Back to announcement
20240404_TPIA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31624302_lamp1.pdf
Other Text extracted TPIASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Siaran Pers
Chandra Asri Group Menjajaki Peluang Kerjasama dengan Perum Jasa Tirta II,
Dukung Kebutuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Pabrik CA-EDC
Jakarta, 4 April 2024—PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), Perusahaan solusi kimia dan
infrastruktur terkemuka di Indonesia, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perum Jasa Tirta
II (PJT II) untuk melaksanakan studi kelayakan terkait potensi energi hijau melalui pengembangan
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Energi dari fasilitas
tersebut nantinya akan disalurkan, salah satunya, ke Pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC)
berskala dunia yang saat ini sedang dikembangkan oleh Chandra Asri Group dan memiliki kebutuhan
kapasitas listrik total sebesar 340 MW. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong implementasi Energi
Baru Terbarukan serta mendukung target Indonesia untuk mencapai Nol Emisi Bersih tahun 2060.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Edi Riva'i, Direktur Legal, External Affairs, & Circular Economy Chandra
Asri Group dan Ruly Aryawan, Direktur Supply Chain Chandra Asri Group serta Dikdik Permadi Yoffana,
Direktur Business Development Perum Jasa Tirta II. pada Senin, 1 April 2024 di Jakarta.
Perusahaan Umum Jasa Tirta II merupakan BUMN Pengelolaan Sumber Daya Air yang menyediakan
kebutuhan air bagi masyarakat & industri di wilayah Jawa Barat & Jakarta. PJT II juga mengelola Bendungan
Jatiluhur di Purwakarta serta Bendungan Karian di Lebak, Banten. Selain pembangkit listrik, studi ini juga
akan melihat potensi pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAB) bersama Chandra Asri Group.
Edi Riva'i, Direktur Legal, External Affairs, & Circular Economy Chandra Asri Group menyampaikan "Kerja
sama antara Chandra Asri Group dan PJT II ini sangatlah penting dalam mendukung Pembangunan dan
operasional pabrik CA-EDC yang dirancang sebagai fasilitas yang mengimplementasikan energi hijau.
Sebagai Mitra Pertumbuhan bagi Indonesia, studi kelayakan ini juga diharapkan dapat menciptakan
peluang bisnis baru dalam pengembangan energi baru terbarukan untuk mencapai keberlanjutan.”
Chandra Asri Group saat ini tengah membangun Pabrik CA-EDC yang akan memiliki kapasitas produksi
lebih dari 400.000 ton Kaustik Soda dan lebih dari 500.000 ton Ethylene Dichloride per tahun. Pabrik ini
memiliki peran penting dalam memenuhi permintaan produk kaustik soda dan ethylene dichloride yang
semakin meningkat dari berbagai industri tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara. Untuk
mengoperasikan pabrik ini, awalnya akan memerlukan pasokan listrik sebesar 140 MW, kemudian akan
ditambahkan 200 MW pada tahun 2026, sehingga total kapasitas listrik yang dibutuhkan
mencapai 340 MW.
Dikdik Permadi Yoffana, Direktur Business Development Perum Jasa Tirta II, menyatakan, "Perum Jasa
Tirta II yang ditugaskan oleh Pemerintah sesuai PP 25 tahun 2022 untuk mengelola WS Citarum, sebagian
Ciliwung-Cisadane, Cimanuk-Cisanggarung, Cidanau-Ciujung-Cidurian dan Seputih-Sekampung tentunya
mempunyai potensi yang besar dalam hal pengembangan EBT untuk mendukung program pemerintah
dalam mencapai target Nol Emisi Bersih tahun 2060. Dengan potensi tersebut kami juga dapat
berkolaborasi dengan pihak swasta seperti Chandra Asri Group untuk mendukung program penggunaan
energi ramah lingkungan dalam proses produksi sehingga rencana kerjasama ini merupakan langkah
strategis bagi kedua belah pihak.”
Page 2
Kaustik soda merupakan bahan baku penting bagi berbagai industri di Indonesia, termasuk untuk ekstraksi
alumina, nikel, pengolahan air, produksi tekstil, kertas, sabun, dan deterjen. Sedangkan, Ethylene
dichloride merupakan komponen penting dalam pembuatan Polyvinyl Chloride (PVC), yang memiliki
beragam aplikasi dalam konstruksi dan kemasan.
Pembangunan pabrik CA-EDC ini dapat menjadi faktor pendorong bagi ambisi Indonesia untuk berperan
dalam rantai pasok global kendaraan listrik dimana permintaan kaustik soda-nya terus meningkat seiring
dengan adopsi kendaraan listrik yang semakin meluas di seluruh dunia.
***
Tentang Chandra Asri Group
Chandra Asri Group adalah perusahaan solusi kimia dan infrastruktur terkemuka di Indonesia, menyediakan produk
dan layanan untuk berbagai industri manufaktur di pasar domestik dan internasional. Dengan sejarah selama 31
tahun dan lebih dari 2.200 karyawan yang berdedikasi, perusahaan ini mengintegrasikan teknologi terkini dan fasilitas
pendukung yang terletak secara strategis di pusat-pusat petrokimia dan industri di Cilegon dan Serang. Chandra Asri
Group mengoperasikan satusatunya naphtha cracker di Indonesia yang memproduksi olefin (Ethylene, Propylene),
Polyolefin (Polyethylene, Polypropylene), Pygas, dan Mixed-C4, serta merupakan satusatunya produsen domestic
Styrene Monomer, Ethylene, Butadiene, MTBE, dan Butene, dengan pengembangan pabrik Chlor Alkali – Ethylene
Dichloride berskala dunia yang tengah dilakukan. Bisnis kimia Chandra Asri Group didukung oleh aset infrastruktur
inti yang mencakup fasilitas energi, listrik, air, dermaga, dan tangki penyimpanan strategis.
Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi: www.chandra-asri.com
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Chandra Asri Group
Suryandi Chrysanthi Tarigan
Director of HR & Corporate Affairs Head of Corporate Communications
Telp : 021-530 5790 Telp : 021-530 7950
Email : suryandi@capcx.com Email : corporate.comm@capcx.com
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.