Back to announcement
20240326_AEGS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31619483_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted AEGSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 43
Page 1
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
Page 2
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 3
Laporan Perubahan Ekuitas 4
Laporan Arus Kas 5
Catatan atas Laporan Keuangan 6
Page 3
Page 4
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
No.: 00016/2.1104/AU.1/04/1686-3/1/III/2024
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (‘’Perusahaan‘’), yang terdiri
dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Basis Opini
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia,
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa
bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit
kami.
Hal Audit Utama
Hal audit utama adalah hal-hal yang menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal tersebut disampaikan dalam konteks audit
kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan
terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:
1. Uang Muka Pembelian Aset Tanah
Seperti yang diungkapkan pada Catatan 9 atas laporan keuangan, berdasarkan Perjanjian Pengikatan
Jual Beli tanggal 10 Mei 2023, Perusahaan membeli tanah beserta bangunan pabrik, kantor, gudang
yang ada diatasnya dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 712, 713 dan 714 atas nama dra Sani Sumawi
Suwanta yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta Nomor 134, Kelurahan Losari Kidul, Kecamatan Losari,
Cirebon, Jawa Barat, dengan total luas tanah sebesar 5.425 m² dengan nilai transaksi yang disepakati
untuk perolehan tanah beserta bangunan pabrik, kantor, gudang yang ada diatasnya tersebut sebesar
Rp 10.307.500.000.
Page 5
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perusahaan mencatat uang muka pembelian aset tetap sebesar
Rp 3.250.000.000.
Respon kami atas Hal Audit Utama:
• Kami memeroleh pemahaman dan melaksanakan prosedur untuk mengevaluasi perjanjian
pengikatan jual beli tanah dan bangunan yang disepakati;
• Kami memeriksa keabsahan pembayaran atas pembelian aset tanah ke bukti setor dan rekening
koran Perusahaan;
• Kami memeriksa hak kepemilikan aset tanah dan aspek legalitasnya;
• Kami menilai ketepatan perlakuan akuntansi dan pengungkapan terkait dalam laporan keuangan.
2. Peningkatan Ekuitas pada Modal Saham dan Tambahan Modal Disetor
Perusahaan mengakui peningkatan modal saham dan tambahan modal disetor bersih pada tahun 2023
masing- masing sebesar Rp 46.300.000.000 dan Rp 16.062.500.000. Pada tanggal 31 Desember 2023,
Perusahaan mencatat modal saham dan tambahan modal disetor masing-masing sebesar
Rp 50.300.000.000 dan Rp 16.062.500.000.
Respon kami atas Hal Audit Utama:
• Kami memahami dan memeriksa bukti setoran modal dari penawaran umum perdana saham;
• Kami melakukan prosedur konfirmasi dan mengevaluasi bukti sehubungan daftar pemegang saham
pada tanggal 31 Desember 2023 dari Biro Administrasi Efek:
• Kami memeroleh dan memahami akta peningkatan modal saham sehubungan dengan penawaran
umum perdana saham;
• Kami memeriksa ketepatan perlakuan akuntansi yang diterapkan termasuk pada pencatatan modal
saham dan tambahan modal disetor, serta kecukupan pengungkapan pada catatan atas laporan
keuangan.
Informasi Lain
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam
Laporan Tahunan 2023 (“Laporan Tahunan”), tetapi tidak mencantumkan laporan keuangan dan laporan
auditor kami. Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini.
Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak menyatakan
bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan
Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan atau pemahaman yang kami
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian
material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang bertanggung
jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh
manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Page 6
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan
Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya,
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha,
kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Perusahaan.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun secar agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
mempertahankan skeptisis meprofesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang
responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi untuk tujuan menyatakan opini
atas keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
• Menyimpulkan ketepatan pengguna basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak
memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan
pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan audit auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi
masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap defisiensi
signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengkomunikasikan seluruh
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika
relevan, pengamanan terkait.
Page 7
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya manjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut. Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan dan Rekan Linda Wahyuni Wijaya Izin Akuntan Publik No. AP.1686 Jakarta, 22 Maret 2024
Page 8
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank 4 24.013.978.567 1.491.095.704
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga - Bersih 5 5.117.661.209 5.387.018.475
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 6 100.544.000 74.944.000
Persediaan 7 10.371.707.944 9.703.964.669
Biaya Dibayar Dimuka 8 24.722.500 -
Uang Muka 9 13.411.686.737 378.911.718
Jumlah Aset Lancar 53.040.300.957 17.035.934.566
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap - Neto 10 20.585.734.034 17.168.137.536
Aset Hak-Guna - Neto 11 390.711.652 595.833.715
Aset Pajak Tangguhan 15c 20.872.413 -
Jumlah Aset Tidak Lancar 20.997.318.099 17.763.971.251
JUMLAH ASET 74.037.619.056 34.799.905.817
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 12 2.935.794.396 2.084.436.271
Utang Bank Jangka Pendek 13 2.600.000.000 2.600.000.000
Beban Akrual 14 98.860.588 -
Utang Pajak 15a 47.644.110 198.465.473
Bagian Lancar dari Pinjaman
Jangka Panjang
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 16 43.750.000 75.000.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 5.726.049.094 4.957.901.744
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang kepada Pemegang Saham 17 - 14.800.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja 18 273.138.000 211.405.000
Pinjaman Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi 16 95.903.635 204.626.916
Liabilitas Pajak Tangguhan 15c - 5.339.823
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 369.041.635 15.221.371.739
JUMLAH LIABILITAS 6.095.090.729 20.179.273.483
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-1-
Page 9
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp 50 dan Rp 5.000.000 per Saham
pada 31 Desember 2023 dan 2022
Modal Ditempatkan dan Disetor
1.006.000.000 saham tahun 2023
dan 800 Saham tahun 2022 19a 50.300.000.000 4.000.000.000
Tambahan Modal Disetor 19c 16.062.500.000 -
Penghasilan Komprehensif Lain 25 42.953.040 48.948.120
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya 19b 350.000.000 300.000.000
Tidak Ditentukan Penggunaannya 19b 1.187.075.287 10.271.684.214
JUMLAH EKUITAS 67.942.528.327 14.620.632.334
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 74.037.619.056 34.799.905.817
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-2-
Page 10
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
LAPORAN LABA RUGI dan PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENJUALAN 20 30.252.091.493 27.618.753.957
BEBAN POKOK PENJUALAN 21 (24.799.564.424) (23.000.090.882)
LABA BRUTO 5.452.527.069 4.618.663.075
Beban Umum dan Administrasi 22 (4.271.997.241) (3.534.642.276)
Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih 23 129.331.888 16.927.986
Beban Bunga dan Keuangan 24 (85.465.320) (81.748.119)
Sub Jumlah (4.228.130.673) (3.599.462.409)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1.224.396.396 1.019.200.666
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Kini 15b (283.526.639) (257.965.342)
Pajak Tangguhan 15c 24.521.316 64.644.793
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 965.391.073 825.880.117
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 18, 25 (7.686.000) 16.232.000
Pajak Penghasilan 25 1.690.920 (3.571.040)
LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 959.395.993 838.541.077
LABA PER SAHAM 26 12,07 10,32
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-3-
Page 11
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Saldo Laba
Tambahan Penghasilan Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan Modal Saham Modal Disetor Komprehensif Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Lain
Saldo per 1 Januari 2022 4.000.000.000 - 36.287.160 250.000.000 9.495.804.097 13.782.091.257
Cadangan Wajib 19b - - - 50.000.000 (50.000.000) -
Laba Tahun Berjalan - - - - 825.880.117 825.880.117
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 25 - - 12.660.960 - - 12.660.960
Saldo per 31 Desember 2022 4.000.000.000 - 48.948.120 300.000.000 10.271.684.214 14.620.632.334
Cadangan Wajib 19b - - - 50.000.000 (50.000.000) -
Laba Periode Berjalan - - - - 965.391.073 965.391.073
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti 25 - - (5.995.080) - - (5.995.080)
Dividen 19a - - - - (10.000.000.000) (10.000.000.000)
Tambahan Modal Disetor 19a 10.000.000.000 - - - 10.000.000.000
Setoran Modal Melalui Konversi Utang
Pemegang Saham 19a 16.300.000.000 - - - - 16.300.000.000
Setoran Modal Melalui Penawaran Umum
Perdana Saham 19a 20.000.000.000 - - - - 20.000.000.000
Penerimaan Agio Saham Sehubungan
dengan Penawaran Umum Perdana Saham 19c - 20.000.000.000 - - - 20.000.000.000
Biaya Emisi Saham 19c - (3.937.500.000) - - - (3.937.500.000)
Saldo per 31 Desember 2023 50.300.000.000 16.062.500.000 42.953.040 350.000.000 1.187.075.287 67.942.528.327
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-4-
Page 12
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 5,20 30.521.448.759 26.666.554.300
7,12,14
Pembayaran Kas Kepada Pemasok 21,22 (23.020.615.473) (21.905.103.972)
Pembayaran Beban Operasional Lainnya 6,9,23 (3.031.693.203) (488.845.947)
Pembayaran Kas Kepada Karyawan 18,21,22 (3.745.996.601) (3.650.630.782)
Pembayaran Pajak Penghasilan 15 (311.338.119) (244.537.542)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 24 (85.465.320) (81.748.119)
Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 326.340.043 295.687.938
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap 10 (5.215.957.180) (95.703.890)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Investasi (5.215.957.180) (95.703.890)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang Bank
Penerimaan 13 - 2.850.000.000
Pembayaran 13 - (250.000.000)
Pembayaran Liabilitas Sewa kepada -
Pihak Berelasi 16 (150.000.000) -
Penambahan Modal Disetor 19 10.000.000.000 -
Pembayaran Emisi Saham 19 (3.937.500.000) -
Penerimaan Setoran Modal Melalui Penawaran
Umum Perdana Saham 19 20.000.000.000 -
Utang Pemegang Saham
Penerimaan 17 1.500.000.000 -
Pembayaran 17 - (2.445.600.001)
Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan 27.412.500.000 154.399.999
Kenaikan Bersih Kas dan Bank 22.522.882.863 354.384.047
SALDO KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.491.095.704 1.136.711.657
SALDO KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 24.013.978.567 1.491.095.704
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-5-
Page 13
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 10 September
2015, berdasarkan Akta No.28 dari Suhartono Hakim Djajadiputra Jasin,S.H Notaris di Kota
Cirebon. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-2455763.AH.01.01. Tahun 2015
tertanggal 11 September 2015. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
perubahan. Perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 51 tanggal 25 Oktober
2022 dari Suhartono Hakim Djajadiputra Jasin, S.H Notaris di Kota Cirebon mengenai
perubahan kegiatan usaha Perusahaan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor AHU-
0077050.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 25 Oktober 2022.
Perusahaan berdomisili di Cirebon, beralamat di Jalan Nasional 1 No.134, Losari Kidul,
Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
adalah di bidang industri pengolahan dan perdagangan besar dan eceran, reparasi, perawatan
mobil dan sepeda motor.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015. Saat ini kegiatan utama
Perusahaan bergerak dalam bidang usaha industri suku cadang dan aksesoris kendaraan
bermotor roda empat atau lebih, dengan Merek “AEGIS”.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek, Perusahaan
mendaftarkan perlindungan hak atas merek (AEGIS) tersebut dengan nomor pendaftaran
IDM000765959 yang diberikan untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan pada 12
Juli 2017 sampai dengan 12 Juli 2027. AEGIS merupakan barang jadi berupa filter oli untuk
mesin, filter solar untuk mesin, dan filter udara untuk mesin yang siap dijual.
Jumlah karyawan tetap Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing masing
adalah 51 dan 52 orang. (Tidak Diaudit)
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Dewan Komisaris
Komisaris : dr. Josephat Suwanta Sinarya Oey Johan Sinatra Sumawi
Komisaris Independen : Hendra
Dewan Direksi
Direktur Utama : Oey Johan Sinatra Sumawi dr. Josephat Suwanta Sinarya
Direktur : Jeihan Sumawi Putra
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk
No. 02/V-ASS/2023 tanggal 12 Mei 2023, Perusahaan mengangkat Komite Audit adalah sebagai
berikut:
Komite Audit
Ketua : Hendra
Anggota : Ai Dini Pujaningsih
Anggota : Iis Ismayanti
Pengendali terakhir Perusahaan adalah dr. Josephat Suwanta Sinarya.
-6-
Page 14
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 31 Agustus 2023 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-225/D.04/2023 untuk
melakukan penawaran umum perdana 400.000.000 saham kepada masyarakat. Pada tanggal
11 September 2023, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada tanggal 11 September 2023, 606.000.000 saham milik Pemegang saham pendiri telah
tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 22 Maret 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2.b. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran
kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang merupakan
mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini disajikan dalam
Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Kecuali dinyatakan dibawah ini, kebijakan akuntansi pada dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan
Perusahaan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 yang telah sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen
terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Perusahaan yang
berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut:
• Amendemen PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan
Kebijakan Akuntansi. Amendemen ini mengubah “informasi kebijakan akuntansi signifikan”
menjadi “informasi kebijakan akuntansi material” dan mengklarifikasi bahwa tidak seluruh
informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material lainnya
adalah material terhadap laporan keuangan.
-7-
Page 15
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
• Amendemen PSAK 16 tentang Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang
Diintensikan. Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung ke dalam nilai perolehan aset. Amendemen ini menambahkan pengaturan atas
pengakuan hasil penjualan dan biaya perolehan atas item yang dihasilkan saat membawa
aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan sesuai dengan intensi manajemen dalam
Laba Rugi serta pengukuran biaya perolehan atas item tersebut dengan menerapkan
persyaratan pengukuran dalam PSAK 14: Persediaan.
• Amendemen PSAK 25 tentang Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi. Amendemen PSAK 25 ini memperkenalkan
definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi teknik estimasi dan teknik penilaian
merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam mengembangkan estimasi
akuntansi, serta perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil informasi baru atau
perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan.
• Amendemen PSAK 46 tentang Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset
dan Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal. Amendemen PSAK 46 ini mewajibkan
agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan awalnya
misalnya dari transaksi sewa, untuk menghilangkan perbedaan praktik di lapangan atas
transaksi tersebut dan transaksi serupa.
Penerapan dari amendemen atas standar diatas tidak menimbulkan perubahan substansial
atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap laporan
keuangan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. Aset
keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika
tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
-8-
Page 16
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi. Kerugian
yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Perusahaan terdiri dari kas dan
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
komprehensif lain.
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari
aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah
satu diantara:
a) Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset,
atau
b) Perusahaan tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko
dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
-9-
Page 17
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian Pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa
yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak
lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara material sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian,
Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
usia instrumen keuangan.
Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk
semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan
terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
2.f. Transaksi Pihak Berelasi
Berdasarkan PSAK 7, ”Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, entitas atau individu yang
dikategorikan sebagai pihak berelasi memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
lain).
- 10 -
Page 18
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan dengan
syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.
2.g. Transaksi dan Penjabaran dalam Mata Uang Asing
Perusahaan menyelenggarakan pembukuannya dalam mata uang Rupiah. Transaksi-transaksi
dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
berlaku pada saat terjadinya transaksi yang bersangkutan. Keuntungan atau kerugian yang
timbul sebagai akibat dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dicatat
pada laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari Bank
Indonesia adalah sebagai berikut:
2023 2022
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.416 15.731
2.h. Persediaan
Berdasarkan PSAK 14 ”Persediaan” dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan
dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.
Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
2.i. Aset Tetap
Berdasarkan PSAK 16, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan agar
aset siap digunakan.
Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
penurunan nilai (jika ada).
- 11 -
Page 19
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di
masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut
dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya
pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan
pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:
Tahun Persentase
Bangunan 20 5%
Mesin 8-16 6,25 %-12,5%
Kendaraan 8 12,5%
Peralatan Kantor 4 25%
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.
Nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun finansial
dan disesuaikan secara prospektif jika diperlukan.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan yang mencakup kapitalisasi
biaya pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap
dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun ”Aset
Tetap” yang bersangkutan pada aset tetap tersebut telah selesai dan siap digunakan. Aset
dalam penyelesaian tidak disusutkan karena belum tersedia untuk digunakan.
2.j. Aset Hak-Guna
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya langsung
awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai
dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan memindahkan
aset pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana aset
hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak – Guna Masa Manfaat
Tanah Pabrik 10 Tahun
Bangunan Ruko 5 Tahun
- 12 -
Page 20
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Liabilitas Sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini
dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.
Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya, jumlah
kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi untuk
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur kembali jika
ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan
sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam
pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai diakui untuk jumlah dimana jumlah tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk
menjual atau nilai pakai.
Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang
dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas terpisah (unit penghasil kas). Aset non-
keuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pemulihan dari
penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.
2.l. Imbalan Kerja
Perusahaan mencatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai dengan Undang-Undang
Cipta Kerja No. 11/2020 (”UU Cipta Kerja”).
Berdasarkan PSAK 24, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
metode Projected Unit Credit.
Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:
a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri
secara sukarela.
- 13 -
Page 21
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas
atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam
penghasilan komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan
komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui
dalam laba rugi pada periode amendemen program.
Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
kurtailmen dan penyelesaian).
• Beban atau pendapatan bunga neto.
• Pengukuran kembali.
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.
2.m. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan.
c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu
jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan
tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja
jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah
memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
- 14 -
Page 22
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.
Penjualan Barang
Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan
dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset
dialihkan ketika pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
2.n. Pajak Penghasilan
Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas
dalam laporan keuangan Perusahaan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam
perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena
pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi
bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau
laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul
dari pengakuan awal goodwill.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan
tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
akhir periode pelaporan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah
yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang
berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui,
diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi
awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
akuntansi kombinasi bisnis.
- 15 -
Page 23
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
2.o. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
biasa yang dibeli kembali.
2.p. Biaya Emisi Saham
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,
selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
untuk menentukan nilai sekarang.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
Perusahaan.
- 16 -
Page 24
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Imbalan Kerja
Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.
Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis masa
mendatang.
Asumsi kunci lainnya untuk kewajiban pensiun sebagai dasar pada kondisi pasar saat ini, informasi
tambahan diungkapkan dalam Catatan 18.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 16 dan 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan
ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.
Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna diungkapkan dalam Catatan 10 dan 11.
4. KAS DAN BANK
2023 2022
Kas 24.486.587 6.264.850
Bank
Rupiah
Bank IBK Indonesia 22.002.000.000 -
Bank Central Asia 1.817.062.099 1.152.079.403
Bank Mandiri 135.427.355 287.617.015
Bank CIMB Niaga 6.304.590 6.714.590
Sub Jumlah 23.960.794.044 1.446.411.008
Dolar Amerika Serikat
Bank CIMB Niaga 28.431.113 38.153.023
Bank Mandiri 266.823 266.823
Sub Jumlah 28.697.936 38.419.846
Jumlah Kas dan Bank 24.013.978.567 1.491.095.704
Seluruh saldo kas dan bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.
- 17 -
Page 25
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA-BERSIH
2023 2022
CV Fiteru Astha Sukses 2.028.836.600 4.234.165.762
PT FSCM Manufacturing Indonesia 1.547.311.630 506.874.350
PT Supraindo Multi Sejahtera 471.406.146 225.682.000
Tuan Eddo Charano 245.051.344 374.630.786
Tuan Abdul Aif 133.693.887 -
Tuan Yos Sudarto 112.867.073 98.833.954
Variasi Berkah Manunggal 59.767.950 27.361.500
Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 50.000.000) 591.521.202 -
Sub Jumlah 5.190.455.832 5.467.548.352
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (72.794.623) (80.529.877)
Jumlah Bersih 5.117.661.209 5.387.018.475
Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
Belum Jatuh tempo: 144.162.513 979.890.782
Jatuh Tempo:
0-30 hari 2.055.440.146 2.260.796.566
31-60 hari 1.439.755.423 1.711.451.682
61-90 hari 970.363.495 462.423.842
>90 hari 580.734.255 52.985.480
Jumlah 5.190.455.832 5.467.548.352
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (72.794.623) (80.529.877)
Jumlah Bersih 5.117.661.209 5.387.018.475
Mutasi Cadangan Penurunan Nilai:
2023 2022
Saldo Awal 80.529.877 54.548.666
Pencadangan (Catatan 23) (7.735.254) 25.981.211
Jumlah 72.794.623 80.529.877
Perusahaan membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara kolektif dan mempertimbangkan informasi makro
ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan.
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode
pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai untuk
menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya plutang usaha.
Apabila ada pembayaran atas piutang yang telah dilakukan penurunan nilai, dilakukan pemulihan dan
dicatat sebagai penghasilan lain-lain.
6. PIUTANG LAIN-LAIN DARI PIHAK KETIGA
2023 2022
Karyawan 100.544.000 74.944.000
Jumlah 100.544.000 74.944.000
- 18 -
Page 26
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan Perusahaan yang dilakukan tanpa bunga dan
berjangka waktu kurang dari 12 bulan.
7. PERSEDIAAN
2023 2022
Bahan Baku 4.336.092.671 4.742.845.864
Barang Jadi 4.028.226.614 3.947.339.369
Barang Dalam Proses 2.007.388.659 1.013.779.436
Jumlah 10.371.707.944 9.703.964.669
Persediaan bahan baku merupakan persediaan berupa Plate, Bubuk pewarna, paper roll dan seal.
Persediaan diasuransikan kepada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia dan PT Asuransi Multi Artha
Guna Tbk terhadap risiko kebakaran, dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar
Rp 9.000.000.000 dan Rp 1.000.000.000 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
2023 2022
Asuransi Dibayar Dimuka 24.722.500 -
Jumlah 24.722.500 -
Asuransi dibayar dimuka diasuransika kepada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia terhadap direktur.
9. UANG MUKA
2023 2022
Uang Muka Pembelian 13.411.686.737 -
Jasa Profesional - 378.911.718
Jumlah 13.411.686.737 378.911.718
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama penyediaan suku cadang kendaraan bermotor dengan
CV Mandiri Tenang Selalu pada tanggal 8 Desember 2023 berdasarkan Purchase Order dengan
jangka waktu selama lima (5) tahun dan uang muka pembelian sebesar Rp 11.000.000.000 serta
pembayaran dilakukan dengan cara mengurangi uang muka pembelian.
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama penyediaan suku cadang kendaraan bermotor dengan
CV Sukses Otomotif Bersama pada tanggal 7 September 2023 berdasarkan Purchase Order, dengan
jangka waktu selama satu (1) tahun dan uang muka pembelian sebesar Rp 1.717.000.000 serta
pembayaran dilakukan dengan cara mengurangi uang muka pembelian.
Perusahaan melakukan pembelian barang jadi kepada Ruian Guangzhong Auto Parts Co,. Ltd dan HK
Shenglian Car Fitting Limited masing-masing sebesar USD 14,841 dan USD 30,221.
Uang muka jasa profesional pada 31 Desember 2022 merupakan uang muka atas pembayaran jasa
konsultan dalam rangka proses penawaran umum perdana saham Perusahaan.
- 19 -
Page 27
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP
2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Nilai Perolehan
Bangunan 3.070.949.739 57.863.380 - 3.128.813.119
Peralatan Kantor 165.335.040 27.650.000 - 192.985.040
Mesin 21.299.335.034 98.244.800 - 21.397.579.834
Kendaraan 2.559.649.800 290.000.000 - 2.849.649.800
Sub Jumlah 27.095.269.613 473.758.180 - 27.569.027.793
Aset dalam penyelesaian - 4.742.199.000 - 4.742.199.000
Jumlah 27.095.269.613 5.215.957.180 - 32.311.226.793
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 815.854.807 156.140.656 - 971.995.463
Peralatan Kantor 90.187.688 25.207.143 - 115.394.831
Mesin 7.368.946.505 1.336.431.658 - 8.705.378.163
Kendaraan 1.652.143.077 280.581.225 - 1.932.724.302
Jumlah 9.927.132.077 1.798.360.682 - 11.725.492.759
Nilai Buku 17.168.137.536 20.499.820.034
2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Nilai Perolehan
Bangunan 3.054.059.739 16.890.000 - 3.070.949.739
Peralatan Kantor 153.421.150 11.913.890 - 165.335.040
Mesin 21.232.435.034 66.900.000 - 21.299.335.034
Kendaraan 2.559.649.800 - - 2.559.649.800
Jumlah 26.999.565.723 95.703.890 - 27.095.269.613
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 662.377.695 153.477.112 - 815.854.807
Peralatan Kantor 68.973.438 21.214.250 - 90.187.688
Mesin 6.034.774.003 1.334.172.502 - 7.368.946.505
Kendaraan 1.332.186.852 319.956.225 - 1.652.143.077
Jumlah 8.098.311.988 1.828.820.089 - 9.927.132.077
Nilai Buku 18.901.253.735 17.168.137.536
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2023 2022
Beban Pokok Penjualan (Catatan 21) 1.336.431.658 1.334.172.502
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 22) 461.929.024 494.647.587
Jumlah 1.798.360.682 1.828.820.089
Berdasarkan evaluasi manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai.
Aset milik Perusahaan berupa bangunan dan perlengkapan kantor, diasuransikan kepada PT Asuransi
Allianz Utama Indonesia dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk terhadap risiko kebakaran, dengan
jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 12.000.000.000 dan Rp 12.000.000.000 pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Aset berupa kendaraan diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kecelakaan dan risiko kerugian
lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 1.510.100.000 pada tanggal 31 Desember 2023.
- 20 -
Page 28
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan mempunyai aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan dengan
rincian sebagai berikut:
2023 2022
Mesin 100.800.000 100.800.000
Kendaraan 477.500.000 322.500.000
Peralatan Kantor 47.943.550 44.608.550
Jumlah 626.243.550 467.908.550
Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai
tersedia untuk dijual.
Aset dalam penyelesaian pada 31 Desember 2023 berupa uang muka pembelian tanah beserta
bangunan pabrik, kantor, gudang yang ada diatasnya dan mesin pabrik masing-masing sebesar
Rp 3.250.000.000 dan Rp 1.492.199.000.
11. ASET HAK-GUNA
2023 2022
Harga perolehan 1.725.610.315 1.725.610.315
Akumulasi Penyusutan (1.334.898.663) (1.129.776.600)
Jumlah 390.711.652 595.833.715
• Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa tanah dengan Nyonya Dra. Sani Sumawi
Suwanta pada tanggal 17 September 2015 atas tanah yang terletak di Jalan Soekarno No. 134,
RT 007 RW 003, Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Sewa tersebut untuk periode 10 tahun sejak 17 September 2015 sampai dengan 16 September
2025 dengan total nilai sewa sebesar Rp 1.400.000.000.
• Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Nyonya Dra. Sani Sumawi
Suwanta pada tanggal 1 Juni 2021 atas ruko yang terletak di Ruko CBS Mall Orange Blossom 7
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo 26 Cirebon, Jawa Barat. Sewa tersebut untuk periode 5 tahun sejak
1 Juni 2021 sampai dengan 31 Mei 2026 dengan total nilai sewa sebesar Rp 375.000.000.
Beban penyusutan aset hak-guna pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
Rp 205.122.063 dialokasikan pada akun Beban Pokok Penjualan (Catatan 21).
12. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
2023 2022
PT Era Baja Mandiri 2.118.261.800 650.069.141
CV Mujur Jaya Abadi 181.693.014 414.132.104
CV Rizki Utama 163.449.000 350.712.000
PT FSCM Manufacturing Indonesia 124.244.964 194.799.561
PT San Central Indah 117.771.000 189.344.910
PT Surabaya Kencana Anugrah 56.721.000 -
PT Paperojasa Alam Cemerlang 42.041.965 103.560.329
PT Tunas Citra Pandawa - 77.850.826
PT Star Chemical Industry - 59.274.000
Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 50.000.000) 131.611.653 44.693.400
Jumlah 2.935.794.396 2.084.436.271
- 21 -
Page 29
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
Belum Jatuh Tempo 19.018.258 -
Jatuh tempo:
0-30 Hari 937.230.242 14.256.000
31-60 Hari 950.548.041 1.320.864.963
61-90 Hari 1.028.997.855 642.071.565
>90 Hari - 107.243.743
Jumlah 2.935.794.396 2.084.436.271
13. UTANG BANK JANGKA PENDEK
2023 2022
Bank Mandiri 2.600.000.000 2.600.000.000
Jumlah 2.600.000.000 2.600.000.000
Tingkat suku bunga 3,15% 3,14%
Bank Mandiri
a) Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit Nomor 6.Ar/CRN/SME.3788/2021 tanggal 30 Desember
2021.
Limit Kredit : Rp 2.850.000.000.
Jenis Kredit : Kredit Agunan Surat Berharga (KASB).
Sifat Kredit : Revolving.
Jangka Waktu Kredit : 12 bulan
Suku Bunga : 0,90 % p.a di atas tingkat suku bunga deposito tertinggi yang
menjadi agunan yang dananya harus disediakan di rekening
giro / tabungan Saudara dari tgl 1 s/d 10 setiap bulan, yg
pembayarannya dilaksanakan setiap tanggal 15 dan besamya
suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan
yang berlaku di Bank Mandiri. Perubahan tersebut mengikat
Saudara maupun penjamin cukup dengan cara
pemberitahuan secara tertulis kepada Saudara.
Provisi : 0,10% p.a dari maksimum kredit.
Agunan Kredit : Bilyet Deposito Berjangka Bank Mandiri No. AF 413084 No.
Rekening 1340204483787 a/n Dr. J. Suwanta Sinarya
nominal Rp 3.000.000.000,- (Tiga Miliar Rupiah) jangka waktu
1 (satu) bulan (ARO). Agunan yang diserahkan telah diikat
secara gadai No.RCO.CRN/0001/GADAI/KSB/2022 tanggal
4 Januari 2022 dan diblokir sampai dengan fasilitas kredit
dinyatakan lunas.
Biaya Administrasi : Rp 250.000 dan materai sesuai kebutuhan.
Biaya Pemeliharaan Rek : Rp 50.0000 dibayar setiap bulan.
Denda : 2.00% di atas suku bunga yang berlaku terhadap tunggakan
pokok bunga dan biaya lainnya.
Ketentuan Lain : Pelunasan dipercepat diperkenankan apabila KASB sudah
berjalan minimal 1 bulan dan atas pelunasan tersebut
dikenakan denda pelunasan dipercepat sebesar 5%dari baki
debit. Suku bunga, biaya dan besamya denda sewaktu-waktu
dapat berubah sesuai ketentuan yang berlaku di Bank
Mandiri. Perubahan tersebut akan disesuaikan oleh Bank
Mandiri dan mengikat Saudara maupun
penanggung/penjamin cukup dengan pemberitahuan secara
tertulis kepada Saudara.
- 22 -
Page 30
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Selama fasilitas kredit belum lunas, debitur tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu maka
Perusahaan tidak diperkenankan melakukan hal sebagai berikut:
1. Menerima pinjaman dari pihak lain manapun juga;
2. Menjadi penjamin terhadap pihak ketiga;
3. Mengadakan penyertaan baru dalam perusahaan-perusahaan lain dan atau turut membiayai
perusahaan-perusahaan lain;
4. Membagikan bonus dan atau dividen;
5. Membayar hutang kepada para pemegang saham/pemilik perusahaan sendiri (sub ordinate
loan);
6. Menjaminkan perusahaannya kepada pihak lain;
7. Mengadakan merger, akuisisi, menjual aset, mengadakan atau memanggil rapat umum
tahunan atau rapat umum luar biasa para pemegang saham dengan cara mengubah
permodalan dan atau mengubah nama pengurus (direksi maupun pemegang saham) serta
mencatat penyerahan/pemindahan saham;
8. Mengadakan transaksi dengan orang atau pihak lain termasuk tetapi tidak terbatas pada
perusahaan affiliasinya di luar praktek-praktek dan kebiasaan dalam dagang yang ada dan
melakukan pembelian lebih mahal dari harga pasar atau menjual di bawah harga pasar;
9. Mengadakan ekspansi usaha dan atau investasi baru.
Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit Nomor 6.Ar/CRN/SME.2808/2022 tanggal 27 Desember 2022.
Pihak Bank Mandiri selama perjanjian kredit berlaku perusahaan dapat diperkenankan melakukan
hal-hal yang tertuang pada Syarat-Syarat Umum Perjanjian Kredit Bab IX pasal 17 sebagai berikut:
1. Mengadakan penyertaan baru dalam perusahaan-perusahaan lain dan atau turut membiayai
perusahaan - perusahaan lain;
2. Membagikan bonus dan atau dividen;
3. Mengadakan merger, akuisisi, menjual aset, mengadakan atau memanggil rapat umum
tahunan atau rapat umum luar biasa para pemegang saham dengan cara mengubah
permodalan dan atau mengubah nama pengurus (direksi maupun pemegang saham) serta
mencatat penyerahan/pemindahan saham;
4. Mengadakan transaksi dengan orang atau pihak lain termasuktetapi tidak terbatas pada
perusahaan affiliasinya di luar praktek-praktek dan kebiasaan dalam dagang yang ada dan
melakukan pembelian lebih mahal dari harga pasar atau menjual di bawah harga pasar;
5. Mengadakan ekspansi usaha dan atau investasi baru.
14. BEBAN AKRUAL
2023 2022
BPJS Ketenagakerjaan 38.501.004 -
Jasa Profesional 35.000.000 -
Utilities 25.359.584 -
Bunga Sewa - 13.061.696
Jumlah 98.860.588 13.061.696
- 23 -
Page 31
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
15. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
2023 2022
Pajak Pertambahan Nilai-Bersih 12.836.992 121.057.993
Pajak Penghasilan:
Pasal 21 - 2.995.446
Pasal 23 561.224 -
Pasal 25 22.071.338 12.938.187
Pajak Kini -
Pasal 29 Tahun 2023 12.174.556 -
Pasal 29 Tahun 2022 - 39.986.036
Pasal 29 Tahun 2021 - 21.487.811
Jumlah 47.644.110 198.465.473
b. Pajak Penghasilan Badan
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi: 1.224.396.396 1.019.200.666
Koreksi Fiskal:
Beda Temporer:
Beban Imbalan Pascakerja 54.047.000 49.675.000
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang (7.735.254) 25.981.211
Beban Sewa 148.782 3.183.759
Beda Tetap:
Pendapatan Jasa Giro (3.692.569) (2.602.927)
Sumbangan - 100.174.214
Jamuan 27.905.705 18.386.184
Denda Pajak 594.216 55.171.388
Lain-lain 104.145.369 14.991.374
Jumlah Koreksi Fiskal-Bersih 175.413.249 264.960.202
Laba Kena Pajak 1.399.809.645 1.284.160.868
Pembulatan 1.399.809.000 1.284.160.000
Fasilitas 222.103.097 223.180.525
Non-Fasilitas 1.177.705.903 1.060.979.475
PPh Terutang
Fasilitas 24.431.340 24.549.858
Non-Fasilitas 259.095.299 233.415.485
Taksiran Beban Pajak Kini 283.526.639 257.965.342
Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka:
Pasal 22 (33.895.480) (71.771.000)
Pasal 25 (237.456.603) (146.208.306)
Jumlah (271.352.083) (217.979.306)
Taksiran Utang Pajak Kini 12.174.556 39.986.036
Penyusunan SPT tahun Desember 2023 dan 2022 berdasarkan penghasilan kena pajak menurut
laporan auditan.
- 24 -
Page 32
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
c. Liabilitas Pajak Tangguhan
Dikreditkan
1 Januari (dibebankan) 31 Desember
2023 ke laba rugi 2023
Liabilitas Imbalan Pascakerja 46.509.100 13.581.260 60.090.360
Cadangan Kerugian Piutang
Usaha 17.716.573 (1.701.756) 16.014.817
Aset Hak Guna (69.565.496) 14.332.732 (55.232.764)
Jumlah Aset Pajak Tangguhan (5.339.823) 26.212.236 20.872.413
Dikreditkan
1 Januari (dibebankan) 31 Desember
2022 ke laba rugi 2022
Liabilitas Imbalan Pascakerja 39.151.640 7.357.460 46.509.100
Cadangan Kerugian Piutang
Usaha 12.000.707 5.715.866 17.716.573
Aset Hak Guna (117.565.923) 48.000.427 (69.565.496)
Jumlah Aset Pajak Tangguhan (66.413.576) 61.073.753 (5.339.823)
d. Surat Tagihan Pajak
Pada tahun 2023, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (STP) dengan rincian sebagai
berikut:
No. Surat Pajak Nomor Keterangan Periode Jumlah
1. STP 00156/106/19/457/23 PPh Pasal 25 Januari 2019 178.389
2. STP 00154/106/19/457/23 PPh Pasal 25 Februari 2019 162.711
3. STP 00153/106/19/457/23 PPh Pasal 25 Maret 2019 147.033
4. STP 00155/106/19/457/23 PPh Pasal 25 April 2019 141.759
5. STP 00152/106/19/457/23 PPh Pasal 25 Mei 2019 120.879
Jumlah 750.771
16. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI
2023 2022
Pembayaran yang jatuh tempo pada tahun:
2021 – 2024 225.000.000 75.000.000
2025 – 2026 150.000.000 225.000.000
Jumlah Pembayaran Minimum Sewa 375.000.000 375.000.000
Dikurangi:
Pokok (185.956.680) (59.045.095)
Bunga (49.389.685) (36.327.989)
Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa 139.653.635 279.626.916
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun: (43.750.000) (75.000.000)
Bagian Jangka Panjang 95.903.635 204.626.916
- 25 -
Page 33
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa lahan dan gudang:
2023 2022
Bunga Sewa Ruko (Catatan 23) 10.026.719 13.061.696
Jumlah 10.026.719 13.061.696
Liabilitas sewa merupakan liabilitas kepada dra. Sani Sumawi Suwanta. Sehubungan perolehan aset
hak-guna terkait sewa lahan yang berlokasi di Ruko CBS Mall Orange Blossom 7 Jl. Dr. Cipto
Mangunkusumo 26 Cirebon, Jawa Barat, Indonesia dengan jangka waktu selama 5 (lima) tahun dari
tanggal 01 Juni 2021 sampai dengan 31 Mei 2026 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun
dan tingkat suku bunga inkremental sebesar 4,90%, dengan harga sewa sebesar Rp 75.000.000
pertahun.
17. UTANG PEMEGANG SAHAM
2023 2022
dr. Josephat Suwanta Sinarya - 14.800.000.000
Jumlah - 14.800.000.000
Berdasarkan Surat Perjanjian Utang Piutang tanggal 1 Oktober 2015. Perusahaan memperoleh fasiltas
pinjaman dana sebesar-besarnya Rp 30.000.000.000 dari dr. Josephat Suwanta Sinarya yang
digunakan untuk pengembangan usaha Perusahaan, yang akan dibayarkan pada satu kali setiap akhir
tahun pembukuan perusahaan atas sisa jumlah outstanding pada periode tersebut. Perusahaan
membayar penuh nilai pokok utangnya atau dengan konversi menjadi saham tanpa batas waktu yang
ditentukan dan tidak dikenakan bunga.
Berdasarkan Akta No. 31 tanggal 14 Maret 2023 dari Suhartono Hakim Djajadiputra Jasin,S.H Notaris
di Kota Cirebon yangi telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. AH.01.02. tahun 2023, tanggal 15 Maret 2023, diputuskan bahwa
utang pemegang saham telah dikonversi menjadi modal saham (Catatan 19).
18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mencatat liabilitas
imbalan kerja yang tidak didanakan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 tahun
2020 tentang Cipta Kerja tanggal 2 November 2020 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
No. 35 tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat dan Pemutusan
Hubungan Kerja tanggal 2 Februari 2021. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja
tersebut adalah 51 dan 52 karyawan untuk tahun 2023 dan 2022.
Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.
Risiko Tingkat Bunga
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Harapan Hidup
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
akan meningkatkan liabilitas program.
- 26 -
Page 34
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Risiko Gaji
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.
Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Biaya Jasa
Biaya jasa kini 38.478.000 36.305.000
Biaya bunga 15.569.000 13.370.000
Komponen dari biaya imbalan pasti
yang diakui dalam laba rugi 54.047.000 49.675.000
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti-neto:
Kerugian (keuntungan) aktuarial yang
timbul dari perubahan asumsi keuangan 10.014.000 (4.800.000)
Kerugian (keuntungan) aktuarial yang timbul
dari penyesuaian atas pengalaman (2.328.000) (11.432.000)
Komponen beban (keuntungan) imbalan pasti yang diakui
dalam penghasilan komprehensif lain 7.686.000 (16.232.000)
Jumlah 61.733.000 33.443.000
Beban imbalan pascakerja dialokasikan sebagai beban umum dan administrasi sebesar
Rp 54.047.000 dan Rp 49.675.000 untuk tahun 2023 dan 2022 (Catatan 22).
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tahun berjalan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Liabilitas imbalan pasti-awal 211.405.000 177.962.000
Biaya jasa kini 38.478.000 36.305.000
Biaya bunga 15.569.000 13.370.000
Pengukuran kembali
Keuntungan (kerugian):
Keuntungan (kerugian) aktuarial yang
timbul dari asumsi keuangan 10.014.000 (4.800.000)
Keuntungan (kerugian) aktuarial yang
timbul dari penyesuaian atas pengalaman (2.328.000) (11.432.000)
Liabilitas imbalan pasti-akhir 273.138.000 211.405.000
Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Steven
& Mourits untuk tahun 2023 dan 2022. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian
aktuarial adalah sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat diskonto per tahun 6,95% 7,45%
Tingkat kenaikan gaji per tahun 5,00% 5,00%
Tingkat pensiun normal 65 Tahun 65 tahun
Tabel mortalitas TMI IV 2019 TMI IV 2019
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.
- 27 -
Page 35
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
sensitivitas dari tahun sebelumnya.
Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas
imbalan kerja dan biaya jasa kini:
2023 2022
Kenaikan 1%
NKKIP dengan tingkat bunga 250.666.000 162.515.000
Penurunan 1%
NKKIP dengan tingkat bunga 299.074.000 195.706.000
Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
imbalan kerja dan biaya jasa kini:
2023 2022
Kenaikan 1%
NKKIP dengan tingkat kenaikan upah 300.804.000 196.852.000
Penurunan 1%
NKKIP dengan tingkat kenaikan upah 248.851.000 161.319.000
19. MODAL SAHAM
a) Modal Saham
2023
Jumlah Persentase Jumlah Modal
Nama Pemegang Saham Saham Pemilikan (%) Disetor
dr. Josephat Suwanta Sinarya 555.649.980 55,23% 27.782.499.000
Oey Johan Sinatra Sumawi 25.350.010 2,52% 1.267.500.500
Jeihan Sumawi Putra 25.000.010 2,49% 1.250.000.500
Masyarakat (Masing-masing dibawah 5%) 400.000.000 39,76% 20.000.000.000
Jumlah 1.006.000.000 100% 50.300.000.000
Berdasarkan Akta No. 179 tanggal 28 April 2023 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn,
Notaris di Kota Jakarta Selatan yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0024241.AH.01.02 tahun 2023, tanggal
2 Mei 2023, diputuskan beberapa hal sebagai berikut:
a. Menyetujui untuk merubah nilai nominal saham dari semula sebesar Rp 100 menjadi sebesar
Rp 50.
b. Menyetujui perubahan permodalan, terdiri dari peningkatan modal ditempatkan dan disetor
Perusahaan melalui pengeluaran saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perusahaan
yaitu sebesar Rp 400.000.000 yang terdiri dari 100.000.000 dengan nilai nominal saham
Rp 50,- yang akan ditawarkan kepada masyarakat melalui penawaran umum.
c. Modal dasar perseroaan sebesar Rp 100.000.000.000 terbagi atas Rp 2.000.000.000 lembar
saham masing-masing saham bernilai nominal Rp 50 dan Modal ditempatkan dan disetor
sejumlah 606.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 30.300.000.000.
2022
Jumlah Persentase Jumlah Modal
Nama Pemegang Saham Saham Pemilikan (%) Disetor
dr. Josephat Suwanta Sinarya 799 99,9% 3.995.000.000
Oey Johan Sinatra Sumawi 1 0,1% 5.000.000
Jumlah 800 100% 4.000.000.000
- 28 -
Page 36
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
b) Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya
Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perseroan telah membentuk cadangan umum
sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp 350.000.000.
Tidak Ditentukan Penggunaannya.
Merupakan Saldo Laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.
2023 2022
Saldo Laba 1.187.075.287 10.271.684.214
c) Tambahan Modal Disetor
2023 2022
Agio Saham -
Penawaran Perdana Saham Sebesar 400.000.000
Saham dengan nilai nominal Rp 50 yang
Ditawarkan Rp 100 20.000.000.000 --
Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham (3.937.500.000) -
Jumlah Bersih 16.062.500.000 -
20. PENJUALAN
2023 2022
Penjualan
Lokal 28.883.196.831 27.618.753.957
Ekspor 1.368.894.662 -
Jumlah 30.252.091.493 27.618.753.957
Berdasarkan Pelanggan:
Penjualan Lokal
CV Fiteru Astha Sukses 8.814.928.750 17.019.272.686
PT FSCM Manufacturing Indonesia 4.984.039.191 2.035.882.900
CV Cahaya Laut Abadi 3.093.841.164 -
PT Samudra Baut Teknik 2.946.515.400 -
Tuan Eddo Charano 490.339.000 1.159.716.720
PT Supraindo Multi Sejahtera 327.003.736 -
Tuan Abdul Aif 183.223.293 -
Tuan Prapto - 406.675.300
Tuan Dedi - 267.770.500
Tuan Yos Sudarto - 201.270.577
Tuan Suprapto - 163.430.041
Tuan Handoko - 114.609.768
Lain-lain Dibawah Rp 100.000.000 8.043.306.297 6.250.125.465
Sub Jumlah 28.883.196.831 27.618.753.957
Penjualan Ekspor
Tanjung Motor Diversos 911.495.088 -
Mitramor Lubricant Unipesal, Lda 457.399.574 -
Sub Jumlah 1.368.894.662 -
Jumlah 30.252.091.493 27.618.753.957
- 29 -
Page 37
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun-tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
2023 2022
CV Fiteru Astha Sukses 8.814.928.750 17.019.272.686
PT FSCM Manufacturing Indonesia 4.984.039.191 -
CV Cahaya Laut Abadi 3.093.841.164 -
PT Samudra Baut Teknik 2.946.515.400 -
Jumlah 19.839.324.505 17.019.272.686
Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun-tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
2023 2022
CV Fiteru Astha Sukses 29% 62%
PT FSCM Manufacturing Indonesia 16% 0%
CV Cahaya Laut Abadi 10% 0%
PT Samudra Baut Teknik 10% 0%
Jumlah 65% 62%
21. BEBAN POKOK PENJUALAN
2023 2022
Persediaan Awal Bahan Baku 4.742.845.864 4.856.211.340
Pembelian Bahan Baku 21.626.156.034 18.928.824.413
Bahan Baku Siap Digunakan dalam Proses Produksi 26.369.001.898 23.785.035.753
Persediaan Akhir Bahan Baku (4.336.092.671) (4.742.845.864)
Bahan Digunakan dalam Proses Produksi 22.032.909.227 19.042.189.889
Upah Langsung 1.512.779.164 2.200.428.381
Biaya Pabrikasi
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10) 1.336.431.658 1.334.172.502
Perbaikan dan Pemeliharaan 378.903.442 334.364.173
Listrik Pabrik 310.410.168 349.713.349
Pengiriman Barang 97.505.170 264.144.110
Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 11) 205.122.063 205.122.063
Beban Pokok Produksi 25.874.060.892 23.730.134.467
Persediaan Awal Barang Dalam Proses 1.013.779.436 1.214.222.625
Persediaan Akhir Barang Dalam Proses (2.007.388.659) (1.013.779.436)
Persediaan Awal Barang Jadi 3.947.339.369 3.016.852.595
Persediaan Akhir Barang Jadi (4.028.226.614) (3.947.339.369)
Jumlah 24.799.564.424 23.000.090.882
Tidak ada transaksi pembelian dari satu pemasok yang pembelian kumulatifnya melebihi 10% dari
pendapatan Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022.
- 30 -
Page 38
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
22. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2023 2022
Gaji dan Tunjangan 2.294.950.437 1.483.645.401
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10) 461.929.024 494.647.587
Kantor 278.875.363 438.790.635
BPJS 222.674.455 156.116.209
Asuransi 217.265.752 120.254.133
Ijin dan Pengurusan 108.101.479 84.000.000
Transportasi 97.571.452 290.020.865
Jasa Profesional 70.000.000 -
Imbalan Pascakerja 54.047.000 49.675.000
Perbaikan dan Pemeliharaan 53.262.551 83.450.479
Sumbangan dan Jamuan 27.905.705 118.560.398
Utilitas 21.990.593 37.674.769
Alat Tulis Kantor 21.226.500 90.222.014
Beban Pajak 2.071.996 54.851.424
Keamanan dan Kebersihan 773.000 10.638.900
Lain-lain 339.351.934 22.094.462
Total 4.271.997.241 3.534.642.276
23. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN - BERSIH
2023 2022
Pendapatan Lain-lain-Bersih 146.943.135 46.105.886
Pendapatan Jasa Giro 3.098.353 2.282.963
Laba (Rugi) Selisih Kurs (10.682.881) 7.582.043
Bunga Terkait Liabilitas Sewa (Catatan 16) (10.026.719) (13.061.696)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Piutang (Catatan 5) - (25.981.210)
Jumlah 129.331.888 16.927.986
24. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
2023 2022
Bunga dan Keuangan 73.664.862 66.588.125
Administrasi Bank 11.800.458 15.159.994
Jumlah 85.465.320 81.748.119
25. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
2023 2022
Saldo Awal 48.948.120 36.287.160
Pengukuran Kembali atas
Kewajiban Imbalan Pasti (Catatan 18) (7.686.000) 16.232.000
Pajak Terkait Kewajiban Imbalan Pasti 1.690.920 (3.571.040)
Saldo Akhir 42.953.040 48.948.120
- 31 -
Page 39
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
26. LABA PER SAHAM
2023 2022
Laba untuk Perhitungan Laba Per Saham 965.391.073 825.880.117
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah Saham untuk per saham perhitungan laba 80.000.000 80.000.000
Laba Per Saham Dasar 12,07 10,32
27. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Saldo Awal Arus Kas (untuk) dari Saldo Akhir
1 Januari Aktivitas Pendanaan 31 Desember
2023 Penerimaan Pembayaran 2023
Utang Bank 2.600.000.000 250.000.000 (250.000.000) 2.600.000.000
Jumlah 2.600.000.000 250.000.000 (250.000.000) 2.600.000.000
Saldo Awal Arus Kas (untuk) dari Saldo Akhir
1 Januari Aktivitas Pendanaan 31 Desember
2022 Penerimaan Pembayaran 2023
Utang Bank - 2.850.000.000 (250.000.000) 2.600.000.000
Jumlah - 2.850.000.000 (250.000.000) 2.600.000.000
28. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS
2023 2022
Penambahan Modal Disetor Melalui Dividen Saham 10.000.000.000 -
Penambahan Modal Disetor Melalui Konversi Utang
Pemegang Saham 16.300.000.000 -
Jumlah 26.300.000.000 -
29. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan
pada tingkat harga dan persyaratan tertentu.
Sifat dari transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak Berelasi Sifat Pihak Berelasi Sifat Transaksi
dr. Josephat Suwanta Personel Kunci dan Pemegang Utang kepada Pemegang Saham
Sinarya Saham
Dra. Sani Sumawi Suwanta Anggota Keluarga Dekat Pemegang Liabilitas Sewa
Saham
- 32 -
Page 40
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Rincian akun yang terkait dengan transaksi Pihak Berelasi:
2023 2022
Utang kepada Pemegang Saham - 14.800.000.000
Liabilitas Sewa 95.903.635 204.626.916
Jumlah 95.903.635 15.004.626.916
Perusahaan menyediakan remunerasi kepada Dewan Komisaris dan Dewan Direksi untuk periode
31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
2023 2022
Dewan Direksi 540.280.000 193.570.000
Dewan Komisaris 111.000.000 -
Jumlah 651.280.000 193.570.000
30. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
Biaya Perolehan
Diamortisasi
31 Desember 2023
Aset Keuangan Lancar
Kas dan Bank 24.013.978.567
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga-Bersih 5.117.661.209
Jumlah Aset Keuangan 29.131.639.776
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 2.935.794.396
Jumlah Liabilitas Keuangan 2.935.794.396
Biaya Perolehan
Diamortisasi
31 Desember 2022
Aset Keuangan Lancar
Kas dan Bank 1.491.095.704
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 5.387.018.475
Jumlah Aset Keuangan 6.878.114.179
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 2.084.436.271
Jumlah Liabilitas Keuangan 2.084.436.271
31. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
melanjutkan kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan bank
(Catatan 4) dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan (Catatan 19).
- 33 -
Page 41
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta
untuk mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Perusahaan beroperasi
dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
i. Manajemen Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal
memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
Risiko kredit yang dihadapi Perusahaan berasal dari tagihan kepada para pelanggan. Risiko ini
dikelola dari umur tagihan secara rutin dan menjalankan secara konsisten prosedur serta
pengendalian yang telah ditetapkan oleh Perusahaan terkait dengan manajemen piutang.
Perusahaan tidak memiliki agunan sebagai jaminan atas piutang.
Piutang usaha berasal dari para debitur yang memiliki catatan pembayaran kredit yang baik.
Kas dan setara kas serta uang jaminan ditempatkan pada bank terpercaya atau perusahaan
yang memiliki peringkat kredit yang baik dan tidak memiliki riwayat gagal bayar.
Perusahaan memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang
berkelanjutan dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit.
Karena itu, Perusahaan memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan
pelanggan yang memiliki sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan
pengawasan secara terus menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan
untuk kerugian mencerminkan eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit.
ii. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan.
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas
bank dengan terus-menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil
jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas
yang didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Perusahaan
dapat diminta untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana
Perusahaan mungkin akan diminta untuk membayar.
2023
Tingkat Bunga
Efektif Rata- Kurang dari Lebih dari-
rata Tertimbang Satu Tahun 1 - 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Tanpa Bunga
Utang Usaha
kepada
Pihak Ketiga 2.935.794.396 - - 2.935.794.396
Beban Akrual 98.860.588 - - 98.860.588
Dengan Bunga
Utang Bank 3,15% 2.600.000.000 - - 2.600.000.000
Jumlah 5.634.654.984 - - 5.634.654.984
- 34 -
Page 42
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
2022
Tingkat Bunga
Efektif Rata- Kurang dari Lebih dari-
rata Tertimbang Satu Tahun 1 - 2 Tahun 2 Tahun Jumlah
Tanpa Bunga
Utang Usaha
kepada
Pihak Ketiga 2.084.436.271 - - 2.084.436.271
Dengan Bunga
Utang Bank 3,14% 2.600.000.000 - - 2.600.000.000
Jumlah 4.684.436.271 - - 4.684.436.271
iii. Manajemen Risiko Mata Uang Asing
Risiko mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.
Eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi nilai tukar terutama terkait dengan aset dan liabilitas
dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Setara dengan Setara dengan
Rupiah Dolar Rupiah Dolar
Aset
Bank 28.697.936 1,844 38.419.846 2,442
Uang Muka 694.686.737 45,063 - -
Jumlah 723.384.673 46.907 38.419.846 2,442
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh
tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.
32. IKATAN
• Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Limbah
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama-Pengangkutan Limbah pada tanggal 1 September 2023
antara PT Prasadha Pamunah Limbah Industri dengan PT Anugerah Spareparts Sejahtera, para
pihak sepakat untuk melakukan kerjasama untuk pengangkutan limbah B3 dengan jangka waktu
satu (1) tahun dimulai sejak tanggal penandatangan perjanjian sampai dengan 31 Agustus 2024
sebesar Rp 4.000.000 setiap pengangkutan limbah.
• Perjanjian Kerjasama Penyedia Komponen Filter Otomotif
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama-Penyedia Komponen Filter Otomotif pada tanggal
18 Juli 2023 antara PT FSCM Manufacturing Indonesia dengan PT Anugerah Spareparts
Sejahtera, para pihak sepakat untuk melakukan kerjasama penyedia komponen filter otomotif
berdasarkan Purchase Order dengan jangka waktu satu (1) tahun dimulai sejak tanggal
penandatanganan perjanjian.
- 35 -
Page 43
PT ANUGERAH SPAREPARTS SEJAHTERA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
• Perjanjian Kerjasama Penjualan Filter Kendaraan Bermotor
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama-Penjualan Filter Kendaraan Bermotor pada tanggal
9 Januari 2023 antara PT Supraindo Multi Sejahtera dengan PT Anugerah Spareparts Sejahtera,
para pihak sepakat untuk melakukan kerjasama penjualan filter kendaraan bermotor yang
dilakukan secara reguler berdasarkan Purchase Order dengan jangka waktu satu (1) tahun.
• Perjanjian Kerjasama Penjualan Filter Kendaraan Bermotor
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama-Penjualan Filter Kendaraan Bermotor pada tanggal
10 Oktober 2022 antara CV Fiteru Astha Sukses dengan PT Anugerah Spareparts Sejahtera, para
pihak sepakat untuk melakukan kerjasama penjualan filter kendaraan bermotor yang dilakukan
secara reguler berdasarkan Purchase Order dengan jangka waktu satu (1) tahun.
• Perjanjian Sewa-Menyewa Tanah dan Ruko
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa pada tanggal 1 Juni 2021 antara Nyonya Dra. Sani
Sumawi Suwanta dengan PT Anugerah Spareparts Sejahtera, para pihak sepakat untuk melakukan
sewa tanah dan Ruko yang berlokasi di Ruko CSB Mall Orange Blossom 7 Jl. Dr. Cipto
Mangunkusumo 26 Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, dengan jangka waktu selama lima (5) tahun
dan harga sewa sebesar Rp 75.000.000 per tahun.
• Perjanjian Sewa-Menyewa Tanah dan Pabrik
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa pada tanggal 17 September 2015 antara Nyonya
Dra. Sani Sumawi Suwanta dengan PT Anugerah Spareparts Sejahtera, para pihak sepakat untuk
melakukan sewa tanah dan pabrik yang berlokasi di Jalan Soekarno No. 134, RT.007 RW.003,
Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, dengan jangka
waktu selama sepuluh (10) tahun dan harga sewa sebesar Rp 1.400.000.000.
- 36 -
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.