Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 33
Page 1
Reksa Dana Premier
ETF Indonesia Sovereign Bonds
Laporan keuangan
tanggal 31 Desember 2023
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Manajer Investasi
Surat Pernyataan Bank Kustodian
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5-26
Page 3
SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
Kami yang bertanda tangan dibawah ini:
Manajer Investasi
Nama : Noviono Darmosusilo
Alamat Kantor : Pacific Century Place 15/F Unit 1 509, SCBD Lot 10
JlJend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190. lndonesia
Nomor Telepon : 021-50981 168
Jabatan Direktur
Nama Suwito Haryatno
Alamat Kantor Pacific Century Place 15/F Unit 1509, SCBD Lot 10
JlJend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Nomor Telepon 021-50981 168
Jabatan Direktur
1 Manajer Investasi bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds ("Reksa Dana") sesuai dengari
tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang
berlaku.
2. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
3 Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana disebutkan dalam butir 1 diatas,
menyatakan bahwa:
a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah dimuat secara
lengkap dan benar, dan
b. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut tidak mengandung informasi atau fakta
material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intem dalam Reksa Dana sesuai dengan
tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer Investasi sebagaimana tercantum dalam
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana dan peraturan perundangan yang bedaku.
Jakarta, 1Maret2024
Atas nama dan mewakili Manajer Investasi
PT lndo
<=
Noviono Darmosusilo Suwito Harvatno
Direktur Direktur
PT Indo Premier Investment Management
IXOOPREMIER
Investment Monogement Pacific Century Place 15/F Unit 1509 SCBD Lot 10. P. +62 2L 5098 1158
Jl Jend. Sudirman Kav 52-53, F. +62 2L 5098 1188
www,indopremierinvestment.com Jakarta 12190, Indonesia
Page 4
[SBNI
SURAT PERNYATAAN BANK KUSTODIAN
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Moammer Natalo Akbar, selaku Custody Services Department Head Divisi Banking Operations
pT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut
berdasarkan Surat Kuasa dari Pemimpin Divisi Operasional Nomor OPR/1/10592 tanggal 19
Maret 2016 juncto Surat Kuasa Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Nomor DlRn4
tanggal 17 Nopember 2015, dengan demikian berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk, beserta perubahan-perubahannya yang terakhir sebagaimana
termaktub dalam akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Nomor 18 tanggal 19 September 2023 yang dibuat di
hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Nomor AHU-
AH.01.03-0119983 tanggal 19 September 2023, dan karenanya berwenang bertindak untuk dan
atas nama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, berkedudukan dan berkantor pusat di
Jakarta, dengan alamat di Grha BNl, Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 1, Jakarta Pusat -
10220dengan ini menYatakan bahwa:
1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana Premier
ETF Indonesia Sovereign Bonds ("Reksa Dana") sesuai dengan tugas dan tanggung
jawab sebagai Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak Investasi Kolektif
ileksa Dana 1"KlK"), serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.
2. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
3. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah dimuat secara
lengkap dan benar, dan
4. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut tidak mengandung informasi atau fakta material
yang tidak benai, dan tidak menghilangkan informasiatau fakta material.
5. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Reksa Dana sesuai fungsi dan
kewenangan yang dinyatakan dalam KlK.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Tangerang Selatan, 1 Maret 2024
Atas nama dan mewakili Bank Kustodian
ef eanf Negara Indonesia (Persero) Tbk (
\
nI
L-4'
MET
TEMPEL
134096
Moammer Natalo Akbar
PT. Bank Negara Indonesia ( Persero) Tbk
Custody Services DePartment Head Kantor Pusat
Jl. Jenderal Sudirman Kav.1
Jakarta 10220, Indonesia
www.bni.co.id
Page 5
No. : 00418/2.1133/AU.1/09/0305-1/1/III/2024 LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut: Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2023. Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek (efek obligasi). Jumlah portofolio efek (efek obligasi) Reksa Dana adalah sebesar Rp 41.103.716.300. Merujuk pada catatan 3 dalam laporan keuangan atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2023.
Page 6
Hal Audit Utama (Lanjutan)
Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
- Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana termasuk yang relevan
dengan nilai wajar portofolio efek dengan Standar Akuntasi Keuangan
- Melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi pengendalian intern
atas transaksi portofolio efek
- Melakukan rekonsiliasi data portofolio efek dengan sistem pengelolaan investasi terpadu (S-lnvest)
- Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami terima
dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga pasar yang dikeluarkan Lembaga Penilai
Harga Efek pada tanggal 29 Desember 2023 (hari terakhir bursa)
- Secara sampel, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio efek Reksa
Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023
- Secara sampel, kami memeriksa dokumen terkait penerimaan investasi berupa pendapatan bunga
obligasi dan melakukan perhitungan matematis ulang atas pendapatan investasi berupa
keuntungan atau yang telah atau belum direalisasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023
Kami mengevaluasi pengungkapan atas portofolio efek pada laporan keuangan, berdasarkan
pemahaman yang diperoleh dari pengujian kami, terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan
Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab
untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank Kustodian
memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Reksa Dana.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika
hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan
dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Page 7
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (Lanjutan)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional
dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan
prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan
tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian
material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan,
karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer
Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat
suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material,
kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait
dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan
apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit
yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan
dapat menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk
setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan
Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305
1 Maret 2024
Page 8
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ASET
Portofolio efek
Efek bersifat utang
(harga perolehan Rp 39.474.450.000
pada tahun 2023 dan Rp 29.907.000.000
pada tahun 2022) 2c,2d,3,7 41.103.716.300 31.020.183.820
Instrumen pasar uang 2c,2d,3 1.450.000.000 600.000.000
Total portofolio efek 42.553.716.300 31.620.183.820
Kas 2d,4 66.187.915 323.508.075
Piutang bunga 2d,2e,5 515.543.039 428.539.734
TOTAL ASET 43.135.447.254 32.372.231.629
LIABILITAS
Beban akrual 2d,2e,6 69.002.025 65.886.364
TOTAL LIABILITAS 69.002.025 65.886.364
TOTAL NILAI ASET BERSIH 43.066.445.229 32.306.345.265
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 9 86.300.000,3220 70.000.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER UNIT
PENYERTAAN 499,03 461,52
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
1
Page 9
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
Pendapatan bunga 2d,2e,10 2.258.234.411 2.101.555.448
(Kerugian) keuntungan investasi yang telah
direalisasi 2d,2e 409.550.000 (2.165.840.000)
Keuntungan investasi yang belum direalisasi 2d,2e 516.082.480 1.222.019.820
Pendapatan Lainnya 2d,2e,11 4.202.006 3.285.039
TOTAL PENDAPATAN 3.188.068.897 1.161.020.307
BEBAN
Beban Investasi
Beban pengelolaan investasi 2e,2g,12,15 (95.620.910 ) (93.218.119)
Beban kustodian 2e,13 (38.248.364 ) (37.287.248)
Beban lain-lain 2e,14 (303.223.928 ) (328.342.051)
Beban Lainnya 2e (840.401 ) (657.011)
TOTAL BEBAN (437.933.603 ) (459.504.429)
LABA SEBELUM PAJAK 2.750.135.294 701.515.878
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2f,8b (52.100.000) -
LABA TAHUN BERJALAN 2.698.035.294 701.515.878
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK - -
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 2.698.035.294 701.515.878
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
2
Page 10
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Transaksi dengan Total Kenaikan
Pemegang (Penurunan) Total Nilai
Unit Penyertaan Nilai Aset Bersih Aset Bersih
Saldo per 1 Januari 2022 (125.825.139.152) 161.856.844.539 36.031.705.387
Perubahan aset bersih pada tahun 2022
Penghasilan komprehensif tahun berjalan - 701.515.878 701.515.878
Transaksi dengan pemegang unit
penyertaan
Pembelian kembali unit penyertaan (4.426.876.000) - (4.426.876.000)
Saldo per 31 Desember 2022 (130.252.015.152) 162.558.360.417 32.306.345.265
Perubahan aset bersih pada tahun 2023
Penghasilan komprehensif tahun berjalan - 2.698.035.294 2.698.035.294
Transaksi dengan pemegang unit
penyertaan 12.818.735.670 - 12.818.735.670
Pembelian kembali unit penyertaan (4.756.671.000) - (4.756.671.000)
Saldo per 31 Desember 2023 (122.189.950.482) 165.256.395.711 43.066.445.229
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
3
Page 11
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
Arus kas dari aktivitas operasi
Pembelian efek bersifat utang (19.322.400.000) (37.848.504.000 )
Penjualan efek bersifat utang 10.164.500.000 38.253.000.000
Penerimaan bunga efek bersifat utang 2.136.721.437 1.831.958.524
Penerimaan bunga deposito berjangka 34.509.669 65.344.269
Penerimaan bunga jasa giro 4.202.006 3.285.039
Pembayaran jasa pengelolaan investasi (93.145.319) (94.030.395)
Pembayaran jasa kustodian (37.258.129) (37.612.159)
Pembayaran beban lain-lain (304.414.494) (290.796.327)
Pembayaran pajak kini (capital gain) (52.100.000) -
Kas bersih yang (digunakan untuk) dihasilkan dari
aktivitas operasi (7.469.384.830) 1.882.644.951
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Pembagian pendapatan yang didistribusikan 12.818.735.670 -
Pembelian kembali unit penyertaan (4.756.671.000) (4.426.876.000)
Kas bersih yang dihasilkan dari (digunakan untuk)
aktivitas pendanaan 8.062.064.670 (4.426.876.000)
Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas 592.679.840 (2.544.231.049)
Kas dan setara kas pada awal tahun 923.508.075 3.467.739.124
Kas dan setara kas pada akhir tahun 1.516.187.915 923.508.075
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 66.187.915 323.508.075
Deposito berjangka 1.450.000.000 600.000.000
Total kas dan setara kas 1.516.187.915 923.508.075
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
4
Page 12
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana bersifat
terbuka berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8
Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa
kali, terakhir dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023
tentang perubahan kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
48/POJK.04/2015 tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan
Penjaminan, dan Reksa Dana Indeks yang berlaku tanggal 29 Desember 2015.
Kontrak investasi kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
Manajer Investasi dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, sebagai Bank Kustodian
dituangkan dalam Akta No. 88 tanggal 28 Desember 2016 yang dibuat dihadapan Leolin Jayayanti,
S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Sesuai dengan kontrak investasi kolektif Reksa Dana, Manajer
Investasi akan melakukan Penawaran Umum atas Unit Penyertaan Reksa Dana secara terus
menerus dengan jumlah minimum 25.000.000 (dua puluh lima juta) Unit Penyertaan dengan
ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar
Rupiah), sampai dengan jumlah maksimum 50.000.000.000 (lima puluh miliar) unit penyertaan,
setiap Unit Penyertaan mempunyai nilai aset bersih awal disesuaikan dengan nilai efek utang pada
tanggal awal penyerahan yang ditetapkan oleh Manajer Investasi.
Kontrak Investasi Kolektif di perbaharui dengan Addendum Kontrak Investasi Kolektif II melalui akta
No. 61 tanggal 28 Februari 2017 mengenai penambahan dan pengubahan klausula atas Kontrak
Investasi Kolektif Reksa Dana yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta.
PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:
Ketua : Nixon Jacobus Silfanus
Anggota : Stefanus Noviono Darmosusilo
Sonny Thendian
Alexander Iskandar Salim
Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
Investasi terdiri dari:
Ketua : Dwianto Oktory
Anggota : Suwito Haryatno
Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang optimal atas nilai
investasi pada Surat Berharga Negara.
5
Page 13
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan Reksa Dana dengan
komposisi investasi sebagai berikut :
- Minimum 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada surat berharga negara yang
berasal dari kumpulan efek yang terdaftar pada indeks Indonesia Bond Indexes Government
(INDOBexG), dan
- Maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada instrumen pasar uang dalam
negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito, sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Reksa Dana telah memperoleh surat pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. S-27/D.04/2017 pada tanggal 20 Januari 2017. Reksa
Dana mulai beroperasi pada tanggal 27 Januari 2017.
Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada hari-
hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2023 dan 2022 adalah tanggal 29 Desember 2023
dan 30 Desember 2022. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 disajikan berdasarkan posisi aset bersih Reksa Dana masing-masing
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Laporan keuangan telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian pada
tanggal 1 Maret 2024. Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas laporan
keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai Manajer
Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa
Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, mencakup
Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia.
Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi
Produk Investasi berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.
6
Page 14
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan
dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan manajer investasi Reksa Dana membuat estimasi dan asumsi yang
mempengaruhi kebijakan akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas,
pendapatan dan beban.
Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian
dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
menggunakan nilai pasar wajar.
Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.
c. Portofolio Efek
Portofolio efek terdiri dari efek bersifat utang dan instrument pasar uang.
d. Instrumen Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
keuangan.
Reksa Dana menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan
terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan, dan
akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode
pelaporan kini adalah seperti tercantum dibawah ini.
Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
instrumen keuangan.
Aset Keuangan
Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
berikut:
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL");
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”)
7
Page 15
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:
Golongan (ditentukan oleh
Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 71 Sub-golongan
Reksa Dana)
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui Portofolio efek Efek bersifat utang
laba rugi
Aset keuangan Instrumen pasar
Aset keuangan yang diukur Portofolio efek
uang
pada biaya perolehan di
Kas
amortisasi
Piutang bunga
i. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga" dari jumlah pokok terutang.
Pada pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi diakui pada nilai
wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur sebesar biaya
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
"Pendapatan bunga" dan “Pendapatan lainnya”.
ii. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar dan penjualan aset keuangan diakui di dalam laporan laba rugi dan
dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan/(kerugian) investasi yang belum direalisasi”
dan "Keuntungan/(kerugian) investasi yang telah direalisasi”.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan bunga”.
Pengakuan
Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.
8
Page 16
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Penurunan Nilai
Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang
perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit
ekspektasian tersebut terhadap aset keuangan Reksa Dana.
Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian
masa lalu kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Reksa Dana menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk
seluruh saldo piutang dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
signifikan dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk
penelahaan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya.
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan
tingkat kerugian ekspektasian. Untuk piutang, dalam pengkajian juga mempertimbangkan
penggunaan peningkatan kredit. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang telah
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.
Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada tanggal
31 Desember 2023.
Liabilitas Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai kategori liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Golongan (ditentukan oleh
Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 71 Sub-golongan
Reksa Dana)
Liabilitas keuangan yang
Liabilitas
diukur pada biaya Beban akrual
keuangan
perolehan di amortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diukur pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
9
Page 17
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
yang berasal dari aset keuangan tersebut kadaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
kadaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.
Penentuan Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan
harga kuotasi di pasar aktif.
Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia,
referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus
kas yang didiskonto dan model harga opsi.
Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai
wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran.
Hierarki pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:
1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
(Level 1);
2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat di observasi untuk
aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung
(misalnya derivasi dari harga) (Level 2);
3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat di observasi
(Level 3).
Level pada hierarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
ditentukan berdasarkan input tingkat terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik
atas aset atau liabilitas tersebut.
Instrumen Keuangan Saling Hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan total neto-nya dilaporkan pada laporan
posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
atas total yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
kepailitan atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.
10
Page 18
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian. Sedangkan
pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.
Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
diakui secara akrual setiap hari. Sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar
investasi.
Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
(nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian
yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang
mengunakan metode rata-rata tertimbang.
f. Pajak Penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
rugi menurut akuntansi.
Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan periode berjalan
ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
11
Page 19
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
f. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.
g. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
PSAK 7 “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
h. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
standar baru, revisi dan interpretasi yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal
1 Januari 2023, diantaranya sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan keuangan”
- Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan”
- Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”
Penerapan PSAK tersebut diatas tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang
dilaporkan dan diungkapkan pada laporan keuangan Reksa Dana periode berjalan atau periode
tahun sebelumnya.
Standar baru dan amendemen standar yang telah diterbitkan yang wajib diterapkan untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 dan belum diterapkan secara dini
oleh Reksa Dana, adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang kewajiban diklasifikasikan
sebagai lancar atau tidak lancar
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas jangka panjang
dengan kovenan
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Reksa Dana masih mengevaluasi dampak yang
mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada
laporan keuangan Reksa Dana.
12
Page 20
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK
Ikhtisar portofolio efek
Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut :
2023
Persentase
(%)
terhadap
Tingkat total
Harga perolehan bunga (%) Level Jatuh Peringkat portofolio
Jenis efek Nilai nominal rata-rata Nilai wajar per tahun Hierarki tempo efek efek
Efek bersifat utang
Obligasi pemerintah
FR0098 10.000.000.000 9.896.500.000 10.475.961.700 7,125 2 15 Jun 38 - 24,62
FR0097 10.000.000.000 9.968.000.000 10.415.000.000 7,125 2 15 Jun 43 - 24,47
FR0095 10.000.000.000 9.724.500.000 9.981.900.000 6,375 2 15 Agus 28 - 23,46
FR0096 5.000.000.000 4.915.450.000 5.186.158.700 7,000 2 15 Feb 33 - 12,19
FR0100 5.000.000.000 4.970.000.000 5.044.695.900 6,625 2 15 Feb 34 - 11,85
Total efek bersifat utang 40.000.000.000 39.474.450.000 41.103.716.300 96,59
Instrumen pasar uang
Deposito berjangka
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 750.000.000 750.000.000 750.000.000 5,000 - 30 Jan 24 - 1,76
Total deposito berjangka
(dipindahkan) 750.000.000 750.000.000 750.000.000 1,76
13
Page 21
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2023
Persentase
(%)
terhadap
Tingkat total
Harga perolehan bunga (%) Level Jatuh Peringkat portofolio
Jenis efek Nilai nominal rata-rata Nilai wajar per tahun Hierarki tempo efek efek
Instrumen pasar uang
Deposito berjangka
Total deposito berjangka
(pindahan) 750.000.000 750.000.000 750.000.000 1,76
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 700.000.000 700.000.000 700.000.000 5,500 - 18 Jan 24 - 1,65
Total instrumen pasar uang 1.450.000.000 1.450.000.000 1.450.000.000 3,41
Total portofolio efek 42.553.716.300 100,00
14
Page 22
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2022
Persentase
(%)
terhadap
Tingkat total
Harga perolehan bunga (%) Level Jatuh Peringkat portofolio
Jenis efek Nilai nominal rata-rata Nilai wajar per tahun Hierarki tempo efek efek
Efek bersifat utang
Obligasi pemerintah
FR0096 8.000.000.000 7.704.000.000 8.034.000.000 7,000 2 15 Feb 33 - 25,40
FR0098 8.000.000.000 7.740.000.000 8.031.840.000 7,125 2 15 Jun 38 - 25,40
FR0095 8.000.000.000 7.680.000.000 7.929.126.320 6,375 2 15 Agus 28 - 25,08
FR0097 7.000.000.000 6.783.000.000 7.025.217.500 7,125 2 15 Jun 43 - 22,22
Total efek bersifat utang 31.000.000.000 29.907.000.000 31.020.183.820 98,10
Instrumen pasar uang
Deposito berjangka
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 300.000.000 300.000.000 300.000.000 5,000 - 9 Jan 23 - 0,95
Total deposito berjangka
(dipindahkan) 300.000.000 300.000.000 300.000.000 0,95
15
Page 23
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2022
Persentase
(%)
terhadap
Tingkat total
Harga perolehan bunga (%) Level Jatuh Peringkat portofolio
Jenis efek Nilai nominal rata-rata Nilai wajar per tahun Hierarki tempo efek efek
Instrumen pasar uang
Deposito berjangka
Total deposito berjangka 300.000.000 300.000.000 300.000.000 0,95
(pindahan)
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 300.000.000 300.000.000 300.000.000 4,500 - 16 Jan 23 - 0,95
Total instrumen pasar uang 600.000.000 600.000.000 600.000.000 1,90
Total portofolio efek 31.620.183.820 100,00
16
Page 24
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS
Akun ini merupakan rekening giro Rupiah pada Bank Kustodian PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Saldo kas pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar
Rp 66.187.915 dan Rp 323.508.075.
5. PIUTANG BUNGA
2023 2022
Efek bersifat utang 511.898.114 427.372.611
Deposito berjangka 3.644.925 1.167.123
Total 515.543.039 428.539.734
Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang bunga karena
Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
6. BEBAN AKRUAL
2023 2022
Jasa pengelolaan investasi (catatan 12) 10.071.040 7.595.449
Jasa kustodian (catatan 13) 4.028.415 3.038.180
Lain-lain 54.902.570 55.252.735
Total 69.002.025 65.886.364
7. PENGUKURAN NILAI WAJAR
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar
dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki level 2.
Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 2 pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp 41.103.716.300 dan Rp 31.020.183.820.
8. PERPAJAKAN
a. Pajak penghasilan
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.
17
Page 25
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERPAJAKAN (Lanjutan)
a. Pajak penghasilan (lanjutan)
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 36/2008 tentang Perubahan Keempat
atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan, Reksa Dana dikenakan
pajak penghasilan final sebesar 5% sejak 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2020; dan 10%
untuk tahun 2021 dan seterusnya.
Selanjutnya pada tanggal 30 Agustus 2021 Pemerintah telah mengesahkan Peraturan
Pemerintah No. 91 tahun 2021 tentang pajak penghasilan atas penghasilan berupa obligasi
yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap, dimana salah
satu pasalnya menjelaskan tentang tarif pajak penghasilan final dari bunga obligasi ditetapkan
sebesar 10% dari dasar pengenaan pajak penghasilan.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan
tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang
mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif
PPN umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal
1 April 2022 dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025.
Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
yang berlaku.
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba (rugi) dan penghasilan
komprehensif lain dengan laba (rugi) kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba sebelum pajak 2.750.135.294 701.515.878
Ditambah (dikurangi):
Beban yang tidak dapat dikurangkan 437.933.603 459.504.429
Pendapatan yang pajaknya bersifat final
- Bunga deposito berjangka (36.987.471) (63.105.913)
- Bunga jasa giro (4.202.006) (3.285.039)
- Bunga efek bersifat utang (2.221.246.940) (2.038.449.535)
- Keuntungan yang belum direalisasi selama tahun
berjalan atas efek bersifat utang (516.082.480) (1.222.019.820)
- (Keuntungan) kerugian yang telah direalisasi
selama tahun berjalan atas efek bersifat utang (409.550.000) 2.165.840.000
Laba (rugi) kena pajak - -
Pajak penghasilan - -
Pajak dibayar dimuka - -
(Lebih) kurang bayar pajak - -
Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.
18
Page 26
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERPAJAKAN (Lanjutan)
b. Beban pajak
2023 2022
Pajak kini (capital gain) 52.100.000 -
Pajak tangguhan - -
Total 52.100.000 -
c. Administrasi
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan, dan
membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan
mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
9. UNIT PENYERTAAN BEREDAR
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebagai berikut :
2023 2022
Unit Persentase (%) Unit Persentase (%)
Pemodal 86.300.000,3220 100,00 70.000.000,0000 100,00
Manajer Investasi - - - -
Total 86.300.000,3220 100,00 70.000.000,0000 100,00
10. PENDAPATAN BUNGA
2023 2022
Efek bersifat utang 2.221.236.309 2.038.449.535
Deposito berjangka 36.987.471 63.105.913
Total 2.258.233.780 2.101.555.448
Pendapatan bunga disajikan dalam jumlah bruto sebelum dikurangi pajak penghasilan final.
11. PENDAPATAN LAINNYA
Akun ini merupakan pendapatan bunga jasa giro atas penempatan kas di bank.
19
Page 27
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI
Beban ini merupakan imbalan kepada Manajer Investasi maksimum sebesar 0,75% (nol koma tujuh
puluh lima persen) per tahun dihitung dari nilai aset bersih harian Reksa Dana berdasarkan 365
(tiga ratus enam puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari
kalender per tahun untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut
diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban yang belum dibayarkan dicatat
pada beban akrual (Catatan 6). Beban pengelolaan investasi untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp 95.620.910 dan
Rp 93.218.119 yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
13. BEBAN JASA KUSTODIAN
Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian maksimum sebesar 0,20% (nol koma dua persen)
per tahun yang dihitung dari nilai aset bersih harian Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam
puluh lima) hari kalender per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari kalender per tahun
untuk tahun kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan
ketentuan Kontrak Investasi Kolektif. Beban yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual
(Catatan 6). Beban kustodian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing adalah sebesar Rp 38.248.364 dan Rp 37.287.248 yang dicatat dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
14. BEBAN LAIN-LAIN
2023 2022
Pajak final 229.521.557 216.466.115
Lain-lain 73.701.740 111.875.936
Total 303.223.297 328.342.051
15. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat Pihak-Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.
Manajer Investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.
Transaksi Pihak-Pihak Berelasi
Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
dengan pihak-pihak yang berelasi yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
dilakukan dengan pihak ketiga.
20
Page 28
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)
a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut :
2022
Persentase (%)
terhadap total
pembelian/
penjualan
Total portofolio efek
Pembelian 6.783.000.000 17,92
Penjualan 15.920.000.000 41,62
b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Jasa Pengelolaan Investasi
Total
keuntungan(kerugian)
atas kepemilikan unit
penyertaan untuk
Maksimum masing-masing Total
Saldo unit Persentase transaksi pembelian pendapatan
penyertaan Total fee (%) kembali lainnya
- 95.620.910 0,75 - -
2022
Jasa Pengelolaan Investasi
Total
keuntungan(kerugian)
atas kepemilikan unit
penyertaan untuk
Maksimum masing-masing Total
Saldo unit Persentase transaksi pembelian pendapatan
penyertaan Total fee (%) kembali lainnya
- 93.218.119 0,75 - -
16. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL
Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
akan datang.
21
Page 29
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak dimasa depan sebesar jumlah
yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal
laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan
dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.
17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.
Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan
dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank
Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau
risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.
a. Risiko Kredit
Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.
Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek
secara teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu oleh
komite kredit Manajer Investasi.
Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.
(i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit
Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
laporan posisi keuangan:
Eksposur maksimum
2023 2022
Efek bersifat utang 41.103.716.300 31.020.183.820
Instrumen pasar uang 1.450.000.000 600.000.000
Kas 66.187.915 323.508.075
Piutang bunga 515.543.039 428.539.734
Total 43.135.447.254 32.372.231.629
22
Page 30
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
a. Risiko Kredit (lanjutan)
(ii) Kualitas Kredit
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.
b. Risiko Pasar
Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
bunga dan risiko harga.
(i) Risiko suku bunga
a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga
Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.
Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.
Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga tetap, bagi hasil, bunga
mengambang dan tidak dikenakan bunga :
2023
Bunga
Tidak dikenakan
Bunga tetap mengambang Total
bunga
≤1 bulan
Aset keuangan
Portofolio efek
Efek bersifat utang 41.103.716.300 - - 41.103.716.300
Instrumen pasar uang 1.450.000.000 - - 1.450.000.000
Kas - 66.187.915 - 66.187.915
Piutang bunga - - 515.543.039 515.543.039
Total aset keuangan 42.553.716.300 66.187.915 515.543.039 43.135.447.254
Liabiltas keuangan
Beban akrual - - 69.002.025 69.002.025
Total liabilitas
keuangan - - 69.002.025 69.002.025
Total repricing
gap - bunga 42.553.716.300 66.187.915 42.619.904.215
23
Page 31
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
a. Risiko Pasar (lanjutan)
(i) Risiko suku bunga (lanjutan)
a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)
2022
Bunga
Tidak dikenakan
Bunga tetap mengambang Total
bunga
≤1 bulan
Aset keuangan
Portofolio efek
Efek bersifat utang 31.020.183.820 - - 31.020.183.820
Instrumen pasar uang 600.000.000 - - 600.000.000
Kas - 323.508.075 - 323.508.075
Piutang bunga - - 428.539.734 428.539.734
Total aset keuangan 31.620.183.820 323.508.075 428.539.734 32.372.231.629
Liabiltas keuangan
Beban akrual - - 65.886.364 65.886.364
Total liabilitas
keuangan - - 65.886.364 65.886.364
Total repricing
gap - bunga 31.620.183.820 323.508.075 31.943.691.895
b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan
aset dan liabilitas keuangan yang dikenakan bunga tetap atau tidak dikenakan bunga.
(ii) Risiko harga
Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.
Risiko harga termasuk fluktuasi harga pasar yang dapat mempengaruhi nilai investasi.
Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas
suku bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk
yield dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat
diatribusikan kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa
Dana.
Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
sensitivitas harga dan suku bunga secara regular.
24
Page 32
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
c. Risiko Likuiditas
Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.
Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 3, sedangkan aset keuangan
lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.
Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang
tidak didiskontokan.
2023
Kurang dari Lebih dari
Total
1 bulan 1-3 bulan 3 bulan
Liabilitas keuangan
Beban akrual 69.002.025 - - 69.002.025
Total liabilitas keuangan 69.002.025 - - 69.002.025
2022
Kurang dari Lebih dari
Total
1 bulan 1-3 bulan 3 bulan
Liabilitas keuangan
Beban akrual 65.886.364 - - 65.886.364
Total liabilitas keuangan 65.886.364 - - 65.886.364
d. Manajemen Risiko Permodalan
Manajer Investasi memonitor modal atas dasar nilai aset bersih yang diatribusikan kepada
pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, dimana Reksa Dana bergantung
kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
unit penyertaan secara harian.
Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk menjaga kemampuan Reksa
Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka memberikan keuntungan bagi
pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal yang kuat untuk mendukung
pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
25
Page 33
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA SOVEREIGN BONDS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. RASIO-RASIO KEUANGAN
Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
No. KEP-99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.
Rasio keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (tidak
diaudit) masing-masing adalah sebagai berikut :
2023 2022
Total hasil investasi (%) 8,13 2,47
Hasil investasi setelah memperhitungkan
beban pemasaran (%) 8,13 2,47
Biaya operasi (%) 0,60 0,72
Perputaran portofolio 0,29 1,12
Penghasilan kena pajak (%) - -
Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
sebagai indikasis bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.
26
Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign Bonds
p.1 ×5
unresolved
—
Noviono Darmosusilo
p.3
unresolved
org
PT Indo Premier Investment Management IXOOPREMIER Investment Monogement
p.3
unresolved
—
Sudirman
p.3
unresolved
—
www,indopremierinvestment.com
p.3
unresolved
person
Ashoya Ratam
· Notaris
p.4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.4
unresolved
org
Negara Indonesia (Persero) Tbk
p.4
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana Premier ETF Indonesia Sovereign
p.5
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.7
unresolved
org
Rekan Santoso Chandra
p.7
unresolved
person
CPA
p.7
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Indeks
p.12
unresolved
org
PT Indo Premier Investment Management
p.12 ×2
unresolved
person
Leolin Jayayanti
· Notaris
p.12 ×2
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.13
unresolved
org
Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana
p.14
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.26
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.27
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi
p.27
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.33
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
Perubahan NAB.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
FinancialStatement-2023-Tahunan-XISB.xlsx
done
instance.zip
done