Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 96
Page 1
Committed to Cultivate
A SUSTAINABLE FUTURE
Chapter Title 1
Investing for
SUSTAINABLE
FUTURE
2 23
L A P O R A N
www.tobapulp.com KEBERLANJUTAN
Sustainability Report 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 2
Investing for
2 Tentang Laporan Ini
SUSTAINABLE FUTURE
Daftar Isi
Tentang Laporan Ini 4 Lembar Umpan Balik 73
Ikhtisar 2023 7 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan 74
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
Pesan Direktur Utama 10
Penyajian Informasi Antar Periode 74
Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari 14 Pelaporan
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 22 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan 75
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
Ekonomi 37 POJK.03/2017 dan SEOJK Nomor 16/
SEOJK.04/2021
Lingkungan 44
Indeks Isi GRI 77
Sosial 56
Glossarium 92
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen 68
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 3
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tentang Laporan Ini 3
2 23 Keberlanjutan adalah upaya untuk menyeimbangkan pertumbuhan
Investing for
ekonomi, dengan inklusi sosial, budaya, pendidikan dan upaya pelestarian
SUSTAINABLE lingkungan sehingga dapat menjamin keberlanjutan usaha dalam jangka
FUTURE panjang. Menyadari hal tersebut, PT Toba Pulp Lestari, Tbk, (Toba Pulp
Lestari, Kami, dan/atau Perusahaan) telah melakukan sejumlah inisiatif
sebagai investasi dalam aspek keberlanjutan utama yakni Ekonomi,
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan yang baik untuk tumbuh
menjadi produsen pulp yang berkelanjutan. Kami senantiasa berupaya
untuk menjalankan usaha dengan standar kualitas tertinggi dengan
penerapan teknologi dan praktik tata kelola perusahaan terbaik dengan
tetap berkontribusi nyata pada agenda lingkungan – perubahan iklim
melalui pengelolaan hutan lestari dan agenda sosial dan budaya –
pengembangan sumber daya manusia dan masyarakat sekitar. Wujud
nyata komitmen dan perjalanan keberlanjutan kami terangkum dalam
laporan keberlanjutan ini.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 4
Investing for
4 Tentang Laporan Ini
SUSTAINABLE FUTURE
3. Tentang
Laporan Ini [GRI 2-1, 2-6]
PT Toba Pulp Lestari, Tbk, merupakan perusahaan Prinsip-prinsip pelaporan untuk menentukan
Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) kualitas laporan
dan produsen pulp Eucalyptus terkemuka • Akurasi
yang senantiasa berupaya untuk melampaui • Keseimbangan
komitmennya untuk melakukan pengelolaan • Kejelasan
hutan secara berkelanjutan yang memadukan • Keterbandingan
pembangunan ekonomi dan sosial dengan • Ketepatan waktu
perlindungan lingkungan hidup, selaras dengan • Keterverifikasian
roadmap Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) Indonesia, peraturan perundang- Laporan keberlanjutan kami diterbitkan setiap
undangan yang berlaku, serta Tujuan Pembangunan tahun sejak 2018 dan merupakan bagian yang tidak
Berkelanjutan (TPB). Dengan bangga kami terpisahkan dari laporan tahunan yang diterbitkan
mempersembahkan Laporan Keberlanjutan 2023 dalam buku tersendiri. Jaminan eksternal telah
yang menggambarkan kemajuan dan kontribusi dilakukan untuk Laporan Keberlanjutan 2023.
kami dalam mewujudkan pertumbuhan kinerja Perusahaan bekerja sama dengan Bureau Verietas
dan menciptakan nilai keberlanjutan bagi seluruh Indinesia (BVI) sebagai pihak independen untuk
pemangku kepentingan. memberikan jaminan terbatas atas untuk informasi
pengungkapan umum dan topik material spesifik
3.1 PENDEKATAN LAPORAN KAMI dalam Pengungkapan Keberlanjutan kami tahun
[OJK G.1; GRI 2-5] ini. Detail penjelasan terkait cakupan dan dasar
Laporan Keberlanjutan 2023 ini mencakup inisiatif penjaminan, termasuk standar penjaminan yang
pembangunan berkelanjutan kami di seluruh digunakan, tingkat penjaminan yang diperoleh, dan
operasional pabrik yang berlokasi di Kabupaten setiap batasan proses penjaminan telah dijelaskan
Toba dan semua operasional PBPH di Provinsi dalam lampiran pernyataan penjaminan yang
Sumatera Utara, Indonesia. menjadi bagian dalam laporan ini.
Kerangka penyusunan laporan yang digunakan:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.
51/OJK.03/2017 tentang Penerapan keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik;
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
No. 16/SEOJK.04/2021 bagian Pedoman
Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
Bagi Emiten dan Perusahaan Publik; dan
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021,
dengan kesesuaian: In Accordance.
Laporan keberlanjutan ini juga digunakan untuk
mendukung penilaian Sustainability Policy
Transparency Toolkit (SPOTT) ZSL. Kami telah
mempertimbangkan semua persyaratan dan
standar dari GRI 1: Landasan dalam penyusunan
laporan keberlanjutan ini, terutama prinsip-prinsip
pelaporan GRI untuk mendefinisikan konten dan
kualitas laporan.
Prinsip-prinsip pelaporan untuk mendefinisikan
konten laporan
• Konteks keberlanjutan
• Kelengkapan
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 5
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tentang Laporan Ini 5
2 23
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 6
Investing for
6 Tentang Laporan Ini
SUSTAINABLE FUTURE
3.2 PENGUNGKAPAN PELAPORAN [GRI 2-4, 3-2] Untuk melihat perbedaan standar, topik material dan data yang
ditampilkan dalam laporan ini dapat dilihat pada lampiran
Toba Pulp Lestari melakukan Pengungkapan pelaporan
Penyajian Informasi antar Periode Pelaporan yang menjadi
(“Materialitas Penting”) yang diidentifikasi melalui keterlibatan
bagian dalam laporan ini.
pemangku kepentingan. Siklus pelaporan materialitas penting
dilakukan setiap tiga tahun sebagai periode pelaporannya
berdasarkan keputusan Manajemen untuk mencapai tujuan dan/
3.3 PERIODE PELAPORAN [OJK G.3; GRI 2-3]
atau target yang ditetapkan untuk setiap materialitas penting. Laporan ini mencakup data kinerja keberlanjutan perusahaan
pada periode Januari sampai Desember 2023. Periode laporan
Pengungkapan pelaporan tahun 2023, kami memulai siklus yang keberlanjutan ini juga sejalan dengan periode laporan keuangan
baru dengan melakukan keterlibatan pemangku kepentingan tahunan yang mana akan dipublikasikan pada bulan April 2024.
kembali dan akan menggunakannya sampai tahun 2024.
Narahubung untuk menerima pertanyaan tentang laporan
Hal - hal materialitas penting yang diungkapkan dalam laporan atau informasi yang dilaporkan terkait laporan ini
ini: dapat dikirimkan melalui email berikut:
1. GRI 201 : Kinerja Ekonomi 2016 sustainability@tobapulp.com. Detail informasi dan lembar
2. GRI 202 : Keberadaan Pasar 2016 umpan balik juga menjadi bagian dalam lampiran laporan
3. GRI 203 : Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016 keberlanjutan ini. Perusahaan menerima 1 (satu) umpan
4. GRI 204 : Praktik Pengadaan 2016 balik pada laporan keberlanjutan periode sebelumnya untuk
5. GRI 301 : Material 2016 menambahkan pembahasan terkait pengelolaan air limbah yang
6. GRI 302 : Energi 2016 sudah dilaporkan pada laporan sebelumnya.
7. GRI 303 : Air dan Efluen 2018
8. GRI 304 : Keanekaragaman Hayati 2016 3.4 CAKUPAN DAN BATASAN [GRI 2-2]
9. GRI 305 : Emisi 2016 Laporan ini mencakup operasional perusahaan, struktur dan
10. GRI 306 : Limbah 2020 kerangka tata kelola, serta kegiatan terkait keberlanjutan.
11. GRI 401 : Kepegawaian 2016 Data yang disajikan dikumpulkan dari operasional pabrik dan
12. GRI 403 : Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2018 PBPH perusahaan yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara.
13. GRI 404 : Pelatihan dan Pendidikan 2016 Tidak ada anak perusahaan atau entitas di bawah perusahaan.
14. GRI 405 : Keanekaragaman dan Kesempatan Setara 2016 Perusahaan hanya memiliki 1 pabrik pulp dan Perizinan Berusaha
15. GRI 413 : Masyarakat Lokal 2016 Pemanfaatan Hutan (PBPH) pada 5 wilayah operasional (sektor).
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 7
Committed to Cultivate
A SUSTAINABLE FUTURE
Ikhtisar 2023 7
4. Ikhtisar
2023
4.1 ASPEK EKONOMI [OJK B.1]
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Jumlah Produksi yang dijual Ton 153.624 198.429 202.192
Penjualan USD Ribu 95.656 175.277 146.859
Laba (Rugi) Bersih USD Ribu (25.755) (20.489) 618
Jumlah Pemasok Lokal Pemasok 479 1.083 1.054
4.1.1 Produk Ramah Lingkungan
Bagi Perusahaan, produk ramah lingkungan didefinisikan Perusahaan senantiasa menerapkan strategi pengelolaan hutan
sebagai jumlah produksi Dissolving Pulp (DP) yang dapat terurai lestari dalam menjalankan kegiatan operasionalnya sehingga
(biodegradable) dan proses produksinya telah sesuai dengan dapat mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan manfaat
kebijakan lingkungan Perusahaan serta peraturan perundang- sosial ekonomi, dan program perbaikan berkelanjutan untuk
undangan yang berlaku. Pada tahun 2023, perusahaan telah mencapai kinerja lingkungan yang berarti. Strategi tersebut
memproduksi 153.624 ton Dissolving Pulp. Jumlah ini menurun merupakan bagian dari pedoman pengelolaan lingkungan yang
dibandingkan dengan tahun 2022 yang tercatat sebesar 198.429 bertanggung jawab yang diterapkan oleh perusahaan.
ton Dissolving Pulp karena berkurangnya pasokan bahan baku
(kayu) dari sebagian wilayah kegiatan operasional PBPH
Perusahaan akibat adanya klaim-klaim tanah yang dilakukan
oleh sekelompok masyarakat di wilayah operasional PBPH
Perusahaan.
4.2 ASPEK LINGKUNGAN [OJK B.2]
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Konsumsi Listrik GJ 44.735 39.701 46.256
Penggunaan Bahan Bakar GJ 7.050.480 8.758.390 8.902.872
Penggunaan Air m3 9.526.063 11.121.698 12.068.832
Pengurangan Efluen m 3
1.595.635 947.134 392.036
Pengurangan Limbah Ton 24.962 (21.624,6) (5.343,3)
Emisi Cakupan 1 tCo2e 31.366 42.933 39.183
Pengurangan Emisi Cakupan 1 tCo2e 11.567 (3.750) 2.374
Emisi Cakupan 2 tCo2e 0,033 0,029 0,034
Pengurangan Emisi Cakupan 2 tCo2e (0,004) 0,005 0,016
Emisi Cakupan 3 tCo2e 59,69 10,2 -
Pengurangan Emisi Cakupan 3 tCo2e (49,49) - -
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 8
Investing for
8 Ikhtisar 2023
SUSTAINABLE FUTURE
4.2.1 Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Tahun
No. Kegiatan Satuan
2023 2022 2021
1 Menyediakan bibit alami Pohon 161.173 121.983 198.046
2 Pengayaan kawasan lindung
Suksesi alami Ha 9,7 32,2 195
Suksesi buatan Ha 4,7 46,3 76,1
3 Mitigasi erosi Lokasi 79 91 100
4 Rehabilitasi galian Ha 0,8 0,3 1,2
5 Penanaman pakan untuk satwa liar Pohon 855 250 3.700
6 Pemantauan Fauna Plot 219 23 -
7 Pemantauan Flora Plot 441 23 -
8 Perlindungan Rafflesia Lokasi 1 1 1
9 Pemeliharaan Nephenthes ampularia di sektor Lokasi 1 1 1
Aek Nauli
4.3 ASPEK SOSIAL [OJK B.3]
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Jumlah Program CD/CSR Program 178 201 197
Total Jam Pelatihan Karyawan Jam 13.526 17.806 16.238
Proporsi Manajemen Senior yang % P: 90 P: 92 P: 94
Berasal dari Masyarakat Lokal W:10 W: 8 W: 6
Berdasarkan Jenis Kelamin
Tingkat Kematian sebagai Akibat Cedera Kejadian 0 0 0
terkait Pekerjaan
Tingkat Cedera terkait Pekerjaan dengan Kejadian 0 0,2 0
Konsekuensi Tinggi (tidak termasuk
kematian)
Tingkat Cedera terkait Pekerjaan yang Kejadian 0,3 1,1 1,0
dapat Dicatat
4.4 ASPEK TATA KELOLA
Melakukan update: Menerbitkan:
• Kebijakan Hak Asasi Manusia • Kebijakan Pemasok Kayu dan Serat
• Kebijakan Anti-Korupsi • Kerangka Uji Tuntas Hak Asasi Toba Pulp Lestari 2030
• Perjanjian Kerja Bersama 2023 - Manusia (Human Rights Due
2025 Diligence/HRDD) Framework
4.5 IKHTISAR OPERASIONAL TAHUN 2023 [GRI 2-6, 2-7, 2-8, 2-30]
9.470 2.102 Ha Plasma
Skema Kemitraan Perkebunan Kayu Rakyat (PKR)
yang berada di luar konsesi
167.912 Ha
4.612 Ha 774 Plasma
Skema Kemitraan Tanaman Kehidupan (TK)
Konsesi Toba Pulp Lestari
di dalam konsesi
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 9
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Ikhtisar 2023 9
Jangkauan Sumber Pasokan Kayu
Pasar
China
96 %
Domestik
Indonesia
86 PBPH Toba
%
881.622,2 m
4 Pulp Lestari 3
%
Internasional Skema
14
%
China Perkebunan
Kayu Rakyat
138.251,8 m 3
Indonesia
Total Produksi Pulp 153.624 ton
Areal Konsesi TPL
167.912 Ha
71% 29%
Konsesi Toba Pulp Lestari
Area Areal
Budidaya Konservasi
Karyawan TPL
Karyawan Tetap
1.169 orang
Karyawan Sementara
63 orang
*
Karyawan
Tidak Langsung
6.072 orang
**
Perjanjian Kerja
Bersama
100%
Karyawan Tetap dan Karyawan
Sementara dicakup dalam Perjanjian
Kerja Bersama
*
Karyawan tidak langsung terdiri dari karyawan kontraktor.
Jenis pekerja, hubungan kontrak, dan pekerjaan yang
dilakukan oleh setiap pekerja yang bukan karyawan
tidak berada dibawah kendali perusahaan melainkan
dikembalikan dibawah perusahaan kontraktor masing-
masing.
**
Karyawan kontraktor tidak tercakup dalam perjanjian
kerja bersama. Sehingga kondisi pekerjaan mereka
disesuaikan dengan Surat Perjanjian Kontrak yang telah
disepakati antara Toba Pulp Lestari dan perusahaan
kontraktor.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 10
Investing for
10 Pesan dari Direktur Utama
SUSTAINABLE FUTURE
Sandeep Bhalla
Direktur Utama
PT Toba Pulp Lestari Tbk
5. Pesan dari
Direktur Utama
[OJK D.1; GRI 2-22]
Di Toba Pulp Lestari, kami sangat berkomitmen terhadap keberlanjutan dalam setiap
aspek operasional kami. Kami menyadari pentingnya melestarikan lingkungan,
mendukung masyarakat di tempat kami beroperasi, dan memastikan kesejahteraan
karyawan kami. Komitmen ini tertanam dalam budaya perusahaan kami dan tercermin
dalam setiap keputusan yang kami ambil. Empat pilar kerangka keberlanjutan kami
yaitu ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola yang terintegrasi dan tertanam
dalam operasi internal Perusahaan dan dipandu oleh kebijakan keberlanjutan serta
disosialisasikan setiap tahun kepada seluruh pemangku kepentingan.
178 161.173 153.624 ton
Jumlah Program Bibit Alami Pohon Jumlah Produksi Dissolving Pulp (DP)
CD/CSR Disediakan yang dapat terurai (biodegradable)
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 11
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Pesan dari Direktur Utama 11
Strategi keberlanjutan kami memastikan struktur 1. Climate Positive
tata kelola yang efektif dan kuat, pelaporan yang • Memastikan zero net carbon loss di
transparan dalam aspek ekonomi, lingkungan dan kawasan konservasi
sosial, keselarasan dengan proses penjaminan, • Pengurangan emisi karbon dari operasional
mekanisme pengaduan yang efisien, dan proyek- pabrik
proyek khusus yang telah ditetapkan sesuai target. 2. Thriving Landscape
Hal ini termasuk menghormati hak-hak masyarakat • Meningkatkan rehabilitasi di kawasan
adat dan komunitas lokal sesuai dengan Deklarasi konservasi
Universal Hak Asasi Manusia dan hukum nasional • Mewujudkan pengelolaan penanaman
serta menjunjung tinggi prinsip Persetujuan Atas yang baik menuju pasokan kayu Lestari
Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA) • Meningkatkan pemantauan dan
dengan mematuhi praktik terbaik internasional pengelolaan keanekaragaman hayati di
dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. kawasan konservasi
3. Inclusive Progress
Selain itu, kami telah mengembangkan kebijakan • Memberikan kesempatan yang sama bagi
pendukung seperti Kebijakan Pasokan Kayu perempuan dalam posisi kepemimpinan
dan Serat, Kebijakan Hak Asasi Manusia serta • Memberikan beasiswa kepada 400 siswa
Kebijakan Anti-Korupsi agar sejalan dengan dalam jarak 15 km dari Pabrik kami
prinsip dan pedoman dalam United Nations Global • Meningkatkan kerja sama skema
Compact (UNGC), Prinsip-Prinsip Panduan PBB Perkebunan Kayu Rakyat (PKR) sebesar
tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia, Konstitusi 35% pada program ekonomi berkelanjutan
Hak Asasi Manusia Internasional (Undang-Undang di 12 kabupaten sekitar operasional (pabrik
Internasional tentang Hak Asasi Manusia), dan dan PBPH)
Deklarasi Organisasi Buruh Internasional (ILO- 4. Sustainable Growth
International Labour Organization) tentang Prinsip- • Mengurangi produksi limbah padat
Prinsip dan Hak-Hak Mendasar di Tempat Kerja. • Efisiensi penggunaan kembali air
Kami juga telah memulai proses Pemulihan FSC
pada bulan Desember 2023 termasuk penilaian Kami percaya bahwa jika apa pun yang kami
dasar sosial dan lingkungan untuk mengidentifikasi lakukan bermanfaat bagi masyarakat, baik bagi
‘kerugian’ atau dampak negatif yang terjadi di negara, baik bagi iklim, baik bagi pelanggan,
masa lalu. maka hal tersebut akan berdampak baik bagi
Perusahaan. Kami mengukur kinerja keberlanjutan
Lebih lanjut, kami telah menetapkan komitmen kami menggunakan indikator dan data, sehingga
dan target menuju TPL 2030 yang mencakup kami dapat melacak kemajuan kami dan
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Saat ini mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
kami sedang memantau implementasi kinerja Kami berupaya untuk bersikap transparan dan
keberlanjutan TPL 2030 yang dituangkan dalam 4 akuntabel dalam upaya keberlanjutan kami.
komitmen dan dengan 10 target antara lain:
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 12
Investing for
12 Pesan dari Direktur Utama
SUSTAINABLE FUTURE
Kami percaya bahwa kami dapat hidup berdampingan dengan • Kayu dipanen secara ilegal atau diperdagangkan secara
baik dan berkontribusi terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan ilegal;
masyarakat di sekitar kami. Inisiatif kami bertujuan untuk • Kayu dipanen dengan melanggar hak adat, hak tradisional,
menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang positif, dengan dan hak asasi manusia;
terus memberikan dukungan melalui program pengembangan • Kayu dipanen dari hutan yang diketahui melakukan kegiatan
masyarakat yang proaktif: yang melanggar hak-hak pekerja dan prinsip-prinsip
• Kategori pendidikan dengan memberikan beasiswa dan ketenagakerjaan sebagaimana dijabarkan dalam Deklarasi
renovasi sekolah. Kebudayaan dan keagamaan dengan ILO mengenai Prinsip-prinsip dan Hak-hak Dasar di Tempat
berpartisipasi dalam acara budaya dan keagamaan. Kerja;
• Kategori kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja, dan • Kayu dipanen dari hutan dengan nilai konservasi tinggi
pengembangan keterampilan melalui program tumpangsari, atau kawasan bernilai konservasi tinggi yang mengalami
program padi emas, budidaya lebah madu, pelatihan UMKM, kerusakan atau berisiko mengalami kerusakan akibat
dan program baru pelatihan benang alami. kegiatan pengelolaan;
• Kategori lingkungan dengan menerapkan inisiatif • Kayu dipanen di wilayah-wilayah di mana hutan alam
keberlanjutan baik di area pabrik maupun PBPH. dikonversi menjadi hutan tanaman atau penggunaan non-
• Kategori kesehatan dengan memberikan bantuan kesehatan hutan;
dan mendukung program stunting dari pemerintah. • Kayu dari wilayah-wilayah di mana terdapat penggunaan
organisme yang dimodifikasi secara genetik dalam operasi
Dengan terlibat secara aktif dengan pemangku kepentingan kehutanan atau di wilayah-wilayah di mana penelitian
lokal, kami berupaya membangun hubungan yang kuat dan berlangsung.
saling menguntungkan dalam jangka panjang. Selain itu, kami
juga berkolaborasi dengan pihak ketiga ‘Earthworm Foundation’ Kami memahami dampak operasi kami terhadap lingkungan, dan
untuk membantu Perusahaan dalam mengevaluasi keterlibatan kami mengambil tanggung jawab ini dengan serius. Mulai dari
sosial, sistem dan proses manajemen konflik di Perusahaan serta pengelolaan hutan yang bertanggung jawab hingga penggunaan
memberikan rekomendasi untuk membantu kami meningkatkan sumber daya dan energi yang efisien, kami berdedikasi untuk
pendekatan kami terhadap keterlibatan masyarakat. mengurangi dampak terhadap lingkungan. Kami berkomitmen
terhadap lingkungan untuk menghilangkan deforestasi termasuk
Kami berkomitmen untuk mendapatkan bahan baku dari sumber segala bentuk konversi hutan, dan tidak mengambil kayu yang
yang berisiko rendah, termasuk mendapatkan bahan baku dari dipanen secara ilegal, serta meningkatkan penyerapan karbon
pemasok yang mematuhi praktik kehutanan yang bertanggung melalui konservasi dengan menerapkan praktik pengelolaan
jawab, dan memastikan bahwa rantai pasokan kami bertanggung hutan berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan
jawab secara sosial dan lingkungan. Saat ini kami menghadapi bisnis dengan standar kualitas tertinggi sambil memberikan
banyak tantangan yang salah satunya adalah mendapatkan kontribusi nyata terhadap agenda perubahan iklim global dan
bahan baku (kayu), karena itu kami secara aktif mencari solusi nasional untuk mendorong rehabilitasi, menggunakan energi
alternatif dan inovatif yang berkelanjutan untuk mengatasi terbarukan, dan mengelola limbah dengan mengikuti praktik
tantangan-tantangan tersebut dengan tetap menjunjung tinggi terbaik industri.
komitmen kami terhadap sumber bahan baku yang bertanggung
jawab dengan tidak menerima bahan baku yang berasal dari:
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 13
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Pesan dari Direktur Utama 13
Karyawan kami adalah aset berharga untuk perusahaan kami, Ke depan, keberlanjutan akan tetap menjadi inti strategi bisnis
dan kesejahteraan mereka adalah yang paling penting bagi kami. kami. Kami akan terus menetapkan tujuan menuju TPL 2030 yang
Kami berkomitmen untuk menyediakan tempat kerja yang aman selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),
dan inklusif, mendorong pengembangan pribadi dan profesional, melacak kemajuan kami secara transparan, dan berkolaborasi
serta memastikan perlakuan dan peluang yang adil bagi dengan pemangku kepentingan untuk mendorong perubahan
semua. Dengan memberdayakan karyawan, kami menciptakan positif. Bersama-sama, kita dapat membangun masa depan
lingkungan kerja yang positif dan produktif yang memungkinkan yang berkelanjutan bagi Toba Pulp Lestari dan para pemangku
mereka berkembang dan berkontribusi terhadap kesuksesan kepentingan.
bersama.
Sebagai penutup, kami ingin mengucapkan terima kasih yang
Kami telah melakukan penilaian risiko terhadap aspek lingkungan tulus kepada karyawan kami, yang kerja keras dan semangatnya
dan sosial yang termasuk dalam sertifikasi ISO 14001 dan mendorong inisiatif keberlanjutan kami. Kami juga mengucapkan
ISO 45001. Hal ini diaudit dan dipantau secara berkala baik terima kasih kepada para pemangku kepentingan atas dukungan
secara internal maupun eksternal dalam memenuhi peraturan dan kemitraan mereka yang tiada henti dalam perjalanan
perundang-undangan yang berlaku untuk mencapai Pengelolaan keberlanjutan kami. Bersama-sama, kita telah mencapai
Hutan Lestari dan pabrik yang dikelola secara bertanggung tonggak penting, namun kami menyadari bahwa masih banyak
jawab. pekerjaan yang harus dilakukan. Saat kami bergerak maju,
kami berkomitmen untuk mendengarkan masukan, belajar dari
pengalaman, dan mengembangkan praktik keberlanjutan untuk
memenuhi kebutuhan lingkungan dan masyarakat yang terus
berubah.
Salam,
Sandeep Bhalla
Direktur Utama
PT Toba Pulp Lestari Tbk
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 14
Investing for
14 Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari
SUSTAINABLE FUTURE
6. Gambaran Umum Bisnis
Toba Pulp Lestari
6.1 INFORMASI PERUSAHAAN [OJK C.2, C.4; GRI 2-1, 2-2, 2-3, 2-6]
Nama Perusahaan
PT Toba Pulp Lestari Tbk
Kegiatan, Merek, Produk dan Jasa Bentuk Hukum
Produsen Pulp dan Pengelolaan Perizinan Berusaha Toba Pulp Lestari adalah perusahaan publik, tercatat di Bursa
Pemanfaatan Hutan (PBPH) Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 1990 di bawah kode saham
INRU.
Alamat Kantor Pusat Alamat Pabrik
Uniplaza, Gedung Timur, Lantai 3, Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian,
Jl. Letjend. Haryono MT No.A-1 Medan 20231 Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
Alamat Kantor Sektor
Aek Nauli: Aek Raja:
Desa Sibaganding, Desa Aek Raja, Kecamatan
Kecamatan Girsang Parmonangan, Kabupaten
Sipangan Bolon, Kabupaten Tapanuli Utara Telepon
Simalungun
Tele: Kantor Pusat (62-61) 4532088,
Habinsaran: Desa Hutagalung, Pabrik (62-632) 7346000
Desa Simare, Kecamatan Kecamatan Harian,
Bor Bor, Kabupaten Toba Kabupaten Samosir E-mail
investor_relation@tobapulp.com
Tapanuli Selatan:
Desa Marisi, Kecamatan
Angkola Timur, Kabupaten Website
Tapanuli Selatan www.tobapulp.com
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 15
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari 15
6.2 GAMBARAN UMUM BISNIS TOBA PULP
LESTARI [OJK C.6; GRI 2-6]
Toba Pulp Lestari mendapatkan Perizinan Berusaha
Pemanfaatan Hutan (PBPH) di kawasan hutan dari Menteri
Kehutanan, dan merupakan perusahaan global terkemuka dalam
pengelolaan hutan dan produksi pulp. Perusahaan memiliki
izin untuk mengelola 167.912 hektar hutan tanaman industri
di Sumatera Utara, yang terletak di lima lokasi yaitu Aek Nauli,
Habinsaran, Tapanuli Selatan, Aek Raja, dan Tele.
Selama tahun 2023 tidak terdapat perubahan yang signifikan
terkait operasional perusahaan.
Perusahaan dalam mengembangkan usahanya bersama
dengan penerapan kebijakan pengelolaan hutan yang ketat dan
kebijakan keberlanjutan yang optimal dengan praktik terbaik
sesuai standar internasional. Hal ini terbukti dari pengakuan
pihak eksternal independen yang memberikan penghargaan
kepada kami atas penerapan praktik-praktik keberlanjutan di
seluruh nilai rantai pasok.
Kami berupaya menciptakan nilai bagi lingkungan dengan
memastikan efisiensi pada proses pabrik sehingga menghasilkan
limbah dapat didaur ulang dan berkontribusi untuk close
loop pada pemanfaatan mesin dan pengelolaan lingkungan.
Selain itu, kami juga menerapkan kebijakan lingkungan untuk
memastikan penerapan pengelolaan hutan tanaman industri dan
pabrik yang bertanggung jawab sehingga menurunkan dampak
negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan manfaat sosial
ekonomi.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 16
Investing for
16 Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari
SUSTAINABLE FUTURE
Sebagai wujud nyata penerapan salah satu filosofi 5 C yaitu
Good for Community, Perusahaan berkomitmen mengalokasikan
1% dari penjualan bersih sejak tahun 2003 untuk mendukung
program CD/CSR dan tumbuh bersama dengan masyarakat.
Perusahaan memfokuskan program CD/CSR pada lima bidang
utama yakni:
Pendidikan, Kebudayaan, dan Keagamaan
Berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan yang merata
dan kesempatan belajar yang setara serta mendukung kegiatan
sosial budaya dan keagamaan.
Kesejahteraan, Penciptaan Lapangan Kerja, dan
Pengembangan Keterampilan
Berfokus kepada peningkatan pertumbuhan ekonomi
masyarakat yang berkelanjutan, mendukung masyarakat
untuk mendapat pekerjaan yang layak melalui Usaha Mikro
Kecil Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif, meningkatkan
kapasitas pengetahuan dan keterampilan masyarakat,
mendukung pemberdayaan perempuan untuk mendukung
peningkatan pendapatan keluarga, meningkatkan produktivitas
dan mempromosikan kewirausahaan.
Lingkungan
Berfokus kepada peningkatan akses air bersih dan sanitasi
yang layak bagi masyarakat, peningkatan kualitas kebersihan
lingkungan di permukiman, serta pelestarian lingkungan untuk
adaptasi terhadap perubahan iklim.
Kesehatan
Berfokus kepada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan
mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi kelaparan
dan perbaikan kualitas gizi anak, masyarakat pra-sejahtera, dan
korban pasca bencana.
Hubungan Pemerintah
Berfokus kepada pemberian bantuan untuk mendukung
pemerintah setempat dan partisipasi dalam pembangunan
infrastruktur/fasilitas umum untuk mendukung pertumbuhan
ekonomi.
Di luar itu, sejak tahun 2014, kami telah menjalin kerjasama
dengan masyarakat sebagai bentuk kontribusi kami dalam
memberdayakan petani kecil dan masyarakat melalui program
Perkebunan Kayu Rakyat (PKR).
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 17
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari 17
6.3 KEBERLANJUTAN DI SELURUH RANTAI PASOKAN [GRI 2-6]
Perusahaan senantiasa melaksanakan kegiatan Penilaian Rantai penilaian ini. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan
Pasok Berkelanjutan kepada pemasoknya seperti pemasok Perusahaan dan pemasoknya memiliki komitmen yang sama
kayu, pemasok barang, dan pemasok jasa. Pemilihan pemasok dalam mencapai hasil optimal bagi masyarakat, lingkungan
dilakukan berdasarkan hasil penilaian risiko dari Departemen hidup, dan ekonomi. Tidak ada perubahan signifikan pada
Procurement. Kebijakan keberlanjutan menjadi dasar dalam organisasi dan rantai pasokannya di tahun 2023.
a.2 Pengelolaan Hutan
Berkelanjutan
Pengelolaan dan
Penilaian Rantai Pemantauan
Pasokan Berkelanjutan NKT - SKT
ke Semua Pemasok
Tenaga Kerja
a.1 Pembibitan
Tidak Ada Organisme a.3 Sistem Pengelolaan
Tertutup di Pabrik
yang Dimodifikasi 3R
Secara Genetik
KA
WA
SA
NN
ON
NK Pencacahan
T-
SK Kayu
T
Proses
NOL DEFORESTASI Pemasakan
Pulp
77,51%
Penggunaan Air
Sistem Kembali
Pengolahan
Air
Pemotongan a.5 Produk TU
P
Tanaman Induk Akhir a.4 Produk Ramah RT
U
Lingkungan N
TE
GI N AA 93,8%
ER KA
Fa 100% BIODEGRADABLE L
bri LO
EN ARU
c
GE Penggunaan Ulang
Vic
os 153.624 ton EN Bahan Kimia
e B P
Produk Kami TER TE
M
SIS
3R
Penggunaan Kembali,
Daur Ulang, dan
Pengurangan Bahan Kimia
4% Pro
Pasar Global gra Pengolahan
m Air Limbah
KT
H
96%
Pasar Indonesia Pro
gra
m
Inf
ras
tru
ktu
r
Rp12.771.708.060
Realisasi
Pro
gra
m
Pe
rtan
ian
Pro
gra
m
Ge
1% Penjualan Bersih
rob
ak
Ma
du b Corporate Social
Responsibility (CSR)
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 18
Investing for
18 Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari
SUSTAINABLE FUTURE
6.4 VISI, MISI KEBERLANJUTAN TOBA PULP
LESTARI DAN NILAI-NILAI INTI PERUSAHAAN
[OJK C.1; GRI 2-23]
Visi
Menjadi salah satu pabrik Pulp Eucalyptus yang dikelola dengan baik, menjadi
penyedia yang disukai oleh pelanggan dan Perusahaan yang disukai para
karyawan.
Misi
1. Menghasilkan pertumbuhan yang berkesinambungan.
2. Produser dengan biaya yang efektif.
3. Memaksimalkan keuntungan untuk pemangku kepentingan dan memberikan kontribusi
kepada pengembangan sosial ekonomi masyarakat sekitar dan regional.
4. Menciptakan nilai melalui teknologi modern, pengetahuan industri dan sumber daya
manusia.
Nilai-Nilai Inti
Perusahaan
Toba Pulp Lestari percaya bahwa
bisnisnya tidak hanya memberikan
kontribusi positif tetapi juga menambah
nilai bagi karyawan dan lingkungan di
sekitar kami. Budaya integritas telah
dijunjung tinggi dengan Nilai-Nilai Inti
kami. Nilai-Nilai Inti dibangun berdasarkan
Kerangka Kompetensi Perilaku dan
merupakan pedoman tentang bagaimana
kami harus berperilaku dalam bisnis
sehari-hari dan untuk memperkuat
perangkat standar etika kami.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 19
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari 19
TOPICC Complementary Team (Kerjasama Tim)
Sebagai cara untuk membantu pemangku kepentingan Ownership (Rasa Memiliki)
Perusahaan dalam memahami Nilai Inti kami dengan lebih baik, People (Sumber Daya Manusia)
maka nilai T.O.P.I.C.C dikembangkan sesuai dengan prinsip dan Integrity (Integritas)
kerangka perilaku.
Customer (Pelanggan)
Continuous Improvement (Perbaikan Terus Menerus)
Kerjasama Tim Integritas
1. Kami mendahulukan keberhasilan tim di atas keberhasilan 1. Kami tidak berkompromi terhadap ketidakjujuran.
pribadi. 2. Kami mengemukakan masalah dan persoalan secara terbuka
2. Sebagai tim, Kami memberikan yang terbaik dan bersama serta bertindak tanpa takut atau berpihak.
mencapai hasil yang lebih baik. 3. Kami menolak praktik korupsi.
3. Kami bekerja sama dilandasi saling percaya dan hormat. 4. Kami melindungi aset dan pengetahuan perusahaan.
4. Kami berkomunikasi satu dengan lainnya secara langsung
dan terbuka.
5. Kami berbagi pengetahuan dan pemikiran dengan rekan
kerja dan tidak bekerja sendiri.
6. Kami menyelaraskan diri dan mendukung tujuan
pembangunan di negara tempat kami beroperasi.
Rasa Memiliki Pelanggan
1. Kami bertanggung jawab dan siap mempertanggungjawabkan 1. Kami melibatkan pelanggan secara rutin untuk lebih
tindakan kami. memahami bisnis dan kebutuhan mereka.
2. Kami mempraktikkan manajemen yang berpartisipasi 2. Kami melayani pelanggan dengan kualitas, pasokan, dan
langsung serta memimpin dengan memberi teladan. pelayanan yang terjamin.
3. Kami menetapkan target yang ambisius dengan tolak ukur 3. Kami mengikuti dinamika persaingan dan perkembangan
internal dan eksternal. pasar.
4. Kami mencapai target dengan memanfaatkan sumber daya 4. Kami melakukan penyelarasan internal terhadap kebutuhan
manusia, proses, sistem, dan struktur. pelanggan.
5. Kami mengupayakan manfaat yang terbaik saat mengambil 5. Kami berinovasi dan menyesuaikan produk dan jasa untuk
keputusan. memberikan solusi yang saling menguntungkan bagi
6. Kami menjaga semua hal tetap sederhana dan cerdas. pelanggan dan perusahaan.
7. Kami memiliki sikap “tidak ada yang mustahil”.
Sumber Daya Manusia Perbaikan Terus Menerus
1. Kami membina karyawan berbakat dengan mengembangkan 1. Kami bertekad bahwa hari ini harus lebih baik daripada
keterampilan dan kemampuan mereka. kemarin dan esok harus lebih baik daripada hari ini.
2. Kami berusaha membangun organisasi dari dalam. 2. Kami berusaha bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih
3. Kami memberi promosi dan penghargaan berdasarkan hemat.
kinerja dan pengembangan sumber daya manusia, secara 3. Kami berfokus pada kualitas, produktivitas, dan biaya untuk
adil dan transparan. selalu tetap kompetitif.
4. Kami mengembangkan sumber daya manusia agar menjadi 4. Kami memahami perubahan tren pasar, dan pengaruhnya
lebih baik dari diri Kami sendiri. terhadap organisasi.
5. Kami belajar dari kesalahan dan tidak mengulanginya. 5. Kami selalu waspada dalam memastikan kesehatan dan
6. Kami memberdayakan komunitas di tempat Kami beroperasi keselamatan, serta berusaha mencapai zero accidents dan
agar tumbuh bersama. zero non-compliance.
6. Kami tidak menoleransi pemborosan.
7. Kami bertindak sesuai dengan kerangka kerja berkelanjutan
Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 20
Investing for
20 Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari
SUSTAINABLE FUTURE
6.5 SKALA USAHA [OJK C.3; GRI 2-7]
Per 31 Desember 2023
Lokasi Operasional Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
Pemegang Saham Pinnacle Company Pte. Ltd.
92,42%
Masyarakat
7,58%
Jumlah Aset (USD Ribu) 480.875
Jumlah Liabilitas (USD Ribu) 370.743
Jenis Kelamin Area Jenis Kelamin
Jenis Umur Total
Pria Wanita Mill Fiber Pria Wanita
Jumlah Karyawan 1.063 169 703 529 < 30 tahun 317 80 397
Karyawan Tetap 1.008 161 648 521 30 - 50 tahun 584 85 669
Karyawan Kontrak 55 8 55 8 > 50 tahun 162 4 166
Karyawan dengan jam NA NA NA NA
kerja tidak terjamin
Jenis Kelamin
Karyawan waktu penuh 1.008 161 648 521 Pendidikan Total
Karyawan paruh waktu NA NA NA NA Pria Wanita
SMP 4 0 4
Jenis Kelamin
SMA 465 30 495
Position Total
Pria Wanita Diploma 205 38 243
S1 377 98 475
Managerial 43 5 48
S2 11 3 14
Eksekutif 511 104 615
S3 1 0 1
Non-Eksekutif 509 60 569
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 21
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Gambaran Umum Bisnis Toba Pulp Lestari 21
6.6 KEANGGOTAAN ASOSIASI [OJK C.5; GRI 2-28]
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI)
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) merupakan wadah Sebagai anggota Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI),
bagi perusahaan yang berdomisili dan/atau beroperasi di Perusahaan turut berpartisipasi untuk memperluas dan berbagi
wilayah hukum Indonesia yang memiliki Perizinan Perusahaan wawasan kepada sesama perusahaan pulp dan kertas di
Pemanfaatan Hutan dari Hutan Alam (PBPH-HA) dan Perizinan Indonesia, khususnya untuk memasuki pasar global dengan
Berusaha Pemanfaatan Hasil Kayu dari Hutan Tanaman (PBPH- tetap memperhatikan pertumbuhan ekonomi berdasarkan aspek
HT). Sebagai salah satu anggota APHI, Perusahaan turut Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola. APKI membantu anggotanya
berpartisipasi secara aktif dalam mempromosikan pola hidup dalam mematuhi peraturan pemerintah Indonesia. Anggota
sehat persaingan dalam industri kehutanan dan peningkatan asosiasi APKI adalah perusahaan yang memproduksi produk
standar serta kepatuhan terhadap peraturan hutan lestari. seperti Pulp, Industrial Board, Carbonless, Carton Box, Cigarette
Paper, Fluting and Kraft Liner, Joss Paper, Newsprint, Sack Kraft,
Specialty Paper, Tissue Paper, Writing dan Printing Paper.
6.7 KEPATUHAN, PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI [GRI 2-27]
Toba Pulp Lestari senantiasa menerapkan dan menjalankan sistem SPARRING yang dilaporkan langsung ke Kementerian
peraturan perundang-undangan relevan yang berlaku dalam Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK),
operasional. Tahun 2023 tidak ada kasus ketidakpatuhan yang dan lain sebagainya. Tahun 2023 Perusahaan menerima
signifikan dalam operasional kami. Kami memastikan semua Penghargaan dan Sertifikasi dari berbagai lembaga nasional dan
perizinan terkait pengelolaan lingkungan telah sesuai dengan global. Perusahaan memperoleh 2 sertifikat pada tahun 2023
peraturan pemerintah yang berlaku seperti pelaporan RKL- dan memiliki 8 sertifikat yang masih berlaku.
RPL, pemanfaatan dan pengelolaan limbah B3, implementasi
No. Sertifikasi Badan sertifikasi
1 IFCC ST 1001:2013 – Sustainable Forest Management Bureau Veritas Certification
2 PEFC – Chain of Custody Societe General de Surveillance (SGS)
3 Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) PT Ayamaru Sertifikasi
4 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) PT Sucofindo
5 ISO 9001:2015 Quality Management System - Mill Societe General de Surveillance (SGS)
6 ISO 14001:2015 Environmental Management System - Mill Societe General de Surveillance (SGS)
7 Timber Legality Verification (VLK) – Mill Societe General de Surveillance (SGS)
8 Timber Legality Verification (VLK) – Perkebunan Kayu Rakyat (PKR) Societe General de Surveillance (SGS)
9 ISO 45001 Occupational Health and Safety Management System Societe General de Surveillance (SGS)
10 ISO 14001:2015 Environmental Management System - Fiber Societe General de Surveillance (SGS)
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 22
Investing for
22 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
7. Tata Kelola Perusahaan
dan Keberlanjutan
Toba Pulp Lestari berkomitmen untuk menerapkan prinsip- terbuka dengan para pemegang saham, karyawan, pelanggan,
prinsip tata kelola perusahaan yang baik untuk memastikan dan masyarakat, Toba Pulp Lestari berupaya membangun
transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam semua kepercayaan dan membina hubungan jangka panjang yang
aspek operasinya. Untuk lebih memperkuat kerangka kerja berkelanjutan. Selain itu, Perusahaan juga berkomitmen untuk
tata kelola perusahaan, Toba Pulp Lestari telah menerapkan mendorong perilaku beretika dan perilaku perusahaan yang
sistem pengendalian internal dan protokol manajemen risiko bertanggung jawab kepada karyawannya. Melalui upaya-upaya
yang memadai. Selain itu, Perusahaan sangat menekankan tersebut, Toba Pulp Lestari senantiasa menjunjung tinggi
pada keterlibatan dan komunikasi dengan para pemangku standar tata kelola perusahaan dan menjaga kepercayaan para
kepentingan. Dengan menjaga saluran komunikasi yang pemangku kepentingan.
7.1 STRUKTUR DAN TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Perseroan telah menerapkan kerangka kerja tata kelola
keberlanjutan yang komprehensif untuk memastikan pengelolaan
operasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kerangka
kerja tata kelola keberlanjutan Perseroan mencakup mekanisme
pemantauan, pelaporan, dan pertanggungjawaban secara
berkala. Hal ini memastikan bahwa tujuan-tujuan keberlanjutan
diintegrasikan secara efektif ke dalam strategi Perseroan secara
keseluruhan dan perkembangannya dikomunikasikan secara
transparan kepada para pemangku kepentingan. Selain itu,
Perseroan telah menetapkan kebijakan dan prosedur yang jelas
untuk mengarahkan inisiatif keberlanjutan.
7.1.1 Kepemimpinan
[OJK E.1; GRI 2-9, 2-10, 2-11, 2-18, 2-19, 2-20]
Struktur tata kelola Toba Pulp Lestari dirancang untuk
memastikan pengambilan keputusan yang efektif, akuntabilitas,
dan perilaku beretika di seluruh organisasi sesuai dengan
Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang
struktur tata kelola. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di Perusahaan.
Perusahaan dipimpin oleh Dewan Komisaris yang bertanggung
jawab untuk memberikan arahan dan pengawasan strategis dan
Direksi yang bertanggung jawab dalam mengelola Perusahaan.
Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari para profesional
berpengalaman dengan latar belakang yang beragam dan
memiliki keahlian yang luas.
Nominasi dan pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris
disahkan dalam RUPS dan menjadi wewenang pemegang
saham. Laporan Tahunan dan situs web perusahaan memberikan
pengungkapan penuh atas semua informasi yang berkaitan
dengan RUPS, Direksi, Dewan Komisaris, Komite-komite di
bawah Dewan Komisaris, dan Fungsi-fungsi di bawah Direksi.
Laporan Tahunan dan situs web juga merinci proses nominasi
dan seleksi anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta evaluasi
kinerja.
Dewan Komisaris diketuai oleh Ignatius Ari Djoko Purnomo
sebagai Presiden Komisaris yang merupakan eksekutif senior
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 23
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 23
dalam Perusahaan, dengan tiga Komisaris Independen yaitu Prosedur penetapan remunerasi untuk Dewan Komisaris adalah:
Elisa Ganda Togu Manurung, Thomson Siagian, dan Joni 1. Dewan Komisaris sesuai dengan fungsi remunerasinya
Supriyanto. Demi kepentingan Toba Pulp Lestari dan sesuai merekomendasi usulan gaji dan/atau tunjangan bagi anggota
dengan maksud dan tujuannya, Dewan Komisaris bertugas Dewan Komisaris kepada Komisaris Utama Perusahaan.
mengawasi dan mengarahkan Direksi. Sebagai bentuk terima 2. Direksi mengusulkan kepada Pemegang Saham dalam RUPS
kasih atas pengabdiannya, Perseroan memiliki kebijakan untuk Tahunan untuk memberikan wewenang kepada Komisaris
memberikan penghargaan atas masa kerja karyawan. Kebijakan Utama Perusahaan untuk menetapkan gaji dan/atau
insentif Direksi melekat pada kebijakan remunerasi Perusahaan. tunjangan bagi Direksi dan Komisaris Perusahaan.
Pada tahun 2023, remunerasi anggota Dewan Komisaris dan 3. RUPS Tahunan memberikan kewenangan bagi Komisaris
Direksi adalah sebesar USD 895.000. Kebijakan remunerasi Utama atas rekomendasi Dewan Komisaris sesuai dengan
secara lebih lengkap dapat dilihat pada Financial Statements fungsi remunerasinya untuk menetapkan remunerasi.
2023 di website Perusahaan. 4. Komisaris Utama melakukan kajian atas rekomendasi
Dewan Komisaris dan selanjutnya menetapkan gaji dan/atau
tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 24
Investing for
24 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk menunjuk Direksi Perusahaan diberi arahan oleh Dewan Komisaris. Saat ini
Komite Audit yang dipimpin oleh Thomson Siagian SH, dan Perusahaan memiliki 5 Direktur yang seluruhnya berjenis kelamin
dua anggota komite audit yang terdiri dari Hong Chun dan laki-laki dan tidak ada perempuan. Direksi Perusahaan diketuai
Lamsaudin Situmeang. Komite Audit memiliki tanggung jawab oleh Sandeep Bhalla selaku Direktur Utama, dengan Jandres
sebagai berikut: Halomoan Silalahi, Anwar Lawden, Monang Simatupang, dan
• Memeriksa informasi keuangan yang akan diumumkan Niroshan Romesh Silva selaku Direktur. Direksi Perusahaan
kepada publik dan/atau otoritas yang terkait; merupakan managerial dalam perusahaan dan konflik
• Mengaudit kepatuhan terhadap peraturan pasar modal dan kepentingan dapat dihindari dan diatasi sesuai dengan Kode
undang-undang lainnya; Etik Perusahaan. Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan
• Memberikan pandangan independen dalam hal terjadi berbagai departemen di Perusahaan dan terutama bertanggung
perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan yang jawab untuk mengawasi kepentingan Perusahaan dalam hal
ditunjuk; ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola.
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris tentang
penunjukan akuntan berdasarkan independensi, ruang Kepengurusan Perusahaan terdiri dari Kepala Departemen
lingkup penugasan, dan biaya; dan berbagai anggota Direksi yang juga menduduki jabatan
• Menelaah pelaksanaan audit internal dan memantau kepengurusan.
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi; dan
• Menelaah profil manajemen risiko Dewan Komisaris.
Struktur Organisasi 31 Desember 2023
DEWAN KOMISARIS
1. Komisaris Utama
2. Komisaris Independen
3. Komisaris Independen
4. Komisaris Independen
KOMITE AUDIT
DIREKSI
1. Direktur Utama
2. Direktur
3. Direktur
4. Direktur
5. Direktur
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Departemen
Operasional
dan Hubungan
Masyarakat
Fiber
AUDIT INTERNAL
Departemen Departemen
Departemen Departemen
Departemen Departemen Departemen Departemen Material Business
Operasional Departemen SDM &
Operasional Fiber Hubungan Hubungan Penelitian dan (Procurement Continuous Departemen
Mill Keuangan Pelatihan
(Fiber Masyarakat Masyarakat Pengembangan & Supply Chain Improvement Sustainability
(Mill Operational (Finance Dept) Karyawan
Operational Dept) Fiber Mill (R&D Dept) Management Development
Dept) (HR Dept)
Dept) (BCID Dept)
7.1.2 Permasalahan Terhadap Penerapan seluruh tingkatan organisasi. Hal ini membutuhkan adanya
Keberlanjutan [OJK E.5] edukasi dan program pelatihan yang berkesinambungan untuk
menanamkan budaya etika yang kuat dan memastikan karyawan
Meskipun Toba Pulp Lestari telah membuat langkah signifikan
memahami dan mematuhi prinsip-prinsip tata kelola yang telah
dalam menerapkan praktik-praktik tata kelola perusahaan yang
ditetapkan.
baik, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan
dalam mempertahankan tata kelola yang berkelanjutan. Salah
Perusahaan telah memiliki kebijakan keberlanjutan yang
satu tantangan utama adalah memastikan kepatuhan yang
berkomitmen untuk menerima semua pengaduan melalui
konsisten terhadap standar etika dan perilaku perusahaan di
mekanisme pengaduan dan penyelesaian konflik yang mengarah
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 25
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 25
pada kesepakatan bersama, proses terbuka, transparan, dan pemangku kepentingan untuk memenuhi ekspektasi yang
konsultatif untuk menghormati hak-hak masyarakat adat dengan kompleks dan terus berkembang sambil tetap menjaga
melibatkan pemangku kepentingan terkait. Proses ini dikelola, transparansi dan akuntabilitas.
dipantau, dan dilaporkan setiap bulannya kepada manajemen
melalui rapat bulanan, publikasi tahunan pada dashboard Selain itu, seiring dengan perkembangan bisnis, Toba Pulp
website perusahaan untuk memberikan tanggapan yang tepat Lestari perlu menyesuaikan kerangka kerja tata kelolanya untuk
kepada masyarakat dan pemangku kepentingan, dan akan terus menghadapi tantangan dan peluang baru. Hal ini dapat dilakukan
meningkatkan mekanisme pengaduan dan sistem penyelesaian dengan cara meninjau dan memperbaharui kontrol internal dan
konflik (remediasi) yang efektif dan cepat untuk menanggapi protokol manajemen risiko secara berkala untuk memitigasi
pengaduan tepat waktu dan transparan serta melibatkan risiko yang muncul dan memenuhi persyaratan peraturan yang
pemangku kepentingan terkait. terus berkembang.
Tantangan lainnya adalah mengelola ekspektasi pemangku Dengan menjawab tantangan-tantangan ini secara proaktif,
kepentingan secara efektif dan menyeimbangkan berbagai Toba Pulp Lestari dapat meningkatkan praktik tata kelola
kepentingan pemegang saham, karyawan, pelanggan, perusahaan dan terus menjunjung tinggi standar tata kelola yang
masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Toba Pulp berkelanjutan.
Lestari perlu terus menyempurnakan strategi pelibatan
7.2 STRATEGI KEBERLANJUTAN [OJK A.1]
Toba Pulp Lestari menerapkan strategi keberlanjutan seperti pembentukan struktur tata kelola yang efektif dan kuat, pelaporan yang
bersifat transparan, proses yang terjamin, mekanisme pengaduan yang efisien, dan proyek khusus yang didorong oleh target.
Perusahaan mengadopsi kerangka keberlanjutan yang terdiri dari
4 pilar yaitu Tata Kelola, Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi dalam
melaksanakan operasionalnya. Perusahaan juga telah memiliki
kebijakan keberlanjutan yang diselaraskan dengan kerangka Jaminan
keberlanjutan. Kebijakan Keberlanjutan telah disosialisasikan
kepada semua pemangku kepentingan internal maupun
eksternal. Hal ini dilakukan mengingat kebijakan Perusahaan
tidak hanya berlaku bagi Perusahaan saja melainkan juga untuk
semua pemangku kepentingannya.
Laporan Mekanisme
Saat ini Perusahaan telah mengembangkan Sustainability Keluhan
Dashboard yang bertujuan untuk memonitoring perkembangan
dari implementasi kebijakan keberlanjutan Perusahaan. Selain
itu, Perusahaan juga ikut mengidentifikasi kontribusi terhadap
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang relevan sehingga
Perusahaan dapat berkontribusi kepada TPB 2030. Seluruh hal
tersebut kami kelola dan pantau dalam pembagian aktivitas
pada infograph dibawah ini untuk melihat ruang perbaikan dalam
Tata Kelola Proyek
menjalankan operasional. Khusus
7.3 BUDAYA KEBERLANJUTAN [OJK F.1; GRI 2-24]
Budaya keberlanjutan Toba Pulp Lestari merupakan bagian Secara internal Perusahaan terus membangun budaya
dari penerapan nilai-nilai inti Perusahaan yang menjadi keberlanjutan dengan mensosialisasikan kebijakan-kebijakan
pedoman bagi setiap insan Perusahaan dalam berperilaku di di kalangan karyawan melalui E-learning dan penerbitan brosur,
kesehariannya. Perusahaan menanamkan budaya keberlanjutan dan ditempelkan pada tempat umum seperti ruangan kantor.
dan memastikan penerapannya di seluruh tingkatan karyawan. Perusahaan juga telah mensosialisasikan kebijakannya dengan
pihak eksternal dengan penerbitan kebijakan melalui website
dan pembagian buku saku kepada pemasok.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 26
Investing for
26 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
Dalam penerapannya Perusahaan telah melakukan hal-hal • Menerapkan prinsip PADIATAPA di setiap proses operasional
berikut: perusahaan
• Kami berkomitmen untuk mendapatkan bahan baku dari • Adanya program Kaizen dan beberapa projek pengembangan
sumber yang memiliki risiko rendah dan berkomitmen untuk sebagai upaya-upaya perbaikan yang berkelanjutan
tidak mengembangkan area NKT-SKT untuk mencapai (continuous improvement) dari aspek pemakaian sumber
pengelolaan hutan produksi lestari, daya, efisiensi/optimasi dalam proses operasional area mill
• Kami dan pemasok kami akan menggunakan tim penilai maupun fiber.
berlisensi untuk penilaian area NKT-SKT • Meningkatkan efisiensi dalam penggunaan energi, material,
• Sebelum menjalankan program pengembangan masyarakat, dan air
kami menggunakan metode Social Return On Investment • Mengembangkan karyawan kami melalui pembelajaran dan
melalui pendekatan sistematis terhadap program pengembangan dan diharapkan dapat melakukan upaya
dan memelihara hubungan timbal balik yang saling perbaikan berkelanjutan dalam hal penggunaan sumber
menguntungkan antara Perusahaan dan masyarakat. daya, efisiensi/optimalisasi dalam proses operasional pabrik
• Memastikan tidak adanya pelanggaran HAM dan mematuhi dan area fiber
semua peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan • Melibatkan masyarakat di sekitar operasi kami untuk dapat
melalui sosialisasi kebijakan dan penilaian rantai pasok bekerja sama dengan perusahaan dan melibatkan pemasok
berkelanjutan. lokal dengan tujuan mendukung mata pencaharian dan
menjaga kesejahteraan mereka
7.4 PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT KEBERLANJUTAN [OJK E.2; GRI 2-17]
Badan tata kelola tertinggi senantiasa meningkatkan karyawan internal perusahaan. Pelatihan tersebut mencakup
kompetensinya sesuai dengan perkembangan kebutuhan terkait keberlanjutan perusahaan, pengelolaan lingkungan,
operasional dan perkembangan perusahaan terkait topik tata standar yang digunakan perusahaan (seperti ISO 14001, ISO
kelola, lingkungan, dan sosial. Direksi telah menerima pelatihan 9001,PEFC, PHL, SMK3, ISO 45001, dan IFCC).
terkait peningkatan kompetensi untuk kepemimpinan yang
dikenal sebagai Executive Development Program yang bertujuan Tahun 2023, Perusahaan telah mengimplementasikan
untuk membangun strategi yang diintegrasi ke dalam bisnis perubahan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) menjadi
dengan memperhatikan aspek tata kelola, lingkungan dan sosial. Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) sesuai dengan Surat Keputusan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK 9895/2022.
Perusahaan percaya pengembangan sumber daya manusia Perusahaan juga melakukan pelatihan imigrasi standar IFCC dari
melalui peningkatan kompetensi akan membantu perusahaan ST 1001 2013 menjadi 1001 2021 pada 21-25 November 2023.
mencapai strategi keberlanjutannya. Setiap tahunnya, tim
Learning and Development (LnD) masih terus melaksanakan
refreshment and awarness training yang dilaksanakan untuk
7.5 KERANGKA DAN STRUKTUR KEBERLANJUTAN
Toba Pulp Lestari telah memiliki Strategi Keberlanjutannya yang
telah diperbarui di tahun sebelumnya dengan target yang sejalan
dengan standar global tujuan pembangunan berkelanjutan dan
strategi nasional.
Kerangka Keberlanjutan
7.5.1 Kerangka Keberlanjutan
Toba Pulp Lestari memiliki kerangka keberlanjutan untuk
memastikan integrasi keberlanjutan yang menyeluruh sehingga
dapat berjalan secara tepat dan efektif ke dalam bisnis dan
inisiatif Perusahaan.
Tata Kelola
Kerangka kerja ini memandu Perusahaan dalam menjalankan
kegiatan operasional dan dibangun di atas Kebijakan
Keberlanjutan serta kebijakan tata kelola pendukung di
bawahnya.
Ekonomi Lingkungan Sosial
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 27
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 27
7.5.2 Struktur Keberlanjutan [OJK E.1; GRI 2-12, 2-13, 2-14]
Sebagai bagian dari Strategi Keberlanjutan Toba Pulp Lestari, Struktur Tata Kelola Keberlanjutan juga sudah diperkenalkan sejak tahun
2020 dengan tujuan yang lebih terpusat, efektif dan efisien dalam mencapai tujuan Strategi Keberlanjutan. Kepala departemen atau
manajer di Perusahaan akan bertanggung jawab atas pengungkapan data, tujuan, target, dan inisiatif departemen dalam mencapai
target Keberlanjutan. Struktur keberlanjutan di bawah ini mendeskripsikan peran tata kelola tertinggi dalam menangani dampak
operasional dan pelaporan.
Ignatius Ari Djoko Purnomo
Anggota Dewan Komisaris
DEWAN
Terdiri dari anggota Dewan Komisaris dan anggota
Sandeep Bhalla KEBERLANJUTAN
Direksi - Membawahi strategi keberlanjutan Ekonomi,
Anggota Direksi
Lingkungan, dan Sosial terhadap visi dan misi organisasi
Sustainability KOMITE Merencanakan, menyelaraskan, dan mendorong strategi
Department KEBERLANJUTAN dan tujuan Keberlanjutan terhadap standar internasional
dan relevansi global
Head of DEPT. SOCIAL Mendukung strategi Keberlanjutan, tujuan, target,
Departments DEPT. HEADS
CAPITAL inisiatif, dan informasi material
COMMUNITY
Program DEVELOPMENT/ • Menyelaraskan untuk berkontribusi menuju tujuan
TPB 2030 tanpa mengorbankan kebutuhan dampak
Head CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY keberlanjutan lokal
• Program mitigasi risiko keberlanjutan utama, peluang,
dan identifikasi dampak kuantitatif dan kuantitatif melalui
beragam media
7.6 KEBIJAKAN-KEBIJAKAN KAMI
7.6.1 Kebijakan Keberlanjutan dan nasional. Kami ingin mempromosikan rehabilitasi hutan,
transisi ke energi terbarukan, dan mengelola limbah sesuai
Toba Pulp Lestari memiliki komitmen yang kuat untuk
dengan praktik terbaik industri. Perusahaan berkomitmen untuk
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam operasi bisnis intinya.
menghilangkan deforestasi dari rantai pasokan kami dengan
Perusahaan menyadari pentingnya pengelolaan lingkungan,
hanya mengambil bahan baku dari pemasok yang mematuhi
tanggung jawab sosial, dan kelayakan ekonomi dalam mencapai
kebijakan keberlanjutan Perusahaan. Hal ini termasuk mereka
pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Oleh karena
yang menyediakan sistem keterlacakan dalam rantai pasokan
itu, Toba Pulp Lestari telah menetapkan kebijakan keberlanjutan
mereka dan yang juga memiliki kebijakan yang berkomitmen
yang komprehensif yang mencakup bidang-bidang utama di
pada praktik keberlanjutan dalam operasi mereka sendiri dan hal
bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola yang diperbaharui
ini berlaku untuk seluruh pemasok.
untuk mengimbangi praktik-praktik terbaik dan standar global
yang terus berkembang, dengan revisi terakhir dilakukan
Kebijakan Keberlanjutan Perusahaan menjabarkan komitmen
pada tahun 2023. Kebijakan Keberlanjutan ini juga disusun
melalui bidang-bidang yang penting bagi aspek keberlanjutan
berdasarkan masukan pemangku kepentingan, termasuk umpan
sebagai pengelola PBPH dan produsen pulp yang bertanggung
balik dari Tim Independen yang dibentuk oleh Gubernur Sumatera
jawab. Komitmen tersebut adalah:
Utara dan Komite Keberlanjutan, dengan diskusi yang dilakukan
1. Kayu yang Berkelanjutan
dengan masyarakat.
2. Konservasi dan Perlindungan Hutan
3. Pengelolaan Lahan Gambut
Untuk menjadi yang terbaik dalam industrinya, kami berkomitmen
4. Pengurangan Jejak Karbon yang Berkelanjutan
untuk mempertahankan produk dan layanan dengan kualitas
5. Pengembangan Masyarakat
terbaik. Kami berkontribusi pada agenda perubahan iklim global
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 28
Investing for
28 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
6. Menghormati Hak-Hak Masyarakat Adat dan Masyarakat 7.6.2.2 Kebijakan K3 dan Lingkungan Divisi Fiber
Pedesaan
Kebijakan ini merupakan kebijakan yang menggabungkan
7. Produksi Bersih
kebijakan K3 dan kebijakan lingkungan sebelumnya.
8. Praktik Bertanggung Jawab di Tempat Kerja
9. Kepatuhan dan Sertifikasi Hukum
Perusahaan meyakini bahwa pengelolaan hutan yang
10. Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Verifikasi, dan
bertanggung jawab terhadap potensi risiko lingkungan dan
Transparansi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berkontribusi positif
terhadap usaha dan menguntungkan bagi karyawan/ti,
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
konsumen, pemilik saham, masyarakat dan para pemangku
silahkan klik di sini
kepentingan lainnya. Untuk itu, Perusahaan menerapkan
kebijakan lingkungan, K3 yang tepat dan penerapan pengelolaan
7.6.2 Kebijakan Pendukung hutan lestari termasuk perlindungan keanekaragaman hayati,
Kebijakan Keberlanjutan Perusahaan juga diperkuat oleh pengelolaan flora dan fauna, perlindungan pekerja serta
kebijakan lain yang membantu Perusahaan mencapai pencegahan polusi dan kecelakaan sehingga dapat mengurangi
komitmennya terhadap visi keberlanjutan. Kami ingin dampak negatif terhadap lingkungan dan K3, serta memperbesar
memastikan bahwa pemangku kepentingan Perusahaan akan manfaat sosial ekonomi melalui program perbaikan yang
dilengkapi dengan representasi akurat dari kinerja sistem berkelanjutan (sustainable).
manajemen lingkungan Perusahaan. Kami juga mempercayakan
bahwa karyawan dan masyarakat akan diberikan pelatihan yang Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
relevan tentang tanggung jawab mereka, dan bahwa semua silahkan klik di sini
kebijakan akan dikomunikasikan sesuai dengan itu. Pada tahun
2023, terdapat beberapa perubahan pada kebijakan pendukung 7.6.2.3 Kebijakan Pengelolaan Hutan Lestari
dimana terdapat penggabungan atas beberapa kebijakan yang
Melalui kebijakan ini, Perusahaan berkomitmen untuk
telah diterbitkan sebelumnya, revisi pada isi kebijakan, dan
menerapkan pengelolaan hutan yang baik dengan memperhatikan
penambahan kebijakan baru.
pemanfaatan kayu, teknik silvikultur, pemeliharaan lingkungan
dan tanggung jawab sosial, mempertahankan nilai hutan
7.6.2.1 Kebijakan Mutu, Lingkungan & PEFC – CoC sebagai sumber kayu dan hasil hutan lainnya, serta memelihara
Kebijakan ini merupakan kebijakan yang menggabungkan fungsi keanekaragaman hayati, konservasi tanah, areal bernilai
kebijakan mutu pabrik, kebijakan lingkungan pabrik, dan konservasi tinggi dan daerah tangkapan air serta fungsi
kebijakan lacak balak (Chain of Custody/CoC) sebelumnya. ekosistem lainnya. Perusahaan percaya bahwa pengelolaan
lahan hutan yang baik untuk saat ini akan bermanfaat untuk
Perusahaan percaya bahwa tanggung jawab manajemen pada masa depan, melalui peningkatan produktivitas, daya dukung
mutu produk, pelayanan pelanggan, serta potensi risiko & terhadap meningkatnya pemenuhan kebutuhan masyarakat
peluang lingkungan di industri pulp akan memberikan dampak akan hasil hutan, mempertahankan keanekaragaman hayati,
positif terhadap bisnis kami dan juga manfaat pada Karyawan, mendukung program pengurangan pemanasan global akan
Pelanggan dan Pemangku kepentingan Perusahaan. Untuk itu, memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
Perusahaan memiliki Kebijakan Mutu, Lingkungan serta Rantai
Keterlacakan (PEFC-CoC: Programme for The Endorsement Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
of Forest Certification - Chain of Custody) sebagai panduan silahkan klik di sini
pengelolaan yang bertanggung jawab dapat mengurangi risiko
keluhan dan tuntutan dari pelanggan dan para pemangku 7.6.2.4 Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
kepentingan serta mengurangi risiko dampak negatif lingkungan, (K3) Divisi Mill
sehingga dapat meningkatkan manfaat sosial ekonomi.
Perusahaan memiliki komitmen yang tinggi untuk mematuhi
perundang-undangan dan persyaratan lain yang terkait dengan
Perusahaan meyakini melalui prinsip-prinsip dasar pengelolaan
pengembangan dan penerapan program Keselamatan dan
mutu produk, kemampuan Perusahaan untuk memenuhi
Kesehatan Kerja (K3) untuk menyediakan pengendalian terhadap
persyaratan dan kepuasan pelanggan secara berkesinambungan,
kerugian secara efektif. Sebagai suatu kebijakan keselamatan
memenuhi kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan,
kerja, Manajemen menegaskan kepada seluruh karyawan,
melakukan pencegahan pencemaran, serta didukung program
kontraktor dan pengunjung/tamu bahwa keselamatan kerja
peningkatan berkesinambungan; maka kemajuan berarti dalam
memiliki peranan penting dalam seluruh aspek operasional dan
kinerja Mutu, Lingkungan & PEFC-CoC akan dapat tercapai. Oleh
aktivitasnya.
sebab itu, kami menetapkan peningkatan berkesinambungan
sebagai tujuan tetap dari Perusahaan.
Untuk itu, Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan dan
memelihara lingkungan kerja yang sehat dan aman; menetapkan
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
dan memelihara prosedur dan praktek-praktek kerja yang sehat
silahkan klik di sini
dan aman; mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menghilangkan
risiko untuk memastikan bahwa bahaya dikelola dengan tepat;
memberikan pelatihan kesadaran keselamatan dan kesehatan
kerja kepada semua karyawan agar setiap orang dapat bekerja
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 29
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 29
dengan aman dengan peralatan pelindung yang tepat dan 7.6.2.7 Kebijakan Keanekaragaman Hayati
metode yang tepat dalam menggunakannya; mewajibkan
Sebagai bagian dari pengakuan Toba Pulp Lestari atas tanggung
semua karyawan, kontraktor, dan mitra untuk mematuhi aturan
jawabnya terhadap keberlanjutan keanekaragaman hayati, kami
standar Perusahaan, peraturan pemerintah dan persyaratan
juga telah menciptakan apa yang kami yakini sebagai sistem dan
peraturan perundangan lain yang berlaku; mendorong partisipasi
kerangka kerja pengelolaan hutan yang kuat yang berlaku untuk
karyawan terlibat dalam keselamatan dan kesehatan kerja,
semua karyawan, pemasok, dan para pemangku kepentingan.
mengembangkan dan mempromosikan budaya keselamatan
Kami percaya bahwa kebijakan ini akan melestarikan sumber daya
dan kesehatan kerja yang berkelanjutan; menginvestigasi
alam, yang akan meningkatkan keseimbangan keanekaragaman
semua insiden untuk mencegah terulangnya kejadian yang
hayati alam. Sebagai bagian dari kebijakan ini, kami telah
sama; apabila terjadi kecelakaan kerja, kami akan memberikan
mencapai komitmen kami untuk menghentikan pemanenan
dukungan terhadap karyawan yang terluka hingga batas
kayu keras campuran pada tahun 2014 dan memungkinkan
maksimum kemampuan kami dan memastikan bahwa mereka
penggunaan hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang berkelanjutan,
mendapat perawatan yang tepat agar dapat segera kembali
melestarikan kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok
bekerja.
Karbon Tinggi (SKT), mempromosikan dan meningkatkan
keanekaragaman hayati melalui praktik pengelolaan terbaik,
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
tidak berburu dan tidak melakukan kegiatan ilegal seperti nol
silahkan klik di sini
deforestasi, nol konversi ekosistem alam dan tidak ada toleransi
terhadap pengembangan baru di kawasan hutan yang memiliki
7.6.2.5 Kebijakan Tidak Menggunakan Organisme nilai NKT dan SKT. Kami juga berdedikasi untuk mengedukasi
Rekayasa Genetika dan meningkatkan pengetahuan kepada karyawan, mitra, dan
Sejak Desember 2019, Perusahaan telah mengkonfirmasi bahwa masyarakat di sekitar operasional Perusahaan. Untuk melihat
tidak ada organisme yang dimodifikasi secara genetik yang tautan kebijakan yang tersedia secara publik silahkan klik di
digunakan atau berada di area berlisensi atau area di mana sini
penelitian berlangsung di bawah tanggung jawab langsung dan
tidak langsung Perusahaan dan berlaku untuk seluruh pemasok. 7.6.2.8 Kebijakan Hak Asasi Manusia
Perusahaan berkomitmen untuk menjalankan pembangunan
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
berkelanjutan dan menjunjung tinggi filosofi bisnis kami “Baik
silahkan klik di sini
untuk Negara, Baik untuk Masyarakat, Baik untuk Iklim, Baik
untuk Pelanggan, dan Baik untuk Perusahaan. Kami percaya
7.6.2.6 Kebijakan Penggunaan Pestisida bahwa setiap orang harus diperlakukan sama dengan hormat
Perusahaan mengutamakan penggunaan metode biologis dan dan bermartabat. Ini adalah tanggung jawab kami dalam
non kimia serta meminimalkan penggunaan pestisida kimia menjalankan bisnis kami dengan menghormati hak asasi
dan bahan lainnya (pupuk kimia). Kami terus berkomitmen manusia di seluruh operasi kami. Perusahaan menganut prinsip-
untuk hanya menggunakan pestisida dan bahan lainnya sesuai prinsip hak asasi manusia lokal dan internasional yang telah
dengan hukum dan peraturan dan sebagaimana tercantum diratifikasi dan hukum yang berlaku, dengan pedoman sebagai
dalam Lampiran 3 Standar IFCC 2013, Organisasi Kesehatan berikut:
Dunia (WHO) tipe 1a dan 2b (2013), Konvensi Stockholm • Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia;
(2016) dan Konvensi Rotterdam (2018). Perusahaan berupaya (United Nations Guiding Principles on Business and Human
untuk mengelola penggunaan pestisida dengan cara yang Rights (UNGPs))
tidak berbahaya bagi kesehatan sesuai dengan Standar K3 • RUU Hak Asasi Manusia Internasional yang terdiri dari
Internasional. Penggunaan pestisida didokumentasikan untuk Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia;
memastikan kepatuhan terhadap persyaratan hukum dan • Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik;
pedoman penggunaan. Kebijakan ini juga berlaku untuk pemasok • Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan
dan subkontraktor yang berada di operasional Perusahaan. Budaya;
• Prinsip-prinsip dan Hak-hak Mendasar di Tempat
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik Kerja (International Labor Organization’s Declaration on
silahkan klik di sini Fundamental Principles and Rights at Work);
• Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UN
Declaration on the Rights of Indigenous Peoples);
• Sepuluh prinsip yang tertera dalam United Nations Global
Compact;
• Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945;
• Undang-Undang Republik Indonesia No. 39 tahun 1999
tentang Hak Asasi Manusia; dan
• Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan
dan/atau Undang-Undang Cipta Kerja No.11 tahun 2020 Bab
IV tentang ketenagakerjaan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 30
Investing for
30 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
Perusahaan untuk menghormati hak asasi manusia yang diakui 7.6.2.10 Kebijakan Pemasok Kayu dan Serat
secara nasional dan internasional sesuai dengan Deklarasi
Menyadari pentingnya hutan dan ekosistem alami dalam
Universal Hak Asasi Manusia, Konvensi ILO, dan semua hukum
memerangi perubahan iklim, melindungi dan memperkaya
yang berlaku seperti pedoman yang tertera diatas. Penekanan Hak
keanekaragaman hayati dan sumber daya alam, serta menjaga
Asasi Manusia juga tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama
keberlanjutan mata pencaharian masyarakat, Perusahaan
(PKB) Perusahaan pada Pasal 29 poin 5 yang berkaitan dengan
berkomitmen untuk menghapus deforestasi dan konversi dalam
pemberian hak bagi pekerja wanita untuk menyusui dan poin 6
kegiatan operasional dan rantai pasok kami. Berlandaskan
yang menyatakan bahwa Perusahaan menghormati Hak Asasi
Kebijakan Keberlanjutan, kami menegaskan kembali komitmen
Manusia secara setara bagi semua orang tanpa memandang
kami untuk memproduksi dan memasok kayu, serat murni,
gender, termasuk Tindakan pencegahan dan penindakan
pulp, biomassa (secara keseluruhan disebut “serat”) hanya
terhadap pelecehan seksual dalam segala bentuknya.
dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab. Kami akan
mematuhi semua peraturan perundang-undangan nasional yang
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
berlaku untuk hanya memasok serat legal dari rantai pasok
silahkan klik di sini
yang diketahui asal usulnya dan terus berkomitmen untuk tidak
melakukan penebangan liar.
7.6.2.9 Kebijakan Anti Korupsi
Perusahaan berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan Kebijakan ini selaras dengan prinsip-prinsip dan pedoman yang
dan menerapkan nilai inti kami yaitu bertindak untuk telah ditetapkan dalam United Nations Global Compact (UNGC),
menjalankan bisnis dengan integritas dan standar etika tertinggi Panduan PBB tentang Prinsip Bisnis dan Hak Asasi Manusia (UN
serta menjunjung tinggi filosofi bisnis kami yaitu menciptakan Guiding Principles on Business and Human Rights), Konstitusi
manfaat bagi Masyarakat, Negara, Iklim, Pelanggan, dan Hak Asasi Manusia Internasional (International Bill of Human
Perusahaan. Kami mematuhi Kode Etik Perusahaan dan Kode Rights), dan Konvensi Dasar dari Organisasi Buruh Internasional
Etik Pengadaan yang menggambarkan komitmen Perusahaan (International Labor Organization fundamental convention).
untuk bersikap etis dan profesional dalam praktek bisnis Kebijakan ini berlaku untuk kegiatan operasional Perusahaan
serta sesuai dengan semua undang- undang dan persyaratan sendiri, pabrik, dan PBPH yang kami miliki dan/atau kelola, serta
peraturan yang berlaku untuk pencegahan korupsi, penyuapan, semua pemasok pihak ketiga. Kebijakan ini diterapkan melalui
dan pemerasan di negara tempat Perusahaan beroperasi dengan sistem uji tuntas pasokan serat, termasuk penilaian risiko, untuk
pendekatan tanpa toleransi terhadap ketidakpatuhan kebijakan mengevaluasi dan memitigasi risiko, serta menghindari bahan
di seluruh praktek bisnis dan mitra Perusahaan. Pendekatan dari sumber yang tidak dapat diterima.
ini menggunakan pedoman relevan yang ditetapkan Konvensi
Perserikatan Bangsa- Bangsa Menentang Korupsi (United Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
Nations Conventions Against Corruption). Kebijakan anti korupsi silahkan klik di sini
berlaku untuk seluruh Dewan Komisaris, Direksi, karyawan,
pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya.
Untuk melihat tautan kebijakan yang tersedia secara publik
silahkan klik di sini
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 31
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 31
7.7 PENILAIAN RISIKO ATAS PENERAPAN memasukkan komitmen terhadap anti-korupsi di dalam kode
KEBERLANJUTAN [OJK E.3] etik perusahaan yang juga menjadi dasar dalam perjanjian kerja
antara perusahaan dan karyawan.
Perusahaan menyadari bahwa pada proses operasional tidak
terlepas dari risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial. Oleh
karena itu, sejak tahun 2021 Perusahaan telah menetapkan
7.8 MEKANISME PENGADUAN [GRI 2-25]
kebijakan anti-korupsi yang diperbarui di tahun 2023. Hal ini Perusahaan telah memiliki sistem pengaduan baik dari eksternal
dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian maupun internal. Mekanisme pengaduan Perusahaan dibuat
khususnya secara internal semakin bertambah. Sebelumnya untuk pengelolaan pengaduan eksternal dalam meminimalkan
komitmen terkait anti-korupsi sudah ada pada nilai inti yang potensi dampak, sementara pengaduan internal ditangani oleh
mana kami juga melakukan pelatihan nilai inti kami setiap sistem whistleblowing dan keluh kesah karyawan.
tahunnya kepada semua karyawan. Selain itu, kami juga telah
7.8.1 Mekanisme Pengaduan Eksternal
Fiber Operational Head dan Mill Operational Head
Sustainability Corporate Communication Stakeholder Relation (SHR)
Sustainability Dept. Head/ Dy. Social Capital Dept. Head/Dy.
Sustainability Dept. Head Manager Corporate Social Capital Head
Communication
SHR Fiber Coordinator/SHR
Sustainability Team Leader
Manager
Team Leader Communication
Sustainability Officer SHR Asisten/Officer
Penanganan Keluhan melalui Penanganan Keluhan melalui Penanganan Keluhan melalui
Hotline Media Sosial Verbal
Penanggungjawab Departemen Terkait
Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Mekanisme 4. Surat Elektronik: pengaduan@tobapulp.com
Pengaduan Eksternal dibuat untuk mengelola pengaduan 5. Chat Whatsapp: 0812 6210 461
pemangku kepentingan eksternal yang mencakup seluruh
wilayah operasional Perusahaan. Pada tahun 2023, Perusahaan Penyampaian keluhan dapat dilakukan 24 jam untuk layanan
menerbitkan SOP baru terkait mekanisme penanganan keluhan SMS, Surat Elektronik, dan chat Whatsapp. Untuk layanan
eksternal. Berdasarkan SOP tersebut, terdapat beberapa cara telepon regular dan secara verbal pada Hari Senin-Jumat jam
penyampaian keluhan melalui saluran resmi penanganan 08.00-17.00 WIB dan Hari Sabtu 08.00-12.00 WIB.
keluhan yaitu:
1. Verbal: Layanan ini di terima oleh SHR Asisten/Officer Penanganan keluhan melalui saluran telepon hanya akan
2. SMS: 0812 6210 461 direspon dan ditindaklanjuti saat hari kerja atau bukan di hari
3. Telepon Reguler: 0812 6210 461 libur/ hari-hari besar lainnya.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 32
Investing for
32 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
7.8.1.1 Alur Penanganan Keluhan melalui Hotline dan Media Sosial
Mekanisme Keluhan
Pencatatan dan
Penyampaian Validasi dan Konfirmasi Penyelesaian
Penentuan Kategori
Keluhan Penyelesaian Keluhan Keluhan
Keluhan
Keluhan dicatat dalam Keluhan divalidasi dalam Formulir B dan
Keluhan melalui Keluhan melalui Sustainability Management Officer
Formulir A dan kategori dikirimkan kembali kepada Sustainability
media sosial Hotline menghubungi pelapor dan
Risiko ditentukan Management Officer (paling lambat 3 hari kerja
mengkonfirmasi penyelesaian keluhan
setelah keluhan diterima)
Diarahkan Dikirimkan kepada
menghubungi Mengisi Formulir C setelah keluhan selesai Catatan:
Penanggungjawab
hotline Keluhan dan mengirimkannya kepada Sustainability Jika pelapor tidak dapat dihubungi
Departemen Terkait
Management Officer dalam waktu 3 hari kerja untuk konfirmasi
maka keluhan dianggap selesai.
Laporan tidak benar
Laporan akan ditolak dan Cukup mengisi Formulir B dan mengirimkan
Sustainability Management kembali kepada Sustainability Management
Officer menginformasikan Officer (paling lambat 3 hari kerja setelah
kepada pelapor keluhan diterima)
Rekapitulasi Keluhan Follow-Up
Sustainability Team Leader
Team Leader Communication mengirimkan Sustainability Management Formulir B belum akan mengingatkan dan
rekapitulasi tanggapan ke Sustainability Officer akan merekapitulasi
dikirimkan dalam mengirimkan kembali melalui
Team Leader atas keluhan dari media sosial keluhan pada Formulir D setiap
pada minggu pertama bulan berjalan bulan berjalan
waktu 3 hari kerja surat elektronik sesuai dengan
ketentuan pada SOP
: Sustainability Dept. : Corporate Communication : Penanggungjawab Departemen Terkait
7.8.1.2 Alur Penanganan Keluhan melalui Verbal
Mekanisme Keluhan
Penyampaian dan Penentuan Kategori Validasi dan Konfirmasi Penyelesaian
Pencatatan Keluhan Keluhan Penyelesaian Keluhan Keluhan
SHR Asisten/Officer akan memastikan
SHR – Fiber Coordinator/ Keluhan divalidasi dengan pengisian
Pelapor menyampaikan tindakan penyelesaian telah dilakukan
SHR – Manager menentukan Formulir B dan wajib dikirimkan kembali kepada
keluhan secara verbal kepada dengan menghubungi pelapor keluhan
tingkat kategori Risiko SHR Asisten/Officer selambat-lambatnya 3 hari
SHR Asisten/Officer untuk mengkonfirmasi tindakan hasil
kerja setelah informasi keluhan diterima
proses penyelesaian yang telah dilakukan
Catatan:
Dikirimkan kepada Setelah dilakukan proses penyelesaian
Jika pelapor keluhan tidak dapat dihubungi
Penanggungjawab keluhan Penanggungjawab Departemen
untuk mengkonfirmasi tindakan hasil
Departemen Terkait Terkait harus menyelesaikan Formulir C dan
proses penyelesaian yang telah dilakukan
mengirimkannya kepada SHR Asisten/Officer
dalam waktu 3 hari kerja maka keluhan
tersebut dianggap selesai.
Laporan tidak benar
Laporan akan ditolak dan Penanggungjawab departemen terkait hanya
SHR Asisten/Officer mengisi formulir B dengan lengkap dan wajib
menginformasikan kepada dikirimkan kembali kepada SHR Asisten/
pelapor Officer selambat-lambatnya 3 hari kerja setelah
informasi keluhan diterima
Rekapitulasi Keluhan Follow-Up
SHR Asisten/Officer akan SHR – Fiber Coordinator/
SHR Asisten/Officer akan mengirim seluruh dokumen keluhan Formulir B belum SHR – Manager akan mengingatkan
merekapitulasi keluhan pada formulir D (Formulir A – D) setiap minggu dikirimkan dalam dan mengirimkan kembali melalui
setiap bulan berjalan pertama bulan berjalan kepada waktu 3 hari kerja surat elektronik sesuai dengan
Sustainability Management Officer ketentuan pada SOP
SHR Asisten/Officer dan SHR – Fiber Coordinator/ SHR – Manager : Penanggungjawab Departemen Terkait
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 33
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 33
Pada tahun 2023, terdapat 40 pengaduan yang masuk melalui hotline dimana 27 pengaduan telah berhasil diselesaikan, 3 pengaduan
masih dalam proses penyelesaian, dan 10 teridentifikasi sebagai invalid.
7.8.2 Mekanisme Pengaduan Internal [GRI 2-15, 2-16, 2-26]
Prosedur pengaduan internal ditangani oleh sistem mereka dapat melaporkan tindakan yang dicurigai tersebut
whistleblowing dan keluh kesah karyawan. kepada atasan mereka atau melalui email dan atau hotline anti
penipuan yang disediakan.
Prosedur sistem whistleblowing Perusahaan dibuat untuk
untuk mencegah, mendeteksi, melaporkan dan menangani Mereka dapat membuat laporan menggunakan nama asli
potensi kecurangan. Hal ini merupakan tujuan perusahaan mereka (yang dianjurkan) tetapi menggunakan nama samaran
untuk mengenalkan anti kecurangan secara konsisten yang juga diperbolehkan. Pelapor tidak disarankan untuk melakukan
mencerminkan suatu lingkungan kerja yang positif dan investigasi sendiri atau mendiskusikan kasus, fakta, kecurigaan
mematuhi kode etik Perusahaan. Untuk melihat tautan kebijakan atau tuduhan dengan siapa pun selama investigasi sedang
yang tersedia secara publik silahkan klik di sini berlangsung.
Untuk setiap karyawan yang memiliki kecurigaan yang masuk Investigasi dilakukan oleh departemen terkait seperti yang
akal untuk meyakini bahwa telah terjadi tindakan kecurangan, ditunjukkan pada gambar berikut:
Kecurangan/penyimpangan
Departemen
tentang perilaku moral, etika,
HR
atau perilaku karyawan
Pelaporan keuangan yang curang, Audit Internal atau
penyalahgunaan aset, korupsi Tim Investigasi
yang melibatkan uang Khusus
Hasil investigasi dari laporan tersebut tidak akan diungkapkan Keluh kesah disampaikan kepada atasan langsung dari pekerja
atau didiskusikan dengan siapapun selain mereka yang memiliki bersangkutan (team/shift leader atau asisten ke atas) atau
kebutuhan yang sah untuk mengetahuinya. Jika kegiatan melalui kotak saran yang tersedia di lingkungan perusahaan.
kecurangan dibuktikan dari penyelidikan, karyawan yang terlibat untuk diupayakan penyelesaiannya.
akan dikenakan tindakan disipliner yang sesuai.
Perbedaan pendapat yang terjadi antara pekerja/buruh atau
Kami memiliki kode etik perusahaan yang memastikan bahwa serikat pekerja/serikat buruh dengan perusahaan, harus terlebih
tidak ada seorang pun karyawan kami yang diperbolehkan dahulu dibicarakan secara langsung dalam forum bipartit,
untuk menggunakan posisinya di Perusahaan atau informasi sebelum dicatatkan sebagai perselisihan hubungan industrial.
apapun yang diperoleh selama hubungan kerja sehingga dapat Perselisihan Hubungan Industrial akibat adanya perselisihan hak,
menimbulkan benturan kepentingan, atau mengarah pada perselisihan kepentingan, perselisihan pemutusan hubungan
benturan kepentingan, antara kepentingan pribadi karyawan kerja, dan perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh dalam
dan kepentingan Perusahaan. Selama periode pelaporan, tidak perusahaan, diselesaikan dengan mengacu kepada ketentuan-
terdapat hal-hal yang berindikasi adanya benturan kepentingan. ketentuan yang tercantum dalam Undang-undang RI No. 2 Tahun
Untuk melihat tautan kode etik yang tersedia secara publik 2004, Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
silahkan klik di sini Terkait masalah penting yang timbul dalam operasional
perusahaan akan di laporankan dan dimonitoring pada kegiatan
Prosedur keluh kesah karyawan dibuat untuk untuk rapat bulanan. Rapat ini dilakukan sekali dalam sebulan yang
menetapkan ketentuan dan langkah-langkah dalam menangani/ bersifat independen. Setiap masalah penting akan dievaluasi,
menyelesaikan keluh kesah yang disampaikan oleh pekerja/ ditindaklanjuti dan dimonitoring di rapat selanjutnya.
buruh atau serikat pekerja/buruh, atau perselisihan hubungan
industrial yang terjadi di dalam perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 34
Investing for
34 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
7.9 KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN [OJK E.4; GRI 2-29]
Kategori pemangku kepentingan yang terlibat diidentifikasi dari eksternal dan internal dimana semua pemangku kepentingan ini
berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan kegiatan operasional perusahaan.
Pemangku Kepentingan/ Pemerintah
Investor Pelanggan Karyawan Manajemen Pemasok Kayu
Kinerja Ekonomi, Kebijakan dan Praktik Pengelolaan Hutan, Kesehatan dan Keselamatan, Pulp, Kepatuhan, Kinerja
Kepemimpinan Berkelanjutan, Keberlanjutan Produk, dan Keberagaman dan Kesetaraan Lingkungan, dan Dampak
Sertifikasi dan Jaminan. Intensitas Karbon Produk. Peluang, dan Etika Bisnis. Ekonomi.
PEMANGKU
KEPENTINGAN
Media Pemasok Masyarakat Sekitar LSM
Praktik Pengelolaan Hutan, Praktik Pengelolaan Hutan, Kesempatan Kerja, Program Praktik Pengelolaan Hutan,
Program CSR. Sertifikasi Pihak Ketiga, dan CSR, Dampak Lingkungan Hak Asasi Manusia, dan
Penilaian Pemasok Pabrik, dan Dampak Ekonomi Resolusi Konflik.
Tidak Langsung.
Pemangku Kepentingan Keterlibatan Frekuensi Keterlibatan
Pelanggan • Komunikasi Elektronik • Sesuai Kebutuhan
• Saluran Umpan Balik Pelanggan • Sesuai Kebutuhan
• Situs Web Perusahaan • Sesuai Kebutuhan
• Kontrak Penjualan/Pembelian • Berkala/Sesuai Kesepakatan
Investor • Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan • Setiap Tahun
• Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa • Sesuai Kebutuhan
• Laporan Tahunan • Setiap Tahun
• Pengumuman di Situs Web Perusahaan • Sesuai Kebutuhan
Pemerintah • Pemrosesan Lisensi • Secara Berkala
• Kunjungan Pabrik • Bulanan
• Diskusi Rencana Pengembangan • Setiap Tahun
• Perayaan/perayaan hari•hari nasional, keagamaan atau budaya • Secara Berkala
• Serah terima bantuan Community Development (CD) • Sesuai Kebutuhan
• Rapat Pleno (seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/Pusat/ • Sesuai Kebutuhan
Pemerintah)
Karyawan • Pertemuan Manajemen dengan Serikat Pekerja • Per Dua Bulan
• Penilaian Tahunan • Setiap Tahun
• Komunikasi Elektronik • Sesuai Kebutuhan
• Acara (seperti pertemuan keluarga dan perayaan) • Setiap Tahun
• Pelatihan dan Pendampingan oleh Atasan • Sesuai Kebutuhan
Media • Siaran Pers dan Publikasi Berita • Harian
• Kunjungan Media • Bulanan
• Pertemuan Media • Bulanan
• Acara seperti Buka Puasa Bersama • Setiap Tahun
• Pertemuan Informal • Harian
Pemasok • Pertemuan dan Kunjungan Lokasi • Berkala/Sesuai Kesepakatan
• Sistem Penilaian Pemasok • Setiap Tahun
• Komunikasi Elektronik • Sesuai Kebutuhan
• Pembuatan Kontrak Kesepakatan • Berkala/Sesuai Kesepakatan
Masyarakat Sekitar • Gotong Royong • Bulanan
• Persetujuan atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan • Berkala/Sesuai Kesepakatan
(Padiatapa/FPIC)
• Kunjungan Pabrik • Bulanan
• Musyawarah Desa • Setiap Tahun
• Pertemuan dan Diskusi Informal • Harian
• Serah Terima Bantuan CD • Sesuai Kebutuhan
LSM (Lembaga Swadaya • Situs Perusahaan • Sesuai Kebutuhan
masyarakat) • Penyampaian Keluhan • Sesuai Kebutuhan
• Menyelesaikan Pengaduan Kemitraan dan Kerjasama Strategis • Berkala/Sesuai Kesepakatan
• Konsultasi tentang Topik yang Dipilih • Berkala/Sesuai Kesepakatan
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 35
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan 35
7.9.1 Hasil Keterlibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29, 3-1, 3-2]
Kami menerapkan metode Keterlibatan Pemangku Kepentingan
secara online dalam membangun roadmap keberlanjutan agar
tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan para pemangku
kepentingan. Selain itu, proses tersebut juga menjadi sebuah
proses yang berkesinambungan dari Laporan Keberlanjutan di
tahun sebelumnya.
Berikut adalah matriks materialitas sebagai hasil dari keterlibatan
pemangku kepentingan yang dianggap penting bagi mereka
sehingga membantu kami dalam mengidentifikasi area yang
dapat kami kembangkan dan tingkatkan agar dapat memenuhi
harapan mereka.
Prioritas Utama
GRI 404
GRI 307
GRI 201
GRI 401 GRI 413 GRI 306
GRI 203
GRI 304
GRI 301
GRI 403 GRI 305
GRI 205 GRI 202
GRI 207
GRI 405
GRI 412 GRI 303
GRI 302
GRI 308
GRI 419
GRI 408 GRI 414
GRI 204
GRI 406
GRI 409 GRI 410
GRI 402 GRI 411
Topik Material
0 2,5 5
Signifikansi dampak organisasi terhadap ekonomi, lingkungan dan sosial
Pengungkapan yang disorot dengan warna hijau adalah topik Pengadaan dan GRI 401: Kepegawaian. Hal ini juga diungkapkan
yang akan diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan 2023. dalam pelaporan untuk memenuhi persyaratan OJK.
Penentuan topik ini kami lakukan dengan menggunakan metode Perusahaan menentukan batas nilai yang diprioritaskan.
pembagian kuesioner kepada para pemangku kepentingan. Skala penilaian dampak memiliki nilai 0-5 dimana
ambang batas penentuan prioritas ialah 2,5. Pemilihan
Dari hasil tersebut, kami melakukan analisis topik material topik yang prioritas diambil dari signifikansi
dengan score 0-5 berdasarkan signifikansi dampak organisasi dampak yang memiliki nilai diatas ambang batas (nilai: 2,5). Pada
terhadap ekonomi, lingkungan dan sosial. Diluar hal ini, terdapat tahun berikutnya kami akan melakukan keterlibatan pemangku
topik pengungkapan yang ditambahkan yaitu GRI 204: Praktik kepentingan kembali.
Untuk topic disclosure GRI 414 dan 411 untuk tahun ini belum dapat
diungkapkan karena data masih dalam proses konsolidasi
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 36
Investing for
36 Tata Kelola Perusahaan dan Keberlanjutan
SUSTAINABLE FUTURE
7.9.2 Platform dan Inisiatif Kolaboratif [GRI 2-25]
Perusahaan memiliki platform dan inisiatif kolaboratif antara platform SPOTT, berkolaborasi dengan Earthworm Foundation
lain keikutsertaan dalam sertifikasi untuk meningkatkan untuk meningkatkan kontribusi terhadap pengelolaan sosial
pengelolaan hutan lestari melalui IFCC dan, The Programme for dan alam, dan Forest Stewardship Council untuk melakukan
the Endorsement of Forest Certification (PEFCTM), penilaian penilaian dasar sosial dan penilaian dasar lingkungan.
upaya pengelolaan praktik bisnis terhadap masalah LST melalui
Platform dan Inisiatif Kolaboratif
IFCC Indonesian Forest Certification Cooperation (IFCC) adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tanggal 9
September 2011. Tujuan IFCC adalah untuk mendorong dan meningkatkan pengelolaan hutan lestari di Indonesia,
melalui pelaksanaan sertifikasi kehutanan yang memenuhi tolok ukur pengelolaan hutan lestari PEFC. Keikutsertaan
dalam sertifikasi ini juga memastikan bahwa hutan dikelola dengan mengedepankan aspek lingkungan, sosial dan
ekonomi, yang akan memberikan dampak positif bagi pasar atau konsumen produk.
Sertifikat yang masih berlaku dapat dilihat di sini
The Programme for PEFC adalah organisasi nirlaba internasional yang didedikasikan untuk mempromosikan pengelolaan hutan lestari
the Endorsement of melalui sertifikasi pihak ketiga yang independen. Area pabrik kami telah tersertifikasi dalam Rantai Penelusuran
Forest Certification PEFC yang menetapkan mata rantai dari hutan ke pasar, melacak produk berbasis hutan dari sumber yang
(PEFC™) berkelanjutan hingga produk akhir.
Sertifikat yang masih berlaku dapat dilihat di sini
SPOTT SPOTT adalah platform online yang menilai produsen, pengolah, dan pedagang komoditas berdasarkan
pengungkapan publik mereka mengenai organisasi, kebijakan, dan praktik mereka yang terkait dengan masalah
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). SPOTT dilakukan melalui tinjauan terhadap laporan dan publikasi yang
tersedia untuk umum. Perusahaan meraih nilai 80,3% pada tahun 2023, menjadi 3 besar dalam laporan penilaian
global tahunan, yang mencakup 100 perusahaan yang terkait dengan kayu di seluruh dunia.
Earthworm Earthworm Foundation adalah organisasi nirlaba yang dibangun berdasarkan nilai-nilai dan didorong oleh keinginan
Foundation untuk memberikan dampak positif terhadap hubungan antara manusia dan alam. Kolaborasi dengan tim Earthworm
Foundation adalah untuk melakukan tinjauan objektif terhadap sistem, proses, dan praktik pelibatan sosial
perusahaan saat ini, termasuk pendekatan terhadap klaim lahan dan masalah penyelesaian keluhan, dengan tujuan
untuk memperkuat dan memperbaikinya agar sesuai dengan standar internasional dan/atau praktik industri terbaik.
Kolaborasi kami dengan Earthworm Foundation akan menghasilkan rekomendasi yang terukur dan rencana aksi
yang spesifik, di mana perbaikan dapat diimplementasikan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
Forest Stewardship FSC adalah organisasi nirlaba internasional yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan untuk mempromosikan
Council pengelolaan hutan dunia yang bertanggung jawab. FSC telah mengembangkan versi Kerangka Kerja Perbaikan
FSC ini untuk menangani kegiatan yang tidak dapat diterima, yang mana kami telah mengikuti proses dalam
Penilaian Dasar Sosial (Social Baseline Assessment/SBA) dan Penilaian Dasar Lingkungan (Environmental Baseline
Assessment/EBA).
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 37
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Ekonomi 37
8. Ekonomi
8.1 ASPEK EKONOMI 4. Pelanggan – memastikan kualitas produk dalam memenuhi
kebutuhan pelanggan
Perusahaan bertujuan untuk mencapai integrasi yang harmonis
5. Masyarakat Sekitar – memberikan kontribusi positif melalui
antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui penerapan
beragam program CD/CSR
strategi keberlanjutan. Komponen ekonomi berkaitan dengan
6. Kontraktor – menciptakan lapangan kerja
keberhasilan finansial Perusahaan, yang memiliki pengaruh
7. Lembaga Swadaya Masyarakat – berkolaborasi untuk
langsung, serta inisiatif kami untuk meningkatkan taraf hidup
mendorong misi kebaikan ekonomi, sosial, maupun
masyarakat setempat dan mendorong pertumbuhan ekonomi
lingkungan
secara umum, yang memiliki dampak tidak langsung.
8. Media – Transparansi tentang perusahaan untuk
dikomunikasikan kepada masyarakat.
8.1.1 Kinerja Ekonomi [GRI 3-3]
Perusahaan menyadari bahwa pencapaian kinerja ekonomi
8.1.2 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan
Perusahaan memiliki peran penting dalam memberikan
Didistribusikan [GRI 201-1]
kontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung,
Sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kontribusi yang
terhadap kepentingan para pemangku kepentingan Perusahaan.
lebih besar terhadap pembangunan sosial-ekonomi masyarakat
Pemangku kepentingan tersebut antara lain pemegang saham,
sekitar dan regional serta memberikan nilai kepada para
pemerintah, karyawan, pelanggan, masyarakat sekitar, kontraktor,
pemangku kepentingan, Perusahaan menerapkan serangkaian
lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan media.
strategi untuk meningkatkan kinerja ekonominya. Perusahaan
fokus dalam menciptakan keunggulan kompetitif pada
Oleh karena itu, Perusahaan senantiasa berupaya untuk
pasar yang dimiliki, meningkatkan kualitas produknya secara
meningkatkan kinerja agar dapat memberikan manfaat yang lebih
konsisten dan berkesinambungan dalam memenuhi kebutuhan
besar bagi para pemangku kepentingan, baik secara langsung
pelanggan, meningkatkan produktivitas, dan mengoptimalkan
maupun tidak langsung, serta memberikan nilai tambah.
efisiensi operasional, menjaga kesinambungan pasokan bahan
baku serta menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
termasuk sistem manajemen risiko.
oleh Perusahaan kepada para pemangku kepentingan sehingga
memberikan dampak positif secara langsung maupun tidak
Guna mengoptimalkan pengelolaan operasional bisnis,
langsung ditunjukan dengan tindakan antara lain:
Perusahaan telah menerapkan sebuah sistem yaitu System
1. Pemegang Saham – mencatatkan kinerja yang positif
Application and Processing (SAP), Perusahaan juga melaporkan
dan menyampaikan laporan kinerja secara berkala dan
secara berkala dan transparansi dalam laporan keuangan yang
transparan
telah diaudit oleh kantor akuntan publik setiap tahun kepada
2. Pemerintah – membayar kewajiban pajak kepada pemerintah
pemegang saham dan investor melalui surat elektronik dan
serta menyampaikan laporannya
publik melalui situs web Perusahaan, serta regulator melalui
3. Karyawan – memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan
sistem pelaporan.
karyawan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 38
Investing for
38 Ekonomi
SUSTAINABLE FUTURE
Kinerja Kami di Tahun 2023
Setiap tahunnya, Perusahaan mencatatkan pertumbuhan nilai Tiongkok. Pertumbuhan tersebut memberikan kontribusi yang
ekonomi langsung sebagaimana yang terlihat pada tabel di positif pula terhadap nilai ekonomi yang didistribusikan di mana
bawah ini. Nilai ekonomi yang dihasilkan Perusahaan pada salah satunya adalah untuk pengembangan masyarakat yang
tahun 2023 tercatat sebesar USD 95.656 Ribu, menurun 45,4% berasal dari alokasi penjualan bersih perusahaan sejumlah
dibandingkan dengan tahun 2022. Nilai ekonomi yang dihasilkan 1%. Pada tahun 2023, Perusahaan mencatatkan nilai ekonomi
tersebut merupakan penjualan bersih produk Perusahaan yang yang didistribusikan sebesar USD 102.341 Ribu. Sehingga nilai
dipasarkan ke beberapa negara tujuan yakni Indonesia dan ekonomi yang disimpan adalah sebesar USD (6.685) Ribu pada
tahun 2023.
2023 2022 2021
Keterangan
(USD’ 000)
A. Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan 95.656 175.277 146.859
B. Nilai ekonomi yang didistribusikan: 102.341 156.384 136.202
Biaya operasional 91.567 143.380 125.021
Gaji dan tunjangan karyawan 9.766 11.301 9.753
Pengembangan masyarakat 918 1.703 1.428
C. Nilai ekonomi yang disimpan: (nilai ekonomi langsung yang (6.685) 18.893 10.657
dihasilkan – nilai ekonomi yang didistribusikan)
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan 2021-2023 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan 2023
(USD ‘000) USD 102.341 Ribu
175.277 Penjualan berdasarkan Negara Tujuan
146.859 Negara USD ‘000 Kontribusi (%)
Indonesia 91.889 96
Cina 3.767 4
95.656
Total 95.656 100
2021 2022 2023
8.1.3 Perbandingan Target dan Kinerja Tahun 2023 [OJK F.2]
Perusahaan juga menunjukkan kinerja yang baik dari segi pencapaian target dari tahun ke tahunnya, sebagaimana terlihat pada tabel
berikut:
2023 2022 2021
Keterangan Satuan
Realisasi Target Realisasi Target Realisasi Target
Produksi Ton 153.624 161.188 198.429 202.140 200.192 202.128
Penjualan Bersih (USD Ribu) 95.656 124.472 175.277 135.173 146.859 111.026
Laba Bersih (USD Ribu) (25.755) 568 (20.849) 1.078 618 805
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 39
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Ekonomi 39
8.1.4 Kewajiban Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Lainnya [GRI 201-3]
Sebagai bagian dari tanggung jawab kami kepada karyawan, Sesuai dengan SOP Pemutusan Hubungan Kerja Perusahaan,
salah satu pemangku kepentingan yang memberikan setiap karyawan yang akan memasuki usia pensiun harus
kontribusi terbesar kepada Perusahaan, Toba Pulp Lestari menandatangani kesepakatan bersama yang berisi tanggal
telah mendaftarkan seluruh karyawannya ke dalam program berakhir hubungan kerja dan hak-hak yang diberikan oleh
pensiun yang merupakan bagian dari persyaratan hukum terkait Perusahaan. Jika ada keluhan yang timbul dari prosedur ini,
Jaminan Pensiun (JP). Sebagai bagian dari tanggung jawab seorang karyawan berhak untuk mengajukan keluhan dan
nasional untuk memberikan perlindungan sosial dan ekonomi, penyelesaian dapat dicapai sesuai dengan SOP Penyelesaian
karyawan Perusahaan memberikan 1% dan Perusahaan keluhan dan Perselisihan Hubungan Industrial.
memberikan 2% dari upah pokok yang dilaporkan, dimana hal
ini dapat dibayarkan kepada karyawan setelah pensiun. Proses Berdasarkan peraturan pemerintah, perusahaan dapat
pensiun yang dijalankan oleh Perusahaan mencakup kegiatan memutuskan hubungan kerja karyawan yang telah mencapai
mulai dari mempersiapkan karyawan baik secara psikologis usia 55 tahun dengan memenuhi seluruh haknya. Namun jika
maupun finansial saat mereka memasuki masa pensiun. Melalui perusahaan masih membutuhkan pengabdian karyawan yang
sistem yang dimiliki, Perusahaan memiliki data karyawan yang sudah memasuki usia pensiun, perusahaan dapat memilih
akan memasuki masa pensiun dalam satu bulan mendatang. kontrak khusus berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
Selanjutnya Departemen HRD akan menginformasikan kepada
atasan langsung karyawan yang bersangkutan mengenai tanggal Untuk memastikan bahwa prosedur ini efektif dan diperbarui
pensiun karyawan tersebut dan juga kepada karyawan yang sesuai pedoman peraturan, Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
bersangkutan. Untuk mempersiapkan psikologisnya, karyawan ditinjau setiap 2 tahun, bersama dengan serikat pekerja.
yang akan memasuki usia pensiun akan menjalani pelatihan Pendekatan ini memastikan bahwa semua hal yang berkaitan
pensiun dari tim Learning and Development, yang mencakup dengan pensiun telah berjalan lancar, mengikuti peraturan
topik seperti manfaat pensiun, kesiapan psikologis, pengaturan pemerintah. PKB diperbaharui pada tahun 2023 dan berlaku
finansial dan bagaimana memulai kegiatan produktif yang lain. sampai tahun 2025. Beberapa audit telah dilakukan seperti
Pelatihan ini dilakukan dalam waktu 1 sampai 2 tahun sebelum audit internal dan eksternal untuk memastikan PKB telah sesuai
karyawan pensiun. Sementara dari sisi finansial, setiap karyawan dengan peraturan yang berlaku.
akan berhak menerima uang pesangon, uang penghargaan masa
kerja dan/atau, remunerasi hak kompensasi.
PROSES PENSIUN
Pelatihan Pelatihan pensiun dari tim Learning
Penyuluhan and Development 1-2 tahun
Arahan
Keuangan
Manajemen sebelum memasuki masa pensiun
30 Hari sebelum Diinformasikan Menandatangani Karyawan siap
tanggal pensiun kepada pihak berkas untuk masa
terkait pemutusan pensiun
hubungan kerja
(exit clearance)
Kinerja Kami di Tahun 2023
Pada tahun 2023, liabilitas imbalan pasca kerja Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah USD 3.687 Ribu meningkat dari
tahun 2022.
8.2 PRAKTIK PENGADAAN 8.2.1 Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok Lokal [GRI
Perusahaan berupaya untuk memberikan dampak positif baik 204-1]
secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar dengan Perusahaan mengutamakan pemasok lokal dalam memenuhi
menggunakan sumber daya lokal dalam artian dari Indonesia kebutuhannya, sehingga proporsi pengeluaran untuk pemasok
untuk kegiatan operasional di beberapa lokasi yang signifikan lokal lebih tinggi dibandingkan dengan pemasok impor. Dengan
yakni Pabrik dan PBPH. Perusahaan memastikan proses demikian, Perusahaan dapat berkontribusi terhadap peningkatan
pengadaan para pemasok telah sesuai dengan prosedur SOP perekonomian para pemasok tersebut.
pengadaan, Kode Etik pengadaan barang atau jasa dan kebijakan
anti korupsi terkait pemasok. Dengan demikian, Perusahaan Kinerja Kami di Tahun 2023
dapat menerapkan praktik pengadaan barang dan jasa yang baik Pada tahun 2023, Perusahaan mencatatkan persentase
dan transparan serta berdampak positif pada aspek ekonomi pengadaan barang atau jasa dari pemasok lokal sebanyak 92%
dan sosial baik bagi keberlanjutan bisnis Perusahaan maupun meningkat dari tahun 2022 namun hal ini tetap lebih besar dari
bagi masyarakat. pemasok impor sebesar 8%.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 40
Investing for
40 Ekonomi
SUSTAINABLE FUTURE
Keterangan 2023 2022 2021 Pendidikan, Kebudayaan, dan Keagamaan
Melalui program ini, Perusahaan mendukung peningkatan
Pemasok Lokal 92% 88% 91%
kualitas pendidikan masyarakat sekitar, berpartisipasi dalam
Pemasok Impor 8% 12% 9%
kegiatan kebudayaan dan keagamaan setempat melalui program
beasiswa, bantuan sponsor, bantuan perbaikan tempat ibadah,
8.2.2 Perbandingan Alokasi dan Realisasi Proyek dan lainnya.
Keberlanjutan [OJK F.3]
Lingkungan
8.2.2.1 Proyek Pembangunan Masyarakat melalui
Program ini difokuskan untuk bantuan pembangunan sarana dan
Alokasi 1% Penjualan Bersih
prasarana ruang publik seperti perbaikan akses jalan, jembatan,
Perusahaan berkomitmen penuh untuk terus mengembangkan akses air bersih, dan lainnya.
proyek pembangunan masyarakat melalui serangkaian program
berdasarkan akta 05 yang sudah disepakati. Melalui program Kesejahteraan, Penciptaan Lapangan Kerja dan
CD/CSR setiap tahunnya Perusahaan berkomitmen untuk Pengembangan Keterampilan
memberikan 1% penjualan bersih perusahaan untuk mendukung Membantu masyarakat dalam mengembangkan peningkatan
kesejahteraan masyarakat. Besaran alokasi dana 1% tersebut ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan
ditetapkan dalam RUPS pada tahun buku berdasarkan pengembangan keterampilan seperti pembinaan dan pelatihan
persetujuan para pemegang saham. Sehingga besaran alokasi usaha maupun budidaya, pengadaan bibit,. ternak, dan lain-lain.
dana untuk tahun 2023 akan ditetapkan dalam RUPS Tahunan
untuk tahun buku 2023. Adapun realisasi program CD/CSR di Kesehatan
tahun 2023 sebesar Rp12.771.708.060. Perusahaan memberikan bantuan kegiatan di bidang Kesehatan
seperti bantuan untuk upaya penurunan stunting, pemeriksaan
Kesehatan, dan lain-lain.
Alokasi 1% penjualan bersih dan realisasi program CD/CSR
Hubungan Pemerintah
Alokasi 1% Perusahaan memberikan bantuan untuk fasilitas pendukung
Tahun Realisasi
Penjualan Bersih
pemerintah setempat dan partisipasi dalam proyek pemerintah
2021 Rp20.374.661.870 Rp12.700.684.096 seperti bantuan perbaikan jalan, pembangunan jembatan,
2022 Rp26.791.115.299 Rp10.403.344.740 perbaikan kantor desa, dan lain-lain.
2023 Rp14.155.920.517 Rp12.771.708.060
8.3 DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
Mencapai Target Perusahaan berkomitmen untuk tumbuh bersama-sama
Alokasi dana yang diberikan akan direalisasikan dengan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Untuk itu,
pelaksanaan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat pengembangan masyarakat sekitar menjadi salah satu prioritas
lokal dan secara efektif diharapkan dapat mendorong perbaikan utama Perusahaan yang dilakukan melalui beragam kegiatan
ekonomi mereka. Tahun 2023 dalam realisasinya Perusahaan yakni praktik pengadaan yang memprioritaskan pemasok lokal
telah berkontribusi pada: dan program (CD/CSR).
Sebagaimana tercantum dalam akta terbaru yaitu Akta 05 tahun
Hubungan Pemerintah 43 % 2017, Perusahaan mendistribusikan 1% dari penjualan bersih
untuk kegiatan di bidang Kesehatan,; Kesejahteraan, Penciptaan
Lapangan Kerja dan Pengembangan Keterampilan; Lingkungan;
Pendidikan, Kebudayaan, dan Keagamaan; dan Hubungan
Pendidikan, Kebudayaan,
dan Keagamaan 22 % Pemerintah. Perusahaan terus mencoba memberikan dampak
bagi Masyarakat disekitar operasional kami. Tahun 2023 kami
telah memberikan kontribusi ke beberapa kabupaten melalui
program CD/CSR, yaitu:
Lingkungan 22 % • Kabupaten Toba
• Kabupaten Simalungun
• Kabupaten Tapanuli Utara
• Kabupaten Humbang Hasundutan
12 %
Kesejahteraan, Penciptaan
Lapangan Kerja dan
Pengembangan Keterampilan • Kabupaten Samosir
• Kabupaten Dairi
• Kabupaten Asahan
Kesehatan 1 %
• Kabupaten Tapanuli Selatan
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 41
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Ekonomi 41
Perusahaan selalu mengikutsertakan masyarakat sekitar dalam Di tahun 2023, Perusahaan telah menyalurkan dana sebesar
melakukan diskusi (rembuk desa) dan implementasi program Rp12.771.708.060 untuk 178 program CD/CSR. Beberapa
CD/CSR sehingga lebih tepat sasaran. Dengan demikian, proyek CD/CSR yang dilakukan di sepanjang tahun 2023 antara
Perusahaan berharap masyarakat benar-benar dapat merasakan lain adalah pembangunan sumur bor, pembangunan drainase,
manfaat atas keberadaan Perusahaan di tengah mereka. Selain patching dan pembuatan jalan, pembangunan jembatan dan lain-
itu, monitoring serta evaluasi berkala juga dilakukan untuk lain. Perusahaan juga melakukan bantuan pendampingan bagi
perbaikan di masa mendatang. kelompok tani (padi, kopi, cabai) dan pelatihan inkubator bisnis
dan bantuan pengembangan bisnis pelaku UMKM.
8.3.1 Dampak Ekonomi Tidak Langsung yang Signifikan [GRI 203-2]
Budidaya Lebah Madu
Budidaya lebah madu menjadi
salah satu usaha sampingan
peningkatan ekonomi yang masih
awam dilaksanakan di kalangan
masyarakat. Perusahaan memberikan
perlengkapan dan peralatan petani
lebah dalam bentuk baju safety
sebanyak 5 buah dan 100 stub
di Desa Aek Natolu, Kecamatan
Lumban Julu, Kabupaten Toba. Dari
bantuan tersebut, petani binaan dapat
melakukan panen lebih maksimal dan
menambah pendapatan mereka.
Program Sekolah Kopi
Melalui program ini, Perusahaan
memberikan pelatihan dan
pendampingan tentang cara budidaya
tanaman kopi kepada petani kopi di
Desa Aek Raja, Horison Rangitgit,
Tornauli yang berada di Kabupaten
Tapanuli Utara dan Desa Banjar
Ganjang, Tangga Batu II, Siantar Utara
yang berada di Kabupaten Toba.
Dari program ini, para petani
kopi mengaplikasikan pelatihan
budidaya dan pasca panen kopi yang
mendorong peningkatan produksi
kopi. Selain itu, penggunaan kompos
dapat mengurangi biaya penggunaan
pupuk. Dengan begitu para petani
memiliki produk yang berkualitas
dengan biaya yang lebih efisien
dengan keuntungan maksimal.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 42
Investing for
42 Ekonomi
SUSTAINABLE FUTURE
Program Padi Emas
Di Desa Bandar Manik, Kecamatan Pematang
Sidamanik, Kabupaten Simalungun, dan Desa
Simpang Sigura Gura, Kecamatan Porsea,
Kabupaten Toba, terdapat petani padi binaan di
mana Perusahaan melihat adanya kebutuhan
dan peluang bagi para petani tersebut untuk
meningkatkan produksi dan memberikan
dampak yang positif bagi masyarakat di
sekitarnya.
Untuk itu, Perusahaan melakukan bantuan
pendampingan dalam melakukan metode
jajar legowo, yakni sistem tanam untuk
meningkatkan hasil panen (produksi) dengan
mengatur jarak tanam. Selain itu, Perusahaan
juga memberikan bantuan material seperti
pemberian benih unggul, pupuk, dan pestisida untuk memastikan keberhasilan dari program ini. Melalui program tersebut,
peningkatan produksi para petani hingga mencapai lebih dari 20% berhasil didapatkan.
Pengembangan Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM)
Perusahaan memiliki UMKM binaan pengrajin
tenun ulos di Kabupaten Toba yang selama
ini mendapatkan keuntungan terbatas
karena adanya biaya untuk pengadaan zat
kimia sebagai bahan pewarna pada benang.
Perusahaan kemudian memberikan bantuan
pelatihan untuk membuat benang alami
bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata
dan Ekonomi Kreatif sehingga dapat
mengurangi biaya produksi dengan pewarnaan
alami pada benang ulos. Dari program ini, para
pengrajin berhasil meningkatkan pendapatan.
8.3.2 Investasi Infrastruktur dan Layanan yang Didukung [GRI 203-1]
Perusahaan meyakini bahwa infrastruktur yang handal akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memenuhi
kebutuhannya sehari-hari atau menjadi pendukung masyarakat dalam perekonomian mereka. Tahun 2023, untuk program
pengembangan infrastruktur (bentuk benda atau barang), secara keseluruhan Perusahaan telah menyalurkan Rp5,09 miliar untuk
beragam program infrastruktur di wilayah utama yakni Kabupaten Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Dairi, dan Humbang
Hasundutan. Melalui program tersebut, Perusahaan telah menyelesaikan 9 proyek. Tahun 2023, Perusahaan membangun beberapa
infrastruktur yang dianggap memiliki dampak signifikan bagi masyarakat antara lain adalah sebagai berikut:
Toba Samosir Dairi
Pembangunan jembatan penghubung Pipanisasi Air Bersih di Desa Partungko Pipanisasi air minum di Dusun II dan
Kecamatan di Desa Lumban Manurung, Naginjang, Samosir III serta bak penampung sebanyak 2
Kecamatan Porsea buat sepanjang 3 km untuk 180 Kepala
Pembangunan sumur bor untuk air bersih Keluarga Desa Parbuluan III, Dairi
Pipanisasi air bersih di Dusun Lumban di Desa Huta Tinggi, Dusun Golat
Manurung, Desa Tangga Batu I, dan Desa
Pangombusan
Relokasi perumahan untuk mendukung
event F1H2O
Tapanuli Selatan Tapanuli Utara Humbang Hasundutan
Pembangunan kantor Polres Tapanuli Pembangunan sumur bor untuk air bersih Perkerasan jalan pertanian sepanjang 500
Selatan di Desa Aek Raja meter di Desa Sion Timur I
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 43
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Ekonomi 43
Kinerja Kami di Tahun 2023
1. Pembangunan jembatan Aek Mandosi IV Tanjung Pasir,
Desa Lumban Manurung, Kecamatan Parmaksian
Untuk memperbaiki jalan distribusi barang dan jasa antara
kecamatan, Perusahaan melakukan pembangunan jembatan
Aek Mandosi IV Tanjung Pasir, Desa Lumban Manurung,
Kecamatan Parmaksian, dikerjakan dalam 6 bulan dengan
biaya sebesar Rp1.443.000.000.
2. Instalasi Pipanisasi air bersih di Dusun Lumban
Manurung, Desa Tangga Batu I, dan Desa
Pangombusan
Untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat
sekitar, Perusahaan melakukan pipanisasi air bersih di
Dusun Lumban Manurung, Desa Tangga Batu I, dan Desa
Pangombusan yang dikerjakan dalam 1 bulan dengan biaya
sebesar Rp 270.729.000.
3. Pipanisasi Air Bersih di Desa Partungko Naginjang,
Samosir
Untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat sekitar,
Perusahaan melakukan pipanisasi air bersih di Desa
Partungko Naginjang, Samosir yang dikerjakan dalam 1
bulan dengan biaya sebesar Rp 149.850.000.
4. Pembangunan sumur bor untuk air bersih di Desa Huta
Tinggi, Dusun Golat
Untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat sekitar,
Perusahaan melakukan pembangunan sumur bor untuk air
bersih di Desa Huta Tinggi, Dusun Golat dalam waktu 1 bulan
dengan biaya sebesar Rp 111.888.000.
5. Pembangunan sumur bor untuk air bersih di Desa Aek
Raja
Untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat sekitar,
Perusahaan melakukan pembangunan sumur bor untuk air
bersih di Desa Aek Raja dalam waktu 1 bulan dengan biaya
sebesar Rp 152.847.724.
6. Pembangunan kantor Polres Tapanuli Selatan
Untuk membantu peningkatan pelayanan bagi masyarakat,
Perusahaan membangun kantor Polres Tapanuli Selatan
dalam waktu 3 bulan dengan biaya sebesar Rp1.500.000.000.
7. Pipanisasi air minum di Dusun II dan III serta bak
penampung sebanyak 2 buat sepanjang 3 km untuk
180 Kepala Keluarga Desa Parbuluan III, Dairi
Untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat sekitar,
Perusahaan melakukan pipanisasi air bersih di Dusun II
dan III serta bak penampung sebanyak 2 buat sepanjang
3 km untuk 180 Kepala Keluarga Desa Parbuluan III, Dairi
yang dilakukan dalam waktu 1 bulan dengan biaya sebesar
Rp156.548.742.
9. Relokasi perumahan untuk mendukung event F1H2O
8. Perkerasan jalan pertanian sepanjang 500 meter di Untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan tempat
Desa Sion Timur I tinggal yang direlokasi akibat kegiatan F1H2O, Perusahaan
Untuk mempermudah distribusi barang sehingga masyarakat melakukan pembangunan rumah selama 6 bulan dengan
tidak kesulitan dalam hal menjual hasil pertanian, transaksi biaya sebesar Rp1.200.204.168.
ke pasar terdekat, dan membawa barang dagangan ke
desa, Perusahaan melakukan perkerasan jalan pertanian
sepanjang 500 meter di Desa Sion Timur I yang dikerjakan
dalam waktu 1 bulan dengan biaya sebesar Rp107.892.000.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 44
Investing for
44 Lingkungan
SUSTAINABLE FUTURE
9. Lingkungan
9.1 ASPEK LINGKUNGAN dan mengevaluasi kinerja lingkungannya untuk memastikan
kepatuhan terhadap peraturan dan untuk mengidentifikasi area-
Mengedepankan kelestarian lingkungan telah menjadi nilai
area yang perlu ditingkatkan. Melalui langkah-langkah proaktif
utama bagi Toba Pulp Lestari, dan Perusahaan terus mencari
ini, Perusahaan berupaya untuk bertanggung jawab terhadap
solusi inovatif untuk meningkatkan praktik pengelolaan
lingkungan sambil mempertahankan efisiensi operasionalnya.
lingkungannya. Perusahaan telah menunjukkan komitmen yang
kuat terhadap pengelolaan dan keberlanjutan lingkungan melalui
Pengelolaan lingkungan di Toba pulp Lestari dilakukan
kebijakan dan pelaksanaannya. Dengan menerapkan kebijakan
berdasarkan kebijakan yang berkaitan dengan praktik lingkungan
pengelolaan lingkungan yang ketat, Perusahaan secara aktif
yang baik antara lain:
berupaya meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan
• Kebijakan Keberlanjutan
sekaligus mendorong praktik-praktik yang berkelanjutan.
• Kebijakan Pengelolaan Hutan Lestari
Kebijakan-kebijakan ini mencakup berbagai aspek seperti
• Kebijakan Lingkungan dan K3
keberlanjutan, lingkungan dan keselamatan dan kesehatan
• Kebijakan Keanekaragaman Hayati
kerja (K3), pengelolaan hutan lestari, dan keanekaragaman
hayati. Selain itu, Toba Pulp Lestari secara konsisten memantau
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 45
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lingkungan 45
Kebijakan Pengelolaan
Hutan Lestari
Memastikan terselenggaranya pengelolaan
hutan yang baik untuk membantu menjaga
keanekaragaman hayati, mendukung
pengurangan pemanasan global dan
manfaat berkelanjutan bagi semua
pemangku kepentingan.
Keanekaragaman Kebijakan Keberlanjutan
Hayati
• Konservasi dan Perlindungan Hutan
Penciptaan sistem dan • Pengelolaan Lahan Gambut yang
kerangka kerja pengelolaan Bertanggung Jawab
hutan yang kuat yang dipatuhi, • Pengurangan Jejak Karbon Terus
oleh karyawan, pemasok, dan Menerus
semua pemangku kepentingan
kami, dengan harapan dapat
melestarikan sumber daya
Kebijakan
alam, dan menyeimbangkan
lingkungan dan K3
keanekaragaman hayati alam
Melaksanakan kebijakan
lingkungan, K3 yang tepat dan
penerapan pengelolaan hutan lestari
termasuk perlindungan keanekaragaman
hayati, pengelolaan flora dan fauna,
perlindungan pekerja serta pencegahan polusi
dan kecelakaan sehingga dapat mengurangi
dampak negatif terhadap lingkungan dan K3,
memperbesar manfaat sosial ekonomi
dengan melalui program perbaikan yang
berkelanjutan (sustainable) untuk
mencapai hasil yang terbaik.
9.1.1 Biaya Lingkungan Hidup [OJK F.4] 9.2 KEANEKARAGAMAN HAYATI [GRI 3-3]
Toba pulp Lestari menganggarkan biaya secara khusus untuk Toba Pulp Lestari sangat menekankan pengelolaan
beberapa kegiatan yang berkaitan dengan program lingkungan. keanekaragaman hayati, terutama di area yang diidentifikasi
Pada tahun 2023, Perusahaan mengeluarkan biaya sebesar sebagai area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT).
Rp5.172.417.590,00 untuk program lingkungan pembiayaan ISO Perusahaan berkomitmen untuk melestarikan dan melindungi
Mill dan Fiber. ekosistem penting ini, dengan menyadari pentingnya menjaga
keanekaragaman hayati bagi kesehatan lingkungan secara
Biaya yang keseluruhan. Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi
Tahun Jenis Kegiatan
Dikeluarkan (Rp) dengan para pemangku kepentingan setempat, Perusahaan
2021 Program lingkungan 1.774.658.754 mengimplementasikan langkah-langkah untuk melindungi area-
pembiayaan ISO Mill area NKT tersebut, memastikan bahwa kegiatan operasionalnya
dan Fiber
memiliki dampak minimal terhadap keanekaragaman hayati
2022 Program lingkungan 3.247.848.951 di sekitarnya. Pendekatan proaktif ini mencerminkan dedikasi
pembiayaan ISO Mill
dan Fiber Perusahaan terhadap praktik-praktik berkelanjutan dan
2023 Program lingkungan 5.172.417.590 pengelolaan lingkungan hidup. Pengelolaan keanekaragaman
pembiayaan ISO Mill hayati kami telah mendapatkan pengakuan dari pihak eksternal
dan Fiber
melalui sertifikasi PHL dengan nilai kinerja “baik”.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 46
Investing for
46 Lingkungan
SUSTAINABLE FUTURE
Pengelolaan terhadap keanekaragaman hayati di Perusahaan Beberapa kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan pengelolaan
dilakukan secara berkala melalui: terhadap keanekaragaman hayati di tahun 2023 adalah:
• Melakukan persetujuan di awal atas dasar informasi tanpa • Pemberian akses terhadap pemanfaatan hasil hutan
paksaan (PADIATAPA) kepada stakeholder secara berkala bukan kayu (HHBK) oleh masyarakat lokal seperti Aren,
sebelum kegiatan operasional dilakukan dan melalui forum getah pinus, kemenyan yang dapat menghasilkan nilai
PADIATAPA. ekonomis terhadap pendapatan masyarakat. Dari data
• Pengembangan prosedur pengelolaan dan pemantauan hasil monitoring pemanfaatan HHBK periode Tahun 2023,
keanekaragaman hayati berdasarkan Rencana Pengelolaan nilai yang didapat sebesar Rp816.499.600,- nilai ini lebih
Lingkungan/Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL/RPL) kecil apabila dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar
dan Nilai Konservasi Tinggi/Stok Karbon Tinggi (NKT/SKT). Rp1.209.863.000,-.
• Pengembangan prosedur Reduce Impact Logging (RIL) mulai • Perusahaan juga melaksanakan program pengkayaan
dari sosialisasi, implementasi, monitoring dan evaluasi, kawasan lindung pada lokasi yang memiliki tutupan lahan
penerapan teknik silvikultur, serta penerapan tindakan yang kurang baik, hal ini juga memiliki dampak positif
rehabilitasi apabila terjadi gangguan. terhadap lingkungan dimana setiap pohon yang ditanam
• Melakukan pola kerjasama kemitraan dalam rangka nantinya akan dapat berkontribusi terhadap penyerapan
meningkatkan pendapatan masyarakat lokal dan menjalin karbon.
hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. • Program pengayaan pakan satwa liar yang tentunya memiliki
• Pelaporan RKL/RPL secara berkala kepada instansi terkait. dampak terhadap lingkungan dimana program ini bertujuan
• Monitoring dan evaluasi efektivitas program melalui terhadap pelestarian satwa liar yang berada di konsesi
audit internal dan eksternal seperti ISO 14001:2015, ISO perusahaan melalui penanaman pakan satwa.
45001:2018, PHL, IFCC, SMK3 dan VLK dengan skema • Program perlindungan terhadap zona lindung aliran air
sertifikasi yang sudah ditetapkan berdasarkan kriteria, yang dimanfaatkan masyarakat baik untuk kegiatan irigasi
klausa maupun indikator. ataupun air minum. Perusahaan juga secara berkala
melakukan uji kualitas air untuk memastikan kualitas aliran
air masih berada pada ambang batas yang dipersyaratkan
oleh peraturan.
9.2.1 Lokasi Operasi yang Dimiliki, Disewa, Dikelola, atau Berdekatan dengan Kawasan Lindung dan Kawasan
dengan Nilai Keanekaragaman Hayati Tinggi di Luar Kawasan Lindung [GRI 304-1]
Toba Pulp Lestari menyadari pentingnya pemetaan wilayah operasional yang berdekatan dengan kawasan lindung. Dengan
memahami lokasi kawasan lindung dan batas-batasnya, Perusahaan dapat menerapkan langkah-langkah khusus untuk mengurangi
potensi dampak terhadap ekosistem yang sensitif tersebut. Selain itu, Toba Pulp Lestari secara aktif mendukung upaya konservasi
di area-area tersebut melalui kerja sama dengan organisasi-organisasi terkait dan masyarakat setempat untuk berkontribusi dalam
perlindungan dan pelestarian habitat alami di sekitarnya. Pendekatan kolaboratif ini menggarisbawahi komitmen Perusahaan
terhadap pelestarian lingkungan di luar batas-batas wilayah operasionalnya.
Kinerja Kami di Tahun 2023
Lokasi operasional Perusahaan berada di lokasi berikut:
• SEKTOR AEK NAULI
98°50’00” BT
02°40’00” LU
• MILL
02°27’49.84”” BT
99°11’11’47.29”” LU
• SEKTOR HABINSARAN
SUMATERA UTARA
99°50’00” BT
02°07’00” LU
• SEKTOR AEK RAJA
98°42’00” BT
01°54’00” LU
• SEKTOR TAPANULI SELATAN
99°13’00” BT
01°15’00” LU
• SEKTOR TELE
98°20’00” BT
02°15’00” LU
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 47
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lingkungan 47
Meliputi peta wilayah operasional yang berbatasan dengan target program, melakukan pelatihan dan kesadaran terkait
kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati yang tinggi dan lingkungan, meningkatkan metode pemantauan dengan
kawasan lindung lainnya. teknologi terbaru yaitu camera trap serta melaporkan hal ini
setiap tahun.
Beberapa kawasan konservasi ditemukan berdekatan dengan
konsesi Perusahaan, sebagai berikut: 9.2.2 Habitat Dilindungi atau Dipulihkan [GRI 304-3]
Perusahaan turut mendukung upaya untuk memelihara habitat
SEKTOR TAPANULI SELATAN (TAS) dilindungi atau dipulihkan utamanya pada areal konsesinya yang
• Cagar Alam Lubuk Raya di Tapanuli Selatan dengan luas berada di kawasan lindung. Upaya tersebut dilakukan secara
sekitar 3.050 Ha terletak sekitar 1 Km di sebelah barat dari berkesinambungan dan dimonitor secara berkala.
Sektor TAS.
• Cagar Alam Dolok Sibual-buali di Tapanuli Selatan dengan Kinerja Kami di Tahun 2023
luas sekitar 5.000 Ha terletak berdampingan sekitar 200 m
Perusahaan mengelola areal konsesinya menjadi Areal Budidaya
sebelah barat dari Sektor TAS.
dan Kawasan Lindung. Pengelolaan kawasan lindung seluas
• Cagar Alam Dolok Sipirok di Tapanuli Selatan dengan luas
48.386 Ha meliputi:
sekitar 6.970 Ha terletak 10 Km sebelah utara dari Sektor
TAS.
• Skoring > 175
• Suaka Margasatwa Barumun di Tapanuli Selatan dengan
• Kemiringan > 40%
luas 40.330 Ha terletak 1,5 km sebelah barat daya dari Sektor
• Sempadan Sungai (SS)
TAS.
• Buffer Zone Hutan Lindung
• Kawasan Pelestarian Plasma Nutfah (KPPN)
SEKTOR TELE (TEL)
• Kawasan Perlindungan Satwa Liar (KPSL)
• Suaka Margasatwa Siranggas di Pakpak Bharat dengan luas
• Fungsi Ekosistem Gambut (FEG)
sekitar 5.657 Ha terletak 11 Km sebelah barat dari Sektor
• Hutan Lindung
TEL.
Lokasi operasional Perusahaan berada di atas lahan seluas
SEKTOR HABINSARAN (HAB)
167.912 hektar sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup
• Suaka Margasatwa Dolok Surungan di Toba Samosir dengan
dan Kehutanan Republik Indonesia No SK.1487/Menlhk/Setjen/
luas 23.800 Ha terletak 5 Km sebelah timur dari Sektor HAB.
HPL.0/12/2021. Jenis operasi di areal konsesi dikategorikan
sebagai Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).
SEKTOR AEK RAJA (AER)
• Taman Wisata Alam Sijaba Huta Ginjang di Toba Samosir
9.2.3 Pemantauan Kawasan Konservasi [GRI 304-4]
dengan luas sekitar 500 Ha sebelah 11 km sebelah timur laut
dari Sektor AER. Kami melakukan pemantauan kawasan konservasi untuk
mendata flora dan fauna di wilayah operasional yang masuk ke
Perusahaan memiliki tim Lingkungan, dalam tim, ada keahlian dalam kategori dilindungi. Berdasarkan hasil survei di tahun 2023,
yang dipilih di berbagai bidang termasuk konservasi satwa terdapat jenis flora yang dilindungi berdasarkan Red List IUCN
liar dan ekosistem dan pengelolaan lingkungan. Tim tersebut kategori Least Concern yaitu Bunga Bangkai (Amorphophallus
menerapkan sistem manajemen lingkungan, menyediakan paeoniifolius) yang tumbuh pada kawasan lindung sempadan
sumber daya yang kompeten mengikuti bidangnya, sungai Aek Sipupus sektor Padang Sidempuan, Kabupaten
mengidentifikasi dampak lingkungan, menetapkan tujuan dan Tapanuli Selatan, yang merupakan wilayah konsesi Perusahaan.
Amorphophallus paeoniifolius
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 48
Investing for
48 Lingkungan
SUSTAINABLE FUTURE
Bunga tersebut merupakan salah satu tumbuhan herba musiman kebanyakan didapati tumbuh di hutan-hutan hujan dataran
dengan familia Araceae (talas-talasan) yang bisa diketahui rendah, hutan musim, termasuk pula di hutan-hutan yang
berdasarkan ciri utama, yaitu berbatang basah (herba) dan bunga terganggu, hutan sekunder, lahan-lahan pertanian, dan kadang-
terdiri atas seludang (spatha) dan tongkol (spadix). Keberadaan kadang dapat tumbuh di lapangan-lapangan yang terbengkalai,
bunga bangkai yang memiliki bau khas dapat mengundang namun jarang didapati di tanah kapur. Bunga ini tumbuh tidak
beberapa jenis serangga yaitu kumbang (Onthopagus sp.) dan langsung terkena sinar cahaya matahari melainkan tumbuh
Lalat bangkai (Lucilia sp.) yang datang pada saat bunga bangkai baik di naungan berbagai vegetasi disekitarnya seperti semak,
mengeluarkan bau busuk bersamaan dengan matangnya bunga perdu dan pohon. Vegetasi tersebut berperan penting dalam
betina. Bunga bangkai merupakan tumbuhan dataran rendah kelangsungan hidup bunga bangkai untuk menaungi sehingga
dari wilayah tropika dan ugahari, menyebar dari Afrika barat faktor iklim seperti suhu, curah hujan dan intensitas cahaya
ke timur hingga kepulauan di Samudra Pasifik. Bunga bangkai sesuai untuk pertumbuhannya.
Tingkat Risiko Jenis
No. Nama Spesies
Kepunahan Spesies
1. Kritis atau Sangat Mamalia Harimau Sumatera (P. tigris summatrae), Trenggiling (Manis javanica)
Terancam Punah
Aves Burung Sikatan Aceh (Cyornis ruckii), Burung Pleci Kacamata Sangihe (Zosterops nehrkorni)
2. Terancam Punah Mamalia Tapir (Tapirus indicus), Kukang/Malu-malu (Nycticebus coucang), Siamang/Imbo (Symphalangus
syndactylus), Beruk / Monyet ekor pendek (Macaca nemestina), Berang-berang Gunung (Lutra
sumatrana), Kera/ Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis)
Aves Burung Poksai Sumatera (Garrulax bicolor)
3. Rentan Mamalia Kambing Hutan (Capricornus sumatraensis), Macan Akar/Kucing Hutan (Felis bengalensis),
Beruang Madu (Helarctos malayanus), Kia kia/Lutung (Presbytis thomasi), Rusa (Cervus unicolor),
Binturong (Arctictis binturong)
Reptilia Sanca Bodo (Python bivittatus), Cobra (Ophiophagus hannah)
Aves Burung Enggang Cula (Buceros rhinoceros), Burung Enggang Papan (Buceros bicornis)
4. Hampir Terancam Mamalia Kucing Emas (Catopuma temminckii), Kucing Batu (Pardofelis marmorata), Marang (Ratufa affinis)
Aves Burung Takur Warna Warni (Psilopogon mystacophanos), Burung Ciung Batu Sumatera
(Myophonus castaneus), Burung Sempidan Sumatera (Lophura inornata), Burung Kuau Raja
(Argusianus argus), Burung Pancawarna (Hydrornis irena), Burung Sempidan Aceh (Lophura
hoogerwerfi), Burung Poksai Genting (Garrulax mitratus), Burung Cica Daun Sumatra (Chloropsis
venusta), Burung Beceret (Trichastoma malaccense)
Reptilia Ular Tikus (Ptyas korros)
5. Risiko Rendah Mamalia Kancil Napu (Tragulus napu), Kijang (Muntiacus muntjak), Kelelawar Abu-abu (Megaerops
ecaudatus), Kelelawar Coklat (Emballonura monticola), Kelelawar Buah (Chironax melanocephalus),
Tupai Tanah (Lariscus insignis), Musang Lereng (Sundamys muelleri), Landak Sumatera (Hystrix
sumatrae), Musang Bulan Bertopeng (Paguma larvata), Landak Jawa (Hystrix javanica), Kancil
Jawa (Tragulus javanicus), Musang Bulan Bertopeng (Paguma larvata)
Aves Burung Elang Belalang/Alap Capung (Microhierax fringillarius), Burung Kipasan Belang (Rhididura
javanica), Burung Elang Tikus (Elanus caeruleus), Burung Ulung/Elang Bondol (Haliastur indus),
Burung Tangkar Uli Sumatera (Dendrocitta occipitalis), Burung Madu Sepah Raja (Aethopyga
siparaja), Burung Elang Hitam (Ictinaetus malaiensis), Burung Tankur Api (Psilopogon pyrolophus),
Burung Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus), Burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela), Burung Elang
Gunung (Nisaetus alboniger), Burung Cikakak Belukar (Halcyon smyrnensis), Burung Raja-udang
Meninting (Alcedo meninting), Burung Pelatuk pangkas (Blythipicus rubiginosus), Burung Pelatuk
kuduk-kuning (Picus flavinucha), Burung Pelatuk Caladi Tilik (Dendrocopos moluccensis), Burung
Cabai Merah (Dicaeum cruentatum), Burung Sikatan Ninon (Eumyias indigo), Burung Berencet
Kerdil (Pnoepyga pusilla), Burung Cikarak Daun (Phylloscopus Trivirgatus), Burung Srigunting Bukit
(Dicrurus remifer), Burung Srigunting Kelabu (Dicrurus leucophaeus), Burung Rambatan/Munguk
Loreng (Sitta azurea)
Reptilia Ular Hijau (Trimeresurus albolabris), Tokek Hutan (Gekko smithii), Bunglon (Gonocephalus grandis),
Kadal (Tiliqua gigas), Kadal Coklat (Calotes versicolor), Kadal Kebun (Eutropis multifasciata)
Page 49
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lingkungan 49
9.2.4 Dampak Signifikan Dari Kegiatan, Produk, Dan Satuan Unit
Layanan Terhadap Keanekaragaman Hayati Kegiatan Terencana Realisasi
Aset
[OJK F.9; GRI 304-2]
Menyediakan Bibit Pohon 150.000 161.173
Melalui kebijakan keanekaragaman hayati yang dimiliki, Alami
Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan sistem pengelolaan Suksesi Alami Ha 9,70 9,70
hutan yang tepat. Penerapan tersebut tidak hanya menjadi Suksesi Buatan Ha 4,66 4,66
tanggung jawab perusahaan tapi juga dapat melestarikan sumber
Mitigasi Erosi Lokasi 76 79
daya alam yang meningkatkan keseimbangan keanekaragaman
hayati yang ada di dalamnya. Rehabilitasi Galian Ha 0,8 0,8
Penanaman Pakan Pohon 855 855
untuk Satwa Liar
Kinerja Kami di Tahun 2023
Perlindungan Rafflesia Lokasi 1 1
Perusahaan senantiasa memantau dan mengukur dampak di Sektor Tele
efektivitas atas penerapan kebijakan keanekaragaman
Pemantauan Fauna Lokasi 219 219
hayatinya. Di sepanjang tahun 2023, kami tidak melihat
adanya pengurangan spesies alami flora dan fauna di wilayah Pemantauan Flora Lokasi 441 441
pengelolaan kami serta tidak ada perubahan dalam proses Pemeliharaan Lokasi 1 1
Nephenthes ampularia
ekologis di luar lingkup variasi alam. di sector Aek Nauli
Perusahaan berkomitmen untuk menegakkan kebijakan
9.3 MATERIAL [OJK F.5; GRI 3-3]
kelestarian lingkungan dan mempraktikkan kontrol ketat atas
SOP kami sehubungan dengan lokasi operasional kami. Tidak Toba Pulp Lestari juga berkomitmen untuk mengelola konsumsi
ada pembangunan infrastruktur jalan baru yang dibuat pada material secara bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya
tahun 2023. Kami juga telah melindungi ‘Greenbelt’ di tepi sungai pengelolaan lingkungan. Perusahaan telah menerapkan strategi
yang ditunjuk sebagai penghubung antara habitat. untuk meminimalkan limbah dan mengurangi konsumsi sumber
daya alam secara keseluruhan. Dengan mengoptimalkan proses
Sejak 2014, Perusahaan telah berhenti memanen kayu hutan produksi dan memanfaatkan bahan baku secara efisien, Toba
campuran, dan untuk setiap kayu hutan campuran yang dipanen Pulp Lestari berupaya meminimalkan jejak lingkungan dan
sebelumnya telah digunakan pada September 2014. Sejak berkontribusi pada pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
itu, sesuai Kebijakan Keberlanjutan kami, Perusahaan hanya
mengembangkan kawasan non-hutan sesuai penilaian NKT dan
SKT.
9.2.5 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
[OJK F.10]
Kami melaporkan kinerja yang berkaitan dengan keanekaragaman
hayati setiap tahunnya dalam rapat Tinjauan Manajemen, dan
juga diaudit oleh auditor eksternal. Audit eksternal tahunan
juga dilakukan terhadap Sistem Manajemen Lingkungan seperti
(ISO 14001), Indonesia Forestry Certification Cooperation (IFCC)
dan Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), sedangkan audit internal
dilakukan dua kali setahun. Jika ada keluhan yang timbul,
Departemen Sustainability akan menangani keluhan melalui
Kami menargetkan untuk mempertahankan 97-98% konsumsi
hotline yang telah disediakan sebagaimana yang telah kami
bahan terbarukan pada tahun 2030. Menuju target tersebut,
cantumkan dalam bagian Tata Kelola Keberlanjutan dalam
Perusahaan telah melakukan beberapa upaya antara lain:
laporan ini.
• Meningkatkan efisiensi peralatan produksi, sehingga
konsumsi material dapat tetap sama dengan produksi pulp
Berikut ini adalah target yang kami rencanakan untuk pekerjaan
yang lebih besar
konservasi Perusahaan tahun 2023 dibandingkan dengan
• Memantau konsumsi material kami melalui sistem online
pencapaian kami yang sebenarnya:
sehingga memungkinkan untuk dilacak secara historis
• Melakukan dekarbonisasi dalam kegiatan produksi yang
juga meningkatkan peluang untuk memperluas penawaran
layanan bisnis-ke-bisnis kami
• Melakukan investasi dan menskalakan produksi olahan
inovatif sebagai bagian dari diversifikasi bisnis
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 50
Investing for
50 Lingkungan
SUSTAINABLE FUTURE
9.3.1 Material yang Digunakan Berdasarkan Berat lime product dan Black Liquor (BL) inorganik. Sementara material
atau Volume [GRI 301-1] tak terbarukan digunakan untuk material mentah, material untuk
proses yang terkait, dan juga material untuk tujuan pengemasan.
Dalam menjalankan kegiatan usaha, kami menggunakan
beberapa jenis material seperti material tak terbarukan dan
juga material terbarukan. Material terbarukan yang digunakan
Kinerja Kami di Tahun 2023
seluruhnya merupakan material mentah seperti wood, lime kiln Berikut material yang kami gunakan (dalam ton) dalam tiga
tahun terakhir.
2023 2022 2021
Keterangan
Jumlah (ton) Komposisi (%) Jumlah (ton) Komposisi (%) Jumlah (ton) Komposisi (%)
Material tak terbarukan yang 22.423 1,7 39.157 2,5 40.860 2,6
digunakan
Material terbarukan yang 1.317.209 98,3 1.558.240 97,5 1.521.649 97,4
digunakan
Jumlah Material yang 1.339.632 100,00 1.597.397 100,00 1.562.509 100,00
digunakan
Pada tahun 2023, kami menggunakan 98,3% material terbarukan, lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 97,5%.
Nilai tersebut melebihi rentang target yang telah ditetapkan yakni 97-98%.
9.3.2 Material Input dari Daur Ulang yang menggunakan kembali produk sampingan dari pabrik kami untuk
Digunakan [GRI 301-2] membuat produk dan energi lainnya.
• Kami menghasilkan produk sampingan dari pemrosesan
Produk kami dibuat menggunakan serat kayu alami (virgin wood).
pabrik (seperti lime product) dan;
Kami adalah produsen utama sehingga tidak menggunakan
• BL Inorganik yang diperoleh dari proses pembuatan pulp.
bahan daur ulang pasca-konsumen dalam produk kami. Kami
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 51
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lingkungan 51
9.4 ENERGI [OJK F.7; GRI 3-3] Selain itu, kami juga memiliki sistem pemantauan online
berkelanjutan (Continuous Emission Monitoring System/
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan lingkungan,
CEMS) di sebagian besar lokasi untuk pemantauan emisi yang
Toba Pulp Lestari juga memprioritaskan pengelolaan konsumsi
terhubung ke server utama pengendalian polusi.
energi sebagai aspek penting dalam upaya keberlanjutan.
Perusahaan telah menerapkan strategi untuk memantau,
Metode yang digunakan Energy = jumlah fuel *nilai kalori per
mengurangi, dan mengoptimalkan penggunaan energi di seluruh
values (dan di konversi ke GJ LHV)
kegiatan operasionalnya. Dengan mengintegrasikan proses-
proses yang hemat energi, Perusahaan berupaya meminimalkan
Upaya kami dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca antara
jejak karbon dan berkontribusi terhadap upaya konservasi energi
lain adalah:
secara global.
• Peningkatan efisiensi energi pada proses dan pembangkit
listrik
Selain pengelolaan energi dan emisi karbon, kami juga berupaya
• Penggunaan bahan bakar alternatif pada boiler sebagai
untuk mengurangi polusi udara melalui penerapan, seperti:
pengganti batubara
• Kontrol teknik seperti pengaplikasian filter dan scrubber yang
• Pemilihan pemasok dengan intensitas GRK lebih rendah
digunakan untuk pengendalian polusi udara
untuk bahan baku utama
• Memasang kontrol otomatis untuk mempertahankan
• Menjaga efisiensi peralatan sehingga konsumsi bahan bakar
parameter proses kritis
tidak terbarukan dapat dikurangi
• Jadwal pemeliharaan preventif untuk semua peralatan kritis
• Mengurangi sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir
lingkungan
(TPA)/Landfill dan mulai memanfaatkan lumpur limbah di
• Sistem pemantauan online untuk memeriksa kinerja terhadap
Multi Fuel Boiler (MFB)
peraturan daerah
• Melakukan pencatatan harian dan pemantauan konsumsi
• Pemantauan dan analisis pihak ketiga yang disetujui secara
daya dan laporan kuartal ke regulator untuk memantau
berkala oleh peraturan
dampak kegiatan operasional terhadap lingkungan.
Kinerja Kami di Tahun 2023
2023 2022 2021
[OJK F.6; GRI 302-1, 302-2, 302-3]
Uraian
Pada tahun 2023, kami mencatatkan (dalam GJ)
konsumsi energi sebesar 7.050.480
GJ, menurun 1.747.611 GJ atau 19,86% Konsumsi bahan bakar dari sumber energi tidak 327.712 454.158 410.987
terbarukan
dibandingkan dengan tahun 2022
Konsumsi bahan bakar dari sumber energi 6.678.033 8.304.231 8.491.886
yang tercatat sebesar 8.798.091 GJ. terbarukan
Perusahaan tidak memiliki konsumsi
Konsumsi listrik 44.735 39.701 46.256
energi di luar organisasi.
Total konsumsi energi 7.050.480 8.798.091 8.949.128
Intensitas energi (GJ/ton) 46 44 45
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 52
Investing for
52 Lingkungan
SUSTAINABLE FUTURE
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 53
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lingkungan 53
9.5 AIR DAN EFLUEN [OJK F.8; GRI 3-3, 303-1, 303-2]
Memahami peran penting air dalam kegiatan operasional dan ekosistem di sekitarnya, Perusahaan telah menetapkan pengelolaan air
mulai dari penentuan bahan baku, pemasangan alat yang sesuai standar, sampai pengelolaan kembali air yang dipakai dan pengelolaan
air dari sisa proses untuk memastikan penggunaan air yang bertanggung jawab dan menjaga kelestariannya. Perusahaan menerapkan
langkah-langkah untuk memantau dan meminimalkan konsumsi air, yang bertujuan untuk mengurangi dampaknya terhadap sumber
air setempat sekaligus mendorong penggunaan air yang efisien. Seluruh upaya pengelolaan air telah tertuang dalam SOP yang
penerapannya akan diaudit oleh internal dan eksternal untuk memastikan semua kegiatan pengelolaan air telah sesuai dengan
prosedur maupun peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan juga melibatkan pemangku kepentingan termasuk
masyarakat setempat dengan memberikan kuesioner untuk mendapatkan masukan sebagai upaya peningkatan pengelolaan air.
Komitmen terhadap pengelolaan air sebagai bahan baku proses telah menjadi komitmen yang dipegang perusahaan mulai dari
pengambilan air sebagai air proses dan melaporkan terhadap penggunaannya dan memberikan pajak wajib terhadap penggunaan air
menjadi wajib untuk pembangunan negara melalui pemerintah, begitu juga terhadap kebijakan pengelolaan air sisa dari proses telah
menjadi komitmen perusahaan untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah
(IPAL) dan melaporkan secara rutin terhadap kualitas air buangan/air sisa proses secara berkala, dan melaksanakan pemantauan
secara internal maupun eksternal oleh pihak yang terakreditasi.
Perusahaan dalam pengelolaannya melakukan kegiatan pemantauan menggunakan pihak luar yang memliki kialitas dan terkareditasi
dari badan yang terpercaya melakukan pengambilan dan pengujian kualitas air sesuai baku mutu yang dikeluarkan pemerintah terkait.
Perhitungan pengujian terhadap sebaran dampak dari akibat aktivitas kegiatan perusahaan melalui neraca balance dengan metode
The Streeter–Phelps dan kurva oxygen sag juga ZID (zona intial dilution). selain itu perusahaan telah menerapkan sistem SPARING ,
yaitu kulaitas air limbah yang dihasilkan secara aktual dapat dipantau dan terkoneksi ke data KLHK.
Dengan aplikasi sistem SPARING dimana pengontrolan setiap detik terhadap kualitas air limbah dapat dimonitor secara aktual.
EFFLUENT TREATMENT PLANT
CaO / HCl
Primary
Travelling Screen Clarifier #1
Mixing
Chamber Splitter Box
8500m3
Primary
Clarifier #2
Splitter
Box
Emergency Aeration
Feeding Urea and Aeration 60000m3
Pond Tank Tank
Nutrient DAP
#1 Nash #2
4000m3 Pump
WAS
RAS
Feed
Tank Splitter Box
Rotary
Screen Flock 7850 m3 7850 m3 7850 m3
Tank Secondary Secondary
Secondary
Filter Clarifier #1 Clarifier #2 Clarifier #3
Screw Press
Press
Thickner
Sludge Effluent Clarifier
Bunker Effluent Discharge to River
Management of
1850 m3
Effluent Sludge
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 54
Investing for
54 Lingkungan
SUSTAINABLE FUTURE
Kinerja Kami di Tahun 2023 terakreditasi. Penempatan alat flow meter ditempatkan pada
[GRI 303-3, 303-4, 303-5] posisi yang telah ditentukan disesuaikan dengan kebutuhan data
dalam internal proses.
Pada tahun 2023, Perusahaan mencatatkan konsumsi air di
pabrik sebesar 9.526.063 m3 menurun 1.595.635 m3 dari tahun
2022 yang berasal dari air permukaan. Tidak ada sumber air 2023 2022 2021
lainnya yang ditarik selain air permukaan. Sumber air permukaan Sumber Air
yang ditarik bukan merupakan daerah yang mengalami (dalam m3)
kelangkaan air secara ekstrem. Sebanyak 26.622.262 m3 air Air Sirkuler 26.622.262 34.602.328 31.708.063
sirkulasi dan 10.785.021 m3 air yang dibuang kembali ke sungai.
Air Permukaan yang 9.526.063 11.121.698 12.068.832
ditarik
Pengambilan data yang didapat untuk menghitung air yang
Air yang Dibuang 10.785.021 13.995.316 12.339.362
diambil, air yang disirkulasi dan air yang dibuang menggunakan Kembali ke Sungai
alat flow meter yang terkalibrasi secara berkala oleh pihak yang Air yang Dikonsumsi 9.526.063 11.121.698 12.068.832
9.6 LIMBAH [OJK F.14; GRI 3-3, 306-1, 306-2] kembali pada proses sehingga berdampak signifikan
mengurangi timbulan limbah yang dihasilkan.
Perusahaan menerapkan praktik pengelolaan limbah bahan
• Ceramic Disc (CD) filter, penerapan CD filter untuk menambah
beracun dan berbahaya (B3) dan non B3 yang ketat untuk
daya serap atau tahapan filter pada white liquor sehingga
memastikan penanganan dan pembuangan limbah secara
meningkatkan kualitas white liquor yang akan mengurangi
bertanggung jawab. Perusahaan menyadari potensi dampak
timbulan dampak limbah yang dihasilkan.
lingkungan dari pengelolaan limbah yang tidak tepat dan oleh
karena itu telah menetapkan prosedur yang komprehensif untuk
Limbah B3 yang dihasilkan dari kegiatan operasional kami
menangani limbah B3 dan non B3.
antara lain:
• Dreg/Grits dan lime mud dari unit Recausticizing dan Lime
Pengelolaan yang dilakukan adalah dengan cara pemanfaatan,
Kiln,
penimbunan serta penyimpanan sementara sebelum dikirim
• Sludge dari IPAL.
kepada pengelola resmi yang telah mendapat izin dari instansi
pemerintah terkait.
Dalam kegiatannya untuk mengelola limbah B3, kami memberikan
program pelatihan rutin kepada karyawan untuk meningkatkan
Beberapa terobosan dalam pengelolaan limbah yang telah
pemahaman pengelolaan limbah. Selain itu, Perusahaan juga
dilakukan Perusahaan antara lain adalah:
memantau dan memastikan tidak menimbulkan dampak negatif
• Superbatch digester untuk meningkatkan kualitas pulp dan
terhadap masyarakat sekitar yang berdekatan dengan aktivitas
efisiensi sehingga mengurangi dampak besar dari limbah.
pengelolaan limbah. Pengelolaan limbah non B3 juga dilakukan
• Ash leaching, yang merupakan pengembalian kembali debu
oleh perusahaan dengan membuat composting dan juga
dari sisa pembakaran liquor yang diolah dan digunakan
memberikan ke pihak ketiga.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 55
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lingkungan 55
Kinerja Kami di Tahun 2023 Untuk mencapai hal ini, Perusahaan secara berkala memantau
[OJK F.13, F.15; GRI 306-3, 306-4, 306-5] emisinya untuk mengidentifikasi peluang-peluang perbaikan.
Selain itu, Perusahaan juga melakukan berbagai inisiatif untuk
Pada tahun 2023, tercatat 37.211,1 ton limbah B3 dan limbah
meningkatkan penyerapan karbon melalui praktik-praktik
non B3 yang dihasilkan dari kegiatan operasional pabrik dan hal
kehutanan yang berkelanjutan dan upaya penanaman kembali.
ini menurun dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 62.386,9
Dengan berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan penyerap
ton.
karbon alami, Perusahaan berkontribusi terhadap pengurangan
kadar karbon dioksida di atmosfer secara keseluruhan, sehingga
Tidak ada limbah Non B3 yang dikirimkan ke pembuangan akhir
dapat mengurangi dampak perubahan iklim dan mendorong
dan tidak ada tumpahan yang terjadi di sepanjang tahun 2023.
praktik-praktik lingkungan yang berkelanjutan.
2023 2022 2021 Kinerja Kami di Tahun 2023
Komposisi Limbah [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
(Dalam ton)
Kami mengukur emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasi
Limbah B3 setiap tahunnya untuk melakukan evaluasi dan upaya penurunan
Total limbah B3 26.028,8 50.184,1 27.200,4 emisi sehingga dapat meminimalkan dampak terhadap
yang dikirimkan ke lingkungan, membangun ketahanan terhadap perubahan iklim,
pembuangan akhir
dan menciptakan manfaat jangka panjang bagi Perusahaan,
Lime Mud 9.425,5 29.983,2 11.184,6 lingkungan dan pemangku kepentingan lainnya.
Dregs/Grits 11.219,1 12.577,1 9.670,9
Debu dari fasilitas 2.755,6 4.126,3 1.817,2 Emisi Cakupan 1 kami terdiri dari emisi dari bahan bakar yang
pencemaran udara digunakan di stationary dan mobile combustion seperti biosolar,
Sludge IPAL untuk 2.628,6 3.497,6 4.527,8 MFO, dan solar. Emisi Cakupan 2 merupakan emisi tidak
substitusi bahan langsung dari pembelian tenaga listrik dari Perusahaan Listrik
bakar (Insinerasi
dengan perolehan Negara. Sedangkan Emisi Cakupan 3 dari perjalanan bisnis. Gas-
energi) gas yang termasuk dalam penghitungan adalah Karbon Dioksida
Total limbah B3 94,2 96,4 85,1 (CO2), Metana (CH4), Dinitrogen Monoksida (N2O).
yang dialihkan dari
pembuangan akhir
Metode yang dilakukan untuk perhitungan gas rumah kaca yaitu
Limbah B3 Campuran 94,2 96,4 85,1
(dikelola oleh pihak IPCC 2006, GHG Protocol, dan ICAO Carbon Emissions Calculator,
luar) Upaya kami dalam menurunkan emisi karbon dilakukan melalui
Jumlah limbah B3 26.123,0 50.280,0 27.285,5 pengurangan konsumsi energi listrik dan bahan bakar. Pada
Limbah non B3 tahun 2023, emisi CO2 yang dihasilkan 31.366,033 tCO2e
menurun dari tahun 2022, 42.933,029 tCO2e atau 27% dari
Total limbah non B3 0 0 0
yang dikirimkan ke tahun lalu. Penurunan tersebut sesuai dengan upaya kami dalam
pembuangan akhir mencapai target TPL 2030.
Total limbah non B3 11.088,1 11.893,2 13.263,5
yang dialihkan dari
pembuangan akhir Uraian Satuan 2023 2022 2021
Reuse: Abu Boiler 10.816,0 11.646,1 12.415,0 Emisi tCo2e 31.366 42.933 39.183
dari biomassa Cakupan 1
(onsite)
Emisi tCo2e 0,033 0,029 0,034
Recycle: sampah 32,6 18,5 15,4 Cakupan 2
domestik (onsite)
Jumlah Emisi tCo2e 31.366,033 *
42.933,029 *
39.183,034
Pengolahan lainnya: 239,5 228,6 833,1
Dikelola oleh pihak Emisi tCo2e 59,69 10,2 -
luar seperti jumbo Cakupan 3
bag, tube nursery dan
metal scrap (offsite) Intensitas tCo2e/ 0,21 0,22 0,20
Emisi pulp
Jumlah limbah non B3 11.088,1 11.893,2 13.263,5
Biogenik tCo2e 644.459 802.397 820.068
Total Limbah B3 dan 37.211,1 62.173,7 40.549,1
Non B3 *
Note: Perubahan data 2021 dan 2022 dikarenakan kesalahan penulisan.
9.7 EMISI [OJK F.11, F.12; GRI 3-3, 305-4] 9.8 PENGADUAN TERKAIT LINGKUNGAN HIDUP
Toba Pulp Lestari berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon [OJK F.16]
sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Perusahaan Perusahaan membuka lebar masukan, saran, ide maupun
telah menerapkan langkah-langkah untuk memantau dan pengaduan terkait masalah lingkungan hidup di seluruh wilayah
memitigasi jejak karbon di seluruh aspek operasinya. Dengan operasionalnya. Di sepanjang tahun 2023, tidak terdapat
mengintegrasikan praktik dan teknologi yang berkelanjutan, pengaduan terkait lingkungan yang diterima Perusahaan.
Perusahaan berupaya meminimalkan emisi dan berkontribusi
terhadap upaya global dalam memerangi perubahan iklim.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 56
Investing for
56 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
10. Sosial
10.1 ASPEK SOSIAL Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan fokus penting
lainnya bagi Toba Pulp Lestari. Perusahaan mempertahankan
Toba Pulp Lestari memiliki komitmen yang tinggi terhadap
standar K3 yang ketat untuk menjaga kesejahteraan
aspek sosial dalam pembangunan, dengan melakukan investasi
karyawannya, menerapkan pelatihan rutin dan protokol
yang signifikan di bidang sumber daya manusia, kesehatan dan
keselamatan untuk mencegah kecelakaan di tempat kerja dan
keselamatan kerja, serta membina hubungan yang kuat dengan
memastikan lingkungan kerja yang sehat dan aman.
masyarakat sekitar.
Selain itu, Perusahaan secara aktif melibatkan masyarakat
Dalam hal sumber daya manusia (SDM), Perusahaan
setempat untuk mendukung inisiatif pengembangan sosial.
memprioritaskan kesejahteraan dan pengembangan
Perusahaan berkolaborasi dengan organisasi masyarakat,
profesionalisme karyawan. Perusahaan mengimplementasikan
lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah untuk
berbagai program SDM yang komprehensif yang bertujuan untuk
mempromosikan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan
menyediakan lingkungan kerja yang aman dan memuaskan,
infrastruktur di daerah sekitar. Dengan membina kemitraan yang
serta kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan
kuat dengan masyarakat, Perusahaan berupaya menciptakan
pengembangan karir. Selain itu, Perusahaan sangat menekankan
dampak positif dan berkelanjutan di luar kegiatan operasionalnya,
pada keberagaman dan inklusi, memastikan bahwa semua
sehingga dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan dan
karyawan dihargai dan diberi kesempatan yang sama untuk
kemakmuran daerah secara keseluruhan.
berkembang dan sukses.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 57
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 57
10.2 KEPEGAWAIAN [OJK F.18, F.19; GRI 3-3]
Toba Pulp Lestari menyadari peran integral dari manajemen karyawan dalam mengembangkan lingkungan kerja yang berkembang
dan berkelanjutan. Pendekatan Perusahaan terhadap manajemen karyawan mencakup berbagai aspek, termasuk perekrutan,
kesejahteraan, pengembangan karir, dan pensiun, yang semuanya dilandasi oleh komitmen yang kuat untuk tidak melakukan
diskriminasi dan menjunjung tinggi hak asasi manusia sesuai dengan standar ILO.
Dalam hal rekrutmen, Perusahaan memprioritaskan proses Pengembangan karir merupakan salah satu fokus lain dalam
yang adil dan transparan, memastikan kesempatan yang sama strategi pengelolaan karyawan. Perusahaan secara aktif
bagi semua kandidat potensial sebagaimana tercantum dalam mendorong pembelajaran dan peningkatan keterampilan yang
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) pasal 14 terkait Penerimaan berkelanjutan, memberikan program pelatihan dan kesempatan
Karyawan. Perusahaan menghargai keberagaman dan secara untuk pengembangan karir untuk memberdayakan karyawan
aktif berupaya menciptakan tenaga kerja yang inklusif yang dan memaksimalkan potensi mereka. Komitmen ini tidak
mewakili berbagai perspektif dan latar belakang. Perusahaan hanya bermanfaat bagi karyawan secara individu, namun juga
juga berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi lokal dengan berkontribusi pada pertumbuhan dan kesuksesan organisasi
merekrut tenaga kerja lokal dengan persentase manajemen secara keseluruhan.
senior di lokasi operasional yang berasal dari masyarakat
setempat. Definisi lokal menurut perusahaan adalah karyawan Selain itu, Perusahaan menyadari pentingnya perencanaan
yang berasal dari Indonesia. pensiun dan menawarkan dukungan bagi karyawan yang akan
memasuki tahap berikutnya dalam kehidupan mereka. Program
Perusahaan berkomitmen untuk menghormati hak-hak pekerja pensiun yang komprehensif dari Perusahaan telah disusun untuk
yang diakui secara internasional sesuai dengan Deklarasi memastikan bahwa karyawan dapat pensiun dengan keamanan
Universal Hak Asasi Manusia, Konvensi ILO dan semua hukum finansial dan ketenangan pikiran, yang mencerminkan komitmen
yang berlaku seperti tidak mempekerjakan anak di bawah usia Perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan dalam jangka
18 tahun dan tidak ada kerja paksa. Batas usia minimum selalu panjang.
diinformasikan dalam setiap proses rekrutmen.
10.2.1 Perekrutan dan Pergantian Karyawan Baru
Selain itu, Perusahaan sangat menekankan pada kesejahteraan [GRI 401-1]
karyawannya, dengan menyediakan sistem dukungan dan Perusahaan percaya bahwa perekrutan karyawan yang
tunjangan yang komprehensif untuk memastikan kesejahteraan sesuai dengan kualifikasi dan kriteria yang dibutuhkan dapat
mereka, baik di tempat kerja maupun di luar tempat kerja. Mulai memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan
dari penyediaan layanan kesehatan hingga lingkungan kerja yang produktivitas operasional kami. Proses rekrutmen dilakukan
kondusif, Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan suasana sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku tanpa
yang mendukung agar karyawan dapat berkembang secara adanya diskriminasi serta dilakukan dengan transparan.
pribadi dan profesional. Seluruh upaya pengelolaan personalia Perusahaan juga berkomitmen penuh dalam memastikan
telah tercantum dalam SOP, Perjanjian Kerja Bersama dan juga pemenuhan hak-hak pekerja sesuai dengan perundang-
Perjanjian Kerja yang telah disosialisasikan kepada seluruh undangan yang berlaku.
karyawan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 58
Investing for
58 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
Kinerja Kami di Tahun 2023
Tingkat Perekrutan Karyawan Berdasarkan Rentang Usia (dalam orang)
2023 2022 2021
Rentang Usia
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
< 30 61 12 73 88
* *
17 105
*
48 16 64
30-50 18 3 21 28
* *
1 30
*
18 1 19
> 50 9 0 9 17 0 17 22 0 22
Jumlah 88 15 103 133
* *
18 151
*
88 17 105
*
Note: Perubahan data tahun 2022 terkait Tingkat Perekrutan Karyawan pada rentang usia < 30 tahun dan 30-50 dikarenakan kesalahan metode perhitungan
Persentase Tingkat Perekrutan Karyawan Baru
Uraian 2023 2022 2021
Berdasarkan Usia
< 30 71% 70% 61%
30-50 20% 19% 18%
> 50 9% 11% 21%
Berdasarkan Jenis Kelamin
Pria 85,4% 88,1% 83,8%
Wanita 14,6% 11,9% 16,2%
Tingkat Pergantian Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
(dalam orang)
2023 2022 2021
Rentang Usia
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
< 30 31 6 37 46 8 54 24 3 27
30-50 18 4 22 31 3 34 17 4 21
> 50 51 2 53 53 3 56 53 3 56
Jumlah 100 12 112 130 14 144 94 10 104
Persentase Tingkat Pergantian Karyawan Baru
Uraian 2023 2022 2021
Berdasarkan Usia
< 30 33,0% 37,5% 26,0%
30-50 19,6% 23,6% 20,2%
> 50 47,3% 38,9% 53,8%
Berdasarkan Jenis Kelamin
Pria 89,3% 90,3% 90,4%
Wanita 10,7% 9,7% 9,6%
10.2.2 Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Kinerja Kami di Tahun 2023
Purna Waktu yang Tidak Diberikan Kepada Selain upah, kami memberikan kesejahteraan kepada seluruh
Karyawan Sementara atau Paruh Waktu karyawan purna waktu dalam bentuk tunjangan yang diberikan
[GRI 401-2] meliputi asuransi jiwa, perawatan kesehatan, cuti melahirkan,
Perusahaan memberikan hak-hak karyawan termasuk karyawan persiapan masa pensiun, cuti saudara kandung menikah, dan
purna waktu dan juga karyawan sementara atau paruh waktu tunjangan kesejahteraan lainnya (menikah, meninggal, dan
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. melahirkan) yang berlaku di seluruh area operasional kami.
Salah satunya adalah pemberian upah dan juga tunjangan.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 59
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 59
10.3 KEBERADAAN PASAR [GRI 3-3] 10.3.2 Proporsi Manajemen Senior yang Berasal dari
Perusahaan telah menunjukan komitmennya dalam berkontribusi Masyarakat Lokal [GRI 202-2]
terhadap pembangunan ekonomi di daerah atau masyarakat Perusahaan secara proaktif berupaya melibatkan masyarakat
sekitar. Dengan keberadaan pasarnya, Perusahaan dapat setempat untuk mengidentifikasi dan menarik talenta dari
memberikan dapat positif seperti dengan memberdayakan daerah sekitar, sehingga berkontribusi pada pengembangan
tenaga kerja lokal untuk mengisi posisi manajerial dan mengatur ekonomi dan pemberdayaan penduduk setempat. Dengan
pengupahan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal, Perusahaan
tidak hanya memperkuat hubungan dengan masyarakat, tetapi
10.3.1 Rasio Standar Upah Karyawan Entry-level juga memberikan kesempatan kerja yang berharga bagi individu-
Berdasarkan Jenis Kelamin Terhadap Upah individu di sekitar wilayah operasinya. Melalui pendekatan ini,
Minimum Regional [GRI 202-1, OJK F.20] Perusahaan memupuk rasa kebanggaan dan rasa memiliki
Pengaturan standar pengupahan karyawan telah tertuang di masyarakat setempat sekaligus berkontribusi terhadap
dalam Surat Perjanjian Kerja antara Perusahaan dan mitra pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran wilayah tersebut.
kerja yang menyatakan bahwa upah yang dibayarkan minimal Inisiatif rekrutmen lokal sejalan dengan upaya Perusahaan untuk
sama dengan Upah Minimum Provinsi. Perusahaan juga akan menciptakan tenaga kerja yang beragam dan inklusif, serta
melakukan pemeriksaan kesesuaian atas pembayaran tersebut. memperkaya budaya organisasi dengan berbagai perspektif dan
pengalaman. Manajemen senior adalah Pekerja yang memiliki
Kinerja Kami di Tahun 2023 jabatan Manager ke atas.
Pada tahun 2023, Perusahaan mencatat 1.189 karyawan tetap
dan 43 karyawan kontrak. Kami memastikan telah memberikan Persentase
upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi di masing-masing manajemen
senior
wilayah kerja sebagaimana yang diatur dalam peraturan yang
di lokasi
berlaku. Pria dan wanita telah diberikan upah sesuai dengan operasi yang Persentase Persentase Persentase
Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp2.883.000. Upah signifikan 2023 (%) 2022 (%) 2021 (%)
karyawan tetap posisi terendah sama dengan upah minimum yang
kabupaten yang ditetapkan oleh Pemerintah. berasal dari
masyarakat
lokal
Rasio Upah (Tahun)
Jenis Kelamin Karyawan Pria 90% Pria 92% Pria 94%
2023 2022 2021 Wanita 10% Wanita 8% Wanita 6%
Pria 1 1 1
Wanita 1 1 1
*
Note: Tabel diatas merupakan perbandingan antara upah karyawan pemula
berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum kabupaten.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 60
Investing for
60 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
10.4 KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA [OJK target zero accident yang ditetapkan dapat tercapai. Data berikut
F.21; GRI 3-3, 403-1, 403-3, 403-4] merupakan total data karyawan dan bukan karyawan.
Komitmen Perusahaan dalam menerapkan sistem keselamatan
Tidak ada penyakit yang timbul akibat kerja untuk semua
dan kesehatan kerja (K3) diwujudkan melalui penerapan
karyawan dan mitra perusahaan.
kebijakan K3, SOP, program K3 sebagaimana yang tertuang
dalam peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku.
Aspek kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hak pekerja
Kinerja Kami di Tahun 2023
dalam mendapatkan Perlindungan dari Bahaya dan Risiko selama Perusahaan melakukan Identifikasi Bahaya melalui Penilaian
bekerja. Perusahaan memiliki komite gabungan manajemen dan Risiko (Matriks Risiko) dengan mengambil tindakan berdasarkan
pekerja untuk K3 yakni Panitia Keselamatan Kesehatan Kerja Hirarki Pengendalian Risiko (melalui: Eliminasi, Subsitusi,
(P2K3) yang bertanggung jawab dalam memastikan beragam Engineering Control, Administasi, APD).
isu K3 dapat dituntaskan sesuai dengan prosedur yang berlaku
dan melakukan rapat secara berkala setiap bulannya. Setiap dua Jumlah dan Tingkat
2023 2022 2021
tahun sekali, Perusahaan memperbaharui struktur P2K3. Kecelakaan Kerja
Jumlah fatalitas sebagai 0 0 0
Kami selalu melakukan evaluasi dengan Risk Management K3 dan akibat kecelakaan kerja
penilaian kembali risiko-risiko terkait K3 melalui audit, inspeksi, Jumlah kecelakaan kerja 0 2 0
dengan konsekuensi
observasi, patroli, dan program K3 lainnya. Pelatihan berkaitan tinggi (tidak termasuk
dengan K3 seperti latihan Emergency Response menjadi salah fatalitas)
satu pelatihan wajib bagi seluruh karyawan dan kami juga Jumlah kecelakaan kerja 4 14 14
selalu mensosialisasikan K3 dalam berbagai kesempatan yang dapat dicatat
kepada karyawan. Perusahaan juga melakukan internal audit Jumlah jam kerja 13.281.922 13.387.555 13.608.445
Sistem Manajemen K3 (SMK3), Inspeksi K3, Pertemuan P2K3 Jenis-jenis kecelakaan kerja utama
dan safety patroli secara rutin di seluruh area operasionalnya. Medical Aid Injury, Loss Time Injury, and Fatality
Ruang Lingkup SMK3 di Perusahaan mencakup seluruh aktivitas *
Perhitungan tingkat kecelakaan kerja
pekerjaan Mill (Operational, Maintenance and Supporting) dan
Tingkat kematian 0 0 0
Fiber (5 Sektor). sebagai akibat cedera
terkait pekerjaan
Kami juga memiliki fungsi layanan kesehatan kerja seperti Tingkat cedera terkait 0 0,2 0
pekerjaan dengan
adanya Medical Check Up (MCU) per tahun untuk karyawan tetap konsekuensi tinggi (tidak
dan kontrak, fasilitas medical clinic untuk P3K, fasilitas periksa termasuk kematian)
kesehatan sebelum bekerja bagi pekerja baru (kontraktor), Tingkat cedera terkait 0,3 1,1 1,0
layanan klinik bagi kontraktor untuk melakukan pemeriksaan pekerjaan yang dapat
dicatat
kesehatan dan mengeluarkan hasil kesehatan sebelum bekerja,
di mana surat keterangan sehat yang dikeluarkan tersebut *
Cedera yang terjadi di tempat kerja yang mengakibatkan karyawan tidak dapat
menjadi salah satu syarat bagi mereka sebelum mulai bekerja. bekerja pada hari kerja penuh berikutnya (termasuk Kematian) per 1.000.000
jam kerja
Di sepanjang tahun 2023, tidak terdapat kecelakaan fatalitas Pada tahun 2023, tingkat kecelakaan kerja tercatat menurun
dan kasus penyakit akibat kerja. Ini menunjukan pencapaian dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kami juga terus
Perusahaan dalam menjaga zero accident di aspek K3. melakukan evaluasi dan peninjauan risiko secara berkala untuk
hal ini. Semua kegiatan dalam organisasi kami tercakup dalam
10.4.1 Kecelakaan Kerja [GRI 403-9, 403-10 ] pegungkapan ini yang sesuai dengan sesuai degan undang-
Perusahaan telah melakukan pelaporan investigasi kecelakaan undang dan peraturan yang berlaku. Dalam penilaian kinerja K3
kerja K3 untuk selanjutnya dilakukan upaya tindak lanjut sesuai kami menggunakan standar yang kami gunakan selama ini yaitu
dengan sistem pengelolaan K3 atau pengendalian risiko K3 dan standar ANSI (American National Standard Institut). Selama
sistem pengendalian K3. Tindak lanjut tersebut diharapkan dapat tahun 2023 tidak ada penyakit akibat kerja yang di timbulkan.
mencegah terjadinya kecelakaan kerja di masa mendatang dan
Stop
10.4.2 Safety Golden Rules Authority Clean Stop
Clean Confined Up Authority
Up Space
Perusahaan telah menetapkan
aturan-aturan dasar yang wajib Work
Authoriza- LOTO
diikuti oleh semua karyawan tion Driving Fire
Protection
dalam menjalankan aktiitas kerja MILL FIBER
untuk menjamin keselamatan dan Driving Hot
Work
Kesehatan kerja serta lingkungan Lifting Biological
melalui 10 Safety Golden Rules Lifting Working Equipment Hazard
Equipment at Height Personal
untuk Mill dan 7 Safety Golden
Rules untuk Fiber.
Line of
Fire Safety Protection
Equipment
Golden Rules (PPE)
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 61
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 61
10.5 PELATIHAN DAN PENDIDIKAN [OJK F.22; GRI 3-3]
Komitmen Perusahaan terhadap pengembangan karyawan mencakup program pelatihan dan pengembangan yang komprehensif
yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan tenaga kerjanya. Perusahaan menyadari bahwa investasi dalam
pembelajaran dan pertumbuhan karyawan yang berkelanjutan tidak hanya bermanfaat bagi karyawan secara individu, namun juga
berkontribusi terhadap keberhasilan dan keberlanjutan organisasi secara keseluruhan. Inisiatif pelatihan dan pengembangan di
Perusahaan dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang dan tuntutan industri. Mulai dari pelatihan
keterampilan teknis hingga pengembangan kepemimpinan dan manajemen, Perusahaan menyediakan beragam kesempatan bagi
karyawan untuk memperluas pengetahuan dan keahlian mereka, memberdayakan mereka untuk menghadapi tantangan baru dan
unggul dalam peran mereka.
Pada tahun 2023, beberapa area fokus utama program pelatihan 1. Reaksi partisipasi terhadap pelatih dan materi; dan
yang dilakukan antara lain adalah: 2. Audit internal dari QEMS.
• Terkait HAM:
- Human Right Due Diligence Awareness Training kepada Laporan bulanan akan disajikan oleh bagian LnD dalam rapat
semua Senior Management dan beberapa karyawan yang manajemen, sebagai bagian dari pelaporan. Sedangkan umpan
berkaitan seperti departemen HRD, Social Capital dan balik peserta akan diambil dan dipantau melalui hasil meeting
Sustainability. internal dan audit dari QEMS.
- Learning and Development melaksanakan pelatihan Kode
Etik perusahaan yang mengcakup pembahasan tentang 10.5.1 Rata-Rata Jam Pelatihan Per Tahun Per
Perundungan (Bullying), Pelecehan dan Kekerasan. Karyawan [GRI 404-1]
• Terkait Enviroment: Melaksanakan training Limbah B3 Perusahaan terus berupaya mengembangkan kompetensi
dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. seluruh karyawan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan
• Melaksanakan pelatihan untuk pemenuhan kebutuhan safety agar memiliki pemahaman atas kemampuan teknis maupun
yang berdampak pada pemahaman peserta terkait Safety non teknis sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan
seperti Emergecy Response Team. kinerjanya. Kami terus meningkatkan rata-rata jam pelatihan
kepada seluruh karyawan setiap tahunnya.
Di luar itu, Perusahaan juga secara berkesinambungan
menyediakan program pelatihan rutin yang mencakup bidang- Rata-rata jam Tahun
bidang: pelatihan per jenis
kelamin karyawan 2023 2022 2021
• Pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja
• Pelatihan keterampilan non teknis Per Karyawan 11,0 *
14,4 *
13,2
• Pelatihan keterampilan teknis Per Karyawan Wanita 7,1 *
15,7 *
11,9
• Pelatihan keterampilan kepemimpinan
Per Karyawan Pria 11,6 *
14,2 *
13,4
• Pelatihan fungsionalitas
• Sertifikasi Rata-rata jam Tahun
pelatihan per kategori
Untuk mengukur efektivitas pelatihan yang telah diberikan, karyawan 2023 2022 2021
kami selalu melakukan evaluasi kemajuan pembelajaran setiap Managerial 5,0 *
11,3 *
22,0
karyawan dan melakukan penilaian sebelum serta setelah
Executive 8,9 *
15,0 *
12,6
pelatihan untuk memastikan setiap karyawan mendapatkan
Non-Executive 13,6 *
14,0 *
12,1
pemahaman dari setiap topik pelatihan yang diberikan.
*
Note: Perubahan data tahun 2021 dan 2022 terkait rata-rata jam pelatihan
Pengukuran evaluasi terbagi dalam dua kategori: per jenis kelamin dan per kategori karyawan dikarenakan kesalahan
metode perhitungan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 62
Investing for
62 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
10.5.2 Program Peningkatan Keterampilan Karyawan masing-masing. Keanekaragaman dan kesempatan setara juga
dan Program Bantuan Peralihan [GRI 404-2] diatur dalam Kebijakan Keberlanjutan dan Kebijakan Hak Asasi
Manusia.
Pemberian program peningkatan keterampilan karyawan
dilakukan berdasarkan analisa kebutuhan di masing-masing unit
Kami juga telah melakukan sustainable supply risk chain
kerja baik yang berhubungan dengan keterampilan teknis, non
assessment yang ditujukan kepada mitra perusahaan terkait
teknis termasuk program pengembangan keterampilan karyawan
sosialisasi dan penilaian mengenai kebijakan keberlanjutan dan
seperti pelatihan first aid, soft skill, dan lainnya. Selanjutnya
hak asasi manusia. Sosialisasi juga dilakukan kepada karyawan
Perusahaan akan mengakomodir kebutuhan tersebut dengan
mengenai kebijakan hak asasi manusia yang bertujuan agar
memberikan program yang tepat agar efektivitas program
karyawan menyadari dan dapat mengetahui hak-haknya sebagai
pelatihan yang diberikan dapat tercapai.
pekerja.
Kinerja Kami di Tahun 2023
Perusahaan akan bertindak tegas jika terjadi pelanggaran
Kami menerapkan kombinasi pelatihan internal dan eksternal
HAM termasuk jika ditemukan adanya oknum yang membeda-
untuk karyawan, yang meliputi pelatihan teknis, pelatihan soft
bedakan gender dalam pekerjaan.
skill, sertifikasi dan beasiswa bagi karyawan berprestasi sesuai
Kami memiliki sistem whistleblowing, yang merupakan salah
dengan kebutuhan organisasi.
satu upaya perusahaan dalam melacak efektifitas hal ini.
10.6 KEANEKARAGAMAN DAN KESEMPATAN 10.6.1 Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan
SETARA [GRI 3-3] Karyawan [GRI 405-1]
Perusahaan memiliki karyawan yang beragam baik dari usia,
Perusahaan sangat menghargai keberagaman dan berkomitmen
latar belakang pendidikan, hingga suku dan budaya. Namun
untuk memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh
terlepas dari keberagaman tersebut, Perusahaan memastikan
karyawan. Perusahaan juga memastikan tidak ada diskriminasi
pemenuhan aspek kesetaraan dalam bekerja di antara
yang terjadi di seluruh kegiatan operasinya.
karyawannya sesuai dengan porsi tugas dan tanggung jawabnya
Kinerja Kami di Tahun 2023
Saat ini kami masih memiliki 100% anggota badan tata kelola yang berjenis kelamin pria dan terdapat peningkat persentase untuk
karyawan wanita dibandingkan dengan tahun 2022.
Persentase Anggota di Badan Tata Kelola Persentase Karyawan
14%
13%
40% 32%
2023 2023
60% 54%
100% 86%
13,3% 13,1%
13,7% 13,8%
50% 40% 33,8% 33,4%
2022 2021 2022 2021
50% 52,5 %
52,8%
60%
100% 100% 86,7% 86,9%
Pria Wanita < 30 Tahun 30 - 50 Tahun > 50 Tahun
10.7 MASYARAKAT LOKAL [OJK F.23; GRI 3-3, 413-1,
413-2]
Perusahaan berupaya untuk memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat lokal dan melibatkan mereka dalam program
pengembangan masyarakat dan penilaian dampak melalui Social Impact Assessment (SIA). Dengan melakukan SIA sejak tahun
2017, Perusahaan dapat memahami bagaimana operasinya memberikan dampak atau pengaruh baik positif maupun negatif kepada
masyarakat dan menentukan langkah mitigasi untuk memperkecil dampak negative yang ditimbulkan. SIA telah dilakukan di beberapa
desai dari 4 (empat) sektor yang dipilih karena desa-desa tersebut memiliki komunitas yang paling terdampak akibat operasional
Perusahaan, yaitu:
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 63
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 63
1. Sektor Aek Raja Selain itu, Perusahaan juga telah melakukan penilaian dampak
Desa Horison Ranggitgit dan Desa Simarigung. lingkungan baik di area sleuruh area konsesinya, termasuk
2. Sektor Aek Nauli mill dan fiber dengan melibatkan masyarakat. Penilaian ini
Desa Sihaporas, Desa Bosar Nauli, dan Desa Saitbuttu. dapat dilihat dari laporan AMDAL dan RKL-RPL Perusahaan.
3. Sektor Tele Laporan Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan
Desa Partungko Naginjang, Desa Hutagalung, dan Desa Perusahaan dilaporkan secara berkala kepada pemerintah
Parbuluan II setempat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Rangkuman
4. Sektor Habinsaran laporan SIA dan realisasi program Community Development telah
Desa Simare dan Tapian Nauli III. tersedia di website kami dan terdapat dalam laporan tahunan
kami yang juga dapat diakses secara publik.
Program pengembangan mencakup seluruh masyarakat yang Perusahaan juga memiliki hotline pengaduan yang dapat diakses
berada di sekitar areal operasional Perusahaan dan dilakukan oleh masyarakat yang telah disosialisasikan melalui berbagai
berdasarkan kebutuhan masyarakat sesuai dengan komitmen media komunikasi seperti stiker, poster, serta banner.
Perusahaan kepada masyarakat sesuai dengan bidangnya, yaitu:
1. Bidang Pendidikan Pemerintah telah memberikan ijin kepada Perusahaan untuk
2. Bidang Kesehatan pengolahan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).
3. Bidang Penciptaan Lapangan Kerja dan Peningkatan Dari hasil penilaian dampak yang dilakukan, Perusahaan
Kemampuan mengidentifikasi adanya masyarakat yang merasa kehilangan
4. Bidang Investasi Sosial atas tanah yang dirasa miliknya (claim) karena telah dikelola oleh
5. Bidang Lingkungan nenek moyang di masa lalu, sehingga terdapat potensi risiko
terjadinya konflik perebutan lahan antara masyarakat setempat
Bentuk keterlibatan pemangku kepentingan, termasuk dan Perusahaan yang akan mengakibatkan terganggunya
masyarakat dilakukan dalam beberapa kegiatan. Salah satunya operasional Perusahaan apabila tidak dilakukan penanganan
yaitu dalam menentukan topik material sebagai bagian dari secara cepat dan tepat. Oleh karena itu, Perusahaan melakukan
roadmap keberlanjutan yang dilakukan secara online agar sesuai penanganan dengan pola kerja sama kemitraan dengan
dengan kebutuhan para pemangku kepentingan. Pengungkapan membentuk kelompok tani hutan dengan masyarakat. Hasil
pelaporan materialitas penting ditetapkan dengan dengan siklus dari kerjasama ini, masyarakat sudah bisa memiliki peningkatan
tiga tahun yang dimulai dari tahun 2022 - 2024 sebagai periode penghasilan dari hasil pertanian serta operasional perusahaan
pelaporannya. berjalan dengan baik.
Selain itu, Perusahaan selalu mengikut sertakan masyarakat Perusahaan berkolaborasi dengan pihak ketiga yaitu Earthworm
sekitar melalui rembuk desa dalam penyususan program CD/ Foundation (EF) untuk membangun rencana penyelesaian
CSR Perusahaan, sehingga program pengembangan masyarakat resolusi konflik dan membangun kapasitas karyawan dalam
lebih tepat sasaran. menyelesaikan konflik. Secara internal, dukungan EF mencakup
pemetaan konflik, pelatihan, keterlibatan masyarakat, dan
Perusahaan memiliki departemen Social Capital yang penilaian mekanisme pengaduan, yang bertujuan untuk
berhubungan langsung kepada masyarakat setempat untuk menyempurnakan SOP Perusahaan mengenai pengaduan lahan
menangani dampak yang ditimbulkan sebagai akibat dari dan konsesi.
operasional perusahaan sehingga hal-hal yang dilakukan sejalan
dengan strategi, tujuan, target, dan inisiatif keberlanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 64
Investing for
64 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
10.8 RESOLUSI KONFLIK DAN PENINGKATAN KAPASITAS
Kolaborasi Perusahaan dengan EF, yang dimulai pada bulan pemangku kepentingan tersebut. Pemetaan tersebut penting
Oktober 2022, akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, EF untuk menggambarkan batas antar area konsesi dengan
akan melakukan tinjauan obyektif terhadap sistem, proses, batas desa. Pemetaan partisipatif ini juga dapat memfasilitasi
dan praktik pelibatan sosial Perusahaan yang ada, termasuk pembentukan kerangka kerja untuk dialog, kerja sama, dan
pendekatannya terhadap klaim lahan dan penyelesaian keluhan, resolusi konflik.
dengan tujuan untuk memperkuat hal tersebut sesuai dengan
standar internasional dan/atau praktik-praktik terbaik di industri. Selanjutnya, EF dan Perusahaan menyelenggarakan lokakarya
Kedua, EF akan bekerja sama dengan Perusahaan untuk untuk melakukan penilaian komprehensif atas klaim lahan di
menyusun rekomendasi yang ditargetkan dan rencana aksi yang lima sektor perusahaan. Dengan dukungan EF, Perusahaan
spesifik dan terikat waktu. telah mengidentifikasi angka indikatif mengenai luas hektar
dan jumlah konflik dengan masyarakat, serta kategorisasi
Pada tahun 2023, EF dan Perusahaan secara kolaboratif tingkat risiko konflik (misalnya tinggi, sedang, dan ringan) yang
melakukan pemetaan partisipatif dengan masyarakat Desa memerlukan validasi teknis lebih lanjut dan verifikasi di lapangan
Sionom Hudon Timur, yang diikuti dengan konsultasi publik untuk memastikan ketepatan dalam kuantifikasi dan untuk
yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk merekonsiliasi perbedaan penting yang diidentifikasi di antara
perwakilan pemerintah daerah, tokoh adat, perusahaan, dan departemen terkait. Update kegiatan kerjasama antara Toba
penduduk desa, yang kemudian diikuti dengan penyempurnaan Pulp Lestari dengan Earthworm Foundation, kami update per
hasil pemetaan melalui konsultasi lebih lanjut dengan para tiga bulan yang bisa diakses pada link berikut
10.9 UJI TUNTAS HAK ASASI
MANUSIA
Selain itu, Perusahaan juga berupaya
untuk mengelola dan mengurangi risiko
pelanggaran hak asasi manusia dalam
operasi dan seluruh rantai pemasok
kami melalui kerangka Uji Tuntas Hak
Asasi Manusia (Human Right Due
Diligence - HRDD). Perusahaan juga
melibatkan pemangku kepentingan
dan/atau perwakilan mereka dalam
mengidentifikasi dan mencegah risiko
pelanggaran hak asasi manusia. Kami
menerima semua pengaduan melalui
penyampaian keluh kesah karyawan,
mekanisme pengaduan eksternal dan
penyelesaian konflik yang mengarah
pada kesepakatan bersama, proses
terbuka, transparan, dan konsultatif
untuk menghormati pekerja dan hak-hak
masyarakat adat dengan melibatkan
pemangku kepentingan terkait. Para
pekerja dapat melaporkan masalah atau
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 65
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 65
keluhan yang mereka hadapi melalui Employee & Industrial Relation dengan jaminan anonimitas dan kerahasiaan. Perusahaan
menerapkan tata kelola dan pelaporan dimana menghormati hak asasi manusia merupakan salah satu bagian terpenting dari
pendekatan manajemen dan komitmen keberlanjutan Perusahaan secara keseluruhan.
10.10 KERANGKA UJI TUNTAS HAK ASASI MANUSIA
1. Mengidentifikasi dan Menilai
• Identifikasi pemegang hak dan kelompok rentan
• Identifikasi isu hak asasi manusia yang menonjol
• Melakukan penilaian dampak hak asasi manusia
• Secara kontinu melakukan penilaian risiko hak asasi
manusia di seluruh wilayah operasional
• Penilaian risiko hak asasi manusia untuk pemasok
dan kontraktor
1. Mengidentifikasi 2. Mengambil Tindakan
dan Menilai • Menetapkan tata kelola uji tuntas hak asasi manusia
n Pemangku Kepen • Mengembangkan dan menerapkan rencana yang
rlibata tinga
Kete n bertujuan untuk mencegah atau memitigasi dampak
KEBIJAKAN buruk dengan keterlibatan pemegang hak
HAK ASASI • Standardisasi mekanisme pengaduan yang efektif
MANUSIA untuk internal dan eksternal
Kesad
aran Hak Asasi Manusia • Memfasilitasi rencana aksi hak asasi manusia untuk
pemasok dan kontraktor
4. Mengkomunikasikan 2. Mengambil
Tindakan 3. Melacak
• Membangun sistem untuk memantau kemajuan hak
asasi manusia
• Melakukan tolok ukur terhadap indikator dan
pengungkapan (kerangka pelaporan dan penilaian)
4. Mengkomunikasikan
3. Melacak • Berkomunikasi secara internal termasuk pemasok
dan kontraktor
• Mengomunikasikan kemajuan kepada pemegang hak
yang terkena dampak
• Melaporkan secara publik kepada pemangku
kepentingan eksternal
Langkah pertama dalam uji tuntas hak asasi manusia adalah 10.11 MASYARAKAT DAN TUJUAN PEMBANGUNAN
menilai potensi dampak hak asasi manusia dari kegiatan BERKELANJUTAN
Perusahaan. Hal ini mencakup pemeriksaan terhadap kegiatan
10.11.1 Program Pengembangan Masyarakat yang
operasional Perusahaan dan hubungannya dengan pemasok,
Berkontribusi pada TPB [OJK F.25]
kontraktor, dan pihak ketiga lainnya untuk mengidentifikasi
Perusahaan memahami perannya sebagai salah satu perusahaan
potensi risiko terhadap hak asasi manusia, serta melakukan
yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam untuk
penilaian dampak hak asasi manusia. Setelah potensi risiko
turut mendukung pemerintah dalam mencapai kontribusi
diidentifikasi dan dinilai, Perusahaan mengambil langkah-
global melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2030.
langkah untuk mencegah dan mengatasi risiko tersebut,
Sepanjang perjalanan kami, Perusahaan berkomitmen penuh
seperti menetapkan tata kelola uji tuntas hak asasi manusia,
dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan strategi
membakukan mekanisme pengaduan yang efektif untuk internal
keberlanjutan dengan upaya untuk menyeimbangkan aspek
dan eksternal, dan memfasilitasi rencana aksi hak asasi manusia
ekonomi, lingkungan dan sosial sehingga dapat memberikan
di pemasok dan kontraktor. Perkembangan hak asasi manusia
kontribusi yang optimal terhadap pencapaian TPB.
akan dipantau untuk memastikan penerapannya sesuai dengan
yang diharapkan dan berfungsi sebagai indikator tolok ukur dan
Tahun 2023, pada program CD/CSR kami telah berkontribusi pada
pengungkapan untuk kerangka kerja pelaporan dan penilaian.
7 target dengan 13 indikator. Grafik menunjukkan Perusahaan
Selain itu, Perusahaan melibatkan para pemangku kepentingan,
telah berkontribusi pada TPB 2, 4, 6, 7, 8, 9, 11.
termasuk pemasok dan kontraktor untuk mengkomunikasikan
perkembangan dan melaporkannya kepada pemangku
Beberapa program yang kami jalankan di tahun 2023 ini memiliki
kepentingan eksternal. Transparansi dalam mengutamakan dan
keterkaitan terhadap lebih dari satu TPB. Perusahaan selalu
menghormati hak asasi manusia mendorong Perusahaan untuk
berusaha memberikan program-program yang memiliki dampak
membangun kepercayaan para pemangku kepentingan dan
signifikan kepada masyarakat dengan mengusahakan dampak
menunjukkan komitmennya dalam menjunjung tinggi standar
dari suatu program tersebut dapat berkontribusi kepada lebih
hak asasi manusia.
dari satu Target Pembangunan Berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 66
Investing for
66 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
Tahun 2023, Perusahaan berkontribusi pada 5 kategori dan 178 kegiatan telah berkontribusi pada TPB 2030 yaitu:
No. Program TPB Penjelasan Capaian
1. Pendidikan, Realisasi Rp Penyediaan beasiswa, bantuan sarana
Kebudayaan dan Dana: 2.876.819.312 dan prasarana sekolah, pembangunan
Keagamaan tempat ibadah dan partisipasi kegiatan
Periode Pelaksanaan: 2023 sosial kebudayaan
2. Kesejahteraan, Realisasi Rp Program CD/CSR untuk meningkatkan
Penciptaan Dana: 1.583.866.581 kesejahteraan, penciptaan lapangan
Lapangan Kerja dan kerja, dan pengembangan keterampilan
Pengembangan Periode Pelaksanaan: 2023
Keterampilan
3. Lingkungan Realisasi Rp Bantuan perbaikan lingkungan seperti
Dana: 2.799.392.064 penyediaan akses air bersih, perbaikan
jembatan, jalan, dan sarana prasarana
Periode Pelaksanaan: 2023 umum
4. Kesehatan Realisasi Rp Bantuan pemeriksaan kesehatan,
Dana: 82.659.801 program anak sehat stunting, dan
bantuan bagi lansia
Periode Pelaksanaan: 2023
5. Hubungan Realisasi Rp Bantuan untuk fasilitas pendukung
Pemerintah Dana: 5.428.970.302 pemerintah setempat dan partisipasi
dalam proyek pemerintah seperti
Periode Pelaksanaan: 2023 bantuan perbaikan jalan, pembangunan
jembatan, perbaikan kantor desa, dan
lain-lain.
10.11.2 TPL 2030
TPL 2030 adalah visi kami untuk menjadi perusahaan yang berkelanjutan dan terdiri dari empat komitmen dengan 10 target yaitu:
Iklim Positif
• Memastikan tidak adanya kehilangan
karbon bersih di kawasan konservasi
• Pengurangan emisi karbon dari
pengoperasian pabrik
Kemajuan Inklusif
• Kesempatan yang sama bagi Lanskap Berkembang
perempuan dalam posisi
kepemimpinan • Meningkatkan rehabilitasi di
• Memberikan beasiswa kepada kawasan konservasi
400 siswa dalam jarak 15 km dari • Mewujudkan pengelolaan
Mill pada tahun 2030 Penanaman yang baik menuju
• Meningkatkan partisipasi dalam Pasokan Kayu berkelanjutan pada
skema dan kerjasama petani tahun 2030
sebesar 35% pada program • Meningkatkan Pemantauan dan
ekonomi berkelanjutan di 12 Pengelolaan Keanekaragaman
distrik sekitar operasional (pabrik Hayati di Kawasan Konservasi
dan perkebunan) pada tahun 2030
Pertumbuhan Berkelanjutan
• Mengurangi Produksi Limbah Padat
• Efisiensi penggunaan kembali air pada
tahun 2030
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 67
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 67
10.12 PENGADUAN MASYARAKAT [OJK F.24] 10.15 EVALUASI KEAMANAN PRODUK BAGI
Di sepanjang tahun 2023, terdapat 40 pengaduan dari pihak PELANGGAN [OJK F.27, F.29]
eksternal yang masuk melalui hotline perusahaan berupa email/ Kami menerapkan dan memperhatikan Penilaian dampak
SMS dan telepon. Seluruh Pengaduan ditindaklanjuti sesuai kesehatan dan keselamatan pelanggan dari produk Perusahaan-
dengan prosedur yang berlaku. High Alpha Pulp maka produk Perusahaan dapat diterima di pasar
domestik maupun internasional secara berkesinambungan.
Informasi lebih rinci terkait prosedur pengaduan dapat dilihat Kami berkomitmen terhadap penilaian dampak kesehatan dan
dalam bagian Tata Kelola Keberlanjutan dalam laporan ini. keselamatan pelanggan dari produk tertuang pada Kebijakan
Mutu.
10.13 LAYANAN ATAS PRODUK KEPADA
PELANGGAN [OJK F.17, F.28, F.30]
Pelanggan menjadi salah satu aspek penting bagi kami,
mengingat tanpa mereka kami tidak akan dapat maju dan
bertumbuh. Beberapa upaya kami lakukan dalam aspek
pelanggan antara lain adalah memastikan kesetaraan dalam
memberikan layanan kepada setiap pelanggan, senantiasa
berinovasi dan melakukan pengembangan produk, memastikan
mutu produk, memberikan dampak positif atas produk kami, dan
menjaga kepuasan para pelanggan.
Untuk memastikan produk kami memiliki dampak yang positif
kepada para pelanggan, kami telah melakukan penilaian pada
semua produk yang dijual kepada pelanggan. Dalam setiap
Seluruh produk yang dihasilkan oleh perusahaan telah memenuhi
produk yang dihasilkan kami telah menginformasikan kepada
standar kesehatan dan keselamatan pelanggan dan mematuhi
pelanggan atas grading dari produk tersebut. Informasi tersebut
persyaratan undang-undang dan peraturan yang terkait dengan
disampaikan secara transparan kepada pelanggan.
persyaratan produk.
Kami memantau secara rutin survei tingkat kepuasan
Sesuai dengan kebijakan mutu Perusahaan kami berkomitmen
pelanggan di mana pada tahun 2023 kami mencatat perolehan
dengan cara:
nilai 7.5 (Puas) dalam hasil survey kepuasan pelanggan.
• Berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dan harapan
Hal ini menunjukan bahwa Perusahaan telah membuktikan
pelanggan
komitmennya dalam aspek pelanggan.
• Berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja
dan keunggulan kompetitif kami melalui perbaikan
10.14 INOVASI PENGEMBANGAN PRODUK [OJK F.26] persyaratan produk, peningkatan pelayanan pelanggan serta
Seluruh produk kami memiliki nilai-nilai keberlanjutan. peningkatan kemampuan teknologi pada proses pabrik dan
Keseluruhan atau 100% produk kami adalah produk yang pengembangan sumber daya manusia.
biodegradable dan di sepanjang rantai pasok kami, produk • Berkomitmen untuk meninjau secara berkala Sistem
kami telah memberikan nilai-nilai keberlanjutan kepada seluruh Manajemen Mutu untuk menentukan keefektifan dan
pemangku kepentingan termasuk masyarakat setempat, kesesuaiannya dan untuk memastikan bahwa Kebijakan
karyawan, pelanggan, pemegang saham, lingkungan, dan Mutu, Tujuan dan Sasaran sesuai dengan usaha.
pemangku kepentingan lainnya. Keseluruhan kegiatan
operasional kami juga selalu konsisten dalam mengedepankan Produk yang kami tawarkan kepada para pelanggan yang
prinsip-prinsip keberlanjutan sehingga pengelolaan dampak dihasilkan dari pabrikasi telah memiliki standar keselamatan.
terhadap lingkungan dan sosial dapat terjaga dengan baik. Perusahaan kami memiliki perizinan, sertifikasi (PEFC-COC,
Perusahaan senantiasa melakukan inovasi pengembangan ISO 14001:2015 Mill, ISO 9001:2015, SVLK Mill, SMK3 Mill,
produk melalui kegiatan KAIZEN di area mill maupun fiber untuk Proper, Green Industry, PHL, IFCC, ISO 14001:2015 Forestry,
produktivitas, efektivitas dan efisiensi produksi. ISO 45001:2018, SVLK PKR, SMK3 Forestry) untuk memenuhi
standar keamanan dan juga untuk memastikan kepuasan
pelanggan.
Dengan penerapan kebijakan dan upaya tersebut, pada tahun
2023 tidak terdapat produk yang ditarik kembali.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 68
Investing for
68 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
11. Verifikasi Tertulis
dari Pihak Independen [OJK G.1]
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 69
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 69
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 70
Investing for
70 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 71
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Sosial 71
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 72
Investing for
72 Sosial
SUSTAINABLE FUTURE
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 73
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 73
12. Lembar
Umpan Balik [OJK G.2]
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang telah berkenan membaca Laporan Tahunan Keberlanjutan 2023 Toba Pulp Lestari. Guna
meningkatkan isi Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/Saudara bersedia untuk mengisi
Lembar Umpan Balik ini dengan melingkari salah satu jawaban dan mengisi titik-titik yang tersedia, kemudian mengirimkannya
kepada kami.
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi 8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan
yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
Perusahaan: Keberlanjutan mendatang?
a. Setuju b. Tidak Setuju c. Tidak Tahu
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
2. Laporan Tahunan Keberlanjutan ini sudah memberikan
..................................................................................................................................
informasi yang jelas mengenai tanggung jawab sosial dan
..................................................................................................................................
lingkungan Perusahaan:
..................................................................................................................................
a. Setuju b. Tidak Setuju c. Tidak Tahu
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah
..................................................................................................................................
dimengerti dan dipahami:
..................................................................................................................................
a. Setuju b. Tidak Setuju c. Tidak Tahu
Identitas Pengirim
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah
cukup lengkap: Nama
a. Setuju b. Tidak Setuju c. Tidak Tahu Surel
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
Keberlanjutan ini sudah bagus? a. Pelanggan
b. Investor
a. Sudah Bagus b. Belum Bagus c. Tidak Tahu
c. Pemerintah
d. Komunitas Masyarakat
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan
e. Karyawan
Keberlanjutan ini?
f. Media
.................................................................................................................................. g. Pemasok
.................................................................................................................................. h. Masyarakat
.................................................................................................................................. i. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
.................................................................................................................................. j. Lain-lain, mohon disebutkan ……….
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
Mohon formulir ini dikirimkan kembali ke:
..................................................................................................................................
Email: sustainability@tobapulp.com
..................................................................................................................................
Kantor Pusat:
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan
Uniplaza, Gedung Timur, Lantai 3
Keberlanjutan ini?
Jl. Letjend. Haryono MT No.A-1 Medan 20231
..................................................................................................................................
Telp. (6261) 453 2088
..................................................................................................................................
Fax. (6261) 453 0967
..................................................................................................................................
.................................................................................................................................. Pabrik
.................................................................................................................................. Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian,
.................................................................................................................................. Kabupaten Toba
.................................................................................................................................. Telp. (62 632) 734 6000, 734 6001
.................................................................................................................................. Fax. (62 632) 734 6006
..................................................................................................................................
Situs Web: www.tobapulp.com
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 74
Investing for
74 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
13. Tanggapan Terhadap Umpan Balik
Laporan Keberlanjutan Tahun
Sebelumnya [OJK G.3]
Perusahaan menerima 1 (satu) umpan balik pada laporan keberlanjutan periode sebelumnya untuk menambahkan pembahasan
terkait pengelolaan air limbah yang sudah kami tambahkan pada subbab air dan efluen pada laporan ini.
14. Penyajian Informasi
Antar Periode Pelaporan
No. Perbedaan 2023 2022
1. GRI 401-1: Perekrutan karyawan baru dan Dijelaskan dalam pengungkapan Dijelaskan dalam pengungkapan
pergantian karyawan terkait: GRI 401-1 terkait: GRI 401-1
2. GRI 404-1: Rata-Rata Jam Pelatihan Per Tahun Per Dijelaskan dalam pengungkapan Dijelaskan dalam pengungkapan
Karyawan terkait: GRI 404-1 terkait: GRI 404-1
3. GRI 202: Rasio Standar Upah Karyawan Entry- Menjelaskan perbandingan antara Menjelaskan perbandingan upah
level Berdasarkan Jenis Kelamin Terhadap Upah upah karyawan pemula berdasarkan minimum yang diterima pekerja
Minimum Regional jenis kelamin terhadap upah minimum pemula yang dibandingkan
kabupaten berdasarkan gender
4. GRI 305: Emisi Menjelaskan penjumlahan emisi Menjelaskan kesalahan penulisan
cakupan 1 dan 2 data
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 75
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 75
15. Daftar Pengungkapan Sesuai
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017 Dan SEOJK
Nomor 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]
No Nama Indeks Halaman
A. Strategi Keberlanjutan
A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan 25
B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1. Aspek Ekonomi 7
B.2. Aspek Lingkungan Hidup 7
B.3. Aspek Sosial 8
C. Profil Perusahaan
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 18
C.2. Alamat Perusahaan 14
C.3. Skala Usaha 20
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 14
C.5. Keanggotaan pada Asosiasi 21
C.6. Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 15
D. Penjelasan Direksi
D.1. Penjelasan Direksi 10
E. Tata Kelola Keberlanjutan
E.1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 22
E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 26
E.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 31
E.4. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 34
E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 24
F. Kinerja Keberlanjutan
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 25
Kinerja Ekonomi
F.2. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, 38
Pendapatan dan Laba Rugi
F.3. Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen 40
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4. Biaya Lingkungan Hidup 45
Aspek Material
F.5. Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 49
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 76
Investing for
76 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
No Nama Indeks Halaman
Aspek Energi
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 51
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 51
Aspek Air
F.8. Penggunaan Air 53
Aspek Keanekaragaman Hayati
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki 49
Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 49
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 55
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 55
Aspek Limbah Dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 55
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 54
F.15 Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada) 55
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 55
Kinerja Sosial
F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 67
Aspek Ketenagakerjaan
F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja 57
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 57
F.20. Upah Minimum Regional 59
F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 59
F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 61
Aspek Masyarakat
F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 62
F.24. Pengaduan Masyarakat 67
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 65
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 67
F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 67
F.28. Dampak Produk/Jasa 67
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 67
F.30. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 67
G. Lain-lain:
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 68
G.2. Lembar Umpan Balik 73
G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 74
G.4. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017. 75
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 77
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 77
16. Indeks Isi
GRI [GRI 1]
Pernyataan penggunaan PT Toba Pulp Lestari Tbk. telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode Januari - Desember
2023.
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
Standar Sektor GRI yang berlaku PT Toba Pulp Lestari Tbk. tidak menggunakan Standar Sektor karena Standar Sektor GRI yang berlaku untuk
perusahaan tidak tersedia. Sehingga standar sektor tidak berlaku.
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Pengungkapan umum
GRI 2: Organisasi dan praktik pelaporan mereka
Pengungkapan
Umum 2021 GRI 2-1 Rincian organisasi 4
GRI 2-2 Entitas yang dimasukkan 6
dalam pelaporan
keberlanjutan organisasi
GRI 2-3 Periode, frekuensi, dan titik 6
kontak pelaporan
GRI 2-4 Penyajian kembali informasi 6
GRI 2-5 Penjaminan eksternal 4
Aktivitas dan pekerja
GRI 2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan 4
hubungan bisnis lainnya
GRI 2-7 Tenaga kerja 8
GRI 2-8 Pekerja yang bukan pekerja 8
langsung
Tata Kelola
GRI 2-9 Struktur dan komposisi tata 22 Menjelaskan komposisi badan tata kelola Tidak Masih dalam
kelola tertinggi dan komitenya berdasarkan: lengkap proses
i. anggota eksekutif dan noneksekutif; pengumpulan
ii. independensi; data
iii. masa jabatan anggota badan tata
kelola;
vi. kelompok sosial yang kurang terwakili;;
vii. kompetensi terkait dampak organisasi;
viii. perwakilan pemangku kepentingan.
GRI 2-10 Pencalonan dan pemilihan 22
badan tata kelola tertinggi
GRI 2-11 Ketua badan tata kelola 22
tertinggi
GRI 2-12 Peran badan tata kelola 27
tertinggi dalam mengawasi
manajemen dampak
GRI 2-13 Delegasi tanggung jawab 27
untuk mengelola dampak
GRI 2-14 Peran badan tata kelola 27
tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan
GRI 2-15 Konflik kepentingan 33
GRI 2-16 Komunikasi masalah 33
penting
GRI 2-17 Pengetahuan kolektif badan 26
tata kelola tertinggi
GRI 2-18 Evaluasi kinerja badan tata 22
kelola tertinggi
GRI 2-19 Kebijakan remunerasi 22
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 78
Investing for
78 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
GRI 2-20 Proses untuk menentukan 22
remunerasi
GRI 2-21 Rasio kompensasi total N/A a. melaporkan rasio kompensasi total Kendala Sesuai
tahunan tahunan bagi individu dengan bayaran kerahasiaan kebijakan
tertinggi di organisasi terhadap median perusahaan,
(nilai tengah) total kompensasi tahunan data
untuk semua karyawan(tidak termasuk kompensasi
individu dengan bayaran tertinggi). bersifat rahasia.
b. melaporkan rasio kenaikan persentase
dalam kompensasi total tahunan bagi
individu dengan bayaran tertinggi di
organisasi terhadap kenaikan persentase
median (nilai tengah) total kompensasi
tahunan untuk semua karyawan (tidak
termasuk individu dengan bayaran
tertinggi);
c. melaporkan informasi kontekstual yang
diperlukan untuk memahami data dan
cara penghimpunan data.
Strategi, kebijakan, dan praktik
GRI 2-22 Pernyataan tentang 10
strategi pembangunan
berkelanjutan
GRI 2-23 Komitmen kebijakan 18
GRI 2-24 Menanamkan komitmen 25
kebijakan
GRI 2-25 Proses untuk memperbaiki 31
dampak negatif
GRI 2-26 Mekanisme untuk mencari 33
nasihat dan mengemukakan
masalah
GRI 2-27 Kepatuhan terhadap hukum 21
dan peraturan
GRI 2-28 Asosiasi keanggotaan 21
Keterlibatan pemangku kepentingan
GRI 2-29 Pendekatan untuk 34
keterlibatan pemangku
kepentingan
GRI 2-30 Perjanjian perundingan 8
kolektif
Topik Material
GRI 3: Topik Material 3-1 Proses untuk menentukan 35
2021 topik material
3-2 Daftar topik material 35
Kinerja Ekonomi
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 37
2021
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 79
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 79
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai ekonomi langsung 37 Sebagian persayaratan dari poin a.ii terkait: Informasi bisa
Ekonomi 2016 yang dihasilkan dan lihat Nilai ekonomi yang didistribusikan: dilihat dalam
didistribusikan alasan dan Pembayaran untuk penyedia modal, laporan tahunan
penjelasan pembayaran untuk pemerintah berdasarkan 2023
negara.
201-2 Implikasi finansial serta lihat a. Risiko dan kesempatan yang diakibatkan Tidak Bukan termasuk
risiko dan peluang lain alasan dan oleh perubahan iklim yang berpotensi berlaku dalam topik
akibat dari perubahan iklim penjelasan menghasilkan perubahan substantif material
dalam operasi, pendapatan, atau
pengeluaran, termasuk:
i. deskripsi risiko atau kesempatan
dan klasifikasinya baik secara fisik,
regulatif, atau lainnya;
ii. deskripsi dampak yang diasosiasikan
dengan risiko atau kesempatan;
iii. implikasi finansial dari risiko atau
kesempatan sebelum tindakan
diambil;
iv. metode yang digunakan untuk
mengelola risiko atau kesempatan;
v. biaya dari langkah yang diambil untuk
mengelola risiko atau kesempatan.
201-3 Kewajiban program pensiun 39
manfaat pasti dan program
pensiun lainnya
201-4 Bantuan finansial yang lihat a. Nilai moneter total dari bantuan finansial Tidak Bukan termasuk
diterima dari pemerintah alasan dan yang diterima oleh organisasi dari berlaku dalam topik
penjelasan pemerintah mana pun selama periode material
pelaporan, yang mencakup:
i. pembebasan pajak dan kredit pajak;
ii. subsidi;
iii. hibah investasi, hibah untuk penelitian
dan pengembangan, dan jenis dana
hibah lain yang relevan;
iv. penghargaan;
v. asilitas pembebasan royalti
sementara (royalty holidays);
vi. bantuan finansial dari Badan Kredit
Ekspor (ECA);
vii. insentif finansial;
viii. tunjangan finansial lainnya yang
diterima atau dapat diterima dari
pemerintah mana pun untuk operasi
apa pun.
b. Informasi dalam 201-4-a berdasarkan
negara.
c. Apakah, dan sejauh mana, pemerintah
ikut dalam struktur kepemilikan saham.
Keberadaan Pasar
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 59
2021
GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio standar upah 59
Pasar 2016 karyawan entry-level
berdasarkan jenis kelamin
terhadap upah minimum
regional
202-2 Proporsi manajemen senior 59
yang berasal dari
masyarakat lokal
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 40
2021
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan 42
Ekonomi Tidak dukungan layanan
Langsung 2016
203-2 Dampak ekonomi tidak 41
langsung yang signifikan
Praktik Pengadaan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 39
2021
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk 39
Pengadaan 2016 pemasok lokal
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 80
Investing for
80 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Anti-korupsi
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 205: Anti-korupsi 205-1 Operasi-operasi yang dinilai lihat a. Jumlah dan persentase total dari operasi Tidak Bukan termasuk
2016 memiliki risiko terkait alasan dan yang dinilai memiliki risiko terkait berlaku dalam topik
korupsi penjelasan korupsi. material
b. Risiko signifikan yang terkait dengan
korupsi yang diidentifikasi melalui
pengkajian risiko.
205-2 Komunikasi dan pelatihan lihat a. Jumlah dan persentase total Tidak Bukan termasuk
tentang kebijakan dan alasan dan anggota badan tata kelola yang telah berlaku dalam topik
prosedur anti-korupsi penjelasan dikomunikasikan oleh organisasi mengenai material
kebijakan dan prosedur anti-korupsi, yang
diuraikan berdasarkan wilayah.
b. Jumlah dan persentase total karyawan
yang telah dikomunikasikan oleh
organisasi mengenai kebijakan dan
prosedur anti-korupsi, yang diuraikan
berdasarkan kategori karyawan dan
wilayah.
c. Jumlah dan persentase total mitra
bisnis yang telah dikomunikasikan oleh
organisasi mengenai kebijakan dan
prosedur anti-korupsi, yang diuraikan
berdasarkan jenis mitra bisnis dan
wilayah. Menjelaskan apakah kebijakan
dan prosedur anti-korupsi organisasi telah
disampaikan kepada orang atau organisasi
lain.
d. Jumlah dan persentase total anggota
badan tata kelola yang telah mengikuti
pelatihan anti-korupsi, yang diuraikan
berdasarkan wilayah.
e. Jumlah dan persentase total karyawan
yang telah mengikuti pelatihan anti-korupsi,
yang diuraikan berdasarkan kategori
karyawan dan wilayah.
205-3 Insiden korupsi yang lihat a. Jumlah total dan sifat insiden korupsi Tidak Bukan termasuk
terbukti dan tindakan yang alasan dan yang terbukti. berlaku dalam topik
diambil penjelasan b. Jumlah total insiden yang terbukti yang material
mengakibatkan karyawan diberhentikan
atau dihukum karena korupsi.
c. Jumlah total insiden yang terbukti yang
mengakibatkan kontrak dengan mitra
bisnis diakhiri atau tidak diperbarui
karena pelanggaran terkait korupsi.
d. Kasus hukum terkait korupsi yang
diajukan oleh publik terhadap organisasi
atau karyawannya selama periode
pelaporan dan hasil dari kasus-kasus
tersebut.
Perilaku Anti-persaingan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum lihat a. Jumlah tindakan hukum yang menunggu Tidak Bukan termasuk
Anti-persaingan untuk perilaku anti- alasan dan keputusan atau telah selesai selama berlaku dalam topik
2016 persaingan, praktik penjelasan periode pelaporan sehubungan dengan material
anti-trust dan monopoli perilaku anti-persaingan serta pelanggaran
terhadap peraturan anti-trust dan monopoli
di mana organisasi telah diidentifikasi
sebagai peserta.
b. Hasil utama dari tindakan hukum yang
telah selesai, termasuk semua keputusan
atau putusan hakim.
Pajak
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 81
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 81
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak lihat a. Deskripsi pendekatan terhadap pajak Tidak Bukan termasuk
alasan dan meliputi: berlaku dalam topik
penjelasan i. apakah organisasi mempunyai material
strategi pajak, dan jika ada, tautan ke
strategi itu jika tersedia untuk umum;
ii. badan tata kelola atau posisi tingkat
eksekutif di dalam organisasi
yang secara resmi meninjau dan
menyetujui strategi pajak, serta
frekuensi peninjauan tersebut;
iii. pendekatan untuk kepatuhan
terhadap peraturan;
iv. bagaimana pendekatan terhadap
pajak ditautkan dengan bisnis dan
strategi pembangunan berkelanjutan
organisasi.
207-2 Tata kelola, pengontrolan, lihat a. Deskripsi kerangka kerja tata kelola dan Tidak Bukan termasuk
dan manajemen risiko pajak alasan dan pengontrolan pajak, termasuk: berlaku dalam topik
penjelasan i. Badan tata kelola atau posisi tingkat material
eksekutif dalam organisasi yang
berakuntabilitas atas kepatuhan
terhadap strategi pajak;
ii. bagaimana pendekatan pajak
ditanamkan di dalam organisasi;
iii. pendekatan terhadap risiko
pajak, termasuk bagaimana risiko
diidentifikasi, dikelola, dan dipantau;
iv. bagaimana kepatuhan terhadap
kerangka kerja tata kelola dan
pengendalian pajak dievaluasi.
b. Deskripsi tentang mekanisme untuk
pelaporan terkait perilaku yang tidak etis
atau melanggar hukum dan integritas
organisasi sehubungan dengan pajak.
c. Deskripsi mengenai proses penjaminan
atas pengungkapan pajak dan, jika
berlaku, rujukan untuk laporan,
pernyataan, atau opini penjaminan.
207-3 Keterlibatan pemangku lihat a. Deskripsi mengenai pendekatan terhadap Tidak Bukan termasuk
kepentingan dan alasan dan keterlibatan pemangku kepentingan berlaku dalam topik
pengelolaan kepedulian penjelasan dan pengelolaan kepedulian pemangku material
yang kepentingan yang berkaitan dengan pajak,
berkaitan dengan pajak meliputi:
i. pendekatan terhadap keterlibatan
dengan otoritas perpajakan;
ii. pendekatan terhadap advokasi
kebijakan publik tentang pajak;
iii. proses untuk mengumpulkan dan
mempertimbangkan pandangan
serta kepedulian para pemangku
kepentingan, termasuk pemangku
kepentingan eksternal.
207-4 Laporan per negara lihat a. Semua yurisdiksi pajak tempat entitas- Tidak Bukan termasuk
alasan dan entitas yang dimasukkan dalam laporan berlaku dalam topik
penjelasan keuangan organisasi yang terkonsolidasi material
dan sudah diaudit, atau dalam informasi
finansial yang didaftarkan di catatan
umum, berkedudukan untuk tujuan
perpajakan.
b. Untuk setiap yurisdiksi pajak yang
dilaporkan dalam Pengungkapan 207-4-a:
i. Nama entitas yang berkedudukan di
yurisdiksi itu;
ii. Aktivitas-aktivitas utama organisasi;
iii. Jumlah karyawan, dan dasar
penghitungan jumlah ini;
iv. Pendapatan dari penjualan pihak
ketiga;
v. Pendapatan dari transaksi antar-grup
dengan yurisdiksi pajak lain;
vi. Laba/kerugian sebelum pajak;
vii. Aset berwujud (tangible) selain kas dan
yang setara dengan kas;
viii. Pajak penghasilan perusahaan yang
dibayarkan secara tunai;
ix. Pajak penghasilan perusahaan yang
ditimbulkan karena laba/rugi;
x. Alasan-alasan adanya selisih antara
pajak penghasilan perusahaan yang
harus dibayar atas laba/rugi dengan
pajak yang jatuh tempo jika tarif pajak
diberlakukan berdasarkan undang-
undang diberlakukan pada laba/
kerugian sebelum pajak.
c. Periode waktu yang dicakup oleh informasi
yang dilaporkan dalam Pengungkapan
207-4.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 82
Investing for
82 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Material
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 49
2021
GRI 301: Material 301-1 Material yang digunakan 50
2016 berdasarkan berat atau
volume
301-2 Material input dari daur 50
ulang yang digunakan
Energi
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 51
2021
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi dalam 51
organisasi
302-2 Konsumsi energi di luar 51
organisasi
302-3 Intensitas energi 51
Air dan Efluen
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 53
2021
GRI 303: Air dan 303-1 Interaksi dengan air sebagai 53
Efluen 2018 sumber daya bersama
303-2 Manajemen dampak 53
yang berkaitan dengan
pembuangan air
303-3 Pengambilan air 54
303-4 Pembuangan air 54
303-5 Konsumsi air 54
Keanekaragaman Hayati
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 45
2021
GRI 304: 304-1 Lokasi operasional yang 46
Keanekaragaman dimiliki, disewa, dikelola,
Hayati 2016 atau berdekatan dengan
kawasan lindung dan
kawasan dengan nilai
keanekaragaman hayati
tinggi di luar kawasan
lindung
304-2 Dampak signifikan dari 49
kegiatan, produk, dan jasa
pada keanekaragaman
hayati
304-3 Habitat yang dilindungi atau 47
direstorasi
304-4 Spesies Daftar Merah 47
IUCN dan spesies daftar
konservasi nasional dengan
habitat dalam wilayah yang
terkena efek operasi
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 83
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 83
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Emisi
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 55
2021
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 55
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 55
2) tidak langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 55
tidak langsung lainnya
305-4 Intensitas emisi GRK 55
305-5 Pengurangan emisi GRK lihat a. Emisi GRK berkurang sebagai akibat Tidak Bukan termasuk
alasan dan langsung inisiatif pengurangan, dalam metrik berlaku dalam topik
penjelasan ton setara CO2. material
b. Gas-gas yang termasuk dalam penghitungan;
apakah berupa CO2, CH4, N2O, HFC, PFC,
SF6, NF3, atau semuanya.
c. Tahun dasar atau kondisi awal, termasuk
alasan untuk memilihnya.
d. Cakupan di mana pengurangan terjadi;
apakah (Cakupan 1) langsung, (Cakupan 2)
energi tidak langsung, dan/atau (Cakupan 3)
tidak langsung lainnya.
e. Standar, metodologi, asumsi, dan/atau alat
penghitungan yang digunakan.
305-6 Emisi zat perusak ozon lihat a. Produksi, impor, dan ekspor ODS dalam Tidak Bukan termasuk
(ODS) alasan dan metrik ton setara trichlorofluoromethane berlaku dalam topik
penjelasan (FCF-11). material
b. Zat-zat yang dimasukkan dalam
penghitungan.
c. Sumber faktor emisi yang digunakan.
d. Standar, metodologi, asumsi, dan/atau alat
penghitungan yang digunakan.
305-7 Pengurangan emisi GRK lihat a. Emisi udara yang signifikan, dalam kilogram Tidak Bukan termasuk
alasan dan atau kelipatannya, untuk masing-masing hal berlaku dalam topik
penjelasan berikut: material
i. NOX
ii. SOX
iii. Polutan organik yang persisten (POP)
iv. Senyawa organik yang mudah menguap
(VOC)
v. Polutan udara berbahaya (HAP)
vi. Materi partikulat (PM)
vii. Kategori standar lainnya dari emisi
udara yang diidentifikasikan dalam
peraturanperaturan terkait
b. Sumber faktor emisi yang digunakan.
c. Standar, metodologi, asumsi, dan/atau alat
penghitungan yang digunakan.
Limbah
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 54
2021
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan 54
2020 dampak yang signifikan
terkait limbah
306-2 Pengelolaan dampak yang 54
signifikan terkait limbah
306-3 Timbulan limbah 55
306-4 Limbah yang dialihkankan 55
dari pembuangan akhir
306-5 Limbah yang dikirimkan ke 55
pembuangan akhir
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 84
Investing for
84 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Penilaian Lingkungan Pemasok
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 308: Material 308-1 Seleksi pemasok baru lihat a. Persentase pemasok baru yang Tidak Bukan termasuk
2016 dengan menggunakan alasan dan diseleksi dengan menggunakan kriteria berlaku dalam topik
kriteria lingkungan penjelasan lingkungan. material
308-2 Dampak lingkungan negatif lihat a. Jumlah pemasok yang dinilai untuk Tidak Bukan termasuk
dalam rantai pasokan dan alasan dan dampak lingkungan. berlaku dalam topik
tindakan yang penjelasan b. Jumlah pemasok yang diidentifikasi material
telah diambil memiliki dampak lingkungan negatif aktual
dan potensial yang signifikan.
c. Dampak lingkungan negatif aktual dan
potensial signifikan yang diidentifikasi
dalam rantai pasokan.
d. Persentase pemasok yang diidentifikasi
sebagai memiliki dampak lingkungan
negatif aktual dan potensial signifikan dan
yang menyepakati dilakukannya perbaikan
sebagai hasil dari penilaian.
e. Persentase pemasok yang diidentifikasi
sebagai memiliki dampak lingkungan
negatif aktual dan potensial signifikan
dan hubungan kerja dengan mereka
diakhiri sebagai hasil dari penilaian, serta
penyebabnya.
Kepegawaian
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 57
2021
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru 57
Kepegawaian 2016 dan pergantian karyawan
401-2 Tunjangan yang diberikan 58
kepada karyawan
purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh
waktu
401-3 Cuti melahirkan lihat a. Total jumlah karyawan yang berhak Tidak Bukan termasuk
alasan dan mendapat cuti melahirkan, berdasarkan berlaku dalam topik
penjelasan jenis kelamin. material
b. Total jumlah karyawan yang mengambil
cuti melahirkan, berdasarkan jenis kelamin.
c. Total jumlah karyawan yang kembali
bekerja pada periode pelaporan setelah
cuti melahirkan berakhir, berdasarkan jenis
kelamin.
d. Total jumlah karyawan yang kembali
bekerja setelah cuti melahirkan berakhir,
yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah
kembali bekerja, berdasarkan jenis kelamin.
e. Tingkat karyawan yang mengambil cuti
melahirkan yang kembali bekerja dan dapat
dipertahankan, berdasarkan jenis kelamin.
Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 402: Hubungan 402-1 Periode pemberitahuan lihat a. Total jumlah karyawan yang berhak Tidak Bukan termasuk
Tenaga Kerja/ minimum terkait perubahan alasan dan mendapat cuti melahirkan, berdasarkan berlaku dalam topik
Manajemen (2016) operasional penjelasan jenis kelamin. material
b. Total jumlah karyawan yang mengambil
cuti melahirkan, berdasarkan jenis
kelamin.
c. Total jumlah karyawan yang kembali
bekerja pada periode pelaporan setelah
cuti melahirkan berakhir, berdasarkan
jenis kelamin.
d. Total jumlah karyawan yang kembali
bekerja setelah cuti melahirkan berakhir,
yang masih dipekerjakan 12 bulan
setelah kembali bekerja, berdasarkan
jenis kelamin.
e. Tingkat karyawan yang mengambil cuti
melahirkan yang kembali bekerja dan
dapat dipertahankan, berdasarkan jenis
kelamin.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 85
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 85
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 59
2021
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen 59
Keselamatan dan keselamatan dan kesehatan
Kesehatan Kerja kerja
(2018)
403-2 Pengidentifikasian bahaya, lihat a. Deskripsi proses yang digunakan untuk Tidak Bukan termasuk
penilaian risiko, dan alasan dan mengidentifkasi bahaya terkait pekerjaan berlaku dalam topik
investigasi insiden penjelasan dan menilai risiko secara rutin dan non- material
rutin, dan untuk menerapkan hierarki
pengendalian agar dapat menghilangkan
bahaya dan meminimalkan risiko,
termasuk:
i. cara organisasi memastikan
kualitas proses tersebut, termasuk
kompetensi orang-orang yang
melaksanakannya;
ii. penjelasan hasil proses tersebut
digunakan untuk mengevaluasi dan
meningkatkan sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja
secara terus-menerus.
b. Deskripsi proses bagi pekerja untuk
melaporkan bahaya terkait pekerjaan
dan situasi berbahaya, dan penjelasan
mengenai cara pekerja dilindungi dari
pembalasan akibat melaporkan bahaya.
c. Deskripsi tentang kebijakan dan proses
bagi pekerja untuk meninggalkan
situasi kerja yang mereka yakini dapat
menyebabkan kecelakaan kerja atau
penyakit akibat kerja, dan penjelasan cara
pekerja dilindungi dari tindak pembalasan
akibat menghindari pekerjaan.
d. Deskripsi proses yang digunakan
untuk menginvestigasi insiden terkait
pekerjaan, termasuk proses untuk
mengidentifikasi bahaya dan menilai
risiko yang berkaitan dengan insiden,
untuk menentukan tindakantindakan
korektif dengan menggunakan hierarki
pengendalian, dan untuk menentukan
perbaikan yang diperlukan dalam sistem
manajemen keselamatan dan kesehatan
kerja.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 86
Investing for
86 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
403-3 Layanan kesehatan kerja 59
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan 58
komunikasi pekerja tentang
keselamatan dan kesehatan
kerja
403-5 Pelatihan pekerja mengenai lihat e. Deskripsi tentang pelatihan keselamatan Tidak Bukan termasuk
keselamatan dan kesehatan alasan dan dan kesehatan yang diberikan kepada berlaku dalam topik
kerja penjelasan pekerja, termasuk pelatihan umum material
dan pelatihan mengenai bahaya terkait
pekerjaan tertentu, aktivitas berbahaya,
atau situasi yang berbahaya.
403-6 Peningkatan kualitas lihat a. Penjelasan tentang cara organisasi Tidak Bukan termasuk
kesehatan pekerja alasan dan memfasilitasi akses pekerja terhadap berlaku dalam topik
penjelasan layanan obat dan perawatan kesehatan material
yang tidak terkait pekerjaan, dan ruang
lingkup akses yang disediakan.
b. Deskripsi semua layanan dan program
sukarela untuk meningkatkan kualitas
kesehatan yang ditawarkan kepada pekerja
untuk mengatasi risiko kesehatan utama
yang tidak terkait pekerjaan, termasuk
mengatasi risiko kesehatan spesifik dan
cara organisasi memfasilitasi akses
pekerja ke layanan dan program tersebut.
403-7 Pencegahan dan mitigasi lihat a. Deskripsi pendekatan organisasi untuk Tidak Bukan termasuk
dampak-dampak alasan dan mencegah atau memitigasi dampak berlaku dalam topik
keselamatan dan kesehatan penjelasan keselamatan dan kesehatan kerja negatif material
kerja yang secara langsung yang signifikan yang secara langsung
terkait hubungan bisnis berkaitan dengan operasi, produk atau
layanan oleh karena hubungan bisnisnya,
dan bahaya serta risiko terkait.
403-8 Pekerja yang tercakup lihat a. Jika organisasi telah Tidak Bukan termasuk
dalam sistem manajemen alasan dan mengimplementasikan sistem manajemen berlaku dalam topik
keselamatan dan penjelasan keselamatan dan kesehatan berdasarkan material
kesehatan kerja pesyaratan hukum dan/atau standar/
panduan yang diakui:
i. jumlah dan persentase semua
karyawan dan pekerja yang bukan
karyawan tetapi pekerjaannya dan/
atau tempat kerjanya dikendalikan
oleh organisasi, yang tercakup dalam
sistem sejenis;
ii. jumlah dan persentase semua
karyawan dan pekerja yang bukan
karyawan tetapi pekerjaannya dan/
atau tempat kerjanya dikendalikan
oleh organisasi, yang tercakup dalam
sistem sejenis yang sudah diaudit
secara internal;
iii. jumlah dan persentase semua
karyawan dan pekerja yang bukan
karyawan tetapi pekerjaannya dan/
atau tempat kerjanya dikendalikan
oleh organisasi, yang tercakup dalam
sistem sejenis yang sudah diaudit atau
disertifikasi oleh pihak eksternal.
b. Jika ada, berikan penjelasan tentang
alasan mengenai pekerja yang tidak
disertakan dalam pengungkapan ini,
termasuk jenis pekerja yang dikecualikan.
c. Semua informasi kontekstual yang
diperlukan untuk memahami proses
pengumpulan, seperti misalnya standar,
metodologi, dan asumsi yang digunakan.
403-9 Kecelakaan kerja 60
403-10 Penyakit Akibat Kerja 60
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 87
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 87
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Pelatihan dan Pendidikan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 61
2021
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 61
Pelatihan dan tahun per karyawan
Pendidikan (2016)
404-2 Program untuk 62
meningkatkan keterampilan
karyawan dan program
bantuan peralihan
404-3 Persentase karyawan lihat a. Persentase total karyawan berdasarkan Tidak Bukan termasuk
yang menerima tinjauan alasan dan jenis kelamin dan berdasarkan kategori berlaku dalam topik
rutin terhadap kinerja dan penjelasan karyawan yang menerima tinjauan rutin material
pengembangan karier terhadap kinerja dan pengembangan karier
selama periode pelaporan.
Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 62
2021
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan 62
Keanekaragaman tata kelola dan karyawan
dan Kesempatan
Setara (2016) 405-2 Rasio gaji pokok dan lihat a. Rasio gaji pokok dan remunerasi Tidak Bukan termasuk
remunerasi perempuan alasan dan perempuan dibandingkan laki-laki untuk berlaku dalam topik
dibandingkan penjelasan setiap kategori karyawan, berdasarkan material
laki-laki lokasi operasi yang signifikan.
b. Definisi yang digunakan untuk 'lokasi
operasi yang signifikan'.
Non-diskriminasi
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 406: Non- 406-1 Keanekaragaman badan lihat a. Jumlah total insiden diskriminasi selama Tidak Bukan termasuk
diskriminasi (2016) tata kelola dan karyawan alasan dan periode pelaporan. berlaku dalam topik
penjelasan b. Status insiden dan tindakan yang material
dilakukan berdasarkan rujukan berikut:
i. Insiden yang ditinjau oleh organisasi;
ii. Rencana remediasi yang sedang
dilaksanakan;
iii. Rencana remediasi yang telah
diterapkan, dengan hasil yang ditinjau
melalui proses kajian manajemen
internal rutin;
iv. Insiden yang tidak lagi menjadi subjek
tindakan.
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 407: Kebebasan 407-1 Operasi dan pemasok di lihat a. Operasi dan pemasok di mana hak-hak Tidak Bukan termasuk
Berserikat dan mana hak atas kebebasan alasan dan pekerja untuk menjalankan kebebasan berlaku dalam topik
Perundingan Kolektif berserikat penjelasan berserikat atau perundingan kolektif material
(2016) dan perundingan kolektif mungkin dilanggar atau sedang
mungkin berisiko mengalami risiko signifikan dalam hal:
i. jenis operasi (seperti pabrik
manufaktur) dan pemasok;
ii. negara-negara atau wilayah geografis
dengan operasi dan pemasok yang
dianggap berisiko.
b. Tindakan yang dilakukan oleh organisasi
dalam periode pelaporan yang bertujuan
mendukung hak untuk menjalankan
kebebasan berserikat dan perundingan
kolektif.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 88
Investing for
88 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Pekerja anak
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 408: Pekerja 408-1 Operasi dan pemasok yang lihat a. Operasi dan pemasok yang dianggap Tidak Bukan termasuk
anak(2016) berisiko signifikan terhadap alasan dan memiliki risiko signifikan terhadap insiden: berlaku dalam topik
insiden penjelasan i. pekerja anak; material
pekerja anak ii. pekerja muda yang terpapar pekerjaan
berbahaya.
b. Operasi dan pemasok yang memiliki risiko
signifikan terhadap insiden pekerja anak
dalam hal:
i. jenis operasi (seperti pabrik
manufaktur) dan pemasok;
ii. negara-negara atau wilayah geografis
dengan operasi dan pemasok yang
dianggap berisiko.
c. Tindakan yang dilakukan oleh organisasi
dalam periode pelaporan yang ditujukan
untuk berkontribusi pada penghapusan
pekerja anak secara efektif.
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 409: Kerja Paksa 409-1 Operasi dan pemasok yang lihat a. Operasi dan pemasok yang memiliki Tidak Bukan termasuk
atau Wajib Kerja berisiko signifikan terhadap alasan dan risiko signifikan terhadap insiden kerja berlaku dalam topik
(2016) insiden kerja paksa atau penjelasan paksa atau wajib kerja dalam hal: material
wajib kerja i. jenis operasi (seperti pabrik
manufaktur) dan pemasok;
ii. negara-negara atau wilayah geografis
dengan operasi dan pemasok yang
dianggap berisiko.
b. Tindakan yang dilakukan oleh organisasi
dalam periode pelaporan yang ditujukan
untuk berkontribusi pada penghapusan
segala bentuk kerja paksa atau wajib
kerja.
Praktik Keamanan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 410: Praktik 410-1 Petugas keamanan yang lihat a. Persentase petugas keamanan yang Tidak Bukan termasuk
Keamanan (2016) dilatih mengenai kebijakan alasan dan telah menerima pelatihan resmi dalam berlaku dalam topik
atau prosedur hak asasi penjelasan kebijakan organisasi tentang hak asasi material
manusia manusia atau prosedur spesifik dan
penerapannya pada keamanan.
b. Apakah persyaratan pelatihan juga
berlaku bagi organisasi pihak ketiga yang
menyediakan petugas keamanan.
Hak-Hak Masyarakat Adat
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 411: Hak-Hak 411-1 Insiden pelanggaran lihat a. Jumlah total insiden pelanggaran yang Tidak Masih dalam
Masyarakat Adat yang melibatkan hak-hak alasan dan teridentifikasi yang melibatkan hak- tersedia proses
(2016) masyarakat adat penjelasan hak masyarakat adat selama periode konsolidasi
pelaporan.
b. Status insiden dan tindakan yang
dilakukan berdasarkan rujukan berikut:
i. Insiden yang ditinjau oleh organisasi;
ii. Rencana remediasi yang sedang
dilaksanakan;
iii. Rencana remediasi yang telah
diterapkan, dengan hasil yang ditinjau
melalui proses kajian manajemen
internal rutin;
iv. Insiden yang tidak lagi menjadi subjek
tindakan.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 89
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 89
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Penilaian Hak Asasi Manusia
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 412: Penilaian 412-1 Operasi-operasi yang telah lihat c. Jumlah total dan persentase operasi Tidak Bukan termasuk
Hak Asasi Manusia melewati tinjauan hak asasi alasan dan yang telah melewati tinjauan hak asasi berlaku dalam topik
(2016) manusia atau penilaian penjelasan manusia atau penilaian dampak hak material
dampak asasi manusia, berdasarkan negara.
412-2 Pelatihan karyawan lihat a. Jumlah total jam dalam periode Tidak Bukan termasuk
mengenai kebijakan atau alasan dan pelaporan yang dikhususkan untuk berlaku dalam topik
prosedur hak asasi penjelasan pelatihan mengenai kebijakan hak asasi material
manusia manusia atau prosedur yang berkaitan
dengan aspek hak asasi manusia yang
relevan untuk operasi.
b. Persentase karyawan yang dilatih selama
periode pelaporan mengenai kebijakan
hak asasi manusia atau prosedur yang
berkaitan dengan aspek hak asasi
manusia yang relevan untuk operasi.
412-3 Perjanjian dan kontrak lihat a. Jumlah total dan persentase perjanjian Tidak Bukan termasuk
investasi signifikan yang alasan dan serta kontrak investasi signifikan yang berlaku dalam topik
memasukkan klausulklausul penjelasan memasukkan klausul-klausul hak material
hak asasi manusia asasi manusia atau yang telah melalui
atau yang telah melalui penyaringan hak asasi manusia.
penyaringan hak asasi b. Definisi yang digunakan untuk ‘perjanjian
manusia investasi signifikan’.
Masyarakat Lokal
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material 62
2021
GRI 413: Masyarakat 413-1 Operasi dengan keterlibatan 62 a. Persentase operasi dengan keterlibatan
Lokal (2016) masyarakat lokal, penilaian masyarakat lokal yang sudah
dampak, dan program diimplementasikan, penilaian dampak,
pengembangan dan/atau program pengembangan,
termasuk penggunaan:
i. penilaian dampak sosial, termasuk
penilaian dampak gender, berdasarkan
proses partisipatif;
ii. penilaian dampak lingkungan dan
pemantauan terus menerus;
iii. pengungkapan publik atas hasil
penilaian dampak lingkungan dan
sosial;
iv. program pengembangan masyarakat
lokal berdasarkan kebutuhan
masyarakat lokal;
v. rencana keterlibatan pemangku
kepentingan berdasarkan pemetaan
pemangku kepentingan;
vi. komite konsultasi masyarakat lokal
luas dan proses yang menyertakan
kelompok rentan;
vii. dewan kerja, komite kesehatan dan
keselamatan kerja, serta badan-
badan perwakilan pekerja lain untuk
menangani dampak;
viii. proses pengaduan keluhan masyarakat
lokal secara formal.
413-2 Operasi yang secara aktual 62 a. Operasi yang secara aktual dan yang
dan yang berpotensi berpotensi memiliki dampak negatif
memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat lokal,
negatif signifikan terhadap termasuk:
masyarakat lokal i. lokasi operasi;
ii. potensi dampak negatif dan aktual
yang signifikan dari operasi.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 90
Investing for
90 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Penilaian Sosial Pemasok
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru lihat a. Persentase pemasok baru yang diseleksi Tidak Masih dalam
Sosial Pemasok dengan menggunakan alasan dan dengan menggunakan kriteria sosial. tersedia proses
(2016) kriteria sosial penjelasan konsolidasi
414-2 Dampak sosial negatif lihat a. Jumlah pemasok yang dinilai untuk Tidak Masih dalam
dalam rantai pasokan dan alasan dan dampak sosial. tersedia proses
tindakan yang penjelasan b. Jumlah pemasok yang diidentifikasi konsolidasi
telah diambil memiliki dampak sosial negatif aktual
dan potensial yang signifikan.
c. Dampak sosial negatif aktual dan
potensial signifikan yang diidentifikasi
dalam rantai pasokan.
d. Persentase pemasok yang diidentifikasi
sebagai memiliki dampak sosial negatif
aktual dan potensial signifikan dan yang
menyepakati dilakukannya perbaikan
sebagai hasil dari penilaian.
e. Persentase pemasok yang diidentifikasi
sebagai memiliki dampak sosial negatif
aktual dan potensial signifikan dan
hubungan kerja dengan mereka diakhiri
sebagai hasil dari penilaian, serta
penyebabnya.
Kebijakan Publik
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 415: Kebijakan 415-1 Kontribusi politik lihat a. Total nilai moneter kontribusi politik baik Tidak Bukan termasuk
Publik (2016) alasan dan secara finansial maupun dalam bentuk berlaku dalam topik
penjelasan benda/barang yang diberikan langsung material
dan tidak langsung oleh organisasi
berdasarkan negara dan penerima/
penerima manfaat.
b. Jika berlaku, bagaimana nilai moneter
kontribusi berupa benda/barang
diperkirakan.
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 416: Kesehatan 416-1 Penilaian dampak lihat a. Persentase kategori produk dan jasa Tidak Bukan termasuk
dan Keselamatan kesehatan dan keselamatan alasan dan yang signifikan yang dinilai dampak berlaku dalam topik
Pelanggan (2016) dari berbagai kategori penjelasan kesehatan dan keselamatannya untuk material
produk dan jasa perbaikan.
416-2 Insiden ketidakpatuhan lihat a. Jumlah total insiden ketidakpatuhan Tidak Bukan termasuk
sehubungan dengan alasan dan terhadap regulasi dan/atau peraturan berlaku dalam topik
dampak kesehatan penjelasan sukarela yang menyangkut dampak material
dan keselamatan dari kesehatan dan keselamatan dari produk
produk dan jasa dan jasa dalam periode pelaporan,
berdasarkan:
i. insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menghasilkan denda
atau hukuman;
ii. insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menghasilkan adanya
peringatan;
iii. insiden ketidakpatuhan terhadap
peraturan sukarela.
b. Jika organisasi tidak mengidentifikasi
ketidakpatuhan apa pun terhadap
regulasi dan/atau peraturan sukarela,
pernyataan ringkas tentang fakta ini
sudah cukup.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 91
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 91
Standar Yang Tidak Dicantumkan
Pengungkapan Halaman
GRI Persyaratan yang Tidak Dicantumkan Alasan Penjelasan
Pemasaran dan Pelabelan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 417: Pemasaran 417-1 Persyaratan untuk pelabelan lihat a. Apakah masing-masing jenis informasi Tidak Bukan termasuk
dan Pelabelan dan informasi produk dan alasan dan berikut ini disyaratkan oleh prosedur berlaku dalam topik
(2016) jasa penjelasan organisasi untuk pelabelan dan informasi material
produk dan jasa:
i. Sumber komponen produk atau jasa;
ii. Isi, khususnya yang berhubungan
dengan zat yang mungkin
menghasilkan dampak lingkungan
atau sosial;
iii. Penggunaan produk atau jasa dengan
aman;
iv. Pembuangan produk dan dampak
lingkungan atau sosial;
v. Lainnya (jelaskan).
b. Persentase kategori produk atau jasa
yang signifikan yang dicakup dan
dinilai kepatuhannya terhadap prosedur
tersebut.
417-2 Insiden ketidakpatuhan lihat a. a. Jumlah total insiden ketidakpatuhan Tidak Bukan termasuk
terkait informasi dan alasan dan terhadap regulasi dan/atau peraturan berlaku dalam topik
pelabelan produk penjelasan sukarela yang menyangkut pelabelan dan material
dan jasa informasi produk dan jasa, berdasarkan:
i. insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menghasilkan denda
atau hukuman;
ii. insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menghasilkan adanya
peringatan;
iii. insiden ketidakpatuhan terhadap
peraturan sukarela.
b. Jika organisasi tidak mengidentifikasi
ketidakpatuhan apa pun terhadap
regulasi dan/atau peraturan sukarela,
pernyataan ringkas tentang fakta ini
sudah cukup.
417-3 Insiden ketidakpatuhan lihat a. Jumlah total insiden ketidakpatuhan Tidak Bukan termasuk
terkait komunikasi alasan dan terhadap regulasi dan/atau peraturan berlaku dalam topik
pemasaran penjelasan sukarela yang menyangkut komunikasi material
pemasaran, termasuk periklanan,
promosi, dan pensponsoran,
berdasarkan:
i. insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menghasilkan denda
atau hukuman;
ii. insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menghasilkan adanya
peringatan;
iii. insiden ketidakpatuhan terhadap
peraturan sukarela.
b. Jika organisasi tidak mengidentifikasi
ketidakpatuhan apa pun terhadap
regulasi dan/atau peraturan sukarela,
pernyataan ringkas tentang fakta ini
sudah cukup.
Privasi Pelanggan
GRI 3: Topik Material 3-3 Manajemen topik material lihat Tidak Bukan termasuk
2021 alasan dan berlaku dalam topik
penjelasan material
GRI 418: Privasi 418-1 Pengaduan yang berdasar lihat a. Jumlah total pengaduan yang berdasar Tidak Bukan termasuk
Pelanggan (2016) mengenai pelanggaran alasan dan yang diterima mengenai pelanggaran berlaku dalam topik
terhadap privasi penjelasan terhadap privasi pelanggan, yang material
pelanggan dan hilangnya dikategorikan berdasarkan:
data pelanggan i. pengaduan yang diterima dari pihak
luar dan diperkuat oleh organisasi;
ii. pengaduan dari badan regulatif.
b. Jumlah total kebocoran, pencurian,
atau kehilangan data pelanggan yang
teridentifikasi.
c. Jika organisasi tidak mengidentifikasi
pengaduan yang berdasar apa pun,
pernyataan ringkas tentang fakta ini
sudah cukup.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 92
Investing for
92 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
17. Glosarium
B International Labour Organization (ILO) - Badan Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) yang terus berupaya mendorong
terciptanya peluang bagi perempuan dan laki-laki untuk
Badan Tata Kelola - Kelompok individu resmi yang
memperoleh pekerjaan yang layak dan produktif secara
bertanggung jawab atas panduan strategis organisasi.
bebas, adil, aman dan bermartabat.
Biaya Lingkungan Hidup - Pemakaian sumber daya
Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) - Organisasi
disebabkan atau dipandu dengan usaha-usaha (aktivitas)
berbentuk perkumpulan orang-orang perwakilan lembaga
untuk: mencegah atau mengurangi bahan sisa dan polusi,
baik berasal dari perusahaan maupun lembaga lainnya yang
mematuhi regulasi lingkungan dan kebijakan perusahaan,
memiliki fokus kepada keberlanjutan semua aspek sosial
dan kegagalan memenuhi regulasi dan kebijakan lingkungan.
yang berada di internal maupun ekternal lembaga dalam
rangka mewujudkan keberlanjutan semua aspek kehidupan
Black liquor - salah satu produk sampingan pada industri
(penghidupan berkelanjutan).
pulp.
D International Union for Conservation of Nature (IUCN) -
The International Union for Conservation of Nature adalah
jaringan lingkungan global tertua dan terbesar di dunia - serikat
Deforestasi - Hilangnya hutan alam sebagai Pertanian, Lahan
keanggotaan yang demokratis dengan lebih dari 1.000 organisasi
Terdegradasi dll
anggota pemerintah dan LSM, dan hampir 11.000 ilmuwan
sukarelawan di lebih dari 160 negara. Organisasi ini membantu
Dissolving Pulp (DP) - Pulp selulosa berkualitas tinggi yang
dunia menemukan solusi pragmatis untuk lingkungan yang
mempunyai kandungan hemiselulosa, lignin, dan resin yang
paling mendesak dan tantangan pembangunan. Ini mendukung
rendah.
penelitian ilmiah, mengelola proyek lapangan di seluruh dunia
dan menyatukan pemerintah, organisasi nonpemerintah, badan
F PBB, perusahaan, dan komunitas lokal untuk mengembangkan
dan menerapkan kebijakan, undang-undang, dan praktik terbaik
Fungsi Ekosistem Gambut (FEG) - Gambut dengan
karakteristik tertentu yang memiliki fungsi dalam perlindungan
International Organization for Standardization (ISO) -
dan keseimbangan tata air, penyimpan cadangan karbon, dan
Organisasi Internasional untuk Standardisasi adalah federasi
pelestarian keanekaragaman hayati.
badan standar nasional di seluruh dunia, mewakili lebih dari 140
negara. ISO adalah organisasi non-pemerintah yang didirikan
G pada tahun 1947, untuk mempromosikan pengembangan
standardisasi dan kegiatan terkait secara global.
Global Reporting Initiative (GRI) - Standar multistakeholder
untuk pelaporan keberlanjutan, memberikan panduan dalam
menentukan konten dan indikator laporan.
K
Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) - Kawasan
H hutan yang secara khusus diperuntukkan untuk kepentingan
penelitian dan pengembangan kehutanan, pendidikan dan
Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) - Segala sesuatu yang
pelatihan kehutanan serta religi dan budaya.
bersifat material (bukan kayu) yang diambil dari hutan untuk
dimanfaatkan bagi kegiatan ekonomi dan peningkatan
Keanekaragaman hayati - Keanekaragaman hayati (dari
kesejahteraan masyarakat.
“keanekaragaman hayati”) mengacu pada keragaman
kehidupan di Bumi pada semua tingkatannya, dari gen hingga
I ekosistem, dan dapat mencakup proses evolusi, ekologi, dan
budaya yang menopang kehidupan.
IFCC - Indonesian Forestry Certification Cooperation adalah
suatu organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mendorong
Konsesi - Istilah umum untuk izin di mana hutan tanaman
dan meningkatkan pengelolaan hutan lestari di Indonesia,
didirikan untuk produksi produk pulp dan kertas.
melalui penerapan sertifikasi kehutanan yang memenuhi
tolok ukur pengelolaan hutan lestari PEFC.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 93
Investing for
SUSTAINABLE FUTURE
Lampiran 93
KPH - Kesatuan Pengelolaan Hutan adalah wilayah PEFC – COC - Programme for the Endorsement of Forest
pengelolaan hutan yang seluruh atau sebagian besar Certification- Chain of Custody Pulp - Serat selulosa digunakan
wilayahnya terdiri dari hutan konservasi yang dikelola secara dalam produksi kertas, tisu, dan papan. Dapat berasal dari kayu
efisien untuk melindungi sistem penyangga kehidupan, keras, kayu lunak, dan serat tumbuhan.
mengawetkan keanekaragaman hayati dan memanfaatkan
keanekaragaman hayati secara lestari. PHPL - Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Sustainable
Production Forest Management)
L
PKB - Perjanjian Kerja Bersama yang merupakan hasil
LHP - Laporan Hasil Pemeriksaan berisi tentang pelaksanaan dan perundingan antara serikat pekerja atau beberapa serikat pekerja
hasil Pemeriksaan. yang tercatat pada instansi yang bertanggung jawab di bidang
ketenagakerjaan dengan pengusaha.
Lime Kiln - Tempat pembakaran yang digunakan untuk kalsinasi
batu kapur PKR - Perkebunan Kayu Rakyat (Outgrower Schemes) adalah
skema kerja sama antara perusahaan dengan masyarakat.
Lime Product - Bahan organik yang dihasilkan dari proses
kalsinasi lime kiln PSDH - Provisi Sumber Daya Hutan (Forest Resources Provision)
pungutan yang dikenakan kepada pemegang izin sebagai
Lokal - Pekerja/karyawan/ekonomi yang berada di wilayah pengganti nilai intrinsik dari hasil hutan yang dipungut dari hutan
Indonesia negara.
LSM - Organisasi non-pemerintah merupakan organisasi P2K3 - Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja
nirlaba yang didirikan oleh masyarakat untuk memperjuangkan (Committee for Occupational Safety and Health) badan
kepentingannya pada bidang tertentu. pembantu di tempat kerja yang merupakan wadah kerjasama
antarapengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama
N saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan
keselamatan dan kesehatan kerja.
NKT - Nilai Konservasi Tinggi didefinisikan sebagai nilai-nilai
biologis, ekologis, sosial dan budaya yang dianggap penting di S
tingkat nasional, regional dan global
Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja (SMK3) -
O Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau sistem
manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagaimana
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) - Lembaga independen dan bebas diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Indonesia 50/2012
dari campur tangan pihak lain dalam pengawasan, pemeriksaan,
dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK) - Ketentuan yang
Nomor 21. Permodalan resmi dialihkan dari Kementerian Keuangan mengatur tentang persyaratan pemenuhan legalitas kayu atau
dan Bapepam-LK kepada OJK pada tanggal 31 Desember 2012. produk kayu melalui kegiatan verifikasi ketertelusuran kayu dan
pemenuhan kewajiban serta kepatuhan terhadap peraturan
P
SKT - Stok Karbon Tinggi merupakan hutan yang menyimpan
PADIATAPA - Persetujuan Dengan Informasi Awal Tanpa Paksaan simpanan karbon dan keanekaragaman hayati dalam jumlah
merupakan sebuah persetujuan yang dilakukan dengan tujuan besar.
untuk melibatkan partisipasi masyarakat lokal atau masyarakat
adat sebelum dimulainya suatu kegiatan operasional Skoring - Kawasan hutan dengan skoring > 175 ditentukan sesuai
SK Mentan No.837 Tahun 1980
PBPH - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan - Hutan Tanaman
Industri adalah perizinan Berusaha yang diberikan kepada pelaku Social Return on Investment (SROI) - Kerangka kerja yang
usaha untuk memulai dan menjalankan usaha dan/atau kegiatan digunakan untuk mengukur dan menghitung dampak nilai sosial
Pemanfaatan Hutan. yang dihasilkan dari suatu program. SROI adalah tentang nilai,
bukan uang
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Toba Pulp Lestari Tbk
Page 94
Investing for
94 Lampiran
SUSTAINABLE FUTURE
Suksesi - Perubahan bertahap dan dapat diprediksi dalam
komposisi spesies di area tertentu, atau perubahan yang terjadi di
U
area geografis selama periode waktu tertentu.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) - Usaha produktif
yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah
Sustainability Policy Transparency Toolkit (SPOTT) - Platform
memenuhi kriteria sebagai usaha mikro.
online gratis yang menilai produsen komoditas, pengolah dan
pedagang pada pengungkapan public mereka mengenai
organisasi, kebijakan, dan praktik mereka terkait dengan
W
lingkungan.
Whistleblowing - Whistleblower, seorang individu yang, tanpa
izin, mengungkapkan informasi pribadi atau rahasia tentang suatu
System close loop - Sistem yang mensirkulasi ulang bahan,
organisasi, biasanya terkait dengan kesalahan atau pelanggaran.
informasi, atau energy tanpa input eksternal.
Pelapor umumnya menyatakan bahwa tindakan tersebut
dimotivasi oleh komitmen kepada publik
T
TPA - Tempat Pembuangan Akhir (Landfill) merupakan tempat
Z
untuk menimbun limbah yang sudah tidak dapat digunakan lagi.
Zoological Society of London (ZSL) - Badan amal konservasi
internasional yang bekerja untuk menciptakan dunia di mana
TPB - Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBBS merupakan
satwa liar tumbuh subur.
agenda pembangunan global yang memiliki 17 target hingga
tahun 2030.
PT Toba Pulp Lestari Tbk Laporan Keberlanjutan 2023
Page 95
2 23 L A P O R A N KEBERLANJUTAN
Page 96
2 23
L A P O R A N
KEBERLANJUTAN
Kantor Terdaftar
Lantai 3, East Tower, Gedung Uniplaza
Jl. Letjend. Haryono MT No. A-1
Medan, Sumatera Utara
Indonesia 20231
Tel. (62 61) 453 2088
Fax. (62 61) 453 0967
Pabrik
Desa Pangombusan
Kecamatan Parmaksian
Sumatera Utara, Indonesia
Tel. (62 632) 734 6000, 734 6001
Fax. (62 632) 734 6006
www.tobapulp.com
Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Pesan
· Direktur Utama
p.2
unresolved
org
Menteri Kehutanan
p.15
unresolved
—
Aset (USD Ribu)
p.20
unresolved
org
PT Ayamaru Sertifikasi
p.21
unresolved
org
PT Sucofindo
p.21
unresolved
—
Ignatius Ari Djoko Purnomo
· Presiden Komisaris
p.22 ×3
unresolved
org
Departemen Operasional dan Hubungan Masyarakat Fiber AUDIT INTERNAL Departemen
p.24
unresolved
org
Departemen Departemen
p.24 ×2
unresolved
org
Departemen Mill
p.24
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK
p.26
unresolved
org
Departemen Terkait Standar Operasional Prosedur
p.31
unresolved
org
Departemen Terkait Management
p.32
unresolved
org
Departemen Terkait
p.32 ×2
unresolved
org
Departemen HRD
p.39
unresolved
org
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
p.42
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup
p.47
unresolved
org
Departemen Sustainability
p.49
unresolved
org
Tata Kelola
p.62 ×2
unresolved
—
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
p.73
unresolved
—
i. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
p.73
unresolved
—
j. Lain-lain, mohon disebutkan ……….
p.73
unresolved
—
Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian,
p.73
unresolved
org
Kabupaten Toba
p.73
unresolved
org
Kredit Ekspor
p.79
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.