Back to announcement
Laporan Keuangan- KJN - 31 Maret 2026.pdf
Financial statement Text extracted KJENSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA Tbk
Laporan Keuangan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025
Financial Statements
for the year ended March 31, 2026 and December 31, 2025
1
Page 2
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
31 Maret 2026 March 31, 2026
Halaman/ Table of contents
Daftar isi Page
Surat pernyataan direksi 3 Director statement letter
Laporan posisi keuangan 4 Statement of financial position
Laporan laba rugi dan penghasilan 6 Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
Laporan perubahan ekuitas 7 Statement of changes in equity
Laporan arus kas 8 Statement of cash flows
Catatan atas laporan keuangan 9 Notes to the financial statements
2
Page 3
3
Page 4
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Per 31 Maret 2026 Dan 31 Desember 2025 As Of March 31,2026, And December 31, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In full Rupiah except otherwise stated)
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
secara keseluruhan
4
Page 5
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Per 31 Maret 2026 Dan 31 Desember 2025 As Of March 31,2026, And December 31, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In full Rupiah except otherwise stated)
5
Page 6
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
secara keseluruhan
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPRESHENSIF INCOME
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR FOR PERIODS ENDED
31 Maret 2026 Dan 31 Maret 2025 March 31,2026, And March 31, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In full Rupiah except otherwise stated)
6
Page 7
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
secara keseluruhan
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGE EQUITY
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR FOR PERIODS ENDED
31 Maret 2026 Dan 31 Desember 2025 March 31,2026, And December 31, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In full Rupiah except otherwise stated)
7
Page 8
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
secara keseluruhan
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR FOR PERIOD ENDED
31 Maret 2026 Dan 31 Maret 2025 March 31,2026, And March 31, 2025
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In full Rupiah except otherwise stated)
8
Page 9
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
secara keseluruhan
PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK PT KRIDA JARINGAN NUSANTARA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR FOR PERIOD ENDED
31 MARET 2025 Dan 31 Desember 2024 March 31,2025, And December 31, 2024
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain) (In full Rupiah except otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan kegiatan usaha Perusahaan a. The Company’s business activity and
establishment
PT Krida Jaringan Nusantara Tbk PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (“the Company”)
(“Perusahaan”) didirikan di Jakarta berdasarkan was established in Jakarta based on the Notarial
Akta No. 5 tanggal 1 Oktober 1998, yang dibuat Deed No. 5 dated October 1, 1998 of Saal Bumela,
di hadapan Saal Bumela, S.H., Notaris di S.H., Notary in Jakarta. The Deed of Establishment
Jakarta. Akta Pendirian Perusahaan tersebut was approved by the Minister of Law and Human
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Rights of the Republic of Indonesia in his Decision
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Letter No. C-18945.HT.01.01.TH.99.dated
Keputusan No. C-18945.HT.01.01.TH.99 November 18, 1999.
tanggal 18 November 1999.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
perubahan beberapa kali, terakhir dengan Akta amended several times, most recently by Notarial
Notaris Rahayu Ningsih, S.H., No. 1 tanggal 1 Deed No. 1 dated April 1, 2019 of Rahayu Ningsih,
April 2019 mengenai perubahan status S.H., concerning the change of status of the
Perusahaan dari Perusahaan tertutup menjadi Company from closed Company to public company
perusahaan publik (Tbk) melalui penerbitan dan (Tbk) through the issuance and sale of new shares,
penjualan saham baru, initial public offering initial public offering (IPO) and the change of
(IPO) dan perubahan kegiatan Perusahaan, activities of the Company, changes in the par value
perubahan nilai nominal menjadi Rp 100, to Rp 100, the change of the board structure, the
perubahan struktur dewan, otorisasi kepada increase in authorized capital, authorization to the
Dewan Komisaris, otorisasi kepada Direksi dan Board of Commissioners, authorization to the Board
persetujuan perubahan terhadap seluruh of Directors and approval of amendments to the
Anggaran Dasar Perusahaan. Pemberitahuan entire Articles of Association of the Company. The
untuk perubahan tersebut telah disahkan oleh notification for such amendments was approval by
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Republic of Indonesia in his Decision Letter No.
No. AHU-AH.01.03.0181374, No. AHU- AHU-AH.01.03.0181374, No. AHU-
AH.01.03.0181378 dan No. AHU- AH.01.03.0181378 and No. AHU-
0017907.AH.01.02.Tahun 2019 masing-masing 0017907.AH.01.02.Tahun 2019 dated April 1, 2019,
tanggal 1 April 2019. respectively.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company’s
Perusahaan, bergerak dalam bidang jasa Articles of Association, the scope of activities of the
pengiriman barang. Perusahaan berdomisili di Company is freight forwarding services. The
Jalan Kramat Raya No. 140 Jakarta Pusat. Company is domiciled in Jalan Kramat Raya No.
140, Central Jakarta.
b. Penawaran umum saham b. Public offering of shares
Pada tanggal 18 Juni 2019, Perusahaan On June 18, 2019, the Company obtained an
memperoleh surat pernyataan efektif No. S- effective statement letter No. S-77/D.04/2019 from
77/D.04/2019 dari Otoritas Jasa Keuangan the Financial Services Authority (OJK) made a public
9
Page 10
(OJK) untuk melakukan penawaran umum offering of its shares to the public of 150,000,000
saham kepada masyarakat sebanyak shares or 30% of the total issued and fully paid with
150.000.000 saham atau sebanyak 30% dari a nominal value of Rp 100 per share with offering
jumlah saham yang ditempatkan dan disetor price of Rp 202 per share. The excess of the share
penuh dengan nilai nominal Rp 100 setiap offering price over the par value per share was
saham dengan harga penawaran Rp 202 setiap recognized as “Additional Paid-in Capital” after
saham. Selisih lebih antara harga penawaran deducting shares issuance cost, which is presented
per saham dengan nilai nominal per saham under the equity section of the statement of financial
dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor” position.
setelah dikurangi biaya emisi saham, yang
disajikan pada bagian ekuitas pada laporan
posisi keuangan.
Berdasarkan surat pengumuman pencatatan Based on the announcement letter of listing from the
dari Bursa Efek Indonesia No. S- Indonesia Stock Exchange No.S02660/BEI.PP3/05-
02660/BEI.PP3/05-2019, Perusahaan mencatat 2019, the Company recorded all of its 500,000,000
seluruh sahamnya sebanyak 500.000.000 shares as of May 15, 2019.
saham pada tanggal 15 Mei 2019.
c. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit c. Boards of Commissioners and Directors, Audit
dan Karyawan Committee and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Board of
Perusahaan per 31 Maret 2026 dan 31 Commissioners and Board of Directors as of March,
Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31, 2026 and December 31, 2025 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Alwie Handoyo : President Commissioner
Komisaris : Dewi Prasetyaningsih : Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Sunarto : President Director
Direktur Keuangan : Farida Sulistyorini : Finance Director
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Based on Board of Commissioner Decision Letter No.
No. 069/SK/001/IV/2019 pada tanggal 2 April 069/SK/001/IV/2019 dated April 2, 2019, the
2019, Dewan Komisaris Perusahaan Company’s Board of Commissioner appoints the
mengangkat susunan Komite Audit dengan Audit Committee with detail as follows:
susunan sebagai berikut:
Ketua : Alwie Handoyo : Chairman
Anggota : Rahmat Sukendar : Member
Anggota : Raimon : Member
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Based on Director’s Decision Letter No.
069/SK/002/IV/2019 dan No. 069/SK/002/IV/2019 and No. 069/SK/003/IV/2019
069/SK/003/IV/2019 pada tanggal 2 April 2019 dated April 2, 2019 the internal audit unit is led by
unit audit internal dipimpin oleh Teguh Kuncoro Teguh Kuncoro Arbiyanto.
Arbiyanto.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Based on Director’s Decision Letter
180A/DIR/KJN/VIII/21 pada tanggal 31 Agutus 180A/DIR/KJN/VIII/21 dated August 31, 2021 the
2021 Corporate Secretary dijabat oleh Farida Corporate Secretary position is held by Farida
Sulistyorini. Sulistyorini.
Jumlah karyawan tetap pada 31 Desember The total number of permanent employees as of
2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebanyak December 2025 and 2024 each were 11 and 10
11 orang dan 10 orang. employees, respectively.
10
Page 11
Jumlah remunerasi yang diterima Dewan Total remuneration paid to the Board of Directors by
Direksi Perusahaan untuk tahun yang berakhir the Company for the year ended Mach 31, 2026,
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember and December 31, 2025 each amounting to Rp
2025 masing-masing sebesar Rp 112.160.000 112.160.000 and Rp 448.640.000., respectively.
dan Rp 448.640.000
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah Key management personnel of the Company are
orang yang memiliki kewenangan dan tanggung people having an authority and responsibilities for
jawab untuk merencanakan, memimpin dan planning, managing and controlling the activities of
mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh the Company. All members of Board of
anggota Dewan Komisaris dan Direksi Commissioners and Directors are considered as key
dianggap sebagai manajemen kunci management personnels of the Company.
Perusahaan.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
PENTING POLICIES
a. Pernyataan kepatuhan a. Compliance statement
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan The financial statements have been prepared in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), accordance with Indonesian Financial
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang Accounting Standards (SAK), which comprises
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi the Statements and Interpretations issued by
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk the Board of Financial Accounting Standards of
standar baru dan yang direvisi, termasuk the Indonesian Institute of Accountants,
pengesahan amandemen dan penyesuaian including applicable new and revised standards,
tahunan, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 including amendments and annual
Januari 2020, serta Lampiran Keputusan Ketua improvement, effective on or after January 1,
Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga 2020, and Attachment to the Decision of the
Keuangan (sekarang menjadi Otoritas Jasa Chairman of Bapepam – LK (now becoming
Keuangan atau OJK) No. Kep-347/BL/2012 tanggal Indonesian Financial Services Authority or OJK)
25 Juni 2012 yaitu Peraturan No.VIII.G.7 tentang No. Kep-347/BL/2012 dated June 25, 2012 that
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan is Regulation No.VIII.G.7 regarding Presentation
Emiten atau Perusahaan Publik. and Disclosures of the Financial Statements of
the Public Company.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep The financial statements have been prepared
harga perolehan serta menggunakan dasar akrual under the historical cost convention using the
kecuali untuk laporan arus kas. accrual basis except for the statement of cash
flows.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode The statements of cash flows are prepared
langsung dengan mengelompokkan arus kas ke based on the direct method by classifying cash
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. flows on the basis of operating, investing and
financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the preparation
penyusunan laporan keuangan ini adalah Rupiah of these financial statements is Rupiah (Rp)
(Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional which also represents functional currency of the
Perusahaan Company.
Kecuali dinyatakan dibawah ini, kebijakan akuntansi Except as described below, the accounting
11
Page 12
telah diterapkan secara konsisten dengan laporan policies applied are consistent with those of the
keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31 financial statements for the year ended
Desember 2021 yang telah sesuai dengan Standar December 31, 2021, which conform to the
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Indonesian Financial Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial Accounting
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Standards requires the use of certain critical
Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk accounting estimates and assumptions. It also
membuat pertimbangan dalam proses penerapan requires management to excercise its judgment
kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang in the proccess of applying the Company
kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan accounting policies. The areas involving a
yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan higher degree of judgment or complexity, or
estimasi dapat berdampak signifikan terhadap areas where assumptions and estimates are
laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3. significant to the financial statements are
disclosed in Note 3.
Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Changes in the Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Accounting Standards (“SFAS”) and
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Interpretations of Statements of Financial
Accounting Standards (“ISFAS”).
Penerapan dari amendemen dan penyesuaian The adoption of these amendments and annual
tahunan berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari improvements that are effective beginning
2024 yang relevan dengan operasi Perusahaan, January 1, 2024 which are relevant to the
tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap Company’s operations, did not result in
kebijakan akuntansi Perusahaan dan pengaruh substantial changes to the Company’s
yang material atas jumlah yang dilaporkan atas accounting policies and had no material effect
tahun berjalan atau tahun sebelumnya.. on the amounts reported for the current or prior
year financial years.
- Amandemen terhadap PSAK 1 “Penyajian - “Amandement to PSAK 1 related to
Laporan Keuangan” tentang pengungkapan Accounting Policy Disclosure and PSAK 25
Kebijakan Akuntansi dan PSAK 25 “Kebijakan “Accounting Policies, Changes in Accounting
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Estimates and Errors” related to Definition of
Kesalahan” tentang Definisi Estimasi Akuntansi; Accounting Estimates
- Amendemen terhadap PSAK 16 “Aset Tetap” - Amendment to PSAK 16 “Fixed Assets”
tentang Hasil sebelum Penggunaan yang related to Proceeds before Intended Use
Diintensikan; - Amendment to PSAK 46 “Income Taxes”
- Amendemen terhadap PSAK 46 “Pajak related to Deferred Tax related to Assets and
Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan terkait Liabilities arising from a Single Transaction
Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi
Tunggal;
Pada bulan April 2022, Dewan Standar AKuntansi In April 2022, Financial Accounting Standard
Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (“DSAK IAI”) Boards of Institute of Indonesia Chartered
menerbitkan siaran pers mengenai “Pengatribusian Accountants (“DASK-IAI”) published a press
imbalan pada periode jasa”, dan oleh karena itu, release regarding “Attributing benefit to periods
Perusahaan mengubah kebijakan terkait dengan of service”, and accordingly the Company
pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai changed the policy related to attributing benefit
dengan ketentuan dalam PSAK No. 24 “Imbalan to periods of service in accordance with the
Kerja” mengikuti pola fakta umum program pension provisions in SFAS No. 24 “Employee Benefit”
berdasarkan Undang Undang Cipta Kerja No. following the general fact pattern of pension
11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35/ 2021. programs based on the Labor Law No. 11/2020
and Government Regulation No. 35/2021.
Dampak dari perubahan perhitungan tersebut tidak The impact of the changes is recorded entirety
signifikan terhadap Perusahaan, sehingga dampak in the financial statements for the current year
dari perubahan tersebut dicatat secara keseluruhan
dalam laporan keuangan pada tahun berjalan.
12
Page 13
Amandemen yang telah diterbitkan, yang relevan Ammendments issued, which are relevant to the
dengan operasi Perusahaan, namun belum berlaku Company’s operations, but not yet effective for
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau the financial year beginning January 1, 2022 are
setelah tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai as follows:
berikut:
Efektif pada tanggal 1 Januari 2025 dan penerapan Effective on January 1, 2025 and early adoption
dini diperkenankan is permitted
- Amandemen terhadap PSAK 1 “Penyajian - Amendment to PSAK 1 “Presentation of
Laporan Keuangan” tentang Klasifikasi Liabilitas Financial Statements” related to Classification
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang; of Liabilities as Current or Non-Current
- Amandemen terhadap PSAK 1 “Penyajian - Amendment to PSAK 1 “Presentation of
Laporan Keuangan” tentang Liabilitas Jangka Financial Statements” related to Non- Current
Panjang dengan Kovenan; Liabilities with Covenants
- Amandemen terhadap PSAK 73 “Sewa” tentang - Amendment to PSAK 73 “Lease” related to
Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa- balik Leases on Sale and Leaseback
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman These standards provides requirements and
bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi guidelines for entities to apply the correct
keuangan yang benar dalam menyusun laporan financial accounting standards in preparing
keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) general purpose financial statements. There
standar akuntansi keuangan yang saat ini will be 4 (four) financial accounting standards
diterapkan di Indonesia, yaitu: that are currently applied in Indonesia,
namely:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan
Internasional, 1. Pillar 1 International Financial Accounting
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Standards,
(PSAK), 2. Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Standards (PSAK),
untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi 3. Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Keuangan Indonesia untuk Entitas Tanpa Standards for Private Entities/Indonesian
Akuntabilitas Publik, dan Financial Accounting Standards for Entities
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia without Public Accountability, and
untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah 4. Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Standards for Micro Small and Medium
Entities
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards
Nomenclature
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk This standard regulates the new numbering for
standar akuntansi keuangan yang berlaku di financial accounting standards applicable in
Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI. Indonesia issued by DSAK IAI.
Pada saat laporan keuangan diotorisasi, As at the authorization date of these financial
Perusahaan masih mempelajari dampak yang statements, the Company is still evaluating the
mungkin timbul dari penerapan amandemen yang potential impact of the implementation of the
telah diterbitkan namun belum berlaku efektif di above amended standard issued but not yet
atas serta pengaruhnya pada laporan keuangan effective to the Company’s financial statements
Perusahaan.
Pada saat laporan keuangan diotorisasi, As at the authorization date of these financial
Perusahaan masih mempelajari dampak yang statements, the Company is still evaluating the
mungkin timbul dari penerapan amandemen yang potential impact of the implementation of the
telah diterbitkan namun belum berlaku efektif di above amended standard issued but not yet
atas serta pengaruhnya pada laporan keuangan effective to the Company’s financial statements.
13
Page 14
Perusahaan.
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transactions with related parties
Berdasarkan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak- Based on PSAK No. 7, “Related Parties
pihak Berelasi”, pihak berelasi dianggap terkait jika Disclosures”, related parties deemed related if
salah satu pihak memiliki kemampuan untuk one party has the ability to control (by way of
mengendalikan (dengan cara kepemilikan langsung ownership, directly or indirectly) or exercise
maupun tidak langsung) atau mempunyai pengaruh significant influence (by way of participation in
signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan the financial and operating policies) over the
keuangan dan operasional) selama pihak lain other party in making financial and operating
dalam membuat keputusan keuangan dan decisions.
operasional.
Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak All significant transactions with related parties
berelasi diungkapkan dalam Catatan 24 atas were disclosed in Note 24 to the financial
laporan keuangan. statements.
d. Instrumen keuangan d. Financial instruments
(1) Aset keuangan (1) Financial assets
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya The Company classifies its financial assets into
menjadi dua kategori yaitu diukur pada nilai wajar, baik two categories, which are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain atau melalui laba value, either through other comprehensive
rugi; dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. income or through profit or loss; and measured
at amortised cost.
Klasifikasi tersebut berdasarkan model bisnis The classification is based on the
manajemen dan karakteristik arus kas kontraktual. management's business model and their
contractual cash flows characteristics.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan The Company determines the classification of
tersebut pada pengakuan awal. its financial assets at initial recognition.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan For assets measured at fair value, gains and
dan kerugian akan dicatat dalam laporan laba rugi atau losses will either be recorded in profit or loss or
penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada other comprehensive income. For investments
instrumen utang, hal ini akan bergantung pada model in debt instruments, this will depend on the
bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk business model in which the investment is held.
investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki For investments in equity instruments that are
untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada not held for trading, this will depend on whether
apakah Perusahaan telah melakukan pemilihan tak the Company has made an irrevocable election
terbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat at the time of initial recognition to account for
investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan the equity investment at fair value through other
komprehensif lain. comprehensive income.
Perusahaan mereklasifikasi investasi utang jika dan The Company reclassifies debt investments
hanya jika model bisnis untuk mengelola aset tersebut when and only when its business model for
berubah. managing those assets changes.
Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim Regular purchases and sale of financial assets
(reguler) diakui pada tanggal perdagangan tanggal are recognised on the trade date - the date on
dimana Perusahaan - berkomitmen untuk membeli atau which the Company commits to purchase or sell
menjual aset. Investasi pada awalnya diakui sebesar the asset. Investments are initially recognised at
nilai wajarnya ditambah biaya transaksi untuk seluruh fair value plus the transaction costs for all
aset keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui financial assets not carried at fair value through
laba rugi. profit or loss. Financial assets carried at fair
value through profit or loss are initially
recognised at fair value, and transaction costs
14
Page 15
are expensed in profit or loss.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, The Company's financial assets include cash
kas dan deposito berjangka yang dibatasi and cash equivalents, restricted cash and time
penggunaannya, piutang usaha dan piutang non-usaha, deposit, trade and non-trade receivables and
dan investasi jangka panjang. Aset keuangan. long-term investments. Financial assets in this
diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo category are classified as current assets if
dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini expected to be settled within 12 months,
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. otherwise they are classified as non-current.
Piutang Usaha Trade receiveables
Piutang usaha adalah jumlah dari pelanggan untuk Trade receivables are amounts due from
pengakuan pendapatan pada penjualan barang dan customers for revenues recognise on the sale of
jasa dalam kegiatan usaha normal. goods and services in the ordinary course of
business.
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar Trade receivables are recognized initially at fair
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan value and subsequently measured at amortised
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga cost using the effective interest method, except
efektif, kecuali efek diskontonya tidak material, maka where the effect of discounting would be
dinyatakan pada biaya perolehan, setelah dikurangi immaterial as such, they are stated at cost, less
provisi atas penurunan nilai piutang. provision for impairment of receivables.
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui Trade and other receivables are initially
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya recognised at fair value and subsequently
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode measured at amortised cost using the effective
suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak interest method, unless the effect of discounting
material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai is immaterial, less provision for impairment,
yang diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian which is measured based on expected credit
dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara loss by reviewing the collectability of individual
individual atau kolektif dan mempertimbangkan or collective receivables balance and
informasi makro ekonomi yang berorientasi ke masa considering forward-looking and relevant
depan dan relevan yang dilakukan pada setiap akhir macroeconomic information which conducted at
periode pelaporan. Penyisihan penurunan nilai the end of each reporting period. Provisions of
dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak impairment are written-off in which they are
tertagih. determined to be not collectible.
(2) Pengakuan dan pengukuran (2) Recognition and measurement
Pengakuan dan pengukuran dari aset keuangan yang Recognition and measurement of financial
dimiliki oleh Perusahaan adalah sebagai berikut: assets owned by the Company is as follows:
a. Aset keuangan yang diukur dengan biaya a. Financial assets at amortised cost
diamortisasi
Aset yang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas Assets that are held for collection of
kontraktual dimana arus kas tersebut hanya contractual cash flows where those cash
mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur flows represent solely payments of
dengan biaya perolehan diamortisasi. Keuntungan principal and interest are measured at
atau kerugian dari aset keuangan yang selanjutnya amortised cost. A gain or loss on the
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan financial assets that are subsequently
bukan merupakan bagian dari hubungan lindung measured at amortised cost and is not
nilai, diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset part of a hedging relationship is
tersebut dihentikan pengakuannya atau penurunan recognised in profit or loss when the asset
nilainya. Pendapatan bunga dari aset keuangan is derecognised or impaired. Interest
tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan income from these financial assets is
keuangan dengan menggunakan metode suku included in finance income using the
bunga efektif. effective interest rate method.
15
Page 16
b. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar b. Financial assets at fair value through
melalui laporan laba rugi profit or loss
Perusahaan memiliki investasi jangka panjang, The Company has long-term investments,
yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang which are classified as financial asset at
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. fair value through profit and loss.
Selisih bersih yang timbul dari perubahan nilai Net differences arising from changes in
wajar investasi jangka panjang disajikan pada laba the fair value of the long-term investments
rugi dalam "beban lain-lain, bersih" dalam periode are presented in profit or loss within "other
terjadinya. expenses, net" in the period in which they
arise.
Dividen dari investasi jangka panjang diakui pada Dividends on long-term investments are
laba rugi sebagai bagian dari "beban lain-lain, recognised in profit or loss as part of
bersih" ketika hak Perusahaan untuk menerima "other expenses, net" when the
pembayaran sudah ditetapkan. Company's right to receive payments is
established.
(3) Liabilitas keuangan (3) Financial liabilities
Pengakuan dan pengukuran Recognition and measurement
Perusahaan mengakui liabilitas keuangan pada The Company recognizes its financial liabilities
saat timbulnya liabilitas kontraktual untuk when a contractual liabilities arise to transfer its
menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya cash and financial assets to other entities.
kepada entitas lain.
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities
keuangannya menjadi dua kategori (i) pada nilai into two categories (i) at fair value through profit
wajar melalui laba rugi dna (ii) liabilitas keuangan or loss and (ii) financial liabilities measured at
diukur pada biaya amortisasi amortized cost.
Pada saat pengakuan awal, dalam hal liabilitas Financial liabilities, which are not measured at
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba fair value through profit or loss, are initially
rugi (FVTPL), liabilitas keuangan diukur pada nilai recognized at fair value plus transaction costs
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat that are directly attributable to the liabilities.
diatribusikan secara langsung
Setelah pengakuan awal, Perusahaan mengukur Subsequently, the Company measure all of its
seluruh akun liabilitas keuangan, pada biaya financial liabilities, at amortized cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan effective interest method. The Company
metode suku bunga efektif. Liabilitas keuangan financial liabilities include trade payables, other
Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain-lain payables and accrued expenses. The Company
dan beban masih harus dibayar. Perusahaan tidak have no financial liabilities measured at FVTPL
memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada
FVTPL.
(4) Penurunan nilai aset keuangan (4) Impairment of financial assets
Perusahaan menilai dengan dasar perkiraan masa The Company assesses on a forward looking
yang akan datang kerugian kredit ekspektasian basis the expected credit losses associated with
terkait dengan instrumen utangnya yang dicatat its debt instruments carried at amortised cost.
pada biaya perolehan diamortisasi.
e. Kas dan bank e Cash on hand and in banks
Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas pada bank Cash and cash equivalents consist of cash on
dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga hand, cash in banks and time deposits with
16
Page 17
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan, tidak maturities of three months or less at the time of
dibatasi penggunaannya dan tidak digunakan placement, which are not restricted or pledged
sebagai jaminan utang diklasifikasikan sebagai as collateral for debts, are classified as cash
setara kas. equivalents.
f. Biaya dibayar di muka f. Prepayments
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama manfaat Prepaid expenses are amortized over their
masing-masing biaya dengan menggunakan beneficial periods using the straight-line method.
metode garis lurus.
g. Persediaan g. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are valued at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi realizable value (NRV), whereby cost is
bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode determined by the weighted average method.
rata-rata tertimbang. Penyisihan persediaan usang Allowance for inventory obsolescence is
ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap provided based on a review of the condition of
keadaan masing-masing persediaan pada akhir inventories at the end of the year.
tahun.
h. Aset tetap h. Fixed assets
Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya Fixed assets are initially recorded at cost. The
perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga cost of an asset comprises its purchase price
pembelian dan biaya lainnya yang dapat and any directly attributable cost of bringing the
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset asset to its working condition and location for its
ke lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset intended use. Subsequent to initial recognition,
siap digunakan sesuai. Setelah pengakuan awal, fixed assets, are measured at cost less
aset tetap, diukur sebesar biaya perolehan accumulated depreciation and any accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam Subsequent cost are included in the asset’s
jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang carrying amount or recognized as a separate
terpisah, sebagaimana mestinya, apabila asset, as appropriate, when it is probable that
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan future economic benefits associated with the
berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke item will flow to the Company and the cost of the
Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara item can be reliably measured. The carrying
andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak amount of the replaced part is derecognized
diakui selama tahun berjalan pada saat terjadinya. during the financial year in which they are
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke incurred. All other repairs and maintenance are
dalam laba rugi. charged to profit or loss.
Biaya pengurusan legal awal yang terjadi untuk Initial legal costs incurred to obtain legal rights
memperoleh hak-hak pengurusan legal diakui are recognized as part of the acquisition cost of
sebagai bagian dari biaya perolehan tanah, dan the land, and these costs are not depreciated.
biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan Costs related to renewal of land rights are
dengan perpanjangan hak atas tanah diakui recognized as intangible asset and amortized
sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi during the period of the land rights.
selama periode hak atas tanah.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode Depreciation is computed using the double
menurun berganda berdasarkan taksiran masa declining method based on the estimated useful
manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan lives of the assets with details as follows:
dengan rincian sebagai berikut:
17
Page 18
Tahun/Years
Bangunan 20 Building
Kendaraan 8 Vehicles
Peralatan Kantor 4-8 Office Equipment
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode The estimated useful lives, residual value and
penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan depreciation method are reviewed at each year
pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi end, with the effect of any changes in accounting
tersebut berlaku prospektif. estimates accounted for on a prospective basis.
Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang The entire cost of maintenance and repairs that do
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam not meet the recognition criteria are recognized in
laba rugi pada saat terjadinya. Aset tetap dihentikan profit or loss as incurred. Fixed assets are
pengakuannya pada saat pelepasan atau tidak ada derecognized upon disposal or when no future
manfaat ekonomis di masa datang yang diharapkan economic benefits are expected from its use or
dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi disposal. Any gain or loss arising on derecognition
yang muncul dari penghentian pengakuan aset tetap of the assets (calculated as the difference between
(diperhitungkan sebagai selisih antara nilai tercatat the net disposal proceeds and the carrying amount
aset dan hasil penjualan bersih) dimasukkan pada of the asset) is included in the current period in
laba rugi periode berjalan. profit or loss.
i. Penurunan nilai aset nonkeuangan i. Impairment of nonfinancial assets
Aset yang dikenakan amortisasi dinilai untuk Assets that are subject to amortization are
penurunan nilai apabila peristiwa atau perubahan assessed for impairment when events or changes
keadaan terjadi yang mengindikasikan bahwa nilai in circumstances occur which indicate that the
tercatat tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan carrying amount may not be recoverable. Decline
nilai diakui untuk jumlah di mana jumlah tercatat in value is recognized for the amount by which the
aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan asset’s carrying amount exceeds the recoverable
adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar amount. Recoverable amount is the higher amount
aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. between the asset’s fair value less cost to sell or
Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset value in use. For the purpose of assessing
dikelompokkan hingga unit terkecil yang impairment, assets are Companyed at the lowest
menghasilkan arus kas terpisah diidentifikasi (unit levels for which there are separately identifiable
penghasil kas). Aset non-keuangan yang mengalami cash flows (cash-generating units). Non-financial
penurunan yang ditelaah untuk kemungkinan assets that suffered impairment are reviewed for
pembalikan dari penurunan nilai tersebut pada possible reversal of the impairment at each
setiap tanggal pelaporan. reporting date.
j. Liabilitas imbalan pasca kerja j. Employee benefits liabilities
Perusahaan menyediakan liabilitas diestimasi atas The Company provides estimated liabilities for
imbalan kerja karyawan kepada karyawannya employees’ benefits in accordance with Indonesian
sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan Labour Law No. 13 / 2003. No funding has been
Indonesia No. 13 / 2003. Tidak ada pendanaan yang made for the defined benefit plan.
telah dibuat untuk program imbalan pasti ini.
Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan The Company’s liabilities for employees’ benefits
pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan pasca are calculated as present value of estimated
kerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi liabilities for employees’ benefits at the end of the
nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan reporting period less the fair value of plan assets, if
liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan any. The calculation of estimated liabilities for
dilakukan dengan menggunakan metode Projected employees’s benefits is determined using the
Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang Project Unit Credit method with actuarial valuations
dilakukan setiap akhir periode pelaporan. conducted at the end of each reporting period.
Pengukuran kembali liabilitas diestimasi atas Remeasurements of estimated liabilities for
imbalan kerja karyawan, meliputi a) keuntungan dan employees’ benefits included a) actuarial gain and
kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset program, losses, b) return on plan assets, excluding interest,
18
Page 19
tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan and c) the effect of asset ceiling, excluding interest,
dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, is recognized in other comprehensive income as
diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat incurred. Remeasurements are not reclassified to
terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi profit or loss in subsequent periods.
ke laba rugi pada periode berikutnya.
Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian The Company recognizes gains and losses on the
atas penyelesaian liabilitas diestimasi atas imbalan settlement of estimated liabilities for employees’
kerja karyawan pada saat penyelesaian terjadi. benefits at the time of settlement. Gains or losses
Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian on the settlement represent the difference between
merupakan selisih antara nilai kini liabilitas the present value of post-employment benefit
diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang liabilities being settled as determined on the date of
ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga settlement and the settlement price, including any
penyelesaian, termasuk setiap aset program yang plan assets transferred and any payments made
dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan directly by the Company in connection with the
secara langsung oleh Perusahaan sehubungan settlement.
dengan penyelesaian tersebut.
Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri The Company recognizes the (1) service costs,
dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap comprising of current service cost, past-service
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan cost, and any gain or loss on settlement, and (2)
(2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi net interest expense or income immediately in
pada saat terjadinya. profit or loss.
k. Pengakuan pendapatan dan beban k. Revenue and expense recognition
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers
Perusahaan mengakui pendapatan dari kontrak The Company recognizes revenue from contracts
dengan pelanggan ketika atau selama Perusahaan with customers when or while the Company fulfills
memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan its performance obligations by transferring the
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu promised goods or services (i.e. assets) to the
aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika atau customers. Assets are transferred when or while
selama pelanggan memperoleh pengendalian atas the customer gains control of the asset.
aset tersebut.
Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang For each identified performance obligation, the
diidentifikasi, Perusahaaan menentukan pada Company determines at contract inception whether
insepsi kontrak apakah entitas memenuhi kewajiban the entity fulfills a performance obligation over time
pelaksanaan sepanjang waktu atau memenuhi or fulfills a performance obligation at a point in
kewajiban pelaksanaan pada suatu waktu tertentu. time. If the entity does not fulfill performance
Jika entitas tidak memenuhi kewajiban pelaksanaan obligations over time, the performance obligations
sepanjang waktu, maka kewajiban pelaksanaan are fulfilled at a point in time.
dipenuhi pada suatu waktu tertentu.
Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dan The Company fulfills its performance obligations
mengakui pendapatan sepanjang waktu, jika satu and recognizes revenue over time, if one of the
dari kriteria berikut terpenuhi: following criteria is met:
a. Pelanggan secara simultan menerima dan a. Customers simultaneously receive and
mengonsumsi manfaat yang disediakan dari consume the benefits provided by the
pelaksanaan Perusahaan selama Perusahaan Company as long as the Company carries out
melaksanakan kewajiban pelaksanannya. its implementation obligations.
b. Pelaksanaan Perusahaan menimbulkan atau b. The Company's operations create or increase
meningkatkan aset yang dikendalikan assets controlled by customers as long as
pelanggan selama aset tersebut ditimbulkan those assets are generated or enhanced; or
atau ditingkatkan; atau
c. Pelaksanaan Perusahaan tidak menimbulkan c. The Company does not give rise to an asset
suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi with alternative uses for the Company and
19
Page 20
Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak the Company has the right to enforceable
atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas payments for the performance that has been
pelaksanaan yang telah diselesaikan sampai completed to date.
saat ini.
Perusahaan menerapkan PSAK 72, “Pendapatan The Company has adopted PSAK 72, “Revenue
dari Kontrak dengan Pelanggan”, yang from Contracts with Customers”, which requires
mensyaratkan pengakuan pendapatan memenuhi 5 revenue recognition to fulfill 5 steps of assesments
langkah penilaian sebagai berikut: as follows:
1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan 1. Identify contract with a customer
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan 2. Identify the performance obligations in the
dalam ontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah contract. Performance obligations are
perjanjian dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to a
barang atau jasa yang dapat diserahkan customer goods or services that are distinct
kepada pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi 3. Determine the transaction price, net of
diskon, retur, insentif penjualan dan Pajak discounts, returns, sales incentives and Value
Pertambahan Nilai, yang diharapkan menjadi Added Tax, which an entity expects to be
hak entitas sebagai imbalan penyerahan entitled in exchange for transferring the
barang atau jasa yang dijanjikan kepada promised goods or service to a customer
pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi untuk setiap 4. Allocate the transaction price to each
kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual performance obligation on the basis of the
terpisah relative dari setiap barang atau jasa relative stand alone selling prices of each
yang dapat dipisahkan yang dijanjikan dalam distinct goods or service promised in the
kontrak. Ketika harga jual tidak diamati secara contract. When these are not directly
langsung, harga jual terpisah relative observable, the relative stand alone selling
diperkirakan berdasarkan biaya ekspektasian price are estimated based on expected cost
ditambah margin. plus margin
5. Mengakui pendapatan Ketika kewajiban 5. Recognize revenue when performance
pelaksanaan dipenuhi dengan menyerahkan obligation is satisfied by transferring a
barang atau jasa kepada pelanggan (yaitu promised goods or services promised to a
Ketika pelanggan memperoleh pengendalian customer (which is when the customer
barang atau jasa). obtains control of those goods or services).
Perusahaan menentukan apakah Perusahaan The Company determines whether the Company is
merupakan prinsipal atau agen untuk masing- the principal or agent for certain goods or services
masing barang atau jasa tertentu yang dijanjikan promised to customers. The Company has
kepada pelanggan. Perusahaan secara umum generally concluded that the Company is the
menyimpulkan bahwa Perusahaan adalah prinsipal principal in its revenue contracts.
dalam kontrak pendapatannya.
Kriteria pengakuan khusus berikut ini juga harus The following special recognition criteria must also
dipenuhi sebelum pendapatan diakui. be met before income is recognized.
Pendapatan Revenues
Pendapatan dari jasa dan jasa lainnya diakui pada Revenues from service are recognized when the
saat jasa atau barang yang diserahkan kepada services or goods are delivered to customers. If it is
pelanggan. Jika besar kemungkinan diskon akan probable that discounts will be granted and the
diberikan dan jumlahnya dapat diukur dengan andal, amount can be measured reliably, then the
diskonto tersebut diakui sebagai pengurang discount is recognized as a reduction of revenue as
pendapatan jasa pada saat pendapatan diakui. the sales are recognized.
Saldo kontrak Contract balances
Piutang Receivables
Piutang adalah hak imbalan entitas yang tidak Trade receivables is an unconditional right of
20
Page 21
bersyarat. Hak imbalan tidak bersyarat jika hanya consideration for an entity. The entitlement to
berlalunya waktu yang disyaratkan sebelum benefit is unconditional if only the passage of time
pembayaran imbalan jatuh tempo. that is required before payment of the benefits is
due.
Pendapatan dari Sumber Lain di Luar Cakupan Revenue from Other Source Outside the Scope
PSAK 72 of PSAK 72
Pendapatan sewa Rent income
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui dengan Rent income from operating lease is recognized on
metode garis lurus selama periode sewa terkait. a straight-line basis over the related lease terms.
Insentif sewa yang diberikan diakui sebagai bagian Lease incentives granted are recognized as an
yang tidak terpisahkan dari total pendapatan sewa integral part of the total rent income over the term
selama masa sewa. of the lease.
Pendapatan bunga Interest income
Pendapatan bunga diakui sebagai pendapatan Interest income is recognized as the interest
bunga dengan menggunakan metode suku bunga accrues using effective interest method and
efektif dan disajikan setelah dikurangi pajak final presented net of applicable final tax.
yang berlaku.
Pengakuan beban Expense recognition
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis). Expenses are recognized when incurred (accrual
basis).
l. Pajak Penghasilan l. Income taxes
Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban Income tax expense represents the sum of the
pajak kini dan pajak tangguhan. current tax and deferred tax.
Pajak diakui sebagai pendapatan atau beban dan Tax is recognized as income or an expense and
termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan, included in profit or loss for the period, except to
kecuali pajak yang timbul dari transaksi atau the extent that the tax arises from a transaction or
kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait event which is recognized outside profit or loss.
dengan pos yang diakui dalam penghasilan Tax that relates to items recognized in other
komprehensif lain, diakui dalam penghasilan comprehensive income is recognized in other
komprehensif lain dan pajak terkait dengan pos comprehensive income and tax that relates to
yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di items recognized directly in equity is recognized in
ekuitas. equity.
Pajak kini Current tax
Pajak terutang kini didasarkan pada laba kena pajak The current tax payable is based on taxable profit
tahun berjalan. Liabilitas pajak kini dihitung dengan for the year. The liability for current tax is
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara calculated using tax rates that have been enacted
substansial berlaku pada akhir periode pelaporan or substantively enacted by the end of the reporting
keuangan. period.
Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah Management periodically evaluates the amount
yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan reported in the Annual Tax Return (SPT) in relation
Tahunan (SPT) terkait dengan keadaan di mana to the circumstances in which the applicable tax
peraturan pajak yang berlaku memerlukan regulations are subject to interpretation and, if
interpretasi. Jika diperlukan, manajemen necessary, the management will calculate the
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang amount of fees that may arise.
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.
21
Page 22
Pajak Tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan Deferred tax is recognized using the liability
metode liabilitas atas perbedaan temporer antara method on temporary differences arising between
dasar pajak aset dan liabilitas dengan nilai the tax bases of assets and liabilities with their
tercatatnya pada tanggal laporan posisi keuangan. carrying amount at the date of statement of
financial position.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak temporary differences. Deferred tax assets are
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer recognized for all deductible temporary differences
yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal and for the carry forward of unused tax losses and
dan kredit pajak yang tidak terpakai sejauh realisasi unused tax credits to the extent the realization of
atas manfaat pajak tersebut dimungkinkan. Jumlah such tax benefit is probable. The carrying amount
tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap of deferred tax assets is reviewed at the end of
akhir periode pelaporan dan diturunkan apabila itu each reporting period and reduced to the extent
tidak lagi kemungkinan jumlah laba fiskal memadai that it is no longer probable that sufficient taxable
akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian profit will be available to allow all or part of the
atau semua aset pajak tangguhan. deferred tax assets to be utilized.
Pengakuan aset pajak tangguhan dinilai ulang pada Recognized deferred tax assets are reassessed at
akhir periode pelaporan dan diakui sejauh yang the end of reporting period and are recognized to
telah menjadi probable bahwa laba fiskal pada masa the extent that it has become probable that future
mendatang akan memungkinkan aset pajak taxable profits will allow the deferred tax assets to
tangguhan untuk dipulihkan. be recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured at
menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan the tax rates that are expected to apply to the year
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas when the asset is realized or the liability is settled
diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan based on tax rates (and tax laws) that have been
perpajakan) yang berlaku atau secara substansial enacted or substantively enacted at the statement
telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi of financial position date.
keuangan.
Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam Deferred tax is charged to or credited in profit or
laba rugi, kecuali bila berhubungan dengan loss, except when it relates to items charged to or
transaksi dibebankan atau dikreditkan langsung ke credited directly in equity, in which case the
ekuitas, dalam hal pajak tangguhan tersebut juga deferred tax is also charged to or credited directly
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. in equity.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling Deferred tax assets and liabilities can be offset if,
hapus, jika dan hanya jika, 1) terdapat hak yang and only if, 1) there is a legally enforable right to
dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan offset the current tax assets and liabilities and 2)
saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan the deferred tax assets and liabilities relate to the
2) aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut same taxable entity and the same taxation
terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan authority.
oleh otoritas perpajakan yang sama.
m Laba/ (rugi) per saham m. Earnings/ (loss) per share
Laba (rugi) bersih per saham (LPS) dasar dihitung Basic net income (loss) per share (EPS) is
dengan membagi laba (rugi) bersih dengan rata-rata computed by dividing net income (loss) with the
tertimbang jumlah saham yang beredar pada weighted average number of shares outstanding
periode yang bersangkutan. during the period.
Jika jumlah saham biasa atau efek berpotensi If the number of common shares or convertible
saham biasa naik dengan adanya penerbitan saham securities increases due to the issuance of bonus
bonus (kapitalisasi agio saham), dividen saham share (capitalization of additional paid-in capital),
(kapitalisasi laba) atau pemecahan saham, atau stock dividend (income capitalization) or stock split,
turun karena penggabungan saham (reverse stock or decrease due to reverse stock split, then basic
22
Page 23
split), maka perhitungan LPS dasar untuk seluruh EPS calculation for the period shall be adjusted
periode sajian harus disesuaikan secara retrospektif. restrospectively.
n. Informasi segmen n. Segment information
Informasi segmen berdasarkan PSAK No. 5 (Revisi Segment information is based on PSAK No. 5
2009), “Segmen Operasi”, yang mensyaratkan (Revised 2009), “Operating Segments”, which
pengungkapan yang memungkinkan para pengguna requires disclosures that will enable users of
laporan keuangan dapat mengevaluasi sifat dan financial statements to evaluate the nature and
dampak keuangan dari aktivitas bisnis dimana financial effects of the business activities in which
entitas terlibat dan lingkungan ekonomi dimana the entity engages and the economic environments
entitas beroperasi. in which it operates.
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan dari A segment is a distinguishable component of the
Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan Company that is engaged either in providing
produk tertentu (segmen usaha), maupun dalam certain products (business segment), or in
menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi providing products within a particular economic
tertentu (segmen geografis), yang memiliki risik dan environment (geographical segment), which is
imbalan yang berbeda dengan segmen lainnya. subject to risks and rewards that are different from
those of other segments.
Berdasarkan informasi yang digunakan oleh Based on the information used by management in
manajemen dalam mengevaluasi kinerja evaluating the performance of the Company, the
Perusahaan, Perusahaan hanya mempunyai satu Company has only one reportable segment which
segmen yang dapat dilaporkan yaitu jasa are delivery services. All of the operational
pengiriman dengan cakupan aktivitas operasional activities of the Company are concentrated in Java
yang terkonsentrasi di pulau Jawa. Island.
3. PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI 3. CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG PENTING ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Klasifikasi asset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan The Company determines the classification of
liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas certain assets and liabilities as financial assets and
keuangan dengan mempertimbangkan apakah financial liabilities by considering whether it meets
definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 55 telah the definition set forth in PSAK No. 55. Financial
dipenuhi. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan assets and liabilities stated accordance with the
dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Company’s accounting policies as disclosed in Note
Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2d 2d to the financial statements.
atas laporan keuangan.
Estimasi dan asumsi Estimates and assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The main assumptions related to the future and the
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal main sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi reporting date that have a significant risk of material
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat adjustments to the carrying value of assets and
aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya liabilities within the next period end are disclosed
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan below. The Company assumptions and estimates
mendasarkan asumsi dan estimasi pada are based on reference available at the time the
parameter yang tersedia pada saat laporan financial statements are prepared. Current condition
keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai and assumptions regarding future developments
perkembangan masa depan mungkin berubah may change due to market changes or
akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali circumstances beyond the control of the Company.
Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan These changes are reflected in the related
dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. assumptions as incurred.
23
Page 24
Provisi atas penurunan nilai piutang Provision for impairment of receivables
Perusahaan dan entitas anak menelaah portofolio The Company and subsidiary’s reviews its trade
piutang usaha untuk mengevaluasi kerugian receivables portfolios to assess impairment at
penurunan nilai setiap tanggal pelaporan. reporting date. The Company and subsidiary’s
Perusahaan dan entitas anak menentukan determines the impairment losses of trade
kerugian penurunan nilai piutang usaha dengan receivables by considering significant financial
mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu difficulties of the debtor, probability that the debtor
kesulitan keuangan yang signifikan dari debitur, will enter bankruptcy, financial reorganisation,
kemungkinan debitur mengalami pailit, default or delinquency in payment and forecasts of
reorganisasi keuangan yang dilakukan oleh economic conditions. An allowance for impairment is
debitur, wanprestasi atau tunggakan pembayaran, made based on the estimated irrecoverable amount
serta perkiraan atas kondisi ekonomi. Penyisihan determined by reference to past default experience
penurunan nilai dibuat berdasarkan estimasi and increase of risk in expected credit loss in the
jumlah yang tidak dapat terpulihkan yang future.
ditentukan dari rekam jejak tunggakan masa lalu
dan risiko peningkatan kerugian kredit
ekspektasian di masa depan.
Dalam menentukan apakah kerugian penurunan In determining whether an impairment loss should
nilai harus dicatat dalam laba rugi. Arus kas masa be recorded in profit or loss. Future cash flows in a
depan dari kelompok piutang yang penurunan the Company and subsidiary of receivables that are
nilainya dievaluasi secara kolektif, di estimasi collectively evaluated for impairment, are estimated
berdasarkan kerugian historis yang pernah dialami on the basis of historical loss experience for
atas piutang yang memiliki karakteristik risiko receivables with credit risk characteristics similar to
kredit yang sama dengan karakteristik risiko kredit those in the group and estimation of expected credit
tersebut dan estimasi kerugian kredit ekspektasian loss in the future. The methodology and
di masa depan. Metode dan asumsi yang assumptions used are reviewed regularly.
digunakan ditelaah secara berkala.
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The acquisition costs of fixed assets are depreciated
menggunakan metode garis lurus berdasarkan using the straight-line method over the estimated
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen economic useful lives. Management estimates the
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap useful lives of fixed assets 4 until 20 years. These
4 sampai 20 tahun. Ini adalah umur yang secara are the common life expectancies applied in the
umum diharapkan dalam industri di mana industry. Changes in the expected level of usage
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan and technological developments may affect the
tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi economic useful lives and residual values of these
dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis assets and therefore future depreciation charges
dan nilai sisa aset dan karenanya biaya could be revised. Net book value of fixed assets of
penyusutan masa depan mungkin direvisi. Nilai the Company is disclosed in Note 10 to the financial
buku aset tetap Perusahaan diungkapkan pada statements.
Catatan 10 atas laporan keuangan.
Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan Estimated liabilities for employees benefits
Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja The determination of the Company’s estimated
karyawan dan beban imbalan kerja Perusahaan liabilities for employees’ benefits and employee
bergantung pada pemilihan asumsi yang benefits expense is dependent on its selection of
digunakan oleh aktuaris independen dalam certain assumptions used by independent actuary in
menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi calculating such amounts. Those assumptions
tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, include among others, discount rates, future annual
tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat salary increase, annual employee turn-over rate,
pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat disability rate, retirement age and mortality rate.
kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.
Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang Actual results that differ from the Company’s
diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan assumptions are treated in accordance with the
sebagaimana diatur dalam Catatan 2j atas laporan policies as mentioned in Note 2j to the financial
24
Page 25
keuangan. Sementara manajemen Perusahaan statements. While the Company’s believes that its
berpendapat bahwa asumsi yang digunakan assumptions are reasonable and appropriate,
adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dari significant differences in the Company’s actual
hasil aktual atau perubahan signifikan dalam experience or significant changes in the Company’s
asumsi yang ditetapkan secara material dapat assumptions may materially affect its estimated
mempengaruhi perkiraan jumlah liabilitas imbalan liabilities for employee benefit and employee’
pasca kerja dan beban imbalan kerja karyawan. benefits expense. The carrying amount of the
Jumlah tercatat liabilitas diestimasi atas imbalan Company’s estimated liabilities for employees’
karyawan Perusahaan diungkapkan pada Catatan benefits is disclosed in Note 16 to the financial
16 atas laporan keuangan. statements.
Pajak Penghasilan Income Tax
Perusahaan selaku wajib pajak menghitung The Company as tax payers calculate their tax
liabilitas perpajakannya secara self assessment obligation by self-assessment based on current tax
berdasarkan pada peraturan yang berlaku. regulations. The calculation is considered correct to
Perhitungan tersebut dianggap benar selama the extent there is no tax assessment letter from the
belum terdapat ketetapan dari Direktur Jenderal Director General of Tax for the tax reported amount
Pajak atas jumlah pajak yang terhutang atau or within five (5) years (maximum elapse tax period)
ketika sampai dengan jangka waktu lima (5) tahun there is tax assessment letter issued. The difference
(masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan in the income tax liabilities might arise from tax
pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak audit, new tax evidences and different interpretation
penghasilan yang terhutang dapat disebabkan on certain tax regulations between management
oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, and the tax officer. Any differences between the
penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan actual result and the carrying amount could affect
interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor the amount of tax claim, tax obligation, tax expense
pajak terhadap peraturan pajak tertentu. and deferred tax assets.
Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan
pajak, utang pajak, beban pajak dan aset pajak
tangguhan.
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak The Company recognize liabilities for expected
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah corporate income tax issues based on estimates of
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. whether additional corporate income tax will be due.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan Further details are disclosed in Note 12.
12.
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember As of March 31, 2026 and December 31, 2025, there
2025 tidak terdapat saldo kas dan bank yang is no placement of cash on hand and in banks in
ditempatkan kepada pihak berelasi. related parties.
25
Page 26
Pada tanggal 31 Maret 2026 dab 31 Desember As of March 31, 2026 and December 31, 2025, there
2025 tidak terdapat saldo kas dan bank yang is no placement of cash on hand and in banks
dijaminkan. pledged as collateral for loans.
5. PIUTANG USAHA 5. TRADE RECEIVABLES
Piutang berdasarkan rincian adalah sebagai Trade receivables based on detail is as follows:
berikut:
Mutasi cadangan penurunan nilai piutang memiliki Movement in allowance for impairment of trade
rincian sebagai berikut: receivables are as follows:
26
Page 27
Pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 As March 31, 2026 and December 31, 2025
manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan management believes that the allowance for
penurunan nilai piutang usaha adalah cukup untuk impairment of trade receivables as adequate to
menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak cover possible losses on uncollectible accounts.
tertagihnya piitang tersebut.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there are no significant
risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan concentration on credit risk for trade receivables.
untuk piutang usaha.
6. PIUTANG LAIN-LAIN 6. OTHER RECEIVABLES
Piutang lain-lain baik per Balance of other receivables as of March 31, 2026,
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025: and December 31, 2025 :
7. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS 7. ACCRUED REVENUE
DITERIMA
Akun ini merupakan pendapatan yang masih These account represents accrued revenue of
harus diterima atas jasa pengiriman dengan delivery service with detail as follows:
rincian sebagai berikut:
8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 8. PREPAYMENTS
Akun ini merupakan biaya sewa dibayar dimuka These account represent prepaid rent as of
per 31 Maret 2026 dan per 31 Desember 2025 March 31 , 2026 and December 31, 2025 is as
adalah follows:
27
Page 28
9. PERSEDIAAN 9. INVENTORIES
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember As of March 31, 2026, and December 31, 2025, this
2025, akun ini merupakan bahan pendukung account represents supporting materials amounting
dengan nilai masing-masing sebesar Rp 0, dan Rp to Rp 0, and Rp 0, respectively.
0.
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the year ended March 31, 2026 and December
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 beban 31, 2025 depreciation expense charged to
penyusutan masing-masing sebesar Rp operating expense (Note 21) each amounting to Rp
28
Page 29
245.396.920 dan Rp 981.587.680 dibebankan 245.396.920 and Rp 981.587.680, respectively.
pada beban usaha (Catatan 21).
Aset tetap Perusahaan per 31 Desember 2025 The Company’s fixed asset as of December 31,
dan 2024 belum diasuransikan. 2025 and 2024 yet not insured.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there are no events or
kejadian atau perubahan keadaan penurunan nilai changes in circumstance which may indicate
aset tetap. impairment of fixed assets
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As of December 31, 2024 and 2023, fixed assets of
tetap milik Perusahaan berupa tanah dan the Company in the form of land and building are
bangunan digunakan sebagai jaminan utang bank used as collateral of bank loan (see Note 13).
(lihat Catatan 13).
11. ASET TIDAK BERWUJUD 11. INTANGIBLE ASSETS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the year ended March 31, 2026, and
31 March 2026 and 31 Desember 2025, beban December 31, 2025, amortization expense
amortisasi sebesar Rp 3.187.500 dan Rp charged to operating expense amounting to Rp
12.750.000 dibebankan pada beban usaha (lihat 3.187.500 and Rp 12.750.000 (Note 21).
Catatan 21).
29
Page 30
12. PERPAJAKAN 12. TAXATION
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid tax
b. Utang pajak b. Tax payable
c. Pajak Penghasilan Badan c. Corporate Income Tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Reconciliation between income before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax as shown in the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain dengan and other comprehensive income and the
taksiran pajak terutang untuk tahun yang estimated taxable income for year ended
berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 March 31, 2026 and December 31, 2025 are
Desember 2025 adalah sebagai berikut: as follows:
30
Page 31
d. Aset pajak tangguhan d. Deferred tax asset
e. Perubahan tarif pajak e. Changes of tax rates
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah On March 31, 2020, the Government issued
menerbitkan Peraturan Pemerintah Government Regulation in Lieu of Law of the
Pengganti Undang-Undang Republik Republic of Indonesia No.1 of 2020, on State
Indonesia No.1 tahun 2020 tentang Finances and the Mitigation of Coronavirus
Keuangan Negara dan Kebijakan Stabilitas Disease 2019 ("COVID-19") Pandemic and/or
Sistem Keuangan dalam rangka Mitigasi to Deal with Threats that are Potentially
Pandemi Corona Virus Disease 2019 Harmful to the National Economy and/or the
("COVID-19") dan/atau Stabilitas Sistem Stability of the Financial System, which has
Keuangan, yang telah disetujui oleh Dewan been approved by the House of
Perwakilan Rakyat ("DPR") pada tanggal 16 Representatives ("DPR") on May 16, 2020 as
Mei 2020 sebagai Undang-undang No. 2 Law No. 2 of 2020 ("Law No. 2/2020"). Law
Tahun 2020 ("UU No. 2/2020"). UU No. 2/2020 stipulates among other things,
No.2/2020 mengatur antara lain adjustment of the corporate income tax rate to
penyesuaian tarif pajak penghasilan badan 22% which applies in fiscal years 2020-2021
menjadi 22% yang berlaku pada tahun pajak and to 20% which apllies from fiscal year
2020-2021 dan menjadi 20% yang berlaku 2022.
mulai tahun pajak 2022.
31
Page 32
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Undang- On October 29, 2021, Law No. 7 year 2021 on
Undang No. 7 tahun 2021 tentang Harmonisation of Tax Regulations (the "HPP
Harmonisasi Peraturan Perpajakan ("UU Law") was issued. The HPP Law, among other
HPP") telah diterbitkan. UU HPP antara lain things, stipulates an increase in the VAT rate
menetapkan kenaikan tarif PPN mernjadi to 11% effective from April 1, 2022 and to 12%
11% efektif mulai 1 April 2022 dan menjadi at the latest by January 1, 2025 (currently
12% berlaku paling lambat pada tanggal 1 postponed). Furthermore the tax rate of
Januari 2025. Dengan demikian tarif pajak Corporate Income Tax and the permanent
penghasilan badan bagi Wajib Pajak Badan establishment from fiscal year 2022 is still
dan Bentuk Usaha Tetap dari tahun pajak enacted to 22%.
2022, tetap sebesar 22%.
13. PINJAMAN BANK 13. BANK LOAN
a. Fasilitas I a. Loan facility I
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit pemberian Based on facilities the Deed of Credit Agreement
fasilitas No. 66 tanggal 24 Juli 2020 yang dibuat No. 66 dated July 24, 2020 by Mahendra
oleh Mahendra Adinegara, S.H., M.Kn., Adinegara, S.H., M.Kn.,the Company obtained a
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal working capital credit from PT Bank Rakyat
kerja dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Indonesia (Persero) Tbk with a credit limit of Rp
Tbk dengan kredit sebesar Rp 500.000.000, 500,000,000, with an effective interest rate of
tingkat suku bunga efektif 12,5% per tahun 12.5% per annum and a term of 12 months.
dengan jangka waktu 12 bulan.
Pada tanggal 26 Agustus 2022, Perusahaan On August 26, 2022, the Company submitted a
mengajukan permohonan perpanjangan fasilitas request for extension of working capital Co fixed
kredit modal kerja Co tetap kepada PT Bank facility to PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Berdasarkan Tbk. Based on the Offer Letter of Credit Decision
Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. (SPPK) No. B.2464-KC/V/ADK/09/2022 dated
B.2464-KC/V/ADK/09/2022 tanggal 1 September September 1,2022, the Company has agreed to
2022. Perusahaan telah menyetujui syarat-syarat the terms and conditions of the credit addendum
dan ketentuan perpanjangan kredit yang offered by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
ditawarkan oleh PT Bank Rakyat Indonedia Tbk, and accordingly this facility changed from
(Persero) Tbk, sehingga fasilitas ini berubah dari short-term working capital loan co fixed to long
32
Page 33
kredit modal kerja Co tetap jangka pendek term working capital Co decreased.
menjadi kredit modal kerja Co menurun jangka
Panjang.
Pada tanggal 19 September 2025, Perusahaan On September 19, 2025, the Company submitted
mengajukan permohonan perpanjangan fasilitas a request for extension of working capital Co fixed
kredit modal kerja Co menurun kepada PT Bank facility to PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Berdasarkan Tbk. Based on the Offer Letter of Credit Decision
Surat Penawaran Putusan Kredit (SPPK) No. (SPPK) No. B.1812-KC/V/ADK/09/2025 dated
B.1812-KC/V/ADK/09/2025 tanggal 18 September September 18, 2025, the Company has agreed to
2025. Perusahaan telah menyetujui syarat-syarat the terms and conditions of the credit addendum
dan ketentuan perpanjangan kredit yang offered by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
ditawarkan oleh PT Bank Rakyat Indonedia Tbk, and accordingly this facility extended to 36
(Persero) Tbk, sehingga fasilitas ini diperpanjang month and change its maturity period to
menjadi 36 bulan menjadi jatuh tempo pada September 19 2028.
tanggal 19 September 2028
Perubahan suku bunga menjadi 11,75% per Change in the interest rate to 11.75% per annum.
tahun.
b. Fasilitas II b. Long term bank loan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 67 Based on the Deed of Credit Agreementfacilities
tanggal 24 Juli 2020 yang dibuat oleh Mahendra No. 67 dated July 24, 2020 by Mahendra
Adinegara, S.H., M.Kn., Perusahaan memperoleh Adinegara, S.H., M.Kn., the Company obtained a
fasilitas kredit modal kerja dari PT Bank Rakyat working capital credit from PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk dengan kredit sebesar Indonesia (Persero) Tbk with a credit limit of Rp
Rp 4.500.000.000, tingkat suku bunga efektif 4,500,000,000, with an effective interest rate of
12,5% per tahun dengan waktu 36 bulan. 12.5% per annum a term of 36 months.
Pada tanggal 31 Agustus 2023, Perusahaan On August 31, 2023, the Company submitted a
mengajukan permohonan restrukturisasi fasilitas request for restructuring the credit facility to PT
kredit kepada PT Bank Rakyat Indonesia Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, the
(Persero) Tbk, Perusahaan telah menerima Company has obtained approval on restructuring
persetujuan restrukturisasi dari PT Bank Rakyat credit from PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Indonedia (Persero) Tbk, sehingga terdapat Tbk, changes of loan requirement as follows:
perubahan persyaratan sebagai berikut:
1. Perubahan plafon pinjaman menjadi Rp 1. Change in the loan ceiling to
2.340.289.083; Rp 2,340,289,083;
2. Perubahan jangka waktu pinjaman menjadi 2. Change in the loan term, maturity will be on
jatuh tempo tanggal 1 September 2026; September 1, 2026.
3. Perubahan suku bunga menjadi bulan ke-1 3. Change in the interest rate for the 1st to 12th
sampai ke-12 sebesar 9,5% per tahun dan month to 9.5% per annum and the 13th to
bulan ke-13 sampai ke-24 sebesar 10,5% 24th month to 10.5% per annum and the 25th
pertahun dan bulan ke-25 sampai ke -36 to 36th month to 11.5% per annum
sebesar 11,5% per tahun;
4. Perubahan angsuran pokok per bulan; 4. Change in principal installment per month.
5. Perubahan nama fasilitas dari Kredit Modal 5. Changes of the name facilities from Working
Kerja dengan Maksimum Kredit Capital Credit with Maximum Credit
Overeekomst (Co) menurun 1 menjadi Overeekomst (Co) declining 1 into Working
Kredit Modal Kerja dengan Maksimum Kredit Capital Credit with Maximum Credit
Overeekomst (Co) menurun 2. Overeekomst (Co) declining 2.
Perusahaan mengajukan permohonan The Company submitted a request for restructuring
restrukturisasi atas perjanjian ini sesuai dengan the credit facility based on Addendum of Working
Addendum Perjanjian Kredit Modal Kerja (KMK) Capital Loan (KMK) CO Fixed to PT Bank Rakyat
33
Page 34
CO Tetap pada tanggal 19 September 2025, Indonesia (Persero) Tbk on September 19, 2025,
Perusahaan telah menerima persetujuan the Company has obtained approval on
restrukturisasi dari PT Bank Rakyat Indonedia restructuring credit from PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, sehingga terdapat perubahan (Persero) Tbk, changes of loan requirement as
persyaratan sebagai berikut: follows:
1. Perubahan plafon pinjaman menjadi Rp 1. Change in the loan ceiling to
2.000.000.000; Rp 2,000,000,000;
2. Perubahan suku bunga menjadi 11,75% 2. Change in the interest rate for the 11.75%
per tahun. per annum.
3. Perubahan angsuran pokok per bulan; 3. Change in principal installment per month.
4. Perubahan nama fasilitas dari Kredit 4. Changes of the name facilities from
Modal Kerja dengan Maksimum Kredit Working Capital Credit with Maximum
Overeekomst (Co) menurun 2 menjadi Credit Overeekomst (Co) declining 2 into
Kredit Modal Kerja dengan Maksimum Working Capital Credit with Maximum
Kredit Overeekomst (Co) Tetap. Credit Overeekomst (Co) Fixed.
Jaminan Collateral
Seluruh pinjaman bank jangka pendek dan jangka All short term and long term bank loan stated above
panjang tersebut diatas dijamin dengan: are collateralized with:
1. Tanah dan bangunan milik Perusahaan 1. Land and building of the Company with
dengan SHGB No. 3334, tanggal 17 Maret SHGB No. 3334, dated March 17, 1998.
1998. Terletak di Desa Jajartunggal, Located in Jajartunggal Village, Wiyung
Kecamatan Wiyung, Surabaya, Provinsi District, Surabaya, East Java Province with
Jawa Timur seluas 276 m2. coverage area of 276 m2.
2. Tanah dan bangunan milik Perusahaan 2. Land and building of the Company with
dengan SHGB No. 3335, tanggal 30 April SHGB No. 3335, tanggal 30 April 1994.
1994. Terletak di Desa Jajartunggal, Located in Jajartunggal Village,
Kecamatan Karangpilang, Surabaya, Karangpilang Dsitrict, Surabaya, East Java
Provinsi Jawa Timur seluas 622 m2. Province area of 622 m2.
Pembatasan Restriction
Selama pinjaman tersebut berlangsung, During the bank loan period, the Company are
Perusahaan dibatasi untuk: restricted to:
a. Melakukan tindakan merger, akuisisi dan a. Carry out mergers, acquisitions and asset
penjualan aset tanpa seijin PT Bank Rakyat sales without the permission of PT Bank
Indonesia (Persero) Tbk. Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
b. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap b. Bind yourself as a guarantor to other parties
pihak lain dan atau menjaminkan kekayaan and or guarantee the company's assets to
perusahaan kepada pihak lain kecuali yang other parties except those that already exist
sudah ada saat ini. today.
c. Mengadakan transaksi dengan seseorang c. Entering into transactions with a person or
atau pihak lain, termasuk tidak terbatas pada other party, including but not limited to
perusahaan afiliasi, dengan cara-cara yang affiliated companies, in ways that are outside
di luar praktek-praktek dan kebiasaan yang of normal practices and habits and make
wajar dan melakukan pembelian lebih mahal purchases more expensive and make sales
serta melakukan penjualan lebih murah dari cheaper than the market price.
harga pasar.
d. Mengajukan permohan pernyataan pailit d. Submit an application for a declaration of
kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan bankruptcy to the Commercial Court to
pailit Nasabah sendiri. declare the bankruptcy of the Customer
himself.
34
Page 35
e. Melakukan perubahan struktur permodalan e. Making changes to the capital structure and
dan pembagian deviden, serta melakukan dividend distribution, as well as making
penyertaan pada perusahaan lain. investments in other companies.
f. Melakukan perubahan anggaran dasar, f. Make changes to the articles of association,
mengubah susunan pengurus, perubahan, change the composition of the management,
pengalihan kepemilikan saham kecuali changes, transfer of share ownership unless
diinformasikan terlebih dahulu kepada PT informed in advance to PT Bank Rakyat
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Indonesia (Persero) Tbk.
14. UTANG USAHA 14. TRADE PAYABLES
15. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 15. ACCRUED EXPENSE
16. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 16. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca has recorded post-employment benefit liability
kerja berdasarkan perhitungan aktuaris based on independent actuarial calculation
independent yang dilakukan oleh Kantor performed by Kantor Konsultan Aktuaria Marcel
Konsultan Aktuaria Marcel Prydarshi Soepeno Prydarshi Soepeno in its report each dated March
dalam laporannya masing-masing pada tanggal 26, 2026 and April 24, 2025, respectively.
26 Maret 2026 dan 24 April 2025.
Asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: Actuarial assumptions are as follows:
Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba Employee benefits expense recognized in the
rugi dan penghasilan komprehensif lain memiliki statement of profit or loss and other
rincian sebagai beirkut: comprehensive income has detail as follows:
35
Page 36
Nilai kini kewajiban imbalan pasti per 31 Present value of obligation as of December 31,
Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2025 and 2024 each amounting to 1,218,293,097
sebesar 1.218.293.097 dan Rp 1.075.591.313. and Rp 1,075,591,313, respectively..
Mutasi liabilitas bersih pada laporan posisi The movement of net liabilities in the statement of
keuangan adalah sebagai berikut: financial position is as follows:
Rincian pendapatan/ (beban) yang dicatat di Detail of income/ (expenses) recorded in other
pendapatan komprehensif lain adalah sebagai comprehensive income is as follows:
berikut:
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap The sensitivity of the defined benefit obligation to
perubahan asumsi aktuarial utama adalah changes in the principal actuarial assumptions is
sebagai berikut: as follows:
36
Page 37
17. MODAL SAHAM 17. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan dan he composition of the Company’s shareholders and
presentase kepemilikan masing-masing pada their respective percentage of ownerships as of
tangga 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, March 31, 2026, and December 31, 2025 are as
adalah berikut ni: follows:
18. TAMBAHAN MODAL DISETOR 18. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL
37
Page 38
19. PENDAPATAN 19. REVENUE
20. BEBAN POKOK PENDAPATAN 20. COST OF REVENUE
21. BEBAN USAHA 21. OPERATING EXPENSE
38
Page 39
22. PENDAPATAN LAIN-LAIN 22. OTHER INCOME
23. LABA/ (RUGI) PER SAHAM DASAR 23. BASIC INCOME/ (LOSS) PER SHARE
24. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI PIHAK 24. NATURE OF RELATIONSHIP AND
BERELASI TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
a. Sifat hubungan dan transaksi a. Nature of relationship and transactions with
related parties
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Transaksi/
Related parties Nature of relationship Transactions
PT Grafindo Karya Nusantara Pemegang saham/ Shareholders Piutang lain-lain/ Other receivables
PT Asia Komnet Multimedia Kesamaan pemegang saham/ Biaya dibayar di muka/ Prepayments
Similarity of shareholders
PT Datanet Indomedia Kesamaan pemegang saham/ Piutang usaha dan piutang lain-lain/
Similarity of shareholders Trade receivables and other receivables
PT Master Karya Nusa Kesamaan pemegang saham/ Piutang usaha/ Trade receivables
Similarity of shareholders
PT Bellagio Nusantara Piutang usaha, pendapatan yang masih
harus diterima dan piutang lain-lain
Trade receivables, accrued revenue
and other receivables
39
Page 40
b. Saldo b. Balances
c. Transaksi c. Transactions
40
Page 41
25. INSTRUMEN KEUANGAN 25. FINANCIAL INSTRUMENTS
Berikut ini adalah jumlah tercatat dan estimasi The following are carrying amounts and estimated
nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan fair values of financial assets and liabilities of the
Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Company as of March 31, 2026, and December 31,
Desember 2025: 2025 :
Metode dan asumsi yang digunakan oleh The method and assumptions used by the
Perusahaan untuk mengestimasi nilai wajar Company to estimate the fair values of financial
instrumen keuangan adalah sebagai berikut: instruments are as follows:
- Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas - The Company's financial assets comprise
dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain cash on hand and in banks, trade receivables,
dan pendapatan yang masih harus diterima other receivables and accrued revenues are
diklasifikasikan sebagai “aset keuangan classified as “financial assets at amortized
yang diukur dengan biaya perolehan cost”.
diamortisasi”.
- Jumlah tercatat utang bank jangka pendek, - The carrying amounts of short-term bank loan,
utang usaha, utang lain-lain dan beban trade payables, other payables and accrued
masih harus dibayar diklasifikasikan sebagai expenses are classified as “financial liabilities
“liabilitas keuangan yang diukur dengan at amortized cost”. The carrying amounts of
biaya perolehan diamortisasi”. Jumlah trade payables, other payables and accrued
tercatat utang usaha, utang lain-lain dan expenses approximate their fair values due to
beban masih harus dibayar mendekati nilai short-term nature of transactions.
wajarnya karena jangka waktu yang singkat
atas instrumen keuangan tersebut.
41
Page 42
- Nilai wajar utang bank jangka pendek dan - The fair values of fixed interest-bearing long-
utang pembiayaan konsumen term bank loan and consumer financing
diklasifikasikan sebagai “liabilitas keuangan payable, which are classified as “financial
yang diukur dengan biaya perolehan liabilities at amortized cost” are estimated as
diamortisasi” yang diperkirakan sebagai nilai the present value of all future cash flows
kini dari seluruh arus kas masa depan yang discounted using rates currently available for
didiskontokan menggunakan tingkat bunga instruments on similar terms, credit risk, and
saat ini untuk instrumen dengan persyaratan remaining maturities.
yang sama, risiko kredit dan jatuh tempo
yang sama.
26. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN 26. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
RISIKO KEUANGAN OBJECTIVES AND POLICIES
Perusahaan memiliki risiko kredit dan risiko The Company is exposed to credit risk and liquidity
likuiditas yang timbul dalam kegiatan usahanya. risk arising in the normal course of business. The
Manajemen secara berkesinambungan management continually monitors the Company
memantau proses manajemen risiko Perusahaan risk management process to ensure that
untuk memastikan tercapainya keseimbangan appropriate balance between risk and control is
yang memadai antara risiko dan pengendalian. achieved. Risk management policies and systems
Sistem dan kebijakan manajemen risiko ditelaah are reviewed regularly to reflect changes in market
secara berkala untuk menyesuaikan dengan conditions and the Company’s activities.
perubahan kondisi pasar dan aktivitas
Perusahaan.
Risiko Keuangan Financial Risks
Risiko suku bunga Interest rate risk
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai Interest rate risk is the risk that the fair value of
wajar atau arus kas masa dating dari suatu future cash flow of financial instrument will fluctuate
instrument keuangan akan berfluktuasi akibat due to the changes in market interest rate. The
perubahan suku bunga pasar. Risiko ini sebagian Company’s exposure in the risk mainly arises from
besar timbul dari pinjaman bank. the bank loans.
Untuk meminimalkan risiko suku bunga, To minimize the interest rate risk, the management
manajemen menelaah berbagai suku bunga yang reviews all interest rate offered by creditor to obtain
ditawarkan kreditur untuk mendapatkan suku the most profitable interest rate before obtaining the
bunga paling menguntungkan sebelum loans.
melakukan perikatan utang.
Risiko kredit Credit risks
Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak lain tidak Credit risk is the risk that counterparty will not meet
dapat memenuhi kewajiban atas suatu instrumen its obligations under a financial instrument or
keuangan atau kontrak pelanggan. yang customer contract. leading to a financial loss. The
menyebabkan kerugian keuangan. Tujuan Company’s objective is to seek continual revenue
Perusahaan adalah untuk mencapai pertumbuhan growth while minimizing losses incurred due to
pendapatan yang berkelanjutan seraya increase credit risk exposure.
meminimalkan kerugian yang timbul atas
eksposur peningkatan risiko kredit.
Perusahaan melakukan transaksi penjualan The Company trades only with recognized and
hanya dengan pihak ketiga yang memiliki nama creditworthy third parties. It is the Company policy
baik dan terpercaya. Kebijakan Perusahaan that all customers who wish to trade on credit are
mengatur bahwa seluruh pelanggan yang akan subject to credit verification procedures. In addition,
melakukan transaksi penjualan secara kredit receivable balances are monitored on an ongoing
harus melalui proses verifikasi kredit. Selain itu. basis with the objective that the Company’s
42
Page 43
saldo piutang dipantau secara terus menerus exposure to bad debts is not significant.
dengan tujuan untuk memastikan bahwa
eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit
macet tidak signifikan.
Eksposur maksimum untuk risiko kredit adalah The maximum exposure to credit risk is
sebesar jumlah tercatat dari setiap jenis aset represented by the carrying amount of each class
keuangan di dalam laporan posisi keuangan. of financial assets in the statement of financial
Perusahaan tidak memiliki jaminan secara khusus position. The Company does not hold any collateral
atas aset keuangan tersebut. as security.
Kualitas kredit setiap kelas dari aset keuangan The credit quality per class of financial assets
berdasarkan penilaian Perusahaan adalah based on the Company’s rating is as follows:
sebagai berikut:
Piutang usaha yang belum jatuh tempo dan Trade receivables that are neither past due nor
tidak mengalami penurunan nilai berasal dari impaired are with creditworthy debtors with good
debitor yang melakukan pembayaran tepat payment record. cash and cash equivalent are
waktu. Kas dan setara kas ditempatkan pada placed with reputable financial institutions.
lembaga keuangan yang resmi dan memiliki
reputasi baik.
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will
akan kesulitan untuk memenuhi liabilitas encounter difficulty in meeting financial obligations
keuangannya akibat kekurangan dana. Eksposur due to shortage of funds. The Company’s exposure
Perusahaan atas risiko likuiditas pada umumnya to liquidity risk arises primarily from mismatch of the
timbul dari ketidaksesuaian profil jatuh tempo maturities of financial assets and liabilities.
antara aset dan liabilitas keuangan.
Tabel dibawah merangkum profil jatuh tempo dari The following table summarizes the maturity profile
liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan of the Company’s financial liabilities based on
pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan
contractual undiscounted payments as of March
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025.
31, 2026, and December 31, 2025:
43
Page 44
Risiko nonkeuangan Nonfinancial risks
Selain risiko-risiko keuangan. Direksi Aside from financial risks. the Company’s Director
Perusahaan juga telah menelaah risiko-risiko also reviewed the Company’s business risks
terkait dengan kegiatan usaha Perusahaan summarized below:
yang dirangkum di bawah ini:
Risiko persaingan usaha Business competition risks
Perusahaan jasa pengiriman barang sangat Goods shipping service companies are needed by
dibutuhkan masyarakat di era globalisasi saat society in the current era of globalization. Various
ini. Berbagai kepentingan antar kantor, instansi, interests between offices, agencies, households to
rumah tangga hingga individu saat ini telah individuals have now been served.
dilayani.
Terlebih saat ini maraknya toko online menjadi Especially when the rise of online stores is one of
salah satu pemicu peningkatan akan kebutuhan the triggers for an increase in the need for freight
jasa pengiriman barang. Kondisi seperti ini forwarding services. Conditions like this encourage
mendorong semakin banyaknya para pihak more parties, especially new players to jump into
khususnya para pemain baru untuk terjun ke this business besides the old players improve
dalam bisnis ini disamping para pemain lama themselves. As a result, business competition is
berbenah diri. Akibatnya persaingan usahapun increasing stiffly. Each business person will strive to
semakin meningkat dengan ketat. Masing-masing provide the best service with all the creativity in
pelaku bisnis akan berusaha memberikan layanan
developing its service products including
terbaik dengan segala daya kreativitasnya dalam
competitive prices to attract consumers and
mengembangkan produk layanannya termasuk
dengan harga bersaing untuk menarik para
competitors' marketing strategies can greatly
konsumen dan startegi pemasaran kompetitor influence attractiveness to consumers. The inability
dapat sangat kuat mempengaruhi daya tarik of the Company to anticipate these risks can result
kepada konsumen. Ketidakmampuan Perusahaan in a decrease in the number of consumers of the
dalam mengantisipasi risiko ini dapat berdampak Company's service users and subsequently will
terjadinya penurunan jumlah konsumen pengguna have an impact on the decline in sales figures
jasa Perusahaan dan selanjutnya akan which ultimately results in a negative influence on
berdampak pada penurunan angka penjualan the Company's financial performance.
yang pada akhirnya mengakibatkan pengaruh
negatif akan kinerja keuangan Perusahaan.
Risiko pemutusan kontrak Contract termination risks
44
Page 45
Khusus untuk pelanggan korporasi. Especially for corporate customers, the Company
Perusahaan menetapkan tarif berdasarkan sets a tariff based on the package delivery contract
kontrak pengiriman paket yang ditetap di awal that is set at the beginning for a certain number of
untuk sejumlah order pengiriman tertentu. shipping orders. Contract − This contract is issued
Kontrak−kontrak ini diterbitkan untuk dalam for a period of 1-2 years and can be renewed for
jangka waktu 1-2 tahun dan dapat diperbarui the next period. There is a possibility that the
untuk periode berikutnya. Terdapat Company cannot extend this contract with
kemungkinan bahwa Perusahaan tidak dapat corporate customers for various reasons including
memperpanjang kontrak−kontrak ini dengan competition among industry players and tariff
pelanggan korporasi dengan berbagai alasan components which then become uncompetitive. If
diantaranya adalah persaingan sesama pelaku the contract with a corporate customer cannot be
industri dan komponen tarif yang kemudian extended, the Company will only rely on shipping
menjadi tidak bersaing. Apabila kontrak-kontrak orders originating from retail customers which may
dengan pelanggan korporasi menjadi tidak be greatly reduced in number and have a negative
dapat diperpanjang, maka Perusahaan akan impact on the Company's financial performance.
hanya mengandalkan order pengiriman yang
berasal dari pelanggan ritel saja yang mungkin
jumlahnya menjadi sangat berkurang dan
memberikan dampak negatif kepada kinerja
keuangan Perusahaan.
Segmentasi pasar yang dilakukan oleh Segmentasi pasar yang dilakukan oleh Perusahaan
Perusahaan berdasarkan usaha pelanggan, berdasarkan usaha pelanggan, mulai dari
mulai dari pelanggan korporasi, e-commerce, pelanggan korporasi, e-commerce, hingga
hingga pelanggan ritel dapat menimbulkan pelanggan ritel dapat menimbulkan adanya segmen
adanya segmen pelanggan yang memberi pelanggan yang memberi kontribusi dominan
kontribusi dominan terhadap total penjualan terhadap total penjualan Perusahaan. Diantara
Perusahaan. Diantara pelanggan korporasi pelanggan korporasi Perusahaan yang secara
Perusahaan yang secara berkala memberikan berkala memberikan order pengiriman paket
order pengiriman paket diantaranya berasal diantaranya berasal dari beberapa industri seperti
dari beberapa industri seperti perbankan, perbankan, pelayanan jasa keuangan non-bank.
pelayanan jasa keuangan non-bank. Sementara nasabah ritel Perusahaan bisa saja
Sementara nasabah ritel Perusahaan bisa saja berasal dari berbagai macam kalangan.
berasal dari berbagai macam kalangan. Ketidakmampuan Perusahaan untuk memelihara
Ketidakmampuan Perusahaan untuk hubungan baik dengan pelanggan segmen
memelihara hubungan baik dengan pelanggan korporasi sehingga mereka tetap menggunakan
segmen korporasi sehingga mereka tetap jasa Perusahaan akan sangat mempengaruhi
menggunakan jasa Perusahaan akan sangat tingkat penjualan Perusahaan di masa datang dan
mempengaruhi tingkat penjualan Perusahaan bila risiko ini terjadi maka angka penjualan
di masa datang dan bila risiko ini terjadi maka Perusahaan akan dapat menurun secara signifikan
angka penjualan Perusahaan akan dapat dan pada akhirnya dapat menurunkan profitabilitas
menurun secara signifikan dan pada akhirnya Perusahaan.
dapat menurunkan profitabilitas
Perusahaan.
Risiko sumber daya manusia Human resources risks
Keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang The lack of reliable Human Resources (HR) can
kurang handal dapat memberikan dampak negatif have a negative impact on supporting the
dalam menunjang kegiatan usaha Perusahaan. Company's business activities. Likewise, HR
Demikian halnya, SDM yang terlibat dalam usaha involved in the delivery service business that
jasa pengiriman yang berperan dari sebagai plays the role of recipient of orders, freight
penerima order, kurir pengantar barang, pimpinan forwarders, branch leaders to leaders in the head
cabang hingga pimpinan di kantor pusat harus office must really master the work in their
benar-benar menguasai pekerjaan di bidangnya respective fields quickly and on target because
masing-masing secara cepat dan tepat sasaran
the Company has the ability to meet consumer
dikarenakan Perusahaan memiliki kemampuan
demands users of shipping services such as
memenuhi tuntutan konsumen pengguna jasa
pengiriman seperti mutu pelayanan, kecepatan service quality, speed and accuracy of shipments
dan ketepatan pengiriman serta promosi. and promotions.
Ketidakmampuan Perusahaan dalam The inability of the Company to manage HR in the
mengelola SDM secara jangka panjang akan long run will affect the level of customer satisfaction
45
Page 46
mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen of the Company's service users. which if not
pengguna jasa Perusahaan yang kemudian bila addressed will reduce the number of service users
tidak diatasi akan menurunkan jumlah of the Company, which in turn lowers the
pengguna jasa Perusahaan yang pada Company's sales.
akhirnya menurunkan penjualan Perusaha
Risiko teknologi Technology risks
Perkembangan teknologi yang begitu cepat The rapid development of technology will have an
akan berdampak pada kebutuhan pelanggan impact on customer needs. especially the need to
khususnya kebutuhan untuk mengakses ke access the Company's service system quickly. The
dalam sistem pelayanan Perusahaan dengan increasing number of internet and smartphone
cepat. Meningkatnya pengguna internet dan users today will require customers to maximize all
smartphone saat ini akan menuntut pelanggan their needs by using a smartphone. This condition
untuk memaksimalkan semua kebutuhannya will put pressure on the Company for technological
dengan menggunakan smartphone. Kondisi ini innovation to answer every customer's desires and
akan memberi tekanan kepada Perusahaan needs for freight forwarding. If the Company is not
akan inovasi teknologi untuk menjawab setiap able to adapt to its business environment quickly
keinginan dan kebutuhan konsumen akan including product development, it will have an
pelayanan jasa pengiriman barang. Apabila impact on the decrease in the number of customers
Perusahaan tidak mampu melakukan adaptasi of the Company which will result in poor financial
terhadap lingkungan bisnisnya dengan cepat performance going forward.
termasuk Pengembangan produknya, maka
akan berdampak pada turunnya jumlah
pelanggan Perusahaan yang akan
mengakibatkan buruknya kinerja keuangan ke
depannya.
Risiko ketepatan jasa layanan Services accuracy risks
Dalam melaksanakan jasa pengiriman barang In carrying out freight forwarding services. the
kemungkinan yang sering terjadi adalah possibility that often occurs is the occurrence of
terjadinya kesalahan dan keterlambatan errors and delays in the delivery of goods caused
pengiriman barang yang disebabkan oleh by various things such as the send address that is
macam-macam hal seperti alamat kirim yang too far to remote or there is no telephone number
terlalu jauh ke pelosok atau tidak ada nomor listed. The inability of the Company to minimize and
telepon yang dicantumkan. Ketidak mampuan even eliminate such errors will affect the level of
Perusahaan meminimalkan bahkan customer satisfaction of the Company's service
meniadakan kesalahan seperti itu akan users and will reduce the operational performance
berpengaruh pada tingkat kepuasan pelanggan of the Company, which in turn will reduce sales due
pengguna jasa Perusahaan dan akan to decreased shipping requests by disappointed
menurunkan kinerja operasional Perusahaan customers who have moved to other shipping
yang pada akhirnya akan menurunkan service companies.
penjualan akibat turunnya permintaan
pengiriman barang oleh pelanggan yang
kecewa yang telah berpindah ke Perusahaan
pemberi jasa pengiriman yang lain.
Risiko kerusakan barang Damage of goods risks
Saat ini jenis barang yang dikirim Perusahaan Currently the type of goods sent by the Company is
masih didominasi oleh pengiriman surat, akan still dominated by mail delivery, but along with
tetapi seiring dengan pengembangan produk product development there is a possibility that in the
maka terdapat kemungkinan ke depan future the Company can accept delivery requests
Perusahaan dapat saja menerima permintaan for objects that are easily destroyed, broken and
pengiriman untuk benda-benda yang mudah even exploded, which can be burdened to the
hancur, pecah dan bahkan meledak merupakan Company it is also possible due to dishonesty by
risiko yang dapat terbeban kepada Perusahaan customers to fill the goods in the event of reducing
yang juga dimungkinkan akibat ketidak jujuran prices so that package packaging is carried out like
oleh Pelanggan akan isi barang dalam hal goods in general. If the Company is unable to
untuk mengurangi harga sehingga pengepakan prevent the risk of damage to this item. it will result
paket dilakukan seperti barang pada umumnya. in claims of damage from the customer and this will
Apabila Perusahaan tidak mampu mencegah result in a decrease in the Company's operating
46
Page 47
terjadinya risiko kerusakan barang ini terjadi, profitability and if the frequency of occurrence of
maka akan mengakibatkan timbulnya klaim this risk is high it will reduce the Company's
atas kerusakan dari pihak pelanggan dan ini financial profitability.
berakibat menurunnya tingkat keuntungan
operasional Perusahaan dan apabila frekuensi
terjadinya risiko ini tinggi akan mengakibatkan
penurunan tingkat profitabilitas keuangan
Perusahaan.
Risiko pencurian dan kebakaran Theft and fire accident risks
Pencurian dan kebakaran di area gudang Theft and fire in the package warehouse and goods
penyimpanan paket dan barang kemungkinan storage area is likely to occur. Risks that will be
bisa terjadi. Risiko yang akan ditanggung oleh borne by the Company if this happens will certainly
Perusahaan bila hal ini terjadi tentunya akan cause a considerable operational burden. The
mennimbulkan beban operasioanal yang cukup Company's inability to manage risk includes
besar. Ketidakmampuan Perusahaan dalam minimizing the Company's operating expenses if
mengelola risiko termasuk meminimalkan risks occur such as through cooperation with a loss
beban operasional Perusahaan bila risiko insurance company that will greatly reduce the level
terjadi seperti melalui kerja sama dengan of profitability of the Company.
Perusahaan jasa asuransi kerugian akan
sangat mengurangi tingkat profitabilitas
Perusahaan.
Risiko kebijakan Pemerintah Government policies risks
Sebagai salah satu jenis usaha yang berada As one type of business that is under the
dalam pengawasan Pemerintah khususnya supervision of the Government. especially the
Kemenkominfo. industri Perusahaan akan Ministry of Communication and Information. the
terpengaruh arah kebijakan Pemerintah melalui Company's industry will be influenced by the
Menkominfo. Beberapa hal yang secara khusus direction of Government policy through the Minister
berpotensi berpengaruh adalah pembatasan of Communication and Information. Some things
that are particularly potentially influential are
cakupan usaha jasa layanan kurir pos dan
restrictions on the scope of the business of postal
sejenisnya yang boleh dilakukan oleh pihak
courier services and the like that may be carried out
swasta (bukan BUMN atau BUMD), by the private sector (not BUMN or BUMD),
pembatasan struktur kepemilikan saham limitation of the ownership structure of shipping
perusahaan pengiriman dan penerapan daftar companies and the application of negative
negatif investasi (termasuk penerapan investment lists (including the application of foreign
komposisi kepemilikan pihak asing dalam ownership composition in the Company delivery). In
Perusahaan pengiriman). Di samping hal addition to the above, Government policies in
tersebut di atas, kebijakan Pemerintah secara general can affect the business world such as the
umum dapat mempengaruhi dunia usaha determination of income tax and all tax provisions
semisal penetapan pajak pendapatan dan related to the Company's business; the direction of
segala ketentuan perpajakan yang terkait monetary policy relates to the determination of the
dengan usaha Perusahaan; arah kebijakan benchmark interest rate for financial institution loan
facilities which can be an alternative funding option
moneter berkaitan dengan penetapan suku
for the Company. If there is an implementation of
bunga acuan untuk fasilitas pinjaman lembaga government policies that are not profitable for the
keuangan yang dapat menjadi pilihan Company's business, the continuity of the
alternative pendanaan bagi Perseroan. Apabila Company's business will be disrupted and if the
terdapat implementasi kebijakan pemerintah conditions resulting from the implementation of
yang tidak menguntungkan bagi usaha adverse government policies are not addressed, the
Perusahaan, maka kelangsungan usaha Company has the potential to experience a
Perusahaan akan terganggu dan bila kondisi continuous decline in income and ultimately worsen
akibat penerapan kebijakan pemerintah yang the Company's financial performance.
merugikan itu tidak diatasi, maka Perusahaan
berpotensi mengalami penurunan pendapatan
secara terus menerus dan akhirnya akan
memperburuk kinerja keuangan Perusahaan.
47
Page 48
Apabila terdapat implementasi kebijakan If there is an implementation of government policies
pemerintah yang tidak menguntungkan bagi that are not profitable for the Company's business,
usaha Perusahaan, maka kelangsungan usaha the continuity of the Company's business will be
Perusahaan akan terganggu dan bila kondisi disrupted and if the conditions resulting from the
akibat penerapan kebijakan pemerintah yang implementation of adverse government policies are
merugikan itu tidak diatasi, maka Perusahaan not addressed, the Company has the potential to
experience a continuous decline in income and
berpotensi mengalami penurunan pendapatan
ultimately worsen the Company's financial
secara terus menerus dan akhirnya akan
performance.
memperburuk kinerja keuangan Perusahaan.
Manajemen permodalan Capital management
Tujuan utama dari pengelolaan modal The primary objective of the Company’s capital
Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa management is to ensure that it maintains healthy
Perusahaan mempertahankan rasio modal capital ratios in order to support its business and
yang sehat dalam rangka mendukung bisnis maximize shareholder value.
dan memaksimalkan nilai pemegang saham.
Perusahaan mengelola struktur permodalan The Company manages its capital structure and
dan melakukan penyesuaian, berdasarkan makes adjustments to it, in line to changes in
perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara economic conditions. To maintain or adjust the
dan menyesuaikan struktur permodalan, capital structure, the Company may adjust the
Perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran dividend payment to shareholders, return capital to
dividen kepada pemegang saham, imbalan shareholders or issue new shares.
modal kepada pemegang saham atau
menerbitkan saham baru.
Perusahaan mengawasi modal dengan The Company monitors its capital using gearing
menggunakan rasio pengungkit (gearing ratio), ratio. by dividing net debt with the total capital.
dengan membagi utang bersih dengan jumlah
modal.
Kebijakan Perusahaan adalah menjaga rasio The Company’s policy is to maintain a gearing ratio
pengungkit dalam kisaran dari perusahaan within the range of gearing ratios of the leading
terkemuka dalam industri untuk mengamankan companies in the industry in order to secure funds
pendanaan terhadap biaya yang rasional at a reasonable cost.
.
Utang bersih dihitung sebagai seluruh akun Net debt is calculated as all of payables account
utang kecuali utang pajak dikurangi kas dan except taxes payable less cash and cash
setara kas. Jumlah modal dihitung sebagai equivalent. The total capital is calculated as equity
ekuitas seperti yang disajikan dalam laporan as shown in the statement of financial position.
posisi keuangan.
Perhitungan rasio pengungkit adalah sebagai The computation of gearing ratio is as follows :
berikut:
48
Page 49
27. INFORMASI SEGMEN 27. SEGMENT INFORMATION
Perusahaan hanya memiliki satu segmen usaha. The Company only engages in one operating
yaitu jasa pengiriman. segment which is in courier services.
Pendapatan berdasarkan produk: Revenue by products:
Segmen pendapatan berdasarkan geografis: Revenue by geographical segent:
Tabel di bawah ini adalah nilai tercatat aset tetap The following table shows the carrying value of
dan penambahan (pengurangan) aset fixed assets and additions (less) of assets by
berdasarkan wilayah geografis atau lokasi aset geographical market or location of the related
sebagai berikut: assets:
28. PERJANJIAN PENTING 28. SIGNIFICANT AGREEMENT
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan Surat Perintah Kerja Based on the work order agreement No.
No. B.4300005243.P-PLO/IGP/PTS/01/2025 B.4300005243.P-PLO/IGP/PTS/01/2025
tanggal 22 Januari 2025, terjadi kesepakatan dated January 22, 2025, there was an
antara Perusahaan dengan PT Bank Rakyat agreement between the Company and PT
Indonesia (Persero) Tbk sehubungan dengan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk in
pengadaan perpanjangan jasa pengiriman connection with the procurement of an
account statement dana pensiun lembaga extension of account statement delivery
keuangan (DPLK) BRI dan reksadana services for BRI financial institutions (DPLK)
kustodian BRI. Jangka waktu pelaksanaan and BRI custodian funds. The period of
pekerjaan terhitung mulai tanggal 1 Januari execution of work is from January 1, 2025 until
2025 sampai dengan 31 Desember 2025. December 31, 2025
49
Page 50
2. PT Datanet Indomedia 2. PT Datanet Indomedia
Pada tanggal 1 Januari 2026, Perusahaan On January 1, 2026, the Company entered
mengadakan perjanjian sewa pakai ruang into an office space lease agreement with
perkantoran dengan PT Datanet Indomedia. PT Datanet Indomedia. The Company
Perusahaan menyewakan sebagian dari leased out a part of its office building located
bangunan yang terletak di Jalan Kramat 6 at Jalan Kramat 6 No.2 RT 1 RW 1 Kenari,
No.2 RT 1 RW 1 Kenari, Jakarta Pusat Jakarta Central charged of Rp 25,000,000
dikenakan tarif Rp 25.000.000 per bulan per month for a period of 12 months starting
dengan jangka waktu selama 12 bulan, from January 1, 2026 up to December 31,
terhitung sejak 1 Januari 2026 sampai 2026.
dengan 31 Desember 2026.
3. PT Asiakomnet Multimedia 3. PT Asiakomnet Multimedia
Pada tanggal 6 Mei 2020 Perusahaan On May 6, 2020, the Company entered into
melakukan perjanjian kesepakatan utang a loan agrrement with PT Asiakomnet
piutang dengan PT Asiakomnet Multimedia Multimedia amounted to Rp175,000,000.
sebesar Rp175.000.000. Jangka waktu The term of these agreement is 12 (twelve)
perjanjian ini adalah 12 (dua belas) bulan months with effective interest rates 9.50%
dengan suku bunga efektif 9,50% per per annum. These agreement has been
tahun. Perjanjian ini telah diperpanjang extended for several times with the latest
berulang kali terakhir dengan jangka waktu until December 31, 2024.
berubah sampai dengan 31 Desember
2024.
Selanjutnya, sejak bulan Oktober 2022 sisa Furthermore, since October 2022, the
utang-piutang PT Asiakomnet Multimedia remaining debts of PT Asiakomnet
sebesar Rp 1.492.127.723 dialihkan Multimedia amounting to IDR 1,492,127,723
menjadi biaya dibayar di muka terkait have been transferred to prepaid rent
kerjasama sewa menyewa. Perjanjian ini related to co worker rental cooperation.
telah diperpanjang berulang kali, terakhir These agreement has been amended for
sesuai dengan Perjanjian No. 005/ASN- several times, the latest based on
KJN/I/2023 tanggal 3 Januari 2023 yang Agreement No. 005/ASN-KJN/I/2023 dated
berlaku sampai dengan 3 Januari 2026. January 3, 2023 which will be matured up to
January 3, 2026.
4. PT Century Franchisindo Utama 4. PT Century Frachisindo Utama
Berdasarkan addendum perjanjian Based on the cooperation amendment
Addendum V No: 056/ADD/KJN-CFU/0725 agreement Addendum V No: 056/ADD/KJN-
kerjasama tanggal 28 Juli 2025, CFU/0725 dated July 28, 2025, there is an
perpanjangan kesepakatan antara amendment agreement between the
Perusahaan dengan Century Franchisindo Company and PT Century Franchisindo
Utama sehubungan dengan pengadaan Utama regarding the procurement of
jasa pengiriman obat sampai tanggal 10 medicines delivery until August 10, 2026.
Agustus 2026.
5. PT Bellagio Nusantara 5. PT Bellagio Nusantara
Berdasarkan perjanjian tanggal 2 April 2025, Based on agreement dated April 2, 2025 the
Perusahaan memiliki kesepakatan dengan PT Company has agreement with PT Bellagio
Bellagio Nusantara untuk jasa pengiriman air Nusantara to provide mineral water delivery
mineral dengan jangka waktu satu tahun sejak services with period of one year after these
perjanjian ini disetujui. Perusahaan agreement has been approved. The
memperoleh manajemen fee sebesar 8,5% Company will received management fee of
setelah seluruh biaya yang dikeluarkan 8.5% after all shipment expense related to
selama kegiatan operasional pengangkutan these operation project.
ini.
50
Page 51
29. KELANGSUNGAN USAHA 29. GOING CONCERN
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan As of the date of completion of these financial
keuangan ini, masih terjadi ketidakpastian statements, the uncertainty in macroeconomic
makroekonomi terkait dengan inflasi, suku bunga, related to inflation, interest rate, volatility in foreign
volatilitas nilai tukar mata uang asing, serta harga exchange rates, market prices and commodity and
pasar dan permintaan atas komoditas dan jasa. service demand still exist. Future developments
Perkembangan di masa depan mungkin berubah may change due to economic policy, market
akibat kebijakan ekonomi, perubahan pasar atau changes or other situations outside the control of
situasi lain diluar kendali Perusahaan. yang dapat the Company. may affect the Company’s operation.
mempengaruhi operasi Perusahaan. Manajemen Management will continue to monitor and overcome
akan terus memantau dan mengatasi risiko dan the risks and uncertainties regarding with this
ketidakpastian terkait hal ini di masa mendatang. matter in the future.
Perusahaan telah mengalami defisit sebesar The Company incurred a deficit amounting to
Rp 582.916.350 pada tanggal 31 Maret 2026. Rp 582.916.350 at March 31, 2026. This condition
Kondisi ini disebabkan oleh pencapaian yang resulted by non optimum achievement of the
belum optimal atas tingkat pendapatan serta Company’s revenues level as well as cash flows
pengelolaan arus kas Perusahaan namun saat ini management but currently do not affect uncertainty
belum mempengaruhi ketidakpastian atas on the Company’s ability to continue as a going
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan concern. The Company has default of bank loan
kelangsungan usaha. Perusahaan memiliki and has submitted request for restructuring that has
pinjaman bank yang jatuh tempo dan telah been conducted in September 2025. Balance of
mengajukan restrukturisasi pinjaman tersebut bank loan as of March 31, 2026 and 2025 each
dan telah dilaksanakan pada bulan September amounting to Rp 2.250.200.000 and Rp
2025. Saldo pinjaman bank per 31 Maret 2026 2.275.100.000, respectively (Note 13). The financial
dan 2025 masing-masing sebesar Rp statements do not include any adjustments relating
2.250.200.000 dan Rp 2.275.100.000 (Catatan to the recoverability and classification of recorded
13). Laporan keuangan tidak mencakup assets, or the amounts and classification of
penyesuaian yang berkaitan dengan pemulihan liabilities that might be necessary in the event the
dan klasifikasi atas aset yang tercatat, atau Company cannot continue in existence.
jumlah dan klasifikasi liabilitas yang mungkin
diperlukan dalam hal Perusahaan tidak dapat
melanjutkan kegiatan usaha.
Sehubungan dengan keadaan ini manajemen Related in these conditions the management has
telah memutuskan untuk melakukan beberapa decided to perform several strategies with details as
langkah dengan rincian sebagai berikut: follow:
- Meningkatkan pendapatan dengan cara - Increase revenue by increasing the volume of
meningkatkan volume pengiriman yang deliveries carefully consider current resources;
disesuaikan dengan kekuatan sumber daya
saat ini. - Evaluate operating expenses more efficiently;
- Evaluasi atas beban usaha ke arah yang lebih
efisien; - Review trade receivables and targeting to
- Menelaah piutang usaha dan menargetkan increase better payment rate from the
tingkat kepatuhan pembayaran yang lebih customers;
baik; - Optimizing building asset for generating
- Mengoptimalkan aset bangunan sehingga revenues;
mampu menambah pendapatan; - Increase the quality of human resources and
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia improve the bookkeeping information system
dan perbaikan sistem pencatatan untuk quality.
mendapatkan kualitas pelaporan.
30. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM 30. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN
Per 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan As of December 31, 2025 and 2024, the Company
tidak memiliki aset dan liabilitas moneter dalam has no assets and liabilities in foreign currencies.
mata uang asing.
51
Page 52
31. AKTIVITAS NON KAS 31. NON CASH ACTIVITIES
Aktivitas operasi signifikan yang tidak Significant operating activites not affecting cash
mempengaruhi arus kas. flows:
32. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS 32. MANAGEMENT RESPONSIBILITY ON THE
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk These financial statements have been authorized to
diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, be published by the Board of Directors, who are
selaku pihak yang bertanggung jawab atas responsible in the preparation and completion of the
penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan financial statements on April 29, 2026.
pada tanggal 29 April 2026.
52
Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Saal Bumela
· Notaris
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.9
unresolved
person
Notarial Notaris Rahayu Ningsih
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.10
unresolved
org
Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.11 ×2
unresolved
person
Mahendra Adinegara
p.32 ×2
unresolved
person
Adinegara
p.32 ×2
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.32 ×6
unresolved
org
Rp Tbk
p.32
unresolved
org
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
p.32 ×3
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonedia
p.32 ×3
unresolved
org
Indonedia (Persero) Tbk
p.33
unresolved
org
PT Bank Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
PT Grafindo Karya Nusantara
p.39
unresolved
org
PT Asia Komnet Multimedia
p.39
unresolved
org
PT Datanet Indomedia
p.39 ×4
unresolved
org
PT Master Karya Nusa
p.39
unresolved
org
PT Bellagio Nusantara
p.39 ×3
unresolved
org
Ministry of Communication and Information.
p.47
unresolved
org
PT Datanet Indomedia. The Company Perusahaan
p.50
unresolved
org
PT Asiakomnet Multimedia
p.50 ×4
unresolved
org
PT Asiakomnet
p.50 ×2
unresolved
org
PT Century Franchisindo Utama
p.50 ×2
unresolved
org
PT Century Frachisindo Utama
p.50
unresolved
org
PT Bellagio Bellagio Nusantara
p.50
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.