Skip to content
Back to announcement

20240422_WSKT_Penyampaian Bukti Iklan_31627978_lamp1.pdf

Other Text extracted WSKT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
           Nomor : 143/WK/CORSEC/2024                                        Jakarta, 19 April 2024


                  Kepada Yth. :
                  Ketua Dewan Komisioner
                  Otoritas Jasa Keuangan
                  Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal,
                  Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
                  Gedung Sumitro Djojohadikusumo|
                  Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2 - 4
                  Jakarta
                                    Perihal : Penyampaian Bukti Iklan Pengumuman RUPO
                                              atas Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya
                                              Tahap IV Tahun 2019

                  Dengan Hormat,
                  Bersama ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan
                  Pengumuman Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”) atas Obligasi
                  Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 yang akan dilaksanakan
                  pada Kamis, 16 Mei 2024.
                  Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini Perseroan sampaikan Bukti Iklan
                  Pengumuman RUPO yang telah dilakukan pada Kamis, 18 April 2024 pada Surat
                  Kabar Investor Daily Indonesia sebagaimana terlampir.
                  Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima
                  kasih.


                                                      [XXXX]




                  Lamp : 1 Berkas
                  Tembusan:
                  - Direksi PT Bursa Efek Indonesia
                  - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
                  - Wali Amanat PT Bank Mega Tbk
                  - Board of Directors




PB.04.00       Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang
                   diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE). Badan Siber dan Sandi Negara
Page 2
   3             MONEY & BANKING
                                                                                                                                                                                                                                                                          KAMIS, 18 APRIL 2024


                KB Bank Raih Pinjaman
                Rp 4,87 Triliun dari KDB
    JAKARTA, ID – PT Bank KB             “Kolaborasi antara KB Bank             Berdiri sejak 1954, KDB
Bukopin Tbk (KB Bank) menan-         dengan Korea Development Bank           merupakan pilar pembangunan
datangani fasilitas pinjaman         ini turut didukung oleh induk           ekonomi di Korea Selatan, yang
jangka panjang sebesar US$ 300       usaha KB Bank melalui jaminan           beroperasi di bawah pengawas-
juta atau setara Rp 4,87 triliun     berupa Standby Letter of Credit         an langsung Pemerintah Korea
(kurs Rp 16.235) dari Korea De-      (SBLC) yang diterbitkan oleh KB         Selatan. Dengan mandat untuk
velopment Bank (KDB). Pinjam-        Kookmin Bank Co., Ltd.,” jelas          menjaga solvabilitas institusi,
an tersebut guna memperkuat          Robby dalam keterangannya,              KDB telah meraih pengakuan
struktur pendanaan di kuartal        Selasa (16/4/2024).                     internasional, dengan peringkat
II-2024 dalam mendukung inter-           Pada tahun ini, kata Rob-           seperti Aa2 (Moody’s), AA (S&P),
mediasi.                             by, KB Bank terus mendorong             dan AA- (Fitch Ratings). Di Korea
    Wakil Direktur Utama KB          pertumbuhan bisnis dengan               Selatan, KDB memegang pering-
Bank Robby Mondong menjelas-         menjadikan segmen wholesale             kat kredit tertinggi dari Korea
kan, fasilitas pinjaman jangka       sebagai anchor dan memperluas           Ratings Corp., Korea Investors
panjang tersebut diyakini akan       ekosistem pada segmen UMKM              Services, dan NICE.
semakin memperkuat pendana-          dan juga ritel.                            Kolaborasi ini tidak hanya
an KB Bank. Hal ini mendukung            “Segmen wholesale pada 2023         memperkuat posisi keuangan KB
upaya perusahaan dalam melaku-       tumbuh hampir 14%, dengan               Bank, tetapi juga menegaskan                                                                                                                                                                                                       Investor Daily/Joanito de Saojoao

kan ekspansi kredit, khususnya       pertumbuhan kredit baru sekitar         kemitraan yang berkesinam-                  Nilai Tukar Rupiah Melemah
untuk segmen UMKM dan ritel          18% yang turut didorong pertum-         bungan antara KDB dan KB                    Petugas menata uang dolar AS di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (17/4/2024). Nilai
yang menjadi fokus perseroan di      buhan pada Korean Link Business         Bank dalam mendorong kemaju-                tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus Rp16.250 ribu per dolar AS pada
tahun ini.                           lebih dari dua kali lipat,” jelasnya.   an ekonomi. (nid)                           Rabu (17/4/2024).




                          Multifinance Siap Hadapi
                        Normalisasi Stimulus Covid-19
                   JAKARTA, ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
                   dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) telah siap menghadapi berakhirnya kebijakan stimulus Covid-19 terkait penilaian kualitas aset
                        pembiayaan pada 17 April 2024, menyusul perbankan pada akhir Maret lalu. Dengan begitu, sektor PVML utamanya multifinance
                                                            telah menormalisasi kebijakan stimulus tersebut.

            Oleh Nida Sahara                          pembiayaan multifinance tersebut                                                                                                                                      Agusman, Rabu (17/4/2024).
                                                      dihentikan pada 17 April 2024, maka          Perkembangan                                                                                                                 Berakhirnya kebijakan stimulus




             A
                                                                                                   Perusahaan Pembiayaan
                                                      NPF gross diproyeksikan hanya sedi-                                                                                                                                   terkait penilaian kualitas aset bagi
                          dapun, nilai outstanding    kit terdampak, yaitu menjadi sekitar                                                                                                                                  debitur dengan usaha mikro, kecil,
                          piutang pembiayaan re-      2,48% sampai dengan 2,55%. Per Feb-                                                                                                                                   dan menengah tersebut telah konsis-
                          strukturisasi Covid-19      ruari 2024, OJK mencatat NPF gross                               Des-21     Des-22      Des-23           Feb—23                      Feb—24                           ten mempertimbangkan pemulihan
                          hingga Februari 2024        multifinance berada di level 2,55%.         Piutang Pembiayaan                                                                                                        ekonomi yang terus berlanjut, dengan
                          mencapai Rp 6,41 tri-           Terkait hal tersebut, Direktur                                                                                                                                    tingkat inflasi yang terkendali dan
                                                                                                     Nominal (Rp T)    364,23     415,86      470,86               428,42                      478,69
            liun dari 172.150 kontrak. Jumlah         Utama PT Adira Dinamika Multi                                                                                                                                         tumbuhnya investasi serta pen-
            ini telah menurun jauh dari angka         Finance Tbk (Adira Finance) I Dewa             Growth (% yoy)     -1,49      14,18       13,23               15,28                       11,73                        cabutan status pandemi Covid-19
            tertinggi piutang pembiayaan re-          Made Susila mengatakan, perseroan           NPF Gross (%)          3,53       2,32        2,44                 2,36                         2,55                      oleh Pemerintah Indonesia melalui
            strukturisasi Covid-19 pada Oktober       mendukung langkah OJK dan siap              NPF Net (%)            1,16       0,58        0,64                  0,60                        0,72                      penerbitan Keputusan Presiden No-
            2020 sebesar Rp 78,82 triliun dari        mengakhiri stimulus restrukturisasi                                                                                                                                   mor 17 Tahun 2023 pada tanggal 21
                                                                                                  Gearing Ratio (x)      1,98       2,07        2,26                  2,07                        2,22
            2,57 juta kontrak.                        tersebut. “Pembiayaan restruktur-                                                                                                                                     Juni 2023.
                                                      isasi Covid-19 di Adira Finance                                                                                                      Sumber: OJK                          Berdasarkan asesmen indikator
                Cadangan Kerugian Penurunan
            Nilai (CKPN) perusahaan pembia-           terus mengalami penurunan dan                                                                                                                                         kesehatan keuangan pada Februari
            yaan juga terus meningkat dari Juni       saat ini hanya tersisa kurang dari        pencadangan yang cukup sehingga          ngah (targeted). Kebijakan tersebut                                                2024, sektor PVML di Indonesia
            2020 sampai Februari 2024 ditunjuk-       1% dari total pembiayaan yang di-         siap melakukan pengakhiran sti-          disertai dengan dorongan kepada                                                    dinilai dalam kondisi yang baik.
            kan dengan rasio CKPN dibanding-          lakukan restrukturisasi Covid-19,”        mulus Covid-19. “Di BCA Finance          pelaku lembaga jasa keuangan sektor                                                “Hal ini tercermin dari tren piutang
            kan dengan non-performing financing       ujar Made kepada Investor Daily, Rabu     memang kami sudah lama sejak Co-         PVML untuk membentuk cadangan                                                      pembiayaan restrukturisasi yang
            (CKPN/NPF) meningkat dari sebesar         (17/4/2024).                              vid, sudah tidak ada lagi pengajuan      kerugian penurunan nilai untuk                                                     terus mengalami penurunan dari
            112,60% menjadi 201,78% serta                 Di samping itu, Made juga menga-      stimulus tersebut. Semoga ke depan-      mengantisipasi potensi penurunan                                                   sisi outstanding dan peningkatan dari
            rasio CKPN dibandingkan dengan            ku bahwa sudah tidak ada pengajuan        nya semua berjalan sesuai dengan         kualitas pembiayaan pembiayaan                                                     sisi pembentukan cadangan kerugian
            nilai financing at risk (CKPN/FaR) me-    baru restrukturisasi Covid-19 dari        perhitungan OJK,” sambung Petrus.        yang direstrukturisasi.                                                            penurunan nilai yang dibentuk oleh
            ningkat dari sebesar 33,32% menjadi       nasabah emiten bersandi saham                 Adapun, pemberian stimulus Co-           Kepala Eksekutif Pengawas Lem-                                                 sektor PVML,” sambung Agusman.
            50,11%.                                   ADMF ini. “Oleh karena itu dengan         vid-19 untuk perusahaan sektor jasa      baga Pembiayaan, Perusahaan Modal                                                      Kondisi ini memperlihatkan
                OJK menilai apabila kebijakan re-     pencabutan stimulus restrukturisasi       keuangan non-bank ini diatur dalam       Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,                                                   bahwa sektor PVML telah siap un-
                                         strukturi-   Covid-19 sejalan dengan kondisi di        Keputusan Dewan Komisioner OJK           dan Lembaga Jasa Keuangan Lain-                                                    tuk mengakhiri periode stimulus
                                             sasi     Adira Finance,” sambung dia.              Nomor 55/KDK.05/2022 tentang             nya OJK Agusman menyampaikan,                                                      Covid-19 secara terkendali (soft
                                                          Senada, Direktur PT BCA Finance       Penetapan Kebijakan Relaksasi bagi       restrukturisasi pembiayaan sesuai                                                  landing) untuk kembali pada kondisi
                                                      Petrus Karim mengungkapkan bahwa          Lembaga Jasa Keuangan Nonbank            dengan kebijakan stimulus Covid-19                                                 normal. Selanjutnya, untuk memas-
                                                       sudah sejak lama perseroan tidak         (KDK Perlakuan Khusus) yang me-          ini merupakan inisiatif OJK yang te-                                               tikan kelancaran normalisasi kebi-
                                                          menerima permintaan stimu-            rupakan kebijakan stimulus bagi          lah menjadi kebijakan penting dalam                                                jakan tersebut, industri PVML tetap
                                                            lus Covid-19 dari nasabahnya.       pembiayaan debitur targeted yang         mendukung kinerja debitur, sektor                                                  dapat melanjutkan restrukturisasi
                                                              Hal ini menunjukkan bahwa         berstatus sebagai restrukturisasi        PVML, dan perekonomian Indonesia                                                   kredit Covid-19 yang sudah berjalan
                                                                perseroan juga telah lama       Covid-19.                                secara keseluruhan.                                                                dengan menggunakan ketentuan
                                                                 siap melakukan normalisasi         KDK Perlakuan Khusus ini me-                                                                                            kualitas aset yang berlaku pada
                                                                 kebijakan tersebut. “BCA       rupakan kebijakan relaksasi yang         Industri Siap                                                                      masing-masing jenis industri PVML
                                                                 Finance siap dan sepakat de-   ditetapkan OJK berdasarkan POJK              Lebih lanjut, Agusman juga me-                                                 dalam mengantisipasi penurunan
                                                                 ngan keputusan OJK untuk       Nomor 19 Tahun 2022 tentang Per-         ngatakan bahwa dalam menghadapi                                                    kualitas aset.
                                                                 mencabut stimulus restruk-     lakuan Khusus untuk Lembaga Jasa         berakhirnya kebijakan stimulus                                                         “OJK akan secara konsisten
                                                                turisasi,” kata Petrus kepada   Keuangan pada Daerah dan Sektor          Covid-19, OJK telah melakukan                                                      melakukan tindakan pengawasan
                                                               Investor Daily.                  Tertentu di Indonesia yang Terkena       analisis dan pertimbangan yang kom-                                                (supervisory action) untuk memas-
                                                                   Meski demikian, pihaknya     Dampak Bencana.                          prehensif mengenai kondisi ekonomi                                                 tikan kesiapan masing-masing in-
                                                              tidak menyebut berapa sisa            KDK Perlakuan Khusus merupa-         makro dan sektoral serta kesiapan                                                  dustri PVML dalam melaksanakan
                                                             kredit restrukturisasi yang        kan kebijakan untuk memperpanjang        sektor PVML, “Khususnya mengenai                                                   proses mitigasi risiko dan meme-
                                                            masih ada dalam kebijakan OJK       stimulus Covid-19 lanjutan hingga 17     kenaikan risiko kredit dan daya tahan                                              nuhi prinsip kehati-hatian dalam
                                                            tersebut. Namun, yang pasti         April 2024 khusus guna mendukung         sektor PVML yang diproyeksikan ma-                                                 menjalankan kegiatan usahanya,”
                                                            perseroan telah menyiapkan          segmen usaha mikro, kecil, dan mene-     sih dalam kondisi yang baik,” ungkap                                               pungkas Agusman.



                                 Sinar Mas Multiartha Akuisisi 15% Saham Paramitra
   JAKARTA, ID – PT              Multiartha Burhanuddin              milik baru. Pemegang                dengan nominal Rp 399,70                                                                                                        DRAF
Sinar Mas Multiartha Tbk         Abdullah dalam keterangan-          saham pengendali dengan             miliar. Bertambah dari                                                                                                       PENGUMUMAN
                                                                                                                                                                                                                          HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI

(SMMA) mengakuisisi 15%          nya di keterbukaan infor-           kepemilikan 300.000.000             sebelumnya hanya sebanyak                                                                                          PENGUMUMAN
                                                                                                                                                                                                               OBLIGASI BERKELANJUTAN              KEPADA
                                                                                                                                                                                                                                       III WASKITA KARYA

                                                                                                                                                                                                            PARA PEMEGANG OBLIGASI BERKELANJUTAN III
                                                                                                                                                                                                                                                         TAHAP IV TAHUN 2019



saham PT Paramitra Multi-        masi Bursa Efek Indonesia           saham atau mencakup                 300.000.000 saham dengan                             PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan III
                                                                                                                                                              Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019, Akta No. 53,       WASKITA        KARYA
                                                                                                                                                                                                                     tanggal 26 April  2019, yang  dibuat di IV
                                                                                                                                                                                                                                                TAHAP            TAHUN
                                                                                                                                                                                                                                                              hadapan  Fathiah2019
                                                                                                                                                                                                                                                                                Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya
                                                                                                                                                              (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV

finance senilai Rp 60 miliar.    (BEI), Rabu (17/4/2024).            75,06% adalah Hyundai               nominal Rp 300 miliar.                               Tahun 2019 (“RUPO”) pada tanggal 22 Maret 2024, bertempat di Gedung Waskita Heritage Lt. 11, Jalan MT Haryono Kav No. 10 Cawang, Jakarta 13340, yang telah
                                                                                                                                                   PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak dan/atau
                                                                                                                                                              dihadiri oleh Pemegang    Obligasi Berkelanjutan  III Waskita Karya  Tahap IV Tahun  2019  (“Pemegang    Obligasi”)  selakuKuasa Wali    Amanat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pemegang           berdasarkan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Obligasi yang sah yang
                                                                                                                                                              seluruhnya mewakili Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 (“Obligasi”) yang bernilai pokok sebesar Rp1.225.250.000.000,00 atau sebanyak
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Perjanjian
                                                                                                                                                   Perwaliamanatan        Obligasi      Berkelanjutan           III Waskita         Karya
                                                                                                                                                                                                                                      Obligasi Tahap
                                                                                                                                                                                                                                               yang masihIV    Tahun
                                                                                                                                                                                                                                                                   dilunasi,2019,
                                                                                                                                                                                                                                                                             termasukAkta     No. jumlah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                     53, Obligasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tanggal  yang26     April
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    oleh 2019, yang
Dengan demikian, Sinar              Dia menerangkan,                 Capital Service Inc. Disusul        Mengacu laman smma.co.id,                            1.225.250.000.000     suara  yang merupakan 89,9761%        dari jumlah                       belum                      di dalamnya                         dimiliki
                                                                                                                                                              Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (“Emiten”) dan/atau Afiliasi Emiten,
                                                                                                                                                   dibuat dihadapan        Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan
                                                                                                                                                              yang telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu berjumlah Rp1.361.750.000.000,00.
Mas Multiartha menjadi           transaksi tersebut dilaku-          PT Sinar Mas Multiartha             Sinar Mas Multiartha meru-                ini memberitahukan
                                                                                                                                                               Dalam RUPO tersebut,
                                                                                                                                                   penyelenggaraan
                                                                                                                                                               ⚫   Jumlah
                                                                                                                                                                           kepada
                                                                                                                                                                       Rapat
                                                                                                                                                                                    keputusan
                                                                                                                                                                          suara Pemegang
                                                                                                                                                                                                      berdasarkan Obligasi
                                                                                                                                                                                                Pemegang
                                                                                                                                                                                       paradiambil
                                                                                                                                                                                           Pemegang
                                                                                                                                                                                 UmumObligasi                Obligasi
                                                                                                                                                                                                   yang abstain
                                                                                                                                                                                                                                Berkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                   pemungutan suara                   IIIyaitu
                                                                                                                                                                                                                                     Pemegang Obligasi,
                                                                                                                                                                                                                           Berkelanjutan
                                                                                                                                                                                                                sebanyak 16.000.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                          Waskita
                                                                                                                                                                                                                                                atauWaskita
                                                                                                                                                                                                                                         suara, III
                                                                                                                                                                                                                                                               :
                                                                                                                                                                                                                                                                 Karya
                                                                                                                                                                                                                                                     mewakili suara
                                                                                                                                                                                                                                                                       Karya Tahap IV Tahun 2019 mengenai rencana
                                                                                                                                                                                                                                                                         Tahap
                                                                                                                                                                                                                                                                    Pemegang       IVyang
                                                                                                                                                                                                                                                                             Obligasi  Tahun
                                                                                                                                                                                                                                                                                           bernilai2019   (“RUPO”) di Jakarta pada
                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Rp16.000.000.000,00.
pemegang saham terbesar          kan pada 17 April 2024 dan          Tbk 15% atau kepemilikan            pakan induk dari perusahaan               hari Kamis, ⚫tanggal    16 Mei
                                                                                                                                                                   Jumlah suara      2024.
                                                                                                                                                                                Pemegang   Obligasi yang setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang
                                                                                                                                                                         Obligasi, sesuai dengan yang dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPO tanggal 22 Maret 2024, pada Pilihan 1 sebanyak 519.250.000.000 suara,

kedua dari perusahaan            bukan merupakan trans-              60.000.000 saham dan PT             keuangan terpadu dalam                    Sesuai ketentuan
                                                                                                                                                              ⚫
                                                                                                                                                                         atau mewakili suara Pemegang Obligasi yang bernilai Rp519.250.000.000,00 atau 42,94 %;
                                                                                                                                                                      dalam
                                                                                                                                                                  Jumlah        Perjanjian
                                                                                                                                                                         suara Pemegang         Perwaliamanatan
                                                                                                                                                                                           Obligasi yang tidak setuju atas dan
                                                                                                                                                                                                                            penjelasan dan usulanOtoritas
                                                                                                                                                                                                                                  Peraturan                    Jasa
                                                                                                                                                                                                                                                   yang diajukan        Keuangan
                                                                                                                                                                                                                                                                   oleh PT Waskita KaryaNo.   20/POJK.04/2020
                                                                                                                                                                                                                                                                                          (Persero)                      tentang Kontrak
                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Tbk selaku Emiten kepada
                                                                                                                                                   Perwaliamanatan    EfekObligasi
                                                                                                                                                                  Pemegang   Bersifat    Utang
                                                                                                                                                                                     dalam          dan/atau
                                                                                                                                                                                           RUPO tanggal          Sukuk,
                                                                                                                                                                                                          21 Februari        panggilan
                                                                                                                                                                                                                      2024 (sesuai         untuk
                                                                                                                                                                                                                                   dengan Pilihan    RUPO
                                                                                                                                                                                                                                                  1 yang         tersebut akan
                                                                                                                                                                                                                                                         telah dipresentasikan        dimuatoleh
                                                                                                                                                                                                                                                                               atau dipaparkan                          Pilihan kabar harian
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                memilihsurat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             (satu)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Emiten)1dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                dalam
pembiayaan tersebut.             aksi afiliasi. Usai trans-          Bank Shinhan Indonesia              Sinar Mas Unit, yang meli-                               2 sebanyak 690.000.000.000 suara atau mewakili suara Pemegang Obligasi yang bernilai Rp690.000.000.000,00 atau 57,06 %.
                                                                                                                                                   yang berperedaran     nasional     pada    hari   Kamis,      tanggal     2  Mei    2024.
                                                                                                                                                              Dengan demikian hasil pemungutan suara dalam RUPO tersebut tidak memenuhi ketentuan sebagaimana yang disyaratkan dalam Pasal 10 ayat 7) huruf b) angka (1)

   “Jumlah transaksi pem-        aksi, SMMA mengantongi              yang mengantongi 9,92%              puti multifinance, asuransi,                               Perjanjian Perwaliamanatan, dimana keputusan yang sah dan mengikat harus disetujui oleh paling sedikit ¾ (tiga per empat) bagian atau 75,00% dari jumlah Obligasi
                                                                                                                                                                    yang hadir dalam RUPO, sehingga RUPO tidak mengambil suatu keputusan.
                                                                                                                                                                                                                                    Jakarta, 18 April 2024
belian saham tidak melebihi      sebesar 15% saham dari              atau 39.700.000 saham.              pasar modal, jasa adminis-                                                                                                      Jakarta, xx Maret 2024


20% dari ekuitas SMMA, se-       Paramitra Multifinance.                Dengan akuisisi pihak-pi-        trasi saham, perdagangan                                                                                  EMITEN
                                                                                                                                                                                                                    EMITEN                                                  WALI AMANAT
                                                                                                                                                                                                                                                                              WALI AMANAT



hingga transaksi tersebut ti-    Setelah transaksi akuisisi,         hak terkait, saat ini total         dan industri, serta teknologi
dak bersifat material,” jelas    Paramitra Multifinance              399.700.000 saham dicatat-          informasi yang diantaranya
                                                                                                                                                                                             PT WASKITA    KARYA     (PERSERO)   TBK                                       PTPTBANK   MEGA
                                                                                                                                                                                                                                                                                         TBK Tbk
Direktur Utama Sinar Mas         punya sederet nama pe-              kan Paramitra Multifinance          adalah fintech. (pri)                                                                    PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK                                               BANK MEGA

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.26 MB
Published22 Apr 2024
Pages2
Characters47,190
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mega Tbk p.1 ×9
linked org Kookmin Bank Co., Ltd. p.2
linked org PT Adira Dinamika Multi p.2
linked org Sinar Mas Multiartha Tbk p.2 ×5
linked org Bank Shinhan Indonesia p.2
linked org Sinar Mas p.2 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible org Waskita Karya (Persero) Tbk p.1 ×21
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible person Robby Mondong p.2
possible person Helmi p.2
possible org Negara Republik Indonesia p.2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved org Siber dan Sandi Negara p.1
unresolved org Bank Raih Pinjaman Rp p.2
unresolved org PT Bank KB p.2
unresolved org KDB Bukopin Tbk p.2
unresolved org Bank Robby Mondong p.2
unresolved org Ratings Corp. p.2
unresolved org Finance Tbk p.2
unresolved org PT BCA Finance p.2
unresolved org DRAF Sinar Mas Multiartha Tbk p.2
unresolved org PT Paramitra Multi- p.2
unresolved person Fathiah Helmi p.2
unresolved org PT Waskita KaryaNo. p.2
unresolved org Kontrak Tbk p.2
unresolved org MEGA TBK p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result