Skip to content
Back to announcement

20240331_MTPS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621268_lamp5.pdf

Financial statement Text extracted MTPS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 126

Page 1 OCR 0.916
Petunji isi, is

Halaman 1 dori 126

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (v) diisi pada kolom “Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom “Keterangan” ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3, Apabila Erniten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada"

dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (W) dlisi pada kolom -N/A".

5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Meta Epsi Tbk

Bidang Usaha

Infrastructure, Utilities and Transportation

Jenis penawaran Umum

Saham

| Tahun 2023

Nama Kantor Akuntan Publik

Nama Partner

KAP Joja Sunarjo & Rekan

Tahun 2022

Tahun 2021 |

KAP Iskandar & Sulaeman

KAP Jojo Sunarjo & Rekan

Muhamad Idris, CA., CPA.

Drs, Iskandar Pane, Ak, CPA,
NM.

Muhamad Idris, CA., CPA.

Opini Akuntan

Wajar dalam semua hal yang
material

Catatan tentang Opini (jika ada)

Wajar dalam semua hal yang
material

Wajar dalam semua hal yang
material

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Paraf A
Page 2 OCR 0.797
Halaman 2 dari 126

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G. 11 Tentang "Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" V
"Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” V
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 2023 2022 2021
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 853.734.399 918.021.149 54.902.595.928
Laba (rugi) bruto 346.931.214 (33.485.134.363) (212.958.335.384)
Laba (rugi) usaha/operasional (11-538.679.069) (42.136.314.985) (227.603.728.662)
EBITDA (10.343.549.505) (36.285.343.520) (223.432.869.168)
Laba (rugi) Bersih periode
berjalan (15.891.633.745) (43.214,092.563) (231,605.648.837)
Laba (rugi) komprehensif (15.862.023.559) (43.194.926.613) (231.570.B07.652)
— Laba Per saham (dasar) 762) 2072) (IIL,o9)
Laba Per saham (dilusian) xx xx xx
Laporan Posisi keuangan |
Jumlah Aset 96.894.946.269 125.183,529.972 181.330.659.418
Jumlah Aset Lancar 43.098.186.827 60.535.311.425 ” 157.869.496.981 |
Jumlah Aset Tidak Lancar —— 53.796.759.443 G4.648.218.547 23.461.162.437
Jumlah Liabilitas 48.207.320.227 0.633.900.371 73.586.103.205
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 7.512.896.101 G0.189.869.405 73.095.414-459
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 694.444.126 444.030.966 489.688.746
Jumlah Ekuitas 48.687.606,042 64.549.625.601 107.744,556.213 |

Paraf

Page 3 OCR 0.879
Halaman 3 dari 126

Modal Disetor

208.485,082.900

208.485.082.900

208.485.082.900

Saldo Laba

(288.766.054.530)

(272.874.420.785)

(229.660,328.222)

Rasio Keuangan”

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

Rasio Lancar (Yo) 90,7190 100,579 215,970
ROA “T6,A0Te “34,521 127,736
ROE “32,64 166,95 214,969
Ebitda thd pendapatan (Yo) “211,570 -3.952,5615

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri

Laporan posisi keuangan pada akhir periode |
|
|

Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan

Ajal

uaulnja

Page 4 OCR 0.595
Halaman 4 dari 126

Haa “gg

pm,

Paraf: -|.

Page 5 OCR 0.886
Halaman 5 dari 126

Perusanaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

| berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
Giterapkanj
€C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba ruci komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilal atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".

2 Perusanaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Asct
yang cijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
3 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
@iasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajernen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
& diungkapkan atasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
EN Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: N
2) | Nomor dan tanggat akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang v
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada V
perlode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, |

Page 6 OCR 0.836
Halaman 6 dari 126

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada perloda laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dirnulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Paraf :

Page 7 OCR 0.896
Halaman 7 dari 126

perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Y

8) | Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

7) “| Khusus Industri Media
Penjelasan “inci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

5)

Khusus untuk Asuransi dan Pemblayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebaga! bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk.
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Paraf:

Page 8 OCR 0.861
Halaman 8 dari 126

1)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
ad) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi:
. Nama pemilik Izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin skplorasi serta tanggal jatuh temponyaj
. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dar Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
H Area Eksploitasi/Pengem bangan meliputi:
. Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi,
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi:
. Jumlan Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
. Akumulasi jumlan produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan olah
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Paraf:

ATL—

Page 9 OCR 0.840
Halaman 9 dari 126

aan mama menang maan mama

12)| Khusus Industri Kehutanan PI!
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutanj
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH.
b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, V
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan N
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yana diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode pelaporan terakhir,
c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan balk secara langsung maupun tidak N
langsung,
2) | Tempat kedudukan: |
3) | Jenis usahaj Y
4) | Tahun beroperasi secara komersial: ' Y
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “
6) | Total Aset: dan Y

Page 10 OCR 0.888
Halaman 10 dari 126

7)

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik lanasung maupun tidak langsung lebih dari 5095 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

C) akhir perlode pelaporan dari laporan kevangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 11 OCR 0.888
Halaman 11 dari 126

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidaslan dan tanggal atau
perlode berbeda dari tangaal lsporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

@e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(4) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian,
dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
IVlangnya Pengendalian:
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima:
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dlikhtisarkar: berdasarkan kategori

-

Lt LL

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, cewan kornisaris, dan komite
audit,

2)

Cakupan manajemen kunci: dan

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Paraf :

ea

Page 12 OCR 0.907
Halaman 12 dari 126

Pinak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan,

IE
Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesual dengan SAK.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

:3)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reallzable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

3)

Mata Lang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4

Alasan perubahan perlode pelaporan (jika ada).

a

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asurnsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi sianifikan atau
bagian laln dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memilik! dampak yang paling
sianifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko sianifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabllitas dalam perlode pelaporan berikutnya: can

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
leporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Paraf :

Page 13 OCR 0.692
Holaman 13 dari 126

Kebijakan Akuntansi Tertentu

naa oo

Paraf : -k

Page 14 OCR 0.874
Halaman 24 dari 126

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tatap!
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) nenglingkus Laporan — Kebargan — Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi seubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

D pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
teiah dieliminasi.

2)

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpencendalij

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setsiah pengakuan awal untuk goodwil!: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensl.

3)

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

4

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 15 OCR 0.870
Holomon 15 dari 126

| Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas N
biaya transaksi:

(2 pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: V

(35 ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan: |

(8) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: “

(S5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset X
keua nga nj

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: |

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Ilndung nilai, selain N

penjelasan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1), angka (2), angka (3),
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Ilndung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(ch) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) klasifikasi dan rekiasifikasi investasi pada Sukuk:
t2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(MM) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi,
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

2 Jemada an laa

Page 16 OCR 0.855
Halaman 16 dari 126

Ya

ng harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank V
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia |
dan Bank Lain.

6) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan V
dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Kelompok obligasi rekapitallsasi yang dimiliki, V
b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintahdan V

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
9 Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. 4
@ Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Periakuan akuntansi atas nilai nealisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan N
salda plutang/pemblayaan yang tidak dapat ditagih: dan

Man Rb kagak ab

An

Poraf :

Dn bs DN
Page 17 OCR 0.777
Halaman 17 dari 126

| (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari “realisasi penjualan agunan.

Paraf:

tTr—

Page 18 OCR 0.898
9)

Halaman 18 dari 126

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Plutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pemblayaan konsumen dari
konsumennya.

as

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyaiian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggunc oleh perusahaan),

. it

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Paraf:

Page 19 OCR 0.850
Halaman 19 dari 126

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan

(2) Dasar penilalan dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
meng hasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan
Howan Ternak
Yang harus dijelaskan — antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(3) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

dak Mis

LL

PN II RN

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

c) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

? estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pangakuan: N

h) nilai residu, dan - “

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi urnur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

AL Le

L

Paraf:

AH
Page 20 OCR 0.895
Halaman 20 dari 126

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang hatus dijelaskan antara lain rmetode yang digunakan untuk mencatat bagian N
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan |
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) | aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, v
diungkapkan tarif amortisasi yang disunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,
€) metode amortisasi yang digunakan:

penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan V

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awali Properti Investasi,

C) matode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan “
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Paraf:

Page 21 OCR 0.891
Halaman 21 dari 126

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impalrment) dan penilalan kembali aset
(revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan)
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dan
€) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan

22)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara tain:
a) Penjelasan atas simpanan) dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Periakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

Lb

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:
2) kondisi provisi yang harus diakui, dan

Page 22 OCR 0.847
Halaman 22 dari 126

ea EM EA TEE

! b) dasar penentuan nilai provisi.
24) | Utang Repo : "

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metoce pencatatan dan PI)
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(39 Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

RN

Paraf : s|

Page 23 OCR 0.901
Halaman 23 dari 126

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)

b)

9

d)

Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatari ekspiorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

Dasar penentuan ditangguhkarnya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
hb Metode amortisasi atas hiava PLH vana ditangguhkan: dan

Paraf :

Page 24 OCR 0.872
Halaman 24 dari 126

9 Metode penyusutan prasarana PLH, |

27) | pengakuan Pendapatan |
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuen pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalarn hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait,

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap V
penyelesaian suatu kontrak,
9 Khusus Industri Asuransi
(i) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan V
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif,
dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi,
(2) Beban Klaim

Penjelasan yanc harus ditambahkan antara lain:

(8) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

Paraf:

Ae ————
Page 25 OCR 0.906
Halaman 25 dari 126

@ Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kanitalisasi ke nroyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa rnendatang lebih rendah dari nilal
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasl ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
can

(6) Unsur biaya yang dlakui sebagal beban pada saat terjadinya.

Page 26 OCR 0.891
28)

Halaman 26 dari 126

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saido dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas
moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing,

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pirak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

32)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

“Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus,

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Bb

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b)deskripsi umum mengenai jenis pregram Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerucian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

aa

Paraf:

-

Page 27 OCR 0.864
Halaman 27 dari 126

3)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Paraf: -

Page 28 OCR 0.904
35)

Halaman 28 dari 126

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas can/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijeleskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasij

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Llabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Uabilitas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

31

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan blaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)! Segmen Operasi - vV
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham N

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dar! Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

aa . ha

Page 29 OCR 0.857
Halaman 29 dari 126

BN aa ai aa

Khusus Industri Perbankan
3) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mate uang. “
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rinclan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nila V
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Gire Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada V
saat periode pelaporan.

C) Giro pada Bank Lain Lali
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumiah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan Istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

LL bb

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilal (Impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): NX
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: AN

|| (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
| istimewa dan pihak ketiga V

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) bj
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: SI

Page 30 OCR 0.879
Halaman 30 dari 126

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah penyisihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antars lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur,
C) jumlah plutang menurut mata uang)

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

8) jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piLtang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliput':

(1) jurnian yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalem perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

LL Lb

an KL

4)

Khusus Industri Asuransi

8) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah plutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

BD Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlan menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Paraf:

Page 31 OCR 0.852
Halaman 31 dari 126

| 9 Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkaban mengenal antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur

(2) Jumlah oiutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
@ Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ba Ran Han

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pemblayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan | N
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

ta

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: v
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja Si
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan N

pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: N

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang |
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan “

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai “

jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, baserta |
jumlah utang retensi anjak plutang dan pendapatan anak piutang (tanpa

Page 32 OCR 0.860
Halaman 32 dari 126

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

C) PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(D) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) rekonsiilasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
perlode pelaporan, untuk setiap perlode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) tebih dari satu tahun sampsi lima tahun
(Cc) . lebih dari lima tarun
(3) pendapatan kevangan yang belum diterima,
(@ nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7 penjelasan umum isl perjanjian sewa iessor yang material.
dj) Piutang Sewa Operasi .

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(ce) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periodej dan
(3) penjelasan umUM Isi perjanjian sewa lessor.

Paraf:

Page 33 OCR 0.891
8)

Halaman 33 dari 126

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertacihnya piutang retensi.

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan)

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penivalan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

»

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus dlungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilal realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan salco piutang
yang tidak tertagih: dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Paraf:

Page 34 OCR 0.893
10)

Halaman 34 dari 126

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlah tagihan divider, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumiah piutangj

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar

maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berciasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau ruci neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif Isinnya maupun yang
dlakul sebagai 'aba atau ruci periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui taba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

PN

3

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi, dan

te)sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Bb ha ba) 2

Paraf:

Page 35 OCR 0.896
Halaman 35 dari 126

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagal agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk
mutasinya,
dipisahkan antara aset kevangan yang mengalarni penurunan nilal dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif can individual, termasuk beban
penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi, dan

(L0)jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

5) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asirg: dan

d) hal-hal lain yang dapaz mempengaruhi — kualitas pencairan deposito tersebut,

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan,

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnyaj dan
G) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada blaya perolehan,

15)

Khusus Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenei antara lain:

2) Rincian jurniah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
@) Informasi penting lainnya,

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan sengungkapan mengenai antara lain:

Paraf:

Page 36 OCR 0.912
Halaman 36 dari 126

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jarninan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,
b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Paraf:

Page 37 OCR 0.885
Halaman 37 dari 126

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan:
cg) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan bihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha keci! terhadap jumtah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

D Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumtah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

8) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankeruglan penurunan nilai Aset keuangan sesual
ketentuan Bank Indonesia,

hn) Jumlah krecit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibllitas:

1 Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Page 38 OCR 0.806
Halaman 38 dari 126

Jen la mei na aa Ra PE BA SE EN SAE AE

nj Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: v

Kh Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian |
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. |

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan can kabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, S|
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan — kolektibilitas, jumlah cadangan penghasusan Y
dan mutasi selama periode berjalan:
Cc) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah cadangan kerugian penurunan nilai “N
| tagihan akseptasi

22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi N
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilal Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selarna periode berjalan:

(9 jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang dlakui sebagai beban dalarn periode
berjalan)

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang V
diturunkan,

Ba Ban Lu La

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang V
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

ti) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nana pihak yang menerima jaminan, dan alasan v |

Paraf: E

Page 39 OCR 0.879
Halamon 39 dari 126

dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajeman atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilal tercatat persediaan menurut klasifikasi yana harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan-
(3) Barang Dagangan,

G1

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pendikatan jual belinya telah

berlaku namus penjualannya belum diakui, terrnasuk jurnlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(4) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan ruci kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, can

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Paraf: tg

Page 40 OCR 0.898
Halaman 40 dari 126

8)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Paraf: . 1

Page 41 OCR 0.885
Halaman 41 dari 126

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya,

S|

?) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lsin:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(ti) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(@& Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

ta) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak.
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (daplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat rnanajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai rewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asurarsi dan
risiko yang ditutup:

(F) Ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
. atau metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yana menerima
jaminan.

Paraf: —

Page 42 OCR 0.858
Halaman 42 dari 126

| 23) | Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan Si
b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. |
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasany |
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang rengarah kepada pelepasan PN)
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, “
(4) dalam ha! aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu P|
tahun, diungkapkan peristiwa atas keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjaci lebih dari satu tahunj
(5) dalam hal dapat diterapkan, seg men yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk |
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalarn hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau v
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilalan kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk.
dijual: dan
II. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b)  uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode bersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v
| b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan “v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, |
GC) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai “

Paraf : —

pi

Page 43 OCR 0.857
Halaman 43 dari 126

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

6) dalarn hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus V
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. “

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi, v
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta Pi
! r

v

alasannya,

Cc) nilatercatat dan Nital Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

@) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, N
Liabititas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2045 !

(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung h|
atau tidak langsung:
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asoslasi, ketika laporan v

keyangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menogunakan tanggal atau '
periode yang berbeda, 5!

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asoslasi
Untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas ruci entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugtan tersebut maupun secara kumulatif: |

I) bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain: “
V
V

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sarna untuk.
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi dan

kk) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi,

28) | Khusus Industri Konstruksi
Ja minan

Yang harus diunakapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan v
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 44 OCR 0.896
Halaman 44 dari 126

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagal berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjaian: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

N

Lha

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilal tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanarnan untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun teraktir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama pailng sedikit 2 tahun
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanarnan belum menghasilkan
(HI) Mutasi tanaman belum menghasiikan sebagai berikut :
(3) Saldoawal
I. Tambahan tahun berjalan
IN. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Paraf: «NW

Page 45 OCR 0.853
Halamon 45 dari 126

Pengurangan tahun berjalan
ii, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya 1
(d) Saldo akhir: S|
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang N)
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasrna): dan
(3) — Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, Y
32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi . Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsillasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
| tahun terakhir,
€) Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
€) Kondisi hewan ternak,
?) Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir, B1!
@) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung)
D  Nilal cadengan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
» Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
| k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi
a) Yang harusdiung kapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nitai Wajar A
atau model biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar y
dari Properti Investasi,
(3) pemyataan bahwa penentuan Nila! Wajar didukung oleh bukti pasar atau V
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut Ya
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) namaPenilal, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: v

Paraf :

Page 46 OCR 0.791
(5)

jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Halaman 46 dari 126

Paraf:...

SPA

Page 47 OCR 0.869
La)

K3)

d)

Halaman 47 dari 126

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi “yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(C) perubahan kumulatif dalam — Nilai Wajar yang diakui dalam laba rudi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) seat suatu penilalan terhadap — Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilalan tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jurnlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan
(b) penyesualan signifikan lain.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam: huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan — Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jurnlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penururan
nila, selama satu perjode sesual SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

Li

au Won

2.

Ba:

Paraf: f:

LA ——

Page 48 OCR 0.867
2

persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

Halaman 48 dari 126

Paraf :— k

Page 49 OCR 0.860
Halaman 49 dari 126

(3) estimasi saat penyelesalan:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(db) tarif kapitalisasl yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya
pinjaman yang layak dikapitallsasi,

34)

Aset Tetap

P3

AL

Yang harus diungkapkan antara ialn:

a)
b)
9
d)

e)

n

3

n

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisan berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij
jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,
rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):
jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:
jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilal, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam 'jaba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,
Daiam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(3) nama Pesilal dan tanggal laporan penilaian terakhir
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,
(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

|

Ma Ak Be ala,

Parafs

Te

Page 50 OCR 0.869
Halaman 50 dari 126

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesalan:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian Gika ada),

| (5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jurnlah tercatat aset tetap
| dalam pembangunan: dan

(6) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
) . Pengungkapan lainnya antara lain:

1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2 Jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan,

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat:
(5) Nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya,
(8) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumniah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dani risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan i
pertangcungan asuransi, apabila tidak ciasuransikan agar diungkapkan |

Pe

Lb — Bea ba Bi BB Un Bb

£

Paraf Pp
Page 51 OCR 0.881
Halaman 51 dori 126

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus urtuk perusahaan yang memilik! kegiatan hulu minyak dan gas burni)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

Paraf : 4

Page 52 OCR 0.859
Halaman 52 dari 126

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(2) Lokasi penambangan,

4
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, vV
(0) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan v
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan v
(3) Dalam hal saklo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel V
analisa umur tagihan,
36) j Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dar akumulasi amortisasi:

b)alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laperan laba rugi
komprehensif,

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada '
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan “
reklasifikasi,

@)dalam hal terdapat kap'talisasi biaya oinjaman Untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka — harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan P1
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitallsasi,

2) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan ,
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilal dengan umur manfaat tidak. N
terbatas,

?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset

Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: PI
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada g

Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatainyaj dan

(3) Aset tersebut dlukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan |
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: N
1) nilai komitmen kontraktual untuk akulsisi Aset Takberwujud,
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), X

taa

Page 53 OCR 0.852
(2) nama Penilal dan tanggal laporan penilaian terakhir,

Halaman 53 dari 126

Paraf: 2

Page 54 OCR 0.898
Halaman 54 dari 126

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metoce dar asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset:

(5) jumlah bercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lsin tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan)

(3) Saldo akhir.

B Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkepkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan salco akhir, dan
(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus
kas

Inunetaris #ienbul.dmsi IA Ai Ae

9 Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangcuhkan yang terdiri dari (1) blaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasar lenjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersesut, serta metode dan asumsi

Paraf :

Page 55 OCR 0.901
Halaman 55 dari 126

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

9 ”.

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan

dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

| (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplcrasi dan pengembangan

tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: v

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaanj
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belurn dinilainya produksi, dan

(e)Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, rnaka harus diungkapkan rincian
Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
b, Liabilitas
1) | utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Pi
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan
€C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
Provisi $
a) Pengungkapan untuk provisi bertaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: |

—N

Page 56 OCR 0.900
Halaman 56 dari 126

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya #kanomi:

(?) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarra yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah

Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

4)

Khusus Industri Perbankan
Labilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repoj
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diunckapkan dalam pos Ini antara lain Ilabil'tas bruto dari setiap kentrak
kenstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk
tabel

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul,

C) Kerugian yang dialami: can

@) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Paraf :

Te

Page 57 OCR 0.883
Halaman 57 dari 126

7) | Khusus Industri Perbankan

la) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atay
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
5 Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan p'hak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

N dm ha

dh hh ah,

Na na

dB,

Paraf :
Page 58 OCR 0.884
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Halaman 58 dari 126

Paraf:

&

Page 59 OCR 0.865
Halaman 59 dari 126

C) Estimasi Klaim Retensi Sendi

! Yang harus diungkapkan antara lain:
| () Jumtah menurut jenis asuransi:
| (2) Jumlah menurut tertanggung:
| (3) Jumlah menurut mata yang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sucah terjadi namun belum dilaporkan,
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

Y

(3) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak. y|
berelasi dan pihak ketiga,
(4) Metode perhitungan yang digunakan) dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperihatkan
. penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, "|
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumlah menurut umur

n urang,Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: 4
(9 Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Paraf

Page 60 OCR 0.870
Halaman 60 dari 126

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah rrenurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Paraf: i:

Page 61 OCR 0.868
Halaman 61 dari 126

h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian

menurut jenis asuransi.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan: N
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek N
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan |
b) informasi mengenai ketetapan pajak. |
11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan Y

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak N
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai |
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist Ini.

14) | liabilitas Keuangan Lainnya
| a) Yang harus diungkapkan antara lain:

| (1) Pengungkapan untuk liabilitas | keuangan lainnya berlaku untuk Iablitas N
1 keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: S|
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

(39 Yang harus diungkapkan antara lain:

Paraf: 4

Page 62 OCR 0.864
Halaman 62 dari 126

| fa) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori! 5

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuanganj dan N

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalarn d
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

|) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan N)
utang, !
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan 1
yang terkait )

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul
selama periode tersebut, dan

(9) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun |

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,
10) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang |
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun | v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

W) | tiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait asetatau — kelompok lepasan yang
dIMmINIki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak |
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

Parof: ,

ATA—
Page 63 OCR 0.868
Halaman 63 dari 126

—

Utang Pihak Berelasi Non-
Usahayang Harus diungkapkan

antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumiah.utang menurut mata uang: dan
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

LL Ah

Page 64 OCR 0.880
Halaman 64 dori 126

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rindan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan

9 tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

8) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk rnas'ng-mnasing fasilitas
pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default):

hn) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos:pos yang berhubungan:

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasen pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

5» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jurnlahnyaj dan
2 ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu pinjaman, tangaal jatuh tembo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara fain :
a) jumlah neto nilai tercatat Untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nliai kininya, — Selain Itu wajib mengungkapkan tctal
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (Ilma) tahun, dan

Parof:

Page 65 OCR 0.870
Halaman 65 dari 126

(3) lebih dari 5 (lima)zahun.
€) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subleasej masa depan yang diperkirakan
akan diterima Cari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Paraf:

Page 66 OCR 0.887
8

»

Halaman 66 dari 126

keuntungan atal kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
Gengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj

(2) ada tidaknya Mausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pernbatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Bea

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

9

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang rnellputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Perdapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan,
Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tangual kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya (debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(S5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ci)  Rindan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

2 PP Lb Pa,

Paraf :

La KEL

Page 67 OCR 0.876
Halaman 67 dari 126

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiaa:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nila! komitmen dan kontinjensi

menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai

kemitman dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: g N
(1) Saldo awal, !
(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

h) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: $|
C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Nabilitas bersyarat lainnya "|
sebagaimana diatur dalarn standar akuntansi keuangan:

@) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang A
terpisah,

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(4) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan sacara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(3) biaya jasa kini: N
(b) biaya bunga, S|
(c) iuran oleh peserta program, N |

Manna

mi
Page 68 OCR 0.742
(d) keuntungan dan kerugian aktuarlal:

Halaman 68 dari 126

Porof: ..

LT —

Page 69 OCR 0.836
Halaman 69 dari 126

te) perubahan kurs mata uang asing pada prograrn diukur dengan mata :

uang yang berbeca dengan mata uang penyajian,
(9 - imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:
(W) curtailment: dan
Ci) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dinaslikan dari program

yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saido awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
fa) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarlal,
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(d) luran-oleh pemberi pekerja,
te) luran oleh peserta program)
(f) Imbalan yang dibayarkan:
(a) kombinasi bisnis, dan
(h) penyelesalan:

(5S) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilal Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Asetdan — Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
ta) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan

posisi keuangan)
(b) biaya jasa lalu yang tidak diaku' dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak dlakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalarn SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakul sebagai Aset sesual dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
(6) total beban yang diakul di laba rual untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

Ka) biaya jasa kini: 4 1

LL

Aa

BB BR Ae

Ba Lb La

Paraf :
4
Page 70 OCR 0.861
Halaman 79 dari 126

(b) biaya bunga: V
(Cc) hasil yang diharapkan dari aset program: “v
(d) hasil yang diharapkan dari setlap hak penggantian yang diakul sebagai Aset “v
sesuai dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor N
1076 (sepuluh per seratus):
(Ff) o»laya jasa lalu, V
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan |
(1) dampak dari batasan dalam SAK: N
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang skan diakul
segera dalam saido laba, meliputi:
(a) keuntungan dan keruglan aktuarlal: dan V
(b) dampak dari batasan dalam SAK: Pi
(8) jumlan kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarlat yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakul keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: Pi
(9) persentase atau jurnlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: “
fa) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:
(41) penjslasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian Ni
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset pregram,
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak

| V
penggantian yang diakul sebagai Aset: i

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin

antara persentese dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto, Y

(b) tingkat imbal hasil yanc diharapkan atas setiap aset program untuk periode | |
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalarn
laporan keuangan pada setiap hak pengoantian yang diakul sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
varlabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif

Paraf: «

Ai —
Page 71 OCR 0.855
Halaman 71 dari 126

sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan): | |

Paraf: k
Page 72 OCR 0.879
Halaman 72 dari 126

te) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(8) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

tb) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Daamhal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam Ingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan perlode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(d) penyesuaian yang timbul pada:
(DD  Mabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Tiabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
Ci) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan olaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

Paraf:

baA——

Page 73 OCR 0.885
Halaman 73 dari 126

(1) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ih pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasti, dan

(lii)jika Perusahaan mencatat luran yang ter.itang untuk perlode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai cengan
butir (1), butir (2),butir (3),butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir Il.

Page 74 OCR 0.835
Halaman 74 dari 126

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. /

€C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja V
Yang harus divngkapkanantara lain:
(1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v

24) | Utang Obligasi

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) rindan mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang

"3

asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat

obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya) "|
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v
Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 4
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj “
&) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan V

menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: |
» pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, N!
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

dan i
h) persyaratan penting lainnya.

Paraf: . b

Page 75 OCR 0.855
Halaman 75 dari 126

25)

Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uralan tentang
persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a)
tb)
()
ta)
2)

ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan)
Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

nilal nominal,

besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah badai

BL

Paraf: S

Page 76 OCR 0.860
Halaman 76 dari 126

hasil (untuk Sukuk mud harabah),
(Ff) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:
ta) jangka waktu
(R) tujuan penerbitannya: dan
Ci) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) rama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik

dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misainya restrukturisasi Sukuk.
dan kondisi default).

BL AL La nba Do Li

26)

Utang Subordinasl
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan peroiehannya,
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang can kondisi default):
8) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan

n persyaratan penting lainnya.

Bt. Le

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara taln:

B) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat cbligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, can penalti:

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sucut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Paraf: —

Me Us Sa

Page 77 OCR 0.829
Halaman 77 dari 126

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, z

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: N
S8) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Si
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan S|
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi i
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi defau't): V
1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nana pembeli: Y
k) komponen Liabilitas dari oblisasi konversi, Y
keberadaan fitur derivatif melekat, dan NI
m) persyaratan penting lainnya
& Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Paraf:.

Page 78 OCR 0.905
Halaman 78 dari 126

1»

Modal Saharn
Yang harus diungkapkan antara lain :
B) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(4) Rekonsiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir perlode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang rnelekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal:
dar

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saharn, termasuk jumlah dan persyaratan,

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekultas,
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lem bar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 526 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan
(3) Pemegang saham lainnya,
d) Dalam hal terjad! perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(H) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan moda! saham, antara lain dari kapitalisasi acio, saldo laba,

n saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau Hak l

Paraf: «

Page 79 OCR 0.843
Halaman 79 dari 126

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private piascement), pelaksanaan

waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan madal saharn, antara lalin dalam rangka ekspansi,
penyelesalan oinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, v

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

Efek.

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber aglo saham:

€) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenal sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor:

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya)

?) Pengungkapan untuk selisih niai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mencenai hubungan sepengerdali dari entitas-enlitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi)

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kom binasi bisnis tersebut:

(S5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jurnish imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang — dikombinasikan atau dialihkan — serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diseraikan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: V

Ca) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Labilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: Pi

Bh ar ds Peniti

3

&

Paraf: -

Page 80 OCR 0.784
|

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikan:

Halaman 80 dari 126

Paraf :

sk

Page 81 OCR 0.850
Halaman 81 dari 126

(2) Nama el sanak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi, v
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan
&C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilananya £
Pengenda lia n. 5 1

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pernbelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor:
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang

diperoleh, d
€) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal

disetor,

d) Tangga: dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
@&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba

Yang barus diungkapkan antara lain: |
@) Alasan dan jumlah penyesuaian perlode yang lalu Yaad), N
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan
€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, V
6) | waran T

Yang harus diungkapkan antara lain:

B8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

KB Me iba iba,

Paraf: .

Page 82 OCR 0.854
Halaman 82 dari 126

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
#kultas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau Pi
tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain |

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang: VN
(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen) diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelas)
Gan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna: X

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap ketegcri signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah Ad
berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga,

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: |
(1) Pendapatan kontrak konstruksi: i

ta) Pa pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode Y
lan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul
Galam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(& Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yana diterima: dan
(c) Jumlah retensi)
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masina sebagai

2
ah

LA

Bh 2 Kn

Paraf: -—

tfr—
Page 83 OCR 0.804
Aset dan Uabilitas:

Halaman 83 dari 126

Paraf:

«

Page 84 OCR 0.877
Halaman 84 dari 126

9 Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: PN
la) Pendapatan bruto,

(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan

(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
C) Masa berlaku tarif, N

d) Besa ran tarif: dan

&1  Perjaniian lain yang terkait,
3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendabatan pembiayaan konsumen: |
b) Pendapatan anjak piutang: dan
Cc) Pendapatan sewa,

4) | Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain: | N
a) Restitusi,

b) SubsidI tidak mampu, dan
Cc) Selisih perhitungan klaim.

Paraf : ap

Page 85 OCR 0.896
Halaman 85 dari 126

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Poraf:

Page 86 OCR 0.901
Halaman 86 dari 126

2) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha cari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan dan

&) Rincian pendapatan dipisahkan sesuat dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuarr memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara iain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yarg dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premni bruto,
premi reasurensi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belurn merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 35 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerasama operasi,

b) Jika perusahaan memilik! hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan,

Paraf:

Ma

Page 87 OCR 0.892
Halaman 87 dari 126

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tam bahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

Paraf:

angen

Page 88 OCR 0.878
10)

Halaman 88 dari 126

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3)Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo
awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

aa

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang farus diungkapkan antara lain, rincian beban ceparcementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis

e) Beban pemeliharaan sarana

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : kaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
€) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Paraf: -

Page 89 OCR 0.883
Halaman 89 dari 126

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi. Ni

13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, N
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban perjualan: A

b) Beban distribusi: dan
€) Beban urnum dan administrasi.

15) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jase utama.

b) Beban Provisi dan Komisi V

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 8

16) | khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- “

masing akun Piutang Pemblayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pemblayaan.

bm

Paraf: -

Page 90 OCR 0.871
Halaman 90 dori 126

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

dihati,

Paraf :

Lean,

Page 91 OCR 0.888
Halaman 91 dari 126

la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga 2 5

efektif:
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diaku! sesual SAK yang 1
berlaku: dan V
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga: X
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto cari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba J
rugij dan
(D0 amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
4) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(t) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat cengan menggunakan metode ekuitas: dan X
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.
18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus
diungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga |
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah | PI
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan tenis,

2) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitafisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. i |

Page 92 OCR 0.857
Halaman 92 dari 126

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
Ilndung nilal arus kas, dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

aa

Paraf: - |

————

Page 93 OCR 0.900
Halaman 93 dari 126

20) | pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
82) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: N
(2) penyesuaian yang diakul pada periode atas pajak kini yang berasai dari perlode
lalu:
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan Pi

temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak ciakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif)

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dart entitas asoslasi
dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam |
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata--ata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

€) penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Page 94 OCR 0.872
?

Halaman 94 dari 126

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan,

Parof :

ep,

Page 95 OCR 0.886
»
K

m)

1)

2)

p

Halaman 95 dari 126

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dergan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan Ifabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,
setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rual pajak yang belum
dikompensasi:
(1) jum'ah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian, dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
CL) keuntungan atav kerugian atas penghentian: dan
(2) laba ruol dari kegiatan norrnal atas operasi yana dihentikan selama pericde,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:
jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atav diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak dlakul sebagai — Labilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangcuhan
praakuisisi apabila “Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi dan

jumiah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

Ka

Paraf :

Page 96 OCR 0.869
2)

Halaman 96 dori 126

entitas mengalami kerugian pada pericde kini atau periode sebelumnya yang |

Poraf:

Page 97 OCR 0.872
Halaman 97 dari 126

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkzit.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lalin :

2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat V
dlatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsillasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
sa ham

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saharn dasar dan dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut. V
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saharnj

GC) instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam V
penghitungan laba per saharn dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilitif
untuk periode sajian)
d) penjelasan transaksi saham blasa atau transaksi Instruman berpotensi saham biasa,
selain yana dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yana terjadi setelah periode v

pelaparan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir perlode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, “

Paraf: -

Page 98 OCR 0.859
Halaman 98 dari 126

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saido dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(i) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan !
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau N i
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud)

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliput! sifat dan hubungan dengan “
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperiukan untuk mernahami potensi dampak hubungan tersebut

Paraf :

Page 99 OCR 0.883
d)

e)

ul

Kolaman 99 dari 126

dalam laporan keuangan, paling kurai

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumiah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imba lan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterirnaj

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individuai dar kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah sa:do piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilal, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok.
direksi, komisaris, pemegang saham utama yana juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategeri berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) Imbalan pascakerja:

(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya,

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(S) pembayaran berbasis saham.

Untuk entitas berelasi dangan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan

PL NN ”-

P1

Ke Rea hal

Paraf: «

Page 100 OCR 0.877
Halaman 100 dari 126

L Perusahaan) |
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan Tv
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secare individual, |
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas ILasnya transaksi Pi
' tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rindian aset dan liadilitas moneter dalam mata vang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing:

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional:
(4 jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
«timbul paca instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalarn pendapatan komprehensif lain dan dlakumulasikan “
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yana harus diungkapkan antara lain :

2) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama. perlode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwilf atau suatu unit penghasil kas:

li) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang dlakul dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi selama

periode tersebut dan unsur laporan laba rugi kormprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilal yang dibalik:

(4) geodwlli yang telah diakul rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

aa

LL LL

PEP Bu Aa Wing Akta

Paraf: Lg

Page 101 OCR 0.894
Halaman 201 dari 126

(6) jumlah pembalikan rug) penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selarra periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud daiam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Paraf:

Page 102 OCR 0.890
Halaman 102 dari 126

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

2)

b)

ka

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dam pak estimasi pada periode mendatang. — Dalam hal jumlah

dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diung kapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antars lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan, — Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk pertode-perlode sebelum periode-periode tersebut

disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,
Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b)laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Bb,

ba Lb Lb

LL LL

(port: -

Page 103 OCR 0.840
Halaman 103 dari 126

26) | Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-ha! sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(Ll) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

(2) tanggal akulsisi,

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efak ekuitas,
periode berjalan, dan akurnulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakulsisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas totai Imbalan yang dialihkan dan Nilai
Warar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan:

(8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

(a) jumiah yang diakul pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak v
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestirnasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utarna piutang, rnisalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tariggal akuisisi atas jumlah 'arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Asat v
yang diperoleh dan Labilitas yang diarrbil alih,

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang — diakul pada Nilai Wajar:
(8) ursian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar Si

sumber daya ekonomi terjadi:
tb) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal 4

Peba Ren De

Besa

Bata

Paraf: — A-

Page 104 OCR 0.865
Halaman 104 dari 126

Gipertukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(c) jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hai liabilitas kontinjensi tidak diakul karena ”— Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihiak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan |

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembellan dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan Isba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan A

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakulsisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada sihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi can dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalarn penentuan A
nilai tersebut, untuk setlap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam halsuatu — kombinasi bisnis yang dilaxukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari “
pengukuran kembali Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki olen pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisris dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(26) Informasi sebagai berikut:

Paraf:

Page 105 OCR 0.901
Halaman 105 dari 126

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada perlode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
perlode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisis: untuk semua

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjaian telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yanc menjadi pihak pengakulsisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1)

(2)

(3)
(3)
(5)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dian jurrlah
yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisris sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(Cc) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan
setiap periode pelaporan setelah tanggal akulsisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesalkan llabilitas Imbalan kontinjensi atau
Niabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian)

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubaran tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan Input mede! utarna yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,

liabilitas kontinjensi yang diaku, dalam kombinasi bisnis, jika ada:

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada
periode pelaporan yang:

Parof:

Page 106 OCR 0.842
Halaman 106 dari 126

(fa) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang

diarnbil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporar: berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yana diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Babepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Paraf:

Pn aa

Page 107 OCR 0.867
Halaman 107 dari 126

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:

,
N|
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj v
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila N
Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah asetdan llabilitas selain — Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau v
bisns lainnya apabla Pengendalian diperoleh, di'khtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,
27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pencungkapan pada level segmen:

(4) Informasi umum, yang terdiri dari:

fa) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi 1
seg men dilaporkan: dan

(D) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen 4
dilaporkan:

(2) Informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban N
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rudi seamen Y

dilaporkan, aset segmen, Iabilitas segrnen, can unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam leporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2 Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

Paraf :

Page 108 OCR 0.869
Halaman 108 dari 126

i. negara domisili Perusahaan: dan
ii.semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asina secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersshut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Paraf:

Pi

Page 109 OCR 0.860
Halaman 109 dari 126

Pn

tersebut secara Individual,

(0) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak ssuransi yang
berlokasi di:

|. negara domisili Perusahaan, dan

ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset,
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1094 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta, “
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Paraf :

— AE ——.
Page 110 OCR 0.907
Halaman 110 dari 126

28) | operasi yang Dihentikan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari asat dan liebilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(ih) analisa atas jumtah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yarg dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Paraf:

Page 111 OCR 0.848
29)

Instrumen Derivatif selain Deri

Halaman 111 dari 126

lelekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nifei), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok on lindung nilai:

d)

2
(3)
ta)

(5)
(6)
7)

hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

pinak lawan transaksi (counterpartles),
tengga! jatuh tempo:

nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keua ngan

beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,

pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
2

3

Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Ilndung nilal, termasuk
Teh Po mengenai Aset dan/atau Llabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilal, disebutkan
tujLannya. -

La

In La dah Ahh

2.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilal Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilal Wajar
aset keuangan dan ljabilitas keuangan.

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

Paraf: «

Aa ea Pan

Page 112 OCR 0.883
Halaman 112 dari 176

@) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan
b) jumlah utang dividen untuk:

Paraf:

Page 113 OCR 0.867
Halaman 113 dari 126

(L)perioda pelaporan, dan
(2)periode sebelumnya:

€) jumlah dividen dan dividen per saharn yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakul sebagai Uabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
@) jumiah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jurnlah Niabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:

b) jumlah agregat dari kornitrnen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari Komitmen lainnya,

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersarna entitas: dan
@) dalam ha! Ventura Bersama diak.il dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(4) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek,
Tlabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

Paraf : |

HA

Page 114 OCR 0.859
Halaman 114 dari 126

33)

Perikatan dan Kontinjensi

2) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain :
(3) perikatan yang meliputi:

@

(0)

perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royakti, dan lisensi, diungkapkan:

& pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

U. periode berlakunya perikatan:

Hi. dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada perlode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

Paraf:

Page 115 OCR 0.840
b)

(2)

(3)
1G

Halaman 115 dari 126

ihak yang terkait dalam pe
periode berlakunya perikatan:
IN, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanks|j
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
fa) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamir:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(9 periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

2)

ke)

(4)

perkara atau sengketa hukum,

Glungkapkan:

ta) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakan,

(Cc) latar belakang, Isi can status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, rnisalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak kevangannyaj

kernungkinan Ilabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(2) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

Le Lb Av L

Bb LoL

Lt

Paraf:

Page 116 OCR 0.889
Halaman 116 dari 126

(Cc) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus |

Paraf: « |

Page 117 OCR 0.865
Halaman 117 dari 126

keluar sumber daya: dan
Kd) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. “N

34) | Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan

PlasmaYang harus diungkapkan antara

lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan7

d) Hak dan liabilltas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

e) Ketentuan tentang perbahan perjanilan kerjasama: dan
H Isi perubahan perjanjian, jika ada,

Maa aa Mn La

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan narus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbui dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko Ilkuiditas, antara lain:

ta) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan “
(b) deskripsi mengenai caraPerusahaan mengelola risiko likuiditas:
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir perlode pelaporan, yang menunjukkan campak !

perubahan bada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba “
rugi dan ekuitas, dan
(6) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. si

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari "|
instrumen keuangan.

Paraf:

San,

Page 118 OCR 0.862
Halaman 118 dari 126

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Lt) Rindan perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Paraf:

Sp

Page 119 OCR 0.896
Halaman 119 dori 126

posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

BH Posisi Devisa Neto
Yang rarus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto rnaksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Lalilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara dain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di banic.

9 Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapxan antara lain uraian masing-masing aktivitas Aduclaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana,

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang narus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
B8) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisesi:
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:
d) Rindan dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
Gigunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi
reorganisasi, Sasa
38) | pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Paraf:

Page 120 OCR 0.916
Halaman 120 dari 126

permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk.
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelbia permodatannyaj
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai rnodal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

8) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak ekstemal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan perdanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modai.

Paraf: |
Page 121 OCR 0.873
Halaman 121 dari 126

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

»

4)

8

(8)

Tindan jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap Jenis perjanjian pernbayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham

untuk opsi saham yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir perlode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebaga!
berikut:

opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

fe,

Paraf :

Page 122 OCR 0.867
Halaman 122 dari 126

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan inforrnasi tentang bagaimana Nilai

Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersabut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut |
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu pericde (yaitu selain “V
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi:

ad Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Salvabilitas
Yang harus diungkapkan antara Jain :

(1)Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas ting kat solvabilitas, J

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat soivaollitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirlan unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah: “

C) Rincian Aset, Llabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

G) Zakat.

43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

3) Kontrak r2asuransij V

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: s'

C) Rasio keuangan penting: X

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup N
perusahaan.

Paraf:

Page 123 OCR 0.840
Holamon 123 dari 126

44) | Khusus Industri Kehutanan :
B) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), “

Para: |
Page 124 OCR 0.905
Holamon 124 dari 126

Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:
Cc) “Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan periindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
e) Khusus HTT, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan
» Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

25)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerirna informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir perlode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam faporan keuangannya, atau untuk mengakul
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi.atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

na

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas

Paraf: “

Page 125 OCR 0.886
Halaman 125 dari 126

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahu:
atau diestimasi secara wajar.

47)

Reklasifikasi

2)

5)

Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalarn
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jurnlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan
(3) alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak merekiasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesualar yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

3)

b)

sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang rnelekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

29)

Rekonsillasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a)

5)

“

Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas

pasar modal di negara lain atau dalam rangka perawaran Efek di negara lain.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

Dalamhal — Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan, tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Paraf :

Page 126 OCR 0.921
Haloman 126 dari 126

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | Tnformasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan,

Jakarta, 27 Maret 2024

Kahar Anwa

(Direktur yang Be Bidang Akuntansi dan Keuangan)

Paraf :- |

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.97 MB
Published31 Mar 2024
Pages126
Characters152,336
Text sourceOCR
OCR confidence0.867

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Meta Epsi Tbk p.1 ×2
possible org Iskandar p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Nama Partner KAP Joja Sunarjo & Rekan p.1
unresolved org Sulaeman KAP Jojo Sunarjo & Rekan p.1
unresolved org Jojo Sunarjo p.1
unresolved org Rekan Muhamad Idris p.1
unresolved person Iskandar Pane p.1
unresolved person NM. Muhamad Idris p.1 ×3
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.7 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.16 ×13
unresolved org Bank Lain Lali p.29
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.49
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.78

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result