Skip to content
Back to announcement

20240402_BRMS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31623138_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted BRMS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 101

Page 1 OCR 0.919
Page 1 of 101

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan
Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIW.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference
ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada” dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom
keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Page 2 OCR 0.916
Page 2 of 101

Data Umum

Narna Emiten/Perusahaan Publik

PT Bumi Resources Minerals Tbk

Bidang Usaha

Perusahaan induk atas Entitas Anak yang bergerak dalam bidang eksplorasi dan pengembangan pertambangan atas sumber daya mineral.

Jenis penawaran Umum

Penawaran Umum Saham Perdana dan Penawaran Umum Terbatas

Tahun 2023

Tahun 2022

Nama Kantor Akuntan Publik

Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan

Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan

Namna Partner

Chairul Wismoyo

Chairul Wismoyo

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Modifikasian

Wajar Tanpa Modifikasian

-

Catatan tentang Opini (jika ada) Goodwill Goodwill
disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” “V

v

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Page 3 OCR 0.923
Page 3 of 101

Data Keuangan Penting (dalam Dolar AS)

Periode laporan keuangan Desember Desember
2023 2022

Laba Rugi Komprehensif .

Pendapatan 46,637,766 11,644,445
Laba (rugi) usaha/operasional 17,099,256 1,063,303
EBITDA 21,503,154 33,703,391
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 14,188,051 13,683,786
Laba (rugi) komprehensif 14,233,722 14,274,283
Laba (rugi) Per saham (dasar) - (Angka Penuh) 0.10 0.10
Laba Per saham (dilusian) 0.10 0.10

Periode laporan keuangan Desember Desember
2023 2022

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 1,104,867,719 1,080,234,251
Jumlah Aset Lancar 145,832,308 184,398,965
Jumlah Aset Tidak Lancar 959,035,411 895,835,286
Jumlah Liabilitas 135,516,460 125,116,714
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 84,387,791 66,496,368
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 51,128,669 58,620,346
Jumlah Ekuitas 969,351,259 955,117,537
Modal Disetor 2,157,935,004 2,157,935,004
Saldo Laba (Rugi) (784,850,232) (798,815,824)

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar 1.73 27
ROA 0.04 0.01
ROE 0.05 0.01
Ebitda thd pendapatan 0.46 2.90

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:
1.

Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau

Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan
Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapeparn-LK No. VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4 OCR 0.941
Page 4 of 101

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode"

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

slalala

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau
ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a, gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:

&. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan
dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari
suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Page 5 OCR 0.934
Page 5 of 101

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai

Pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan,

Catatan la

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan
nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan 1a

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan,

Catatan 1a

3)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

Catatan 1a

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau
perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya
operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Catatan 1c

8

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (uftimate parent of the group).
Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan la

7

Khusus Industri Media

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

3)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.

9

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Page 6 OCR 0.867
Page 6 of 101

11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:
a) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi, Catatan 1e
# Nama pemitik izin lokasi, Catatan 1e
# Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Catatan 1e
»  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Catatan 1e
# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi pertanggal Catatan 1e
Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi, Catatan 1e
«Nama pemilik ijin lokasi Catatan le
8 Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: Catatan 1e
#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: Catatan 1e
& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal Catatan 1e
sertifikasi,
# Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.
12) | Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan

Page 7 OCR 0.923
Page 7of 101

c) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Catatan 1b
Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan dan Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak Catatan 1b
penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: Catatan 1c
2) | Tempat kedudukan: Catatan 1
3) | Jenis usaha, Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial, Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): Catatan 1
6) | Total Aset, dan Catatan 1c
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung
maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 504 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian,

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

Page 8 OCR 0.939
Page 8 of 101

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka,

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk, dan

#) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendatian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan,
dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1d
2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama Catatan 1d
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotarisasi untuk terbit: dan Catatan 43
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 43

Page 9 OCR 0.944
Page 9 of 101

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Catatan 2a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
SAK.
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini Catatan 2b
(current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (air value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2b
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: Catatan 2f
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun
kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi Signifikan atau bagian lain dari catatan Catatan 2
atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber Catatan 3

utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya, dan

Lt
Au
Page 10 OCR 0.922
Page 10 of 101

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dirnaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan
mmernasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk

memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

1 | prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: Catatan 2e
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: Catatan 2e
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas Catatan 2e
entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, Catatan 2e
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan Catatan 2e
fl pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. Catatan 2e
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur Catatan 2y
kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwilk: Catatan 15
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!: dan Catatan 15

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,

(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) imbalan kontinjensi.

Page 11 OCR 0.916
3) | Kas dan setara kas,

Page 11 of 101

Catatan 21
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.
4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi Catatan 2h
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: Catatan 2h
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: Catatan 2h
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, Catatan 2h
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, Catatan 2h
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: Catatan 2h

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilais

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif,
dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b)

Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

ta
Pare
Page 12 OCR 0.943
Page 12 of 101

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

€) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

7)

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah,dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

Page 13 OCR 0.926
Khusus Indi

Page 13 of 101

ustri Perbankan

a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo

piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9»

Khusus unt:

uk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus

dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus

dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

Page 14 OCR 0.926
Page 14 of 101

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan

@d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung
oleh perusahaan).

Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan.

11) | sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, v Catatan 22
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan v Catatan 22
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau /essor. v Catatan 22
12) Persediaan: v Catatan 2j

a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-
sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan,

(Di
Page 15 OCR 0.911
Page 15of 101

2»

Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

4

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan:

la) Metode penilaian,

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):

(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

3)

pengakuan awal Aset Tetap:

Catatan 21
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, Catatan 21
c) pengelompokan Aset Tetap: Catatan 21
d) metode penyusutan yang digunakan, Catatan 21
e)  kapitallsasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, Catatan 21

Page 16 OCR 0.906
Page 16 of 101

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

Catatan 21

@) penghentian pengakuan:

Catatan 21

h) nilai residu: dan

Catatan 21

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan,
dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 21

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam ventura
Bersama.

Catatan 2k

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan

C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

€) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

N

A2.
Page 17 OCR 0.925
Page 17 of 101

9) riset dan pengembangan (jika ada).

v

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki Catatan 16

untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
19) | Properti Investasi:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi, v

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, v

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan v

e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v
20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: v

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): v

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, v

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan v

e) Pertanggungan Asuransi, v
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan Catatan 2p

Page 18 OCR 0.923
Page 18 of 101

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v Catatan 2p

22) Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera v

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpananj dan v :

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. v

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan v

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. v

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan v
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. v
23) Pro

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v Catatan 2s
b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 2s
24) Utang Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Page 19 OCR 0.927
Page 19 of 101

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan,

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan

Catatan 2n
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Catatan 2n
Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:
&) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan Catatan 21
prasarana: dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan Catatan 2n

penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 20 OCR 0.932
Page 20 of 101

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

Catatan 20
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan Catatan 20
C) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan Catatan 2t
jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan Catatan 2t

dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu
kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktifs dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian,
klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Page 21 OCR 0.928
Page 21 of 101

Yang harus dijelaskan antara lai
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, v
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: v
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, v
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: v
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan v
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v
28) | Program Layalitas Pelangan v

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, v Catatan 2f
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan v Catatan 2f
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. v Catatan 2f

30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v Catatan 2g

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 2g

31) | Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32) Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 2g

L
hh
Page 22 OCR 0.908
Page 22 of 101

b) ketentuan mengenai saling hapus,

Catatan 29

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

Catatan 2g

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2g

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

Catatan 2r

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:

Catatan 2r

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

Catatan 2r

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 2r

3g)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau
pembatalan saham treasuri,

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37

Biaya Pinjaman

Catatan 2u

TA
Ar
Page 23 OCR 0.927
Page 23 of 101

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian
dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

38) Segmen Operasi Catatan 2x
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen
Operasi.

39) Laba (Rugi) per saham Catatan 2w

a. Aset

1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 5
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: Catatan 5
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Catatan 5
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai Catatan 7

pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang
original): dan

Page 24 OCR 0.928
Page 24 of 101

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode
pelaporan.

c)

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan
pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak
ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi
termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari
otoritas yang berwenang: dan

Page 25 OCR 0.913
Page 25 of 101

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Catatan 6
b) jumlah piutang menurut debitur,
Cc) jumlah piutang menurut mata uang:
Gd) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual
dan kolektif, dan penghapusan piutang
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan Catatan 6
piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
8) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur
dalam perjanjian, dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi

(p

v

ts
Page 26 OCR 0.917
“ Page 26 of 101

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lai

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

G) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(L) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi)

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik,
rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumenj

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

Page 27 OCR 0.937
Page 27 of 101

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut
dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas Piutang pembiayaan konsumen yang
diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Jumlah utang retensi
anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini
piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj

Page 28 OCR 0.912
Page 28 of 101

akurnulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan v
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. v
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat v
dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun v
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v
(G) lebih dari lima tahun “v
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan v
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. v
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan v
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. v
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak v
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:
a) biaya kontrak yang terjadi: v
b) laba yang diakui, v
c) kerugian yang terjadi: dan v

Page 29 OCR 0.901
Page 29 of 101

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: v
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: v
€) Nama pihak/counterparty: v
d) Lokasi Efek jaminan, v
ec) Tingkat bunga piutang reverse repo, v
# Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan v
8) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v
9) | Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: v
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: v
dan
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. v
10) Piutang Dividen dan Bunga v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak
lain.
11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang, v
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan v

ch Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

Page 30 OCR 0.937
Aset Keuangan Lainnya

Page 30 of 101

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak
berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset

keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4)

biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
dimiliki hingga jatuh tempo,

(5)

peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6)

uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan
dimiliki hingga jatuh tempo:

7?)

Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori

(b) alasan reklasifikasi, dan

(C) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam
kelompok tersedia untuk dijual.

(8)

jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9)

jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset
keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan

K
(Di
Page 31 OCR 0.924
termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan

Page 31 of 101

individual,

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk

dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Catatan 5
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Catatan 5
c) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan Catatan 5
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
15) | khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
d) Informasi penting lainnya.
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

D
Rt
Page 32 OCR 0.931
Page 32 of 101

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) faba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) | pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.
20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

#) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan
Bank Indonesia:

g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai
Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

Page 33 OCR 0.922
Page 33 of 101

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota
sindikasi,
ji) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimurn Pemberian Kredit (BMPK) yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia,
I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a)  Rinclan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama
periode berjalan,
Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Catatan 8
Perusahaan,
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual,
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: Catatan 8

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan,

Page 34 OCR 0.928
Page 34 of 101

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:

Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

Iii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup

serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Catatan 8

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) Makanan dan minuman,

(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan.

d

Khusus Industri Real Estate

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

a) Tanah Matang:

b) Unit Bangunan: dan

c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 35 OCR 0.932
Page 35 of 101

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangany dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program: lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

n

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya

3)

Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak.
menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
dan hewan ternak belum menghasilkan:

Page 36 OCR 0.937
Page 36 of 101

(b

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

«a

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang
mati atau hilang,

(e

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat Cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(n

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

Catatan 3la

(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

Catatan 16

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta
cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan

peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari
satu tahun,

(PL.
Page 37 OCR 0.931
Page 37 of 101

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok
lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai
Gimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang
telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual, dan

ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

26)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepernilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

GC) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan
laba atau rugi,

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki tebih dari 2046 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung,

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer
dana kepada Perusahaan,

Y

ha
Page 38 OCR 0.928
Page 38 of 101

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan v
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun
secara kumulatif,
) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain v
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sarna untuk semua atau v
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat v
dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau
rugi.
27) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak
konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
28) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal: v
bj Penyisihan periode berjalan: v
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan dan v
d) Saldo akhir. v
29) | khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: v
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: v

Page 39 OCR 0.922
Page 39 of 101

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

30)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling
sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:

(a) Saldo awal

i. Tambahan tahun berjalan

ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa

i. Pengurangan tahun berjalan

ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

Page 40 OCR 0.910
Page 40 of 101

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / perkebunan inti Plasma yang menjadi mitik —
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan
plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

31) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
e) Kondisi hewan ternak:
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:
8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat Cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai Cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
32) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti
Investasi,

Page 41 OCR 0.937
3)

Page 41 of 101

pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat
diperbandingkan:

(4)

nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5)

Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti investasi,

(D) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun
yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti
Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang
menggunakan model Nilai Wajar:

(6)

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran
penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7)

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau
untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara Jain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilatan
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
ec) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana

dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

Page 42 OCR 0.939
Page 42 of 101

umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan,

(4

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu
periode sesuai SAK yang berlaku:

(5)

transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

(5)

Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses

pembangunan dan pengembangan, dan

(6)

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk. properti investasi yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalis

33)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset
pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

Catatan 12

Page 43 OCR 0.928
Page 43 of 101

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

Catatan 12

3)

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:

Catatan 12

d)

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada):

e)

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

?

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau
@ihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan
laba rugi komprehensif,

2

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

n

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

Catatan 12

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Catatan 12

(3) estimasi saat penyelesaian:

Catatan 12 .

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

Catatan 12

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan

Catatan 12

v

da
Page 44 OCR 0.939
Page 44 of 101

(5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan:

Catatan 12
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai
tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal madel biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari
jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan Catatan 12

pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat,
dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan
nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup,

serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
agar diungkapkan alasannya.

34)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Page 45 OCR 0.931
Page 45 of 101

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam
pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(a) Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(C) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait,
perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

35)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a

jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d)

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi,

8

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

Page 46 OCR 0.909
Page 46 of 101

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material v
terhadap laporan keuangan Perusahaan:

8) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai
SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, v
(2) jumlah tercatatnya, dan v
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, v

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat v
Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, v

i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): ' v
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: v
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, v
(4) metode dan asursi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: v
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model v

biaya, dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan v
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
36) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan v
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal, v
(2) Penambahan dan pengurangan: v

"
An
Page 47 OCR 0.930
3)

Page 47 of 101

Saldo akhir.

b) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: Catatan 1e
(b) Saldo awal: Catatan 13 & 14
(c) Penambahan/pengurangan: Catatan 13 & 14
(d) Amortisasi, dan Catatan 13
(e) Saldo akhir. Catatan 13 & 14
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: Catatan 13 & 14
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumtah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan: Catatan 12
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang
ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) Utang Usaha

Page 48 OCR 0.913
Page 48 of 101

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 17
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 17
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

2) Pro

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. v Catatan 22

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, v Catatan 22
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: v
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, v Dikapitalisasi di akun properti
pertambangan
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya v
waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,
(5) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya v
ekonomi,
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6). v

Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah v
diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) Beban akrual v Catatan 19

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

4) Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

bae
Page 49 OCR 0.921
Page 49 of 101

Yang harus diungkapkan antara |:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uangs dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

n

Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan

Page 50 OCR 0.936
Page 50 of 101

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b)

Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito dan

(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.

3)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 51 OCR 0.911
Page 51 ot 101

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi: v
(2) Jumlah menurut tertanggung, v
(3) Jumlah menurut mata uang: dan v
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, v
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi: v
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, v
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak v
ketiga,
(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan v
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan v
pengurangan.
e| Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga v
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, v
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan v
(4) Jumlah menurut umur utang. v
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: v

Y
"Ak
Page 52 OCR 0.919
(2)

Jumlah berdasarkan reasuradur,

Page 52 of 101

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

8

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h)

Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis danjumlahnya: dan

Catatan 31b

b)

informasi mengenai ketetapan pajak.

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Page 53 OCR 0.938
Page 53 of 101

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah llabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya
yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan
utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

Catatan 21

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara tain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang
bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam ha! terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

ba
Page 54 OCR 0.930
Page 54 of 101

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama perlode tersebut,
dan

(4) Jurnlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamas

ingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

1)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara Iain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Labilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

Catatan 32

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Catatan 32

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

Catatan 21

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

Catatan 21

pp

Au
Page 55 OCR 0.924
Page 55 of 101

c) tanggal jatuh tempo, Catatan 21

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, Catatan 21

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya,: Catatan 21

#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, Catatan 21

8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Catatan 21
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio Catatan 21
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

ih pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo

dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman,
tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setlap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan
posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi

keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (ima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (lima) tahun.

Page 56 OCR 0.927
ta)

Page 56 of 101

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari
kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan,

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi
penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi
beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh
tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.

b)

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

Page 57 OCR 0.933
Page 57 of 101

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga,
tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt
covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan

tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2)

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3)

Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4)

Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi
penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan

(5)

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(1)

Saldo awal,

2

Penyisihan yang dibentuk:

3

Pengeluaran yang terjadi, dan

9

Saldo akhir.

Page 58 OCR 0.918
b)

Page 58 of 101

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

ka)

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam
standar akuntansi keuangan,

d)

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

e)

Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan Pengurangan :

«lala

(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a)

imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

Catatan 23

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

Catatan 23

(b) biaya bunga:

Catatan 23

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Catatan 23

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda
dengan mata uang penyajian,

Catatan 23

(f) imbalan yang dibayarkan,

Catatan 23

(O) biaya jasa lalu,

Catatan 23

A-
Page 59 OCR 0.929
Page 59 of 101

(h) kombinasi bisnis:

() curtoilment, dan

(i) penyelesaian.

(3)

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya Catatan 23
tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah,
dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program: Catatan 23
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial: Catatan 23
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda Catatan 23

dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program,
(9 imbalan yang dibayarkan: Catatan 23
(9) kombinasi bisnis, dan
(h) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai
Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui
dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: Catatan 23
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: Catatan 23

(0) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK,

Y
Page 60 OCR 0.927
Page 60 of 101

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(65)

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut
termasuk:

(a) biaya jasa kini:

Catatan 23

(b) biaya bunga,

Catatan 23

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

Catatan 23

(ad

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK:

(e

keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 104 (sepuluh
per seratus):

(P) biaya jasa lalu:

Catatan 23

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(ea)

Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo
laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan

Catatan 23

(b) dampak dari batasan dalam SAK,

(8)

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
komprehensif lain sesuai dengan SAK:

Catatan 23

2)

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program,
untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada,
Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain,

Page 61 OCR 0.941
(10)

Page 61 of 101

jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11)

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan
atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program:

(12)

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset,

(13)

Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk:

(a) tingkat diskonto:

Catatan 23

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan
pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu
lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan
masa depan),

Catatan 23

(te

tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

Catatan 23

(14)

dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang
diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik
neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

Page 62 OCR 0.941
Page 62 of 101

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan
dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan
dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada

Catatan 23
program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i) Wabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Ilabilitas program pada Catatan 23
akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir Catatan 23
periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang Catatan 23

diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah perlode
pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto
atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

Ki) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat

program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode
tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti dan

Page 63 OCR 0.918
Page 63 of 101

Citi) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi

v
tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir
(3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir il.
b) luran Pasti v
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui
sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
d)  Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh v
tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya,
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v
Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang v
berhubungan, jika ada,
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, v
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan
h) persyaratan penting lainnya. v

Page 64 OCR 0.916
Page 64 of 101

25) | Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. v
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: v
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, v
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: v
(Cc) nilai nominal, v
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): v
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk v
mudharabah),
(P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: v
(G) jangka waktu, v
(h) tujuan penerbitannya: dan v
(i) persyaratan penting lain: v
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, v
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
26) Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

1
ka
Page 65 OCR 0.911
Page 65 of 101

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama v
periode pelaporan

b) tujuan perolehannya, v

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: v

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan v

f) persyaratan penting lainnya. v

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, v
suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak v
konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga v
pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: v

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang v
berhubungan (jika ada):

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v

utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Page 66 OCR 0.932
Page 66 of 101

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya
c. Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1

Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

Catatan 24

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan
atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah dan persyaratan,

b)

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

c)

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan,
yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

Catatan 24

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Catatan 24

d)

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

Catatan 24

(Dp

Ar
Page 67 OCR 0.926
Page 67 of 101

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham Catatan 24
baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right
issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasis dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau Catatan 24
pemenuhan kecukupan modal,
@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah Catatan 24
saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Rincian jumlah tambahan modal disetor, Catatan 25
b) Uraian sumber agio saham: Catatan 25
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, Catatan 25
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: Catatan 25
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, Catatan 25
Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: Catatan 25
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa Catatan 25
hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi: Catatan 25
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi Catatan 25
bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, Catatan 25
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut Catatan 25

dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

Page 68 OCR 0.916
Page 68 of 101

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang
disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: Catatan 25
(2) Nama entitas anak, dan Catatan 25
(3) Nama pihak yang bertransaksi, Catatan 25
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan
harga pelepasan saham treasuri, dan
&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 69 OCR 0.904
Page 69 of 101

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): | v

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan v

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v
6) | waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, v

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, v

c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v

@) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v

e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, v
7 Pendapatan Komprehensif Lainnya v

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan
komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali v Catatan 26

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-
masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif

1) Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
yang berasal dari:

(1) Penjualan barang: v Catatan 27
(2) Penjualanjasa, v Catatan 27
(3) Bunga: v

($Y) Royalti, dan/atau

Page 70 OCR 0.921
(5)

Page 70 of 101

Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, Catatan 27
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari Catatan 27
pendapatan:
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori
signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(li) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode
berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,
(8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas:
?) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2 Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan
pendapatan lainnya, dan

(8)  Perincian dari kemponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari

transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

ku
Page 71 OCR 0.913
(a) Pendapatan bruto,

Page 71 of 101

(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan

(c) Total pendapatan neto.

2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif,
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
c) Masa berlaku tarif,
d) Besaran tarif: dan
e) Perjanjian lain yang terkait.
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi

b) Subsidi tidak mampu, dan

c) Selisih perhitungan klaim.

Page 72 OCR 0.922
5)

Page 72 of 101

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa
telekomunikasi yang dilaksanakan rnelalui kerjasama dengan pihak lain.

7

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi,
dan penurunan (kenaikan) prerni yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa Jain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk
setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

p))

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

h
Page 73 OCR 0.910
Page 73 of 101

Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah, v

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, v

Cc) Efek-efek: dan v

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. v

10) | Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: Catatan 28
(2) Biaya tenaga kerja, dan Catatan 28 (termasuk sebagai

komponen Biaya Overhead)

(3) Biaya overhead Catatan 28
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1056 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan Catatan 28

ec) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11) Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan, v

b) Bebanjasa pelayanan, v

Cc) Beban pegawai, v

d) Beban penyusutan sarana medis, v

Page 74 OCR 0.941
Page 74 of 101

e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Bebanasuransi:

€) Beban langganan daya danjasa:

h) Beban depresiasi.

12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai
tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan
beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

Page 75 OCR 0.937
Page 75 of 101

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

Cc) Beban umum dan administrasi.

Catatan 29

15)

Khusus Industri Perbankan

a)

Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.

b)

Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Catatan 30

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

Catatan 30

Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:

(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut
Giperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

Page 76 OCR 0.924
Page 76 of 101

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan

(C) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau ventura Bersama meliputi:
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau ventura Bersama yang dicatat Catatan 11
dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara
terpisah.
18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak Berwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Catatan 23
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,
&) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, Catatan 11
dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau ventura Bersama.
20) | Pajak Penghasilan

Y
AL,
Page 77 OCR 0.933
Page 77 of 101

Yang harus diungkapkan antara

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 31c

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: v Catatan 31c

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v Catatan 3id
pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan v Catatan 31d
peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan v Catatan 31d
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya v

atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang v
diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan
secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan v
langsung ke ekuitas,

Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk v
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak v Catatan 31c
yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan v
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

Page 78 OCR 0.926
Page 78 of 101

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang
berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi Catatan 31c
pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

€) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas
asosiasi, dan bagian partisipasi dalam ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, Catatan 31c
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan Catatan 31c
(3) laba kena pajak, Catatan 31c

1) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan Catatan 31c
perundang-undangan pajak yang berlaku,

j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Catatan 31c
Badan,

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode Catatan 31d

sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut Catatan 31c

tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan
posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan
jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

Page 79 OCR 0.937
Page 79 of 101

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan v
atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai
Liabilitas dalam laporan keuangan,

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila v
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila v
manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi
diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar v
Gari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan v
diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian -

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan v Catatan 33
rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk
periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per v Catatan 33
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

Cc) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per v
saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian
karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung v
sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan

Page 80 OCR 0.939
Page 80 of 101

mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode
tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota
keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas
berelasi,

Catatan 32b

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi
serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami
potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang
akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

Catatan 32b

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan
piutang pthak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan:

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah
untuk masing-masing kategori berikut:

Page 81 OCR 0.904
Page 81 of 101

(1) entitas induk:

Catatan 32a

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas,

Catatan 32a

(3) entitas anak:

Catatan 32a

(4) entitas asosiasi,

(5) ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya) dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya. Catatan 32a
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris,
pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-
masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi
secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. Catatan 37

04

A
Page 82 OCR 0.931
Page 82 of 101

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang Catatan 37
fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan 37

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(8) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen
ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan
laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan
Unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain
selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Y
Page 83 OCR 0.929
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 83 of 101

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode

mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan,
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam
hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya
perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

Page 84 OCR 0.933
ta)

Page 84 of 101

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai
cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi
selama periode pelaporan, yaitu:

(4) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisi Catatan 4
(2) tanggal akuisisi: Catatan 4
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan
akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, Catatan 4
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Catatan 4
Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: Catatan 4
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal Catatan 4
akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan
tc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan
maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah
maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta
tersebut,
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang,

misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu
sebagai berikut:

Page 85 OCR 0.932
Page 85 of 101

a) Nilai Wajar piutang:

tb) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak
tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan
Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

fa) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi
terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,

Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa
depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah
diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan
kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1004 (seratus perseratus)
dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

Page 86 OCR 0.940
Page 86 of 101

la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal v Catatan 4
akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, v
untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai
Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

fa) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki v
oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakut sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai v
Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

fa) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang v
dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan v
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun
berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan
yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan
nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, v
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, v
dan

Page 87 OCR 0.912
Page 87 of 101

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode
pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan,
menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan
menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu,
maka diungkapkan:

Ca) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama
penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi:

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan
yang:

la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang diambil-alih dalam
kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan
Perusahaan hasil penggabungan:

ka)

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi
bisnis, dan

9

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan
atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

Catatan 4

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

Catatan 4

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh:
dan

v
A
Page 88 OCR 0.930
Page 88 of 101

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: Catatan 34a
dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, Catatan 34a
(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset Catatan 34a

segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen,
liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan
keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk danjasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk
danjasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis

ta) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

Ii. negara domisili Perusahaan, dan

Catatan 34c

il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal
pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan
tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara individual.

Catatan 34c

Page 89 OCR 0.927
Page 89 of 101

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan
pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan, dan

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari
suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan
secara terpisah.

(8) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 105 (sepuluh
perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

ta) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan,
cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(8) — pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar
atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b)

Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban
pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk
menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:

Page 90 OCR 0.911
Page 90 of 101

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari Operasi v
yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat v
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung v
nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap
kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

ta) — hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas v
atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties), v

(3) tanggal jatuh tempo: v

(a) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, v

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, v

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan v

(7) persyaratan penting lainnya. v

€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan Strategi untuk mencapai v
tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai v
Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. v

30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Page 91 OCR 0.932
Page 91 of 101

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Iiabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat Catatan 38d (2)
diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan Catatan 38d (2)
dan liabilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lai
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
kepada pemilik pada pericde pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:
Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan
tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik
pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32) | Bagian Partisipasi dalam ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura Bersama secara Catatan 35g dan 35s
terpisah dari kornitmen lainnya,
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi Catatan 35g dan 35s

kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya dan

Page 92 OCR 0.885
Page 92 of 101

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka

panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura
Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) perikatan yang meliputi:

la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi,
diungkapkan:

1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

il. periode berlakunya perikatan:

Hi. dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan

V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang,
seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Catatan 35

Fi. periode berlakunya perikatan:

Catatan 35

ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan

iv. sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi
dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

Y

A,
Page 93 OCR 0.914
Page 93 of 101

(c) periode berlakunya jaminai

(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas UC, cerukan bank, dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

b)

Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

la) pihak-pihak yang terkait:

Catatan 36
(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan Catatan 36
(d) dampak keuangan, Catatan 36
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, Catatan 36

diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan Ilabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda
atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

(a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

fa) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber
daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Page 94 OCR 0.914
Page 94 of 101

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b)  Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

eh Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

#) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak Catatan 38
mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir perlode pelaporan tetapi tidak
mengalami penurunan nilai,
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan Catatan 38
sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas,
dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: Catatan 38
(8) risiko paser, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak Catatan 38
pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang
relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(aj risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Catatan 38

Y
An
Page 95 OCR 0.925
Page 95 of 101

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

Catatan 38

36)

Khusus Industri Perbankan

a)

Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b)

Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

d

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank.

d)

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian,
wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan
selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-

Teorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

PA
(Ph
Page 96 OCR 0.920
Page 96 of 101

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk
mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi
keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya,
termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan

alala

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas v

Catatan 40a
yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui v

Catatan 40a
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

v
aa
Page 97 OCR 0.917
Page 97 of 101

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka v
panjang,
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, v
termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum
atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian,
c)  Jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: v
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal v
eksekusi atau selama periode pelaporan,
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada v
akhir periode,
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada v
tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, v
dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang
diberikan selama suatu periode (yaitu selain apsi saham):
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan v
terhadap posisi keuangannya.
at) | khusus Industri Asuran:
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Analisis Kekayaan, v
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: v
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, v
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan v
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v

AL.
Page 98 OCR 0.923
Page 98 of 101

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan

d) Zakat.

43) Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

@e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. Catatan 39
24) | Khusus Industri Kehutanan:

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam
(TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya,
dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan

Page 99 OCR 0.930
Page 99 of 101

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

4S)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada
akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai
dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas
Untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa
yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan
mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) — tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat
dibuat.

26)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas
Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

Catatan 2d

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Catatan 2d

Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

Catatan 2d

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau
pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

Catatan 2d

47)

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(A.
Page 100 OCR 0.935
Page 100 of 101

(1) sifat reklasifika:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah: dan
bj kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah
diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar
akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.

€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan
tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

Page 101 OCR 0.909
Page 101 of 101

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan.

Jakarta, 27 Maret 2024

“

Fuag Helm
Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.75 MB
Published2 Apr 2024
Pages101
Characters150,385
Text sourceOCR
OCR confidence0.924

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bumi Resources Minerals Tbk p.2 ×2
linked person Amir Abadi Jusuf p.2 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.2
unresolved org Mawar & Rekan p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.43
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.66
unresolved org Bapepam p.87 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result