Skip to content
Back to announcement

20240330_DSSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621262_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted DSSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 65

Page 1 OCR 0.926
Pe

Page 1 of 68

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

etunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan
Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap
Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No.
VIII.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross
reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan
maka tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada
kolom keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (v) diisi pada kolom 'N/A'.

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan
Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk dan Entitas Anak

Bidang Usaha Penyediaan tenaga listrik, pertambangan dan
perdagangan batubara, perdagangan besar,
multimedia, kehutanan dan infrastruktur

Jenis penawaran Umum -

31 Desember2023 | 31Desember2022 | 31 Desember 2021

Nama Kantor Akuntan Publik | Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris

Nama Partner Maria Leckzinska Maria Leckzinska Maria Leckzinska
Opini Akuntan Opini Tanpa Opini Tanpa Opini Tanpa
Modifikasian Modifikasian Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika
ada)

x

disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

“Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan POJK Nomor 75/POJK.04/2017 — v
Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan
Keuangan”
Pemenuhan Peraturan POJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang v
“Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan”

Page 2 OCR 0.933
Page 2 of 65

Data Keuangan Penting

31 Desember 31 Desember 31 Desember
Periode Laporan Keuangan 2023 2022 2021
(USD) (USD) (USD)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 5.014.659.972 5.956.105.798 2.164.946.288
Laba Kotor 2.072.259.441 2.638.032.430 897.701.807
Laba Usaha/Operasional 1.254.787.712 1.777.131.078 492.723.116
EBITDA 1.518.830.149 2.072.501.739 580.271.597
Laba Tahun Berjalan 865.313.519 1.298.163.594 260.922.341
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 890.810.247 1.149.293.709 291.057.226
Laba Bersih per Saham Dasar 0,59 0,77 Ka 0,15
31 Desember 31 Desember 31 Desember
Periode Laporan Keuangan 2023 2022 2021
(USD) (USD) (USD)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 3.062.522.858 6.497.181.277 3.081.120.556
Jumlah Aset Lancar 1.382.739.707 2.263.805.559 1.141.998.845
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.679.783.151 4.233.375.718 1.939.121.711
Jumlah Liabilitas 1.342.457.831 3.439.195.930 1.259.863.437
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 825.666.875 1.667.438.300 673.072.115
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang — 516.790.956 1.771.757.630 586.791.322
Jumlah Ekuitas 1.720.065.027 3.057.985.347 1.821.257.119
Modal Saham 72.498.628 72.498.628 72.498.628
Saldo Laba 1.808.981.073 1.394.309.981 801.476.678
31 Desember 31 Desember 31 Desember
Rasio Keuangan" 2023 2022 2021
“RasioLancar T— 1,67x 1,36x 1,70x
ROA 28,25Yo 19,98Yo 8,479 |
ROE 50,31Yo 42,45Yo 14,33Yo
Ebitda terhadap Pendapatan (Yo) 30,29Yo 34,80Yo 26,80Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya,
kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau
Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau
relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist
ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi
Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari

Page 3 OCR 0.939
Page 3 of 65

&

L Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

ulalu|x

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif
yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat
penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya.

£| sial

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan

dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan
akuntansi signifikan yang diterapkan:

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam
laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif,
laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-
masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak
disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan:
dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk
memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau

persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah,

tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-

masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang

menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan

jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan

asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Catatan la
Catatan 2a

Catatan 6, 8, 14,
30, 31

Catatan 6, 8, 14

Catatan 8, 14

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

Riwayat ringkas perusahaan:

Catatan 1a

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir,
pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta
tanggal Berita Negara,

Catatan la

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang
sedang dijalankan pada periode pelaporan,

Catatan ia

4)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

Catatan la

Page 4 OCR 0.914
Page 4 of 65

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. vV Catatan 1a
Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan
usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan,
wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi
atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam v Catatan ia
kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak
dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol vV

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang
mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang
berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan v

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada),
serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip
syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan
Umum v Catatan id, ie, 1f
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan
meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

» Nama lokasi,

. Nama pemilik izin lokasi,

» Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh
temponyaj

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada
perusahaan pemilik izin lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai
Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi
Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi,
» Nama pemilik ijin lokasi:
s Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh
temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada
perusahaan pemilik ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang
pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal
sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan
eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama
masa sisa manfaat HPH: dan

Cc) sisa umur HPH.

Page 5 OCR 0.940
Page 5 of 65

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara
lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum,
termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia,

Catatan 1b

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan,

Catatan 1b

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

Catatan 1b

2

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek
yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum
perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas
Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik
secara langsung maupun tidak langsung,

Catatan 1c

Tempat kedudukan,

Catatan 1c

Jenis usaha,

Catatan 1c

Tahun beroperasi secara komersial,

Catatan 1c

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

Catatan ic

Total Aset, dan

Slalalalal &«

Catatan 1c

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak,
apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun
tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak
langsung lebih dari 50Yo (lima puluh perseratus) hak suara
atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak
apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk
menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal
atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas
induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan
entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk
dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali
pinjaman atau uang muka,

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan
bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang
tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka
entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari
hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan
atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara
Kas,

&

Catatan 1c

Page 6 OCR 0.953
Page 6 of 65

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas
pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi,
dewan komisaris, dan komite audit:

Catatan 19

2)

Cakupan manajemen kuncij dan

Catatan 1g

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode
atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang
bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan
entitas anak.

Catatan 1g

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Catatan ih

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan
keuangan.

Catatan 1h

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.

Catatan 2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya
historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost),
nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair
value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK
yang berlaku.

Catatan 2a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual,
kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang
digunakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan
mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha
asing yang signifikan, dan

c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2a dan 2d

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi
Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan
akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan
keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak
yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan,

Catatan 3

Page 7 OCR 0.947
Page 7 of 65

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi
yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari
estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan
penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud
dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan
rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan

Catatan 3

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi
lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami
laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi,
tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang
meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke
dalam laporan keuangan entitas induk:

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan
kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas
anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan
Pengendalian atas entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan
penyajian kepentingan nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar
entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

Catatan 2b

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis,
termasuk metode yang digunakan untuk mengukur
kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill,
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi
bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

Catatan 2c

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam
menentukan komponen kas dan setara kas.

Catatan 29

4)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap
kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen
keuangan setiap kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai
Wajar instrumen keuangan:

aa

Catatan 2i

Catatan 2i

Page 8 OCR 0.936
Page 8 of 65

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk
menentukan penurunan nilai dari aset keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen
keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi
lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi
lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi
lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif,
dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan
akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(W)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2)pengakuan awal Sukuk,
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5)penyajian amortisasi biaya transaksi.

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)pengakuan awal Sukuk,
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4)posisi penyajian Sukuk: dan
(5)akad syariah yang digunakan.

&

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai
jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro
pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang
Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit

Page 9 OCR 0.943
Page 9 of 65

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,

(2)Dasar penyajian atas kredit,

(3)Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian
risiko portofolio kredit,

(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari
BPPN (jika ada): dan
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas
tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan
yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan
yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari
realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali
aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau
tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga
pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak
piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh
perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu
sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa
pembiayaan atau sewa operasi: dan

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai
lessee dan/atau lessor.

Catatan 29

12

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan
akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang

Catatan 2k

Page 10 OCR 0.925
Page 10 of 65

digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan v
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban
kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b

Khusus Industri Perkebunan vV
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai
persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau
tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum
menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman
yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung, jika ada
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum
menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat

berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan. |

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap, v Catatan 2p
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v
c) pengelompokan Aset Tetap: vV
d) metode penyusutan yang digunakan: vV
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v
9) penghentian pengakuan, vV
h) nilai residu, dan v
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas
estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai v Catatan 3

residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan 4 Catatan 2|
untuk mencatat investasi pada asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan v Catatan 21
untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

Page 11 OCR 0.935
Page 11 of 65

16) | Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas
yang timbul: dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain : YA Catatan 2s
a) pengakuan awal Aset Takberwujud,
b

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila
umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi
yang digunakan dan umur manfaatnya,

sumber terjadinya Aset Takberwujud:

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

d
&) metode amortisasi yang digunakan:
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki

untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain: v

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak
lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk
dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan
yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi : v Catatan 2n

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model
biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk
model biaya: dan

e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan
jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment)
dan penilaian kembali aset (revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang
digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2u

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan
kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset
nonkeuangan dan pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan vV
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas
segera.

Page 12 OCR 0.947
Page 12 of 65

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan:
dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 2bb

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo,
metode pencatatan dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
c) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing
lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan
eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan
mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest
yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan
eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan
Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru
akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan
dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan
prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan
dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan,
taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan

Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan le dan 2r

Catatan 2r

Page 13 OCR 0.954
Page 13 of 65

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta Catatan 2v
dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis
pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan,
kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari
hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan
menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan
untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi
yang belum merupakan pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi
prospektif dan retroaktif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan
laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim
yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek

pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek
pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban
proyek,
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa
mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke
setiap unit Real Estat,
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan
mendasar pada estimasi kini, dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat
terjadinya.
28) | Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program
loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Catatan 2d

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam
mata uang asing:

Page 14 OCR 0.945
Page 14 of 65

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari
penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan
transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan
Keuangan, dan

Catatan 2e

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang
metode penyajian dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini
dan pajak tangguhan,

b) ketentuan mengenai saling hapus:
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas)
pajak tangguhan.

Catatan 2y

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:
a
b

jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,
deskripsi umum mengenai jenis program imbalan
pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:
kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui
keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment
dan penyelesaian.

fe:

d

Catatan 2x

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan
pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan
saham treasuri.

Catatan 22

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk
transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan
melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi'

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan
Liabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari
2013.

37)

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan
biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya
perolehan aset kualifikasian.

Catatan 2w

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh
manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Catatan 2cc

Page 15 OCR 0.947
Page 15 of 65

39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba v Catatan 2aa
(rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak v Catatan 4
ketiga,
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama v
bank serta jenis mata uang asing,
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama v
periode pelaporan, dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang v Termasuk dalam aset
tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai tidak lancar lain-lain
pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas
berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia

berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata
uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI
dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis
mata uang,

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan
untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan
pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan
pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan
mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami
penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami
penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi
selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak
yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak
ketiga,

Page 16 OCR 0.930
Page 16 of 65

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank
bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi
termasuk tingkat kemungkinan diterimanya
kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari
otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
penyisihan penurunan nilai.
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan v Catatan 6
pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debitur, vV
C) jumlah piutang menurut mata uang, vV
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian v
penurunan nilai,
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban v
cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan
kolektif, dan penghapusan piutang:
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan vV
atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang
apabila tidak dibentuk cadangan,
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima v
jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif: dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang
ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh
tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam
perjanjian, dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi v
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(L) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan
asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan
dalam perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

Page 17 OCR 0.939
Page 17 of 65

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang
disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan
dalam perhitungan solvabilitas

d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan Ni
pihak ketiga,

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan v

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek
pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank
sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku
pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan
membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut
dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atasj

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum
diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh
pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen
yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan
atau digunakan sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan
dengan recourse, beserta jumlah utang retensi
anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh
tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak
piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan

Page 18 OCR 0.944
Page 18 of 65

pihak ketiga

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai
kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan. Di samping itu, lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini
piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai
manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas
pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan
dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang
material.

d) Piutang Sewa Operasi vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa
depan dalam sewa operasi yang tidak dapat
dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai
pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain: vV

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi:
dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya
piutang retensi.

7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan
bruto dari setiap kontrak

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang

Page 19 OCR 0.935
Page 19 of 65

ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan
kembali Efek,

c) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang
diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan

Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang
timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah
tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain.

11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: Catatan 7 dan 10

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan

aa

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan
lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan v Catatan Berak 18, 25,

b) lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(&) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok v Catatan 5, 11 dan 25

dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset v Catatan 11

keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode
berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan v
metode suku bunga efektif untuk aset keuangan
selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan
diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek v
dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat v
(jika ada).
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual v

untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki
hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka
wajib diungkapkan :

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap v
Page 20 OCR 0.938
Page 20 of 65

kategori

(b) alasan reklasifikasi: dan v

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga v
jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam
kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan v Catatan 6

sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika vV Catatan 5, 6, 7 dan 10

ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset
keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai,
serta dipisahkan antara penurunan nilai yang
dihitung secara kolektif dan individual, termasuk
beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi:
dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang v
belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk
dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga
jatuh tempo.

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

al Catatan 4

nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak
berelasi,

b'

kisaran suku bunga kontraktual selama periode
pelaporan,

c
d

jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan v
deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad
syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan
penyebabnya, dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya
perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan
jenis,

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,
Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih,
dan

17) | Khusus Wesel Tagih v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak
penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata
uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi vV

Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi
dana jaminan.

Page 21 OCR 0.945
19) | pi

a)
b)

jaman Pol

Page 21 of 65

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan

a)

b)

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang,
sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas,

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi
selama periode berjalan:

c)
d)
e)

?

9)

Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga:

Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang
diberikan,

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah
cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank
Indonesia,

Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan
dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah
minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis
dan kolektibilitas,

Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi
baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi:

»

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode
pembelian, jika ada:

Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

a)

b)

c)

d)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak,
mata uang, dan jatuh tempo:

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas,
jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama
periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga,

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi

22

Persediaan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 22 OCR 0.947
Page 22 of 65

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai Catatan 8

tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi
Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan
Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai
beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap
penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya
pemulihan nilai persediaan yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk

menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang
menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan

Catatan 8

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan,
nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Catatan 8

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan
menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut
klasifikasi:

(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang
pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang
terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 23 OCR 0.935
Page 23 of 65

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinai

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang
dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media vV
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi),

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media
cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan
industrinya

f) Khusus Industri Rumah Sakit vV

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable), dan

(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat
menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak
menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut
klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak
tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak
telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah
penyisihan atau penghapusan persediaan yang
mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,

(9 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit,
perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai
pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama
pihak yang menerima jaminan.

23

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 24 OCR 0.940
Page 24 of 65

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing
pajaknya, dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan

Dibawah 596 dari jumlah
seluruh aset

Catatan 34d

statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan Dibawah 5Y6 dari
jumlah. jumlah seluruh aset
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Di
untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang
mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta
cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan
penurunan nilai
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat
direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa
atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan
dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok
lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan
pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih
rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau
kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali
yang telah diakui apabila aset atau kelompok
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual: dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal
keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada
keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode
tersebut dan periode sajian sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: Catatan 7, 10 dan 36
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian Catatan 7
penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang Brata
pihak berelasi tersebut,
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan
kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai, dan Catatan 7 dan 10
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam Cat 7
aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta atatan
diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 25 OCR 0.942
Page 25 of 65

a) nama entitas asosiasi

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh
signifikan, beserta alasannya,

) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas
asosiasi yang kuotasi harganya tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk
jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau
rugi,

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun
Perusahaan memiliki lebih dari 2046 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee
secara langsung atau tidak langsung,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas
asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan
dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas
kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana
kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan
alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik
untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun
secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang
terjadi bersama-sama dengan investor lain:

)) lNiabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor
berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian
Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara
individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat
dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

a

Ba Sa

Catatan 11

28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang
diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak
konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan
pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal,
b) Penyisihan periode berjalan,
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.
30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus
mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam
pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.943
Page 26 of 65

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan
menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun
tanaman untuk setiap kelompok selama paling
sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan
area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan
selama paling sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b

Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai
berikut:

(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi
kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman

telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat /
Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik

perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan

plasma), dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada
plasma.
32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan
(belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap
kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah
menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area
peternakan,

e) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung, jika ada,

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan
kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan.

33) | Properti Investasi

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang

Catatan 2n

Page 27 OCR 0.927
Page 27 of 65

digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, vV

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan
dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti
Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar v
didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat
diperbandingkan: v

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal
laporan penilaian terakhir, v

(5S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari
Properti Investasi yang menghasilkan maupun
yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selama periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang
diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti
Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset
yang menggunakan model Nilai Wajar,

(d) keberadaan dan jumlah pembatasan atas
realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan,
dan

kewajiban kontraktual untuk membeli,

membangun atau mengembangkan Properti

Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan

atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan v
model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana
dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi
disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban
sewa yang telah ditambahkan kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan
model biaya, selain pengungkapan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain: Catatan 2n
(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi

Catatan 13

(e

penyusutan Properti Investasi pada awal dan Cakatari 13
akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi,

Catatan 13

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode
penyajian dan alokasi beban penyusutan, vV

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan
jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yang berlaku, vV

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang
digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:

(4d) rincian Properti Investasi dalam proses

th

Page 28 OCR 0.940
Page 28 of 65

pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai
kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah
tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
untuk properti investasi yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara
terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset
pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi
penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode
penyajian dan alokasi beban penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang
diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada):

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset
Tetap:

P jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap
yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan
yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian,
yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal
Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan
pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya
aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan prubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan,
yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat
aset tetap dalam pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk
aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
wajib diungkapkan:

KLS

Catatan 14

Catatan 14 dan
Laporan Arus Kas

Page 29 OCR 0.945
Page 29 of 65

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama
periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain

(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai
sementara,

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang
telah disusutkan penuh dan masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari
penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai
tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset
Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah
tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan
(kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari
hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan
tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode
penyusutan menurut jenis Aset Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya
penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak
yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup,
serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
agar diungkapkan alasannya.

&

Ba

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu
minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated
acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta
fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan,
sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-
masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut
mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu
penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk
tabel analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud
antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos
laporan laba rugi komprehensif:

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi
amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset

Catatan 17

Catatan 17

Page 30 OCR 0.938
Page 30 of 65

yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus
diungkapkan: P
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama
periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan
jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi:
jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang
mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset
Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak v
terbatas,
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode
amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material
terhadap laporan keuangan Perusahaan, v
Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah
Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai
SAK yang berlaku, diungkapkan: v
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset
tersebut,

(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal
dengan model biaya atau model revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset
Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, v

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset
Takberwujud,

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian,
diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asunssi signifikan yang digunakan dalam
mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud
seandainya Aset tersebut dicatat dengan model
biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham

e

9

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan v Dibawah 546 dari
Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas jumlah seluruh aset
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat
penjelasan tentang :

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v Catatan 15
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan
evaluasi per area of interest yang mencakup saldo
awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo
akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus
kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul
dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:

Page 31 OCR 0.947
Page 31 of 65

pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan
tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah
Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang
Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan
dengan penjelasan mengenai perbedaan antara
rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup
(bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi
penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena
belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat
dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Catatan 2r

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,

(C) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas
kegiatan pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya
eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat
dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang
ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum
dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat
dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan
asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest,
maka harus diungkapkan rincian dari Biaya

Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area
of Interest.

Catatan 1e dan 15

Liabilitas

1

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga

Page 32 OCR 0.929
Page 32 of 65

dan pihak berelasi: v Catatan 20

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan V
menunjuk pos-pos yang berhubungan. vV
2 | provisi v

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka
pendek dan provisi jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi
selama periode bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode
bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan,
dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya
waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat
diskonto,

(S8) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya

- ekonomi: -

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus
keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6).
Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan
asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima
dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui
untuk estimasi penggantian tersebut.

3) Beban akrual v Catatan 23

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari
unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan vV
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
S5) | Utang Repo vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual
Perusahaan pada transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan
penjualan kembali Efek.

6) Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas
bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan
tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

? Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis
simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

Page 33 OCR 0.936
Page 33 of 65

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk
sertifikat deposito,

(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik
rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka
waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk
sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa vV
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awa! dan akhir perlode
yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun
belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan
pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode
yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite) v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak

Page 34 OCR 0.936
Page 34 of 65

berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang
disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara jain rincian menurut
jenis asuransi.

D Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pernegang
saham:

(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 22
Catatan 2y

11)

Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumiah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak
piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang,
dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur
dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka
kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Lia S Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas
Iiabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang
bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

Catatan 24

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya
berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang
bersifat jangka pendek dan jangka panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai
klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan

Catatan 19, 21, 24

Catatan 21

Page 35 OCR 0.921
Page 35 of 65

pihak berelasi: v
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap Catatan 25
kategori: v
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas V

keuangan, dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain
kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default)
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
. vV

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan
persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan
dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas
pengalihan aset yang diakui selama periode
tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam
nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi vV
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Rekiamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang v
dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau
kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan
dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar
atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :

2 6
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v Catatan 21, 3
b) jumlah utang menurut mata uang: dan vV Catatan 37
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang v
berhubungan.
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga v Catatan 24
keuangan dan jenis mata uang,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode v
pelaporan:
Cc) tanggal jatuh tempo: v
@d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 v
(dua belas) bulan:
€) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, v Catatan 24
termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: v

? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan
untuk masing-masing fasilitas pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi v
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi

Page 36 OCR 0.928
Page 36 of 65

default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang v
berhubungan:

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya
pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: vV
dan

» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas
berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam
jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal v
laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan
sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi
tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman,
tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan vV
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset
dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi
keuangan: Pn .

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk
setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban
pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa
Gepan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak
sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan,

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta
amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan
dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

1 penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material,
antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan
dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan
eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam
perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan v

a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka
waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan
perusahaan pemeringkat,

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(5) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt
Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.

Page 37 OCR 0.938
Page 37 of 65

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt
covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt
covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas
pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan
tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat
bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:
- - (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan - -
kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi
selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi
penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi - V

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(HL) Saldo awal,

(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang
berjalan,

C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas

bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar
akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang
sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang,
maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini
kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara vV Catatan 33
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang

BTA Catatan 2x

Page 38 OCR 0.927
Page 38 of 65

dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada
program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian:

(f) imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis,

MW  curtailment, dan

G) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah
yang dihasiikan dari program yang seluruhnya tidak v
didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar
aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap vV
hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai

- —5 dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak - -

selama periode yang dapat diatribusikan pada

setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada
program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program,
(P) Imbalan yang dibayarkan,
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti v
sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai
Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam
butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui
dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang
tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset,
dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari
setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-
hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut v
termasuk:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika
Perusahaan memilih metode koridor 10x
(sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait

Page 39 OCR 0.945
7)

(8)

(9)

(10)

(1)

“2

(13)

(14)

(15)

Page 39 of 65

dengan penyelesaiannya, dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:
jumlah total yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain yang akan diakui segera dalam
saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian
aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif
lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan
dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain
sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang
merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk
setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen
ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset
lain,

jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program
untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik
Perusahaan, dan - Ha

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan
oleh Perusahaan:

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk
menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan
atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak
kategori utama dari aset program,

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal
hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset,

Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai
pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai
marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap
aset program untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk
periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan
perubahan dalam indeks atau variabel tertentu
lainnya dalam masa program formal atau
konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan
imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam
aktuaria:

dampak kenaikan atau penurunan satu angka

persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang

diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya
bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik
neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk
biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam
lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan
atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan
yang diasurnsikan dari makna yang serupa
dengan satu angka persentase dalam
lingkungan inflasi yang rendah.

Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat

Catatan 33

Page 40 OCR 0.942
Page 40 of 65

tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar
aset program dan surplus atau defisit pada
program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

Ci) liabilitas program dinyatakan sebagai
jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode pelaporan,
dan

(il) aset program dinyatakan sebagai jumlah
atau persentase dari aset program pada
akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat
ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan
akan dibayar dalam program selama periode
tahunan dimulai setelah periode pelaporan

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi

risiko antar entitas sepengendali, wajib

diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis
untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto
atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti
itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya
imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

(I) Informasi yang memungkinkan pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak
keuangan atas perubahan program selama
periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis
program sesuai dengan huruf a) butir
(1) mencakup penjelasan praktik Informal
yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban
imbalan pasti, dan

jika Perusahaan mencatat iuran yang
terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara
keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4),
butir (9), butir (13), butir (14), dan butir
(16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran
pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai
beban untuk program iuran pasti.

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah
imbalan kerja jangka panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan
kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai Ilabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nomina! dan nilai tercatat
dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo,
jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

Page 41 OCR 0.925
b)
ka)

d)

aj

ls)

9

h)

Page 41 of 65

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12
(dua belas) bulan:

nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
Perusahaan,

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang
pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan, jika ada:

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default): dan

persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk

a)

b)

Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan

akad syariah yang digunakan.

Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: - -

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan
Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema
transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(C) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil,
dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk
mudharabah):

(9 - rencana jadwal dan tata cara pembagian
dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil,

(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
Ci) persyaratan penting lain,

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
Perusahaan,

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)
9
9)

8)

namna kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata
uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama
periode pelaporan

tujuan perolehannyaj
persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
defavit):

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan: dan

Page 42 OCR 0.933
Page 42 of 65

? persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat,
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku
bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain
meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi
sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan,
dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga
pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak
dilusinya, -

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12
(dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang
pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan (jika ada):

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi
tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan
tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas

induk

1) Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan
akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang
melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran
kembali atas modal: dan

(39 Saham yang dicadangkan untuk penerbitan
dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos
cadangan dalam ekuitas:

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan
jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan,
yaitu:

(4) Pemegang saham yang memiliki 5Y2 (lima
perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki

Catatan 26

Page 43 OCR 0.932
Page 43 of 65

saham, dan
(3) Pemegang saham lainnya,
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saharn dalam Tidak ada
periode berjalan: vV perubahan modal
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan saham

modal saham tersebut, seperti pengesahan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri
terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain
dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan
saham baru dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (right issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta Konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain
dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman,
atau pemenuhan kecukupan modal:

aan e) Dalam hal hanya sebagian-saham Perusahaan yang - -

dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah v

saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada
Bursa Efek.

2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

vV Catatan 27
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,
b) Uraian sumber agio saham, vV
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan v
Efek ekuitas,
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal vV
disetor,
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor
lainnya:
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas v

sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis
yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari
entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa
hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan
untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis
tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta
jenis dan jumlah imbalan yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau
dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut
dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau
diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang
memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang
telah dilaporkan sebelumnya untuk periode
yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas
entitas atau bisnis yang dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah
disajikan kembali.

3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya

Page 44 OCR 0.931
Page 44 of 65

Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase
kepemilikan:

(2) Nama entitas anak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan
tanpa hilangnya Pengendalian, dan

c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan
investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

Catatan 1c

1)

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan,
atau pengurangan modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan
nilai saham treasuri yang diperoleh:

€C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan
sebagai pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan
kembali serta selisih antara harga perolehan dengan
harga pelepasan saham treasuri: dan

@) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

Catatan 26

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika
ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan
persetujuan RUPS yang terkait: dan

c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan
tujuan setiap pos cadangan.

Catatan 28

8)

Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari rnasing-masing
waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:.

c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan
(kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak
dilusinya, dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai
perubahan masing-masing komponen pendapatan
komprehensif lainnya.

Laporan perubahan
ekuitas konsolidasian

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang
saham nonpengendall atas ekuitas masing-masing entitas
anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Catatan 29

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang
diakui selama periode, termasuk pendapatan yang

Catatan 30 dan 36

Page 45 OCR 0.924
Page 45 of 65

berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi
Gan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang v
melebihi 1044 (sepuluh perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang
atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan
dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara
lain: v
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

-— - (a) Jumlah pendapatan kontrak yang-diakui - - -| - —.-
sebagai pendapatan dalam periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan
pendapatan kontrak yang diakui dalam periode
berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan
tahap penyelesaian kontrak,

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal
akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi
yang diakui sampai tanggal pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi
kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan

keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: v

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan
keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan
sebagai agen dari transaksi keagenan dengan
pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang
diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi
keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

Catatan 30

2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
C) Masa beriaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) Khusus Industri pembiayaan v

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama
antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.

Page 46 OCR 0.947
9

Page 46 of 65

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter,
rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusis

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat
transportasi:

c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya
armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara)
dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan
armada tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa
interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi
yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan
penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36
dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri,
rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan
kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah

ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas
jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas
pada :
a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi
dan komisi yang diakui:

c) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10!

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok
produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku:

Page 47 OCR 0.925
b)

ka)

Page 47 of 65

(2) Biaya tenaga kerja,
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi
1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan
Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok
berdasarkan pada jasa yang dijual.

Catatan 31

11)

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Pepartementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban
departementalisasi:

a)
b)
9
d)
e)
?
9)
h

Beban bahan,

Beban jasa pelayanan:

Beban pegawai:

Beban penyusutan sarana medis:

Beban pemeliharaan sarana,

Beban asuransi,

Beban langganan daya dan jasa:

Beban depresiasi. . — 5

12)

Khusus Industri Asuransi:

a)

Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan
kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b)

ce)

@)

Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai
tunai, dan klaim kematian.

Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban
komisi untuk setiap jenis asuransi.

Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
ko)

Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij
Gaji dan beban pegawai lainnya, dan
Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan
kategori fungsinya, yaitu antara tain:

a)
b)
9

Beban penjualan:
Beban distribusi, dan
Beban umum dan administrasi.

Catatan 32

15)

Khusus Industri Perbankan

3)

b)

Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban
bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban

Page 48 OCR 0.950
Page 48 of 65

beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian
penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang
Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang
Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan
menggunakan metode suku bunga efektif:

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang
diakui sesuai SAK yang berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam
mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi
instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi
tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui
pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka
yang bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau

Ventura Bersama meliputi:

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi
yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah.

Diungkapkan pada
laporan laba rugi dan
penghasilan
komprehensif lainnya

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan)
nilai surat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun
Aset Takberwujud:

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat
pasti,

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

Catatan 33

Laporan Laba Rugi

Page 49 OCR 0.939
d)

e)

Page 49 of 65

keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk
dijual:

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen
lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama.

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

ta)

9)

8)

P

9

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak
kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang
berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya:

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan
terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru:
jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang
tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer
suatu periode lalu yang digunakan untuk
mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan,

beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh
penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

jumlah beban (penghasilan) terkait dengan
perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi
komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan
transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke
ekuitas,

jumlah pajak penghasitan terkait dengan setiap
komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak
dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk
berikut ini:

4

(5

6

@

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan
hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak
yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku
dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada
periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada)
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai
aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan
investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi,
dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas
fiabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

Catatan 34

Page 50 OCR 0.934
n)

»

»

k)

1)

Page 50 of 65

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini
dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditarmbah/dikurangi koreksi positif atau negatif
(dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan

menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan

perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi

menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi
pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang
diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode
sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang
diakui dalarn laba rugi, apabila jumlah tersebut
tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
liabilitas. pajak tangguhan yang diakui dalam -
laporan posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang
dihentikan selama periode, bersama dengan
jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen

3)

0)

p)

kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan
atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas
dalam taporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk
aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan
adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan
manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat
pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah
tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang
mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan,
apabila:

(Ll) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung
pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer
kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau
periode sebelumnya yang mengakibatkan
diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Catatan 34

Catatan 3g
dan 34c

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan
rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi

Catatan 35

Page 51 OCR 0.927
Page 5I of 65

laba per saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan
sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari
setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per v
saham,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara
kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar
di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen vV
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen
berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai
dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah
saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang
beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi v
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang .
dihentikan. v

c

d

e.

22) | Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan v Catatan 36
pihak berelasi, yang jumlahnya:

(4) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)
untuk transaksi dengan orang atau anggota
keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus) dari
modal disetor untuk transaksi dengan entitas
berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota v
keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan
dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi
sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta
informasi mengenai transaksi dan saido, termasuk
komitmen, yang diperiukan untuk memahami potensi
dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan,
paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap vV
total pendapatan dan beban terkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total vV

Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk
apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan
yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilai secara
Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang v
terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan
piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, v

Page 52 OCR 0.941
d)

2)

Page 52 of 65

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara
terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau
Pengaruh Signifikan terhadap entitas,

(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan
venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau

entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-
masing anggota atau kelompok direksi, komisaris,

pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan,

dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing
kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek, -

(2) imbalan pascakerja:

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan
sifat hubungannya dengan Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara
individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara Kolektif, tetapi
tidak secara individual, signifikan, indikasi secara

kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

Catatan 36

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

3)
b)

Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang
selain mata uang fungsional.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang

asing serta ekuivalennya dalam mata uang
fungsional:

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing,

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen
dalam mata uang fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi,
kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada

(2

Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar

melalui laba rugi: dan

selisih kurs neto diakui dalam pendapatan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam

(5

komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode

Catatan 37

Laporan Laba Rugi

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik

selama periode tertentu untuk suatu aset individual,
termasuk goodwifi atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan
pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba

Catatan 12

Page 53 OCR 0.937
Page 53 of 65

rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba Catatan 12

rugi Komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui vV
dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(Y) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian
yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain vV
selama periode tersebut: dan

(S) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset
revaluasian yang diakui dalam pendapatan v
komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) Catatan 12
dilakukan untuk setiap kelompok aset. v

v Catatan 12

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan
Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada
periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode
mendatang. Dalam hat jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain : v
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru
memberikan informasi yang andal dan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan
setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang
terpengaruh, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-
periode sebelum periode yang disajikan. Dalam
hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan
alasannya: dan

(5) keadaan yang mernbuat penerapan retrospektif
tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau
untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya
perubahan kebijakan akuntansi.

c) Kesalahan Periode Lalu v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling

Page 54 OCR 0.927
Page 54 of 65

awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif
tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai
cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

26) | Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut
untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode
pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

(2) tanggai akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek
utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan v
akumulasinya untuk masing-masing kombinasi
bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang v
diperoleh:

(5S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan
tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh -
Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang vV
membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total
imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal vV
akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset
Indemnifikasi: vV

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar
penentuan jumlah pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau,
jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan
maka fakta dan alasan mengapa kisaran
tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta
tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang
diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, v
misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain,
yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas
jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan
tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk v
setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan
Labilitas yang diambil alih,

Catatan 1c

LL

(41) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai v

Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
perkiraan saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus
keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi

Page 55 OCR 0.938
Page 55 of 65

utama yang mendasari prakiraan peristiwa

masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan
diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian
tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena vV
Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka
33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan
kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara

andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam v

laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut
menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi v
memiliki kurang dari 10099 (seratus perseratus)
dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang
digunakan dalam penentuan nilai tersebut,
untuk setiap kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai
Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan v
secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas
kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum
tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui
sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai
Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari
pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi vV
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas v
hasil penggabungan untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk
semua kombinasi bisnis yang terjadi selama
tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal
periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode
sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang v
menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

Page 56 OCR 0.930
Page 56 of 65

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang

material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis
belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan
nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis
belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau
jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian
periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi

sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual v

atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi,

atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan 25

Iiabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut

dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui,
termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak
didiskonto) dan alasan perubahan tersebut,
dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang
digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi:

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi v
bisnis, jika ada,

(C3 rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal
dan akhir periode pelaporan: v

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau v
kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang

diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode
pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang
diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan vV

LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara
kesejuruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas
anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(Ll) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara
Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh:
dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara
Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Page 57 OCR 0.955
Page 57 of 65

Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen
untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan
pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk
pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan
liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran
laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen,
liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan
keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap
produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan
jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang

diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan: dan

ii. semua negara asing secara total dimana
Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara
asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut
secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan,
aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan
pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak
asuransi yang berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan

ii. semua negara asing secara total dimana
Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset
dari suatu negara asing secara individual
jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan
pelanggan eksternal tunggal mencapai 10
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan
tersebut.

Catatan 39

28)

Operasi yang Dihentikan

Page 58 OCR 0.944
Page 58 of 65

a) Yang harus diungkapkan antara lai

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau
yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset
dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap
segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau
kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang
beriaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan
laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam
laporan laba rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi
sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait:
dan

laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran

ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk

menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang
terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari
operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan
dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

(b.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat vV

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif
sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau
tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen
derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak
Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung
nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi
berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas
atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada
tanggal laporan posisi keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai:
dan

(7) persyaratan penting lainnya.

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan
transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai
tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi
lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset
dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai
suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan v Catatan 25

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset

keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut
dengan cara yang memungkinkan untuk dapat

Page 59 OCR 0.916
Page 59 of 65

erbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan

posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan
dalam menentukan Nitai Wajar aset keuangan dan
liabilitas keuangan.

31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah vV Catatan ic
dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada
pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya: v

€C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan
atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi vV
sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v

Catatan 21

— 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah vV Catatan 11
Ilabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan
bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara
terpisah dari komitmen lainnya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura v
Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi
kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian
bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan
tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian v
partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak vV
lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama.

Catatan 21

33) | Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, V
bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
li. periode berlakunya perikatan,
iii. “dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada
periode pelaporan: dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan
penggunaan dana di masa yang akan datang, v
seperti: pembangunan pabrik, perjanjian
pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Catatan 38

Catatan 38

Page 60 OCR 0.935
Page 60 of 65

periode berlakunya perikatan:

ili. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian
yang telah direalisasi: dan

iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima
jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi
dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya
fasilitas L/C, cerukan bank, dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-
batasannya.

b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
ta) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan
pendapat hukum (legal opinion): dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap
Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup,
diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis
pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau
tagihan pajak (keberatan atau banding):

(MH peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan
antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait
dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber
daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,

Catatan 6, 8, 14, 19, 24

Catatan 19, 24

Catatan 40

Catatan 34

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam
kerjasama,

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari
instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan
risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko

Catatan 37

Page 61 OCR 0.942
Page 61 of 65

sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset
keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak
mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh
tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak
mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan
derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan
sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan
untuk pemahaman terhadap periode arus kas,
dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan
mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk
setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak
pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan
dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan
ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

- b) Pengungkapan “sebagaimana dimaksud dalam huruf a)

terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan

kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

36) | Khusus Industri Perbankan v
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan
modal pada tanggal laporan posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank
Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut
jenis mata uang pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan
Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi
devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran v
Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang
melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-
masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian,
wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan v
kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan
posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama
tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana
manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang,

Page 62 OCR 0.934
Page 62 of 65

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat
dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih
penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk
mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-
reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi
keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak
kuasi-reorganisasi.

38

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses
Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal
Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan
permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal,
dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam
mengelola permodalannya,
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola
sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari
periode sebelumnya:
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan
permodalan dari pihak eksternai (jika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan
dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.

LA Ko .

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak
memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak
termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara
kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan
saham, dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 41 dan 42

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis
saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka
panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian
pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu
maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi
saham untuk setiap kelompok opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-
rata tertimbang harga saham pada tangga! eksekusi
atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa
umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada
akhir periode:

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling
kurang hal-hal sebagai berikut:

Page 63 OCR 0.935
Page 63 of 65

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-
rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada
tanggal pengukuran dan informasi tentang
bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar
Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran
Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain
yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap
laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap
posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat
Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per
tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas,

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi
Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi
Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba
Usaha Unit Asuransi Syariah, dan

d) Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan
dampak dari:

a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

Cc) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau
kelangsungan hidup perusahaan.

44)

Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH,
BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan
pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI,
pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina
desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan
penanaman pada periode berjalan dan akumnulasinya,
dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan

Page 64 OCR 0.936
Page 64 of 65

prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta

pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan

akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan , Catatan 44

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah v
periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir
periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi
terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang
diakui dalarn laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang v
material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan
mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(4) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan
dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat
dibuat,

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan YA Catatan 45
dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas
Perusahaan

Dalam hat Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan,
yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau
perubahan kebijakan akuntansi,

Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut
disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK
dan peraturan baru atas laporan keuangan atau
pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

47) | Reklasifikasi vV

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau
pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan
beberapa pos yang direklasifikasi: dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis
untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah
tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah v

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus
mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Page 65 OCR 0.948
Page 65 of 65

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam
laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan
pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang
melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di

Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun
laporan keuangan dengan menggunakan standar
akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan
otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar
akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan
posisi kevangan beserta penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan
laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.
c) Dalam hai Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas
pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang
berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan
tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan
dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang
mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan
yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Emiten,

Jakarta, 30 Maret 2024

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk

3

Alex Sutanto

Direktur yang membawahi bidang akuntansi

dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size12.56 MB
Published30 Mar 2024
Pages65
Characters151,186
Text sourceOCR
OCR confidence0.937

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Dian Swastatika Sentosa Tbk p.1 ×5
possible person Alex Sutanto p.65
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.43
unresolved org Bapepam p.56 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result