Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Laporan Pelaksanaan
Public Expose Insidentil PT Estika Tata Tiara Tbk
Jakarta, 24 Agustus 2026
1. UMUM
A. Latar Belakang
Pada tanggal 19 Agustus 2026, Perseroan mendapatkan surat eletronik dari PT Bursa
Efek Indonesia (“BEI”) yang menginformasikan terdapat pelaksanaan suspend cooling
down terdahap saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF). sehingga Bursa Efek Indonesia
melakukan Suspensi Cooling Down saham BEEF di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa Efek Indonesia melalui surat elektronik tersebut
diatas meminta Perseroan menyelenggarakan Public Expose Insidentil guna memberikan
klarifikasi dan penjelasan resmi kepada pemegang saham serta publik atas munculnya
Suspensi Cooling Down tersebut
B. Waktu Penyelenggaraan:
Pubex Insidentil diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 24 Agustus 2026
Waktu : 14.00 – 14.35
Tempat : Webminar melalui Gmeet
C. Dewan Direksi dan Managemen Perseroan yang hadir:
1. Ari Wijayanto – Direktur Utama
2. Edie – Direktur
3. Imam Subowo – Komisaris
Page 2
Moderator dan Pembaca Narasi:
Ratna Sari
D. Susunan Acara:
1. Acara dibuka oleh Moderator yang kemudian dibacakan Agenda, dan
Presentasi dibacakan yang telah disampaikan Perseroan pada tanggal 20
Agustus 2026 melalui proses upload di IDX Report (Bursa Efek Indonesia).
2. Dilanjutkan dengan Tanya Jawab (Q&A)
E. Peserta yang telah registrasi melalui email 17 Peserta.
Paparan Public Expose Insidentil dihadiri oleh 11 Peserta secara daring.
Pertanyaan dan Tanggapan:
1. Bapak Daniel – Private Equity Fund
1. Apakah ada informasi material atau rencana aksi korporasi yang belum diungkap terkait
lonjakan harga saham BEEF?
2. Bagaimana manajemen menjelaskan kesenjangan antara fundamental Perusahaan dengan
lonjakan harga saham yang ekstrem?
3. Apa Langkah konkret manajemen untuk mencegah spekulasi dan UMA berulang ke
depan?
Tanggapan:
- Perseroan senantiasa memantau perkembangan perdagangan saham Perseroan dan
memahami adanya peningkatan harga saham yang cukup signifikan dalam periode
tertentu. Namun demikian, Perseroan tidak dapat memberikan kesimpulan maupun
asumsi mengenai faktor spesifik yang menjadi penyebab kenaikan harga saham tersebut
apabila tidak didukung oleh informasi dan data yang dapat diverifikasi.
- Pada prinsipnya, harga saham terbentuk berdasarkan mekanisme pasar yang dipengaruhi
oleh interaksi antara permintaan dan penawaran saham, serta dapat dipengaruhi oleh
berbagai faktor, termasuk persepsi dan ekspektasi investor terhadap kondisi dan prospek
Perseroan maupun faktor eksternal lainnya. Faktor-faktor tersebut berada di luar kendali
Perseroan.
- Perseroan juga tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum
disampaikan kepada publik yang dapat menjelaskan terjadinya lonjakan harga saham
tersebut. Sepanjang pengetahuan Perseroan, seluruh informasi material yang wajib
disampaikan kepada publik telah disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan di bidang pasar modal yang berlaku.
-
Page 3
- Meskipun terdapat perbedaan antara pergerakan harga saham dengan indikator
fundamental Perseroan, Perseroan tidak dalam posisi untuk menentukan atau
mengarahkan harga saham di pasar. Manajemen tetap berkomitmen untuk menjalankan
kegiatan usaha secara prudent, meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, serta
menjaga keterbukaan informasi kepada seluruh pemegang saham dan masyarakat sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
- Dengan demikian, Perseroan memandang bahwa pergerakan harga saham merupakan
dinamika pasar yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan hanya berdasarkan kondisi
fundamental Perseroan dan tidak berada dalam kendali manajemen.
2. Bryan Thandra – Individu (Masyarakat)
1. Guidance revenue dan net profit untuk tahun FY2026 dan FY2027 di berapa?
2. Apakah ada alasan mengapa salah satu pemegang saham terbesar (Bapak Dimas
Wibowo) terus menambah kepemilikannya di BEEF?
3. Terdapat Rumor bahwa Pereseroan akan diakuisisi oleh Perusahaan Korea, apakah masih
dalam tahap negosiasi atau bagaimana? Mohon updatenya.
Tanggapan:
- Perseroan belum menetapkan dan/atau menyampaikan secara resmi guidance revenue
dan net profit untuk tahun buku 2026 dan 2027. Oleh karena itu, Perseroan belum dapat
memberikan angka proyeksi yang bersifat final untuk periode tersebut.
- Perseroan tetap berkomitmen untuk meningkatkan kinerja operasional dan keuangan
secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, perkembangan industri,
strategi usaha, efisiensi operasional, serta faktor ekonomi yang dapat memengaruhi
kinerja Perseroan. Apabila di kemudian hari Perseroan telah menetapkan target atau
guidance yang dapat disampaikan kepada publik, informasi tersebut akan disampaikan
sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
- Terkait dengan adanya penambahan kepemilikan saham BEEF oleh Bapak Dimas
Wibowo, Perseroan menghormati keputusan investasi masing-masing pemegang saham.
- Perseroan tidak dapat memberikan asumsi atau menyimpulkan alasan maupun tujuan
investasi dari pemegang saham tertentu, karena keputusan tersebut merupakan
keputusan masing-masing pemegang saham dan berada di luar kewenangan Perseroan.
- Terkait dengan adanya rumor mengenai rencana akuisisi Perseroan oleh perusahaan asal
Korea, rumot tersebut tidak terkonfirmasi dengan baik. Tidak terdapat adanya transaksi
akuisisi tersebut.
Page 4
3. Benyamin Mikael – Individu (Masyarakat)
1. Capex 2026 dan rencana ekspansi Perseroan
2. Apakah Perseroan mempunya rencana BuyBack kembali?
3. Jumlah Penggemukan Sapi di Peternakan Perseroan yang dimiliki dan rencana
penambahan di tahun ini.
4. Dampak program MBG terhadap Perseoan.
Tanggapan:
- Untuk tahun 2026, Perseroan telah menyusun rencana belanja modal (capital
expenditure/Capex) yang akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional,
pengembangan usaha, serta kondisi keuangan Perseroan. Alokasi Capex Perseroan
terutama akan diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan efisiensi
operasional, pemeliharaan dan pengembangan fasilitas produksi, peternakan, cold
storage, serta kebutuhan pendukung lainnya sesuai dengan skala prioritas Perseroan.
Belum ada rencana ekspansi Perseoran, saat ini Perseroan masih mempunya skala
prioritas yaitu di Usaha Trading, Penggemukan Sapi, Cold Storage, Food Processing dan
mempelajari usaha dari Dairy Cow yang berada di Purwekerto.
- Perseroan baru saja menyelesaikan periode BuyBack, sehingga rencana untuk
melaksanakan BuyBack kembali apabila nilai saham di Pasar Uang kembali turun,
Apabila Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Buyback, Perseroan akan terlebih
dahulu memenuhi seluruh persyaratan dan prosedur yang diwajibkan berdasarkan
ketentuan peraturan perundang-undangan serta melakukan keterbukaan informasi
kepada publik.
- Saat ini jumlah Sapi untuk penggemukan yang masih dalam tahap penggemukan kurang
lebih 3000 ekor, dimana tahun ini Perseroan mendapatkan kuota impor sejumlah 9000
Sapi, dan Perseroan sedang berupaya kepada Pemerintah untuk dapat penambahan kuota
sehingga Import Sapi Penggemukan dapat lebih maksimal.
- Dampak MBG terhadap Perseroan sangat berpengaruh besar Potensi dampak positif
bagi Perseroan antara lain berasal dari meningkatnya permintaan terhadap produk
pangan dan protein hewani, termasuk daging sapi dan produk olahan yang sesuai dengan
kebutuhan pasar. Peningkatan permintaan tersebut pada akhirnya dapat membuka
peluang bagi Perseroan untuk meningkatkan utilisasi kapasitas produksi, memperluas
jaringan distribusi, serta mengembangkan basis pelanggan.
Page 5
4. Roi Nababan – Individu (Masyarakat):
Siapa saja buyer terbesar Perseroan dan apakah akan ada kontrak besar dalam jangka waktu
dekat ini?
Tanggapan:
Terkait dengan pelanggan atau pembeli terbesar Perseroan, Perseroan memiliki sejumlah
pelanggan dari berbagai segmen usaha yang menjadi bagian dari jaringan distribusi dan
penjualan Perseroan. Namun demikian, Perseroan tidak dapat mengungkapkan identitas
pelanggan tertentu secara spesifik apabila informasi tersebut bersifat komersial dan/atau
berdasarkan ketentuan kerahasiaan dalam hubungan bisnis dengan pelanggan.
5. Gidion Bernard Lubis – Individu (Masyarakat):
1. Dengan pergantian Alamat kantor, apakah Perseoran mempunya rencana?
2. Terkait konversi utang menjadi saham, apakah akan ada perubahan kepemilikan?
Terutama PT Tigatunggal Adimulya memiliki hasil dilusi BMT membuat kehilangan
kendali?
Tanggapan:
1. Pergantian Alamat kantor disebabkan masa sewa di Kantor sebelumnya telah selesai.
Dan tidak Perseoran perpanjang masa sewanya.
2. Rencana konversi utang menjadi saham kepada PT Tigatunggal Adimulya tidak masuk
dalam agenda Perseroan.
6. Ade Yuhendra – Individu (Masyarakat):
Untuk Produk Susu, rencananya akan dipasarkan kemana dan kapasitas produksinya berapa?
Tanggapan:
Saat ini Perseroan masih mempelajari usaha baru khususnya Dairy Farm, saat ini pemasaran
produksi susu yang telah Perseroan Kelola masih masuk ke dalam Koperasi setempat di area
Farm yang dikelola dengan kapasita produksi setiap harinya saat ini mencapai 21 ton
liter/hari.
Public Expose insidentil ditutup pada jam 14:35.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Daniel
p.2
unresolved
org
PT Tigatunggal Adimulya
p.5 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.