Skip to content
Back to announcement

CHECKLIST LapKeu_ICBP Dec 2023_Printed.pdf

Financial statement Text extracted ICBP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1 OCR 0.926
Page 1 of 58

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus. menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan
ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek
harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIII.G.7).

2, Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke
nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka
tanda V) diisi pada kolom 'Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom
keterangan,

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan
(untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
Bidang Usaha Manufaktur
Jenis penawaran Umum Saham
Tahun 2023 Tahun 2022
(Audited) (Audited)
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono, Purwantono,

Sungkoro & Surja | Sungkoro & Surja

Nama Partner Sinarta Sinarta
Opini Akuntan Wajar tanpa Wajar tanpa

Pengecualian Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang “Tanggung Jawab v
Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Page 2 OCR 0.889
Page 2 of 58

Data Keuangan Penting

Tahun 2023 Tahun 2022
Periode laporan keuangan (audited) (audited)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 67.909.901 64.797.516
Laba bruto 25.126.260 21.792.286
Laba usaha/operasional 14.387.607 13.377.646
EBITDA 16.081.899 15.081.022
Laba Bersih periode berjalan 6.990.572 4.587.367
Laba (rugi) komprehensif 7.857.138 6.065.286
Laba Per saham (dasar) 599 393
Laba Per saham (dilusian) N/A NJA
Tahun 2023 Tahun 2022
(audited) (audited)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 119.267.076 115.305.536
Jumlah Aset Lancar 36.773.465 31.070.365
Jumlah Aset Tidak Lancar 82.493.611 84.235.171
Jumlah Liabilitas 57.163.043 57.832.529
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 10.464.225 10.033.935
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 46.698,818 47,798.594
Jumlah Ekuitas 62.104.033 57.473.007
Modal Disetor 583.095 583.095
Saldo Laba 34.111.051 29.342.631
Rasio Keuangan#
Rasio Lancar (96) 3,51Y0 3,10Y0
ROA 7,2Y9 4,9 Yo
RoE 14,2Yo 10,20
Ebitda thd pendapatan (96) 23,7Y9 23,3Yo

"dapat disesualkan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali

pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan

pada Emiten atau Perusahaan

Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik
Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami

laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek

tidak mengacu pada checklist ini,

namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.7 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

PRE IAJ rena

Aa aa

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir perlode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

alalulnje

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan
saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Page 3 OCR 0.919
Page 30of58

Non

Keterangan

AN/AH CS Keterangan s5

Ketentuan Umum

33)

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas taporan keuangan dengan urutan
sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan yang diterapkan:

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian
masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian
manapun dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan dj bagian manapun dalam laporan
keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan
keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilal atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
“sebagian”,

Perusatiaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos
mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai
aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara Jain:

Pendirian perusahaan

Riwayat ringkas perusahaan,

Catatan 1

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari
Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan 1

4)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan
pada periode pelaporan:

Catatan 1

5)

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

Catatan 1

6)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal
perusahaan metakukan ekspansi atau perampingan usaha secara Signifikan
pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi
komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya,
dan

Catatan 1

7)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha
(ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib
disebutkan alasannya.

Catatan 1

8)

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimitiki.

9)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut,

10

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

11)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa Citka ada), serta izin

Page 4 OCR 0.892
Page 40f 58

Keterangai adas Tidak (EA SEE Keterangan 2S

BAN. : 2
untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

12)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nama lokasi,

. Nama pemilik Izin tokasi:

. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin
lokasi: dan

» Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak
dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

. Nama lokasi,

. Nama pemilik ijin lokasi:

. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin
lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan

eksploltasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan
posisi keuangan.

13)| Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa
manfaat HPH: dan

S) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran v Catatan £
Efek yang diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v Catatan 1
(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode
pelaporan terakhir.
C Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Perusahaan tidak
Yang harus diungkapkan antara lain: memiliki EBK
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung v Catatan 1
maupun tidak langsung:
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1
3) | Jenis usaha, v Catatan 1
4) | Tahun beroperasi secara kamersial: v Catatan 1
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1
6) | Total Aset: dan v Catatan 1
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk v Catatan 1
tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak,
lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih v

dari 5096 (llma puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas

Page 5 OCR 0.909
Page 50f58

eterarigan. 2

Cadas ATidake/EN/AE IEEE Keterangan

investee tidak diikuti dengan pengendalian:

c)

akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan
konsolidasian dan tanggat atau periode berbeda dari tanggal laporan
keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeda:

v

d

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak
untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

e,

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian
kepernilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang Gapat diatribusikan pada pemilik
entitas Induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk.
harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak
terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,
(3) jumtah harga yang diterima:
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris,
dan komite audit,

v Catatan 1

Cakupan manajemen kunci: dan

v Catatan 1

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata
jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi
untuk Perusahaan dan entitas anak

v Catatan 1

Penerbitan Laporan Keuangan

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

v Catatan 1

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

v Catatan 1

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-ha! sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun
Gan disajikan sesual dengan SAK.

v Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan blaya historis
(historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilal realisasi neto (net
realizable value), Nilai Wajar (falr value) atau jumlah yang dapat dipullhkan
berdasarkan SAK yang berlaku.

v Catatan 2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akruaf, kecuali untuk laporan
arus kas.

v Catatan 2

Page 6 OCR 0.908
Page 6 of 58

Ket PER E Keterangan FAdasjetidakSAN/ARIE
3) | Mata uang fungslonal dan mata vang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v Catatan 2

b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang
fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan v

g

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v

4) | Atasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v

Cc. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh
Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi vV Catatan 3
signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan
yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat v Catatan 3
mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain
pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), v Catatan 3
Catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah
tercatat pada akhir perlode pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan
akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos v Catatan 2
entitas Induk dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan v Catatan 2
keuangan entitas Induk:

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa v Catatan 2
kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas v Catatan 2
entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian v Catatan 2
kepentingan nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang v Catatan 2
@ikonsolidasi telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang v Catatan 2
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwili: v Catatan 2

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan v Catatan 2

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada
Gi Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon: Catatan 2

(2) akuisisi secara bertahap: dan Catatan 2

Page 7 OCR 0.891
Page 7 of 58

Ne 2g Keterangan ge ter ee PAsa ee EA E
(3) Imbalan kontinfensi. v
3) | Kas dan setara kas, v Catatan 2
Yang harus dijelaskan antara tain kebijakan dalam menentukan komponen kas
dan setara kas.
H | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk v Catatan 2
perlakuan atas biaya transaksi,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap v Catatan 2
kategori,
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: Catatan 2
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen Catatan 2
keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan v Catatan 2
nilai dari aset keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: v Catatan 2
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nitai, v
selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2),
angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan
penjelasan mengenai:
(a) ketentuan pemenuhan kriterla akuntansi Indung nilai,
(b) klasifikasi Indung nlial untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
Instrumen keuangan derivatif, dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung
nilal,
b) Investasi pada Sukuk v
Yang harus dijelaskan antara tain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajlan pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan V
Yang harus difelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan v
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum.

Page 8 OCR 0.898
Page 8 of 58

EmidaksIEN/AS NE Keterangan set)

Nose en Te eterangari
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara iain dasar penyajian Giro pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

6) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasl
Rekapitalisasi Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan v
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN Ciika ada):
dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijetaskan antara lain:
(1) Dasar penilalan dan penyajlan:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilal realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi
penjualan agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v
Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilatan aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

10) | Anjak Piutang v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak plutang,

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersih piutang dialihkan: dan

9) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak Plutang(ditagihkan
kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj Catatan 2
Catatan 2

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa
Operasi: dan

Page 9 OCR 0.915
Page 9 of 58

entar Keteranga

ENJASI

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau
lessor.

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 2

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman
belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasitkan ke
tanaman telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(S5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika
ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (betum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residu: dan

| pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur

ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.

SKK KK KK Ker

Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2

Catatan 2

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat

Catatan 2

Page 10 OCR 0.898
Page 10 of 58

“Keterangan

BNos 2 Ada Sridaks|EN/AF S2 5 Keterane

investasi pada asoslasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Catatan 2

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat
bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara tain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 2

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

&

Catatan 2
c,

umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat v " Catatan 2
terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur
manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud: v Catatan 2

e) metode amortisasi yang digunakan,

&

Catatan 2
f) penghenttan pengakuan Aset Takberwujud: dan v Catatan 2

9) riset dan pengembangan (jika ada). v

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual.

19) | Properti Investasi : v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

S) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat
bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impalrment) dan penilaian
kembali aset (revaluasi),

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan v Catatan 2
terjadinya penurunan nilai: dan

D) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan v Catatan 2
pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan v

Page 11 OCR 0.906
Page 11 of 58

#Adas| Tidak JSW/AN ESSS Keterangan #25

PENo terarigan:

Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian llabliltas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank laln.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto,

23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kondisi provisi yang harus diakui: dan v Catatan 2
b) dasar penentuan nilai provisi. vV Catatan 2
24) | Utang Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan, dan

(4) Saldo akhir untuk masing-maslng lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih
berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi
biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

9) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
Jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang
dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Rekiamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/

Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara !ain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 12 OCR 0.919
Page 12 of 58

EeNO22

AK eteranaar

SENAR

Pee Keterangan sii

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran
yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan
pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkalt.

Catatan 2

b

Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode
persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk
menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.

Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(aj) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim
dalam proses penyelesalan, klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi,

Cc

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real
Estat

Yang harus dijelaskan antara taln:

(L) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih
rendah dari nilai tercatat proyek,

(4) Metode alokasi blaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real
Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada
estimasi kini, dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan
Ilabilitas moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo
dalam mata uang asing.

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antars lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 2

Catatan 2

31)

Hibah Pemerintah

Page 13 OCR 0.905
Page 13 of 58

CAN Sada "(Sidak a|ON/AS SSS Keterarigai

(Ana Keterangan: 2 :
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode
penyajian dalam laporan keuangan.

32) | Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak
tangguhan,

b) ketentuan mengenai saling hapus:

Catatan 2

Catatan 2
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan Catatan 2

Catatan 2

Ba 3

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

33) | Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, Catatan 2

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang Catatan 2

diselenggarakan oleh Perusahaan,

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian Catatan 2
aktuarlal, dan

d) pengakuan keuntungan dan keruglan untuk curtailment dan penyelesaian.

LK tt

Catatan 2

34) | Saham Treasuri v

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasur).

35) | Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus dijelaskan antara tainkebijakan akuntansi untuk transaksi
pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalul instrumen ekuitas
dan/atau diselesaikan metalui Kas, termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman v Catatan 2

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi v Catatan 2

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham
dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a. Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v Catatan 4

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis v Catatan 4
mata uang asing:

C) kisaran suku bunga kontraktuai dari Setara Kas selama periode v Catatan 4
pelaporan: dan

Page 14 OCR 0.903
Page 14 of 58

Pe PE TA AE IE

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat v
digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan v
a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis
mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata
vang (nilai dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajlb Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM
bank pada saat periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing
giro,

(3) Rincian jumlah Glro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(Impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah,
bank beku operasi atau Ilkuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari
Otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

manajemen atas ketertagihan plutang apabila tidak dibentuk cadangan,

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan Catatan 6, tidak ada
dijaminkan: piutang yang

a) jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV Catatan 6
b) jumlah piutang menurut debitur, vV
C) jumlah piutang menurut mata uang, v Catatan 6
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Catatan 6
@e) jumlah cadangan Kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v Catatan 6
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
P pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan v Catatan 6
v

g,

Page 15 OCR 0.883
Page 15 of 58

FAdas|ETidaks (AN/AS IR See Keterangan see)
dijaminkan

Era

@Keterarigan

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan v

i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan v
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi v

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan datam perhitungan
Solvabilitas.

b

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan Ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jurniah plutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas,

d) Piutang Hasil Investasi
Tarnbahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara plutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan v
38) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh:
kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan
transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila
perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut
@engan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pemblayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek
pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan
sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Plutang

Page 16 OCR 0.901
Page 16 of 58

EA

Keterangane

Pardake EN/ASI

3
ri

see Keterangan see

E

Tet

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
beserta jurnlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah
piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang.

c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
«

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping
Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini plutang
pembayaran sewa minimum pada akhir perlode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(c) lebih dari lima tahun
(0)
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

pendapatan keuangan yang belum diterima,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

(6) rental kontinjen yang dlakul sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(Lt) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) tebih dari lma tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagal pendapatan pada periode,
dan

(3) penjelasan umum isl perjanjian sewa lessor.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi.

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus dlungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap
kontrak

Konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo

Page 17 OCR 0.877
Page 17 of 58

TPAdas Sridske EN/AN Bee Kerana

BENo ee KE Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
€) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga plutang reverse repo,

£) Cadangan kerugian penurunan nilal (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nllai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan
saldo piutang yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbut, termasuk biaya-blaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

10)| Piutang Dividen dan Bunga v

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen,
bunga, dan dendakepada plhak lain.

11)| Piutang Lain-Lain v ! Saldo Piutang lain-lain
berada di bawah
threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G 7

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah plutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nitai (CKPN): dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)| Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lalnnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar.

a) Pengetompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan v Catatan 9, tidak ada

antara pihak ketiga dan pihak berelasi. aset keuangan lainnya
ke pihak berelasi

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
v Catatan 9 dan laporan

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian 5
posisi keuangan

Investasinya,
v Laporan — perubahan

2) laba at: i neto pada setiap kek k jan berdasark:
(2) a atau rugi neto pa iap kelompok aset keuangan berdasarkan ekuitas konsolidasian

klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar
melalui faba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset
keuangan yang diklasifikasikan dirniliki hingga jatuh tempo:

Ka Sa

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa Investasi dalam Kelompok dimilliki hingga jatuh tempo yang
telah direktasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 18 OCR 0.894
Page 18 of 58

PES NOS

1 keterangan en nose An dak AN/AS KERe Keterangan
v

(8) jumlah tercatat aset Keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk
Liabilitas atau llabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang
terkait dengan penjaminan tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk v Catatan 3 dan
mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami Catatan 34
penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan
nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui
dalam laba rugi: dan

(10) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas v
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.

13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 4
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan v Catatan 4
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito v

tersebut.
14)| Khusus Investasi pada Sukuk v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara tain:

15

a) Rinctan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

16

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lalnnya maupun yang diakul sebagai laba atau
rugi periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih vV

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asat
terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

18

19)| Pinjaman Polis v
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)| Khusus Industri Perbankan v

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan
jangka waktu serta kolektibilitas,

Page 19 OCR 0.892
Page 19 of 58

EENor Keterangan Eadanjandak EA Ke angen

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan
jangka waktu serta kolektibilitas

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama
periode berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha keclt terhadap jumlah Kredit yang diberikan:
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:

3) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio
jumlah cadangan kerugian penurunan nilal Aset keuangan yang telah
dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai
Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

hn) Jumlah kredit yang direstrukturisasl berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan, agen, atau anggota sindikasi,

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika
ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumtah cadangan kerugian
penurunan nilai.
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan
jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan Iabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumtah cadangan keruglan
penurunan nilai tagihan akseptasi

22)! Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut Catatan 7

klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar Catatan 7

dikurangi btaya untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagal beban selama periode Catatan 7

berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagal beban dalam periode berjalan,

Catatan 7

Catatan 7

KK Ko tt

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban
dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai v Catatan 7

persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan v
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

() jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan, dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama plhak yang menerima jaminan, v Catatan 7, tidak ada

dan alasan dijaminkan: dan perediaan yang

Page 20 OCR 0.921
Page 20 of 58

RaNo

Keterariga

Hadanjendake AN/ASI

ES Keterangan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

v

Catatan 7

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persedlaan menurut klasifikasi
yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Makanan dan minuman,
(b) Perlengkapan: dan
(c) Barang Dagangan.

Cc) Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(d) Tanah Matang,
(e) Unit Bangunan: dan
(Pp Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya
telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah
utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan Industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum
menghaslikan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok
selama paling tidak 2 tahun terakhir,

Page 21 OCR 0.908
Page 21 of 58

SENosela

Keterangar

JEAGanJemidaks

EN/An| Et Keterangan 12)

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi dan risiko yang ditutup:

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan
asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan.

23

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uralan mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 16
Catatan 16

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

V | Saldo biaya dibayar
dimuka berada dl
bawah threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G7

25

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan

(3) yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(4) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(5) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam
satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesalan penjualan menjadi lebih dari satu
tahun,

(6) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang
dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK
yang berlaku, dan

(7) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk.
dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikaslannya,
diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelampok
lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan
dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah
Giakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan

li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
menjual,
(b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan
tersebut: dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan
periode sajian sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

Catatan 32

Page 22 OCR 0.884
Page 22 of 58

PETI s: Keterangan TEE FAGa Sendaks AN/AS ea Keterangan secs|
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta v

penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian v
penurunan nilai: dan

&) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal v
tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdlungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi: vV Catatan 1 dan 9

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta | 'V Catatan 1

alasannya,
Catatan 1 dan 9,
Kuotasi harga tidak
tersedia
Catatan 9

Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asoslasi yang kuotasi v
harganya tersedia:

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat v
Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki v
lebih dari 2045 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika v
laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas
dan tanggal atau

9) perlode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan v
tanggal atau periode yang berbeda,

h) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas vV
asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

1) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila v
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama v
dengan investor lain:

k) Ilabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama- v
Sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

1) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau v
dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)! Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara tain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah

jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.

Khusus Industri Kehutanan v
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupablaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
9) Saldo akhir.

30)| Khusus Industri Jatan Tol v

29

Page 23 OCR 0.906
Page 23 of 58

EA

Ada fendaka(EN/AT Aas Keterangan

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal
berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil

32,

tol.
31)| Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis
tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk
setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanaman,

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling
sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awal
I. Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa
IL. Pengurangan tahun berjalan
U Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma
yang menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

v

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan)
dan hewan ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

€) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

) Nilat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

J) Pendapat manajemen atas Kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada:
dan

K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

Page 24 OCR 0.901
Page 24 of 58

PE NOS Fadar ETidaks EN/AS SES Keterangan |
jaminan.
33)| Properti Investasi v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model
Nilai Wajar atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan
Nilai Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti
pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penitalan, dan tanggal laporan penilaian
terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(6)

7)

(a) penghasitan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi
yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan
penghasilan sewa selama periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nitai Wajar yang diakui dalam laba
rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar:

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti
Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar,
selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a)
ditambahkan pengungkapan antara lain:

@)

(2)

rekonsillasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesualkan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan
penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

la) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali: dan

(b) penyesualan signifikan lain,

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, setaln
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

ke)
(2)
(3)
“4
(5)
(6)

umur manfaat,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan
Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

jurnlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan
alokasi beban penyusutan)

jumlah rugi) penurunan nilal yang dlakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu perlode sesuai SAK yang berlaku:
transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri:
dan

Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

(2)
(3)
(4)
(5)

(6)

rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan:

persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
estimasi Saat penyelesalan,

hambatan kelanjutan penyelesaian,

jumlah pengeluaran yang diakui datam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk properti

Page 25 OCR 0.890
Page 25 of 58

2 Keterangai TFAdas Enda AYAT EA Keterangan S5)

investasi yang memenuhi Kriteria aset kuali

diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

PE Nose

asian, maka wajib

34

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah vV Catatan 10 (tidak ada
aset sewa

berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset pembiayaan pada
sewa pembiayaan, tanggal pelaporan)

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap v Catatan 10

pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

Cc) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi v Catatan 10

beban penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakul dalam laba | V Catatan 10

rugi dan ekuitas (jika ada):

6) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v Catatan 35

f) jumlah kompensasi darl plhak ketiga untuk Aset Tetap yang mengatami v
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus v
diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasl Nilai
Wajar aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut
dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
Surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v Catatan 10

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesalan: v Catatan 10

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

Page 26 OCR 0.917
Page 26 of 58

NOS

Keterangai

EN/AS SEA Keterangan ea)

i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4)dalam hal mode! biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila
berbeda secara material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya:

(6) datam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar
diungkapkan jenis Aset, nital tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut
jenis Aset Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai
atau pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan

(11) risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan

(12) asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

v

Catatan 10

Catatan 10

Catatan 10, tidak ada
Aset tetap yang
dijaminkan

Catatan 10

Catatan 10

35)|

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated
@Creage, surmur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan
kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasititas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-maslng lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih

kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara Ialn:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasl Aset
Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

Catatan 11

Catatan 11

Page 27 OCR 0.899
Page 27 of 58

PEN FAdasengake BAN AE Keterangan |

2#Keterangai

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi,

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan v Catatan 11
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat
tidak terbatas:
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset | vV Catatan 2 dan 11
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya v
diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya
atau model revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya v
dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan
untuk Liabilitas,
1) nilat komitmen kontraktual untuk akulsisi Aset Takberwujud, v
i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasij
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilai Wajar aset:
(5) jumtah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan model biaya: dan
(6) surptus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para
(7) pemegang saham.
37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan

tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of
Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan,
dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan
arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah
tambang,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

Page 28 OCR 0.915
SENorS

Page 28 of 58

Keteraniga :

EN/AN Se Keterangan saat

(2) Jumiah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari
(1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan
penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya
produksi, dan

(c) Jumtah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi
(jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta

metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nifal tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama
tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan
pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan blaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen
tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinltainya
produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila
ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode
dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak
berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

v Catatan 14
v Catatan 14

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan
provisi jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadl dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah
yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini,
yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap
perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat

Page 29 OCR 0.918
ENo

Page 29 of 58

& Keterangan!

Adar Pemdaka)

AN/AN/ SES Keterangan ee!

terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperiukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi
penggantian tersebut.

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban
yang belum jatuh tempo.

Catatan 15

4

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijuat Perusahaan pada
transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan datam pos Ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap
kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7

Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rinclan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya,
misalnya diblokir atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumiah pada awal dan akhir periode yang

Page 30 OCR 0.901
Page 30 of 58

ENG Keteranga agan SEA BEA Keterangan 22

memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang Kialm menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumtah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut fenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan,
(1) Tanggat dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Catatan 15 dan
. . laporan posisi
Yang harus diungkapkan antara Jain jenis dan jumlahnya. keuangan
10)| Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya) dan v Catatan 16

Page 31 OCR 0.900
Page 31 of 58

No Keterangai pOseendaks ENyAs NS Keterangan et
b) Informasi mengenai ketetapan pajak. v Catatan 16
11)| Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan
recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo
serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima,
13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 17
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang
sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka
panjang sebagaimana diatur dalam Checkilst ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk Iiabilitas keuangan lainnya berlaku untuk v Catatan 13
Ifabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka
panjang,
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang V
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Jiabilitas keuangan untuk setiap kategorl: v Catatan 13
(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan v
(c) kejadian penting tainnya antara lain kepatuhan Perusahaan v Catatan 13
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara laln :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesaian utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait,
(3) Jumtah keuntungan atau keruglan bersih atas pengalihan aset yang
diakui selama periode tersebut: dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang
yang telah direstrukturisasi.
15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara tain rincian jenis dan jumlahnya.
16)| Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumtahnya.
17)! Llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimi untuk v
dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain fiabilitas terkait aset atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual.

Page 32 OCR 0.902
Page 32 of 58

PeNosea -Keterandai Tender endak SEA Keterangan
Liabilitas Jangka Panjang
18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: vV Catatan 32
b) jumlah utang menurut mata uang: dan Catatan 32
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan v Catatan 17
jenis mata uang,
b) kisaran suku bunga Kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 17
Cc) tanggal jatuh tempo: v Catatan 17
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v Catatan 17
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah v Catatan 17
dan tujuan perolehannya,
# pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing v Catatan 17
fasilitas pinjaman,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v Catatan 17
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 17
I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian v Catatan 17
dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan
utang baru, dan
D pengungkapan Informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka v
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai
liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.
20)| Utang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode
berikut:
(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut,
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperklrakan akan diterima dari Kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat
dibatalkan (non-cancellabie sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan:
8) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback): dan

Page 33 OCR 0.907
Page 33 of 58

EENoss

Keterangai

Badar Etidaksi

ENJAN ES Keterangan se

PM penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(L) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya kiausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya:
dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjlan sewa.

21)|

Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas
surat berharga yang diterbitkan.

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjlan, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset
bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt
covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari
pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih
rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan
kantinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank
pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awat,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material,
misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat
menyajikannya dalam pos yang terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

Page 34 OCR 0.876
Page 34 of 58

RE Nose)

S Keterangan

2 Sadansndake

ENYA Je EE Keterangan sexs)

2
(3)

Penambahan dan Pengurangan ,
Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a) Imbaian Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)

(3)

(9

(5)

gambaran umum mengenai jenis program.

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti
yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selarna periode
berjalan yang dapat

diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(Imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa talu:

(h) kombinasi bisnis,

(I) curtailment: dan

(G) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan
dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta
saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang dlakul sebagai
Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak
selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) luran oteh pemberi pekerja,
(e) Iuran oleh peserta program,

(imbalan yang dibayarkan:
(g) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud
dalam butir(2) dan Nilat Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan
posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

ta) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan

(b) posisi keuangan,
(c) biaya jasa lalu yang tidak diaku! dalam laporan posisi keuangan:

(dj setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh
batasan dalam SAK,

Catatan 2, 3 dan 18

Catatan 18
Catatan 18
v
Catatan 18
v
Catatan 18
Catatan 18
v
Catatan 18
v
v
v
v

Page 35 OCR 0.901
Page 35 of 58

ENJAs EA Keterangan sak

SENosS

Keterangai

(e) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(f) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) totat beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan
nara pos dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini: vV Catatan 18

(b) biaya bunga, vV Catatan 18
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih
metode koridor 9Y6 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu, v Catatan 18

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan v Catatan 18

penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:
(7) jumlah total yang dlakut dalam pendapatan komprehensif lain yang
akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal, dan v Catatan 18

(b) darpak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui
pada pendapatan komprehensif lain, dalam hat Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual
dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai
Wajar total

aset program, untuk setiap kategorl utama dari aset pragram, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen
Utang, properti, dan seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak
kategori utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas
setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak
hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk:

(a) tingkat diskonto: v Catatan 18
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program
untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang
diakui sebagal Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam v Catatan 18

Page 36 OCR 0.900
Page 36 of 58

Ada EridskEEN/A EPS Keterangan

indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal
atau Konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa
depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(f) asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuarla, v Catatan 18

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam
tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya
kesehatan pascaKerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
tinggl, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau
penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan infiasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun
sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbatan pasti, Nilai Wajar aset program dan
Surplus atau defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) Nabilitas program dinyatakan sebagal jumlah atau v

persentase dari llabilitas pragram pada akhir periode
pelaporan, dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase v

dari aset program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara
andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar datam program selama
perlode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar
entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan
blaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan
seperti itu,

(b) dalam hat Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto
sesual SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

() Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak
keuangan atas perubahan program selama periode tersebut,

(il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai
dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik
informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk
dalam pengukuran kewajiban imbalan

(II) pasti: dan

(iv)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk perlode
sesuai SAK

(v) informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan
sesuai dengan

(VI) butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir
(43), butir (14),

(vii) dan butir (16) serta butir il.
b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran
pasti.

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Page 37 OCR 0.884
Page 37 of58

SENGP |

Keterangan

mada” Bika

Ker

tai

rargan ea

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja
jangka panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:
(L) turan program dan jumlah pesangon pernutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai Ilabilitas kontinjen (jika ada).

SENAR
v

24

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan
mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku
bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbltannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek:
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
da)
raian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyarlah yang
digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal,
(dy) besaran imbalan (untuk Sukuk jjarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran
nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(F) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
Imbalan atau bagi hasil:

(g) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya, dan
() persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nara Perusahaan Perneringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4 jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan:
dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau
Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran
suku bunga kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

Page 38 OCR 0.903
Page 380f58

SENonS : Tn FKeterarngai Perda Ergak SEA ES Kererangan
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya.
27)| Obligasi Konversi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh
tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio
konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti:
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atay harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui
penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli:
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya
c Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara Jain:
(1) Rekonsiltasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v Catatan 20
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis v
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali
atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan v
kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam v
ekuitas,
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar
saham dan persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih, v Catatan 20
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan vV Catatan 20
(3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 20
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham v Catatan L Perubahan
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi mada stock spllt aah
Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

Page 39 OCR 0.922
Page 39 of 58

Noer

Keterangan.

Aga arak

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
Private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modai:

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa
Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.

2)

Yambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara Jain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham,

c) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

8) Uratan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali,
antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkambinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas
yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat
sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah
Imbalan yang terjadi,

(6) Nifal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih
antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali taporan keuangan yang memberikan informasi
antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis
yang dikombinasikan,

(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan
kembali.

«

Catatan 21
Catatan 21
Catatan 21

Catatan 21
Catatan 21

Catatan 21

Catatan 21

Catatan 21

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Narma entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian, dan

c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat
hilangnya Pengendallan.

4

Saham Treasuri

Page 40 OCR 0.894
Page 40 of 58

SENGsas Keterangai Pacar Era EA Ke aan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham
treasuri yang diperoleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih
antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e)  Akumutasi jumlah lembar dan nilai saham treasurl.

5) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Alasan dan jumlah penyesuaian perlode yang lalu (jika ada): v

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS v Catatan 22
yang terkait: dan

c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos v Catatan 22
cadangan.

6) | Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilal Wajar waran:

Cc) nilal waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Laporan perubahan
Yang harus diungkapkan antara laln keterangan mengenal perubahan masing- ekuitas dan laporan
masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. laba rugi dan

penghasilan
komprehensif lain
konsolidasian

8) | Kepentingan Nanpengendali v Catatan 19
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham
nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat
dlatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama
periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang, v Catatan 24
(2) Penjualan jasa, v Catatan 27
(3) Bunga: vV Catatan 29
(4) Royalti, dan/atau v
(5) Dividen: v Catatan 27
diungkapkan secara terpisah berdasarkan plhak berelasi dan pihak ketiga: vV Catatan 24
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v Catatan 31
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Yo v Catatan 24
(sepuluh perseratus) dari pendapatan,
@) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang v
tercakup dalam setiap kategori slgnifikan dari pendapatan (jika ada), yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 41 OCR 0.896
Page 41 of 58

EENO2S|

terariganis

Padarjerdaks

ENyAn Eee Ketera

ingan.

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

ta) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan
dalam periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak
yang diakui dalam perlode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak,

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode
pelaporan:

Ca) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui
sampai tanggal pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas:

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan,
diungkapkan secara terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan Komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari
transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksl keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

v

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pemblayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

2

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat
jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan kiaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

Page 42 OCR 0.908
Page 42 of 58

SENose| Keterangari Janda Tertak EN/AN ESA Keterangan
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi,
feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
kerjasama dengan pihak lain.
7) |! Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan
jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol,
maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan v
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang
dlakul,
C) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10)| Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang
dirinci:
(1) Biaya bahan baku, v Catatan 25
(2) Biaya tenaga kerja: dan v Catatan 25
(3) Biaya overhead v Catatan 25
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persedlaan: vV Catatan 25
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 9Y4 (sepuluh v Catatan 25
perseratus) dari pendapatan: dan
C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang v
dijual.
11)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan:
c) Beban pegawai,
d) Beban penyusutan sarana medis:
e) Beban pemeliharaan sarana:

Page 43 OCR 0.885
Page 43 of 58

BENoses

Keteranga

Asa emdaks EN/A SEE Keteaa e

f) Beban asuransi,
9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

12)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi
klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya :
klaim jatuh tempo, klaim nilal tunai, dan klaim kematian.
C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumtah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
9) Hasil Investasi

Yang harus dlungkapkan antara lala rincian dan jumlah menurut jenis
investasi.

13)| Khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)| Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya,
yaitu antara lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi, dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 26
Catatan 26
Catatan 26

aa

15)| Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16

Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai
untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak
Pjutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. v Catatan 27
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Catatan 28
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

Ca) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode v Catatan 30
suKu bunga efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK | v Catatan 30
yang berlaku: dan

Page 44 OCR 0.903
Page 44 of 58

Note

Keteranga

Agan Findaks.

EN/AGI SISTA Keterangan ser

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen
keuangan meliputi:

Ca) rugi penurunan nilal dari kuotasi atas investasi tersedia untuk
dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar
melalui laba rugi, dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan
untuk lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama
meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan,
yang diungkapkan secara terpisah.

v

Catatan 30

Catatan 9

18)

Khusus Industri Perbankan
3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

&) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarlal atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (Kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

@) bagian efektif dari Keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas dan bagian pendapatan komprehensif lain
Gari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Laporan laba rugi dan
penghasilan
komprehensif lain
konsolidasian

20

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasa!
dari periode lalu:

(3

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari
perbedaan temporer dan pembalikannyaj

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan
perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang
baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang
digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tanggukan:

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

Page 45 OCR 0.915
Page 45 of 58

NO)

terangan

EadasErdaks

ENJAN SES Keterangan

b)

c)

d)

e)

?

»

h)

»

3)

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau
pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan
akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba
rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara
retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap Komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuall untuk bagian pendapatan komprehensif lain
dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkallan
laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang
berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi
sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer
yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada
entitas anak, cabang, entitas asoslasi, dan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama atas Ilabilitas pajak tangguhan yang belum diakul,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak
sesual dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar
dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakut pada laporan
posisi keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba
rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah
aset atau Ilabliltas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisl
keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama
perlode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

v

BN

&

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16
Catatan 16
Catatan 16
Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

Page 46 OCR 0.915
Page 46 of 58

PAR.

#Keterangai "

Teadanenidakal

#N/ARERe Keterangan “251

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang
saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan
Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas
dalam laporan keuangan:

n)  uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak
tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi
dalam suatu kombinasi bisnis,

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh
Gari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui
setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba
kena pajak mendatang lebih besar dari laba pemballkan perbedaan
temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan
terkait.

v

21

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

b)

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi
penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari
setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen

tersebut bersifat antidIlutif untuk periode sajian:

d,

penjelasan transaksi saham blasa atau transaksi instrumen berpotensi
saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah
jurlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum
akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Catatan 23

Catatan 23, tidak
terdapat efek dilusian

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi
dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,599 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk
transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat
meliputi narna, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi
tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud,

Catatan 32

Page 47 OCR 0.893
Page 47 of 58

Nose) £ 2 Keterangan 2 Teadasoak EA Kelangan
C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi
Gan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi
dampak hubungan tersebut dalarn laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan v Catatan 32
dan beban terkait,
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau v Catatan 32
Liabilitas, termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat v
jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: v
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan v
kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan
piutang pihak berelasi non-usaha, dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, v
jika dilakukan pembentukan:
@d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)
dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk, Catatan 32
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan Catatan 32
terhadap entitas,
(3) entitas anak: v
(4) entitas asosiasi, v Catatan 32
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, vV
(6) personil manajemen kunci dar entitas pelapor atau entitas induknya: v
dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v Catatan 32
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau v
kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-maslng kategori
berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek,
(2) Imbalan pascakerja:
(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
? untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan
(2) Perusahaan:
(3) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan:
dan
(4) untuk transaksi lainnya yang secara Kolektif, tetapi tidak secara
Individuat, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau Kualitatif atas
Ivasnya transaksi tersebut.
23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang v Catatan 36

Page 48 OCR 0.887
Page 48 of 58

b)

SEO Seeen ee Keterangan

Padat Sridake

AN/AR PERAK Keterangan es

fungsional.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)

(2)
G.

(4

(5.

rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta
ekuivalennya dalam mata uang fungsional,

posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata vang asing,

rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang
fungsional:

jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih
kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi, dan

selisih kurs neto diakul datam pendapatan komprehensif lain dan
@iakumulasikan dalam komponen ekultas yang terpisah, serta
rekonsiliasi sellsih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

Catatan 36

Catatan 36

Catatan 27,28,29 dan

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dlungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individuat, termasuk goodwill atau suatu unit
penghasit kas:

(1)

(2)

(3)

(4)
(5)

(6)

peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau
pembalikan rugl penurunan nilai:

jumlah rugi penurunan nilai yang dlakui dalam laba rugi selama

perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang
didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi

selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif
yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya,

Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam

pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan

jumlah pembalikan rugi penurunan nital atas aset revaluasian yang

diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut.

Catatan 10 dan 11

Catatan 10 dan 11

b)

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk
setiap kelompok aset.

25

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
Kesalahan Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

1)
(2)

(3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan:
dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal
jurnlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
ke)

(3)

“4

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan Kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi
yang andal dan relevan,

jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu
sajian:

Ca) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj

jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum
periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya: dan

Page 49 OCR 0.911
Page 49 of 58

SANo Keteranga Fadasjandaks KAS ES Keeanga e|
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk
suatu periode tertentu atau untuk periode-perlode sebelum periode-
periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan
kebijakan akuntansi.
Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain : v
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah Koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis
dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya
koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
26)| Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap v

kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

“4
(5)

(8)
(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek

ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing

kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara

pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang

diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang

dlakul,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang

dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok

utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indernnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran, dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila
kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
Jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh

berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang

diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain,

yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah ptutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih,

Jumlah yang diakui pada tanggal akulsisi untuk setiap kelompok

utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap llabilitas Kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat
arus keluar sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut.
Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan
asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan)
dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut,

dalam hal Ifabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya

tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi

mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b)
angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan

Page 50 OCR 0.911
Page 50 of 58

Nona : 2 “Keterangans Fadarerdak EA Ea Keterangan.

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba
rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakut: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang
dari 90Yo (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuislsi dan dasar
pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggat akuisisi atas kepentingan ekuitas

pthak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi
segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas
pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi
sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian
tersebut,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode v

c)

d)

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakutsisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
Material atau secara kolektif material:

(1)

(2

(3)
()

(5)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk
Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendall tertentu atau jenis
imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi
bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk Kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilltas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansi awalnya belum selesal, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan perlode pengukuran
yang diakul selama periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampat dengan

Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset

imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan

liabilitas Imbatan kontinjensi atau Ilabilitas tersebut dibatalkan atau

lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan
alasan perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi,

Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode
pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau Kerugian yang
diakui pada periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas
yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode
pelaporan berjalan atau perlode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
mernahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hai berikut secara keseluruhan,
sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya
selama suatu periode:

(1)

jumlah harga yang dibayarkan:

Page 51 OCR 0.918
Page 51 of 58

ES

Keterangan

TEAGan Emdars

EN/AF KRS Keterangan san)

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis tainnya
apabila Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas

anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap
segmen dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan
beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

(3) rekonsiliasi darl totat pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi
segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen
material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa
atau setlap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
I. negara domisili Perusahaan: dan

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan
memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu
negara asing secara Individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk
dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut
secara individual,

(b) Aset tidak tancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi
akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan, dan

Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki
aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal
tunggal mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolldasl, Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Catatan 31

Catatan 31

Catatan 31

Catatan 31

Catatan 31

Catatan 31

Catatan 31

Catatan 31
Catatan 31

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 52 OCR 0.926
Page 52 of 58

Padsejaridak

PaNoS

Keterangan:

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari
aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan
sesual SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi
yang dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang
terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar
setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau
kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi,
Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam
kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak tawan transaksi (counterparties),

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan
posisi Keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada perlode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang ditindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang ditindung nilai: dan

(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya,

30

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas
keuangan antara taln:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang vV Catatan 33

memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan | v Catatan 33
Nilai Wajar aset keuangan dan Jiabilitas keuangan.

31)| Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan v Catatan 22
dibayarkan sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan v

Page 53 OCR 0.884
Page 53 of 58

AAN Keterangan: Adas emdake ENYA esa Keterangan sesal
(2) periode sebelumnya, v
€c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan v

setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagal Liabilitas kepada pemilik pada akhir
periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. v

32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen
lainnya,

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang
signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian
bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas,
agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka
pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang
terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)| Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen v Catatan 3S
dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:

|, pihak-pihak yang terkait dalam perjanjlan,

li. periode berlakunya perikatan,

lil.” dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada perlode pelaporan, dan
v.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di v Catatan 35
masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
II. periode berlakunya perikatan:

Ili. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah
direalisasi, dan

Iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang
dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak
yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan
bank, dan

(4) uraian mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Page 54 OCR 0.903
Page 54 of 58

PN Fadas anda SE AR EA Keterangs te
b) Kontinjensi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion): dan
(d) dampak keuangan:
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan,
misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak
serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak
(Keberatan atau banding),
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara tain:
(3) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau
waktu arus keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34)| Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasma:
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,
d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35)| Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan Juas risiko yang
timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang v Catatan 34
belum jatuh tempo atau tidak mengalarni penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak.
mengalami penurunan nilai,
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan v Catatan 34
nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual
yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas:
dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, v Catatan 34
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk Setiap jenis risiko v Catatan 34
pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v Catatan 34

Page 55 OCR 0.908
Page 550f58

No

Keterangan

EAGar Anak:

ENyA FEE Keterangan"

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis
risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

v

Catatan 34

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang
pada tanggal laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Llabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan
atas dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas

fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi
dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenai kegiatan kuasi-
reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan
jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-
reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang,

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah
kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan
Nabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun
saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 9 tahun ke
depan sejak kuasi-reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan
diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan
Oleh pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola
permodalannyaj

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari
pihak eksternal (jika ada), dan

Catatan 20

Catatan 20

Catatan 20

Catatan 13 dan 17

Page 56 OCR 0.912
Page 56 of 58

Pagar Erie EN/AN ESA Keterangan Meh
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak v
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.

39)| Transaksi Nonkas v Catatan 10
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi
modal.

40)| Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus diungkapkan antara Jain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk
jangka pendek ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenls perjanjian pembayaran berbasis saham
yang ada pada suatu perlode, termasuk syarat dan ketentuan umum
setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas
Opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

c) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompok opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang
harga saham pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur Kontrak untuk
Opsi saham yang beredar pada akhir periode:

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal
sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang
Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi
tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas
tersebut pada tanggal pengukuran, dan informnasi tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain
yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi
Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Khusus Industri Asuransi: v

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

41

42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah, dan

@) Zakat.

43)| Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara taln sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

C) Rasio keuangan penting:

Page 57 OCR 0.899
Page 57 of 58

SENose| terangan! AdoreridakA ANA BEE Keterangan ae
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan
hidup perusahaan.
44)| Khusus Industri Kehutanan : v
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan
luran wajib lainnya:
C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan
biayanya,
&) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya, dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya:
dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan v
tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka
Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai
dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan
yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui
dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang
sebelumnya tidak dlakul:
b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesual yang material setelah periode v
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:
(t) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.
46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan
yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 37
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan | vV Catatan 37
akuntansi,
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 37
@) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru v Catatan 37
atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahui atau dlestimasi secara wajar.
47)| Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos- v
pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi, dan

Page 58 OCR 0.887
Page 58 of 58

Jeon ea ea an ia PAT EK EVA AE Ke |
(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan: v

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) sifat penyesuaian yang akan ditakukan jika jumlah tersebut
direkiasifikasi.

48)| Hibah Pemerintah v

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-

hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang dlakui dalam laporan keuangan dan
Indikasi bentuk lain dari bantyan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas
bantuan pemerintah yang telah diakui.

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi

persyaratan otoritas pasar modat di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara tain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif beserta penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara
lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikut! ketentuan yang
berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib
ditambahkan dalam laporan keuangan,

49

50)| Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan,
seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi ketangsungan hidup
perusahaan.

Jakarta, 25 Maret 2024

Hendra Widjaja
Director ia

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.94 MB
Published25 Mar 2024
Pages58
Characters154,479
Text sourceOCR
OCR confidence0.902

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-ICBP.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result