Back to announcement
20240429_UNTR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31631392_lamp3.pdf
Financial statement Text extracted UNTRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA PT UNITED TRACTORS Tbk
TRIWULAN PERTAMA TAHUN 2024
Laporan Konsolidasi
Sampai dengan triwulan pertama tahun 2024, pendapatan bersih konsolidasian Perseroan
mencapai Rp32,4 triliun atau menurun sebesar 7% jika dibandingkan dengan periode yang sama
tahun 2023 disebabkan oleh penurunan kinerja dari segmen mesin konstruksi dan pertambangan
batu bara. Rincian kontribusi dari setiap unit usaha dapat dilihat pada grafik berikut:
Penurunan pendapatan, ditambah dengan biaya keuangan yang lebih tinggi dan kerugian selisih
kurs menyebabkan penurunan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih
Perseroan) sebesar 15% menjadi Rp4,5 triliun dari Rp5,3 triliun pada periode yang sama tahun
2023.
Ringkasan kinerja Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Page 2
Dalam juta Rupiah 3M 2024 3M 2023 Perubahan (%) 12M 2023 Nilai Tukar (Rp/USD) 15,853 15,062 5% 15,416 Pendapatan Bersih 32,412,321 34,888,824 -7% 128,583,264 Laba setelah pajak yang diatribusikan kepada: - Pemilik entitas induk 4,547,211 5,323,328 -15% 20,611,775 - Kepentingan nonpengendali 257,004 539,706 -52% 1,518,321 Laba Bersih per Saham (dalam Rp penuh) 1,252 1,466 -15% 5,675 Jumlah Aset 161,426,775 154,028,248 5% 154,028,248 Jumlah Liabilitas 71,050,233 69,992,685 2% 69,992,685 Berikut kami sampaikan kinerja operasional dari masing-masing unit usaha. Unit Usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery) Sampai dengan bulan Maret 2024, volume penjualan alat berat Komatsu tercatat sebanyak 1.126 unit atau turun 37% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.791 unit, disebabkan oleh penurunan penjualan di sektor kehutanan, konstruksi, dan pertambangan. Dari total keseluruhan penjualan alat berat, sebesar 69% diserap sektor pertambangan, 13% diserap sektor konstruksi, 8% diserap sektor kehutanan, dan sisanya sebesar 10% ke sektor perkebunan. Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat turun 11% menjadi Rp2,6 triliun dari Rp3,0 triliun. Sementara itu, penjualan produk merek lainnya yaitu Scania turun dari 218 unit menjadi 87 unit dan penjualan produk UD Trucks turun dari 89 unit menjadi 32 unit yang disebabkan oleh penurunan permintaan terutama di sektor pertambangan. Secara keseluruhan pendapatan unit usaha Mesin Konstruksi turun 22% menjadi Rp8,3 triliun dibandingkan Rp10,6 triliun pada periode yang sama tahun 2023. Berikut ini adalah grafik penjualan Komatsu:
Page 3
Unit Usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting) Unit usaha Perseroan di bidang Kontraktor Penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Sampai dengan triwulan pertama tahun 2024, unit usaha Kontraktor Penambangan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp13,3 triliun, naik 14% dari Rp11,7 triliun pada periode yang sama tahun 2023. PAMA mencatat peningkatan volume produksi batu bara sebesar 21% dari 27 juta ton menjadi 32 juta ton dan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 17% dari 245 juta bcm menjadi 286 juta bcm, dengan rata-rata stripping ratio sebesar 8,9x turun dari 9,2x. Unit Usaha Pertambangan Batu Bara (Coal Mining) Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA). Total penjualan batu bara sampai triwulan pertama tahun 2024 mencapai 4,0 juta
Page 4
ton (termasuk 0,8 juta ton batu bara kokas), meningkat 33% dibandingkan triwulan pertama tahun 2023. Pendapatan bersih unit usaha Pertambangan Batu Bara turun sebesar 21% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 dari Rp10,5 triliun menjadi Rp8,3 triliun karena menurunnya rata-rata harga jual batu bara. Unit Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya (Gold and Other Mineral Mining) Unit usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 8% menjadi Rp1,8 triliun, yang sebagian besar disebabkan oleh peningkatan harga jual rata-rata emas sebesar 14% (dari USD1.896 per ons menjadi USD2.165 per ons). Pertambangan Emas Anak usaha Perseroan yang bergerak di bidang pertambangan emas, PT Agincourt Resources (PTAR) mengoperasikan tambang emas Martabe yang terletak di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sampai dengan bulan Maret 2024, total penjualan setara emas dari tambang emas Martabe mencapai 49 ribu ons atau turun sebesar 16% dari periode yang sama tahun 2023 sebesar 59 ribu ons karena pemerintah baru saja menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan tahunan pada akhir triwulan pertama 2024. Penjualan emas diperkirakan akan kembali normal pada triwulan mendatang.
Page 5
Pertambangan Nikel Segmen usaha pertambangan nikel Perseroan terdiri dari PT Stargate Pasific Resources (SPR) yang baru saja diakuisisi dengan kepemilikan mayoritas pada bulan Desember 2023 dan Nickel Industries Limited (NIC) yang diakuisisi pada bulan September 2023 dengan kepemilikan sebesar 19,99%. SPR mengoperasikan tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. SPR mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 383 ribu wet metric ton (wmt) pada triwulan pertama tahun 2024, yang terdiri dari 203 ribu wmt saprolit dan 180 ribu wmt limonit. NIC merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia. Perseroan mencatat equity income dari NIC yang tertunda, karena adanya perbedaan periode pelaporan kinerja. NIC melaporkan penjualan 34 ribu ton logam nikel pada kuartal terakhir tahun 2023, yang terdiri dari 29 ribu ton logam nikel dalam bentuk NPI dan 5 ribu ton dalam bentuk nikel matte. Untuk informasi lebih lanjut mengenai NIC, silakan kunjungi situs web NIC sebagai berikut: www.nickelindustries.com/ Unit Usaha Industri Konstruksi (Construction Industry) PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) adalah perusahaan publik di bidang jasa konstruksi yang sahamnya sebanyak 87,7% dimiliki oleh PT Karya Supra Perkasa (KSP), anak perusahaan Perseroan. Sampai dengan triwulan pertama tahun 2024, unit usaha Industri Konstruksi membukukan pendapatan bersih sebesar Rp535 miliar, naik 55% dibandingkan Rp345 miliar pada triwulan pertama 2023. ACSET membukukan rugi bersih sebesar Rp42 miliar, lebih tinggi dibandingkan rugi bersih sebesar Rp30 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Unit Usaha Energi (Energy) Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan telah menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi transisi Perseroan. Untuk mempercepat pengembangan EBT, pada akhir tahun 2021 seluruh bisnis energi dalam grup dikonsolidasikan melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN). Sampai dengan bulan Maret 2024, EPN telah memasang Rooftop Solar PV sebesar 1,9 megawatt peak (MWp) sehingga secara kumulatif Rooftop Solar PV terpasang sejak tahun 2018 hingga triwulan pertama 2024 mencapai 17 MWp. EPN saat ini mengoperasikan dua pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) yaitu PLTM Kalipelus berkapasitas 0,5 MW di Jawa Tengah dan PLTM Besai Kemu berkapasitas 7 MW di Lampung, Sumatra yang mulai beroperasi secara komersial pada Januari 2024. Pada bulan Agustus 2022, Perseroan melalui anak usaha melakukan investasi pada PT Arkora Hydro Tbk (Arkora) dengan kepemilikan saham sebesar 31,49%. Arkora saat ini mengoperasikan dua PLTM, yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa 10 MW di Sulawesi Selatan. Arkora juga sedang membangun dua PLTM, yaitu PLTM Koro Yaentu berkapasitas 10 MW dan PLTM Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW yang masing-masing diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023 dan 2025. Ketika kedua proyek ini mulai beroperasi, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas 33 MW. Pada bulan Desember
Page 6
2023, Arkora menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan PLN untuk pengembangan proyek PLTM Tomini berkapasitas 10 MW yang berlokasi di Sulawesi Selatan. Perseroan secara aktif melakukan studi terkait proyek energi terbarukan lainnya seperti geothermal, solar, dan waste-to-energy. Proyek-proyek ini konsisten dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan kompetensi di berbagai potensi energi terbarukan dalam rangka mencapai portofolio bisnis yang berkelanjutan. Peristiwa Penting Pada tanggal 3 Januari 2024, Perseroan melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN) telah melakukan pengambilbagian 49,6% saham PT Supreme Energy Sriwijaya (SES) senilai USD51,9 juta. SES adalah pemegang 25,2% saham PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) yang memiliki proyek panas bumi yang telah beroperasi di Sumatera Selatan dengan kapasitas eksisting sebesar 2 x 49 MW. Pada tanggal 15 Maret 2024, Perseroan melalui EPN mengambilbagian 20,2% saham SERD senilai USD80,7 juta. Setelah transaksi ini, total kepemilikan saham langsung dan tidak langsung EPN di SERD menjadi 32,7%. Demikian kami sampaikan Laporan Perkembangan Usaha PT United Tractors Tbk sampai dengan triwulan pertama tahun 2024.
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Nickel Industries Limited
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.