Skip to content
Back to announcement

IPCC-OJK Checklist 2023.pdf

Financial statement Text extracted IPCC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 80

Page 1 OCR 0.937
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.
Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan

cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom

pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (v) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

“Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk / IPCC
Bidang Usaha Perhubungan - Pelabuhan
Jenis penawaran Umum Saham
2023 | 2022
Nama Kantor Purwantono, Sungkoro & Surja | Purwantono, Sungkoro & Surja
Akuntan Publik
Nama Partner Moch. Dadang Syachruna Moch. Dadang Syachruna
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasi Wajar Tanpa Modifikasi
Catatan tentang Tidak ada Tidak ada
Opini (jika ada)

Page 2 OCR 0.940
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” v
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" v
Data Keuangan Penting dalam ribuan rupiah
Periode laporan keuangan 31/12/2023 31/12/2022
Laba Rugi Komprehensif 190.854.844 161.724.767
Pendapatan 735.204.940 726.573.259
Laba (rugi) bruto 326.477.029 346.346.685
Laba (rugi) usaha/operasional 245.207.985 245.056.554
EBITDA 354.012.995 355.586.961
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 190.854.844 161.724.767
Laba (rugi) komprehensif 190.854.844 161.724.767
Laba Per saham (dasar) 104,96 88,94
Laba Per saham (dilusian) N/A N/A
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 1.788.314.387 2.191.828.374
|. Jumlah Aset Lancar 759.121.894 1.095.977.072
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.029.192.493 1.095.351.302
Jumlah Liabilitas 565.447.533 1.029.858.187
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 205.967.850 634.371.410
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 359.479.683 394.986.777
Jumlah Ekuitas 1.222.866.854 1.161.970.187
Modal Disetor 931.298.766 931.298.766
Saldo Laba 291.568.088 230.671.421
2

Page 3 OCR 0.898
Rasio Keuangan
Rasio Lancar (96) 368,564 172,6376
ROA 10,671 7,3896
ROE 15,6196 13,9276
Ebitda thd pendapatan (26) 48,159 48,949
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada
Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut
dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman
Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi v
secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-
pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum

L Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

alelala

ulalu nu

a, gambaran umum Perusahaan: v Catatan 1
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: v Catatan 2-3

€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan v Catatan4-31
perubahan ekuitas dan laporan arus kas,sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

Page 4 OCR 0.912
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan: v

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk
memahami laporan keuangan.

2 Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak v Catatan 1-34
menggunakan kata “sebagian”,
3 Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang v
menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

a. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan v Catatan 8
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

li Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

2 Pendirian perusahaan
1 Riwayat ringkas perusahaan: v Catatan ta
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal v Catatan 1a

Berita Negara,
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: v Catatan 1a
a) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha v Catatan 1
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha v Catatan 1a

secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

8 Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat v Catatan 1a
diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

1 Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.

B) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Page 5 OCR 0.850
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan W,
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah
ika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

«Nama lokasi:

& Nama pemilik izin lokasi:

«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

& Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi:

& Nama pemilik izin lokasi,

«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi dan

& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

& Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

& Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan
posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan ui

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan

c) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 6 OCR 0.913
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia: v Catatan 1b
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana v
sampai dengan periode pelaporan terakhir.
c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v
2) | Tempat kedudukan: v
3) | Jenis usaha: v
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v
6) | Total Aseti dan v
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung v
melalui entitas anak, lebih dari 5086 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5056 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak v
suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun v
laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk v
dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:
&) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak v
mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: v

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian
yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

Page 7 OCR 0.919
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada er

lainnya dimana Pengendalian dilepaskai

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit:

Catatan 1c

2

Cakupan manajemen kunci, dan

Catatan 10

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang
bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.

Catatan 1c

Penerbitan Laporan Keuangan

1

Tanggal laporan keuangan diotorisasi Untuk terbit: dan

Catatan 1f

2

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Catatan 1f

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.

Catatan 2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai
realisasi neto (net realizoble value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 22

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

3

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b)

fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang
signifikan: dan

4

alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2a dan 2b

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Page 8 OCR 0.920
1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan
keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian
atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

Catatan 4-16

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk:

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
'&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non pengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

daa ala

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan non-
pengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

3)

Kas dan setara kas
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

Catatan 2e

Page 9 OCR 0.894
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi v Catatan 2f
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2f
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan: v Catatan 2f
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: v Catatan 2f
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuani v Catatan 2f
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: v Catatan 2f
(7) khusus instrumen keuar derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam v

angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan a

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

a (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan

(C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

c) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(5) akad syariah yang digunakan.

Page 10 OCR 0.897
5) Khusus Industri Perbankan v
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
» Khusus Industri Perbankan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
'a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan v
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)  Penjelasanatas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b)  Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:

10

Page 11 OCR 0.898
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nili realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak
dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya,

10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutan

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan

11) Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, v Catatan 2p

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v Catatan 2p

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. v Catatan 2p

12) Persediaan
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

11

Page 12 OCR 0.868
v

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah
menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan:
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
la) — Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
la) — Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan.
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2h
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2h
Cc) pengelompokkan Aset Tetap: j Catatan 2h
d) metode penyusutan yang digunakan v Catatan 2h
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 2h
) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan v Catatan 2h
v Catatan 2h

8) penghentian pengakuan:

12

Page 13 OCR 0.881
Catatan 2h

h)  nilairesidu: dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada
setiap akhir periode pelaporan.

14) Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Catatan 2j

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujudj v Catatan 2!

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 2i

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang v Catatan 21

digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: Y Catatan 21

&) metode amortisasi yang digunakan: v Catatan 2i

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan v Catatan 2i

@) riset dan pengembangan (jika ada).

18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran asettidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

13

Page 14 OCR 0.903
a) pengakuan awal Properti Investasi

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v
GC) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: v
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan v
@) penghentian pengakuan Properti Investasi v

20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai ((mpairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi),
&) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21) Penurunan

i Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan v Catatan 2k
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset non-keuangan dan pembalikannya v Catatan 2k
22) Khusus Industri Perbankan v

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

14

Page 15 OCR 0.907
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v Catatan 2!

b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 2!

2a) Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu
kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

15

Page 16 OCR 0.909
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan
penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran
umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:
aa) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

'G) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan v Catatan 2n
yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan v Catatan 2n
keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian v Catatan 2n

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi v
(1) — Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

16

Page 17 OCR 0.925
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi
namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v Catatan 2b

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan v Catatan 2b

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. v Catatan 2b

30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: Catatan 2d

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 2d

31) Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32) Pajak Penghasilan

17

Page 18 OCR 0.878
an ae ne Na en en

Yang harus dijelaskan antara lain:

4

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: Catatan 2m

b) ketentuan mengenai saling hapus: Catatan 2m

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan Catatan 2m

PN 3

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. Catatan 2m

33) Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pasca kerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

NN S3

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

34) Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui v
instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36) Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. ui

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013

37) Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan
aset kualifikasian.

38) 'Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. v Catatan 20

39) Laba (Rugi) per saham

18

Page 19 OCR 0.890
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (ru:

Catatan 2r

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing:
&) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat
manajemen.

Catatan 4 dan 25
Catatan 4 dan 25a

Catatan 4

2)

Khusus Industri Perbankan
3) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(t) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan.
&) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

19

Page 20 OCR 0.876
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai

lunimpaired):
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(A) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat
kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 5dan 25b
b) jumlah plutang menurut debitur: v Catatan 5 dan 25b
Cc) jumlah piutang menurut mata uang, v Catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Catatan 5
3 SJ Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan v Catatan 5
penghapusan piutang:
H) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak v
dibentuk cadangan
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: v
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan v
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: v
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) Khusus Industri Asuransi “

a) Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

(3) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(a) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(5) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

20

Page 21 OCR 0.879
BE an ae ee TE Nan

b) Piutang Koasuransi

“)
Kej
3)

“)
2
3)

«)
2
(3)
(G2

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
Jumlah menurut jenis asuransi, dan

Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

C) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
Jumlah piutang atau utang reasuransi yang saling dihapuskan: dan

Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

dd) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
Jumlah piutang menurut jenis investasi,
Jumlah piutang menurut mata uang: dan

Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

1

2
3)
4)

5)
8

5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-
lain)

Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan
piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka
transaksi di atas,

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan
berdasarkan objek pembiayaan:

21

Page 22 OCR 0.908
7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan
pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang
diatur dalam perjanjian anjak piutang.

&)  PiutangSewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(1) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode
pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(C) lebih dari lima tahun
(2
fe

pendapatan keuangan yang belum diterima:

Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(4) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum)
(5) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(6) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(C) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

22

Page 23 OCR 0.873
8

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

n

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui,
&) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

3

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lai
a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:
b)

Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
&) Nama pihak/counterparty:
d

Lokasi Efek jaminan:
&) Tingkat bunga piutang reverse repo:

H) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

»

'Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambil-alih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan

&) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.

23

Page 24 OCR 0.897
10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain.

1)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.
a)  Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi.

b) — Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi perlode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh
tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh
tempo:

(7) ika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direkiasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(C) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia
untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat
(dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang
mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara

24

Page 25 OCR 0.910
penurunan nilai yang
rugi: dan

lung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang
direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Catatan 4 dan 25a

Catatan 4

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

6) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b)

Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
9
d

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

Informasi penting lainnya.

ala ad

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) Laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

1)

Khusus Wesel Tagih

25

Page 26 OCR 0.903
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian
tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18) Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) Pinjaman Polis v

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20) Khusus Industri Perbankan v
Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjal

d Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

# Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset

keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi,
9) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,
k Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia:
» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

26
Page 27 OCR 0.888
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi

22) Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

ca aja

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurar
diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

jumlah persediaan yang

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(II) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan v
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:
(1) — Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) — Barang Dagangan.

ec) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

2

Page 28 OCR 0.883
(

a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(C) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui,
termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

#) Khusus Industri Rumah Sakit v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(W) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

g) Khusus Industri Peternakan v
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

28
Page 29 OCR 0.915
lai tercatat menurut klasi

hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak

belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir:

(2) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang:
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

(PD Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 15a

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

/Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkan antara lain:

“)
(2)

(3)
4

5)

(8)

uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu
pelepasan:

kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan
yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan
sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan d ihentikan
pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

29

Page 30 OCR 0.906
jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,
disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok
lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan

Hi. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: Catatan 5 dan 25b
bj alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi
tersebut:
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan
'@) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
271 Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:
@) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

G) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

&) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016 (dua puluh perseratus) hak suara
atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung:

P) “akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam
menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal
atau periode yang berbeda

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada
Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas
rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:

30

Page 31 OCR 0.901
s kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas
i: dan

j) Nabil
as

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang
mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal:
b) Penyisihan periode berjalan:
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) saido akhir.
30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lai
a)  Untuktanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun
terakhir,

31

Page 32 OCR 0.876
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awal
I. Tambahan tahun berjalan
Ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
Ii. Pengurangan tahun berjalan
fi. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(Cc) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan
tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,
&) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
e) Kondisi hewan ternak:
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:
8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
v

33) Properti Investasi

32

Page 33 OCR 0.915
3

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain
karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(@) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak
menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari
sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil
pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

b)

)

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan,
igni pel
maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsili: imlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:

33

Page 34 OCR 0.906
(4) jumlah rugi penurunan ian jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK

yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka wajib diungkapkan:
((a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

34) Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

4
d
Bj
»

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung
dan/atau aset sewa pembiayaan:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada)
jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang
dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(2) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak
menggunakan jumlah revaluasian:

34

Catatan 8

Catatan 8

Catatan 8

Page 35 OCR 0.917
n

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan
distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib
diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisas
Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan,

(3)iumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk
dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya

«

Ban Aa Aa H3 ia

Catatan 8
Catatan 8

Catatan 8

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

35

Page 36 OCR 0.911
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang
berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
la) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3

Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan
kolektabilitas tagihan tersebut dalam tabel analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan Untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif:

c) Rekonsiliasi jumlah tercatat dan akumulasi amortisasi Aset TakBerwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus
diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi,

&) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilainnya untuk Aset Takberwujud yang dinilai

dengan umur manfaat tidak terbatas,

#) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan
keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku,
diungkapkan:

a) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) Jumlah tercatatnya: dan

(8) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

36

Catatan 9

Catatan 9

Page 37 OCR 0.894
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
menjadi jaminan untuk Liabilitas,

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj

J) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revalusian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilai

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian teral
(3) jumlah tercatat Aset takberwujud yang direvaluasij

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-
pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan:
(8) saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapakan antara lain

(1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan
penganguran, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan
evaluasi pertambangan

C) Bagian dari Biaya eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang

Yang harus diungkapkan antara
(4) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

37

Page 38 OCR 0.909
(2)

6)
@)

Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya
pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio
rata-ratanya:

Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan

(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Biaya Pengembangan tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan :
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi,dan
le) saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan:

(8) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan yang menurut
penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(G) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi
penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi:
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (bila ada), terhadap biaya yang ditangguhkan

tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang

ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.
Labilitas
1) | Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

38

Page 39 OCR 0.904
a) Mata uang: dan Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelas Catatan 12a dan

catatan 25e
b) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 12b
) Jaminan yang diberikan oleh perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
2 Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk jangka pendek dan provisi jangka panjang. v
b) Yang harus diungkapkan antara lain: v
(Nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) Provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(8) Jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(a) Jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:
(5) Peningkatkan selama periode yang bersangkutan dalam nilai kini yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak
dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) Uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi:
(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6). Dalam hal diperlukan
perushaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
8) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untik estimasi
penggantian tersebut.
3 Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. v Catatan 16
4) Khusus industri Perbankan v
Labilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
c) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
d) Uraian menegnai sifat masing-masing kewajiban.
5) Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:
e) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang di jual Perusahaan pada transaksi repo:
f) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
8) Khusus Kontrak Konstruksi v

39

Page 40 OCR 0.897
Utang Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara
Juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:

in liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut,

a) Biaya kontrak yang terjadi:
b) Laba yang diakui:

c)Kerugian yang dialami:dan

d) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

» Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan :
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(8) Jumalah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemelik rekening giro
b) Simpanan dari Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(en
2
(3

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

Rincian jumlah simpanan berdasrkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a)Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan)

40

Page 41 OCR 0.884
8)
(a) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

Rincian berdasarkan mata uang:

(5) Rekonsilasinya Jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasrkan tertanggung:
(8) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

la) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(8) Jumlah menurut mata uang: dan

(a) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

dd) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(9) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketig

la) Metode perhitungan yang digunakan: dan

memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

(5) — Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yai

6) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)  Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

41

Page 42 OCR 0.881
(a) Jumlah menurut umur utai

f) Utang Reasuransi v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uani
(a) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang saling dihapuskan.

9) Utang komisi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(8) Jumlah menurut jenis asuransi,
h) Titipan Premi v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan v
Yang harus diungkapkan :
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.
9 liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v

jenis dan jumlahnya.

Yang harus diungkapkan antara lai
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

bj Jenis dan jumlahnya: dan v Catatan 15b
c) Informasi mengenai ketetapan pajak. v Catatan 1Sf
1) Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang

42
Page 43 OCR 0.918
Yang harus diungkapkan antara

a) Jumlah Iiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang,

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antra lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan
lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini,

14)

Uabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara

in:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka
pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang
(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

43

Page 44 OCR 0.900
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan
dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, danjumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 13, 14, 25f
dan 25g

Catatan 13, 14, 25f
dan 25g

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporanj

Cc) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya:
#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

il persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau
pembatasan perolehan utang baru: dan

Page 45 OCR 0.894
D pengungkapan informasi sehubungan dengan li s berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka

waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
panjang, antara lain adalah:

(1) nara bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo,
dan persyaratan penting.

20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: v Catatan 10
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nil v Catatan 27
kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posi:
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(8) lebih dari 5 (limajtahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: v Catatan 10
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut v
yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan v
penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lai v
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:
(2) ada tidaknya klausul-kiausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta
syarat-syaratnya: dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

45
Page 46 OCR 0.910
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringk:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima v

Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh
tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang
lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Kornitmen dan Kontinjensi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan
penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi

22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

46
Page 47 OCR 0.887
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

cl  Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi
keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka
perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya
selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian:

(P) imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

(i) — curtailment: dan

G) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan
jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai:

47

Page 48 OCR 0.897
4

(5)

(5)

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(C) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program:
(P imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilal kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program
sebagaimana dimaksud dalam butir (a)atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling
kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan pos: keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:
(C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(C) hasil yang diharapkan dari aset programy

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK:

(6) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10X (sepuluh per seratus):
(PD biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

Page 49 OCR 0.922
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, melipu:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal v
Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori 1
'utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti,
dan seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara v
keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program:
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: v
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang v
absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto:
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan,
(C) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa
program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan):
(€) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(P) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:
(14) Dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: v
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pasca kerja periodik neto: dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pasca kerja untuk biaya kesehatan.
(C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan infiasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase
kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

49
Page 50 OCR 0.925
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:

(1) iabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode
pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan:

(16) Estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar v
dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(17) Khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai v
berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa
tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti
dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut:

(li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan
praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pastij dan

(ili)jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara
keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir
(14), dan butir (16) serta butir ii.

b) luran Pasti v

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk
program iuran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.

dd) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

50
Page 51 OCR 0.894
2a)

Utang Obliga:

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

&) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

&) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika
ada:

#) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(C) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah):
(P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil:
(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

51

Page 52 OCR 0.896
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

26) Utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default):

@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

# persyaratan penting lainnya.

27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain: v

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum
Jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan
(exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

'@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

HP) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika
ada),

52
Page 53 OCR 0.909
1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya

restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan
dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

Co | Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, v Catatan 17

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan v
pembayaran kembali atas modal

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan v
persyaratan:

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v Catatan 19

C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 576 (lima perseratus) atau lebih: v Catatan 17
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan v
(3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 19

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan v Catatan 19
Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat UmumPemegang
Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari v Catatan 19

Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private plocement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

53
Page 54 OCR 0.909
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan

kecukupan modal:

@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkanjumlah saham yang dicatatkan v
dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor Catatan 18
b) Uraian sumber agio saham: Catatan 1b dan 18
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: v
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara v
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut
tidak bersifat sementara
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi:
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah
imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisarjumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:
(C) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non-pengendali v

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Page 55 OCR 0.885
(2) Nama entitas anak: dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

4) | saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh,
C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor:

@d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan
saham treasurij dan

@) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): v

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan v Catatan 17 dan 19

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v Catatan 17 dan 19
8) | waran v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

e)  Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran

uu) Pendapatan Komprehensif Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif
lainnya.
8) Kepentingan Non-pengendali v

55
Page 56 OCR 0.917
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non-pengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang.
tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

1)

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)
3)
d)

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:
“
2
(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Penjualan barang:

Penjualan jasa:

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan:

Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari
pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan
(C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(C) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas:
Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

56

Catatan 20

Catatan 20
Catatan 20

Page 57 OCR 0.866
(8) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang

antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan

(C) Total pendapatan neto

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) — Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

&) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

@) Perjanjian lain yang terkait,

3)

Khusus Industri Pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antra lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

4

4

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis.

Rincian pengurang pendapatan, antara lai
a)  Restitusis
b) Subsidi tidak mampu: dan

&) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

57

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya:

Page 58 OCR 0.886
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
bj Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

@) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan
memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

8

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang
dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

Lu)

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan Jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan
(kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi,

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan Jasa Iain, dan rincian pendapatan kerjasama
operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol
tersebut harus diungkapkan.

9

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan

58

Page 59 OCR 0.861
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerj
(3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaai
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Catatan 21 dan 29
11) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan:
Cc) Beban pegawal:
d) Beban penyusutan sarana medis:
&) Beban pemeliharaan sarana:
#) Beban asuransi:
8) Beban langganan daya dan ja:
h) Beban depresiasi.
12) | Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain:
rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi
bj Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim
kematian.
c) Komisi Neto

59

Page 60 OCR 0.910
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi

setiap jenis asuransi

d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 21

Catatan 22

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Plutang Pembiayaan
Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

1)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

Catatan 23
Catatan 23

Page 61 OCR 0.899
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efek

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan
sebagai penyesuaian terhadap buni

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nila! Wajar melalui laba rugi: dan
(C)  amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan
metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah.

18) | Khusus Industri Perbankan
aa) Beban Penyisihan Penurunan Niaiatas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
@) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarlal atas program manfaat pasti:

CG) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

@) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan

61

Page 62 OCR 0.917
?) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas dan/atau ventura bersama.

20) | pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: Catatan 15d

Catatan 15d

na!

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

&

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: Catatan 15d

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan v Catatan 15d
perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode v
lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak v
tangguhan: dan

(9) Jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan v
dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospekt

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: v

c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian v
pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, v Catatan 15d
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar v
perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode v Catatan 15d
akuntansi sebelumnya:

N jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum v
dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian v
partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakul:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi

62

Page 63 OCR 0.915
(2)  ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci) dan
(3) laba kena pajak:

I) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
pajak yang berlaku:

Jl pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan
K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari
perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan
sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan pra akuisi
pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

apabila Perusahaan adalah pihak

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak
tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba
pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak
tangguhan terkait.

Catatan 15d

Catatan 15d

Catatan 15d

Catatan 15d

Catatan 15d

Catatan 15d

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah
tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham

b)

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen
yang mempengaruhi laba per sahamj

dg

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di
masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat
antidilutif untuk periode sajian:

63

Catatan 2r

Catatan 2r

Page 64 OCR 0.926
8)

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK
yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau

instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum
akhir periode pelaporan: dan

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Dj

b)

9

9

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat:
dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi,

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak
berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi
mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan,
untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif,
dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-
masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

Catatan 25

Catatan 25

Catatan 25

Catatan 25

Page 65 OCR 0.899
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham
“utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek: Catatan 25j
(2) imbalan pascakerja: v
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v
(5) pembayaran berbasis saham. v
H) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: Catatan 25
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau v
kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) Rincian aset dan Iiabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: v
(2) posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing: v
(8) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v
(a) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang v
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang v
terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Non-keuangan
Yang harus diungkapkan antara lai
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk v

9oodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai:

65

Page 66 OCR 0.906
Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(3) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komorehensif lain selama periode
tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif ain selama
periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) Jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(8) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak
praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

(a) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis
dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-
periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(8) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu
dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

Page 67 OCR 0.907
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu
dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

26) | Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode
pelaporan, yaitu:

“) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk
masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakui
pihak yang diakuisisi:

memperoleh Pengendalian atas

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap
kelompok utama imbalan,

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

la) jumlah yang diakui pada tanggal akui

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan
alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya
pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

67

Page 68 OCR 0.910
(10)

“1

(12)

(13)

(14)

(15)

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang
diambil alih,

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
Id) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi:

ejindikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk
estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan:

a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut
diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100X (seratus perseratus) dari kepentingan
ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

Ka) jumlah dari kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan
dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap
kepentingan nonpengendli pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Waj:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak
pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari
kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisi sebelum kombinasi bisnis
dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

68

Page 69 OCR 0.908
Ia) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diak
laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan

jak tanggal akui

yang dimasukkan dalam

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-
olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak
pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali
tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan
hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian:
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasanperubahan tersebut: dan
(0)teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi:

(8) Iiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

Ia) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang:

(a) — terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada
periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil
penggabungan

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan

@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan
unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(8) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan

69

Page 70 OCR 0.899
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

21

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas
segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

(8) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen,
dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari
suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah,
termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak
Yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaanj dan

Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing
secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(8) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1016 (sepuluh perseratus) atau
lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

70

Catatan 20
Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 20

Catatan 20

Page 71 OCR 0.905
(ce) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu
pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan, dan
(8) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok
lepasan disajikan sesual SAK yang
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau
pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan:
dan
(8) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik
entitas induk.
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan
lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen
derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau la

in
(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

71

Page 72 OCR 0.916
C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) — Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) — Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi
Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan

lung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau

(8) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dai tas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan Catatan 26
dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas Catatan 26
keuangan.
31) | dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada Catatan 19
periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan Catatan 19
(2) periode sebelumnya, Catatan 19
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal
penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari
komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam
pengendalian bersama entitas: dan

Gd) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan
tentang:

72

Page 73 OCR 0.868
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Iiabilitas jangka panjang, penghasilan
dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33) | perikatan dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)  perikatan yang meliputi:
Ia) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: v Catatan 28
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii, periode berlakunya perikatan:
ii, dasar penentuan kompensasi dan denda:
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, v
perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanji
fi. periode berlakunya perikatan:
Hi,

Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(a) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan v
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v
b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(3) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan : v

73
Page 74 OCR 0.883
(a) — pihak-pihak yang terkai

(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan v
uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

(8) — kemungkinan llabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan v
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
la) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: v
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) | Khusus Industri Perkebunan
v

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:
b)  Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:
d) Hak dan Iiabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
#) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat
dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak

terbatas pada risiko sebagai berikut:

t) Catatan 27

kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan v
nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

74
Page 75 OCR 0.901
(2) risiko likuiditas, antara |:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

8) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode
pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap
laba rugi dan ekuitas, dan

(a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif
untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

Catatan 27

Catatan 27

Catatan 27
Catatan 27

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bankindonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum.
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat,
pengelolaan investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

75

Page 76 OCR 0.908
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun

berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang
menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

d

Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

d)

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi
defisit: dan

e)

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka
waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38) | pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: v Catatan 17 dan 27
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang
disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(8) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 17 dan 27
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v Catatan 17 dan 27
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan v
&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. v

39) | Transaksi Nonkas v

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk
dalam laporan arus kas.

b) Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham,
dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang:

76
Page 77 OCR 0.908
metode penyelesaian:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat
dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama

periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode:

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu perlode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran

dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi
tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu

selain opsi saham):

8) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi

keuangannya.

an)

Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

22)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

cl Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah dan

7

Page 78 OCR 0.900
d) Zakat.

43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransij v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v Catatan 28
C) Rasio keuangan penting: v
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
@) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. v

44) | Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): v

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: v

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan v
perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: v

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan v

?) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : v

(1) Realisasi pembangunan jalan danjembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode v Catatan 30
pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan v Catatan 30
uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

78
Page 79 OCR 0.903
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Catatan 29
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah
diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan
manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan

harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) — jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan rekiasifikasi.
bj Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan Jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain
SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan

79

Page 80 OCR 0.880
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya

&) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan
mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi
kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 26 Maret 2024

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

Me ma
PELINDO j 5
JLTI TERMINAL - ii
#INAL KENDARAAN
Wing Megantoro
Direktur Utama Direktur Keuangan dan Sei

80

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.37 MB
Published27 Mar 2024
Pages80
Characters148,111
Text sourceOCR
OCR confidence0.900

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result