Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) telah melaksanakan Paparan Publik (Public
Expose) pada hari Kamis, tanggal 30 April 2026 yang diselenggarakan secara virtual
(online), dengan susunan acara/agenda sebagai berikut :
1. Pemaparan Kinerja Perseroan tahun buku 2025
2. Tanya – Jawab dengan partisipan
Peserta mengikuti Paparan Publik yang telah disampaikan melalui sarana pelaporan
elektronik (SPE) dengan surat No.021/Corsec-SSMS/IV/2026 dan juga pada website
Perseroan pada tanggal 27 April 2026.
Bersama ini kami sampaikan Laporan dari hasil pelaksanaan Paparan Publik tersebut.
PARTISIPAN
Total Partisipan - 32 Peserta (tidak termasuk manajemen & karyawan Perseroan)
Partisipasi - Direktur Utama (CEO) : Jap Hartono
Manajemen - Direktur (COO) : Akhmad Faisyal
- Direktur (CFO) : Jahja Tanudjaja Adelai
- Direktur (CMO) : Roshan Chakravarthy
- Direktur (CSO) : Henky Satrio Wibowo
- Head of Corporate Secretary : Deni Agustinus Damayanto
Partisipasi - Media
Lainnya - Perbankan
- Investor
- Analis
- Perorangan
Waktu 15.30 – 17.00 WIB
Page 2
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
DOKUMENTASI
Page 3
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
Page 4
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
Page 5
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
Page 6
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
Page 7
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
TANYA JAWAB
Daniel
ANALIS
1. Manajemen menyebutkan di slide 8 bahwa yield/ha ffb nucleus turun dari 27.0 ke 21.2
ton/ha dalam 4 tahun. Berapa target yield FY26, dan kapan manajemen
memproyeksikan pemulihan ke level >25 ton/ha ?
Jawaban :
Pada tahun 2025 terjadi penurunan produksi karena di Regional 1 terdapat lebih dari
18.000 hektare tanaman yang berusia 20–26 tahun. Sementara itu, di Regional 3 dan
4 terdapat tanaman yang berubah status dari TBM ke TM sehingga menyebabkan yield
menurun. Memasuki tahun 2026, perusahaan menargetkan pencapaian budget
sebesar 25 ton per hektare. Pada tahun 2026 target akan lebih tinggi dari 2025 karena
akuisisi PT SML.
2. Manajemen menyebutkan di slide 5 dan 16 bahwa DER tampak >3.6x pasca pinjaman
IDR 5.2 T untuk akuisisi PT SML senilai IDR 1,6 T. Berapa target leverage 2–3 tahun ke
depan, dan apakah ada rencana rights issue atau divestasi aset untuk memperbaiki
struktur modal ?
Jawaban :
Target leverage dalam 2–3 tahun diproyeksikan berada pada 2,0x hingga 2,5x.
Manajemen berkomitmen untuk menurunkan rasio DER secara bertahap.
Adapun opsi seperti rights issue maupun divestasi aset akan dikaji secara selektif
sesuai kebutuhan.
Vina
HARIAN KONTAN
1. Bagaimana perusahaan melihat outlook bisnis sawit di 2026? Apakah melanjutkan
tren positif seperti tahun 2025?
Jawaban :
Kami optimis Outlook bisnis sawit Indonesia di 2026 diproyeksikan tetap positif,
melanjutkan tren tahun 2025, dengan dukungan kebijakan pemerintah melalui
biodiesel (B40–B50), permintaan domestik yang kuat, serta harga global yang relatif
tinggi. Namun, pertumbuhan lebih banyak ditopang oleh produktivitas dan
keberlanjutan, bukan hanya orientasi ekspansi pada lahan.
Page 8
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
2. Bagaimana target produksi CPO, palm kernel, dan TBS untuk 2026?
Jawaban:
Kami menargetkan pertumbuhan produksi dua digit 10-15% dibandingkan tahun
sebelumnya, sebagai bukti komitmen kami untuk terus berkembang secara
berkelanjutan. Dengan strategi yang terarah, inovasi yang konsisten, serta dukungan
penuh dari seluruh tim untuk dapat melakukan efisiensi untuk menunjang
pertumbuhan.
3. Sejauh mana potensi implementasi B50 akan mempengaruhi permintaan dan harga
jual produk? Apakah perusahaan melihat adanya peluang peningkatan volume
penjualan dari kebijakan B50?
Jawaban:
Kebijakan B50 menjadi katalis penting bagi industri sawit nasional karena
memperkuat serapan domestik CPO sekaligus menjaga keseimbangan pasokan
untuk ekspor. Kami melihat Indonesia memiliki keunggulan karena biofuel berbasis
CPO mampu menopang sektor agrikultur domestik, sebagaimana Amerika Serikat
memiliki soya oil dan Eropa red oil serta sunflower oil.
Saat ini SSMS belum berencana masuk ke bisnis biodiesel dalam waktu dekat.
Pembangunan pabrik biodiesel membutuhkan waktu panjang dan pembiayaan proyek
yang besar. Untuk sementara perusahaan memilih menikmati kenaikan permintaan
CPO, di waktu itu kita juga akan lihat apakah ada peluang untuk mengakuisisi
biodiesel plant.
4. Berapa alokasi capex 2026 dan prioritas penggunaannya?
Jawaban:
Perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp600
miliar untuk tahun 2026.
Biaya ini difokuskan untuk Pembangunan dan infrastruktur di perkebunan kami, guna
mendukung operasional serta pertumbuhan kinerja kami.
5. Apakah ada rencana tambahan pabrik baru atau peningkatan kapasitas pabrik
pengolahan sawit tahun ini?
Jawaban:
Saat ini kami memusatkan perhatian pada ekspansi bisnis yang sejalan dengan visi
dan misi Perseroan. Dengan strategi yang terarah, inovasi berkelanjutan, serta
komitmen untuk menghadirkan solusi terbaik, kami yakin langkah ini akan menjadi
fondasi kuat dalam mewujudkan pertumbuhan dua digit yang kami targetkan
Page 9
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
6. Bagaimana proyeksi kinerja keuangan 2026 dibandingkan pencapaian 2025?
Jawaban:
Sama seperti target kami pada operasional tadi, target kinerja keuangan ditetapkan
pada pertumbuhan dua digit sebesar 10–15% dibandingkan realisasi tahun
sebelumnya. Proyeksi ini didukung oleh peningkatan efisiensi operasional, serta
optimalisasi startegi ekspansi. Selain itu, tren permintaan global yang positif dan
harga yang baik diharapkan turut memperkuat pencapaian target tersebut.
Rizki
EMITENNEWS
1. Bagaimana perseroan melihat outlook industri CPO untuk tahun ini ?
Jawaban:
Pertanyaan ini dijawab dengan jawaban yang sama dengan pertanyaan dari Vina –
Harian Kontan.
2. Bagaimana perseroan memiliah potensi B50 terhadap bisnis SSMS?
Jawaban:
SSMS menegaskan komitmennya untuk mendukung program tersebut, sejalan
dengan peran industri sawit dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dengan
produksi CPO Indonesia yang telah mencapai lebih dari 50 juta ton per tahun,
perusahaan menilai kebutuhan domestik, termasuk untuk B50, masih dapat
terpenuhi.
Mengenai permintaan (demand) pasti akan ada, dan itu menjadi penopang pasar, yang
penting bagi kami adalah tetap fokus pada efisiensi dan menjaga daya saing.
3. Apakah perseroan melihat adanya peluang untuk industri CPO saat perang ini ?
Jawaban:
Prospek industri CPO pada tahun 2026 dipandang positif, seiring dengan adanya
program pemerintah B50. Indonesia memiliki biofuel yang berbasis pada sektor
pertanian, khususnya CPO, sehingga kebijakan B50 menciptakan permintaan dasar
(floor demand) yang kuat bagi industri ini
Page 10
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
Leont A.
INVESTOR
1. Sejalan program pemerintah Mulai 1 Juli 2026, Indonesia resmi hentikan impor solar
dan beralih ke B50—campuran 50% biodiesel sawit + 50% solar.
Jawaban:
Sebagai perusahaan yang bereputasi baik dan memiliki kinerja profitabilitas yang solid,
SSMS mendukung program pemerintah dalam implementasi B50. Program ini
diperkirakan akan menciptakan permintaan dasar (floor demand) yang stabil,
sehingga secara otomatis memberikan dorongan terhadap kenaikan harga. Faktor
pendukung lain mencakup konsistensi kebijakan energi terbarukan, peningkatan
konsumsi domestik, serta peluang ekspor yang lebih kompetitif, yang bersama-sama
memperkuat prospek pertumbuhan perusahaan.
Biodiesel minimal membutuhkan 18-24 bulan sehingga SSMS sementara akan enjoy
dengan kenaikan harga CPO dahulu. Jika ikut supply, langkah apa yang ditempuh
perseroan tanpa mengganggu produksi yang ada.
2. Bagaimana SSMS melihat peluang tersebut?
Apakah ikut berperan dalam supply biodiesel?
Jawaban:
Biodiesel minimal membutuhkan 18-24 bulan sehingga SSMS sementara akan enjoy
dengan kenaikan harga CPO dahulu. Jika ikut supply, langkah apa yang ditempuh
perseroan tanpa mengganggu produksi yang ada.
Ahmad Sahid
IQPLUS
1. Terkait hasil RUPS (khususnya pembagian dividen), apa pertimbangan perusahaan
melakukan pembagian dividen?, kapan Cum&Ex Dividen, recording date, serta
pembayaran akan dilaksanakan ?
Jawaban:
Perseroan berkomitmen secara konsisten memberikan dividen kepada para
pemegang saham. Hal ini sesuai dengan komitmen Perseroan untuk memberikan nilai
tambah bagi para pemangku kepentingan.
Untuk jadwal pembagian Dividen SSMS dapat dilihat pada situs IDX, Perseroan akan
mengumumkan rencana pembagian dividen pad atanggal 5 Mei 2026.
Page 11
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
2. Selain dialokasikan untuk dividen, sisa laba perusahaan di alokasikan kemana saja?
Jawaban:
Dialokasikan sebagai laba ditahan dan cadangan dana Perseroan
3. Apakah ada rencana aksi korporasi pada tahun ini ?
Jawaban:
Perusahaan senantiasa melakukan perencanaan atas berbagai kemungkinan strategi
untuk langkah ke depan. Pada tahun ini, apabila terdapat rencana aksi korporasi, hal
tersebut akan diumumkan secara resmi sesuai dengan mekanisme dan ketentuan
regulasi yang berlaku. Penetapan kebijakan ini didukung oleh komitmen terhadap
transparansi, kepatuhan terhadap aturan pasar modal, serta upaya menjaga
kepercayaan pemegang saham.
Atep Yulianto
INFO SAWIT
1. Apa strategi perusahaan dengan adanya peningkatan harga pupuk dan energi?
Jawaban:
Dalam hal kenaikan harga pupuk dan energi merupakan faktor eksternal yang berada
di luar kendali Perseroan. Dalam rangka menjaga kinerja keuangan, Perseroan tetap
melakukan pengendalian biaya dan peningkatan efisiensi operasional sebagaimana
telah dikomunikasikan sebelumnya.
2. Apa persiapan perusahaan dalam upaya menghadapi EUDR di akhir 2026?
Jawaban:
SSMS memiliki kesiapan yang memadai dalam memenuhi ketentuan European Union
Deforestation Regulation (EUDR), khususnya terkait kewajiban penyediaan
traceability yang menunjukkan kepatuhan terhadap prinsip non‑deforestation serta
implementasi Hak Asasi Manusia (HAM). Selain itu, SSMS telah memenuhi dan
mematuhi berbagai sertifikasi nasional dan internasional, antara lain ISPO, ISO, RSPO,
serta sertifikasi lainnya yang dipersyaratkan oleh para pembeli.
Page 12
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
Tanggal 30 April 2026
Waktu 15.30 WIB
Risalah Kegiatan Paparan Publik Tahun 2026
Brillian Arbianto Kuswandi
TUNTUN SEKURITAS
1. Dengan adanya resiko El Nino yang telah diperingatkan oleh BMKG, BRIN, dan WALHI
yang akan mempengaruhi Indonesia di wilayah selatan dan Kalimantan mulai bulan
April ini, bagaimana SSMS memitigasi dampaknya terhadap kebun terkhususnya FFB
yield dan OER?
Jawaban:
SSMS memahami resiko El Nino kami mengupayakan pencegahan seperti water
capture dan lain lain, sebenarnya karena tahun ini lebih kering SSMS memiliki
kesempatan lebih banyak untuk memupuk.
2. Harga urea global hingga April ini naik sekitar 52% y/y dan World Bank memperkirakan
kenaikan urea bisa mencapai sekitar 60% pada 2026. Apa strategi perusahaan untuk
mengamankan pasokan pupuk dan menekan cost?
Jawaban:
Memperketat pemakaiannya contohnya untuk dinas jika tidak harus datang ke HO
bisa dilakukan secara online. Penggunaan pupuk tetap sesuai dengan budget yang
sudah dianggarkan dan juga pengaplikasiannya sesuai tidak redundant / repetisi.
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
CEO
· Direktur Utama
p.1
unresolved
—
COO
· Direktur
p.1
unresolved
—
CFO
· Direktur
p.1
unresolved
—
CMO
· Direktur
p.1
unresolved
—
CSO
· Direktur
p.1
unresolved
org
PT SML.
p.7 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.