Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 39
Page 1
PT LCK Global Kedaton Tbk Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
Page 2
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
DAFTAR ISI
Halaman
Laporan Auditor Independen
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
PT LCK Global Kedaton Tbk untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
LAPORAN KEUANGAN - Untuk Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Ekuitas 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4,16 7.561.518.778 9.304.184.431
Piutang usaha 5,16 33.210.172.161 35.278.516.036
Uang muka proyek 6 93.406.812.190 92.106.994.897
Jumlah Aset Lancar 134.178.503.129 136.689.695.364
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 7,13 7.148.893.112 8.715.640.560
Aset pajak tangguhan 8c 45.147.297 151.884.917
Jumlah Aset tidak Lancar 7.194.040.409 8.867.525.477
JUMLAH ASET 141.372.543.538 145.557.220.841
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang pajak 8a 5.283.224.124 9.405.947.345
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja 9 - 485.171.000
JUMLAH LIABILITAS 5.283.224.124 9.891.118.345
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
Rp100 per saham
Modal dasar – 3.200.000.000
lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh – 1.000.000.000 lembar
saham 10 100.000.000.000 100.000.000.000
Tambahan modal disetor 19.005.644.508 19.005.644.508
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 696.573.768 596.573.768
Belum ditentukan
penggunaannya 16.387.101.138 16.063.884.220
JUMLAH EKUITAS 136.089.319.414 135.666.102.496
JUMLAH LIABILITAS DAN
EKUITAS 141.372.543.538 145.557.220.841
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan.
-1-
Page 9
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
PENJUALAN 11 14.685.856.864 29.316.490.133
BEBAN POKOK PENJUALAN 12 11.306.380.005 23.739.356.148
LABA KOTOR 3.379.476.859 5.577.133.985
BEBAN USAHA
Umum dan administrasi 7,13 3.287.969.502 4.912.983.040
LABA USAHA 91.507.357 664.150.945
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan keuangan 13.141.743 199.786.654
Pendapatan (Beban) lain-lain (2.628.348 ) 14.182.237
Total Penghasilan (Beban) Lain-lain -
Bersih 10.513.395 213.968.891
LABA SEBELUM MANFAAT PAJAK
PENGHASILAN 102.020.752 878.119.836
MANFAAT (BEBAN)
PAJAK PENGHASILAN
Kini 8b (23.025.273 ) (193.764.640)
Tangguhan 8c (7.526.627 ) 17.855.270
Total Beban Pajak Penghasilan - Bersih (30.551.900 ) (175.909.370)
LABA NETO TAHUN BERJALAN 71.468.852 702.210.466
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja 9 450.959.059 11.138.651
Manfaat pajak penghasilan terkait 8c (99.210.993 ) (2.450.503)
Total Laba Komprehensif Lain - Neto 351.748.066 8.688.148
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 423.216.918 710.898.614
LABA PER SAHAM 14 0,07 0,71
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan.
-2-
Page 10
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Saldo Laba
Modal Saham Belum Telah
Ditempatkan dan Tambahan Ditentukan ditentukan
Catatan Disetor Penuh Modal Disetor Penggunaannya penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022 100.000.000.000 19.005.644.508 496.573.768 15.670.985.606 135.173.203.882
Pembentukan cadangan umum 10 - - 100.000.000 (100.000.000 ) -
Dividen tunai 10 - - - (218.000.000 ) (218.000.000 )
Laba tahun berjalan - - - 702.210.466 702.210.466
Penghasilan komprehensif lain - - - 8.688.148 8.688.148
Saldo 31 Desember 2022 100.000.000.000 19.005.644.508 596.573.768 16.063.884.220 135.666.102.496
Pembentukan cadangan umum 10 - - 100.000.000 (100.000.000 ) -
Laba tahun berjalan - - - 71.468.852 71.468.852
Penghasilan komprehensif lain - - - 351.748.066 351.748.066
Saldo 31 Desember 2023 100.000.000.000 19.005.644.508 696.573.768 16.387.101.138 136.089.319.414
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-3-
Page 11
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 16.754.200.740 21.616.521.443
Pembayaran kas kepada pemasok (12.606.197.297 ) (19.362.721.806 )
Pembayaran untuk karyawan (585.000.000 ) (1.484.900.000 )
Pembayaran pajak penghasilan (4.153.274.823 ) (2.216.916.870 )
Penerimaan dari (Pembayaran untuk)
kegiatan operasi lainnya (52.400.278 ) (592.300.858 )
Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Operasi (642.671.658 ) (2.040.318.091 )
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
INVESTASI
Perolehan aset tetap 7 (1.099.993.995 ) -
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
PENDANAAN
Pembayaran dividen tunai 10 - (218.000.000 )
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA
KAS (1.742.665.653 ) (2.258.318.091 )
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
TAHUN 9.304.184.431 11.562.502.522
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
TAHUN 7.561.518.778 9.304.184.431
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan.
-4-
Page 12
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT LCK Global Kedaton Tbk ("Perusahaan"), didirikan dengan nama PT Global Kedaton
Teknologi, sesuai Akta Notaris Sahat Simanungkalit, S.H., M.Kn. No. 44 tanggal 31 Juli 2013,
notaris di Tangerang. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-45029.AH.01.01.2013 tanggal 27
Agustus 2013 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 77, Tambahan
No. 118363 tanggal 24 September 2013. Nama Perusahaan berubah menjadi PT LCK Global
Kedaton berdasarkan Akta Notaris Rifson, S.H., M.Kn. No. 3 tanggal 19 Mei 2017. Akta tersebut
telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0011492.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal 26 Mei
2017.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn. No. 50 tanggal 23 September 2020, notaris di
Jakarta mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan. Perubahan tersebut
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui Surat Keputusan No. AHU-0066070.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 24 September
2020 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 77, Tambahan
No. 036567 tahun 2020.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
adalah bergerak dalam bidang:
• Perdagangan besar informasi dan komunikasi;
• Aktivitas telekomunikasi satelit; dan
• Aktivitas telekomunikasi tanpa kabel.
Saat ini, kegiatan usaha utama Perusahaan beroperasi dalam bidang jasa penunjang
telekomunikasi yang mencakup pembangunan menara telekomunikasi.
Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan dengan lokasi kantor administrasi di Graha
Mampang lantai 5, Mampang Prapatan Raya No. 100, Jakarta Selatan dan kantor operasional
Perusahaan berlokasi di Ruko Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group, Blok M, No. 64,
Jalan Letnan Jendral Suprapto, RT 009 RW 007, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan
Kemayoran, Jakarta Pusat. Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial
pada tahun 2014.
Saat ini, Perusahaan sedang mengerjakan proyek konstruksi, mekanikal dan elektrikal menara
telekomunikasi. Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 2014.
Entitas Induk langsung Perusahaan adalah PT LCK Investama Prima Indonesia, sedangkan
pemegang saham ultima Perusahaan adalah Lim Chin Kim.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki masing-masing 0 dan 1 orang
karyawan tetap (tidak diaudit).
-5-
Page 13
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, dan Karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi
Komisaris Utama : Lim Chin Kim Direktur Utama : Lim Kah Hock
Komisaris : Kenny Lim Direktur : Ruben Partogi
Komisaris Independen : Sungkana
Komite Audit
Susunan komite audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
Ketua : Sungkana
Anggota : Kenny Lim
Anggota : Eneng Warto
Internal Audit
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Kepala Internal Audit Perusahaan masing-masing
adalah Reinaldi Vivienda.
c. Penawaran Umum Saham
Pada tanggal 29 Desember 2017, Perusahaan telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas
Jasa Keuangan melalui Surat No. S-476/D.04/2017 untuk melakukan penawaran umum perdana
saham biasa melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 200.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp100 per saham dan pada harga penawaran Rp208 per saham. Perusahaan telah
mencatatkan seluruh sahamnya pada BEI pada tanggal 16 Januari 2018.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh saham Perusahaan sejumlah 1.000.000.000
saham telah dicatatkan pada BEI.
d. Penerbitan Laporan Keuangan
Laporan keuangan PT LCK Global Kedaton Tbk untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit pada tanggal 27 Maret 2024 oleh
Direksi Perusahaan yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
tersebut
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia (SAK), meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus
mempertahankan kelangsungan usaha.
Dengan pengukuran yang digunakan adalah biaya perolehan, kecuali untuk beberapa akun
tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual
akuntansi.
-6-
Page 14
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa
SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan
keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah diamendemen dan diterbitkan, diterapkan
efektif tanggal 1 Januari 2023.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah Rupiah
Indonesia (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan
klasifikasi lancar/tak lancar atau jangka pendek/jangka panjang. Suatu aset diklasifikasikan
lancar jika:
i) akan direalisasikan, atau ditujukan untuk diperdagangkan, atau dikonsumsi dalam siklus
operasi normal,
ii) dimiliki terutama untuk tujuan diperdagangkan, atau
iii) akan direalisasi dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau
setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu
liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan jangka pendek apabila:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
ii) dimiliki terutama untuk tujuan diperdagangkan,
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
panjang.
c. Kas dan Setara Kas
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek
dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu
tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, serta tidak digunakan sebagai jaminan
dan tidak dibatasi penggunaannya.
d. Instrumen Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain
-7-
Page 15
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset Keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan, pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya
perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), atau (iii) nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”).
i. Aset keuangan pada biaya perolehan
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas dan
piutang usaha yang dimiliki oleh Perusahaan.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
i. Liabilitas Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya, pada pengakuan awal sebagai
(i) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, atau (ii) liabilitas keuangan
diukur pada FVTPL.
ii. Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang
dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif,
biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan,
atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
bersih pada saat pengakuan awal.
-8-
Page 16
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut
dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Perusahaan mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan
hanya jika, Perusahaan mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut.
Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Karena piutang usaha dan aset kontrak Perusahaan tidak memiliki komponen pembiayaan
signifikan, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL.
Oleh karena itu, Perusahaan tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru
mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal
pelaporan. Perusahaan membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit
masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang
spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah
menunggak lebih dari 360 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat
menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh
tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil
kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
Penghentian Pengakuan Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
i. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:
a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
b) Perusahaan tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas yang
diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan; atau
c) Perusahaan telah mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal
dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu
kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak
mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.
-9-
Page 17
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menandatangani kesepakatan pelepasan (pass - through arrangement), dan secara
substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas
terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki
Perusahaan.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan
piutang diakui dalam laba rugi.
ii. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam
kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas
keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui
dalam laba rugi.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
sebagai laba rugi.
e. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
• di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut ; atau
• jika tidak terdapat pasar utama, dipasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Perusahaan menggunakan teknik penilaian, hal tersebut memaksimalkan penggunaan input
yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
- 10 -
Page 18
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Seluruh aset dan liabilitas baik yang diukur pada nilai wajar atau diungkapkan dalam laporan
keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
• Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
• Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
langsung;
• Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan,
maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar
dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap akhir periode
pelaporan.
f. Aset Tetap
Pemilikan Langsung
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan saldo menurun ganda untuk mesin dan peralatan,
kendaraan, perlengkapan golf, dan perlengkapan kantor, berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis aset tetap dengan tarif sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Peralatan 4
Kendaraan 4
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau
dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi
dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui
dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
g. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan
nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
- 11 -
Page 19
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara
nilai wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya,
kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari
aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka
aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut
disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai
penurunan revaluasi.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini
atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi
biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat
transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai
wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar
yang tersedia.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa
rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Setelah
pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang
sistematis selama sisa umur manfaatnya.
h. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Perusahaan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada
pelanggan.
Perusahaan telah menetapkan secara umum bahwa Perusahaan merupakan prinsipal dalam
kontrak pendapatannya karena Perusahaan biasanya mengendalikan barang atau jasa sebelum
mengalihkan mereka kepada pelanggan.
- 12 -
Page 20
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
- Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
- Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
pelanggan.
- Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak
pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
- Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
biaya yang diharapkan ditambah marjin.
- Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Pendapatan kontrak atas jasa pembangunan menara telekomunikasi diakui saat dilakukannya
penyerahan barang kepada pembeli yang dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima (BAST)
yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
menggunakan metode suku bunga efektif.
Beban diakui pada saat terjadinya.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
i. Imbalan Kerja
Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. Perppu Cipta Kerja 2/2022
telah ditetapkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 berdasarkan Undang-
Undang No.6 Tahun 2023.
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui
perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat
pasti pensiun tahunan.
- 13 -
Page 21
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, yang tercermin langsung
dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan liabilitas pensiun neto yang diakui
pada laporan keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amendemen program atau kurtailmen, atau
ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan
pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
dan penyelesaiaan);
• Beban atau pendapatan bunga neto
• Pengukuran Kembali
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit aktual
dalam program imbalan pasti Perusahaan.
j. Pajak Penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam
penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.
Pajak Kini
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan
(SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi.
Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar
kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari
beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika
Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar kemungkinan
otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas
perpajakan Perusahaan.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer kena
pajak yang timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa
pengecualian.
- 14 -
Page 22
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal
pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang
dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan
pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak
yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
k. Informasi Segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang
secara regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
• yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama);
• yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
dan menilai kinerjanya; dan
• dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya
dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
memadai untuk segmen tersebut.
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai
tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi
tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan:
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan
berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan.
- 15 -
Page 23
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Kelangsungan Usaha
Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kelangsungan usaha Perusahaan dan
meyakini bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan bisnis dimasa yang akan
datang yang tidak dapat diperkirakan. Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kelangsungan usaha
Perusahaan. Oleh karena itu, laporan keuangan disusun dengan basis kelangsungan usaha.
Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer di mana entitas
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi penjualan bersih dan beban
pokok penjualan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan
adalah Rupiah.
Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi.
Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi
seperti yang diungkapkan pada Catatan 2.
Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai
penyewa
Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan,
bersamaan dengan periode yang tercakup dalam opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara
wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi
secara wajar dan pasti.
Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk
mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa dengan
opsi perpanjangan atau pengakhiran, manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang memerlukan
pertimbangan atas semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomi untuk
menggunakan opsi perpanjangan atau tidak untuk menggunakan opsi pengakhiran, termasuk setiap
perubahan yang diharapkan dalam fakta dan keadaan dari tanggal dimulainya sampai tanggal
pelaksanaan opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian) hanya termasuk
dalam persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin untuk menggunakan opsi perpanjangan atau
tidak menggunakan opsi penghentian. Jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan
dalam keadaan yang mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali penyewa, penilaian di
atas akan ditelaah kembali.
- 16 -
Page 24
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Menentukan Waktu Pemenuhan Kewajiban Pelaksanaan
Perusahaan mengakui pendapatan dari jasa konstruksi pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:
• Perusahaan telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat
kepada pembeli;
• Perusahaan tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat
yang dijual;
• Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
• Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke
Perusahaan; dan
• Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur
dengan andal.
Pendapatan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan BAST.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan
keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Perusahaan. Perubahan
tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.
Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang Perusahaan mencatat aset keuangan dan liabilitas
keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi.
Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang
dapat diverifikasi, sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
penggunaan metode penilaian yang berbeda.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 16.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
Masa manfaat dari aset tetap Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut
diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif
berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis.
Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset.
Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan
oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap
akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.
Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap selama tahun berjalan.
Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 7.
- 17 -
Page 25
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya,
yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar
dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang
mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati
dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai
pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran
untuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan
oleh Perusahaan atau investasi signifikan dimasa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari
UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam
model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang
diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan nilai aset nonkeuangan pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Imbalan Kerja
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan
oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 9
dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan
mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata uang
yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati
estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda
dengan asumsi Perusahaan dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian,
berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada
periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan
adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan
kerja jangka panjang.
Jumlah tercatat liabilitas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 9.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam
kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih lanjut telah
diungkapkan dalam Catatan 8.
Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas
pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar jumlah laba kena
pajak akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen
yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan
kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi
perencanaan pajak masa depan.
- 18 -
Page 26
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
4. Kas dan Setara Kas
Kas dan bank terdiri dari:
2023 2022
Kas
Rupiah 26.363.510 25.500.850
Bank
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3.712.976.766 5.456.752.302
PT Bank Mega Syariah 179.796.387 179.605.087
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3.075.000 3.475.000
Jumlah bank 3.895.848.153 5.639.832.389
Deposito berjangka
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3.639.307.115 3.638.851.192
Jumlah 7.561.518.778 9.304.184.431
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat kas dan bank yang dibatasi
penggunaannya atau yang ditempatkan pada pihak berelasi.
Tingkat bunga tahunan deposito berjangka per tahun masing-masing sebesar 2,50% pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022.
5. Piutang Usaha
31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan piutang usaha dari pelanggan dalam mata uang
Rupiah.
2023 2022
PT Fiberhome Technologies Indonesia 33.415.387.146 35.483.731.021
Provisi ekspektasi kerugian kredit (205.214.985) (205.214.985)
Jumlah 33.210.172.161 35.278.516.036
Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
2023 2022
1 - 90 hari - 17.722.379.267
90 - 180 hari - 15.024.139.765
Lebih dari 180 hari 33.415.387.146 2.737.211.989
Total 33.415.387.146 35.483.731.021
Provisi ekspektasi kerugian kredit (205.214.985) (205.214.985)
Jumlah 33.210.172.161 35.278.516.036
- 19 -
Page 27
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Mutasi provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha Perusahaan adalah sebagai berikut :
2023 2022
Saldo awal 205.214.985 205.214.985
Provisi ekspektasi kerugian kredit - -
Total 205.214.985 205.214.985
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang pelanggan pada akhir periode, manajemen
Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat piutang yang tidak dapat tertagih seluruhnya dan
oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh piutang usaha Perusahaan merupakan piutang
dari pihak ketiga dan dalam mata uang Rupiah.
6. Uang Muka Proyek
Akun ini merupakan uang muka yang dibayarkan atas jasa pengerjaan proyek SITAC dan CME
menara telekomunikasi. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 nilai uang muka proyek masing-
masing sebesar Rp93.406.812.190 dan Rp92.106.994.897.
7. Aset tetap
Rincian aset tetap Perusahaan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Harga perolehan
Bangunan 5.948.718.197 - - 5.948.718.197
Peralatan 27.716.102.941 1.099.993.995 - 28.816.096.936
Kendaraan 314.900.000 - - 314.900.000
Jumlah harga perolehan 33.979.721.138 1.099.993.995 - 35.079.715.133
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 1.498.056.676 292.435.910 - 1.790.492.586
Peralatan 23.431.442.652 2.374.305.533 19.681.250 25.825.429.435
Kendaraan 334.581.250 - (19.681.250) 314.900.000
Jumlah akumulasi penyusutan 25.264.080.578 2.666.741.443 - 27.930.822.021
Nilai Buku Bersih 8.715.640.560 7.148.893.112
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Harga perolehan
Bangunan 5.948.718.197 - - 5.948.718.197
Peralatan 27.716.102.941 - - 27.716.102.941
Kendaraan 314.900.000 - - 314.900.000
Jumlah harga perolehan 33.979.721.138 - - 33.979.721.138
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 1.205.620.766 292.435.910 - 1.498.056.676
Peralatan 21.057.137.119 2.374.305.533 - 23.431.442.652
Kendaraan 334.581.250 - - 334.581.250
Jumlah akumulasi penyusutan 22.597.339.135 2.666.741.443 - 25.264.080.578
Nilai Buku Bersih 11.382.382.003 8.715.640.560
- 20 -
Page 28
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, penyusutan aset tetap dibebankan ke beban umum dan
administrasi masing-masing sebesar Rp2.666.741.443 (Catatan 13).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mengasuransikan bangunan dan
kendaraannya terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu polis
tertentu dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp4.050.000.000.
Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen Perusahaan berkeyakinan tidak ada situasi atau keadaan
yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022.
8. Perpajakan
a. Utang pajak
Utang pajak terdiri dari:
2023 2022
Pajak Penghasilan:
Pasal 21 - 298.350
Pasal 23 - 500.000
Pasal 29 - 193.764.640
Pajak Pertambahan Nilai 5.283.224.124 9.211.384.355
Jumlah 5.283.224.124 9.405.947.345
b. Pajak kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan laba kena pajak untuk tahun-tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba sebelum manfaat (beban)
pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lainnya 102.020.752 878.119.836
Beda Temporer
Imbalan kerja karyawan 36.228.059 81.160.316
Beda Tetap
Pendapatan bunga (13.141.743 ) -
Taksiran laba kena pajak 125.107.068 959.280.152
- 21 -
Page 29
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perhitungan beban pajak dan utang pajak penghasilan badan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pajak penghasilan:
Tahun 2023
(22% x 50% x 40.890.607) 4.497.967 -
(22% x 84.216.393) 18.527.606 -
Tahun 2022
(22% x 50% x 157.063.277) - 17.276.960
(22% x 802.216.723) - 176.487.680
Dikurangi pajak penghasilan
dibayar di muka - -
Jumlah taksiran utang pajak
penghasilan 23.025.573 193.764.640
Klasifikasi beban pajak menurut jenis pajaknya adalah:
2023 2022
Pajak kini 23.025.573 193.764.640
Pajak tangguhan 7.526.327 (17.855.270)
Beban pajak penghasilan 30.551.900 175.909.370
Perusahaan akan melaporkan penghasilan kena pajak tahun 2023 seperti yang disebutkan di
atas dalam SPT yang dilaporkan kepada KPP. Namun demikian, pihak manajemen Perusahaan
menyadari masih mungkin terdapat koreksi dari KPP.
c. Pajak tangguhan
Perhitungan manfaat pajak tangguhan atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tahun 2023 adalah sebagai berikut:
2023
Dikreditkan
(Dibebankan)
Dikreditkan pada Penghasilan
Saldo (Dibebankan) pada Komprehensif Saldo
Awal Laporan Laba Rugi Lain Akhir
Aset pajak
tangguhan:
Imbalan kerja 106.737.620 (7.526.627) (99.210.993) -
Provisi
ekspektasi
kerugian
kredit 45.147.297 - - 45.147.297
151.884.917 (7.526.627) (99.210.993) 45.147.297
- 22 -
Page 30
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2023
Dikreditkan
(Dibebankan)
Dikreditkan pada Penghasilan
Saldo (Dibebankan) pada Komprehensif Saldo
Awal Laporan Laba Rugi Lain Akhir
Aset pajak
tangguhan:
Imbalan kerja 91.332.853 17.855.270 (2.450.503) 106.737.620
Provisi
ekspektasi
kerugian
kredit 45.147.297 - - 45.147.297
136.480.150 17.855.270 (2.450.503) 151.884.917
9. Liabilitas Imbalan Kerja
Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55
tahun sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Liabilitas imbalan
kerja tersebut tidak didanai.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mengakui imbalan kerja berdasarkan
perhitungan KKA Nurichwan, aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing tertanggal
22 Maret 2024 dan 1 Februari 2023, dengan menggunakan metode projected unit credit, dengan
asumsi-asumsi utama sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat diskonto 7,00% 7,07%
Tingkat kenaikan gaji 5,00% 5,00%
Tingkat mortalita 55 tahun 55 tahun
Usia pensiun TMI-IV (2019) TMI-IV (2019)
Beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut:
2023 2022
Beban jasa kini 1.926.469 66.572.704
Beban bunga 34.301.590 28.769.849
Dampak IFRIC - (14.182.237)
Jumlah 36.228.059 81.160.316
Rincian beban imbalan kerja karyawan yang diakui pada ekuitas dalam penghasilan komprehensif
lain adalah sebagai berikut:
2023 2022
Keuntungan aktuaria
yang timbul dari:
Perubahan asumsi keuangan (450.959.059 ) (11.138.651)
- 23 -
Page 31
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan kerja karyawan terhadap posisi keuangan adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Saldo awal 485.171.000 415.149.335
Pendapatan komprehensif lain (450.959.059 ) (11.138.651)
Beban tahun berjalan 36.228.059 95.342.553
Pendapatan lain-lain - (14.182.237)
Pembayaran manfaat periode berjalan (70.440.000 ) -
Saldo akhir - 485.171.000
Pada tahun 31 Desember 2023 dan 2022, rincian jatuh tempo imbalan kerja terdiskonto adalah
sebagai berikut:
Nilai kewajiban kini
Jasa Masa Depan Tahunan 2023 2022
<1 tahun - 138.205.515
>1 tahun - 346.965.485
Jumlah - 485.171.000
10. Modal Saham
Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima
Registra, Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya adalah
sebagai berikut:
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Kepemilikan Jumlah
PT LCK Investama Prima Indonesia 627.144.400 62,71% 62.714.440.000
PT Maju Mekar Makmur 201.538.300 20,15% 20.153.830.000
Masyarakat 171.317.300 17,14% 17.131.730.000
Jumlah 1.000.000.000 100,00% 100.000.000.000
Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima
Registra, Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya adalah
sebagai berikut:
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Kepemilikan Jumlah
PT LCK Investama Prima Indonesia 625.598.000 62,56% 62.559.800.000
PT Maju Mekar Makmur 201.538.300 20,15% 20.153.830.000
Masyarakat 172.863.700 17,29% 17.286.370.000
Jumlah 1.000.000.000 100,00% 100.000.000.000
- 24 -
Page 32
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 7 Juni 2023, para pemegang
saham telah menyetujui untuk membentuk tambahan cadangan umum sebesar Rp100.000.000.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 8 Juni 2022 dan telah
dinyatakan dengan Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 87 pada tanggal yang sama, para
pemegang saham telah menyetujui untuk membentuk tambahan cadangan umum sebesar
Rp100.000.000 dan melakukan pembagian dividen tunai sebesar Rp218.000.000 atas hasil operasi
Perusahaan untuk tahun 2021 yang telah dilunasi pada tanggal 29 Juni 2022.
11. Penjualan Bersih
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan pendapatan usaha atas jasa
pengerjaan konstruksi, mekanikal dan elektrikal terkait pembangunan menara telekomunikasi.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak ada transaksi penjualan kepada pihak berelasi.
Rincian pelanggan pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan masing-
masing pada tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
Presentase Terhadap
Jumlah
Pendapatan
2023 2022 2023 2022
PT Fiberhome
Technologies
(Catatan 15) 14.685.856.864 29.316.490.133 100% 100%
12. Beban Pokok Penjualan
Akun ini merupakan beban pokok pendapatan atas jasa subkontraktor, pihak ketiga.
Rincian pemasok pihak ketiga dengan nilai transaksi lebih dari 10% dari total beban pokok pendapatan
pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Suhadi (Catatan 15) 4.522.552.002 14.351.966.317
Rizal (Catatan 15) 3.957.233.002 5.854.055.593
Erwin Sujana (Catatan 15) 2.826.595.001 3.533.334.238
Jumlah 11.306.380.005 23.739.356.148
13. Beban Umum dan Administrasi
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Penyusutan (Catatan 7) 2.666.741.443 2.666.741.443
Gaji, THR dan Bonus 585.000.000 1.580.663.347
Lain-Lain (masing-masing dibawah Rp250.000.000) 36.228.059 665.578.250
Jumlah 3.287.969.502 4.912.983.040
- 25 -
Page 33
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. Laba Per Saham
Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang
beredar pada tahun bersangkutan, sebagai berikut:
Laba yang dapat Jumlah Rata-rata
diatribusikan kepada Tertimbang Saham yang
pemilik Perusahaan Beredar Nilai Laba per Saham
31 Desember 2022 702.210.466 1.000.000.000 0,71
31 Desember 2023 71.468.852 1.000.000.000 0,07
15. Perjanjian penting
Pelanggan
PT Fiberhome Technologies Indonesia
Sesuai dengan perjanjian kerjasama No. 003/FH-LCKGK/FH-BAKTI/BTS4GUSO-USO/III/2021
tanggal 15 Maret 2021, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Fiberhome Technologies
Indonesia untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G antara lain:
• Pengadaan dan pengiriman peralatan dengan spesifikasi teknis; dan
• Pemasangan, pembongkaran, perbaikan, testing, baik berupa Acceptance Test Procedure/Civil
Mechanical Electrical (CME) pada BTS 4G.
Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 15 Juni 2023.
Sesuai dengan perjanjian kerjasama no 027/FH-PTT/BAKTI-Kominfo/BTS4G-3T/III/2023 Tanggal
16 Juni 2023, Perusahaan melakukan perpanjangan kerjasama dengan PT. Fiberhome Technologies
Indonesia untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G antara lain:
• Pengadaaan dan pengiriman peralatan dengan spesifikasi teknis; dan
• Pemasangan, pembongkaran, perbaikan, testing¸baik berupa Acceptance Test Procedure/Civil
Mechanical Electrical (CME) pada BTS 4G
Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 17 Maret 2025.
PT Lasmana Swasti Prashida
Sesuai dengan perjanjian kerjasama No.05/Proc-CME/LSP-LCKGK/Feb/2021 tanggal 8 Februari
2021, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Lasmana Swasti Prashida untuk pengerjaan
yang meliputi Detail-Design, Pekerjaan Persiapan, Pembangunan Pondasi, Konstruksi, Transportasi
Material Tower, Ereksi, Instalasi ME & Grounding, Penyelesaian, Pengajuan Teknis,
Penyambung/Instalasi PLN serta pekerjaan lainnya. Perjanjian ini berakhir pada tanggal 8 Februari
2022.
Sesuai dengan perjanjian kerjasama No.018/Proc-CME/LSP-LCKGK/Feb/22 tanggal 25 Februari
2022, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Lasmana Swasti Prashida untuk pengerjaan
yang meliputi Detail-Design, Pekerjaan Persiapan, Pembangunan Pondasi, Konstruksi, Transportasi
Material Tower, Ereksi, Instalasi ME & Grounding, Penyelesaian, Pengajuan Teknis,
Penyambung/Instalasi PLN serta pekerjaan lainnya. Perjanjian ini berakhir pada tanggal 27 Februari
2023.
- 26 -
Page 34
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Sesuai dengan perjanjian kerjasama No.009/Proc-CME/KP/LSP-LCKGK/Feb/23 tanggal 27 Februari
2023, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Lasmana Swasti Prashida untuk pengerjaan
yang meliputi Detail-Design, Pekerjaan Persiapan, Pembangunan Pondasi, Konstruksi, Transportasi
Material Tower, Ereksi, Instalasi ME & Grounding, Penyelesaian, Pengajuan Teknis,
Penyambung/Instalasi PLN serta pekerjaan lainnya. Perjanjian ini berakhir pada tanggal 27 Februari
2024.
PT Triview Geospatial Mandiri
Sesuai dengan perjanjian kerjasama No. XI/PIK-CME/TGM-LCKGK/I-2023 tanggal 10 Januari 2023,
Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Triview Geospatial Mandiri untuk pekerjaan CME atas
pembangunan tower. Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 10 Januari 2024.
Subkontraktor
Kusbiyono Hadi Santoso
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.003/LCKM-SUHADI/PKS-SUBCON/X/2021 tanggal
22 Oktober 2021, Perusahaan setuju untuk memberikan proyek kepada Kusbiyono Hadi Santoso
selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai
kegiatanproyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut.
Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 atau dapat disesuaikan dengan masa
kerja proyek yang telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1
(satu) tahun.
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.005/LCKM-SUHADI/X/PKS-SUBCON/2022 tanggal
24 Oktober 2022, Perusahaan setuju untuk memperpanjang kontrak dengan Kusbiyono Hadi Santoso
selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai
kegiatan proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut.
Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 25 Oktober 2023 atau dapat disesuaikan dengan masa
kerja proyek yang telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1
(satu) tahun.
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.003/LCKM-HADI/I/PKS-SUBCON/2023 tanggal 3Januari
2023, Perusahaan setuju untuk memperpanjang kontrak dengan Kusbiyono Hadi Santoso selaku
subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai kegiatan
proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut. Perjanjian ini
akan berakhir pada tanggal 3 Januari 2025 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang
telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.
Bapak Erwin Sujana
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.01/LCKM-ERWIN SUJANA/PKKK-SUB CON/I/2021
tanggal 4 Januari 2021, Perusahaan setuju untuk memberikan proyek kepada Bapak Erwin Sujana
selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai
kegiatan proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut.
Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 atau dapat disesuaikan dengan masa
kerja proyek yang telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1
(satu) tahun.
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.03/LCKM-ERWIN SUJANA/PKKK-SUBCON/20213
tanggal 5 Januari 2023, Perusahaan setuju untuk memperpanjang kontrak dengan Bapak Erwin
Sujana selaku subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perjanjian ini akan berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang telah diperoleh
dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.
- 27 -
Page 35
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Bapak Rizal
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.005/LCKM-RIZAI/PKS-SUBCON/I/2021 tanggal
4 Januari 2021, Perusahaan setuju untuk memberikan proyek kepada Bapak Rizal selaku
subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai kegiatan
proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut. Perjanjian ini
akan berakhir pada tanggal 4 Januari 2022 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang
telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.
Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja No.001/LCKM-RIZAL/PKS-SUBCON/I/2023 tanggal
3 Januari 2023, Perusahaan setuju untuk memerpanjang kontrak dengan Bapak Rizal selaku
subkontraktor berupa kegiatan jasa telekomunikasi. Perusahaan berkewajiban mendanai kegiatan
proyek serta, mengawasi dan mengatur secara penuh atas kegiatan proyek tersebut. Perjanjian ini
akan berakhir pada tanggal 3 Januari 2024 atau dapat disesuaikan dengan masa kerja proyek yang
telah diperoleh dan selanjutnya akan dikaji ulang dan dilakukan evaluasi setiap 1 (satu) tahun.
16. Instrumen Keuangan
Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dengan nilai wajar dari intrumen keuangan
Perusahaan yang dicatat di laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:
2023
Nilai tercatat Nilai wajar
Aset keuangan
Kas dan setara kas 7.561.518.778 7.561.518.778
Piutang usaha 33.210.172.161 33.210.172.161
Jumlah 40.771.690.939 40.771.690.939
2022
Nilai tercatat Nilai wajar
Aset keuangan
Kas dan setara kas 9.304.184.431 9.304.184.431
Piutang usaha 35.278.516.036 35.278.516.036
Jumlah 44.582.700.467 44.582.700.467
Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar:
1. Kas dan setara kas dan piutang usaha mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka
pendek.
17. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama
yang dihadapi Perusahaan yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar
(yaitu tingkat suku bunga), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan
adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi
risiko sesuai dengan kebijakan dan risk appetite Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah
kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk dan
praktek pasar terbaik.
- 28 -
Page 36
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi, yang dibantu oleh Komite Manajemen Risiko
Keuangan (Komite MRK). Komite MRK terdiri atas Finance Controller dan Manajer Operasional yang
mewakili setiap entitas anak, dan dipimpin oleh Direktur Keuangan. Direksi bertugas menentukan
prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan serta kebijakan pada area
tertentu seperti risiko kredit, risiko mata uang asing, risiko suku bunga,dan risiko likuiditas.
Perusahaan menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang dihadapinya. Metode ini
meliputi analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku bunga, nilai tukar dan risiko harga lainnya dan
analisis umur piutang untuk risiko kredit.
Sementara itu, Komite bertugas membantu Dewan Direksi dalam melaksanakan tanggung jawabnya
untuk memastikan bahwa manajemen risiko telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip yang telah
ditetapkan.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan
instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan
dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk deposito
pada bank, transaksi valuta asing dan instrumen keuangan lainnya.
Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur risiko kredit maksimum Perusahaan pada nilai
tercatat (tanpa memperhitungkan agunan atau pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan
berdasarkan evaluasi proses kredit:
2023
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Jumlah
Kas dan setara kas 7.561.518.778 - 7.561.518.778
Piutang usaha - 33.210.172.161 33.210.172.161
Jumlah 7.561.518.778 33.210.172.161 40.771.690.939
Perusahaan melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel.
Perusahaan memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara
kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan jumlah piutang dipantau secara
terus menerus untuk mengurangi risiko penurunan nilai piutang.
Risiko kredit juga timbul dari simpanan-simpanan di bank dan institusi keuangan. Untuk memitigasi
risiko kredit, Perusahaan menempatkan kas pada institusi keuangan yang terpercaya.
Risiko Pasar
Risiko likuiditas adalah risiko ketika Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh
tempo. Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in)
dan kas keluar (cash-out) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan
pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas
jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan kepada
pelanggan.
Manajemen Permodalan
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat
kredit yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan
bagi pemegang saham.
- 29 -
Page 37
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan
dapat memilih menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada perubahan
yang dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan.
Kebijakan Perusahaan adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam rangka untuk
mengamankan pembiayaan pada biaya yang wajar.
Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur permodalan melalui
rasio utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui pembagian antara utang bersih
dengan modal pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, perhitungan rasio adalah sebagai berikut:
2023 2022
Total liabilitas 5.283.224.124 9.891.118.345
Dikurangi kas dan setara kas 7.561.518.778 9.304.184.431
Liabilitas bersih (2.278.294.654) 586.933.914
Total ekuitas 136.089.319.414 135.666.102.496
Rasio liabilitas terhadap modal (0,02) 0,01
18. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Sesuai akta notaris Dr. Sugih Haryati, SH, M.Kn, tanggal 29 Januari 2024, susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perusahaan menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi
Komisaris Utama : Lim Chin Kim Direktur Utama : Kenny Lim
Komisaris Independen : Sungkana Direktur : Yopie Tribayu
Komisaris : Susan Lim Mei Peng
19. Standar Akuntansi Keuangan Baru
Perubahan PSAK
Diterapkan pada tahun 2023
Penerapan amendemen standar yang telah diubah ini yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2022
tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak
berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun keuangan sebelumnya saat ini.
• PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang
Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir
periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah
tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen
tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.
Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang
sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk
beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.
- 30 -
Page 38
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
• PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan
Akuntansi
Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut
bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih
berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan'
entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan
menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam
membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.
• Amendemen PSAK 2 dan PSAK 60: Pengaturan Pembiayaan Pemasok
Amendemen ini mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok terkait.
Persyaratan pengungkapan dalam amendemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna
laporan keuangan dalam memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap
liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas.
Amendemen ini akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan, namun perlu diungkapkan. Amendemen
tersebut diperkirakan tidak mempunyai dampak material terhadap laporan keuangan
Perusahaan.
• PSAK 16 (Amendemen), “Aset Tetap” tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang
diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu
harus diakui dalam laba rugi.
• PSAK 25 (Amendemen), “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”
tentang Definisi Estimasi Akuntansi
Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi
perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi
kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik
pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.
• PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan
pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi
perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.
Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
Standar akuntansi baru, amendemen, penyesuaian tahunan dan interpretasi yang diterbitkan tetapi
belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2023 yang mungkin berdampak
terhadap laporan keuangan dan belum diterapkan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
- 31 -
Page 39
PT LCK GLOBAL KEDATON Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024
• Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan
Dalam amendemen ini liabilitas jangka panjang dengan kovenan disajikan sebagai liabilitas
jangka pendek atau panjang bergantung pada ada atau tidaknya hak untuk menunda
penyelesaian liabilitas. Kovenan dalam hal ini dibagi menjadi kovenan yang memengaruhi dan
tidak memengaruhi hak untuk menunda penyelesaian liabilitas setidaknya 12 bulan setelah
periode pelaporan.
• Amendemen PSAK No. 73, “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik
Amendemen ini memberikan penegasan atas pengukuran selanjutnya untuk aset hak-guna dan
liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa-balik. Penjual-penyewa (seller-lessee) mengukur
liabilitas sewa dengan suatu cara sehingga tidak akan mengakui jumlah keuntungan atau
kerugian yang terkait dengan hak guna atas aset yang masih dipertahankannya.
1 Januari 2025
• Amendemen PSAK 10: Kekurangan Ketertukaran
Ketika kondisi ekonomi suatu negara memburuk, misalnya hiperinflasi, akan menyebabkan
kesulitan dalam menentukan apakah mata uang negara yang bersangkutan tertukarkan menjadi
mata uang lain serta kurs yang digunakan ketika mata uang tersebut tidak tertukarkan.
Amandemen ini menetapkan cara menilai apakah suatu mata uang adalah tertukarkan dan
bagaimana menentukan nilai tukar spot jika mata uang tersebut tidak tertukarkan. Amandemen
ini juga mensyaratkan pengungkapan informasi yang memungkinkan pengguna laporan
keuangan untuk memahami dampak dari mata uang yang tidak tertukarkan.
Amendemen ini akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025 dan dapat diterapkan lebih dini.
Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan, Perusahaan masih mengevaluasi dampak
dari penerapan standar, amendemen, penyesuaian tahunan dan interpretasi tersebut terhadap
laporan keuangan.
********
- 32 -
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Global Kedaton Teknologi
p.12
unresolved
person
Akta Notaris Sahat Simanungkalit
p.12
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.12 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Rifson
p.12
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.12
unresolved
person
Akta Notaris Leolin Jayayanti
p.12 ×2
unresolved
org
PT LCK Investama Prima Indonesia
p.12 ×3
unresolved
org
PT Bank Mega Syariah
p.26
unresolved
org
PT Fiberhome Technologies Indonesia
p.26 ×3
unresolved
org
PT Bima Registra
p.31 ×2
unresolved
org
PT LCK Investama Prima
p.31 ×2
unresolved
org
PT Maju Mekar Makmur
p.31 ×3
unresolved
org
PT Fiberhome Technologies
p.32
unresolved
org
PT Fiberhome Technologies Indonesia Sesuai
p.33
unresolved
org
PT Lasmana Swasti Prashida Sesuai
p.33
unresolved
org
PT Lasmana Swasti Prashida
p.33 ×3
unresolved
org
PT Triview Geospatial Mandiri Sesuai
p.34
unresolved
org
PT Triview Geospatial Mandiri
p.34
unresolved
person
Erwin Sujana Sesuai
p.34 ×3
unresolved
person
Rizal Sesuai
p.35
unresolved
person
Rizal
p.35 ×2
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
p.37 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
instance.zip
done
FinancialStatement-2023-Tahunan-LCKM.xlsx
done
SPD 2023.pdf
done
inlineXBRL.zip
done