Skip to content
Back to announcement

20240401_WISL_Laporan Informasi dan Fakta Material_31622011_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted WISL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.943
Page 1 of 85

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (v) pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten PT WAHANA INTI SELARAS
Bidang Usaha Perdagangan

Jenis penawaran Umum

2023 2022

Nama Kantor Akuntan Publik

Paul Hadiwinata Hidajat,
Arsono, Retno Palilingan &
Rekan

Paul Hadiwinata Hidajat,
Arsono, Retno Palilingan
& Rekan

Nama Partner

Retno Dwi Andani

Retno Dwi Andani

Opini Akuntan

Tanpa Modifikasian

Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Page 2 OCR 0.900
Page 20f85

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independen YA
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting
2023 2022
Periode laporan keuangan Dalam Rupiah Dalam Rupiah

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

11,481.442.110.695

8.459.353.288.425

Laba (rugi) bruto

2.446.679.512.956

1.871.893.940.863

Laba (rugi) usaha/operasional

1.589.469.130.670

1.176.135.871,836

EBITDA

Laba (rugi) Bersih periode
berjalan

983.236.604.292

744.708.155.278

Laba (rugi) komprehensif

1.012.062.103.547

772.377.476.050

Laba Per saham (dasar)

6.307.198

4.686.981

Laba Per saham (dilusian)

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

10.273.346,376.832

7.817.123.036.380

Jumlah Aset Lancar

7.907.997.374.038

5.583.680.284.836

2.365.349.002.794

2.233.442.751.544

7.973.875.176.093

6.034.413.939.570

5.702.370.509.717

5.097.624.650.673

Page 3 OCR 0.895
Page 3 of 85

2.271.504.666.376 936.789.288.897
Jumlah Liabilitas Jangka

Panjang
Jumlah Ekuitas 2.299.471.200.739 | 1.782.709.096.810
Modal Disetor 115.000.000.000 115.000.000.000
Tambahan modal disetor (129.518.214.239) | (120.918.414.230)
Saldo Laba ditentukan 1.200.000.000 1.100.000.000
penggunaannya
Saldo laba belum ditentukan 995.425.916.371 640.223,330.361
penggunaannya

Rasio Keuangan”

Rasio Lancar (Yo) 138.6896 109.5396
ROA 9.5700 9.530
ROE 4217690 417700

Ebitda thd pendapatan (Yo)
“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakterist dustri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

No TA Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV

2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV

3 Laporan perubahan ekuitas selama periode vV

Page 4 OCR 0.944
Page 40f 85

2|
Ia

Keterangan

Laporan arus kas selama periode

ala

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

v

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifi
diterapkan,

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
formasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

an yang

Catatan 1
Catatan 2a

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

Page 5 OCR 0.907
Page 5 of 85

. Nama pemilik izin lokasi:
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

on TE Keterangan 3 EA | Keterangan |
1) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan la
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang vV Catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada vV Catatan la
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, vV Catatan 1a
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan vV Catatan 1a
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v Catatan 1a
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media vV
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang di
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan vV
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan v
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi, v

Page 6 OCR 0.900
Page 6 of 85

1

Aeteangan KA

Tae

. Tidak | N

S)

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bum
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploil asi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi:
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan @eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara I:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia:

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

3)

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana Sampai dengan periode pelaporan terakhir,

SISIK &

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

Catatan 1e

2)

Tempat kedudukan:

Catatan 1e

3)

Jenis usaha,

Catatan 1e

Page 7 OCR 0.939
Page 7 of 85

| Keterangan

Tanaak

A-

Tahun beroperasi secara komersial:

Catatan ie

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

Catatan 1e

Total Aset: dan

Catatan 1e

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50Yo
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50Y6 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan luas setiap resti signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hi langnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari langnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lai Innya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

b

d

e

Page 8 OCR 0.915
Page 8 of 85

II keterangan Tea | Ada LTW7A. IT Keteranga

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite vV Catatan lb
audit,

2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 1b

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan vV Catatan 1b
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan vV Catatan ic

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut

Catatan 1

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a, 2!

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

Cc) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2d

Page 9 OCR 0.922
Page 9 of 85

Keterangan 3 NYA
ode pelaporan (jika ada). PYA
Cc Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat v Catatan 3
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v Catatan 3
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas vV Catatan 4, 5, 6, 13, 15, 16,
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode 17, 18, 19, 20, 21, 22, 24,
pelaporan. 37e

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang mel puti pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

v Catatan 2b
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Catatan 2b
entitas induk: V
C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Catatan 2b
Pengendalian atas entitas anak: vV
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: v Catatan 2b
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan v Catatan 2b
? pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi v Catatan 2b

telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 10 OCR 0.927
Page 10 of 85

1 Keterangan

IK Keterangan

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan Catatan 2c
untuk mengukur kepentingan nonpengendali: Catatan 2c
V
b) pengakuan awal untuk goodwill:
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v Catatan 2c
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada v Catatan 2c
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi
3) | Kas dan setara kas, vV Catatan 2e
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk vV Catatan 2p

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

lai dari aset

Page 11 OCR 0.918
Page 11 of 85

NI keterangan

Keteran

S 2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

c) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain: v

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan vV
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

vV
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
, lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan vV
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan vV

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara I:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

isasi

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit

Page 12 OCR 0.922
Page 12 of 85

"Keterangan

"Ada:

"TI Keterangan |

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian: v
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v
utang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan
b) Dasar peni n aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang:
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa vV Catatan 2i
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) | Persediaan : vV Catatan 2f

Page 13 OCR 0.920
Page 13 of 85

no

Ta TT keterangan

(Keterangan

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

v

b:

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persedi.
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

an, tanaman belum

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lail

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian,

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 2h

Page 14 OCR 0.898
Page 14 of 85

ANN

MP PPP

Tidak | “W/A |

5 pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residu: dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

AK KK KA,

Catatan 2h

Catatan 2h
Catatan 2h
Catatan 2h
Catatan 2h
Catatan 2h
Catatan 2h
Catatan 2h

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

litas yang timbul, dan

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

&) metode amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

Catatan 2)

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 15 OCR 0.924
Page 15 of 85

a) kebijaka'
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual

19) | Properti Investasi : vV
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 3
Yang harus dijelaskan antara lai

a) ketentuan peristiwa dan kon
penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

yang mengindikasikan kemungkinan terjadi

ya

22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara Ii

Page 16 OCR 0.942
Page 16 of 85

TTAaa

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 3

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

bilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

Page 17 OCR 0.930
Page 17 of 85

b) Biaya FE olorasiy Yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang Sudan menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan

ilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

aya

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan

pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkai

Catatan 2!

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase vV
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi vV

Page 18 OCR 0.940
Page 18 of 85

TA

Keterangan

Tidak

| penyelesaian klaim, dai
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

lai

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Catatan 2d

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 20
Catatan 20

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:

Catatan 2k

Page 19 OCR 0.915
Page 19 of 85

Keterangan — | Ada |
US,
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2n
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: vV Catatan 2n
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan, Catatan 2n
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: v ai
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. vV

34) | Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, v
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis v
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabi
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 2r, 39
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham vV
Catatan 2g

Page 20 OCR 0.939
Page 20 of 85

TEE

Yang harus dijel. ungan laba (rugi) per saham

Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara Ik

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

&

Catatan 4
Catatan 4

Catatan 4

2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

cian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan po:
saat periode pelaporan.

GWM bank pada

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lai

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah pen'

an penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

Page 21 OCR 0.912
Page 21 of 85

an.

2

T. “Keterangan

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

“5

yA

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai

3) | Piutang Usaha v Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, vV Catatan 5
b) jumlah piutang menurut debitur, vV Catatan 5
Cc) jumlah piutang menurut mata uang: v Catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, v Catatan 5
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v Catatan 5

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen vV Catatan 5

atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v

Page 22 OCR 0.905
Page 22 of 85

h) jumlah 'amortisasi dengan ang HT metode suku Hara efektif, dan vV
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: v

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi V

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

utang Koasuran:
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

(1) Pemisahan antara

tang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan v
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Page 23 OCR 0.937
Page 23 of 85

PENA

“Yang harus ar antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang
jaminan atas utang.

ihkan dan atau digunakan sebagai

b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
Cc) Piutang Sewa Pembiayaan vV

Yang harus diungkapkan antara laii

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

Page 24 OCR 0.926
Page 24 of 85

Tn Dn

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Reten:

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan vV

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) | Piutang Reverse Repo vV

Page 25 OCR 0.892
Page 25 of 85

Mane nun Tn Ta Kk Ada “|

Yang harus diungkapkan 'antara lain:

Pi
“1
Pa
F

Tidak

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pemb:

n dan penjualan kembali Efel

c
d

Nama pihak/counterparty,

Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) | Agunan Yang

mbil Alih vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10) tang Dividen dan Bunga v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.
11) | Piutang Lain-Lain bYA Catatan 6

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jeni:

dan jumlah piutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya v

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan Ik
ketiga dan pihak berelasi.

nya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.936
Page 26 of 85

Os

da” |

nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimi ingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, sahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
Yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Catatan 4
Catatan 4

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
Catatan 4

LL

Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

Page 27 OCR 0.946
Page 27 of 85

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)| Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:
Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara Ia
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,
Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
d) Informasi penting lainnya.
16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) | Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,
b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Page 28 OCR 0.946
Page 28 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)
9
d)
e)
?

9

h)
»

»
k

»

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

ian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan Kolektibilitas,

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

9)
d)

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan Kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan,

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan ni lai
tagihan akseptasi

Persediaan

Page 29 OCR 0.904
Page 29 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain:

sangan

na Kinaak yA | keterangan

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v Catatan 7
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Ni
untuk menjual,

Wajar dikurangi biaya Catatan 7

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, Catatan 7

vV
v
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan v Catatan 7
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:
v

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang vV
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang vV
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan vV Catatan 7
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila an wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan v

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 30 OCR 0.933
Page 30 of 85

TE Keterangan

ra

F3

Ada,

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara I:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan

Page 31 OCR 0.928
Page 31 of 85

Mo — 1 —
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:
(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.
23) | Pajak Dibayar Di muka Catatan 14a
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 9
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang imiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

Page 32 OCR 0.936
Page 32 of 85

TE Keterangan

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direal isasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah
atau kelompok lepasan tersebut tidak dikla:
dijual: dan
jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian

sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Catatan 37e

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

Ingkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

d)

Page 33 OCR 0.939
Page 33 of 85

Tn

CL Ada | Tidak

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20Yo
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi

an atas kemampuan entitas asosiasi

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

Page 34 OCR 0.927
Page 34 of 85

"E

TE Eetarangan

"N/A

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
Tambahan tahun berjalan
ii.” Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresia:
luar biasa

i. Pengurangan tahun berjalan

Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

Page 35 OCR 0.940
Page 35 of 85

Tn Tr

Ke!

D) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

€) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
e) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas real isasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

Page 36 OCR 0.929
Page 36 of 85

Tn Pras :

(1) rekonsiliasi antara jumlah tel Properti Investasi
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
lai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisas jaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

vV Catatan 10

Page 37 OCR 0.915
Page 37 of 85

NO

PA

Tn

NTT 5 Keterangan”.

La € 2 2
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada),

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabil
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
Pengungkapan lainnya antara lain
(d)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

Aset Tetap

LL

Catatan 10

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

Page 38 OCR 0.905
Page 38 of 85

pn TE Keteranga Ta 2 Tidak | 7 keterangan”
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan, v
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,
(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v
material dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang vV
dihentikan pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis v
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, v
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap: V | catatan 10
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan Catatan 10
alasan penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
iko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi vV
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, Sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

Page 39 OCR 0.902
Page 39 of 85

No:

' Keterangan TETAG Tek IIA IP Keterangan

Pa

(a) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan Kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: v
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, v Catatan 11
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi

komprehensif, v

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

11
reklasifikasi, Catatan
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset v
e) kualifikasian, maka harus diungkapkan: vV

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

f) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak v
terbatas,

9) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset v
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, v

h) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model

revaluasi,
i) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemi kannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Lial litas: vV

j) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

k) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapka
(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): vV
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

&

Page 40 OCR 0.945
Page 40 of 85

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara laii
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian da' ya Eksplorasi Tangguha'
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

pengupasan tanah tambang.

Page 41 OCR 0.942
Page 41 of 85

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

d) Biaya Pengembangan Tangguhan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terja
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum di ya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari yya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lai Catatan 16
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Catatan 16
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
2) | provisi v

Page 42 OCR 0.939
Page 42 of 85

NZ

A IL Keterangan »

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 18

4)

Khusus Industri Perbankan

bilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi
b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 43 OCR 0.920
Page 43 of 85

Es "TA 2 ea
Khusus Industri Perbank:
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkai
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk serti ikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, mi salnya diblokir atau
dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik. rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

(keterangan

an

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa vV
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.930
Page 44 of 85

TN Keksianga

a

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara I:
(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e)

2)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

3)

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi

Page 45 OCR 0.931
Page 45 of 85

LN

ta)

2. Keterangan

(Ada | Tidak

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi

» Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 14b
Catatan 14f

it)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara I:

Page 46 OCR 0.918
Page 46 of 85

"Tidak | N/A |

Dee TH Keterangan ES Ce
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisa:

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

n Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

“Keterangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum vV

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

bilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai di untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha V
Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 47 OCR 0.922
Fage 4/ OL S5

z keterangan “PngakK TEA Keterangan
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang v
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,
b) aran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
c) tanggal jatuh tempo:
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:
?) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:
1») persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai tas jangka panjang, antara
lain adalal
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan: v Catatan 12
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal v Catatan 12
laporan posisi keuangan, dengan nil ya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan v
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: v

Page 48 OCR 0.935
Page 48 of 85

5 Keterangan :

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

3)

b)

9

Khusus Industri Perbankan

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, i Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance)/

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolel

itas:

Page 49 OCR 0.946
Page 49 01 895

Tn

Rincian berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa ki
(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Catatan 23

Page 50 OCR 0.929
Fage DU OL OS

- Keterangan

(3)

(4)

(5)

(6)

| te) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata

uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu:
(h) kombinasi bisnis:
(i)  curtailment, dan
()) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program:
(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini

TT Tidak

Page 51 OCR 0.940
Page 51 of 85

| “Keterangan

TKetera

7)

(e)

(10)

(11)

(12)

(13)

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan keru

hasil yang diharapkan dari aset program,

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10Yo (sepuluh per seratus),

( ya jasa lalu,
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

n aktuarial yang diakui pada

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan

kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,

namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan

seluruh aset lain,

jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori

utama dari aset program:

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakui sebagai Aset:

Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin

antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau

variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

ngan |

Page 52 OCR 0.946
Page 52 of 85

T. Keterangan

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
iabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari

iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

Ciii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

Page 53 OCR 0.932
Page 95 O1 ID

TA
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. Catatan 23
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya. v
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24)| Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatatn 22
rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
a) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
b) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
Cc) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
d) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan N/A
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: N/A
f) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan
9) persyaratan penting lainnya.
25) | sukuk v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

Page 54 OCR 0.921
Page 54 of 85

Saga “mask

|. Keterangan

Gan

prinsip “pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya, dan

(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kon Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
f) persyaratan penting lainnya.
27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penaiti,

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

Page 55 OCR 0.930
Page 55 of 85

Keterangan

| Ada

“Tidak | N/A

(Keterangan

e) peringkat dan nama a Perusahaan Pemeringkat Efek:
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 546 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memi
(3) Pemegang saham lainnya:
d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

saham: dan

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,

penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

LK

Page 56 OCR 0.920
Page 56 01 85

Ta Keterangan da | Tidak »
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan v
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek. v

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lai

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor

b) Uraian sumber agio saham:

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara laii

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kemba!

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali

v Catatan 28

SKL

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali vV
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliput
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Page 57 OCR 0.928
Page 57 of 85

IN ena

anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
transaksi perubahan kepemilil

b)

ilangnya Pengendalian:

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
isetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saido laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan perubahan ekuitas
konsolidasian

Page 58 OCR 0.926
Page 58 of 85

NT

| Keterangan

—— hda

“| Keterangan |

Kepentingan Nonpengendai
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas

ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Catatan 27

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Y6 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan Gika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:

St

Catatan 30
Catatan 30
Catatan 35

Catatan 37a dan 37b

Page 59 OCR 0.926
Page 59 of 85

(eh oo TT keterangan Tae

Keterangan

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

f) Dalam hal Perusahaan memi
terpisah, antara lain:

i transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara laii
a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dai

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

Page 60 OCR 0.941
Page 60 of 85

Pe  “iketranga

Khusus Industri Transporta:
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada

tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lai
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan koi

i yang diakui,

Page 61 OCR 0.922
Page 61 of 85

ea Terang AA ak
c) Efek-efek: dai
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan, dan v

Cc) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan,

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuran:
Yang harus diungkapkan antara lai
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh

tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Page 62 OCR 0.922
Page 62 of 85

No.

Mn
E

—. Keter:

an

:
an

Cc) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi

LL

Catatan 32
Catatan 32
Catatan 33

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Pro dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Catatan 34

Page 63 OCR 0.913
Page 63 of 85

TT

PA eta

— Keterangan

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(4) biaya pinjaman meliput

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

(b)
“&)
(2)

(5)

Aga | Tidak

Catatan 34

Catatan 36

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

LL

Laporan laba rugi — dan
penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
Laporan perubahan
konsolidasian

ekuitas

Page 64 OCR 0.944
Page 64 of 85

TI. Keterangan

Keterangan

e)

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20

a)

b)

ko)

d)

D)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

(6

Page 65 OCR 0.940
Page 65 of 85

keterangan z

h)

»

k)

m)

n)

0)

p

Tamiah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui!
rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesu:
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekon:
SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

si menjadi dasar dalam pengisian

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

Page 66 OCR 0.936
Page 66 of 85

(KT keterangan

(Ada “| Tidak

“) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung Pena kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

c,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpoten:
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat an!
untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

d

Catatan 40

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lai
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu ar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,5Y6 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi

Catatan 37
Catatan 37

Catatan 37

Page 67 OCR 0.908
Page 67 of 85

terangan,

b)

9

d)

e)

terkait Tenoan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat melip
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabil itas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan
penurunan
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

“IL N/A | Keterangan.

Catatan 37

Catatan 37
vV
A
, beban cadangan kerugian v

idual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait

yA
v
v
v
v
v
v
A
v
v

Page 68 OCR 0.928
Page 68 of 85

“Keterangan — Tidak
“ "pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,

signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

NJA
v

SL

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang

imbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

Catatan 2d

LLLL 4 4

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi vV
penurunan nilai,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut v
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya v
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

Page 69 OCR 0.923
Page 69 of 85

|. | Keterangan

goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan atas aset revaluasian yang diakui dalam

pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap vV
kelompok aset.

Haa aa

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,

Page 70 OCR 0.936
Page 70 of 85

. .. Keterangan

D jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apal penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

9 persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

?») Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

Page 71 OCR 0.939
Page 71 of 85

TT

(10)

(1)

(12)

(13)

(14)

(15)

D estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akui Untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi

dikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100Y6

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang

i oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal

(b)

kui:

, yang

akuisisi: dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak

Page 72 OCR 0.950
Page 72 of 85

“Ada

miliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akui yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
9 rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

Page 73 OCR 0.928
Page 73 of 85

Humian d: dan penjaihsan dari an as Aagan atau kerugianyang diakui Pata
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan ha: penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisni: lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan:
2 bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk. mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Catatan 39
Catatan 39

Catatan 39

Catatan 39

Page 74 OCR 0.925
Page 74 of 85

"keterangan 2

TT

1

PTT Keterangan 2 AN

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap

kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis vV

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan: dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

negara domisili Perusahaan: dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal v
mencapai 10Yo (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan vV
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang

dihentikan, antara lain

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi

Page 75 OCR 0.943
Page 75 of 85

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat vV

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

2 ak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dil indung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

i Wajar pada tanggal laporan posisi

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan vV

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:

Page 76 OCR 0.920
Page 76 of 85

ee

a) Nilai Wajar setiap kelompok Asei
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31) | Dividen
Yang harus

Pe Ada “FT Tidak | “Keterangan |

ngkapkan antara lain: Catatan 29

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk: v
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya: vV

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah

periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

Page 77 OCR 0.892
Page 77 of 85

“0 Keterangan.” | Tidak | N77 .. Ketera
keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, Catatan 38
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

periode berlakunya perikatan:

dasar penentuan kompensasi dan denda,

IV. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang v
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

ihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

periode berlakunya perikatan:

I keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksij

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan BY
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

St

(d) dampak keuangan,

Page 78 OCR 0.918
Page 78 of 85

On - Tidak | Keterangan

Pa

PA keterang : Te Pe Ada
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak keuangannya,

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding),

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lai
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada YA Catatan 42
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan n

Iko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v Catatan 42

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

2)

Page 79 OCR 0.943
Page 79 of 85

- Tidak

TI Keterangan.
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

Catatan 42
Catatan 42

36,

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

Page 80 OCR 0.924
Page 80 of 85

7 “ “Keterangan : Tya "Keterangan ..
b) “Status going concern “perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal Catatan 25
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.
39) | Transaksi Nonkas Catatan 45
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
40) | Pembayaran Berbasis Saham vV

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham
ataupun jangka panjang,

untuk jangka pendek

Page 81 OCR 0.937
Page 81 of 85

“Ada. |

Is perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,

f) penentuan Ni
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selai
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

41)

Khusus Industri Asuran:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syarial
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

Page 82 OCR 0.933
Page 82 of 85

“Ada |

“Tidak |

Keterangan

d) Zakat.

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

c) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wa:
lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemel Iharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang koni
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,

Page 83 OCR 0.919
Page 83 of 85

T en ee Tdak TA Kek angan
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait Catatan 2a
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47) | Reklasifika: Catatan 48
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi':
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk kukan, maka v
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah v

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi |:
pemerintah yang telah diakui

yang melekat atas bantuan

Page 84 OCR 0.926
Page 84 of 85

No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara I:
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) — ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain)
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | Informasi Penting Lainnya vV

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 18 Maret 20245
2

Alex Sutisna
Direktur yang membawahi bidang
akuntansi dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size10.05 MB
Published1 Apr 2024
Pages84
Characters150,873
Text sourceOCR
OCR confidence0.927

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WAHANA INTI SELARAS p.1
linked person Retno Dwi Andani p.1 ×2
unresolved org PT WAHANA INTI SELARAS Bidang Usaha Perdagangan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata Hidajat p.1
unresolved org Retno Palilingan & Rekan p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result