Back to announcement
20240328_SRSN_Penyampaian Bukti Iklan_31620474_lamp1.pdf
Other Text extracted SRSNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
EKONOMI KAMIS, 28 MARET 2024 7
SEKILAS
Bank BTPN Resmi
TMAS BAGIKAN
Akuisisi OTO dan SOF DIVIDEN 56%:
PT Bank BTPN resmi mengakuisisi dua Direktur Utama
perusahaan pembiayaan, yakni PT Oto PT TEMAS Tbk
Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto (TMAS) Faty
Finance (SOF) atau OTO Group. Khusumo (kanan)
Direktur Utama Bank BTPN Henoch bersama Komisaris
Munandar mengatakan, bergabungnya Independen Theo
perseroan sebagai pemegang saham Lekatompessy
baru merupakan sebuah langkah positif (tengah), Komisaris
agar OTO Group dapat menghadirkan Utama Harto
produk dan layanan pembiayaan yang Khusumo saat Rapat
semakin komprehensif dan semakin Umum Pemegang
relevan bagi masyarakat. Saham Tahunan dan
“Bergabungnya OTO Group ke eko- Luar Biasa (RUPST-
sistem Bank BTPN dapat mendorong LB) di Jakarta,
inovasi produk dan layanan agar sema- kemarin. Rapat
kin relevan, memberikan nilai tambah mengumumkan
dan mendorong terciptanya kehidupan pembagian
yang lebih berarti bagi semua pemangku dividen sebesar
kepentingan, terutama nasabah kami,” Rp8 per saham,
ujar Henoch di Jakarta, kemarin. total mencapai
Dengan penyelesaian akuisisi terse- Rp456.412.000.000.
but, komposisi kepemilikan saham OTO Atau sekitar 56% dari
dan SOF dimiliki Bank BTPN sebesar 51%, laba bersih tahun
PT Summit Auto Group yang merupakan buku 2023.
anak perusahaan Sumitomo Corporation MI/USMAN ISKANDAR
sebesar 34%, dan PT Sinar Mas Multiar-
tha Tbk sebesar 15%.
Ekonomi ke Depan
Pada kesempatan yang sama, Presi-
den Direktur SOF dan CEO OTO Group
Victoria Rusna menyampaikan, finalisasi
akuisisi itu merupakan pencapaian pen- Perbankan pada tahun
ting bagi OTO Group. Bank BTPN diharap- ini berusaha keras
kan dapat memotivasi OTO Group untuk
meyakinkan pasar untuk
masih Berkabut
terus bertumbuh secara berkelanjutan.
“Inovasi dapat menciptakan ekosistem optimistis agar pengusaha
pembiayaan yang lebih luas jangkauan-
nya kepada masyarakat, khususnya tak ragu segera
masyarakat daerah terpencil atau yang berinvestasi.
belum terjangkau layanan keuangan,”
ungkapnya. (Fal/E-2)
Fetry Wuryasti “Scoring di Himbara juga melihat kondisi secara umum masih ada, tapi tidak terlalu keuangan global,” katanya.
ekonomi melambat. Mungkin hitungannya kuat. Undisbursed loan (kredit yang belum Menghadapi tantangan tersebut, kebijakan
Hadapi Lebaran, fetry@mediaindonesia.com
H
agak beda dengan BI. Namun, Himbara ditarik) pada 2023 juga masih besar, hampir BI tetap fokus pada upaya menjaga stabilitas
BTN Siapkan IMPUNAN Bank Milik Negara hitungannya pertumbuhan ekonomi akan 13%, lebih tinggi dari 2022 yang 5%-6%. makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan
Uang Tunai Rp39,44 T (Himbara) menilai perekonomian di 4,8%-5,1% dengan baseline di 4,9%. Jadi Karena itu, sambungnya, di tahun ini dengan terus menjaga momentum pertum-
global dan domestik masih berka- sedikit lebih buruk ketimbang 2023 yang perbankan fokus untuk meningkatkan keya- buhan ekonomi nasional. Karena itu, kebi-
PT Bank Tabungan Negara (BTN) menja- but karena ketidakpastian yang 5,05%,” kata Solichin. kinan pasar agar pengusaha tak ragu untuk jakan moneter tetap diarahkan pada prosta-
min tercukupinya kebutuhan dana tunai masih tinggi. Perekonomian 2024 diprediksi Pelemahan ekonomi itu, ujarnya, dapat segera berinvestasi. bilitas, sedangkan kebijakan makroprudensial
nasabah menjelang dan sesudah Hari relatif tidak lebih baik dari 2023. dilihat dari konsumsi masyarakat yang terus diarahkan pada pertumbuhan ekonomi.
Raya Idul Fitri 2024 dengan menyiapkan “Di dalam negeri, ekonomi domestik juga ti- turun, utamanya pendapatan masyarakat Stabilitas sistem keuangan Terkait dengan ketidakpastian global, Juda
uang tunai senilai Rp39,44 triliun. dak terlalu terpengaruh oleh pemilu. Namun, segmen bawah yang terus tergerus. Padahal, Di kesempatan yang sama, Deputi Guber- menuturkan inflasi di negara maju sudah
Selain alokasi uang tunai, Corporate pasar merespons positif pilpres satu putaran pertumbuhan ekonomi Tanah Air masih nur Bank Indonesia Juda Agung mengatakan mencapai puncaknya. Suku bunga kebijakan
Secretary BTN Ramon Armando me- dan diharapkan investor menjadi tidak ragu bersandar pada konsumsi domestik sebagai stabilitas sistem keuangan saat ini meng- di Amerika Serikat (AS) diperkirakan mulai
ngatakan pihaknya juga melengkapi la untuk berinvestasi,” kata Sekretaris Himbara topangan utamanya. hadapi tiga tantangan besar, yakni masih memasuki fase penurunannya di semester
yanan BTN Mobile untuk memenuhi dan Ahmad Solichin dalam peluncuran buku Perbankan, sambung Solichin, juga men- tingginya ketidakpastian ekonomi dan pasar II 2024.
mempermudah kebutuhan transaksi Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) Ke-42 Bank dapat tantangan yang tak mudah. Himbara keuangan global, risiko digitalisasi keuangan, “Namun, ketidakpastian tentang waktu dan
perbankan para nasabah saat Lebaran. Indonesia (BI) di Jakarta, kemarin. melihat dana pihak ketiga (DPK) pada 2024 dan risiko terkait dengan transisi menuju besaran terhadap siklus pelonggaran mone-
“Kami berupaya agar nasabah BTN Merujuk pada data terkini, sambungnya, masih cenderung ketat, sejalan dengan per- ekonomi hijau. ter itu yang sering kali mendorong muncul-
dapat bertransaksi dengan nyaman dan pergerakan ekonomi cenderung flat jika tumbuhan M2 (uang tunai, deposito giro, dan “Asesmen terhadap risiko stabilitas sistem nya ketidakpastian terhadap berakhirnya
aman selama perayaan Idul Fitri 2024,” dibandingkan dengan 2023. Dia memper- deposito lain yang siap dikonversi menjadi keuangan paling tidak ada tiga tantangan be- masa-masa higher for longer Fed Fund Rate
kata Ramon dalam keterangan tertulis kirakan tidak akan ada pertumbuhan yang uang tunai) yang melambat. sar yang saat ini kita hadapi. Pertama, masih dan juga kapan suku bunga tinggi akan ber
di Jakarta, kemarin. eksponensial pada 2024. Begitu pula dengan permintaan kredit yang tingginya ketidakpastian ekonomi dan pasar akhir,” katanya. (E-2)
Alokasi dana tunai nasabah selama mo-
men Lebaran tersebut, sambungnya, naik
sebesar 1,3 kali dibanding kas normal ha-
Pemerintah Didesak Cabut Kebijakan Gas Murah
rian yang saat ini mencapai Rp2,07 triliun.
Peningkatan itu sejalan dengan proyeksi
peningkatan transaksi masyarakat selama
Hari Raya Idul Fitri 2024. Dana tunai nasa-
bah selama Lebaran dialokasikan untuk 19 SEJUMLAH pihak mendesak pemerintah faktor dari dalam negeri, dan limanya dari menyebut dampak buruk HGBT menyasar pengembangan industri? Ini harus dilihat,”
hari kalender, terhitung sejak 1 April 2024 menghentikan kebijakan Harga Gas Bumi eksternal. Ternyata, harga gas ini hanya salah sektor hulu migas. Karena kebijakan ter- sambungnya.
hingga 19 April 2024. Tertentu (HGBT). Desakan muncul karena itu satu komponen,” ujar Komaidi dalam diskusi sebut, minat investor untuk menanamkan Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto
Ramon merinci, perseroan akan meng berpotensi menimbulkan kerugian keuangan virtual bertajuk Nasib Kelanjutan HGBT, an- modal di sektor hulu menjadi turun. Pasal- mengatakan evaluasi terhadap HGBT sedang
alokasikan 30% dari total dana atau seni- bagi negara. Program yang hanya dinikmati tara Perkuat Daya Saing Industri & Kesehatan nya, mereka harus mengeluarkan biaya pro- dijalankan. “Evaluasi ini hal yang biasa ka-
lai Rp11,83 triliun untuk pengisian mesin tujuh sektor industri itu mengandung keti- APBN, kemarin. duksi gas yang tinggi, namun harus menjual rena sekarang sudah tidak pandemi. Semen-
ATM BTN yang tersebar di seluruh Indo- dakadilan sehingga merugikan sektor lain Oleh karena itu, menurutnya, jika hanya di bawah harga pasar. tara, programnya dikeluarkan saat pandemi,”
nesia. Sisanya, sebesar 70%-nya atau terutama minyak dan gas (migas). harga gas yang ditekan sementara sembilan “Apalagi sekarang kebanyakan sumber gas terang Sugeng.
senilai Rp27,61 triliun akan dianggarkan Direktur Eksekutif Reforminer Institute variabel lain tidak diperhatikan, kebijakan yang ditemukan itu di remote area dan itu Adapun, tujuh sektor penikmat HGBT
untuk kas pada seluruh outlet BTN. Komaidi Notonegoro mengungkapkan, ber- tersebut tidak akan ada gunanya. “Pada sangat berat biaya produksinya,” tutur Salis. meliputi sektor industri pupuk, petrokimia,
Hingga akhir 2023, BTN tercatat memiliki dasarkan kajian yang dilakukan, terdapat akhirnya, daya saing yang ingin kita tuju ti- Di sisi hilir pun, imbuhnya, belum tentu oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung
727 outlet konvensional dan syariah, serta 15 faktor penentu untuk meningkatkan dak akan tercapai,” ucapnya. manfaat yang diterima sesuai sasaran dan tangan karet. Mereka mendapatkan pasokan
2.115 mesin ATM dan CRM (cash recycling daya saing sebuah industri di dalam negeri. Hal senada dilontarkan Senior Advisor harapan. ”Memang ada baiknya. Cuma, gas di bawah US$6 per MMBTU yang meru-
machine) di seluruh Indonesia. (Try/E-2) ”Sebanyak sepuluh di antaranya adalah Indonesia Gas Society (IGS) Salis Aprilian. Ia benarkah ini melahirkan industri baru dan pakan harga pasar. (RO/Z-11)
Gedung Graha Kencana Lt. 9 - Suite A
Jl. Raya Perjuangan 88, Jakarta 11530
Phone : 5366 0777, Fax : 5366 0698
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN LAPORAN ARUS KAS
LAPORAN POSISI KEUANGAN KOMPREHENSIF LAIN Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
Per 31 Desember 2023 dan 2022 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Ribuan Rupiah. kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023 dan 2022 (Dalam Ribuan Rupiah. kecuali Dinyatakan Lain)
(Dalam Ribuan Rupiah. kecuali Dinyatakan Lain)
31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2023 31 Des 2022 31 Des 2023 31 Des 2022
ASET LIABILITAS DAN EKUITAS
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
ASET LANCAR LIABILITAS JANGKA PENDEK PENJUALAN 1.026.705.444 977.707.591 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan Bank 18.160.023 14.505.411 Pinjaman Jangka Pendek 142.241.501 143.195.723 Penerimaan dari Pelanggan 1.030.649.708 921.214.654
BEBAN POKOK PENJUALAN (788.700.768) (792.043.776) Pembayaran Kepada Pemasok dan
Piutang Usaha - Bersih Utang Usaha - Pihak Ketiga 26.199.188 20.851.894
Pihak Ketiga Lainnya (930.764.278) (838.134.164)
Pihak Berelasi 534.528 194.350 Liabilitas Keuangan Jangka Pendek LABA KOTOR 238.004.676 185.663.815
Pembayaran pada Karyawan (33.402.355) (34.503.229)
Pihak Ketiga 183.736.164 180.812.667 Lainnya 4.768.000 4.768.000 Pembayaran Bunga (13.470.009) (13.704.143)
Beban Usaha (149.649.742) (136.472.954)
Aset Keuangan Lancar Lainnya - Bersih 574.701 1.009.094 Uang Muka dari Pelanggan 5.666.818 253.437 Pendapatan Lain-lain 2.297.333 9.552.808 Pendapatan Bunga 6.948 9.083
Persediaan 316.291.024 277.489.414 Utang Pajak 4.326.529 3.553.927 Beban Lain-lain (2.390.579) (616.193) Pembayaran Pajak (16.413.196) (10.791.000)
Pajak Dibayar di Muka 7.032.964 5.922.923 Beban Akrual 14.360.426 9.794.193 Arus Kas Bersih Diperoleh dari
Biaya Dibayar di Muka 1.306.149 1.007.130 Utang Dividen 13.390 10.636 LABA USAHA 88.261.688 58.127.476 Aktivitas Operasi 36.606.818 24.091.201
Uang Muka Pembelian dan Lainnya 64.915.768 57.349.007 Bagian Lancar atas Liabilitas Beban Keuangan (13.470.009) (13.704.143) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Jangka Panjang Perolehan Aset Tetap (19.835.522) (7.944.902)
Total Aset Lancar 592.551.321 538.289.996 Hasil Penjualan Aset Tetap 396.396 342.031
Utang Bank 6.866.267 8.113.857 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 74.791.679 44.423.333
Pembayaran Dividen (6.017.246) --
Liabilitas Sewa 919.265 646.843 BEBAN PAJAK PENGHASILAN Arus Kas Bersih Digunakan untuk
Total Liabilitas Jangka Pendek 205.361.384 191.188.510 Pajak Penghasilan Aktivitas Investasi (25.456.372) (7.602.871)
Pajak Kini (16.024.478) (7.318.814) ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
LIABILITAS JANGKA PANJANG Pajak Tangguhan (749.050) (3.464.191) Penerimaan Pinjaman Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Panjang - Total Beban Pajak Penghasilan (16.773.528) (10.783.005) Utang Bank 510.657.549 471.284.802
Setelah Dikurangi Bagian Lancar Pembayaran Pinjaman Jangka Pendek
LABA TAHUN BERJALAN 58.018.151 33.640.328 Utang Bank (511.611.770) (489.061.714)
Utang Bank 2.500.000 9.366.267
Pembayaran Pinjaman Jangka Panjang
Liabilitas Sewa 976.447 657.719 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Utang Bank (8.113.856) (8.113.856)
Liabilitas Imbalan Kerja 17.272.500 17.047.376 Pos-pos yang tidak akan Direklasifikasi Penerimaan (Pembayaran) Liabilitas Sewa 591.150 (1.535.141)
ke Laba Rugi Arus Kas Bersih Digunakan untuk
Total Liabilitas Jangka Panjang 20.748.947 27.071.362
Pengukuran Kembali atas Program Aktivitas Pendanaan (8.476.927) (27.425.909)
Imbalan Pasti 316.590 883.216 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
Total Liabilitas 226.110.331 218.259.872 Keuntungan Revaluasi Aset Tetap -- 16.026.712 KAS DAN BANK 2.673.519 (10.937.579)
Pajak Penghasilan Terkait (69.650) (415.255)
DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP
EKUITAS Total Penghasilan Komprehensif Lainnya, KAS DAN BANK 981.093 981.093
Modal Saham - Nilai Nominal Rp50 Setelah Pajak 246.940 16.494.673 SALDO KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN 14.505.411 24.461.897
(dalam Rupiah penuh) per saham SALDO KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN 18.160.023 14.505.411
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
Modal Dasar 12.000.000.000 saham TAHUN BERJALAN 58.265.091 50.135.001 Kas dan Bank pada Akhir Tahun terdiri dari:
Modal Ditempatkan dan Disetor
LABA PER SAHAM DASAR Kas 1.082.356 962.522
ASET TIDAK LANCAR Penuh 6.020.000.000 saham 301.000.000 301.000.000 Bank 17.077.667 13.542.889
Tambahan Modal Disetor 600.000 600.000 (Dalam Rupiah penuh)
Properti Investasi 958.000 958.000 Total 18.160.023 14.505.411
Komponen Ekuitas Lainnya 154.579.133 154.579.133 Dasar 9.64 5.59
Aset Tetap dan Aset Hak Guna 341.229.561 334.576.636
Aset Pajak Tangguhan 1.958.969 2.777.669 Saldo Laba 254.408.387 202.163.296
Total Aset Tidak Lancar 344.146.530 338.312.305 Total Ekuitas 710.587.520 658.342.429 Catatan:
Laporan keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Jakarta, 28 Maret 2024
2023 dan 2022. telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf. PT. INDO ACIDATAMA Tbk
TOTAL ASET 936.697.851 876.602.301 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 936.697.851 876.602.301 Aryanto. Mawar & Rekan. firma anggota dari jaringan global RSM dengan
Opini Tanpa Modifikasian.
Direksi
Rev.1 Ukuran : 6klm x 165mm
Harian : Media Indonesia
Tgl terbit : 28 Maret 2024
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank BTPN Resmi TMAS BAGIKAN Akuisisi OTO
p.1
unresolved
org
PT Oto
p.1
unresolved
org
PT Summit Oto
p.1
unresolved
org
Bank BTPN Henoch
p.1
unresolved
org
PT Summit Auto Group
p.1
unresolved
org
Sumitomo Corporation
p.1
unresolved
org
Sinar Mas Multiar-tha Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia Juda Agung
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf.
p.1
unresolved
org
Aryanto. Mawar & Rekan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.