Back to announcement
20240418_GOOD_Laporan Informasi dan Fakta Material_31627193_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review GOODSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109
Bogor, 02 April 2024
No. Laporan : 00332/2.0109-05/BS/10/0069/1/IV/2024
Kepada Yth. :
DIREKSI DAN KOMISARIS
PT SINARNIAGA SEJAHTERA
Jl. Wahab Affan No. 135 RT 002 RW 002
Kel. Medan Satria, Kec. Medan Satria
Kota Bekasi
Jawa Barat
Perihal : Revisi Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha
Dengan hormat,
Sehubungan dengan tanggapan surat Otoritas Jasa Keuangan kami Kantor Jasa Penilai Publik Febriman
Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau “Kami”) telah memperoleh izin usaha dari Menteri
Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 459/KM.1/2020 tanggal 17 September 2020 dan telah
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli
2019 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No.
STTD.PPB-41/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar
Modal. Mengeluarkan revisi laporan studi kelayakan untuk mengganti laporan nomor 00272/2.0109-
05/BS/10/0069/1/III/2024.
Identifikasi Status Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan Studi kelayakan ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan
Perseroan. KJPP Febriman Siregar & Rekan juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan
pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak
dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.
Identifikasi Klien (Pemberi Tugas)
Nama Pemberi Tugas : PT SINARNIAGA SEJAHTERA
Jenis Usaha : Perdagangan besar makanan dan minuman dalam kemasan
Alamat : Jl. Wahab Affan No. 135 RT 002 RW 002
Kel. Medan Satria, Kec. Medan Satria
Kota Bekasi
Kantor Cabang Bogor
Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
Jawa Barat 16129
Telp. : 0251-8397671
Email : fsr.bogor@fsr.co.id
Website : www.fsr.co.id
Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 2
JL febriman siregar dan
kantor jasa penilai publik
rekan
ET
ll
penilai aset, bisnis dan konsultan
Identifikasi Pengguna Laporan
Laporan Ditujukan kepada : PT SINARNIAGA SEJAHTERA
Laporan Diserahkan kepada : PT SINARNIAGA SEJAHTERA
Identifikasi Obyek
Yang menjadi obyek adalah penambahan kegiatan usaha Perseroan perdagangan obat tradisional dan
obat modern
Jenis Mata Uang Yang Digunakan
Dalam penugasan ini Nilai Pasar Wajar dinyatakan dalam mata uang Rupiah.
Maksud dan Tujuan Penilaian
Rencana Pemberi Tugas dalam kaitannya dengan penugasan adalah mengetahui kelayakan penambahan
kegiatan usaha Perseroan perdagangan Obat tradisional dan obat modern per tanggal 31 Desember
2023.
Tingkat Kedalaman Investigasi
Inspeksi
Inspeksi telah dilakukan terhadap Perseroan, sesuai dengan penugasan yang diberikan. Dalam
melakukan inspeksi kami tidak mengalami keterbatasan untuk mengamati kegiatan operasional
Perseroan.
Penelaahan
Dari hasil inspeksi dan data / informasi yang diterima maka setelah dilakukan penelaahan, kami
tidak menemui data atau informasi yang tidak jelas dan tidak dapat diverifikasi kepada pihak
manajemen Perseroan atau pihak terkait lainnya.
Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan
Informasi yang relevan yang digunakan dalam proses penilaian, seperti data yang dipublikasikan, data
riset atau data yang diperoleh dari Pemerintah (antara lain data dari website data beta industri, data dari
website Damodaran berupa data Equity Risk Premium dan Rating-based Default Spread, data dari Bank
Indonesia berupa data ekonomi makro, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari asosiasi terkait
berupa data pasar serta data publikasi terkait lainnya) digunakan tanpa verifikasi dan disetujui oleh
Pemberi Tugas.
Laporan Studi Kelayakan
PT Sinarniaga Sejahtera ii
Page 3
JL febriman siregar dan
kantor jasa penilai publik
rekan
ET
ll
penilai aset, bisnis dan konsultan
Asumsi Umum dan Asumsi Khusus
Studi Kelayakan ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
penilaian.
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
4. Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dan mencerminkan kewajaran proyeksi
keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya.
5. Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi
keuangan.
6. Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan Kesimpulan Akhir.
8. Penilai Usaha telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan dari Pemberi
Tugas.
Analisa Makro Ekonomi dan Pasar
1. Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
ekonomi global diprakirakan tumbuh sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8% pada
2024 dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%,
didorong oleh konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir
tahun dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).
2. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga mendukung
ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2023 yang tercatat 3,3
miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang tetap kuat,
seperti batu bara serta besi dan baja.
3. Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy), menurun dari tahun sebelumnya sebesar
5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi oleh terjaganya
berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia yang
pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah.
4. Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya melemah 1,24% dari akhir Desember
2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan kembali masuknya aliran portofolio asing,
sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik dan tetap positifnya prospek
ekonomi Indonesia.
5. Pada kuartal kedua tahun 2023, industri makanan menyumbang hampir 34% dari Produk
Domestik Bruto (PDB) dalam sektor industri pengolahan. Di periode ini, industri makanan dan
minuman menjadi salah satu sektor yang tumbuh tercepat di industri pengolahan. Pada kuartal
Laporan Studi Kelayakan
PT Sinarniaga Sejahtera iii
Page 4
JL febriman siregar dan
kantor jasa penilai publik
rekan
ET
ll
penilai aset, bisnis dan konsultan
ketiga tahun 2023, pertumbuhan industri makanan menurun menjadi 4,39% dari tahun
sebelumnya, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 4,9%.
6. Nilai ekspor produk industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional dari Indonesia
mengalami peningkatan sebesar 8,78% pada 2023, dibandingkan tahun 2022. Total nilai ekspor
tersebut mencapai 543,7 juta dolar AS. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional, merupakan
sektor yang berkontribusi secara signifikan dalam menghasilkan devisa bagi negara.
7. Pasar obat bahan alam di seluruh dunia mencapai 200,95 miliar dolar AS pada 2023, setara Rp3.154
triliun (kurs Rp15.700/dolar AS). Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengembangan industri
di dalam negeri agar mampu bersaing secara efektif di pasar global.
8. Beberapa perusahaan makanan dan minuman tradisional seperti jamu (obat tradisional) herbal
sebagai pesaing usaha Perseroan antara lain, PT Angsana Dwitunggal sebagai distibutor Alanabi,
PT Multiverse Anugerah Chemindo, PT Bina Mitra Jaya Bersama, PT Subur Anugerah Indonesia,
PT Hinsa Sejahtera Indonesia, CV Wisnu JKW, PT Moringa Organik Lombok dan CV Vitorio
Jaya.
9. Berdasarkan data Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI), Indonesia memiliki 33 ribu spesies
bahan obat yang berpotensi menjadi bahan obat herbal. Saat ini, pemanfaatannya baru sekitar 800
spesies yang menjadi bahan jamu dan 30 spesies yang menjadi obat herbal terstandar, serta hanya
12-14 spesies yang menjadi fitofarmaka (obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan
khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik). Dari sumber daya alam tersebut, obat herbal
Indonesia memiliki potensi yang sangat besar baik di pasar lokal maupun global
10. Penjualan produk herbal dunia mencapai angka 60 juta US dollar atau setara dengan Rp 870
triliun/tahun. Sedangkan potensi penjualan jamu dan obat herbal di pasar domestik masih ada di
angka Rp 20 triliun dan ekspor Rp 16 triliun. Sehingga perlu peningkatan produksi jamu dan obat
herbal bagi Indonesia untuk bisa bersaing di pasar global
11. Dengan dukungan pemerintah, Indonesia tentu bisa memaksimalkan diri sebagai eksportir obat
herbal. Perkiraan penjualan jamu dan obat herbal nasional di Indonesia di tahun 2025 yaitu
mencapai Rp 23 triliun per tahun.
Analisa Kelayakan Model Manajemen
1. Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perdagangan Besar Obat Tradisional
(PBOT), PT Sinarniaga Sejahtera telah mempersiapkan tenaga kerja yang ahli yang dibutuhkan
untuk mendukung pelaksanaan operasional atas Perubahan Kegiatan Usaha tersebut.
2. Risiko-risiko yang dapat timbul antara lain, risiko fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang
asing, risiko tingkat suku bunga pinjaman dan risiko operasional bisnis distributor Perseroan.
3. PT Sinarniaga Sejahtera sebagai divisi distribusi GarudaFood Group memiliki sejumlah depo yang
melayani ratusan ribu outlet pelanggan di seluruh Indonesia. Guna memperluas jaringannya,
Laporan Studi Kelayakan
PT Sinarniaga Sejahtera iv
Page 5
JL febriman siregar dan
kantor jasa penilai publik
rekan
ET
ll
penilai aset, bisnis dan konsultan
Perseroan juga menjalin kerja sama dengan sub distributor besar yang tersebar mulai dari Aceh
hingga Papua.
4. PT Sinarniaga Sejahtera mengembangkan jaringan dengan cara patungan dengan perusahaan
distribusi didaerah, dan hingga saat ini cabang dan depo Perseroan tersebar di seluruh wilayah
Indonesia. Dengan jaringan distribusi yang luas, sejak tahun 1994 Perseroan telah menjadi salah
satu distributor FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) terbaik untuk kategori makanan dan
minuman.
5. PT Sinarniaga Sejahtera yang merupakan anak perusahaan dari PT Garudafood Putra Putri Jaya,
Tbk. (GPPJ) mendistribusikan semua produk yang dihasilkan GPPJ keseluruh Indonesia. Selain
produk dari GPPJ tersebut, produk yang didistribusikan oleh Perseroan adalah produk yang
dihasilkan oleh principle dari perusahaan afiliasi seperti PT Tudung Putra Putri Jaya (perusahaan
induk), PT Suntory Garuda Beverage, PT Hormel Garudafood Jaya, PT Mulia Boga Raya, Tbk.,
dan PT Garuda Elang Nusantara.
6. PT Sinarniaga Sejahtera memiliki beberapa Region seperti Region DKI, Region Jawa Barat, Region
Bali & Nusa Tenggara dan beberapa Region lainnya. Setiap Region membawahi sejumlah Depo
yang bertugas melayani ratusan ribu outlet pelanggan di seluruh Indonesia. Jaringan distribusi PT
SNS didukung dengan infrastruktur teknologi yang terintegrasi dari Gudang, tenaga kerja,
pemesanan, pengiriman barang hingga penagihan
Analisa Aspek Teknis
1. PT Sinarniaga Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan dan produk
makanan olahan. Perseroan bermaksud untuk melakukan penambahan kegiatan usaha pada 2 (dua)
bidang usaha, yaitu Perdagangan Besar Obat Tradisional (PBOT) untuk manusia dengan Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dengan No. 46442 dan Perdagangan Besar Obat Farmasi
(PBOF) untuk manusia dengan KBLI No. 46441 dan pelaksanan pekerjaan akan dimulai pada
triwulan II-2024 sampai dengan triwulan IV-2024.
2. Proses produksi PT Sinarniaga Sejahtera adalah menerima permintaan pengemasan minuman
ringan dan obat tradisional dari pelanggan, menerima bahan baku minuman ringan dan obat
tradisional dan obat kemasan dari pelanggan dan melakukan proses pengemasan minuman ringan
dan obat tradisional sesuai permintaan pelanggan dengan menggunakan mesin Tetra Bulk Aseptic
dengan kapasitas 120.000 ctn/bulan atau 1.440.000 ctn/tahun.
3. Perseroan memiliki sumber daya manusia yang dibutuhkan dengan adanya penambahan kegiatan
usaha industri minuman ringan dan produk obat tradisional. Dengan demikian ketersediaan tenaga
kerja untuk proyek oleh sponsor proyek cukup tersedia.
Laporan Studi Kelayakan
PT Sinarniaga Sejahtera v
Page 6
JL febriman siregar dan
kantor jasa penilai publik
rekan
ET
ll
penilai aset, bisnis dan konsultan
Analisa Kelayakan Aspek Keuangan
1. Asumsi Proyeksi selama 5 tahun berdasarkan tingkat keyakinan manajemen, dalam proyeksi
business plan yang disusun oleh Manajemen sudah terlihat perkembangan bisnis yang diharapkan,
terhitung mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2028.
2. Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata uang
Rupiah. Tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi berdasarkan data
Bank Indonesia bulan Desember 2021 untuk bank Persero adalah sebesar 9,41%.
3. Analisis Kelayakan Proyek obat modern adalah sebagai berikut:
Net Present Value yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp.
110.000.000,-.
Internal Rate of Return yang dihasilkan menunjukkan angka sebesar 34,11% dimana lebih besar
dari discount rate yang diguuakan sebesar 10,47%.
Profitability Index yang diperoleh adalah sebesar 1,29 yang berarti lebih besar dari 1.
Break Event Point yang diperoleh adalah sebesar 8,79%.
4. Analisis Kelayakan Proyek obat tradisional adalah sebagai berikut:
Net Present Value yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp.
14.792.000.000,-.
Internal Rate of Return yang dihasilkan menunjukkan angka sebesar 307,81% dimana lebih besar
dari discount rate yang diguuakan sebesar 10,47%.
Profitability Index yang diperoleh adalah sebesar 3,75 yang berarti lebih besar dari 1.
Break Event Point yang diperoleh adalah sebesar 84,30%.
Kesimpulan
Berdasarkan kajian, evaluasi keuangan dan analisis keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka rencana perubahan kegiatan usaha
tersebut di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan layak untuk dilaksanakan.
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK FEBRIMAN SIREGAR DAN REKAN
Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Rekan
Penilai Properti dan Bisnis (PB)
Ijin Penilai Publik No. PB-1.08.00069
MAPPI No. 92-S-00252
STTD No. PPB-41/PM.223/2019
Laporan Studi Kelayakan
PT Sinarniaga Sejahtera vi
Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.1
unresolved
org
PT SINARNIAGA SEJAHTERA
p.1 ×15
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.1
unresolved
org
KJPP Febriman Siregar & Rekan
p.1
unresolved
org
KJPP Febriman Siregar
p.1
unresolved
org
PT SINARNIAGA SEJAHTERA Identifikasi Obyek
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2 ×6
unresolved
org
Pusat Statistik
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia Triwulan IV-
p.3
unresolved
org
PT Angsana Dwitunggal
p.4
unresolved
org
PT Multiverse Anugerah Chemindo
p.4
unresolved
org
PT Bina Mitra Jaya Bersama
p.4
unresolved
org
PT Subur Anugerah Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Hinsa Sejahtera Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Moringa Organik Lombok
p.4
unresolved
org
PT Suntory Garuda Beverage
p.5
unresolved
org
PT Hormel Garudafood Jaya
p.5
unresolved
org
PT Garuda Elang Nusantara.
p.5
unresolved
org
PT SNS
p.5
unresolved
org
SIREGAR DAN REKAN Ir. Yohn PS Napitupulu
p.6
unresolved
person
Ir. Yohn PS Napitupulu
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
1307 ms
12 Sep 2026 23:04
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}