Back to announcement
Perubahan Lebih dari 20 Total Liabilitas WTON.pdf
Financial statement Text extracted WTONSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1 OCR 0.908
KA Aa PA PT WIJAYA KARYA BETON Tbk. & (02178192802 £ B6 T @ N 9 Gedung WIKA Tower1, Lantai 2-5, mm sekper@wika-beton.co.id —E—— pn mnmana Jl. DI Panjaitan Kav. 9-10, Jakarta 13340 @ www.wika-beton.co.id Perubahan Lebih dari 204 pada Total Liabilitas PT Wijaya Karya Beton Tbk Berdasarkan ketentuan angka !Il.1.1.4 Peraturan PT Bursa Efek Indonesia No.I.E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, perlu kami sampaikan bahwa terdapat perubahan lebih dari 206 pada Total Liabilitas dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2023 PT Wijaya Karya Beton Tbk (Perseroan) per tangga! 31 Desember 2023 (Diaudit) dibandingkan dengan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2022 per tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit). Penurunan Total Liabilitas Perseroan sebesar 31,055 disebabkan karena adanya penurunan pada liabilitas jangka pendek sebesar 31,894 yang berasal dari: a. Penurunan Pinjaman Jangka Pendek di tahun 2023 sebesar Rp943,82 Miliar menjadi Rp101,19 Miliar atau turun 90,3294 jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp1.045 Miliar. Hal ini disebabkan karena adanya pelunasan Pinjaman Jangka Pendek pada beberapa Bank yaitu Bank Negara Indonesia (BNI), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Bank BTPN, Bank DKI, dan Bank HSBC Indonesia. (Penjelasan lebih lanjut terdapat pada Catatan Atas Laporan Keuangan nomor 18 tentang Pinjaman Jangka Pendek). b. Penurunan Utang Usaha — Pihak Berelasi di tahun 2023 sebesar Rp562,62 Miliar menjadi Rp196,26 Miliar atau turun 74,14Y4 jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp758,88 Miliar. Hal ini disebabkan karena adanya pembayaran Utang Usaha berupa Supply Chain Financing pada beberapa bank yaitu Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). (Penjelasan lebih lanjut terdapat pada catatan atas laporan keuangan nomor 20 dan nomor 41). c. Penurunan Beban Akrual di tahun 2023 sebesar Rp888,21 Miliar menjadi Rp960,61 Miliar atau turun 48,044 jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp1.848 Miliar. Hal ini terjadi terutama disebabkan karena adanya penurunan Beban Pelaksanaan Proyek sebesar Rp796,78 Miliar yang terdiri dari Beban Material sebesar Rp329,07 Miliar, Beban Subkontraktor sebesar Rp345,42 Miliar, Biaya Fasilitas Distribusi sebesar Rp125,56 Miliar. (Penjelasan lebih lanjut terdapat pada catatan atas laporan keuangan nomor 24). Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Us
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank DKI
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.