Skip to content
Back to announcement

20240328_BTPN_Laporan Informasi dan Fakta Material_31620515_lamp2.pdf

Other Text extracted BTPN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
BAHASA INDONESIA

SIARAN PERS
Untuk disiarkan segera


              Hasil Jenius Study Ungkap Perilaku Masyarakat Digital Savvy
                        selama Ramadan dan Jelang Idulfitri 2024

Jakarta, 26 Maret 2024 - Bulan Ramadan yang penuh kebaikan disambut hangat oleh segenap masyarakat
di Indonesia, termasuk masyarakat digital savvy. Berbeda dengan tahun lalu yang masih dalam suasana
pasca pandemi, kini masyarakat digital savvy terlihat lebih berani untuk melakukan berbagai kegiatan saat
Ramadan; seperti membuka bisnis, liburan, hingga renovasi rumah. Perilaku ini pun menciptakan
pergeseran cara masyarakat digital savvy dalam mengelola Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun ini
dibanding 2023, khususnya dari alokasi untuk pengeluaran, menabung, dan investasi.

Menjelang momen Idulfitri kali ini, Jenius, solusi life finance dari Bank BTPN, meluncurkan sebuah survei
bertajuk “Jenius Study: Perilaku Masyarakat Digital Savvy selama Ramadan & Jelang Idulfitri 2024”
yang dilakukan pada 28 Februari–18 Maret 2024. Survei ini melibatkan 233 responden berusia 17–40
tahun dari berbagai wilayah Jabodetabek dan non-Jabodetabek (Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang,
Medan, Palembang, Makassar, Manado, hingga Aceh).

Hasil dari Jenius Study tersebut memperlihatkan gambaran bagaimana perilaku masyarakat digital savvy
tahun ini yang fokus dalam menciptakan Ramadan yang lebih bermakna dengan meningkatkan kualitas
ibadah, mengatur THR dengan lebih baik serta mempererat silaturahmi dengan berkumpul bersama
keluarga.

Febri Rusli, Digital Banking Partnership Head Bank BTPN menjelaskan, terdapat pergeseran alokasi THR
pada tahun 2024 dibanding dengan 2023. “Pada Ramadan tahun ini, kami melihat adanya pergeseran
alokasi THR dari masyarakat digital savvy dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu, mayoritas
digital savvy (41%) fokus menabung THR, sementara 40% menggunakan THR untuk belanja kebutuhan
Ramadan, dan 19% lainnya memilih menginvestasikan THR mereka. Kini, alokasi THR untuk belanja
keperluan Ramadan naik 12% menjadi 52%, sedangkan porsi menabung dan berinvestasi masing-masing
mencapai 29% dan 19%,” tambah Febri.

Perubahan cara mengelola THR tersebut pun sejalan dengan 58% masyarakat digital savvy yang merasa
pengeluaran mereka berpotensi meningkat di Ramadan tahun ini. Adapun alokasi pengeluaran tersebut
meliputi membeli baju baru (43%), mudik (30%), zakat dan sedekah (30%), membeli makanan sahur dan
buka puasa (29%), serta acara buka puasa bersama (29%). Selain untuk keperluan Ramadan, masyarakat
digital savvy juga menggunakan THR untuk melunasi cicilan/utang, modal bisnis, liburan, renovasi rumah,
dan beli gadget/barang elektronik.

         PT Bank BTPN Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan merupakan peserta penjaminan LPS.
                                                                                                                                              1
Page 2
Lebih lanjut, masyarakat digital savvy juga berupaya mengantisipasi kebutuhan ekstra dengan memilih
opsi pinjaman. Dibandingkan tahun lalu, jumlah masyarakat digital savvy yang memilih opsi pinjaman
meningkat sebesar 13%. Menurut hasil survei, sebanyak 35% dari mereka berencana mengambil pinjaman
selama bulan Ramadan 2024 untuk berbagai keperluan, termasuk persiapan menyambut Lebaran (60%),
modal usaha (46%), dan renovasi rumah (18%).

Sejalan dengan kebutuhan dan perilaku masyarakat digital savvy tersebut, Jenius Study juga turut
memperlihatkan lima fitur Jenius favorit masyarakat digital savvy untuk membantu pengelolaan keuangan
mereka selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri, yaitu Flexi Cash, Jenius QR, Jenius Paylater, Kartu
Kredit Jenius, dan Kartu Debit Jenius.

“Jenius punya fitur yang lengkap untuk membantu masyarakat digital savvy mengelola berbagai
kebutuhan finansial, termasuk dalam mengatur cash flow. Salah satunya ada Flexi Cash, dana fleksibel
dengan limit hingga Rp200 juta yang dapat dicairkan sesuai kebutuhan. Kami juga menyediakan Jenius
Paylater untuk kebutuhan transaksi harian yang dapat dibayar pada bulan berikutnya. Teman Jenius juga
dapat memanfaatkan Kartu Kredit Jenius untuk mengatur cash flow dengan limit yang bisa dikelola sesuai
kebutuhan,” tutup Febri.

#UnthinkableRamadan 2024
Untuk menciptakan momen Ramadan yang lebih bermakna, Jenius menghadirkan beragam promo
menarik yang dapat dinikmati oleh teman Jenius hingga 10 April 2024. Mulai dari potongan harga khusus
hingga penawaran istimewa. Promo-promo ini dirancang untuk memberikan kemudahan dalam
memenuhi berbagai kebutuhan selama bulan Ramadan.

Nikmati potongan dan harga spesial di berbagai restoran dan layanan makanan seperti GrabFood,
HokBen, Kopi Kenangan, Shihlin, dan Kintan Buffet untuk pengalaman santap yang lezat. Bagi yang sedang
merencanakan perjalanan mudik atau berlibur, Jenius juga memiliki promo travel dari GrabBike dan Tiket
KAI untuk memudahkan perjalanan teman Jenius. Tersedia juga promo-promo lifestyle dari XXI, GrabMart,
MAP Club, hingga Informa.

Selain itu, Jenius juga berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa menghadirkan program “Extra Donasi”
untuk mengajak teman Jenius berbagi kebahagiaan dengan sedekah paket sahur dan buka puasa di bulan
Ramadan yang penuh berkah ini. Setiap donasi satu paket sahur dan buka puasa senilai minimal Rp30.000
di Dompet Dhuafa menggunakan Jenius Pay, Jenius akan menambahkan ekstra donasi sebesar Rp30.000.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati penawaran spesial dan kesempatan berbagi bersama
Jenius, informasi lebih lanjut dapat diakses pada http://jenius.cc/ramadan. Bersama Jenius, mari rayakan
bulan Ramadan dan Idulfitri 2024 yang unthinkable!



         PT Bank BTPN Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan merupakan peserta penjaminan LPS.
                                                                                                                                              2
Page 3
                                                                         ***

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
PT Bank BTPN Tbk
Andrie Darusman – Communications & Daya Head
Telp: 021-30026200
Email: andrie.darusman@btpn.com atau corporate.communications@btpn.com

Hill & Knowlton Indonesia PR Agency
Aderistya Noviasari - Senior Media Relations
Telp: +62-821 1230 4314
Email: ade.ristya@hillandknowlton.com

Sekilas tentang BTPN
PT Bank BTPN Tbk. (Bank BTPN) merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha Bank BTPN (sebelumnya bernama PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). Bank BTPN memfokuskan diri melayani
segmen mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas prasejahtera
produktif; segmen consuming class; serta segmen korporasi. Fokus bisnis tersebut didukung unit-unit bisnis Bank BTPN, yaitu
BTPN Sinaya – unit bisnis pendanaan, BTPN Purna Bakti – unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan, BTPN Mitra Usaha
Rakyat – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro, BTPN Mitra Bisnis – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha
kecil dan menengah, BTPN Wow! – produk Laku Pandai yang fokus pada segmen unbanked, Jenius – platform perbankan digital
untuk segmen consuming class, serta unit bisnis korporasi yang fokus melayani perusahaan besar nasional, multinasional, dan
perusahaan-perusahaan Jepang. Selain itu, Bank BTPN memiliki anak usaha yaitu BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari
komunitas prasejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang berkelanjutan dan
terukur, Bank BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah sehingga
memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik.




           PT Bank BTPN Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan merupakan peserta penjaminan LPS.
                                                                                                                                                3

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.24 MB
Published28 Mar 2024
Pages3
Characters8,127
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Bank BTPN Tbk p.1 ×10
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×3
unresolved org Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk p.3 ×2
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result