Skip to content
Back to announcement

L803 Press Release LK EPMT Q1 2026.pdf

Financial statement Text extracted EPMT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                                              Press Release
                       PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK
                   BERTUMBUH SEBESAR 9,02% PADA TRIWULAN PERTAMA TAHUN 2026
                               Press Release No L803/EPM/CSEC/IV/2026



Jakarta, 30 April 2026 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan
Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Maret 2026 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut
(Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada triwulan pertama tahun 2026, Penjualan
Neto Perseroan tercatat sebesar Rp9.057,13 miliar atau bertumbuh sebesar 9,02% jika dibandingkan dengan
Penjualan Neto pada triwulan pertama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp8.307,89 miliar.

Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp9.057,13 miliar, tumbuh 9,02% dibandingkan dengan triwulan
pertama tahun 2025 sebesar Rp8.307,89 miliar, mencerminkan pertumbuhan aktivitas usaha yang berkelanjutan.

Sejalan dengan peningkatan volume usaha, Beban Pokok Penjualan tercatat sebesar Rp8.158,15 miliar, meningkat
9,74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, Perseroan membukukan Laba Bruto
sebesar Rp898,98 miliar, tumbuh 2,86% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada triwulan pertama
tahun 2025.

Pada triwulan pertama tahun 2026, Beban Usaha tercatat sebesar Rp561,71 miliar, terdiri dari Beban Penjualan
sebesar Rp501,10 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp60,61 miliar, meningkat 9,05% dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan ekspansi dan penguatan operasional Perseroan. Perseroan
mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp337,26 miliar.

Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan tercatat sebesar Rp346,29 miliar. Komposisi Pendapatan (Beban) Lain-lain
meliputi Pendapatan keuangan sebesar Rp2,34 miliar, Beban keuangan sebesar Rp5,43 miliar, Beban pajak final
sebesar Rp0,74 miliar, Bagian laba neto entitas asosiasi sebesar Rp1,63 miliar, Pendapatan operasi lainnya sebesar
Rp18,16 miliar, serta Beban operasi lainnya sebesar Rp6,93 miliar.

Beban Pajak Penghasilan tercatat sebesar Rp77,34 miliar, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya yang tercatat sebesar Rp77,12 miliar.

Dengan demikian, Perseroan membukukan Laba Periode Berjalan sebesar Rp268,95 miliar pada triwulan pertama
tahun 2026, mencerminkan kinerja yang tetap terjaga di tengah dinamika operasional dan pertumbuhan usaha.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 (Diaudit), Total Aset
Perseroan meningkat sebesar 7,41%, dari Rp13,13 triliun menjadi Rp14,11 triliun. Total Liabilitas Perseroan meningkat
sebesar 13,36% dari Rp5,27 triliun per tanggal 31 Desember 2025 menjadi Rp5,97 triliun di triwulan pertama tahun
2026. Sehingga Total Ekuitas Perseroan meningkat 3,42% dari Rp7,87 triliun menjadi Rp8,14 triliun di triwulan
pertama tahun 2026.

Kinerja Masing - Masing Divisi
Saat ini Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat
Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan serta Obat
Hewan dan Ternak.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
  Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu
   sebesar 38,26%. Pada triwulan pertama tahun 2026, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar
   Rp3.465,48 miliar, meningkat sebesar 11,36% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.
  Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi
   dengan kontribusi sebesar 34,42%. Sampai dengan triwulan pertama tahun 2026, Divisi Obat Dengan Resep
   Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp3.117,37 miliar atau bertumbuh sebesar 10,40% jika
   dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.
  Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp1.318,95 miliar pada triwulan pertama
   tahun 2026 dengan kontribusi sebesar 14,56% dan mengalami peningkatan sebesar 1,82% jika dibandingkan
   dengan periode yang sama tahun 2025.
  Divisi Bahan Baku mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp663,04 miliar pada triwulan pertama tahun 2026,
   meningkat 8,48% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025, serta memberikan kontribusi sebesar
   7,32%.
  Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 4,97% pada triwulan pertama tahun 2026, dengan
   angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp450,41 miliar, meningkat 4,49% jika dibandingkan dengan
   periode yang sama tahun 2025.
Page 2
   Penjualan Neto dari Divisi Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan tercatat sebesar Rp30,02 miliar,
    meningkat 49,55% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025. Divisi ini memberikan kontribusi
    sebesar 0,33%.
   Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp11,86 miliar, menurun 19,51% jika
    dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp14,73 miliar. Divisi Obat Hewan
    dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,13% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.



Tentang Enseval
Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun
1973 dan telah memiliki lebih dari 4.400 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994
dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe
Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh principal-principal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan
memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 3 Pusat Distribusi yang terletak di Jakarta, Cikarang dan Surabaya
dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 24 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri
Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 9 entitas anak, yang beroperasional di bidang distribusi dan
logistik, bahan baku, peralatan kesehatan, jasa pelayanan kesehatan dan pengangkutan.




Jakarta, 30 April 2026
-----------------------------
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Corporate Secretary
PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
Gedung Enseval,
Jalan Pulo Lentut No.10
Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta-13920.
Telp: (021) 4682-2422 Fax: (021) 460-9039
Email: investor.relations@enseval.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.07 MB
Published30 Apr 2026
Pages2
Characters6,564
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK p.1 ×11
unresolved org PT Tri Sapta Jaya. Hingga p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2026-I-EPMT.xlsx done
inlineXBRL.zip done
L800.pdf done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result