under
jumlah tercatat berdasarkan metode Common Control”, such transaction is
penyatuan kepemilikan. recognised at carrying value under pooling of
interest method.
24
Page 313
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
Bank menerapkan PSAK No. 71 “Instrumen The Bank has applied SFAS No. 71
Keuangan”, PSAK No. 60, “Instrumen “Financial Instrumens” SFAS No. 60,
Keuangan: Pengungkapan”, dan PSAK 68, “Financial Instruments: Disclosures”, and
“Pengukuran Nilai Wajar”. SFAS No. 68, “Fair Value Measurement”.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro The Bank’s financial assets consist of
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, cash, current accounts with Bank
penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia, current accounts with other
bank lain. Efek-efek terdiri dari efek-efek banks, placements with Bank Indonesia
yang dibeli dengan janji dijual kembali and other banks, marketable securities,
(reverse repo), tagihan derivatif, kredit securities purchased under agreements
yang diberikan, efek-efek yang dijual to resale (reverse repo), derivative
dengan janji dibeli kembali, pendapatan receivables, loans, securities sold under
bunga yang masih akan diterima, dan aset repurchase agreements, interest
lain-lain. receivables and other assets.
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari The Bank’s financial liabilities consist of
liabilitas segera, simpanan dari nasabah, obligation due immediately, deposits
simpanan dari bank lain, liabilitas atas from customers, deposits from other
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli banks, liabilities on securities sold under
kembali, liabilitas derivatif, liabilitas agreements to repurchase, derivative
akseptasi, bunga yang masih harus payables, acceptance payables, interest
dibayar, surat berharga subordinasi dan payables, subordinated securities and
liabilitas lain-lain. other liabilities.
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets that are measured
wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain; comprehensive income;
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at
perolehan diamortisasi. amortized cost.
25
Page 314
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model - Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flow (“hold to
(“hold to collect”); dan collect”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the
keuangan tersebut memberikan hak financial assets provide rights on a
pada tanggal tertentu atas arus kas certain date for cash flow obtained
yang diperoleh semata dari solely from payment of principal and
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) interest (SPPI) on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount owed.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain jika value through other comprehensive
memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model - Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flow and sell
menjual aset keuangan (“hold to collect financial assets (“hold to collect and
and sell”); dan sell”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi kriteria financial assets meet the SPPI
SPPI. criteria.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading
ekuitas yang bukan dimiliki untuk at fair value through other
diperdagangkan pada nilai wajar melalui comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
26
Page 315
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet
memenuhi persyaratan untuk the requirements to be classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan financial assets measured at amortized
diukur pada biaya perolehan diamortisasi cost or fair value through other
atau nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income are classified as
komprehensif lain diklasifikasikan sebagai measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. loss.
Saat pengakuan awal Bank dapat At initial recognition, the Bank can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortized cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai through other comprehensive income at
wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through profit or loss, if the
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, determination eliminates or materially
apabila penetapan tersebut mengeliminasi reduces the measurement or
atau secara material mengurangi recognition inconsistencies (sometimes
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan referred to as "accounting mismatch").
(kadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
Penilaian model bisnis Business models evaluation
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok aset level that reflects how groups of financial
keuangan dikelola bersama-sama untuk assets are managed together to achieve
mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not
pada hal-hal berikut: limited to the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis - How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki dalam model and financial assets held in the
model bisnis dievaluasi dan dilaporkan business model are evaluated and
kepada personil manajemen kunci reported to the Bank's key
Bank; management personnel;
27
Page 316
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business models evaluation
(continued)
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not
pada hal-hal berikut: (lanjutan) limited to the following: (continued)
- Apakah risiko yang memengaruhi - What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk aset the business model (including
keuangan yang dimiliki dalam model financial assets held in the business
bisnis) dan khususnya bagaimana cara model) and specifically how the
aset keuangan tersebut dikelola; dan financial assets are managed; and
- Bagaimana penilaian kinerja pengelola - How to evaluate the performance of
aset keuangan (sebagai contoh, managers of financial assets (for
apakah penilaian kinerja berdasarkan example, whether performance
nilai wajar dari aset yang dikelola atau appraisals are based on the fair value
arus kas kontraktual yang diperoleh). of the assets being managed or the
contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading and
diperdagangkan dan penilaian kinerja which performance appraisals based on
berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai fair value are measured at fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorized under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai designated as effective hedging
efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this evaluation,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset principal is defined as the fair value of
keuangan pada saat pengakuan awal. financial assets at initial recognition.
Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk Interest is defined as compensation for
nilai waktu atas uang dan risiko kredit the time value of money and credit risk
terkait jumlah pokok terutang pada periode in relation to the principal amount owed
waktu tertentu dan juga risiko dan biaya over a certain period of time and also the
peminjaman standar, serta marjin laba. risk and standard borrowing costs, as
well as profit margins.
28
Page 317
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI) (lanjutan) (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash
yang diperoleh semata dari pembayaran flows obtained solely from principal and
pokok dan bunga dilakukan dengan interest payments is made by
mempertimbangkan persyaratan considering contractual terms, including
kontraktual, termasuk apakah aset whether financial assets contain
keuangan mengandung persyaratan contractual terms that can change the
kontraktual yang dapat mengubah waktu timing or amount of contractual cash
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam flows. In assessing, the Bank considers:
melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus kas the timing or amount of contractual
kontraktual; cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Persyaratan pembayaran di muka dan - Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
- Persyaratan mengenai klaim yang - Requirements regarding limited
terbatas atas arus kas yang berasal dari claims for cash flows from specific
aset spesifik; dan assets; and
- Fitur yang dapat mengubah nilai waktu - Features that can change the time
dari elemen uang. value of the money element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada saat following categories at initial recognition:
pengakuan awal:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada - Financial liabilities at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi, through profit or loss, which has 2
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, (two) sub-classifications, i.e., those
yaitu liabilitas keuangan yang designated as such upon initial
ditetapkan demikian pada saat recognition and those classified as
pengakuan awal dan liabilitas held for trading;
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain yang tidak - Other financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit or loss are
melalui laba rugi dikategorikan dan categorized and measured at
diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
29
Page 318
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK No. 71: classification of the Bank based on
SFAS No. 71:
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK No. 71/
Financial instruments Category as defined by SFAS No. 71
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Kas/Cash
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Giro pada Bank Indonesia/
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with Bank
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Indonesia
Giro pada bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with other banks yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Placements with Bank Indonesia and yangdiamortisasi/Financial assets at amortized cost
other banks
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Aset keuangan/ penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
Financial assets value through other comprehensive income
Tagihan akseptasi/Acceptance Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
receivables yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Tagihan atas efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
kembali/Receivables on securities yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
purchased with agreements to resell
Kredit yang diberikan/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Loans yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Pendapatan bunga yang masih Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
akan diterima/Interest receivables yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset lain-lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Other assets yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
30
Page 319
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK No. 71: (lanjutan) classification of the Bank based on
SFAS No. 71: (continued)
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK No. 71/
Financial instruments Category as defined by SFAS No. 71
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas segera/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Obligation due immediately
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
Liabilitas derivatif/ melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value
Derivative payables through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas akseptasi/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Acceptance payables
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Simpanan dari nasabah/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Deposits from customers
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas keuangan/ Simpanan dari bank lain/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Financial liabilities Deposits from other banks
cost
Liabilitas atas efek-efek yang dijual
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
dengan janji dibeli kembali/Liabilities
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
on securities sold under repurchase
cost
agreements
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Bunga yang masih harus
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
dibayar/Interest payables
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Surat berharga subordinasi/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Subordinated securities
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas lain-lain/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Other liabilities
cost
31
Page 320
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
Aset dan liabilitas keuangan pada awalnya Financial assets and liabilities are initially
diukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset recognized at fair value. For those
atau liabilitas keuangan tidak financial assets or liabilities not classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through profit or loss, the fair
laba rugi, nilai wajar tersebut value is added/deducted with directly
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang attributable transaction costs to the
dapat diatribusikan secara langsung issuance of financial assets or liabilities.
dengan perolehan atau penerbitan aset
atau liabilitas keuangan.
Bank pada pengakuan awal dapat The Bank upon initial recognition may
menetapkan aset dan keuangan liabilitas designate certain financial assets and
tertentu sebagai nilai wajar melalui laba liabilities at fair value through profit or
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat loss (fair value option). The fair value
digunakan hanya bila memenuhi ketetapan option is only applied when the following
sebagai berikut: conditions are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar - The application of the fair value
mengurangi atau mengeliminasi option reduces or eliminates an
inkonsistensi pengukuran dan accounting mismatch that would
pengakuan (accounting mismatch) yang otherwise arise; or
dapat timbul; atau
- Aset dan liabilitas keuangan merupakan - The financial assets and liabilities are
bagian dari portofolio instrumen part of a portfolio of financial
keuangan yang risikonya dikelola dan instruments, the risks of which are
dilaporkan kepada manajemen kunci managed and reported to key
berdasarkan nilai wajar; atau management on a fair value basis; or
- Aset dan liabilitas keuangan terdiri dari - The financial assets and liabilities
kontrak utama dan derivatif melekat consist of a host contract and an
yang harus dipisahkan tetapi tidak embedded derivative that must be
dapat mengukur derivatif melekat bifurcated but are unable to measure
secara terpisah. the embedded derivative separately.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through
keuangan yang diukur pada nilai wajar other comprehensive income and
melalui penghasilan komprehensif lain dan financial assets and liabilities at fair value
aset dan liabilitas keuangan yang diukur through profit or loss are measured at fair
pada nilai wajar melalui laba rugi diukur value.
pada nilai wajarnya.
32
Page 321
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan kelompok biaya perolehan Financial assets classified as amortized
diamortisasi dan liabilitas keuangan cost and other financial liabilities are
lainnya diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate method.
metode suku bunga efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognised
pengakuannya jika: when:
Hak kontraktual atas arus kas The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
Bank telah mentransfer haknya The Bank has transferred its
untuk menerima arus kas yang rights to receive cash flows from
berasal dari aset keuangan atau the financial assets or have
menanggung kewajiban untuk assumed an obligation to pay the
membayarkan arus kas yang cash flows in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under a
tanpa penundaan berarti kepada “pass through arrangement”; and
pihak ketiga di bawah
kesepakatan pelepasan (pass
through arrangement); dan
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognised
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished i.e., when
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas the liabilities stated in the contract are
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled or has expired.
dilepaskan, dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms or
keadaan yang secara substansial the terms of an existing liability are
berbeda atau berdasarkan suatu substantially modified, such an
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi yang the recognition of a new liability, and the
diperlakukan sebagai penghentian difference in the respective carrying
pengakuan liabilitas awal, dan amounts is recognised in the statement
pengakuan liabilitas baru dan of profit or loss and other comprehensive
perbedaan nilai tercatat masing- income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
33
Page 322
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, serta aset dan income, as well as financial assets
liabilitas keuangan yang dicatat and liabilities measured at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost are recognized in
diamortisasi diakui pada laporan laba the statement of profit or loss using
rugi dengan menggunakan metode the effective interest rate method.
suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortized cost
aset keuangan sebelum disesuaikan of a financial asset before adjusting
dengan cadangan penurunan nilai. for allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate
efektif diterapkan pada jumlah tercatat is applied to the gross carrying
bruto aset (ketika aset tersebut bukan amount of an asset (when the asset
aset keuangan yang memburuk) atau is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi or to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that
setelah pengakuan awal, pendapatan deteriorated after initial recognition,
bunga dihitung dengan menerapkan interest income is calculated by
tingkat suku bunga efektif terhadap applying an effective interest rate to
biaya perolehan diamortisasi dari aset the amortized cost of the financial
keuangan tersebut. Jika aset tersebut assets. If the asset is no longer
tidak lagi memburuk, maka deteriorating, the calculation of
perhitungan pendapatan bunga akan interest income will be calculated by
dihitung dengan menerapkan tingkat applying an effective interest rate to
suku bunga efektif terhadap nilai the gross carrying amount of the
tercatat bruto dari aset keuangan financial asset.
tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan awal, deteriorated at initial recognition,
pendapatan bunga dihitung dengan interest income is calculated by
menerapkan tingkat bunga efektif applying the effective interest rate to
terhadap biaya perolehan diamortisasi the amortized cost of the financial
dari aset keuangan tersebut. Jika aset assets. If the asset no longer
tersebut tidak lagi memburuk, maka deteriorates, the calculation of
perhitungan pendapatan bunga akan interest income will still be
tetap dihitung dengan menerapkan calculated by applying the effective
tingkat bunga efektif terhadap biaya interest rate to the amortized cost of
perolehan diamortisasi dari aset the financial asset.
keuangan tersebut.
34
Page 323
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar aset changes in the fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar asset measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive
selain keuntungan atau kerugian income other than foreign
selisih kurs atas instrumen utang exchange gains or losses on debt
diakui secara langsung dalam instruments are recognized directly
penghasilan komprehensif lain in other comprehensive income (as
(sebagai bagian dari ekuitas) hingga part of equity) until the financial
aset keuangan tersebut dihentikan asset is derecognized or impaired.
pengakuannya atau terdapat
penurunan nilai.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is
pengakuannya atau mengalami derecognized or impaired, the
penurunan nilai, keuntungan atau cumulative gains or losses
kerugian kumulatif yang sebelumnya previously recognized in equity are
diakui dalam ekuitas harus diakui pada recognized in statement of profit or
laporan laba rugi. loss.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate
efektif diterapkan pada jumlah tercatat is applied to the gross carrying
bruto aset (ketika aset tersebut bukan amount of an asset (when the asset
aset keuangan yang memburuk) atau is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi or to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
35
Page 324
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Tidak terdapat reklasifikasi untuk liabilitas There is no reclassification of financial
keuangan. liabilities.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar value through profit or loss are recorded
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai at fair value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba rugi statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lainnya.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar value classifications through other
melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive are recorded at their fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. or losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification is recorded at carrying
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian value. Unrealized gains or losses are
yang belum direalisasi dihapus dari removed from equity and adjusted
ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai agains the fair value.
wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications on financial assets
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke from fair value classification through
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan profit or loss to fair value classification
komprehensif lain dicatat pada wajar. through other comprehensive income
are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi biaya perolehan yang loss to amortized cost classification is
diamortisasi dicatat pada wajar. recorded at fair value.
36
Page 325
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities
saling hapus dan nilai netonya dilaporkan are offset and the net amount is reported
di laporan posisi keuangan jika dan hanya in the statement of financial position if
jika, saat ini terdapat hak yang and only if, there is currently an
berkekuatan hukum untuk saling hapus enforceable legal rights to offset the
jumlah keduanya dan terdapat intensi recognised amounts and there is an
untuk diselesaikan secara neto, atau intention to settle on a net basis, or to
untuk merealisasikan aset dan realise the assets and settle the liabilities
menyelesaikan liabilitas secara simultaneously. The legally enforceable
bersamaan. Hak saling hapus tidak right must not be contingent on the
kontinjen atas peristiwa di masa depan future events and must be enforceable
dan dapat dipaksakan secara hukum in the normal course of business and in
dalam situasi bisnis yang normal dan the event of default, insolvency or
dalam peristiwa gagal bayar atau bankcruptcy of the Bank or the
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan counterparty.
Bank atau pihak lawan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on
jumlah bersih hanya jika diperkenankan a net basis only when permitted by
oleh standar akuntansi. accounting standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial assets
atau liabilitas keuangan adalah jumlah or liabilities are the amount at which the
aset atau liabilitas keuangan yang diukur financial assets or liabilities are
pada saat pengakuan awal dikurangi measured at initial recognition, minus
pembayaran pokok pinjaman, ditambah principal repayments, plus or minus the
atau dikurangi amortisasi kumulatif cummulative amortization using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest rate method of any
yang dihitung dari selisih antara nilai difference between the initial amount
pengakuan awal dan nilai jatuh temponya recognized and the maturity amount,
dan dikurangi penurunan nilai. minus any reduction for impairment.
37
Page 326
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to
mengalihkan liabilitas terjadi: sell the asset or transfer the liability
takes place either:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas - In the principal market for the asset
tersebut; atau or liability; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di - In the absence of a principal market,
pasar yang paling menguntungkan in the most advantageous market for
untuk aset atau liabilitas tersebut. the asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika market participants would use when
menentukan harga aset dan liabilitas pricing the asset or liability, assuming
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku that market participants act in their
pasar bertindak dalam kepentingan economic best interest.
ekonomi terbaiknya.
Bank menggunakan teknik penilaian yang The Bank uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data are appropriate in the circumstances and
yang memadai tersedia untuk mengukur for which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximising the use
input yang dapat diobservasi yang relevan of relevant observable inputs and
dan meminimalkan penggunaan input minimising the use of unobservable
yang tidak dapat diobservasi. inputs.
38
Page 327
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair
wajar diukur atau diungkapkan dalam value which are measured or disclosed in
laporan keuangan dapat dikategorikan the financial statements are categorised
pada level hierarki nilai wajar, within the fair value hierarchy, described
berdasarkan tingkatan input terendah based on the lowest level input that is
yang material atas pengukuran nilai wajar material to the fair value measurement
secara keseluruhan, sebagai berikut: as a whole, as follows:
Tingkat 1 Level 1
Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical asset and liability. A
identik. Suatu pasar dianggap aktif apabila market is regarded as active if quoted
informasi mengenai harga kuotasi dapat prices are readily and regularly available
dengan mudah dan secara berkala from an exchange dealer or broker,
tersedia dari suatu bursa pedagang efek industry group pricing service, or
atau broker, kelompok penilai harga pasar regulatory agency, in which those prices
industri tertentu, atau regulator dimana represent actual and regularly occurring
harga-harga tersebut mencerminkan market transaction on an arm’s length
transaksi pasar yang aktual dan reguler basis. The quoted market price used for
pada tingkat yang wajar. Harga pasar yang financial assets held by the Bank is the
dikutip untuk aset keuangan yang dimiliki current mid price.
Bank adalah harga tengah sekarang.
Tingkat 2 Level 2
Input selain harga yang dikutip dari pasar Inputs other than quoted prices included
yang disertakan pada Tingkat 1 yang dapat within Level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik asset or liability, either directly (i.e., as
secara langsung (yaitu sebagai sebuah prices) or indirectly (i.e., derived from
harga) atau secara tidak langsung (yaitu prices).
sebagai turunan dari harga).
Tingkat 3 Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang tidak Inputs for the assets or liabilities that are
didasarkan pada data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (yaitu informasi yang tidak (i.e., unobservable inputs).
dapat diobservasi).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognised in the financial statements
menentukan apakah terjadi transfer antara on a recurring basis, the Bank
level di dalam hierarki dengan cara determines whether transfers have
mengevaluasi kategori (berdasarkan input occurred between levels in the hierarchy
level terendah yang material dalam by re-assessing categorization (based
pengukuran nilai wajar) setiap akhir on the lowest level input that is material
periode pelaporan. to the fair value measurement as a
whole) at the end of each reporting
period.
39
Page 328
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of fair value disclosures,
Bank telah menentukan kelas aset dan the Bank has determined classes of
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik assets and liabilities on the basis of the
risiko aset dan liabilitas, dan level hierarki nature, characteristics and risks of the
nilai wajar (Catatan 34). asset or liability, and the level of the fair
value hierarchy (Note 34).
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At reporting date, the Bank calculates
menghitung kerugian kredit ekspektasian expected credit loss based on estimated 12
berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi months. If there is a significant increase in
kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak credit risk since initial recognition, the
pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit estimated expected credit loss will be
ekspektasian akan dihitung sepanjang umur calculated throughout the life of the contract.
kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are estimated
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian weighted probabilities of credit losses (is the
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan present value of all cash shortages) over the
kas) selama perkiraan umur instrumen estimated life of the financial instrument.
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih Cash shortages are the difference between
antara arus kas yang terutang kepada Bank the cash flows owed to the Bank in
sesuai dengan kontrak dan arus kas yang accordance with the contract and the cash
diperkirakan akan diterima oleh Bank. flows that are expected to be received by the
Bank.
Bank menetapkan definisi peningkatan risiko The Bank has determined the definition of a
kredit instrumen keuangan secara material material increase in credit risk of financial
sejak pengakuan awal sebagai berikut: instruments since initial recognition as
follows:
sesuai dengan praduga (rebuttable in accordance with presumption
presumption) PSAK 71, yaitu ketika (rebuttable presumption) SFAS 71, i.e.
pembayaran kontraktual tertunggak lebih when contractual payments are
dari 30 hari; atau overdue for more than 30 days; or
ketika terjadi restrukturisasi aset when there is a restructuring of financial
keuangan yang disebabkan oleh assets caused by increased credit risk.
peningkatan risiko kredit.
Bank menerapkan definisi gagal bayar The Bank applies a definition of default (stage
(stage 3) yang konsisten dengan definisi yang 3) that is consistent with the definition used
digunakan untuk tujuan manajemen risiko for internal credit risk management for
kredit internal untuk instrumen keuangan yang relevant financial instruments, namely:
relevan, yaitu:
ketika instrumen keuangan telah when financial instruments are in 90
menunggak 90 hari; atau days in arrears; or
telah berada pada kolektibilitas BI 3, 4, is in BI collectibility 3, 4, or 5.
atau 5.
40
Page 329
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli The bank classifies a debt financial asset as
dari aset keuangan memburuk apabila: purchased or originated credit-impaired
financial asset if:
hilangnya pasar aktif dari aset keuangan; there is a loss of an active market from
dan financial assets; and
pembelian dengan diskon sangat besar. purchases with very large discounts
pihak peminjam dinyatakan pailit; the borrower is declared bankrupt;
terdapat perubahan dari bentuk there is a change in the form of provision
penyediaan dana, atau of funds, or
debitur telah berada pada stage 3 dan the debtor is at stage 3 and meets one
memenuhi salah satu kondisi berikut: of the following conditions:
- telah dilakukan restrukturisasi secara - repeated restructuring and
berulang-ulang dan terjadi significant breach of contract; or
pelanggaran kontrak secara - for the restructuring that occurs,
signifikan; atau there is a negative difference of
- atas restrukturisasi yang terjadi, more than 20% of the present value
terdapat selisih negatif lebih dari 20% of future cash flows (discounted
atas nilai kini arus kas masa depan using the original effective interest
(yang didiskontokan menggunakan rate) between the initial terms and
suku bunga efektif awal) antara the terms of the restructuring
persyaratan awal dan persyaratan
restrukturisasi.
Bank melakukan penurunan nilai secara The bank is impaired individually or
individu atau kolektif dengan collectively by considering all reasonable and
mempertimbangkan semua informasi yang supported information, including forward
wajar dan terdukung, termasuk informasi yang looking information.
bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking).
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara losses on financial assets assessed
kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit collectively grouped based on similar credit
yang sama dengan mempertimbangkan risk characteristics and taking into account
segmentasi kredit berdasarkan permodelan the loan segmentation based on future loss
kerugian masa depan. model.
Bank menggunakan metode statistik, credit The Bank uses statistical method, credit
rating dan perkiraan makroekonomi untuk rating and macroeconomy forecast to assess
menilai cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses on loans.
atas kredit yang diberikan.
41
Page 330
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain f. Current accounts with Bank Indonesia
and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are stated at amortised cost
diamortisasi menggunakan metode suku bunga using the effective interest rate method less
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses.
nilai.
g. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank g. Placements with Bank Indonesia and
lain other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain berupa deposito berjangka dan interbank banks are in the form of time deposits and
call money. interbank call money.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortised cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest rate method less allowance
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan for impairment losses.
nilai.
h. Efek-efek h. Marketable securities
Efek-efek terdiri dari surat berharga yang Marketable securities consist of securities
diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar traded in the capital market and money
uang seperti obligasi pemerintah, dan obligasi market such as government bonds, and
yang diperdagangkan di bursa efek. bonds which are traded in the stock
exchange.
Obligasi pemerintah adalah obligasi yang Government bonds are bonds issued by the
diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia termasuk Indonesian Government including
obligasi rekapitalisasi yang merupakan obligasi recapitalisation bonds that are issued by the
yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam rangka Government for general bank
rekapitalisasi bank umum. recapitalisation.
Klasifikasi efek-efek diungkapkan di catatan 2d. The classification of marketable securities
are disclosed in note 2d.
42
Page 331
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Tagihan/Liabilitas atas efek-efek yang i. Receivables/Liabilities on securities
dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli purchased/sold under agreements to
kembali resale/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan resale are presented as an asset in the
posisi keuangan sebesar harga beli ditambah statement of financial position at the
dengan pendapatan bunga yang sudah diakui purchase price added with interest income
tapi belum diterima, dikurangi dengan recognised but not yet received, less
cadangan kerugian penurunan nilai, jika allowance for impairment losses, where
diperlukan. appropriate.
Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli Securities purchased under agreements to
dengan janji dijual kembali disajikan sebesar resale are initially measured at fair value plus
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi directly attributable transaction costs.
yang dapat diatribusikan secara langsung.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan resale are classified as amortized cost. Refer
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan to Note 2d for the accounting policy of loans.
akuntansi tersebut.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under repurchase
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam agreements are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga repurchase price, net of unamortized prepaid
dibayar di muka yang belum diamortisasi. interest. The difference between the selling
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali price and the repurchase price is treated as
diperlakukan sebagai bunga dibayar di muka prepaid interest and recognized as interest
dan diakui sebagai beban bunga selama jangka expense over the period starting from when
waktu sejak efek-efek tersebut dijual hingga those securities are sold until they are
dibeli kembali menggunakan metode suku repurchased using effective interest rate
bunga efektif. method.
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan merupakan penyediaan Loans represent the lending of money or
uang atau tagihan yang dapat disamakan equivalent receivables under contracts with
dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan borrowers, where the borrowers are required
pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak to repay their debts with interest after a
penerima kredit untuk melunasi setelah jangka specified period of time.
waktu tertentu dengan imbalan bunga.
Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang Loans (including loans under syndication) are
diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada initially measured at fair value plus
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah transaction costs that are directly attributable
dengan biaya transaksi yang dapat to obtaining the financial asset. After initial
diatribusikan secara langsung dan biaya recognition, loans are measured at amortised
tambahan untuk memperoleh aset keuangan cost using the effective interest rate method,
tersebut. Setelah pengakuan awal, kredit yang net of allowance for impairment losses.
diberikan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
43
Page 332
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs.
diukur pada biaya perolehan amortisasi.
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi Loans under syndication or channelling are
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar stated at the principal amount according to
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang the risk portion assumed by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi adanya Loan restructuring may involve modified
penjadwalan ulang pembayaran pokok kredit through loans principal and interest
dan bunga, perpanjangan jangka waktu rescheduling, extending the payment
pembayaran dan ketentuan kredit yang baru. arrangements and new loan conditions.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan recognised only if the cash value of total
kas masa depan yang telah ditentukan dalam future cash receipts specified in the new
persyaratan kredit yang baru, termasuk terms of the loans, including both receipts
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga designated as interest and those designated
maupun pokok lebih kecil dari nilai kredit yang as loan principal are less than the recorded
diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. amounts of loans before restructuring.
Saat persyaratan kredit telah dinegosiasi ulang Once the terms of the loans have been
atau dimodifikasi (kredit restrukturisasi), renegotiated or modified (restructured loans).
penurunan nilai yang ada diukur dengan any impairment is measured using the
menggunakan suku bunga efektif awal yang original effective interest rate as calculated
digunakan sebelum persyaratan diubah dan before the modification of terms and the loan
kredit tidak lagi diperhitungkan sebagai is no longer considered past due.
menunggak. Manajemen secara berkelanjutan Management continuously reviews
meninjau kredit yang dinegosiasi ulang untuk renegotiated loans to ensure that all criteria
meyakinkan terpenuhinya seluruh kriteria dan are met and the future payments are likely to
pembayaran di masa depan. Kredit yang terus occur. The loans which continue to be subject
menjadi subjek penilaian penurunan nilai to an individual or collective impairment
individual atau kolektif, dihitung dengan assessment are calculated using the loan
menggunakan suku bunga efektif awal. original effective interest rate.
Kredit yang direstrukturisasi dinyatakan Restructured loans are presented at the
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai lower of the carrying value of the loan at the
tercatat kredit yang diberikan pada tanggal time of restructuring or the net present value
restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas of the total future cash receipts after
masa depan setelah restrukturisasi. restructuring.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan recognised only if the cash value of total
kas masa depan yang telah ditentukan dalam future cash receipts specified in the new
persyaratan kredit yang baru, termasuk terms of the loans, including both receipts
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga designated as interest and those designated
maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai as loan principal, are less than the recorded
kredit yang diberikan yang tercatat sebelum amounts of loans before restructuring.
restrukturisasi.
44
Page 333
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Saat persyaratan kredit telah dinegosiasi ulang Once the terms of the loans have been
atau dimodifikasi (kredit restrukturisasi), renegotiated or modified (restructured loans),
penurunan nilai yang ada diukur dengan any impairment is measured using the
menggunakan suku bunga efektif awal yang original effective interest rate as calculated
digunakan sebelum persyaratan diubah dan before the modification of terms and the loan
kredit tidak lagi diperhitungkan sebagai is no longer considered past due.
menunggak. Manajemen secara berkelanjutan Management continuously reviews
meninjau kredit yang dinegosiasi ulang untuk renegotiated loans to ensure that all criteria
meyakinkan terpenuhinya seluruh kriteria dan are met and the future payments are likely to
pembayaran di masa depan. Kredit terus occur. The loans continue to be subject to an
menjadi subjek penilaian penurunan nilai individual or collective impairment
individual atau kolektif, dihitung dengan assessment, calculated using the loan
menggunakan suku bunga efektif awal. original effective interest rate.
Kredit yang direstrukturisasi dinyatakan Restructured loans are presented at the
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai lower of the carrying value of the loan at the
tercatat kredit yang diberikan pada tanggal time of restructuring or the net present value
restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas of the total future cash receipts after
masa depan setelah restrukturisasi. restructuring.
Kredit yang diberikan atau aset keuangan lain Loans and receivables or other financial
dihapusbukukan ketika tidak terdapat prospek assets are written off when there is no
yang realistis mengenai pengembalian kredit realistic prospect of collection in the near
dalam waktu dekat atau hubungan normal future or the normal relationship between the
antara Bank dan debitur telah berakhir. Kredit Bank and the borrowers have ceased to exist.
yang tidak dapat dilunasi dihapusbukukan When a loan is deemed uncollectible, it is
dengan mendebit cadangan kerugian written off against the related allowance for
penurunan nilai. Penerimaan kemudian atas impairment losses. Subsequent recoveries of
kredit yang telah dihapusbukukan sebelumnya, loans previously written off, if written off in the
jika dihapusbukukan pada tahun berjalan current year are credited to the allowance for
dikreditkan ke dalam akun cadangan kerugian impairment losses account in the statements
penurunan nilai atas kredit yang diberikan di of financial position, if written off in the prior
laporan posisi keuangan, sedangkan jika years are recognised in the statement of
dihapusbukukan di tahun sebelumnya, profit or loss and other comprehensive
dikreditkan sebagai pendapatan operasional income as other operational income, if
lainnya dalam laporan laba rugi dan recovered after the statements of financial
penghasilan komprehensif lain. position date.
k. Aset tetap k. Fixed assets
Bank menggunakan model revaluasi untuk aset The Bank uses the revaluation model for
tetap dimana aset tetap dinyatakan sebesar fixed asset where fixed assets are measured
nilai wajar dikurangi akumulasi penyusutan dan at fair value less accumulated depreciation
rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal and impairment losses recognised after the
revaluasi. Revaluasi akan dilakukan dengan date of the revaluation. Revaluation is carried
keteraturan yang cukup regular untuk out fairly regularly to ensure that the carrying
memastikan bahwa jumlah tercatat tidak amount does not differ materially from the
berbeda secara material dari jumlah yang amount determined using the fair value at the
ditentukan dengan menggunakan nilai wajar end of the reporting period. If the changes in
pada akhir periode pelaporan. Jika perubahan fair value are immaterial, the asset will be
nilai wajar tidak berbeda secara material, aset revaluated between 3 (three) or 5 (five) years.
tersebut akan direvaluasi paling kurang setiap 3
(tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.
45
Page 334
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increases in the carrying amount arising on
revaluasi tanah dan bangunan dikreditkan pada revaluation of land and buildings are credited
“surplus revaluasi aset” sebagai bagian dari to “asset revaluation surplus” as part of other
penghasilan komprehensif lainnya. Penurunan comprehensive income. Decreases that
yang menghapus nilai kenaikan yang offset previous increases of the same asset
sebelumnya atas aset yang sama dibebankan are debited against “asset revaluation
terhadap “surplus revaluasi aset” sebagai surplus” as part of other comprehensive
bagian dari laba komprehensif; penurunan income; while all other decreases are
lainnya dibebankan pada laporan laba rugi. charged to the profit or loss.
Akumulasi penyusutan pada tanggal Accumulated depreciation as at the
revaluasian dieliminasi terhadap jumlah revaluation date is eliminated against the
tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto gross carrying amount of the asset and the
setelah eliminasi disajikan kembali sebesar net asset amount is restated to the revalued
jumlah revaluasian dari aset tersebut. Pada amount of the asset. Upon disposal, any
saat penghentian aset, surplus revaluasi untuk revaluation surplus relating to the particular
aset tetap yang dijual dipindahkan ke saldo asset being sold is transferred to retained
laba. earnings.
Penyusutan aset tetap dihitung dengan Depreciation of fixed assets is computed
menggunakan metode garis lurus (straight-line using the straight-line method based on the
method) berdasarkan taksiran masa manfaat estimated useful lives of the assets as
aset tetap sebagai berikut: follows:
Tahun/ Tarif penyusutan/
Years Depreciation rate
Bangunan dan prasarana 10 - 20 5% - 20% Buildings and leasehold improvements
Inventaris kantor Office equipment
dan kendaraan 3 - 10 3% - 5% and vehicles
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
melakukan pengkajian ulang atas nilai residu, of depreciation of fixed assets are reviewed
masa manfaat dan metode penyusutan yang by the management and adjusted
disesuaikan secara prospektif. prospectively, if appropriate, at the end of
each year.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed assets is derecognised upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang benefits are expected from its use or
diharapkan dari penggunaan atau disposal. Any gain or loss arising on
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari derecognition of the asset (calculated as the
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai difference between the net disposal
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan proceeds and the carrying amount of the
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan asset) is included in the statement of profit or
dalam laporan laba rugi dan penghasilan loss and other comprehensive income in the
komprehensif lain pada periode aset tersebut period such asset is derecognised.
dihentikan pengakuannya.
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran When the carrying amount of an asset
jumlah yang dapat diperoleh kembali, maka exceeds its estimated recoverable amount,
nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang dapat the asset is written down to its estimated
diperoleh kembali tersebut, yang ditentukan recoverable amount, which is determined as
sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto the higher of the fair value less cost to sell or
dan nilai pakai. value in use.
46
Page 335
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Aset dalam penyelesaian merupakan Construction in progress represents the
akumulasi biaya bahan dan biaya lainnya accumulated costs of materials and other
sampai dengan tanggal dimana aset tersebut relevant costs up to the date when the asset
telah selesai dan siap untuk digunakan. Biaya- is complete and ready for use. These costs
biaya tersebut direklasifikasi ke aset tetap yang are reclassified to the respective fixed assets
bersangkutan ketika aset tersebut telah siap accounts when the asset has been made
dipakai. ready for use.
l. Aset tidak berwujud l. Intangible assets
Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill dan Intangible assets consist of goodwill and
Core Deposits Intangible. Core Deposits Intangible.
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur if its cost can be measured reliably and it is
secara andal dan kemungkinan besar Bank probable that expected future benefits that
akan memperoleh manfaat ekonomis masa are attributable to it will flow to the Bank.
depan dari aset tersebut.
Goodwill Goodwill
Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis Goodwill arising in a business combination is
diakui sebagai aset pada tanggal diperolehnya recognised as an asset at the date that
pengendalian (tanggal akuisisi). Goodwill control is acquired (the acquisition date).
diukur sebagai selisih dari imbalan yang Goodwill is measured as the excess of the
dialihkan, jumlah setiap kepentingan non sum of the consideration transferred, the
pengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai amount of any non-controlling interest in the
wajar dari kepentingan ekuitas yang acquiree and the fair value of the acquirer’s
sebelumnya dimiliki pihak pengakuisisi pada previously held equity interest (if any) in the
pihak yang diakuisisi (jika ada) atas jumlah acquiree over net of the acquisition-date
selisih bersih dari aset teridentifikasi yang amounts of the identifiable assets acquired
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada and the liabilities assumed.
tanggal akuisisi.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill For the purpose of impairment testing,
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari goodwill is allocated to each of the Bank’s
Bank yang diharapkan memberikan manfaat cash-generating units expected to benefit
dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Unit from the synergies of the combination. A
penghasil kas yang telah memperoleh alokasi cash-generating unit to which goodwill has
goodwill diuji penurunan nilainya secara been allocated is tested for impairment
tahunan dan ketika terdapat indikasi bahwa unit annually or more frequently when there is an
tersebut mengalami penurunan nilai. Jika indication that the unit may be impaired. If the
jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas recoverable amount of the cash-generating
kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan unit is less than its carrying amount, the
nilai dialokasikan pertama untuk mengurangi impairment loss is allocated first to reduce
jumlah tercatat aset atas setiap goodwill yang the carrying amount of any goodwill allocated
dialokasikan pada unit, dan selanjutnya ke aset to the unit, and then to the other assets of the
lainnya dari unit dibagi prorata atas dasar unit pro-rata on the basis of the carrying
jumlah tercatat setiap aset dalam unit tersebut. amount of each asset in the unit. Any
Setiap kerugian penurunan nilai goodwill diakui impairment loss for goodwill is recognised
secara langsung dalam laba/rugi pada laporan directly in profit or loss in the statement of
laba rugi komprehensif. Rugi penurunan nilai comprehensive income. An impairment loss
yang diakui atas goodwill tidak dapat dipulihkan recognised for goodwill is not reversed in
pada periode berikutnya. subsequent period.
47
Page 336
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Aset tidak berwujud (lanjutan) l. Intangible assets (continued)
Core Deposits Intangible Core Deposits Intangible
Core Deposits Intangible (“CDI”) adalah aset Core Deposits Intangible (“CDI”) is an
tidak berwujud yang timbul dari akuisisi suatu intangible asset that arise from acquisition of
bank. Aset ini merupakan nilai sekarang dari a bank. This asset is the present value of
pendapatan yang akan diterima dari dana pihak future income from third party fund,
ketiga, yang diakui sebagai aset pada tanggal recognised as an asset at the date that
diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi). control is acquired (the acquisition date).
CDI diamortisasi dengan menggunakan CDI is amortised by using straight-line
metode garis lurus selama estimasi umur method over its estimated useful life of 10
manfaatnya, yaitu 10 (sepuluh) tahun. (ten) years.
m. Penurunan nilai aset non keuangan m. Impairment of non-financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, the Bank assesses
melakukan penilaian apakah terdapat indikasi whether there is any indication that its non-
bahwa aset non keuangan mungkin mengalami financial assets may be impaired in
penurunan nilai sesuai dengan PSAK No. 48 accordance with SFAS No. 48 “Impairment of
tentang “Penurunan Nilai Aset”. Jika indikasi Assets”. If any such indication exists, then
tersebut ada, maka nilai yang dapat dipulihkan asset’s recoverable amount will be
dari aset tersebut akan diestimasi. estimated.
Nilai yang dapat dipulihkan adalah sebesar Recoverable amount is the higher of an
jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset asset’s (or cash-generating unit’s) fair value
(atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya less cost to sell and its value in use and is
biaya untuk menjual dibandingkan dengan nilai determined for an individual asset, unless the
pakai yang ditentukan untuk aset individu, asset does not generate cash inflows that are
kecuali aset tersebut menghasilkan arus kas largely independent of those from other
masuk yang tidak tergantung lagi dari aset yang assets or groups of assets, in which case the
lain atau kumpulan aset, yang dalam hal jumlah recoverable amount is assessed as part of
terpulihkan dinilai sebagai bagian dari unit the cash generating unit to which it belongs.
penghasil kas. Apabila nilai tercatat suatu aset If the carrying amount of an asset (or cash-
(atau unit penghasil kas) melebihi jumlah generating unit) exceeds its recoverable
terpulihkan, maka aset (atau unit penghasil kas) amount, the asset (or cash-generating unit) is
tersebut dianggap mengalami penurunan nilai considered impaired and is written down to
dan diturunkan menjadi sebesar nilai yang its recoverable amount.
dapat dipulihkan.
Dalam menilai nilai pakai suatu aset, estimasi In assessing value in use, the estimated
terhadap arus kas dipulihkan di masa depan future cash flows are discounted to their
akan didiskontokan menjadi nilai kini dengan present value using a pre-tax discount rate
menggunakan tingkat suku bunga diskonto that reflects current market assessments of
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian the time value of money and the risks specific
pasar terhadap nilai waktu dari kas dan risiko to the asset (or cash-generating unit).
spesifik aset (atau unit penghasil kas) tersebut.
Kerugian penurunan nilai atas aset yang tidak An impairment loss on a non-revalued asset
direvaluasi diakui pada laba/rugi. Namun, is recognised in profit or loss. However, an
kerugian penurunan nilai atas aset yang impairment loss on a revalued asset is
direvaluasi diakui pada penghasilan recognised in other comprehensive income
komprehensif lainnya sebatas penurunan nilai to the extent that the impairment loss does
tersebut tidak melebihi jumlah surplus revaluasi not exceed the amount in the revaluation
untuk aset yang sama. Kerugian penurunan surplus for that same asset. Such an
nilai untuk aset yang direvaluasi mengurangi impairment loss on a revalued asset reduces
surplus revaluasi untuk aset tersebut. the revaluation surplus for that asset.
48
Page 337
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Penurunan nilai aset non keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Bank melakukan penelaahan pada setiap The Bank assesses at each reporting date as
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi to whether there is any indication that
bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai previously recognised impairment losses
sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau telah may no longer exist or may have decreased.
menurun. Bila terdapat indikasi tersebut, maka If such indication exists, the recoverable
jumlah terpulihkan akan diestimasi. amount is estimated.
Kerugian penurunan nilai, kecuali untuk A previously recognised impairment loss,
goodwill yang sebelumnya telah diakui akan except for goodwill is reversed only if there
dibalik hanya jika telah terjadi perubahan dalam has been a change in the estimates used to
estimasi yang digunakan untuk menentukan determine the asset’s recoverable amount
jumlah terpulihkan aset sejak kerugian since the last impairment loss was
penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, recognised. If that is the case, the carrying
nilai tercatat aset akan ditingkatkan sejumlah amount of the asset is increased to its
nilai terpulihkan. recoverable amount.
Peningkatan nilai tercatat aset selain goodwill The increased carrying amount of an asset
yang disebabkan oleh pembalikan kerugian other than goodwill attributable to a reversal
penurunan nilai tidak dapat melebihi nilai of an impairment loss shall not exceed the
tercatat yang telah ditetapkan (setelah dikurangi carrying amount that would have been
amortisasi atau penyusutan) jika diasumsikan determined (net of amortisation or
tidak terdapat penurunan nilai pada tahun depreciation) had no impairment loss been
sebelumnya. Pembalikan tersebut diakui di recognised for the asset in prior years. Such
dalam laporan laba rugi dan penghasilan reversal is recognised in the statement of
komprehensif lain kecuali jika aset tersebut profit or loss and other comprehensive
dicatat sebesar nilai yang dipulihkan, dimana income unless the asset is carried at a
pembalikannya akan diakui sebagai revalued amount, in which case the reversal
peningkatan revaluasi. Setelah pembalikan is treated as a revaluation increase. After
tersebut dicatat, beban penyusutan akan such reversal, the depreciation expense is
disesuaikan ke depan untuk mengalokasikan adjusted in the future years to allocate the
nilai tercatat aset yang telah direvaluasi setelah asset’s revised carrying amount less any
dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan secara residual value on a systematic basis over its
sistematis sepanjang masa manfaat aset remaining life.
tersebut.
n. Biaya dibayar di muka n. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortised over the
masa manfaat dengan menggunakan metode expected period of benefits using the straight-
garis lurus (straight-line method). Termasuk line method. Included in prepaid expenses
dalam biaya dibayar di muka antara lain sewa, are rent, information technology maintenance
pemeliharaan informasi teknologi dan asuransi. and insurance.
o. Agunan yang diambil alih o. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih merupakan jaminan Foreclosed assets represent loan collateral
kredit yang diberikan yang telah diambil alih acquired in settlement of loans.
sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang
diberikan.
49
Page 338
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Agunan yang diambil alih (lanjutan) o. Foreclosed assets (continued)
Pada saat pengakuan awal, agunan yang Foreclosed assets acquired in conjunction
diambil alih sehubungan dengan penyelesaian with settlement of loans are initially recorded
kredit dicatat sebesar nilai wajar setelah at their fair value less cost to sell but not
dikurangi biaya untuk menjualnya tetapi tidak exceeding the carrying value of the loans.
melebihi nilai tercatat kredit yang diberikan. The Bank does not recognise any gains
Bank tidak mengakui keuntungan pada saat relating to the acquisition of foreclosed
pengambilalihan agunan. Selisih lebih antara assets. The excess between uncollectible
saldo kredit yang tidak dapat ditagih dengan loans balance and net realisable value of
nilai bersih agunan yang diambil alih yang dapat foreclosed assets is charged to allowance for
direalisasikan dibebankan pada penyisihan losses.
penghapusan.
Setelah pengakuan awal, agunan yang diambil Subsequent to initial recognition, foreclosed
alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara assets are stated at the lower of carrying
nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi amount and fair value less cost to sell. The
biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan difference between the value of the
yang diambil alih dengan sisa pokok pinjaman foreclosed assets and the outstanding loan
yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laporan principal, if any, is charged to the current year
laba rugi tahun berjalan. Selisih antara nilai statement of profit or loss. Any difference
agunan yang diambil alih dan hasil between the value of the foreclosed assets
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau and the proceeds from its sale is recognised
kerugian pada saat penjualan agunan yang as a gain or loss on sale of the foreclosed
bersangkutan. assets.
Beban-beban sehubungan dengan perolehan Expenses in relation with the acquisition and
dan pemeliharaan agunan yang diambil alih maintenance of foreclosed assets are
dibebankan pada laba/rugi tahun berjalan pada charged in the current year profit or loss as
saat terjadinya. incurred.
p. Liabilitas segera p. Obligation due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya This account is recorded at the time the
kewajiban atau diterima perintah dari pemberi obligations occur or upon receipt of transfer
amanat, baik dari masyarakat maupun dari orders from customers or other banks.
bank lain. Termasuk dalam liabilitas segera Included in this account is related to clearing
adalah liabilitas sehubungan dengan transaksi transactions and transfers.
kliring dan transfer.
Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya Obligation due immediately is stated at
perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan amortised cost and classified as other
sebagai liabilitas keuangan lainnya. financial liabilities.
q. Simpanan dari nasabah q. Deposits from customers
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat Current accounts represent customer funds
digunakan sebagai alat pembayaran dan which can be used as payment instruments,
penarikannya dapat dilakukan setiap saat and can be withdrawn at any time through
melalui cek atau pemindahbukuan dengan cheque, or transferred through current
bilyet giro dan sarana perintah pembayaran account drafts and other transfer instruction
lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan media. Current accounts are stated at the
pemegang giro di Bank. amounts entrusted to the Bank by the
depositors.
50
Page 339
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Simpanan dari nasabah (lanjutan) q. Deposits from customers (continued)
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Savings accounts represent customer funds
penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah which can be withdrawn by the depositors
sesuai dengan persyaratan tertentu yang only under certain conditions. Savings
disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai accounts are stated at the agreed amounts
liabilitas pada pemilik tabungan. due to the depositors.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customers’ funds
nasabah yang penarikannya hanya dapat which can be withdrawn by the depositors
dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai only on specific maturity dates based on the
dengan perjanjian antara pemegang deposito agreements between the depositors and the
berjangka dengan Bank. Deposito berjangka Bank. Time deposits are stated at the nominal
dinyatakan sebesar nilai nominal yang amounts stated in the certificate issued by the
tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Bank in accordance with the agreements
Bank sesuai dengan perjanjian antara between the depositors and the Bank.
pemegang deposito berjangka dengan Bank.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as
liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using the effective interest
suku bunga efektif. rate method.
r. Simpanan dari bank lain r. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban Deposits from other banks represent
kepada bank lain dalam bentuk tabungan, giro, liabilities to other banks in the form of savings
deposito berjangka, dan inter-bank call money. accounts, current accounts, time deposits,
and inter-bank call money.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using the effective interest
suku bunga efektif. Biaya tambahan yang dapat rate method. Incremental costs that can be
diatribusikan secara langsung dengan attributed directly to the acquisition of
perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan deposits from other banks are deducted from
dari jumlah simpanan yang diterima. the total deposits received.
s. Surat berharga subordinasi s. Subordinated securities
Surat berharga subordinasi diakui sebesar nilai Subordinated securities are initially
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur recognised at fair value and subsequently
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan measured at amortised cost using the
menggunakan metode suku bunga efektif. effective interest rate method.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortised cost is calculated by taking into
memperhitungkan adanya diskonto atau premi account any discount or premium on
terkait dengan pengakuan awal surat berharga subordinated securities and transaction costs
subordinasi dan biaya transaksi yang that are an integral part of the effective
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari interest rate.
suku bunga efektif.
51
Page 340
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
t. Pendapatan dan beban bunga t. Interest income and expenses
Pendapatan dan beban bunga diakui pada Interest income and expenses are
laba/rugi dengan menggunakan metode suku recognised in the profit or loss using the
bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku effective interest rate method. The effective
bunga yang secara tepat mendiskontokan interest rate is the rate that exactly discounts
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di the estimated future cash payments or
masa datang selama perkiraan umur dari aset receipts over the expected life of the financial
keuangan atau liabilitas keuangan (atau jika instrument (or where appropriate, a shorter
lebih tepat, digunakan periode yang lebih period) to obtain the carrying amount of the
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat neto financial asset or financial liability.
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate,
mengestimasi arus kas di masa datang dengan the Bank estimates future cash flows
mempertimbangkan seluruh persyaratan considering all contractual terms of the
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut financial instrument but not future credit
tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit losses. This calculation includes all
di masa mendatang. Perhitungan ini mencakup commissions, fees and other forms received
seluruh komisi, provisi, dan bentuk lain yang by the parties in the contract that are an
diterima oleh para pihak dalam kontrak yang integral part of the effective interest rate.
merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku
bunga efektif.
Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset If a financial asset or group of similar financial
keuangan serupa telah diturunkan sebagai assets’ value has diminished as a result of
akibat kerugian penurunan nilai, maka impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya subsequently obtained is recognised based
diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan on the interest rate used to discount future
untuk mendiskonto arus kas masa datang cash flows in calculating impairment losses.
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau Loans for which the principal or interest has
bunganya telah lewat 90 (sembilan puluh) hari been past due for 90 (ninety) days or more,
atau lebih setelah jatuh tempo, atau kredit yang or when reasonable doubt exists as to the
pembayarannya secara tepat waktu diragukan timely collection are generally classified as
secara umum diklasifikasikan sebagai kredit impaired loans. Interest accrued but not yet
yang mengalami penurunan nilai (impairment). collected is reversed when a loan is classified
Bunga yang telah diakui tetapi belum tertagih as impaired loan.
akan dibatalkan pada saat kredit
diklasifikasikan sebagai kredit yang mengalami
penurunan nilai.
u. Pendapatan provisi dan komisi u. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang Fees and commissions that are an integral
merupakan bagian tak terpisahkan dari suku part of the effective of interest rate of a
bunga efektif atas instrumen keuangan, financial instrument, for examples loans or
contohnya kegiatan pinjaman atau pendapatan fee and commission income which relates to
provisi dan komisi yang berhubungan dengan a specific period are treated as an adjustment
jangka waktu tertentu, diperlakukan sebagai to the effective interest rate and classified as
penyesuaian terhadap suku bunga efektif dan part of interest income in the statement of
diklasifikasikan sebagai bagian dari profit or loss and other comprehensive
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan income.
penghasilan komprehensif lain.
52
Page 341
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Pendapatan provisi dan komisi (lanjutan) u. Fees and commissions (continued)
Pendapatan provisi dan komisi lainnya Other fees and commission income including
termasuk provisi yang terkait dengan kegiatan credit related fees, export-import related fees,
perkreditan, kegiatan ekspor-impor, provisi syndication lead arranger fees and service
sebagai pengatur sindikasi, dan provisi atas fees are recognised as the related services
jasa diakui pada saat jasa tersebut dilakukan. are performed. Other fees and commission
Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan expenses related mainly to interbank
dengan transaksi antar-bank diakui sebagai transaction fees are expensed as the service
beban pada saat jasa tersebut diterima. are received.
v. Imbalan kerja v. Employee benefits
Bank mencatat estimasi liabilitas imbalan kerja The Bank records employee benefits
karyawan sesuai dengan Undang-undang Cipta liabilities in accordance with Job Creation No.
Kerja No. 11 tahun 2020 tanggal 2 November 11 year 2020 dated November 2, 2020 (“the
2020 (“Undang-undang”) dan diakui sesuai Law”) as accounted for under SFAS No. 24
dengan PSAK No. 24 tentang “Imbalan Kerja “Employee Benefits”.
Karyawan”.
Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sebesar Post-employment benefits liability is
nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan calculated at present value of estimated
pasca kerja di masa depan yang timbul dari jasa future benefits that the employees have
yang telah diberikan oleh karyawan pada masa earned in return for their services in the
kini dan masa lalu dikurangi dengan nilai wajar current and past periods deducted by plan
aset program, jika ada. Perhitungan dilakukan assets, if any. Calculation is performed by an
oleh aktuaris independen dengan metode independent actuary using the projected unit
projected unit credit. credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using interest
tingkat bunga obligasi Pemerintah (dengan rates of Government bonds (considering
pertimbangan bahwa saat ini tidak ada pasar currently there is no deep market for high
untuk obligasi korporasi berkualitas tinggi) quality corporate bonds) that are
dalam mata uang yang sama dengan mata denominated in the currency in which the
uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu benefits will be paid and have terms to
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan maturity approximately the same as the
waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. terms of the related pension liability.
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension costs defined benefit pension plans
pensiun manfaat pasti ditentukan melalui are determined by periodic actuarial
perhitungan aktuaria secara periodik dengan calculation using the projected unit credit
menggunakan metode projected unit credit dan method and applying the assumptions on
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil discount rate, expected return on plan assets
yang diharapkan atas aset dana pensiun dan and annual rate of increase in compensation.
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun
tahunan.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran Remeasurement gains and losses arising
kembali yang timbul dari penyesuaian dan from experience adjustments and changes in
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial dan actuarial assumptions and the return of plan
hasil atas aset dana pensiun (tidak termasuk assets (excluding net interest) are charged or
bunga bersih) langsung diakui seluruhnya credited to equity in other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lainnya pada income in the period in which they arise.
saat terjadinya.
53
Page 342
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Imbalan kerja (lanjutan) v. Employee benefits (continued)
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang All past service costs are recognised at the
lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen earlier of when the amendment/curtailment
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau occurs and when the related restructuring or
pemutusan hubungan kerja diakui. Akibatnya, termination costs are recognised. As a result,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi unvested past service costs can no longer be
dapat ditangguhkan dan diakui selama periode deferred and recognised over the future
vesting masa depan. vesting period.
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek, bonus, wages, social security contributions, short-
dan imbalan non-moneter lainnya diakui selama term compensated leaves, bonuses, and
periode jasa diberikan. Imbalan kerja jangka other non-monetary benefits are recognised
pendek dihitung sebesar jumlah yang tidak during the period when services are
didiskontokan. rendered. Short-term employee benefits are
measured using undiscounted amounts
Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan In April 2022, DSAK-IAI issued an
materi penjelasan melalui siaran pers atas explanatory material through a press release
persyaratan pengatribusian imbalan pada regarding attribution of benefits to periods of
periode jasa sesuai dengan PSAK No. 24: service in accordance with SFAS No. 24:
Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Imbalan Kerja which was adopted from IAS
Employee Benefits. Materi penjelasan tersebut 19 Employee Benefits. The explanatory
menyampaikan informasi bahwa pola fakta material conveyed the information that the
umum dari program pensiun berbasis Undang- fact pattern of the pension program based on
Undang Ketenagakerjaan yang berlaku di the Labor Law currently enacted in Indonesia
Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa is similar to those responded and concluded
dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam in the IFRS Intepretation Committee (IFRIC)
IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to
Agenda Decision Attributing Benefit to Periods Periods of Service (IAS 19). The Bank has
of Service (IAS 19). Bank telah menerapkan adopted the said explanatory material and
materi penjelasan tersebut dan dengan accordingly changed its accounting policy
demikian merubah kebijakan akuntansi regarding attribution of benefits to periods of
menyangkut atribusi imbalan kerja pada service previously applied in the financial
periode jasa dari kebijakan yang diterapkan statements of the Bank as of December 31,
sebelumnya pada laporan keuangan Bank pada 2021 and for the year then ended. The impact
tanggal 31 Desember 2021 dan untuk tahun of the change in calculation is immaterial to
yang berakhir pada tanggal tersebut. Dampak the Bank, therefore the impact of the changes
perubahan perhitungan tersebut adalah tidak is recorded entirety in the financial
material terhadap Bank, sehingga dibukukan statements for the year ended December 31,
seluruhnya pada laporan keuangan untuk tahun 2022 (Note 35).
yang berakhir 31 Desember 2022 (Catatan 35).
54
Page 343
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing w. Foreign currency transactions and
balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan at the time the transactions are made. At
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter statement of financial position date, monetary
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam assets and liabilities denominated in foreign
mata uang Rupiah menggunakan kurs laporan currencies are translated into Rupiah using
(penutupan) yang ditetapkan oleh Bank the reporting (closing) rate determined by
Indonesia yaitu kurs tengah yang merupakan Bank of Indonesia which is middle rate from
rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan the average of bid and ask rate based on
Reuters pada pukul 16.00 WIB setiap hari. Laba Reuters at 16.00 WIB (Western Indonesia
atau rugi kurs yang terjadi diakui di dalam local time) everyday. The resulting gains or
laporan laba rugi dan penghasilan losses are recognised in the statement of
komprehensif lain tahun berjalan. profit or loss and other comprehensive
income for the current year.
Kurs yang digunakan Bank untuk menjabarkan The exchange rates used by the Bank as of
aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada December 31, 2023 and 2022, amounted to:
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 sebesar:
31 Desember/December 31
2023 2022
1 Poundsterling Britania Raya 19.626,56 18.786,09 Great Britain Poundsterling 1
1 Euro Eropa 17.038,32 16.581,72 European Euro 1
1 Dolar Amerika Serikat 15.397,00 15.567,50 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 11.676,34 11.592,88 Singapore Dollar 1
1 Dolar Australia 10.520,77 10.557,88 Australian Dollar 1
1 Yuan Renminbi Cina 2.169,50 2.234,50 Chinese Yuan Renminbi 1
1 Dolar Hong Kong 1.970,73 1.996,55 Hong Kong Dollar 1
1 Yen Jepang 108,88 117,81 Japanese Yen 1
x. Pajak penghasilan x. Income tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak The tax expense comprises current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax is recognised in the
rugi kecuali jika pajak tersebut terkait dengan statement of income except to the extent that
transaksi atau kejadian yang diakui ke it relates to items recognised in other
penghasilan komprehensif lain atau langsung comprehensive income or directly in equity.
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut In this case, the tax is also recognised in
masing-masing diakui dalam penghasilan other comprehensive income or directly in
komprehensif lain atau ekuitas. equity, respectively.
55
Page 344
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
x. Pajak penghasilan (lanjutan) x. Income tax (continued)
Bank mengevaluasi secara periodik The Bank periodically evaluates the
implementasi terhadap peraturan perpajakan implementation of prevailing tax regulations
yang berlaku terutama yang memerlukan especially those that are subject to further
interpretasi lebih lanjut mengenai interpretation on its implementation including
pelaksanaannya termasuk juga evaluasi evaluation on tax assessment letters
terhadap surat ketetapan pajak yang diterima received from tax authorities. It establishes
dari kantor pajak. Jika perlu, manajemen provisions where appropriate on the basis of
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang amounts expected to be paid to the tax
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. authorities.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan Deferred income tax is provided using the
menggunakan metode balance sheet liabilitas. balance sheet liability method. Deferred
Pajak penghasilan tangguhan timbul akibat income tax on temporary differences arising
perbedaan temporer antara aset dan liabilitas between the tax base of assets and liabilities
menurut ketentuan-ketentuan pajak dengan and their carrying amounts in the financial
nilai tercatat aset dan liabilitas dalam laporan statements. Currently enacted or
keuangan. Tarif pajak yang berlaku atau yang substantially enacted tax rates are used in
secara substansial telah berlaku digunakan the determination of deferred income tax.
dalam menentukan besarnya jumlah pajak
penghasilan tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are recognised to the
kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal di extent that it is probable that future taxable
masa mendatang akan memadai untuk profit will be available against which the
mengkompensasi perbedaan temporer yang temporary differences can be utilised.
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat reviewed at each reporting date and reduced
aset pajak tangguhan tersebut diturunkan to the extent that it is no longer probable that
apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar sufficient taxable profits will be available to
bahwa laba fiskal yang memadai akan tersedia compensate all or part of the benefit of the
untuk mengompensasi sebagian atau semua deferred tax assets.
manfaat aset pajak tangguhan.
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan termasuk during the year including the effect of change
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai in tax rates, are recognised as “Income Tax
“Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan - Benefit/(Expense) - Deferred” and included in
Tangguhan” dan termasuk dalam laba atau rugi the determination of net profit or loss for the
neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi - year, except to the extent that they relate to
transaksi yang sebelumnya telah langsung items previously charged or credited to equity.
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
56
Page 345
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
x. Pajak penghasilan (lanjutan) x. Income tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred income tax assets and liabilities are
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang offset when there is a legally enforceable right
berkekuatan hukum untuk melakukan saling to offset current tax assets against current tax
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas liabilities and when the deferred income tax
pajak kini dan apabila aset dan liabilitas assets and liabilities relate to income taxes
tangguhan terkait pajak penghasilan yang levied by the same taxation authority on either
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, the same taxable entity or different taxable
baik atas entitas kena pajak yang sama entities where there is an intention to settle
ataupun berbeda dan adanya niat untuk the balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to taxation obligations are
dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan recorded when an assessment is received or
atau apabila dilakukan banding, ketika hasil if appeal is applied, when the results of the
banding diterima. appeal are received.
y. Aset hak guna dan liabilitas sewa y. Right-of-use assets and lease liabilities
Bank telah mengadopsi PSAK No. 73 mengenai The Bank has adopted SFAS No. 73
“Sewa”. Identifikasi dan pengukuran atas aset regarding “Leases”. Identification and
hak guna dan liabilitas sewa diterapkan secara measurement of the rights-of-use assets and
modified retrospective tanpa penyajian kembali lease liabilities are applied on a modified
periode komparatif. retrospective basis without a comparative
period representation.
Bank mengakui aset hak guna untuk sewa yang The Bank recognised the right-of-use assets
memenuhi kriteria PSAK No. 73 sebagai for lease that meet the criteria of
berikut: SFAS No. 73 as follows:
- Terdapat aset identifikasian; - There are identified assets;
- Bank secara substansial menikmati manfaat - The Banks substantially enjoy the
ekonomis dari penggunaan aset economic benefits of using identifying
identifikasian; assets;
- Bank memiliki hak untuk mengendalikan aset - The Bank has the right to control the
identifikasian dimaksud. identified assets in question.
Bank menerapkan pengecualian atas sewa The Bank applies exceptions to the lease as
sebagai berikut: follows:
- Dengan jangka waktu kurang atau sama - With a term less than or equal to 12
dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi beli; months and no purchase options;
- Dengan nilai pendasar rendah, yaitu kurang - With low base value, i.e., less or equal to
atau sama dengan USD5.000 (nilai penuh); USD5,000 (full amount).
Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria PSAK For lease that does not meet the criteria of
No. 73, maka diperlakukan sebagai sewa SFAS No. 73, then it is treated as a regular
operasi biasa. operating lease.
57
Page 346
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
y. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) y. Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Bank mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah The Bank recognised lease liabilities at the
pembayaran sewa yang masih harus dibayar amount of lease payments accrued to the end
hingga akhir masa sewa yang didiskontokan of the lease term which discounted using the
dengan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate. The right-of-use
inkremental. Sedangkan aset hak guna assets includes the amount of lease liabilities
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, recognised, initial direct costs paid,
biaya langsung awal yang dibayarkan, biaya restoration costs and lease payments on or
pemulihan dan pembayaran sewa yang before the start date of the lease, less lease
dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai incentives received. Right-of-use assets are
sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima. depreciated using the straight-line method
Aset hak guna disusutkan dengan metode garis over the shorter period between the lease
lurus selama jangka waktu yang lebih pendek term and the estimated useful life of the asset.
antara masa sewa dengan estimasi masa
manfaat aset.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Bank If the ownership of lease asset is transferred
pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa to the Bank at the end of the lease term or the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, lease payments reflect the exercise of the
maka penyusutan dihitung menggunakan purchase option, then depreciation is
estimasi masa manfaat ekonomis aset. Aset calculated using the estimated useful life of
hak guna diuji penurunan nilainya sesuai the assets. Right-of-use assets are tested for
dengan PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai impairment in accordance with SFAS No. 48
Aset”. regarding “Impairment”.
Pada tanggal dimulainya sewa, Bank mengakui On the initial of lease date, the Bank
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari recognised lease liabilities which measured at
pembayaran sewa masa depan yang akan the present value of future lease payments
dibayarkan selama masa sewa. Pembayaran that will be paid over the lease term. Lease
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk payments include fixed payments (including
pembayaran tetap secara substansi) dikurangi substantially fixed payments), less lease
piutang insentif sewa, pembayaran sewa incentive receivables, variable lease
variabel yang bergantung pada indeks atau payments that depends on index or interest
suku bunga dan jumlah yang diharapkan akan rate and the expected amount to be paid in a
dibayar dalam jaminan nilai residu. Pembayaran residual value guarantee. Lease payments
sewa juga termasuk harga eksekusi opsi also include the reasonable exercise price for
pembelian yang wajar jika dipastikan akan the purchase option if it is determined to be
dilakukan oleh Bank dan pembayaran penalti made by the Bank and the payment of a
untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa penalty to terminate the lease, if the lease
mencerminkan Bank mengeksekusi opsi term reflects the Bank exercising the lease
penghentian sewa. termination option.
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that are not depends
bergantung pada indeks atau suku bunga diakui on an index or interest rate are recognised as
sebagai beban pada periode di mana peristiwa an expense in the period in which the event or
atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. condition that triggers the payment occurs.
58
Page 347
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
y. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) y. Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, the Bank uses the lessee
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental borrowing rate at the inception
dimulainya sewa karena suku bunga implisit date of the lease since the interest rate
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah implicit in the lease cannot be determined.
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa After the inception date of the lease, the
ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan amount of the lease liability is increased to
bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang reflect the interest increase and less lease
dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas payments made. Furthermore, the lease
sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, liabilities carrying amount is remeasured if
perubahan jangka waktu sewa, perubahan there are modifications, changes in term of
pembayaran sewa, atau perubahan dalam the lease, lease payments, or the valuation of
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. the option to purchase the underlying asset.
Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu Short-term leases (with term of less or equal
kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa to 12 months) and leases of low-value assets,
aset bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa and elements of those leases, partially or
tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak entirely not applying the recognition principles
menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang stipulated by SFAS No. 73 will be treated the
ditentukan oleh PSAK No. 73 akan diperlakukan same as operating leases in SFAS No. 30.
sama dengan sewa operasi pada PSAK No. 30. The Bank will recognizes these lease
Bank akan mengakui pembayaran sewa payments on a straight-line basis during the
tersebut dengan dasar garis lurus selama masa lease period on the statement of profit or loss
sewa dalam laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income. This
komprehensif lain. Beban ini dicatat pada beban expense is recorded under general and
umum dan administrasi dalam laporan laba rugi. administrative expenses in profit or loss.
Penerapan pencatatan PSAK No. 73 berlaku The recording implementation of SFAS No.
untuk seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang 73 is applied for all leases (except as stated
disebutkan sebelumnya) sebagai berikut: earlier) as follows:
- Menyajikan aset hak guna sebagai bagian - Presents right-of-use assets as part of
dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan fixed assets and lease liabilities presented
sebagai bagian dari liabilitas lain-lain dalam as part of other liabilities in the statement
laporan posisi keuangan, yang diukur pada of financial position which measured at
nilai kini dari pembayaran sewa masa depan; the present value of the future lease
payments;
- Mencatat penyusutan aset hak guna dan - Records depreciation of right-of-use
bunga atas liabilitas sewa dalam laporan assets and interest on lease liabilities in
laba rugi dan penghasilan komprehensif; the statement of profit or loss and other
dan comprehensive income; and
- Memisahkan jumlah total pembayaran ke - Separates the total amount of cash paid
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan into a principal portion (presented within
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam financing activities) and interest
kegiatan operasional) dalam laporan arus (presented within operating activities) in
kas. the statement of cash flows.
59
Page 348
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Pelaporan segmen z. Segment reporting
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statements to evaluate the
untuk mengevaluasi sifat dan dampak nature and financial effects of the business
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana activities in which the Bank are involved in
Bank terlibat dalam lingkungan ekonomi and the economic environment where the
dimana Bank beroperasi. Bank operates.
Segmen operasi adalah komponen dari Bank An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Bank that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earns revenues and incurs
beban termasuk pendapatan dan beban yang expenses including revenues and expenses
terkait dengan transaksi dengan komponen that relate to transactions with any of the
lain Bank dimana hasil operasinya dikaji ulang Bank’s other components whose operating
secara berkala oleh manajemen kunci untuk results are reviewed regularly by the Bank’s
membuat keputusan mengenai sumber daya key managements to make decision about
yang akan dialokasikan pada segmen tersebut resources allocated to the segment and
dan menilai kinerjanya, serta tersedia assess its performance, and for which
informasi keuangan yang dapat dipisahkan. discrete financial information is available.
Hasil segmen yang dilaporkan kepada Segment’s results that are reported to the
manajemen kunci meliputi komponen- Bank’s key managements include items
komponen yang dapat diatribusikan secara directly attributable to a segment as well as
langsung kepada suatu segmen dan those that can be allocated on a reasonable
komponen-komponen yang dapat basis.
dialokasikan dengan dasar yang wajar.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and disclosed
mengungkapkan informasi keuangan financial information based on the business
berdasarkan kegiatan bisnis dimana Bank activities (business segments) in which the
terlibat (segmen usaha). Segmen pendapatan, Bank engages. The segments of revenues,
biaya, hasil aset dan liabilitas, termasuk expenses, income from assets and liabilities
bagian yang dapat diatribusikan langsung include ítems directly attributable to a
kepada segmen, serta yang dapat segment as well as those that can be
dialokasikan dengan dasar yang memadai allocated on a reasonable basis to that
untuk segmen tersebut. segment.
aa. Laba per saham aa. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata dividing income for the year with the
tertimbang jumlah saham yang ditempatkan weighted average number of outstanding
dan disetor penuh selama tahun berjalan. issued and fully paid-up common shares
during the year.
Laba per saham dilusian dihitung setelah Diluted earning per share is computed after
dilakukan penyesuaian terhadap jumlah making the necessary adjustments to the
rata-rata tertimbang saham biasa yang weighted average number of common
beredar dengan asumsi bahwa seluruh waran shares outstanding assuming full exercise
saham dieksekusi pada harga yang telah of stock warrant at the time of the issuance
ditentukan pada periode dimana harga pasar using the determined exercise price on the
rata-rata saham selama periode tersebut period where the average market price of
melebihi harga eksekusi waran. the share is exceeding the warrant exercise
price.
60
Page 349
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Provisi ab. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki liabilitas kini Provisions are recognised when the Bank
(baik bersifat hukum maupun bersifat has a present obligation (legal or
konstruktif), dimana akibat peristiwa masa lalu, constructive), that as a result of a past event,
besar kemungkinan bahwa penyelesaian it is probable that the settlement of obligation
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar cause an outflow of resources embodying
sumber daya yang mengandung manfaat economic benefits will be required to settle
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai the obligation and a reliable estimate can be
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. made of the amount of the obligation.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi date and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the
dibatalkan. obligation, the provision is reversed.
ac. Biaya emisi penerbitan saham ac. Shares issuance costs
Biaya emisi saham yang terjadi sehubungan Shares issuance costs related to the public
dengan penawaran saham umum kepada offering of shares are deducted from the
masyarakat dikurangkan langsung dari hasil proceeds and presented as a deduction in
emisi dan disajikan sebagai pengurang pada the “Additional Paid-in-Capital” account
akun “Tambahan Modal Disetor” sebagai under equity section in the statement of
bagian dari ekuitas pada laporan posisi financial position.
keuangan.
ad. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak ad. Transactions and balances with related
berelasi parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Bank enters into transactions with
berelasi. Dalam laporan keuangan ini, istilah related parties. In these financial statements,
pihak berelasi sesuai dengan PSAK No. 7 the term related parties are defined under
tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. SFAS No. 7 on “Related Party Disclosures”.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan The transactions are made based on terms
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, in which such terms
pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin may not be the same as those transactions
tidak sama dengan transaksi yang dilakukan with non-related parties.
dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Semua transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan related parties, whether or not conducted
dengan syarat normal sebagaimana dilakukan under terms and conditions similar to those
dengan pihak ketiga maupun tidak telah granted to third parties are disclosed in the
diungkapkan pada catatan atas laporan notes to the financial statements.
keuangan.
61
Page 350
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang estimates, and assumptions that affect the
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari reported amounts of revenues, expenses, assets
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan and liabilities, and the disclosure of contingent
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir liabilities at the end of the reporting period.
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai Uncertainty about these assumptions and
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimations could result in outcomes that require
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset a material adjustment to the carrying amounts of
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. the asset and liability affected in future periods.
Penentuan nilai wajar Determination of fair values
Kebijakan akuntansi Bank untuk pengukuran nilai The Bank’s accounting policy on fair value
wajar dibahas di Catatan 2d (ix). measurements is detailed in Note 2d (ix).
Dalam menentukan nilai wajar atas aset In determining the fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana and liabilities for which there is no observable
tidak terdapat harga pasar yang dapat market price, the Bank should use the valuation
diobservasi. Bank harus menggunakan teknik techniques. For financial instruments that are
penilaian. Untuk instrumen keuangan yang jarang traded infrequently and have little price
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang transparency, fair value is less objective and
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang objektif requires varying degrees of judgment depending
sehingga membutuhkan tingkat pertimbangan yang on liquidity, concentration, uncertainly of market
beragam. Hal tersebut bergantung pada likuiditas, factors, pricing assumptions and other risks
konsentrasi, ketidakpastian faktor pasar, asumsi affecting the specific instrument.
penentuan harga, dan risiko lainnya yang
mempengaruhi instrumen tertentu.
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded in the statement of
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, nilainya financial position cannot be derived from active
ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik markets, they are determined using a variety of
penilaian termasuk penggunaan model valuation techniques that include the use of
matematika. Masukan (input) untuk model ini mathematical models. The inputs to these models
berasal dari data pasar yang bisa diamati are derived from observable market data where
sepanjang data tersebut tersedia. possible.
Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak When observable market data are not available,
tersedia, pertimbangan manajemen diperlukan management’s judgment is required to establish
untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan fair values. The management’s judgments
manajemen tersebut mencakup pertimbangan include considerations of liquidity and model
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas inputs such as volatility for long-term derivatives
untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu and discount rates, early payment rates, and
panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan default rate assumptions.
dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.
62
Page 351
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Kontinjensi Contingencies
Bank sedang terlibat dalam proses hukum. The Bank is currently involved in legal
Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian proceedings. The estimate of the probable cost
klaim telah dikembangkan melalui konsultasi for the resolution of claims has been developed in
dengan bantuan konsultan hukum Bank didasarkan consultation with the aid of the external legal
pada analisis hasil yang potensial. Manajemen counsel handling the Bank’s defense in this
tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan matter and is based upon an analysis of potential
mempengaruhi hasil usaha. Besar kemungkinan, results. Management does not believe that the
bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa depan outcome of this matter will affect the results of
dapat secara material terpengaruh oleh perubahan operations. It is probable, however, that future
dalam estimasi atau efektivitas dari strategi yang results of operations could be materially affected
terkait dengan hal tersebut. by changes in the estimates or in the
effectiveness of the strategies relating to these
proceedings.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan assets
Evaluasi atas kerugian penurunan nilai aset Financial assets accounted for at amortised cost
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan are evaluated for impairment on a basis
diamortisasi dijelaskan di Catatan 2e. described in Note 2e.
Cadangan kerugian penurunan nilai terkait dengan The specific counterparty component of the total
pihak lawan spesifik dalam seluruh cadangan allowances for impairment applies to claims
kerugian penurunan nilai dibentuk atas tagihan evaluated individually for impairment and is
yang penurunan nilainya dievaluasi secara based upon management’s best estimate of the
individual berdasarkan estimasi terbaik manajemen present value of the cash flows that are expected
atas nilai tunai arus kas yang diharapkan akan to be received.
diterima.
Dalam mengestimasi arus kas ini, manajemen In estimating these cash flows, the management
membuat pertimbangan mengenai kondisi makes judgments about the counterparty’s
keuangan dari pihak lawan dan nilai neto yang financial situation and the net realisable value of
dapat direalisasi dari agunan yang diterima. Setiap any underlying collateral. Each impaired asset is
aset yang mengalami penurunan nilai dievaluasi assessed on its merits and the workout strategy
dan strategi penyelesaiannya serta estimasi arus and estimated cash flows considered recoverable
kas yang dinilai dapat diperoleh kembali secara are independently approved by the Credit Risk
independen disetujui oleh Bagian Risiko Kredit. Unit.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment collectively assessed
secara kolektif meliputi kerugian kredit yang cover credit losses inherent in portfolios of claims
melekat pada portofolio tagihan dengan with similar economic characteristics when there
karakteristik ekonomi yang serupa ketika terdapat is an objective evidence to suggest that they
bukti objektif bahwa telah terjadi penurunan nilai contain impaired receivables but the individual
tagihan dalam portofolio tersebut namun impaired items cannot yet be identified.
penurunan nilai secara individu belum dapat
diidentifikasi.
63
Page 352
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Dalam menentukan perlunya membentuk In assessing the need for collective loan loss
cadangan kerugian penurunan nilai kredit secara allowances, management considers factors such
kolektif, manajemen mempertimbangkan faktor- as credit quality, portfolio size, concentrations,
faktor seperti kualitas kredit, besarnya portofolio, and economic factors. In order to estimate the
konsentrasi kredit, dan faktor-faktor ekonomi. required allowance, assumptions are made to
ekonomi saat ini. Ketepatan dari cadangan ini define the way inherent losses are modeled and
bergantung pada seberapa tepat estimasi arus to determine the required input parameters based
kas masa depan untuk menentukan cadangan on historical experience and current economic
individual, serta asumsi model dan parameter conditions. The accuracy of the allowances
yang digunakan dalam menentukan cadangan depends on how well these estimates on future
kolektif. cash flows for specific counterparty’s allowances
and the model assumptions and parameters are
used in determining collective allowances.
Revaluasi aset tetap Revaluation of fixed assets
Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada The Bank’s fixed assets revaluation depend on
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai the selection of certain assumptions used by the
independen dalam menghitung jumlah-jumlah independent appraiser in calculating such
tersebut. Asumsi untuk tersebut termasuk harga amounts. Those assumptions include market
pasar tingkat diskonto, tingkat kenaikan value, discount rate, revenue and cost increase
pendapatan dan biaya, dan ekspektasi masa rate, and expected useful life. The Bank believes
manfaat. Bank berkeyakinan bahwa asumsi that the assumptions are reasonable and
tersebut adalah wajar dan sesuai. Perbedaan appropriate. Significant differences in the Bank’s
signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Bank assumptions may materially affect the valuation
dapat mempengaruhi secara material nilai aset of its fixed assets.
tetap yang direvaluasi.
Penurunan nilai aset non keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila The Bank recognises an impairment loss
nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat whenever the carrying amount of an asset
dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah nilai yang exceeds its recoverable amount. The recoverable
lebih tinggi antara nilai wajar dikurang biaya untuk amount is the higher of an asset’s (or cash-
menjual dengan nilai pakai aset (atau unit penghasil generating units) fair value less cost to sell and its
kas). Jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset value in use. Recoverable amounts are estimated
individual atau jika tidak memungkinkan, untuk unit for individual assets or if it is not possible, for the
penghasil kas yang mana aset tersebut merupakan cash-generating unit to which the asset belongs.
bagian daripada unit tersebut.
64
Page 353
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan tergantung The present value of the employee benefit
dari banyaknya faktor yang dipertimbangkan oleh obligations depends on a number of factors that
aktuaris berdasarkan beberapa asumsi. Perubahan are determined on an actuarial basis using a
atas asumsi-asumsi tersebut akan mempengaruhi number of assumptions. Any changes in these
nilai tercatat atas imbalan kerja karyawan. assumptions will impact the carrying amount of
employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya The assumptions used in determining the net cost
atau pendapatan untuk imbalan kerja termasuk or income for employee benefits include the
tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji masa discount rate and rate of future salary increase.
datang. Bank menentukan tingkat diskonto yang The Bank determines the appropriate discount
tepat pada setiap akhir periode pelaporan. Tingkat rate at the end of each reporting period. The
diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus discount rate is interest rate that should be used
digunakan untuk menentukan nilai kini atas to determine the present value of estimated future
estimasi arus kas keluar masa depan yang cash outflows expected to be required to settle
diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban the pension obligations. In determining the
pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga appropriate discount rate, the Bank considers the
yang sesuai, Bank mempertimbangkan tingkat interest rates of government bonds that are
suku bunga obligasi pemerintah yang denominated in the currency in which the benefits
didenominasikan dalam mata uang imbalan akan will be paid and that have terms to maturity
dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa approximating the terms of the related pension
dengan jangka waktu kewajiban pensiun yang obligation. For the rate of future salary increases,
terkait. Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, the Bank collects all historical data relating to
Bank mengumpulkan data historis mengenai changes in base salaries and adjusts it for future
perubahan gaji dasar pekerja dan business plans. Other key assumptions for
menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis pension obligations are based in part on current
masa datang. Asumsi kunci kewajiban pensiun market conditions. Additional information is
lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi disclosed in Note 35.
pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan
pada Catatan 35.
Alokasi harga beli dan penurunan nilai goodwill Purchase price allocation and goodwill
impairment
Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan Acquisition accounting requires extensive use of
estimasi akuntansi secara ekstensif dalam accounting estimates to allocate the purchase
mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar wajar price to the reliable fair market values of the
yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang assets and liabilities purchased including
diperoleh termasuk goodwill. Akuisisi bisnis tertentu intangible assets. Certain business acquisitions
oleh Grup menimbulkan goodwill. Sesuai dengan of the Group have resulted in goodwill. Under
PSAK No. 22 “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak SFAS No. 22 “Business Combinations”, such
diamortisasi dan diuji bagi penurunan nilai setiap goodwill is not amortised and subject to an annual
tahunnya. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam impairment testing. Further details are disclosed
Catatan 13. in Note 13.
Uji penurunan nilai dilakukan apabila terdapat Impairment testing is performed when certain
indikasi penurunan nilai. Dalam hal goodwill, aset impairment indicators are present. In the case of
diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya. Jika goodwill, such assets are subject to annual
terdapat indikasi penurunan nilai, manajemen harus impairment testing and whenever there is an
menggunakan pertimbangan dalam mengestimasi indication that such asset may be impaired,
nilai terpulihkan dan menentukan jumlah penurunan management has to use its judgment in
nilai. estimating the recoverable value and determining
the amount of impairment.
65
Page 354
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognised for the future
penghasilan terpulihkan pada periode mendatang recoverable taxable income arising from
sebagai akibat dari perbedaan temporer. Justifikasi temporary difference. Management’s judgment is
manajemen diperlukan untuk menentukan jumlah required to determine the amount of deferred tax
aset pajak tangguhan yang dapat diakui sesuai assets that can be recognised based upon the
dengan perkiraan waktu dan tingkat laba fiskal di likely timing and level of future taxable profits
masa mendatang sejalan dengan strategi rencana together with future tax strategy.
perpajakan ke depan.
Pajak penghasilan Income tax
Bank mengakui liabilitas atas pajak penghasilan The Bank recognised liabilities for corporate
badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat income tax based on estimation of whether
tambahan pajak penghasilan badan. additional corporate income tax will be due.
4. KAS 4. Cash
31 Desember/December 31
2023 2022
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
Notional Notional
amount in Ekuivalen amount in Ekuivalen
foreign Rupiah/ foreign Rupiah/
currencies Rupiah currencies Rupiah
(full amount) equivalent (full amount) equivalent
Rupiah 154.507 184.318 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Singapura 4.154.150 48.505 2.041.260 23.664 Singapore Dollar
Dolar Amerika Serikat 477.654 7.354 431.645 6.719 United States Dollar
Yuan Renminbi Cina 1.139.950 2.473 1.158.470 2.589 Chinese Yuan Renminbi
Jumlah 212.839 217.290 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, saldo As of December 31, 2023 and 2022, the balance
kas dalam mata uang Rupiah termasuk kas pada of cash in Rupiah include cash in ATM amounting
ATM, masing-masing sebesar Rp1.477 dan to Rp1,477 and Rp1,213, respectively.
Rp1.213.
66
Page 355
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 1.314.035 1.294.608 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 238.646 186.802 United States Dollar
Jumlah 1.552.681 1.481.410 Total
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain minimum
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam statutory reserves (GWM) in Rupiah for
kegiatannya sebagai bank umum dan GWM dalam conventional banking and statutory reserves in
mata uang asing dalam kegiatannya melakukan foreign currencies for foreign exchange
transaksi mata uang asing. transactions.
Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2023, Giro As of December 31, 2022 and 2023, the Bank's
Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan Minimum Statutory Reserve complies with Bank
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.15/15/PBI/2013 Indonesia (BI) Regulation No. 15/15/PBI/2013
tanggal 24 Desember 2013 tentang Giro Wajib dated December 24, 2013 which have been
Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta further amended with PBI No. 18/3/PBI/2016
Asing Bagi Bank Umum Konvensional sebagaimana dated March 10, 2016, PBI No. 18/14/PBI/2016
telah diubah beberapa kali dengan PBI dated August 18, 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017
No.18/3/PBI/2016 tanggal 10 Maret 2016, PBI dated April 17, 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018
No.18/14/PBI/2016 tanggal 18 Agustus 2016, PBI dated March 29, 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021
No. 19/6/PBI/2017 tanggal 17 April 2017, PBI dated December 21, 2021, PBI No.
No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, PBI No. 24/4/PBI/2022 dated February 25, 2022 and
23/16/PBI/2021 tanggal 21 Desember 2021, PBI No. Regulation of Members of The Board of
24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dan Governors (PADG) No.20/30/PADG/2018 dated
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. November 30, 2018, No. 21/14/PADG/2019 dated
20/30/PADG/2018 tanggal 30 November 2018, June 26, 2019, No. 21/27/PADG/2019 dated
No.21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni 2019, No. December 26, 2019, No. 22/2/PADG/2020 dated
21/27/PADG/2019 tanggal 26 Desember 2019, No. March 13, 2020, No. 22/10/PADG/2020 dated
22/2/PADG/2020 tanggal 13 Maret 2020, No. April 30, 2020, 22/19/PADG/2020 dated July 29,
22/10/PADG/2020 tanggal 30 April 2020, PADG 2020, No. 24/3/PADG/2022 dated March 1, 2022,
22/19/PADG/2020 tanggal 29 Juli 2020, 24/8/PADG/2022 dated June 30, 2022,
24/3/PADG/2022 tanggal 1 Maret 2022, 24/14/PADG/2022 dated October 31, 2022, and
24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022, the latest PADG No. 12 year 2023 dated
24/14/PADG/2022 tanggal 31 Oktober 2022, dan September 27, 2023 “Minimum Statutory Reserve
PADG No. 12 Tahun 2023 tanggal 27 September Requirements in Rupiah and Foreign Currencies
2023 perubahan terakhir tentang “Giro Wajib of Conventional Commercial Banking, Sharia
Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Commercial Banking and Sharia Business Units”
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit concerning Minimum Statutory Reserve of
Usaha Syariah” yang masing-masing sebesar: Commercial Banks with BI in Rupiah and foreign
currency, which are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
- GWM Primer Primary Minimum Statutory Reserve -
Harian*) 0,00% 0,00% Daily*)
Rata-rata**) 4,00% 9,00% Average**)
- PLM***) 5,00% 6,00% PLM***) -
Mata uang asing 4,00% 4,00% Foreign Currencies
*) Mulai berlaku per 1 September 2022 *) Effective on September 1, 2022
**) Berdasarkan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023. **) Based on PADG No. 12 year 2023 dated September 27, 2023.
Penyesuaian kebijakan pengaturan GWM Rupiah menjadi 4% mulai Adjusting Minimum Statuory Reserve to 4% (four percent) effective on
berlaku tanggal 1 Oktober 2023. October 1, 2023.
***) Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 18 ***) Based on Regulation of Members of The Board of Governors (PADG)
Tahun 2023 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga No 18 2023 concerning Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) for
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Conventional Commercial Banks, Sharia Banks and Sharia Business
Syariah, dan Unit Usaha Syariah, PLM ditetapkan 5% mulai berlaku Unit, PLM is 5% (five percent) effective on December 1, 2023.
tanggal 1 Desember 2023.
67
Page 356
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK
INDONESIA (continued)
GWM Primer adalah simpanan minimum yang wajib Primary Minimum Statutory Reserve is a minimum
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo Rekening reserve that should be maintained by the Bank in
Giro pada Bank Indonesia. GWM Sekunder dan Current Accounts with Bank Indonesia.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) Secondary Minimum Statutory Reserve and
adalah cadangan minimum yang wajib dipelihara Macroprudential Liquidity Buffer are the minimum
oleh Bank berupa SBI, Surat Utang Negara (SUN), reserves that should be maintained by the Bank
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan/atau which comprised of Certificates of Bank Indonesia
excess reserve yang merupakan kelebihan saldo (SBI), Government Debenture Debt (SUN), Sharia
Rekening Giro Rupiah Bank dari GWM Primer, Government Securities (SBSN), and/or excess
GWM LFR dan Rasio Intermediasi Makroprudensial reserve which represent the excess reserve of the
(RIM). Bank’s Current Accounts in Rupiah over the
Primary Minimum Statutory Reserve, Minimum
Statutory Reserve on LFR and Macroprudential
Intermediation Ratio (RIM).
GWM LFR dan RIM adalah tambahan simpanan Minimum Statutory Reserve on LFR and RIM is
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam the additional reserve that should be maintained
bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia, by the Bank in the form of Current Accounts with
jika LFR dan RIM Bank dibawah minimum LFR dan Bank Indonesia, if the Bank’s LFR and RIM is
RIM target Bank Indonesia (84%) atau jika di atas below the minimum of LFR and RIM targeted by
maksimum LFR dan RIM target BI (94%) dan Bank Indonesia (84%) or if the Bank’s LFR and
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) RIM is above the maximum of LFR and RIM
Bank lebih kecil dari KPMM Insentif BI sebesar 14%. targeted by BI (94%) and the Capital Adequacy
Ratio (CAR) is below BI requirement of 14%.
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening Rupiah The ratios of the Bank’s Minimum Statutory
dan mata uang asing Bank pada tanggal Reserve requirement for its Rupiah and foreign
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing currencies accounts as of December 31, 2023
sebesar: and 2022, respectively, are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
- GWM Primer Primary Minimum Statutory Reserve -
Harian 8,95% 9,62% Daily
Rata-rata 8,83% 9,46% Average
- PLM 29,32% 6,87% PLM -
Mata uang asing 4,38% 4,58% Foreign currencies
Bank telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia The Bank has fulfilled Bank Indonesia regulation
yang berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank regarding Statutory Reserves Requirement on
Umum pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Commercial Banks as of December 31, 2023
and 2022.
68
Page 357
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang: a. By currencies:
31 Desember/December 31
2023 2022
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
Notional Notional
amount in Ekuivalen amount in Ekuivalen
foreign Rupiah/ foreign Rupiah/
currencies Rupiah currencies Rupiah
(full amount) equivalent (full amount) equivalent
Rupiah - 39.990 - 34.781 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 2.720.846 41.893 11.508.627 179.161 United States Dollar
Yuan Renminbi Cina 13.587.353 29.478 6.729.140 15.036 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Singapura 1.679.205 19.607 3.096.418 35.896 Singapore Dollar
Poundsterling
Britania Raya 189.384 3.717 6.590 124 Great Britain Poundsterling
Dolar Australia 156.687 1.647 58.192 615 Australian Dollar
Yen Jepang 14.978.638 1.631 702.165 83 Japanese Yen
Euro Eropa 66.609 1.135 818.269 13.568 European Euro
Dolar Hong Kong 22.211 44 85.934 172 Hong Kong Dollar
99.152 244.655
Jumlah 139.142 279.436 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (126) (282) impairment losses
Neto 139.016 279.154 Net
b. Berdasarkan kolektibilitas: b. By collectability:
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal All current accounts with other banks as of
31 Desember 2023 dan 2022 digolongkan December 31, 2023 and 2022 were
sebagai “lancar”. classified as “current”.
c. Berdasarkan transaksi dengan pihak berelasi c. By related parties and third parties:
dan pihak ketiga:
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing Foreign currencies
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Shenzhen 17.877 7.302 Corporation, Shenzhen Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Zhejiang 7.470 2.679 Corporation, Zhejiang Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang London 3.717 124 Corporation, London Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Tokyo 1.631 83 Corporation, Tokyo Branch
30.695 10.188
69
Page 358
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Berdasarkan transaksi dengan pihak berelasi c. By related parties and third parties:
dan pihak ketiga: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 24.953 23.629 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 12.832 11.072 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.166 34 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 39 47 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
J.P Morgan Chase Bank, J.P. Morgan Chase Bank,
New York 22.802 - New York
United Overseas Bank Ltd. United Overseas Bank Ltd.
Singapura 19.607 35.896 Singapore
Citibank N.A., New York 8.861 159.816 Citibank N.A., New York
PT Bank Central Asia Tbk 6.188 7.782 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank ICBC Indonesia 4.130 5.055 PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.086 3.127 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
ANZ Australia 1.648 614 ANZ Australia
Citibank N.A., London 1.135 13.568 Citibank N.A., London
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Amerika Serikat 956 8.436 United States
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Hong Kong 44 172 Hong Kong
108.447 269.248
Jumlah 139.142 279.436 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (126) (282) Allowance for impairment losses
Neto 139.016 279.154 Net
d. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun: d. Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 0,69% 0,19% Rupiah
Mata uang asing 1,40% 0,37% Foreign currencies
70
Page 359
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto atas giro pada e. Movements in the gross carrying amount of
bank lain adalah sebagai berikut: current accounts with other banks are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2022 659.148 - - 659.148 January 1, 2022
Aset baru 2.723 - - 2.723 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (475) - - (475) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (381.960) - - (381.960) Remeasurement
31 Desember 2022 279.436 - - 279.436 December 31, 2022
Aset baru 22.802 - - 22.802 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (3) - - (3) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (163.093) - - (163.093) Remeasurement
31 Desember 2023 139.142 - - 139.142 December 31, 2023
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai f. Movements in the allowance for impairment
atas giro pada bank lain adalah sebagai berikut: losses amount of current accounts with other
banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2022 925 - - 925 January 1, 2022
Aset baru 3 - - 3 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1) - - (1) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (645) - - (645) Remeasurement
31 Desember 2022 282 - - 282 December 31, 2022
Aset baru 19 - - 19 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (175) - - (175) Remeasurement
31 Desember 2023 126 - - 126 December 31, 2023
g. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah g. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya giro pada uncollectible current accounts with other
bank lain. banks.
71
Page 360
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang: a. By type and currency:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Bank Indonesia - 234.935 Bank Indonesia
PT. Bank DBS Indonesia 45.000 - PT. Bank DBS Indonesia
45.000 234.935
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
Bank Indonesia - 389.281 Bank Indonesia
- 389.281
Jumlah 45.000 624.216 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1) - Allowance for impairment losses
Jumlah 44.999 624.216 Total
b. Tingkat suku bunga efektif setahun: b. Effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 2,87% - 5,88% 3,16% - 5,19% Rupiah
Mata uang asing 1,60% - 4,34% 0,14% - 1,62% Foreign currencies
c. Sisa umur hingga jatuh tempo atas penempatan c. The remaining period until maturity on
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah di placements with Bank Indonesia and other
bawah 3 bulan. banks is under 3 months.
d. Perubahan nilai tercatat bruto atas penempatan d. Movements in the gross carrying amount of
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah placement with Bank Indonesia and other
sebagai berikut: banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2022 1.771.492 - - 1.771.492 January 1, 2022
Aset baru 624.216 - - 624.216 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.771.492) - - (1.771.492) (excluding write-offs)
31 Desember 2022 624.216 - - 624.216 December 31, 2022
Aset baru 45.000 - - 45.000 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (624.216) - - (624.216) (excluding write-offs)
31 Desember 2023 45.000 - - 45.000 December 31, 2023
72
Page 361
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
atas penempatan pada Bank Indonesia dan impairment losses of placement with Bank
bank lain adalah sebagai berikut: Indonesia and other banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2022 - - - - January 1, 2022
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2022 - - - - December 31, 2022
Aset baru 1 - - 1 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2023 1 - - 1 December 31, 2023
f. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah f. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya uncollectible placement with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia dan bank and other banks.
lain.
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency:
31 Desember/December 31
2023 2022
Diukur pada Measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Efek-efek pemerintah Government Securities
Obligasi Negara IDSR180924364S 498.299 - Government bonds IDSR180924364S
Obligasi Negara IDSR081124364S 300.068 - Government bonds IDSR081124364S
Obligasi Negara PBS031 226.224 222.491 Government bonds PBS031
Obligasi Negara IDSR190624273S 199.519 - Government bonds IDSR190624273S
Obligasi Negara SR015 181.588 181.132 Government bonds SR015
Obligasi Negara IDSR111024364S 149.454 - Government bonds IDSR111024364S
Obligasi Pemerintah 017 131.942 134.089 Government bonds 017
Obligasi Pemerintah 033 129.826 129.727 Government bonds 033
Obligasi Negara PBS036 129.221 - Government bonds PBS036
Obligasi Negara IDSR131224364S 109.996 - Government bonds IDSR131224364S
Obligasi Negara IDSR301024364S 105.076 - Government bonds IDSR301024364S
Obligasi Negara IDSR181024364S 104.790 - Government bonds IDSR181024364S
Obligasi Negara IDSR070824273S 100.058 - Government bonds IDSR070824273S
Obligasi Negara IDSR131124364S 100.053 - Government bonds IDSR131124364S
Obligasi Negara IDSR041224364S 100.019 - Government bonds IDSR041224364S
Obligasi Negara IDSR170524182S 99.994 - Government bonds IDSR170524182S
Obligasi Negara IDSR210824273S 99.972 - Government bonds IDSR210824273S
Obligasi Negara IDSR220524182S 99.963 - Government bonds IDSR220524182S
Obligasi Negara IDSR030724273S 99.787 - Government bonds IDSR030724273S
73
Page 362
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31
2023 2022
Diukur pada Measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Efek-efek pemerintah Government Securities
Obligasi Negara IDSR041024364S 99.663 - Government bonds IDSR041024364S
Obligasi Negara IDSR090824273S 90.020 - Government bonds IDSR090824273S
Obligasi Negara IDSR061224364S 80.030 - Government bonds IDSR061224364S
Obligasi Negara IDSR161024364S 79.734 - Government bonds IDSR161024364S
Obligasi Negara IDSR030524182S 70.017 - Government bonds IDSR030524182S
Obligasi Negara IDSR020824273S 60.034 - Government bonds IDSR020824273S
Obligasi Negara IDSR020524183S 59.988 - Government bonds IDSR020524183S
Obligasi Negara IDSR271124364S 51.566 - Government bonds IDSR271124364S
Obligasi Negara IDSR011124364S 50.049 - Government bonds IDSR011124364S
Obligasi Negara IDSR070624182S 50.021 - Government bonds IDSR070624182S
Obligasi Negara IDSR050624182S 50.019 - Government bonds IDSR050624182S
Obligasi Negara IDSR251024364S 50.017 - Government bonds IDSR251024364S
Obligasi Negara IDSR280824273S 49.994 - Government bonds IDSR280824273S
Obligasi Negara IDSR270524185S 49.977 - Government bonds IDSR270524185S
Obligasi Negara IDSR201124364S 49.972 - Government bonds IDSR201124364S
Obligasi Negara IDSR290524182S 49.971 - Government bonds IDSR290524182S
Obligasi Negara IDSR230824273S 49.968 - Government bonds IDSR230824273S
Obligasi Negara SPN12240201 49.956 - Government bonds SPN12240201
Obligasi Negara IDSR231024364S 49.910 - Government bonds IDSR231024364S
Obligasi Negara IDSR310724273S 45.005 - Government bonds IDSR310724273S
Obligasi Negara FR0077 29.761 29.449 Government bonds FR0077
Obligasi Negara ORI019 19.947 19.822 Government bonds ORI019
Obligasi Negara IDSR140824273S 6.685 - Government bonds IDSR140824273S
Obilgasi Negara SPN12231207 - 100.034 Goverment Bonds SPN12231207
Obligasi Negara SPN12230105 - 46.737 Government bonds SPN12230105
Obligasi Negara FR0063 - 39.752 Government bonds FR0063
Total efek-efek yang Total marketable securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain 4.208.153 903.233 comprehensive income
Diskonto yang belum diamortisasi (152.164) (9.283) Unamortised discount
Jumlah 4.055.989 893.950 Total
Diukur pada Measured at
biaya perolehan di amortisasi amortized cost
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Efek-efek pemerintah Government securities
Obligasi Negara PBSG001 250.000 - Government Bonds PBSG001
Obligasi korporasi Corporate bonds
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 200.000 - (Persero) Tbk
Total efek-efek yang Total marketable securities measured
diukur pada biaya perolehan at fair value amortized cost
di amortisasi 450.000 -
Premi yang belum diamortisasi 630 - Unamortised premium
Jumlah 450.630 - Total
Jumlah efek-efek 4.506.619 893.950 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (152) - Allowance for impairment losses
Neto 4.506.467 893.950 Net
74
Page 363
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan penerbit: b. By issuer:
31 Desember/December 31
2023 2022
Pemerintah 4.458.153 903.233 Government
Korporasi 200.000 - Corporate
Jumlah 4.658.153 903.233 Total
Diskonto yang belum diamortisasi (151.534) (9.283) Unamortised discount
Cadangan kerugian penurunan nilai (152) - Allowance for impairment losses
Jumlah 4.506.467 893.950 Total
c. Berdasarkan kolektibilitas: c. By collectability:
Seluruh efek-efek milik Bank pada tanggal All of the marketable securities owned by the
31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan Bank as of December 31, 2023 and 2022 are
sebagai “lancar”. classified as “current”.
d. Berdasarkan peringkat: d. By rating:
Peringkat obligasi korporasi yang dimiliki oleh The rating of corporate bonds owned by the
Bank dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan Bank is rated by PT Pemeringkat Efek
PT Fitch Ratings Indonesia, pihak ketiga, Indonesia and PT Fitch Ratings Indonesia,
adalah sebagai berikut: third parties, as follows:
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Pemeringkat/ December 31, December 31, December 31, December 31,
Rated by 2023 2022 2023 2022
PT Bank Rakyat Indonesia Fitch Ratings Indonesia BBB- - 200.000 - PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk PT Pemeringkat Efek (Persero) Tbk
Indonesia idAAA - 200.000 -
Jumlah 200.000 - Total
e. Tingkat suku bunga efektif setahun: e. Effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
Obligasi korporasi 4,75% - 5,59% - Corporate bonds
Efek-efek pemerintah 2,06% - 6,10% 3,04% - 5,93% Government securities
f. Perubahan nilai tercatat bruto atas efek-efek f. Movements in the gross carrying amount of
adalah sebagai berikut: securities are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2022 1.108.110 - - 1.108.110 January 1, 2022
Aset baru 634.925 - - 634.925 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (842.897) - - (842.897) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (6.188) - - (6.188) Remeasurement
31 Desember 2022 893.950 - - 893.950 December 31, 2022
Aset baru 3.791.073 - - 3.791.073 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (186.523) - - (186.523) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 8.119 - - 8.119 Remeasurement
31 Desember 2023 4.506.619 - - 4.506.619 December 31, 2023
75
Page 364
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai g. The movements in the allowance for
atas efek-efek adalah sebagai berikut: impairment losses of securities are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2022 - - - - January 1, 2022
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2022 - - - - December 31, 2022
Aset baru 152 - - 152 New assets originated
Aset dihentikan - - - -
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2023 152 - - 152 December 31, 2023
h. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah h. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya efek- uncollectible securities.
efek.
9. TAGIHAN ATAS EFEK-EFEK YANG DIBELI 9. RECEIVABLES ON SECURITIES PURCHASED
DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI UNDER AGREEMENTS TO RESALE
a. Berdasarkan jenis a. By type
Tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan janji Receivables on securities purchased under
dijual kembali (reverse repo) adalah dalam mata agreements to resale (reverse repo) were
uang Rupiah dan ditempatkan pada Bank denominated in Rupiah and are placed at
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 dan Bank Indonesia as of December 31, 2023 and
2022 terdiri dari: 2022 consist of:
31 Desember 2023/December 31, 2023
Jenis Pendapatan
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai penjualan belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai beli/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Purchase Resale Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
Bank Indonesia/ 11 Okt 2023/ 10 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0052 300.000 Oct 11, 2023 Jan 10, 2024 288.862 293.353 444 292.909
Bank Indonesia/ 04 Okt 2023/ 3 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0052 300.000 Oct 04, 2023 Jan 3, 2024 287.648 292.119 98 292.021
Bank Indonesia/ 25 Okt 2023/ 24 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0063 180.000 Oct 25, 2023 Jan 24, 2024 172,074 174.850 701 174.149
Bank Indonesia/ 25 Okt 2023/ 24 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0063 120.000 Oct 25, 2023 Jan 24, 2024 114.716 116.572 470 116.102
Bank Indonesia/ 18 Okt 2023/ 17 Jan 2024/
Bank Indonesia VR0056 100.000 Oct 18, 2023 Jan 17, 2024 96.031 97.524 262 97.262
Bank Indonesia/ 15 Nov 2023/ 15 Feb 2024/
Bank Indonesia VR0064 100.000 Nov 15, 2023 Feb 15, 2024 96.004 97.574 768 96.806
1.100.000 1.055.335 1.071.992 2.743 1.069.249
76
Page 365
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN ATAS EFEK-EFEK YANG DIBELI 9. RECEIVABLES ON SECURITIES PURCHASED
DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan) UNDER AGREEMENTS TO RESALE
(continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan janji Receivables on securities purchased under
dijual kembali (reverse repo) adalah dalam mata agreements to resale (reverse repo) were
uang Rupiah dan ditempatkan pada Bank denominated in Rupiah and are placed at
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 dan Bank Indonesia as of December 31, 2023 and
2022 terdiri dari: (lanjutan) 2022 consist of: (continued)
31 Desember 2022/December 31, 2022
Jenis Pendapatan
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai penjualan belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai beli/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Purchase Resale Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
Bank Indonesia/ 5 Des 2022/ 2 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0074 300.000 Dec 5, 2022 Jan 2, 2023 287.452 288.746 46 288.700
Bank Indonesia/ 4 Feb 2022/ 3 Feb 2023/
Bank Indonesia VR0069 290.000 Feb 4, 2022 Feb 3, 2023 269.741 278.633 806 277.827
Bank Indonesia/ 20 Des 2022/ 17 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0041 280.000 Dec 20, 2022 Jan 17, 2023 259.857 261.027 669 260.358
Bank Indonesia/ 16 Des 2022/ 13 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0056 250.000 Dec 16, 2022 Jan 13, 2023 238.311 239.384 460 238.924
Bank Indonesia/ 06 Des 2022/ 3 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0084 250.000 Dec 06, 2022 Jan 3, 2023 231.561 232.604 74 232.530
Bank Indonesia/ 27 Des 2022/ 24 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0037 230.000 Dec 27, 2022 Jan 24, 2023 214.125 215.127 824 214.303
Bank Indonesia/ 28 Des 2022/ 25 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0064 220.000 Dec 28, 2022 Jan 25, 2023 209.261 210.241 840 209.401
Bank Indonesia/ 12 Des 2022/ 09 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0073 220.000 Dec 12, 2022 Jan 09, 2023 205.639 206.565 265 206.300
Bank Indonesia/ 23 Des 2022/ 20 Jan 2023/
Bank Indonesia FR0096 210.000 Dec 23, 2022 Jan 20, 2023 200.432 201.370 637 200.733
Bank Indonesia/ 21 Des 2022/ 04 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0045 210.000 Dec 21, 2022 Jan 04, 2023 196.689 197.111 90 197.021
Bank Indonesia/ 26 Des 2022/ 23 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0044 200.000 Dec 26, 2022 Jan 23, 2023 192.465 193.366 708 192.658
Bank Indonesia/ 23 Des 2022/ 20 Jan 2023/
Bank Indonesia FR0096 200.000 Dec 23, 2022 Jan 20, 2023 190.888 191.780 605 191.175
Bank Indonesia/ 7 Des 2022/ 04 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0068 200.000 Dec 7, 2022 Jan 04, 2023 185.082 185.915 89 185.826
Bank Indonesia/ 14 Des 2022/ 11 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0080 180.000 Dec 14, 2022 Jan 11, 2023 166.929 167.681 268 167.413
Bank Indonesia/ 7 Jan 2022/ 6 Jan 2023/
Bank Indonesia FR0088 150.000 Jan 7, 2022 Jan 6, 2023 138.855 143.447 63 143.384
Bank Indonesia/ 9 Des 2022/ 6 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0078 150.000 Dec 9, 2022 Jan 6, 2023 142.752 143.395 115 143.280
Bank Indonesia/ 19 Des 2022/ 16 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0072 140.000 Dec 19, 2022 Jan 16, 2023 131.029 131.619 316 131.303
Bank Indonesia/ 29 Des 2022/ 26 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0072 150.000 Dec 29, 2022 Jan 26, 2023 138.729 139.380 581 138.799
Bank Indonesia/ 30 Des 2022/ 27 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0065 130.000 Dec 30, 2022 Jan 27, 2023 120.452 121.017 525 120.492
Bank Indonesia/ 27 Des 2022/ 10 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0048 100.000 Dec 27, 2022 Jan 10, 2023 96.007 96.222 138 96.084
Bank Indonesia/ 28 Des 2022/ 11 Jan 2023/
Bank Indonesia VR0075 80.000 Dec 28, 2022 Jan 11, 2023 74.964 75.132 120 75.012
Bank Indonesia/ 08 Apr 2022/ 6 Jan 2023/
Bank Indonesia FR0065 37.500 Apr 08, 2022 Jan 6, 2023 34.814 35.661 16 35.645
4.177.500 3.926.034 3.955.423 8.255 3.947.168
77
Page 366
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN ATAS EFEK-EFEK YANG DIBELI 9. RECEIVABLES ON SECURITIES PURCHASED
DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan) UNDER AGREEMENTS TO RESALE
(continued)
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari agreements will be settled no more than 12
12 bulan setelah tanggal laporan posisi months after the date of financial positions.
keuangan.
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun c. Average effectives interest rate per annum
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 6,02% 3,79% Rupiah
d. Berdasarkan kolektibilitas d. By collectability
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual All of the securities purchased under resale
kembali (reverse repo) milik Bank pada tanggal agreements (reverse repo) owned by the
31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan Bank as of December 31, 2023 and 2022 are
sebagai “lancar”. classified as “current”.
e. Manajemen berpendapat bahwa cadangan e. Management believes that no allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan. impairment losses is necessary.
10. KREDIT YANG DIBERIKAN 10. LOANS
a. Berdasarkan jenis kredit a. By type of loans
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Konsumer 5.567 6.302 Consumer
Karyawan 1.002 1.374 Employee
6.569 7.676
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 7.850.352 6.368.535 Working capital
Investasi 3.809.276 3.532.969 Investment
Konsumer 1.467.634 1.492.931 Consumer
Karyawan 2.185 3.456 Employee
13.129.447 11.397.891
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 5.237.672 3.461.785 Investment
Modal Kerja 986.290 1.819.933 Working capital
6.223.962 5.281.718
Jumlah 19.359.978 16.687.285 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (513.561) (454.746) Allowance for impairment losses
Neto 18.846.417 16.232.539 Net
78
Page 367
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sectors
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
Perantara keuangan 3.078.621 2.528.658 Financial intermediary
Industri pengolahan 1.961.844 1.817.249 Manufacturing
Perdagangan besar dan eceran 1.768.553 1.202.719 Wholesale and retail
Rumah tangga 1.476.387 1.504.064 Household
Real estate, usaha persewaan,
dan jasa perusahaan 1.436.608 1.024.700 Real estate, leasing and services
Konstruksi 1.234.578 1.210.305 Construction
Transportasi, pergudangan, dan Transportation, warehousing and
komunikasi 871.094 684.254 communication
Penyediaan akomodasi dan Accommodation, food and
penyediaan makan minum 540.177 721.527 beverages
Listrik, gas, dan air 398.635 319.230 Electricity, gas and water
Pertambangan 142.879 214.223 Mining
Jasa kesehatan dan kegiatan
sosial 122.916 110.084 Health and social services
Pertanian, perburuan, dan kehutanan 42.408 40.388 Agriculture, hunting and forestry
Jasa pendidikan 35.230 5.995 Education services
Perikanan 17.585 7.693 Fishing
Jasa kemasyarakatan, sosial
budaya, hiburan, dan Social, art, culture, recreation
jasa lainnya 7.654 13.630 and other services
Lain-lain 847 848 Others
13.136.016 11.405.567
Mata uang asing Foreign currencies
Listrik, gas, dan air 2.901.778 2.311.861 Electricity, gas and water
Industri pengolahan 2.242.691 1.300.689 Manufacturing
Pertambangan dan penggalian 591.223 879.522 Mining and excavation
Real estate, usaha persewaan,
dan jasa perusahaan 416.544 382.548 Real estate, leasing and services
Perantara keuangan 37.352 - Financial intermediary
Transportasi, pergudangan, dan Transportation, warehousing
komunikasi 32.624 - and communication
Perdagangan besar dan eceran 1.750 81.624 Wholesale and retail
Pertanian Perburuan dan Kehutana n - 325.474 Agriculture and Forestry
6.223.962 5.281.718
Jumlah 19.359.978 16.687.285 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (513.561) (454.746) Allowance for impairment losses
Neto 18.846.417 16.232.539 Net
79
Page 368
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo perjanjian kredit c. By maturity based on loan agreement
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 5.084.037 4.169.341 ≤ 1 year
> 1 - 2 tahun 980.170 406.412 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 3.673.694 3.036.324 > 2 - 5 years
> 5 tahun 3.398.115 3.793.490 > 5 years
13.136.016 11.405.567
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 601.887 865.928 ≤ 1 year
> 1 - 2 tahun 187.105 453.550 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 1.012.715 655.622 > 2 - 5 years
> 5 tahun 4.422.255 3.306.618 > 5 years
6.223.962 5.281.718
Jumlah 19.359.978 16.687.285 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (513.561) (454.746) Allowance for impairment losses
Neto 18.846.417 16.232.539 Net
d. Berdasarkan kolektibilitas d. By collectability
31 Desember/December 31
2023 2022
Lancar 18.266.779 15.991.257 Current
Dalam perhatian khusus 536.786 128.820 Special mention
Kurang lancar 245.676 4.356 Substandard
Diragukan 38.171 233.779 Doubtful
Macet 272.566 329.073 Loss
19.359.978 16.687.285
Cadangan kerugian penurunan nilai (513.561) (454.746) Allowance for impairment losses
Neto 18.846.417 16.232.539 Net
e. Kredit restrukturisasi e. Restructured loans
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 As of December 31, 2023 and 2022 the
saldo kredit yang direstrukturisasi Bank adalah Bank’s restructured loans are as follows:
sebesar:
Kolektibilitas/ 31 Desember/December 31
Jenis/Type Collectability 2023 2022
Modal kerja/Working capital Lancar/Current 724.674 1.738.823
Dalam perhatian khusus/
Special mention 326.694 27.969
Kurang lancar/
Substandard 230.868 2.426
Diragukan/Doubtful 17.042 233.513
Macet/Loss 89.856 133.674
1.389.134 2.136.405
80
Page 369
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
e. Kredit restrukturisasi (lanjutan) e. Restructured loans (continued)
Investasi/Investment Lancar/Current 2.209.500 1.942.529
Dalam perhatian khusus/
Special mention 139.814 18.185
Diragukan/Doubtful 5.968 -
Macet/Loss 32.311 35.797
2.387.593 1.996.511
Konsumer/Consumer Lancar/Current 65.625 116.862
Dalam perhatian khusus/
Special mention 8.384 12.297
Kurang lancar/
Substandard 8.581 836
Diragukan/Doubtful 1.853 266
Macet/Loss 14.406 6.791
98.849 137.052
Jumlah/Total 3.875.576 4.269.968
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (375.316 ) (334.557 )
Neto/Net 3.500.260 3.935.411
Seluruh restrukturisasi kredit dilakukan melalui All restructured loans were modified through
penjadwalan ulang pembayaran pokok kredit loans principal and interest rescheduling,
dan bunga, penambahan jangka waktu kredit extension of loan maturity period and interest
dan penyesuaian suku bunga. rate adjustment.
Termasuk dalam kredit restrukturisasi diatas Included in the above restructured loan are
adalah restrukturisasi untuk debitur yang restructured for debtors affected by COVID-
terdampak pandemi COVID-19 sesuai dengan 19 pandemic in accordance with SFAS
POJK No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus No. 11/POJK.03/2020 “National Economic
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan stimulus as countercyclical policy in the
countercyclical dampak penyebaran Corona impact of the spread of Coronavirus Disease
Virus Disease 2019” tertanggal 13 Maret 2020 2019 dated March 13, 2020 which was
yang telah diperbaharui beberapa kali dengan updated by SFAS No. 48/POJK.03/2020
POJK No. 48/POJK.03/2020 “Perubahan “First Changes in POJK No.
Pertama Atas POJK No.11/POJK.03/2020” 11/POJK.03/2020” dated December, 1 2020
tertanggal 1 Desember 2020 dan POJK and SFAS No. 17/POJK.03/2021 “Second
No. 17/POJK.03/2021 “Perubahan Kedua Atas Changes in POJK No. 11/POJK.03/2020”
POJK No.11/POJK.03/2020” tertanggal 10 dated September 10, 2021, also Press
September 2021 serta Siaran Pers OJK Release OJK No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022
No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tertanggal dated November 28, 2022 as of
28 November 2022 tentang Perpanjangan December 31, 2023 the balance of
Kebijakan Restrukturisasi Kredit dan COVID-19 restructured loans amounted to
Pembiayaan Secara Targeted dan Sektoral Rp2,460,964 (2022: Rp3,615,484).
Atasi Dampak Lanjutan Pandemi COVID. Per
tanggal 31 Desember 2023 total saldo kredit
restrukturisasi COVID-19 adalah sebesar
Rp2.460.964 (2022: Rp3.615.484).
81
Page 370
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
f. Kredit yang diberikan kepada karyawan f. Employee loans
Kredit yang diberikan kepada karyawan terdiri Loans to employees consist of loans with
dari kredit untuk tahun yang berakhir pada annual interest ranging from 3%-13% for the
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, untuk years ended December 31, 2023 and 2022,
membeli rumah, kendaraan bermotor, dan respectively, which are intended for
keperluan pribadi lainnya, dengan suku bunga acquisition of houses, motor vehicles and
per tahun masing-masing sebesar 3%-13%. other personal needs of the employees.
Kredit ini berjangka waktu antara 1 tahun These loans will mature within 1 year to 13
sampai dengan 13 tahun dan dilunasi melalui years and are collected through monthly
pemotongan gaji karyawan setiap bulan. payroll deductions.
Kredit yang diberikan kepada pihak-pihak Loans to related parties as of December 31,
berelasi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2023 and 2022 amounted to Rp6,569 and
2022 masing-masing berjumlah Rp6.569 dan Rp7,676, (Note 32) respectively, which are
Rp7.676 (Catatan 32) yang diberikan kepada given to Board of Commissioners, Board of
dewan komisaris, direksi, dan pejabat eksekutif Directors and executive officers, and are
dan diklasifikasikan lancar. classified as current.
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit The ratio of loans to small-scale businesses
yang diberikan adalah sebesar 8,79% dan to total loans are 8.79% and 13.04% as of
13,04% masing-masing pada tanggal December 31, 2023 and 2022, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
g. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun: g. Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 7,94% 7,94% Rupiah
Mata uang asing 6,81% 4,30% Foreign currencies
h. Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit yang h. Movements in the gross carrying amount of
diberikan adalah sebagai berikut: loans are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2022 13.114.374 7.358 650.931 13.772.663 January 1, 2022
Aset baru 3.568.197 4.841 - 3.573.038 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.057.553) (2.094) (81.178) (1.140.825) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 10.207 (3.156) (7.051) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (76.935) 77.077 (142) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (22.062) (850) 22.912 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 498.847 1.826 (8.951) 491.722 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (9.313) (9.313) Bad debts written-off
31 Desember 2022 16.035.075 85.002 567.208 16.687.285 December 31, 2022
Aset baru 3.297.345 16.177 3.253 3.316.775 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (3.772.572) (19.320) (58.081) (3.849.973) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 2.879 (2.879) - - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (309.032) 310.632 (1.600) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (58.664) (64.531) 123.195 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 3.274.586 4.528 (5.426) 3.273.688 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (67.797) (67.797) Bad debts written-off
31 Desember 2023 18.469.617 329.609 560.752 19.359.978 December 31, 2023
82
Page 371
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
i. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai i. The movements in the allowance for
atas kredit yang diberikan adalah sebagai impairment losses of loans are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2022 18.798 492 272.671 291.961 January 1, 2022
Aset baru 5.321 405 - 5.726 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (564) (171) (19.236) (19.971) repaid (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 1.399 (208) (1.191) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (65) 651 (586) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (32) (17) 49 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 7.866 8.701 164.590 181.157 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (9.313) (9.313) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing - - 5.186 5.186 Currency exchanges
-
31 Desember 2022 32.723 9.853 412.170 454.746 December 31, 2022
Aset baru 3.257 2.481 919 6.657 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (9.070) (2.549) (17.538) (29.157) repaid (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 6 (6) - - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (71.650) 72.016 (366) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (24.537) (43.842) 68.379 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 99.716 36.969 14.663 151.348 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (67.797) (67.797) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing - - (2.236) (2.236) Currency exchanges
-
31 Desember 2023 30.445 74.922 408.194 513.561 December 31, 2023
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai yang impairment losses is adequate.
dibentuk telah memadai.
j. Rasio kredit bermasalah bruto (rasio NPL - j. The ratio of gross non-performing loans
bruto) Bank terhadap total kredit yang diberikan (gross NPL ratio) of the Bank to total loans
adalah sebesar 2,87% dan 3,40%, masing- are 2.87% and 3.40% as of December 31,
masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2023 and 2022, respectively, while the net
2022, sedangkan rasio kredit bermasalah neto non-performing loans to total loans (net NPL
terhadap total kredit (rasio NPL - neto) adalah ratio) are 0.77%, and 0.93% as of
sebesar 0,77% dan 0,93%, masing-masing December 31, 2023 and 2022, respectively.
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
83
Page 372
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. PENDAPATAN BUNGA YANG MASIH AKAN 11. INTEREST RECEIVABLES
DITERIMA
31 Desember/December 31
2023 2022
Bunga atas: Interest on:
Kredit yang diberikan 79.960 49.007 Loans
Efek-efek 18.462 8.301 Marketable securities
Interbank Call Money 22 - Interbank Call Money
Jumlah 98.444 57.308 Total
Pendapatan bunga yang masih akan diterima dari Interest receivables from related parties as of
pihak berelasi adalah sebesar Rp15 dan Rp18 December 31, 2023 and 2022, amounted to
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 Rp15 and Rp18, respectively (Note 32).
dan 2022 (Catatan 32).
Pendapatan bunga yang masih akan diterima dalam Interest receivables in foreign currencies as
mata uang asing adalah sebesar Rp34.058 dan of December 31, 2023 and 2022, amounted
Rp19.032 masing-masing pada tanggal to Rp34,058 and Rp19,032, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember 2023/December 31, 2023
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ 31 Desember/
January 1, 2023 Additions Deductions Reclassifications Revaluation December 31, 2023
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga penilaian kembali Revalued amount
Tanah 385.144 - (11.661) 21.963 37.544 432.990 Land
Bangunan 414.251 515 (7.280) 4.571 67.583 479.640 Buildings
Prasarana 49.685 134 (116) (24.629) - 25.074 Leasehold improvements
Inventaris kantor 118.136 8.003 (1.267) 1.637 - 126.509 Office equipment
Kendaraan 77.119 79 (10.131) - - 67.067 Vehicles
1.044.335 8.731 (30.455) 3.542 105.127 1.131.280
Aset dalam penyelesaian 422 7.635 (204) (3.542) - 4.311 Construction in progress
Total biaya perolehan
aset tetap 1.044.757 16.366 (30.659) - 105.127 1.135.591 Total cost of fixed assets
Aset hak guna 67.171 12.895 (9.234) - - 70.832 Right-of-use assets
Total biaya perolehan
aset tetap dan Total cost of fixed assets
aset hak guna 1.111.928 29.261 (39.893) - 105.127 1.206.423 and right-of-use of assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (123.127) (22.660) 5.387 (16.361) - (156.761) Buildings
Prasarana (38.080) (2.764) 42 16.361 - (24.441) Leasehold improvements
Inventaris kantor (108.756) (5.935) 1.260 - - (113.431) Office equipment
Kendaraan (75.678) (720) 10.131 - - (66.267) Vehicles
(345.641) (32.079) 16.820 - - (360.900)
Aset hak guna (32.802) (18.650) 8.254 - - (43.198) Right-of-use assets
Total biaya perolehan Total accumulated
aset tetap dan depreciation of fixed assets
aset hak guna (378.443) (50.729) 25.074 - - (404.098) and right-of-use of assets
Nilai buku neto 733.485 802.325 Net book value
84
Page 373
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
31 Desember/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
January 1, 2022 Additions Deductions Reclassifications 2022
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga penilaian kembali Revalued amount
Tanah 392.190 - (7.046) - 385.144 Land
Bangunan 414.337 302 (388) - 414.251 Buildings
Prasarana 48.765 976 (166) 110 49.685 Leasehold improvements
Inventaris kantor 111.339 3.917 (119) 2.999 118.136 Office equipment
Kendaraan 79.050 - (1.931) - 77.119 Vehicles
1.045.681 5.195 (9.650) 3.109 1.044.335
Aset dalam penyelesaian 1.051 3.575 (1.095) (3.109) 422 Construction in progress
Total biaya perolehan
aset tetap 1.046.732 8.770 (10.745) - 1.044.757 Total cost of fixed assets
Aset hak guna 75.920 19.418 (28.167) - 67.171 Right-of-use of assets
Total biaya perolehan
aset tetap dan Total cost of fixed assets
aset hak guna 1.122.652 28.188 (38.912) - 1.111.928 and right-of-use of assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (101.553) (21.957) 383 - (123.127) Buildings
Prasarana (35.452) (2.757) 129 - (38.080) Leasehold improvements
Inventaris kantor (94.375) (14.468) 87 - (108.756) Office equipment
Kendaraan (66.030) (11.403) 1.755 - (75.678) Vehicles
(297.410) (50.585) 2.354 - (345.641)
Aset hak guna (28.155) (21.252) 16.605 - (32.802) Right-of-use of assets
Total akumulasi
penyusutan Total accumulated
aset tetap dan depreciation of fixed assets
aset hak guna (325.565) (71.837) 18.959 - (378.443) and right-of-use of assets
Nilai buku neto 797.087 733.485 Net book value
Aset tetap Bank, kecuali tanah, prasarana, dan All fixed assets, except for land, leasehold
inventaris kantor diasuransikan pada perusahaan improvements, and office equipment are insured
asuransi yaitu, PT Asuransi Bina Dana Arta, pihak with insurance company PT Asuransi Bina Dana
ketiga dengan nilai pertanggungan sebesar Arta, a third party for coverage amounting to
Rp268.579 dan Rp252.581 pada tanggal Rp268,579 and Rp252,581 as of December 31,
31 Desember 2023 dan 2022. Manajemen 2023 and 2022. All the insurance companies
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut above are third parties. Management believes
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas that the insurance coverages are adequate to
aset yang dipertanggungkan. cover possible losses on the assets insured.
Rincian laba penjualan aset tetap untuk tahun-tahun The details of gain on sale of fixed assets for the
yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 adalah years ended December 31, 2023 and 2022 are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Hasil penjualan aset tetap 3.775 659 Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku bersih aset tetap - (152) Net book value of fixed assets
Laba penjualan aset tetap 3.775 507 Gain on sale of fixed assets
85
Page 374
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah The gross carrying amount of the Bank fully
didepresiasi penuh oleh Bank namun masih depreciated fixed assets that are still in use
digunakan adalah sebesar Rp524.590 dan amounted to Rp524,590 and Rp173,929 as of
Rp173.929 masing-masing pada tanggal December 31, 2023 and 2022 (unaudited),
31 Desember 2023 dan 2022 (tidak diaudit). respectively.
Sejak tahun 2014, Bank menerapkan model Since 2014, the Bank has applied revaluation
revaluasi untuk semua aset tetap, sehingga nilai model for all fixed assets thus, the carrying values
tercatat pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 as of December 31, 2023 and 2022 reflect the fair
mencerminkan nilai wajar. Penilaian kembali atas values. The revaluations of fixed assets except
aset tetap selain inventaris kantor dan kendaraan for office equipment and vehicles using cut-off
per tanggal 31 Desember 2023 dilakukan oleh December 31, 2023 are performed by external
penilai independen eksternal, Kantor Jasa Penilai independent appraiser, Public Appraiser Firm
Publik (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan dalam Laporan (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan as stated in the
Penilaian tertanggal 3 Januari 2024. Penilaian Valuation Report dated January 3, 2024.
dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Indonesia, Valuations were performed based on Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards which are appropriate with
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. recent market transactions done on arm’s length
Pendekatan penilaian yang dipakai adalah terms. The valuation method used is market data
pendekatan data pasar dan pendekatan biaya. approach and cost approach.
Nilai wajar dari aset tetap dihitung dengan Fair values of fixed assets are calculated using
menggunakan pendekatan perbandingan harga the comparable market data approach and cost
pasar dan estimasi biaya reproduksi baru atau biaya reproduction or cost replacement approach. The
pengganti baru. Harga pasar dari aset tetap yang approximate market prices of comparable fixed
paling mendekati disesuaikan dengan perbedaan assets is adjusted for differences in key attributes
atribut utama seperti ukuran aset, lokasi, kondisi such as size, location, physical conditions,
fisik, faktor depresiasi, dan biaya penggantian. depreciation factor, and replacement costs. The
Pengukuran nilai wajar juga mempertimbangkan fair value measurement also considers highest
penggunaan tertinggi dan terbaik (highest and best and best use of the asset being valued.
use) dari aset yang dinilai.
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information of the revaluation of fixed assets as at
pada tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan December 31, 2023 performed by the Bank are as
oleh Bank adalah sebagai berikut: follows:
Nilai buku Nilai buku
sebelum setelah
revaluasi/ revaluasi/ Kenaikan
Carrying Carrying nilai revaluasi/
amount amount Increase
before after in revaluation
revaluation revaluation value
Tanah 395.446 432.990 37.544 Land
Bangunan 255.296 322.879 67.583 Buildings
Jumlah 650.742 755.869 105.127 Total
Kenaikan nilai revaluasi sebesar Rp105.127 dicatat Increase in revaluation value of Rp105,127 is
di penghasilan komprehensif lain di ekuitas, tidak recorded as part of other comprehensive income
ada penurunan nilai revaluasi untuk tahun yang in equity, there is no decrease in the revaluation
berakhir 31 Desember 2023. value for the year ended December 31, 2023.
86
Page 375
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Jumlah tercatat aset tetap apabila aset tersebut The amount of fixed assets if recorded using cost
dicatat dengan model biaya adalah sebagai berikut: method are the following:
31 Desember/December 31
2023 2022
Tanah 229.943 233.889 Land
Bangunan 255.721 254.646 Buildings
Prasarana 634 10.268 Leaseholds improvements
Inventaris kantor 10.757 8.715 Office equipment
Kendaraan 292 819 Vehicles
Jumlah 497.347 508.337 Total
Rincian aset dalam penyelesaian beserta The details of the construction in progress with
persentase penyelesaian dan nilai kontrak adalah percentage of completion and contract value are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated timing
completion cost of completion
Renovasi Bangunan 80% 2.823 2024 Leasehold improvements
Software 80% 1.488 2024 Software
31 Desember/December 31, 2022
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated timing
completion cost of completion
Prasarana dan inventaris Leasehold improvements and office
kantor 49% 422 2023 equipment
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that as of December 31,
penurunan nilai lainnya atas aset tersebut pada 2023 and 2022, no other impairment in value for
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. fixed assets.
Aset hak guna per 31 Desember 2023 dan 2022 Rights of use assets as of December 31, 2023
adalah sebagai berikut: and 2022 as follows:
Penambahan Pengurangan
1 Januari/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ 31 Desember/
January 1, Additions Deductions December 31,
2023 and reclassification and reclassification 2023
Biaya perolehan Cost
Bangunan 47.392 12.478 (8.583) 51.287 Buildings
Kendaraan 5.272 - (448) 4.824 Vehicles
Lain-lain 14.507 417 (203) 14.721 Others
Total biaya perolehan 67.171 12.895 (9.234) 70.832 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (26.713) (10.681) 7.752 (29.642) Buildings
Kendaraan (2.870) (1.587) 427 (4.030) Vehicles
Lain-lain (3.219) (6.382) 75 (9.526) Others
Total Akumulasi penyusutan (32.802) (18.650) 8.254 (43.198) Total Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 34.369 27.634 Book value - net
87
Page 376
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Aset hak guna per 31 Desember 2023 dan 2022 Rights of use assets as of December 31, 2023
adalah sebagai berikut: (lanjutan) and 2022 as follows:
Penambahan Pengurangan
1 Januari/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ 31 Desember/
January 1, Additions Deductions December 31,
2022 and reclassification and reclassification 2022
Biaya perolehan Cost
Bangunan 48.415 8.089 (9.112) 47.392 Buildings
Kendaraan 5.720 1.230 (1.678) 5.272 Vehicles
Lain-lain 21.785 10.099 (17.377) 14.507 Others
Total biaya perolehan 75.920 19.418 (28.167) 67.171 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (23.484) (12.376) 9.147 (26.713) Buildings
Kendaraan (2.768) (1.780) 1.678 (2.870) Vehicles
Lain-lain (1.903) (7.096) 5.780 (3.219) Others
Total Akumulasi penyusutan (28.155) (21.252) 16.605 (32.802) Total Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 47.765 34.369 Book value - net
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung The Bank rent a number of assets including
kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain. offices, official houses, vehicles and others.
13. GOODWILL 13. GOODWILL
Seperti diungkapkan pada Catatan 1b, Bank As disclosed in Note 1b, the Bank acquired
melakukan akuisisi atas 100% kepemilikan saham 100% equity interests in PT Bank Antardaerah.
pada PT Bank Antardaerah. Nilai wajar dari aset dan The fair values of the identifiable assets and
liabilitas teridentifikasi PT Bank Antardaerah pada liabilities of PT Bank Antardaerah as at the date
tanggal akuisisi (24 Juni 2016) adalah: of acquisition (June 24, 2016) were:
Nilai wajar/
Fair value
Imbalan yang dialihkan 517.913 Consideration transferred
Nilai wajar aset bersih teridentifikasi (271.755) Total identifiable net assets at fair value
Goodwill atas akuisisi 246.158 Goodwill arising on acquisition
Core Deposits Intangible (55.428) Core Deposits Intangible
Teknologi perangkat lunak dan Software technology and
teknologi pendukung lainnya (655) other supporting technologies
Residual goodwill 190.075 Residual goodwill
Tujuan dilakukannya akuisisi adalah meningkatkan The purpose of the acquisition is to increase the
potensi skala usaha Bank menjadi lebih besar serta potential scale of the Bank business as well as
meningkatnya jangkauan operasional Bank increased in operational range of the Bank
terutama pada area yang sebelumnya merupakan especially in the areas that were previously the
basis kekuatan utama yang dimiliki oleh PT Bank main power base owned by PT Bank
Antardaerah, baik itu untuk pemberian pinjaman Antardaerah, both for lending as well as source of
maupun sebagai sumber perolehan dana pihak third party funds.
ketiga.
88
Page 377
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. GOODWILL (lanjutan) 13. GOODWILL (continued)
Pengujian penurunan nilai atas goodwill dilakukan Goodwill is tested for impairment annually and
setiap tahun dan ketika terdapat suatu indikasi when circumstances indicate that the carrying
bahwa nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai. value may be impaired. The recoverable amount
Nilai terpulihkan ditentukan berdasarkan was determined based on value in use that uses
perhitungan nilai pakai yang menggunakan metode 5 years discounted cash flow method. The Bank
discounted cash flow 5 tahun. Bank menentukan determined the cash generating unit aligned with
unit penghasil kas sejalan dengan segmen operasi, the operating segment of loans. There were no
yaitu kredit. Tidak terdapat pergerakan atas nilai movements on carrying amount of goodwill for
tercatat goodwill selama tahun 2023. the year 2023.
Nilai terpulihkan tersebut dikategorikan sebagai The recoverable amount is categorised as level 3
tingkat 3 dalam hierarki nilai wajar. Asumsi kunci in fair value hierarchy. Certain key assumptions
yang digunakan dalam perhitungan nilai pakai pada used in the value in use calculation at December
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah tingkat 31, 2023 and 2022 is discount rate. The Bank has
diskonto. Bank telah memilih untuk menggunakan chosen to use the weighted average cost of
weighted average cost of capital (WACC) sebagai capital (WACC) as discount rate for the
tingkat diskonto untuk arus kas yang didiskontokan. discounted cash flow. The WACC determined
WACC yang ditentukan berdasarkan sumber based on external source are 9.40% and 13.20%
eksternal adalah 9,40% dan 13,20% masing-masing for the years ended December 31, 2023 and
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. 2022, respectively.
Tidak ada kerugian penurunan nilai goodwill yang There is no impairment of the goodwill identified
diidentifikasi selama tahun yang berakhir pada for the years ended December 31, 2023 and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. 2022.
14. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 14. PREPAID EXPENSES
31 Desember/December 31
2023 2022
Asuransi 964 634 Insurance
Pemeliharaan informasi teknologi 709 2.300 Information technology maintenance
Sewa 547 101 Rent
Lain-lain 686 2.229 Others
Jumlah 2.906 5.264 Total
89
Page 378
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
15. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 15. FORECLOSED ASSETS
Agunan Yang Diambil Alih (“AYDA”) merupakan Foreclosed assets represent loan collaterals
agunan pinjaman berupa tanah dan bangunan yang taken over by the Bank in the form of land and
telah diambil alih oleh Bank. Rincian dalam akun ini buildings. The details in this account are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Agunan yang diambil alih 135.580 141.740 Foreclosed assets
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (27.274) (2.434) impairment losses
108.306 139.306
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on Financial Services Authority Repblic of
Republik Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019 Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”, regarding “Asset Quality Ratings for Commercial
khususnya AYDA, Bank diwajibkan untuk Banks” and particularly on the foreclosed assets,
melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA the Bank is required to have an action plan for
yang dimiliki. settlement for its foreclosed assets.
Rincian rugi penjualan AYDA untuk tahun-tahun The details of on sale of foreclosed assets for the
yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 adalah years ended December 31, 2023 and 2022 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Hasil penjualan 6.175 1.800 Proceeds from sale
Nilai buku bersih (6.160) (1.834) Net book value
Laba/(Rugi) penjualan 15 (34) Profit/(Loss) on sale
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai atas The changes in allowance for impairment losses
AYDA adalah: of foreclosed assets are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Saldo awal 2.434 2.139 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 24.840 295 Addition during the year
Saldo akhir 27.274 2.434 Ending balance
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from foreclosed
nilai atas agunan yang diambil alih. assets.
90
Page 379
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
31 Desember/December 31
2023 2022
Properti terbengkalai - neto 107.608 94.310 Abandoned properties - net
Core deposits intangible (setelah Core deposits intangible
dikurangi akumulasi amortisasi (net of accumulated amortization of
masing-masing sebesar Rp36.028 Rp36,028 and Rp30,485
dan Rp30.485 pada 31 Desember as of December 31, 2023
2023 dan 2022) 19.399 24.942 and 2022, respectively)
Persediaan 5.595 5.061 Inventories
Uang jaminan 3.714 3.375 Refundable deposits
Tagihan transaksi ATM Prima 2.543 2.730 ATM Prima billing transaction
Lain-lain 1.944 4.783 Others
Jumlah - neto 140.803 135.201 Total - net
Properti terbengkalai merupakan aset tetap yang The abandoned properties are fixed assets held
dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan by the Bank but not used for its customary
usaha perbankan yang lazim. Manajemen secara banking business. Management is actively trying
aktif berusaha untuk menjual properti terbengkalai to sell these abandoned properties.
tersebut.
Rincian laba penjualan properti terbengkalai untuk The details of gain on sale of abandoned
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan properties for the years ended December 31,
2022 adalah sebagai berikut: 2023 and 2022 are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Hasil penjualan - 2.100 Proceeds from sale
Nilai buku bersih - (1.583) Net book value
Laba penjualan - 517 Gain on sale
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai properti The changes in allowance for impairment losses
terbengkalai adalah: of abandoned properties are as in follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Saldo awal 4.037 2.316 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 71 1.721 Addition during the year
Saldo akhir 4.108 4.037 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the above allowance
penurunan nilai yang telah dibentuk cukup untuk for impairment losses is adequate to cover
menutup kemungkinan kerugian atas properti possible losses on abandoned properties.
terbengkalai.
Aset lain-lain dalam mata uang asing pada tanggal Other assets denominated in foreign currency as
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah of December 31, 2023 and 2022 amounted to
sebesar Rp154 dan Rp2.126. Rp154 and Rp2,126, respectively.
91
Page 380
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS SEGERA 17. OBLIGATION DUE IMMEDIATELY
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 liabilitas As of December 31, 2023 and 2022, obligation
segera merupakan liabilitas sehubungan dengan due immediately are related to clearing
transaksi kliring dan transfer. transactions and transfers.
Liabilitas segera dalam mata uang asing pada Obligation due immediately denominated in
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- foreign currencies as of December 31, 2023 and
masing adalah sebesar Rp1.037 dan Rp96. 2022 amounted to Rp1,037 and Rp96.
18. SIMPANAN DARI NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 11.517.998 10.463.797 Time deposits
Giro 2.122.979 1.968.584 Current accounts
Tabungan 1.004.153 996.635 Saving accounts
14.645.130 13.429.016
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka 4.254.442 3.434.766 Time deposits
Giro 1.003.978 1.021.569 Current accounts
Tabungan 83.262 61.227 Saving accounts
5.341.682 4.517.562
Jumlah 19.986.812 17.946.578 Total
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on the Law No. 24, dated September 22,
22 September 2004, efektif sejak tanggal 2004, effective September 22, 2005, the
22 September 2005, Lembaga Penjamin Simpanan Indonesian Deposit Insurance Corporation
(”LPS”) dibentuk untuk menjamin kewajiban tertentu (“IDIC”) was formed to guarantee certain
bank-bank umum berdasarkan program penjaminan liabilities of commercial banks under the
yang berlaku dan saat ini Bank adalah peserta dari applicable guarantee program and currently, the
program tersebut. Bank is the participant of the program.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS guarantee interest rate as of December 31,
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah 2023 and 2022 were 4.25% and 3.75%,
4,25% dan 3,75% untuk simpanan dalam mata uang repectively, for deposits in Rupiah. For deposits
Rupiah. Untuk simpanan dalam mata uang asing in foreign currency as of December 31, 2023 and
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- 2022 were 2.25% and 1.75%, repectively.
masing adalah sebesar 2,25% dan 1,75%.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun Based on Government Regulation No. 66 Year
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran Nilai 2008 dated October 13, 2008 regarding The
Simpanan yang Dijamin LPS yang disempurnakan Amount of Deposit Value Guaranteed by IDIC
melalui PLPS No. 1 Tahun 2023 tentang Program amended through IDIC Regulation No. 1 Year
Penjaminan Simpanan, bahwa saldo yang dijamin 2023 regarding Deposit Insurance Program,
untuk satu nasabah pada satu Bank adalah paling which stated the guaranteed balance for each
tinggi Rp2.000.000.000 (nilai penuh). customer in each bank is at most
Rp2,000,000,000 (full amount).
92
Page 381
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro a. Current accounts
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 32) Related parties (Note 32)
Rupiah 3.046 755 Rupiah
Mata uang asing 549 20 Foreign currencies
3.595 775
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 2.119.933 1.967.829 Rupiah
Mata uang asing 1.003.429 1.021.549 Foreign currencies
3.123.362 2.989.378
Jumlah 3.126.957 2.990.153 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rate per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 2,73% 2,27% Rupiah
Mata uang asing 0,79% 0,33% Foreign currencies
Giro yang dijadikan jaminan kredit yang Total current accounts amounting to RpNil as
diberikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan of December 31, 2023 and 2022,
2022 masing-masing adalah RpNihil. respectively, were pledged and used as
credit guarantee.
b. Tabungan b. Saving accounts
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 32) Related parties (Note 32)
Rupiah 4.185 4.483 Rupiah
Mata uang asing 64 39 Foreign currencies
4.249 4.522
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 999.968 992.152 Rupiah
Mata uang asing 83.198 61.188 Foreign currencies
1.083.166 1.053.340
Jumlah 1.087.415 1.057.862 Total
Tabungan yang dijadikan jaminan kredit yang Total saving accounts amounting to RpNil as
diberikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan of December 31, 2023 and 2022,
2022 masing-masing adalah RpNihil. respectively, were pledged and used as
credit guarantee.
93
Page 382
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Tabungan (lanjutan) b. Saving accounts (continued)
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rate per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 1,65% 1,58% Rupiah
Mata uang asing 0,84% 0,82% Foreign currencies
c. Deposito berjangka c. Time deposits
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 32) Related parties (Note 32)
Rupiah 8.752 9.466 Rupiah
Mata uang asing 192 161 Foreign currencies
8.944 9.627
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 11.509.246 10.454.331 Rupiah
Mata uang asing 4.254.250 3.434.605 Foreign currencies
15.763.496 13.888.936
Jumlah 15.772.440 13.898.563 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 4,88% 3,60% Rupiah
Mata uang asing 4,61% 2,62% Foreign currencies
Berdasarkan tanggal jatuh tempo: By maturity date:
31 Desember/December 31
2023 2022
≤ 1 bulan 9.601.332 10.777.484 ≤ 1 month
> 1 - 3 bulan 3.947.673 2.664.066 > 1 - 3 months
> 3 - 6 bulan 1.946.337 360.377 > 3 - 6 months
> 6 - 12 bulan 277.098 96.636 > 6 - 12 months
Jumlah 15.772.440 13.898.563 Total
Jumlah deposito berjangka yang dijadikan Total time deposits amounting to Rp648,391
jaminan kredit, bank garansi, dan letters of credit and Rp410,904 as of December 31, 2023
yang diterbitkan Bank pada tanggal and 2022, respectively, are pledged as
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing collateral by the debtors on the credit
adalah sebesar Rp648.391 dan Rp410.904 facilities, bank guarantees and letters of
credit issued by the Bank.
94
Page 383
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December 31
2023 2022
Pihak berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
Giro 70 229 Current accounts
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Giro 20.887 37.375 Current accounts
Tabungan 26.547 29.407 Saving accounts
Deposito berjangka - 1.000 Time deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Inter-bank Call Money 277.146 - Inter-bank Call Money
324.580 67.782
Jumlah 324.650 68.011 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2023 2022
Rupiah 3,96% 2,89% Rupiah
Mata uang asing 3,37% - Foreign currencies
Berdasarkan tanggal jatuh tempo: By maturity date:
31 Desember/December 31
2023 2022
≤ 1 bulan 47.504 67.011 ≤ 1 month
> 1 - 3 bulan 277.146 1.000 > 1 - 3 months
Jumlah 324.650 68.011 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak As of December 31, 2023 and 2022 there is no
ada simpanan dari bank lain yang dijadikan jaminan. deposit from other banks which was pledged as
collateral.
20. PERPAJAKAN 20. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
31 Desember/December 31
2023 2022
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
PPh pasal 25 3.935 7.134 Income tax article 25
PPh pasal 29 49.590 27.994 Income tax article 29
53.525 35.128
Pajak lain-lain Other income taxes
PPh pasal 4 (2) 13.425 8.193 Income tax article 4 (2)
PPh pasal 21 7.527 6.557 Income tax article 21
PPh pasal 23 dan 26 182 322 Income tax article 23 and 26
PPN 31 31 Value-added tax
Rekening Khusus Persepsi 2 - Special Account of Perception
Bea materai 1 1 Stamp duties
21.168 15.104
Jumlah 74.693 50.232 Total
95
Page 384
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
31 Desember/December 31
2023 2022
Beban pajak kini 117.810 66.503 Current tax expense
Manfaat pajak tangguhan (49.300) (26.720) Deferred tax benefit
Jumlah 68.510 39.783 Total
c. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak c. Reconciliation between income before
penghasilan menurut laporan laba rugi dengan income tax as shown in the statements of
laba kena pajak adalah sebagai berikut: profit or loss and taxable income are as
follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Laba sebelum 309.801 175.742 Income before
pajak penghasilan income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai atas aset produktif 171.518 88.600 losses on earning assets
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai atas aset non-produktif 24.911 2.017 losses on non-earning assets
Provisi imbalan Provsion for employee benefit
kerja karyawan 10.895 3.566 liabilities
Penyusutan aset tetap (2.766) 13.493 Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus dan tunjangan
hari raya 4.848 5.682 Bonus and festives provision
Lain-lain 16.152 10.810 Others
Jumlah perbedaan temporer 225.558 124.168 Total temporary differences
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penyusutan aset tetap (2.485) (842) Depreciation of Fixed Asset
Lain-lain 2.628 3.217 Others
Jumlah perbedaan permanen 143 2.375 Total permanent differences
Laba kena pajak 535.502 302.285 Taxable income
Beban pajak penghasilan
sesuai dengan Current income tax expense at
tarif pajak yang berlaku (22%) 117.810 66.503 statutory tax rate (22%)
Dikurangi: pajak penghasilan Less: prepayment of
yang dibayar di muka - Pasal 25 (68.220) (38.509) income tax - Article 25
Utang pajak penghasilan 49.590 27.994 Income tax payable
96
Page 385
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
d. Perhitungan pajak penghasilan badan untuk d. The calculations of corporate income tax for
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 the year ended December 31, 2023 are
adalah estimasi untuk pengisian SPT 2023 dan estimated numbers for 2023 annual tax
perhitungan pajak penghasilan badan 2022 return and 2022 corporate income tax which
adalah sesuai dengan SPT Bank. conform to the Bank’s Annual Tax Return.
e. Rekonsiliasi antara beban pajak e. Reconciliation of tax expense
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dan hasil perhitungan teoritis laba sebelum expense and the theoretical tax amount on
pajak penghasilan adalah sebagai berikut: profit before income tax is as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Laba sebelum beban pajak Income before income tax expense
penghasilan sebagaimana as shown in the statement of
disajikan dalam laporan laba rugi profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain 309.801 175.742 comprehensive income
Pajak penghasiIan dengan Income tax expense at effective
tarif pajak yang berlaku 68.156 38.663 tax rates
Pengaruh pajak atas
perbedaan permanen 32 522 Tax effect of permanent differences
Penyesuaian 322 598 Adjusments
Jumlah beban pajak 68.510 39.783 Total tax expense
f. Aset pajak tangguhan f. Deferred tax assets
Rincian dari aset pajak tangguhan Bank adalah The details of the Bank's deferred tax assets
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan laporan
laba rugi
Credited/(charged) Dibebankan ke
to statement of profit ekuitas/
31 Desember/ or loss and other Charged to 31 Desember/
December 31, 2022 income equity December 31, 2023
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset produktif 1.423 37.734 - 39.157 losses on earning assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses on non-earning
aset non-produktif 25.986 5.480 - 31.466 assets
Provisi imbalan Provisions for employee
kerja karyawan 18.230 2.397 1.103 21.730 benefits obligation
Penyusutan aset tetap 7.312 (609) - 6.703 Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus Bonus allowance
dan tunjangan hari raya 8.298 1.067 - 9.365 and festives provision
Lain-lain 12.600 3.231 335 16.166 Others
Jumlah 73.849 49.300 1.438 124.587 Total
97
Page 386
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
f. Aset pajak tangguhan (lanjutan) f. Deferred tax assets (continued)
Rincian dari aset pajak tangguhan The details of the Bank's deferred tax assets
Bank adalah sebagai berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan laporan
laba rugi
Credited/(charged) Dibebankan ke
to statement of profit ekuitas/
31 Desember/ or loss and other Charged to 31 Desember/
December 31, 2021 income equity December 31, 2022
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset produktif 979 444 - 1.423 losses on earning assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses on non-earning
aset non-produktif 6.494 19.492 - 25.986 assets
Provisi imbalan Provisions for employee
kerja karyawan 17.811 222 197 18.230 benefits obligation
Penyusutan aset tetap 4.344 2.968 - 7.312 Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus 7.048 1.250 - 8.298 Bonus allowance
Lain-lain 5.397 2.344 4.859 12.600 Others
Jumlah 42.073 26.720 5.056 73.849 Total
g. Administrasi g. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, Bank calculates, determines and submits tax
menetapkan dan membayar sendiri besarnya returns on the basis of self assessments. The
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jendral Director General of Tax (DGT) may assess or
Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah amend taxes within 5 (five) years since the tax
liabilitas pajak dalam waktu 5 (lima) tahun sejak becomes due.
saat terutangnya pajak.
21. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL 21. LIABILITAS ON SECURITIES SOLD UNDER
DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI REPURCHASE AGREEMENTS
Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji Liabilities on securities sold under repurchase
dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2023, agreements as of December 31, 2023 consists of :
terdiri dari :
31 Desember 2023/December 31, 2023
Jenis Beban
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai pembelian belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai jual/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Sale Repurchase Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
expense
PT. Bank Rakyat
Indonesia Tbk/ 20 Des 2023/ 19 Jan 2024/
PT. Bank Rakyat
Indonesia Tbk IDSR08112436 100.000 Dec 20, 2023 Jan 19, 2024 94.085 94.610 315 94.295
100.000 94.085 94.610 315 94.295
98
Page 387
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 22. INTEREST PAYABLES
31 Desember/December 31
2023 2022
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 42.306 23.250 Time deposits
Giro 983 920 Current accounts
Tabungan 30 27 Saving accounts
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Deposito berjangka 3 5 Time deposits
Giro 10 20 Current accounts
Call Money 472 - Call Money
Surat berharga subordinasi 3.149 2.831 Subordinated securities
Jumlah 46.953 27.053 Total
Termasuk dalam bunga yang masih harus dibayar Included in interest payables from deposits from
dari simpanan dari nasabah dan surat berharga customers and subordinated securities are
subordinasi adalah bunga yang masih harus dibayar interest payables to related parties amounting to
kepada pihak berelasi sebesar Rp3.149 dan Rp3,149 and Rp2,852, respectively as of
Rp2.852 masing-masing pada tanggal December 31, 2023 and 2022 (Note 32).
31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 32).
Bunga yang masih harus dibayar dalam mata uang Interest payables denominated in foreign
asing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 currencies as of December 31, 2023 and 2022
masing-masing adalah sebesar Rp16.057 dan amounted to Rp16,057 and Rp7,343.
Rp7.343.
23. SURAT BERHARGA SUBORDINASI 23. SUBORDINATED SECURITIES
Pada tanggal 26 Februari 2019, Bank menerbitkan On February 26, 2019, the Bank issued
surat berharga subordinasi sebesar USD30.000.000 subordinated securities of USD30,000,000 (full
(nilai penuh) dengan plafon sebesar amount) with plafond of USD50,000,000 (full
USD50.000.000 (nilai penuh) yang diambil oleh amount) that was subscribed by the ultimate
pemegang saham akhir, China Construction Bank shareholder, China Construction Bank
Corporation dalam rangka menambah modal Corporation to increase the Bank’s
pelengkap (Tier-2). Suku bunga pinjaman supplementary capital (Tier-2). Interest rate of
ditetapkan sebesar 3 (tiga) bulan LIBOR sampai subordinated securities is 3 (three) months
dengan 30 Juni 2023 dan selanjutnya menggunakan LIBOR up to June 30, 2023 and Secured
Secured Overnight Financing Rate (SOFR) Overnight Financing Financing Rate (SOFR)
ditambah 1,5% (150 bps) per tahun. Surat berharga onwards plus 1.5% (150 bps) per annum. The
subordinasi akan jatuh tempo pada tahun ke 5 (lima) subordinated securities will mature on the fifth
sejak tanggal efektif surat berharga yaitu pada year after the securities’ effective date which is
tanggal 26 Februari 2024. Pengakuan surat on February 26, 2024. Recognition of the
berharga subordinasi sebagai tambahan komponen subordinated securities as part of the Bank’s
modal pelengkap (Tier-2) telah mendapat additional supplementary capital (Tier-2) was
persetujuan OJK melalui surat approved by OJK in its letter
No. SR-80/PB.32/2019 tanggal 28 Juni 2019. No. SR-80/PB.32/2019 dated June 28, 2019.
99
Page 388
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. LIABILITAS LAIN-LAIN 24. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December 31
2023 2022
Provisi kredit diterima di muka 33.286 33.131 Advances on loan provision
Setoran jaminan 9.992 4.226 Security deposits
Kewajiban trade dan Trade and treasury
treasuri operasional 7.652 3.179 operation liability
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses of
atas komitmen dan kontinjensi 7.354 7.051 commitments and contingencies
Biaya yang masih harus dibayar 5.102 2.540 Accrued expenses
Liabilitas sewa 2.808 8.690 Lease Liabilities
Titipan nasabah 2.767 1.211 Customers deposits
Liabilitas kepada notaris 190 210 Liability to notary
Lain-lain 6.945 2.471 Others
Jumlah 76.096 62.709 Total
Lain-lain merupakan akrual biaya promosi, broker, Others represent accruals for promotion,
jasa profesional, dan lainnya. brokerage, professional expenses and others.
Liabilitas lain-lain dalam mata uang asing pada Other liabilities denominated in foreign currencies
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- as of December 31, 2023 and 2022 amounted to
masing adalah sebesar Rp31.393 dan Rp29.389. Rp31,393 and Rp29,389. Lease liabilities
Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal disclosed as of December 31, 2023 and 2022 are
31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Penambahan Liabilitas sewa
Saldo awal liabilitas Beban bunga yang telah Saldo akhir
1 Januari 2022/ sewa neto/ atas liabilitas dibayarkan/ 31 Desember 2022/
Beginning Addition of sewa/ Interest Lease Ending balance
balance lease payable on liabilities December 31,
Kategori aset pendasar January 1, 2023 liabilities net lease liabilities paid 2023 Category of underlying asset
Bangunan 123 3.823 182 (2.175) 1.953 Building
Kendaraan 2.509 - 115 (1.789) 835 Vehicle
Lainnya 6.058 47 580 (6.665) 20 Others
Jumlah 8.690 3.870 877 (10.629) 2.808 Total
31 Desember/December 31, 2022
Penambahan Liabilitas sewa
Saldo awal liabilitas Beban bunga yang telah Saldo akhir
1 Januari 2022/ sewa neto/ atas liabilitas dibayarkan/ 31 Desember 2022/
Beginning Addition of sewa/ Interest Lease Ending balance
balance lease payable on liabilities December 31,
Kategori aset pendasar January 1, 2022 liabilities net lease liabilities paid 2022 Category of underlying asset
Bangunan 2.115 - 57 (2.049) 123 Building
Kendaraan 3.067 1.230 188 (1.976) 2.509 Vehicle
Lainnya 13.745 168 1.044 (8.899) 6.058 Others
Jumlah 18.927 1.398 1.289 (12.924) 8.690 Total
100
Page 389
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. MODAL SAHAM 25. SHARE CAPITAL
Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank mendapatkan On October 11, 2019, the Bank has received
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar approval from the Extraordinary General Meeting
Biasa sebagaimana termuat dalam Akta Berita of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
Acara Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
No. 35 tanggal 11 Oktober 2019 yang dibuat di No. 35 dated October 11, 2019 made by Notary
hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H, Notaris di Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
Jakarta yang menyetujui peningkatan modal approved to increase the Bank’s issued and paid-
ditempatkan dan disetor Bank dengan cara up capital by issuing new shares maximum of
mengeluarkan saham baru sebanyak-banyaknya 32,000,000,000 shares with nominal amount of
32.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 (full amount) per share with offering price
masing-masing Rp100 (nilai penuh) per saham Rp150 (full amount) per share. Through Limited
dengan harga penawaran Rp150 (nilai penuh) per Public Offering (PUT) V in 2020, the Bank offers
saham. Melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) and issued 21,288,269,763 (twenty-one billion
V di 2020, Bank menawarkan dan menerbitkan two hundred and eighty-eight million two hundred
sebanyak 21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua and sixty-nine thousand seven hundred and sixty-
ratus delapan puluh delapan juta dua ratus enam three) New Shares.
puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga)
Saham Baru.
Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima oleh The proceed of shares issuance has been
Bank sehingga dengan demikian jumlah seluruh received by the Bank so therefore the total
saham ditempatkan dan disetor penuh Bank number of issued and fully paid-up shares of the
meningkat menjadi 37.919.730.514 lembar saham Bank increases to 37,919,730,514 shares or
atau sebesar Rp3.791.973 dan terdapat Rp3,791,973 and increase the additional paid in
penambahan nilai tambahan modal disetor capital amounted to Rp1,029,030 to be
sebanyak Rp1.029.030 menjadi Rp1.267.378 Rp1,267,378 as stated in Deed of Resolutions
sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Statement No. 87 dated December 16, 2020 by
Keputusan Rapat No. 87 tanggal 16 Desember 2020 Notary Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
yang dibuat di hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, SH has been approved by Ministry of Laws and
Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Human Rights No. AHU- AH.0221010. Year 2020
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU- dated December 30, 2020 and notice of the
AH.0221010 Tahun 2020 tanggal 30 Desember amendment has been received and recorded by
2020 dan pemberitahuan perubahan anggaran Ministry of Laws and Human Rights of the
dasarnya telah diterima dan dicatat dalam Sistem Republic of Indonesia as stated in the Letter
Administrasi Badan Hukum Menkumham AH.01.03-0425446 dated December 30, 2020.
No. AHU-AH.01.03-0425446 tanggal
30 Desember 2020.
101
Page 390
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. MODAL SAHAM (lanjutan) 25. SHARE CAPITAL (continued)
31 Desember 2023/December 31, 2023
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (nilai penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total shares Percentage of
shares (full amount) value ownership
Pemegang saham Shareholders
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation 22.751.563.707 100 2.275.157 60,00% Corporation
UOB Kay Hian 3.112.882.656 100 311.288 8,21% UOB Kay Hian
Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 100 263.111 6,94% Johnny Wiraatmadja
Masyarakat (masing-masing
di bawah 5%) 9.424.170.446 100 942.417 24,85% Public (each below 5%)
Jumlah 37.919.730.514 100 3.791.973 100,00% Total
31 Desember 2022/December 31, 2022
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (nilai penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total shares Percentage of
shares (full amount) value ownership
Pemegang saham Shareholders
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation 22.751.563.707 100 2.275.157 60,00% Corporation
UOB Kay Hian 3.112.882.656 100 311.288 8,21% UOB Kay Hian
Johnny Wiraatmadja 2.613.613.705 100 261.361 6,89% Johnny Wiraatmadja
Masyarakat (masing-masing
di bawah 5%) 9.441.670.446 100 944.167 24,90% Public (each below 5%)
Jumlah 37.919.730.514 100 3.791.973 100,00% Total
26. PENDAPATAN BUNGA 26. INTEREST INCOME
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Kredit yang diberikan 1.325.422 1.024.885 Loans
Tagihan atas efek-efek yang dibeli Receivables on securities
dengan janji dijual kembali 222.504 223.097 under agreements to resale
Efek-efek 90.564 48.841 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank
dan bank lain 40.168 17.521 Indonesia and other banks
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
dan bank lain 11.520 8.262 Indonesia and other banks
Jumlah 1.690.178 1.322.606 Total
Pendapatan bunga yang berasal dari pihak berelasi Interest income from related parties amounted to
sebesar Rp485 dan Rp648 masing-masing pada Rp485 and Rp648 as of December 31, 2023 and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 32). 2022, respectively (Note 32).
102
Page 391
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
27. BEBAN BUNGA 27. INTEREST EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Deposito berjangka 587.476 401.874 Time deposits
Giro 45.939 40.805 Current accounts
Surat berharga subordinasi 34.153 16.111 Subordinated securities
Premi penjaminan pemerintah 32.366 40.077 Premium on government guarantee
Tabungan 17.405 15.924 Saving accounts
Simpanan dari bank lain 15.334 3.825 Deposits from other banks
Liabilitas atas efek-efek yang dijual Liabilities on securities
dengan janji dibeli kembali 626 36 sold under repurchase agreements
Jumlah 733.299 518.652 Total
Beban bunga kepada pihak berelasi sebesar Interest expenses to related parties amounted to
Rp34.607 dan Rp31.409 masing-masing pada Rp34,607 and Rp31,409 as of December 31,
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 32). 2023 and 2022, respectively (Note 32).
28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 28. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Biaya penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
dan aset hak guna (Catatan 12) 50.729 71.837 and right-of-uses (Note 12)
Teknologi sistem informasi 26.491 20.391 IT system
Jasa profesional 22.643 23.547 Professional fees
Outsourcing 21.970 21.164 Outsourcing
Pungutan OJK 12.417 11.915 OJK levy
Biaya barang dan jasa 8.968 9.006 Cost of goods and services
Perjalanan dan transportasi 7.826 6.055 Travel and transportation
Administrasi bank 7.632 7.710 Bank charges
Latihan dan pendidikan 7.352 3.243 Training and education
Perbaikan dan pemeliharaan 6.847 6.931 Repairs and maintenance
Jasa transaksi ATM 6.686 5.957 ATM transaction fees
Sewa kantor 6.271 5.862 Rental
Core Deposits Intangible 5.543 5.543 Core Deposits Intangible
Biaya keanggotaan dan representasi 3.489 3.980 Membership and representation
Alat-alat tulis dan perlengkapan kantor 3.200 2.998 Stationery and office supplies
Publikasi 2.610 3.696 Publications
Pajak dan perizinan 2.307 3.057 Tax & license
Iuran dana pensiun (Catatan 35) 1.321 1.011 Contribution pension plan (Note 35)
Biaya premi asuransi 1.016 1.454 Insurance Premi
Lain-lain 30.991 24.028 Others
Jumlah 236.309 239.385 Total
29. BEBAN TENAGA KERJA 29. PERSONNEL EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Gaji dan tunjangan lainnya 245.060 237.900 Salaries and other benefits
Tunjangan hari raya dan akhir tahun 30.022 28.116 Festives and year-end allowances
Bonus 32.400 24.000 Bonus
Jumlah 307.482 290.016 Total
103
Page 392
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitments and contingent
kontinjensi dengan rincian sebagai berikut: receivables and liabilities as follows:
31 Desember/December, 31
2023 2022
Komitmen Commitments
Tagihan komitmen Commitment receivables
Transaksi mata uang asing Unsettled foreign currencies
yang belum diselesaikan 1.317.853 1.688.891 transactions
Irrevocable letters of credit 22.354 2.335 Irrevocable letters of credit
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan (6.861.882) (4.248.150) Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit (22.354) (2.335) Irrevocable letters of credit
Transaksi mata uang asing Unsettled foreign currencies
yang belum diselesaikan (1.307.554) (1.675.011) transactions
Liabilitas komitmen - neto (6.851.583) (4.234.270) Commitment liabilities - net
Kontinjensi Contingencies
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga
dalam penyelesaian 187.811 158.719 Past due interest revenues
Garansi yang diterima 4.776.848 3.315.885 Guarantee received
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diterbitkan (966.878) (652.918) Guarantee issued
Liabilitas kontinjensi - neto 3.997.781 2.821.686 Contingent liabilities - net
Saldo transaksi komitmen dan kontinjensi dengan Commitments and contingencies transactions
pihak berelasi sebesar RpNihil masing-masing pada with related parties amounted to RpNil as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. December 31, 2023 and 2022, respectively.
Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan dan Movements in the gross carrying amount of
liabilitas komitmen dan kontinjensi adalah sebagai commitments and contingencies are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
1 Januari 2022 3.721.754 - - 3.721.754 January 1, 2022
Aset baru 2.037.692 - - 2.037.692 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (539.151) - - (539.151) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (316.892) - - (316.892) Remeasurement
31 Desember 2022 4.903.403 - - 4.903.403 December 31, 2022
Aset baru 3.153.554 - - 3.153.554 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (205.843) - - (205.843) (excluding write-offs)
Transfer ke tahap 2 (3.463) 3.463 - - Transfer to stage 2
Pengukuran kembali - - - - Remeasurement
31 Desember 2023 7.851.114 - - 7.851.114 December 31, 2023
104
Page 393
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai atas The movements in the allowance for impairment
komitmen dan kontinjensi adalah sebagai berikut: losses of commitments and contingencies are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
1 Januari 2022 2.452 - - 2.452 1 January 2022
Aset baru 2.648 - - 2.648 New assets originated
Aset dihentikan Assets derecognized
pengakuannya atau or repaid
dilunasi (kecuali hapus buku) (311) - - (311) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 2.262 - - 2.262 Remeasurement
31 Desember 2022 7.051 - - 7.051 December 31, 2022
Aset baru 173 - - 173 New assets originated
Aset dihentikan Assets derecognized
pengakuannya atau or repaid
dilunasi (kecuali hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Transfer ke tahap 2 (150) 150 - - Transfer to stage 2
Pengukuran kembali 130 - - 130 Remeasurement
31 Desember 2023 7.332 - - 7.354 December 31, 2023
31. LABA BERSIH PER SAHAM 31. EARNINGS PER SHARE
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata- net income by the weighted average number of
rata tertimbang jumlah saham yang beredar pada outstanding shares during the related years.
tahun yang bersangkutan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak As of December 31, 2023 and 2022, there were
ada efek yang berpotensi menjadi saham biasa. no securities which can be converted into
Oleh karena ini, laba per saham dilusian sama common shares. Therefore, diluted earnings per
dengan laba per saham dasar. share is equivalent to basic earnings per share.
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Laba bersih tahun berjalan 241.291 135.959 Net income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of shares
saham untuk perhitungan for the computation of
laba per saham 37.919.730.514 37.919.730.514 basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian (dalam Rupiah penuh) 6,36 3,59 per share (in full Rupiah)
105
Page 394
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Sifat hubungan berelasi Nature of relationship
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang The details of the relationship and type of
signifikan dengan pihak berelasi pada tanggal significant transactions with related parties as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
China Construction Bank Corporation/ Pemegang saham akhir/Ultimate Surat berharga subordinasi,
China Construction Bank Corporation shareholder Simpanan dari bank
lain/Subordinated securities,
Deposits from other banks
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Tokyo/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Tokyo Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Shenzhen/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Shenzhen Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang London/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
London Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Zhejiang Branch akhir/Branch office of the ultimate with other banks
shareholder
Dana Pensiun Bank Windu/ Dikelola oleh pejabat eksekutif Simpanan dari nasabah/Deposits
Bank Windu Pension Fund Bank/Controlled by Bank’s from customers
executive officers
Dewan Komisaris, Direksi dan Manajemen Bank/The Bank’s Kredit yang diberikan, Simpanan dari
karyawan kunci/Board of Management nasabah /Loans, Deposits from
Commissioners, Board of customers
Directors and the Bank’s key
personnel
106
Page 395
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Dalam kegiatan usaha normal, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi, dimana dilaksanakan dengan syarat dan parties, whereby it was conducted under terms
kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan and conditions similar to those granted to third
pihak yang tidak berelasi, kecuali untuk kredit yang parties, with the exception of loans granted to the
diberikan kepada karyawan. Bank’s employees.
a. Transaksi aset dengan pihak berelasi adalah a. Asset account balances of transactions with
sebagai berikut: related parties are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Aset Assets
Kredit yang diberikan 6.569 7.676 Loans
Giro pada bank lain: Current accounts with other banks:
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Corporation,
Shenzhen 17.877 7.302 Shenzhen Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Zhejiang 7.470 2.679 Corporation, Zhejiang Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang London 3.717 124 Corporation, London Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Tokyo 1.631 83 Corporation, Tokyo Branch
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 15 18 Interest receivables
Jumlah aset dari pihak-pihak Total assets with
berelasi 37.279 17.882 related parties
Jumlah aset 27.851.946 25.022.953 Total assets
Persentase atas saldo aset dari pihak-pihak The percentages of asset balances with
berelasi terhadap jumlah aset adalah sebagai related parties compared to total assets are
berikut: as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Kredit yang diberikan 0,02% 0,03% Loans
Giro pada bank lain 0,11% 0,04% Current accounts with other banks
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 0,00% 0,00% Interest receivables
Persentase aset dari pihak-pihak Total percentage of assets with
berelasi terhadap jumlah aset 0,13% 0,07% related parties to total assets
107
Page 396
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
b. Transaksi liabilitas dengan pihak berelasi b. Liabilities account balances of transactions
adalah sebagai berikut: with related parties are as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Liabilitas Liabilities
Surat berharga subordinasi 461.910 467.025 Subordinated securities
Simpanan dari nasabah 16.788 14.924 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 70 229 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 3.149 2.852 Interest payables
Jumlah liabilitas dari pihak-pihak
berelasi 481.917 485.030 Total liabilities with related parties
Jumlah liabilitas 21.311.389 18.823.716 Total liabilities
Persentase atas saldo liabilitas dari pihak-pihak The percentages of liability balances with
berelasi terhadap jumlah liabilitas adalah related parties compared to total liabilities are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31
2023 2022
Surat berharga subordinasi 2,17% 2,48% Subordinated securities
Simpanan dari nasabah 0,08% 0,08% Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 0,00% 0,00% Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 0,01% 0,02% Interest payables
Persentase liabilitas dari pihak- Total percentage of liabilities
pihak berelasi terhadap with related parties to
jumlah liabilitas 2,26% 2,58% total liabilities
c. Transaksi laba rugi dengan pihak berelasi c. Statements of profit or loss transactions with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Laporan laba rugi Statements of profit or loss
Pendapatan bunga 485 648 Interest income
Beban bunga 34.607 31.409 Interest expenses
Persentase atas saldo laporan laba rugi dari The percentages of statements of profit and
pihak-pihak berelasi terhadap jumlah masing- loss balance with related parties compared to
masing adalah sebagai berikut: respective totals are as follows:
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2023 2022
Pendapatan bunga 0,03% 0,05% Interest income
Beban bunga 0,05% 0,06% Interest expenses
108
Page 397
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
d. Kompensasi manajemen kunci: d. Compensation of key management
personnels:
Jumlah agregat dari kompensasi terhadap The aggregate compensation of key
manajemen kunci Bank pada tanggal management personnel of the Bank as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows
berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31
2023 2022
Imbalan jangka pendek Short-term employee benefits
Direksi 31.698 29.541 Board of Directors
Dewan Komisaris 2.872 2.772 Board of Commissioners
Komite Audit 622 851 Audit Committee
Karyawan kunci 63.471 55.994 Key management personnel
Imbalan jangka panjang Post-employment benefits
Direksi - 1.508 Board of Directors
Karyawan kunci 91 271 Key management personnels
Jumlah 98.754 90.937 Total
33. POSISI DEVISA NETO 33. NET OPEN POSITION
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) didasarkan The Net Open Position (“NOP”) is calculated
pada Peraturan Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 based on Bank Indonesia Regulation
tanggal 17 Juli 2003 sebagaimana telah diubah No. 5/13/PBI/2003 dated July 17, 2003 which was
terakhir dengan Peraturan Bank Indonesia last amended by Bank Indonesia Regulation
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang No. 17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015 regarding
Posisi Devisa Neto Bank Umum. Berdasarkan Net Open Position for Commercial Bank. Based
peraturan tersebut, Bank diwajibkan untuk menjaga on this regulation, the Bank is required to maintain
rasio PDN laporan posisi keuangan dan secara Net Open Position ratio of the overall statements
keseluruhan maksimum 20% dari jumlah modal. of financial position at a maximum of 20% of the
PDN adalah penjumlahan nilai absolut yang total capital. The NOP is the sum of the absolute
dinyatakan dalam Rupiah dari selisih neto antara values, which are stated in Rupiah, of the net
aset dan liabilitas dalam mata uang asing dan selisih difference between the assets and liabilities
neto dari tagihan dan liabilitas komitmen dan denominated in each foreign currency and the net
kontinjensi yang dicatat dalam rekening administratif difference of the receivables and payables of both
yang didenominasi dalam setiap mata uang asing. commitments and contingencies recorded in the
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) didasarkan administrative accounts denominated in each
Peraturan Bank Indonesia No. 15 Tahun 2023 foreign currency. The Net Open Position (“NOP”)
Perubahan Ketiga Atas Peraturan Bank Indonesia is calculated based on Bank Indonesia Regulation
Nomor 22/14/PBI/2020 Tentang Operasi Moneter. No. 15 dated 2023 which was third amendment to
Bank Indonesia regulation No 22/14/PBI/2020
regarding Monetary Operation.
109
Page 398
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. POSISI DEVISA NETO (lanjutan) 33. NET OPEN POSITION (continued)
Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal The Bank’s Net Open Position as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2023
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 6.283.503 6.280.086 3.417 United States Dollar
Dolar Singapura 794.272 796.900 2.628 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 266.925 264.115 2.810 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 1.122 746 376 Australian Dollar
Yen Jepang 1.631 1.323 308 Japanese Yen
Euro Eropa 1.136 552 584 European Euro
Dolar Hong Kong 44 - 44 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 3.717 3.913 196 Great Britain Poundsterling
Jumlah 7.352.350 7.347.635 10.363 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 31 Desember 2023 6.209.630 December 31, 2023
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
31 Desember 2023 0,17% December 31, 2023
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 30 November 2023 6.147.957 November 30, 2023
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
30 November 2023 0,17% November 30, 2023
31 Desember/December 31, 2022
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 5.646.290 5.628.236 18.054 United States Dollar
Dolar Singapura 704.587 708.629 4.042 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 320.402 321.262 860 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 614 645 31 Australian Dollar
Yen Jepang 708 525 183 Japanese Yen
Euro Eropa 13.508 13.965 457 European Euro
Dolar Hong Kong 172 - 172 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 124 - 124 Great Britain Poundsterling
Jumlah 6.686.405 6.673.262 23.923 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 31 Desember 2022 5.992.483 December 31, 2022
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
31 Desember 2022 0,40% December 31, 2022
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 30 November 2022 5.997.850 November 30, 2022
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
30 November 2022 0,40% November 30, 2022
110
Page 399
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 34. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar sell an asset or paid to transfer a liability in an
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi orderly transaction between market participants
teratur antara pelaku pasar pada tanggal at the measurement date.
pengukuran.
Tabel berikut menunjukkan nilai tercatat dan The following table sets forth the carrying
estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan amounts and estimated fair values of Bank
Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: financial assets and liabilities as of December 31,
2023 and 2022:
31 Desember/December 31
2023 2022
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 12.832 12.832 12.738 12.738 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.208.153 4.208.153 903.233 903.233 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 450.630 452.866 - - Marketable securities
Kas 212.839 212.839 217.290 217.290 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 1.552.681 1.481.410 1.481.410 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 139.016 139.016 279.154 279.154 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank lain - neto 44.999 44.999 624.216 624.216 and other banks - net
Tagihan atas efek-efek yang Receivables on securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali 1.069.249 1.069.249 3.947.168 3.947.168 under agreements to resale
Kredit yang diberikan - neto 18.846.417 18.846.417 16.232.539 16.232.539 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 98.444 98.444 57.308 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 6.257 6.105 6.105 Other assets*
Jumlah aset keuangan 26.641.517 26.643.753 23.761.161 23.761.161 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas segera 20.501 20.501 16.495 16.495 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 2.023 1.764 1.764 Derivative payables
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro 3.126.957 3.126.957 2.990.153 2.990.153 Current accounts
Tabungan 1.087.415 1.087.415 1.057.862 1.057.862 Saving account
Deposito berjangka 15.772.440 15.772.440 13.898.563 13.898.563 Time deposits
Simpanan dari bank lain 324.650 324.650 68.011 68.011 Deposits from other banks
Liabilitas atas efek-efek
yang dijual dengan
Janji dibeli kembali 94.295 94.295 - - Deposits from other banks
Surat berharga subordinasi 461.910 461.910 467.025 467.025 Subordinated securities
Bunga yang masih
harus dibayar 46.953 46.953 27.053 27.053 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 10.182 10.182 4.436 4.436 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 20.947.326 20.947.326 18.531.362 18.531.362 Total financial liabilities
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *)Other assets consist of ATM Prima billing transaction and deposit guarantee
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **)Other liabilities consist of deposits and liability to notary
111
Page 400
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 34. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Instrumen keuangan Bank diakui pada nilai wajar The Bank’s financial instruments recognised at
berdasarkan hierarki sebagai berikut: fair value based on the hierarchy described
below:
(i) Tingkat 1: dikutip dari harga pasar aktif untuk (i) Level 1: quoted (unadjusted) prices in active
aset atau liabilitas keuangan yang identik; markets for identical financial assets or
liabilities;
(ii) Tingkat 2: yang melibatkan input selain dari (ii) Level 2: those involving inputs other than
harga pasar aktif yang dikutip yang termasuk quoted prices included in Level 1 that are
dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk observable for the asset or liability, either
aset dan liabilitas, baik secara langsung (seperti directly (as prices) or indirectly (derived from
harga) atau tidak langsung (turunan dari harga); prices);
(iii) Tingkat 3: input untuk aset dan liabilitas yang (iii) Level 3: those with inputs for the asset or
tidak didasarkan pada data yang dapat liability that are not based on observable
diobservasi di pasar (input yang tidak dapat market data (unobservable inputs).
diobservasi).
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen The tables below show the financial instruments
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang measured at fair value grouped according to the
dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai wajar: fair value hierarchy:
31 Desember/December 31, 2023
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 12.832 - 12.832 Derivative receivables
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.208.153 - - 4.208.153 Marketable securities
4.208.153 12.832 - 4.220.985
31 Desember/December 31, 2022
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 12.738 - 12.738 Derivative receivables
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 903.233 - - 903.233 Marketable securities
903.233 12.738 - 915.971
112
Page 401
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 34. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair value
wajar
Kredit yang diberikan dan surat berharga Loans and subordinated securities which are
subordinasi yang merupakan instrumen keuangan financial instruments that are not measured at fair
yang tidak diukur pada nilai wajarnya value are classified as Level 3 in the fair value
dikelompokkan sebagai Tingkat 3 dalam hierarki hierarchy.
nilai wajar.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan selain efek- Fair values of certain financial assets and
efek yang dimiliki hingga jatuh tempo, kredit yang liabilities other than held-to-maturity securities,
diberikan dan surat berharga subordinasi mendekati loans and subordinated securities are
nilai tercatat karena instrumen keuangan tersebut approximately the same with their carrying
memiliki jangka waktu jatuh tempo jangka pendek amounts due to the short-term maturities of these
(level 2) dan/atau suku bunganya sering ditinjau financial instruments and/or repriced frequently
ulang. (level 2).
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dengan suku The carrying amounts of variable rate loans and
bunga mengambang dan nilai tercatat atas kredit short-term fixed rate loans are the reasonable
jangka pendek dengan suku bunga tetap adalah approximation of their fair values. The carrying
perkiraan yang layak atas nilai wajar. Nilai wajar dari amount of long term fixed rate loans shows the
kredit jangka panjang yang diberikan dengan suku discounted estimated future cash flows. The cash
bunga tetap menunjukkan nilai diskon dari perkiraan flows estimation is discounted at the market
arus kas masa depan yang diharapkan akan interest rate to determine fair value. Included in
diterima oleh Bank. Perkiraan arus kas ini loans are allowance for impairment losses which
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga are calculated using the method as disclosed in
pasar untuk menentukan nilai wajar. Termasuk di Note 2.
dalam kredit yang diberikan adalah cadangan
kerugian penurunan nilai yang telah diperhitungkan
dengan metode yang disajikan pada Catatan 2.
Surat berharga subordinasi memiliki tingkat suku The subordinated securities bear variable rate.
bunga mengambang (level 2). Oleh karena itu, nilai Therefore (level 2), the amortized cost represent
tercatat mencerminkan nilai wajar. reasonable approximation of the fair value.
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employment benefits obligation consists of:
31 Desember/December 31
2023 2022
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 98.769 82.861 Long-term employee benefits
Liabilitas imbalan kerja - lainnya 69.731 56.400 Long-term employee benefits - other
Jumlah 168.500 139.261 Total
113
Page 402
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Imbalan kerja lainnya Other employee benefits
Imbalan kerja lainnya termasuk imbalan kerja Other employee benefits include short-term
jangka pendek untuk bonus dan imbalan kerja employee benefits for bonuses and long-term
jangka panjang untuk manajemen. Bank mengakui employee benefits for management. The Bank
liabilitas dan beban imbalan kerja jangka pendek recognises liabilities and expenses for short-term
untuk bonus berdasarkan rumusan yang employee benefits for bonuses based on a
mempertimbangkan kinerja karyawan dan laba formula that takes into consideration the
sebelum pajak Bank setelah penyesuaian tertentu employee’s performance and the Bank’s income
yang menyebabkan kewajiban konstruktif. Bank before tax expense after certain adjustments has
mengakui liabilitas dan beban imbalan kerja jangka created a constructive obligation. The Bank
panjang untuk manajemen berdasarkan rumusan recognises liabilities and expenses for long-term
yang mempertimbangkan masa kerja manajemen employee benefits for management based on a
pada akhir periode pelaporan. formula that takes into consideration the
management’s service periods at the end of
reporting period.
Program pensiun manfaat pasti Defined benefits pension plan
Bank mempunyai imbalan pasca-kerja manfaat As of December 31, 2023 and 2022 the Bank
pasti yang terdiri atas program pensiun imbalan provides post-employment defined benefits which
pasti dan imbalan pasca-kerja per tanggal consist of a defined benefits pension plan and
31 Desember 2023 dan 2022 sesuai dengan post-employments benefits in accordance with
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020, PP Nomor Law No. 11 of 2020, PP No. 35 of 2021 on Job
35 tahun 2021 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Creation and the Bank’s Regulation period 2021-
Perusahaan periode 2021-2023. 2023.
Bank membentuk liabilitas atas imbalan pasca-kerja The Bank calculates the employee defined
manfaat pasti dan imbalan kerja jangka panjang benefits liabilities and long-term employee
untuk Pejabat dan karyawan yang memenuhi kriteria benefits for eligible Board level and employee
berdasarkan perhitungan aktuaria oleh PT Biro based on the actuarial calculations of PT Biro
Pusat Aktuaria, pihak ketiga dalam laporannya Pusat Aktuaria, a third party in their report dated
tertanggal 17 Januari 2024 dan 10 Januari 2023 January 17, 2024 and January 10, 2023 for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal years ended on December 31, 2023 and 2022.
31 Desember 2023 dan 2022.
Program pensiun imbalan pasti didanai, dikelola The defined benefits pension plan is funded and
oleh Dana Pensiun Bank Windu, pihak berelasi, managed by Dana Pensiun Bank Windu, a related
untuk karyawan Bank yang telah diangkat dan party, for registered employees. The employee’s
mendaftarkan diri sebagai peserta. Kontribusi contribution is 5.00% of the employee’s base
pegawai adalah sebesar 5,00% dari penghasilan salary and the remaining amounts required to
dasar karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan fund the plan are contributed by the Bank.
untuk mendanai program tersebut dikontribusi oleh Employer’s contribution to this program
Bank. Kontribusi pemberi kerja pada program ini recognised in the statements of profit or loss and
yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan other comprehensive income for the years ended
penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang December 31, 2023 and 2022 amounted to
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Rp1,321 and Rp1,011, respectively.
masing-masing sebesar Rp1.321 dan Rp1.011.
114
Page 403
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Berikut ini adalah asumsi utama yang digunakan The following are the key assumptions used in the
dalam laporan aktuaria: actuarial reports:
31 Desember/December 31
2023 2022
Tingkat diskonto imbalan kerja Long term employee benefit
jangka panjang karyawan 6,37%-7,10% 5,77% - 7,30% discount rate
Tingkat pengembalian aset program 6,63% 6,94% Expected return on plan assets
Tingkat kenaikan gaji per tahun 3,00% 3,00% Annual salary increase rates
Tingkat kematian TMI_2019*) TMI_2019*) Mortality rate
Usia pensiun (tahun) 55 55 Retirement age (years old)
*)
Tabel Mortalita Indonesia/Mortality Table of Indonesia 2019
a. Liabilitas imbalan kerja a. Employee benefits liabilities
31 Desember/December 31, 2023
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas
imbalan kerja 19.287 98.769 19.287 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (23.994) - - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 4.707 - - The effect of assets ceiling
Liabilitas - neto - 98.769 19.287 Liabilities - net
31 Desember/December 31, 2022
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas
imbalan kerja 17.833 82.861 16.196 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (23.500) - - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 5.667 - - The effect of assets ceiling
Liabilitas - neto - 82.861 16.196 Liabilities - net
115
Page 404
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
b. Nilai kini liabilitas imbalan kerja b. Present value of benefits obligation
31 Desember/December 31, 2023
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, awal tahun 17.833 82.861 16.196 beginning of the year
Biaya jasa kini 1.514 10.149 10.959 Current service cost
Beban bunga 1.237 5.360 - Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - - - employee benefits
Kontribusi karyawan 464 - - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (1.469) (4.614) - Benefits paid
Kerugian (keuntungan)
aktuarial (292) 5.013 - Actuarial loss (gain)
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, akhir tahun 19.287 98.769 27.155 end of year
31 Desember/December 31, 2022
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, awal tahun 27.128 80.956 14.638 beginning of the year
Biaya jasa kini 1.589 9.348 3.252 Current service cost
Biaya jasa lalu*) (642) (2.876) - Past service cost*)
Beban bunga 1.643 4.064 661 Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - - - employee benefits
Kontribusi karyawan 556 - - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (9.705) (9.525) (3.834) Benefits paid
Kerugian (keuntungan)
aktuarial (2.736) 894 1.479 Actuarial loss (gain)
Nilai kini liabilitas imbalan 17.833 82.861 16.196 Present value of benefits obligation,
kerja, akhir tahun end of year
*) Dampak siaran pers Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan *) Impact of the press release Institute of Indonesia Chartered
Indonesia (DSAK-IAI) atas persyaratan pengatribusian imbalan pada Accountants’ Accounting Standard Board (DSAK-IAI) on the
periode jasa sesuai PSAK no. 24 requirements for attributing benefits to the period of service in
accordance with PSAK no. 24
116
Page 405
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
c. Biaya imbalan kerja c. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2023
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Biaya jasa kini 1.514 10.149 10.959 Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.237 5.360 - Interest on obligation
Beban atas aset (1.630) - - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 393 - - Interest of assets ceiling
Jumlah 1.514 15.509 10.959 Total
31 Desember/December 31, 2022
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Biaya jasa kini 1.589 9.348 3.252 Current service cost
Biaya jasa lalu*) (642) (2.876 ) - Past service cost*)
Bunga atas kewajiban 1.643 4.064 661 Interest on obligation
Beban atas aset (1.918) - - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 275 - - Interest of assets ceiling
Jumlah 947 10.536 3.913 Total
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan
berikut: assets are as follow:
31 Desember/December 31
2023 2022
Saldo pada awal tahun 23.500 31.663 Balance at beginning of year
Tingkat pengembalian aset program 1.630 1.918 Return on plan assets
Kontribusi pemberi kerja 1.321 1.011 Contribution by employer
Kontribusi karyawan 464 556 Contribution by employee
Manfaat program pensiun yang
dibayarkan (1.469) (9.705) Program pension benefits paid
Kerugian aktuarial (1.452) (1.943) Actuarial loss
Saldo pada akhir tahun 23.994 23.500 Balance at end of year
117
Page 406
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
e. Tabel berikut menunjukan analisis sensitivitas e. The tables below show the sensitivity
nilai kini kewajiban imbalan kerja diasumsikan analysis of the present value of employee
terdapat perubahan atas asumsi aktuarial benefits obligation in the assumed changes
utama (tidak diaudit): in the key actuarial assumption (unaudited):
Imbalan kerja karyawan Define employee benefits
31 Desember/December 31, 2023
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (3.437) Discount rate
-1% 3.811
Tingkat kenaikan gaji +1% 3.508 Salary increase rate
-1% (3.214)
31 Desember/December 31, 2022
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (2.747) Discount rate
-1% 3.033
Tingkat kenaikan gaji +1% 3.131 Salary increase rate
-1% (2.879)
Imbalan kerja jangka panjang Long term employee benefits
untuk manajemen for management
31 Desember/December 31, 2022
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (174) Discount rate
-1% 179
Tingkat kenaikan gaji +1% 183 Salary increase rate
-1% (182)
118
Page 407
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 35. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
f. Tabel berikut menyajikan kajian dari portofolio f. The following tables show the portfolio of the
investasi aset program yang ditempatkan dalam plan assets invested in financial instrument:
bentuk instrumen keuangan:
31 Desember/December 31
2023 2022
Deposito 7,08% 11,62% Time deposits
Efek-efek 92,92% 88,38% Marketable Securities
g. Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan g. The maturity profile analysis of the employee
kerja karyawan pada tanggal benefits payments as of December 31, 2023
31 Desember 2023 dan 2022 (tidak diaudit) and 2022 (unaudited) are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2023 2022
Dalam waktu 12 bulan
berikutnya 41.932 25.949 Within the next 12 months
Antara 1 dan 5 tahun 42.259 47.243 Between 1 and 5 years
Di atas 5 tahun 211.910 163.825 Beyond 5 years
Jumlah 296.101 237.017 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja karyawan The average duration of employees’ benefits
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah liability as of December 31, 2023 and 2022 9.38
9,38 dan 9,03 tahun, serta Durasi rata-rata liabilitas and 9.03 years, The average duration of
imbalan kerja manajemen pada tanggal management’s benefits liability as of
31 Desember 2022 adalah 1,16 tahun (tidak diaudit). December 31, 2022 is 1.16 years (unaudited).
36. MASALAH HUKUM 36. LEGAL MATTERS
a. Bank (dahulu Bank Multicor) dan anggota bank a. The Bank (formerly Multicor Bank) and other
sindikasi lainnya ("Sindikasi”) digugat oleh bank members of the syndication ("the
PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”) sehubungan Syndicate") was sued by PT Geria Wijaya
dengan penyitaan dan/atau pelelangan tanah Prestige (“GWP”) regarding the confiscation
dan bangunan GWP, di Pengadilan Negeri and/or auction of the GWP’s land, in Jakarta
Jakarta Pusat pada tanggal 27 September 1998 Distric Court on September 27, 1998 and
yang teregister dengan nomor perkara building as stated in case No.
No. 490/Pdt.G/1998.Jkt.Pst. Pada tanggal 490/Pdt.G/1998.Jkt.Pst. On April 29, 1999
29 April 1999 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat the Jakarta Distric Court issued verdict No.
telah mengeluarkan keputusan 880/Pdt/1999/PT.DKI indicating the
No. 880/Pdt/1999/PT.DKI yang berisi sebagai following:
berikut:
a. Sindikasi telah dinyatakan kalah karena a. The Syndicate has lost the case of
melakukan pengambilalihan dan/atau confiscation and/or auction of the
pelelangan tanah dan bangunan GWP property of GWP in Denpasar, Bali
yang berlokasi di Denpasar, Bali ("Hotel Sol ("Hotel Sol Elite Paradiso"); and
Elite Paradiso"); dan
b. Sindikasi mempunyai liabilitas untuk b. The Syndicate has an obligation to pay
membayar denda sebesar Rp20.000 a penalty of Rp20,000 to GWP in which
kepada GWP, dimana porsi Bank adalah the Bank's share is Rp2,353.
sebesar Rp2.353.
119
Page 408
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. MASALAH HUKUM (lanjutan) 36. LEGAL MATTERS (continued)
b. Bank (dahulu Bank Multicor) dan anggota bank b. The Bank (formerly Multicor Bank) and other
sindikasi lainnya ("Sindikasi”) digugat oleh bank members of the syndication ("the
PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”) sehubungan Syndicate") was sued by PT Geria Wijaya
dengan penyitaan dan/atau pelelangan tanah Prestige (“GWP”) regarding the confiscation
dan bangunan GWP, di Pengadilan Negeri and/or auction of the GWP’s land, in Jakarta
Jakarta Pusat pada tanggal 27 September 1998 Distric Court on September 27, 1998 and
yang teregister dengan nomor perkara building as stated in case No.
No. 490/Pdt.G/1998.Jkt.Pst. Pada tanggal 490/Pdt.G/1998.Jkt.Pst. On April 29, 1999
29 April 1999 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat the Jakarta Distric Court issued verdict No.
telah mengeluarkan keputusan No. 880/Pdt/1999/PT.DKI indicating the
880/Pdt/1999/PT.DKI yang berisi sebagai following: (continued)
berikut: (lanjutan)
Atas putusan tersebut Sindikasi mengajukan In relation with the verdict mentioned above,
upaya hukum Banding melalui Pengadilan the Syndicate submitted an appeal to the
Tinggi DKI Jakarta dengan register DKI Jakarta High Court registered by
No. 880/Pdt/1999/PT.DKI yang pada tanggal Number 880/Pdt/1999/PT.DKI, then on May
16 Mei 2000 diterbitkan putusan menguatkan 16, 2000 the decision which strengthening
putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. the decision of the Central Jakarta District
Berkaitan dengan keputusan Pengadilan Tinggi Court. In relation to the said decree the
tersebut, Sindikasi telah mengajukan upaya Syndicate declare cassation to the Supreme
hukum Kasasi kepada Mahkamah Agung Court registered by number
Republik Indonesia (RI) dengan register
3140K/Pdt/2001, then on June 11, 2002 the
No. 3140K/Pdt/2001 yang pada tanggal
decision issued which rejecting the appeal
11 Juni 2002 diterbitkan putusan menyatakan
menolak permohonan kasasi Sindikasi. cassation of the Syndication. Based on that
Sehubungan dengan Keputusan Mahkamah decree the Syndicate submitted Judicial
Agung RI tersebut Sindikasi telah mengajukan Review to the Supreme Court registered by
Upaya Hukum Peninjauan Kembali kepada number 292PK/Pdt/2003, then on April 18,
Mahkamah Agung RI yang terdaftar dengan 2006 the decision issued which stated the
register No. 292PK/Pdt/2003, yang pada legally binding verdict is the verdict of the
tanggal 18 April 2006 diterbitkan putusan DKI Jakarta High Court Number 880 / Pdt /
bahwa yang mengikat adalah amar putusan 1999 / PT.DKI dated May 16, 2000. Based
PT.DKI Nomor 880/Pdt/1999/PT.DKI tanggal on that decision GWP has won the case.
16 Mei 2000. Berdasarkan putusan tersebut
GWP dimenangkan atas kasus ini.
Manajemen masih menunggu perintah dari Management is still waiting for an order from
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas the Central Jakarta Distric Court for the
pelaksanaan eksekusi putusan tersebut. execution of the verdict. This legal case
Perkara hukum tersebut tidak secara material would not give any material impact
dapat mempengaruhi keadaan keuangan, to financial, wealth and going concern of the
harta kekayaan dan kelangsungan usaha Bank. As of the date of completion of these
Bank. Sampai dengan tanggal penyelesaian financial statements, no settlement has been
laporan keuangan, belum terdapat made on the said case.
penyelesaian terhadap permasalahan di atas.
120
Page 409
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. MASALAH HUKUM (lanjutan) 36. LEGAL MATTERS (continued)
c. Bank (Tergugat I) digugat oleh Fireworks c. The Bank (Defendant I) was sued by
Ventures Limited (“Penggugat”) sehubungan Fireworks Ventures Limited (Plaintiff)
penjualan piutang PT Geria Wijaya Prestige regarding the sale of the loan of PT Geria
(“GWP”) dari Bank kepada Tomy Winata Wijaya Prestige (“GWP”) by the Bank to
(Tergugat II), di Pengadilan Negeri Jakarta Tommy Winata (Defendant II) on September
Utara pada tanggal 28 September 2018 yang 28, 2018 at the North Jakarta District Court
teregister dengan nomor perkara with register number
No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr. Pada tanggal 555/Pdt.G/2018 /PN.Jkt.Utr. On October 15,
15 Oktober 2019 Pengadilan Negeri Jakarta 2019 the North Jakarta District Court issued
Utara telah mengeluarkan keputusan yang the decision indicating the following:
berisi sebagai berikut:
Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II Declare the Defendant I and the
telah melakukan perbuatan melawan Defendant II have done Unlawful Act to
hukum kepada penggugat. the Plaintiff.
Menyatakan Penggugat sebagai Pembeli Declare the Plaintiff as a Buyer in good
yang beritikad baik atas piutang (aset faith for receivables (credit assets)
kredit) yang timbul dari Akta Perjanjian arising from the Loan Agreement
Pemberian Kredit Nomor 8 tanggal Number 8 dated November 28, 1995.
28 November 1995.
Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II Declare the Defendant I and the
tidak mempunyai hak atas piutang (aset Defendant II have no right to the
kreditur) yang timbul dari Akta Perjanjian receivables (credit assets) arising from
Pemberian Kredit Nomor 8 tanggal the Loan Agreement Deed Number 8
28 November 1995. dated November 28, 1995.
Menghukum Tergugat I menyerahkan Order the Defendant I to submit
Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 204, certificates of Right to Building Numbers
205 dan 207 dan Sertifikat Hak 204, 205 and 207 and Mortgage
Tanggungan Nomor 286/1996 dan Nomor Certificate Number 286/1996 and
962/1996 kepada Penggugat sejak adanya 962/1996 to the Plaintiff since the
Putusan yang berkekuatan hukum tetap. existence of a decision that has
permanent legal force.
Menghukum Tergugat I dan Tergugat II Punish the Defendant I and the
untuk membayar secara tanggung renteng Defendant II to pay jointly for material
atas kerugian material yang dialami losses suffered by the Plaintiff, which
are consist of;
Penggugat, terdiri atas :
Material losses in Rupiah 6% (six
Kerugian material dalam Rupiah 6%
percent) times 249,600,209.98
(enam persen) kali 249.600.209,98
cents per year;
sen per tahun;
Material losses in the United States
Kerugian material dalam Dollar
Dollar 6% (six percent) times
Amerika Serikat 6% kali
USD11,649,136.06 (full amount) per
USD11.649.136,06 (angka penuh) per
year; calculated and paid since the
tahun dihitung dan dibayar sejak
lawsuit was registered at the North
gugatan itu didaftarkan di Pengadilan
Jakarta District Court.
Negeri Jakarta Utara.
Menyatakan tidak sah dan tidak Declare illegitimate and having no legal
mempunyai kekuatan mengikat Akta binding force, the Private Deed of
Kesepakatan Piutang tanggal 12 Februari Receivable Agreement dated February
2018 dan Akta Perjanjian Pengalihan 12, 2018 and Private Deed of Transfer
Piutang tanggal 12 Februari 2018 yang Receivable Agreement dated February
dibuat dibawah tangan oleh Tergugat I dan 12, 2018 signed by Defendant I and
Tergugat II. Defendant II.
121
Page 410
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. MASALAH HUKUM (lanjutan) 36. LEGAL MATTERS (continued)
Atas putusan tersebut Bank mengajukan upaya In relation with the decision mentioned above, the
hukum Banding melalui Pengadilan Tinggi DKI Bank submitted an appeal to the DKI Jakarta
Jakarta dengan register No. 272/PDT/2020/PT.DKI High Court registered by Number
yang pada tanggal 6 Mei 2020 diterbitkan putusan 272/PDT/2020/PT.DKI, then on May 6, 2020 the
menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta decision which strengthening the decision of the
Utara. Berkaitan dengan keputusan Pengadilan North Jakarta District Court was issued. In
Tinggi tersebut, Bank telah mengajukan upaya relation to the said decree the Bank declared
hukum Kasasi kepada Mahkamah Agung Republik cassation to the Supreme Court on
Indonesia (RI) pada tanggal 7 Agustus 2020 dengan August 7, 2020 registered by Number
register No. 3540K/Pdt/2001 yang kemudian 3540K/Pdt/2001 then on December 6, 2021 the
dikeluarkan putusan tertanggal 6 Desember 2021 decision which rejecting the appeal cassation of
yang menyatakan menolak permohonan kasasi dari the Cassation Petitioner I and II issued.
Pemohon kasasi I dan II.
Atas putusan Kasasi tersebut Bank mengajukan Based on the Cassation decision, the Bank
upaya hukum Peninjauan Kembali kepada submitted Judicial Review to the Supreme Court
Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui of the Republic of Indonesia through the North
Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebagaimana Akta Jakarta District Court as stated in the Deed of
Pernyataan Permohonan Peninjauan Kembali Statement of Application for Judicial Review
tanggal 21 Juni 2022 sebagai upaya maksimal Bank dated June 21, 2022 as for the maximum effort of
dalam menyelesaikan perkara tersebut. the Bank to solve the case.
Bahwa sesuai relaas pemberitahuan putusan Whereas based on notification letter of the
Peninjauan Kembali yang diterima pada tanggal 28 Judicial Review decision that received on March
Maret 2023 oleh Kuasa Hukum Bank diketahui atas 28, 2023 by the Legal Counsel of the Bank it is
perkara Peninjauan Kembali telah diputus pada known that the Judicial Review case had been
tanggal 13 Desember 2022 dengan amar putusan decided on December 13, 2022 with the decision
menolak permohonan Peninjauan Kembali dari rejecting the application for Judicial Review from
Bank; the Bank;
Bahwa pada tanggal 18 April 2023 CCB Indonesia Whereas on April 18, 2023 CCB Indonesia has
telah menerima relaas panggilan aanmaning dari received the aanmaning summons from the
pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait dengan
North Jakarta District Court related to the
eksekusi putusan perkara ini. Bahwa untuk
execution of the decision of this case. That in
menghadapi eksekusi tersebut Bank pada tanggal
order to face the execution, the Bank on May 12,
12 Mei 2023 telah mengajukan permohonan
penundaan eksekusi kepada Ketua Pengadilan 2023 submitted an application for postponement
Negeri Jakarta Utara dan mengajukan gugatan of execution to the Chairman of North Jakarta
perlawanan eksekusi yang teregister dengan Nomor District Court and filed a lawsuit against the
306/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr. (“Perkara 306”) di execution registered with Number
Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 306/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr. (“Case 306”) at the
North Jakarta District Court.
Bahwa selanjutnya Gaston selaku kreditor telah Furthermore, Gaston as a creditor has filed a
mengajukan gugatan perlawanan eksekusi 555 pada lawsuit against the execution 555 on June 22,
tanggal 22 Juni 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta 2023 to North Jakarta District Court registered
Utara yang teregister dengan No. with Number 428/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr
428/Pdt.Plw/2023/PN.Jkt.Utr (“Perkara 428”) yang (“Case 428”) which is currently still in litigation.
saat ini masih dalam proses persidangan.
122
Page 411
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. MASALAH HUKUM (lanjutan) 36. LEGAL MATTERS (continued)
Bahwa CCBI menerima Surat No. Whereas CCBI received Letter No.
W10.U4/6555/HK.02/9/2023 tanggal 1 September W10.U4/6555/HK.02/9/2023 dated September 1,
2023, perihal penundaan eksekusi perkara 555 yang 2023, regarding the postponement of the
menyatakan bahwa eksekusi ditunda sampai execution of case 555 which stated that the
dengan adanya putusan Perkara 428 di Pengadilan execution will be postponed until the decision of
Negeri Jakarta Utara. Case 428 at the North Jakarta District Court.
Bahwa atas putusan Peninjauan Kembali tanggal 13 Whereas based on the Judicial Review decision
Desember 2022, CCBI mengajukan Peninjauan dated December 13, 2022, CCBI filed a Second
Kembali ke II kepada Mahkamah Agung Republik Judicial Review to the Supreme Court of the
Indonesia melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara Republic of Indonesia through the North Jakarta
sebagaimana Akta Pernyataan Permohonan District Court as stated in the Deed of Statement
Peninjauan Kembali Kedua tanggal 25 September of Application for Second Judicial Review dated
2023, sebagai upaya maksimal bank untuk September 25, 2023, as for the maximum effort of
menyelesaikan perkara tersebut. Saat ini bank the Bank to solve the case. Currently, the bank still
masih menunggu putusan atas upaya hukum waiting for a decision from the Supreme Court on
tersebut. this legal action.
Bahwa perkara 306 telah diputus pada tanggal Whereas the case 306 was decided on December
11 Desember 2023 dengan amar putusan menolak 11, 2023 with the decision rejecting the Plaintif's
gugatan Pelawan untuk seluruhnya. Selanjutnya lawsuit in its entirety. Furthermore, on December
pada tanggal 21 Desember 2023, CCB Indonesia 21, 2023, CCB Indonesia has filed an appeal to
telah mengajukan upaya hukum Banding ke the DKI Jakarta High Court.
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
37. SEGMEN OPERASI 37. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Bank yang disiapkan untuk mengambil with the internal reporting provided to the chief
keputusan operasional, yaitu Direksi yang operating decision maker which is the Board of
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber Directors who is responsible for allocating
daya ke segmen tertentu dan penilaian atas resources to certain segments and performance
performanya. assessments.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan For the years ended December 31, 2023 and
2022, Bank diorganisasikan kedalam empat 2022, the Bank is organised into four operating
segmen operasi berdasarkan produk dan jasa segments based on products and services as
sebagai berikut: follows:
- Segmen kredit - Loans segment
- Segmen treasuri - Treasury segment
- Segmen eskpor-impor - Trade finance segment
- Tidak dapat dialokasikan - Unallocated
Tidak ada pendapatan dari satu konsumen eksternal There is no revenue from transactions with a
atau pihak lain yang mencapai 10% atau lebih dari single external customer or counterparty
total pendapatan Bank untuk tahun yang berakhir amounting to 10% or more of the Bank’s total
31 Desember 2023 dan 2022. revenue for the years ended December 31, 2023
and 2022.
123
Page 412
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 37. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut ini adalah informasi keuangan Bank Following is the financial information of the Bank
berdasarkan segmen operasi: based on operating segment:
a. Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan a. Statement of profit or loss and financial
position
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2023/
For the year ended December 31, 2023
Aset, liabilitas,
pendapatan
dan beban
yang tidak
dapat
dialokasi/
Unallocated
Ekspor- assets, liabilities,
Kredit/ Treasuri/ impor/ income and
Loans Treasury Trade finance expenses Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.325.422 364.756 - - 1.690.178 Interest income
Pendapatan lainnya - - 4.813 53.865 58.678 Other income
Jumlah pendapatan 1.325.422 364.756 4.813 53.865 1.748.856 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (34.153) - (699.146) (733.299) Interest expense
Beban lainnya - (1.802) - (703.954) (705.756) Other expenses
Jumlah beban - (35.955) - (1.403.100) (1.439.055) Total expenses
Segmen - neto 1.325.422 328.801 4.813 (1.349.235) Segment - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 309.801 income tax expense
Beban pajak
penghasilan (68.510) Income tax expense
Laba bersih
tahun berjalan 241.291 Net income for the year
Aset segmen 18.846.417 7.312.413 - 1.693.116 27.851.946 Segment assets
Liabilitas segmen (461.910) (324.650) (9.992) (20.514.837) (21.311.389) Segment liabilities
Segmen - neto 18.384.507 6.987.763 (9.992) (18.821.721) 6.540.557 Segment - net
124
Page 413
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 37. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut ini adalah informasi keuangan Bank Following is the financial information of the Bank
berdasarkan segmen operasi: (lanjutan) based on operating segment: (continued)
a. Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan a. Statement of profit or loss and financial
(lanjutan) position (continued)
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022/
For the year ended December 31, 2022
Aset, liabilitas,
pendapatan
dan beban
yang tidak
dapat
dialokasi/
Unallocated
Ekspor- assets, liabilities,
Kredit/ Treasuri/ impor/ income and
Loans Treasury Trade finance expenses Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.024.885 297.721 - - 1.322.606 Interest income
Pendapatan lainnya - - 2.529 76.482 79.011 Other income
Jumlah pendapatan 1.024.885 297.721 2.529 76.482 1.401.617 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (16.111) - (502.541) (518.652) Interest expense
Beban lainnya - (2.419) - (704.804) (707.223) Other expenses
Jumlah beban - (18.530) - (1.207.345) (1.225.875) Total expenses
Segmen - neto 1.024.885 279.191 2.529 (1.130.863) Segment - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 175.742 income tax expense
Beban pajak
penghasilan (39.783) Income tax expense
Laba bersih
tahun berjalan 135.959 Net income for the year
Aset segmen 16.232.539 7.225.898 - 1.564.516 25.022.953 Segment assets
Liabilitas segmen (467.025) (68.011) (4.226) (18.284.454) (18.823.716) Segment liabilities
Segmen - neto 15.765.514 7.157.887 (4.226) (16.719.938) 6.199.237 Segment - net
38. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 38. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2023 Proceeds Payment changes exchange 2023
Surat berharga subordinasi 467.025 - - - (5.115) 461.910 Subordinated securities
Liabilitas sewa 8.690 - (10.629) 4.747 - 2.808 Lease liabilities
Total 475.715 - (10.629) 4.747 (5.115) 464.718 Total
31 Desember/December 31, 2022
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2022 Proceeds Payment changes exchange 2022
Surat berharga subordinasi 427.575 - - - 39.450 467.025 Subordinated securities
Liabilitas sewa 18.927 - (12.924) 2.687 - 8.690 Lease liabilities
Total 446.502 - (12.924) 2.687 39.450 475.715 Total
125
Page 414
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO 39. RISK MANAGEMENT
Kegiatan usaha Bank senantiasa dihadapkan pada The Bank’s activities deal with risks associated
risiko-risiko yang berkaitan erat dengan fungsinya with its function as financial intermediary
sebagai lembaga intermediasi keuangan. Oleh institution. Thus, the operations are organised
karena itu, kegiatan operasional Bank dikelola carefully to prevent loss from operations of the
dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian bagi Bank.
Bank.
Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK No. 18/POJK.03/2016 dated
16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen March 16, 2016, the Bank’s application of its risk
Risiko Bagi Bank Umum, maka Bank menerapkan management policies is implementation based on
manajemen risiko sesuai dengan kompleksitasnya. it’s complexity. The Risk Management
Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu Implementation Policy refers to the provisions and
pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa regulations of the Financial Services Authority,
Keuangan antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 No.18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan concerning the Implementation of Risk
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan Surat Management for Commercial Banks and Circular
Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor: Letter of the Financial Services Authority Number:
34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 2016 34/SEOJK.03/2016 dated September 01, 2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank concerning Implementation of Risk Management
Umum (beserta lampiran), Peraturan Otoritas Jasa for Commercial Banks (along with attachments),
Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tertanggal Financial Services Authority Regulation
7 Desember 2016 tentang Penerapan Tata Kelola No.55/POJK.03/2016 dated December 07, 2016
Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa concerning Implementation of Governance for
Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal Commercial Banks, Financial Services Authority
17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Circular Letter Number 13/SEOJK.03 /2017 dated
Bank Umum dan 13/POJK.03/2021 tentang March 17, 2017 concerning the Implementation of
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Bank Good Corporate Governance for Commercial
memiliki kebijakan internal berupa Kebijakan Umum Banks and 13/POJK.03/2021 concerning the
dan Pedoman- Pedoman Umum Manajemen Risiko Operation of Commercial Bank Products. The
yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang Bank has internal policies in the form of General
dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, Policies and General Guidelines for Risk
dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik. Management which aim to ensure that the risks
faced by the Bank can be identified, measured,
controlled, and reported properly.
Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK Regulation
16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen No. 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
Risiko Bagi Bank Umum, bank umum konvensional regarding, the risk management inplementation
diwajibkan untuk menerapkan delapan (8) jenis for commercial bank, conventional banks are
risiko dan lima (5) peringkat penetapan penilaian required to apply eight (8) type of risks and five
peringkat risiko. (5) grades to value risks.
Sebagaimana diamanatkan ketentuan peraturan In relation to the implementation of risk
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait penerapan management as required by Financial Services
manajemen risiko, Bank menyusun laporan profil Authority (OJK), the Bank prepares quarterly risk
risiko triwulanan secara self assessment. Dari hasil profile report on self assesment basis. Based on
self assessment profil risiko triwulanan yang the self assessment results of the quarterly risk
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) profile report submitted to Financial Services
posisi Desember 2023, predikat risiko Bank secara Authority (OJK) as of December 2023, the Bank’s
keseluruhan berada pada tingkat risiko komposit low overall risk profile is at the low to moderate
to moderate. composite risk level.
126
Page 415
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Susunan Manajemen Risiko Risk Management Structure
Dari sudut pandang manajemen risiko, struktur From the point of view of risk management, the
organisasi Bank dapat dibagi menjadi: Bank organisational structure can be divided into:
a. Dewan Komisaris merupakan badan a. The Board of Commissioners is the most
manajemen terpenting yang mempunyai important management agency having
wewenang dan tanggung jawab; authority and responsibility;
- Mengevaluasi kebijakan Manajemen - Evaluating Risk Management policies
Risiko dan strategi Manajemen Risiko and Risk Management strategies
secara periodik atau dalam frekuensi periodically or in a certain frequency
tertentu yang lebih sering dalam hal more frequently in the event that there
terdapat perubahan faktor yang are changes in factors that significantly
mempengaruhi kegiatan bisnis Bank affect the Bank's business activities.
secara signifikan.
- Mengevaluasi pertanggungjawaban - Evaluating the accountability of the
Direksi dan memberikan arahan perbaikan Board of Directors and providing
atas pelaksanaan kebijakan Manajemen directions for improvement of the
Risiko secara berkala. implementation of Risk Management
policies on a regular basis.
- Memastikan kebijakan dan proses - Ensuring that Risk management policies
manajemen Risiko dilaksanakan secara and processes are implemented
efektif dan terintegrasi dalam proses effectively and integrated into the overall
manajemen risiko secara keseluruhan. risk management process. the Board of
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Commissioners is assisted by the Risk
Pemantau Risiko. Monitoring Committee.
b. Direksi dan komite-komite manajemen sebagai b. The board of Directors and management
struktur strategik. Direksi menjalankan fungsi committees as strategic structure. The Board of
kebijakan risiko (risk policy) melalui komite- Directors carries out the function of risk policy
komite Direksi seperti Komite Manajemen (risk policy) through the Board of Directors
Risiko (KMR), Komite Asset & Liability (ALCO), committees such as the Risk Management
Komite Kebijakan Perkreditan (KKP). Fungsi Committee (RMC), Asset & Liability Committee
utamanya antara lain: (ALCO), Credit Policy Committee (CPC). Its
main function, among others:
- Bertanggung jawab atas pelaksanaan - Responsible for the implementation of
kebijakan Manajemen Risiko dan eksposur Risk Management policies and Risk
Risiko yang diambil oleh Bank secara exposures taken by the Bank as a
keseluruhan, sesuai dengan tingkat Risiko whole, in accordance with the level of
yang akan diambil (risk appetite) dan Risk to be taken (risk appetite) and the
toleransi Risiko (risk tolerance) Bank. Bank's risk tolerance.
- Mengevaluasi dan memutuskan transaksi - Evaluate and decide on transactions that
yang memerlukan persetujuan Direksi. require the approval of the Board of
Directors.
- Mengembangkan budaya Manajemen - Develop a Risk Management culture at
Risiko pada seluruh jenjang organisasi. all levels of the organization.
- Memastikan peningkatan kompetensi - Ensuring the improvement of human
sumber daya manusia yang terkait resource competencies related to Risk
dengan Manajemen Risiko. Management.
- Memastikan bahwa fungsi Manajemen - Ensure that the Risk Management
Risiko telah beroperasi secara function operates independently. The
independen. Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee will
akan memantau penerapan manajemen monitor the implementation of risk
risiko antara lain berdasarkan laporan management among others, according
yang dipersiapkan oleh Divisi Manajemen to a report prepared by the Risk
Risiko. Management Division.
127
Page 416
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Susunan Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
c. Komite Pemantau Risiko, merupakan fungsi c. Risk Monitoring Committee, is a risk
pengawasan manajemen risiko pada level management supervisory function at the
Komisaris dan Pihak Independen. Adapun level of Commissioners and Independent
kewenangan dan tugas dari Komite Pemantau Parties. The authorities and duties of the Risk
Risiko antara lain; Monitoring Committee include;
- Evaluasi tentang kesesuaian antara - Evaluation of conformity between risk
kebijakan manajemen risiko dengan management policies and the
pelaksanaan kebijakan Bank, implementation of Bank policies,
- Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan - Monitoring and evaluating the
tugas komite manajemen risiko dan Divisi implementation of the duties of the risk
Manajemen Risiko, guna memberikan management committee and the Risk
rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Management Division, in order to provide
recommendations to the Board of
Commissioners.
d. Divisi Manajemen Risiko merupakan fungsi d. Risk Management Division is a function of
pengelolaan penerapan manajemen risiko pada managing the implementation of risk
Bank CCB Indonesia yang independen management at Bank CCB Indonesia which
terhadap aktivitas operasional Bank, is independent of the Bank's operational
bertanggung jawab secara berkelanjutan activities, responsible for the monitoring and
terhadap pemantauan dan analisis eksposur analysis of continuous exposure to the risks
risiko yang dihadapi oleh Bank. faced by the Bank.
e. Risk Taking Unit, merupakan unit bisnis dan e. Risk Taking Unit, is a business and
operasional, serta unit lain yang termasuk operational unit, as well as other units
dalam first line of defense yang bertanggung included in the first line of defense which are
jawab atas masing-masing risiko pada aktivitas responsible for each risk in the bank's
bisnis dan operasional bank. business activities and operations.
f. Internal Control, merupakan sistem f. Internal Control, has the function to control
Pengendalian Internal Bank di masing-masing system in each Division and Office supported
Divisi dan Kantor didukung oleh fungsi by a supervisory function from the Internal
pengawasan dari Divisi Audit Internal, Audit Division, supervision from the
pengawasan dari Divisi Kepatuhan, serta Compliance Division, and the Anti-Fraud
Satuan Kerja Anti-Fraud. Work Unit
128
Page 417
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit dalam kondisi Pandemi Credit Risk Management during the COVID-19
COVID-19 Pandemic
Dalam rangka mendukung upaya pemerintah dalam In order to support the government's efforts to
mempertahankan stabilitas ekonomi, Bank telah maintain economic stability, the Bank has
menyiapkan kebijakan dan prosedur restrukturisasi prepared policies and procedures for credit
kredit bagi debitur yang terdampak COVID-19 restructuring for debtors affected by COVID-19
melalui Ketentuan Internal baik berupa Surat Edaran through Internal Regulations in the form of Circular
maupun Surat Keputusan Direksi sebagai Kebijakan and Directors Decree as a Countercyclical Policy
Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19 on the Impact of the Spread of COVID-19 which
yang diberlakukan sejak tanggal 24 Maret 2020. was effective on March 24, 2020. In this policy,
Dalam kebijakan tersebut, telah diatur kriteria debitur criteria for debtors and business sectors affected
dan sektor usaha terdampak COVID-19 yang dapat by COVID-19 that can be restructured have been
dilakukan restrukturisasi. Relaksasi dilakukan regulated. Relaxation is carried out specifically for
khusus untuk debitur dan sektor yang terdampak debtors and sectors affected by COVID-19 with
COVID-19 dengan mengacu pada reference to POJK No. 11/POJK.03/2020 which
POJK No. 11/POJK.03/2020 yang diperbaharui was updated by POJK No. 48/POJK.03/2020,
POJK No. 48/POJK.03/2020, dan kemudian then was updated by POJK No.17/POJK.03/2021
diperbaharui POJK No.17/POJK.03/2021 Peraturan Regulation of the Coordinating Minister for the
Menko Perekonomian No. 6/2020 yang telah diubah Economy No. 6/2020 and the Bank's internal
dengan Permenko Perekonomian No. 3 Tahun 2021 regulations which has been amended by the
tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Coordinating Minister for the Economy No. 3 of
Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 6 Tahun 2021 concerning the Fourth Amendment to the
2020 tentang Perlakuan Khusus bagi Penerima Regulation of the Coordinating Minister for the
Kredit Usaha Rakyat Terdampak Pandemi Corona Economy Number 6 of 2020 concerning Special
Virus Disease 2019 dan ketentuan internal Bank. Treatment for People's Business Credit
Recipients Affected by the 2019 Corona Virus
Disease Pandemic and the Bank's internal
provisions.
Dalam upaya mitigasi terjadi risiko kredit, Bank In an effort to mitigate credit risk, the Bank
melakukan analisa kredit yang memadai bagi debitur conducted adequate credit analysis for debtors
yang mengajukan permohonan restrukturisasi dan who apply for restructuring and minimizes the risk
meminimalisasi risiko pemberian restrukturisasi of restructuring that is not well targeted and to
yang tidak tepat sasaran serta untuk menghindari avoid free riders (moral hazard). The stimulus is
adanya free rider (moral hazard). Pemberian only given to debtors who meet the criteria set by
stimulus hanya diberikan kepada debitur yang the Bank.
memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Bank.
129
Page 418
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit dalam kondisi Pandemi Credit Risk Management during the COVID-19
COVID-19 (lanjutan) Pandemic (continued)
Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, With the implementation of this policy, it is
diharapkan debitur-debitur Bank yang terdampak expected that Bank debtors who are affected by
pandemi COVID-19 dapat terbantu, dan kualitas the COVID-19 pandemic can be helped, and the
portfolio Bank dapat tetap terjaga dengan baik. quality of the Bank's portfolio can be maintained
Dalam kaitan dengan kondisi Pandemi COVID-19 properly. In connection with the ongoing condition
yang tengah berlangsung, Bank lebih of the COVID-19 Pandemic, the Bank is
mengintesifkan pelaksaanan dari kerangka kerja intensifying the implementation of its credit
pengawasan kredit yang telah dimiliki oleh Bank dan monitoring framework that the Bank has in place
sudah berjalan secara efektif dalam memonitor and has been running effectively in monitoring the
kinerja debitur, baik secara individual maupun performance of debtors, both individually as well
portofolio. Monitoring yang lebih intesif ini dilakukan as on portfolio basis. The more intensive
agar dapat memberikan early warning signal dan monitoring is carried out in order to provide early
memastikan mitigasi risiko yang ditetapkan dapat warning signals and ensure the designed risk
tepat guna dalam menjaga kualitas kredit selama mitigation will be effective in maintaining credit
masa pandemi. Mekanisme monitoring kredit quality during the pandemic period. The credit
dilakukan melalui analisa watchlist atau health check monitoring mechanism is carried out through a
terhadap seluruh debitur terutama entitas debitur watchlist or health check analysis of all debtors,
yang terdampak atau berada pada sektor usaha especially debtor entities that are affected or are
terdampak COVID-19 dengan mengacu pada POJK in the business sector affected by COVID-19 with
No. 11/POJK.03/2020 yang diperbaharui POJK reference to POJK No. 11/POJK.03/2020 which
No. 48/POJK.03/2020 dan kemudian diperbaharui was updated by POJK No. 48/POJK.03/2020 then
POJK No.17/POJK.03/2021 serta ketentuan internal was updated by POJK No.17/POJK.03/2021 as
Bank. Debitur yang berpotensi mengalami well as the Bank's internal regulations. Debtors
penurunan kinerja wajib dipantau dengan action plan that have the potential to experience a decline in
yang dipantau pelaksanaannya secara performance must be monitored with an action
berkelanjutan. plan whose implementation is monitored on an
ongoing basis.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Penyaluran kredit oleh Bank berlandaskan The loans are distributed by the Bank
pada prinsip kehati-hatian, peraturan Otoritas prudently in accordance with Financial
Jasa Keuangan (POJK), dan kebijakan Services Authority (POJK) regulations, and
perkreditan yang disusun oleh manajemen. loan policies which were prepared by the
Komite Kredit merupakan komite tertinggi yang management. The Credit Committee is the
membantu Direksi dalam pengawasan highest committee who helps the Directors in
pengelolaan risiko kredit melalui keputusan dan monitoring the management of credit risk
rekomendasi yang dikeluarkannya. Secara through its decisions and recommendations.
periodik, Komite Kredit melakukan rapat antara The Credit Committee holds a meeting
lain untuk memantau Batas Maksimum regularly to monitor Legal Lending Limit and
Pemberian Kredit dan kualitas kredit, serta loan quality, and the adequacy of allowance
kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on assets. The Bank
aset. Bank selalu memonitor penyebaran risiko monitors the spread of risk in relation with the
yang timbul sejalan dengan pertumbuhan growth of economic sectors where the Bank
sektor ekonomi dimana Bank melakukan business focuses. The limit is applied
kegiatan bisnisnya. Batasan ditetapkan secara specifically based on customers and
spesifik berdasarkan nasabah dan sektor industrial sectors to avoid the high credit risk.
industri untuk menghindari konsentrasi risiko The limit is also applied to individual or
kredit yang berlebihan. Batasan tersebut juga corporate customers.
diterapkan bagi nasabah individu atau
korporasi.
130
Page 419
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2023 dan 2022 adalah held as of December 31, 2023 and 2022
sebagai berikut: are presented below:
31 Desember/December 31
2023 2022
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 12.832 12.738 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek - neto 4.055.989 893.950 Marketable securities - net
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 450.478 - Marketable securities - net
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 1.552.681 1.481.410 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 139.016 279.154 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 44.999 624.216 and other banks – net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 1.069.249 3.947.168 agreements to resale
Kredit yang diberikan - neto 18.846.417 16.232.539 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 98.444 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 6.105 Other assets*
Jumlah 26.276.362 23.534.588 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable deposits
31 Desember/December 31
2023 2022
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 6.861.882 4.248.150 Unused loan facilities
Garansi yang diterbitkan 966.878 652.918 Guarantees issued
Irrevocable letters of credit 22.354 2.335 Irrevocable letters of credit
Jumlah 7.851.114 4.903.403 Total
131
Page 420
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2023 dan 2022 adalah held as of December 31, 2023 and 2022
sebagai berikut: (lanjutan) are presented below: (continued)
Untuk kredit yang diberikan, Bank For the loans, the Bank uses collateral to
menggunakan agunan untuk minimise the credit risk. The Bank’s
meminimalkan risiko kredit. Berdasarkan loans are classified into two major
klasifikasi, kredit Bank dapat dibedakan categories, which are:
menjadi dua kelompok besar, yaitu:
- Secured loans - Secured loans
- Unsecured loans - Unsecured loans
Untuk secured loans, Bank menetapkan For secured loans, the Bank determines
jenis dan nilai agunan yang dijaminkan the type and value of collateral
sesuai skema kredit. Jenis dari agunan according to the loan scheme. Types of
terdiri dari: collateral are as follows:
a. Agunan fisik antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land,
bangunan, dan BPKB kendaraan buildings and proof of vehicle
bermotor. ownership.
b. Financial collateral antara lain b. Financial collateral, such as
simpanan dari nasabah (tabungan, deposits from customers (time
giro, dan deposito berjangka), surat deposit, savings, current accounts),
berharga, dan emas. securities, and gold.
c. Lainnya antara lain garansi, jaminan c. Others, such as guarantees,
pemerintah, dan lembaga penjamin. government guarantees and
guarantee institution.
Apabila terjadi default (gagal bayar), Bank In times of default, Bank will use the
akan menggunakan agunan tersebut collateral as the last resort in recovering
sebagai pilihan terakhir untuk pemenuhan the counterparty’s obligation.
kewajiban counterparty.
Unsecured loans terdiri dari fully unsecured Unsecured loans consist of fully
loans dan partially secured loans seperti unsecured loans and partially secured
kredit untuk karyawan golongan loans such as loans for fixed income
berpenghasilan tetap dan kredit konsumer employees and other consumer loans. In
lainnya. Dalam pembayaran kewajibannya, their payment obligations, partially
partially secured loans umumnya dilakukan secured loans are generally made
melalui pemotongan penghasilan secara through automatic payroll deduction.
otomatis.
Dengan demikian, meskipun kredit Although it is included in the unsecured
tersebut termasuk dalam kategori loans category, the risk level of partially
unsecured loans namun tingkat risiko dari secured loans is lower than the carrying
partially secured loans tidak sebesar nilai value. As for fully unsecured loan, the
tercatat kredit. Sedangkan untuk fully risk level is equal to the carrying value.
unsecured loans, tingkat risiko adalah
sebesar nilai tercatat kredit.
132
Page 421
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2023 dan 2022 adalah held as of December 31, 2023 and 2022
sebagai berikut: (lanjutan) are presented below: (continued)
Proses penentuan peringkat kredit Bank The Bank’s credit rating determination
membedakan eksposur untuk menentukan processes differentiate exposures in
eksposur mana yang memiliki faktor risiko order to highlight those with greater risk
lebih besar dan tingkat kerugian potensial factors and higher potential severity of
yang lebih tinggi. Peringkat kredit setiap loss. The credit rating for each debtor is
debitur ditelaah secara berkala dan reviewed regularly and any amendments
perubahannya diimplementasikan are implemented promptly. The credit
secepatnya. Peringkat kredit yang rating applied for each debtor also
diterapkan atas setiap debitur juga considered credit quality of the
mempertimbangkan kualitas kredit dari respective debtor as determined by
debitur tersebut yang telah ditentukan oleh other banks.
bank-bank lain.
Peringkat kredit Bank sesuai dengan The Bank’s credit rating follows
peringkat kredit dari Otoritas Jasa Financial Services Authority (OJK) credit
Keuangan (OJK) sebagaimana diatur rating as stipulated in the prevailing
dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (OJK)
(OJK) yang berlaku. regulation.
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
by:
a. Sektor geografis a. Geographical region
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank (tanpa of the Bank credit exposures at their
memperhitungkan agunan atau carrying amounts (without taking
pendukung kredit lainnya), yang into account any collateral held or
dikategorikan berdasarkan area other credit enhancements), as
geografis pada tanggal categorised by geographical region
31 Desember 2023 dan 2022: as of December 31, 2023 and 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba atau rugi profit or loss
Tagihan derivatif 12.832 - - - - 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek - neto 4.055.989 - - - - 4.055.989 Marketable securities - net
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 450.478 - - - - 450.478 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto 139.016 - - - - 139.016 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 44.999 - - - - 44.999 other banks - net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
dibeli dengan janji purchased under agreements
dijual kembali 1.069.249 - - - - 1.069.249 to resale
Kredit yang diberikan
- neto 10.341.065 4.439.779 1.201.140 371.982 2.492.451 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 66.832 11.674 6.156 1.057 12.725 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 17.739.398 4.451.453 1.207.296 373.039 2.505.176 26.276.362 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
133
Page 422
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
a. Sektor geografis (lanjutan) a. Geographical region (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank (tanpa of the Bank credit exposures at their
memperhitungkan agunan atau carrying amounts (without taking
pendukung kredit lainnya), yang into account any collateral held or
dikategorikan berdasarkan area other credit enhancements), as
geografis pada tanggal categorised by geographical region
31 Desember 2023 dan 2022: as of December 31, 2023 and 2022:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba atau rugi profit or loss
Tagihan derivatif 12.738 - - - - 12.738 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek - neto 893.950 - - - - 893.950 Marketable securities - net
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.481.410 - - - - 1.481.410 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto 279.154 - - - - 279.154 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 624.216 - - - - 624.216 other banks - net
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
dibeli dengan janji purchased under agreements
dijual kembali 3.947.168 - - - - 3.947.168 to resale
Kredit yang diberikan
- neto 12.185.113 3.192.888 370.484 156.262 327.792 16.232.539 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 46.395 8.944 965. 389 615 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.105 - - - - 6.105 Other assets*
Jumlah 19.476.249 3.201.832 371.449 156.651 328.407 23.534.588 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
134
Page 423
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
a. Sektor geografis (lanjutan) a. Geographical region (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below show the bank’s
eksposur maksimum risiko kredit bank maximum credit risk exposure for
untuk komitmen dan kontinjensi tanpa commitment and contingencies
meperhitungkan agunan atau without taking into account any
pendukung kredit lainnya: collateral held or other credit
enhancements:
31 Desember/December 31, 2023
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 2.495.057 1.766.349 1.386.625 766.659 447.192 6.861.882 Unused loans facilities
Garansi yang diterbitkan 898.271 3.762 42.495 - 22.350 966.878 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit 22.354 - - - - 22.354 credit
Jumlah 3.415.682 1.770.111 1.429.120 766.659 469.542 7.851.114 Total
31 Desember/December 31, 2022
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 3.617.872 408.774 79.849 35.937 105.718 4.248.150 Unused loans facilities
Garansi yang diterbitkan 624.159 2.680 7.528 - 18.551 652.918 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit 2.335 - - - - 2.335 credit
Jumlah 4.244.366 411.454 87.377 35.937 124.269 4.903.403 Total
b. Jenis counterparty b. Counterparty type
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements) as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: of December 31, 2023 and 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 12.832 - - - 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek - neto 4.055.989 - - - - 4.055.989 Marketable securities - net
135
Page 424
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements). as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: of December 31, 2023 and 2022:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 250.630 199.848 - - - 450.478 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto - 139.016 - - - 139.016 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto - 44.999 - - - 44.999 other banks
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 1.069.249 - - - - 1.069.249 agreements to resale
Kredit yang diberikan
- neto 845 - 3.113.141 14.278.221 1.454.210 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih harus
diterima 2 - 6.864 86.691 4.887 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 6.935.653 396.695 3.120.005 14.364.912 1.459.097 26.276.362 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 12.738 - - - 12.738 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek - neto 893.950 - - - - 893.950 Marketable securities - net
136
Page 425
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details
eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements). as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: of December 31, 2023 and 2022:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.481.410 - - - - 1.481.410 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto - 279.154 - - - 279.154 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 624.216 - - - - 624.216 other banks
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 3.947.168 - - - - 3.947.168 agreements to resale
Kredit yang diberikan
- neto 847 - 2.524.778 12.213.775 1.493.139 16.232.539 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih harus
diterima 2 - 5.327 47.442 4.537 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.105 - - - - 6.105 Other assets*
Jumlah 6.953.698 291.892 2.530.105 12.261.217 1.497.676 23.534.588 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
137
Page 426
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below show the bank’s
eksposur maksimum risiko kredit bank maximum credit risk exposure for
untuk komitmen dan kontinjensi tanpa commitment and contingencies
meperhitungkan agunan atau without taking into account any
pendukung kredit lainnya: collateral held or other credit
enhancements:
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan - - 325.058 6.534.224 2.600 6.861.882 Unused loans facilities
Garansi yang
diterbitkan - - - 966.878 - 966.878 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit - - - 22.354 - 22.354 credit
Jumlah - - 325.058 7.523.456 2.600 7.851.114 Total
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan - - 287.355 3.958.195 2.600 4.248.150 Unused loans facilities
Garansi yang
diterbitkan - - - 652.918 - 652.918 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit - - - 2.335 - 2.335 credit
Jumlah - - 287.355 4.613.448 2.600 4.903.403 Total
(iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan (iii) Assessment of allowance for impairment
nilai losses
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan As of December 31, 2023 and 2022,
2022, giro pada Bank Indonesia, giro pada current accounts with Bank Indonesia,
bank lain, penempatan pada Bank current accounts with other banks,
Indonesia dan bank lain, efek-efek, efek- placements with Bank Indonesia and
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, other banks, securities, securities
tagihan derivatif, tagihan akseptasi, dan purchased under resale agreements,
aset lain-lain berupa uang jaminan dan derivative receivables, acceptance
tagihan transaksi ATM Prima tidak memiliki receivables and other assets in form of
bukti objektif atas penurunan nilai secara refundable deposits and ATM Prima
individual dan kolektif. billing transaction have no objective
evidence of impairment individually as
well as collectively.
138
Page 427
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan (iii) Assessment of allowance for impairment
nilai (lanjutan) losses (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan As of December 31, 2023 and 2022,
2022, penurunan nilai secara individu dan loans individually and collectively
kolektif terhadap kredit yang diberikan impaired are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Individual/ Kolektif/
Individual Collective Total
Modal kerja 721.852 8.114.790 8.836.642 Working capital
Investasi 255.235 8.791.713 9.046.948 Investment
Konsumen 15.080 1.458.121 1.473.201 Consumer
Karyawan - 3.187 3.187 Employees
Jumlah 992.167 18.367.811 19.359.978 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (459.591) (53.970) (513.561) impairment losses
Neto 532.576 18.313.841 18.846.417 Net
31 Desember/December 31, 2022
Individual/ Kolektif/
Individual Collective Total
Modal kerja 470.114 7.718.354 8.188.468 Working capital
Investasi 70.531 6.924.222 6.994.753 Investment
Konsumen 26.563 1.472.671 1.499.234 Consumer
Karyawan - 4.830 4.830 Employees
Jumlah 567.208 16.120.077 16.687.285 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (382.550) (72.196) (454.746) impairment losses
Neto 184.658 16.047.881 16.232.539 Net
139
Page 428
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas (iv) The tables below show credit quality per
kredit per jenis aset keuangan (diluar class of financial assets (gross of
cadangan kerugian penurunan nilai): allowance for impairment losses):
31 Desember/December 31, 2023
Belum jatuh tempo dan
tidak mengalami penurunan Jatuh tempo
nilai/Neither past due dan tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat Tingkat nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ Past-due penurunan
High Standard but not nilai/
grade grade impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 12.832 - - - 12.832 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.055.989 - - - 4.055.989 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 450.630 - - - 450.630 Marketable securities
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - gross 139.142 - - - 139.142 other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - gross 45.000 - - - 45.000 other banks - gross
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 1.069.249 - - - 1.069.249 agreements to resale
Kredit yang diberikan 18.165.933 279.284 358.348 556.413 19.359.978 Loans
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 82.416 2.327 13.701 - 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 25.580.129 281.611 372.049 556.413 26.790.202 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (24.529) (5.464) (77.230) (406.617) (513.840) Allowance for impaiment losses
Neto 25.555.600 276.147 294.819 149.796 26.276.362 Net
31 Desember/December 31, 2022
Belum jatuh tempo dan
tidak mengalami penurunan Jatuh tempo
nilai/Neither past due dan tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat Tingkat nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ Past-due penurunan
High Standard but not nilai/
grade grade impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 12.738 - - - 12.738 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 893.950 - - - 893.950 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.481.410 - - - 1.481.410 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - gross 279.436 - - - 279.436 other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - gross 624.216 - - - 624.216 other banks - gross
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 3.947.168 - - - 3.947.168 agreements to resale
Kredit yang diberikan 15.459.067 540.862 120.148 567.208 16.687.285 Loans
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 44.731 10.775 1.802 - 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.105 - - - 6.105 Other assets*
Jumlah 22.748.821 551.637 121.950 567.208 23.989.616 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (28.547) (3.294) (11.017) (412.170) (455.028) Allowance for impaiment losses
Neto 22.720.274 548.343 110.933 155.038 23.534.588 Net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable deposits
140
Page 429
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas (v) The tables below show credit quality per
kredit per jenis aset keuangan (diluar class of financial assets (gross of
cadangan kerugian penurunan nilai): allowance for impairment losses):
(lanjutan) (continued)
Kualitas kredit didefinisikan sebagai The credit quality are defined as follows:
berikut:
Tingkat tinggi High grade
Ini berkaitan dengan rekening debitur pada This pertains to those accounts in
segmen korporasi dan komersial dimana corporate and commercial segment
kemampuan membayar pokok dan bunga where the debtors ability to pay the
debitur sangat kuat. principal and interest is very strong.
Tingkat standar Standard grade
Ini berkaitan dengan rekening debitur This pertains to those accounts that
dengan potensi melemah. Debitur display potential weakness. The debtors
dianggap memiliki tingkat spekulasi yang are considered highly speculative in
tinggi dalam hal kapasitasnya untuk terms of capacity to pay interest and
membayar bunga dan pokok sesuai repay principal in accordance with the
dengan ketentuan kredit yang ada. credit terms.
(v) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo (v) The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai impaired loans as of December 31, 2023
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, and 2022, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2023
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Modal kerja 265.696 1.989 24.371 292.056 Working capital
Investasi - 719 9.576 10.295 Investment
Konsumen 20.423 16.385 19.189 55.997 Consumer
Jumlah 286.119 19.093 53.136 358.348 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (66.674) (1.437) (9.119) (77.230) Allowance for impairment losses
Neto 219.445 17.656 44.017 281.118 Net
31 Desember/December 31, 2022
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Modal kerja 14.462 10.369 4.083 28.914 Working capital
Investasi 1.683 6.664 5.370 13.717 Investment
Konsumen 19.001 45.069 13.447 77.517 Consumer
Jumlah 35.146 62.102 22.900 120.148 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.164) (6.291) (3.562) (11.017) Allowance for impairment losses
Neto 33.982 55.811 19.338 109.131 Net
141
Page 430
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar b. Market risk management
Risiko ini disebabkan oleh pergerakan variabel Market risk is caused by the movements in
pasar yang dapat merugikan portofolio yang market variables which are interest and
dimiliki Bank yaitu suku bunga dan nilai tukar. exchange rate which can cause losses on the
Ruang lingkup manajemen risiko pasar antara Bank portfolio. The scope of this risk includes
lain meliputi aktivitas fungsional kegiatan treasury activities and investment in
treasuri dan investasi dalam bentuk efek-efek. securities or funding. Asset and Liability
penyediaan dana dan kegiatan pendanaan. Committee (“ALCO”) is the committee which
Asset and Liability Committee (“ALCO”) will help the Directors in monitoring and
merupakan komite yang membantu Direksi managing market risk.
dalam mengawasi dan mengelola risiko pasar.
Bank juga menetapkan kebijakan limit terhadap The Bank also implement limit policy in
aktivitas treasuri untuk menghindari terjadinya treasury activities to avoid portfolio
konsentrasi portofolio pada suatu instrumen concentrated in one instrument or specific
ataupun counterparty tertentu. sehingga terjadi counterparty to achieve diversification in
diversifikasi pengelolaan aset dan liabilitas. assets and liabilities.
i. Risiko tingkat suku bunga i. Interest rate risk
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank
eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku exposure to interest rate risk on financial
bunga atas instrumen keuangan pada instrument as of December 31, 2023 and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas - - - 212.839 212.839 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 1.552.681 - - - 1.552.681 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 139.016 - - - 139.016 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
Bank lain - neto - - 44.999 - 44.999 and other banks
Tagihan derivatif 12.832 - - - 12.832 Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali - 1.069.249 - - 1.069.249 agreements to resale
Efek-efek - neto - 4.476.706 29.761 - 4.506.467 Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto 564.705 16.833.084 1.448.628 - 18.846.417 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 805 92.837 4.802 - 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - 6.257 Other assets*
Jumlah aset keuangan 2.276.296 22.471.876 1.528.190 212.839 26.489.201 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
142
Page 431
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank
eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku exposure to interest rate risk on financial
bunga atas instrumen keuangan pada instrument as of December 31, 2023 and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: 2022: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Liabilitas segera - - - 20.501 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 - - - 2.023 Derivative payables
Liabilitas Akseptasi - - - - - Acceptance payables
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 94.295 - - - 94.295 agreements
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 3.126.957 - - - 3.126.957 Current accounts
Tabungan 1.087.415 - - - 1.087.415 Saving accounts
Deposito berjangka - - 15.772.440 - 15.772.440 Time deposits
Simpanan dari bank lain 324.650 - - - 324.650 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 46.953 - - - 46.953 Interest payables
Surat berharga subordinasi - 461.910 - - 461.910 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 10.182 - - - 10.182 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 4.692.475 461.910 15.772.440 20.501 20.947.326 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (2.416.179) 22.009.966 (14.244.250) 192.338 5.541.875 Gross interest repricing gap
31 Desember/December 31, 2022
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas - - - 217.290 217.290 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 1.481.410 - - - 1.481.410 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 279.154 - - - 279.154 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
Bank lain - neto - - 624.216 - 624.216 and other banks
Tagihan derivatif 12.738 - - - 12.738 Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali - 3.947.168 - - 3.947.168 agreements to resale
Efek-efek - neto - 893.950 - - 893.950 Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto 1.442.290 13.318.373 1.471.876 - 16.232.539 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 1.424 51.503 4.381 - 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.105 - - - 6.105 Other assets*
Jumlah aset keuangan 3.223.121 18.210.994 2.100.473 217.290 23.751.878 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
143
Page 432
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Liabilitas segera - - - 16.495 16.495 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.764 - - - 1.764 Derivative payables
Liabilitas Akseptasi - - - - - Acceptance payables
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 2.990.153 - - - 2.990.153 Current accounts
Tabungan 1.057.862 - - - 1.057.862 Saving accounts
Deposito berjangka - - 13.898.563 - 13.898.563 Time deposits
Simpanan dari bank lain 68.011 - - - 68.011 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 27.053 - - - 27.053 Interest payables
Surat berharga subordinasi 467.025 - - 467.025 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 4.436 - - - 4.436 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 4.149.279 467.025 13.898.563 16.495 18.531.362 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (926.158) 17.743.969 (11.798.090) 200.795 5.220.516 Gross interest repricing gap
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor Sensitivity analysis for several market
pasar menunjukkan bagaimana laba atau factors showing how profit or loss could
rugi dapat dipengaruhi oleh perubahan dari be affected by changes in the relevant
beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel risk factor are in the following tables
di bawah ini. Secara umum, sensitivitas below. In general, sensitivity is
diestimasi dengan membandingkan suatu estimated by comparing an initial value
nilai awal ke nilai tertentu setelah to the value derived after a specified
perubahan tertentu dari faktor pasar, change in the market factor, assuming
dengan mengasumsikan seluruh variabel all other variables are constant. The total
lainnya tetap. Total sensitivitas atas sensitivity of statement of profit or loss is
laporan laba rugi didasarkan pada asumsi based on the assumption that there are
bahwa terdapat perubahan paralel dalam parallel shifts in the yield curve.
kurva penghasilan.
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below demonstrates the
sensitivitas dari laporan laba rugi Bank sensitivity of the Bank’s statement of
terhadap kemungkinan perubahan suku profit or loss to reasonably possible
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for financial
untuk tahun yang berakhir assets and liabilities for the years ended
31 Desember 2023 dan 2022: December 31, 2023 and 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Dampak ke laporan
Perubahan laba rugi/
basis poin/ Impact to
Change the statement
in basis point of profit or loss
Rupiah +100 23.512 Rupiah
-100 (23.512)
Mata uang asing +100 11.287 Foreign currencies
-100 (11.287)
144
Page 433
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below demonstrates the
sensitivitas dari laporan laba rugi Bank sensitivity of the Bank’s statement of
terhadap kemungkinan perubahan suku profit or loss to reasonably possible
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for financial
untuk tahun yang berakhir 31 Desember assets and liabilities for the years ended
2023 dan 2022: (lanjutan) December 31, 2023 and 2022:
(continued)
31 Desember/December 31, 2022
Dampak ke laporan
Perubahan laba rugi/
basis poin/ Impact to
Change the statement
in basis point of profit or loss
Rupiah +100 19.278 Rupiah
-100 (19.278)
Mata uang asing +100 25.624 Foreign currencies
-100 (25.624)
ii. Risiko mata uang ii. Foreign currency risk
Risiko mata uang adalah kemungkinan Foreign currency risk is the probability of
kerugian pendapatan yang timbul dari loss to earnings arising from changes in
perubahan kurs valuta asing. Bank foreign exchange rates. The Bank
mengelola paparan terhadap pengaruh manage exposure to effects of
fluktuasi nilai tukar mata uang asing fluctuations in foreign currency
dengan mempertahankan risiko mata uang exchange rates by maintaining foreign
asing dalam pedoman peraturan yang ada currency exposure within the existing
(yakni menjaga Posisi Devisa Neto sesuai regulatory guidelines (maintaining the
dengan peraturan Bank Indonesia). Net Open Position based on Bank
Indonesia regulations).
31 Desember/December 31, 2023
Perubahan
persentase
nilai tukar
mata uang
asing/ Pengaruh ke
Percentage laporan laba rugi/
change in Impact
foreign to the statement
currency rate of profit or loss
Mata uang asing +10% 264 Foreign currencies
-10% (264)
145
Page 434
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
ii. Risiko mata uang (lanjutan) ii. Foreign currency risk
31 Desember/December 31, 2022
Perubahan
persentase
nilai tukar
mata uang
asing/ Pengaruh ke
Percentage laporan laba rugi/
change in Impact
foreign to the statement
currency rate of profit or loss
Mata uang asing +10% 324 Foreign currencies
-10% (324)
Sensitivitas atas laporan laba rugi The sensitivity of the statement of profit or
merupakan dampak yang diestimasi atas loss is the estimated effect of the assumed
perubahan yang diasumsikan atas change in foreign exchange rates on income
perubahan nilai tukar berdasarkan aset based on foreign currency denominated
dan liabilitas keuangan yang dalam mata assets and liabilities.
uang asing.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul Liquidity risk arises from possible losses due
dari kemungkinan kerugian disebabkan oleh to the inability of Bank to fulfill their obligation
ketidakmampuan Bank memenuhi liabilitas as it falls due. Liquidity risk is being managed
yang telah jatuh waktu. Pengelolaan risiko through application of liquidity strategies
likuiditas dilakukan melalui suatu strategi such as the decision of pricing and gapping
likuiditas antara lain mencakup penetapan of fund resources and loans, analysis of
pricing dan gapping terhadap sumber dana dan sufficient capital and investments in portfolio
kredit, analisis kecukupan modal serta investasi and securities. The Bank maintains their
dalam portofolio dan efek-efek. Bank akan liquidity to access financial market through
senantiasa memelihara kemampuan their relationships with the other
likuiditasnya untuk melakukan akses pasar correspondent banks.
uang dengan memelihara hubungan dengan
bank-bank koresponden.
146
Page 435
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset information about the expected maturities of
dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities as of
31 Desember 2023 dan 2022: December 31, 2023 and 2022:
31 Desember/December 31, 2023
> 1 bulan s.d. > 3 bulan s.d. > 6 bulan s.d. > 1 tahun s.d.
Sampai dengan 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/
1 bulan/ > 1 month up > 3 months up > 6 months up > 1 year up > 5 tahun/ Nilai tercatat/
Up to 1 month to 3 months to 6 months to 12 months to 5 years > 5 years Carrying value
Aset Assets
Kas 212.839 - - - - - 212.839 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.552.681 - - - - - 1.552.681 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 139.142 - - - - - 139.142 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank
bank lain 45.000 - - - - - 45.000 Indonesia and other banks
Tagihan derivatif 12.832 - - - - - 12.832 Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 972.443 96.806 - - - - 1.069.249 agreements to resale
Efek-efek 4.506.619 - - - - - 4.506.619 Marketable securities
Kredit yang diberikan 343.634 503.185 1.164.581 2.972.045 2.234.107 12.142.426 19.359.978 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 450 729 2.051 4.717 6.268 84.229 98.444 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.257 - - - - - 6.257 Other assets*
Jumlah 7.791.897 600.720 1.166.632 2.976.762 2.240.375 12.226.655 27.003.041 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 20.501 - - - - - 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 - - - - - 2.023 Derivative payable
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 94.295 - - - - - 94.295 agreements
Simpanan dari nasabah 13.815.704 3.947.673 1.946.337 277.098 - - 19.986.812 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 324.650 - - - - - 324.650 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 46.953 - - - - - 46.953 Interest payables
Surat berharga subordinasi - 461.910 - - - - 461.910 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 10.182 - - - - - 10.182 Other liabilities**
Jumlah 14.314.308 4.409.583 1.946.337 277.098 - - 20.947.326 Total
Aset/(liabilitas) - neto (6.522.411) (3.808.863) (779.705) 2.699.664 2.240.375 12.226.655 6.055.715 Assets/(liabilities) - net
147
Page 436
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset information about the expected maturities of
dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities as of
31 Desember 2023 dan 2022: (lanjutan) December 31, 2023 and 2022: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
> 1 bulan s.d. > 3 bulan s.d. > 6 bulan s.d. > 1 tahun s.d.
Sampai dengan 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/
1 bulan/ > 1 month up > 3 months up > 6 months up > 1 year up > 5 tahun/ Nilai tercatat/
Up to 1 month to 3 months to 6 months to 12 months to 5 years > 5 years Carrying value
Aset Assets
Kas 217.290 - - - - - 217.290 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.481.410 - - - - - 1.481.410 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 279.436 - - - - - 279.436 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank
bank lain 624.216 - - - - - 624.216 Indonesia and other banks
Tagihan derivatif 12.738 - - - - - 12.738 Derivative receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali 3.947.168 - - - - - 3.947.168 agreements to resale
Efek-efek 46.737 - 39.752 100.034 707.427 - 893.950 Marketable securities
Kredit yang diberikan 527.204 1.225.271 947.981 2.647.876 5.709.847 5.629.106 16.687.285 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 197 1.769 1.781 4.735 17.531 31.295 57.308 Interest receivables
Aset lain-lain* 6.105 - - - - - 6.105 Other assets*
Jumlah 7.142.501 1.227.040 989.514 2.752.645 6.434.805 5.660.401 24.206.906 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 16.495 - - - - - 16.495 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.764 - - - - - 1.764 Derivative payable
Simpanan dari nasabah 14.825.499 2.664.066 360.377 96.636 - - 17.946.578 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 68.011 - - - - - 68.011 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 27.053 - - - - - 27.053 Interest payables
Surat berharga subordinasi - - - - 467.025 - 467.025 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 4.436 - - - - - 4.436 Other liabilities**
Jumlah 14.943.258 2.664.066 360.377 96.636 467.025 - 18.531.362 Total
Aset/(liabilitas) - neto (7.801.039) (1.437.026) 629.137 2.656.009 5.967.780 5.660.401 5.675.544 Assets/(liabilities) - net
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows as of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: December 31, 2023 and 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Sampai > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
dengan s.d 3 bulan/ s.d 6 bulan/ s.d 12 bulan/
1 bulan/ > 1 month > 3 months > 6 months
Up to up to up to up to > 1 tahun/ Jumlah/
1 month 3 months 6 months 12 months > 1 year Total
Liabilitas keuangan Financial liabilites
Liabilitas segera 20.501 - - - - 20.501 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2.023 - - - - 2.023 Derivative payables
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 94.295 - - - - 94.295 agreements
Simpanan dari nasabah 14.752.208 3.134.743 1.982.627 278.224 - 20.147.802 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 324.650 - - - - 324.650 Deposits from other banks
Surat berharga subordinasi - 461.940 - - - 461,940 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 10.182 - - - - 10.182 Other liabilities**
Jumlah 15.203.859 3.596.683 1.982.627 278.224 - 21.061.393 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima dan uang jaminan *) Other asset consist of ATM Prima billing transaction and refundable
deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
148
Page 437
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows as of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: December 31, 2023 and 2022: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2022
Sampai > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
dengan s.d 3 bulan/ s.d 6 bulan/ s.d 12 bulan/
1 bulan/ > 1 month > 3 months > 6 months
Up to up to up to up to > 1 tahun/ Jumlah/
1 month 3 months 6 months 12 months > 1 year Total
Liabilitas keuangan Financial liabilites
Liabilitas segera 16.495 - - - - 16.495 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.764 - - - - 1.764 Derivative payables
Simpanan dari nasabah 14.419.061 1.895.074 1.613.554 104.079 - 18.031.768 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 68.011 - - - - 68.011 Deposits from other banks
Surat berharga subordinasi 10.261 13.149 14.100 12.050 471.635 521.195 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain** 4.436 - - - - 4.436 Other liabilities**
Jumlah 14.520.028 1.908.223 1.627.654 116.129 471.635 18.643.669 Total
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
d. Risiko operasional d. Operational risk
Bank terus meningkatkan tata kelola risiko The Bank continues to improve operational
operasional dengan kolaborasi aktif antara risk with an active collaboration between
perspektif bottom-up dari risk taking unit dan bottom-up perspective from risk taking unit
Divisi Manajemen Risiko dan pengawasan aktif and Risk Management Division and active
dari Manajemen secara top-down. supervision from top-down Management.
Implementasi internal control bottom-up Internal control of bottom-up is implemented
dilakukan melalui peningkatan pemahaman by increasing employee understanding and
dan keterampilan karyawan dalam skills in identifying and mitigating key
mengidentifikasi dan memitigasi risiko bisnis business risks through the Operational Risk
utama melalui proses Operational Risk Self- Self-Assessment (ORSA) process,
Assessment (ORSA), pemantauan Key monitoring Key Operational Risk Indicators
Operational Risk Indicator (KORI), serta kaji (KORI), as well as periodic review and
ulang dan pembaruan kebijakan dan prosedur updating of policies and procedures.
secara berkala.
Bank secara berkala, melakukan pemantauan From top-down perspective, the Bank
dan tindak lanjut oleh Direksi secara regularly conducted monitoring follow-up
komprehensif, dan pelaksanaan forum Komite from the Board of Directors comprehensively,
Manajemen Risiko (KMR) minimal 4 kali dalam and the implementation of Risk Management
setahun yang membahas mengenai isu Committee (RMC) forums that discuss
strategis terkait dengan pengelolaan risiko strategic issues related to corporate risk
Bank. management at minimum 4 times a year.
149
Page 438
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
e. Risiko hukum e. Legal risk
Bank memastikan setiap produk dan transaksi The Bank ensures that all new and existing
baik yang baru maupun yang sudah ada telah products and transactions are in accordance
sesuai dengan peraturan dan perundangan with the applicable laws and regulations. The
yang berlaku. Bank mengelola risiko hukum Bank manages legal risk by minimizing the
dengan meminimalisasi potensi terjadinya potential for claims from parties that cause
gugatan dari para pihak yang menyebabkan losses to the Bank. All agreements are
kerugian terhadap Bank. Seluruh perjanjian processed and developed within the
diproses dan dikembangkan dengan kerangka framework of the agreement in accordance
perjanjian sesuai dengan peraturan with applicable laws and regulations in
perundangan yang berlaku di Indonesia. Bank Indonesia. The Bank manages every legal
mengelola setiap kasus hukum dan menangani case and handles litigation cases that are
kasus litigasi yang dihadapi sesuai dengan faced in accordance with the applicable laws
ketentuan dan peraturan perundang-undangan and regulations.
yang berlaku.
f. Risiko kepatuhan f. Compliance risk
Bank melakukan berbagai upaya preventif The Bank carries out various preventive
dengan mematuhi kaidah-kaidah perbankan measures by complying with applicable
yang berlaku untuk memastikan bahwa banking rules to ensure that the policies,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, regulations, systems and procedures, as well
serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank as business activities carried out by the Bank
telah sesuai dengan ketentuan OJK dan are in accordance with the provisions of the
ketentuan peraturan perundang-undangan OJK and the provisions of the legislation and
serta memastikan kepatuhan Bank terhadap ensure the Bank’s compliance with
komitmen yang dibuat oleh Bank kepada OJK commitments made by the Bank to the OJK
dan/atau otoritas pengawas lain yang and/or other authorised supervisory
berwenang. authorities.
Peran dan fungsi kepatuhan sangat dibutuhkan The role and function of compliance is
dalam mengelola risiko kepatuhan agar sejalan needed in managing compliance risk so that
dengan penerapan manajemen risiko Bank it is in line with the implementation of the
secara keseluruhan dalam rangka menjaga Bank’s overall risk management in order to
harmonisasi antara kepentingan komersial maintain harmonisation between the Bank’s
Bank dengan ketaatan terhadap ketentuan commercial interests and compliance with
peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
g. Risiko reputasi g. Reputation risk
Bank memiliki sistem untuk menangani The Bank has a system to handle customer
pengaduan nasabah dan didukung kebijakan complaints and is supported by policies and
serta prosedur penanganan dan penyelesaian procedures for handling and resolving
pengaduan nasabah yang memadai. customer complaints adequately.
Pelaporan secara rutin kepada manajemen Reporting on a regular basis to management
dilakukan melalui laporan bulanan dan is done through monthly and quarterly
triwulanan Manajemen Risiko kepada jajaran reports on Risk Management to the Board of
Direksi yaitu terkait data pengaduan dan Directors regarding data of value of the
penyelesaian pengaduan. complaint.
150
Page 439
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
g. Risiko reputasi (lanjutan) g. Reputation risk (continued)
Bank melakukan monitoring secara sistematis The Bank does systematic media monitoring
dan mencakup media secara keseluruhan including online and offline media. Each
termasuk yang bersumber secara online potential reputation risk is managed by
maupun offline. Setiap potensi risiko reputasi escalating a predetermined problem based
dikelola dengan jalur eskalasi masalah yang on the significance of the problem for the
telah ditentukan berdasarkan signifikansi relevant members of the Board of Directors.
masalah kepada anggota Direksi terkait. Jalur Clean-cut lines of communication have also
komunikasi yang jelas juga telah disiapkan been prepared to ensure uniformity of
untuk memastikan keseragaman pesan communication messages to front-line
komunikasi kepada karyawan lini depan terkait employees related to media reporting or the
dengan pemberitaan media atau isu reputasi issue that has potential reputation risk.
h. Risiko strategik h. Strategic risk
Risiko strategik timbul antara lain disebabkan Strategic risk is caused by decision and
adanya penetapan dan pelaksanaan strategi application of improper strategy, improper
yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis business decisions and unresponsive bank
yang tidak tepat atau kurang responsifnya Bank action against external changes. In
terhadap perubahan eksternal. Dalam addressing strategic risk, the Bank identifies
mengelola risiko strategik, Bank melakukan functional activities from loan, treasury,
identifikasi pada aktivitas fungsional tertentu investment, operation and services. The
seperti perkreditan, treasuri dan investasi, serta Bank record the change of performance as
operasional dan jasa. Bank melakukan result of unrealized strategic application and
pencatatan perubahan kinerja akibat tidak the control of financial position by monitoring
terealisasinya pelaksanaan strategi dan the realisation of the Bank’s goal.
melakukan pengendalian keuangan untuk
melakukan pemantauan realisasi target Bank.
Bank memperkuat implementasi strategi The Bank strengthens strategy
dengan pemantauan secara berkala, diiringi implementation by periodic monitoring,
dengan pengelolaan struktur biaya yang baik. accompanied by adequate cost structure
Inisiatif dari Bank dalam mendorong management. The initiative of the Bank in
implementasi strategi untuk mendukung misi encouraging the implementation of strategies
dan tujuan Bank diikuti dengan pengawasan to support the mission and objectives of the
yang kuat dan berkelanjutan. Pengawasan Bank is followed by strong and ongoing
tujuan strategis yang ketat dari Direksi akan supervision. Supervision of the strict strategic
memastikan Bank bergerak ke arah yang tepat. objectives of the Board of Directors will
ensure the Bank moves in the right direction.
Penilaian risiko Bank yang disampaikan kepada The Bank risks assessment which is
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disusun submitted to Financial Services Authority
melalui proses self-assessment untuk (OJK) is evaluated through self-assessment
menghasilkan profil risiko yang terdiri dari process by making a risk profile which
inherent risk yaitu risiko yang melekat pada consists of inherent risks to the bank industry
aktivitas bank dan risk control system yaitu as well as the corresponding controls to
pengendalian terhadap risiko inheren. Sesuai address those risks. According to Financial
dengan kriteria ukuran dan kompleksitas usaha Services Authority (OJK) regulation, on the
Bank berdasarkan peraturan Otoritas Jasa basis of Bank measurement and business
Keuangan (POJK) yang berlaku, penilaian complexity, the risks are evaluated on the
risiko dilakukan terhadap delapan jenis risiko basis of eight types of risk namely credit risk,
yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, market risk, liquidity risk, operational risk,
risiko operasional, risiko kepatuhan, risiko compliance risk, legal risk, reputation risk,
hukum, risiko reputasi, dan risiko strategik. and strategic risk.
151
Page 440
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
h. Risiko strategik (lanjutan) h. Strategic risk (continued)
Hasil penilaian profil risiko Bank yang The results of the evaluation of risk profile of
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan the Bank which has been submitted to
(POJK) pada periode Desember 2023 Financial Services Authority (OJK) in
menunjukkan bahwa peringkat risiko secara December 2023 indicated that the aggregate
keseluruhan bisnis Bank dinilai “Low to risk of the Bank's business is “Low to
Moderate” dengan kecenderungan tren stabil. Moderate” with tendency of a stable trend.
i. Manajemen permodalan i. Capital management
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah management policy is to ensure that the
untuk mematuhi ketentuan permodalan Bank complies with applicable external
eksternal yang berlaku dan untuk capital requirements to maintain healthy
mempertahankan rasio permodalan yang sehat capital ratios in order to support their
agar dapat mendukung usaha dan business and to maximise shareholder value.
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.
Bank mengelola struktur modal dan melakukan The Bank manages their capital structure
penyesuaian atas struktur tersebut terhadap and makes adjustments to it in the light of
perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik changes in economic conditions and the risk
risiko aktivitasnya. Untuk mempertahankan characteristics of their activities. In order to
atau menyesuaikan struktur modal tersebut, maintain or adjust the capital structure, the
Bank dapat menyesuaikan jumlah pembayaran Bank may adjust the amount of dividend
dividen kepada pemegang saham, payment to shareholders, return capital to
mengembalikan modal kepada pemegang shareholders or issue new shares.
saham atau mengeluarkan saham baru.
Manajemen menggunakan rasio permodalan Management uses regulatory capital ratios in
yang diwajibkan regulator untuk memantau order to monitor its capital. OJK’s approach
permodalan Bank. Pendekatan OJK digunakan is used to measure it which is primarily based
untuk pengukuran tersebut terutama on monitoring the relationship of the capital
berdasarkan pengawasan atas hubungan adequacy to availability of capital resources.
antara kecukupan modal dengan ketersediaan
modal.
Bank telah mematuhi semua persyaratan modal The Bank has complied with all applicable
yang ditetapkan sepanjang tahun pelaporan. external capital requirements throughout the
reporting year.
152
Page 441
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 39. RISK MANAGEMENT (continued)
i. Manajemen permodalan (lanjutan) i. Capital management (continued)
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum The Capital Adequacy Ratio (”CAR”) is the
(”KPMM”) adalah rasio modal Bank terhadap ratio of Bank’s capital over its Risk Weighted
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Risk Assets (”RWA”). The Bank’s Capital
Weighted Assets/RWA). Kewajiban Adequacy Ratio (”CAR”) in
Penyediaan Modal Minimum (”KPMM”) Bank accordance to POJK No.11/POJK.03/2016,
berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2016, No. 34/POJK.03/2016 and POJK No. 27 year
POJK No. 34/POJK.03/2016, POJK No. 27 2022 is as follows:
tahun 2022 yang berlaku adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December 31
2023 2022
Modal inti (Tier 1) 6.014.355 5.729.759 Core capital (Tier 1)
Modal pelengkap (Tier 2) 195.275 262.724 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah modal 6.209.630 5.992.483 Total capital
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
Risiko kredit 15.235.593 16.844.943 Credit risk
Risiko pasar 382.744 161.667 Market risk
Risiko operasional 962.994 1.303.999 Operational risk
Jumlah aset tertimbang
menurut risiko 16.581.331 18.310.609 Total risk weighted assets
Rasio KPMM Capital adequacy ratio
Rasio Common Equity Tier 1 36,27% 31,29% Common Equity Tier 1 ratio
Rasio Tier 1 36,27% 31,29% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,18% 1,43% Tier 2 ratio
Rasio total 37,45% 32,73% Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan
menurut profil risiko 9,00% - < 10,00% 9,00% - < 10,00% Required CAR based on risk profile
40. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 40. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN (PSAK) YANG TELAH DISAHKAN STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF EFFECTIVE
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah The standards and interpretations that are issued
disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif by the DSAK-IAI, but not yet effective for current
untuk laporan keuangan tahun berjalan year financial statements are disclosed below.
diungkapkan di bawah ini.
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian Laporan - Amendment of SFAS 1: “Presentation of
Keuangan” terkait liabilitas jangka panjang Financial Statements” insurance contract
dengan kovenan. Penerapan amendemen regarding long-term liabilities with the
tersebut berlaku efektif sejak 1 Januari 2024 covenant. The application of the amendment
sesuai dengan perubahan tanggal berlaku is effective from January 1, 2024, in
efektifnya Amendemen PSAK No. 1 tentang accordance with the change in the effective
“Penyajian Laporan Keuangan” terkait “Klasifikasi date of Amendment of SFAS No. 1 regarding
Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka “Presentation of Financial Statements” related
Panjang” yang sebelumnya berlaku efektif sejak to “Classification of Liabilities as Short Term
1 Januari 2023 menjadi 1 Januari 2024. or Long Term” which was previously became
effective from January 1, 2023, will become
January 1, 2024.
153
Page 442
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 40. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN (PSAK) YANG TELAH DISAHKAN STANDARDS ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF (lanjutan) (continued)
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2024
1 Januari 2024 (lanjutan) (continued)
- Amendemen PSAK 73: “Sewa” terkait liabilitas sewa - Amendment of SFAS 73: “Leases”
pada transaksi jual dan sewa-balik. Amendemen regarding lease liabilities in sale-and-lease
tersebut mengadopsi seluruh pengaturan dalam back transactions. The amendment adopts
Amendemen IFRS 16 tentang “Lease” terkait “Lease the entire provision in IFRS Amendment 16
Liability in a Sale and Leaseback”. Penerapan on “Lease” regarding “Lease Liability in Sale
amendemen ini dimulai untuk periode tahun buku and Leaseback” Application of this
yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari amendment commences for the period of
2024 dan penerapan lebih dini diperkenankan. the financial year beginning on or after
January 1, 2024, and early adoption is
permitted.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih As at the authorisation date of this financial
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari statements, the Bank is still evaluating the
penerapan standar akuntansi baru dan revisi potential impact of these new and revised
tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan accounting standards to the financial statements
Bank. of the Bank.
41. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 41. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen bertanggung jawab atas penyajian The management is responsible for the
laporan keuangan yang telah diselesaikan dan preparation of financial statements which were
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Bank pada completed and authorized for issuance by the
tanggal 2 Februari 2024. Bank’s Board of Directors on February 2, 2024.
154
Page 443
278 Pembukaan Tinjauan Bisnis dan Fungsional Tinjauan Keuangan
2023 Laporan Tahunan
idn.ccb.com
Names mentioned 96 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pefindo
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.6 ×49
unresolved
org
Bank Umum CCB Indonesia
p.11
unresolved
org
Bank Windu Kentjana International Tbk
p.11 ×12
unresolved
org
Bank Windu
p.11 ×6
unresolved
org
PT Bank Antardaerah
p.11 ×2
unresolved
org
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar Tbk
p.12
unresolved
org
Menteri
p.12
unresolved
org
Construction Bank Corporation
p.12
unresolved
org
Bank Multicor Tbk
p.12 ×3
unresolved
org
PT Bank Windu Kentjana
p.12 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.12
unresolved
org
Yayasan Dharma Putra Kostrad
p.12
unresolved
org
Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim
p.12
unresolved
org
Yayasan Djajakarta.
p.12
unresolved
org
PT Multinational
p.12
unresolved
org
Finance Corporation
p.12
unresolved
org
Bank Multicor. Selanjutnya
p.12
unresolved
—
Andreas Basuki
· Sekretaris Perusahaan
p.14
unresolved
org
Bank Devisa Pencatatan Saham
p.14
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.15
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.15 ×2
unresolved
person
Eliwaty Tjitra
p.15
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.15
unresolved
org
CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, diantaranya:
· Biro Administrasi Efek
p.15
unresolved
person
H. Fachrudin
p.15
unresolved
org
Central Huijin Investment Ltd.
p.16 ×3
unresolved
org
HKSCC Nominees Limited
p.16 ×2
unresolved
org
CCB Corporation
p.16 ×17
unresolved
org
Central Huijin Asset Management Ltd.
p.16
unresolved
org
Hong Kong Securities Clearing Company Ltd.
p.16
unresolved
org
China Construction Bank Corporation
p.16 ×2
unresolved
org
Pemegang Saham China Construction Bank Corporation
p.16
unresolved
person
Johnny Wiraatmadja
p.17
unresolved
person
Sun Jianzheng
· Komisaris Utama
p.17
unresolved
person
Yudo Sutanto
· Komisaris
p.17
unresolved
person
Chandra Nangkok Tua Siagian
· Direktur
p.17
unresolved
org
Yayasan
p.18 ×2
unresolved
org
Corporation Limited
p.19
unresolved
org
Casualty Insurance Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Principal Asset Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Financial Leasing Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Wealth Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Futures Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Life Insurance Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Operation Subsidiaries CCB Consumer Finance Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Trust Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Pension Management Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
CCB Housing Services Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Rental Private Fund Management CCB Engineering Consulting Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Limited Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
p.19
unresolved
org
Yayasan Jamrud Biru
p.29 ×2
unresolved
org
Kementerian Koordinator
p.29
unresolved
org
Kementerian Koordinator Perekonomian Keluarga Prasejahtera
p.29
unresolved
org
Yayasan Indonesia Hijau
p.29
unresolved
org
Yayasan Benih Baik
p.31
unresolved
—
BOC Charter
· Komisaris
p.35
unresolved
person
Pedoman Tata Tertib Kerja
· Komisaris
p.35
unresolved
org
Pusat Statistik
p.36 ×2
unresolved
org
Kota Nusantara On Equity
p.36
unresolved
org
Kota Nusantara
p.40
unresolved
org
Bank Garansi
p.45 ×2
unresolved
org
Bank Appointed Cross Currency
p.49
unresolved
org
Bank Sistemik
p.57 ×2
unresolved
org
Bank Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai
p.60 ×4
unresolved
org
Bank Sistemik G-SIBs
p.62
unresolved
org
Ekstra Internasional
p.75 ×2
unresolved
org
Internasional dan Badan Ekstra
p.78 ×2
unresolved
org
Bank Pembangunan Multilateral
p.81 ×2
unresolved
org
Bank Umum. Nilai LCR CCB Indonesia
p.108
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.133
unresolved
org
Bank Tanam
p.147
unresolved
org
Hian Pte. Ltd.
p.150 ×2
unresolved
org
Bank Corporation
p.151
unresolved
org
Pemerintah Provinsi DKI
p.154
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.