Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 23
Page 1
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk
PUBLIC EXPOSE
Jakarta, 3 April 2024
Akselerasi Sinergi dan Kolaborasi
Untuk Pertumbuhan Yang Berkelanjutan
Accelerating Synergy and Collaboration
Towards Sustainable Growth
Page 2
Daftar Isi Profil Perseroan
Kinerja Operasional
Ikhtisar Keuangan
Tantangan dan Strategi Ke Depan
Lampiran
Page 3
PROFIL PERSEROAN
Page 4
Sekilas Japfa Tbk
Perusahaan ▪ Salah satu pelaku usaha perunggasan yang terbesar di Indonesia dengan penjualan bersih
Perunggasan sebesar Rp51,18 triliun dan EBITDA sebesar Rp3,37 triliun pada tahun 2023.
yang
terintegrasi ▪ Tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih dari 34 tahun dengan kapitalisasi pasar sebesar
vertikal Rp13,8 trilliun per tanggal 31 Desember 2023.
berfokus di ▪ Fokus di Indonesia, pasar pangan berprotein hewani dengan potensi pertumbuhan yang
Indonesia
tinggi.
▪ Berhasil mempertahankan pangsa pasar yang tinggi selama lebih dari 53 tahun beroperasi.
Pemimpin ▪ Skala ekonomis usaha yang memberikan keunggulan dalam efisiensi pembelian bahan
pasar dan baku.
tingkat
▪ Jangkauan geografis usaha yang luas, mendekatkan Perseroan dengan para pelanggan dan
pertumbuhan
yang tinggi pemasok bahan baku.
▪ Tingkat pertumbuhan penjualan bersih sebesar 8,5% CAGR dari tahun 2014-2023.
▪ Perseroan merupakan produsen pakan ternak dan DOC terbesar kedua di Indonesia.*
* Analisis Frost & Sullivan, Data 2021
Page 5
Bidang Usaha Perseroan
Page 6
Divisi Perunggasan Penyumbang Terbesar Penjualan
dan Divisi Pakan Ternak Pendukung Utama Laba Perseroan
FY22 Kontribusi Penjualan Per Segmen Usaha FY23 Kontribusi Penjualan Per Segmen Usaha
Perdagangan dan Lain-lain: 5% Perdagangan dan Lain-lain: 4%
(termasuk peternakan sapi) (termasuk peternakan sapi)
Budidaya Perairan: 6% Budidaya Perairan: 6%
Pakan Ternak: Pengolahan Hasil
Pengolahan Hasil Pakan Ternak:
41% Peternakan &
Peternakan & 41%
Produk Konsumen: Produk Konsumen:
10% 10%
Peternakan Komersial: Peternakan Komersial:
29% 31%
Pembibitan Unggas: 9%
Pembibitan Unggas: 8%
Divisi Perunggasan: Divisi Perunggasan:
89% dari total 90% dari total
Total Penjualan FY22: Rp. 77,13 Triliun Total Penjualan FY23: Rp. 80,71 Triliun
Diversifikasi bisnis dengan fokus yang jelas di bidang perunggasan, didukung oleh keahlian Perseroan dan
keadaan industri perunggasan yang dinamis
Catatan: Total penjualan dan kontribusi penjualan per segmen usaha diatas adalah berdasarkan penjualan kotor, yaitu termasuk penjualan antar segmen
Page 7
KINERJA OPERASIONAL
Page 8
Kilas Balik 2023 Kondisi perekonomian global sepanjang tahun 2023 diwarnai sejumlah ketidakpastian. Berlanjutnya konflik Rusia – Ukraina, melonjaknya tingkat suku bunga acuan dan tingkat inflasi yang masih cukup tinggi telah membuat pertumbuhan ekonomi global kembali melambat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Indonesia masih dapat tumbuh dengan baik dan cukup stabil. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 tercatat sebesar 5,05%, sedikit menurun dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya sebesar 5,31%. Pada tahun 2023, industri peternakan nasional menghadapi sejumlah tantangan. Kelangkaan dan tingginya harga bahan baku, melemahnya daya beli serta ketidakstabilan nilai tukar Rupiah terhadap AS Dolar menjadi tantangan utama yang dihadapi industri peternakan nasional. El Nino yang melanda Indonesia mengakibatkan berkurangnya pasokan jagung lokal sebagai bahan baku utama pakan ternak, sehingga menyebabkan lonjakan harga yang cukup tinggi. Di lain pihak, pemerintah masih mempertahankan kebijakan pelarangan impor jagung ke Indonesia. Kondisi ini disiasati Perseroan untuk mencari bahan baku alternatif dengan tidak mengurangi kualitas produk. Oversupply Day-Old-Chick (DOC) masih terus terjadi, terlebih pada awal tahun 2023. Hal ini membuat harga DOC dan juga live bird menjadi sangat fluktuatif sepanjang tahun 2023. Selain itu, harga ayam hidup (live bird) yang masih sangat fluktuatif juga menjadi tantangan, karena banyak peternak yang merugi. Untuk itu, Perseroan harus berhati-hati dalam pemasaran untuk menghindari meningkatnya risiko piutang usaha. Perseroan juga mengoptimalkan kinerja tim layanan teknis untuk membantu peternak meraih hasil yang terbaik.
Page 9
Kilas Balik 2023
Perseroan melakukan beberapa langkah strategis diantaranya :
Bisnis dan Operasional
Perseroan terus berupaya untuk melakukan ekspansi dan pengembangan pasar, khususnya pada daerah-
daerah yang masih memiliki potensi pasar yang besar termasuk ekspor.
Langkah efisiensi terus dilakukan, antara lain efisiensi beban tenaga kerja dan meningkatkan program
digitalisasi.
Memperluas distribusi dengan melakukan penetrasi ke pasar tradisional. Hal ini didukung oleh sinergi yang
dilakukan dengan menggabungkan distribusi produk-produk olahan.
Perseroan melakukan berbagai program promosi untuk menjaga loyalitas pelanggan. Program promosi ini
didukung dengan kampanye iklan di berbagai media.
Keuangan
Mengatur belanja modal untuk menjaga likuiditas
Manajemen modal kerja dan biaya dengan monitoring secara berkala
Konsisten melakukan manajemen keuangan dan pengendalian kas yang hati-hati (prudent)
Page 10
Kilas Balik 2023 Teknologi Peningkatan tekonologi melalui “mobile”, “integrasi data”, “data science platform”, internet terus mendominasi proyek digitalisasi. Keberlanjutan Perusahaan secara aktif mendukung Target Keberlanjutan Japfa Grup dan berkontribusi untuk mencapai tujuan tersebut dengan merumuskan rencana aksi strategis. Kami juga memenuhi komitmen Sustainability-Linked Bond (SLB). Sampai tahun 2023, kami telah berhasil membangun delapan dari sembilan fasilitas daur ulang air limbah. Kami menyempurnakan Japfa Sustainability Reporting System (JSRS) dengan menambahkan cakupan yang relevan, sehingga secara signifikan meningkatkan kelengkapan dan akurasi data. Peningkatan ini dilakukan secara sistematis berdasarkan matriks terstruktur dan kemudian dianalisis menggunakan Japfa Sustainalytics.
Page 11
Perjalanan Keberlanjutan Japfa
Konsep keberlanjutan Membuat laporan Berpartisipasi sebagai road tester dalam Japfa Tbk memperoleh SLL dari
sudah mengakar keberlanjutan terpisah proyek SLCA yang diinisiasi oleh United BNI senilai IDR1,425 triliun .
bersama kami sejak untuk secara khusus Nation Environment Life Cycle Initiative dan Japfa Group menetapkan Target-
Perseroan berdiri mengkomunikasikan upaya Social LC Alliance untuk menilai kontribusi target Keberlanjutan dan Japfa
keberlanjutan dalam kami kepada para peternak mitra berkomitmen untuk mendukung
kegiatan operasional kami peternakan komersial target-target tersebut.
Membentuk Komite Keberlanjutan
Memulai proses Mengembangkan Rencana Strategi Menerbitkan obligasi terkait
pemantauan dan pelaporan Keberlanjutan 2019-2021 keberlanjutan (SLB) pertama
untuk praktik keberlanjutan Meluncurkan Japfa Sustainability di dunia untuk industri agri- • Japfa Grup
Reporting System (JSRS). Sebuah food dan SLB pertama dalam menetapkan
platform untuk memonitor kinerja mata uang Dolar AS di Asia Rencana Aksi
lingkungan, sosial dan keuangan Tenggara Keberlanjutan
Perseroan Memulai dan • Menyempurnakan
Menginisiasi kajian awal LCA untuk mengembangkan survei Japfa Sustainability
operasi perunggasan dengan lingkup praktik keberlanjutan Reporting System
cradle-to-gate terhadap pemasok (JSRS)
Misi kami untuk menjadi penyedia terkemuka dan terpercaya di bidang produk pangan berprotein terjangkau
sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) PBB No. 2: Tanpa Kelaparan.
Page 12
IKHTISAR KEUANGAN
Page 13
Ikhtisar Keuangan
PENJUALAN NETO LABA USAHA
(Rp. triliun) (Rp. triliun)
48,97 51,18
2,75 2,21
2022 2023
2022 2023 LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
EBITDA DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
(Rp. triliun) (Rp. triliun)
3,86
3,37 1,42 0,93
2022 2023 2022 2023
Catatan: Data berdasarkan Lapkeu Perseroan per 31 Desember 2023
Page 14
TOTAL ASET HUTANG BERSIH/EKUITAS
(Rp. triliun)
34,11
32,69
81,0%
80,1%
2022 2023 2022 2023
BELANJA MODAL (CAPEX)
(Rp. triliun)
1,98
1,94
2022 2023
Catatan: Data berdasarkan Lapkeu Perseroan per 31 Desember 2023
Page 15
TANTANGAN
DAN STRATEGI
KE DEPAN
Page 16
Tantangan & Strategi Ke Depan
Tantangan
1. Faktor global yang dihadapi di awal tahun 2024 antara lain:
Ketegangan geopolitik, terutama perkembangan terakhir antara Rusia dan Ukraina,
telah mengganggu ekonomi global, rantai pasokan dan harga komoditas. Hal ini
berdampak pada biaya bahan baku, bahan bakar dan daya beli konsumen.
Tekanan inflasi global mendorong bank sentral berbagai negara untuk
mempertahankan tingkat suku bunga yang tinggi untuk waktu yang lebih lama.
2. Faktor-faktor global diatas juga berdampak terhadap perekonomian nasional dan
industri perunggasan di Indonesia.
3. Berubahnya pola konsumsi masyarakat akibat Pandemi Covid-19.
Page 17
Tantangan & Strategi Ke Depan Strategi Ke Depan 1. Mendorong karyawan untuk mengikuti pelatihan demi pengembangan diri. 2. Peningkatan teknologi melalui “mobile”, “integrasi data”, “data science platform”, internet terus mendominasi proyek digitalisasi. 3. Perseroan akan tetap berhati-hati dalam melakukan investasi modal (capital expenditure/capex). 4. Konsisten melakukan manajemen keuangan dan pengendalian kas yang hati-hati (prudent). 5. Perseroan akan terus fokus dalam meningkatkan efisiensi dan profitabilitas. 6. Perseroan akan terus memperkuat bisnis hilirnya melalui pengembangan bisnis pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen, serta mendorong pertumbuhan penjualan ritel ke konsumen melalui outlet ritel yang dimiliki Perseroan baik secara offline maupun online.
Page 18
Tantangan & Strategi Ke Depan Strategi Ke Depan 7. Perseroan juga akan terus melakukan edukasi kepada para peternak dan petambak di Indonesia agar produk yang dihasilkan dapat memiliki kualitas dan daya saing yang kuat. 8. Ke depannya, Perseroan masih akan fokus pada bisnis inti yang saat ini digeluti. Perseroan terus berupaya untuk meningkatkan penetrasi produk seraya terus melakukan upaya edukasi pentingnya protein hewani bagi kesehatan, sejalan dengan program Pemerintah untuk mengurangi gizi buruk dan stunting. 9. Industri peternakan dan perikanan masih memiliki potensi yang sangat besar mengingat populasi penduduk Indonesia yang besar. Masih rendahnya tingkat konsumsi protein hewani di Indonesia membuat peluang usaha Perseroan ke depan masih sangat terbuka lebar. Kami tetap yakin akan prospek jangka panjang dan pertumbuhan berkelanjutan Perseroan pada masa-masa yang akan datang.
Page 19
LAMPIRAN
Page 20
Wilayah Kerja Perseroan
Pabrik Pakan Ikan
Deli Serdang, Lampung Selatan,
dan Pakan Udang
Purwakarta, Gresik, Banyuwangi
Aquafeed Mills
Pembibitan Udang Pembibitan Udang/Shrimp Hatcheries: Pidie Jaya,
dan Tambak Bangka Barat, Lampung Selatan, Serang,
Udang Carita, Indramayu, Rembang,
Shrimp Banyuwangi, Buleleng, Jembrana,
Hatcheries Sumbawa, Barru
and Shrimp
Farms Tambak Udang/Shrimp Farms: Situbondo (2),
Banyuwangi (2)
Pembibitan Pembibitan Ikan Air Tawar/Freshwater Fish
Ikan Air Tawar Hatcheries: Simalungun, Karawang, Sleman,
dan Tambak Ikan Situbondo, Banjar, Tanah Laut
Freshwater
Fish
Hatcheries Tambak Ikan/Fish Farms: Simalungun,
and Fish Situbondo, Banyuwangi (2)
Farms
Pabrik
Pengolahan Hasil
Ikan dan Udang
Fish and Simalungun, Cirebon, Banyuwangi
Shrimp
Processing
Plants
Penggemukan Sapi Lampung
Medan (2), Padang, Lampung, Cikande-Serang, Tangerang, Purwakarta,
Pabrik Pakan Ternak Beef Cattle Feedlot
Cirebon (2), Grobogan, Sragen, Buduran-Sidoarjo, Gedangan-Sidoarjo,
Poultry Feedmills
Margomulyo-Surabaya, Banjarmasin, Makassar Unit Rumah Potong
Hewan dan Pengolahan
Daging Sapi Serang
Pengeringan Jagung Medan, Padang, Lampung, Cikande-Serang, Cirebon, Grobogan, Sragen,
Corn Dryer Buduran, Margomulyo-Surabaya, Banjarmasin, Makassar, Gowa, Sidrap Abattoir and Meat Processing
Unit
Medan, Lampung, Cikupa-Tangerang, Parung-Bogor, Cicurug-Sukabumi, Pabrik Karung Plastik
Rumah Potong Ayam Sadang-Purwakarta, Pemalang, Pabelan-Salatiga, Magelang, Yogyakarta, Wonoayu-Sidoarjo
Plastic Bag Factory
Slaughterhouse Boyolali, Krian-Sidoarjo, Wonoayu-Sidoarjo, Tabanan-Bali, Bati-Bati-
Banjarmasin, Makassar Pabrik Vaksin Hewan Gunung Putri-Kab. Bogor (2)
Poultry Cold Storage Animal Vaccine Factories
(Di luar RPA/Outside Tiga Raksa-Tangerang Selatan, Karang Anyar-Surakarta, Mojokerto
Slaughterhouse) Unit Kesehatan Hewan dan Peralatan
Kandang Klapanunggal-Kab. Bogor
Unit Pengolahan Daging (SGF) Animal Health and Livestock
Cikupa-Tangerang, Cicurug-Sukabumi, Boyolali, Wonoayu-Sidoarjo
Meat Processing Unit (SGF) Equipment Unit
Unit Pengolahan Susu (SGF) Pabrik Premix Cikarang
Boyolali Premix Plant
Milk Processing Unit (SGF)
Page 21
Wilayah Kerja Perseroan
Bandar Masilam (1,2,3), Tiga Panah, Senembah TMH, Tambang, Htc. Seulimeum, Htc. Tanjung Morawa, Htc.
Kampar, Tapung (1, 2), 2X11 Kayutanam, Lubuk Basung, Mestong, Bandar Masilam, Htc. Tambang, Htc. Teluk
Gelumbang (1,2), Kelekar, GP Payaraman (1,2), Gisting (1,2) Tanjung Bintan, Htc. 2x11 Kayu Tanam, Htc.
Bintang, GP Tegineneng, Petir, Darandang (1,2), Bojong (1,2), Cipunegara Mestong, Htc. Gelumbang, Htc. Bumi
(1,2,3), Nagrak (1,2), Kalapanunggal (1,2), Cimerak, Nyalindung, Jampang Ratunuban, Htc. Kronjo, Htc. Cipunagara
Tengah, Sukatani, Parung Kuda, GP Wanayasa (1,2), GP Kiara Pedes (1,2), HATCHERY (1,2), Htc. Parungkuda, Htc. Sucinaraja, Htc.
FARM PBD-JAPFA
PBD-JAPFA
Bojong, Belik, Wonosegoro, Puncakwangi, Ngaringan, Sale, Margasari, Wanayasa, Htc. Tengaran, Htc. Rawalo, Htc.
Purwodadi (1,2), Purwosari (1,2), Singosari, Pungging, Grati (1,2,3,4), Cepiring, Htc. Wonorejo, Htc. Purwoasri,
Wonosalam (Sewa), Wongsorejo, Dampit, Tutur, GP Ngajum, Pupuan (1,2), Htc. Baturiti, Htc. Melaya, Htc. Pringgabaya,
Toho, Tambang Ulang (1,2,3), Loajana, Sepaku, Pangkalan Banteng, Htc. Anjungan, Htc. Bati--Bati, Htc.
Tompobulu (1,2), Tanralili, Mattiro Bulu, Kauditan. Pangkalan Lada, Htc. Loajana, Htc. Tanralili,
Htc. Palu Utara, Htc. Kauditan.
Page 22
TERIMA KASIH
Page 23
PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk
PUBLIC EXPOSE
Jakarta, 3 April 2024
Akselerasi Sinergi dan Kolaborasi
Untuk Pertumbuhan Yang Berkelanjutan
Accelerating Synergy and Collaboration
Towards Sustainable Growth
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Sekilas Japfa Tbk
p.4
unresolved
org
Pusat Statistik
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.