Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 81
Page 1
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1 Seluruh Emiten dan Perusahaan harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan
Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi
Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2 Tanda (√) diisi pada kolom "Ada‟ apabila Emiten/Perusahaan telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan
dan selanjutnya pada kolom "Keterangan‟ ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3 Apabila Emiten/Perusahaan tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (√) diisi pada
kolom "Tidak Ada‟ dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4 Apabila Emiten/Perusahaan tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan
yang ada maka tanda (√) diisi pada kolom "N/A‟.
5 Checklist ini khusus emiten wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk
laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan : PT Cakra Buana Resources Energi, Tbk
Bidang Usaha : Jasa bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum.
Jenis penawaran Umum : Penawaran perdana saham
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik : KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono KAP Agus Ubaidillah dan Rekan
Nama Partner : Aris Suryanta Mikail Jaman
Opini Akuntan : Wajar tanpa Modifikasian Wajar tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) : Tidak ada Tidak ada
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Pemenuhan peraturan
No. Peraturan Keterangan Ya Tidak
No. VIII.G.11 Tanggung jawab direksi
✓
atas Laporan Keuangan
No. VIII.A.2 Independensi akuntan
yang memberikan jasa ✓
audit di Pasar Modal
Page 2
Data Keuangan Penting (dalam ribuan rupiah)
Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 42.728.166.665 32.958.436.111
Laba (rugi) bruto 15.126.567.245 14.878.551.939
Laba (rugi) usaha/operasional 3.346.742.289 8.731.470.858
EBITDA 18.326.825.717 18.676.200.064
Laba (rugi) Bersih 904.446.270 7.498.789.820
periode berjalan
Laba (rugi) komprehensif 792.457.374 7.498.789.070
Laba Per saham (dasar) 0,20 3,42
Laba Per saham (dilusian) - -
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 352.965.594.591 129.927.330.048
Jumlah Aset Lancar 190.390.304.697 6.958.755.979
Jumlah Aset Tidak Lancar 162.575.289.894 122.968.574.069
Jumlah Liabilitas 184.282.699.998 38.602.051.087
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 30.040.784.573 14.934.702.650
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 154.241.915.425 23.667.348.437
Jumlah Ekuitas 168.682.894.593 91.325.278.961
Penghasilan komprehensif lain (115.041.646) (3.052.175)
Modal disetor 113.450.790.525 95.000.000.000
Tambahan modal disetor lainnya 59.480.725.336 1.366.357.603
Saldo laba (4.133.579.622) (5.038.025.892)
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 633,77% 46,59%
ROA 0,26% 5,77%
ROE 0,54% 8,21%
EBITDA terhadap pendapatan (%) 42,89% 54,12%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 3
Catatan:
1 Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut
tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan. Emiten atau Perusahaan wajib menyesuaikan
pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan
untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan.
2 Emiten atau Perusahaan yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan
Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode ✓ Halaman 1 - 2
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode ✓ Halaman 3
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode ✓ Halaman 4
4 Laporan arus kas selama periode ✓ Halaman 5
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang ✓ Tidak ada penyajian
disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi kembali
secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan ✓ Halaman 6 - 48
Ketentuan Umum
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan
urutan sebagai berikut:
a Gambaran umum Perusahaan; ✓ CALK No. 1
b Dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan ✓ CALK No. 2 dan CALK
akuntansi signifikan yang diterapkan; No, 3
c Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan ✓ CALK No. 5 s.d CALK
posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan No. 38
ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
d Pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di ✓
bagian manapun dalam laporan keuangan; dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam ✓
laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk
memahami laporan keuangan.
2 Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk ✓
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
“sebagian”.
3 Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos ✓ CALK No. 21
mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan,
dan alasan dijaminkan.
4 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan ✓ CALK No. 11
nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Page 4
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan; ✓ CALK No. 1a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, ✓ CALK No. 1a
pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta
tanggal Berita Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang ✓ CALK No. 1a
sedang dijalankan pada periode pelaporan;
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan ✓ CALK No. 1a
usaha;
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. ✓ CALK No. 1a
Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan
usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan,
wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari
ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya;
dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam ✓
kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak
dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. ✓
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang ✓
mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang ✓
berwenang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), ✓
serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip
syariah (jika ada).
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan ✓
Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi
Perseroan meliputi:
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi; ✓
Nama pemilik izin lokasi; ✓
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh ✓
temponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada ✓
perusahaan pemilik izin lokasi; dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan ✓
sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi; ✓
Nama pemilik ijin lokasi; ✓
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh ✓
temponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada ✓
perusahaan pemilik ijin lokasi; dan
Page 5
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Gambaran Umum Perusahaan (lanjutan)
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan (lanjutan)
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: (lanjutan)
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang ✓
pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal
sertifikasi.
Rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama
masa sisa manfaat HPH; dan
Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan ✓
Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ✓
eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan; ✓
b) Rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama ✓
masa sisa manfaat HPH; dan
c) Sisa umur HPH. ✓
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, ✓ CALK No. 1c
termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; ✓ CALK No. 1c
3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan ✓ CALK No. 1c
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek ✓
yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum
perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan
Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik ✓
secara langsung maupun tidak langsung;
2) Tempat kedudukan; ✓
3) Jenis usaha; ✓
4) Tahun beroperasi secara komersial; ✓
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); ✓
6) Jumlah Aset; dan ✓
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) Sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, ✓
apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun
tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50% (lima
puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) Alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak ✓
langsung lebih dari 50% (lima puluh perseratus) hak suara
atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian;
Page 6
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Gambaran Umum Perusahaan (lanjutan)
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan
Khusus (EBK) (lanjutan)
7) Informasi penting lainnya antara lain: (lanjutan)
c) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas ✓
anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk
menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal
atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan
entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
d) Sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan ✓
entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk
dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali
pinjaman atau uang muka;
e) Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap ✓
perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas
anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian
atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas
induk; dan
f) Dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak,
maka entitas induk harus mengungkapkan:
1) Keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari ✓
hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan
atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian;
2) Jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan; ✓
3) Jumlah harga yang diterima; ✓
4) Bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara ✓
Kas;
5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau ✓
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan; dan
6) Jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas ✓
pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, ✓ CALK No. 1b
dewan komisaris, dan komite audit;
2) Cakupan manajemen kunci; dan ✓ CALK No. 1b
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau ✓ CALK No. 1b
rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang
bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan
entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan ✓ CALK No. 1d
keuangan.
Page 7
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan ✓ CALK No. 3a
telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya ✓ CALK No. 3b
historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai
realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, ✓ CALK No. 3b
kecuali untuk laporan arus kas.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang
digunakan, meliputi:
a) Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak; ✓ CALK No. 3b
b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan ✓
mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan
usaha asing yang signifikan; dan
c) Alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). ✓
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). ✓
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan
oleh Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan ✓ CALK No. 4
akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan
keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak
yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan;
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi ✓ CALK No. 4
yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari
estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang
memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian
material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam
periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud ✓ CALK No. 4
dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan
rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang ✓
meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak;
b) Dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke ✓
dalam laporan keuangan entitas induk;
Page 8
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
1) Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Yang harus dijelaskan antara lain: (lanjutan)
c) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan ✓
kepemilikan tanpa kehilangan pengendalian atas entitas
anak;
d) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan ✓
Pengendalian atas entitas anak;
e) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan ✓
penyajian kepentingan non pengendali; dan
f) Pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar ✓
entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk ✓
metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan
nonpengendali;
b) Pengakuan awal untuk goodwill; ✓
c) Pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan ✓
d) Kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi
bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:
1) Pembelian dengan diskon; ✓
2) Akuisisi secara bertahap; dan ✓
3) Imbalan kontinjensi. ✓
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan ✓ CALK No. 3f
komponen kas dan setara kas.
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, ✓ CALK No. 3e
termasuk perlakuan atas biaya transaksi;
2) Pengukuran setelah pengakuan awal instrumen ✓ CALK No. 3e
keuangan setiap kategori;
3) Ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; ✓ CALK No. 3e
4) Metode yang digunakan untuk menentukan Nilai ✓ CALK No. 3e
Wajar instrumen keuangan;
5) Metode perhitungan yang digunakan untuk ✓ CALK No. 3e
menentukan penurunan nilai dari aset keuangan;
6) Ketentuan penghentian pengakuan instrumen ✓ CALK No. 3e
keuangan;
Page 9
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
4) Instrumen Keuangan (lanjutan)
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk (lanjutan)
7) Khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi
lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai:
a) Ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung ✓
nilai;
b) Klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi ✓
lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif;
dan
c) Perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan ✓
akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk; ✓
2) Pengakuan awal Sukuk; ✓
3) Pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; ✓
4) Penyajian pendapatan sukuk; dan ✓
5) Penyajian amortisasi biaya transaksi. ✓
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) pengakuan awal Sukuk; ✓
2) Pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; ✓
3) biaya transaksi penerbitan Sukuk; ✓
4) posisi penyajian Sukuk; dan ✓
5) akad syariah yang digunakan. ✓
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai ✓
jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro ✓
pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian ✓
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse ✓
Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
Page 10
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
7) Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki; ✓
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok ✓
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah; dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. ✓
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang ✓
diberikan;
2) Dasar penyajian atas kredit; ✓
3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan ✓
pengendalian risiko portofolio kredit;
4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari ✓
BPPN (jika ada); dan
5) Kebijakan bank akan agunan kredit. ✓
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas ✓
tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Dasar penilaian dan penyajian; ✓
2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi ✓
piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari ✓
realisasi penjualan agunan.
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan ✓
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali ✓
aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.
10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa ✓
recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang; ✓
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga ✓
pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang ✓
(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh
perusahaan).
Page 11
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu ✓ CALK No. 3j
sewa;
b) Kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa ✓ CALK No. 3j
pembiayaan atau sewa operasi; dan
c) Kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak ✓ CALK No. 3j
sebagai lessee dan/atau lessor.
12) Persediaan :
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan
akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan ✓
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban
kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan ✓
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai
persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan;
2) Dasar penilaian dan pengukuran;
3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum
menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan;
4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman
yang disusutkan; dan
5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan ✓
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Hewan ternak telah menghasilkan :
a) Metode penilaian;
b) Metode amortisasi (deplesi); dan
c) Cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung, jika ada.
2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum
menghasilkan) :
a) Metode penilaian; dan
b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat
berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.
Page 12
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pengakuan awal Aset Tetap; ✓ CALK No. 3i
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap; ✓ CALK No. 3i
c) Pengelompokan Aset Tetap; ✓ CALK No. 3i
d) Metode penyusutan yang digunakan; ✓ CALK No. 3i
e) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; ✓ CALK No. 3i
f) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan; ✓ CALK No. 3i
g) Penghentian pengakuan; ✓ CALK No. 3i
h) Nilai residu; dan ✓ CALK No. 3i
i) Pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas ✓ CALK No. 3i
estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai
residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan ✓
untuk mencatat investasi pada asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan ✓
untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama; ✓
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas ✓
yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada. ✓
17) Aset TakBerwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Pengakuan awal Aset Takberwujud; ✓
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud; ✓
c) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila ✓
umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi
yang digunakan dan umur manfaatnya;
d) Sumber terjadinya Aset Takberwujud; ✓
e) Metode amortisasi yang digunakan; ✓
f) Penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan ✓
g) Riset dan pengembangan (jika ada). ✓
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki
untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak ✓
lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk
dijual; dan
b) Pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang ✓
dimiliki untuk dijual.
Page 13
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
19) Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pengakuan awal Properti Investasi; ✓
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi; ✓
c) Metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model ✓
biaya;
d) Estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk ✓
model biaya; dan
e) Penghentian pengakuan Properti Investasi. ✓
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan ✓
jumlah tercatat bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) ✓
dan penilaian kembali aset (revaluasi);
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan; ✓
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang ✓
digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi. ✓
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan ✓ CALK No. 3m
kemungkinan terjadinya penurunan nilai; dan
b) Kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset ✓ CALK No. 3m
nonkeuangan dan pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas
segera.
1) Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan; dan ✓
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori ✓
simpanan.
2) Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan ✓
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. ✓
3) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang ✓
diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. ✓
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kondisi provisi yang harus diakui; dan ✓
b) Dasar penentuan nilai provisi. ✓
Page 14
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
24) Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, ✓
metode pencatatan dan pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH; ✓
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; ✓
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan ✓
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
1) Lokasi penambangan; ✓
2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi; ✓
3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing- ✓
masing lokasi penambangan; dan
4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi ✓
penambangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan ✓
eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest
yang bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan ✓
eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan
Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru
akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan ✓
dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana;
dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan ✓
dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan,
taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH; ✓
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; ✓
dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH. ✓
Page 15
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta ✓ CALK No. 3p
dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis
pendapatan yang ada; dan
2) Dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, ✓ CALK No. 3p
kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari
hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan
metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang ✓ CALK No. 3p
diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu
kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
1) Pengakuan pendapatan premi ✓
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi ✓
yang belum merupakan pendapatan;
b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi ✓
prospektif dan retroaktif; dan
c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba ✓
rugi.
2) Beban Klaim ✓
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim ✓
yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim; dan
b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. ✓
d) Khusus Industri Real Estat ✓
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek ✓
pengembangan Real Estat;
2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban ✓
proyek;
3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa ✓
mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek;
4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke ✓
setiap unit Real Estat;
5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan ✓
mendasar pada estimasi kini; dan
Page 16
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
27) Pengakuan Pendapatan (lanjutan)
d) Khusus Industri Real Estate (lanjutan) ✓
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat (lanjutan)
Yang harus dijelaskan antara lain: (lanjutan)
6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat ✓
terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program ✓
loyalitas pelanggan.
29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam ✓ CALK No. 3d
mata uang asing;
b) Perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari ✓ CALK No. 3d
penjabaran aset dan liabilitas moneter; dan
c) Referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan ✓ CALK No. 3d
transaksi dan saldo dalam mata uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; dan ✓ CALK No. 3c
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan ✓ CALK No. 3c
Keuangan.
31) Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang ✓
metode penyajian dalam laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini ✓ CALK No. 3q
dan pajak tangguhan;
b) Ketentuan mengenai saling hapus; ✓ CALK No. 3q
c) Pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan ✓ CALK No. 3q
d) Metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) ✓ CALK No. 3q
pajak tangguhan.
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan; ✓ CALK No. 3o
b) Deskripsi umum mengenai jenis program imbalan ✓ CALK No. 3o
pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan;
c) Kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui ✓ CALK No. 3o
keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
d) Pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment ✓ CALK No. 3o
dan penyelesaian.
34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan ✓
pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan
saham treasuri.
Page 17
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak
terbatas pada hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk ✓
transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan
melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi; ✓
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan ✓
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan ✓
Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari
2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan ✓ CALK No. 3l
biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya
perolehan aset kualifikasian.
38) Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh ✓ CALK No. 3r
manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) ✓ CALK No. 3s
per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
A) Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan ✓
pihak ketiga;
b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan ✓ CALK No. 5
nama bank serta jenis mata uang asing;
c) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas ✓
selama periode pelaporan; dan
d) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan ✓
yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen.
Page 18
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas ✓
berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia ✓
berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata
uang original); dan
2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut ✓
BI dan posisi GWM bank pada saat periode
pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan
jenis mata uang;
1) Jumlah penyisihan penurunan nilai; ✓
2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan ✓
untuk masing-masing giro;
3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain ✓
berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga;
4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan ✓
5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓
penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis ✓
dan mata uang;
2) Rincian penempatan berdasarkan yang ✓
mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penurunan nilai (unimpaired);
3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok); ✓
4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan ✓
mutasi selama periode berjalan;
5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak ✓
yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak
ketiga;
6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya; ✓
8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada ✓
bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang; dan
Page 19
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
2) Khusus Industri Perbankan (lanjutan)
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
(lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓
penyisihan penurunan nilai.
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga ✓ CALK No. 6
dan pihak berelasi;
b) Jumlah piutang menurut debitur; ✓ CALK No. 6
c) Jumlah piutang menurut mata uang; ✓ CALK No. 6
d) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian ✓ tidak ada CKPN
penurunan nilai;
e) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban ✓ tidak ada CKPN
cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓ CALK No. 6
cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk
cadangan;
g) Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima ✓
jaminan, dan alasan dijaminkan;
h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode ✓
suku bunga efektif; dan
i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang
yang ditransfer, meliputi:
1) Jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, ✓
jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur
dalam perjanjian; dan
2) jaminan yang diberikan (bila ada). ✓
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi ✓
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan ✓
asuradur;
2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan ✓
3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan ✓
dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi ✓
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; ✓
2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan ✓
3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan ✓
dalam perhitungan solvabilitas.
Page 20
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
4) Khusus Industri Asuransi (lanjutan)
c) Piutang Reasuransi ✓
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur; ✓
2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang ✓
disalinghapuskan; dan
3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan ✓
dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi ✓
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
1) Pemisahan antara piutang kepada pihak ✓
berelasi dan pihak ketiga;
2) Jumlah piutang menurut jenis investasi; ✓
3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan ✓
4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam ✓
perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek ✓
pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
elektronik, rumah, dan lain-lain);
2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan ✓
konsumen;
3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank ✓
sehubungan dengan transaksi kerja;
4) Sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku ✓
pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan
membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangka
transaksi di atas;
5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum ✓
diakui;
6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh ✓
pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen
yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;
7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan ✓
8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan ✓
dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.
Page 21
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
5) Khusus Industri Pembiayaan (lanjutan)
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse ✓
dan dengan recourse, beserta jumlah utang
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak
piutang tangguhan (dengan recourse); dan
2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh ✓
tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian
anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan ✓
pihak ketiga;
2) Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan
nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan. Di samping itu,
lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:
a) Kurang dari satu tahun; ✓
b) Lebih dari satu tahun sampai lima tahun; ✓
dan
c) Lebih dari lima tahun. ✓
3) Pendapatan keuangan yang belum diterima; ✓
4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru ✓
sebagai manfaat lessor;
5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas ✓
pembayaran sewa minimum;
6) Rental kontinjen yang diakui sebagai ✓
pendapatan dalam periode; dan
7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor ✓
yang material.
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum
masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
a) Kurang dari satu tahun; ✓
b) Lebih dari satu tahun sampai lima tahun; ✓
dan
c) Lebih dari lima tahun. ✓
2) Jumlah rental kontinjen yang diakui sebagai ✓
pendapatan pada periode; dan
3) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. ✓
Page 22
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak ✓
konstruksi; dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya ✓
piutang retensi.
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan
bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci
dalam bentuk tabel yaitu :
a) Biaya kontrak yang terjadi; ✓
b) Laba yang diakui; ✓
c) Kerugian yang terjadi; dan ✓
d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). ✓
8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ✓
ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan ✓
penjualan kembali Efek;
c) Nama pihak/counterparty; ✓
d) Lokasi Efek jaminan; ✓
e) Tingkat bunga piutang reverse repo; ✓
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan ✓
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). ✓
9) Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambil alih; ✓
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang ✓
diambil alih dengan saldo piutang yang tidak tertagih;
dan
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya ✓
yang timbul setelah pengambilalihan agunan
10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan ✓
jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak
lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang; ✓ CALK No. 7
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); ✓ tidak ada CKPN
dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah ✓ CALK No. 7
penyisihan.
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan
lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai ✓
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi.
Page 23
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
12) Aset Keuangan Lainnya (lanjutan)
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan
lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.
(lanjutan)
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap ✓
kelompok dan rincian investasinya;
2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset ✓
keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan;
3) Total pendapatan bunga yang dihitung ✓
menggunakan metode suku bunga efektif untuk
aset keuangan selain yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi;
4) Biaya perolehan termasuk jumlah premium dan ✓
diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
dimiliki hingga jatuh tempo;
5) Peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat ✓
(jika ada).
6) Uraian tentang alasan diambilnya keputusan ✓
menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka
wajib diungkapkan:
(a) Jumlah yang direklasifikasi ke dan dari ✓
setiap kategori;
(b) Alasan reklasifikasi; dan ✓
(c) Sisa investasi dalam kelompok dimiliki ✓
hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia
untuk dijual.
8) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan ✓
sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut;
9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ✓
ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara
aset keuangan yang mengalami penurunan nilai
dan aset keuangan yang tidak mengalami
penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif
dan individual, termasuk beban penurunan nilai
yang diakui dalam laba rugi; dan
10) Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang ✓
belum direalisasi atas investasi yang tersedia
untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki
hingga jatuh tempo.
Page 24
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan ✓
pihak berelasi;
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode ✓
pelaporan;
c) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; ✓
dan
d) Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas ✓
pencairan deposito tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad ✓
syariah;
b) Tujuan model usaha yang digunakan; ✓
c) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, ✓
dan penyebabnya; dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya ✓
perolehan.
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek ✓
berdasarkan jenis;
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran ✓
bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan ✓
d) Informasi penting lainnya. ✓
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset ✓
Bersih; dan
b) Laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik ✓
yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan.
17) Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak ✓
penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata
uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang ✓
menjadi dana jaminan.
19) Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang; ✓
b) Tingkat suku bunga. ✓
Page 25
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, ✓
sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan ✓
mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan ✓
pihak ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang ✓
diberikan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan ✓
jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan
Bank Indonesia;
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset ✓
keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jumlah minimum cadangankerugian
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan
Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan ✓
jenis dan kolektibilitas; agen, atau anggota sindikasi;
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit ✓
sindikasi baik selaku pimpinan,
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan ✓
periode pembelian, jika ada;
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap ✓
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia; dan
l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓
cadangan kerugian penurunan nilai.
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan ✓
pihak, mata uang, dan jatuh tempo;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan ✓
kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan ✓
pihak berelasi dan pihak ketiga;
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓
cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi.
Page 26
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah jumlah tercatat persediaan dan jumlah ✓
nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan;
2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan ✓
Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual;
3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban ✓
selama periode berjalan;
4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui ✓
sebagai pengurang jumlah persediaan.
5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap ✓
penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurangan jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan;
6) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya ✓
pemulihan nilai persediaan yang diturunkan;
7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi ✓
selama periode berjalan; dan
(ii) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk ✓
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.
8) Persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang ✓
menerima jaminan, dan alasan dijaminkan; dan
9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, ✓
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan
menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara
lain:
1) Makanan dan minuman; ✓
2) Perlengkapan; dan ✓
3) Barang Dagangan. ✓
Page 27
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
22) Persediaan (lanjutan)
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut
klasifikasi:
a) Tanah Matang; ✓
b) Unit Bangunan; dan ✓
c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. ✓
2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang ✓
pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah
utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; ✓
2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang ✓
dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan;
dan
3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. ✓
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Materi program : lokal, impor (media televisi); ✓
2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media ✓
cetak);
3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan ✓
4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan ✓
industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Obat-obatan; ✓
2) Perlengkapan medis (disposable); dan ✓
3) Persediaan lainnya.
g) Khusus Industri Peternakan
1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat
menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan
ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan ✓
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. ✓
Page 28
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
22) Persediaan (lanjutan)
g) Khusus Industri Peternakan (lanjutan)
2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat ✓
menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ✓
ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ✓
ternak telah menghasilkan;
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan ✓
jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, ✓
nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah ✓
penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai ✓
pertanggungan asuransi; dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan ✓
nama pihak yang menerima jaminan.
23) Pajak Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing ✓
pajaknya; dan
b) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan ✓
dan statusnya.
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis ✓ CALK No. 8
dan jumlah.
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki
untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau ✓
kelompok lepasan;
2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang ✓
mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta
cara dan waktu pelepasan;
3) Kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan ✓
penurunan nilai;
Page 29
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki
untuk Dijual (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
4) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat ✓
direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan
peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang
periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari
satu tahun;
5) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan ✓
dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok
lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku;
dan
6) Dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset
yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih
rendah antara:
i. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset ✓
atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan
dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila
aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual; dan
ii. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal ✓
keputusan untuk tidak menjual.
(b) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah ✓
kepada keputusan tersebut; dan
(c) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk ✓
periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah ✓ CALK No. 7,
piutang; CALK No. 29
b) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian ✓
penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang
pihak berelasi tersebut;
c) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban ✓
cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang;
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓ CALK No. 7
cadangan kerugian penurunan nilai; dan
e) Dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan ✓ CALK No. 7
dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta
diungkapkan alasannya.
Page 30
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama entitas asosiasi; ✓
b) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanya ✓
pengaruh signifikan, beserta alasannya;
c) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas ✓
asosiasi yang kuotasi harganya tersedia;
d) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi ✓
termasuk jumlah agregat aset, liabilitas, ekuitas,
pendapatan, dan laba atau rugi;
e) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun ✓
Perusahaan memiliki lebih dari 20% (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung;
f) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan ✓
entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan
tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
g) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas ✓
kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana
kepada Perusahaan;
h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan ✓
alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik
untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun
secara kumulatif;
i) Bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang ✓
terjadi bersama-sama dengan investor lain;
j) Liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor ✓
berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
k) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, ✓
secara individual atau dalam kelompok, yang tidak
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk jumlah aset, jumlah liabilitas, pendapatan,
dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang ✓
diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak
konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 31
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan
pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal; ✓
b) Penyisihan periode berjalan; ✓
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; ✓
dan
d) Saldo akhir. ✓
30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus
mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol; ✓
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode ✓
berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam ✓
pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan ✓
menurut jenis tanaman;
2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir ✓
tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
paling sedikit 2 tahun terakhir;
3) Status tanah yang digunakan untuk menanam; ✓
4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan ✓
area/ lokasi penanaman;
5) Perbandingan saldo tanaman belum ✓
menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
6) Tanaman yang dijaminkan. ✓
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai
berikut:
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan. ✓
ii. Biaya langsung. ✓
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan
rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar
biasa:
i. Pengurangan tahun berjalan. ✓
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke ✓
tanaman telah menghasilkan.
(c) Pengurangan lainnya; dan ✓
(d) Saldo akhir. ✓
Page 32
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
31) Khusus Industri Perkebunan (lanjutan)
Tanaman Perkebunan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
b) Untuk tanaman belum menghasilkan (lanjutan) ✓
2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat/ ✓
Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/ perkebunan
plasma); dan
3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada ✓
plasma.
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan ✓
(belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap ✓
kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir;
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah ✓
menghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan ✓
lokasi/area peternakan;
e) Kondisi hewan ternak; ✓
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir; ✓
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai ✓
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu ✓
dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan ✓
langsung, jika ada;
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan ✓
kematian, jika ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak ✓
yang menerima jaminan.
33) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Model pengukuran setelah pengakuan awal ✓
yang digunakan, model Nilai Wajar atau model
biaya;
2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan ✓
dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti
Investasi;
3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar ✓
didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan;
Page 33
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
33) Properti Investasi (lanjutan)
a) Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
4) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal ✓
laporan penilaian terakhir;
5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) Penghasilan sewa dari Properti Investasi; ✓
(b) Beban operasi langsung yang terjadi baik ✓
dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan
penghasilan sewa selama periode tersebut;
dan
(c) Perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar ✓
yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset
yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model
Nilai Wajar.
6) Keberadaan dan jumlah pembatasan atas ✓
realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan;
dan
7) Kewajiban kontraktual untuk membeli, ✓
membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan
atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
1) Rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti ✓
Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
2) Saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi
disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) Jumlah agregat dari pengakuan kewajiban ✓
sewa yang telah ditambahkan kembali; dan
(b) Penyesuaian signifikan lain. ✓
Page 34
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
33) Properti Investasi (lanjutan)
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
model biaya, selain pengungkapan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
1) Umur manfaat; ✓
2) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi ✓
penyusutan Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
3) Jumlah penyusutan untuk masing-masing ✓
periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan;
4) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan ✓
jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yang berlaku;
5) Transfer ke dan dari persediaan dan properti ✓
yang digunakan sendiri; dan
6) Nilai Wajar Properti Investasi. ✓
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian Properti Investasi dalam proses ✓
pembangunan dan pengembangan;
2) Persentase jumlah tercatat terhadap nilai ✓
kontrak;
3) Estimasi saat penyelesaian; ✓
4) Hambatan kelanjutan penyelesaian; ✓
5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah ✓
tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan; dan
6) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk properti investasi yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi ✓
selama periode berjalan; dan
(b) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk ✓
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.
Page 35
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan ✓ CALK No. 11
secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu
aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa
pembiayaan;
b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi ✓ CALK No. 11
penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi;
c) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode ✓ CALK No. 11
penyajian dan alokasi beban penyusutan;
d) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik ✓
yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada);
e) Jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset ✓
Tetap;
f) Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset ✓
Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau
dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila
tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba
rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah
revaluasian, yang harus diungkapkan:
1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); ✓
2) Tanggal efektif persetujuan dari Direktorat ✓
Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah
revaluasian;
3) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian ✓
terakhir;
4) Metode dan asumsi signifikan yang digunakan ✓
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap ✓
seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya; dan
6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, ✓
yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.
Page 36
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
34) Aset Tetap (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses ✓ CALK No. 11
pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian Aset Tetap yang sedang dalam
pembangunan;
2) Persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak;
3) Estimasi saat penyelesaian;
4) Hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);
5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah
tercatat aset tetap dalam pembangunan; dan
6) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan; dan
(b) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
1) Jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai ✓
sementara;
2) Jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap ✓
yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan;
3) Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari ✓
penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual;
4) Dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar ✓
Aset Tetap apabila berbeda secara material dari
jumlah tercatat;
5) Nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan ✓
(kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya;
6) Dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari ✓
hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan;
7) Perubahan estimasi masa guna dan/atau ✓
metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap;
8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan ✓
terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai;
9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama ✓ CALK No. 11
pihak yang menerima jaminan; dan
Page 37
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
34) Aset Tetap (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
i) Pengungkapan lainnya antara lain: (lanjutan)
10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, ✓ CALK No. 11
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup, serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan agar diungkapkan
alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu
minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated ✓
acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam
pengerjaan;
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan; ✓
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi; ✓
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing- ✓
masing lokasi penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi ✓
penambangan.
3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut ✓
mengandung hak tagih kepada Regulator terkait,
perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam
bentuk tabel analisa umur tagihan.
36) Aset Takberwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset
Takberwujud antara lain:
a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi; ✓
b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke ✓
dalam pos laporan laba rugi komprehensif;
c) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi ✓
amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi;
d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk
aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
harus diungkapkan:
1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi ✓
selama periode berjalan; dan
2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk ✓
menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.
e) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang ✓
mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas;
f) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode ✓
amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
Page 38
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
36) Aset Takberwujud (lanjutan)
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset
Takberwujud antara lain: (lanjutan)
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah
Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset ✓
tersebut;
2) Jumlah tercatatnya; dan ✓
3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal ✓
dengan model biaya atau model revaluasi;
h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud ✓
yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat
Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk
Liabilitas;
i) Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset ✓
Takberwujud;
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian,
diungkapkan:
1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); ✓
2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian ✓
terakhir;
3) Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang ✓
direvaluasi;
4) Metode dan asumsi signifikan yang digunakan ✓
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud ✓
seandainya Aset tersebut dicatat dengan model
biaya; dan
6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, ✓
yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang
memuat penjelasan tentang :
1) Saldo awal; ✓
2) Penambahan dan pengurangan; dan ✓
3) Saldo akhir. ✓
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan ✓
evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan
saldo akhir; dan
2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, ✓
arus kas operasi, dan arus kas investasi yang
timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.
Page 39
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum (lanjutan)
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan ✓
tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata ✓
Tanah Penutup.
2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang ✓
Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan
lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya;
3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah ✓
Penutup (bila ada);
4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; ✓
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena ✓
belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat ✓
dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan; ✓
(b) Saldo awal; ✓
(c) Penambahan/pengurangan; ✓
(d) Amortisasi, dan ✓
(e) Saldo akhir. ✓
2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas ✓
kegiatan pengembangan yang masih berjalan;
3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya ✓
eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat
dipulihkan;
Page 40
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum (lanjutan)
d) Biaya Pengembangan Tangguhan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan
yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; ✓
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena ✓
belum dinilainya produksi; dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat ✓
dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.
5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, ✓
maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap
Area of Interest.
B) Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ✓ CALK No. 13
ketiga dan pihak berelasi;
b) Jumlah utang usaha menurut mata uang; dan ✓ CALK No. 13
c) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan ✓
menunjuk pos-pos yang berhubungan.
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi ✓
jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nilai tercatat pada awal dan akhir periode; ✓
2) Provisi tambahan dalam periode bersangkutan; ✓
3) Jumlah yang terjadi dan dibebankan pada ✓
provisi selama periode bersangkutan;
4) Jumlah yang dibatalkan selama periode ✓
bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan;
5) Peningkatan selama periode yang ✓
bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap
perubahan tingkat diskonto;
Page 41
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
2) Provisi (lanjutan)
b) Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
6) Uraian mengenai karakteristik kewajiban dan ✓
perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi;
7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus ✓
keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6).
Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari
prakiraan peristiwa masa depan; dan
8) Jumlah estimasi penggantian yang akan ✓
diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian
tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari ✓ CALK No. 14
unsur utama beban yang belum jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan ✓
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. ✓
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual ✓
Perusahaan pada transaksi repo;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan ✓
penjualan kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas
bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan
tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) Biaya kontrak yang terjadi; ✓
b) Laba yang diakui; ✓
c) Kerugian yang dialami; dan ✓
d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). ✓
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis
simpanan yang mengungkapkan:
1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka ✓
waktu;
2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak ✓
berelasi dan pihak ketiga;
3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk ✓
sertifikat deposito;
5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan ✓
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan;
dan
6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik ✓
rekening giro.
Page 42
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
7) Khusus Industri Perbankan (lanjutan)
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan ✓
jangka waktu;
2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak ✓
berelasi dan pihak ketiga;
3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk ✓
sertifikat deposito; dan
5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan ✓
jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan program asuransi; ✓
2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan; ✓
3) Rincian berdasarkan mata uang; ✓
4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan ✓
5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode ✓
yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ✓
berelasi dan pihak ketiga;
2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung; ✓
3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan ✓
4) Jumlah utang menurut mata uang. ✓
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah menurut jenis asuransi; ✓
2) Jumlah menurut tertanggung; ✓
3) Jumlah menurut mata uang; dan ✓
4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi ✓
namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah menurut program asuransi; ✓
2) Jumlah menurut jenis pertanggungan; ✓
3) Pemisahan antara premi yang belum ✓
merupakan pendapatan kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga;
4) Metode perhitungan yang digunakan; dan ✓
5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode ✓
yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ✓
berelasi dan pihak ketiga;
2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; ✓
3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan ✓
4) Jumlah menurut umur utang.
Page 43
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak ✓
berelasi dan pihak ketiga;
2) Jumlah berdasarkan reasuradur; ✓
3) Jumlah menurut jenis mata uang; ✓
4) Jumlah menurut umur utang; dan ✓
5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang ✓
disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur; ✓
2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan ✓
3) Jumlah menurut jenis asuransi. ✓
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut ✓
jenis asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan ✓
Yang harus diungkapkan:
1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang ✓
saham;
2) Dasar perhitungan; dan ✓
3) Saldo menurut usia. ✓
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. ✓
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jenis dan jumlahnya; dan ✓ CALK No. 20
b) Informasi mengenai ketetapan pajak. ✓ CALK No. 20
11) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak ✓
piutang dengan recourse; dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak ✓
piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya
yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka ✓
kontrak yang diterima.
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas ✓ CALK No. 21
liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan
utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang
sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya ✓
berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang
bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai ✓
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi;
Page 44
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
14) Liabilitas Keuangan Lainnya (lanjutan)
a) Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Nilai tercatat liabilitas keuangan untuk ✓
setiap kategori;
(b) Laba atau rugi neto pada setiap liabilitas ✓
keuangan; dan
(c) Kejadian penting lainnya antara lain ✓
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan ✓
persyaratan dan penyelesaian utang;
2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang ✓
dan dampak pajak penghasilan yang terkait;
3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas ✓
pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut; dan
4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam ✓
nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan ✓
jumlahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan ✓
jumlahnya.
17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset ✓
atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai
dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset
tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang; ✓
b) Jumlah utang menurut mata uang; dan ✓
c) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos ✓
yang berhubungan.
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah utang berdasarkan nama ✓ CALK No. 21
bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang;
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode ✓ CALK No. 21
pelaporan;
c) Tanggal jatuh tempo; ✓ CALK No. 21
d) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu ✓ CALK No. 21
12 (dua belas) bulan;
e) Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, ✓ CALK No. 21
termasuk jumlah dan tujuan perolehannya;
Page 45
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
(lanjutan)
Yang Harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
f) Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan ✓
untuk masing-masing fasilitas pinjaman;
g) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan ✓ CALK No. 21
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default);
h) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos ✓ CALK No. 21
yang berhubungan;
i) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya ✓ CALK No. 21
pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru;
dan
j) Pengungkapan informasi sehubungan dengan
liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang,
antara lain adalah:
1) Nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; ✓
dan
2) Ringkasan perjanjian lama dan baru, yang ✓
meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan
penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset ✓ CALK No. 15
dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan
posisi keuangan;
b) Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum
di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
1) Sampai dengan satu tahun; ✓ CALK No. 15
2) Lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan ✓ CALK No. 15
3) Lebih dari 5 (lima)tahun. ✓ CALK No. 15
c) Pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai ✓
beban pada periode tersebut;
d) Total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) ✓
masa depan yang diperkirakan akan diterima dari
kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan;
e) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan ✓
beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi
penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback); dan
f) Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, ✓ CALK No. 15
antara lain:
1) Dasar penentuan utang sewa kontinjen;
2) Ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan
dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan
eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
3) Pembatasan-pembatasan yang ditetapkan
dalam perjanjian sewa.
Page 46
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan ✓
jangka waktu;
2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan ✓
pihak ketiga;
3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan ✓
perusahaan pemeringkat;
5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan; ✓
6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal ✓
kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi,
dan persyaratan penting lainnya (Debt
7) Covenance);
Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt ✓
Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata ✓
uang;
2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan ✓
pihak ketiga;
3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal ✓
kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank
yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (debt covenance);
4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt ✓
covenance;
5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas ✓
pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari
tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan ✓
kolektibilitas;
2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan ✓
pihak ketiga;
3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi ✓
selama periode berjalan;
4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai ✓
komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi
penyisihan penghapusan bank pada saat
periode pelaporan; dan
5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah ✓
penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi.
Page 47
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
1) Saldo awal; ✓
2) Penyisihan yang dibentuk; ✓
3) Pengeluaran yang terjadi; dan ✓
4) Saldo akhir. ✓
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang ✓
sedang berjalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan ✓
liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam
standar akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang ✓
sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya
dalam pos yang terpisah; dan
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
1) Saldo awal; ✓
2) Penambahan dan Pengurangan; dan ✓
3) Saldo akhir. ✓
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Gambaran umum mengenai jenis program. ✓ CALK No. 19
2) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini
kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) Biaya jasa kini; ✓ CALK No. 19
(b) Biaya bunga; ✓ CALK No. 19
(c) Iuran oleh peserta program; ✓
(d) Keuntungan dan kerugian aktuarial; ✓ CALK No. 19
(e) Perubahan kurs mata uang asing pada ✓
program yang diukur dengan mata uang
yang berbeda dengan mata uang
penyajian;
(f) Imbalan yang dibayarkan; ✓ CALK No. 19
(g) Biaya jasa lalu; ✓ CALK No. 19
(h) Kombinasi bisnis; ✓
(i) Curtailment; dan ✓ CALK No. 19
(j) Penyelesaian. ✓ CALK No. 19
3) Analisis kewajiban imbalan pasti terhadap ✓
jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai;
Page 48
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
4) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai
Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara
terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) Hasil yang diharapkan dari aset program; ✓
(b) Keuntungan dan kerugian aktuarial; ✓
(c) Perubahan kurs mata uang asing pada ✓
program yang diukur dengan mata uang
yang berbeda dengan mata uang
penyajian;
(d) Iuran oleh pemberi pekerja; ✓
(e) Iuran oleh peserta program; ✓
(f) Imbalan yang dibayarkan; ✓
(g) Kombinasi bisnis; dan ✓
(h) Penyelesaian. ✓
5) Rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti
sebagaimana dimaksud dalam butir 2) dan Nilai
Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang
diakui dalam laporan posisi keuangan, paling
kurang mengungkapkan:
(a) Keuntungan dan kerugian aktuarial neto ✓
yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan;
(b) Biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam ✓
laporan posisi keuangan;
(c) Setiap jumlah yang tidak diakui sebagai ✓
Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan ✓
dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
(e) Jumlah lainnya yang diakui dalam laporan ✓
posisi keuangan.
6) Jumlah beban yang diakui di laba rugi untuk
setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:
(a) Biaya jasa kini; ✓ CALK No. 19
(b) Biaya bunga; ✓ CALK No. 19
(c) Hasil yang diharapkan dari aset program; ✓
(d) Hasil yang diharapkan dari setiap hak ✓
penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK;
(e) Keuntungan dan kerugian aktuarial, jika ✓
Perusahaan memilih metode koridor 10%
(sepuluh per seratus);
(f) Biaya jasa lalu; ✓ CALK No. 19
(g) Dampak dari curtailment terutama terkait ✓ CALK No. 19
dengan penyelesaiannya; dan
(h) Dampak dari batasan dalam SAK; ✓
Page 49
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
7) Jumlah total yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:
(a) Keuntungan dan kerugian aktuarial; dan ✓ CALK No. 19
(b) Dampak dari batasan dalam SAK; ✓
8) Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian ✓ CALK No. 19
aktuarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan
mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan
SAK;
9) Persentase atau jumlah setiap kategori utama ✓
yang merupakan Nilai Wajar total aset program,
untuk setiap kategori utama dari aset program,
yang mencakup, namun tidak terbatas pada,
instrumen ekuitas, instrumen utang, properti,
dan seluruh aset lain;
10) Jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset
program untuk:
(a) Setiap kategori instrumen keuangan milik ✓
Perusahaan; dan
(b) Setiap properti atau Aset lain yang ✓
digunakan oleh Perusahaan.
11) Penjelasan atas dasar yang digunakan untuk ✓
menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan,
termasuk dampak kategori utama dari aset
program;
12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal ✓
hasil aktual atas setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset;
13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai
pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai marjin antara persentase dan variabel
lainnya, termasuk:
(a) Tingkat diskonto; ✓ CALK No. 19
(b) Tingkat imbal hasil yang diharapkan atas ✓ CALK No. 19
setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan;
(c) Tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk ✓ CALK No. 19
periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian
yang diakui sebagai aset;
(d) Tingkat kenaikan gaji yang diharapkan ✓ CALK No. 19
(dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa program
formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan);
Page 50
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai
pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai marjin antara persentase dan variabel
lainnya, termasuk: (lanjutan)
(e) Tingkat tren biaya kesehatan; dan ✓
(f) Asumsi material lain yang digunakan dalam ✓
aktuaria;
14) Dampak kenaikan atau penurunan satu angka
persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan pada:
(a) Biaya jasa kini agregat dan komponen ✓
biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
(b) Akumulasi kewajiban imbalan pascakerja ✓
untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam ✓
lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan
atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna
yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang
rendah.
15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode
empat tahun sebelumnya dari:
(a) Nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai ✓
Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program; dan
(b) Penyesuaian yang timbul pada:
(i) Liabilitas program dinyatakan sebagai ✓
jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode
pelaporan; dan
(ii) Aset program dinyatakan sebagai ✓
jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode
pelaporan;
16) Estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah ✓
dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang
diharapkan akan dibayar dalam program selama
periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan;
Page 51
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
17) Khusus untuk program imbalan pasti yang
membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:
(a) Perjanjian kontraktual atau kebijakan ✓
tertulis untuk pembebanan biaya imbalan
pasti neto atau bukti bahwa tidak ada
kebijakan seperti itu;
(b) Dalam hal Perusahaan mencatat alokasi
biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:
(i) Informasi yang memungkinkan ✓
pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan
pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode
tersebut;
(ii) Pengungkapan gambaran umum jenis ✓
program sesuai dengan huruf a) butir
(1) mencakup penjelasan praktik
informal yang menimbulkan kewajiban
konstruktif termasuk dalam
pengukuran kewajiban imbalan pasti;
dan
(iii) Jika Perusahaan mencatat iuran yang ✓
terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara
keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3),
butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran ✓
pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui
sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan ✓
jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Iuran program dan jumlah pesangon pemutusan ✓
kontrak kerja; dan
2) Penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ✓
ada).
Page 52
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai ✓
tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga,
bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya;
b) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; ✓
c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu ✓
12 (dua belas) bulan;
d) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan ✓
Perusahaan;
e) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan ✓
utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan, jika ada;
f) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak ✓
Perwaliamanatan;
g) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan ✓
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default); dan
h) Persyaratan penting lainnya. ✓
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk ✓
berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
1) Uraian tentang persyaratan utama dalam
penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) Ringkasan akad syariah dan skema ✓
transaksi syariah yang digunakan;
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang ✓
mendasari;
(c) Nilai nominal; ✓
(d) Besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah); ✓
(e) Prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi ✓
hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah);
(f) Rencana jadwal dan tata cara pembagian ✓
dan/atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil;
(g) Jangka waktu; ✓
(h) Tujuan penerbitannya; dan ✓
(i) Persyaratan penting lain. ✓
2) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat ✓
Efek;
3) Bursa tempat Sukuk dicatatkan; ✓
4) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam ✓
waktu 12 (dua belas) bulan;
5) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha ✓
dengan Perusahaan;
6) Jaminan dengan menunjuk pos-pos yang ✓
berhubungan (jika ada);
7) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam ✓
Kontrak Perwaliamanatan; dan
8) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan ✓
Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).
Page 53
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata ✓
uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama
periode pelaporan;
b) Tujuan perolehannya; ✓
c) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang ✓
subordinasi;
d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan ✓
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default);
e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak ✓
Perwaliamanatan; dan
f) Persyaratan penting lainnya. ✓
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai ✓
tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara ✓
lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak
konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya,
dan penalti;
c) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi ✓
dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi;
d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan ✓
dampak dilusinya;
e) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; ✓
f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu ✓
12 (dua belas) bulan;
g) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan ✓
Perusahaan;
h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan ✓
utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan (jika ada);
i) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan ✓
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
kondisi default);
j) Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi ✓
tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan
tujuan penerbitan dan nama pembeli;
k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi; ✓
l) Keberadaan fitur derivatif melekat; dan ✓
m) Persyaratan penting lainnya, ✓
Page 54
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
C) Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal ✓ CALK No. 22a
dan akhir periode;
2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang ✓
melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran
kembali atas modal; dan
3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan ✓
dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah dan persyaratan.
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos ✓
cadangan dalam ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan
mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima ✓
perseratus) atau lebih;
2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki ✓
saham; dan
3) Pemegang saham lainnya. ✓
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam ✓ CALK No. 22a
periode berjalan:
1) Keputusan yang berhubungan dengan
perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS);
2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain
dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan
saham baru dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi; dan
3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain
dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman,
atau pemenuhan kecukupan modal.
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang ✓ Semua saham tercatat
dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah di bursa efek.
saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan
pada Bursa Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) ✓ CALK No. 22b
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor;
b) Uraian sumber agio saham;
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan
penerbitan Efek ekuitas;
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas
modal disetor;
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal
disetor lainnya;
Page 55
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
C) Ekuitas (lanjutan)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk (lanjutan)
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
(lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan
entitas sepengendali, antara lain:
1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau ✓
bisnis yang berkombinasi;
2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali ✓
dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa
hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
3) Tanggal efektif transaksi; ✓
4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah ✓
diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut;
5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan ✓
serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi;
6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau ✓
dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterima; dan
7) Penyajian kembali laporan keuangan yang
memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan ✓
yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas ✓
entitas atau bisnis yang dikombinasikan;
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; ✓
dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan ✓
setelah disajikan kembali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa
hilangnya Pengendalian yang meliputi:
1) Jenis transaksi dan perubahan persentase ✓
kepemilikan;
2) Nama entitas anak; dan ✓
3) Nama pihak yang bertransaksi. ✓
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan ✓
tanpa hilangnya Pengendalian; dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan ✓
investasi pada saat hilangnya Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, ✓
pelepasan, atau pengurangan modal disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar ✓
dan nilai saham treasuri yang diperoleh;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan ✓
sebagai pengurangan modal disetor;
Page 56
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
C) Ekuitas (lanjutan)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk (lanjutan)
4) Saham Treasuri (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan ✓
kembali serta selisih antara harga perolehan dengan
harga pelepasan saham treasuri; dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. ✓
5) Saldo Laba ✓ CALK No. 24
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu
(jika ada);
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan
dan persetujuan RUPS yang terkait; dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat,
dan tujuan setiap pos cadangan.
6) Waran ✓ CALK No. 22b
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-
masing waran;
b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran;
c) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan
(kadaluwarsa);
d) Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta
dampak dilusinya; dan
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya ✓ CALK No. 23
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai
perubahan masing-masing komponen pendapatan
komprehensif lainnya.
8) Kepentingan Nonpengendali ✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian
pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-
masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung atau tidak langsung pada entitas induk.
D) Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan ✓ CALK No. 25
yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
yang berasal dari:
1) Penjualan barang;
2) Penjualan jasa;
3) Bunga;
4) Royalti; dan/atau
5) Dividen.
Diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga;
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; ✓ CALK No. 25
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang ✓ CALK No. 25
melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran ✓
barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori
signifikan dari pendapatan (jika ada), yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga;
Page 57
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
1) Pendapatan (lanjutan)
Diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga; (lanjutan)
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara
lain:
1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui ✓
sebagai pendapatan dalam periode
berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan ✓
pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan ✓
tahap penyelesaian kontrak.
2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada
tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan ✓
laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan ✓
(c) Jumlah retensi. ✓
3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi ✓
kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas.
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan
keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain:
1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan ✓
keagenan;
2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan ✓
sebagai agen dari transaksi keagenan dengan
pendapatan lainnya; dan
3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang
diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto; ✓
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan ✓
(c) Total pendapatan neto. ✓
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif; ✓
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif; ✓
c) Masa berlaku tarif; ✓
d) Besaran tarif; dan ✓
e) Perjanjian lain yang terkait. ✓
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama
antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen; ✓
b) Pendapatan anjak piutang; dan ✓
c) Pendapatan sewa. ✓
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa
dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi; ✓
b) Subsidi tidak mampu; dan ✓
c) Selisih perhitungan klaim. ✓
Page 58
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara
lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi; ✓
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat ✓
transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi; ✓
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan ✓
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan ✓
jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.
6) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha ✓
jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa
telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah ✓
berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan
penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku
(PSAK 36 dan 62).
8) Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol ✓
sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan ✓
sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak
terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah; ✓
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk ✓
provisi dan komisi yang diakui;
c) Efek-efek; dan ✓
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. ✓
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban ✓
pokok produksi yang dirinci:
1) Biaya bahan baku;
2) Biaya tenaga kerja; dan
3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo
awal dan akhir persediaan.
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang ✓ CALK No. 26
melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari pendapatan;
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok ✓ CALK No. 26
berdasarkan pada jasa yang dijual.
Page 59
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban
departementalisasi:
a) Beban bahan; ✓
b) Beban jasa pelayanan; ✓
c) Beban pegawai; ✓
d) Beban penyusutan sarana medis; ✓
e) Beban pemeliharaan sarana; ✓
f) Beban asuransi; ✓
g) Beban langganan daya dan jasa; dan ✓
h) Beban depresiasi. ✓
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian ✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim
retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa ✓
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai
tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto ✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi
dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi ✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
jumlah menurut jenis investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban ✓
departementalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan ✓
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen ✓
lainnya.
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan
kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan; ✓
b) Beban distribusi; dan ✓
c) Beban umum dan administrasi. ✓ CALK No. 27
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga ✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.
b) Beban Provisi dan Komisi ✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan ✓
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban
kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang,
dan Piutang Sewa Pembiayaan.
Page 60
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. ✓ CALK No. 28
b) Rincian dan jumlah Beban lainnya. ✓ CALK No. 28
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
1) Biaya pinjaman meliputi:
(a) Beban keuangan yang dihitung dengan ✓
menggunakan metode suku bunga efektif;
(b) Beban keuangan dalam sewa pembiayaan ✓ CALK No. 28
yang diakui sesuai SAK yang berlaku; dan
(c) Selisih kurs yang berasal dari pinjaman ✓
dalam mata uang asing sepanjang selisih
kurs tersebut diperlakukan sebagai
penyesuaian terhadap bunga.
2) Biaya keuangan lainnya yang terjadi dari
transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) Rugi penurunan nilai dari kuotasi atas ✓
investasi tersedia untuk dijual;
(b) Rugi neto dari instrumen keuangan yang ✓
diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi;
dan
(c) Amortisasi premi/diskonto kontrak ✓
berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi
dan/atau Ventura Bersama meliputi :
1) Bagian laba rugi dari masing-masing entitas ✓
asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat
dengan menggunakan metode ekuitas; dan
2) Bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari ✓
operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah ✓
berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) ✓
nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah.
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat ✓
Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap ✓
maupun Aset Takberwujud;
b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program ✓ CALK No. 23
manfaat pasti;
c) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; ✓
d) Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia ✓
untuk dijual; dan
e) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian ✓
instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas; dan bagian pendapatan komprehensif lain
dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Page 61
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
20) Pajak Penghasilan PPh Final
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri
dari:
1) Beban (penghasilan) pajak kini; ✓
2) Penyesuaian yang diakui pada periode atas ✓
pajak kini yang berasal dari periode lalu;
3) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan ✓
yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya;
4) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan ✓
terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru;
5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak ✓
yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan
untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan;
6) Beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh ✓
penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
7) Jumlah beban (penghasilan) terkait dengan ✓
perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi
komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif;
b) Agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait ✓
dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan
langsung ke ekuitas;
c) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap ✓
komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama;
d) Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan)
pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
bentuk berikut ini:
1) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak ✓
dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif
pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku; atau
2) Rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata ✓
dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak
yang berlaku;
e) Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang ✓
berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang
berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
f) Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) ✓
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui
sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan
keuangan;
Page 62
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
20) Pajak Penghasilan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
g) Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait ✓
dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas
asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura
Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum
diakui;
h) Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini ✓
dengan cara sebagai berikut:
1) Laba sebelum pajak menurut akuntansi;
2) Ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif
(dirinci); dan
3) Laba kena pajak.
i) Perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan ✓
menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi ✓
menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh
Badan;
k) Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi ✓
pajak yang belum dikompensasi:
1) Jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang
diakui pada laporan posisi keuangan untuk
periode sajian; dan
2) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan
yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah
aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui
dalam laporan posisi keuangan.
l) Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: ✓
1) Keuntungan atau kerugian atas penghentian;
dan
2) Laba rugi dari kegiatan normal atas operasi
yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode
sajian.
m) Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen ✓
kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan
Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui
sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan ✓
untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu
kombinasi bisnis;
o) Peristiwa atau perubahan keadaan yang ✓
menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang
diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi;
dan
Page 63
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
20) Pajak Penghasilan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti
yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangguhan, apabila:
1) Penggunaan aset pajak tangguhan bergantung ✓
pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer
kena pajak yang telah ada; dan
2) Entitas mengalami kerugian pada periode kini ✓
atau periode sebelumnya yang mengakibatkan
diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam ✓ CALK No. 30
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan
rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi
yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk
periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang ✓ CALK No. 30
digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi
penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
c) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan ✓
secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per
saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham
dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian;
d) Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi ✓
instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau
instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan;
dan
e) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi ✓
yang dihentikan.
Page 64
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo
dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
1) Lebih dari Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) ✓ CALK No. 31b
untuk transaksi dengan orang atau anggota
keluarga terdekat; dan/atau
2) Lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari ✓ CALK No. 31b
modal disetor untuk transaksi dengan entitas
berelasi.
b) Terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota ✓
keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan
dengan pihak berelasi serta informasi tentang
transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud;
c) Terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi
meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan
saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
1) Jumlah transaksi beserta persentasenya ✓ CALK No. 31b
terhadap total pendapatan dan beban terkait;
2) Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap
total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen,
dan:
(a) Persyaratan dan ketentuannya, termasuk ✓ CALK No. 31
apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan
yang akan diberikan, untuk penyelesaian;
dan
(b) Rincian garansi yang diberikan atau ✓
diterima.
3) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, ✓
beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan
piutang terkait dengan jumlah saldo piutang
usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha;
dan
4) Alasan dan dasar pembentukan cadangan ✓
kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan.
d) Pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara
terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
1) Entitas induk; ✓
2) Entitas dengan pengendalian bersama atau ✓
Pengaruh Signifikan terhadap entitas;
3) Entitas anak; ✓
4) Entitas asosiasi; ✓
5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan ✓
venturer;
6) Personil manajemen kunci dari entitas pelapor ✓
atau entitas induknya; dan
7) Pihak-pihak berelasi lainnya. ✓
Page 65
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
22) Transaksi Pihak Berelasi (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
e) Seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing- ✓ CALK No. 31
masing anggota atau kelompok direksi, komisaris,
pemegang saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk
masing-masing kategori berikut:
1) Imbalan kerja jangka pendek;
2) Imbalan pascakerja;
3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya;
4) Pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
5) Pembayaran berbasis saham.
f) Untuk entitas berelasi dengan pemerintah:
1) Nama entitas berelasi dengan pemerintah dan ✓
sifat hubungannya dengan Perusahaan;
2) Sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara ✓
individual signifikan; dan
3) Untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, ✓
tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi
secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya
transaksi tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang ✓ CALK No. 36
selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata ✓ CALK No. 36
uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang
fungsional;
2) Posisi neto dari aset dan liabilitas moneter ✓ CALK No. 36
dalam mata uang asing;
3) Rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen ✓ CALK No. 36
dalam mata uang fungsional;
4) Jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, ✓ CALK No. 36
kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi; dan
5) Selisih kurs neto diakui dalam pendapatan ✓ CALK No. 36
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau
dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk goodwill atau suatu unit
penghasil kas:
1) Peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan ✓
pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam ✓
laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya
tercakup rugi penurunan nilai;
Page 66
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau
dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk goodwill atau suatu unit
penghasil kas: (lanjutan)
3) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang ✓
diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang
di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang
dibalik;
4) Goodwill yang telah diakui rugi penurunan ✓
nilainya;
5) Jumlah rugi penurunan nilai atas aset ✓
revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut; dan
6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas ✓
aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka ✓
(1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan
Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi; ✓
2) Jumlah perubahan estimasi yang berdampak ✓
pada periode berjalan; dan
3) Perkiraan dampak estimasi pada periode ✓
mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Sifat dari perubahan kebijakan akuntansi; ✓
2) Alasan penerapan kebijakan akuntansi baru ✓
memberikan informasi yang andal dan relevan;
3) Jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan
setiap periode lalu sajian:
(a) Setiap pos laporan keuangan yang ✓
terpengaruh; dan
(b) Laba per saham dasar dan dilusian. ✓
4) Jumlah penyesuaian yang terkait dengan ✓
periode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya; dan
5) Keadaan yang membuat penerapan retrospektif ✓
tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya
perubahan kebijakan akuntansi.
Page 67
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan
Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu (lanjutan)
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Sifat dari kesalahan periode lalu;
2) Jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) Bagi setiap pos laporan keuangan; dan ✓
(b) Laba per saham dasar dan dilusian; ✓
3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling ✓
awal; dan
4) Keadaan yang membuat penerapan retrospektif ✓
tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi
apabila penyajian kembali retrospektif tidak
26) Kombinasipraktis.
Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu:
1) Nama dan penjelasan tentang pihak yang ✓
diakuisisi;
2) Tanggal akuisisi; ✓
3) Biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan ✓
Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan,
dan akumulasinya untuk masing-masing
kombinasi bisnis;
4) Persentase kepentingan ekuitas berhak suara ✓
yang diperoleh;
5) Alasan utama untuk kombinasi bisnis dan ✓
penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi;
6) Penjelasan kualitatif tentang faktor yang ✓
membentuk goodwill yang diakui;
7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total ✓
imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal
akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
8) Kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset
indemnifikasi:
(a) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi; ✓
(b) Penjelasan tentang kesepakatan dan dasar ✓
penentuan jumlah pembayaran; dan
(c) Estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) ✓
atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah
maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan
fakta tersebut.
Page 68
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu: (lanjutan)
9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang
yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan,
sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang; ✓
(b) Jumlah piutang bruto kontraktual; dan ✓
(c) Estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas ✓
jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih.
10) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk ✓
setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan
Liabilitas yang diambil alih;
11) Setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada
Nilai Wajar:
(a) Uraian mengenai karakteristik kewajiban ✓
dan perkiraan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi;
(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah ✓
arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan; dan
(c) Jumlah estimasi penggantian yang akan ✓
diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.
12) Dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui
karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan:
(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam ✓
angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensi; dan
(b) Alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara ✓
andal.
13) Dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) Jumlah keuntungan yang diakui dan pos ✓
dalam laporan laba rugi komprehensif
dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) Penjelasan tentang alasan transaksi ✓
tersebut menghasilkan keuntungan.
Page 69
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu: (lanjutan)
14) Setiap kombinasi bisnis dimana pihak
pengakuisisi memiliki kurang dari 100% (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak
yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:
(a) Jumlah dari kepentingan nonpengendali ✓
pada pihak yang diakuisisi, yang diakui
pada tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya; dan
(b) Teknik penilaian dan input model utama ✓
yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi
yang diukur pada Nilai Wajar.
15) Dalam hal suatu kombinasi bisnis yang
dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas ✓
kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi
segera sebelum tanggal akuisisi; dan
(b) Jumlah keuntungan atau kerugian yang ✓
diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan
ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut.
16) Informasi sebagai berikut:
(a) Jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari ✓
pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada periode pelaporan; dan
(b) Pendapatan dan laba atau rugi dari entitas ✓
hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal
akuisisi untuk semua kombinasi bisnis
yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode
pelaporan.
Page 70
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode
sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang
menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
material atau secara kolektif material:
1) Dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis
imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
a) Alasan akuntansi awal untuk kombinasi ✓
bisnis belum selesai;
b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau ✓
jenis imbalan yang akuntansi awalnya
belum selesai; dan
c) Sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian ✓
periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan.
2) Setiap periode pelaporan setelah tanggal
akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas
aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan
Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan
kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan
atau lewat waktu, maka diungkapkan:
a) Setiap perubahan dalam jumlah yang ✓
diakui, termasuk setiap perbedaan yang
timbul selama penyelesaian;
b) Setiap perubahan dalam kisaran hasil ✓
(tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut; dan
c) Teknik penilaian dan input model utama ✓
yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi.
3) Liabilitas kontinjensi yang diakui dalam ✓
kombinasi bisnis, jika ada;
4) Rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada ✓
awal dan akhir periode pelaporan;
5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan
atau kerugian yang diakui pada periode
pelaporan yang:
a) Terkait dengan aset teridentifikasi yang ✓
diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode
pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya;
b) Ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang ✓
diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil
penggabungan;
Page 71
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode
sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang
menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
material atau secara kolektif material:
5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan
atau kerugianyang diakui pada periode
pelaporan yang: (lanjutan)
c) Pernyataan kesesuaian dengan peraturan ✓
Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan
unit bisnis lainnya selama suatu periode:
1) Jumlah harga yang dibayarkan; ✓
2) Bagian dari harga yang merupakan ✓
Kas dan Setara Kas;
3) Jumlah Kas dan Setara Kas pada ✓
entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh; dan
4) Jumlah aset dan liabilitas selain Kas ✓
dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.
27) Segmen Operasi ✓ CALK No. 34
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Pengungkapan pada level segmen;
1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) Faktor-faktor yang digunakan oleh
manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan; dan
(b) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan
pendapatan dari setiap segmen dilaporkan.
2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen,
termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
segmen, dan liabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya; dan
3) Rekonsiliasi dari jumlah pendapatan segmen,
ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset
segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen
material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan.
Page 72
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
27) Segmen Operasi (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
b) Pengungkapan pada level entitas
1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk
setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.
2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang
diatribusikan kepada:
i. Negara domisili Perusahaan; dan
ii. Semua negara asing secara jumlah
dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan
dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara
individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen
keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang
terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
i. Negara domisili Perusahaan; dan
ii. Semua negara asing secara total
dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara
asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.
3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan
pelanggan eksternal tunggal mencapai 10%
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:
(a) Fakta;
(b) Jumlah pendapatan dari setiap pelanggan;
dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan
pendapatan tersebut.
Page 73
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Uraian tentang alasan operasi dihentikan; ✓
2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau ✓
yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari
aset dan liabilitas operasi yang dihentikan; dan
3) Pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap ✓
segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar
atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK
yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait
dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara
lain:
1) Analisa atas jumlah tunggal yang disajikan
dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(a) Pendapatan, beban, dan laba atau rugi ✓
sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait;
dan
(b) Laba atau rugi yang diakui dalam ✓
pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau
pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait.
2) Arus kas neto yang dapat diatribusikan pada ✓
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari
operasi yang dihentikan; dan
3) Jumlah penghasilan dari operasi yang ✓
dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang
dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen ✓
derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung
nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti
untuk tujuan spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan
instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung
nilai:
1) Hakikat dan sifat dari transaksi, berupa ✓
transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,
komoditas atau lain-lain;
2) Pihak lawan transaksi (counterparties); ✓
3) Tanggal jatuh tempo; ✓
4) Nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada ✓
tanggal laporan posisi keuangan;
5) Beban atau Pendapatan pada periode ✓
pelaporan;
6) Pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; ✓
dan
7) Persyaratan penting lainnya. ✓
Page 74
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat (lanjutan)
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan ✓
transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai
tujuan tersebut;
2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap ✓
klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilai; dan
3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai ✓
suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset
keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas ✓ CALK No. 32
tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan; dan
b) Hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang ✓ CALK No. 32
digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah ✓
dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
kepada pemilik pada periode pelaporan;
b) Jumlah utang dividen untuk:
1) Periode pelaporan, dan ✓
2) Periode sebelumnya. ✓
c) Jumlah dividen dan dividen per saham yang ✓
diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian
laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas
kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) Jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. ✓
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan ✓
jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah;
b) Jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan ✓
bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara
terpisah dari komitmen lainnya;
c) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam ✓
Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama
entitas; dan
d) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam
pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
1) Metode yang digunakan untuk mengakui bagian ✓
partisipasinya; dan
2) Jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak ✓
lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama.
Page 75
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Perikatan yang meliputi:
a) Perjanjian sewa, keagenan dan distribusi,
bantuan manajemen dan teknis, royalti,
dan lisensi, diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait dalam ✓ CALK No. 37
perjanjian;
ii. Periode berlakunya perikatan; ✓ CALK No. 37
iii. Dasar penentuan kompensasi dan ✓ CALK No. 37
denda;
iv. Jumlah beban atau pendapatan pada ✓ CALK No. 37
periode pelaporan; dan
v. Pembatasan-pembatasan lainnya. ✓ CALK No. 37
b) Kontrak atau perjanjian yang memerlukan
penggunaan dana di masa yang akan
datang, seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, ikatan untuk
investasi, diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait dalam ✓
perjanjian;
ii. Periode berlakunya perikatan; ✓
iii. Nilai keseluruhan, mata uang, dan ✓
bagian yang telah direalisasi; dan
iv. Sanksi-sanksi.
2) Pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
a) Pihak-pihak yang dijamin dan yang ✓
menerima jaminan, yang dipisahkan antara
pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak
yang dijamin;
b) Latar belakang dikeluarkannya jaminan; ✓
c) Periode berlakunya jaminan; dan ✓
d) Nilai jaminan. ✓
3) Fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya ✓
fasilitas L/C, cerukan bank; dan
4) Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan ✓
batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
a) Pihak-pihak yang terkait; ✓
b) Jumlah yang diperkarakan; ✓
c) Latar belakang, isi dan status perkara dan ✓
pendapat hukum (legal opinion); dan
d) Dampak keuangan. ✓
2) Peraturan Pemerintah yang berdampak ✓
terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya;
Page 76
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
33) Perikatan dan Kontinjensi (lanjutan)
b) Kontinjensi (lanjutan)
3) Kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
a) Jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis ✓
pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya; dan
b) Sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau ✓
tagihan pajak (keberatan atau banding).
4) Peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan
antara lain:
a) Karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; ✓
b) Estimasi dari dampak keuangannya; ✓
c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait ✓
dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya; dan
d) Kemungkinan penggantian oleh pihak ✓
ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma; ✓
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama; ✓
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan; ✓
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam ✓
kerjasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; ✓
dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. ✓
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul
dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
1) Risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur ✓ CALK No. 33
aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat
jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi
tidak mengalami penurunan nilai;
2) Risiko likuiditas, antara lain:
(a) Analisis jatuh tempo untuk liabilitas ✓ CALK No. 33
keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual
yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas; dan
(b) Deskripsi mengenai cara Perusahaan ✓ CALK No. 33
mengelola risiko likuiditas.
3) Risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas ✓
untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel
risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekuitas; dan
Page 77
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
35) Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan)
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul
dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut: (lanjutan)
4) Risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. ✓ CALK No. 33
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
yang timbul dari instrumen keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio ✓
kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan ✓
Bank Indonesia; dan
3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan ✓
CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto ✓
menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan;
2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan ✓
peraturan Bank Indonesia; dan
3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan ✓
posisi devisa neto.
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran
Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum ✓
yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing- ✓
masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan
reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai
kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan ✓
posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan
selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana ✓
manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada ✓
saat dan sesudah kuasi-reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih ✓
penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk
mengeliminasi defisit; dan
Page 78
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
37) Kuasi-Reorganisasi (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai
kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: (lanjutan)
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi- ✓
reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke
depan sejak kuasi-reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan
proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
1) Deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai ✓ CALK No. 33
modal;
2) Sifat persyaratan dan implementasinya dalam ✓ CALK No. 33
hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh
pihak eksternal; dan
3) Cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam ✓ CALK No. 33
mengelola permodalannya;
b) Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang ✓ CALK No. 33
dikelola sebagai modal;
c) Setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari ✓ CALK No. 33
periode sebelumnya;
d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap ✓ CALK No. 33
persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
ada); dan
e) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan ✓
permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan ✓ CALK No. 38
yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas;
b) dan
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset ✓ CALK No. 38
secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi
modal. Berbasis Saham
40) Pembayaran
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis ✓
saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka
panjang;
b) Penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian ✓
pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu
maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi ✓
saham untuk setiap kelompok opsi saham;
d) Untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, ✓
rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal
eksekusi atau selama periode pelaporan;
e) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa ✓
umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada
akhir periode;
Page 79
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
40) Pembayaran Berbasis Saham (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain: (lanjutan)
f) Penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan
paling kurang hal-hal sebagai berikut:
1) Opsi yang diberikan selama suatu periode, rata- ✓
rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada
tanggal pengukuran dan informasi tentang
bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur; dan
2) Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar ✓
instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran
Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain
yang diberikan selama suatu periode (yaitu
selain opsi saham).
g) Dampak transaksi pembayaran berbasis saham ✓
terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode
dan terhadap posisi keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat
Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Analisis Kekayaan; ✓
2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas; ✓
3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi; ✓
4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per ✓
tanggal pelaporan; dan
5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam ✓
perhitungan solvabilitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi
Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi ✓
Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah; ✓
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan ✓
Laba Usaha Unit Asuransi Syariah; dan
d) Zakat.
43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah
dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi; ✓
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; ✓
c) Rasio keuangan penting; ✓
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan ✓
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja ✓
atau kelangsungan hidup perusahaan.
44) Khusus Industri Kehutanan
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu); ✓
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, ✓
IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan ✓
dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam
(TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
kelestarian alam);
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan ✓
Bina desa hutan dan biayanya;
Page 80
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan (lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
44) Khusus Industri Kehutanan (lanjutan)
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan ✓
penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya;
dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan
prasarana:
1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan ✓
serta pemeliharaannya; dan
2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan ✓
dan akumulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah ✓ CALK No. 39
periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada
akhir periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini; dan contoh peristiwa
setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas
untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa
yang sebelumnya tidak diakui; dan
b) Dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang
material setelah periode pelaporan, menyesuaikan
jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau
untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak
diakui:
1) Tanggal terjadinya; ✓ CALK No. 39
2) Sifat peristiwa; dan ✓ CALK No. 39
3) Estimasi atas dampak keuangan, atau ✓ CALK No. 39
pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan
dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas
Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;
b) Sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau
perubahan kebijakan akuntansi;
c) Tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut
disyaratkan; dan
d) Pembahasan mengenai dampak penerapan awal
SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau
pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.
47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau
pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
1) Sifat reklasifikasi; ✓ CALK No. 35
2) Jumlah masing-masing pos atau gabungan ✓ CALK No. 35
beberapa pos yang direklasifikasi; dan
3) Alasan reklasifikasi. ✓ CALK No. 35
Page 81
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Agus Ubaidillah dan Rekan
p.1
unresolved
org
Agus Ubaidillah
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×14
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.54
unresolved
org
Bapepam
p.71 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.