Skip to content
Back to announcement

20260430_POLY_Public Expose_32076166_lamp1.pdf

Other Text extracted POLY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
                   PT Asia Pacific Fibers Tbk.
                   Laporan Hasil Public Expose Indsidentil
                   2026

1. Public Expose (Pubex) diselenggarakan pada :

   Hari/Tanggal   : Rabu, 29 April 2026
   Tempat         : Online - Webinar melalu Google Meet
   Waktu          : 14:30 – 15:15 WIB

2. Jumlah yang hadir : 13 (tidak termasuk manajemen dan karyawan)

3. Manajemen yang hadir :

   a. Bapak V. Ravi Shankar, Direktur Utama
   b. Bapak Deddy Sutrisno, Direktur
   c. Bapak Antonius W. Sumarlin, Direktur
   d. Bapak Agus Tjahajana Wirakusumah, Komisaris Independen
   e. Bapak Tunaryo, Corp. Secretary

4. Link Webinar dan Materi Public Expose

   a. Link webinar Pubex telah disampaikan kepada peserta melalui/bersamaan
      dengan penyampaian materi Public Expose (16 halaman) yang telah
      disampaikan ke Bursa melalui idxnet.
   b. Penayangan materi Pubex dipergunakan sebagai sarana bantu visual selama
      Pubex berlangsung;

5. Jalannya Public Expose

   a. Public Expose dibuka oleh Bapak V. Ravi Sankar selaku Direktur Utama
      Perseroan.
   b. Paparan materi Public Expose secara lengkap dan rinci disampaikan oleh Deddy
      Sutrisno selaku Direktur Keuangan Perseroan;
   c. Selesai menyampaikan materi Public Expose dilanjutkan dengan sesi tanya
      jawab.

      Daftar Pertanyaan dan Tanggapan Perseroan:
      Daniel, Analis
      1) Manajemen menyebutkan di slide 15 bahwa sudah 7+ bulan proposal di
          DJKN tanpa persetujuan. Apa deadline konkret yang ditetapkan, dan jika
          gagal, apakah ada opsi PKPU/kepailitan yang dipertimbangkan ?

          Tanggapan:
          Perseroan tidak menetapkan deadline dan timeline untuk persetujuan
          DJKN atas proposal restrukturisasi yang telah diajukan. Namun, Perseroan
          akan lebih pro-aktif untuk melakukan pembahasan restrukturisasi utang
          dengan DJKN dan kreditur lainnya. Salah satu langkah signifikan yang
          dilakukan saat ini adalah menunjuk konsultan hukum independen untuk
          melakukan kajian legal secara menyeluruh (Legal Due Diligence/”LDD”)
Page 2
            PT Asia Pacific Fibers Tbk.
            Laporan Hasil Public Expose Indsidentil
            2026

   atas posisi Perseroan dari kacamata hukum apakah Perseroan masih
   merupakan bagian dari Texmaco Group atau bukan bagian dari Texmaco
   Group, setelah adanya homologasi/perjanjian perdamaian pada tahun 2005
   yang sudah inkracht. Berdasarkan kepemilikan saham Perseroan tidak lagi
   di bawah kendali Texmaco Group sejak perjanjian perdamaian
   diimplementasi melalui RUPSLB pada tahun 2006 karena pemegang saham
   mayoritas Perseroan setelah RUPSLB adalah Damiano Investments BV.
   Kendala dalam penyelesaian restrukturisasi utang selama ini adalah bahwa
   Perseroan melihat bahwa Perseroan adalah bukan bagian dari Texmaco
   Group sejak homologasi 2005, tetapi menurut DJKN Perseroan masih
   dianggap sebagai bagian dari Texmaco Group sehingga utang yang ada pada
   Texmaco Group selalu dikaitkan dengan utang Perseroan.

   Dengan adanya Legal Due Diligence (LDD), nantinya basis legal yang
   seharusnya digunakan dalam pengajuan restrukturisasi utang menjadi jelas
   sehingga langkah ke depannya bisa diterima oleh semua pihak .
   Selanjutnya, Perseroan akan mengajukan updated proposal restrukturisasi
   utang merujuk kepada hasil LDD dan diharapkan segara mendapatkan solusi
   dari DJKN. Perseroan sudah mendapatkan dukungan dari kreditur terbesar
   untuk pengajuan proposal restrukturisasi utang yang sesuai dengan hasil
   LDD.

   Sampai saat ini Perseroan belum mempertimbangkan opsi PKPU/kepailitan.

2) Manajemen menyebutkan di slide 4 dan 11 bahwa Damiano Investments BV
   memegang 57,85% saham namun tidak memberikan surat dukungan
   keuangan. Apakah ada komitmen konkret dari pemegang saham pengendali
   untuk menyuntikkan modal atau likuiditas di 2026 ?

   Tanggapan:
   Damiano Investments BV menjadi pemegang saham mayoritas sekaligus
   juga memberikan fasilitas modal kerja Perseroan sebagai implementasi
   atas homologasi/perjanjian perdamaian tahun 2005 yang sudah inkracht,
   yang sebagian sudah dikembalikan setelah dihentikankannya operasi pabrik
   Karawang. Meskipun tidak memberikan surat dukungan keuangan
   sebagaimana permintaan auditor, sampai saat ini Damiano Investments BV
   masih tetap memberikan dukungan ke Perseroan dalam bentuk lain, yaitu
   penyediaan fasilitas pengadaan bahan baku melalui perusahaan lain dan
   memberikan dukungan agar Perseroan dapat segera menjalankan
   restrukturisasi utang.

   Belum selesainya restrukturisasi utang berjaminan dan kondisi persaingan
   usaha sejak tahun 2006 menyebabkan kondisi keuangan menjadi sulit bagi
   Perseroan. Perseroan mengalami kesulitan untuk upgrade capex untuk
   mengurangi biaya produksi selama 20 tahun sejak 2006 dan tidak ada
   dukungan pendanaan dari perbankan dan lembaga keuangan lain. Saat ini
Page 3
               PT Asia Pacific Fibers Tbk.
               Laporan Hasil Public Expose Indsidentil
               2026

      Perseroan perlu melakukan perbaikan balance sheets supaya posisi
      keuangan menjadi bankable, sehingga Perseroan bisa mencari pendanaan
      untuk modal kerja, untuk meningkatkan utilisasi produksi mencapai
      kapasitas penuh.

   3) Manajemen menyebutkan di slide 10 dan 16 bahwa dengan utilisasi hanya
      30% dan ketergantungan penuh pada PT Pacific Poly, berapa target
      revenue Q1 2026 aktual dan apakah sudah ada purchase order yang
      terkonfirmasi ?

      Tanggapan:
      Dengan utilisasi sebesar 30% di unit produksi filamen di pabrik Kaliwungu -
      Kendal, proses produksinya bukan seperti di pabrik Karawang yang
      continue process yang mengharuskan tingkat utilisasi tinggi dan
      membutuhkan modal kerja yang lebih besar. Pabrik Kendal lebih fleksibel,
      bisa beroperasi sesuai dengan permintaan pasar.
      Pada Q1 2026 terdapat sedikit peningkatan, pada Q2 diharapkan ada
      kerjasama dengan pelanggan baru secara pre-finance dan diharapkan
      utilisasi bisa meningkat menjadi 38%.
      Revenue yang terealisasi pada Q1 2026 mencapai US$ 10 juta.

d. Pubex ditutup pada pukul 15:15 WIB.
Page 4
 PT Asia Pacific Fibers Tbk.
 Laporan Hasil Public Expose Indsidentil
 2026

Dokumentasi Kegiatan Public Expose
Page 5
PT Asia Pacific Fibers Tbk.
Laporan Hasil Public Expose Indsidentil
2026

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.33 MB
Published30 Apr 2026
Pages5
Characters6,413
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Asia Pacific Fibers Tbk. p.1 ×14
linked person V. Ravi Shankar p.1
linked person Agus Tjahajana Wirakusumah p.1
linked org Damiano Investments p.2 ×4
unresolved person Deddy Sutrisno · Direktur Keuangan p.1
unresolved person Antonius W. Sumarlin p.1
unresolved person Tunaryo p.1
unresolved person V. Ravi Sankar · Direktur Utama p.1
unresolved org PT Pacific Poly p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result