Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2023-VINS-att3.pdf

Other Text extracted VINS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 15

Page 1 OCR 0.940
victoriaskinsurance

Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Sesuai Ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017
Tentang :
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, Dan Perusahaan Publik

Laporan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Tahun 2023

PT. Victoria Insurance, Tbk
Gedung BIP, Lt. 3A
Jl. Gatot Subroto Kav. 23
Jakarta Selatan 12930
Indonesia

Jakarta, 26 Maret 2024
Direktur,

Suwandi Suharto
Direktur Utama
Page 2 OCR 0.876
STRATEGI KEBERLANJUTAN

PT Victoria Insurance berkeinginan untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat serta untuk
mengembangkan implementasi keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan visi dan misi kami. Keinginan
untuk turut serta mensukseskan pencapaian target dengan menyusun inisiatif dan rencana strategis dalam
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). RAKB menjadi acuan dalam penerapan keuangan
berkelanjutan di PT Victoria Insurance agar dapat berjalan efektif.

Penyusunan RAKB merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik serta
Pedoman Teknis bagi Bank Terkait Implementasi POJK No. 51/ POJK.03/2017 yang dikeluarkan oleh

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

IKHTISAR KINERJA ASPEK KEBERLANJUTAN

A. Tata Kelola Keberlanjutan

Uraian

Indikator

Pencapaian

Kesetaraan dalam | Proporsi perempuan dalam
kesempatan bekerja | posisi Manajerial.

1. Perusahaan memiliki 3 Direktur, dengan
1 Direktur perempuan.
2. Perusahaan memiliki 7 Manager, dengan
2 Manager perempuan.

Komunikasi dan | Perilaku Anti Korupsi BOD, BOC dan para Manager telah
pelatihan Anti mengikuti seminar Anti Korupsi.
Korupsi

B. Aspek Ekonomi 3 Tahun Terakhir

Profit (loss) and Comprehensive Income

Uraian YoY,
Description 2022 2021 2023 - 2022 Trend
(»)

Pendapatan 58.097 42.653 45.012 36,5196 1
Beban Langsung 51.819 33.502 33.331 57,4596 Ng
Laba Sebelum Pajak 6.278 9.150 11.680 -40,1346 N
Manfaat (Beban) Pajak Tax Benefit 201 (487) 629 58,731 1
(Expenses)
Laba Tahun Berjalan 6.479 8.663 12.309 -25,2146 N
Total Penghasilan K hensif
kain Data Mala (32.s20)| (s776e)| 49.012 | -43 715 Y
Jumlah Laba Komprehensif (26.041) | (49.103) 61.323 -44,94I6 NN
Laba per Saham (dalam rupiah) 4,44 5,93 8,43 -25,134 NN

ta)

Page 3 OCR 0.886
C. Aspek Lingkungan Hidup
1. Kertas
Mengurangi pemakaian kertas pada kegiatan operasional perusahaan termasuk layanan bagi klien,
antara lain :

1.1. Tidak lagi menggunakan faksimili, surat menyurat dilakukan dengan menggunakan email.

1.2. Paperless : Disposisi dan distribusi surat menggunakan dokumen elektronik/digital.

1.3. Digitalisasi dokumen.

1.4. Memaksimal pemakaian kertas yang dapat dipergunakan kembali untuk memo internal,
draft surat, dil.

1.5. Mengurangi penggunaan tissue dengan pemasangan hand drier di restroom.

2. Plastik
Mengurangi pemakaian kemasan plastik di lingkungan kantor dan himbauan kepada seluruh
karyawan perusahaan untuk mengurangi pemakaian kemasan plastik di lingkungan tempat tinggal,
antara lain :

2.1. Penggunaan air yang difiltrasi dengan teknologi Reverse Osmosis (RO) sehingga dapat
diminum dengan menggunakan botol minum isi ulang (tumbler).

3. Energy
Pengelolaan energi di kantor pusat yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dan
mencegah pemborosan energy, antara lain:

3.1. Terus dilakukan pengaturan penggunaan lampu dan komputer dengan cara memadamkan
lampu di zona kantor yang tidak ada kegiatan termasuk komputer

3.2. Penggantian lampu jenis TL dan essential menjadi lampu LED.

3.3. Terus dilakukan edukasi/sosialisasi penghematan energi dengan cara mematikan peralatan
listrik yang tidak digunakan (Mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan, pemasangan
signage pada toilet terkait penghematan air, dil)

Alasan Periode Sistim
Program Pemilihan Uraian alang Penanggung — Monitoring, Aan
Prioritas ? ,

Program Kegiatan Bai Aka Kemitraan) Jawab Evaluasi, dan n RAKB
Prioritas Mitigasi
1. Kertas Sl Melakukan

Penggunaan na tidak menuaunakan Team RAKB dan al
2 ah kertas bekas | Jan Des | SDM: Semua p

kertas bekas terpakai jumlah Terealisasi

. (two faces) | 2023 | 2023 | Karyawan
(berkelanjutan) Untuk pemakaian
2. Efisiensi penggonaan
internal.
Setiap Terealisasi
Pa Karyawan

Pengurangan Pm Annpokari Pengawasan

penggunaan plastik Kn Jan Des | SDM: Semua langsung oleh

k 4 ia kemasan Team RAKB

emasanplastic | dilingkungan | inum Isi 2023 | 2023 | Karyawan para
(berkelanjutan) | kantor. Ulang Manager.
(tumbler/mug/
gelas)

pa

Page 4 OCR 0.878
Memadamkan
3 | tampudan Feni tidak ada Pn PN asem Deen ana areas
2023 | 2023 | Karyawan para
komputer kegiatan Manager.
(berkelanjutan) termasuk sai
komputer.
Menggunakan
Efisiensi biaya | dispenser Melakukan
:. | dan efisiensi dengan system . monitoring
4 Penggunaan 3 tempat reverse So Dee || SDNGsarriai Team RAKB | dan evaluasi Terealisasi
minum . 5 2023 | 2023 | Karyawan 5
penyimpanan | osmosis untuk efisiensi
gallon. pemakaian air” biaya.
tanah.

D. Aspek Sosial
1. Perusahaan melakukan Pengembangan Kompetensi Karyawan yang merupakan aset sumber
daya yang penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha.

2. Literasi dan Inklusi Keuangan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat
dari produk dan jasa asuransi sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial
masyarakat.

3. Semua karyawan perusahaan dengan status pegawai tetap telah memiliki BPJS Ketenagakerjaan
dan Kesehatan.

IN. PROFIL PT VICTORIA INSURANCE TBK

Sekilas Perjalanan Tentang Perubahan Nama Perusahaan

Kn

/
1978 2010
1! Mer 1978 » ” Agustus 2010
PT Asuransi Aug Asia PT Victoria Insurance
1989 1993

30 November 1989 29 April 1993

PT Asuransi SUMMA PT Asuransi Umum Centris

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan VINS adalah bergerak dalam bidang
asuransi, yaitu menyediakan jasa asuransi umum, baik program standard maupun khusus, termasuk
asuransi kebakaran, asuransi kendaraan bermotor, asuransi alat berat, asuransi angkutan laut, asuransi
rekayasa, asuransi tanggung gugat, asuransi uang, asuransi kebongkaran, asuransi kecelakaan, dan
surety bond.

Pada tanggal 18 September 2015, VINS memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham VINS (IPO) kepada masyarakat.

13

Page 5 OCR 0.945
Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya selalu menjunjung tinggi nilai-nilai perusahaan
antara lain berkomitmen kepada tertanggung dengan berupaya terbaik untuk melindungi risiko
tertanggung, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, menghargai pegawai, mitra usaha, masyarakat
dan lingkungan, serta pengakuan dan penghargaan terhadap prestasi kerja.

Dalam kegiatan usaha dan pengambilan kebijakan, perusahaan juga senantiasa menerapkan prinsip-
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik yaitu keterbukaan, akuntabilitas, pertanggung jawaban,
kemandirian, kesetaraan dan kewajaran.

Komitmen

Perusahaan untuk Pelestarian Lingkungan dengan menerapkan Peraturan Otoritas Jasa

Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan dengan mengelola
Operasional perusahaan yang lebih ramah lingkungan.

Visi, Misi Dan Nilai Keberlanjutan

Visi

Menjadi Perusahaan Asuransi Umum Nasional yang sehat, kuat, efisien dan terpercaya.

A. Skala Usaha

Menjaga dan memelihara kepentingan Nasabah dengan memberikan pelayanan yang cepat
dan akurat.

Menyediakan produk-produk asuransi yang inovatif, kompetitif dan bermutu.

Fokus Pada Pelanggan

Komitmen kepada tertanggung. Upaya terbaik untuk melindungi risiko tertanggung,
memberikan janji dan menepatinya.

Integritas

Mematuhi ketentuan hukum yang berlaku dan kebijakan Perusahaan, dalam perkataan
dan perbuatan. Kejujuran, karakter dan perilaku etis sebagai pedoman tindakan yang
benar.

Penghargaan

Menghargai pegawai, mitra usaha dan komunitas. Komitmen atas perlakuan adil,
keberagaman, kepercayaan dan saling menghargai.

Mutu

Pengakuan dan penghargaan atas prestasi kerja. Komitmen untuk selalu melakukan yang
terbaik.

1. Total Aset, Liabilitas Dan Ekuitas

Posisi Keuangan (Rp Juta)
Financial Position (Rp Million)

Aset Lancar

Yoy
2022 2021 2023-2022 Trend
(2)
189.795 | 232.900 285.654 -18.514 v

14)
Page 6 OCR 0.805
Aset Tidak Lancar 53.140 64.146 70.934 -17.1896 N

Jumlah aset 242.935 297.046 356.588 “18.221
Liabilitas Jangka Pendek 27.226 33.485 35.458 -18.6916 1
Liabilitas Jangka Panjang 62.080 77.026 80.526 -19.4096 sh

Jumlah Liabilitas 89.306 110.511 115.984 “19.194 T
Ekuitas 153.629 186.535 240.604 -18.9496 Ss
Jumlah Liabilitas & Ekuitas 242.935 297.046 356.588 “18.214 Y
2. Jumlah Karyawan
Demografi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan (Orang)
Employee Demography based on Level of Position (People)
2022
Tingkat Jabatan
L P Jumlah L L P Jumlah K

Manajer 5 7 21,881 7 5 12 36,364
Staff 9 16 25 78,1296 7 14 21 63,64Y6

Jumlah 14 18 32 100,004 14 19 33 100,0016

L- Laki-Laki / P - Perempuan
Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan (Orang)
Employee Demography based on Education Level (People)
2022
Tingkat Pendidikan
L Pp Jumlah h L P | Jumlah K

Pasca Sarjana fo) 1 3,1396 0 1 1 3,036
Sarjana 12 12 24 75,0096 11 12 23 69,7096
Diploma 0 3: 3 9,3816 0 4 4 12,1256
SLTA 2 2 4 12,506 3 2 5 15,1596

Jumlah 14 18 32 100,0056 14 19 33 100,0016

L- Laki-Laki / P - Perempuan

IS)

Page 7 OCR 0.838
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian (Orang)
Employee Demography based on Employment Status (People)

Status Kepegawaian

2022

L P | Jumlah ki L P | Jumlah h
Permanen 10 S7: 27 84,381 9 19 28 84,854
Kontrak 4 1 5 15,6296 5 0 5 15,1596
Jumlah 14 18 32 100,0076 14 19 33 100,0096
L- Laki-Laki / P - Perempuan
Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia (orang)
Employee Demography based on Age Group (people)
Rentang Usia
L P Jumlah 4 L P Jumlah 1
250Th z 3 6 18,7596 3 4 7 21,215
41-50Th 6 2 8 25,004 5 3 8 24,2496
31-40 Th 2 4 6 18,7596 2 5 7 21,214
18 - 30 Th 3 9 12 37,5096 4 7 11 33,3396
Jumlah 14 18 32 100,005 | 14 19 33 100,0056
L- Laki-Laki / P - Perempuan
Demografi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin (Orang)
Employee Demography based on Age Group (People)
2022
Jenis Kelamin
Jumlah t Jumlah h
Laki-Laki 14 43,754 14 42,421
Perempuan 18 56,254 19 57,584
Jumlah 32 1001 33 10056

Persentasi Kepemilikan Saham Per 31 Desember 2023

PT. Victoria Investama, Tbk 72,95 Ko
Aldo Jusuf Tjahaja 0,74 X
Masyarakat 26,31 Ko

Isl

Page 8 OCR 0.938
WILAYAH KERJA DAN PETA OPERASIONAL

HOTLINE VICTORIA CALL :

162 21 1500 977
N
Kantor Pusat Kantor Pemasaran Surabaya
Graha BIP Lantai 3A Gedung Bank Victoria Lantai 3
Jl. Jend, Gatot Subroto Kav. 22-23 Jl. Raya Darmo No. 173 - Surabaya
Jakarta Selatan 12930, Indonesia Telephone : 031-567 8023 /031-567 8040
Telephone : 021-5099 2940 Facsimile : 031-567 8156

Facsimile : 0221-5099 2941

Kegiatan Usaha

Sesuai pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah menjalankan kegiatan

usaha di bidang asuransi kerugian. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dapat melaksanakan

kegiatan usaha utama sebagai berikut:

1. Menjalankan usaha di bidang asuransi kerugian, termasuk menerbitkan polis-polis:

2. Menerima pembayaran premi-premi dalam hubungannya dengan polis-polis atau kontrak-kontrak asuransi:

3. Menetapkan atau-membayarkan tuntutan-tuntutan atau polis-polis atau-kontrak-kontrak asuransi yang
dikeluarkan atau yang diadakan oleh Perseroan:

4. Menjalankan setiap kegiatan dan usaha yang sesuai dengan maksud dan tujuan dan melakukan usaha-usaha
dalam pengertian seluas-luasnya dengan cara dan bentuk sebagaimana disyaratkan, dengan tidak
mengurangi ketentuan peraturan negara Republik Indonesia.

Perseroan menyediakan jasa asuransi umum (baik program standar maupun khusus) kepada pelanggan di
berbagai sektor, yaitu multifinance, perbankan, badan usaha milik negara, swasta dan individu. Jasa asurans
yang disediakan Perseroan meliputi :

Asuransi Harta Benda
Asuransi Kendaraan Bermotor
Asuransi Kecelakaan Kerja
Asuransi Rekayasa

Asuransi Uang

Asuransi Pengangkutan

PDUSUNDp

7
Page 9 OCR 0.957
Jasa asuransi tersebut dibagi dalam 5 kelompok segmen:

1.

PN

Segmen asuransi properti:

Segmen asuransi pengangkutan,

Segmen asuransi kendaraan bermotor,

Segmen asuransi kecelakaan dan kesehatan: serta

Segmen lain-lain, yang meliputi : rangka kapal, tanggung gugat, rekayasa dan aneka

Keanggotaan Asosiasi

Nama Asosiasi Skala Asosiasi Posisi
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAU!) Nasional Anggota
Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) Nasional Anggota

IV. PENJELASAN DIREKSI

A. Kebijakan Terhadap Tantangan Dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan

Sebagai salah satu penyedia layanan Jasa Keuangan Asuransi Kerugian, Perseroan memiliki
tanggung jawab untuk menciptakan layanan keuangan yang berwawasan sosial dan lingkungan.
Layanan akan difokuskan pada upaya untuk mendorong tumbuhnya kegiatan usaha yang
memperhatikan pengelolaan risiko sosial dan lingkungan sebagai bagian terintegrasi dengan
pengelolaan aspek ekonomi. Perusahaan akan bekerja sama dengan LSM Pemerhati Lingkungan
dalam pendanaan kegiatan lingkungan (Pembelian bibit tanaman untuk penghijauan, penyediaan
air bersih, pengolahan sampah dan lain-lain)

Perseroan memahami bahwa lingkungan eksternal Perseroan memberikan kontribusi tersendiri
bagi kelangsungan usaha Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten dan
berkelanjutan melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial yang meliputi Aspek Lingkungan
Hidup, Aspek Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan, Aspek Ketenagakerjaan, Kesehatan dan
Keselamatan Kerja, Aspek Nasabah. Kegiatan CSR yang dilakukan Perseroan diharapkan dapat
menciptakan interaksi harmonis antara Perseroan dengan masyarakat serta pemangku
kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Perseroan mendukung program pemerintah terkait lingkungan hidup dengan terus berupaya
mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan operasional Perseroan. Pelaksanaan tanggung
jawab perseroan terhadap lingkungan diantaranya melalui:

1. Penghematan energi, air dan listrik dilingkungan kantor.

2. Pelaksanaan program paperless melalui penggunaan kembali kertas layak pakai untuk
fotokopi dan pemanfaatan teknologi, seperti pemindahan (scanning) dan email dalam
kegiatan surat menyurat, dan

3. Mengupayakan penggunaan material yang ramah lingkungan.

Penerapan Keuangan Berkelanjutan

Tantangan penerapan prinsip keuangan berkelanjutan di tahun 2022 adalah pelambatan
pertumbuhan ekonomi terdampak. Namun demikian, kami optimis bahwa kebijakan pemerintah
untuk meningkatkan perekonomian melalui stimulus fiskal dan moneter akan memberikan
prospek yang lebih baik bagi industri asuransi dalam menerapkan keuangan berkelanjutan periode
selanjutnya. Selain itu, perusahaan juga mengalami tantangan dalam hal pengukuran dampak
kegiatan CSR kepada masyarakat sehingga menyulitkan untuk mengetahui tingkat keberhasilan
program yang dipilih. Namun demikian, perusahaan berencana untuk menjalin kemitraan dengan
pihak terkait dan melakukan survei lapangan untuk dapat mengukur manfaat dan mengevaluasi
ketepatan program yang dilaksanakan.

18)

Page 10 OCR 0.942
PENGHARGAAN 2023

Tanggal Nama Penghargaan Diberikan Oleh

18 September 2023 Best General Insurance 2023 untuk kelompok | Media Asuransi
Ekuitas Rp100 miliar — Rp200 miliar

C. Strategi Pencapaian Target
Prospek Usaha |

Ada sejumlah faktor yang membuat industri asuransi Indonesia diprediksi tetap tumbuh di tahun-
tahun mendatang yang merupakan Prospek Usaha dari Perseroan yaitu:

1. jumlah penduduk indonesia yang terus tumbuh dari tahun ke tahun, dan disertai dengan
meningkatnya taraf hidup masyarakat, merupakan pangsa pasar yang cukup menggiurkan
bagi industri asuransi,

2. taraf hidup masyarakat yang semakin baik, menyebabkan tumbuhnya kesadaran atas
kebutuhan perlindungan atau proteksi akan harta benda dan kepentingannya:

3. Meningkatnya citra industri asuransi yang semakin membaik, sehingga memberikan rasa
keamanan dan kenyamanan kepada para nasabah, turut memberikan andil terhadap
pertumbuhan industri asuransi.

Sebagai perusahaan asuransi yang menjual produk asuransi kendaraan bermotor dan properti,
Perseroan mencermati juga pergerakan industri kendaran bermotor dan sektor perumahan.
Perkembangan industri otomotif nasional yang semakin membaik dengan meningkatnya
penjualan kendaraan bermotor dimana kendaraan yang dijual membutuhkan perlindungan
asuransi kendaraan, memberikan peningkatan penjualan produk asuransi kendaraan bermotor
Perseroan.

Sementara pertambahan jumlah penduduk yang meningkat, yang membutuhkan rumah tinggal,
dimana rumah tinggal tersebut membutuhkan perlindungan asuransi kebakaran, memberikan
kontribusi penjualan produk asuransi kebakaran bagi Perseroan.

V. KEBIJAKAN TATA KELOLA KEBERLANJUTAN

a. Uraian Tugas/Fungsi

1. | Direksi & Dewan Komi: Memberikan arahan dan kebijakan Pengawasan
EA PIC Bagian Keuangan Aspek keuangan yang berkelanjutan Ketua

& PIC Bagian Tehnik Aspek produk asuransi Anggota

4. | pic Bagian IT Aspek digitalisasi Anggota

5. Risk Management Aspek strategi implementasi risk management Anggota

6. | Compliance Aspek kepatuhan terhadap peraturan & perundang-undangan | Anggota

6. | picseai Aspek pengawasan langsung Anggota

19)

Page 11 OCR 0.960
b. Pengembangan Kompetensi

Penerapan prinsip keuangan keberlanjutan tentu saja memerlukan pengetahuan yang baik dari
penanggung jawab keuangan berkelanjutan sehingga mereka mampu menyelesaikan tugas nya
dengan baik. Untuk itu, perusahaan mengikutsertakan para penanggung jawab penerapan keuangan
berkelanjutan dalam kegiatan pelatihan dan pendidikan, baik yang diselenggarakan oleh internal
maupun eksternal.

Cc.

Prosedur Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dan Pengendalian Risiko
Di awal tahun 2022, Perusahaan telah mengidentifikasi risiko yang akan dihadapi serta berupaya

untuk mengelola dan memitigasi risiko tersebut sehingga efek yang timbul akibat risiko tersebut
dapat diminimalisir. Berikut adalah risiko dan upaya pengelolaan risiko yang dilakukan oleh
Perusahaan di tahun 2022:

1

Risiko Asuransi

Risiko utama yang dihadapi Perusahaan terkait dengan kontrak asuransi adalah perbedaan
antara jumlah klaim yang terjadi, manfaat yang dibayarkan dan waktu terjadinya klaim
dengan klaim up premi yang diprediksikan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi,
tingkat keparahan (severity) dari klaim, manfaat aktual yang dibayarkan, dan perkembangan
dari klaim jangka panjang. Oleh karena itu, tujuan Perusahaan adalah untuk memastikan
bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk memenuhi semua liabilitas tersebut. Eksposur
risiko yang terkait dengan kontrak asuransi dapat dimitigasi dengan melakukan diversifikasi
portofolio area geografis melalui pemilihan risiko dengan hati-hati dan implementasi dari
pedoman underwriting serta pengaturan program reasuransi.

Risiko Mata Uang Asing

Perusahaan terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yang timbul dari berbagai
eksposur mata uang, terutama terhadap Dolar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata
uang asing timbul dari transaksi komersial yang akan diselesaikan di masa depan serta
aset dan liabilitas yang diakui. Manajemen telah menetapkan kebijakan yang
mengharuskan Perusahaan mengelola risiko nilai tukarmata uang asing terhadap mata
uang fungsionalnya. Perusahaan diharuskan untuk melakukan lindung nilai seluruh risiko
nilai tukar mata uang asing. Untuk mengelola risiko nilai tukar mata uang asing yang
timbul dari transaksi komersial masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui, entitas
menggunakan kontrak berjangka, yang ditransaksikan dengan bank-bank yang telah
ditunjuk oleh Direksi.

Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi komersial yang akan diselesaikan di
masa depan atau aset dan liabilitas yang diakui didenominasikan dalam mata uang yang
bukan mata uang fungsional. Risiko diukur dengan menggunakan proyeksi arus kas.

Risiko Harga

Perusahaan terpengaruh risiko harga efek ekuitas, efek utang dan reksadana karena
Perusahaan memiliki investasi yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi dan tersedia untuk dijual dalam laporan posisi keuangan

Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, efek utang dan

reksadana Perusahaan melakukan diversifikasi portofolio. Diversifikasi portfolio dilakukan
sesuai dengan batasan yang ditentukan oleh Perusahaan.

(10)

Page 12 OCR 0.906
4.

5

Risiko Kredit

Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari
pelanggan atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Perusahaan
mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang
memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta memantau
kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.

Risiko Likuiditas .

Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus
kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Dalam pengelolaan risiko likuiditas,
manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap memadai
untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas.
Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual,
termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar
keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

Perusahaan senantiasa melakukan evaluasi atas pelaksanaan manajemen risiko dan memberikan
usulan perbaikan dalam mencapai peningkatan yang berkelanjutan di setiap proses lini yang
ada. Evaluasi tersebut meliputi penyesuaian strategi pengelolaan risiko yang terdiri dari proses
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko yang dilakukan oleh masing-
masing risk owner dan Bagian Pemantau Risiko dan dilaporkan kepada Direksi setiap semester
atau 1 (satu) tahun 2 (dua) kali. Penerapan sistem manajemen risiko secara efektif dan efisien
diharapkan dapat meningkatkan kepastian tercapainya tujuan Perusahaan. Perusahaan akan
terus melakukan perbaikan metode dan proses pengambilan keputusan terkait dengan sistem
manajemen risik

d. Pemangku Kepentingan dan Pelibatannya

No. Anisa Metode Peli Frekuensi Prioritas
Kepei
# RUPS @# Sekali setahun pentapalantargat
1 | pemegang Saham & Laporan Kinerja « Sekali setahun Ketan Berkelanjutan
@ RUPSLB @ Jika Diperlukan
# Media komunikasi untuk "
" : Kualitas layanan kepada
2 Tertanggung & Tertanggung Setiap saat apabila Tertanggung/Sumber
Sumber Bisnis “ Website perusahaan diperlukan biar
@ Kunjungan langsung
1 . Kebijakan dan strategi
3 Karyawan Key Performance Indicator (KPI) Dua kali setahun terkait Karyawan
 'lomertore Laporan penerapan keuangan Sekali setahun Pemenuhan
berkelanjutan penyampaian laporan

(11)

Page 13 OCR 0.956
VI.

KINERJA KEBERLANJUTAN
a. Membangun Budaya Keberlanjutan

c.

Prinsip-prinsip kode etik dan budaya Perusahaan, sebagai berikut:

1. Ketaatan terhadap peraturan Perusahaan.
Seluruh karyawan Perusahaan wajib untuk menaati peraturan Perusahaan yang
mengatur tentang kegiatan bekerja dan yang terkait dengan bidang ketenagakerjaan.

2. Ketaatan untuk menghindari benturan kepentingan.
Seluruh karyawan harus mengutamakan kepentingan bersama yang terkait dengan
kegiatan usaha Perusahaan.

3. Kewajiban untuk menjaga rahasia Perusahaan.
Seluruh karyawan tidak dibenarkan untuk memberikan informasi apapun terkait dan
atas nama Perusahaan tanpa izin sebelumnya dari pejabat yang berwenang.

4. Keberlakuan kode etik dan budaya Perusahaan bagi seluruh karyawan.
Kode etik dan budaya Perusahaan diberlakukan secara merata dan wajib dipahami
tanpa mengenal status dan jabatan.

Startegi Dan Perbandingan Antara Hasil Yang Dicapai Dengan Yang
Ditargetkan

Terlepas dari tantangan di tahun 2024, Perseroan tetap berupaya untuk mencapai target
yang ditetapkan melalui berbagai strategi yang sudah dicanangkan Perseroan setiap awal
tahun. Di tahun 2024, strategi Perseroan untuk tetap bertahan dan tumbuh berkelanjutan
adalah dengan melakukan diversifikasi sumber bisnis, memperluas Kerjasama dengan
intermediary, mengembangkan produk digital, meningkatkan kualitas SDM, dan
menyeleksi portofolio bisnis.

Strategi tersebut kami terapkan dalam rangka meminimalisir dampak risiko yang dapat
terjadi. Upaya kami dalam melakukan diversifikasi bisnis berjalan cukup baik. Hal ini dapat
dilihat dari sebaran sumber bisnis yang sudah mulai merata. Sementara untuk investasi,
kami lebih selektif memilih instrument investasi.

Selain itu, kami juga melakukan pengetatan dalam kebijakan underwriting dan penagihan
premi, dimana pencapaian hasil underwriting sebesar Rp 13.374 (dalam jutaan rupiah) dari
target sebesar Rp 15.000 atau 89,164 di tahun 2023.

Aset perusahaan sebesar Rp 240.452 (dalam jutaan rupiah) dari target sebesar Rp 278.14
atau 86,4596. Pencapaian pendapatan operasional sebesar Rp 20.438 (dalam jutaan rupiah)
dari target sebesar Rp 24.199 atau 84,4696. pendapatan operasional berasal dari hasil
underwriting dan hasil investasi.

Kinerja Sosial

1. Komitmen Atas Layanan Produk dan jasa :

a. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Perseroan senantiasa
mengutamakan kepuasan pelanggan atau nasabah dengan memberikan
layanan terbaik. Perseroan tidak hanya memberikan produk yang
berkualitas, tapi juga memberikan perlindungan maksimal kepada
pelanggan atau nasabah. Kebijakan pelayanan prima terhadap konsumen
senantiasa ditingkatkan dari tahun ke tahun dan diterapkan dalam bentuk
peningkatan pelayanan dan ketersediaan informasi tentang produk dan
jasa yang ditawarkan.

(12)

Page 14 OCR 0.962
Bentuk komitmen Perseroan terhadap pelanggan atau nasabah dilakukan
dengan menjaga relasi yang baik dengan pelanggan dalam jangka panjang
dengan memprioritaskan hak dan kewajiban pelanggan, serta
mengungkapkan informasi penting bagi nasabah. Perseroan juga
menindaklanjuti klaim secara tepat dan cepat, sesuai perjanjian yang
disetujui bersama, baik oleh Perseroan maupun nasabah. Perseroan juga
menerima dan menindaklanjuti setiap keluhan nasabah, baik melalui surat
elektronik, telepon, maupun surat melalui sekretaris Perseroan.

2. Ketenagakerjaan :

a.

Sebagai entitas usaha yang patuh terhadap peraturan dan perundang-
undangan yang berlaku, Perseroan tidak memiliki afiliasi terhadap suku,
agama, ras maupun golongan tertentu. Di samping itu, Perseroan juga
menolak bentuk-bentuk diskriminasi terhadap jenis kelamin atau gender
yang justru dapat menciptakan citra korporasi yang buruk bagi Perseroan.

Komitmen Perseroan ini dapat dilihat dari keterbukaan terhadap
rekrutmen dan promosi serta mutasi yang disesuaikan dengan penilaian
kinerja serta talenta dari masing-masing karyawan. Kinerja menjadi tolak
ukur utama atas penilaian Perseroan terhadap karyawan.

Perseroan memberikan kompensasi dan manfaat kepada setiap karyawan
sesuai dengan kontribusinya terhadap Perseroan. Kompensasi dan
manfaat ini ditujukan untuk memupuk loyalitas karyawan yang terdiri dari
gaji pokok serta tunjangan kesejahteraan yang nilainya disesuaikan dengan
golongan dan/atau jabatan masing-masing. Gaji terendah yang diterima
oleh pekerja yang baru masuk sekurang-kurangnya sama dengan upah
minimum di wilayah masing-masing unit kerja yang telah ditetapkan oleh
Pemerintah.

Setiap karyawan menerima jatah cuti yang disesuaikan dengan
skala/golongan masing-masing, sebagai berikut ini :

1. Cuti Tahunan: 12 hari kerja (untuk karyawan yang telah memenuhi
masa kerja satu tahun).

2. Cuti Bersalin/Keguguran: 1,5 bulan sebelum perkiraan kelahiran dan
1,5 bulan setelah melahirkan.

3. Cuti Bersama yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Selain cuti, karyawan juga berhak mengambil izin tidak
masuk kerja seperti izin sakit, izin haid, izin penting, serta izin
meninggalkan pekerjaan di luar tanggungan Perseroan.

Karyawan merupakan aset utama bagi Perseroan. Untuk itu, Perseroan
berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan suasana dan kondisi
yang aman dan nyaman bagi karyawan. Perseroan meyakini, penyediaan
lingkungan kerja yang aman dan nyaman akan berdampak positif pada
semangat, loyalitas dan dedikasi karyawan dalam bekerja. Selain
meningkatkan produktivitas kerja, kondisi tersebut juga akan memicu
kinerja karyawan menjadi lebih baik, yang pada gilirannya akan menaikkan
kinerja Perseroan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Perseroan telah
membentuk lingkungan kerja yang kondusif dengan cara sebagai berikut:

(13)

Page 15 OCR 0.953
1. Menciptakan dekorasi ruang dan pengaturan cahaya yang nyaman
bagi karyawan.

2. Merayakan momen-momen spesial seperti ulang tahun dan outing
karyawan.

3. Menyediakan fasilitas yang baik untuk dapat dinikmati karyawan.

d. Kinerja Lingkungan Hidup
Perseroan berkomitmen untuk turut andil dalam melestarikan alam serta lingkungan hidup
dengan memulainya dari kegiatan bisnis sehari-hari. Komitmen tersebut tertuang jelas
dalam bentuk kebijakan yang wajib memiliki ketentuan prosedur mengenai Analisa
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Selain itu, Perseroan juga berfokus pada penerapan, pemeliharaan, pengembangan,
perbaikan dan pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk meminimalisir dampak
negatif yang timbul sewaktu-waktu, memberikan dampak positif dan memanfaatkan
sumber daya alam secara bijaksana demi kepentingan generasi penerus di masa depan,
antara lain :

L
2

Penghematan energi, air dan listrik di lingkungan kantor.

Pelaksanaan program paperless secara berkesinambungan melalui penggunaan
kembali kertas layak pakai untuk fotokopi dan pemanfaatan teknologi, seperti
pemindahan (scanning) dan email dalam kegiatan surat-menyurat.

Mengupayakan penggunaan material yang ramah lingkungan.

Penggunaan dispenser dengan sistem reverse osmosis untuk air minum.

(14)

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.17 MB
Published28 Mar 2024
Pages15
Characters29,558
Text sourceOCR
OCR confidence0.916

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT. Victoria Insurance p.1 ×10
linked person Suwandi Suharto p.1
linked org PT. Victoria Investama p.7
linked person Aldo Jusuf Tjahaja p.7
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×4
possible person Gatot Subroto p.8
possible org negara Republik Indonesia p.8
unresolved org PT Asuransi Aug Asia p.4
unresolved org PT Asuransi SUMMA p.4
unresolved org PT Asuransi Umum Centris Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan p.4
unresolved org Bank Victoria p.8
unresolved org Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result