Skip to content
Back to announcement

Checklist LK PT. AA Per 31 Des 2023.pdf

Financial statement Text extracted ANDI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 123

Page 1 OCR 0.919
Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
! yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

Halaman 1 dari 123

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Ada“dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

| tanda (V) diisi pada kolom “N/A".

8. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Andira Agro Tbk

Tanda (v) diisi pada kolom “Ada apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom “Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak

Bidang Usaha Agriculture, Plantation

Jenis penawaran Umum Saham
: Tahun 2023 Tahun 2022 | Tahun 2021 Tahun 2020 Tahun 2019 | Tahun 2018
Nama Kantor Akuntan Publik KAP Jojo Sunarjo & | KAP Iskandar & | KAP Jojo Sunarjo & | KAP Herman Dody | KAP Herman Dody | KAP Herman Dody
: Rekan Sulaeman Rekan Tanumihardja & Tanumihardja & Tanumihardja &

Rekan Rekan Rekan

Nama Partner Muhamad Idris CA., |Drs. Iskandar Pane, | Muharnad Idris CA., | Drs. Dody Hapsoro, | Drs. Dody Hapsoro, | Drs. Dody Hapsoro,
: CPA, Ak, CPA, MM. CPA. CPA, CA CPA, CA CPA, CA

Opini Akuntan

Wajar dalam semua
hal yang meterial

Wajar dalam semua
hai yang meterial

Wajar dalam semua
hal yang meterial

Wajar dalam semua
hal yang meterial

Wajar dalam semua
hai yang meterial

Wajar dalam semua
hal yang meterial

Catatan tentang Opini (jika ada)

x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Parof: &

Page 2 OCR 0.875
Halaman 2 dari 123

' Periode laporan keuangan 2023

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G. 11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" V
Pemenuhan Peraturan No.VIILLA.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” V
i
Data Keuangan Penting
2022 2021

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan 219.942.382.085 | 317.855.645.702 | 346.364.995.418
Laba (rugi) bruto 223.757.049 22.778.631.994 38.169.834.395
Laba (rugi) usaha/operasional (63.098.260.750) | (10.540.607.940) 9.836.223.212
EBITDA (8.694.083.585) | 27.726.601.732 | 35.852.865.586
! Laba (rugi) Bersih periode

berjalan (55.959.237.094) | (10.787.670.426) | (3.121.384.649)
Laba (rugi) komprehensif (55.954.565.186) | (10.571.848.377) | (1.417.532.188)
Laba Per saham (dasar) (5,98) (115) (0,33)
|Laba Per saham (dilusian) xx xx Xx

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 378.135.050.642 | 444.210.370.402 | 482.681.352,132
Jumlah Aset Lancar 24.214.366.203 77.817.661.367 | 80.917.168.328

Jumlah Aset Tidak Lancar 353.920.684.439 | 366.392.709.035 | 401.764.183.804

Jumiah Liabilitas 195.395.707.177 | 205.516.461.751 | 233.415.595.104
"Jumlah Liabilitas Jangka 41.923.858.695 | 51.320.417.645 | 57.823.359.870

Pendek

|Jumlah Liabilitas Jangka 153.471.848.482 | 154.196.044.106 | 175.592.235.234

Panjang

Jumlah Ekuitas 182.739.343.465 | 238.693.908.651 | 249.265.757.028

Pai
Paraf : Cc

Page 3 OCR 0.859
Halaman 3 dari 123

' Modal Disetor

187.000.000.000

187.000.009.0060

187.000.000.000

| Saldo Laba

(57.545.909.6386)

(1.586.672.592)

9.200.997.834

Rasio Keuangan?

| Rasio Lancar (96) 57,76Y6 151,6340 139,949
ROA “14,80Yo -2,43Y0 -0,65Yo
ROE -30,6216 “4,520 “1,250

! Ebitda thd pendapatan (96) -3,95Yo 8,7209 10,35Y6

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
| atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
! dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Pubtik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan arus kas selama periode

Ala 2 2

1
2
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode
4
5

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
i mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

ke

mn atas Laporan Keuang:

Ketentuan Umum

Page 4 OCR 0.931
Halaman 4 dari 123

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

Cc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

2. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
3 Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
4 manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
" diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hat yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: |
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang N|
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Ni)
Periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha V
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersiat dari ekspansi atau

Paraf:

Page 5 OCR 0.911
Halaman 5 dari 123

perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

8 Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate V
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media | V
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8 | Khusus Industri Jalan Tol Ni
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan V

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan V

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Page 6 OCR 0.933
Halaman 6 dari 123

9

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
& Area Ekspiorasi, meliputi:

Nama Iokasi,

Nama pemilik izin lokasi:

Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

Eksploitasi/Pengem bangan meliputi:

Nama lokasi,

Nama pemilik ijin lokasi:

Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 7 OCR 0.884
Halaman 7 dari 123

12)| khusus Industri Kehutanan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan)
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang V
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: |
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan dan v
2) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Cc. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara fangsung maupun tidak |
langsung:
2) | Tempat kedudukan: N
3) | Jenis usaha V
4) | Tahun beroperasi secara komersiat: |
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): |
6) | Total Aset, dan v

Parof:

8

Page 8 OCR 0.943
Halaman 8 dari 123

7

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50x (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 9 OCR 0.940
Halaman 9 dari 123

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan kensotidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:
€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan
? dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) . bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

2

Cakupan manajemen kunci: dan

3

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tangga! laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Paraf:

Page 10 OCR 0.915
Halaman 10 dari 123

Tkhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan | | | SAK 69: Produk Agrikultur
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK V
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan kevangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), V
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v
3)| Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). -

2 LL

4)| Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

« Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
Signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, Pi
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah

tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Paraf: rd

Page 11 OCR 0.931
Halaman 11 dari 123

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Paraf:

Page 12 OCR 0.894
Halaman 12 dari 123

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan  Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak, —

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,
€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

An . LL

2

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwill:
C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

Lah Le

3) | Kas dan setara kas,

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara N
kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Paraf: d

Page 13 OCR 0.896
Halaman 13 dari 123

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(9) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keua ngan,

(5) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
fa) ketentuan pemenuhan kriteria akuntai Indung nilai

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung ni
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
C) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan
2) Giro Wajib Minimum

22 222 2

tas instrumen

LL. lee LL La LL Lo bh

Paraf: R

Page 14 OCR 0.920
Halaman 14 dari 123

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro w:
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain -
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) - Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
9 Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit
(39 Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
@ Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengansaldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.|

Io LIELA LD

Lb

Paraf:

Page 15 OCR 0.924
9)

Halaman 15 dari 123

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

in

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

2 Lha

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Metode biaya rata-rata
tertimbang

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Paraf: k

Page 16 OCR 0.871
Halaman 16 dari 123

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
meng hasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang diSusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. AN
€) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(2) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(2) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

AL LL L

LIL LN LL La

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

c) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

— LL LL 2
LL

Paraf : (9

Page 17 OCR 0.932
14)

Halaman 17 dari 123

Investasi pada Entitas Asosi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,
€) metode amortisasi yang digunakan)

? penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentangperistiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Paraf:

Page 18 OCR 0.905
Halaman 18 dari 123

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi J
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):
Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

@) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain: Pi
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan N
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Si

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan V
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. N

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan |

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. v
23) | Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan Ad

Paraf: 9

Page 19 OCR 0.895
Halaman 19 dari 123

b) dasar penentuan nilai provi

24) | Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara Jain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan v
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

€) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

LL LL

Paraf : el

Page 20 OCR 0.937
Halaman 20 dari 123

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara laii

3)

b)

9
9

Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Paraf :

£

Page 21 OCR 0.913
Halaman 21 dari 123

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan |

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase N
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
9 Khusus Industri Asuransi
(D Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan A
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif,
dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
@& Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

Paraf: K

Page 22 OCR 0.945
Halaman 22 dari 123

@ Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
lan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Paraf:

Page 23 OCR 0.922
28)

Halaman 23 dari 123

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas

moneter dan
Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata

uang asing.

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:
b). Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus:

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Lb

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuariai:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Lb

Paraf:

Page 24 OCR 0.938
Halaman 24 dari 123

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Paraf :

4

Page 25 OCR 0.931
Halaman 25 dari 123

35)| Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)| Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitafisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Paraf:

Ls

Page 26 OCR 0.919
Halaman 26 dari 123

2) | Khusus Industri Perbankan

a)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

c)

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

an an

d)

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selarna periode berjalan:

(5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

LL LA 2

Paraf:

£

Page 27 OCR 0.905
Halaman 27 dari 123

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku m1

operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan V

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: B1)

b) jumlah piutang menurut debitur,
C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

?) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: Pi

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: PI

LL

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting |
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Hy Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: A
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Paraf: &

Page 28 OCR 0.902
Halaman 28 dari 123

9 utang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
@ Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

KL La

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi)

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

44) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Lb

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan fain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4 sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambitalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

ALL 2

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta »)
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

LL LL

Paraf : @

Page 29 OCR 0.914
Halaman 29 dari 123

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang V
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) PiutangSewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
@W Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2 rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4 nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessarj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(@) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. A

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara fain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan S|
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Paraf: d

Page 30 OCR 0.906
Halaman 30 dari 123

6) | Kn

usus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara laii
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan P|
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagitan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). si
8) | Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
€) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan:

8) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). |
9) | Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C)Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambifalihan
agunan tersebut. Si

Paraf: &

Page 31 OCR 0.917
Halaman 31 dari 123

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan “
dendakepada pihak lain.

11) | Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara laii

a) Rincian jenis dan jumlah piutang: |
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan “

C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumtah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat tancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi. Pi

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

DL

asuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
hingga jatuh tempo:

(4) biaya perolehan
untuk Efek dimi

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimitiki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

LL 2 al 2 L

Paraf: £

Page 32 OCR 0.922
Halaman 32 dari 123

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas |

atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk 4
mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10)jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh N

13) | Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, N
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, “ 1
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan Ri

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi — kualitas pencairan deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

6) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | #husus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Paraf : &

Page 33 OCR 0.946
Halaman 33 dari 123

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nil set Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

7

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan

Paraf:

8

Page 34 OCR 0.924
Halaman 34 dari 123

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

23) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
9) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

31 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Di Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Paraf :

Page 35 OCR 0.893
Halaman 35 dari 123

D Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pernbelian, jika ada: ,

31 Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nil
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

€c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

Lah LL

22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi N
yang sesuai bagi Perusahaan:
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya AN

untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

LL

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode

. berjalan,
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang N
diturunkan:
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang Si

memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang tayak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan |

Paraf: : d

Page 36 OCR 0.914
Halaman 36 dari 123

dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Pi
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman: v
(2) Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan.

C) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain: PI

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang,

(b) Unit Bangunan: dan

(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. A
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan juat belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang

akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: |

(2) Jurniah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk.
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. |

Paraf: g

Page 37 OCR 0.901
Halaman 37 dari 123

2)

Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Paraf:

g

Page 38 OCR 0.920
Halaman 38 dari 123

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

?) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

@& Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

@

(b)

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

Rekonsiliasi sakio awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(9) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:
(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan tangsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

jaminan.

Paraf:

8

Page 39 OCR 0.916
Halaman 39 dari 123

23) | Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan |
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. N

24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 4

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

.(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan ni! tau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, seg men yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(C) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

IL Kh LL

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: AN
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan N
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, AI

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

Paraf: . &

Page 40 OCR 0.900
Halaman 40 dari 123

secara individual dan Kolektif, dan penghapusan piutang:

@d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:

dan P|

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. V

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta

alasannya:

C) Miaitercatatdan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,

Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

&) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggai atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode

terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

H liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sarna untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

Ic) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

LD LL hn Dn th hn Ih LL bb

28) | Khusus Industri Konstruksi
Ja minan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan |
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Paraf :

Page 41 OCR 0.913
29)

Halaman 41 dari 123

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan arnortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

LL 2

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awai tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

@@) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan

Ii. Biaya langsung

(b) Jumiah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hai terjadi depresiasi
juar biasa

LL Lb

Paraf:

Page 42 OCR 0.901
Halaman 42 dari 123

Pengurangan tahun berjalan

ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang A
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan

(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan
(3 Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. A
32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi . Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan ternak,

f? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: N
9) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi
a) Yang harusdiung kapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) namaPenilai, tangga! penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

LL 2.

Paraf : R

Page 43 OCR 0.907
(5)

jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Halaman 43 dari 123

Paraf :

Page 44 OCR 0.912
b)

9

d)

Halaman 44 dari 123

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam — Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan modet Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara tai
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasi:
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) umur manfaat:
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan — Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan: "

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

DX Lu

2

LL Le LL L

L.

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: ,

Paraf :

Page 45 OCR 0.907
(2)

persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Halaman 45 dari 123

Paraf:

4

Page 46 OCR 0.906
Halaman 46 dari 123

(3) estimasi saat penyelesaian: ,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian: |

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi A
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang Si

memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitatisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitafisasi.

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan V
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal |
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban “
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

?) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

Lb

LL Lb Lb

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: A

Paraf: &

Page 47 OCR 0.904
Halaman 47 dari 123

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, 5

(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurnlah tercatat aset tetap

dalam pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan:

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya,

(8) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasai dari hibah, agar

diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

IN LL Lo LAN DL Len Kb Ma

an Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan

asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan

Paraf : 4

Page 48 OCR 0.940
Halaman 48 dari 123

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(Khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalarn pengerjaan:

Paraf:

Page 49 OCR 0.916
Halaman 49 dari 123

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,

In LL

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:
b)alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan taba rugi
komprehensif, "

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumutasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

d)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka — harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
ji) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

Poraf:

Page 50 OCR 0.955
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

Halaman 50 dari 123

Paraf:

Page 51 OCR 0.918
Halaman 51 dari 123

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama

periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,
43) Saldo akhir.

Hy Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan: dan saldo akhir, dan
(2) Jumiah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus
kas

inaetari #imabual dari alemiounni dl Jami martamb.

9 Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(9) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

Paraf:

g

Page 52 OCR 0.908
Halaman 52 dari 123

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d Biaya pengembangan.

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: |
(4) Jurnlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(CJumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksnlorasi.vang Ditangauhkan untuk tiap-tian Area. of Interest.

b. Liabilitas

2D | Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: AA
b)jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara iain: N
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

SN

Paraf: g

Page 53 OCR 0.922
Halaman 53 dari 123

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: -

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum N
jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan |
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5) | Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijuat Perusahaan pada transaksi repo: S|
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk
tabel

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang dialami: dan Pi
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

LL LL 2

Paraf: @

Page 54 OCR 0.917
Halaman 54 dari 123

7) | Khusus Industri Perbankan

la) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
by) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah utang Klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jurnlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

Ko LLAL Lb

LL LL

LL Lb

LL

Paraf: R

Page 55 OCR 0.865
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Halaman 55 dari 123

Paraf:

k

Page 56 OCR 0.904
Halaman 56 dari 123

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung: |

(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak V
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir pericde yang memperihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain: .
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, A
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur -

n utang.Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: 5!
(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Paraf: &

Page 57 OCR 0.899
Halaman 57 dari 123

9g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3 Jumlah menurut jenis asuransi.

Paraf:

Page 58 OCR 0.922
Halaman 58 dari 123

menurut jenis asuransi.

D Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,

(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian

2)

Habilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

ED)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi

Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas “keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Paraf :

$

Page 59 OCR 0.895
Halaman 59 dari 123

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: 1

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan A

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam |
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi defauit).

B Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun :

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

1) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimi untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau — kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak 1
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

LL LL

Liabilitas Jangka Panjang

Paraf: &

Page 60 OCR 0.916
Halamon 60 dari 123

18)

Utang Pihak Berelasi Non-
Usahayang Harus diungkapkan

antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

kj

LL

Paraf:

Page 61 OCR 0.910
Halaman 61 dari 123

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

d tanggal jatuh tempo:
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

Le LL 2

perolehannya:
? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:
Ke) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi 4
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: |
» persyaratan lain yang penting, seperti.adanya pembatasan pembagian dividen, A
pernbatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
D pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan |

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara

& nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
2 ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) J
pada tanggal laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pernbayaran sewa minimum di masa depan pada tanggai laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun: N
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan PN

“Paraf: &

Page 62 OCR 0.888
Halaman 62 dari 123

(3) lebih dari 5 (lima)tahun. A
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan |
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie

sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Paraf:

Page 63 OCR 0.925
2)

?

Halaman 63 dari 123

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubi
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

LL

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

c)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.
Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya (debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(D Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

2 LL LL La

Paraf:

Page 64 OCR 0.901
Halaman 64 dari 123

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan Kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: N
(1) Saido awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: |

€) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Jiabilitas bersyarat lainnya | 1
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

@d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang |
terpisah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

& LL LI

LL

(a) biaya jasa kini: |
(b) biaya bunga: v
(Cc) iuran oleh peserta program: Al

Paraf: Kd

Page 65 OCR 0.933
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

Halaman 65 dari 123

Paraf:

Page 66 OCR 0.892
(3)

4

(5)

G)

Halaman 66 dari 123

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata:
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(9 Imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu,

(MH kombinasi bisnis:

(1) curtailment, dan

MH) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(2) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program:
(f) Imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan
(h) penyelesaian:
rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Asetdan  Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
total beban yang diakui di taba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini,

LL LL LL LL

LD Lb 2

Paraf:

&

Page 67 OCR 0.914
Halaman 67 dari 123

(b) biaya bunga: 1

(c) hasil yang diharapkan dari aset program, Ad
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset Al
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor AN
1096 (sepuluh per seratus):

(FP) biaya jasa lalu: N

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannya: dan N

(h) dampak dari batasan dalam SAK: N

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan V
(b) dampak dari batasan dalam SAK: |

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalarn hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: JA

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total Pi
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: Pi
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian SI
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak Bi
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utarna yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif

DL

Paraf: 2

Page 68 OCR 0.944
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

Halaman 68 dari 123

Paraf:

Page 69 OCR 0.930
Halaman 69 dari 123

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
fa) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan
& akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

tc) Dalamhal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jurnlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan
tb) penyesuaian yang timbul pada:
(9 Tabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Iiabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir pericde pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andai, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

Paraf:

8

Page 70 OCR 0.926
Halaman 70 dari 123

Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbatan
pasti: dan

Gili)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

Paraf:

S

Page 71 OCR 0.908
Halaman 71 dari 123

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. |

€) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya. Pi

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan Pi
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai norninal dan nifai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

@d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

» pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

LL Leah 2

Dl persyaratan penting lainnya.

Paraf : R

Page 72 OCR 0.881
Halaman 72 dari 123

25)

Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang
persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

@
(b)
(1
(ad)
(G)

ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

nilai nominal,

besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Lb LL Le

Paraf:

Page 73 OCR 0.893
Halaman 73 dari 123

hasil (untuk Sukuk mud harabah),
(P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya: dan
G) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

LL La bah De

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga SI
kontraktual selama periode pelaporan AA
b) tujuan perolehannya, AN
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi Si
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
| persyaratan penting lainnya. Si
27) | obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

9

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:
dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Paraf :

Page 74 OCR 0.885
Halaman 74 dari 123

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, B

f) jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalarn hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Lb b Lo LL

c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Paraf: £

Page 75 OCR 0.935
Halaman 75 dari 123

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,

termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal:
dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

€C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah tem bar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 545 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya:
@) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS): ”

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Paraf:

Page 76 OCR 0.911
Halaman 76 dari 123

Memesan Efek Terlebih Dahulu (r/ght issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

Efek.

2

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham:

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenaisifatdan asal selisih kurs atas modal disetor:

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang — dikombinasikan atau dialihkan — serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara

Ca) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) . Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

LL Dn LAN on LX Lb Lb Lb

3)

Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

Paraf:

Page 77 OCR 0.917
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Halaman 77 dari 123

Paraf:

Page 78 OCR 0.906
Halaman 78 dari 123

(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan

€) Jumlah yang dirgalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengenda lia n.

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) katar, belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
isetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal “
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
8) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu Gkaada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: |
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: S|
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): |
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan N
&) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. |
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Paraf :

Page 79 OCR 0.886
Halaman 79 dari 123

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau Pi
tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang: V "
(2) Penjualan jasa: N
(3) Bunga: |
(4) Royalti: dan/atau V
(5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi VJ
dan pihak ketiga: A
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: |
€) Narna pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1094 (sepuluh AN

perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah A
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(D Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
@ Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
ta) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:
(3) Jumtah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai

LIL LX Lo 2 n

Paraf: &

Page 80 OCR 0.906
Aset dan Liabilitas:

Halaman 80 dari 123

Paraf :

Page 81 OCR 0.912
Halaman 81 dari 123

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2)Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: N

(ap Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(Cc) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
c) Masa berlaku tarif, |

d) Besa ran tarif: dan
e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen: A
b) Pendapatan anjak piutang, dan
Cc) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain: “V
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

Paraf :

Page 82 OCR 0.939
Halaman 82 dari 123

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: |

Page 83 OCR 0.926
Halaman 83 dari 123

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportas

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan AI
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker

dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,

6) | Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan N

pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan N
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, |
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

Paraf : R

Page 84 OCR 0.915
. Halaman 84 dari 123

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:
b) Kredit, dengan pengungkapan tam bahan untuk provisi dan komisi yang diakui,

Cc) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Paraf:

Page 85 OCR 0.909
Halaman 85 dari 123

10) | Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan N

(3)Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo

awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari Al
pendapatan: dan S|

Cc) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11) | Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai, N

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi:
9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.
12) |Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim Pi)
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. |
c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelompok
pendapatan Komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Paraf: &

Page 86 OCR 0.938
Halaman 86 dari 123

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

Cc) Beban umum dan administrasi.

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Pro dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara tain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-

masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan. .

Paraf:

Page 87 OCR 0.883
Halaman 87 dari 123

Era

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:

La,

Paraf:

Page 88 OCR 0.934
Halaman 88 dari 123

efektif:
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan
(C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melatui laba
rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

1

ta) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga .

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus
diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis.

Paraf:

Page 89 OCR 0.881
" Halaman 89 dari 123

18)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

bh La

Paraf:

Page 90 OCR 0.904
Halarnan 90 dari 123

20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(L) beban (penghasilan) pajak kini, S|
(2)penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu:
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan A

temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhanj

(5) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan -

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan |
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:
C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif PN)

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,

Gd) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam NI
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan AA
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Paraf: £

Page 91 OCR 0.920
?

Halaman 91 dari 123

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

Paraf :

Page 92 OCR 0.929
9)

hn)

»

k)

m)

m

0)

p)

Halaman 92 dari 123

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,
setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(4) jumlah aset dan fiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normnal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap pericde sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai — Liabilitas dalam laporan keuangan:
uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila ' Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan
jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

IX LL LL

Paraf:

Page 93 OCR 0.933
2

Halaman 93 dari 123

entitas mengalami kerugian pada periode Kini atau periode sebelumnya yang |

Paraf:

Page 94 OCR 0.931
Halaman 94 dari 123

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat AN
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
sa ham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. N
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi Bi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun'tidak dimasukkan dalam
penghitungan iaba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif

untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode SI

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Ad

d

Paraf: £

Page 95 OCR 0.922
Halaman 95 dari 123

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

&) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Paraf :

Page 96 OCR 0.888
Halaman 96 dari 123

dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban A
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan: |

Ca) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imba Ian yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, |
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan Kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

Le LX

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(4) entitas induk:
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:
(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi,
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

@&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

LL LL LA Li Lb

2

(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas beretasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan

LX LL AL

Paraf : &

Page 97 OCR 0.916
Halaman 97 dari 123

Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan .

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi Si
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
dan

(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awai dan akhir periode.

2 Be 22 2 £|

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwiN atau suatu unit penghasil kas:
(4) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(2) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

LL LL Lo LL

Paraf: 9

Page 98 OCR 0.952
b)

Halaman 98 dari 123

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Paraf :

Page 99 OCR 0.893
Halaman 99 dari 123

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, |
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan |
(3) perkiraan dam pak estimasi pada periode mendatang. — Dalam hai jumlah N
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diung kapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, “
(2) atasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal N
dan relevan:
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: N
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan Si
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang S|
disajikan. — Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu PS!

periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

L

Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b)laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Pb an

Paraf : G

Page 100 OCR 0.904
Halaman 100 dari 123

26) | Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggal akui

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui:
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak Ni
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,
(9) perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utarna piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

Ll LL Lb

Lb

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap llabilitas Kontinjensi yang — diakut pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Pa an

Paraf: 9

Page 101 OCR 0.919
Halaman 101 dari 123

diperiukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang ,

mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(c) jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan Si

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan faba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan Si)
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan SI
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:
(15) dalam halsuatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang

diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
aki : dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari |

pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

Paraf: 3

Page 102 OCR 0.898
Halaman 102 dari 123

(a) jumlah pendapatan dan taba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif |
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk |
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan A
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara Kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui datam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

Lb

(Cc) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampal dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Iiabifitas tersebut dibataikan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesalan:
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan .
(D teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,
(3)  labilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,
HD rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

Lb LX LA 2D

Paraf :

Page 103 OCR 0.924
Halarnan 103 dari 123

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevari yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Paraf :

Page 104 OCR 0.912
Halaman 104 dari 123

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

2 bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(9) jumlah aset dan liabilitas selain — Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan

kategori utamanya.

an

27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi N
seg men dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen AA
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen rmaterial lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa Si
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
ta) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

Paraf : &

Page 105 OCR 0.937
Halaman 105 dari 123

negara domisili Perusahaan: dan
ii.semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya rnateria!, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Paraf:

Page 106 OCR 0.918
Halaman 106 dari 123

3
tersebut secara individual.

&) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di: 1
i. negara domisili Perusahaan, dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
meteral, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(ec) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Paraf: & -

Page 107 OCR 0.948
Halaman 107 dari 123

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau Kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Paraf :

Page 108 OCR 0.906
Halaman 108 dari 123

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan Pi
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keua nga n:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabifitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

2 An LL L LL “2

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang N
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar 5!
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

Paraf:

Page 109 OCR 0.927
Halaman 109 dari 123

2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

Paraf:

Page 110 OCR 0.897
Halaman 110 dari 123

(1)periode pelaporan, dan 5

(2)periode sebelumnya: AN

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Av
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya N
secara terpisah, Pi
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: |

Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalarn hat Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar

ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: v
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, N

liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

Paraf: T

Page 111 OCR 0.881
Halaman 111 dari 123

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii. periode berlakunya perikatan,
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: ' pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan

untuk investasi, diungkapkan:

Paraf:

Page 112 OCR 0.882
Halaman 112 dari 123

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Ii. periode berlakunya perikatan:
Hii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan PI
iv. sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi,-diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(0 periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, snisalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara tain :
(1) perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

Bebe bh Lb Lo

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

Bb Le Lb

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau . »|
banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: : A
(b) estimasi dari dampak keuangannya: Si

Paraf : &

Page 113 OCR 0.905
(c)

Halaman 113 dari 123

indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

Paraf:

&

Page 114 OCR 0.901
Halaman 114 dari 123

keluar sumber daya, dan
(dh) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. A

34) | Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan

PlasmaYang harus diungkapkan antara

lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan A
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. Al

ana aan

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada |
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan - Ad

(b) deskripsi mengenai caraPerusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak S|
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggai tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4 risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari A

Instrumen keuangan.

Paraf: &

Page 115 OCR 0.944
Halaman 115 dari 123

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Paraf:

Page 116 OCR 0.913
Halaman 116 dari 123

posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan NX
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

2 Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: N
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabiitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana si
pihak ketiga di bank.
@g Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fducjaryyang si
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: |

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola V

Paraf:

Page 117 OCR 0.922
Halaman 117 dari 123

" (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada). dan

&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

permodalannya, termasuk: 5

39

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memeriukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Paraf: £

Page 118 OCR 0.918
Halaman 118 dari 123

40)

2)

b)

9

9

9

(L)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

rindan jumlah Uabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

jurntah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selarna periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Paraf: &

Page 119 OCR 0.920
Halaman 119 dari 123

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

2 jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut

untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):
9g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

31)

Khusus Industri Asuransi:

9 Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan aritara fain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas ting kat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan: :

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syariah: .

Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi: "

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

c) Rasio keuangan penting: -

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Paraf: £

Page 120 OCR 0.907
Halaman 120 dari 123

44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): |

Paraf:

Page 121 OCR 0.916
Halaman 121 dari 123

b) Pemenuhan Iabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:

C6) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan

?» Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalarn hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas Untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelurnnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(4) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

aan

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalan hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain: "

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi
3 tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas

Paraf:

Page 122 OCR 0.942
Halaman 122 dari 123

keuangan atau pernyataan man:
atau diestimasi secara wajar.

men bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui

47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalamhal reklasifikasi jumtah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumtah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas

pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

9 Dalamhal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Paraf:

Page 123 OCR 0.831
Halaman 123 dari 123

no | EN E Keterangan | 7 20 Ada | Tidak. N/A Keterangan
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang S|
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 27 Maret 2024

Francis Indarto
(Direktur Utama)

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.22 MB
Published28 Mar 2024
Pages123
Characters152,603
Text sourceOCR
OCR confidence0.913

Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Andira Agro Tbk p.1 ×2
linked person Francis Indarto p.123
possible org Iskandar p.1
possible person Muhamad Idris p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Jojo Sunarjo p.1
unresolved org Jojo Sunarjo p.1
unresolved org Herman Dody p.1 ×3
unresolved org Tanumihardja & Rekan p.1
unresolved person Drs. Iskandar Pane p.1
unresolved person Drs. Dody Hapsoro p.1 ×3
unresolved person CPA p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.14 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.46
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.75
unresolved org Bapepam p.103 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result