Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 65
Page 1 OCR 0.906
Page 1 of 65 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kelom keterangan. 4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. 5. Checklist ini wajib ditandatargani oleh Direktur yang rrembawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk dan Entitas Anak | Bidang Usaha | Penyediaan tenaga listrik, pertambangan dan | perdagangan batubara, perdagangan besar, multimedia, kehutanan dan infrastruktur F Jenis penawaran Umum | - | sa 31 Desember 2023 | 31 Desember2022 | 31 Desember 2021 Nama Kantor Akuntan Public | Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Nama Partner | Maria Leckzinska Maria Leckzinska Maria Leckzinska | Opini Akuntan Opini Tanpa Opini Tanpa Opini Tanpa Modifikasian Modifikasian Modifikasian Catatan tentang Opini (jika | ada) | disesuaikan dengan pericde penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan POJK Nomor 75/POJK.04/2017 v — | Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” | Pemenuhan Peraturan PDJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang v “Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan"
Page 2 OCR 0.817
Page 2 of65 Data Keuangan Penting 31 Desember 31 Desember 31 Desember Periode Laporan Keuangan 2023 2022 2021 N (USD) (USD) Po so) Laba Rugi Komprehensif —— (Pencapatan — '5.014.659.972| 5.956.105.798 | 2.164.946.288 Laba Kotor 2.072.259.441 | 2.638.032.430 897.701.807 Laba Usaha/Operasional 1.254.787.712 1.777.131.0/8 492.723.116 | EBITDA 1.518.830.149 | 2.072.501.739 | 580.271.597 | Laba Tahun Berjalan 865.313.519) 1.298.153.594 | — 260.922.341 | Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 890.810.247 1.149.293.709 | 291.057.226 Laba Bersih per Saham Dasar 59 0,77 | 0,15 | 31 Desember 31 Desember | 31 Desember | Periode Laporan Keuangan 2023 2022 32 2021 | (USD) (USD) i (USD) ! Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 1 | 3.062.522.858 | 6.497.181.277 — 3.081.120.556 | Jumlah Aset Lancar | “1.382.739.707 | 2.263.805.559 | 1.141.998.845 Jumlah Aset Tidak Lancar” | 1679783151 | 4.233.375.718 | 1.939.121.711 Jumlah Liabilitas | “1.342.457.831 3.439.195.930 — 1.259.863.437 | Jumlah Liabilitas Jangka Pendek "1 825.666.875 | 1.667.438.300 673.072.115 | | Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 00 516.790.956 | 1.771.757.630 586.791.322 Jumlah Ekuitas 1.720.065.027” 3.057.985.347 1.821.257.119 | Modal Saham OTT 72.498.628 72.498.628 72.498.628 Saldo -aba 1.808.981.073 | 1.394.309.981 ' 801.476.678 | | 31 Desember 31 Desember 31 Desember | | Rasio Keuangan” 2023 2022 2021 RasicLancar PT L,671 1,36x 1,70x ROA | 28,259 | 19,987 8,470 | ROE 50,3196 42,45Y0 14,33Yh Ebitda terhadap Pendapatan (Yo) ! 30,299 | 34,80Y6 26,800 “dapat disesuaikan berdasarkan industrnya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek lidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. | Laporan Keuangan Terdiri dari: |
Page 3 OCR 0.881
Page 3 of 68 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v “2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode 0 vV 4 Laporan arus kas selama periode v —T 5 Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif v yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dangan urutan sebagai berikut: a, gambaran umum Perusehaan: b. dasar senyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, €. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubanan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing- masing pos: Jan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memaharti laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untu menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalarr penjelasan masing- masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, yama pihak yang menerima jaminan, dan alasan cijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai asel yang ciasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risikc yang ditutup serta pendapa: manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dasuransican wajib diungkapkan alasannya. Catatan 1a Catatan 2a Catatar 6, 8, 14, 30, 31 Catatar 6, 8, 14 Catatan 8, 14 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diurgkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan Riwayat ringkas pe-usahaanj Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang bzrwenang, dan ncmor serta tanggal Berita Negara, Cetatar la Catatan La Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada perioce pelaporan: Catatan ia Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utarra kegiatan usaha, Catatan Ia
Page 4 OCR 0.841
Page 4 of 6s | Tanggal rmulai beroperesinya perusahaan secera komersie! Catatan ia Dalam hal perusahaan melakukar ekspansi atau serampirgan usaha secara signifikan pada perinde laporan yang cisajikan, wajib disebtkan saat cimulainya oprasi komersial dari ekszansi atau pe-ampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan i E—aanpa / 6) | Nama enlilas incuk dan nara entitas induk terakhir dalam Catatan Ia kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak i dapat dungkaokan, wajib disebutkan alasannya, 7) | Khusus Industri Media V | Penjelasan rinci tenteng Perizinan yang dimiliki, | 8) | Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan azau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan to! tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang | berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan v | Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untu« menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip l syariah (jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan | Yan lima Catatan 16, le, 1 Area Eksplorasi dan Eksplbitasi/Pengembangan. Penje asan mengenai area eksplorasi dan exsploitasi Perseroan | | meliputi : | | 2) Area Eksplorasi, meliputi: . Nama lokasi, . Nama pemilik izin lokasi: «Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh | temponya, . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan & Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per targgal Laporan Posisi Keuangan, | b) Area Eksplbitasi/Pengembangan meliputi: «Nama lekasi, . Nama pemilik ijin lokasi: » Tanggal perolehen ijin eksploiasi serta tanggal jatuh temponyaj | . Persentasi kepemilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, 8 Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: . Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan | . Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal lapcran posisi keuangan. 12)| Khusus Industri Kehutanan BTA Yang harus diungkapxan antara lan: a) pelaksanaan kegiatar pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c) sisa umur HPH.
Page 5 OCR 0.859
| Tanggal danfatau nomer surat erextif penawaran UMUM, Page 8 of 68 Penawaran Umum Efek, yang harus diangkapkan antara lain: termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, Calatan 1b 2 Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1b 3) Bursa tempat Ffek dicatatkan, dar Aa Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi :umlah Efck yang diterbitkan (corporate action! sejak penawarar umum perdana sampai dengan penode pelaporan terakhir. Catatan 1b Yang harus diungkapkan antara lain: Tempat kedudukan, Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, Catatan 1c Catatan 1c Jens usaha: Catatan 1c Tahun beroperasi secara komersia ': Catatan 1c Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), Catatan 1c Total Aset: can Catatan 1c Informasi penting lainnya antara lain: aj sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, @pahila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak siara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak siara botensial atas investee tidak diikuti dengaa pengendalian: ) akhir periode pelaporan bari aporan keuenyan enililas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keLangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dai tanggal laporan keuangan entitas niduk, Jar alasan menggunakan Langgal alau pericde yarg berbeda: d) sifat dan luos setiap restriksi signifikan dalam kemampuan @ntitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tuna, atau pembayaran kembali Dinjaman azau uang muka: @) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap berubahan dagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang Tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yeng dapat diatritusikan pada pem lik entitas Induk, dan £ dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika aca) yang diakui dari | hilangnya Pengendalian, dan 2orsi dar keuntungan — | atau kerugian yang dapat diarribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdatulu cengan Nila Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskar: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara a Kas, Catatan 1c
Page 6 OCR 0.879
Page 6 of 65 5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan | | (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas” | pada entitas anak atau bisris lainnya dimana Fengendalian dilspaskan, yang diichtisarkan berdasarkan kategor utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapsan antara lan: 2 Nama dan jabatan urtuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, can komite audit, 2 Cakupan manajemen kunzi, dan Catatan 19 Catatan 19 SIK & Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata--ata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara kansolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. | Catatan 1g Penerbitan Laporan Keuangan 1, Tanggal lapcran keuangan diotorisasi untuk terbit: can v Catatan 1h 2 2, P hak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan v keuangan. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan | Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Catatan 1h | Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa lapcran keuangan lelah disusun dan disajikan sesuai dengar SAK. Catatan 2a Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya v hstors (historical cost), biaya perolehan kixi (current costi, nla realisas neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yarig berlaku, | Calatan 23 | Daser penyusunan lapo-an keuangan, ya'lu dasar akrtal, v kecuali untuk laporan arus kas, Catatan 2a Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang v digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yarg signifikan: dan Cc) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Catatan za dan 2d Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen Perusahaan harus mengungkapkan calam ishtisar kebjakan v akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas ladora1 keuangan, pertimbangan yano telah dibuat rranajemen dalam | proses penerapan kebijakan axuntansi dan memiliki dampak yang paling sienifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, Catatan 3
Page 7 OCR 0.890
Page 7 of 65 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuaz mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhr periode pelaporan, | yanc memiliki rsiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sfat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Cetatan 3 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan axuntansi lainnya yang diterankan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai beriku:: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, ya1g meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak, 9) dasa” can kapan suatu enttas anak dikonsolidasikan ke daam laporan keLangan entitas induk, Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikar tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilanga1 Pengendalian atas entitasanak, &) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan | penyajiar kepentingan nonpengendali: dan | pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar | entitas yang dikonsolicasi telah dieiminasi. 2) | Kombinasi bisnis | Yang harus dijelaskan artara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisn's, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: pengakuan awal untuk gocdwifis pengukuran setelah pengaxuan awal untuk goodwill, dan kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (L) embelian dengan ciskon, (2) akuisisi secara bertahap: can (3) mbalan kontinjensi. ag Catatan 2b Catatan 2c 3 Kas dan setara kas: Yang harus dijeaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 2g Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijalaskan antara lain: (1) pengakuar awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran serelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk meneatukan Nilai Wajar Instrumen keuangan, & & SIT Catatan 2i Catatan 2i
Page 8 OCR 0.861
Page 8 of 68 (5) metode perhiti.ngan yang dig.nakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan (5) ketentuan penghentian pengakuan inst-umen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), argka (2), angka (3), angea (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambaikan penjelasan mencenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi indung nilai untuk tujuan akuntansi lirdung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijalaskan antara ain: (L)klasifikasi can reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2)pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setalah pengasuan awal Sukuk, (4)Penyajan pendapatan sukuk: dan (5)»enyajian amortisasi biaya trarseksi. C) Sukuk yang diterbitkan v PA Yang harus dijelaskan antara 'ai1: (1)sengakuan awal Sukuk: | ' (2) sengukuran setelah pengasuan awal Sukuk: (3)oiaya transaksi penerbitan Sukuk: | (M)2osisi penyajian Sukuk: dan | (S)akad sya-iah yang digunakar. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara 'ain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara 'ain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. G) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara Izin unsur-unsur Piutang Reverse Reno, metarie penratatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan | | Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah | Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, 2) Pengakuan ailai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit
Page 9 OCR 0.897
Page 9 of 65 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis sredit yang diberikan, (2)Dasar benyaj an atas kredit, (3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5)Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasa- penyajian atas tagihan/kewaj ban akseptasi. c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (L)Dasar penilaian dan penyajian: (2)Pedakuan akurtansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang d berikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: can (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi petjualan agunan. 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dije askan antara lain: a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian t-ansaksi anjak piLtanc: C) Perlakuan akuntansi atas cerbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditag hkan kembali ke klian atau ditanggung oleh perusanaan). 11) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: 3) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan Cc) kebijakan axuntansi acabila Perusahaan bertindak sebaga lesses dan/atau lessor. Celatan 2g 12) Persediaan : | yanc harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan | akurtansi yang digunakan dan rLmusar biaya yang Catatan 2k
Page 10 OCR 0.854
Page 10 of68 digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan v Yang harus dielasxan antara lan: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaar sarana dan pra-sarana. | HTI Siap Panen v Yang harus dijelasxan antara lain: | Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelasxan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanarnani belur menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar pexilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi Lanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metcde penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. | c) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak | Yang harus dijelaskan antara lain: | (1) Hewan ternak telah manghasilkan : | (a) Metode penilaian, | (b) Metode amottisasi (deplesi): can (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum | menghasilkan) : | (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapa: berpindah menjadi hewan ternak telat | mengnasilkan. | | 13) | Aset Tetap: | Yang harus dijelaskan artara lain: a) pengakuan awal Aset Tetar: | Catatan 20 b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Telap, v | c) nengelampokan Aset Tetap: to d) metode penyusutan yang digunakan: | v c) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, v | 9g) penghentan pengakuan, v h) nilai residu: dan “ | 1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estirrasi umur exonomis, metode penyusutan, dan xilai residu pada setiap akhir pericde pelaporan. Catatan 3 PN estinasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v T ! 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijeaskan antara Izin rretode yang digunakan v Catatan 21 untuk mencatat investasi pada asosiasi. 1S) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama | Yang harus dije askan antara Izin rretode yanc digunakan v Catatan 21 untuk mencatat bagian partisipasi calam Ventura Dersama.
Page 11 OCR 0.884
Page 11 of 65 16) Pola Kerjasama Yang harus d jelaskan antara lain: a) Kriteria cari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Vadilitas | yang tmbil: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: 0) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidzk terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amotisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, | e) metode amortisasi yang digunakan, ?) pengrentian pengakuan Aset Takberwujud: dan | 9) riset dan pengembangan (jika ada). Catatan 2s 19) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dije askan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasican sebagai aset yang dimiliki unuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompox lepasar yang dimiliki untuk dijual. 19 Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Irvestasi, b) ke d) pengukuran setelah pencakuan awal! Properti Investasi, metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk mode biaya, estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. Catatan 2n 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk meneniukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan niai (Impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara Izin: a) ketertuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai set nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan 2u 22) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liahilitas segera.
Page 12 OCR 0.904
24) Page 12 0165 Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar benyajian cari masing-masing kategori simpanar. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbizkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yany harus diakui: den 3) dasar perentuan nilai provisi. Utang Repo Yang harus dije askan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan sengukurannya. Catatan 2bb 25) 26) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi aras biaya PLII yang ditangguhkan: c) Metode penyusutan prasarana PLA: dan d) Tabel yang mamuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan Saldo akhir untuk masing-masinc lokasi penamhangan. (4 Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus cijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan benjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang D'tangguhkan atas kegiatan 2ksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akar dilaksarakan pada saat dimulainya prcduksij z) Dasar benentuan ditangguhkannya biaya pengembargan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan perambangan, taksiran umur ekonomis tambang can dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklami Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskar antara lain: Catatan le dan 2r Catatan 2r
Page 13 OCR 0.898
Page 13 of 65 a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan hiaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yarg ditangguhkan, dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. Pengakuan Pendapatan B) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta vV dasar pengukuran yang d'gunakan berdasarkan jenis | pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal tercapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjuaan dari ' hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diteraskan untuk menentukan tahap peryelesaian sualu kontrek. C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan perdapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektit dan retrdaktif: dan (0) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilapcrkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba -ugi. Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat ad Yang harus dijelascan antara lain: (1) Ursur biaya yang kapita isasi kc proyek pengembangan Real Estat: (2) Ursur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas rcalisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dar nilai tercatat proyek, (4) Metcde alokasi diaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan dirsalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan (6) Ursur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Catatan 2v 28) 29) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijeaskan antara lainkebisakan terkait srogram oyalitas pelanggan Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijeaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaxs: dan saldo dalam mata uang asing, Catatan 2d
Page 14 OCR 0.880
Page 14 of 65 perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liab litas moneter, dan c) referensi dan «urs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus drjelaskan antara lain: a) Dasa- penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. Catatan 2e 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: ») ketertuar mengenai saling hapus, Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang dicunakan dalam menila aset (liabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 2y w ga c, | Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan artara lain: a) jenis imbalan kerja yarg diberikan kepada keryawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan can kerugian unzuk curtailment dan penyelesaian. Catata1 2x 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan artara lain metode bengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri, v Catatan 22 35) Pembayaran Berbasis Saham | Yang harus dijelaskan artara lainsebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekutas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 37 2013. Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan artara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas, Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapital'sasikan sebagai bagian Jari biaya peroehan aset kualifikasian. Catatan 2w 38) | Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara Izin dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operas , Catatan 2c2
Page 15 OCR 0.892
Page 15 of 65 39) Laba (Rugi) per saham | Yang harus dijelaskan antara Izin dasar perhitungan laba v Catatan 2aa | (rugi) per saham dasar dan Isba (rugi) per sahari dilusian, ! Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) Kas dan Setara Kas | Yang harus diungkapkan antara lain: Ia) unsur Kas dan Setara Kas paca pihak berelasi dar pihak v Catatan 4 | ketiga: b) ncian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama Y bank serta jenis mata uang asing, Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama v periode pelaperan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang v Termasuk dalam ase: tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai tidak lancar lain-lain pendapat manajemen. 2) Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapxan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkar jenis mata uang (nilai calam mata uang original): dan (2) Ketertuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut B1 dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Gro pada Bank Lain berdasarkar pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (S) Pendapat manajemen axan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dar mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpairsa), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): 14) Jumlah penyisihan pentrunan nilai dan mutasi selama pericde berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak | ketiga,
Page 16 OCR 0.870
Page 16 of 65 16) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, i8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersehut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lair: a) jumlah piutang yang dipisamkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: D) jumlah biutang menurut debitur, £) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasa- pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, 2) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugiar penurunan nilai secara individual dan kolektif, can penghapusan siutang: 9) pendapat manajsmen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: @) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jamiran, dan alasan diiaminkan: h) jumlah diamortisasi dengar menggunakan metod2 suku bunga efektif, dan i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliput: (1) jumlah yang dit-anster, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dar ikatan penting lain yang diatu- calam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). Catatan 6 Khusus Industri Asuransi 3) Piutang Premi Tambahan bengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah putarg bercasarkan tertanggung da1 asuradur, (2) Jumlah putarg berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankar dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Cc) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
Page 17 OCR 0.875
Page 17 of 65 | (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yarg | diselinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan vV pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurul jenis inveslasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan v a) Piutang Pembiayaan Konsumen | Yang harus diungkapkan antara lain: | (L) Jumlah piutang menurut dan jenis ooyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): | (2) Rincian umur dari angsuran pernb yaan konsurren, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank bank sehubungan dengan transaksi kerja | (4) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan | membagi risiko tidak tertagihnya niutang tersehuit dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: | (5) Perdapatan pembiayaan konsumen yang bslur diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdaserkan objck pembiayaan: | (7) Tingkat suku bunga rata-raza per :ahun, dan | | (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jamiran atas utang. | b) Tagihan Anjak Piutang v Yang harus diungkapkan anta-a lain: | (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutarg dan pendapatan anjak piutang (tanpa | revuurse) serta pendapatan anjak piutang | tangguhan (dengan recourse): dan | (2) Pengungkapan mengerai tingkat bunga, jatuh | tempo dan jumlah piutang yang d peroleh serta ikatan penting yang diatur dalam berjanjian anjak piutang. | Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan
Page 18 OCR 0.892
Page 18 of 63 pihak ketiga, (2) rekonsiliasi anta-a investas sewa bruto dan nilai | kini piutang pernbayaran sewa minimum pada akhir | periode nelaporan. Ni samning itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akair periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun | (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun | (c) lebih dari lima tahun | (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yarg diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas | pembayaran sewa minimum, | (b) rental kontinjen yang ciakui sebagai pendapatan | dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material, d) Piutang Sewa Operasi v Yang harus diungkapxan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa rrinimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, | (a) kurang dari satu tahun | (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun | (Cc) lebih dari Ima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai | | perdapatan pada periode, dan | ) (3) penjelasan urrum isi perjanjian sewa lessor. | 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diurgkapkan antara lain: | v a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan | b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya | piutang retensi. | 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan | v Yang harus diurgkapkan dalam pos ini antara lala tagihar bruto dari setiap kontrak koastruksi, Dalam penjelasan tagiran sersebut, juga harus dirinc dalam | bentuk tebel yatu : a) diaya kontrak yang terjadi, b) aba yang diakui: Cc) serugian yang terjadi, dan d) dekerjaan yang sudah dtagih (termin). 8) | piutang Reverse Repo | vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mergenal jenis dan jurla1 Efek yang | |
Page 19 OCR 0.846
Page 19 of 65 ditransaksikar : b Tanggal dan harga dlaxukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, c d Nama pihak/counterparty, Lokasi Efek jaminan e Tingkat bunga plutang reverse repo, f) Cadangan keragian penuruaan nilai (jika ada): dan @) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih Lv Yang harus diungkapkan antara lain: | a) Niai realisasi bersih pada saat diambilalih: | b) Selisih antara nilai rzalisasi bersih atas agunan yang | diarbilalih deryan saldo piulary yang lidak tertagih, dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk baya-biaya yang timbul setelah pergambilalihan aguyan tersebut. 4 13 — 10) | iutang Dividen dan Bunga v | Yang harus diungkapkan antara lain nncian jenis dan jumlah | tagihan div den, bunga, dan denda kepada pihak lain 11) | Piutang Lain-Lain | Yang harus diungkapkan antara lain: | |a) Rincian jenis dan jumlah piutang, v Catatan 7 dan 10 b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan v c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan ainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkari asel keuaryan v Catatan 5, 11, 18, 25, 3) lainnya sesuai klesi'ikasi yang dipisahkan antara pihak | 36 «etiga dan pihak berelasi. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (aj nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompox | V Catatan 5, 11 dan 25 dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi nelo pada seliap kelumpok aset v Catatan 11 keuangan berdasarkan clasifikasi, saik yang | disajikan pada pcs pendapatan komgrehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: | (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan v metoce suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai warar melalui laba rugij (4) biaya perolehan termasuk jurrlan prerrium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efzk | dimiliki hingga jatuh tempo, | (S) peringkat Efck utang berikut nama psmeringkat ! 1 | (jika ada). (6) uraian tentang alasar diambilnya keputusan menjual v untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajb diungkapkan : | (8) jumah yang direklasi'ikasi ke dan dari seliap | v
Page 20 OCR 0.898
13) Page 20 of 65 kategori: (b) alasan reklasifikasi, dan (c) sisa investasi dalarr kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. iB) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai aguran untuk Liabiitas azau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: i9| jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika adal, termasuk mutasinya, digisahxan antara aset keuangan yang mengalami penu-unan nilai dan aset keuangan yana tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. Catatan 6 | Catatan 5, 6, 7 dar 10 Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai zntara lain: a) name bank, dipisahkan antara pihak ketiga dam pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: c, d jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan hal-hal lain yang darat mempengaruhi kualitas pencairan depasita tersebut. v “ Catatan 4 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, h) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah investasi yang direklasif kasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang ciukur pada biaya perolahan. 15) 16) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan nengungkaran mengenai antara ain: a) Rincian jumlah nominal dan rilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, Cc) Iingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainrya. Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenei antara lain: Da) Rirciari unil penyerlaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penertit, kisaran tingkat burga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungsapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
Page 21 OCR 0.877
19) Page 21 of 65 Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rinciar berjasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jeris mata uang: 2) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lair: a) Rincian jurnlahi kredit berdasarkan jenis, rrala uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibil tas: ») Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perisde berjalan, c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diterikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: #) Rincian kredit bermasalan berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, @) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset ceuangan dan rasio jumlah cadancan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telan ditentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, h) Jumlah kredit yang direstrikturisasi berdasarkan jenis dan kalektibilitas, I) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi haik selaku pimpinan, agen, atau arggota sindikasi, ji) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang dizetapkan oleh Bank Indonesia, |) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 22) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang karus diungxapkar antara lain: la) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasa-kan pihak, meta uang, dan jatun tempo: 2) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadanga1 penghapusan dan mutas selama periode berjalan, Cc) Rincian jumlah tacihan dan liabilitas berdasarkan oihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurLnan nial tagihan akseptasi Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 22 OCR 0.858
Page 22 of 65 (1) total jumlah tercatat perseciaan dan jumlah nilai ! Catatan 8 tercatat menuru: klasifikasi yang sesuai bagi $ Perusahaan: | | (2) jumlah tercetal persediaan yang Uicalel dengar Nilai Wajar dikurargi blaya untuk menjual, (3) jumlah bersediaan yang diakui sebagai beban | | selama periode berjalan: | (4) jumlah seziap senurtnan niai yang diakui sebaga v | pengurang jumlah persediaan yang diakui sebaga! beban dalam periode berjalan, (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap | Lv penurunan nilai yang dakui sebagai pengurang jumlah sersed'aan yang diakui sebagai beban dalam ceriode berjalan: | | (6) kordisi atau peristiwa penyebab terjadinya | v pemulihar nilai perscdisan yang d'turunkan, | (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman | v | untuk persedizan yang memenuhi kriteria aset ! kualifikasian, maka diungkapkan: | | | (i) jumlah biaya pinjaman yang dikavitalisasi | selama perode berjalan: dar | | Ciij tarif kapitalisasi yang digunakan untuk | | menentukan jumlah biaya pinjamar yang | | layak cikapitalisasi. | (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang V Catatan 8 menerirta jemican, Jan alasan dijarninken, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, v | | Catatan 8 nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak | diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. ' b) Khusus Industri Perhotelan Lan Tambahan pengungkapan nilai tercazat persediaan | | menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: | | (l) Makanan dan minuman, | | | (2) Perlengkapan: dan | (3) Barang Dagangan. | 5) Khusus Industri Real Estat | 7 Tambahan pengungkapan antara lain: | (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasi'ikasi: ta) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan, dan | (Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang | pengikatan jual belinya telah berlaku namun | | penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang | | terkait yang akan dialihkan, bila ada, d) Tanah untuk Pengembangan vV | Tambatan pengungkapan antara lain:
Page 23 OCR 0.894
Page 23 of 65 (L) Lokasi, ILas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utanc. e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Materi program : lokal, impor (media te evis): (2) 3uku, kertas «oran, barang pra cetak (media cetak), (3) arang p-omosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pergungkagan antara lain: (L) Obat-obatan, (2) Perlengkapan rnedis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya » Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti kewan ternak manjadi: (B3) Hewan Ternak Tersedia uatuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat merurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan temak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhi- hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan ternak yang diasurarsikan, nilai pertanggungan asuransi dan risikc yang ditutup: (F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyaki:, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23! Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 24 OCR 0.870
Page 24 of 68 a) rircian menurut jenis dan jumlah rrasing-masinc pajaknya, dan b) uraian mengenai :umlah restitusi pajak yang diajukan can statusnya. 24) 25) 26) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. ibawah 596 dari jumlah seli.ruh aset Catatan 31d Dibawah 596 dari jumlah seluruh aset Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual ! Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasari (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimilik untuk dijual belum dapat direalisasisan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yany dapat rmemperpenjeny periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yarg berlaku: dan (G) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebegai aset yang dimiliki untuk dijual ztau kelompok lapasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki antuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sevagai dimiliki antuk dijual: dan ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian Fakta can keadaan yang mengarah kepada keputusan lersebul: dar (ce) dampaknya terhadap hasil operasi untuk neriode tersebut dan periode saj an sebelumnya. Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha | Yang harus diungkapkan antara lain : la) rinciar jens, nama pihak bere asi, den jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, c) jumlah cacangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan ! kolektif, dan penghapusan piutang: G) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadargan kerugian penururan rilai: dan &) dalam hal siutang berelasi non usaha disajikan da am aset lancar, hal tersebu: harus dibuktikan serta Giungkapkan alasarnya Catatan 7, 10 dan 36 Catatan 7 Catatan 7 dar 10 Catatan 7 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 25 OCR 0.882
Page 28 of 68 nama entitas asos asi: persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk Jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: alasan tidak adanya pengaruh sigvifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2085 (dua puluh perseratus) hak suara atau yak suara potersial investee secara langsung atau tdak langsung, F) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, kerika laporan keuangan tersetut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berheda, sifat Jan Jnykatari setiap peribatasan signifikan alas kemampuan entitas asosiasi uniuk mentrans'er dana kepada Perusahaa1, h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi enti-as asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulalif, ) bagian atas liabilitas kontinjens entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: i) labilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Llabilitas entitas asoslasi, dan €) ringkasan informasi kelangan entitas ascsiasi, secara iadividual atau dalam kelompa»k, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. b d 3 Catatan 11 28) | Khusus Industri Konstruksi | Jaminan | Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jurnlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) 30) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam nelaksanaan pembangunan HTI, yang dsajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan: Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: ia) Dasar pergukurar hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, Ic) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan | (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaa1 ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 26 OCR 0.870
Page 26 of 63 3) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincan nilai terzata: can akurnulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercata- awal sahua dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompek selama palinc sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Niai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman, (5) Perbandiagan saldo tanaman belurr menghasilkan selama paling secikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanamar belum menghasi kan sebagai berikut: (a) Saldo awal i. Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi dlepresiasi luar hiasa Cb) Ii. Pengurangan lehun berjalan li. Jumlah yang direklasifikasi k2 tanaman teah menghasilkan (c) Pengurangan lainya (d) Saldo akair, (2) Nilai tanamar dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milk peruszhaan (inti) dan tanamar yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan ! plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | khusus Industri Peternakan | v | Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang | Yang harus diungkapkan antara lain: | a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hawan ternak telah | menghasilkan, b) Rekensiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tian kelompok selama palirg tidak 2 tahun terakhir, z) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lakasijarea peternakan, 2) Kondisi hewan ternak, F) Persentase kematan selama tiga tahun terakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, | | I) Nilai cadanga1 kematian atau metode penghapusan | langsung, jka ada, | j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan | kematian, jika ada: dan |) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nara pihek yang | menerima jaminan. 33) | Properti Investasi 3) Yang harus diungkapker antara lain: (4) model pengukuran setelah pengakuan awal yang Catatan 2n
Page 27 OCR 0.862
») d) Page 27 of 65 digunaxan, mocel Nilai Wajar atau model biaya: (2) metode can asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Progerti Investasi, (3) pernyataan bahwa penenzuan Nilai Wajar | didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan fakter lain karena sifat properti tersebut dan sete-batasan data pasar yang dapat diperbaridingkanj (4) nama Penilai, tangcal penilaian, dan tanggal | laporan penilaian terakhir: jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: pengnasilan sewa dari Properti Investasi: 1 beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan | perubaham kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang | menggunakan mode biaya ke kelompok aset yang mergguaakan model Nilai Wajar, ! keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau | pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan kewajiban kontraktual urtuk merrbeli, | membangun atau mengembangkan Properti Inveslasi alau unluk perbeikan, pemelitaraen atau peningkatan, | Khusus untuk Properti Irvestasi yang menggunakan model Nla Wajar, selain pengungkapan sehagaimana | dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Proserti Investasi pada awal dan akhir pericde dergan menunjukkar penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Irvestasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelapora1 keuancan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: fo) jumlah agregat dar. pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan ib) penyesuaian signifika1 lain. Khusus urtuk Properti investasi yang menggunakan model biaya, selair pengungkapar sebagaimana dimaksud dalam huruf 3) ditambahkan pengungkapan antara lain: (L) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusulan Pruperli Irveslasi bala awel Jan aknir periode dengan menunjukkan penambanan, pengurangan, dan reklasifikasij (3) jumlah penyusutar untuk masing-masing perinde penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi denurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan -ugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (5) Nilai Wajar Preperti Investasi, Khusus urtuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: ic & ie (1) rincian Properti Investasi dalam proses Kh Catatan 13 Catataa 2n Catatan 13 Catatan 13
Page 28 OCR 0.829
Page 28 of 68 pembargunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelenjutan penyelesaiari, (5) jumlah bengeluaran yana diakui dalam jumlah | tercatat Properti Investasi dalam proses pembargunan dan pengembangan: daa (6) dalarn kal terdapat kapitalisasi bieye pinjaman untuk properti investasi ya1g memenuhi kriteria aset kualitikasian, maka wajib diungkaskan: Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kasitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak Gikaritalisasi. 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 3) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara v Catatan 14 terpisah berdasarkan kepemilikan asel yailu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, | b) rekonsliasi jumlah tercarat bruto dan akumulasi v penyusutan Aset Tetap nada awal dan akhir periode dengan menunjukkan senambahan, pengurangan, dan reklasifikas : 2) jumlah penyusutan unzu« masing-masing sericde v penyajan dan alokasi seban penyusutan, | d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang v diakui dalam aba rugi dan ekuitas (jika ada), 2) jumlah komitmen kontraktua! calam perolehan Aset v Tetap: | Ph) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan v yang dimasukkan dalam laba rugi, ababila tidak : dlungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, | 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan paca jumlah revalLasia1, , yang harus diungkapkan: v | (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian) (21 tanggal efektif persetujuan dari Direktoret Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Te:ap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revalLasian, (3) nama Penlai dar tanggal laporan penilaian terakhir, 14) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam | mengestimasi Niai Wajar aset: | (S) jumlah tercetat untuk setiap Aset Tetap seandanya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan ailzi, yang menunjukkan arubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. | h) Khusus untuk Aset Ietap dalam sroses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: | (dyrincian Aset Tetap yanc sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nila kontrak, 13)estimasi saat penyelesaian, (9) hambatan kelanjutan penyelesa'an (jika ada), | (S)jumlah sengelaaraa yang diakui dalam jumlah tercatat v | aset tetap dalam pembangunan: can LL (6) dalam tal terdabat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kLalifikasian, maka | Catelan 14 Jan wajib diurgkapkan: | Laporan Arus Kas
Page 29 OCR 0.868
Page 29 of 68 (2) jumlah biaya pinjaman yang dikasitalisasi selarma periode berjalan, dan (h) tarif kasitalisasi yang digurakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. i) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak d pakai sementara, (2, jumlah tercatat Eruto dari setiap Aset Tetar yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3hjumlah tercatat Aset Tetan yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikas kan sebagai tersecia untuk dijual: (4) dalam hai model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabia berbeda secara rrateral dari jLmlah tercatat, (S)aila buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakLannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan ni ai: (9) Jurriaa aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jarninan dan elasan penjaminan: da (10) Jenis dan nila aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, Jan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikar agar diungkapkan alasannya. & SKS SKL X SL X1 | ikhusus untuk gerusahaan yang memiliki kegiatan hulu Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acrsage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berkubungar, peralatan kantor, kendaraan, ! sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (3) Lokasi penambangan: (b) Sado awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing- masing lokasi penambangan, dan (d) Sado akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldc aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolextabilitas tagihan tersebut dalam bentuk Tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diurgkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jamlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos | laporan laba rugi komprehensif, C) rekonsiiasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi | amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir pe'iode | dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan | reklasifikasi, | d) calam hai terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset Catatan -7 Catatan 17
Page 30 OCR 0.881
Page 30 of 65 yang memenuhi kriteria aset «ualitikasia1, maka harus ciungkapkan: (15 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: jumlah tercatat Aset dan faktor sign fikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setap Aset Takberwujud yang material terhadap aporan keuangan Perusahaan, Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (Li) Nilai Wajar pada pengakuar awal atas aset-aset tersebut, (2) jurnlah tertalalnya: Jari (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model hiaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Ase: lakberwujud yang merjadi jaminan untuk Liabilitas, 1) nilai komitmen kantraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: 1) Aset Taxberwujud disajikan pada jum ah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif sevaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang d'revaluasi: (4) metoda daa asumsi sigrifikan yang digunakan dalarn mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takbe-wujad seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rug penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode Jan pembztasan-pembetasan distr busi salco surplus kepada para pemecang saham. e 9 37 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang mamuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. Dibawah 594 dari jumlah seluruh aset b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang narus diungkapkan antara lain: (4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksp'orasi dan evaluasi pertambangan. Catatan 15 c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
Page 31 OCR 0.941
Page 31 of 65 pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata- ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumtah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. Catatan 2r d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, (ch Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Catatan le dan 15 Liabilitas 1 Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga
Page 32 OCR 0.926
Page 32 of 65 dan pihak berelasi: v Catatan 20 b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan v menunjuk pos-pos yang berhubungan. v 2 | provisi v a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (8) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya - ekonomi, - (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual v Catatan 23 Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 4 Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). ? Khusus Industri Perbankan v a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
Page 33 OCR 0.923
(2) (3) (4) (5) (6) (1) (2) (3) (4) (5) Page 33 of 65 Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) 1) 2 3) 4) (5) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : Rincian berdasarkan program asuransi, Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: Rincian berdasarkan mata uang: Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan Rekonsiliasi jumlah pada awai dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. (1) 2) (3) K3) b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung, Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan Jumlah utang menurut mata uang. @) 2 (3) | c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: Jumlah menurut jenis asuransi: Jumlah menurut tertanggung, Jumlah menurut mata uang, dan Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. @) 2) (3) @ (5) d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: Jumlah menurut program asuransi, Jumlah menurut jenis pertanggungan: Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Metode perhitungan yang digunakan: dan Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. fe) e) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
Page 34 OCR 0.931
Page 34 of 65 berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, h) Titipan Premi Tn Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. » Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pernegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan b) informasi mengenai ketetapan pajak, Catatan 22 Catatan 2y 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Lia S Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Iiabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. Catatan 24 14) Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan Catatan 19, 21, 24 Catatan 21
Page 35 OCR 0.920
Page 35 of 65 pihak berelasi: vV (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap Catatan 25 kategori, v (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas V keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default) b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang vV Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Rekiamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang vV dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : Catatan 21, 36 a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: / b) jumlah utang menurut mata uang: dan vV Catatan 37 c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang v berhubungan. 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga v Catatan 24 keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode v pelaporan: Cc) tanggal jatuh tempo: v @d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 v (dua belas) bulan: €) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, v Catatan 24 termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: v ? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
Page 36 OCR 0.937
» Page 36 of 65 default): jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) 9) d) e) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, Pa 0 . rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggai laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non- cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara Jain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (5) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.
Page 37 OCR 0.932
Page 37 of 65 b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: NN (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan - kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (4) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir, b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (4) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara vV Catatan 33 terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang BTA Catatan 2x
Page 38 OCR 0.933
(3) 4 (5) (5) Page 38 of 65 dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (c) Iuran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (imbalan yang dibayarkan, (9) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis, () curtailment, dan G) penyelesaian. analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak - selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: (e) iuran oleh peserta program, (P) imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesaian: rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (Bb) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal- hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut v termasuk: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10x (sepuluh per seratus): (f) biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtailment terutama terkait
Page 39 OCR 0.941
(7) (8) ke) (10) G1) “2 (13) (14) (15) Page 39 of 65 dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan - - (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program: Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dafam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat Catatan 33
Page 40 OCR 0.936
Page 40 of 65 tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: Ci) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan (il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: v (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi v risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ibu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang Untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. vV b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. vV d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai Ilabilitas kontinjen (jika ada). 24) | Utang Obligasi vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nomina! dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
Page 41 OCR 0.919
Page 41 of 65 b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, €e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: - - (1) uraian tentang persyaratan Utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (0) nilai nominal: (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (FP) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya, dan Ci) persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defavit): e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
Page 42 OCR 0.921
Page 42 of 65 f) persyaratan penting lainnya. 27) | Obligasi Konversi vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: : e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: |) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya Cc. Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan v akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk v pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan v Catatan 26 jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (4) Pemegang saham yang memiliki 5Y2 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki
Page 43 OCR 0.934
Page 43 of 65 saham, dan (3) Pemegang saham lainnya, @) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam Tidak ada periode berjalan: v perubahan modal (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan saham modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: an e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang - - dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah v saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 27 a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham, vV Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan v Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal v disetor, e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor v lainnya: f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas v sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Page 44 OCR 0.934
Page 44 of 65 Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. Catatan 1c 4 Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor: b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan @) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. Catatan 26 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, Catatan 28 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan &) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. » Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Laporan perubahan ekuitas konsolidasian 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Catatan 29 Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang Catatan 30 dan 36
Page 45 OCR 0.924
Page 45 of 65 berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi Gan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang vV melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v (1) Pendapatan kontrak konstruksi: - - (a) Jumlah pendapatan kontrak yang-diakui - - -| - —.- sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: v (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto, Catatan 30 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator V Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa beriaku tarif: d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan v Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan c) Pendapatan sewa.
Page 46 OCR 0.937
Page 46 of 65 4) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusis b) Subsidi tidak mampu: dan c) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalut kerjasama dengan pihak lain. 7) Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: v Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 2) Khusus Industri Perbankan v Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: c) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok v produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku:
Page 47 OCR 0.929
b) c) Page 47 of 65 (2) Biaya tenaga kerja: (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1079 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Catatan 31 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) b) 9 d) e) ) 9) h) Beban bahan, Beban jasa pelayanan: Beban pegawai, Beban penyusutan sarana medis: Beban pemeliharaan sarana: Beban asuransi: Beban langganan daya dan jasa, Beban depresiasi... . NN 12) Khusus Industri Asuran: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) ks) d) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) ko) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, Gaji dan beban pegawai lainnya: dan Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara tain: a) b) 9 Beban penjualan: Beban distribusi, dan Beban umum dan administrasi. Catatan 32 15) Khusus Industri Perbankan 3) b) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban
Page 48 OCR 0.948
Page 48 of 65 beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utarna. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi: (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. Diungkapkan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) -surat berharga dan Obligasi lisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: Catatan 33 Laporan Laba Rugi
Page 49 OCR 0.940
d) e) Page 49 of 65 keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) vb) c) 9) 8) P 9 komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (5 (6. (04 (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas fiabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, Catatan 34
Page 50 OCR 0.936
n » p)) 9) Dj Page 50 of 65 rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Tiabilitas. pajak tangguhan yang diakul dalam - laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen n) 0) p) kepada pernegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. Catatan 34 Catatan 3g dan 34c 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi Catatan 35
Page 51 OCR 0.923
Page 51 of 65 laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per vV saham, instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen V tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi vV dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v c d e. 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan $'A Catatan 36 pihak berelasi, yang jurnlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,5Yo (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota v keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan satdo, termasuk komitmen, yang diperiukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap vV total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total vV Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang v terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, v
Page 52 OCR 0.939
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing- Page 52 of 65 masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) (ea) (3) (4) (5) imbalan kerja jangka pendek: - imbalan pascakerja: imbalan kerja jangka panjang lainnya: pesangon pemutusan kontrak kerja, dan pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah : 1) 2) (3) nama entitas berelasi dengan pernerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. Catatan 36 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: () (2 (3) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, (5 kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode Catatan 37 Laporan Laba Rugi 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwifi atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba Catatan 12
Page 53 OCR 0.940
Page 53 of 65 rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba Catatan 12 rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui V dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain v selama periode tersebut: dan (5) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan v komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) v Catatan 12 dilakukan untuk setiap kelompok aset. v Catatan 12 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi v Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hat jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : V (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode- periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. c) Kesalahan Periode Lalu v Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling
Page 54 OCR 0.926
Page 54 of 65 awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (2) tanggai akuisisi, (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan v akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang vV diperoleh, (5S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh - Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang YA membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal v akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: v (ah jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, v misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk v setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Labilitas yang diambil alih, Catatan 1c SL (41) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai v Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi
Page 55 OCR 0.940
Page 55 of 65 utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena v Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam vV laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi vV memiliki kurang dari 10099 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan v secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi v yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas v hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang v menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Page 56 OCR 0.929
Page 56 of 65 informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (C0) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual v atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan ng liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi v bisnis, jika ada, 4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, v (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau v kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan vV LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara kesejuruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (Ll) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
Page 57 OCR 0.947
Page 57 of 65 Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen, (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Iiabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa — Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: Ii. negara domisili Perusahaan: dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: i. negara domisili Perusahaan, dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Catatan 39 28) Operasi yang Dihentikan
Page 58 OCR 0.942
Page 58 of 65 a) Yang harus diungkapkan antara lai (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset Gan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (& (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan vV Catatan 25 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat
Page 59 OCR 0.914
Page 59 of 65 perbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nitai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah v Catatan 1c dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, vV c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi vV sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v Catatan 21 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah vV Catatan 11 Iiabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura v Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (Ll) metode yang digunakan untuk mengakui bagian v partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak vV lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. Catatan 21 33) | Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, vV bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: li. periode berlakunya perikatan, iii. “dasar penentuan kompensasi dan denda, iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, v seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Catatan 38 Catatan 38
Page 60 OCR 0.940
Page 60 of 65 periode berlakunya perikatan: ili. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan iv, sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan) (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan- batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan tiabilitas pajak tambahan: Ca) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya: (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. (Catatan 6, 8, 14, 19, 24 Catatan 19, 24 Catatan 40 Catatan 34 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko Catatan 37
Page 61 OCR 0.937
Page 61 of 65 sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (2) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. no b) Pengungkapan “sebagaimana dimaksud dalam huruf a) | terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36) | Khusus Industri Perbankan v a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto vV Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran v Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary v Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing- masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan v kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,
Page 62 OCR 0.934
Page 62 of 65 c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi- reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi. 38 Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perlode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. LL 4 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara tain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. Catatan 41 dan 42 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata- rata tertimbang harga saham pada tangga! eksekusi atau selama periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
Page 63 OCR 0.929
Page 63 of 65 (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata- rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham), 9g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat sotvabilitas, (3) Batas tingkat Solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syartah: dan d) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: c) Rasio keuangan penting, d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumnulasinya, dan Sehubungan dengan pembangunan sarana dan
Page 64 OCR 0.945
Page 64 of 65 prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalarn laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (LI) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Catatan 44 48) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. Catatan 45 47) Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
Page 65 OCR 0.948
Page 65 of 65 a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Emiten, Jakarta, 30 Maret 2024 PT Dian Swastatika Sentosa Tbk 3 Alex Sutanto Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×13
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.43
unresolved
org
Bapepam
p.56 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.