Skip to content
Back to announcement

Checklist pengungkapan LK BEER 2023 Final.pdf

Financial statement Text extracted BEER

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 40

Page 1 OCR 0.396
peseroti

CMHCKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA "

Laporan 1, kecuali Emaen dan Pun yang, tor Sean tetanus:

2. Tanga (V) Gas pada kolom "Ada" spebta Pub teah ne yang: can peda kolom cross (ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apenua Pusat tdak, pengungkapan yang: maka tanda V) Ge pada kctom “Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4 po Puan man, porposi Sean maya. persyaratan yang da ma tanda (V) Gs pada kolom MVA"

& vw, eh Direktur yang| can can (untu Laporan |

Data Umum
(koma ErtevPerutaran AE TE oasa rum Arena Tok

loxcang usang Masa Destiau  Indsstn | Lainnya, Industn masa Ma, Indust MAN,
Guan Kn Dogs og yang BrBurDk Ba Moi Peranan, dn nda Kru Data Gan ang Mapan Bun gn Pu

an T

ST Genembar 2023 ATA
Iva Kartor Akuntan PuLx Ika Mesertoro den Rekan Ixap Teramnarga, Pracnono 8 Canera:
ara ran oran Sx Daun An, LO

Karaan Pengen targa pengecuatan” Praja large gen
T esesatan pemapan Bparan

Tovit eri Tetang” Tawes Dreka Alas Leparan

MAviITAT Tentang "Iepeneera Akurtan Yang Ke Tana Aoa G Yara WORa” Ka

Periode Kou TI Desember TO23 2 Ea

Laporan Posil keuangan” Ti Desember 2027
Ez

iban ne ena) : 72.03 240.31
asa Lane (0) Tara Tas)

Loe 25
INI 3 Era

ae Pedan BI

Getar

1. Pengungkapen yang pon mag Go rawan teu bidak dapat Emten etau Putik, Emiten tau Putik
Moto menyenvakanpengungtaon teu dengan KaraengInduan BDAIS pengungkapan tenept Pprhyrokan ln SAK oto relevan Untk memahan laper Meuangan Green au Perusahaan PA

Punk yang. etan won puas, In, namun MK KO VILG.17 tentang wan

Page 2 OCR 0.848
Page 10f 39

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Jlaporan posisi keuangan pada akhir periode PA Hal 1-2
2 |Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Hal 3
3 Itaporan perubahan ekuitas selama periode v Hal 4
4 laporan arus kas selama periode vV Hal 5
Taporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan
& (menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali
pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya,
& |catatan atas Laporan Keuangan (Hal 6-56
Ketentuan Umum
1.Iperusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
Ja. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:
Ic, informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan
Idan penyajian masina-masina pos: dan
ld. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan: dan
12) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut
Irelevan untuk memahami laporan keuangan.
(Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian
“Idari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".
3. (Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
“Idiiaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
IDalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,
4.Inilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
(pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. (sambaran Umum Perusahaan
IHal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. (pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan: vV ICatatan 1a
2) INomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, T esataniia
Idan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) Ikegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: |” (Catatan 1a
4) NTempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: vV Catatan 1a
Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi
5)  Jatau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat vV ICatatan 1a
Idimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) INama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the Y antara
lgroup). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. n
ay Nrnusus Industri Media 7
(Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
Khusus Industri Jalan Tol
8)
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. V
oy (Kusus untuk Asuransi dan Pembiayaan P7,
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
Khusus untuk Industri Perbankan
10) izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan v

berdasarkan prinsip syariah (jika ada)

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
lArea Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
la) Area Eksplorasi, meliputi:

Nama lokasi

Nama pemilik izin lokasi:

le Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

le Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal

Laporan Posisi Keuangan:

lb) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi:

Nama pemilik ijin lokasi:

l» Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,

 Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

Page 3 OCR 0.851
Page 20f39

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal

sertifikasi:
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
8 Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga

tanggal laporan posisi keuangan.

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:
12) Ja) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
lb) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
lc) sisa umur HPH.

b.  Ieenawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) (anggal dan/atau nomor surat eTektiT penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di
luar Indonesia:

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)|Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

ani"indakan perusahaan yang dapat mempengaruhi Jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak
Ipenawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir

IStruktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

SISIK

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) |Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung:

2)Tempat kedudukan:

3) penis usaha,

@)|tahun beroperasi secara komersial,

5)|Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

SISIK SKI

6)|rotat Aset: dan

informasi penting lainnya antara lain:

la) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5094 (lima puluh perseratus) hak suara
yang sah:

bb) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

lc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
(digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,
la) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang mukaj

le) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk: dan

1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan:
(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari
Ikeuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak
terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanaaal hilananya Penaendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan)
dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya,

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Na IG

Bs Ikang harus diungkapkan antara lain:
1) Inama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, vV |Catatan 1c
2) cakupan manajemen kunci: dan vV |Catatan 10
Dumiah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama ,y Pena
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
Le. Penerbitan Laporan Keuangan
1) (tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan vV (Catatan 1d
2) Ipinak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Catatan 1d
,.. Jiuntisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Ja. pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai v (Catatan 2a

dengan SAK.
b.  Jpasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Page 4 OCR 0.860
Page 30f39

(Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan

1) Ikini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang |”'V/
Idapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,
2) |oasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. IA |Catatan 2a

|Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
la) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

Ib) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun
Ikeaiatan usaha asing yana sianifikan: dan

lc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

3

ICatatan 2a

4

SIK

IAlasan perubahan periode pelaporan (jika ada)

«& |Penggunaan pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

(Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian Ian dari
(catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
Ikebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:

(Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan

2 (sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko v ng
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam
periode pelaporan berikutnya: dan

37 (Berkaitan dengan Aset dan Liabiitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan

keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
Kebijakan Akuntansi Tertentu

@. — Ikebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasi

|Yang harus dijelaskan antara lain:

la) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas
lanak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk,

IC) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas|
entitas anak:

Ig) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

le) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan

KL KKA LL

IM) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain

la) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
Ikepentingan nonpenaendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:

lc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

2)
4) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan

Na

(3) imbalan kontinjensi.

3 Kas dan setara kas,
|Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. vV Catatan 2e

Instrumen Keuangan
la) Instrumen Keuangan selain Sukuk

|Yang harus dijelaskan antara lain: g 1
p (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: v Catatan 2d :

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2d

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, vV Catatan 2d

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: vV Catatan 2d

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, vV Catatan 2d

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Catatan 2d

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (5), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif,
gan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

SIS

@)lb) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain
Page 5 OCR 0.855
Page 40f 39

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
Ka) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

lc) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk, dan

(5) akad syariah yang digunakan.

KA

Sa

Khusus Industri Perbankan

la) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara ain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

2

113) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan

Ic) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan

5)
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
Ic) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. v
Piutang Reverse Repo
6)|vang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan /
engukurannya,
Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
7

SL

Khusus Industri Perbankan
la) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(a) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
|) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lali

(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
Ipiutana/pembiayaan yana tidak dapat ditagih: dan

(3) — Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

« an 23

R3

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

Tera

10))|

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:
|) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan:

dan
ld) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau

ditanggung oleh perusahaan).

2 ir

Sewa

Page 6 OCR 0.846
Page 50f 39

Yang harus dijelaskan antara lain

11) Ja) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sew

ICatatan 2m

|c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
Persediaan : F

12) |vang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya
lang digunakan.

(Catatan 2m

lb) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v ICatatan 2m
v
vV ICatatan 2h

Ja) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain

IBeban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-
sarana. V
HTI Siap Panen

lYang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi

Ib) Khusus Industri Perkebunan
(Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

|(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan,

|(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(KANE

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

|) Khusus Industri Peternakan

(Hewan Ternak

Yang harus dijelaskan antara lain

(u) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan)

(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan

3

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
(Catatan 2k

ICatatan 2k
(Catatan 2k

la) pengakuan awal Aset Tetap:
lb) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
Ic) pengelompokan Aset Tetap:

la) metode penyusutan yang digunakan, (Catatan 2k
33) (Catatan 2k

ICatatan 2k

le) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

If) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

Ig) penghentian pengakuan: ICatatan 2k

Ih) nilai residu, dan .
li) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

ICatatan 2k

MET TE

(Catatan 2k

yap finvestasi pada Entitas Asosiasi 7)
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

15) Iyang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam SA
Ventura Bersama.

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Kriteria dari bentuk kerjasama,

16,
) Toy: kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Iiablitas yang timbul: dan

TTS

lc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

JAset Tak Berwujud

Page 7 OCR 0.853
17)

Page 6 of 39

Yang harus dijelaskan antara lain
Ja) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

IC) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
Jamortisasi yana digunakan dan umur manfaatnya:

|) sumber terjadinya Aset Takberwujudj
le) metode amortisasi yang digunakan:
#) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

LA

(Catatan 2j
(Catatan 2)

(Catatan 2j
(Catatan 2

(Catatan 2

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
|Yang harus dijelaskan antara lain:

la) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual: dan

lb) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual

TI

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
9

pengakuan awal Properti Investasi:

lb) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

lc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
()

estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan

le)

penghentian pengakuan Properti Investasi.

SS

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain

3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat brut
b

Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi):
le) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

()
le)

Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

Pertanggungan Asuransi

MLS

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

(Catatan 21

(Catatan 21

22)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Penjelasan atas simpanan, dan

lb) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
'Simpanan dari bank lain :
Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Penjelasan atas simpanan dari bank lainj dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

IYang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
la) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Ib) dasar penentuan nilai provisi.

|catatan 2v
(Catatan 2v

utang Repo

Page 8 OCR 0.884
24

Page 70of 39

Yang harus dijelaskan antara lain unsur.

nsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
(Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:

la
b)

Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

Ic) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

ld) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambanganj dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

aa Na

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

|Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan|
Imengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

Ih) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya
(Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi
gan prasarana: dan

Id) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan
Ipenambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain

la) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLI

lb) Metode amortisasi atas biaya PL yang ditangguhkan, dan

Ic) Metode penyusutan prasarana PLH.

TI Li XT

TSS

27)

Pengakuan Pendapatan

la) Yang harus dijelaskan antara lain:

(u) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan
ienis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

|Catatan 2g

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu
Ikontrak.

Ic) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
(penjelasan yang harus ditambahkan antara lain
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim .

(penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian,
Iklaim yana terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi,

TA

la) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

Iu) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek,
ka) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan

(6)

Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

na

Page 9 OCR 0.817
Page 8 of 39

Program Loyalitas Pelangan

28) (Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v
ITransksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
s1 la) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: vV Catatan 21
Ib) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dan vV ICatatan 2n
lc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. vV ICatatan 21
Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lali
30) la) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: 3YA (Catatan 29
Ib) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 29
Hibah Pemerintah
31) Ivang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan V
keuangan
Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain
la) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 20
32) Ib) ketentuan mengenai saling hapus: vV Catatan 20
Ic) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan v ICatatan 20
ld) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v (Catatan 20
Imbalan Kerja
|Yang harus dijelaskan antara lain
la) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v (Catatan 2p
33) Jb) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, v Catatan 2p
Ic) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarialj dan v Catatan 2p
IY) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v ICatatan 2p
Saham Treasuri
3ay (Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau PT
pembatalan saham treasuri.
Pembayaran Berbasis Saham
38 (Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang v
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
Kuasi-Reorganisasi'
Yang harus dijelaskan antara lain:
la) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasij vV
38) Iby asar penentuan nilai wajar Aset dan Liablitas: dan vV
Ic) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
Biaya Pinjaman
37) Ivang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai Vi #
bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
Segmen Operasi
38) a00 Lara aan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan v Catatan 2s
Laba (Rugi) per saham
39 Yang harus: dielaakan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per Si (catatan 2t
AN En Na Aa “I EE3
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: v (Catatan 4
1) Jo) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing vV (Catatan 4

Page 10 OCR 0.829
Page 9of 39

Je) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan (Catatan 4

Id) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen. V

2) khusus Industri Perbankan
ja) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. SA
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ca) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang

original): dan V
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode

pelaporan. vV

lc) Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(u) Jumlah penyisihan penurunan nilai

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan
pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

pa NS

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai

4) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
IYang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami
Ipenurunan nilai (unimpaired) :

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(a) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak
ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
KEY Tumtar dana yang Tdak dapat OcaTkan pada Dank bermasaran, bank beku Operasi atau TRUST
termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas
yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

BE PN

(Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, vV (Catatan 5

Ih) jumlah piutang menurut debitur, v ICatatan 5

Ic) jumlah piutang menurut mata uang: v (Catatan 5

4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai v (Catatan $

le) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara ag Lesratans
3) individuat dan kotektir, dan penghapusan oiutang:

If) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas vV |catatan 5

ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:
Ig) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:

Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
|) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi

ka) jumlah yang,ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur,
Idalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

An, TT

Khusus Industri Asuransi

Ja) Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(u) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

ay Ika) sumiah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

lb) Piutang Koasuransi
|Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

SA Pe 3

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 11 OCR 0.872
Page 10 of 39

lc) Piutang Reasuransi

ITambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(LET

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Id) Piutang Hasil Investasi

ITambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ka) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

KRU

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Khusus Industri Pembiayaan

Ja) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik,
rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(ay sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
Ipengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan
Ibank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang
diberikan berdasarkan obiek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

Kere SSS «&

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi
lanjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse ) serta pendapatan anjak piutang
kangguhan (dengan recourse |: dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan Jumlah piutang yang diperoleh serta
Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang

|) PiutangSewa Pembiayaan

25

IYang harus diungkapkan antara lain:

2

(a) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

S) (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
lakhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini
biutana pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(a) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

HI KAL TK

(7

penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Ja) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat
dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
|(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

aa SS

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Khusus Kontrak Konstruksi

(Piutang Retensi

6) Ivang harus diungkapkan antara lain:

la) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

LX

lb) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

Page 12 OCR 0.850
Page 11 of 39

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

2 Jay biaya kontrak yang terjadi: : PYA
lb) laba yang diakui: v
lc) kerugian yang terjadi: dan v
ld) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

5) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: v
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: v

8) Ie wama pihak/counterparty: v
Id) Lokasi Efek jaminan: v
le) Tingkat bunga piutang reverse repo: v
If) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan v
19) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v
lagunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:

op 19) Niat realisasi bersih pada saat diambilatin: v
lb) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak vV
tertagih: dan
lc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan 1
tersebut.

Piutang Dividen dan Bunga
10) yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada
5 v
pihak lain,
Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

11) Pa) Rincian jenis dan jumlah piutang: (Catatan 6
Ib) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan vV
Ic) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. (Catatan 6
Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar.
la) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan vV
(pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain

(4) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, vV
(2) Taba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang

Yisajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode vV
berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset v
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba ruai:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek vV
Idimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan AA
|dimiliki hingga jatuh tempo:

12) 17) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, V,
(b) alasan reklasifikasij dan . VI:
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam vV
kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau labilitas 3
Ikontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset
keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, vV
serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk v
Idijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
Khusus Deposito
ITambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 13 OCR 0.851
Page 12 of 39

la) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (Catatan 4

13

) To) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: (Catatan 4
lc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v
Id) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v
Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ja) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, vV

14

) b) tujuan model usaha yang digunakan: v
Ic) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan v
Id) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, v
Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
(Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
la) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: v

15

) lb) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: v
Ic) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan vV
la) Informasi penting lainnya. v
Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

16) Ja) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan v
Ib) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif V
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
Khusus Wesel Tagih

17 |Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, v
ienis mata uana, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

jay fKrusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v
Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan

19:

) Ja) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: v
b) Tingkat suku bunga, v
Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain
la) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta vV
kkolektibilitas:

b) — Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
6) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
Id) — Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v
le) — Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v

20) Inn Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut v

ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian

Ipenurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian v
penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

Ih) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v
Ii) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota Vi
sindikasi,

5) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, vV
Ik) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) v
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

I) — Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v
Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj vV

21) lb) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi y
Iselama periode berjalan:
le) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV
4) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan /
lakseptasi
Persediaan
la) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi oatatag
(Perusahaan:
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (Catatan 7

Page 14 OCR 0.871
22)

Page 13 of 39

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
Isebagai beban dalam periode berialan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
(persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan

serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
Idiungkapkan alasannya,

(ti) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup

LS

(Catatan 7

(Catatan 7

b) — Khusus Industri Perhotelan

|Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara
ain:

(1) — Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan.

Ic) Khusus Industri Real Estat
ITambahan pengungkapan antara lain:

SA ST

(4) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada

ap AN

8) Tanah untuk Pengembangan
|Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Sis

le) Khusus Industri Media
(Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Reba ta

#) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya

LL

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak
menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

« (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. &

Se

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

lYang harus diungkapkan antara lain:

Ka) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
Idan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir:

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang
mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

(M) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan lanasuna:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

SN LL

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 15 OCR 0.879
Page 14 of 39

la) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
lb) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Ta

24)

Biaya Dibayar Dimuka
IYang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

ICatatan 8

25)

JAset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan,
Iserta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan
peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari
satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
Ikelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara
|. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui
lapabila aset atau kelomook lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan
li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya

ia RR

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

lh) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya
piutang pihak berelasi tersebut:

lc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

ld) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

le) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan
serta diungkapkan alasannya.

ICatatan 28

ICatatan 28

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

la) mama entitas asosiasi,

lb) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

lc) nilai tercatat dan nilai wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia
Id) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan,

gan laba atau ruai:

le) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh
berseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara lanasung atau tidak langsung:

1) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
(perusahaan, dan alasan mengunakan tangal atau periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer

Idana kepada Perusahaan:

Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
Ipengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
Imaupun secara kumulatif:

|) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:
j) Iabilitas kontinfensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau"

sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan
Ik) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak
(dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba

atau rudi.

ae Te Pa Oa Na Tp TS

28)

Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
Ikontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

IBerupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:

la) Saldo awal,

lb) Penyisihan periode berjalan:

Page 16 OCR 0.870
Page 15 of 39

|c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
la) Saldo akhir. NA
Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, v
30,

DI (oy Masa hak bagi hasil tol dan'amortisasinya: v
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan vV
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol v

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: v
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling| v
sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, vV
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj vV
(6) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan v
(6) Tanaman yang dijaminkan. v
lb) Untuk tanaman belum menghasilkan
31 (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal v
li. Tambahan tahun berjalan
li. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa v
Ii.” Pengurangan tahun berjalan
li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir: v
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): v
dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. vV
Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah vV
menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: v
Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v
ld) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: v
32) Jey Kondisi hewan ternak: v
If) Persentase kematian selama tiga' tahun terakhir: v
Ig) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: vV
Ih) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode 3
(penghapusan langsung:
li) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, v
lj) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan v
Ik) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
Properti Investasi
la) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: v
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti vV
lInvestasi,
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat vV
siperbandinakan:

Page 17 OCR 0.884
33)

Page 16 of 39

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun
ana tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti
Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
(model Nilai Wajar:
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Prope:
penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau
untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan
penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara
terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan

Investasi atau pembayaran

(b) penyesuaian signifikan lain.
Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
Isebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) umur manfaat:
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan
lakhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:
(8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu
periode sesuai SAK yang berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi

Id) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian

(a) hambatan kelanjutan penyelesaian
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria
laset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
Idikapitalisasi.

AE

SI Sep OS Te &«

Ta

34)

(Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset
Iyaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

Ic) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan

4) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika
lada):

le) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

If) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
latau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada
laporan laba rugi komorehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

|(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan
Ipajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
Ipembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
Ih) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian)

2

3

aa NN

(Catatan 9

(Catatan 9

(Catatan 9

(Catatan 9

Page 18 OCR 0.872
Page 17 of 39

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,|
Imaka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
|dikapitalisasi.
I) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan:

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai
tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari
jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan Si
pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat,
Idan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan
Inilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup,
Iserta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar v ICatatan 9
lunakapkan alasannya.

SE TE SA

(Catatan 9

Le

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ka) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage , sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta
Fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

Sa

35) (a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

TS TTL

JAset Tak Berwujud
IYang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

la) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij v (Catatan 11
Ih) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: v Catatan 11
Ic) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir V, Ieitatan 55!

periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

ld) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,|
maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
gikapitalisasi:

le) jumlah tercatat Aset dan faktor signifjkan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset 1
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

If) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
Imaterial terhadap laporan keuangan Perusahaan:

I9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
Isesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

36y (tw) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

SIS

(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij

Ih) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasij

KR “CT TTAE

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:
Page 19 OCR 0.867
Page 18 of 39

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model
Ibiaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
Ipembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
(Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

IYang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Satao akhir.

SSS

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo
lawal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul
dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan

lc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

engupasan tanah tambang.

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal,
(2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah
menutup terhadap rasio rata-ratanya:
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi
Ipentelasai

KK KL IL

la) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.

lb) Yang harus diungkapkan antara lain:

3m | ta) Alasan terjadinya penundaan,

(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang

ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung

(penurunan nilai tersebut.

ld) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: v
(b) Saldo awal: v
(c) Penambahan/pengurangan, v
(d)  Amortisasi, dan Vi
(e) Saldo akhir. vV

|(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: v

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang v

Imenurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa

Iroduksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan, v
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dmilainya produksi, dan v .
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang 3

ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung v

(penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya /

Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest

b. Jtiabilitas

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) Ja) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij (Catatan 13
bb) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan (Catatan 13
lc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
Provisi

(Catatan 8

Page 20 OCR 0.880
2)

Page 19 of 39

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakanj

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya "
Iwaktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya
ekonomis

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6).
(Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
Imasa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah
diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo,

ICatatan 15

4)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo

Ib) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Se

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan taaihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

la) biaya kontrak yang terjadi
b) laba yang diakui:
lc) kerugian yang dialami: dan

Id) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Sae

7)

Khusus Industri Perbankan

la) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktuj

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(6) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminka
(6) pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj

(3,
(a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, :

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.

Se ET

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
la) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
|Yang harus diungkapkan antara lain :

Iu) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(a) Dasar perhitungan dan asumsi aktuarisj dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

& KAK

b) Utang Klaim

Page 21 OCR 0.848
8)

Page 20 of 39

IYang harus diungkapkan antara |

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

Ka) Jumlah utang menurut mata uang.

ta 3

ce) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan

ALA,

Id) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga:

(a) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
Ipengurangan,

SI CE TL

le) Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(a) Jumlah menurut umur utang.

Ir) Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan,

SI

AA AS

9) Utang Komisi
IYang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

SIS

Ih) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

9

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

t KK

10)

Utang Pajak
lYang harus diungkapkan antara lain:
la) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

(Catatan 162

11)

Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 22 OCR 0.889
Page 21 of 39

la) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara Iin jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
Ipengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist
ini

ICatatan 17

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya

la) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang
bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
Ipihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
Ikondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut:

KR PI

3

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

|cYang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
(Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
IYang Harus diungkapkan antara lain :

la) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
lb) jumlah utang menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

LL

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
|Yang Harus diungkapkan antara lain:

3) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) — kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

lc) tanggaljatuh tempo:

Id) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

le) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya:

X pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:
kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan

koneisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

li) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio

tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

l)) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh

tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap

diklasifikasikan sebaaai liabilitas tanaka paniana, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman,

tangga! jatuh tempo, dan persyaratan penting

EL EMS

Utang Sewa Pembiayaan

|Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 23 OCR 0.882
20)

Page 22 of39

Ja) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan:

lb) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
Ikeuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanaaal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahunj dan
(3) tebih dari 5 (limajtahun.

IC) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut

Id) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima
dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan
posisi keuangan:

le) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi
(penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

IN penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi
Ibeserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

MAA TR

21)

Khusus Industri Perbankan

2) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Ka) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh
tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance ):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga,
Itanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt
(covenance):

Ka) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance j

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat
imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai
Fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

LC) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

IYang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektiblitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(a) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi

Ipenyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan

Ikontiniensi.

Ni aa GA Na Aa NN

aa Aa

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bui
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

lay Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(4) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk,

(3) Pengeluaran yang terjadi, dan

Ka) Saldo akhir

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
lc) tiabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur

dalam standar akuntansi keuangai
Id) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan

tambana, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yana terpisah:
le) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(4) Saldo awal:

Page 24 OCR 0.846
Page 23 of 39

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(8) Saldo akhir.

2

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
la) imbalan Pasti

IYang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,
(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda
Idengan mata uang penyajian:

(N— Imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:
Ci) — curtailment: dan

li) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya
tidak didanai dan jumlah yana dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai:
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap|
hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak
selama periode yana dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

Ke) perubanan kurs mata uang asing paaa program yang Giukur dengan mata uang yang veroeaa

llannan mata 1ann nanustian:
(d) iuran oleh pemberi pekerja
(e) iuran oleh peserta program,
(P imbalan yang dibayarkan,
(9) kombinasi bisnis: dan
(h) penyelesaian:
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai
IWajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui
Idalam laporan posisi keuangan, paling kurana mengunakapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dala

poran posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
(sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut
termasuk:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per
seratus):
(P- biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo
laba, meliputi

(a) keuntungan dan kerugian aktuarialj dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan
Ikomprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
Ikomprehensif lain sesual dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program,
untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen
lekuitas, instrumen utana. properti, dan seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

IU KREASI KSR SS &

KEK KK

&

ICatatan 18

ICatatan 18
ICatatan 18

|Catatan 18

(Catatan 18

(Catatan 18
(Catatan 18

ICatatan 18

ICatatan 18

Page 25 OCR 0.881
Page 24 of 39

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan
atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
alam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk: "

(a) tingkat diskonto,

(b) — tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan
(dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu
lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa
depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj
(44) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik
neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan
Idampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu anaka persentase dalam lingkungan inflasi yana rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

Ka) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada
program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) — Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Ilabilitas program pada akhir
periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode
pelaporan:

(46) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari turan yang
diharapkan akan dibayar dalam proaram selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

(a) — perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau

bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK, maka Perusahaan
mengungkapkan:

(i) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program
imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut:
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup
(penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
Ikewajiban imbalan pasti: dan
(jika Perusahaan mencatat turan yang terutang untuk periode sesual SAK informasi tentang program
secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir
(13), butir (14), dan butir (16) serta butir li.
b) Turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui
Isebagai beban untuk program iuran pasti
|) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
la) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai Iiabilitas kontinjen (jika ada).

SL

Ba aa IT

&

(Catatan

(Catatan

(Catatan

(Catatan

(Catatan

24)

utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain: .

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

lc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

ld) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
le) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan, jika ada:

Ir) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

Ih) persyaratan penting lainnya.

AE

Sukuk

la) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

&

Page 26 OCR 0.865
25)

Page 25 of 39

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal, |

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk
Imudharabah):

(P— rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil:

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannyaj dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatka
Ka) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
|(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

|(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi
(persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

Te RUMAH OUR AL,

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
la) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannyaj
lc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

Id) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
Ikondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

le) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

IP) persyaratan penting lainnya.

KA LT

27

Obligasi Konversi

lYang harus diungkapkan antara lain:
la) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

lb) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan,
Ihak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Ic) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
latau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang
obliaasi konversi:

Id) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyaj

le) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
IM) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

Ih) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos
yang berhubungan (iika ada):

I) — kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
(kondisi utana (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default ):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
iungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

|) komponen Liabilitas dari obligasi konversi 5
I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

Im) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Na Aa Te Un Ia UU OR

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
la) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan

latas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,

termasuk jumlah dan persyaratan:

lb) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Ic) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
Ikepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 59 (lima perseratus) atau lebil

pa

(Catatan 19

(Catatan 19

Page 27 OCR 0.876
Page 26 of 39

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki sahamj dan
(3) Pemegang saham lainnya:

Id) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan
IMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan
Ikeputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham
baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement ), pelaksanaan waran, serta konversi obliaasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau
Ipemenuhan kecukupan modal:

le) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yana dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

(Catatan 19

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

lc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

Id) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor

le) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

I) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendal, antara lain:

(a) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa
Ihubungan tersebut tidak bersifat sementara:

KEK KLM KLT LK

|Catatan 20
(Catatan 20

2) |k3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi
bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut
(dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterimaj dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang
disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali
Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain
la) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: v
3) (kz) Nama entitas anak: dan V
|(3) Nama pihak yang bertransaksi, v
Ib) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan vV
le) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. vV
(Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain
Ja) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, v
lb) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: v
8) Je) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, vV
Id) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan v
dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
le) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. vV
Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
5)

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan

lc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

KLT

Waran
(Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 28 OCR 0.850
Page 27 of 39

Ja) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-ma:

g waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

3 v
lc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): vV
|d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v
|) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v
Pendapatan Komprehensif Lainnya
77 |Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
Ipendapatan komprehensif lainnya. V
Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing
8) (atas entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas v
induk.
4. Ilaba Rugi Komprehensif
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
la) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang: (catatan 22
(2) Penjualan jasaj vV
(3) Bunga, vV
(4) Royaltij dan/atau vV
(5) Dividen, v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 22
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v
Ic) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan:
Id) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
(kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi (Catatan 22
Idan oihak ketiaa:
le) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
» (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: vV
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul dalam periode )
berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: v
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: v
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan v
(c) Jumlah retensi v
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, vV
If) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara
lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: v
|(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan V
pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari V
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto: 2 v
(b)  Retur/rabat/diskon terkait: dan v
(c) Total pendapatan neto. vV
Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
(Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Dasar ketentuan tarif
2)

lb) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

|c) Masa berlaku tarif,

Jd) Besaran tarif: dan

le:

Perjanjian lain yang terkait.

(ML

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 29 OCR 0.869
Page 280f 39

la) Pendapatan pembiayaan konsumen:
lb) Pendapatan anjak piutang: dan

je) Pendapatan sewa,

KR

4

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

3) Restitusi,
b) Subsidi tidak mampu, dan

lc) Selisih perhitungan klaim.

pa

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Ja) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasij
Ic) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

Id) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

le) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
ludara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

IRincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri,
jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain

SNN be ARA

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
lasuransi

|Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
Ipendapatan keriasama operasi:

lb) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
luntuk setiap ruas jalan to! tersebut harus diungkapkan

3

9»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

“Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
la) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diak:
Lc) Efek-efek: dan
ld) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

KAA.

10)

Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku, .

(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Biaya overhead

(ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
lb) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1056 (sepuluh perseratus) dari pendapatan:
dan

Ic) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

MS

ICatatan 23
ICatatan 23
ICatatan 23

11)

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
la) Beban bahan,

Ib) Beban jasa pelayanan,

je) Beban pegawai:

KK

Page 30 OCR 0.885
Page 29 0f39

Id) Beban penyusutan sarana medis:
le) Beban pemeliharaan sarana:

IP) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:

Ih) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
la) Beban Klaim Asuransi Kerugian

|Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
Ireasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

(Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai
tunai, dan klaim kematian.

|c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan
Ibeban komisi untuk setiap jenis asuransi.
8) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

Lc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Kan

14)

Beban Usaha

IYang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
la) Beban penjualan

lb) Beban distribusi, dan

Ic) Beban umum dan administrasi.

(Catatan 24

(Catatan 25

Khusus Industri Perbankan

la) Beban Bunga
|Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
lutama

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

IYang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutana, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ja) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya,
lc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi
(4) biaya pinjaman meliputi: .
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: "
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan
(e) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut

diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.

Id) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat

Idengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara

terpisah

IL KET KR TEE

18)

Khusus Industri Perbankan
Ja) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Page 31 OCR 0.881
Page 30 of 39

|Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi
(Rekapitalisasi Pemerintah
|Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Ic) — Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah is

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
lb) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

lc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

ld) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

le) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus
kas: dan
Ibagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

KE

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

Ja) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya:

Ka) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan
peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak

Itangauhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya

latas aset pajak tangauhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang
(diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara

retrospektif:
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan

langsung ke ekuitas:

Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
luntuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

Ig) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak
IYana berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan|

dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
le) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang

berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
If) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan

keuangan:
Ig) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,

lentitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang
belum diakui:
Ih) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak: |
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan

Iperundang-undangan pajak yang berlaku:
) pernyataan bahwa laba kena pajak “hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan

(Pph Badan:

Ik) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(a) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode
sajian: dan

2 jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut|
tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan
Iposisi keuangan:

I) — beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan
(2) taba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan
humlah terkait untuk setiap periode saia:
Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui
Isebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

In)  uratan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila

IPerusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

Na Ia Ta

se

ES

(Catatan 16

(Catatan 16

ICatatan 16

(Catatan 16
(Catatan 16

ICatatan 16

(Catatan 16
(Catatan 16
(Catatan 16
|Catatan 16

ICatatan 16

ICatatan 16

Page 32 OCR 0.885
Page 310f39

lo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
japabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi
tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Ip) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak
tangauhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan
(diakuinya aset pajak tangauhan terkait.

21)

(Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

'Yang harus diungkapkan antara lain :

Ja) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian,
Idan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
luntuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen
yana mempengaruhi laba per saham:

lb) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba
per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
Idamoak individual dari setiap ienis “instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba
Iper saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian
(karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

Ja) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada
akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud teriadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

le) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

ICatatan 31

(Catatan 31

22)

Transaksi Pihak Berelasi

|Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota
keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas
berelasi.

Ib) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
Ihubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentana transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:
Ic) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurana:
(4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan|
diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang
bihak berelasi non-usaha: dan
(8) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan,
IJ) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara
terpisah untuk masing-masing kateaori berikut:
(4) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya. .
le) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
Ikomisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk
Imasina-masina kateaori berikut:

(u) Imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja:

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(au) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi
secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

Aa

aa Ta

SAN ERSA

(Catatan 28

(Catatan 28

(Catatan 28

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

Page 33 OCR 0.883
Page 32 of 39

Ja) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lai
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang

|Catatan 30

|(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hall
tidak praktis dilakukan, maka diunakapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
luntuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan
Ikebijakan akuntansi

c) Kesalahan Periode Lalu

|Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan .
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai
cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

ITE

fungsional: (Catatan 30
23 121 posisi neto dari aset dan Iiabilitas moneter dalam mata uang asing: (catatan 30
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, vV
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan v
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen
ekuitas yana terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. V
Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
la) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, vV
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan vV
laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup ruai penurunan nilai:
zay 16) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan "
unsur laporan laba ruai komprehensif yana di dalamnya tercakup ruai penurunan nilai yana dibalik:
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain #
selama periode tersebut: dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan Vi
komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. v
Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
la) Perubahan Estimasi Akuntansi
lYang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: v
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan vV
|(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode vV
(mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
lb) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, v
|(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, v
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan vV
25) | (0 laba per saham dasar dan dilusian vV

(Kombinasi Bisnis

la) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
teriadi selama periode pelaporan. yaitu:

(1) — nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

(2) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan
lakumulasinya untuk masina-masina kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh
Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal

Jakuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

AN SS

Page 34 OCR 0.885
26)

Page 33 of 39

(8)

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayarar
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka
fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum -
Ipembayaran tidak terbatas, maka pihak penaakuisisi mengunakapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang,
misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu
Isebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
. 0 Sma terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak
ertaaih:
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan
Liabilitas yang diambil alih:
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar:
, Jebak mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi
eriadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan
Iharus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah
diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(aj informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan
Ikontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
Ka) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
(keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(u4) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yana diakuisisi pada tanggal akuisisi

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk
Isetiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(45) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki
loteh pihak penaakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar
dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
Ikombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau
Ikeruaian tersebu
(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang
Idimasukkan dalam laporan laba ruai komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan
seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah

Idiperhitunakan sejak awal periode pelaporan,
lb) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan|

|yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis:
Iyana material atau secara kolektif material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan
Inonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi
bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai:
Ian

(6) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode
pelaporan .
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual
latau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan
liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

iakui pada tanggal

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama
penyelesaian:
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi,
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan
yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil
bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan
Perusahaan hasil penggabungan:
Ic) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi

alih dalam kombinasi

bisnis: dan

& SL

SAK

Ca Ss

TA 3 NN NN 3 Sa

3 AA

SI

Page 35 OCR 0.886
Page 34 of 39

Id) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(8 jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh:
jan

(4) jumlah aset dan Iiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila

(Pengendalian diperoleh, dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

SS TS

'Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
la) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset
Iseamen, dan liabilitas seamen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen,
Iiabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan
Ikeuangan Perusahaan:

lb) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan
asa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis

(Catatan 32
(Catatan 32

(Catatan 32

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(a) pefidapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan din beban

Ipajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk

Imenjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan

Ibeban pajak penghasilan yana terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi

Iyang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
iatribusikan pada pemilik entitas induk.

27 (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
I. negara domisili Perusahaan: dan
li, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal
pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut v
lungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut
secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan
pascakeria, dan hak yana teriadi akibat kontrak asuransi yana berlokasi di:
|. negara domisili Perusahaan: dan v
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset, Dalam hal aset dari suatu negara v
lasing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
IDatam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh
erseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta: v
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan v
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut v
(Operasi yang Dihentikan
la) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan v
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, 1
Icara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau| :
kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
Ib) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara
207 Nain:

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
5) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
Isetiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung

nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,

Ikomoditas atau lain-lain:
(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

SSS

TE

Page 36 OCR 0.882
29)

Page 35 of 39

()
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nil

(7) persyaratan penting lainnya.

Ic) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan Strategi untuk mencapai
tutuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai
IAset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilinduna nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nil

, disebutkan tujuannya.

aa aa SL

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
2) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
Ikeuangan dan Iiabilitas keuangan.

(Catatan 33

(Catatan 33

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

la) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
Ikepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya:
Ic) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan
tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik|
Ipada akhir periode pelaporan: dan

la) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

23

ICatatan 21

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah Iiabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:

lb) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama
secara terpisah dari komitmen lainnya:

Ic) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

la) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
Ipengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
Ipanjana, penahasilan dan beban yana terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
la) Perikatan
IYang harus diungkapkan antara lain :

(4) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi,
diungkapkan:

|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

li. periode berlakunya perikatan,
iii, dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporanj dan

V. pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti:
pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian
li. periode berlakunya perikatan:

Iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksij

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan
Iihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(C) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan

KR

KK

ICatatan 29
ICatatan 29
ICatatan 29

(Catatan 29
(Catatan 29
(Catatan 29
|Catatan 29

Page 37 OCR 0.882
Page 36 of 39

(8) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasanny
b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) perkara atau sengketa hukum,

lalungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup,
diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

Ka) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau
bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(2) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannyaj

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya:
gan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

EL

3ay Tb) pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: vV
|) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: v
|) Hak dan Niabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: v
le) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan vV
#) Isi perubahan perjanjian, jika ada. SA
Manajemen Risiko Keuangan
la) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan
luntuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam
penaelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh temoo atau tidak
Imengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak (Catatan 33
mengalami penurunan nilai:
(2) “risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa cititan' as
35) jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (Catatan 33
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko v
Iyana relevan pada tanggal tersebut terhadap laba ruai dan ekuitas: dan
Ka) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. (Catatan 33
lb) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan Sena
Ipengunakapan kuantitatif untuk setiap ienis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.
IKhusus Industri Perbankan
Ja) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
|Yang harus diungkapkan antara lain: “- i
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan:
36)

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi
(keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

|) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
(Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di

bank.

aj na

Page 38 OCR 0.868
Page 37 of 39

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa

Ikustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. v
(Kuasi-Reorganisasi

|Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

ja) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan

Iselama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi V,
lb) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-

37) (reoraanisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: V
Ic) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasij v
Id) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
untuk mengeliminasi defisit: dan V
le) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi
keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi. V
Pengelolaan Modal
lYang harus diungkapkan antara lain
la) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
Ipermodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 19
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yana disyaratkan oleh pihak eksternal: dan V (Catatan:19)

38) 13) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj v Catatan 19
Ib) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v
Ic) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v
Id) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): vV
dan
le) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi vV
ketidakpatuhan.

ITransaksi Nonkas
IYang harus diungkapkan antara lain

39) (transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara vV
Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi v
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

la) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun v
ianaka panjang:

Ib) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu

(periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu v
Imaksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaiai

le) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, v
la) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal v
leksekusi atau selama periode pelaporat

40) Je) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar v
Ipada akhir periodi
IP) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada vV
tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran,

Yan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan v
selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):

Ig) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode YA
dan terhadap posisi keuangannya.

Khusus Industri Asuransi:

la) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan, v

41)

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: v
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi vV
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan v
|(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

la) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: v

42)

b) Jenis Akad Asuransi Syariah, vV
lc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah dan vV

Page 39 OCR 0.878
Page 38 of 39

ld) Zakat.

Informasi Penting Lainnya
|Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
la) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

43) v
Ic) Rasio keuangan penting: v
Ig) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
le) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. v
Khusus Industri Kehutanan :
3) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): V.
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, v
Ic) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
lalam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk v
kelestarian alam):
aa) Ja) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: v
le) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
lakumulasinya: dan v
If) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan v
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v
Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
Ipada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai vV
dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang|
PP (diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
) Ib) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka v
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(4) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat
dibuat
Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
lAktivitas Perusahaan
IDalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
(Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
agy PP) Judur sak dan jenis peraturan baru tersebut: v
lb) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v
4) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan v
atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.|
Reklasifikasi
la) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
Ikeuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
etek v
|(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan v
a7) Icay atasan rextasitikasi, 1 v
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan v
(2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. v
Hibah Pemerintah
'Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai beriku
Ja) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari Pt
48) bantuan pemerintah: dan

lb) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah|
diakui.

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
la) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan
standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau

Idalam ranaka penawaran Efek di neaara lain.

Page 40 OCR 0.888
49)

Page 39 of 39

lb) Yang harus diungkapkan antara lain:
lu) — ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannyaj dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.
lc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan
tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

KLT

50)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi

kelangsungan hidup perusahaan,

Jakarta, 27 Maret 2024
PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk

Audy Charles Liek:

Direktur Utama '

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.99 MB
Published1 Apr 2024
Pages40
Characters149,259
Text sourceOCR
OCR confidence0.856

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Jobubu Jarum Minahasa Tbk p.40 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×13
unresolved org Bank Lain. Ic p.5
unresolved org Bank Lain IYang p.10
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.17
unresolved org Bapepam p.34 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result