Back to announcement
penjelasan perubahan libialitas 2023rev1.pdf
Financial statement Text extracted BLUESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Jakarta, 25 Maret 2025
Nomor : 010/BPP/DD/0324
kepada Yth
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Departemen Keuangan RI
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 4-7
Jakarta 10710
Perihal : Penjelasan atas Perubahan Jumlah atau Libialitas lebih dari 20%
Dengan hormat,
Sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-E III.1.4, bersama ini kami menyampaikan penjelasan
mengenai adanya perubahan lebih dari 20% pada jumlah Libialitas dan ekuitas Perseroan
untuk Periode Laporan Keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2023 ( di audit) di
bandingkan dengan posisi Per 31 Desember 2022 Sebagai Berikut :
- Terjadi kenaikan jumlah liabilitas sebesar Rp 5.273.732.243 (39,7%) dari Rp
8.018.755.151 menjadi Rp 13.292.487.394, dikarenakan perubahan pembukuan
terhadap pembelian aset dengan cara mencicil. Sebelumnya di catat sebagai uang
muka, pada tahun 2023 diubah menjadi aset tetap yang belum selesai cicilannya
sehingga muncul Utang pembelian aset tetap - Tanah sebesar Rp 4.863.909.108.
Selain itu juga ada peremajaan Kendaraan logistic sebesar Rp 349.666.000. Kenaikan
jumlah liabilitas ini juga seimbang dengan kenaikan jumlah aset tetap sebesar Rp
14.862.202.174 (33,3%) dari Rp 29.818.320.671 menjadi Rp 44.680.522.845.
Demikian penjelasan kami atas perubahan jumlah Libialitas Perseroan kami, atas
perhatiannya Bapak / Ibu kami ucapkan Terima Kasih.
Hormat Kami
PT. BERKAH PRIMA PERKASA TBK
Herman Tansri
Direktur Utara
Tembusan:
1. Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B; dan
2. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa,
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Departemen Keuangan RI
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawasan Pasar Modal
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.