Skip to content
Back to announcement

Financial_Checklist_HIT_2023_signed compressed.pdf

Financial statement Text extracted HITS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.940
Page 1 of 85

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR
MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan
Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi
Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan
dan selanjutnya
pada kolom ,Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada
kolom ,Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan
yang ada maka
tanda (v) diisi pada kolom ,N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan
audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.

Bidang Usaha Jasa transportasi angkutan laut

Jenis penawaran Umum Saham

Page 2 OCR 0.895
Page 2of 85

31/12/2023

31/12/2022

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja

KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja

Nama Partner

Said Amru

Daniel, CPA

Tanpa modifikasian| Tanpa modifikasian

Opini Akuntan
dengan penekanan dengan penekanan
suatu hal suatu hal

Catatan tentang Opini (jika ada) - -

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v

Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi “

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Page 3 OCR 0.948
Data Keuangan Penting (dalam Dolar Amerika Serikat)

Page 3of85

Periode laporan keuangan 31 Desember 2023| 31 Desember 2022
(Diaudit) (Diaudit)

Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 112.471.989 112.238.825
Laba bruto 29.803.167 30.942.236
Laba operasional 14.189.574 17.555.408
EBITDA 32.123.402 45.716.435
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 9.241.846 11.283.293
Laba (rugi) komprehensif 9.409.116 16.522.022
Laba Per saham (dasar) 0,00078 0,00115

Laba Per saham (dilusian)

Periode laporan keuangan

31 Desember 2023

31 Desember 2022

(Diaudit) (Diaudit)

Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 271.820.404 229.920.399
Jumlah Aset Lancar 87.075.663 64.864.217
Jurnlah Aset Tidak Lancar 184.744.741 165.056.182
Jumlah Liabilitas 164.026.920 150.136.618
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 48.090.200 60.797.452
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 115.936.720 89.339.166
Jumlah Ekuitas 107.793.484 79.783.781

Page 4 OCR 0.880
Page 4 of 85

Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 | 31 Desember 2022
(Diaudit) (Diaudit)
Modal Disetor 69.436.964 72.642.458
Saldo Laba 31.990.773 26.532.325
Rasio Keuangan”

Rasio Lancar (Yo) 181,071 157,064
Margin laba kotor (GPM) 26,50K 27,57h
Margin laba operasional (OPM) 12,621 15,644
Margin laba bersih (NPM) 8,224 10,054
ROA 3,401 4914
ROE 8,579 14, 1496
Debt / Asset 27,894 21,034
Interest Coverage Ratio 3,08 3,54
EBITDA thd pendapatan (Yo) 28,56 40,731

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 5 OCR 0.888
Page S of 85

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

dju|nje
SI SI SIS

5s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum

Page 6 OCR 0.925
Page 6of 85

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a, gambaran umum Perusahaan)

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
Giterapkanj
C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan datam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
@d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuanganj dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan,
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nila pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya,

Catatan 1
Catatan 3

Catatan 7, 14, 28

Catatan 14

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan)

Catatan 1a

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara)

Catatan la

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan:

Catatan Ia

4)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan Ia

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Catatan 1a

Page 7 OCR 0.891
Page 70f85

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Patatan za
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada),

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
8) Area Eksplorasi, meliputi:
DUINama lokasi,
DOINama pemilik izin lokasi:
DOiTanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
DOIPersentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi: dan

DJumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
DCINama lokasi,
DO Nama pemilik ijin lokasi,
DCITanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
DOIPersentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

DOJumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

DJumlah produksi pada tahun berjalan: dan

DC)Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

Page 8 OCR 0.880
Page 8of85

po TT eteranan | Ada | Tidak | N/A “| — Keterangan

12) | Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH,
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1b
Giterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: “ Catatan Ib
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan) dan “ Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Catatan 1b
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
( Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 2
langsung:
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 2
3) | Jenis usaha, v Catatan 2
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 2
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 2
6) | Total Aset: dan v Catatan 2
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari 5096 “
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 509 (lima P1
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:
C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 9 OCR 0.911
Page 9 of 85

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk v
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas “
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

f) dalarn hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite “ Catatan 1c
audit,

2) | Cakupan manajemen kunci, dan v Catatan 1c

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan 1d

Catatan 48c

&

Catatan 48c
Catatan 48c
Catatan 48c

S STIK

Catatan 48c

S

Catatan 48c

Page 10 OCR 0.893
Page 10 of85

2 Pn yng etanyag ro mengavras Broo keungn De Me Be Bau

2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan 3
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan 3a
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, v Catatan 3a
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Gatatan'3a
2) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v“ oi
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v“

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
€) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v Catatan 4
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa v Catatan 4
Gepan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas v Catatan 4
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

d, Kebijakan Akuntansi Tertentu

SIS

Page 11 OCR 0.894
Page 11 of 85

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pas entitas induk v Catatan 3b
Gan entitas anak, Catatan 3b
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan v
entitas induk:
C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v Catatan 3b
Pengendalian atas entitas anak, PP. Catatan 3b
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: v Catatan 3b
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan v Catatan 3b
) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan # Catatan 3c
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas,

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v
kas.

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Catatan 3c
Catatan 3c

Ss

SS

Catatan 3f

Page 12 OCR 0.904
Page 12 of85

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas “ Catatan 3r
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: z Catatan 3r

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v end

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: “ Catatan 3r

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset “ Catatan 3e
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: # Catatan 3r

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain v“ Catatan 3r

penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen

keuangan derivatif: dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(S5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

SSS

KK NN

KAA

Page 13 OCR 0.903
Page 13 of'85

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. “

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v“
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia “
dan Bank Lain,

6) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v
dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: v
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi

Pemerintah:dan v
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. XL

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(2) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian: v
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Pertakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

SEL

RS

Page 14 OCR 0.921
Page 14 of 85

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
plutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain: v

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

S«

SS SSS

Catatan 3!
Catatan 31
Catatan 31

Ss Iss

Catatan 3g

Page 15 OCR 0.892
Page 15 of 85

b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanarnan telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)| Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 3i, 14
3) pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 31, 14
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 3i, 14
Cc) pengelompokan Aset Tetap: v“ P
d) metode penyusutan yang digunakan: 7 Catatan 3i, 14
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: Catatan 31, 14
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: “ Catatan 3i, 14
9) penghentian pengakuan: 3 Catatan 3i, 14
h) nilai residu: dan “ Catatan 3i, 14
I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, “ Catatan 3i, 14
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. v“ Catatan 3i, 14
,

Page 16 OCR 0.880
Page 16 of 85

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

3h, 13
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama “4
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabilitas yang timbul, dan
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

3) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, v“
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan:

ON penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dirniliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

“KEK

31,17
3j, 17

RH

3,17
3), 17

Ss

KS

UK

KK KKR

Page 17 OCR 0.901
Page 17 of 85

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

@) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v Catatan 3m
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera, v

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain: Y

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain: “

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain: “

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

23) | Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

SSS 8

Catatan 3m

v Catatan 3v

Page 18 OCR 0.919
Page 18 of 85

b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 3v

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
€C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(3) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

SSS Ss

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Ss

Page 19 OCR 0.921
Page 19 of 85

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 3p

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

c) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan

pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(23) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rual.

Sa

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagal beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,
(5S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

S«

Ss.

Page 20 OCR 0.923
28)

Page 20 of 85

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

€C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Catatan 3e

Catatan 3e

Catatan 3e

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

S«

Catatan 3d
Catatan 3d, 40

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

SSK

Catatan 30, 31
Catatan 30, 31
Catatan 30, 31
Catatan 30, 31

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan)

€) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

SKK

Catatan 3g

Catatan 3g

Catatan 3g
Catatan 3g, 29

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Catatan 3u

Page 21 OCR 0.884
Page 21 of85

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Catatan 3w, 3Sc
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pernbayaran berbasis v
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, “ Catatan 35b
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan v Catatan 35b
C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. 4 Catatan 3Sb

Catatan: Beriaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v Catatan 3k
dikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk 4 Catatan 3s
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba “ Catatan 3t

(rugi) per saham dilusian,

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
3 Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: v sera 2
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang £ ratan
asing:
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selarna periode pelaporan: dan v onar
v Catatan 5

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Page 22 OCR 0.908
Page 22 of85

2) | Khusus Industri Perbankan
3) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. “

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai

dalam mata uang original): dan w
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan. v

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

v

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk rnasing-masing giro: v
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyal

hubungan istimewa dan pihak ketiga: v

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan PP

“

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, X,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya)

SS

NS

Page 23 OCR 0.895
Page 23 of 85

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
3) | Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur,

C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

N pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

3) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

«

SA Aa Oa

KK

SSsc

Page 24 OCR 0.892
Page 24 of 85

C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): v

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang. v.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumiah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta “
jumlah ut retensi at dan tan an iutang (tanpa

DN

NS SH

Sx

Ss

Page 25 OCR 0.925
Page 25 of 85

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c)

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Sx

Na

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa Ser dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

Ca) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

SS SKK

Page 26 OCR 0.891
Page 26 of 85

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirind dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakul:

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jurnlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

€) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

3

KN SK

KK. RS £

S««

Page 27 OCR 0.902
Page 27 of 85

10) | piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain, v“

11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v Catatan 10
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v Catatan 10

12)| Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

2) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, Y
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang v
diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: x
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: “
(S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). “
(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo v

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

SS.

Page 28 OCR 0.917
Page 28 of 85

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

SK

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

NS S8

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

S.S SS

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 29 OCR 0.885
Page 29 of 85

2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi v
usaha atau lainnya),

18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v“
19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi seiama periode berjalan v
C) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

(31 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesiaj v“

9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumiah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

») Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi) v

Ss

S «

aa HN

«

Page 30 OCR 0.912
Page 30 of 85

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

Ss

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

€C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

N

22)

Persediaan

3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

(2)

3)
(al

(5)

(6)

?

(8)

total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

Jumiah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(W) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(Wi) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

Ss

Catatan 8

Catatan 8

Page 31 OCR 0.889
Page 31 of 85

dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan “
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain: “
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
beriaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada. v

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:

Ss.

Ss.

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: v
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk

pengembangan: dan v“
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, Impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

S.S

Page 32 OCR 0.910
Page 32 of 85

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan v

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. 1

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(4) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan “
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. v

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: “

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir, v

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang: “

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup: “

(0 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan,

Sc.

Ss

Page 33 OCR 0.920
Page 33 of85

23) | Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain: “

(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belur dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(2) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

Il. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: “ Catatan 40

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

v Catatan 31a

Catatan 9

Ss

Page 34 OCR 0.901
Page 34 of 85

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: 4
dan

@) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. LA

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya v
tersedia,

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugij 1 Catatan 13

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung v
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan “
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi v
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan

Catatan 13
Catatan 13

Sd

Catatan 13

menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode v
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:
1) bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan “
Investor lain,
j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan v
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Va

Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 35 OCR 0.910
Page 3S of 85

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

29) | Khusus Industri Kehutanan

SSS

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

Yaa Te

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
II. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

S

SSK

SS

Page 36 OCR 0.881
Page 36 of 85

I, Pengurangan tahun berjalan “
Il. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan v
(c) Pengurangan lainnya “
(d) Saldo akhir: z
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan v
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. v
32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan: v
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir, 3
C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan) £
@) Kondisi hewan ternak: v
!) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
9) opera ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang x
4 v
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung: Y
I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: v
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada: dan v“
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. “
33) | Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya: “
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi: uG
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: v
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, “
(5S) jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk: “

Page 37 OCR 0.937
b)

9

d)

Page 37 of 85

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,

Gan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan

Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Ss

«

NK KAK

Page 38 OCR 0.914
Page 38 of 85

(3) estimasi saat penyelesaian)

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
9
d)
e)

»

a

Lu)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan)

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan,

rugi penurunan nilat dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi dan

ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak

diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selarna periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalarn pembangunan,

SS

SSS 8

«

Catatan 14

Catatan 14
Catatan 14

Catatan 14

Page 39 OCR 0.923
Page 39 of85

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunanj dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2)jumiah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jurnlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(S) nital buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya)

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

KEKE

SSS

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

Page 40 OCR 0.917
Page 40 of 85

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(2) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

€C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang v“
layak dikapitalisasi,

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak

0 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

h) keberadaan dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

W nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

SS.

S

Sx

d

e

S

SS SSS ss

Page 41 OCR 0.923
Page 41 of 85

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasij “

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar “
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan v

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para “
pemegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.
D) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan v
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dirnana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

Rea 23

NI

RX

Page 42 OCR 0.890
Page 42 of 85

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(8) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, v
(b) Saldo awal, v
(Cc) Penambahan/pengurangan: v
(d) Amortisasi, dan v
(e) Saldo akhir. v
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan: v
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: P3
(4) Jumiah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan)
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan ye
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, “
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama #
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. v
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: “ Catatan 18
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan Pa Catatan 18
€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, “
2) | Provisi
a) selo untuk provisi beriaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka v
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain: v
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

Page 43 OCR 0.907
Page 43 of 85

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, “

(4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum “
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, 14
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi: v“
(7?) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud “

dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah “
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v Catatan 22
jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

S) | Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruiksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

2) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakul,

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

ST

Ss

KAS

Page 44 OCR 0.905
Page 44 of 85

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
3) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung)
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

KK KUK.K

KAL

S SSS

ba

Page 45 OCR 0.884
Page 45 of 85

Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumiah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut program asuransi
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
O Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur
(3) Jumlah menurut jenis mata uang
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

KNSSS

«S

SSS

KRL

SSS

S.S

Page 46 OCR 0.897
Page 46 of 85

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. v

ID) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham)
(2) Dasar perhitunganj dan
(3) Saldo menurut usia.
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, “
10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 31b
a) jenis dan jumlahnya: dan v
b) informasi mengenal ketetapan pajak. Dg
11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan v
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh ternpo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,
12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak v
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima,

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesual v
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas v“ Catatan 32
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi: Y Catatan 32

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

S.cs

Catatan 21

Catatan 28, 30

Page 47 OCR 0.935
Page 47 of 85

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan) dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

Ss.

SNN

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jurnlahnya,

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

«S«

Catatan 25, 40
Catatan 25, 40

Page 48 OCR 0.894
Page 48 of 85

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rindan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v Catatan 28
uang: a
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, g
. Catatan 28
Cc) tanggal jatuh tempo: “ Catatan 28
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v Catatan 28
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan Catatan 28
perolehannya, Catatan 28
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v“ Catatan 28
piyamang v Catatan 28
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): v
Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v erowok z

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

» pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v“ Catatan 26, 27
pada tanggal laporan posisi keuangan: "

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun)
(2) lebih dari satu tahun sampai S (lima) tahun) dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Ss

Catatan 26, 27
Catatan 26, 27

S«

&SS£

Page 49 OCR 0.907
2)

»

Page 49 of 85

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(Li) dasar penentuan utang sewa kontinjenj
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau

pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

AN

21) | Khusus Industri Perbankan
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

c)

«)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

?)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)

(4)
(5)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih,

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

S« ha 3 Ta

Tk

Page 50 OCR 0.909
Page 50 of 85

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

KN

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

&. KSXXN

EN

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program,
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(3) biaya jasa kini:

(b) biaya bungaj

(c) iuran oleh peserta program)

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Ss

Catatan 29

Catatan 29
Catatan 29

Catatan 29

Page 51 OCR 0.872
Page 51 of 85

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: Catatan 29

v
H Catatan 29
Ka) kmbalan yang dibayarkan, “ Cabtan 29
(9) biaya jasa lalu: “
(h) kombinasi bisnis: v
(U)  curtaiment: dan “ Catatan 29
() penyelesaian, v
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang v
seluruhnya atau sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesual dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program, v“
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial: v
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata v
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) turan oleh pemberi pekerja: “
(e) iuran oleh peserta program, “
(M -Imbalan yang dibayarkan: v
(9) kombinasi bisnis: dan v
(h) penyelesaian: v
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan: v
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan) v
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK: v
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang “
diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan: v
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk: v“ Catatan 29a
(a) biaya jasa kini:

Page 52 OCR 0.919
Page 52 of 85

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(hn) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jurnlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jurniah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utara dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(2) tingkat diskonto,

(b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbaian masa depan):

SSK

Ss

TH.

S«

Catatan 29a

Catatan 29
Catatan 29
Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Page 53 OCR 0.916
Page 53 of 85

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan v

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, TA Catatan 29

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah,

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v
defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(W) labilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Nabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan: v

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

v“ Catatan 29

Sc

Sc

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya v
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
(W Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk v

mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program seiama periode tersebut:

(W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) “
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ili)jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesual SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan v
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii,

Page 54 OCR 0.879
Page 54 of 85

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

b) Iuran Pasti “
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya sg
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain: v
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerjaj dan
(2) penjelasan mengenai llabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang “
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, v

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, P

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

!) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi Y
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 4
dan

h) persyaratan penting lainnya. “

25) | Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. “

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan) v
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: t:
(c) nilai nominal: v
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): Yi
v

Page 55 OCR 0.884
Page 55 of 85

hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(N rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannyaj dan
(i) persyaratan penting lain)

(2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

(@)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalarn Kontrak Perwaliamanatan: dan

n persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: “

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari v
sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: “

KESAN LAN

«

KEK KK

«

Page 56 OCR 0.892
Page 56 of 85

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

“
0) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, “
9) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) “
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v“
) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): “
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli: “
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: “
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan “
m) persyaratan penting lainnya X
« Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v“ Catatan 35
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, “
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, P)
Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: “ Catatan 35
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan v Catatan 35
Catatan 35
(3) Pemegang saham lainnya: “
d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: Catatan 35
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, v
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Y

Page 57 OCR 0.889
Page 57 of 85

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, Pa
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal)
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar v

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

&) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v Catatan 36, 37

1) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sernentara:

(3) Tanggal efektif transaksi
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan v
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan “
yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v Catatan 37
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(3) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikanj “

Catatan 36
Catatan 36

«

««

Catatan 37
Catatan 37
Catatan 37

SsSss

Catatan 37

TH. &&X

Catatan 37

Page 58 OCR 0.850
Page 58 of 85

(2) Nama entitas anak, dan v Catatan 37
(3) Nama pihak yang bertransaksi, v
b) Derhaungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: v“ Catatan 2, 37
n
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya v
Pengendalian,
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar hemhang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal “ Catatan 35a
b) Pada Kei periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang “ Catatan 352
ce) Kobe dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal Catatan 35a
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan v Cetakan 330
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. “ Catatan 35a
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan Catatan 35d
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v“ Catatan 3Sd
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj “
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: v
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v
@d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan “
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, v
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang hrarus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya. v“ Catatan 39

Page 59 OCR 0.906
Page 59 of 85

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau “ Catatan 33
tidak langsung pada entitas induk.

d, Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang: “

(2) Penjualan jasa, “ Catatan 42
(3) Bungaj v

(4) Royalti dan/atau z

(5) Dividen, v

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 106 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan)

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v Catatan 42
berdasarkan pihak bergelasi dan pihak ketiga:

@&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan: “

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumiah uang muka yang diterima, dan

(c) Jumiah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

Catatan 42
Catatan 42
Catatan 42

KAN

S«

Ss

Page 60 OCR 0.908
Page 60 of 85

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan)

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

NS

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

SSSSS

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain:
8) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

SSS

4

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampuj dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

NS

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 61 OCR 0.910
Page 61 of 85

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: Catatan 42

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi “ Catatan 42

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

€) Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada v“
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa v
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain,

7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi v

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, Y

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

3) Obligasi Pernerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,

C) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

SS

S«

Catatan 42

KAK

Page 62 OCR 0.910
Page 62 of85

10) | Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: “
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan) dan

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan)

c) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

€) Beban pemeliharaan sarana:

!) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim “
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. v

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. “

Catatan 44
Catatan 44

«3

Catatan 44
Catatan 44

XS

11

SSS.

Page 63 OCR 0.909
Page 63 of 85

9) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi. v
13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) | Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:
3) Beban penjualan,
b) Beban distribusi: dan
C) Beban umum dan administrasi. v Catatan 45
15) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok v
produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama, “
16)| Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa “
Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
€C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

Sc

Ss

Catatan 46a
Catatan 46b

Ss

Page 64 OCR 0.933
Page 64 of 85

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pernbiayaan yang diakul sesuai SAK yang
beriakuj dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

S.xx

Catatan 47

18)

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan)

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka

lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Ss

Catatan 39
Catatan 39

Catatan 13, 39

Page 65 OCR 0.905
Page 65 of 85

20) | Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 3ic

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode “
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tanoguhan yang berasal dari perbedaan Y Catatan 31d
temporer dan pembalikannyaj

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi

beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: v
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan

penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan “
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, F

dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas, “
Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi “

dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi

dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan “ Catatan 31e
tarif pajak yang berlaku, atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak “ Catatan 31d
tangguhan dalam laporan keuangan,

Page 66 OCR 0.911
Page 66 of 85

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

Catatan 3la

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: v Catatan 3la

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan v Catatan 31a

(3) laba kena pajak, v Catatan 3la
) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: “
ji) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan, “ Catatan 31
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi “

keuangan untuk periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, v

apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi v
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

Ss

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi Pa
bisnis,
0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan v

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak v

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang SA

Page 67 OCR 0.933
Page 67 of 85

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara iain :

&) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
sahamj

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

G) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 34

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 40

Catatan 40

Catatan 40

Page 68 OCR 0.883
Page 68 of 85

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v“
ceeakd Catatan 40

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait “
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak, v
(4) entitas asosiasi: v“ Catatan 40
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(?) pihak-pihak berelasi lainnya. v Catatan 40

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek: “ Catatan 40
(2) imbalan pascakerja:

S$&

Catatan 40
Catatan 40

RR

S«

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: Y

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan F

(5) pembayaran berbasis saham. v
() untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan v

Perusahaan:

Page 69 OCR 0.913
Page 69 of85

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v

si

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi .
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, v Catatan 41
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v

(9) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: Pd
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut v
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

B8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi v
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi v Catatan 14
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama “

periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

Catatan 41
Catatan 41

Ss

v

(4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya: v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan

komprehensif lain selama periode tersebut: dan v

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Page 70 OCR 0.898
Page 70 of 85

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
3) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: “
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan “
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah v
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain : v
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: Y
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: v
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian, Y
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu v
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu: v“
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan Pd
(b) laba per saham dasar dan dilusian: v
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan v
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan v
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 71 OCR 0.894
Page 71 of 85

26) | Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, v“
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, v Catatan 3c

?) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: v

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak v
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utarna piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
la) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: “

(Ll) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar L
sumber daya ekonomi terjadi)

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal “

Catatan 3c
Catatan 3c

NS

Catatan 3c
Catatan 3c

Ss

Catatan 3c

Ss

SSS

Catatan 3c

Page 72 OCR 0.924
(12)

(13)

(14)

(15)

Page 72 of85

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estirnasi penggantian tersebut

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 1005

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 73 OCR 0.920
Page 73 of 85

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belur selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui Y
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalarn jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,

(3)  Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami ?
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v
transaksi kombinasi bisnis, dan

ba

&

Sx. $

«

Page 74 OCR 0.935
Page 74 of 85

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(4) jumlah harga yang dibayarkan)

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Catatan 3c

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) pengungkapan pada level segmen)

(4) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

I negara domisili Perusahaan: dan

Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Page 75 OCR 0.934
Page 75 of 85

tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

| negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) kdentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

KEK

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

ba

Page 76 OCR 0.908
Page 76 of 85

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan: Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan v“

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan

tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang “
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan v Catatan 3g, 50

b) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan Y
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

«

&. KNK KK KK

«

Catatan 3g, SO

Page 77 OCR 0.884
Page 77 of 85

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya v
secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam P
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan “
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan v
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian v
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)| Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

Sd

Il pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: “ Catatan 48
Ii. periode berlakunya perikatan: PP, Catatan 48
W. dasar penentuan kompensasi dan denda: v

Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan IP,

V.  pembatasan-pembatasan lainnya: “ Sean pr

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

Page 78 OCR 0.907
b)

2)

(3)
(3)

Page 78 of 85

Ii. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
li. periode berlakunya perikatanj
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi:
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan)

fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

(2)

(3)

(4)

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(2) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensis

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

RN.

Ss

«

La

AN

Catatan 30

Catatan 30
Catatan 30
Catatan 30

Catatan 30

Catatan 49
Catatan 49

Catatan 49

Page 79 OCR 0.907
Page 79 of 85

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. “

34)| Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasarna:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

0) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

8) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada Catatan S1
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, Y

(2) risiko likuiditas, antara lain:
la) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk v Catatan S1
pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, Pd Catatan 51

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak Catatan 51
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba v
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Ta Catatan 51

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
Instrumen keuangan. v

36) | Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan v“

KK KKKS

Catatan 51

Page 80 OCR 0.906
Page 80 of 85

posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

S«

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas /iduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

Sr

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi'

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

€C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

Gd) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Catatan 3Sb

Catatan 3Sb

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 81 OCR 0.898
Page 81 of 85

permodalannya, termasuk:
Catatan 51

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: “
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk v Catatan 51
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: v“ Catatan 51
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: L
Gd) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak v
eksternal (jika ada): dan
€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila v
terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas v Catatan 52
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, “ Catatan 52
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
B8) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang: v“
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti v Catatan 3w
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:
C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham, v
@) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham “
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:
&) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode: v
penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar “

Page 82 OCR 0.908
Page 820185

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

SSS

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

€C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat.

SS KS

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

3) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya,

€) Rasio keuangan penting,

@d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

&«

Catatan 48

44)

Khusus Industri Kehutanan :
B8) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Page 83 OCR 0.904
Page 83 of 85

v

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman “
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi v Catatan 53
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

S«

(4) tanggal terjadinya, v Pata 2
(2) sifat peristiwa, dan “
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat, v
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: Y Catatan 53
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: Pra Ega 53
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 53
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan "4 Catatan 53

Page 84 OCR 0.908
Page 84 of 85

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui

atau diestimasi secara wajar.
47) | Rektasifikasi
8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat rekiasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan
(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan: Z

(4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan Y
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi “
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan v
pemerintah yang telah diakui.

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

3) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas Pa
pasar modal di 84egara lain atau dalam rangka penawaran Efek di 84egara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 55
Catatan SS
Catatan 55

KR.

(4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di 84egara lain: v
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta

penjelasannya, dan y
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif

beserta penjelasannya, v

Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di B4egara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
84egara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan

Page 85 OCR 0.925
Page 85 of 85

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Andi Alifwansyah N

Y Direktur Utama 5

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.95 MB
Published3 Apr 2024
Pages85
Characters153,436
Text sourceOCR
OCR confidence0.905

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono p.2
unresolved org Purwantono p.2
unresolved person Surja Nama Partner Said Amru Daniel p.2
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.7 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.13 ×12
unresolved org Bank Indonesiaj p.29
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.56
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result