Back to announcement
Penjelasan pos tertentu atas LKFS Mar2024.pdf
Financial statement Text extracted ARTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Jago Tbk. Tanggal 31 Maret 2024
Total Aset Bank pada tanggal 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp 22.503 miliar, naik sebesar Rp 1.207
miliar atau 5,7% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 21.296
miliar. Total Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer tercatat sebesar Rp 14.115 miliar pada 31 Maret 2024,
naik sebesar Rp 1.176 miliar atau 9,1% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp
12.939 miliar.
Adapun perubahan penting pada pos-pos neraca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:
1. Giro Bank Indonesia
Giro Bank Indonesia pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 1.313,7 miliar mengalami peningkatan yang
cukup signifikan sebesar Rp 134,8 miliar atau 11,4% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember
2023 yaitu sebesar Rp 1.178,9 miliar. Kenaikan ini disebabkan karena Bank menempatkan dana lebih
besar untuk memenuhi rasio GWM minimum dari Bank Indonesia.
2. Giro Bank Lain
Giro Bank Lain pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 159,1 miliar mengalami penurunan sebesar Rp 173,7
miliar atau 52,2% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 332,8
miliar. Penurunan ini sejalan dengan strategi Bank untuk mengalokasikan dana pada peningkatan
penyaluran kredit.
3. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 1.595 miliar
mengalami peningkatan sebesar Rp 161,2 miliar atau 11,2% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 1.433,8 miliar. Peningkatan ini disebabkan karena penempatan pada
Bank Indonesia dan Bank Lain yang berasal dari dana instrument keuangan lainnya.
4. Efek-efek
Efek-efek pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 2.674,8 miliar mengalami penurunan sebesar Rp 282,2
miliar atau 9.5% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022 yaitu sebesar Rp 2.957 miliar.
Penurunan ini disebabkan oleh adanya beberapa surat berharga yang jatuh tempo pada bulan Maret
2024 dan sejalan dengan strategi Bank mengalokasikan dana untuk meningkatkan penyaluran kredit.
5. Efek - efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo)
Efek - efek yang dibeli pada janji dijual kembali (Reverse Repo) pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 340,8
miliar mengalami penurunan sebesar Rp 190 miliar atau 35,8% dibandingkan dengan posisi tanggal
31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 530,8 miliar. Penurunan ini sejalan dengan strategi Bank untuk
mengalokasikan dana pada penyaluran kredit.
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Page 2
6. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah
Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 14.272,5 miliar
mengalami kenaikan sebesar Rp 1.252,5 miliar atau 9,6% dibandingkan dengan posisi tanggal 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp 13.020 miliar. Peningkatan kredit yang diberikan ini disebabkan
karena penyaluran kredit modal kerja kepada perusahaan korporasi dan juga peningkatan pada kredit
sektor konsumsi melalui skema joint financing.
7. Aset takberwujud - neto
Aset takberwujud - neto pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 1.558,9 miliar mengalami peningkatan
sebesar Rp 165,5 miliar atau 11,9% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu
sebesar Rp 1.393,4 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh pencatatan software dan perangkat lunak
lainnya terkait ekspansi usaha Bank dalam bidang teknologi digital.
8. Simpanan Nasabah - Tabungan
Simpanan nasabah dalam bentuk tabungan pada 31 Maret 2024 sebesar Rp 4.158 miliar mengalami
peningkatan sebesar Rp 383,1 miliar atau 10,2% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember
2023 yaitu sebesar Rp 3.774,9 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan karena Bank telah
meluncurkan aplikasi berbasis teknologi kepada publik sejak 15 April 2021 sehingga jumlah nasabah
dan saldo tabungan nasabah meningkat cukup signifikan.
9. Simpanan Nasabah – Deposito dan Deposito Mudharabah
Simpanan nasabah dalam bentuk deposito dan deposito Mudharabah pada 31 Maret 2024 sebesar
Rp 4.920,4 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 733,6 miliar atau 17,5% dibandingkan dengan
posisi tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp 4.186,8 miliar. Peningkatan ini disebabkan karena
adanya penempatan deposito nasabah di Bank.
10. Cadangan pembayaran berbasis saham
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 25 Mei 2023, para
pemegang saham menyetujui rencana bank untuk meningkatkan modal ditempatkan dan modal
disetor dengan cara mengeluarkan hak opsi atas saham-saham baru dengan jumlah tidak melebihi
250.000.000 saham. Cadangan pembayaran berbasis saham pada 31 Maret 2024 adalah sebesar Rp
29.269.
PT Bank Jago Tbk.
Kantor Pusat: Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6, Jakarta Selatan | Telepon: 021-50927460, 50927490 | Fax: 021-50927479, 50927499
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia Giro Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Bank Lain Giro Bank Lain
p.1
unresolved
org
Bank Lain Penempatan
p.1
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.