Skip to content
Back to announcement

20240429_MKTR_Public Expose_31630937_lamp1.pdf

Other Text extracted MKTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
                                 LAPORAN PELAKSANAAN
                              PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2024
                            PT MENTHOBI KARYATAMA RAYA TBK

I. PENYELENGGARAAN

Hari           : Rabu, 24 April 2024
Waktu          : 14.00 – 15.00 WIB
Link Zoom      : https://bit.ly/PUBEXMKTR2024

II. PIHAK MANAJEMEN YANG HADIR
Direksi
Direktur Utama : Harry M. Nadir
Direktur       : Wawan Sulistyawan
Direktur       : M. Arief Pahlevi Pangerang
Direktur       : Bambang Laksanawan
III. AGENDA
1. MKTR Production & Financial Performance
2. MKTR Challenges 2024
3. MKTR Growth Strategy 2024
4. MKTR Achievement 2023
5. MKTR Target 2024

IV. TANYA JAWAB
1. Romys Binekasri – CNBC Indonesia
Pertanyaan :
1) Dari hasil kinerja 2023, apakah ada rencana bagi dividen? Berapa nilainya?
2) Bagaimanakah target dan potensi kemitraan 2024 yang akan dilakukan oleh MKTR di industri sawit?

Jawaban :
Wawan Sulistyawan :
MKTR telah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp. 12.000.123.702 (dua belas miliar seratus
dua puluh tiga ribu tujuh ratus dua Rupiah) atau sebesar Rp. 1 (satu rupiah) per saham kepada
pemegang saham yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai final. Untuk tanggal pembayaran dividen
diperkirakan akan dilakukan pada tanggal 22 mei 2024.

M. A. Pahlevi Pangerang
Target Kemitraan MKTR adalah seluas ± 2.500 Ha yang berlokasi disekitar Kabupaten Lamandau dan
sekitarnya. Bentuk kemitraan atau pola kemitraan yang akan dilakukan adalah berupa pendampingan
sampai dengan pengelolaan kebun, pembangunan kebun kemitraan (penyediaan bibit unggul siap
tanam, land clearing sampai dengan tertanam, land clearing sampai dengan TBM 3, land clearing
sampai dengan produksi 1 siklus tanam, pembangunan PKS skala kecil)

2. Heri – Antara
Pertanyaan :
1) Faktor apa saja yang memengaruhi pendapatan dan laba bersih MKTR tahun 2023? Kita tahu,
   pendapatan naik 11% tapi laba bersih turun 16%.
2) Tantangan apa saja bagi MKTR dan industri Perkebunan Kelapa Sawit yang mungkin terjadi tahun
   2024?


Jawaban :
Harry M. Nadir
Peningkatan pendapatan terutama disebabkan adanya tambahan kontribusi entitas anak usaha PT
KSO yang diakuisisi Perseroan pada 28 Agustus 2023, sehingga meningktkan volume penjulanan CPO
Page 2
dan PK pada periode September sd. Desember 2023 sebesar masing-masing Rp 130.08 milyar dan
Rp 11,94 milyar.
Meski begitu persentase kenaikannya tidak setinggi tahun 2022 karena Perseroan mengalami
penurutan harga rata-rata CPO dan PK sebesar 14,32 % dan 40,15% pada tahun 2023 dibandingkan
2022.
Penyebab kenaikan harga pokok penjualan yang disebabkan oleh penambahan porsi harga pokok
penjualan pada entitas anak usaha PT KSO yang diakuisisi pada 28 Agustus 2023. Mengingat entitas
anak usaha tesebut sepenuhnya bergantung pada supply TBS pihak ke-3.
Berbagai situasi tersebut menciptakan tantangan tersendiri sehingga menekan pos laba bersih sebesar
16% pada tahun 2023.

3. Pambudi – Pemegang Saham
Pertanyaaan :
1) Bagaimanakah masalah persediaan Perseroan? Apakah Perseroan juga punya gudang
   penyimpangan sawit untuk mendukung kinerja keuangan?

Jawaban :
Wawan Sulistyawan
Gudang ini mungkin butuh definisi ya. Kalau CPO kan storage. Masalah storage pasti kita punya.
Kita harus kumpulkan di storage lalu kita kirim sesuai kontrak. Gudang sudah pasti ada. Karena kalau
produk CPO harus kita simpan dan tidak boleh terlalu lama juga disimpannya. Kalau kelamaan ada
biaya handling. Apalagi CPO ini produk yang cepat dijual. Sekarang, dengan adanya risiko harga, ini
kembali ke pertanyaan pertama, harga tidak bisa kita kendalikan. Jadi cuaca, iklim, ketersediaan buah,
geopolitik, nilai tukar, itu di luar kendali kita. Maka otomatis kita perlu melakukan perputaran secepatnya
dengan tetap melihat kondisi geopolitik dan sebagainya tadi. Kalau ada geopolitik kemudian harga naik,
coba kita simpan sebentar. Paling tidak, penyimpanan kita sudah sesuai dengan best practices
penyimpanan menyesuaikan kapasitas pabrik kita.


4. Zasya – Investor Trust
Pertanyaaan :
1) Dari materi Pubex di keterbukaan informasi BEI, target revenue tertulis 139,7 miliar. Lebih kecil
   dibanding 2023 yang 710 miliar?

Jawaban :
Harry M. Nadir
Itu target Q1, bukan full year. Kalau full year, setahun 2024 dengan harga saat ini mungkin pendapatan
kita bisa Rp1,1 triliun sampai Rp1,2 triliun. Apalagi kita sudah punya nilai tambah dari CPKO.


5. PT Wijaya Kusuma – Pemegang Saham
Pertanyaaan :
1) Kenapa pengembangan berfokus pada penambahan pabrik bukan penambahan lahan baru?

Jawaban :
Harry M. Nadir
Tidak mudah menambah lahan apalagi ada moratorium
High conservation value juga harus kita lihat. Tidak mudah
Sementara landscape perkebunan sawit ini kalau kita lihat, 60% milik petani. Kenapa tidak kita
kembangkan saja dengan mereka?
Manfaatnya akan positif dan tidak kalah juga marjinnya jika kita kembangkan pabrik dan ketersediaan
pupuk.
Ini lah dilematis yang mana manejemen harus bisa menentukan.
Jadi tantangannya banyak, perizinan juga sulit, dan saat ini martorium masih berjalan.
Page 3
Jadi kita ambil manfaat saja dari petani yang tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu kita bentuk
divisi kemitraan.
Jadi di antara itu lah yang akan kita optimalkan disamping mendapatkan nilai tambah dari pengelolaan
CPO ini.

Bambang Laksanawan
Pengembangan ada dua yaitu greenfield dan brownfield.
Pertama, kebun kita ini kebun perkotaan. Dekat dengan kantor pemerintahan. Jadi sulit untuk
pengembangan di sekitar lokasi saat ini.
Maka kita kedepankan kemitraan. Bukan lagi menguasai lahannya tapi menguasai hasil dan produknya
untuk pertumbuhan bersama.

Untuk pengembangan di luar inti dari kebun kita, saat ini moratorium dan perizinan masih sulit.
Rasanya, tidak ada yang bisa melakukan pengembangan lahan di luar APL.
Sementara daerah yang tidak termasuk APL saat ini pasti belum terakses.

6. Pemegang Saham
Pertanyaaan :
1) Menurut riset harga saham MKTR dibandingkan PER masih tinggi. Bagaimana langkah selanjutnya
   supaya jadi murah dan menarik?

Jawaban :
Harry M. Nadir
Ya kalau kita lihat EPS-nya memang tinggi. maka tantangannya adalah menghasilkan produk-produk
dengan nilai tambah tinggi.

Misalnya mengembangkan produk samping dari sisa-sisa perkebunan supaya jadi bernilai tambah
tinggi seperti pupuk organic.
Ya memang itu lah yang akan kita lakukan ke depan

Memang jika dibandingkan pemain lama yang punya kebun inti yang banyak, agak sulit
membandingkannya. Karena mereka sudah punya produk inti yang banyak jauh sebelum MKTR
berkembang.

Jadi memang MKTR ini akan mengubah strateginya. Kita tidak akan melakukan seperti yang dilakukan
pemain besar. Tapi melakukan pengembangan yang lebih inovatif yang tidak dilakukan pemain besar
seperti pengembangan pupuk organic
Sehingga kita bisa meningkatkan profitabilitas dan marjin pupuk organic ini tinggi karena bahan
bakunya free.

Tantangannya adalah percepatan. Karena investasi pembangunan pupuk organic ini tidak tinggi.
Cuma tantangannya harus banyakk.
Manfaatnya tidak ada waste lagi dan hasilnya bisa kita ambil menjadi pupuk yang bisa kita jual.


7. Zasya – Investor Trust
Pertanyaaan :
1) Berapa target belanja modal (Capex) MKTR tahun 2024 dan rencananya untuk apa saja? serta
   Sumber pendanaannya dari mana?

Jawaban :
Wawan Sulistyawan
Memang capex ini penting karena akan menggambarkan potensi akan meraih pendapatan berapa.
Page 4
Capex 2023 nilai totalnya Rp155 miliar. Cukup besar untuk size kita. itu untuk strategi kita untuk tumbuh
menciptakan new revenue stream sehingga ke depan memiliki pendapatan yang terpelihara sehingga
going sustainability dan going concern.

Paling besar digunakan untuk land dan new planting pada tahun 2023. Karena kita harus
mengoptimalkan lahan-lahan yang berada di perizinan kita yang harus kita optimalkan penanamannya.

Kedua adalah untuk membangun KCP, membangun sumber listrik baru, dan investasi di anak usaha
untuk pembangunan pabrik pupuk organic. Lalu ada anak usaha juga yang bergerak di bidang
transportasi. Dua hal itu yang cukup besar.

Untuk 2024, bujetnya adalah total sebesar Rp113,9 miliar. Terdiri dari yang paling besar adalah harus
tetap melakukan intensifikasi melalui utillitas lahan dalam perizinan kita. land and new planting juga.


Lalu untuk water management. Tadi sudah disinggung bahwa tahun 2024 ini tahun basah. Jadi kita
antisipasi dengan water management ini. supaya apabila terjadi tahun basah, kita sudah
mengantisipasinya. Jadi produktivitas tetap kita jaga.

Kedua yang cukup besar adalah untuk menyelesaikan pabrik. Ada KCP, kemudian ada penyempurnaan
pabrik juga yang baru kita akuisisi untuk meningkatkan kapasitas dan utilitasnya.

Yang juga cukup besar lain adalah mengenai rencana kita akan tetap melakukan capex di vehicle dan
alat berat. Ini juga memalui anak usaha PT Menthobi Transtitian Raya yang bergerak di bidang
transportasi dan alat berat.

Kemudian dari internal kita keluarkan sekitar Rp19 miliar.
Maka rinciannya adalah:
Land and new planting Rp69 miliar
Building and pabrik Rp6,7 miliar
Water management Rp16 miliar
Equipment Rp7 miliar
Machinery Rp9 miliar
Kendaraan dan alat berat Rp5,6 miliar




                                             Daftar Hadir
Page 5
No.                 Nama
 1.              Muthia Syifaani
 2.             Aprilia Hidayana
 3.         Wahyu Syahputra Tarigan
 4.                    M.Arif
 5.               Zaidan Akram
 6.          Ghafur - Investor Daily
 7.              Daniel PT MKTR
 8.                   Ameda
 9.               Dian Herdian
 10.           Rian Nurdiansyah
 11.           Abdul- Pasardana
 12.                   Sona
 13.               Fajar Hakiki
 14.   Pulina Nityakanti Pramesi - Kontan
 15.              Putri Sehliana
 16.               Agus Susilo
 17.                M. Candra
 18.                 Ismanto
 19.             Gilang Praditya
 20.               Ricky Sukma
 21.                   Sandy
 22.                    Febri
 23.              Dwita Utami D
 24.           Silvana Simarmata
 25.                   Dardi
 26.                 Subandi
 27.                   Adrial
 28.                   Yuyun
 29.                Irwansyah
 30.            Hanjaya Hanjaya
 31.               Romadhoni
 32.               Fikri Ansyori
 33.           Rian Nurdiansyah
 34.                   Fandi
 35.                 M. Idham
 36.        Pambudi (investor retail)
 37.                Ben Yusuf
 38.                Rolly Marta
 39.                   Vindy
 40.             Sudono Slamet
 41.                  Indah B
 42.               Kasyfi Basili
 43.            Andrian Qurnain
Page 6
44.                     laoet
45.              Muhammad Taufik
46.                     Ma'ruf
47.                      Fati
48.                 Ricky Wilastra
49.   RomysBinekasri_CNBCIndonesia.com
50.                 M Alsa Prayogi
51.               Sahlan Nazirwan
52.         Joyceline - Bisnis Indonesia
53.              Andhika Ageng W.K
54.                 Fakhrur Rozy
55.           Yonatan Pratama Wijaya
56.                  Heri_ Antara
57.             Faishal Miftahul Huda
58.                    Andi Budi
59.               Mohamad Samsul
60.             Danang Hari Anggara
61.                    Rahman
62.                     Novita
63.              Hendri SPHendri SP
64.                   Sulaksono
65.            Zsazya_Investortrust.id
      Rizki Ramadhan Butar Butar-Palangka
66.
                         Raya
67.          Ilhamd fithriansyah_MKTR

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.22 MB
Published29 Apr 2024
Pages6
Characters11,405
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MENTHOBI KARYATAMA RAYA TBK p.1 ×2
linked person Wawan Sulistyawan p.1 ×4
linked person Bambang Laksanawan p.1 ×2
unresolved person Harry M. Nadir · Direktur Utama p.1
unresolved org PT KSO p.1 ×2
unresolved org PT Wijaya Kusuma p.2
unresolved org PT Menthobi Transtitian Raya p.4
unresolved — Muthia Syifaani p.5
unresolved — Aprilia Hidayana p.5
unresolved — Wahyu Syahputra Tarigan p.5
unresolved — M.Arif p.5
unresolved — Zaidan Akram p.5
unresolved — Ghafur - Investor Daily p.5
unresolved — Daniel PT MKTR p.5
unresolved org PT MKTR p.5
unresolved — Ameda p.5
unresolved — Dian Herdian p.5
unresolved — Rian Nurdiansyah p.5 ×2
unresolved — Abdul- Pasardana p.5
unresolved — Sona p.5
unresolved — Fajar Hakiki p.5
unresolved — Pulina Nityakanti Pramesi - Kontan p.5
unresolved — Putri Sehliana p.5
unresolved — Agus Susilo p.5
unresolved — M. Candra p.5
unresolved — Ismanto p.5
unresolved — Gilang Praditya p.5
unresolved — Ricky Sukma p.5
unresolved — Sandy p.5
unresolved — Febri p.5
unresolved — Dwita Utami D p.5
unresolved — Silvana Simarmata p.5
unresolved — Dardi p.5
unresolved — Subandi p.5
unresolved — Adrial p.5
unresolved — Yuyun p.5
unresolved — Irwansyah p.5
unresolved — Hanjaya Hanjaya p.5
unresolved — Romadhoni p.5
unresolved — Fikri Ansyori p.5
unresolved — Fandi p.5
unresolved — M. Idham p.5
unresolved — Pambudi (investor retail) p.5
unresolved — Ben Yusuf p.5
unresolved — Rolly Marta p.5
unresolved — Vindy p.5
unresolved — Sudono Slamet p.5
unresolved — Indah B p.5
unresolved — Kasyfi Basili p.5
unresolved — Andrian Qurnain p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result