Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.916
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus: menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIIL/G.17). 2. Tanda (v) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan-alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Surya Toto Indonesia Tbk Bidang Usaha Industri Sanitary Wares, Fitting & Kitchen Jenis penawaran Umum Saham biasa 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Sungkoro & Surja KAP Purwantono, Sungkoro & Sufja Nama Partner Hanny Widyastuti Sugianto Hanny Widyastuti Sugianto Opini.Akuntan Wajar Wajar Catatan tentang Opini (jika ada) - - # disesuaikan dengan perlode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.858
Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 2.125.542.963.624 7:086.058.723:390 Laba bruto 511.105.205.519 569.803.599.674 Laba operasi 292.488.285.943 393.290.292.136 EBITDA 451.570.185.977 530.131.375.217 Laba (rugi) neto tahun berjalan 242.417.754,641 313.410,762.339 Laba (rugi) komprehensif 244.715.867.662 350.360.555.158 Laba Per saham (dasar) 23,49 30,37 Laporan Posisi keuangan Periode laporan keuangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Jumlah Aset 3.333:890.799.976 3.304.972.191.991 Jumlah.Aset Lancar 1.460.881.909.344 1.528.587.046.125 Jumlah Aset Tidak Laricar 1.873.008.890.632 1:776,285.145,866 Jurnlah Liabilitas 982.493.481.408 1.002.210.741.085 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 400.851.025.764 427,991.220.891 Jurnah Liabilitas Jangka Panjang 581.542.455.644 574.219.520,194 Jumlah Ekuitas 2.351.397.318.568 2.302.761.450.906 Modal saham 51.600.000.000 51.600.000.000. Tambahan modal disetor 157.290.000.000 .157.290.000.000 Saldo Laba 2.142.507.318.568. 2.093,871.450.906
Page 3 OCR 0.890
Rasio Keuangan” 31 Desember 2023 31 Desember 2022 Rasio Lancar (Yo) 364,45Ya 357,18Y0 ROA Z,27Yo 9,48Ya ROE 10,3190 13,61Yo EBITDA thd pendapatan (46) 21,24Yo 25,41Yo “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten afau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek, Laporan Keuangan Te dai Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode alsjiulule Laporan arus kas selamarperiode Laporan posisi keyangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan "merekiasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya, dielalala Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan'catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan:
Page 4 OCR 0.843
b: dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, Cc. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan, laporanilaba rugi komprehensif, japoran-perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan.lainnya yang antara lain meliputi: . 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan-di bagian. manapun dalam laporan keuangany'dan 2) Informasi yang tidak disajikan.di bagian. manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk riamahami laporan Kevahgari, Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak meriggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset: yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalarn hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat Fhanajemen atas kecukupan pertanggungani asuransi, “apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: a Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan: v 2 Nomor dan tanggal akta pendiriari serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v berwenang, dan nomor serta tanggal Berita. Negara: 3) Kegiatan Usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang'sedang dijalankan pada AA periode pelaporan, 4) Ternpat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v 5) Tanggat mulai beroperasinya petusahaari secara komirsial. Dalami hal perusahaan PA melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib-disebutkan saat dimulainya.operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya) dan
Page 5 OCR 0.833
8) Narna entitas Induk dan dama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent.of the group)..Dalarn hal tidak dapat-djurigkapkan, wajib disebutkan alasannya. 1) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atdu keputusan perrierintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangari atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Ares Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan. meliputi : a) Area Eksplorasi, meltbuti: . Nama lokasi: . Namia pemilik izin lokasi, . Tanggal. perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: 2 Persentasi kepemilikan-saham Perseroan pada perusahaan pemilik Rin tokasi: dan . Jumiah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan. Posisi Keuangan: 'b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: . Nama lokasi: # Nama pemilik ijin lokasi: - Tanggal perclehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyay - Persentasi kepemilikan.saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi . Jumlah Caciangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang: melakukan sertifikasi, Jan tanggal sertifikasi, “ Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan «Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengeribangan oleh. Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 6 OCR 0.844
aj) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak. memiliki baik langsung maupun fidak langsung melalut entitas anak, lebih dari 5046 (irma puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5D (Ilma puluh perseratus) hak syara atau hak suara potensial atas investee tidak:diikuti dengar pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari lapdran keuangan. entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun Japoran keuangan konsolidasian dan tanggal atau 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selaina masa Sisa manfaat HPH: dari ec) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan-antara'lain:: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan 4) | Tindakan perusahaan yang. dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum. perdana. sampai dengan perlode pelaporan terakhir. & Struktur Perusahaan, entitasanak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan'antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak: v langsung, 2) | Tempat kedudukan: v 3) | Jenis usaha, v 4y | Tahun beroprasi secara komersial v 5). | Persentase kepemilikan dan proporsi hak.sijara (jika berbeda): Xx 8) | Total Aset: dan v 7) | Informasi penting lainnya antara lain: v
Page 7 OCR 0.842
ngga! laporan tanggal atau perlode yang berbeda, Sifat dah luas-setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas.anak untuk mentransfer dana ke entitas 'induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: @) suatu rincian yang menunjukkan-dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak.yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas. yang dapat diatribusikan: pada pemilik.entitas Induk: dah f) dalarn 'hal hilangnya Pengendalian atas:ei mengungkapkan: (l) keuntungan atau kerugian Gika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan | porsi dari keunturigan atau kerugian yarig dapat diatribusikan pada pengakuan: sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) juratah persentase kepemilikan yang-dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima: (4) baglari dari harga yang merupakan Kas.dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada erilitas anak atau bisnis lainnya dirnana. Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dah Liabilitas'selain Kas dan Setara Kas pada entitas-anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasafkan kategori 1g. , d. as anak, maka entitas induk harus utamanya, d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit: Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk.rhasing-masing-anggota direksi, dewan kornisaris, dah. komite audit: 2) | Cakupan manajemen kunci: dan 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir-periode atau rata-rata juthlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, Secara Konsolidasi untuk Perusahaan: dan entitas anak. & Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.
Page 8 OCR 0.868
Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkari hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakart pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Dasar pengukuran-dan penyusunan laporan kevangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net resifzable value), Nila" Wajar (Fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.. 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 3) Mata uang fungsional dan-imata uang penyajian yang diguriakan, meliputi: 2) mata uang fungsional Perusahaan dan'entitas anak: b) fakta dan alesan perubahan, apabila terdapat perubahan rata uang fungsional Perusahaan maupun, kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan rhata uang penyajian (jika ada), te) Alasan perubahan perlode pelaporan (jika ada), Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain-dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat: manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki darnpak.yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dafi estimasi ketidakpastian lain pada akhir perlode pelaporan, yang memiliki risiko.Sighifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap.jumlah tercatat Aset dan Liabllitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimaha dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan Firician atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuhtansi Tertentu
Page 9 OCR 0.833
“Kebijakan. akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruangingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan'suatu entitas.anak-dikonsolidasikan kedalam laporan keuangan entitas Induk: C) kebijakan-akuntansi sehubungan dengan perubahan keperriiikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: . d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, 2) kebijakan.akuntansi sehubungan dengan pencatatan dari penyajiah kepentingan nonpengendali, dan f) pernyataan bahwa saldo.pos dan trarisaksi material antar. entitas-yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwill: c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!: dan' d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap:.dan (3) imbalan kontinjerisi. 3) Kas dan setara kas: “Yang” harus dijelaskan aritara tain kebijakan dalari menentukan komiporien kas dan setara kas.
Page 10 OCR 0.848
4 Instrumen Keuangan a) Instrumen Keyarigan Selain Sukuk b) 21 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumeri keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus-dari instrumen keuangan) (4) metode yang.digunakan untuk meneritukan Nilal Wajar Instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (5) Ketentyan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuritansi lindung hilal, selain penjelasan-sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (by) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntahsi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif: dan (6) perlakuari akuntansi lindung.nilai untuk tujuan akuntansi findung nilai. Inyestasi pada Sukuk. Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan'reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran.setelah pengakuan awal Sukuk: (9 Penyajian pendapatan sukuk: dan (S) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukurari setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksipenerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang-digunakan.
Page 11 OCR 0.862
a) b) 2 Khusus Industri Perbankan Siro Wajib Minimum Yang harus: dijelaskan. antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus-dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Barik Lain. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus, dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Barik Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse.Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 2 Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) b) 9 Kelo'npok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah/dan Dasar penyajian-efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan 3) b) K3) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenisikredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendallan risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bankakan agunan kredit. Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. Agunan yang Diambil Alih Yang.harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian:
Page 12 OCR 0.869
lai tari yaan yang, saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. gan 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan-konsumen: dan b) Dasar penilalan-aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumerinya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recpurse-atau tanpa recourse): bj Penyajian transaksi anjak piutang, C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan dj Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang hiarus dijelaskan antara lain: 2) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaar-atau sewa operasi: dan Cy kebijakan -akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) Persediaan yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a): Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: Kewajiban Kepada negara, pemeliharaan Sarana dani'pra-sarana. HTI Siap Panen
Page 13 OCR 0.837
ang harus dijelaskan antara lai Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan.antara lain: (1) 2D 3) @ (5) Dasar klasifikasi untuk jenis tanarnan sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, Dasar penilaian dan pengukuran: Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghaslikan ke tanaman telah menghasilkan: Metode penyusiitan dah masa manfaat tahaman yang disusutkan: dan Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan aritara lain: ken, 2 Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian, tb) Metode amortisasi (depiesi):. dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, fika-ada. Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan terriak telah menghasilkan. t3) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: 2) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran Setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) penggibimpokan Aset Tetapy d) metode penyusutan yang digunakan, €) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: 1) estimasi Umur manfaat dan tarif penyusutan: 9g) penghentian pengakuan: h) nilai residu: dan I) pernyataan bahwa. manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir perlode pelaporan.
Page 14 OCR 0.863
14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara ain mietode'yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 15) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) b) ke Kriterja dari bentuk kerjasama, Kebijakan. akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang. timbul: dan Sister pembagian hasil, jlka ada, 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) b) ko) g 2) n » pengakuan awal Aset Takberwujud: pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, sumber terjadinya Aset Takberwujud: metode-amortisasi yang digunakan: penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan riset dan pengembangan (jika ada). 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus'dijelaskan antara lain: 3) b) kebijakan teritang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak Jantar diklasifikasikar' Sebagai aset yang-dimiliki untuk dijual: dan pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan ahitara lain: 8) b) ja) 9 | pengakuan awal Properti Investasi: pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: metode penyusuitan yang digunakan, khusus. untuk model biaya: estimasi umur manfaat dan/atau:tarif penyusutan untuk model biayaj.dan penghentian pengakuan Properti Investasi.
Page 15 OCR 0.872
Khusus-Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antera lain: a) Dasar pengukuran yang: digunakan untuk-menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmerit) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusistan'dan arnortisasi yarig digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang diguhakan, dan e) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lairi: a) ketentuan peristiwa dani kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunari nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dah pembalikannya. 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus.dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas-simpananj dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasari atas simpanan dafi bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Stwat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan Batara lain! 3) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akintansi atas premi atau'diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskari antara.lain:
Page 16 OCR 0.881
b) dasar penentuan nifai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas-Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a@) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan 9 Tabel yang memuat penjelasan tentang: (L) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasij (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi. penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yarig sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti. dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru'akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C). Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode-amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka. waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
Page 17 OCR 0.880
Ta etode amortisasi atas biaya Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: b: a d (1) kondisidan metode pengakuan peridapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan Yang ada: dan (2) dalam hal terdapat 'wansaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari.hubungan keagenan serta beban terkait. Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase. penyelesaian Yang harus dijelaskan antara-lain metode yang diterapkan untuk menentukan. tahap: penyelesalan suatu kontrak. Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan. premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (@ Penyajian pendapatan premi dalam lapdran' laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klairn dalarri bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalari proses penyelesaian, klaimyang terjadi namun belum.dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klairn-dalarn laporan laba rugi. Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban.proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan .
Page 18 OCR 0.860
(6) Unsur 28) Prograri Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuari dalam penjabaran transaksi dan saldo dalarn mata uang asing, b) perlakuan akuntansi selisih kurs.yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan 2) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saido dalam rnata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang inetode penyajian dalam Japoran keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur bajak.kini dan-pajak tangguhari: b) ketentuan mengenai saling hapus, C) pengakuah dan pengukuran aset pajak tangguihan dan . d) metode yang digunakan dalam rhehilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskttpsi' umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahiaan: Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarlal, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. 38) Saham Treasuri
Page 19 OCR 0.876
Yang harus-dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas.pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitasy dari C) Perlakuan akuntansi untuk.selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku-untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januahi 2013. 37) Biaya.Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yarig mengharuskan biaya pirijaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mmerigidentifikasikan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) persaham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: aj unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi daki pihak ketigaj b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata yang asing, c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan.
Page 20 OCR 0.842
d) jumlah saldo Kasdan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok:usaha disertai pendapat manajemen. 2) Khusus Industri Perbankan 3) b) (31 3) Kas Yang harus-diungkapkan adalah'rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. Giro pada Bank-Indonesia Yang harus diungkapkan antara.lain: @) k63) Rincian jumlah Giro pada Bank-Indonesia berdasarkan jenis mata uarig (nilai dalam rnata uang original)» dan Ketentuan Giro Wajib Minimurn (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat-periode pelaporan. Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro.pada Bank Lain berdasarkan jenis mata Uarig: lea) ie) ke) Ma (5) Jumlah penyisihan penurunan nilai, Perubahan penyisitian selama periode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain-berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan. Pendapat manajemen akan Kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: kes 2 3) (3) Rincian jumlah perempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired)- Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Jumlah penyisihan peniirunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
Page 21 OCR 0.836
(S) Rincian jumlah pehempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan.pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per.tahuns (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak.dapat dicaifkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemurigkinan Giterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan. penurunan nilai. 32 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihaik berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur, C) jumlah piutang menurut mata uang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan pilitani f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, @) blutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan,.dan slasan-dijaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga-efektif:-dah ID) ffformasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang”yang ditransfer, meliputi: (1) jurnlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting. —— laln yang diatur dalam perjanjian: dan (2) faminan yang diberikan (bila ada). 4) Khusus Industri Asuransi Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuransi, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah ptutang premi yang diperkenarikan dalam perhitungan solvabilitas,
Page 22 OCR 0.874
2 d) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jurnlah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jumlah menurut jenis-asuransi: dan (8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Piutang Hasil Investasi Tambahan. pengungkapan mengenai anitara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis-investasi' (3) Jumlah pivtang menurut Inata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan tainsiain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungah dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola plutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi fisiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsurnen yang belum diakui: (S) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, dan
Page 23 OCR 0.826
b) c) G) (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas.utang. Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recotirse dah dengan recourse, beserta jumlah utang retensi -anjak piutang dah pendapatan anjak piutang (tanps recourse).serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Perigungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dah jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak-piutang. Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan.pihak ketiga, (2 reKonsiliasi'antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, fessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilat kini piutang pembayaran sewa Iminihum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap perlode berikut: (2) kurang dari satu tahin (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (C) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, “4 nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (5 (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang materlal. renta! kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan Piutang Sewa. Operasi " Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, ta) kurang dari satu tahun
Page 24 OCR 0.846
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (9 lebih-dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang:diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3). penjelasan-umum isi perjanjian sewa lessor. sy Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara:lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen-akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7 Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diiingkapkan- dalam pos ini antara lairi tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentiik tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: €) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian mengenai jenis dan jurnlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, €) Nama pihak/counterparty: @) Lokasi Efek jaminan, &) Tingkat bunga piutang reverse repo, f) Cadangan kerugian penurunan nilai jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
Page 25 OCR 0.842
Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi.bersih pada saat diambilalih: b) Selisih-antara nilai realisasi bersih -atas-agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan CG) Laba atau rugi-yang timbul, termasuk biaya-blaya yang timbul setelah pengambilalihah agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Buriga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis:dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain, 1) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPNY: dan C&) Pendapat manajemen atas'kecukupan jumiah penyisihan. 12) Aset.Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak laricar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan.antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keyangan untuk setidp.kelompok dan rincian Investasinya:: (2) Iaba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikari pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang Giakui sebagal laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga-yang dihitung menggunakan rietode suku bunga efektif untuk aset keuangan'selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
Page 26 OCR 0.847
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto.yang belum-diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nara pemeringkat (jika ada). (6) uratan tentang alasan diambilnya keputusan menjual intuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuarigari, maka Wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari. setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjerisi serta Syarat dan kondisi yang. terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah benurinan nilai atas aset keuangan Clka ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan. antara. penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugiz dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dircalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, KK Kh 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan. mengenai antara lain: a) nama bank, dipisatikah antara pihak ketiga dan pihak beretasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dani @) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pericairan deposito tersebut. 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad. syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: G) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada,.dan penyebabnya, dan
Page 27 OCR 0.840
Wajar untuk rig diukur pada biaya perolehan 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara.lain: a) Rincian jufnlah niorminal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis) b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahuns.dan d) Informasipenting lainnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian uriit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) taba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos peridapatan komprehensif lainnya maupun yang diaku! sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara: lain, pihak penerbit, kIsaran tingkatbunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralah tentang Sifat dan asal terjadinya (dari transaksi Usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan rnengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diurigkapkan antaralain rincian berdasarkan: @) “Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan Jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta Kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi :selama periode berjalan: 9 Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak-berelasi-dan pihak ketigas d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit Yang diberikan:
Page 28 OCR 0.861
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:, » Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesiay 9) Rasio kredit berrnasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan.rasio jumlah cadangan kerugian: penurunan nila Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah, minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai Ketentuan Bank Indonesia: 3) Jurnlafi kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:: ». Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik-selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, HN Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN-berdasarkan periode pembelian, jika ada: kh Pendapat manajemen akan ketaatan banik terhadap Batas Maksi'mum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oteh Bank Indonesia: D Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dani fabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: C). Rincian jumlah tagihan dan Jlabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga! d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan.nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan) (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengar Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan:
Page 29 OCR 0.842
b) 9 @ (5) @ (ee) (3) @) jumlah setiap penuru yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan.hillai yang diakui $ebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: koridisi atau peristiwa'penyebab terjadinya pemulihan: nilai persediaan yang giturunkan?. dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk:persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: Ki) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (9) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan. jumlah biaya-pinjaman yang layak dikapitalisasi. persediaan yang dijaminkan, nama. pihak yang menerima jaminan, dan-alasan dijaminkan: dan jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi. yang harus diungkapkan antara lain: ken) 2 (3) Makanan dari minuman, Perlengkapan: dan Barang Dagangan, Khusus Industri Real Estat Tarribahan pengungkapan antara fain:. (1) Pengungkapan.nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: fa) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan, dan (c) Unit Barigunan dalam Penyelesaian.
Page 30 OCR 0.855
9 2) 9 (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telan berlaku namun. penjuatahnya belum diakui, terimasiik jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara tain: (D Lokasi, luas:tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk. pengembangan: dan. (3) Proporsi'tanah yang dijadikan jaminan utang: Khusus Industri Media Tambahan pengungkapari-antara lain: (1) Materi prograrh : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan iain yang sesuai dengan industrinya. Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan perigungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan rnedis (disposabie): dan. (3) Persediaan lainnya Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilaf tercatat mehurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek. Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 31 OCR 0.822
(a) Total jumlah tercatat.dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan-dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (c) Nilai amiortisasi (deplesi) ats hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang miati.atau hilang: (2) Nildi hewan'ternak yarig diasuransikan, nilai pertanggungan asiransi dan risiko yang ditutup (DH Yika tak ada asuransi untuk Wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode perighapiisan langsung: (9g) Pendapat.manajemen atas keciikupan nilai pertanggungan asirarisi: dan (h) Rilai'hewanternak yang dijaminkan dan nama pihak yang mensrima jaminan. 337 Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan afitara. lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian Mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) Aset tidak lancar. atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: ti) (33) (3) “@ 3 (2) Uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: kerugian. penurunan nilai atau kedntungan pemulihan penurunan nilai: dalam hal aset yang dimiliki untuk-dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: dalam. hal dapat diterapkan, seginen yang dilaporkan dari aset yang dirfiiliki untuk Gijiial dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK Yang berlaku, dan dalam. hat aset. yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: LL &
Page 32 OCR 0.860
jumlah tercatat aset tsi Tu at mpok lepasan diklasifikasikan sebagai dImiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian Kembali yarig telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki-untuk dijual: dan Ti. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) urdian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 25) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: aj rincianjenis, nama pihak berelasi, dan jum'ah piutang: by alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: €) jumlah cadangan kerugian penuruhan nilai, beban'-cedangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: dj pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilais dan &) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) d d 8 3) D nama entitas asosiasi, persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasarinyaj nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalarn entitas asosiasi yang. kuotasi harganya tersedia, ringkasan Informasi keuangan entitas-asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba'atau rugi: alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaari memiliki tebih dari 20Y4 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung. atau tidak langsung: akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asoslasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikari atas kemampuan entitas-asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,
Page 33 OCR 0.857
h) -bagiari rugi entitas asosiasi yarig tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya :atas rugi entitas asosiasi, baik. untuk periode terjadinya kerugian tersebut rnaupun secara kumulatif: D) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi Yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, j)- Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena”Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas erititas asosiasi: dan. kj) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan inetode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus ditingkapkan antara lain rincian jariinan yarig diberikan dan jumlah jafninan. tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut, 23) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangari Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan, Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan dy Saldoakhir, 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil to! dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil.tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lairi: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,
Page 34 OCR 0.875
b) (2) Rekonsillasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap Kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yarig digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) Perbandingan saldo tafiaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. Untuk tanaman belum menghasilkan (3) Mutasi) tanamari belur menghasilkan sebagai berikut : (2) Saldo awal IL Tambahan tahun berjalan ik, Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanamari dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 9 d) 8 » D Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkari) dan hewan 'ternak telah menghasilkan: Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok.selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: Nilai hewani ternak tiap kelompok berdasarkan lekasi/area peternakanj Kondisi hewan ternak: Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asursfisi dai risiko yang ditutup:
Page 35 OCR 0.884
Ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perl metode penghapusan langsurig, Nilaj cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan:narna pihak yang menerima jaminan. dibuat cadangan kematian atau 33) Properti Investasi 2) 5 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar tau model biaya, (2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) perriyataan bahwa penentuan /Nilat Wajar'didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yarig dapat diperbandingkan,. (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan'tariggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama perlode tersebut: dan (c) perubahan kurnulatif dalam Nilai Wajar .yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktua! untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi -atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, “selain perigungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain. (1) rekonsitlasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasis (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara sianifikan Untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan: secara terpisah:
Page 36 OCR 0.869
(b) penyesuaian signifikan lain. C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto-dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan) (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dah jumlah pernulihan tugl penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5S) transfer ke damdari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. d) Khusus untuk Properti Investasi dalam. proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan.antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi.saat penyelesalan, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jutnlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan (6) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti.inyestasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak-dikapitalisasi. 3) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara Iain: a) setiap kelompok, Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaltu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsillasi jumlafi. tercatat bruto dan akumulasi penyusutan 'Aset.Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, perigurangan, dan reklasifikasi, C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian-dan alokasi beban penyusutan:
Page 37 OCR 0.840
d) 3) 9 1 rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah. komitmen kontraktual datart perolehan Aset Tetap: jurmlati kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami. penurunan hilai, hilang, atau dihentikan'yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi kemprehiensif: Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harusdiungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak rnenggunakan jumlah revaluasianf (3) nama Penilai dan tangga! laparan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam. mengestimasi Nilai Wajar aset, (5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan Tnodel biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjiikkan perubahan selama perlode dan permbatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang sahain. Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (E) rindian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontraks (3) estimasi saat penyelesaian: (@) hambatan kelanjutan penyelesalan (jika ada): (5)jurnlah pengeluaran yang diakui dalam jumiah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pirijaman yang layak dikapitalisasi. Pengungkapan lainnya antara lain: (1)jurnlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara) (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan. penuh dan masih digunakan? (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak “diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, CALL KL
Page 38 OCR 0.882
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibali, agar diungkapkan jenis P v Aset, nilai tercafat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna.dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang: dijadikan jaminan, hama pihak yang. mengrima.jaminah dan v alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilai aset tetap Yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan. asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diingkapkan alasannya. 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaari yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, Unoperated-acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan teritang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambanganj dan (@) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada. Regulator terkait, perlu penjelasari kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabei analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud v Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud anitara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij b) alokasi jumlah amortisasi.Aset Takberwujud ke dalam pos-taporan laba rugi komprehensif: €C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto.dari akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
Page 39 OCR 0.858
@). dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pi kualifikasian,.maka' harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjarnan yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang-digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang Tmendukung penentuan dari penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilal dengan umur manfaat tidak terbatas: . f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari'setiap Aset TaKberwujud "yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dar awalnya diakui pada Nital Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar: pada pengakuan awal atas'aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut dlukur'setelah pengakuan awal dengan model biaya atau modei revaluasi: keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk. Labilitas, i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asurnsi.signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk.setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurutian hilai, yang menunjukkan perubahan selama periode'dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus.kepada para pemegang saham. 3 ke) h 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (L) Saldo-awal, (2) Penambahan dan pengurangan) (3) Saldo akhir.
Page 40 OCR 0.872
a d) b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian blaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban,-arus kas operasi, dan arus kas. investasi: yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: fa) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perfiltungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkanyang terdiri dart (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mencenat perbedaan antara rasio aktual tahah menutup terhadap rasio rata-ratanya (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila-ada), (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan.masa produksi, meliputi penjelasan " "ta) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya prodiiksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi Utama yang dipergunakan.dalam menghitung penurunan nilai-tersebut, Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Ekspidrasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal: (c) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Saidoakhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi'dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan (4) Jumlah-biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
Page 41 OCR 0.845
& (b) .Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (O) Jumlah penurunan (write down). akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area'of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplotasi yang Ditanggtihkan untuk tiap-tiap Area.of Interest. b. Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang'usaha yang dipisahkan aritara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jurnlah-utang usaha menuriit tnata uang, din Cc) Jaminan yang diberikan-oleh Perusahaan-dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: ti) @ilai tercatat pada aWal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumiah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belim digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nila! kini, yang terjadi Karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asurnsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (B) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Kset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan-antarg lain jenis dan jumiah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 2 Khusus Industri Perbankan
Page 42 OCR 0.875
labilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uangj-dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis. dan jumlah Efek.yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualah kembali Efek. 8). Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan -dalam pos ini antara lain Ilabilitas- bruto dari setiap Kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga.harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya Kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: €) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). » Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis. simpanan yang mengungkapkan: (4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah siimpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan.statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dani (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang,.dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigas (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahuri
Page 43 OCR 0.892
4) Jumiah amortisast pada tahun berjalan untuk sertifikat deposit: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir: atau dijaminkan. 5) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan 3iwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (4) Rincian berdasarkan progiam asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: 3 Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsjaktuaris dar (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: :Ct) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasj klaitri yang sudah terjadi namuh belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan aritara lain: (4) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatah kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan-akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. &
Page 44 OCR 0.869
8) » » h) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang) dan (4) Jumlah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi'dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (9) Jumlah menurut umir utang: dan (5) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan. Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jehis'asuransi. Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan, dan (3) Saldo menurut usia, » Liabilitas Imbalan Kerja Jarigka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak: 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang
Page 45 OCR 0.869
@) Jumlah iiabilitas-anjak piutarig dalam rahgka anjak piutafig dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian -anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi! Uang Muka Kontrak. Yang harus diingkapkan-antara lain jumlah uang muka Kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan Utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) Liabilitas Keuangan Lainnya 3) Yang harus. diungkapkan antara lain: (L) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Jiabilitas keuangan lainnya yang bersifat Jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: ta) nilai tercatat Ilabilitas keuangan 'untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kentinjen yang dimasukkan dalam.niiai tercatat'utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun,
Page 46 OCR 0.860
Yang harus diungkapkan antars lain ri: jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungari Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara-lain rincian jenlsdan jumlahnya. 17 Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan. dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak fancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk: dijual: Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara Jain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.. 19) Utang Bankdan Lembaga Keuangan Jangka Panjang: Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lermbaga keuangan dan jenis mata uarig b) kisaran-suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: &) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yarig diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, ? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit): h) jaminan yang diberikan derigan menunjuk pos-pos. yang bertiubungan: D persyaratan lain yang penting,-seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan » pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya, dani &
Page 47 OCR 0.870
C ) ringkasan perjani lan lama dan-baru, yang rneliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah rieto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa-depan pada tanggal lapofan posisi Keuangan, dengan.nilai kininya. Selain itu wajib. mengungkapkan totat pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggai laporan posisi keuangan, dan. nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun-sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (Ilma)tahun. 0 pembayaran sewa Konlinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewa-fanjut (sublease) masa depan yana diperkirakan akan diterima dari kontrak-sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabis subicase) pada tanggal laporan posisi keuarigan: e) keuritungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan F) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain! (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pernbelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa, 21) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rinclan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: AM Rincian berdasarkan peringkat efek dan-perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal Kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemehuhan Debt Cevenanceatas surat berharga yang diterbitkan.
Page 48 OCR 0.861
b) ka) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: & @& (3) @ (5) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uarig: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Ringkasan'perjanjian yang meliputi tanggaf kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyaf(debt covenance): Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang.lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dari dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: ken) 2 (3) @ (5) Rinciari berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Jurnlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan: Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) Khusus Indiistri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengsgiolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran Pprovisi PLH selama tahun. berjalan dengari menurijukkan: b) 9 ad) (1) Saldo awal, (2) Penyisitian yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan fiabilitas bersyarat lainnya: sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya-yang sifatnya material, misalnya beban Pematpan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang pisah,
Page 49 OCR 0.811
Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan-dan Pengurangan : (3) “Saldo akhir, 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 8) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (4) gambaran Umum Mengenal jenis program. (2) rekonsilfasi saldo.awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bungar (G) iuran oleh peserta program, (d) keunturigan dan kerugian aktuarial: (e) perubahan kurs mata uang asing. pada prograrn Yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (D Imbalan yang dibayarkan: (g) biaya jase lalu: (h) “kombinasi bisnis, WM curtallment: dan G) penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumtah yang:dihaslikan dari program-yang seliruhnya atau sebagian didanai, (4) rekansiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar-aset program serta saldo awal Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai -Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama perlode yang. dapat distribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (Ch perubahan kurs: mata uang asing pada-program yang diukur dengan mata uarig yarig berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: (2) iuran oleh peserta program (imbalan yang dibayarkan, (9) “kombinasi bisnis, dan an an LA KL 3 &
Page 50 OCR 0.842
(5) (8) iga) 8) (9) (10) (h) penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar'aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Asetdan Labilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarjal neto yang tidak diakui dalarn laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yarig tidak diakui'dalam laporan posisi keuangari: (d0) setiap. jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai. Aset sesuai dengan SAK: dan (6) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: total beban yang diakui di laba rug) untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: Ka) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset.prograrn: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengari.SAK: (e). keuntungan dan kerugjan.aktuarlal, jika Perusahaan memilih rrictode koridor 1095 (sepuluh per seratus), (PH biaya fasa lalu, (9) dampak dari curtaiiment terutama.terkait dengan penyelesalannya, dan (h) dampak.dari batasan dalam SAK: jumlah total yang diakui dalam pendapatan Komprehensif laih yang akan diakill segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial/ dan (by dampak dari batasan dalam SAK: jumlah. kumulatif dari keuntungan dani kerugian aktuarial yang diakut pada pendapatan komprehensif.lain, dalarn hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan. komprehensif lain sesuai dengan SAK: persentase atau jumlah setiap.kategori utama yang merupakan. Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang,.properti, dan Seluruh aset lain: jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset prograrn untuk: (a) setiap kategori.instrumefi keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleb.Perusahaan KL ai SI KL
Page 51 OCR 0.854
atas dasar yang digunakan'-untuk menentukan tirigkat pengembalian bang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori titama'dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal.hasil aktiia! atas setiap hak, penggantian yang diakui sebagai Aset: (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dari diungkapkan dalam ukuran yang-absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto? (8) tingkat imbal hasil yang-diharapkan atas setiap aset program untuk periode. yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat Imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak-penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau Variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif. sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (2) tingkat tran biaya kesehatan: dan (P asumsi material lain yang digunakan dalam aktuarla: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalami tingkat tren biaya kesehatan. yang diasumsikan pada: ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik ieto: dan (B) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk'biaya kesehatan. (0) Dalam hal. prograrn dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan:tingkat tren biaya kesehatan yarig diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan infiasi yang rendah. (45) Jumlah periode tahunan saat ini dan pericde empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (i) labilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Ifabilitas pregram pada akhir periode pelaporan: dan Ci) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset Program pada akhir periode pelaporari: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera seteiah dapat ditentukan secara andal, dari juran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dirnulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas: Sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: LA KL
Page 52 OCR 0.877
) perjanjian konhtrakkual atau kebijakan tertulis untuk pembebariar Yi imbalan pasti heto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan sepert! itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (Gi) pengungkapan. gambaran umurn jenis programi sesuai dengan huruf a). butir (1) mencakup penjelasan, praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (ili)jika Perusahaan mencatat jurar' yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (43), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan pregram iuran pastiharus mengungkapkan. jumlah yang. diakui sebaga beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) Turan program dan jumlah pesangon pemutusan Kontrak kerjas.dan (2) penjelasan mengenai Iiabilitas kontinjen (jika ada). 28) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan -antara' lain: a) rihcian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang. asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat Obligasi dicatatkan, dari tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efeky CJ jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan btang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, f) pembatasanyang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:
Page 53 OCR 0.830
:pi persyaratan dan kondisi.utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk aj Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad Syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lairi: (@).uraian tentang persyaratan utama'"dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skerma transaksisyariah yang digunakan (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: " XC) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha,.dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): () rericana jadwal dari tata cara pembagian danjatau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya, dan () persyaratan penting lain: (2)peringkat dan nama Perusahaan pemeririgkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (9)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wal! Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ida): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalarn .Kontrak Perwaliamanatan:-dan (8) kejadian penting lainnya antara jain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik. dalam ineinenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan. kondisi default). 26) Utang Subardinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uarig, dan kisaran suku bunga" kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya,. C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
Page 54 OCR 0.858
d) kejadian penting lairinya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam persyaratan dan koridisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 2) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan f) persyaratan penting lainnya. Yang harus diungkapkan. antara lain : a) Bagi setiap jenis saham,-antara lain: (1) Rekorisillasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan peribayaran kembali atas modals dan 27) Obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengeiai jenis, nilal nominal dan nilal tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) perlode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, fiak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: C) dampak dilusi apabila. seluruh obligasi dikonversikan,dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkari dari sudut pandang pemegang. oblidasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: e) peringkat dan naria Perusahaan Pemeringkat Efek: f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulany 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan:serta pemberitukan daria untuk pelunasan titang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): ID) kejadiari penting lainnya antara Jain kepatuhan Perusahaan dalam memenutii persyaratan dan kondisi utang: (misalnya. restrukturisasi utang dan kondisi default): fi) dalam hai Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan m) persyaratan penting lainnya te Ekuitas Ekuitas yang dapat distribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) Moda! Saham v
Page 55 OCR 0.849
b) 9 d) e) da3 Li (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak.cpsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, Penjelasan mengenai sifat.dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan periegang-saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 5x (Ilma perseratus).atau.lebih: 2) Nama- direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: Dalam hal. terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan. perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) “Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saharn baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau taripa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan. waran, serta konversi obligasi, dari (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: Dalam hal hanya sebagian saharn Perusahaan. yang dicatatkan di Bursa' Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) 5) d) 8 » Rincian jumlah tambahan modal disetor, Uraian sumber aglo saham: Rincian biaya emisi. Efek-ekuitas berdasarkan peherbitan Efek ekuitas, Uralah mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetorj Uraian mengenai sifat dan'asai tambahan modal disetor lainnya: Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan. entitas sepengenidali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijuaf-afau dihentikan akibat kombinas! bisnis tersebut:
Page 56 OCR 0.836
(5) Kepemilikan entitas.atau bisrtis yang dialihkan serta jenis danjumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih anitgra nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Inforimasi antara. lain: (a) Ikhtisar angka-arigka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikbtisarjuinlah tercatat Aset.dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi dan (dy Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) Selisih. Transaksi dergan Pihak Nonperigendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangtiya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenistransaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitiingan selisih transaksi perubahan kepemilikar tanpa hilangnya Pengendalian: dan €) Jumlah Yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pernbelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilaj saham treasurl yang diperoleh, C) Tanggat dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modai “disetorj d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan derigan harga pelepasan saham treasuri: dan e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: @) Alasan dan jumlah penyesualan periode yang lalu Ciika ada):
Page 57 OCR 0.812
lan 'persel yang terkait dan 9 Saldo laba yang.ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, 8) Warah Yang fiarus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: bj dasar penentuan Nilsi Wajar waran, C) nilat waran yang belum dan'tidak-dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang-diterbitkan dan beredar serta dampak ditusinya, dan e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, 2» Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan. antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lalnnya. 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan aritara lain rincian bagian pernegang saham honpengendali atas ekuitas masing-masing efititas ahak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada-entitas Induk. Laba Rugi Komprehensif 1 Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap. kategori signifikan dari. pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (4) Penjualan barang: (2). Penjualan jasa: (3) Bunga: - (4) Royalti, dan/atau (5) Divideng diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak. berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan,
Page 58 OCR 0.853
d) 2) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: Ca) Jumlah perdapatari kontrak yatig diakui sebagai pendapatan'dalam periode berjalan,, tb) Metode. yang digunakan untuk menentukan peridapatan kontrak yang diakul dalam periode berjalan, dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaah dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang:terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (Ly Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2). Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagerian dengan pendapatan lainnya: dan (3). Perincian dari Komponen pendapatart neto. yang diperoleh. Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (J) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuah Tarif 2) Yang harus diungkapkan antara lain: Dasar ketentuan tarif:
Page 59 OCR 0.863
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tai C) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian.lain yang terkait. 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: 2) Pendapatan pembiayaan konsumeng b) Peridapatan anjak plutang: dani €) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawatjalan dan penunjang medis, Rirician pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak marnpu: dan C) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rinciari jumlah dari Kelompok produk/jasa utama antara lain! d) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: C) Rincian pendapatari usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan &) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan'atas dasar kepemilikan armada tersebut. . 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha'jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) Khusus Industri Asuransi:
Page 60 OCR 0.900
Pendapatan Premi Yang harus diuriokapkan antara lain ringian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenalkan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan.62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memilik! hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas'jalan tol tersebut harus diungkapkan. 8 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : 2) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, C) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi: 10945 (sepuluh perseratus).dari pendapatan: dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok:berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) Khusus Industri Rumah Sakit
Page 61 OCR 0.891
Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: &) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi, Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara laih rincian-dan jufnlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim.retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis-asuransi, d) Hasif Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu afitara lain:
Page 62 OCR 0.883
a) Beban penjualan b) Beban distribusi: dan 6). Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang hatus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara 'airi Hiclah.jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16) Khusus. Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk. masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 147) Pendapatan dan Beban Lainnya. Yang harus diungkapkan antara. lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rinciari dan jumlah Beban lainnya. 6) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) blaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga. efektif, (b) beban kevangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan (O) selisih kurs yang berasa! dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang Selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan'terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan rmeliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. @) Untuk Bagiari Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Venfiira Bersama meliputi :
Page 63 OCR 0.874
9. €1 yang dicatat dengan menggunakan ade @kuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari aperasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan 2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan. Yang harus.diungkapkah antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diurigkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualari Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurilah berdasarkan jenis, 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: b) keuritungan dan kerugian aktuarlal atas program manfaat pasti: Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuanganj d) “keuntungan (kerugian) dari aset keuangan-tersedia untuk dijual: €) -bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Jindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, 20) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan. antara'lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal-dari periode latus (3) jumlah beban (penghasilan) pajak -tangguhan.yang berasal dari perbedaan temporer'dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait derigan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang barus
Page 64 OCR 0.876
b) 9 d) 8 D h) Y urunya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan Lrtuk mengurangi beban pajak kini dari beban pajak tangguhahi: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan.oieh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (2) jumiah- beban (penghasilan) terkait derigan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi.yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke-ekuitas: Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatah komprehensif lain dari entitas asosiasi danfatau Ventura Bersama: penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif.rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tatif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebeliiminya, jumiah (dah batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan ternporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belurmi dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, Cabang, entitas asosiasl, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (W) laba sebelum pajak menurut akuntansi: 42) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan: (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkad tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,
Page 65 OCR 0.876
k) m) n) o) )) pernyataan bai laba kena pajak hasil rekonsiliasi SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan-setiap jenis:rugi pajak'yang 'belurn dikompensasi: (1) jumlah aset dan Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (3) keuntungan atau kerugian'atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan morrnal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama-dengari jumlah terkait untuk setiap periode sajian: jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit.namun tidak diakui sebagai: Liabilitas dalam laporan kelangan: uraian jumlah-perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakulsisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tingguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh 'dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak-tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak Yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau perlode'sebelumnya yang Mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. lenjadi dasar dalam pengisian 21) Laba (Rugi) ber Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : 2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat. diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut: Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak.Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:
Page 66 OCR 0.889
€ d 8 @ tertirnbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebist tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis. instrumen 'yang mempengaruhi. laba per saham, Instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi Saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan-akan secara signifikan mengubah jumlah saharn blasa atau instrumen berpotensi saham. biasa“yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaks! dimaksud terjadi sebelurmakhir periode pelaporan: dan laba per 'saharn dasar dan dilusian, untuk operasi yang dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) 9 Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000,000.000,00 (satu miliat rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau ariggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,5Yo (nol koma lima perserstus) dari medal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta-informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk. komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2). jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: ta) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akani diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,
Page 67 OCR 0.868
9) 8) (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah.saldo piutang Usaha'dan piutang pihak berelasi non-usaha:-dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sehagalmana dimaksud dalam hurufa) dan b) Gilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk: (2) entitas dengari pengendaliari bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap Entitas, (3) entitas anak, (9) “entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang'diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan,.dan manajemen Kunci lainnya Untuk masing-masing kategori berikut: (2) Imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja: (3) imbalari kerja jangka panjang lainnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemierintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaanj (2) sifat dan jumlah'setiap'transaksi yatig secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak-secars 'individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut, 23) a) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Mata uang asing yang dlmaksud adalah mata uang selain mata uang'fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: 4
Page 68 OCR 0.859
(1) rincian aset dan : uarig asing alarm mata' uang fungsional, (2) pasisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalarn mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekisivaleri dalam miata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs:neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan Galam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsillasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. ekuivalennya 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk.setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk.suatu aset individual, termasuk ggodwill ataii suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan hilal: (2) jamlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi' selama periode tersebut Gah iingur laporan laba. rugi komprehensif yang didalartinya tercakup rugi penurunan nilai: (8) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam. laba rugi selama periode tersebut dan urisur laporan laba.rugi kompretierisif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai:yang dibalik, (4) goodwill yang telah diakui.rugi penurunan nilainya: (5) jumlah ragi penurunan nilai atas-aset revaluasian yang diakui dalam peridapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama: periode tersebut: b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelampok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahari Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntarisi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuftahsi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
Page 69 OCR 0.838
(3) perkiraan.dampak:estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus ditingkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang haris diungkapkan antara Iain : v (1) Sifat dari perubahah kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntarisi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan: " (3) jumlah penyesualan Untuk periode berjalan dah setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian (4) jumlah penyesuaian yang terkait “dengan perinde-periode sebelurn periode yang disajikan. Dalam hal tidak. praktis dilakukan,-maka diungkapkan alasannya: dan (S) keadaan yang membyat.pericrapan retrospektif tidak praktis untuk suatu Periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum pericde-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan.kebijakan-akuntansi. @) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara tain:: v (1) sifat 'dari kesalahah-periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periotis sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusianj: (3) jumlah koreksi pada awal periode.sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dari waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali.retrospektif tidak praktis. 26) | Kombinasi Bisriis v a) Perusahazn harus mengurigkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu! (D nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (2) tanggal akuisisi,
Page 70 OCR 0.846
4 (Io) (6) 7) @ 9) (10) le33) (12) ya terkait akuisisi, di iuar biaya penei ry Efek utarig dan Efek ekuitas, perlode berjalan, dan akumulasirnya untuk masing-masing kombinasi bisnis: Bersentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang. faktor yang membentuk goodwill yang diakui: Nilat Wajar pada saat tanggal akulsisi atas total imbalan yang dialihkan dani Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, kesepakatan imbalan kontinjensi.dan.aset indemnifikasi: (8) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi: (b): penjelasan tentang.kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (6) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikari maka fakta dan alasan merigaba kisaran'tersebut tidak Gapat diestimasikah. Dajam hal jumlah maksimum pembayaran tidak. terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutario yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang:diberikan,-sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai. berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b). jumlah piutang bruto.kontraktual: dan (c) estimasi'terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk.setiap kelompok.utama Aset yang diperoleh. dan Liabilitas yang diambil alih: setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengeriai karakteristik kewajiban dah perkiraan saat afus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jurnlah arus keluar tersebut, Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal Ifabilitas kontinjensi tidak diekui karena Nilal Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak.pengakuisisi mengungkapkan:
Page 71 OCR 0.878
(2) Informasi sebagaimana dimaksud dalain angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur.secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos.dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungari: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10016 (seratus perseratus) dari kepentingan.ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: ta) juriilah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi.dan dasar pengukurannya: dan (Bb) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalarn penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar, (15) “dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi'atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jumlah.keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi Sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan jaba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan.laba atau rugi dari entitas hasi! penggabungan untuk. periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yafig material atau secara kolektif material:
Page 72 OCR 0.840
c) a) 2 (3 @ (5) mM akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Uabilitas, kepentingan norpergendali tertentu atav jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuarigan kombinasi bisnis-sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan,.maka diurigkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk Komibinasi bisris belum.selesai, (Bb) Aset, Liabilitas, kepentirgan'ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (C) sifat dan jumiah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tangga! akuisisi sampal dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusakiaan menyelesaikan llabilitas imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau Iswat waktu, maka diungkapkan: (ay setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul.selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalarn kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilatan dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: liabilitas kontinjensi yang diakut dalam kombinasi bisnis, jika aday rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada-awal dan akhir periode pelaporan: jumlah dan penjelasari dari setiap keuntungan atau kerugian yang-diakui pada periode pelaporan yang: Ca) terkait dengan. aset.teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas Yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: pernyataan kesesualan dangan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kornbinasi bisnis: dan Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan: dengan perolefian atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) 2 jumlah harga yang dibayarkan: bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
Page 73 OCR 0.858
jumtah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dan (4) jumlah aset dan labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara Iin : a) pengungkapan pada level segmen: (i) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan dleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan ari setiap segmen dilaporkan, (2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban: tertentu, aset segmen, dan liabilitas segimen dari segmeri dilaporkan,-serta dasar pengukurannya: (3) rekonsillasi dari total pendapatan segrieni, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmeri Material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Inforrnasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah osografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepadar i. negara domisili Perusahaan, dan TI. Semua negara asing secara total dirmana Perusahaan mernperoleh pendapatan. Dalam hal peridapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
Page 74 OCR 0.873
tersebut secara Individual. (b) Aset tidak tancar selain'instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: i. negara domisili Perusahaan: dan II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset.tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam ha! pendapatan dari transaksi dengan pelariggari eksternal tunggal mencapai 1096. (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: ta) faktay (b) total pendapatan dari.setiap pelanggan: dan: (c) entitas.segmen yang mielaporkan-pendapatan tersebut, 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan Waktu pelepasan dari aset dan Ifabilitas operasi yang dihentikan, -dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok fepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal Yang disajikan dalam laporan laba rugi. komprehensif meliputi: (a) "pendapatan, bebah, dan Taba.atau rugi sebelurn pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (by laba atau rugi yang diakui dalam. pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjuel atau pelepasan aset.atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan -dan.beban pajak perighasilar yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
Page 75 OCR 0.870
9g yang dapat diatribusikan pada" pemilik entitas induk, 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai.dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilaiatau tujuan Jainnya (rion lindung nilai), seperti untuk tujian spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen dsFivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non:indung nilai: (4) hakikat dan sifat-dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, kornoditas atau lain-lain: (2) pihak tawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tenipo: (9 nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. C) Yang harus diungkapkan antara lain: (E) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif.dan Strategi untuk .mencapai tujuan tersebut: (2 Kebijakan manajemen risiko Untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jernis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) Nilai Wajar Instrinieh Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dah Tiabilitas: keuangan antara lain? a) Nilai Wajar setiap' kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengari cara yang memungkinkan untuk dapat diperbaridingkan dengan nilaltercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi sigrilfikan yang digunakan dalam menentukan Nitai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 76 OCR 0.859
2) jumlah len dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan Sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporanj. b) jumlah utang dividen untuk: (£) periode pelaporan, dah (2) periode sebelumnya, Cj jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak diakui sebagal Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dari d) jumlah dividen preferen kurnulatif yang tidak diakul. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama'yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama. entitas: dan dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Mabilitas jarigka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Venttira Bersama, b' d 33) Perikatan dan Kontinjensi @. Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : 1. perikatan yang meliputi: a. perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, barituan manajemen dan royalti, dan lisensi, diungkapkan: i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Ji. periode berlakanya perikatan/ Iii. dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan v. pembatasan-pembatasan lainnya,
Page 77 OCR 0.833
3. 4 L ontrak atau “perjanjian yang memerlul gg! masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembellari, ikatan untuk investasi, dlungkapkan: i. pihak-pihak yang terkait dalam. perjanjian, li. periode berlakunya perikatan: Iii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan iy. sanksi-sanksij pemberian.jaminan atau garansi, diungkapkan: a pihakspihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara: pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: b. latar belakang dikeluarkannya jaminan, C. periode berlakunya'jaminanj dan d. nilai jaminan, fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uralan mengenai sifat, jenis, jurnlah dan batasan-batasannya. b. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : perkara atau Sengketa hukum, diungkapkan: a. pihak-pihak yang terkait: b. jumlah yang diperkarakan, €C. latar belakang, isi'dan status.petkaradan pendapat-hukum (legal opinion): Gan d. dampak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, kemungkinan Jiabilitas pajak tambahan: a. jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak.serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan b. sikap Perusahaan terhadap Ketetapan atau'tagihan pajak (keberatan atau banding):
Page 78 OCR 0.870
na 4: peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: a. karakteristik aset.atau Ilabilitas kontinjerisi: b. estimasi dari dampak keuangannya: C. Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait-dengan jumlah atau waktu arus 34)| Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: @) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmas bj Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabilitas.dari masing-masing pihak dalam kerjasama: &) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan PH Isi perubahan perjanjian, jika ada. . 35)! Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus rhengurigkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna taporari keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas bada risiko sebagai berikut: (1) "risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuahgan yang belum jatuh terripo atau tidak mengalami p@nurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo-pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh ternpo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis Fisiko pasar'dimana Entitas terdampak pada akfiir pericde pelaporan, yang menunjukkan dampak. perubahan pada variabel risiko.yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (M) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksid dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adegvacy Ratio)
Page 79 OCR 0.861
Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah Fasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minirnurni berdasarkari peraturan Barik Indonesia, dan 43) Aspek.khusus yang mendasari perhitungan CAR: b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis rnata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali-amanat, pengelolaan investasi dan reksadana, 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus divrigkapkan- antara lain uraianmengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang: diellminasi dalam laporan posisi keuangan. dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Cc) Penyajian laporan posisl keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, d) Rincian dari jumlah yang membentuk-akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum: digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan @) Keterangan tefitarig tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kussi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 80 OCR 0.863
bj ka) ad 8 Informasi kualitatif tentang permodalannya, termasuk: (LD deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dari implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan B)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: ringkasan,data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modals setiap perubahan pada angka'a) dan angka b) dari periode.sebelumnya: pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dah konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari bihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. kan, dan proses Perusahaan dalam mengelolz 39) Transaksi Nonkas. Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yarig tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalami laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehari Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus-diungkapkan antara lain : a) b) 9 d) 2) rincian jumlah Labilitas. atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka peridek ataupun jangka panjang: penjelasan mengenaf setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis.saham yang ada pada suatu periode, terrnasuk.syarat dan ketentuan umum-setlap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksirnum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: jumlah dan-rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi sahafn uhtuk setiap kelompok opsi saham: untuk opsi saham yang dieksekusi selafna perlode, rata-rata tertimbang harga saham Pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur koritrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
Page 81 OCR 0.845
(9) psi yang selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut-djukur: dan (2) jurnlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut gntuk Instrumen ekuitas lairi yang diberikan selama Suatu periode (yaitu selain opsi-saham): dampak transaksi pernbayaran berbasis satiam terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap pasisi keuangannya. 241) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yarig harus diungkapkan antara lain « (4) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batastingkat solvabilitasy (3) Batas tingkat-solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaah ber tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang barus diungkapkan: a) b) 9 d) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: Jenis Akad Asuransi Syariah, Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Bebari, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariahy dan Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkari antara lain sifat, jenis, jumlah dan darnpak-dari: a) b) Kal d) 2) Kontrak reasuransi, Perjanjian periting dan ikatan lainnya, Rasio keuangan penting: Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, 44) Khusus Industri Kehutanan :
Page 82 OCR 0.877
Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis. kayu). b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, JHPH dan luran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan.dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya urituk kelestarian alam), dj) Realisasi jenis Kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dari prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan 'serta pemeliharaannya, dani (2) Jenis jalan yang dibangun. pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara tain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah perlode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalami laporan kevangarinya, atau Untuk mengakui peristiwa yang-sebelumnya tidak.diakui: b) datam hal terdapat peristiwa noripenyesuai. yang rnaterial setelah periode pelaporan, maka Perusahaan merigungkapkah uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapatdibuat. 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dari jenis peraturan baru tersebut, b) sifatdari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan Kebijakari akuntansi:
Page 83 OCR 0.873
C) tanggal pen an SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan Gd) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat. diketahui atau diestimasi secara Wajar. 47) Reklasifikasi a) Palam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pes'atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk: dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut-direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemertntah.yang diterima, Perusahaan haris mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifatdan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk laifi dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar. Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun Japoran keuangan dengan menggunakan'standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar-modal dinegara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang:harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi.pos-pos yang berbeda-untuk taporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
Page 84 OCR 0.679
beserta penjelasan & Dalam hal Perusahai melakukan pengiingkapan tai tersebut,.maka pengungkapari tersel ut tajib" ditambahkan: dalan laporafi kel keadaan tertentu yang mempengarui kinerja | Berusatidan Seperti pisristiwa mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaar. Jakarta,.26 Maret 2024 Ng-Agus SetiaWan, Direktiir.
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono
p.1
unresolved
org
Purwantono
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangari
p.5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×9
unresolved
org
Bank Lain-berdasarkan
p.20
unresolved
org
Bank Indonesiay
p.28
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.81
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.