Skip to content
Back to announcement

20240401_ACES_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621508_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted ACES

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.896
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2, Tanda (V') diisi pada kolom ,Ada” apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ,/Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A",

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik ”— PT ACE Hardware Indonesia, Tbk
Bidang Usaha etail
Jenis penawaran Umum Saham .
Tahun 2023 | Tahun 2022 |
Nama Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, |Amir Abadi Jusuf,
Aryanto, Mawar & Aryanto, Mawar &
Rekan Rekan
| Nama Partner ishennoraz Eishennoraz |
(opini Akuntan "Wajar Tanpa Wajar Tanpa |
Modifikasian / Modifikasian / |
Ungualified ———— Ungualified |
| Catatan tentang Opini (jika ada) N/A NA |
| |

" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan,
Page 2 OCR 0.874
Page 2 ot &4

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

| Periode taparan keuangan

Tahun 2023

Tahun 2022

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

7.611.866.067.268

5.762.803.342.146

Laba (rugi) bruto

3.698.088.759.955

3.267.952.778.368

Laba (rugi) usaha/operasional

1.000.296.172.154

876,090,843.159

EBITDA

1.480,032.850.414

1.334.325.571.515

Laba (rugi) Bersih periode
berjalan

763.876.396.554

673.646.864.480

Laba (rugi) komprehensif

786.072.670.134

705.517.176.980

Laba Per saham (dasar) 44,63 38,83
Laba Per saham (dilusian) 24,63 38,83
Laporan Posisi keuangan PN
Jumlah Aset 7.753.269.368.751 7,249,254,612,049
| “Jumlah Aset Lancar 5.662.380.431.624 5,362,930,145,158
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.090.888.937.127 1,886,324,466,891
Jumlah Liabilitas 1.566.871.579.663 1,315,205,981,438
Jumlah Liabilitas Jangka 763.625.178.514 669,768,766,924
Pendek |
Jumlah Liabilitas Jangka | 803.2a6.401.149 “645,407,214,514
Panjang |
Jumlah Ekuitas 6.186.397.789.088 5,933,988,630,611 |

Page 3 OCR 0.900
Page 30184

Modal Disetor 612,074,864,042 612,074,864,042

Saldo Laba 5,565,237,623,865 5,311,722,572,973
Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (96) 4 8,0

ROA 9.9 9,3

ROE 12.3 11,4

Ebitda thd pendapatan (90) 19.4 19.7

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
Laporan posisi keuangan pada akhir periode |

Laporan laba rugi komprehensif selama periode |
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pcs laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 | Catatan atas Laporan Keuangan V

ni Ye

njajuln|e
Pa Ma Kian Mia Mi

Ketentuan Umum

Page 4 OCR 0.882
Page 4 of 84

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
€ informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) Inforrnasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian"
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Cetatan 1.a
2) | Womor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan La
berwenang, dan nomer serta tanggal Berita Negara: |
ngemnnaa 1
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan L.a
| periode pelaporan: |
| 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan La
(3 secara Katatan Ia

Page 5 OCR 0.859
Page 5 of 84

perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

Catatan 1.a

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
?) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut,

»

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (sika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Aren Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
28 Area Eksplorasi, meliputi:
Wama lokasi:
Narna pemilik izin lokasi:
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroen pada perusahaan pemilik Izin lokasi: dan
Jumniat busnya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Burn
per tanggal Laporan Posisi Kevanganj
2 Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Wara lokasi,
Hama pemilik (in lokasi:

Tanggsi perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponys:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksplcitasi/pengembangan oleh |
Perseroan hingga tangga! laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.830
Page 6 of 84

12)| Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkspkan antara lain:

8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian Ivas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur MPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggai dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
Giterbitkan di luar Indonesia:

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan,
3) | Bursa tempat Erek dicatatkan, dan

&) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan penode pelaporan terakhir,

« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

v Catatan 1.6

v Catatan 1.b
v Eatatan i.b
v Catatan i.b

1) | Mama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak | v Catatan 1.c
langsung:

2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1.c

3) | Janis usata: v Catatan 1.c

4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1.c

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 53 Catatan 1.c

v Catatan 1.c

6) | Total Aset, dan

7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak | v
memiliki baik langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, lebih dari SOA5
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
D) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dar S0 (lima |
puluh perseratus) hok suars atau hek suara potensial atas investec tidak diikuti dengan |
pengendalian,
C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entras anak apabila laporan keuangan |

Page 7 OCR 0.876
Page Tor84

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

e) suatu rincian yang menunjukkan dampek setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas -
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

() dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Penoendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Wilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumiah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategon
utamanya.

KKU RN

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Wama gan jabatan untuk masing-masing enggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1.d
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan (Catatan 1d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir penode atau rata-rata jumlah karyawan | (Catatan 1.4
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas |
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
“Catatan 43 7

Page 8 OCR 0.891
Page 8 of 84

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan kevangan.

2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Sionitikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan kevangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzable value), Nilai Wajar
(rai value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
& Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau

v Catatan 2,a

v Catatan 2.2 & 2.b

v Catatan 2.
Catatan 2.6

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan Kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

v
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
| tercatat Aset dan Liabilitas dalam persode pelaporan berikutnya, dan
| Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
| laporan keuangan mernasukkan rincan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
| pelaporan.
d. | Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 9 OCR 0.854
Page 9 of H4

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
Gan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan
entitas Induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) ketvijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

&) ketujakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

#) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi Material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali: v
D) pengakuan awal untuk goodwill,
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!: dan £
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisns yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(t) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) imbalan kontinjensi,
3) | Kas dan setara kasj Rn Catatan 2.h
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

— Catatan 2.4

«

Tu TA

Lt

4) | Instrumen Keuangan - | Catatan 2.9

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 10 OCR 0.846
5

9

Page 10 of &4

Yang harus dijelaskan antara lain:

(it) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategon:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penohentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus Instrumen kauangan dertvatif dan akuntansi lindung nilai, selain

penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) Masifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Ilndung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung mal untuk tujsan akuntansi lindung nilas
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang trarus dijelaskan antara jain
il) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(8) posisi penyayan Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

aa «

an aa

SKY

Khusus Industri Perbankan

2)

Giro Wajib Minimum

Page 11 OCR 0.864
b)

s)

Page 11 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib manimum.
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
Gan Bank Lain.

6)

Piutang Raverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara kain:

3) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap keksmpok Obligasi Rekapitalisasi

Pemenintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

Set

8)

Khusus Industri Perbankan

3)

b)

31

Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masng-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan sgunan kredit.

Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Agunan yang Diambil Alih

Yeng harus dijelasxan antara lain.

(1) Dasar penilaian dan penyajian)

(2) Perlikuan akuntansi atas nilai realsasi putang/pernbtayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang bdak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) Wari realisasi penjualan agunan.

& KAK

bana

Page 12 OCR 0.860
Page 12 of &4

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumeny dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

v
I

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak pivtang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12) | Persediaan :

yang barus dijelaskan antara lsin mencenai kebijakan akuntansi yang digunakan den v

rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara Jain:

Beban-beban yang dikepitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
Sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

NI KA,

bata

Catatan 2

Page 13 OCR 0.848
Page 13014

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lein:

(4) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasikan ke tanaman telah
menghasilkan)

(al Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(5S! Kebijakan akuntansi biaya pinjaman,

€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
la) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi), dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

AU KN NK

Set

Sa

13)| Aset Tetap: Catatan 2m

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

C) pengelompokan Aset Tetap:

Gd) metode penyusutan yang digunakan:

€) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

ID) esumasi umur menfaat dan tarif penyusutan,

Gg) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setia6 akhir pericde pelaporan,

Ket tt

Page 14 OCR 0.855
Page 14 084

(Catatan 2.)

14)| Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)| Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabiltas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)| Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

3) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

«aa

Catatan 2.n

tt

@) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amurtisasi yang digunakan

() penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan
9) riset dan pengembangan (jika ada). v
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara Isin:

Jay kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasirikasikan v

| sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan v
hb) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)| Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Properti Investasi:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: |
€C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model aya:

| Gd) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

| |e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

beta

tatan 2.1

KK

Page 15 OCR 0.870
20)

Page 15 of H4

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
€) Pertanggungan Asuransi.

SA

SL

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang barus dipelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan can pembalikannya.

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang hsrus dyselaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dan masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank Isin

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dan bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan) dan
D) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

LL

ba

23)

Provisi
Yang barus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakuk: dan

Page 16 OCR 0.881
Page 16 of 84

b) dasar penentuan nilai provisi.

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,
Yang barus dijelaskan antara lain:
8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amurtisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
€) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
G) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

LL

SL

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara Win:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amertisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C6) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode ambsrtisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjalasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

Page 17 OCR 0.895
Page 17 of 84

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
Li) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2.r

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

€) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

Ia) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(Cc) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilal
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kir,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya,

bata

ct

Page 18 OCR 0.837
Page 18 of 84

28)| Program Loyalitas Pelangan A Catatan 2.r

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Katatan 2:2
Yang harus dijelaskan antara hain:
3) keterituan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: Y
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v
uang asing.
30)| Transaksi dengan pihak-pihak Berelasi Katatan Zf
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: y
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Lapcran Keuangan: dan
31)| Hibah Pemerintah "
Yang harus dijelaskan antara Isinketijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32)| pajak Penghasilan Katatan 2.p
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: 5
b) ketentuan mengenai saling hapus, v
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v
G) metode yang digunakan dalam menilai aset (Kabilitas) pajak tangguhan.
33)| Imbatan Kerja kaan
Yang barus dijelaskan antara lain:
a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan) v
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v
Oleh Perusahatnz
Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuanal: v
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtalment dan penyelesaian. V
34)| Saham Treasuri v Katatan 2
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasun,

Page 19 OCR 0.848
Page 19 01 84

35)| Pembayaran Berbasis Saham ui

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekutas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)! Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisas:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

€) Perlakuan akuntansi untuk seksih hasil revaluasi Aset dan Lialilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)| Biaya Pinjaman v

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisaskan sebegai bogian dari biaya perolshan aset kualifikasian.

th

38)| Segmen Operasi FF Kotetan 2.u
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

19)| Laba (Rugi) per saham v Catatan 2.t
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

(rugi) per saham dilusian.

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

2. Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas din Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama penode pelaporan dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang sgmfikan yang tidak dapat digunakan oleh v
kelompok usaha disertai pendapat manajemen. mai

Page 20 OCR 0.862
Page 20 of 84

2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah nncian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nila
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai v
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan
(5) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang barus drungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata usang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (imparred)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpatred):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perode berjalan:

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan phak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku Dunga rata-rata per tahun,
(7) Jumtah dana yang diblokir dan alasannya)

4.

na

«dh

MT HD.

Page 21 OCR 0.860
Page 21 of &4

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Y
Operasi atau Wkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan v
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debitur,
C) jumlah putang menurut mata uang,
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

O) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menenma jaminan, dan alasan djaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
ih informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjan: dan

(21 jaminan yang diberikan (bila ada),
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(Ca) Jumian piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara Jain:
(Jl) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jurnlah menurut jenis asuransi, dan

Catatan 5

IK KU KM TM
ST

Lx

Ket

KAL

(3) Jumlah piutang keasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. |

Page 22 OCR 0.842
Pa EA IA sa |

Page 22 ot 84

€) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

t

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengensi antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis invesiasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabditas.

na ai

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

Li) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemixeyaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-tasn),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

sisa

|
|

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan Selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang dibenkan berdasarkan objek pembayaan:

(?) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
Jaminan atas utang.

"b) Tagihan Anjak Plutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 23 OCR 0.876
Pase 23 of 84

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang

diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

ta)

PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum peda akhir periode pelaporan. Di samping ku, kessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(ce) lebih dari ima tahun
(3) pendapatan keuangen yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(S) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam penodej dan
(7) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material.

tato

KL KL

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

ta) kurang dan satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai Nma tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan urmum isi perjanjian sewa lessor.

SA

Page 24 OCR 0.858
Page 24 of B4

8) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
5) Pendapat manajernen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, v
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalarn pas ii antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang Sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Revarse Repo
Yang harus diunakapkan ankara lain:

D) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,

c) Nama pihak/counterparty:

G) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). |

9) | Agunan Yang Diambil Alih |

Yang harus @eungkapkan antara lein: |
|
|

ALA

aa Sa

LA

3) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yana diambilalih dengan saldo prutang |
yang tidak tertagih: dan v

C) Laba otau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Page 25 OCR 0.847
Page 25 or 84

V

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang narus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan diwden, bunga, dan
dendakepada pihak lain,

L1)| Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antarg lain:

a) Rincian jenis dan jumlah putang: v Catatan 34 dan 35
b) Jurslah Cadangan Kerugian Penurunan Nial (CKPN): dan v
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlan penyisihan. ig

12)| Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk asat keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

a) Pengelempokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat aset keuangan untuk setisp kelompok dan rincan investasinya: v

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, v
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
Glakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(S5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada),

(6) uraian tentang alasan diambilnya kesutusan menjual untuk aset keuangan yang v
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) ka terdapat reklasifikasi aset kevangan, maka wajib diungkapkan:
ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam ketompok dimiliki hingga jatuh tempa yang telah | v
direktasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual

Page 26 OCR 0.825
Page 26 of 84

Je Da an aa 2 1 Oa aena MENeaa BR BR ARA PO Dea

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
aa Ielts kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, v
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam leba rugi: dan 5

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)| Khusus Deposito Katatan 4
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

D) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, #ka ada, dan penyebabnya: dan
O) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,
15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian jumlah nominal dan wdai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

6) Informasi penting lainnya.

16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

KL

NN

PA Me

Page 27 OCR 0.843
Pave 27 of 84

Aa NA nail

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pcs pendapatan v
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih 4
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)| Khusus Industri Asuransi
Taribahan pengungkepan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)| Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralaln rincian berdasarkan:
2) Seido pinjaman polis menurut jenis mata Uang:

b) Tingkat suku bunga,

20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

v) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
d Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

@) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: |

9 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia: |

3 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Asat keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:

tt

&

Ka ia Tia

-

hi) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, | v

9 Jumlah dan persentase bagian barik atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, | v
agen, atau anggota sindikasi, |

Page 28 OCR 0.863
h
13)

»

Page 28 0184

Ikhtisar pembelian kredit dan BPPN berdasarkan periodie pembelian, jika ada:

Pendapat manajemen okan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia)

Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

8)
b)

(3)
3)

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolaktibilitas, jumlah cadangan penghapusan
Can mutasi selama periode berjalan:

Ringan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

S4

Sa

22)

8) Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi

yang sesuai begi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Milai Wajar dikurangi biaya

untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang dlakui sebagai beban selama periode berjalan:
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan

yang diakui sebagai beban dalarn perode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilsi yang diakui sebagai

pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang

diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang

memenuhi kriteria aset kuabfikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama penode berjalan, dan

(W tarif kaptalsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisas,

(8) persediaan yang dijamenkan, nama pihak yang menerirna janunan, dan alasan

SS.

Catatan 7

Catatan 26

Page 29 OCR 0.863
Page 29 of 84

dijaminkan, dan

v

(9) jenis dani nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak dlasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan mai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

ti) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan

SSL

| (3) Borang Dagangan.
Cc) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(L) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

Ka) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(ec) Unit Bangunan dalam Penyelesatan,

(2) Jumah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang v
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(it) Lokasi, luas tanah, proses penginan:

(2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
@) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(L) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Sae

&.

Sa

Page 30 OCR 0.854
Page 30 of 84

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya,
D Khusus Industri Rumah Sakit

bean

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan)
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan

(L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(8) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

LL

SA

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama palina
tidak 2 tahun terakhir, v

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atos hewan ternak telah rmenghasilkan, v

(G) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan 2
risiko yang ditutup,

(MD Jka tak ada asuransi untuk wabah penyalet, perlu dibuat cadangan kematian v
atau metcde penghapusan langsung,

Te

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nil pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
Jaminan.

Page 31 OCR 0.859
23)

Page 31 of 84

Pajak Dibayar Di muka

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Aa “1 ana LA

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 8

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uralan dan aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepesan,

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(a) dalam hal aset yang @mIiki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang @imsliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

1G) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atay penilaian kembali yang telah diakui apalila aset
atau kelompok lepasan tersebut bdak diklasifikasikan sebagai dinuliki untuk
dijual: dan

H, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(d) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

La Ke

Se

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugiampenurunan ndai serta penjeasan
terjadinya piutang pihak berslasi terssbut,

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilsi

Catatan 34

najemen berkeyakinan
hwa seluruh peutang dapat
tertagih

Page 32 OCR 0.870
Page 32 of 84

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

@) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, besarta alasannya:

€) nileitercatat dan Milai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

@) ringkasan informesi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Asat,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memliki lebih dari 2094
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

#) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk pericde
tenadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

1) bagian atas liabslitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
javestor lain

Ih habilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban berserna-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiesi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asesiasi, secara individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi,

IN ar ne

Ketatan 16

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.849
29)

Page 33 of 84

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabxaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebaga' berikut:

8) Saido awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan

d) Saldo akhur,

Ba

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal benkut:
(2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(D) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,

KLM

31)

|

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Ringan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lckasi penanaman:

(S5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(2) Saldo awal
$. Tambahan tahun berjalan
Hi. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi tvaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

ta

aU

Page 34 OCR 0.841
Page 3d of 84

IL Pengurangan tahun begalan

Ik Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(da) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat // Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi mulik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

KEK Ke KN

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak tetah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)
O) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
€) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

89) Yi hewan ternak yang diasuransikan, milai pertanggungan asuransi dan risiko yang
tutup:

Ih) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

1) Nilai cadangan kernatian atau metcde penghapusan langsung, jika ada,
il Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan.

aa an Tita Sa Ala «

-

Tia

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, mode' Nda Wajar
atau mode biaya:

(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

ta) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam taba rugi untuk:

.«

Page 35 OCR 0.877
5)

4

Page 38 of 84

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi bak dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui delam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yong menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(?) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebsasimana dirnaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaparan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
tah jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali dan

(Bb) penyesuatan signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investas
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan rekiasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi behan
penyusutan:

(ad) jumlah rugi penurunan ndai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dan persediaan dan properti yang digunakan sendin, dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi,

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Ta

na Ea aa

«

Page 36 OCR 0.856
Paya 36 of 84

(3) estimasi saat penyelesaian,

(8) harnbatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v
dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan

(5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan “

(D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman “v
yang layak dikapitalisasi.

& 4

34) | Aset Tetap Catatan 12

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kolompak Asat Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan)

d) rudi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v
ekuitas (jika ada),

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalani penurunan “
nilai, tilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabxla tidak
Ulungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumiah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tangpal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir, | v
kas dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar v

Tidak ada aset sewa
pembiayaan

tercatat untuk setisp Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan v
(6)surplus revatuasi atau rugi penurunan nilat, yang menunjukkan prubahan selama
Periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para |
pemegang saham. v
b) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(i)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: | v

Page 37 OCR 0.841
Page 37 of 84

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nila: kontrak: v
(3)estimasi saat penyelesaian: y
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada)j
(5)iumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan
(G)datam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: v
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
1) ?engungkapan lainnya antara lain:
(a)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v
(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, v
(@)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabdle berbeda secara
matenial dari jumvah tercatat:
(S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dani twbah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan v
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v
Tetapi
(8) Kondisi atau penstiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atav v
pemulihan penurunan milaij
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan
(10) Jonis dan nilai aset tatap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang Situtup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan : alasannya,
3S) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(knusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
| Nang harus diungkapkan antara lain: y

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, SUNYur
Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

Page 38 OCR 0.857
Page 38 ol 84

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(0) Sakio awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo aktur untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

tenan

«

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

8) jumlah tercatat bruto den akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan aknir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi knteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

@) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Vfajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut dukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasij

hn) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan |

Jumian tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas,
(| nilai korritmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj
1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(4) tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai den tanggal laporan penilaian terakhir,

Le

“4

AL

Page 39 OCR 0.885
Pare 39 of 84

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(ad) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
Gengan modkei biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama

periode dan pembatasan-pembatasan distribusi seldo surplus kepada para

pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

2)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

KU

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(Ll) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Kabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

(3)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Ll) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdin dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Pemutup (bila ada),

(4) Baya Pengupasan Tanah yang Ditangauhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
ta) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulsinya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat @lakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap bxaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

SA.

aan

Page 40 OCR 0.863
Page 40 ol 4

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus dungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(2) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(D) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan stas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan Ixaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditanggutikan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap Iaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan niku tersebut,

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area af Interest, maka harus dungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Lt Att

LA

Liabilitas

U

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pcs-pos yang berhubungan.

2)

Provisi

3) Pengungkapan untuk provsi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,
D) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tembahan dalam pericde bersangkutan,

St

Page 41 OCR 0.873
Page 41 of 84

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama pericde bersangkutan: “4
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v
digunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam malai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, v
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi v
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud
Galam angka(6). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi v
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(B) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual v (Catatan 19
Yang wajib dlungkapkan amkara Jain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belim
jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan |
Uabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jeris dan mata uang: dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Erek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, y
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualen kembali Efek. 2
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lan kabilitas bruto dar setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi, v
b) laba yang diakulj v
€) kerugian yang dialami: dan :
4) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). |

Page 42 OCR 0.860
Page 42 0884

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemitk rekening oiro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata yang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
etau Gjarminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ci) Rincian berdasarkan program asuransij

NN batak kai

berkenaan an

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang barus diungkapkan antara lsin:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang,

SA

KL

Page 43 OCR 0.815
Page 43 of 84

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(it) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klam yang sudah terjadi namun belum dilaporkan,

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jurnlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah manurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

ec) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
H Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Li) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata vang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasurans' yeng disalnghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(t) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jurniah menurut jeris mata uang: dan
(3) Jumntah menurut jenis asuransi,

Let

tt

te

Ktht

ML

aan

Page 44 OCR 0.861
Page H of 84

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(L) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang sahamy

te

(2) Daser perhitungan, dan

(3) Saldo menurut usia. ta .

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v mara Saree

Yang herus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)| Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan v

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Lt)| Knusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah katitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak putang, |

12)| Khusus Kontrak Konstruksi |

Uang Muka Kontrak | v

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)| BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai v
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14)| Liabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk. liabilitas v

keuangan lainnya yang bersfat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
Dibak ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

S4

Page 45 OCR 0.875
Page 45 of 84

(a) nilai tercatat liabistas keuangan untuk setiap kategon, Jumiah liabilitas keuangan
(b) laba atau rugi neto pada setiap habilitas keuangan, dan lainnya tidak material

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(t) Dena tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
Girestrukturisasi,

15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo v
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

16)| Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v
Yang harus diungkapkan antara lain kabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang

aa

KL LL

v

dimliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Karan 31
Yang Harus diungkapkan antara lain : |
8) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: | v

b) jumlah utang menurut mata uang: dan v
C) jaminan yang diberkan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. vw

Page 46 OCR 0.857
Page d6 of 84

19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

8) nnclan jumlah utang berdasarkan narna bankflembaga keuangan dan jenis mata
Lang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Cc) tanggal jatuh tempoj

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

C) penjelasan tentang fasilitss pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannyaj

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

Gg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi y
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

1) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

" persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

jh pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan v
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(L) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaraton penting. v

th LL L

«

Page 47 OCR 0.852
Page 47 of 84

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang horus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)

»)

pada tanggal laporan possi keuangan:
rekonsiliasi antara total pembayaran sewa mirsmum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa mimmum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai Kininya, untuk setiep periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (limajtahun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima deri kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (nom-cancellabie
Subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan,

tee

te

Page 48 OCR 0.858
Page 48 of 4

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and keaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa Kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

»)

Khusus Industri Perbankan

2

t)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(3) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi. dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Rincian berdasarkan pihak, penis, dan mata wang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, lai Asat bank yang dijaminkan,

dan persyaratan penting lainnya(debt covenancae):
(8) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari bngkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lan:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang. dan kolekbbiltas:

ba MAA Mg MG) Lau

edan

Page 49 OCR 0.849
Page 49 of 84

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kentinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komkmen dan kontnjensi,
22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
ULiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Mutasi taksiran prowsi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Sakto awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Sakto akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,
C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabda dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, mesalnya beban
PEN UIN tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam ros yang
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Sako awali

KULI

4 atau

te

(2) Penambahan dan Pengurangan |
(3) Sako akhir.

23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Catatan 22
2) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(Lt) gambaran umum mengenai jenis program,

(2) rekonsiliasi saldo awal dan aktur dan nilai kiri kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisoh, pengeruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

le) raya jasa kini: v
(b) baya bunga, v
(c) luran oleh peserta program: v
Id) keuntungan dan kerugian aktuanalj v L

Page 50 OCR 0.849
Page S0 of 84

ta)

(5)

(6)

(&)

Ku)
@
m
«
W

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

imbalan yang dibayarkan,

biaya jasa lalu,

kombinasi bisnis,

Curtailment, dan

penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanaij

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
Gan akhir dari setiap hak penagantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

ta)
(0)
Ita)

ta)
&
»
ta)
ih)

hasi yang diharapkan dari aset program,
keuntungan can kerugian aktuarial:

perubahan kurs mata uang asing peda program yang diukur dengan mata
yang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

luran oleh pemberi pekerja,
luran oleh peserta program,
Imbalan yang dibayarkan:
kombinasi bisnis: dan
penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabiltas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

ta)

te)
ta)

ta)

te)

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan cleh batasan
dalam SAK:

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

jumlah lainnya yang dkakul dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

ta)

braya jasa kini:

Lt

bea

“Ta C3

Penjelasan tentang hal ini adi
di Laporan Aktuaria per 3
Desember 2023

merupakan taporan terpisah!
dari Laporan Keuangan)
Tahunan yang diaudit.

Page 51 OCR 0.863
(7

(8)

n

Page 51 of 84

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10 (sepuluh per seratus):

(P) biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

la) keuntungan dari kerugian aktvarial: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diaku pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komgrehensif lain sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, #strumen utang, preperti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(2) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setisp properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program)

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asurnsi aktusrial utarna yang digunakan sampai pada akhir penode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan bdak hanya sebagai marjin

antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yana diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

AA

Ba On AA

bea

Penjelasan tentang hal mi sad
di Laporan Aktuaris per 31)
Desember 2023 yang
merupakan laporan terpisah)
dari Laporan — Keuangan
Tahunan yang diaudit

Page 52 OCR 0.873
Page S2 0184

te)
Iu)
ta)

tb)
(9

ta)
(bd)

ta)
(b)

tingkat tren biaya kesehatan, dan
asumsi material lain yang digunakan dalam aktuana,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu argka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tingai,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehutan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dan:

Nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program: dan

penyesuaian yang timbul pada:

(W  Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,

(L6) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama penode tahunan
dimulai setelah perode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya mbalan pasti neto sesuai SAK,

maka Perusahaan mengungkapkan:

Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(Wu) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

Miiijiika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesual SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan dsyargikan sesuai dengan
Dutir (1), butir (2), butir (3), butir (4), bubr (9), butir (13), butir (14),
Gan butir (16) serta butir ii.

“.c

SL

Penjelasan tentang hal ini ada
di Laporan Aktuaria per 31

Tahunan yang diaudit

Page 53 OCR 0.858
Page 3 ol 84

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan v
jumlah yang diakul sebagai beban untuk program luran pasti.

€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan pakng kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka “
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain: v

(CA) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja dan v
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)| Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tenggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat

«

Obligasi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya:
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
&) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obhgasi dengan

aa

menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,
!) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepetuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

..

dan
h) persyaratan penting lainnya.

25)| Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. v
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) niai nominal:

(8) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): |

(2) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bani hasil, dan besaran nisbah bagi |

ate

Page 54 OCR 0.850
Page 34 of 84

hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(O) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:
(9) jangka waktu,
(hn) tujuan penerbitannyaj dan
(i) persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pameringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4) jurnlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)
(G) jaminan dangan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwalismanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusehaan Publik.
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misslnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26)| Utang Subordinasi
Yong harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama penode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

€) pembatasan yang dpersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
1) persyaratan penting lainnya.

27)| Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara tamn:

@) rincian mengenai jems, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal v
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga v
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

C1 dampak diusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan v
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan

Ketat «

Catat

Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampek dilusinya: k:

Page 55 OCR 0.861
Page 38 of H4

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

#) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan,

9) nama Wali Amanat dan keterkatan usaha dengan Perusahaan:

b) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuli
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

|) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

4 Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsilasi jumlah saham beredar pada awal dan aktir periode: v
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, v
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan v
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
hb) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, v
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yatu:
(1) Pernegang saham yang memiliki 585 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya)
d)  Oalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, v
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atay pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitahsasi agio, saldo laba, v
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan daryatau tanpa Hak

at . . aa.

(Catatan 23

Let

Page 56 OCR 0.855
Page 86 of 84

Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

DEADAYAN jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
tek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additlonal Pald-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lsin:
8) Rincian jumlah tambahan modal disetor:
D) Uraian sumber agio saham,
€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
9) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:
€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
f) Pengungkapan untuk selisih ndai transaksi dengan entitas sepencendah, antara lain:
IL) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajan kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Uabilitas entitas atau bisnis yang
Gkombinasikan:
(CJ Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(0) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

MK KK KK cat

«.. . &

Catatan 24

3)

Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan sntars lain :

@) Uraian transeksi perubahan keperniikan tanpa tulangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepermulikan:

Page 57 OCR 0.844
Pane 87 or 84

(2) Nama entitas anak, dan V
13) Nama pihak yang bertransaksi, v
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan K
€) Jumlah yang drealisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya v
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri Catatan 23
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, stau pengurangan modal v
disetor:
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh: v
Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal v
disetor:
d) Tanggal dan jurnlah saham treasuri yang dilepaskan kernbali serta selisih antara
harga peralehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan v
ej) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v
5) | Saldo Laba Catatan 25
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Alasan dan jumlah penyesusian periode yang lalu (jika ada): v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait. Kp
dan
€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sfat, dan tujuan setiap pos cadangan. v
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) penis waran dan harga pelaksanaan dan masing-masing waran, v
b) dasar penentuan Nil Wajar waran: X
GC) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v
d) jumlah woran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbtan waran,
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lan keterangan mengenai perubahan masing-masing v

komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Page 58 OCR 0.846
Page S6 of 84

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

@. | Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan Kateran 27
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Jurmah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,

termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau v
(5) Dividen: v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

CI Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup v
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jiko ada), yeng diungkapkan terpsah

Sstt

berdasarkan pak berelasi dan pihak ketiga:
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
ta) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui v
dalam periode berjalan: can
(Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, v
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan labafrugi yang diakui sampai tanggal v
pelaporan:
(0) Jumlah uang muka yang diterima, dan v
(c) Jumlah retensi, v
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebaga
Aset dan Liabiltas:

Page 59 OCR 0.849
Page 50 of 84

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan)

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya) dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

KU

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yong harus diungkapkan antara lain:

3) Dasar ketentuan tan,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

€) Musa berlaku tarif:

G) Besaran tarif: dan

€) Perjanjian lain yang terkait.

Kau

2

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk'jasa utama antara lain:
3) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

€) Pendapatan sewa.

4

tai

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Juse pelayanan medis, jisa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Funcian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

b) Subsidi tdak mampu: dan

C) Selisih pertutungan klaim,

KAK

5)

Khusus Industri Transportasi
Rindan jumlah dan kelompok produk/jasa utara antara lain:

Page 60 OCR 0.864
baya 6 of 84

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker

Tan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

sacaah

6) | Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
Pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelompok prami bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan

| untuk setiap jenis asuransi.

| Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tok:
| Pendapatan
| Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
| dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan meruliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
| pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan
| Pendapatan Bunga
| Yang harus diungkapkan antara lain:
| Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
Lah Obigasi Pemerintan:
Lb) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diaku
|) Efek-efeki dan
| dh Penempatan pede Bank Indonesia dan Bank lain.
|

Get

Page 61 OCR 0.852
Page 61 of &4

10)| Beban Pokok Penjualan kaan 2g
Yang barus diungkapkan antara lain:
2) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual dan mai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan: dan
€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v
I1)| Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara kain, rincian beban departernencalisasi:
3) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan:
C) Beban pegawai,
d) Beban penyusutan sarana medis:

et

€) Beban pemeliharaan sarana:

Ih Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

12)| Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain nncian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, Klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendin untuk
setiap Jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

ka ea na aa an

Rincian dan jumlah beban menurut jeris klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

€) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara Iain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok v
pendapatan komisi dan beban komusi untuk setiap jenis asuransi,

Page 62 OCR 0.880
Pase 62 of 84

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus dungkapkan antara lain:

8) Rincian jurmtah unsur-unsur beban departementalsasi:
b) Gaji dan beban pegawal lainnya, dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya,

bata ini

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Cataton 30

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlan beban kerugian penurunan nila untuk rnasing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pernbiayaan,

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) ancian dan jumlah Pendapatan lainnya,
b) ancian dan jumlah Beban lainnya.
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(Ll) biaya pinjaman mekputi:

Catatan J1

Page 63 OCR 0.862
Pane G3 of 84

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v
Sektir,

Ib) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang
berlaku, dan v

(Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: v

(2) biaya keuangan lainya yang terjadi dari transaksi Instrumen kevangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilar dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, 2g

(d) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba v
rugi: dan

(C) amortisasi prerm/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung v
nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama v
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v
|

18)| Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan | v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah #
Yang harus diungkapken antara lsin ringian jumlah berdasarkan jenis,
19)| Pendapatan Komprehensif Lain |
Yang harus dungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: | RP,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,
@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan
bagian pendapatan komprahensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Ke

Page 64 OCR 0.872
Pase Gd of 84

20) | Pajak Penghasilan bm 26

Yang harus diungkapkan antara lain :
8) komponen beban (penghasilan) pejak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: v
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v
lalu:
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v
temporer dan pembalikannya:
(a) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tari R7)
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi |
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: |

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan | v
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan |
(2) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensir,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, |
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan V
atau dikreditkan langsung ke ekuitas, |
C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif |
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:
d) penjelasan hubungan antara beban (penghastan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini: |
(t) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi |
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau | v
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
@)  penjalasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada pertode akuntansi sebalumnya: | v
() — juavah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak v
tangguhan dalam laporan keuangan:

Page 65 OCR 0.885
1

ul

»

k)

m)

m

9)

Pi

Pase 65 of 84

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(4) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(4) jumlah aset dan liabilktas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dan kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebalum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labditas dalam laporan keuangan,

wralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tengguhan

praakussisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apatsa manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dan kombinasi bisnis |

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(L) penggunaan aset pajak tongguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lobih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kana pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kai atau periode sebelumnya yang

|

Sat

Page 66 OCR 0.871
Page 66 of'84

mengakbatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain !

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v
Gan dilusian, dan rekonsiliasi junvah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
@atribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per

saham:

b) jumiah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam w
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dari rekonsiliasi penyeDut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indinduat dari setiap jenis Instrumen yarg
mempengaruhi laba per saham,

C) instrumen (termasuk saham yang dapat derbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

G) penjelasan transaksi Saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, X
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah penode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dirnuksud terjadi sebelum akhir penade pelaporan: den

| ef laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, V

22) Transaksi Pihak Berelasi (Catatan 34

| Yang harus diungkapkan antara lain:
La) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
| jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu rnilar rupiah) untuk transaksi dengan v
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebah dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi 5.
dengan entitas bereiasi,
b) terkait dergan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaks v
Gan saklo dengan pihak dimaksud:
| c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
kornitmen, yang diperlukan untuk rmemahanv potensi dampak hubungan tersebut Men

Page 67 OCR 0.850
Page 67 of 4

3

3)

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(t) jurnlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
berkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atav Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(Ba) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian goransi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilsi, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagarmana dimaksud dalam huruf a) dan bj
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

entitas)

(3) entitas anak:

(8) entitas asosiasi,

(S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya) dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada mnasing- masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerja,

(9) wnbotan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(I) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

ST.

ST

et

Manajemen berkeyakinan tidak|
kada penurunan nilai

Page 68 OCR 0.867
Page 68 of 84

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, “
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Catatan 36
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata vang fungsional, v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v
Galam mata vang fungsional, y
(2) posisi neto dari aset dan Watxlitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rinaan kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: y
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalarn lsba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang Pe
timbul peda instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk Suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi y
penurunan misi,
(2) jumlah rugi penurunan rilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi v
penurunan nilai, |
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamaya v
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,
ta) poodwiF yang telah diakui rugi penurunan nilainya, v
(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama penode tersabut: dar v
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. |
“

Page 69 OCR 0.850
Pane 69 or &4

25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

B2) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang barus diungkapkan antara lain :

(1) sitat dan alasan perubahan estimasi akuntansi) y

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pede pericde berjalan, dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah “v
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus v
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan perubahan kebijakan akuntansi: v
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal Pr"
dan relevan:
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v

(5) laba per saham dasar dan dilusian:

(9) juntah penyesuaian yang terkat dengan perxxle-perinde sebelum periode yang | v
disajikan. Dalam bai tdak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya)
gan 4
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk peroge-penode sebelum periode-periode tersebut | v

Gisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(ti) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk satiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apatxla penyajian |
kembali retrospektif tidak praktis, |

han

Page 70 OCR 0.841
Pawe 70 of 84

26)| Kombinasi Bisnis |

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi

bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) — nema dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

(2) tanggal akuiskij “

(3) biaya terkait akussisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, v
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(a) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, ng

(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul:
(7) Nilai wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: v
(B) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
la) jumlah yang diakui padi tanggal akuisisi, v
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: 2
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tdak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok psutang lain, yaitu sebagai berikut: v
fa) Nilai Wajar piutang, v
(D) jumlah piutang bruto kontraktual, dan | Pri
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual

yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akusisi untuk setiap kelompok utama Aset v
yang diperoleh dan Liabiitas yang diambil alih

(d1) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
fa) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus ketus

sumber daya ekonomi terjadi: v
(B) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal v

Page 71 OCR 0.881
Page TI of 84

(12)

143)

114)

(15)

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumian Aset yang telah diakut untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karana Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(B) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait parikatan dan kontyensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombenasi bisnis dimana pihak pengakutsisi merruliki kurang dari 10095

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakutsisi pada

tanggal akursisi:

ta) jumlah don kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
dlakw pada tanggal akussisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
@lokutsisi yong diukur pede Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Ca) Nilai Wajar pada tanggal akusisi atas kepentingan ekuitas pshak yang
Giakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
Bkuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dani kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakussisi sebelum kombunasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komgrehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

116) Informasi sebagai benkut:

Ca) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensf
pada periode pelaporan: dan

(b) perdapatan dam laba atau rugi dani entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.848
Page T2 Of 84

kombinasi bisris yang terjadi selarna tahun berjalan telah dipertutungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

I1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesal untuk Aset,
Liabvitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: v
la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

tc) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian penode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap pericge pelaporan setelah tanggal akuissi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas bset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas mmbalan kontinjensi atau
Tiabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan LA
yang umbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak dediskonto) dan alasan v
perubahan tersebut, dan

(Cc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur v
imbalan kontinjensi:

(3) Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: v

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwit pada awal dan aktur perlode pelaporan:

(5) jumlah den penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset terkientifikasi yang diperoleh atau Ilabiitas yang Pn
diamtil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelapcran berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atdu kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C| pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan :

Page 73 OCR 0.866
Pave 73 of84

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(d4) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setora Kas pada entitas anak atau bisnis Isinnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(8) jumlah aset dan Ilabditas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtsarkan berdasarkan
kategori utamanya.

. ta.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) pengungkapan pada level segmen)

(4) Informasi umum, yang terdini dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenas laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segrmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas seamen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalarn laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dan pelangoan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan ekstemal yang diatribusikan kepada:
IL negara domisili Perusahaan: dan

I. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dani suatu negara asng secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatrihusian pendapatannya kepada negara

Catatan 38

Page 74 OCR 0.881
Page 74 01 84

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
|, negara dornisili Perusahaan: dan v

IL mus negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset, v
Dalam hal aset dan suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,

(3) Informesi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

fa) fakta)
(b) total pendapatan dari setap pelanggan, dan v
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. v

28) | Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan: v
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan Pi
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabiltas operasi
| yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
| aset bdak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuti SAK yang berlaku. v
| b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
| dinentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
| (2) pendapatan, beban, Gan laba stau rugi sebelum pajak dari operasi yang
| dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan v
| (b) laba setau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah v
| dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasian
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan #
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
| (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan v
| yang dapat diatribusikan pada perrulik entitas induk, J

Page 75 OCR 0.851
Page 75 of 84

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

3) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk hndung nilai atau tujuan lainnya (non Ilndung nilai), seoerti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkepkan untuk setisp kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilsi dan kelompok non lindung nilai:

(1) hekikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Uatilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya,

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
urtuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung rulai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
ilsi: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung mai, disebutkan
tujuannya.

HM KK UKK

.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Nabilitas keuangan

antara lam:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dergan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan,

Catatan 35

31)

Dividen

Yang harus diungkepkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah @deklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pernilik peda pericde pelaperan

b) jumlah utang dividen untuk:

Catatan 25

Page 76 OCR 0.861
Page 7G Of B4

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

v
v

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetar sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Y
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir pericde pelaporan: dan v

0) jurnlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,
32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari kablitas kontinjensi dengan jumlah kabilitas kontinyensi lainnya v
secaro terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam v
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan v

bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
@) dalam bal Ventura Bersama digkui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan v
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Nabilitas jangka pendek, v
Iabiltas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33)| Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkatan yang meliputi:
Ia) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan kisensi, diungkapkan:
I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Hi, periode berlakunya perikatan,
Ii, dasar penentuan kompensas dan denda:
Iv, Jumlah beban atau pendapatan pada penode pelaporan, dan |
V.  pembatasan-pembatasan kainnya: |

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

Catatan 37

tb RX

Page 77 OCR 0.832
Page 77 Oo 84

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Ti, periode berlakunya perikatan,

IX. wlai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. Sanksi-sanksi,

BN

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(3) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

(8) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(cs) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) urajan mengenai sifat jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi v
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokek dan dendi atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau v
banding):

(4) peristiwa kontinjensi Isinnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau Nabiltas kontinjensij V
(D) estimasi dari dampak keuangannya: “
(C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus “

Te AM Tn

Ka nu

Page 78 OCR 0.864
Paya 18 Of 84

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34)| Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:
d) Hak dan habilitas dari masing-masing pihak dalarn kerjasama,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
F) Isi perubahan perjanjian, jka ada.

Te KLM

35)| Manajemen Risiko Keuangan Catatan 35

8) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan nsiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh v
t2mpo atau tidak mengalani penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(8) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan v
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana v

entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabei risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. “v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jens nsiko yang timbul dan
instrumen keuangan. V

36)| Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain: V |
(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan |

Page 79 OCR 0.847
Page 79 of 84

posisi keuangan,

(2) Posisi CAR rrinimum berdasarkan peraturan Bank Indenesiai dan V
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. v

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal v
laporan posisi keuangan, v
(2) Possi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, P3

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana v
pihak ketiga di bank,

d) Aktivitas Fiduclary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang “
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37)| Kuasi-Rcorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraran mengenai kegiatan kussi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham v
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi: v

6) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan labilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi,

v

v

38)| Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
@&) formasi kuahtatif tentang tujuan, kebwjakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 80 OCR 0.882
Page 80 of 84

permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan Oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola parmodalannya:
&) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

£

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

Catatan 39

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

Ba) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

Ch jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelampok.
Opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

H penentuan Nilai Wejar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(L) opsi yang diberikan selama suatu penode, rata-rata terumkbang Nilai Wajar

|

Page 81 OCR 0.851
Page 81 of 84

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran Gan informasi tentang bagairnana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberkan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):
Gg) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

4t)

Khusus Industri Asuransi:

2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang barus diungkapkan antara lain :

(4) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvatilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

PS 3

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syanah,

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

€) Rincian Aset, babilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syanah,
dan

d) Zakat.

«. .&x.«

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang barus diungkapkan antara lain sifat, jervs, jumlah dan dampak dari:
3) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

€C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengarulh kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :
@) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

Pa Ba aa

Page 82 OCR 0.857
Page 82 of 84

Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib
lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman P)
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kesong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, 3

&) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi | v
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui |
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, |
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: | v

(LI) tanggal terjadinya,

(2) silat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi v
tersebut tidak dapat dibuat.

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait

dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
engan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

8) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan ketxjakan akuntansi,
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

&

Catatan 42

KK LK

Page 83 OCR 0.873
Page 83 0184

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)

Reklasifikasi

a) Oalam hal Perusahaan mengubah penyajien atay pengkissifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat rekdasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b)- Oalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak rmereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) silat penyesuaian yang akan dilakukan jka jumlah tersebut direklasitikasi.

18)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan Inal-hal sebagai |

berkut:

ah) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakut.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

8) Ketentuan ini bertaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selbin SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

b) Yang harus dungkapkan antara lain:
(4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprahensf
beserta penjelasannya.
C) Oalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otontas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

|

Page 84 OCR 0.797
Pane 84 of 84

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalem laporan keuangan.
50) | Informasi Penting Lainnya v

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurdah dan dampak dari peristiwa atau
keedaan tertentu yang mempengaruhi kinerje perusahaan, seperti peristiwa/ksadaan yang
mempengarutn kelangsungan hidup perusahaan,

Jakartar28 Maret 2024

Maka

4 Beko Bagan Kiaaya ono Widjaja

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.52 MB
Published1 Apr 2024
Pages84
Characters151,003
Text sourceOCR
OCR confidence0.859

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Amir Abadi Jusuf p.1 ×2
unresolved org PT ACE Hardware Indonesia p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.1
unresolved org Mawar & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2
unresolved org Bank Indenesiai p.79

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result