Back to announcement
20260430_TBIG_Penyampaian Bukti Iklan_32076161_lamp3.pdf
Other Text extracted TBIGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 164
Page 1
2025
Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan
Accelerating
Sustainability
through Connected
Infrastructure
Page 2
Page 3
Accelerating Sustainability through
Connected Infrastructure
STATEMENT AND LIMITATION OF LIABILITY
This Sustainability Report presents information on plans, strategies, performance and objectives
on the economic, social, and environmental aspects of PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
(“TBIG” or the “Company”). In this Sustainability Report, any reference to “we”, “our”, “us”, or “Tower
Bersama Group” refers to TBIG and its subsidiaries.
Any prospective statements contained in this Sustainability Report are made based on various
assumptions regarding current conditions and predicted future conditions in the business
environment in which the Company conducts business activities. The Company does not guarantee
that documents whose validity has been confirmed will bring certain results as expected.
PERNYATAAN DAN BATASAN TANGGUNG JAWAB
Laporan Keberlanjutan ini menyajikan informasi rencana, strategi, kinerja, dan tujuan terkait
ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG” atau “Perseroan”).
Dalam Laporan Keberlanjutan ini setiap rujukan kepada “kami” atau “Tower Bersama Group”,
berarti kami merujuk kepada TBIG beserta anak perusahaannya.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Keberlanjutan dibuat berdasarkan berbagai
asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang serta lingkungan bisnis, di mana
Perseroan menjalankan kegiatan usaha. Perseroan tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen
yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa hasil-hasil tertentu sesuai harapan.
1
Page 4
Introduction / Pendahuluan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Contents
Daftar Isi
About Us / Tentang Kami
1 page / halaman 4
6 About Tower Bersama / Tentang Tower Bersama 16 Sustainable Performance Highlights /
14 About This Report / Tentang Laporan Ini Highlight Kinerja Keberlanjutan
18 The Board of Directors Letter / Penjelasan Direksi
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan
2 page / halaman 22
25 Materiality Assessment / Penilaian Materialitas 33 2026 Targets / Target 2026
28 Stakeholder Engagement / Keterlibatan Pemangku 34 Sustainability Challenges and Opportunities /
Kepentingan Tantangan dan Peluang Keberlanjutan
30 Industry Leadership / Kepemimpinan Industri 36 Sustainability Risk Management /
32 2025 Performance Against Targets / Manajemen Risiko Keberlanjutan
Kinerja 2025 Terhadap Target 40 Sustainability Governance /
Tata Kelola Keberlanjutan
Economics and Governance / Kinerja Ekonomi dan Tata Kelola Perusahaan
3 page / halaman 42
44 Economic Contribution / Kontribusi Ekonomi 54 Supply Chain Management / Manajemen Rantai
49 Responsible Business Conduct / Perilaku Bisnis Pasokan
yang Bertanggung Jawab 58 Cybersecurity / Keamanan Siber
Social / Sosial
4 page / halaman 62
65 Employee Health and Well-Being / Kesehatan dan 82 Local Communities / Masyarakat Sekitar
Kesejahteraan Karyawan 96 Emerging Topic: Diversity, Equity and Inclusion
75 Employee Competency Training and Development / (“DEI”) / Topik yang Dikembangkan : Keberagaman,
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Kesetaraan dan Inklusi (“DEI”)
Karyawan
2
Page 5
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Environment / Lingkungan Hidup
5 page / halaman 98
100 Energy and Emissions / Energi dan Emisi 120 Emerging Topic: Supporting Biodiversity / Topik yang
117 Materials and Waste / Material dan Limbah Dikembangkan: Mendukung Keanekaragaman Hayati
119 Emerging Topic: Water / Topik yang
Dikembangkan: Air
Annex / Lampiran
6 page / halaman 122
124 Employee Data / Data Karyawan
130 Emissions Calculation Approach / Pendekatan 134 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) and Global
Perhitungan Emisi Reporting Initiative (“GRI”) References / Peraturan
132 Directors’ Statement of Responsibility for PT Tower Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) dan
Bersama Infrastructure Tbk 2025 Sustainability Report / Referensi Global Reporting Initiative (“GRI”)
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung 134 POJK Content Index / Indeks Konten POJK
Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025 141 GRI Content Index / Indeks Konten GRI
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
157 SASB Content Index / Indeks Konten SASB
133 Commissioners’ Statement of Responsibility for
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk 2025 161 Feedback Form / Lembar Umpan Balik
Sustainability Report / Surat Pernyataan Anggota
Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk
3
Page 6
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
1
ABOUT US
Tentang Kami
4
Page 7
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
5
Page 8
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
About Tower Bersama
Tentang Tower Bersama
Established in 2004 and headquartered in Jakarta, Didirikan pada tahun 2004 dan berkantor
Indonesia, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk pusat di Jakarta, Indonesia, PT Tower Bersama
(“TBIG” or “the Company”) is the Parent Company Infrastructure Tbk (“TBIG” atau “Perseroan”) adalah
of the Tower Bersama Group subsidiaries. TBIG Induk Perusahaan dari anak-anak perusahaan
is one of Indonesia’s largest tower companies Tower Bersama Group. TBIG merupakan salah
and provides long-term lease of physical tower satu perusahaan menara terbesar di Indonesia
space to telecommunication network operators yang menyediakan penyewaan jangka panjang
for installation of signal transmission equipment. atas ruang menara fisik kepada operator jaringan
The Company also provides operators with access telekomunikasi untuk pemasangan peralatan
to its in-building system (“IBS”) network, thus transmisi sinyal. Perseroan juga menyediakan
enabling transmission of their telecommunications akses kepada operator ke jaringan in-building
services throughout office buildings and system (“IBS”), sehingga memungkinkan operator
shopping centers. The Company manages 24,321 untuk menyalurkan layanan telekomunikasi
telecommunication sites throughout Indonesia. mereka ke seluruh gedung perkantoran dan pusat
perbelanjaan. Perseroan mengelola 24.321 site
telekomunikasi di seluruh Indonesia.
The Company provides essential services to Perseroan menyediakan layanan penting bagi
the telecommunications operators in Indonesia. para operator telekomunikasi di Indonesia. Namun
However, we are not a telecommunications demikian, kami bukan merupakan operator
operator and hence do not store end-user telekomunikasi sehingga tidak menyimpan data
customer data. TBIG provides tower space for pelanggan pengguna akhir. TBIG menyediakan
telecommunication equipment, IBS network ruang menara untuk peralatan telekomunikasi,
access, BTS Hotels, Site Fiberization and Wi-Fi akses jaringan IBS, BTS Hotel, Site Fiberization dan
networks for MRT lines and stations through jaringan Wi-Fi untuk jalur dan stasiun MRT melalui
a scheme of long-term lease agreements with skema perjanjian sewa jangka panjang dengan
telecommunication operators and network operator telekomunikasi dan penyedia jaringan.
providers.
TBIG has a Head Office in Jakarta and 17 regional TBIG memiliki Kantor Pusat di Jakarta dan 17
offices. kantor regional.
6
Page 9
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
7
Page 10
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Vision, Mission, and Core Values
Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Inti
To be a leading provider of Information &
Communication Technology (ICT) and digital
infrastructure solutions and services to our
customers with a focus on sustainability and
excellence.
Menjadi perusahaan yang terdepan dalam
menyediakan solusi dan layanan infrastruktur
Teknologi Informasi dan Komunikasi serta
Vision digital kepada pelanggan kami dengan fokus
pada keberlanjutan dan keunggulan.
Visi
Mission
Misi
Partnering with customers to
provide premier infrastructure,
solutions and services.
Bermitra dengan pelanggan dengan
menyediakan infrastruktur, solusi
dan layanan yang unggul.
8
Page 11
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Core Values
Nilai-Nilai Inti
1 2 3
Integrity Teamwork Care and Responsibility
Integritas Kerjasama Kepedulian dan
Tanggung Jawab
4 5
Solution- Strive for
Focused Excellence
Berfokus pada Berusaha Menjadi
Penyelesaian Masalah yang Terbaik
9
Page 12
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Company Profile
Profil Perseroan
Company Name Establishment Year
Nama Perseroan Tahun Pendirian
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk November 8, 2004 / 8 November 2004
Legal Form Business Fields
Bentuk Legal Bidang Usaha
Publicly Listed Limited Liability Company / Telecommunication Supporting Services /
Perseroan Terbatas Terbuka Jasa Penunjang Telekomunikasi
Head Office Regional Offices
Kantor Pusat Kantor Regional
The Convergence Indonesia 11 Floorth
Indonesia / Indonesia:
Kawasan Rasuna Epicentrum
Jalan H.R. Rasuna Said Jakarta Selatan,
17 Regional offices / Kantor Regional
Indonesia. 12940
+62 21 2924 8900
+62 21 2157 2015 Stock Code
corporate.secretary@tower-bersama.com Kode Saham
www.tower-bersama.com TBIG
Subsidiaries Ownership Share*
Anak Perusahaan Kepemilikan Saham
• 21 Subsidiaries in Indonesia engaged in Description / Keterangan:
providing telecommunications infrastructure
Bersama Digital
and support services, general trading, as well
Infrastructure Asia Pte Ltd
as construction and transportation.
• 2 Associate Companies in Indonesia PT Wahana Anugerah Sejahtera
• 21 Anak Perusahaan di Indonesia yang Treasury / Treasuri
bergerak di bidang penyedia jasa Public / Publik
infrastruktur dan penunjang telekomunikasi,
perdagangan umum, serta pembangunan 9.12%
dan pengangkutan. 0.22%
• 2 Perusahaan Asosiasi di Indonesia 9.37%
81.29%
Refer to 2025 Annual Report for further
details on the organizational structure.
Merujuk pada Laporan Tahunan 2025 untuk
rincian lebih lanjut mengenai struktur organisasi.
* As of December 31, 2025 / Per tanggal 31 Desember 2025
10
Page 13
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Company’s Scale of Business
Skala Bisnis Perseroan
2023 2024 2025
(IDR billion / Rp miliar)
Revenues
Pendapatan
6,640.6 6,867.4 6,909.6
(IDR billion / Rp miliar)
Total Assets
Total Aset
46,547.0 47,316.3 46,247.3
(IDR billion / Rp miliar)
Liabilities
Liabilitas
34,186.0 36,750.8 33,521.9
(IDR billion / Rp miliar)
Equity
Ekuitas
12,361.0 10,565.5 12,725.4
(Employees / Karyawan)
Number of Employees
Jumlah Karyawan
741 740 870
11
Page 14
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Corporate Data
Data Perseroan
Head Office Address
Alamat Kantor Pusat
The Convergence Indonesia 11th Floor
Kawasan Rasuna Epicentrum, Jalan H.R. Rasuna Said
Jakarta Selatan, 12940, Indonesia
Phone : +62 21 2924 8900
Fax : +62 21 2157 2015
Website : www.tower-bersama.com
Email : corporate.secretary@tower-bersama.com
Regional Office
Kantor Regional
GHON GOLD Unicom
Taman Tekno Blok J2 No 1 Menara Imperium Lantai 18 Suite C Taman Kebon Jeruk Intercon
BSD Sektor IX Jl. H.R Rasuna Said Kav. 1 Blok AA1 No.19-20
Tangerang - Banten Guntur, Setiabudi Jakarta Barat - Jakarta
Phone : 021 - 75880519 Jakarta Selatan - Jakarta
Phone : 021 - 7975207
D-NET Regional Office Sumbagut Regional Office Jabo Inner
Ciputra World Office Tower 30th Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 10A, Jl Batu Merah, Komp MA No. 7,
Jl. Mayjend Sungkono No. 89 Merdeka, Kec Medan Baru, RT 003 RW 002, Kel. Pejaten Timur,
Kota Surabaya, Jawa Timur Medan - Sumatera Utara Kec. Pasar Minggu,
Phone : 031 - 5480500 Jakarta Selatan - Jakarta
Phone : 021-8301791
Regional Office Sumbagteng Regional Office Sumbagsel Regional Office Jabo Outer
Jl. Jend Sudirman, Komp. Sudirman Jl. Angkatan 45 No. 14 RT.09 RW.12, Ruko Gajah Mada, Unit 2001
Point Blok B 8, 9, & 10, Kel. Lorok Pakjo, Jl. Boulevard Gajah Mada #01-01,
Kel. Simpang Tiga, Kec. Bukit Raya – Kec.Ilir Barat I, Palembang, 30138, Lippo Cyber Park, Lippo Village 100,
Pekanbaru – Riau Sumatera Selatan Kec. Cibodas
Phone : 0761 - 8440151 Phone : 0711 - 355215 Tangerang - Banten
12
Page 15
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Head Office
Kantor Pusat
Regional Offices
Kantor Regional
Regional Lampung Regional Office Jawa Barat
Jl. Gajahmada No. 53 Dago Office Square, Lantai 3
Rawa Laut Tanjung, Karang Timur Jl. Ir. H. Juanda No.48, Tamansari, Kec. Bandung Wetan,
Bandar Lampung, Propinsi Lampung, 35127 Kota Bandung, Jawa Barat 40116
Phone : 0721 – 5600192 Phone : 022 - 203 9038 / 022 - 2039043
Regional Office Jawa Tengah Regional Office Jawa Timur
Jl. Veteran No. 59, Lempongsari, Gajah Mungkur, Jl. Opak No. 32 RT 02 RW 01, Kel Darmo, Kec Wonokromo,
Semarang - Jawa Tengah Surabaya 60241 - Jawa Timur
Phone : 024 – 8452445, 024 – 8452423 Phone : 031 – 5675174
Fax : 024 – 8452412
Regional Office Bali-Nusra Regional Office Kalimantan
Jl. By Pass Ngurah Rai No. 138A (Sanur), Banjar Pekandelan, Jalan Mediterania Blok P-1/ No.6
Sanur Kaja, Kec. Denpasar Selatan, 80227 - Bali Kel. Gunung Samarinda Baru, Kec. Balikpapan Utara
Phone : 0815 – 29040898 Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
Fax : 0815 - 29040899 Phone : 0542-764164
Regional Office Sulawesi Regional Office Malpua
Jl. Yusuf Dg Ngawing No. 7A, Kel. Tidung, Kec. Rappocini Jl. Komplek Pacific Permai, Komplek Ruko Pacific Permai
Makassar 90222 - Sulawesi Selatan Blok F No. 6, Kel. Bhayangkara Kec. Jayapura Utara
Phone : 0411 - 4095808 Kota Jayapura, Papua
Phone : 0967 - 5160553
13
Page 16
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
About This Report
Tentang Laporan Ini
REPORTING STANDARDS AND STANDAR DAN FREKUENSI PELAPORAN
FREQUENCY
This is TBIG’s seventh year publishing our sustainability Ini adalah tahun ketujuh TBIG menerbitkan laporan
report. In 2025, we continued to fulfill our business keberlanjutan kami. Pada tahun 2025, kami terus
mandate to support our telecommunications clients menjalankan mandat bisnis kami untuk mendukung
and communities surrounding our towers. Our 2025 pelanggan telekomunikasi dan masyarakat di sekitar
Sustainability Report provides a detailed account of our menara kami. Laporan Keberlanjutan 2025 kami
strategic efforts and their outcomes. memaparkan secara rinci upaya strategis kami beserta
hasilnya.
This annual Sustainability Report has been prepared Laporan Keberlanjutan tahunan ini telah disusun sesuai
in accordance with the Global Reporting Initiative’s dengan Standar Global Reporting Initiative (“GRI”)
(“GRI”) 2021 Standards, referencing the International 2021, dengan merujuk pada Standar Pengungkapan
Sustainability Standards Board’s (“ISSB”) IFRS S2 Terkait Iklim IFRS S2 dari International Sustainability
Climate-related Disclosures Standard, which includes Standards Board (“ISSB”), yang mencakup Standar
the Engineering & Construction Services Standard as Layanan Teknik & Konstruksi sebagai bagian dari
part of the Industry-based Guidance on Implementing Panduan Berbasis Industri dalam Penerapan IFRS
IFRS S2, as well as in line with the Financial Services S2, serta sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa
Authority Regulation (“POJK”) No.51/POJK.03/2017. Keuangan (“POJK”) No. 51/POJK.03/2017.
REPORTING PERIOD AND PERIODE DAN RUANG LINGKUP
SCOPE [IFRS S1 64-69] PELAPORAN [IFRS S1 64-69]
This report documents our environmental, social and Laporan ini memaparkan kinerja kami di bidang
governance performance for the financial year of January lingkungan, sosial, dan tata kelola untuk tahun buku 1
1 to December 31, 2025. The report scope encompasses Januari hingga 31 Desember 2025. Cakupan laporan
all TBIG’s operations, including TBIG’s Head Office and ini mencakup seluruh operasi TBIG, termasuk Kantor
17 regional offices, maintaining alignment with our Pusat TBIG dan 17 kantor cabang regional, yang selaras
financial reporting boundaries. dengan batas pelaporan keuangan kami.
This report is published on 30 April 2026. Laporan ini diterbitkan pada tanggal 30 April 2026.
EXTERNAL ASSURANCE PENILAIAN EKSTERNAL
TBIG’s 2025 greenhouse gas (“GHG”) emissions data Data emisi gas rumah kaca (“GRK”) TBIG tahun 2025
has been independently verified by Lloyd’s Register telah diverifikasi secara independen oleh Lloyd’s
Quality Assurance, in accordance with the requirements Register Quality Assurance, sesuai dengan persyaratan
of ISO 14064-1. The TBIG Board of Commissioners ISO 14064-1. Dewan Komisaris TBIG diberi informasi
is made aware of the external assurance process as mengenai proses penilaian eksternal tersebut sesuai
necessary through updates from the Sustainability and kebutuhan melalui laporan perkembangan dari Komite
ESG Committee. The Assurance Statement on the GHG Keberlanjutan dan ESG. Pernyataan Verifikasi atas
Inventory report prepared by TBIG is available at the laporan Inventarisasi GRK yang disusun oleh TBIG
Company’s website, www.tower-bersama.com and can tersedia di situs web Perusahaan, www.tower-bersama.
also be requested by email at investor.relations@tower- com, dan juga dapat diminta melalui email di investor.
bersama.com. We will review the scope of external relations@tower-bersama.com. Kami akan meninjau
assurance for future reports. cakupan penilaian eksternal untuk laporan-laporan
mendatang.
14
Page 17
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
GIVE US YOUR FEEDBACK BERIKAN KAMI UMPAN BALIK ANDA
For suggestions, feedback, and further information Untuk saran, masukan, dan informasi lebih lanjut
related to the sustainability report, please contact the terkait laporan keberlanjutan ini, silakan menghubungi
Company via: Perseroan melalui:
Veronica Jordan
Head of Corporate Secretary and Investor Relations Division
Email investor.relations@tower-bersama.com
RESTATEMENT OF PENYAJIAN KEMBALI
INFORMATION [IFRS S1 83-86, S2 29(A)(III)(3)] INFORMASI [IFRS S1 83-86, S2 29(A)(III)(3)]
Following a review of its environmental data, TBIG Setelah meninjau data lingkungannya, TBIG
identified that 2024 water consumption figures did menemukan bahwa angka konsumsi air tahun 2024
not cover the full reporting year. As a result, previously tidak mencakup seluruh tahun pelaporan. Oleh karena
disclosed water usage figures for 2024 have been itu, angka penggunaan air untuk tahun 2024 yang
restated for better comparability: sebelumnya telah diungkapkan telah disesuaikan
kembali agar lebih mudah dibandingkan:
• Total water usage in 2024 has been restated from • Total penggunaan air pada tahun 2024 telah
1,328,876 liters to 4,243,853 liters disesuaikan kembali dari 1.328.876 liter menjadi
4.243.853 liter
• Municipal water usage has been restated from • Penggunaan air dari jaringan air kota telah
501,876 liters to 952,503 liters disesuaikan dari 501.876 liter menjadi 952.503 liter
• Locally sourced well water has been restated from • Penggunaan air sumur telah disesuaikan dari
827,000 liters to 3,282,350 liters 827.000 liter menjadi 3.282.350 liter
SIGNIFICANT CHANGES PERUBAHAN SIGNIFIKAN
There were no significant changes to our business, such Tidak ada perubahan signifikan dalam bisnis kami,
as mergers, closures, or openings of business units seperti merger, penutupan, atau pembukaan unit
during 2025. Please refer to the 2025 Annual Report for bisnis selama tahun 2025. Silakan merujuk ke Laporan
further information on significant events. Tahunan 2025 untuk informasi lebih lanjut mengenai
peristiwa-peristiwa penting.
15
Page 18
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Sustainable Performance Highlights
Highlight Kinerja Keberlanjutan
Economic Highlights
Highlight Ekonomi
2023 2024 2025
(number / angka)
Number of Telecommunication Sites 24,321
22,475 23,892
Jumlah Site Telekomunikasi
(IDR billion / Rp miliar)
Revenue 6,909.6
6,640.6 6,867.4
Pendapatan
(IDR billion / Rp miliar)
EBITDA 5,940.5
5,727.7 5,869.3
EBITDA
Environment Highlights
Highlight Lingkungan
2023 2024 2025
Sustainability Established a Sustainability and Undertook inaugural Climate Enhanced Climate Risk
Governance ESG Committee under the BOC, Risk Assessment and Assessment by quantifying
Tata Kelola responsible for the implementation and identified material physical transition climate-related
Keberlanjutan management of ESG and sustainability- and transition climate- risks and opportunities.
related matters including but not limited related risks to incorporatePeningkatan Penilaian Risiko
to GHG emissions, climate-related risk, into our Risk Management Iklim melalui pengukuran
human rights and diversity, equity, and Framework. risiko dan peluang yang
inclusion. Melaksanakan Penilaian terkait dengan transisi iklim.
Mendirikan Komite Keberlanjutan Risiko Iklim perdana dan
dan ESG di bawah Dewan Komisaris, mengidentifikasi risiko-
bertanggung jawab atas implementasi risiko fisik dan transisi
dan manajemen masalah terkait ESG yang terkait dengan iklim
dan keberlanjutan termasuk namun untuk dimasukkan ke dalam
tidak terbatas pada emisi gas rumah Kerangka Kerja Manajemen
kaca, risiko terkait iklim, hak asasi Risiko kami.
manusia, dan keragaman, kesetaraan,
serta inklusi.
GRESB Infrastructure Completed inaugural GRESB Attained 88/100 and 2 stars Attained 99/100 and 5 stars
Asset Assessment Infrastructure asset assessment. for GRESB Infrastructure for GRESB Infrastructure
GRESB Infrastructure Menyelesaikan GRESB Infrastruktur Asset Submission in 2024. Asset Submission in 2025.
Asset Assessment Asset Assessment perdana. Meraih 88/100 dan 2 stars Meraih 99/100 dan 5 stars
untuk GRESB Infrastructure untuk GRESB Infrastructure
Asset Submission pada Asset Submission pada
tahun 2024. 2025.
16
Page 19
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Energy Use
(GJ)
Penggunaan Energi
2023 64,309 2024 60,974 2025 54,097
Total GHG Emissions (Location-based)
Total Emisi Gas Rumah Kaca (Berbasis Lokasi) (tCO2e)
2023 12,646 2024 12,404 2025 12,142
Total GHG Emissions (Market-based)
(tCO2e)
Total Emisi Gas Rumah Kaca (Berbasis Pasar)
2023 12,646 2024 10,426 2025 11,450
Water Usage
(liter)
Penggunaan Air
2023 4,677,765 2024 4,234,853* 2025 8,780,100
*) Total water usage has been restated from 1,328,876 liters due to improvements in our data monitoring processes. Please see the section on Water
for more information. / Total penggunaan air telah direvisi dari 1.328.876 liter dikarenakan peningkatan dalam proses pemantauan data kami.
Silakan lihat bagian tentang Air untuk informasi lebih lanjut.
Social Highlights
Highlight Sosial
No. of Employees
Jumlah Karyawan
2023 741 2024 740 2025 870
Training Hours Per Employee
Jam Pelatihan per Karyawan
2023 31.5 2024 27.8 2025 37.7
Employee Workplace Accidents
Kecelakaan Kerja Karyawan
2023 0 2024 0 2025 0
Local Community Complaints Resolved
Jumlah Keluhan Masyarakat Sekitar Terselesaikan
2023 100% 2024 100% 2025 100%
17
Page 20
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
The Board of Directors Letter
Penjelasan Direksi
To Our Respected Stakeholders,
Para Pemegang Saham yang Terhormat,
2025 has been a formative year for TBIG as we advanced Tahun 2025 menjadi tahun yang menentukan bagi
our ambition to accelerate sustainability through TBIG seiring dengan upaya kami mewujudkan ambisi
connected infrastructure amid an evolving industry untuk mempercepat keberlanjutan melalui infrastruktur
landscape. Indonesia’s continued push for digital terintegrasi di tengah lanskap industri yang terus
inclusion, together with the rise of ESG regulation, berkembang. Upaya berkelanjutan Indonesia
places infrastructure providers like us at the center dalam mendorong inklusi digital, bersama dengan
of transformation. At the same time, the operating meningkatnya regulasi ESG, menempatkan penyedia
environment for telecommunications infrastructure infrastruktur seperti kami di pusat transformasi. Di
continued to evolve with industry consolidation saat yang sama, lingkungan operasional infrastruktur
among mobile network operators. In navigating these telekomunikasi terus berkembang seiring dengan
shifts, TBIG remained focused on strengthening konsolidasi industri di kalangan operator jaringan
the foundations of our ESG priorities that allow our seluler. Dalam menghadapi perubahan ini, TBIG tetap
infrastructure to operate responsibly, reliably and in fokus pada penguatan fondasi prioritas ESG kami yang
partnership with the communities we serve. memungkinkan infrastruktur kami beroperasi secara
bertanggung jawab, andal, dan bermitra dengan
masyarakat yang kami layani.
PURSUING ENVIRONMENTAL MENCAPAI KELESTARIAN
SUSTAINABILITY AND LINGKUNGAN DAN KETAHANAN
INFRASTRUCTURE RESILIENCE INFRASTRUKTUR
Environmental sustainability remains an integral Kelestarian lingkungan tetap menjadi bagian integral
part of TBIG’s long-term approach to managing our dari pendekatan jangka panjang TBIG dalam mengelola
infrastructure responsibly. In 2025, we continued infrastruktur kami secara bertanggung jawab. Pada
to strengthen the execution of our environmental tahun 2025, kami terus memperkuat pelaksanaan
initiatives, with strong internal coordination across inisiatif lingkungan kami, dengan koordinasi internal
mitigation and adaptation strategies as well as the yang kuat antara strategi mitigasi dan adaptasi serta
investment considerations associated with them. This pertimbangan investasi yang terkait dengannya.
enhances the transparency and robustness of our Hal ini meningkatkan transparansi dan ketangguhan
planning as climate-related disclosure expectations perencanaan kami seiring meningkatnya ekspektasi
increase. pengungkapan terkait iklim.
In line with global shifts toward standardized Sejalan dengan pergeseran global menuju pelaporan
sustainability reporting, we continued our progressive keberlanjutan yang terstandarisasi, kami terus
alignment with the IFRS S2 Climate-related Disclosure menyelaraskan diri secara progresif dengan Standar
Standards. Our earlier qualitative climate risk assessment Pengungkapan terkait Iklim IFRS S2. Penilaian risiko
identified potential transition and physical climate risks iklim kualitatif kami sebelumnya mengidentifikasi
in the short, medium and long term, according to Net potensi risiko transisi dan risiko fisik iklim dalam jangka
Zero 2050 (limiting temperature rise to 1.5 °C) and pendek, menengah, dan panjang, berdasarkan Skenario
Regional Rivalry Scenarios (temperature rise projected Net Zero 2050 (membatasi kenaikan suhu hingga 1,5
from 2.8°C to 4.6°C). This year, we started quantifying °C) dan Skenario Persaingan Regional (kenaikan suhu
the impact of transition risks and opportunities on the diproyeksikan dari 2,8°C hingga 4,6°C). Tahun ini, kami
business. Quantifying climate impacts allows us to mulai mengukur dampak risiko transisi dan peluang
anticipate the evolving expectations of mobile network terhadap bisnis. Mengukur dampak iklim memungkinkan
operators, investors and regulators, ensuring that our kami mengantisipasi ekspektasi yang terus berkembang
18
Page 21
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
HERMAN
SETYA BUDI
President Director &
Chief Operating Officer
Presiden Direktur &
Chief Operating Officer
19
Page 22
About Us / Tentang kami PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
infrastructure network continues to be a backbone of dari operator jaringan seluler, investor, dan regulator,
national connectivity under different climate scenarios. untuk memastikan jaringan infrastruktur kami tetap
menjadi tulang punggung konektivitas nasional dalam
berbagai skenario iklim.
STRENGTHENING OPERATIONAL MEMPERKUAT KEUNGGULAN
EXCELLENCE AND VALUE CHAIN OPERASIONAL DAN INTEGRITAS
INTEGRITY RANTAI NILAI
Sustainability considerations are embedded into day- Pertimbangan keberlanjutan telah terintegrasi ke
to-day operations and long-term planning at TBIG. We dalam operasional sehari-hari dan perencanaan
continue to review our material sustainability topics to jangka panjang di TBIG. Kami terus meninjau topik-
ensure their continued relevance. As part of this review, topik keberlanjutan yang material untuk memastikan
cybersecurity was identified as a new material topic, relevansinya tetap terjaga. Sebagai bagian dari
reflecting the growing importance of system resilience, peninjauan ini, keamanan siber diidentifikasi sebagai
information security and operational continuity in topik material baru, yang mencerminkan semakin
supporting connected infrastructure. Strengthening pentingnya ketahanan sistem, keamanan informasi,
governance and oversight in this area enables TBIG to dan kelangsungan operasional dalam mendukung
support reliable service delivery and build long-term infrastruktur yang terintegrasi. Memperkuat tata kelola
stakeholder relationships. dan pengawasan di bidang ini memungkinkan TBIG
untuk mendukung penyediaan layanan yang andal
dan membangun hubungan jangka panjang dengan
pemangku kepentingan.
Strengthening governance across our value chain Memperkuat tata kelola di seluruh rantai nilai kami
continues to be a priority. We expanded engagement tetap menjadi prioritas. Kami memperluas keterlibatan
with our core business suppliers, working closely dengan pemasok bisnis inti kami, dengan bekerja
with them to align their practices with our ESG sama secara erat untuk menyelaraskan praktik-praktik
expectations. We aim to maintain clear oversight over mereka dengan harapan ESG kami. Kami bertujuan
the sustainability impacts of our value chain to mitigate untuk mempertahankan pengawasan yang jelas atas
systemic risks and ensure that our infrastructure is built dampak keberlanjutan rantai nilai kami untuk memitigasi
on ethical and responsible foundations. This ensures risiko sistemik dan memastikan infrastruktur kami
that TBIG remains a partner of choice for mobile network dibangun di atas fondasi yang etis dan bertanggung
operators who are equally cognizant of the impact of jawab. Hal ini memastikan TBIG tetap menjadi mitra
the telecommunications value chain. pilihan bagi operator jaringan seluler yang sama-sama
menyadari dampak rantai nilai telekomunikasi.
20
Page 23
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
FOSTERING INCLUSIVE GROWTH AND MENDORONG PERTUMBUHAN INKLUSIF
COMMUNITY VITALITY DAN KEBERLANJUTAN MASYARAKAT
A key part of accelerating sustainability through Salah satu aspek penting dalam mempercepat
connected infrastructure is ensuring that communities keberlanjutan melalui infrastruktur yang terintegrasi
around our towers can benefit from the progress adalah memastikan bahwa masyarakat di sekitar
connectivity enables. We had numerous community menara kami dapat merasakan manfaat dari kemajuan
engagement initiatives in 2025, connected through yang dihasilkan oleh konektivitas. Pada tahun 2025,
our focus on four essential pillars: Education, Health, kami melaksanakan berbagai inisiatif keterlibatan
Culture and Environment. masyarakat yang dihubungkan melalui empat
pilar utama: Pendidikan, Kesehatan, Budaya, dan
Lingkungan.
In 2025, initiatives under the Health pillar focused Pada tahun 2025, inisiatif di bawah pilar Kesehatan
on three priority areas: Healthy Lifestyle, Healthy berfokus pada tiga area prioritas: Gaya Hidup Sehat,
Consumption and Sanitation. These focus areas were Konsumsi Sehat, dan Sanitasi. Area-area fokus ini
shaped by our engagement with governmental agencies dibentuk melalui keterlibatan kami dengan lembaga
and non-governmental organizations, responding to pemerintah dan organisasi non-pemerintah, merespons
local needs and supporting behavioral improvements kebutuhan lokal, serta mendukung perbaikan perilaku
that contribute to overall community well-being. yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat
secara keseluruhan.
We are also invested in empowering local economic Kami juga berkomitmen untuk memberdayakan
agency through our fellowship programs. The inisiatif ekonomi lokal melalui program beasiswa
Culinary Micro-Business Fellowship has provided local kami. Program Beasiswa Usaha Mikro Kuliner telah
entrepreneurs with the tools to scale their livelihoods, membekali para wirausahawan lokal dengan sarana
while our Young Batik Entrepreneur Fellowship untuk mengembangkan usaha mereka, sementara
preserves Indonesia’s batik heritage while equipping Program Beasiswa Wirausaha Batik Muda tidak
the next generation with modern business skills. Both hanya melestarikan warisan batik Indonesia, tetapi
programs contribute to community resilience by helping juga membekali generasi muda dengan keterampilan
local businesses grow alongside TBIG’s presence in their bisnis modern. Kedua program tersebut berkontribusi
regions. terhadap ketahanan masyarakat dengan membantu
usaha lokal berkembang seiring dengan kehadiran TBIG
di wilayah mereka.
By investing in these fundamentals, we aim to build the Dengan berinvestasi pada hal-hal mendasar ini,
human capital necessary for a thriving society. These kami berupaya membangun sumber daya manusia
programs represent our commitment to fostering yang diperlukan untuk mewujudkan masyarakat
a “Social License to Operate” that is built on genuine yang sejahtera. Program-program ini mencerminkan
partnership and shared value. komitmen kami untuk menumbuhkan “Izin Sosial untuk
Beroperasi” yang dibangun di atas kemitraan sejati dan
nilai bersama.
As we look ahead, the Board will continue integrating Kedepannya, Direksi akan terus mengintegrasikan ESG
ESG into the heart of Tower Bersama’s corporate ke dalam strategi korporat Tower Bersama Group,
strategy, ensuring that our growth contributes to untuk memastikan pertumbuhan kami berkontribusi
a more connected, resilient and inclusive Indonesia. pada terwujudnya Indonesia yang lebih terhubung,
tangguh, dan inklusif.
Herman Setya Budi
President Director & Chief of Operating Officer
Presiden Direktur & Chief of Operating Officer
21
Page 24
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK 2 OUR APPROACH TO SUSTAINABILITY Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan 22
Page 25
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
23
Page 26
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK TBIG provides a strategic asset that contributes to the backbone of Indonesia’s digital connectivity. We view the management of Environmental, Social, and Governance (“ESG”) factors as a primary driver of shared value, reaching beyond our immediate clients to connect every corner of society. Consequently, we have integrated sustainable practices into our core strategy, ensuring that our role as a bridge to the digital world also contributes to environmental preservation and social progress. TBIG menyediakan aset strategis yang menjadi tulang punggung konektivitas digital Indonesia. Kami memandang pengelolaan faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (“ESG”) sebagai pendorong utama terciptanya nilai bersama, yang jangkauannya melampaui klien langsung kami untuk menghubungkan setiap lapisan masyarakat. Oleh karena itu, kami telah mengintegrasikan praktik-praktik berkelanjutan ke dalam strategi inti kami, untuk memastikan bahwa peran kami sebagai jembatan menuju dunia digital juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan kemajuan sosial. 24
Page 27
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Materiality Assessment
Penilaian Materialitas
In our initial 2019 materiality assessment, we Dalam penilaian materialitas awal kami pada tahun
established our ESG material topics through stakeholder 2019, kami menetapkan topik-topik material ESG
engagement and mapping to the UN Sustainable kami melalui keterlibatan pemangku kepentingan
Development Goals. To ensure continued relevance dan pemetaan terhadap Tujuan Pembangunan
in our focus areas, the topics were refreshed in 2024. Berkelanjutan PBB. Untuk memastikan relevansi yang
The 2024 assessment used a “double materiality” lens, berkelanjutan di bidang-bidang fokus kami, topik-
which factored in the reciprocal relationship between topik tersebut diperbarui pada tahun 2024. Penilaian
sustainability factors and corporate value. It involved tahun 2024 menggunakan lensa “materialitas ganda”,
creating a long list of topics material for the industry yang memperhitungkan hubungan timbal balik antara
through a benchmarking exercise against international faktor-faktor keberlanjutan dan nilai perusahaan. Hal
reporting standards, including the GRI Standards, SASB ini melibatkan pembuatan daftar panjang topik yang
Standards for Engineering and Construction Services, material bagi industri melalui latihan pembandingan
Telecommunications Services and Real Estate, alongside terhadap standar pelaporan internasional, termasuk
criteria from GRESB Infrastructure Asset Assessment. Standar GRI, Standar SASB untuk Layanan Teknik
dan Konstruksi, Layanan Telekomunikasi, dan Real
Estat, bersama dengan kriteria dari Penilaian Aset
Infrastruktur GRESB.
To prioritize these identified topics and ensure Untuk memprioritaskan topik-topik yang telah
resonance with the realities of our operations, diidentifikasi ini dan memastikan kesesuaiannya
we consulted various business units and corporate dengan realitas operasi kami, kami berkonsultasi
functions. Through this qualitative and quantitative dengan berbagai unit bisnis dan fungsi korporat.
validation, we narrowed our focus to an enhanced set Melalui validasi kualitatif dan kuantitatif ini, kami
of material topics and emerging topics for monitoring. mempersempit fokus kami ke serangkaian topik
This allows us to direct our sustainability investments material yang disempurnakan dan topik-topik baru
toward areas where we can generate the most significant yang perlu dipantau. Hal ini memungkinkan kami untuk
impact for our stakeholders and the environment. mengarahkan investasi keberlanjutan kami ke bidang-
bidang di mana kami dapat menghasilkan dampak
paling signifikan bagi pemangku kepentingan dan
lingkungan.
This year, we have identified Cybersecurity as Tahun ini, kami telah mengidentifikasi Keamanan Siber
a new material topic given the critical role of digital sebagai topik material baru mengingat peran penting
infrastructure in Tower Bersama Group’s operations. infrastruktur digital dalam operasional Tower Bersama
Protecting the Company’s IT systems and data against Group. Melindungi sistem IT dan data Perusahaan dari
disruption, unauthorized access, and cyber threats is gangguan, akses tidak sah, dan ancaman siber sangat
essential to maintaining operational continuity. penting untuk menjaga kelangsungan operasional.
The material topics are reviewed and approved by the Topik-topik material tersebut ditinjau dan disetujui oleh
Board and Sustainability & ESG Committee on an annual Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Keberlanjutan &
basis. ESG setiap tahun.
25
Page 28
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Relevant to SDGs
Material Topics Key Areas of Focus Tujuan Pembangunan
Topik Penting Area Fokus Utama Berkelanjutan yang
Terkait
• Infrastructure investments and developments in high-growth potential
Economic Performance regions aligning with national development priorities.
Kinerja Ekonomi • Job creation and local economic development.
• Maintain strong, positive relationships with customer relationships.
• Leverage technology to optimize operational efficiency and maximize
economic value derived from assets.
• Investasi dan pengembangan infrastruktur di daerah-daerah yang
berpotensi mengalami pertumbuhan tinggi yang selaras dengan
prioritas pembangunan nasional.
• Penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi lokal.
• Menjaga hubungan yang kuat dan positif dengan para pelanggan.
• Memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan efisiensi operasional
dan memaksimalkan nilai ekonomi yang berasal dari aset.
Responsible Business • Implement effective, accountable, and transparent corporate governance
Conduct • Promote transparency of business operations
Perilaku Bisnis yang • Menerapkan tata kelola perusahaan yang efektif, akuntabel, dan
Bertanggung Jawab transparan
• Mempromosikan transparansi operasional bisnis
Supply Chain • Cultivate strong, long-term relationships with reliable suppliers,
Management emphasizing collaboration, quality assurance and mutual benefit
Manajemen Rantai • Mitigate risks associated with single-source dependencies by
diversifying the supplier base
Pasokan
• Incorporate ethical sourcing principles and robust compliance
measures throughout the supply chain
• Membina hubungan jangka panjang yang kuat dengan pemasok yang
dapat diandalkan, dengan menekankan kolaborasi, jaminan kualitas,
dan saling menguntungkan
• Mengurangi risiko yang terkait dengan ketergantungan pada satu
sumber dengan mendiversifikasi basis pemasok
• Menerapkan prinsip-prinsip pengadaan yang etis dan langkah-langkah
kepatuhan yang kuat di seluruh rantai pasokan
Cybersecurity • Protect TBIG’s operational IT infrastructure and data
Keamanan Siber • Compliance to Cybersecurity laws
• Melindungi operasional infrastruktur IT dan data TBIG
• Kepatuhan terhadap undang-undang Keamanan Siber
Employee Health • Maintain and enhance robust safety management practices to
and Well-Being minimize workplace hazards
• Expand and enhance programs that promote both physical and mental
Kesehatan dan
well-being
Kesejahteraan • Foster open communication channels and actively engage employees
Karyawan in health and safety initiatives
• Perform regular internal and external Quality, Health, Safety, and
Environment (“QHSE”) audits
• Strict monitoring and reporting
• Conduct emergency response simulations
• Mempertahankan dan meningkatkan praktik manajemen keselamatan
yang kuat untuk meminimalkan bahaya di tempat kerja
• Memperluas dan meningkatkan program yang mempromosikan
kesejahteraan fisik dan mental
• Membina saluran komunikasi yang terbuka dan secara aktif
melibatkan karyawan dalam inisiatif kesehatan dan keselamatan.
• Melakukan audit Mutu, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan
(“QHSE”) internal dan eksternal secara berkala
• Pemantauan dan pelaporan yang ketat
• Melakukan simulasi tanggap darurat
Employee • Align training programs with identified skills gaps and evolving industry
Competency needs, ensuring employees’ skills remain current
• Foster a culture of continuous learning and development
Training and
• Monitor effectiveness of training and impact on employee performance
Development and business outcomes
Pelatihan dan • Menyelaraskan program pelatihan dengan kesenjangan keterampilan
Pengembangan yang teridentifikasi dan kebutuhan industri yang terus berkembang,
untuk memastikan keterampilan karyawan tetap terkini
Kompetensi Karyawan
• Menumbuhkan budaya pembelajaran dan pengembangan yang
berkelanjutan
• Memantau efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap kinerja
karyawan dan hasil bisnis
26
Page 29
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Relevant to SDGs
Material Topics Key Areas of Focus Tujuan Pembangunan
Topik Penting Area Fokus Utama Berkelanjutan yang
Terkait
• Responsible conduct of operational activities that provide benefits to
Local Communities all stakeholders
Masyarakat Sekitar • Support community empowerment through locally relevant initiatives
• Comply with the laws and regulations at each location of operation
• Pelaksanaan kegiatan operasional yang bertanggung jawab dan
memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan
• Mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inisiatif yang relevan
secara lokal
• Mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di setiap lokasi
operasional
• Develop and implement a roadmap for achieving our Net Zero
Energy and Emissions 2040 target
Energi dan Emisi • Prioritize development and implementation of efficient or renewable
energy technologies
• Mengembangkan dan mengimplementasikan arah strategis untuk
mencapai target Net Zero 2040
• Memprioritaskan pengembangan dan penerapan teknologi energi
yang efisien atau terbarukan
• Responsible procurement and use of construction materials, working
Materials and Waste with suppliers to promote sustainable practices
Material dan Limbah • Ensure safe and responsible management of construction waste
• Minimize waste generation throughout the tower lifecycle
• Pengadaan dan penggunaan bahan konstruksi yang bertanggung
jawab, bekerja sama dengan pemasok untuk mempromosikan
praktik-praktik yang berkelanjutan
• Memastikan pengelolaan limbah konstruksi yang aman dan
bertanggung jawab
• Meminimalkan timbulan limbah di sepanjang siklus hidup menara
Relevant to SDGs
Emerging Topics Key Areas of Focus Tujuan Pembangunan
Topik yang Dikembangkan Area Fokus Utama Berkelanjutan yang
Terkait
Diversity, Equity • Prioritize local employment to enhance community relations, improve
and Inclusion service delivery and improve operational efficiency
Keanekaragaman, • Foster an inclusive workplace culture through promotion of equitable
Kesetaraan dan opportunities for all employees
• Strengthen relationships with employees, customers and investors
Inklusi
by demonstrating commitment to DEI
• Memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk meningkatkan hubungan
dengan masyarakat, meningkatkan pemberian layanan, dan
meningkatkan efisiensi operasional
• Menumbuhkan budaya tempat kerja yang inklusif melalui promosi
kesempatan yang adil bagi semua karyawan
• Memperkuat hubungan dengan karyawan, pelanggan, dan investor
dengan menunjukkan komitmen terhadap DEI
• Promote efficient use of water through raising awareness on
Water water conservation awareness and exploring alternative sources of
Air water
• Mempromosikan penggunaan air yang efisien melalui peningkatan
kesadaran akan kesadaran konservasi air dan mengeksplorasi
sumber-sumber air alternatif
Biodiversity • Conduct biodiversity risk assessments to identify impacts of TBIG’s
Keanekaragaman operations
Hayati • Establish a system for monitoring and reporting on biodiversity impacts
• Melakukan penilaian risiko keanekaragaman hayati untuk
mengidentifikasi dampak operasional TBIG
• Membangun sistem untuk memantau dan melaporkan dampak
keanekaragaman hayati
27
Page 30
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Stakeholder Engagement
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Our capacity to generate value is linked to how Kemampuan kami dalam menciptakan nilai erat terkait
effectively we align our corporate objectives with the dengan seberapa efektif kami menyelaraskan tujuan
priorities of our partners. We have developed a culture perusahaan dengan prioritas para mitra kami. Kami
of active listening and transparency to promote the telah membangun budaya mendengarkan secara
exchange of ideas, allowing us to capture real-time aktif dan transparansi untuk mendorong pertukaran
changes in stakeholder expectations. We maintain these gagasan, sehingga kami dapat menangkap perubahan
responsive feedback loops to ensure that our strategic ekspektasi para pemangku kepentingan secara real-
direction remains resilient and deeply attuned to the time. Kami terus mempertahankan siklus umpan balik
collective success of those we serve, both inside and yang responsif ini untuk memastikan bahwa arah
outside the organization. strategis kami tetap tangguh dan sangat selaras
dengan kesuksesan bersama mereka yang kami layani,
baik di dalam maupun di luar organisasi.
Stakeholders
Forms of Engagement Topics Raised How We Respond
Pemangku
Bentuk Keterlibatan Topik yang Diangkat Bagaimana Kami Menanggapi
Kepentingan
Customers or • Annual satisfaction survey • Well-functioning towers • Ensure the towers operate
Telecommunication • 24/7 call center • Quality of products and services optimally
Operators • Fast responses to feedback/ • Comply with lease agreements
reports/ complaints
Pelanggan • Survei kepuasan tahunan • Menara yang berfungsi dengan • Memastikan menara beroperasi
atau Operator • Pusat panggilan 24/7 baik secara optimal
Telekomunikasi • Kualitas produk dan layanan • Mematuhi perjanjian sewa
• Tanggapan cepat terhadap
umpan balik/laporan/keluhan
Shareholders and • General Meeting of Shareholders • Monitoring and evaluation of the • Preparation of annual reports,
Investors (“GMS”) Company’s performance sustainability reports, and
• Update calls • Dividend payments economic performance
• Investor conferences • Quarterly financial performance
• Public expose reporting
Pemegang Saham • Rapat Umum Pemegang Saham • Pemantauan dan evaluasi • Penyusunan laporan tahunan,
dan Investor (“RUPS”) kinerja Perusahaan laporan keberlanjutan dan
• Memperbaharui Panggilan • Pembayaran dividen kinerja ekonomi
Telepon • Pelaporan kinerja keuangan
• Konferensi investor triwulanan
• Paparan publik
Funding Partners • Maintain good relationships • Monitoring the Company’s • Economic performance
• Meetings and e-mails performance • On time payment of interest and
• Fulfil obligations principal
Mitra Pendanaan • Menjaga hubungan yang baik • Memantau kinerja Perusahaan • Kinerja ekonomi
• Pertemuan dan surel • Memenuhi kewajiban • Pembayaran bunga dan pokok
tepat waktu
Employees • Training • Provide remuneration and QHSE • Remuneration and QHSE
• Meetings with management facilities insurance
• Internal magazines • Involvement in decision-making • Training and education plans
• Communication
• Fair and equal treatment
in career development and
remuneration
Karyawan • Pelatihan • Memberikan remunerasi dan • Remunerasi dan asuransi QHSE
• Pertemuan dengan manajemen fasilitas QHSE • Rencana pelatihan dan
• Majalah internal • Terlibat dalam pengambilan pendidikan
keputusan
• Komunikasi
• Perlakuan yang adil dan sama
dalam pengembangan karir dan
remunerasi
28
Page 31
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Stakeholders
Forms of Engagement Topics Raised How We Respond
Pemangku
Bentuk Keterlibatan Topik yang Diangkat Bagaimana Kami Menanggapi
Kepentingan
Top Management • Periodic meetings • Economic performance • Ensure sound financial health
• Regulatory compliance • Comply with all regulations in
• A healthy, safe and comfortable regions of operations
workplace • Uphold employee Code of
Conduct
Manajemen Puncak • Pertemuan berkala • Kinerja ekonomi • Memastikan kesehatan
• Kepatuhan terhadap regulasi keuangan yang baik
• Tempat kerja yang sehat, aman, • Mematuhi semua regulasi di
dan nyaman wilayah operasional
• Menegakkan Kode Etik
Karyawan
Partners & Suppliers • Meetings and e-mails • Fulfil work contracts and make • Acceptable infrastructure at
on-time payments telecommunication sites
• Infrastructure maintenance • Equal partnership opportunities
• Transparent procurement • Timely payments
processes • Fair and transparent
procurement process
Mitra & Pemasok • Pertemuan dan surel • Memenuhi kontrak kerja dan • Infrastruktur yang dapat
melakukan pembayaran tepat diterima di site telekomunikasi
waktu • Kesempatan kemitraan yang
• Pemeliharaan infrastruktur setara
• Proses pengadaan yang • Pembayaran tepat waktu
transparan • Proses pengadaan yang adil dan
transparan
Government • Coordination meetings • Timely delivery of reports • Management of business
• Using energy efficiently permits and regulations
• Coordination when issuing
bonds and securities
• Energy consumption reports
Pemerintah • Pertemuan koordinasi • Penyampaian laporan tepat • Manajemen izin usaha dan
waktu regulasi bisnis
• Penggunaan energi secara • Koordinasi saat penerbitan
efisien obligasi dan surat berharga
• Laporan konsumsi energi
Local Communities • Community Empowerment • Assistance • Community social assistance
Program • Employment • Community empowerment
program
• Jobs availability
Masyarakat Sekitar • Program Pemberdayaan • Bantuan • Bantuan sosial bagi masyarakat
Masyarakat • Ketenagakerjaan • Program pemberdayaan
masyarakat
• Ketersediaan lapangan kerja
Media • Media gatherings and press • Timely update of information • Ensure clear channels of
conferences as needed communication with key media
contacts
Media • Pertemuan media dan • Pembaruan informasi secara • Memastikan saluran komunikasi
konferensi pers sesuai tepat waktu yang jelas dengan kontak media
kebutuhan utama
Civil Society / • Meetings periodically • Regulatory compliance • Establish key environmental and
Non-Government • Collaborations on key initiatives • Corporate and social community programs
Organization responsibility • Ensure that operations pose
minimal negative impact to
surrounding environment and
communities
Masyarakat Sipil/ • Pertemuan secara berkala • Kepatuhan regulasi • Membangun program
Organisasi • Kolaborasi pada inisiatif utama • Tanggung jawab korporat dan lingkungan dan masyarakat
Non-Pemerintah sosial yang kunci
• Memastikan bahwa operasional
menimbulkan dampak negatif
minimal bagi lingkungan sekitar
dan masyarakat
29
Page 32
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Industry Leadership
Kepemimpinan Industri
At TBIG, we position ourselves as a model of corporate Di TBIG, kami memposisikan diri sebagai teladan dalam
excellence and leadership. We proactively engage with keunggulan dan kepemimpinan korporat. Kami secara
a network of domestic and international associations proaktif berkolaborasi dengan jaringan asosiasi dalam
to advocate for the modernization of the infrastructure dan luar negeri untuk mendorong modernisasi sektor
sector. infrastruktur.
Central to these efforts is our sustained involvement Inti dari upaya ini adalah keterlibatan berkelanjutan
with the Indonesia Global Compact Network (“IGCN”), kami dengan Indonesia Global Compact Network
where we translate sustainable development principles (“IGCN”), di mana kami mengimplementasikan
into practical business strategies through provision prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam
of training. Our participation in these varied industry strategi bisnis praktis melalui penyediaan pelatihan.
collectives allows us to not only refine our own internal Partisipasi kami dalam berbagai kelompok industri ini
standards but also to lead the wider industry toward memungkinkan kami tidak hanya menyempurnakan
ethical growth and shared environmental goals. standar internal kami sendiri, tetapi juga memimpin
industri secara luas menuju pertumbuhan etis dan
tujuan lingkungan bersama.
30
Page 33
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Our affiliation with industry associations is as follows:
Keanggotaan kami dalam asosiasi industri adalah sebagai berikut:
Organization Position
Organisasi Posisi
Indonesia Global Compact Network (‘’IGCN”) Member
Indonesia Global Compact Network (“IGCN”) Anggota
Telecommunication Infrastructure Developer Association (“ASPIMTEL”) Member
Asosiasi Pengembang Menara Telekomunikasi (“ASPIMTEL”) Anggota
Indonesian Telecommunication Society (“MASTEL”) Member
Masyarakat Telematika Indonesia (“MASTEL”) Anggota
Indonesian IOT Association (“ASIOTI”) Treasurer
Asosiasi IOT Indonesia (“ASIOTI”) Bendahara
Indonesia Internet Service Providers Association (“APJII”) Member
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (”APJII”) Anggota
Telecommunication Network Provider Association (“APJATEL”) Supervisory Board and Deputy General Chairman
Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (“APJATEL”) Dewan Pengawas dan Wakil Ketua Umum 2
Institute of Indonesian Chartered Accountants (“IAI”) Member
Ikatan Akuntan Indonesia (“IAI”) Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association (“ICSA”) Member
Indonesia Corporate Secretary Association (“ICSA”) Anggota
Indonesia Publicly Listed Companies Association (”AEI”) Member
Asosiasi Emiten Indonesia (”AEI”) Anggota
31
Page 34
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
2025 Performance Against Targets [IFRS S2 34]
Kinerja Tahun 2025 Terhadap Target [IFRS S2 34]
Material Topics 2025 Target 2025 Performance
Topik Materi Target 2025 Kinerja 2025
Generate revenue of at least IDR 6,867.4 billion Generated revenue of IDR 6,909.6 billion and
Economic and EBITDA of at least IDR 5,869.3 billion EBITDA of IDR 5,940.5 billion
Contribution Menghasilkan pendapatan minimal sebesar Menghasilkan pendapatan sebesar
Kontribusi Ekonomi IDR 6.867,4 miliar dan EBITDA minimal sebesar IDR 6.909,6 miliar dan EBITDA sebesar
IDR 5.869.3 miliar. IDR 5.940,5 miliar.
Implement new initiatives for Workplace, Health,
New initiative: Digitalizing Internal Controls
and Safety from external consultants’ review
Through an E-Audit System
Menerapkan inisiatif baru terkait Tempat Kerja,
Responsible Kesehatan, dan Keselamatan berdasarkan hasil
Inisiatif baru: Digitalisasi Pengendalian Internal
Business Conduct tinjauan konsultan eksternal
Melalui Sistem Audit Elektronik
Perilaku Bisnis yang
Implement the ISO 37001 Implemented the ISO 37001
Bertanggung Jawab (Anti-Bribery Management System) (Anti-Bribery Management System)
Menerapkan ISO 37001 Telah menerapkan ISO 37001
(Sistem Manajemen Anti-Suap) (Sistem Manajemen Anti-Suap)
Conduct audits on 15% of suppliers to ensure Conducted audit on 25% of the core business
Supply Chain compliance with environmental and social suppliers to ensure compliance with environmental
Management procurement criteria and social procurement criteria
Manajemen Rantai Melakukan audit terhadap 15% pemasok untuk Telah dilakukan audit terhadap 25% pemasok bisnis
Pasokan memastikan kepatuhan terhadap kriteria utama untuk memastikan kepatuhan terhadap kriteria
pengadaan yang ramah lingkungan dan sosial pengadaan yang ramah lingkungan dan sosial
Occupational Health
and Well-Safety 0 employee fatalities and injuries 0 employee fatalities and injuries
Kesehatan dan 0 Tidak ada kematian dan cedera karyawan 0 Tidak ada kematian dan cedera karyawan
Keselamatan Kerja
Employee
Competency Training Learning Effectiveness Index score
Learning Effectiveness Index score was 93%
and Development greater than 92%
Pelatihan dan Nilai Indeks Efektivitas Pembelajaran
Nilai Indeks Efektivitas Pembelajaran
Pengembangan adalah 93%
lebih besar dari 92%
Kompetensi Karyawan
Local Communities 100% of complaints resolved 100% of complaints resolved
Masyarakat Sekitar 100% keluhan diselesaikan 100% keluhan diselesaikan
Energy Management 5% reduction in energy intensity Achieved
Manajemen Energi pengurangan intensitas energi sebesar 5% Telah tercapai
Transitioned towards cleaner energy sources
through installations of solar panels and
Continue to implement carbon reduction procurement of renewable energy certificates
Greenhouse Gas (RECs), and optimized operational efficiency
Emissions initiatives across our operations (scope 1 and 2)
through equipment upgrades
Emisi Gas Rumah Terus mengimplementasikan inisiatif
Beralih ke sumber energi yang lebih ramah
Kaca pengurangan karbon di seluruh operasional lingkungan melalui pemasangan panel surya dan
kami (cakupan 1 dan 2). pembelian sertifikat energi terbarukan (REC), serta
mengoptimalkan efisiensi operasional melalui
pembaruan peralatan.
Ensure all construction material suppliers meet
Suppliers have met existing ESG supplier
existing ESG supplier selection criteria
Materials and Waste selection criteria
Material dan Limbah Memastikan semua pemasok bahan bangunan
Pemasok telah memenuhi kriteria seleksi
memenuhi kriteria pemilihan pemasok ESG
pemasok ESG yang berlaku
yang ada
32
Page 35
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
2026 Targets
Target 2026
Material Topics 2026 Target
Topik Materi Target 2026
Generate revenue of at least IDR 6,909.6 billion and EBITDA of at least
Economic Performance IDR 5,940.5 billion.
Kinerja Ekonomi Menghasilkan pendapatan minimal Rp 6.909,6 miliar dan EBITDA
minimal Rp 5.940,5 miliar.
Implement new initiatives for Workplace, Health, and Safety from
external consultants’ review.
Responsible Business Conduct Menerapkan inisiatif baru terkait Tempat Kerja, Kesehatan, dan
Perilaku Bisnis yang Bertanggung Jawab Keselamatan berdasarkan hasil tinjauan dari konsultan eksternal.
Implement the ISO 37001 (Anti-Bribery Management System).
Menerapkan ISO 37001 (Sistem Manajemen Anti-Suap).
Conduct audits on 15% of suppliers to ensure compliance with
Supply Chain Management environmental and social procurement criteria.
Manajemen Rantai Pasokan Melakukan audit terhadap 15% pemasok untuk memastikan kepatuhan
terhadap kriteria pengadaan yang ramah lingkungan dan sosial.
Cybersecurity[NEW] 0 material data and security breaches.
Keamanan Siber[BARU] 0 pelanggaran data dan keamanan material.
Occupational Health and Safety 0 employee fatalities and injuries.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja 0 kematian dan cedera karyawan.
Employee Competency Training
and Development Learning Effectiveness Index score greater than 92%.
Pelatihan dan Pengembangan Nilai Indeks Efektivitas Pembelajaran lebih besar dari 92%.
Kompetensi Karyawan
Local Communities 100% of complaints resolved.
Masyarakat Sekitar 100% keluhan telah diselesaikan.
Energy Management 5% reduction in energy intensity.
Manajemen Energi pengurangan intensitas energi sebesar 5%.
Continue to implement initiatives to achieve net zero across our
Greenhouse Gas Emissions operations (scope 1 and 2) by 2040.
Emisi Gas Rumah Kaca Terus mengimplementasikan inisiatif pengurangan karbon di seluruh
operasional kami (cakupan 1 dan 2) pada tahun 2040.
Ensure all construction material suppliers meet existing ESG supplier
Materials and Waste selection criteria.
Material dan Limbah Pastikan semua pemasok bahan bangunan memenuhi kriteria pemilihan
pemasok ESG yang berlaku.
33
Page 36
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Sustainability Challenges and Opportunities
Tantangan dan Peluang Keberlanjutan
Operating a network that spans Indonesia requires Mengelola jaringan yang menjangkau seluruh Indonesia
a strategy that addresses diverse ESG challenges and membutuhkan strategi yang mampu menangani
opportunities. We continuously engage the various berbagai tantangan dan peluang di bidang ESG. Kami
business units to understand their ESG perspectives and secara terus-menerus berkoordinasi dengan berbagai
update our protocols to ensure our growth considers unit bisnis untuk memahami perspektif ESG mereka dan
them. memperbarui protokol kami guna memastikan bahwa
pertumbuhan kami memperhitungkan hal-hal tersebut.
Challenges / Tantangan
Environmental • Maintaining compliance with numerous local and national environmental and zoning
regulations.
Challenges • Managing resource-intensive land leasing and acquisition processes.
Tantangan • Navigating additional regulations for towers located in conservation areas.
Lingkungan • Transition to renewable energy requires customers and vendor support.
• Enhancing tower sites against climate change and natural disasters.
• Memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan lingkungan dan tata ruang, baik
di tingkat lokal maupun nasional.
• Mengelola proses penyewaan dan akuisisi lahan yang membutuhkan sumber daya
besar.
• Menangani peraturan tambahan yang berlaku bagi menara yang berlokasi di kawasan
konservasi.
• Transisi ke energi terbarukan memerlukan dukungan dari pelanggan dan pemasok.
• Meningkatkan ketahanan lokasi menara terhadap perubahan iklim dan bencana alam.
Social Challenges • Resistance from the community for towers located in highly populated residential and
commercial areas.
Tantangan Sosial • Obtaining approval and permission from local residents and the community requires
extensive outreach.
• Ensuring the safety of all residents and the community within the radius of the tower
height.
• Ongoing need to address communities’ misconceptions about the towers.
• Penolakan dari masyarakat terhadap menara yang berlokasi di kawasan pemukiman
dan komersial yang padat penduduk.
• Untuk mendapatkan persetujuan dan izin dari warga setempat dan masyarakat,
diperlukan upaya sosialisasi yang luas.
• Memastikan keselamatan seluruh warga dan masyarakat di dalam radius setinggi
menara tersebut.
• Kebutuhan yang terus-menerus untuk mengklarifikasi kesalahpahaman masyarakat
mengenai menara-menara tersebut.
Governance • Complexity in tailoring compliance to diverse regulations across regional and district
governments.
Challenges • Coordinating oversight of sub-contractors to ensure compliance with local regulations.
Tantangan Tata • Difficulty in responding to licensing regulations across the country.
Kelola • Kesulitan dalam menyesuaikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan yang berlaku
di tingkat pemerintah daerah dan kabupaten.
• Mengkoordinasikan pengawasan terhadap subkontraktor untuk memastikan
kepatuhan terhadap peraturan setempat.
• Kesulitan dalam menanggapi peraturan perizinan di seluruh negeri.
Economic • Availability of sustainability-linked financing and capital based on robust sustainability
performance targets.
Opportunities
• Ketersediaan pembiayaan dan modal yang terkait dengan keberlanjutan berdasarkan
Peluang Ekonomi target kinerja keberlanjutan yang kokoh.
34
Page 37
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
The ESG challenges are mitigated through the following Tantangan ESG diatasi melalui inisiatif-inisiatif berikut:
initiatives:
• Having 17 offices across our headquarters and • Memiliki 17 kantor, kantor pusat dan regional untuk
regional locations to ensure effective compliance memastikan kepatuhan yang efektif terhadap
with local and regional regulations. peraturan daerah dan setempat.
• Maintaining a robust world-class asset management • Menjaga sistem manajemen aset kelas dunia yang
system which enables quick response to operational kokoh yang memungkinkan respons cepat terhadap
and/or social issues. masalah operasional dan/atau sosial.
• Establishing long-term customer leases which • Menjalin perjanjian sewa jangka panjang dengan
provide stability to business operations. pelanggan yang memberikan stabilitas bagi operasi
bisnis.
• Implementing Corporate Social Responsibility • Menerapkan program Tanggung Jawab Sosial
(“CSR”) programs that empower local communities Perusahaan (“CSR”) yang memberdayakan
surrounding our towers. masyarakat sekitar di sekitar menara kami.
• Embedding strong governance principles Group- • Menanamkan prinsip-prinsip tata kelola yang kuat
wide. di seluruh Grup.
35
Page 38
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Sustainability Risk Management
Manajemen Risiko Keberlanjutan
Securing the resilience of our infrastructure depends on Menjaga ketahanan infrastruktur kami bergantung
the integration of ESG factors into our core oversight pada integrasi faktor-faktor ESG ke dalam kerangka
framework. We evaluate our risk landscape to determine kerja pengawasan inti kami. Kami mengevaluasi lanskap
which sustainability issues should be prioritized to risiko kami untuk menentukan isu-isu keberlanjutan
prevent operational disruptions. Having proactive mana yang harus diprioritaskan guna mencegah
management ensures business continuity of our tower gangguan operasional. Penerapan manajemen proaktif
network and is our central duty to our clients and wider memastikan kelangsungan bisnis jaringan menara kami
stakeholder network. dan merupakan tanggung jawab utama kami terhadap
pelanggan serta jaringan pemangku kepentingan yang
lebih luas.
We have identified four key sustainability-related risks: Kami telah mengidentifikasi empat risiko utama yang
berkaitan dengan keberlanjutan:
Talent Management Occupational Health Compliance with Tower Resilience
Manajemen Sumber and Safety Hazards Environmental Laws Against Natural
Daya Manusia During Tower and Regulations Disasters and Other
Construction and Site Kepatuhan terhadap Unforeseen Damage
Maintenance hukum dan peraturan Ketahanan menara
Bahaya kesehatan dan lingkungan terhadap bencana
keselamatan kerja selama alam dan kerusakan tak
pembangunan menara terduga lainnya
dan pemeliharaan lokasi
Talent Management
Manajemen Sumber Daya Manusia
Our path toward sustainable growth depends on Perjalanan kami menuju pertumbuhan
the collective contributions of our employees berkelanjutan bergantung pada kontribusi
across every business function. To ensure we bersama para karyawan di seluruh fungsi
remain an employer of choice, we implement bisnis. Untuk memastikan kami tetap menjadi
broad-based compensation and benefits. These perusahaan pilihan, kami menerapkan sistem
include: kompensasi dan tunjangan yang komprehensif.
Hal ini mencakup:
• An integrated Career Management System • Sistem Manajemen Karier terintegrasi
that empowers employees to chart clear yang memberdayakan karyawan untuk
career and personal development paths as merancang jalur karier dan pengembangan
outlined in their Individual Development Plan pribadi yang jelas sebagaimana tercantum
(“IDP”). dalam Individual Development Plan (“IDP”).
36
Page 39
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
• Competitive remuneration that is aligned • Remunerasi yang kompetitif dan selaras
with industry standards and market rates. dengan standar industri serta tarif pasar.
• Training programs that cover both soft • Program pelatihan yang mencakup
skills and job-specific learning, with flexible baik keterampilan non-teknis maupun
delivery options to accommodate diverse pembelajaran khusus pekerjaan, dengan
employee needs. opsi penyampaian yang fleksibel untuk
mengakomodasi kebutuhan karyawan yang
beragam.
• Comprehensive medical coverage, such as • Jaminan kesehatan menyeluruh, seperti
health insurance, life and disability insurance, asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan
and inclusion in the company-wide work cacat, serta keikutsertaan dalam program
accident insurance plan. asuransi kecelakaan kerja perusahaan.
• Sponsors wellness and sports activities. • Menyelenggarakan kegiatan kebugaran dan
olahraga.
Occupational Health and Safety Hazards During Tower Construction and Site Maintenance
Bahaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja Selama Pembangunan Menara dan Pemeliharaan Lokasi
Protecting our workforce, external partners, Melindungi tenaga kerja kami, mitra eksternal,
and the local public is a priority for us, given the dan masyarakat sekitar merupakan prioritas
hazards associated with telecommunications bagi kami, mengingat risiko yang terkait
tower construction. We operate with the dengan pembangunan menara telekomunikasi.
understanding that the technical complexities Kami beroperasi dengan kesadaran bahwa
of tower assembly require rigorous oversight kompleksitas teknis dalam perakitan menara
to prevent harm to our contractors and the memerlukan pengawasan yang ketat untuk
neighboring environment. These challenges are mencegah terjadinya cedera pada kontraktor
mitigated through: kami dan dampak negatif terhadap lingkungan
sekitar. Tantangan-tantangan ini diminimalkan
melalui:
• Rigorous supervision of third-party • Pengawasan ketat terhadap kontraktor
contractors during the entire Construction, pihak ketiga selama seluruh proses
Mechanical and Electrical (“CME”) process Konstruksi, Mekanik, dan Listrik (“CME”)
and we mandate procedures like harnessing dan kami mewajibkan prosedur seperti
and guardrails to prevent falls during tower penggunaan sabuk pengaman dan pagar
maintenance. pengaman untuk mencegah jatuh selama
pemeliharaan menara
• We enforce strict protocols and standard • Kami menerapkan protokol ketat dan
operating procedures (“SOPs”) including prosedur operasional standar (“SOP”),
the use of safety equipment and the need termasuk penggunaan peralatan
for employees and subcontractors to have keselamatan dan kewajiban bagi karyawan
a tower-climbing certificate. Regional site serta subkontraktor untuk memiliki sertifikat
employees monitor subcontractors to pendakian menara. Karyawan di lokasi
guarantee adherence to these guidelines regional memantau subkontraktor untuk
and SOPs. memastikan kepatuhan terhadap pedoman
dan SOP ini.
• After the towers are operational, we also • Setelah menara beroperasi, kami juga
conduct regular repair and maintenance melakukan pekerjaan perbaikan dan
works to ensure the performance and pemeliharaan rutin untuk memastikan
integrity of the towers. kinerja dan integritas menara.
37
Page 40
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Compliance with Environmental Laws and Regulations
Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan Lingkungan
Operating thousands of tower locations Mengoperasikan ribuan lokasi menara
requires constant alignment with different memerlukan keselarasan yang terus-menerus
localized environmental regulations. dengan berbagai peraturan lingkungan
The threat of groundwater or soil contamination setempat. Ancaman kontaminasi air tanah atau
at these properties introduces a liability that tanah di lokasi-lokasi tersebut menimbulkan risiko
we must manage as a site operator and lessee. hukum yang harus kami kelola sebagai operator
Even in cases where we are not the source of dan penyewa lokasi. Bahkan dalam kasus di
pollution, we may still be held responsible for the mana kami bukanlah sumber pencemaran, kami
resulting cleanup expenses. Beyond immediate tetap dapat dimintai pertanggungjawaban atas
site issues, our profitability is sensitive to the biaya pembersihan yang timbul. Di luar masalah
evolving legal landscape. We track changes in langsung di lokasi, profitabilitas kami sangat
environmental legislation and local tax codes to dipengaruhi oleh perkembangan lanskap hukum.
avoid operational limits or financial retributions Kami memantau perubahan dalam undang-
that could stem from non-compliance. undang lingkungan dan peraturan perpajakan
lokal untuk menghindari batasan operasional
atau sanksi finansial yang dapat timbul akibat
ketidakpatuhan.
These challenges are mitigated through: Tantangan-tantangan ini diatasi melalui:
• Proactive compliance across all our sites, • Kepatuhan proaktif di seluruh lokasi kami,
in line with the applicable local rules and sesuai dengan peraturan dan regulasi lokal
regulations. yang berlaku.
• Training staff on evolving regulations. • Pelatihan staf mengenai regulasi yang terus
berkembang.
• Ensure proper documentation on the • Memastikan dokumentasi yang tepat
environmental works as required by law. mengenai pekerjaan lingkungan sesuai
dengan ketentuan hukum.
In accordance with prevailing environmental Sesuai dengan peraturan lingkungan yang
regulations in Indonesia, TBIG’s tower berlaku di Indonesia, kegiatan pengembangan
development activities are classified as small- menara TBIG diklasifikasikan sebagai proyek
scale projects and therefore not subject to skala kecil dan oleh karena itu tidak tunduk
mandatory detailed environmental impact pada penilaian dampak lingkungan terperinci
assessments. In meeting its regulatory yang wajib. Dalam memenuhi kewajiban
obligations, TBIG prepares and implements regulasinya, TBIG menyusun dan menerapkan
a Statement of Commitment to Environmental Pernyataan Komitmen terhadap Pengelolaan
Management and Monitoring, as required by dan Pemantauan Lingkungan, sebagaimana
applicable laws and regulations. diwajibkan oleh undang-undang dan peraturan
yang berlaku.
38
Page 41
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Tower Resilience Against Natural Disasters and Other Unforeseen Damage
Ketahanan Menara Terhadap Bencana Alam dan Kerusakan Tak Terduga Lainnya
The geographic distribution of our network Penyebaran geografis jaringan kami di seluruh
across Indonesia exposes our infrastructure to Indonesia membuat infrastruktur kami rentan
regional environmental hazards and unexpected terhadap bahaya lingkungan regional dan
physical damage. As any compromise to our kerusakan fisik yang tak terduga. Karena setiap
towers directly threatens the service reliability gangguan pada menara kami secara langsung
of our clients, we prioritize the protection of the mengancam keandalan layanan bagi pelanggan
towers through the following measures: kami, kami memprioritaskan perlindungan
menara melalui langkah-langkah berikut:
• Maintain comprehensive insurance coverage • Menjaga cakupan asuransi yang
for all our telecommunications sites, komprehensif untuk semua lokasi
including business interruption insurance telekomunikasi kami, termasuk asuransi
and coverage for natural disasters. gangguan operasional dan perlindungan
terhadap bencana alam.
• Rigorous site selection and preparation • Persyaratan seleksi dan persiapan lokasi
requirements, documented in the site yang ketat, sebagaimana tercantum dalam
acquisition (“SITAC”) operating procedures, prosedur operasional akuisisi lokasi (“SITAC”),
mandates soil (for greenfield sites) and mewajibkan dilakukannya pengujian tanah
concrete tests (for rooftops) to ensure (untuk lokasi baru) dan pengujian beton
the use of appropriate reinforcements and (untuk atap gedung) guna memastikan
foundations at all locations. penggunaan penguat dan pondasi yang
sesuai di semua lokasi.
39
Page 42
Our Approach to Sustainability / Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Sustainability Governance
Tata Kelola Keberlanjutan
OVERSIGHT BY THE BOARD OF PENGAWASAN OLEH
COMMISSIONERS AND DEWAN KOMISARIS DAN
DIRECTORS [IFRS S2 6(A)] DIREKSI [IFRS S2 6(A)]
TBIG’s Board of Commissioners (“BOC”) and Board of Dewan Komisaris dan Direksi TBIG menjalankan
Directors (“BOD”) exercise the highest level of oversight pengawasan tingkat tertinggi atas seluruh hal yang
over all sustainability matters. By receiving frequent berkaitan dengan keberlanjutan. Dengan menerima
updates on the ESG landscape, the Board of Directors pembaruan berkala mengenai perkembangan ESG,
is equipped to make decisions that steer our corporate Direksi memiliki kemampuan untuk mengambil
responsibility initiatives. This oversight culminates in the keputusan yang mengarahkan inisiatif tanggung
formal approval of our annual sustainability reports and jawab korporat kami. Pengawasan ini bermuara pada
material topics. persetujuan resmi atas laporan keberlanjutan tahunan
dan topik-topik material kami.
Our ESG initiatives are managed by a Sustainability and Inisiatif ESG kami dikelola oleh Komite Keberlanjutan
ESG Committee that supervises the implementation dan ESG yang mengawasi pelaksanaan program
of programs across the Company. This body focuses di seluruh Perusahaan. Badan ini berfokus pada
on addressing material topics, including the targets penanganan topik material, termasuk target yang
set for each material topic and the initiatives planned. ditetapkan untuk setiap topik material dan inisiatif
Policy updates are raised by relevant departments and yang direncanakan. Pembaruan kebijakan diajukan oleh
submitted for regular executive approval. Through this departemen terkait dan diajukan untuk persetujuan
structure, the senior management maintains control over eksekutif secara berkala. Melalui struktur ini,
the company’s sustainability direction while ensuring manajemen senior mempertahankan kendali atas arah
that human rights and climate-related vulnerabilities are keberlanjutan perusahaan sambil memastikan bahwa
systematically managed. The roles and responsibilities kerentanan terkait hak asasi manusia dan iklim dikelola
of the Sustainability and ESG Committee are formalized secara sistematis. Peran dan tanggung jawab Komite
in the Charter of Sustainability and ESG Committee, Keberlanjutan dan ESG diformalkan dalam Piagam
found on the Company’s website. [IFRS S2 6(a)(i)] Komite Keberlanjutan dan ESG, yang dapat ditemukan
di situs web Perusahaan. [IFRS S2 6(a)(i)]
To ensure effective oversight of climate-related risks Untuk memastikan pengawasan yang efektif terhadap
and opportunities, the Company maintains a process risiko dan peluang terkait iklim, Perusahaan menerapkan
for identifying climate-related skill and knowledge suatu proses untuk mengidentifikasi kesenjangan
gaps. [IFRS S2 6(a)(ii)] keterampilan dan pengetahuan terkait iklim. [IFRS S2 6(a)(ii)]
The BOC, BOD and the Sustainability and ESG Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Keberlanjutan
Committee incorporate climate-related risks and dan ESG memasukkan risiko dan peluang terkait
opportunities into decision-making processes by iklim ke dalam proses pengambilan keputusan
assessing them alongside financial and operational dengan menilainya bersamaan dengan prioritas
business priorities. The Committee updates the BOC bisnis di bidang keuangan dan operasional. Komite
and BOD at least twice a year. [IFRS S2 6(a)(iii)] tersebut memberikan laporan terbaru kepada
Dewan Komisaris dan Direksi setidaknya dua kali
setahun. [IFRS S2 6(a)(iii)]
40
Page 43
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
DELEGATION TO MANAGEMENT DELEGASI KEPADA MANAJEMEN
The responsibility for ESG management is shared Tanggung jawab atas pengelolaan ESG dibagi antara
between the Chief of Enterprise Risk Management, Chief of Enterprise Risk Management, Chief of Business
Chief of Business Support, Corporate Secretary and Support, Corporate Secretary dan Investor Relations.
Investor Relations. These departments coordinate Departemen-departemen ini berkoordinasi dalam
the identification of material priorities and manage mengidentifikasi prioritas-prioritas material serta
relationships with external partners to embed mengelola hubungan dengan mitra eksternal guna
sustainability into daily business functions. Specifically, mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam fungsi-
Chief of Enterprise Risk Management, the Corporate fungsi bisnis sehari-hari. Secara khusus, Tim Chief of
Secretary and Investor Relations team determines the Enterprise Risk Management, Corporate Secretary dan
various sustainability targets considering stakeholder Investor Relations menentukan berbagai target
priorities, while the Chief of Business Support handles keberlanjutan dengan mempertimbangkan prioritas
the implementation of the agreed initiatives. This pemangku kepentingan, sementara Chief of Business
bridges the gap between our strategic targets and our Support menangani pelaksanaan inisiatif yang telah
daily operations. disepakati. Hal ini menjembatani kesenjangan antara
target strategis kami dan operasi sehari-hari.
The management decisions of these teams are regularly Keputusan manajemen dari tim-tim ini ditinjau secara
reviewed by the Sustainability and ESG Committee to berkala oleh Komite Keberlanjutan dan ESG untuk
ensure that the Company is nimble in adapting to new memastikan bahwa Perusahaan dapat dengan lincah
challenges and feedback. [IFRS S2 6(b)] beradaptasi terhadap tantangan dan masukan
baru. [IFRS S2 6(b)]
41
Page 44
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK 3 ECONOMICS AND GOVERNANCE Kinerja Ekonomi dan Tata Kelola Perusahaan 42
Page 45
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
43
Page 46
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
TBIG builds long-term value by maintaining solid TBIG membangun nilai jangka panjang dengan
financial performance and practicing clear, accountable mempertahankan kinerja keuangan yang solid serta
governance. As an independent tower operator in menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan
Indonesia, we lease space on our towers for antennas dan akuntabel. Sebagai operator menara independen
and related equipment through long-term lease di Indonesia, kami menyewakan ruang pada menara
agreements with telecommunications companies. Our kami untuk antena dan perangkat terkait lainnya melalui
approach depends on steady, ongoing collaboration perjanjian sewa jangka panjang dengan perusahaan
with these providers, who rely on us to help maintain telekomunikasi. Pendekatan kami bergantung pada
and expand their network coverage. kolaborasi berkelanjutan yang stabil dengan para
penyedia jasa tersebut, yang mempercayakan
pemeliharaan dan perluasan jangkauan jaringan mereka
kepada kami.
We have grown our national presence to more than Kami telah memperluas jangkauan nasional kami hingga
24,321 sites by combining organic growth with targeted mencakup lebih dari 24.321 site melalui kombinasi
acquisitions. pertumbuhan organik dan akuisisi yang strategis.
Economic Contribution
Konstribusi Ekonomi
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
Our position as a major telecommunications Posisi kami sebagai penyedia infrastruktur
infrastructure provider in Indonesia allows us to play telekomunikasi terkemuka di Indonesia memungkinkan
an important role in supporting the country’s economic kami untuk memainkan peran penting dalam mendukung
progress. Our operations create jobs across our value kemajuan ekonomi negara ini. Kegiatan operasional
chain and add to public revenue through the taxes we kami menciptakan lapangan kerja di seluruh rantai
generate. By delivering infrastructure that enables digital nilai kami dan berkontribusi pada pendapatan negara
connectivity, we help stimulate economic activity in melalui pajak yang dihasilkan. Dengan menyediakan
emerging areas and widen access to essential services infrastruktur yang memungkinkan konektivitas digital,
such as financial tools, healthcare, and education. kami membantu menstimulasi aktivitas ekonomi di
Although our performance relies on strong customer wilayah-wilayah berkembang dan memperluas akses
partnerships and maintaining a positive market terhadap layanan esensial seperti instrumen keuangan,
reputation, being a trusted infrastructure provider gives layanan kesehatan, dan pendidikan. Meskipun kinerja
us the opportunity to deepen these relationships by kami bergantung pada kemitraan pelanggan yang kuat
demonstrating clear economic and social benefits. dan pemeliharaan reputasi pasar yang positif, menjadi
penyedia infrastruktur yang terpercaya memberikan
kami kesempatan untuk memperdalam hubungan
tersebut dengan menunjukkan manfaat ekonomi dan
sosial yang nyata.
44
Page 47
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
We create economic value by expanding our Kami menghasilkan nilai ekonomi melalui
infrastructure in a deliberate and measured way. pengembangan infrastruktur yang terencana dan
We commit resources only after applying strict terukur. Pengalokasian sumber daya dilakukan secara
assessment standards, which require long-term leasing selektif dengan menerapkan standar penilaian yang
commitments before we build new sites or purchase ketat, di mana komitmen sewa jangka panjang menjadi
existing ones. Typical lease durations are around ten prasyarat utama sebelum dilakukannya pembangunan
years for tower assets and between five and eight years site baru atau akuisisi aset yang sudah ada. Umumnya,
for Distributed Antenna System (DAS) networks. durasi kontrak sewa berkisar sepuluh tahun untuk aset
menara dan antara lima hingga delapan tahun untuk
jaringan Distributed Antenna System (DAS).
To amplify our economic contribution, our strategy Untuk memperkuat kontribusi ekonomi kami, strategi
encompasses targeted initiatives across multiple perusahaan mencakup berbagai inisiatif terukur di
dimensions: berbagai dimensi:
• Maintaining strong relationships with customers, • Menjaga hubungan yang erat dengan pelanggan,
suppliers, communities and local governments to pemasok, masyarakat, dan pemerintah daerah
accelerate identification of prime tower locations to guna mempercepat identifikasi lokasi menara yang
meet customer needs with additional collocations strategis demi memenuhi kebutuhan pelanggan
and build-to-suite towers and streamline the SITAC melalui penambahan kolokasi dan pembangunan
and licensing processes menara baru sesuai pesanan (build-to-suit), serta
mempermudah proses SITAC dan perizinan.
• Prioritizing infrastructure investments in regions • Memprioritaskan investasi infrastruktur di wilayah-
with significant growth potential wilayah dengan potensi pertumbuhan yang
signifikan.
• Aligning our growth trajectory with national • Menyelaraskan arah pertumbuhan perusahaan
development priorities dengan prioritas pembangunan nasional
Our ability to generate economic value depends on Kemampuan kami untuk menghasilkan nilai ekonomi
the strength of our operational systems. By managing bergantung pada kekuatan sistem operasional
our infrastructure through an integrated approach, we kami. Dengan mengelola infrastruktur kami melalui
can meet customer requirements consistently while pendekatan terintegrasi, kami dapat memenuhi
creating economic benefits for local communities and kebutuhan pelanggan secara konsisten sekaligus
other stakeholders. menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat
sekitar dan pemangku kepentingan lainnya.
Our Network Operation Center (NOC), located at our Network Operation Center (“NOC”) kami, yang
Head Office in Jakarta, functions as the main hub for berlokasi di Kantor Pusat Jakarta, berfungsi sebagai
monitoring and managing activity across our sites. With pusat utama untuk pemantauan dan pengelolaan
support from our TBIGSys platform, we maintain round- seluruh aktivitas di site menara kami. Dengan dukungan
the-clock visibility of our tower and fiber assets, helping platform TBIGSys, kami mempertahankan visibilitas
ensure reliable performance for our customers and aset menara dan serat optik secara nonstop selama 24
consistent connectivity for end-users. jam penuh, untuk memastikan kinerja yang andal bagi
pelanggan kami serta konektivitas yang konsisten bagi
seluruh pengguna akhir.
We use sensors and smart devices across our sites Kami menggunakan sensor dan smart devices di
to support preventive maintenance and enable quick seluruh site kami untuk mendukung pemeliharaan
resolution of technical issues. This approach helps preventif dan memungkinkan penyelesaian cepat atas
reduce service interruptions and sustain the level of masalah teknis. Pendekatan ini membantu mengurangi
availability our telecommunications partners rely on. gangguan layanan dan menjaga tingkat ketersediaan
Our incident management system further supports this yang diandalkan oleh mitra telekomunikasi kami.
by prioritizing issues according to their potential impact Sistem manajemen insiden kami semakin mendukung
on service performance. Clear communication channels hal ini dengan memprioritaskan masalah berdasarkan
45
Page 48
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
across various platforms keep our NOC team, field staff, potensi dampaknya terhadap kinerja layanan. Saluran
subcontractors, customers, and nearby communities komunikasi yang jelas di berbagai platform memastikan
connected, allowing coordination to run smoothly. tim NOC, staf lapangan, subkontraktor, pelanggan,
As a result, we can respond quickly to customer dan masyarakat sekitar tetap terhubung, sehingga
needs, uphold continuous connectivity for businesses koordinasi dapat berjalan dengan lancar. Hasilnya,
and communities, and enhance the economic value kami dapat merespons kebutuhan pelanggan dengan
generated from our infrastructure. cepat, menjaga konektivitas yang berkelanjutan
bagi bisnis dan masyarakat, serta meningkatkan nilai
ekonomi yang dihasilkan dari infrastruktur kami.
To maintain our commitment to operational excellence, Untuk menjaga komitmen terhadap keunggulan
we have set the following targets: operasional, kami telah menetapkan target-target
sebagai berikut:
Objective Target
Tujuan Target
Total Availability • Network maximum downtime 8 hours/year
Total Ketersediaan • Server maximum downtime 2 hours/year
• Waktu henti (downtime) jaringan maksimum 8 jam/tahun
• Waktu henti (downtime) server maksimum 2 jam/tahun
Security Trends Incidents Zero security incidents in a year
Tren Insiden Keamanan Nihil insiden keamanan (Zero security incidents) dalam satu tahun
46
Page 49
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
STRATEGIC LOCATION AND LOKASI STRATEGIS DAN
EFFICIENT MANAGEMENT OF PENGELOLAAN MENARA
TELECOMMUNICATION TOWERS TELEKOMUNIKASI YANG EFISIEN
Our infrastructure management process considers economic Proses pengelolaan infrastruktur kami mengintegrasikan
value at each stage, from choosing new locations through aspek nilai ekonomi di setiap tahapan, mulai dari identifikasi
acquisition, construction, installation, and day-to-day lokasi baru melalui proses akuisisi, konstruksi, instalasi,
operations. By assessing potential sites based on expected hingga operasional harian. Dengan mengevaluasi potensi
demand and future growth, we position our towers to deliver lokasi berdasarkan proyeksi permintaan dan pertumbuhan
strong economic outcomes for operators and surrounding masa depan, kami menempatkan menara-menara kami
communities. Prioritizing efficient operations and sustainable untuk memberikan hasil ekonomi yang optimal bagi para
practices helps us maintain long-term stakeholder relationships operator serta masyarakat sekitar. Memprioritaskan efisiensi
and generate steady returns that enable continued expansion operasional dan praktik berkelanjutan membantu kami
of Indonesia’s infrastructure network. menjaga hubungan jangka panjang dengan para pemangku
kepentingan serta menghasilkan imbal hasil yang stabil, guna
mendukung ekspansi berkelanjutan jaringan infrastruktur di
seluruh Indonesia.
1
ANTENNA Site
Selection dan
Identification
Seleksi dan
Identifikasi Site
2
Site Acquisition
Akuisisi Site
MICROWAVE
3
Construction,
Mechanical and
Electrical
Konstruksi,
Mekanis dan
Listrik
LIGHT
4
Ready for
Installation
Siap untuk
Instalasi
5
Site
Maintenance
Pemeliharaan
Site
ELECTRICAL CONNECTION
47
Page 50
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
2025 Performance: Direct Economic Value Generated and Distributed
Kinerja 2025: Nilai Ekonomi Langsung Dihasilkan dan Didistribusikan
(in IDR billions / dalam miliar Rupiah)
Description 2023 2024 2025 Uraian
Economic Value Generated Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Operating Revenue 6,641 6,867 6,907 Pendapatan Usaha
Economic Value Distributed Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Cost Revenue 1,902 1,941 1,946 Beban Pokok Pendapatan
Employee Salaries and Benefits 314 352 347 Gaji Karyawan dan Manfaat
Dividend Payments 1,316 1,244 529 Pembayaran Dividen
Pembayaran kepada Pemerintah
Payments to the Government (Tax) 666 704 688
(Pajak)
Investments in the Community 10.2 10.7 12.9 Investasi untuk Masyarakat
Jumlah Nilai Ekonomi
Total Economic Value Distributed 4,208 4,252 3,524
yang Didistribusikan
Nilai Ekonomi Langsung
Direct Economic Value Retained 2,433 2,615 3,382
yang Ditahan
MEETING CUSTOMER NEEDS TO DRIVE MEMENUHI KEBUTUHAN PELANGGAN
ECONOMIC VALUE DEMI MENDORONG NILAI EKONOMI
Our capacity to deliver lasting economic value Kapasitas kami dalam menghasilkan nilai ekonomi yang
depends on how effectively we anticipate and respond berkelanjutan bergantung pada efektivitas kami dalam
to changing customer expectations. Each year, mengantisipasi dan merespons ekspektasi pelanggan
we survey the four major telecommunications operators yang dinamis. Setiap tahun, kami melakukan survei
we work with to assess their satisfaction with our terhadap empat operator telekomunikasi utama yang
services, gathering feedback from operational teams menjadi mitra kerja kami untuk mengevaluasi tingkat
to senior management. In 2025, we engaged a different kepuasan mereka terhadap layanan kami, dengan
independent provider to conduct the survey and the menghimpun masukan mulai dari tim operasional
results are therefore not directly comparable with hingga manajemen senior. Pada tahun 2025, kami
the previous year. TBIG received an overall score of melibatkan penyedia independen yang berbeda untuk
87.1 out of 100 and continues to perform favorably melaksanakan survei tersebut, sehingga hasilnya
relative to industry peers. The feedback guide our tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan
strategic priorities and help us refine our operations so tahun sebelumnya. TBIG memperoleh skor keseluruhan
that our contributions remain aligned with market needs. sebesar 87,1 dari 100 dan terus menunjukkan performa
yang unggul dibandingkan dengan perusahaan
sejenis di industri. Masukan yang menjadi panduan
bagi prioritas strategis kami dan membantu kami
menyempurnakan operasional agar kontribusi kami
tetap selaras dengan kebutuhan pasar.
48
Page 51
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Responsible Business Conduct
Perilaku Bisnis yang Bertanggung Jawab
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
As a provider of telecommunications tower Sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi,
infrastructure, we play a central role in enabling kami memegang peran sentral dalam mewujudkan
digital connectivity, linking network operators with konektivitas digital, yang menghubungkan operator
the communities that rely on their services. This jaringan dengan masyarakat yang bergantung pada
responsibility requires us to uphold ethical conduct as layanan mereka. Tanggung jawab ini mengharuskan
a core element of how we operate, rather than treating kami untuk menjunjung tinggi perilaku etis sebagai
it as an optional commitment. Acting responsibly elemen inti dari cara kami beroperasi, bukan sekedar
supports financial accountability and helps ensure menganggapnya sebagai komitmen yang bersifat
that we can continue operating in the areas where our opsional. Penerapan perilaku bisnis yang bertanggung
towers are located, extending our impact beyond simple jawab mendukung akuntabilitas keuangan dan
compliance with regulations. memastikan keberlanjutan operasional kami di
wilayah tempat infrastruktur kami berada, sehingga
memperluas dampak positif kami melampaui sekadar
kepatuhan terhadap regulasi.
Ethical failures in our sector can create significant risks Kegagalan penegakan etika di sektor kami
for the business. Non compliance or improper behavior dapat menimbulkan risiko signifikan bagi bisnis.
may lead to legal action, financial losses, and damage to Ketidakpatuhan atau perilaku yang tidak semestinya
our reputation, all of which could disrupt our operations. dapat memicu tindakan hukum, kerugian finansial,
More importantly, any erosion of trust could weaken serta kerusakan reputasi, yang secara keseluruhan
stakeholder confidence and, in extreme situations, berpotensi mengganggu operasional kami. Lebih dari
jeopardize long term customer contracts. At the same itu, setiap penurunan kepercayaan dapat melemahkan
time, strong ethical practices offer clear advantages. keyakinan pemangku kepentingan dan, dalam situasi
As expectations for transparency rise, our governance ekstrem, membahayakan kontrak pelanggan jangka
approach strengthens our market position. Consistently panjang. Di sisi lain, praktik etika yang kuat memberikan
following high standards allows us to build and maintain keuntungan yang nyata. Seiring dengan meningkatnya
trust among customers, partners, and communities. ekspektasi atas transparansi, pendekatan tata kelola
kami memperkuat posisi pasar perusahaan. Konsistensi
dalam mematuhi standar tinggi memungkinkan kami
untuk membangun dan menjaga kepercayaan di antara
pelanggan, mitra, dan masyarakat.
Operating with integrity and upholding ethical principles Menjalankan operasional dengan integritas serta
is essential not only for supporting economic progress menjunjung tinggi prinsip-prinsip etika merupakan hal
but also for ensuring that such progress remains durable yang krusial, tidak hanya dalam mendukung kemajuan
and aligned with environmental, social, and governance ekonomi, tetapi juga untuk memastikan bahwa
priorities. Demonstrating responsibility and openness kemajuan tersebut tetap berkelanjutan dan selaras
benefits all stakeholders, helping TBIG attract investors, dengan prioritas Lingkungan, Sosial dan Tata kelola
retain engaged employees, and maintain constructive (ESG). Perwujudan tanggung jawab dan keterbukaan
relationships with customers and the wider community. memberikan manfaat bagi seluruh pemangku
kepentingan, membantu TBIG dalam menarik minat
investor, mempertahankan karyawan yang berdedikasi,
serta menjaga hubungan konstruktif dengan pelanggan
dan masyarakat luas.
49
Page 52
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
Ethical and business conduct matters, including Hal-hal yang berkaitan dengan etika dan perilaku
anti‑bribery, corruption prevention, conflicts of interest bisnis, termasuk anti-penyuapan, pencegahan
and misconduct, are overseen at the BOD level. These korupsi, benturan kepentingan, serta pelanggaran
matters are reviewed by senior executives as part of perilaku, diawasi secara langsung pada tingkat Direksi.
collective management oversight, with accountability Hal-hal tersebut ditinjau oleh pimpinan eksekutif
residing at the executive level. Day‑to‑day coordination sebagai bagian dari pengawasan manajemen kolektif,
and implementation is led by the Chief of Enterprise dengan tanggung jawab penuh berada pada tingkat
Risk Management and relevant functions, with material eksekutif. Koordinasi dan implementasi operasional
ethics matters escalated to the BOD and BOC as harian dipimpin oleh Chief of Enterprise Risk
appropriate. Management beserta fungsi-fungsi terkait, di mana
masalah etika yang bersifat material akan dieskalasi
kepada Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan
prosedur yang berlaku.
Anti-Corruption and Whistleblowing Policy Kebijakan Anti-Korupsi dan Whistleblowing
Our Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy forms Kebijakan Anti-Suap dan Anti-Korupsi kami
a central element of our governance approach, setting merupakan elemen utama dalam pendekatan tata
out clear expectations for how business should be kelola perusahaan, yang menetapkan ekspektasi jelas
conducted transparently. The policy covers all parts mengenai bagaimana bisnis harus dijalankan secara
of the Tower Bersama Group, including employees, transparan. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh unit di
affiliated entities, and external partners. We share these Tower Bersama Group, termasuk karyawan, entitas
requirements with all relevant stakeholders and provide afiliasi, serta mitra eksternal. Kami mensosialisasikan
annual training to ensure everyone understands the persyaratan ini kepada seluruh pemangku kepentingan
ethical standards we expect them to follow. terkait dan menyelenggarakan pelatihan tahunan
untuk memastikan seluruh pihak memahami standar
etika yang kami wajibkan untuk mereka patuhi.
100% of employees, including the BOC and BOD, received training and/or awareness on
the Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy in 2025
100% karyawan, termasuk Dewan Komisaris dan Direksi, telah mendapatkan pelatihan dan/atau
sosialisasi mengenai Kebijakan Anti-Suap dan Anti-Korupsi pada tahun 2025
To uphold this commitment, we operate a whistleblowing Untuk menjunjung tinggi komitmen ini, kami
system that offers protected and confidential channels mengoperasikan sistem pelaporan pelanggaran
for reporting concerns about unlawful or improper (whistleblowing system) yang menyediakan saluran
behavior by internal or external parties. This includes terlindungi dan rahasia untuk melaporkan kekhawatiran
potential breaches of our Code of Ethics, company terkait perilaku melanggar hukum atau tidak etis oleh
regulations, corruption, theft, extortion, fraud, bribery, pihak internal maupun eksternal. Hal ini mencakup
and conflicts of interest. Reports are submitted through potensi pelanggaran Kode Etik, peraturan perusahaan,
our dedicated platform and are reviewed by TBIG’s korupsi, pencurian, pemerasan, penipuan (fraud),
Good Corporate Governance (GCG) Implementation penyuapan, dan konflik kepentingan. Laporan
Control Team, which works under the direct oversight of disampaikan melalui platform khusus kami dan
the President Director and the Board of Commissioners. ditinjau oleh Tim Pengendali Implementasi Tata Kelola
We share all related policies with governance body Perusahaan yang Baik (GCG) TBIG, yang bekerja di
members, employees, and business partners via email, bawah pengawasan langsung Presiden Direktur dan
50
Page 53
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
and we continue to provide timely refresher training Dewan Komisaris. Kami mensosialisasikan seluruh
through the Anti‑Bribery Management System to ensure kebijakan terkait kepada anggota tata kelola, karyawan,
awareness across all stakeholders. dan mitra bisnis melalui email, serta senantiasa
menyelenggarakan pelatihan penyegaran yang
berkala melalui Sistem Manajemen Anti-Penyuapan
guna memastikan sosialisasi untuk seluruh pemangku
kepentingan.
In 2025, this system proved effective as we successfully Pada tahun 2025, sistem ini terbukti efektif di mana
investigated and resolved 70 reported complaints, kami berhasil menginvestigasi dan menyelesaikan
with no confirmed incidents of corruption. Our 70 pengaduan yang masuk, tanpa adanya insiden
achievement of the SNI ISO 37001: 2016 Anti-Bribery korupsi yang terkonfirmasi. Pencapaian kami atas
Management System Certificate in July 2023 and Sertifikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan SNI
ISO 37001:2016 Surveillance Certificate in April 2025 ISO 37001: 2016 pada Juli 2023 serta Sertifikat
from TUV Rheinland further validates our anti-bribery Surveilans ISO 37001:2016 pada April 2025 dari TUV
management processes. Rheinland semakin memvalidasi keandalan proses
manajemen anti-penyuapan perusahaan.
Our approach to ethical business practices is further Pendekatan kami terhadap praktik bisnis yang etis
strengthened through the following measures taken semakin diperkuat melalui langkah-langkah berikut
annually: yang dilakukan setiap tahun:
1. Knowledge Refreshment: All employees, both full- 1. Penyegaran Pengetahuan: Seluruh karyawan, baik
time and part-time, and business partners, including penuh waktu maupun paruh waktu, serta mitra
contractors, participate in refresher sessions on the bisnis, termasuk kontraktor, berpartisipasi dalam
Company’s Anti‑Bribery Management System and sesi penyegaran mengenai Sistem Manajemen
related business conduct policies. These sessions Anti-Penyuapan Perusahaan dan kebijakan perilaku
address key areas such as how to report violations, bisnis terkait. Sesi ini membahas area-area utama
the use of the whistleblowing platform, the integrity seperti cara melaporkan pelanggaran, penggunaan
pact, and the procedures for applying these platform pelaporan (whistleblowing), pakta
measures in practice. integritas, serta prosedur penerapan langkah-
langkah tersebut secara praktis.
2. Bribery Risk Assessments: The Company carries out 2. Penilaian Risiko Penyuapan: Perusahaan
detailed bribery risk assessments across all 36 work melaksanakan penilaian risiko penyuapan secara
units, reviewing the effectiveness of anti bribery and mendetail di seluruh 36 unit kerja, meninjau
anti corruption controls by identifying, analyzing, efektivitas pengendalian anti-penyuapan dan anti-
and evaluating bribery risks within each unit. korupsi dengan mengidentifikasi, menganalisis,
serta mengevaluasi risiko penyuapan di masing-
masing unit.
Please refer to TBIG’s 2025 Annual Report for more Silakan merujuk pada Laporan Tahunan TBIG Tahun
information on the Anti-Corruption and Whistleblowing 2025 untuk informasi lebih lanjut mengenai Kebijakan
System. Our policies are also publicly available, and Anti-Korupsi dan Sistem Whistleblowing. Kebijakan kami
more information can be found through the links below: juga tersedia untuk publik, dan informasi selengkapnya
dapat ditemukan melalui tautan di bawah ini:
Tower Bersama Group 2025 Annual Report Tower Bersama Group 2025 Annual Report
Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy
Whistleblower Policy Whistleblower Policy
51
Page 54
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Digitalizing Internal Controls Through Digitalisasi Pengendalian Internal Melalui
an E-Audit System Sistem E-Audit
To maintain effective, accountable and transparent Untuk menjaga praktik tata kelola yang efektif,
governance practices, TBIG has enhanced our internal akuntabel, dan transparan, TBIG telah memperkuat
controls through the digitalization of audit processes. pengendalian internal kami melalui digitalisasi proses
The e-audit system was developed following a thorough audit. Sistem e-audit dikembangkan setelah melalui
review of TBIG’s existing manual audit workflows, peninjauan mendalam terhadap alur kerja audit manual
covering data collection, testing, documentation and TBIG yang ada saat ini, mencakup pengumpulan data,
reporting. This review helped identify areas where pengujian, dokumentasi, hingga pelaporan. Peninjauan
processes could be streamlined and where greater ini membantu mengidentifikasi area di mana proses
standardization would improve the quality of audit dapat disederhanakan dan standarisasi yang lebih luas
outcomes. dapat meningkatkan kualitas hasil audit.
Through the TBIGSys platform, Auditors and Auditees Melalui platform TBIGSys, Auditor dan Auditee kini
are now able to access audit schedules, review findings, dapat mengakses jadwal audit, meninjau temuan,
monitor trends and track the progress of corrective memantau tren, serta melacak progres tindakan
actions. Auditees can input the root causes of audit perbaikan. Auditee dapat memasukkan akar penyebab
findings and set completion timelines, ensuring that dari temuan audit dan menetapkan lini masa
follow-up actions are properly monitored. All audit penyelesaian, untuk memastikan bahwa tindakan
information is captured in real time and maintained in tindak lanjut dipantau dengan semestinya. Seluruh
a traceable format. informasi audit dicatat secara real-time dan dikelola
dalam format yang dapat ditelusuri.
The introduction of the e-audit system also strengthens Implementasi sistem e-audit ini juga memperkuat
TBIG’s internal control mechanisms, as access is only mekanisme pengendalian internal TBIG, karena hak
granted to the appointed Auditors and Auditees to akses hanya diberikan kepada Auditor dan Auditee yang
prevent unauthorized use of audit information and ditunjuk untuk mencegah penggunaan informasi audit
improve transparency of reporting to management. oleh pihak yang tidak berwenang serta meningkatkan
transparansi pelaporan kepada manajemen.
Code of Conduct Kode Etik
The TBIG Code of Conduct acts as the primary reference Kode Etik TBIG bertindak sebagai referensi utama
for expected behavior and ethical standards across the bagi perilaku yang diharapkan dan standar etika di
organization, offering clear direction for all employees seluruh organisasi, memberikan arahan yang jelas bagi
as well as members of the Board of Directors and Board seluruh karyawan serta anggota Direksi dan Dewan
of Commissioners. It ensures that our conduct reflects Komisaris. Pedoman ini memastikan bahwa perilaku
our vision, mission, culture, and core values, while also kami mencerminkan visi, misi, budaya, dan nilai-nilai
requiring adherence to applicable regulations in areas inti perusahaan, sekaligus mewajibkan kepatuhan
such as manpower, taxation, capital markets, and terhadap peraturan yang berlaku di berbagai bidang
environmental management in Indonesia and in the seperti ketenagakerjaan, perpajakan, pasar modal, dan
markets where we operate abroad.Our focus on meeting manajemen lingkungan, baik di Indonesia maupun di
regulatory requirements delivered strong outcomes pasar internasional tempat kami beroperasi. Fokus kami
in 2025, with no incidents of legal or regulatory non dalam memenuhi persyaratan kepatuhan membuahkan
compliance that resulted in fines or sanctions. hasil yang positif pada tahun 2025, di mana tidak
terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap hukum
maupun regulasi yang berujung pada denda atau sanksi.
The TBIG Code of Conduct is publicly accessible, and Kode Etik TBIG dapat diakses oleh publik, dan rincian
more details can be found through the provided link: lebih lanjut dapat ditemukan melalui tautan berikut:
Code of Conduct. Code of Conduct.
Board Structure, Diversity and Performance Struktur, Keberagaman, dan Kinerja Dewan
Our governance system is supported by a board Sistem tata kelola kami didukung oleh struktur dewan
structure designed to provide strong oversight and yang dirancang untuk memberikan pengawasan
52
Page 55
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
strategic direction. The BOC, appointed by and yang kuat dan arahan strategis. Dewan Komisaris,
accountable to shareholders, oversees management yang diangkat oleh dan bertanggung jawab kepada
and offers strategic input to the BOD. Assisting the pemegang saham, bertugas mengawasi manajemen
BOC is the Nomination and Remuneration Committee, serta memberikan masukan strategis kepada Direksi.
which helps determine the composition of both boards. Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris
The committee reviews candidates using criteria such dibantu oleh Komite Nominasi dan Remunerasi yang
as diversity, independence, and relevant expertise, and berperan dalam menentukan komposisi Dewan
it also evaluates board performance while advising on Komisaris dan Direksi tersebut. Komite meninjau para
skills development, remuneration frameworks, and kandidat berdasarkan kriteria seperti keberagaman,
related policies. independensi, dan keahlian yang relevan, serta
mengevaluasi kinerja dewan sambil memberikan
rekomendasi mengenai pengembangan kompetensi,
kerangka remunerasi, dan kebijakan terkait lainnya.
Day-to-day management of the Company falls under Pengelolaan Perseroan harian berada di bawah
the purview of the BOD, whose members bear both kewenangan Direksi, di mana para anggotanya memikul
individual and collective responsibility for TBIG’s tanggung jawab baik secara individu maupun kolektif
performance. atas kinerja TBIG.
Our emphasis on leadership diversity is reflected in Penekanan kami pada keberagaman kepemimpinan
the broad mix of backgrounds represented among our tercermin dari beragamnya latar belakang yang
Commissioners and Directors. Women make up 25% terwakili di jajaran Dewan Komisaris dan Direksi kami.
of the Board of Commissioners, while independent Komposisi perempuan mencakup 25% dari Dewan
members account for half of the board. Candidates for Komisaris, sementara anggota independen mewakili
the Board of Directors are assessed against a wide range setengah dari anggota Dewan Komisaris. Kandidat
of criteria, including professional capability, expertise, Direksi dinilai berdasarkan berbagai kriteria, termasuk
integrity, and experience relevant to TBIG’s needs. Final kapabilitas profesional, keahlian, integritas, serta
decisions on appointments, dismissals, remuneration, pengalaman yang relevan dengan kebutuhan strategis
and performance evaluations rest with our shareholders. TBIG. Keputusan akhir mengenai pengangkatan,
pemberhentian, remunerasi, serta evaluasi kinerja
berada di tangan pemegang saham kami.
Our performance evaluation process involves several Proses evaluasi kinerja kami melibatkan beberapa
layers of oversight. Working together with the Audit lapisan pengawasan. Bekerja sama dengan Komite
Committee, the Board of Commissioners conducts Audit, Dewan Komisaris melakukan penilaian mendalam
detailed assessments to review how effectively each untuk meninjau efektivitas fungsi setiap komite. Hasil
committee is functioning. The 2025 evaluations evaluasi tahun 2025 menunjukkan performa yang
indicated strong performance across all committees. kuat di seluruh komite perusahaan. Rincian lebih lanjut
Further details can be found in the 2025 Annual Report. dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan 2025
The BOD oversees an operational review process Direksi mengawasi proses tinjauan operasional yang
that brings together updates from all divisions and menghimpun pembaruan informasi dari seluruh divisi
departments. Division and Department Heads submit dan departemen. Kepala Divisi dan Departemen
routine reports on daily activities to their directors, who menyampaikan laporan rutin mengenai aktivitas
then share these updates across the BOD to support harian kepada direktur masing-masing, yang kemudian
coordination. Directors stay engaged in managing membagikan pembaruan tersebut di lingkungan Direksi
performance by giving ongoing feedback and holding guna mendukung koordinasi lintas fungsi. Para Direktur
regular appraisal discussions with the leaders of each tetap terlibat aktif dalam mengelola kinerja dengan
unit. This layered approach supports strong oversight memberikan umpan balik yang berkelanjutan serta
and promotes clear communication and accountability mengadakan diskusi penilaian rutin dengan pimpinan
throughout the Company. Further details on our board setiap unit. Pendekatan berlapis ini mendukung
structure and remuneration can be found in the 2025 pengawasan yang kuat serta mendorong komunikasi
Annual Report. yang jelas dan akuntabilitas di seluruh tingkatan
Perusahaan. Informasi lebih lanjut mengenai struktur
dewan dan remunerasi kami dapat ditemukan dalam
Laporan Tahunan 2025.
53
Page 56
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Supply Chain Management
Manajemen Rantai Pasokan
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
We support uninterrupted connectivity and efficient Kami mendukung konektivitas yang tidak terputus
operations by prioritizing ethical sourcing and dan operasional yang efisien dengan memprioritaskan
maintaining reliable supplier relationships. As much of pengadaan yang etis dan menjaga hubungan pemasok
TBIG’s supply chain involves materials and services for yang andal. Mengingat sebagian besar rantai pasokan
tower construction and maintenance, any disruption, TBIG melibatkan material dan layanan untuk konstruksi
whether from geopolitical factors or supplier issues, serta pemeliharaan menara, gangguan apa pun, baik
can lead to delays and higher costs. Unethical practices dari faktor geopolitik maupun masalah pemasok,
within the supply chain can also undermine our dapat menyebabkan penundaan dan peningkatan
reputation and weaken stakeholder trust, reinforcing the biaya. Praktik yang tidak etis dalam rantai pasokan
need for strong oversight. By broadening our supplier juga dapat merusak reputasi kami dan melemahkan
base, we will reduce reliance on single sources and limit kepercayaan pemangku kepentingan, sehingga
the impact of potential disruptions. Strong partnerships memperkuat perlunya pengawasan yang ketat. Dengan
with suppliers also help us uphold quality standards and memperluas basis pemasok, kami akan mengurangi
improve operational performance. ketergantungan pada sumber tunggal dan membatasi
dampak dari potensi gangguan. Kemitraan yang kuat
dengan pemasok juga membantu kami dalam menjaga
standar kualitas dan meningkatkan kinerja operasional.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
TBIG recognizes the importance of maintaining strong TBIG menyadari pentingnya menjaga hubungan
relationships with the goods and service providers that yang kuat dengan penyedia barang dan jasa yang
support our infrastructure and operational activities mendukung infrastruktur dan aktivitas operasional
across Indonesia. All procurement processes, including kami di seluruh Indonesia. Seluruh proses pengadaan,
outsourcing, materials sourcing, consulting services, termasuk alih daya (outsourcing), sumber material,
construction needs, logistics, and office supplies are jasa konsultasi, kebutuhan konstruksi, logistik, hingga
managed by the Procurement Division, which oversees perlengkapan kantor dikelola secara terpusat oleh
and coordinates these activities Divisi Pengadaan yang bertugas mengawasi serta
mengoordinasikan seluruh aktivitas tersebut.
Upstream in the tower construction process, TBIG Pada sisi hulu (upstream) dalam proses konstruksi
adheres to stringent Site Acquisition and Civil menara, TBIG mematuhi Prosedur Operasi Standar
Mechanical Electrical (“SACME”) SOPs throughout (SOP) Site Acquisition and Civil Mechanical
its telecommunication infrastructure development Electrical (“SACME”) yang ketat di seluruh tahapan
process. Downstream, we foster strong collaborations pengembangan infrastruktur telekomunikasi.
with telecommunication operator clients to enable safe Sedangkan pada sisi hilir (downstream), kami
and reliable tower structures. membina kolaborasi yang kuat dengan klien operator
telekomunikasi guna mewujudkan struktur menara
yang aman dan andal.
In 2025, TBIG engaged with 224 supply chain partners, Pada tahun 2025, TBIG bekerja sama dengan 224
reflecting a 22% decrease compared to the previous mitra rantai pasokan, yang menunjukkan penurunan
year. All suppliers are local to Indonesia and operate sebesar 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh
across various provinces in the country. pemasok tersebut merupakan entitas lokal Indonesia
yang beroperasi di berbagai provinsi di seluruh wilayah
nusantara.
54
Page 57
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
TBIG has a series of SOPs, from supplier selection to TBIG memiliki serangkaian Prosedur Operasi Standar
renewal, to ensure the Company’s business partners (SOP), mulai dari seleksi hingga pembaruan masa
comply with TBIG’s standards and national regulations. kerja pemasok, guna memastikan bahwa mitra bisnis
In 2023, TBIG updated its supplier selection criteria to Perusahaan mematuhi standar internal TBIG serta
incorporate anti-bribery and corruption considerations regulasi nasional yang berlaku. Pada tahun 2023,
alongside stringent QHSE requirements. All suppliers TBIG memperbarui kriteria seleksi pemasok dengan
must hold an occupational health and safety certification mengintegrasikan pertimbangan anti-suap dan korupsi
that complies with ISO 45001, along with any other di samping persyaratan QHSE (Quality, Health, Safety,
industry specific certifications. They are also required and Environment) yang ketat. Seluruh pemasok wajib
to sign an Integrity Pact, confirming their commitment memiliki sertifikasi kesehatan dan keselamatan kerja
to fair competition, avoiding conflicts of interest, yang sesuai dengan standar ISO 45001, serta sertifikasi
maintaining confidentiality, following labor regulations, spesifik industri lainnya yang relevan. Selain itu, mereka
and upholding anti corruption standards. The diwajibkan untuk menandatangani Pakta Integritas
Procurement Team, together with Vendor Management, sebagai bentuk komitmen terhadap persaingan
conducts due diligence checks to verify each supplier’s usaha yang sehat, penghindaran konflik kepentingan,
legal standing and track record. menjaga kerahasiaan informasi, kepatuhan terhadap
regulasi ketenagakerjaan, serta penegakan standar
anti-korupsi. Tim Pengadaan bersama dengan Vendor
Management melakukan uji kelayakan (due diligence)
untuk memverifikasi legalitas dan rekam jejak setiap
pemasok.
Vendor audits covering areas such as health and safety Pada tahun 2025, audit vendor yang mencakup aspek
and anti-bribery were conducted on 25 larger suppliers kesehatan, keselamatan, dan anti-penyuapan telah
in 2025. We will be expanding the scope of these audits dilaksanakan terhadap 25 pemasok strategis. Kami
to include environmental factors in 2026. These vendor berencana untuk memperluas cakupan audit ini dengan
audits primarily focused on network-related vendors menyertakan faktor lingkungan pada tahun 2026. Audit
that undergo periodic evaluation, including SACME, vendor ini difokuskan terutama pada vendor yang
maintenance and fiber optic service providers. The audit terkait dengan jaringan yang menjalani evaluasi berkala,
process comprises both preventive and corrective audits, termasuk penyedia layanan SACME (Site Acquisition
designed to identify potential risks early and address and Civil Mechanical Electrical), pemeliharaan, dan
performance or compliance issues in a timely manner. serat optik. Proses audit terdiri dari audit preventif dan
Preventive audits are initiated based on indicators such korektif, yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi
as partner order capacity or vendor location. Corrective risiko secara dini serta menangani masalah kinerja
audits may be triggered by management requests for atau kepatuhan secara tepat waktu. Audit preventif
specific areas, the identification of corporate audit dilakukan berdasarkan indikator seperti kapasitas
findings, significant drop in performance or poor pesanan mitra atau lokasi geografis vendor. Sementara
evaluation ratings across consecutive assessment itu, audit korektif dapat dipicu oleh permintaan
periods. The audits are conducted by TBIG’s Vendor manajemen untuk area tertentu, identifikasi temuan
Management team and covers administrative and legal audit korporat, penurunan kinerja yang signifikan,
compliance, financial soundness, technical performance atau peringkat evaluasi yang buruk selama periode
and on-site conditions. Vendors are required to provide penilaian berturut-turut. Audit dilaksanakan oleh tim
financial statements, corporate documentation as Vendor Management TBIG dan mencakup kepatuhan
clear evidence for our verification. Site visits are also administratif dan hukum, kesehatan finansial, kinerja
undertaken to validate vendors’ operational activities. teknis, serta kondisi operasional di lapangan. Pemasok
The findings from these audits are communicated to diwajibkan menyerahkan laporan keuangan dan
vendors with required corrective actions and follow-up dokumentasi korporat sebagai bukti nyata untuk proses
reviews are conducted to monitor progress since the verifikasi kami. Kunjungan lapangan juga dilakukan
last audit. untuk memvalidasi aktivitas operasional vendor.
Temuan dari audit ini dikomunikasikan kepada vendor
disertai dengan tindakan korektif yang diperlukan, dan
peninjauan tindak lanjut dilakukan untuk memantau
kemajuan sejak audit terakhir.
55
Page 58
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
As part of the Vendor Management team’s Sebagai bagian dari tanggung jawab tim Vendor
responsibilities, all new vendors take part in mandatory Management, seluruh vendor baru wajib mengikuti
induction training on TBIG’s QHSE policies. Additional pelatihan induksi mengenai kebijakan QHSE
capacity building sessions such as first aid training are (Quality, Health, Safety, and Environment) TBIG. Sesi
also offered to equip vendors with skills that support peningkatan kapasitas tambahan, seperti pelatihan
workplace safety and help reduce potential risks. Many pertolongan pertama (P3K), juga ditawarkan untuk
of our supplier relationships span multiple years, and membekali vendor dengan keterampilan yang
these commitments are reinforced annually. In 2025, mendukung keselamatan kerja serta membantu
anti-bribery awareness training was provided for all memitigasi potensi risiko di lingkungan kerja. Banyak
vendors. dari hubungan kemitraan kami dengan pemasok terjalin
selama bertahun-tahun, dan komitmen ini senantiasa
diperkuat secara tahunan melalui tinjauan kepatuhan.
Pada tahun 2025, lokakarya penyegaran sosialisasi
anti-penyuapan telah diselenggarakan bagi seluruh
vendor guna memastikan pemahaman yang mendalam
terhadap standar etika bisnis Perusahaan.
Resilience within our supply chain is an important Ketahanan dalam rantai pasokan merupakan
consideration during vendor selection. As part of our Risk pertimbangan penting dalam proses seleksi pemasok
Management framework, we assess potential disruptions kami. Sebagai bagian dari kerangka kerja Manajemen
to the flow of goods from vendors and plan for such Risiko, TBIG melakukan penilaian komprehensif
interruptions accordingly. For existing vendors, all are terhadap potensi gangguan pada arus barang dari
obliged to comply with relevant Indonesian legislation, pemasok dan menyusun rencana mitigasi yang
including UU No.1 Tahun 1970 on Occupational Safety, terukur untuk menghadapi risiko interupsi tersebut.
UU No.13 Tahun 2003 on Labor, UU No.32 Tahun 2009 Bagi pemasok eksisting, seluruhnya diwajibkan untuk
on Environmental Protection and Management and PP mematuhi peraturan perundang-undangan Indonesia
No. 50 Tahun 2012 on Occupational Safety and Health yang relevan, mencakup UU No. 1 Tahun 1970 tentang
Management System. These legal requirements are Keselamatan Kerja, UU No. 13 Tahun 2003 tentang
explicitly stated and reaffirmed in all annual cooperation Ketenagakerjaan, UU No. 32 Tahun 2009 tentang
agreements with the suppliers. TBIG also conducts Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta
regular QHSE refresher training for regional vendors, PP No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen
aligning with the ISO 14001 Standard. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Persyaratan hukum
ini dinyatakan secara eksplisit dan ditegaskan kembali
dalam seluruh perjanjian kerja sama tahunan dengan
para pemasok. Selain itu, TBIG menyelenggarakan
pelatihan penyegaran QHSE secara berkala bagi
pemasok regional, yang selaras dengan Standar
ISO 14001.
To ensure ongoing compliance, TBIG actively monitors Untuk memastikan kepatuhan yang berkelanjutan,
supplier performance through a vendor evaluation TBIG secara aktif memantau kinerja pemasok
process and a dedicated Vendor Complaint Handling melalui proses evaluasi vendor yang sistematis serta
System. memanfaatkan Sistem Penanganan Keluhan Vendor
(Vendor Complaint Handling System) yang terdedikasi
untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Green Supply Chain Rantai Pasokan Ramah Lingkungan
TBIG has integrated green procurement and TBIG telah mengintegrasikan persyaratan pengadaan
environmental management requirements into ramah lingkungan (green procurement) dan manajemen
all supplier contracts since 2023. Building on this lingkungan ke dalam seluruh kontrak pemasok sejak
foundation, we continue to work closely with our tahun 2023. Berlandaskan pondasi ini, kami terus
supply chain to strengthen understanding of these menjalin kerja sama erat dengan rantai pasokan kami
expectations, including hosting online workshops for guna memperkuat pemahaman terhadap ekspektasi
our transportation vendors to provide guidance on our tersebut, termasuk menyelenggarakan lokakarya
greenhouse gas reporting requirements. Throughout daring bagi vendor transportasi kami untuk memberikan
56
Page 59
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
2025, TBIG conducted regular audits to identify areas of panduan mengenai persyaratan pelaporan emisi gas
non-compliance and implement targeted improvement rumah kaca (greenhouse gas). Sepanjang tahun 2025,
plans. During the year, TBIG screened 68% of our new TBIG melakukan audit berkala untuk mengidentifikasi
suppliers using the environmental criteria, focusing on area yang tidak sesuai serta menerapkan rencana
larger contracts of goods suppliers, increasing 8% from perbaikan yang terarah. Selama tahun tersebut,
2024. TBIG telah menyaring 68% dari pemasok baru kami
menggunakan kriteria lingkungan, dengan fokus pada
kontrak besar untuk pemasok barang, yang mencatat
peningkatan sebesar 8% pada tahun 2024.
In addition, 2024 marked the start of a collaborative Selain itu, tahun 2024 menandai dimulainya upaya
effort between the Company’s Procurement and the kolaboratif antara Divisi Procurement dan Quality
Quality Management Divisions to calculate embodied Management pada perusahaan untuk menghitung
carbon of products provided by suppliers. We are jejak karbon produk yang disediakan oleh pemasok.
particularly focused on the embodied carbon of steel, Kami secara khusus berfokus pada jejak karbon baja
given its extensive use and significant emissions. mengingat penggunaannya yang luas dan emisi yang
In 2025, we collaborated with some our suppliers signifikan. Pada tahun 2025, kami bekerja sama dengan
to lower the amount of steel required for tower beberapa pemasok kami untuk mengurangi jumlah
construction, achieving a reduction of around 30% in baja yang dibutuhkan dalam pembangunan menara,
these cases. We expect these changes will reduce the sehingga berhasil mencapai pengurangan sekitar 30%
embodied emissions associated with our towers. dalam kasus-kasus tersebut. Kami memperkirakan
perubahan ini akan mengurangi emisi tertanam yang
terkait dengan menara kami.
Fostering Responsible Vendor Partnerships Membina Kemitraan Vendor yang
Bertanggung Jawab
TBIG recognizes its top suppliers each year through TBIG memberikan apresiasi kepada para pemasok
the Vendor Achievement Awards, which highlight terbaik setiap tahunnya melalui ajang Vendor
strong ESG performance. Suppliers are assessed using Achievement Awards, yang menyoroti kinerja ESG
a scorecard that reviews operational results while (Environmental, Social, and Governance) yang unggul.
placing significant weight on QHSE performance and Para pemasok dievaluasi menggunakan kartu skor
sustainable practices. (scorecard) yang meninjau hasil operasional dengan
menitikberatkan pada kinerja QHSE (Quality, Health,
Safety, and Environment) serta praktik keberlanjutan.
As part of the evaluation process, vendors receive Sebagai bagian dari proses evaluasi, vendor menerima
monthly assessments of their QHSE performance across penilaian bulanan atas kinerja QHSE mereka di
new builds, colocations, and maintenance activities. To seluruh lini kegiatan, mulai dari pembangunan menara
encourage sustainability leadership, additional points baru, kolokasi, hingga aktivitas pemeliharaan. Untuk
are granted for efforts such as waste management and mendorong kepemimpinan di bidang keberlanjutan,
community involvement. Many vendors now recycle poin tambahan diberikan atas upaya seperti
and repurpose steel waste generated during tower pengelolaan limbah dan keterlibatan masyarakat.
maintenance, selling the scrap to local collectors who Sebagian besar vendor kini telah melakukan daur ulang
then supply iron manufacturers. This circular practice dan pemanfaatan kembali limbah baja yang dihasilkan
helps reduce environmental impact and supports selama pemeliharaan menara, dengan menjual besi
economic activity within nearby communities. tua kepada pengepul lokal yang kemudian memasok
produsen besi. Praktik sirkular ini membantu mengurangi
dampak lingkungan dan mendukung aktivitas ekonomi
di masyarakat sekitar.
The annual Vendor Achievement Awards event also Ajang tahunan Vendor Achievement Awards juga
creates an opportunity to acknowledge high performing menciptakan peluang untuk memberikan pengakuan
suppliers and promote the exchange of best practices, kepada pemasok berkinerja tinggi dan mempromosikan
helping strengthen a culture of continuous ESG pertukaran praktik terbaik, yang pada akhirnya
improvement across the supply chain. membantu memperkuat budaya perbaikan ESG yang
berkelanjutan di seluruh rantai pasokan.
57
Page 60
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Prioritizing Local Suppliers Memprioritaskan Pemasok Lokal
TBIG focuses on creating opportunities for suppliers TBIG berfokus pada penciptaan peluang bagi para
located near our operating areas across Indonesia. pemasok yang berlokasi di sekitar area operasional
We follow clear requirements to prioritize domestic kami di seluruh Indonesia. Kami mematuhi persyaratan
resources in line with the Domestic Component Level yang jelas untuk memprioritaskan penggunaan sumber
(“TKDN”) standard for goods and services, which also daya domestik selaras dengan standar Tingkat
includes guidelines for land procurement and civil Komponen Dalam Negeri (“TKDN”) untuk barang dan
construction work. jasa, yang juga mencakup pedoman pengadaan lahan
serta pekerjaan konstruksi sipil.
In 2025, TBIG’s goods and services procurement totaled Pada tahun 2025, total pengadaan barang dan
IDR 2.3 billion, exceeding the government’s target with jasa TBIG mencapai Rp 2,3 miliar, melampaui target
a TKDN commitment of 99.3%. All supplier payments Pemerintah dengan komitmen TKDN sebesar 99,3%.
were made promptly according to the agreed-upon Selain itu, seluruh pembayaran kepada pemasok
schedules. dilakukan secara tepat waktu sesuai dengan jadwal
yang telah disepakati bersama.
Cybersecurity
Keamanan Siber
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
As TBIG’s operations become increasingly digitalized Seiring dengan semakin terdigitalisasi dan
and interconnected, cybersecurity plays a critical role in terintegrasinya operasional TBIG, keamanan
safeguarding our business continuity, service reliability siber memegang peranan krusial dalam menjaga
and stakeholder trust. Although the Company does keberlangsungan bisnis, keandalan layanan, serta
not store or process end-customer personal data, we kepercayaan para pemangku kepentingan. Meskipun
manage extensive operational, technical and business- Perseroan tidak menyimpan atau memproses data
sensitive information that supports Indonesia’s pribadi pelanggan akhir, kami mengelola berbagai
telecommunications infrastructure. Protecting this informasi operasional, teknis, dan bisnis yang bersifat
information is essential to ensure uninterrupted sensitif yang mendukung infrastruktur telekomunikasi
connectivity for our customers and the communities di Indonesia. Perlindungan terhadap informasi ini
they serve. menjadi esensial untuk memastikan konektivitas yang
berkelanjutan bagi pelanggan serta masyarakat yang
mereka layani.
Cyber threats continue to evolve in complexity, creating Ancaman siber terus berkembang dengan tingkat
potential risks such as service disruptions, unauthorized kompleksitas yang semakin tinggi, sehingga
access to systems, compromise of sensitive business menimbulkan berbagai potensi risiko seperti gangguan
data, financial losses and reputational harm. Effective layanan, akses tidak sah ke sistem, kebocoran data
cybersecurity management enables us to maintain bisnis yang sensitif, kerugian finansial, serta dampak
the confidentiality, integrity and availability of our negatif terhadap reputasi Perseroan. Pengelolaan
systems and data, uphold compliance with regulatory keamanan siber yang efektif memungkinkan kami untuk
requirements and meet contractual obligations with menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan
our telecommunications partners. Strong cybersecurity sistem serta data, memastikan kepatuhan terhadap
practices also enhance our long-term resilience, ketentuan regulasi, serta memenuhi kewajiban
strengthen confidence among customers, investors kontraktual dengan mitra telekomunikasi. Praktik
58
Page 61
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
and regulators and support our sustainability priorities keamanan siber yang kuat juga meningkatkan
through responsible and secure digital operations. ketahanan jangka panjang Perseroan, memperkuat
kepercayaan pelanggan, investor, dan regulator, serta
mendukung prioritas keberlanjutan melalui operasional
digital yang bertanggung jawab dan aman.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
The Company manages information security through Perseroan mengelola keamanan informasi melalui
an Information Security Management System (“ISMS”) Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information
aligned with ISO/IEC 27001: 2022, which integrates Security Management System/ISMS) yang selaras
information security requirements into our governance dengan standar ISO/IEC 27001:2022, yang
structure, business processes and day-to-day decision- mengintegrasikan persyaratan keamanan informasi
making. The ISMS covers the Company’s core and ke dalam struktur tata kelola, proses bisnis, serta
supporting management functions, business processes pengambilan keputusan sehari-hari. ISMS ini mencakup
and all regional and representative offices. As part of fungsi manajemen inti dan pendukung Perseroan,
our adherence to ISO/IEC 27001: 2022, TBIG maintains proses bisnis, serta seluruh kantor regional dan
a Statement of Applicability (“SoA”) which outlines the perwakilan. Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap
security controls selected based on our operational ISO/IEC 27001:2022, TBIG menyusun dan memelihara
context, risk assessments and regulatory requirements. Statement of Applicability (SoA) yang menguraikan
kontrol keamanan yang dipilih berdasarkan konteks
operasional, hasil penilaian risiko, serta ketentuan
regulasi yang berlaku.
Information security is overseen at the highest level by Keamanan informasi diawasi pada tingkat tertinggi
the BOD, supported by the Data Privacy Committee and oleh Direksi, dengan dukungan dari Komite Privasi Data
the Data Protection Team, which together form TBIG’s dan Tim Perlindungan Data, yang secara bersama-
Data Privacy Committee team. Roles and responsibilities sama membentuk tim Komite Privasi Data TBIG. Peran
59
Page 62
Economic and Governance / Ekonomi dan Tata Kelola PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
for information security are clearly defined across serta tanggung jawab dalam menjaga keamanan
business units, with an information asset register informasi telah didefinisikan secara jelas di seluruh unit
supporting accountability. bisnis, di mana penggunaan daftar aset informasi turut
mendukung penegakan akuntabilitas dalam organisasi.
Risk-Based Management Manajemen Berbasis Risiko
Cybersecurity risks are identified, assessed and Risiko keamanan siber diidentifikasi, dievaluasi, dan
prioritized on an ongoing basis, with corresponding diprioritaskan secara berkelanjutan, dengan penerapan
controls implemented to protect the confidentiality, pengendalian yang sesuai untuk melindungi kerahasiaan,
integrity and availability of information systems. integritas, dan ketersediaan sistem informasi.
Information security requirements are embedded Persyaratan keamanan informasi diintegrasikan ke
into project planning, asset management and daily dalam perencanaan proyek, pengelolaan aset, dan
operations. Additionally, interdependencies are operasional sehari-hari. Selain itu, ketergantungan
documented across departments to ensure coordinated antar departemen didokumentasikan untuk memastikan
risk management. manajemen risiko yang terkoordinasi.
TBIG maintains information security policies governing TBIG menerapkan kebijakan keamanan informasi yang
areas such as access control, information classification, mengatur berbagai aspek, seperti pengendalian akses,
acceptable use and the secure handling of sensitive klasifikasi informasi, ketentuan penggunaan yang
information. These policies guide information diizinkan, serta penanganan informasi sensitif secara
management through its lifecycle and are supported by aman. Kebijakan-kebijakan ini menjadi pedoman dalam
both technical and organizational controls. The Company pengelolaan informasi sepanjang siklus hidupnya
aligns its practices with regulatory requirements and dan didukung oleh pengendalian teknis maupun
industry standards and monitors ISMS performance to organisasi. Perusahaan menyelaraskan praktik-
ensure that controls remain effective and responsive to praktiknya dengan persyaratan regulasi dan standar
business changes. industri, serta memantau kinerja Sistem Manajemen
Keamanan Informasi (ISMS) untuk memastikan bahwa
pengendalian tetap efektif dan responsif terhadap
perubahan bisnis.
TBIG also invests in developing employee competency TBIG juga berinvestasi dalam pengembangan
through ongoing training and awareness programs, kompetensi karyawan melalui program pelatihan dan
ensuring that employees understand their responsibilities sosialisasi yang berkelanjutan, untuk memastikan
in maintaining information security and responding bahwa karyawan memahami tanggung jawab mereka
to potential incidents. In 2025, these training and dalam menjaga keamanan informasi dan menanggapi
awareness programs covered 100% of TBIG’s employees, insiden yang mungkin terjadi. Pada tahun 2025,
including internal knowledge-sharing sessions related beberapa pelatihan dan sosialisasi ini menjangkau 100%
to cybersecurity, weekly email communications to raise karyawan TBIG, termasuk sesi berbagi pengetahuan
awareness of security developments and emerging internal terkait keamanan siber, komunikasi mingguan
threats and monthly phishing simulation exercises to melalui email untuk meningkatkan kesadaran akan
assess employee alertness and reinforce appropriate perkembangan keamanan dan ancaman yang muncul,
responses to potential cyber incidents. Cybersecurity serta latihan simulasi phishing bulanan untuk menilai
awareness was also extended to our vendors through kewaspadaan karyawan dan memperkuat respons
online sessions to support secure practices across yang tepat terhadap potensi insiden siber. Kesadaran
TBIG’s wider operational ecosystem. akan keamanan siber juga ditingkatkan di kalangan
mitra bisnis kami melalui sesi daring guna mendukung
penerapan praktik yang aman di seluruh ekosistem
operasional TBIG yang lebih luas.
The ISMS undergoes regular internal review Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) secara
and improvement to address evolving cyber berkala menjalani tinjauan internal dan perbaikan
risks, technological developments and changing untuk menanggapi risiko siber yang terus berkembang,
organizational needs. kemajuan teknologi, serta kebutuhan organisasi yang
berubah.
60
Page 63
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
61
Page 64
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK 4 SOCIAL Sosial 62
Page 65
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
63
Page 66
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
TBIG continues to pursue sustainable growth while TBIG terus mengupayakan pertumbuhan berkelanjutan
creating impact for the people linked to its business. sambil memberikan dampak positif bagi para
Our approach is grounded in the principle of Care and pemangku kepentingan yang terkait dengan bisnisnya.
Responsibility, which shapes how we view business Pendekatan kami didasarkan pada prinsip Kepedulian
performance and our role in supporting employees and dan Tanggung Jawab, yang membentuk cara kami
the communities around our operations. memandang kinerja bisnis serta peran kami dalam
mendukung karyawan dan masyarakat di sekitar lokasi
operasional kami.
Employees remain central to TBIG’s success. They enable Karyawan tetap menjadi kunci kesuksesan TBIG.
the development and upkeep of the infrastructure Mereka berperan penting dalam pengembangan dan
that supports connectivity and we maintain our focus pemeliharaan infrastruktur yang mendukung konektivitas,
on strengthening health, safety and well-being of our dan kami terus berfokus pada peningkatan kesehatan,
employees. keselamatan, dan kesejahteraan karyawan kami.
Our commitments also extend to the communities Komitmen kami juga mencakup masyarakat di
near where we operate. Through regular engagements, sekitar lokasi operasi kami. Melalui interaksi rutin,
including public forums, we address expectations and termasuk forum publik, kami menanggapi harapan
concerns to ensure that our operations impact them dan kekhawatiran mereka guna memastikan bahwa
positively. In addition to enhancing digital access, TBIG operasi kami memberikan dampak positif bagi mereka.
proudly champions a range of in-kind initiatives designed Selain meningkatkan akses digital, TBIG dengan bangga
to uplift the communities surrounding its operations. mempelopori berbagai inisiatif dalam bentuk bantuan
Embracing the ethos of shared value, we encourage langsung yang dirancang untuk memberdayakan
our employees to actively engage in our environmental masyarakat di sekitar lokasi operasinya. Dengan
endeavors, amplifying the collective impact we create. mengedepankan upaya penciptaan nilai manfaat
bersama, kami mendorong karyawan kami untuk secara
aktif terlibat dalam upaya-upaya lingkungan kami,
sehingga memperkuat dampak kolektif yang kami
ciptakan.
These efforts align with the United Nations’ Sustainable Beberapa upaya ini selaras dengan Tujuan Pembangunan
Development Goals, in particular SDG 1 (no poverty), Berkelanjutan PBB, khususnya SDG 1 (mengakhiri
SDG 3 (good health and well-being), SDG 4 (quality kemiskinan), SDG 3 (Kesehatan dan kesejahteraan
education), SDG 8 (decent work and economic growth) yang baik), SDG 4 (pendidikan berkualitas), SDG 8
and SDG 10 (reduced inequalities). (pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi),
serta SDG 10 (mengurangi kesenjangan).
64
Page 67
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Employee Health and Well-Being
Kesehatan dan Kesejahteraan Karyawan
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
Safeguarding the health and well-being of TBIG’s Menjaga kesehatan dan kesejahteraan karyawan
employees and contractors is fundamental to the serta kontraktor TBIG merupakan hal yang sangat
success of our operations. The activities involved in penting bagi keberhasilan operasional kami. Kegiatan
tower construction and maintenance inherently expose yang terkait dengan pembangunan dan pemeliharaan
workers to risks that may lead to serious injury, fatality menara secara inheren membuat para pekerja
and legal liabilities. In addition, failure to manage terpapar risiko yang dapat menyebabkan cedera
physical and mental well-being can affect employee serius, kematian, dan tanggung jawab hukum. Selain
performance through reduced productivity and itu, kegagalan dalam mengelola kesehatan fisik dan
increased absenteeism. mental dapat memengaruhi kinerja karyawan melalui
penurunan produktivitas dan peningkatan tingkat
ketidakhadiran.
A robust approach to employee health and well-being, Pendekatan yang komprehensif terhadap kesehatan
encompassing both safety management practices to dan kesejahteraan karyawan, yang mencakup praktik
minimize workplace hazards and holistic well-being, manajemen keselamatan untuk meminimalkan risiko
is crucial for TBIG’s operational efficiency and legal di tempat kerja serta kesejahteraan holistik, sangat
compliance. Effective safety management, together penting bagi efisiensi operasional dan kepatuhan
with support for employee health, underpins the hukum TBIG. Manajemen keselamatan yang efektif,
resilience of the infrastructure we develop and maintain. bersama dengan dukungan terhadap kesehatan
karyawan, menjadi landasan ketahanan infrastruktur
yang kami kembangkan dan rawat.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
TBIG has an integrated management system that TBIG memiliki sistem manajemen terintegrasi yang
incorporates QHSE procedures designed to ensure safe mencakup prosedur QHSE yang dirancang untuk
and healthy working conditions for all employees, sub- memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat bagi
contractors, and surrounding communities during tower seluruh karyawan, subkontraktor, dan masyarakat
construction activities. sekitar selama kegiatan pembangunan menara.
All direct employees and a segment of contracted Seluruh karyawan tetap dan sebagian tenaga kerja
labor are required to comply with QHSE procedures. kontrak wajib mematuhi prosedur QHSE. Seluruh
All contractors, as part of their contractual obligations, kontraktor, sebagai bagian dari kewajiban kontrak
commit to TBIG’s OHS Standards. TBIG staff actively mereka, berkomitmen untuk mematuhi Standar K3
monitor project implementation to verify adherence to TBIG. Staf TBIG secara aktif memantau pelaksanaan
these requirements. Once towers enter operation, our proyek untuk memastikan kepatuhan terhadap
field team conduct a combination of remote monitoring persyaratan tersebut. Setelah menara mulai beroperasi,
and on-site inspections to ensure the structural integrity tim lapangan kami melakukan kombinasi pemantauan
of our towers and maintain a safe environment for our jarak jauh dan inspeksi di lokasi untuk memastikan
customers, their employees and contractors. keutuhan struktural menara kami serta menjaga
lingkungan yang aman bagi pelanggan, karyawan, dan
kontraktor mereka.
65
Page 68
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Beyond occupational safety, we recognize the vital role Selain keselamatan kerja, kami menyadari betapa
to safeguard both the physical and mental health and pentingnya peran kami dalam menjaga kesehatan fisik
well-being of our employees, as these are essential to dan mental serta kesejahteraan karyawan kami, karena
sustaining performance in a high-demand operational hal-hal tersebut sangat penting untuk mempertahankan
context. We promote this through various initiatives, kinerja dalam lingkungan operasional yang menuntut.
which include: Kami mewujudkan hal ini melalui berbagai inisiatif,
antara lain:
• Physical Health: Access to medical benefits • Kesehatan Fisik: Akses ke manfaat medis yang
covered under the Company’s health insurance, life ditanggung oleh asuransi kesehatan, asuransi jiwa,
insurance, disability insurance and work accident asuransi kecacatan, dan asuransi kecelakaan kerja
insurance. The Head Office houses an in-house Perusahaan. Kantor Pusat dilengkapi dengan klinik
clinic to provide on-site medical care. TBIG also internal untuk menyediakan layanan kesehatan di
promotes preventative healthcare by providing tempat. TBIG juga mendorong upaya pencegahan
free annual health check-ups for all employees and kesehatan dengan menyediakan pemeriksaan
organizing Health Talks at least twice a year. In 2025, kesehatan tahunan gratis bagi seluruh karyawan
these talks covered topics such Recognizing and serta menyelenggarakan sesi diskusi kesehatan
Preventing Post Blood Donation Incident, Healthy setidaknya dua kali setahun. Pada tahun 2025,
Mind, Increasing Productivity, Healthy Choices diskusi-diskusi ini mencakup beberapa topik
Today, Longer Life Tomorrow: Move on from Vapes seperti Mengenali dan Mencegah Kejadian Pasca
and Cigarettes, diabetes, and Fatigue Management. Donor Darah, Kesehatan Mental, Meningkatkan
Produktivitas, Pilihan Sehat Hari Ini, Umur Panjang
Besok: Tinggalkan Vape dan Rokok, diabetes, serta
Pengelolaan Kelelahan.
• Mental Health and Work-Life Balance: Our • Kesehatan Mental dan Keseimbangan Kerja-
“Community of Interest” program provides Kehidupan Pribadi: Program “Community of
employees with opportunities to participate in Interest” kami memberikan kesempatan kepada
activities such as futsal, aerobics, yoga, badminton, karyawan untuk mengikuti berbagai kegiatan,
basketball, and swimming. seperti futsal, aerobik, yoga, bulu tangkis, bola
basket, dan renang.
66
Page 69
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Strengthening Dialogue Across Our Workforce
Memperkuat Dialog di Kalangan Karyawan Kami
TBIG continued its efforts to cultivate a supportive and TBIG terus berupaya membangun lingkungan kerja yang
engaged workforce through the Human Capital Roadshow, mendukung dan aktif melalui Human Capital Roadshow,
an initiative designed to strengthen direct communication sebuah inisiatif yang dirancang untuk memperkuat
between employees and the Human Capital team across komunikasi langsung antara karyawan dan tim Human
both Head Office and regional locations. Capital, baik di Kantor Pusat maupun di kantor-kantor
regional.
The Roadshow created a structured platform for Roadshow ini menciptakan wadah terstruktur bagi
employees to share their experiences, raise concerns karyawan untuk berbagi pengalaman, menyampaikan
and provide feedback on a range of workplace matters, kekhawatiran, dan memberikan masukan mengenai
including well-being programs. By bringing these berbagai hal terkait tempat kerja, termasuk program
discussions closer to employees in their respective kesejahteraan. Dengan mendekatkan diskusi-diskusi ini
locations, the initiative helped surface insights that may kepada karyawan di lokasi masing-masing, inisiatif ini
not have emerged through formal channels alone. It also membantu mengungkap wawasan yang mungkin tidak
enabled the Human Capital team to better understand the akan terungkap hanya melalui saluran formal. Hal ini
day‑to‑day realities faced by employees supporting TBIG’s juga memungkinkan tim Sumber Daya Manusia untuk
infrastructure network. lebih memahami realitas sehari-hari yang dihadapi oleh
karyawan yang mendukung jaringan infrastruktur TBIG.
Employees expressed appreciation for having a dedicated Para karyawan menyampaikan apresiasi mereka atas
space to voice their perspectives and to better understand adanya ruang khusus untuk menyuarakan pandangan
ongoing programs. These exchanges have supported mereka dan memahami program-program yang sedang
TBIG’s broader goal of accelerating sustainability through berjalan dengan lebih baik. Interaksi ini telah mendukung
connected infrastructure by ensuring that the workforce tujuan TBIG yang lebih luas, yaitu mempercepat
operating and maintaining these systems remains keberlanjutan melalui infrastruktur yang terintegrasi,
supported, engaged and heard. dengan memastikan bahwa tenaga kerja yang
mengoperasikan dan memelihara sistem-sistem tersebut
tetap mendapat dukungan, terlibat, dan didengarkan.
67
Page 70
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
The QHSE management system is overseen by the Sistem manajemen QHSE diawasi oleh Departemen
Quality Management (“QUM”) Department and is Manajemen Mutu (“QUM”) dan menjalani audit internal
subjected to regular internal and external audits. This maupun eksternal secara berkala. Hal ini memastikan
ensures continuous improvement and adherence to adanya perbaikan berkelanjutan serta kepatuhan
industry best practices and standards listed below. terhadap praktik terbaik dan standar industri yang
tercantum di bawah ini.
• International Organization for Standardization • Standar Organisasi Internasional untuk
(“ISO”) Standards Standardisasi (“ISO”)
o ISO 9001:2015, “Quality Management System” o ISO 9001:2015, “Sistem Manajemen Mutu”
o ISO 14001:2015, “Environmental Management o ISO 14001:2015, “Sistem Manajemen
System” Lingkungan”
o ISO 45001:2018, “Occupational Health & Safety o ISO 45001:2018, “Sistem Manajemen
Management System” Kesehatan dan Keselamatan Kerja”
o ISO 26000:2010, “Social Responsibility” o ISO 26000:2010, “Tanggung Jawab Sosial”
o ISO 27001:2022, “Information Security o ISO 27001:2022, “Sistem Manajemen
Management System” Keamanan Informasi”
o ISO 37001: 2016, “Anti Bribery Management o ISO 37001:2016, “Sistem Manajemen Anti-
System” Suap”
o ISO 22301:2019, “Business Continuity o ISO 22301:2019, “Sistem Manajemen
Management System” Kelangsungan Bisnis”
o ISO 31000:2018, “Risk Management” o ISO 31000:2018, “Manajemen Risiko”
o ISO 14064-1:2018, “Greenhouse Gases” o ISO 14064-1:2018, “Gas Rumah Kaca”
• National Standards • Standar Nasional
o Law No. 1 Year 1970, o Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970,
o Law No. 17 Year 2023, o Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023,
o Law No. 8 Year 1999 o Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999
o Law No. 13 Year 2003 (Articles 86 and 87) o Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 (Pasal
86 dan 87)
o Law No. 24 Year 2011 (Article 15) o Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 (Pasal 15)
o Law No. 32 Year 2009 o Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
o Government Regulation No. 50 Year 2012 o Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012
68
Page 71
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
OHS Indicators
Indikator K3
Leading Indicators Achievements
Indikator Pendahulu Pencapaian
2,656 site inspections and assessment of QHSE such as: personal protective
equipment (“PPE”), QHSE Sign, QHSE Report, Measuring Tools, Work Method,
and Site Condition by Maintenance Field Officer and Operation Maintenance
QHSE Audit – Asset & Operation Execution Section Head.
Audit QHSE – Aset & Operasional 2.656 kali inspeksi lapangan dan penilaian QHSE, antara lain: alat pelindung
diri (“APD”), rambu QHSE, laporan QHSE, alat ukur, metode kerja, dan kondisi
lokasi oleh Petugas Lapangan Pemeliharaan dan Kepala Bagian Pelaksanaan
Pemeliharaan Operasional.
388 site inspections and assessment of QHSE point such as: PPE, QHSE Sign,
QHSE Report, Measuring Tools, Work Method, and Site Condition at Critical
Construction Milestones by Civil, Mechanical, Engineering (“CME”) inspector
QHSE Audit – Project & Implementation and CME Project Manager Section Head
Audit QHSE – Proyek & Pelaksanaan 388 kali inspeksi lapangan dan penilaian terhadap aspek-aspek K3L seperti:
APD, rambu K3L, laporan K3L, alat ukur, metode kerja, dan kondisi lapangan
pada tahap-tahap kritis konstruksi yang dilakukan oleh inspektur Sipil,
Mekanikal, dan Teknik (CME) serta Kepala Bagian Manajer Proyek CME.
2 internal audits performed against ISO 9001, ISO 14001 and ISO 45001
QHSE Internal Audit standards periodically by Internal Certified Auditor.
Audit Internal QHSE 2 audit internal yang dilakukan secara berkala berdasarkan standar ISO 9001,
ISO 14001, dan ISO 45001 oleh Auditor Bersertifikat Internal
1 external audits performed against ISO 9001, ISO 14001 and ISO 45001
QHSE External Audit standards periodically by Llyod Register (“LRQA”).
Audit Eksternal QHSE 1 audit eksternal yang dilakukan secara berkala berdasarkan standar ISO
9001, ISO 14001, dan ISO 45001 oleh Lloyd’s Register (“LRQA”).
Health, Safety and Environment (“HSE”) team conducted 4,219 site inspections
and assessment of QHSE point such PPE, QHSE Sign, HSE Report, Measuring
QHSE Inspection Tools, Work Method, and Site Condition.
Inspeksi QHSE Tim Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) telah melakukan 4.219
inspeksi lapangan dan penilaian terhadap aspek-aspek QHSE, seperti Alat
Pelindung Diri (APD), rambu-rambu QHSE, laporan HSE, alat ukur, metode
kerja, dan kondisi lokasi.
Division Heads and above conducted 73 site inspections and assessment
of QHSE point such PPE, QHSE Sign, HSE Report, Measuring Tools, Work
Leadership Site Visit Method, and Site Condition.
Kunjungan Lapangan Pimpinan Para Kepala Divisi dan pejabat di atasnya telah melakukan 73 kali inspeksi
lapangan dan penilaian terhadap aspek-aspek K3L, seperti APD, rambu K3L,
laporan K3, alat ukur, metode kerja, dan kondisi lokasi.
Leadership Talk Division Heads and above conducted 33 talks on OHSE, HSE Report, and
Diskusi Pimpinan Hazard Identification and Risk Assessment (“HIRA”).
Para Kepala Divisi dan pejabat di atasnya telah melaksanakan 33 sesi
pembahasan mengenai OHSE, penyusunan Laporan K3, dan Hazard
Identification and Risk Assessment (“HIRA”).
Corrective Actions Closed Out 36 findings of internal audit and 2 minor findings of external audit published or
Within Deadline Non-Conformance Report (“NCR”).
Tindakan Korektif yang Telah 36 temuan audit internal dan 2 temuan minor dari audit eksternal yang telah
Diselesaikan Tepat Waktu dipublikasikan atau Laporan Ketidaksesuaian (“NCR”).
69
Page 72
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Lagging Indicators Number of Incidents
Indikator Tertinggal Jumlah Insiden
Employee fatalities from work-related
injuries
Kematian karyawan akibat kecelakaan 0
kerja
Serious employee work-related injuries
Kecelakaan kerja serius yang dialami 0
karyawan
Total recordable incidents 1
Jumlah insiden yang tercatat 0
1
Recordable incidents comprise of: fatalities; work accidents which 1
Insiden yang dapat dicatat meliputi: kematian; kecelakaan kerja
result in lost hours; and traffic accidents, which are recognized as yang mengakibatkan hilangnya jam kerja; kecelakaan lalu lintas;
having potential for injury or loss of working hours dan ‘hampir terjadi kecelakaan’, yang diakui memiliki potensi cedera
atau hilangnya jam kerja
WORK HAZARDS AND INCIDENT BAHAYA KERJA DAN PROSEDUR
REPORTING PROCEDURES PELAPORAN INSIDEN
The types of work hazards encountered by TBIG’s Jenis bahaya kerja yang dihadapi oleh karyawan TBIG
employees vary according to the nature of their work bervariasi sesuai dengan sifat tugas pekerjaan mereka.
duties.
All office-based employees undergo emergency Seluruh karyawan yang bekerja di kantor mengikuti
response drills at least once each year, and additionally simulasi keadaan darurat setidaknya sekali dalam
whenever relocation occurs. These sessions provide setahun, serta setiap kali terjadi relokasi. Sesi-sesi
guidance on evacuation routes and outline the required ini memberikan panduan mengenai rute evakuasi
actions for various emergency scenarios. Training dan menjelaskan tindakan yang harus diambil dalam
materials cover procedures for handling incidents, berbagai skenario darurat. Materi pelatihan mencakup
emergency preparedness, reporting workplace prosedur penanganan insiden, kesiapsiagaan darurat,
accidents and managing environmental pollution. pelaporan kecelakaan kerja, dan penanganan
pencemaran lingkungan.
Personnel involved in tower construction and Tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan dan
maintenance face a different set of risks that may pemeliharaan menara menghadapi serangkaian risiko
affect both workers and surrounding communities. yang berbeda, yang dapat berdampak baik pada
To address these risks, TBIG deploys experienced staff para pekerja maupun masyarakat sekitar. Untuk
to oversee on-site construction activities and ensure mengatasi risiko-risiko tersebut, TBIG menugaskan staf
that contractors adhere to TBIG’s standard operating berpengalaman untuk mengawasi kegiatan konstruksi
procedures. di lokasi dan memastikan bahwa kontraktor mematuhi
prosedur operasional standar TBIG.
The key risk factors for on-site operations include Faktor risiko utama dalam kegiatan operasional di
non-compliance with safety gear protocols, as well as lokasi meliputi ketidakpatuhan terhadap protokol
the hazards associated with working at height (“WAH”) penggunaan alat pelindung diri, serta bahaya yang
and electrical dangers. TBIG provides employees and terkait dengan bekerja pada ketinggian dan bahaya
contractors training for WAH, and require them to hold listrik. TBIG menyelenggarakan pelatihan bekerja
the WAH Certification and Electrical Safety Expert pada ketinggian bagi karyawan dan kontraktor, serta
issued by the Indonesian Ministry of Labor (“KEMNAKER mewajibkan mereka untuk memiliki Sertifikat Bekerja
RI”). TBIG mandates the use of appropriate PPE and Pada Ketinggian dan Sertifikat Ahli Keselamatan
70
Page 73
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
safety supports, such as harnesses, fall protection Listrik yang diterbitkan oleh Kementerian Tenaga
devices and scaffolding, across all tower construction Kerja Republik Indonesia (“KEMNAKER RI”). TBIG
projects. mewajibkan penggunaan APD yang sesuai dan sarana
keselamatan, seperti tali pengaman, alat pelindung
jatuh, dan perancah, di seluruh proyek pembangunan
menara.
TBIG promotes a culture in which employees are TBIG mendorong terciptanya budaya di mana karyawan
encouraged to report hazards or incidents through didorong untuk melaporkan bahaya atau insiden
various channels, including TBIG Mobile and the melalui berbagai saluran, termasuk TBIG Mobile dan
whistleblowing platform. The Company actively platform pelaporan pelanggaran. Perusahaan secara
communicates the availability of these channels and aktif menginformasikan ketersediaan saluran-saluran
emphasizes the importance of raising safety concerns. tersebut dan menekankan pentingnya menyampaikan
Supervisors have the authority to identify risks and, masalah keselamatan. Para pengawas berwenang
when necessary, halt work and evacuate the site. The untuk mengidentifikasi risiko dan, jika diperlukan,
Whistleblower Policy protects employees who report menghentikan pekerjaan serta mengevakuasi site.
safety concerns against reprisals and sanctions can Kebijakan Pelapor Pelanggaran melindungi karyawan
be imposed on individuals found to have engaged in yang melaporkan masalah keselamatan dari tindakan
retaliation, in accordance with the Company’s Culture balasan, dan sanksi dapat dijatuhkan kepada individu
and Regulations Policy and applicable laws and yang terbukti melakukan tindakan balasan, sesuai
regulations. dengan Kebijakan Budaya dan Peraturan Perusahaan
serta undang-undang dan peraturan yang berlaku.
To reinforce adherence to safety standards, TBIG Untuk memperkuat kepatuhan terhadap standar
appoints external parties to conduct annual QHSE keselamatan, TBIG menunjuk pihak eksternal untuk
assessments and audits, including evaluations of melakukan penilaian dan audit QHSE tahunan,
compliance with relevant ISO standards. termasuk evaluasi kepatuhan terhadap standar ISO
yang relevan.
OHS COMMITTEE (“P2K3”) KOMITE K3 (“P2K3”)
To foster a strong safety culture, TBIG has established Untuk menumbuhkan budaya keselamatan yang
an OHS Committee, P2K3. The P2K3 meets quarterly kuat, TBIG telah membentuk Komite K3, P2K3. P2K3
to prepare QHSE reports, which are submitted to mengadakan rapat setiap tiga bulan sekali untuk
the South Jakarta Administrative City Manpower menyusun laporan QHSE, yang kemudian diserahkan
Office. It comprises employee representatives from all kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Administratif Jakarta
operational sites: Selatan. Komite ini terdiri dari perwakilan karyawan
dari seluruh lokasi operasional:
• President Director • Presiden Direktur
• Chairman: TBIG’s Management Representative/ • Ketua: Perwakilan Manajemen TBIG/Chief Business
Chief Business Support Officer Support Officer
• Secretary: Quality Management Department Head • Sekretaris: Quality Management Department Head
• Vice Chairman I: Management System Division Head • Wakil Ketua I: Management System Division Head
• Vice Chairman II: Chief Asset & Operation Officer, • Wakil Ketua II: Chief Asset & Operation Officer,
Chief Product & Innovation Officer, Deputy Chief Product & Innovation Officer, Deputy
Chief Digital Innovation & Development, Chief of Chief Digital Innovation & Development, Chief of
Enterprise Risk Management, Deputy Chief Project Enterprise Risk Management, Deputy Chief Project
Management Implementation, and Deputy Chief Management Implementation, dan Deputy Chief
Project Management Officer Project Management Officer
• Vice Chairman III: Vendor Management Division • Wakil Ketua III: Vendor Management Division Head
Head
• Members: Chief Marketing Officer, Chief Finance • Anggota: Chief Marketing Officer, Chief Finance
Officer, all Division Heads and Department Heads Officer, semua Division Heads dan Department
Heads
71
Page 74
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
P2K3 collects feedback from employees and P2K3 mengumpulkan masukan dari karyawan
contractors through a mobile application, which dan kontraktor melalui aplikasi seluler, yang
allows users to submit feedback and access memungkinkan pengguna untuk mengirimkan
OHS-related information in a centralized format. masukan dan mengakses informasi terkait K3
All reports submitted through the platform are dalam format terpusat. Semua laporan yang
reviewed by the P2K3, which then determines and dikirimkan melalui platform tersebut ditinjau oleh
the appropriate corrective actions, based on the P2K3, yang kemudian menentukan tindakan korektif
materiality of the issue. The P2K3 also leverages this yang sesuai, berdasarkan tingkat keparahan
platform to disseminate important OHS information masalah tersebut. P2K3 juga memanfaatkan
to all employees. In 2025, P2K3 meetings focused platform ini untuk menyebarluaskan informasi
on strengthening OHS supervision for fiber optic penting terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja
products and improving the follow-up actions (K3) kepada seluruh karyawan. Pada tahun 2025,
arising from HSE inspection findings to minimize rapat-rapat P2K3 berfokus pada penguatan
repetitive issues. To support these improvements, pengawasan K3 untuk produk serat optik serta
TBIG is supported by eight dedicated personnel who peningkatan tindak lanjut atas temuan inspeksi
conduct OHSE inspections across all sites, ensuring Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3L)
that field observations are incorporated promptly guna meminimalkan masalah yang berulang. Untuk
into the Company’s ongoing safety management mendukung perbaikan-perbaikan ini, TBIG didukung
processes. oleh delapan orang staf yang berdedikasi yang
melakukan inspeksi OHSE di seluruh lokasi, untuk
memastikan bahwa temuan-temuan di lapangan
segera diintegrasikan ke dalam proses manajemen
keselamatan yang sedang berjalan di Perusahaan.
2025 Performance: Work-related Employee and Vendor Injuries
Kinerja 2025: Kecelakaan Kerja yang Menimpa Karyawan dan Mitra Usaha
Employee Vendor
Karyawan Vendor
Number Rate Number Rate
Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat
High-Consequence Injuries 0 0 0 0 Cedera Dampak Serius
Fatalities 0 0 0 0 Kematian
Total Recordable Incidents 0 0 0 0 Total Insiden yang Tercatat
72
Page 75
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
2025 Performance: Work-related Employee and Vendor ill-health
Kinerja 2025: Masalah Kesehatan Terkait Pekerjaan Pada Karyawan dan Vendor
Employee Vendor
Karyawan Vendor
Number Rate Number Rate
Jumlah Tingkat Jumlah Tingkat
Recorded Cases of Kasus gangguan Kesehatan
0 0 0 0
Occupational Health Disorders Akibat Kerja yang Tercatat
Penyakit Akibat Kerja Utama
Major Work-Related
0 0 0 0 yang Terkait dengan Aktivitas
Occupational Diseases
Operasional
Fatalities Diseases 0 0 0 0 Kematian Akibat Penyakit
Note: Catatan :
1. Data on work-related injuries covers all employees in the Head Office, 1. Data mengenai kecelakaan kerja mencakup seluruh karyawan di
regional offices, and representative offices. It also covers activities of Kantor Pusat, kantor-kantor regional, dan kantor perwakilan. Data
employees at telecommunication sites. ini juga mencakup kegiatan karyawan di site telekomunikasi.
2. Rates are calculated based on 1,899,518 hours worked for employees 2. Angka-angka tersebut dihitung berdasarkan 1.899.518 jam
and 6,366,744 hours worked for vendors (construction and kerja karyawan dan 6.366.744 jam kerja vendor (konstruksi dan
maintenance). pemeliharaan).
3. High-consequence work-related injury refers to accidents resulting 3. Cedera kerja dengan dampak serius adalah kecelakaan yang
in ≥ 21 working days lost. mengakibatkan hilangnya ≥ 21 hari kerja.
4. Recordable incidents comprise of: fatalities; work accidents which 4. Insiden yang wajib dilaporkan meliputi: kematian; kecelakaan kerja
result in lost hours; and traffic accidents, which are recognized as yang mengakibatkan hilangnya jam kerja; dan kecelakaan lalu lintas,
having potential for injury and/or loss of working hours. yang diakui berpotensi menyebabkan cedera dan/atau hilangnya
jam kerja.
OHS TRAINING PELATIHAN K3
All employees and contractors undergo essential safety Seluruh karyawan dan kontraktor mengikuti pelatihan
training during induction and job-specific training, keselamatan dasar selama orientasi dan pelatihan
including 145 new hires in 2025. As best practice for khusus pekerjaan, termasuk 145 karyawan baru pada
QHSE evolves, QHSE meetings are conducted regularly tahun 2025. Seiring dengan perkembangan praktik
to reinforce safe work procedures and provide updates terbaik di bidang QHSE, rapat QHSE diselenggarakan
on emerging industry standards. Key training programs secara rutin untuk memperkuat prosedur kerja yang
include: aman dan memberikan informasi terbaru mengenai
standar industri yang berkembang. Program pelatihan
utama meliputi:
• First aid training by the Ministry of Manpower • Pelatihan pertolongan pertama yang
diselenggarakan oleh Kementerian Tenaga Kerja
• Certification for Working At Height • Sertifikasi untuk Bekerja Pada Ketinggian
• Electrical Health and Safety Expert • Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Bidang
Listrik
• Auditor of Occupational Health & Safety (SMK3) • Auditor Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)
• Health and Safety Expert (Ahli K3 Umum) • Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Ahli K3
Umum)
73
Page 76
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
OHS MANAGEMENT OF BUSINESS MANAJEMEN K3 MITRA BISNIS
PARTNERS
TBIG applies strict QHSE standards for all business TBIG menerapkan standar QHSE yang ketat bagi semua
partners, including construction contractors and mitra bisnis, termasuk kontraktor dan subkontraktor
sub-contractors. Our Cooperation Agreements with konstruksi. Perjanjian Kerja Sama kami dengan
partners formally embed our OHS Standards. To ensure para mitra secara resmi mencantumkan Standar K3
compliance with our safety SOPs, TBIG employees are kami. Untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP
required to supervise contractors and sub-contractors keselamatan kami, karyawan TBIG diwajibkan untuk
on-site, as required by the Company’s QHSE policy. mengawasi kontraktor dan subkontraktor di lokasi
TBIG employees supervising tower construction works proyek, sesuai dengan kebijakan QHSE Perusahaan.
are required to check for: Karyawan TBIG yang mengawasi pekerjaan konstruksi
menara diwajibkan untuk memeriksa:
• Relevant certifications of contractors, such as • Sertifikasi yang relevan dari kontraktor, seperti
an OHS Management System certification or similar, sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan
Tower Climbing, Public Health and Safety Expert and Kesehatan Kerja (K3) atau yang sejenis, sertifikasi
First Aid from the Ministry of Manpower Panjat Menara, Ahli Kesehatan dan Keselamatan
Masyarakat, serta Pertolongan Pertama dari
Kementerian Tenaga Kerja
• Contractors’ general health and safety • Keselamatan dan kesehatan kerja kontraktor
secara umum
• Submission of a QHSE Report, then a Work Report • Penyerahan Laporan QHSE, dilanjutkan dengan
Laporan Kerja
• Annual refresher on QHSE procedures as part of the • Pelatihan penyegaran tahunan mengenai prosedur
supplier renewal process QHSE sebagai bagian dari proses perpanjangan
kontrak pemasok
• Internal audits, inclusive of partners and sites • Audit internal, termasuk mitra dan site
• External audits, inclusive of partners and sites • Audit eksternal, termasuk mitra dan site
74
Page 77
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Employee Competency Training and Development
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Karyawan
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
With rapid technological advancements in the Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi di
telecommunications infrastructure industry, continuous industri infrastruktur telekomunikasi, pengembangan
employee development is crucial for TBIG to maintain karyawan yang berkelanjutan sangat penting bagi
operational excellence and workforce stability for TBIG untuk mempertahankan keunggulan operasional
employees to stay updated on new technologies and dan stabilitas tenaga kerja, sehingga para karyawan
best practices. TBIG continues to invest in training dapat terus mengikuti perkembangan teknologi terbaru
programs to support both immediate business needs and dan praktik terbaik. TBIG terus berinvestasi dalam
long-term sustainability by ensuring a skilled, adaptable program pelatihan untuk mendukung kebutuhan bisnis
workforce which is motivated and satisfied. Conversely, saat ini maupun keberlanjutan jangka panjang dengan
lack of adequate training can create skill gaps, reduce memastikan tenaga kerja yang terampil, adaptif,
productivity, and increase turnover, directly impacting serta termotivasi dan puas. Sebaliknya, kurangnya
the Company’s core operations. pelatihan yang memadai dapat menimbulkan
kesenjangan keterampilan, menurunkan produktivitas,
dan meningkatkan tingkat pergantian karyawan,
yang secara langsung berdampak pada operasi inti
Perusahaan.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
TBIG cultivates a learning-focused culture, embedding TBIG menumbuhkan budaya yang berfokus pada
continuous learning and growth. The Company pembelajaran, dengan mengedepankan pembelajaran
implements two training programs: Differentiating dan pengembangan diri yang berkelanjutan. Perusahaan
Competency (“DC”) and Threshold Competency (“TC”). ini menerapkan dua program pelatihan: Differentiating
TBIG regularly updates these programs to align with Competency (“DC”) dan Threshold Competency (“TC”).
the evolving demands of the telecommunications TBIG secara rutin memperbarui program-program ini
infrastructure industry. agar selaras dengan tuntutan industri infrastruktur
telekomunikasi yang terus berkembang.
• The DC Program aims to enhance overall employee • Program DC bertujuan untuk meningkatkan
performance through broad-based skills and kinerja karyawan secara keseluruhan melalui
competencies. The Talent and Organization pengembangan keterampilan dan kompetensi
Development Department identifies skill gaps yang komprehensif. Talent and Organization
across the workforce during the annual 360-degree Development Department mengidentifikasi
performance review. The department then kesenjangan keterampilan di kalangan tenaga kerja
introduces relevant training including theories, selama proses evaluasi kinerja 360 derajat tahunan.
frameworks and methodologies to address these Departemen tersebut kemudian menyelenggarakan
identified gaps. pelatihan yang relevan, termasuk teori, kerangka
kerja, dan metodologi, untuk mengatasi kesenjangan
yang telah diidentifikasi.
• The TC Program, developed by the Learning • Program TC, yang dikembangkan oleh Learning
Management Department within Human Capital Management Department di bawah Human Capital
Management in collaboration with Subject Matter Management bekerja sama dengan Subject
Expert (“SME”), proactively addresses technical Matter Expert (“SME”), secara proaktif menangani
skill requirements for roles relating to fiber optics kebutuhan keterampilan teknis untuk peran-peran
and power systems. These technical gaps are yang berkaitan dengan fiber optik dan power
identified from the review. The department then system. Kesenjangan teknis ini terindentifikasi
develops targeted departmental training programs melalui tinjauan tersebut. Departemen tersebut
75
Page 78
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
with subject matter experts and industry leaders. kemudian mengembangkan program pelatihan
The platform also hosts mandatory training, such as yang disesuaikan dengan kebutuhan departemen
electrical safety for engineers, on the same platform bersama para ahli bidang terkait dan para pemimpin
for operational teams’ access. industri. Platform ini juga menyelenggarakan
pelatihan wajib, seperti pelatihan keselamatan
listrik bagi para insinyur, yang dapat diakses oleh
tim operasional melalui platform yang sama.
Since 2023, TBIG centralized all training within the Sejak tahun 2023, TBIG telah memusatkan seluruh
Learning Management System (“LMS”) and delivers it program pelatihan dalam Learning Management
through an e-learning platform. Users can track their System (“LMS”) dan menyampaikannya melalui
progress using an integrated self-assessment tool on platform e-learning. Pengguna dapat memantau
the platform. Individuals who do not pass an assessment kemajuan mereka menggunakan alat penilaian mandiri
are given multiple attempts at remedial tests. Employees yang terintegrasi dalam platform tersebut. Peserta
who complete the training programs will be recognized yang tidak lulus penilaian diberi kesempatan untuk
with Certificates of Commendation. The platform mengikuti ujian susulan beberapa kali. Karyawan yang
currently offers 176 training programs and modules. menyelesaikan program pelatihan akan mendapatkan
Sertifikat Penghargaan. Saat ini, platform tersebut
menawarkan 176 program dan modul pelatihan.
Differentiating Competency Training
Pelatihan Differentiating Competency
Training Name Number of Participants
Nama Pelatihan Jumlah Peserta
Change Ability Through: The 6 Critical Practices
45
Meningkatkan Kemampuan Melalui: 6 Praktik Penting
Effective Supervisory Skill
89
Keterampilan Supervisi yang Efektif
Growth Mindset for Increase Productivity
125
Pola Pikir Pertumbuhan untuk Meningkatkan Produktivitas
The 4 Essential Roles of Leadership
38
4 Peran Esensial Kepemimpinan
The 7 Habits of Highly Effective People
47
7 Kebiasaan Orang yang Sangat Efektif
Continuous Improvement Agent (CIA)
22
Agen Peningkatan Berkelanjutan
Threshold Competency Training
Pelatihan Threshold Competency
Training Name Number of Participants
Nama Pelatihan Jumlah Peserta
Electrical Safety Expert
12
Ahli Keselamatan Listrik
AI Innovation Lab: Applying Design Thinking for Actionable Prototypes
39
Laboratorium Inovasi AI: Menerapkan Pemikiran Desain untuk Prototipe yang Dapat Diterapkan
Awarness ISO 31000 & Risk Management
45
Pemahaman tentang ISO 31000 & Manajemen Risiko
Certified Data Centre Professional CDCP
1
Profesional Pusat Data Bersertifikat (CDCP)
Certified Ethical Hacker (CEH)
1
Peretas Etis Bersertifikat
Cisco Certified Network Associate
9
Asosiasi Jaringan Bersertifikat Cisco
Customer Handling
24
Penanganan Pelanggan
76
Page 79
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Threshold Competency Training
Pelatihan Threshold Competency
Training Name Number of Participants
Nama Pelatihan Jumlah Peserta
Customer Relationship Management (CRM) The Blueprint
1
Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM) - Panduan Utama
DCFC 1
Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) 25
Design Thinking Express
2
Desain Thinking Express
Desain Thinking For Innovation
1
Desain Thinking untuk Inovasi
Design Training Program
1
Program Pelatihan Desain
Document Processing with Google Gemini
5
Pemrosesan Dokumen dengan Google Gemini
DWDM Fiberhome Training - Implementation, Operational and Maintenance & Optimization DWDM
for Expansion Plan
16
Pelatihan DWDM Fiberhome - Implementasi, Operasional, Pemeliharaan, dan Optimalisasi DWDM
untuk Rencana Ekspansi
Effective Inventory Management
1
Manajemen Persediaan yang Efektif
Effective Procurement Management
1
Manajemen Pengadaan yang Efektif
Employee Engagement: Tools & Strategy
3
Keterlibatan Karyawan: Alat & Strategi
Empowering Data-Driven Decisions in Operations: A Hands-On Excel Analytics
30
Mendorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data dalam Operasional: Praktik Analisis Excel
Finance and Non-Finance: Understanding the Numbers for Effective Communication
2
Bidang Keuangan dan Non-Keuangan: Memahami Angka untuk Komunikasi yang Efektif
Fire Warden
256
Petugas Pemadam Kebakaran
Forensic Accounting & Investigative Audit
70
Akuntansi Forensik & Audit Investigatif
Forensic Auditor
1
Auditor Forensik
Fraud Auditing 1
1
Audit Penipuan 1
Fraud Auditing 2
1
Audit Penipuan 2
HR Mini Series 4.0
3
Seri Mini HR 4.0
Human Resources Professional (CHRPE)
1
Profesional Sumber Daya Manusia (CHRPE)
Information Security - Pre Audit 27001
40
Keamanan Informasi - Pra-Audit 27001
Integrated Management System Internal Auditor ( IMS )
39
Auditor Internal Sistem Manajemen Terpadu (IMS)
Key Account Management
4
Manajemen Akun Utama
Lesson Learning Masterclass
1
Kelas Master Pembelajaran
Life Basic Support
30
Bantuan Dasar Kehidupan
Mastering the Art of Conversation in Finance
68
Menguasai Seni Berkomunikasi di Bidang Keuangan
77
Page 80
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Threshold Competency Training
Pelatihan Threshold Competency
Training Name Number of Participants
Nama Pelatihan Jumlah Peserta
Measuring ROI For HR
1
Mengukur ROI untuk SDM
Mergers and Acquisitions in Public Companies: “Strategies, Regulations, and the Role of the
Corporate Secretary” 2
Merger dan Akuisisi di Perusahaan Publik: Strategi, Peraturan, dan Peran Sekretaris Perusahaan
Negotiation Skill
3
Keterampilan Negosiasi
Network Management System (NMS)
3
Sistem Manajemen Jaringan (NMS)
OD Certification Program
1
Program Sertifikasi OD
Optical Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM)
9
Multiplexing (DWDM)
First Operation Supervisor
8
Supervisor Operasional Utama
Usage of Internal AI Olive version 3.3
5
Penggunaan AI Internal Olive versi 3.3
Personal Data Protection
123
Perlindungan Data Pribadi
First Aid Training
14
Pelatihan Pertolongan Pertama
Product Management
10
Manajemen Produk
Project Management Program
2
Program Manajemen Proyek
Refreshment Internal Auditor
17
Penyegaran Auditor Internal
Right People in The Right Seat
1
Orang yang Tepat di Posisi yang Tepat
Risk Based Audit Strategic
16
Audit Strategis Berbasis Risiko
Service Excellent Facility Care
6
Pelayanan Unggul dalam Perawatan Fasilitas
Incident Investigation Specialist
5
Spesialis Investigasi Insiden
Talent Management
1
Manajemen Talenta
Work at Height & Rescue
14
Pekerjaan di Ketinggian & Penyelamatan
The Ultimate Sales
3
Penjualan Terbaik
Training Fiber Optic and FTTH (Fiber To The Home)
8
Pelatihan Serat Optik dan FTTH (Fiber To The Home)
Electrical Training for Staff
137
Pelatihan Listrik untuk Karyawan
Electrical Training for Senior Management
48
Pelatihan Listrik untuk Pimpinan Tingkat Atas
Update Manajemen PPh 21 Era Core Tax
1
Pembaruan tentang Pengelolaan Pajak Penghasilan di Era Core Tax
8 Proven Sales Strategies Workshop
29
Lokakarya 8 Strategi Penjualan yang Terbukti Efektif
Note: Catatan :
The number of participants refers to when an employee attends Jumlah peserta mengacu pada saat seorang karyawan mengikuti sesi
a training session, hence employees will be counted multiple times pelatihan; oleh karena itu, karyawan akan dihitung beberapa kali dalam
across various training programs they attend. berbagai program pelatihan yang mereka ikuti.
78
Page 81
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
In 2023, the Human Capital team launched a program Pada tahun 2023, tim Human Capital meluncurkan
to develop internal subject matter experts into leaders program untuk mengembangkan para ahli bidang
in technical competencies. By 2025, this program internal menjadi pemimpin dalam kompetensi teknis.
has expanded significantly, encompassing 6 topics Pada tahun 2025, program ini telah berkembang secara
and 11 competencies surrounding topics such as civil signifikan, mencakup 6 topik dan 11 kompetensi yang
engineering, power systems, fiber optics and fiber to the berkaitan dengan beberapa bidang seperti teknik sipil,
home. In 2025, all subject matter experts participated in power system, serat optik, dan fiber to the home. Pada
the use of the “Champion’s League”, a gamified platform tahun 2025, semua subject matter expert berpartisipasi
which encourages knowledge sharing, facilitates the dalam penggunaan “Champion’s League”, sebuah
creation of learning materials and monitors expert platform berbasis permainan yang mendorong berbagi
development. These experts also contributed to wider pengetahuan, memfasilitasi pembuatan materi
organizational learning through mentoring and have pembelajaran, dan memantau perkembangan para
furthered their expertise through attending public ahli. Para ahli ini juga berkontribusi pada pembelajaran
training, international conferences and professional organisasi yang lebih luas melalui bimbingan dan telah
certification programs in areas like power systems, memperdalam keahlian mereka dengan mengikuti
power optics and project management. pelatihan umum, konferensi internasional, dan program
sertifikasi profesional di bidang-bidang seperti power
system, power optics, dan project management.
In 2025, 763 employees participated in the training Pada tahun 2025, sebanyak 763 karyawan mengikuti
programs. We actively encourage our employees to program pelatihan. Kami secara aktif mendorong
explore training sessions which align with their roles karyawan kami untuk mengikuti sesi pelatihan yang
and operational needs, fostering a dynamic learning sesuai dengan peran dan kebutuhan operasional
environment where participants often complete mereka, sehingga tercipta lingkungan belajar yang
multiple training modules. The DC and TC programs dinamis di mana peserta sering kali menyelesaikan
recorded 366 and 1,202 participants across all the beberapa modul pelatihan. Program DC dan TC
training sessions. Collectively, employees dedicated mencatat 366 dan 1,202 peserta di seluruh sesi
32,784 hours to the training programs, averaging at pelatihan. Secara keseluruhan, karyawan menghabiskan
37.7 hours per employee. 32.784 jam untuk program pelatihan tersebut, dengan
rata-rata 37,7 jam per karyawan.
Average Training
Training
Number of Hours per Employee
Hours
Description Participants Rerata Jam Uraian
Jam
Jumlah Peserta Pelatihan per
Pelatihan
Karyawan
Based on Gender Berdasarkan Gender
Male 510 26,032 43.10 Laki-laki
Female 253 6,752 25.38 Perempuan
Based on Employee Category Berdasarkan Kategori Karyawan
Top Management 6 128 3.66 Top Management
Manager & Supervisor 429 22,224 50.86 Manager & Supervisor
Staff & Non-Staff 328 10,432 26.21 Staff & Non-Staff
Based on the Type of Training Berdasarkan Jenis Pelatihan
Differentiating Competency 366 6,696 7.70 Differentiating Competency
Threshold Competency 1,202 26,088 29.99 Threshold Competency
The Learning Management Department oversees the Learning Management Departement bertanggung
evaluation of the Company’s learning programs. This jawab atas evaluasi program-program pembelajaran
evaluation focuses on three primary indicators to ensure Perusahaan. Evaluasi ini berfokus pada tiga indikator
the programs help us maintain a skilled workforce: utama untuk memastikan bahwa program-program
tersebut membantu kami mempertahankan tenaga
kerja yang terampil:
79
Page 82
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
• Knowledge acquisition: Measured through training • Perolehan pengetahuan: Diukur melalui umpan
feedback and post-training knowledge-sharing balik pelatihan dan kegiatan berbagi pengetahuan
activities pasca-pelatihan
• Cost-effectiveness: Evaluated through comparing • Efisiensi biaya: Dievaluasi dengan membandingkan
costs against value delivered biaya terhadap nilai yang dihasilkan
• Program impact: Evaluated based on user • Dampak program: Dievaluasi berdasarkan
satisfaction and the successful application of new kepuasan pengguna dan keberhasilan penerapan
skills in the workplace keterampilan baru di tempat kerja
These three indicators collectively determine an overall Ketiga indikator ini secara bersama-sama menentukan
program effectiveness score. We target an annual score skor efektivitas program secara keseluruhan. Kami
of >75%. In 2025, the program achieved an overall menargetkan skor tahunan di atas 75%. Pada
effectiveness score of 93%. tahun 2025, program ini mencapai skor efektivitas
keseluruhan sebesar 93%.
TALENT ATTRACTION AND RETENTION PEREKRUTAN DAN RETENSI TALENTA
TBIG remains committed to positioning itself as an TBIG tetap berkomitmen untuk memposisikan diri
employer of choice by building a work environment that sebagai perusahaan pilihan dengan menciptakan
is inclusive and supportive of all employees. The Human lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung bagi
Capital Management Division plays a central role in seluruh karyawan. Divisi Human Capital Management
shaping this commitment by developing initiatives that memainkan peran sentral dalam mewujudkan
cover a broad range of areas, including fair recruitment komitmen ini melalui pengembangan berbagai inisiatif
practices, competency-based training, transparent yang mencakup beragam bidang, termasuk praktik
performance evaluations, competitive employee perekrutan yang adil, pelatihan berbasis kompetensi,
benefits and fair career advancement opportunities. evaluasi kinerja yang transparan, tunjangan karyawan
yang kompetitif, serta peluang pengembangan karier
yang adil.
With respect to remuneration, TBIG upholds the Dalam hal remunerasi, TBIG menjunjung tinggi prinsip
principle of fair and equitable compensation for all kompensasi yang adil dan setara bagi seluruh karyawan.
employees. Employee remuneration is determined Remunerasi karyawan ditentukan berdasarkan kinerja
based on performance and achievement of targets dan pencapaian target, tanpa memandang jenis
regardless of gender or employment status. In 2025, the kelamin atau status ketenagakerjaan. Pada tahun 2025,
lowest wage package for TBIG employees exceeded the paket gaji terendah bagi karyawan TBIG melampaui
regional minimum wage by 37%. upah minimum daerah sebesar 37%.
The Company’s Recruitment Policies clearly articulate Kebijakan Rekrutmen Perusahaan secara jelas
its firm stance against discrimination based on menegaskan sikap tegasnya terhadap diskriminasi
background, gender, age, ethnicity, religion, or race. berdasarkan latar belakang, jenis kelamin, usia,
All employees are afforded equal opportunities for etnis, agama, atau ras. Semua karyawan diberikan
employment and professional development. kesempatan yang sama dalam hal pekerjaan dan
pengembangan profesional.
TBIG aligns its labor practices with the nine core TBIG menyelaraskan praktik ketenagakerjaannya
International Labour Organization (“ILO”) conventions dengan sembilan konvensi inti Organisasi Buruh
ratified by the Indonesian government. TBIG strictly Internasional (“ILO”) yang telah diratifikasi oleh
prohibits forced and child labor and conducts regular pemerintah Indonesia. TBIG secara tegas melarang
audits and checks to ensure compliance with all kerja paksa dan pekerja anak, serta melakukan audit
applicable labor laws and regulations. dan pemeriksaan rutin untuk memastikan kepatuhan
terhadap seluruh undang-undang dan peraturan
ketenagakerjaan yang berlaku.
80
Page 83
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
TBIG’s commitment to employee retention extends Komitmen TBIG terhadap retensi karyawan melampaui
beyond competitive remuneration. For example, the remunerasi yang kompetitif. Sebagai contoh,
Company provides transportation allowances to female Perusahaan memberikan tunjangan transportasi
employees working night shifts to ensure their safe kepada karyawan perempuan yang bekerja pada shift
commute. Additionally, new parents are supported malam untuk memastikan perjalanan pulang-pergi
through provision of facilities such as a nursing room mereka aman. Selain itu, orang tua baru mendapat
for mothers and parental leave for both male and female dukungan melalui penyediaan fasilitas seperti ruang
employees. In 2025, 26 employees took maternity menyusui bagi ibu dan cuti orang tua bagi karyawan
leave and 36 employees took paternity leave, with all laki-laki maupun perempuan. Pada tahun 2025,
employees returning or planning to return to work. 26 karyawan mengambil cuti melahirkan dan 36
karyawan mengambil cuti ayah, dengan semua
karyawan kembali atau berencana untuk kembali
bekerja.
For employees approaching retirement, TBIG offers Bagi karyawan yang akan memasuki masa pensiun,
pre-retirement guidance to prepare for their transition TBIG menawarkan bimbingan pra-pensiun untuk
mentally and vocationally. The Company also contributes mempersiapkan transisi mereka secara mental dan
to a social security scheme, the Old Age Security profesional. Perusahaan juga berkontribusi pada skema
program, which forms part of employees’ retirement jaminan sosial, yaitu Program Jaminan Hari Tua, yang
benefits and includes coverage for employment merupakan bagian dari manfaat pensiun karyawan dan
injuries, death, pension security and job loss security. mencakup perlindungan terhadap kecelakaan kerja,
The premium contribution is equivalent to 3.7% of the kematian, jaminan pensiun, serta jaminan kehilangan
employee’s basic salary, with employees contributing pekerjaan. Kontribusi premi setara dengan 3,7% dari
an additional 2%. These employee service entitlements gaji pokok karyawan, dengan karyawan menyumbang
meet the minimum benefit required to be paid to tambahan sebesar 2%. Hak-hak layanan karyawan ini
qualified employees, as stipulated under the Collective memenuhi manfaat minimum yang wajib dibayarkan
Labor Agreement in compliance with UU Cipta Kerja. kepada karyawan yang memenuhi syarat, sebagaimana
In 2025, the total contributions to employee retirement diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama sesuai dengan
benefits liabilities are IDR 33.4 billion. UU Cipta Kerja. Pada tahun 2025, total kontribusi untuk
kewajiban manfaat pensiun karyawan adalah Rp 33,4
miliar.
To further strengthen engagement and knowledge- Untuk semakin memperkuat keterlibatan dan
sharing, TBIG publishes “My TBIG”, a semi-annual in- pertukaran pengetahuan, TBIG menerbitkan “My TBIG”,
house magazine featuring industry developments, sebuah majalah internal yang terbit dua kali setahun
professional development opportunities and information dan menampilkan perkembangan industri, peluang
on employee well-being initiatives. pengembangan profesional, serta informasi mengenai
inisiatif kesejahteraan karyawan.
81
Page 84
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Local Communities
Masyarakat Sekitar
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
Effective engagement with communities surrounding Keterlibatan yang efektif dengan masyarakat di sekitar
TBIG’s tower sites and operations underpins our ability lokasi menara dan operasi TBIG menjadi landasan
to plan, build and maintain our tower infrastructure. kemampuan kami dalam merencanakan, membangun,
Positive relationships enable local development, such dan memelihara infrastruktur menara kami. Hubungan
as improved connectivity in underserved areas, while yang positif mendukung pembangunan lokal, seperti
safeguarding our social license to operate. Conversely, peningkatan konektivitas di daerah-daerah yang
where community needs are disrupted negatively by kurang terlayani, sekaligus menjaga izin sosial
our operations, projects may encounter opposition or kami untuk beroperasi. Sebaliknya, jika kebutuhan
we could be exposed to reputational risks. A consistent, masyarakat terganggu secara negatif akibat kegiatan
transparent and locally attuned approach to community operasional kami, proyek-proyek tersebut mungkin akan
engagement is therefore essential to sustaining long- menghadapi penolakan atau kami dapat menghadapi
term value for TBIG and the communities we serve. risiko reputasi. Oleh karena itu, pendekatan yang
konsisten, transparan, dan peka terhadap kondisi lokal
dalam keterlibatan masyarakat sangat penting untuk
mempertahankan nilai jangka panjang bagi TBIG dan
masyarakat yang kami layani.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
TBIG integrates social responsibility into its value TBIG mengintegrasikan tanggung jawab sosial ke dalam
proposition alongside commercial objectives. Our proposisi nilainya bersamaan dengan tujuan komersial.
Corporate Social Responsibility (“CSR”) strategy is Strategi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (“CSR”)
guided by stakeholder and socio-economic mapping kami dipandu oleh pemetaan pemangku kepentingan
and aligned to the ISO 26000 principles, with sensitivity dan kondisi sosial-ekonomi, serta selaras dengan
to local norms, cultural practices, socio-economic prinsip-prinsip ISO 26000, dengan memperhatikan
conditions, diffabilities and the presence of vulnerable norma-norma lokal, praktik budaya, kondisi sosial-
groups. We create programs that actual needs through ekonomi, keragaman, dan keberadaan kelompok
community forums, where our local teams would actively rentan. Kami merancang program-program yang sesuai
seek public feedback to understand and address any dengan kebutuhan nyata melalui forum masyarakat, di
concerns. mana tim lokal kami secara aktif mencari masukan dari
masyarakat untuk memahami dan menangani setiap
kekhawatiran.
100% of operations with implemented community engagement
are based on local communities’ needs
100% dari kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat
didasarkan pada kebutuhan masyarakat sekitar
82
Page 85
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
PUBLIC PARTICIPATION AND PARTISIPASI MASYARAKAT DAN
COMMUNITY RELATIONS HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT
For new tower development, we comply with municipal Dalam pengembangan menara baru, kami mematuhi
government regulations that mandate the provision peraturan pemerintah kota/daerah yang mewajibkan
of a feedback mechanism for residents to voice their penyediaan mekanisme umpan balik bagi warga
concerns and objections. These requirements also untuk menyuarakan kekhawatiran dan keberatan
indicate that municipal government approval for mereka. Persyaratan ini juga menetapkan bahwa izin
construction will not be granted until all grievances have pembangunan dari pemerintah kota/daerah tidak akan
been resolved. TBIG adheres to these requirements and diberikan hingga semua keluhan telah diselesaikan.
responds to all feedback received. TBIG mematuhi persyaratan ini dan menanggapi
semua umpan balik yang diterima.
To provide a channel for community members to Untuk menyediakan saluran bagi anggota masyarakat
express concerns beyond construction projects, TBIG guna menyampaikan keluhan di luar proyek konstruksi,
has established a platform handled by the NOC Division TBIG telah mendirikan sebuah platform yang dikelola oleh
to receive and address public feedback and complaints. Divisi NOC untuk menerima dan menanggapi masukan
The Division maintains a transparent approach to serta keluhan masyarakat. Divisi ini menerapkan
complaint handling, ensuring all feedback is promptly pendekatan transparan dalam penanganan keluhan,
addressed and resolutions communicated to relevant memastikan semua masukan ditanggapi dengan
departments. Stakeholders, including customers, are cepat dan penyelesaiannya dikomunikasikan kepada
involved in the design and review of these feedback departemen terkait. Para pemangku kepentingan,
mechanisms, allowing us to agree on resolution termasuk pelanggan, dilibatkan dalam perancangan
deadlines based on the nature of the issue. In 2025, dan peninjauan mekanisme masukan ini, sehingga
approximately 94% of the complaints received by the kami dapat menyepakati tenggat waktu penyelesaian
NOC related to electricity outages. When an electricity berdasarkan sifat masalah yang ada. Pada tahun 2025,
outage is reported by the customer by an online system, sekitar 94% keluhan yang diterima oleh NOC berkaitan
the NOC Division would promptly coordinate with the dengan pemadaman listrik. Ketika pemadaman listrik
respective field maintenance officer who will assess dilaporkan oleh pelanggan melalui sistem online, Divisi
the situation on-site, depending on the circumstances, NOC akan segera berkoordinasi dengan petugas
the officer would either activate the mobile generator pemeliharaan lapangan yang bersangkutan yang akan
to restore power or dispatch the nearest available menilai situasi di lokasi. Bergantung pada situasinya,
mobile generator to the affected area, ensuring minimal petugas tersebut akan mengaktifkan generator
disruption to the community. bergerak untuk memulihkan listrik atau mengirimkan
generator bergerak terdekat yang tersedia ke daerah
yang terkena dampak, memastikan gangguan minimal
bagi masyarakat.
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL
PROGRAMS PERUSAHAAN
TBIG’s approach to its CSR Programs are divided Pendekatan TBIG terhadap Program Tanggung Jawab
into four key pillars: Education, Health, Culture and Sosial Perusahaan (CSR) dibagi menjadi empat
Environment. These pillars, informed by field surveys pilar utama: Pendidikan, Kesehatan, Budaya, dan
and socio-economic mapping, are reviewed annually Lingkungan. Pilar-pilar ini, yang disusun berdasarkan
to ensure their continued relevance and effectiveness survei lapangan dan pemetaan sosial-ekonomi,
in addressing the evolving needs of the targeted dievaluasi setiap tahun untuk memastikan relevansi
beneficiaries. dan efektivitasnya dalam memenuhi kebutuhan para
penerima manfaat yang terus berkembang.
83
Page 86
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
2025 Performance: CSR by Pillar
Kinerja 2025: CSR berdasarkan Pilar
(in Million Rupiah / dalam Juta Rupiah)
CSR Pillar / Pilar CSR 2023 2024 2025
Education 3,716.8
3,483.6 3,505.9
Pendidikan
Health 7,810.5
5,745.0 5,872.2
Kesehatan
Culture 1,170.6
761.9 894.9
Budaya
Environment 203,5
172.5 451.1
Lingkungan
Total 12,901.4
10,163.0 10,724.1
Jumlah
EDUCATION
Pilar Pendidikan
PILLAR
ADVANCED CURRICULUM FOR KURIKULUM LANJUTAN UNTUK SISWA
VOCATIONAL STUDENTS KEJURUAN
TBIG’s educational initiatives in 2025 were directed Inisiatif pendidikan TBIG pada tahun 2025 difokuskan
toward strengthening the skills ecosystem that supports pada penguatan ekosistem keterampilan yang
Indonesia’s telecommunications infrastructure sector, mendukung sektor infrastruktur telekomunikasi
particularly in areas surrounding TBIG’s operations. Indonesia, khususnya di wilayah sekitar lokasi
In response to the employability gap among vocational operasional TBIG. Menanggapi kesenjangan kualifikasi
graduates, TBIG has refined its vocational program into kerja di kalangan lulusan kejuruan, TBIG telah
a job-preparation pathway. The program now equips menyempurnakan program kejuruan menjadi jalur
vocational students with competencies directly relevant persiapan kerja. Program ini kini membekali siswa
to tower construction and maintenance through a blend kejuruan dengan kompetensi yang relevan secara
of in-class modules and practical learning in OHS, fiber langsung dengan konstruksi dan pemeliharaan menara
optics and working at height. melalui kombinasi modul kelas dan pembelajaran
praktis dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3), serat optik, serta bekerja di ketinggian.
The TBIG Lab was created to host industrial visits and Laboratorium TBIG didirikan untuk menyelenggarakan
conduct teacher training, ensuring that vocational kunjungan industri dan mengadakan pelatihan guru,
institutions are better aligned with industry needs. untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan
As a result, 84 students from 18 schools were placed kejuruan lebih selaras dengan kebutuhan industri.
with 17 infrastructure companies, including TBIG’s Sebagai hasilnya, 84 siswa dari 18 sekolah ditempatkan
vendors and sister companies, 14 subject matter di 17 perusahaan infrastruktur, 14 ahli di bidangnya,
experts, including the Company’s internal leaders and termasuk mitra bisnis dan perusahaan afiliasi TBIG.
84
Page 87
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
external vendors, are actively involved in developing Para subject matter expert, termasuk para pemimpin
and delivering these training programs to ensure they internal Perusahaan dan mitra bisnis eksternal, secara
are relevant and practical. aktif terlibat dalam pengembangan dan pelaksanaan
program-program pelatihan ini untuk memastikan
relevansi dan kepraktisannya.
The participating schools came from 23 regencies in Sekolah-sekolah yang berpartisipasi berasal dari 23
14 provinces1. kabupaten di 14 provinsi1.
Technical Knowledge Training Programs Soft Skill Training Programs
Program Pelatihan Pengetahuan Teknis Program Pelatihan Keterampilan Non-teknis
Fiber Optic Fiber Optic Creative Problem
Introduction Development QHSE System
Pengantar Serat Perkembangan Solving
Sistem QHSE
Optik Serat Optik Pemecahan Masalah
Kreatif
Fiber Optic Working Tower Maintenance
Principle Pemeliharaan
Prinsip Kerja Serat Menara
Optik Core Values Business Process
Nilai-Nilai Inti Proses Bisnis
Fiber Optic
Installation Administration
Instalasi Serat Administrasi
Optik Basic Effective Basic Document
Communication Management
Fiber Optic
Maintenance Tower Climbing Techniques Manajemen
Pemeliharaan Serat Panjat Menara Teknik Komunikasi Dokumen Dasar
Optik Efektif Dasar
Fiber Optic Network
Application
Aplikasi Jaringan
Serat Optik
Advanced Curriculum 2023 2024 2025 Kurikulum Lanjutan
Student participants 1,000 1,211 1,569 Peserta Siswa
Student participation in internship Partisipasi siswa dalam
- 83 39
programs program magang
Students recruited by vendors - 45 39 Siswa yang direkrut oleh mitra
Additionally, the Company also provides a teacher Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan
training program for 30 vocational schools from five program pelatihan guru untuk 30 sekolah kejuruan dari
provinces across Indonesia. lima provinsi di seluruh Indonesia.
Training Program for Teachers 2023 2024 2025 Program Pelatihan untuk Guru
Teacher Participants - 50 55 Peserta guru
Total beneficiaries - 9,176 13,653 Jumlah penerima manfaat
The advanced curriculum initiatives in 2025 have Inisiatif kurikulum lanjutan pada tahun 2025 telah
benefited 1,569 beneficiaries, and all education pillar memberikan manfaat bagi 1.569 penerima manfaat,
initiatives combined has reached 16,027 people. dan secara keseluruhan, inisiatif di bidang pendidikan
telah menjangkau 16.027 orang.
1
Serang (Banten Province), Jakarta (DKI Jakarta Province), Gorontalo (Gorontalo Province), Bandung Ciamis, Bekasi (West Java Province), Wonosobo,
Banjarnegara, Kendal, Tegal, Semarang (Central Java Province), Jember, Surabaya (East Java Province), East Kotawaringin (Central Kalimantan
Province), Balikpapan (East Kalimantan Province), Lampung (Lampung Province), Jayapura (Papua Province), Merauke (South Papua Province),
Makassar (South Sulawesi Province), Palembang (South Sumatera Province), Medan, Tebing Tinggi, SIantar (North Sumatera province)
85
Page 88
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
SCHOLARSHIPS BEASISWA
TBIG provides scholarships to employees’ children who TBIG memberikan beasiswa kepada anak-anak
have demonstrated stellar academic achievements. karyawan yang telah menunjukkan prestasi akademik
Scholarships are awarded to children of employees yang luar biasa. Beasiswa ini diberikan kepada
below the rank of Department Head, covering anak-anak karyawan dengan jabatan di bawah
Elementary to Senior High School education levels. Department Head, yang mencakup jenjang pendidikan
In 2025, 80 children of employees received scholarships. dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.
Pada tahun 2025, sebanyak 80 anak karyawan
menerima beasiswa.
Scholarship Recipients 2023 2024 2025 Penerima Beasiswa
Elementary School Students 54 42 37 Siswa Sekolah Dasar
Junior High School Students 21 22 25 Siswa Sekolah Menengah Pertama
High School Students 9 14 18 Siswa Sekolah Menengah Atas
Total 84 78 80 Jumlah
TBIG also continued its partnership with the William & TBIG juga melanjutkan kemitraannya dengan William &
Lily Foundation since 2019 to improve access to early Lily Foundation sejak tahun 2019 untuk meningkatkan
childhood education and literacy in East Nusa Tenggara, akses terhadap pendidikan anak usia dini dan literasi
where gaps in foundational learning remain high. These di Nusa Tenggara Timur, di mana kesenjangan dalam
efforts reinforce TBIG’s commitment to enabling long- pembelajaran dasar masih cukup tinggi. Upaya-upaya
term human capital development in regions that host ini memperkuat komitmen TBIG untuk mendukung
essential connectivity infrastructure. pengembangan sumber daya manusia jangka panjang
di wilayah-wilayah yang menjadi lokasi infrastruktur
konektivitas penting.
PROMOTING CSR REPORTING AMONG MENDORONG PELAPORAN CSR DI
JOURNALISTS KALANGAN JURNALIS
Complementing the technical pipeline, TBIG recognized Sebagai pelengkap dari alur kerja teknis, TBIG menyadari
the importance of improving how CSR outcomes are pentingnya meningkatkan cara penyampaian hasil CSR
communicated in the public sphere. In response to di ranah publik. Menanggapi hasil pemantauan lanskap
a media landscape scan which found that CSR-related media yang menunjukkan bahwa berita terkait CSR
news commonly focused on those with negative umumnya berfokus pada kasus-kasus tata kelola yang
86
Page 89
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
governance rather than the success stories, TBIG buruk daripada kisah-kisah sukses, TBIG meluncurkan
launched a three-month Journalism Fellowship to Program Beasiswa Jurnalisme selama tiga bulan untuk
change this. This program brought together senior mengubah hal ini. Program ini mempertemukan jurnalis
journalists and subject experts to deepen understanding senior dan pakar bidang terkait untuk memperdalam
of CSR principles and reporting of such programs’ pemahaman tentang prinsip-prinsip CSR dan pelaporan
impacts. A total of two batches and 29 participants dampak program-program tersebut. Sebanyak dua
were nominated by participating media organizations in angkatan dengan 29 peserta telah dinominasikan oleh
2025, with plans to have a third batch in 2026. organisasi media peserta pada tahun 2025, dengan
rencana untuk mengadakan angkatan ketiga pada
tahun 2026.
HEALTH PILLAR Pilar Kesehatan
STUNTING PREVENTION AND PENCEGAHAN DAN EDUKASI
EDUCATION TENTANG STUNTING
In 2025, TBIG’s health programs evolved to address the Pada tahun 2025, program kesehatan TBIG
underlying factors that affect community well-being berkembang untuk mengatasi faktor-faktor mendasar
and by extension, the resilience of the environment yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat dan,
where TBIG operates its towers. Following discussions secara lebih luas, ketahanan lingkungan tempat TBIG
initiated by TBIG with the Ministry of Health in 2024, mengoperasikan menara-menaranya. Berdasarkan
a root-cause analysis highlighted that stunting in many diskusi yang diprakarsai oleh TBIG dengan Kementerian
rural areas stemmed less from access constraints and Kesehatan pada tahun 2024, analisis akar masalah
more from low levels of health literacy, particularly in menunjukkan bahwa stunting di banyak daerah
sanitation, nutrition and personal hygiene. The Ministry pedesaan lebih disebabkan oleh rendahnya literasi
provided data indicating where stunting rates were kesehatan, terutama dalam hal sanitasi, gizi, dan
highest, and this work laid the foundation for the stunting kebersihan pribadi, daripada keterbatasan akses.
reduction program TBIG commenced in 2024, where Kementerian menyediakan data yang menunjukkan di
the Company distributed nutritious food packages mana tingkat stunting paling tinggi, dan hasil kerja ini
to families, provided health education to mothers and menjadi landasan bagi program pengurangan stunting
trained Integrated Health Posts, or posyandu cadres, on yang diluncurkan TBIG pada tahun 2024, di mana
prevention. These insights have directly informed TBIG’s Perusahaan mendistribusikan paket makanan bergizi
broader focus on a prevention-focused, education- kepada keluarga, memberikan pendidikan kesehatan
driven model in 2025. kepada ibu-ibu, dan melatih petugas Posyandu
mengenai pencegahan. Wawasan ini secara langsung
membentuk fokus TBIG yang lebih luas pada model
yang berfokus pada pencegahan dan didorong oleh
pendidikan pada tahun 2025.
ACCESS TO HEALTHCARE: AKSES KE LAYANAN KESEHATAN:
MOBILE HEALTH CLINICS (“MONIK”) MOBIL KLINIK (“MONIK”)
Since 2017, TBIG has implemented the Monik program Sejak tahun 2017, TBIG telah menjalankan program
to provide essential health services, including general Monik untuk menyediakan layanan kesehatan dasar,
medical care and specialized services for pregnant termasuk perawatan medis umum dan layanan khusus
mothers, children, and the elderly via medical vans. bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia melalui mobil
klinik.
87
Page 90
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
In 2025, Monik also became a platform for delivering Pada tahun 2025, Monik juga menjadi platform untuk
health education across 341 provinces across Indonesia, menyalurkan pendidikan kesehatan di 34 provinsi di
with a focus on the Daerah 3T areas, which are the seluruh Indonesia, dengan fokus pada wilayah 3T,
underdeveloped, frontier and/or outermost regions of the yaitu daerah tertinggal, terdepan, dan/atau terluar di
country. To amplify impact at scale, TBIG implemented negara ini. Untuk memperluas dampak secara besar-
a year-round program built around three focus areas besaran, TBIG melaksanakan program sepanjang
of healthy lifestyle, consumption and sanitation. tahun yang dibangun di sekitar tiga bidang fokus, yaitu
The delivery of this program was supported by a non- gaya hidup sehat, konsumsi, dan sanitasi. Pelaksanaan
profit partner, including doctors and paramedics, and will program ini didukung oleh mitra nirlaba, termasuk
continue in 2026. Communities were engaged through dokter dan tenaga paramedis, dan akan berlanjut pada
cooking challenges that taught women to prepare tahun 2026. Masyarakat dilibatkan melalui tantangan
nutritious meals using locally available produce, as well as memasak yang mengajarkan para perempuan untuk
behavior-change sessions on hand-washing and tooth- menyiapkan makanan bergizi menggunakan bahan-
brushing. TBIG also supported improvements to local bahan yang tersedia secara lokal, serta sesi perubahan
sanitation systems such as drainage enhancements. perilaku mengenai mencuci tangan dan menyikat gigi.
TBIG juga mendukung perbaikan sistem sanitasi lokal
seperti peningkatan drainase.
The program evaluation is guided by TBIG’s Corporate Evaluasi program ini dilakukan berdasarkan kerangka
Impact Assessment Management (“CIAM”) framework, kerja Corporate Impact Assessment Management
which provides consistent set of metrics for TBIG (CIAM) TBIG, yang menyediakan serangkaian indikator
to measure both reach and behavioral change in yang konsisten bagi TBIG untuk mengukur jangkauan
a structured manner, ensuring that TBIG’s Health pillar dan perubahan perilaku secara terstruktur, sehingga
initiatives remain evidence-based and responsive to the memastikan bahwa inisiatif-inisiatif di bawah Pilar
needs of the local communities. Kesehatan TBIG tetap didasarkan pada bukti dan
responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekitar.
Overall, the health pillar initiatives in 2025 have benefited Secara keseluruhan, inisiatif-inisiatif di bawah Pilar
191,765 beneficiaries. Kesehatan pada tahun 2025 telah memberikan
manfaat kepada 191.765 penerima manfaat.
Health Pillar Impact 2023 2024 2025 Dampak Pilar Kesehatan
Number of Mobile Health Clinics 6 6 6 Jumlah Mobil Klinik
Number of beneficiaries 39,600 127,529 191,765 Jumlah penerima manfaat
1
Aceh, North Sumatera, West Sumatera, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI
Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,
Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi
Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Selatan
88
Page 91
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
CULTURE PILLAR Pilar Kebudayaan
EMPOWERING MICRO BUSINESSES MEMBERDAYAKAN USAHA MIKRO
THROUGH THE KBB COOPERATIVE MELALUI KOPERASI KBB
TBIG’s culture initiatives centered on strengthening the Inisiatif budaya TBIG berfokus pada penguatan ekonomi
creative economy in regions surrounding its operations, kreatif di wilayah-wilayah sekitar lokasi operasinya,
with a focus on enabling micro-entrepreneurship in dengan penekanan pada pemberdayaan wirausaha
the batik and culinary sectors anchored around KBB mikro di sektor batik dan kuliner yang berpusat pada
Cooperative and Rumah Batik. Koperasi KBB dan Rumah Batik.
TBIG maintains a long-standing partnership with KBB TBIG menjalin kemitraan jangka panjang dengan
Cooperative, which plays a central role in empowering Koperasi KBB, yang memainkan peran sentral dalam
small and medium-sized organizations including batik memberdayakan organisasi skala kecil dan menengah,
artisans, culinary entrepreneurs and other micro- termasuk pengrajin batik, wirausahawan kuliner, dan
businesses. KBB provides members with micro-capital, usaha mikro lainnya. KBB menyediakan modal mikro,
capacity building and product distribution support. pengembangan kapasitas, serta dukungan distribusi
produk bagi para anggotanya.
TBIG supports KBB across three branches in TBIG mendukung KBB di tiga cabang di Pekalongan,
Pekalongan, Semarang, and Solo, providing training Semarang, dan Solo, dengan memberikan pelatihan
in financial management, distribution, and marketing. dalam manajemen keuangan, distribusi, dan pemasaran.
The Cooperative also purchases products directly from Koperasi ini juga membeli produk secara langsung
members before distributing them on a consignment dari para anggotanya sebelum mendistribusikannya
arrangement, absorbing distribution risks on their behalf. melalui skema konsinyasi, sehingga menanggung risiko
TBIG also provides mentorship and targeted training to distribusi atas nama mereka. TBIG juga memberikan
help business owners access new markets, including bimbingan dan pelatihan yang ditargetkan untuk
larger batik retailers and door-to-door sales channels. membantu pemilik usaha mengakses pasar baru,
termasuk pengecer batik berskala besar dan saluran
penjualan dari pintu ke pintu.
As part of these broader efforts to enhance local Sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk
livelihoods, KBB also supports TBIG’s Culinary Micro- meningkatkan mata pencaharian masyarakat
Business Fellowship. This program responds to persistent setempat, KBB juga mendukung Program Beasiswa
unemployment challenges, particularly in Semarang Usaha Mikro Kuliner TBIG. Program ini bertujuan
and Pekalongan, by equipping micro-entrepreneurs mengatasi tantangan pengangguran yang terus
with skills in food safety, product quality and business berlanjut, terutama di Semarang dan Pekalongan,
management. Participants receive stalls and benefit dengan membekali para wirausaha mikro dengan
from zero-interest loans, which is accompanied keterampilan di bidang keamanan pangan, kualitas
by a profit-sharing arrangement which helps them produk, dan manajemen usaha. Para peserta
stabilize their early income streams. KBB serves as an mendapatkan kios dan manfaat dari pinjaman tanpa
intermediary by engaging directly with local culinary bunga, yang disertai dengan skema bagi hasil yang
vendors, offering distribution support for products such membantu mereka menstabilkan aliran pendapatan
as frozen foods and other prepared items. The program awal mereka. KBB berperan sebagai perantara dengan
helped establish a meaningful source of supplemental berinteraksi langsung dengan pedagang kuliner lokal,
income for 10 participants in 2025. serta menawarkan dukungan distribusi untuk produk-
produk seperti makanan beku dan makanan siap saji
lainnya. Program ini berhasil menciptakan sumber
pendapatan tambahan yang berarti bagi 10 peserta
pada tahun 2025.
89
Page 92
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
The Cooperative’s progress continued in 2025, marking Kemajuan Koperasi ini terus berlanjut pada tahun
its tenth consecutive year of profitability. KBB recorded 2025, menandai tahun kesepuluh berturut-turut di
a revenue of IDR 7.3 billion, representing an increase of mana koperasi ini mencetak laba. KBB mencatat
80% from the previous year. The Cooperative’s micro- pendapatan sebesar Rp 7,3 miliar, yang menunjukkan
capital disbursement of IDR 3 billion supported 301 peningkatan sebesar 80% dibandingkan tahun
micro-enterprises. sebelumnya. Pencairan modal mikro sebesar Rp 3
miliar yang dilakukan Koperasi ini telah mendukung 301
usaha mikro.
The Cooperative also supported the distribution of Koperasi tersebut juga mendukung pendistribusian
products created by the micro-enterprises to Jakarta, produk-produk yang dihasilkan oleh usaha mikro ke
Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Magelang, Jakarta, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya,
Tebing Tinggi, Solo, and Kalimantan. The value of Magelang, Tebing Tinggi, Solo, dan Kalimantan. Nilai
products distributed totaled IDR 2.4 billion in 2025. produk yang didistribusikan mencapai Rp 2,4 miliar
Cooperative membership decreased from 1,057 (2024) pada tahun 2025. Jumlah anggota koperasi menurun
to 732 (2025). dari 1.057 orang (2024) menjadi 732 orang (2025).
Koperasi Bangun Dampak Koperasi
2023 2024 2025
Bersama Impact Bangun Bersama
Number of KBB employee training 20 23 23 Jumlah pelatihan karyawan KBB
Number of assisted MSMEs 304 314 301 Jumlah UMKM yang dibantu
In 2021, TBIG supported KBB in the launch of “KBB Pada tahun 2021, TBIG mendukung KBB dalam
Mobile” which aimed at providing online education, peluncuran “KBB Mobile” yang bertujuan untuk
business tools, and learning opportunities for micro- menyediakan pendidikan daring, alat bantu bisnis,
businesses across Indonesia. It was designed to dan peluang belajar bagi usaha mikro di seluruh
enhance access to the cooperative and improve the Indonesia. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan
transparency and accountability of member accounts. akses ke koperasi serta meningkatkan transparansi
Through this application, members can conveniently dan akuntabilitas rekening anggota. Melalui aplikasi ini,
check their balances and track instalments. para anggota dapat dengan mudah memeriksa saldo
mereka dan memantau pembayaran angsuran.
RUMAH BATIK TBIG: PRESERVING RUMAH BATIK TBIG: MELESTARIKAN
CULTURAL HERITAGE WARISAN BUDAYA
Rumah Batik TBIG, or TBIG Batik House, a social initiative Rumah Batik TBIG, atau TBIG Batik House, sebuah
established by TBIG in 2014, remained a key initiative in inisiatif sosial yang didirikan oleh TBIG pada
promoting Indonesia’s batik heritage while enhancing the tahun 2014, tetap menjadi inisiatif utama dalam
90
Page 93
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
livelihoods of artisans. Located in Wiradesa, Pekalongan, mempromosikan warisan batik Indonesia sekaligus
Central Java, the center provides batik craftsmanship meningkatkan mata pencaharian para pengrajin.
training to local students and homemakers, with an Terletak di Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah, pusat
emphasis on the use of natural dyes and incorporating ini memberikan pelatihan kerajinan batik kepada siswa
simple waste treatment facilities. The Rumah Batik TBIG dan ibu rumah tangga setempat, dengan penekanan
garden, partly managed by TBIG, cultivates 13 types pada penggunaan pewarna alami dan pengintegrasian
of plants for natural dyes, including mango, rambutan, fasilitas pengolahan limbah sederhana. Kebun Rumah
suji, indigo, guava, jackfruit, bluepea flower, kesumba, Batik TBIG, yang sebagian dikelola oleh TBIG, menanam
ketapang, coffee, mangosteen, noni, and areca nut. 13 jenis tanaman untuk pewarna alami, termasuk
To enhance inclusivity, TBIG expanded the Rumah mangga, rambutan, suji, indigo, jambu biji, nangka,
Batik program in 2025 by introducing mandatory sign- bunga kacang biru, kesumba, ketapang, kopi, manggis,
language training for employees and cooperative noni, dan pinang. Untuk meningkatkan inklusivitas,
members, enabling greater participation of people with TBIG memperluas program Rumah Batik pada tahun
disabilities. 2025 dengan memperkenalkan pelatihan bahasa
isyarat wajib bagi karyawan dan anggota koperasi,
sehingga memungkinkan partisipasi yang lebih besar
dari penyandang disabilitas.
Looking beyond skills development, TBIG also supports Selain pengembangan keterampilan, TBIG juga
entrepreneurship pathways through an incubation mendukung jalur kewirausahaan melalui program
program established in 2022. The program provides inkubasi yang diluncurkan pada tahun 2022. Program ini
micro-capital and ongoing training through an e-learning menyediakan modal awal dan pelatihan berkelanjutan
platform, covering topics such as entrepreneurship melalui platform e-learning, yang mencakup topik-
and waste management, while KBB acts as the official topik seperti kewirausahaan dan pengelolaan limbah,
caretaker for products created by Rumah Batik students sementara KBB bertindak sebagai pengelola resmi
and alumnus. untuk produk-produk yang dihasilkan oleh siswa dan
alumni Rumah Batik.
Since 2014, there have been a total of 354 program Sejak tahun 2014, telah ada total 354 lulusan program
graduates, including 50 students with disabilities. ini, termasuk 50 siswa penyandang disabilitas.
Rumah Batik Impact 2023 2024 2025 Dampak Rumah Batik
Number of regular students receiving the Jumlah siswa yang memperoleh
25 32 35
batik education training program pembelajaran membatik
Number of batik short course participants 849 1,291 1,045 Jumlah peserta kursus singkat membatik
Number of batik micro-business created Jumlah usaha mikro batik
20 31 42
by alumni yang didirikan oleh alumni
91
Page 94
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Empowering the Next Generation of Batik Entrepreneurs
Memberdayakan Generasi Penerus Wirausahawan Batik
In 2025, TBIG strengthening its support for batik artisans Pada tahun 2025, TBIG memperkuat dukungannya
by launching the Young Batik Entrepreneurship Fellowship, bagi para pengrajin batik dengan meluncurkan Young
a program designed to help young practitioners turn Batik Entrepreneurship Fellowship, sebuah program
traditional craftsmanship into viable, modern enterprises. yang dirancang untuk membantu para praktisi muda
mengubah keahlian tradisional mereka menjadi usaha
modern yang berkelanjutan.
The fellowship emerged from TBIG’s social mapping, which Program beasiswa ini muncul dari pemetaan sosial yang
indicated that although interest in batik craftsmanship dilakukan TBIG, yang menunjukkan bahwa meskipun
had grown over the years, many learners struggled to minat terhadap kerajinan batik telah meningkat selama
convert their skills into sustainable livelihoods. To bridge bertahun-tahun, banyak pelajar yang kesulitan mengubah
this gap, TBIG partnered with the Indonesian Fashion keterampilan mereka menjadi mata pencaharian yang
Chamber to develop a three‑month curriculum that berkelanjutan. Untuk menjembatani kesenjangan ini,
complements technical training from Rumah Batik with TBIG bermitra dengan Indonesian Fashion Chamber
insights into commercial market expectations. Students untuk mengembangkan kurikulum tiga bulan yang
gained exposure to contemporary design perspectives melengkapi pelatihan teknis dari Rumah Batik dengan
and learned how batik motifs, colors and fabric selection wawasan mengenai ekspektasi pasar komersial. Para
influence product viability. siswa mendapatkan paparan terhadap perspektif desain
kontemporer dan mempelajari bagaimana motif batik,
warna, serta pemilihan kain memengaruhi kelayakan
produk.
As part of the learning experience, participants produced Sebagai bagian dari pengalaman belajar, para peserta
their own batik textiles, which were then transformed membuat kain batik buatan sendiri, yang kemudian diolah
into dresses by fashion designers, allowing students menjadi gaun oleh para perancang busana, sehingga
to see the real‑world potential of their designs. TBIG para siswa dapat melihat potensi desain mereka di
further supported the transition into entrepreneurship dunia nyata. TBIG semakin mendukung transisi menuju
by purchasing completed pieces in cash and distributing kewirausahaan dengan membeli hasil karya yang telah
them through consignment channels, assuming financial jadi secara tunai dan mendistribusikannya melalui saluran
and operational risk while providing learners with early konsinyasi, dengan menanggung risiko finansial dan
income security. The KBB supported these efforts by operasional sekaligus memberikan jaminan pendapatan
offering 0% interest loans for tools and overseeing the awal bagi para peserta didik. KBB mendukung upaya
distribution of students’ products. ini dengan menawarkan pinjaman tanpa bunga untuk
pembelian peralatan serta mengawasi distribusi produk-
produk karya para siswa.
The fellowship produced promising results in its Program beasiswa ini membuahkan hasil yang
inaugural year. In 2025, 42 participants became batik menjanjikan pada tahun pertamanya. Pada tahun 2025,
micro‑entrepreneurs, and their businesses collectively 42 peserta berhasil menjadi wirausaha mikro di bidang
generated 347 job opportunities. Inspired by these results, batik, dan usaha mereka secara keseluruhan menciptakan
the next round of the fellowship in 2026 will expand 347 peluang kerja. Terinspirasi oleh hasil ini, putaran
to include fashion design and garment construction, berikutnya dari program beasiswa pada tahun 2026 akan
enabling participants to produce complete fashion pieces diperluas untuk mencakup desain mode dan pembuatan
independently. pakaian, sehingga para peserta dapat memproduksi
karya mode secara mandiri.
Through this fellowship, TBIG is revitalizing Indonesia’s Melalui program beasiswa ini, TBIG menghidupkan
batik heritage by equipping emerging artisans with the kembali warisan batik Indonesia dengan membekali para
skills and confidence needed to thrive in the modern pengrajin pemula dengan keterampilan dan kepercayaan
creative economy. diri yang dibutuhkan untuk berkembang di ekonomi kreatif
modern.
92
Page 95
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
93
Page 96
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
ENVIRONMENT
Pilar Lingkungan
PILLAR
TREE PLANTING PENANAMAN POHON
Through the “TBIG Heart” program, TBIG continues to Melalui program “TBIG Heart”, TBIG terus mendorong
promote environmental stewardship among employees kesadaran lingkungan di kalangan karyawan sambil
while supporting long-term landscape restoration mendukung pemulihan lanskap jangka panjang di
in areas surrounding its operations at Perhutani in kawasan sekitar operasinya di Perhutani, Kabupaten
Pekalongan Regency. Since its inception in 2018, Pekalongan. Sejak diluncurkan pada tahun 2018,
employees have planted over 7,100 trees. The tree karyawan telah menanam lebih dari 7.100 pohon. Spesies
species are either native to Indonesia or productive fruit pohon yang ditanam adalah pohon asli Indonesia atau
trees, which include petung bamboo, quinine, avocado, pohon buah-buahan produktif, yang meliputi bambu
longan and jackfruit. petung, kina, alpukat, lengkeng, dan nangka.
In 2022, TBIG established its first GHG inventory baseline.
To account for the impact from the tree planting activity,
the carbon sequestered has been calculated as part of the
annual GHG inventory exercise. With 2,039 trees planted
across previous years reaching maturity, TBIG adopted
a linear regression approach to estimate annual carbon
sequestration more accurately. The data was validated
to ensure that the program continues to contribute
meaningfully to TBIG’s environmental commitments.
In 2025, the program sequestered an estimated 659
tCO2e, calculated based on the biomass and carbon
sequestration capacity of the different tree species
planted.
Pada tahun 2022, TBIG menetapkan garis dasar
inventarisasi GRK pertamanya. Untuk memperhitungkan
dampak dari kegiatan penanaman pohon, penyerapan
karbon telah dihitung sebagai bagian dari proses
inventarisasi GRK tahunan. Seiring dengan matangnya
2.039 pohon yang ditanam pada tahun-tahun
sebelumnya, TBIG menerapkan pendekatan regresi
linier untuk memperkirakan penyerapan karbon tahunan
secara lebih akurat. Data tersebut telah divalidasi untuk
memastikan bahwa program ini terus memberikan
kontribusi yang berarti bagi komitmen lingkungan
TBIG. Pada tahun 2025, program ini menyerap sekitar
659 tCO2e, yang dihitung berdasarkan biomassa dan
kapasitas penyerapan karbon dari berbagai spesies
pohon yang ditanam.
TBIG Heart Impact 2023 2024 2025 Dampak TBIG Heart
Number of employees participating 137 63 51 Jumlah karyawan yang berpartisipasi
Cumulative number of trees planted 5,600 6,600 7,100 Akumulasi jumlah pohon ditanam
94
Page 97
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
UPCYCLING OF PLASTICS AND BATIK
DAUR ULANG KREATIF PLASTIK DAN BATIK
Turning Waste into Purpose – TBIG’s Upcycling Collaboration
with the Indonesian Fashion Chamber
Mengubah Sampah Menjadi Karya Bermanfaat – Kolaborasi Upcycling TBIG
dengan Indonesian Fashion Chamber
TBIG continues to expand its commitment to circularity, TBIG terus memperluas komitmennya terhadap ekonomi
building on Rumah Batik TBIG’s previous year efforts sirkular, melanjutkan upaya Rumah Batik TBIG pada
to upcycle plastic waste, where plastic bottles were tahun sebelumnya dalam mendaur ulang limbah plastik,
recycled into small functional items as part of the center’s di mana botol plastik didaur ulang menjadi barang-
sustainability practices. In 2026, TBIG will be collaborating barang fungsional kecil sebagai bagian dari praktik
with the Indonesian Fashion Chamber to co-create a line keberlanjutan pusat tersebut. Pada tahun 2026, TBIG
of upcycled products using plastic bottle waste and batik akan berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber
offcuts from Rumah Batik TBIG’s training activities. untuk bersama-sama menciptakan lini produk daur ulang
yang menggunakan limbah botol plastik dan sisa kain
batik dari kegiatan pelatihan Rumah Batik TBIG.
This collaboration has produced 1,041 functional items, Kolaborasi yang akan datang ini bertujuan untuk
including tote bags, laptop cases, shoe bags and pouches memproduksi 1.041 barang fungsional, termasuk tas
for distribution across Java. By transforming discarded jinjing, tas laptop, tas sepatu, dan kantong kecil untuk
materials into durable products, TBIG aims to reinforce didistribusikan ke seluruh Jawa. Dengan mengubah
the value of circular design while reducing the volume of bahan-bahan bekas menjadi produk yang tahan lama,
waste that would otherwise enter landfills. TBIG berupaya memperkuat nilai desain sirkular sekaligus
mengurangi volume sampah yang seharusnya berakhir di
tempat pembuangan akhir.
The program also represents a natural extension of Program ini juga merupakan kelanjutan alami dari inisiatif
TBIG’s broader cultural and environmental initiatives. It budaya dan lingkungan TBIG yang lebih luas. Program
connects the craftsmanship nurtured at Rumah Batik with ini memadukan keahlian kerajinan yang dikembangkan
environmentally responsible material use and leverages di Rumah Batik dengan penggunaan bahan yang ramah
community creativity to give waste a second life. lingkungan, serta memanfaatkan kreativitas masyarakat
untuk memberikan kehidupan baru pada limbah.
95
Page 98
Social / Sosial PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Emerging Topic: Diversity, Equity and Inclusion (“DEI”)
Topik yang Dikembangkan: Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi (“DEI”)
WHY THIS IS AN EMERGING TOPIC FOR MENGAPA INI MENJADI TOPIK YANG
US DIKEMBANGKAN BAGI KAMI
A diverse workforce strengthens organizational Tenaga kerja yang beragam memperkuat kemampuan
capability by bringing together varied perspectives that organisasi dengan menyatukan berbagai perspektif
enhance problem-solving and drive innovation. TBIG yang meningkatkan kemampuan pemecahan masalah
operates across many of Indonesia’s culturally distinct dan mendorong inovasi. TBIG beroperasi di banyak
provinces, which requires close engagement with provinsi di Indonesia yang memiliki keunikan budaya
local communities and an understanding of regional masing-masing, sehingga membutuhkan keterlibatan
norms, dialects and cultural practices. A workforce yang erat dengan masyarakat sekitar serta pemahaman
that reflects this diversity enables TBIG to build trust terhadap norma, dialek, dan praktik budaya daerah.
more effectively and manage community relations Tenaga kerja yang mencerminkan keragaman ini
with greater sensitivity. Conversely, a lack of focus on memungkinkan TBIG untuk membangun kepercayaan
DEI can lead to workplace inequities and lower morale, secara lebih efektif dan mengelola hubungan dengan
potentially hindering the Company’s ability to attract masyarakat dengan lebih peka. Sebaliknya, kurangnya
and retain talent in a competitive industry. fokus pada DEI dapat menyebabkan ketidaksetaraan
di tempat kerja dan menurunkan semangat kerja, yang
berpotensi menghambat kemampuan Perusahaan
untuk menarik dan mempertahankan talenta di industri
yang kompetitif.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
TBIG’s commitment to DEI and anti-discrimination Komitmen TBIG terhadap DEI dan anti-diskriminasi
is guided by a DEI Policy which was developed and dipandu oleh Kebijakan DEI yang telah disusun dan
approved by the Board of Directors. This commitment disetujui oleh Dewan Direksi. Komitmen ini tercermin
is reflected in all aspects of our operations, from dalam seluruh aspek operasional kami, mulai dari
recruitment and talent development to fostering perekrutan dan pengembangan talenta hingga
an inclusive workplace culture. pembinaan budaya kerja yang inklusif.
We actively uphold gender equality and adhere to Kami secara aktif menjunjung tinggi kesetaraan gender
a policy of non-discrimination based on gender, age, dan mematuhi kebijakan non-diskriminasi berdasarkan
ethnicity, religion or race in our recruitment practices. gender, usia, etnis, agama, atau ras dalam praktik
All candidates and employees are assessed based perekrutan kami. Semua kandidat dan karyawan
on merit and we are committed to providing equal dievaluasi berdasarkan prestasi, dan kami berkomitmen
access to opportunities for growth, development and untuk memberikan akses yang setara terhadap peluang
advancement. pertumbuhan, pengembangan, dan kemajuan.
Where legally required and beneficial, TBIG prioritizes Jika diwajibkan secara hukum dan dianggap
hiring locally, particularly for ground-level functions bermanfaat, TBIG memprioritaskan perekrutan
such as the Asset Productivity Division. These teams tenaga kerja lokal, terutama untuk posisi di tingkat
engage directly with local communities and benefit lapangan seperti Divisi Asset Productivity. Tim-tim
from local talent who possess contextual knowledge, ini berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar
linguistic familiarity and established relationships within dan memanfaatkan talenta lokal yang memiliki
their communities. They work closely with the Operation pemahaman mendalam tentang konteks setempat,
Maintenance team to anticipate community issues kemahiran bahasa, serta hubungan yang sudah
and review management strategies such as leveraging terjalin di dalam lingkungan mereka. Mereka bekerja
existing CSR initiatives where relevant. sama erat dengan tim Operation Maintenance
untuk mengantisipasi permasalahan yang dihadapi
masyarakat serta mengevaluasi strategi pengelolaan,
seperti memanfaatkan inisiatif CSR yang sudah ada
jika dianggap relevan.
96
Page 99
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
TBIG is also committed to fostering an accessible TBIG juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan
and inclusive workplace for persons with disabilities. kerja yang inklusif dan ramah bagi penyandang
We recognize that an inclusive environment enables disabilitas. Kami menyadari bahwa lingkungan yang
all employees to contribute meaningfully and support inklusif memungkinkan seluruh karyawan untuk
a stronger organization. memberikan kontribusi yang berarti dan mendukung
terwujudnya organisasi yang lebih kuat.
TBIG’s Human Development team actively integrates Tim Human Development TBIG secara aktif
DEI principles into our internal culture through targeted mengintegrasikan prinsip-prinsip DEI ke dalam budaya
training and knowledge-sharing initiatives. Our DEI internal kami melalui pelatihan yang terarah dan inisiatif
Policy, available via the corporate website, outlines berbagi pengetahuan. Kebijakan DEI kami, yang dapat
TBIG’s commitment to: diakses melalui situs web perusahaan, menguraikan
komitmen TBIG untuk:
• Upholding Human Rights: TBIG strictly prohibits • Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia: TBIG secara
child and forced labor, in compliance with Indonesian tegas melarang pekerja anak dan kerja paksa,
Labor Law Act 13 of 2003 concerning Manpower. sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan
Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.
• Fair Employment Practices: Non-discriminatory • Praktik Ketenagakerjaan yang Adil: Proses rekrutmen
recruitment and selection processes, equal dan seleksi yang bebas diskriminasi, kompensasi
compensation and benefits, and respect for dan tunjangan yang setara, serta penghormatan
employee rights, including freedom of expression terhadap hak-hak karyawan, termasuk kebebasan
and religious observance. berekspresi dan menjalankan ibadah.
• Inclusive Workplace: A safe and healthy work • Tempat Kerja yang Inklusif: Lingkungan kerja
environment tailored to diverse needs, featuring yang aman dan sehat yang disesuaikan dengan
amenities such as a pantry, nursing room, and kebutuhan yang beragam, dilengkapi dengan
recreational spaces. Flexible working hours are fasilitas seperti pantry, ruang menyusui, dan ruang
offered within established parameters, promoting rekreasi. Jam kerja fleksibel ditawarkan dalam
work-life balance. parameter yang telah ditetapkan, untuk mendukung
keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan
pribadi.
• Leadership Development: The TBIG Leadership • Pengembangan Kepemimpinan: Program
Development Program connects emerging talent Pengembangan Kepemimpinan TBIG menghubungkan
with experienced professionals, fostering a culture talenta baru dengan profesional berpengalaman,
of mentorship and inclusive leadership. menumbuhkan budaya bimbingan dan
kepemimpinan yang inklusif.
• Transparency and Understanding: Regular • Transparansi dan Pemahaman: Komunikasi rutin
communication and knowledge-sharing activities dan kegiatan berbagi pengetahuan memastikan
ensure all employees and stakeholders understand semua karyawan dan pemangku kepentingan
and adhere to our DEI policies. memahami dan mematuhi kebijakan DEI kami.
97
Page 100
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK 5 ENVIRONMENT Lingkungan 98
Page 101
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
99
Page 102
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Managing environmental performance is a requirement Pengelolaan kinerja lingkungan merupakan suatu
that affects our stakeholders, residents, and the keharusan yang berdampak pada para pemangku
long-term viability of our Company. We have established kepentingan, warga sekitar, serta kelangsungan jangka
a framework to reduce the footprint of our business panjang Perusahaan kami. Kami telah menetapkan
activities by focusing on resource efficiency and waste kerangka kerja untuk mengurangi jejak lingkungan dari
reduction. kegiatan bisnis kami dengan berfokus pada efisiensi
sumber daya dan pengurangan limbah.
Energy and Emissions
Energi dan Emisi
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
Our towers support the key objectives of United Menara-menara kami mendukung tujuan utama Tujuan
Nations Sustainable Development Goal 9 by facilitating Pembangunan Berkelanjutan PBB Nomor 9 dengan
national telecommunications connectivity. In the memfasilitasi konektivitas telekomunikasi nasional.
provision of this key service, we recognize that the Dalam penyediaan layanan penting ini, kami menyadari
lifecycle of these towers involves resource consumption bahwa siklus hidup menara-menara tersebut
and power usage that results in carbon emissions. melibatkan konsumsi sumber daya dan penggunaan
To address this, we have aligned our operational targets energi yang menghasilkan emisi karbon. Untuk
with the national transition toward a low-carbon mengatasi hal ini, kami telah menyelaraskan target
economy. This involves integrating the objectives of operasional kami dengan transisi nasional menuju
Indonesia’s Nationally Determined Contributions into ekonomi rendah karbon. Hal ini mencakup integrasi
our adaptations to a low-carbon future. tujuan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional
(NDC) Indonesia ke dalam adaptasi kami menuju masa
depan rendah karbon.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
Part of our decarbonization effort involves improving Sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi kami, kami
tracking of our energy usage and the associated meningkatkan pemantauan penggunaan energi dan
emissions. We have accomplished this through emisi yang terkait. Hal ini telah kami wujudkan melalui
identification of energy-saving possibilities, and piloting identifikasi peluang penghematan energi, serta uji
energy monitoring in selected floors of the Jakarta coba pemantauan energi di beberapa lantai terpilih di
office. kantor Jakarta.
ENERGY MANAGEMENT MANAJEMEN ENERGI
Our tower network and administrative offices utilize Jaringan menara dan kantor administrasi kami
the national electricity grid operated by PT PLN (Persero) menggunakan jaringan listrik nasional yang dioperasikan
(“PLN”), with diesel generators as back-up during power oleh PT PLN (Persero) (“PLN”), dengan generator
failures. We are responsible for energy use during tower diesel sebagai cadangan saat terjadi pemadaman
construction and prioritize resource efficiency and listrik. Kami bertanggung jawab atas penggunaan
renewable energy where possible. During the tower’s energi selama konstruksi menara dan memprioritaskan
use-phase, the energy used by the telecommunication efisiensi sumber daya serta energi terbarukan sejauh
equipment is attributed to the tenants themselves. mungkin. Selama fase operasional menara, energi
yang digunakan oleh peralatan telekomunikasi menjadi
tanggung jawab penyewa masing-masing.
100
Page 103
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
In 2025, we updated our decarbonization roadmap with Pada tahun 2025, kami memperbarui peta jalan
four key initiatives to reduce energy and emissions: dekarbonisasi kami dengan empat inisiatif utama untuk
Energy efficiency, Renewable Energy Certificates mengurangi konsumsi energi dan emisi: Efisiensi energi,
(“RECs”), grid efficiency improvements and carbon Sertifikat Energi Terbarukan (“RECs”), peningkatan
offsets. To address the areas under our direct control, efisiensi jaringan listrik, dan kompensasi karbon.
we have introduced various energy management Untuk menangani bidang-bidang yang berada di
initiatives for our office facilities and site operations. bawah kendali langsung kami, kami telah meluncurkan
These measures focus on reducing the primary energy berbagai inisiatif manajemen energi untuk fasilitas
consumption of our assets: kantor dan operasi lapangan kami. Langkah-langkah
ini berfokus pada pengurangan konsumsi energi primer
aset kami:
• Transitioning from coal power plant to PLN • Transisi dari pembangkit listrik tenaga batu bara ke
(Indonesia’s national grid) PLN (jaringan listrik nasional Indonesia)
• Using solar energy from Cirata Solar Farm and PLN • Penggunaan energi surya dari PLTS Cirata dan PLN
for the Jakarta office untuk kantor Jakarta
• Energy monitoring implemented for selected floors • Penerapan pemantauan energi pada lantai-lantai
in the Jakarta office tertentu di kantor Jakarta
• Deployment of IoT sensors and smart building • Perapan sensor IoT dan sistem kontrol bangunan
controls in some regional offices to monitor and pintar di beberapa kantor regional untuk memantau
optimize energy consumption dan mengoptimalkan konsumsi energi
• Systematic upgrade to energy-efficient equipment • Peningkatan sistematis ke peralatan hemat energi,
e.g. LED lighting misalnya pencahayaan LED
• Exploration of battery storage systems to reduce • Penjelajahan sistem penyimpanan baterai untuk
our reliance on generators mengurangi ketergantungan kami pada generator
2025 Performance: Energy Consumption
Kinerja 2025: Konsumsi Energi
Units
Energy Consumption 2023 2024 2025 Konsumsi Energi
Satuan
Total Energy Consumption GJ 64,309 60,974 54,097 Total Konsumsi Energi
Revenue IDR Bil 6,641 6,867 6,910 Pendapatan
Energy Intensity GJ/ IDR Bil 9.68 8.88 7.83 Intensitas Energi
Energy consumption in 2025 decreased to 54,097 GJ Konsumsi energi pada tahun 2025 turun menjadi 54.097
compared to 60,974 GJ in 2024. Energy consumption GJ dibandingkan dengan 60.974 GJ pada tahun 2024.
is calculated based on the amount of electricity and fuel Konsumsi energi dihitung berdasarkan jumlah listrik
used for one year. Data was based on utility bills supplied dan bahan bakar yang digunakan selama satu tahun.
by PLN for 2025. The energy intensity level decreased Data didasarkan pada tagihan utilitas yang disediakan
by 1.05 GJ/IDR billion, driven by a combination of the oleh PLN untuk tahun 2025. Tingkat intensitas
energy-savings initiatives implemented at our offices energi turun sebesar 1,05 GJ per miliar IDR, didorong
and consolidation of telecommunication sites. oleh kombinasi inisiatif penghematan energi yang
diterapkan di kantor-kantor kami dan konsolidasi situs
telekomunikasi.
GREENHOUSE GAS (“GHG”) EMISSIONS EMISI GAS RUMAH KACA (“GRK”)
TBIG’s GHG emissions reporting is aligned with the Pelaporan emisi GRK TBIG disesuaikan dengan
operational control approach recommended by the GHG pendekatan pengendalian operasional yang
Protocol Corporate Accounting and Reporting Standard. direkomendasikan oleh Standar Akuntansi dan
Our inventory, covering Scope 1 and 2 emissions, is Pelaporan Perusahaan Protokol GRK. Inventarisasi
verified against ISO 14064 by an independent third emisi kami, yang mencakup emisi Lingkup 1 dan 2, telah
party. diverifikasi sesuai dengan ISO 14064 oleh pihak ketiga
yang independen.
101
Page 104
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
In addition to the energy management initiatives, our Selain inisiatif pengelolaan energi, inisiatif pengurangan
emission reduction initiatives focus on the following: emisi kami berfokus pada hal-hal berikut:
• Installation of solar panels on office buildings that • Pemasangan panel surya pada gedung perkantoran
TBIG owns and operates yang dimiliki dan dioperasikan oleh TBIG
• Procurement of 774 Renewable Energy Certificates • Pembelian 774 Sertifikat Energi Terbarukan (“RECs”)
(“RECs”) for office operations and site operations untuk operasional kantor dan operasional lokasi
(equivalent to 692 tCO2e) in 2025 (setara dengan 692 tCO2e) pada tahun 2025
2025 Performance: GHG Emissions [IFRS S2 29 (a), 29(a)(i)]
Kinerja 2025: Emisi Gas Rumah Kaca [IFRS S2 29 (a), 29(a)(i)]
Units
Emissions 2023 2024 2025 Emisi
Satuan
Scope 1 tCO2e 688 607 987 Ruang Lingkup 1
Scope 2 (Location-Based) tCO2e 11,958 11,797 11,155 Ruang Lingkup 2 (Berbasis Lokasi)
Scope 2 (Market-Based) tCO2e 11,958 9,819 10,463 Ruang Lingkup 2 (Berbasis Pasar)
Total GHG Emissions (Location-Based) tCO2e 12,646 12,404 12,142 Total Emisi GRK (Berbasis Lokasi)
Total GHG Emissions (Market-Based) tCO2e 12,646 10,426 11,450 Total Emisi GRK (Berbasis Pasar)
tCO2e/
Emissions intensity) (Location-Based) 1.90 1.81 1.76 Intensitas emisi (Berbasis Lokasi)
IDR Bil
tCO2e/
Emissions intensity) (Market-Based) 1.90 1.52 1.66 Intensitas emisi (Berbasis Pasar)
IDR Bil
Note: Catatan :
The Company tabulates its emissions intensity by revenue, in tons per Perusahaan menghitung intensitas emisinya berdasarkan pendapatan,
billion Rp, which in 2025 was Rp. 6,909.6 billion. dalam satuan ton per miliar rupiah, yang pada tahun 2025 mencapai
Rp 6.909,6 miliar.
TBIG’s total Scope 1 and 2 location-based emissions Total emisi Scope 1 dan 2 TBIG berdasarkan lokasi turun
decreased by 262 tCO2e in 2025 compared to 2024. sebesar 262 tCO2e pada tahun 2025 dibandingkan
This decrease was largely driven by industry dengan tahun 2024. Penurunan ini sebagian besar
consolidation. Our Scope 1 emissions saw a temporary disebabkan oleh konsolidasi industri. Emisi Lingkup
rise in fugitive emissions from the dismantling of 1 kami mengalami kenaikan sementara pada emisi
air-conditioning units at sites discontinued. At the same fugitive akibat pembongkaran unit pendingin udara
time, emissions intensity decreased by 0.05 tCO2e/IDR di lokasi-lokasi yang ditutup. Pada saat yang sama,
billion, reflecting changes in TBIG’s customer portfolio. intensitas emisi menurun sebesar 0,05 tCO2e per miliar
IDR, yang mencerminkan perubahan dalam portofolio
pelanggan TBIG.
CLIMATE-RELATED DISCLOSURES PENGUNGKAPAN TERKAIT IKLIM
Introduction to climate-related disclosures Pengantar pengungkapan terkait iklim
As an asset‑heavy telecommunications infrastructure Sebagai perusahaan infrastruktur telekomunikasi
company with thousands of towers distributed across dengan aset yang besar dan ribuan menara yang
Indonesia’s diverse geographies, TBIG is inherently tersebar di berbagai wilayah geografis di Indonesia,
exposed to climate‑related physical and transition risks. TBIG secara inheren terpapar pada risiko fisik dan
Such risks ranging from extreme heat to carbon tax transisi terkait iklim. Risiko-risiko tersebut, mulai
could affect our operational costs, business continuity dari panas ekstrem hingga pajak karbon, dapat
and business strategies. To better manage the risks and memengaruhi biaya operasional, kelangsungan bisnis,
opportunities brought about by climate change, we dan strategi bisnis kami. Untuk mengelola risiko dan
have embarked on climate risk assessments involving peluang yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dengan
business units across the Company. lebih baik, kami telah memulai penilaian risiko iklim
yang melibatkan unit-unit bisnis di seluruh perusahaan.
102
Page 105
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
We conducted our first climate scenario analysis in Kami melakukan analisis skenario iklim pertama kami
2024 that aligned with the Task Force on Climate-related pada tahun 2024 yang selaras dengan rekomendasi
Financial Disclosures (“TCFD”) recommendations. Task Force on Climate-related Financial Disclosures
With the full incorporation of TCFD into the IFRS (“TCFD”). Dengan dimasukkannya TCFD secara penuh ke
S2 Climate-related Disclosures standard, we are dalam standar IFRS S2 Pengungkapan Terkait Iklim, kami
progressively aligning ourselves with the more secara bertahap menyesuaikan diri dengan persyaratan
comprehensive disclosure requirements. In particular, pengungkapan yang lebih komprehensif. Secara khusus,
we are focusing on strengthening our disclosures kami berfokus pada penguatan pengungkapan kami
around financial impacts of climate-related risks and terkait dampak keuangan dari risiko dan peluang terkait
opportunities, quantifying physical and transition risks iklim, mengukur risiko fisik dan transisi, serta memberikan
and providing more detailed information about our informasi yang lebih rinci mengenai respons strategis
strategic response to climate scenarios. kami terhadap skenario iklim.
In 2025, we build upon the qualitative climate scenario Pada tahun 2025, kami akan mengembangkan analisis
analysis with quantification of the potential transition skenario iklim kualitatif dengan mengukur potensi
risks and opportunities to our business. This analysis risiko dan peluang transisi bagi bisnis kami. Analisis
allows us to assess the potential impacts of different ini memungkinkan kami untuk mengevaluasi dampak
climate futures on our business in the short, medium and potensial dari berbagai skenario iklim masa depan
long term1, inform our strategic planning and present our terhadap bisnis kami dalam jangka pendek, menengah,
management actions transparently. In the coming years, dan panjang, menjadi dasar perencanaan strategis
we will further assess the potential financial impact of kami, serta memaparkan langkah-langkah manajemen
physical climate risks to our business. kami secara transparan. Dalam beberapa tahun ke
depan, kami akan terus mengevaluasi dampak finansial
potensial dari risiko iklim fisik terhadap bisnis kami.
The time horizons used are deliberately structured Jangka waktu yang digunakan sengaja disusun
to align with global climate science frameworks and agar selaras dengan kerangka kerja ilmu iklim global
international climate agreements. While our business dan perjanjian iklim internasional. Meskipun siklus
planning cycles operate on shorter timeframes than perencanaan bisnis kami berjalan dalam jangka waktu
the longer-term impacts of climate, all significant yang lebih singkat dibandingkan dampak iklim jangka
business decisions are informed by appropriate climate panjang, semua keputusan bisnis yang signifikan
considerations. On an ongoing basis, due diligence didasarkan pada pertimbangan iklim yang sesuai.
processes are conducted at the project level as part Secara berkelanjutan, proses uji tuntas dilakukan pada
of the site assessment, where physical climate risks tingkat proyek sebagai bagian dari penilaian lokasi, di
assessments are factored into the site selection. mana penilaian risiko iklim fisik diperhitungkan dalam
As part of medium to long term strategic planning, the pemilihan lokasi. Sebagai bagian dari perencanaan
Sustainability and ESG Committee reviews climate strategis jangka menengah hingga panjang, Komite
risk findings and updates business strategies where Keberlanjutan dan ESG meninjau temuan risiko iklim dan
required. [IFRS S2 10 (d)] memperbarui strategi bisnis jika diperlukan. [IFRS S2 10 (d)]
TBIG’s Governance Surrounding Climate- Tata Kelola TBIG Terkait Risiko dan Peluang
related Risk and Opportunities Berbasis Iklim
Climate risk, as a subset of sustainability risk, is Risiko iklim, sebagai bagian dari risiko keberlanjutan,
overseen by the BOC and BOD and related initiatives are diawasi oleh Dewan Komisaris dan Direksi, sedangkan
reviewed and monitored by our Sustainability and ESG inisiatif terkait ditinjau dan dipantau oleh Komite
Committee. [IFRS S2 6(b)] The Chief of Enterprise Risk Keberlanjutan dan ESG kami. [IFRS S2 6(b)] Chief of
Management also integrates relevant climate-related Enterprise Risk Management juga mengintegrasikan
risks into business operations as part of the Company’s risiko-risiko terkait iklim yang relevan ke dalam operasi
risk monitoring and mitigation strategy. The Board bisnis sebagai bagian dari strategi pemantauan dan
is updated biannually during Board meetings on mitigasi risiko Perusahaan. Dewan Komisaris dan
our performance against climate targets and any Direksi menerima pembaruan dua kali setahun selama
1
Short term is defined as from the current year to 2030, medium term 1
Jangka pendek didefinisikan sebagai periode dari tahun ini hingga
as 2030 to 2050, long term as 2050 and beyond. 2030, jangka menengah sebagai 2030 hingga 2050, dan jangka
panjang sebagai 2050 dan seterusnya.
103
Page 106
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
emerging climate issues pertinent to the business. rapat Dewan mengenai kinerja kami terhadap target
[IFRS S2 6(a)(iii)] Please refer to the “Sustainability iklim dan isu-isu iklim yang muncul yang relevan
Governance” section for more information on the Board dengan bisnis. [IFRS S2 6(a)(iii)] Silakan merujuk ke bagian
and Senior Management’s responsibilities. “Tata Kelola Keberlanjutan” untuk informasi lebih lanjut
mengenai tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi
dan Manajemen Senior.
TBIG’s Strategy with the Consideration Strategi TBIG dengan Mempertimbangkan
of the Identified Climate Risks and Risiko dan Peluang Iklim yang Telah
Opportunities Diidentifikasi
We looked across our value chain and identified the Kami meninjau seluruh rantai nilai kami dan
related inputs, activities and outputs to focus where mengidentifikasi input, aktivitas, serta output yang
climate risks and opportunities might occur. Based terkait untuk memfokuskan perhatian pada area
on the identified nodes, we developed hypotheses of di mana risiko dan peluang iklim mungkin terjadi.
the potential risks and opportunities, their impact and Berdasarkan titik-titik kritis yang teridentifikasi, kami
likelihood according to the assumptions of two climate menyusun hipotesis mengenai potensi risiko dan
scenarios. We then validated their impact and response peluang, serta dampak dan kemungkinannya sesuai
with the respective business units to identify those that dengan asumsi dua skenario iklim. Kami kemudian
are material. [IFRS S2 25(a)(ii)] memvalidasi dampak dan tanggapan terhadapnya
bersama unit bisnis terkait untuk mengidentifikasi yang
bersifat material. [IFRS S2 25(a)(ii)]
The assessment used two contrasting climate Penilaian ini menggunakan dua skenario iklim
scenarios to explore a range of possible climate futures yang kontras untuk mengeksplorasi berbagai
and their effects. We prioritized scenarios that are kemungkinan masa depan iklim dan dampaknya. Kami
widely recognized, have strong scientific foundations memprioritaskan skenario yang diakui secara luas,
and represent diverse socioeconomic pathways. memiliki landasan ilmiah yang kuat, dan mewakili jalur
The assumptions surrounding the two scenarios as follows: sosioekonomi yang beragam. Asumsi seputar kedua
skenario tersebut adalah sebagai berikut:
Climate Scenario Assumptions [IFRS S1 74-76, S2 22(b), 22(b)(ii)]
Asumsi Skenario Iklim [IFRS S1 74-76, S2 22(b), 22(b)(ii)]
Net Zero 2050 (SSP1 – RCP 1.9) Regional Rivalry (SSP3 – RCP7)
Climate Scenarios 1.5°C increase by 2100 2.8°C to 4.6°C increase by 2100
Skenario Iklim Net Zero 2050 (SSP1 – RCP 1.9) Persaingan Regional (SSP3 – RCP7)
Kenaikan 1,5°C pada 2100 Kenaikan 2,8°C hingga 4,6°C pada 2100
High physical and moderate transition climate
Risk Type Low physical risks but high transition risks impacts
Jenis Risiko Risiko fisik rendah tetapi risiko transisi tinggi Dampak iklim fisik tinggi dan dampak transisi
sedang
Ambitious climate policies are introduced
Climate Policies Less focus on climate policies
immediately
Kebijakan Iklim Kebijakan iklim yang ambisius segera diterapkan
Fokus yang lebih sedikit pada kebijakan iklim
CO2 emissions in advanced economies falls to net
GHG emissions rising and doubling by 2100
Decarbonization zero by 2050
Emisi GRK meningkat dan berlipat ganda pada
Dekarbonisasi Emisi CO₂ di negara-negara maju turun menjadi
tahun 2100
nol bersih pada tahun 2050
Varying growth in population across the world
Population Low population growth overall
Pertumbuhan populasi bervariasi di seluruh
Populasi Pertumbuhan populasi secara keseluruhan rendah
dunia
Widespread adoption of new energy technologies
Technology by 2050 Limited technology advancements
Teknologi Adopsi luas teknologi energi baru pada tahun Kemajuan teknologi terbatas
2050
Sustained dependency on fossil fuel dependency
Resource Use High reliance on fossil fuels
Ketergantungan berkelanjutan pada bahan bakar
Penggunaan Sumber Daya fosil
Ketergantungan tinggi pada bahan bakar fosil
104
Page 107
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
TBIG’s Climate-related Risks and Risiko dan Peluang Terkait Iklim di TBIG
Opportunities
We evaluated 18 climate-related risks and five Kami telah mengevaluasi 18 risiko terkait iklim dan lima
opportunities from the perspective of the Company peluang dari perspektif perusahaan serta wilayah aset
and the regions of our assets, where applicable. We then kami, sejauh hal tersebut berlaku. Selanjutnya, kami
narrowed down to nine material risks and four material menyaringnya menjadi sembilan risiko material dan
opportunities for further tracking and management. empat peluang material untuk dipantau dan dikelola
These identified risks and opportunities has been lebih lanjut. Risiko dan peluang yang telah diidentifikasi
integrated into TBIG’s wider Risk Management system ini telah diintegrasikan ke dalam sistem Manajemen
for proactive planning and management. Risiko TBIG yang lebih luas guna mendukung
perencanaan dan pengelolaan yang proaktif.
Based on the qualitative risks identified, dollar values Berdasarkan risiko kualitatif yang teridentifikasi,
of potential revenue loss and gains, expenditure and nilai dolar dari potensi kerugian dan keuntungan
savings and capital raising opportunities were proxied pendapatan, pengeluaran dan penghematan, serta
based on market research and assessed on their impact peluang penggalangan modal diperkirakan berdasarkan
to TBIG. The risks and their quantified values across riset pasar dan dievaluasi berdasarkan dampaknya
the two scenarios were then validated with relevant terhadap TBIG. Risiko-risiko tersebut beserta nilai
business units. From the exercise, we determined kuantitatifnya di kedua skenario kemudian divalidasi
that climate-related risks and opportunities have not bersama unit bisnis terkait. Dari analisis tersebut, kami
materially affected our financial position, performance, menyimpulkan bahwa risiko dan peluang terkait iklim
or cash flows for the reporting period ending tidak secara material memengaruhi posisi keuangan,
December 31, 2025. kinerja, atau arus kas kami untuk periode pelaporan
yang berakhir pada 31 Desember 2025.
• Financial position: Current climate impacts have not • Posisi keuangan: Dampak iklim saat ini belum
affected our current financial position in a material memengaruhi posisi keuangan kami secara
manner. Our forward-looking assessment indicates signifikan. Penilaian prospektif kami menunjukkan
potential impacts to our financial position over adanya potensi dampak terhadap posisi keuangan
medium to long-term horizons in the Net-Zero kami dalam jangka menengah hingga panjang
2050 scenario attributed to the identified transition dalam skenario Net-Zero 2050, yang disebabkan
risks, namely cost of compliance, carbon tax and oleh risiko transisi yang telah diidentifikasi, yaitu
renewable energy procurement. biaya kepatuhan, pajak karbon, dan pengadaan
energi terbarukan.
• Financial performance and cash flow: Due to • Kinerja keuangan dan arus kas: Mengingat sifat
the essential nature of digital connectivity, TBIG konektivitas digital yang sangat penting, TBIG
does not anticipate material changes to financial tidak memperkirakan adanya perubahan signifikan
performance or cash flows attributable specifically pada kinerja keuangan atau arus kas yang secara
to climate factors in the short term. Over medium khusus disebabkan oleh faktor iklim dalam jangka
and long-term horizons, we anticipate that any pendek. Dalam jangka menengah dan panjang,
investments in low-carbon initiatives and solar- kami memperkirakan bahwa investasi dalam
enabled off-grid towers will position us favorably inisiatif rendah karbon dan menara off-grid yang
against competitors. However, we note that these menggunakan tenaga surya akan menempatkan
effects are not currently quantifiable with sufficient kami pada posisi yang menguntungkan
certainty to be considered material financial impacts. dibandingkan para pesaing. Namun, kami mencatat
bahwa dampak-dampak ini saat ini belum dapat
diukur dengan kepastian yang cukup untuk dianggap
sebagai dampak keuangan yang signifikan.
• Material adjustments: Our towers are designed to • Penyesuaian nilai: Menara-menara kami dirancang
withstand harsh weather conditions and have long untuk tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan
use-life. As such, we have not identified any climate- memiliki masa pakai yang panjang. Oleh karena itu,
related risks that present a significant risk of material kami belum mengidentifikasi adanya risiko terkait
adjustment to the carrying amounts of assets and iklim yang berpotensi menimbulkan penyesuaian
liabilities within the current and near term annual nilai yang signifikan terhadap nilai tercatat aset dan
reporting period. [IFRS S2 16 (a-d), 22(a)(iii), IFRS S2 29(e)] liabilitas dalam periode pelaporan tahunan saat
ini maupun dalam waktu dekat. [IFRS S2 16 (a-d), 22(a)(iii),
IFRS S2 29(e)]
105
Page 108
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Risk Category Risk
Kategori Risiko Risiko
Transition Risk / Risiko Transisi
• Reporting requirements under Indonesia Stock Exchange
Policy and Legal • Carbon Tax
Kebijakan dan Hukum • Persyaratan pelaporan di Bursa Efek Indonesia
• Pajak Karbon
Technological Specialized training and skills to use new technologies
Teknologi Pelatihan khusus dan keterampilan untuk menggunakan teknologi baru
Reputational Customer expectations
Reputasi Harapan pelanggan
Physical Risk / Risiko Fisik
Flooding from precipitation and monsoon
Acute Banjir akibat curah hujan dan musim hujan
Akut Heatwaves and global temperature rise
Gelombang panas dan kenaikan suhu global
Heatwaves and global temperature rise
Gelombang panas dan kenaikan suhu global
Chronic Sea level rise
Kronis Kenaikan permukaan laut
Land subsidence
Penurunan permukaan tanah
Opportunity Category Opportunity
Kategori Peluang Peluang
Energy Source Shift towards decarbonization and demand for cleaner energy
Sumber Energi Pergeseran menuju dekarbonisasi dan meningkatnya permintaan akan energi yang lebih bersih
Products and Services Increasing awareness and demand for sustainable products and services
Produk dan Jasa Meningkatnya kesadaran dan permintaan akan produk dan layanan berkelanjutan
Resilience Infrastructure resilience
Ketahanan Ketahanan infrastruktur
Markets Green finance
Market Pembiayaan hijau
106
Page 109
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Climate Scenario Analysis Outcomes [IFRS S2 22(b)]
Hasil Analisis Skenario Iklim [IFRS S2 22(b)]
Legend / Revenue Expenditure Capital & Financing Asset & Liabilities
R E C A
Legenda: Pendapatan Pengeluaran Modal & Pembiayaan Aset & Kewajiban
Transition Risk [IFRS S2 10(a - b), 13(a), 16(a - d), 29(b - d)]
Risiko Transisi [IFRS S2 10(a - b), 13(a), 16(a - d), 29(b - d)]
Reporting Requirements Under Indonesia Stock Exchange
Persyaratan pelaporan di bawah Bursa Efek Indonesia
Time Horizon Increasing risk in the short to medium term.
Jangka waktu Risiko yang meningkat dalam jangka pendek hingga menengah.
Compliance risks related to evolving reporting requirements by the Indonesia Stock Exchange,
particularly concerning ESG disclosures. As regulations become more stringent, companies
must ensure accurate and timely reporting of their sustainability practices and performance
metrics.
Risk Description
Risiko kepatuhan terkait persyaratan pelaporan yang terus berkembang dari Bursa
Deskripsi Risiko
Efek Indonesia (BEI), khususnya terkait pengungkapan ESG (Environmental, Social, and
Governance). Seiring dengan semakin ketatnya regulasi, perusahaan harus memastikan
Risiko Kebijakan dan Hukum
akurasi dan ketepatan waktu dalam melaporkan praktik keberlanjutan serta metrik kinerja
terkait.
Policy and Legal Risk
Concentration of the Risk to TBIG1 The risk is deemed to affect the corporate level.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG Risiko ini dianggap berdampak pada tingkat korporat.
E Compliance with evolving and more stringent reporting requirements
Kepatuhan terhadap persyaratan pelaporan yang terus berkembang dan semakin ketat
Potential Financial Impacts C As a listed company, TBIG’s compliance in disclosing related sustainability information
Dampak Keuangan Potensial would impact shareholder’s confidence in our ability to identify and manage these risks.
Sebagai perusahaan terdaftar, kepatuhan TBIG dalam mengungkapkan informasi
keberlanjutan terkait akan memengaruhi kepercayaan pemegang saham terhadap
kemampuan kami untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko-risiko ini.
TBIG closely monitors the sustainability reporting requirements of IDX and has taken a step
further to embark on climate reporting against the TCFD framework, further conducting
Existing/Planned Management
a climate scenario analysis in 2024 as aligned to our international peers.
Actions
TBIG memantau dengan cermat persyaratan pelaporan keberlanjutan dari IDX dan telah
Tindakan Manajemen yang Ada/
mengambil langkah lebih jauh dengan memulai pelaporan iklim berdasarkan kerangka kerja
Direncanakan
TCFD, serta melakukan analisis skenario iklim pada tahun 2024 sejalan dengan rekan-rekan
internasional kami.
1
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 1
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
107
Page 110
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Carbon Tax
Pajak Karbon
Time Horizon Increasing risk in the short to medium term.
Jangka Waktu Risiko yang meningkat dalam jangka pendek hingga menengah.
Implementation of carbon tax aimed at reducing GHG emissions is being considered in
Indonesia to be in line with the country’s 2030 climate goal.
Risiko Kebijakan dan Hukum
Risk Description
Penerapan pajak karbon yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sedang
Deskripsi Risiko
Policy and Legal Risk
dipertimbangkan di Indonesia sebagai bagian dari upaya mencapai target iklim negara
tersebut pada tahun 2030.
Concentration of the Risk to TBIG1 The risk is deemed to affect the corporate level.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG Risiko tersebut diperkirakan akan berdampak pada tingkat korporasi.
E Cost of operations associated with implementation of carbon tax affecting the upstream
Potential Financial Impacts value chain.
Dampak Keuangan Potensial Biaya operasional yang terkait dengan penerapan pajak karbon berdampak pada
rantai nilai hulu.
Existing/Planned Management TBIG continues to monitor the discussions around carbon tax implementation in Indonesia
Actions and its implications on our operations.
Tindakan Manajemen TBIG terus memantau pembahasan seputar penerapan pajak karbon di Indonesia dan
yang Ada/Direncanakan implikasinya terhadap operasi kami
Specialised Training and Skills to Use New Technologies
Pelatihan khusus dan keterampilan untuk menggunakan teknologi baru
Time Horizon Increasing risk in the short to medium term.
Jangka Waktu Risiko yang meningkat dalam jangka pendek hingga menengah
Uncertainties and potential impacts associated with specialized training and skills of workers
to use new technologies required for sustainable operations.
Risk Description
Ketidakpastian dan dampak potensial yang terkait dengan pelatihan khusus serta
Deskripsi Risiko
keterampilan pekerja dalam menggunakan teknologi baru yang diperlukan untuk operasional
berkelanjutan.
Concentration of the Risk to TBIG2 The risk is deemed to affect the corporate level.
Technological Risk
Risiko Teknologi
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG Risiko ini dianggap berdampak pada tingkat korporat.
E Need for recruiting and training staff on utilizing new technologies for sustainable
Potential Financial Impacts operations.
Dampak Keuangan Potensial Kebutuhan untuk merekrut dan melatih staf dalam memanfaatkan teknologi baru guna
mendukung operasional berkelanjutan.
As part of the annual performance review, TBIG conducts gaps analysis on required skills and
refreshes the internal competency dictionary with Division Heads and Managers. This ensures
staff have the relevant competencies to complete their jobs and prepares the team for new
Existing/Planned Management
skills for upcoming technologies.
Actions
Sebagai bagian dari tinjauan kinerja tahunan, TBIG melakukan analisis kesenjangan terhadap
Tindakan Manajemen
keterampilan yang dibutuhkan dan memperbarui kamus kompetensi internal bersama para
yang Ada/Direncanakan
Kepala Divisi dan Manajer. Hal ini memastikan staf memiliki kompetensi yang relevan untuk
menyelesaikan tugas mereka dan mempersiapkan tim untuk menguasai keterampilan baru
terkait teknologi yang akan datang.
1
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 1
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
2
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 2
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
108
Page 111
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Customer Expectations
Ekspektasi Pelanggan
Time Horizon Increasing risk in the short to medium term.
Jangka Waktu Risiko yang meningkat dalam jangka pendek hingga menengah
Evolving demands and preferences of customers regarding service delivery, sustainability and
Risk Description CSR that can significantly affect TBIG’s reputation and overall business performance.
Perubahan tuntutan dan preferensi pelanggan terkait penyampaian layanan, keberlanjutan,
Deskripsi Risiko dan CSR yang dapat berdampak signifikan terhadap reputasi TBIG dan kinerja bisnis secara
keseluruhan.
Concentration of the Risk to TBIG1 The risk is deemed to affect the corporate level.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG Risiko ini dinilai berdampak pada tingkat korporat.
Reputational Risk
Risiko Reputasi
R Shift in client expectations to increasingly prioritize green practices in support of their
respective sustainability goals, which could lead to loss of business if unable to do so.
Pergeseran ekspektasi klien yang semakin memprioritaskan praktik ramah lingkungan
untuk mendukung tujuan keberlanjutan masing-masing, yang dapat mengakibatkan
Potential Financial Impacts hilangnya peluang bisnis jika hal tersebut tidak dapat dipenuhi.
Dampak Keuangan Potensial
E Investments in new processes, operations and technologies to meet customers’
sustainability expectations.
Investasi dalam proses, operasi, dan teknologi baru untuk memenuhi ekspektasi
pelanggan terkait keberlanjutan.
Local staff are hired for roles in the respective provinces. This ensures the staff are more
Existing/Planned Management well-versed and aligned to local cultures and needs, while enabling smoother communication
Actions between TBIG representatives and the community.
Tindakan Manajemen Staf lokal direkrut untuk posisi di provinsi masing-masing. Hal ini memastikan staf lebih
yang Ada/Direncanakan memahami dan selaras dengan budaya serta kebutuhan lokal, sekaligus memfasilitasi
komunikasi yang lebih lancar antara perwakilan TBIG dan masyarakat.
Physical Risk [IFRS S2 10(a - b), 13 (b) 29(b - d)]
Risiko Fisik [IFRS S2 10(a - b), 13 (b) 29(b - d)]
Flooding from Precipitation and Monsoon
Banjir yang Diakibatkan Curah Hujan dan Muson
Time Horizon Increasing risk in the medium to long term.
Jangka Waktu Risiko yang semakin meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.
The World Bank projects limited variation in precipitation intensity and frequency for
Indonesia, although the country is highly exposed to flooding. Increasing urbanization leads
Risk Description to more build-up of cities, which results in increased runoff intensity and flooding.
The World Bank memperkirakan variasi intensitas dan frekuensi curah hujan di Indonesia
Deskripsi Risiko tidak akan terlalu signifikan, meskipun negara ini sangat rentan terhadap banjir. Urbanisasi
yang semakin meningkat menyebabkan semakin padatnya pemukiman perkotaan, yang
berakibat pada meningkatnya intensitas limpasan air dan banjir.
There is limited knowledge on the concentration of rain and monsoon impacting on the
Concentration of the Risk to TBIG2 various geographies in Indonesia.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG Pengetahuan mengenai konsentrasi hujan dan musim hujan yang memengaruhi berbagai
wilayah geografis di Indonesia masih terbatas.
Risiko Akut
Acute Risk
E Reduced man-days from wet weather and storms, alongside operational expenditure
due to maintenance and replacement costs of infrastructure damaged from floods.
Penurunan hari kerja akibat cuaca basah dan badai, serta pengeluaran operasional
Potential Financial Impacts akibat biaya pemeliharaan dan penggantian infrastruktur yang rusak akibat banjir.
Dampak Keuangan Potensial E Capital expenditure to maintain and replace infrastructure and equipment that are
damaged by flooding.
Pengeluaran modal untuk memelihara dan mengganti infrastruktur serta peralatan
yang rusak akibat banjir.
Before towers are constructed, flood risks are considered in the site assessment conducted.
During tower operations, TBIG’s contractors conduct maintenance every month and provide
recommendations on the mitigation measures to be taken in the face of environmental
Existing/Planned Management changes. Insurance is also used as a risk transfer mechanism to mitigate losses in the event of
Actions operational downtime caused by natural disasters.
Tindakan Manajemen Sebelum menara dibangun, risiko banjir dipertimbangkan dalam penilaian lokasi yang
yang Ada/Direncanakan dilakukan. Selama operasi menara, kontraktor TBIG melakukan pemeliharaan setiap bulan
dan memberikan rekomendasi mengenai langkah-langkah mitigasi yang harus diambil dalam
menghadapi perubahan lingkungan. Asuransi juga digunakan sebagai mekanisme transfer
risiko untuk memitigasi kerugian jika terjadi penghentian operasi akibat bencana alam.
1
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 1
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
2
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 2
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
109
Page 112
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Heatwaves and Global Temperature Rise
Gelombang Panas dan Kenaikan Suhu Global
Time Horizon Increasing risk in the medium to long term.
Jangka Waktu Risiko yang semakin meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.
Indonesia regularly experiences high maximum temperatures and is projected to be highly
vulnerable to extreme heatwaves. The future increase in urbanization is also expected to
Risk Description increase the urban heat island effect.
Deskripsi Risiko Indonesia secara rutin mengalami suhu maksimum yang tinggi dan diproyeksikan sangat
rentan terhadap gelombang panas ekstrem. Peningkatan urbanisasi di masa depan juga
diperkirakan akan memperparah efek pulau panas perkotaan.
Regional climate projections indicate varying degrees of thermal stress across Indonesia,
with greater impact in Riau, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan,
Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau and Sumatera Selatan, potentially affecting tower
Concentration of the Risk to TBIG1 maintenance operations.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG1 Proyeksi iklim regional menunjukkan tingkat stres termal yang bervariasi di seluruh Indonesia,
dengan dampak yang lebih besar di Riau, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan, yang
Risiko Reputasi
berpotensi memengaruhi operasi pemeliharaan menara.
Acute Risk
E Reduced man-days and increased healthcare expenses from heat-related workplace
injuries. This is alongside operational expenditure due to maintenance and replacement
costs of infrastructure damaged from high heat.
Penurunan hari kerja dan peningkatan biaya perawatan kesehatan akibat cedera
di tempat kerja yang terkait dengan panas. Hal ini disertai dengan pengeluaran
Potential Financial Impacts operasional akibat biaya pemeliharaan dan penggantian infrastruktur yang rusak
Dampak Keuangan Potensial akibat panas tinggi.
E Capital expenditure to maintain and replace infrastructure and equipment that are
damaged by increased temperatures.
Belanja modal untuk memelihara dan mengganti infrastruktur serta peralatan yang
rusak akibat kenaikan suhu.
The tower infrastructure and equipment are designed to withstand high atmospheric
temperatures. During tower maintenance, reminders are given to on-site workers to safeguard
Existing/Planned Management themselves against heat stress. These safety guidelines will be further formalized to cover
Actions both workers and contractors.
Tindakan Manajemen Infrastruktur dan peralatan menara dirancang untuk menahan suhu atmosfer yang
yang Ada/Direncanakan tinggi. Selama pemeliharaan menara, pengingat diberikan kepada pekerja di lokasi untuk
melindungi diri mereka dari stres panas. Pedoman keselamatan ini akan lebih diformalkan
untuk mencakup baik pekerja maupun kontraktor.
1
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 1
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
110
Page 113
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Tropical Storms/Wind
Badai Tropis/Angin
Time Horizon Increasing risk in the medium to long term.
Jangka Waktu Risiko yang semakin meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.
Globally, models project a general trend of reduced cyclone frequency, but increased
Risk Description intensity and frequency of extreme events.
Deskripsi Risiko Secara global, berbagai model memperkirakan adanya tren umum berupa penurunan
frekuensi siklon, namun peningkatan intensitas dan frekuensi kejadian ekstrem.
There is limited knowledge on the concentration of tropical storms impacting on the various
Concentration of the Risk to TBIG1 geographies in Indonesia.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG1 Pengetahuan mengenai konsentrasi badai tropis yang berdampak pada berbagai wilayah
geografis di Indonesia masih terbatas.
Risiko Kronis
Chronic Risk
E Operational expenditure due to maintenance and replacement costs of infrastructure
damaged by strong winds.
Belanja operasional akibat biaya pemeliharaan dan penggantian infrastruktur yang
Potential Financial Impacts rusak akibat angin kencang.
Dampak Keuangan Potensial Capital expenditure to maintain and replace infrastructure and equipment that are
E
damaged by strong winds.
Belanja modal untuk memelihara dan mengganti infrastruktur serta peralatan yang
rusak akibat angin kencang.
The tower infrastructure is built to withstand strong winds, with further reinforcement when
Existing/Planned Management new equipment is installed. TBIG will continue to monitor the impact of wind and improve
Actions designs as required.
Tindakan Manajemen Infrastruktur menara dibangun untuk menahan angin kencang, dengan penguatan tambahan
yang Ada/Direncanakan saat peralatan baru dipasang. TBIG akan terus memantau dampak angin dan meningkatkan
desain sesuai kebutuhan.
Sea Level Rise
Kenaikan Permukaan Laut
Time Horizon Increasing risk in the medium to long term.
Jangka Waktu Risiko yang semakin meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.
Sea levels increase globally as glaciers and ice sheets worldwide are melting due to increased
Risk Description global temperatures, and the volume of the ocean expands as the water warms.
Deskripsi Risiko Permukaan laut naik secara global seiring mencairnya gletser dan lapisan es di seluruh dunia
akibat kenaikan suhu global, serta volume laut yang membesar seiring pemanasan air.
Flooding risks are heightened in regions such as Kalimantan Selatan due to low elevation,
Concentration of the Risk to TBIG2 potentially impacting towers situated there.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG2 Risiko banjir semakin tinggi di wilayah-wilayah seperti Kalimantan Selatan akibat ketinggian
tanah yang rendah, yang berpotensi berdampak pada menara-menara yang berada di sana.
Risiko Kronis
Chronic Risk
E Costs incurred from building protective measures to protect towers from increased sea
Potential Financial Impacts levels.
Dampak Keuangan Potensial Biaya yang timbul dari pembangunan langkah-langkah perlindungan untuk melindungi
menara dari kenaikan permukaan laut.
Towers near the coastline might be galvanized to withstand higher rates of corrosion or built
with higher foundations as per the site conditions. As communities shift due to sea level rise,
tower infrastructures will shift alongside the users. To ensure longevity of assets, sea level rise
Existing/Planned Management will be included as a criterion in our site assessment.
Actions
Menara yang berada di dekat garis pantai mungkin akan dilapisi seng agar tahan terhadap
Tindakan Manajemen
yang Ada/Direncanakan tingkat korosi yang lebih tinggi atau dibangun dengan fondasi yang lebih tinggi sesuai dengan
kondisi lokasi. Seiring perpindahan masyarakat akibat kenaikan permukaan laut, infrastruktur
menara akan berpindah bersama para penggunanya. Untuk memastikan umur panjang aset,
kenaikan permukaan laut akan dimasukkan sebagai kriteria dalam penilaian lokasi kami.
1
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 1
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
2
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our 2
Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat korporat secara
exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia. terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal
The intensity and nature of these environmental hazards are di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya lingkungan
determined at the province level. ini ditentukan di tingkat provinsi.
111
Page 114
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Land Subsidence
Penurunan Tanah
Time Horizon Increasing risk in the medium to long term.
Jangka Waktu Meningkatnya risiko dalam jangka menengah hingga panjang.
Indonesia is vulnerable to land subsidence from both natural and human activities, such as
the compaction of sediments, ground water extraction and structural loadings above ground.
Risk Description
Indonesia rentan terhadap penurunan tanah akibat faktor alam maupun aktivitas manusia,
Deskripsi Risiko
seperti pemadatan sedimen, pengambilan air tanah, dan beban struktural di atas permukaan
tanah.
Risiko Kronis
Chronic Risk
The northern coastal cities of Java are at higher risks of land subsidence, which would affect
Concentration of the Risk to TBIG1 the towers situated there.
Konsentrasi Risiko terhadap TBIG1 Kota-kota pesisir di bagian utara Jawa memiliki risiko penurunan tanah yang lebih tinggi,
yang akan berdampak pada menara-menara yang berada di sana.
Potential Financial Impacts E Costs from reinforcing structures affected by land subsidence.
Dampak Keuangan Potensial Biaya untuk memperkuat struktur yang terkena dampak penurunan tanah.
Land subsidence at the point of construction is managed through informed site selection and
Existing/Planned Management tower designs. During maintenance, towers are tested to ensure any slants are adjusted for.
Actions
Penurunan tanah di lokasi konstruksi dikelola melalui pemilihan lokasi yang tepat dan desain
Tindakan Manajemen
yang Ada/Direncanakan menara yang sesuai. Selama pemeliharaan, menara diuji untuk memastikan kemiringan apa
pun diperbaiki.
Climate-Related Opportunities [IFRS S2 10(a), 29(b - d)]
Peluang Terkait Iklim [IFRS S2 10(a), 29(b - d)]
Energy Source
Sumber Energi
Time Horizon Increasing opportunity in the short to medium term.
Rentang Waktu Peningkatan peluang dalam jangka pendek hingga menengah.
Opportunities
Risk Description Shift towards decarbonization and demand for cleaner energy
Peluang
Deskripsi Risiko Pergeseran menuju dekarbonisasi dan meningkatnya permintaan akan energi yang lebih bersih.
R There is potential for TBIG to work with our customers to utilize renewable energies,
such as wind and solar energy, to support them in their sustainability goals.
Potential Financial Impacts
TBIG memiliki potensi untuk bekerja sama dengan pelanggan kami dalam memanfaatkan
Dampak Keuangan Potensial
energi terbarukan, seperti energi angin dan matahari, guna mendukung mereka dalam
mencapai tujuan keberlanjutan mereka.
Products & Services
Produk & Layanan
Time Horizon Increasing opportunity in the short to medium term.
Jangka Waktu Meningkatnya peluang dalam jangka pendek hingga menengah.
Risk Description Increasing awareness and demand for sustainable products and services.
Deskripsi Risiko Meningkatnya kesadaran dan permintaan akan produk dan layanan berkelanjutan.
Opportunities
R There is an increasing number of end consumers with preferences for telecommunication
Peluang
services that prioritize energy efficiency, sustainable practices and green technologies.
These telecommunication services, as TBIG’s customers, could respond by sourcing for
tower providers with sustainable practices and adopting green technologies.
Potential Financial Impacts
Semakin banyak konsumen akhir yang lebih memilih layanan telekomunikasi yang
Dampak Keuangan Potensial
mengutamakan efisiensi energi, praktik berkelanjutan, dan teknologi ramah lingkungan.
Layanan telekomunikasi ini, sebagai pelanggan TBIG, dapat merespons dengan
mencari penyedia menara yang menerapkan praktik berkelanjutan dan mengadopsi
teknologi ramah lingkungan.
1
While TBIG manages transition risks at a unified corporate level, our exposure to physical climate risks is highly localized across Indonesia.
The intensity and nature of these environmental hazards are determined at the province level. / Walaupun TBIG mengelola risiko transisi di tingkat
korporat secara terpadu, paparan kami terhadap risiko iklim fisik sangat bersifat lokal di seluruh wilayah Indonesia. Intensitas dan sifat bahaya
lingkungan ini ditentukan di tingkat provinsi.
112
Page 115
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Resilience
Ketahanan
Time Horizon Increasing opportunity in the short to medium term.
Jangka Waktu Peningkatan peluang dalam jangka pendek hingga menengah.
Opportunities
Risk Description Infrastructure resilience and longevity
Peluang
Deskripsi Risiko Ketahanan dan keawetan infrastruktur
R There is added value for TBIG to provide information for our customers to anticipate,
prepare for, respond to and recover from adverse climate events.
Potential Financial Impacts
Ada nilai tambah bagi TBIG dalam menyediakan informasi bagi pelanggan kami agar
Dampak Keuangan Potensial
dapat mengantisipasi, bersiap, merespons, dan memulihkan diri dari peristiwa iklim
yang merugikan.
Markets
Pasar
Time Horizon Opportunities in the short term.
Jangka Waktu Peluang dalam jangka pendek.
Opportunities
Peluang
Risk Description Green finance
Deskripsi Risiko Pembiayaan Hijau
C Green financing could expand TBIG’s investor pool and diversify funding sources.
Potential Financial Impacts
Pembiayaan hijau dapat memperluas basis investor TBIG dan mendiversifikasi sumber
Dampak Keuangan Potensial
pendanaan.
Areas of Uncertainty [IFRS S1 74-76,77-82] Hal-hal yang Belum Pasti [IFRS S1 74-76,77-82]
Our assessment of assets exposed to physical Penilaian kami terhadap aset yang terpapar risiko iklim
climate risks contains uncertainty due to limitations in fisik mengandung ketidakpastian akibat keterbatasan
regional climate models and downscaling techniques. model iklim regional dan teknik downscaling. Ketepatan
The precision of identifying which specific tower dalam mengidentifikasi lokasi menara mana saja
locations will be affected by flooding, land subsidence, yang akan terdampak banjir, penurunan tanah, atau
or extreme weather events is limited by available peristiwa cuaca ekstrem dibatasi oleh ketersediaan
climate projection data for Indonesia. Furthermore, data proyeksi iklim untuk Indonesia. Selain itu,
the quantitative assessment of transition risks through penilaian kuantitatif terhadap risiko transisi melalui
proxies are based on assumptions of future market variabel pengganti didasarkan pada asumsi perubahan
changes, which would not accurately reflect future pasar di masa depan, yang tidak akan secara akurat
impacts, especially those in the medium to long-term. mencerminkan dampak di masa depan, terutama pada
Ultimately, the scenario analysis serves as a sense of jangka menengah hingga panjang. Pada akhirnya,
possible futures instead of our prediction of one. These analisis skenario berfungsi sebagai gambaran tentang
uncertainties will be managed through regular scenario kemungkinan masa depan, bukan sebagai prediksi
refinement and conservative decision-making. kami atas satu skenario tertentu. Ketidakpastian ini
akan dikelola melalui penyempurnaan skenario secara
berkala dan pengambilan keputusan yang konservatif.
Impact of Climate Risks on the Business Dampak Risiko Iklim terhadap Bisnis
From our climate scenario analysis and risk Berdasarkan analisis skenario iklim dan penilaian risiko
assessments, TBIG has determined that our current yang kami lakukan, TBIG menyimpulkan bahwa model
telecommunications infrastructure business model bisnis infrastruktur telekomunikasi kami saat ini pada
remains fundamentally resilient to identified climate- dasarnya tetap tangguh dalam menghadapi risiko dan
related risks and opportunities over the short to medium peluang terkait iklim yang telah diidentifikasi dalam
term. Our core business of owning and operating jangka pendek hingga menengah. Bisnis inti kami, yaitu
telecommunications towers continues to be viable kepemilikan dan pengoperasian menara telekomunikasi,
and strategically positioned to support the growing tetap layak dan berada dalam posisi strategis untuk
connectivity needs of our customers in the face of mendukung kebutuhan konektivitas pelanggan kami yang
climate change. [IFRS S2 14 (a) (i)] terus meningkat di tengah perubahan iklim. [IFRS S2 14 (a) (i)]
113
Page 116
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
While we are not making fundamental changes to Meskipun saat ini kami tidak melakukan perubahan
our business model currently, we are strengthening mendasar pada model bisnis kami, kami memperkuat
our risk management approach by fully integrating pendekatan manajemen risiko kami dengan
climate-related risks into our internal risk management mengintegrasikan sepenuhnya risiko terkait iklim ke
framework. As we continue to monitor climate-related dalam kerangka kerja manajemen risiko internal kami.
developments and refine our scenario analyses, we will Seiring dengan upaya kami untuk terus memantau
regularly reassess whether more substantial changes perkembangan terkait iklim dan menyempurnakan
to our business model become necessary. The Board analisis skenario kami, kami akan secara berkala
of Commissioners and Directors, supported by the mengevaluasi kembali apakah perubahan yang lebih
Sustainability and ESG Committee, will review this substansial terhadap model bisnis kami menjadi perlu.
position annually to ensure our business model remains Dewan Komisaris dan Direksi, didukung oleh Komite
appropriate in the context of evolving climate risks and Keberlanjutan dan ESG, akan meninjau posisi ini setiap
opportunities. [IFRS S2 14 (a) (ii)] tahun untuk memastikan model bisnis kami tetap
sesuai dalam konteks risiko dan peluang iklim yang
terus berkembang. [IFRS S2 14 (a) (ii)]
TBIG’s Climate Risk and Opportunities Manajemen Risiko dan Peluang Iklim
Management [IFRS S2 25 (a)(b)] TBIG [IFRS S2 25 (a)(b)]
TBIG has a structured approach to identifying, assessing, TBIG memiliki pendekatan terstruktur dalam
prioritizing, and monitoring business risks, which mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan, dan
includes sustainability risks such as flood risks as part memantau risiko bisnis, yang mencakup risiko
of site assessments and safety risks during operations. keberlanjutan seperti risiko banjir sebagai bagian
From the qualitative climate risk assessment conducted dari penilaian lokasi serta risiko keselamatan selama
in 2024, the additional material climate-related risks operasi. Berdasarkan penilaian risiko iklim kualitatif
relevant to our business have been assessed and yang dilakukan pada tahun 2024, risiko-risiko iklim
incorporated in our risk management frameworks. material tambahan yang relevan dengan bisnis kami
telah dievaluasi dan dimasukkan ke dalam kerangka
kerja manajemen risiko kami.
Risk Identification
Identifikasi Risiko
Potential transition and physical risks are identified Risiko transisi dan risiko fisik yang potensial diidentifikasi
through comparison with industrial standards, peers and melalui perbandingan dengan standar industri, praktik
interviews with internal stakeholders and considers the sejenis, serta wawancara dengan pemangku kepentingan
short-, medium- and long-term time horizons under the internal, dengan mempertimbangkan cakupan waktu
selected climate scenarios. This combines external climate jangka pendek, menengah, dan panjang berdasarkan
datasets from reputable sources, including IPCC AR6 skenario iklim yang dipilih. Proses ini menggabungkan data
reports, national meteorological agencies, and academic iklim eksternal dari sumber-sumber terpercaya, termasuk
research, alongside internal operational data such as site- laporan IPCC AR6, badan meteorologi nasional, dan
specific information, and historical incident reports. penelitian akademis, bersama dengan data operasional
internal seperti informasi spesifik lokasi, serta laporan
insiden historis.
Risk Assessment
Penilaian Risiko
The identified risks are assessed using both qualitative and Risiko-risiko yang telah diidentifikasi dinilai menggunakan
quantitative criteria. We evaluate likelihood on a 5-point kriteria kualitatif dan kuantitatif. Kami mengevaluasi
scale ranging from “rare” to “certain” and impact severity kemungkinan terjadinya risiko pada skala 5 poin, mulai
from “negligible” to “catastrophic” across the selected dari “jarang” hingga “pasti”, serta tingkat keparahan
climate scenario and in the short, medium, and long term. dampaknya dari “tidak signifikan” hingga “bencana”,
berdasarkan skenario iklim yang dipilih dan dalam jangka
pendek, menengah, serta panjang.
114
Page 117
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Risk Prioritization
Prioritisasi Risiko
Material risks are prioritized through the combination of Risiko-risiko material diprioritaskan berdasarkan
likelihood and impact to determine risk ratings categorized kombinasi antara kemungkinan terjadinya dan
as Low, Medium or High risk. Climate risks rated as dampaknya untuk menentukan peringkat risiko yang
High are integrated into our overall risk management dikategorikan sebagai risiko Rendah, Sedang, atau Tinggi.
framework, which ensures that material climate risks Risiko iklim yang diberi peringkat Tinggi diintegrasikan
receive appropriate management attention and resource ke dalam kerangka kerja manajemen risiko kami secara
alongside traditional business risks. keseluruhan, yang memastikan bahwa risiko iklim material
mendapatkan perhatian dan sumber daya yang memadai
dari manajemen, sejajar dengan risiko bisnis konvensional.
Risk Monitoring
Pemantauan Risiko
We have planned for a phased understanding of our Kami telah merencanakan pendekatan bertahap untuk
climate risks, starting from qualitative assessment in 2024 memahami risiko iklim yang dihadapi, dimulai dari
to quantitative assessment in 2025 to 2026. The identified penilaian kualitatif pada tahun 2024, dilanjutkan dengan
risks are incorporated in the various departments’ penilaian kuantitatif pada tahun 2025 hingga 2026.
operations. Any key impacts or changes to the risks are Risiko-risiko yang teridentifikasi telah diintegrasikan ke
mitigated by the management and presented to the BOC dalam operasional berbagai departemen. Dampak utama
and BOD if required. atau perubahan pada risiko tersebut ditangani oleh
manajemen dan dilaporkan kepada Dewan Komisaris dan
Direksi jika diperlukan.
METRICS AND TARGETS [IFRS S2 33(A) - (H)] METRIK DAN TARGET [IFRS S2 33(A) - (H)]
TBIG has set energy and emission targets to monitor TBIG telah menetapkan target energi dan emisi
and track our progress against our climate ambition, and untuk memantau dan melacak kemajuan kami dalam
our performance against the targets can be found in the mewujudkan ambisi iklim kami, dan kinerja kami dalam
respective material topic sections. The targets are: mencapai target-target tersebut dapat dilihat pada
bagian topik material yang bersangkutan. Target-
target tersebut adalah:
• Achieving an annual 5% reduction in energy intensity • Mencapai pengurangan intensitas energi sebesar
5% per tahun
• Achieving net zero (scope 1 and 2) by 2040 • Mencapai net zero (lingkup 1 dan 2) pada tahun
2040
• Ensuring all construction material suppliers meet • Memastikan semua pemasok bahan bangunan
existing ESG supplier selection criteria memenuhi kriteria pemilihan pemasok ESG yang
berlaku
We will refine and revise the targets and align with future Kami akan menyempurnakan dan merevisi target-
material topics as we progress in our sustainability target tersebut serta menyesuaikannya dengan isu-isu
journey. material di masa mendatang seiring dengan kemajuan
perjalanan keberlanjutan kami.
TBIG does not currently apply an internal carbon price in Saat ini, TBIG belum menerapkan harga karbon internal
our decision-making processes. The telecommunications dalam proses pengambilan keputusan kami. Industri
tower infrastructure industry in Indonesia faces limited infrastruktur menara telekomunikasi di Indonesia
direct carbon regulatory exposure in the near term, with menghadapi risiko regulasi karbon langsung yang
no mandatory carbon pricing mechanisms currently terbatas dalam jangka pendek, karena saat ini tidak
applicable to our operations. Additionally, our GHG ada mekanisme penetapan harga karbon wajib
emissions profile is primarily dominated by electricity yang berlaku bagi operasi kami. Selain itu, profil
115
Page 118
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
consumption rather than direct fossil fuel combustion, emisi GRK kami terutama didominasi oleh konsumsi
making energy efficiency initiatives more immediately listrik, bukan pembakaran bahan bakar fosil secara
impactful for emissions reduction than carbon pricing langsung, sehingga inisiatif efisiensi energi memiliki
signals. We are actively monitoring the evolution of dampak yang lebih langsung terhadap pengurangan
carbon pricing regulations in Indonesia and will consider emisi dibandingkan sinyal penetapan harga karbon.
this mechanism if appropriate. [IFRS S2 (f)] Kami secara aktif memantau perkembangan regulasi
penetapan harga karbon di Indonesia dan akan
mempertimbangkan mekanisme ini jika dianggap
tepat. [IFRS S2 (f)]
116
Page 119
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Materials and Waste
Bahan dan Limbah
WHY THIS IS MATERIAL TO US MENGAPA HAL INI PENTING BAGI KAMI
The lifecycle of telecommunications infrastructure Siklus hidup infrastruktur telekomunikasi dapat
could generate both hazardous and non-hazardous menghasilkan limbah berbahaya maupun tidak
waste, which can impact the surrounding ecology and berbahaya, yang dapat berdampak pada ekologi
communities when not managed properly. To address dan masyarakat sekitar jika tidak dikelola dengan
these outcomes, we integrate resource efficiency baik. Untuk mengatasi hal ini, kami mengintegrasikan
and circularity into our construction and maintenance efisiensi sumber daya dan prinsip ekonomi sirkular ke
protocols. We focus on reducing the total volume of dalam protokol konstruksi dan pemeliharaan kami.
materials used and limiting waste production throughout Kami berfokus pada pengurangan volume total bahan
our operations. yang digunakan serta pembatasan produksi limbah di
seluruh operasi kami.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
TBIG’s business model of a tower sharing model helps to Model bisnis TBIG yang mengadopsi konsep berbagi
minimize the telecommunication’s overall environmental menara membantu meminimalkan jejak lingkungan
footprint. Tower sharing allows for a more efficient use industri telekomunikasi secara keseluruhan. Berbagi
of materials by consolidating network equipment onto menara memungkinkan penggunaan bahan baku yang
fewer physical sites, inherently lowering wastage as lebih efisien dengan mengkonsolidasikan peralatan
compared to traditional operator-owned infrastructure. jaringan ke dalam jumlah lokasi fisik yang lebih
We also prioritize the preservation of existing assets sedikit, sehingga secara otomatis mengurangi limbah
through systematic maintenance, which ensures the dibandingkan dengan infrastruktur tradisional yang
long service life of our towers and enables the provision dimiliki oleh operator. Kami juga memprioritaskan
of long-term service contracts. This strategy reduces pelestarian aset yang ada melalui pemeliharaan
the frequency of asset replacement and the waste sistematis, yang memastikan umur pakai menara kami
generated. yang panjang dan memungkinkan penyediaan kontrak
layanan jangka panjang. Strategi ini mengurangi
frekuensi penggantian aset dan limbah yang dihasilkan.
Steel Waste
Limbah Baja
Tower Materials Used
Bahan Material Menara yang Digunakan
Tower Section Material Used
Bagian Menara Bahan yang Digunakan
Towers Steel
Menara Besi baja tahan karat
ACPDB & KWH Panels Iron, electrical material
Panel ACPDB & KWH Besi, material elektrikal
Foundations Concrete
Pondasi Beton
Fencing Iron
Pagar Besi
117
Page 120
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
With steel as the main material used in tower Dengan baja sebagai bahan utama yang digunakan
construction, we have dedicated waste channels for dalam pembangunan menara, kami memiliki saluran
reducing and managing our steel waste. Constructing pengelolaan limbah khusus untuk mengurangi dan
a single tower requires an average of 13 tons of steel. mengelola limbah baja kami. Pembangunan satu
In 2025, TBIG generated on average 570 kg (or 4%) menara membutuhkan rata-rata 13 ton baja. Pada
of excess steel during tower construction processes. tahun 2025, TBIG menghasilkan 570 kg (atau 4%)
In turn, we apply circularity protocols by incorporating kelebihan baja selama proses pembangunan menara.
surplus materials back into other projects where feasible. Sebagai tindak lanjutnya, kami menerapkan protokol
In instances where internal reuse is not practical, we ekonomi sirkular dengan memanfaatkan kembali
contract specialized third parties to handle the recovery bahan-bahan sisa tersebut ke dalam proyek-proyek lain
and processing of the remaining metal. jika memungkinkan. Jika pemanfaatan kembali secara
internal tidak praktis, kami mengontrak pihak ketiga
yang berspesialisasi untuk menangani pemulihan dan
pengolahan logam yang tersisa.
Hazardous and non-hazardous waste Limbah berbahaya dan tidak berbahaya
Our tower operations produce both hazardous (B3) Operasi menara kami menghasilkan aliran limbah
and non-hazardous (non-B3) waste streams during berbahaya (B3) dan tidak berbahaya (non-B3) selama
infrastructure assembly and maintenance. proses pemasangan dan pemeliharaan infrastruktur.
Waste Types Treatment Methods
Jenis Limbah Metode Pengolahan
Ensure accurate labelling, documentation and storage, before employing
Paint, cement sack, leftover licensed waste collectors who hold the required permits from the Ministry
cables, used batteries and lamps, of Environment to collect, transport and process the waste.
B3
diesel Pastikan pelabelan, dokumentasi, dan penyimpanan dilakukan dengan
Hazardous
Cat, karung semen, sisa kabel, benar, sebelum menggunakan jasa pengumpul limbah berlisensi yang
baterai dan lampu bekas, solar memiliki izin yang diperlukan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk
mengumpulkan, mengangkut, dan mengolah limbah.
Non-B3
Food waste, packaging, plastic Collected and disposed at the surrounding waste disposal site.
Non-
Sisa makanan, kemasan, plastik Dikumpulkan dan dibuang di tempat pembuangan sampah terdekat.
Hazardous
For waste generated at the offices, we utilize licensed Untuk limbah yang dihasilkan di kantor, kami bekerja
third-party contractors, such as PT Arah Environmental sama dengan kontraktor pihak ketiga yang berizin,
Indonesia, for office-based waste such as electronics seperti PT Arah Environmental Indonesia, untuk
and printer ink. menangani limbah kantor seperti perangkat elektronik
dan tinta printer.
2025 PERFORMANCE: WASTE KINERJA TAHUN 2025: JUMLAH
GENERATED SAMPAH YANG DIHASILKAN
In 2025, we have systematically collected data to Pada tahun 2025, kami telah secara sistematis
quantify waste generated across our corporate facilities. mengumpulkan data untuk menghitung jumlah sampah
yang dihasilkan di seluruh fasilitas perusahaan kami.
Units
Waste Generated 2023 2024 2025 Sampah yang Dihasilkan
Satuan
Jumlah Total Sampah yang
Total Waste Generated KG 218,930 523,948 601,162
Dihasilkan
B3 Waste KG - - - Sampah B3
Non-B3 Waste KG - - - Sampah Non-B3
118
Page 121
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Emerging Topic: Water
Topik yang Dikembangkan: Air
WHY THIS IS AN EMERGING TOPIC MENGAPA INI MENJADI TOPIK YANG
FOR US DIKEMBANGKAN BAGI KAMI
Water use in TBIG primarily centers around on sanitation Penggunaan air di TBIG terutama berfokus pada
and washing in our administrative offices. Monitoring sanitasi dan kegiatan mencuci di kantor-kantor
and reducing water consumption in these facilities helps administrasi kami. Pemantauan dan pengurangan
to reduce operational costs and ensures our staff have konsumsi air di fasilitas-fasilitas ini membantu menekan
access to reliable sanitation and clean water. biaya operasional serta memastikan staf kami memiliki
akses terhadap sanitasi yang andal dan air bersih.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
Municipal water (“PDAM”) is primarily used at TBIG’s Perusahaan Daerah Air Minum (“PDAM”) terutama
offices while tower potable water is sourced separately. digunakan di kantor-kantor TBIG, sedangkan air
In 2025, the Company expanded its water withdrawal minum menara diperoleh secara terpisah. Pada tahun
data by including its water consumed at the Head 2025, Perusahaan memperluas data pengambilan
Office and regional representative offices. 2024 water airnya dengan memasukkan air yang dikonsumsi
withdrawal has been restated to include the expanded di Kantor Pusat dan kantor perwakilan regional.
data coverage. The increase in water withdrawal from Data pengambilan air tahun 2024 telah disesuaikan
2024 to 2025 is primarily due to inclusion of our head untuk memasukkan cakupan data yang diperluas.
office in the withdrawal data and installation of meters Peningkatan pengambilan air dari tahun 2024 hingga
in four of our regional offices. 2025 terutama disebabkan oleh dimasukkannya kantor
pusat kami ke dalam data pengambilan air serta
pemasangan meteran di empat kantor regional kami.
Water Withdrawal Units
2023 2024 2025 Penggunaan Air dari Sumber
by Source Satuan
Municipal Water: PDAM Liters 3,257,765 952,5031 3,813,000 Air Perumahan: PDAM
Locally Sourced Well Water Liters 1,420,000 3,282,350 2
4,967,100 Air Sumur Lokal
Total Water Withdrawal Liters 4,677,765 4,234,8533 8,780,100 Total Pengambilan Air
1
This figure has been restated from 501,876 liters. Angka ini telah direvisi dari 501.876 liter.
1
2
This figure has been restated from 827,000 liters. Angka ini telah direvisi dari 827.000 liter.
2
3
This figure has been restated from 1,328,876 liters. 3
Angka ini telah disesuaikan dari 1.328.876 liter.
119
Page 122
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Emerging Topic: Supporting Biodiversity
Topik yang Dikembangkan: Mendukung Keanekaragaman Hayati
WHY THIS IS AN EMERGING TOPIC FOR MENGAPA INI MENJADI TOPIK YANG
US DIKEMBANGKAN BAGI KAMI
Our offices and towers are situated around existing Kantor dan menara kami berlokasi di sekitar pemukiman
communities to serve their connectivity needs. They yang sudah ada untuk memenuhi kebutuhan
are all located outside the boundaries of nature konektivitas mereka. Semua lokasi tersebut berada
conservation areas. Sometimes, the construction of di luar batas kawasan konservasi alam. Terkadang,
towers and access roads necessitates land clearing pembangunan menara dan jalan akses memerlukan
which, if unmanaged, can lead to habitat fragmentation pembukaan lahan yang, jika tidak dikelola dengan
and disrupt local wildlife. Waste, water and light baik, dapat menyebabkan fragmentasi habitat dan
pollution from operating the towers could also affect mengganggu satwa liar setempat. Limbah, polusi air,
the biodiversity around the site. dan polusi cahaya dari pengoperasian menara juga
dapat memengaruhi keanekaragaman hayati di sekitar
lokasi.
Beyond potential ecological impact, TBIG also complies Selain potensi dampak ekologis, TBIG juga mematuhi
with national environmental regulations relating to peraturan lingkungan nasional terkait pengelolaan dan
environmental management and monitoring, which is pemantauan lingkungan, yang sangat penting untuk
essential to secure construction permits. memperoleh izin pembangunan.
On the other hand, preserving local biodiversity ensures Di sisi lain, pelestarian keanekaragaman hayati lokal
a healthy ecosystem to provide vital services to our memastikan ekosistem yang sehat untuk menyediakan
towers, such as soil stabilization and flood mitigation, as layanan vital bagi menara-menara kami, seperti
well as protecting the livelihoods of the community who stabilisasi tanah dan mitigasi banjir, serta melindungi
depend on the land. mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada
lahan tersebut.
OUR MANAGEMENT APPROACH PENDEKATAN MANAJEMEN KAMI
We are mindful of our operations’ impact on the Kami sangat memperhatikan dampak operasi kami
surrounding biodiversity and ecology. When required terhadap keanekaragaman hayati dan ekologi di
by regional governments, we conduct Environmental sekitarnya. Apabila diminta oleh pemerintah daerah,
Management Efforts and Environmental Monitoring kami melakukan studi Upaya Pengelolaan Lingkungan
Efforts studies to confirm the absence of endangered dan Upaya Pemantauan Lingkungan untuk memastikan
plant or animal species in the vicinity of our tower sites. tidak adanya spesies tumbuhan atau hewan yang
As such, our operations are categorized as having low terancam punah di sekitar lokasi menara kami. Dengan
impact to biodiversity.” demikian, operasi kami dikategorikan sebagai operasi
yang berdampak rendah terhadap keanekaragaman
hayati.
120
Page 123
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
121
Page 124
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK 6 ANNEX Lampiran 122
Page 125
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
123
Page 126
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Employee Data
Data Karyawan
Employee Composition Based on Employment Type, by Gender
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Pekerjaan, Menurut Jenis Kelamin
Full Time1
Waktu Penuh
Male 2025 604
Laki-Laki
2024 522
2023 540
Female 2025 266
Perempuan
2024 218
2023 201
Part Time 2023 2024 2025
Paruh Waktu
N/A
(All employees are employed full time / Semua karyawan dipekerjakan penuh waktu)
2023 2024 20252
Male 604
Total Laki-Laki
540 522
Jumlah
Female 266
Employee
Perempuan
201 218
Karyawan
Notes / Catatan :
1
Fluctuations in the number of employees between 2024 to 2025 is attributed to the natural attrition and hiring experienced by the business.
2
Full time employees were determined based on working hours of 40 hours per week, as per Indonesia Manpower Act (Law No. 13 of 2003).
1
Fluktuasi jumlah karyawan antara tahun 2024 hingga 2025 disebabkan oleh pengunduran diri alami dan perekrutan yang dilakukan oleh
perusahaan.
2
Karyawan tetap dihitung berdasarkan jam kerja 40 jam per minggu, sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan (Undang-Undang Nomor 13
Tahun 2003).
124
Page 127
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Employee Composition Based on Employment Status, by Gender
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Permanent Employees
Karyawan Tetap
Male 2025 604
Laki-Laki
2024 522
2023 540
Female 2025 266
Perempuan
2024 218
2023 201
Contract Employees 2023 2024 2025
Karyawan Kontrak
N/A
(all employees are employed on a permanent basis; the probation period is three months). We engage contractors for the construction
process but do not have information on their headcount. For more information, please refer to our explanation in the GRI Content Index.
(seluruh karyawan diangkat sebagai pegawai tetap; masa percobaan berlangsung selama tiga bulan). Kami melibatkan kontraktor
dalam proses konstruksi, namun tidak memiliki data mengenai jumlah tenaga kerja mereka. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk
pada penjelasan kami di Indeks Isi GRI.
2023 2024 2025
Male 604
Total Laki-Laki
540 522
Jumlah
Female 266
Employee
Perempuan
201 218
Karyawan
125
Page 128
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Employee Composition Based on Employment Status, by Region
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan, menurut Wilayah
2023 2024 2025
21 21 17
15 6 16 11
43
15 56 56
55
741 607 740 642 870 770
Java Bali / Jawa Bali Sumatra / Sumatera Kalimantan / Kalimantan
Sulawesi / Sulawesi Others / Lain-Lain
Employee Composition Based on Age Group
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
2023 2024 2025
68
174 79 167 73 236
206 741 293 225 740 243 870
269 318
18-30 years old / tahun 31-40 years old / tahun 41-50 years old / tahun >50 years old / tahun
126
Page 129
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Employee Composition Based on Position Level
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Jabatan
Description 2023 2024 2025 Uraian
Top Management1 40 33 35 Top Management1
Manager & Supervisor2 432 369 437 Manajer & Supervisor2
Staff & Non-Staff 269 318 398 Staf & Non-Staf
Total 741 740 870 Jumlah
Notes: Keterangan:
1
Top Management: Commissioners, Directors, CEO, COO, and Chief of 1
Top Management: Komisaris, Direktur, CEO, COO, dan Chief
Directorate. Direktorat.
2
Manager & Supervisor: Division Heads, Department Heads, and 2
Manajer & Supervisor: Kepala Divisi, Kepala Departemen, dan Kepala
Section Heads. Seksi
Employee Composition Based on Education Level
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
2023 2024 2025
76 72 106
58 72 74
64
741 543
63
740 550
62 870 628
Postgraduate / Pasca Sarjana Bachelor’s Degree / Sarjana (S1) Diploma / Diploma High School / SMU
127
Page 130
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Total Number and Rate of New Employee Hires
Jumlah Total dan Tingkat Perekrutan Karyawan Baru
Total New Hires Overall New Hire Rate
Jumlah Karyawan Baru Tingkat Karyawan Baru Keseluruhan
145 17%
Employees / Karyawan Percentage / Persentase
New Hires, < 30 Years 30-50 Years > 50 Years Karyawan Baru,
by Age Group < 30 Tahun 30-50 Tahun > 50 Tahun berdasarkan Kelompok Usia
No. of new hires 79 58 8 Jumlah karyawan baru
Tingkat perekrutan karyawan
Rate of new hires (Denominator:
9% 7% 1% baru (Pembilang: jumlah total
total number of employees)
karyawan)
Tingkat perekrutan karyawan baru
Rate of new hires (Denominator:
33% 10% 11% (Pembilang: jumlah karyawan
number of employees in age group)
dalam kelompok usia)
New Hires, Male Female Karyawan Baru,
by Gender Laki-Laki Perempuan berdasarkan Jenis Kelamin
No. of new hires 95 50 Jumlah karyawan baru
Tingkat perekrutan karyawan
Rate of new hires (Denominator:
11% 6% baru (Pembilang: jumlah total
total number of employees)
karyawan)
Rate of new hires (Denominator: Tingkat perekrutan karyawan baru
no. of employees in gender 16% 19% (Pembilang: jumlah karyawan
category) dalam kelompok usia)
128
Page 131
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Total Number and Rate of Employee Turnover
Jumlah Total dan Tingkat Pergantian Karyawan
144 17% 17%
Total Turnover Overall Overall Voluntary Turnover
Total Perputaran Karyawan Turnover Rate Rate, for Benchmarking
Tingkat Perputaran Karyawan with National Rates
Secara Keseluruhan Tingkat Perputaran Karyawan
Sukarela Secara Keseluruhan,
Untuk Perbandingan Dengan
Tingkat Nasional
Percentage of Employees Who Received
a Regular Performance and Career
Development Review, by Gender
Male
Laki-Laki 100%
Persentase Karyawan yang Mengikuti Penilaian
Kinerja dan Pengembangan Karier Secara
Berkala, Berdasarkan Jenis Kelamin
Female
Perempuan 100%
Diversity of Board of Commissioners
Keragaman Dewan Komisaris
No. of Individuals in Governance Bodies
Jumlah Anggota Badan Pengelola
Male Female
Laki-Laki 3 Perempuan 1
% of Individuals in Governance Bodies, by Gender
% Anggota Badan Pengelola, Berdasarkan Jenis Kelamin
Male Female
Laki-Laki 75% Perempuan 25%
Individuals in Governance Bodies, by Age Group 30-50 Years 50-60 Years 60-70 Years >70 Years
Individu Dalam Badan-Badan Pemerintahan, Menurut Kelompok Usia 30-50 Tahun 50-60 Tahun 60-70 Tahun >70 Tahun
No. of Individuals in Governance Bodies
Jumlah Individu dalam Badan Tata Kelola
1 0 2 1
% of Individuals in Governance Bodies, by Age Group
% Individu Dalam Badan-Badan Pemerintahan, Menurut Kelompok Usia
25% 0% 50% 25%
129
Page 132
Environment / Lingkungan Hidup PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Emissions Calculation Approach [IFRS S2 29 (a) (iii)]
Pendekatan Perhitungan Emisi [IFRS S2 29 (a) (iii)]
The emissions calculation approach refers to Pendekatan perhitungan emisi mengacu pada
ISO 14064-1 Specification with guidance at the Spesifikasi ISO 14064-1 yang berisi panduan di tingkat
organization level for quantification and reporting of organisasi untuk pengukuran dan pelaporan emisi
greenhouse gas emissions and removals to calculate serta penyerapan gas rumah kaca, untuk menghitung
the direct and indirect GHG emissions from TBIG’s emisi gas rumah kaca langsung dan tidak langsung dari
operations. This includes 16 regional and representative kegiatan operasional TBIG. Hal ini mencakup 16 kantor
offices across Indonesia. Emissions from various regional dan perwakilan di seluruh Indonesia. Emisi
activities at these sites are included: dari berbagai kegiatan di lokasi-lokasi tersebut telah
diperhitungkan:
• Category 1: Direct emissions from sources owned • Kategori 1: Emisi langsung dari sumber-sumber
or controlled by the company (i.e. stationary yang dimiliki atau dikendalikan oleh perusahaan
combustion, mobile combustion, fugitive emissions, (misalnya: pembakaran stasioner, pembakaran
GHG removals through reforestation) bergerak, emisi yang tidak terkendali, penyerapan
GRK melalui reboisasi)
• Category 2: Indirect emissions from sources not • Kategori 2: Emisi tidak langsung dari sumber-
owned or controlled by the company (i.e. purchased sumber yang tidak dimiliki atau dikendalikan oleh
electricity, purchased renewable energy certificates) perusahaan (misalnya: listrik yang dibeli, sertifikat
energi terbarukan yang dibeli)
130
Page 133
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
131
Page 134
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Directors’ Statement of Responsibility
for PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
2025 Sustainability Report
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
We, the undersigned hereby declare that all information Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan
within PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. 2025 bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report has been comprehensively PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. tahun 2025
presented and we take full responsibility for the validity telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung
of the contents of this Sustainability Report. jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan
Perseroan.
Jakarta, April 2026
Jakarta, April 2026
BOARD OF DIRECTORS
Direksi
Herman Setya Budi
President Director & Chief of Operating Officer
Presiden Direktur & Chief of Operating Officer
Hardi Wijaya Liong Budianto Purwahjo
Vice President Director & Chief Executive Officer Director & Chief of Business Development
Wakil Presiden Direktur & Chief Executive Officer Direktur & Chief of Business Development
Helmy Yusman Santoso Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo
Director & Chief Financial Officer Director & Chief of Products & Innovation
Direktur & Chief Financial Officer Direktur & Chief of Products & Innovation
132
Page 135
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Commissioners’ Statement of Responsibility
for PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
2025 Sustainability Report
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
We, the undersigned hereby declare that all information Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan
within PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. 2025 bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report has been comprehensively PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. tahun 2025
presented and we take full responsibility for the validity telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung
of the contents of this Sustainability Report. jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan
Perseroan.
Jakarta, April 2026
Jakarta, April 2026
BOARD OF COMMISSIONERS
Dewan Komisaris
Edwin Soeryadjaya Verena Lim
President Commissioner Commissioner
Presiden Komisaris Komisaris
Ludovicus Sensi Wondabio Heri Sunaryadi
Independent Commissioner Independent Commissioner
Komisaris Independen Komisaris Independen
133
Page 136
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) and
Global Reporting Initiative (“GRI”) References
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) dan
Referensi Global Reporting Initiative (“GRI”)
POJK Content Index
Indeks Konten POJK
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
1. Description of Sustainability Strategy Our approach to sustainability, materiality and
sustainability risk management, pg. 25, pg. 36
Penjelasan Strategi Keberlanjutan Pendekatan kami terhadap keberlanjutan, penilaian
materialitas, hal. 25, hal. 36
2. Overview of Sustainability Performance Highlights Economics and Governance, pg.42
Social, Local Communities, pg.62
Environment, pg.98
Annex, Employee Data, pg.124
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan Ekonomi dan Tata Kelola, hal. 42
Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 62
Lingkungan, hal. 98
Lampiran, Data Karyawan, hal. 124
2.a Economic Aspects, at least covering
Aspek Ekonomi, paling sedikit meliput
2.a.1 Quantity of products or service sold; Please refer to Tower Bersama’s 2025 Annual Report
Kuantitas produksi atau jasa yang dijual; Silakan merujuk pada Laporan Tahunan Tower
Bersama 2025
2.a.2 Revenue or sales; Economics and Governance, Direct Economic Value
Generated and Distributed, pg.48
Pendapatan atau Penjualan; Ekonomi dan Tata Kelola, Nilai Ekonomi Langsung
yang Dihasilkan dan Didistribusikan, hal. 48
2.a.3 Net profit or loss; Economics and Governance, Direct Economic Value
Generated and Distributed, pg.48
Laba atau rugi bersih; Ekonomi dan Tata Kelola, Nilai Ekonomi Langsung
yang Dihasilkan dan Didistribusikan, hal. 48
2.a.4 Environment-friendly products; and Economics and Governance, Managing our Supply
Chain, pg.54
Produk ramah lingkungan; dan Ekonomi dan Tata Kelola, Mengelola Rantai Pasokan
Kami, hal. 54
2.a.5 Engagement of local stakeholders concerning the sustainability Our Approach to Sustainability, Stakeholder
business process Engagement, pg.28
Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan,
Berkelanjutan. Keterlibatan Pemangku Kepentingan, hal. 28
2.b Environmental Aspects, at least covering:
Aspek Lingkungan, paling sedikit meliputi:
2.b.1 Energy use (including electricity and water); Environment, Energy Management, pg.99
Penggunaan energi (antara lain listrik dan air); Lingkungan, Pengelolaan Energi, hal. 99
134
Page 137
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
2.b.2 Emission reductions achieved (for LJK, issuers, and public companies Environment, Emissions, pg.100
whose business process directly related with environment);
Pengurangan emisi yang dihasilkan (bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Lingkungan, Emisi, hal. 100
Publik yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan Lingkungan
Hidup);
2.b.3 Reduction of produced waste and effluents (waste that has Environment, Waste and Materials, pg.117
entered the environment) that are produced by (for LJK, Issuer, and
Public Companies whose business process directly related with
environment); or
Pengurangan limbah dan efluen (limbah yang telah memasuki Lingkungan, Limbah dan Bahan, hal. 117
lingkungan) yang dihasilkan (bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan
Publik yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan Lingkungan
Hidup); atau
2.b.4 Conservation of biodiversity (for LJK, Issuers, and Public Companies Environment, Supporting Biodiversity, pg.120
whose business process directly related with environment)
Pelestarian keanekaragaman hayati (bagi LJK, Emiten, dan Lingkungan, Mendukung Keanekaragaman Hayati,
Perusahaan Publik yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan hal. 120
Lingkungan Hidup).
2.c Social Aspects: a description of the positive and negative impact of Social, Local Communities, pg.82
implementing sustainability for the community and the environment
(including people, regions, and funds)
Aspek sosial yang merupakan uraian mengenai dampak positif dan Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 82
negatif dari penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi masyarakat
dan lingkungan (termasuk orang, daerah, dan dana).
3 Brief profile presenting the overall description of the characteristic of LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company, at least
containing:
Profil singkat menyajikan gambaran keseluruhan mengenai karakteristik LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
3.a Vision, mission, and sustainability values of LJK, Issuers and Publicly- About Tower Bersama, pg.6
Listed Company;
Visi, misi, dan nilai keberlanjutan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik; Tentang Tower Bersama, hal. 6
3.b Name, address, phone number, fax number, e-mail address, and About Tower Bersama, pg.6
website of LJK, Issuers and Publicly-Listed Company, as well as
branch office and/or representative office networks of LJK, Issuers,
and Publicly-Listed Company;
Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimil, alamat surat Tentang Tower Bersama, hal. 6
elektronik (e-mail), dan situs web LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik,
serta kantor cabang dan/atau kantor perwakilan LJK, Emiten, dan
Perusahaan Publik;
3.c Business scale of LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company in brief, comprising:
Skala usaha LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik secara singkat, meliputi:
3.c.1 Total assets or asset capitalization and total liabilities (in million of Please refer to Tower Bersama’s 2025 Annual Report
rupiah);
Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban (dalam jutaan Silakan merujuk pada Laporan Tahunan Tower
rupiah); Bersama Tahun 2025
3.c.2 Number of employees by gender, position, age, Group, education and Annex, Employee Data, pg.124
employment status;
Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, Lampiran, Data Karyawan, hal. 124
pendidikan, dan status ketenagakerjaan;
135
Page 138
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
3.c.3 Share ownership percentage (public and government); and About Tower Bersama, pg.6
Persentase kepemilikan saham (publik dan pemerintah); dan Tentang Tower Bersama, hal. 6
3.c.4 Operational area. About Tower Bersama, pg.6
Wilayah operasional Tentang Tower Bersama, hal. 6
3.d Brief description of products, services and business activities; About Tower Bersama, pg.6
Penjelasan singkat mengenai produk, layanan, dan kegiatan usaha Tentang Tower Bersama, hal. 6
yang dijalankan;
3.e Membership in associations; Our approach to sustainability, industry leadership,
pg. 30
Keanggotaan pada asosiasi; Pendekatan kami terhadap keberlanjutan,
kepemimpinan industri, hal. 30
3.f Significant changes to LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company, Please refer to Tower Bersama’s 2025 Annual Report
among others those related to branch closure or opening and
ownership structure
Perubahan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik yang bersifat Silakan merujuk pada Laporan Tahunan Tower
signifikan, antara lain terkait dengan penutupan atau pembukaan Bersama Tahun 2025
cabang, dan struktur kepemilikan.
4 Description on Board of Directors, contains:
Penjelasan Direksi memuat:
4.a Policies to respond to challenge in fulfilling the sustainability strategy, covering at least:
Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan, paling sedikit meliputi:
4.a.1 Description of sustainability values for LJK, Issuers, and Publicly- About Tower Bersama, pg.6
Listed Company; The Board of Directors Letter, pg.18
Penjelasan nilai keberlanjutan bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Tentang Tower Bersama, hal. 6
Publik; Surat Dewan Direksi, hal. 18
4.a.2 Description of the response of LJK, Issuers, and Publicly-Listed The Board of Directors Letter, pg.18
Company with regard to issues in Sustainable Finance Implementation;
Penjelasan respon LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik terhadap isu Surat Dewan Direksi, hal. 18
terkait penerapan Keuangan Berkelanjutan;
4.a.3 Description of the commitment of top management of LJK, Issuers, The Board of Directors Letter, pg.18
and Publicly-Listed Company with regard to the achievement of
Sustainable Finance Implementation
Penjelasan komitmen pimpinan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik Surat Dewan Direksi, hal. 18
dalam pencapaian penerapan Keuangan Berkelanjutan;
4.a.4 Achievements in the implementation of Sustainable Finance; and The Board of Directors Letter, pg.18
Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan; dan Surat Dewan Direksi, hal. 18
4.a.5 Challenges in the achievement of sustainable finance implementation. The Board of Directors Letter, pg.18
Tantangan pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan. Surat Dewan Direksi, hal. 18
4.b Implementation of sustainability, at least covering:
Penerapan Keuangan Berkelanjutan, paling sedikit meliputi:
4.b.1 Achievement in Sustainable Finance implementation (economic, 2025 Performance against Targets, pg.32
social, and environmental) compared with targets; and The Board of Directors Letter, pg.18
Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan (ekonomi, Kinerja Tahun 2025 Dibandingkan dengan Target,
sosial, dan Lingkungan Hidup) dibandingkan dengan target; dan hal. 32
Surat Dewan Direksi, hal. 18
4.b.2 Description of achievements and challenges, including significant The Board of Directors Letter, pg.18
events during the reporting period (for LJKs that are obligated to
prepare a Sustainable Finance Action Plan).
Penjelasan prestasi dan tantangan termasuk peristiwa penting Surat Dewan Direksi, hal. 18
selama periode pelaporan (bagi LJK yang diwajibkan membuat
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan).
136
Page 139
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
4.c Target achievement strategies, including at least:
Strategi pencapaian target, paling sedikit meliputi:
4.c.1 Risk management on the implementation of Sustainable Finance The Board of Directors Letter, pg.18
related to economic, social and environmental aspects;
Pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan terkait Surat Dewan Direksi, hal. 18
aspek ekonomi, sosial, dan Lingkungan Hidup;
4.c.2 Utilization of business prospects and opportunities; and The Board of Directors Letter, pg.18
Pemanfaatan peluang dan prospek usaha; dan Penjelasan direksi, hal. 18
4.c.3 Description on economic, social, and environmental external situations The Board of Directors Letter, pg.18
that may potentially affect sustainability of LJK, Issuers, and Publicly-
Listed Company.
Penjelasan situasi eksternal ekonomi, sosial, dan Lingkungan Hidup Surat Dewan Direksi, hal. 18
yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan LJK, Emiten, dan
Perusahaan Publik.
5 Sustainability governance, containing:
Tata kelola keberlanjutan, memuat:
5.a Description of duties of the Board of Directors and Board of Our Approach to Sustainability, Sustainability
Commissioners, staffs, officers and/or work units responsible for the Governance, pg.40
implementation of sustainability.
Uraian mengenai tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai, Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan, Tata
pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab Kelola Keberlanjutan, hal. 40
penerapan Keuangan Berkelanjutan
5.b Description of competence development program for members of the Our Approach to Sustainability, Sustainability
Board of Directors and Board of Commissioners, staffs, officers and/or Governance, pg.40
work units responsible for the implementation of sustainability.
Penjelasan mengenai pengembangan kompetensi yang dilaksanakan Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan, Tata
terhadap anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai, Kelola Keberlanjutan, hal. 40
pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab
penerapan Keuangan Berkelanjutan.
5.c Description of the procedures used by LJK, Issuers, and Publicly- Our Approach to Sustainability, pg.22
Listed Company to identify, measure, monitor, and mitigate risk in the Responsible Business Conduct, pg.49
implementation of Sustainable Finance in the economic, social and
environmental aspects, including the role of the Board of Directors
and Board of Commissioners in the management, periodic reviews,
and monitoring of the effectiveness of such risk management by LJK,
Issuers, and Publicly-Listed Company.
Penjelasan mengenai prosedur LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan, hal. 22
dalam mengidentifikasi, mengukur memantau, dan mengendalikan Tata Cara Berbisnis yang Bertanggung Jawab,
risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan terkait aspek ekonomi, hal. 49
sosial, dan Lingkungan Hidup, termasuk peran Direksi dan Dewan
Komisaris dalam mengelola, melakukan telaah berkala, dan meninjau
efektivitas proses manajemen risiko LJK, Emiten, dan Perusahaan
Publik.
5.d Description of stakeholders, containing:
Penjelasan mengenai pemangku kepentingan yang meliputi:
5.d.1 Stakeholder engagement based on management assessment, General Our Approach to Sustainability, Stakeholder
Meeting of Shareholders, management decree, or others; and Engagement, pg.28
Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan dan
(assessment) manajemen, RUPS, surat keputusan atau lainnya; dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan, hal. 28
137
Page 140
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
5.d.2 The approach used by LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company Our Approach to Sustainability, Stakeholder
in engaging the stakeholders related to the implementation of Engagement, pg.28
sustainability, such as in the form of dialog, surveys or seminars.
Pendekatan yang digunakan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan dan
dalam melibatkan pemangku kepentingan dalam penerapan Keterlibatan Pemangku Kepentingan, hal. 28
Keuangan Berkelanjutan, antara lain dalam bentuk dialog, survei, dan
seminar.
5.e Problems encountered, and its development and impact on the Our Approach to Sustainability, Stakeholder
implementation of sustainability. Engagement, pg.28
Permasalahan yang dihadapi, perkembangan, dan pengaruh Pendekatan Kami terhadap Keberlanjutan dan
terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan. Keterlibatan Pemangku Kepentingan, hal. 28
6 Sustainable performance, containing at least:
Kinerja keberlanjutan paling sedikit memuat:
6.a Description of activities to nurture an internal sustainability culture at Sustainability Governance, pg.40
LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company.
Penjelasan mengenai kegiatan membangun budaya keberlanjutan di Tata Kelola Keberlanjutan, hal. 40
internal LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik.
6.b Description of the economic performance in the last 3 (three) years, Please refer to Tower Bersama’s 2025 Annual Report
including:
Uraian mengenai kinerja ekonomi dalam 3 (tiga) tahun terakhir Silakan merujuk pada Laporan Tahunan Tower
meliputi: Bersama Tahun 2025
6.b.1 Comparison of target and performance in production, portfolio, Please refer to Tower Bersama’s 2025 Annual Report
funding, or investment, revenues and profit-loss if the Sustainability
Report is prepared separately from the Annual Report; and
Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target Silakan merujuk pada Laporan Tahunan Tower
pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba rugi dalam hal Bersama Tahun 2025
Laporan Keberlanjutan disusun secara terpisah dengan Laporan
Tahunan; dan
6.b.2 Comparison of target and performance in portfolio, funding or Please refer to Tower Bersama’s 2025 Annual Report
investment in financial instruments or projects that are in line with the
implementation of sustainability
Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau Silakan merujuk pada Laporan Tahunan Tower
investasi pada instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan Bersama Tahun 2025
penerapan Keuangan Berkelanjutan.
6.c Social performance in the last 3 (three) years:
Kinerja sosial dalam 3 (tiga) tahun terakhir:
6.c.1 Commitment of LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company to provide Social, Local Communities, pg.82
services for the equal products and/or services to customers;
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk memberikan Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 82
layanan atas produk dan/atau jasa yang setara kepada konsumen.
6.c.2 Employment, containing at least:
Ketenagakerjaan, paling sedikit memuat:
6.c.2.a Statement of equal employment opportunity and the existence or Social, Employee Training and Development, Talent
absence of forced labor or child labor; Attraction and Retention, pg.80
Pernyataan kesetaraan kesempatan bekerja dan ada atau tidaknya Bidang Sosial, Pelatihan dan Pengembangan
tenaga kerja paksa dan tenaga kerja anak; Karyawan, Perekrutan dan Retensi Talenta, hal. 80
6.c.2.b Percentage of permanent employee remuneration at the lowest level Social, Employee Training and Development, Talent
against regional minimum wage; Attraction and Retention, pg.80
Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah terhadap Bidang Sosial, Pelatihan dan Pengembangan
upah minimum regional; Karyawan, Perekrutan dan Retensi Talenta, hal. 80
138
Page 141
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
6.c.2.c Decent and safe work environment; and Social, Employee Training and Development, Talent
Attraction and Retention, pg.80
Lingkungan bekerja yang layak dan aman; dan Bidang Sosial, Pelatihan dan Pengembangan
Karyawan, Perekrutan dan Retensi Talenta, hal. 80
6.c.2.d Training and capability development for employees. Social, Employee Training and Development, pg.75
Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai. Sosial, Pelatihan dan Pengembangan Karyawan,
hal. 75
6.c.3 Community, containing at least:
Masyarakat, paling sedikit memuat :
6.c.3.a Information on activities or operational areas with positive or negative Social, Local Communities, pg.82
impact on the surrounding community, including financial literacy and
inclusion;
Informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 82
dampak positif dan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar
termasuk literasi dan inklusi keuangan;
6.c.3.b Public complaints mechanism and the number of public complaints Social, Local Communities, pg.82
received and followed-up and
Mekanisme pengaduan masyarakat serta jumlah pengaduan Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 82
masyarakat yang diterima dan ditindaklanjuti; dan
6.c.3.c Social and Environment Responsibility that can be linked to support for Social, Local Communities, pg.82
Sustainable Development Goals, including the types and achievement
of community empowerment activity programs.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dapat dikaitkan Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 82
dengan dukungan pada tujuan pembangunan berkelanjutan meliputi
jenis dan capaian kegiatan program pemberdayaan masyarakat.
6.d Environment performance of LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company, containing at least:
Kinerja Lingkungan Hidup bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
6.d.1 Environment costs incurred; Information not reported
Biaya Lingkungan Hidup yang dikeluarkan; Informasi yang tidak dilaporkan
6.d.2 Description of the use of environment-friendly materials, such as Environment, Materials and Waste, pg.117
recyclable materials; and
Uraian mengenai penggunaan material yang ramah lingkungan, Lingkungan, Bahan, dan Limbah, hal. 117
misalnya penggunaan jenis material daur ulang; dan
6.d.3 Description of energy usage, containing at least:
Uraian mengenai penggunaan energi, paling sedikit memuat:
6.d.3.a Amount and intensity of energy used; and Environment, Energy Management, pg.100
Energy intensity is not disclosed in this year’s report
Jumlah dan intensitas energi yang digunakan; dan Lingkungan, Pengelolaan Energi, hal. 100
Intensitas energi tidak diungkapkan dalam laporan
tahun ini
6.d.3.b Efforts and achievement made for energy efficiency including the use Environment, Energy Management, pg.100
of renewable energy sources;
Upaya dan pencapaian efisiensi energi yang dilakukan termasuk Lingkungan, Manajemen Energi, hal. 100
penggunaan sumber energi terbarukan;
139
Page 142
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
6.e Environmental performance of LJK, Issuers, and Publicly-Listed Company whose business process is directly related to
environment aspect, containing at least:
Kinerja Lingkungan Hidup bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan
Lingkungan Hidup paling sedikit memuat:
6.e.1 The performance as described in point d; Environment, Energy Management, pg.100
Kinerja sebagaimana dimaksud dalam huruf d; Lingkungan, Manajemen Energi, hal. 100
6.e.2 Information on activities or operational areas with positive or negative Environment, Supporting Biodiversity, pg.120
impact on the surrounding environment, especially measures at
improving the carrying capacity of the ecosystem;
Informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan Lingkungan, Manajemen Energi, hal. 120
dampak positif dan dampak negatif terhadap Lingkungan Hidup
sekitar terutama upaya peningkatan daya dukung ekosistem;
6.e.3 Biodiversity, containing at least:
Keanekaragaman hayati, paling sedikit memuat:
6.e.3.a Impact from operational areas adjacent to, or located within, Environment, Supporting Biodiversity, pg.120
conservation areas or areas with biodiversity; and
Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah Lingkungan, Manajemen Energi, hal. 120
konservasi atau memiliki keanekaragaman hayati; dan
6.e.3.b Biodiversity conservation efforts including flora or fauna species Environment, Supporting Biodiversity, pg.120
protection.
Usaha konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan, mencakup Lingkungan, Manajemen Energi, hal. 120
perlindungan spesies flora atau fauna;
6.e.4 Emissions, containing at least:
Emisi, paling sedikit memuat:
6.e.4.a Amount and intensity of emission by type; and Environment, Greenhouse Gas Emissions, pg.101
Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya; Lingkungan, Emisi Gas Rumah Kaca, hal. 101
dan
6.e.4.b Emission reduction measures adopted and its achievement; Environment, Greenhouse Gas Emissions, pg.101
Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan; Lingkungan, Emisi Gas Rumah Kaca, hal. 101
6.e.5 Waste and effluents; containing at least:
Limbah dan efluen, paling sedikit memuat:
6.e.5.a Amount of waste and effluents generated by type; Environment, Materials and Waste, pg.117
Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis; Lingkungan, Bahan, dan Limbah, hal. 117
6.e.5.b Mechanism to manage waste and effluents; and Environment, Materials and Waste, pg.117
Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen; dan Lingkungan, Bahan, dan Limbah, hal. 117
6.e.5.c Spills (if any); and No spills recorded in 2025
Tumpahan yang terjadi (jika ada); dan Tidak ada tumpahan yang tercatat pada tahun 2025
6.e.6 Number and content of environmental complaints received and None
followed up.
Jumlah dan materi pengaduan Lingkungan Hidup yang diterima dan Tidak ada
diselesaikan.
6.f Responsibility for development of Sustainable Finance Products and/or Services; containing at least:
Tanggung jawab pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan, paling sedikit memuat:
6.f.1 Innovation and development of Sustainable Products and/or Services; Economics and Governance, pg.42
Inovasi dan pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan Ekonomi dan Tata Kelola, hal. 42
Berkelanjutan;
140
Page 143
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Page Number, Direct responses, Reasons
for Omission as applicable
POJK 51/OJK.03/2017
Nomor Halaman, Tanggapan langsung,
Alasan Penghilangan (jika ada)
6.f.2 Total and percentage of product services that have been evaluated for Not Relevant
customer safety;
Jumlah dan persentase produk dan jasa yang sudah dievaluasi Tidak Relevan
keamanannya bagi pelanggan;
6.f.3 Positive and negative impact arising from the use of Sustainable Environment, supporting biodiversity, pg. 120
Products and/or Services and its distribution process, and measures Social, local communities, pg. 82
taken to mitigate the negative impact;
Dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dari Produk Lingkungan, mendukung keanekaragaman hayati,
dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan dan proses distribusi, serta hal. 120
mitigasi yang dilakukan untuk menanggulangi dampak negatif; Sosial, Masyarakat Sekitar, hal. 82
6.f.4 Number of products recalled and the reason; Not Relevant
Jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya; atau Tidak Relevan
6.f.5 Customer satisfaction surveys on Sustainable Products and/or Economics and Governance, Meeting Customer
Services. Needs to Drive Economic Value, pg.48
Survei kepuasan pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Ekonomi dan Tata Kelola, Memenuhi Kebutuhan
Keuangan Berkelanjutan. Pelanggan untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi,
hal. 48
7 Written Independent Verification, if any. No independent verification undertaken for this
report.
Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada. Tidak ada verifikasi independen yang dilakukan
untuk laporan ini.
GRI CONTENT INDEX
Indeks Konten GRI
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
General disclosures / Pengungkapan Umum
GRI 2: General 2-1 Organizational About Tower Bersama,
Disclosures 2021 details pg.6
GRI 2:
Pengungkapan 2-1 Detail Organisasi Tentang Tower Bersama,
Umum 2021 hal. 6
2-2 Entities included About This Report, pg.14
in the organization’s
sustainability reporting
2-2 Entitas yang Tentang Laporan Ini,
termasuk dalam hal. 14
pelaporan keberlanjutan
organisasi
2-3 Reporting period, About this report, pg.14
frequency and contact
point
2-3 Periode pelaporan, Tentang Laporan Ini,
frekuensi, dan titik hal. 14
kontak
141
Page 144
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
2-4 Restatements of About this report, pg.14
information
2-4 Perbaikan informasi Tentang Laporan Ini,
hal. 14
2-5 External assurance About this report, pg.14
2-5 Penilaian eksternal Tentang Laporan Ini,
hal. 14
2-6 Activities, value About Tower Bersama,
chain and other pg.6
business relationships Economics and
Governance, pg.42
Managing Our Supply
Chain, pg.54
2-6 Kegiatan, rantai Tentang Tower Bersama,
nilai, dan hubungan hal. 6
bisnis lainnya Ekonomi dan Tata Kelola,
hal. 42
Pengelolaan Rantai
Pasokan Kami, hal. 54
2-7 Employees Annex, pg.122
2-7 Karyawan Lampiran, hal. 122
2-8 Workers who are a, b, c Information Due to the nature of
not employees unavailable/ our business where the
incomplete construction process
is mostly outsourced
to contractors, we
are unable to gather
detailed human resources
information from some of
our contractors.
2-8 Pekerja yang bukan Informasi tidak Karena sifat bisnis kami
karyawan tersedia/tidak yang sebagian besar
lengkap proses konstruksinya
diserahkan kepada
kontraktor, kami tidak
dapat mengumpulkan
informasi sumber daya
manusia yang terperinci
dari beberapa kontraktor
kami.
2-9 Governance Economics and
structure and Governance, Board
composition structure, diversity and
performance, pg.53
Please see pg.96-97 in
our 2025 Annual Report
2-9 Struktur dan Ekonomi dan Tata Kelola,
komposisi tata kelola Struktur Dewan Direksi,
Keragaman, dan Kinerja,
hal. 53
Silakan lihat hal. 96-97
dalam Laporan Tahunan
2025 kami
142
Page 145
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
2-10 Nomination and Economics and
selection of the highest Governance, Board
governance body structure, diversity and
performance, pg.53
Please see pg.96-97 in
our 2025 Annual Report
2-10 Pencalonan dan Ekonomi dan Tata Kelola,
pemilihan badan tata Struktur Dewan Direksi,
kelola tertinggi Keragaman, dan Kinerja,
hal. 53
Silakan lihat hal. 96-97
dalam Laporan Tahunan
2025 kami
2-11 Chair of the highest Please see pg. 96-97 in
governance body our 2025 Annual Report
2-11 Ketua badan tata Silakan lihat hal. 96-97
kelola tertinggi dalam Laporan Tahunan
2025 kami
2-12 Role of the Our Approach
highest governance to Sustainability,
body in overseeing the Sustainability
management of impacts Governance, pg.40
2-12 Peran badan tata Pendekatan Kami
kelola tertinggi dalam terhadap Keberlanjutan,
mengawasi pengelolaan Tata Kelola
dampak Keberlanjutan, hal. 40
2-13 Delegation of Our Approach
responsibility for to Sustainability,
managing impacts Sustainability
Governance, pg.40
2-13 Pendelegasian Pendekatan Kami
tanggung jawab dalam terhadap Keberlanjutan,
pengelolaan dampak Tata Kelola
Keberlanjutan, hal. 40
2-14 Role of the highest Our Approach
governance body in to Sustainability,
sustainability reporting Sustainability
Governance, pg.40
President Director’s
Message, pg.18
2-14 Peran badan tata Pendekatan Kami
kelola tertinggi dalam terhadap Keberlanjutan,
pelaporan keberlanjutan Tata Kelola
Keberlanjutan, hal. 40
Pesan Direktur Utama,
hal. 18
143
Page 146
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
2-15 Conflicts of Please see TBIG Code of
interest Conduct, pg.148-151 in
our 2025 Annual Report
Economics and
Governance, Code of
Conduct, pg.52
2-15 Konflik Silakan lihat Kode Etik
kepentingan TBIG, hal. 148-151 dalam
Laporan Tahunan 2025
kami
Ekonomi dan Tata Kelola,
Kode Etik, hal. 52
2-16 Communication of Economics and
critical concerns Governance, Responsible
Business Conduct,
Anti-Corruption and
Whistleblowing pg.50
2-16 Penyampaian Ekonomi dan Tata
masalah-masalah kritis Kelola, Praktik Bisnis
yang Bertanggung
Jawab, Anti-Korupsi, dan
Pelaporan Pelanggaran
hal. 50
2-17 Collective The Company provides
knowledge of the opportunities for
highest governance members of the Board
body of Commissioners and
Directors to attend
education, training, and
seminars to develop their
knowledge of audit and
accounting. In 2025, the
Board of Commissioners
and Directors attended
one training session on
sustainability trends and
reporting regulations.
2-17 Pengetahuan Perusahaan memberikan
kolektif badan tata kesempatan kepada
kelola tertinggi para anggota Dewan
Komisaris dan Direksi
untuk mengikuti
program pendidikan,
pelatihan, dan seminar
guna meningkatkan
pengetahuan mereka
di bidang audit dan
akuntansi. Pada
tahun 2025, Dewan
Komisaris dan Direksi
mengikuti satu sesi
pelatihan mengenai
tren keberlanjutan dan
peraturan pelaporan.
144
Page 147
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
2-18 Evaluation of the Please see pg.119 in our
performance of the 2025 Annual Report
highest governance
body
2-18 Evaluasi kinerja Silakan lihat hal 119
badan tata kelola dalam Laporan Tahunan
tertinggi 2025 kami
2-19 Remuneration Please see pg.124-127 in
policies our 2025 Annual Report
Economics and
Governance, Board
structure, diversity and
performance, pg.52
2-19 Kebijakan Silakan lihat hal 124-127
remunerasi dalam Laporan Tahunan
2025 kami
Ekonomi dan Tata Kelola,
Struktur Dewan Direksi,
Keragaman, dan Kinerja,
hal. 52
2-20 Process to Please see Nomination
determine remuneration and Remuneration
Function, pg.124-127 in
our 2025 Annual Report
2-20 Proses penetapan Silakan lihat Bagian
remunerasi Fungsi Nominasi dan
Remunerasi, hal. 124-127
dalam Laporan Tahunan
2025 kami
2-21 Annual total a, b, c Confidentiality Tower Bersama is
compensation ratio constraints unable to disclose this
information.
2-21 Rasio total Batasan Tower Bersama tidak
remunerasi tahunan kerahasiaan dapat mengungkapkan
informasi ini.
2-22 Statement The Board of Directors
on sustainable Letter, pg.18
development strategy
2-22 Pernyataan Penjelasan Direksi,
mengenai strategi hal. 18
pembangunan
berkelanjutan
145
Page 148
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
2-23 Policy Economics and
commitments Governance, Responsible
Business Conduct,
Anti-Corruption and
Whistleblowing pg.50
Diversity, Equity and
Inclusion, pg.96
2-23 Komitmen Ekonomi dan Tata
kebijakan Kelola, Praktik Bisnis
yang Bertanggung
Jawab, Anti-Korupsi, dan
Pelaporan Pelanggaran
hal. 50
Keberagaman,
Kesetaraan, dan Inklusi,
hal. 96
2-24 Embedding policy Economics and
commitments Governance, Responsible
Business Conduct,
Anti-Corruption and
Whistleblowing pg.50
Diversity, Equity and
Inclusion, pg.96
2-24 Penerapan Ekonomi dan Tata
komitmen kebijakan Kelola, Praktik Bisnis
yang Bertanggung
Jawab, Anti-Korupsi, dan
Pelaporan Pelanggaran
hal. 50
Keberagaman,
Kesetaraan, dan Inklusi,
hal. 96
2-25 Processes to Our Approach
remediate negative to Sustainability,
impacts Sustainability Risk
Management, pg.36
Social, Local
Communities, pg.82
2-25 Proses untuk Pendekatan Kami
mengatasi dampak terhadap Keberlanjutan,
negatif Manajemen Risiko
Keberlanjutan, hal. 36
Aspek Sosial,
Masyarakat Sekitar,
hal. 82
2-26 Mechanisms for Economics and
seeking advice and Governance, Responsible
raising concerns Business Conduct,
Anti-Corruption and
Whistleblowing, pg.50
2-26 Mekanisme untuk Ekonomi dan Tata
meminta saran dan Kelola, Praktik Bisnis
menyampaikan keluhan yang Bertanggung
Jawab, Anti-Korupsi dan
Pelaporan Pelanggaran,
hal. 50
146
Page 149
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
2-27 Compliance with Our Approach to
laws and regulations Sustainability, pg.22
Economics and
Governance, pg.42
2-27 Kepatuhan Pendekatan Kami
terhadap undang- terhadap Keberlanjutan,
undang dan peraturan hal. 22
Ekonomi dan Tata Kelola,
hal. 42
2-28 Membership Our Approach to
associations Sustainability, Industry
Leadership, pg.30
2-28 Keanggotaan Pendekatan Kami
dalam asosiasi terhadap Keberlanjutan
dan Kepemimpinan
Industri, hal. 30
2-29 Approach Our Approach
to stakeholder to Sustainability,
engagement Stakeholder
Engagement, pg.28
2-29 Pendekatan dalam Pendekatan Kami
melibatkan pemangku terhadap Keberlanjutan
kepentingan dan Keterlibatan
Pemangku Kepentingan,
hal. 28
2-30 Collective No employees are
bargaining agreements covered by collective
bargaining agreements.
2-30 Perjanjian Tidak ada karyawan
perundingan bersama yang tercakup dalam
perjanjian kerja bersama.
Material topics / Topik-Topik Material
GRI 3: Material 3-1 Process to Our Approach to
Topics 2021 determine material Sustainability, Materiality
GRI 3: Topik topics Assessment, pg.25
Material 2021
3-1 Proses untuk Pendekatan Kami
menentukan topik-topik terhadap Keberlanjutan,
material Penilaian Materialitas,
hal. 25
147
Page 150
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
3-2 List of material Our Approach to
topics Sustainability, Materiality
Assessment, pg.25
3-2 Daftar topik Pendekatan Kami
material terhadap Keberlanjutan,
Penilaian Materialitas,
hal. 25
Economic Performance / Kinerja Ekonomi
GRI 201: 3-3 Management of Economics and
Economic material topics Governance, Economic
Performance 2016 Contribution, pg.44
GRI 201:
Kinerja 3-3 Pengelolaan isu-isu Ekonomi dan Tata Kelola,
Ekonomi 2016 material Kontribusi Ekonomi,
hal. 44
201-1 Direct economic Economics and
value generated and Governance, Economic
distributed Contribution, pg.44
201-1 Nilai ekonomi Ekonomi dan Tata Kelola,
langsung yang Kontribusi Ekonomi,
dihasilkan dan hal. 44
didistribusikan
201-2 Financial Sustainability Risk
implications and other Management, pg.36
risks and opportunities
due to climate change
201-2 Implikasi Manajemen Risiko
keuangan serta risiko Keberlanjutan, hal. 36
dan peluang lain
yang disebabkan oleh
perubahan iklim
201-3 Defined benefit Social, Employee
plan obligations and Competency Training
other retirement plans and Development, pg.75
201-3 Kewajiban Sosial, Pelatihan
program pensiun dan Pengembangan
manfaat pasti dan Kompetensi Karyawan,
program pensiun hal. 75
lainnya
201-4 Financial Tower Bersama did not
assistance received receive any financial
from government assistance from the
government.
201-4 Bantuan Tower Bersama tidak
keuangan yang diterima menerima bantuan
dari pemerintah keuangan apa pun dari
pemerintah.
Anti-corruption / Anti-Korupsi
GRI 205: Anti- 3-3 Management of Economics and
corruption 2016 material topics Governance, Responsible
GRI 205: Anti Business Conduct, pg.49
korupsi
3-3 Manajemen topik Ekonomi dan tata kelola,
material perilaku bisnis yang
bertanggung jawab,
hal. 49
148
Page 151
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
205-1 Operations Economics and
assessed for risks Governance, Responsible
related to corruption Business Conduct, pg.49
205-1 Operasional yang Ekonomi dan Tata Kelola,
dievaluasi terkait risiko Praktik Bisnis yang
korupsi Bertanggung Jawab,
hal. 49
205-2 Communication Economics and
and training about anti- Governance, Responsible
corruption policies and Business Conduct, pg.49
procedures
205-2 Komunikasi dan Ekonomi dan Tata Kelola,
pelatihan mengenai Praktik Bisnis yang
kebijakan dan prosedur Bertanggung Jawab,
antikorupsi hal. 49
205-3 Confirmed Economics and
incidents of corruptions Governance, Responsible
and actions taken Business Conduct, pg.49
205-3 Insiden korupsi Ekonomi dan Tata Kelola,
yang terkonfirmasi dan Praktik Bisnis yang
tindakan yang diambil Bertanggung Jawab,
hal. 49
Energy / Energi
GRI 302: Energy 3-3 Management of Environment, Energy
2016 material topics Management, pg.98
GRI 302:
Energi 2016 3-3 Pengelolaan isu-isu Lingkungan, Manajemen
material Energi, hal. 98
302-1 Energy Environment, Energy b, c)ii, c)iii, c) Not applicable
consumption within the Management, pg.98 iv, d
organization
302-1 Konsumsi energi Lingkungan, Manajemen Tidak berlaku
di dalam organisasi Energi, hal. 98
302-2 Energy Environment, Energy a, b, c Information Due to the nature
consumption outside of Management, pg.98 unavailable of our business, the
the organization construction process
is mostly outsourced
while our clients are
responsible for managing
energy consumption
during tower operations.
Hence, the Company
does not have access to
information on the energy
consumption of our
contractors and clients.
149
Page 152
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
302-2 Konsumsi energi Lingkungan, Manajemen Informasi tidak Karena sifat bisnis
di luar organisasi Energi, hal. 98 tersedia kami, proses konstruksi
sebagian besar
diserahkan kepada
pihak ketiga, sementara
klien kami bertanggung
jawab atas pengelolaan
konsumsi energi
selama pengoperasian
menara. Oleh karena itu,
Perusahaan tidak memiliki
akses terhadap informasi
mengenai konsumsi
energi para kontraktor
dan klien kami.
302-3 Energy intensity Environment, Energy
Management, pg.98
302-3 Intensitas energi Lingkungan, Manajemen
Energi, hal. 98
302-4 Reduction of Environment, Energy
energy consumption Management, pg.98
302-4 Pengurangan Lingkungan, Manajemen
konsumsi energi Energi, hal. 98
302-5 Reductions in a, b, c Not applicable TBIG is a
energy requirements of telecommunications
products and services tower infrastructure
provider. We lease
physical tower space
to telecommunications
operators. As a provider,
we do not manage
or control the energy
consumption associated
with the services provided
by the operators.
302-5 Pengurangan Tidak berlaku TBIG adalah penyedia
kebutuhan energi pada infrastruktur menara
produk dan layanan telekomunikasi. Kami
menyewakan ruang
menara fisik kepada
operator telekomunikasi.
Sebagai penyedia, kami
tidak mengelola atau
mengontrol konsumsi
energi yang terkait
dengan layanan yang
disediakan oleh para
operator.
150
Page 153
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
Emissions / Emisi
GRI 305: 3-3 Management of Environment, Emissions,
Emissions 2016 material topics pg.98
GRI 305: Emisi
2016 3-3 Pengelolaan isu-isu Lingkungan, Emisi,
material hal. 98
305-1 Direct (Scope 1) Environment, Emissions, b, c Not applicable We do not generate other
GHG emissions pg.100 forms of GHG aside from
CO2. We do not generate
any biogenic CO2
emissions.
305-1 Emisi GRK Lingkungan, Emisi, Tidak Berlaku Kami tidak menghasilkan
langsung (Cakupan 1) hal. 100 gas rumah kaca (GRK)
selain CO2. Kami tidak
menghasilkan emisi CO2
biogenik.
305-2 Energy Indirect Environment, Emissions,
(Scope 2) GHG pg.100
emissions
305-2 Emisi GRK tidak Lingkungan, Emisi,
langsung terkait energi hal. 100
(Cakupan 2)
305-3 Other Indirect Environment, Emissions, a, b, c, d, e Information We have not collected
(Scope 3) GHG pg.100 unavailable/ detailed Scope 3
emissions incomplete emissions data.
305-3 Emisi GRK tidak Lingkungan, Emisi, Informasi tidak Kami belum
langsung lainnya hal. 100 tersedia/tidak mengumpulkan data
(Cakupan 3) lengkap emisi Lingkup 3 yang
terperinci.
305-4 GHG emissions Environment, Emissions,
intensity pg.100
305-4 Intensitas emisi Lingkungan, Emisi,
GRK hal. 100
305-5 Reduction of Environment, Emissions,
GHG emissions pg.100
305-5 Pengurangan Lingkungan, Emisi,
emisi gas rumah kaca hal. 100
305-6 Emissions a, b, c, d Not applicable We do not emit any
of ozone-depleting ozone-depleting
substances substances in our
operations.
305-6 Emisi zat perusak Tidak berlaku Kami tidak mengeluarkan
lapisan ozon zat perusak lapisan
ozon dalam kegiatan
operasional kami.
305-7 Nitrogen oxides a, b, c Not applicable We do not emit significant
(NO), sulfur oxides (SO), air emissions in our
and other significant air operations
emissions
305-7 Oksida nitrogen Tidak berlaku Operasi kami tidak
(NO), oksida belerang menghasilkan emisi udara
(SO), dan emisi udara yang signifikan
signifikan lainnya
151
Page 154
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
Waste / Limbah
GRI 306: Waste 3-3 Management of Environment, Materials
2020 material topics and Waste, pg.117
GRI 306: 3-3 Pengelolaan isu-isu Lingkungan, Bahan, dan
Limbah 2020 material Limbah, hal. 117
306-1 Waste generation Environment, Materials
and significant waste- and Waste, pg.117
related impacts
306-1 Produksi limbah Lingkungan, Bahan, dan
dan dampak signifikan Limbah, hal. 117
terkait limbah
306-2 Management Environment, Materials
of significant waste- and Waste, pg.117
related impacts
306-2 Pengelolaan Lingkungan, Bahan, dan
dampak signifikan Limbah, hal. 117
terkait limbah
306-3 Waste generated Environment, Materials
and Waste, pg.117
306-3 Limbah yang Lingkungan, Bahan, dan
dihasilkan Limbah, hal. 117
306-4 Waste diverted Environment, Materials a, b, c, d, e Information We are working to collect
from disposal and Waste, pg.117 unavailable/ data on the type and
incomplete amount of waste diverted
from disposal.
306-4 Limbah Lingkungan, Bahan, dan Informasi tidak Kami sedang berupaya
yang dialihkan dari Limbah, hal. 117 tersedia/tidak mengumpulkan data
pembuangan lengkap mengenai jenis dan jumlah
sampah yang dialihkan
dari pembuangan.
306-5 Waste directed to Environment, Materials a, b, c, d, e Information We are working to collect
disposal and Waste, pg.117 unavailable/ data on the type and
incomplete amount of waste diverted
from disposal.
306-5 Limbah yang Lingkungan, Bahan, dan Informasi tidak Kami sedang berupaya
dibuang Limbah, hal. 117 tersedia/tidak mengumpulkan data
lengkap mengenai jenis dan jumlah
sampah yang dialihkan
dari pembuangan.
152
Page 155
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
Occupational Health and Safety / Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 403: 3-3 Management of Social, Employee Health
Occupational material topics and Well-Being, pg.65
Health and Safety
2018 3-3 Pengelolaan isu-isu Sosial, Kesehatan
GRI 403: material dan Kesejahteraan
Keselamatan dan Karyawan, hal. 65
Kesehatan Kerja 403-1 Occupational Social, Employee Health
2018 health and safety and Well-Being, pg.65
management system
403-1 Sistem Sosial, Kesehatan
manajemen kesehatan dan Kesejahteraan
dan keselamatan kerja Karyawan, hal. 65
403-2 Hazard Social, Employee Health
identification, risk and Well-Being, pg.65
assessment, and
incident investigation
403-2 Identifikasi Sosial, Kesehatan
bahaya, penilaian risiko, dan Kesejahteraan
dan penyelidikan insiden Karyawan, hal. 65
403-3 Occupational Social, Employee Health
health services and Well-Being, pg.65
403-3 Layanan Sosial, Kesehatan
kesehatan kerja dan Kesejahteraan
Karyawan, hal. 65
403-4 Worker Social, Employee Health
participation, and Well-Being, pg.65
consultation, and
communication on
occupational health and
safety
403-4 Partisipasi, Sosial, Kesehatan
konsultasi, dan dan Kesejahteraan
komunikasi pekerja Karyawan, hal. 65
terkait kesehatan dan
keselamatan kerja
403-5 Worker training Social, Employee Health
on occupational health and Well-Being, pg.65
and safety
403-5 Pelatihan pekerja Sosial, Kesehatan
terkait kesehatan dan dan Kesejahteraan
keselamatan kerja Karyawan, hal. 65
403-6 Promotion of Social, Employee Health
worker health and Well-Being, pg.65
403-6 Peningkatan Sosial, Kesehatan
kesehatan pekerja dan Kesejahteraan
Karyawan, hal. 65
153
Page 156
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
403-7 Prevention Social, Employee Health
and mitigation of and Well-Being, pg.65
occupational health and
safety impacts directly
linked by business
relationships
403-7 Pencegahan Sosial, Kesehatan
dan mitigasi dampak dan Kesejahteraan
kesehatan dan Karyawan, hal. 65
keselamatan kerja yang
secara langsung terkait
dengan hubungan bisnis
403-8 Workers covered Social, Employee Health a) i, ii, iii, b Information The Company’s
by an occupational and Well-Being, pg.65 unavailable/ Occupational Health
health and safety incomplete and Safety Management
management system System covers only
a component of our
contract work. We
do not have access
to the number of
workers engaged by our
contractors.
403-8 Pekerja yang Sosial, Kesehatan Informasi tidak Sistem Manajemen
tercakup dalam sistem dan Kesejahteraan tersedia/tidak Kesehatan dan
manajemen kesehatan Karyawan, hal. 65 lengkap Keselamatan Kerja
dan keselamatan kerja Perusahaan hanya
mencakup sebagian dari
pekerjaan kontrak kami.
Kami tidak memiliki data
mengenai jumlah pekerja
yang dipekerjakan oleh
kontraktor kami.
403-9 Work-related Social, Employee Health b Information The Company’s
injuries and Well-Being, pg.65 unavailable/ Occupational Health
incomplete and Safety Management
System covers only
a component of our
contract work. We do
not have access to
these statistics from our
contractors.
403-9 Kecelakaan kerja Sosial, Kesehatan Informasi tidak Sistem Manajemen
dan Kesejahteraan tersedia/tidak Kesehatan dan
Karyawan, hal. 65 lengkap Keselamatan Kerja
Perusahaan hanya
mencakup sebagian dari
pekerjaan kontrak kami.
Kami tidak memiliki data
mengenai jumlah pekerja
yang dipekerjakan oleh
kontraktor kami.
403-10 Work-related ill Social, Employee Health b Information The Company’s
health and Well-Being, pg.65 unavailable/ Occupational Health
incomplete and Safety Management
System covers only
a component of our
contract work. We do
not have access to
these statistics from our
contractors.
154
Page 157
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
403-10 Masalah Sosial, Kesehatan Informasi tidak Sistem Manajemen
kesehatan yang dan Kesejahteraan tersedia/tidak Kesehatan dan
berkaitan dengan Karyawan, hal. 65 lengkap Keselamatan Kerja
pekerjaan Perusahaan hanya
mencakup sebagian dari
pekerjaan kontrak kami.
Kami tidak memiliki data
mengenai jumlah pekerja
yang dipekerjakan oleh
kontraktor kami.
Training and Education / Pelatihan dan Edukasi
GRI 404: Training 3-3 Management of Social, Employee Training
and Education material topics and Development, pg.75
2016
GRI 404:
Pekatihan dan 3-3 Pengelolaan isu-isu Sosial, Pelatihan
Edukasi 2016 material dan Pengembangan
Karyawan, hal. 75
404-1 Average hours Social, Employee Training
of training per year per and Development, pg.75
employee
404-1 Rata-rata jam Sosial, Pelatihan
pelatihan per tahun per dan Pengembangan
karyawan Karyawan, hal. 75
404-2 Programs for Social, Employee Training
upgrading employee and Development, pg.75
skills and transition
assistance programs
404-2 Program Sosial, Pelatihan
peningkatan dan Pengembangan
keterampilan karyawan Karyawan, hal. 75
dan program bantuan
transisi
404-3 Percentage of Annex, pg.124
employees receiving
regular performance
and career development
reviews
404-3 Persentase Lampiran, hal. 124
karyawan yang
menerima evaluasi
kinerja dan
pengembangan karier
secara berkala
155
Page 158
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Omission
Kelalaian
GRI Standard Disclosure Location Requirement
Standar GRI Pendekatan Lokasi (s) omitted
Reason Explanation
Persyaratan
Alasan Penjelasan
yang
dihilangkan
Diversity and Equal Opportunity / Keragaman dan Kesetaraan Kesempatan
GRI 405: 405-1 Diversity of Annex, pg.124
Diversity governance bodies and
and Equal employees
Opportunity 2016
GRI 405: 405-1 Keragaman Lampiran, hal. 124
Keragaman badan pengelola dan
dan Kesetaraan karyawan
Kesempatan 2016 405-2 Ratio of basic a, b Confidentiality Tower Bersama is
salary and remuneration constraints unable to disclose this
of women to men information.
405-2 Perbandingan Batasan Tower Bersama tidak
gaji pokok dan kerahasiaan dapat mengungkapkan
remunerasi perempuan informasi ini.
dengan laki-laki
Local Communities / Masyarakat Sekitar
GRI 413: Local 3-3 Management of Social, Local
Communities material topics Communities, pg.82
2016
GRI 413: 3-3 Pengelolaan isu-isu Sosial, Masyarakat
Masyarakat material Sekitar, hal. 82
Sekitar 2016 413-1 Operations Social, Local
with local community Communities, pg.82
engagement, impact
assessments, and
development programs
413-1 Kegiatan Sosial, Masyarakat
operasional yang Sekitar, hal. 82
melibatkan masyarakat
setempat, penilaian
dampak, dan program
pengembangan
413-2 Operations with a Not applicable This disclosure is not
significant actual and applicable as TBIG’s
potential negative operations do not have
impacts on local significant actual and
communities potential negative
impacts on local
communities.
413-2 Kegiatan Tidak berlaku Pengungkapan ini tidak
operasional yang berlaku karena kegiatan
memiliki dampak operasional TBIG tidak
negatif yang signifikan, menimbulkan dampak
baik yang sudah negatif yang signifikan,
terjadi maupun yang baik yang sudah terjadi
berpotensi terjadi, maupun yang berpotensi
terhadap masyarakat terjadi, terhadap
sekitar masyarakat sekitar.
156
Page 159
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
SASB Content Index [IFRS S2 32]
Indeks Konten SASB [IFRS S2 32]
Sustainability Disclosure Topics & Metrics
Topik dan Metrik Pengungkapan Keberlanjutan
Topic Metric Code
2025 Performance
Topik Metrik Kode
Environmental Number of incidents of non-compliance F-EN-160a.1 Zero incidents of material non-compliance
Impacts of Project with environmental permits, standards and Tidak ada satupun kasus ketidakpatuhan
Development regulations yang signifikan
Lingkungan dari Jumlah kasus ketidakpatuhan terhadap izin,
Pengembangan standar, dan peraturan lingkungan
Proyek
Discussion of processes to assess and manage IF-EN-160a.2 Refer to pg. 39
environmental risks associated with project Lihat hal. 39
design, siting and construction
Pembahasan mengenai proses penilaian dan
pengelolaan risiko lingkungan yang terkait
dengan perancangan, penentuan lokasi, dan
pembangunan proyek
Structural Integrity & Amount of defect- and safety-related rework IF-EN-250a.1 TBIG incorporates preventive and corrective
Safety costs maintenance as integral components of
Integritas Struktur & Jumlah biaya perbaikan yang terkait dengan its service obligations to customers. These
Keselamatan cacat dan keselamatan activities are managed through TBIG’s
QHSE Framework and SACME SOPs.
TBIG mengintegrasikan pemeliharaan
preventif dan korektif sebagai bagian tak
terpisahkan dari kewajiban layanannya
kepada pelanggan. Kegiatan-kegiatan ini
dikelola melalui Kerangka Kerja QHSE TBIG
dan SOP SACME.
Total amount of monetary losses as a result of IF-EN-250a.2 There were no legal proceedings associated
legal proceedings associated with defect- and with defect- and safety-related incidents.
safety-related incidents Tidak ada proses hukum yang berkaitan
Jumlah total kerugian finansial akibat proses dengan insiden yang berkaitan dengan
hukum yang berkaitan dengan insiden yang cacat produk dan keselamatan.
berhubungan dengan cacat produk dan
keselamatan
Workforce Health & (1) Total recordable incident rate (TRIR) and (2) IF-EN-320a.1 Refer to pg. 70
Safety fatality rate for (a) direct employees and (b) Lihat hal .70
Kesehatan dan contract employees
Keselamatan Kerja (1) Tingkat insiden yang tercatat (TRIR) dan (2)
tingkat kematian bagi (a) karyawan tetap dan
(b) karyawan kontrak
Lifecycle Impacts Number of (1) commissioned projects certified to IF-EN-410a.1 Not applicable. TBIG develops
of Buildings & a third-party multi-attribute sustainability telecommunications towers on a build-to-
Infrastructure standard and (2) active projects seeking such suit basis in direct response to requirements
Dampak Siklus certification from its customers.
Hidup Bangunan & Jumlah (1) proyek yang telah diselesaikan Hal ini tidak berlaku untuk TBIG
Infrastruktur dan disertifikasi sesuai dengan standar
keberlanjutan multi-atribut pihak ketiga, serta
(2) proyek yang sedang berjalan dan sedang
mengupayakan sertifikasi tersebut
157
Page 160
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK
Topic Metric Code
2025 Performance
Topik Metrik Kode
Discussion of process to incorporate IF-EN-410a.2 TBIG integrates energy and water efficiency
operational-phase energy and water efficiency considerations into the planning and design
considerations into project planning and design of its tower sites through its SACME SOPs.
Pembahasan mengenai proses untuk Operational-phase efficiency measures
memasukkan pertimbangan efisiensi energi which include the deployment of energy-
dan air pada tahap operasional ke dalam efficient equipment are continually pursued.
perencanaan dan desain proyek Further details are provided in the Energy
and Emissions section on pages 94 to 96 and
Emerging Topic: Water on page 113.
TBIG mengintegrasikan pertimbangan
efisiensi energi dan air ke dalam
perencanaan dan desain lokasi menara
melalui SOP SACME. Langkah-langkah
efisiensi pada fase operasional, yang
mencakup penggunaan peralatan hemat
energi, terus ditingkatkan. Rincian lebih
lanjut dapat ditemukan pada bagian Energi
dan Emisi di halaman 94 hingga 96 serta
pada Topik yang dikembangkan: Air di
halaman 113.
Climate Impacts of Amount of backlog for (1) hydrocarbon-related IF-EN-410b.1 Not applicable. TBIG’s core business
Business Mix projects and (2) renewable energy projects is the development and leasing of
Dampak Perubahan Jumlah proyek yang tertunda untuk (1) proyek- telecommunications towers and the
Iklim terhadap proyek terkait hidrokarbon dan (2) proyek- Company does not undertake projects
Komposisi Sektor proyek energi terbarukan within the scope of these disclosures.
Usaha Tidak berlaku. TBIG membangun menara
Amount of backlog cancellations associated IF-EN-410b.2 telekomunikasi sesuai pesanan sebagai
with hydrocarbon-related projects tanggapan langsung atas kebutuhan
Jumlah pembatalan proyek yang tertunda pelanggannya.
yang terkait dengan proyek-proyek di bidang
hidrokarbon
Amount of backlog for non-energy projects IF-EN-410b.3
associated with climate change mitigation
Jumlah tumpukan pekerjaan untuk proyek-
proyek non-energi yang berkaitan dengan
mitigasi perubahan iklim
Business Ethics (1) Number of active projects and (2) backlog IF-EN-510a.1 Not applicable.
Etika Bisnis in countries that have the 20 lowest rankings Tidak berlaku.
in Transparency International’s Corruption
Perception Index
(1) Jumlah proyek yang sedang berjalan dan
(2) tumpukan pekerjaan di negara-negara yang
menempati 20 peringkat terbawah dalam Indeks
Persepsi Korupsi Transparency International
Total amount of monetary losses as a result of IF-EN-510a.2 There were no legal proceedings associated
legal proceedings associated with charges of (1) with charges of bribery or corruption and
bribery or corruption and (2) anti-competitive anti-competitive practices.
practices 3 Tidak ada proses hukum yang berkaitan
Jumlah total kerugian finansial akibat proses dengan tuduhan suap atau korupsi serta
hukum yang berkaitan dengan tuduhan (1) praktik-praktik yang melanggar persaingan
penyuapan atau korupsi dan (2) praktik anti- usaha..
persaingan 3
Description of policies and practices for IF-EN-510a.3 Refer to. 49-53
prevention of (1) bribery and corruption, and (2) Lihat hal. 49-53
anti-competitive behavior in the project bidding
processes
Jumlah total kerugian finansial akibat proses
hukum yang berkaitan dengan tuduhan (1)
penyuapan atau korupsi dan (2) praktik anti-
persaingan 3
158
Page 161
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Activity Metrics
Metrik Aktivitas
Activity Metric Code
2025
Metrik Aktivitas Kode
Number of active projects
IF-EN-000.A
Jumlah proyek yang sedang berjalan
The Company is unable to disclose this information due to
Number of commissioned projects confidentiality constraints.
IF-EN-000.B
Jumlah proyek yang telah diserahkan Perseroan tidak dapat mengungkapkan informasi ini
karena pertimbangan kerahasiaan.
Total backlog
IF-EN-000.C
Total antrian proyek
159
Page 162
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TBK 160
Page 163
2025 Sustainability Report / Laporan Keberlanjutan 2025
Feedback Form
Lembar Umpan Balik
The 2025 Sustainability Report of PT Tower Bersama Laporan Keberlanjutan 2025 PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk provides an overview of our Infrastructure Tbk telah memberikan gambaran kinerja
sustainability performance. We looking forward to keberlanjutan Perseroan. Kami mengharapkan masukan
receiving any inputs from you on this Sustainability dari Bapak/Ibu/Saudara sekalian atas Laporan
Report by e-mail. Keberlanjutan ini melalui e-mail atau formulir ini.
Your Profile / Profil Anda
Name (if you wish) / Nama (bila berkenan) : ................................................................................................................
Institution/Company / Institusi/Perusahaan : ................................................................................................................
E-mail : ................................................................................................................
Stakeholder Group / Golongan Pemangku Kepentingan
Customers or Telecommunication Operators / Non-Governmental Organizations (NGOs)
Pelanggan atau Operator Telekomunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
Employees / Karyawan Funding Partners / Mitra Pendanaan
Media Top Management / Top Management
Shareholders and Investors /
Government / Pemerintah
Pemegang Saham dan Investor
Partners / Mitra Kerja Communities / Masyarakat
1. The report is comprehensible / Laporan ini mudah dimengerti
Disagree / Tidak Setuju Neutral / Netral Agree / Setuju
2. The report describes the Company’s relevant material topics according to its business / Laporan ini sudah
menggambarkan informasi aspek material yang sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan:
Disagree / Tidak Setuju Neutral / Netral Agree / Setuju
3. Please give the scores to material topics which you consider as important (Score 1 = Least Important up to
5= Most Important) / Mohon berikan penilaian topik material yang paling penting menurut anda (nilai 1 = paling
tidak penting s/d 5=paling penting)
Economic Performance / Kinerja Ekonomi
Responsible Business Conduct / Perilaku Bisnis yang Bertanggung Jawab
Supply Chain Management / Manajemen Rantai Pasokan
Cybersecurity / Keamanan Siber
Employee Health and Well-Being / Kesehatan dan Kesejahteraan Karyawan
Employee Competency Training and Development / Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Karyawan
Local Communities / Masyarakat Sekitar
Energy and Emissions / Energi dan Emisi
Materials and Waste / Material dan Limbah
4. Other suggestions or information related to the report / Saran atau informasi lain terkait laporan
..................................................................................................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................................................................................................
Thank you for your feedback. Please return this feedback form by e-mail to the contact listed in this report or to /
Terima kasih atas tanggapan anda. Mohon kirimkan formulir umpan balik ini melalui e-mail ke kontak yang tercantum
dalam laporan ini atau ke
Veronica Jordan
investor.relations@tower-bersama.com
161
Page 164
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk
The Convergence Indonesia 11th Floor
Kawasan Rasuna Epicentrum
Jalan H.R. Rasuna Said
Jakarta Selatan, 12940, Indonesia
Phone : +62 21 2924 8900
Fax : +62 21 2157 2015
www.tower-bersama.com
2025 Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bersama Infrastructure Tbk
p.5
unresolved
org
Infrastructure Tbk
p.8
unresolved
org
Bidang Usaha Publicly Listed Limited
p.12
unresolved
org
Infrastructure Asia Pte Ltd
p.12
unresolved
person
K.H. Wahid Hasyim
p.14
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.15
unresolved
org
Funding Partners
p.30
unresolved
org
Departemen Quality Management
p.70
unresolved
org
Ministry of Labor
p.72
unresolved
org
Kementerian Tenaga
p.73
unresolved
org
TBIG’s Management Representative
· Chairman
p.73
unresolved
org
Perwakilan Manajemen TBIG
· Ketua
p.73
unresolved
org
Ministry of Manpower
p.75 ×2
unresolved
org
Kementerian Tenaga Kerja
p.75 ×2
unresolved
org
Ministry of Health
p.89
unresolved
org
Koperasi KBB
p.91 ×2
unresolved
org
Koperasi Bangun
p.92
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.102 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.108
unresolved
person
Keragaman
· Komisaris
p.131
unresolved
org
Pengelola Male
p.131
unresolved
org
Pengelola
p.131
unresolved
org
Pemerintahan
p.131 ×2
unresolved
org
Tata Kelola
p.131
unresolved
person
Pesan
· Direktur Utama
p.145
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.