Back to announcement
20260506_TOBA_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_32077719_lamp1.pdf
Other Text extracted TOBASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
INFORMASI INI MERUPAKAN INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS YANG TELAH DIPUBLIKASIKAN PADA TANGGAL 09 APRIL 2026.
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN
DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PT TBS ENERGI UTAMA TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN
KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN OBLIGASI TAHAP KE-3 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
PT TBS ENERGI UTAMA TBK
Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
Kegiatan Usaha Utama:
Investasi di bidang pertambangan dan perdagangan batubara, perkebunan kelapa sawit dan sedang mengembangkan usahanya sebagai produsen pembangkit listrik mandiri,
serta investasi di energi terbarukan dan bisnis pengelolaan sampah serta perdagangan besar dan eceran kendaraan melalui Entitas Anak.
Kantor Pusat:
Treasury Tower, Level 33, District 8, SCBD Lot 28,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telp. (62 21) 5020 0353 | Faks. (62 21) 5020 0352
Website: www.thisistbs.com | Email: corsec@thisistbs.com
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I TBS ENERGI UTAMA
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP800.000.000.000,- (DELAPAN RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI BERKELANJUTAN I”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I tersebut, Perseroan telah menerbitkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN I TBS ENERGI UTAMA TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP125.000.000.000,- (SERATUS DUA PULUH LIMA MILIAR RUPIAH)
dan
OBLIGASI BERKELANJUTAN I TBS ENERGI UTAMA TAHAP II TAHUN 2026
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN I TBS ENERGI UTAMA TAHAP III TAHUN 2026
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP175.000.000.000,- (SERATUS TUJUH PULUH LIMA MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama KSEI, sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan
dengan nilai 100% (seratus persen) dan akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment). Jumlah Pokok Obligasi yang ditawarkan sebesar Rp175.000.000.000,- (seratus tujuh puluh lima miliar
Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% (sembilan koma nol nol persen) per tahun dengan jangka waktu 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi yaitu tanggal 13 Mei 2033. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sekali, terhitung sejak Tanggal Emisi,
sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2026.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS MAUPUN OLEH PIHAK KETIGA LAINNYA, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK
MAUPUN TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG-UNDANG
HUKUM PERDATA INDONESIA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAIN SESUAI DENGAN PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DARI WAKTU KE WAKTU DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI
(BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI
(BUY BACK) TERSEBUT UNTUK DISIMPAN YANG KEMUDIAN HARI DAPAT DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR ATAU SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI. PERSEROAN WAJIB MENGUMUMKAN
DALAM 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG MEMPUNYAI PEREDARAN NASIONAL MENGENAI RENCANA DILAKUKANNYA PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI
SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI KERJA SEBELUM TANGGAL PERMULAAN PENAWARAN PEMBELIAN (BUY BACK) OBLIGASI, DENGAN KETENTUAN SELAMBAT-LAMBATNYA 2 (DUA) HARI
SEBELUM DILAKSANAKANNYA PENGUMUMAN DALAM SURAT KABAR, PERSEROAN WAJIB MELAPORKAN KEPADA OJK MENGENAI RENCANA PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI
TERSEBUT. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) LAINYA DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM
BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
idA
(Single A)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN ANAK DIMANA PERSEROAN BERGANTUNG PADA PENDAPATAN USAHA, LABA
INVESTASI DAN PEMBAGIAN DIVIDEN DARI PERUSAHAAN ANAK. RISIKO UTAMA PERUSAHAAN ANAK ADALAH RISIKO FLUKTUASI HARGA DAN PASOKAN BATUBARA YANG DAPAT MEMBERIKAN
DAMPAK MATERIAL DAN MEMPENGARUHI KINERJA KEUANGAN PERSEROAN.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI ANTARA LAIN DISEBABKAN
KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK
PT Sucor Sekuritas
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Informasi Tambahan dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 6 Mei 2026
Page 2
JADWAL SEMENTARA
Tanggal Efektif : 30 Juni 2025
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 6 – 7 Mei 2026
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 11 Mei 2026
Perkiraan Tanggal Pembayaran dari Investor 12 Mei 2026
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 13 Mei 2026
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik : 13 Mei 2026
Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 18 Mei 2026
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
1. Rasio-Rasio Penting
31 Desember
Rasio Keuangan
2025 2024
I. Liquidity
Cash Ratio (%) 51,7 51,3
Current Ratio (%) 111,3 174,0
Quick Ratio (%) 76,7 137,3
II. Profitability
Gross Profit Margin (%) 8,3 18,2
Operating Profit Margin (%) (8,1) 21,4
Net Profit Margin (%) (42,6) 10,8
Adjusted EBITDA Margin (%) 11,1 28,8
Return on Asset (ROA) (%) (20,4) 5,4
Return on Equity (ROE) (%) (75,2) 11,0
III. Leverage
Debt to Equity (DER) (x) 1,7 0,8
Debt to Total Asset (DAR) (x) 0,5 0,4
Equity to Asset Ratio (x) ) 0,3 0,5
Liability to Asset Ratio (x) 0,7 0,5
Interest Service Coverage Ratio (x) 1,3 3,6
Debt Service Coverage Ratio (x) 0,4 0,8
Liability to Equity Ratio (x) 2,7 1,0
IV. Efficiency
Collection Period (days/hari) 41,8 43,9
Inventory Turnover (x) 24,8 17,6
Total Asset Turnover (x) 0,5 0,5
V.Growth
Revenue Growth (%) (14,7) (11,1)
Operating Profit Growth (%) (67,2) 47,0
Adjusted EBITDA Growth (%) (63,3) 41,7
Net Profit Growth (%) (437,6) 130,1
Total Asset Growth (%) (11,3) (5,7)
Total Liability Growth (%) 26,8 (12,8)
Total Equity Growth (%) (50,7) 3,1
Catatan:
1) Cash ratio dihitung dengan membagi kas dan setara kas dengan total liabilitas jangka pendek.
2) Current ratio dihitung dengan membagi total aset lancar dengan total liabilitas jangka pendek.
3) Quick ratio dihitung dengan membagi total kas dan setara kas ditambah piutang usaha, neto dan bagian lancar atas piutang yang
belum difakturkan dengan total liabilitas jangka pendek.
4) Gross profit margin dihitung dengan membagi laba bruto periode/tahun berjalan dengan pendapatan periode/tahun berjalan.
5) Operating profit margin dihitung dengan (rugi)/laba operasi periode/tahun berjalan dengan pendapatan periode/tahun berjalan.
6) Net profit margin dihitung dengan membagi (rugi)/laba periode/tahun berjalan dengan pendapatan periode/tahun berjalan.
7) Adjusted EBITDA margin dihitung dengan membagi Adjusted EBITDA periode/tahun berjalan dengan pendapatan dari kontrak dengan
pelanggan periode/tahun berjalan. Adjusted EBITDA merupakan hasil perhitungan laba/ (rugi) usaha ditambah dengan beban
depresiasi dan beban amortisasi, pencadangan nilai aset dan/atau penurunan nilai aset dan/atau penghapusan nilai aset (jika ada)
serta ditambah realisasi piutang yang belum difakturkan dari PLN (untuk pembangkit listrik yang telah beroperasi secara komerisal).
Adjusted EBITDA adalah pengukuran tambahan atas kinerja Penerbit yang tidak diwajibkan atau disajikan sesuai dengan SAK. Adjusted
EBITDA bukan pengukuran atas kinerja keuangan atau liabilitas sesuai dengan SAK dan tidak harus dipertimbangkan sebagai alternatif
laba periode/tahun berjalan, laba usaha periode/tahun berjalan atau pengukuran kinerja apa pun yang berasal dari SAK atau alternatif
pengukuran arus kas atas kegiatan operasi sebagai pengukuran likuiditas. Penyajian kami atas Adjusted EBITDA mungkin tidak sama
dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh pihak lain. Pemegang Obligasi sebaiknya tidak membandingkan Adjusted
EBITDA yang kami sajikan dengan EBITDA yang disajikan pihak lain karena tidak semua pihak menggunakan definisi yang sama. Kami
menyertakan perhitungan Adjusted EBITDA karena kami percaya Adjusted EBITDA adalah pengukuran indikatif atas kinerja operasi
kami dan digunakan oleh investor dan analis untuk mengevaluasi perseroan dalam industri serupa. Dibawah ini adalah rekonsiliasi
periode/tahun berjalan terhadap Adjusted EBITDA menurut definisi kami:
1
Page 3
(dalam US$)
31 Desember
Uraian
2025 2024
Laba/ (Rugi) Usaha (30.953.063) 93.905.690
Ditambah:
Beban Depresiasi 35.619.835 8.813.689
Beban Amortisasi 11.609.391 8.738.706
Realisasi Piutang Yang Belum Difakturkan dari PLN 7.804.223 17.049.836
Pencadangan, Penghapusan, dan Penurunan Nilai Aset 18.045.318 -
Total 42.125.704 128.507.921
8) Return on assets dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan total aset.
9) Return on equity dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk.
10) Debt to equity dihitung dengan membagi total debt dengan total ekuitas. Debt dihitung dengan menjumlahkan utang bank jangka
pendek dan jangka panjang, utang obligasi dan sewa.
11) Debt to total asset dihitung dengan membagi total debt dengan total aset. Debt dihitung dengan menjumlahkan utang bank jangka
pendek dan jangka panjang, utang obligasi dan sewa.
12) Equity to asset ratio dihitung dengan membagi total ekuitas dengan total aset.
13) Liability to asset ratio dihitung dengan membagi total liabilitas dengan total aset.
14) Interest Coverage Ratio dihitung dengan Adjusted EBITDA dibagi beban bunga.
15) Debt Services Coverage Ratio dihitung dengan Adjusted EBITDA dibagi penjumlahan pokok dan beban bunga.
16) Liability to equity ratio dihitung dengan membagi total liabilitas dengan total ekuitas.
17) Collection period dihitung dengan membagi rata-rata piutang usaha. neto dengan pendapatan tahun berjalan dikali 360.
18) Inventory turnover dihitung dengan membagi beban pokok pendapatan tahun berjalan dengan rata-rata persediaan. neto.
19) Total asset turnover dihitung dengan membagi pendapatan dengan rata-rata total aset.
20) Revenue growth dihitung dengan membagi pendapatan tahun berjalan dan pendapatan pada awal tahun kurang 1.
21) Operating growth profit dihitung dengan membagi laba operasi tahun berjalan dengan laba operasi pada awal tahun dikurang 1.
22) EBITDA growth dihitung dengan membagi EBITDA tahun berjalan dengan EBITDA pada awal tahun dikurang 1.
23) Net profit growth dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan laba pada awal tahun dikurang 1.
24) Total asset growth dihitung dengan membagi total aset akhir tahun dengan total aset pada awal tahun dikurang 1.
25) Total liability growth dihitung dengan membagi total liabilitas akhir tahun dengan total liabilitas pada awal tahun dikurang 1.
26) Total equity growth dihitung dengan membagi total ekuitas akhir tahun dengan total ekuitas pada awal tahun dikurang 1.
Keterangan selengkapnya mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting dapat dilihat pada Bab IV dalam Informasi Tambahan.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
Riwayat Singkat Perseroan
Sejak penerbitan Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap I Tahun 2025 sampai dengan tanggal Informasi Tambahan
dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan perubahan Anggaran
Dasar. Anggaran Dasar Perseroan terakhir kali diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar
No. 8, tanggal 8 Juli 2025, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (“Akta No.
8/2025”), Akta No. 8/2025 tersebut menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan sebagai
pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan/atau Karyawan. Akta No. 8/2025 telah diterima dan dicatatkan
dalam database Sisminbakum dengan No. AHU-AH.01.03-0190637 tanggal 21 Juli 2025. Akta 8/2025 telah didaftarkan pada
Daftar Perseroan dengan No. AHU-0164251.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 21 Juli 2025.
Keterangan:
Pada tanggal 16 April 2026, Perseroan telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) yang
antara lain menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana tercantum dalam resume RUPSLB yang
diterbitkan oleh Notaris Aulia Taufani,S.H. Sampai dengan tanggal Informasi Tambahan dan/atau Perbaikan atas Informasi
Tambahan Ringkas ini diterbitkan, perubahan Anggaran Dasar tersebut masih dalam proses pembuatan akta notaris dan
pengajuan persetujuan kepada Menkum, sehingga belum efektif secara hukum.
Sehubungan dengan hal tersebut, perubahan Anggaran Dasar terakhir yang berlaku dan digunakan dalam Informasi
Tambahan dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini adalah sebagaimana termaktub dalam Akta No.
8/2025.
Sampai dengan tanggal Informasi Tambahan dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan
menjalankan usaha aktivitas Investasi di bidang pertambangan dan perdagangan batubara, perkebunan kelapa sawit, dan
sedang mengembangkan usahanya sebagai produsen pembangkit listrik mandiri, investasi di energi terbarukan dan bisnis
pengelolaan sampah serta perdagangan besar dan eceran kendaraan melalui Entitas Anak.
Pengurusan dan Pengawasan
Sejak penerbitan Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap II Tahun 2026 sampai dengan tanggal Informasi Tambahan
dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, terdapat perubahan terhadap susunan anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan, sebagai berikut:
2
Page 4
Berdasarkan resume Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 16 April 2026 yang diterbitkan oleh Notaris Aulia
Taufani,S.H., anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan saat ini adalah sebagaimana berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Dr. Ahmad Fuad Rahmany
Komisaris Independen : Yasmin Wirjawan
Komisaris Independen : Kang Tzu Ping (Frances Kang)
Komisaris Independen : Judy Lee
Direksi
Direktur Utama : Dicky Yordan
Direktur : Alvin Firman Sunanda
Direktur : Juli Oktarina
Direktur : Mufti Utomo
Direktur : Sudharmono Saragih
Keterangan:
- Sampai dengan tanggal diterbitkannya Informasi Tambahan dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini,
akta yang memuat perubahan Data Perseroan masih dalam proses penyelesaian oleh Notaris Aulia Taufani,S.H. serta
dalam proses pengajuan pemberitahuan kepada Menkum.
- Pengunduran diri Bapak Bacelius Ruru selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen telah disampaikan oleh
yang bersangkutan melalui surat pengunduran diri tertanggal 8 April 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan
telah melakukan Keterbukaan Informasi pada tanggal 9 April 2026 berdasarkan Surat No. 084/TBS/IV/2026.
Keterangan selengkapnya mengenai Keterangan Tentang Perseroan, Perusahaan Anak, Kegiatan Usaha Serta Kecenderungan
dan Prospek Usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VI dalam Informasi Tambahan.
PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Informasi Tambahan serta Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) dan Formulir Pemesanan Pembelian dapat
diperoleh selama tanggal Penawaran Umum melalui e-mail dan juga dapat diperoleh di kantor Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dari tanggal 6 Mei 2026 jam 09.00 WIB sampai tanggal 7 Mei 2026 jam 12.00 WIB di bawah ini:
PT SUCOR SEKURITAS
Sahid Sudirman Center Lantai 12
Jl. Jend. Sudirman Kav.86
Jakarta 10220
Telepon: (021) 8067 3000
Faksimili: (021) 2788 9288
Website: www.sucorsekuritas.com
Email: fi@sucorsekuritas.com
3
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT Sucor Sekuritas WALI AMANAT
p.1
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.3 ×4
unresolved
org
PT SUCOR SEKURITAS Sahid Sudirman Center
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.