Back to announcement
20240331_BRNA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621351_lamp1.pdf
Other Text extracted BRNASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
PAPARAN PUBLIK 20 24 PT BERLINA TBK 31 MARET 2024
Page 2
Tentang Kami
2000+ SKU
Didirikan tahun 1969 Produk
400+ Pelanggan 1200+ Karyawan
35 Tahun IPO sejak 1989
10 Pabrik & 5 anak perusahaan
Page 3
Struktur Pemegang Saham
Pemegang Saham Utama Pemegang Saham Pemegang Saham
& Pengendali > 5% < 5%
Dwi Satrya Utama 54,57% Komodo Fund 10,46% Masyarakat 27,83%
Tjiptobiantoro 7,14%
PT
PT Lamipak
BERLINA
Primula Hefei Paragon
Indonesia Plastic Packaging
Co. Ltd
Kepemilikan : 70%
Kepemilikan : 100%
Industri laminated tube
Industri kemasan plastik
dan plastic co-extrusion
tube
PT
Berlina Pte Quantex
Ltd Kepemilikan 99,99%
PT Natura
Kepemilikan : 100% Plastindo Industri kemasan plastik,
Industri Plastik dan Kepemilikan : 99,99% perdagangan dan jasa
perdagangan umum Industri pengolahan plastik
*Dalam proses penutupan di daur ulang, perdagangan
regulator Singapura dan jasa
Page 4
Jejak Langkah Pendirian Hefei Paragon
Plastic Packaging Co.Ltd.
di Hefei, Anhui, China
Operasional SOCIAL MEDIA
4
2003
Pendirian entitas anak Pendirian pabrik Perseroan dan
BUDGET
pertama 3 1985 2005 5 pabrik LPI di Cikarang,
ANALYTICS
PT Lamipak Primula Jawa Barat
Indonesia (“LPI”) di
Sidoarjo, Jawa Timur.
1969
RESEARCH 2021 2024 RESULTS
RESULTS
1 2 6 9 10
Pendirian pabrik 2013 Pendirian Pabrik Pendirian Pabrik
pertama PT Berlina Tbk 1984 • Pendirian PT Natura Plastindo
Perseroan di Purwosari, Perseroan di
(“Perseroan”) Pendirian Pabrik Jawa Timur (In-Plant) Sukabumi
Perseroan di di Pasuruan, Jawa Timur
di Pandaan, Jawa Timur • Akuisisi bisnis PT Quantex Jawa Barat
Tangerang,
Banten di Tangerang, Banten
.
OPTIMIZE 8 2019
SEARCH
Pendirian Pabrik
Perseroan di Tabanan,
Bali (In-Plant)
2016
7
PLAN
Akuisisi Bisnis
PT Abadi Adimulia di
Surabaya, Jawa Timur dan
Cikarang, Jawa Barat
Page 5
Jejak Langkah Perusahaan pertama
yang memproduksi
sikat gigi bermerek
Produk dan Teknologi SOCIAL MEDIA
4
1981
Perusahaan pertama yang
memproduksi kemasan
BUDGET
Produksi 3 1972 1982 5 ANALYTICS
plastik multi layer
cetakan presisi
untuk pestisida
1969
RESEARCH 2005 2006 RESULTS
RESULTS
1 2 6 9 10
• Perusahaan pertama yang Produksi botol
Perusahaan
pertama yang 1971 1985 memproduksi botol susu bilayer untuk
Perusahaan pertama multi-cavity Personal Care
memproduksi botol Produksi kemasan
dari bahan PVC untuk Laminate Tube • Produksi botol bahan PET
plastik untuk industri
kosmetik dan farmasi di Indonesia *)
OPTIMIZE 8 1992
SEARCH
Produksi Plastic
Coextrusion Tube *)
1989
*) LPI 7
PLANyang
Perusahaan pertama
memproduksi gallon air
mineral bahan PC
Page 6
Jejak Langkah Pembangunan Clean Room
Produk dan Teknologi untuk produk farmasi
SOCIAL MEDIA
14
2016
Produksi kemasan Produksi kemasan
BUDGET
pelumas dengan 13 2013 2017 15 dengan teknologi
ANALYTICS
view stripe In-Mold labeling (IML)
2010
RESEARCH 2023 RESULTS
RESULTS
11 12 16 18
Produksi PBL tube
Produksi pertama 2012 2019 untuk kemasan
injection moulding Produksi galon air mineral
multi component untuk Produksi Jerigen 20L pasta gigi *)
dari bahan PET
tutup botol Produksi PBL tube *)
17
OPTIMIZE 2021
SEARCH
• Produksi bi-injection cap
untuk gallon air mineral
• Produksi botol blow-fill-seal
untuk farmasi
*) LPI
PLAN
Page 7
Lokasi Pabrik
Berlina- Pandaan, Berlina-Tangerang, Berlina- Cikarang, Berlina-Tabanan, Berlina- Purwosari, Berlina-Sukabumi
Jawa TImur Banten Jawa Barat Bali Jawa Timur Jawa Barat
(In-plant) (In-plant)
Lamipak-Sidoarjo, Lamipak-Cikarang, Quantex–Tangerang, Natura Plastindo, HPPP
Jawa Timur Jawa Barat Banten Pasuruan, Anhui-China
Jawa Timur
Page 8
Kinerja 2023 vs 2022
dalam miliar Rupiah
2022 2023
Penjualan Neto 1.053 1.000
NPBT (160.8) (100.0)
Rugi Tahun Berjalan (136.4) (81.1)
EBITDA 131.7 163.1
Rasio EBITDA terhadap 12.5% 16.3%
penjualan
Page 9
Ikhtisar Keuangan 2020-2023
Penjualan Neto Laba (Rugi)
1,200 1,124 0
1,051 1,053
1,000 2020 2021 2022 2023
1,000
(50)
800
(100) (81)
600
400 (150) (136)
200
(200) (187) (193)
-
2020 2021 2022 2023 (250)
(miliar Rupiah)
(miliar Rupiah)
EBITDA Laba (Rugi) per Saham Dasar
180.0
0
163.1 2020 2021 2022 2023
160.0 (50)
140.0 134.0 131.7 (100) (85)
125.7
120.0 (150) (137)
(169)
(200)
100.0 (192)
2020 2021 2022 2023
(250)
(miliar Rupiah)
Page 10
Ikhtisar Keuangan 2020-2023
Total Aset Total Liabilitas
2,500 1,400
1,199 1,170 1,151
1,966 2,021 1,200 1,079
2,000 1,870
1,721
1,000
1,500 800
1,000 600
400
500
200
- -
2020 2021 2022 2023 2020 2021 2022 2023
(miliar Rupiah) (miliar Rupiah)
Total Ekuitas
1,000
851
767
800 719
643
600
400
200
-
2020 2021 2022 2023
(miliar Rupiah)
Page 11
Ikhtisar Keuangan 2020-2023
Rasio EBITDA terhadap Penjualan Rasio Laba (Rugi) Bersih
Neto Terhadap Ekuitas
17.0% 16.3% 0.00
15.0% 2020 2021 2022 2023
(0.05)
13.0% 12.0% 12.5%
11.9% (0.10)
11.0%
(0.15) (0.13)
9.0%
(0.20)
7.0% (0.19)
(0.25) (0.23)
5.0% (0.24)
2020 2021 2022 2023 (0.30)
Rasio Lancar
1.2 1.05
1
0.76
0.8
0.62 0.62
0.6
0.4
0.2
0
2020 2021 2022 2023
Page 12
Ikhtisar 2023 Aspek Bisnis Total penjualan Perseroan pada tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 5%, terutama pada segmen usaha botol plastik dan sikat gigi. Produk Personal Care yang memiliki kontribusi penjualan terbesar, mengalami penurunan permintaan sebagai dampak perubahan perilaku konsumen yang dipengaruhi geopolitik Timur Tengah. Sedangkan tren penjualan produk Food & Drink mengalami peningkatan yang positif, demikian juga dengan produk household. Di sisi lain, segmen usaha laminate dan plastic tube mengalami kenaikan penjualan sebesar 10.5% dibandingkan tahun sebelumnya. Terdapat peningkatan yang signifikan terutama pada pasar export. Peningkatan permintaan ini terjadi pada produk Oral Care maupun Personal Care. Untuk meningkatkan penjualan, Perseroan terus berfokus dalam pengembangan produk baru dan penambahan portfolio produk.
Page 13
Ikhtisar 2023 Aspek Investasi dan Pengembangan • Sebagai perusahaan padat modal, Perseroan terus berinovasi dan berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan tren permintaan pasar. Proyek-proyek baru yang mengalami penundaan realisasi di tahun 2022 telah dapat dikomersialkan di tahun 2023. Namun beberapa proyek yang ditargetkan untuk dapat terealisasi pada tahun 2023 juga mengalami penundaan ke tahun 2024, terkait penyesuaian waktu pelaksanaan proyek baru oleh pelanggan. • Perseroan tetap memprioritaskan pengembangan produk-produk baru dan memperbesar skala bisnis produk yang ada, diantaranya adalah perluasan bisnis Jug PET untuk air mineral. • Entitas anak Perseroan yaitu PT Lamipak Primula Indonesia, telah berhasil meningkatkan kemampuan mesin-mesin laminate tube yang sebelumnya memproduksi bahan Aluminium Barrier Laminate (ABL) yang mengandung aluminium untuk kemasan pasta gigi, telah dapat dikonversi untuk memproses bahan Plastic Barrier Laminate (PBL) yang lebih ramah lingkungan. Sedangkan entitas anak lainnya, PT Natura Plastindo telah meningkatkan kapasitas produksi rPE (post-consumer recycled Polyethylene) untuk digunakan Perseroan memasok kemasan kepada pelanggan. Langkah-langkah ini mendukung kebiijakan Pemerintah atas upaya keberlanjutan terhadap Lingkungan.
Page 14
Ikhtisar 2023
Aspek Operasional
Rasio EBITDA terhadap penjualan mengalami peningkatan signifikan yaitu sebesar 3.8% (dari 12.5% menjadi 16.3%). Secara
nominal, EBITDA meningkat hingga 23.9%. Pencapaian ini menunjukkan bahwa upaya-upaya Perseroan dalam pembenahan
fundamental yang berkelanjutan terhadap operasional telah terbukti dapat mengefisienkan biaya-biaya beban pokok penjualan lebih
lanjut dan memitigasi dampak negatif dari berbagai tantangan yang terjadi, di antaranya dengan cara:
1. Mengoptimalkan utilisasi mesin produksi dan tenaga kerja untuk memitigasi rendahnya tingkat permintaan
2. Melakukan inovasi–inovasi untuk efisiensi biaya material dalam rangka memitigasi harga material yang sangat berfluktuasi
3. Mengembangkan inovasi proses dan peralatan untuk penghematan energi
4. Melanjutkan perbaikan fondasi struktur organisasi untuk lebih taktis dan responsif dalam menghadapi perubahan yang
sangat dinamis
Page 15
Ikhtisar 2023
Aspek Finansial
• Strategi finansial yang diterapkan Perseroan di kurun waktu 2 tahun terakhir, yaitu diantaranya
pelaksanaan restrukturisasi kredit berupa penundaan pembayaran angsuran pokok pinjaman
jangka panjang dan pinjaman dana dari Pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi
Nasional (PEN), menunjukkan dampak positif terhadap kinerja finansial Perseroan,
diantaranya perbaikan rasio keuangan berikut :
• Rasio lancar meningkat dari 0.76 ke 1.05
• Rasio rugi bersih terhadap ekuitas membaik dari (0.19) menjadi (0.13)
• Untuk mendukung upaya percepatan peningkatan kinerja operasional dan finansial
Perseroan, Pemegang saham mayoritas memberikan komitmen berupa pinjaman kepada
Perseroan, dimana tingkat suku bunga pinjaman disesuaikan dengan tingkat suku bunga
terendah dari bank pemberi pinjaman jangka panjang kepada Perseroan dan bunga tersebut
tidak dibayarkan kepada pemegang saham hingga seluruh pinjaman Perseroan kepada bank
telah lunas.
• Ke depannya, Perseroan tetap mencanangkan rencana pelaksanaan PMHMETD
(Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) untuk mendukung rencana
pengembangan bisnis Perseroan.
Page 16
Tren Penjualan & EBITDA
2020-2023 & Proyeksi 2024
1,200 1,124 1,110 18.0%
1,051 1,053 1,000
16.0%
1,000
14.0%
800 12.0%
10.0%
600
8.0%
400 6.0%
163.1 183.2 4.0%
200 134.0 125.7 131.7
2.0%
- 0.0%
(miliar Rupiah) 2020 - 2021 - 2022 - 2023 - 2024 -
Aktual Aktual Aktual Aktual Proyeksi
Penjualan Neto EBITDA Rasio EBITDA terhadap Penjualan Neto
Page 17
Terima kasih
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Lamipak BERLINA Primula
p.3
unresolved
org
Plastic Packaging Co. Ltd
p.3
unresolved
org
Quantex Ltd
p.3 ×2
unresolved
org
PT Natura Kepemilikan
p.3
unresolved
—
Plastindo
p.3
unresolved
org
Pendirian Hefei Paragon Plastic Packaging Co.Ltd.
p.4
unresolved
org
PT Lamipak Primula
p.4
unresolved
org
PT Natura Plastindo
p.4 ×2
unresolved
org
PT Abadi Adimulia
p.4
unresolved
org
PT Lamipak Primula Indonesia
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.