Back to announcement
20240405_AYLS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31625357_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted AYLSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1 OCR 0.939
Agro Yasa PT AGRO YASA LESTARI Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN FINANCIAL STATEMENTS FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2023 AND INDEPENDENT AUDITORS' REPORT Gedung Gondangdia Lama 25 Lt.3, 1B-C, Jl. RP. Soeroso No.25, Menteng, Jakarta Pusat 10330
Page 2 OCR 0.906
PT AGRO YASA LESTARI Tbk DAFTAR ISI SURAT PERNYATAAN DIREKSI LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN LAPORAN POSISI KEUANGAN -SPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS LAPORAN ARUS KAS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN HALAMAN! PAGE ii - vii TABLE OF CONTENTS DIRECTORS' STATEMENT INDEPENDENT AUDITORS' REPORT STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME STATEMENTS OF CHANGES IN EGUITY STATEMENTS OF CASH FLOWS NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Page 3 OCR 0.927
AABTO SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG Yasa TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE 1 (SATU) TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT REGARDING THE RESPONSIBILITY ON THE FINANCIAL STATEMENTS FOR THE 1 (ONE) YEAR PERIOD ENDED DECEMBER 31, 2023 PT AGRO YASA LESTARI, TBK Kami yang bertanda tangan di bawah ini : We the undersigned : 1. Nama Indra Jaya David Pardosi 1 Name Alamat Kantor Gedung Gondangdia Lama 25 Lt. 3 Ruang 18-C Office Address Jalan R.P. Soeroso No. 25 Jakarta Pusat Alamat Domisili Kota Bambu Utara RT.009 / RW.004, Kel. Kota Bambu Utara, Kec. Pal Merah, Address of Domicile Jakarta Barat Nomor Telepon 021-3918838 Telephone number Jabatan Direktur Utama / President Director Position 2. Nama Ricky Sastra Hidayat :N Name Alamat Kantor Gedung Gondangdia Lama 25 Lt. 3 Ruang 18-C Office Address Jalan R.P. Soeroso No. 25 Jakarta Pusat Alamat Domisili Jl. Strada No. 21 RT.006 / RW 003, Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta Address of Domicile Selatan Nomor Telepon 021-3918838 Telephone number Jabatan Direktur / Director Position Menyatakan bahwa : Declare that : 1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Agro Yasa Lestari Tbk, 2. Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: 3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan telah dimuat secara lengkap dan benar b. Laporan keuangan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material: 4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam PT Agro Yasa Lestari Tbk. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. 1. We are responsible for the preparation and presentation of the financial statement of PT Agro Yasa Lestari Tbk: 2. The financial statements have been prepared and presented in accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards: 3. 'a. All information contained in the financial statements is complete and correct: b. The financial statements do not contain misleading material information or fact, and do not omit material information and facts: 4. We are responsible for PT Agro Yasa Lestari Tbk internal control system. This statement letter is made truthfully. Jakarta, 28 Maret / March 28, 2024 Direktur Utama / President Director (indra Jaya David Pardosi) PT. AGRO YASA LESTARI Gedung Gondangdia Lama 25 Lt. 3, 18-C JI.RP. Soeroso No. 25 Menteng 10330 Jakarta Pusat - Indonesia T 46221391 8838 F 6221391 8838 Direktur / Director (Ricky Sastra Hidayat)
Page 4 OCR 0.940
N Dra Suhartati & Rekan KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERDAFTAR | REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS CPA Firm License No. KEP-708/KM.17/1998 No. : 00075/2.0119/AU.1/05/0165-1/1/11/2024 LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT. AGRO YASA LESTARI Tbk TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 Kepada Yth. Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi PT AGRO YASA LESTARI Tbk Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Agro Yasa Lestari Tbk (“Perusahaan”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. KAP Dra SUHARTATI & REKAN - Head Office Ji. Pinang Raya No.25 Rawamangun, Jakarta Timur 13220 Telp. #62 (21) 489 2234, Fax. 462 (21)4701291 | Email: kapss90ina@gmail.com: admin@kapss.co.id INDEPENDEN AUDITOR'S REPORT TO THE FINANCIAL STATEMENTS PT AGRO YASA LESTARI Tbk FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2023 To The Shareholders, Commissioners and Directors PT AGRO YASA LESTARI Tbk Opinion We have audited the financial statements of PT Agro Yasa Lestari Tbk (“the Company”), which comprise the statement of financial position as at December 31, 2023, and the statement of profit or loss and other comprehensive income, statement of changes in eguity and statement of cash flows for the year then ended, and.notes to the financial statements, including a summary of significant accounting policies. In our opinion, the accompanying financial statements present fairly, in all material respects, the financial position of the Company as at December 31, 2023, and its financial performance and its cash flows for the year then ended, in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. Basis of Opinion We conducted our audit in accordance with Standards on Auditing established by the Indonesian Institute of Certified Public Accountants. Our responsibilities under those standards are further described in the Auditors Responsibilities for the Audit of the Financial Statements paragraph of our report. We are independent of the Company in accordance with the ethical reguirements that are relevant to our audit of the financial statements in Indonesia, and we have fiulfilled our other ethical responsibilities in accordance with these reguirements. We believe that the audit evidence we have obtained is su cient and appropriate to provide a basis for our opinion.
Page 5 OCR 0.939
Dra Suhartati & Rekan KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERDAFTAR REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS CPA Firm License No. KEP-708/KM.17/1998 Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami adalah seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2f Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan dan Catatan 5 Piutang Usaha, atas laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2023, cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah sebesar Rp 4.891.075.590. Kami fokus pada area ini karena nilai tercatat atas besarnya nilai cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk atas piutang usaha tersebut, yang nilainya signifikan terhadap laporan keuangan. Bagaimana audit kami merespons hal audit utama Kami melakukan prosedur audit untuk merespon hal audit utama, kami memahami dan menguji pengendalian yang relevan atas identifikasi aset keuangan yang mengalami peningkatan risiko secara signifikan atau bukti obyektif penurunan nilai, melalui pengujian atas pengendalian penetapan rating internal dan melakukan pemeriksaan secara sampling atas dokumen piutang usaha. Kami memeriksa keakuratan data dan melakukan perhitungan ulang atas penurunan nilai yang dinilai secara individual. Informasi lain Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercanrum dalam laporan tahunan, tetapi tidak termasuk laporan keuangan dan laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini. KAP Dra SUHARTATI & REKAN - Head Office Jl. Pinang Raya No.25 Rawamangun, Jakarta Timur 13220 Telp. 462 (21) 489 2234, Fax. 462 (21) 470 1291 Email: kapss90ina@gmail.com: admin@kapss.co.id Key Audit Matter Key audit matters are those matters that, in our professional judgement, were of most significance in Our audit of the financial statements of the current period. These matters were addressed in the context Of our audit of the financial statements as a whole, and in forming our opinion thereon, and we do not provide a separate opinion on these matters. The key audit matters identified in our audit were as described in Note 2f Allowance for impairment losses on financial assets and Note 5 Trade Receivables, for the financial statements as of December 31, 2023, allowance for impairment losses on trade receivables amounted to Rp 4,891,075,590 . We focused on this area because of the carrying value of the large allowance for impairment losses formed on these trade receivables, which are significant to the financial statements. How our audit addressed the key uadit matter We have performed the folowing audit prosedure to address this key audit matter, we understood and tested the relevant controls over the identification of financial assets that have experienceda significant increase risk or obyektive evidence of impairment by performing control testing over the internal rating process and examining the trade receivable files on a sampling basis. We checked the accuaracy of data and recalculation the individual for impairment assessment. Other information Management is rresponsible for the other information. The other information comprises the information included in the annual report but does not include the financial statements and our audotors” report thereon. The anual report is expected to be made available to us after the date of this auditors' report.
Page 6 OCR 0.937
Dra Suhartati & Rekan KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERDAFTAR REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS CPA Firm License No. KEP-708/KM.17/1998 Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh kerana itu, kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas informasi lain tersebut. Hal lain Laporan keuangan PT Argo Yasa Lestari Tbk tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut diaudit oleh auditor independen lain yang laporannya nomor 00031/2.0713/AU.1/05/0163-1/1/111/2023 tanggal 24 Maret 2023 menyatakan suatu opini tanpa modifikasian atas laporan keuangan tersebut. Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan. Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan keuangan Perusahaan. KAP Dra SUHARTATI & REKAN - Head Office Jl. Pinang Raya No.25 Rawamangun, Jakarta Timur 13220 Telp. #62 (21) 489 2234, Fax. #62 (21) 470 1291 Email: kaj ina@gmail.com: admin@kapss.co.id Our opinion on the financial statements does not cover the other information and we wil not express any formof assurance conclusion thereon. Other Matters The financial statements of PT Argo Yasa Lestari Tbk as of 31 December 2021 and for the year then ended were audited by other independent auditors whose reports number 00031/2.0713/AU.1/05/0163- 1/1/11/2023 tanggal March, 24 2023, stated an unmodified opinion on those financial statements. Responsibilities of Management and Those Responsible for Governance of Financial Statements. Management is responsible for the preparation an1d fair presentation of the financial statements in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards, and for such internal control as management determines is necessary to enable the preparation of financial statements that are free from material misstatement, whether due to fraud or error. In preparing the financial statements, management is responsible for assessing the Company's ability to continue as a going concern, disclosing, as applicable, matters related to going concern and using the going concern basis of accounting unless management either intends to liguidate the Company or to cease operations, or has no realistic alternative but to do so. Those charged with governance are responsible for overseeing the Companys financial reporting process.
Page 7 OCR 0.930
Dra Suhartati & Rekan KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERDAFTAR REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS CPA Firm License No. KEP-708/KM.17/1998 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga : “ Mengidentifikasi — dan — menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya — kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal. “ Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan. KAP Dra SUHARTATI & REKAN - Head Office Jl. Pinang Raya No.25 Rawamangun, Jakarta Timur 13220 Telp. t62 (21) 489 2234, Fax. #62 (21) 4701291. Email: kapss90ina@gmail.com: admin@kapss.co.id Auditor's Responsibility for an Audit of Financial Statements Our objectives are to obtain reasonable assurance about whether the financial statements as a whole are free from material misstatement, whether due to fraud or error, and to issue an auditor's report that includes our opinion. Reasonable assurance is a high level of assurance, but is not a guarantee that an audit conducted in accordance with Standards on Auditing will always detect a material misstatement when it exists. Misstatements can arise from fraud or error and are considered material if, individually or in the aggregate, they could reasonably be expected to influence the economic decisions of users taken on the basis of these financial statements. As part of an audit in accordance with Standards on Auditing, we exercise professional judgment and maintain professional skepticism throughout the audit. We also: “ We also :Identify and assess the risks of material misstatement of the financial statements, whether due to fraud or error, design and perform audit procedures responsive to those risks, and obtain audit evidence that is su cient and appropriate to provide a basis for our opinion. The risk of not detecting a material misstatement resulting from fraud is higher than for one resulting from error, as fraud may involve collusion, forgery, intentional omissions, misrepresentations, or the override of internal control. “ Obtain an understanding of internal control relevant to the audit in order to design audit procedures that are appropriate in the Circumstances, but not for the purpose of expressing an opinion on the effectiveness of the Company's internal control.
Page 8 OCR 0.927
Dra Suhartati & Rekan KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERDAFTAR REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS CPA Firm License No. KEP-708/KM.17/1998 “ Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen. « Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha. “ Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar. Kami mengkomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit. Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan vi « Evaluate the appropriateness of accounting policies used and the reasonableness of accounting estimates and related disclosures made by management. « Conclude on the appropriateness of management's use of the going concern basis of accounting and, based on the audit evidence obtained, whether a material uncertainty exists related to events or conditions that may cast significant doubt on the Company's ability to continue as a going concern. If we conclude that a material uncertainty exists, we are reguired to draw attention in our auditor's report to the related disclosures in the financial statements or, if such disclosures are inadeguate, to modify our opinion. Our conclusions are based on the audit evidence obtained up to the date of our auditor's report. However, future events or conditions may cause the Company to cease fo continue as a going concern. “ Evaluate the overall presentation, structure and content of the financial statements, including the disclosures, and whether the financial statements represent the underlying transactions and events in a manner that achieves fair presentation We communicate with those charged with govemance regarding, among other matters, the planned scope and timing of the audit and significant audit findings, including any significant deficiencies in internal control that we identify during our audit. We also provide a statement to those charged with governance that we have complied with relevant ethical reguirements regarding independence, and communicate all relationships, and other matters that are reasonably considered to affect our KAP Dra SUHARTATI & REKAN - Head Office Jl. Pinang Raya No.25 Rawamangun, Jakarta Timur 13220 Telp. 462 (21) 489 2234, Fax. #62 (21) 470 1291 Email: kapss90ina@gmail.com: admin@kapss.co.id
Page 9 OCR 0.932
Dra Suhartati & Rekan KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERDAFTAR REGISTERED PUBLIC ACCOUNTANTS CPA Firm License No. KEP-708/KM.17/1998 mengkomunikasikan seluruh hubungan, serta hal- hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan jika relevan, pengamanan terkait. Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengkomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. independence, and where relevant, related safeguards. Of the matters communicated to those charged with governance, we determined those to be the most significant in our audit of the current period's financial statements and therefore the main audit matters. We describe the main audit matters in our auditors report, unless law or regulation prohibits public disclosure of the matter or when, in extremely rare circumstances, we determine that a matter should not be communicated in our report because the adverse conseguences of communicating such matter would be would reasonably be expected to outweigh the public interest benefits of the communication. Kantor Akuntan Publik/Public Accounting Firms Dra. SUHARTATI & REKAN Izin Usaha / Buss DULGANI, SE, MAk, CPA, CA, CPI. Licen: lo. 708/KM.17/1998 Pemimpin Rekan/Managing Partner Nomor Ijin Akuntan Publik/ Public Accountant License Number : AP. 0165 Jakarta, 28 Maret 2024/ March 28, 2024 KAP Dra SUHARTATI & REKAN - Head Office Ji. Pinang Raya No.25 Rawamangun, Jakarta Timur 13220 Telp. #62 (21) 489 2234, Fax. #62 (21) 470 1291 Email: kapss90ina@gmail.com: admin@kapss.co.id
Page 10 OCR 0.883
LAPORAN POSISI KEUANGAN Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 PT AGRO YASA LESTARI Tbk (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) STATEMENTS OF FINANGIAL POSITION As Of December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) ASET Aset Lancar Kas dan setara kas Piutang usaha Persediaan Pajak dibayar dimuka Beban dibayar dimuka Jumiah Aset Lancar Aset Tidak Lancar Aset tetap Aset pajak tangguhan Aset lain-lain Jumlah Aset Tidak Lancar JUMLAH ASET LIABILITAS DAN EKUITAS Liabilitas Jangka Pendek Utang usaha Utang pajak Biaya yang masih harus dibayar Jumlah Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang Liabilitas imbalan pasca kerja Jumlah Liabilitas Jangka Panjang TOTAL LIABILITAS Ekuitas Modal saham Agio saham Penghasilan komprehensif lain Saldo Akumulasi Defisit Jumlah Ekuitas JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS Catatan/ 2023 Notes 2022 253.881.425 2d, 22.4 202.217.004 20.314.212650 2f,2p,5 18.776.532.063 20.738.068.969 29,6 24.391.896.671 1.525.423.143 2m, 12a 1.525.423.143 14.283.337 2h,7 64.466.665 42.845.869.524 44.960.535.546 1663.625.000 2i, 2,8 1.812.699.951 1.520.994.512 2m, 116 1.078.488.914 21.000.000 21.000.000 3.205.619.512 2.912.188.865 46.051.489.036 7.872.724.411 -. 2k,2p,9 - 1.525.344.303 2m, 11b 1.549.855.542 1.009.474 9 4.582.161 1.526.353.777 1.584.437.703 65.724.067 2n, 10 46.333.713 65.724.067 46.333.713 1.592.077.844 1.600.771.816 42.671.160.000 12 42.671.160.000 7.058.160.000 13 7.058.160.000 75.030.287 - (6.344.939.095) (3.457.367.005) 44.459.411.192 46.271.952.995 46.051.489.036 47.872.724.411 ASSETS Current Assets Cash and cash eguivalents Trade receivables Inventories Prepaid taxes Prepaid expenses Total Current Assets Noncurrent Assets Fixed assets Deferred tax assets Other assets Total Noncurrent Assets TOTAL ASSETS LIABILITIES AND EAUITY Short Term Liabilities Trade payables Taxes payable Accrued expenses payable Total Current Liabilities Long Term Liabilities Post employment benefits obligation Total Long Term Liabilities TOTAL LIABILITIES Eguity Share capital Share premium Other comprehensive income Accumulated Deficit Balance Total Eguity TOTAL LIABILITIES AND EOUITY Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan/ See the accompanying to the financial statement which form an integral part of these financial Statements
Page 11 OCR 0.902
PT AGRO YASA LESTARI Tbk LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME For The Years Ended December 31, 2023 And 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ 2023 Notes 2022 Penjualan 3.739.341.400 2,14 8.987.252.297 Sales Beban pokok penjualan (3.492.750.000) — 21, 15 (8.392.500.000) Cost of goods sold Laba kotor 246.591.400 594.752.297 Gross profit Beban usaha : Operating expenses Beban penjualan - 21,16 (4.628.225) Selling expenses General and administrative Beban umum dan administrasi (2.576.763.600) — 21,17 (3.595.229.609) @expenses Laba (rugi) usaha (2.330.172.200) (3.005.105.537) Operating income (loss) Pendapatan (beban) di luar usaha 94512 2,18 338.228 Nonoperating income (expenses) Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan — (2.330.077.688) (3.004.767.309) Income (Ioss) before tax Manfaat (beban) pajak tanguhan 442.505.598 2m, 110 570.177.043 red income tax benefits (expense) Laba (rugi) bersih (1.887.572.090) (2.434.590.266) Net income (loss) Penghasilan komprehensif lain 15.030.287 - Other comprehensive income Jumlah rugi komprehensif (1.812.541.803) (2.434.590.266) Total comprehensive loss Rugi bersih per saham dasar (2217 19 (2.85) Net loss per basic shares Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan/ See the accompanying to the financial statement which form an integral part of these financial statements
Page 12 OCR 0.312
sjuswajejS (elduBuiy @Say3 JO Med jeJBOJul US LOL YOIYM JUSUSJBIS JEIJUBUI SU) Ol buMuedwoooe 8yj ses Jusyninjasay BJE98S uebuenoy ueJodej Jep UevyesidIS| Yep!) UelBeg ueyednIsw BueA ueBueney usJodej seje uejejeo 1eun zoz Jegwodog LE j0 Se o9uejeg Z6L LP 6SV Pb (Ge0'626'pp£'S) 18'0£05L 000”091-850”L 00009111927 ezoz Jegweseg 12 ObIes @woour snisusysidwod 1840 18702051 182 02051 : : 1e| jIssysudWwon uejiseu Gua £202 JeoA SSO17 JON (06072151881) (060”215'1881) - - : £zoz unyel usg Ibris zz0z Jeguadag LEO Se OJuejeg SGG S6” LLC9b (s00-296'151”2) - 000091850” 000”091”119”2p zgoz Jegwoseg L£ opies 2202 JeOA SSOT IN (99z069ptr'2) (992”069ptv2) : - - z20z unuel uisisg (ny zzoz Krenuer 040 se oduejeg — L9C£YS9OL/BP (62191222011) - 000”091”850”/ 000”091-L19Cp zzoz Henuer Lo OpIes Tunb3 jeioi yoyap pereinundy Swoou TunjwedSe1YS jendeo 2leys sejnyg uejunp NSYSG ISEINWNNY onsuayaiduod | weyes olby weyes (epow JOwOJUIBI psuayaidwoy uejiseybuag (pareys esmusyjo 1deoxg 'yerdny uj pessaldxg) (ureJ veyejeAuig yendey 'Yyerdny wejep veyifesid, az0z Pur £202 J0gWS92G L£ zz0z uep 202 Jegwasag L£ pepug sieap Oy1 104 auyeog BueA unyej-unyej ymun ALINDI NI SIONVHO JO SLNIWALVLS SVLINM3 NYHYENAId NY4OSYT XGL RIVLSIT VSVA OMOV Ld
Page 13 OCR 0.925
PT AGRO YASA LESTARI Tbk LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS Untuk Tahun Yang Berakhir For The Years Ended 31 Desember 2023 Dan 2022 December 31, 2023 And 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) Catatan/ 2023 Notes 2022 Arus Kas dari Aktivitas Cash Flows from Operating Operasi Activities Penerimaan kas dari pelanggan 941.396.400 5,14 2.784.966.494 — Cash receipts from customers Pembayaran kas kepada pemasok - 6915 (197.217.600) Cash payments to suppliers Pembayaran kas kepada karyawan (473.687.200) 17 (475.461.500) Cash payments to employees Pembayaran beban operasi (416044779) 15, 16 (2.831.950.358) Payment for operating expenses Arus kas bersih (digunakan untuk) Net cash flows (used in) diperoleh dari aktivitas operasi 51.664.421 (719.662.964) from operating activities Arus Kas dari Aktivitas Cash Flows from Investing Investasi Activities Arus kas bersih dari aktivitas Net cash flows from investing investasi - - activities Arus Kas dari Aktivitas Cash Flows from Financing Pendanaan Activities Arus kas bersih dari aktivitas Net cash flows from financing pendanaan - - activities Kenaikan (penurunan) bersih Net increase (decrease) kas dan setara kas 51.664.421 (719.662.964) in cash and cash eguivalents Kas dan setara kas, Cash and cash eguivalents, awal tahun 202.217.004 921.879.968 beginning of year Kas dan setara kas, Cash and cash eguivalents, akhir tahun 253.881.425 202.217.004 end of year Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan/ See the accompanying to the financial statement which form an integral part of these financial statements
Page 14 OCR 0.929
PT AGRO YASA LESTARI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggai dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended
31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless ofherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT. Agro Yasa Lestari Tbk ("Perseroan") didirikan
berdasarkan Akta Pendirian No. 13 tanggal 15
Februari 2010, oleh Ineu Mauleni S.H., notaris di
Surabaya. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan Nomor AHU-
25815.AH.01.01, tanggal 21 Mei 2010. Perseroan
tidak memiliki entitas induk.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami
beberapa kali perubahan, dan yang terakhir dengan
akta No. 09 tanggal 16 April 2021 oleh Dr. Agung
Iriantoro, SH, MH, Notaris di Jakarta dan telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat
keputusan No. AHU-AH.01.03-0241648, tanggal 16
April 2021
Perseroan mulai beroperasi secara komersial 21
Mei 2010.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar
Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan,
antara lain dalam bidang perdagangan,
perindustrian, pertanian dan jasa.
Perseroan berdomisili di Gedung Gondangdia 25,
Jalan. R.P Soeroso No. 25 Cikini Menteng, Jakarta
Pusat.
Entitas Induk
PT Agro Yasa Lestari Tbk, merupakan perusahaan
berdiri sendiri tidak memiliki induk maupun anak
perusahaan.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor
: S-17/D.04/2020 tanggal 31 Januari 2020, tentang
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran,
dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham
PT Agro Yasa Lestari Tbk., Pernyataan
Pendaftaran tersebut menjadi efektif.
Pernyataan efektif ini bukan — merupakan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas
kecukupan atau kebenaran keterangan yang
tercantum dalam Pernyataan Pendaftaran atau
dokumen — lampiranya — atau — menyetujui,
mengesahkan atau meneliti keunggulan investasi
pada perusahaan atau efek yang diajukan dalam
pernyataan pendaftaran tersebut di atas
PT. Agro Yasa Lestari Tbk (the "Company") was
established based on the Deed of Establishment No.
13 dated February 15, 2010, by Ineu Mauleni S.H.,
notary in Surabaya. This Deed of Establishment was
approved by the Minister of Law and Human Rights
of the Republic of Indonesia by Decree Number
AHU-25815.AH.01.01, dated May 21, 2010. The
Company does not have a parent entity.
The Company's articles of association have been
amended several times, and most recentiy by deed
No. 09 April 16, 2021 by Dr. Agung Iriantoro, SH,
MH, Notary in Jakarta and has been ratified by the
Minister of Law and Human Rights of the Republic
of Indonesia with Decree No. AHU-AH.01.03-
0241648, dated April 16, 2021
The Company commenced its commercial
Operations on May 21, 2010,
In accordance with Article 3 of the Company's
Articles of Association, the scope of the Company's
activities is, among others, in the trading sector,
industrial sector, agricultural sector and services
sectors.
The Company is domiciled at Gondangdia 25
Building, R.P Soeroso Street No. 25 Cikini
Menteng, Central! Jakarta.
Ultimate Parent Company
PT Agro Yasa Lestari Tbk, is an independent
company that does not have a parent or subsidiary
company.
. Company's Public Offering
Based on Financial Services Authority letter
Number: S-17/D.04/2020 dated January 31, 2020
regarding Notification of the Effectiveness of the
Registration Statement, for the Initial Public Offering
of PT Agro Yasa Lestari Tbk., the Registration
Statement becomes effective.
This effective statement does not constitute the
approval of the Financial Services Authority on the
adeguacy or correciness of the information
contained in the Registration Statement or its
attachment documents or approving, ratifying or
examining the advantages of invesiments in
companies or securities submilted in the
Registration Statement mentioned above
Page 15 OCR 0.937
PT AGRO YASA LESTARI Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggai dan Untuk Tahun Yang Berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
As of and For The Years Ended
December 31, 2023 and 2022
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1.
INFORMASI UMUM - Lanjutan
c. Dewan Komisaris dan Direksi
Berdasarkan akta No. 18 tanggal 28 Juni 2023 oleh
Dr. Agung Iriantoro, SH, MH, Notaris di Jakarta
telah disetujui pergantian komisaris independen,
sehingga susunan dewan komisaris dan direksi
Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022, adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris :
2023
GENERAL INFORMATION - Continued
c. Boards of Commissioners and Directors
Based on deed no. 18 dated 28 June 2023 by Dr.
Agung Iriantoro, SH, MH, Notary in Jakarta has
approved the replacement of the independent
commissioner, s0 the composition of the Company's
boards of commissioners and directors as of 31
December 2023 and 2022, were as follows:
Board of Commissioners :
2022
Komisaris Utama Roy Octavian
Roy Octavian President Commissioner
Komisaris Independen Denni Jong Wijaya George Samuel “Independent Commissioner
Direksi : Directors:
Direktur Utama Indra Jaya David Pardosi President Director
Direktur Ricky Sastra Hidayat Director
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022,
Perseroan mempunyai karyawan tetap masing-
masing sebanyak 3 karyawan.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
PENTING
Laporan keuangan PT Argi Yasa Lestari Tbk
diotorisasi oleh Direksi Perseroan untuk diterbitkan
tanggal 28 Maret 2024.
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia ("SAK"), yang mencakup Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK")
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan
Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan
Indonesia serta peraturan regulator Pasar Modal.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep
akrual dan dasar pengukuran menggunakan
konsep biaya historis, kecuali untuk laporan arus
kas dan akun tertentu yang diukur menggunakan
dasar seperti yang disebutkan dalam catatan yang
relevan
As of December 31, 2023 and 2022, the Company
has permanent employees of 3 employees,
respeativelly
SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
POLICIES
The financial statements of PT Agro Yasa Lestari Tbk
were authorised by the Company's Board of Directors
for the issue as at March 28, 2024.
a. Statement of Compliance
The financial statements have been prepared in
accordance with Indonesian Financial Accounting
Standards.
b. Basis of Preparation of Financial Statements
The financial statements have been prepared and
presented in accordance with Financial Accounting
Standards in Indonesia ("SAK"), which include
Statement of Financial Accounting Standards
("PSAK") and Interpretation of Financial Accounting
Standards ("“ISAK") issued by the Indonesian
Institute of Accountants Financial Accounting
Standards Board and the Sharia Accounting
Standards Board of the Indonesian Institute of
Accountants and Capital Market regulatory
regulations.
The Financial statements have been prepared using
the accrual basis, and the measurement basis used
is the historical cost, eccept for the statement of
cash flows and cartain accounts which are
measured on the basis as described in the relevant
notes herein.
Page 16 OCR 0.926
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan - Lanjutan Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan . Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan — (“PSAK") — dan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) Pada tanggal 1 Januari 2020, Perseroan telah menerapkan PSAK dan ISAK baru yang berlaku efektif sejak tanggal tersebut. Penyesuaian terhadap kebijakan akuntansi Perseroan telah dibuat berdasarkan ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi. Penerapan PSAK baru yang signifikan adalah PSAK 71 “Instrumen Keuangan”, PSAK 72 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan” dan PSAK 73 “Sewa”. Dampak dari penerapan PSAK baru tersebut dijelaskan di bawah ini. PSAK 71 “Instrumen Keuangan” PSAK 71 menggantikan ketentuan PSAK 55 yang terkait dengan pengakuan, klasifikasi dan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan, penghentian pengakuan instrumen keuangan, penurunan nilai aset keuangan dan akuntansi lindung nilai. Perseroan menerapkan model baru kerugian kredit ekspektasian dengan perkiraan masa depan, menggunakan pendekatan yang disederhanakan untuk piutang usaha dan pendekatan umum untuk aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan aset keuangan lainnya. Sesuai ketentuan transisi PSAK 71, Perseroan telah memilih untuk tidak menyajikan kembali periode komparatif. Dampak kumulatif dari penerapan PSAK 71 pada tanggal 31 Desember 2019, jika ada, akan diakui oleh Perseroan sebagai penyesuaian saldo laba per 1 Januari 2020. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan dari penerapan PSAK 71. Penerapan model penurunan nilai baru atas aset keuangan Perseroan berdasarkan PSAK 71 tidak mengakibatkan penyesuaian pada saldo laba Perseroan pada tanggal 1 Januari 2020 SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued b. Basis of Preparation of Financial Statements - Continued The statemenis of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating, investing and financing activities. c. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and Interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (“ISFAS”) On 1 January 2020, the Company has adopted new SFAS and ISFAS that are effective for application from that date. Changes to the Company's accounting policies have been made as reguired, in accordance with the transitional provisions in the respective standards and interpretations. Significant new SFAS adopted were SFAS 71 "Financial Instruments”, SFAS 72 “Revenue from Contracts with Customers” and SFAS 73 "Leases”. Impacts from the adoption of these new SFAS are set forth below. SFAS 71 “Financial Instruments” 'SFAS 71 replaces the provisions of PSAK 55 that relate to the recognition, classification and measurement of financial assets and financial liabilities, derecognition of financial instruments, impairment of financial assets and hedge accounting. The Company applies the new forward-looking expected credit loss model, using the simplified approach for trade receivables and the general approach for financial assets at fair value through other comprehensive income and other financial assets as reguired by the standard. In accordance with the transitional provision of SFAS 71, the Company has elected not to restate the comparative period. The cumulative effect of initial implementation of SFAS 71 as at 31 December 2019, if any, was to be recognised by the Company as an adjustment to the retained earnings as of 1 January 2020. There were no significant impacts to the Companys' financial statements from the implementation of SFAS 71 provisions. The implementation of the new impairment model on the Company's financial asseis under SFAS 74 did not result in any adjustment to the Company's retsined earnings as at4 January 2020.
Page 17 OCR 0.932
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan — (“PSAK”) dan — Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (YISAK”) - Lanjutan PSAK 72 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan” Sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Perseroan telah menerapkan metode pengakuan pendapatan menggunakan pendekatan 5 langkah penilaian yang dipersyaratkan dalam standar baru. Berdasarkan PSAK 72, pendapatan diakui ketika pengendalian atas barang atau jasa yang dijanjikan telah berpindah ke pelanggan. Sesuai ketentuan transisi PSAK 72, Perseroan telah memilih untuk tidak menyajikan kembali periode komparatif. Dampak kumulatif daripenerapan PSAK 72 pada tanggal 31Desember 2019, jika ada, akan diakui oleh Perseroan sebagai penyesuaian saldo laba per 1 Januari 2020 Tidak ada dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan dari penerapan PSAK 72. Penerapan standar tersebut tidak mengakibatkan penyesuaian terhadap saldo laba Perseroan pada tanggal 1 Januari 2020. PSAK 73 “Sewa Perseroan telah menerapkan PSAK 73 secara retrospektif sejak 1 Januari 2020, tetapi tidak menyajikan kembali period komparatif untuk periode pelaporan 2018, seperti yang diizinkan berdasarkan ketentuan transisi spesifik dalam standar. Oleh karena itu, reklasifikasi dan penyesuaian, jika ada, yang timbul dari aturan sewa yang baru diakui dalam saldo awal neraca pada tanggal 1 Januari 2020. Untuk sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, Perseroan mengakui nilai tercatat aset sewa dan liabilitas sewa segera sebelum transisi sebagai nilai tercatat dari aset hak guna dan liabilitas sewa pada tanggal penerapan awal. Prinsip pengukuran PSAK 73 hanya diterapkan setelah tanggal tersebut. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued Cc. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and Interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (“ISFAS”) - Continued SFAS 72 “Revenue from Contracts with Customers” In accordance with SFAS 72, the Company has applied the revenue recognition method using a five- step approach as prescribed in the new standard. Under SFAS 72, the revenue is recognised when control of the promised goods or services has been passed to the customer. In accordance with the transitional provision of SFAS 72, the Company has elected not to restate the comparative period. The cumulative effect of initial implementation of SFAS 72 as at 31 December 2019, if any, was to be recognised by the Company as an adjustment to the retained earnings as of 1 January 2020. There were no significant impacts to the Companys' financial statements from the adoption of SFAS 72. The implementation of the standard did not result into any adjustment to the retained earnings of the Company as of 1 January 2020. SFAS 73 “Leases” The Company has adopted SFAS 73 retrospectively from 1 January 2020, but has not restated comparatives for the 2018 reporting period, as permitted under the specific transitional provisions in the standard. The reclassifications and the adjustments, if any, arising from the new leasing rules are therefore recognised in the opening balance sheet on 1 January 2020. For leases previously classified as finance leases, the Company recognised the carrying amount of the lease assets and lease liabilities immediately before transition as the carrying amount of the right of use assets and the lease liabilities at the date of initial application. The measurement principles of SFAS 73 are only applied after that date
Page 18 OCR 0.923
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued PENTING - Lanjutan c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (WISAK?) - Lanjutan Dalam menerapkan PSAK 73 untuk pertama kalinya, Perseroan menerapkan cara praktis berikut yang diizinkan oleh standar: - Menerapkan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang cukup serupa. Akuntansi sewa operasi dengan sisa jangka waktu sewa kurang dari 12 bulan pada tanggal 1 Januari 2020 sebagai sewa jangka pendek. - Mengecualikan biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna pada tanggal 1 Januari 2020. Menggunakan peninjauan ke belakang (hindsight) dalam menentukan jangka waktu sewa dimana kontrak mengandung opsi untuk memperpanjang atau mengakhiri sewa. - Tidak memisahkan komponen nonsewa dari komponen sewa berdasarkan kelas aset pendasar. - Mengandalkan penilaian sebelumnya tentang apakah sewa bersifat memberatkan pada tanggal 1 Januari 2020 sesuai PSAK 57 "Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi" sebagai alternatif untuk melakukan tinjauan penurunan nilai. Berdasarkan kajian manajemen, tidak ada kontrak yang bersifat memberatkan pada tanggal 1Januari 2020. Perseroan juga telah memilih untuk tidak menilai kembali apakah suatu kontrak adalah, atau mengandung sewa pada tanggal aplikasi awal. Sebagai gantinya, — untuk — kontrak — yang ditandatangani sebelum tanggal transisi, Perseroan mengandalkan penilaian yang dibuat dengan menerapkan PSAK 30 dan ISAK 8 “Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung Sewa Cc. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and Interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (KISFAS”) - Continued In applying SFAS 73 for the first time, the Company has used the following practical expedients permitted by the standard: - Appiying a single discount rate to a portfolio of leases with reasonably similar characteristics. - Accounting for operating leases with a remaining lease term of less than 12 months as at 1 January 2020 as short-term leases. - Excluding initial direct costs for the measurement of the right of use assets as at 1 January 2020. - Using hindsight in determining the lease term where the contract contains options to extend or terminate the lease. - Not separating non-lease components from lease components on lease by class of underlying assets. - Relying on the previous assessments onwhether leases are onerous as at 1 January 2020 based on SFAS 57 "Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets” as an alternative to performing an impairment review. Based on managements assessment, there were no onerous contracts as at 1 January 2020. The Company has also elected not to reassess whether a contract is, or contains a lease at the date of initial application. Instead, for contracts entered into before the transition date the Company relied on its assessment made appiying SFAS 30 and ISFAS 8 “Determining whether an arrangement contains a Lease”
Page 19 OCR 0.914
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntan: c. Changes to Statements of Financial Accounting Keuangan (“PSAK”) dan Interpreta: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“ISAKP) - Lanjutan PSAK dan ISAK lainnya Penerapan dari standar, interpretasi, amandemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2022 tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya: - Amendemen PSAK 22 “Bisnis Kombinasi”, - Amendemen PSAK 57 “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” tentang Kontrak Memberatkan — Biaya Memenuhi Kontrak , Penyesuaian tahunan atas PSAK 71 “Instrumen Keuangan" dan PSAK 73 “Sewa”, Penyesuaian Tahunan PSAK 1 Laporan Keuangan" : Penyesuaian Tahunan PSAK 13 “Properti Investasi”, PSAK 48 “Penurunan Nilai Aset”, PSAK 66 “Pengaturan Bersama" dan ISAK 16 “Perjanjian Konsesi Jasa" “Penyajian Standar baru dan amandemen yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai berikut: - Amandemen PSAK 1 Keuangan” - Amandemen PSAK 16 "Aset Tetap" - Amandemen PSAK 25 "Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi dan kesalahan" - Amandemen PSAK 46 "Pajak Penghasilan" “Penyajian Laporan Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) menerbitkan siaran pers mengenai Pengatribusian Imbalan Pada Periode Jasa. Siaran pers tersebut diterbitkan sehubungan dengan IFRS Interpretation Committee (IFRIC) Agenda Decision IAS 19 Employee Benefits mengenai Attributing Benefit to Periods of Service pada bulan Mei 2021 Standards (“SFAS”) and Interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (“ISFAS”) - Continued Other SFAS and ISFAS The 'adoption of the following standards, interpretations, amendments and annuai improvements which are effective from 1 January 2022 did not result in substantial changes to the Company's accounting policies and had no material effect on the amounts reported for the current or prior years: - Amendment to SFAS 22 “Business - Amendments to SFAS 57 “Provisions, Contingent Liabilities, and Contingent Assets" regarding Onerous Contracts Cost of Fulfiling the Contracts, - Annual Improvement to SFAS 71 Instruments” and SFAS 73 "Leases", - Annual Improvement to SFAS 1 “Presentation of Financial Statements” - Annual Improvement to SFAS 13 “Investment Property”, SFAS 48 “Impairment of Assets”, SFAS 66 “Joint Arrangement” and ISFAS 16 “Service Concession Arrangement'. “Financial New standards and amendments issued but not yet effective for the financial year beginning 1 January 2022 are as follows: Amendment to SFAS 1 “Presentation of financial statements” Amendment to SFAS 16 "Fixed Assets" Amendment to SFAS 25 “Accounting policies, changes in accounting estimates and errors” Amendment to SFAS 46 “Income Taxes" In April 2022, The Indonesian Financial Accounting Standards Board (DSAK IAI) issued a press release regarding Attributing Benefits to Periods of Service The press release was issued in relation to IFRS Interpretation Committee (IFRIC) IAS 19 Employee Benefits Agenda Decision on Attributing Benefit to Periods of Service in May 2021
Page 20 OCR 0.935
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan — (“PSAK”) — dan — Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (WISAK?) - Lanjutan DSAK IAI menilai bahwa pola fakta program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini Memiliki pola fakta serupa dengan pola fakta dalam IFRIC Agenda Decision tersebut. Dengan pola fakta yang serupa tersebut, maka perlakuan akuntansi dalam IFRIC Agenda Decision relevan untuk diterapkan dalam program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan. Sehubungan dengan IFRIC Agenda Decision dan siaran pers DSAK IAI tersebut, Bank telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk menyesuaikan dengan IFRIC Agenda Decision dan siaran pers DSAK IAI Namun, perubahan tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan dan telah dibebankan pada periode berjalan. Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, Perseroan sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen terhadap laporan — keuangan Perseroan. d. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing Dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan, transaksi dalam mata uang asing selain mata uang fungsional entitas diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos nonmoneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi pada periode saat terjadinya kecuali untuk 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued c. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (“ISFAS”) - Continued DSAK IAI assesses that the fact pattern of the pension program based on the Labor Law currently in force in Indonesia is similar to the pattern of facts in the IFRIC Agenda Decision. With similarity of fact pattern, the accounting treatment in the IFRIC Agenda Decision is relevant to be applied in a pension program based on the Labor Law. In connection with the IFRIC Agenda Decision and DSAK IAI press release, the Bank has changed its accounting policy to conform to the IFRIC Agenda Decision and DSAK IAI press release. However, the impact is not material to the financial statements and charged to current period As at the issuance date of these financial statements, the Company is evaluating the potential impact of these new standards and amendments on the Company's financial statements . Foreign Currency Transactions and Balances In preparing the financial statements of the Company, transactions in currencies other than the entity's functional currency (foreign currencies) are recognized at the rates of exchange prevailing at the dates of the transactions. At the end of each reporting period, monetary items denominated in foreign currencies are retranslated at the rates revailing at that date. Non-monetary items carried at fair value that are denominated in foreign currencies are retransiated at the rates prevailing at the date when the fair value was determined. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost in a foreign currency are not retranslated. Exchange differences on monetary items are recognized in profit or loss in the period in which they arise except for
Page 21 OCR 0.931
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olherwise staled) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANS! PENTING - Lanjutan d. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing - Lanjutan -Selisih kurs atas pinjaman valuta asing yang berkaitan dengan aset dalam konstruksi untuk penggunaan yang produktif di masa depan, termasuk dalam biaya perolehan aset tersebut ketika dianggap sebagai penyesuaian atas biaya bunga atas pinjaman valuta asing -Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan untuk tujuan lindung nilai risiko valuta asing tertentu -Selisih kurs atas pos moneter piutang atau utang pada kegiatan dalam valuta asing yang penyelesaiannya tidak direncanakan atau tidak mungkin terjadi (membentuk bagian dari investasi bersih dalam kegiatan usaha luar negeri), yang pada awalnya diakui pada penghasilan komprehensif lain dan direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada pembayaran kembali pos moneter. @. Kas dan Setara Kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank, dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaanya untuk pembayaran royalti kepada kas negara dan penempatan dana cadangan untuk pembayaran cicilan pokok dan bunga pinjaman bank yang akan jatuh tempo dicatat sebagai “Kas dan Setara Kas yang Dibatasi Penggunaanya" f. Piutang usaha Pada saat pengakuan awal piutang usaha diakui sebesar nilai wajarnya dan selanjutnya diukur pada nilai yang diamortisasi setelah dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai piutang Cadangan dibentuk apabila terdapat bukti yang obyektif bahwa Perseroan tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Piutang dihapusbukukan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak akan tertagih 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued &. Foreign Currency Transactions and Balances - Continued -Exchange differences on foreign currency borrowing relating to assets under construction for future productive use, which are included in the cost of those assets when they are regarded as an adjustment to interest costs on those foreign currency borrowing - Exchange differences on transaction entered into in order to hedge certain foreign currency risks -Exchange differences on monetary items receivable from or payable to a foreign currency operation for which settiement is neither planned nor likely to occur (therefore forming part of the net investment in the foreign operation), which are recognized initially in other comprehensive income and reclassified from eguity to profit or loss on repayment of the monetary items. @. Cash and Cash Eguivalents Cash and cash eguivalents consist of cash on hand and in banks, and time deposits with maturities within three months or less from time of placements and not pledged as collateral nor restricted in use. Cash and cash eguivalents, which is restricted for royalty payment to state treasury and placement for reserve fund for loan principal and interest payments that will be due, is classified as “Restricted Cash and Cash Eguivalents” . Trade receivables Trade receivables are recognised initially at fair value and subseguently measured at amortised cost less provision for receivables impairment. This provision is established when there is objective evidence that the Company will not be able to collect all amounts due according to the original terms of the receivables. Accounts are written-off in the period during which they are determined to be not collectible
Page 22 OCR 0.935
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olherwise slaled) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan 9- Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersihnya. Perhitungan nilai persediaan dengan metode Masuk Pertama Keluar Pertama (First In First Out). Nilai realisasi bersih merupakan estimasi dari harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penjualan. h. Biaya Dibayar Dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya. Bagian jangka panjang dari biaya dibayar di muka disajikan sebagai bagian dari akun “Biaya Dibayar Di muka - Bagian Tidak Lancar” pada laporan posisi keuangan. i. Aset Tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk menempatkan aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan. Perseroan juga mengakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap nilai kini estimasi awal atas biaya untuk mengganti komponen dari aset tetap pada saat penggantian, jika kriteria-kriteria pengakuan terpenuhi. Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus, selama taksiran masa manfaat ekonomis aset yang bersangkutan, sebagai berikut: 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued 9. inventories Inventories are stated at the lower of cost or net realizable value. Cost is determined by first in first out method. Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of business, less the estimated selling expenses. h. Prepaid Expenses Prepaid expenses are amortized and charged to operations over the periods benefited. The long-term portion of prepaid expenses are presented as part of “Prepaid Expenses - Noncurrent Portion" account in the statement of financial position i. Fixed Assets All fixed assets are initially recognized at cost, which comprises its purchase price and any costs directly attributable in bringing the asset to its working condition and to the location where it is intended to be used. Such cost also includes initial estimation at present value of the costs of replacing part of fixed assets when that cost is incurred, if the recognition criterias are met. Subseguent to initial recognition, fixed assets are carried at cost less any subseguent accumulated depreciation and impairment losses. Depreciation of an asset starts when it is available for use and is computed using straight-line method, over the estimated useful lives of the related assets, as follows: Masa manfaat/The usefui life Bangunan 20 tahun/year Building Kendaraan 4 tahun/year Vehicle Peralatan kantor 4 tahun/year Office eguipment Mesin 4 tahuniyear Macine Jumlah tercatat aset tetap dievaluasi atas penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi The carrying amounis of fixed assets are reviewed for impairment when events or changes in circumstances indicate that their carrying values may not be fully recoverable
Page 23 OCR 0.937
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olherwise slaled) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan i. Aset Tetap - Lanjutan Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat sudah tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke dalam laba rugi untuk tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan Nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan secara prospektif jika diperlukan. Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan karena belum tersedia untuk digunakan. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi Perseroan manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait. i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perseroan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (misalnya aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan. maka Perseroan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued i. Fixed Assets - Continued The carrying amount of an item of fixed assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. Any gain or loss arising from the derecognition of the asset (calculated as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is directly included in the profit or loss when the item is derecognized. The asset residual values, useful lives and depreciation method are reviewed at the end of each reporting year and adjusted prospectively if necessary. Constructions in-progress are stated at cost, including capitalized borrowing costs and other Charges incurred in connection with the financing of the said asset constructions. The accumulated costs will be reclassified to the appropriate "Fixed Assets" account when the construction is completed. Assets under construction are not depreciated as these are not yet available for use. Repairs and maintenance are taken to the profit or loss when these are incurred. The cost of major renovation and restoration is included in the carrying amount of the related asset when it is probable that future economic benefits in excess of the originally assessed standard of performance of the existing asset will flow to the Company and is depreciated over the remaining useful life of the related asset. i. Impairment of Non-financial Assets The Company assesses at the end of each reporting year whether there is an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists or when annual impairment testing for an asset (ie. an intangible asset with an indefinite useful life, an intangible asset not yet available for use, or goodwill acguired in a business combination) is reguired, the Company makes an estimation of the assets recoverable amount.
Page 24 OCR 0.933
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless oliterwise sialed) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan - Lanjutan Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk sebuah aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkannya. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui sebagai laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya Untuk aset selain goodwill, penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai laba rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued i. Impairment of Non-financial Assets - Continued An asset's recoverable amount is the amount higher of an assets or CGU's fair value less costs of sell and its value in use, and is determined for an individual asset, unless the asset does not generate cash inflows that are mostly independent of those from assets or groups of assets. If the canrying amount of an asset or CGU exceeds its recoverable amount, the asset is considered to be impaired and is written down to its recoverable amount. Impairment losses of continuing operations, if any, are recognized as profit or loss according to the @expense categories that consistent with the functions of impaired asset. For assets excluding goodwill, an assessment is made at each reporting date as to whether there is any indication that previously recognized impairment losses may no longer exist or may have decreased. If such indication exists, the assets or CGU's recoverable amount is estimated. A previously recognized impairment loss for an asset other than goodwill is reversed only if there has been a change in the assumptions used to determine the assets recoverable amount since the last impairment loss was recognized. If that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable amount. The reversal is limited so that the carrying amount of the assets does not exceed its recoverable amount, nor exceed the carrying amount that would have been determined, net of depreciation, had no impairment loss been recognized for the asset in prior years. Reversal of an impairment loss is recognized in the profit or loss. After such a reversal, the depreciation charge on the said asset is adjusted in future periods to allocate the assets revised carrying amount, less any residual value, on a systematic basis over its remaining useful life
Page 25 OCR 0.926
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olherwise staled) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan - Lanjutan Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat tiap UPK (atau kelompok UPK) terkait dari goodwill tersebut. Jika jumlah terpulihkan UPK kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai terkait goodwill tidak dapat dibalik pada tahun berikutnya. k. Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha dan liabilitas lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak material. I. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan dengan jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan menjadi hak Perseroan dalam pertukaran barang dan jasa tersebut. Perseroan telah menyimpulkan bahwa Perseroan adalah prinsipal dalam semua pengaturan pendapatannya karena Perseroan mengendalikan barang atau jasa sebelum mentransfernya ke pelanggan. Saldo kontrak @ Aset kontrak Aset kontrak adalah hak untuk mendapatkan imbalan dalam pertukaran barang atau jasa yang dialihkan ke pelanggan. Jika Perseroan melaksanakan transfer barang atau jasa kepada pelanggan sebelum pelanggan membayar imbalan atau sebelum pembayaran jatuh tempo, aset kontrak diakui untuk imbalan yang diperoleh yang bersyarat » Piutang usaha Piutang merupakan hak Perseroan atas sejumlah imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya berlalunya waktu yang diperlukan sebelum pembayaran imbalan jatuh tempo) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued j- Impairment of Non-financial Assets - Continued Goodwill is tested for impairment annually and when circumstances indicate that the carrying value may be impaired. Impairment is determined for goodwill by assessing the recoverable amount of each CGU (or group of CGUs) to which the goodwill relates. If the recoverable amount of the CGU is less than their carrying amount, an impairment loss is recognized. Impairment losses relating to goodwill cannot be reversed in future years. . Trade payables and other liabilities Trade payables and other liabilities are initially recognised at fair value and subseguently measured at amortised cost using the effective interest method, unless the effect of discounting is immaterial. . Revenue and Expense Recognition Revenue from contracts with customers is recognised when control of the goods or services are transferred to the customer at an amount that reflects the consideration to which the Company @xpects to be entitled in exchange for those goods or services. The Company has concluded that it is the principal in all of its revenue arrangements since it controls the goods or services before transferring them to the customer. Contract balances @ Contract assets AA contract asset is the right to consideration in exchange for goods or services transferred to the customer. If the Company performs by transferring goods or services to a customer before the customer pays consideration or before payment is due, a contract asset is recognized for the earned consideration that is conditional. @ Trade receivables AA receivable represenis the Company right to an amount of consideration that is unconditionai (i.e., only ihe passage of time is reguired before payment of the consideration is due)
Page 26 OCR 0.923
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) (Expressed in Rupiah, unless olherwise staled) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued I. Pengakuan Pendapatan dan Beban - Lanjutan I. Revenue and Expense Recognition - Continued @ Liabilitas kontrak » Contract liabilities Liabiltas kontrak adalah kewajiban untuk mentransfer barang kepada pelanggan di mana Perseroan telah menerima imbalan (atau jumlah imbalan yang jatuh tempo) dari pelanggan. Jika pelanggan membayar imbalan sebelum Perseroan mentransfer barang kepada pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabiltas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Perseroan melakukan kewajiban pelaksanaan berdasarkan kontrak. Perseroan mempertimbangkan apakah ada janji lain dalam kontrak yang merupakan kewajiban pelaksanaan terpisah pada mana sebagian dari harga transaksi perlu dialokasikan (misalnya garansi, poin loyalitas pelanggan). Perseroan mempertimbangkan pengaruh dari imbalan variabel, keberadaan komponen pendanaan yang signifikan, imbalan non-kas, dan utang imbalan kepada pelanggan (jika ada). - Imbalan variabel Jika imbalan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Perseroan mengestimasi jumlah imbalan yang menjadi haknya sebagai imbalan atas pengalihan barang kepada pelanggan. Imbalan variabel diestimasi pada awal kontrak dan dibatasi hingga kemungkinan besar bahwa pembalikan pendapatan yang signifikan dalam jumlah pendapatan kumulatif yang diakui tidak akan terjadi ketika ketidakpastian terkait dengan imbalan variabel kemudian diselesaikan. Komponen pendanaan yang signifikan Jika imbalan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Perseroan mengestimasi jumlah imbalan yang menjadi haknya sebagai imbalan atas pengalihan barang kepada pelanggan Imbalan variabel diestimasi pada awal kontrak dan dibatasi hingga kemungkinan besar bahwa pembalikan pendapatan yang signifikan dalam jumlah pendapatan kumulatif yang diakui tidak akan terjadi ketika ketidakpastian terkait dengan — imbalan — variabel — kemudian diselesaikan AA contract liability is the obligation to transfer goods to a customer for which the Company has received consideration (or an amount of consideration is due) from the customer. If a customer pays consideration before the Company transfers goods to the customer, a contract liability is recognized when the payment is made or the payment is due (whichever is earlier). Contract liabilities are recognized as revenue when the Company performs under the contract. The Company considers whether there are other promises in the contract that are separate performance obligations to which a portion of the transaction price needs to be allocated. The Company considers the effects of variable consideration, the existence of significant financing components, non-cash consideration, — and consideration payable to the customer (if any). - Imbalan variabel If the consideration in a contract includes a variable amount, the Company estimates the amount of consideration to which it will be entitled in exchange for transferring the goods to the customer. The variable consideration is estimated at contract inception and constrained until it is highly probable that a significant revenue reversal in the amount of cumulative revenue recognized will not occur when the associated uncertainty with the variable consideration is subseguently resolved. Significant financing component In certain contracts, the Company receives long- term advances from customers. Long-term advances from customers are subject to market interest rates. Otherwise, the transaction price for such contracts is discounted, using the rate that would be reflected in a separate financing iransaction between the Company and its customers at contract inception, to take into consideration — the — significant — financing component,
Page 27 OCR 0.936
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise sialed) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan L m. Pengakuan Pendapatan dan Beban - Lanjutan Untuk uang muka jangka pendek dari pelanggan, dengan menggunakan panduan praktis dalam PSAK 72. Perseroan tidak menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan atas dampak komponen pendanaan signifikan jika diharapkan, pada awal kontrak, bahwa periode antara pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dan ketika pelanggan membayar barang atau jasa itu satu tahun atau kurang. Pendapatan dari usaha lainnya Pendapatan dari usaha lainnya terutama berkaitan dengan pendapatan dari jasa. Perseroan mengakui pendapatan dari jasa ini dari waktu ke waktu, dengan menggunakan metode input untuk mengukur proses menuju kepuasan penuh atas layanan tersebut, karena pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh Perseroan. Pendapatan yang dihasilkan dari pengaturan yang tidak dianggap sebagai kontrak dengan pelanggan disajikan sebagai pendapatan dari sumber lain. Modifikasi kontrak Kontrak Perseroan dengan pelanggan dapat dinegosiasikan dari waktu ke waktu dan ketentuan tertentu seperti penetapan harga dan kepentingan kerja dapat diubah dalam perjanjian. Tunduk pada sifat perubahan ini, Perseroan memperhitungkan modifikasi kontrak yang ada berdasarkan volume komitmen yang disepakati sebelum dan setelah modifikasi kontrak dan perubahan harga yang timbul dari modifikasi. Beban diakui pada saat menggunakan dasar akrual. terjadinya dengan Perpajakan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak tangguhan. Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substaniif telah berlaku pada tanggal pelaporan 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING 18 POLICIES - Continued I. Revenue and Expense Recognition - Continued For any short-term advances from its customers, using the practical expedient in PSAK 72, the Company does not adjust the promised amount of consideration for the effects of a significant financing component if it expects, at contract inception, that the period between the transfer of the promised good or service to the customer and when the customer pays for that good or service will be one year or less. Revenue from others Revenue from others pertains mainly to revenue from services. The Company recognises revenue from these services over time, using an input method to measure progress towards complete satisfaction of the service, because the customer simultaneously receives and consumes the benefits provided by the Company Revenue resulting from arrangements that are not considered contracts with customers is presented as revenue from other sources. Contract modifications The Company's contracts with customers may be negotiated from time to time and certain provisions such as pricing and working interest may be amended in the agreement. Subject to the nature of these changes, the Company accounts for modification of the existing contract based on agreed volume commitments before and after the contract modification and the price changes arising from the modification. Expenses are recognised as incurred on an accruals basis. Taxation Income tax expense represents the sum of the corporate income tax currently payable and deferred tax. Current income tax assets and liabilities for the current period are measured at the amount expected to be recovered from or paid to the taxation authority. The tax rates and tax laws used to compute the amount are those that have been enacted or substantively enacted as at the reporting dates.
Page 28 OCR 0.930
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) (Expressed in Rupiah, unless olherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued m. Perpajakan - Lanjutan m Taxation - Continued Pajak penghasilan kini diakui dalam laporan laba rugi , kecuali pajak yang berkaitan dengan item yang diakui di luar laba rugi, baik pada pendapatan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Manajemen secara periodik melakukan evaluasi atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak sehubungan dengan situasi di mana peraturan pajak terkait menjadi subyek interpretasi dan menetapkan provisi bila diperlukan. Beban pajak penghasilan suatu periode terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laporan laba rugi, kecuali untuk pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak penghasilan diakui dalam ekuitas. Pajak penghasilan kini dihitung — dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau yang telah substantif berlaku pada tanggal akhir periode pelaporan Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan metode balance sheet liability, untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan atau secara substansi telah diberlakukan pada tangga! akhir periode pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat aset pajak tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima, atau jika mengajukan keberatan / banding, pada saat keputusan atas keberatan / banding tersebut telah ditetapkan. n. Imbalan Kerja Karyawan i. Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan Current income taxes are recognized in the statement of income, except to the extent that the tax relates to items recognized outside profit or loss, either in other comprehensive income or directly in @eguity. Management periodically evaluates positions taken in the tax returns with respect to situations in which applicable tax regulations are subject to interpretation and establishes provisions when appropriate. The income tax expense for the period comprises current and deferred tax. Current and deferred tax is recognised in the statements of income, except to the extent that it relates to items recognised directly in eguity. In this case, the income tax is recognised in eguity. The current income tax charge is calculated on the basis of the tax laws enacted or substantively enacted at the date of end of reporting period. Deferred income tax is provided using the balance sheet liability method, for all temporary differences arising between the tax bases of assets and liabilities and their carrying values. Deferred income tax is determined using tax rates that have been enacted or substantially enacted as at the date of end of reporting period and are expected to apply when the related deferred tax asset is realised or the deferred tax liability is settled. Deferred tax assets are recognised to the extent that it is probable that future taxable profit will be available against which the deductible temporary differences can be utilised. Amendments to taxation obligations are recorded when an assessment is received, or if objected to/appealed against, when the results of the objection/appeal against are determined. n. Employee Benefits i. Short-term employment benefits Short-term posi-employment benefit is recognized at the due time to the empioyees
Page 29 OCR 0.936
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olierwise sialed) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan n. Imbalan Kerja Karyawan - Lanjutan ii. Imbalan pascakerja Perseroan membukukan kewajaran imbalan pascakerja karyawan tetap sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 Klaster Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti. Liabilitas imbalan pascakerja diakui pada laporan posisi keuangan sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasi dengan menggunakan suku bunga Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi Perseroan yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban pensiun. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya pada saat terjadinya. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi . Pesangon pemutusan kontrak kerja Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Perseroan memberhentikan hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima — penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Perseroan mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Perseroan tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Perseroan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES - Continued n. Employee Benefits - Continued ii. Post- employment benefits The Company records the fairness of post- employment benefits for permanent employees in accordance with the Job Creation Law no. 11/2020 The Employment Cluster is a defined benefit plan. The liabilty recognised in the statement of financial position in respect of defined benefit pension plans is the present value of the defined benefit obligation at the end of the reporting period. The defined benefit obligation is calculated annually by independent actuaries using the projected unit credit method. The present value of the defined benefit obligation is determined by discounting the estimated future cash outflows using interest rates of Government Bonds (considering currently there is no deep market for high-guality Company bonds) that are denominated in the currency in which the benefits will be paid, and that have terms to maturity approximating to the terms of the related pension obligation. Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions charged or credited to eguity in other comprehensive income in the period in which they arise. Past-service costs are recognised immediately in profit or loss. Gains or losses on the curtailment or settlement of a defined benefit plan are recognised in profit or loss when the curtailment or settlement occurs. . Termination benefits Termination benefits are payable when employment is terminated by the Company before the normal retirement date, or whenever an employee accepts voluntary redundancy in exchange for these benefits. The Company recognises termination benefits at the earlier of the following dates: (i) when the Company can no longer withdraw the offer of those benefits: and (ii) when the entity recognises costs for a restructuring that is within the scope of PSAK 57 and involves the payment of termination benefits.
Page 30 OCR 0.922
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless olherwise staled) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued n. Imbalan Kerja Karyawan - Lanjutan n. Employee Benefits - Continued Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya. O. Provisi Provisi diakui jika Perseroan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. . Instrumen Keuangan Klasifikasi Sejak tanggal 1 Januari 2020, Perseroan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori pengukuran berikut: (a) Aset keuangan yang diukur perolehan diamortisasi. (b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (c) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui taba rugi pada biaya Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis Perseroan untuk mengelola aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga Aset keuangan dengan derivatif” melekat dipertimbangkan — secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga. In the case of an offer made to encourage voluntary redundancy, the termination benefits are measured based on the number of employees expected to accept the offer. Benefits falling due more than 12 months after the reporting date are discounted to their present value. 0. Provisions Provisions are recognized when the Company has a present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an outflow Of resources embodying economic benefits will be reguired to settle the obligation and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. Provisions are reviewed at each reporting date and adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer probabie that an outflow of resources embodying economic benefits will be reguired to settle the obligation, the provision is reversed. . Financial Instruments Classification Since 1 January 2020, the Company classifies its financial assets in the following measurement categories: (a) Financial assets measured at amortised cost. (b) Financial assets measured at fair value through other comprehensive income. (c) Financial assets measured at fair value through profit or loss. The classification depends on the entity's business model for managing the financialassets and the contractual terms of the cashflows - whether solely payments of principaland interest Financial assets wilh embedded derivatives are considered in their entirety when determining whether their cash flows are solely payment of principal and interest
Page 31 OCR 0.933
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olherwise slaled) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan Pp. Instrumen Keuangan - Lanjutan Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah Perseroan telah melakukan pemilihan takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Pada pengakuan awal, Perseroan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi. Kebijakan akuntansi atas pengukuran selanjutnya atas aset keuangan Perseroan dibedakan berdasarkan jenis instrumen keuangan sebagai berikut: (a) Instrumen utang Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung pada model bisnis Perseroan dalam mengelola aset dan karakteristik arus kas dari aset tersebut. - Biaya perolehan diamortisasi Aset yang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dimana arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui dalam laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai. Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 2. SUNMIMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued p. Financial Instruments - Continued For assets measured at fair value, gains and losses will either be recorded in profit or loss or other comprehensive income. For investments in eguity instruments that are not held for trading, this will depend on whether the Company has made an irrevocable election at the time of initial recognition to account for the eguity investment at fair value through other comprehensive income. At initial recognition, the Company measures a financial asset at its fair value plus, in the case of a financial asset not at fair value through profit or loss, transaction costs that are directly attributable to the acguisition of the financial asset. Transaction costs of financial assets carried at fair value through profit or loss are expensed in profit or loss. The accounting policies for the subseguent measurement of the Company's financial assets are differentiated based on the types of financial instruments as follows: (a) Debtinstrument Subseguent measurement of debt instruments depends on the Company's business model for managing the asset and the cash flow Characteristics of the asset. - Amortised costs Assets that are held for collection of contractual cash flows where those cash flows represent solely payments of principal and interest are measured at amortised cost. A gain or loss on a debt investment that is subseguently measured at amortised cost and is not part of a hedging relationship is recognised in profit or loss when the asset is derecognised or impaired. Interest income from these financial assets is included in finance income using the effective interest rate method. Fair value through other comprehensive income
Page 32 OCR 0.927
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggai dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan Pp. Instrumen Keuangan - Lanjutan Aset yang dimiliki untuk mendapatkan arus kas kontraktual dan untuk menjual aset keuangan, di mana arus kas aset tersebut hanya atas pembayaran pokok cash flows represent solely payments dan bunga, diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Perubahan nilai tercatat dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan dan kerugian selisih kurs yang diakui dalam laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi dan diakui dalam “beban lain-lain, bersih”. Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan dengan menggunakan metode suku bunga efektif, Keuntungan/(kerugian) selisih kurs dan beban penurunan nilai disajikan dalam “beban lain-lain, bersih”. Nilai wajar melalui laba rugi Aset yang tidak memenuhi kriteria untuk biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui di laba rugi dalam “beban lain- lain, bersih" dalam periode kemunculannya 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued p. Financial Instruments - Continued Assets that are held for collection of contractual cash flows and for selling the financial assets, where the assets' cash flows represent solely payments of principal and interest, are measured at fair value through other comprehensive income (“FVOCI”) Movements in the carrying amount are taken through other comprehensive income (“OCF"), @except for the recognition of impairment gains or losses, interest revenue and foreign exchange gains and losses which are recognised in profit or loss. When the financial asset is derecognised, the cumulative gain or loss previously recognised in OCI is reclassified from eguity to profit or loss and recognised in “other expenses, net". Interest income from these financial assets is included in finance income using the effective interest rate method. Foreign exchange gains/(losses) and impairment expenses are presented in "other expenses, net". Fair value through profit or loss Assets that do not meet the criteria for amortised cost or FVOCI are measured at fair value through profit or loss. A gain or loss on a debt investment that is subseguently measured at fair value through profit or loss, and is not part of a hedging relationship, is recognised in profit or loss within “other expenses, net" in the period in which it arises.
Page 33 OCR 0.918
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI! 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING PENTING - Lanjutan POLICIES - Continued p. Instrumen Keuangan - Lanjutan p. Financial Instruments - Continued (b) Instrumen ekuitas Perseroan selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika manajemen Perseroan telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut. Dividen dari investasi semacam itu tetap diakui dalam laba rugi sebagai pendapatan lainnya ketika hak Perseroan untuk menerima pembayaran ditetapkan. Instrumen keuangan disalinghapus Aset keuangan dan liabilitas — keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan Laba Per Saham Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode yang bersangkutan . Transaksi Dengan Pihak Berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perseroan (entitas pelapor): 1. Orang “atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor. ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor: atau Hi. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor (b) Eauity instrument The Company subseguently measures all eguity investments at fair value. Where the Company's management has elected to present fair value gains and losses on eguity investments in other comprehensive income, there is no subseguent reclassification of fair value gains and losses to profit or loss following the derecognition of the investment. Dividends from such investments continue to be recognised in profit or loss as other income when the Company's right to receive payments is e stablished. Offsetting financial instruments Financial assets and liabilities are offset and the net amount is reported in the statement of financial position when there is a legally enforceable right to offset the recognised amounts and there is either an intention to settle on a net basis, or to realise the asset and settle the liability simultaneousiy. . Earnings per Share Earnings per share is computed based on the weighted average number of issued and fully paid shares during the period. . Transactions with Related Parties A related party is a person or entity that is related to the Company (the reporting entity): 1.A person or a close member of that person's family is related to the reporting entity if that person: i. has control or joint control over the reporting entity, ii. has significant influence over the reporting entity: or ii. isa member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity
Page 34 OCR 0.939
PT AGRO YASA LESTARI Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - Lanjutan r. Transaksi Dengan Pihak Berelasi - Lanjutan 2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya) il. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. Vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka (1). vii. Orang yang diidentifikasi dalam angka (1ti) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). s. Dividen Pembagian dividen kepada para pemegang saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham: 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLIGIES - Continued r. Transactions with Related Parties - Continued 2. An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions applies: vi Vii. The entity, and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member). Both entities are joint ventures of the same third party. . One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself a plan, the sponsoring employersare also related to the reporting entity. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (1). AA person identified in (1) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or a parent of the entity). s. Dividends Dividend distribution to the shareholders is recognized as a liability in the financial statements in the period in which the dividends are approved by the shareholders.
Page 35 OCR 0.919
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN Penyusunan — laporan — keuangan — Perseroan mengharuskan — manajemen — untuk — membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir tahun pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode pelaporan berikutnya Penyusunan taporan keuangan Perseroan mengharuskan — manajemen — untuk — membuat pertimbangan, estimasi — dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir tahun pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode pelaporan berikutnya. Pertimbangan Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perseroan yang memiliki pengaruh paling signi atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan : Penentuan mata uang fungsional Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Perseroan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari penjualan barang dan jasa yang diberikan Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan Perseroan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan jiabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 55 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perseroan seperti diungkapkan pada Catatan 2 SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS The preparation of the Company's financial statements reguires management to make judgments, estimates and assumptions that affect the repor amounts of revenues, expenses, assets and lial s, and the disclosures of contingent liabilities, at the end of the reporting years. Uncertainty about these assumptions and estimates could result in outcomes that may reguire material adjustments to the carrying amounts of the assets and liabilities affected in future periods. The preparation of the Company's financial statements Teguires management to make judgments, estimates and assumptions that affect the reported amounts of revenues, expenses, assets and liabilities, and the disclosures of contingent liabilities, at the end of the reporting years. Uncertainty about these assumptions and estimates could result in outcomes that may Teguire material adjustments to the carrying amounts of the assets and liabilities affected in future periods. Judgements The following judgments are made by management in the process of appliying the Company's accounting policies that have the most significant effects on the amounis recognized in the financial statements: Determination of functional currency The currency of each of the entities under the Company is the currency of the primary economic environment in which each entity operates. It is the currency that mainly influences the revenue and expenses from sale of goods and services rendered. Classification of financial assets and financial liabilities The Company determines the classifications of certain assets and liabilites as financial assets and financial liabilities by judging if they meet the definition set forth in PSAK No. 55. Accordingly, the financial assets and financial liabilties are accounted for in accordance with the Company's accounting policies disclosed in Note 2
Page 36 OCR 0.933
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan Estimasi dan Asumsi Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perseroan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. Estimasi cadangan Cadangan adalah estimasi jumlah produk yang dapat secara ekonomis maupun legal diekstraksi dari aset Grup. Untuk memperkirakan cadangan batubara, perlu ditentukan asumsi mengenai faktor-faktor geologis, teknis dan ekonomis termasuk jumlah produksi, teknik produksi, nisbah kupas, biaya produksi, biaya transportasi, permintaan komoditas, harga-harga komoditas dan nilai tukar mata uang. Memperkirakan jumlah dan/atau nilai kalori cadangan batubara membutuhkan ukuran, bentuk dan kedalaman tubuh batubara atau lapangan yang akan ditentukan dengan menganalisis data geologi seperti “uji petik" (sampel) pengeboran. Proses ini mungkin memerlukan penilaian geologi yang kompleks dan sulit untuk menginterpretasikan data. Karena asumsi ekonomi yang digunakan untuk memperkirakan cadangan berubah dari waktu ke waktu, dan karena data geologi tambahan yang dihasilkan selama operasi, perkiraan cadangan dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan cadangan yang dilaporkan dapat mempengaruhi hasil dan posisi keuangan Perseroan dalam berbagai cara, diantaranya: SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS - Continued Estimates and Assumptions The key assumptions concerning the future and other key sources of uncertainty of estimation at the reporting date that have a significant risk of causing material adjustments to the carrying amounts of assets and liabilittes within the next financial year are disclosed below. The Company based its assumptions and estimates on parameters available when the financial statements were prepared. Existing circumstances and assumptions about future developments may change due to market changes or circumstances arising beyond the control of the Company. Such changes are reflected in the assumptions when they occur. Reserve estimates Reserves are estimates of the amount of product that can be economically and legally extracted from the Group's properties. In order to estimate coal reserves, 'assumptions are reguired about a range of geological, technical and economic factors, including guantities, production technigues, stripping ratio, production costs, transport costs, commodity demand, commodity prices and exchange rates. Estimating the guantity and/or calorific value of coal reserves reguires the size, shape and depth of coal bodies or fields to be determined by analyzing geological data such as drilling samples. This process may reguire complex and difficult geological judgements to interpret the data. Because the economic assumptions used to estimate reserves change from period to period, and because additional geological data is generated during the course of operations, estimates of reserves may change from period to period. Changes in reported reserves may affect the Company's financial results and financial position in a number of ways, including:
Page 37 OCR 0.929
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan - Nilai tercatat aset dapat terpengaruh akibat perubahan estimasi arus kas masa depan. - Penyusutan dan amortisasi yang dibebankan ke dalam laporan laba-rugi komprehensif dapat berubah apabila beban-beban tersebut ditentukan berdasarkan unit produksi, atau jika masa manfaat ekonomi umur aset berubah. - Provisi untuk aktivitas purnaoperasi, restorasi lokasi aset, dan hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan — dapat berubah apabila terjadi perubahan dalam perkiraan cadangan yang mempengaruhi ekspektasi tentang waktu atau biaya kegiatan ini. - Nilai tercatat aset/liabilitas pajak tangguhan dapat berubah karena perubahan estimasi pemulihan manfaat pajak. Aset eksplorasi dan evaluasi Kebijakan akuntansi Perseroan untuk biaya eksplorasi dan evaluasi mengakibatkan biaya tertentu dikapitalisasi untuk sebuah area of interest yang dianggap dapat dipulihkan oleh eksploitasi di masa depan atau penjualan atau di mana kegiatan tambang belum mencapai tahap tertentu yang memungkinkan dilakukan penilaian yang wajar atas keberadaan cadangan. Kebijakan ini mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi tertentu atas peristiwa dan keadaan di masa depan, khususnya apakah operasi eksploitasi dapat di laksanakan secara ekonomis. Setiap perkiraan dan asumsi tersebut dapat berubah seiring tersedianya informasi baru. Jika, setelah dilakukan kapitalisasi atas biaya berdasarkan kebijakan ini, suatu pertimbangan dibuat bahwa pemulihan biaya dianggap tidak dimungkinkan, biaya yang telah dikapitalisasi tersebut akan dibebankan ke dalam laporan laba rugi. Properti tambang Kegiatan pengembangan dimulai setelah dilakukan pengesahan proyek oleh tingkat manajemen yang berwenang. Pertimbangan diterapkan oleh manajemen dalam menentukan kelayakan suatu proyek secara ekonomis. Dalam melakukan pertimbangan ini, manajemen perlu membuat estimasi dan asumsi tertentu yang serupa dengan kapitalisasi biaya eksplorasi dan evaluasi yang dijelaskan di atas. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS - Continued - Asset carrying values may be affected due to changes in estimated future cash flows. Depreciation and amortization charged in the statements of comprehensive income may change where such charges are determined on a units of production basis, or where the useful economic lives of assets change. - Decommissioning, — site — restoratim — and environmental provisions may change where changes in estimated reserves affect expectations about the timing or cost of these activities - The carrying value of deferred tax assets/liabilities may change due to changes in estimates of the likely recovery of the tax benefits. Exploration and evaluation assets The Company's accounting policy for exploration and evaluation expenditure results in certain items of expenditure being capitalized for an area of interest where itis considered likely to be recoverable by future exploitation or sale or where the activities have not reached a stage which permits a reasonable assessment of the existence of reserves. This policy reguires management to make certain estimates and assumptions as to future events and circumstances, in particular whether an economically viable extraction operation can be established. Any such estimates and assumptions may change as new information becomes available. If, after having capitalized the expenditure under the policy, a judgement is made that recovery of the expenditure is unlikely, the relevant capitalized amount will be written Off to the statement of income. Mine properties Development activities commence after a project is sanctioned by the appropriate level of management Judgment is applied by management in determining when a project is economically viable. In exercising this judgment, management is reguired to make certain estimates and assumptions similar to those described 'above for capitalized exploration and evaluation costs
Page 38 OCR 0.938
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan Setiap estimasi dan asumsi tersebut dapat berubah seiring tersedianya informasi baru. Jika, setelah kegiatan pengembangan dimulai, berdasarkan pertimbangan bahwa ternyata terjadi penurunan nilai aset dalam biaya pengembangan tangguhan, penurunan nilai tersebut akan dibebankan ke dalam laporan laba rugi. Penyusutan aset tetap Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dan saldo menurun ganda berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, yang merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Perseroan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. Pensiun dan imbalan kerja Pengukuran kewajiban dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perseroan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui sebagai pendapatan atau beban. Sementara Perseroan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perseroan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS - Continued Any such estimates and assumptions may change as new information becomes available. If, after development activity has commenced, a judgment is made that a deferred development costs is impaired, the appropriate amount will be written off to the statement of income. Depreciation of fixed assets The costs of fixed assets are depreciated on a straight- line and double decling balance basis over their estimated useful lives. Management estimates the useful lives of these fixed assets to be within 4 to 20 years, which are common life expectancies applied in the industries where the Company conducts its businesses. Changes in the expected level of usage and technological development could impact the economic useful lives and the residual values of these assets, and therefore future depreciation charges could be revised. Pension and employee benefits The measurement of the Company's obligations and cost for pension and employee benefits liabilities is dependent on its selection of certain assumptions used by the independent actuaries in calculating such amounts. Those assumptions include among others, discount rates, future annual salary increase, annual employee turn-over rate, disability rate, retirement age and mortality rate. Actuarial gains or losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions are recognized as income or expense. While the Company believes that its assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in the Group's actual experiences or significant changes in the Group's assumptions may materially affect its estimated liabilities for pension and employee benefits and net employee benefits expense.
Page 39 OCR 0.939
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan Perpajakan Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat. Estimasi juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Penentuan provisi perpajakan memerlukan pertimbangan signifikan, yang mana keputusan final atas provisi perpajakan tersebut bisa berbeda dari jumlah yang tercatat. Aset pajak tangguhan Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan. Penurunan nilai aset non keuangan Penurunan nilai terjadi pada saat nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada data yang tersedia dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS - Continued Taxation Uncertainties exist with respect to the interpretation of complex tax regulations, changes in tax laws, and the amount and timing of future taxable income, which could necessitate future adjustments to tax income and expense already recorded. Estimate is also involved in determining the provision for corporate income tax. There are certain transactions and computation for which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of business. Determining of the tax provision needs significant judgments, in which the final assessment of those tax provision could differ from the carrying amount. Deferred tax assets Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and unused tax losses to the extent that it is probable that taxable profit will be available against which the deductible temporary differences and tax losses can be utilized. Significant management estimates are reguired to determine the amount of deferred tax assets that can be recognized, based upon the likely timing and the level of future taxable profits together with future tax planning strategies. Impairment of non financial assets An impairment exists when the carrying value of an asset exceeds its recoverable amount, which is the higher of its fair value less costs to sell and its value in use. The fair value less costs to sell calculation is based on available data from binding sales transactions in an arm's length transaction of similar assets or observable market prices less incremental costs for disposing the asset
Page 40 OCR 0.920
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 4. KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH E@UIVALENTS 2023 Kas: Rupiah 3.253.200 Bank Rekening Rupiah PT Bank BCA 250.628.225 253.881.425 2022 Cash on hands 3.838.200 IDR Cash in banks : IDR Accounts 198.378.804 PT Bank BCA 202.217.004 Pendapatan bunga yang berasal dari kas di bank disajikan sebagai bagian dari “pendapatan keuangan" pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. 5. PIUTANG USAHA Interest income from cash in banks is presented as part of "financial income” in the statement of profit or loss and other comprehensive income. 2023 Pihak Ketiga: PT Triyasa Geokomunindo 11.545.287.350 PT Arta Najwa 4.243.079.011 PT Jakson Niagatama 3.429.750.851 PT Hutama Karya (Pekdum) 2.122.209.941 PT Waskita PPKA-Betung Seksi : 1.917.644.905 PT Minimax Mekanika Otomasi 1.789.920.000 PT Waskita Karya 157.396.182 25.205.288.240 Dikurangi : Penyisihan penurunan nilai (4.891.075.590) TRADE RECEIVABLES 2022 Third Parties : 8.685.287.350 PT Triyasa Geokomunindo 4.243.079.011 PT Arta Najwa 3.429.750.851 PT Jakson Niagatama 2.122.209.941 PT Hutama Karya (Pekdum) 1.917.644.905 PT Waskita PPKA-Betung Seksi 2 1.789.920.000 PT Minimax Mekanika Otomasi 219.451.182 PT Waskita Karya 22.407.343.240 Less: Allowance for (8.630.811.177) impairment 18.776.532.063 The aging of trade receivables is as follows: 2022 - Not yet due Past due 701.287.350 1 - 30 days 3.616.000.000 31 - 60 days 1.680.000.000 61 - 90 days 16.410.055.890 More than 90 days 22.407.343.240 (3.630.811.177) Allowance for impairment 18.776.532.063 20.314.212.650 Umur piutang usaha adalah sebagai berikut 2023 Belum jatuh tempo - Lewat jatuh tempo : 1 - 30 hari - 31 - 60 hari - 61 - 90 hari - Lebih dari 90 hari 25.205.288.240 25.205.288.240 Penyisihan penurunan nilai (4.891.075.590) 20.314.212.650 Mutasi penyisihan penurunan nilai 2023. Movement of allowance for impairment 2022 3.630.811.177 1.260.264.413 Saldo awal Penambahan (Lihat catatan 17) 1.450.424.579 2.180.386.598 Beginning balance Additions (See note 17) Saldo akhir 4.891.075.590 2 811177. Ending balance
Page 41 OCR 0.927
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 5. PIUTANG USAHA - Lanjutan Akun piutang usaha tersebut merupakan saldo piutang atas penjualan aspal, geotextile, geomembrane, SBM & DDGS kepada pelanggan Berdasarkan hasil penelaahan atas masing-masing saldo piutang pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang telah memadai untuk menutup kerugian atas piutang usaha tidak tertagih. Berdasarkan PSAK 71 “Instumen Keuangan - Pengukuran", piutang usaha diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Piutang usaha merupakan piutang jangka pendek yang dampak pendiskontoannya tidak material. Oleh karenanya, Perseroan tidak menghitung jumlah biaya perolehan diamortisasi. 6. PERSEDIAAN TRADE RECEIVABLES - Continued The trade receivables account represents the balance of receivables from the sale of asphalt, geotextile, geomembrane, SBM & DDGS to customers. Based on a review of the individual receivable balances at the end of the period, management believes that the allowance for impairment of receivables is adeguate to cover losses from uncollectible trade receivables. Based on SFAS 71 "Financial Instruments - Measurement", trade receivables are measured at amortized cost. Trade receivables are short-term receivables for which the effect of discounting is not material. Therefore, the Company does not calculate the amortized cost. 2023 Aspal 12.385.425.344 SBM & DDGS 1.735.441.500 Geotextile 5.974.890.108 Geogrid 1.332.540.000 Drum aspal 48.730.000 21477.026.952 Penyisihan penurunan nilai (Lihat catatan 17) (738.957.983) INVENTORIES 2022 13.148. 175.344 Asphait 4.465.441.500 SBM & DDGS 5.974.890.108 Geotextile 1.332.540.000 Geogrid 48.730.000 Asphalt drum 24.969.776.952 Allowance for impairmant (677.880.281) (See note 17) 20.738.068.969 24.391.396.671 Berdasarkan hasil penelaahan atas saldo persediaan pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan telah memadai. 7. BEBAN DIBAYAR DI MUKA Based on a review of the balances of inventories at the end of the period, management believes that the allowance for impairment of inventories is adeguate. PREPAID EXPENSES 2022 3.666.665 BAE Prepaid 4.800.000 Prepaid building rent 56.000.000 Other expenses advances 2023 BAE diibayar dimuka 3.333.337 Sewa gedung dibayar di muka 4.950.000 Beban lainnya dibayar di muka 6.000.000 14.283.337 64.466.665
Page 42 OCR 0.880
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless olherwise stated) 8. ASET TETAP 8. FIXED ASSETS 2023 Saldo Awali Saldo Akhir Beginning Penambahan/ — Pengurangan/ Ending Balance Additions Deductions Balance Biaya Perolehan Aeguisition Costs Tanah 1.662.000.000 - -.. 1.662.000.000 Land Kendaraan 1.725.316.000 - - 1.725.316.000 Vehicles Peralatan kantor 614.705.561 - - 614.705.561 Office eguipment 4.002.021.561 - -. 4.002.021.561 Akumulasi Penyusutan 'Accumulated Depreciation Kendaraan 1.583.741.049 141.574.951 - 1.725.316.000 Vehicles Peralatan kantor 505.580.561 7.500.000 - 613.080.561 Office eguipment 2.189.321.610 149.074.951 - 2.338.396.561 Nilai Buku 1.812.699.951 1.663.625.000 Book value 2022 Saldo Awal Saldo Akhi Beginning Penambahan/ — Pengurangan/ Ending Balance 'Adaitions Deductions Balance Biaya Perolehan Acguisition Costs Tanah 1.662.000.000 - - 1.662.000.000 Land Kendaraan 1.725.316.000 - - 1725.316.000 Vehicles Peralatan kantor 614.705.561 - - 814.705.561 Office eguipment 4.002.021.561 - -. 4.002.021.561 Akumulasi Penyusutan 'Accumulated Depreciation Kendaraan 1.516.926.716 66.814.333 1.583.741.049 Vehicles Peralatan kantor 598.080.561 7.500.000 - 05.580.561 Office eguipment 2.115.007.277 74.314.333 5. .2180.321.610 Nilai Buku 1 Book value Penyusutan dialokasikan ke beban umum dan Depreciation is allocated to general and administrative administrasi masing-masing sejumlah expenses of Rp 149.074.951 and Rp 74,314,333 for Rp 149.074.951 dan Rp 74.314.333 masing-masing untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Lihat catatan 17) Sesuai dengan Akta Pelepasan Hak Nomor : 52 tanggal 29 Juni 2019 dihadapan notaris Juanita Lestia Rini SH MKn, Tuan Akam melepaskan haknya atas sebidang tanah hak milik nomor : 2291/ Limusnunggai, terletak di Propinsi Jawa Barat, Kota Bogor, Kecamatan Cileungsi, Kelurahan Limusnunggal, seluas 160 M2 ke Perseroan. Tanah tersebut telah dipergunakan dan dimanfaatkan oleh Perseroan sejak 2015. Pelepasan hak tersebut disepakati dengan ganti rugi sebesar Rp. 300.000.000. Uang ganti rugi tersebut telah dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada tahun 2015. the years ended 31 December 2023 and 2022, respectively (See note 17) In accordance with the Deed of Release of Rights Number: 52 dated 29 June 2019 before the notary of Juanita Lestia Rini SH MKn, Mr Akam release his right on a land of ownership right number: 2291 / Limusnunggal, located in West Java Province, Bogor City, Cileungsi District, Limusnunggal Subdistrict , covering an area of 160 M2 to the Company. The land has been used and utilized by the Company since 2015. Waiver of the rights it was agreed that the compensation given was Rp. 300.000.000. The compensation has been capitalized as part of land aacguisition costs in 2015.
Page 43 OCR 0.922
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 8. ASET TETAP - Lanjutan 8. Sesuai dengan Akta Pelepasan Hak Nomor : 53 tanggal 29 Juni 2019 dihadapan notaris Juanita Lestia Rini SH MKn Tuan Hidayat Winardi Melepaskan Hak nya atas sebidang tanah Hak Milik Nomor : 2826/ Rawamangun, terletak di Propinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, seluas 438 M2 ke Perseroan yang telah dipergunakan dan dimanfaatkan oleh Perseroan sejak 2013. Pelepasan hak tersebut disepakati bahwa ganti rugi yang diberikan sebesar Rp.5.000.000.000, dan FIXED ASSETS - Continued In accordance with the Deed of Release of Rights Number: 53 dated June 29, 2019 before the notary of Juanita Lestia Rini SH MKn, Mr Hidayat Winardi release his right on a title of land number: 2826 / Rawamangun, located in the Special Capital Province of Jakarta, covering an area of 438 M2 to the Company. The land has been used and utilized by the Company since 2013. The waiver was agreed that the 'compensation provided amounted to telah dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya Rp.5.000.000.000. The compensation was capitalized perolehan tanah pada tahun 2013. as part of the cost of land acguisition in 2013. 9. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 9. ACCRUED EXPENSES PAYABLE 2023 2022 Listrik 459.976 459.976 Electricity Internet 549.498 4.122.185 Internet 1.009.474 4.582.161 10. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 10. POST EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION Perseroan menghitung dan mencatat estimasi liabilitas imbalan pasca kerja untuk seluruh karyawan yang memenuhi kualifikasi sesuai Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 Klaster Ketenagakerjaan. Liabilitas imbalan pasca kerja karyawan tahun 2023 berdasarkan hasil perhitungan aktuarial sesuai dengan laporan aktuaris nomor 301/KKA-N/R-1/11/2024 tanggal 20 Maret 2024 dengan menggunakan metode “Projected-Unit-Credit". Asumsi utama yang digunakan untuk perhitungan aktuarial tersebut adalah sebagai The Company calculates and records estimated post- employment benefits obligation for all employees who meet the gualifications in accordance with Job Creation Law No. 11/2020 Employment Cluster. Post employment benefits obligation on 2023 is based on actuarial calculations according to the actuarial report number 301/KKA-N/R-1/111/2024 date March 20, 2024 using the "Projected-Unit-Credit" method. The main assumptions used for actuarial calculations are as follows: berikut: 2023 2022 Tingkat diskonto :6.627bpertahun —— Discounting rate 6,8896 peryear Tingkat kenaikan gaji 10,009 pertahun Rate of salary increase 10,00Y per year Tingkat pensiun normal 57 tahun The normal retirement rate 57 year Tingkat pengunduran diri karyawan : 5 pertahun Rate of employee resignation 5 peryear Tingkat cacat 1 5 9o pertahun Liabilitas imbalan pasca kerja yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan Defective rate 5 Yo per year Post employment benefits obligation presented in the statement of financial position: 2023. 2022 Saldo awal 46.333.713 Beginning balance Beban imbalan pasca kerja tahun Post-employment benefit expense berjalan 46.103.789 46.333.713 for the year Pendapatan Komprehensif Lain (26.713.435) Ka Other comprehensive income Saldo akhir 65.124.067 46.333.713 End balance
Page 44 OCR 0.921
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise Stated) 10. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA - Lanjutan Rincian beban imbalan pasca kerja karyawan yang disajikan di dalam laporan laba rugi (Lihat catatan 17) 10. POST EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION - Continued The details of post employment benefit expense which is presented in the income statement (See note 17): 2023 Beban jasa kini 42.916.030 Beban bunga 3.187.759 46.103.789 2022 46.333.713 Current service costs - Interest expense 46.333.713 Rincian beban imbalan pasca kerja karyawan yang disajikan di dalam penghasilan komprehensif lain 2023 The details of post employment benefits expense which is presented in other comprehensive income: Kerugian (keuntungan) aktuarial awal periode Penambahan (48.316.852) (26.713.435) Kerugian (keuntungan) aktuarial akhir periode (75.030.287) 11. PERPAJAKAN a. Pajak dibayar dimuka 2023 2022 Actuarial losses (gains) as at - beginning of period - Addition Actuarial losses (gains) as at - end of period 11. TAXATION a. Prepaid taxes 298.276.000 1.227.147.143 PPN Impor PPN Masukan 1.525.423.143 b. Utang pajak 2022 298.276.000 Overpaid VAT 1.227.147.143 VAT input 1.525.423.143 b. Taxes payable 2022 5.653.500 Income tax article 21 102.134 Income tax article 4 (2) 1.544.099.908 VAT output 1.549.855.542 C. Corporate income tax 2023 PPh pasal 21 4.491.200 PPh pasal 4 (2) 100.947 PPN keluaran 1.520.752.156 1.525.344.303 c. Pajak penghasilan Perseroan 2023 Pajak penghasilan kini - Pajak penghasilan tangguhan Manfaat (beban) tahun berjalan 442.505.598 442.505.598 2022 - Current income tax Deferred income tax 570.177.043 Benefits (expense) for the year 570.177.043
Page 45 OCR 0.904
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyalakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 11. PERPAJAKAN - Lanjutan C. Pajak penghasilan Perseroan - Lanjutan Pajak kini Rekonsiliasi untuk beban pajak penghasilan diperhitungkan dengan mengkalikan laba sebelum beban pajak penghasilan dengan tarif pajak yang berlaku sebesar 2244 dengan beban pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: 2023 14. TAXATION - Continued €. Corporate income tax - Continued Current tax The reconciliation of income tax expense calculated by multiplying the income before income tax expense by the applicable tax rate of 2246 with the corporate income tax expense as shown in the statement of profit or loss and other comprehensive income is as follows: 2022 Laba (rugi) sebelum pajak (2.330.077.688) Koreksi fiskal : (3.004.767.309) Income (loss) before tax Tax adjustments: 46.333.713 Post-employment benefits expense Impairment of receivable 2.384.942.652 Beban imbalan pasca kerja 46.103.789 Beban penurunan piutang dan persediaan 1.421.342.115 Beban pajak 1.750.000 Sumbangan - Pendapatan bunga (649.140) Laba (rugi) fiskal (861.530.924) Kompensasi kerugiantahunla (5.049.835.725) Laba (rugi) fiskal (5.911.366.649) and inventories 2.800.160 Tax expense 2.000.000 Donation (964.660) Interest income (569.655.444) Taxable income (loss) (4.480.180.281) Compensation for last years losses (5.049.835.725) Fiscal income (loss) Pajak penghasilan kini - Dikurangi pajak dibayar di muka - - Current income tax - Less prepaid income tax PPh pasal 29 tahun berjalan - PPh pasal 29 awal tahun - Pembayaran PPh pasal 29 - - Income tax art 29, current year - Income tax art 29, beginning of year - Payment of income tax art 29 PPh pasal 29 akhir tahun - - Income tax art 29, end of year Pajak tangguhan Deferred tax 2023 Dikreditkan Aset pajak Koreksi saldo (dibebankan) ke Aset pajak tangguhan/ awal/Beginning — laporanlabarugi/ —— tangguhan/ Deferredtax — balance correction Gredited Deferred tax asset (oharged) to the asset 31 Desember 2022 income statement 31 December 2023 Liabilitas imbalan pasca kerja 8.803.405 Kerugian fiskal 270.034.132 Piutang usaha & persediaan 799.651.377 Post employment - 8.759.720 17.563.125 benefits - 163.690.876 433.725.008 fiscal loss Trade 270.055.002 1.069.706.379 — receivables & 1.078.488.914
Page 46 OCR 0.908
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 11. PERPAJAKAN - Lanjutan 11. TAXATION - Continued C. Pajak penghasilan Perseroan - Lanjutan €. Corporate income tax - Continued Pajak tangguhan Deferred tax 2022 Dikreditkan Aset pajak Koreksi saldo (dibebankan) ke Aset pajak tangguhan/ awal/Beginning laporan laba rugi/ tangguhan/ Deferredtax — balance correction Credited Deferred tax asset (charged) to the asset 31 Desember 2021 income statement 31 December 2022 Liabilitas imbalan pasca Post employment kerja - - 8.803.405 8.803.405 benefits Kerugian fiskal 161.799.598 - 108.234.534 270.034.132 fiscal loss Piutang usaha & Trade persediaan 346.512.273 - 453.139.104 199.651.377 receivables & 508.311.874 570.177.043 1.078.488.914 Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan dapat terpulihkan seluruhnya melalui penghasilan kena pajak di tahun-tahun yang akan datang. Pada bulan Mei 2020, diterbitkan UU No. 2/2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1/2020. UU ini merubah tarif pajak penghasilan badan dari 2596 menjadi 224 untuk tahun fiskal 2020-2021 dan 209b untuk tahun fiskal 2022 ke depan Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UUHPP), Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22” yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar 20Yb menjadi tidak berlaku sesuai dengan UU HPP ini. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 30/2020, perusahaan terbuka yang memenuhi syarat-syarat tertentu berhak memperoleh penurunan tarif pajak penghasilan sebesar 3fo dari tarif pajak penghasilan yang berlaku. Perusahaan telah memenuhi syaratsyarat tersebut dan telah menerapkan penurunan tarif pajak tersebut. Aset dan liabilitas pajak tangguhan per 31 Desember 2023 telah dihitung — dengan memperhitungkan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada saat realisasi Management believes that the above deferred tax assets can be fully utilised against taxable income in future years. In May 2020, Law No. 2/2020 was issued concerning Enactment of Government Regulation in Lieu of Law No. 1/2020. The Law changed the corporate income tax rate from 25Y4 to 22Y4 for 2020- 2021 fiscal years and 20Yo for 2022 fiscal year onwards. On 29 October 2021, the Government issue Law of the Republic of Indonesia No.7 Year 2021 concerning Harmonization of Tax Regulations (UU HPP). The regulation has stipulated the corporate income tax rate of 22”6 which will be effective from the 2022 fiscal year onwards. Hence, the previously tax rate determination of 20Y4 became invalid pursuant to the UU HPP. Based on the Government Regulation No. 30/2020, publicly listed entities which meet certain reguirements are entitled toa 39h tax rate reduction from the applicable tax rates. The Company has complied with these reguirements and has applied for such reduction Deferred tax assets and liabiltiss as of 31 December 2023 have been calculated taking into account tax rates expected to be prevailing at the time they realise
Page 47 OCR 0.913
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 12. MODAL SAHAM 12. SHARE CAPITAL 2023 Jumlah saham/ Yo kepemilikan/ Jumlah modal/ Pemegang saham/Shareholders Total shares & ownership Total capital PT Anugerah Cakrawala Dunia 594.720.000 69,69Y6 29.736.000.000 Publik 258.703.236 30,31Yo 12.935.161.000 853.423.236 100,005 42.671.161.000 2022 Jumlah saham/ “o kepemilikan/ Jumlah modal/ Pemegang saham/Shareholders Total shares Yo ownership Total capital PT Anugerah Cakrawala Dunia 594.720.000 69,694 29.736.000.000 Publik 258.703.236 30,3146 12.935.161.000 853.423.236 100,005 42.671.161.000 Berdasarkan Akta No 06 tanggal 22 Juli 2019 dari Teddy Yunadi, SH, notaris di Jakarta, modal dasar Perseroan berjumlah Rp 110.000.000.000 terbagi atas 2.200.000.000 saham masing-masing saham bernilai nominal sebesar Rp 50. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor sejumlah 853.423.236 saham atau dengan nilai nominal sebesar Rp 42.671.160.000. 13. AGIO SAHAM Pada tanggal 31 Januari 2020, Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana atas penjualan sebanyak 258.703.236 saham dengan harga Rp.100 setiap saham dari nilai nominal Rp.50 setiap saham. Selisih antara harga penjualan saham dan nilai nominal berjumlah Rp. 7.058.160.000,- dicatat sebagai Agio Saham dengan penjelasan sebagai berikut : 13. Based deed No. 06 dated July 2, 2019 from Teddy Yunadi.SH, notary in Jakarta, the authorized capital of the Company is Rp 110,000,000,000 divided into 2,200,000,000 shares, each share with a nominal value of Rp 50. Of the authorized capital 853,423,236 shares or with a nominal value of Rp 42,671,160,000. SHARE PREMIUM In January 31 2020, the Company conducted an Initial Public Offering for the sale of 258,703,236 shares at a price of Rp. 100 per share from a par value of Rp. 50 per share. The difference between the selling price of the shares and the nominal value is Rp. 7,058,160,000,- recorded as Share Premium are as follows No Uraian/deseription Jumlah/Total 2 .. /Total IPO 258,703,21 s 1. Jumlah IPO 258.703.200 saham dengan harga penawaran/Total IPO 258.703.200 shares at 25.870.320.000 offering price 2. Pencatatan sebagai modal disetor dan ditempatkan dengan nilai nominal Rp50/Recording as 12.935.160.000 paid-up and placed capital with a nominal value of IDR 50 3. Pencatatan tambahan modal disetor/Recording of additional paid-in capital 4. Biaya emisi/Emission fee Agio Saham/share Premium 12.935.160.000 5. 16877.000.000)
Page 48 OCR 0.935
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 14. SALES 2022 212.252.297 Asphalt 8.775.000.000 SBM & DDGS 8.987.252.297 The buyer whose sales exceeds 1074 (ten percent) of revenue, are as follows : 2022 8.775.000.000 PT Triyasa Geokomunindo 14. PENJUALAN 2023 Aspal 879.341.400 SBM & DDGS 2.860.000.000 3.739.341.400 Pihak pembeli yang penjualannya melebihi 1045 (sepuluh persen) dari pendapatan adalah sebagai berikut : 2023 PT Triyasa Geokomunindo 2.860.000.000 2.860.000.000 8.775.000.000 Penjualan pada tahun 2023 dan dilakukan ke pada pihak ke tiga. 2022 tersebut The sales in 2023 and 2022 will be made to third parties. 15. COST OF GOODS SOLD 2022 202.500.000 Asphalt 8.190.000.000 SBM & DDGS 8.392.500.000 16. SELLING EXPENSES 2022 191.000 Marketing Fee 4.437.225 Advertising and promotion 4.628.225 17. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES 2022 15. BEBAN POKOK PENJUALAN 2023 Aspal 762.750.000 SBM & DDGS 2.730.000.000 3.492.750.000 16. BEBAN PENJUALAN 2023 Biaya Pemasaran - Iklan dan promosi - 17. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 0 2023 Penurunan nilai piutang (Lihat catatan 5) 1.260.264.413 Penurunan nilai persediaan (Lihat catatan 6) 161.077.702 Gaji dan tunjangan 473.687.200 Penyusutan aset tetap (Lihat catatan 8) 149.074.951 Jasa Profesional 195.862.500 luran penunjang pasar modal 126.408.328 BPJS Dan Asuransi 23.980.000 Sewa Gedung 70.779.000 Listrik, Air dan Internet 16.099.865 Alat tulis kantor 240.500 Receivabies impairment (See note 5) Inventory impairment 2.180.386.598 204.556.054 (See note 6) 475.461.500 Salaries and fringe benefits Depreciation of fixed assets 74.314.333 (See note 8) 180.585.000 Professional Fee 319.020.000 Capital market contributions 26.440.000 BPJS and Insurance 63.492.001 Building Rent 15.268.601 Electricity, water and internet 168.000 Office stalionery
Page 49 OCR 0.926
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 17. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI - Lanjutan 17. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES - Continued 2023 2022 Perjalanan dinas 642.500 1.500.000 Officeial traveling Perlengkapan kantor - 169.900 Office supplies Jamuan 2.466.000 2.723.700 Banguet Pajak 1.750.000 2.800.160 Taxes Imbalan pasca kerja 46.103.789 46.333.713 Post employment benefits Sumbangan - 2.000.000 Donations Lain-lain 148.326.852 10.049 Others 2.576.763.600 3.595.229.609 18. PENDAPATAN (BEBAN) DI LUAR USAHA 18. NONOPERATING INCOME (EXPENSES) 2023 2022 Pendapatan bunga 649.140 964.660 Interest income Biaya administrasi bank (554.628) (626.432) Bank Administration fee 94.512 338.228 19. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR 19. NET INCOME PER BASIC SHARES 2023 2022 Laba (rugi) bersih (A) (1.887.572.090) (2.434.590.266) Net income (loss) (A) Saham beredar (B) 853.423.236 353.423.236 Outstanding shares (B) Laba (Rugi) bersih Netincome (Loss) per saham dasar (A : B) (2,21) (2,85) per basic shares (A : B) 20. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN a. Risiko Kredit Risiko kredit adalah risiko di mana suatu pihak atas instrumen keuangan akan menyebabkan kerugian keuangan terhadap pihak lain diakibatkan kegagalan dalam memenuhi suatu kewajiban. Perseroan tidak memiliki konsentrasi yang signifikan terhadap risiko kredit. Terdapat kebijakan untuk memastikan keseluruhan penjualan barang kepada pelanggan dengan riwayat kredit yang baik. Selain itu, Perseroan melakukan penelaahan atas saldo debitur, dan menerapkan batas kredit untuk mengatur risiko kredit. Untuk transaksi bank, Perseroan menggunakan bank yang bonafide Sebagian besar bank tersebut memperoleh peringkat antara “BB” - "AAA" dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings dan Pefindo. 20. FINANGIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT a. Credit Risk Credit risk is the risk where a party to a financial instrument will cause financial losses to another party due to its failure to fulfill an obligation The Company does not have a significant concentration of credit risk. There is a policy to ensure overall sales of goods to customers with a good credit history. In addition, the Company reviews the existing debtors balances, and applies credit limits to manage credit risk. For bank transactions, the Company uses bonafide banks. Most of the banks were rated "BB" - "AAA" from rating agencies Fitch Ratings and Pefindo.
Page 50 OCR 0.933
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir As of and For The Years Ended 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 20. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 20. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued a. Risiko Kredit - Lanjutan a. Credit Risk - Continued Risiko likuiditas adalah risiko dimana suatu entitas akan menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajiban terkait dengan liabilitas keuangannya yang diselesaikan dengan penyerahan kas atau aset keuangan lainnya. Eksposur Perseroan yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan pinjaman jangka pendek dan pinjaman jangka panjang. Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas arus kas aktual dan proyeksi, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus- menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk memperoleh sumber pendanaan yang optimal. . Risiko Pasar Liguidity risk is the risk that an entity will face difficulties in fulfiling obligations related to its financial liabilities which are settled by the delivery of cash or other financial assets. The Company's exposure which is affected by interest rate risk mainly related to short-term and long-term borrowings. In managing liguidity risk, management monitors and maintains the amount of cash and cash eguivalents deemed adeguate to finance operations and to cope with the effects of fluctuations in cash flows. Management also conducts periodic evaluations of actual and projected cash flows, including debt maturity schedules, and continuously conducts financial market reviews to obtain optimal funding sources. b. Market Risk (1. Risiko Suku Bunga (i). Interest Rate Risk Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai Interest rate risk is the risk that the fair value or wajar atau arus kas masa depan dari suatu future cash flows of a financial instrument will instrumen keuangan akan berfluktuasi karena fluctuate because of changes in market interest perubahan suku bunga pasar. Eksposur rates. The Company's exposure which is Perseroan yang terpengaruh risiko suku bunga affected by interest rate risk mainly related to terutama terkait dengan pinjaman jangka short-term borrowings. pendek. Untuk meminimalkan risiko suku bunga, To minimize interest rate risk, the Company Perseroan mengelola beban bunga melalui manages interest expenses through a@ kombinasi utang dengan suku bunga tetap dan combination of borrowings with fixed and suku bunga variabel, dengan mengevaluasi variable interest rates, by evaluating the trend of kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen market interest rates. Management also reviews juga melakukan penelaahan berbagai suku various interest rates offered by creditors to bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk obtain favorable interest rates before making a mendapatkan suku bunga yang decision to enter into a new borrowings menguntungkan sebelum mengambil agreement keputusan untuk melakukan perikatan utang baru. (ii). Risiko Mata Uang (ii). Currency Risk Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan kurs valuta asing. Risiko eksposur Perseroan yang terpengaruh risiko nilai tukar terutama terkait dengan pinjaman jangka panjang dan terkait dengan impor mesin untuk barang modal Exchange rate risk is the risk that the fair value or future cash flows of a financial instrument will Hluctuate because of changes in foreign exchange rates. The Company's exposure risk which is affected by exchange rate risk mainly related to long-term borrowings and related to machinery imports for capital goods
Page 51 OCR 0.936
PT AGRO YASA LESTARI Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tanggal dan Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of and For The Years Ended December 31, 2023 and 2022 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) 20. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan b. Risiko Pasar - Lanjutan (ii). Risiko Mata Uang - Lanjutan Untuk mengelola risiko nilai tukar mata uang asing, Perseroan melakukan kebijakan perencanaan keuangan yaitu pengelolaan penerimaan dalam mata uang asing sesuai kebutuhan investasi dan operasional (lindung nilai alamiah) Selain pinjaman jangka panjang, Perseroan dan Entitas asosiasi memiliki eksposur dalam mata uang asing yang timbul dari transaksi operasionalnya. EEksposur tersebut timbul karena transaksi yang bersangkutan dilakukan dalam mata uang selain mata uang fungsional unit operasional atau pihak lawan. Eksposur dalam mata uang asing tersebut jumlahnya tidak material. 21. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN DAN Penyusunan dan penyajian wajar laporan Keuangan dan informasi tambahan merupakan tanggung jawab manajemen, dan telah disetujui oleh Direktur untuk diterbitkan pada tanggal 28 Maret 2024. 20. FINANGIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued b. Market Risk - Continued Gurrency Risk - Continued To manage foreign exchange risk, the Company carries out a financial planning policy, namely the management of receipts in foreign currencies according to investment and operational needs (natural hedges) In addition to long-term borrowings, the Company and associated entities have exposures in foreign currencies arising from their operational transactions. The exposure arises because the transaction in guestion is carried out in a currency other than the functional currency of the operational unit or the counterparty. The amount of foreign currency exposure is immaterial. 21. MANAGEMENT RESPONSIBILITY AND APPROVAL OF FINANCIAL STATEMENTS The preparation and fair presentation of the Financial statements and supplementary information were the responsibilities of the management, and were approved by the Director and authorized for issue on March 28, 2024.
Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
AGRO YASA LESTARI Tbk
p.1 ×122
unresolved
person
Menteng 10330
Jakarta Pusat
p.3
unresolved
org
N Dra Suhartati & Rekan
p.4
unresolved
person
Dra Suhartati
p.4 ×18
unresolved
org
Dra SUHARTATI & REKAN
p.4 ×9
unresolved
org
Argo Yasa Lestari Tbk
p.6 ×4
unresolved
org
Perusahaan. KAP Dra SUHARTATI & REKAN
p.6 ×2
unresolved
org
Public Accounting Firms Dra. SUHARTATI & REKAN
p.9
unresolved
person
Buss DULGANI
p.9
unresolved
person
MAk
p.9
unresolved
person
CPA
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.14 ×2
unresolved
person
Dr. Agung Iriantoro
· Notaris
p.14 ×11
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.14 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.14 ×2
unresolved
org
Argi Yasa Lestari Tbk
p.15 ×2
unresolved
org
PT Bank BCA
p.40 ×2
unresolved
org
PT Triyasa Geokomunindo
p.40 ×4
unresolved
org
PT Arta Najwa
p.40 ×2
unresolved
org
PT Jakson Niagatama
p.40 ×2
unresolved
org
PT Waskita PPKA-Betung Seksi
p.40 ×2
unresolved
org
PT Minimax Mekanika Otomasi
p.40 ×2
unresolved
person
Akam
p.42 ×2
unresolved
person
Hidayat Winardi Melepaskan Hak
p.43 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Cakrawala Dunia
p.47 ×2
unresolved
person
Teddy Yunadi
p.47
unresolved
org
Bank Administration
p.49
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.