Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
PELAKSANAAN DAN RISALAH TANYA JAWAB
PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE) 2024
PT CHITOSE INTERNASIONAL TBK
Hari/Tanggal : Senin, 22 April 2024
Waktu : Pukul 11.00 WIB s/d selesai
Tempat : Showroom PT Chitose Internasional Tbk
Jl. HMS Mintaredja, Baros, RT 03 RW 06,
Baros, Cimahi Tengah, Cimahi, Bandung
40521
Agenda : 1. Kinerja Keuangan 2023;
2. Prakiraan Kinerja tahun 2024; dan
3. Lain – lain.
Public Expose merupakan suatu pemaparan umum kepada Pihak Publik untuk
menjelaskan mengenai kinerja atau Informasi lain dari Perusahaan Tercatat dengan
tujuan agar informasi tersebut tersebar secara merata. Kegiatan ini merupakan
implementasi dari surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-
00015/BEI/01-2021 atas Perubahan Peraturan Nomor 1-E, tentang Tentang Kewajiban
Penyampaian Informasi (Public Expose), peserta yang hadir dalam Public Expose pada
kesempatan kali ini terdiri dari manajemen Perseroan, analis, Pihak Perbankan, Media,
Pemegang Saham, dan Masyarakat yang seluruhnya berjumlah 9 (sembilan) orang untuk
yang menghadiri secara Daring dan 17 (tujuh belas) orang yang menghadiri secara
langsung sehingga total yang menghadiri Public Expose adalah sebanyak 26 (Dua Puluh
enam) orang.
Pihak Manajemen PT Chitose Internasional Tbk, yang hadir dalam Public Expose adalah:
Kazuhiko Aminaka : Direktur Utama
Susanto : Direktur
R. Nurwulan Kusumawati : Direktur
Ade Arifin : Direktur
Hasil Public Expose adalah sebagai berikut:
R. Nurwulan Kusumawati
TENTANG CHITOSE
Perseroan didirikan 1978 dan resmi beroperasi 1979 dengan nama PT Chitose Indonesia
Manufacturing. Perseroan dikenal sebagai salah satu perusahaan furnitur (terbuat dari
logam, kayu, plastik, dan bahan lainnya) yang mampu menghasilkan berbagai varian
produk furnitur berkualitas melalui pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam
setiap produknya. Perseroan terus mengembangkan produk atas dasar penelitian
ergonomi mebel dan pemahaman pasar Indonesia yang mendalam. Pada 17 Juni 2014,
perseroan resmi melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO)
Page 2
dengan kode saham CINT. Perseroan kini mempunyai 8 Direct Holding yang jangkauan
distribusinya tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah produk yang ditawarkan
lebih dari 350 tipe produk yang perseroan klasifikasikan menjadi 6 Kategori Besar, yaitu:
• Kursi Lipat;
• Kursi Memo:
• Hotel, Banquet, dan Rumah Makan;
• Peralatan Kantor;
• Pendidikan; dan
• Rumah Sakit;
Brand yang perseroan kelola, diantaranya adalah:
• Chitose;
• Zao;
• Dragon; dan;
• C-Pro.
Visi Perseroan adalah "Menjadi Perusahaan Nomor Satu di Indonesia sebagai Penyedia
Steel Related Furniture yang Inovatif dan Kompetitif”. Untuk mencapai visi tersebut,
Perseroan mempunyai misi, sebagai berikut:
1. Menyediakan kepuasan pelanggan dengan inovasi produk dan pelayanan
bermutu tinggi melalui kepemimpinan yang kuat.
2. Memberikan manajemen terpercaya melalui penegakan good corporate
governance dan penerapan sistem yang terintegrasi.
3. Memberikan pertumbuhan keuntungan bagi shareholders dan kontribusi
manfaat bagi seluruh stakeholders.
4. Membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan dapat diandalkan serta
mempunyai etos kerja yang tinggi.
5. Membangun pondasi perusahaan yang berkelanjutan dengan memperhatikan
aspek ESG dalam penetapan kebijakan maupun operasional perusahaan.
Nilai-nilai yang menjadi pedoman bagi seluruh karyawan Perseroan adalah integrity,
professional, innovation, customer focus dan excellent.
Di tahun 2023, jumlah karyawan perseroan adalah 463 orang. Karyawan pria berjumlah
405 orang dan karyawan wanita berjumlah 58 orang. Untuk jenjang pendidikan,
karyawan lulusan pasca sarjana berjumlah 7 orang, karyawan lulusan sarjana
berjumlah 63 orang, karyawan lulusan diploma berjumlah 33 orang dan karyawan
lulusan sekolah menengah ke atas atau dibawahnya berjumlah 630 orang.
Kegiatan penting yang Perseroan lakukan selama tahun 2023 adalah:
• Menerapkan manajemen terintegrasi dengan standar ISO 9001:2015, ISO
14001:2015, dan ISO 45001:2018 di site Industri dan Baros.
• Meningkatkan kepemilikan Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
produk-produk Perseroan
• Meningkatkan budaya K3 dan 5S di Perseroan
• Meningkatkan kegiatan Research and Development
Komposisi Pemegang Saham perseroan per 31 Desember 2023, adalah sebagai berikut:
PT Tritirta Inti Mandiri : 64,91%
Niven Holding Limited : 6,02%
PT Bina Analisindo Semesta : 1,22%
Benny Sutjianto : 0,35%
Kepemilikan Masyarakat dibawah 5% : 27,50%
Page 3
KINERJA KEUANGAN TAHUN 2023 1. Perseroan berhasil meningkatkan jumlah penjualan neto Perseroan dari 6 segmen operasi yang dijalankan pada tahun 2023 mencapai Rp 456,91 miliar, meningkat 4,41% atau Rp 19,29 miliar dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp 437,62 miliar. Kontributor tertinggi terhadap penjualan neto dihasilkan dari segmen peralatan kantor sebesar 57,23% dan segmen pendidikan sebesar 39,54%. 2. Laba tahun berjalan Perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp 5,86 miliar, meningkat dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencatatkan rugi. 3. Jumlah aset Perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp 445,28 miliar, meningkat 4,27% atau Rp 18,22 miliar dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp 426,43 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan jumlah aset lancar. 4. Dari sisi jumlah liabilitas, Perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp 153,22 miliar, meningkat 5,49% atau Rp 7,98 miliar dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp 145,24 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan jumlah liabilitas jangka pendek dan jangka panjang. 5. Kemudian Jumlah ekuitas Perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp 292,07 miliar, meningkat 3,87% atau Rp10,87 miliar dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp 281,19 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan selisih revaluasi aset dan laba ditahan. Manajemen Terintegrasi Tahun 2023 Perseroan berhasil mengimplementasikan manajemen terintegrasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, dan ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di site Industri dan Baros. Tingkat Komponen Dalam Negeri Tahun 2023 TKDN merupakan sertifikasi produk yang digunakan untuk mengukur seberapa besar komponen atau bahan dalam suatu produk diproduksi di dalam negeri. TKDN ini menjadi salah satu preferensi untuk menentukan pemenang dalam proses pengadaan barang/jasa di instansi pemerintahan. Perseroan selama tahun 2023, berusaha secara maksimal untuk meningkatkan kepemilikan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ke seluruh produk Chitose. Sampai dengan akhir tahun 2023, Perseroan memiliki 222 sertifikat TKDN dengan jumlah produk yang telah tersertifikasi mencapai 253 produk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 produk memiliki nilai TKDN 40% - 50%, 76 produk 51% - 60%, 77 produk 61% - 70%, dan 28 produk di atas 70%. Achievement 2023 Juara 1 dalam Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) tahun 2023 dengan kategori produsen industri besar.
Page 4
SUSANTO
PRAKIRAAN KINERJA TAHUN 2024
Di tahun 2024, target kinerja Perseroan tahun 2024, dimana penjualan direncanakan
kurang lebih sama dengan tahun 2023 yaitu sebesar Rp.450 Miliar dan laba tahun
berjalan sebelum pajak sebesar Rp 13 Miliar.
Sementara itu untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan pengembangan produk,
Perseroan berencana untuk melakukan kegiatan investasi di operasional produksi
sebesar Rp 2,9 miliar yang akan dibiayai oleh modal sendiri dan fasilitas Bank..
Strategi Pemasaran 2024.
Perseroan telah menetapkan strategi untuk pencapaian target di tahun 2024,
diantaranya dari aspek produk, Perseroan terus mengembangkan produk-produk baru
yang sesuai dengan kebutuhan pasar seiring dengan program peningkatan efisiensi dan
efektivitas pada proses produksi. Program Inovasi akan terus digalakkan untuk
mendapatkan berbagai macam improvement yang signifikan dapat mendorong terhadap
pencapaian target perseroan.
Sementara dari sisi penjualan dan pemasaran, perseroan telah menetapkan strategi
diantaranya;
1. Melakukan diversifikasi strategi pemasaran berdasarkan karakter pasar, dengan
tujuan agar produk bisa diserap lebih maksimal.
2. Melakukan pengembangan produk dan meningkatkan varian produk dengan
strategi simplifikasi untuk menjaga efisiensi dan meningkatkan produktivitas.
3. Mengembangkan metode dan media promosi baru, menyesuaikan dengan setiap
karakteristik target market dan bisnis model yang dituju, baik secara online
maupun offline.
4. Meningkatkan kinerja jaringan pemasaran dengan program kampanye penjualan
dan membuka kerjasama pemasaran baru melalui platform digital.
5. Meningkatkan value added product chitose dengan tujuan meningkatkan
kepercayaan masyarakat terhadap Brand Chitose.
KAZUHIKO AMINAKA :
LAIN-LAIN
Pembagian Dividen Hasil Keputusan RUPS Tahun Buku 2023
Sesuai dengan Keputusan RUPST yang baru saja diselenggarakan sebelumnya,
perseroan akan membagikan dividen dengan ketentuan sebagai berikut:
• Sebesar Rp 5.000.000.000,- (Lima milyar Rupiah) dibagikan sebagai Dividen
kepada Pemegang Saham sesuai dengan porsi kepemilikan saham.
• Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 Mei 2024 pukul 16.00
WIB.
• Dividen akan dibagikan pada tanggal 22 Mei 2024 sesuai dengan ketentuan dan
perundang-undangan yang berlaku.
Penambahan Kegiatan Usaha Baru Perseroan.
Sehubungan dengan upaya Perseroan untuk meningkatkan kinerja keuangan perseroan
dimasa yang akan datang dan secara berkelanjutan, maka Perseroan melakukan
penambahan kegiatan usaha perseroan yaitu Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat
Farmasi dan Alat Kedokteran untuk Manusia dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 46691.
Page 5
Ringkasan Laporan Studi Kelayakan dari KJPP Syarif, Endang dan Rekan (MSE) dengan
kesimpulan Penambahan Kegiatan Usaha Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat
Farmasi dan Alat Kedokteran untuk Manusia dengan Klasifikasi Buku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 46691 adalah LAYAK.
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Dalam upaya peningkatan efektivitas Dewan Direksi melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya, RUPS Perseroan Tahun 2024 menetapkan pengangkatan Bapak Ade Arifin
sebagai Direktur Perseroan.
Profil Direktur Baru Perseroan:
Nama : Ade Arifin
Usia : 52 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Riwayat Pendidikan : D3 Akuntansi Politeknik Institut Teknologi Bandung (ITB) 1994
Pengalaman Kerja :
• Kepala Bagian Cost Accounting PT Chitose Indonesia Mfg (1994-2000)
• Accounting Manager PT Chitose Indonesia Mfg (2000-2011)
• System dan Cost Control Manager PT Chitose Indonesia Mfg (2011-2014)
• Kepala Internal Audit PT Chitose Internasional TBK (2014-2016)
• PPIC /Supply Chain Manager PT Chitose Internasional TBK (2016-2022)
• General Manager Produksi PT Chitose Internasional TBK (2022-2023)
• Asisten Direktur Produksi PT Chitose Internasional TBK (2023-Sekarang)
Dengan demikian, maka susunan pengurus Perseroan Tahun 2024 adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Dedie Suherlan
Komisaris : Widjaya Djohan
Komisaris Independen : V Roy Sunarja
Direktur :
Direktur Utama : Kazuhiko Aminaka
Direktur : Susanto
Direktur : R. Nurwulan Kusumawati
Direktur : Ade Arifin
SESI TANYA JAWAB
1. Nama Jurnalis & Media: Siti Fatimah, Tribun Jabar
Pertanyaan 1:
Adakah rencana Perusahaan mencari pendanaan untuk ekspansi di tahun 2024 ini?
Jawaban:
R. Nurwulan Kusumawati
Rencana ekspansi untuk di tahun 2024 ini yang paling signifikan adalah persetujuan
dari RUPS Perseroan untuk penambahan kegiatan usaha baru yaitu perdagangan besar
Alat Laboratorium, Alat Farmasi dan Alat Kedokteran untuk Manusia, sebelumnya
kegiatan ini telah kita lakukan untuk proses produksinya dan penambahan usaha baru
Page 6
ini khusus untuk perdagangannya saja. Hingga tidak diperlukan adanya tambahan investasi apapun. Tidak ada kebutuhan untuk pendanaan untuk ekspansi. Pertanyaan 2: Apakah ada rencana penerbitan obligasi, sukuk dan lainnya? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Untuk penerbitan obligasi, sampai saat tahun 2024 ini, kita belum ada rencana untuk penerbitan obligasi, belum ada rencana yang bisa disampaikan untuk corporate action apapun. Pertanyaan 3: Chitose sendiri telah memasarkan penjualan produk di pasar lokal, apakah ada rencana untuk perluasan ekspor? Seperti kita ketahui saat ini dunia sedang dilanda geopolitik. Apakah dari Chitose sendiri mempunyai strategi marketing untuk mengatasi persoalan ini agar tetap tumbuh di tahun 2024? Terima kasih. Jawaban: Susanto Untuk pasar lokal memang kita saat ini cukup maksimal, namun pasar ekspor kita juga menambahkan beberapa forecast-forecast yang baru untuk ke depannya. Untuk ekspor, pasar utama kita adalah Jepang. Namun ada juga negara-negara lain sedang kita rencanakan, mungkin Aminaka San bisa menambahkan sedikit untuk pasar ekspor. Kazuhiko Aminaka Chitose sudah ekspor ke Jepang dari beberapa tahun lalu baik untuk produk furniture dengan beberapa model baru dan customer baru. Pasar ekspor baru di 2023 adalah ekspor matress ke Malaysia dengan order yang cukup stabil. Kita masih berupaya untuk menambah customer baru di Jepang dan Asian Market untuk tahun ini. R. Nurwulan Kusumawati Mungkin sedikit tambahan untuk Ibu Fatimah tadi mengenai ekspor. Untuk pasar lokal masih mendominasi penjualan tapi kita juga terus menggarap pasar ekspor kita di tahun 2023 yang cukup signifikan pencapaiannya adalah ekspor produk Airmate kita ke Malaysia saat ini quantity dan penjualannya mengalami peningkatan. Nanti kita lihat produk Airmate kita C-Pro. 2. Nama Jurnalis & Media: Fajar Hidayat, Bandungside.com Pertanyaan 1: Tadi pak Susanto menyebutkan target 2024 dan sekilas ada strategi yang akan dijalankan. Mungkin sekarang negara kita agak agresif untuk pajak. Strategi pencapaian target dari sisi faktor pajak apakah ada pengaruhnya terhadap ekspor maupun lokal apakah ada pengaruhnya? Jawaban: Susanto Untuk pencapaian 2024 terkait dengan perpajakan, kita bersyukur sebagai perusahaan terbuka. Kita sudah siapkan itu 10 tahun lalu sejak IPO sebagai Perusahaan Terbuka yang transparan. Dengan begitu, saat ini kita justru diuntungkan. Kita memiliki jaringan vendor yang sama-sama mempunyai keterbukaan untuk pajak dan fiskal yang lebih baik.
Page 7
Dengan begitu, kita sudah siap dibanding perusahaan-perusahaan lain. Sisi yang diuntungkan, keseluruhan jaringan kita sudah siap. Sudah PKP semuanya. Itu tidak masalah bagi Chitose dan jaringan pemasarannya. Customer baik swasta dan pemerintah, terutama swasta sebagian besar sudah PKP. Tidak ada masalah sama sekali. Untuk pengaruhnya ke SDM, 10 tahun sudah siap untuk administrasi. Mungkin untuk ini Ibu Wulan bisa menambahkan. Pertanyaan tambahan: Apakah dari sisi perpajakan untuk karyawan juga memberikan pengaruh.? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Untuk isu-isu kebijakan perpajakan yang baru, sampai saat ini belum ada perubahan yang nyata, baik itu bentuk peraturan perundangan yang baru, belum ada. Dari sisi management, kita merupakan perusahaan yang transparan dalam melakukan kewajiban peraturan perundang-undangan perpajakan. Jadi kita tidak khawatir dengan kebijakan-kebijakan yang baru. Kita yakin customer dan vendor kita juga adalah perusahaan-perusahaan yang cukup berkomitmen juga akan hal itu. Terkait perpajakan untuk karyawan semua dipotong pajak, PPh 21. Tidak ada keberatan sama sekali karena kesadaran kewajiban perpajakan itu bukan hanya ada di level manajemen perusahaan, tapi juga sampai ke level karyawan. Jadi semua menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Benar memang terdapat adanya perubahan perhitungan perpajakan, tapi itu cukup dapat dipahami oleh semua karyawan dan kita bisa mengikuti peraturan perundangan yang terbaru. 3. Nama Jurnalis & Media: Darmanto, Radar Bandung Pertanyaan 1: Terkait rilis, kinerja PT Chitose, catatan sedikit Chitose berhasil mencatat dari sisi keuangan mampu menekan rugi dari laba. Apa sih upaya-upaya yang dilakukan dari Chitose sehingga mampu menekan rugi bersih menjadi laba? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Untuk kinerja, 2022 kita rugi, 2023 kita untung, yang pasti tidak bisa dilihat dari satu faktor, banyak yang kita harus lakukan secara komprehensif, baik dari sisi penjualan, tadi pak Susanto sudah menyampaikan dari Sales dan Marketing berbagai strategi dan kegiatan untuk meningkatkan kinerja penjualan. Kemudian dari sisi proses, Pak Ade di sini juga banyak melakukan berbagai inovasi dan kegiatan improvement, sehingga kita bisa lebih menciptakan proses produksi yang efisien dan efektif. Kemudian dari sisi ekspor juga kita juga banyak mendapatkan market-market baru untuk ke luar negeri. Kemudian dari sisi cashflow yang paling utama, kita juga mengutamakan kestabilan dari sisi arus kas. Sehingga beberapa hal kita lakukan. Diantaranya restrukturisasi terutama perjanjian kita dengan para vendor dan juga para customer, lebih konsisten dalam mengcollect AR (account receivable) dan juga memenuhi kewajiban kita kepada para vendor. Untuk inovasi, mungkin Pak Ade dapat menyampaikan.
Page 8
Ade Arifin Untuk inovasi-inovasi di tahun 2023, kita memang berusaha keras untuk menciptakan metode-metode baru untuk mendukung sales terutama melalui pembaruan sistem, proses inovasi kaizen yang melibatkan seluruh karyawan sehingga kita mendapatkan beberapa proses yang bisa diperbaiki untuk efisiensi di proses produksi. Sehingga secara global di tahun 2023 ini efisiensi kita lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Keterlibatan dari karyawan untuk melakukan inovasi Kaizen cukup naik di tahun 2023. Kita juga akan teruskan hal ini untuk tahun-tahun selanjutnya. Susanto Selain melakukan efisiensi2 di sana sini, kita juga berhasil menciptkan produk2 dengan nilai jual yang lebih baik sehingga bisa mencatatkan laba yang lebih baik. Pertanyaan 2: Kemudian, kedua, terkait penambahan bidang usaha KBLI. Apa yang melatarbelakangi pengembangan usaha ini, apakah tuntutan pasar atau memang sudah menjadi kajian sendiri dari perseroan. Apakah 2024 ada target penambahan bidang usaha lagi selain perdagangan besar tadi ? Jawaban: Susanto Kemudian untuk KBLI bidang usaha yang baru yaitu perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia, ini salah satu permintaan pasar dan juga pemerintah yang terus mendorong industri, di mana kita ketahui bahwa 80% alat-alat kesehatan adalah impor, untuk itu pemerintah membutuhkan dukungan daripada industri untuk bisa terus berupaya berinovasi untuk produksi alat-alat kesehatan dan pengembangan industri kesehatan. Dengan adanya permintaan pemerintah untuk mendukung produksi alat-alat kesehatan. Ini sangat bagus dan prospek bagi kita. Di satu sisi Chitose juga sudah pengalaman dalam alat kesehatan ini terutama dengan ranjang Rumah Sakit. Hal ini sangat matching demand, tidak terlalu sulit bagi kita dan kita sanggup untuk menyediakannya. Potensi ke depannya sangat bagus peluang usahanya. Untuk bidang usaha yang lain saat ini masih dilihat urgensinya di bidang kesehatan, sedangkan untuk usaha yang lain kita sudah cukup lengkap mulai pendidikan, perkantoran, dan publik area kita sudah punya. Semoga ini dapat menjadi kontribusi yang baik bagi kita. R. Nurwulan Kusumawati Penambahan usaha KBLI yang diputuskan dalam RUPS, itu sudah melalui studi kelayakan usaha yang dilakukan oleh KJPP Endang, Syarief dan Rekan dengan hasil layak dan sudah kita lakukan keterbukaan informasi kepada pemegang saham pada tanggal 18 April 2024 dan sudah di-review oleh OJK.
Page 9
4. Nama Jurnalis & Media: Ridwan Mulyana, Kontan (Via Zoom) Pertanyaan 1: Chitose (CINT) menargetkan penjualan Rp 450 miliar pada tahun 2024. Sedikit menurun dibandingkan penjualan neto tahun 2023 sebesar Rp 456,90 miliar. Apa sebabnya? Lalu berapa target laba bersih CINT pada tahun 2024? Bagaimana outlook untuk bisnis inti CINT di bidang furnitur pada tahun ini? Apakah ada rencana ekspansi pasar domestik maupun ekspor? Jawaban: Susanto Memang kita menetapkan target kita di Rp 450 miliar, ini cukup konservatif yang kita sampaikan, mengingat tahun 2024 ini adalah election year dimana di awal tahun kita sudah dihadapi situasi pemilu dan pilkada di kwartal 3 dan 4. Jadi oleh sebab itu kita menetapkan target konservatif namun, kita telah melakukan berbagai efisiensi. Sehingga kita optimis kita bisa mencapai NPBT sebesar Rp 13 miliar. Bisnis inti kita cukup optimis, dimana didukung oleh berbagai produk kita yang cukup solid di dalam bisnis furnitur diantaranya kursi lipat dan lipat memo serta mulai solid di bidang furniture pendidikan dan perkantoran yang membuahkan hasil yang cukup baik, ditambah kita juga akan mengembangkan bidang usaha kita di nursing bed juga didukung oleh pasar ekspor yang akan dikembangkan selain Jepang. Kemudian model bisnis dan jaringan kita sudah solid dibanding tahun lalu yang masih merasakan efek pandemi. Kita yakin tahun ini akan lebih baik, ini dibuktikan dengan kondisi di Q1 kita sudah lebih baik. Ini kita bisa capai. Pertanyaan 2: Chitose (CINT) akan ekspansi/diversifikasi ke bisnis perdagangan alat kesehatan. Bagaimana persiapannya? Berapa investasi yang disiapkan? kemana saja pasarnya? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Untuk kegiatan usaha baru ini sebetulnya kita hanya perdagangannya saja yang baru. Tetapi untuk proses produksinya kita sudah lakukan. Lalu untuk pemasaran dan penjualan kita melalui pihak ketiga, dengan adanya penambahan kegiatan usaha ini kita juga bisa melakukan penjualan secara langsung. Sehingga kita bisa memaksimalkan keuntungan dan mengoptimalkan penetrasi di pasar alat kesehatan. Kemudian untuk investasi, tidak ada biaya investasi tambahan karena kita memanfaatkan sumber daya yang ada, baik secara struktur organisasi dan manajemen tidak ada perubahan. Kita juga sudah mempunyai tim yang kompeten dalam melakukan pemasaran dan penjualan alat kesehatan. Untuk market Pak Santo dapat menjelaskan. Susanto Jadi kita tidak perlu investasi yang besar karena situasi sudah siap sesungguhnya untuk usaha di bidang kesehatan ini. Jadi kita lebih mengukuhkan Chitose sebagai pelaku industri dan perdagangan di bidang kesehatan dengan KLBI yang kita tambahkan ini. Kita juga sudah sampaikan Indonesia masih membutuhkan support dari industri di bidang kesehatan agar ketergantungan kita dari import tidak begitu besar. Pemerintah juga sangat mendukung dan membuka kesempatan industri untuk mengembangkan industri kesehatan. Ini kesempatan yang kita ambil.
Page 10
Pertanyaan 3: CINT mengalokasikan capex sebesar Rp 2,9 miliar pada tahun 2024. Untuk keperluan apa saja? Sebagai perbandingan, apakah dapat diinfokan realisasi capex CINT pada tahun 2023? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Mengenai capex, untuk dua tahun terakhir ini kita tidak ada kegiatan investasi namun bukan untuk mesin-mesin besar malah banyaknya pada mesin yang tidak terlalu besar. Tidak seperti industri tekstil. Sehingga capex Rp 2,5 miliar tahun lalu itu banyak untuk merevitalisasi permesinan, relayout proses produksi untuk efisiensi, efektivitas dan mengoptimalkan produktivitas. Jadi memang capex dalam 2 tahun terakhir belum melakukan revitalisasi untuk mesin yang besar. Mungkin Pak Ade bisa memberikan tambahan. Ade Arifin Tahun 2024, belum fokus kepada modernisasi di alat tetapi untuk mempertahankan kapasitas yang ada. Di tahun ini, kita akan lebih fokus ke alat-alat yang prinsip dibutuhkan untuk diganti. Proses produksi yang menggunakan peralatan modern belum sepenuhnya shifting ke mesin-mesin yang canggih. Nanti, kedepannya kita akan mulai untuk investasi di modernisasi mesin-mesin. Pertanyaan 4: Tadi disebutkan bahwa RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 5 miliar, betul Pak/Bu? Apakah berarti CINT mengalokasikan semua laba bersihnya untuk dividen? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Seperti kita tahu dalam RUPST Agenda 1 di Laporan Keuangan audited 2023 laba tahun berjalan itu adalah Rp 5,86 miliar dan dialokasikan untuk dividen sebesar Rp 5 miliar. 5. Nama Jurnalis & Media: Indah, Investor Daily (Via Zoom) Pertanyaan 1: Bagaimana sumber pendanaan capex di tahun 2024? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Untuk pendanaan capex di 2024 kita akan utamakan dari modal kita sendiri, terutama dari efisiensi yang akan terus galakkan selain juga kita sudah mendapatkan support dari fasilitas perbankan namun kita akan optimalkan dari sumber daya yang kita punya. 6. Nama Jurnalis & Media: Ade, Medcom.id (Via Zoom) Pertanyaan 1: Bagaimana kondisi saham perusahaan saat ini di BEI utk proyeksi 2024? Jawaban: R. Nurwulan Kusumawati Ini pertanyaan yang sama pada saat RUPST juga. Jadi himbauannya silahkan beli saham Chitose. Jadi point utama kita ingin para investor dapat melihat bahwa Chitose mulai memberikan kinerja yang baik untuk para investor dan pemegang saham. Calon investor juga bisa melihat bahwa kita punya komitmen yang kuat untuk bisa memberikan keuntungan bagi para investor dan pemegang saham, terbukti dari dividen yang telah
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Chitose Indonesia Manufacturing.
p.1
unresolved
org
PT Bina Analisindo Semesta
p.2
unresolved
org
KJPP Syarif
p.5
unresolved
org
Endang dan Rekan
p.5
unresolved
org
PT Chitose Indonesia Mfg
p.5 ×3
unresolved
person
Fatimah
p.6
unresolved
person
Wulan
p.7
unresolved
org
PT Chitose
p.7
unresolved
person
Ade
p.7 ×3
unresolved
org
KJPP Endang
p.8
unresolved
org
Syarief dan Rekan
p.8
unresolved
person
Santo
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.