Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.896
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2, Tanda (V') diisi pada kolom ,Ada” apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ,/Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A", 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik ”— PT ACE Hardware Indonesia, Tbk Bidang Usaha etail Jenis penawaran Umum Saham . Tahun 2023 | Tahun 2022 | Nama Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, |Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Aryanto, Mawar & Rekan Rekan | Nama Partner ishennoraz Eishennoraz | (opini Akuntan "Wajar Tanpa Wajar Tanpa | Modifikasian / Modifikasian / | Ungualified ———— Ungualified | | Catatan tentang Opini (jika ada) N/A NA | | | " disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan,
Page 2 OCR 0.874
Page 2 ot &4 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting | Periode taparan keuangan Tahun 2023 Tahun 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 7.611.866.067.268 5.762.803.342.146 Laba (rugi) bruto 3.698.088.759.955 3.267.952.778.368 Laba (rugi) usaha/operasional 1.000.296.172.154 876,090,843.159 EBITDA 1.480,032.850.414 1.334.325.571.515 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 763.876.396.554 673.646.864.480 Laba (rugi) komprehensif 786.072.670.134 705.517.176.980 Laba Per saham (dasar) 44,63 38,83 Laba Per saham (dilusian) 24,63 38,83 Laporan Posisi keuangan PN Jumlah Aset 7.753.269.368.751 7,249,254,612,049 | “Jumlah Aset Lancar 5.662.380.431.624 5,362,930,145,158 Jumlah Aset Tidak Lancar 2.090.888.937.127 1,886,324,466,891 Jumlah Liabilitas 1.566.871.579.663 1,315,205,981,438 Jumlah Liabilitas Jangka 763.625.178.514 669,768,766,924 Pendek | Jumlah Liabilitas Jangka | 803.2a6.401.149 “645,407,214,514 Panjang | Jumlah Ekuitas 6.186.397.789.088 5,933,988,630,611 |
Page 3 OCR 0.900
Page 30184 Modal Disetor 612,074,864,042 612,074,864,042 Saldo Laba 5,565,237,623,865 5,311,722,572,973 Rasio Keuangan" Rasio Lancar (96) 4 8,0 ROA 9.9 9,3 ROE 12.3 11,4 Ebitda thd pendapatan (90) 19.4 19.7 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode | Laporan laba rugi komprehensif selama periode | Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pcs laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 | Catatan atas Laporan Keuangan V ni Ye njajuln|e Pa Ma Kian Mia Mi Ketentuan Umum
Page 4 OCR 0.882
Page 4 of 84 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, € informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) Inforrnasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian" Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: Cetatan 1.a 2) | Womor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan La berwenang, dan nomer serta tanggal Berita Negara: | ngemnnaa 1 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan L.a | periode pelaporan: | | 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan La (3 secara Katatan Ia
Page 5 OCR 0.859
Page 5 of 84 perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan Catatan 1.a 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. ?) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, » Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (sika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Aren Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : 28 Area Eksplorasi, meliputi: Wama lokasi: Narna pemilik izin lokasi: Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroen pada perusahaan pemilik Izin lokasi: dan Jumniat busnya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Burn per tanggal Laporan Posisi Kevanganj 2 Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: Wara lokasi, Hama pemilik (in lokasi: Tanggsi perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponys: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksplcitasi/pengembangan oleh | Perseroan hingga tangga! laporan posisi keuangan.
Page 6 OCR 0.830
Page 6 of 84 12)| Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkspkan antara lain: 8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian Ivas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur MPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggai dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Giterbitkan di luar Indonesia: 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, 3) | Bursa tempat Erek dicatatkan, dan &) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan penode pelaporan terakhir, « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 1.6 v Catatan 1.b v Eatatan i.b v Catatan i.b 1) | Mama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak | v Catatan 1.c langsung: 2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1.c 3) | Janis usata: v Catatan 1.c 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1.c 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 53 Catatan 1.c v Catatan 1.c 6) | Total Aset, dan 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak | v memiliki baik langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, lebih dari SOA5 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: D) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dar S0 (lima | puluh perseratus) hok suars atau hek suara potensial atas investec tidak diikuti dengan | pengendalian, C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entras anak apabila laporan keuangan |
Page 7 OCR 0.876
Page Tor84 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, e) suatu rincian yang menunjukkan dampek setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas - yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan () dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Penoendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Wilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumiah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategon utamanya. KKU RN 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Wama gan jabatan untuk masing-masing enggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1.d audit, 2) | Cakupan manajemen kunci, dan (Catatan 1d 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir penode atau rata-rata jumlah karyawan | (Catatan 1.4 tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas | anak. e. Penerbitan Laporan Keuangan “Catatan 43 7
Page 8 OCR 0.891
Page 8 of 84 Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan kevangan. 2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Sionitikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan kevangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzable value), Nilai Wajar (rai value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). & Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v Catatan 2,a v Catatan 2.2 & 2.b v Catatan 2. Catatan 2.6 bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan Kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, v yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah | tercatat Aset dan Liabilitas dalam persode pelaporan berikutnya, dan | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas | laporan keuangan mernasukkan rincan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode | pelaporan. d. | Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9 OCR 0.854
Page 9 of H4 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk Gan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan entitas Induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) ketvijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: &) ketujakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan #) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi Material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: v D) pengakuan awal untuk goodwill, C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!: dan £ d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisns yang ada di Perusahaan, antara lain: (t) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi, 3) | Kas dan setara kasj Rn Catatan 2.h Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. — Catatan 2.4 « Tu TA Lt 4) | Instrumen Keuangan - | Catatan 2.9 a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Page 10 OCR 0.846
5 9 Page 10 of &4 Yang harus dijelaskan antara lain: (it) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategon: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penohentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus Instrumen kauangan dertvatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) Masifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Ilndung nilai atas Instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung mal untuk tujsan akuntansi lindung nilas Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang trarus dijelaskan antara jain il) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (8) posisi penyayan Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. aa « an aa SKY Khusus Industri Perbankan 2) Giro Wajib Minimum
Page 11 OCR 0.864
b) s) Page 11 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib manimum. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia Gan Bank Lain. 6) Piutang Raverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara kain: 3) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap keksmpok Obligasi Rekapitalisasi Pemenintah:dan c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. Set 8) Khusus Industri Perbankan 3) b) 31 Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masng-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan sgunan kredit. Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. Agunan yang Diambil Alih Yeng harus dijelasxan antara lain. (1) Dasar penilaian dan penyajian) (2) Perlikuan akuntansi atas nilai realsasi putang/pernbtayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang bdak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) Wari realisasi penjualan agunan. & KAK bana
Page 12 OCR 0.860
Page 12 of &4 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumeny dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: v I a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak pivtang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : yang barus dijelaskan antara lsin mencenai kebijakan akuntansi yang digunakan den v rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara Jain: Beban-beban yang dikepitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan Sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. NI KA, bata Catatan 2
Page 13 OCR 0.848
Page 13014 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lein: (4) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasikan ke tanaman telah menghasilkan) (al Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan (5S! Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : la) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi), dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. AU KN NK Set Sa 13)| Aset Tetap: Catatan 2m Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, C) pengelompokan Aset Tetap: Gd) metode penyusutan yang digunakan: €) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: ID) esumasi umur menfaat dan tarif penyusutan, Gg) penghentian pengakuan: h) nilai residu, dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setia6 akhir pericde pelaporan, Ket tt
Page 14 OCR 0.855
Page 14 084 (Catatan 2.) 14)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16)| Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan llabiltas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17)| Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 3) pengakuan awal Aset Takberwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: «aa Catatan 2.n tt @) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amurtisasi yang digunakan () penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). v 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara Isin: Jay kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasirikasikan v | sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan v hb) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19)| Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: 8) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: | €C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model aya: | Gd) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan | |e) penghentian pengakuan Properti Investasi. beta tatan 2.1 KK
Page 15 OCR 0.870
20) Page 15 of H4 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan €) Pertanggungan Asuransi. SA SL 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang barus dipelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan can pembalikannya. 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang hsrus dyselaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dan masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank Isin Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan b) Dasar penyajian simpanan dan bank lain, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan) dan D) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. LL ba 23) Provisi Yang barus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakuk: dan
Page 16 OCR 0.881
Page 16 of 84 b) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan, Yang barus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amurtisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan G) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. LL SL 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara Win: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amertisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C6) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode ambsrtisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjalasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan
Page 17 OCR 0.895
Page 17 of 84 C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: Li) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan 2.r b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. €) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: Ia) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (Cc) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilal tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kir, dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya, bata ct
Page 18 OCR 0.837
Page 18 of 84 28)| Program Loyalitas Pelangan A Catatan 2.r Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Katatan 2:2 Yang harus dijelaskan antara hain: 3) keterituan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: Y b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v uang asing. 30)| Transaksi dengan pihak-pihak Berelasi Katatan Zf Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: y b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Lapcran Keuangan: dan 31)| Hibah Pemerintah " Yang harus dijelaskan antara Isinketijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32)| pajak Penghasilan Katatan 2.p Yang harus dijelaskan antara lain: 8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: 5 b) ketentuan mengenai saling hapus, v C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v G) metode yang digunakan dalam menilai aset (Kabilitas) pajak tangguhan. 33)| Imbatan Kerja kaan Yang barus dijelaskan antara lain: a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan) v b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v Oleh Perusahatnz Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuanal: v dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtalment dan penyelesaian. V 34)| Saham Treasuri v Katatan 2 Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasun,
Page 19 OCR 0.848
Page 19 01 84 35)| Pembayaran Berbasis Saham ui Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekutas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36)! Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisas: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan €) Perlakuan akuntansi untuk seksih hasil revaluasi Aset dan Lialilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37)| Biaya Pinjaman v Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisaskan sebegai bogian dari biaya perolshan aset kualifikasian. th 38)| Segmen Operasi FF Kotetan 2.u Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 19)| Laba (Rugi) per saham v Catatan 2.t Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 2. Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas din Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, b) rincan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v asing, C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama penode pelaporan dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang sgmfikan yang tidak dapat digunakan oleh v kelompok usaha disertai pendapat manajemen. mai
Page 20 OCR 0.862
Page 20 of 84 2) | Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah nncian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v saat periode pelaporan. Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nila (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai v hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan (5) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang barus drungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata usang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (imparred) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpatred): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok), (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan phak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku Dunga rata-rata per tahun, (7) Jumtah dana yang diblokir dan alasannya) 4. na «dh MT HD.
Page 21 OCR 0.860
Page 21 of &4 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Y Operasi atau Wkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan v (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah piutang menurut debitur, C) jumlah putang menurut mata uang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, O) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menenma jaminan, dan alasan djaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan ih informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjan: dan (21 jaminan yang diberikan (bila ada), 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (Ca) Jumian piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara Jain: (Jl) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jurnlah menurut jenis asuransi, dan Catatan 5 IK KU KM TM ST Lx Ket KAL (3) Jumlah piutang keasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. |
Page 22 OCR 0.842
Pa EA IA sa | Page 22 ot 84 €) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, t d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengensi antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis invesiasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabditas. na ai 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: Li) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemixeyaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-tasn), (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja sisa | | (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan Selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang dibenkan berdasarkan objek pembayaan: (?) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. "b) Tagihan Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 23 OCR 0.876
Pase 23 of 84 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. ta) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum peda akhir periode pelaporan. Di samping ku, kessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (ce) lebih dari ima tahun (3) pendapatan keuangen yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (S) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam penodej dan (7) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material. tato KL KL d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: ta) kurang dan satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Nma tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan urmum isi perjanjian sewa lessor. SA
Page 24 OCR 0.858
Page 24 of B4 8) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan 5) Pendapat manajernen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, v 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalarn pas ii antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang Sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Revarse Repo Yang harus diunakapkan ankara lain: D) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, c) Nama pihak/counterparty: G) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). | 9) | Agunan Yang Diambil Alih | Yang harus @eungkapkan antara lein: | | | ALA aa Sa LA 3) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yana diambilalih dengan saldo prutang | yang tidak tertagih: dan v C) Laba otau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.
Page 25 OCR 0.847
Page 25 or 84 V 10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang narus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan diwden, bunga, dan dendakepada pihak lain, L1)| Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antarg lain: a) Rincian jenis dan jumlah putang: v Catatan 34 dan 35 b) Jurslah Cadangan Kerugian Penurunan Nial (CKPN): dan v C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlan penyisihan. ig 12)| Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk asat keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelempokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v ketiga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) nilai tercatat aset keuangan untuk setisp kelompok dan rincan investasinya: v (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, v baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang Glakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (S5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada), (6) uraian tentang alasan diambilnya kesutusan menjual untuk aset keuangan yang v diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) ka terdapat reklasifikasi aset kevangan, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa Investasi dalam ketompok dimiliki hingga jatuh tempa yang telah | v direktasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual
Page 26 OCR 0.825
Page 26 of 84 Je Da an aa 2 1 Oa aena MENeaa BR BR ARA PO Dea (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas aa Ielts kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, v dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam leba rugi: dan 5 (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13)| Khusus Deposito Katatan 4 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: D) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: €) jumlah investasi yang direklasifikasikan, #ka ada, dan penyebabnya: dan O) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, 15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) Rincian jumlah nominal dan wdai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan 6) Informasi penting lainnya. 16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: KL NN PA Me
Page 27 OCR 0.843
Pave 27 of 84 Aa NA nail a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pcs pendapatan v komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17)| Khusus Wesel Tagih 4 Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18)| Khusus Industri Asuransi Taribahan pengungkepan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19)| Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralaln rincian berdasarkan: 2) Seido pinjaman polis menurut jenis mata Uang: b) Tingkat suku bunga, 20) | Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, v) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: d Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: @) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: | 9 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: | 3 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Asat keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: tt & Ka ia Tia - hi) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, | v 9 Jumlah dan persentase bagian barik atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, | v agen, atau anggota sindikasi, |
Page 28 OCR 0.863
h 13) » Page 28 0184 Ikhtisar pembelian kredit dan BPPN berdasarkan periodie pembelian, jika ada: Pendapat manajemen okan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) b) (3) 3) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolaktibilitas, jumlah cadangan penghapusan Can mutasi selama periode berjalan: Ringan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi S4 Sa 22) 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai begi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Milai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang dlakui sebagai beban selama periode berjalan: (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalarn perode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilsi yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kuabfikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama penode berjalan, dan (W tarif kaptalsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisas, (8) persediaan yang dijamenkan, nama pihak yang menerirna janunan, dan alasan SS. Catatan 7 Catatan 26
Page 29 OCR 0.863
Page 29 of 84 dijaminkan, dan v (9) jenis dani nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dlasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan mai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: ti) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan SSL | (3) Borang Dagangan. Cc) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: Ka) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (ec) Unit Bangunan dalam Penyelesatan, (2) Jumah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang v akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (it) Lokasi, luas tanah, proses penginan: (2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. @) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): Sae &. Sa
Page 30 OCR 0.854
Page 30 of 84 (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya, D Khusus Industri Rumah Sakit bean Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan) (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (8) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. LL SA (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama palina tidak 2 tahun terakhir, v (c) Nilai amortisasi (deplesi) atos hewan ternak telah rmenghasilkan, v (G) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan 2 risiko yang ditutup, (MD Jka tak ada asuransi untuk wabah penyalet, perlu dibuat cadangan kematian v atau metcde penghapusan langsung, Te (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nil pertanggungan asuransi, dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima Jaminan.
Page 31 OCR 0.859
23) Page 31 of 84 Pajak Dibayar Di muka Yang barus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Aa “1 ana LA 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 8 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uralan dan aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepesan, (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (a) dalam hal aset yang @mIiki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang @imsliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan 1G) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atay penilaian kembali yang telah diakui apalila aset atau kelompok lepasan tersebut bdak diklasifikasikan sebagai dinuliki untuk dijual: dan H, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (d) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. La Ke Se 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugiampenurunan ndai serta penjeasan terjadinya piutang pihak berslasi terssbut, C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilsi Catatan 34 najemen berkeyakinan hwa seluruh peutang dapat tertagih
Page 32 OCR 0.870
Page 32 of 84 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: @) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, besarta alasannya: €) nileitercatat dan Milai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: @) ringkasan informesi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Asat, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memliki lebih dari 2094 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: #) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk pericde tenadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, 1) bagian atas liabslitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan javestor lain Ih habilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban berserna-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiesi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asesiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi, IN ar ne Ketatan 16 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 33 OCR 0.849
29) Page 33 of 84 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabxaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebaga' berikut: 8) Saido awal, b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Saldo akhur, Ba 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal benkut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (D) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, KLM 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk tanaman telah menghasilkan (4) Ringan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lckasi penanaman: (S5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (2) Saldo awal $. Tambahan tahun berjalan Hi. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi tvaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa ta aU
Page 34 OCR 0.841
Page 3d of 84 IL Pengurangan tahun begalan Ik Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (da) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat // Perkebunan Inti Plasma yang menjadi mulik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. KEK Ke KN 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak tetah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan) O) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: €) Kondisi hewan ternak: f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: 89) Yi hewan ternak yang diasuransikan, milai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup: Ih) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, 1) Nilai cadangan kernatian atau metcde penghapusan langsung, jika ada, il Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan. aa an Tita Sa Ala « - Tia 33) Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, mode' Nda Wajar atau mode biaya: (2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: ta) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakui dalam taba rugi untuk: .«
Page 35 OCR 0.877
5) 4 Page 38 of 84 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi bak dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan (C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui delam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yong menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (?) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebsasimana dirnaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaparan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: tah jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali dan (Bb) penyesuatan signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investas pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi behan penyusutan: (ad) jumlah rugi penurunan ndai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dan persediaan dan properti yang digunakan sendin, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: Ta na Ea aa «
Page 36 OCR 0.856
Paya 36 of 84 (3) estimasi saat penyelesaian, (8) harnbatan kelanjutan penyelesaian, (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan (5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan “ (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman “v yang layak dikapitalisasi. & 4 34) | Aset Tetap Catatan 12 Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kolompak Asat Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v penyusutan) d) rudi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v ekuitas (jika ada), &) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalani penurunan “ nilai, tilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabxla tidak Ulungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumiah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2)tangpal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir, | v kas dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar v Tidak ada aset sewa pembiayaan tercatat untuk setisp Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan v (6)surplus revatuasi atau rugi penurunan nilat, yang menunjukkan prubahan selama Periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para | pemegang saham. v b) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (i)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: | v
Page 37 OCR 0.841
Page 37 of 84 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nila: kontrak: v (3)estimasi saat penyelesaian: y (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada)j (5)iumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (G)datam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: v (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1) ?engungkapan lainnya antara lain: (a)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, v (@)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabdle berbeda secara matenial dari jumvah tercatat: (S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dani twbah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan v (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v Tetapi (8) Kondisi atau penstiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atav v pemulihan penurunan milaij (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jonis dan nilai aset tatap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang Situtup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan : alasannya, 3S) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (knusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) | Nang harus diungkapkan antara lain: y (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, SUNYur Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 38 OCR 0.857
Page 38 ol 84 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (0) Sakio awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (d) Saldo aktur untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. tenan « 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: 8) jumlah tercatat bruto den akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: €) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan aknir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, 6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi knteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, @) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Vfajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnyaj dan (3) Aset tersebut dukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij hn) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan | Jumian tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas, (| nilai korritmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj 1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (4) tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai den tanggal laporan penilaian terakhir, Le “4 AL
Page 39 OCR 0.885
Pare 39 of 84 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (ad) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat Gengan modkei biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi seldo surplus kepada para pemegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. KU b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (Ll) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Kabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. (3) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (Ll) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdin dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Pemutup (bila ada), (4) Baya Pengupasan Tanah yang Ditangauhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : ta) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulsinya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat @lakukannya evaluasi (jika ada), terhadap bxaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi SA. aan
Page 40 OCR 0.863
Page 40 ol 4 utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus dungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (2) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (D) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan stas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan Ixaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditanggutikan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap Iaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan niku tersebut, (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area af Interest, maka harus dungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Lt Att LA Liabilitas U Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pcs-pos yang berhubungan. 2) Provisi 3) Pengungkapan untuk provsi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang, D) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tembahan dalam pericde bersangkutan, St
Page 41 OCR 0.873
Page 41 of 84 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama pericde bersangkutan: “4 (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v digunakan: v (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam malai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, v (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi v (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud Galam angka(6). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi v utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (B) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual v (Catatan 19 Yang wajib dlungkapkan amkara Jain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belim jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan | Uabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jeris dan mata uang: dan v b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v 5) | Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Erek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, y b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualen kembali Efek. 2 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lan kabilitas bruto dar setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, v b) laba yang diakulj v €) kerugian yang dialami: dan : 4) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). |
Page 42 OCR 0.860
Page 42 0884 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemitk rekening oiro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata yang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir etau Gjarminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : Ci) Rincian berdasarkan program asuransij NN batak kai berkenaan an (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang barus diungkapkan antara lsin: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, SA KL
Page 43 OCR 0.815
Page 43 of 84 €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (it) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klam yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jurnlah menurut program asuransi, (2) Jumlah manurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. ec) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. H Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (Li) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata vang, (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasurans' yeng disalnghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jurniah menurut jeris mata uang: dan (3) Jumntah menurut jenis asuransi, Let tt te Ktht ML aan
Page 44 OCR 0.861
Page H of 84 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (L) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang sahamy te (2) Daser perhitungan, dan (3) Saldo menurut usia. ta . 9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v mara Saree Yang herus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10)| Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan v b) informasi mengenai ketetapan pajak. Lt)| Knusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah katitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak putang, | 12)| Khusus Kontrak Konstruksi | Uang Muka Kontrak | v Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13)| BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai v dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14)| Liabilitas Keuangan Lainnya 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk. liabilitas v keuangan lainnya yang bersfat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Dibak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: S4
Page 45 OCR 0.875
Page 45 of 84 (a) nilai tercatat liabistas keuangan untuk setiap kategon, Jumiah liabilitas keuangan (b) laba atau rugi neto pada setiap habilitas keuangan, dan lainnya tidak material (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (t) Dena tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah Girestrukturisasi, 15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo v dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 16)| Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v Yang harus diungkapkan antara lain kabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang aa KL LL v dimliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Uabilitas Jangka Panjang 18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Karan 31 Yang Harus diungkapkan antara lain : | 8) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: | v b) jumlah utang menurut mata uang: dan v C) jaminan yang diberkan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. vw
Page 46 OCR 0.857
Page d6 of 84 19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) nnclan jumlah utang berdasarkan narna bankflembaga keuangan dan jenis mata Lang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Cc) tanggal jatuh tempoj d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: C) penjelasan tentang fasilitss pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannyaj f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: Gg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi y persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 1) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: " persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan jh pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan v posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (L) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaraton penting. v th LL L «
Page 47 OCR 0.852
Page 47 of 84 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang horus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) ») pada tanggal laporan possi keuangan: rekonsiliasi antara total pembayaran sewa mirsmum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa mimmum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai Kininya, untuk setiep periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima deri kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (nom-cancellabie Subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan, tee te
Page 48 OCR 0.858
Page 48 of 4 keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and keaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa Kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. ») Khusus Industri Perbankan 2 t) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (3) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi. dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Rincian berdasarkan pihak, penis, dan mata wang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, lai Asat bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenancae): (8) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari bngkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lan: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang. dan kolekbbiltas: ba MAA Mg MG) Lau edan
Page 49 OCR 0.849
Page 49 of 84 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kentinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan v (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komkmen dan kontnjensi, 22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi ULiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Mutasi taksiran prowsi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Sakto awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Sakto akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabda dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, mesalnya beban PEN UIN tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam ros yang e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Sako awali KULI 4 atau te (2) Penambahan dan Pengurangan | (3) Sako akhir. 23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Catatan 22 2) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) gambaran umum mengenai jenis program, (2) rekonsiliasi saldo awal dan aktur dan nilai kiri kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisoh, pengeruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: le) raya jasa kini: v (b) baya bunga, v (c) luran oleh peserta program: v Id) keuntungan dan kerugian aktuanalj v L
Page 50 OCR 0.849
Page S0 of 84 ta) (5) (6) (&) Ku) @ m « W perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, imbalan yang dibayarkan, biaya jasa lalu, kombinasi bisnis, Curtailment, dan penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanaij rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal Gan akhir dari setiap hak penagantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: ta) (0) Ita) ta) & » ta) ih) hasi yang diharapkan dari aset program, keuntungan can kerugian aktuarial: perubahan kurs mata uang asing peda program yang diukur dengan mata yang yang berbeda dengan mata uang penyajian, luran oleh pemberi pekerja, luran oleh peserta program, Imbalan yang dibayarkan: kombinasi bisnis: dan penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabiltas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: ta) te) ta) ta) te) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan cleh batasan dalam SAK: Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan jumlah lainnya yang dkakul dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) braya jasa kini: Lt bea “Ta C3 Penjelasan tentang hal ini adi di Laporan Aktuaria per 3 Desember 2023 merupakan taporan terpisah! dari Laporan Keuangan) Tahunan yang diaudit.
Page 51 OCR 0.863
(7 (8) n Page 51 of 84 (b) biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10 (sepuluh per seratus): (P) biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: la) keuntungan dari kerugian aktvarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diaku pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komgrehensif lain sesuai dengan SAK, persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, #strumen utang, preperti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (2) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setisp properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program) (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktusrial utarna yang digunakan sampai pada akhir penode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan bdak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yana diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): AA Ba On AA bea Penjelasan tentang hal mi sad di Laporan Aktuaris per 31) Desember 2023 yang merupakan laporan terpisah) dari Laporan — Keuangan Tahunan yang diaudit
Page 52 OCR 0.873
Page S2 0184 te) Iu) ta) tb) (9 ta) (bd) ta) (b) tingkat tren biaya kesehatan, dan asumsi material lain yang digunakan dalam aktuana, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu argka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tingai, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehutan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dan: Nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan penyesuaian yang timbul pada: (W Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (L6) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama penode tahunan dimulai setelah perode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya mbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (Wu) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan Miiijiika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesual SAK Informasi tentang program secara keseluruhan dsyargikan sesuai dengan Dutir (1), butir (2), butir (3), butir (4), bubr (9), butir (13), butir (14), Gan butir (16) serta butir ii. “.c SL Penjelasan tentang hal ini ada di Laporan Aktuaria per 31 Tahunan yang diaudit
Page 53 OCR 0.858
Page 3 ol 84 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan v jumlah yang diakul sebagai beban untuk program luran pasti. €) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan pakng kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka “ panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: v (CA) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja dan v (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24)| Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tenggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat « Obligasi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obhgasi dengan aa menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, !) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepetuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), .. dan h) persyaratan penting lainnya. 25)| Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. v b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) niai nominal: (8) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): | (2) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bani hasil, dan besaran nisbah bagi | ate
Page 54 OCR 0.850
Page 34 of 84 hasil (untuk Sukuk mudharabah), (O) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu, (hn) tujuan penerbitannyaj dan (i) persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Pameringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4) jurnlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) (G) jaminan dangan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwalismanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusehaan Publik. dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misslnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26)| Utang Subordinasi Yong harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama penode pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), €) pembatasan yang dpersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan 1) persyaratan penting lainnya. 27)| Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara tamn: @) rincian mengenai jems, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal v pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga v pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, C1 dampak diusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan v tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan Ketat « Catat Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampek dilusinya: k:
Page 55 OCR 0.861
Page 38 of H4 €) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, #) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan, 9) nama Wali Amanat dan keterkatan usaha dengan Perusahaan: b) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuli persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), |) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya 4 Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsilasi jumlah saham beredar pada awal dan aktir periode: v (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, v termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan v (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: hb) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, v C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yatu: (1) Pernegang saham yang memiliki 585 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya) d) Oalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, v seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atay pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitahsasi agio, saldo laba, v penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan daryatau tanpa Hak at . . aa. (Catatan 23 Let
Page 56 OCR 0.855
Page 86 of 84 Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar DEADAYAN jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa tek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additlonal Pald-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lsin: 8) Rincian jumlah tambahan modal disetor: D) Uraian sumber agio saham, €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: 9) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: f) Pengungkapan untuk selisih ndai transaksi dengan entitas sepencendah, antara lain: IL) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajan kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Uabilitas entitas atau bisnis yang Gkombinasikan: (CJ Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (0) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. MK KK KK cat «.. . & Catatan 24 3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan sntars lain : @) Uraian transeksi perubahan keperniikan tanpa tulangnya Pengendalian yang meliputi: (4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepermulikan:
Page 57 OCR 0.844
Pane 87 or 84 (2) Nama entitas anak, dan V 13) Nama pihak yang bertransaksi, v b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan K €) Jumlah yang drealisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya v Pengendalian. 4) | Saham Treasuri Catatan 23 Yang harus diungkapkan antara lain: @) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, stau pengurangan modal v disetor: b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: v Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal v disetor: d) Tanggal dan jurnlah saham treasuri yang dilepaskan kernbali serta selisih antara harga peralehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan v ej) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. v 5) | Saldo Laba Catatan 25 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Alasan dan jumlah penyesusian periode yang lalu (jika ada): v b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait. Kp dan €) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sfat, dan tujuan setiap pos cadangan. v 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) penis waran dan harga pelaksanaan dan masing-masing waran, v b) dasar penentuan Nil Wajar waran: X GC) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v d) jumlah woran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan v €) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbtan waran, 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lan keterangan mengenai perubahan masing-masing v komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 58 OCR 0.846
Page S6 of 84 8) | Kepentingan Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. @. | Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Kateran 27 Yang harus diungkapkan antara lain a) Jurmah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau v (5) Dividen: v diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: CI Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup v dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jiko ada), yeng diungkapkan terpsah Sstt berdasarkan pak berelasi dan pihak ketiga: e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui v dalam periode berjalan: can (Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, v (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan labafrugi yang diakui sampai tanggal v pelaporan: (0) Jumlah uang muka yang diterima, dan v (c) Jumlah retensi, v (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebaga Aset dan Liabiltas:
Page 59 OCR 0.849
Page 50 of 84 f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan) (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya) dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: la) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. KU 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yong harus diungkapkan antara lain: 3) Dasar ketentuan tan, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: €) Musa berlaku tarif: G) Besaran tarif: dan €) Perjanjian lain yang terkait. Kau 2 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk'jasa utama antara lain: 3) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan €) Pendapatan sewa. 4 tai Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Juse pelayanan medis, jisa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Funcian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tdak mampu: dan C) Selisih pertutungan klaim, KAK 5) Khusus Industri Transportasi Rindan jumlah dan kelompok produk/jasa utara antara lain:
Page 60 OCR 0.864
baya 6 of 84 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker Tan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut, sacaah 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan Pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelompok prami bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan | untuk setiap jenis asuransi. | Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tok: | Pendapatan | Yang harus diungkapkan antara lain: la) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, | dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan meruliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka | pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan | Pendapatan Bunga | Yang harus diungkapkan antara lain: | Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : Lah Obigasi Pemerintan: Lb) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diaku |) Efek-efeki dan | dh Penempatan pede Bank Indonesia dan Bank lain. | Get
Page 61 OCR 0.852
Page 61 of &4 10)| Beban Pokok Penjualan kaan 2g Yang barus diungkapkan antara lain: 2) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan mai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari v pendapatan: dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v I1)| Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara kain, rincian beban departernencalisasi: 3) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: et €) Beban pemeliharaan sarana: Ih Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12)| Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain nncian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, Klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendin untuk setiap Jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: ka ea na aa an Rincian dan jumlah beban menurut jeris klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. €) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara Iain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok v pendapatan komisi dan beban komusi untuk setiap jenis asuransi,
Page 62 OCR 0.880
Pase 62 of 84 d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus dungkapkan antara lain: 8) Rincian jurmtah unsur-unsur beban departementalsasi: b) Gaji dan beban pegawal lainnya, dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, bata ini 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. Cataton 30 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlan beban kerugian penurunan nila untuk rnasing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pernbiayaan, 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : 2) ancian dan jumlah Pendapatan lainnya, b) ancian dan jumlah Beban lainnya. €) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (Ll) biaya pinjaman mekputi: Catatan J1
Page 63 OCR 0.862
Pane G3 of 84 (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v Sektir, Ib) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku, dan v (Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: v (2) biaya keuangan lainya yang terjadi dari transaksi Instrumen kevangan meliputi: (a) rugi penurunan nilar dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, 2g (d) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba v rugi: dan (C) amortisasi prerm/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung v nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama v yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v | 18)| Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan | v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah # Yang harus diungkapken antara lsin ringian jumlah berdasarkan jenis, 19)| Pendapatan Komprehensif Lain | Yang harus dungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: | RP, b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, @) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprahensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Ke
Page 64 OCR 0.872
Pase Gd of 84 20) | Pajak Penghasilan bm 26 Yang harus diungkapkan antara lain : 8) komponen beban (penghasilan) pejak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: v (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v temporer dan pembalikannya: (a) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tari R7) pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi | beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: | (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan | v penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan | (2) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensir, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, | b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan V atau dikreditkan langsung ke ekuitas, | C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif | lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghastan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: | (t) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi | dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau | v (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: @) penjalasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada pertode akuntansi sebalumnya: | v () — juavah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak v tangguhan dalam laporan keuangan:
Page 65 OCR 0.885
1 ul » k) m) m 9) Pi Pase 65 of 84 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (4) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (4) jumlah aset dan liabilktas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dan kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebalum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labditas dalam laporan keuangan, wralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tengguhan praakussisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apatsa manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dan kombinasi bisnis | tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (L) penggunaan aset pajak tongguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lobih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kana pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kai atau periode sebelumnya yang | Sat
Page 66 OCR 0.871
Page 66 of'84 mengakbatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain ! a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v Gan dilusian, dan rekonsiliasi junvah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat @atribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumiah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam w penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dari rekonsiliasi penyeDut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak indinduat dari setiap jenis Instrumen yarg mempengaruhi laba per saham, C) instrumen (termasuk saham yang dapat derbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, G) penjelasan transaksi Saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, X selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah penode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dirnuksud terjadi sebelum akhir penade pelaporan: den | ef laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, V 22) Transaksi Pihak Berelasi (Catatan 34 | Yang harus diungkapkan antara lain: La) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang | jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu rnilar rupiah) untuk transaksi dengan v Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebah dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi 5. dengan entitas bereiasi, b) terkait dergan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaks v Gan saklo dengan pihak dimaksud: | c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk kornitmen, yang diperlukan untuk rmemahanv potensi dampak hubungan tersebut Men
Page 67 OCR 0.850
Page 67 of 4 3 3) dalam laporan keuangan, paling kurang: (t) jurnlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban berkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atav Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (Ba) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian goransi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilsi, jika dilakukan pembentukan: pengungkapan yang disyaratkan sebagarmana dimaksud dalam huruf a) dan bj dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, entitas) (3) entitas anak: (8) entitas asosiasi, (S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya) dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada mnasing- masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) imbalan pascakerja, (9) wnbotan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham, untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (I) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: ST. ST et Manajemen berkeyakinan tidak| kada penurunan nilai
Page 68 OCR 0.867
Page 68 of 84 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, “ signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Catatan 36 a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata vang fungsional, v b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v Galam mata vang fungsional, y (2) posisi neto dari aset dan Watxlitas moneter dalam mata uang asing: (3) rinaan kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: y (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalarn lsba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang Pe timbul peda instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : @) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk Suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi y penurunan misi, (2) jumlah rugi penurunan rilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi v penurunan nilai, | (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamaya v tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, ta) poodwiF yang telah diakui rugi penurunan nilainya, v (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama penode tersabut: dar v (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. | “
Page 69 OCR 0.850
Pane 69 or &4 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu B2) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang barus diungkapkan antara lain : (1) sitat dan alasan perubahan estimasi akuntansi) y (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pede pericde berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah “v dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus v diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan perubahan kebijakan akuntansi: v (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal Pr" dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v (5) laba per saham dasar dan dilusian: (9) juntah penyesuaian yang terkat dengan perxxle-perinde sebelum periode yang | v disajikan. Dalam bai tdak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya) gan 4 (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk peroge-penode sebelum periode-periode tersebut | v Gisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (ti) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk satiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apatxla penyajian | kembali retrospektif tidak praktis, | han
Page 70 OCR 0.841
Pawe 70 of 84 26)| Kombinasi Bisnis | a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) — nema dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, (2) tanggal akuiskij “ (3) biaya terkait akussisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, v periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (a) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, ng (S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul: (7) Nilai wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: v (B) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: la) jumlah yang diakui padi tanggal akuisisi, v (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: 2 dan (c) estimasi kisaran hasil (tdak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok psutang lain, yaitu sebagai berikut: v fa) Nilai Wajar piutang, v (D) jumlah piutang bruto kontraktual, dan | Pri (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akusisi untuk setiap kelompok utama Aset v yang diperoleh dan Liabiitas yang diambil alih (d1) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: fa) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus ketus sumber daya ekonomi terjadi: v (B) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal v
Page 71 OCR 0.881
Page TI of 84 (12) 143) 114) (15) diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumian Aset yang telah diakut untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karana Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (B) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait parikatan dan kontyensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, setiap kombenasi bisnis dimana pihak pengakutsisi merruliki kurang dari 10095 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakutsisi pada tanggal akursisi: ta) jumlah don kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang dlakw pada tanggal akussisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang @lokutsisi yong diukur pede Nilai Wajar, dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: Ca) Nilai Wajar pada tanggal akusisi atas kepentingan ekuitas pshak yang Giakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal Bkuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dani kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakussisi sebelum kombunasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komgrehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: 116) Informasi sebagai benkut: Ca) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensf pada periode pelaporan: dan (b) perdapatan dam laba atau rugi dani entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.848
Page T2 Of 84 kombinasi bisris yang terjadi selarna tahun berjalan telah dipertutungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: I1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesal untuk Aset, Liabvitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: v la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan tc) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian penode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap pericge pelaporan setelah tanggal akuissi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas bset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas mmbalan kontinjensi atau Tiabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan LA yang umbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak dediskonto) dan alasan v perubahan tersebut, dan (Cc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur v imbalan kontinjensi: (3) Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: v (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwit pada awal dan aktur perlode pelaporan: (5) jumlah den penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset terkientifikasi yang diperoleh atau Ilabiitas yang Pn diamtil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelapcran berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atdu kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami v laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C| pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan :
Page 73 OCR 0.866
Pave 73 of84 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (d4) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setora Kas pada entitas anak atau bisnis Isinnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (8) jumlah aset dan Ilabditas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtsarkan berdasarkan kategori utamanya. . ta. 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : 3) pengungkapan pada level segmen) (4) Informasi umum, yang terdini dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) informasi mengenas laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segrmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas seamen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalarn laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dan pelangoan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan ekstemal yang diatribusikan kepada: IL negara domisili Perusahaan: dan I. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan, Dalam hal pendapatan dani suatu negara asng secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatrihusian pendapatannya kepada negara Catatan 38
Page 74 OCR 0.881
Page 74 01 84 tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |, negara dornisili Perusahaan: dan v IL mus negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset, v Dalam hal aset dan suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informesi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: fa) fakta) (b) total pendapatan dari setap pelanggan, dan v (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. v 28) | Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uralan tentang alasan operasi dihentikan: v (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan Pi yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabiltas operasi | yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari | aset bdak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuti SAK yang berlaku. v | b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang | dinentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: | (2) pendapatan, beban, Gan laba stau rugi sebelum pajak dari operasi yang | dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan v | (b) laba setau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah v | dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasian yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan # pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan | (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan v | yang dapat diatribusikan pada perrulik entitas induk, J
Page 75 OCR 0.851
Page 75 of 84 Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat 3) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk hndung nilai atau tujuan lainnya (non Ilndung nilai), seoerti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkepkan untuk setisp kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilsi dan kelompok non lindung nilai: (1) hekikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Uatilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya, C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi urtuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung rulai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung ilsi: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung mai, disebutkan tujuannya. HM KK UKK . 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Nabilitas keuangan antara lam: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dergan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, Catatan 35 31) Dividen Yang harus diungkepkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah @deklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pernilik peda pericde pelaperan b) jumlah utang dividen untuk: Catatan 25
Page 76 OCR 0.861
Page 7G Of B4 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: v v Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetar sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Y diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir pericde pelaporan: dan v 0) jurnlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui, 32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari kablitas kontinjensi dengan jumlah kabilitas kontinyensi lainnya v secaro terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam v Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan v bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan @) dalam bal Ventura Bersama digkui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan v (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Nabilitas jangka pendek, v Iabiltas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33)| Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkatan yang meliputi: Ia) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan kisensi, diungkapkan: I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Hi, periode berlakunya perikatan, Ii, dasar penentuan kompensas dan denda: Iv, Jumlah beban atau pendapatan pada penode pelaporan, dan | V. pembatasan-pembatasan kainnya: | (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan: Catatan 37 tb RX
Page 77 OCR 0.832
Page 77 Oo 84 | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Ti, periode berlakunya perikatan, IX. wlai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah direalisasi: dan iv. Sanksi-sanksi, BN (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (3) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (8) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (cs) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) urajan mengenai sifat jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi v dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokek dan dendi atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau v banding): (4) peristiwa kontinjensi Isinnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Nabiltas kontinjensij V (D) estimasi dari dampak keuangannya: “ (C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus “ Te AM Tn Ka nu
Page 78 OCR 0.864
Paya 18 Of 84 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34)| Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan habilitas dari masing-masing pihak dalarn kerjasama, @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan F) Isi perubahan perjanjian, jka ada. Te KLM 35)| Manajemen Risiko Keuangan Catatan 35 8) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan nsiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh v t2mpo atau tidak mengalani penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: (8) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan v (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana v entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabei risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. “v b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jens nsiko yang timbul dan instrumen keuangan. V 36)| Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: V | (4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan |
Page 79 OCR 0.847
Page 79 of 84 posisi keuangan, (2) Posisi CAR rrinimum berdasarkan peraturan Bank Indenesiai dan V (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. v b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal v laporan posisi keuangan, v (2) Possi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, P3 (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana v pihak ketiga di bank, d) Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang “ meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana, 37)| Kuasi-Rcorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraran mengenai kegiatan kussi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham v setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: v 6) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan labilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan €) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi, v v 38)| Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : @&) formasi kuahtatif tentang tujuan, kebwjakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
Page 80 OCR 0.882
Page 80 of 84 permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan Oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola parmodalannya: &) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. £ 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, Catatan 39 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : Ba) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, Ch jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelampok. Opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: H penentuan Nilai Wejar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (L) opsi yang diberikan selama suatu penode, rata-rata terumkbang Nilai Wajar |
Page 81 OCR 0.851
Page 81 of 84 Opsi tersebut pada tanggal pengukuran Gan informasi tentang bagairnana Nilai Wajar tersebut diukur: dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberkan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): Gg) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 4t) Khusus Industri Asuransi: 2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang barus diungkapkan antara lain : (4) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvatilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, PS 3 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syanah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: €) Rincian Aset, babilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syanah, dan d) Zakat. «. .&x.« 43) Informasi Penting Lainnya Yang barus diungkapkan antara lain sifat, jervs, jumlah dan dampak dari: 3) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: €C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan €) Peristiwa atau keadaan yang mempengarulh kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : @) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), Pa Ba aa
Page 82 OCR 0.857
Page 82 of 84 Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman P) kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kesong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, 3 &) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi | v yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui | peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, | maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: | v (LI) tanggal terjadinya, (2) silat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi v tersebut tidak dapat dibuat. 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait engan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: 8) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan ketxjakan akuntansi, €) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan & Catatan 42 KK LK
Page 83 OCR 0.873
Page 83 0184 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47) Reklasifikasi a) Oalam hal Perusahaan mengubah penyajien atay pengkissifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat rekdasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi. b)- Oalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak rmereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) silat penyesuaian yang akan dilakukan jka jumlah tersebut direklasitikasi. 18) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan Inal-hal sebagai | berkut: ah) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakut. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain 8) Ketentuan ini bertaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selbin SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus dungkapkan antara lain: (4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprahensf beserta penjelasannya. C) Oalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otontas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara |
Page 84 OCR 0.797
Pane 84 of 84 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalem laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurdah dan dampak dari peristiwa atau keedaan tertentu yang mempengaruhi kinerje perusahaan, seperti peristiwa/ksadaan yang mempengarutn kelangsungan hidup perusahaan, Jakartar28 Maret 2024 Maka 4 Beko Bagan Kiaaya ono Widjaja
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT ACE Hardware Indonesia
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf
p.1
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
unresolved
org
Bank Indenesiai
p.79
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.