Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Jakarta, 27 Agustus 2026
No : 215/PYFA-CS/VIII/2026
Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.P. : Direktur Penilaian Perusahaan
Perihal : Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (“Public Expose”) Tahunan
PT Pyridam Farma Tbk.
Dengan hormat,
Dalam rangka memenuhi ketentuan Lampiran III.3.3.4. Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta
Nomor: Kep-00087/BEI/12-2025 tanggal 12 Desember 2025, tentang Peraturan Nomor I-E tentang
Kewajiban Penyampaian Informasi (“Peraturan BEI No. I-E”), bersama ini kami, PT Pyridam Farma
Tbk. (selanjutnya disebut sebagai “Perseroan”), sampaikan Laporan Pelaksanaan Paparan Publik
Perseroan (“Public Expose”) Tahunan sebagaimana terlampir yang telah dilaksanakan pada hari
Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.15 - 16.05 WIB yang diselenggarakan secara elektronik melalui
fasilitas zoom dari kantor Perseroan, beralamat di Sinar Mas Land Plaza Sudirman, Lantai 12, Jl.
Jenderal Sudirman Kav. 21, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta 12920.
Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Herdiasti Anggitya Dwisani
Sekretaris Perusahaan
Page 2
LAMPIRAN I
RINGKASAN RISALAH
PUBLIC EXPOSE
PT PYRIDAM FARMA TBK.
Perseroan telah melaksanakan Public Expose Tahunan pada hari Jumat, 21 Agustus 2026 pukul
15.15 – 16.05 WIB, secara elektronik melalui fasilitas zoom dari kantor Perseroan, Sinar Mas Land
Plaza Sudirman, Lantai 12, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi,
Jakarta 12920. Public Expose dihadiri oleh Direksi Perseroan yakni:
1. Lee Yan Gwan : Direktur Utama
2. Bedjo Stefanus : Direktur
3. Antes Eko Prasetio : Direktur
4. Sinta Lestari Ningsih : Direktur
Acara dibawakan oleh bapak Bapak Bedjo Stefanus, Bapak Antes Eko Prasetio, dan Ibu Sinta Lestari
Ningsih, masing-masing selaku Direktur Perseroan. Dalam sesi presentasi disampaikan mengenai
Paparan Kinerja Perseroan terkini, dengan pokok pembahasan antara lain sebagai berikut:
1. Konteks pasar;
2. Kinerja keuangan dan operasi terkini;
3. Kendala-kendala yang dihadapi;
4. Upaya peningkatan kinerja perseroan;
5. Peluang pasar; dan
6. Strategi bisnis perseroan tahun 2026.
sesuai dengan materi yang telah disampaikan melalui Surat Perseroan No. 209/PYFA-CS/VIII/2026
tentang Penyampaian Materi Public Expose Tahunan pada hari Selasa, 18 Agustus 2026.
Setelah selesai dilakukannya penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dimana
peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat kepada panelis Public
Expose atau Direksi Perseroan.
Berikut ini adalah pertanyaan peserta dan tanggapan dari anggota Direksi Perseroan dalam sesi tanya-
jawab:
Nama penanya: Pertanyaan:
1. Deffandi Nasrul – Investor 1. Terkait dengan rencana Right Issue, mengingat
2. Clementine - Investor statusnya ditunda dan bukan dibatalkan, apakah
ada indikasi dari manajemen mengenai kapan
pastinya rights issue PYFA akan direncanakan
ulang?
2. PYFA sudah mengumumkan akan melakukan
Rights Issue dan sekarang ditunda, bagaimana
statusnya sampai dengan saat ini?
Tanggapan:
Terkait PMHMETD II (Penambahan Modal dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II),
Perseroan masih dalam tahap penundaan dan akan terus
Page 3
memantau perkembangan pasar modal serta kondisi
makro ekonomi.
Jika kondisi pasar lebih kondusif dibandingkan dengan
saat ini, maka Perseroan akan meneruskan kembali
proses tersebut. Sebagai tambahan, Perseroan masih
memiliki waktu sekitar dua belas bulan terhitung sejak
RUPS terkait persetujuan PMHMETD II dilaksanakan,
yakni tanggal 22 April 2026, sehingga Perseroan masih
memiliki waktu sampai dengan tahun depan untuk
melaksanakan kegiatan PMHMETD II.
Nama Penanya: Pertanyaan:
Julius Suteja - Investor
Mengapa fokus pada area terapi kardiovaskular,
anestesiologi, dan metabolik/diabetes-obesitas?
Tanggapan:
Perseroan memilih enam therapeutic area dengan
mempertimbangkan tren kesehatan di Indonesia dan
global, termasuk priority diseases area yang menjadi
perhatian WHO. Pemilihan tersebut bertujuan agar
portofolio Perseroan tetap relevan dengan kebutuhan dan
tantangan kesehatan masyarakat, baik saat ini maupun
dalam jangka panjang.
Di Indonesia, terdapat pergeseran dari communicable
diseases (penyakit menular) ke non-communicable
diseases (penyakit tidak menular), yang sejalan dengan
fokus therapeutic area yang dikembangkan Perseroan.
Selain itu, keenam therapeutic area tersebut memiliki
kebutuhan (needs dan unmet needs) yang besar serta
peluang pengembangan teknologi dan inovasi kesehatan.
Mengingat proses pengembangan dan registrasi obat
membutuhkan waktu yang panjang, Perseroan menyusun
portofolio dengan mempertimbangkan relevansinya untuk
5–10 tahun ke depan guna mendukung keberlanjutan
bisnis Perseroan.
Nama Penanya: Pertanyaan:
Hendri Tjoe - Investor
Berapa besar potensi kapasitas tambahan dari Lini 3 dan
akan impact nya terhadap perseroan seperti apa?
Tanggapan:
Line 3 telah dibangun sejak sekitar dua tahun lalu dan saat
ini telah 100% terpasang serta diresmikan oleh Kepala
BPOM pada Juni 2026. Dengan kapasitas sebesar 80 juta
ampul, Line 3 meningkatkan total kapasitas produksi dari
Line 1 dan Line 2 sebesar 80 juta ampul menjadi 160 juta
ampul atau meningkat 100%.
1
Page 4
Dari sisi nilai rupiah, kontribusi Line 3 belum dapat dihitung
karena masih dalam proses perizinan BPOM, termasuk
inspeksi dan audit.
Saat ini, utilisasi Line 3 diperkirakan telah mencapai sekitar
80%. Sejalan dengan tingginya utilisasi tersebut,
Perseroan telah mempersiapkan Line 4 dan Line 5 yang
secara fisik telah dibangun dan selanjutnya menunggu
pemasangan mesin.
Nama Penanya: Tahun lalu PYFA telah melakukan konsolidasi beberapa
DAUD HS - Investor fasilitas Probiotec di New South Wales (NSW) ke fasilitas
baru di Kemps Creek.
Seberapa besar kapasitas produksi/CDMO fasilitas NSW
tersebut setelah konsolidasi, dan berapa tingkat
utilisasinya per Q2 2026? Selain itu, berapa target utilisasi
yang ingin dicapai PYFA dalam 1-2 tahun kedepan?
Tanggapan:
NSW merupakan konsolidasi dari empat fasilitas
Perseroan di Australia dengan kapasitas sekitar dua kali
lipat dibandingkan kapasitas sebelumnya. Sejak mulai
beroperasi pada Q4 2025, utilisasi fasilitas NSW saat ini
telah mencapai sekitar 50%, yang dinilai cukup baik dalam
periode awal operasional.
Perseroan juga masih terus memperoleh proyek-proyek
baru yang diharapkan dapat meningkatkan utilisasi
fasilitas NSW ke depannya.
2
Page 5
LAMPIRAN II
DAFTAR HADIR
PUBLIC EXPOSE
PT PYRIDAM FARMA Tbk.
1. DEWAN KOMISARIS
No. Nama Jabatan
1. Widjanarko Brotosaputro Komisaris Utama
2. Maura Linda Sitanggang Komisaris Independen
3. Charles D. Marpaung Komisaris Independen
2. DIREKSI (PANELIS)
No. Nama Jabatan
1. Lee Yan Gwan Direktur Utama
2. Bedjo Stefanus Direktur
3. Antes Eko Prasetio Direktur
4. Sinta Lestari Ningsih Direktur
5. PESERTA
Peserta yang hadir dalam Public Expose Perseroan Tahun 2026 antara lain adalah sebagai berikut:
No. Nama Perusahaan/Institusi
1. PAUL YOUNG Investor
2. Anak Agung Gede Agung Maha Putra Ritel
3. Andry Hizkia Individu
4. Wilson W Individu
5. Alianto liau Individu
6. David Investor retail
7. Yanto Hidayat Individu
8. Martin Wijaya Individu
9. Valent Intan Individu
10. Davin tandean Individu
11. Michael Fedrix Ericho Investor Ritel
12. SJ Hanso Individu
13. Sibarani Individu
14. William Giovanni Individu
15. Deffandi Nasrul Individu
16. Jeffri Individu
17. William Individu
18. Jeremy Individu
19. Daniel (Analyst) private equity holdings
20. Nicholas Lui Individu
21. Rahman syah Perorangan
22. Didi Russelven Investor Ritel
23. Lisnawati Individu
24. Daffa Ihza Pusdiklat PAL
25. Melisa Individu
26. Yuantonius Individu
27. Hendy Agustinus Individu
28. Jimmy Leonardo Individu
29. Dwi Pujangga Ramadhan Carfela Graha Mulia
30. Yuke Nur Fadhilah Kimia Farma
31. Lius Buntaran Individu
32. Daniel Individu
3
Page 6
33. Tommy Wahongan Individu
34. Michael sutoji Individu
35. Alex Gunawan Individu
36. Bilhaq Fajrinda XL
37. Jeffry Kristiyanto BCA
38. Yosua Sunarto Pribadi
39. Lie jie lim Individu
40. vina elvira KONTAN
41. Calvin Individu
42. Yustina Endang S Individu
43. Rizaldy Nazrin retail
44. William Antonius Individu
45. Cindy Valerine Ina Sekuritas
46. Daniel Analyst Private Equity Holdings
47. Daniel Individu
48. Alex gunawan Individu
49. Martin Wijaya Individu
50. Zidni Mubarok Individu
4
Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
—
PAUL YOUNG
p.5
unresolved
—
Anak Agung Gede Agung Maha Putra
p.5
unresolved
—
Andry Hizkia
p.5
unresolved
—
Alianto liau
p.5
unresolved
—
Yanto Hidayat
p.5
unresolved
—
Valent Intan
p.5
unresolved
—
Davin tandean
p.5
unresolved
—
Michael Fedrix Ericho
p.5
unresolved
—
SJ Hanso
p.5
unresolved
—
Sibarani
p.5
unresolved
—
William Giovanni
p.5
unresolved
—
Deffandi Nasrul
p.5
unresolved
—
Jeremy
p.5
unresolved
—
Daniel
p.5 ×2
unresolved
—
Nicholas Lui
p.5
unresolved
—
Rahman syah
p.5
unresolved
—
Didi Russelven
p.5
unresolved
—
Lisnawati
p.5
unresolved
—
Daffa Ihza
p.5
unresolved
—
Melisa
p.5
unresolved
—
Yuantonius
p.5
unresolved
—
Hendy Agustinus
p.5
unresolved
—
Jimmy Leonardo
p.5
unresolved
—
Dwi Pujangga Ramadhan
p.5
unresolved
—
Yuke Nur Fadhilah
p.5
unresolved
—
Lius Buntaran
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.