Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1 OCR 0.887
Page Tof43 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V') diisi pada kolom , Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A", 5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited), Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik — PT Estika Tata Tiara Tbk. Bidang Usaha Distributor makanan pa Jenis penawaran Umum | ham umum 1 | 31 Maret 2024 | 31 Maret 2023 | 31 Desember 2023 (Nama Kantor Akuntan Publik yA NIA KAP Irtan Zulmendra Nama Partner — r NYA NYA Dedy Syukri, SE., Ak., ae CA., M.Ak., CPA Opini Akuntan N/A N/A Wajar dalam semua hal 1 | Ta - yang material Catatan tentang Opini (jika ada) | N/A N/A | NJA “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.805
Page 2 of43 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi —v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Maret 2024 | 31 Maret 2023 | 31 Desember 2023| Laba | Laba Rugi Komprehensif 5 4 Pendapatan 227.921.214.080| 24657.170.957| 611.771.423.767 Laba bruto 40.948.514.424 |. 108.208.012.605 Laba usaha/operasiona 1 17.979.594.632 30.290.290.685 EBITDA Ta 80.996.743.603 Laba Bersih periode berjalan | Laba komprehensif - 14.305.427.837 872.906.368) 57.071.026.905 14.305.427.837 | (6.872.906.368) 56.827.020.336 Laba Per saham (dasar) 2,03 (3.65) 8,12 Laba Per saham (dilusian) ——- —— xi Laporan Posisi keuangan 0 — Jumlah Aset | 933.406.404.310| 632462.670.701| 690.330.534.107 Jumlah Aset Lancar 578.976.316.472| 93.770.426.289 133.101.244.776 Jumlah Aset Tidak Lancar 554.430.087,837 | 538.692.244.412 557,229.289.331 Jumlah Liabilitas — 778.562.293.504 | 905.623.914.434 549.791.851,137 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 473.196.308.747 | 323.617.516.758 323.061.683.055 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 305.365.984.757 | 582.006.397.676 226.730.168.082 Jumlah Ekuitas 154.844.110.807 (273.161.243, 732) 140.538, 682.970
Page 3 OCR 0.830
Page 3 ot 83 |“ Modal Disetor 538.431.259.500 | 188.431.259.500| 538.431.259.500 Cadangan umum 6.271.589.469 | 6.271.589469 | 6.271.589.469 |“ Saldo Laba Ditahan (477.868.300.040j | (555.801,073.020) (492.177,767.764) | | Rasio Keuangan" | - Rasio Lancar (Yo) 80,094 28,98 41,201 ROA 15306 Ho9oe| ”—— 8,271 |(Roe —1 10,439 2,52 ”20,6190 | |“Ebitda thd pendapatan (96) 12,471 -13,9896 13,240 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode Tn v Hal. 1-3 — 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Hal. 4 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Hal. 5 . | 4 Laporan arus kas selama periode PA Hal. 6 | s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v Tidak ada penerapan suatu | Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau kebijakan akuntansi secara membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan Iretrospektif atau membuat mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. nyajian kembali atau eklasifikasi pos-pos — laporan keuangan. — Catatan atas Laporan Keuangan lal. 7-66 Ketentuan Umum
Page 4 OCR 0.873
Page 4 or 83 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, &. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posis keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuar dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuengan, dan 2) informasi yang tidak disajikan & bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi "nformasi tersebut relevan untuk memahami keporan keuangan. Penisahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pas mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihdk yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan dasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan: 2) Nomor dan tanggal akta penckrian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tangyal Berta Negara, 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang. dijalankan pada periode pelaporan, Catatan La 4 5) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Tanggal mulai beroperasinya perusahban secara komersial. Dalam hai perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang YyY Y Pa Catatan la “Catatan Ia Catatan 1a “Catatan Ia
Page 5 OCR 0.837
Page Sof 43 perarnpingan usaha dan kapasitas produksinya, dan 8) Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent Of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan la » Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang barwanang, 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebegai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan ekspioitasi Perseroan meliputi : @) Area Eksplorasi, meliputi: . Narna lokasi, & Nama pemilik rin lokasi: . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya) . Porsentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: - Nama lokasi, .- Nama pemilik ijin lokasi: - Tanggal perolehan ijin skspletasi serta tanggal jatuh temponya, - Persentasi kepemilikan saham Persergan pada perusahaan pemilik (in lokasi, - Jumlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang metekukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, - Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan - Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitas/pengembangan oleh Perseroan tungga tanggal laporan posisi kevangan,
Page 6 OCR 0.839
Page 60183 12|| Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: 2) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat KPH) dan C) sisa umur HPH. Ka b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggai danyatau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan Ib diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan) dan 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, 2) | Tempat kedudukan, 2) | Jenis usaha SI $ s 8 aj | Tatun beroperasi secara komersial: 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika barbeda): 6) | Total Aset, dan aalalalajal 2 Pi | -j 7) | Inforrnasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidek memiliki baik langsung maupun bdak kangsung melalui entitas anak, lebih dari 5036 (ima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) siasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50196 (lima v puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tklak ikut dengan pengendalian, C) akhir penoce pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laparan keuangan v
Page 7 OCR 0.881
Page 7 oF83 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: @) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalarn kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, 2) suatu nincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk: dan 1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: ti) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari Inlangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan Sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan) (3) jumlah harga yang diterima) (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 1) 2) Catatan 9 Catatan 9 Karyawan, direksi, komisaris, dan komite : audit Yang harus diungkapkan antara lain: Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, — Catatan ic Cakupan manajemen kunci: dan 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan anak, Penerbitan Laporan Keuangan u Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1a
Page 8 OCR 0.851
Page 8 of 83 Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: &. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2a Pernyataan mi merupakan pernyataan bahwa laporan keuengan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. D Dasar "pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historicat cost), Catatan 3a biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (ref res/zable vaive), Nilai Wajar ira value) atau ymian yang Gapat diputnkan berdasarkan SAK K yang bertaku, 2 Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untul ik laparan Arus kas. Catatan Za Catatan 2u 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, D) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha ssing yang signifikan, dan C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada), “) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada) » Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dan catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan merriliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, 2) 3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memikkt risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuman material berhadap jumlah tercatat Aset dan Liabslitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan Berkaitan dengan Aset dan Liabihtas sebagamana drnaksud dalam angka 2), catatan atas Japoran keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu «
Page 9 OCR 0.868
Page 9 ot 83 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tdak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) 2) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk Gan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dian penyajian kepentingan nonpengendali: dan H pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dielirninasi, Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwil: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk gooctwin, dan d) kebijakan tuannya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada dk Perusahaan, antara lain: (4) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) mbalan kontinjensi. Catatan 21 3) Kas dan setara kasi Yang barus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. “ Catatan 2f Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Catatan 29 b) dan c) N/A karena tidak| ada transaksi tersebut
Page 10 OCR 0.856
v) B) Page 10 of 83 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas blaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan) (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan rutai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan) (7) khusus instrumen keuangan dervatif dan akuntansi Indung nilai, selam penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: fa) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikam lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilas atas instrumen keuangan derivatif: dan Ic) perlakuan akuntansi (indung nitas untuk tujuan akuntansi Indung nilai Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (9) Penyagan pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi blaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) tiaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5S) akad syariah yang digunekan. 5) Khusus Industri Perbankan Giro Wajib Minimum
Page 11 OCR 0.869
Page (Load Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jurntah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, 6) | Piutang Reverse Repo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) | husus Industri Perbankan V Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pads investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapstalisasi Pemenintah,dan €) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, 8) | Khusus Industri Perbankan 1x a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendakan risiko portefoko kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, €C) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas niat teaisas putang/pernbrayasn yang diberikan dengan saldo piutang/pernbiayaan yang tidak dapat ditagih: Gan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,
Page 12 OCR 0.880
Page 120183 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jka perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dan konsumennya. 10) | Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jeris transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tampa recourse): b) Penyajian transaksi anjak prutang: C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih putarg dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang( ditagihkan kembali keklien atau ditanggung oleh perusahaan) tt) | sewa v | Catatan 2v Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, 12) | Persediaan : v Catatan 2 yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, Yang harus dijelaskan antara lan: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada megara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dipelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Page 13 OCR 0.849
Page 13 of 83 Ts b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tenaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasikan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belurn menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang narus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : la) Metode penilaian, (bj Metode amortisasi (deplesi): dan (eh Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) - la) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. a) b) c d) ec) n a ") D 19) | Aset Tetapi Yang harus dijelaskan antara lain: pengakuan awal Aset Tetap, pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: pengelompokan Aset Tetap: metode penyusutan yang digunakan) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan penghentian pengakuan, ruilai residu, dan pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur akanamuis, metode penyusutan, dan nila residu pada setiap akhir perade pelaporan. — Catatan 20
Page 14 OCR 0.831
Page 14 of &3 v Catatan 2m 14)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antawa lain metede yang digunakan untuk mencatat investasi peda asosiasi. | 15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama S | - Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian | partisipasi dalam Ventura Bersama, 16)| Pola Kerjasama v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Ketxjakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabilitas yang timbul, dan C) Sistem pembagian hasi, jika ada. 17)| Aset Tak Berwujud v Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: D) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apatsla umur manfaat terbatas, @ungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amortsasi yang digungkan, 9 penghentian pengakuan Aset Takberwujud) dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). |. 18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual vV Yang harus dijtaskan antara lain: 8) kebijakan tantang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelampok Iepasan yang dimiliki untuk dijual. 19)| Properti Investasi : v Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: D) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: G) estmasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya) dan e| penghentian pengakuan Properti Investasi.
Page 15 OCR 0.873
Page 150143 Khusus Industri Gas dan Minyak Dumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (mparment) dan penilaian kembali aset (revatuasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan) d) Mosa manfaat atau tanf penyusutan dan amortisasi yang diounakan: dan 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2p Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kandisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan D) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22)| Khusus Industri Perbankan vV Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yarg harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan 0) Dasar penyajian simpanan dan bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan D) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, 23) Provisi V Catatan 2r Yang harus dijelaskan antara lain: 2) kandisi provisi yang harus diakuij dan
Page 16 OCR 0.874
24) Pase 16 oF83 b) dasar penentuan nilai provsi, Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan, Yang barus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan tsaya PLH, b) Metode amnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan 0) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (t) Lokasi penambangan) (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Arga af Interest yang bersangkutan, bd) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan stas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat denulainya produksi: C) Dasar penentuan ditanaguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan banya PLH: b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
Page 17 OCR 0.879
2) Page 17 or43 HD pasantot asil0vmarisohamekadelaal Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (4) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan 2 b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak, €) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan Ib) Ketujakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan Ic) Penyajian pendapatan premi dalam laparan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaparkan dan beban penyelesaian klaim, dan d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lan: (1) Unsur bisnya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokaskan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi bsaya yang telah dikaptalisasi ke setiap urit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estirnasi kini gan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 18 OCR 0.844
Page 180F83 28) | Program Loyalitas Pelangan V Yang harus dijetaskan antara lamkebijakan terkait progrern loyalitas pelanggan 29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing V Catatan 2) Yang harus dijelaskan antara lain: 3) ketentuan dalarn penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: D) perlakuan akuntans selish kurs yang timbul dari penjabaran aset dan kabiltas moneter, dan Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saklo dalam mata yang asng, 0 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi v Catatan Zn Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan —3 31) | Hibah Pemerintah v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32)| Pajak Penghasilan v Catatan 2w Yang harus dijelaskan antera lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kem dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tanpguhanj dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (labiitas) pajak tangguhan, 33) | Imbalan Kerja v Catatan 3 Yang harus dijelaskan antara lain: B) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengaku keuntungan dan kerugian aktuartal, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaliment dan penyelesaian, 3a) | Saham Treasuri v Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasur.
Page 19 OCR 0.821
Page 190183 35)| Pembayaran Berbasis Saham V Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen skuitas danfatau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36)| Kuasi-Reorganisasi v Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Lablitas, dan Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labsitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman V Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi Ti vV Catatan 2y Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2x Yang harus dgelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar danlaba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan - Aset 1) | Kas dan Setara Kas vV Catatan 3 Yang harus diungkapkan antara lain: @) unsur Kas dan Setara Kas pada whak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata vang asingj EC) kisaran suku bunga kontraktual dan Setara Kas selama perode pelaporan) dan d) jumlah salde Kas dan Satara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen,
Page 20 OCR 0.859
Page 20 ot 43 2) | Khusus Industri Perbankan | 1 a) Kas v b) Giro pada Bank Indonesia N Yang hanis diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original), dan (2) Ketentuan Gira Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan, &) Giro pada Bank Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nil, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) #uncian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindan jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rindan penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalarni penurunan nilai (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok), (4) Jurnlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yarg mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun) (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
Page 21 OCR 0.845
Pase 21 of 83 (8) Jurnlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau Nkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajamen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) 4) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketige dan pihak berelasi: b) jumlah peutang menurut debitur, C) juntah utang menurut mata yang, O) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, 2) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang) IN) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan 9) piutang yang dijarinkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijamenkan, h) jpeniah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (lWla ada). Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah prutang berdasarkan jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang prerw yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. D) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan seivabiltas.
Page 22 OCR 0.819
Page 22 0123 Cc) Piutang Reasuransi v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan ressuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (di) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan prhak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (Ah) Jumlah piutang yang docerkanankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan V a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara Iin: (1) Jumlah piutang rmenurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain) (2) Ringan umur dari angsuran peminyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (2) sama pembiayaan bersarna, penunjukan seleku pengelola piutang, penerusan v pinjaman dan pengambilalihan piutang apatwa perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi diatas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, 16) Nilai dan jens janwnan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Prutang permixayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai PE Lionel b) Tagihan Anjak Piutang v Yang harus drungkapkan antara lain: (4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recowse dan dengan recourse, beserta Jumlah utang retensi anjak puutang dan pendapetan enjak piutang (tanpa
Page 23 OCR 0.824
Page 230143 — fecourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang P3 Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga) (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini putang pembayaran sewa miruimum pada akhir penode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dian nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akh periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (8) kurang dari satu tahun (bD) lebih dari satu tahun sampai lirna tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum ditenma, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinyen yang diakui sebagai pendapatan dalam penodej dan (7) penjelasan umum isi perjanjan sewa lessor yang material. ad) Piutang Sewa Operasi Yang barus diungkapkan antara lain: (4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tdak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (2) kurang dari satu tahun (D) letih dari satu tahun sampai Ima tahun (c) lebih dari Ima tahun (2) total rental kontinjan yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum si perjanjian sewa lessor,
Page 24 OCR 0.845
6) Page 24 or 43 Khusus Kontrak Konstruksi Plutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jurnieh piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya ptutang retensi. ?) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi, D) laba yang diakul: C) kerugian yang terjadi: dan Gd) pekerjaan yang subah ditagih (terrnin). 8) 9) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: Aa) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kernbali Efek: €) Nama pihak/counterparty, @) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo f) Cadangan kerugian penurunan nilai (hika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: @) Niai realisasi bersih pada saat diambitalih: b) Selisih antara nilai resisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilahhan agunan tersebut.
Page 25 OCR 0.858
10) Page 35 ol 83 Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain, 1) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan, Catatan 6 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun bdek lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipssahkan antara (hak ketiga dan pihak berelasi. b) Yong harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelmpok dan rincian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga #feklif unituk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasfikasikan dimikki tungga jatuh tempo: (7) Ika terdapat reklasifikasi aset keuangan, rnaka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari sebap kategori, (b) alasan reklasifikasi: dan (c) sa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelomook tersedia untuk dijual,
Page 26 OCR 0.884
Page 20 0183 (B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan mlai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalarni penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam keba rugi, dar (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direkdasifikasi menjadi dirmulika hingga jatuh tempo, 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama penode pelaporan, C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal kain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 19) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengena antara lain: 8) rincian Sukuk berdasarkan narna penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan, C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika sda, dan penyebabnya: dan @) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. Catatan Il 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: @) Rincian jumlah norninal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuens: pernbayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 27 OCR 0.859
Page 27 oF43 a) Rincian urut penyertaan reksadana dan Nila Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pas pendapatan kompeebensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengensiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19 Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincan jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekanorni dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutas setama periode berjalan: c) Rincan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: dj Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, G1 Rinoan kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, PM) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibiltas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpman, agen, atau anggota sindikasi,
Page 28 OCR 0.823
21) 22) Page 28 or 83 » Ikhtisar pernbelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada) 131 Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pembenan Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan alat. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan llabiltas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: €) Rincian jumlah tagihan dan llabiltas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Pendapat manajemen akar kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) tota' jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, (4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (S) jumlah dani setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau perstwa penyebab terjadinya pernulihan nilai persediaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (UD) jemlah biaya pinjarnan yang dikapitaksasi selama periode berjalan: dan Cu) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, danatasan |
Page 29 OCR 0.851
Page 29 0183 dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Nsiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilas tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: 0) Makanan dan minuman) (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. Y Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut kkasifikosi: (a) Tanah Matang: (b) Urut Bangunanj dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian, (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakut, termasuk jumlah utang terkait yang akan dalihkan, bila ada d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (4) Lokasi, luas tanah, proses perginan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikaptalisasi ke tanahuntuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. 3) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lam: (1) Materi program : lokal, impar (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra ostak (media cetak):
Page 30 OCR 0.842
Page 30 of 83 (3) Barang promos dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. #) Khusus Industri Rumah Sakit V Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, # seperti hewan ternak menjadi: (fa) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (B| Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: v Ca) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok setama paling tidak 2 tanun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan v persediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan vV Fisiko yang ditutup: (MD Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian v atau metode penghapusan langsung, (a) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (hh Nilai hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerima jaminan,
Page 31 OCR 0.858
Page 3 or 83 23) | Pajak Dibayar Di muka v Catatan 18 Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya) dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. PEN 2aj| Biaya Dibayar Dimuka— NN v Catatan 9 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah, 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkapkanantara lain: (4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai (4) dalam hal aset yang dimeliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau kesdaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun) (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelornpok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasfikasiannya, diungkapkan: la) nilai dan aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: |. Jumlah tercatat asat tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan IL jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (Cc) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan penode sajian sebelumnya, 26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha v Catatan 6 dan 30 Yang harus diungkapkan antara lain : 8) rincian jeris, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, b) alasan dar dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nias serta. penjelasan terjadinya piutang pihak berslasi tersebut: C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
Page 32 OCR 0.865
27) Page 32 ol 43 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajerren akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan €) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh sigmfikan, beserta alasannya: €) nilaibercatat dan Nilai Wajar mvestasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Uabiltas, pendapatan, dan laba atau rugi: @) alasan tdak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investes secara langsung atau tidak langsung: 1) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasar signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periade terjadinya kerugian tersebut maupun secara kurnulatif, |) bagian atas llabilhtas kantinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: j) habilitas kontinjensi yang terjadi karena mvestor berkewajiban bersama-sama untuk semua atav sebagian Labilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan inforrnasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekutas termasuk total Aset, total Liabiktas, Pendapatan, dari laba atau rugi. m1 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,
Page 33 OCR 0.838
Page 33 of 83 v | 21) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan MTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal: bd) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Saldo akhir. 30) | Khusus Industri Jalan Tol V Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: la) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama penode berjalan dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) | Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (ti) Rincian nilat tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk sebap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (9) Nila tanaman telah menghasikan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : la) Saldo awal 1. Tambahan tahun berjalan Ha. Bisya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs delam hal terjadi depresiasi Juar biasa
Page 34 OCR 0.840
Page 3d of 49 IL Pengurangan tahun berjalan 4, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan Ie) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan rnilik perusahaan (perkebunan rakyat/ perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) 33) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belur menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsitasi saldo awal dan aktur hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, @) Nilai hewan ternak tap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, €). Kondisi hewan ternak: 1) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: B1 tata hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risikoyang tutup, h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau tnetode penghapusan langsung, 1) Wilal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nara pihak yang menerima jaminan, Properti Investasi 2) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, modal Nilai Wajar atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhur, (5) jumlah yang dikui dalam laba rugi untuk:
Page 35 OCR 0.850
Paye 3S of 83 (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang merghasilkan maupun yang tidak menghasitkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (C) perubahan kumulatir dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang rmenggunakan modal biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nai Wajar) (6) keberadaan dan jumlah pernbatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasi pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, D) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (8) ditambahkan pengungkapan antara lain: (L) rekonsiliasi antara jurnlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir perade dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasfikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signlrikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara termisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian sigrifikan lain, Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dmaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi peda awal dan aktvr periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklastikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (9) Jumlah rugi penurunan mai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan rilai, selama satu penode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunekan sendiri: dan (6) Wiai Wajar Properti Investasi. d) Khusus untuk Properti Investasi dalami proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (kt) rinoan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jurniah tercatat terhadap nilai kontrak,
Page 36 OCR 0.849
Page 36 or 8d (3) estimasi saat penyelesaan, (4) hambetan kelanjutan penyelesaian) (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalsas biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuti kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jurviah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tanf kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikaptalisasi. Catatan 13 « 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jurnlah yang dijurnal balik yang diskui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada), €) jurniah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: M jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan mlai, hilang, atau dihentrkan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak Glungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tenggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanggal efektif persetujuan dani Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah rewaluasian, (9) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan #surnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nila Wajar aset, (S5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluas atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan setara penode dan pernbatasan-pernbatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
Page 37 OCR 0.865
Page IT of83 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (5) jumlah pengeluaran yang diakut dalam jumiah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (@) dalam hal terdapat kapstalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kritena &set kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (8) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikaptalisasi, D) Pengungkapan lainnya antara lain: () jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalarn hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apatxla berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjualan reto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan (7) perubahan estirnasi rasa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (9) Kandisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilaratau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 38)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan ges bumi) Yang harus diungkapkan antara tain: (4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti aperated acreage, unoperated acreage, Sumur Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 38 OCR 0.841
Page 38 or83 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : la) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penarnbangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tekberwujud antara lain: @) jumlah tercatat beuto dan akumulasi amwrtisasi, D) alukasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan labarugi komprehensif: C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi anortsas Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisas yang digunakan untuk menentukan jurvah biaya pinjaman yang layak dikanitalsasi, 2) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dindai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jumdah tercatat dan sisa periode amvortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nila Wajar sesuai SAK yang bertaku, diungkapkan: (1) Nda Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij N) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jarrunan untuk Liabilitas, 1) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) nama Penilai dan tanggal laparan penilaian terakhir,
Page 39 OCR 0.867
Page 39 Of B3 (3) jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama perode dan pembatasan-pembatasan distnbusi seido surplus kepada para pemegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Sakdo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir, b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir) dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dan eksplorasi dan evaluasi pertambangan. €) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain. (3) Ketrijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) baya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya) (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila acta), (9) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (2) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (Cc) Jurntah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (Jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 40 OCR 0.856
Page Wof83 utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: Ca) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (0) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipukhkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, melput penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (bj) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilarnya produksi dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Arca af Interest, maka harus diungkapkan rincian dan Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang dibarikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pes yang berhubungan. 2) Provisi 8) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provssi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, Catatan 16
Page 41 OCR 0.882
Page 41 or 83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dart setiap perubahan tingkat diskonto) (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asurnsi utama yang mendasar prakiraan peristiwa masa depan: dan (B) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utarna beban yang belur jatuh tempo. 4) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan D) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban, Catatan 1? 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal den harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembat Efek. Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain labilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirino dalam bentuk tabel yaitu : &) biaya kontrak yang terjadi, D) laba yang diakul: C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 42 OCR 0.849
Pa ea an Ae Aan NA | Khusus Industri Perbankan 8) Simpanan Nasabah K4) b Page 42 or 89 Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian junvah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pinak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (a| Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkanj dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara Lain: (L) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito) dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jerus dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rmcian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang: (9) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi junvah pada awal dan aktur periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumiah utang klaim berdasarkan tertanggung, (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 43 OCR 0.827
Page 43083 Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara jain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (aj Jurnlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara peemi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan) dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antora lain: (1) Permesahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketioaj (2) Jurrtah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jurrtah menurut jenis mata uangj dari (4) Jurntah menurut umur utang. #) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga: (2) Jurrlah berdasarkan reasuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang, dan (S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan, 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 44 OCR 0.861
Page 44 of 83 h) Titipan Premi v Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. | i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (2) Saldo menurut usia. 9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Ti Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10)| Utang Pajak - "— vV Catatan 15 Yang harus diungkapkan antara lain: @) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. 11) Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah llatslitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 12) | Khusus Kontrak Konstruksi v Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13)| bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v “Catatan 20218 Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas labilitas jangka panjang sesuai engan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk llabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Iatvlitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 45 OCR 0.844
Paye 45 of 83 BAE an aman EA ea LA T “Kemana (a) nilai tercatat habilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap kabilitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restruktunisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : v Il) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (a) Jurah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstruktursasi. R 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16)| Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rncian jenis dan jumlahnya. 17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v Yang harus diungkapkan antara lain labilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan sset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diclasifikasikan sebagai dinndiki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang | 18) | utang pihak Berelasi Non-Usaha | v baal Yang Harus diungkapkan antara lan A) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang) dan | €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pas-pes yang berhubungan,
Page 46 OCR 0.864
19) Page 46 ot 83 Catatan 21 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara tain: a) indian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga kevangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama penode pelaporan, Cc) tanggal jatuh tempo: d) jumlah begian yang akan jatuh terreo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 8) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jurnlah dan tujuan perolehannya, P pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, Gg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondis default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: » persyaratan lam yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan 1) pengungkapan informasi sehubungan dengan liatwiitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh ternpo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, entara lam adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting, 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) jumlah neto nilai tercatat untuk sebap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan) b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pernbayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sempai dengan satu tahun) (2) lebih dari satu tahun sampa 5 (lima) tahunz dan 13) lebih dari 5 (ima)tahun. €) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimurn sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancefiabie sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, Catatan 20
Page 47 OCR 0.866
Page 47 of 83 2) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta arnortisasinya sehubungan Gengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan D) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara kan: (IL) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan v a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang narus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yangdijaminkan, Gan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenanes: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak kun dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dan tingkat bunga pasar maka manajamen mengungkapkan mengena fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. €) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Page 48 OCR 0.819
Page 48 of 83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selarna periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurudan niksi komitmen dan kontinyeasi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan ndai kornitmen dan kontinjensi, 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V. Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain | @) Mutasi taksiran provisi PLH selamia tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir, b) Kegiatan PLH yang telah dilaksariakan dan yang sedang berjalan: C) Lablitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan hebilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban amen tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Satdo akhir. 23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang vV Catatan 22 a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (4) gambaran umum mengenai jenis program, (2) rekonsiliasi saldo awal Gan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan past yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama pencde berjalan yang dapat distribusikan ke dalam: Ca) biaya jasa kini: (b) bxnya bunga, (CJ turan oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
Page 49 OCR 0.832
Page 49 of 83 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata wang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (f) wmbalan yang dibayarkan, Ca) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: (U curtament: dan G) penyelesaian (3) analisis kawajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsilasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta sakio awal dan aktur dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (2) hasil yang dibarapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktusrial: (C) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan rata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian) (d) turan oleh pemberi pekerja: (8) turan oleh peserta program, (f) imbalan yang dibayarkan: (g) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian, (5) rekonsikasi nilsi kini kewajiban imbalan pasti sebagairnana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabiitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalarn laporan posisi keuangan (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui datam laporan posisi keuangan, (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasari dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada aktir penode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos Gimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kinii
Page 50 OCR 0.860
Le) (8) (9) Page S0 of 83 (b) biaya bunga: (ce) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dani setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: le) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1015 (sepuluh per seratus): (F) oiaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailrment terutarna terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: Jurnlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang dkan diakui segera dalam saldo taba, meliputi: la) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (40) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset prograrn untuk: ta) setiap kategori Instrumen keuangan rnilik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan (41) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk merentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (43) Asurnsi aktuanal utama yang digunakan sampai pada akhir perade pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjn antara persentase dan vanabel lainnya, termasuk: (ta) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasi yang diharapkan atas setiap aset program untuk penode yang disajikan dalam laporan keuangan, (Cc) tingkat imbal hast yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):
Page 51 OCR 0.847
Page SL of 43 (el tingkat tren biaya kesehatan: dan (9 asumsi material lain yang digunakan dalam aktuanaj (14) darnpak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan pada: tal biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (Cc) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wayb diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah, (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan perode empat tahun sebelumnya dari: Ca) nulas kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (bj penyesualan yang timbul pada: IW - Natiktas program dinyatakan sebagai jurniah atau persentase dan Nabiltas program pada aktir peride pelaporan, dan Ii) aset program dinyatakan sebegai jumleh atau persentase dari aset program pada akhir penade pelaporan) (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selarrs periode tahurian dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko aritar entitas sepengendili, wajib diungkapkan sebagai berikut (ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (bj dalam hal Perusahaan mencatat alokasi btaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1 informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selarna penode tersebut: (W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informa' yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (ni)jika Perusahaan mencatat turan yang terutang untuk pencde sesuai SAK Intorrnasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ji.
Page 52 OCR 0.830
Page S1 0F83 b) Iuran Pasti v Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti, Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya vV Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jurrlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v Yang harus diungkapkanantara kain: (4) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai limbilitas kantinjen (jika ada). 24) | Utang Obligasi v Yang harus dungkapkan antara lain: a) nncian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupsah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj b) peringkat dan nama Perusahaan Pemesingkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatub tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nsma Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, 8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, "pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamenatan: @) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan hp) persyaratan penting lainnya, 25)| Sukuk v 2) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uratan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: ta) ringkasan akad syariah dan skema transoksisyonah yang digunakan (D) Aset, manfaat, atau aklivitas yang mendasari, (c) nitai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk marah )| (e) peinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
Page 53 OCR 0.850
Page 33-of 83 hasil (untuk Sukuk mudharabah): (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu: (h) tujuan penertstannya: dan (i) persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (9) remtah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua batas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (S) jaminan dengan menunjuk pes-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan (9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam mernenuhi persyaratan dan kondisi: Sukuk (rrusalnya restrukturisasi Sukuk dan kondsi default). 26) 21 Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) (3) CL) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dsn kisaran suku bunga kontraktual selama pericde pelaporan tujuan perolehannya, persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan Yarg hrarus diungkapkan antara lain: 3) b) » 9) ringan mengenai jenis, nilal nominal dan nilai tercatat, tangga' jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obilgasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, periode konversi dan persyaratan konvers, antara lai meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengar memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise pnce) yang paling menguntungkan Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi, jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,
Page 54 OCR 0.860
2) u) a hn) » 7» 13) » Page 54 of 83 peringkat dan nama Perusahaan Permenngkat Efek: Jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dergan Perusahaan: jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (ivka ada): kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kendsi default): dalarn hal Perusahaan menertitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: komponen Liabilitas dari obihgasi konversi: keberadaan fitur derivatif melekat, dan persyaratan penting lainnya Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3 b) (31 @ Bagi setiap penis saharn, antara lain: (4) Rekonsiliasi jurah saham beredar pada awal dam akhir periode, (2) Hak, kestimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang merriliki saham dan (3) Pemegang saham lainnya, Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Mak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penertitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Catatan 23
Page 55 OCR 0.860
Page SSof 43 Memesan Efek Tertetih Dahulu (nght issue dan private placement), pelaksanaan | waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: @) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Ffek, agar Naa jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) V Catatan 24 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham: €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenai sifat dan asal seksih kurs atas modal disetor: €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: ) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sernentara, (3) Tanggal efektif transaksi, (a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang tetah dilaporkan sebelumnya unituk periode yang disajikan kembali, (D) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liatslitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dam (dj) Ikiwisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v GaON ART Yang harus diungkapkan antara lain : &) Uraran transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan
Page 56 OCR 0.837
Pare 36 ot 43 (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi, b) Pertvtungan selisih transaksi perubahan kepernilkan tanpa hilangnya Pengendalian: dan C) Jumlah yang direalisasi ke Inba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian, " Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal Uisetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan 6) Akumulasi jumlah lembar dan milai saham treasuri. Ss) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: B) Alasan dan yemiah penyesuasan penode yang lalu (jika ada), b) Pokana sakio laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait in Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 8) Waran Yang harus diungkatkan antara lain: a) jenis weran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj D) Jasar penentuan Nila Wajar waran, C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang ditertitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan e) iIkatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, Tidak matenal n Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya Tidak matenal
Page 57 OCR 0.862
8) Puge ST OF33 Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas @kuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Yang harus diungkapkan antara tain : @) Jurniah setap kategon signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: danfatau (S) Dividen: drungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: €) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategosi signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, €) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (t) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) para pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam pericde rjalan, (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakut dalam periode berjalan, dan (Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal aktur perlode pelaporan: Ia) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima) dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabiltas, Catatan 25
Page 58 OCR 0.857
Page S8 of B3 ?) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan (3) Perincan dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: ka) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (Cc) Total pendapatan neto, 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: O) Dasar ketentuan tanf, b) Obyek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif dan &) Perjanyan lan yang terkait, 3) | khusus Industri pembiayaan v Rinoan jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain: 2) Pendapatan pembiayaan konsumen) b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa 4) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: @) Restitusi, b) Subsidi tidak marnpu: dan Cc) Selisih perhitungan klaim. 5) | khusus Industri Transportasi V Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 59 OCR 0.897
6) Page S9 0183 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transoortasi: €) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspodisij @) Rincian pendapatan usaha dani keagenan: dan 2) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jemsnya amnada (bus, taksi, feri, tanker Gan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut. Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikas sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan Dihak lain, » Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, Premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dam 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang barus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. » Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antera lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemenntah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, C) Elek-efek, dan 0) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
Page 60 OCR 0.843
Page @ ol 83 Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara kain: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b). Narna pihak penjual dan nilai pembelian yang melebiti 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan C) Untuk industn jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, andian beban departementalisasi: a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarani medis, @) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi, 9) Beban angganan daya dan jasa) h) Beban depresiasi, 12) Khusus Industri Asuransi: 2) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus dikngkapkan antara lain ringan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlan beban menurut jenis klaim dan mianfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, €) Komisi Neto Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumtah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
Page 61 OCR 0.832
Page G1 oF83 4) Hasil Investasi v Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan V Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rindan jumlah unsur-unsur beban departementalisas, b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan €) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. PAN 14) | Beban Usaha v Catatan 27 Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: @) Beban penjualan: | bd) Beban distribusi, dan | c) Beban umum dan administrasi | 15)| Khusus Industri Perbankan v a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lam rindan jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan entara lain ringan jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelampok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing masing akun Piutang Pembsayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya vV Catatan 28 Yang harus diungkapkan antara lain : 2) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (4) biaya pinjaman meliputi:
Page 62 OCR 0.855
Page 61 0183 ta) Dean, keuangan yang dihitung dengan rrenggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang bertaku: dan (C) seksih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisin kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dan transaksi Instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dan kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (B) rugi neto dar mstrumen keuangan yang diakui peda Nilai Wajar melalui latis rugi: dan (c) amortisasi premw'diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung rata, @) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dan masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dani (2) bagian laba rugi dan entitas asosissi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah, 18) | Khusus Industri Perbankan v @) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Yang harus dungkapkan antara lain rinctan jumlah berdasarkan jenis, 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang hanus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, D) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti C) selisih kurs kerena penjabaran laporan keuangan d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: @) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka Indung milai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. TAK K
Page 63 OCR 0.885
20) Page 630183 Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) c) ad) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan ternporer dan permbalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5S) jumlah manfaat yang berasal dan rugi pajak yang tdak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) betian pajak targguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan (7) jurniah beban (penghasilan) terkait dengan perubanan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau @kreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif laun, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsilias: antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian taba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tanf pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai asetpajak tangguhan dalam laporan keuangan,
Page 64 OCR 0.875
9 n) m) n 9) » Page 64 0183 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas Nabilitas pajak tangguhan yang belum diakul, rekonsikasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (2) laba sebalum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dimnci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan hatslitas pajak kim dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengssian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) junvah aset dan Nabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan pasisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tdak terlihat dari perubahan jumlah aset atau kabelitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangany beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dani kegiatan norrnal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan junvah terkat untuk setiap periode sajian Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumurnkan sebelum Laporan Keuangan Diotonsasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabslitas dalam laporan kewangan, uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisrus tidak diakui pada tanggal akussisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (ti) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari kaba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan 12) #titas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
Page 65 OCR 0.838
21) Page 65 0143 mengakibatkan Giokunya aset pajak tangguhan ts terkast. Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain | a) jumlan yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar Gan dilusian, dan rekonsilasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat @Matnibusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsikasi tersebut mencakup darnpak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham D) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari sebap jenis instrumen yang mempengaruts Isba per saham) €) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusan karena instrumen tersebut bersifat antidilutit untuk periode sapani d) penjelasan transaksi saham biasa Atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumiah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir penode tersebut seandainya bansaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan 6) taba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentkan, 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pat berelasi, yang Jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000,000.000,00 (satu mikar rupiah) untuk transaksi dengan rang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) tetih dari 0,596 (not korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas beretasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sitat dan hubungan dengan pihak berelasi serta mformasi tentang transaksi dan saido dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meluti sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memaharni potensi dampak hubungan tersebut Catatan 31 Catatan 19,29
Page 66 OCR 0.840
Page 66 of 83 dalam laporan keuangan, paling kurang: (4) junvah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan behan terkait, (2) yurntah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabditas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan (BD) rincian garansi yang diberikan atau diterimaj (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian perturunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika Makukan pembentukan) d) pengungkapan yang disyaratkan sebagainana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak, (A) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas petapor atau erilitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. @) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan | manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) #mbalan kerja jangka pendek: (2) #mbalan pascakerja: | (3) mbalan kerja jangka panjang lainnya) (9) pesangon pemutusan kontrak kerja) dan (5) pembayaran berbasis saham. PD untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas beretasi dengan pemerintah dan sitat hubungannya dengan Perusahaan,
Page 67 OCR 0.867
Page 67 of 83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, sigisfikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23)| Aset dan Labilitas dalam Mata Uang Asing v Caratan 32 a) Mata uang asing yang dimaksud adalan mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabslitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsionat: (2) posisi neto dari aset dan kiabilitas moneter dalam mata uang asing (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrurmen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalu laba rugi) dan (S) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir penode. 2ay| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan vV Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan ndal yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset indiwdual, termasuk good! atau suatu unit penghasil kas: (3) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan rutat yang diakui dalarn latsa rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (a) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya: (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama penode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas asct revaluasian yang diakui dalarn pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana @maksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 68 OCR 0.849
2) b) g Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu Page 68 of 43 Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah darnpak pada periode mendatang tidak praktrs, fakta tersebut harus dungkapkan, Perubahan Ketvjakan Akuntans Yang harus diungkapkan antara lain 1 (1) sitat dari perubahan ketnjakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang #ndal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap pertode lalu sajian: (3) setiap pcs laporan keuangan yang terpengaruh: dari (b) laba per saham dasar dan dilusianj (3) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode- periode sebelum penode yang disajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk pertode-periode sebelum periode-psriode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lan : (L) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian (a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) taba per saham dasar dan dilusian, (3) jumntah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tutak praktis.
Page 69 OCR 0.842
26) Page 69 0183 Kombinasi Bisnis 2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: 183) (3) (3) (3) (9 (6) 7 (9) 3) (0) (d1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akuisisi, biaya terkait akuisisi, di luar btaya penerbitan Efek utang dan Efek ekutas, perode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kambinas bisns, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakursisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total mbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama mbalan kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak dtidiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal junvah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, mesalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar pketangg (D) jumlah piutang bruto kontraktual, dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, jpemnlah yang diakui peda tanggal akuisssi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liatulitas yang diambil alih: setiap Wabilitas kontinjensi yang diakut pada Nilai Wajar: (a) urasan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonarni terjaxi: (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 70 OCR 0.855
Page 70 of 83 @perlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asus utama yang mendasan prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (32) dalam hal labslitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat Giukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (la) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal, (43) datarn hal pembelian dengan deskon: Ca) jumlah keuntungan yang diakw dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (D) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dirnana pihak pengakuisisi memiliki kurang dar 10086 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (3) jumlah dari kepentingan nonpengendah pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (D) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan "al tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendak pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (IS) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuissi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki olsh pihak pengakussisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (D) jumlah keuntungan atau kerugan yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengekusisi sebelum kombinasi bisnis dari pos dalarn laporan late rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakusisi sejak tanggal akuisisi yang dirnasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada penode pelaporan, dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggsi akuisisi untuk semua
Page 71 OCR 0.840
Page 71 of 83 kombinasi bisnis yang terjati selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal pericde pelaporan. b) Terhadap kombinasi: bisnis yang terjadi pada penode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisis: wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi tisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinas bisnis belum selesas untuk Aset, Vabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (Cc) sifat dan jumlah dan setiap penyesuaian periode pengukuran yang diaku selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akussisi sarnpat dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontnjensi atau Nebilitas tersebut dibetalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalarn jumlah yang duku, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tdak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik perikaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinpensij (3) — Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: ta) rekonsiliasi atas rak tercatat goodwill pada awal dan akhir penode pelaporan: (S) — yurtah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentiikasi yang diperateh atau Yabiltas yang dambikalih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan steu periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, silat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaran dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan
Page 72 OCR 0.869
Page 72 of 83 9) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan Gengan perolehan atas entitas anak dan ur bisrus lainnya selama suatu periode: (Ih jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagan dan harga yang menipakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apatila Pengendalian diperoleh, dan (4) jumlah aset dan Ilabihtas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27) Segmen Operasi Yang barus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (4) informasi umum, yang terdiri dan: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (B) jenis produk dani jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, lablitas segmen, dan unsur segmen material lamnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (di) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dani jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Inforrnasi wtayah geografis fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i,. negara domisili Perusahaan dan Ni, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 30
Page 73 OCR 0.873
Page 73 ol 83 ni aa Aa aa Ib) Aset tidak lancar selam instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: IL negara domisik Perusahaan: dan Ii. semus negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hat aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1OW (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) faktaj Ib) total pendapatan cari setiap pelanggan: dan Ie) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llabilitas operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dan operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas inforrnasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (4) analsa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasitan yang terkait: dan (b) laba.atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Wilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatrbusikan pada aktivitas operasi, nvestasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk,
Page 74 OCR 0.829
Page 74 oF43 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat V a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen denvatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilas atau tujuan lainnya (non kndung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memuliki atau menerbitkan instrumen dervatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak mstrumen derivatf dalam kelompok klasifikasi Indung ndsi dari kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain (2) pihak lawan transaksi (counterparties)) (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilat Wajar pada tangga laporan posisi keuangan, (5) betaan atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset danfatau Liabilitas yang dilndung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang barus diungkapkan antara lain: (4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derwatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebyakan manajemen risiko untuk sebap klasifikasi Indung mila, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Listxlitas dan jenis transaksi yang dilindung rela dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, Ba: “ 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan v Catatan 33 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Nabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laparan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signfikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan kabilitas keuangan, a1)| bividen v Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemnilk pada periode pelaporan, b) jumlah utang diwden untuk:
Page 75 OCR 0.855
Page 750183 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: C) jumlah diwden dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelurn tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang farus diungkapkan antara lain: 2) jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah hiabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersarna secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipas kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkanan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap eset lancar, aset tklak lancar, Natillitas jangka pendek, labilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (4) perikatan yang meliputi: (aj perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, dungkapkari: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Ii, periode berlakunya perikatan, WN, dasar penentuan kompensasi dan denda: IV. jumlah beban atau pendapatan pada periode palaporanj dan VW, pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, katan untuk investasi, diungkapkan:
Page 76 OCR 0.828
Pase 76 0183 |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: |, periode berlakunya penkatanj IW. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan Iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: Ca) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (Cc) periode berlakunya jaminan, dan (dp) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain (1) perkara atau sengketa hukum, Mungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b| jumlah yang diperkarakan| (Cc) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (lagal opinion), Yan (d| dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahsan, misalnya masalah | lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi darnpak keuangannya, (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jerus ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding), (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau lIlabilitas kontinjersi: (D) estimasi dari dampak keuangannya: (Cc) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jurnlah atau waktu arus
Page 77 OCR 0.846
Page 77 of 83 keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga 34) | Khusus Industri Perkebunan v Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokas aset dan jangka waktu pengelolaanj d) Hak dan llabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, @) Katertuan tantang perbahan perjanjian kerjasama dan 9 Isi perubahan perjanjian, jika ada, 35), Manajemen Risiko Keuangan v Catatan 32 3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan kevangan untuk mengevaluas sifat dan luas risiko yang timbul dan nstrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (L) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis urnur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalarni penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada 3kivr perode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai) (2) risiko #kusditas, antara lain: fa) analisis jatuh tempo untuk Natilitas keuangan derivatif dan nonderiyatif yang menunjukkan sisa jatuh termpo kontraktua' yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (D) deskripsi mengenai cara Perusahaan menoelola risiko #kuditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap Jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir penode palaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dani pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dan yastrumen keuangan. 36), Khusus Industri Perbankan V 2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 78 OCR 0.860
Page 78 ot 83 pasisi keuangan: | (2) Posisi CAR musimmum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dari (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) (3) Aspek kilusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto, C) Jarninan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang meliputi jasa kustodkan, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: @) Jurntah soido negatif yang dieliminasi dalarn laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorgansasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorgaresasi: d) Rincian dani jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan 8) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Catatan 23
Page 79 OCR 0.845
Page 79 of 89 permodalannya, termasuk: (UU) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai madial: (2) sifat persyaratan dan mplementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dani (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, €) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dan pihak eksternal (jika ada): dan @) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39 Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi rnodal. “0| Yang harus diungkapkan antara lain : 8) nncian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, bh) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, Jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, C) jumiah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saharn, 8) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbeng harga sabar pada tanggal eksekusi atau selama penode pelaporani e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, N) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan parng kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang dibenkan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Page 80 OCR 0.855
Page 80 of 83 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jurnlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang dibenkan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham), 0) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu perode dan terhadap posisi keuangannya 41)| Khusus Industri Asuransi: v @) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (S| Jumlah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah, €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarish, dan G) Zakat, 43) Informasi Penting Lainnya vV Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: €) Rasio keuangan penting d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan @) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 4a)| Khusus Industri Kehutanan : v 2) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),
Page 81 OCR 0.861
Page S1 of M3 b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPMH, IHPH dam luran wajib lainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kernbali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan besyanya: 8) Khusus HTI, diungkapkan reslisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan HD) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana | (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya) dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada perode berjalan dan akumulasinya. 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan V Yang harus diungkapkan antara Isin: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang eda pada akhir periode petaporan, maka Perusahaan rbemutaknirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jurmah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui perstiwa yang sebelumnya tidak diakui: D) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesusi yang matena' setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Catatan 36 26|| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait V Catatan 2 dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara in: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan 1d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru stas laporan
Page 82 OCR 0.856
Page 12 of 83 keuangan atau pernyataan manajemen txihwas dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajer, 47) 8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, rnake Perusahaan harus mengungkapkan antara lam, (Lt) sifat reklasifikasij (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasfikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untu dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan : (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dam (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berdeut: 2) sifat dan luas Mibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemenntah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan im berlaku bagi Perusahaan yang menyusun leporan keuangan dengan menggunakan standar okuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otontas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus diungkapkan antara lain (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 83 OCR 0.837
Page 83 of 83 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, 50) | Informasi Penting Lainnya | v Yang harus diungkapkan antara lain sifet, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 25 April 2024 | s 3 ATA TIARA Tk Direktur
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Irtan Zulmendra Nama Partner
p.1
unresolved
person
NYA NYA Dedy Syukri
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Mak Asasi Manusia
p.54
unresolved
org
Bapepam
p.71 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.