Back to announcement
20240313_JATI_Jadwal Aksi Korporasi (Khusus Penyampaian Dividen Interim)_31595997_lamp1.pdf
Other Text extracted JATISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
No. 162/ITI/D-YT/IV/2024 Jakarta, 19 April 2024
Kepada Yth.
Otorisasi Jasa Keuangan
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur Jakarta. 2-4
Jakarta Pusat 10710
Perihal : Penyampaian Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2023
PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk
Dengan hormat,
Merujuk pada keputusan dalam Angenda Kedua Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT
Informasi Teknologi Indonesia Tbk yang diadakan pada hari Jumat 05 April 2024, dengan ini
memberitahukan bahwa dividen sebesar Rp 804.382.314 akan dibagikan kepada para pemegang
saham dalam bentuk dividen tunai sebesar Rp 0,25 per saham, dengan Jadwal dan Tata Cara
Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2023 sebagai berikut:
Jadwal Pembagian Dividen Tunai
No Keterangan Tanggal
1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 23 April 2024
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 24 April 2024
3. Cum Dividen di Pasar Tunai 25 April 2024
4. Ex Dividen di Pasar Tunai 26 April 2024
5. Tanggal Pembayaran Dividen (Selambatnya) 15 Mei 2024
Tata Cara Pembagian Dividen Tunai
1. Dividen Tunai akan dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan(”DPS”) atau recording date pada tanggal 25 April
Page 2
2024 dan/atau pemilik saham Perseroan pada sub-rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (“KSEI”) pada penutupan perdagangan tanggal 25 April 2024.
2. Bagi Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif
KSEI, pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui KSEI dan akan didistribusikan kedalam
rekening Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian pada tanggal 15 Mei 2024. Bukti
pembayar dividen tunai akan disampaikan oleh KSEI kepada Pemegang Saham Perseroan
Efek dan/atau Bank Kustodian di mana Pemegang Saham membuka rekeningnya.
Sedengkan bagi Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya tidak dimasukan dalam
penitipan kolektif KSEI maka pembayaran dividen tunai akan ditransfer ke rekening
Pemegang Saham Perseroan.
3. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan
perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang dikenakan akan menjadi dividen tunai yang
menjadi hak Pemegang Saham Perseroan yang bersangkutan.
4. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan
hukum yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) diminta
menyampaikan NPWP kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek PT Bima Registra (“BAE”)
dengan alamat Satrio Tower, 9th Floor A2 Jl. Prof. Dr. Satrio Blok C4, Kuningan, Setiabudi,
Jakarta Selatan paling lambat tangga 25 April 2024 pada pukul 16.00 WIB. Tanpa
pencantuman NPWP, dividen tunai yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri
tersebut akan dikenakan tarif PPh lebih tunggi 100% dari tarif normal.
5. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang pemotong pajaknya
akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”),
wajib memenuhi persyaratan Peraturan Direktur Jendral Pajak No. PER -10/PJ/2017 tentang
Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda serta menyampaikan form
DGT-1 atau DGT-2 yang telah dilegalisasi oleh Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk
Bursa kepada KSEI atau BAE sesuai ketentuan dan peraturan KSEI. Tanpa adanya dokumen
dimaksud, dividen tunai yang dibayarakan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami
PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk
Yuliana
______
Direktur
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.2
unresolved
org
PT Bima Registra
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.