Skip to content
Back to announcement

20260825_VISI_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32132459_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review VISI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 33

Page 1
                       KETERBUKAAN INFORMASI
  DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG
            TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”)



INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DIPERSIAPKAN TERKAIT DENGAN RENCANA (i) PERUBAHAN
KEGIATAN USAHA PERSEROAN; DAN (ii) PENGAMBILALIHAN SAHAM DI PT HASNA MEDIKA BAKTI CIREBON
OLEH PERSEROAN (“RENCANA TRANSAKSI”). INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI SANGAT PENTING
DAN PERLU DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.




                                              PT Satu Visi Putra Tbk
                                                  (“Perseroan”)

                                                Kegiatan Usaha Utama:
           Bergerak dalam bidang Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang untuk Bahan Advertising dan
             Printing seperti Banner, Display, Tinta dan PVC Board, serta Pergudangan dan Penyimpanan.


                                        Berkedudukan di Surabaya, Indonesia

                                                     Kantor Pusat:
          Jl. Greges Jaya II Blok B19 Kec. Asemrowo, Kel. Tambak Sarioso, Kota Surabaya, Jawa Timur 60184
                                         Telepon: (+62-31) 7496364 / 7497576
                                            Website: www.satuvisiputra.com
                                      Email: corporatesecretary@satuvisiputra.com

 DOKUMEN INI MERUPAKAN INFORMASI KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA
                                    PERSEROAN UNTUK:

 (i)    MENGUBAH KEGIATAN USAHA PERSEROAN;
 (ii)   MELAKUKAN TRANSAKSI PENGAMBILALIHAN SAHAM OLEH PERSEROAN.


Dalam hal terdapat keraguan mengenai aspek apapun dari Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham ini atau
mengenai tindakan yang harus anda ambil, maka anda dapat berkonsultasi dengan wakil perantara pedagang efek anda atau
wakil perusahaan efek terdaftar, manajer investasi, penasihat hukum, akuntan atau penasihat profesional lainnya.

DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA
BERTANGGUNG JAWAB ATAS KELENGKAPAN DAN KEBENARAN SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG
DIKEMUKAKAN ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG TIDAK DIKEMUKAKAN YANG DAPAT
MENYEBABKAN INFORMASI INI MENYESATKAN.


                       Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 2026.

Page 2
                                               DEFINISI

Afiliasi                :   Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 1 POJK 42/2020 jo. Pasal 1 butir 1
                            UUPM
BEI                     :   Bursa Efek Indonesia
OJK                     :   Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
HMBC                    :   PT Hasna Medika Bakti Cirebon
KBLI                    :   Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
KJPP DYR                :   Kantor Jasa Penilai Publik Dasa’at, Yudistira dan Rekan
KJPP FDI                :   Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan
Perseroan               :   PT Satu Visi Putra Tbk, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan peraturan
                            perundang-undangan Republik Indonesia
POJK 14/2025            :   Peraturan OJK No.14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
                            Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, Dan Rapat Umum Pemegang Sukuk
                            Secara Elektronik
POJK 15/2020            :   Peraturan OJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
                            Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
POJK 17/2020            :   Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                            Kegiatan Usaha
POJK 35/2020            :   Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
                            Penilaian Bisnis di Pasar Modal
POJK 42/2020            :   Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
                            Benturan Kepentingan
Rencana Transaksi       :   Rencana sehubungan dengan:
                            (i) perubahan kegiatan usaha Perseroan;
                            (ii) transaksi akuisisi HMBC

Recording Date          :   Tanggal yang jatuh 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal pemanggilan Rapat Umum
                            Pemegang Saham Luar Biasa, yaitu tanggal di mana daftar pemegang saham
                            Perusahaan Terbuka ditutup untuk menentukan pemegang saham yang berhak hadir
                            dan/atau memberikan suara dalam RUPSLB, dengan ketentuan bahwa hanya
                            pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perusahaan
                            Terbuka pada Recording Date tersebut atau pihak yang telah diberikan kuasa secara
                            sah yang berhak hadir dalam RUPSLB dimaksud.
RUPS                    :   Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
RUPSLB                  :   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang diselenggarakan sesuai dengan
                            ketentuan anggaran dasar Perseroan, UUPT, dan UUPM, serta
                            peraturan pelaksanaannya
UU Cipta Kerja          :   Undang-undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
                            Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-
                            Undang, sebagaimana diubah dengan UU Penyesuaian Pidana.
UU Penyesuaian Pidana   :   Undang-undang No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
UUP2SK                  :   Undang-undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
                            Keuangan, sebagaimana diubah dengan UU Penyesuaian Pidana
UUPM                    :   Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal sebagaimana telah diubah
                            dengan UUP2SK dan UU Penyesuaian Pidana
UUPT                    :   Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
                            diubah dengan UU Cipta Kerja

Page 3
                                               I.     PENDAHULUAN

Pada tanggal 20 Agustus 2026, telah ditandatangani (i) suatu Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat (Conditional Share
Subscription Agreement – “CSSA”) antara (a) Perseroan dan (b) HMBC, sehubungan dengan rencana penerbitan dan
pengambilan bagian atas 142.393 (seratus empat puluh dua ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) saham baru HMBC, yang
mewakili sebanyak 65% (enam puluh lima persen) dari modal ditempatkan dan disetor dalam HMBC (“Penerbitan Saham
Baru”) dan (ii) suatu Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement
– “CSPA”) antara (a) PT Hasna Medika Utama Group (“Penjual”) dan (b) Perseroan, sehubungan dengan rencana penjualan
17.325 (tujuh belas ribu tiga ratus dua puluh lima) saham pada HMBC oleh Penjual kepada Perseroan, yang mewakili sebanyak
7,91% (tujuh koma sembilan satu persen) dari modal ditempatkan dan disetor HMBC setelah Penerbitan Saham Baru
(“Rencana Pengambilalihan”).

Sebagai bagian dari kesepakatan yang diatur dalam CSPA, penyelesaian transaksi saham sebagai realisasi Rencana
Pengambilalihan oleh Perseroan, akan diikuti dengan perubahan terhadap kegiatan usaha, pengalihan aset dan usaha serta
akuisisi saham oleh Perseroan, yang akan dilakukan dengan cara:

1.     Perubahan kegiatan usaha Perseroan dengan mengacu pada POJK 17/2020 (“Rencana Perubahan Kegiatan Usaha”);
       dan
2.     Transaksi penyertaan saham pada HMBC oleh Perseroan yang menyebabkan pengambilalihan sebesar 72,91% (tujuh
       puluh dua koma sembilan satu persen) kepemilikan saham dalam HMBC berdasarkan ketentuan dalam CSPA dan CSSA.

(Rencana Perubahan Kegiatan Usaha dan Rencana Pengambilalihan selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai
“Rencana Transaksi”).

Ada pun sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, Perseroan memiliki rencana untuk menambah kegiatan
usaha Perseroan dengan rincian sebagai berikut:

           KBLI                                           Kegiatan Usaha
           64210                                    Aktivitas Perusahaan Induk

Bersamaan dengan pelaksanaan Rencana Pengambilalihan, HMBC juga akan melaksanakan konversi utang, yaitu
restrukturisasi dan konversi atas utang HMBC kepada Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi (yang masing-
masing merupakan pemegang saham dan/atau para pengurus eksisting HMBC) dengan total nilai keseluruhan sebesar
Rp33.447.000.000,- (tiga puluh tiga miliar empat ratus empat puluh tujuh juta Rupiah), melalui penandatanganan perjanjian
restrukturisasi dan konversi hutang antara HMBC dengan masing-masing Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril
Noerhadi (“Konversi Utang”). Adapun rincian utang HMBC kepada Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi
yang akan dilaksanakan Konversi Utang adalah seluruh utang yang diberikan hingga 31 Desember 2025 sebagai berikut
(selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Nilai Utang Yang Dikonversi”):

     No.            Pemberi Pinjaman                                             Total Utang
     1.                Pieter Tanuri                                                                 Rp24.400.000.000
     2.               Roy Himawan                                                                      Rp647.000.000
     3.            Darwin Cyril Noerhadi                                                              Rp8.400.000.000
                      Total                                                                          Rp33.447.000.000

Konversi Utang dilaksanakan dengan cara mengonversi seluruh Nilai Utang Yang Dikonversi yang dimaksud menjadi 18.692
(delapan belas ribu enam ratus sembilan puluh dua) saham baru HMBC yang akan diterbitkan kepada Pieter Tanuri, Roy
Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi secara proporsional dengan nilai piutang yang dimiliki oleh masing-masing, sebagai
bagian dari peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor HMBC, sehingga turut memengaruhi struktur permodalan dan
susunan pemegang saham HMBC sebagaimana diuraikan dalam Bagian IV huruf B Keterbukaan Informasi ini.

Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka pemenuhan kewajiban Perseroan
sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 untuk mengumumkan keterbukaan informasi atas Rencana Transaksi serta untuk
memperoleh persetujuan Pemegang Saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha dan Rencana Pengambilalihan.

     II. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI SERTA
                      PENGARUHNYA TERHADAP KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

Page 4
1.   Rencana Perubahan Kegiatan Usaha

     A. Penjelasan, Pertimbangan dan Alasan Dilakukannya Rencana Perubahan Kegiatan Usaha

     Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini dilakukan sehubungan dengan Rencana Pengambilalihan HMBC oleh
     Perseroan. Melalui Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini, Perseroan akan menyelaraskan kegiatan usahanya dengan
     strategi bisnis HMBC, di mana Perseroan akan beroperasi secara eksklusif sebagai perusahaan holding, sedangkan
     kegiatan usaha operasional akan dilakukan melalui anak perusahaannya.

     Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini akan memberikan manfaat berupa peningkatan
     kinerja dan profitabilitas Perseroan, mendukung pertumbuhan jangka panjang, serta memberikan nilai tambah bagi
     Perseroan dan para pemegang saham.

     Tunduk pada penyelesaian Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan, Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini
     direncanakan akan dilakukan pada Kuartal-4 tahun 2026, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 23 Oktober 2026
     (“Tanggal Pelaksanaan Transaksi”).

     B. Pengaruh Transaksi pada Kondisi Keuangan Perseroan

     Berdasarkan Studi Kelayakan Bisnis yang telah disusun oleh penilai independen sebagaimana tersaji di bab ringkasan
     studi kelayakan, Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan diperkirakan akan memberikan kontribusi positif
     terhadap kinerja keuangan Perseroan, khususnya dalam bentuk peningkatan pendapatan usaha di masa mendatang.

     Dengan adanya perubahan serta pelaksanaan kegiatan usaha tersebut, pendapatan dan laba (rugi) bersih diproyeksikan
     mengalami pertumbuhan secara bertahap, sehingga pada gilirannya diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan
     dan meningkatkan ekuitas Perseroan pada tahun-tahun berikutnya.

     Dampak keuangan dari penambahan dan pelaksanaan kegiatan usaha ini telah dianalisis secara komprehensif dalam
     Studi Kelayakan Bisnis dan dipertimbangkan layak untuk dijalankan.

2.   Rencana Pengambilalihan HMBC

     A. Penjelasan, Pertimbangan, dan Alasan Dilakukannya Rencana Pengambilalihan

     Rencana Pengambilalihan HMBC oleh Perseroan dilakukan dalam rangka rencana ekspansi usaha Perseroan yang
     selaras dengan strategi bisnis Perseroan. Grup perusahaan HMBC bergerak di bidang kesehatan yang berfokus pada
     kegiatan penyelenggaraan rumah sakit dan klinik, dan dalam hal ini HMBC merupakan perusahaan yang bergerak di
     bidang rumah sakit, sehingga akuisisi HMBC oleh Perseroan sejalan dengan fokus investasi dan portofolio bisnis
     Perseroan di sektor kesehatan.

     B. Pengaruh Transaksi pada Kondisi Keuangan Perseroan

     Berdasarkan Hasil Pendapat Kewajaran yang telah disusun oleh penilai independen sebagaimana tersaji dalam bab
     ringkasan pendapat pihak independen, Rencana Pengambilalihan HMBC diperkirakan akan memberikan kontribusi
     positif terhadap kinerja keuangan Perseroan, khususnya dalam bentuk peningkatan pendapatan usaha di masa
     mendatang.

     Dengan dilakukannya Rencana Pengambilalihan HMBC ini, maka diharapkan dapat memperkuat keuangan Perseroan
     dengan dikonsolidasikannya HMBC ke dalam laporan keuangan Perseroan serta meningkatkan nilai Perseroan. Lebih
     lanjut, dampak keuangan dari Rencana Pengambilalihan HMBC ini telah dianalisis secara komprehensif dan dinilai wajar
     dalam Laporan Kewajaran.

Perseroan juga meyakini bahwa pelaksanaan Rencana Transaksi akan memberikan manfaat ekonomi bagi Perseroan.

SELURUH PEMEGANG SAHAM DISARANKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN PENASIHAT PAJAK MASING-
MASING UNTUK MENENTUKAN KONSEKUENSI PAJAK YANG MUNGKIN TIMBUL SEHUBUNGAN DENGAN
PENJUALAN SAHAM MEREKA DI PERSEROAN

                               III. URAIAN RENCANA TRANSAKSI AKUISISI HMBC

Page 5
1.   Rencana Pengambilalihan HMBC

     A.   Objek Transaksi

          Rencana Pengambilalihan akan dilaksanakan melalui:

          1)   pengambilan bagian saham baru yang diterbitkan oleh HMBC sebesar 65% (enam puluh lima persen) dari
               modal ditempatkan dan disetor dalam HMBC sesuai dengan ketentuan dalam CSSA; dan

          2)   pembelian saham-saham HMBC dari Penjual yang setara dengan 7,91% (tujuh koma sembilan satu persen)
               dari total modal disetor dan ditempatkan dalam Perseroan setelah Penerbitan Saham Baru sesuai dengan
               ketentuan dalam CSPA (“Transaksi Pengalihan Saham”).


          Keterangan mengenai HMBC

          1)   Riwayat Singkat HMBC

               HMBC didirikan berdasarkan Akta Pendirian PT HMBC No. 156, tanggal 28 Maret 2012, yang dibuat di
               hadapan Ineu Arida Basuki, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, yang telah mendapatkan pengesahan
               Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-25176.AH.01.01.Tahun 2012, tanggal 10 Mei 2012 (“Akta
               Pendirian HMBC”).

               Anggaran dasar HMBC telah mengalami perubahan beberapa kali dengan perubahan terakhir kali dimuat
               dalam akta-akta sebagai berikut:

               (i)     Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) HMBC No. 119, tanggal
                       19 November 2018, yang dibuat di hadapan Ineu Arida Basuki, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
                       sehubungan dengan perubahan Pasal 3 anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah disetujui oleh dan
                       diberitahukan kepada Menkum berdasarkan (i) Surat Keputusan No. AHU-0026843.AH.01.02.TAHUN
                       2018, dan (ii) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
                       0267241, keduanya tertanggal 23 November 2018 (“Akta HMBC No. 119/2018”);
               (ii)    Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 10,
                       tanggal 6 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten
                       Cirebon, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (1) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
                       diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
                       Perseroan No. AHU-AH.01.03-0013565 tanggal 7 Januari 2022 (“Akta HMBC No. 10/2022”);
               (iii)   Akta Pernyataan Pengganti RUPSLB HMBC No. 200, tanggal 20 Februari 2023, yang dibuat di
                       hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, sehubungan dengan perubahan (i)
                       Pasal 7 ayat (5), (ii) Pasal 10 ayat (1), (iii) Pasal 13 ayat (3) dan (4), (iv) Pasal 17 ayat (1), dan (v)
                       Pasal 18 ayat (2) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum
                       berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
                       0038551, tanggal 10 Maret 2023 (“Akta HMBC No. 200/2023”);
               (iv)    Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 68,
                       tanggal 6 Februari 2024, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten
                       Cirebon, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
                       disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
                       No. AHU-AH.01.03-0033940, tanggal 6 Februari 2024 (“Akta HMBC No. 68/2024”);
               (v)     Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 237,
                       tanggal 26 Juli 2024, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
                       sehubungan dengan perubahan Pasal 12 ayat (3) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
                       diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
                       Dasar No. AHU-AH.01.03-0177332, tanggal 30 Juli 2024 (“Akta HMBC No. 237/2024”); dan
               (vi)    Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 200,
                       tanggal 29 Mei 2026, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
                       sehubungan dengan perubahan Pasal 12 ayat (1) dan (2) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
                       disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0323252, tanggal 2 Juni
                       2026 (“Akta HMBC No. 200/2026”).

Page 6
     (Akta Pendirian HMBC beserta anggaran dasar HMBC sebagaimana terakhir diubah dengan Akta HMBC
     No. 119/2018, Akta HMBC No. 10/2022, Akta HMBC No. 200/2023, Akta HMBC No. 68/2024, Akta HMBC
     No. 237/2024, dan Akta HMBC No. 200/2026 secara bersama-sama disebut sebagai “Anggaran Dasar
     HMBC”).

2)   Alamat HMBC

     HMBC berkedudukan di Kabupaten Cirebon dan memiliki alamat kantor pusat di JL. Ki Ageng Tepak No. 9,
     Desa/Kelurahan Palimanan Timur, Kec. Palimanan, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

3)   Kegiatan Usaha HMBC

     Berdasarkan Anggaran Dasar HMBC, maksud dan tujuan HMBC adalah untuk menjalankan usaha di bidang
     aktivitas kesehatan manusia dan aktivitas sosial.

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, HMBC dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
     berikut:

     -    Aktivitas Rumah Sakit; dan

     -    Aktivitas Rumah Sakit Swasta.

4)   Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham HMBC

     Struktur permodalan dan susunan pemegang saham HMBC sebelum Rencana Pengambilalihan, sebagaimana
     tercantum dalam Akta HMBC No. 10/2022 jo. Akta HMBC No. 68/2024 adalah sebagai berikut:

                                                        Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
              Nama Pemegang Saham
                                                Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)       (%)
         Modal Dasar                                    170.000        170.000.000.000
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         PT Hasna Medika Utama Group                      34.000          34.000.000.000             58,64
         Pieter Tanuri                                    11.819          11.819.000.000             20,39
         PT Arcata Medika Utama                            2.517           2.517.000.000              4,34
         dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                      2.000           2.000.000.000              3,45
         dr. Hj. Risthi Grantia                            2.000           2.000.000.000              3,45
         Muhammad Luthfi Fauzan                            1.200           1.200.000.000              2,07
         Roy Himawan                                       1.167           1.167.000.000              2,01
         F. Bedjo Wiantono                                 1.079           1.079.000.000              1,86
         PT Modal Ventura Ycab                               853             853.000.000              1,47
         PT Nuansa Indah Kreasi                              547             547.000.000              0,94
         Hashbi Ash Shiddieq                                 400             400.000.000              0,69
         drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                      400             400.000.000              0,69
         Jumlah Modal Ditempatkan dan                     57.982          57.982.000.000            100,00
         Disetor Penuh
         Jumlah Saham dalam Portepel                     112.018         112.018.000.000                    -

5)   Susunan Pengurus

     Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris HMBC berdasarkan Akta HMBC No. 200/2026 adalah sebagai
     berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                             : Dr.dr.Darwin Cyril Noerhadi, MBA
     Komisaris                                   : dr.Hj.Risthi Grantia
     Komisaris                                   : Dr.dr.Maya Armiarny Rusadi, M.Kes, Aak

Page 7
             Komisaris                                      : Prof.Dr.dr.Yoga Yuniadi, Sp.Jp (K)

             Direksi
             Direktur Utama                                 : dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp
             Direktur                                       : Jemi Wiyono Prihadi
             Direktur                                       : Hashbi Ash Siddieq
             Direktur                                       : drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS
             Direktur                                       : Dr. Pradith Teguh Wijonarko


       6)    Informasi Keuangan

             Tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting HMBC: pada tanggal 30 April untuk periode
             yang berakhir pada 2026 yang di audit oleh KAP PKF, Akuntan Publik Independen, berdasarkan Standar Audit
             yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntansi Publik Indonesia (IAPI) dengan opini wajar tanpa pengecualian tertanggal
             23 Juli 2026, yang di tandatangani oleh [xx].

             Laporan Posisi Keuangan

                                                                                                             (dalam Rupiah)
                             Keterangan                     30 April 2026                          30 April 2025
                 Total Aset                                      365.319.474.301                           320.885.736.343
                 Total Liabilitas                                335.058.396.262                           277.728.725.385
                 Total Ekuitas                                     30.261.078.039                           43.157.010.958

            Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                                             (dalam Rupiah)
                           Keterangan                       30 April 2026                          30 April 2025
                 Pendapatan                                        75.460.125.717                           71.846.636.445
                 Laba Bruto                                        16.584.292.947                             9.419.343.235
                 Laba (Rugi) Bersih       Periode                (12.344.513.561)                         (22.802.849.650)
                 Berjalan


B. Pihak Yang Melakukan Transaksi Pengalihan Saham HMBC

   Pembeli                 : Perseroan
   Penjual                 : PT Hasna Medika Utama Group

   Berikut informasi mengenai Pembeli dan Penjual dalam Rencana Pengambilalihan HMBC:

   -        Informasi Perseroan

            1.    Riwayat Singkat

                  Perseroan adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian PT Satu Visi Putra No. 16, tanggal
                  14 Februari 2018, yang dibuat di hadapan Soeprayitno, S.H., Notaris di Surabaya, yang telah mendapatkan
                  pengesahan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0013182.AH.01.01.Tahun 2018, tanggal
                  12 Maret 2018 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0034898.AH.01.11.Tahun 2018,
                  tanggal 12 Maret 2018, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 105, Tambahan
                  Berita Negara No. 041321 tanggal 31 Desember 2021.

                  Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir kali dimuat
                  dalam akta-akta sebagai berikut: (i) Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No. 66,
                  tanggal 11 Desember 2023, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di
                  Kota Administrasi Jakarta Barat, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 anggaran dasar Perseroan,
                  sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
                  Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0155564, tanggal 13 Desember 2023 (“Akta Perseroan No.

Page 8
     66/Desember 2023”) dan (ii) Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No. 206,
     tanggal 29 April 2024, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota
     Administrasi Jakarta Barat, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar Perseroan,
     sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
     Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0103243, tanggal 6 Mei 2024 (“Akta Perseroan No.
     206/2024”).

     (Akta Pendirian Perseroan beserta anggaran dasar Perseroan sebagaimana terakhir diubah dengan Akta
     Perseroan No. 66/Desember 2023 dan Akta Perseroan No. 206/2024 secara bersama-sama disebut sebagai
     “Anggaran Dasar Perseroan”).

2.   Alamat Perseroan

     Perseroan memiliki kantor yang beralamat di Jl. Greges Jaya II No. 11 Blok B19 Kec. Asem Rowo, Kel.
     Tambak Sarioso, Kota Surabaya, Jawa Timur 60184.

3.   Kegiatan Usaha Perseroan

     Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan Sasaran, maksud dan tujuan Perusahaan Sasaran
     adalah bergerak dalam bidang:

     a.   Perdagangan Besar Karet dan Plastik dalam Bentuk Dasar (KBLI 46693);
     b.   Angkutan Bermotor untuk Barang Umum (KBLI 49431);
     c.   Perdagangan Besar Bahan dan Barang Kimia (KBLI 46651);
     d.   Perdagangan Besar Produk Lainnya yang Tidak Diklasifikasikan di Tempat Lain (KBLI 46699);
     e.   Perdagangan Besar Barang Lainnya dari Tekstil (KBLI 46414);
     f.   Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI 46900); dan
     g.   Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101).

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahaan Sasaran dapat melaksanakan kegiatan
     usaha sebagai berikut:

     a.   Kegiatan usaha utama:

          1)    Perdagangan Besar Karet dan Plastik dalam Bentuk Dasar (KBLI 46693)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar karet dan bahan
                plastik dalam bentuk dasar.
          2)    Perdagangan Besar Bahan dan Barang Kimia (KBLI 46651)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar bahan dan barang
                kimia dasar atau kimia industri, seperti tinta printer, minyak esensial, gas industri, perekat kimia,
                pewarna, resin buatan, metanol, parafin, perasa dan pewangi, soda, garam industri, asam dan
                sulfur dan lain-lain.
          3)    Perdagangan Besar Produk Lainnya Yang Tidak Diklasifikasikan di tempat lain (KBLI 46699)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar produk lainnya yang
                belum tercakup dalam salah satu kelompok perdagangan besar diatas. Termasuk perdagangan
                besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain, perdagangan besar batu mulia (berlian, intan, safir dan
                lain-lain).
          4)    Perdagangan Besar Barang Lainnya Dari Tekstil (KBLI 46414)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar hasil industri tekstil,
                seperti tali-temali, karpet/permadani dari bahan tekstil, karung, macam-macam hasil rajutan dan
                barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi.
          5)    Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI 46900)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar berbagai macam
                barang yang tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) termasuk
                perkulakan.

     b.   Kegiatan usaha penunjang:

          1)    Angkutan Bermotor Untuk Barang Umum (KBLI 49431)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan operasional angkutan barang dengan kendaraan

Page 9
                     bermotor dan dapat mengangkut lebih dari satu jenis barang, seperti angkutan dengan truk, pick
                     up, bak terbuka dan bak tertutup (box).
               2)    Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101)
                     Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha yang melakukan kegiatan penyimpanan
                     barang sementara sebelum barang tersebut dikirim ke tujuan akhir, dengan tujuan komersil.

         Kegiatan usaha yang saat ini dijalankan Perseroan sebagaimana tercermin berdasarkan dokumen perizinan
         dan legalitas usaha yang dimiliki Perseroan adalah (i) Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI
         46900) untuk Bahan Advertising dan Printing seperti Banner, Display, Tinta dan PVC Board, dan (ii)
         Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101), di mana kegiatan usaha tersebut masing-masing telah
         dijalankan secara operasional sejak 16 Agustus 2022 untuk KBLI 46900 dan 16 Desember 2022 untuk KBLI
         52101.

    4.   Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan

         Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang disusun oleh PT Sinartama Gunita selaku biro
         administrasi efek Perseroan, berikut adalah struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan per
         tanggal 30 Juni 2026:

                                                                    Nilai Nominal Rp25 per saham
                    Nama Pemegang Saham
                                                          Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)           (%)
          Modal Dasar                                       9.840.000.000        246.000.000.000
          Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
           PT Harmoni Semesta Investama                      1.901.580.000          47.539.500.000       61,8400
           PT Atlas Raya Abadi                                 312.420.000           7.810.500.000       10,1600
           PT Trinugaraha Thohir Harmoni                       246.000.000           6.150.000.000        8,0000
           David Dwiputra                                          107.000               2.675.000        0,0035
           Masyarakat                                          614.893.000          15.372.325.000       19,9965
          Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor               3.075.000.000          76.875.000.000      100,0000
          Penuh
          Jumlah Saham dalam Portepel                        6.765.000.000         169.125.000.000

    5.   Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan

         Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
         Tahunan Para Pemegang Saham Perseroan No. 21, tanggal 10 Juni 2026, yang dibuat di hadapan Anita
         Anggawidjaja, S.H., Notaris di Surabaya, sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan
         Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0371391, tanggal 7 Juli
         2026, adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                            : Uriep Budhi Prasetyo
         Komisaris                                  : dr. Kartika Maria Okky Simanjuntak

         Direksi
         Direktur Utama                             : David Dwiputra
         Direktur                                   : Hendra Budianto

-   Informasi Penjual

    1.   Riwayat Singkat

         Penjual didirikan berdasarkan Akta Pendirian Penjual No. 164, tanggal 30 November 2016, yang dibuat di
         hadapan Ineu Arida Basuki, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, yang telah mendapatkan pengesahan
         Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0055459.AH.01.01.TAHUN 2016, tanggal 13 Desember
         2016 (“Akta Pendirian Penjual”).

         Anggaran dasar Penjual telah mengalami perubahan beberapa kali dengan perubahan terakhir

Page 10
     sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Acara RUPSLB Penjual No. 177, tanggal 30 September 2019,
     yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, yang telah disetujui oleh
     Menkum berdasarkan Surat Keputusan Menkum No. AHU-0100588.AH.01.02.TAHUN 2019, tanggal 3
     Desember 2019, dan telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
     Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03.0367539 tanggal 14 Oktober 2019 (“Akta Penjual No.
     177/2019”).

     (Akta Pendirian Penjual beserta anggaran dasar Perseroan sebagaimana terakhir diubah dengan Akta
     Penjual No. 177/2019 secara bersama-sama disebut sebagai “Anggaran Dasar Penjual”).

2.   Alamat Penjual

     Penjual berkedudukan di Kabupaten Cirebon dan memiliki alamat kantor pusat di Jl. Dr. Setia Budi Kavling
     A No. 13 RT 013/RW 005, Pegagan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

 3. Kegiatan Usaha Penjual

     Berdasarkan Anggaran Dasar Penjual, maksud dan tujuan Penjual adalah untuk berusaha dalam bidang
     aktivitas kantor pusat dan konsultasi manajemen.

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Penjual dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
     berikut:

     -      Aktivitas Kantor Pusat; dan

     -      Jasa Konsultasi Manajemen Lainnya.

 3. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Penjual

     Berdasarkan Anggaran Dasar Penjual, berikut adalah struktur permodalan dan kepemilikan saham Penjual
     saat ini:

                                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                    Nama Pemegang Saham                        Jumlah
                                                                           Nilai Nominal (Rp)      (%)
                                                               Saham
         Modal Dasar                                              4.000          4.000.000.000
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                               1.400         1.400.000.000          70,00
         Dr. Hj. Risthi Grantia                                       400           400.000.000          20,00
         Muhammad Luthfi Fauzan                                       200           200.000.000          10,00
         Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                 2.000         2.000.000.000         100,00
         Jumlah Saham dalam Portepel                                2.000         2.000.000.000              -

 4. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

     Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Penjual berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB Penjual No. 5,
     tanggal 7 Oktober 2025, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
     sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
     Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0347658, tanggal 8 Oktober 2025, adalah sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                             : dr.Hj.Risthi Grantia
     Komisaris                                   : Muhammad Luthfi Fauzan

     Direksi
     Direktur Utama                              : dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp
     Direktur                                    : Hashbi Ash Shiddieq

Page 11
                   Direktur                                  : drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS


     C. Hubungan Afiliasi dan Sifat Benturan Kepentingan

         Sebelum pelaksanaan Rencana Pengambilalihan, Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan HMBC.

         Rencana Pengambilalihan tidak mengandung benturan kepentingan dan tidak merugikan Perseroan sebagaimana
         dimaksud dalam POJK 42/2020.

     D. Nilai Transaksi

         Nilai total transaksi atas Rencana Pengambilalihan HMBC oleh Perseroan sebagaimana termaktub dalam CSSA dan
         CSPA adalah sebesar Rp286.000.000.000.

2.   Kesimpulan Rencana Rencana Pengambilalihan HMBC

     A. Rencana Pengambilalihan HMBC

        Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
        Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan dan merujuk pada dan Laporan Pendapat Kewajaran yang dikeluarkan oleh KJPP
        FDI&R per tanggal 24 Agustus 2026, nilai transaksi Rencana Pengambilalihan melebihi 50% (lima puluh persen)
        ekuitas Perseroan hal ini tersaji dalam tabel analisis berikut:
                                                                                                       (dalam Rupiah)
                    Keterangan                  Nilai Rencana Transaksi          Ekuitas Perseroan               %
          Rencana Transaksi                               286.000.000.000               179.162.173.961       159,63%

        Mengacu pada uraian di atas, maka Rencana Pengambilalihan merupakan Transaksi Material, yang nilainya melebihi
        50% (lima puluh persen) dari ekuitas Perseroan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) jo. Pasal 6 ayat (1)
        huruf d angka 1 POJK 17/2020.

        Guna memenuhi ketentuan Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) huruf d dan Pasal 15 ayat (1) POJK 17/2020, Perseroan akan
        melaksanakan RUPSLB untuk memperoleh persetujuan dari pemegang saham terkait pelaksanaan Rencana
        Pengambilalihan tersebut.



         IV. STRUKTUR SEBELUM DAN SESUDAH RENCANA PENGAMBILALIHAN OLEH PERSEROAN



     A. Struktur sebelum Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan

         Struktur permodalan dan susunan pemegang saham HMBC sebelum Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan
         adalah sebagai berikut:

                                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                  Nama Pemegang Saham
                                                       Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)               (%)
           Modal Dasar                                         170.000        170.000.000.000                         -
           Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
           PT Hasna Medika Utama Group                            34.000          34.000.000.000                 58,64
           Pieter Tanuri                                          11.819          11.819.000.000                 20,39
           PT Arcata Medika Utama                                  2.517           2.517.000.000                  4,34
           dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                            2.000           2.000.000.000                  3,45
           dr. Hj. Risthi Grantia                                  2.000           2.000.000.000                  3,45
           Muhammad Luthfi Fauzan                                  1.200           1.200.000.000                  2,07

Page 12
                                                                Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                  Nama Pemegang Saham
                                                      Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)              (%)
          Roy Himawan                                           1.167           1.167.000.000                    2,01
          F. Bedjo Wiantono                                     1.079           1.079.000.000                    1,86
          PT Modal Ventura Ycab                                   853             853.000.000                    1,47
          PT Nuansa Indah Kreasi                                  547             547.000.000                    0,94
          Hashbi Ash Shiddieq                                     400             400.000.000                    0,69
          drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                          400             400.000.000                    0,69
          Jumlah Modal Ditempatkan dan                         57.982          57.982.000.000                  100,00
          Disetor Penuh
          Jumlah Saham dalam Portepel                           112.018        112.018.000.000                      -


    B. Struktur setelah Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan

         Struktur Pemegang Saham HMBC setelah efektifnya Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan serta telah
         dilaksanakannya Konversi Utang adalah sebagai berikut:

                                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                  Nama Pemegang Saham
                                                         Jumlah Saham          Nilai Nominal (Rp)           (%)
          Modal Dasar                                              876.268         876.268.000.000                  -
          Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
          Perseroan                                                 159.718         159.718.000.000             72,91
          PT Hasna Medika Utama Group                                16.675          16.675.000.000              7,61
          Pieter Tanuri                                              25.455          25.455.000.000             11,62
          PT Arcata Medika Utama                                      2.517           2.517.000.000              1,15
          dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                                2.000           2.000.000.000              0,91
          dr. Hj. Risthi Grantia                                      2.000           2.000.000.000              0,91
          Muhammad Luthfi Fauzan                                      1.200           1.200.000.000              0,55
          Roy Himawan                                                 1.529           1.529.000.000              0,70
          F. Bedjo Wiantono                                           1.079           1.079.000.000              0,49
          PT Modal Ventura Ycab                                         853             853.000.000              0,39
          PT Nuansa Indah Kreasi                                        547             547.000.000              0,25
          Hashbi Ash Shiddieq                                           400             400.000.000              0,18
          drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                                400             400.000.000              0,18
          Darwin Cyril Noerhadi                                       4.694           4.694.000.000              2,14
          Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                      219.067         219.067.000.000            100,00
          Penuh
          Jumlah Saham dalam Portepel                               657.201         657.201.000.000                 -



                                      V. RINGKASAN LAPORAN PENILAI [0

Perseroan telah menunjuk KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan & Rekan (KJPP FDI&R) sebagai penilai independen untuk
melakukan penilaian unit bisnis Perseroan juga penilaian aset Perseroan. Penilai independen menyatakan tidak mempunyai
hubungan afiliasi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan berdasarkan UUPM.

A. Rencana Pengambilalihan HMBC

   Berikut adalah ringkasan laporan penilaian saham atas 100% (seratus persen) saham HMBC yang dituangkan dalam
   laporan No. 00151/2.0176-00/BS/05/0453/1/VIII/2026 Tanggal 19 Agustus 2026 yang dikeluarkan oleh KJPP Ferdinand,
   Danar, Ichsan & Rekan (KJPP FDI&R):

   1. Objek Penilaian
       Objek yang dinilai dalam penilaian adalah 100% Ekuitas HASNA per tanggal 30 April 2026 yang mencakup beberapa

Page 13
   entitas sebagai berikut:

   a. PT Hasna Medika Bakti Indramayu (“HMBI”);
   b. PT Hasna Medika Bakti Subang (“SBG”);
   c. PT Dharma Choeriah Husada (“DCH”);
   d. PT Hasna Medika Bhakti Garut (“GRT”);
   e. PT Hasna Medika Bakti Kedawung (“KDW”);
   f. PT Jantung Bali Medika (“JBM”);
   g. PT Hasna Medika Bhakti Serang (“SRG”);
   h. PT Hasna Medika Bakti Majalengka (“MJK”);
   i. PT Jantung Sehat Madyopuro (“JSM”);
   j. PT Bintang Jantung Malang (“BJM”);
   k. PT Hasna Medika Cianjur (“CNJ”);
   l. PT Hasna Medika Bandung (“BDG”);
   m. PT Hasna Medika Sumedang (“SMD”);
   n. PT Hasna Medika Tasikmalaya (“TSK”);
   o. PT Hasna Medika Wonosari (“WNS”);
   p. PT Hasna Medika Trenggalek (“TRG”);
   q. PT Hasna Medika Brebes (“BRS”);
   r. PT Hasna Medika Karangganyar (“KRY”);
   s. PT Hasna Medika Bakti Sukabumi (“SKB”).

2. Tujuan Penilaian
   Maksud penilaian ini adalah untuk menyatakan opini Nilai Pasar 100% ekuitas HASNA. Adapun tujuan penilaian untuk
   keperluan transaksi pada perusahaan dalam rangka jual-beli saham.

   Laporan penilaian digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan untuk di luar maksud dan tujuan
   penilaian tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penilaian, bilamana dianggap perlu, penilai akan
   menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.

3. Asumsi dan Kondisi Pembatas
   1)  Laporan penilaian bersifat non-disclaimer opinion.
   2)  Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
   3)  Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke akuratannya.
   4)  Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
       keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
   5) Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
       mempengaruhi operasional perusahaan.
   6) Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah disusun sesuai dengan
       ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan (“OJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
       Pasar Modal.
   7) Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan serta kemampuan
       pencapaiannya.
   8) Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
   9) Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pembei Tugas
   10) Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang Rupiah dan/atau ekuivalennya atas permintaan pemberi tugas.
   11) Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar pengadilan) yang
       berkaitan dengan Objek Penilaian tidak menjadi tanggung jawab kami.
   12) KJPP FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami secara khusus hanya
       terbatas pada aspek nilai atas Objek Penilaian, diluar dari aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada
       diluar lingkup penugasan KJPP FDI&R.
   13) Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang berkaitan dengan kondisi Objek
       penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya bukan menjadi tanggung jawab KJPP FDI&R.
   14) Laporan penilaian disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan dan tidak dapat
       digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk
       tujuan lain.

Page 14
   4. Pendekatan dan metode penilaian
       Dengan mempertimbangkan data, informasi, maksud dan tujuan penilaian, serta kondisi Perusahaan, penilaian 100%
       ekuitas HASNA dilakukan dengan menggunakan metode Guideline Public Trade Company (GPTC) dari pendekatan
       pasar, metode Discounted Cash Flow (DCF) dari Pendekatan Pendapatan. Dalam hal ini, pendekatan dan metode
       penilaian tersebut digunakan terhadap perhitungan indikasi nilai ekuitas HASNA, HMBI, SBG, DCH, KDW, MJK.

       Sementara untuk perhitungan indikasi nilai ekuitas bagi entitas non-operating menggunakan metode Adjusted to Book
       Value (ABV) dari Pendekatan Aset. Pendekatan pendapatan tidak digunakan dengan pertimbangan bahwa perusahaan-
       perusahaan tersebut belum beroperasi. Sementara untuk perhitungan indikasi nilai ekuitas bagi entitas yang telah
       beroperasional namun belum menghasilkan laba, digunakan perhitungan dengan metode GPTC dan ABV. Dalam hal
       ini, digunakan terhadap perhitungan indikasi nilai ekuitas GRT, JBM, SRG, JSM, BJM, CNJ, BDG. Berdasarkan ketiga
       metode, indikasi nilai pasar saham masing-masing metode kemudian direkonsiliasikan.

   5. Kesimpulan nilai
       berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang KJPP FDI&R terima dan dengan mempertimbangkan
       berbagai faktor yang relevan yang memengaruhi penilaian, serta mengacu kepada hasil perhitungan Kami dengan
       menggunakan pendekatan tersebut di atas, maka KJPP FDI&R berpendapat bahwa Nilai Pasar 100% Ekuitas HASNA
       per tanggal 30 April 2026 adalah sebesar:

                                                      Rp110.063.000.000,-
                                      (Seratus Sepuluh Miliar Enam Puluh Tiga Juta Rupiah)

                                                  atau ekuivalen dengan
                                             Rp1.898.234,- per lembar saham
       (Satu Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Tiga Puluh Empat Rupiah per Lembar saham)

                                VI.      RINGKASAN PENDAPAT KEWAJARAN

Sesuai dengan ketentuan Pasal 6 ayat (1) huruf a POJK 17/2020, Perseroan telah menunjuk Penilai Independen yang
terdaftar di OJK yaitu KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan & Rekan (KJPP FDI&R) sebagai penilai independen untuk memberikan
pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi pengambilalihan saham HMBC melalui (i) penerbitan saham baru dan (ii)
pengambilalihan saham HMBC milik HMUG yang keduanya merupakan satu rangkaian rencana transaksi yang tidak dapat
dipisahkan. Penilai independen menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi baik secara langsung maupun tidak langsung
dengan Perseroan berdasarkan UUPM.

Berikut adalah ringkasan pendapat kewajaran yang dituangkan dalam laporan No. 00158/2.0176-00/BS/05/0453/1/VIII/2026
tanggal 24 Agustus 2026:

   1. Objek Pendapat Kewajaran adalah Rencana Transaksi Pengambilalihan saham HASNA melalui penerbitan saham
       baru dan pengambilalihan saham HASNA milik HMUG.

   2. Tujuan pemberian pendapat kewajaran
       Maksud pemberian pendapat kewajaran adalah untuk memberikan laporan hasil analisis tentang Kewajaran atas
       Rangkaian Rencana Transaksi akuisisI saham HASNA, diperlukan dalam rangka memenuhi peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan (“OJK”) d/h BAPEPAM-LK.

       Tujuan pemberian pendapat kewajaran dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
       No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (POJK 17/2020).

       Laporan pendapat kewajaran digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan untuk di luar maksud
       dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana
       dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya

   3. Asumsi dan Kondisi Pembatas

       1)   Laporan pendapat kewajaran bersifat non-disclaimer opinion.

Page 15
       2)  Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses analisis pendapat
           kewajaran.
       3) Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya
       4) Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manejemen.
       5) Laporan Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik.
       6) Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan pendapat kewajaran telah disusun sesuai
           dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
           Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik
           Penilai Indonesia (KEPI).
       7) Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dan Kesimpulan Opini Akhir.
       8) Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Analisis Pendapat Kewajaran dari Pemberi Tugas.
       9) Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar pengadilan) yang
           berkaitan dengan objek penilaian tidak menjadi tanggung jawab kami.
       10) KJPP FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab KJPP FDI&R secara khusus
           hanya terbatas pada aspek nilai atas objek penilaian, diluar dari aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut
           berada diluar lingkup penugasan KJPP FDI&R.
       11) Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang berkaitan dengan kondisi
           Objek Analisis Pendapat Kewajaran , dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya bukan menjadi tanggung jawab
           KJPP FDI&R.
       12) Laporan pendapat kewajaran disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan dan tidak
           dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan KJPP FDI&R tidak bertanggung jawab jika laporan
           digunakan untuk tujuan lain.
       13) Laporan pendapat kewajaran sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran dalam mengambil
           keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar penentu suatu keputusan yang
           berakibat hukum, karena laporan pendapat kewajaran ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
           kemampuan yang KJPP FDI&R miliki.
       14) Laporan pendapat kewajaran tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan penilai berijin beserta
           stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP FDI&R.
       15) Laporan pendapat kewajaran dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai dengan maksud dan
           tujuan yang diungkapkan dalam laporan pendapat kewajaran.

   4. Pendekatan dan metode penilaian

       Berdasarkan POJK 35, dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KJPP FDI&R
       melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi yang mencakup hal–hal sebagai
       berikut:

        a.   Analisis Rencana Transaksi
        b.   Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi
        c.   Analisis Atas Kewajaran nilai Transaksi
        d.   Analisis atas Faktor Lain dan Relevan

   5. Kesimpulan Pendapat Kewajaran

       Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran atas Transaksi yang dilakukan meliputi analisis kualitatif dan analisis
       kuantitatif, dan analisis inkremental, maka dari segi ekonomis dan keuangan, menurut pendapat KJPP FDI&R Rencana
       Transaksi adalah Wajar.


                 VII.     RINGKASAN STUDI KELAYAKAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

Sesuai dengan ketentuan Pasal 22 ayat (1) huruf b POJK 17/2020, Perseroan telah menunjuk KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan
& Rekan (KJPP FDI&R) sebagai penilai independen untuk melakukan studi kelayakan sehubungan dengan Rencana
Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. Penilai independen menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi baik secara

Page 16
langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan berdasarkan UUPM.

Berikut adalah ringkasan dari laporan tersebut berdasarkan Laporan No. 00159/2.0176-00/BS/05/0453/1/VIII/2026 tanggal 24
Agustus 2026:

1. Maksud dan Tujuan
    Kami memahami bahwa laporan hasil analisis Studi Kelayakan Usaha Perseroan secara konsolidasi adalah untuk
    memberikan Gambaran kelayakan rencana usaha Perseroan, terkait kepentingan Perseroan dan pasar modal
    sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan.

    Dalam melakukan Studi Kelayakan ini kami berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
    35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35”). Kode Etik
    Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII.2018). Dalam melakukan
    Studi Kelayakan ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnnya.


2. Asumsi dan Kondisi Pembatas

    a.   Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
    b.   Penilai Independen telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses Studi Kelayakan.
    c.   Dalam menyusun Laporan Studi Kelayakan ini, Penilai Independen mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
         informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan
         informasi lainnya yang kami anggap relevan.
    d.   Penilai Independen menggunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
         oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
    e.   Penilai Independen bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan.
    f.   Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik.
    g.   Penilai Independen telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan dari Pemberi Tugas.
    h.   Penilai Independen bertanggung jawab atas laporan Studi Kelayakan ini.
    i.   Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan Studi Kelayakan telah disusun sesuai dengan
         POJK 35, SEOJK 17 dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan ketentuan Standar Penilaian
         Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
    j.   KJPP FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami secara khusus hanya
         terbatas pada aspek Studi Kelayakan atas obyek penugasan, di luar dari aspek perpajakan dan hukum karena hal
         tersebut berada di luar lingkup penugasan.
    k.   Laporan Studi Kelayakan ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai dengan maksud dan tujuan
         yang diungkapkan dalam laporan Studi Kelayakan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan
         kami tidak bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
    l.   Studi Kelayakan ini dilakukan sesuai dengan asumsi pada tanggal penilaian, sehingga pengguna laporan Studi
         Kelayakan diminta untuk berhati-hati dalam menentukan relevansi antara hasil dengan kebutuhannya (terkait
         penggunaan hasil laporan).

3. Ruang Lingkup dan Metodologi

    a.   Analisis atas Kelayakan Pasar;
    b.   Analisis atas Kelayakan Teknis;
    c.   Analisis atas Kelayakan Pola Bisnis;
    d.   Analisis atas Kelayakan Model Manajemen; dan
    e.   Analisis atas Kelayakan Keuangan.

4. Analisis Kelayakan Pasar

    Perang di Timur Tengah makin memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Harga minyak dan komoditas
    dunia meningkat tinggi dan diikuti dengan disrupsi rantai pasok perdagangan antarnegara yang makin dalam sehingga
    menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global. Imbal hasil (yield) US Treasury

Page 17
juga terus meningkat dipengaruhi dampak prakiraan defisit fiskal AS yang lebih besar. Aliran modal global terus bergeser
ke safe-haven assets terutama pasar uang AS sejalan dengan meningkatnya preferensi investor terhadap aset aman (flight
to safety). Indeks dolar AS terhadap mata uang negara maju (DXY) terus menguat, sedangkan mata uang emerging
markets makin tertekan. Memburuknya perekonomian dan pasar keuangan global tersebut mengharuskan penguatan
respons dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga ketahanan eksternal, memperkuat stabilitas, dan
mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong sehingga tetap baik di tengah memburuknya kondisi dan prospek
ekonomi global. Berbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 meningkat ditopang oleh
permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga naik didukung keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang
terjaga serta kenaikan permintaan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. Belanja
Pemerintah meningkat seiring pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan kenaikan belanja sosial serta berbagai insentif
lainnya, termasuk transfer ke daerah. Investasi, khususnya bangunan juga tetap baik didorong terutama oleh akselerasi
investasi terkait berbagai program prioritas Pemerintah.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tetap terkendali. Inflasi IHK pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48% (yoy), lebih
rendah dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,76% (yoy). Inflasi inti menurun menjadi 2,52%
(yoy) seiring tetap terjaganya ekspektasi inflasi sesuai dengan sasaran didukung konsistensi kebijakan moneter Bank
Indonesia. Inflasi kelompok volatile food (VF) juga turun menjadi 4,24% (yoy) didukung oleh kecukupan pasokan komoditas
pangan utama di tengah peningkatan permintaan pada periode perayaan HBKN Idulfitri 1447 H. Inflasi kelompok
administered prices (AP) menurun menjadi 6,08% (yoy) dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 12,66% (yoy) seiring
minimalnya kebijakan harga yang diatur Pemerintah serta berakhirnya faktor temporer base effect dari kebijakan diskon
tarif listrik rumah tangga pada Januari dan Februari 2025.

Kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan turut mendorong
pertumbuhan ekonomi. Suku bunga BI-Rate pada Maret 2026 tetap dipertahankan sebesar 4,75% guna mendukung upaya
menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Kebijakan stabilisasi nilai tukar
Rupiah juga terus diperkuat dengan intervensi di pasar off-shore melalui NDF dan intervensi di pasar domestik melalui
pasar spot, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder, didukung dengan penguatan kebijakan transaksi pasar valas.
Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen moneter pro-market untuk mendorong peningkatan aliran
masuk modal asing ke dalam negeri sehingga mendukung stabilisasi nilai tukar Rupiah.

Posisi instrumen moneter SRBI pada 21 April 2026 tercatat sebesar Rp885,41 triliun, antara lain didukung dengan
kepemilikan nonresiden yang mencapai Rp165,98 triliun (18,75% dari total outstanding) sehingga turut mendukung upaya
menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Bank Indonesia juga membeli SBN sebagai bentuk sinergi erat antara kebijakan
moneter dan kebijakan fiskal dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan, yang pada 2026 (hingga 21
April 2026) mencapai Rp111,54 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder sebesar Rp56,53 triliun. Pembelian SBN di
pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten dengan program moneter dalam
menjaga stabilitas perekonomian dan mempertahankan kredibilitas kebijakan moneter.

Industri kesehatan merupakan salah satu sektor jasa yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup
masyarakat yang mencakup berbagai layanan dan aktivitas, mulai dari pelayanan kesehatas seperti rumah sakit,
puskesmas, klinik hinnga penunjang pelayanan seperti farmasi, alat kesehatan, asuransi serta kesehatan digital.
Pembangunan sektor kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan struktural dan dinamis yang
memerlukan perhatian serius. Salah satu tantangan utama bidang kesehatan yaitu meningkatnya proyeksi biaya kesehatan
seiring dengan bertambahnya proporsi penduduk yang secara langsung berdampak pada beban pembiayaan layanan
Kesehatan. Selain itu, kapasitas layanan kesehatan baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit masih perlu diperkuat
untuk dapat mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Perkembangan industri kesehatan di Indonesia hingga tahun 2026 akan mengalami pertumbuhan signifikan, didukung oleh
berbagai faktor strategis. Peningkatan kebutuhan layanan kesehatan akibat pertumbuhan penduduk serta digitalisasi
layanan kesehatan menjadi salah satu pendorong utama guna mempercepat akses masyarakat terhadap layanan medis.
Peningkatan penggunaan telemedicine dan aplikasi kesehatan memungkinkan konsultasi dokter, diagnosis awal, serta
pengelolaan resep secara praktis tanpa perlu kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan. Selain itu, teknologi seperti
Artificial Intelligence (AI) dan big data berkontribusi dalam meningkatkan akurasi diagnosis, menganalisis data kesehatan
populasi, serta mengelola data pasien dengan lebih efisien. Inovasi-inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas

Page 18
    pelayanan medis tetapi juga mempercepat proses pengambilan keputusan klinis.

    Dari perspektif investasi dan infrastruktur, pemerintah Indonesia terus berupaya memperluas jangkauan layanan kesehatan
    dengan membangun rumah sakit berkualitas dan puskesmas baru, terutama di daerah yang selama ini sulit diakses. Inisiatif
    ini sejalan dengan target RPJMN 2025-2029 yang berfokus pada peningkaatan dan penguatan kapasitas ketahanan
    kesehatan di seluruh negeri. Selain itu, kerja sama antara sektor publik dan swasta semakin diperkuat guna mendukung
    pembiayaan, pengelolaan, serta penyediaan teknologi medis yang lebih canggih. Investasi swasta dalam pengembangan
    rumah sakit berstandar tinggi, klinik spesialis, dan laboratorium kesehatan juga membuka peluang besar bagi para pelaku
    industri.

    Saat ini, jumlah penderita penyakit jantung di wilayah layanan HASNA, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali,
    diperkirakan mencapai sekitar 1,69 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 382 ribu jiwa berada di wilayah yang menjadi
    area tangkapan langsung layanan HASNA. Namun, ketersediaan fasilitas kesehatan khusus jantung di wilayah tersebut
    masih terbatas. Rumah sakit khusus jantung masih banyak terkonsentrasi di Jakarta, sedangkan fasilitas cath lab baru
    tersedia di sebagian provinsi.

    Hasna saat ini mengoperasikan 2 rumah sakit khusus jantung dan 11 klinik yang tersebar di empat provinsi tersebut. Dua
    rumah sakit yang dimiliki HASNA telah dilengkapi layanan cath lab aktif dan didukung oleh sistem layanan hub-and-spoke.

    Berdasarkan jumlah kunjungan pasien tahun 2025 yang disetarakan menjadi sekitar 137 ribu pasien, pangsa pasar HASNA
    diperkirakan mencapai 8,1% dari total penderita penyakit jantung di seluruh provinsi operasional. Sementara itu, penetrasi
    pasar di area tangkapan langsung mencapai sekitar 35,9%. Hal ini menunjukkan bahwa HASNA telah memiliki posisi yang
    kuat pada wilayah yang dilayaninya, khususnya di Jawa Barat. Kondisi ini menunjukkan masih tersedianya ruang
    pertumbuhan yang besar hingga tahun 2031.

    Industri kesehatan di Indonesia memiliki prospek yang semakin kuat, didorong oleh jumlah penduduk terus meningkat
    menjadikan kenaikan pada kebutuhan layanan kesehatan. Perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi sektor
    ini, melalui digitalisasi layanan melalui telemedicine, rekam medis elektronik, serta pemanfaatan artificial intelligence
    memungkinkan diagnosis yang lebih cepat dan akurat menjadikan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat di
    wilayah terpencil.

    Dari sisi permintaan, meningkatnya umur harapan hidup menjadikan kesadaran masyarakat akan layanan preventif juga
    terus meningkat, seperti medical check up, wellness center, serta layanan kesehatan lain yang dapat mendukung gaya
    hidup sehat. Peluang ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan layanan kesehatan untuk menjangkau pasar yang
    lebih luas, khususnya pada kota-kota besar seperti jakarta, Bandung dan Surabaya dengan penduduk mayoritas kelas
    menengah yang memiliki preferensi tinggi terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

    Sebagai negara dengan wilayah yang luas dan dengan penduduk yang padat, penting bagi pemerintah untuk terus
    mendorong pembangunan layanan kesehatan, termasuk rumah sakit. HASNA dapat melakukan ekspansi dengan
    membuka pasar baru sekaligus meningkatkan pemerataan layanan kesehatan. Dengan pemanfaatan teknologi digital
    dapat meningkatkan kualitas layanan, serta menekan biaya operasional sehingga industri kesehatan di Indonesia dapat
    terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pasar dalam rencana usaha Perseroan, terkait kepentingan Perseroan dan pasar
    modal sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, maka disimpulkan bahwa aspek pasar ini adalah layak.

5. Analisis Kelayakan Teknis

    Kelayakan teknis ditinjau dari sisi pengalaman, ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia sehubungan dengan
    Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, maka disimpulkan bahwa aspek pasar ini adalah layak. Berdasarkan evaluasi
    terhadap aspek teknis dimana Perseroan melalui perusahaan anak memiliki pengalaman, ketersediaan dan kualitas
    Sumber Daya Manusia, maka disimpulkan bahwa aspek teknis ini adalah layak.

6. Analisis Kelayakan Pola Bisnis

    Kelayakan pola bisnis ditinjau dari sisi keunggulan kompetitif perusahaan dalam kegiatan layanan, kemampuan

Page 19
    perusahaan dalam menciptakan nilai tambah, dan kemampuan perusahaan untuk memitigasi risiko persaingan, sehingga
    perusahaan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan berkelanjutan.

    Analisis kelayakan pola bisnis Perseroan secara konsolidasi mengidentifikasi keunggulan kompetitif, tantangan
    persaingan, dan kapasitas entitas dalam menciptakan nilai pasar. Hasna Medika memiliki economic moat yang terbentuk
    dari lima pilar utama, yaitu brand recognition, clinical experience, integrated service, group synergy, dan relationship capital.
    Dari sisi brand recognition, Hasna Medika telah dikenal sebagai penyedia layanan kesehatan jantung di wilayah
    operasinya, sehingga mendukung kepercayaan masyarakat dan menjadi dasar dalam memperoleh pasien. Keunggulan
    tersebut diperkuat oleh clinical experience, yaitu pengalaman dalam menangani pasien jantung selama bertahun-tahun
    yang membangun kredibilitas klinis dan mendorong rujukan pasien. Selanjutnya, integrated service memungkinkan pasien
    memperoleh beragam layanan dalam satu lokasi atau jaringan, sehingga meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan retensi
    pasien. Group synergy juga memberikan dukungan melalui efisiensi pengadaan, pengembangan sumber daya manusia,
    sistem informasi, dan pemasaran. Sementara itu, relationship capital terbentuk melalui hubungan strategis dengan BPJS,
    ASKLIN, perusahaan, komunitas, dan perguruan tinggi yang dapat menciptakan sumber pasien secara berkelanjutan.
    Kombinasi kelima pilar tersebut menciptakan keunggulan yang relatif sulit direplikasi oleh klinik atau rumah sakit baru
    karena membutuhkan waktu, pengalaman, jaringan, serta hubungan yang kuat untuk membangunnya. Pada akhirnya,
    kombinasi tersebut dapat meningkatkan loyalitas pasien dan mitra sekaligus menciptakan switching cost yang membuat
    pasien maupun mitra memiliki kecenderungan untuk tetap menggunakan jaringan layanan Hasna Medika.

    Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pola bisnis dari manajemen perusahaan dalam rencana yang akan dilakukan, maka
    disimpulkan bahwa aspek pola bisnis yang akan dilakukan oleh perusahaan adalah layak.

7. Analisis Kelayakan Model Manajemen

    Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai merupakan fondasi keberlanjutan operasional. Penggunaan
    tenaga kerja yang cukup yang telah memberikan efisiensi dari segi operasional menjadi kelebihan yang dimiliki Perseroan.

    Manajemen risiko merupakan pilar krusial, mencakup aspek keuangan dan operasional. Risiko keuangan seperti kredit,
    likuiditas, mata uang asing, dan suku bunga dikelola melalui kebijakan ketat, proyeksi arus kas, dan instrumen lindung
    nilai. Kapabilitas manajerial Perseroan secara konsolidasi dinilai memadai, didukung oleh dewan direksi dan komisaris
    yang berpengalaman. Struktur organisasi konsolidasi dirancang untuk efisiensi dan akuntabilitas.

    Berkaitan dengan rencana Perseroan terkait kepentingan Perseroan dan pasar modal sehubungan dengan Rencana
    Perubahan Kegiatan Usaha, perusahaan telah memiliki sejumlah tenaga ahli yang telah melaksanakan kegiatan
    operasionalnya dengan hasil kerja berkualitas baik. perusahaan memandang sumber daya manusia yang kompeten dan
    profesional merupakan aset utama dalam mewujudkan visi dan misinya dan akan dikembangkan secara
    berkesinambungan, maka disimpulkan bahwa rencana bisnis yang akan dilakukan, ditinjau dari aspek model manajemen
    adalah layak.

8. Kesimpulan Studi Kelayakan


    Model proyeksi keuangan yang disusun sebagai dasar analisis kelayakan dalam laporan ini merupakan proyeksi keuangan atas
    rencana kegiatan usaha baru VISI secara stand alone, atau sebagai unit usaha mandiri tanpa memperhitungkan kegiatan usaha
    eksisting dari VISI. Analisis kelayakan model keuangan didasarkan pada kondisi Perusahaan per 30 April 2026 dengan menggunakan
    informasi kebutuhan keuangan dan rencana pengembangan Perseroan kedepan dengan informasi sebagai berikut:

    Dalam hal Rencana Kegiatan Usaha VISI, lingkup biaya investasi VISI meliputi biaya pengambilalihan saham HASNA, dimana
    pengambilalihan saham HASNA berasal dari 2 komponen, yaitu berasal dari penerbitan saham baru dan pengambilalihan saham
    HASNA milik HMUG. Pengambilalihan saham HASNA dengan penerbitan saham baru sebanyak 142.393 (seratus empat puluh dua
    ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) lembar saham atau sekitar 65% dari modal ditempatkan dan di setor HASNA melalui penerbitan
    dan pengambilan bagian atas Saham Bersyarat yang telah disepakatai dalam perjanjian tanggal 20 Agustus 2026 dengan jumlah nilai
    sebesar Rp255.000.000.000,00 (dua ratus lima puluh lima miliar Rupiah), dan pengambilalihan saham sebanyak 17.325 (tujuh
    belas ribu tiga ratus dua puluh lima) lembar saham atau sekitar 7,91% dari modal ditempatkan dan disetor HASNA milik HMUG yang
    telah disepakatai dalam perjanjian 20 Agustus 2026 dengan jumlah nilai sebesar Rp31.000.000.000 (tiga puluh satu miliar).
    Berdasarkan kedua sumber biaya tersebut, maka total biaya investasi VISI adalah sebesar Rp286.000.000.000 (dua ratus delapan
    puluh enam miliar Rupiah).

Page 20
Dalam pelaksanaannya VISI membutuhkan dana untuk modal kerja sebesar Rp27.276 juta dalam kurun waktu Mei 2026 hingga
Desember 2026. Modal kerja ini akan digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, serta pemenuhan kewajiban jangka pendek
seperti utang usaha dan yang lainnya. Besarnya kebutuhan modal kerja tersebut sejalan dengan pertumbuhan aktivitas bisnis,
sehingga memastikan kelancaran operasional serta menjaga stabilitas likuiditas VISI selama fase ekspansi.

Berdasarkan rencana pengembangan kegiatan usaha tersebut, Perseroan memerlukan sumber pendanaan untuk membiayai
investasi pengembangan pada tahap awal operasional, dimana pendanaan tersebut berasal dari modal sendiri. Dalam rangka
memenuhi porsi modal sendiri tersebut, Perseroan akan menggunakan dana hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I/right issue). Adapun dana yang didapat dari PMHMETD adalah sebanyak 142.393
(seratus empat puluh dua ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) lembar saham atau sekitar 65% dari modal ditempatkan dan di setor
HASNA melalui penerbitan dan pengambilan bagian atas Saham Bersyarat. Selain itu, Perseroan juga akan melakukan
pengambilalihan sebanyak 17.323 (tujuh belas ribu tiga ratus dua puluh tiga) lembar saham atau sekitar 7,91% dari modal ditempatkan
dan disetor HASNA milik HMUG dengan nilai masing-masing sebesar Rp255.000.000.000 (dua ratus lima pulih lima miliar Rupiah)
dan Rp31.000.000.000 (tiga puluh satu miliar Rupiah).

Biaya operasional terkait dengan kegiatan usaha Perseroan terdiri dari biaya produksi yang termasuk biaya tetap dan biaya variable.
Komponen lainnya berupa biaya royalti, biaya umum dan administrasi.

Proyeksi keuangan yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan proyeksi keuangan periode 2025-2031 yang
disiapkan oleh Manajemen Perseroan secara konsolidasi dan telah disesuaikan. Berikut ini merupakan asumsi dan proyeksi keuangan
Perseroan secara konsolidasi:

Asumsi
                                               May - Des    Jan - Des      Jan - Des      Jan - Des      Jan - Des      Jan - Des
              URAIAN               SATUAN
                                                 2026         2027           2028           2029           2030           2031

 1. Asumsi Umum
     GDP                              %            4,95%         5,07%          5,17%          5,19%          5,22%          5,23%
     Inflasi                          %            2,67%         2,52%          2,52%          2,52%          2,52%          2,52%
     Pajak                            %              22%           22%            22%            22%            22%            22%
     Bunga Utang Investasi            %               8%            8%             8%             8%             8%             8%
     Hari Pertahun                   Hari             365           365            366            365            365            365
     Hari Pertahun (Implied)         Hari             245           365            366            365            365            365
     Pertumbuhan Volume
     Rawat Inap                       %                         64,98%         13,77%         11,30%          9,14%         12,99%
     Rawat Jalan                      %                         71,48%         12,79%         15,62%         13,11%         13,21%
     Prolanis                         %                         48,05%         -0,50%          7,88%          6,49%          4,67%
     MCU                              %                        -76,55%         32,77%         18,42%         14,92%         20,99%
     Cathlab                          %                                        11,69%          9,84%          9,24%         10,85%
     CT Scan                          %                                       109,77%         29,52%          8,95%         10,58%
     Bedah Jantung                    %

     Pertumbuhan Tarif
       Rawat Inap                     %                         -6,89%          4,76%          4,02%          3,77%          3,34%
       Rawat Jalan                    %                         -7,70%          2,48%          2,79%          3,01%          3,01%
       Prolanis                       %                          9,03%          5,82%          3,27%          3,13%          3,08%
     MCU                              %                          1,07%          2,75%          2,85%          2,97%          2,91%
     Cathlab                          %                         24,30%          7,78%          3,00%          3,00%          3,00%
     CT Scan                          %                         14,54%          2,99%          2,98%          3,03%          3,01%
     Bedah Jantung                    %                                                        3,00%          3,00%          3,00%

 2. Asumsi Pendapatan
     Volume Pertahun
     Rawat Inap                    Pertahun       20.263        33.429         38.033         42.332         46.202         52.204
     Rawat Jalan                   Pertahun      332.207       569.654        642.523        742.912        840.319        951.331
     Prolanis                      Pertahun      263.593       390.237        388.300        418.901        446.100        466.948
     MCU                           Pertahun      128.535        30.143         40.021         47.392         54.461         65.894
     Cathlab                       Pertahun            -         3.149          3.517          3.863          4.220          4.678
     CT Scan                       Pertahun            -         1.862          3.906          5.059          5.512          6.095
     Bedah Jantung                 Pertahun                                        34             39             41             44

     Volume Perhari
     Rawat Inap                     Perhari           56            92             104            116            127            143
     Rawat Jalan                    Perhari          910         1.561           1.756          2.035          2.302          2.606
     Prolanis                       Perhari          722         1.069           1.061          1.148          1.222          1.279
     MCU                            Perhari          352            83             109            130            149            181
     Cathlab                        Perhari            -             9              10             11             12             13
     CT Scan                        Perhari            -             5              11             14             15             17
     Bedah Jantung                  Perhari                                          0              0              0              0

Page 21
                                             May - Des    Jan - Des      Jan - Des          Jan - Des        Jan - Des           Jan - Des
            URAIAN                 SATUAN
                                               2026         2027           2028               2029             2030                2031

   Tarif
   Rawat Inap                      Rp Ribu    3.613.256    3.364.267       3.524.398            3.666.133      3.804.382             3.931.479
   Rawat Jalan                     Rp Ribu      265.233      244.812         250.880              257.878        265.653               273.660
   Prolanis                        Rp Ribu      106.535      116.155         122.911              126.927        130.900               134.931
   MCU                             Rp Ribu      455.250      460.127         472.803              486.285        500.730               515.312
   Cathlab                         Rp Ribu                23.652.102      25.493.000           26.258.000     27.046.000            27.857.000
                                             19.028.970
   CT Scan                         Rp Ribu    1.167.229    1.337.000       1.377.000          1.418.000        1.461.000           1.505.000
   Bedah Jantung                   Rp Ribu                               209.090.000        215.363.000      221.824.000         228.479.000

3. Asumsi Biaya
    Beban Jasa Medis                            17,04%       16,29%           15,21%              14,64%         14,28%                 14,04%
    Beban Tunjangan Dokter                       0,44%        0,38%            0,33%               0,29%          0,26%                  0,23%
    Beban Gaji Pegawai Tenaga                   10,92%        9,84%            8,79%               8,04%          7,48%                  6,88%
    Medis
    Beban Tunjangan Pegawai                      2,25%        2,03%              1,87%             1,77%            1,70%               1,62%
    Tenaga Medis
    Beban Perlengkapan Cathlab                   7,31%        7,10%            7,11%               7,15%          7,11%                  7,08%
    Beban Obat                                  17,45%       17,58%           17,49%              17,37%         17,35%                 17,32%
    Beban Perlengkapan Medis                     1,70%        1,71%            1,71%               1,76%          1,85%                  2,07%
    Beban Oksigen                                0,60%        0,60%            0,60%               0,61%          0,64%                  0,71%
    Beban Laboratorium                           2,27%        2,29%            2,27%               2,35%          2,50%                  2,80%
    Beban Radiologi                              0,53%        0,53%            0,50%               0,52%          0,55%                  0,60%
    Beban Gizi                                   0,95%        0,96%            0,96%               0,99%          1,05%                  1,17%
    Depresiasi dan Amortisasi                    9,38%        8,67%            7,84%               7,26%          6,82%                  6,37%
    Beban ATK RTK Cetakan                        0,67%        0,67%            0,66%               0,67%          0,70%                  0,76%
    Beban Pemeliharaan                           0,53%        0,55%            0,56%               0,57%          0,57%                  0,57%
    Beban Lainnya                                0,59%        0,57%            0,56%               0,56%          0,57%                  0,57%

   Biaya Adm & Umum
   Beban Pemasaran (fee event                    1,08%        1,40%              1,30%             1,28%            1,31%               1,39%
   support, dll)
   Beban Gaji Pegawai Non-                       9,04%        8,13%              7,31%             6,71%            6,24%               5,73%
   Tenaga Medis
   Beban Tunjangan Pegawai Non-                  2,95%        2,62%              2,32%             2,11%            1,95%               1,80%
   Tenaga Medis
   Beban Outsoucing                              1,40%        1,73%              1,57%             1,51%            1,50%               1,49%
   Beban Utilitas (Listrik, Air,                 1,40%        1,33%              1,24%             1,24%            1,28%               1,39%
   Telepon, Internet)
   Beban Transportasi dan                        0,75%        0,70%              0,65%             0,63%            0,61%               0,59%
   Akomodasi
   Depresiasi dan Amortisasi                     1,82%        1,67%              1,49%             1,36%            1,25%               1,14%
   Beban ATK RTK Cetakan                         0,44%        0,42%              0,37%             0,36%            0,37%               0,40%
   Beban Pemeliharaan                            0,55%        0,57%              0,54%             0,51%            0,49%               0,47%
   Beban Imbalan Pascakerja                      0,61%        0,52%              0,44%             0,38%            0,34%               0,30%
   Beban Sewa                                    1,38%        1,18%              1,00%             0,87%            0,77%               0,67%
   Beban Asuransi                                0,28%        0,24%              0,20%             0,17%            0,15%               0,13%
   Beban Lainnya                                 1,55%        1,32%              1,12%             0,97%            0,86%               0,75%

   AR Days Collection               Days           186           117               104                  95               88                  81
   Inv Days                         Days           130            83                75                  68               63                  57
   AP days of Payement              Days            73            46                45                  44               42                  41
   Days Utang Pajak                 Days

Proyeksi Pendapatan
                                                            May -
                                                                       Des           Des            Des       Des             Des
                   URAIAN                    SATUAN         Des
                                                            2026       2027          2028          2029       2030            2031
Pendapatan
Rawat Inap                                    Rp Juta       73.214     112.464       134.043       155.195   175.770          205.239
Rawat Jalan                                   Rp Juta       88.112     139.458       161.196       191.581   223.234          260.341
Prolanis                                      Rp Juta       28.082      45.328        47.726        53.170    58.394           63.006
MCU                                           Rp Juta       58.515      13.870        18.922        23.046    27.270           33.956
Cathlab                                       Rp Juta                   74.480        89.659       101.435   114.134          130.315
CT Scan                                       Rp Juta                    2.489         5.379         7.174     8.053            9.173
Bedah Jantung                                 Rp Juta                        -         7.109         8.399     9.095           10.053
Total Pendapatan                              Rp Juta      247.923     388.090       464.035       539.999   615.950          712.083

Page 22
Proyeksi Harga Pokok Penjualan dan Beban Penjualan dan Administrasi dan umum
                                                                          Mei - Des           Des        Des          Des           Des              Des
                         URAIAN                              SATUAN
                                                                             2026            2027       2028          2029          2030             2031
 Beban-Beban
 Harga Pokok Penjualan
 Beban Jasa Medis                                            Rp Juta              42.255      63.233     70.576        79.081       87.981           99.985
 Beban Tunjangan Dokter                                      Rp Juta               1.087       1.489      1.525         1.568           1.615          1.662
 Beban Gaji Pegawai Tenaga Medis                             Rp Juta              27.078      38.171     40.811        43.425       46.092           48.997
 Beban Tunjangan Pegawai Tenaga Medis                        Rp Juta               5.580       7.880      8.684         9.531       10.475           11.568
 Beban Perlengkapan Cathlab                                  Rp Juta              18.111      27.550     32.986        38.631       43.805           50.418
 Beban Obat                                                  Rp Juta              43.273      68.216     81.151        93.820      106.841          123.309
 Beban Perlengkapan Medis                                    Rp Juta               4.222       6.649      7.932         9.521       11.387           14.763
 Beban Oksigen                                               Rp Juta               1.484       2.340      2.775         3.306           3.933          5.067
 Beban Laboratorium                                          Rp Juta               5.630       8.895     10.549        12.715       15.417           19.945
 Beban Radiologi                                             Rp Juta               1.316       2.060      2.297         2.798           3.386          4.272
 Beban Gizi                                                  Rp Juta               2.362       3.733      4.433         5.353           6.465          8.350
 Depresiasi dan Amortisasi                                   Rp Juta              23.262      33.645     36.389        39.187       41.999           45.355
 Beban ATK RTK Cetakan                                       Rp Juta               1.666       2.594      3.053         3.605           4.314          5.425
 Beban Pemeliharaan                                          Rp Juta               1.322       2.131      2.613         3.093           3.514          4.056
 Beban Lainnya                                               Rp Juta               1.463       2.210      2.597         3.018           3.480          4.059
 Total HPP                                                   Rp Juta          180.113        270.796    308.371       348.651      390.705          447.231


 Biaya Adm & Umum                                            Rp Juta
 Beban Pemasaran (fee event support, dll)                    Rp Juta               2.685       5.433      6.018         6.917           8.041          9.933
 Beban Gaji Pegawai Non-Tenaga Medis                         Rp Juta              22.414      31.538     33.924        36.222       38.409           40.819
 Beban Tunjangan Pegawai Non-Tenaga Medis                    Rp Juta               7.318      10.149     10.763        11.381       12.039           12.795
 Beban Outsoucing                                            Rp Juta               3.462       6.729      7.295         8.149           9.240        10.644
 Beban Utilitas (Listrik, Air, Telepon, Internet)            Rp Juta               3.473       5.181      5.749         6.708           7.853          9.908
 Beban Transportasi dan Akomodasi                            Rp Juta               1.863       2.721      2.999         3.378           3.735          4.181
 Depresiasi dan Amortisasi                                   Rp Juta               4.524       6.497      6.926         7.337           7.712          8.139
 Beban ATK RTK Cetakan                                       Rp Juta               1.091       1.632      1.724         1.968           2.282          2.824
 Beban Pemeliharaan                                          Rp Juta               1.371       2.221      2.485         2.748           3.025          3.349
 Beban Imbalan Pascakerja                                    Rp Juta               1.505       2.009      2.033         2.057           2.082          2.107
 Beban Sewa                                                  Rp Juta               3.421       4.565      4.620         4.675           4.732          4.788
 Beban Asuransi                                              Rp Juta                684          913        924          935             946            958
 Beban Lainnya                                               Rp Juta               3.831       5.113      5.174         5.237           5.299          5.363
 Total Biaya Adm & Umum                                      Rp Juta              57.641      84.701     90.634        97.712      105.396          115.807


Proyeksi Laba Rugi Perseroan secara konsolidasi (dalam Jutaan Rupiah)
                                                    Proyeksi       Proyeksi           Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi           Proyeksi
                                      Unit
            Uraian                                    2026            2027              2028             2029              2030               2031
                                                    Apr - Des      Jan - Dec          Jan - Dec        Jan - Dec        Jan - Dec          Jan - Dec
 Pendapatan                         Rp Juta              247.923       388.090             464.035          539.999         615.950            712.083
 Beban Pokok Pendapatan             Rp Juta            (173.257)     (270.796)           (308.371)        (348.651)       (390.705)          (447.231)
 LABA BRUTO                         Rp Juta               74.666       117.294             155.664          191.348         225.245            264.852

 BEBAN USAHA
 Beban Penjualan                    Rp Juta              (1.664)        (5.433)             (6.018)         (6.917)           (8.041)             (9.933)
 Beban umum dan                     Rp Juta             (52.014)       (79.268)            (84.616)        (90.796)          (97.355)           (105.874)
 administrasi
 LABA USAHA                         Rp Juta              20.988         32.593              65.030          93.635           119.849             149.045

 Pendapatan keuangan                Rp Juta                4.906          7.811               8.444           8.958             9.303               9.712
 Beban keuangan                     Rp Juta              (8.321)       (11.729)            (11.259)        (10.809)          (10.377)             (9.962)
 Pendapatan Usaha Lainnya           Rp Juta

Page 23
                                          Proyeksi         Proyeksi           Proyeksi              Proyeksi         Proyeksi      Proyeksi
                                 Unit
          Uraian                            2026             2027               2028                  2029             2030          2031
                                          Apr - Des        Jan - Dec          Jan - Dec             Jan - Dec        Jan - Dec     Jan - Dec
 Beban Usaha Lainnya            Rp Juta          (383)           (977)              (1.052)               (1.113)        (1.157)       (1.208)
 Pendapatan lain-lain           Rp Juta
 Pendapatan (Beban) Non         Rp Juta        (3.799)          (4.895)              (3.867)             (2.964)         (2.230)       (1.458)
 Operasional
 LABA SEBELUM PAJAK             Rp Juta        17.189           27.698               61.163               90.672        117.619       147.587

 Manfaat (Beban) Pajak          Rp Juta        (3.782)          (6.503)           (12.666)              (19.053)        (24.844)      (31.608)
 Penghasilan

 LABA TAHUN BERJALAN            Rp Juta        13.407           21.195               48.496               71.619         92.775       115.979


Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan secara konsolidasi (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                          Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi         Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
                 Keterangan                 SATUAN          2026            2027          2028             2029         2030         2031
                                                            Dec             Dec           Dec              Dec          Dec          Dec
 ASET
 Aset Lancar
 Kas dan Setara Kas                         Rp Juta        141.426         103.426        104.847          132.638      167.387      224.014
 Piutang Usaha                              Rp Juta        126.553         123.884        131.960          139.909      147.772      158.125
 Piutang Lain-lain                          Rp Juta            614             909          2.108           17.160       13.574        9.945
 Persediaan                                 Rp Juta         61.791          61.606         63.394           65.287       67.263       69.978
 Biaya Dibayar di Muka                      Rp Juta
 Aset Lancar Lainnya                        Rp Juta         26.820          26.836         26.855           26.871       26.889       26.906
 Total Aset Lancar                          Rp Juta        357.204         316.661        329.165          381.865      422.885      488.968

 Aset Tidak Lancar
 Uang Muka Pembelian                        Rp Juta
 Taksiran Pajak Penghasilan                 Rp Juta
 Aset Tetap Neto                            Rp Juta        345.996         395.345        423.942          434.804      476.731      518.045
 Aset Tak Berwujud Lainnya                  Rp Juta              1               1              1                1            1            1
 Aset Hak Guna                              Rp Juta
 Aset Pajak Tangguhan                       Rp Juta          5.408           5.408          5.408            5.408        5.408         5.408
 Aset Tidak Lancar Lainnya                  Rp Juta         10.091          10.155         10.508           11.149       11.967        13.019
 Total Aset Tidak Lancar                    Rp Juta        361.495         410.908        439.859          451.361      494.107       536.472
 TOTAL ASET                                 Rp Juta        718.699         727.569        769.023          833.227      916.993     1.025.440

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas Jangka Pendek
 Utang Usaha                                Rp Juta         34.799          34.444             37.968       41.684       45.473       50.718
 Beban yang Masih Harus Dibayar             Rp Juta
 Pinjaman Jangka Pendek                     Rp Juta        147.286         125.441        100.320           71.430       38.207           (0)
 Bagian Lancar Utang Jangka Panjang         Rp Juta
 Bagian Lancar Liabilitas Sewa              Rp Juta
 Utang Pajak Penghasilan                    Rp Juta
 Liabilitas Lancar Lainnya                  Rp Juta         24.065          30.333         37.930           45.893       53.511       62.409
 Total Liabilitas Jangka Pendek             Rp Juta        206.150         190.218        176.217          159.007      137.190      113.127

 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang Jangka Panjang                        Rp Juta
 Liabilitas Jangka Panjang - Lembaga         Rp Juta
 Keuangan
    Liabilitas Sewa Jangka Panjang          Rp Juta
    Liabilitas Imbalan Kerja                Rp Juta
 Total Liabilitas Jangka Panjang            Rp Juta              -               -              -                -            -            -
 TOTAL LIABILITAS                           Rp Juta        206.150         190.218        176.217          159.007      137.190      113.127

 EKUITAS
 Modal Saham                                Rp Juta         76.875          76.875         76.875           76.875       76.875       76.875
 Tambahan Modal Disetor                     Rp Juta        341.762         341.762        341.762          341.762      341.762      341.762
 Saldo Laba                                 Rp Juta         59.796          75.249        115.692          173.650      254.429      358.391
 Penghasilan Komprehensif Lain              Rp Juta
 Komponen Ekuitas Lainnya                   Rp Juta          2.726           2.726          2.726            2.726        2.726         2.726
 Total Ekuitas Pemegang Saham               Rp Juta        481.159         496.613        537.055          595.013      675.793       779.754
 Kepentingan Nonpengendali                  Rp Juta         31.389          40.739         55.751           79.206      104.010       132.559
 TOTAL EKUITAS                              Rp Juta        512.548         537.352        592.806          674.219      779.802       912.313
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS               Rp Juta        718.699         727.569        769.023          833.227      916.993     1.025.440

Proyeksi Arus Kas Perseroan secara konsolidasi (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                                     Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi
                    Keterangan
                                                       SATUAN         2027             2028              2029         2030          2031

Page 24
                                                              Jan-Des     Jan-Des      Jan-Des     Jan-Des     Jan-Des
  Penerimaan Kas dari pelanggan                    Rp Juta      397.930     462.830      525.559     620.563     714.641
  Pembayaran Kas pada Pemasok                      Rp Juta    (123.005)   (142.045)    (164.882)   (188.741)   (221.654)
  Pembayaran Kas pada Direksi dan Karyawan         Rp Juta    (188.956)   (204.479)    (223.014)   (242.781)   (268.489)
  Penerimaan Bunga                                 Rp Juta          346          374         397         412         431
  Pembayaran Bunga                                 Rp Juta     (12.147)    (11.709)     (11.285)    (10.872)    (10.479)
  Penerimaan Restitusi Pajak                       Rp Juta            -            -           -           -           -
  Pembayaran Pajak                                 Rp Juta        (832)      (6.515)    (12.709)    (18.971)    (24.809)
  Pembayaran Lainnya                               Rp Juta            -            -           -           -           -
  Penerimaan (Pengeluaran) Kas Operasional         Rp Juta       73.336      98.456      114.067     159.611     189.641

  Perolehan Aset tetap                             Rp Juta     (89.491)    (71.913)     (57.386)    (91.638)    (94.808)
  Investasi Pada Entitas Anak                      Rp Juta            -           -            -           -
  Penjualan Aset Tetap                             Rp Juta            -           -            -           -
  Penambahan Aset Hak Guna                         Rp Juta            -           -            -           -
  Penerimaan (Pengeluaran) Kas Investasi           Rp Juta     (89.491)    (71.913)     (57.386)    (91.638)    (94.808)

  Penerimaan Utang Bank                            Rp Juta            -           -            -           -           -
  Pembayaran Utang Bank                            Rp Juta     (21.845)    (25.122)     (28.890)           -           -
  Pembayaran Liabilitas Sewa                       Rp Juta            -           -            -    (33.223)    (38.207)
  Pembayaran Utang Lembaga Keuangan                Rp Juta            -           -            -           -           -
  Penerimaan Penerbitan Saham Baru                 Rp Juta            -           -            -           -           -
  Pembayaran Dividen                               Rp Juta            -           -            -           -           -
  Kenaikan/Penurunan Utang Piutang Berelasi        Rp Juta            -           -            -           -           -
  Penerimaan (Pengeluaran) Kas Pendanaan           Rp Juta     (21.845)    (25.122)     (28.890)    (33.223)    (38.207)
                                                   Rp Juta
  Kenaikan (Penurunan) Kas                         Rp Juta     (38.000)       1.421      27.790      34.749      56.627
                                                   Rp Juta
  Kas Awal Tahun                                   Rp Juta     141.426     103.426      104.847     132.638     167.387
  Kas Akhir Tahun                                  Rp Juta     103.426     104.847      132.638     167.387     224.014


Tingkat Diskonto

Dalam Study Kelayakan ini Arus kas yang digunakan dalam Metode perhitungan proyeksi keuangan adalah arus kas bersih dari
perusahaan, sehingga tingkat diskonto yang kami gunakan adalah rata-rata tertimbang biaya modal/weighted average cost of capital
(“WACC”) yang merupakan penjumlahan rata-rata tertimbang atas biaya modal untuk ekuitas dan biaya modal untuk hutang. Adapun
formula dari WACC adalah sebagai berikut:


 WACC = (Ke x We) + (Kd x Wd)

 Dimana       :
 WACC         : Rata-rata tertimbang biaya modal
 Ke : Biaya modal untuk ekuitas
 Kd : Biaya modal untuk hutang
 We : Persentase pendanaan dari ekuitas
 Wd : Komposisi pendanaan dari hutang

 Penentuan Biaya Modal Untuk Ekuitas
 Biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan
 bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan
 formula sebagai berikut:

 Ke = Rf + ß (Rm-Rf) + α

 Dimana:
 Rf            : Risk free rate
 ß             : Systematic risk (Beta)
 Rm-Rf         : Risk premium
 α             : Company specific risk

 Rf (risk free rate), adalah tingkat imbal hasil untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki risiko gagal bayar. Dalam
 penilaian Study Kelayakan ini, instrumen bebas risiko yang kami gunakan adalah Surat Utang Negara dengan jangka waktu jatuh
 tempo 30 tahun dengan tingkat imbal hasil per 30 April 2026 sebesar 6,85%. Angka tersebut digunakan sebagai tingkat kembalian
 bebas risiko (Rf).

Page 25
ß (Beta), merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap pengembalian pasar saham secara keseluruhan
(seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500 atau IHSG). Levered Beta ditentukan dengan menggunakan rujukan dari Damodaran
untuk industri Hospital & Healthcare facilities adalah sekitar 0,62 yang kemudian di-relevered untuk memperoleh beta yang sesuai
dengan objek penilaian, dengan formula sebagai berikut:

ßL = ßU x (1+ (1-t) x DER)
Dimana :
ßL            : Beta Levered
ßU            : Beta Unlevered
DER           : Debt to Equity Ratio
t             : tax

Dalam penilaian ini, debt to equity ratio (DER) ditentukan dengan menggunakan rata-rata DER ditentukan dengan menggunakan
Struktur pendanaan Perseroan percut off date. Dari hasil tersebut diperoleh DER sebesar 42,48%.

Tarif pajak yang berlaku untuk Perseraon adalah 22% di tahun 2026, maka diperoleh beta Perseroan sebesar 0,83 dengan rincian
perhitungan sebagai berikut:

ßL = 0,62 x (1 + (1 – 22%) x 42,48%) = 0,83

Rm-Rf (market risk premium), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat imbal hasil pasar. Premi risiko
pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan merujuk hasil riset Damodaran per Januari 2026, diamana total country risk untuk Indonesia adalah
sebesar 6,69% dengan Country Default Spread (CDS) 1,62%.

α(alpha), adalah risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam hal ini, kami tidak
mengaplikasikan adanya risiko spesifik (alpha) terhadap Perseroan.

Berdasarkan nilai tersebut, maka dengan menggunakan persamaan CAPM diperoleh biaya modal adalah sebesar 10,76%
sebagaimana tampak dalam perhitungan di bawah ini :

Ke = Rf + ß x Rp – CDS + α
             = 6,85% + (0,83 × 6,69%) – 1,62% + 0%
             = 10,76%

Penentuan Biaya Modal Untuk Hutang

Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah. Tingkat bunga pinjaman
dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi berdasarkan data Bank Indonesia per 30 April 2026 untuk bank Perseroan adalah
sebesar 8,16%.

Penentuan WACC (Weighted Average Cost of Capital)

Dengan diperolehnya hasil perhitungan untuk Ke dan Kd diatas, maka untuk memperoleh WACC, dilakukan perhitungan sebagai
berikut:

WACC = (Ke x We) + (Kd x Wd)
WACC = (10,76% x 70,18%) + (6,37% x 29,82%)
WACC = 7,55% + 1,90%
WACC = 9,45%

Dalam melakukan analisis kelayakan keuangan digunakan Profitability Index (PI), Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return
(IRR). Untuk mendukung analisis kelayakan keuangan, telah disusun proyeksi keuangan sebagai berikut:

                                                 Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi    Proyeksi     Proyeksi
             Keterangan                Satuan      2026         2027         2028         2029        2030         2031
                                                 May - Dec    Jan - Dec    Jan - Dec    Jan - Dec   Jan - Dec    Jan - Dec

 Cash Inflow :
 A. Setelah Transaksi
 Laba (Rugi) Bersih                    Rp Juta       13.407       21.195      48.496       71.619       92.775      115.979
 Interest                              Rp Juta        6.491        8.975       8.928        8.538        8.185        7.828
 Depresiasi                            Rp Juta       27.786       40.142      43.316       46.524       49.711       53.494

Page 26
                                                    Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan             Satuan        2026         2027         2028         2029          2030           2031
                                                    May - Dec    Jan - Dec    Jan - Dec    Jan - Dec     Jan - Dec      Jan - Dec
    Working Capital                     Rp Juta       (27.276)        8.455           39     (13.230)         5.135          4.688
    Capex                               Rp Juta      (278.879)     (89.491)     (71.913)     (57.386)      (91.638)       (94.808)
    Free Cashflow                       Rp Juta      (258.472)     (10.724)       28.866       56.064        64.168         87.182

    B. Sebelum Transaksi
    Laba (Rugi) Bersih                  Rp Juta          1.438        9.215        9.103        8.972         8.826             9.002
    Interest                            Rp Juta          3.933            1            1            1             1                 1
    Depresiasi                          Rp Juta          4.286        5.279        5.046        4.612         4.241             4.241
    Working Capital                     Rp Juta        (8.974)        3.194      (5.395)      (5.621)       (5.857)           (2.994)
    Capex                               Rp Juta              -            -            -            -             -                 -
    Free Cashflow                       Rp Juta            684       17.689        8.755        7.964         7.211           10.250


    C. Inkremental
    Laba (Rugi) Bersih                  Rp Juta          8.733        8.741       28.742       45.707        61.249          78.050
    Interest                            Rp Juta          1.866        6.548        6.513        6.229         5.971           5.711
    Depresiasi                          Rp Juta         17.145       25.436       27.922       30.579        33.175          35.935
    Working Capital                     Rp Juta       (13.353)        3.839        3.964      (5.552)         8.020           5.604
    Capex                               Rp Juta      (278.879)     (89.491)     (71.913)     (57.386)      (91.638)        (94.808)
    Terminal Value                      Rp Juta                                                                          1.322.170
    Free Cashflow                       Rp Juta      (264.489)     (44.928)      (4.772)       19.577        16.777      1.352.663
    Accumulated Cashflow                             (264.489)    (309.417)    (314.190)    (294.613)     (277.836)      1.074.827

    Discount Rate                                       9,45%        9,45%        9,45%       9,45%         9,45%          9,45%
    Discount Factor                                       0,94         0,86         0,79        0,72          0,66           0,60
    Present Value                                    (249.043)     (38.653)      (3.752)      14.061        11.010        811.061

                        Uraian                             Satuan                   Jumlah                     Kesimpulan
    Discount Factor (WACC)                                   %                                  9,45%
    Net Present Value (NPV)                                Rp Juta                             544.684                Layak
    Internal Rate Of Return (IRR)                            %                                 36,31%                 Layak
    Profitability Index                                     Kali                                  3,19                Layak
    Payback Period                                          Year                                 13,78

   Berdasarkan kajian, evaluasi, dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah
   ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa rencana kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh Perseroan dan
   Entitas Anak memberikan hasil perhitungan NPV yang positif serta IRR project yang lebih tinggi dari Discount Rate dan nilai PI lebih
   tinggi dari 1, sehingga dapat disimpulkan bahwasannya proyek LAYAK untuk dijalankan.


   VIII.     KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

Sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan, Perseroan telah memiliki sumber daya manusia yang
memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan usaha tersebut. Selain memanfaatkan tenaga ahli internal yang telah memiliki
pengalaman dalam pengelolaan aset dan operasional Perseroan, Perseroan juga akan melakukan penyesuaian organisasi dan,
apabila diperlukan, penambahan tenaga profesional yang memiliki di bidang holding dan aktivitas konsultasi manajemen untuk
memastikan kegiatan usaha baru dapat berjalan secara optimal.

     IX. DAMPAK RENCANA TRANSAKSI DAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA TERHADAP
                         KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN (PROFORMA)

Berikut adalah proforma keuangan Perseroan sebelum dan sesudah dilakukannya Rencana Transaksi berdasarkan laporan
asuransi praktisi independen atas kompilasi informasi keuangan konsolidasian proforma No. 015/3.0193/AUP-
VISI/05/1285/VIII/2026 pada tanggal 20 Agustus 2026 yang telah direview oleh Feny Indah Sary dengan Nomor AP. 1285 , Auditor
Independen, Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan, sebagai berikut:

                                   PT SATU VISI PUTRA TBK DAN ENTITAS ANAK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI PROFORMA
                                                   30 APRIL 2026
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Page 27
                       PT Satu Visi Putra    PT Hasna Medika                      PT Satu Visi Putra
                         Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                        Tbk dan Entitas
                              Anak           dan Entitas Anak                           Anak
                          30 April 2026        30 April 2026                        30 April 2026
                       (Sebelum Rencana     (Sebelum Rencana                      (Setelah Rencana
                           Transaksi)           Transaksi)      Penyesuaian          Transaksi)
ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                1.792.918.379      35.094.221.073   255.000.000.000     291.887.139.452
Piutang usaha
   Pihak berelasi          40.658.284.702           8.125.000                 -       40.666.409.702
   Pihak ketiga            37.935.679.152      26.473.178.851                 -       64.408.858.003
Piutang lain-lain
   Pihak berelasi                       -       6.304.557.851                 -        6.304.557.851
   Pihak ketiga                         -          85.695.446                 -           85.695.446
Persediaan                 61.711.830.981       2.997.155.455                 -       64.708.986.436
Biaya dibayar di
   muka                      159.061.842        4.441.839.575                 -        4.600.901.417
Pajak dibayar di
   muka                                 -         321.230.525                 -         321.230.525
Uang muka
   pembelian                4.498.320.000                   -                 -        4.498.320.000
Jumlah Aset Lancar       146.756.095.056       75.726.003.776   255.000.000.000     477.482.098.832

ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada
   Entitas Anak                         -       4.816.985.130                 -        4.816.985.130
Uang muka
   pembelian               18.648.457.097       7.992.000.000                 -       26.640.457.097
Taksiran tagihan
   pajak penghasilan        7.139.576.485          44.775.606                 -       7.184.352.091
Aset pajak tangguhan        2.178.872.171       2.553.489.628                 -       4.732.361.799
Goodwill                                -                   -    53.930.153.939      53.930.153.939
Aset tetap – neto          92.112.567.786     263.536.041.912                 -     355.648.609.698
Properti investasi                      -       3.526.064.240                 -       3.526.064.240
Aset hak-guna – neto        1.176.388.888       6.794.846.419                 -       7.971.235.307
Aset takberwujud                  687.500         329.267.590                 -         329.955.090
Jumlah Aset Tidak
Lancar                   121.256.549.927      289.593.470.525    53.930.153.939     464.780.174.391
JUMLAH ASET              268.012.644.983      365.319.474.301   308.930.153.939     942.262.273.223

Page 28
                             PT Satu Visi Putra    PT Hasna Medika                      PT Satu Visi Putra
                               Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                        Tbk dan Entitas
                                    Anak           dan Entitas Anak                           Anak
                                30 April 2026        30 April 2026                        30 April 2026
                             (Sebelum Rencana     (Sebelum Rencana                      (Setelah Rencana
                                 Transaksi)           Transaksi)      Penyesuaian          Transaksi)
LIABILITAS DAN
EKUITAS

LIABILITAS JANGKA
PENDEK
Utang bank jangka
   pendek                        56.225.721.103      34.415.213.600                 -       90.640.934.703
Utang usaha
   Pihak berelasi                   182.840.000           3.780.000                 -          186.620.000
   Pihak ketiga                  13.082.953.866      24.969.875.465                 -       38.052.829.331
Utang lain-lain
   Pihak berelasi                            -        2.207.406.392                 -        2.207.406.392
   Pihak ketiga                              -        5.212.244.339                 -        5.212.244.339
Utang pajak                        748.425.367       17.881.811.816                 -       18.630.237.183
Pendapatan diterima
   di muka                          75.473.182           53.800.095                 -         129.273.277
Utang pihak berelasi                         -        5.047.000.000     5.047.000.000                   -
Beban masih harus
   dibayar                         379.838.540       19.945.473.807                 -       20.325.312.347
Liabilitas jangka
   panjang – bagian
   yang jatuh tempo
   dalam waktu satu
   tahun:
Utang bank                        5.210.900.000      25.641.114.636                 -       30.852.014.636
Utang lembaga
   keuangan                        855.733.509                    -                 -          855.733.509
Liabilitas sewa                              -        2.147.820.920                 -        2.147.820.920
Utang pembiayaan
   konsumen                                   -          89.000.813                 -           89.000.813
Jumlah Liabilitas
  Jangka Pendek                  76.761.885.567     137.614.541.883     5.047.000.000     209.329.427.450

LIABILITAS JANGKA
PANJANG
Pendapatan diterima
   di muka                                    -          19.852.942                 -           19.852.942
Utang pihak berelasi                          -      33.400.000.000    28.400.000.000        5.000.000.000
Utang pihak ketiga                            -      60.000.000.000                 -       60.000.000.000
Liabilitas jangka panjang
   – setelah dikurangi
   bagian yang jatuh
   tempo dalam waktu
   satu tahun:                                                                      -
Utang bank                       10.999.366.667      93.349.260.242                 -     104.348.626.909
Utang lembaga keuangan               48.773.793                   -                 -          48.773.793
Liabilitas sewa                               -         830.629.198                 -         830.629.198
Utang pembiayaan
   konsumen                                   -          34.152.598                 -           34.152.598
Liabilitas diestimasi atas        1.040.444.995       9.809.959.399                 -       10.850.404.394

Page 29
                         PT Satu Visi Putra     PT Hasna Medika                         PT Satu Visi Putra
                           Tbk dan Entitas       Bakti Cirebon                           Tbk dan Entitas
                                Anak            dan Entitas Anak                              Anak
                            30 April 2026         30 April 2026                           30 April 2026
                         (Sebelum Rencana      (Sebelum Rencana                         (Setelah Rencana
                             Transaksi)            Transaksi)        Penyesuaian           Transaksi)
   imbalan kerja
Jumlah Liabilitas
  Jangka Panjang             12.088.585.455       197.443.854.379     28.400.000.000       181.132.439.834
JUMLAH LIABILITAS            88.850.471.022       335.058.396.262     33.447.000.000       390.461.867.284

EKUITAS
Ekuitas yang dapat
   diatribusikan
   kepada pemilik
   Entitas Induk
Modal ditempatkan
    dan disetor penuh        76.875.000.000        57.982.000.000     50.294.500.000        84.562.500.000
Tambahan modal
   disetor                   55.762.015.196        90.750.707.266   (187.561.792.734)      334.074.515.196
Saldo laba                   47.195.346.034     (133.492.100.251)   (125.268.337.727)       38.971.583.510
Komponen ekuitas
   lainnya                       (3.403.920)        2.744.303.368      3.176.126.143          (435.226.695)
Jumlah ekuitas yang
  dapat
  diatribusikan
  kepada pemilik
  entitas induk             179.828.957.310        17.984.910.383   (259.359.504.318)      457.173.372.011
Kepentingan non -
  pengendali                   (666.783.349)       12.276.167.656    (83.017.649.621)       94.627.033.928
Jumlah Ekuitas              179.162.173.961        30.261.078.039   (342.377.153.939)      551.800.405.939
JUMLAH
  LIABILITAS DAN
  EKUITAS                   268.012.644.983       365.319.474.301   (308.930.153.939)      942.262.273.223

                                  PT SATU VISI PUTRA TBK DAN ENTITAS ANAK
                        LAPORAN POSISI LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                                  30 APRIL 2026
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                  PT Hasna
                          PT Satu Visi Putra        Medika
                           Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                           PT Satu Visi Putra
                                Anak           dan Entitas Anak                          Tbk dan Entitas
                            30 April 2026        30 April 2026                                Anak
                              (Sebelum             (Sebelum                               30 April 2026
                              Rencana              Rencana                              (Setelah Rencana
                             Transaksi)           Transaksi)        Penyesuaian            Transaksi)

PENJUALAN NETO               94.940.119.237      75.460.125.717                    -       170.400.244.954

BEBAN POKOK                 (83.305.455.410)    (58.875.832.770)                   -     (142.181.288.180)

Page 30
                                                 PT Hasna
                         PT Satu Visi Putra        Medika
                          Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                        PT Satu Visi Putra
                               Anak           dan Entitas Anak                       Tbk dan Entitas
                           30 April 2026        30 April 2026                             Anak
                             (Sebelum             (Sebelum                            30 April 2026
                             Rencana              Rencana                           (Setelah Rencana
                            Transaksi)           Transaksi)       Penyesuaian          Transaksi)
   PENJUALAN
LABA KOTOR                  11.634.663.827      16.584.292.947                  -       28.218.956.774

Pendapatan lain-lain            133.367.643        570.639.620                  -           704.007.263
Beban penjualan             (3.733.328.899)                  -                  -       (3.733.328.899)
Beban umum dan
   administrasi             (6.696.605.833)                   -                 -       (6.696.605.833)
Beban usaha                               -    (24.766.308.418)                 -      (24.766.308.418)
Bagian rugi entitas
   asosiasi                               -        (97.866.538)                 -          (97.866.538)
Beban pendanaan             (2.714.317.332)     (4.547.292.094)                 -       (7.261.609.426)
Beban lain-lain             (2.584.277.531)                   -                 -       (2.584.277.531)
RUGI SEBELUM
  TAKSIRAN
  BEBAN PAJAK               (3.960.498.125)    (12.256.534.483)                 -      (16.217.032.608)

TAKSIRAN BEBAN
   PAJAK
Kini                                     -       (348.257.062)                  -        (348.257.062)
Tangguhan                    1.143.837.734         260.277.984                  -        1.404.115.718
Taksiran Beban Pajak         1.143.837.734         (87.979.078)                 -        1.055.858.656
RUGI TAHUN
  BERJALAN                  (2.816.660.391)    (12.344.513.561)                 -      (15.161.173.952)

PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF
  LAIN

POS YANG TIDAK
   AKAN
   DIREKLASIFIKAS
   I KE LABA RUGI:
Keuntungan
   (kerugian) aktuaria          19.235.000       (710.099.343)                  -        (690.864.343)
Bagian atas
   penghasilan
   komprehensif lain
   atas entitas
   asosiasi                               -          2.458.129                  -            2.458.129
Pajak penghasilan
   terkait pos yang
   tidak akan
   direklasifikasikan
   ke laba rugi                 (4.231.700)        156.221.856                  -          151.990.156
Jumlah penghasilan
   komprehensif lain
   – setelah pajak              15.003.300       (551.419.358)                  -        (536.416.058)
JUMLAH RUGI                 (2.801.657.091)    (12.895.932.919)                 -      (15.697.590.010)

Page 31
                                                       PT Hasna
                               PT Satu Visi Putra        Medika
                                Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                                       PT Satu Visi Putra
                                     Anak           dan Entitas Anak                                      Tbk dan Entitas
                                 30 April 2026        30 April 2026                                            Anak
                                   (Sebelum             (Sebelum                                           30 April 2026
                                   Rencana              Rencana                                          (Setelah Rencana
                                  Transaksi)           Transaksi)                Penyesuaian                Transaksi)
   KOMPREHENSIF
   TAHUN
   BERJALAN

Jumlah rugi yang
  dapat
  didistribusikan
  kepada:
  Pemilik entitas induk           (2.661.397.424)    (11.279.598.948)              (3.055.836.424)          (10.885.159.948)
  Kepentingan non-
     pengendali                     (155.262.967)      (1.064.914.613)              3.055.836.424            (4.276.014.004)
RUGI TAHUN
  BERJALAN                        (2.816.660.391)    (12.344.513.561)                            -          (15.161.173.952)

Jumlah rugi
  komprehensif
  tahun berjalan
  yang dapat
  diatribusikan
  kepada:
  Pemilik entitas induk           (2.646.394.124)    (11.871.881.094)              (3.216.295.795)          (11.301.979.423)
  Kepentingan non-
     pengendali                     (155.262.967)      (1.024.051.825)              3.216.295.795            (4.395.610.587)
JUMLAH RUGI
  KOMPREHENSIF
  TAHUN
  BERJALAN                        (2.801.657.091)    (12.895.932.919)                            -          (15.697.590.010)



                          X.      RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPLSB”)

RUPSLB mengenai Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan serta Rencana Pengambilalihan HMBC akan diadakan pada
Rabu, tanggal 30 September 2026 pada tempat dan waktu yang akan dirincikan pada Pemanggilan RUPSLB yang akan
disampaikan pada Selasa, tanggal 8 September 2026.

Perseroan juga akan menyelenggarakan RUPSLB secara elektronik berdasarkan POJK 14/2025 melalui aplikasi eASY.KSEI.

Maka dari itu, Perseroan sangat mengimbau seluruh Pemegang Saham untuk menghadiri RUPSLB dengan memberikan kuasa
kepada pihak yang ditunjuk oleh Biro Administrasi Efek Perseroan (“BAE”) dengan menandatangani serta mengembalikan formulir
surat kuasa yang dapat diperoleh melalui website Perseroan (www.satuvisiputra.com). Surat kuasa harus sudah diterima oleh
Direksi Perseroan selambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal RUPSLB yaitu tanggal 25 September 2026, di kantor BAE,
yaitu PT Sinartama Gunita, yang berkedudukan di Jakarta dan beralamat di Menara Tekno Lantai 7, Jalan H. Fachrudin No. 19,
Kampung Bali,Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10250. Pemegang saham juga dapat memberikan kuasa
secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) dalam tautan https://akses.ksei.co.id/
yang disediakan oleh KSEI sebagai mekanisme pemberian kuasa secara elektronik dalam proses penyelenggaraan RUPSLB
paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal RUPSLB yaitu pada tanggal 29 September 2026.

Pengumuman mengenai RUPSLB, beserta dengan Informasi Kepada Pemegang Saham, diterbitkan pada tanggal 24 Agustus

Page 32
2026 pada situs web BEI, situs web Perseroan, dan situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“eASY.KSEI”). Pemanggilan
untuk menghadiri RUPSLB direncanakan akan diumumkan pada situs web BEI, situs web Perseroan, dan eASY.KSEI pada
tanggal 8 September 2026.

Para Pemegang Saham yang berhak menghadiri RUPSLB terkait dengan agenda persetujuan untuk Perubahan Kegiatan Usaha
serta Rencana Pengambilalihan HMBC adalah para pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Saham Perseroan pada Recording Date yaitu tanggal 7 September 2026.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan UUPT, untuk pelaksanaan Rencana Transaksi, Perseroan harus mendapatkan
persetujuan pemegang saham dalam suatu RUPSLB dan dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua
per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh pemegang saham dan harus disetujui
oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah
yang hadir dalam RUPSLB.

Dalam hal kuorum kehadiran rapat pertama sebagaimana dimaksud di atas tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat dilangsungkan
jika RUPSLB dihadiri paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki
pemegang saham dan disetujui oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah yang hadir dalam RUPSLB kedua.

Dalam hal kuorum kehadiran rapat kedua sebagaimana dimaksud di atas tidak tercapai, RUPSLB ketiga dapat diadakan dengan
ketentuan RUPSLB ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak
suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.

RUPSLB kedua dapat diselenggarakan dalam jangka waktu paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu)
hari setelah RUPSLB pertama diselenggarakan.

   XI. DAFTAR TANGGAL-TANGGAL PENTING TERKAIT RENCANA PELAKSANAAN RUPSLB PERSEROAN


Perkiraan tanggal-tanggal penting sehubungan dengan Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

   No                                  Aktivitas                                                    Tanggal
   1.     Pemberitahuan Mata Acara RUPSLB ke OJK                                                 14 Agustus 2026
   2.     Pengumuman RUPSLB                                                                      24 Agustus 2026
   3.     Pengumuman Keterbukaan Informasi                                                       24 Agustus 2026
   4.     Recording Date                                                                        7 September 2026
   5.     Pemanggilan RUPSLB                                                                    8 September 2026
   6.     Pelaksanaan RUPSLB                                                                   30 September 2026
   7.     Rencana Transaksi Dilakukan                                                            23 Oktober 2026
   8.     Penyampaian Ringkasan Risalah RUPSLB                                                   29 Oktober 2026


                  XII.     PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN

Keterbukaan Informasi ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Oleh karenanya, Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan bertanggung jawab atas kebenaran informasi material yang disampaikan dan pendapat yang dikemukakan
dalam Keterbukaan Informasi ini adalah wajar dan benar serta tidak ada informasi material lainnya yang belum diungkapkan
sehingga dapat menyebabkan adanya informasi yang disampaikan menjadi tidak benar atau menyesatkan.

Page 33
                                            XIII.    LAIN-LAIN

Apabila pemegang saham membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Rencana Transaksi Perseroan, pemegang saham
dapat menghubungi Perseroan pada jam kerja operasional Perseroan melalui:

                                             PT Satu Visi Putra Tbk

                                                   Kantor Pusat:
                         Jl. Greges Jaya II Blok B19 Kec. Asemrowo, Kel. Tambak Sarioso,
                                        Kota Surabaya, Jawa Timur 60184
                                           Telp. (031) 7496364 / 7497576
                                        Situs Web: www.satuvisiputra.com
                                   Email: corporatesecretary@satuvisiputra.com


                                                David Dwiputra
                                                Direktur Utama


File

File Open PDF
Source IDX
Size1.01 MB
Published25 Aug 2026
Pages33
Characters139,326
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Satu Visi Putra Tbk p.1 ×40
linked person Darwin Cyril Noerhadi p.3 ×8
linked person Jemi Wiyono Prihadi p.7
linked org PT Atlas Raya Abadi p.9
linked person David Dwiputra p.9 ×3
linked person Uriep Budhi Prasetyo p.9
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×6
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
possible — Pieter Tanuri p.3 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.7
possible org PT Harmoni Semesta Investama p.9
possible person Dr. Setia Budi p.10
unresolved org PT HASNA MEDIKA BAKTI CIREBON OLEH p.1
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org PT Hasna Medika Bakti Cirebon KBLI p.2
unresolved org KJPP DYR p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Dasa’at p.2
unresolved org Yudistira dan Rekan p.2
unresolved org KJPP FDI p.2 ×21
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand p.2
unresolved org Ichsan dan Rekan p.2
unresolved org PT Hasna Medika Utama Group p.3 ×4
unresolved org PT HMBC p.5
unresolved person Ineu Arida Basuki · Notaris p.5 ×5
unresolved person Siti Artati Noveriyah · Notaris p.5 ×13
unresolved org PT Arcata Medika Utama p.6 ×3
unresolved person dr. H. Gugun Iskandar p.6 ×6
unresolved person dr. Hj. Risthi Grantia p.6 ×4
unresolved org PT Modal Ventura Ycab p.6 ×3
unresolved org PT Nuansa Indah Kreasi p.6 ×3
unresolved person drg. Meidy Maulia Rakhmi p.6 ×5
unresolved person Dr. Pradith Teguh Wijonarko p.7
unresolved org PKF p.7
unresolved org PT Hasna Medika Utama Group Berikut p.7
unresolved person Soeprayitno · Notaris p.7
unresolved person Christina Dwi Utami · Notaris p.7 ×3
unresolved org PT Trinugaraha Thohir Harmoni p.9
unresolved person Anita Anggawidjaja · Notaris p.9
unresolved person dr. Kartika Maria Okky Simanjuntak p.9
unresolved — Nominal (Rp) p.10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan p.11 ×2
unresolved org KJPP Ferdinand p.12 ×4
unresolved org Ichsan & Rekan p.12 ×4
unresolved org PT Hasna Medika Bakti Indramayu p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bakti Subang p.13
unresolved org PT Dharma Choeriah Husada p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bhakti Garut p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bakti Kedawung p.13
unresolved org PT Jantung Bali Medika p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bhakti Serang p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bakti Majalengka p.13
unresolved org PT Jantung Sehat Madyopuro p.13
unresolved org PT Bintang Jantung Malang p.13
unresolved org PT Hasna Medika Cianjur p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bandung p.13
unresolved org PT Hasna Medika Sumedang p.13
unresolved org PT Hasna Medika Tasikmalaya p.13
unresolved org PT Hasna Medika Wonosari p.13
unresolved org PT Hasna Medika Trenggalek p.13
unresolved org PT Hasna Medika Brebes p.13
unresolved org PT Hasna Medika Karangganyar p.13
unresolved org PT Hasna Medika Bakti Sukabumi p.13
unresolved org BAPEPAM-LK p.14 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.17 ×5
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.17
unresolved person H. Inflasi p.17
unresolved — Total Ekuit · Pemegang Saham p.23
unresolved org Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi p.26
unresolved org PT Hasna Medika p.27 ×3
unresolved org PT Hasna p.29 ×3
unresolved org Medika Tbk p.29 ×3
unresolved org PT Satu Visi Putra Anak p.29 ×3
unresolved person H. Fachrudin p.31
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.32

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 4231 ms 12 Sep 2026 21:41
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result