Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Laporan Hasil Public Expose Tahunan PT Sekar Laut Tbk.
Penyelenggaraan Public Expose dalam rangka ulang tahun pencatatan Perseroan :
Hari / Tanggal : Selasa, 28 April 2026
Jam : 11:30 WIB
Tempat : Grand Swiss-Bellhotel. Darmo
Jl. Bintoro No.21-25, Surabaya.
Pihak Manajemen yang hadir dalam public expose :
Direksi Perseroan
Wartawan
Hasil Public Expose:
1. Penyampaian Hasil RUPS Tahunan, 28 April 2026.
2. Kinerja Perseroan.
3. Lampiran Ikhtisar Keuangan tahun 2024 dan 2025
Daftar Hadir Wartawan, Direksi dan Karyawan PT Sekar Laut Tbk
No Nama Jabatan
1 John Canfi Gozal Direktur
No Nama Jabatan
1 Jimmy Herlambang Corporate Secretary
No Nama Media
1 Billy Jawa Pos
2 Ardiansyah Kanal Satu
3 Afiq Radar
4 Dora Surya/Tribun
5 Imam Duta
6 Lukman Sindo
7 Santy Neraca
8 Faris Bisnis Jatim
9 Peni Jatim Kini
10 Bambang S M. Bisnis
11 Habib Surya
12 Hapsa Merah Putih
13 Arif Jurnal 9
14 Haris IqPlus
15 Udin Bisnis com
16 Amrullah Kontan
17 Puguh Jawa Pos
Page 2
Hasil RUPS Tahunan 2025 :
1. a. Memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan
untuk Tahun Buku 2025.
b. Dengan diterimanya dengan baik Laporan Tahunan dan Perhitungan Tahunan Perseroan
untuk Tahun Buku 2025, maka sesuai dengan ketentuan Pasal 19 ayat 3 Anggaran Dasar
Perseroan diberikan: pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi atas
tindakan pengurusan dan kepada para anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan yang
telah mereka lakukan selama tahun buku 2025 (acquit et de charge) sejauh tindakan-tindakan
tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan.
2. a. Memberikan persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025 dan penetapan
dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp8,- (delapan rupiah) / lembar saham.
3. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik untuk
mengaudit buku-buku Perseroan tahun buku 2026 dan menetapkan jumlah honorarium serta
persyaratan Akuntan Publik sesuai dengan putusan rapat ini.
4. a. Memberikan persetujuan atas pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
untuk masa jabatan 2026 – 2029, dengan susunan sebagai berikut:
Presiden Komisaris : Fanni Susilo
Komisaris : Oei Harry Fong Jaya
Komisaris : Oei Michele Mallorie Sunogo
Komisaris Independen : Suhardi Gunawan Halim
Komisaris Independen : Hongisisilia
Presiden Direktur : Welly Gunawan
Direktur : Sung Sandiono Sungkono
Direktur : John Canfi Gozal
Direktur : Eddy Hokgiantoro
b. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan keputusan
Rapat ini dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris serta melakukan segala tindakan yang
diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya gaji,
tunjangan, dan/atau remunerasi lainnya bagi seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan untuk masa 3 (tiga) tahun buku, terhitung sejak Tahun Buku 2026 sampai dengan Tahun
Buku 2028, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan serta kinerja masing masing
anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
6. a. Memberikan persetujuan penambahan kegiatan usaha sebagaimana secara rinci telah
dicantumkan dalam pemanggilan Rapat, termasuk yang mengacu pada Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) versi terbaru, yang telah diketahui dan disetujui oleh
Pemegang Saham, yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku,
sebagai berikut :
- INDUSTRI BUMBU MASAKAN LAINNYA (Kode KBLI Nomor 10779);
- INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN (Kode KBLI Nomor 10772);
- INDUSTRI BAHAN MAKANAN DARI RUMPUT LAUT (Kode KBLI Nomor 10798);
- INDUSTRI KECAP (Kode KBLI Nomor 10771);
- PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA DENGAN FERMENTASI
(Kode KBLI Nomor 10795);
- PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DENGAN FERMENTASI (Kode KBLI
Nomor 10215);
Penambahan ini tidak mengubah bisnis utama dan tidak berdampak material atas jalannya usaha
Perseroan.
b. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menyatakan keputusan
Rapat tersebut dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris serta melakukan segala tindakan
yang diperlukan sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar tersebut, termasuk namun tidak
terbatas untuk melakukan penyesuaian, perubahan, dan/atau perbaikan terhadap kode dan/atau
uraian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sesuai dengan ketentuan yang
berlaku, termasuk penyesuaian dengan KBLI versi terbaru yang berlaku di kemudian hari tanpa
memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham kembali.
Page 3
KINERJA PERSEROAN 1. Kinerja Usaha Di tengah ketidakpastian perekonomian global, kami bersyukur dapat menutup tahun 2025 dengan hasil yang cukup memuaskan. Meski dinamika global masih berlanjut, PT Sekar Laut Tbk berhasil menjaga stabilitas kinerja usaha sepanjang tahun. Capaian ini didorong oleh bertambahnya titik distribusi serta inovasi produk. Sejalan dengan itu, Perusahaan terus berupaya mempertahankan kegiatan produksi dan penyaluran produk untuk memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini tercermin dari pendapatan yang tumbuh 16% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 2.651M, serta laba yang meningkat 6% dari tahun 2024. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan Perusahaan untuk tetap tangguh di tengah perekonomian global. 2. Kendala yang dihadapi Di tahun 2025, perusahaan kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi global. Dimana dampak Geopolitik semakin besar dirasakan oleh perekonomian Indonesia. Daya beli Masyarakat yang melemah, meningkatnya suku bunga acuan. Selain itu, semakin maraknya produk dari perusahaan asing yang mulai meramaikan pasar dalam negeri. Meskipun demikian, Perusahaan tetap fokus pada penyebaran luas area pemasaran dalam dan luar Pulau Jawa dan perluasan pangsa ekspor. Disamping tantangan diatas, Perusahaan juga menghadapi tantangan gejolak harga dan ketersediaan bahan baku. Kondisi geopolitik yang tengah berlangsung dan kondisi cuaca yang �dak menentu, berdampak pada gejolak dalam sektor komoditi pangan. Sehingga harga bahan baku meningkat dan ketersediaan bahan baku yang terbatas, yang kemudian berdampak pada naiknya harga pokok produksi. Meskipun demikian, kami tetap optimis, hal tersebut kami jadikan sebuah catatan dan pada awal tahun, dimana kami telah menargetkan kenaikan total penjualan sebesar 10% dan laba bersih sebesar 20%. 3. Neraca Perseroan Sepanjang 2025, perusahaan mengalami kenaikan aset lancar sebesar 10%. Komponen aset lancar perusahaan paling besar ada pada piutang usaha senilai Rp 312 miliar dan persediaan sebesar Rp 454 miliar. Perusahaan juga membukukan peningkatan aset tetap sebesar 28% dibandingkan tahun 2024. Secara keseluruhan, total aset perusahaan naik sebesar 18% dari tahun 2024 ke tahun 2025. Kewajiban lancar perusahaan meningkat sebesar 22% di tahun 2025. Kontribusi kewajiban lancar paling besar berasal dari pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp 238 miliar. Kami berupaya mengelola struktur utang dan likuiditas, dengan melunasi kewajiban jangka pendek lebih cepat, serta meningkatkan total aset lancar, sehingga penurunan kewajiban lancar ini menunjukkan kemampuan likuiditas perusahaan yang semakin baik. Kewajiban jangka panjang di tahun 2025 meningkat sebesar 77% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan kewajiban jangka panjang tersebut disesuaikan dengan kebutuhan investasi perusahaan. Total kewajiban perusahaan meningkat menjadi Rp 816 miliar di tahun 2025 dari Rp607 miliar di tahun 2024. Peningkatan total kewajiban sebesar 34% di tahun 2025, terdapat peningkatan liabilitas dikarenakan investasi yang tengah dilakukan perusahaan. Selama tahun 2025, ekuitas kami meningkat sebesar 8%. Kontribusi peningkatan ekuitas terbesar diperoleh dari laba perusahaan di tahun 2025. Kenaikan ekuitas ini menunjukkan kemampuan kami untuk mengelola sumber modal menjadi laba bersih, serta pendanaan non-utang yang akan berdampak pada kesehatan struktur modal kami. 4. Prospek Usaha Tahun 2025 Perseroan optimis bahwa penjualan akan meningkat meskipun berbagai tantangan ekonomi dunia akan berdampak pada proses bisnis Perseroan. Perseroan yakin bahwa dengan menjaga rantai distribusi dan kualitas produk, target bisnis yang sudah ditetapkan dapat tercapai. Seiring dengan ketidakpastian kondisi yang terjadi, perseroan mengimbanginya dengan inovasi yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan produk sampai ke pemasaran. Perseroan harus berjalan secara dinamis dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentunya disertai dengan pengetahuan akan kondisi pasar dan kemampuan untuk menangkap peluang yang baru. Perseroan optimis akan terbuka kesempatan baru untuk terus mengeluarkan produk baru yang higienis dan diminati masyarakat, tanpa menurunkan mutu dan kualitas produk yang sudah diproduksi hingga detik ini. Dengan begitu, pola hidup masyarakat akan lebih terarah untuk menggunakan produk yang sehat dan praktis. Peluang usaha ini yang akan menjadi landasan pertumbuhan jangka panjang bagi usaha perseroan.
Page 4
IKHTISAR KEUANGAN / FINANCIAL HIGHLIGHT (Dalam Miliar) / (In Billion) 2024 2025 Pendapatan Neto / Net Sales 2.293 2.651 Laba Kotor / Gross Profit 583 684 Laba Usaha / Operating Profit 140 168 Laba Komprehensif Total / Total Comprehensive Income 128 128 Laba Bersih / Net Income 119 126 Laba Bersih per Saham (Rp) / Net Income per Share (IDR) 18 18 Aset Lancar / Current Assets 830 914 Aset Tidak Lancar / Fixed Asset 692 886 Piutang Usaha / Account Receivable 275 312 Kewajiban Lancar / Short Term Liabilities 469 571 Kewajiban Jangka Panjang / Long Terim Liabilities 139 245 Jumlah Aset / Total Assets 1.522 1.800 Jumlah Kewajiban / Total Liabilities 607 816 Jumlah Ekuitas / Stockholder's Equity 915 984 Rasio Laba terhadap Jumlah Aset / Return on Assets 7,8% 7,0% Rasio Laba terhadap Jumlah Ekuitas / Return on Equity 13,0% 12,8% Rasio Laba terhadap Pendapatan / Net Income to Sales 5,2% 4,7% Rasio Lancar / Current Ratio 1,8 1,6 Rasio Penjualan terhadap Piutang Usaha / Sales to Account Receivables 8,3 8,5 Rasio Liabilitas terhadap jumlah Ekuitas / Total Liabilities to Equity 66,3% 82,9% Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Aset / Total Liabilities to Asset 39,9% 45,3%
Page 5
Tanya Jawab :
Dengan proyeksi tahun 2026, apa strategi untuk target kenaikan penjualan dan laba bersih
di tahun 2026? Apa strategi pemasaran yang dilakukan Perseroan?
o Di tengah kondisi tahun ini, ada kenaikan harga bahan baku dan packaging karena
kondisi ekonomi global. Pada tahun 2026 ini, Perseroan meningkatkan harga produk
sekitar 10%. Akan ada produk baru di semua segmen, yakni kerupuk hingga saos
sambal dan tepung. Sebagai contoh, saos dengan kemasan 9 gram supaya semakin
banyak orang yang memiliki kemampuan untuk membeli. Perseroan tetap melakukan
penetrasi pasar baik di dalam maupun luar Jawa. Sedangkan untuk ekspor, dengan
adanya perang di Timur Tengah, Perseroan berfokus pada negara di Asia dan Afrika.
Dengan adanya dinamika global, maka kegiatan ekspor ke Timur Tengah terganggu
seperti apa? Untuk rencana ekspor di Asia dan Afrika, pasarnya seperti apa? Kemudian
apakah ada bahan baku yang terganggu dengan adanya konflik global?
o Penjualan ekspor ke Timur Tengah terganggu, bukan berarti berhenti, namun
membutuhkan waktu lebih lama karena keterbatasan ketersediaan container dan
pelayanan logistik.
o Untuk rencana ekspor di Asia dan Afrika, Perseroan telah melakukan pameran di
wilayah tersebut sehingga ada beberapa customer yang berpotensi.
o Bahan baku yang terdampak adalah packaging, terdapat keterbatasan barang dan
kenaikan harga. Namun Perseroan mengantisipasi dengan melakukan buffer stock.
Perseroan juga bekerja sama dengan beberapa supplier untuk mengatasi keterbatasan
bahan baku supaya proses produksi tidak terganggu. Adjustment harga yang dilakukan
Perseroan juga salah satu cara mengatasi kenaikan harga packaging. Selain itu,
Perseroan berusaha menekan biaya produksi sehingga kenaikan harga tidak signifikan
serta tidak memberatkan customer.
Menanggapi jawaban dari Perseroan, biaya produksi berusaha ditekan seperti apa?
o Kami melakukan dengan meningkatkan kapasitas produksi. Jadi kami ada melakukan
CAPEX, yakni dengan peremajaan mesin serta pembelian mesin baru. Dengan begitu,
maka dapat lebih hemat energi dan menghasilkan output yang lebih besar. Dengan
output yang lebih banyak, maka dapat menekan biaya produksi.
o Kapasitas produksi Perseroan yang di 50.000 ton di tahun 2025, akan ada peningkatan
menjadi hingga 65.000 ton di tahun 2026.
Berapa persentase pangsa pasar antara domestik dan ekspor?
o Untuk saat ini, penjualan ekspor di sekitar 15%, sedangkan domestik di kisaran 85%.
Dari pangsa pasar ekspor baru di Asia dan Afrika, maka penjualan ekspor diproyeksikan
menjadi berapa persen?
o Penjualan di pangsa pasar ekspor baru ini diharapkan dapat menutupi berkurangnya
kegiatan penjualan ekspor ke Timur Tengah. Namun Perseroan juga mengharapkan
peningkatan sekitar 2.5 hingga 5%.
Berapa besar porsi kegiatan ekspor ke Timur Tengah? Apa saja negara yang menjadi tujuan
ekspor di Timur Tengah?
o Saat ini ekspor ke Timur Tengah belum besar, sekitar 3-5% dari seluruh penjualan
ekspor. Porsi kegiatan ekspor Perseroan yang paling besar masih dari Eropa.
o Negara yang menjadi tujuan ekspor di Timur Tengah adalah UAE, Dubai.
Bagaimana dampak program MBG? Apakah ada yang mengambil di Finna, Sekar Laut?
o Sejauh ini, Perseroan tidak terdampak program MBG karena tidak banyak produk
Perseroan yang digunakan di program MBG.
o Perseroan tidak menjual langsung ke SPPG, Perseroan menjual ke distributor dan agen.
Apabila program MBG menggunakan produk Finna, saat ini masih ambilnya di toko-
toko. Produk yang digunakan mungkin masih Finna Keruupuk Goreng dengan
kemasan 10 gram berwarna putih. Namun secara volume, jumlah volume Finna
Kerupuk Goreng yang terjual semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Page 6
Bagaimana kapasitas per segmen terkait peningkatan kapasitas produksi dengan total menjadi
65.000 ton? Dari peningkatan penjualan 2025, peningkatan tersebut berasal dari segmen apa?
o Kapasitas produksi di tahun 2025 terdiri dari kerupuk di 18.000 ton, saos dan sambal
di 27.000 ton, serta roti di 5.000 ton. Sedangkan di tahun 2026, kerupuk dan roti
tetap, sementara itu saos dan sambal menjadi 42.000 ton. Peningkatan yang cukup
signifikan di segmen saos dan sambal karena banyaknya permintaan produk dari
pasar.
o Peningkatan penjualan tahun 2025 terdiri dari:
a. Kerupuk naik sekitar 12%, yakni dari 441M menjadi 496M.
b. Saos dan sambal naik sekitar 16%, dari 670M, menjadi 775M.
c. Namun terdapat penurunan 8% untuk segmen roti, dari 69M ke 64M. Penurunan
ini disebabkan oleh melemahnya permintaan dari bisnis B-to-B atas permintaan
roti.
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
John Canfi Gozal
· Direktur
p.1
unresolved
—
Jimmy Herlambang
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
—
Billy
p.1
unresolved
—
Ardiansyah
p.1
unresolved
—
Afiq
p.1
unresolved
—
Dora
p.1
unresolved
—
Imam
p.1
unresolved
—
Lukman
p.1
unresolved
—
Santy
p.1
unresolved
—
Faris
p.1
unresolved
—
Peni
p.1
unresolved
—
Hapsa
p.1
unresolved
—
Arif
p.1
unresolved
—
Udin
p.1
unresolved
—
Amrullah
p.1
unresolved
—
Puguh
p.1
unresolved
person
Suhardi Gunawan Halim
· Komisaris Independen
p.2 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.