Back to announcement
20240401_JECC_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621622_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted JECCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 82
Page 1
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk dan ENTITAS ANAK
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
31 DESEMBER 2023
Page 2
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1 Seluruh Emiten dan Perusahaan harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan
Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi
Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2 Tanda (√) diisi pada kolom "Ada‟ apabila Emiten/Perusahaan telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan
selanjutnya pada kolom "Keterangan‟ ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3 Apabila Emiten/Perusahaan tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (√) diisi pada
kolom "Tidak Ada‟ dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4 Apabila Emiten/Perusahaan tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan
yang ada maka tanda (√) diisi pada kolom "N/A‟.
5 Checklist ini khusus emiten wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk
laporan keuangan audited ).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan : PT Jembo Cable Company Tbk dan Entitas Anak
Bidang Usaha : Manufaktur
Jenis penawaran Umum : Penawaran perdana saham
31 December 2023 31 December 2022 31 December 2021
Nama Kantor Akuntan Publik : Kanaka Puradiredja, Kanaka Puradiredja, Hertanto, Grace dan
Suhartono Suhartono Karunawan
Nama Partner : Syamsudin Syamsudin Aryo Wibisono
Opini Akuntan : Wajar tanpa Pengecualian Wajar tanpa Pengecualian Wajar tanpa Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) : Tidak ada Tidak ada Tidak ada
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Pemenuhan peraturan
No. Peraturan Keterangan Ya Tidak
No. VIII.G.11 Tanggung jawab direksi √
atas Laporan Keuangan
No. VIII.A.2 Independensi akuntan √
yang memberikan jasa
audit di Pasar Modal
Halaman 2
Page 3
Data Keuangan Penting (dalam ribuan rupiah)
Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 31 Desember 2021
Laba Rugi Komprehensif 59.738.796 51.994.478 (38.816.691)
Pendapatan 3.087.562.665 2.816.473.345 1.721.401.131
Laba (rugi) bruto 292.555.556 224.311.392 32.278.921
Laba (rugi) usaha/operasional 150.044.864 99.823.614 (48.722.824)
EBITDA 107.283.322 60.085.752 (20.861.875)
Laba (rugi) Bersih
periode berjalan 64.390.486 57.625.088 (47.179.855)
Laba (rugi) komprehensif 59.738.796 51.994.478 (38.816.691)
Laba Per saham (dasar) 426 381 (312)
Laba Per saham (dilusian) - - -
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 2.162.295.387 2.199.797.641 1.736.977.382
Jumlah Aset Lancar 1.593.571.789 1.612.699.928 1.153.286.914
Jumlah Aset Tidak Lancar 568.723.598 587.097.713 583.690.468
Jumlah Liabilitas 1.369.447.284 1.451.568.681 1.040.742.901
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.303.802.353 1.391.322.088 976.527.816
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 65.644.931 60.246.593 64.215.085
Jumlah Ekuitas 792.848.103 748.228.960 696.234.481
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 122,22% 115,91% 118,10%
ROA 2,98% 2,62% -2,72%
ROE 8,12% 7,70% -6,78%
EBITDA terhadap pendapatan (%) 3,47% 2,13% -1,21%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Halaman 3
Page 4
Catatan:
1 Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan
tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan. Emiten atau Perusahaan wajib
menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh
SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan.
2 Emiten atau Perusahaan yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti
peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode V
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode V
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode V
4 Laporan arus kas selama periode V
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif
yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat
penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika V
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan V
Ketentuan Umum
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan
dengan urutan sebagai berikut:
a Gambaran umum Perusahaan; V
b Dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar
V
kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan;
c Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam
laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif,
laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai V
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-
masing pos; dan
d Pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak
disajikan di bagian manapun dalam laporan V
keuangan; dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut V
relevan untuk memahami laporan keuangan.
2 Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau
persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu V
jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3 Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-
masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang V
menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan
jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen V
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Halaman 4
Page 5
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan; V Catatan 1a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta
perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita V Catatan 1a
Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar
Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada V Catatan 1a
periode pelaporan;
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama
V Catatan 1a
kegiatan usaha;
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara
komersial. Dalam hal perusahaan melakukan
ekspansi atau perampingan usaha secara
signifikan pada periode laporan yang disajikan, V Catatan 1a
wajib disebutkan saat dimulainya operasi
komersial dari ekspansi atau perampingan usaha
dan kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk
terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of
V Catatan 1a
the group ). Dalam hal tidak dapat diungkapkan,
wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media
V
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan
V
pemerintah yang mendasari penyelenggaraan
jalan tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau V
Otoritas yang berwenang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan V
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank
devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan V
Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan
eksploitasi Perseroan meliputi:
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi; V
Nama pemilik izin lokasi; V
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta
V
tanggal jatuh temponya;
Persentasi kepemilikan saham
Perseroan pada perusahaan pemilik izin V
lokasi; dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah
dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi V
Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi; V
Nama pemilik ijin lokasi; V
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta
V
tanggal jatuh temponya;
Persentasi kepemilikan saham
Perseroan pada perusahaan pemilik ijin V
lokasi; dan
Halaman 5
Page 6
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Gambaran Umum Perusahaan (lanjutan)
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan (lanjutan) Catatan 1a
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
(lanjutan)
Jumlah Cadangan Terbukti (P1),
keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi, dan tanggal V
sertifikasi.
Rincian luas areal sisa hutan yang belum
dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
Jumlah produksi pada tahun berjalan;
V
dan
Akumulasi jumlah produksi sejak awal
kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi V
keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan; V
b) Rincian luas areal sisa hutan yang belum
V
dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
c) Sisa umur HPH. V
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan Catatan 1d
antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran
umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan V
di luar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; V
3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan V
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi
jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action )
V
sejak penawaran umum perdana sampai dengan
periode pelaporan terakhir.
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Catatan 1c
Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang
dikendalikan baik secara langsung maupun tidak V
langsung;
2) Tempat kedudukan; V
3) Jenis usaha; V
4) Tahun beroperasi secara komersial; V
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara
V
(jika berbeda);
6) Jumlah Aset; dan V
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) Sifat hubungan antara entitas induk dan
entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak V
langsung melalui entitas anak, lebih dari 50%
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) Alasan mengapa kepemilikan baik langsung
maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara V
potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian;
Halaman 6
Page 7
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1 Gambaran Umum Perusahaan (lanjutan)
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas
Bertujuan Khusus (EBK) (lanjutan)
7) Informasi penting lainnya antara lain: (lanjutan)
c) Akhir periode pelaporan dari laporan
keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk
menyusun laporan keuangan konsolidasian
dan tanggal atau periode berbeda dari V
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan
alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeda;
d) Sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam
kemampuan entitas anak untuk mentransfer
dana ke entitas induk dalam bentuk dividen V
tunai, atau pembayaran kembali pinjaman
atau uang muka;
e) Suatu rincian yang menunjukkan dampak
setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas V
ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik
entitas induk; dan
f) Dalam hal hilangnya Pengendalian atas
entitas anak, maka entitas induk harus V
mengungkapkan:
1) Keuntungan atau kerugian (jika ada)
yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian
yang dapat diatribusikan pada V
pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian;
2) Jumlah persentase kepemilikan yang
V
dilepaskan;
3) Jumlah harga yang diterima; V
4) Bagian dari harga yang merupakan Kas
V
dan Setara Kas;
5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya dimana V
Pengendalian dilepaskan; dan
6) Jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas
dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian V
dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Catatan 1a
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota
V
direksi, dewan komisaris, dan komite audit;
2) Cakupan manajemen kunci; dan V
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir
periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap
selama periode yang bersangkutan, secara V
konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan Catatan 1e
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; V
dan
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi
V
laporan keuangan.
Halaman 7
Page 8
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan V
SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu
berdasarkan biaya historis (historical cost ), biaya
perolehan kini (current cost ), nilai realisasi neto
(net realizable value ), Nilai Wajar (fair value ) atau V Catatan 3b
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK
yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar
V Catatan 3b
akrual, kecuali untuk laporan arus kas.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian
Catatan 3b
yang digunakan, meliputi:
a) Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas
V
anak;
b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat
perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha asing yang V
signifikan; dan
c) Alasan perubahan mata uang penyajian (jika
V
ada).
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). V
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi
Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain
dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan
yang telah dibuat manajemen dalam proses V Catatan 4
penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki
dampak yang paling signifikan terhadap jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi
tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang V Catatan 4
mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana
dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan V Catatan 4
jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ruang lingkup Laporan Keuangan
Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas V Catatan 3c
induk dan entitas anak;
b) Dasar dan kapan suatu entitas anak
dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan V Catatan 3c
entitas induk;
Halaman 8
Page 9
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
1) Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Yang harus dijelaskan antara lain: (lanjutan)
c) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan
perubahan kepemilikan tanpa kehilangan V Catatan 3c
pengendalian atas entitas anak;
d) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan
V Catatan 3c
kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
e) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan
pencatatan dan penyajian kepentingan non V Catatan 3c
pengendali; dan
f) Pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi
material antar entitas yang dikonsolidasi telah V Catatan 3c
dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Metode yang digunakan dalam kombinasi
bisnis, termasuk metode yang digunakan V
untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
b) Pengakuan awal untuk goodwill ; V
c) Pengukuran setelah pengakuan awal untuk
V
goodwill ; dan
d) Kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan
kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain:
1) Pembelian dengan diskon; V
2) Akuisisi secara bertahap; dan V
3) Imbalan kontinjensi. V
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam
V Catatan 3j
menentukan komponen kas dan setara kas.
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Pengakuan awal instrumen keuangan
setiap kategori, termasuk perlakuan atas V Catatan 3h
biaya transaksi;
2) Pengukuran setelah pengakuan awal
V Catatan 3h
instrumen keuangan setiap kategori;
3) Ketentuan saling hapus dari instrumen
V Catatan 3h
keuangan;
4) Metode yang digunakan untuk
menentukan Nilai Wajar instrumen V Catatan 3h
keuangan;
5) Metode perhitungan yang digunakan
untuk menentukan penurunan nilai dari V Catatan 3h
aset keuangan;
6) Ketentuan penghentian pengakuan
V Catatan 3h
instrumen keuangan;
Halaman 9
Page 10
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
4) Instrumen Keuangan (lanjutan)
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk (lanjutan)
7) Khusus instrumen keuangan derivatif
dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud
dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6),
wajib ditambahkan penjelasan
mengenai:
a) Ketentuan pemenuhan kriteria
V Catatan 3h
akuntansi lindung nilai;
b) Klasifikasi lindung nilai untuk tujuan
akuntansi lindung nilai atas V Catatan 3h
instrumen keuangan derivatif; dan
c) Perlakuan akuntansi lindung nilai
V Catatan 3h
untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Klasifikasi dan reklasifikasi investasi
V
pada Sukuk;
2) Pengakuan awal Sukuk; V
3) Pengukuran setelah pengakuan awal V
Sukuk;
4) Penyajian pendapatan sukuk; dan V
5) Penyajian amortisasi biaya transaksi. V
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) pengakuan awal Sukuk; V
2) Pengukuran setelah pengakuan awal
V
Sukuk;
3) biaya transaksi penerbitan Sukuk; V
4) posisi penyajian Sukuk; dan V
5) akad syariah yang digunakan. V
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan
V
mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar
penyajian Giro pada Bank Indonesia dan V
Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar
penyajian Penempatan pada Bank Indonesia V
dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur
Piutang Reverse Repo , metode pencatatan dan V
pengukurannya.
Halaman 10
Page 11
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
7) Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki; V
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap
kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah; V
dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan
V
keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Penjelasan atas masing-masing jenis
V
kredit yang diberikan;
2) Dasar penyajian atas kredit; V
3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan
V
pengendalian risiko portofolio kredit;
4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang
V
dibeli dari BPPN (jika ada); dan
5) Kebijakan bank akan agunan kredit. V
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar
V
penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Dasar penilaian dan penyajian; V
2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi
piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pembiayaan yang V
tidak dapat ditagih; dan
3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan
(kerugian) dari realisasi penjualan V
agunan.
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan V
konsumen; dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik
kembali aset pembiayaan konsumen dari V
konsumennya.
10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan
V
recourse atau tanpa recourse );
b) Penyajian transaksi anjak piutang; V
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara
harga pengalihan dan jumlah bersih piutang V
dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan
anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien V
atau ditanggung oleh perusahaan).
Halaman 11
Page 12
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebijakan penentuan suatu perjanjian
V Catatan 3s
mengandung suatu sewa;
b) Kebijakan penentuan suatu sewa merupakan
V Catatan 3s
sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan
c) Kebijakan akuntansi apabila Perusahaan
V Catatan 3s
bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) Persediaan :
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai
kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan V Catatan 3k
biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain:
kewajiban kepada negara, pemeliharaan V
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke
V
biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman
sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah V
menghasilkan;
2) Dasar penilaian dan pengukuran; V
3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi
tanaman belum menghasilkan ke V
tanaman telah menghasilkan;
4) Metode penyusutan dan masa manfaat
V
tanaman yang disusutkan; dan
5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. V
c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Hewan ternak telah menghasilkan :
a) Metode penilaian; V
b) Metode amortisasi (deplesi); dan V
c) Cadangan kematian atau metode
V
penghapusan langsung, jika ada.
2) Hewan ternak dalam pertumbuhan
(belum menghasilkan) :
a) Metode penilaian; dan V
b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan
untuk dapat berpindah menjadi V
hewan ternak telah menghasilkan.
Halaman 12
Page 13
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pengakuan awal Aset Tetap; V Catatan 3m
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset
V Catatan 3m
Tetap;
c) Pengelompokan Aset Tetap; V Catatan 3m
d) Metode penyusutan yang digunakan; V Catatan 3m
e) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset
V Catatan 3m
Tetap;
f) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan; V Catatan 3m
g) Penghentian pengakuan; V Catatan 3m
h) Nilai residu; dan V
i) Pernyataan bahwa manajemen telah
mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada V Catatan 3m
setiap akhir periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
digunakan untuk mencatat investasi pada V
asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
digunakan untuk mencatat bagian partisipasi V
dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama; V
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset
V
dan liabilitas yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada. V
17) Aset TakBerwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Pengakuan awal Aset Takberwujud; V
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset
V
Takberwujud;
c) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas,
dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang V
digunakan dan umur manfaatnya;
d) Sumber terjadinya Aset Takberwujud; V
e) Metode amortisasi yang digunakan; V
f) Penghentian pengakuan Aset Takberwujud; V
dan
g) Riset dan pengembangan (jika ada). V
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang
dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu
aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset V
yang dimiliki untuk dijual; dan
b) Pengukuran aset tidak lancar atau kelompok
V
lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Halaman 13
Page 14
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
19) Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pengakuan awal Properti Investasi; V
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Properti
V
Investasi;
c) Metode penyusutan yang digunakan, khusus
V
untuk model biaya;
d) Estimasi umur manfaat dan/atau tarif
V
penyusutan untuk model biaya; dan
e) Penghentian pengakuan Properti Investasi. V
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk
V
menentukan jumlah tercatat bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai
(impairment ) dan penilaian kembali aset V
(revaluasi);
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang
V
digunakan;
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan
V
amortisasi yang digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi. V
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan peristiwa dan kondisi yang
mengindikasikan kemungkinan terjadinya V Catatan 3t
penurunan nilai; dan
b) Kebijakan akuntansi pengakuan penurunan
V Catatan 3t
nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
V
liabilitas segera.
1) Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan; dan V
b) Dasar penyajian dari masing-masing
V
kategori simpanan.
2) Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain;
V
dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. V
3) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga
V
yang diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau
V
diskonto.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kondisi provisi yang harus diakui; dan V
b) Dasar penentuan nilai provisi. V
Halaman 14
Page 15
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
24) Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur
Utang Repo, metode pencatatan dan V
pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya
V
PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
V
ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan V
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
1) Lokasi penambangan; V
2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi; V
3) Penambahan dan Pengurangan untuk
masing-masing lokasi penambangan; V
dan
4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
V
penambangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas
kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu V
kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas
kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan V
penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya
pengembangan dan kapitalisasi biaya V
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang
dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur V
ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya
V
PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
V
ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH. V
Halaman 15
Page 16
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Kondisi dan metode pengakuan
pendapatan serta dasar pengukuran
yang digunakan berdasarkan jenis V Catatan 3q
pendapatan yang ada; dan
2) Dalam hal terdapat transaksi hubungan
keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari V
hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan
menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode
yang diterapkan untuk menentukan tahap V
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan
antara lain:
a) Tarif yang digunakan dalam
perhitungan premi yang belum V
merupakan pendapatan;
b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi
reasuransi prospektif dan retroaktif; V
dan
c) Penyajian pendapatan premi dalam
V
laporan laba rugi.
2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan
antara lain:
a) Kelompok beban klaim dalam
bentuk: klaim yang disetujui, klaim
dalam proses penyelesaian, klaim
yang terjadi namun belum V
dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim; dan
b) Penyajian beban klaim dalam
V
laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estat
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek
V
pengembangan Real Estat;
2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai
V
beban proyek;
3) Penyisihan atas realisasi pendapatan
pada masa mendatang lebih rendah dari V
nilai tercatat proyek;
4) Metode alokasi biaya yang telah
V
dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat
perubahan mendasar pada estimasi kini; V
dan
Halaman 16
Page 17
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
27) Pengakuan Pendapatan (lanjutan)
d) Khusus Industri Real Estate (lanjutan)
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat (lanjutan)
Yang harus dijelaskan antara lain: (lanjutan)
6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban
V
pada saat terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait
V
program loyalitas pelanggan.
29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan dalam penjabaran transaksi dan
V Catatan 3n
saldo dalam mata uang asing;
b) Perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter; V Catatan 3n
dan
c) Referensi dan kurs yang digunakan untuk
menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata V Catatan 3n
uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; dan V Catatan 3f
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam
V Catatan 3f
Laporan Keuangan.
31) Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan
akuntansi tentang metode penyajian dalam V
laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur
V Catatan 3n
pajak kini dan pajak tangguhan;
b) Ketentuan mengenai saling hapus; V Catatan 3n
c) Pengakuan dan pengukuran aset pajak
V Catatan 3n
tangguhan; dan
d) Metode yang digunakan dalam menilai aset
V Catatan 3n
(liabilitas) pajak tangguhan.
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis imbalan kerja yang diberikan kepada
V Catatan 3r
karyawan;
b) Deskripsi umum mengenai jenis program
imbalan pascakerja yang diselenggarakan V Catatan 3r
oleh Perusahaan;
c) Kebijakan akuntansi Perusahaan dalam
mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial; V Catatan 3r
dan
d) Pengakuan keuntungan dan kerugian untuk
V Catatan 3r
curtailment dan penyelesaian.
34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode
pengakuan dan pengukuran atas pembelian, V
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
Halaman 17
Page 18
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan (lanjutan)
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
berikut: (lanjutan)
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu (lanjutan)
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut: (lanjutan)
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan
akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen V
ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi; V
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan
V
Liabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil
V
revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi
sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang
mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset V
kualifikasian.
38) Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang
digunakan oleh manajemen untuk V Catatan 3w
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar
perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba V Catatan 3v
(rugi) per saham dilusian.
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
A) Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak
V Catatan 5
berelasi dan pihak ketiga;
b) Rincian jumlah penempatan di bank
berdasarkan nama bank serta jenis mata V Catatan 5
uang asing;
c) Kisaran suku bunga kontraktual dari
Setara Kas selama periode pelaporan; V Catatan 5
dan
d) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang
signifikan yang tidak dapat digunakan
oleh kelompok usaha disertai pendapat V Catatan 5
manajemen.
Halaman 18
Page 19
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian
V
jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian jumlah Giro pada Bank
Indonesia berdasarkan jenis mata
uang (nilai dalam mata uang V
original); dan
2) Ketentuan Giro Wajib Minimum
(GWM) menurut BI dan posisi GWM V
bank pada saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain
berdasarkan jenis mata uang;
1) Jumlah penyisihan penurunan nilai; V
2) Perubahan penyisihan selama
periode berjalan untuk masing- V
masing giro;
3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain
berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak V
ketiga;
4) Tingkat suku bunga rata-rata per
V
tahun; dan
5) Pendapat manajemen akan
kecukupan jumlah penyisihan V
penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan
Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian jumlah penempatan
V
berdasarkan jenis dan mata uang;
2) Rincian penempatan berdasarkan
yang mengalami penurunan nilai
(impaired ) dan tidak mengalami V
penurunan nilai (unimpaired );
3) Jangka waktu (rata-rata atau per
V
kelompok);
4) Jumlah penyisihan penurunan nilai
dan mutasi selama periode V
berjalan;
5) Rincian jumlah penempatan
berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak V
ketiga;
6) Tingkat suku bunga rata-rata per
V
tahun;
7) Jumlah dana yang diblokir dan
V
alasannya;
8) Jumlah dana yang tidak dapat
dicairkan pada bank bermasalah,
bank beku operasi atau likuidasi
termasuk tingkat kemungkinan V
diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas
yang berwenang; dan
Halaman 19
Page 20
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
2) Khusus Industri Perbankan (lanjutan)
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan
Bank Lain (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
9) Pendapat manajemen akan
kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai.
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara
V Catatan 7
pihak ketiga dan pihak berelasi;
b) Jumlah piutang menurut debitur; V Catatan 7
c) Jumlah piutang menurut mata uang; V Catatan 7
d) Alasan dan dasar pembentukan
V Catatan 7
cadangan kerugian penurunan nilai;
e) Jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan V Catatan 7
kolektif, dan penghapusan piutang;
f) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah cadangan atau keyakinan
manajemen atas ketertagihan piutang V Catatan 7
apabila tidak dibentuk cadangan;
g) Piutang yang dijaminkan, nama pihak
yang menerima jaminan, dan alasan V Catatan 7
dijaminkan;
h) Jumlah diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga V
efektif; dan
i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas
piutang yang ditransfer, meliputi:
1) Jumlah yang ditransfer, beban
bunga, retensi, jatuh tempo, dan
ikatan penting lain yang diatur V
dalam perjanjian; dan
2) jaminan yang diberikan (bila ada). V
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai
antara lain:
1) Jumlah piutang berdasarkan
V
tertanggung dan asuradur;
2) Jumlah piutang berdasarkan jenis
V
asuransi; dan
3) Jumlah piutang premi yang
diperkenankan dalam perhitungan V
solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai
antara lain:
1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; V
2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan V
3) Jumlah piutang koasuransi yang
diperkenankan dalam perhitungan V
solvabilitas.
Halaman 20
Page 21
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
4) Khusus Industri Asuransi (lanjutan)
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai
antara lain:
1) Jumlah piutang berdasarkan
V
reasuradur;
2) Jumlah piutang atau utang
reasuransi yang disalinghapuskan; V
dan
3) Jumlah piutang reasuransi yang
diperkenankan dalam perhitungan V
solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai
antara lain:
1) Pemisahan antara piutang kepada
V
pihak berelasi dan pihak ketiga;
2) Jumlah piutang menurut jenis
V
investasi;
3) Jumlah piutang menurut mata uang;
V
dan
4) Jumlah piutang yang diperkenankan
V
dalam perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah piutang menurut dan jenis
obyek pembiayaan (contoh:
kendaraan bermotor, elektronik, V
rumah, dan lain-lain);
2) Rincian umur dari angsuran
V
pembiyaan konsumen;
3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-
bank sehubungan dengan transaksi V
kerja;
4) Sama pembiayaan bersama,
penunjukan selaku pengelola
piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila
perusahaan membagi risiko tidak V
tertagihnya piutang tersebut dengan
bank-bank dalam rangka transaksi
di atas;
5) Pendapatan pembiayaan konsumen
V
yang belum diakui;
6) Nilai dan jenis jaminan yang
diserahkan oleh pelanggan atas
piutang pembiayaan konsumen V
yang diberikan berdasarkan objek
pembiayaan;
7) Tingkat suku bunga rata-rata per
V
tahun; dan
8) Piutang pembiayaan konsumen
yang dialihkan dan atau digunakan V
sebagai jaminan atas utang.
Halaman 21
Page 22
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
5) Khusus Industri Pembiayaan (lanjutan)
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa
recourse dan dengan recourse ,
beserta jumlah utang retensi anjak
piutang dan pendapatan anjak V
piutang (tanpa recourse ) serta
pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse ); dan
2) Pengungkapan mengenai tingkat
bunga, jatuh tempo dan jumlah
piutang yang diperoleh serta ikatan V
penting yang diatur dalam perjanjian
anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian jumlah berdasarkan pihak
V
berelasi dan pihak ketiga;
2) Rekonsiliasi antara investasi sewa
bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan. Di samping
itu, lessor mengungkapkan investasi
sewa bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:
a) Kurang dari satu tahun; V
b) Lebih dari satu tahun sampai
V
lima tahun; dan
c) Lebih dari lima tahun. V
3) Pendapatan keuangan yang belum
V
diterima;
4) Nilai residu yang tidak dijamin yang
V
diakru sebagai manfaat lessor;
5) Akumulasi penyisihan piutang tidak
tertagih atas pembayaran sewa V
minimum;
6) Rental kontinjen yang diakui
sebagai pendapatan dalam periode; V
dan
7) Penjelasan umum isi perjanjian
V
sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah agregat pembayaran sewa
minimum masa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibatalkan
untuk setiap periode berikut:
a) Kurang dari satu tahun; V
b) Lebih dari satu tahun sampai
V
lima tahun; dan
c) Lebih dari lima tahun. V
2) Jumlah rental kontinjen yang diakui
sebagai pendapatan pada periode; V
dan
3) Penjelasan umum isi perjanjian
V
sewa lessor.
Halaman 22
Page 23
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing
V
kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat manajemen akan
V
kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara
lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga
harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) Biaya kontrak yang terjadi; V
b) Laba yang diakui; V
c) Kerugian yang terjadi; dan V
d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). V
8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek
V
yang ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya
V
pembelian dan penjualan kembali Efek;
c) Nama pihak/counterparty ; V
d) Lokasi Efek jaminan; V
e) Tingkat bunga piutang reverse repo; V
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika
V
ada); dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan
V
nilai (jika ada).
9) Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambil
V
alih;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas
agunan yang diambil alih dengan saldo V
piutang yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk
biaya-biaya yang timbul setelah V
pengambilalihan agunan tersebut.
10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan V
denda kepada pihak lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang; V Catatan 8
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan
V
Nilai (CKPN); dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan
V Catatan 8
jumlah penyisihan.
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset
keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar. V Catatan 10
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya
sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara V Catatan 10
pihak ketiga dan pihak berelasi.
Halaman 23
Page 24
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
12) Aset Keuangan Lainnya (lanjutan)
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset
keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar. (lanjutan)
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nilai tercatat aset keuangan untuk
setiap kelompok dan rincian V Catatan 10
investasinya;
2) Laba atau rugi neto pada setiap
kelompok aset keuangan
berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan V
komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan;
3) Total pendapatan bunga yang
dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif untuk aset keuangan V
selain yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi;
4) Biaya perolehan termasuk jumlah
premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki V
hingga jatuh tempo;
5) Peringkat Efek utang berikut nama
V
pemeringkat (jika ada).
6) Uraian tentang alasan diambilnya
keputusan menjual untuk aset
keuangan yang diklasifikasikan V
dimiliki hingga jatuh tempo;
7) Jika terdapat reklasifikasi aset
keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah yang direklasifikasi ke
V
dan dari setiap kategori;
(b) Alasan reklasifikasi; dan V
(c) Sisa investasi dalam kelompok
dimiliki hingga jatuh tempo
yang telah direklasifikasi dalam V
kelompok tersedia untuk dijual.
8) Jumlah tercatat aset keuangan yang
dijaminkan sebagai agunan untuk
Liabilitas atau liabilitas kontinjensi V Catatan 10
serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut;
9) Jumlah penurunan nilai atas aset
keuangan (jika ada), termasuk
mutasinya, dipisahkan antara aset
keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan
yang tidak mengalami penurunan V Catatan 10
nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan individual,
termasuk beban penurunan nilai
yang diakui dalam laba rugi; dan
10) Jumlah amortisasi keuntungan
(kerugian) yang belum direalisasi
atas investasi yang tersedia untuk V
dijual yang direklasifikasi menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.
Halaman 24
Page 25
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara
lain:
a) Nama bank, dipisahkan antara pihak
V Catatan 5
ketiga dan pihak berelasi;
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama
V Catatan 5
periode pelaporan;
c) Jenis dan jumlah deposito dalam mata
V Catatan 5
uang asing; dan
d) Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi
V Catatan 5
kualitas pencairan deposito tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara
lain:
a) Rincian Sukuk berdasarkan nama
V
penerbit dan akad syariah;
b) Tujuan model usaha yang digunakan; V
c) Jumlah investasi yang direklasifikasikan,
V
jika ada, dan penyebabnya; dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur
V
pada biaya perolehan.
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara
lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar
V
efek berdasarkan jenis;
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi
V
pembayaran bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; V
dan
d) Informasi penting lainnya. V
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara
lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan
V
Nilai Aset Bersih; dan
b) Laba atau rugi neto berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya V
maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan.
17) Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai antara
lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian V
tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-
V
aset yang menjadi dana jaminan.
19) Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata
V
uang; dan
b) Tingkat suku bunga. V
Halaman 25
Page 26
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis,
mata uang, sektor ekonomi dan jangka V
waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai dan mutasi selama periode V
berjalan;
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak
V
berelasi dan pihak ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah
V
kredit yang diberikan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; V
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan
sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank V
Indonesia;
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah
Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai
Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jumlah minimum V
cadangankerugian penurunan nilai Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank
Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi
berdasarkan jenis dan kolektibilitas; V
agen, atau anggota sindikasi;
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas
V
kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN
berdasarkan periode pembelian, jika V
ada;
k) Pendapat manajemen akan ketaatan
bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang V
ditetapkan oleh Bank Indonesia; dan
l) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah cadangan kerugian penurunan V
nilai.
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas
berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh V
tempo;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan
kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode V
berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas
berdasarkan pihak berelasi dan pihak V
ketiga; dan
d) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah cadangan kerugian penurunan V
nilai tagihan akseptasi.
Halaman 26
Page 27
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah jumlah tercatat persediaan
dan jumlah nilai tercatat menurut
klasifikasi yang sesuai bagi V Catatan 9
Perusahaan;
2) Jumlah tercatat persediaan yang
dicatat dengan Nilai Wajar V
dikurangi biaya untuk menjual;
3) Jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban selama periode V Catatan 9
berjalan;
4) Jumlah setiap penurunan nilai yang
diakui sebagai pengurang jumlah V
persediaan;
5) Jumlah dari setiap pemulihan dari
setiap penurunan nilai yang diakui
sebagai pengurangan jumlah V
persediaan yang diakui sebagai
beban dalam periode berjalan;
6) Kondisi atau peristiwa penyebab
terjadinya pemulihan nilai V
persediaan yang diturunkan;
7) Dalam hal terdapat kapitalisasi
biaya pinjaman untuk persediaan
yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) Jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi selama periode V
berjalan; dan
(ii) Tarif kapitalisasi yang
digunakan untuk menentukan
jumlah biaya pinjaman yang V
layak dikapitalisasi.
8) Persediaan yang dijaminkan, nama
pihak yang menerima jaminan, dan V Catatan 9
alasan dijaminkan; dan
9) Jenis dan nilai persediaan yang
diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas V Catatan 9
kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat
persediaan menurut klasifikasi yang
harus diungkapkan antara lain:
1) Makanan dan minuman; V
2) Perlengkapan; dan V
3) Barang Dagangan. V
Halaman 27
Page 28
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
22) Persediaan (lanjutan)
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Pengungkapan nilai tercatat
persediaan menurut klasifikasi:
a) Tanah Matang; V
b) Unit Bangunan; dan V
c) Unit Bangunan dalam
V
Penyelesaian.
2) Jumlah biaya perolehan aset Real
Estat yang pengikatan jual belinya
telah berlaku namun penjualannya
belum diakui, termasuk jumlah V
utang terkait yang akan dialihkan,
bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; V
2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs
yang dikapitalisasi ke tanah untuk V
pengembangan; dan
3) Proporsi tanah yang dijadikan
V
jaminan utang.
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Materi program : lokal, impor (media
V
televisi);
2) Buku, kertas koran, barang pra
V
cetak (media cetak);
3) Barang promosi dan barter (media
V
cetak); dan
4) Bahan persediaan lain yang sesuai
V
dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
1) Obat-obatan; V
2) Perlengkapan medis (disposable);
dan V
3) Persediaan lainnya. V
g) Khusus Industri Peternakan
1) Pengungkapan jumlah tercatat dan
nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak
menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk
V
Dijual; dan
(b) Hewan Ternak dalam
V
Pertumbuhan.
Halaman 28
Page 29
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
22) Persediaan (lanjutan)
g) Khusus Industri Peternakan (lanjutan)
2) Hewan Ternak Produksi - Berumur
Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai
tercatat menurut klasifikasi
hewan ternak telah V
menghasilkan dan hewan
ternak belum menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan
akhir hewan ternak tiap
kelompok selama paling tidak 2 V
tahun terakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas
hewan ternak telah V
menghasilkan;
(d) Pendapat manajemen atas
kecukupan jumlah penyisihan
atau penghapusan persediaan V
yang mati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang
diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan V
risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk
wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau V
metode penghapusan
langsung;
(g) Pendapat manajemen atas
kecukupan nilai pertanggungan V
asuransi; dan
(h) Nilai hewan ternak yang
dijaminkan dan nama pihak V
yang menerima jaminan.
23) Pajak Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-
V Catatan 12a
masing pajaknya; dan
b) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak
V Catatan 12a
yang diajukan dan statusnya.
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
V Catatan 11
menurut jenis dan jumlah.
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan
yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual
V Catatan 13
atau kelompok lepasan;
2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan,
atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu V
pelepasan;
3) Kerugian penurunan nilai atau
V
keuntungan pemulihan penurunan nilai;
Halaman 29
Page 30
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan
yang Dimiliki untuk Dijual (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
4) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual
belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau
keadaan yang dapat memperpanjang V
periode penyelesaian penjualan menjadi
lebih dari satu tahun;
5) Dalam hal dapat diterapkan, segmen
yang dilaporkan dari aset yang dimiliki
untuk dijual dan kelompok lepasan V
disajikan sesuai dengan SAK yang
berlaku; dan
6) Dalam hal aset yang diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual
atau kelompok lepasan dihentikan
pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai
yang lebih rendah antara:
i. Jumlah tercatat aset tersebut
sebelum aset atau kelompok
lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual,
disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah
diakui apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut
tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual; dan
ii. Jumlah terpulihkan pada saat
tanggal keputusan untuk tidak V
menjual.
(b) Uraian fakta dan keadaan yang
mengarah kepada keputusan V
tersebut; dan
(c) Dampaknya terhadap hasil operasi
untuk periode tersebut dan periode V
sajian sebelumnya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan
V Catatan 8 & 30
jumlah piutang;
b) Alasan dan dasar pembentukan
cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak V Catatan 8 & 30
berelasi tersebut;
c) Jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan V Catatan 8 & 30
kolektif, dan penghapusan piutang;
d) Pendapat manajemen akan kecukupan
jumlah cadangan kerugian penurunan V
nilai; dan
e) Dalam hal piutang berelasi non usaha
disajikan dalam aset lancar, hal tersebut
harus dibuktikan serta diungkapkan V
alasannya.
Halaman 30
Page 31
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama entitas asosiasi; V
b) Persentase kepemilikan dan penjelasan
adanya pengaruh signifikan, beserta V
alasannya;
c) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi
dalam entitas asosiasi yang kuotasi V
harganya tersedia;
d) Ringkasan informasi keuangan entitas
asosiasi termasuk jumlah agregat aset,
liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan laba V
atau rugi;
e) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan
walaupun Perusahaan memiliki lebih dari
20% (dua puluh perseratus) hak suara V
atau hak suara potensial investee secara
langsung atau tidak langsung;
f) Akhir periode pelaporan dari laporan
keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam
menerapkan metode ekuitas dan tanggal V
atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda;
g) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan
signifikan atas kemampuan entitas
asosiasi untuk mentransfer dana kepada V
Perusahaan;
h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak
diakui dan alasannya, apabila
Perusahaan menghentikan pengakuan
bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik V
untuk periode terjadinya kerugian
tersebut maupun secara kumulatif;
i) Bagian atas liabilitas kontinjensi entitas
asosiasi yang terjadi bersama-sama V
dengan investor lain;
j) Liabilitas kontinjensi yang terjadi karena
investor berkewajiban bersama-sama
untuk semua atau sebagian Liabilitas V
entitas asosiasi; dan
k) Ringkasan informasi keuangan entitas
asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas termasuk V
jumlah aset, jumlah liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang V
mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Halaman 31
Page 32
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam
pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal; V
b) Penyisihan periode berjalan; V
c) Realisasi yang dilakukan selama periode
V
berjalan; dan
d) Saldo akhir. V
30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan
harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol; V
(b) Masa hak bagi hasil tol dan
amortisasinya; V
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama
V
periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi
V
dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi
V
penyusutan menurut jenis tanaman;
2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun
dan akhir tahun tanaman untuk
setiap kelompok selama paling V
sedikit 2 tahun terakhir;
3) Status tanah yang digunakan untuk
V
menanam;
4) Nilai tanaman telah menghasilkan
berdasarkan area/ lokasi V
penanaman;
5) Perbandingan saldo tanaman belum
menghasilkan selama paling sedikit V
2 tahun; dan
6) Tanaman yang dijaminkan. V
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
1) Mutasi tanaman belum
menghasilkan sebagai berikut:
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan. V
ii. Biaya langsung. V
(b) Jumlah kapitalisasi biaya
pinjaman, dan rugi kurs dalam
hal terjadi depresiasi luar biasa:
i. Pengurangan tahun
berjalan. V
ii. Jumlah yang direklasifikasi
ke tanaman telah V
menghasilkan.
(c) Pengurangan lainnya; dan V
(d) Saldo akhir. V
Halaman 32
Page 33
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
31) Khusus Industri Perkebunan (lanjutan)
Tanaman Perkebunan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(lanjutan)
2) Nilai tanaman dalam Perkebunan
Inti Rakyat/ Perkebunan Inti Plasma
yang menjadi milik perusahaan (inti)
dan tanaman yang bukan milik V
perusahaan (perkebunan rakyat/
perkebunan plasma); dan
3) Cadangan kerugian yang mungkin
V
timbul pada plasma.
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam
pertumbuhan (belum menghasilkan) dan V
hewan ternak telah menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan
ternak tiap kelompok selama paling tidak V
2 tahun terakhir;
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan
V
ternak telah menghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok
V
berdasarkan lokasi/area peternakan;
e) Kondisi hewan ternak; V
f) Persentase kematian selama tiga tahun
V
terakhir;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi dan risiko V
yang ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah
penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan V
langsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode
V
penghapusan langsung, jika ada;
j) Pendapat manajemen atas kecukupan
V
nilai cadangan kematian, jika ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan
V
nama pihak yang menerima jaminan.
33) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Model pengukuran setelah
pengakuan awal yang digunakan, V
model Nilai Wajar atau model biaya;
2) Metode dan asumsi signifikan yang
diterapkan dalam menentukan Nilai V
Wajar dari Properti Investasi;
3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai
Wajar didukung oleh bukti pasar
atau lebih banyak berdasarkan
faktor lain karena sifat properti V
tersebut dan keterbatasan data
pasar yang dapat diperbandingkan;
Halaman 33
Page 34
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
33) Properti Investasi (lanjutan)
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
4) Nama Penilai, tanggal penilaian,
dan tanggal laporan penilaian V
terakhir;
5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi
untuk:
(a) Penghasilan sewa dari Properti
V
Investasi;
(b) Beban operasi langsung yang
terjadi baik dari Properti
Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak V
menghasilkan penghasilan
sewa selama periode tersebut;
dan
(c) Perubahan kumulatif dalam
Nilai Wajar yang diakui dalam
laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari
sekelompok aset yang V
menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang
menggunakan model Nilai
Wajar.
6) Keberadaan dan jumlah
pembatasan atas realisasi dari
Properti Investasi atau pembayaran V
penghasilan dan hasil pelepasan;
dan
7) Kewajiban kontraktual untuk
membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi V
atau untuk perbaikan, pemeliharaan
atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang
menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud
dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
1) Rekonsiliasi antara jumlah tercatat
Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan V
penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
2) Saat suatu penilaian terhadap
Properti Investasi disesuaikan
secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut
dan penilaian yang telah
disesuaikan yang dilaporkan dalam
laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:
(a) Jumlah agregat dari pengakuan
kewajiban sewa yang telah V
ditambahkan kembali; dan
(b) Penyesuaian signifikan lain. V
Halaman 34
Page 35
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
33) Properti Investasi (lanjutan)
c) Khusus untuk Properti Investasi yang
menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:
1) Umur manfaat; V
2) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto
dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan V
penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
3) Jumlah penyusutan untuk masing-
masing periode penyajian dan V
alokasi beban penyusutan;
4) Jumlah rugi penurunan nilai yang
diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu V
periode sesuai SAK yang berlaku;
5) Transfer ke dan dari persediaan dan
V
properti yang digunakan sendiri; dan
6) Nilai Wajar Properti Investasi. V
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan
pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan V
pengembangan;
2) Persentase jumlah tercatat terhadap
V
nilai kontrak;
3) Estimasi saat penyelesaian; V
4) Hambatan kelanjutan penyelesaian; V
5) Jumlah pengeluaran yang diakui
dalam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses V
pembangunan dan pengembangan;
dan
6) Dalam hal terdapat kapitalisasi V
biaya pinjaman untuk properti
investasi yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib
diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi selama periode V
berjalan; dan
(b) Tarif kapitalisasi yang
digunakan untuk menentukan
jumlah biaya pinjaman yang V
layak dikapitalisasi.
Halaman 35
Page 36
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Setiap kelompok Aset Tetap wajib
diungkapkan secara terpisah
berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset V Catatan 13
pemilikan langsung dan/atau aset sewa
pembiayaan;
b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan
akumulasi penyusutan Aset Tetap pada
awal dan akhir periode dengan V Catatan 13
menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi;
c) Jumlah penyusutan untuk masing-
masing periode penyajian dan alokasi V Catatan 13
beban penyusutan;
d) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang
dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi V
dan ekuitas (jika ada);
e) Jumlah komitmen kontraktual dalam
V
perolehan Aset Tetap;
f) Jumlah kompensasi dari pihak ketiga
untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan
yang dimasukkan dalam laba rugi, V
apabila tidak diungkapkan secara
terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada
jumlah revaluasian, yang harus
diungkapkan:
1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal
V
Penilaian);
2) Tanggal efektif persetujuan dari
Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
apabila Aset Tetap untuk V
perhitungan pajak menggunakan
jumlah revaluasian;
3) Nama Penilai dan tanggal laporan
V
penilaian terakhir;
4) Metode dan asumsi signifikan yang
digunakan dalam mengestimasi V
Nilai Wajar aset;
5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset
Tetap seandainya aset tersebut V
dicatat dengan model biaya; dan
6) Surplus revaluasi atau rugi
penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi V
saldo surplus kepada para
pemegang saham.
Halaman 36
Page 37
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
34) Aset Tetap (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses
pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain:
1) Rincian Aset Tetap yang sedang
V Catatan 13
dalam pembangunan;
2) Persentase jumlah tercatat terhadap
V Catatan 13
nilai kontrak;
3) Estimasi saat penyelesaian; V Catatan 13
4) Hambatan kelanjutan penyelesaian
V
(jika ada);
5) Jumlah pengeluaran yang diakui
dalam jumlah tercatat aset tetap V Catatan 13
dalam pembangunan; dan
6) Dalam hal terdapat kapitalisasi
biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi selama periode V
berjalan; dan
(b) Tarif kapitalisasi yang
digunakan untuk menentukan
jumlah biaya pinjaman yang V
layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
1) Jumlah tercatat Aset Tetap yang
V
tidak dipakai sementara;
2) Jumlah tercatat bruto dari setiap
Aset Tetap yang telah disusutkan V
penuh dan masih digunakan;
3) Jumlah tercatat Aset Tetap yang
dihentikan dari penggunaan aktif
dan tidak diklasifikasikan sebagai V
tersedia untuk dijual;
4) Dalam hal model biaya digunakan,
Nilai Wajar Aset Tetap apabila
berbeda secara material dari jumlah V
tercatat;
5) Nilai buku, hasil penjualan neto,
keuntungan (kerugian) dari Aset
Tetap yang dihentikan V
pengakuannya;
6) Dalam hal terdapat Aset Tetap yang
berasal dari hibah, agar
diungkapkan jenis Aset, nilai V
tercatat, dan tanggal perolehan;
7) Perubahan estimasi masa guna
dan/atau metode penyusutan V
menurut jenis Aset Tetap;
8) Kondisi atau peristiwa yang
menyebabkan terjadinya penurunan
nilai atau pemulihan penurunan V
nilai;
9) Jumlah aset tetap yang dijadikan
jaminan, nama pihak yang V
menerima jaminan dan
Halaman 37
Page 38
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
34) Aset Tetap (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(lanjutan)
10) Jenis dan nilai aset tetap yang
diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup,
serta pendapat manajemen atas V
kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan agar
diungkapkan alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki
kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti;
operated acreage , unoperated acreage ,
sumur dan peralatan serta fasilitas yang
berhubungan, peralatan kantor, V
kendaraan, sumur dan peralatan serta
fasilitas dalam pengerjaan;
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(a) Lokasi penambangan; V
(b) Saldo awal untuk masing-masing
V
lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan
untuk masing-masing lokasi V
penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing
V
lokasi penambangan.
3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas
Bumi tersebut mengandung hak tagih
kepada Regulator terkait, perlu V
penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
36) Aset Takberwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis
Aset Takberwujud antara lain:
a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi
V
amortisasi;
b) Alokasi jumlah amortisasi Aset
Takberwujud ke dalam pos laporan laba V
rugi komprehensif;
c) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan
akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
pada awal dan akhir periode dengan V
menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi;
d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka harus
diungkapkan:
1) Jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi selama periode V
berjalan; dan
2) Tarif kapitalisasi yang digunakan
untuk menentukan jumlah biaya V
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
e) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan
yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud V
yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas;
f) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa
periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap V
laporan keuangan Perusahaan;
Halaman 38
Page 39
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
36) Aset Takberwujud (lanjutan)
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis
Aset Takberwujud antara lain: (lanjutan)
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui
Hibah Pemerintah dan awalnya diakui
pada Nilai Wajar sesuai SAK yang
berlaku, diungkapkan:
1) Nilai Wajar pada pengakuan awal
V
atas aset-aset tersebut;
2) Jumlah tercatatnya; dan V
3) Aset tersebut diukur setelah
pengakuan awal dengan model V
biaya atau model revaluasi;
h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset
Takberwujud yang kepemilikannya
dibatasi dan jumlah tercatat Aset V
Takberwujud yang menjadi jaminan
untuk Liabilitas;
i) Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi
V
Aset Takberwujud;
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah
revaluasian, diungkapkan:
1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal
V
Penilaian);
2) Nama Penilai dan tanggal laporan
V
penilaian terakhir;
3) Jumlah tercatat Aset Takberwujud
V
yang direvaluasi;
4) Metode dan asumsi signifikan yang
digunakan dalam mengestimasi V
Nilai Wajar aset;
5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset
Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan model V
biaya; dan
6) Surplus revaluasi atau rugi
penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi V
saldo surplus kepada para
pemegang saham.
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup
Yang harus diungkapkan antara lain
tabel yang memuat penjelasan tentang :
1) Saldo awal; V
2) Penambahan dan pengurangan; V
dan
3) Saldo akhir. V
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian biaya perolehan aset
eksplorasi dan evaluasi per area of
interest yang mencakup saldo awal, V
penambahan dan pengurangan, dan
saldo akhir; dan
2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan
dan beban, arus kas operasi, dan
arus kas investasi yang timbul dari V
eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.
Halaman 39
Page 40
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum (lanjutan)
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi
Tangguhan: pengupasan tanah
tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Kebijakan akuntansi sehubungan
dengan:
(a) Metode pembebanan biaya
V
pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-
V
Rata Tanah Penutup.
2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah
yang Ditangguhkan yang terdiri dari
(1) biaya pengupasan awal, (2)
biaya pengupasan lanjutan dengan V
penjelasan mengenai perbedaan
antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya;
3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata
V
Tanah Penutup (bila ada);
4) Biaya Pengupasan Tanah yang
Ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi
penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; V
(b) Amortisasi belum
diperhitungkan karena belum V
dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down )
akibat dilakukannya evaluasi
(jika ada), terhadap biaya yang
ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama V
yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai
tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan
Pengembangan Tangguhan selama
tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan
V
pengembangan;
(b) Saldo awal; V
(c) Penambahan/pengurangan; V
(d) Amortisasi, dan V
(e) Saldo akhir. V
2) Biaya pengembangan yang
ditangguhkan atas kegiatan
pengembangan yang masih V
berjalan;
3) Penjelasan apabila terjadi
penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang V
menurut penelaahan manajemen
tidak dapat dipulihkan;
Halaman 40
Page 41
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
A) Aset (lanjutan)
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum (lanjutan)
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
(lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
4) Jumlah biaya eksplorasi dan
pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; V
(b) Amortisasi belum
diperhitungkan karena belum V
dinilainya produksi; dan
(c) Jumlah penurunan (write down )
akibat dilakukannya evaluasi
bila ada, terhadap biaya yang
ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama V
yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai
tersebut.
5) Apabila terdapat lebih dari satu
Area of Interest , maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya V
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
tiap-tiap Area of Interest .
B) Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah utang usaha yang dipisahkan
V Catatan 16
antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
b) Jumlah utang usaha menurut mata uang;
V Catatan 16
dan
c) Jaminan yang diberikan oleh
Perusahaan dengan menunjuk pos-pos V
yang berhubungan.
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku
untuk provisi jangka pendek dan provisi V
jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nilai tercatat pada awal dan akhir
V
periode;
2) Provisi tambahan dalam periode
V
bersangkutan;
3) Jumlah yang terjadi dan dibebankan
pada provisi selama periode V
bersangkutan;
4) Jumlah yang dibatalkan selama
periode bersangkutan atas jumlah V
yang belum digunakan;
5) Peningkatan selama periode yang
bersangkutan, dalam nilai kini, yang
terjadi karena berlalunya waktu dan V
dampak dari setiap perubahan
tingkat diskonto;
Halaman 41
Page 42
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
2) Provisi (lanjutan)
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
6) Uraian mengenai karakteristik
kewajiban dan perkiraan saat
terjadinya arus keluar sumber daya V
ekonomi;
7) Indikasi ketidakpastian waktu atau
jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka (6). Dalam
hal diperlukan, Perusahaan V
mengungkapkan asumsi utama
yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan; dan
8) Jumlah estimasi penggantian yang
akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk V
estimasi penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan
jumlah dari unsur utama beban yang belum V Catatan 18
jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata
V
uang; dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing
V
kewajiban.
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek
yang dijual Perusahaan pada transaksi V
repo;
b) Tanggal dan harga dilakukannya
V
pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara
lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan
tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk
tabel yaitu :
a) Biaya kontrak yang terjadi; V
b) Laba yang diakui; V
c) Kerugian yang dialami; dan V
d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). V
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
1) Rincian berdasarkan mata uang,
V
dan jangka waktu;
2) Rincian jumlah simpanan
berdasarkan pihak berelasi dan V
pihak ketiga;
3) Tingkat suku bunga rata-rata per
tahun; V
4) Jumlah amortisasi pada tahun
V
berjalan untuk sertifikat deposito;
5) Rincian simpanan bermasalah
berdasarkan statusnya, misalnya V
diblokir atau dijaminkan; dan
6) Pemberian fasilitas istimewa kepada
V
pemilik rekening giro.
Halaman 42
Page 43
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
7) Khusus Industri Perbankan (lanjutan)
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan jenis, mata
V
uang, dan jangka waktu;
2) Rincian jumlah simpanan
berdasarkan pihak berelasi dan V
pihak ketiga;
3) Tingkat suku bunga rata-rata per
tahun; V
4) Jumlah amortisasi pada tahun
berjalan untuk sertifikat deposito; V
dan
5) Rincian simpanan bermasalah
V
berdasarkan jenis dan statusnya,
8) Khusus misalnya
Industri diblokir atauKerugian
Asuransi dijaminkan.dan
Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan program
asuransi; V
2) Rincian berdasarkan jenis
V
pertanggungan;
3) Rincian berdasarkan mata uang; V
4) Dasar perhitungan dan asumsi
V
aktuaris; dan
5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan
akhir periode yang memperlihatkan V
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pemisahan antara utang klaim
kepada pihak berelasi dan pihak V
ketiga;
2) Jumlah utang klaim berdasarkan
V
tertanggung;
3) Jumlah utang klaim menurut jenis
V
asuransi; dan
4) Jumlah utang menurut mata uang. V
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah menurut jenis asuransi; V
2) Jumlah menurut tertanggung; V
3) Jumlah menurut mata uang; dan V
4) Jumlah estimasi klaim yang sudah
V
terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah menurut program asuransi; V
2) Jumlah menurut jenis
pertanggungan; V
3) Pemisahan antara premi yang
belum merupakan pendapatan
kepada pihak berelasi dan pihak V
ketiga;
4) Metode perhitungan yang
V
digunakan; dan
5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan
akhir periode yang memperlihatkan V
penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite )
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pemisahan antara utang klaim
kepada pihak berelasi dan pihak V
ketiga;
2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; V
3) Jumlah menurut jenis mata uang; V
dan
4) Jumlah menurut umur utang. V
Halaman 43
Page 44
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan
Jiwa
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pemisahan antara utang klaim
kepada pihak berelasi dan pihak V
ketiga;
2) Jumlah berdasarkan reasuradur; V
3) Jumlah menurut jenis mata uang; V
4) Jumlah menurut umur utang; dan V
5) Jumlah utang atau piutang
V
reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Jumlah berdasarkan tertanggung
V
dan asuradur;
2) Jumlah menurut jenis mata uang; V
dan
3) Jumlah menurut jenis asuransi. V
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain
V
rincian menurut jenis asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum
Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
1) Tanggal dan hasil keputusan rapat
V
pemegang saham;
2) Dasar perhitungan; dan V
3) Saldo menurut usia. V
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan
V Catatan 21
jumlahnya.
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jenis dan jumlahnya; dan V Catatan 12c
b) Informasi mengenai ketetapan pajak. V Catatan 12c
11) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam
rangka anjak piutang dengan recourse; V
dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang
retensi anjak piutang, dan jatuh tempo
serta ikatan penting lainnya yang diatur V
dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah
V
uang muka kontrak yang diterima.
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka
Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian
lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan V
lembaga keuangan jangka panjang
sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Pengungkapan untuk liabilitas
keuangan lainnya berlaku untuk
liabilitas keuangan lainnya yang V
bersifat jangka pendek dan jangka
panjang;
2) Perusahaan wajib mengelompokkan
sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antara pihak ketiga dan pihak V
berelasi;
Halaman 44
Page 45
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
14) Liabilitas Keuangan Lainnya (lanjutan)
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Nilai tercatat liabilitas keuangan
V
untuk setiap kategori;
(b) Laba atau rugi neto pada setiap
V
liabilitas keuangan; dan
(c) Kejadian penting lainnya antara
lain kepatuhan Perusahaan
dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya V
restrukturisasi utang dan
kondisi default ).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Penjelasan tentang pokok-pokok
perubahan persyaratan dan V
penyelesaian utang;
2) Jumlah keuntungan atas
restrukturisasi utang dan dampak V
pajak penghasilan yang terkait;
3) Jumlah keuntungan atau kerugian
bersih atas pengalihan aset yang V
diakui selama periode tersebut; dan
4) Jumlah utang kontinjen yang
dimasukkan dalam nilai tercatat V
utang yang telah direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
V
jenis dan jumlahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
V
jenis dan jumlahnya.
17) Liabilitas terkait aset atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas
terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat
digabung dengan pengungkapan aset tidak V
lancar atau kelompok lepasan yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian nama pihak berelasi, jenis, dan
V Catatan 17
jumlah utang;
b) Jumlah utang menurut mata uang; dan V Catatan 17
c) Jaminan yang diberikan dengan
V
menunjuk pos-pos yang berhubungan.
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan
Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah utang berdasarkan nama
bank/lembaga keuangan dan jenis mata V Catatan 20
uang;
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama
V Catatan 20
periode pelaporan;
c) Tanggal jatuh tempo; V Catatan 20
d) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo
V Catatan 20
dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
e) Penjelasan tentang fasilitas pinjaman
yang diperoleh, termasuk jumlah dan V Catatan 20
tujuan perolehannya;
Halaman 45
Page 46
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan
Jangka Panjang (lanjutan)
Yang Harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
f) Pembayaran yang dilakukan pada
periode berjalan untuk masing-masing V Catatan 20
fasilitas pinjaman;
g) Kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya V Catatan 20
restrukturisasi utang dan kondisi
default );
h) Jaminan yang diberikan dengan
V Catatan 20
menunjuk pos-pos yang berhubungan;
i) Persyaratan lain yang penting, seperti
adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau V Catatan 20
pembatasan perolehan utang baru; dan
j) Pengungkapan informasi sehubungan
dengan liabilitas berbunga jangka
panjang yang akan jatuh tempo dalam
jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak
tanggal laporan posisi keuangan tetapi
tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka panjang, antara lain adalah:
1) Nama bank/lembaga keuangan dan
V
jumlahnya; dan
2) Ringkasan perjanjian lama dan
baru, yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu V
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap
kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi V Catatan 22
keuangan;
b) Rekonsiliasi antara total pembayaran
sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan
nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dan nilai
kininya, untuk setiap periode berikut:
1) Sampai dengan satu tahun; V Catatan 22
2) Lebih dari satu tahun sampai 5
V Catatan 22
(lima) tahun; dan
3) Lebih dari 5 (lima)tahun. V Catatan 22
c) Pembayaran sewa kontinjen yang diakui
sebagai beban pada periode tersebut;
d) Total pembayaran minimum sewa-lanjut
(sublease ) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak
sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan V Catatan 22
(non-cancellable sublease ) pada tanggal
laporan posisi keuangan;
e) Keuntungan atau kerugian yang
ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan V
dan penyewaan kembali (sale and
leaseback ); dan
f) Penjelasan umum isi perjanjian sewa
yang material, antara lain:
1) Dasar penentuan utang sewa
kontinjen; V
2) Ada tidaknya klausul-klausul yang
berkaitan dengan opsi perpanjangan
V
atau pembelian dan eskalasi
beserta syarat-syaratnya; dan
3) Pembatasan-pembatasan yang
V
ditetapkan dalam perjanjian sewa.
Halaman 46
Page 47
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan jenis, mata
V
uang, dan jangka waktu;
2) Rincian jumlah berdasarkan pihak
V
berelasi dan pihak ketiga;
3) Tingkat suku bunga rata-rata per
tahun; V
4) Rincian berdasarkan peringkat efek
V
dan perusahaan pemeringkat;
5) Jumlah amortisasi pada tahun
berjalan; V
6) Ringkasan perjanjian yang meliputi
tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo,
kewajiban yang harus dipenuhi, dan V
persyaratan penting lainnya (Debt
Covenance );
7) Pendapat manajemen tentang
pemenuhan Debt Covenance atas V
surat berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan pihak, jenis,
V
dan mata uang;
2) Rincian jumlah berdasarkan pihak
V
berelasi dan pihak ketiga;
3) Ringkasan perjanjian yang meliputi
tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal
jatuh tempo, nilai Aset bank yang V
dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (debt covenance );
4) Pendapat manajemen terkait
V
pemenuhan debt covenance ;
5) Apabila bank menerima dana atau
fasilitas pinjaman dari pemerintah
atau pihak lain dengan tingkat
imbalan yang lebih rendah dari
tingkat bunga pasar maka V
manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian berdasarkan jenis, mata
V
uang, dan kolektibilitas;
2) Rincian jumlah berdasarkan pihak
V
berelasi dan pihak ketiga;
3) Jumlah penyisihan penurunan nilai
V
dan mutasi selama periode berjalan;
4) Ketentuan minimum penyisihan
penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi menurut BI dan posisi V
penyisihan penghapusan bank pada
saat periode pelaporan; dan
5) Pendapat manajemen akan
kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai komitmen dan V
kontinjensi.
Halaman 47
Page 48
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama
tahun berjalan dengan menunjukkan:
1) Saldo awal; V
2) Penyisihan yang dibentuk; V
3) Pengeluaran yang terjadi; dan V
4) Saldo akhir. V
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan
V
dan yang sedang berjalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan
PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar V
akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat
komponen biaya yang sifatnya material,
misalnya beban penutupan tambang, V
maka perusahaan dapat menyajikannya
dalam pos yang terpisah; dan
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
1) Saldo awal; V
2) Penambahan dan Pengurangan;
dan V
3) Saldo akhir. V
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Gambaran umum mengenai jenis
V Catatan 21
program.
2) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir
dari nilai kini kewajiban imbalan
pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama
periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) Biaya jasa kini; V Catatan 21
(b) Biaya bunga; V Catatan 21
(c) Iuran oleh peserta program; V
(d) Keuntungan dan kerugian
V Catatan 21
aktuarial;
(e) Perubahan kurs mata uang
asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang V
berbeda dengan mata uang
penyajian;
(f) Imbalan yang dibayarkan; V Catatan 21
(g) Biaya jasa lalu; V Catatan 21
(h) Kombinasi bisnis; V
(i) Curtailment; dan V
(j) Penyelesaian. V
3) Analisis kewajiban imbalan pasti
terhadap jumlah yang dihasilkan
dari program yang seluruhnya tidak
didanai dan jumlah yang dihasilkan V
dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai;
Halaman 48
Page 49
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
(lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
4) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir
dari Nilai Wajar aset program serta
saldo awal dan akhir dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah,
dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) Hasil yang diharapkan dari aset
V
program;
(b) Keuntungan dan kerugian
V
aktuarial;
(c) Perubahan kurs mata uang
asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang V
berbeda dengan mata uang
penyajian;
(d) Iuran oleh pemberi pekerja; V
(e) Iuran oleh peserta program; V
(f) Imbalan yang dibayarkan; V
(g) Kombinasi bisnis; dan V
(h) Penyelesaian. V
5) Rekonsiliasi nilai kini kewajiban
imbalan pasti sebagaimana
dimaksud dalam butir 2) dan Nilai
Wajar aset program sebagaimana
dimaksud dalam butir (4) atas Aset
dan Liabilitas yang diakui dalam
laporan posisi keuangan, paling
kurang mengungkapkan:
(a) Keuntungan dan kerugian
aktuarial neto yang tidak diakui V
dalam laporan posisi keuangan;
(b) Biaya jasa lalu yang tidak diakui
V
dalam laporan posisi keuangan;
(c) Setiap jumlah yang tidak diakui
sebagai Aset, dikarenakan oleh V
batasan dalam SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode
pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui V
sebagai Aset sesuai dengan
SAK; dan
(e) Jumlah lainnya yang diakui
V
dalam laporan posisi keuangan.
6) Jumlah beban yang diakui di laba
rugi untuk setiap hal-hal berikut dan
nama pos dimana hal tersebut
termasuk:
(a) Biaya jasa kini; V Catatan 21
(b) Biaya bunga; V Catatan 21
(c) Hasil yang diharapkan dari aset
V
program;
(d) Hasil yang diharapkan dari
setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai V
dengan SAK;
(e) Keuntungan dan kerugian
aktuarial, jika Perusahaan
memilih metode koridor 10% V
(sepuluh per seratus);
(f) Biaya jasa lalu; V Catatan 21
(g) Dampak dari curtailment
terutama terkait dengan V
penyelesaiannya; dan
(h) Dampak dari batasan dalam
SAK; V
Halaman 49
Page 50
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
(lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
7) Jumlah total yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain yang
akan diakui segera dalam saldo
laba, meliputi:
(a) Keuntungan dan kerugian
V Catatan 21
aktuarial; dan
(b) Dampak dari batasan dalam
SAK; V
8) Jumlah kumulatif dari keuntungan
dan kerugian aktuarial yang diakui
pada pendapatan komprehensif lain,
dalam hal Perusahaan mengakui V Catatan 21
keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain
sesuai dengan SAK;
9) Persentase atau jumlah setiap
kategori utama yang merupakan
Nilai Wajar total aset program, untuk
setiap kategori utama dari aset
program, yang mencakup, namun V
tidak terbatas pada, instrumen
ekuitas, instrumen utang, properti,
dan seluruh aset lain;
10) Jumlah yang mencakup Nilai Wajar
aset program untuk:
(a) Setiap kategori instrumen
keuangan milik Perusahaan; V
dan
(b) Setiap properti atau Aset lain
yang digunakan oleh V
Perusahaan.
11) Penjelasan atas dasar yang
digunakan untuk menentukan
tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara V
keseluruhan, termasuk dampak
kategori utama dari aset program;
12) Imbal hasil aktual atas aset
program, serta imbal hasil aktual
atas setiap hak penggantian yang V
diakui sebagai Aset;
13) Asumsi aktuarial utama yang
digunakan sampai pada akhir
periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan
tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya,
termasuk:
(a) Tingkat diskonto; V Catatan 21
(b) Tingkat imbal hasil yang
diharapkan atas setiap aset
program untuk periode yang V
disajikan dalam laporan
keuangan;
(c) Tingkat imbal hasil yang
diharapkan untuk periode yang
disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak V
penggantian yang diakui
sebagai aset;
(d) Tingkat kenaikan gaji yang
diharapkan (dan perubahan
dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa V Catatan 21
program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan
imbalan masa depan);
Halaman 50
Page 51
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
(lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
13) Asumsi aktuarial utama yang
digunakan sampai pada akhir
periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan
tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya,
termasuk: (lanjutan)
(e) Tingkat tren biaya kesehatan;
dan V
(f) Asumsi material lain yang
V Catatan 21
digunakan dalam aktuaria;
14) Dampak kenaikan atau penurunan
satu angka persentase dalam
tingkat tren biaya kesehatan yang
diasumsikan pada:
(a) Biaya jasa kini agregat dan
komponen biaya bunga dari
biaya kesehatan pascakerja V
periodik neto; dan
(b) Akumulasi kewajiban imbalan
pascakerja untuk biaya V
kesehatan.
(c) Dalam hal program
dioperasikan dalam lingkungan
inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak
persentase kenaikan atau
penurunan tingkat tren biaya V
kesehatan yang diasumsikan
dari makna yang serupa
dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang
rendah.
15) Jumlah periode tahunan saat ini dan
periode empat tahun sebelumnya
dari:
(a) Nilai kini kewajiban imbalan
pasti, Nilai Wajar aset program
dan surplus atau defisit pada V
program; dan
(b) Penyesuaian yang timbul pada:
(i) Liabilitas program
dinyatakan sebagai jumlah
atau persentase dari
liabilitas program pada V
akhir periode pelaporan;
dan
(ii) Aset program dinyatakan
sebagai jumlah atau
persentase dari aset V
program pada akhir
periode pelaporan;
16) Estimasi terbaik pemberi kerja,
segera setelah dapat ditentukan
secara andal, dari iuran yang
diharapkan akan dibayar dalam V
program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan;
Halaman 51
Page 52
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
(lanjutan)
a) Imbalan Pasti (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
17) Khusus untuk program imbalan
pasti yang membagi risiko antar
entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:
(a) Perjanjian kontraktual atau
kebijakan tertulis untuk
pembebanan biaya imbalan V
pasti neto atau bukti bahwa
tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) Dalam hal Perusahaan
mencatat alokasi biaya imbalan
pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:
(i) Informasi yang
memungkinkan pengguna
laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat
program imbalan pasti dan V
dampak keuangan atas
perubahan program
selama periode tersebut;
(ii) Pengungkapan gambaran
umum jenis program
sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup
penjelasan praktik informal
yang menimbulkan
kewajiban konstruktif
termasuk dalam
pengukuran kewajiban
imbalan pasti; dan
(iii) Jika Perusahaan mencatat
iuran yang terutang untuk
periode sesuai SAK
informasi tentang program
secara keseluruhan
disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3),
butir (4), butir (9), butir
(13), butir (14), dan butir
(16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan
program iuran pasti harus
mengungkapkan jumlah yang diakui V
sebagai beban untuk program iuran
pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang
jenis dan jumlah imbalan kerja jangka V
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Iuran program dan jumlah pesangon
V
pemutusan kontrak kerja; dan
2) Penjelasan mengenai liabilitas
V
kontinjen (jika ada).
Halaman 52
Page 53
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal
dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata
uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa V
tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya;
b) Peringkat dan nama Perusahaan
V
Pemeringkat Efek;
c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo
V
dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
d) Nama Wali Amanat dan keterkaitan
V
usaha dengan Perusahaan;
e) Jaminan serta pembentukan dana untuk
pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, V
jika ada;
f) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam
V
Kontrak Perwaliamanatan;
g) Kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya V
restrukturisasi utang dan kondisi
default ); dan
h) Persyaratan penting lainnya. V
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan
Sukuk berdasarkan akad syariah yang V
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan
antara lain:
1) Uraian tentang persyaratan utama
dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) Ringkasan akad syariah dan
skema transaksi syariah yang V
digunakan;
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas
V
yang mendasari;
(c) Nilai nominal; V
(d) Besaran imbalan (untuk Sukuk
V
ijarah);
(e) Prinsip pembagian hasil usaha,
dasar bagi hasil, dan besaran
nisbah bagi hasil (untuk Sukuk V
mudharabah);
(f) Rencana jadwal dan tata cara
pembagian dan/atau
pembayaran imbalan atau bagi V
hasil;
(g) Jangka waktu; V
(h) Tujuan penerbitannya; dan V
(i) Persyaratan penting lain. V
2) Peringkat dan nama Perusahaan
V
Pemeringkat Efek;
3) Bursa tempat Sukuk dicatatkan; V
4) Jumlah bagian yang akan jatuh
tempo dalam waktu 12 (dua belas) V
bulan;
5) Nama Wali Amanat dan keterkaitan
V
usaha dengan Perusahaan;
6) Jaminan dengan menunjuk pos-pos
V
yang berhubungan (jika ada);
7) Pembatasan yang dipersyaratkan
dalam Kontrak Perwaliamanatan; V
dan
8) Kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi Sukuk (misalnya V
restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default ).
Halaman 53
Page 54
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
B) Liabilitas (lanjutan)
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu,
jenis mata uang, dan kisaran suku bunga V
kontraktual selama periode pelaporan;
b) Tujuan perolehannya; V
c) Persyaratan terkait dengan pelunasan
V
utang subordinasi;
d) Kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya V
restrukturisasi utang dan kondisi
default );
e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam
V
Kontrak Perwaliamanatan; dan
f) Persyaratan penting lainnya. V
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal
dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo,
jadwal pembayaran bunga, suku bunga, V
bursa tempat obligasi konversi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) Periode konversi dan persyaratan
konversi, antara lain meliputi rasio
konversi, harga pelaksanaan, hak V
konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti;
c) Dampak dilusi apabila seluruh
obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atau
harga pelaksanaan (exercise price ) yang V
paling menguntungkan dari sudut
pandang pemegang obligasi konversi;
d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan
V
dan dampak dilusinya;
e) Peringkat dan nama Perusahaan
V
Pemeringkat Efek;
f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo
V
dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
g) Nama Wali Amanat dan keterkaitan
V
usaha dengan Perusahaan;
h) Jaminan serta pembentukan dana untuk
pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan V
(jika ada);
i) Kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya V
restrukturisasi utang dan kondisi
default );
j) Dalam hal Perusahaan menerbitkan
obligasi konversi tanpa melalui
penawaran umum, wajib diungkapkan V
tujuan penerbitan dan nama pembeli;
k) Komponen Liabilitas dari obligasi
konversi; V
l) Keberadaan fitur derivatif melekat; dan V
m) Persyaratan penting lainnya, V
Halaman 54
Page 55
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
C) Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar
V
pada awal dan akhir periode;
2) Hak, keistimewaan, dan
pembatasan yang melekat pada
setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan V
pembayaran kembali atas modal;
dan
3) Saham yang dicadangkan untuk
penerbitan dengan hak opsi dan
kontrak penjualan saham, termasuk V
jumlah dan persyaratan.
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan
V
setiap pos cadangan dalam ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan
mengungkapkan jumlah lembar saham
dan persentase kepemilikan, yaitu:
1) Pemegang saham yang memiliki 5%
V Catatan 23
(lima perseratus) atau lebih;
2) Nama direktur dan komisaris yang
V Catatan 23
memiliki saham; dan
3) Pemegang saham lainnya. V Catatan 23
d) Dalam hal terjadi perubahan modal
saham dalam periode berjalan:
1) Keputusan yang berhubungan
dengan perubahan modal saham
tersebut, seperti pengesahan
Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia, persetujuan dan/atau V
pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS);
2) Sumber peningkatan modal saham,
antara lain dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru
dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek V
Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement ), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi; dan
3) Tujuan perubahan modal saham,
antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau V
pemenuhan kecukupan modal.
e) Dalam hal hanya sebagian saham
Perusahaan yang dicatatkan di Bursa
Efek, agar disebutkan jumlah saham V
yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-
in Capital )
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; V Catatan 24
b) Uraian sumber agio saham; V Catatan 24
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas
V
berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih
V
kurs atas modal disetor;
e) Uraian mengenai sifat dan asal
V
tambahan modal disetor lainnya;
Halaman 55
Page 56
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
C) Ekuitas (lanjutan)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk (lanjutan)
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-
in Capital ) (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
f) Pengungkapan untuk selisih nilai
transaksi dengan entitas sepengendali,
antara lain:
1) Nama dan penjelasan tentang
entitas atau bisnis yang V
berkombinasi;
2) Penjelasan mengenai hubungan
sepengendali dari entitas-entitas
yang bertransaksi dan bahwa V
hubungan tersebut tidak bersifat
sementara;
3) Tanggal efektif transaksi; V
4) Operasi atau kegiatan bisnis yang
telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombinasi bisnis V
tersebut;
5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang
dialihkan serta jenis dan jumlah V
imbalan yang terjadi;
6) Nilai tercatat bisnis yang
dikombinasikan atau dialihkan serta
selisih antara nilai tercatat tersebut V
dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterima; dan
7) Penyajian kembali laporan
keuangan yang memberikan
informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan
keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang V
disajikan kembali;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset
dan Liabilitas entitas atau bisnis V
yang dikombinasikan;
(c) Dampak penyesuaian
V
kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan
keuangan setelah disajikan V
kembali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan
tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
1) Jenis transaksi dan perubahan
V
persentase kepemilikan;
2) Nama entitas anak; dan V
3) Nama pihak yang bertransaksi. V
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan
kepemilikan tanpa hilangnya V
Pengendalian; dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas
pelepasan investasi pada saat hilangnya V
Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali
saham, pelepasan, atau pengurangan V
modal disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta
jumlah lembar dan nilai saham treasuri V
yang diperoleh;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
digunakan sebagai pengurangan modal V
disetor;
Halaman 56
Page 57
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
C) Ekuitas (lanjutan)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk (lanjutan)
4) Saham Treasuri (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga V
pelepasan saham treasuri; dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai
V
saham treasuri.
5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode
V
yang lalu (jika ada);
b) Perubahan saldo laba pada periode
bersangkutan dan persetujuan RUPS V
yang terkait; dan
c) Saldo laba yang ditentukan
penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap V
pos cadangan.
6) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari
V
masing-masing waran;
b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran; V
c) Nilai waran yang belum dan tidak
V
dilaksanakan (kadaluwarsa);
d) Jumlah waran yang diterbitkan dan
V
beredar serta dampak dilusinya; dan
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan
V
penerbitan waran.
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain
keterangan mengenai perubahan masing-
masing komponen pendapatan komprehensif V Catatan 26
lainnya.
8) Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang V
tidak dapat diatribusikan secara langsung
atau tidak langsung pada entitas induk.
D) Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari
pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
1) Penjualan barang; V Catatan 28
2) Penjualan jasa; V Catatan 28
3) Bunga; V
4) Royalti; dan/atau V
5) Dividen. V
Diungkapkan secara terpisah berdasarkan
pihak berelasi dan pihak ketiga;
b) Rincian jumlah dari kelompok
V Catatan 28
produk/jasa utama;
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai
penjualan yang melebihi 10% (sepuluh V Catatan 28
perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari
pertukaran barang atau jasa yang
tercakup dalam setiap kategori signifikan
dari pendapatan (jika ada), yang V
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga;
Halaman 57
Page 58
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
1) Pendapatan (lanjutan)
Diungkapkan secara terpisah berdasarkan
pihak berelasi dan pihak ketiga; (lanjutan)
e) Khusus untuk kontrak konstruksi,
diungkapkan antara lain:
1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak
yang diakui sebagai
pendapatan dalam periode V
berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk
menentukan pendapatan
kontrak yang diakui dalam V
periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk
menentukan tahap V
penyelesaian kontrak.
2) Pekerjaan dalam proses
penyelesaian pada tanggal akhir
periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang
terjadi dan laba/rugi yang diakui V
sampai tanggal pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang
V
diterima; dan
(c) Jumlah retensi. V
3) Jumlah tagihan dan utang bruto
kepada pemberi kerja, masing- V
masing sebagai Aset dan Liabilitas.
f) Dalam hal Perusahaan memiliki
transaksi hubungan keagenan,
diungkapkan secara terpisah, antara lain:
1) Penjualan biasa dan penjualan dari
V
hubungan keagenan;
2) Pendapatan komisi yang diperoleh
Perusahaan sebagai agen dari
transaksi keagenan dengan V
pendapatan lainnya; dan
3) Perincian dari komponen
pendapatan neto yang diperoleh
Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara
lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto; V
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan V
(c) Total pendapatan neto. V
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh
Regulator Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif; V
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif; V
c) Masa berlaku tarif; V
d) Besaran tarif; dan V
e) Perjanjian lain yang terkait. V
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok
produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen; V
b) Pendapatan anjak piutang; dan V
c) Pendapatan sewa. V
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang
lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan
dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi; V
b) Subsidi tidak mampu; dan V
c) Selisih perhitungan klaim. V
Halaman 58
Page 59
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa
utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa
transportasi; V
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa
V
penyewaan alat transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa
V
ekspedisi;
d) Rincian pendapatan usaha dari
V
keagenan; dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai
dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,
tanker dan pesawat udara) dengan V
ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.
6) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain
pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi V
yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian
dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto, premi reasuransi, dan penurunan V
(kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang
berlaku (PSAK 36 dan 62).
8) Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan
jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa
lain, dan rincian pendapatan kerjasama V
operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak
penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol,
maka pendapatan usaha untuk setiap V
ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari
dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah; V
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan
V
untuk provisi dan komisi yang diakui;
c) Efek-efek; dan V
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan
V
Bank lain.
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur,
diungkapkan beban pokok produksi yang
dirinci:
1) Biaya bahan baku; V Catatan 29
2) Biaya tenaga kerja; dan V Catatan 29
3) Biaya overhead ditambah dan
dikurangi saldo awal dan akhir V Catatan 29
persediaan.
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian
yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) V Catatan 29
dari pendapatan; dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban
pokok berdasarkan pada jasa yang V
dijual.
Halaman 59
Page 60
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban
Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian
beban departementalisasi:
a) Beban bahan; V
b) Beban jasa pelayanan; V
c) Beban pegawai; V
d) Beban penyusutan sarana medis; V
e) Beban pemeliharaan sarana; V
f) Beban asuransi; V
g) Beban langganan daya dan jasa; dan V
h) Beban depresiasi. V
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok klaim bruto, klaim reasuransi,
dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim V
retensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis
klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim V
kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban V
komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian dan jumlah menurut jenis V
investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban
V
departementalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan V
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban
V
departemen lainnya.
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban
berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:
a) Beban penjualan; V Catatan 30
b) Beban distribusi; dan V
c) Beban umum dan administrasi. V Catatan 30
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian jumlah beban bunga berdasarkan V
kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok V
produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah
beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan V
Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
Piutang Sewa Pembiayaan.
Halaman 60
Page 61
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. V Catatan 31
b) Rincian dan jumlah Beban lainnya. V Catatan 31
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
1) Biaya pinjaman meliputi:
(a) Beban keuangan yang dihitung
dengan menggunakan metode V Catatan 31
suku bunga efektif;
(b) Beban keuangan dalam sewa
pembiayaan yang diakui sesuai V
SAK yang berlaku; dan
(c) Selisih kurs yang berasal dari
pinjaman dalam mata uang
asing sepanjang selisih kurs V
tersebut diperlakukan sebagai
penyesuaian terhadap bunga.
2) Biaya keuangan lainnya yang terjadi
dari transaksi instrumen keuangan
meliputi:
(a) Rugi penurunan nilai dari
kuotasi atas investasi tersedia V
untuk dijual;
(b) Rugi neto dari instrumen
keuangan yang diakui pada
V
Nilai Wajar melalui laba rugi;
dan
(c) Amortisasi premi/diskonto
kontrak berjangka yang V
bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas
Asosiasi dan/atau Ventura Bersama
meliputi :
1) Bagian laba rugi dari masing-masing
entitas asosiasi dan/atau Ventura
V
Bersama yang dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas; dan
2) Bagian laba rugi dari entitas
asosiasi dari operasi yang
V
dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas
Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain
rincian jumlah berdasarkan jenis aset V
keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan
(penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah.
Yang harus diungkapkan antara lain
V
rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-
surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain
V
rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset
V
Tetap maupun Aset Takberwujud;
b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas
V
program manfaat pasti;
c) Selisih kurs karena penjabaran laporan
V
keuangan;
d) Keuntungan (kerugian) dari aset
V
keuangan tersedia untuk dijual; dan
e) Bagian efektif dari keuntungan dan
kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas; dan bagian
pendapatan komprehensif lain dari V
entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.
Halaman 61
Page 62
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Komponen beban (penghasilan) pajak
yang terdiri dari:
1) Beban (penghasilan) pajak kini; V Catatan 12d
2) Penyesuaian yang diakui pada
periode atas pajak kini yang berasal V
dari periode lalu;
3) Jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan yang berasal dari
perbedaan temporer dan V Catatan 12d
pembalikannya;
4) Jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan terkait dengan
perubahan tarif pajak atau V Catatan 12e
penerapan peraturan perpajakan
yang baru;
5) Jumlah manfaat yang berasal dari
rugi pajak yang tidak diakui
sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang V
digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak
tangguhan;
6) Beban pajak tangguhan yang
disebabkan oleh penurunan atau
pembalikan penurunan sebelumnya V
atas aset pajak tangguhan; dan
7) Jumlah beban (penghasilan) terkait
dengan perubahan kebijakan
akuntansi dan kesalahan yang
diperhitungkan dalam laporan laba V
rugi komprehensif, dikarenakan
tidak dapat diperlakukan secara
retrospektif;
b) Agregat pajak kini dan pajak tangguhan
terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke V
ekuitas;
c) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan
setiap komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuali untuk bagian
pendapatan komprehensif lain dari V
entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama;
d) Penjelasan hubungan antara beban
(penghasilan) pajak dan laba akuntansi
dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:
1) Rekonsiliasi antara beban
(penghasilan) pajak dan hasil
perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan V Catatan 12d
mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku; atau
2) Rekonsiliasi antara tarif pajak efektif
rata-rata dan tarif pajak yang
berlaku, dengan mengungkapkan V Catatan 12d
dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku;
e) Penjelasan mengenai perubahan tarif
pajak yang berlaku dan perbandingan
dengan tarif pajak yang berlaku pada V
periode akuntansi sebelumnya;
f) Jumlah (dan batas waktu penggunaan,
jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum
dikompensasi yang tidak diakui sebagai V
aset pajak tangguhan dalam laporan
keuangan;
Halaman 62
Page 63
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
20) Pajak Penghasilan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
g) Jumlah agregat perbedaan temporer
yang terkait dengan investasi pada
entitas anak, cabang, entitas asosiasi,
dan bagian partisipasi dalam Ventura V
Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui;
h) Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan
beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:
1) Laba sebelum pajak menurut
V
akuntansi; Catatan 12d
2) Ditambah/dikurangi koreksi positif
V
atau negatif (dirinci); dan Catatan 12d
3) Laba kena pajak. V Catatan 12d
i) Perhitungan beban dan liabilitas pajak
kini dengan menerapkan tarif pajak
sesuai dengan ketentuan perundang- V Catatan 12d
undangan pajak yang berlaku;
j) Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil
rekonsiliasi menjadi dasar dalam V Catatan 12d
pengisian SPT Tahunan PPh Badan;
k) Setiap jenis perbedaan temporer dan
setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi: V
1) Jumlah aset dan liabilitas pajak
tangguhan yang diakui pada laporan
posisi keuangan untuk periode V Catatan 12e
sajian; dan
2) Jumlah beban (penghasilan) pajak
tangguhan yang diakui dalam laba
rugi, apabila jumlah tersebut tidak
terlihat dari perubahan jumlah aset V Catatan 12e
atau liabilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi
keuangan.
l) Beban pajak terkait dengan operasi yang
dihentikan:
1) Keuntungan atau kerugian atas
V
penghentian; dan
2) Laba rugi dari kegiatan normal atas
operasi yang dihentikan selama
periode, bersama dengan jumlah V
terkait untuk setiap periode sajian.
m) Jumlah konsekuensi pajak penghasilan
atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau
diumumkan sebelum Laporan Keuangan V
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan;
n) Uraian jumlah perubahan pada jumlah
pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah V
pihak pengakuisisi dalam suatu
kombinasi bisnis;
o) Peristiwa atau perubahan keadaan yang
menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak
tangguhan yang diperoleh dari V
kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah
tanggal akuisisi; dan
Halaman 63
Page 64
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
20) Pajak Penghasilan (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan
atau bukti yang mendukung pengakuan
atas aset pajak tangguhan, apabila:
1) Penggunaan aset pajak tangguhan
bergantung pada kondisi laba kena
pajak mendatang lebih besar dari
laba pembalikan perbedaan V
temporer kena pajak yang telah ada;
dan
2) Entitas mengalami kerugian pada
periode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan V
diakuinya aset pajak tangguhan
terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah yang digunakan sebagai
pembilang dalam penghitungan laba per
saham dasar dan dilusian, dan
rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap
laba atau rugi yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk untuk periode V Catatan 33
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per
saham;
b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi penyebut
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup V Catatan 33
dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per
saham;
c) Instrumen (termasuk saham yang dapat
diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensi mendilusi laba per saham
dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba V
per saham dilusian karena instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode
sajian;
d) Penjelasan transaksi saham biasa atau
transaksi instrumen berpotensi saham
biasa, selain yang dihitung sesuai
dengan SAK yang berlaku, yang terjadi
setelah periode pelaporan dan akan
secara signifikan mengubah jumlah V
saham biasa atau instrumen berpotensi
saham biasa yang beredar pada akhir
periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan; dan
e) Laba per saham dasar dan dilusian untuk
V
operasi yang dihentikan.
Halaman 64
Page 65
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau
saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
1) Lebih dari Rp1.000.000.000 (satu
miliar rupiah) untuk transaksi
dengan orang atau anggota V Catatan 32
keluarga terdekat; dan/atau
2) Lebih dari 0,5% (nol koma lima
perseratus) dari modal disetor untuk V Catatan 32
transaksi dengan entitas berelasi.
b) Terkait dengan transaksi dengan orang
atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak V
berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud;
c) Terkait dengan transaksi dengan entitas
berelasi meliputi sifat dan hubungan
dengan pihak-pihak berelasi serta
informasi mengenai transaksi dan saldo,
termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potensi dampak
hubungan tersebut dalam laporan
keuangan, paling kurang:
1) Jumlah transaksi beserta
persentasenya terhadap total V Catatan 32
pendapatan dan beban terkait;
2) Jumlah saldo beserta
persentasenya terhadap total Aset
atau Liabilitas, termasuk komitmen,
dan: V
(a) Persyaratan dan ketentuannya,
termasuk apakah terdapat
jaminan, dan sifat imbalan yang V Catatan 32
akan diberikan, untuk
penyelesaian; dan
(b) Rincian garansi yang diberikan
V
atau diterima.
3) Jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai, beban cadangan
kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan V
jumlah saldo piutang usaha dan
piutang pihak berelasi non-usaha;
dan
4) Alasan dan dasar pembentukan
cadangan kerugian penurunan nilai, V
jika dilakukan pembentukan.
d) Pengungkapan yang disyaratkan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a)
dan b) dilakukan secara terpisah untuk
masing-masing kategori berikut:
1) Entitas induk; V
2) Entitas dengan pengendalian
bersama atau Pengaruh Signifikan V Catatan 32
terhadap entitas;
3) Entitas anak; V
4) Entitas asosiasi; V
5) Ventura Bersama dimana entitas
V
merupakan venturer;
6) Personil manajemen kunci dari
entitas pelapor atau entitas V Catatan 32
induknya; dan
7) Pihak-pihak berelasi lainnya. V
Halaman 65
Page 66
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
22) Transaksi Pihak Berelasi (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
e) Seluruh kompensasi yang diberikan
kepada masing-masing anggota atau
kelompok direksi, komisaris, pemegang
saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:
1) Imbalan kerja jangka pendek; V Catatan 1a
2) Imbalan pascakerja; V
3) Imbalan kerja jangka panjang
lainnya; V
4) Pesangon pemutusan kontrak kerja;
V
dan
5) Pembayaran berbasis saham. V
f) Untuk entitas berelasi dengan
pemerintah:
1) Nama entitas berelasi dengan
pemerintah dan sifat hubungannya V
dengan Perusahaan;
2) Sifat dan jumlah setiap transaksi
yang secara individual signifikan; V
dan
3) Untuk transaksi lainnya yang secara
kolektif, tetapi tidak secara
individual, signifikan, indikasi secara V
kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah
V Catatan 36
mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing serta
ekuivalennya dalam mata uang V Catatan 36
fungsional;
2) Posisi neto dari aset dan liabilitas
V Catatan 36
moneter dalam mata uang asing;
3) Rincian kontrak valuta berjangka
V
dan ekuivalen dalam mata uang
4) fungsional;
Jumlah selisih kurs yang diakui
dalam laba rugi, kecuali untuk
selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur V
pada nilai wajar melalui laba rugi;
dan
5) Selisih kurs neto diakui dalam
pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen
ekuitas yang terpisah, serta V
rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang
diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual,
termasuk goodwill atau suatu unit
penghasil kas:
1) Peristiwa dan kondisi yang
mengindikasikan pengakuan atau V
pembalikan rugi penurunan nilai;
2) Jumlah rugi penurunan nilai yang
diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan
laba rugi komprehensif yang V
didalamnya tercakup rugi penurunan
nilai;
Halaman 66
Page 67
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang
diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual,
termasuk goodwill atau suatu unit
penghasil kas: (lanjutan)
3) Jumlah pembalikan rugi penurunan
nilai yang diakui dalam laba rugi
selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang V
di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik;
4) Goodwill yang telah diakui rugi
V
penurunan nilainya;
5) Jumlah rugi penurunan nilai atas
aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain V
selama periode tersebut; dan
6) Jumlah pembalikan rugi penurunan
nilai atas aset revaluasian yang
diakui dalam pendapatan V
komprehensif lain selama periode
tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud
dalam angka (1) dilakukan untuk setiap V
kelompok aset.
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan
Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Sifat dan alasan perubahan estimasi
V
akuntansi;
2) Jumlah perubahan estimasi yang
berdampak pada periode berjalan; V
dan
3) Perkiraan dampak estimasi pada
periode mendatang. Dalam hal
jumlah dampak pada periode V
mendatang tidak praktis, fakta
tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Sifat dari perubahan kebijakan
V
akuntansi;
2) Alasan penerapan kebijakan
akuntansi baru memberikan V
informasi yang andal dan relevan;
3) Jumlah penyesuaian untuk periode
berjalan dan setiap periode lalu
sajian: V
(a) Setiap pos laporan keuangan
V
yang terpengaruh; dan
(b) Laba per saham dasar dan
V
dilusian.
4) Jumlah penyesuaian yang terkait
dengan periode-periode sebelum
periode yang disajikan. Dalam hal V
tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya; dan
5) Keadaan yang membuat penerapan
retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-
periode sebelum periode-periode V
tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan
akuntansi.
Halaman 67
Page 68
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan
Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu (lanjutan)
c) Kesalahan Periode Lalu V
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Sifat dari kesalahan periode lalu; V
2) Jumlah koreksi untuk setiap periode
sajian:
(a) Bagi setiap pos laporan
V
keuangan; dan
(b) Laba per saham dasar dan
V
dilusian;
3) Jumlah koreksi pada awal periode
V
sajian paling awal; dan
4) Keadaan yang membuat penerapan
retrospektif tidak praktis dilakukan
dan penjelasan mengenai cara dan
waktu dilakukannya koreksi apabila V
penyajian kembali retrospektif tidak
praktis.
26) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-
hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selama
periode pelaporan, yaitu:
1) Nama dan penjelasan tentang pihak
V
yang diakuisisi;
2) Tanggal akuisisi; V
3) Biaya terkait akuisisi, di luar biaya
penerbitan Efek utang dan Efek
ekuitas, periode berjalan, dan V
akumulasinya untuk masing-masing
kombinasi bisnis;
4) Persentase kepentingan ekuitas
V
berhak suara yang diperoleh;
5) Alasan utama untuk kombinasi
bisnis dan penjelasan tentang cara
pihak pengakuisisi memperoleh V
Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi;
6) Penjelasan kualitatif tentang faktor
yang membentuk goodwill yang V
diakui;
7) Nilai Wajar pada saat tanggal
akuisisi atas total imbalan yang
dialihkan dan Nilai Wajar tanggal V
akuisisi untuk setiap kelompok
utama imbalan;
8) Kesepakatan imbalan kontinjensi
dan aset indemnifikasi:
(a) Jumlah yang diakui pada
V
tanggal akuisisi;
(b) Penjelasan tentang
kesepakatan dan dasar
penentuan jumlah pembayaran; V
dan
(c) Estimasi kisaran hasil (tidak
didiskonto) atau, jika apabila
kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan
alasan mengapa kisaran
tersebut tidak dapat V
diestimasikan. Dalam hal
jumlah maksimum pembayaran
tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan
fakta tersebut.
Halaman 68
Page 69
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-
hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selama
periode pelaporan, yaitu: (lanjutan)
9) Perusahaan harus mengungkapkan
piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya
pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan
kelompok piutang lain, yaitu sebagai
berikut:
(a) Nilai Wajar piutang; V
(b) Jumlah piutang bruto
V
kontraktual; dan
(c) Estimasi terbaik pada tanggal
akuisisi atas jumlah arus kas
kontraktual yang diperkirakan V
tidak tertagih.
10) Jumlah yang diakui pada tanggal
akuisisi untuk setiap kelompok
utama Aset yang diperoleh dan V
Liabilitas yang diambil alih;
11) Setiap liabilitas kontinjensi yang
diakui pada Nilai Wajar:
(a) Uraian mengenai karakteristik
kewajiban dan perkiraan saat
arus keluar sumber daya V
ekonomi terjadi;
(b) Indikasi ketidakpastian saat
atau jumlah arus keluar
tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus V
mengungkapkan asumsi utama
yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan; dan
(c) Jumlah estimasi penggantian
yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang V
telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.
12) Dalam hal liabilitas kontinjensi tidak
diakui karena Nilai Wajarnya tidak
dapat diukur secara andal, maka
pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) Informasi sebagaimana
dimaksud dalam angka 33
huruf b) angka (4) terkait V
perikatan dan kontijensi; dan
(b) Alasan Liabilitas tidak dapat
V
diukur secara andal.
13) Dalam hal pembelian dengan
diskon:
(a) Jumlah keuntungan yang diakui
dan pos dalam laporan laba
rugi komprehensif dimana V
keuntungan tersebut diakui;
dan
(b) Penjelasan tentang alasan
transaksi tersebut V
menghasilkan keuntungan.
Halaman 69
Page 70
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-
hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selama
periode pelaporan, yaitu: (lanjutan)
14) Setiap kombinasi bisnis dimana
pihak pengakuisisi memiliki kurang
dari 100% (seratus perseratus) dari
kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi:
(a) Jumlah dari kepentingan
nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui pada V
tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya; dan
(b) Teknik penilaian dan input
model utama yang digunakan
dalam penentuan nilai tersebut,
untuk setiap kepentingan V
nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada
Nilai Wajar.
15) Dalam hal suatu kombinasi bisnis
yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal
akuisisi atas kepentingan
ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak V
pengakuisisi segera sebelum
tanggal akuisisi; dan
(b) Jumlah keuntungan atau
kerugian yang diakui sebagai
hasil dari pengukuran kembali
Nilai Wajar dari kepentingan
ekuitas pada pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh V
pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan laba rugi
komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian
tersebut.
16) Informasi sebagai berikut:
(a) Jumlah pendapatan dan laba
atau rugi dari pihak yang
diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam V
laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan; dan
(b) Pendapatan dan laba atau rugi
dari entitas hasil penggabungan
untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal
akuisisi untuk semua kombinasi V
bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal
periode pelaporan.
Halaman 70
Page 71
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi
pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi
pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material
atau secara kolektif material:
1) Dalam hal akuntansi awal untuk
kombinasi bisnis belum selesai
untuk Aset, Liabilitas, kepentingan
nonpengendali tertentu atau jenis
imbalan dan jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan kombinasi
bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:
a) Alasan akuntansi awal untuk
V
kombinasi bisnis belum selesai;
b) Aset, Liabilitas, kepentingan
ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansi awalnya belum V
selesai; dan
c) Sifat dan jumlah dari setiap
penyesuaian periode
pengukuran yang diakui selama V
periode pelaporan.
2) Setiap periode pelaporan setelah
tanggal akuisisi sampai dengan
Perusahaan mendapatkan, menjual
atau kehilangan hak atas aset
imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan
liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau
lewat waktu, maka diungkapkan:
a) Setiap perubahan dalam jumlah
yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama V
penyelesaian;
b) Setiap perubahan dalam
kisaran hasil (tidak didiskonto)
dan alasan perubahan tersebut; V
dan
c) Teknik penilaian dan input
model utama yang digunakan
untuk mengukur imbalan V
kontinjensi.
3) Liabilitas kontinjensi yang diakui
V
dalam kombinasi bisnis, jika ada;
4) Rekonsiliasi atas nilai tercatat
goodwill pada awal dan akhir V
periode pelaporan;
5) Jumlah dan penjelasan dari setiap
keuntungan atau kerugian yang
diakui pada periode pelaporan yang:
a) Terkait dengan aset
teridentifikasi yang diperoleh
atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada V
periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya;
b) Ukuran, sifat, atau kejadian
relevan yang diungkapkan
untuk memahami laporan V
keuangan Perusahaan hasil
penggabungan;
Halaman 71
Page 72
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
26) Kombinasi Bisnis (lanjutan)
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi
pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi
pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material
atau secara kolektif material:
5) Jumlah dan penjelasan dari setiap
keuntungan atau kerugianyang
diakui pada periode pelaporan yang:
(lanjutan)
c) Pernyataan kesesuaian dengan
peraturan Bapepam dan LK
dalam pelaksanaan transaksi V
kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus
mengungkapkan hal-hal berikut
secara keseluruhan,
sehubungan dengan perolehan
atas entitas anak dan unit
bisnis lainnya selama suatu
periode:
1) Jumlah harga yang
V
dibayarkan;
2) Bagian dari harga yang
merupakan Kas dan V
Setara Kas;
3) Jumlah Kas dan Setara
Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya apabila V
Pengendalian diperoleh;
dan
4) Jumlah aset dan liabilitas
selain Kas dan Setara Kas
pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila V
Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Pengungkapan pada level segmen;
1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) Faktor-faktor yang digunakan
oleh manajemen untuk
mengidentifikasi segmen V Catatan 34
dilaporkan; dan
(b) Jenis produk dan jasa yang
menghasilkan pendapatan dari V Catatan 34
setiap segmen dilaporkan.
2) Informasi mengenai laba atau rugi
segmen, termasuk pendapatan dan
beban tertentu, aset segmen, dan
liabilitas segmen dari segmen V Catatan 34
dilaporkan, serta dasar
pengukurannya; dan
3) Rekonsiliasi dari jumlah pendapatan
segmen, ukuran laba atau rugi
segmen dilaporkan, aset segmen,
liabilitas segmen, dan unsur segmen V Catatan 34
material lainnya terhadap jumlah
yang terkait dalam laporan
keuangan Perusahaan.
Halaman 72
Page 73
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
27) Segmen Operasi (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
b) Pengungkapan pada level entitas
1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan
eksternal untuk setiap produk dan
jasa atau setiap kelompok produk V
dan jasa yang serupa.
2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan
eksternal yang diatribusikan
kepada:
i. Negara domisili
V
Perusahaan; dan
ii. Semua negara asing
secara jumlah dimana
Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal
pendapatan dari suatu
negara asing secara
individual jumlahnya
V
material, pendapatan
tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk
dasar pengatribusian
pendapatannya kepada
negara tersebut secara
individual.
(b) Aset tidak lancar selain
instrumen keuangan, aset
pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pascakerja, dan hak
yang terjadi akibat kontrak
asuransi yang berlokasi di:
i. Negara domisili
V
Perusahaan; dan
ii. Semua negara asing
secara total dimana
Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu
negara asing secara V
individual jumlahnya
material, maka aset
tersebut diungkapkan
secara terpisah.
3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari
transaksi dengan pelanggan
eksternal tunggal mencapai 10%
(sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) Fakta; V
(b) Jumlah pendapatan dari setiap
V
pelanggan; dan
(c) Identitas segmen yang
melaporkan pendapatan V
tersebut.
Halaman 73
Page 74
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Uraian tentang alasan operasi
V
dihentikan;
2) Uraian fakta dan keadaan dari
penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan,
cara, dan waktu pelepasan dari
aset dan liabilitas operasi yang
dihentikan; dan
3) Pengaruh dari operasi yang
dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar V
atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi
terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
1) Analisa atas jumlah tunggal yang
disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) Pendapatan, beban, dan laba
atau rugi sebelum pajak dari
operasi yang dihentikan dan V
beban pajak penghasilan yang
terkait; dan
(b) Laba atau rugi yang diakui
dalam pengukuran ke Nilai
Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan
aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi V
yang dihentikan dan beban
pajak penghasilan yang terkait
dengan operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan
yang terkait.
2) Arus kas neto yang dapat
diatribusikan pada aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan dari V
operasi yang dihentikan; dan
3) Jumlah penghasilan dari operasi
yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan V
pada pemilik entitas induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan
instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau V
tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti
untuk tujuan spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau
menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak
instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok
non lindung nilai:
1) Hakikat dan sifat dari transaksi,
berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, komoditas V
atau lain-lain;
2) Pihak lawan transaksi
(counterparties );
3) Tanggal jatuh tempo; V
4) Nilai keseluruhan kontrak dan Nilai
Wajar pada tanggal laporan posisi V
keuangan;
5) Beban atau Pendapatan pada
V
periode pelaporan;
6) Pos Aset dan/atau Liabilitas yang
V
dilindung nilai; dan
7) Persyaratan penting lainnya. V
Halaman 74
Page 75
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
(lanjutan)
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Hal-hal yang diperlukan untuk
memahami tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan V
tersebut;
2) Kebijakan manajemen risiko untuk
setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset
dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilai; dan
3) Bagi instrumen yang tidak
dimaksudkan sebagai suatu lindung V
nilai, disebutkan tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap
kelompok aset keuangan dan liabilitas
keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan
Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat V
diperbandingkan dengan nilai tercatat
dalam laporan posisi keuangan; dan
b) Hierarki, metode, dan asumsi signifikan
yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan liabilitas V
keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah dividen dan dividen per saham
yang telah dideklarasikan dan
dibayarkan sebagai distribusi kepada V
pemilik pada periode pelaporan;
b) Jumlah utang dividen untuk:
1) Periode pelaporan, dan V
2) Periode sebelumnya. V
c) Jumlah dividen dan dividen per saham
yang diusulkan atau dideklarasikan
setelah periode pelaporan tetapi sebelum
tanggal penyelesaian laporan keuangan V
dan tidak diakui sebagai Liabilitas
kepada pemilik pada akhir periode
pelaporan; dan
d) Jumlah dividen preferen kumulatif yang
V
tidak diakui.
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi
dengan jumlah liabilitas kontinjensi V
lainnya secara terpisah;
b) Jumlah agregat dari komitmen modal
terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersama secara terpisah V
dari komitmen lainnya;
c) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama yang signifikan
dan bagian partisipasi kepemilikan dalam V
pengendalian bersama entitas; dan
d) Dalam hal Ventura Bersama diakui
dalam pengendalian bersama entitas,
agar ditambahkan pengungkapan V
tambahan tentang:
1) Metode yang digunakan untuk
V
mengakui bagian partisipasinya; dan
2) Jumlah agregat setiap aset lancar,
aset tidak lancar, liabilitas jangka
pendek, liabilitas jangka panjang,
penghasilan dan beban yang V
terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersama.
Halaman 75
Page 76
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Perikatan yang meliputi:
a) Perjanjian sewa, keagenan dan
distribusi, bantuan manajemen
dan teknis, royalti, dan lisensi,
diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait
V
dalam perjanjian;
ii. Periode berlakunya
V
perikatan;
iii. Dasar penentuan
V
kompensasi dan denda;
iv. Jumlah beban atau
pendapatan pada periode V
pelaporan; dan
v. Pembatasan-pembatasan
V
lainnya.
b) Kontrak atau perjanjian yang
memerlukan penggunaan dana
di masa yang akan datang,
seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait
V
dalam perjanjian;
ii. Periode berlakunya
V
perikatan;
iii. Nilai keseluruhan, mata
uang, dan bagian yang V
telah direalisasi; dan
iv. Sanksi-sanksi. V
2) Pemberian jaminan atau garansi,
diungkapkan:
a) Pihak-pihak yang dijamin dan
yang menerima jaminan, yang
dipisahkan antara pihak V
berelasi dan pihak ketiga untuk
pihak yang dijamin;
b) Latar belakang dikeluarkannya
V
jaminan;
c) Periode berlakunya jaminan; V
dan
d) Nilai jaminan. V
3) Fasilitas kredit yang belum
digunakan, misalnya fasilitas L/C, V
cerukan bank; dan
4) Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah
V
dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
a) Pihak-pihak yang terkait; V
b) Jumlah yang diperkarakan; V
c) Latar belakang, isi dan status
perkara dan pendapat hukum V
(legal opinion ); dan
d) Dampak keuangan. V
2) Peraturan Pemerintah yang
berdampak terhadap Perusahaan,
misalnya masalah lingkungan hidup,
diungkapkan uraian singkat tentang V
peraturan dan estimasi dampak
keuangannya;
Halaman 76
Page 77
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
33) Perikatan dan Kontinjensi (lanjutan)
b) Kontinjensi (lanjutan)
3) Kemungkinan liabilitas pajak
tambahan:
a) Jenis ketetapan atau tagihan
pajak, jenis pajak, tahun pajak
serta jumlah pokok dan denda V
atau bunganya; dan
b) Sikap Perusahaan terhadap
ketetapan atau tagihan pajak V
(keberatan atau banding).
4) Peristiwa kontinjensi lainnya, yang
diungkapkan antara lain:
a) Karakteristik aset atau liabilitas
V
kontinjensi;
b) Estimasi dari dampak
V
keuangannya;
c) Indikasi tentang ketidakpastian
yang terkait dengan jumlah
atau waktu arus keluar sumber V
daya; dan
d) Kemungkinan penggantian oleh
V
pihak ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma; V
b) Pihak-pihak yang terkait dalam
kerjasama; V
c) Lokasi aset dan jangka waktu
pengelolaan; V
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing
V
pihak dalam kerjasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian
V
kerjasama; dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. V
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan
informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan luas risiko yang
timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada
risiko sebagai berikut:
1) Risiko kredit, antara lain ikhtisar
analisis umur aset keuangan yang
belum jatuh tempo atau tidak
mengalami penurunan nilai dan V Catatan 36
yang lewat jatuh tempo pada akhir
periode pelaporan tetapi tidak
mengalami penurunan nilai;
2) Risiko likuiditas, antara lain:
(a) Analisis jatuh tempo untuk
liabilitas keuangan derivatif dan
nonderivatif yang menunjukkan
sisa jatuh tempo kontraktual V
yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode
arus kas; dan
(b) Deskripsi mengenai cara
Perusahaan mengelola risiko V
likuiditas.
3) Risiko pasar, antara lain analisis
sensitivitas untuk setiap jenis risiko
pasar dimana entitas terdampak
pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan V
pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas; dan
Halaman 77
Page 78
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
35) Manajemen Risiko Keuangan (lanjutan)
a) Perusahaan harus mengungkapkan
informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan luas risiko yang
timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada
risiko sebagai berikut: (lanjutan)
4) Risiko lainnya yang dimiliki oleh
V Catatan 36
Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif V Catatan 36
untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital
Adequacy Ratio )
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian perhitungan dan jumlah
rasio kecukupan modal pada V
tanggal laporan posisi keuangan;
2) Posisi CAR minimum berdasarkan
V
peraturan Bank Indonesia; dan
3) Aspek khusus yang mendasari
V
perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Rincian perhitungan dan posisi
devisa neto menurut jenis mata
uang pada tanggal laporan posisi V
keuangan;
2) Posisi devisa neto maksimum
berdasarkan peraturan Bank V
Indonesia; dan
3) Aspek khusus yang mendasari
V
perhitungan posisi devisa neto.
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas
Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain
dasar hukum yang melandasi jaminan V
atas dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain
uraian masing-masing aktivitas fiduciary
yang meliputi jasa kustodian, wali V
amanat, pengelolaan investasi dan
reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian
mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi
dalam laporan posisi keuangan dan
jumlah tersebut disajikan selama tiga V
tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan
rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang V
menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan
sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- V
reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk
akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi V
defisit; dan
Halaman 78
Page 79
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
37) Kuasi-Reorganisasi (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain uraian
mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi: (lanjutan)
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya
kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam laporan posisi keuangan untuk V
jangka waktu 10 tahun ke depan sejak
kuasi-reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan,
kebijakan, dan proses Perusahaan
dalam mengelola permodalannya,
termasuk:
1) Deskripsi tentang bagian yang
V Catatan 37
dikelola sebagai modal;
2) Sifat persyaratan dan
implementasinya dalam hal
Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan V Catatan 37
yang disyaratkan oleh pihak
eksternal; dan
3) Cara Perusahaan memenuhi
tujuannya dalam mengelola V Catatan 37
permodalannya;
b) Ringkasan data kuantitatif tentang
V Catatan 37
bagian yang dikelola sebagai modal;
c) Setiap perubahan pada angka a) dan
V Catatan 37
angka b) dari periode sebelumnya;
d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap
setiap persyaratan permodalan dari V Catatan 37
pihak eksternal (jika ada); dan
e) Konsekuensi dari ketidakpatuhan
persyaratan permodalan dari pihak V
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Transaksi pada aktivitas investasi dan
pendanaan yang tidak memerlukan
penggunaan Kas dan Setara Kas yang V Catatan 38
tidak termasuk dalam laporan arus kas;
dan
b) Transaksi tersebut antara lain berupa
perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan V Catatan 38
saham, dan konversi utang menjadi
modal.
40) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jumlah Liabilitas atas
pembayaran berbasis saham baik untuk V
jangka pendek ataupun jangka panjang;
b) Penjelasan mengenai setiap jenis
perjanjian pembayaran berbasis saham
yang ada pada suatu periode, termasuk
syarat dan ketentuan umum setiap V
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang
diberikan, dan metode penyelesaian;
c) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga
eksekusi opsi saham untuk setiap V
kelompok opsi saham;
d) Untuk opsi saham yang dieksekusi
selama periode, rata-rata tertimbang
harga saham pada tanggal eksekusi atau V
selama periode pelaporan;
e) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata
tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi V
saham yang beredar pada akhir periode;
Halaman 79
Page 80
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
40) Pembayaran Berbasis Saham (lanjutan)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(lanjutan)
f) Penentuan Nilai Wajar dengan
mengungkapkan paling kurang hal-hal
sebagai berikut:
1) Opsi yang diberikan selama suatu
periode, rata-rata tertimbang Nilai
Wajar opsi tersebut pada tanggal
pengukuran dan informasi tentang V
bagaimana Nilai Wajar tersebut
diukur; dan
2) Jumlah dan rata-rata tertimbang
nilai wajar instrumen ekuitas
tersebut pada tanggal pengukuran,
dan informasi tentang pengukuran
Nilai Wajar tersebut untuk instrumen V
ekuitas lain yang diberikan selama
suatu periode (yaitu selain opsi
saham).
g) Dampak transaksi pembayaran berbasis
saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalam suatu periode dan terhadap posisi V
keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas
Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Analisis Kekayaan; V
2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas; V
3) Batas tingkat solvabilitas yang harus
V
dipenuhi;
4) Tingkat solvabilitas yang dicapai
V
perusahaan per tanggal pelaporan; dan
5) Jumlah investasi yang diperkenankan
V
dalam perhitungan solvabilitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program
Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit
V
Asuransi Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah; V
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan,
Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi V
Syariah; dan
d) Zakat. V
43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat,
jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi; V
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; V
c) Rasio keuangan penting; V
d) Pendapatan, beban dan hasil
V
underwriting ; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang
mempengaruhi kinerja atau V
kelangsungan hidup perusahaan.
44) Khusus Industri Kehutanan
a) Rincian volume penjualan kayu bulat
V
(jenis kayu);
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara
seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan V
iuran wajib lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang
berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI,
pembinaan dan perlindungan hutan, V
penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam);
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan
pelaksanaan Bina desa hutan dan V
biayanya;
Halaman 80
Page 81
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
(lanjutan)
D) Laba Rugi Komprehensif (lanjutan)
44) Khusus Industri Kehutanan (lanjutan)
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi
anggaran dan penanaman pada periode V
berjalan dan akumulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan
sarana dan prasarana:
1) Realisasi pembangunan jalan dan
jembatan serta pemeliharaannya; V
dan
2) Jenis jalan yang dibangun pada
V
periode berjalan dan akumulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dalam hal Perusahaan menerima
informasi setelah periode pelaporan
tentang kondisi yang ada pada akhir
periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan informasi terkini; V
dan contoh peristiwa setelah periode
pelaporan yang mensyaratkan entitas
untuk menyesuaikan jumlah yang diakui
dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya
tidak diakui; dan
b) Dalam hal terdapat peristiwa
nonpenyesuai yang material setelah
periode pelaporan, menyesuaikan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangannya,
atau untuk mengakui peristiwa yang
sebelumnya tidak diakui:
1) Tanggal terjadinya; V
2) Sifat peristiwa; dan V
3) Estimasi atas dampak keuangan,
atau pernyataan dan alasan bahwa V
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar
Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang
Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan
suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah
diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) Judul SAK dan jenis peraturan baru
V Catatan 2
tersebut;
b) Sifat dari perubahan yang belum berlaku
efektif atau perubahan kebijakan V Catatan 2
akuntansi;
c) Tanggal penerapan SAK dan peraturan
V Catatan 2
baru tersebut disyaratkan; dan
d) Pembahasan mengenai dampak
penerapan awal SAK dan peraturan baru
atas laporan keuangan atau pernyataan
manajemen bahwa dampak tersebut V Catatan 2
tidak dapat diketahui atau diestimasi
secara wajar.
47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah
penyajian atau pengklasifikasian pos-pos
dalam laporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan
antara lain:
1) Sifat reklasifikasi; V
2) Jumlah masing-masing pos atau
gabungan beberapa pos yang V
direklasifikasi; dan
3) Alasan reklasifikasi. V
Halaman 81
Page 82
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.