Skip to content
Back to announcement

Final Report LCKM 2023.pdf

Financial statement Text extracted LCKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 39

Page 1
PT LCK Global Kedaton Tbk

Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
Page 2
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
DAFTAR ISI


                                                                                         Halaman

Laporan Auditor Independen

Surat  Pernyataan    Direksi   tentang   Tanggung    Jawab    atas Laporan    Keuangan
PT LCK Global Kedaton Tbk untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022

LAPORAN KEUANGAN - Untuk Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022

    Laporan Posisi Keuangan                                                                 1

    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                     2

    Laporan Perubahan Ekuitas                                                               3

    Laporan Arus Kas                                                                        4

    Catatan atas Laporan Keuangan                                                           5
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                          Catatan              2023                     2022

ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                          4,16              7.561.518.778            9.304.184.431
Piutang usaha                               5,16             33.210.172.161           35.278.516.036
Uang muka proyek                              6              93.406.812.190           92.106.994.897
Jumlah Aset Lancar                                          134.178.503.129         136.689.695.364

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                           7,13              7.148.893.112            8.715.640.560
Aset pajak tangguhan                         8c                  45.147.297              151.884.917
Jumlah Aset tidak Lancar                                      7.194.040.409            8.867.525.477
JUMLAH ASET                                                 141.372.543.538         145.557.220.841


LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang pajak                                  8a                5.283.224.124           9.405.947.345

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja                      9                            -             485.171.000
JUMLAH LIABILITAS                                              5.283.224.124           9.891.118.345

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
   Rp100 per saham
   Modal dasar – 3.200.000.000
      lembar saham
   Modal ditempatkan dan disetor
      penuh – 1.000.000.000 lembar
      saham                                  10             100.000.000.000          100.000.000.000
Tambahan modal disetor                                       19.005.644.508           19.005.644.508
Saldo laba
   Telah ditentukan penggunaannya                               696.573.768              596.573.768
   Belum ditentukan
       penggunaannya                                         16.387.101.138           16.063.884.220
JUMLAH EKUITAS                                              136.089.319.414         135.666.102.496
JUMLAH LIABILITAS DAN
  EKUITAS                                                   141.372.543.538         145.557.220.841




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan.
                                               -1-
Page 9
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                              Catatan             2023                   2022
PENJUALAN                                        11           14.685.856.864         29.316.490.133
BEBAN POKOK PENJUALAN                            12           11.306.380.005         23.739.356.148
LABA KOTOR                                                      3.379.476.859         5.577.133.985

BEBAN USAHA
Umum dan administrasi                           7,13            3.287.969.502         4.912.983.040
LABA USAHA                                                         91.507.357           664.150.945

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan keuangan                                                13.141.743           199.786.654
Pendapatan (Beban) lain-lain                                       (2.628.348 )          14.182.237
Total Penghasilan (Beban) Lain-lain -
   Bersih                                                          10.513.395           213.968.891

LABA SEBELUM MANFAAT PAJAK
  PENGHASILAN                                                    102.020.752            878.119.836


MANFAAT (BEBAN)
  PAJAK PENGHASILAN
  Kini                                           8b               (23.025.273 )        (193.764.640)
  Tangguhan                                      8c                (7.526.627 )           17.855.270
Total Beban Pajak Penghasilan - Bersih                            (30.551.900 )        (175.909.370)
LABA NETO TAHUN BERJALAN                                           71.468.852           702.210.466

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
  laba rugi:
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan
  kerja                                          9               450.959.059             11.138.651
  Manfaat pajak penghasilan terkait              8c              (99.210.993 )           (2.450.503)
Total Laba Komprehensif Lain - Neto                              351.748.066               8.688.148
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                         423.216.918            710.898.614

LABA PER SAHAM                                   14                      0,07                   0,71




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan.
                                               -2-
Page 10
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                                               Saldo Laba
                                                         Modal Saham                                   Belum                Telah
                                                        Ditempatkan dan         Tambahan             Ditentukan          ditentukan
                                       Catatan           Disetor Penuh         Modal Disetor       Penggunaannya       penggunaannya       Jumlah Ekuitas

Saldo 1 Januari 2022                                       100.000.000.000       19.005.644.508           496.573.768   15.670.985.606     135.173.203.882

Pembentukan cadangan umum                10                               -                    -          100.000.000     (100.000.000 )                    -

Dividen tunai                            10                               -                    -                    -     (218.000.000 )      (218.000.000 )

Laba tahun berjalan                                                       -                    -                    -      702.210.466         702.210.466

Penghasilan komprehensif lain                                             -                    -                    -        8.688.148           8.688.148

Saldo 31 Desember 2022                                     100.000.000.000       19.005.644.508           596.573.768   16.063.884.220     135.666.102.496

Pembentukan cadangan umum                10                               -                    -          100.000.000     (100.000.000 )                    -

Laba tahun berjalan                                                       -                    -                    -       71.468.852          71.468.852

Penghasilan komprehensif lain                                             -                    -                    -      351.748.066         351.748.066

Saldo 31 Desember 2023                                     100.000.000.000       19.005.644.508           696.573.768   16.387.101.138     136.089.319.414




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
                                                                               -3-
Page 11
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                              Catatan             2023                  2022

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                  16.754.200.740        21.616.521.443
Pembayaran kas kepada pemasok                                 (12.606.197.297 )     (19.362.721.806 )
Pembayaran untuk karyawan                                        (585.000.000 )      (1.484.900.000 )
Pembayaran pajak penghasilan                                   (4.153.274.823 )      (2.216.916.870 )
Penerimaan dari (Pembayaran untuk)
  kegiatan operasi lainnya                                        (52.400.278 )        (592.300.858 )
Kas Bersih yang Digunakan untuk
  Aktivitas Operasi                                              (642.671.658 )       (2.040.318.091 )


ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
INVESTASI
Perolehan aset tetap                              7            (1.099.993.995 )                     -

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
PENDANAAN
Pembayaran dividen tunai                          10                         -         (218.000.000 )

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA
  KAS                                                          (1.742.665.653 )       (2.258.318.091 )

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
  TAHUN                                                         9.304.184.431        11.562.502.522

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
  TAHUN                                                        7.561.518.778          9.304.184.431




Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan.
                                               -4-
Page 12
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

1. Umum

   a. Pendirian dan Informasi Umum

       PT LCK Global Kedaton Tbk ("Perusahaan"), didirikan dengan nama PT Global Kedaton
       Teknologi, sesuai Akta Notaris Sahat Simanungkalit, S.H., M.Kn. No. 44 tanggal 31 Juli 2013,
       notaris di Tangerang. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-45029.AH.01.01.2013 tanggal 27
       Agustus 2013 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 77, Tambahan
       No. 118363 tanggal 24 September 2013. Nama Perusahaan berubah menjadi PT LCK Global
       Kedaton berdasarkan Akta Notaris Rifson, S.H., M.Kn. No. 3 tanggal 19 Mei 2017. Akta tersebut
       telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
       Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0011492.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal 26 Mei
       2017.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
       Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn. No. 50 tanggal 23 September 2020, notaris di
       Jakarta mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan. Perubahan tersebut
       telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       melalui Surat Keputusan No. AHU-0066070.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 24 September
       2020 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 77, Tambahan
       No. 036567 tahun 2020.

       Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
       adalah bergerak dalam bidang:
        • Perdagangan besar informasi dan komunikasi;
        • Aktivitas telekomunikasi satelit; dan
        • Aktivitas telekomunikasi tanpa kabel.

       Saat ini, kegiatan usaha utama Perusahaan beroperasi dalam bidang jasa penunjang
       telekomunikasi yang mencakup pembangunan menara telekomunikasi.

       Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan dengan lokasi kantor administrasi di Graha
       Mampang lantai 5, Mampang Prapatan Raya No. 100, Jakarta Selatan dan kantor operasional
       Perusahaan berlokasi di Ruko Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group, Blok M, No. 64,
       Jalan Letnan Jendral Suprapto, RT 009 RW 007, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan
       Kemayoran, Jakarta Pusat. Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial
       pada tahun 2014.

       Saat ini, Perusahaan sedang mengerjakan proyek konstruksi, mekanikal dan elektrikal menara
       telekomunikasi. Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 2014.

       Entitas Induk langsung Perusahaan adalah PT LCK Investama Prima Indonesia, sedangkan
       pemegang saham ultima Perusahaan adalah Lim Chin Kim.

       Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki masing-masing 0 dan 1 orang
       karyawan tetap (tidak diaudit).




                                               -5-
Page 13
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

     b. Dewan Komisaris dan Direksi, dan Karyawan

        Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan
        adalah sebagai berikut:
                        Dewan Komisaris                                 Direksi

         Komisaris Utama      : Lim Chin Kim              Direktur Utama   :   Lim Kah Hock
         Komisaris            : Kenny Lim                 Direktur         :   Ruben Partogi
         Komisaris Independen : Sungkana

         Komite Audit

         Susunan komite audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
         berikut:

         Ketua               : Sungkana
         Anggota             : Kenny Lim
         Anggota             : Eneng Warto

         Internal Audit

         Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Kepala Internal Audit Perusahaan masing-masing
         adalah Reinaldi Vivienda.

      c. Penawaran Umum Saham

         Pada tanggal 29 Desember 2017, Perusahaan telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas
         Jasa Keuangan melalui Surat No. S-476/D.04/2017 untuk melakukan penawaran umum perdana
         saham biasa melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 200.000.000 saham dengan nilai
         nominal Rp100 per saham dan pada harga penawaran Rp208 per saham. Perusahaan telah
         mencatatkan seluruh sahamnya pada BEI pada tanggal 16 Januari 2018.

         Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh saham Perusahaan sejumlah 1.000.000.000
         saham telah dicatatkan pada BEI.

      d. Penerbitan Laporan Keuangan

         Laporan keuangan PT LCK Global Kedaton Tbk untuk tahun yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2023 diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit pada tanggal 27 Maret 2024 oleh
         Direksi Perusahaan yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
         tersebut

2.   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting

     a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia (SAK), meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang
        “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

        Perusahaan telah menyusun laporan keuangan dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus
        mempertahankan kelangsungan usaha.

        Dengan pengukuran yang digunakan adalah biaya perolehan, kecuali untuk beberapa akun
        tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
        akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual
        akuntansi.

                                                -6-
Page 14
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
       arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

       Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras
       dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan
       untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa
       SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan
       keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah diamendemen dan diterbitkan, diterapkan
       efektif tanggal 1 Januari 2023.

       Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah Rupiah
       Indonesia (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

    b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang

       Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan
       klasifikasi lancar/tak lancar atau jangka pendek/jangka panjang. Suatu aset diklasifikasikan
       lancar jika:
       i)   akan direalisasikan, atau ditujukan untuk diperdagangkan, atau dikonsumsi dalam siklus
            operasi normal,
       ii) dimiliki terutama untuk tujuan diperdagangkan, atau
       iii) akan direalisasi dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau
            setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu
            liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

       Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

       Suatu liabilitas disajikan jangka pendek apabila:
       i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
       ii) dimiliki terutama untuk tujuan diperdagangkan,
       iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
       iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
            setelah tanggal pelaporan.

       Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
       panjang.

    c. Kas dan Setara Kas

       Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek
       dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu
       tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, serta tidak digunakan sebagai jaminan
       dan tidak dibatasi penggunaannya.

   d. Instrumen Keuangan

       Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
       keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu
       entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain




                                                     -7-
Page 15
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Aset Keuangan

       Aset keuangan diklasifikasikan, pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya
       perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), atau (iii) nilai wajar melalui
       penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”).

       i.    Aset keuangan pada biaya perolehan

             Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

             •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                 dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan

             •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
                 arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

             Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
             pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
             kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
             dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

             Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas dan
             piutang usaha yang dimiliki oleh Perusahaan.

       Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

       Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan substansi
       perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.

       i.    Liabilitas Keuangan

             Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya, pada pengakuan awal sebagai
             (i) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, atau (ii) liabilitas keuangan
             diukur pada FVTPL.

       ii.   Instrumen Ekuitas

             Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
             entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
             hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.

       Metode Suku Bunga Efektif

       Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
       diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama
       periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
       estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang
       dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif,
       biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan,
       atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
       bersih pada saat pengakuan awal.




                                                    -8-
Page 16
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Saling Hapus dari Instrumen Keuangan

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
       posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
       saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut
       dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
       merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

       Reklasifikasi Aset Keuangan

       Perusahaan mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan
       hanya jika, Perusahaan mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut.
       Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Karena piutang usaha dan aset kontrak Perusahaan tidak memiliki komponen pembiayaan
       signifikan, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL.
       Oleh karena itu, Perusahaan tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru
       mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal
       pelaporan. Perusahaan membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit
       masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang
       spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.

       Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah
       menunggak lebih dari 360 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat
       menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
       menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh
       tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil
       kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
       dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

       Penghentian Pengakuan Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

       i.   Aset Keuangan

            Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
            dihentikan pengakuannya jika:

            a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau

            b) Perusahaan tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
               tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas yang
               diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan; atau

            c) Perusahaan telah mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal
               dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
               diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu
               kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
               manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak
               mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
               keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.




                                                 -9-
Page 17
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

             Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
             menandatangani kesepakatan pelepasan (pass - through arrangement), dan secara
             substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
             keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
             keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut.

             Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer
             diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
             pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

             Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas
             terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki
             Perusahaan.
             Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
             diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan
             piutang diakui dalam laba rugi.

       ii.   Liabilitas Keuangan

             Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam
             kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas
             keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui
             dalam laba rugi.

             Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
             sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
             substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
             modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
             liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
             sebagai laba rugi.

   e. Pengukuran Nilai Wajar

       Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
       mengalihkan liabilitas akan terjadi:

       •     di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut ; atau
       •     jika tidak terdapat pasar utama, dipasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
             tersebut.

       Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
       tanggal pengukuran.

       Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
       ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
       bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

       Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
       menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
       terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
       tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

       Ketika Perusahaan menggunakan teknik penilaian, hal tersebut memaksimalkan penggunaan input
       yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
       diobservasi.

                                                   - 10 -
Page 18
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Seluruh aset dan liabilitas baik yang diukur pada nilai wajar atau diungkapkan dalam laporan
       keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

       •   Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
                       identik;
       •   Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
                       pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
                       langsung;
       •   Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
                       pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

       Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan,
       maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar
       dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap akhir periode
       pelaporan.

    f. Aset Tetap

       Pemilikan Langsung

       Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
       penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
       tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
       signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
       penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang
       tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

       Penyusutan dihitung dengan menggunakan saldo menurun ganda untuk mesin dan peralatan,
       kendaraan, perlengkapan golf, dan perlengkapan kantor, berdasarkan taksiran masa manfaat
       ekonomis aset tetap dengan tarif sebagai berikut:

                                                                                             Tahun
       Bangunan                                                                                20
       Peralatan                                                                                4
       Kendaraan                                                                                4

       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
       manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau
       dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi
       dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui
       dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

       Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
       penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.

    g. Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
       mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan
       nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.




                                                - 11 -
Page 19
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara
       nilai wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya,
       kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari
       aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka
       aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
       terpulihkannya dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut
       disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai
       penurunan revaluasi.

       Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
       dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini
       atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi
       biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat
       transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai
       wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar
       yang tersedia.

       Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa
       rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi
       atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah
       terpulihkan aset tersebut.

       Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika
       terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
       tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
       jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
       jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
       penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
       penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah
       pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
       mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang
       sistematis selama sisa umur manfaatnya.

   h. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam
       kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
       Perusahaan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada
       pelanggan.

       Perusahaan telah menetapkan secara umum bahwa Perusahaan merupakan prinsipal dalam
       kontrak pendapatannya karena Perusahaan biasanya mengendalikan barang atau jasa sebelum
       mengalihkan mereka kepada pelanggan.




                                                   - 12 -
Page 20
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

        Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
        memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

        -    Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
        -    Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
             janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
             pelanggan.
        -    Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak
             pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
             diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
        -    Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
             jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika
             tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
             biaya yang diharapkan ditambah marjin.
        -    Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
             barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
             barang atau jasa tersebut).

        Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

        a.   Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
        b.   Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban
             pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran
             penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
             terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.

        Pendapatan kontrak atas jasa pembangunan menara telekomunikasi diakui saat dilakukannya
        penyerahan barang kepada pembeli yang dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima (BAST)
        yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

        Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
        menggunakan metode suku bunga efektif.

        Beban diakui pada saat terjadinya.

        Beban

        Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

   i.   Imbalan Kerja

        Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti

        Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan
        Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah
        Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. Perppu Cipta Kerja 2/2022
        telah ditetapkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 berdasarkan Undang-
        Undang No.6 Tahun 2023.

        Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui
        perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan
        menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat
        pasti pensiun tahunan.


                                                     - 13 -
Page 21
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

        Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, yang tercermin langsung
        dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan
        komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan liabilitas pensiun neto yang diakui
        pada laporan keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit.

        Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amendemen program atau kurtailmen, atau
        ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu.

        Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan
        pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
        •   Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
            dan penyelesaiaan);
        •   Beban atau pendapatan bunga neto
        •   Pengukuran Kembali

        Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan
        dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

        Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit aktual
        dalam program imbalan pasti Perusahaan.

   j.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
        kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam
        penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.

        Pajak Kini

        Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
        keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan.
        Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan
        (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi.
        Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar
        kepada otoritas pajak.

        Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari
        beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika
        Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar kemungkinan
        otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas
        perpajakan Perusahaan.

        Pajak Tangguhan

        Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer kena
        pajak yang timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
        tercatatnya pada tanggal pelaporan.

        Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa
        pengecualian.




                                                  - 14 -
Page 22
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

        Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
        fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal
        pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
        tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang
        dapat dikompensasikan.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
        berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan
        pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

        Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak
        yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
        pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan
        dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.

     k. Informasi Segmen

        Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang
        secara regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan
        sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.

        Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

        •   yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
            (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
            entitas yang sama);

        •   yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
            untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
            dan menilai kinerjanya; dan

        •   dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

     Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya
     dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.

     Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
     secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
     memadai untuk segmen tersebut.

3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
     laporan keuangan, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai
     tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi
     tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.

     Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
     pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
     jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan:

     Pertimbangan

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan
     berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan.

                                                   - 15 -
Page 23
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Kelangsungan Usaha

   Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kelangsungan usaha Perusahaan dan
   meyakini bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan bisnis dimasa yang akan
   datang yang tidak dapat diperkirakan. Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya
   ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kelangsungan usaha
   Perusahaan. Oleh karena itu, laporan keuangan disusun dengan basis kelangsungan usaha.

   Mata Uang Fungsional

   Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer di mana entitas
   beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi penjualan bersih dan beban
   pokok penjualan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan
   adalah Rupiah.

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
   liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi.
   Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi
   seperti yang diungkapkan pada Catatan 2.

   Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai
   penyewa

   Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan,
   bersamaan dengan periode yang tercakup dalam opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara
   wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi
   secara wajar dan pasti.

   Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk
   mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa dengan
   opsi perpanjangan atau pengakhiran, manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang memerlukan
   pertimbangan atas semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomi untuk
   menggunakan opsi perpanjangan atau tidak untuk menggunakan opsi pengakhiran, termasuk setiap
   perubahan yang diharapkan dalam fakta dan keadaan dari tanggal dimulainya sampai tanggal
   pelaksanaan opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian) hanya termasuk
   dalam persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin untuk menggunakan opsi perpanjangan atau
   tidak menggunakan opsi penghentian. Jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan
   dalam keadaan yang mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali penyewa, penilaian di
   atas akan ditelaah kembali.




                                               - 16 -
Page 24
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Menentukan Waktu Pemenuhan Kewajiban Pelaksanaan

   Perusahaan mengakui pendapatan dari jasa konstruksi pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:

   •   Perusahaan telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat
       kepada pembeli;
   •   Perusahaan tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat
       yang dijual;
   •   Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
   •   Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke
       Perusahaan; dan
   •   Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur
       dengan andal.

   Pendapatan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan BAST.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
   Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan
   keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
   berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Perusahaan. Perubahan
   tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.

   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang Perusahaan mencatat aset keuangan dan liabilitas
   keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi.
   Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang
   dapat diverifikasi, sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
   penggunaan metode penilaian yang berbeda.

   Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 16.

   Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

   Masa manfaat dari aset tetap Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut
   diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif
   berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis.
   Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
   perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
   keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset.

   Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan
   oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
   faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap
   akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.

   Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap selama tahun berjalan.
   Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 7.




                                                 - 17 -
Page 25
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

   Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya,
   yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar
   dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang
   mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati
   dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai
   pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran
   untuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan
   oleh Perusahaan atau investasi signifikan dimasa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari
   UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam
   model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang
   diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.

   Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan nilai aset nonkeuangan pada
   tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

   Imbalan Kerja

   Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan
   oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 9
   dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan
   mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata uang
   yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati
   estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda
   dengan asumsi Perusahaan dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian,
   berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada
   periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan
   adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan
   signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan
   kerja jangka panjang.

   Jumlah tercatat liabilitas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 9.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
   Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam
   kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
   estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih lanjut telah
   diungkapkan dalam Catatan 8.

   Aset Pajak Tangguhan

   Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas
   pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar jumlah laba kena
   pajak akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen
   yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan
   kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi
   perencanaan pajak masa depan.




                                                 - 18 -
Page 26
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

4. Kas dan Setara Kas
   Kas dan bank terdiri dari:
                                                           2023                  2022
   Kas
    Rupiah                                                    26.363.510            25.500.850

   Bank
    Rupiah
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                               3.712.976.766         5.456.752.302
      PT Bank Mega Syariah                                   179.796.387           179.605.087
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   3.075.000             3.475.000
   Jumlah bank                                             3.895.848.153         5.639.832.389

   Deposito berjangka
    Rupiah
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                               3.639.307.115         3.638.851.192

   Jumlah                                                  7.561.518.778         9.304.184.431


   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat kas dan bank yang dibatasi
   penggunaannya atau yang ditempatkan pada pihak berelasi.

   Tingkat bunga tahunan deposito berjangka per tahun masing-masing sebesar 2,50% pada tanggal
   31 Desember 2023 dan 2022.

5. Piutang Usaha

   31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan piutang usaha dari pelanggan dalam mata uang
   Rupiah.

                                                          2023                  2022
   PT Fiberhome Technologies Indonesia                   33.415.387.146         35.483.731.021
   Provisi ekspektasi kerugian kredit                      (205.214.985)          (205.214.985)

   Jumlah                                                33.210.172.161         35.278.516.036


   Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                          2023                  2022
     1 - 90 hari                                                      -        17.722.379.267
     90 - 180 hari                                                    -        15.024.139.765
     Lebih dari 180 hari                                 33.415.387.146         2.737.211.989
   Total                                                 33.415.387.146        35.483.731.021
   Provisi ekspektasi kerugian kredit                      (205.214.985)         (205.214.985)

   Jumlah                                                33.210.172.161        35.278.516.036



                                               - 19 -
Page 27
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Mutasi provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha Perusahaan adalah sebagai berikut :

                                                            2023                                 2022
     Saldo awal                                                205.214.985                        205.214.985
     Provisi ekspektasi kerugian kredit                                  -                                  -
   Total                                                       205.214.985                        205.214.985

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang pelanggan pada akhir periode, manajemen
   Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat piutang yang tidak dapat tertagih seluruhnya dan
   oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai.

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh piutang usaha Perusahaan merupakan piutang
   dari pihak ketiga dan dalam mata uang Rupiah.

6. Uang Muka Proyek
   Akun ini merupakan uang muka yang dibayarkan atas jasa pengerjaan proyek SITAC dan CME
   menara telekomunikasi. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 nilai uang muka proyek masing-
   masing sebesar Rp93.406.812.190 dan Rp92.106.994.897.

7. Aset tetap
   Rincian aset tetap Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Desember 2023
                                          Saldo Awal       Penambahan        Reklasifikasi              Saldo Akhir

    Harga perolehan
    Bangunan                               5.948.718.197               -                     -       5.948.718.197
    Peralatan                             27.716.102.941   1.099.993.995                     -      28.816.096.936
    Kendaraan                                314.900.000               -                     -         314.900.000
    Jumlah harga perolehan                33.979.721.138   1.099.993.995                     -      35.079.715.133
    Akumulasi Penyusutan
    Bangunan                               1.498.056.676     292.435.910                  -          1.790.492.586
    Peralatan                             23.431.442.652   2.374.305.533        19.681.250          25.825.429.435
    Kendaraan                                334.581.250               -       (19.681.250)            314.900.000

    Jumlah akumulasi penyusutan           25.264.080.578   2.666.741.443                     -      27.930.822.021
    Nilai Buku Bersih                      8.715.640.560                                             7.148.893.112

                                                                 31 Desember 2022
                                          Saldo Awal       Penambahan        Pengurangan                Saldo Akhir

    Harga perolehan

    Bangunan                               5.948.718.197                -                    -       5.948.718.197
    Peralatan                             27.716.102.941                -                    -      27.716.102.941
    Kendaraan                                314.900.000                -                    -         314.900.000
    Jumlah harga perolehan                33.979.721.138                -                    -      33.979.721.138
    Akumulasi Penyusutan

    Bangunan                               1.205.620.766     292.435.910                     -       1.498.056.676
    Peralatan                             21.057.137.119   2.374.305.533                     -      23.431.442.652
    Kendaraan                                334.581.250               -                     -         334.581.250
   Jumlah akumulasi penyusutan            22.597.339.135   2.666.741.443                     -      25.264.080.578
    Nilai Buku Bersih                     11.382.382.003                                             8.715.640.560


                                                  - 20 -
Page 28
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, penyusutan aset tetap dibebankan ke beban umum dan
   administrasi masing-masing sebesar Rp2.666.741.443 (Catatan 13).

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mengasuransikan bangunan dan
   kendaraannya terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu polis
   tertentu dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp4.050.000.000.

   Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen Perusahaan berkeyakinan tidak ada situasi atau keadaan
   yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan
   2022.

8. Perpajakan
   a. Utang pajak

       Utang pajak terdiri dari:

                                                         2023                       2022
       Pajak Penghasilan:
         Pasal 21                                                    -                     298.350
         Pasal 23                                                    -                     500.000
         Pasal 29                                                    -                 193.764.640
         Pajak Pertambahan Nilai                         5.283.224.124               9.211.384.355
       Jumlah                                            5.283.224.124               9.405.947.345

    b. Pajak kini

       Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan
       laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan laba kena pajak untuk tahun-tahun yang
       berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:


                                                        2023                        2022
       Laba sebelum manfaat (beban)
         pajak penghasilan menurut
         laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lainnya                              102.020.752                878.119.836

       Beda Temporer
         Imbalan kerja karyawan                             36.228.059                  81.160.316
       Beda Tetap
         Pendapatan bunga                                  (13.141.743 )                          -
       Taksiran laba kena pajak                            125.107.068                959.280.152




                                               - 21 -
Page 29
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Perhitungan beban pajak dan utang pajak penghasilan badan adalah sebagai berikut:

                                                                2023                             2022
       Pajak penghasilan:
        Tahun 2023
           (22% x 50% x 40.890.607)                                4.497.967                                      -
           (22% x 84.216.393)                                     18.527.606                                      -
        Tahun 2022
           (22% x 50% x 157.063.277)                                          -                    17.276.960
           (22% x 802.216.723)                                                -                   176.487.680
       Dikurangi pajak penghasilan
         dibayar di muka                                                      -                                   -
       Jumlah taksiran utang pajak
         penghasilan                                              23.025.573                      193.764.640

       Klasifikasi beban pajak menurut jenis pajaknya adalah:


                                                                 2023                              2022


       Pajak kini                                                      23.025.573                       193.764.640
       Pajak tangguhan                                                  7.526.327                       (17.855.270)

       Beban pajak penghasilan                                         30.551.900                       175.909.370

       Perusahaan akan melaporkan penghasilan kena pajak tahun 2023 seperti yang disebutkan di
       atas dalam SPT yang dilaporkan kepada KPP. Namun demikian, pihak manajemen Perusahaan
       menyadari masih mungkin terdapat koreksi dari KPP.

    c. Pajak tangguhan
       Perhitungan manfaat pajak tangguhan atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak
       dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tahun 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                   2023

                                                                              Dikreditkan
                                                                             (Dibebankan)
                                                     Dikreditkan           pada Penghasilan
                                Saldo            (Dibebankan) pada          Komprehensif                  Saldo
                                Awal             Laporan Laba Rugi               Lain                     Akhir
        Aset pajak
           tangguhan:
           Imbalan kerja       106.737.620               (7.526.627)              (99.210.993)                        -
           Provisi
              ekspektasi
              kerugian
              kredit            45.147.297                         -                         -            45.147.297
                               151.884.917               (7.526.627)              (99.210.993)            45.147.297




                                                     - 22 -
Page 30
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                               2023

                                                                         Dikreditkan
                                                                        (Dibebankan)
                                                  Dikreditkan         pada Penghasilan
                                Saldo         (Dibebankan) pada        Komprehensif         Saldo
                                Awal          Laporan Laba Rugi             Lain            Akhir
         Aset pajak
            tangguhan:
            Imbalan kerja        91.332.853           17.855.270            (2.450.503)   106.737.620
            Provisi
               ekspektasi
               kerugian
               kredit            45.147.297                    -                      -    45.147.297
                                136.480.150           17.855.270            (2.450.503)   151.884.917

9.   Liabilitas Imbalan Kerja
     Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55
     tahun sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Liabilitas imbalan
     kerja tersebut tidak didanai.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mengakui imbalan kerja berdasarkan
     perhitungan KKA Nurichwan, aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing tertanggal
     22 Maret 2024 dan 1 Februari 2023, dengan menggunakan metode projected unit credit, dengan
     asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                                                          2023               2022

     Tingkat diskonto                                                         7,00%              7,07%
     Tingkat kenaikan gaji                                                    5,00%              5,00%
     Tingkat mortalita                                                      55 tahun           55 tahun
     Usia pensiun                                                      TMI-IV (2019)      TMI-IV (2019)

     Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut:

                                                                          2023               2022

     Beban jasa kini                                                       1.926.469         66.572.704
     Beban bunga                                                          34.301.590         28.769.849
     Dampak IFRIC                                                                  -       (14.182.237)

     Jumlah                                                               36.228.059        81.160.316

     Rincian beban imbalan kerja karyawan yang diakui pada ekuitas dalam penghasilan komprehensif
     lain adalah sebagai berikut:

                                                                          2023               2022

     Keuntungan aktuaria
       yang timbul dari:
       Perubahan asumsi keuangan                                        (450.959.059 )     (11.138.651)




                                                 - 23 -
Page 31
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

    Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan kerja karyawan terhadap posisi keuangan adalah sebagai
    berikut:

                                                                          2023                     2022

    Saldo awal                                                           485.171.000           415.149.335
    Pendapatan komprehensif lain                                        (450.959.059 )         (11.138.651)
    Beban tahun berjalan                                                  36.228.059             95.342.553
    Pendapatan lain-lain                                                           -           (14.182.237)
    Pembayaran manfaat periode berjalan                                  (70.440.000 )                    -
    Saldo akhir                                                                         -      485.171.000


    Pada tahun 31 Desember 2023 dan 2022, rincian jatuh tempo imbalan kerja terdiskonto adalah
    sebagai berikut:

                                                                    Nilai kewajiban kini
             Jasa Masa Depan Tahunan                         2023                           2022


      <1 tahun                                                             -                  138.205.515
      >1 tahun                                                             -                  346.965.485

      Jumlah                                                               -                  485.171.000


10. Modal Saham

    Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima
    Registra, Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya adalah
    sebagai berikut:

                                                                    Persentase
             Pemegang Saham               Jumlah Saham              Kepemilikan              Jumlah


    PT LCK Investama Prima Indonesia          627.144.400                      62,71%        62.714.440.000
    PT Maju Mekar Makmur                      201.538.300                      20,15%        20.153.830.000
    Masyarakat                                171.317.300                      17,14%        17.131.730.000

    Jumlah                                   1.000.000.000                 100,00%          100.000.000.000


    Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima
    Registra, Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya adalah
    sebagai berikut:

                                                                    Persentase
             Pemegang Saham               Jumlah Saham              Kepemilikan              Jumlah


    PT LCK Investama Prima Indonesia          625.598.000                      62,56%        62.559.800.000
    PT Maju Mekar Makmur                      201.538.300                      20,15%        20.153.830.000
    Masyarakat                                172.863.700                      17,29%        17.286.370.000

    Jumlah                                   1.000.000.000                 100,00%          100.000.000.000




                                               - 24 -
Page 32
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 7 Juni 2023, para pemegang
   saham telah menyetujui untuk membentuk tambahan cadangan umum sebesar Rp100.000.000.
   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 8 Juni 2022 dan telah
   dinyatakan dengan Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 87 pada tanggal yang sama, para
   pemegang saham telah menyetujui untuk membentuk tambahan cadangan umum sebesar
   Rp100.000.000 dan melakukan pembagian dividen tunai sebesar Rp218.000.000 atas hasil operasi
   Perusahaan untuk tahun 2021 yang telah dilunasi pada tanggal 29 Juni 2022.

11. Penjualan Bersih

    Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan pendapatan usaha atas jasa
    pengerjaan konstruksi, mekanikal dan elektrikal terkait pembangunan menara telekomunikasi.

    Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak ada transaksi penjualan kepada pihak berelasi.

    Rincian pelanggan pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan masing-
    masing pada tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
    berikut:

                                                                              Presentase Terhadap
                                                                                    Jumlah
                                                                                  Pendapatan
                                        2023                 2022              2023          2022
    PT Fiberhome
     Technologies
     (Catatan 15)                    14.685.856.864       29.316.490.133            100%         100%

12. Beban Pokok Penjualan

    Akun ini merupakan beban pokok pendapatan atas jasa subkontraktor, pihak ketiga.

    Rincian pemasok pihak ketiga dengan nilai transaksi lebih dari 10% dari total beban pokok pendapatan
    pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:


                                                                    2023                  2022

    Suhadi (Catatan 15)                                          4.522.552.002         14.351.966.317
    Rizal (Catatan 15)                                           3.957.233.002          5.854.055.593
    Erwin Sujana (Catatan 15)                                    2.826.595.001          3.533.334.238
    Jumlah                                                      11.306.380.005         23.739.356.148

13. Beban Umum dan Administrasi
    Akun ini terdiri dari:


                                                                    2023                  2022
    Penyusutan (Catatan 7)                                       2.666.741.443          2.666.741.443
    Gaji, THR dan Bonus                                            585.000.000          1.580.663.347
    Lain-Lain (masing-masing dibawah Rp250.000.000)                 36.228.059            665.578.250

    Jumlah                                                       3.287.969.502          4.912.983.040


                                                 - 25 -
Page 33
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

14. Laba Per Saham

    Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
    pemilik Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang
    beredar pada tahun bersangkutan, sebagai berikut:
                                          Laba yang dapat          Jumlah Rata-rata
                                        diatribusikan kepada   Tertimbang Saham yang
                                        pemilik Perusahaan            Beredar           Nilai Laba per Saham

        31 Desember 2022                         702.210.466            1.000.000.000                    0,71

        31 Desember 2023                          71.468.852            1.000.000.000                    0,07


15. Perjanjian penting

   Pelanggan

   PT Fiberhome Technologies Indonesia

   Sesuai dengan perjanjian kerjasama No. 003/FH-LCKGK/FH-BAKTI/BTS4GUSO-USO/III/2021
   tanggal 15 Maret 2021, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Fiberhome Technologies
   Indonesia untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G antara lain:
   • Pengadaan dan pengiriman peralatan dengan spesifikasi teknis; dan
   • Pemasangan, pembongkaran, perbaikan, testing, baik berupa Acceptance Test Procedure/Civil
       Mechanical Electrical (CME) pada BTS 4G.

   Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 15 Juni 2023.

   Sesuai dengan perjanjian kerjasama no 027/FH-PTT/BAKTI-Kominfo/BTS4G-3T/III/2023 Tanggal
   16 Juni 2023, Perusahaan melakukan perpanjangan kerjasama dengan PT. Fiberhome Technologies
   Indonesia untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G antara lain:
   • Pengadaaan dan pengiriman peralatan dengan spesifikasi teknis; dan
   • Pemasangan, pembongkaran, perbaikan, testing¸baik berupa Acceptance Test Procedure/Civil
       Mechanical Electrical (CME) pada BTS 4G

   Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 17 Maret 2025.

   PT Lasmana Swasti Prashida

   Sesuai dengan perjanjian kerjasama No.05/Proc-CME/LSP-LCKGK/Feb/2021 tanggal 8 Februari
   2021, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Lasmana Swasti Prashida untuk pengerjaan
   yang meliputi Detail-Design, Pekerjaan Persiapan, Pembangunan Pondasi, Konstruksi, Transportasi
   Material Tower, Ereksi, Instalasi ME & Grounding, Penyelesaian, Pengajuan Teknis,
   Penyambung/Instalasi PLN serta pekerjaan lainnya. Perjanjian ini berakhir pada tanggal 8 Februari
   2022.

   Sesuai dengan perjanjian kerjasama No.018/Proc-CME/LSP-LCKGK/Feb/22 tanggal 25 Februari
   2022, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Lasmana Swasti Prashida untuk pengerjaan
   yang meliputi Detail-Design, Pekerjaan Persiapan, Pembangunan Pondasi, Konstruksi, Transportasi
   Material Tower, Ereksi, Instalasi ME & Grounding, Penyelesaian, Pengajuan Teknis,
   Penyambung/Instalasi PLN serta pekerjaan lainnya. Perjanjian ini berakhir pada tanggal 27 Februari
   2023.




                                                 - 26 -
Page 34
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Sesuai dengan perjanjian kerjasama No.009/Proc-CME/KP/LSP-LCKGK/Feb/23 tanggal 27 Februari
   2023, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Lasmana Swasti Prashida untuk pengerjaan
   yang meliputi Detail-Design, Pekerjaan Persiapan, Pembangunan Pondasi, Konstruksi, Transportasi
   Material Tower, Ereksi, Instalasi ME & Grounding, Penyelesaian, Pengajuan Teknis,
   Penyambung/Instalasi PLN serta pekerjaan lainnya. Perjanjian ini berakhir pada tanggal 27 Februari
   2024.

   PT Triview Geospatial Mandiri

   Sesuai dengan perjanjian kerjasama No. XI/PIK-CME/TGM-LCKGK/I-2023 tanggal 10 Januari 2023,
   Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Triview Geospatial Mandiri untuk pekerjaan CME atas
   pembangunan tower. Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 10 Januari 2024.

   Subkontraktor

   Kusbiyono Hadi Santoso

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.003/LCKM-SUHADI/PKS-SUBCON/X/2021 tanggal
   22 Oktober 2021, Perusahaan setuju untuk memberikan proyek kepada Kusbiyono Hadi Santoso
   selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai
   kegiatanproyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut.
   Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 atau dapat disesuaikan dengan masa
   kerja proyek yang telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1
   (satu) tahun.

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.005/LCKM-SUHADI/X/PKS-SUBCON/2022 tanggal
   24 Oktober 2022, Perusahaan setuju untuk memperpanjang kontrak dengan Kusbiyono Hadi Santoso
   selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai
   kegiatan proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut.
   Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 25 Oktober 2023 atau dapat disesuaikan dengan masa
   kerja proyek yang telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1
   (satu) tahun.

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.003/LCKM-HADI/I/PKS-SUBCON/2023 tanggal 3Januari
   2023, Perusahaan setuju untuk memperpanjang kontrak dengan Kusbiyono Hadi Santoso selaku
   subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai kegiatan
   proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut. Perjanjian ini
   akan berakhir pada tanggal 3 Januari 2025 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang
   telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.

   Bapak Erwin Sujana

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.01/LCKM-ERWIN SUJANA/PKKK-SUB CON/I/2021
   tanggal 4 Januari 2021, Perusahaan setuju untuk memberikan proyek kepada Bapak Erwin Sujana
   selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai
   kegiatan proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut.
   Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 atau dapat disesuaikan dengan masa
   kerja proyek yang telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1
   (satu) tahun.

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.03/LCKM-ERWIN SUJANA/PKKK-SUBCON/20213
   tanggal 5 Januari 2023, Perusahaan setuju untuk memperpanjang kontrak dengan Bapak Erwin
   Sujana selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perjanjian ini akan berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2023 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang telah diperoleh
   dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.

                                               - 27 -
Page 35
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Bapak Rizal

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.005/LCKM-RIZAI/PKS-SUBCON/I/2021 tanggal
   4 Januari 2021, Perusahaan setuju untuk memberikan proyek kepada Bapak Rizal selaku
   subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai kegiatan
   proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut. Perjanjian ini
   akan berakhir pada tanggal 4 Januari 2022 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang
   telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.

   Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.001/LCKM-RIZAL/PKS-SUBCON/I/2023 tanggal
   3 Januari 2023, Perusahaan setuju untuk memerpanjang kontrak dengan Bapak Rizal selaku
   subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai kegiatan
   proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut. Perjanjian ini
   akan berakhir pada tanggal 3 Januari 2024 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang
   telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.

16. Instrumen Keuangan

    Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dengan nilai wajar dari intrumen keuangan
    Perusahaan yang dicatat di laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                                  2023
                                                                 Nilai tercatat          Nilai wajar
    Aset keuangan
    Kas dan setara kas                                            7.561.518.778           7.561.518.778
    Piutang usaha                                                33.210.172.161          33.210.172.161

    Jumlah                                                       40.771.690.939          40.771.690.939

                                                                                  2022
                                                                 Nilai tercatat          Nilai wajar
    Aset keuangan
    Kas dan setara kas                                            9.304.184.431           9.304.184.431
    Piutang usaha                                                35.278.516.036          35.278.516.036

    Jumlah                                                       44.582.700.467          44.582.700.467

    Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar:

    1. Kas dan setara kas dan piutang usaha mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka
       pendek.


17. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

   Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama
   yang dihadapi Perusahaan yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar
   (yaitu tingkat suku bunga), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan
   adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi
   risiko sesuai dengan kebijakan dan risk appetite Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah
   kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk dan
   praktek pasar terbaik.


                                               - 28 -
Page 36
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi, yang dibantu oleh Komite Manajemen Risiko
   Keuangan (Komite MRK). Komite MRK terdiri atas Finance Controller dan Manajer Operasional yang
   mewakili setiap entitas anak, dan dipimpin oleh Direktur Keuangan. Direksi bertugas menentukan
   prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan serta kebijakan pada area
   tertentu seperti risiko kredit, risiko mata uang asing, risiko suku bunga,dan risiko likuiditas.

   Perusahaan menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang dihadapinya. Metode ini
   meliputi analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku bunga, nilai tukar dan risiko harga lainnya dan
   analisis umur piutang untuk risiko kredit.

   Sementara itu, Komite bertugas membantu Dewan Direksi dalam melaksanakan tanggung jawabnya
   untuk memastikan bahwa manajemen risiko telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip yang telah
   ditetapkan.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan
   instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan
   dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk deposito
   pada bank, transaksi valuta asing dan instrumen keuangan lainnya.

   Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur risiko kredit maksimum Perusahaan pada nilai
   tercatat (tanpa memperhitungkan agunan atau pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan
   berdasarkan evaluasi proses kredit:

                                                                       2023
                                           Belum jatuh tempo     Telah jatuh tempo            Jumlah
    Kas dan setara kas                        7.561.518.778                     -           7.561.518.778
    Piutang usaha                                         -        33.210.172.161          33.210.172.161
    Jumlah                                    7.561.518.778        33.210.172.161          40.771.690.939

   Perusahaan melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel.
   Perusahaan memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara
   kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan jumlah piutang dipantau secara
   terus menerus untuk mengurangi risiko penurunan nilai piutang.

   Risiko kredit juga timbul dari simpanan-simpanan di bank dan institusi keuangan. Untuk memitigasi
   risiko kredit, Perusahaan menempatkan kas pada institusi keuangan yang terpercaya.

   Risiko Pasar

   Risiko likuiditas adalah risiko ketika Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh
   tempo. Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in)
   dan kas keluar (cash-out) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan
   pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas
   jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan kepada
   pelanggan.

   Manajemen Permodalan

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat
   kredit yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan
   bagi pemegang saham.



                                                  - 29 -
Page 37
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Manajemen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan
   dapat memilih menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada perubahan
   yang dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan.

   Kebijakan Perusahaan adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam rangka untuk
   mengamankan pembiayaan pada biaya yang wajar.

   Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur permodalan melalui
   rasio utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui pembagian antara utang bersih
   dengan modal pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, perhitungan rasio adalah sebagai berikut:

                                                                2023                       2022

    Total liabilitas                                            5.283.224.124             9.891.118.345
    Dikurangi kas dan setara kas                                7.561.518.778             9.304.184.431

    Liabilitas bersih                                         (2.278.294.654)             586.933.914
    Total ekuitas                                            136.089.319.414          135.666.102.496

    Rasio liabilitas terhadap modal                                      (0,02)                     0,01

18. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

    Sesuai akta notaris Dr. Sugih Haryati, SH, M.Kn, tanggal 29 Januari 2024, susunan Dewan
    Komisaris dan Direksi Perusahaan menjadi sebagai berikut:

                Dewan Komisaris                                                 Direksi

   Komisaris Utama           : Lim Chin Kim                 Direktur Utama    :     Kenny Lim
   Komisaris Independen      : Sungkana                     Direktur          :     Yopie Tribayu
   Komisaris                 : Susan Lim Mei Peng

19. Standar Akuntansi Keuangan Baru

    Perubahan PSAK

    Diterapkan pada tahun 2023

    Penerapan amendemen standar yang telah diubah ini yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2022
    tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak
    berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun keuangan sebelumnya saat ini.

    •   PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
        Jangka Pendek atau Jangka Panjang

        Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
        diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir
        periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah
        tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen
        tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.
        Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang
        sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk
        beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.


                                                - 30 -
Page 38
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

    •   PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan
        Akuntansi

        Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
        pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut
        bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih
        berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan'
        entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan
        menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam
        membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.

    •   Amendemen PSAK 2 dan PSAK 60: Pengaturan Pembiayaan Pemasok

        Amendemen ini mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
        mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok terkait.
        Persyaratan pengungkapan dalam amendemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna
        laporan keuangan dalam memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap
        liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas.

        Amendemen ini akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
        setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan, namun perlu diungkapkan. Amendemen
        tersebut diperkirakan tidak mempunyai dampak material terhadap laporan keuangan
        Perusahaan.

    •   PSAK 16 (Amendemen), “Aset Tetap” tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan

        Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
        penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang
        diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu
        harus diakui dalam laba rugi.

    •   PSAK 25 (Amendemen), “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”
        tentang Definisi Estimasi Akuntansi

        Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi
        perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi
        kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik
        pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.

    •   PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan
        Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal

        Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan
        pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi
        perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.

    Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

    Standar akuntansi baru, amendemen, penyesuaian tahunan dan interpretasi yang diterbitkan tetapi
    belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2023 yang mungkin berdampak
    terhadap laporan keuangan dan belum diterapkan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:




                                                - 31 -
Page 39
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

    Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024

    •   Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan
        Kovenan

        Dalam amendemen ini liabilitas jangka panjang dengan kovenan disajikan sebagai liabilitas
        jangka pendek atau panjang bergantung pada ada atau tidaknya hak untuk menunda
        penyelesaian liabilitas. Kovenan dalam hal ini dibagi menjadi kovenan yang memengaruhi dan
        tidak memengaruhi hak untuk menunda penyelesaian liabilitas setidaknya 12 bulan setelah
        periode pelaporan.

    •   Amendemen PSAK No. 73, “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik

        Amendemen ini memberikan penegasan atas pengukuran selanjutnya untuk aset hak-guna dan
        liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa-balik. Penjual-penyewa (seller-lessee) mengukur
        liabilitas sewa dengan suatu cara sehingga tidak akan mengakui jumlah keuntungan atau
        kerugian yang terkait dengan hak guna atas aset yang masih dipertahankannya.

    1 Januari 2025

    •   Amendemen PSAK 10: Kekurangan Ketertukaran

        Ketika kondisi ekonomi suatu negara memburuk, misalnya hiperinflasi, akan menyebabkan
        kesulitan dalam menentukan apakah mata uang negara yang bersangkutan tertukarkan menjadi
        mata uang lain serta kurs yang digunakan ketika mata uang tersebut tidak tertukarkan.
        Amandemen ini menetapkan cara menilai apakah suatu mata uang adalah tertukarkan dan
        bagaimana menentukan nilai tukar spot jika mata uang tersebut tidak tertukarkan. Amandemen
        ini juga mensyaratkan pengungkapan informasi yang memungkinkan pengguna laporan
        keuangan untuk memahami dampak dari mata uang yang tidak tertukarkan.

        Amendemen ini akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025 dan dapat diterapkan lebih dini.

    Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan, Perusahaan masih mengevaluasi dampak
    dari penerapan standar, amendemen, penyesuaian tahunan dan interpretasi tersebut terhadap
    laporan keuangan.

                                                 ********




                                                 - 32 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.29 MB
Published2 Apr 2024
Pages39
Characters102,908
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LCK Global Kedaton Tbk p.1 ×112
linked org LCK Investama p.12 ×3
linked person Lim Chin Kim. p.12 ×3
linked — Lim Kah Hock p.13
linked person Kenny Lim p.13 ×3
linked person Ruben Partogi p.13
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.26 ×5
linked org Bank Mega p.26
linked org Maju Mekar p.31 ×2
linked person Yopie Tribayu p.37
linked person Susan Lim Mei Peng p.37
possible org Negara Republik Indonesia p.12 ×2
possible person Sungkana · Komisaris Independen p.13
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13
possible org Bursa Efek Indonesia p.13
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.26 ×2
unresolved org PT Global Kedaton Teknologi p.12
unresolved person Akta Notaris Sahat Simanungkalit p.12
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12 ×2
unresolved person Akta Notaris Rifson p.12
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved person Akta Notaris Leolin Jayayanti p.12 ×2
unresolved org PT LCK Investama Prima Indonesia p.12 ×3
unresolved org PT Bank Mega Syariah p.26
unresolved org PT Fiberhome Technologies Indonesia p.26 ×3
unresolved org PT Bima Registra p.31 ×2
unresolved org PT LCK Investama Prima p.31 ×2
unresolved org PT Maju Mekar Makmur p.31 ×3
unresolved org PT Fiberhome Technologies p.32
unresolved org PT Fiberhome Technologies Indonesia Sesuai p.33
unresolved org PT Lasmana Swasti Prashida Sesuai p.33
unresolved org PT Lasmana Swasti Prashida p.33 ×3
unresolved org PT Triview Geospatial Mandiri Sesuai p.34
unresolved org PT Triview Geospatial Mandiri p.34
unresolved person Erwin Sujana Sesuai p.34 ×3
unresolved person Rizal Sesuai p.35
unresolved person Rizal p.35 ×2
unresolved person Dr. Sugih Haryati p.37 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result