Back to announcement
20240401_BGTG_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621799_lamp1.pdf
Other Text extracted BGTGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
SIARAN PERS
Bank Ganesha Tutup tahun 2023 dengan Pencapaian Laba Tertinggi
Laba sebelum pajak tumbuh 124% YoY ke Rp128,78 milyar; total kredit meningkat 48,8% YoY menjadi
Rp4,3 triliun.
Jakarta – PT BANK GANESHA Tbk (“Perseroan”; IDX: BGTG) telah menyampaikan Laporan Keuangan
Tahun 2023 (audited), dan melaporkan perolehan laba sebelum pajak (audited) sebesar Rp128,78 milyar
pada tahun 2023, mengalami peningkatan sebesar 124% year-on-year (YoY).
Berbagai kinerja positif berhasil diraih oleh Perseroan sepanjang tahun 2023 ini. Perseroan senantiasa
berupaya untuk meningkatkan profitabilitas, seperti peningkatan laba sebelum pajak yang mencapai
Rp128,78 milyar, yang merupakan pencapaian laba tertinggi Perseroan hingga saat ini. Hal ini sejalan
dengan pertumbuhan kredit Perseroan yang mencapai Rp4,3 triliun. Selain itu, perbaikan kualitas aset
juga ditunjukkan oleh penurunan rasio kredit bermasalah (Gross Non Performing Loan – NPL) yang
mengalami penurunan dari 2,01% pada Desember 2022 menjadi 1,62% pada Desember 2023.
Total aset Perseroan sebesar Rp9,4 triliun meningkat sebesar 4,8% YoY per 31 Desember 2023. Dana
Pihak Ketiga Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 6,5% YoY menjadi Rp6 triliun. Sementara
dari sisi permodalan dan likuiditas , Perseroan juga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas
yang baik dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 94,38% dan Loan Deposit Ratio (LDR) sebesar
72,36%.
Sementara dari sisi rasio rentabilitas, Perseroan mencatatkan peningkatan Return on Asset (ROA) dan
Return on Equity (ROE) masing-masing menjadi sebesar 1,55% dan 3,45%. Sedangkan untuk Net Interest
Margin (NIM), Perseroan juga mengalami peningkatan menjadi sebesar 5,80% seiring dengan
peningkatan pendapatan bunga bersih Perseroan menjadi sebesar Rp451,9 milyar atau meningkat
40,4% secara YoY.
Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah menerima beberapa penghargaan, diantaranya:
- Indonesia Finance Award: The Best Indonesia Finance for Public Company kategori aset Rp5-10
triliun (Platinum Award: Very Excellent); dari Economic Review.
- Indonesia Best Bank Award: The Provision of MSME Financing Services; dari Warta Ekonomi.
- Infobank Award: Excellent Financial Performance Bank in 2022; dari Infobank.
- Best Bank Performance of MSMEs Loan: KBMI 1 berpredikat Sangat Prima dengan aset Rp1-10
triliun; dari Majalah Peluang.
Selain itu, Perseroan juga berhasil mempertahankan sertifikasi standar mutu ISO 9001:2015.
Sejalan dengan strategi dan arah kebijakan Perseroan untuk mengembangkan layanan perbankan
berbasis digital, maka strategi Perseroan untuk penyaluran kredit selain kredit konvensional juga
mengarah kepada digital services yang fokus kepada UMKM, melalui kolaborasi dengan fintech,
kerjasama channeling dan joint financing. Sementara untuk penghimpunan dana pihak ketiga akan
fokus pada peningkatan kualitas layanan dan menjaga stabilitas dana ritel, dengan optimalisasi produk
eksisting serta pengembangan fitur layanan berbasis digital.
Tentang Bank Ganesha
Bank Ganesha merupakan bank swasta Nasional yang beroperasi sejak 30 April 1992 dan memperoleh status Bank
Devisa sejak 12 September 1995. Bank Ganesha menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia
sejak 12 Mei 2016 dengan kode emiten: BGTG. Sejak tahun 2018, Bank Ganesha telah memberikan layanan digital
dengan menghadirkan internet/mobile banking yang dinamakan “BANGGA”. Per 31 Desember 2023, Bank
Ganesha telah memiliki jaringan 6 kantor cabang dan 4 kantor capem yang berlokasi di Jakarta, Tangerang dan
Surabaya.
Informasi lebih lanjut:
PT Bank Ganesha Tbk
Corporate Secretary
Telp. 021-29109900
Email: corpsect@bankganesha.co.id
website: www.bankganesha.co.id
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Ganesha Tutup
p.1
unresolved
org
Bank Award
p.1
unresolved
org
Bank Devisa
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.