Back to announcement
20240327_SMFP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31620285_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted SMFPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 38
Page 1
Nomor : S-0849/DIR/SMF/III/2024 Jakarta, 27 Maret 2024
Lampiran : 1 Set
Kepada Yth.
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. : Direktur Pengelolaan Investasi
Perihal : Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBA-SP SMF-BTN04 Periode yang
Berakhir 31 Desember 2023
Merujuk Pasal 49 POJK.23/POJK.04/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Pedoman
Penerbitan dan Pelaporan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Dalam Rangka
Pembiayaan Sekunder Perumahan, bersama ini kami sampaikan:
1. Laporan Keuangan Tahunan ( Audited) EBA-SP SMF-BTN04 periode yang berakhir 31
Desember 2023.
2. Bukti publikasi Laporan Keuangan Tahunan ( Audited) EBA-SP SMF-BTN04 periode yang
berakhir 31 Desember 2023 yang diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2024 di harian berskala
Nasional Investor Daily.
Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero ) PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )
Ditandatangani secara elektronik oleh : Ditandatangani secara elektronik oleh :
Heliantopo Soraya Ramly
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Kepala Divisi Manajemen Kredit
"Layanan Pengaduan Pemangku Kepentingan dan Whistle Blowing System:
Apabila terdapat pegawai SMF yang menerima/meminta gratifikasi dan suap dapat dilaporkan
melalui https://wbs.smf-indonesia.co.id/ dan/atau terdapat keluhan dapat disampaikan melalui
surat elektronik stakeholder.care@smf-indonesia.co.id."
Page 2
EFEK BERAGUN ASET
BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL
BANK TABUNGAN NEGARA 04
(EBA-SP SMF-BTN04)
Laporan Keuangan Tahunan
Per 31 Desember 2023 dan 2022
Serta Untuk Tahun-tahun Yang Berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
Page 3
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
Daftar isi
Halaman
Surat Pernyataan Penerbit (PT Sarana Multigriya Finansial (Persero))
Surat Pernyataan Bank Kustodian (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk)
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Per Desember 2022 dan 2022
Serta Untuk Tahun-tahun Yang Berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan Atas Laporan Keuangan 5
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
Aset
Kas dan Setara Kas 2.c, 2.d, 3, 18 35,464,613,990 31,859,105,277
Rekening Titipan 2.c, 4, 18 4,573,815,875 8,357,548,734
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 2.c, 5, 18 338,915,921,990 547,512,247,609
Piutang Bunga 2.c, 6, 18 7,065,166,511 157,386,404
Aset Pajak Tangguhan 2.c, 2.f, 17.d 1,450,523,972 1,351,501,903
Jumlah Aset 387,608,079,031 589,237,789,927
Liabilitas dan Aset Bersih
Liabilitas
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.c, 7, 18 2,006,835,458 1,863,840,304
Utang Bunga 2.c, 8, 18 165,700,617 330,837,588
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 2.c, 9, 18 198,840,740,508 397,005,105,825
Utang Pajak 2.c, 2.f, 17.b 459,381,542 1,133,098,341
Utang Lain-lain 2.c, 10, 18 9,262,330,473 8,357,548,733
Jumlah Liabilitas 210,734,988,598 408,690,430,791
Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B 1, 2.c, 11, 18 176,000,000,000 176,000,000,000
Saldo Laba 873,090,433 4,547,359,136
Jumlah Aset Bersih 176,873,090,433 180,547,359,136
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 387,608,079,031 589,237,789,927
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 11
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
Pendapatan Investasi
Bunga 2.e, 12, 18 66,732,735,460 93,278,881,614
Denda Keterlambatan 2.f, 12 3,103,364,097 2,580,462,544
Jumlah Pendapatan Investasi 69,836,099,557 95,859,344,158
Beban Investasi
Bunga EBA Kelas A 2.e, 13, 18 23,943,132,559 41,054,386,699
Jasa Penunjang 2.e, 14, 18 21,385,066,404 28,633,170,913
Lain-lain 2.e, 15, 18 24,321,072 49,460,189
Jumlah Beban Investasi 45,352,520,035 69,737,017,801
Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Penyisihan Piutang KPR 2.e, 16, 18 (450,100,315) 3,214,306,035
Jumlah Beban Lain-lain (450,100,315) 3,214,306,035
Laba sebelum Pajak Penghasilan 24,033,479,207 29,336,632,393
(Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan
Pajak Kini 2.f, 17.c 5,170,969,980 5,512,578,500
Pajak Tangguhan 2.f, 17.d (99,022,069) 707,147,328
Jumlah (Manfaat)/Beban Pajak
Penghasilan 5,071,947,911 6,219,725,828
Laba Periode Berjalan 18,961,531,296 23,116,906,565
Penghasilan Komprehensif Lain - -
Laba Komprehensif Periode Berjalan 18,961,531,296 23,116,906,565
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 12
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk Periode Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat EBA-SP Jumlah Aset
Kelas B Saldo Laba Bersih
Saldo Per 1 Januari 2022 176,000,000,000 4,310,452,571 180,310,452,571
Penyesuaian - -
Saldo per 1 Januari 2022 Setelah 176,000,000,000 4,310,452,571 180,310,452,571
Bunga Sertifikat
EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (22,880,000,000) (22,880,000,000)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 23,116,906,565 23,116,906,565
Saldo Per 31 Desember 2022 176,000,000,000 4,547,359,136 180,547,359,136
Saldo Per 1 Januari 2023 176,000,000,000 4,547,359,136 180,547,359,136
Penyesuaian 244,200,000 244,200,000
Saldo per 1 Januari 2022 Setelah 176,000,000,000 4,791,559,136 180,791,559,136
Distribusi EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (22,880,000,000) (22,880,000,000)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 18,961,531,296 18,961,531,296
Saldo Per 31 Desember 2023 176,000,000,000 873,090,433 176,873,090,433
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 13
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 208,146,225,304 114,802,265,762
Penerimaan Bunga dan Denda KPR 61,947,363,735 49,112,725,453
Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro 980,955,716 451,055,353
Penerimaan Restitusi Pajak - 1,074,623,677
Pembayaran Jasa Penunjang (20,997,871,250) (14,301,686,676)
Pembayaran Pajak (5,982,723,472) -
Pembayaran Lain-lain (24,321,072) (37,163,720)
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 244,069,628,961 151,101,819,849
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (198,164,365,317) (116,048,520,964)
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (24,108,269,530) (22,753,034,298)
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B (22,880,000,000) (11,440,000,000)
Pembayaran/(Penerimaan) Utang Lain-lain 4,688,514,599 (2,000,000,000)
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan (240,464,120,248) (152,241,555,262)
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas 3,605,508,713 (1,139,735,413)
Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 31,859,105,277 43,630,028,338
Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 35,464,613,990 42,490,292,925
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 14
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Tabungan
Negara 04 (EBA-SP SMF-BTN04), yang selanjutnya disebut "Entitas", diterbitkan oleh Penerbit,
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (“SMF”), berdasarkan akta perjanjian penerbitan EBA-
SP SMF-BTN04 No. 22 tanggal 12 Februari 2018 antara PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta. EBA-SP merupakan efek hasil sekuritisasi atas
kumpulan tagihan dari portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terpilih (Kumpulan
Tagihan) yang dibeli dari Bank Tabungan Negara (Kreditur Asal) sejumlah Rp2.000.000.000.000
(dua triliun Rupiah) yang bersama-sama diwakili oleh Wali Amanat dan Penerbit serta
ditatausahakan oleh Bank Kustodian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”).
EBA-SP SMF-BTN04 ini diterbitkan dalam 2 (dua) kelas yaitu EBA-SP Kelas A yang terdiri dari
Seri A1 dengan total nilai nominal sebesar Rp700.000.000.000 (tujuh ratus miliar Rupiah)
mewakili 35,00% (tiga puluh lima koma nol nol persen) dari Kumpulan Tagihan dengan tingkat
bunga tetap sebesar 7,00% (tujuh koma nol nol persen) per tahun dan Seri A2 dengan total nilai
nominal sebesar Rp1.124.000.000.000 (satu triliun seratus dua puluh empat miliar Rupiah)
mewakili 56,20% (lima puluh enam koma dua nol persen) dari Kumpulan Tagihan dengan tingkat
bunga tetap sebesar 7,50% (tujuh koma lima nol persen) per tahun. EBA-SP SMF-BTN04 Kelas
B dengan total nominal sebesar Rp176.000.000.000 (seratus tujuh puluh enam miliar Rupiah)
mewakili 8,80% (delapan koma delapan nol persen) dari jumlah Pokok Terutang atas Kumpulan
Tagihan pada tanggal cut-off final. Tanggal jatuh tempo final EBA-SP SMF-BTN04 jatuh pada
tanggal 7 Mei 2029, namun diperkirakan akan lunas lebih awal karena Kumpulan Tagihan
mempunyai rata-rata tertimbang jatuh tempo (weighted average life) adalah 7,03 tahun.
Pemegang EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A berhak untuk mendapatkan pembayaran bunga setiap
3 (tiga) bulan sekali pada tanggal pembayaran. Bersamaan dengan itu dilakukan juga
pembayaran pokok atas EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A sesuai dengan Urutan Prioritas
Pembayaran.
EBA-SP Kelas A diklasifikasikan sebagai Efek bersifat utang berarus kas tetap, sedangkan Kelas
B diklasifikasikan sebagai Efek bersifat ekuitas berarus kas tidak tetap. EBA-SP Kelas A dan
EBA-SP Kelas B dapat dipindahtangankan. Hanya EBA-SP Kelas A yang akan ditawarkan
kepada publik, dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. EBA-SP dikeluarkan dalam satuan
nominal pokok terutang Rp1 (satu Rupiah) sebagai bukti hak milik bersama secara proporsional
yang tidak terbagi atas Kumpulan Tagihan.
EBA-SP SMF-BTN04 telah mendapatkan surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Eksekutif OJK No. S-198/PM.21/2018 tanggal
23 Februari 2018 untuk ditawarkan kepada publik. EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A merupakan
sertifikat tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo EBA Kelas A yang diterbitkan atas nama
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti kepesertaan untuk kepentingan
pemegang EBA-SP Kelas A.
Entitas memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 83.941.831.6.064.000.
Page 15
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
2. a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Laporan keuangan Entitas telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar dan Interpretasi yang
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI),
serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas yang berada di bawah
pengawasannya dan ketentuan akuntansi lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.
2. b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan
laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, dibulatkan dan
disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang juga sebagai mata uang fungsional Entitas kecuali
bila dinyatakan secara khusus.
2. c. Instrumen Keuangan
Entitas mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika
dan hanya jika, Entitas menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen
tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Entitas mengukur
pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau
liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Aset keuangan Entitas diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
1. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
2. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments
of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif
atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan
penurunan nilainya.
Pendapatan keuangan dihitung dengan metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui
6
Page 16
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau
direklasifikasi.
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian
untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan
jumlahnya atau tidak sering.
ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
(”FVTOCI”)
Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
1. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
2. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments
of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui
dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan
keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi.
Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
iii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui
dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI,
sehingga diukur pada FVTPL. Namun demikian, Entitas dapat menetapkan pilihan yang tidak
dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan
untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI.
Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan
komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
Entitas mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk
derivatif yang merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.
b) Liabilitas keuangan yang timbul Ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
diterapkan.
c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku
7
Page 17
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen
selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:
I. Jumlah penyisihan kerugian; dan
II. Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari
penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72.
Saat pengakuan awal Entitas dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan untuk
mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar
atau jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
a) Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran atau
pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari
pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau
liabilitas dengan dasar yang berbeda beda; atau
b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi
investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas
kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Entitas.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Entitas menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Entitas menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang
perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit
ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Entitas membandingkan antara risiko gagal
bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan
mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya
atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko
kredit sejak pengakuan awal.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan
atau kebangkrutan Entitas atau pihak lawan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Entitas menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas
arus kas yang berasal dari aset berakhir, atau Entitas mentransfer aset keuangan dan
secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada
entitas lain. Jika Entitas tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer,
maka Entitas mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas
terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Entitas memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Entitas masih
mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang
diterima.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
8
Page 18
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada keadaan
yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai
tercatat masing-masing diakui dalam laba rugi.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya
perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas
keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga
selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen
keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh
jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Entitas mengestimasi arus kas dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,
seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak
mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi
dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang
merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh
premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi
Entitas mereklasifikasi aset keuangan ketika Entitas mengubah tujuan model bisnis untuk
pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat
diterapkan.
Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan, maka Entitas menerapkan reklasifikasi
secara prospektif dari tanggal reklasifikasi. Entitas tidak menyajikan kembali keuntungan,
kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui
sebelumnya.
Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal
reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan
diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat
Entitas melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset keuangan kategori FVTPL
menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar pada tanggal
reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru.
Pada saat Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai wajarnya diukur pada tanggal
reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan
diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak
disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan
sebaliknya, yaitu keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi.
Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai wajar
9
Page 19
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi aset
keuangan diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi
tidak memengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi.
Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai
akibat dari reklasifikasi.
Pada saat Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL
menjadi kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya.
Sama halnya, ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI
menjadi kategori pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya.
Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal
reklasifikasi.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Entitas saat
ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar
berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input
terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar:
i. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
yang dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1);
ii. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2);
iii. Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Entitas sebisa mungkin menggunakan data
pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi
secara langsung, Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya
dan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Entitas pada akhir periode pelaporan
dimana perpindahan terjadi.
2) Liabilitas Keuangan
Pengakuan Awal dan Pengukuran
Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau utang dan pinjaman.
Entitas menetapkan klasifikasi atas liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
10
Page 20
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengakuan awal liabilitas keuangan dicatat pada nilai wajar, dalam hal utang dan pinjaman,
termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal laporan
posisi keuangan, Entitas memiliki liabilitas keuangan.
Pengukuran setelah Pengakuan Awal
Utang dan pinjaman diukur setelah pengakuan awal dengan metode harga perolehan
diamortisasi menggunakan tingkat bunga efektif.
Penghentian Pengakuan
Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas yang ditetapkan
dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dan pemberi
pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda atau bila
persyaratan dan liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran
atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas
keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi.
3) Lainnya
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai bersihnya disajikan
dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara bersih atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal
pelaporan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode
pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian yang diizinkan oleh PSAK 68 seperti dengan mengacu pada
transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm's length transaction);
mengacu kepada nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa
arus kas yang didiskonto atau model penilaian lainnya.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal
pelaporan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode
pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi.
2. d. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas mencakup kas, bank, dan investasi jangka pendek yang jatuh tempo dalam
waktu tiga bulan atau kurang.
2. e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari piutang Kredit Pemilikan Rumah dan penempatan pada deposito diakui
secara akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku yang
memperhitungkan hasil efektif aset tersebut.
11
Page 21
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan denda keterlambatan diakui pada saat diterima oleh Entitas dan beban diakui pada
saat terjadinya secara akrual.
2. f. Perpajakan
EBA berbentuk Surat Partisipasi adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan,
kongsi atau firma. Objek pajak penghasilan Entitas diatur dalam Surat Keputusan Direktur
Jenderal Pajak No. KEP-147/PJ/2003 Tanggal 13 Mei 2003 tentang Pajak Penghasilan atas
penghasilan yang diterima atau diperoleh Entitas dan para investornya, serta ketentuan pajak
yang berlaku. Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh
Entitas. Sedangkan pembayaran imbal hasil yang dibayarkan Entitas kepada Pemegang EBA
dengan arus kas tetap merupakan objek pajak penghasilan final.
Perhitungan pajak penghasilan Entitas mengikuti ketentuan pajak penghasilan badan.
Sementara imbal hasil yang dibayarkan kepada para pemegang EBA dengan arus kas tidak
tetap bukan merupakan objek pajak.
Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak final yang dicatat dalam
laporan laba rugi. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto dari aktivitas
operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
berlaku.
Beban pajak kini terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak kini ditentukan berdasarkan
penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh dikurangi dengan biaya untuk mendapatkan,
menagih dan memelihara penghasilan pada periode yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang telah berlaku
atau yang secara substansial telah berlaku pada akhir periode pelaporan dan diharapkan
diterapkan ketika aset pajak penghasilan tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak penghasilan
tangguhan diselesaikan. Aset/liabilitas pajak penghasilan tangguhan diakui hanya jika besar
kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak dimasa depan akan mencukupi untuk
dikompensasikan dengan perbedaan temporer yang masih dapat dimanfaatkan.
Pajak penghasilan final
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan
laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak
diakui adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
berbeda dengan dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset
atau liabilitas pajak tangguhan.
Pajak penghasilan tidak final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit dari aktivitas operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
12
Page 22
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
boleh dikurangkan dengan rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan
dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan
diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada
tanggal laporan posisi keuangan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan posisi keuangan
atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
2. g. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai
adalah sesuai dengan yang diatur dalam PSAK 7 “Pengungkapan pihak-pihak berelasi“.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Entitas (sebagai entitas pelapor),
yang meliputi:
a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas
sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a); atau
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2014 Pasal 13, diatur bahwa Penerbit dilarang
memiliki hubungan berelasi dengan Kreditur Asal, Bank Kustodian, dan/atau Wali Amanat; serta
Kreditur Asal dilarang memiliki hubungan berelasi dengan Bank Kustodian dan/atau Wali
Amanat, kecuali hubungan berelasi yang terjadi kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah,
baik langsung maupun tidak langsung.
Semua transaksi dan saldo atas dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, apakah yang
dilaksanakan dengan atau tidak dengan syarat atau kondisi normal yang sama dengan pihak
yang tidak berelasi, diungkapkan dalam laporan keuangan.
13
Page 23
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2. h. Sumber Estimasi Ketidakpastian Pertimbangan Akuntansi yang Penting
Penyusunan laporan keuangan Entitas mengharuskan Penerbit dan Bank Kustodian untuk
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam
periode pelaporan berikutnya.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di halaman berikutnya. Entitas
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
disusun. Asumsi utama berkaitan dengan masa mendatang serta sumber utama ketidakpastian
estimasi lain pada tanggal laporan posisi keuangan, yang memiliki risiko signifikan menyebabkan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku berikutnya.
i. Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah
tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Entitas mengakui liabilitas atas pajak
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan
badan.
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik
penilaian termasuk penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini
berasal dari data pasar yang bisa diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan Penerbit dan Bank Kustodian
diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang berjangka
waktu panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat, dan asumsi tingkat gagal
bayar.
ii. Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh Penerbit dan Bank Kustodian dalam rangka penerapan
kebijakan akuntansi Entitas yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan.
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Entitas menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan berdasarkan PSAK 71 yang juga sesuai dengan kebijakan akuntansi
EBA-SP SMF-BTN04 seperti diungkapkan pada Catatan 2.c.
Klasifikasi aset keuangan dalam PSAK 71 dapat diukur melalui biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi
(FVTPL).
- Aset keuangan diukur melalui biaya perolehan diamortisasi meliputi kas, giro pada
bank, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Kembali, pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Syariah, pendapatan bunga dan marjin yang masih akan diterima,
tagihan akseptasi, efek, dan aset lain-lain;
- Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
meliputi efek-efek dan penyertaan saham;
14
Page 24
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
- Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FTVPL) meliputi aset
keuangan dalam kelompok diperdagangkan dan tagihan derivative tidak terkait lindung
nilai.
3. Kas dan Setara Kas
Akun ini merupakan rekening giro milik Entitas yang terdapat di PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dikelola oleh Bank Kustodian
per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023 2022
Kas dan Setara Kas
Bank
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rekening Koleksi 26,867,432,832 26,659,584,074
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Pajak 8,552,757,080 5,148,674,775
Rekening Bunga 11,561,557 14,469,181
Rekening Pokok 28,891,755 36,377,247
Rekening Koleksi 3,970,766 -
35,464,613,990 31,859,105,277
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
4. Rekening Titipan
Rekening Titipan merupakan rekening-rekening yang terdapat di BRI yang dibentuk oleh pihak
Pendukung Kredit dan Kreditur Asal. Rekening titipan per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
2023 2022
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Dana Cadangan 3.964.761.367 7.753.345.611
Rekening Dana Transisi Penyedia Jasa 609.054.508 604.203.123
Jumlah Rekening Titipan 4.573.815.875 8.357.548.734
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
5. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Kredit Pemilikan Rumah merupakan aset Kredit Pemilikan Rumah yang dibeli dari
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan Akta Jual Beli No. 23 tanggal
12 Februari 2018 antara Penerbit PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan penjual
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
15
Page 25
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah piutang secara terus menerus akan menurun sesuai dengan pelunasan pokok utang dari
Kredit Pemilikan Rumah yang dilakukan oleh para Debitur dengan saldo per 31 Desember 2023
dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 345,509,212,771 553,655,438,075
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 6,593,290,781 6,143,190,466
Jumlah 338,915,921,990 547,512,247,609
Rincian Piutang KPR berdasarkan tingkat kolektabilitas yaitu:
2023 2022
Kolektabilitas 1 (Lancar) 231,721,946,411 389,644,636,191
Kolektabilitas 2 (1 - 90 hari) 38,935,587,363 56,560,332,184
Kolektabilitas 3 (91 - 120 hari) 3,850,336,935 4,592,654,257
Kolektabilitas 4 (121 - 180 hari) 6,210,486,425 8,837,742,623
Kolektabilitas 5 (>180 hari) 64,790,855,637 94,020,072,820
345,509,212,771 553,655,438,075
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 6,593,290,781 6,143,190,466
Jumlah 338,915,921,990 547,512,247,609
Rincian Piutang KPR berdasarkan sisa waktu jatuh tempo (remained term of maturity) yaitu:
2023 2022
Hingga 1 tahun 39,433,095,819 35,641,145,423
1 - 2 tahun 80,043,760,652 75,277,292,232
2 - 3 tahun 66,596,967,942 134,334,474,271
3 - 4 tahun 135,745,814,718 99,125,164,026
4 - 5 tahun 10,700,390,670 181,452,531,358
Lebih dari 5 tahun 12,989,182,970 27,824,830,763
345,509,212,771 553,655,438,075
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian 6,593,290,781 6,143,190,466
Jumlah 338,915,921,990 547,512,247,609
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian yang dibentuk telah
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian akibat tidak tertagihnya piutang KPR.
Perubahan dalam cadangan kerugian kredit ekspektasian atas piutang Kredit Pemilikan Rumah
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Saldo awal 6,143,190,466 9,357,496,501
Penambahan (Pemulihan) 450,100,315 (3,214,306,035)
Saldo akhir 6,593,290,781 6,143,190,466
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
16
Page 26
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
6. Piutang Bunga
Piutang bunga merupakan pendapatan bunga KPR yang masih harus diterima oleh
EBA-SP SMF-BTN04 per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
Rp7.065.166.511 dan Rp157.386.404.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
7. Biaya yang Masih Harus Dibayar
Akun ini merupakan biaya yang masih harus dibayar per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan
rincian sebagai berikut:
2023 2022
Jasa Penyedia Jasa 1.883.259.263 1.488.341.861
Jasa Pemeringkat - 244.200.000
Jasa Audit 110.000.000 110.000.000
Jasa Agen Pembayar 2.896.981 4.973.527
Jasa Pendukung Kredit 3.698.429 5.653.650
Jasa Kustodian 3.051.203 4.664.261
Jasa Penerbit (Manajemen) 2.773.822 4.240.238
Jasa Wali Amanat 1.155.760 1.766.766
Jumlah Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.006.835.458 1.863.840.304
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
8. Utang Bunga
Utang bunga merupakan bunga terutang kepada Pemegang Sertifikat Efek Beragun Aset
Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A2 per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
Rp165.700.617 dan Rp330.837.588.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
9. Utang Sertifikat EBA-SP
Utang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A merupakan instrumen
keuangan bersifat liabilitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat
Partisipasi kelas A. Utang ini dikenakan bunga sebesar 7,00% per tahun untuk pemegang
sertifikat kelas A1 dan 7,50% per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A2.
Utang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A2 per 31 Desember 2023
dan 2022 adalah sebagai berikut:
17
Page 27
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
PT Sarana Multigriya Finansial 97.120.610.800 193.910.856.849
DJS Ketenagakerjaan
Program Jaminan Hari Tua - TRD 44.226.143.352 88.301.847.381
PT Taspen (Asuransi) - AFS 35.380.914.681 70.641.477.906
PT Asuransi Allianz Life Ind - Life Health IDR 8.845.228.670 17.660.369.475
Reksa Dana Setiabudi Dana Obligasi Unggulan 5.307.137.202 10.596.221.686
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI 2.653.568.601 5.298.110.842
Dana Pensiun BTN 1.769.045.734 3.532.073.896
Perum Jamkrindo 1.769.045.734 3.532.073.896
Dana Pensiun Pertamina 1.769.045.734 3.532.073.894
Jumlah Utang Sertifikat A2 198.840.740.508 397.005.105.825
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
10. Utang Lain-lain
Utang lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk mencatat dana cadangan dari
Pendukung Kredit dan dana transisi penyedia jasa dari Penyedia Jasa per 31 Desember 2023
dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023 2022
Dana Cadangan - Pendukung Kredit 3,964,761,368 7,753,345,610
Dana Transisi - Penyedia Jasa 609,054,508 604,203,123
Lain-lain 4,688,514,597 -
Jumlah Utang Lain-lain 9,262,330,473 8,357,548,733
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
11. Sertifikat EBA Kelas B
Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B merupakan instrumen
keuangan bersifat ekuitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat
Partisipasi kelas B, di mana pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
a. Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan pajak, biaya-biaya senior atau jasa
pendukung, imbalan jasa penyedia jasa, bunga EBA kelas A.
b. Pokok EBA kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya.
c. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang
batas rekening cadangan.
Rincian setoran Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B
per 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian pemegang EBA-SP sebagai berikut:
18
Page 28
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk 161.000.000.000 161.000.000.000
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN 10.000.000.000 10.000.000.000
PT Asuransi Binagriya Upakara 5.000.000.000 5.000.000.000
Jumlah Sertifikat B 176.000.000.000 176.000.000.000
Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B dibayarkan kepada pemegang
sertifikat B yang pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
a. Pajak.
b. Biaya-biaya senior.
c. Imbalan jasa penyedia jasa.
d. Bunga EBA-SP SMF-BTN04 kelas A.
e. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang
batas rekening cadangan.
f. Transfer ke rekening koleksi pokok dalam urutan prioritas berikut ini untuk menutup:
1) Tiap tagihan dalam kumpulan tagihan yang menjadi tagihan tertunggak selama 3 (tiga)
periode koleksi sebelumnya.
2) Tiap tagihan tertunggak yang belum tergantikan.
g. Menutup tagihan yang tertunggak selama 3 (tiga) periode dan tagihan tertunggak yang
belum tergantikan.
h. Pembayaran kembali ke dalam rekening koleksi pokok yang dibayarkan untuk menutup
kekurangan pembayaran bunga.
i. Imbalan jasa pendukung kredit.
j. Membayar ke rekening dana transisi penyedia jasa atas hasil investasi dana dalam rekening
dana transisi penyedia jasa.
k. Membayar kepada Pendukung Kredit atas setiap jumlah yang dikeluarkan dari rekening
cadangan karena melebihi jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan.
l. Biaya-biaya junior yang dibayarkan secara pari passu dan pro-rata di antara mereka, dan
m. Jumlah tersisa dibayarkan kepada pemegang EBA-SP SMF-BTN04 kelas B.
Para pemegang sertifikat kelas B menerima penghasilan arus kas tidak tetap yang bersifat
mengambang berupa bunga, dengan ketentuan maksimal 13% per tahun dari saldo sertifikat
kelas B pada awal periode bunga. Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas
B atau Dividen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing adalah sebesar Rp11.440.000.000 dan Rp11.440.000.000.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
12. Pendapatan Investasi
Pendapatan investasi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 adalah sebagai berikut:
19
Page 29
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Pendapatan Bunga Kredit Kepemilikan Rumah 65,751,779,745 48,598,703,163
Pendapatan Bunga Deposito 617,206,114 354,317,513
Pendapatan Jasa Giro 363,749,601 96,737,840
Jumlah Pendapatan Bunga 66,732,735,460 49,049,758,516
Denda Keterlambatan 3,103,364,097 821,788,248
Jumlah Denda Keterlambatan 3,103,364,097 821,788,248
Jumlah Pendapatan Investasi 69,836,099,557 49,871,546,764
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
13. Beban Bunga
Beban bunga Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi A2 untuk periode tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp23.943.132.559
dan Rp41.054.386.699.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
14. Beban Jasa Penunjang
Beban jasa penunjang untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Jasa Penyedia Jasa 15.373.575.988 26.184.260.575
Jasa Pendukung Kredit 441.945.356 643.000.777
Jasa Penerbit 331.459.017 482.250.568
Jasa Kustodian 364.604.920 532.143.656
Jasa Pemeringkat 440.000.000 244.200.000
Jasa Listing BEI 105.898.276 152.648.925
Jasa Wali Amanat 138.107.923 200.937.738
Jasa Audit 160.000.000 160.000.000
Jasa Agen Pembayar 13.536.582 22.728.674
Jasa Registrar KSEI 11.100.000 11.000.000
Lain-lain 4.004.838.342 -
Jumlah Beban Jasa Penunjang 21.385.066.404 28.633.170.913
Beban jasa penunjang lain-lain merupakan porsi pemulihan tagihan atas jasa penyedia jasa.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
20
Page 30
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
15. Beban Investasi - Lain-Lain
Akun ini merupakan pembayaran denda pajak, biaya administrasi bank, biaya iklan dan biaya
materai untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Beban Transaksi 1.785.600 2.081.093
Beban Materai 30.000 -
Lain-lain 22.505.472 47.379.096
Jumlah Beban Lain-lain 24.321.072 49.460.189
Beban lain-lain berasal dari biaya publikasi dan agency fee.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
16. Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Akun ini merupakan pemulihan (penyisihan) kerugian kredit ekspektasian atas piutang KPR
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
sebesar Rp450.100.315 dan (Rp3.214.306.035).
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
17. Perpajakan
a. Pajak DIbayar DI Muka
Akun ini merupakan pajak penghasilan pasal 28 A per 31 Desember 2023 dan 2022 sebesar
Rp138.036.693 dan Rp0.
b. Utang Pajak
Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 25 dan pasal 29 per 31 Desember 2023
dan 2022 dengan rincian sebagai berikut:
2023 2022
PPh Pasal 25 459,381,542 391,524,265
PPh Pasal 29 - 741,574,076
Jumlah Utang Pajak 459,381,542 1,133,098,341
c. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi komersial
dengan taksiran laba fiskal adalah sebagai berikut:
21
Page 31
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Laba bersih sebelum pajak 24,033,479,207 29,336,632,393
Beda Temporer:
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 450,100,315 (3,214,306,035)
Beda Tetap:
Penghasilan yang pajaknya bersifat final (980,955,715) (1,067,231,752)
Biaya mendapat, menagih, memelihara
Penghasilan yang pajaknya bersifat final 1,785,600 2,081,093
Laba/(rugi) kena pajak 23,504,409,407 25,057,175,698
Laba/(rugi) kena pajak - dibulatkan 23,504,409,000 25,057,175,000
Beban Pajak Penghasilan
Tanpa Fasilitas 5,170,969,980 5,512,578,500
Dengan Fasilitas - -
Beban Pajak Penghasilan 5,170,969,980 5,512,578,500
Kredit Pajak Penghasilan (5,309,006,673) (4,771,004,424)
Taksiran Kurang/(Lebih) Bayar Pajak Badan (138,036,693) 741,574,076
d. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan
Rincian dari aset pajak tangguhan per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2023
Dikreditkan
(Dibebankan)
Saldo Awal ke Laba Rugi Saldo Akhir
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspektasian 1,351,501,903 99,022,069 1,450,523,972
Jumlah Aset (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 1,351,501,903 99,022,069 1,450,523,972
31 Desember 2022
Dikreditkan
(Dibebankan)
Saldo Awal ke Laba Rugi Saldo Akhir
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspektasian 2,058,649,231 (707,147,328) 1,351,501,903
Jumlah Aset (Liabilitas)
Pajak Tangguhan 2,058,649,231 (707,147,328) 1,351,501,903
22
Page 32
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
18. Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Kepemilikan : Entitas berelasi dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk, PT Taspen (Persero), dan Perum Jamkrindo karena
dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. Namun, secara aktivitas
operasional masing-masing pihak berelasi mandiri (Independen).
Pemegang : PT Sarana Multigriya Finansial, PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Sertifikat Kelas Tbk
A dan B
Jenis Transaksi Lain : Pihak Berelasi Sifat Hubungan
PT Bank Tabungan Negara Jasa Penyedia Jasa
(Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial Jasa Penerbit
(Persero) Jasa Pendukung Kredit
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Jasa Wali Amanat
Tbk
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi per 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laporan Posisi Keuangan
Kas dan Setara Kas 35,464,613,990 31,859,105,277
Rekening Titipan 4,573,815,875 8,357,548,734
Piutang KPR 338,915,921,990 547,512,247,609
Piutang Bunga 7,065,166,511 157,386,404
Biaya yang Masih Harus Dibayar 1,890,887,274 1,500,002,515
Utang Bunga Kelas A2 161,592,381 161,592,381
Utang Lain-lain 4,573,815,876 8,357,548,733
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A2 97,120,610,800 193,910,856,849
Sertifikat EBA-SP Kelas B 161,000,000,000 161,000,000,000
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi untuk periode yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laporan Laba Rugi dan
Pendapatan Komprehensif Lain
Pendapatan Investasi - Bunga 66,732,735,460 49,049,758,516
Pendapatan Denda Keterlambatan 3,103,364,097 821,788,248
Beban Investasi - Bunga EBA Kelas A2 11,694,643,928 11,013,746,566
Beban Investasi - Bunga EBA Kelas B 131,560,000,000 97,240,000,000
Beban Investasi - Jasa Penunjang 16,649,693,204 10,081,093,308
Pembayaran Pokok Utang Sertifikat
EBA-SP Kelas A 198,164,365,317 116,048,520,964
Pembayaran Bunga Utang Sertifikat
EBA-SP Kelas A 11,533,051,547 10,757,000,869
Pembayaran Jasa Penunjang 14,758,805,930 8,515,798,874
23
Page 33
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
19. Manajemen Risiko Keuangan
a. Risiko Kredit
Risiko Kredit adalah potensi kerugian yang terjadi karena tidak terbayarnya kewajiban
pokok dan bunga yang menjadi hak pemegang EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A. Kumpulan
Tagihan yang disekuritisasi merupakan portofolio tagihan kredit perumahan, sehingga
terdapat potensi kerugian apabila terjadi kegagalan pembayaran angsuran dari Debitur
KPR. Dengan demikian sumber utama dari risiko kredit adalah kemauan dan kemampuan
dari Debitur KPR untuk memenuhi kewajibannya. Dalam hal telah terjadi tagihan macet,
maka terdapat potensi kerugian yang mungkin timbul karena hasil likuidasi properti
dibiayai tidak dapat memenuhi sisa liabilitas terutang Debitur.
b. Konsentrasi Geografis atas Properti Dibiayai
Risiko ini terjadi apabila properti dibiayai terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu.
Apabila daerah tersebut mengalami bencana alam atau perubahan kondisi geografis yang
menyebabkan penurunan nilai ekonomis dari properti dibiayai, maka terdapat potensi
kerugian apabila Debitur KPR wanprestasi dan hasil likuidasi penjualan properti dibiayai
tidak mencukupi sisa kewajiban terutang.
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah potensi kerugian yang terjadi karena ketidakmampuan melakukan
penjualan kembali EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A di pasar sekunder. Selain itu, risiko
likuiditas bagi Entitas adalah risiko kerugian yang timbul karena Entitas tidak memiliki arus
kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya.
Rasio likuiditas Entitas per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Liabilitas keuangan
Utang Bunga 165,700,617 330,837,588
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2,006,835,458 1,863,840,304
Utang Lain-lain 9,262,330,473 8,357,548,733
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 198,840,740,508 397,005,105,825
210,275,607,056 407,557,332,450
Aset keuangan
Kas dan Setara Kas 35,464,613,990 31,859,105,277
Rekening Titipan 4,573,815,875 8,357,548,734
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 338,915,921,990 547,512,247,609
Piutang Bunga 7,065,166,511 157,386,404
386,019,518,366 587,886,288,024
Surplus/(Defisit) 175,743,911,310 180,328,955,573
d. Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah potensi kerugian yang terjadi karena perubahan harga EBA-SP
SMF-BTN04 Kelas A dalam perdagangan di pasar sekunder. Besarnya kerugian risiko
pasar direalisasikan pada saat terjadi penjualan oleh pemegang EBA-SP SMF-BTN04
Kelas A atau pada periode penutupan tahun buku.
24
Page 34
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
e. Risiko Pelunasan Dipercepat (Prepayment)
Prepayment risk atau risiko pelunasan lebih awal adalah potensi pemegang EBA-SP
SMF-BTN04 Kelas A kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan bunga karena
pembayaran pokok yang dipercepat oleh Debitur KPR, dan pelaksanaan opsi Clean-up
Call oleh penyedia jasa.
f. Risiko Hukum
Risiko Hukum adalah potensi kerugian yang terjadi karena kelemahan aspek-aspek
yuridis di dalam perjanjian, pelaksanaan likuidasi jaminan dan penatausahaan Entitas,
termasuk sehubungan adanya perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam
transaksi sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN04.
g. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah potensi kerugian yang terjadi karena kegagalan ataupun
kesalahan sistem dan prosedur dalam melakukan penatausahaan EBA-SP SMF-BTN04
yang dilakukan oleh Penerbit, Wali Amanat, Bank Kustodian, dan Penyedia Jasa.
20. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen
keuangan yang tercatat pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 dengan rincian
sebagai berikut:
2023
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 35,464,613,990 35,464,613,990
Rekening Titipan 4,573,815,875 4,573,815,875
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 338,915,921,990 338,915,921,990
Piutang Bunga 7,065,166,511 7,065,166,511
Liabilitas Keuangan
Utang Bunga 165,700,617 165,700,617
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2,006,835,458 2,006,835,458
Utang Lain-lain 9,262,330,473 9,262,330,473
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A2 198,840,740,508 200,509,765,939
2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 31,859,105,277 31,859,105,277
Rekening Titipan 8,357,548,734 8,357,548,734
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 547,512,247,609 547,512,247,609
Piutang Bunga 157,386,404 157,386,404
Liabilitas Keuangan
Utang Bunga 330,837,588 330,837,588
Biaya yang Masih Harus Dibayar 1,863,840,304 1,863,840,304
Utang Lain-lain 8,357,548,733 8,357,548,733
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A2 397,005,105,825 408,330,776,173
25
Page 35
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dan setiap
golongan instrumen keuangan Entitas:
a. Kas dan Setara Kas serta Rekening Titipan
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh
tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.
b. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Kredit Pemilikan Rumah dilakukan penilaian kembali atas nilai wajarnya
menggunakan pendekatan pendapatan, dimana terdapat penurunan nilai dan nilai tercatat.
c. Piutang bunga merupakan piutang yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar dari
aset keuangan tersebut.
d. Utang Bunga, Biaya yang Masih Harus Dibayar, Utang Lain-Lain
Seluruh kewajiban keuangan diatas merupakan kewajiban jangka pendek yang akan jatuh
tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah
mencerminkan nilai wajar dari liabilitas keuangan tersebut.
e. Utang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A
Utang sertifikat Efek Beragun Aset Surat Partisipasi kelas A dinilai dengan menggunakan
model penilaian yang dilakukan oleh lembaga penilai surat berharga independen, dengan
harga bersih A2 adalah sebesar 100,83% (seratus koma delapan tiga persen).
21. Perjanjian dan Kejadian Penting
a. Perjanjian Induk Sekuritisasi No.012/PIS/EBA-SP-SMF-BTN04/II/2018 dibuat pada tanggal
12 Februari 2018, oleh dan antara:
1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Kreditur Asal dan Penyedia Jasa;
2) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai Penerbit dan Pendukung Kredit, dan;
3) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian,
selanjutnya bersama-sama disebut Para Pihak. EBA-SP SMF-BTN04 akan
diterbitkan menurut Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN04, dalam bentuk satu
Sertifikat Jumbo EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A, dan Sertifikat EBA-SP SMF-BTN04
Kelas B, pada Tanggal Penutupan, setelah syarat-syarat pendahuluan telah dipenuhi.
EBA-SP SMF-BTN04 Kelas A akan ditawarkan kepada umum melalui penawaran
umum, sedangkan EBA-SP SMF-BTN04 Kelas B tidak ditawarkan kepada umum.
b. Perjanjian Penyedia Jasa No.04/PKS/IBD/II/2018 tanggal 12 Februari 2018 antara PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Selaku Wali Amanat dan PT Bank Tabungan Negara
(Persero), Tbk selaku Penyedia Jasa menerangkan bahwa tugas PT Bank Tabungan
Negara (Persero), Tbk sebagai Penyedia Jasa (Servicer) dalam transaksi EBA-SP
SMF-BTN04 antara lain:
1) Menyimpan dan memelihara Dokumentasi Kredit termasuk Berkas Utang.
2) Mengatur atau mengurus penagihan harian dan akumulasi hasil koleksi, termasuk
menagih pembayaran yang telah lewat waktu dari Debitur, menurut prosedur
penagihan yang umum berlaku terhadap Penyedia Jasa.
26
Page 36
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
3) Menyimpan hasil koleksi dalam suatu rekening pada Penyedia Jasa yang wajib dibuka
paling lambat pada tanggal cut-off final yang diberi nama Rekening EBA-SP
SMF-BTN04, terpisah dari semua dana milik Penyedia Jasa.
4) Memindahkan hasil koleksi sejak tanggal cut-off final sampai dengan tanggal
penutupan ke dalam Rekening EBA-SP SMF-BTN04, paling lambat 5 (lima) hari kerja
setelah tanggal penutupan.
5) Melaksanakan eksekusi Properti Dibiayai sesuai dengan prosedur umum Penyedia
Jasa.
6) Memelihara catatan harian dari hasil koleksi dalam sistem komputer Penyedia Jasa
sehingga jumlah hasil koleksi dapat diidentifikasikan setiap waktu.
7) Sesudah tanggal cut-off final, mentransfer hasil koleksi sampai dengan hari terakhir
dari tiap periode koleksi sebelumnya ke Rekening Koleksi yang dibuka atas nama Wali
Amanat untuk kepentingan para pemegang EBA-SP SMF-BTN04.
8) Memelihara kelangsungan polis asuransi kebakaran mengenai Properti Dibiayai dan
asuransi jiwa para Debitur.
9) Melakukan segala upaya terbaik yang diperlukan untuk menjaga kualitas kredit dari
para Debiturnya, dan
10) Tugas-tugas lain yang akan ditentukan di kemudian hari (bila ada) atas kesepakatan
bersama.
c. Perjanjian Pendukung Kredit No.014/PPK/EBA-SP-SMF-BTN04/II/2018 pada tanggal
12 Februari 2018 antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk bertindak sebagai Wali
Amanat atau Bank Kustodian, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bertindak
sebagai Pendukung Kredit menerangkan bahwa PT Sarana Multigriya Finansial bersedia
untuk menyediakan dana tidak kurang dari jumlah maksimum ambang batas rekening
cadangan ke dalam rekening cadangan sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian
Penerbitan EBA-SP SMF-BTN04.
Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan paling
lambat pada Tanggal Penutupan. Kelebihan dana di atas Jumlah Maksimum Ambang Batas
Rekening Cadangan yang berubah sehubungan dengan pembayaran-pembayaran pada
tiap Tanggal Pembayaran wajib dikembalikan kepada Pendukung Kredit sesuai dengan
Urutan Prioritas Pembayaran sebagaimana diatur dalam Pasal 13.2.I dan Pasal 13.3
Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN04. Pendukung Kredit menyadari dan memahami
risiko tidak diterimanya pengembalian secara penuh dari Bank Kustodian atas nama EBA-
SP SMF-BTN04 atas dana yang disetorkan Pendukung Kredit ke dalam Rekening
Cadangan dalam hal terjadinya kegagalan pembayaran oleh para Debitur atas Kumpulan
Tagihan. Pendukung Kredit dengan ini membebaskan Bank Kustodian dari segala
tanggung jawab sehubungan dengan risiko tersebut.
d. Surat Penerbitan EBA-SP SMF-BTN04 Nomor 22 tanggal 12 Februari 2018 menerangkan
Penunjukan Wali Amanat dan Bank Kustodian kepada PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero), Tugas pokok Wali Amanat adalah mewakili kepentingan Pemegang EBA-SP
SMF-BTN04, baik di dalam maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak
Pemegang EBA-SP SMF-BTN04 berdasarkan Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN04
ini dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan tugas-tugas lainnya.
27
Page 37
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA MULTIGRIYA
FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 04 (EBA-SP SMF-BTN04)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Tugas pokok Bank Kustodian adalah bertindak untuk kepentingan Pemegang
EBA-SP SMF-BTN04 sebagai pemilik bersama atas Kumpulan Tagihan, menyimpan Hasil
Koleksi, dan mendistribusikan Hasil Koleksi berdasarkan Perjanjian Penerbitan EBA-SP
SMF-BTN04 ini dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tugas-tugas
lainnya.
22. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Sampai dengan tanggal penyajian laporan keuangan, tidak terdapat peristiwa setelah tanggal
pelaporan yang signifikan.
23. Tanggung Jawab dan Penerbitan Laporan Keuangan
Penerbit dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan
keuangan yang diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 22 Maret 2024.
28
Page 38
4 IKLAN
RABU, 27 MARET 2024
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 02 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 03
(EBA-SP SMF-BTN02) (EBA-SP SMF-BTN03)
LAPoRAN KEUANGAN LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 27.688.019.123 38.290.303.428 Pendapatan Bunga 17.322.337.741 28.931.881.324 Kas dan Setara Kas 29.782.683.203 40.580.207.333 Pendapatan Bunga 29.628.271.501 40.594.044.263
Rekening Titipan 444.665.762 638.055.506 Pendapatan Denda Keterlambatan 1.891.676.933 1.621.518.097 Rekening Titipan 2.451.622.019 496.217.607 Pendapatan Denda Keterlambatan 1.784.212.222 1.887.881.938
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 66.059.245.865 135.713.203.734 Jumlah Pendapatan Investasi 19.214.014.674 30.553.399.421 Piutang Kredit Pemilikan Rumah 151.246.956.859 236.681.077.799 Jumlah Pendapatan Investasi 31.412.483.723 42.481.926.201
Piutang Bunga 1.449.022.326 83.971.054 Beban Investasi Piutang Bunga 2.814.418.080 127.054.207 Beban Investasi
Pajak Dibayar di Muka 1.181.161.427 516.195.880 Beban Bunga 2.648.913.975 10.464.996.504 Pajak Dibayar di Muka 273.250.050 - Beban Bunga 10.985.429.648 19.023.190.871
Aset Pajak Tangguhan 507.272.793 766.910.676 Beban Jasa Penunjang 3.311.118.843 4.458.990.751 Aset Pajak Tangguhan 787.075.502 1.244.793.203 Beban Jasa Penunjang 8.803.817.301 10.099.131.702
Jumlah Aset 97.329.387.296 176.008.640.278 Beban Investasi Lain-lain 1.326.400 2.306.802 Jumlah Aset 187.356.005.713 279.129.350.149 Beban Lain-lain 24.049.772 23.989.625
Jumlah Beban Investasi 5.961.359.218 14.926.294.057 Jumlah Beban Investasi 19.813.296.721 29.146.312.198
Liabilitas dan Aset Bersih Liabilitas dan Aset Bersih
Liabilitas (Pendapatan)/Beban Lain-lain Liabilitas (Pendapatan)/Beban Lain-lain
Utang Bunga - 1.192.214.307 Penyisihan Piutang KPR (1.180.172.197) (238.407.001) Utang Bunga 1.389.005.394 2.718.117.559 Penyisihan Piutang KPR (2.080.535.005) 1.105.052.750
Utang Pajak 255.382.873 281.923.621 Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain (1.180.172.197) (238.407.001) Utang Pajak 222.412.248 592.555.918 Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain (2.080.535.005) 1.105.052.750
Biaya yang Masih Harus Dibayar 784.896.023 1.038.916.154 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 14.432.827.653 15.865.512.365 Biaya yang Masih Harus Dibayar 1.050.690.188 1.182.854.349 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 13.679.722.007 12.230.561.253
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A - 75.463.235.257 Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 91.582.773.189 179.216.542.317
Beban/(Manfaat) Pajak Penghasilan Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Utang Lain-lain 444.665.762 2.152.086.141 Utang Lain-lain 2.568.737.081 4.510.609.108
Pajak Kini 2.479.251.173 3.064.594.476 Pajak Kini (2.278.287.591) (2.668.946.976)
Jumlah Liabilitas 1.484.944.658 80.128.375.480 Pajak Tangguhan 259.637.883 48.329.577 Jumlah Liabilitas 96.813.618.100 188.220.679.251 Pajak Tangguhan (457.717.701) 243.111.605
Aset Bersih Jumlah Beban/(Manfaat) Aset Bersih Jumlah Manfaat/(Beban)
Sertifikat EBA-SP Kelas B 87.000.000.000 87.000.000.000 Pajak Penghasilan 2.738.889.056 3.112.924.053 Sertifikat EBA-SP Kelas B 87.000.000.000 87.000.000.000 Pajak Penghasilan (2.736.005.292) (2.425.835.371)
Saldo Laba 8.844.442.638 8.880.264.798 Laba Tahun Berjalan 11.693.938.597 12.752.588.312 Saldo Laba 3.542.387.613 3.908.670.898 Laba Tahun Berjalan 10.943.716.715 9.804.725.882
Jumlah Aset Bersih 95.844.442.638 95.880.264.798 Penghasilan Komprehensif Lain - - Jumlah Aset Bersih 90.542.387.613 90.908.670.898 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 97.329.387.296 176.008.640.278 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 11.693.938.597 12.752.588.312 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 187.356.005.713 279.129.350.149 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 10.943.716.715 9.804.725.882
LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPoRAN ARUS KAS LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPoRAN ARUS KAS
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022 Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022
EBA-SP Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Arus kas dari Aktivitas operasi Arus kas dari Aktivitas operasi
Saldo Per 1 Januari 2022 87.000.000.000 8.658.347.475 95.658.347.475 Saldo Per 1 Januari 2022 87.000.000.000 5.413.945.016 92.413.945.016
Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 70.834.130.066 95.181.913.769 Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 87.514.655.945 97.993.602.310
Penerimaan bunga dan denda KPR 17.472.887.425 30.236.082.832 Penerimaan bunga dan denda KPR 28.336.929.453 42.156.053.405
Distribusi EBA-SP Kelas B Distribusi EBA-SP Kelas B Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 388.190.398 479.679.808
Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 376.075.977 502.733.731
(Catatan 11) - (12.530.670.989 ) (12.530.670.989 ) Pembayaran jasa penunjang (3.565.138.974 ) (4.671.487.025) (Catatan 11) - (11.310.000.000 ) (11.310.000.000 ) Pembayaran jasa penunjang (8.935.981.463 ) (10.211.023.070)
Pembayaran pajak (3.170.757.468 ) (2.876.040.979) Pembayaran pajak (2.921.681.311 ) (2.062.257.350)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 12.752.588.312 12.752.588.312 Pembayaran lain-lain (1.326.400 ) (2.306.803) Pembayaran lain-lain (24.049.772 ) (23.989.625)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 9.804.725.882 9.804.725.882
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Saldo Per 31 Desember 2022 87.000.000.000 8.880.264.799 95.880.264.798 Aktivitas operasi 81.945.870.626 118.370.895.525 Aktivitas operasi 104.358.063.250 128.332.065.478
Saldo Per 31 Desember 2022 87.000.000.000 3.908.670.898 90.908.670.898
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas A (75.463.235.257 ) (110.386.486.114) Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas A (87.633.769.128 ) (99.382.044.199)
Saldo Per 1 Januari 2023 87.000.000.000 3.908.670.898 90.908.670.898 Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (12.314.541.813 ) (20.530.485.208)
Saldo Per 1 Januari 2023 87.000.000.000 8.880.264.799 95.880.264.799 Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (3.841.128.282 ) (1.578.620.756)
Pembayaran dividen EBA-SP Kelas B (11.729.760.757 ) (12.530.670.989) Pembayaran dividen EBA-SP Kelas B (11.310.000.000 ) (11.310.000.000)
Pembayaran utang lain-lain (1.514.030.635 ) (2.765.613.628) Distribusi EBA-SP Kelas B Pembayaran utang lain-lain (3.897.276.439 ) (1.855.066.513)
Distribusi EBA-SP Kelas B
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk (Catatan 11) - (11.310.000.000 ) (11.310.000.000 ) Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
(Catatan 11) - (11.729.760.757 ) (11.729.760.757 )
Aktivitas Pendanaan (92.548.154.931 ) (127.261.391.487) Aktivitas Pendanaan (115.155.587.380 ) (133.077.595.920)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 11.693.938.597 11.693.938.597 Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (10.602.284.305 ) (8.890.495.962) Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 10.943.716.715 10.943.716.715 Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (10.797.524.130 ) (4.745.530.442)
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 38.290.303.428 47.180.799.391 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 40.580.207.333 45.325.737.775
Saldo Per 31 Desember 2023 87.000.000.000 8.844.442.638 95.844.442.638 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 27.688.019.123 38.290.303.428 Saldo Per 31 Desember 2023 87.000.000.000 3.542.387.613 90.542.387.613 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 29.782.683.203 40.580.207.333
Kreditur Asal & Penyedia Jasa Kreditur Asal & Penyedia Jasa
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
Nomor 02 (“EBA-SP SMF-BTN02”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN02, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk Nomor 03 (“EBA-SP SMF-BTN03”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN03, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
tanggal 31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. tanggal 31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 27 Maret 2024 Jakarta, 27 Maret 2024
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Heliantopo Arie Sus Miyanti Heliantopo Arie Sus Miyanti
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 04 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 05
(EBA-SP SMF-BTN04) (EBA-SP SMF-BTN05)
LAPoRAN KEUANGAN LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN LAPoRAN PoSISI KEUANGAN INTERIM LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 35.464.613.990 31.859.105.277 Bunga 66.732.735.460 93.278.881.614 Kas dan Setara Kas 43.009.376.547 39.758.446.168 Bunga 152.034.998.817 180.126.172.040
Rekening Titipan 4.573.815.875 8.357.548.734 Denda Keterlambatan 3.103.364.097 2.580.462.544 Rekening Titipan 17.105.188.459 22.074.377.357 Denda Keterlambatan 2.233.031.875 2.200.903.011
Jumlah Pendapatan Investasi 69.836.099.557 95.859.344.158 Piutang Kredit Pemilikan rumah 957.030.675.396 1.207.764.118.111 Jumlah Pendapatan Investasi 154.268.030.692 182.327.075.051
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 338.915.921.990 547.512.247.609
Piutang Bunga 5.506.837.358 141.879.822
Piutang Bunga 7.065.166.511 157.386.404 Beban Investasi Piutang Lain-lain 1.420.004.265 1.420.004.265 Beban Investasi
Aset Pajak Tangguhan 1.450.523.972 1.351.501.903 Bunga EBA Kelas A 23.943.132.559 41.054.386.699 Pajak Dibayar di Muka 1.282.397.878 538.705.585 Bunga EBA Kelas A 75.494.367.693 97.258.835.309
Jumlah Aset 387.608.079.031 589.237.789.927 Jasa Penunjang 21.385.066.404 28.633.170.913 Aset Pajak Tangguhan 1.127.849.345 1.036.265.081 Bunga EBA Kelas M 2.530.666.665 2.530.666.666
Lain-lain 24.321.072 49.460.189 Jumlah Aset 1.026.482.329.248 1.272.733.796.389 Jasa Penunjang 36.316.248.832 38.448.736.501
Liabilitas dan Aset Bersih Lain-lain 24.728.672 26.765.624
Jumlah Beban Investasi 45.352.520.035 69.737.017.801
Liabilitas Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Beban Investasi 114.366.011.862 138.265.004.100
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.006.835.458 1.863.840.304 Pendapatan/(Beban) Lain-lain Liabilitas
Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Utang Bunga 165.700.617 330.837.588 Penyisihan Piutang KPR (450.100.315) 3.214.306.035 Utang Sertifikat EBA-SP 736.504.206.535 974.718.963.812
Utang Pajak 783.854.647 1.392.994.894 Penyisihan Piutang KPR (416.292.108) 2.287.384.508
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 198.840.740.508 397.005.105.825 Jumlah Beban Lain-lain (450.100.315) 3.214.306.035
Utang Bunga 718.717.502 946.940.473 Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain (416.292.108) 2.287.384.508
Utang Pajak 459.381.542 1.133.098.341 Laba sebelum Pajak Penghasilan 24.033.479.207 29.336.632.393
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.706.315.828 2.237.361.660 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 39.485.726.722 46.349.455.459
Utang Lain-lain 9.262.330.473 8.357.548.733 (Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan Utang Lain-lain 17.860.591.174 22.829.780.072 Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Jumlah Liabilitas 210.734.988.598 408.690.430.791 Pajak Kini 5.170.969.980 5.512.578.500 Jumlah Liabilitas 758.573.685.686 1.002.126.040.911 Pajak Kini (8.476.422.900) (9.406.255.760)
Pajak Tangguhan (99.022.069) 707.147.328 Pajak Tangguhan 91.584.264 (503.224.592)
Aset Bersih Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B 176.000.000.000 176.000.000.000 Jumlah (Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan 5.071.947.911 6.219.725.828
Sertifikat EBA-SP Kelas B 260.000.000.000 260.000.000.000 Jumlah Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan (8.384.838.636) (9.909.480.352)
Saldo Laba 873.090.433 4.547.359.136 Laba Periode Berjalan 18.961.531.296 23.116.906.565 Saldo Laba 7.908.643.562 10.607.755.478 Laba Tahun Berjalan 31.100.888.086 36.439.975.107
Jumlah Aset Bersih 176.873.090.433 180.547.359.136 Penghasilan Komprehensif Lain - - Jumlah Aset Bersih 267.908.643.562 270.607.755.478 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 387.608.079.031 589.237.789.927 Laba Komprehensif Periode Berjalan 18.961.531.296 23.116.906.565 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 1.026.482.329.248 1.272.733.796.389 Laba Komprehensif Tahun Berjalan 31.100.888.086 36.439.975.107
LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPoRAN ARUS KAS LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPoRAN ARUS KAS INTERIM
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023 Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022 Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022
EBA-SP Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Arus Kas dari Aktivitas operasi Arus Kas dari Aktivitas operasi:
Saldo Per 1 Januari 2022 176.000.000.000 4.310.452.571 180.310.452.571 Saldo Per 1 Januari 2022 260.000.000.000 7.967.780.371 267.967.780.371
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 208.146.225.304 114.802.265.762 Penerimaan Piutang KPR 250.317.150.607 248.882.937.927
Penyesuaian - - Penerimaan Bunga dan Denda KPR 61.947.363.735 49.112.725.453 Penerimaan Bunga dan Denda KPR 147.528.056.945 181.076.588.542
Saldo per 1 Januari 2022 Setelah Dividen/Bunga Sertifikat Penerimaan Jasa Giro dan Bunga Deposito 1.375.016.211 1.313.557.445
Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro 980.955.716 451.055.353
Penyesuaian 176.000.000.000 4.310.452.571 180.310.452.571 Penerimaan Restitusi Pajak - 1.074.623.677 EBA-SP Kelas B (Catatan 12) - (33.800.000.000 ) (33.800.000.000 ) Pembayaran Jasa Penunjang (35.847.294.664 ) (38.478.728.399)
Pembayaran Jasa Penunjang (20.997.871.250 ) (14.301.686.676) Pembayaran Pajak (9.829.255.440 ) (10.482.794.114)
Bunga Sertifikat Pembayaran Lain-Lain (24.728.672 ) (26.765.624)
Pembayaran Pajak (5.982.723.472 ) - Laba Komprehensif
EBA-SP Kelas B (Catatan 11) - (22.880.000.000 ) (22.880.000.000 ) Arus Kas Bersih yang Diperoleh
Pembayaran Lain-lain (24.321.072 ) (37.163.720)
Tahun Berjalan - 36.439.975.107 36.439.975.107 dari Aktivitas operasi 353.518.944.987 382.284.795.777
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 23.116.906.565 23.116.906.565 Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
Saldo Per 31 Desember 2022 176.000.000.000 4.547.359.136 180.547.359.136 Aktivitas operasi 244.069.628.961 151.101.819.849 Saldo Per 31 Desember 2022 260.000.000.000 10.607.755.478 270.607.755.478 Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (238.214.757.277 ) (248.936.694.939)
Saldo Per 1 Januari 2023 176.000.000.000 4.547.359.136 180.547.359.136 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (75.722.590.663 ) (97.497.330.495)
Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (198.164.365.317 ) (116.048.520.964) Saldo Per 1 Januari 2023 260.000.000.000 10.607.755.478 270.607.755.478 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas M (2.530.666.666 ) (2.530.666.666)
Penyesuaian - 244.200.000 244.200.000 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (24.108.269.530 ) (22.753.034.298) Pembayaran Dividen EBA-SP Kelas B (33.800.000.000 ) (33.800.000.000)
Saldo per 1 Januari 2022 Setelah Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B (22.880.000.000 ) (11.440.000.000) Dividen/Bunga Sertifikat Penerimaan (Pembayaran)
Pembayaran/(Penerimaan) Utang Lain-lain 4.688.514.599 (2.000.000.000) Dana Cadangan dan Transisi - (26.624.030.001)
Penyesuaian 176.000.000.000 4.791.559.136 180.791.559.136 EBA-SP Kelas B (Catatan 12) - (33.800.000.000 ) (33.800.000.000 ) Arus Kas Bersih yang Digunakan
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Distribusi EBA-SP Kelas B untuk Aktivitas Pendanaan (350.268.014.606 ) (409.388.722.101)
Aktivitas Pendanaan (240.464.120.248 ) (152.241.555.262) Laba Komprehensif Kenaikan (Penurunan) Bersih
(Catatan 11) - (22.880.000.000 ) (22.880.000.000 )
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas 3.605.508.713 (1.139.735.413) Tahun Berjalan - 31.100.888.086 31.100.888.086 Kas dan Setara Kas 3.250.930.381 (27.103.926.324)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan - 18.961.531.296 18.961.531.296 Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 31.859.105.277 43.630.028.338 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 39.758.446.168 66.862.372.492
Saldo Per 31 Desember 2023 176.000.000.000 873.090.433 176.873.090.433 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 35.464.613.990 42.490.292.925 Saldo Per 31 Desember 2023 260.000.000.000 7.908.643.564 267.908.643.564 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 43.009.376.549 39.758.446.168
Kreditur Asal & Penyedia Jasa Kreditur Asal & Penyedia Jasa
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
Nomor 04 (“EBA-SP SMF-BTN04”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN04, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk Nomor 05 (“EBA-SP SMF-BTN05”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN05, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
tanggal 31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. tanggal 31 Desember 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 27 Maret 2024 Jakarta, 27 Maret 2024
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Heliantopo Arie Sus Miyanti Heliantopo Arie Sus Miyanti
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President
Names mentioned 22 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.14 ×2
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.14
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Life Ind
p.27
unresolved
org
Reksa Dana Setiabudi Dana Obligasi Unggulan
p.27
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI
p.27
unresolved
org
Dana Pensiun BTN
p.27
unresolved
org
Dana Pensiun Pertamina
p.27
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN
p.28
unresolved
org
PT Asuransi Binagriya Upakara
p.28
unresolved
org
Jasa Penyedia Jasa (Persero) Tbk
p.32
unresolved
org
Jasa Wali Amanat Tbk
p.32
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Arif
p.38 ×4
unresolved
person
Executive Vice
· Direktur
p.38 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.